<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>agussyafii</title><link>http://agussyafii.blogspot.com/</link><description>Kampanye Program "Qurban Untuk Amalia"</description><language>en</language><managingEditor>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</managingEditor><lastBuildDate>Fri, 13 Nov 2009 09:13:43 PST</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">965</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><itunes:owner><itunes:email>agussyafii@yahoo.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Kampanye Program "Qurban Untuk Amalia"</itunes:subtitle><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/Agussyafii" type="application/rss+xml" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item><title>Angin Yang Berhembus</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/K_ipO3BePIE/angin-yang-berhembus.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Fri, 13 Nov 2009 09:13:43 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-1056620234672776543</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/Sv2TdEapdLI/AAAAAAAACh4/vtt-MPimUxw/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 129px; height: 89px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/Sv2TdEapdLI/AAAAAAAACh4/vtt-MPimUxw/s200/a" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403637255525463218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Malam turun hujan rintik-rintik, angin yang berhembus sejuk menyapa anak-anak Amalia yang sedang belajar. Raut wajahnya penuh kegembiraan, matanya berbinar-binar mendengarkan saya bercerita tentang Nabi Musa.  Ketika Nabi Musa dan para pengikutnya berlari meninggalkan Mesir, Raja Fir'aun dan pasukannya mengejar dengan persenjataan yang lengkap. Raja Fir'aun dan pasukannya mengejar nabi Musa dan pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Lantas apa yang terjadi Kak?' tanya Adit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah Adit, setelah Nabi Musa ditepi Laut Merah, jelas saya pada anak-anak Amalia. Tampak dari kejauhan pasukan Fir'aun semakin mendekat. Melihat hal itu pengikut Nabi Musa ketakutan. Mereka menghadapi situasi tidak mudah dan berbahaya. Mereka tidak mampu menghadapi Raja Fir'aun dan pasukannya karena kaumnya Nabi Musa terdiri dari laki-laki tidak bersenjata, perempuan dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Wah seru nih,' kata Irji. Lola menyuruh diam Irji dengan menaruh telunjuk jarinya dibibir.  'Kaumnya Nabi Musa tentunya kalah ya kalo menghadapi pasukannya Nabi Musa?' tanya Irji. 'Ya kalah dong..' kata Lola.  Begitulah anak-anak Amalia tengah asyik didalam imajinasinya sendiri dengan saling berdiskusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Alloh SWT mewahyukan kepada Nabi Musa agar memukul tongkatnya ke tanah. Tiba-tiba laut terbelah menjadi dua bagian sehingga dibagian tengahnya dapat dilewati. Nabi Musa dan pengikutnya segera melewati lautan. Fir'aun dan pasukannya ikut menyusul menyeberangi lautan yang terbelah, namun ditengah menyeberangi lautan Alloh SWT mengalirkan kembali air lautnya sehingga Fir'aun dan pasukannya tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakhir cerita saya menjelaskan kepada anak-anak Amalia bahwa kita harus yakin bahwa Alloh SWT akan selalu menjaga dan memelihara hamba-hambaNya yang beriman seperti kita, anak-anak Amalia karena Alloh SWT tidak akan membiarkan hamba-hambaNya yang beriman menghadapi kesulitan maupun kesukaran. Salah satu sifat Alloh SWT adalah Al-Wakil, Al-Wakil artinya Maha Pemelihara semua makhlukNya sehingga tidak ada satupun makhluk yang terlepas dari urusanNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Demikian itu adalah Alloh, Tuhan kamu, Tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia.  dan Dia adalah Maha Pemelihara segala sesuatu (QS: Al-Anam:102).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-1056620234672776543?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/Sv2TdEapdLI/AAAAAAAACh4/vtt-MPimUxw/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/11/angin-yang-berhembus.html</feedburner:origLink></item><item><title>Tanda Syukur</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/CZvMcRdwf-Y/tanda-syukur.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Tue, 10 Nov 2009 19:44:42 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-7549134609347531409</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvoykEmhT8I/AAAAAAAAChw/uJ9mR7W0klw/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 125px; height: 90px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvoykEmhT8I/AAAAAAAAChw/uJ9mR7W0klw/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402686298276319170" /&gt;&lt;/a&gt;'Bagaimana kita mensyukuri atas nikmat dan karuniaNya?' 'Apa yang harus kita kerjakan?' 'Bukankah sholat merupakan sebagai tanda syukur kita kepada Sang Khaliq atas semua limpahan nikmat yang kita terima sebagai hamba?' Begitulah kira-kira yang dilontarkan oleh seorang bapak dengan raut muka yang bersahaja. Sore itu beliau sudah berjanji ingin bersilaturahmi ke Rumah Amalia. Kunjungannya yang tidak begitu lama namun banyak mutiara-mutiara hikmah yang saya dapatkan dari beliau yaitu tentang tanda syukur.  Sebagai seorang insan yang begitu besar dikarunia limpahan nikmat beliau sering melakukan perjalanan untuk kegiatan usahanya namun disisi lain kegiatan ibadah terlupakan. Setiap kali berkuamndang adzan staf dan karyawannya menunaikan sholat, malah dirinya sebagai atasan tidak pernah mengerjakan sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Bapak sudah sholat?'tanya salahsatu stafnya ketika semua stafnya hendak menunaikan sholat.  Saya memang tengah berjalan lambat laun untuk menghindar, dengan rikuh segera saya menjawab bahwa saya sudah sholat, tuturnya. Begitulah setiap saat jawabannya. Saya sebenarnya tapi apa boleh buat, saya tidak mungkin mengatakan kepada staf dan karyawan saya jika saya tidak bisa sholat? ucap beliau lirih. Sambil menunggu orang-orang sedang sholat, saya duduk terdiam sendirian. Tak berapa lama saya tersentak kaget. Saya merasa pipi saya ada yang menampar dengan keras, belum habis keheranan saya, ketika terdengar suara, 'Begitu besar karunia yang diberikanNya kepadamu, kenapa kamu tidak pernah bersyukur?' bisik suara itu yang terdengar keras ditelinganya. Saya mencari sumber suara itu, suara siapakah gerangan? Saya juga tidak tahu, tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada orang disekitar saya dan memang kehadiran suara itu tidak begitu menjadi pikiran, yang ada justru saya merasa terbangun dari sebuah mimpi buruk yang berkepanjangan. Saya meratapi diri, saya malu terhadap diri sendiri sebagai seorang pimpinan sebuah perusahaan setiap kali mengucapkan salam, doa untuk keselamatan bagi setiap orang yang saya jumpai. 'Ya Alloh..' desisnya pelan menengadahkan kepala dengan mata berkaca-kaca. 'Apa artinya segala yang telah saya lakukan selama ini?' Padahal Engkau telah melimpahkan rahmat yang begitu besar pada hambaMu ini, memberi materi, anak-anak yang sehat, istri yang setia, Engkau pula yang telah memberikan usia yang panjang. Tapi pernahkah hambaMu ini ingat akan bekal untuk menghadapMu?' ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian demi kejadia tergambar begitu nyata dimatanya. Sampai tak sadar bahwa orang-orang dikantornya telah selesai sholat. Buru-buru saya mengusap air mata dan bergabung kembali dengan mereka. Hari itu juga dengan niat sungguh-sungguh saya harus membangun tiang agama sebagai tanda syukur atas semua nikmat dan karuniaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Saya merasa malu terhadap diri sendiri dan terhadap orang lain, dalam seusia saya setengah abad ini, saya baru sadar dan mau belajar sholat. a[akah tidak terlambat mas agus? tanyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Tidak Pak..Tidak ada kata terlambat dalam berbuat kebaikan,' jawab saya kepada beliau. Sore itu menjadi teramat indah. Di Rumah Amalia bunga-bunga dihalaman nampak bermekaran, burung-burung beterbangan seolah bersenandung memanjatkan kebesaranNya. Hidayah telah membukakan pintu hatinya, kehidupan menyambutnya penuh sukacita. Kalaulah batin manusia yang dahaga, telah beberapa tahun kering kerontang tak pernah mendapatkan setetes airpun lalu mendapatkan segelas air segar. Beliau menemukan kesejukan dan kesegaran menjalankan ibadah sebagai tanda syukur terhadap semua nikmat dan karuniaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;'Ya Tuhanku. Jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan sholat.' (QS. Ibrahim: 40).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-7549134609347531409?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvoykEmhT8I/AAAAAAAAChw/uJ9mR7W0klw/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/11/tanda-syukur.html</feedburner:origLink></item><item><title>Berdalih</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/NMsl7QMuwlA/berdalih.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Tue, 10 Nov 2009 03:36:14 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-75513849480049004</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvlQBFwNGqI/AAAAAAAACho/tpceJm7a0CM/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 123px; height: 102px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvlQBFwNGqI/AAAAAAAACho/tpceJm7a0CM/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402437207662074530" /&gt;&lt;/a&gt;Pada suatu hari Pak Lurah memberikan petunjuk teknis kegiatan kerja bakti. 'Sebelum saya memulai menjelaskan petunjuk teknis dan peran warga pada kegiatan kerja bakti kita dihari ini, mohon bapak-bapak dan ibu-ibu yang membawa HP dimatikan. Semua warga merogoh kantong kemudian mengeluarkan HPnya dan mematikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Terima kasih bapak-bapak, ibu-ibu. Jadi sekarang kita bisa segera memulai..' kata Pak Lurah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terdengar ada HP yang berbunyi suara Wulan Jamila  'akulah gadis yang paling seksi ao..ao..' ;Sekali lagi saya ingatkan, mohon HPnya dimatikan.' kata Pak Lurah dengan nada suara tinggi. Semua warga kasak kusuk, memeriksa HP masing-masing, semua sudah merasa mematikan. Pak Lurah baru sadar ternyata yang berbunyi HP yang dikantongnya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah, inilah bapak-bapak, ibu-ibu kepada anak kita juga mesti bersikap tegas mengingatkannya, 'Nak, Kalo mau berubah nada ringstone bapak, bilang-bilang dong..'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah jika kita menjadi pemimpin suka sekali berdalih. Bahkan semakin tinggi kekuasaan seseorang, semakin canggih cara berdalihnya. Terkadang kita sebagai orang awam dibuatnya tidak mengerti apa yang disampaikan benar atau salah. Kecanggihan berdalih bisa memutarbalikkan fakta, yang benar bisa dibuat salah dan yang salah bisa dibuat menjadi benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;“Tidak ada yang bisa benar-benar istiqomah (dalam kebaikan) melainkan orang-orang besar.” (Disebutkan oleh an-Nawawi dalam Syarh Muslim).