<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062</id><updated>2024-09-09T09:21:15.518-07:00</updated><category term="Kabar Dunia"/><category term="Kajian"/><category term="Panorama Islam"/><category term="Thibbun Nabawi"/><category term="Zona Jihad"/><category term="Inspiratif"/><category term="Opini"/><category term="Kabar Nasional"/><category term="Sejarah Islam"/><category term="Khutbah"/><category term="Tarikh"/><title type='text'>Ahsan Falah:</title><subtitle type='html'>Mencoba untuk menjadi seorang pribadi yang bermanfaat dengan berbagi kebaikan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>65</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-8827187286462923414</id><published>2013-09-13T01:26:00.002-07:00</published><updated>2013-09-13T01:26:30.011-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Panorama Islam"/><title type='text'>Inilah Sosok Pengkhianat Islam, Mustafa Kemal Pasha</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: SegoeL, &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, Geneva, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 25px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: SegoeL, &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, Geneva, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 25px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.suara-islam.com/images/berita/2_20130303_143709.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://www.suara-islam.com/images/berita/2_20130303_143709.jpg&quot; width=&quot;151&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Maryam Jameelah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Penulis buku&amp;nbsp;&lt;em&gt;&quot;Islam and Modernism&quot;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: SegoeL, &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, Geneva, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 25px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Hidup dan Karyanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musthafa Kemal lahir pada tahun 1881 di sebuah kawasan miskin di Salonika, Turki. Ayahnya, Ali Riza, adalah seorang bekas pegawai rendahan di kantor pemerintah. Setelah mengalami dua kali kegagalan dalam bisnisnya, Ali Riza tenggelam dalam dunia hitam, menjadi peminum sebagai kompensasi kesedihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya ia mati akibat penyakit tuberkulosis saat Musthafa masih berumur tujuh tahun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Musthafa, Zubaida –seorang wanita yang buta huruf– menjadi ibu sekaligus kepala rumah tangga. Berbeda dengan suaminya, Zubaida adalah seorang muslim yang taat. Sebagaimana wanita-wanita Turki pada masa itu, seluruh hidupnya difokuskan untuk masa depan anak laki-lakinya yang tertua, Musthafa. Karena ketaatannya kepada Islam, ia mengharapkan Musthafa menjadi ulama yang faqih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ternyata Musthafa mempunyai pendirian yang berbeda. Musthafa tumbuh menjadi remaja pemberontak. Ia melawan segala bentuk peraturan, serta bersikap kasar dan kurang ajar kepada gurunya. Di depan para siswa yang lain, ia menunjukkan sifat yang sangat arogan dan suka menyendiri. Ia tidak mau bermain bersama teman-temannya, sehingga tumbuh menjadi pribadi yang tidak disukai teman-temannya. Bila merasa diganggu, ia tak segan-segan menggunakan kekerasan untuk melawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali, karena sikap kasar dan kurang ajar Musthafa, gurunya menjadi gelap mata dan memukuli Musthafa sedemikian keras hingga melukai perasaannya. Musthafa lari dari sekolah dan tidak mau kembali. Meski ibunya berusaha keras membujuk agar kembali ke sekolah, Musthafa sama sekali menolaknya. Zaubaida merasa putus asa, sama sekali tidak tahu apa yang harus dilakukan. Akhirnya, datang usulan dari salah seorang pamannya agar memasukkan Musthafa ke sekolah militer di Salonika. Usulan ini berdasarkan pertimbangan bahwa Zubaida tidak perlu mengeluarkan biaya pendidikan –karena sekolah militer itu dibiayai oleh negara; lalu apabila Musthafa bisa menunjukkan prestasi yang bagus, ia bisa menjadi seorang perwira; dan kalaupun tidak ia tetap akan menjadi seorang prajurit. Singkat kata, apa pun yang akan terjadi, kehidupan Musthafa tetap terjamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Zaubaida tidak sepakat dengan usul tersebut, namun ia tidak bisa menghalangi Musthafa –yang pada saat itu masih berusia 12 tahun– meminta salah seorang kenalan ayahnya untuk membantunya masuk ke sekolah militer. Musthafa mengikuti seleksi dan lulus menjadi seorang kadet. Di sekolah militer inilah, Musthafa menemukan dunianya. Dia mampu menunjukkan prestasi akademik yang bagus, sehingga salah seorang pengajar memberinya julukan “Kemal” yang berarti “kesempurnaan”. Karena kepandaiannya dalam bidang matematika dan pengetahuan kemiliteran, Musthafa dipromosikan sebagai staf pengajar. Di posisi ini, Musthafa mempunyai kesempatan mempertunjukkan kekuasaannya. Setelah berhasil mendapatkan nilai tertinggi dalam ujian akhir, Musthafa lulus dengan gelar kehormatan pada bulan Januari 1905 dengan pangkat Kapten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu, Musthafa bergabung dengan suatu perkumpulan mahasiswa nasionalis yang fanatik, yang dikenal dengan nama Vatan atau “Tanah Air”. Para anggota Vatan menganggap diri mereka kelompok yang revolusioner. Mereka sangat menentang pemerintahan Sultan Hamid II, yang memberangus segala pemikiran “liberal” yang merongrong pemerintahan Islam. Kelompok ini tak jemu-jemunya menyalahkan Islam yang dianggap sebagai penyebab keterbelakangan Turki dan terus menerus menyebarkan kebencian terhadap syariat yang dianggap kolot, serta menjadikan ajaran-ajaran sufi sebagai bahan tertawaan. Para anggota Vatan bersumpah akan melengserkan Sultan dan menggantinya dengan sistem pemerintahan ala Barat lengkap dengan konstitusi dan parlemen, menghancurkan otoritas para ulama, menghapuskan purdah (jilbab) dan kerudung, serta mendeklarasikan kesetaraan yang mutlak antara laki-laki dan perempuan. Tidak lama bergabung, Musthafa menjadi pimpinan kelompok itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan bagi Musthafa Kemal untuk memperluas pengaruh akhirnya datang. Begitu Sultan Abdul Hamid II diturunkan oleh Partai Turki Muda pada tahun 1908, Komite Persatuan dan Kemajuan mengundangnya untuk bergabung bersama. Namun, sebagai pendatang baru, ia diwajibkan untuk melaksanakan sejumlah perintah dari pimpinan organisasi, sedangkan sifat dasarnya menuntut agar dialah yang menjadi pemimpin. Akibatnya, Musthafa merasa gelisah dan tidak puas. Ia sama sekali tidak menghargai anggota-anggota lainnya, yang dianggap sebagai penghalang keinginannya. Ia sangat membenci Perdana Menteri Pangeran Said Halim Pasha (1865 – 1921) dan Menteri Perang, Anwar Pasha (1882 – 1922), yang seringkali menentang pendapat-pendapatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama sepuluh tahun berikutnya, ia kembali menekuni bidang kemiliteran sebagaimana sebelumnya. Perlahan-lahan, berkat kepribadiannya yang keras dan kecerdasannya, ia merengkuh semakin banyak kekuasaan politik. Ia menghabiskan malam-malamnya dengan mengadakan rapat-rapat rahasia untuk merencanakan kudeta, yang diharapkan dapat menghasilkan kekuasaan absolut baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan mulai terbuka, ketika pada akhir Perang Dunia I ia memimpin pasukan pertahanan Turki melawan Pasukan Sekutu Eropa yang ingin memecah belah kekuatan “The Sickman of Europe” dan menghancurkannya dengan cepat. Dengan usaha-usahanya merintangi penjajahan Sekutu dan membangkitkan semangat rakyat untuk berjuang sampai mati demi tanah airnya, Musthafa menjadi pahlawan nasional. Pada saat Yunani berhasil dikalahkan dan Turki memperoleh kemenangan, rakyat Turki mabuk kemenangan dan memuja Musthafa Kemal sebagai Sang Penyelamat. Rakyat Turki memberinya gelar al-Ghazi, yang berarti “Pembela Kebenaran”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai pengakuan dari para diplomat asing semakin meneguhkan kedudukan Musthafa sebagai pahlawan Turki melawan Penjajah Barat. Di depan para politisi Arab, Musthafa berkata, “Saya tidak percaya dengan federasi negara-negara Islam maupun liga bangsa Turki di bawah kekuasaan Soviet. Tujuan saya satu-satunya adalah melindungi kemerdekaan Turki dalam batas-batas alaminya, bukan membangkitkan ke-Khilafahan Utsmaniyah atau ke-Khilafahan lain. Jauh dari segala mimpi dan bayangan-bayangan! Mereka (ke-Khilafahan) telah banyak merugikan kita di masa yang lalu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada delegasi komunis yang meminta dukungannya, Musthafa Kemal dengan jelas menyatakan, “Tidak ada penindas atau yang tertindas. Yang ada hanyalah mereka yang membiarkan diri mereka ditindas. Bangsa Turki bukan termasuk bangsa seperti itu. Bangsa Turki dapat mengurus dirinya sendiri. Biarkan bangsa lain mengurus diri mereka sendiri. Kami punya satu prinsip, yaitu melihat segala permasalahan dari kacamata bangsa Turki dan melindungi kepentingan nasional Turki.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musthafa Kemal menyatakan keinginannya untuk membangun Turki dalam batas-batas alamiahnya menjadi suatu bangsa yang kecil namun kompak, sejahtera, dan modern, yang dihormati oleh negara-negara lain di dunia. Ia begitu yakin dirinya –dan hanya dirinya– yang mampu mewujudkan cita-cita tersebut. Ia pernah menyatakan, “Saya adalah Turki! Menghancurkan saya sama artinya dengan menghancurkan Turki!