<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>AHLUL BAIT NABI SAW - TANI</title><description>MEDIA AGAMA DAN SUARA HATI UMAT ISLAM</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Fri, 1 Nov 2024 03:00:37 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">57</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>MEDIA AGAMA DAN SUARA HATI UMAT ISLAM</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>5 Tips Sederhana Merawat Tanaman Hias Yang Benar</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2016/11/5-tips-sederhana-merawat-tanaman-hias.html</link><category>Tanaman Hias</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 26 Nov 2016 11:51:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-5849342685444667395</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Merawat tanaman hias sebenarnya adalah bukan hal yang susah untuk dilakukan. Kuncinya adalah kesabaran dan ketelatenan. Disamping itu pengetahuan akan cara merawat tanaman hias yang benar juga diperlukan. Tentu Anda tidak ingin koleksi tanaman hias Anda yang berharga mahal kemudian layu dan mati. Nah kali ini saya akan berikan tips merawat tanaman hias secara benar. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik merawat tanaman hias kali ini saya akan bagi menjadi 5 bagian. Penyiraman, Pemupukan, Pembersihan hama, pemangkasan dan terakhir penggantian pot. Untuk lebih jelasnya silahkan disimak uraian berikut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Penyiraman&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgRY-SLdPrEcnNskUVj1XM6tqe0ovdvnQAN5koaDukntsDmLtDVP-7R24pEI-DNZpWySFiQBKXdCTqNgNmbb_tlGcKKH8NsOBylHF_NyWqLtEd1YpmWGJ5BhEPRmXxZ0syiuYLZHC3Mhmi6/s1600/Tips-Sederhana-Merawat-Tanaman-Hias-ABNS.jpg"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgRY-SLdPrEcnNskUVj1XM6tqe0ovdvnQAN5koaDukntsDmLtDVP-7R24pEI-DNZpWySFiQBKXdCTqNgNmbb_tlGcKKH8NsOBylHF_NyWqLtEd1YpmWGJ5BhEPRmXxZ0syiuYLZHC3Mhmi6/s400/Tips-Sederhana-Merawat-Tanaman-Hias-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Air merupakan kebutuhan paling mendasar bagi semua mahluk hidup tidak terkecuali tanaman hias di rumah anda. Oleh karena itu, penyiraman merupakan bagian terpenting dalam merawat tanaman. Agar proses penyiraman baik dan benar, anda perlu memperhatikan beberapa aspek seperti jenis tanaman, media tanam, dan cuaca. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tanaman anda berada di area taman rumah yang terbuka, mungkin ada tidak perlu menyiram tanaman anda ketika musim hujan. Namun, jika tanaman hias anda ditaman pada media pot dan ditempatkan di ruang beratap, anda pasti perlu menyiramnya dengan intensitas yang dapat disesuaikan bergantung pada kondisi cuaca. Pada musim kemarau, anda dapat menyiraminya dua kali sehari, sedangkan pada musim hujan, anda dapat menyirami tanaman hias anda satu kali sehari atau bahkan dua hari sekali saja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Pemupukan &lt;br /&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Tanpa anda sadari, nutrisi yang terkandung di dalam tanah dimana tanaman anda di tanam dapat berkurang dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman hias anda. Pemupukan merupakan solusi penting untuk masalah ini agar nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman anda dapat terpenuhi. Konsultasikan jenis dan takaran pupuk yang anda perlukan untuk perawatan tanaman hias anda dengan ahli perawatan tanaman. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Pembersihan Gulma &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamu tak diundang seringkali tumbuh dan merusak keindahan tanaman hias anda. Pembersihan gulma yang tumbuh liar seperti rumput di sekitar tanaman hias anda merupakan salah satu kunci merawat tanaman agar tetap terlihat indah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Pemangkasan &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demi menjaga keindahan dan kerapian tanaman hias anda, anda perlu melakukan pemangkasan sebagai langkah perawatan tanaman hias anda. Tentu saja pemangkasan hanya berlaku pada tanaman hias tertentu seperti mawar dan serut yang kita kenal memiliki daun yang cukup lebat dan menjadi kurang indah jika daun daun tersebut kita biarkan tumbuh secara liar. Gunakan gunting tanaman yang tajam untuk hasil yang maksimal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Penggantian Pot &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tanaman hias anda tanam pada media pot, anda perlu mengganti pot yang lama dengan yang baru seiring dengan terus tumbuhnya tanaman anda. Proses ini akan terasa lebih mudah jika pot anda terbuat dari bahan yang mudah pecah seperti pot tanah liat. Anda hanya perlu memecahkan pot yang lama dan menggantikannya dengan pot yang baru. Selain menganti pot lama dengan yang baru, anda juga dapat memindahkan tanaman dari pot lama ke tanah sesuai dengan kebutuhan anda. &lt;br /&gt;
(referensi: http://www.pagiceria.com/tips-perawatan-tanaman-hias) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian tips perawatan tanaman hias yang baik yang dapat anda terapkan di taman hunian Anda. Sekali lagi, kunci sukses dalam merawat tanaman di rumah anda adalah kesabaran dan ketelatenan. Semoga tips ini bermanfaat. Selalu kunjungi blog ini untuk mendapatkan tips tips seputar tanaman hias bermanfaat yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(Pesona-Tanaman-Hias/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgRY-SLdPrEcnNskUVj1XM6tqe0ovdvnQAN5koaDukntsDmLtDVP-7R24pEI-DNZpWySFiQBKXdCTqNgNmbb_tlGcKKH8NsOBylHF_NyWqLtEd1YpmWGJ5BhEPRmXxZ0syiuYLZHC3Mhmi6/s72-c/Tips-Sederhana-Merawat-Tanaman-Hias-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips dan Cara Perawatan Bunga Mawar</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2016/11/tips-dan-cara-perawatan-bunga-mawar.html</link><category>Mawar</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 26 Nov 2016 11:44:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-6103642627051104989</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiphAYh5fhMGaFcwTA9WkqMiba2WMCxSWhv8g5mz5npZWmclbndeRK8Shy9VXRtknYQABKZObZ-6DUfwKMOlKHXqiGG63sji_2jzjRF49-lpXujwxAO1K1LIHtHe9Je4VF-lxP9CjnJ3Tgu/s1600/Tips-dan-Cara-Perawatan-Bunga-Mawar-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="326" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiphAYh5fhMGaFcwTA9WkqMiba2WMCxSWhv8g5mz5npZWmclbndeRK8Shy9VXRtknYQABKZObZ-6DUfwKMOlKHXqiGG63sji_2jzjRF49-lpXujwxAO1K1LIHtHe9Je4VF-lxP9CjnJ3Tgu/s400/Tips-dan-Cara-Perawatan-Bunga-Mawar-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;Bunga Mawar (Rosaceae)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;Bunga Mawar (Rosaceae) adalah tanaman hias bunga dari genus Rosa yang juga adalah nama dari hasil bunga ini. Mawar atau Rosaceae terdiri lebih dari 100 spesies yang kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk. Spesies bunga mawar umumnya merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Dalam artikel ini akan dijelaskan secara singkat ciri ciri umum dan cara perawatan bunga mawar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Bunga mawar sangat disukai para pecinta tanaman hias karena kelopak bunganya yang indah dan berwarna warni. Bunga ini juga mengeluarkan bau yang sangat harum. Sebagian besar spesies bunga mawar mempunyai daun yang panjangnya antara 5-15 cm, dua-dua berlawanan (pinnate). Daun majemuk yang tiap tangkai daun terdiri dari paling sedikit 3 atau 5 hingga 9 atau 13 anak daun dan daun penumpu (stipula) berbentuk lonjong, pertulangan menyirip, tepi tepi beringgit, meruncing pada ujung daun dan berduri pada batang yang dekat ke tanah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Bunga Mawar sebetulnya bukan tanaman tropis, sebagian besar spesies merontokkan seluruh daunnya dan hanya beberapa spesies yang ada di Asia Tenggara yang selalu berdaun hijau sepanjang tahun. Bunga terdiri dari 5 helai daun mahkota dengan perkecualian Rosa sericea yang hanya memiliki 4 helai daun mahkota. Warna bunga biasanya putih dan merah jambu atau kuning dan merah pada beberapa spesies. Ovari berada di bagian bawah daun mahkota dan daun kelopak. Pada umumnya mawar memiliki duri berbentuk seperti pengait yang berfungsi sebagai pegangan sewaktu memanjat tumbuhan lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Beberapa spesies yang tumbuh liar di tanah berpasir di daerah pantai seperti Rosa rugosa dan Rosa pimpinellifolia beradaptasi dengan duri lurus seperti jarum yang mungkin berfungsi untuk mengurangi kerusakan akibat dimakan binatang, menahan pasir yang diterbangkan angin dan melindungi akar dari erosi. Walaupun sudah dilindungi duri, rusa kelihatannya tidak takut dan sering merusak tanaman mawar. Beberapa spesies mawar mempunyai duri yang tidak berkembang dan tidak tajam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Tips &amp;amp; Cara Perawatan Bunga Mawar&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Cara menanam dan merawat bunga mawar sangatlah mudah karena bunga ini tidak memerlukan perawatan yang khusus. Bunga ini bisa tumbuh di daerah beriklim panas, sedang bahkan dingin. Media tanam yang dibutuhkan adalah tanah berhumus dan drainase/pengairan yang baik, dimana bunga ini kurang subur jika ditanam pada media yang terlalu gembur dan berpasir. Penyinaran matahari yang cukup akan membuat pohon ini rajin berbunga dan tumbuh subur.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Bunga Mawar bisa diperbanyak melalui biji, setek, okulasi, cangkokan dan membelah anakan. Cara paling praktis adalah dengan setek. Selain penyinaran matahari yang cukup, perlu juga dilakukan pemangkasan secara berkala supaya muncul tunas baru dan jangan lupa beri pupuk perangsang bunga secara teratur. Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada musim hujan karena tunas akan segera tumbuh dan kuntum bunga baru akan bermunculan. Lakukan pemotongan akar dan penggantian media tanam setiap 1-2 tahun sekali agar tanaman tumbuh sehat dan subur. Si cantik ini bisa berumur diatas 10 tahun bila anda merawatnya penuh kasih sayang dan bisa berbunga sepanjang tahun.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Bunga Mawar sangat cocok ditempatkan di halaman rumah, terutama halaman rumah dengan taman minimalis. Bunga ini tumbuh merambat dan tidak memerlukan banyak tempat sebagai media tumbuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(Pesona-Tanaman-Hias/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS) &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiphAYh5fhMGaFcwTA9WkqMiba2WMCxSWhv8g5mz5npZWmclbndeRK8Shy9VXRtknYQABKZObZ-6DUfwKMOlKHXqiGG63sji_2jzjRF49-lpXujwxAO1K1LIHtHe9Je4VF-lxP9CjnJ3Tgu/s72-c/Tips-dan-Cara-Perawatan-Bunga-Mawar-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tanaman Hias Bunga Anthurium Paling Populer</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2016/11/tanaman-hias-bunga-anthurium-paling.html</link><category>Tanaman Hias</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 26 Nov 2016 11:39:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-5702600174639610271</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguuqPTWKpJYWbJx2rl87ClMnoOq3I4lewZJT8NxZ7KDr86jtoMSMu4Tmi8bTWu9jDOoHeFYjE2HucpHmSwhRc-9ffAwWsIBbpeOkOc2kSKlH1sn9UMiW2wkloqIc9RMOZFIzYiyJMO26uQ/s1600/Tanaman-Hias-Bunga-Anthurium-Paling-Populer-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="273" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguuqPTWKpJYWbJx2rl87ClMnoOq3I4lewZJT8NxZ7KDr86jtoMSMu4Tmi8bTWu9jDOoHeFYjE2HucpHmSwhRc-9ffAwWsIBbpeOkOc2kSKlH1sn9UMiW2wkloqIc9RMOZFIzYiyJMO26uQ/s400/Tanaman-Hias-Bunga-Anthurium-Paling-Populer-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Jenis Tanaman Hias Bunga Anthurium Paling Populer &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanaman Hias Bunga Anthurium memiliki lebih dari 1000 jenis marga. Sedangkan Anthurium sendiri tergolong dalam keluarga Araceae. Jenis Anthurium yang akan kita bahas kali ini merupakan tanaman anthurium yang sudah populer di indonesia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Anthurium Jenmanii&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWoc-vWvXMEBV_DWrnyqbR1b8wdNeTBBffkDgHxuBPf0Ek_U34Nmg1MkMqmCVAP00zUoNm7RqVMY02x78kxvQfOvi83Q8Ry98sANC7dIz_0woZrsE-37l_l3hCs0BGycGHCnW00jYLjNny/s1600/Tanaman-Hias-Bunga-Anthurium-Paling-Populer-ABNS.jpg"&gt;&lt;img border="0" height="275" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWoc-vWvXMEBV_DWrnyqbR1b8wdNeTBBffkDgHxuBPf0Ek_U34Nmg1MkMqmCVAP00zUoNm7RqVMY02x78kxvQfOvi83Q8Ry98sANC7dIz_0woZrsE-37l_l3hCs0BGycGHCnW00jYLjNny/s400/Tanaman-Hias-Bunga-Anthurium-Paling-Populer-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;Anthurium Jenmanii &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)&lt;br /&gt;
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)&lt;br /&gt;
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)&lt;br /&gt;
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)&lt;br /&gt;
Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)&lt;br /&gt;
Sub Kelas: Arecidae&lt;br /&gt;
Ordo: Arales&lt;br /&gt;
Famili: Araceae (suku talas-talasan)&lt;br /&gt;
Genus: Anthurium&lt;br /&gt;
Spesies: Anthurium jenmanii. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anthurium ini bentuk daunnya mirip daun tembakau. Teksturnya keras dan tebal, bertangkai pendek, lebar dan panjang, urat daun tampak jelas dan tepi daun agak bergelombang. Daun muda sedikit agak merah, sedangkan bila sudah tua berwarna hijau. Julukan Sang Raja Anthurium Daun pantas disandang oleh Anthurium jenmanii. Mengapa? Selain berkat penampilannya yang elegan, kokoh, dan berwibawa, Anthurium jenmanii juga menduduki tahta tertinggi di jagad bisnis tanaman hias anthurium daun berkat harganya yang tetap tinggi di tengah sederet nama anthurium lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Anthurium Gelombang Cinta&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqqiXyA25YhhFRkJLGRCI5GqdMSRZ4XYvMDOJ0TaDyEVhgLlywXXUuV0XVYIz5JIZ3W6yPjoiMMPakE72gDZe8ssOJan5PP5nU5ZApYu0cICgFvwxd54zgPMXpFM26KhZZW32lOP66pEmz/s1600/Tanaman-Hias-Bunga-Anthurium-Paling-Populer-2-ABNS.jpg"&gt;&lt;img border="0" height="305" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqqiXyA25YhhFRkJLGRCI5GqdMSRZ4XYvMDOJ0TaDyEVhgLlywXXUuV0XVYIz5JIZ3W6yPjoiMMPakE72gDZe8ssOJan5PP5nU5ZApYu0cICgFvwxd54zgPMXpFM26KhZZW32lOP66pEmz/s400/Tanaman-Hias-Bunga-Anthurium-Paling-Populer-2-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;Anthurium Gelombang Cinta&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)&lt;br /&gt;
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)&lt;br /&gt;
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)&lt;br /&gt;
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)&lt;br /&gt;
Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)&lt;br /&gt;
Sub Kelas: Arecidae&lt;br /&gt;
Ordo: Arales&lt;br /&gt;
Famili: Araceae (suku talas-talasan)&lt;br /&gt;
Genus: Anthurium&lt;br /&gt;
Spesies: Anthurium plowmanii. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anthurium Gelombang Cinta juga beken dengan nama wafe of love. Anthurium gelumbang cinta murni memiliki ciri daunnya tebal, lonjong panjang, berujung runcing, dan tepinya bergelombang. Gelombang yang indah di tepi daun inilah yang manjadi ciri utamanya. Permukaan tanaman hias daun ini berwarna hijau mengilap, panjang daun bisa mencapai satu meter dan lebar bisa mencapai 10 - 30 centimeter tangkai daun pendek dan kekar, seludang bunga dan tongkol berwarna ungu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Anthurium Hookeri&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUw08aq5i1GVW4L9TSlH0Qrk4XR-ewajxOnPEQxzJeyhVhyphenhyphenKd46nYwylg5ftpAruVSOwtmvMGqqCIgU_BJ-kZvoBsauciWTXu5oeYOczVd9rfUhLjl6AIx6CrIliK0gq8GoNFnvFpxAjXv/s1600/Tanaman-Hias-Bunga-Anthurium-Paling-Populer-3-ABNS.jpg"&gt;&lt;img border="0" height="305" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUw08aq5i1GVW4L9TSlH0Qrk4XR-ewajxOnPEQxzJeyhVhyphenhyphenKd46nYwylg5ftpAruVSOwtmvMGqqCIgU_BJ-kZvoBsauciWTXu5oeYOczVd9rfUhLjl6AIx6CrIliK0gq8GoNFnvFpxAjXv/s400/Tanaman-Hias-Bunga-Anthurium-Paling-Populer-3-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;Anthurium Hookeri&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)&lt;br /&gt;
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)&lt;br /&gt;
Divisi: Spermatophyta&lt;br /&gt;
Kelas: Monocoty ledonae&lt;br /&gt;
Sub Kelas: Arecidae&lt;br /&gt;
Ordo: Arales&lt;br /&gt;
Famili: Araceae (suku talas-talasan)&lt;br /&gt;
Genus: Anthurium&lt;br /&gt;
Spesies: Anthurium hookeri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jenis ini dikenal dengan sebutan anthurium    sarang burung karena susunan daunnya tumbuh seperti sarang burung. Semakin ke atas, daunnya melebar, dan cenderung rebah. Tangkai daunny pendek, kaku, tebal, dan berwarna gelap. Daunnya halus tidak berbulu, berwarna hijau muda mengilap dan tebal. Ketebalan daun bervariasi, mulai dari yang tipis hingga tebal. Pinggiran daun agak bergelombang dengan urat-urat daun tampak menonjol. Lebar daun mencapai 35 cm dengan panjang mencapai 60 cm. Anthurium ini ada yang bertangkai hijau dan bertangkai merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(Pesona-Tanaman-Hias/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguuqPTWKpJYWbJx2rl87ClMnoOq3I4lewZJT8NxZ7KDr86jtoMSMu4Tmi8bTWu9jDOoHeFYjE2HucpHmSwhRc-9ffAwWsIBbpeOkOc2kSKlH1sn9UMiW2wkloqIc9RMOZFIzYiyJMO26uQ/s72-c/Tanaman-Hias-Bunga-Anthurium-Paling-Populer-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Panduan Lengkap Budidaya Tanaman Hias Daun Aglaonema</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2016/11/panduan-lengkap-budidaya-tanaman-hias.html</link><category>Tanaman Hias</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 26 Nov 2016 11:28:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-8717208429291295687</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwny_xfM9ms_QRR7NnaAsZ6XqMIbbW_Ku-7FZak7vTmh61xr7HxohsvxxLjby5aFUbJ3D9LNbjJNx9l9KF_QyW-leFLMIjya-hTjJsZtCIc-8k_NIUrT9SHH4cCfdyYenVOpEAdNiT76KW/s1600/Panduan-Lengkap-Budidaya-Tanaman-Hias-Daun-Aglaonema-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="237" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwny_xfM9ms_QRR7NnaAsZ6XqMIbbW_Ku-7FZak7vTmh61xr7HxohsvxxLjby5aFUbJ3D9LNbjJNx9l9KF_QyW-leFLMIjya-hTjJsZtCIc-8k_NIUrT9SHH4cCfdyYenVOpEAdNiT76KW/s400/Panduan-Lengkap-Budidaya-Tanaman-Hias-Daun-Aglaonema-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Aglaonema atau yang lebih dikenal dengan nama Sri Rejeki adalah tanaman hias daun yang juga sering disebut sebagai ratu tanaman. Bentuknya anggun dan cantik. Nilai bisnis tanaman hias ini sangat tinggi. Harga tanaman hias Aglaonema bisa sangat mahal bila 'sudah jadi'. Bagi Anda yang tertarik dengan tanaman hias tang satu ini, berikut Panduan Lengkap Budidaya Tanaman Hias Daun Aglaonema.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aglaonema merupakan tanaman dari family Araceae. Genus Aglaonema terdiri dari sekitar 30 spesies. Habitat asli tanaman ini adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi. Kini berbagai macam aglaonema hybrida telah dikembangkan, memiliki penampilan tanaman yang sangat menarik. Hybrida dari bermacam warna, bentuk, ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies alami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aglaonema merupakan tanaman hias khas Asia Tenggara. Aglaonema berasal dari bahasa Yunani, aglos yang berarti sinar dan nema yang berarti benang. Secara harfiah Aglaonema berarti benang yang bersinar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Klasifikasi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Divisi : Magnoliophyta&lt;br /&gt;
Kelas : Liliopsida&lt;br /&gt;
Subkelas : Base monocots&lt;br /&gt;
Ordo : Alismatales&lt;br /&gt;
Famili : Araceae&lt;br /&gt;
Subfamili : Aroideae&lt;br /&gt;
Suku/Genus : Aglaonemateae &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Sifat Tanaman Dan Syarat Tumbuh Aglaonema&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sifat dari tanaman hias aglaonema beragam, ada yang dapat terkena sinar matahari dan ada juga yang harus ternaungi, sebagian aglaonema dapat hidup di tempat lembab dan sebagian lagi di tempat sedikit kering, tanaman aglaonema tergolong bandel, mudah dirawat dan cocok dijadikan tanaman indoor, apalagi tanaman hias aglaonema terkenal dengan motif daunnya yang indah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman hias aglaonema yang optimal adalah lokasi, cahaya, kelembaban dan suhu Lokasi yang ideal untuk merawat aglaonema adalah daerah yang berketinggian 300 – 400 m diatas permukaan laut,namun tidak menutup kemungkinan juga dapat tumbuh baik di dataran rendah, sesuai habitatnya aglaonema menyukai lokasi yang teduh dengan pencahayaan terbatas, intensitas sinar matahari berkisar antara 10 – 30%, kelembaban yang cocok untuk merawat aglaonema adalah 50 – 70%, di kisaran itu tanaman tumbuh baik, lebih dari 75% dapat menyebabkan tumbuhnya cendawan pada media tanam, selain itu juga suhu menunjang pertumbuhan, lokasi sebaiknya bersuhu 28 – 30˚C pada siang hari dan 20 – 22˚C malam hari dan dibantu juga dengan sirkulasi udara yang baik&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Media Tanam Aglaonema&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Budidaya tanaman hias Aglaonema agar tumbuh sehat dan baik diantaranya adalah dengan menggunakan media dengan komposisi yang pas, media dengan tingkat keasaman/pH dan porositas (Porous) yang ideal sangat baik untuk pertumbuhan aglaonema, media tanam aglaonema juga harus steril, yaitu bebas dari penyakit, tidak mudah lapuk dan hancur karena air, mudah diperoleh dan harganya terjangkau, aglaonema dapat tumbuh dengan baik pada media dengan pH 7 atau disebut juga pH netral yang kaya akan zat hara, angka pH dengan selisih 0,5 – 1 masih dianggap pH ideal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Porous artinya mudah mengeluarkan kelebihan air, tingkat porositas yang dibutuhkan pada media tanam sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, yaitu ketinggian dan kelembaban, pada dataran rendah yang panas dan bercurah hujan rendah, media tanam sebaiknya harus bisa menahan air sehingga media tidak kekeringan, sebaliknya di dataran tinggi yang umumnya sering hujan sebaiknya gunakan media dengan porositas tinggi agar kelebihan air mudah dikeluarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut macam jenis unsur yang digunakan untuk media tanam aglaonema, yang tentunya dengan tingkat porositas yang berbeda dengan kekurangan kelebihan masing-masing, kombinasi beberapa unsur media dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan faktor lingkungan :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Pakis, sekam bakar, Pasir malang, humus (1;1;1;1)&lt;br /&gt;
2. Pakis, pasir malang, sekam bakar, cocopeat (2;1;1;1)&lt;br /&gt;
3. Pakis, sekam bakar, pasir malang, cocopeat (2;1;1;1)&lt;br /&gt;
4. Cocopeat, sekam bakar kompos organik (5;3;2)&lt;br /&gt;