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-75513849480049004?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvlQBFwNGqI/AAAAAAAACho/tpceJm7a0CM/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/11/berdalih.html</feedburner:origLink></item><item><title>Lupa Diri</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/zDix_WyQQJU/lupa-diri.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Mon, 09 Nov 2009 07:42:42 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-856846201957491803</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/Svg4PlxiIQI/AAAAAAAAChg/ECpVobeUlNg/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 82px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/Svg4PlxiIQI/AAAAAAAAChg/ECpVobeUlNg/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402129593519972610" /&gt;&lt;/a&gt;Johan baru saja mendapatkan promosi atas jabatan diperusahaannya bekerja karena prestasinya yang gemilang, Johan mendapatkan mobil baru.  Dia setiap saat mengendarai mobil barunya, dia selalu merasa bahagia, terkadang lupa akan sekelilingnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari Johan sedang dalam perjalanan pulang dari Town Square. Ditengah-tengah asyiknya mengendarai mobil, Johan merasa ada yang kurang. 'Sepertinya ada yang kurang, apa ya?' bisiknya dalam hati. Johan kemudian meminggirkan mobilnya, dia periksa semua belanjannya tetapi tidak ada yang kurang. Johan periksa dompet dan handphone, semuanya ada.  Akhirnya dengan mantap dan penuh percaya diri, Johan pulang dengan hati penuh kegembiraan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sesampainya dirumah, putrinya yang cantik telah lama menunggu berlarian dan memeluknya.. Putrinya terheran dan bertanya, 'Ayah, mamah mana?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kita, biasanya ditengah puncak karier ataupun puncak kejatuhan memperlihatkan wajah diri kita yang sebenarnya, wajah 'lupa diri.'  Lupa diri adalah lupa akan diri sendiri, lupa betapa kita juga membutuhkan orang lain, lupa akan makna kehidupan yang hakiki. Lupa bahwa hidup didunia hanya sebentar. Jadi, menjaga kesadaran diri bagian yang paling penting dalam hidup kita senantiasa tetap mengingat dari mana kita berasal dan kemana kita akan kembali agar kita tidak lupa diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Sesungguhnya kita berasal dari Alloh dan kepada-Nya kita kembali (QS.Al-Baqarah : 156).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-856846201957491803?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/Svg4PlxiIQI/AAAAAAAAChg/ECpVobeUlNg/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/11/lupa-diri.html</feedburner:origLink></item><item><title>Orang Miskin</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/84GUsve1Xfs/orang-miskin.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Sun, 08 Nov 2009 06:02:07 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-2342665113121800746</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvbPC1vCSXI/AAAAAAAAChY/X9we8Eh_XsM/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 102px; height: 131px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvbPC1vCSXI/AAAAAAAAChY/X9we8Eh_XsM/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401732450768537970" /&gt;&lt;/a&gt;Di satu daerah kompleks perumahan seorang anak kecil berlarian sambil berteriak pada ibunya, 'Mamah..mamah.'  Mamahnya yang sedang sibuk didapur terkejut mendengar teriakan anaknya. 'Ada apa, dek?' tanya mamahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Kayaknya tetangga kita, rumah sebelah orang miskin deh..mah.'  kata sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Ah, masa sih dek?' tanya mamahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Iya mah..masa karena anaknya menelan uang logam 500 rupiah aja sudah pada ribut.' jelas sang anak pada mamahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah anak-anak berpikir dengan logikanya sendiri. Bila menelan uang 500 rupiah nilainya kecil maka dianggapnya sebagai orang miskin, mungkin bila yang ditelan uang 50.000 rupiah bisa jadi dianggapnya sebagai orang kaya. Namun begitulah kita sering kali kita juga menilai diri kita sendiri dan orang lain dari jumlah kekayaan yang dimiliki bukan dari kecukupan dan kebersyukuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat diwaktu masih SMP memahami makna kecukupan dan kebersyukuran melalui penjelasan bapak saya. Bapak saya begitu sangat menghormati penjual sayur yang dipandang miskin,  saya pernah bertanya padanya kenapa bapak sangat menghormatinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak saya mengatakan, 'Apakah dia masih sholat?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Masih pak,' jawab saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Pernahkah kita mendengar kabar dia mengambil milik orang lain?' tanya bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Tidak pak,' jawab saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Pernahkah kita mendengar dia mengeluh karena kemiskinannya?' tanyanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Tidak pernah pak.' jawab saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak saya kemudian menjelaskan, jika ada orang miskin yang tidak pernah meninggalkan sholatnya, tidak pernah mengambil hak orang lain dan tidak pernah mengeluh kepada orang lain karena kemiskinannya maka kita wajib menghormatinya, sebab dari merekalah kita bisa belajar tentang kecukupan dan syukur nikmat atas semua karuniaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;'Dan barangsiapa yang akhirat menjadi keinginannya, niscaya Alloh kumpulkan baginya urusan(dunia)-nya dan dijadikan kekayaan di dalam hatinya dan didatangkan kepadanya dunia bagaimanapun keadaannya.' (HR Ibnu Majah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-2342665113121800746?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvbPC1vCSXI/AAAAAAAAChY/X9we8Eh_XsM/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/11/orang-miskin.html</feedburner:origLink></item><item><title>Belajar Di Hari Libur</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/R_kUIPV3GDg/belajar-di-hari-libur.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Sat, 07 Nov 2009 19:14:09 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-7566810036238600906</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvY3WghBr3I/AAAAAAAAChQ/YDpRFFM3uj0/s1600-h/DSC00005.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvY3WghBr3I/AAAAAAAAChQ/YDpRFFM3uj0/s200/DSC00005.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401565662902595442" /&gt;&lt;/a&gt;Pada hari Ahad (08/11/09) jam 8 pagi Kak Nani sudah datang, sementara anak-anak Amalia juga hadir untuk belajar di hari ahad. Belajar pagi itu sangat menyenangkan bagi anak-anak. Belajar dihari libur esensi bagi anak-anak adalah bermain. Bermain yang terarah membuat anak-anak mampu berfikir secara aktif. Kak Nani membagi anak-anak menjadi tiga kelompok. Belajar secara berkelompok memudahkan anak-anak untuk berinteraksi, yang sudah mengerti bisa mengajarkan kepada yang belum bisa.  Anak-anak menjadi ramai dengan suara yang riuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat ada seorang ibu pernah bertanya, bagaimana anak-anak lebih menyenangi kegiatan belajar?' 'belajar akan disenangi anak-anak apabila berperan lebih aktif dalam proses pembelajaran.'jawab saya. 'bukankah hal itu sulit sekali dilakukan pada anak-anak?' tanya sang ibu. saya jelaskan pada sang ibu agar anak-anak berperan lebih aktif dalam proses pembelajaran adalah memberikan anak-anak pengalaman melalui observasi atau praktek langsung. Jika kita ingin mengajarkan anak-anak tentang transaksi, cara yang mudah adalah mengajak anak-anak datang ke super market memperhatikan setiap kegiatan yang berada di super market, kemudian kita mensimulasikan kegiatan di super market. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya menjadi bagian yang paling penting bagi anak-anak adalah kesempatan untuk berdialog. Berdialog dengan diri sendiri dan berdialo dengan teman-temannya. Selain mengobservasi dan mencoba sendiri, anak-anak juga perlu diberikan kesempatan untuk berpikir mengenai apa yang telah diperhatikan atau yang telah ditemukan melalui kegiatan prakteknya. Anak-anak juga perlu mengekspresikan apa yang telah dipikirkannya kepada teman-temannya dan kepada gurunya, baik dalam bentuk komentar maupun pertanyaan. Melalui dialog inilah anak-anak merangkai informasi seolah merangkai puzzle. informasi yang diterima semakin utuh dan tidak mudah untuk dilupakan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya otak kita memiliki memori jangka panjang dan jangka pendek. Informasi yang tidak diolah dan disimpan dalam memori jangka pendek maka cepat terlupakan.  Sedangkan kegiatan yang menyenangkan dan nyaman dengan berperan lebih aktif dalam  proses pembelajaran dan dialog akan tersimpan dalam memori jangka panjang  sehingga dapat diakses kembali dan digunakan disaat situasi yang relevan dilain waktu. Itulah sebabnya belajar dihari libur esensinya adalah bermain. Bermain merupakan kegiatan yang paling menyenangkan bagi anak-anak Amalia seperti pagi ini dihari Ahad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;'Niscaya Allah akan meninggikan orang2 yang beriman di antaramu dan orang2 yang&lt;br /&gt;diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.' (Al Mujadilah: 11).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-7566810036238600906?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvY3WghBr3I/AAAAAAAAChQ/YDpRFFM3uj0/s72-c/DSC00005.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/11/belajar-di-hari-libur.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kegiatan Bimbel Di Hari AHad</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/vF-DAXEr1Ik/kegiatan-bimbel-di-hari-ahad.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Sat, 07 Nov 2009 19:11:18 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-2361309048597471667</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvY0-DvCgdI/AAAAAAAAChI/0c7nRdQDt9M/s1600-h/DSC00006.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvY0-DvCgdI/AAAAAAAAChI/0c7nRdQDt9M/s200/DSC00006.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401563043836625362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvY058tHGQI/AAAAAAAAChA/WWamT242S6g/s1600-h/DSC00005.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvY058tHGQI/AAAAAAAAChA/WWamT242S6g/s200/DSC00005.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401562973230012674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvY00hxtDZI/AAAAAAAACg4/KNadu3o9yq0/s1600-h/DSC00002.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvY00hxtDZI/AAAAAAAACg4/KNadu3o9yq0/s200/DSC00002.