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama setelah berkuasa, Musthafa menyatakan dengan tegas bahwa ia akan menghancurkan seluruh puing reruntuhan Islam dalam kehidupan bangsa Turki. Hanya dengan mengeliminasi segala sesuatu yang berbau Islam, Turki bisa memperoleh “kemajuan” menjadi bangsa yang dihormati dan modern. Tanpa rasa takut dan ragu, ia menyerang Islam dan pilar-pilar Islam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selama hampir lima ratus tahun, hukum dan teori-teori ulama Arab serta tafsir para pemalas dan tiada guna telah menentukan hukum perdata dan pidana Turki. Mereka menetapkan konstitusi, rincian aturan hidup orang Turki, makanannya, waktu-waktu bangun dan tidurnya, bentuk busananya, rutinitas isteri yang melahirkan anak-anak mereka, apa yang dipelajari di sekolahnya, adat istiadatnya, pemikiran-pemikirannya, bahkan sampai perilaku mereka yang paling pribadi. Islam –teologi Arab yang immoral itu– adalah benda mati. Bisa saja Islam cocok untuk suku-suku di padang pasir. Tetapi Islam tidak bermanfaat untuk negara yang modern dan maju. Wahyu Tuhan, katanya! Tidak ada itu wahyu Tuhan! Islam hanyalah rantai yang digunakan para ulama dan penguasa tiran untuk membelenggu rakyat. Penguasa yang membutuhkan agama adalah orang yang lemah. Orang yang lemah tidak boleh berkuasa!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Abdul Majid diangkat sebagai Khalifah, Musthafa Kemal Pasha menolak melakukan upacara tradisi yang biasa dilakukan. Ketika Dewan menemuinya untuk membahas hal itu, Musthafa memotong pembicaraan, “Khalifah tidak memiliki kekuasaan atau kedudukan apa pun, kecuali sebagai figur seremonial saja.” Ketika Abdul Majid menulis petisi untuk meminta kenaikan biaya operasionalnya, Musthafa menjawab, “Khalifah, kantor anda tidak lebih adalah peninggalan sejarah. Tidak ada dasar hukum yang melandasinya. Sungguh tidak sopan anda berani menulis surat kepada sekretaris saya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 3 Maret 1924, Musthafa mengajukan Undang-undang untuk menghapuskan Khalifah selamanya dan mendirikan negara sekuler Turki. Namun demikian, sebelum UU tersebut diperkenalkan, ia telah berusaha membungkam suara-suara penentangnya dengan memberikan ancaman hukuman mati bagi orang-orang yang mengritik segala tindakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa pun konsekuensinya, negara republik harus ditegakkan…Khilafah Utsmaniyah adalah bentuk negara yang tidak masuk akal atas dasar pondasi agama yang rusak. Khalifah dan keluarga Utsmani lainnya harus diusir. Peradilan dan hukum-hukum agama yang kolot harus diganti dengan hukum sipil modern. Sekolah agama harus dijadikan sekolah negeri yang sekuler. Negara dan agama harus dipisahkan. Republik Turki harus menjadi negara yang sekuler.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Undang-undang berhasil disahkan tanpa perdebatan dan Khalifah beserta keluarganya harus diasingkan ke Swiss. Rezim baru pun menetapkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pembukaan Konstitusi (baru) Turki menyatakan kebulatan tekad untuk melaksanakan reformasi bangsa Turki, sedangkan Pasal 153 melarang segala bentuk upaya yang menghalangi proses reformasi tersebut. Dinyatakan bahwa, ‘Tidak ada ketentuan dalam konstitusi ini yang menganggap tidak sah berbagai undang-undang berikut ini yang bertujuan membangkitkan bangsa Turki menuju peradaban masa kini, serta untuk menjaga karakter sekuler negara yang telah ditetapkan konstitusi melalui pemilihan umum:&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Undang-undang tentang penyatuan (dan sekulerisasi) pendidikan pada tanggal 3 Maret 1924.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Undang-undang tentang penutup kepala, pada tanggal 25 November 1925.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Undang-undang tentang penutupan biara dan kuburan para darwis, penghapusan kantor penjaga makam, dan peraturan tentang penghapusan dan pelarangan gelar-gelar tertentu pada tanggal 30 November 1925.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peraturan sipil tentang pernikahan pada tanggal 17 Februari 1926.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Undang-undang tentang pengambilan angka internasional pada tanggal 20 Mei 1928.&lt;br /&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Undang-undang tentang pengambilan dan penerapan alfabet (latin) Turki serta pelarangan tulisan Arab, pada tanggal 1 November 1928.&lt;br /&gt;7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Undang-undang tentang penghapusan gelar-gelar dan sebutan seperti Efendi, Bey, atau Pasha pada 26 November 1934.&lt;br /&gt;8.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Undang-undang tentang larangan memakai busana tradisional pada 3 Desember 1934.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala bentuk pengingkaran terhadap gerakan Ataturkisme tidak dimungkinkan dan tidak dapat dipahami oleh masyarakat. Tidak dimungkinkan karena konstitusi melarangnya, dan tidak dapat dipahami karena orang-orang Turki, baik tua maupun muda, telah menerima segala konsekuensi reformasi, dan westernisasi tetap menjadi kata-kata ajaib yang menjanjikan kehidupan yang lebih sejahtera.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa reformasi tersebut, Musthafa Kemal mengawini seorang wanita cantik dengan latar belakang pendidikan Eropa bernama Latifa. Pada masa perjuangan Turki, Latifa didorong oleh Musthafa untuk mengenakan pakaian seperti laki-laki dan menuntut kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Namun, ketika ia bersikap tegas dan bersikeras minta diperlakukan dan dihormati sebagaimana mestinya seorang isteri, Musthafa dengan kasar segera menceraikan dan mengusirnya. Setelah bercerai dari Latifa, ia menjadi lelaki yang tak tahu malu dan tak mengenal batas. Musthafa menjadi peminum berat dan tidak bisa lepas dari minuman keras. Sejumlah lelaki muda yang tampan menjadi objek pemuas syahwatnya. Demikian pula para istri dan anak perempuan dari para pendukungnya menjadi korban agresivitas nafsunya. Hingga tak lama kemudian penyakit kelamin menggerogoti kesehatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menggambarkan kepribadiannya, H.G. Armstrong –pengarang The Grey Wolf– menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Musthafa selalu menjadi seorang penyendiri, soliter, dan suka bekerja sendirian. Tak seorang pun yang dipercayainya. Dia tidak ingin mendengar pendapat yang bertentangan dengan keinginannya. Dia tidak segan mencemooh orang lain yang berani menentang pendapatnya. Dia menilai setiap tindakan hanya berdasarkan kepentingan pribadinya. Ia juga sangat pencemburu. Seorang yang cerdas dan memiliki kemampuan dipandang sebagai bahaya yang harus segera disingkirkan. Musthafa suka mencela kemampuan orang lain, dan biasa mencemarkan nama baik dan mencemooh tindakan orang lain dengan ganas, sekalipun terhadap para pengikutnya sendiri. Ia jarang mengucapkan kata-kata yang manis, dan kalaupun diucapkan pasti dilakukan secara sinis. Dia tidak pernah mempercayai siapa pun dan tidak mempunyai seorang pun teman dekat. Teman-temannya hanyalah beberapa orang fasik yang biasa minum bersama, menjadi kaki tangannya, dan setia mendengarkan kesombongannya. Semua orang yang terhormat, yang pernah bekerjasama dengannya pada masa perjuangan kemerdekaan, telah berubah memusuhinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana para diktator yang enggan memiliki lawan, Musthafa Kemal selalu menggunakan kesempatan untuk menghancurkan lawan-lawan politiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Polisi rahasia bekerja secara efektif. Melalui penyiksaan, pemukulan, atau cara apa pun yang dikehendaki, polisi harus mendapatkan bukti yang cukup memberatkan untuk menangkapi para pemimpin kelompok oposisi. Pengadilan otonom diterapkan kepada mereka, sehingga tanpa prosedur atau bukti yang kuat pengadilan bisa menjatuhkan hukuman gantung kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat permohonan hukuman mati dikirimkan kepada Musthafa Kemal di rumahnya di Khan Kaya untuk mendapatkan tanda tangan persetujuan. Salah satu surat permohonan hukuman mati diperuntukkan bagi Arif, yang setelah berdebat dengan Musthafa Kemal kemudian bergabung dengan kelompok oposisi. Arif, sebelumnya adalah pengikut loyal Musthafa, yang bahu-membahu pada masa perjuangan kemerdekaan. Arif adalah satu-satunya teman yang pernah menjadi tempat Musthafa mengungkapkan isi hatinya. Diriwayatkan bahwa ketika surat permohonan hukuman mati bagi Arif itu disampaikan kepadanya, air muka Musthafa sama sekali tidak berubah. Dia tidak memberikan catatan-catatan yang meringankan atau kelihatan ragu-ragu. Saat itu, ia tengah merokok. Kemudian dia meletakkan rokoknya ke asbak, dan menandatangani surat permohonan hukuman mati itu sebagaimana ia menandatangani surat-surat rutin lainnya yang datang setiap hari . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musthafa ingin membuat segalanya berjalan dengan sempurna. Pada malam itu juga, ia mengadakan pesta dansa di Khan Kaya. Setiap orang harus datang –para hakim, anggota kabinet, para duta besar, menteri luar negeri, para bangsawan, dan semua perempuan cantik. Singkatnya, seluruh Ankara harus ikut merayakannya……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesta dansa itu dimulai dalam suasana muram. Dengan busana malam buatan seorang penjahit London yang sangat necis, al-Ghazi berdiri di sudut, tengah bercakap-cakap dengan seorang diplomat. Para tamu menatapnya penuh perhatian. Sebelum ia mendapatkan mood-nya untuk mulai berdansa, para tamu harus mengatur langkahnya dengan hati-hati serta bercakap-cakap dengan suara yang rendah. Amat berbahaya menunjukkan sikap suka-cita, sementara ia tengah dalam suasana hati yang murung. Namun malam itu al-Ghazi sedang bersemangat. Dirinya tidak sedang menjalankan tugas-tugas kenegaraan. Malam itu adalah malam untuk bergembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita harus bersuka cita! Kita harus hidup, harus hidup!” teriaknya, sambil merengkuh seorang wanita asing dan segera berdansa dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para tamu mengikutinya. Mereka berdansa –bila tidak, al-Ghazi akan memaksanya. Al- Ghazi sedang berada dalam suasana hati yang paling baik; berdansa berkeliling bersama pasangan-pasangannya dengan langkah-langkah yang panjang dan memberi minum kepada mereka pada saat-saat jeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat mil jauhnya dari Ankara, sebuah lapangan besar diterangi dengan cahaya putih yang berasal dari selusin lampu listrik. Di sekelilingnya dan di jalan-jalan berkerumun para warga masyarakat. Di bawah siraman cahaya lampu, tegak berdiri sebelas tonggak kayu yang besar tepat dibawah tembok penjara. Di bawah masing-masing tonggak kayu, berdiri seseorang dengan tangan terikat ke belakang dan seutas tali melingkar di batang lehernya. Merekalah para musuh politik Musthafa Kemal yang siap menerima kematiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah keheningan, secara bergiliran para terpidana diberi kesempatan untuk menyampaikan sesuatu kepada masyarakat. Ada yang berpuisi, ada yang berdoa, ada pula yang menangis mengiba sembari berteriak bahwa ia adalah warga Turki yang setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Khan Kaya, hampir seluruh tamu telah pulang. Ruangan tersebut pengap dengan asap rokok, bau minuman keras, dan bau busuk nafas orang yang mabuk. Lantainya kotor dengan abu rokok, sedangkan kartu judi dan uang bertebaran di meja-meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musthafa Kemal berjalan melintasi ruangan dan memandang keluar jendela. Wajahnya dingin dan berwarna kelabu; matanya yang pucat tidak menyiratkan ekspresi apa pun. Dia tidak menunjukkan keletihan, sedangkan jasnya tetap rapi seperti sediakala. Komisaris Polisi melaporkan bahwa eksekusi telah berakhir. Tubuh-tubuh di tiang gantungan perlahan menjadi kaku. Akhirnya, ia menjadi pemenang. Musuh-musuhnya terusir, hancur, atau mati.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, gemuruh kaum oposisi Turki mulai menderu. Gemuruh itu akhirnya meledak pada tahun 1926, ketika suku-suku Kurdi di pegunungan melancarkan pemberontakan bersenjata melawan rezim Kemalis. Musthafa tidak membuang-buang waktu. Seluruh suku Kurdistan di Turki dibinasakan dengan cara yang bengis, desa-desa dibakar, ternak dan hasil panen dihancurkan, perempuan dan anak-anak diperkosa dan dibantai. Empat puluh enam kepala suku Kurdi digantung di depan umum. Yang terakhir adalah Syaikh Said, sang pemimpin suku Kurdi. Sebelum dieksekusi, ia mengatakan kepada eksekutornya, “Saya tidak punya kebencian kepada anda. Anda dan atasan anda, Musthafa Kemal, membenci Tuhan! Kami harus menyelesaikan tanggung jawab kami di hadapan Tuhan pada Hari Pembalasan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Musthafa Kemal menjadi diktator absolut. Rakyat Turki harus menerima reformasi anti-Islam, seperti larangan mengenakan fez/tarbus (kopiah Turki) dan sorban, wajib mengenakan busana Eropa, wajib menggunakan aksara Latin, kalender Kristen, dan menjadikan hari Ahad sebagai hari libur. Semua itu ditetapkan di bawah ancaman pedang. Ribuan ulama dan para pengikutnya rela mengorbankan jiwa mereka daripada menerima kehancuran segala sesuatu yang mereka sucikan. Tidak berlebihan kiranya bila dikatakan bahwa penerimaan rakyat Turki terhadap reformasi ala Musthafa Kemal hanyalah khayalan belaka. Besarnya penolakan dapat dibayangkan dari fakta bahwa Musthafa mengumumkan keadaan perang sebanyak sembilan kali. Jutaan rakyat Turki, terutama di desa-desa dan kota-kota kecil, menghinakan dan mengutuk Musthafa Kemal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1932, Musthafa Kemal menetapkan agar setiap warga Turki mencantumkan nama keluarganya sebagaimana biasa terdapat pada masyarakat Eropa dan Amerika. Ia memilih menggunakan nama “Attaturk” yang berarti “Bapak Turki”. Enam tahun kemudian, kesehatannya benar-benar memburuk, dan akhirnya mati karena penyakit radang hati yang disebabkan karena kecanduan alkohol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kategori ‘pribadi psikopatik’ digunakan untuk menyebut keranjang sampah segala macam penyakit jiwa. Orang-orang yang termasuk dalam golongan itu bukanlah para psikotik, psikoneurotik, bukan pula orang yang lemah ingatan. Golongan itu sama sekali berbeda. Psikopat tidak sama dengan psikotik, tidak “gila”. Ia tahu dimana ia berada, siapa dia, jam berapa sekarang. Ia hidup di dunia nyata, bukan hidup di alam fantasi psikosis. Tetapi sindrom psikopatik menguasai seluruh kepribadiannya sebagaimana pada psikosis. Para psikopat tidak bodoh, bahkan tidak jarang mempunyai kecerdasan di atas rata-rata. Emosinya-lah yang mengalami kerusakan, begitu pula moral atau ‘sifatnya’. Ia bersikap dingin, menyendiri, tidak terjangkau, menunjukkan sikap yang berbeda dengan orang kebanyakan, bahkan memusuhi orang lain. Secara intelektual, ia ‘mengetahui’ konsekuensi tindakan kriminal yang dilakukannya bagi dirinya maupun orang lain, tetapi ia tidak mampu ‘merasakan’ konsekuensi itu secara emosional, sehingga tidak berusaha menahan diri dari perbuatan itu. Ia tidak pernah merasa menyesal atau bersalah. Bila dia adalah seorang pembunuh yang tertangkap, ia tidak pernah menyesali pembunuhan itu, namun justru menyesali diri kenapa ia sampai tertangkap. Psikopat biasa berprofesi sebagai pembunuh bayaran; baginya membunuh adalah sesuatu yang sama sekali tidak berarti. Ia menolak bersosialisasi, dan menentang segala peraturan atas dirinya. Selamanya ia akan bersikap memberontak, tidak mampu menjalin hubungan emosional dengan orang lain secara permanen. Kehidupan seksualnya bersifat acak dan untung-untungan; orientasinya adalah kenikmatan seksual bagi dirinya sendiri, bukan bagi pasangannya. Tidak ada data statistik yang akurat tentang jumlah psikopat yang dikurung dalam penjara, namun tidak ada yang meragukan bahwa di antara mereka adalah orang-orang yang paling berbahaya bagi kehidupan manusia. Itulah kenapa penjara penuh dengan orang-orang seperti itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran itu sama persis dengan kepribadian dan sifat-sifat Musthafa Kemal. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa ia adalah pribadi yang terkenal, yaitu sebagai diktator, sehingga tidak ada seorang pun yang mampu mencegahnya berbuat kriminal dalam skala nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak yang paling sering menunjukkan penghargaan atas kediktatoran Musthafa adalah para intelektual dan politisi di Amerika. Kaum Yahudi dalam kalangan tersebut secara sangat antusias memberikan pujian kepadanya. Bagaimana mungkin tradisi kebebasan berpolitik dan demokrasi yang diklaim bangsa Amerika sebagai sistem yang terbaik dapat bergandengan tangan dengan kekejian diktator Musthafa Kemal. Ini merupakan sesuatu yang tidak dapat dipahami, sampai para pemerhati politik internasional menyadari bahwa penghargaan demokrasi Barat atas hak asasi manusia hanya terbatas untuk kalangan mereka sendiri. Tanpa maksud-maksud tertentu, konsep HAM itu tentu tidak akan diekspor di kalangan kaum Muslim. Pernyataan-pernyataan resmi dari USIS (Lembaga Informasi Amerika Serikat) pada masa Perang Dingin menunjukkan bahwa mereka tidak pernah ragu mendukung rezim-rezim otoriter sepanjang tidak berafiliasi dengan blok Komunis. Kediktatoran, dalam pandangan mereka, bisa diterima apabila menjadi sarana menuju modernisasi (baca: kapitalisme) negara.&amp;nbsp; Rakyat di negara-negara berkembang adalah orang-orang yang terbelakang, kolot, bodoh, dan buta huruf. Hanya “pemerintahan yang bijaksana”-lah yang mampu menentukan apa yang terbaik buat mereka. Westernisasi adalah hal yang paling baik, dan tidak ada nilai-nilai moral yang dipandang terlalu mahal untuk dikorbankan dalam rangka menuju westernisasi. Oleh karena itu, apa pun caranya –termasuk tiran yang paling kejam sekalipun– akan mendapat restu dari Amerika dan demokrasi Barat, sepanjang cara tersebut dapat mempercepat pemisahan negara dari ideologi Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tujuan Kemalisme? Jawabannya dapat ditemukan dalam buku yang baru-baru ini ditulis oleh seorang diplomat yang sangat terkenal. Ketika menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat perkotaan Turki saat ini dan dibandingkan dengan kehidupan pada masa lima puluh tahun sebelum masa Musthafa Kemal, dengan penuh suka cita ia menyatakan bahwa hanya jenis makanan saja yang tidak berubah. Setelah mengulas keberhasilan “emansipasi” di kalangan para isteri dan anak-anak perempuan sesuai dengan konsep Barat, serta pembicaraan sehari-sehari pada saat makan bersama tentang pesiar di hari Minggu, nonton bioskop, atau makan malam di restoran, dan berbagai “kebiasaan baru dalam kehidupan keluarga Turki” lainnya, ia –dengan penuh kemenangan– menyatakan bahwa, “Urusan agama tidak pernah terlintas dalam benak mereka, kecuali pada bulan Ramadhan, ketika kakek-kakek dan bibi mereka yang tua tengah berpuasa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Referensi:&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Islam and Modernism, Maryam Jameelah, Mohammad Yusuf Khan and Sons, Lahore, 1965/1988&lt;br /&gt;The Emergence of Modern Turkey, Bernard Lewis, Oxford University Press, London, 1961&lt;br /&gt;Conflict of East and West in Turkey, Halide Edib, Syaikh Muhammad Ashraf, Lahore, 1935&lt;br /&gt;The Grey Wolf, H.C. Armstrong, Capricorn Books, New York, 1961&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: SegoeL, &#39;Helvetica Neue&#39;, Arial, Helvetica, Geneva, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 25px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Sumber :&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.suara-islam.com/read/index/6645/Inilah-Sosok-Pengkhianat-Islam--Mustafa-Kemal-Pasha&quot;&gt;http://www.suara-islam.com/read/index/6645/Inilah-Sosok-Pengkhianat-Islam--Mustafa-Kemal-Pasha&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/8827187286462923414/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/inilah-sosok-pengkhianat-islam-mustafa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8827187286462923414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8827187286462923414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/inilah-sosok-pengkhianat-islam-mustafa.html' title='Inilah Sosok Pengkhianat Islam, Mustafa Kemal Pasha'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-8606565197137036236</id><published>2013-09-13T01:15:00.001-07:00</published><updated>2013-09-13T01:15:45.385-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kajian"/><title type='text'>Serial Tarbiyah Jihadiyah: Nikmat bersikap tawadhu&#39; </title><content type='html'>&lt;div class=&quot;article-body&quot; style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: &#39;Quattrocento Sans&#39;, Arial, sans-serif; font-size: 17px; line-height: 25.5px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Serial Tarbiyah Jihadiyah: Nikmat bersikap tawadhu&#39;&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/dr-azzam.