5. Pakis, pasir malang, kaliandra (3;2;1) Keterangan media tanam&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pakis : pakis dapat menyimpan air dengan baik dan memiliki drainase dan aerasi yang bagus, akar dapat menyerap air dengan mudah dan leluasa untuk berkembang, tidak mudah lapuk dan memiliki daya tahan cukup tinggi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekam Bakar : sekam bakar memiliki kelebihan unsur yang terletak pada sifatnya yang steril dan daya tahanya mencapai 1 tahun, aerasinya cukup baik namun daya serapnya terhadap air kurang baik, sehingga harus dicampur dengan unsur yang dapat menyerap air&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasir malang : pasir malang unsur media yang tingkat porositasnya cukup baik, karena itu penggunaanya digunakan untuk mencegah media yang terlalu basah dan air yang menggenang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cocopeat : cocopeat adalah sabut kelapa hasil olahan, unsur ini sangat cocok digunakan bila menginginkan media yang cukup lembab untuk aglaonema khususnya di daerah yang kering dan panas, cocopeat dapat menahan air cukup lama dalam jumlah yang banyak, namun sifatnya mudah lapuk&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kaliandra : kaliandra cocok digunakan sebagai media di daerah kering dan panas, media ini cenderung cepat lembab sehingga rawan terjangkit cendewan pengganggu, sifatnya mudah lapuk dan hanya bertahan 4 – 6 bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Penyiraman&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aglaonema termasuk tanaman yang butuh air dalam jumlah cukup, jadi penyiraman hal penting yang mesti diperhatikan agar aglaonema tumbuh baik, tapi tidak sampai menggenangi medianya, frekuensi dan dosis penyiraman perlu diatur sesuai dengan kondisi media dan lingkungan setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Pemupukan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menunjang pertumbuhan tanaman aglaonema kebutuhan nutrisi sangat penting, beragam merek pupuk majemuk/anorganik mudah diperoleh, bahkan saat ini sudah banyak beredar pupuk khusus aglaonema. Sebelum memilih, cermati dulu komposisi nutrisi dan penggunaanya, barulah cara dan dosis pemberiannya, pemberian pupuk dengan dosis rendah, tetapi sering diberikan akan menghasilkan tanaman kualitas baik dibanding dengan pemberian sesekali dengan dosis tinggi. Tips perawatan tanaman hias tersebut bisa Anda coba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Mengganti Media Tanam&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menjaga agar kualitas aglaonema tetap baik perlu dilakukan penggantian media tanam, media tanam yang baik akan membuat aglaonema tumbuh dengan sehat, penggantian media tanam/repotting aglaonema dilakukan setiap 6-12 bulan sekali, repotting juga dibutuhkan oleh tanaman yang sudah terlalu besar sehingga tidak sebanding lagi dengan ukuran pot&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Hama Dan Penyakit&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hama adalah hewan pengganggu tanaman yang secara fisik masih dapat dilihat secara kasat mata tanpa bantuan alat. Hama pada aglaonema bermacam-macam dan gejalanya berbeda-beda diantaranya ;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Ulat – hama ulat ada yang menyerang daun, yaitu spodoptera sp dan ada juga yang menyerang batang, yaitu Noctuidae&lt;br /&gt;
2. Kutu putih (kutu kebul) – kutu ini sering menyerang aglaonema di dataran rendah dibanding di dataran tinggi. Kutu putih menyerang batang dan daun bagian bawah, kutu tersebut mengisap cairan daun dan meninggalkan jelaga pada daun&lt;br /&gt;
3. Belalang – belalang menyerang tanaman aglaonema sama hal nya dengan ulat, yaitu menyerang daun&lt;br /&gt;
4. Kutu sisik – hama ini menyerang daun, pelepah, batang dan bunga, bentuknya seperti lintah dengan ukuran yang lebih kecil, kutu sisik ini dapat menyebabkan daun mengerut, kuning, layu dan akhirnya mati&lt;br /&gt;
5. Kutu Perisai – kutu ini menyerang bagian daun, kutu ini biasanya terdapat koloni dengan membentuk barisan di bagian tulang daun, kutu ini memiliki bentuk seperti perisai pada bagian punggungnya&lt;br /&gt;
6. Root mealy bugs – menyerang bagian akar tanaman, bentuknya seperti kutu putih, tanaman menjadi kurus, kerdil, daunya mengecil dan layu&lt;br /&gt;
7. Penyakit – penyakit pada tanaman khususnya aglaonema disebabkan oleh 2 patogen, yaitu cendawan dan bakteri.&lt;br /&gt;
8. Jumlah cendawan yang menyebabkan penyakit pada umumnya lebih banyak dibanding bakteri, berikut penyakit yang biasanya menyerang aglaonema: &lt;br /&gt;
a. Layu fusarium, gejala serangan ditandai dengan tulang daun yang pucat berubah warna menjadi coklat keabuan lalu tanggkainya membusuk, penyebabnya adalah media yang selalu basah sehingga media tanam ber-pH rendah, yang kondisi tersebut membuat Fusarium oxysporium leluasa berkembang.&lt;br /&gt;
b. Layu Bakteri, ditandai dengan daun dan batang yang melunak serta bau yang tak sedap&lt;br /&gt;
c. Busuk Akar, ditandai dengan daun yang menjadi pucat lalu busuk, batang yang berlubang dan layu, akarnya berwarna coklat kehitaman, yang disebabkan media terlalu lembab sehingga menyebabkan cendawan cepat berkembang&lt;br /&gt;
d. Bercak daun, yang disebabkan oleh cendawan, penyakit ini ditandai dengan adanya bercak pada daun yang lama kelamaan membusuk&lt;br /&gt;
e. Virus, pada aglaonema ditandai dengan daun yang berubah menjadi kekuningan atau menjadi keriting, perubahan tersebut karena virus dapat menghancurkan klorofil dan jaringan lainnya pada daun, virus susah ditanggulangi, perawatan dan pengendalian lingkungan yang baik merupakan cara pencegahan yang paling efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Memperbanyak Aglaonema &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aglaonema bisa diperbanyak melalui 2 cara, yaitu generatif (kawin) dilakukan dengan cara menanam biji sedangkan vegetatif (tidak kawin) dilakukan melalui stek, pemisahan anakan, cangkok, dan kultur jaringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(Distan-Riau/Pesona-Tanaman-Hias/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwny_xfM9ms_QRR7NnaAsZ6XqMIbbW_Ku-7FZak7vTmh61xr7HxohsvxxLjby5aFUbJ3D9LNbjJNx9l9KF_QyW-leFLMIjya-hTjJsZtCIc-8k_NIUrT9SHH4cCfdyYenVOpEAdNiT76KW/s72-c/Panduan-Lengkap-Budidaya-Tanaman-Hias-Daun-Aglaonema-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Menanam Tanaman Hias di Dalam Pot</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2016/11/cara-menanam-tanaman-hias-di-dalam-pot.html</link><category>Tanaman Hias</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 26 Nov 2016 11:18:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-5584719070569598064</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO_vejAsXlAdXoJ1P4GYSUsZuRb040qp_ZxIxt0RMLbfpK8vzxwVDBUgruV9LtaKHbpTLXNZ9-D4sjq_K7TtCkbzgRco6DAUuFaEUr2YvLovW_eBNsXomFNsk7DgI-dCnfcij9MIJuY_nO/s1600/Cara-Menanam-Tanaman-Hias-di-Dalam-Pot-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO_vejAsXlAdXoJ1P4GYSUsZuRb040qp_ZxIxt0RMLbfpK8vzxwVDBUgruV9LtaKHbpTLXNZ9-D4sjq_K7TtCkbzgRco6DAUuFaEUr2YvLovW_eBNsXomFNsk7DgI-dCnfcij9MIJuY_nO/s400/Cara-Menanam-Tanaman-Hias-di-Dalam-Pot-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Bertaman itu tidak harus mempunyai lahan ataau pekarangan yang luas. Pada lahan taman yang sempit sekalipun bisa dimanfaatkan untuk ditanami tanaman hias -simak jenis tanaman hias yang cocok untuk taman minimalis pada artikel sebelumnya-. Salah satu solusinya adalah menempatkan tanaman di dalam pot. Kali ini saya akan bahas mengenai cara dan tips menanam tanaman hias dalam pot. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah tips cara menanam tanaman hias di dalam pot yang baik :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Persiapan Media Tanam &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Letakan beberapa pecahan batu merah (sebagai pengikat air) di dasar pot.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Isi pot dengan campuran tanah yang ideal untuk tiap-tiap jenis &lt;br /&gt;
- Campuran umum;  pasir 1/3 bagian, tanah 1/3 bagian, 1/3 bagian pupuk kandang&lt;br /&gt;
- Campuran untuk jenis suka kering; pasir ½ bagian, 1/2 bagian pupuk kandang&lt;br /&gt;
- Campuran untuk jenis suka lembab: tanah ½ bagian, 1/2 bagian pupuk kandang &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Media siap untuk ditanami. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Cara Pengepotan yang Baik &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pilihlah pot tanaman dan media tumbuh yang sesuai dengan jenis tanaman hias yang akan kita potkan. Pot juga harus disesuaikan dengan tempat dimana dan bagaimana pot tersebut diletakkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila pot dan media yg telah disiapkan tersedia, pastikan pot memiliki lubang drainase yang cukup. Isikan media kurang lebih 1/3 bagian pot. masukkan tanaman, usahakan media asal yang menempel pada tanaman masih ada, agar tanaman tidak mengalami stres saat beradaptasi dengan media yang baru. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tambahkan lagi media tanam, sambil tanaman dipegang terus dengan sebelah tangan. Setelah hampir penuh, tekan media perlahan-lahan dengan ibu jari agar tanaman dapat berdiri kokoh. Pot jangan diisi sampai penuh, sisakan sekitar 2 cm dari bibir pot agar mudah waktu melakukan penyiraman. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah pengepotan selesai, siramlah tanaman hias secukupnya. Dinding luar dan dasar pot dibersihkan dari kotoran dan media tanam yang masih menempel sebelum diletakkan pada tempat yang diinginkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Cara Pengairan Pot yang Tepat &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa cara mengairi tanaman dalam pot dalam ruangan yaitu : &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Air diberikan melalui alas pot. Dengan cara ini air akan meresap ke atas ke media tanam dengan melalui sistem kapiler. Keuntungan media tidak terlalu basah, tetapi ketersediaan air cukup terjamin. Untuk membantu peresapan air ke media tanam sebaiknya dipasang tali dari media ke alas pot melewati lubang drainase. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Air diberikan langsung pada media tanam. Pada cara ini air dapat disiramkan langsung pada permukaan media tanam atau juga dapat melalui pipa yang ditancapkan ke media tanam. Usahakan air siraman tidak mengenai tanaman hias secara langsung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu terbaik untuk melakukan penyiraman tanaman hias adalah di pagi hari kira-kira jam 7 -10 pagi atau sore hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(Pesona-Tanaman-Hias/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS) &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO_vejAsXlAdXoJ1P4GYSUsZuRb040qp_ZxIxt0RMLbfpK8vzxwVDBUgruV9LtaKHbpTLXNZ9-D4sjq_K7TtCkbzgRco6DAUuFaEUr2YvLovW_eBNsXomFNsk7DgI-dCnfcij9MIJuY_nO/s72-c/Cara-Menanam-Tanaman-Hias-di-Dalam-Pot-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tahapan-Tahapan Budidaya Kemiri Sunan</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2016/11/tahapan-tahapan-budidaya-kemiri-sunan.html</link><category>Kemiri</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 26 Nov 2016 11:09:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-8972451293841517558</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7P4jt_LGShLmv89FtNifFdOqRXWQPll64fVC8odjoMwBmNUutj3weGgZCzyg0MBNXVc7qjIONOEofpb4lwCstsbP3EB6azykLxqisLhm7XbGsYy8Z9mHSPv3qPXX96WEfAg5FwFsp2rFZ/s1600/Tanaman-kemiri-sunan-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7P4jt_LGShLmv89FtNifFdOqRXWQPll64fVC8odjoMwBmNUutj3weGgZCzyg0MBNXVc7qjIONOEofpb4lwCstsbP3EB6azykLxqisLhm7XbGsYy8Z9mHSPv3qPXX96WEfAg5FwFsp2rFZ/s400/Tanaman-kemiri-sunan-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Budidaya kemiri Sunan merupakan salah satu cara untuk menanam pohon kemiri Sunan yang bermanfaat ini. Kemiri Sunan merupakan tanaman yang bisa dibudidayakan baik secara generatid maupun vegetatif. Untuk membudidayakan tanaman yang satu ini, kita harus mengetahui tahapan-tahapan budidaya kemiri Sunan, seperti tahap persemaian dan pembibitan, penanaman hingga pemeliharaan. Sehingga dengan mengetahui tahapan-tahapannya inilah, Anda bisa menanam dan memperbanyak tanaman kemiri Sunan ini. &lt;br /&gt;
Tahapan Budidaya Kemiri Sunan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar Anda bisa melakukan budidaya kemiri Sunan dengan baik, maka Anda bisa mengikuti beberapa langkah-langkah yang harus diperhatikan ketika membudidayakan tanaman ini. Untuk langkah pertama sendiri, Anda bisa melakukan tahap persemaian dan pembibitan dengan cara menjadikan biji kemiri Sunan sebagai kecambah untuk dapat diperbanyak dan dijadikan bibit kemiri Sunan. Untuk penjelasan langkah-langkahnya, Anda bisa membaca ulasannya di bawah ini!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Persemaian dan Pembibitan &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti kita ketahui, tahapan budidaya kemiri Sunan persemaian dan pembibitan ini meliputi kegiatan persemaian. Dimana, disini Anda bisa memperbanyak biji kemiri Sunan baik dilakukan dengan cara generatif maupun vegetatif. Untuk generatif sendiri, Anda bisa melakukan budidaya tanaman kemiri Sunan melalui memperbanyak biji kemiri untuk dijadikan kecambah. Pada tahap ini, biji kemiri yang telah matang yang berjatuhan dari pohonnya, kemudian dibuang kulit dan memasukkannya pada karung lalu diletakkan di area yang kering dan teduh sampai 1 minggu lamanya. Perubahan biji menjadi kecambah ini biasanya ditandai dengan keluarnya bagian akar dan bijinya yang mulai retak. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara perbanyakan biji kemiri melalui proses vegatif ini biasanya dilakukan melalui proses grafting, cangkok, enten maupun setek. Untuk memperbanyak tanaman melalui setek biasanya dipilih melalui ranting atau batang yang berkayu. Untuk proses vegetatif lainnya dalam budidaya kemiri Sunan ini memerlukan metode khusus agar proses pertunasan dan perkecambahannya berhasil dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Penanaman Kemiri Sunan &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahap penanaman ini, Anda sebaiknya melakukan penanaman pada musim penghujan awal, sehingga tanaman memiliki ketersediaan air yang cukup. Hal inilah yang membuat perkembangan dan pertumbuhan kemiri Sunan dapat terjadi dengan baik. Bibit dari kemiri yang sudah disiapkan bisa ditanam dengan segera dengan cara membuka polibag atau kantong plastik besar dan menyayat kantong bagian bawah dengan cara melingkar. Sementara bagian samping kantong plastik dilepas pada bagian lubang tanamnya. Usahakan, ketika membuka polibag ini medium tanah tersebut tidak pecah agar tidak terlepas atau terpisah dari bibitnya. Jika setelah penanaman tidak terjadi turun hujan maka membutuhkan penyiraman dengan cukup, sehingga bibit tersebut tidak mati atau layu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benih sendiri ditanam sampai leher akar atau root collar sampai benar-benar rata hingga permukaan tanah. Selanjutnya tanah tadi dimasukkan pada lubang tanam melalui lapisan top soil kemudian ditutup menggunakan tanah subsoil tepat diatasnya. Setelah melakukan penanaman, maka tanah yang ada disekitar batang harus dipadatkan lalu diratakan pada sekeliling batang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Pemeliharaan Tanaman &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahap budidaya kemiri Sunan yang terakhir adalah bagian pemeliharaan tanaman. Pada tahapan ini, mencakup pembersihan gulma di area piringan disekitar pangkal batang, lalu proses pemupukan hingga pengendalian penyakit dan hama. Pengendalian dari gulma itu sendiri dilakukan agar tanaman tumbuh dengan baik dan bersih dengan cara menjaga area lingkungan tanaman yang tumbuh tersebut. Pembersihan lingkungan pada tanaman ini biasanya dilakukan 3 bulan sekali di tahun pertama. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah secara garis besar tahapan-tahapan budidaya kemiri Sunan untuk mempermudah Anda menanam biji kemiri yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan biodiesel ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Terima kasih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(Kemiri-Sunan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7P4jt_LGShLmv89FtNifFdOqRXWQPll64fVC8odjoMwBmNUutj3weGgZCzyg0MBNXVc7qjIONOEofpb4lwCstsbP3EB6azykLxqisLhm7XbGsYy8Z9mHSPv3qPXX96WEfAg5FwFsp2rFZ/s72-c/Tanaman-kemiri-sunan-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Budidaya Kemiri dan Cara Menanam Kemiri</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2016/11/cara-budidaya-kemiri-dan-cara-menanam.html</link><category>Kemiri</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 26 Nov 2016 11:02:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-4569333872935476910</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxUJe6XKNWbYkEeIpNadQXKdS9N9cZdlcfzBWxhT8NnFaMi5lxL5zlyVxw79iCPbrl133b2EEeaE-CpMDcwnpGWBUYIrGIyHjN2_7Xz8gFAv6jKyrL3oBjblE_KWRFmlX_97tEpQa2Q_1-/s1600/Cara-Budidaya-Kemiri-dan-Cara-Menanam-Kemiri-ABNS.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="297" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxUJe6XKNWbYkEeIpNadQXKdS9N9cZdlcfzBWxhT8NnFaMi5lxL5zlyVxw79iCPbrl133b2EEeaE-CpMDcwnpGWBUYIrGIyHjN2_7Xz8gFAv6jKyrL3oBjblE_KWRFmlX_97tEpQa2Q_1-/s400/Cara-Budidaya-Kemiri-dan-Cara-Menanam-Kemiri-ABNS.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Cara budidaya kemiri dan cara menanam kemiri memang bisa dikatakan cukup mudah karean sifat tanaman yang satu ini cukup "bandel" tidak terlalu sulit untuk membudidayakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama ini tanaman kemiri di kebun rakyat kebanyakan tidak pernah dirawat. Akibatnya panenan yang dihasilkan terbatas, hanya 2 kali setahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh puslitbang Tanaman indrusti, Bogor, intensifikasi budidaya kemiri bisa meningkatkan periode panen menjadi 3 kali setahun. Berikut ini teknik budidaya kemiri secara intensif yang dilakukan puslitbangtri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Kesesuaian Iklim dan tanah &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1.Iklim&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanaman kemiri menghendaki lokasi yang suhu udaranya berkisar 21,42-26,30 derajat C dengan kelembapan rata-rata 75 persen. Curah hujannya 1.100-2.400 mm dan jumlah hari hujan 80-110 hari/tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada ketinggian tanah 0-1.200 m dari permukaan laut (dpl), kemiri dapat tumbuh dan berbuah, tapi hasil terbaik diperoleh jika ditanam pada ketinggian 0-800 m dpl.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Tanah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemiri tidak terlalu memilih jenis tanah. Di tanah yang kurang subur tanaman ini tetap bisa menghasilkan, namun hasilnya akan lebih banyak jika ditanam di tanah yang subur. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Pengolahan tanah &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Di tanah miring&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanah diolah menurut system kontur, yakni melintang terhadap lereng. Setelah dicangkul, dibuat lubang tanam berukuran 80 X 80 X 80 cm. Jarak masing-masing lubang 5 X 5 m, sehingga dalam  1 ha terdapat 400 lubang tanam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mencegah tumbuhnya gulma, tanah di antara lubang tanam secepatnya di tanami dengan tanaman penutup tanah, seperti kacang ruji (pueraria javanica) atau kacang asu (calopagonium mucunoides). Jumlah benih yang dibutuhkan masing-masing 25-30 kg/ha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Di tanah landai&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanah dicangkul lalu di buat lubang  tanam. Ukuran dan jaraknya sama dengan di tanah miring. Tetapi jika tanahnya subur dan kemiri ingin ditanam secara monokultur, jarak tanam sebaiknya dibuat menjadi 10 X 10 m, sehingga terdapat 100 tanaman /ha. Untuk mencegah tumbuhnya gulma, tanah yang masih kosong boleh ditanami palawija, misalnya jagung, kacang tanah, atau kedelai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Di padang alang-alang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di padang alang-alang tanah tidak perlu diolah, melainkan cukuo dibuat lubang tanam. Ukuran lubang tanam tetap sama, Cuma jaraknya di buat menjadi 4 X 4 m (625 atau 312 lubang/ha). Pada jarak yang rapat pertumbuhan alang-alang cepat tertekan, namun buanhyan akan lebih lebat jika jarak tanamnya lebih renggang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Bibit yang dipilih &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika memungkinkan, sebaiknya dipilih bibit hasil cangkok, okulasi atau sambungan. Apabila berupa benih, dianjurkan disemaikan dulu sebelum ditanam. Benih yang langsun ditanam di kebun memerlukan waktu berkecambah cukup lama, yaitu 4-6 bulan, Jumlah yang berhasil berkecambah paling banyak 50 persen, dan yang akan tumbuh menjadi tanaman dewasa separonya lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benih yang disemaikan terlebih dulu, hanya membutuhkan waktu berkecambah 1-2 bulan. Persentase tumbuhnya pun lebih besar, yakni 80 persen waktu perkecambahan 78 persen berhasil tumbuh menjadi tanaman produktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada 3 cara penyiapan benih. Pertama, benih disemaikan lalu dipindahkan ke polybag setelah keeping bijinya terangkat. Cara berikutnya benih di semai, setelah berkecambah dipindahkan lagi ke pesemaian kedua. Cara terahir benih langsung disemaikan di polybag. Bibit siap di tanam di kebun jika umurnya telah mencapai 7-10 bulan atau tingginya sekitar 25-40 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(Best-Budidaya-Tanaman/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS) &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxUJe6XKNWbYkEeIpNadQXKdS9N9cZdlcfzBWxhT8NnFaMi5lxL5zlyVxw79iCPbrl133b2EEeaE-CpMDcwnpGWBUYIrGIyHjN2_7Xz8gFAv6jKyrL3oBjblE_KWRFmlX_97tEpQa2Q_1-/s72-c/Cara-Budidaya-Kemiri-dan-Cara-Menanam-Kemiri-ABNS.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Budidaya Sirsak Madu</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2016/11/cara-budidaya-sirsak-madu.html</link><category>Sirsak</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 26 Nov 2016 10:51:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-2091136182994172225</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh680bXv30C-DN7Z6_QHpf_cmupJ4ltGF8ABt_34Zj4SFRpOfiiLsIDFoJ0LSYre5dcIBvnthcBiSQMe6ngpBPwe9ABVBMSPFnXgf3XcEB5GQ7PWQQ1eORrQPPnp65Dbr3Gk0S3Ze2lw__I/s1600/Cara-Budidaya-Sirsak-Madu-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh680bXv30C-DN7Z6_QHpf_cmupJ4ltGF8ABt_34Zj4SFRpOfiiLsIDFoJ0LSYre5dcIBvnthcBiSQMe6ngpBPwe9ABVBMSPFnXgf3XcEB5GQ7PWQQ1eORrQPPnp65Dbr3Gk0S3Ze2lw__I/s400/Cara-Budidaya-Sirsak-Madu-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu varian sirsak unggul adalah Sirsak Madu yang rasanya sangat manis seperti madu dan ukuran buah yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dataran yang sangat cocok: Dataran rendah dan Tinggi.&lt;br /&gt;
Asal bibit : Okulasi&lt;br /&gt;
Tinggi Bibit : 30 - 40cm&lt;br /&gt;
Media tanam : Pot diameter 60cm atau langsung ditanam ditanah.&lt;br /&gt;
Umur waktu berbuah : 1 - 2 Tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tips Cara Merawat Tanaman Sirsak Madu:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pupuk Organik yang disediakan : SUPERNASA, POC NASA, HORMONIK&lt;br /&gt;
1). Siapkan 1 sendok makan SUPERNASA dicampur dengan air 5 liter lalu disiramkan kesetiap pohonnya, perpohon kocor/siram dengan takaran 250cc, interval pemupukan 1 minggu sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2). Untuk penyemprotan di bagian daun gunakan POC NASA+HORMONIK dengan perbandingan 2 : 1&lt;br /&gt;
(2 tutup botol  POC NASA + 1 tutup botol HORMONIK) campur kedalam 10 liter air, lalu disemprotkan pada saat pagi hari tepat di bawah daun,saat stomata (mulut daun terbuka). Lakukan seminggu sekali selama sebulan. Dengan perlakuan secara rutin pohon akan cepat besar dan berbuah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHcRcaPQP00qWRFWPLpC4eJ9XjU8dby2I42k99ws7hHcngQymYJFoSDsn3QVoF7j09jYRUWs2hw9iyZ3Ookbka89F85GIRDev52qn2TojKUlcUp1HNkmLhPGZfaohGgFSWuqdEOefguIf7/s1600/Cara-Budidaya-Sirsak-Madu-1-ABNS.jpg"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHcRcaPQP00qWRFWPLpC4eJ9XjU8dby2I42k99ws7hHcngQymYJFoSDsn3QVoF7j09jYRUWs2hw9iyZ3Ookbka89F85GIRDev52qn2TojKUlcUp1HNkmLhPGZfaohGgFSWuqdEOefguIf7/s400/Cara-Budidaya-Sirsak-Madu-1-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Manfaat Buah Sirsak Madu:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1). Menjaga kesehatan mata.&lt;br /&gt;
2). Mengobati diare pada bayi&lt;br /&gt;
3). Mampu membunuh sel kanker.&lt;br /&gt;
4). Mengatur Proses metabolisme&lt;br /&gt;
5). Menjaga kualitas sel darah.&lt;br /&gt;
6). Memperkuat sistem kekebalan tubuh.&lt;br /&gt;
7). Menstabilkan berbagai fungsi tubuh.&lt;br /&gt;
8). Mengatasi atau mengobati Ambeien.&lt;br /&gt;