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401562880102174098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvY0gkCjAuI/AAAAAAAACgw/XwZfXclJ8zU/s1600-h/DSC00001.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvY0gkCjAuI/AAAAAAAACgw/XwZfXclJ8zU/s200/DSC00001.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401562537112306402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kegiatan anak-Anak Amalia di hari Ahad (08/11/09), Kegiatan dihari libur buat anak-anak Amalia sungguh sangat menyenangkan karena esensinya adalah bermain. Bermain yang terarah akan mampu merekam pada memori anak-anak jangka panjang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-2361309048597471667?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvY0-DvCgdI/AAAAAAAAChI/0c7nRdQDt9M/s72-c/DSC00006.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/11/kegiatan-bimbel-di-hari-ahad.html</feedburner:origLink></item><item><title>Injakan Kaki Diatas Kepala</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/GyRpv-xywSg/injakan-kaki-diatas-kepala.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Sat, 07 Nov 2009 06:55:09 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-6396133510096150879</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvWKD4UUcUI/AAAAAAAACgo/Y7E03Xq-w58/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 77px; height: 105px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvWKD4UUcUI/AAAAAAAACgo/Y7E03Xq-w58/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401375127362629954" /&gt;&lt;/a&gt;'Bagaimana perasaan kita jika kepala kita ada yang menginjak? apakah kita berhak untuk marah?' Begitulah yang dirasakan pemuda itu.  Insiden terjadi disaat dirinya tengah mengerjakan sholat. Ketika ditengah khusyuknya dia bersujud, tiba-tiba dikejutkan dengan sebuah kaki yang menginjak kepalanya. Awalnya pemuda itu marah, begitu bangun dari sujudnya seolah tersadar apa yang sebenarnya terjadi, ternyata yang menginjak kepala adalah seorang kakek yang tua renta.  Lantas berkali-kali pemuda itu beristighfar hampir saja dirinya mencengkram krah baju sang kakek tua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air matanya terus mengalir, ditengah kegalauannya hidup, hendak memohon pertolongan kepada Alloh SWT yang terjadi malah sebuah kejadian yang menyakitkan dirinya. 'Apakah sebenarnya yang terjadi?' ucap pemuda itu. 'Apakah ini sebuah jawaban dari Alloh? Sungguh betapa hinanya aku bila tidak memahami betapa kecilnya diriku dan betapa Maha Besarnya Engkau Ya Alloh.' tuturnya dalam hati. Pemuda itu raut wajahnya berubah. Amarahnya berubah menjadi senyuman. Injakan kaki sang kakek tua itu telah menyadarkan atas kesombongan yang ada pada dirinnya. pemuda itu telah menemukan makna sujud dari peristiwa itu. Masalah hidup yang telah membuat hatinya galaupun berlalu begitu saja. Pemuda itu menyelesaikan sholat dengan hati penuh riang dan gembira. Kegembiraan itu juga dirasakan seluruh keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Khaliq selalu hadir dengan yang dipahami maupun yang tidak bisa dipahami oleh kita. Alloh SWT Yang Maha Besar hadir dengan cara yang tidak terbatas. Kewajiban kita adalah selalu merasakan kehadiranNya dibalik setiap peristiwa. Ada kehadiranNya dibalik nikmat, Ada kehadiranNya dibalik kesusahan. Ada kehadiranNya dibalik senyuman dan ada juga kehadiranNya dibalik 'injakan kaki' diatas kepala kita. Dia Yang Maha Agung juga hadir dalam keindahan lautan, dalam hutan nan hujau, maupun dalam setiap peristiwa besar yang kita alami sekarang ini bahwa bencana alam yang terjadi secara berturut-turut menyadarkan diri kita ada bencana sosial ditengah kehidupan bangsa ini. 'Apakah kita menyadari hal ini adalah sebuah injakan kaki dikepala agar kita kembali kepadaNya?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;'Sesungguhnya kami hanyalah milik Alloh dan sesungguhnya hanya kepadaNyalah kita akan dikembalikan. “Ya Alloh, berilah kami pahala dalam musibah ini dan berilah kepada kami gantinya dengan yang lebih baik daripadanya.' (HR. Muslim).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-6396133510096150879?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvWKD4UUcUI/AAAAAAAACgo/Y7E03Xq-w58/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/11/injakan-kaki-diatas-kepala.html</feedburner:origLink></item><item><title>Menggemari Buku</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/ptXfOj590h4/menggemari-buku.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Sat, 07 Nov 2009 01:43:52 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-8560936723884202220</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvVBKdBc0CI/AAAAAAAACgg/_VZaEahyJrk/s1600-h/DSC00004.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvVBKdBc0CI/AAAAAAAACgg/_VZaEahyJrk/s200/DSC00004.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401294975945986082" /&gt;&lt;/a&gt;Sabtu pagi jam 9, anak-anak Amalia berangkat bersama-sama ke Indonesia Book Fair, JCC, Senayan. Bersama Lusi, Atun, Mona, Rizki, Novi, Ari, Egi dan Hana penuh kegembiraan. Kegembiraan itu terpancar dari raut wajahnya dengan senyuman. Begitu kami sampai anak-anak sudah berlarian. Indonesia Book Fair nampak meriah, banyak orang-orang yang memenuhi setiap stan bahkan disalahsatu stan Hana sibuk dengan komputer interaktifnya. Sementara kakak-kakaknya sedang asyik membaca. Rizki menggemari buku yang berjudul 'Master Sulap.' Rizki sedang membayangkan dirinya seolah Dedy Corbuzse Sang Master. Mona dan Lusi membaca buku resep makanan, Novi terlihat lebih asyik dengan komik bergambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kami di Rumah Amalia senantiasa menugaskan anak-anak agar membaca salahsatu buku kemudian merangkum. Setelah merangkum maka mereka menceritakan pada teman-temannya dengan demikian anak-anak menjadi menggemari buku. Menggemari buku akan membuka cakrawala anak-anak untuk meluaskan pemikiran.  membaca, menulis dan bermain merupakan sebuah rangkaian belajar yang tidak pernah berhenti. Bagian yang paling penting dari proses belajar secara terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat ketika Baginda Nabi Muhamad SAW menerima wahyu pertama kali yang berbunyi, Iqra bismirrobikal ladzi kholaq, 'Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang telah menciptakan.' Pesannya adalah agar kita senantiasa membaca. Membaca buku, membaca rangkaian setiap peristiwa yang berada disekeliling kita agar kita menjadi orang yang selalu peduli. Dengan menggemari buku maka anak-anak mengasah kepekaan pikiran dan perasaan yang ada pada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya kepergian kami ke Indonesia Book Fair merupakan upaya agar anak-anak Amalia menggemari buku dan kami juga sempat sejenak mendengarkan diskusi menarik tentang buku 'Api Sejarah' namun saya lupa nama penulisnya. Berbagai buku dilahapnya sampai habis bahkan ada buku yang menarik, disebutnya dengan 'Talking Book.'  Buku yang bisa berbicara, Hana putri saya mencoba 'Talking Book' mudah dan sederhana karena ada peralatan elektroniknya namun sayang masih terasa mahal untuk kami. Pada sesi terakhir kami memasuki salahsatu stan dan anak-anak mendapatkan buku serta majalah komik gratis sebagai hadiah untuk anak-anak Amalia yang selalu menggemari buku. 'terima kasih kak..' ucap anak-anak Amalia dengan wajah tersenyum penuh kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;'Mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk dari Alloh dan mereka itulah ulul albab' (QS. 3:7).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-8560936723884202220?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvVBKdBc0CI/AAAAAAAACgg/_VZaEahyJrk/s72-c/DSC00004.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/11/menggemari-buku.html</feedburner:origLink></item><item><title>Anak-anak Amalia ke Indonesia Book Fair</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/8yl_dmp4Gs4/anak-anak-amalia-ke-indonesia-book-fair.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Sat, 07 Nov 2009 00:03:11 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-3746207380997629478</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvUoNQPe4kI/AAAAAAAACgQ/1ZqJ-Br5ZuY/s1600-h/DSC00005.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvUoNQPe4kI/AAAAAAAACgQ/1ZqJ-Br5ZuY/s200/DSC00005.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401267536264094274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvUoGr1fXiI/AAAAAAAACgI/W-j3ziFjwKQ/s1600-h/DSC00004.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvUoGr1fXiI/AAAAAAAACgI/W-j3ziFjwKQ/s200/DSC00004.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401267423412182562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvUn7BQ4foI/AAAAAAAACgA/aSKLhRHag_U/s1600-h/DSC00002.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvUn7BQ4foI/AAAAAAAACgA/aSKLhRHag_U/s200/DSC00002.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401267223005789826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvUnug2sTxI/AAAAAAAACf4/PBPTDW6fZIw/s1600-h/DSC00001.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvUnug2sTxI/AAAAAAAACf4/PBPTDW6fZIw/s200/DSC00001.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401267008147574546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada hari sabtu jam 9 pagi kami berangkat ke Indonesia Book Fair JCC Senayan, ternyata acara Indonesia Book Fair sangat meriah sekali. Lihat nih Lusi, Atun, Mona, Novi, Rizki, Egi, Ari dan Hana lagi sibuk berkeliling penuh semangat mencari dan membaca buku-buku baru, Hana lagi asyik nih maen komputer.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-3746207380997629478?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SvUoNQPe4kI/AAAAAAAACgQ/1ZqJ-Br5ZuY/s72-c/DSC00005.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/11/anak-anak-amalia-ke-indonesia-book-fair.html</feedburner:origLink></item><item><title>Anak Penjual Koran</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/cpIGczzWfgg/anak-penjual-koran.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Wed, 28 Oct 2009 01:32:39 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-7518768954768465811</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SugAq46BMCI/AAAAAAAACfo/kO5pOk8q688/s1600-h/a.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 89px; height: 118px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SugAq46BMCI/AAAAAAAACfo/kO5pOk8q688/s200/a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397564890233778210" /&gt;&lt;/a&gt;Panas terik menyengat Jakarta. Sehabis sholat dhuhur perut keroncongan. Melangkahkan kaki hendak makan siang menjadi bersemangat. Warung Padang siang itu menjadi pilihan buat saya. Saya memesan ayam goreng dengan kuah rendang. Ditemani dengan air putih membuat tubuh menjadi segar. Anak kecil berlari menawarkan koran. 'Korannya om?' katanya.  