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; text-align: start;&quot;&gt;Oleh:&amp;nbsp;Syaikhul Mujahid Dr. Abdullah Azzam (rahimahullah)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Diantara hikmah dan nikmat Allah adalah bahwasanya :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Tiada seorangpun yang berlaku tawadhu’ karena Allah melainkan Allah akan meninggikan kedudukannya.&amp;nbsp; Dan tiada seorangpun yang ambisi terhadap ketinggian di dunia, melainkan Allah pasti akan menghinakan dan merendahkannya.”&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;(Al Hadits)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Adapun peristiwa yang melatarbelakangi sabda Rasulullah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Shallallahu Alayhi Wa Sallam&lt;/em&gt;&amp;nbsp; di atas ialah :&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt; Suatu ketika unta Rasulullah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Shallallahu Alayhi Wa Sallam&lt;/em&gt;&amp;nbsp; yang bernama&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Al ‘Adhaba&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dapat didahului oleh unta milik seorang Badui.&amp;nbsp; Padahal sebelum itu, tak pernah sekalipun unta tersebut dapat didahului.&amp;nbsp; Hal itu menyebabkan para sahabat menjadi jengkel,&amp;nbsp; lalu Rasulullah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Shallallahu Alayhi Wa Sallam&lt;/em&gt;&amp;nbsp; bersabda seperti hadits di atas.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-image: url(http://cdn.ar.com/themes/arrahmah2013/images/quote.png); background-position: 0px 4px; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: 0px; font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, Times, serif; font-style: italic; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; min-height: 25px; padding: 0px 0px 0px 40px; quotes: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Karena itu, berlakulah tawadhu’, niscaya&amp;nbsp; Allah akan meninggikanmu.&amp;nbsp; Jika engkau menghendaki ketinggian, maka Allah akan merendahkanmu.&amp;nbsp; Hiduplah kamu diantara manusia secara bersahaja dan jangan menonjolkan dirimu di tengah-tengah mereka.&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Cukuplah seseorang itu disebut berbuat jahat, apabila ia meremehkan saudaranya sesama muslim.”&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;(HR. Muslim).&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dalam hadits lain juga disebutkan:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Janganlah kalian bersikap sombong terhadap manusia dan janganlah kalian meremehkan mereka. Cukuplah seseorang itu telah berbuat dosa apabila meremehkan saudaranya sesama muslim”.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-image: url(http://cdn.ar.com/themes/arrahmah2013/images/quote.png); background-position: 0px 4px; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: 0px; font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, Times, serif; font-style: italic; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; min-height: 25px; padding: 0px 0px 0px 40px; quotes: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/em&gt;Boleh jadi orang yang kau remehkan di hadapanmu adalah singa perkasa yang sebanding dengan sepenuh bumi orang seperti kamu.&amp;nbsp; Sebagaimana sabda Rasulullah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Shallallahu Alayhi Wa Sallam&lt;/em&gt;&amp;nbsp; :&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Orang itu lebih baik dari sepenuh bumi semisal orang tadi”.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/em&gt;Ketika itu beliau bertanya kepada sahabat di sampingnya tentang seorang laki-laki yang lewat di hadapannya : “&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Apa pendapatmu tentang orang itu&lt;/em&gt;“.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Mereka menjawab ; “&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Orang itu layak, apabila meminang diterima pinangannya.&amp;nbsp; Apabila berkata didengar perkataannya.&amp;nbsp; Apabila memerintah, ditaati perintahnya&lt;/em&gt;“.&amp;nbsp; Kemudian ada seorang lain yang lewat,&amp;nbsp; bajunya lusuh, penampilannya tidak menarik perhatian.&amp;nbsp; Lalu beliau bertanya : “&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Apa pendapat kalian tentang orang yang ini?&lt;/em&gt;“&amp;nbsp; Mereka menjawab : “&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Orang itu pantas jika berbicara tidak didengar perkataannya.&lt;/em&gt;“&amp;nbsp; Kemudian sesudah itu beliau bersabda :&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Orang yang ini lebih baik dari sepenuh bumi orang yang seperti tadi”.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Berkata para ulama dan fuqaha : “&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Tidak ada dua jenis sesuatu yang salah satunya sebanding dengan seribu atau beribu-ribu dengan yang lain kecuali pada manusia.&amp;nbsp; Terkadang seorang manusia bisa sebanding dengan sepenuh bumi orang yang sejenisnya&lt;/em&gt;“.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Wahai saudara-saudaraku!&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sesungguhnya nafsu ingin berkuasa dan berlaku sombong di muka bumi menjadikan segelintir manusia mengaku-aku hak ketuhanan.&amp;nbsp; Lalu mereka menetapkan hukum bagi manusia dengan selain hukum yang telah ditetapkan Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyari’atkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah?.”&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;(QS. Asy Syuura : 21)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Mereka merubah hukum Allah, merubah Kitabullah dan menentang sunnah Rasulullah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Shallallahu Alayhi Wa Sallam&lt;/em&gt;, dengan mensyari’atkan sesuatu menurut apa yang didiktekan syetan kepada diri mereka, serta menurut apa yang dinampakkan baik oleh hawa nafsu mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Tasyri’&amp;nbsp;&lt;/em&gt;(menetapkan hukum) adalah hak Allah semata. Ulama ushul telah bersepakat bahwa&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Syaari’&lt;/em&gt;(pembuat undang-undang/hukum) adalah Allah ‘Azza wa Jalla saja.&amp;nbsp; Sedangkan Rasulullah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Shallallahu Alayhi Wa Sallam&lt;/em&gt;&amp;nbsp; hanya mengambil izin dari Allah dalam hal penetapan hukum.&amp;nbsp; Hak menetapkan hukum tetap berada di tangan Allah saja.&amp;nbsp; Maka dari itu, barangsiapa menetapkan hukum bagi manusia dengan selain apa yang diturunkan Allah, maka dia telah mengaku-aku hak ketuhanan.&amp;nbsp; Sama saja dia mengucapkan hal tersebut atau tidak.&amp;nbsp; Dan barangsiapa mematuhi hukum yang dibuat manusia, maka dia telah menjadi hamba bagi manusia.&amp;nbsp; Sama saja apakah dia mengucapkan penghambaan itu atau tidak mengucapkannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Tatkala Hulaghu Khan mengajukan undang-undang Jenghis Khan yang bernama “Ilyasiq” kepada umat Islam untuk diterapkan.&amp;nbsp; Maka para ulama berdiri dan mengangkat kitab “Ilyasiq”, serata berkata : “&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Barangsiapa memutuskan hukum dengan kitab ini, maka dia telah kafir.&amp;nbsp; Dan barangsiapa berhukum dengan kitab ini, maka dia telah kafir&lt;/em&gt;“.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Berkata Ibnu Katsir dalam kitabnya “Al Bidayah wan Nihayah”, tentang Ilyasiq : “&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Barangsiapa meninggalkan hukum yang muhkam (terang dan tegas), yang diturunkan kepada Muhammad bin Abdullah penutup para Nabi, lalu dia berhukum dengan syariat lain yang telah dihapuskan, maka sungguh dia telah kafir.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lalu bagaimana halnya dengan mereka yang berhukum dengan Ilyasiq, yakni undang-undang buatan Jenghis Khas yang dikumpulkan dari ajaran Yahudi, Nasrani dan Islam, dan mendahulukannya atas hukum Islam.&amp;nbsp; Maka tak pelak lagi, orang seperti itu kafir menurut ijma’ kaum muslimin.&amp;nbsp; Barangsiapa menetapkan hukum dengan selain apa yang diturunkan olah Allah meski hanya dengan ketetapan hukum saja, maka sesungguhnya dia telah keluar dari agama Allah ‘Azza wa Jalla.&amp;nbsp; Dan barangsiapa mematuhi ketetapan hukum tadi, maka sesungguhnya dia telah menjadi hamba bagi orang yang menetapkan hukum itu.&amp;nbsp; Sama saja dia mengucapkan dengan penghambaan itu atau tidak&lt;/em&gt;“.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Barangsiapa menetapkan suatu undang-undang yang berbunyi: “&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Hukuman bagi seorang pencuri adalah kurungan penjara selama dua bulan&lt;/em&gt;“, sementara Allah ‘Azza wa Jalla berfirman yang artinya :&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Potonglah olehmu sekalian tangan keduanya!”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;(QS. Al Maidah : 38),&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;maka sesungguhnya dia telah mengaku-aku hak ketuhanan.