9). Membantu proses pembentukan gigi serta tulang bayi saat masih dalam kandungan dan masih banyak lagi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(Pakai-Cara-Organik/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh680bXv30C-DN7Z6_QHpf_cmupJ4ltGF8ABt_34Zj4SFRpOfiiLsIDFoJ0LSYre5dcIBvnthcBiSQMe6ngpBPwe9ABVBMSPFnXgf3XcEB5GQ7PWQQ1eORrQPPnp65Dbr3Gk0S3Ze2lw__I/s72-c/Cara-Budidaya-Sirsak-Madu-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Mengatasi Tanaman Cabe yang Kekurangan Unsur Hara Nitrogen (N)</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2016/11/cara-mengatasi-tanaman-cabe-yang.html</link><category>Cabe</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 26 Nov 2016 10:43:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-5366085126341083003</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Tanaman cabe tidak selamanya akan sehat, karena setiap masa pertumbuhan tumbuhan pasti ada masa berhenti (mati dan menua), sehingga pada saat itulah tanaman sudah tidak produktif, dan hal ini bisa dilihat dari pertumbuhan batang yang semakin terhenti, buah menjadi jarang, bahkan kematian pada tanaman itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Termasuk pada tanaman cabe, kesehatan tanaman bisa saja terganggu karena disebabkan banyak faktor seperti kodisi tanaman yang terserang hama maupun penyakit, kondisi lingkungan tanam yang kurang mendukung baik itu kondisi cuaca maupun iklim, jumlah kandungan air yang tersimpan di dalam tanah, jumlah pasokan unsur hara yang tersedia bagi tanaman, dan faktor lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglpA1ArUqHnloPrh8Q5yb8yikJW5RcANXJ_QZjcqwEdJwPxoN0ujzUbloKmOOXGxZIrJDQF7Pakns6e8QPnWFGDfR5lpS35hZJEIYGj0MesWUoCFjnSAglOysYxtnAqcb90tIaVwPnmSU4/s1600/Cara-Mengatasi-Tanaman-Cabe-Yang-Kekurangan-Unsur-Hara-Nitrogen-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglpA1ArUqHnloPrh8Q5yb8yikJW5RcANXJ_QZjcqwEdJwPxoN0ujzUbloKmOOXGxZIrJDQF7Pakns6e8QPnWFGDfR5lpS35hZJEIYGj0MesWUoCFjnSAglOysYxtnAqcb90tIaVwPnmSU4/s400/Cara-Mengatasi-Tanaman-Cabe-Yang-Kekurangan-Unsur-Hara-Nitrogen-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;Selain Kekurangan Unsur Hara Nitrogen, Kebersihan Lahan Tanam Juga Penting Agar Tanaman Cabe Tumbuh Optimal. Photo Original by: Wahid Priyono, S.Pd (Guru Ilmuan). &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Tanaman cabe terkadang kekurangan beberapa jenis unsur hara tertentu sehingga hal ini akan memberikan dampak fisiologis bagi tanaman cabe tersebut. Unsur hara Nitrogen (N) paling sering digunakan oleh tanaman cabe untuk berbagai aktivitas hidup, seperti pembentukan hormon dan enzim, metabolisme sel, faktor pendukung dalam sintesis protein di sitoplasma dengan bantuan organel sel ribosom, komponen asam nukleat (DNA dan RNA),  dan lain sebagainya. Namun, terkadang justru tanaman cabe seringkali kekurangan unsur hara Nitrogen, dan tentu hal ini memberi dampak sangat buruk bagi tanaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Dampak Buruk Tanaman Cabe Kekurangan (Defisiensi) Unsur Nitrogen&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekurangan unsur hara Nitrogen pada tanaman cabe akan memberi tanda/ciri/karakteristik pada tanaman cabe seperti:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Pertumbuhan tanaman cabe lambat (kerdil); &lt;br /&gt;
2. Terjadi klorosis yaitu daunnya menjadi berwarna hijau pucat, menguning dan pada akhirnya akan gugur (mengalami absisi); &lt;br /&gt;
3. Buah cabe masak sebelum waktunya; &lt;br /&gt;
4. Pembentukkan organ tanaman menjadi tidak sempurna, terutama pada organ pokok tanaman seperti akar, batang, dan daun. &lt;br /&gt;
5. Daun tanaman menjadi mudah rusak jika terserang hama dan penyakit; &lt;br /&gt;
6. Daun tanaman kemungkinan besar berpeluang terkena nekrosis; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat dampak buruk di atas, maka sebagai seorang petani anda harus bijak dalam perawatan tanaman cabe, termasuk dalam pemberian asupan gizi tanaman, terutama yang mengandung unsur Nitrogen (N). Karena beberapa referensi terdahulu menyatakan bahwa penggunaan pupuk N juga tidak boleh berlebih, tetap mengikuti dosis yang dibutuhkan tanaman per umur tanaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Cara Mengatasi Tanaman Cabe Kekurangan Unsur Hara Nitrogen&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa petani cabe sudah pasti mempunyai resep manjur jika tanaman cabe mengalami defisiensi unsur Nitrogen. Namun, dari beberapa petani cabe yang pernah berdiskusi dengan saya, menyebutkan bahwa untuk mengatasi tanaman cabe akibat kekurangan unsur N, maka mereka merekomendasikan untuk menggunakan jenis pupuk yang mengandung unsur Nitrogen, dengan begitu suplai nutrisi (gizi) bagi tanaman akan tercukupi. Jenis pupuk anorganik yang mengandung N untuk cabe seperti KCL, Urea, TSP, Phonska, dan lain sebagainya. Pupuk-pupuk tersebut dapat anda beli di sentra toko obat dan pupuk pertanian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pupuk kompos, pupuk kandang, juga banyak sekali mengandung unsur N cukup tinggi, sehingga pemberian kedua jenis pupuk ini akan memberi dampak positif bagi tanaman yang mengalami defisiensi unsur N tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Guru-Ilmuan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglpA1ArUqHnloPrh8Q5yb8yikJW5RcANXJ_QZjcqwEdJwPxoN0ujzUbloKmOOXGxZIrJDQF7Pakns6e8QPnWFGDfR5lpS35hZJEIYGj0MesWUoCFjnSAglOysYxtnAqcb90tIaVwPnmSU4/s72-c/Cara-Mengatasi-Tanaman-Cabe-Yang-Kekurangan-Unsur-Hara-Nitrogen-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Budidaya Sirsak Agar Cepat Berbuah Lebat dan Menguntungkan Bagi Petani</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2016/11/cara-budidaya-sirsak-agar-cepat-berbuah.html</link><category>Sirsak</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 26 Nov 2016 10:32:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-6994098577409473950</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGO7jJlIFc37s7wTqibtiKXcWM5Kezqu7167FsCWLW3kM_RHtjTZI1a0hqN0NiM1ZsvPbVj3CUqDc5tHYBWWXEGtVg3WTwumQQMKLni2xVz1wBKYVmC1OoqKbqBspHKidvdGcWu-Qynalt/s1600/Cara-Budidaya-Sirsak-Agar-Cepat-Berbuah-Lebat-dan-Menguntungkan-Bagi-Petani-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGO7jJlIFc37s7wTqibtiKXcWM5Kezqu7167FsCWLW3kM_RHtjTZI1a0hqN0NiM1ZsvPbVj3CUqDc5tHYBWWXEGtVg3WTwumQQMKLni2xVz1wBKYVmC1OoqKbqBspHKidvdGcWu-Qynalt/s400/Cara-Budidaya-Sirsak-Agar-Cepat-Berbuah-Lebat-dan-Menguntungkan-Bagi-Petani-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Siapa yang tak mengenal dengan buah Sirsak?. Buah Sirsak dengan nama ilmiah Annona muricata L. merupakan buah paling unik dari famili Annonaceae, dan banyak tumbuh di daratan Indonesia dan Malaysia. Buah ini dalam bahasa jawa disebut sebagai buah "Nongko Sabrang" atau "Nangka Sabrang". Nangka sabrang (sirsak) ini sekilas sangat mirip dengan buah srikaya dan buah nona. Nama lain dari buah sirsak berdasarkan wilayahnya, diantaranya: Soursop (Inggris), Corossol atau Annone (Perancis). Di daerah-daerah aliran sungai pada era tahun 1980-an, banyak sekali ditumbuhi pohon-pohon sirsak, terutama di daerah provinsi Lampung dan sebelah timur Pulau Jawa. Jika musim buah sirsak tiba, maka para masyarakat setempat bersiap-siap untuk memanennya. Dalam satu kali panen, tiap-tiap pohon dapat menghasilkan setidaknya 20 - 30 buah dan dipanen secara bertahap. Umumnya masyarakat petani di pedesaan maupun penggemar perkebunan di wilayah perkotaan menanam tanaman sirsak dilakukan secara generatif (menggunakan biji) maupun secara vegetatif dengan cara dicangkok. Tanaman sirsak sangat sulit sekali dikembangbiakan apabila dilakukan menggunakan cara stek batang, menyambung, menempel, ataupun okulasi pada bagian batang induknya. Sehingga lebih banyak orang menggunakan cara cangkok dan menanam buah nangka sabrang ini melalui biji yang dikecambahkan pada wadah pot polybag.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak sekali manfaat dari buah sirsak ini. Apabila buah sirsak sudah matang dari pohonnya langsung, maka dapat langsung dinikmati dengan cara dibelah atau dikupas bagian kulit luarnya. Daging buah sirsak berwarna putih susu dan banyak mengandung air dan gula buah (fruktosa) sekitar 34%. Daging buah sirsak lembek, dengan biji berada pada barisan daging buah. Biji buah sirsak berwarna hitam dengan panjang biji sekitar 1 - 1,5 cm. Buah sirsak ini banyak dimanfaatkan sebagai minuman penyegar dan dibuat jus buah. Rasanya sangat menggoda dan cocok dikonsumsi selepas beraktivitas, pulang kerja, pulang dari kampus, atau ketika istirahat santai di rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain air dan fruktosa, dalam satu buah sirsak dengan berat 0,5 kg mengandung karbohidrat 500 mg, vitamin C sebanyak 120 mg, mineral 100 mg, protein 40 mg, lemak 0,3 mg, vitamin B kompleks 90 mg, vitamin A sebanyak 67 mg. Kebutuhan 120 mg vitamin C sangat penting dicukupi setiap harinya, dan otomatis sudah terdapat pada buah sirsak. Selain buahnya, daun sirsak oleh masyakarat Indonesia juga dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan herbal alami yang mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti diabetes, darah tinggi (hipertensi), anyang-anyangan (sering buang air kecil), darah rendah, stroke, batu ginjal, liver, melancarkan aliran darah, dan masih banyak lagi segudang manfaat dari pohon sirsak dalam memenuhi hajat orang banyak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDEvuAhWUeHvzLv_tqDxQpl_SV6Wf_j6ihqkRg9rw0VF44SvDGUjIFn3iqkgePRsmy1i_npHc2yANnmCPX-QJ45ByFvrarCj-tPw5Vyo8IctYlmblZrxvrlXZNECp5BnARXpqjEdwbJB9I/s1600/Cara-Budidaya-Sirsak-Agar-Cepat-Berbuah-Lebat-dan-Menguntungkan-Bagi-Petani-1-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDEvuAhWUeHvzLv_tqDxQpl_SV6Wf_j6ihqkRg9rw0VF44SvDGUjIFn3iqkgePRsmy1i_npHc2yANnmCPX-QJ45ByFvrarCj-tPw5Vyo8IctYlmblZrxvrlXZNECp5BnARXpqjEdwbJB9I/s400/Cara-Budidaya-Sirsak-Agar-Cepat-Berbuah-Lebat-dan-Menguntungkan-Bagi-Petani-1-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;Tanaman Buah Sirsak, Foto Original Oleh: guruilmuan.blogspot.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Sentra dan wilayah persebaran tanaman ini telah merata dan tumbuh bebas di Indonesia, seperti banyak ditemukan pada daerah hutan-hutan di Kalimantan, di Pulau Jawa, hutan sepanjang Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) mulai dari provinsi Lampung hingga ke bagian utara pulau Sumatera. Di beberapa daerah di Indonesia, tanaman sirsak ternyata banyak dibudidaya dengan alasan cara budidayanya sangat simpel dan menghasilkan keuntungan yang melimpah. Daerah Kalianda (Lampung Selatan), Gisting dan Gedong Tataan (Lampung) merupakan salah satu contoh sentra pertanian sirsak yang menonjol dan terbukti banyak orang yang sukses menekuni budidaya tanaman sirsak ini. Tak heran apabila dalam sekali produksi panen sirsak menghasilkan keuntungan melimpah, namun semua tergantung dari seberapa serius dalam proses penanaman dan perawatan hingga proses panen dan pasca panen yang dilakukan secara benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Syarat Tumbuh Tanaman Buah Sirsak&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanaman sirsak dapat tumbuh secara baik di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi. Pada ketinggian lahan di atas 300 - 1.200 meter di bawah permukaan air laut (mdpl), tanaman ini justru akan menghasilkan buah lebat, dan ini sudah terbukti berdasarkan pengalaman penulis. Jenis tanaman sirsak juga tidak manja dan mudah sekali dibudidaya pada semua jenis lahan, baik itu di lahan perkebunan, daerah tanggul di pinggiran bantaran sungai, daerah pematang sawah, daerah hutan-hutan ringan, maupun sirsak dibudidaya di halaman rumah dan ladang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jenis tanah yang cocok bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman sirsak adalah jenis tanah merah, tanah andosol, aluvial, lempung berpasir, dan tanah liat cokelat dengan kandungan humus dan bertekstur tanah gembur. Tingkat keasaman tanah (pH tanah) sangat menentukan sekali proses pertumbuhan tanaman ini, yakni cocok ditanam pada pH kisaran 5 - 6,5. Sistem drainase dan ketercukupan air di bawah akar tanaman ini penting diperhatikan, meskipun tanaman ini tidak begitu sulit dalam memperoleh air yang sudah dicadangkan di dalam tumbuhan itu sendiri. Pada masa-masa musim kering (kemarau), tanaman ini praktis mampu bertahan hidup, meskipun para petani buah sirsak harus sesekali mengairi atau menyiram tanaman sirsak agar tidak mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suhu udara yang paling cocok untuk pertumbuhan tanaman sirsak adalah kisaran 23 - 31 derajat celcius, dengan tingkat kelembaban udara 80%. Ketercukupan air hujan menjadi salah satu faktor penting dalam mempengaruhi produksi bunga sehingga tanaman akan menghasilkan buah yang banyak. Curah hujan pertahun yang diharapkan yaitu 800 mm/tahun. Sebaiknya penanaman pohon sirsak tidak dilakukan di dalam pot, melainkan ditanam di area terbuka atau perkebunan, dengan tingkat ketersediaan cahaya matahari penuh sepanjang hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Ciri-Ciri Tanaman Buah Sirsak&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCFmlAgzM6XYeGyGzMAdCyGAOpnG93ZWbabFlZ56WuLAaP26eQZiEV75DYIkH1LvMxQNIchoZsqxv1HgQDVzaYArfqC4m7C68E14UUE7MlN1lILavcu-SHuFp1d1_iXgEj4_JHfFv7dx-F/s1600/Cara-Budidaya-Sirsak-Agar-Cepat-Berbuah-Lebat-dan-Menguntungkan-Bagi-Petani-2-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCFmlAgzM6XYeGyGzMAdCyGAOpnG93ZWbabFlZ56WuLAaP26eQZiEV75DYIkH1LvMxQNIchoZsqxv1HgQDVzaYArfqC4m7C68E14UUE7MlN1lILavcu-SHuFp1d1_iXgEj4_JHfFv7dx-F/s400/Cara-Budidaya-Sirsak-Agar-Cepat-Berbuah-Lebat-dan-Menguntungkan-Bagi-Petani-2-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;Pohon Sirsak - Nangka Sabrang , Foto Dibidik Oleh: guruilmuan.blogspot.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Tanaman sirsak merupakan tanaman dikotil, merupakan tumbuhan tingkat tinggi, akar tunjang, batang memiliki kambium sehingga mudah dikembangbiakan secara vegetatif yakni melalui cangkok batang, daun berwarna hijau, daun berbentuk bulat lonjong dengan bagian ujungnya lancip, daun menempel pada ranting-ranting kecil dan terkadang daunnya menempel pada ketiak batang, pertulangan daunnya menyirip tidak sejajar. Kulit buah sirsak yang masih mentah berwarna hijau tua dan nampak terlihat adanya pertumbuhan duri-duri pada permukaan kulit buahnya tersebut. Kulit buah sirsak yang telah matang (masak) berwarna kuning kehijauan, jika bagian kulit buah dipencet maka akan terasa empuk dan hal ini menandakan bahwa buah sirsak telah matang serta siap konsumsi. Buah sirsak saat berbuah lebat biasanya bergerombol di sepanjang ranting dan batang-batang pohonnya. Dalam satu pohon dewasa, biasanya terdapat 15 - 30-an buah sirsak. Daging buah sirsak berwarna putih, memiliki kandungan air cukup banyak, rasa buahnya manis, biji-biji banyak tersebar pada area daging buahnya. Bunga sirsak berwarna kuning - agak putih serta tergolong bunga majemuk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Cara Penanaman+Perawatan Tanaman Sirsak &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penanaman tanaman buah sirsak baik di daerah perkebunan atau di halaman rumah pada dasarnya sama. Namun apakah penanaman hendak langsung ditanam di lahan terbuka atau melalui proses pembibitan terlebih dahulu dengan menggunakan polybag. Kebanyak petani lebih memililih penanaman sirsak didahului dengan proses perkecambahan biji. Cara penanaman sirsak meliputi tahap persiapan bibit, perkecambahan biji, pengolahan lahan tanam, penanaman sirsak, penyiraman, pemupukan (fertilizer), penyiangan rumput-rumput pengganggu (gulma), penggemburan lahan tanam, dan selanjutnya yakni kegiatan panen buah sirsak. Perawatan penanaman buah sirsak harus benar agar cepat berbuah lebat dan menguntungkan bagi petani itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Persiapan Bibit Sirsak Unggul&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bibit sirsak dapat diperoleh secara langsung dari pohon yang sudah tua kira-kira berusia 2 tahun atau bahkan lebih. Selanjutnya mengambil buah sirsak yang sudah masak, kemudian ambil beberapa biji sirsak yang sudah berwarna hitam legam. Biji yang sudah diambil kemudian dimasukan ke dalam air hangat lalu didiamkan selama 24 jam. Pilihlah biji yang tidak terapung di atas air rendaman. Biji-biji sirsak tersebut kemudian dijemur di bawah panas matahari selama 1 hari hingga kering. Jika biji sudah kering, maka segera proses penanaman sirsak dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Proses Perkecambahan Biji Sirsak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum biji sirsak ditanam pada lahan terbuka, sebaiknya terlebih dahulu melakukan perkecambahan biji pada tanah humus di dalam wadah pot polybag. Caranya, masukan 2 butir biji sirsak pada tiap-tiap kantong polybag yang sudah berisi pupuk kandang/kompos/tanah humus bekas pembakaran daun-daun. Pastikan bahwa lubang tanam perkecambahan yakni 0,5 cm (khusus untuk perkecambahan biji). Setelah biji ditimbun ke dalam pupuk kandang, kemudian siram secara rutin tanah di dalam polybag (sehari 1 - 2 kali) dengan melihat kondisi kelembaban tanah. Pastikan juga bahwa tanah memiliki ketercukupan air supaya proses perkecambahan biji sirsak berlangsung maksimal. Biasanya biji sirsak segera berkecambah dan tumbuh dalam waktu 1 - 2 Minggu atau lebih tergantung dari kerutinan penyiraman dengan air. Apabila tanaman pada pot polybag tumbuh baik, selanjutnya yakni pengolahan lahan dan penanaman tanaman sirsak di lahan terbuka seperti kebun atau wilayah halaman rumah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Pengolahan Lahan Tanam, Penanaman Sirsak, dan Pola Penyiraman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengolahan lahan tanam sirsak yakni berupa lahan terbuka baik di halaman rumah maupun di area perkebunan. Tanaman sirsak yang telah disiapkan pada point nomor 2 di atas, selanjutnya siap ditanam di lahan terbuka. Hal pertama yang perlu dipersiapkan yaitu membuat lubang tanam sirsak  ukuran panjang x lebar x tinggi berturut-turut yakni 20 x 20 x 20 cm. Kemudian pada bagian dasar lubang tanam diberi pupuk kandang (disarankan pupuk kotoran ayam/sapi) yakni 1/3 dari tinggi lubang tanam (atau kira-kira 6,3 cm). Setelah itu siram pupuk kandang pada bagian dasar lubang dengan air secukupnya ( 1 - 2 gayung). Lalu ambil 1 tanaman sirsak pada pot polybag dengan cara dicabut perlahan hingga pada akar dan tanahnya, lalu masukan ke dalam lubang tanam, lalu tanaman tersebut timbun dengan tanah galian lubang, padatkan tanah setelah itu disiram secara rutin supaya tanaman sirsak cepat tumbuh dan berbuah lebat. Penyiraman tanaman sirsak ini dilakukan secara teratur sampai tanaman menginjak umur 2 bulan. INGAT: Jarak tanam ideal untuk budidaya sirsak agar cepat berbuah lebat dan menguntungkan yaitu 2 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Supaya tanaman sirsak tidak diganggu oleh hewan ternak dan yang lainnya, maka di sekitar tempat tumbuh tanaman sirsak diberikan pembatas berbentuk bujur sangkar dari bilah-bilah bambu yang dianyam atau ditancapkan, kira-kira setinggi 1 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Penyiangan Gulma dan Penggemburan Lahan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyiangan dilakukan dalam rangka memberantas gulma (rumput liar) di sekitar area tanaman sirsak, karena bagaimanapun juga apabila rumput liar banyak tumbuh di area pusat tanaman, maka dapat mengurangi ketercukupan unsur hara penting bagi tanaman sirsak. Caranya yakni dengan mencabut atau mengoret serta sekaligus melakukan penggemburan lahan. Penggemburan lahan tanam sirsak yakni dilakukan dengan cara mencangkul kecil-kecil secara berputar di sekitar pusat tanaman. Penggemburan lahan bertujuan agar mempercepat proses pembungaan, proses percepatan daun, pembuahan dan meningkatkan kadar oksigen di dalam tanah, serta memudahkan dalam penyerapan nutrisi oleh akar tanaman sirsak itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Pemupukan Tanaman Sirsak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pohon sirsak selain harus disiram rutin dan tanahnya digemburkan, juga harus diberikan pupuk pada masa-masa tertentu. Pemberian pupuk organik amatlah penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman sirsak dan diberikan saat tanaman berumur 2 bulan pertama, serta pada saat umur 6 bulan. Pupuk organik diberikan sehari setelah penggemburan lahan. Cara pemberian pupuk organis yakni dengan cara ditaburkan pada pusat tanaman tumbuh (tepat di atas akar). Pemberian pupuk ini sangatlah penting dan dapat dilakukan tiap 4 bulan sekali sepanjang tahunnya. Selain pupuk organik, penggunaan pupuk nonorganik juga dapat dilakukan setelah tanaman menginjak usia 5 bulan pertama. Pemupukan organik dilakukan tiap 5 bulan sekali per tahunnya, yakni menggunakan pupuk jenis KCl, Urea, atau TSP (silakan dipilih salah satu saja). Pemupukan nonorganik dilakukan dengan cara membuat lubang larikan melingkar di sekitar pusat tanaman, kemudian lubang larikan diberi pupuk anorganik tersebut sekitar 1 gayung besar, lalu tutup kembali lubang larikan menggunakan tanah galian sebelumnya. Dalam 1 hektar lahan, biasanya dibutuhkan pupuk anorganik sekitar 500 kg hingga 1.000 kg, tergantung dengan jumlah dan banyaknya tanaman sirsak yang dibudidaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6.  Kegiatan Panen dan Pemasaran Hasil Panen Buah Sirsak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVigB5jOAQMMpN3qxl94UNg5VWDEm7bfHaTxOMvfe-aTpB3l6qgaVgkJR_MDUm1XnD3hFhBdNTNx4A3qEzbLtKoTufmE1wrFYX2ku0NUW3BEGObumU32mvqrkTi-IQvMQ6q7cIc1aby3GU/s1600/Cara-Budidaya-Sirsak-Agar-Cepat-Berbuah-Lebat-dan-Menguntungkan-Bagi-Petani-3-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVigB5jOAQMMpN3qxl94UNg5VWDEm7bfHaTxOMvfe-aTpB3l6qgaVgkJR_MDUm1XnD3hFhBdNTNx4A3qEzbLtKoTufmE1wrFYX2ku0NUW3BEGObumU32mvqrkTi-IQvMQ6q7cIc1aby3GU/s400/Cara-Budidaya-Sirsak-Agar-Cepat-Berbuah-Lebat-dan-Menguntungkan-Bagi-Petani-3-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;Panen Buah Sirsak , Foto Dibidik Oleh: guruilmuan.blogspot.com &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Buah sirsak sudah siap dipanen apabila telah berumur di atas 2 - 3 tahun (tergantung menggunakan cara stek batang atau melalui biji secara generatif), sebab pada usia ini biasanya tanaman sudah mulai berbunga serta banyak buah yang diproduksi di batang tanamannya. Buah sirsak yang sudah matang jika dipencet buahnya nampak empuk, kulit buah menyerupai duri-duri berwarna kuning kehijauan. Pemanenan buah sirsak dipetik manual dengan tangan, buah yang sudah dipetik kemudian dimasukan ke dalam keranjang buah. Buah sirsak yang hendak dijual di pasaran, sebaiknya terlebih dahulu dicuci menggunakan air bersih, lalu dimasukan ke dalam lemari pendingin agar buah tetap segar. Buah sirsak dapat dijual dalam bentuk kiloan atau per buah saja. Konsumen biasanya memanfaatkan buah sirsak untuk berbagai kepentingan salah satunya yaitu sebagai buah pencuci mulut sebelum atau sesudah makan. Di pasaran dan minimarket (toko buah), buah ini dijual secara eceran dan dipaket-paket dalam keranjang buah. Misalnya, di pasar-pasar tradisional di wilayah Kota Bandar Lampung, buah sirsak dijual dengan harga per kilogramnya kisaran Rp. 12.000,00,- hingga Rp.20.000,00,-. Dan harga ini tentu saja tidak mutlak berlaku untuk daerah lain di Indonesia. Banyak sekali masyarakat dan industri minuman sari buah memanfaatkan buah sirsak sebagai salah satu bagian dari pemberi cita rasa pada minuman maupun makanan olahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian informasi tentang, "Cara Budidaya Sirsak Agar Cepat Berbuah Lebat dan Menguntungkan Bagi Petani". Semoga apa yang sudah dijelaskan pada uraian di atas bermanfaat. Selamat bereksperimen, semoga budidaya sirsak yang Anda lakukan berhasil. Salam budidaya dan ayo berkebun. Mari menanami halaman rumah dan kebun-kebun dengan tanaman buah dan sayur yang bermanfaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Guru-Ilmuan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGO7jJlIFc37s7wTqibtiKXcWM5Kezqu7167FsCWLW3kM_RHtjTZI1a0hqN0NiM1ZsvPbVj3CUqDc5tHYBWWXEGtVg3WTwumQQMKLni2xVz1wBKYVmC1OoqKbqBspHKidvdGcWu-Qynalt/s72-c/Cara-Budidaya-Sirsak-Agar-Cepat-Berbuah-Lebat-dan-Menguntungkan-Bagi-Petani-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Menanam Tanaman Obat Herbal di Pekarangan Rumah</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2016/11/cara-menanam-tanaman-obat-herbal-di.html</link><category>Tanaman Obat</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 26 Nov 2016 10:16:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-4038092388526893944</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggvfmTu8m7TH0xELmGHPuAl2QOrkFSqctHOK1_DQitFKwVOEol9BVwipeMWpht6DwE3pY1T7ZDteuMzlIBOk0tsR1HrHxEmSXDCFJey4hn8IDiIQ2dgXp9ReCC89YuZ6Pwgu2dcadejG3t/s1600/Cara-Menanam-Tanaman-Obat-Herbal-di-Pekarangan-Rumah-ABNS.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="232" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggvfmTu8m7TH0xELmGHPuAl2QOrkFSqctHOK1_DQitFKwVOEol9BVwipeMWpht6DwE3pY1T7ZDteuMzlIBOk0tsR1HrHxEmSXDCFJey4hn8IDiIQ2dgXp9ReCC89YuZ6Pwgu2dcadejG3t/s400/Cara-Menanam-Tanaman-Obat-Herbal-di-Pekarangan-Rumah-ABNS.