'Ehm..korannya apa aja ya?'tanya saya. Anak itu menunjukkan semua korannya. Saya kemudian mengambilnya satu. Saya sodorkan sepuluh ribuan. Dia berikan kembaliannya beberapa lembar ribuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Bagaimana kalo kita makan bareng,'kata saya. Anak itu belum sempat menjawab. Saya memesankan satu porsi dengan ayam goreng. wajahnya tersenyum, matanya berbinar-binar, begitu hidangan ayam gorengnya datang. Langsung disantapnya dengan lahapn ayam goreng dan kuah rendang. Makan berdua menjadi terasa nikmat sekali buat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat ada seorang teman yang mengeluh ditengah berlimpahnya materi malah kehilangan rasa nikmat makan apapun. Barangkali nikmat dalam menyantap makanan  berbanding lurus dengan status sosial dan gaya hidup kita. Semakin tinggi status sosial seseorang dan gaya hidupnya juga meningkat. Berarti lidahpun menjadi terbiasa menikmati hidangan-hidangan mewah sehingga makin berkurang rasa nikmat makanan-makanan yang sederhana. Makanan yang sederhana begitu nikmat bagi orang seperti saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu kami berdua nambah nasi putih. Dia bercerita setiap hari jualan koran dari pagi sampai siang untuk membantu ibunya. Setelah jualan koran, dia berangkat sekolah. Tak lama kemudian dia, selesai makan anak penjual koran itu bergegas merapikan korannya. tak lupa berkali-kali mengucapkan terima kasih. Dari jauh nampak melemparkan senyum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, sesekali kami berdua makan siang bareng. Menikmati ayam goreng dengan kuah rendang. Ditambah sambal ijonya yang begitu nendang. Tidak lupa menyantap setiap hidangan dengan penuh syukur, 'Terima kasih Ya Alloh atas karuniaMu dihari ini..' Amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;'Sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang bersyukur (QS. Al-Qamar [54]:35).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-7518768954768465811?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SugAq46BMCI/AAAAAAAACfo/kO5pOk8q688/s72-c/a.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/anak-penjual-koran.html</feedburner:origLink></item><item><title>Petualangan Yang Indah</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/iiNWO8ZIKdg/petualangan-yang-indah.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Tue, 27 Oct 2009 19:40:12 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-3730450027491004005</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/Sueu0mOhj9I/AAAAAAAACfg/6kKMaFF2izw/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 138px; height: 136px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/Sueu0mOhj9I/AAAAAAAACfg/6kKMaFF2izw/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397474897064726482" /&gt;&lt;/a&gt;Semenjak Hana putri saya bisa menulis, semuanya tempat dijadikan media untuk menulis. buku, dinding, lantai, kursi, bahkan kipas yang terbuat dari bambu juga tidak luput dari coretannya.  Awal huruf yang ditulis adalah huruf O. Semuanya tempat banyak tertulis huruf O. Sampai dijalanan kalau bertemu dengan huruf, Hana berteriak, 'ayah..huruf O..' Teriakan Hana seperti ilmuwan yang menemukan teori baru. Hidupnya menjadi sebuah petualangan yang indah untuk menulis dan berburu huruf O.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah satu hari kami bersama Hana berjalan-jalan  bertemu dengan mobil yang tertulis nama perusahaannya. Hana tiba-tiba berlari menghitung huruf O yang ada di body mobil itu. Ternyata ada 4 huruf.  Wajahnya terlihat memerah, matanya berbinar-binar. 'Ayah, ada 4 huruf O...' teriaknya. Hana berlarian menikmati kegembiraan dalam petualangannya berburu huruf O.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimata anak-anak kita, hidup bagaikan sebuah petualangan disetiap sudut dunia terasa indah, menakjubkan dan menggairahkan.  Mengenali dan mengalami kebaikan dan keindahan disetiap petualangannya adalah sebuah kesadaran pribadi yang membangun cara pandangnya terhadap dunia menjadi positif. Seringkali kita sebagai orang tua malah kehilangan moment untuk bisa menikmati keindahan dan kebahagiaan sebagai yang dirasakan anak-anak kita yang begitu menikmati disetiap keindahan dan kebahagiaan disetiap petualangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencoret disetiap dinding dengan huruf O memang mengotori dinding dan lantai, Berburu huruf O disetiap perjalanan memang melelahkan namun itulah petualangan yang penuh kegembiraan pada Hana, putri saya, sebab itulah lingkungan  sangat berpengaruh kuat dalam membangun karakter pada anak. Ketika pikiran dan hati anak-anak kita penuh keindahan dan kebaikan maka tidak ada lagi tempat dipikiran dan hatinya kebencian dan keburukan pada siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;'Sesungguhnya Alloh SWT itu Indah dan menyukai keindahan. Kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.' (HR. Muslim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-3730450027491004005?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/Sueu0mOhj9I/AAAAAAAACfg/6kKMaFF2izw/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/petualangan-yang-indah.html</feedburner:origLink></item><item><title>Terpancar Senyuman</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/T8Xi6Fvyyn8/terpancar-senyuman.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Mon, 26 Oct 2009 19:46:02 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-94695408838250796</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuZek_yCaUI/AAAAAAAACfY/X7U_0spAfvs/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 85px; height: 131px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuZek_yCaUI/AAAAAAAACfY/X7U_0spAfvs/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397105193139726658" /&gt;&lt;/a&gt;Hari Senin pagi sebelum saya berangkat ke kantor mendapatkan sms dari Mbak Meidy Wikimu untuk berbagi kebahagiaan untuk anak-anak Amalia. Terbayang oleh saya sebuah kebahagiaan yang terpancar dengan mata berbinar-binar anak-anak Amalia. Sesampai di kantor banyak tugas yang harus dikerjakan. Terkadang tugas itu tidak semuanya selesai. Sebagian tugas saya kerjakan di rumah. Sore tiba waktu pulang. Motor melaju di jembatan layang Kebayoran Lama. Menghirup udara segar dan pemandangan yang indah. Senantiasa menjaga hati jernih dan pikiran bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat pada suatu hari ada seorang teman mengatakan tidak betah tinggal di Jakarta. "Kenapa?" tanya saya. "Karena di Jakarta sudah kehilangan sisi yang paling manusiawi,"katanya. "Tidak juga,"jawab saya. "Saya hampir setiap hari selalu bertemu dan beregur sapa dengan setiap orang. Di jalan saya bertegur sapa dengan tetangga, dengan tukang ojek, OB, satpam di kantor, bahkan teman-teman di dunia maya kami saling mendoakan,"lanjut saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi kenapa ya saya merasa kering?" tanyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kekeringan itu terjadi karena kita terjebak dalam ritme pekerjaan yang cenderung monoton. Coba Mas, lepaskan pikiran kita dari keterkungkungan rutinitas pekerjaan dengan melakukan aktifitas seperti berbincang, bercerita, guyon untuk menumbuhkan sisi yang paling manusiawi pada diri kita," tutur saya padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari sudah mulai gelap, adzan maghrib berkumandang. Hana berlarian menyambut saya. "Ayah kita sholat," kata Hana. Kami berdua sholat berjamaah di masjid al-hikmah. Sementara istri saya sholat di rumah sambil berbenah rumah. Setelah saya pulang dari masjid HP saya berdering, ternyata temannya Mbak Meidy sudah sampai di kompleks Peruri. Saya bersama Hana putri saya, menjemputnya. Sesampai di Rumah Amalia saya sempat berbincang. Kami bercerita tentang anak-anak Amalia. Sekardus besar kue kami bagikan untuk anak-anak Amalia. Wajah mereka terpancar senyuman. Tak lupa kami dan anak-anak Amalia memanjat doa, "Semoga Alloh SWT melimpahkan semua kebaikan, kesehatan, rizki dan keberkahan untuk Mbak Meidy dan keluarganya..Amin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-94695408838250796?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuZek_yCaUI/AAAAAAAACfY/X7U_0spAfvs/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/terpancar-senyuman.html</feedburner:origLink></item><item><title>Senandung Hati</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/aRUSs_QNdfg/senandung-hati.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Mon, 26 Oct 2009 01:07:06 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-1637032913378787663</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuVXv9fZnEI/AAAAAAAACfQ/OrlRIsBXYBE/s1600-h/aa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 116px; height: 106px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuVXv9fZnEI/AAAAAAAACfQ/OrlRIsBXYBE/s200/aa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396816209945140290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Air matanya mengalir begitu saja, tangis dan isak tak kuasa dibendungnya. Keputusannya adalah pilihan hidup. Hatinya terasa perih tapi semua membuat dirinya menjadi tegar. Kehidupan bagai drama yang penuh konflik dan intrik. Ada perang batin dihatinya. Keteguhannya untuk menjadi orang yang baik diterpa gelombang samudra kehidupan tiada habisnya, kemudian harus ada pula cerita perkawinannya yang kandas ditengah batu karang.  Semua itu tetap dijalaninya dengan tegar. 'Keteguhan saya dalam menerima semua cobaan ini semata-mata karena dalam hati saya telah ngendap iman.' begitu tuturnya pada saya malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak Amalia malam itu bersenandung shalawat pada Nabi, shalawat itu menyejukkan hati siapa saja yang mendengarkan. Sebuah oase dalam gurun yang tandus dan gersang ditengah kehidupan metropolitan yang tiada habis mengejar nafsu duniawi. Berlimpah dalam materi namun kering kerontang dalam spiritualitas. Ditengah ramai dan maraknya namun merasa sepi dan sunyi dalam kesendirian. Shalawat itu bagai hujan rintik-rintik setelah musim kemarau yang berkepanjangan. Suaranya lembut, merdu, menyentuh hati yang paling dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalawat membuat hati sang ibu yang malam itu datang ke Rumah Amalia menangis. Dari kecil, dirinya sudah berlagak seperti artis, menyanyi, bermain sinetron bahkan ketika beranjak dewasa sampai harus pergi ke Jakarta untuk menjadi audisi poto model.  