&amp;nbsp; Sama saja dia mengucapkan hal itu atau tidak. Sebab dia menganggap bahwa hukumnya lebih baik dari hukum Allah, dan perkataannya lebih tegas dan lebih sempurna daripada firman Allah yang jelas dan tegas.&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-image: url(http://cdn.ar.com/themes/arrahmah2013/images/quote.png); background-position: 0px 4px; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: 0px; font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, Times, serif; font-style: italic; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; min-height: 25px; padding: 0px 0px 0px 40px; quotes: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Karena itu, maka ucapan orang yang mengatakan “&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Hukuman bagi pencuri adalah dua bulan kurungan penjara&lt;/em&gt;“, tidak berbeda dengan orang yang mengatakan bahwa : “&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Shalat Maghrib itu empat rakaat&lt;/em&gt;“.&amp;nbsp; Yang itu merubah hukum Allah yang ini juga merubah hukum Allah.&amp;nbsp; Yang itu kafir menurut ijma’ ummat.&amp;nbsp; Dan yang ini juga kafir menurut ijma’ ummat.&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Waspadalah kamu sekalian wahai saudara-saudaraku, kepada mereka yang merubah syariat Allah.&amp;nbsp; Ketahuilah bahwa musibah paling besar yang menimpa manusia adalah karena di kalangan manusia ada orang-orang yang mendakwakan diri mempunyai hak membuat hukum.&amp;nbsp; Mereka menyematkan kepada diri mereka sendiri hak-hak ketuhanan yang hanya dimiliki oleh Rabbul ‘Izzati, Pemilik keagungan dan kemuliaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Maka dari itu, syariat harus datang dari Allah kemudian dari Rasulullah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Shallallahu Alayhi Wa Sallam&lt;/em&gt;. Dari Kitabullah dan dari Sunnah atau dari ijma atau qiyas.&amp;nbsp; Sumber-sumber perundang-undangan inilah yang telah disepakati oleh seluruh ulama sepanjang sejarah Islam.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Barangsiapa menetapkan hukum dengan selain apa yang telah diturunkan oleh Allah, maka dia kafir dan keluar dari Islam.&amp;nbsp; Inilah yang menjadi konsensus para Imam kaum muslimin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Undang-undanglah yang memberikan hak kepada para penguasa di bumi untuk menyembelih rakyat; yang memberikan kepada mereka hak untuk merampas harta umat; yang memberikan hak kepada mereka untuk melampiaskan nafsu dan syahwat mereka.&amp;nbsp; Mengapa mereka berbuat demikian?&amp;nbsp; Sebab undang-undang melindungi mereka.&amp;nbsp; Mereka berbicara atas nama undang-undang dan berbuat mengatasnamakan undang-undang.&amp;nbsp; Karena itu, ada sebagian perundang-undangan manusia yang menetapkan bahwa si Fulan, yakni kepala negara, berada di atas undang-undang.&amp;nbsp; Maksudnya, undang-undang atau hukum tidak berlaku atasnya.&amp;nbsp; Dia mempunyai kekebalan hukum.&amp;nbsp; Di dalam Islam, tak seorangpun manusia yang berada di atas hukum (kebal hukum).&amp;nbsp; Semuanya tunduk kepada syariat Allah.&amp;nbsp; Semuanya adalah hamba, yang wajib berhukum kepada syariat Allah ‘Azza wa Jalla.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Jika kita lihat di setiap tempat di bumi sekarang ini, maka kita akan mendapati pengadilan-pengadilan yang menyidang para aktifis Islam.&amp;nbsp; Mereka menggiring pemuda-pemuda tersebut ke dalam penjara.&amp;nbsp; Setiap para aktifis Islam yang hidup di bawah belenggu kezhaliman dan kesewenang-wenangan ini berkumpul, ketika mereka mengungkapkan rasa kesakitan mereka,&amp;nbsp; ketika mereka mengerang saat hendak menghembuskan nafas mereka;&amp;nbsp; maka datanglah polisi, datanglah intelijen, menangkap dan menyiksa mereka dalam detik-detik terakhir kehidupan mereka.&amp;nbsp; Para polisi tersebut menyiksa mereka karena kezhaliman belaka.&amp;nbsp; Sungguh mereka telah berlaku sombong dan takkabur di muka bumi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Maka perhatikanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kebinasaan.”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;(QS. An Naml : 14)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dan akibat dari perbuatan zhalim itu adalah seperti yang difirmankan Allah :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;(QS. Asy Syu’ara : 227)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Tiada sesuatu di dunia ini yang dimenangkan Allah seperti Dia memenangkan mereka yang diputuskan persaudaraannya, seperti mereka yang didurhakai.&amp;nbsp; Allah pasti memenangkan wali-wali-Nya dan membalaskan bagi para kekasih-Nya atas penganiayaan yang mereka alami dari musuh-musuhnya.&amp;nbsp; Sesungguhnya di muka bumi ini ada orang-orang zhalim yang menjadi cemeti Allah. Melalui perantaraan mereka, Allah menyiksa orang-orang yang zhalim yang lain.&amp;nbsp; Kemudian Allah membalas dan menyiksa mereka semua.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Wahai&amp;nbsp; saudara-saudaraku!&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-image: url(http://cdn.ar.com/themes/arrahmah2013/images/quote.png); background-position: 0px 4px; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: 0px; font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, Times, serif; font-style: italic; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; min-height: 25px; padding: 0px 0px 0px 40px; quotes: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ketahuilah bahwa di setiap tempat sekarang ini ada pesan berisi peringatan : “Hindari sikap fanatisme! Waspadalah terhadap sikap ekstrim!!”,&amp;nbsp; dengan mendapat dukungan&amp;nbsp; ulama-ulama besar.&amp;nbsp; Maksudnya adalah supaya ulama-ulama tersebut berfatwa : Bagaimana menghadapi ekstremitas agama?&amp;nbsp; Bagaimana memerangi Islam militan?&amp;nbsp; Bagaimana memerangi aqidah jihad?&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sesungguhnya sebagian besar sidang&amp;nbsp; pengadilan di negara Arab sekarang ini dan di negara non Arab, kasus dakwaan yang menduduki peringkat pertama adalah kasus jihad.&amp;nbsp; Para aktifis disidang atas tuduhan terlibat dalam gerakan jihad.&amp;nbsp; Mereka dihukum mati atas tuduhan berjihad.&amp;nbsp; Maka kesombongan mana lagi yang lebih besar daripada ini?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kerusakan dianggap sebagai tindakan keadilan, dan jihad dianggap sebagai tindak kejahatan dan subversif terhadap sultan (penguasa), sehingga pelakunya harus diganjar dengan&amp;nbsp; hukuman mati dan digiring ke tiang gantungan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Apa mau mereka, para penguasa itu?&amp;nbsp; Saya tak tahu apa dasar ketakutan mereka terhadap pemuda yang ingin kembali kepada Allah, bertaubat kepada Rabbnya dan merendahkan diri kepada Sang Penciptanya??&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Mengapa mereka memusuhi habis-habisan para pemuda itu, namun tidak berbuat habis-habisan terhadap kebanyakan pemuda yang larut dalam kemaksiatan dan tenggelam dalam syahwatnya?&amp;nbsp; Mereka tidak merasa takut atau menggigil terhadap orang-orang semacam itu, yang mereka takutkan hanyalah jenggot apabila memanjang dan jilbab apabila menutupi aurat seorang perempuan mu’minat.&amp;nbsp; Untuk menghadapi masalah ini, maka dibuatlah suatu undang-undang.&amp;nbsp; Para menteri dan interpol mengadakan pertemuan, berkumpul di negeri kafir dan di negeri Islam untuk membuat suatu undang-undang bagaimana cara menghadapi ekstrimitas agama?&amp;nbsp; Bagaimana cara memerangi Islam dengan tuduhan ekstrim, fanatik, militan, fundamentalis atau ekslusive kepada para pengikutnya yang taat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Yang mereka kehendaki adalah para pemuda yang mengumbar hawa nafsunya.&amp;nbsp; Seperti apa yang pernah dikatakan salah seorang atase dari sebuah negara kepada saya : “Di Amerika dulu, pada suatu malam pernah seorang polisi datang kepada saya dengan membawa tiga belas pemuda, yang semuanya terkena penyakit gonorrhea (penyakit kelamin), karena sama-sama menyetubuhi seorang wanita yang terkena penyakit gonorrhea”. Para pemuda semacam ini tidak menimbulkan bahaya terhadap penguasa.&amp;nbsp; Mereka tidak menimbulkan bahaya, karena para pemuda itu telah mereka tenggelamkan bersama hawa nafsu dan syahwat mereka.&amp;nbsp; Adapun para pemuda yang menjadi benteng umat, tulang punggung negara dan bangunan bagi negerinya serta menjadi tumpuan harapan umat ketika terjadi krisis dan peristiwa genting, maka mereka memeranginya.&amp;nbsp; Dengan apa?&amp;nbsp; Dengan kuku dan cakar yang ditancapkan musuh-musuh Allah di negeri kita.&amp;nbsp; Cakar-cakar itu mengoyak isi perut tiap orang Islam dan merobek-robek usus setiap mu’min.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sesungguhnya ekstrimitas agama adalah sikap komitmen (berpegang teguh) terhadap agama Allah ‘Azza wa Jalla.&amp;nbsp; Tidak ada sikap ekstrim, karena sikap ekstrim itu timbul dari orang-orang yang melampaui batas (thaghut).&amp;nbsp; Sesungguhnya sikap ekstrim itu lahir dari mereka yang menzhalimi manusia tanpa alasan yang benar. &amp;nbsp;Adapun para pemuda yang bermaksud memulai jihad di negerinya; para pemuda yang mencari jalan untuk menunaikan&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;faridhah I’dad&lt;/em&gt;&amp;nbsp;guna melindungi negaranya dari Yahudi yang merayap ke setiap tempat, melindungi negaranya dari kekafiran yang mengalir dari barat, dari bid’ah yang menyerbu dari timur dan dari serbuan Yahudi / Nashrani yang datang dari arah Laut Tengah, (mereka bukan orang-orang yang ekstrim).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Para pemuda yang tenggelam dalam syahwatnya, tidak akan menimbulkan bahaya atas orang-orang zhalim dan pengikut hawa nafsu yang memegang kekuasaan. Sesungguhnya yang menimbulkan ancaman terhadap mereka adalah : benteng kokoh, tiang kuat, dan tembok keras yang menjadi tempat sandaran umat&amp;nbsp; dan tempat berlindung mereka ketika sedang menghadapi kesusahan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdo’a: “Ya Rabb kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau.”