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Kesadaran masyarakat kita sekarang akan kebutuhan obat-obatan herbal tradisional sekarang ini semakin tinggi, secara perlahan masyarakat mulai belajar untuk mengetahui khasiat kandungan dari obat-obatan herbal tradisional. Dari situ kemudian muncul semangat bahwa masyarakat ternyata memerlukan tanaman-tanaman obat yang bisa ditanam dipekarangan rumahnya, mencari tahu bagaimana apa saja manfaat dari taman obat keluarga, manfaat dari taman obat keluarga serta caranya menanam obat herbal dipekarangan rumahnya, tanaman yang mempunyai khasiat obat untuk keluarganya ketika salah satu anggota keluarganya terserang sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, kita tahu bahwa tanaman obat-obatan herbal mempunyai banyak manfaat sebagai pencegah dan pertolongan pertama bagi keluarga ketika mereka sakit dan ketika mereka sedang membutuhkan suplemen penjaga stamina. Keuntungan ketika kita menanam obat herbal dipekarang rumah adalah kita bisa memanfaatkannya secara langsung ketika kita memang sangat membutuhkannya, tanpa perlu repot-repot mencari bahan obat ramuan yang dijual dipasaran, hehehe....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1hFfBm8CrIJx87DcNv_4yc0nlo4V58xjwrvXyLOgJ6nMexcXtB8R4ft-n43QRgCk7j5ZkFvoP_hgTfPGAlFYrAgyexQRIwuVbSHNjOv6REEmD6hOHwK4ehL23tyVBk5ICI5WhDBcmzXM3/s1600/Cara-Menanam-Tanaman-Obat-Herbal-di-Pekarangan-Rumah-ABNS.png"&gt;&lt;img border="0" height="233" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1hFfBm8CrIJx87DcNv_4yc0nlo4V58xjwrvXyLOgJ6nMexcXtB8R4ft-n43QRgCk7j5ZkFvoP_hgTfPGAlFYrAgyexQRIwuVbSHNjOv6REEmD6hOHwK4ehL23tyVBk5ICI5WhDBcmzXM3/s400/Cara-Menanam-Tanaman-Obat-Herbal-di-Pekarangan-Rumah-ABNS.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Secara perlahan pun, perkembangan obat herbal tradisonal saat ini sudah banyak dilirik oleh perusahaan besar obat-obatan modern (farmasi) dengan melakukan riset pembuktian kandungan obat-obatan herbal tradisional yang bisa dijadikan sebagai obat untuk penyakit sehingga obat herbal tradisional ini bisa dikemas lebih modern hingga masyarakat sekarang pun tidak perlu susah-susah meramu dan membuatnya secara langsung. Artinya bahwa perusahaan farmasi memberika cara praktis untuk masyarakat dalam mengkonsumsi obat-obatan herbal yang mereka butuhkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat-obat herbal tradisonal yang sudah dibuat dan kemas oleh perusahaan farmasi ini tentu akan dijual dengan standart harga produksi mereka, sehingga mungkin tidak banyak orang akan merasa mampu untuk membeli produk-produk obat herbal yang mereka jual kepasaran. Tapi tidak usah khawatir ya sob, kita harus bisa kreatif mencari info bagaimana sih caranya agar kita bisa tetap mengkonsumsi suplemen herbal maupun obat-obat herbal agar kesehatan badan kita tetap terjaga serta terawat dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu bagaimana cara....? seperti disebutkan diawal tadi sob, carilah info tentang bagaimana cara membuat ramuan herbal yang bisa dengan mudah diracik dan dibuat oleh kita sendiri, yang kedua, carilah info obat-obatan herbal tradisional apa saja yang bisa kita jadikan sebagai pendukung obat ketika kita terkena sakit ringan, yang ketiga, obat-obatan herbal apa saja yang bisa kita tanam dipekarangan rumah secara praktis agar ketika kita membutuhkannya kita bisa langsung dengan mudah mendapatkan bahan obat-obatan herbal ketika kita sedang dilanda sakit. Artinya banyak cara agar terus bisa sehat... Banyak cara untuk tetap bisa sehat dengan tidak membutuhkan biaya perawatan kesehatan yang tinggi dan terlalu mahal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Menyiapkan Media Tanam Tanaman Obat Herbal&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lantas, bisakah tanaman yang bisa dijadikan obat herbal itu bisa kita tanam dipekarangan rumah kita...? Sebenarnya tanaman obat herbal apa saja yang bisa kita tanam...? bukankah itu membuat ribet diri kita sendiri...? Hehehehe... Tenang sob, jangan menanamkan sugesti 'ribet' terlebih dahulu dikepalamu sebelum kita benar-benar bisa menganalisis langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan, artinya kita harus kembali ke analisis awal yang menjadi pertanyaan kita seperti diuraikan diatas, bahwa untuk bisa sehat kita tidak perlu mengeluarkan biaya mahal. Bukankah itu tujuan kita untuk menanam tanaman obat herbal yang bisa kita tanam sendiri dirumah...? Ayo semangatlah...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWW3t6D4TtiWM-J-B7n0zGnv6rzNiRY5_yioPVGjPBg5DQ0OR5pJRuBechhocOAdl5WbYO5ll3zC7mqQUDwmDurGGQ1Aj3gPj5yMFM7S7jnW8J4qSWAjVU71IC8YhiucrQE3zqEf1HgAU7/s1600/Cara-Menanam-Tanaman-Obat-Herbal-di-Pekarangan-Rumah-2-ABNS.png"&gt;&lt;img border="0" height="275" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWW3t6D4TtiWM-J-B7n0zGnv6rzNiRY5_yioPVGjPBg5DQ0OR5pJRuBechhocOAdl5WbYO5ll3zC7mqQUDwmDurGGQ1Aj3gPj5yMFM7S7jnW8J4qSWAjVU71IC8YhiucrQE3zqEf1HgAU7/s400/Cara-Menanam-Tanaman-Obat-Herbal-di-Pekarangan-Rumah-2-ABNS.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Menanam tanaman obat dipekarangan rumah kita sendiri tentu membutuhkan lahan yang lus seperti yang mungkin kita bayangkan sebelumnya, ini mungkin menjadi salah satu asumsi 'ribetnya' ada diwilayah ini kali ya sob...? hehehe... Oke, jangan lupa sekarang bahwa media tanam menggunakan polybag dan media pot juga bisa kita gunakan untuk menanam tanaman obat-obatan herbal, nyatanya bukan hanya tanaman hias dan sayuran saja yang bisa kita tanam dimedia tanam polybag dan pot. Dari asumsi itulah kita bisa tahu ternyata bukan hanya tanaman hias dan sayuran saja yang bisa kita tanam dalam media polybag dan pot saja kan, lantas bagaimana cara membuat media tanah yang baik yang bisa digunakan untuk menanam tanaman obat-obat herbal yang bisa digunakan pada media polybag dan pot tersebut...? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja kita tidak perlu khawatir dengan persoalani ni, bukankah kita tahu bahwa sekarang sudah banyak diperjual belikan media tanam tanah ditempat-tempat toko pertanian dan tempat penjualan tanaman hias, sekarang tinggal bagaimana kita mencari info yang baik soal meracik tanah dengan komposisi tanah yang pas agar bisa digunakan sebagai media tanam yang baik pada media tanam polybag dan pot. Kompisisi itu antara lain adalah Kompos atau humus, arang sekam padi, dan tanah itu sendiri, secara praktis ketiga bahan itu sudah dikemas dan dijual satu persatu ditoko pertanian dan toko tanaman hias, sudah tidak ribet bukan untuk memecahkan masalah lahan dan tanah agar kita bisa tetap menanam tanaman obat-obatan herbal tradisional. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Media Tanam Dengan Menggunakan Polybag Dan Pot&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanaman herbal yang bisa kita tanam pada media polybag dan pot adalah tanaman yang tentu saja tidak membutuhkan lahan yang cukup memakan tempat ketika kita menanamnya, bukan apa-apa kita memang sangat perlu memilih tanaman yang cocok untuk pekarangan rumah kita, terlebih ketika pekarang rumah kita sangat sempit, sempit, terbatas atau ketika kita tidak punya pekarang rumah sama sekali. Dari alasan itulah kita perlu memilah tanaman obat herbal yang cocok untuk kita pilih. Kita ambil contoh kita bisa memilih menanam tanaman obat seperti jahe, lengkuas, kencur, kunyit, temulawak dan mungkin juga lidah buaya untuk bisa kita tanam dipekarang kita. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa tanaman obat-obatan tersebut sangat mudah kita budidayakan sendiri dengan menggunakan media polybag dan pot dan tidak perlu membutuhkan media lahan yang cukup luas. Kita sengaja memilih jenis tanaman itu adalah karena tanaman obat-obatan itu mempunyai karakteristik tanaman yang tumbuh tidak terlalu tinggi, tidak berbatang. Ya, tanaman-tanaman obat tradisional ini masuk kedalam jenis tanaman rimpang-rimpangan dimana karakteristik tumbuhnya adalah menjalar dipermukaan tanah, dan yang kita ambil dari tanaman rimpang ini adalah akarnya, akarnyalah yang sebenernya yang kita ambil sebagai bahan untuk dijadikan obat-obatan tradisional herbal tersebut. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari semua penjelasan yang ada tentang cara menanam obat herbal dipekarang rumah maupun dihalaman rumah ini mungkin akan dianggap kurang lengkap oleh anda, tetapi mudah-mudahan artikel bisa menambah sudut pandang agar kita mau sedikit kreatif dan berusaha menanam tanaman yang berkhasiat untuk obat-obatan herbal sehingga kita bisa menggunakannya secara langsung dan tidak perlu repot-repot mencari bahan-bahan obat tadi ketika kita sedang terserang penyakit ringan, ya kita tau bahwa tanaman rimpang ini bisa dijadikan sebagai obat pertolongan pertama ketika kita sakit tho...? hehehe... So, jangan khawatir bahwa kita akan kesusahan mempersiapkan kesemuanya itu, toh ketika kita mau berusaha mewujudkannya kita akan dengan sangat mudah memperoleh semangat untuk diri kita. Ternyata sehat itu tidak perlu mahal.....!!!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(Kader-Herbal/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS) &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggvfmTu8m7TH0xELmGHPuAl2QOrkFSqctHOK1_DQitFKwVOEol9BVwipeMWpht6DwE3pY1T7ZDteuMzlIBOk0tsR1HrHxEmSXDCFJey4hn8IDiIQ2dgXp9ReCC89YuZ6Pwgu2dcadejG3t/s72-c/Cara-Menanam-Tanaman-Obat-Herbal-di-Pekarangan-Rumah-ABNS.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Budidaya Tomat Secara Organik dan Tips Pemeliharaannya</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2015/06/cara-budidaya-tomat-secara-organik-dan.html</link><category>Tomat</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 23 Jun 2015 19:09:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-864335026222423091</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Tomat merupakan buah yang banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh
 tubuh kita. Bahkan, kandungan vitamin C tomat jauh lebih banyak 
dibandingkan dengan apel atau jeruk. Akan tetapi, bila kita ingin 
mendapatkan manfaat yang maksimal dari tomat, kita harus mengkonsumsi 
tomat organik. Tidak perlu membelinya, kita bisa membudidayakan tomat 
organik dikebun kita sendiri. Berikut cara budidaya&amp;nbsp;tomat organik.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgn60bKaMIYj7i1poVIKntzVlaLPiy6JhB5S6S8eeusoigTngHOozXkCNF2PGtEiaaBaabRxbT5M1vzodBMHF8VBxDptaLM7zI7hgfmpX2-8Owi9WjyzUb-_r-syXEsUqLerp-zNDbMt9QX/s1600/gambar-buah-tomat-ABNS.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="236" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgn60bKaMIYj7i1poVIKntzVlaLPiy6JhB5S6S8eeusoigTngHOozXkCNF2PGtEiaaBaabRxbT5M1vzodBMHF8VBxDptaLM7zI7hgfmpX2-8Owi9WjyzUb-_r-syXEsUqLerp-zNDbMt9QX/s400/gambar-buah-tomat-ABNS.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemilihan&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Bibit&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Bibit tomat dapat kita beli di toko-toko
 pertanian. Biasanya, mereka menyediakan bibit tomat dalam satu kantong 
atau dijual per gram. Bila kita ingin membeli bibit&amp;nbsp;pohon&amp;nbsp;tomat, kita 
bisa menggunakan cara ini dalam menentukan banyaknya bibit yang kita 
perlukan. Untuk 100 sampai 150 gram bibit, kita bisa menggunakannya 
untuk lahan seluas 1 hektar.&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemilihan Lahan&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Tempat untuk menanam tomat organik juga 
sangat penting dalam proses untuk membudidayakan tomat organik yang 
menghasilkan hasil yang bagus. Untuk tanah yang paling baik 
dalam&amp;nbsp;bercocok tanam&amp;nbsp;tomat organik adalah tanah yang tidak berair. Tanah
 becek dan mengandung banyak air bisa membuat buah tomat busuk dan gagal
 tumbuh sempurna. Selain itu, tanah juga harus mempunyai kadar pH 
sebesar 5,5 sampai 6,5. Dan, akan lebih baik, bila lahan yang akan kita 
tanami sudah diberi pupuk kandang atau kompos yang akan mempermudah&amp;nbsp;cara
 tanam&amp;nbsp;tomat organik anda.&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;
&lt;strong&gt;Proses Pembibitan&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Proses&amp;nbsp;pembibitan&amp;nbsp;diawali dengan 
merendam benih tomat organik dalam 1 liter air yang sudah dicampur 
dengan 1 – 10 ml mikroba dan molase. Setelah itu, sediakan polybag yang 
diisi dengan tanah dan bokhasi dengan perbandingan 1:1. Masukkan satu 
biji benih ke tiap polybag. Pakaikan karung untuk menutupi polybag yang 
telah ditanami oleh benih tomat dan taruh ditempat yang teduh. Setelah 
bibit mulai tumbuh (sekitar 7 – 10 hari), penutup karung dibuka. Biarkan
 benih tomat tumbuh sampai setinggi sekitar 10 cm. Biasanya waktu yang 
dibutuhkan untuk ini sekitar 3 minggu. Setelah itu, tomat siap untuk 
dipindahkan dan ditanam di lahan yang anda sediakan.&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;
&lt;strong&gt;Penanaman&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Benih tomat yang tumbuh dan siap untuk 
ditanam dipindahkan dari polybag ke tanah yang anda sediakan. Proses 
penanaman ini dilakukan pada sore hari agar bibit tomat tidak layu. 
Perlu juga diperhatikan&amp;nbsp;cara menanam&amp;nbsp;bibit ini agar bibit tidak rusak. 
Pertama, buat lubang di lahan yang akan anda tanami tomat organik. 
Pindahkan bibit dari polybag secara perlahan dan jangan sampai akar 
tomat muda rusak. Masukkan bibit tomat ke dalam lubang di lahan anda 
secara tegak. Tutupi lubang sekitar tomat dengan tanah dan tekan sedikit
 agar padat.&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemeliharaan&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Ada beberapa&amp;nbsp;teknik budidaya&amp;nbsp;dan 
pemeliharaan yang perlu anda lakukan, agar tomat organik yang anda tanam
 menghasilkan buah yang bagus. Yang pertama adalah penyiraman. Tomat 
tidak suka terlalu banyak air, jadi, penyiraman sebaiknya dilakukan pada
 pagi dan sore hari saja. Penyulaman juga penting untuk dilakukan, agar 
tomat dapat tumbuh dengan baik dan menghilangkan bagian yang rusak yang 
mengganggu pertumbuhan tomat. Sebaiknya proses ini dilakukan 7 sampai 10
 hari setelah bibit dipindahkan dari polybag. Tanaman tomat juga 
memerlukan pemasangan ajir. Hal ini dilakukan agar tomat dapat tumbuh 
tegak dan mempermudah proses pemanenan. Lakukan proses ini 
setelah&amp;nbsp;tanaman&amp;nbsp;tomat berumur 1 minggu. Pasang ajir dan ikat 
ujung-ujungnya agar membentuk segitiga. Setelah tomat berumur 3 – 4 
minggu, perlu dilakukan proses pengikatan pada ajir. Hal ini perlu 
dilakukan seminggu sekali sampai pertumbuhan batang berhenti. 
Tunas-tunas baru diketiak daun juga perlu dipangkas agar pertumbuhan 
terkonsentrasi pada tunas penghasil buah tomat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Selanjutnya, perlu juga dilakukan&amp;nbsp;teknik
 budidaya&amp;nbsp;perempelan daun. Daun yang mendekati tanah atau terlalu lebat 
dipotong agar penerimaan sinar matahari optimal. Pemupukan juga perlu 
dilakukan agar tomat mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk 
tumbuh. Pupuk yang kita gunakan adalah pupuk organik, seperti pupuk 
kandang dan kompos. Perlu juga diberikan pupuk pelengkap cair (PPC) 
setiap 10 hari sekali. Selanjutnya adalah proses penyiangan. Proses ini 
dilakukan agar tomat tidak terganggu oleh gulma yang tumbuh 
disekitarnya. Cara mudah untuk melakukan proses ini, gunakan tangan 
untuk mencabuti gulma pengganggu. Dan proses pemeliharaan paling penting
 adalah pengendalian hama. Karena kita menggunakan&amp;nbsp;teknik menanam&amp;nbsp;tomat 
organik, maka pestisida yang kita gunakan juga harus organik dan aman. 
Untuk itu, gunakan pestisida nabati yang berasal dari ekstrak dan 
fermentasi tanaman. Proses penyemprotan pestisida ini sebaiknya 
dilakukan pada sore atau malam hari, karena pada waktu itu, hama yang 
menyerang tumbuhan tomat sangat aktif.&lt;/div&gt;
&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;
&lt;strong&gt;Panen&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Setelah tanaman tomat organik berumur 
sekitar 75 hari, proses pemanenan dapat dilakukan. Ada 
beberapa&amp;nbsp;tips&amp;nbsp;yang bisa anda pakai untuk memanen tomat. Pertama, pilih 
buah yang sudah bewarna kekuningan dan bagian tepi daun dan batang 
mongering. Pegang buah dengan ditelapak tangan dan patahkan batang tomat
 dengan tangan anda lainnya. Proses ini paling baik dilakukan saat cuaca
 cerah dan bisa dilakukan sebanyak 16 kali setiap 3 sampai 4 hari 
sekali. &lt;b&gt;(1001budidaya.com/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgn60bKaMIYj7i1poVIKntzVlaLPiy6JhB5S6S8eeusoigTngHOozXkCNF2PGtEiaaBaabRxbT5M1vzodBMHF8VBxDptaLM7zI7hgfmpX2-8Owi9WjyzUb-_r-syXEsUqLerp-zNDbMt9QX/s72-c/gambar-buah-tomat-ABNS.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Menanam Tomat Dalam Polybag</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2015/06/cara-menanam-tomat-dalam-polybag.html</link><category>Tomat</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 23 Jun 2015 19:01:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-8734955993394447180</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_13J1jaC8Lh_yd_7cqKkHW7KsRAaIwR45GvA30H0FClIW0kySc6sUfCLo5nN5YLzRC52YWdgNCoZVqIjoHUBydUusskJOZKkFLrxQmpz49jDxrvsKKQHIPbntjUce6YMbv-lKaT8bw6dx/s1600/Cara+Menanam+Tomat+Dalam+Polybag-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="243" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_13J1jaC8Lh_yd_7cqKkHW7KsRAaIwR45GvA30H0FClIW0kySc6sUfCLo5nN5YLzRC52YWdgNCoZVqIjoHUBydUusskJOZKkFLrxQmpz49jDxrvsKKQHIPbntjUce6YMbv-lKaT8bw6dx/s400/Cara+Menanam+Tomat+Dalam+Polybag-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Tomat adalah jenis sayuran yang tergolong mudah dibudidayakan. Tomat 
juga bisa dipelihara dalam pot atau polybag tanpa perlu lahan yang luas.
 Anda juga dapat menanamnya di pekarangan diantara bunga yang Anda 
tanam. Pada dasaarnya tomat bisa tumbuh baik didataran rendah maupun 
dataran tinggi antara 0-1500 meter dpl dengan pH sekitar 5,5-7. Asalkan 
dengan perawatan yang baik, tanaman tomat akan tumbuh baik dan subur.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemilihan jenis tanaman&lt;/h3&gt;
Umunya tomat dibagi menjadi empat golongan sesuai bentuk buahnya. 
Pertama adalah tomat buah/tomat granola yang berbentuk bulat dengan 
pangkal mendatar. Kedua adalah tomat gondol yang berbentuk lonjong, 
biasa digunakan untuk bahan baku saos. Ketiga adalah tomat sayur yang 
teskturnya keras dengan rasa yang sedikit asam. Keempat adalah tomat 
cherry yang berbentuk kecil dan rasanya manis sedikit asam.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemilihan benih tomat&lt;/h3&gt;
Pertama-tama pilih jenis tomat dan varietas yang sesuai dengan lahan 
budidaya, kondisi iklim, dan ketinggian. Pilih bibit unggul dari benih 
yang unggul dan terpercaya yang bisa didapatkan di toko-toko pertanian 
sekitar Anda. Baca petunjuk dan sifat tanaman pada label yang tertera di
 kemasan benih dan tanam sesuai anjuran.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
 Penyemaian benih tomat&lt;/h3&gt;
Pertama-tama benih yang berupa biji harus direndam dalam air beberapa
 jam. Sembari menunggu benih yang direndam siapkan tempat dan media 
persemaian. Campurkan tanah dan kompos/pupuk kandang dengan komposisi 
2:1 dan campur sampai rata kemudian letakkan pada wadah persemaian. 
Angkat benih dan tebarkan pada media persemaian, letakkan pada tempat 
yang terlindung dari air hujan dan sinar matahari langsung.  Selain 
persemaian menggunakan wadah, persemaian juga bisa dengan bedengan, rak 
semai, atau polybag semai. Jika menggunakan bedengan, buat dengan 
kedalaman 1 cm dengan jarak 5 cm, tiap larik diberi benih berjarak 3 cm.
 Apabila menggunakan ploybagcukup dengan membenamkan benih sedalam 1 cm 
dengan 1 b3nih tiap polybag. Lakukan penyiraman rutin setiap 2 kali 
sehari pada pagi dan sore hari. Beri pupuk sedikt agar benih tetap 
mendapat nutrisi. Bibit tanaman tomat siap tanam setelah berusia 30 hari
 atau sudah terdapat minimal 5 helai daun.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemindahan bibit tomat&lt;/h3&gt;
Siapkan media tanam dalam polybag besar dengan komposisi tanah, arang
 sekam, dan kompos pada perbandingan 2:1:1. Cabut bibit dari persemaian 
dengan hati-hati dan jangan sampai akar dan batang tanaman putus atau 
rusak, kemudian tanam tegak lurus dalam polybag. Usahakan posisi akar 
dalam keadaan lurus tidak bengkok atau terlipat dengan disesuaikan 
kedalaman lubang sepanjang akar bibit. Bila igin gampang maka pindahkan 
bibit beserta tanah persemaiannya kedalam polybag yang lebih besar. 
Polybag semai yang masih utuh bisa dipakai berulang-ulang.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemeliharaan dan perawatan&lt;/h3&gt;
Perhatikan dan cek rutin setiap hari agar media tanam tidak kering, 
siram setiap 2 kali sehari tiap pagi dan sore tetapi jaga jangan sampai 
terlalu lembab agar tanaman tidak busuk. Jangan lupa siangi gulma dan 
rumput yang tumbuh. Cabut tanaman yang layu atau mati dan ganti dengan 
bibit baru. Berian ajir sebagai penopang tanaman agar batang yang 
berbuah tidak patah dan rusak. Berikan pupuk setelah tanaman berusia 1 
minggu dengan kompos/pupuk kandang berdosis 1 genggam/polybag. Lakukan 
tiap bulan, bila perlu dapat ditambahkan pupuk organik cair. Kontrol 
apabila ada hama dan peyakit pada tanaman, berantar dengan cara alami.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemanenan&lt;/h3&gt;
Tomat sudah siap dipanen apabila telah berusia 3 bulan seelah tanam. 
Ciri-ciri tomat siap panen adalah warna buahnya kekuning-kuningan, tepi 
daun mulai mengering dan batang berubah jadi menguning. Lakukan 
pemanenan pada buah yang telah matang betul. Pemanenan bisa dilakukan 
tiap 2-3 hari sekali dan dipetik pada pagi dan sore hari. &lt;b&gt;(cara.media/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_13J1jaC8Lh_yd_7cqKkHW7KsRAaIwR45GvA30H0FClIW0kySc6sUfCLo5nN5YLzRC52YWdgNCoZVqIjoHUBydUusskJOZKkFLrxQmpz49jDxrvsKKQHIPbntjUce6YMbv-lKaT8bw6dx/s72-c/Cara+Menanam+Tomat+Dalam+Polybag-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Menanam Dan Budidaya Sawo</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2015/06/cara-menanam-dan-budidaya-sawo.html</link><category>Sawo</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 23 Jun 2015 18:55:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-9057508678446825703</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUDE7lTuwia5BK-Kk9BIWmUsJqTnUOmoTjXIgKwq0Zxz0NCXPjY-FcslAnjfF7hKTY2B8GAVhsDAERba9enMSCAlytFmCGdVVeWx5Wv53rIpV-fytGm2o92mYenJrcRVu_pH4MB4wnpNsU/s1600/budidaya-sawo-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="243" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUDE7lTuwia5BK-Kk9BIWmUsJqTnUOmoTjXIgKwq0Zxz0NCXPjY-FcslAnjfF7hKTY2B8GAVhsDAERba9enMSCAlytFmCGdVVeWx5Wv53rIpV-fytGm2o92mYenJrcRVu_pH4MB4wnpNsU/s400/budidaya-sawo-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Sawo merupakan tanaman buah tropis yang mempunyai rasa manis, 
berkulit tipis, dan berbuah tebal. Sawo bisa langsung dimakan sebagai 
buah segar atau bahan makan olahan seperti es krim, selai, sirup, anggur
 atau cuka. Tanaman ini akan tumbuh optimal di daerah yang beriklim 
basah sampai kering. Perawatan buah sawo juga mudah dan bisa dilakukan 
meski tanpa keahlian bercocok tanam yang mumpuni. Sawo juga merupakan 
tanaman yang bisa dimanfaatkan kayunya. Jenis kayu yang dihasilkan 
mempunyai kualitas yang tidak kalah dengan kayu jenis lain. Apabila 
dilihat dari keunggulannya tersebut rasanya tidak ada salahnya jika Anda
 menanamnya di pekarangan atau kebun Anda. Jika Anda sedang mencari 
panduannya, berikut adalah panduan selengkapnya:&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pembibitan&lt;/h3&gt;
Pilih bibit yang berasal dari cangkokan atau sambungungan. Jika bibit
 berasal dari biji akan  lambat menghasilkan buah. Pilih bibit yang 
sehat dengan daun segar berwarna hijau dan sempurna serta bebas hama 
penyakit. Cari cabang atau ranting yang bagus, mulus, dan sehat. Tanaman
 sawo dari biji berbuah pada umur 7 tahun. Ambil biji dan keringkan 
selama 3-7 hari. Simpan beberapa waktu dan tanam dengan media pasir 
setebal 10-15 cm kemudian tutup lagi dengan tanah setebal 1-2 cm. Siram 
untuk menjaga tanah agar lembab, setelah 7-15 hari maka biji akan 
berkecambah. Setelah panjang kecambah 2-5 mm dapat segera dipindahkan. 