Awalnya orang tuanya melarang namun tekad keras mampu melunakkan hati orang tuanya. Bukan kesuksesan yang didapat, dirinya malah terjerumus didunia malam. Kesadarannya menyentak. Tatkala pada suatu malam dirinya mendengarkan suara adzan. Suara itu mengingatkan kembali untuk kembali ke jalan yang benar. Banyak diantara teman-temannya melecehkan dan mengatakan 'sok alim,' 'sok suci,' bahkan sampai diancam dan teror dari orang-orang yang tida suka atas keputusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah kegalauan hidupnya menentramkan hatinya, Sang Khaliq mempertemukan dirinya dengan seorang laki-laki yang membimbingnya. kehidupan rumah tangganya terasa begitu indah dan damai. orang tuanya sampai menangis tersedu melihat perubahan dalam diri putrinya. Ayahnya yang bijak selalu mengingatkan bahwa hidup adalah 'senandung hati yang tidak pernah menentu.' karena mengikuti irama hati yang senantiasa berubah. Hanya berserah diri kepada Allohlah yang akan menyelamatkan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Ketika saya benar-benar berserah diri kepada Alloh SWT untuk berjalan yang lurus, saya mendapatkan kekuatan batin yang luar biasa mas agus syafii. Badai gelombang kehidupan datang silih berganti. jika bukan karena iman, hidup saya sudah terpuruk.' tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Cobaan yang paling dahsyat adalah disaat saya harus menerima kenyataan perkawinan saya harus berakhir,' lanjutnya. Sementara dua anak yang kami sayangi telah terlahir didunia. kehidupan keluarga kami yang begitu indah kemudian mesti berpisah, 'bagi saya itu cobaan teramat berat.Sesuatu yang membuat saya menganggap diri saya telah gagal untuk yang kedua kalinya.' katanya dalam isak dan tangis. Malam itu setelah sang ibu mengambil air wudlu, kami bersama-sama anak-anak Amalia berdoa untuk ketabahan hati beliau agar dikuatkan imannya agar ikhlas menerima 'garis kehidupan' yang sudah ditetapkan oleh Alloh SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada suatu hari saya diundang oleh sang ibu pada acara syukuran khitanan putra beliau. wajahnya terlihat segar dan penuh tawa. Rasa syukur dipanjatkan kepada Alloh diucapkan berkali-kali. 'Terima kasih ya mas agus sudah menguatkan hati saya..'katanya. Senandung hati telah berubah dalam kegembiraan, menebarkan cinta dan kasih sayang untuk anak-anak yang disayanginya. Keberkahan terasa pada dirinya memancar pada setiap langkah membawa kebaikan dan ketetraman bagi orang-orang disekelilingnya. Subhannallah..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-1637032913378787663?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuVXv9fZnEI/AAAAAAAACfQ/OrlRIsBXYBE/s72-c/aa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/senandung-hati.html</feedburner:origLink></item><item><title>Bermain Sehat Untuk Anak</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/jXjzIVOYSro/bermain-sehat-untuk-anak-by-agussyafii.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Sat, 24 Oct 2009 06:53:51 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-8370698025580092445</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuMFxbOCF1I/AAAAAAAACfI/iZNhuJYzf6U/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 103px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuMFxbOCF1I/AAAAAAAACfI/iZNhuJYzf6U/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396163125198329682" /&gt;&lt;/a&gt;Malam Jumat anak-anak Amalia (Anak-anak Insan Mulia) setelah belajar mengaji, bermain ular naga panjangnya. Dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama, bernyanyi dengan membentuk terowongan dan kelompok kedua menyusul sebagai ularnya. Pada permainan berikutnya, anak-anak Amalia bermain gelombang laut. Semua berteriak 'wwuuu, wuuuu, wuuu.' menirukan suara gelombang dilaut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak Amalia dengan wajah tersenyum cerah, permainan-permainan ini menumbuhkan kesadaran dan pola pikir organik pada diri mereka. Pola pikir semua menang, semua untung dan semua bergembira. Wajah penuh senyuman dan kegembiraan pada anak-anak Amalia sangat positif dalam pertumbuhan jiwa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tentu masih ingat dengan segala permainan yang pernah kita lakukan semasa kecil.  Berawal permainan pada masa kecil kita tak terasa mulai terkena racun. Racun itu  sebuah semangat saling mengalahkan dan membinasakan.  Racun itu telah mengendam dalam alam bawah sadar kita.  Membentuk pola pikir kita yang ampuh penghancur semesta.  Penghancuran itu kita bisa saksikan dalam kehidupan sehari-hari bahkan caci maki, kebencian, fitnah, kekerasan dipertontonkan secara vulgar. Mengapa dalam sebuah permainan harus selalu ada yang menang dan yang kalah?  Dengan kata lain harus ada satu yang hancur.  Tak adakah permainan yang memenangkan kedua belah pihak?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saling mendukung dan tumbuh bersama.  Dunia ini akan tumbuh secara organik, bila kita sejak awal mengajarkan terhadap anak-anak kita bermain bersama secara organik. Bermain secara  organik berarti tak ada yang kalah.  Semua menang bersama, untung bersama dan bergembira bersama.  Kerelaan untuk memberi dan melayani kepada sesama maupun mahluk lain adalah permainan organik. Mengendam dalam alam bawah sadar kita. Membangun pola pikir yang ampuh menjaga harmoni untuk hidup bersama. Saling menghormati dan mencintai sesama serta menjaga kelestarian alam sebagai sebuah tanggungjawab sosial. Anak-anak kita menjadi tumbuh sehat dan berpikir sehat bahwa semua makhluk dan alam sebuah satu kesatuan yang holistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita ingin mendapatkan lebih banyak, berikanlah lebih banyak.  Semuanya berproses sebagai bagian hukum alam. menanam dan memupuk dengan tekun agar kita memetik panen yang berlimpah untuk diri kita, sesama dan alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar,  (Ar-Ruum (31): 41)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-8370698025580092445?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuMFxbOCF1I/AAAAAAAACfI/iZNhuJYzf6U/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/bermain-sehat-untuk-anak-by-agussyafii.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kesalahan yang Dibiarkan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/JtE7Nquub1k/kesalahan-yang-dibiarkan.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Thu, 22 Oct 2009 19:13:55 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-7406244403512290609</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuERO4YyW0I/AAAAAAAACfA/1pnUyjUgDs4/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 126px; height: 106px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuERO4YyW0I/AAAAAAAACfA/1pnUyjUgDs4/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395612775918754626" /&gt;&lt;/a&gt;Pada suatu hari ada dua anak ABG sedang mengendarai motor, tiba di lampu merah pengemudi tetap melaju dengan kecepatan tinggi. Temannya yang membonceng dibelakangnya bertanya, 'Tadi lampu merah, kenapa masih ngebut aja?' Dengan tanpa merasa bersalah pengemudi motor itu mengatakan kepada temannya, 'Kakakku juga melakukannya dan ternyata masih tetap selamat sampai hari ini.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian itu terus berulang dan jawabannya selalu sama. Sampai pada perjalanan berikutnya pada waktu lampu menyala hijau tanpa diduga justru sang pengemudi motor malah menghentikan kendaraannya. 'Lampu hijau kok malah berhenti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Aku lebih menyayangi nyawaku,' jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Mengapa begitu?' tanya pemboncengnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Kamu kan tahu kelakuan kakakku, Aku Khawatir, dia tiba-tiba nyelonong  dilampu merah sebelah sana,' kata sang pengemudi motor sambil menunjukkan arah yang berseberangan jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kita, seringkali membiarkan sebuah kesalahan secara terus menerus tanpa ada yang berani mengoreksi maka kesalahan itu berubah menjadi kebenaran.  Demikian juga dengan kebenaran yang terus menerus dikondisikan sebagai kesalahan maka kebenaran akan berubah menjadi sebuah kesalahan. Seperti halnya seorang koruptor jika ditampilkan secara terus menerus oleh media sebagai sosok pahlawan maka pandangan masyarakat akan menganggap bahwa koruptor itu memang seorang pahlawan. Sedangkan bila ada orang yang bersih dan lurus ditampilkan sebagai orang yang bodoh dan naif maka masyarakatpun akan menganggap orang itu bodoh dan naif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebaiknya kita senantiasa jernih dalam menyikapi setiap peristiwa, jangan sampai kita terjebak dalam sebuah pembiaran, kesalahan menjadi kebenaran ataupun kebenaran menjadi kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;'Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.' (QS. 49:6).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-7406244403512290609?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuERO4YyW0I/AAAAAAAACfA/1pnUyjUgDs4/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/kesalahan-yang-dibiarkan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Dilarang Mubazir</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/WfuN6Id5z1I/dilarang-mubazir.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Thu, 22 Oct 2009 09:23:58 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-58511269887643374</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuCG7rwq_LI/AAAAAAAACe4/koAkyDxbwHk/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 101px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuCG7rwq_LI/AAAAAAAACe4/koAkyDxbwHk/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395460713507126450" /&gt;&lt;/a&gt;Pada suatu pesta pernikahan. Ramai dengan tamu undangan dan hadirin untuk turut berbahagia nampak sudah selesai. Pada petugas katering sibuk untuk membereskan peralatan tapi ada hal yang aneh mereka lihat sebab semua makanan terlihat utuh, bila ada yang dimakan hanya sedikit saja. Pemilik katering memanggil petugas katering. 'Kenapa banyak makanan yang utuh? apa makanannya tidak enak? bukankah ini mubazir?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata belakangan diketahui bahwa hampir semua MC pada resepsi acara pernikahan selalu mengucapkan kata yang sama, 'Silahkan para hadirin dan tamu undangan untuk mencicipi hidangan yang telah tersedia.' Jadi kebanyakan tamu tidaklah makan namun hanya sekedar mencicipi semua makanan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali inilah gambaran kemubaziran yang telah menjadi kebiasaan secara masif. Betapa banyak pesta pernikahan untuk biaya makanan yang dikeluarkan bisa mencapai puluhan juta rupiah menjadi mubazir karena makanan banyak yang terbuang.  Bukankah Baginda Nabi Muhamad SAW mengajarkan kepada kita 'almubadzirina ikhwanasyaiton' artinya Kemubaziran itu temannya setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disiapkannya hidangan makanan pada setiap acara pesta pernikahan atau pesta yang lainanya begitu sangat melimpah, merupakan ujian buat para tamu, seringkali kita tidak tahan ujian dengan mengambil begitu banyak makanan yang melampui batas kemampuan kita untuk menyantap sehingga yang terjadi kemubaziran terjadi secara massal dan hegemonik.  