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;(QS. An Nisaa’ : 75)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote style=&quot;background-image: url(http://cdn.ar.com/themes/arrahmah2013/images/quote.png); background-position: 0px 4px; background-repeat: no-repeat no-repeat; border: 0px; font-family: Georgia, &#39;Times New Roman&#39;, Times, serif; font-style: italic; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 1em; min-height: 25px; padding: 0px 0px 0px 40px; quotes: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/strong&gt;Orang-orang yang tidak melindungi kehormatan kita seperti kaum wanita, dan tidak melindungi ketidaksalahan kita dan darah kita seperti anak-anak dan tidak melindungi orang-orang tua jompo yang telah lapuk di makan usia,&amp;nbsp;merekalah sebenarnya orang-orang yang zhalim.&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Zhaalimi ahluha”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;artinya: bangsa dan pemerintahnya zhalim.&amp;nbsp; Karena mereka tidak melindungi kehormatan dan tidak menjaga kesucian serta tidak melindungi serta harta kaum muslimin dari perampasan dan penyitaan musuh-musuh Allah.&amp;nbsp; Ini merupakan hukuman dari Allah ‘Azza wa Jalla.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Tiada sesuatu&amp;nbsp; kaum yang meninggalkan hukum kepada kitabullah dan sunnah Nabi-Nya, melainkan&amp;nbsp; Allah pasti akan menguasakan mereka kepada musuh-musuh mereka.&amp;nbsp; Lalu musuh itu merampas sebagian apa yang berada di tangan mereka.”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;(Al Hadits)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Maka berhati-hatilah, janganlah kalian sampai terpedaya oleh fitnah-fitnah yang menyesatkan, oleh kebohongan media massa yang menyesatkan seluruh manusia, yang merubah mereka menjadi rakyat jelata belaka.&amp;nbsp; Sebagaimana yang dikatakan penyair Ahmad Syauqi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;// Kebohongan telah meraja lela&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Kedustaan telah menipu banyak manusia&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Hai&amp;nbsp; mereka yang kerjanya membeo&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Akalnya ada di telinganya //.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Mereka tidak berfikir. Otaknya ada di telinga.&amp;nbsp; Setiap apa yang didengar oleh telinganya, dianggapnya benar, dianggapnya shahih.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Jadilah kalian bersama orang-orang yang menyiapkan dirinya untuk melindungi agama Alah dan membelanya di setiap tempat.&amp;nbsp; Jadilah kalian bersama para pemuda aktifis Islam.&amp;nbsp; Bersamalah kalian dengan kelompok Islam.&amp;nbsp; Bersamalah kalian dengan dakwah Islam.&amp;nbsp; Dan bersamalah kalian dengan harakah-harakah Islam.&amp;nbsp; Inilah tempat kedudukan kalian yang benar.&amp;nbsp; Dan itulah tempat kalian melatih diri dan di bawah naungannya kalian menumbuhkan tunas-tunas baru yang lurus, benar dan lempang.&amp;nbsp; Yang dicintai Allah dan diridhai oleh Rasulullah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Shallallahu Alayhi Wa Sallam&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
(gashibu.com/&lt;a href=&quot;http://www.arrahmah.com/kajian-islam/serial-tarbiyah-jihadiyah-nikmat-bersikap-tawadhu.html&quot; rel=&quot;content&quot; style=&quot;border: 0px; color: #2455c3; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;arrahmah.com&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/8606565197137036236/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/serial-tarbiyah-jihadiyah-nikmat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8606565197137036236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8606565197137036236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/serial-tarbiyah-jihadiyah-nikmat.html' title='Serial Tarbiyah Jihadiyah: Nikmat bersikap tawadhu&#39; '/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-6721894087615470045</id><published>2013-09-13T00:47:00.001-07:00</published><updated>2013-09-13T00:47:08.640-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kajian"/><title type='text'>Syekh Hisyam An Najar: Perang tidak akan dimenangkan kecuali oleh rajul makits</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/05/jihad-untill-syahid.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Syekh Hisyam An Najar: Perang tidak akan dimenangkan kecuali oleh rajul makits&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/05/jihad-untill-syahid.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Beberapa waktu yang lalu saya menerima beberapa lembar kopian yang berisi sekumpulan atsar dari Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu tentang Ar Rajul Al Makits dari seorang ikhwah. Rajul makits adalah tipikal mujahid –terutama para qoidnya – yang kita harapkan akan terlahir di jamaah-jamaah jihadiah masa ini. Hal ini dikarenakan mujahid yang berkualifikasi Rajul Makits inilah yang akan memenangkan peperangan melawan kekuatan kuffar betapa pun besarnya, berdasarkan perkataan Umar radhiyallahu ‘anhu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Rajul Makits adalah tipikal mujahid yang matang dan teguh hati, teliti dan tidak mudah terprovokasi dan diperdayai oleh musuh. Untuk memberikan gambaran yang lebih gamblang tentang urgensi Rajul Makits dalam jihad di jalan Allah, saya &lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;menjelajahi berbagai situs untuk mendapatkan tulisan yang memadai. Alhamdulillah akhirnya didapatkan sebuah kajian singkat tentang masalah Rajul Makits yang didasarkan pada perang yang menentukan antara pasukan kaum muslimin dengan Persia yang ditulis oleh Syekh Hisyam An Najar berjudul ‘Ayyam Ramadhan Baina al Jisr wa al Buwaib’.&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Saya berharap tulisan singkat ini semakin memperkokoh pendirian para aktifis jamaah jihadiyah terhadap pilihan jalan dan strategi jihad yang mungkin terkesan ‘kurang sungguh-sungguh dan lamban’ atau bahkan dinilai oleh orang-orang yang tidak mengerti sebagai para ‘qaidun’ (orang-orang yang berpangku tangan dari jihad) karena tidak nampak dari mereka ‘aksi-aksi yang terlihat’ sebagi bukti bahwa mereka betul-betul hendak berjihad.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Semoga tulisan ini menjadikan mereka tidak mudah terprovokasi oleh sekelompok kecil kaum muslimin yang semangat dan keberaniannya mendahului ketekunan, ketelitian dan kelengkapan dalam menyiapkan segala sebab yang akan mengantarkan kepada kejayaan Islam dan kaum muslimin&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Pengantar Syekh Hisyam An Najar&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dua hari yang bersejarah dari hari-hari konfrontasi yang keras dengan Persia, di dalamnya banyak pelajaran yang layak untuk dikaji dengan cermat. Pada hari Al Jisr (perang di sebuah jembatan) telah dialami kekalahan besar yang menyakitkan dan memilukan hati yang menjadikan dua ribu pasukan kaum muslimin yang tersisa tenggelam secara mengenaskan hingga tidak seorang pun melihat mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Pada hari perang Al Buwaib, dengan mengambil pelajaran dari pengalaman kekalahan tadi dan untuk meluruskan kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan maka melakukan kajian yang tepat mengenai kejiwaan musuh dan pengetahuan yang sempurna terhadap medan perang, perencanaan serta pencermatan dan pengalaman ternyata lebih dikedepankan daripada keberanian, sifat pantang mundur dan semangat berperang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Perubahan kepemimpinan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dahulu hasil dari pertempuran-pertempuran antara kaum muslimin dengan Persia semuanya kemenangan berada di pihak kaum muslimin di bawah kepemimpinan dua orang dari panglima tentara Islam yang paling mahir dan paling terkenal yaitu Khalid bin Al Walid radhiyallahu ‘anhu yang berjaya dalam 13 pertempuran yang beliau ikuti bersama kaum muslimin dan yang kedua adalah Al Mutsanna bin Haritsah, lelaki yang namanya terukir dalam memori bangsa Persia dan tidak akan pernah mereka lupakan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Perkembangan medan pertempuran melawan Rumawi menuntut pemindahan Khalid bin Walid ke sana (Syam) bersama dengan sejumlah besar tentara Islam (hampir mencapai separonya) maka al Mutsanna bin Haritsah mengumpulkan pasukannya di perbatasan Irak dan pergi untuk mengemukakan persoalan itu kepada khalifah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Umar Ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu telah mengambil alih urusan khilafah segera setelah wafatnya Abu Bakar. Dia tidak berlambat-lambat untuk meneruskan perjalanan dan berdiri untuk menyeru manusia melaksanakan jihad melawan Persia. Masyarakat saat itu ragu-ragu menyambut seruan tersebut karena Persia saat itu merupakan “lawan yang paling berat bagi kaum muslimin dalam peperangan karena besarnya kekuatan dan kekuasaan mereka!”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sementara itu Abu Ubaid bin Mas’ud Ats Tsaqafi – yang menjadi perumpamaan dalam hal keberanian – adalah orang pertama yang menyambut seruan tersebut kemudian diikuti para sahabat yang ikut perang Badar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ketika Al Mutsanna melihat lambannya kaum muslimin menjawab seruan jihad (mobilisasi umum untuk jihad) tersebut ia berdiri berorasi di depan mereka untuk mengobarkan semangat mereka dalam berjihad.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kaum muslimin meminta Umar untuk mengangkat seorang panglima perang dari kalangan para pendahulu dalam Islam dan hijrah namun Umar menolaknya. Beliau berkata, “Demi Allah, panji ini tidak akan diserahkan kecuali kepada yang paling awal menyambutnya!”