Sedangkan untuk bibit cangkokan dipilih dari batang yang sudah berumur 
3-6 bulan dengan diameter batang 0,3–0,7 cm. Jika bibit dari sambung 
pucuk ambillah batang dengan ketinggian 15-20 cm dari permukaan tanah, 
kemudian sayat membentuk huruf V sepanjang 3-5 cm. Sayat cabang 
sambungan sepanjang 4 cm sesuai ukurahn sayatan. Sambung dan ikat 
dengahn kantong plastik bening selama 10-15 hari. Bibit sambungan dan 
cangkokan bisa dipindahkan setelah umur 1,5-3,5 bulan.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pengolahan Lahan&lt;/h3&gt;
Siapkan lahan tanam dengan membajak atau mencangkul tanah yang lebih 
dulu diberi pupuk kandang/kompos sebagai pupuk dasar. Jika tanah 
keadaannya terlalu asam tambahkan dolomit/kapur pertanian. Selanjutnya 
buatlah lubang tanam 30 cm dan beri pupuk urea dengan dosis 200 
kg/hektar. Dosis bisa disesuaikan dengan kondisi lahan tanam, bila sudah
 cukup subur maka dosisnya dikurangi, dan jika telalu gersang bisa 
ditambahkan. &lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Penanaman&lt;/h3&gt;
Buatlah lubang dengan jarak tanam untuk sawo berukuran 12 m x 12 m. 
Buat lubang tanam dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm. Pisahkan tanah 
galian bagian atas sedalam 30 cm dan campur dengan pupuk kandang 
sebanyak 20 kg. Biarkan lubang tanam terjemur sinar matahari selama 1-2 
minggu. Masukkan di lubang tanam selanjutnya timbun dengan tanah galian 
atas. Lakukan penyiraman dengan teratur sehingga tanah tetap terjaga 
kelembabannya.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemeliharaan Tanaman&lt;/h3&gt;
Lakukan penyiangan tanaman setelah 1-2 bulan tanam agar tanaman 
tumbuh maksimal. Pembubunan juga harus dilakukan untuk menggemburkan 
pada areal tanaman sawo juga untuk memperkokoh batang tanaman sawo. 
Berikan pemupukan sebanyak 250-500 gr urea per pohon per tahun sebelum 
berbuah. Berikan pupuk NPK 10:20:15 sebanyak 500 gr/pohon per tahun. 
Jika ingin pemberian pupuk organik maka berikan 10 kg pupuk 
kandang/pohon. Pemberian dilakukan di sekeliling lingkaran dengan lebar 
dan kedalaman  10 cm. Lakukan penyiraman paling sedikit 2 minggu sekali.
 Penyiraman dilakukan sampai tanaman berumur 3-4 tahun, selanjutnya 
berikan penyiraman jika tanah kering dan cuaca panas. Lakukan juga 
pemangkasan jika sudah mencapai ketinggian 20 m. Pemangkasan dilakukan 
pada batang yang sudah memiliki panjang 100-160 cm. &lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemanenan&lt;/h3&gt;
Sawo sudah bisa dipanen buahnya setelah umur 3-5 tahun. Ambil buah 
dengan ciri-ciri berukuran maksimal, kulit berwarna cokelat muda, daging
 buah agak lembek, dan mudah terlepas dari tangkainya. Panenlah 
menggunaakan galah berjaring agar tidak rusak karena jatuh ke tanah. 
Cuci dengan segera setelah panen dilakukan. Keringkan dan simpan sebelum
 didistribusikan. &lt;b&gt;(cara.media/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUDE7lTuwia5BK-Kk9BIWmUsJqTnUOmoTjXIgKwq0Zxz0NCXPjY-FcslAnjfF7hKTY2B8GAVhsDAERba9enMSCAlytFmCGdVVeWx5Wv53rIpV-fytGm2o92mYenJrcRVu_pH4MB4wnpNsU/s72-c/budidaya-sawo-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Menanam Dan Budidaya Pohon Pandan Bali</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2015/06/cara-menanam-dan-budidaya-pohon-pandan.html</link><category>Pohon Pandan Bali</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 23 Jun 2015 18:49:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-807587967976648213</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNWsqvz8f0rJuylCN89fF4aoDug75eca38p_AZFQskxrVqxg3U32NS7aly3HOV3CBxnrpbknaFpqeY_WpUYF8mgWThYeL22Kk1GhndjRc019SzI6XUXYwW4rDl247FF0YtwHIQn2D3tFYq/s1600/Cara+Menanam+Dan+Budidaya+Pohon+Pandan+Bali-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="243" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNWsqvz8f0rJuylCN89fF4aoDug75eca38p_AZFQskxrVqxg3U32NS7aly3HOV3CBxnrpbknaFpqeY_WpUYF8mgWThYeL22Kk1GhndjRc019SzI6XUXYwW4rDl247FF0YtwHIQn2D3tFYq/s400/Cara+Menanam+Dan+Budidaya+Pohon+Pandan+Bali-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Bunga pandan bali, nama yang sudah tidak asing lagi bukan bagi Anda? 
Ya, pohon pandan bali sangat umum digunakan sebagai tanaman hias 
penghias taman atau ruangan. Pandan bali sendiri ada dua jenis, yakni 
yang bercabang atau yang lurus. Keduanya sebenarnya sama-sama cantiknya.
 Namun pemilihan jenis tanaman yang tepat akan membuat sudut tanaman 
atau ruangan yang Anda letaki tanaman ini akan terlihat indah dan pas. 
Pandan bali tergolong tanaman yang mudah tumbuh dengan penanaman dan 
perawatan yang mudah. Nah, agar lebih jelas tentang penanaman dan 
perawatannya, silahkan Anda baca panduannya berikut ini:  &lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pembibitan&lt;/h3&gt;
Pembibitan pandan bali dilakukan dengan perbanyakan tunas. Caranya 
dengan memisahkan tunas yang sudah muncul dengan pisau tajam dan sangat 
hati-hati agar tidak merusak sistem perakarannya. Setelah tunas terpisah
 maka diamkan beberapa saat di tempat lembab/basah sebelum ditanam agar 
tidak layu. &lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Penanaman&lt;/h3&gt;
Pertama-tama siapkan terlebih dahulu media tanamnya berupa olahan 
tanah dengan pupuk kandang/kompos (1:1). Selanjutnya buat lubang tanam 
sedalaman 20-25 cm dan tanam bibit arah tegak lurus. Kemudian setelah 
itu timbun dengan media tanam disekitarnya dan padatkan agar kuat tidak 
roboh setelah ditanam. Siram agar tanaman tidak layu dan dapat tumbuh 
baik. &lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Perawatan&lt;/h3&gt;
Tanaman ini tidak memerlukan perawatan yang rumit, hanya butuh 
penyiraman berkala saat terlihat kering saja dengan penyiraman 
secukupnya jangan sampai berlebihan. Sering-seringlah melakukan 
pemangkasan agar tanaman bisa tetap terlihat cantik. Lakukan juga 
penyiangan agar nutrisi bisa terserap maksimal. Sebaiknya lakukan 
bersamaan dengan pemupukan yakni setiap 1,5-2 bulan sekali. &lt;b&gt;(cara.media/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNWsqvz8f0rJuylCN89fF4aoDug75eca38p_AZFQskxrVqxg3U32NS7aly3HOV3CBxnrpbknaFpqeY_WpUYF8mgWThYeL22Kk1GhndjRc019SzI6XUXYwW4rDl247FF0YtwHIQn2D3tFYq/s72-c/Cara+Menanam+Dan+Budidaya+Pohon+Pandan+Bali-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Cara Menanam Dan Budidaya Pisang</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2015/06/cara-menanam-dan-budidaya-pisang.html</link><category>Pisang</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 23 Jun 2015 18:42:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-2112435389744340041</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9p0DKBZpor9y8MKJ2B-J6ZbI8s95YgFsXJDgiLvpd17u6-_shvXr0FlPSvFCmYqL4HR2tLmdSy8DS6-eampHjiU_sCPeDvoXMy-n4unFGnuDxqgK6Gl3j_72KyB8t3Dlt-g4pHw-7mGgq/s1600/Cara+Menanam+Dan+Budidaya+Pisang-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="243" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9p0DKBZpor9y8MKJ2B-J6ZbI8s95YgFsXJDgiLvpd17u6-_shvXr0FlPSvFCmYqL4HR2tLmdSy8DS6-eampHjiU_sCPeDvoXMy-n4unFGnuDxqgK6Gl3j_72KyB8t3Dlt-g4pHw-7mGgq/s400/Cara+Menanam+Dan+Budidaya+Pisang-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Pisang merupakan tanaman buah yang banyak mengandung vitamin, 
mineral, dan karbohidrat. Pisang bisa tumbuh baik di daerah beriklim 
tropis basah, lembab, maupun panas. Tanaman ini membutuhkan curah hujan 
antar 1.520-3.800 mm/tahun dengan 2 bulan kering. Pisang juga akan 
tumbuh optimal jika ditanam di tanah berhumus dengan tingkat pemupukan 
yang baik dan pengaiiran yang benar. Umumnya pisang ditanam dan 
dibudidayakan di dataran rendah 0 meter dpl sampai dataran tinggi 2.000 
meter dpl. Pisang memiliki banyak jenis antara lain, pisang ambon, 
pisang nangka, pisang kepok, pisang tanduk, dll. Permintaan pasar akan 
pisang belum bisa terpenuhi, bahkan setiap tahun selalu meningkat. Bisa 
ditarik kesimpulan bahwa pisang bisa sangat menjanjikan jika ditekuni 
dan dijalankan sebagai bisnis. Anda tertarik? Berikut adalah cara 
budidayanya:&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pembibitan&lt;/h3&gt;
Dalam budidaya pisang, untuk memperoleh bibit bisa dengan cara 
vegetatif dari tunas/anakan. Carilah bibit dengan tinggi anakan 1-1,5 m 
dengan lebar 15 – 20 cm. Usahakan bibit diperoleh dari pohon induk yang 
berbuah baik dan sehat dengan daun berbentuk pedang berhelai daun 
sempit. Pohon yang ingin dijadikan indukan sebaiknya dibiarkan dalam 
satu pohon dibiarkan bertunas antara 7- 9. Selanjutnya potong dan 
bersihkan bibit dari tanah yang menempel pada akar. Letakkan bibit pada 
tempat teduh kira-kira 1-2 hari sebelum tanam, buang daunnya dan sisakan
 ujung daunnya saja. &lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pengolahan Media&lt;/h3&gt;
Pertama-tama bersihkan gulma dan rumput liar pada lahan. Selanjutnya 
buatlah media semai dengan campuran tanah dan pupuk kandang/kompos 
dengan perbandingan 1:1. Gemburkan tanah yang masih padat dengan cara 
dibajak atau dicangkul. Buatlah guludan dan saluran drainase air agar 
tidak terjadi pembusukan. Buatlah lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm
 untuk tanah keras dan 30 x 30 x 30 cm untuk jenis tanah gembur. Buat 
jarak tanam untuk pohon pisang 3 x 3 m untuk tanah lembut dan 3,3 x 3,3 m
 untuk tanah berat.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
 Penanaman&lt;/h3&gt;
Cara penanaman bisa dilakukan saat musim hujan yaitu bulan 
september-oktober. Masukkan bibit dengan posisi tegak kedalam lubang 
yang sudah disiapkan. Tutup dengan tanah yang sudah dicampur dengan 
pupuk kandang. Setelah masa tanam dimulai maka lakukan pemupukan dengan 
Urea 207 kg/ha yang diberikan 2 kali setahun. Sedangkan setelah 6 bulan 
pertama berikan pupuk SP-36 138 kg/ha (2 kali setahun ), dan KCl 608 
kg/ha juga setelah 6 bulan tanam (2 kali setahun )&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Perawatan&lt;/h3&gt;
Sisakan dalam satu rumpun sebanyak 3-4 batang pohon pisang saja. 
Usahakan masing-masing pohon mempunyai usia yang berbeda agar 
pemanenannya mudah. Bongkar dan tanami dengan pohon baru setelah  5 
tahun masa tanam.&lt;br /&gt;
Penyiangan dilakukan bersamaan dengan penggemburan dan penimbunan dapuran dengan tanah.&lt;br /&gt;
Penyiangan dan penggemburan jangan terlalu dalam.&lt;br /&gt;
Pangkas daun kering. Lakukan pemeliharaan dengan memotong jantung pisang
 setelah jaraknya 25 cm dari sisir buah terakhir. Berikan batang 
penyangga dari bambu agar tanaman tidak rubuh pada proses pemasakan 
buah. Kontrol secara berkala dan hindarkan tanaman dari hama/penyakit. 
Bila sudah terlanjur terserang maka gunakan obat dan pestisida yang 
sesuai dan dosis yang tepat.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemanenan&lt;/h3&gt;
Panen sudah bisa dilakukan setelah daun bendera terlihat mengering, 
usia 80-100 hari dengan siku-siku buah yang jelas dan terlihat bulat. 
Potong bagian pangkal tandan, dan pisahkan agar getah tidak menetes 
mengotori buah lain. Setelahnya panen dalam satu kebun dapat dilakukan 
3-10 hari sekali. &lt;b&gt;(cara.media/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9p0DKBZpor9y8MKJ2B-J6ZbI8s95YgFsXJDgiLvpd17u6-_shvXr0FlPSvFCmYqL4HR2tLmdSy8DS6-eampHjiU_sCPeDvoXMy-n4unFGnuDxqgK6Gl3j_72KyB8t3Dlt-g4pHw-7mGgq/s72-c/Cara+Menanam+Dan+Budidaya+Pisang-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Menanam dan Budidaya Petsai atau Sawi Putih</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2015/06/cara-menanam-dan-budidaya-petsai-atau.html</link><category>Sawi</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 23 Jun 2015 18:36:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-1496520885349029643</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGzr9Y7rv7sPTzyIBIrqgrSGCMPOnaX7pkyqcWwqasEraCnDTsohgl8Y3n79cTh4VSi1_16WNSMIy6jP3R2mvFWOovQnDgcaQgYUod2B5ecb_Rje6KopWbeRM-uKrF4MKo-Zn_KYU4WXM3/s1600/sawi-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="243" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGzr9Y7rv7sPTzyIBIrqgrSGCMPOnaX7pkyqcWwqasEraCnDTsohgl8Y3n79cTh4VSi1_16WNSMIy6jP3R2mvFWOovQnDgcaQgYUod2B5ecb_Rje6KopWbeRM-uKrF4MKo-Zn_KYU4WXM3/s400/sawi-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Petsai (Brassica chinensis L.) atau besai adalah tanaman sayur yang 
diambil daun dan batangnya. Petsai mirip dengan sawi hanya saja berdaun 
lebar dan berwarna kuning kehijauan atau hijau muda dengan batang 
berwarna putih pendek sehingga hampir tidak terlihat, sedangkan tulang 
daun utamanya lebar dan berwarna putih. Petsai juga sering disebut sawi 
putih. Pada dasarnya petsai dibagi menjadi dua, yakni petsai -sin 
(Brassica pekinensis L.) yang mempunyai daun kasar, berkerut–kerut, dan 
berbulu halus dengan krop panjang/lonjong yang mudah rusak dan bentuknya
 tidak kompak. Packhoi (Brassica chinensis L.) yang mempunyai daun 
halus, tidak berkerut, tidak berbulu dengan krop lepas/terpisah dan 
tidak mudah rusak. Petsai cocok ditanam di dataran tinggi, sedangkan 
pakchoi bisa ditanam baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Lahan
 yang baik bagi petsai adalah lahan yang berada pada 1000 m dpl dengan 
suhu 12-22 derajat celcius dan ber-pH antara 6-7,5. Rata-rata untuk per 
hektarnya dibutuhkan benih 200-250 g.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Persemaian&lt;/h3&gt;
Rendam benih yang sudah disipkan ke dalam air hangat (50°C). Bisa 
juga direndam ke dalam larutan Previcur N (1 ml/l) dan diamkan selama 1 
jam. Kemudian barulah benih ditebar pada media persemaian dari tanah dan
 pupuk kandang/kompos dengan komposisi 1:1. Diamkan selama 2-3 hari 
ditempat teduh dan tutup dengan daunpisang agar tidak terkena udara dan 
air hujan. Setelah 7-8 hari, bibit dipindahkan kedalam polyabag agar 
pada saat penanaman nanti mudah untuk dipindahkan. Bibit yang sudah 
berumur 3–4 minggu (memiliki 4-5 daun), maka bibit siap dipindah ke 
lahan tanam.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pengolahan Lahan&lt;/h3&gt;
Tanah yang akan dijadikan lahan tanam sebaiknya diberikan pupuk 
kompos/pupuk kandang 1-2 minggu sebelum tanam. Tanah yang sudah siap 
kemudian dicangkul atau dibajak agar menjadi gembur. Selanjutnya buat 
lubang tanaman antar baris dengan jarak 40-50 cm. Apabila diperlukan, 
pemberian Kapur/Dolomit bisa ditambahkan dengan dosis 1,5 ton/hektar 3-4
 minggu saat pengolahan tanah yang ber-pH kurang dari 5,5.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemupukan&lt;/h3&gt;
Pupuk yang diberikan untuk tanaman adalah:&lt;br /&gt;
1. Pupuk alami&lt;br /&gt;
Pupuk kandang dengan dosis 30 ton/hektar pupuk kandang sapi, 20 
ton/hektar pupuk kandang domba, atau bisa juga kompos jerami padi 18 
ton/hektar.&lt;br /&gt;
2. Pupuk buatan&lt;br /&gt;
Pupuk buatan diberikan pada dosis 100 kg/hektar urea, 250 kg/hektar  ZA,
 250 kg/hektar TSP atau SP-36 dan 200 kg/hektar KCl. Setiap tanaman. 
Pupuk bisa diberikan setelah usia mencapai 3-4 minggu.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemeliharaan Tanaman&lt;/h3&gt;
Lakukan penyiraman rutin setiap hari pagi dan sore hari sampai petsai
 tumbuh baik/lilir. Selanjutnya setelah itu penyiraman bisa disesuai 
kebutuhan saja, misalkan saat lahan hampir mengering. Segera sulam 
tanaman yang mati dengan yang baru sampai usia tanaman antara 10–15 
hari, bila lebih maka tidak perlu disulami karena hasil sulaman akan 
sulit bersaing dengan tanaman sebelumnya. Pantau dan siangi bila ada 
gulma atau rumput yang tumbuh. Jaga dari serangan hama dan penyakit, 
pencegahan bisa dilakukan dengan membuat drainase yang baik, rotasi 
tanaman, kemudian penggunaan pestissida yang tepat.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemanenan&lt;/h3&gt;
Setelah umur tanam petsai mencapai 60 hari dan ciri-cirinya berkrop 
besar dan kompak, petsai siap dipanen.  Petsai yang terlalu muda bisa 
mudah rusak dalam proses pengiriman, sebaliknya jika terlalu tua maka 
kropnya tidak kompak. Cara memanennya cukup mudah, potong pangkal batang
 petsai, sisakan 2-3 lembar daun agar menjadi pelindung saat proses 
diatribusi. Rata-rata hasil panen petsai per hektar bisa mencapai 15–20 
ton. &lt;b&gt;(cara.media/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGzr9Y7rv7sPTzyIBIrqgrSGCMPOnaX7pkyqcWwqasEraCnDTsohgl8Y3n79cTh4VSi1_16WNSMIy6jP3R2mvFWOovQnDgcaQgYUod2B5ecb_Rje6KopWbeRM-uKrF4MKo-Zn_KYU4WXM3/s72-c/sawi-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Budidaya Pohon Sengon</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2015/06/cara-budidaya-pohon-sengon.html</link><category>Sengon</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 23 Jun 2015 18:30:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-2737602570996534612</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGgneukC_GBUvcOwLJwpe6H5P2flUQKV55ptDWBt3I1geZ5EuhhaN1O24VHEim6fthXkyDuN1X9laxY0OJM7LGJuXjmmtVILBjWUnBmce8gFgnfVmEQ_8B_Q0Wv3M4TE0x-dqVzgDhR74B/s1600/IMG_2431-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="243" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGgneukC_GBUvcOwLJwpe6H5P2flUQKV55ptDWBt3I1geZ5EuhhaN1O24VHEim6fthXkyDuN1X9laxY0OJM7LGJuXjmmtVILBjWUnBmce8gFgnfVmEQ_8B_Q0Wv3M4TE0x-dqVzgDhR74B/s400/IMG_2431-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Sengon merupakan tanaman kayu yang banyak dijumpai baik di daerah 
dataran tinggi maupun dataran rendah. Sifatnya yang adaptif membuat 
tanaman satu ini populer ditanam sebagai tanaman investasi yang relatif 
memiliki waktu singkat dengan haarga jual yang lumayan tinggi. Pohon ini
 mempunyai daun kecil-kecil, rapat, dan berbentuk seperti daun lamtoro. 
Sengon sudah lama dikenal sebagai tanaman yang bagian kayunya digunakan 
sbagai bahan baku mebel maupun bangunan. Bila dibandingkan dengan jati, 
sengon lebih cepat masa panen hasilnya. Kualitas dan kepadatan kayunya 
juga tidak kalah dengan jati. Bahkan banyak perusahaan mebel yang lebih 
meminati sengon daripada jati. Nah, ini bisa jadi kesepatan bagi Anda 
untuk menjadikan sengon tanaman investasi Anda. Tenang, cara penanaman 
dan perawatannya cukup mudah, jadi Anda pasti bisa membudidayakannya. 
Jika Anda tertarik, berikut adalah cara tanamnya:&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
 Pembenihan&lt;/h3&gt;
Buatlah media tanam dari tanah dan kompos/pupuk kandang dengan 
perbandingan 1:1, kemudian letakkan pada tempat semai dengan ukuran bak 
tabur 5 x 1 m. Taburkan benih sengon pada media kemudian tutup dengan 
sisa media setebal 10 cm. Sebaiknya media tanam bebas dari sampah untuk 
menghindari timbulnya penyakit.Lakukan penyiraman secukupnya pada waktu 
pagi hari atau sore hari untuk menjaga kelembaban media tanam. Setelah 
berumur 7-10 hari maka kecambah akan tumbuh. Selanjutnya Lakukan 
pemeliharaan pada bibit muda agar tumbuh baik.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
 Pemeliharaan Bibit&lt;/h3&gt;
Lakukan penyiraman bibit yang sudah disemai dengan hati-hati secara 
teratur setiap hari saat pagi hari dan sore hari. Letakkan persemaian 
pada naungan agar terhindar dari air hujan dan panas matahari secara 
langsung. Lakukan pemupukan dengan urea/TSP sebanyak 2 sendok makan per 2
 minggu, pada umur 6 bulan, ketika tingginya 70 – 125 cm, bibit siap 
dipindahkan ke kebun. Segera lakukan penyulaman jika ada bibit yang 
mati. Terapkan penyiangan pada bibit yang terserang gulma dan rumput 
liar agar nutrisi bisa diserap secara optimal. Pastikan bibit tumbuh 
dengan baik, rapikan apabila ada akar-akar yang keluar dari polybag.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Persiapan Lahan&lt;/h3&gt;
Persiapan lahan yang harus dilakukan adalah dengan menaburkan 
kompos/pupuk kandang pada lahan tanam dengan komosisi 2 ton/hektar. 
Pemberian nutrisi dasar tersebut dilakukan saat 3-4 minggu sebelum masa 
penggarapan tanah dengan pembajakan dan pencangkulan. Hal ini 
dimaksudkan agar tanah menjadi gembur dan mengandung nutrisi dasar. Jika
 kondisi tanah ber-pH rendah maka tambahkan kapur/dolomit agar pH tanah 
menjadi netral. Setelah itu diamkan tanah selama 2-3 minggu sebelum 
ditanami. &lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Penanaman&lt;/h3&gt;
Lepaskan kantong plastik persemaian lalu letakkan pada lubang yang 
telah dibuat. Pastikan posisi tanam tegak dan letakkan dengan hati-hati 
agar akar tidak rusak. Tutup lubang dengan tanah lalu padatkan dengan 
lembut tanah disekitarnya. Kemudian siram agar kelembaban tanah tetap 
terjaga.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemeliharaan&lt;/h3&gt;
Pemeliharaan yang dilakukan adalah (1) penyulaman, dilakukan pada 
tumbuhan yang mati saat tanam. (2) penyiangan, dilakukan saat gulma dan 
rumput liar merimbun disekitar tanaman muda. (3) Perompangan, dilakukan 
agar tanaman dapat tumbuh optimal dengan melakukan pemilihan dan 
penebangan batang cabang tanaman yang terlalu rimbun. (4) pemupukan, 
dilakukan bersamaan dengan penyiangan, kemudian lakukan pendangiran agar
 peyerapan pupuk bisa optimal .&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Panen&lt;/h3&gt;
Setelah umur 6-8 tahun sengon sudah mulai laku dijual sebagai bahan 
mebel. Sedangkan untuk bahan bangunan setidaknya biarkan sampai umur 
10-15 tahun atau disesuaikan dengan ukuran pasar. &lt;b&gt;(cara.media/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGgneukC_GBUvcOwLJwpe6H5P2flUQKV55ptDWBt3I1geZ5EuhhaN1O24VHEim6fthXkyDuN1X9laxY0OJM7LGJuXjmmtVILBjWUnBmce8gFgnfVmEQ_8B_Q0Wv3M4TE0x-dqVzgDhR74B/s72-c/IMG_2431-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips Menanam Pohon Buah Mangga </title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2015/06/tips-menanam-pohon-buah-mangga.html</link><category>Mangga</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 23 Jun 2015 18:23:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-2078746606212105831</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3lIvKmQg0drnPiFNMA9Pci8y8jztVXrEQtUqCIdk3KB9MI0GP3sG05c_gDgc8VoXU6QC12ri9mALa6utRSw_fId0V0LSI7DFbDQoAYcm7AQbTaJCGpMY5EN-9XrCMTHb1yOVTAt020Jxz/s1600/buah+mangga.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3lIvKmQg0drnPiFNMA9Pci8y8jztVXrEQtUqCIdk3KB9MI0GP3sG05c_gDgc8VoXU6QC12ri9mALa6utRSw_fId0V0LSI7DFbDQoAYcm7AQbTaJCGpMY5EN-9XrCMTHb1yOVTAt020Jxz/s320/buah+mangga.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Pada postingan ini &lt;i&gt;bibithijau.blogspot.com&lt;/i&gt; ingin memberikan sedikit tips menanam pohon &lt;b&gt;buah mangga&lt;/b&gt; yang dapat ditanam di sekitar rumah ataupun di pekarangan rumah. Siapa yang tidak kenal dengan &lt;i&gt;buah mangga&lt;/i&gt;
 ...sebagai salah satu jenis pohon buah yang paling banyak diminati 
masyarakat indonesia. Sebenarnya sangat mudah untuk menanam bibit pohon 
buah mangga karena pohon buah mangga ini bukanlah pohon buah yang 
sensitif. Sangat mudah ditanam namun lumayan lama untuk menghasilkan 
buah harus sedikit sabar ya! Langkah pertama sebelum anda bercocok pohon
 buah mangga tentunya harus mempunyai bibit pohon buah mangga terlebih 
dahulu. Baiklah langsung saja dibawah ini beberapa tips menanam pohon 
buah mangga dengan teknik sederhana.