Kita bisa bayangkan betapa sungguh indahnya hidup ini makanan yang terbuang dan mubazir itu juga bisa dinikmati oleh anak-anak yatim dan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Sepatutnya kita memerlukan pola baru agar kemubaziran tidak terjadi pada sebuah pesta pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesta pernikahan menjadi begitu indah, agung dan penuh berkah karena makanan yang dinikmati oleh hadirin dan tamu undangan tanpa ada yang terbuang sia-sia. Kemubaziran patut kita hindarkan dengan mengingatkan hadirin seperti rambu lalu lintas tanda dilarang parkir. kita juga perlu membuat rambu dilarang mubazir tepat disamping tulisan 'Selamat Menikmati.'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-58511269887643374?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SuCG7rwq_LI/AAAAAAAACe4/koAkyDxbwHk/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/dilarang-mubazir.html</feedburner:origLink></item><item><title>Keindahan Dalam Tidur</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/303gxvZ8KV0/keindahan-dalam-tidur.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Tue, 20 Oct 2009 23:49:14 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-8003441154560547221</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/St6uy1sb5TI/AAAAAAAACew/BoByuFaZQSI/s1600-h/aa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 87px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/St6uy1sb5TI/AAAAAAAACew/BoByuFaZQSI/s200/aa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394941592066581810" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah anak-anak Insan Mulia (Amalia) mentaqrir (menghapal) surat-surat pendek pada Juz Amma' kami berkumpul. Kami berdiskusi ringan tentang keindahan dalam tidur. 'apa sih enaknya tidur?'tanya saya mengawali diskusi. Ari angkat tangan dan menjawab, 'Kalo tidur itu enaknya tidak mikirin apa-apa kak agus,' Jawaban Ari menimbulkan suara riuh dari teman-teman. Rekapun tak mau kalah, 'kalo saya kak, enaknya sehabis tidur tubuh saya menjadi segar.'kata Reka. Begitulah anak-anak Amalia, selalu bersemangat dalam belajar. Dan saya menjelaskan kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa  diantara sifat basyariah kita adalah haus jika tubuh sudah membutuhkan air, lapar jika tubuh sudah membutuhkan makanan dan lelah serta ngantuk jika tubuh sudah membutuhkan istirahat. Lingkaran  hidup harian kita sebagai basyar adalah bangun tidur, makan, minum, bergerak, istirahat dan kembali tidur. Tidur bagi manusia merupakan  subsistem dari sistem hidupnya, psikis maupun psikologis. Pada umumnya kita sebagai manusia, tidur bagaikan mati dimana fungsi-fungsi jiwanya tidak bekerja, tetapi pada sebagian orang tidur merupakan  saat dimana  aktifitas spiritual justru meningkat, sehingga ketika bangun tidur bukan hanya tubuhnya yang segar tetapi juga jiwanya. Orang-orang saleh sering menerima ilham (ruya al haqq) justru ketika sedang tidur seperti yang terjadi pada diri Ibnu Sina, Imam Gazali dan ulama-ulama lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Kak Agus, apakah Nabi mengajarkan bagaimana adab menjelang tidur?' tanya lusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Nah, ini dia pertanyaan bagus,' jawab saya. Saya jelaskan kepada anak-anak Amalia bahwa Adab tidur sebagai yang diajarkan oleh Baginda Nabi Muhamad SAW paling tidak ada 9 point yang patut kita perhatikan,' lanjut saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tidur cepat. Menurut Aisyah r.a, Rasulullah selalu berangkat tidur di awal malam. (muttafaq `alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Tidur dalam keadaan berwudlu`. Rasulullah bersabda. &lt;br /&gt;Apabila engkau mau tidur, berwudlu`lah seperti engkau berwudlu` untuk salat. (muttafaq `alaih)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Berbaring diatas lambung kanan dengan berbantal tangan kanan seperti yang dicontohkan Rasulullah, kemudian boleh beralih di atas lambung kiri dan berbantalkan tangan kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tidak mengambil posisi tidur yang mengganggu kesehatan, misalnya terlalu lama tidur tengkurap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sebelum tidur membaca ayat Kursiy dan akhir surat al Baqarah, surat al Ikhlas, al Falaq dan an Nas, seperti yang diajarkan oleh Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berdoa ketika berbaring dengan doa Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismika Allahumma ahya wa amutu&lt;br /&gt;Artinya, Dengan nama Mu ya Alloh aku hidup dan aku mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Apabila mendapat mimpi buruk di malam hari, atau terkejut, atau merasa takut, disu¬natkan membaca doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A`udzu bi kalimatillahi at tammati min ghadlabihi wa `iqabihi wa syarri `ibadihi  min hamazatis syaitani an yahdurun &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Artinya, Aku berlindung dengan kalimat Alloh (Al Qur`an) yang sempurna dari murka Nya, dan dari siksa Nya, dari kejahatan hamba-hamba Nya dan dari segala gangguan syaitan yang mendatangiku. (HR. Abu Daud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Memeriksa tempat tidur menjelang tidur.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda, Apabila salah seorang diantaramu hendak menempati tempat tidurnya, hendaklah ia mengambil kainnya, memeriksa alas tidurnya, dan bacalah basmalah karena ia tidak mengetahui apa yang ditinggalkan di tempat tidurnya setelah ia pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Mengevaluasi diri apa yang telah dilakukan selama ini, baik perbuatan maupun perkataan untuk kemudian segera bertobat, mohon ampun atas segala kesalahannya pada saat itu juga.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam semakin larut, anak-anak Amalia terlihat masih semangat diakhir diskusi. Kegembiraan anak-anak Amalia malam itu merupakan keindahan tersendiri dalam belajar. Wajah mereka nampak menguntai senyuman. Tak lupa kami memanjatkan puji syukur kehadirat Alloh SWT atas karuniaNya. bersama-sama kami membaca surat al-'Asr dan menutup dengan doa. 'Terima kasih Ya Alloh, alhamdulillahirobbil alamin..'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-8003441154560547221?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/St6uy1sb5TI/AAAAAAAACew/BoByuFaZQSI/s72-c/aa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/keindahan-dalam-tidur.html</feedburner:origLink></item><item><title>Air Mata Seorang Ayah</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/b3wgyFmgnOo/air-mata-seorang-ayah.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Mon, 19 Oct 2009 01:33:38 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-7549875715284414991</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StwkRSTKYmI/AAAAAAAACeo/flcA81h6LV8/s1600-h/a.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 98px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StwkRSTKYmI/AAAAAAAACeo/flcA81h6LV8/s200/a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394226333071598178" /&gt;&lt;/a&gt;Walaupun dirinya seorang ayah, ditengah kesibukkannya mencari nafkah tidak membuatnya melupakan nilai-nilai keagamaan yang diyakininya. Godaan sebagai pengawas proyek selalu mampu ditolaknya karena bertentangan dengan nuraninya. Kalaupun menerima sesuatu yang membuat hatinya bimbang, dia tak segan datang ke rumah Amalia untuk berdiskusi dengan saya. Kami sering mendiskusikan bahwa nilai-nilai agama adalah panduan hidup yang baik bagi kehidupan kita. 'Manusia diberikan pilihan hidup sehingga kebahagiaan kita tergantung pilihan hidup kita,' begitu ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun usianya telah lanjut, keinginannya untuk belajar agama begitu sangat kuat sehingga kami seringkali larut malam bertukar pikiran. Dia sangat menyakini bahwa apa yang dikerjakannya akan mempengaruhi kehidupan keluarganya. Itulah sebabnya mendidik anaknya agar rajin sholat lima waktu, bershodaqoh dan kepekaan sosial terhadap lingkungan sudah ditanamkan sejak dini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah ada satu peristiwa yang begitu kuat menyadarkan dirinya betapa Maha Besarnya Sang Khaliq. Anaknya yang pertama, teramat dicintainya sakit. Tiba-tiba perutnya mengembung. Anaknya menangis terus menerus. Tanpa berpikir panjang dirinya segera membawa anaknya ke rumah sakit. Sebagai seorang ayah tak kuasa dirinya menahan air mata. Dokter sempat mengatakan kesempatan hidup anaknya tinggal 60% saja. Tim dokter sudah dipersiapkan untuk operasi anaknya. 'Siapa yang mengatur hidup mati kita mas? apakah dokter itu yang mengatur? kok berani-beraninya mereka menyebutkan tinggal 60% hidup anak saya,' begitu tanyanya. Berkali-kali saya mengingatkan untuk berserah diri kepada Alloh SWT namun air matanya tak dapat disembunyikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengajaknya berdoa. Dua malam berturut-turut kami bersama anak-anak Amalia berdoa untuk kesembuhan putranya mampu melewati operasi yang hendak dijalankan. Tak lupa dirinya menyantuni beberapa anak yatim. Keesokan harinya operasi itu dilaksanakan. lampu operasi sudah menyala. Sementara seorang anak kecil tergeletak tak berdaya. Sang ayah nampak sangat gelisah. Hilir mudik didepan kamar operasi. Perkataan istrinya sudah tidak digubrisnya lagi. Sang ayah tak henti-hentinya berdoa, 'Bermacam-macam doa sudah saya panjatkan kepada Alloh, tak tahu lagi harus apa yang saya lakukan.'begitu ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian seorang dokter keluar dari kamar operasi muncul didepan pintu sambil tersenyum kepada sang ayah. 'Bapak, berdasarkan hasil pemeriksaan saya, putra bapak tidak perlu dioperasi,' Sang ayah menganga takjub. Desah nafasnya terasa ringan. Air matanya bercucuran. Syukur alhamdulillah berkali-kali diucapkannya. Pada lantai rumah sakit dibersujud. Sujud syukur sambil menangis tak tertahankan. Alangkah nikmatnya rasanya menerima anugerah Alloh justru disaat harapan sudah mulai menipis.begitulah Alloh menguji hamba-hambaNya yang beriman. Subhanallah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Yaitu mereka yang apabila tertimpa musibah mengucapkan, 'Kami berasal dari Alloh dan akan kembali kepadaNya (QS 2:155-156).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-7549875715284414991?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StwkRSTKYmI/AAAAAAAACeo/flcA81h6LV8/s72-c/a.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/air-mata-seorang-ayah.html</feedburner:origLink></item><item><title>Ketika Api Cinta meredup</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/_E6kcdYNRnU/ketika-api-cinta-meredup.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Sun, 18 Oct 2009 19:39:31 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-38391860836385342</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StvRNT45-WI/AAAAAAAACeg/AxOjk0MpexQ/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 98px; height: 98px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StvRNT45-WI/AAAAAAAACeg/AxOjk0MpexQ/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394135005313759586" /&gt;&lt;/a&gt;Siang panas terik saya menerima sms teman mengajak ngopi bareng di Citos. Bertemu teman-teman lama ngomongin banyak hal menjadi obat rindu. Perkembangan dunia politik sampai dunia pendidikan yang memprihatinkan juga menjadi bagian perbincangan yang menarik buat kami. Topik pembicaraan menjadi serius ketika salah seorang teman sempat bertanya, 'sebelum menikah, dipelupuk mata saya, wajah yang tercantik adalah istri saya, kenapa tiba-tiba sekarang berubah ya mas?' Mendengar apa yang dikatakannya tanpa sabar kami tertawa. 