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Maka Abu Ubaid ditunjuk menjadi panglima pasukan dan Umar berwasiat kepadanya dengan wasiat yang sangat berharga – andai saja Abu Ubaid mau mengamalkannya -. Umar radhiyallahu ‘anhu berkata kepadanya, “Dengarkanlah (pendapat) dari para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan sampai segala sesuatunya menjadi jelas. Sikap tergesa-gesa dalam peperangan akan menyebabkan kebinasaan dan peperangan itu tidak akan dimenangkan kecuali oleh lelaki yang matang (rajulul makits)”.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Abu Ubaid bin Mas’ud Ats Tsaqafi adalah seorang pria yang pemberani, bertakwa dan wara’ akan tetapi belum sampai pada level pengalamannya Khalid yang membuat beragam rencana sesuai dengan tuntutan masing-masing medan pertempuran dan mengubah keputusan-keputusannya serta menyesuaikan dengan arah perkembangan peristiwa dan perubahan keadaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Demikian pula Abu Ubaid belum sampai pada levelnya Al Mutsanna bin Haritsah yang berpengalaman dengan strategi Persia dan metode berperang mereka, mengetahui kekurangan mereka, makar dan tipuan mereka. Akan tetapi keberanian Abu Ubaid dan sifat pantang mundurnya serta kemenangannya dalam 3 pertempuran dan kembalinya dia ke setiap daerah yang dahulu kaum muslimin mengosongkan pasukannya dari daerah tersebut dengan pasukan berjumlah tidak kurang dari 10.000 orang, semua itu menjadikan Umar merasa tenang dengan keahlian Abu Ubaid dalam memimpin pasukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Evaluasi radikal dalam barisan Persia&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Setelah kekalahan berulang-ulang yang dialami Persia di tangan kaum muslimin, Rustum mengambil sejumlah keputusan untuk mengembalikan kewibawaan militer Persia dan untuk menaikkan moral tempur yang runtuh di barisan pasukannya. Selain itu untuk menyelamatkan popularitasnya dan melindungi pusat kekuasaannya di dalam negri Persia. Rustum mencopot “Al Jalinus” sang panglima dari jabatannya dan menyingkirkannya dari kepemimpinan umum dan menunjuknya sebagai pembantu pemimpin umum (panglima tertinggi).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kemudian dia menunjuk Dzul Hajib Bahman Jadzawaih sebagai pemimpin umum. Jadzawaih adalah orang yang sangat kuat, licik, cerdas dan banyak akal. Dia sangat membenci orang Arab dan kaum muslimin karena rasa sombong dan arogan. Dia dinamai dengan Dzul Hajib karena dia membalut kedua alisnya yang tebal supaya alisnya meninggi di atas kedua matanya karena rasa sombongnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kemudian Rustum membekali pasukannya dengan senjata baru yaitu gajah. Dia memilih sendiri para komandan pasukan dan para ksatrianya. Karena pentingnya pertempuran ini Rustum memberikan bendera Persia yang besar yang terbuat dari kulit harimau. Bendera itu tidak akan dikeluarkan kecuali bersama para raja mereka dalam pertempuran-pertempuran yang menentukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Pelajaran Besar dari Ma’rokatul Jisr (Perang di Jembatan di Irak)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Abu Ubaid bin Mas’ud bersama pasukanya menyeberangi sungai Eufrat dari arah Al Hirah dan mendirikan kemah di pinggir-pinggir padang pasir. Tempat semacam ini merupakan tempat paling afdhal untuk berperang berdasarkan pengalaman kaum muslimin, kemajuan mereka dan kepiawaian mereka yang tinggi dalam peperangan di padang pasir dan medan yang luas serta karena kemudahan dalam melakukan hit and run dimana itu merupakan metode perang kaum muslimin yang utama. Orang-orang Persia menempatkan pasukanya di sebelah timur sungai Eufrat berhadapan dengan kaum muslimin. Dzul Hajib mengirim surat kepada Abu Ubaid yang isinya:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
” Kalian yang menyeberang ke arah kami dan kami biarkan kalian menyeberang atau kalian biarkan kami menyeberang ke arah kalian hanya para penduduk Persia akan menghina kalian sebagai para pengecut!”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sayang sekali, Abu Ubaid termakan oleh surat yang provokatif tersebut. Ia dikuasai oleh emosi, dorongan semangat dan keberanian sehingga dia tidak mau mendengarkan kepada pendapat yang rasional dan bijak. Dia tidak cermat dan tidak mampu bersabar. Dia tidak mau mendengarkan nasehat para komandan pasukannya diantaranya Sulaith bin Qais Al Badri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Para komandannya telah mengingatkannya agar tidak menyeberangi sungai tersebut dan menasehatinya agar tetap menunggu para tentara Persia agar medan pertempuran menjadi lebih luas, lebih mudah dan lebih sesuai dengan metode perang hit and run yang dikuasai kaum muslimin dengan baik. Demikian pula, hal ini akan memudahkan masuknya bantuan kepada kaum muslimin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Mereka mengingkatkan Abu Ubaid tentang konsekuensi dari menyeberangi sungai dengan para pasukannya karena Persia akan mengepung mereka di tempat yang sempit dan di belakang mereka akan ada penghalang air yang besar yaitu sungai Eufrat. Namun demikian Abu Ubaid sudah sangat berkeinginan untuk segera menyerang dan lupa kepada wasiat khalifah kaum muslimin kepadanya sehingga mengambil keputusan yang salah. Dia berkata, ” Mereka tidak akan pernah menjadi orang yang lebih pemberani daripada kita dalam menghadapi kematian. Kita akan mendatangi mereka!”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Persia membiarkan kaum muslimin menyeberangi sungai. Begitu kaum muslimin seluruhnya telah tiba di bagian timur sungai Eufrat, tentara Persia menyerbu mereka dengan seluruh kekuatannya khususnya senjata gajah yang menggoncang kuda-kuda kaum muslimin sehingga kuda-kuda tersebut berlarian kesana kemari. Gajah-gajah tersebut mengoyak barisan kaum muslimin sehingga mereka merasakan tekanan yang sangat berat dan menderita kerugian besar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Maka berdirilah Abu Ubaid dengan keberaniannya yang telah dikenal sambil menyeru kaum muslimin,” Kepung gajah-gajah itu!” maksudnya kepunglah dan potonglah pengikat pelana yang ada diperutnya agar para komandan dan ksatria perang yang menunggangi gajah tersebut jatuh. Perang terus berlanjut dengan sengit diantara kedua belah pihak akan tetapi jalannya peperangan berada di pihak Persia dikarenakan banyaknya pasukan muslimin yang terbunuh oleh gajah – gajah tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Panglima perang kaum muslimin melakukan operasi berani mati !!!&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ketika Abu Ubaid Ats Tsaqafi radhiyallahu ‘anhu menyaksikan apa yang menimpa kaum muslimin di bawah kaki para gajah itu, ia maju melakukan aksi kepahlawanan yang langka. Ia bertanya kepada para tentaranya tentang titik lemah gajah yang bisa mengakibatkan kematiannya. Para tentaranya menjawab, ” belalainya”. Lalu Abu Ubaid memilih seekor gajah berwarna putih yang badannya sangat besar yang dipakai orang Persia dan kelihatanya gajah tersebut adalah pemimpin gajah-gajah yang lain. Kemudian Abu Ubaid menunjuk saudaranya, Al Hakam sebagai komandan jika dia gugur syahid dan jika Al Hakam gugur syahid maka diganti anak Abu Ubaid, Wahab, lalu ditunjuk lagi sampai tujuh komandan yang terakhir adalah Al Mutsanna bin Haritsah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Abu Ubaid maju ke arah gajah yang besar itu dengan semangat heroisme dan keberanian yang tiada bandingannya. Gajah itu menghindar dari pukulan-pukulan pedang Abu Ubaid dan membanting Abu Ubaid ke tanah lalu menginjaknya dengan kakinya yang berat sehingga gugurlah ia sebagai syahid di bawah kaki gajah Persia. Kemudian kaum muslimin berperang di atas mayatnya sehingga tidak diambil oleh orang-orang Persia. Setelah itu saudaranya, Al Hakam mengambil alih posisinya akan tetapi dia dengan cepat mati syahid dan demikian pula dengan anaknya, Wahab bin Abu Ubaid serta enam komandan lainya yang ditunjuk oleh Abu Ubaid. Kemudian bendera diserahkan kepada singa Irak dan Penakluk Persia, sang pahlawan besar “Al Mutsanna bin Haritsah”.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Kesalahan fatal yang dilakukan salah seorang tentara Islam&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Pada saat Al Mutsanna bin Haritsah berusaha untuk menepatkan posisi-posisi, mengatur barisan dan menyeru orang-orang yang berlarian agar berteguh hati, tiba-tiba seorang lelaki yang ceroboh di antara kaum muslimin namanya Abdullah bin Murtsad Ats Tsaqafy mulai bekerja untuk merobohkan dan menghancurkan jembatan – satu-satunya jalan untuk melakukan withdrawal (pengunduran pasukan dari medan tempur) dan kemudian dia menyatakan, “Wahai kaum muslimin! Matilah kalian semua sebagaimana matinya para pemimpin kalian!!”.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Aksi dari tentara yang impulsif (gegabah) ini, yang dia niatkan untuk mendorong kaum muslimin agar tetap teguh dan membakar semangat mereka untuk berperang dalam situasi yang sulit dan berat ini merupakan salah satu dari sekian kesalahan fatal yang dilakukan dalam pertempuran ini yang menyebabkan kekalahan kaum muslimin dan berlipatganda korban yang jatuh dari kaum muslimin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sungguh, telah terjadi kegoncangan yang besar di barisan kaum muslimin dan telah tenggelam lebih dari 2000 pasukan muslimin di sungai itu setelah Persia mengkonsentrasikan serangannya kepada kaum muslimin untuk memusnahkan mereka. Maka aksi ini – yang kelihatan heroik – merupakan pelayanan secara cuma-cuma kepada Persia yang berusaha keras untuk mewujudkan targetnya setelah kehancuran jembatan itu. Kemudian Al Mutsanna radhiyallahu ‘anhu dan satu kompi pasukannya segera memperbaiki jembatan yang rubuh itu dan berusaha untuk melindungi jembatan tersebut sehingga kaum muslimin menyeberang ke tepi sungai yang lain tanpa kerugian. Beliau terluka berat dalam peristiwa tersebut yang menyebabkan wafatnya beliau dua bulan kemudian.