&lt;br /&gt;
&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;

Teknik Penanaman &lt;/h2&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Ukur luas tanah anda, maksudnya agar bisa disessuaikan berapa bibit pohon buah mangga
 yang akan ditanam Untuk jarak tanaman pohon mangga bagusnya mempunyai 
jarak renggang 5-10 meter, dengan teknik diagonal atau disejejarkan bisa
 juga dengan bentuk segi tiga sama sisi.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Gali tanah ukuran Lebar dan Tinggi sekitar 50-100cm (L.100 cm T.100 cm direkomendasikan)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Bakar lubang hasil galian bisa menggunakan memasukan jerami atau 
sampah kering ke dalam lubang kemudian bakar. atau lebih bagus lubang 
hasil galian dibiarkan 1-2 minggu terbuka dan terkena sinar matahari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tanah hasil galian di campur dengan gabah atau dedak dan ditambah dengan pupuk kandang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Siapkan bibit tanaman mangga&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Buka dan keluarkan dari polybag&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Masukan tanah hasil campuran ke dalam lubang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jika sudah mencapai ketinggian sepertiga masukan bibit ke dalam lubang kemudian masukan tanah sisa hasil galian&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mangga hasil okulasi biasanya terdapat mata okulasi. jangan sampai 
batas okulasi tertanam atau tertimbun tanah. Penanaman selesai.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Perawatan &lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Setelah pohon mangga di tanam lakukan penyiraman minimal 1-2 setiap 
hari. Lakukan pembersihan lahan di sekitar pohon dari gangguan rumput 
dan hama lainnya. Setelah 2 bulan lakukan pemupukan menggunakan pupuk 
organik/kandang bisa juga dengan pupuk anorganik seperti NPK, KCL, atau 
ZA pesan terakhir cintailah pepohonan hijau dan &lt;b&gt;buah buahan&lt;/b&gt; sehingga kan tumbuh subur makmur. &lt;b&gt;(bibithijau.blogspot.com/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3lIvKmQg0drnPiFNMA9Pci8y8jztVXrEQtUqCIdk3KB9MI0GP3sG05c_gDgc8VoXU6QC12ri9mALa6utRSw_fId0V0LSI7DFbDQoAYcm7AQbTaJCGpMY5EN-9XrCMTHb1yOVTAt020Jxz/s72-c/buah+mangga.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Menanam Dan Budidaya Buah Mangga</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2015/06/cara-menanam-dan-budidaya-buah-mangga.html</link><category>Mangga</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 23 Jun 2015 18:18:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-573621967924416516</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR5aBOPdOYhZR-X6yIaek4ZOTbQCQiy9n6UKtcy534U2eeItXA1PjRNUcw6bxdiTs63WWq91z4qo1Mmnm2aHCkAVfDzmik3aSPJsDke5NBGP5M8r-bI9LKnE4rZ-oUZF-dIVzSAjDwf2Ck/s1600/budidaya-mangga-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="243" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR5aBOPdOYhZR-X6yIaek4ZOTbQCQiy9n6UKtcy534U2eeItXA1PjRNUcw6bxdiTs63WWq91z4qo1Mmnm2aHCkAVfDzmik3aSPJsDke5NBGP5M8r-bI9LKnE4rZ-oUZF-dIVzSAjDwf2Ck/s400/budidaya-mangga-ABNS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Mangga merupakan tanaman buah yang sangat umum dan populer dikalangan
 masyarakat dari skala konsumsi sendiri di pekarangan rumah sampai skala
 kebun yang luas dan bertujuan komersil. Mangga termasuk buah yang 
memiliki rasa manis, kandungan air yang cukup banyak, dan mudah untuk 
ditanam. Jika dilihat dari banyaknya produk yang berlabel mangga, muali 
dari makanan, minuman, sampai cemilan menandakan bahwa buah mangga 
potensial untuk dijadikan sumber pendapatan yang pasti setiap tahunnya. 
Jika dibandingkan dengan tanaman buah jenis lain, mangga adalah tanaman 
buah dengan cara penanaman dan perawatan yang sangat mudah. Tanaman satu
 ini bisa tumbuh baik di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi 
dengan segala jenis karakter tanah. Jadi Anda tak perlu bimbang apakah 
akan menanam atau tidak, Anda akan yakin setelah membaca panduan berikut
 ini: &lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pembibitan&lt;/h3&gt;
Pembibitan bisa dilakuakan dengan cara okulasi, sambung pucuk, dan 
cangkok. Pilih pohon mangga dengan buah yang berkualitas baik. Kupas 
buahnya dan pisahkan bijinya lalu jemur hingga kering. Jika ingin cepat 
tumbuh, hilangkan kulit bijinya agar cepat tumbuh tunas baru dalam waktu
 2-5 minggu. Semaikan benih pada media tanam dari campuran tanah, pasir 
kasar, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1 yang sudah ditempatkan 
di polybag semai. Letakkan polybag semai di tempat teduh yang terlindung
 dari hujan dan panas matahari secara langsung. Siram dan pupuk secara 
rutin sampai muncul batang dan daun muda. Setelah 4 minggu maka bibit 
bisa langsung dilakukan okulasi, sambung pucuk dengan varietas unggul 
sesuai keinginan. Setelah bisa tumbuh normal maka pindahkan ke lahan 
tanam yang sudah disiapkan.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Penanaman&lt;/h3&gt;
Pertama-tama olah tanah pada lahan tanam dengan menambahkan pupuk 
kandang/kompos dengan waktu pemberian 1-2 minggu sebelum diolah. Lakukan
 pembajakan atau pencangkulan agar tanah dapat tercampur secara 
sempurna. Selanjutnya buatlah lubang tanam sekaligus mengatur jarak 
tanam sekitar 5-10 m antar pohon.  Lubang tanam sebaiknya dibuat dengan 
lebar dan kedalaman antara 50-100 cm. Masukkan jerami atau sampah kering
 ke dalam lubang tersebut lalu dibakar, diamkan selama 1-2 minggu. 
Masukkan bibit dalam lubang tanam dan tambahkan pupuk kandang lalu tutup
 dengan tanah. Ingat, penanaman bibit disertai tanah dalam polybagnya.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Perawatan&lt;/h3&gt;
Lakukan penyiraman untuk bibit sebanyak 1-2 kali per hari. Setelah 
tanam di lahan tanam luas lakukan penyiraman jika tanah atau cuaca 
terasa kering dan panas. Lakukan juga penyiangan agar pertumbuhan bibit 
bisa baik dan maksimal. Setelah itu tanaman bisa diberikan pemupukan 
setelah 2 bulan tanam. Pemupukan bisa diberikan pupuk organik dengan 
pupuk kompos/pupuk kandang. Apabila ingin lebih maksimal dapat diberikan
 pupuk buatan seperti ZA, KCl, atau NPK.&lt;br /&gt;

&lt;h3&gt;
Pemanenan&lt;/h3&gt;
Mangga sudah bisa berbunga dan berbuah setelah masuk masa tanam 3-4 
tahun. Setelah itu pemanenan bisa dilakukan setelah buah terlihat 
menghijau tua dan berumur sebulan setelah tumbuh bunga. Petik buah 
dengan orok-orok/galah petik berjaring agar buah mangga tidak jatuh ke 
tanah. Buah yang jatuh ke tanah akan busuk, pecah, dan tidak laku 
dijual. Usahakan pemetikan seminggu sebelum masak agar buah tidak busuk 
saat pengiriman. Buah mangga termasuk buah yang bisa melakukan 
pematangan meski setelah di petik. &lt;b&gt;(cara.media/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR5aBOPdOYhZR-X6yIaek4ZOTbQCQiy9n6UKtcy534U2eeItXA1PjRNUcw6bxdiTs63WWq91z4qo1Mmnm2aHCkAVfDzmik3aSPJsDke5NBGP5M8r-bI9LKnE4rZ-oUZF-dIVzSAjDwf2Ck/s72-c/budidaya-mangga-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Menanam Dan Merawat Pohon Manggis</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2015/06/menanam-dan-merawat-pohon-manggis.html</link><category>Manggis</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 23 Jun 2015 18:13:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-6716301864528777276</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cara budidaya buah manggis,tanaman manggis&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;
 akhir akhir ini menjadi primadona buah kelas dunia, dulu buah manggis 
dipandang orang dengan sebelah mata, tapi sekarang buah ini sudah masuk 
di super market super market papan atas, bahkan trandnya sudah mulai 
menggeser buah buah impor semacam, Anggur , kiwi,apel dan lain lainnya. 
Disamping sebagai buah meja, manggis kini juga sudah masuk menjadi bahan
 baku Industri Farmasi, karena kulitnya mengandung anti oksidan yang 
sangat baik buat kesehatan.Berikut ini akan kami sampekan cara Menanam Dan Merawat Pohon Manggis selengkapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgo-r5RqakxEicXxHc0VoMl29Z5AdTaIXRV4ofsmIPcGmT6iN1C5M2W0IyYLwZP77P8TbwmAR5vaMctyjeEwW5XK1SmUggbQMpuVq3Sz_Dw-29YL54YEEnoQGWnxS8-xtAL6nwN1SYmIxHd/s1600/pohon+buah+manggis+unggulan-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgo-r5RqakxEicXxHc0VoMl29Z5AdTaIXRV4ofsmIPcGmT6iN1C5M2W0IyYLwZP77P8TbwmAR5vaMctyjeEwW5XK1SmUggbQMpuVq3Sz_Dw-29YL54YEEnoQGWnxS8-xtAL6nwN1SYmIxHd/s400/pohon+buah+manggis+unggulan-ABNS.jpg" width="270" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;JENIS TANAMAN MANGGIS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Klasifikasi botani pohon manggis adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Divisi : Spermatophyta&lt;br /&gt;
Sub divisi : Angiospermae&lt;br /&gt;
Kelas : Dicotyledonae&lt;br /&gt;
Keluarga : Guttiferae&lt;br /&gt;
Genus : Garcinia&lt;br /&gt;
Spesies : Garcinia mangostana L&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Balai Penelitian Pohon Buah-buahan Solok merekomendasikan tiga klon manggis, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok besar: panjang daun&amp;gt;20 cm; lebar&amp;gt;10 cm; ketebalan kulit 
buah&amp;gt;9 mm; diameter buah&amp;gt;6,5 cm; berat buah&amp;gt;140 gram; buah tiap
 tandan 1 butir.&lt;br /&gt;
Kelompok sedang: panjang daun 17-20 cm; lebar 8,5-10 cm; ketebalan kulit
 buah 6-9 mm; diameter buah 5,5-6,5 cm; berat buah 70-140 gram; buah 
tiap tandan 1-2 butir. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBNmgdKk5hEXTjQnGwEsB7VhZEkrNAcugeZg7NwT23bNgaUEwyDo1lLrcI7ky5ljrKlQGBUNBL9Vt-I9-RiKYXvJjux-ZE2O5Qqso8r4ToDWZPWqxikEUFNn6ia_LXfZ1B90urP76BySrf/s1600/pohon+manggis-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="259" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBNmgdKk5hEXTjQnGwEsB7VhZEkrNAcugeZg7NwT23bNgaUEwyDo1lLrcI7ky5ljrKlQGBUNBL9Vt-I9-RiKYXvJjux-ZE2O5Qqso8r4ToDWZPWqxikEUFNn6ia_LXfZ1B90urP76BySrf/s320/pohon+manggis-ABNS.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Kelompok kecil: panjang daun&amp;lt;17 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;MANFAAT TANAMAN MANGGIS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Buah manggis dapat disajikan dlm bentuk segar, sebagai buah kaleng, 
dibuat sirop/sari buah. Secara tradisional buah manggis adalah obat 
sariawan, wasir &amp;amp; luka. Kulit buah dimanfaatkan sebagai pewarna 
termasuk utk tekstil &amp;amp; air rebusannya dimanfaatkan sebagai obat 
tradisional. Batang pohon dipakai sebagai bahan bangunan, kayu bakar/ 
kerajinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;DAERAH PENGHASIL MANGIS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pusat penanaman pohon manggis adalah Kalimantan Timur, Kalimantan 
Tengah, Jawa Barat (Jasinga, Ciamis, Wanayasa), Sumatera Barat, Sumatera
 Utara, Riau, Jawa Timur &amp;amp; Sulawesi Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SYARAT TUMBUH MANGGIS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJxdoU7yEBWRVOMz0AETacbLlPxemmakUGXy4RlZUPzA_mKG-BJvu3TMt3OZZcR0Cim31cRPc0jcVi1J1uXBvsjen4jYVMLGVJN5z0jg_GwZvXeTcDectY0ig9oEiTYXZNU3YE_MG9-26L/s1600/Buah+Manggis-ABNS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="198" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJxdoU7yEBWRVOMz0AETacbLlPxemmakUGXy4RlZUPzA_mKG-BJvu3TMt3OZZcR0Cim31cRPc0jcVi1J1uXBvsjen4jYVMLGVJN5z0jg_GwZvXeTcDectY0ig9oEiTYXZNU3YE_MG9-26L/s320/Buah+Manggis-ABNS.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Iklim
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dalam budidaya manggis, angin berperan dlm penyerbukan bunga utk tumbuhnya buah. Angin yg baik tidak terlalu kencang.&lt;br /&gt;
Daerah yg cocok utk budidaya manggis adalah daerah yg memiliki curah 
hujan tahunan 1.500–2.500 mm/tahun &amp;amp; merata sepanjang tahun.&lt;br /&gt;
Temperatur udara yg ideal berada pada kisaran 22-32°C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Media Tanam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tanah yg paling baik utk budidaya manggis adalah tanah yg subur, gembur, mengandung bahan organik.&lt;br /&gt;
Derajat keasaman tanah (pH tanah) ideal utk budidaya tanaman manggis adalah 5–7.&lt;br /&gt;
Untuk pertumbuhan tanaman manggis memerlukan daerah dengan drainase baik
 &amp;amp; tidak tergenang serta air tanah berada pada kedalaman 50–200 m&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ketinggian Tempat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pohon manggis dapat tumbuh di daerah dataran rendah sampai di ketinggian
 di bawah 1.000 m dpl. Pertumbuhan terbaik dicapai pada daerah dengan 
ketinggian di bawah 500-600 m dpl. [iklim, media dan ketinggian manggis]&lt;br /&gt;
Budidaya Tanaman Manggis&lt;br /&gt;
Budidaya Tanaman Manggis&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;TATA CARA BUDIDAYA MANGGIS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pembibitan Manggis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pohon manggis dapat diperbanyak dengan biji/bibit hasil penyambungan 
pucuk &amp;amp; susuan. Pohon yg ditanam dari biji baru berbunga pada umur 
10-15 tahun sedangkan yg ditanam dari bibit hasil sambungan dapat 
berbunga pada umur 5-7 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pemilihan Benih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Perbanyakan dengan biji utk batang bawah Biji yg akan dijadikan benih 
diambil dari buah tua yg berisi 5-6 segmen daging buah dengan 1-2 segmen
 yg berbiji, tidak rusak, beratnya minimal satu gram &amp;amp; daya kecambah
 sedikitnya 75%. Buah diambil dari pohon yg berumur sedikitnya 10 tahun.&lt;br /&gt;
Untuk pembuatan bibit dengan cara sambungan diperlukan batang bawah 
&amp;amp; pucuk (entres) yg sehat. Batang bawah adalah bibit dari biji 
berumur lebih dari dua tahun dengan diameter batang 0.5 cm &amp;amp; 
kulitnya berwarna hijau kecoklatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Penyiapan Benih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Perbanyakan dengan biji utk batang bawah utk menghilangkan daging buah, 
rendam buah dlm air bersih selama 1 minggu (dua hari sekali air diganti)
 sehingga lendir &amp;amp; jamur terbuang. Biji akan mengelupas dengan 
sendirinya &amp;amp; biji dicuci sampai bersih. Celupkan biji kedalam 
fungisida Benlate dengan konsentrasi 3 g/L selama 2-5 menit. 
Keringanginkan biji di tempat teduh selama beberapa hari sampai kadar 
airnya 12-14%.&lt;br /&gt;
Pucuk utk sambungan berupa pucuk (satu buku) yg masih berdaun muda 
berasal dari pohon induk yg unggul &amp;amp; sehat. Dua minggu sebelum 
penyambungan bagian bidang sayatan batang bawah &amp;amp; pucuk diolesi zat 
pengatur tumbuh Adenin/Kinetin dengan konsentrasi 500 ppm utk lebih 
memacu pertumbuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Teknik Penyemaian Benih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Perbanyakan dengan biji dlm bedengan Bedengan dibuat dengan ukuran lebar
 100-120 cm dengan jarak antar bedengan 60-100 cm. Tanah diolah kedalam 
30 cm, kemudian campurkan pasir, tanah &amp;amp; bahan organik halus (3:2:1)
 dengan merata. Persemaian diberi atap jerami/daun kelapa dengan 
ketinggian sisi Timur 150-175 cm &amp;amp; sisi Barat 10-125 cm. Benih 
ditanam di dlm lubang tanam berukuran 10 x 10 cm dengan jarak tanam 3 x 3
 cm &amp;amp; jarak antar baris 5 cm pada kedalaman 0,5-1,0 cm. Tutup benih 
dengan tanah &amp;amp; selanjutnya bedengan ditutup dengan karung goni basah
 atau jerami setebal 3 cm. Persemaian disiram 1-2 kali sehari, diberi 
pupuk urea &amp;amp; SP-36 masing-masing 2 g/tanaman setiap bulan. Setelah 
berumur 1 tahun, bibit dipindahkan ke dlm polybag ukuran 20 x 30 cm 
berisi campuran tanah &amp;amp; kompos/pupuk kandang (1:1). Bibit ini 
dipelihara sampai berumur 2 tahun &amp;amp; siap ditanam 
dilapangan/dijadikan batang bawah pada penyambungan.&lt;br /&gt;
Penyemaian &amp;amp; pembibitan di dlm polybag berukuran 20 x 30 cm. 
Satu/dua benih disemai di dlm polybag 20 x 30 cm yg dasarnya dilubangi 
kecil-kecil pada kedalaman 0.5-1.0 cm. Media tanam berupa campuran tanah
 halus, kompos/pupuk kandang halus &amp;amp; pasir (1:1:1). Simpan polybag 
di bedengan yg sisinya dilingkari papan/bilah bambu agar polybag tidak 
roboh. Persemaian disiram 1-2 hari sekali &amp;amp; diberi urea &amp;amp; SP-36 
sebanyak 2-3 g/tanaman setiap bulan. Bibit ini dipelihara sampai berumur
 2 tahun &amp;amp; siap ditanam di lapangan atau dijadikan batang bawah pada
 penyambungan.&lt;br /&gt;
Perbanyakan dengan penyambungan pucuk : Adapun cara penyambungan pucuk adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
Potong bahan bawah setinggi 15-25 cm dari pangkal leher lalu buat celah di ujung batang sepanjang 3-5 cm.&lt;br /&gt;
Runcingkan pangkal batang atas sepanjang 3-5 cm.&lt;br /&gt;
Selipkan bagian runcing batang atas (pucuk) ke dlm celah batang bawah.&lt;br /&gt;
Balut bidang pertautan batang bawah &amp;amp; atas dengan tali rafia. 
Pembalutan dimulai dari atas, lalu ikat ujung balutan dengan kuat.&lt;br /&gt;
Tutupi hasil sambungan dengan kantung plastik transparan &amp;amp; simpan di
 tempat teduh. Setelah 2-3 minggu penutup dibuka &amp;amp; bibit dibiarkan 
tumbuh selama 3-4 minggu. Balutan dapat dilepas setelah berumur 3 bulan 
yaitu pada saat bibit telah bertunas. Setelah berumur 6 bulan bibit siap
 dipindahtanamkan ke kebun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Selama penyambungan siram bibit secara rutin &amp;amp; siangi gulma.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbanyakan dengan penyambungan susuan. Adapun cara penyambungan susuan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pilih pohon induk yg produktif sebagai batang atas.&lt;br /&gt;
Siapkan batang bawah di dlm polibag &amp;amp; letakan di atas tempat yg lebih tinggi daripada pohon induk manggis.&lt;br /&gt;
Pilih satu cabang (entres) dari pohon induk utk bahan cabang atas. Diameter cabang lebih kecil atau sama dengan batang bawah.&lt;br /&gt;
Sayat batang bawah dengan kayunya kira-kira 1/3-1/2 diameter batang sepanjang 5-8 cm.&lt;br /&gt;
Sayat pula cabang entres dengan cara yg sama.&lt;br /&gt;
Satukan bidang sayatan kedua batang &amp;amp; balut dengan tali rafia.&lt;br /&gt;
Biarkan bibit susuan selama 5 - 6 bulan.&lt;br /&gt;
Pelihara pohon induk &amp;amp; batang bawah di dlm polibag dengan intensif.&lt;br /&gt;
Susuan berhasil jika tumbuh tunas muda pada pucuk batang atas (entres) &amp;amp; ada pembengkakan (kalus) di tempat ikatan tali.&lt;br /&gt;
Bibit susuan yg baru dipotong segera disimpan di tempat teduh dengan 
penyinaran 30% selama 3-6 bulan sampai tumbuh tunas baru. Pada saat ini 
bibit siap dipindahtanamkan.[bibit manggis]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pengolahan Media&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Persiapan : Penetapan areal utk perkebunan mangga harus memperhatikan faktor kemudahan transportasi &amp;amp; sumber air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pembukaan Lahan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Membongkar tanaman yg tidak diperlukan &amp;amp; mematikan alang-alang serta
 menghilangkan rumput-rumput liar &amp;amp; perdu dari areal tanam.&lt;br /&gt;
Membajak tanah utk menghilangkan bongkahan tanah yg terlalu besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Pengaturan Jarak Tanam : Pada tanah yg kurang subur, jarak tanam 
dirapatkan sedangkan pada tanah subur, jarak tanam lebih renggang. Jarak
 tanam standar adalah 10 m &amp;amp; diatur dengan cara:&lt;br /&gt;
segi tiga sama kaki.&lt;br /&gt;
diagonal.&lt;br /&gt;
bujur sangkar (segi empat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Pemupukan Manggis: Bibit ditanam di musim hujan kecuali di daerah yg 
beririgasi sepanjang tahun. Sebelum tanam taburkan campuran 500 gram ZA,
 250 gram SP-36 &amp;amp; 200 gram KCl ke dlm lubang tanam &amp;amp; tutup 
dengan tanah.[pengolahan media tanam manggis]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Teknik Penanaman Manggis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a) Pembuatan Lubang Tanam&lt;br /&gt;
Buat lubang tanam ukuran 50 x 50 cm sedalam 25 cm &amp;amp; tempatkan tanah 
galian tanah di satu sisi. Perdalam lubang tanam sampai 50 cm &amp;amp; 
tempatkan tanah galian di sisi lain. Keringanginkan lubang tanam 15-30 
hari sebelum tanam. Kemudian masukkan tanah bagian dlm (galian ke dua) 
&amp;amp; masukkan kembali lapisan tanah atas yg telah dicampur 20-30 kg 
pupuk kandang. Jarak antar lubang 8 x 10 m atau 10 x 10 m dihitung dari 
titik tengah lubang. utk lahan berlereng perlu dibuat teras, tanggul 
&amp;amp; saluran drainase utk mencegah erosi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b) Cara Penanaman&lt;br /&gt;
Dengan jarak tanam 10x 10 m atau 8 x 10 m diperlukan 100-125 bibit per 
hektar. Cara menanam bibit yg benar adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siram bibit di dlm polybag dengan air sampai polibag dapat dilepaskan dengan mudah.&lt;br /&gt;
Buang sebagian akar yg terlalu panjang dengan pisau/gunting tajam.&lt;br /&gt;
Masukkan bibit manggis ke tengah-tengah lubang tanam, timbun dengan tanah sampai batas akar &amp;amp; padatkan tanah perlahan-lahan.&lt;br /&gt;
Siram sampai tanah cukup lembab.&lt;br /&gt;
Beri naungan yg terbuat dari tiang-tiang bambu beratap jerami. Jika 
sudah ada pepohonan di sekitarnya, pohon-pohon ini bisa berfungsi 
sebagai pelindung alami. Pohon pelindung harus bersifat alami &amp;amp; 
mengubah iklim mikro, misalnya tanaman Albisia &amp;amp; Lamtoro. [teknik 
menanam manggis]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pemeliharaan Tanaman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a) Penyiangan&lt;br /&gt;
Lakukan penyiangan secara kontinyu &amp;amp; sebaiknya dilakukan bersamaan 
dengan pemupukan &amp;amp; penggemburan yaitu dua kali dlm setahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b) Perempalan/Pemangkasan&lt;br /&gt;
Ranting-ranting yg tumbuh kembar &amp;amp; sudah tidak berbuah perlu 
dipangkas utk mencegah serangan hama &amp;amp; penyakit. Gunakan gunting 
pangkas yg bersih &amp;amp; tajam utk menghindari infeksi &amp;amp; lapisi bekas
 pangkasan dengan ter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c) Pemupukan Manggis&lt;br /&gt;
Jenis &amp;amp; dosis pemupukan anjuran adalah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pohon berumur 6 bulan dipupuk campuran urea, SP-36 &amp;amp; KCl (3:2:1) sebanyak 200-250 gram/pohon.&lt;br /&gt;
Pohon berumur 1-3 tahun dipupuk campuran 400-500 gram Urea, 650-700 gram
 SP-36 &amp;amp; 900-1000 gram KCl (3:1:2) yg diberikan dlm dua sampai tiga 
kali.&lt;br /&gt;
Pohon berumur 4 tahun &amp;amp; seterusnya dipupuk campuran urea, SP-36 
&amp;amp; KCl (1:4:3) sebanyak 3-6 kg.pohon ditambah 40 kg/pohon pupuk 
kandang. Pupuk ditaburkan di dlm larikan/di dlm lubang-lubang di 
sekeliling batang dengan diameter sejauh ukuran tajuk pohon. dlm larikan
 &amp;amp; lubang sekitar 10-20 cm sedangkan jarak antar lubang sekitar 
100-150 cm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
d) Pengairan &amp;amp; Penyiraman&lt;br /&gt;
Tanaman yg berumur di bawah lima tahun memerlukan ketersediaan air yg 
cukup &amp;amp; terus menerus sehingga harus disiram satu sampai dua hari 
sekali. Sedangkan pada pohon manggis yg berumur lebih dari lima tahun, 
frekuensi penyiraman berangsur-angsur dapat dikurangi. Penyiraman 
dilakukan pagi hari dengan cara menggenangi saluran irigasi atau 
disiram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
e) Pemberian Mulsa&lt;br /&gt;
Mulsa jerami dihamparkan setebal 3-5 cm menutupi tanah di sekeliling 
batang yg masih kecil utk menekan gulma, menjaga kelembaban &amp;amp; aerasi
 &amp;amp; mengurangi penguapan air.[cara memelihara manggis]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;MACAM MACAM HAMA PADA BUAH MANGGIS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ulat bulu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Hama ini melubangi daun.&lt;br /&gt;
Pengendalian: (1) menjaga sanitasi lingkungan &amp;amp; pemeliharaan tanaman
 yg baik; (2) penyemprotan insektisida Bayrusil 250 EC/Cymbush 50 EC 
dengan konsentrasi 0.1-0.2 %.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bercak daun&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Penyebab: jamur Pestalotia sp., Gloesporium sp. &amp;amp; Helminthosporium sp.&lt;br /&gt;
Gejala: bercak pada daun yg tidak beraturan berwarna abu-abu pada 
pusatnya (Pestalotia sp.), coklat (Helminthosporium sp.) &amp;amp; hitam 
pada sisi atas &amp;amp; bawah daun (Gloesporium sp.).&lt;br /&gt;
Pengendalian: mengurangi kelembaban yg berasal dari tanaman pelindung, 
memotong bagian yg terserang &amp;amp; menyemprotkan fungisida Bayfidan 250 
EC/Baycolar 300 EC dengan konsentrasi 0.1-0.2 %.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jamur upas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Penyebab: Corticium salmonicolor Berk.et Br.&lt;br /&gt;
Gejala: cabang/ranting mati karena jaringan kulit mengering.&lt;br /&gt;
Pengendalian: memotong cabang/ranting, mengerok kulit &amp;amp; kayu yg 
terserang parah &amp;amp; mengolesi bagian yg dipotong dengan cat, atau 
disemprot dengan Derosal 60 WP 0.1-0.2 %.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hawar benang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Penyebab: jamur Marasmius scandens Mass Dennis et Reid.&lt;br /&gt;
Gejala: miselium jamur tumbuh pada permukaan cabang &amp;amp; ranting 
membentuk benang putih yg dapat meluas sampai menutupi permukaan bawah 
daun.&lt;br /&gt;
Pengendalian: menjaga kebersihan &amp;amp; memangkas daun yg terserang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kanker batang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Penyebab: jamur Botryophaerisa ribis.&lt;br /&gt;
Gejala: warna kulit batang &amp;amp; cabang berubah &amp;amp; mengeluarkan getah.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
perbaikan drainase, menjaga kebersihan kebun, pemotongan tanaman yg sakit;&lt;br /&gt;
penyemprotan fungisida Benlate utk kanker batang, Cobox atau Cupravit bagi penyakit lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Hawar rambut&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Penyebab: jamur Marasmius equicrinis Mull.&lt;br /&gt;
Gejala: permukaan tanaman manggis ditutupi bentuk serupa benang berwarna coklat tua kehitaman mirip ekor kuda.&lt;br /&gt;
Pengendalian: sama dengan kanker batang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Busuk buah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Penyebab: jamur Botryodiplodia theobromae Penz.&lt;br /&gt;
Gejala: diawali dengan dengan membusuknya pangkal buah &amp;amp; meluas ke seluruh bagian buah sehingga kulit buah menjadi suram.&lt;br /&gt;
Pengendalian: sama dengan kanker batang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Busuk akar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Penyebab: jamur Fomes noxious Corner.&lt;br /&gt;
Gejala: akar busuk &amp;amp; berwarna coklat.&lt;br /&gt;
Pengendalian: sama dengan kanker batang. [hama dan penyakit tanaman manggis]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;MASA PANEN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ciri &amp;amp; Umur Panen Manggis&lt;br /&gt;
Tingkat kematangan sangat berpengaruh terhadap mutu &amp;amp; daya simpan 
manggis. Buah dipanen setelah berumur 104 hari sejak bunga mekar (SBM). 