'Wah, yang berubah istrimu atau dirimu..Bud,' Jawab saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andi, diantara kami bertiga, dialah yang paling muda. Wajahnya bersih, berkacamata berkata jujur kepada kami. 'Mas, entah kenapa saya suka berjalan bareng dengan teman perempuan sekantor.  Hanya teman untuk curhat mas. Sejak istriku melahirkan, kami jarang berjalan berdua bahkan ngobrol bareng.' tuturnya. Saya katakan padanya, hal itu tidak boleh diteruskan, sekalipun itu hanya ngobrol bareng. Bila cinta keluarga meredup harus dicarikan solusinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meredupnya api cinta didalam diri kita berarti 'warning' yang harus disikapi secara serius. Tanda-tanda keterakan biduk rumah tangga tidaklah boleh dibiarkan.  Menjaga api asmara untuk keluarga yang kita sayangi memanglah tidak mudah namun juga bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Paling tidak ada tiga hal yang harus dijaga, pertama, gairah. Kedua, keharmonisan. dan ketiga, komitmen. Upaya mempertahankan ketiga hal ini menjadi penting dan juga kemampuan untuk menjaga dan merawatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Di dalam keluarga membiasakan diri untuk sholat berjamaah. Ada satu hadis Nabi yang menyebutkan bahwa Alloh merahmati istri yang membangunkan suaminya untuk sholat malam. Jika tidak mau maka istrinya memercikkan air diwajah suaminya hingga terbangun.  Bahkan kebiasaan Baginda Nabi Muhamad SAW mengajak keluarganya untuk melaksanakan sholat malam. Makna dari ibadah sholat malam berjamaah adalah mencairkan kondisi di dalam keluarga. Seusai sholat alangkah indahnya suami meminta maaf kepada istri tercintanya. atau sebaliknya. Disaat meminta maaf, ungkapkan dengan setulus hati apa yang telah membuat anda kecewa terhadap pasangan hidup anda dan diakhiri dengan berdoa memohon petunjuk Alloh SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Ekspresikan perasaan kita dalam ucapan maupun tindakan. Ada seorang sahabat Nabi begitu mencintai istrinya. Baginda Nabi memerintahkan untuk menyatakan secara lisan kepada pasangan hidupnya (HR. Daud &amp; Tirmidzi), dan menurut riwayatnya, Nabi juga terbiasa dengan istrinya dengan mengucapkan 'aku cinta padamu.' didalam kesehariannya atau memanggil panggilan kesayangan. Panggilan kesayangan akan membuat emosi terjaga. Rasulullah menyapa orang-orang yang disayanginya dengan panggilan sayang. 'Seperti memanggil Aisyah dengan sebutan Humairah (kemerahan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Bertutur lembut. Suara mengekspresikan perasaan. Bila memang maksudnya baik terlontar dengan nada lembut akan mudah dicerna sebagai wujud kasih sayang. Interaksi yang positif didalam keluarga mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi resiko penyakit jantung maupun kolesterol dengan menjaga hormon stress tetap rendah. Kata-kata yang lembut dan perasaan hangat dapat menjaga pernikahan agar tetap sehat. Dalam sebuah riset kesehatan dampak tutur kata mempengaruhi cortisol pada pasangan suami istri. tetapi perempuan sangat sensitif dengan kata-kata negatif. Cortisol adalah hormon berkaitan dengan stress. Kadar Hormon akan meningkat bila stress terjadi maka bertutur kata yang lembut akan mempererat tali cinta dalam keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, bagian yang juga tak kalah pentingnya yaitu perbanyaklah sholat malam dan berdoa. hanya Allohlah yang memberkahi sebuah keluarga dengan sakinah, mawaddah, warahmah di dalam diri kita. Oleh sebab itu untuk melanggengkan cinta, tentram dan rahmah di dalam rumah tangga kita adalah dengan sholat dan memohon kepadaNya. Bacalah doa yang diajarkan oleh Baginda Nabi Muhamad SAW setiap selesai sholat fardhu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Robbana hablana min azwajina wa durriyatina qurrota a'yun wa jangalna lil muttaqinaa imaman' (Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kami pasangan hidup dan keturunan yang menyenangkan hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin orang-orang yang bertaqwa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terakhir, ada satu doa yang dipanjatkan mudah2an anda masih ingat ketika waktu menjadi pengantin baru. Semoga doa ini menjadikan keberkahan buat keluarga kita semua yang membaca doa ini, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Ya Alloh, berkahilah kedua mempelai ini. Satukan mereka berdua dalam kebaikan dunia akherat. Jadikan kehidupan mereka berdua baik dan bahagia. kehidupan penuh kasih sayang. Kehidupan Mawaddah wa Rahmah.  Kehidupan yang tenang dan sejahtera. kehidupan yang penuh nikmat dan sejahtera. Ya Alloh, jadikanlah mereka berdua termasuk hamba-hambaMua yang mukmin, sholeh, muttaqin, yang berguna bagi Umat Islam dan Kaum Muslimin. Ya Alloh, curahkanlah rahmatMu untuk Baginda Nabi Muhamad SAW, keluarganya dan para sahabatnya. Amin Ya Robbal Alamin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-38391860836385342?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StvRNT45-WI/AAAAAAAACeg/AxOjk0MpexQ/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/ketika-api-cinta-meredup.html</feedburner:origLink></item><item><title>Menata Ulang Diri</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/QFLtPTCyJuU/menata-ulang-diri.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Wed, 14 Oct 2009 19:45:35 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-1305539702482738883</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StaMoOR0VfI/AAAAAAAACeY/4Zo56DngJB0/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 77px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StaMoOR0VfI/AAAAAAAACeY/4Zo56DngJB0/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392652226478233074" /&gt;&lt;/a&gt;Suatu hari, seorang pasien datang menemui dokter dan berkata, 'Dokter, saya ingin menjalani operasi cangkok hati, cangkok ginjal, cangkok jantung, cangkok mata, cangkok limpa dan lain-lain...!'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Eh.. sebentar.. sebentar, kenapa anda tiba-tiba merasa ingin mengoperasi itu semua..?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Karena bos saya bilang kalau saya masih mau terus kerja di kantor saya, maka diri saya harus ditata ulang..!'  jawab pasien dengan polosnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita harus menata ulang hidup kita bukan berarti harus mengganti organ tubuh kita seperti otak, hati, ginjal, jantung namun lebih pada menata pikiran kita.  Hidup kita menjadi sulit atau mudah sangat ditentukan dari bagaimana kita memandang kehidupan. Jika pikiran kita berpandangan hidup ini sulit maka kehidupan benar-benar menjadi sulit bagi diri kita. Tetapi bila kita memandang hidup ini dengan penuh syukur maka kemudahan akan kita temui dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum dipagi hari, menyapa siapapun yang kita temui dijalan. Bertegur sapa dengan tetangga dan teman-teman sekantor. memeluk mesra anak yang kita  kasihi, berbincang-bincang dengan akrab dengan pasangan hidup kita, menyebarkan cinta dan kasih sayang untuk sesama, mensyukuri semua anugerah hidup dihari ini merupakan pekerjaan yang mudah dan sederhana maka mari kita lakukan hari ini juga selagi kita bisa sebab jika kita mengerjakannya akan mampu menata ulang diri kita dan juga membuat sehat tubuh kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;'Hai orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Alloh beserta orang-orang yang sabar. Dan janganlah kamu mengatakan, bahwa orang yang meninggal dijalan Alloh itu mati, bahkan sebenarnya mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.'  Al Baqarah ayat 153-154).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-1305539702482738883?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StaMoOR0VfI/AAAAAAAACeY/4Zo56DngJB0/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/menata-ulang-diri.html</feedburner:origLink></item><item><title>Makna Ikhlas</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/LMgFOuFvaCs/makna-ikhlas.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Tue, 13 Oct 2009 19:11:07 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-5163912669340491097</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StUzEd7LABI/AAAAAAAACeQ/Ul4Izwxx9ew/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 83px; height: 124px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StUzEd7LABI/AAAAAAAACeQ/Ul4Izwxx9ew/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392272280691343378" /&gt;&lt;/a&gt;Sore hari udara segar berhembus, seorang pemuda telah menunaikan sholat Ashar di masjid Al-Hikmah. Pandangannya menyapu jalanan. Tidak banyak orang berlalu lalang di jalan. Terlihat kakek sedang beristirahat keletihan. Sepeda dengan sekarung besar rumput tergeletak disebelahnya. Wajahnya terlihat hitam terbakar oleh matahari. Seharian kakek mencari rumput untuk makang kambingnya. Beberapa kali kakek itu mendirikan sepeda tuanya tetapi terjatuh. Tak kuasa tubuhnya rapuh menahan beban berat. Wajah kakek meringis menahan kesakitan, mengiba seperti hendak minta pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat pemandangan seperti itu, pemuda yang dari tadi memperhatikan merasa terpanggil. Segera berlari menolong sang kakek, dengan sekuat tenaga dia mendirikan sepeda tuanya. Sekarung rumput diikatkan dibelakangnya. Setelah sepeda berdiri pemuda itu menuntunnya. Bercucuran keringat dipelipisnya. Tergopoh-gopoh pemuda membantu kakek menaiki sepedanya.  Semangatnya berbuat baik telah mengalahkan semua keletihan yang dirasakan. Awalnya dia mengira  akan melihat kakek tua itu tersenyum dan mengucapkan 'terima kasih ya nak..'  Ternyata setengah merebut sepeda, kakek itu mengucapkan kata-kata yang tidak enak didengar telinga. Wajahnya bermuka masam tak sedap untuk dipandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu terperanjat melihat sikap sang kakek, berkali-kali dirinya beristighfar. Wajahnya terlihat memerah, berdiri mematung. Sikap kakek yang kasar telah membuatnya syok, kaget dan terkejut. 'Apakah ada yang salah dari perbuatan saya?' tanya pemuda itu dalam hati. pemuda itu membisu dan bersedih menyaksikan kakek yang pergi meninggalkan dirinnya dengan berlalu begitu saja. Pemuda itu mencari makna. 