Umur panen &amp;amp; ciri fisik manggis siap panen dapat dilihat berikut ini
 :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panen 104 hari: warna kulit hijau bintik ungu; berat 80-130 gram; diameter 55-60 mm.&lt;br /&gt;
Panen 106 hari: warna kulit ungu merah 10-25%; berat 80-130 gram; diameter 55- 60 mm.&lt;br /&gt;
Panen 108 hari: warna kulit ungu merah 25-50%; berat 80-130 gram; diameter 55- 60 mm.&lt;br /&gt;
Panen 110 hari: warna kulit ungu merah 50-75%; berat 80-130 gram; diameter 55- 60 mm.&lt;br /&gt;
Panen 114 hari: warna kulit ungu merah; berat 80-130 gram; diameter 55-65 mm.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk konsumsi lokal, buah dipetik pada umur 114 SBM sedangkan utk ekspor pada umur 104-108 SBM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;. Cara Panen&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pemanenan dilakukan dengan cara memetik/memotong pangkal tangkai buah 
dengan alat bantu pisau tajam. utk mencapai buah di tempat yg tinggi 
dapat digunakan tangga bertingkat dari kayu/galah yg dilengkapi pisau 
&amp;amp; keranjang di ujungnya. Pemanjatan seringkali diperlukan karena 
manggis adalah pohon hutan yg umurnya dapat lebih dari 25 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;. Periode Panen&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pohon manggis di Indonesia dipanen pada bulan November sampai Maret tahun berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;. Perkiraan Produksi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Produksi panen pertama hanya 5-10 buah/pohon, kedua rata-rata 30 
buah/pohon selanjutnya 600-1.000 buah/pohon sesuai dengan umur pohon. 
Pada puncak produksi, tanaman yg dipelihara intensif dapat menghasilkan 
3.000 buah/pohon dengan rata-rata 2.000 buah/pohon. Produksi satu hektar
 (100 tanaman) dapat mencapai 200.000 butir atau sekitar 20 ton buah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;PENGEPAKAN DAN SORTIR BUAH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pengumpulan : Buah dikumpulkan di dlm wadah &amp;amp; ditempatkan di lokasi yg teduh &amp;amp; nyaman.&lt;br /&gt;
Penyortiran &amp;amp; Penggolongan : Tempatkan buah yg baik dengan yg rusak 
&amp;amp; yg busuk dlm wadah yg berbeda. Lakukan penyortiran berdasarkan 
ukuran buah hasil pengelompokan dari Balai Penelitian Pohon Buah-buahan 
Solok yaitu besar, sedang &amp;amp; kecil.&lt;br /&gt;
Penyimpanan : Pada ruangan dengan temperatur 4-6 derajat C buah dapat 
tetap segar selama 40 hari sedangkan pada 9-12 derajat C tahan sampai 33
 hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baru saja anda menyimak tentang &lt;i&gt;&lt;b&gt;cara Menanam Dan Merawat Pohon Manggis&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; , merupakan salah satu peluang usaha yg berprospek cerah. Untuk menambah wawasan silahkan baca juga artikel kami&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cara Budidaya Jeruk Unggul&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; Terima kasih. &lt;b&gt;(jalanmenujusukses-id.blogspot.com/ABNS)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgo-r5RqakxEicXxHc0VoMl29Z5AdTaIXRV4ofsmIPcGmT6iN1C5M2W0IyYLwZP77P8TbwmAR5vaMctyjeEwW5XK1SmUggbQMpuVq3Sz_Dw-29YL54YEEnoQGWnxS8-xtAL6nwN1SYmIxHd/s72-c/pohon+buah+manggis+unggulan-ABNS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>budidaya tanaman waortel</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2014/11/budidaya-tanaman-waortel.html</link><category>Wortel</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 15 Nov 2014 14:37:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-1943149085164980331</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxuZkL3vvFC6fHOGerTVC1T7OHjwxmjZ1GexvcMtGWveq0EzPdNq06MfWx4g4NQuBfC_-9UfnRkiFAfUij50Z8Pd40213pbdG076q2MMyLnqlmqrb3GUh7ZSVPlT2VNGMhuEO-jagzF8Mj/s1600/Tanaman+Wortel.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxuZkL3vvFC6fHOGerTVC1T7OHjwxmjZ1GexvcMtGWveq0EzPdNq06MfWx4g4NQuBfC_-9UfnRkiFAfUij50Z8Pd40213pbdG076q2MMyLnqlmqrb3GUh7ZSVPlT2VNGMhuEO-jagzF8Mj/s1600/Tanaman+Wortel.jpg" height="225" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="line-height: 1.4em; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px; text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wortel
 adalah sayuran yang sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia dan 
populer sebagai sumber vit. A karena memiliki kadar karotena (provitamin
 A). Selain itu, wortel juga mengandung vit. B, vit. C, sedikit vit. G, 
serta zat-zat lain yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Sosok 
tanamannya berupa rumput dan menyimpan cadangan makanannya di dalam 
umbi. Mempunyai batang pendek, berakar tunggang yang bentuk dan 
fungsinya berubah menjadi umbi bulat dan memanjang. Umbi berwarna kuning
 kemerah-merahan, berkulit tipis, dan jika dimakan mentah terasa renyah 
dan agak manis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 1.4em; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px; text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Syarat Tumbuh Wortel&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhceU_h3v22ELV3KTtj_wP9yZNC7-M-QjCLVppFBiGt_j_NESNp-3FybeeJ44M-IvcVkZce92fXrlwp-0iaMtxrhDdARRqCnFCJu1elf0j6d-MLdHDxzfmDHNu77Yhf6FWqSDwte_jNk4Ii/s1600/Tanaman+Wortel+2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhceU_h3v22ELV3KTtj_wP9yZNC7-M-QjCLVppFBiGt_j_NESNp-3FybeeJ44M-IvcVkZce92fXrlwp-0iaMtxrhDdARRqCnFCJu1elf0j6d-MLdHDxzfmDHNu77Yhf6FWqSDwte_jNk4Ii/s1600/Tanaman+Wortel+2.jpg" height="300" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="line-height: 1.4em; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px; text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wortel
 merupakan tanaman subtropis yang memerlukan suhu dingin (22-24Â° C), 
lembap, dan cukup sinar matahari. Di Indonesia kondisi seperti itu 
biasanya terdapat di daerah berketinggian antara 1.200-1.500 m dpl. 
Sekarang wortel sudah dapat ditanam di daerah berketinggian 600 m dpl. 
Dianjurkan untuk menanam wortel pada tanah yang subur, gembur dan kaya 
humus dengan pH antara 5,5-6,5. Tanah yang kurang subur masih dapat 
ditanami wortel asalkan dilakukan pemupukan intensif. Kebanyakan tanah 
dataran tinggi di Indonesia mempunyai pH rendah. Bila demikian, tanah 
perlu dikapur, karena tanah yang asam menghambat perkembangan umbi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 1.4em; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px; text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pedoman Budidaya Wortel&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 1.4em; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px; text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;PENGOLAHAN
 TANAH Tanah yang akan ditanami wortel diolah sedalam 30-40 cm. 
Tambahkan pupuk kandang sebanyak 1,5 kg/m2 agar tanah cukup subur. Bila 
tanah termasuk miskin unsur hara dapat ditambahkan pupuk urea 100 kg/ha,
 TSP 100 kg/ha, dan KCl 30 kg/ha. Selanjutnya dibuatkan bedengan selebar
 1,5-2 m dan panjangnya disesuaikan dengan lahan. Tinggi bedengan di 
tanah kering adalah 15 cm, sedangkan untuk tanah yang terendam, tinggi 
bedengan dapat lebih tinggi lagi. Di antara bedengan perlu dibuatkan 
parit selebar sekitar 25 cm untuk memudahkan penanaman dan pemeliharaan 
tanaman. PENANAMAN Kebutuhan benih wortel adalah 15-20 g/10 m2 atau 
15-20 kg/ha. Benih wortel yang baik dapat dibeli di toko-toko tanaman 
atau membenihkan sendiri dari tanaman yang tua. Jika membeli, pilihlah 
benih yang telah bersertifikat. Benih wortel dapat langsung disebarkan 
tanpa disemai dahulu. Sebelumnya, benih direndam dalam air sekitar 12-24
 jam untuk membantu proses pertumbuhan. Kemudian, benih dicampur dengan 
sedikit pasir, lalu digosok-gosokkan agar benih mudah disebar dan tidak 
melekat satu sama lain. Benih ditabur di sepanjang alur dalam bedengan 
dengan bantuan alat penugal, lalu benih ditutupi tanah tipis-tipis. 
Berikutnya, bedengan segera ditutup dengan jerami atau daun pisang untuk
 menjaga agar benih tidak hanyut oleh air. Jika tanaman telah tumbuh 
(antara 10-14 hari), jerami atau daun pisang segera diangkat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 1.4em; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px; text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pemeliharaan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 1.4em; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px; text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah
 tanaman tumbuh segera dilakukan pemeliharaan. Pemeliharaan pertama 
adalah penyiraman yang dapat dilakukan sekali sehari atau dua kali 
sehari jika udara sangat kering. Cara pemberian air yang lain ialah 
dengan jalan menggenangi parit di antara bedengan. Cara seperti ini 
dapat dilakukan bila terdapat saluran drainase. Tanaman yang telah 
tumbuh harus segera diseleksi. Caranya cabutlah tanaman yang lemah atau 
kering, tinggalkan tanaman yang sehat dan kokoh. Tindakan ini sekaligus 
diikuti dengan penjarangan yang berguna untuk memberikan jarak dalam 
alur dan menjaga tercukupinya sinar matahari sehingga tanaman tumbuh 
subur. Penjarangan menghasilkan alur yang rapi berjarak antara 5- 10 cm.
 Pemeliharaan selanjutnya adalah pemupukan yang sudah dapat dilakukan 
sejak tanaman berumur dua minggu berupa 50 kg Urea/ha, disusul pemberian
 kedua (1 atau 1,5 bulan kemudian) berupa urea sebanyak SO kg/ha dan KCl
 20 kg/ha. Dosis dapat berubah sesuai kondisi tanah dan rekomendasi 
pemupukan yang ada. Cara pemupukan adalah dengan menaburkan pupuk pada 
alur sedalam 2 cm yang dibuat memanjang berjarak sekitar 5 cm dari alur 
tanaman. Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan 
dan pendangiran. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan 
menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 1.4em; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px; text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hama dan Penyakit Wortel&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 1.4em; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px; text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ada
 beberapa hama yang penting diketahui karena sering menyerang tanaman 
wortel di Indonesia, di antaranya sebagai berikut. Manggot-manggot 
(Psila rosae) Umbi wortel yang terserang memperlihatkan gejala kerusakan
 (berlubang dan membusuk) akibat gigitan pada umbi. Penyebab kerusakan 
ini adalah sejenis lalat wortel yang disebut manggot-manggot (Psila 
rosae). Periode aktif perusakan adalah saat larva lalat ini memakan umbi
 selama 5-7 minggu sebelum berubah menjadi kepompong. Umbi yang telah 
terserang tidak dapat di perbaiki, sebaiknya dicabut dan dibuang. 
Pencegahannya, saat tanaman wortel masih muda disiram dengan larutan 
Polydo120 g dicampur air sebanyak 100 liter. Untuk lebih meyakinkan 
hasilnya, pemberian Polydol diulangi lagi 10 hari kemudian. Semiaphis 
dauci Serangan hama ini ditandai dengan terhentinya pertumbuhan, tanaman
 menjadi kerdil, daun-daun menjadi keriting, dan dapat menyebabkan 
kematian. Hama ini umumnya menyerang tanaman muda sehingga menyebabkan 
kerugian besar. Hama perusak ini adalah serangga berwarna abu-abu 
bernama Semiaphis dauci. Pemberantasan dan pengendaliannya dilakukan 
dengan menyemprotkan Polydol 20 g dicampur air 100 liter. Atau dapat 
pula menggunakan Metasyttox 50 g dicampur air 100 liter. Penyakit 
Penyakit tanaman wortel yang dianggap penting antara lain sebagai 
berikut. Bercak daun cercospora Penyakit ini ditandai dengan 
bercak-bercak bulat atau memanjang yang banyak terdapat di pinggir daun 
sehingga daun mengeriting karena bagian yang terserang tidak sama 
pertumbuhannya dibanding bagian yang sehat. Penyebab penyakit ini adalah
 jamur Cercospora carotae (Pass). Penyebarannya dibantu oleh angin. 
Bagian tanaman yang lebih dahulu terserang adalah daun muda. 
Pengendaliannya dengan menanam biji yang sehat, menjaga sanitasi, 
tanaman yang telah terserang dicabut dan dipendam, serta pergiliran 
tanaman. Cara pengendalian yang lain adalah dengan menyemprotkan 
fungisida yang mengandung zineb dan maneb, yaitu Velimex 80 WP sebanyak 
2-2,5 g/1 dengan volume semprot 400-800 1/ha. Busuk hitam (hawar daun) 
Gejala penyakit ini ditandai dengan bercak-bercak kecil berwarna cokelat
 tua sampai hitam bertepi kuning pada daun. Bercak dapat membesar dan 
bersatu sehingga mematikan daun-daun (menghitam). Tangkai daun yang 
terinfeksi menyebabkan terjadinya bercak memanjang berwarna seperti 
karat. Gejala pada akar baru tampak setelah umbi akar disimpan. Pada 
akar timbul bercak berbentuk bulat dan tidak teratur, agak mengendap 
dengan kedalaman sekitar 3 mm. Jaringan yang busuk berwarna hitam 
kehijauan sampai hitam kelam. Terkadang timbul pula kapang kehitaman 
pada permukaan bagian yang busuk. Penyebab penyakit ini adalah jamur 
Alternaria dauci yang semula disebut Macrosporium carotae. 
Pengendaliannya dengan pergiliran tanaman, sanitasi, penanaman benih 
yang sehat, dan membersihkan tanaman yang telah terserang (dicabut dan 
dipendam atau dibakar). Dapat juga digunakan fungisida, misalnya Velimex
 80 WP sebanyak 2-2,5 g/1 dengan volume semprot 400-800 1/ha.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 1.4em; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px; text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b style="margin: 0px; padding: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Panen dan Pasca Panen&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 1.4em; margin: 0px 0px 10px; padding: 0px; text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wortel
 dapat dipanen setelah 100 hari tergantung dari jenisnya. Pemanenan 
tidak boleh terlambat karena umbi akan semakin mengeras (berkayu) 
sehingga tidak disukai konsumen. Cara pemanenan dilakukan dengan jalan 
mencabut umbi beserta akarnya. Untuk memudahkan pencabutan sebaiknya 
tanah digemburkan dahulu. Pemanenan sebaiknya dilakukan pagi hari agar 
dapat segera dipasarkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxuZkL3vvFC6fHOGerTVC1T7OHjwxmjZ1GexvcMtGWveq0EzPdNq06MfWx4g4NQuBfC_-9UfnRkiFAfUij50Z8Pd40213pbdG076q2MMyLnqlmqrb3GUh7ZSVPlT2VNGMhuEO-jagzF8Mj/s72-c/Tanaman+Wortel.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Budidaya tanaman kentang</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2014/11/budidaya-tanaman-kentang.html</link><category>Kentang</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 15 Nov 2014 14:24:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-5153040040264988027</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwdMrsrnkQSHZRZsvcK62Ui2girVA22RIKrBDeNjwo_B0zGTarQj-3wd_eXBJC8UswdsDkeQWTQF8z0CYv2vzWKVgsO3qVATGTFJxOjhD4In9kSRMVQ0QkmudqE33nMyEFYbP8abOsddNP/s1600/tanaman+kentang.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwdMrsrnkQSHZRZsvcK62Ui2girVA22RIKrBDeNjwo_B0zGTarQj-3wd_eXBJC8UswdsDkeQWTQF8z0CYv2vzWKVgsO3qVATGTFJxOjhD4In9kSRMVQ0QkmudqE33nMyEFYbP8abOsddNP/s1600/tanaman+kentang.JPG" height="300" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;Budidaya tanaman kentang dan cara menanam kentang&lt;/b&gt; sama halnya seperti budidaya tanaman
 sayuran yang lainnya, dimana dalam langkah-langkahnya kita perlu 
mengetahui karakter tanaman tersebut sebelum memulai membudidayakannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa faktor yang harus diketahui dalam melakukan&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;budidaya kentang atau cara menanam kentang&lt;/b&gt;
 karena faktor-faktor ini akan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan 
dan perkembangan tanaman kentang. Faktor-faktor tersebut diantaranya: 
iklim, tinggi-rendahnya letak geografis, kesuburan tanah, hama dan 
pathogen serta tumbuhan pengganggu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;Iklim&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Tanaman kentang berasal dari daerah subtropika, menghendaki iklim yang 
khusus, yaitu daerah yang memiliki suhu udara dingin dan lembap. Namun 
demikian, sinar matahari juga dibutuhkan oleh tanaman kentang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tanaman kentang sangat peka terhadap air maka untuk memulai 
penanaman kentang sebaiknya diawali pada akhir musim hujan. Tanaman 
kentang juga sangat peka terhadap kelembapan dalam tanah, kalau 
perubahan kelembapan dalam tanah terlalu tinggi maka pengaruhnya akan 
berdampak pada pertumbuhan umbi yang tidak normal (bentuknya 
bercabang-cabang).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu tanam kentang yang baik adalah pada akhir musim hujan (sekitar 
bulan April atau Mei), tetapi apabila ingin menanam pada awal musim 
hujan (sekitar bulan Oktober atau November) diusahakan pada waktu musim 
turun hujan usia tanaman kentang sudah berumur dua bulan dan umbinya 
sudah cukup besar. Begitupun dengan angin yang kencang tidak baik untuk 
pertumbuhan tanaman kentang, karena batang tanaman kentang tidak kuat&amp;nbsp; 
sehingga mudah patah atau roboh apabila terkena angin yang kencang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tinggi-rendahnya Letak Geografis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Tanaman kentang dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi, yakni lebih 
dari 500 meter di atas permukaan air laut. Yang paling ideal, kentang 
ditanam dalam ketinggian antara 1000-3000 meter di atas permukaan laut. 
Tinggi-rendahnya suatu tempat biasanya berhubungan dengan suhu udara dan
 kelembapan udara. Perbedaan kelembapan dan suhu udara sangat penting 
untuk pertumbuhan tanaman kentang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kesuburan Tanah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Kesuburan tanah memegang peranan tyang sangat penting untuk tanaman 
kentang. Selain sebagai penyangga akar, tanah juga berfungsi sebagai 
penyedia air, zat-zat hara, dan udara bagi pernafasan akar tanaman.&lt;br /&gt;
Tanah yyang subur bisa mengoptimalkan perkembangan dan pertumbuhan 
tanaman. Factor-faktor yang menyuburkan tanah adalah kandungan air, 
bahan organic, batuan induk,suhu, organism tanah, keasaman tanah, 
struktur dan tekstur tanah serta kelengkapan dan ketersediaan zat-zat 
hara.&lt;br /&gt;
Kentang cocok ditanam pada tanah yang gembur, banyak mengandung humus, 
sedikit berpasir, sedikit mengandung air. Tanaman kentang akan tumbuh 
ideal pada tanah yang memiliki kesamaan tanah (pH) antara 5-5,5.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Gembur&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Kegemburan tanah sangat dikehendaki untuk membantu perkembangan akar 
tanaman kentang dalam membentuk umbi yang sempurna sehingga bermutu 
tinggi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Banyak mengandung humus&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Tanah yang banyak mengandung humus bisa&amp;nbsp; mempercepat pertumbuhan 
tanaman, karena menyimpan zat-zat makanan dalam jumlah yang cukup. 
Zat-zat makanan sangat diperlukan bagi tanaman kentang sehingga dapat 
tumbuh subur dan menghasilkan umbi yang besar dan sehat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sedikit berpasir&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Tanah yang sedikit berpasir bisa menumbuhkan kentang yang berkarbohidrat tinggi dan rasanya menjadi lebih lezat.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sedikit mengandung air&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Tanaman kentang tidak tahan terhadap air yang banyak, terlebih-lebih air
 yang menggenang. Air yang berlebihan membuat tanaman kentang terserang 
penyakit kayu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Biotik&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Selai factor-faktor abiotik, yaitu iklim dan tanah, yang perlu 
diperhatikan juga adalah factor biotic. Hama, pathogen, dan gulma adalah
 factor biotic yang sering menggagalkan panen kentang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cara Menanam Kentang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Hal-hal yang perlu dikerjakan dalam bercocok tanam kentang adalah: 
pengolahan dan penggarapan tanah, pembibitan, penanaman, penyiraman, 
pendangiran dan penyiangan serta pembumbunan.&lt;br /&gt;
Pengolahan dan Penggarapan Tanah&lt;br /&gt;
Tanah yang akan dipakai untuk menanam kentang harus diolah sebaik mungkin. Dalam pengolahan tanah, yang perlu dilakukan adalah:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mencangkul tanah&lt;br /&gt;Menggemburkan tanah&lt;br /&gt;Membuat bedengan &lt;br /&gt;Membuat saluran air&lt;br /&gt;Meratakan tanah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;Mencangkul tanah&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Tanah harus dicangkul sedalam 30-40 cm. setelah dicangkul, tanah 
dibiarkan beberapa hari agar mendapat sinar matahari sehingga peredaran 
udara lancer serta hama dan bakteri bisa terbunuh.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menggemburkan tanah&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
setelah dicangkul, tanah harus dilembutkan dan digemburkan. Tanaman 
kentang hanya bisa tumbuh dengan baik pada tanah yang gembur sekali. 
Dalam tanah yang gembur, akar kentang sebagai asal terjadinya umbi bisa 
berkembang secara maksimal. Tanah yang kurang gembur dapat menghambat 
proses terjadinya umubi. Untuk menggemburkan tanah dapat digunakan 
cangkul berukuran sedang atau garu.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Membuat bedengan&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Bedengan perlu dibuat sebagai tempat penanaman kentang. Bedengan bisa 
memudahkan petani untuk memelihara tanaman kentang. Dengan bedengan, 
tanaman kentang tidak akan tergenang air jika hujan turun.&lt;br /&gt;
Bedengan sebaiknya dibuat membujur kea rah barat-timur. Lebarnya lebih 
kurang 70 cm (untuk satu jalur tanaman) atau 140 cm (untuk dua jalur 
tanaman). Panjangnya disesuaikan kondisi tanah. Tinggi bedengan lebih 
kurang 15 cm. parit bedengan lebarnya lebih kurang 25 cm.&lt;br /&gt;
Parit-parit bedengan selain berfungsi sebagai jalan untuk merwat 
tanaman, juga sebagai saluran air. Oleh karena itu, parit-parit bedengan
 ini dibuat sedemikian rupa agar air dapat mengalir lancer bila turun 
hujan.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Membuatsaluran air&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Saluran air dibuat untuk pembuangan dan untuk mengalirkan air. Hal ini 
dimaksudkan agar air tidak menggenang di parit-parit bedengan.&lt;br /&gt;
Tanaman kentang sangat peka terhadap air, terlebih-lebih sejak penanaman
 sampai berumur dua bulan. Akar tanaman kentang yang tergenang air akan 
membusuk, kemudian tanaman kentang pun layu.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Mertakan tanah&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Proses mertakan tanah ini perlu dilakukan agar permukaan bedengan rata 
atau datar dan tidak terdapat bongkahan-bongkahan tanah lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pembibitan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Bibit sangat menentukan keberhasialan penanaman. Bibit yang baik 
kemungkinan besar akan membuahkan kesuksesan penanaman. Sebaliknya, 
bibit yang kurang bagus pasti hasilnya akan mengecewakan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Kentang ditanam melalui umbinya langsung pada lahan tanpa melalui 
proses&amp;nbsp; persemaian terlebih dahulu. Jauh sebelum penanaman, bibit-bibit 
harus dipersiapkan terlebih dahulu. Pilihlah umbi-umbi kentang yang 
baik, besar, dan tidak banyak matanya. &lt;br /&gt;
Umbi yang kecil tak boleh dipergunakan sebagai bibit, sebab matanya 
kurang kuat dan persediaan makanan hanya sedikit sehingga tunas yang 
tumbuh sudah mati. Selain itu, umbi yang kecil ada kemungkinan berasal 
dari umbi yang sakit. Umbi yang besar bisa dibelah menjadi dua.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Simpanlah bibit kentang di tempat yang kering dan berhawa segar. 
Penyimpanan di dalam bakul, lakukan di atas asap, ini berlangsung kurang
 lebih tiga bulan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Penanaman&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tanaman kentang tidak memerlukan persemaian, maka setelah memilih
 bibit yang baik dan disimpan dengan cermat, maka kemudian akan muncul 
titik-titik tumbuh. Hal ini menjadi pertanda bahwa bibit sudah bisa 
ditanam. Bibit bisa langsung ditanam ditempat yang telah dipersiapkan.&lt;br /&gt;
Yang harus dikerjsakan terlebih dahulu dalam penanaman, yaitu membuat 
lubang-lubang tanaman berupa alur-alur silang. Kemudian, pada titik 
pertemuan sialang itulah nantinya bibit kentang ditanam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Agar pertumbuhan tanaman dapat sempurna, maka jarak tanaman harus diatur sebagai berikut:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;Jarak antara baris 50-65 cm&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jarak tanam di dalam baris 30-40 cm&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dalamnya tanaman masuk ke tanah 5-10 cm&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tanah berat, bibit ditanam lebih dangkal. Demikian pula pada musim 
penghujan, bibit ditanam lebih dangkal agar tidak banyak terendam air. 
Tetapi, sebaliknbya, pada musim kemarau bibit kentang ditanam lebih 
dalam agar tidak mengalami kekeringan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam proses penanaman, tiap-tiap lubang tanaman diberi pupuk kandang 
sebanyak 0,5 kg. dalam satu hektar tanaman kentang diperlukan pupuk 
kandang 20-30 ton.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Letakkanlah bibit-bibit kentang di atas pupuk kandang dengan kedalaman 
7,5-12,5 cm. Usahakan agar tunas-tunasnya menghadap ke atas. Pada 
sebelah kanan dan kirinya, berilah pupuk DS dan ZA sejauh kurang lebih 5
 cm dari bibit, yaitu disebelah kanan diberi pupuk DS sebanyak kira-kira
 16 gram dan di sebelah kiri diberi pupuk ZA sebanyak lebih kurang 16 
gram juga. Kemudian, tutplah lubang-lubang tanam dengan tanah. Dalam 
satu hektar tanaman kentang diperlukan lebih kurang 80-900 kg DS dan 
ZA.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Dengan lahan seluas satu hektar diperlukan bibit kentang sebanyak 1200-1500 kg yang berat tiap umbinya antara 30-40 gram.&lt;br /&gt;
Setelah lebih kurang 10-12 hari kemudian, maka bibit kentang mulai tumbuh rata di atas tanah.&lt;br /&gt;
Penanaman kentang juga bisa dilakukan tanpa membuat bedengan, yakni 
langsung di atas tanah yang tersedia. Langkah-langkah yang perlu 
dilakukan:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;Mula-mula tanah digemburkan dan diratakan terlebih dahulu. Kemudian,
 buatlah lubang tanaman seperti di atas. Lalu, tanamlah bibit kentang 
pada lubang-lubang yang telah disiapkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setelah bibit ditanam, kemudian tanah di bagian kanan dan kiri 
barisan tanaman ditimbunkan pada bibit yang baru ditanam sehingga 
membentuk gundukan tanah yang memanjang.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Lebar parit-parit anttara gundukan tanah sama seperti parit-parit bedengan, lebih kurang 25 cm, dan tinggi kira-kira 15 cm.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Penyiraman&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Tanaman kentang idak menghendaki kekeringan, meskipun sangat peka 
terhadap air yang berlebihan, terutama air yang menggenang. Jika terlalu
 kering, maka suhu tanah akan menjadi panas dan kelembabannya turun. 
Umbi kentang memerlukan suhu dingin dengan kelembaban yang tinggi. Pada 
tanah yang suhu dan kelembabannya tidak stabil, tanaman kentang akan 
menghasilkan umbi yang bentuknya tidak menarik dan benjol-benjol.&lt;br /&gt;
Penyiraman kentang harus diperhatikan, terutama bila tidak turun hujan. Apalagi pada musim kemarau.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pendangiran dan Penyiangan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tanaman kentang berumur kira-kira satu bulan, maka perlu 
dilakukan pendangiran. Yakni, tanah disekitar tanaman perlu digemburkan 
agar peredara udara menjadi lancer. Dengan demikian, pertumbuhan tanaman
 menjadi lebih baik,. Rumput-rumput yang ada di sekitar tanaman juga 
perlu dibersihkan agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman kentang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Proses penggemburan juga disertai dengan peniggian gundukan tanah atau 
bedengan agar umbi tanaman selalu terkubur. Umbi kentang yang tidak 
tertutup tanah akan berwarna hijau dan kualitasnya rendah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pembumbunan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah tanaman kentang berumur 3-4 minggu, maka perlu dilakukan 
pembumbunan, yakni proses peninggian tanah. Pembumbunan akan memberikan 
keuntungan bagi tanaman, antara lain:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: left;"&gt;
&lt;li&gt;Akan merangsang pembentukan akar baru sehingga umbi kentang yang dihasilkan bisa semakin banyak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membantu perkembangan umbi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memperkokoh berdirinya batang&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwdMrsrnkQSHZRZsvcK62Ui2girVA22RIKrBDeNjwo_B0zGTarQj-3wd_eXBJC8UswdsDkeQWTQF8z0CYv2vzWKVgsO3qVATGTFJxOjhD4In9kSRMVQ0QkmudqE33nMyEFYbP8abOsddNP/s72-c/tanaman+kentang.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sirup Lidah Buaya Kreasi Iwan</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2014/11/sirup-lidah-buaya-kreasi-iwan.html</link><category>Lidah Buaya</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 15 Nov 2014 14:07:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-605479477917683562</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLdDNqxYmABPI1pdQ0nr3nrm4CfxRZrC2QGCEG7AR0FpIsHsbicPwJ2oh6i6fD7O7hlUeEs16-8cpE9L68U6mYkZopkkMv2B0VuKR9-pZMeLZ4hmtZYvVNnLyPMZTImgKppd3zFNc7gE-N/s1600/Sirup-Lidah-Buaya-Kreasi-Iwan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLdDNqxYmABPI1pdQ0nr3nrm4CfxRZrC2QGCEG7AR0FpIsHsbicPwJ2oh6i6fD7O7hlUeEs16-8cpE9L68U6mYkZopkkMv2B0VuKR9-pZMeLZ4hmtZYvVNnLyPMZTImgKppd3zFNc7gE-N/s1600/Sirup-Lidah-Buaya-Kreasi-Iwan.jpg" height="295" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai kini orang mengetahui lidah buaya
 untuk tanaman yang dapat dipakai untuk penyubur rambut, penyembuh luka,
 serta perawatan kulit. Walau demikian, bersamaan semakin berkembangnya 
tehnologi, lidah buaya nyatanya dapat diolah juga untuk bahan baku obat 
(farmasi), kosmetik, serta bahan makanan/minuman. Untuk point paling 
akhir (makanan/minuman), lidah buaya diakui mempunyai kandungan zat-zat 
yang dibutuhkan badan, seperti asam amino, mineral, vitamin, serta 
beragam komponen yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Fakta itu memancing sebagian pihak untuk mengembangkannya jadi suatu kesempatan usaha
 yang menjanjikan. Seperti yang dikerjakan oleh Setiawan (38), yang 
waktu ini memproses lidah buaya jadi sirup yg tidak cuma enak 
dikonsumsi, namun juga mempunyai manfaat kesehatan. Apa yang dikerjakan 
sarjana tehnologi pertanian itu untuk beberapa orang barangkali 
terdengar aneh. Lantaran penduduk belum demikian familiar atau juga 
tidak paham bila lidah buaya nyatanya dapat dikonsumsi, baik untuk 
olahan makanan maupun minuman.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirBUJ1dFkD8JTV2VRECb_AADqNXaLjVqc68WpHRzCg4_cwMLLzccIFkQ0TrSLNrki9fpIJMr6gTu4cgbdoNJGoHhu8d2E3wikd4BXDmLbZaYl_xtv3Ys2xhEzfelIoQrdkqA3n_wBPlwww/s1600/Sirup-Aloe-Vera.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirBUJ1dFkD8JTV2VRECb_AADqNXaLjVqc68WpHRzCg4_cwMLLzccIFkQ0TrSLNrki9fpIJMr6gTu4cgbdoNJGoHhu8d2E3wikd4BXDmLbZaYl_xtv3Ys2xhEzfelIoQrdkqA3n_wBPlwww/s1600/Sirup-Aloe-Vera.jpg" height="311" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;Inspirasi Usaha Didapat Dari Program KKN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Semula Pak Iwan meniti usaha yang 
mengusung brand Aloe Vera itu dilakoninya saat menggerakkan program KKN 
di Cilacap, Jawa Tengah. Waktu itu, Pak Iwan membuat pengolahan lidah 
buaya untuk satu diantara program grup KKNnya sesudah membaca info di 
suatu surat berita lokal terbitan Jawa Tengah. “Di satu diantara info 
yang di sajikan berisi berita bila lidah buaya tak hanya dapat di buat 
shampoo, nyatanya juga dapat dikonsumsi, ” ungkap Pak Iwan waktu 
didapati tim liputan bisnisUKM di tempat tinggalnya Gamping Sleman.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Alhasil, untuk seseorang mahasiswa
 perguruan tinggi swasta di Jogja saat itu, timbul rasa penasaran dari 
Pak Iwan untuk menghimpun info sebanyak-banyaknya perihal pengolahan 
lidah buaya. Serangkaian uji coba juga dilakoni Pak Iwan untuk 
memperoleh hasil olahan lidah buaya yang dapat di terima penduduk. 
“Adapun sebagai product olahan pertama waktu itu yaitu koktail lidah 
buaya, yang lalu saya gunakan satu diantara program KKN untuk kursus 
ibu-ibu PKK di daerah itu, ” terangnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Program kerja KKN itu nyatanya 
memperoleh animo dari pihak universitas lantaran dikira untuk suatu 
terobosan yang menarik. “Kami juga diberikan peluang untuk presentasi ke
 kopertis V untuk mengenalkan product itu, serta mereka berikan 
tanggapan positif, ” lanjutnya. Tak hingga di situ saja, sebagian pihak 
terhitung NGO lalu mendukung Pak Iwan serta kawan-kawannya untuk 
meningkatkan inovasi olahan itu ke daerah Kupang NTT.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
“Di sana (Kupang) lidah buaya cuma 
dikira untuk tanaman terbuang, walau sebenarnya ketersediannya cukup 
melimpah, terlebih yang ada di pinggiran pantai, ” tambah bapak satu 
orang putra itu. Alhasil sepanjang sekian waktu, Pak Iwan coba berikan 
edukasi pada penduduk setempat tentang lidah buaya yang dapat dikonsumsi
 serta diolah jadi bermacam olahan. “Saat itu belum ada niatan dari kami
 untuk mengkomersilkan product ini, serta murni mau berikan penambahan 
pengetahuan pada penduduk, ” jelasnya lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;Mulai Serius Meniti Usaha Sirup Lidah Buaya&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Niatan untuk mengkomersilkan olahan 
lidah buaya (terlebih sirup) mulai dikerjakan pria asli Kudus itu 
sesudah kembali ke Jawa. Saat itu, sebagian rekanan timnya mengambil 
keputusan untuk mengambil jalur sendiri dengan bekerja ditempat lain. 
Hingga, untuk pencetus inspirasi dalam pengolahan product itu, Pak Iwan 
merasa sayang bila mesti ikut-ikutan meninggalkan proyek briliannya itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Dengan modal seadanya, Pak Iwan mulai 
menggerakkan niatannya itu dengan mengurus segi legalitasnya, seperti 
P-IRT. Berbekal legalitas dari dinas berkenaan, Pak Iwan membulatkan 
tekad untuk tawarkan product sirup lidah buaya ke penduduk, yaitu 
melewati toko oleh-oleh serta supermarket. “Hasilnya dapat ditebak, 
banyak dari mereka yg tidak akan dengan product saya, namun saat label 
tak saya sertakan serta mereka saya suruh mencicipi, mereka katakan itu 
enak, hingga tak ada argumen untuk saya untuk mundur, ” terangnya sambil
 tersenyum.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Sistem edukasi ke penduduk terlebih 
dalam mengenalkan produknya jadi hambatan awal yang dihadapi Pak Iwan 
saat itu. Tetapi, dengan ketekunan yang dia lakukan, makin lama penduduk
 mulai dapat terima, terutama tak hanya enak, sirup lidah buaya juga 
memiliki kandungan zat-zat yang berperan untuk kesehatan badan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;Informasi Produk. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="rh-box-title rh-title rh10 collapsed-box"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span&gt;Tips Hilangkan Ketombe.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="rh-box-title rh-title rh10 collapsed-box"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="rhbody"&gt;Tips Perawatan Rambut Menghilangkan Ketombe Secara Efektif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="rhbody"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEioDcsulTdmPH2V3W2Tsq4T1pkBiXY37Sz2bb4HoMhCpKurRqty2_cH7DBUIaVDjJ69PeDk3wmAmgClHKQsS40MBdqm81CTfKPSfvnm-29VI_vEEHPAlZD2YZKyjks74RnFsFalTjZ_MiZb/s1600/Sirup-Lidah-Buaya.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEioDcsulTdmPH2V3W2Tsq4T1pkBiXY37Sz2bb4HoMhCpKurRqty2_cH7DBUIaVDjJ69PeDk3wmAmgClHKQsS40MBdqm81CTfKPSfvnm-29VI_vEEHPAlZD2YZKyjks74RnFsFalTjZ_MiZb/s1600/Sirup-Lidah-Buaya.jpg" height="400" width="225" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span class="rhbody"&gt;&lt;/span&gt;Sirup
 lidah buaya kreasi Pak Iwan di produksi dengan system manual. Dengan 
bahan baku dari daerah Purworejo serta Wonosari, Pak Iwan dalam satu 
hari waktu ini dapat menghasilkan sampai 50 kg bahan baku (lidah buaya).
 “Tidak ada yang susah, bahan bakunya gampang didapat, murah, serta 
bebas hama ; sesaat botol yang kami pakai juga dapat didapat dengan 
gampang di lebih kurang kita, ” jelasnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Saat ini ada dua paket product sirup 
yang di produksi Pak Iwan, yaitu memakai botol serta cup (instan). 
“Untuk cup rencananya sekali minum, sesaat untuk sirup (dalam botol) 
pemanfaatannya seperti sirup biasanya, ” lanjutnya. Dalam berproduksi, 
dirinya dibantu oleh tenaga produksi yang datang dari lingkungan area 
tinggalnya dengan cara freelance.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Dengan saat expired yang meraih 10 bln, 
Pak Iwan mengakui bila produknya saat ini telah beredar di seputaran 
Jogja, Magelang, Semarang, Jepara, Kudus, Pati, Kalimantan, serta Papua.
 “Tidak ada persoalan dalam sistem distribusi sampai ke beragam lokasi 
itu, lantaran selama ini kita juga bekerja bersama dengan travel, ” 
paparnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Untuk pemasaran, beberapa product sirup 
lidah buaya itu di pasarkan di tempat-tempat wisata serta toko 
oleh-oleh. “Dalam sistem itu, kami mau mengenalkan bahwasanya sirup ini 
adalah product khas Kabupaten Sleman, maka dari itu dalam tiap-tiap 
kemasannya kami juga memakai mendong untuk pelengkap, ” jelas Pak Iwan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Diakhir wawancaranya, Pak Iwan 
mengharapkan usahanya itu dapat lebih berkembang lagi dengan jangkauan 
pemasaran yang makin luas. Di samping itu, dirinya juga mau beberapa 
petani dapat meningkatkan/menanam lidah buaya. Hal begitu tak lain 
lantaran potensi yang akan datang, lidah buaya dapat jadi satu diantara 
tanaman yang banyak diperlukan orang, terlebih sesudah beberapa orang 
tahu bila lidah buaya dapat dikonsumsi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Sumber: &lt;a href="http://binisukm.com/"&gt;binisukm.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
sirup
 lidah buaya, cara membuat sirup lidah buaya, kreasi lidah buaya, lidah 
buaya, kreasi minuman lidah buaya, cara membuat dan bahan-bahan sirup 
lidah buaya, bahaya pengolahan minuman aloe vera, syrup lidah buaya, 
membuat sirup lidah buaya, membuat kreasi tanaman, Resep dan cara 
pembuatan olahan lidah buaya instan, resep membuat sirup lidah buaya, 
sirop lidah buaya, sirup aloe vera iwan, bahan bahan untuk sirup lidah 
buaya, kreasi untuk ibu2 pkk, bahan dan cara membuat sirup lidah buaya, 
bahan dan membuat sirup dengan rasa lidah buaya, cara membuat kreasi 
makanan dari lidah buaya, cara membuat sirop lidah buaya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLdDNqxYmABPI1pdQ0nr3nrm4CfxRZrC2QGCEG7AR0FpIsHsbicPwJ2oh6i6fD7O7hlUeEs16-8cpE9L68U6mYkZopkkMv2B0VuKR9-pZMeLZ4hmtZYvVNnLyPMZTImgKppd3zFNc7gE-N/s72-c/Sirup-Lidah-Buaya-Kreasi-Iwan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Khasiat Lidah Buaya dan Manfaat Lidah Buaya Dapat Mengobati Memar</title><link>http://ahlulbaitnabisaw-tani.blogspot.com/2014/11/khasiat-lidah-buaya-dan-manfaat-lidah.html</link><category>Lidah Buaya</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 15 Nov 2014 13:58:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1102457318605926876.post-5291384848042596141</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Wajah tokoh Jerry Mc Guire yang diperankan actor Tom Cruise dalam film 
Hollywood berjudul sama dibuat memar karena tonjokan sang kekasih yang 
sakit hati.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Untungnya ada seorang teman berbaik hati mengoleskan lidah buaya pada 
luka itu. Hasilnya lebam diwajah Jerry hampir tak kelihatan saat muncul 
dikantor keesokan hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aloe vera berkhasiat obat sudah lama dikenal. Bangsa sumeria, penduduk 
kerajaan kuno di wilayah Mesopotamia (sekarang Irak selatan,red) 
menggunakannya sebagai obat pencahar pada 2200 SM.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8IcvqpHc5x6N18euof81QYZTdYpPMbPYRvZvzATUzGMfXpJGfvOybUgMCCpc6W9HA-RlKw3HqTi4zKe7Wa4pBf8LEdQMixGd30FSFdBC7EpAW3JDwcu-_Km9v-4U9fybv9Y4JEP7Knu2B/s1600/Lidah+Buaya.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8IcvqpHc5x6N18euof81QYZTdYpPMbPYRvZvzATUzGMfXpJGfvOybUgMCCpc6W9HA-RlKw3HqTi4zKe7Wa4pBf8LEdQMixGd30FSFdBC7EpAW3JDwcu-_Km9v-4U9fybv9Y4JEP7Knu2B/s1600/Lidah+Buaya.jpg" height="295" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Di Mesir tanaman sejenis kaktus itu dianggap obat ajaib sejak 1550 SM. 
Lantaran berkhasiat obat pula ia menjadi komoditas perdagangan penting 
di Asia mulai 400 SM.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Amerika Serikat ia di akui resmi sebagai obat pencahar dan pelindung 
kulit saat di daftarkan dalam United States Pharmacopoeia (U.S.P) pada 
1820.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Cina hsiang-tqan atau lu hui itu dipakai sebagai obat sinus, penyakit
 kulit, serta obat anti kejang dan demam anak-anak sejak abad ke-8. 
Nenek moyang bangsa Indonesia memanfaatkannya khasiat lidah buaya sebagai obat sariawan, amandel, ambeien, sembelit, iritasi kulit,memar, dan menghentikan pendarahan luka potong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Untuk HIV&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khasiat itu didukung berbagai penelitian. Publikasi perdana oleh C.E 
Collins dari Amerika Serikat pada 1934. Ia melibatkan 50 penderita 
radiasi kulit,luka bakar, borok, dan infeksi kulit. Setelah diobati 
dengan belahan daun dan salep lidah buaya selama 3 bulan, kulit pasien 
kembali normal hampir tanpa bekas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
James Fulton, MD dari Newport beach, California, membalut separuh wajah 
pasien operasi kulit dengan pembalut mengandung gel lidah buaya. Sisanya
 pembalut standar berlapis gel operasi. Hasilnya, perlakuan dengan lidah
 buaya sembuh 72 jam lebih cepat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penelitian Dr. Bill Wolfe pada 1969 membuktikan, lidah buaya juga sangat
 efektif membunuh bakteri penyebab infeksi. Diantaranya Staphylococcus 
aureus, dan 5 strain mutan Strepto coccus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Journal of Alternative Medicine mempublikasikan efektivitas lidah buaya untuk mengatasi gangguan pencernaan. Tanaman sekulen
 itu mengatur keasaman lambung, meningkatkan kerja lambung, dan menekan 
populasi mikroorganisme usus tertentu, serta menghilangkan sembelit dan 
luka dinding usus.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Lidah buaya juga baik untuk penderita diabetes.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hormone Research melaporkan, asupan ½ sendok teh ekstrak lidah buaya 
setiap hari selama 14 minngu menurunkan kadar gula pasien diabetes tidak
 tergantung insulin (DM tipe II)hingga 45% tanpa perubahan berat badan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu penelitian In vito pada 1991 di Molecular Biotherapy menemukan, 
gula mannose lidah buaya mampu menghambat virus HIV-1. Ia juga 
meningkatkan viabilitas sel terinfeksi.Penelitian lain melaporkan, 29 
pasien HIV di beri&amp;nbsp; jusmurni lidah buaya 4 kaliu sehari selama 4 bulan. 
Setalah 90 hari, semua pasien mengalami penurunan frekuensi infeksi, 
sariawan, kelelahan, dan diare. Secara umum kulitas kesehatan meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aloe juga menekan pertumbuhan sel kanker. Ambil contoh penelitian 
terhadap 673 penderita kanker paru-paru di Okinawa,jepang. Kandungan 
senyawa lektin mencegah pertumbuhan sel kanker pulmonary carcinogenesis,
 mengaktifkan system pertahanan tubuh, dan mendorong pertumbuhan sel 
sehat. Aloe meningkatkan system kekebalan dengan mengaktifkan makrofages
 yang berperan melepas substansi pengaktif kekebalan dan ani kanker 
seperti interferon, interleukins, dan factor nekrosis tumor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kaya Senyawa berkhasiat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://bestbudidayatanaman.blogspot.com/2012/12/Khasiat-Lidah-Buaya-dan-Manfaat-Lidah-Buaya-Dapat-Mengobati-Memar.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;
Khasiat lidah buaya
 tak lepas dari kandungan senyawa kimianya. Ia sedikitnya mengandung 6 
agen antiseptic seperti lupeol, asam salisilat, urea nitrogen, asam 
sinamon, fenol, dan sulfur. Senyawa-senyawa tersebut ampuh mengendalikan
 dan membunuh jamur, bakteri, dan virus penyebab infeksi. Lupeol dan 
asam salisilat sangat efektif menyembuhkan luka.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Tanaman ini juga mengandung kolesterol, dan B-sitosterol.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiganya senyawa asam lemak anti inflamasi. Senyawa-senyawa itulah yang
 berperan dalam pengobatan luka bakar, luka potong, memar, reksi alergi,
 rematikm demam, serta peradangan system pencernaan dan organ internal 
lain&amp;nbsp; separti usus, ginjal, hati , dan prankeas. B-sitosterol juga 
merupakan anti kolestromatikampuh penurunan kadar kolesterol dan 
membantu mengatasi masalah hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lidah buaya juga dikatahui memiliki sedikitnya 23 macam polipeptida 
penunjang system kekebalan tubuh (immune stimulator). Karena itu jus 
lidah buaya membantu mengontrol beragam gangguan system kekebalan 
termasuk HIV dan AIDS. Ia dilengkapi agen antitumor aloe emodin dan aloe
 lectin untuk mengatasi kanker. &lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://ahlulbaitnabisaw.blogspot.com/"&gt;Copyright by: AHLUL BAIT NABI SAW&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8IcvqpHc5x6N18euof81QYZTdYpPMbPYRvZvzATUzGMfXpJGfvOybUgMCCpc6W9HA-RlKw3HqTi4zKe7Wa4pBf8LEdQMixGd30FSFdBC7EpAW3JDwcu-_Km9v-4U9fybv9Y4JEP7Knu2B/s72-c/Lidah+Buaya.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>