'barangkali inilah makna ikhlas,' ucapnya lirih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan langkah gontai menuju Rumah Amalia. Sesampainya di Rumah Amalia, pemuda itu bercerita pada saya, apa saja yang telah dialaminya. Saya katakan padanya, Dalam Surat At-Thuur ayat 21, Alloh SWT berfirman, '..dan Kami tidak mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka, Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Jadi jangan pernah berharap apapun atau balasan dari perbuatan baik yang telah kita lakukan. Walaupun sekedar ucapan terima kasih maupun senyuman dari orang yang telah kita tolong. Lakukanlah semata-mata karena Alloh SWT itulah makna ikhlas.' tutur saya padanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam temaram telah menyelemuti. Hatinya melihat secercah mutiara hikmah yang ditemukan pada hari ini. Wajahnya berhiaskan senyum. 'Subhanallah..'Ucapnya berkali-kali. Mutiara hikmah bukan hanya ditemukan untuk pemuda itu saja namun juga buat saya. Makna ikhlas begitu teramat dalam. Sebuah perbuatan baik yang kita lakukan tidaklah berharap untuk mendapatkan pujian atau balasan dari orang lain sekalipun perbuatan baik itu kita lakukan kepada pasangan hidup kita dan juga anak kita sendiri sekalipun sebab Alloh SWT memuliakan kita dari perbuatan baik yang telah kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Dalam Surat At-Thuur ayat 21, Alloh SWT berfirman, '..dan Kami tidak mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka, Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-5163912669340491097?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StUzEd7LABI/AAAAAAAACeQ/Ul4Izwxx9ew/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/makna-ikhlas.html</feedburner:origLink></item><item><title>Menghargai</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/J59-AMF65Ss/menghargai.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Sun, 11 Oct 2009 19:40:54 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-453215999569254306</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StKXB293psI/AAAAAAAACeI/EDFM5pKSluI/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 118px; height: 97px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StKXB293psI/AAAAAAAACeI/EDFM5pKSluI/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391537762106582722" /&gt;&lt;/a&gt;Pada suatu hari di medan pertempuran seorang prajurit membawa tameng besar. Pasukan musuh melempari batu dari semak-semak tepat mengenai kepala prajurit itu. Prajurit itu berlari menuju semak-semak sambil berteriak keras, 'Hei..kamu buta ya..masa tameng segede gini tidak kelihatan?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran orang tak selalu sama dengan pikiran kita bahkan pikiran anak kitapun berbeda dengan pikiran kita. Anak memiliki cara berpikirnya sendiri, bermain baginya sebuah kegiatan yang mengasyikkan tetapi bagi kita hanyalah membuang waktu.  Obyek yang sama tetapi kesimpulan bisa berbeda sebab hal itu sangat dipengaruhi oleh kondisi, latar belakang sosial maupun keadan kejiwaan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pepatah arab yang populer berbunyi, Kullu ra'sin ra'yun artinya setiap kepala punya pemikiran masing-masing. Itulah sebabnya kita harus menghargai setiap pendapat yang berbeda. Tidak boleh ada pemaksaan kehendak atau pendapat bagi orang lain. Barangkali kita bisa memaksa orang lain untuk menghormati kita karena jabatan kita atau karena kita orang tua yang bisa memaksa anak kita mengatakan 'iya'  tetapi kita tidak bisa membeli kepatuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti seorang gadis yang dipaksa menikah oleh kedua orang tuanya berkata kepada calon suaminya, 'Kamu bisa menguasai tubuhku tapi tidak hatiku..'  Hargailah dirinya maka kita akan merebut hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;Sembahlah Alloh dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada ibu bapakmu, karib kerabat, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri. (QS: An-Nisa 4:36)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-453215999569254306?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StKXB293psI/AAAAAAAACeI/EDFM5pKSluI/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/menghargai.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kebaikan Berbuah Manis</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/olY0RHu9EaE/kebaikan-berbuah-manis.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Sun, 11 Oct 2009 06:13:15 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-1163880190745168463</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StHElwozJEI/AAAAAAAACeA/LfHGJ6yt5lk/s1600-h/a"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 78px; height: 104px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StHElwozJEI/AAAAAAAACeA/LfHGJ6yt5lk/s200/a" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391306381929423938" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika hari berselimutkan gelap, pertanda hari sudah malam. Seorang dokter nampak sedang sibuk mengobati luka pasien yang cukup parah. Pasien itu terbaring lemah diruang gawat darurat rumah sakit dengan menderita luka tembak dibagian lututnya. Dokter muda itu gamang. Tugasnya sebagai dokter harus menyelamatkan pasiennya sementara disisi lain dia tahu laki-laki  dengan luka tembak itu seorang penjahat yang merampas motor dengan melukai pemiliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang dokter itu masih teringat benar, sebulan yang lalu laki-laki itu pernah ditolongnya ketika tubuhnya penuh luka karena dikoroyok masa setelah ketahuan mencopet di angkot. Wajahnya berkeringat, keraguannya masih menyelimuti dirinya. Keputusannya menyelamatkan nyawa pejahat itu telah membuat bahunya terasa menahan beban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengenalnya ketika saya mengantar salah satu anak Amalia sedang sakit. Pernah suatu hari dokter muda itu hadir ke Rumah Amalia untuk bersilaturahmi. 'Sejak usia 4 tahun saya ditinggal ayah saya mas agus, saya dibesarkan ibu seorang diri, saya kagum dengan pengorbanan ibu untuk membesarkan kami, anak-anaknnya.' Katanya. Air matanya mengalir disaat dokter muda itu bercerita ibundanya tercinta. Itulah sebabnya hatinya mudah tersentuh dengan penderitaan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Mas Agus, apakah tindakan saya sudah benar menolong penjahat itu? Bagaimana bila setelah sembuh dan keluar dari penjara malah penjahat itu lebih kejam?' Ucapnya suatu malam di Rumah Amalia.  Saya katakan padanya bahwa apa yang dilakukan adalah benar. 'Pak Dokter, Dimuka bumi ini semua orang pada dasarnya baik, Prasangka baik kita adalah kekuatan untuk mengubah orang yang tidak baik menjadi baik. Jadi perbuatan baik yang telah kita lakukan tidaklah sia-sia.' Begitu saya menjelaskan padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter muda itu duduk terdiam, nampak berpikir cukup lama. Saya membiarkannya membisu sendiri. Anak-anak Amalia sedang sibuk membaca al-Qur'an. Tak lama kemudian dokter muda itu tersenyum, wajahnya berubah gembira. Dia lalu mengucapkan hamdalah, 'alhamdulillah, terima kasih Ya Alloh,' ucapnya. 'Saya menemukan energi yang begitu luar biasa, terima kasih Mas Agus atas pencerahannya.' Dokter muda itupun pamit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari Pak Dokter itu datang ke Rumah Amalia pada hari libur mengajak saya pergi kepinggiran kota Jakarta. Awalnya saya mengira hanya sekedar jalan-jalan. Kami mampir disebuah warung bakso. warung bakso sederhana, itulah nama warung baksonya. Ternyata warung bakso itu penjualnya mantan pasien yang pernah ditolongnya. 'Ini lo mas, penjahat yang saya pernah ceritakan tempo hari,' bisiknya lirih. Tak lama kemudian dua mangkok bakso telah tersedia untuk kami berdua. Penjual yang mantan penjahat itu menghampiri meja kami. 'Insya Alloh saya akan mengembangkan warung bakso saya, Pak Dokter. Supaya membantu anak-anak muda disekitar sini untuk membuka lapangan pekerjaan.' tuturnya. Berkali-kali Penjual bakso yang mantan penjahat itu mengucapkan terima kasih karena telah menyelamatkan nyawanya.  Wajah dokter muda terlihat gembira karena kebaikannya telah berbuat manis. Subhanallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Alloh, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allloh mencintai orang-orang yang berbuat baik (QS, Al-Baqarah [2]: 195).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-1163880190745168463?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/StHElwozJEI/AAAAAAAACeA/LfHGJ6yt5lk/s72-c/a" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/kebaikan-berbuah-manis.html</feedburner:origLink></item><item><title>Makna Miskin</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/Agussyafii/~3/YI5O-IX0rbM/makna-miskin.html</link><author>agussyafii@yahoo.com (agussyafii)</author><pubDate>Tue, 06 Oct 2009 23:06:07 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-25928548.post-2321661511276847304</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SswvrIkGRJI/AAAAAAAACdw/LJo-SNLauLQ/s1600-h/miskin.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 93px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SswvrIkGRJI/AAAAAAAACdw/LJo-SNLauLQ/s200/miskin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389735272135410834" /&gt;&lt;/a&gt;Di sebuah sekolah, seorang puteri bintang film terkenal diminta ibu guru mengarang cerita tentang sebuah keluarga miskin. Begini cerita yang ditulisnya. 'Pada zaman dahulu kala, ada sebuah keluarga miskin. Maminya miskin, papinya miskin, anak-anaknya miskin. Pembantunya miskin, sopirnya miskin. Tukang kebunnya miskin, satpamnya miskin. Babby sitter-nya miskin. Semuanya miskin.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayangkah oleh kita apabila orang miskin punya pembantu, sopir, tukang kebun, penjaga malam, baby sitter. Tentunya dia bukan orang miskin tapi begitulah anak-anak dengan logikanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita menilai orang miskin dari berapa banyak jumlah kekayaan, kesimpulan tadi tentunya benar namun bila kita menilai berdasarkan hati bukan dari jumlah kekayaan kesimpulan tadi tidak benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna kemiskinan pada dasarnya adalah ketika kita tak pernah merasa cukup terhadap apapun yang kita punya, tidak perduli berapapun jumlahnya. DEmikian juga denga kekayaan hakekatnya adalah ketika kita sudah merasa cukup dan bersyukur terhadap apapun yang ada pada diri kita, tak peduli berapapun jumlah yang kita miliki. Rasa cukup dan kemampuan kita bersyukur itu kunci kita melepaskan diri dari kemiskinan hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.'(Q.S. Ibrahim [14] : 7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.' (Q.S. Al Qhashas [27] : 77)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Orang Terbaik&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25928548-2321661511276847304?l=agussyafii.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_7_VVRR6zyG8/SswvrIkGRJI/AAAAAAAACdw/LJo-SNLauLQ/s72-c/miskin.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://agussyafii.blogspot.com/2009/10/makna-miskin.html</feedburner:origLink></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>