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Usai sudah pertempuran ini dengan kekalahan yang mengerikan bagi kaum muslimin. Sungguh telah syahid separo dari mujahidin dengan jumlah mencapai 10.000 pasukan, di antara mereka 7 komandan dan Al Mutsanna bin Haritsah terluka di pertengahan upayanya untuk keluar dari pertempuran dengan kerugian paling kecil yang memungkinkan dan menyelamatkan nyawa para tentara Islam yang tersisa.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kekalahan itu meninggalkan pengaruh yang besar dalam jiwa kaum muslimin sampai-sampai sekitar 2000 orang tentara Islam melarikan diri di padang pasir dan bersembunyi di sana dalam keadaan gelisah melihat apa yang terjadi dan tidak tersisa bersama Al Mutsanna kecuali 3000 tentara !!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Demikianlah kita belajar dari peristiwa ini banyak pelajaran.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kita belajar betapa daruratnya rencana yang baik, bersikap cermat dan berpikir serta melakukan kajian yang mendalam sebelum mengambil keputusan-keputusan yang sangat penting.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kita belajar betapa daruratnya mempelajari musuh dan metode berpikir serta rencana-rencana mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kita belajar betapa daruratnya tidak mengabaikan musyawarah dan berbahayanya menggunakan pendapat sendiri. Abu Ubaid rahimahullah adalah seorang yang pemberani, pantang mundur dan mencintai syahadah di jalan Allah akan tetapi dia belum mempelajari medan perang secara memadai dan belum memperhitungkannya dengan teliti. Selain itu dia menyelisihi para komandan yang bersamanya yang menasehati dirinya untuk tidak menyeberangi sungai yang menyebabkan kekalahan dan kerugian.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kemenangan jelas memerlukan sikap pantang mundur dan keberanian serta semangat dan heroisme yang tinggi akan tetapi dengan perencanaan, kajian, pengamatan, kecerdasan dan ketelitian dan bukan dengan sikap gegabah dan ceroboh yang mengakibatkan kehancuran pasukan dan menyebabkan kekalahan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Operasi Raid (kilat) di Alis Shughro&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dalam sebuah parade pasukan yang singkat dan dalam rangka merayakan kemenangan perang Al Jisr dalam satu hari, keluarlah dua orang komandan dari para komandan paling terkemuka di Persia yaitu Jaban dan Maradansyah untuk berjalan-jalan dengan pengawalan yang kurang di daerah Alis. Maka Al Mutsanna bin Haritsah yang telah diberitahu oleh intelijennya mengenai kabar keluarnya mereka, segera bergerak dengan sekelompok pasukannya yang terlatih untuk menawan dua komandan besar tersebut dan segera membunuh mereka untuk mengirim pesan kepada Persia dengan tinta darah yang isinya:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;” Kami masih tetap berada di sini. Kami tidak lari dari medan perang dan kami, meski hanya berjumlah 3000 orang saja, masih sanggup untuk bertahan, siap menghadapi tantangan dan siap berhadapan di medan laga ! “&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Persiapan baru&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kekalahan dalam peristiwa Al Jisr sangat berat dirasakan oleh kaum muslimin. Sehingga Umar Ibnul Kaththab radhiyallahu ‘anhu mengumumkan bahwa dirinya sendiri akan pergi untuk memerangi Persia. Setelah itu bergeloralah semangat dalam jiwa kaum muslimin dan berbondong-bondonglah mereka untuk berangkat berjihad di jalan Allah setelah dikuasai rasa ragu dan enggan. Al Mutsanna mengirim utusan kepada orang-orang yang lari yang telah runtuh moral juang mereka dan mengingatkan mereka dengan kejadian Uhud bagaimana kaum muslimin setelah menderita kekalahan tidak berhenti dan tidak putus asa. Beliau juga mengingatkan mereka dengan kemenangan-kemenangan kaum muslimin di bawah kepemimpinan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah kekalahan Uhud.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dengan demikian Al Mutsanna telah mengembalikan rasa percaya diri ke dalam jiwa mereka dan mengembalikan ke dalam barisan pasukan kaum muslimin keyakinan yang lebih besar, kemauan yang lebih kuat dan tekad untuk membalas kematian saudara-saudaranya. Di pihak lain, Rustum pemimpin Persia telah menyiapkan pasukan yang paling kuat yang terdiri dari 100.000 pasukan kavaleri dan 50.000 pasukan infantri di bawah komando panglima Persia yang terkenal Mahran bin Badzan. Pasukan kaum muslimin telah menempati suatu daerah yang disebut dengan Al Buwaib dekat dengan kota Kufah. Jumlah mereka hanya 20.000 orang saja di bawah kepemimpinan seorang pahlawan Panglima Al Mutsanna bin Haritsah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Al Mutsanna bin Haritsah meluruskan kesalahan-kesalahan dalam Ma’rakah Al Jisr&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Al Mutsanna bin Haritsah radhiyallahu ‘anhu memilih daerah Al Buwaib sebelah barat sungai Eufrat. Tempat itu adalah tempat yang luas terbentang yang cocok untuk metode serangan-serangan dadakan dan hit and run yang dikuasai kaum muslimin. Pada saat yang sama, itu merupakan lokasi yang tepat untuk mendapatkan bantuan dan dukungan dengan cepat dan mudah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Pada tanggal 14 Ramadhan 14 H, Mahran bin Badzan mengirim surat kepada Al Mutsanna untuk memprovokasinya agar menyeberangi sungai supaya medan pertempuran berada di seberang sungai bagian timur dan agar kesalahan Abu Ubaid terulang dan kaum muslimin akan terkepung antara tentara Persia dan sungai Eufrat. Namun Al Mutsanna memerintahkan pasukannya agar bersabar dan mengingatkan mereka dengan wasiat Amirul Mukminin Umar radhiyallahu ‘anhu setelah kekalahan di Al Jisr ketika itu Umar berkata, “Janganlah kaum muslimin menyeberangi laut jangan pula melintasi jembatan kecuali setelah kemenangan”. Al Mutsanna kemudian memprovokasi panglima Persia sehingga dia menyeberangi sungai beserta seluruh pasukannya ke medan tempur di bagian barat sungai Eufrat di wilayah Al Buwaib.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Bertemulah dua pasukan tersebut. Bertempurlah Al Mutsanna dalam barisan pasukan meskipun mengalami luka berat yang dia alami dalam perang Al Jisr sehingga para tentaranya berkata kepadanya, ” Sungguh anda telah berbuat adil kepada kami dalam perkataan dan perbuatan.”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ketika saudara kandungnya yaitu sang pahlawan, komandan para ksatria Mas’ud bin Haritsah gugur syahid dan dia merasakan adanya kemunduran kaum muslimin dan kelemahan mereka dia berseru kepada mereka, “Wahai kaum muslimin! Jangan kalian merasa ngeri dengan kematian saudaraku karena kematian orang-orang pilihan dari kalian adalah semacam ini.”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ketika dia melihat ada kekurangan di barisan salah satu kompi pasukan ia mengutus seseorang untuk mengatakan kepada mereka, “Sesungguhnya sang panglima menyampaikan salam kepada kalian dan beliau berkata, “Jangan permalukan kaum muslimin hari ini!” Setelah itu barisan kompi pasukan tersebut kembali rapi dan jadilah kelompok tersebut sebagai kelompok pasukan yang paling garang dalam pertempuran.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Pertempuran semakin sengit, suara-suara kesombongan dan arogansi mereka semakin meninggi. Ketika Al Mutsanna mendengar hal ini ia berkata kepada pasukannya, “Sesungguhnya apa yang kalian dengar itu hanyalah kegagalan maka lazimilah sikap diam dan bersuaralah pelan saja.”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Al Mundzir bin Hisan bin Dhiror Adh Dhabbi dan Jarir bin Abdillah Al Bajalli menyerang Mahran panglima Persia dan mereka berdua berhasil membunuhnya. Ketika pasukan Persia mengetahui terbunuhnya panglimanya, mereka segera melarikan diri. Kemudian Al Mutsanna dan kaum muslimin mengejar mereka, merobohkan jembatan dan menghalangi mereka dari melarikan diri sehingga mereka tidak bisa menyusun kembali barisannya. Jumlah pasukan Persia yang tewas mencapai lebih dari 100.000 orang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Demikianlah perang Al Buwaib yang merupakan koreksi atas kesalahan-kesalahan yang kaum muslimin serta para komandannya terjerumus di dalamnya dan sebagai pengambilan pelajaran dari pengalaman pahit dalam peristiwa Al Jisr serta sebagai pembalasan bagi para syuhada’ kaum muslimin serta sebagai pembuka bagi penaklukan-penaklukan besar yang diraih kaum muslimin setelah itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Bila tulisan ini benar adanya maka itu semata dari rahmat dan karunia Allah Ta’ala dan bila ada kesalahan dan penyimpangan maka itu dari kami dan dari syaithan. Allah dan rasul-Nya berlepas diri darinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Oleh: Abu Abdullah&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Naskah asli Syekh An Hisyam An Najjar bisa dilihat&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.egyig.com/Public/articles/fromhistory/11/51538074.shtml&quot; rel=&quot;content&quot; style=&quot;border: 0px; color: #666666; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
(lasdipocom/&lt;a href=&quot;http://www.arrahmah.com/kajian-islam/syekh-hisyam-an-najar-perang-tidak-akan-dimenangkan-kecuali-oleh-rajul-makits.html&quot; rel=&quot;content&quot; style=&quot;border: 0px; color: #666666; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;arrahmah.com&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/6721894087615470045/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/syekh-hisyam-najar-perang-tidak-akan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/6721894087615470045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/6721894087615470045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/syekh-hisyam-najar-perang-tidak-akan.html' title='Syekh Hisyam An Najar: Perang tidak akan dimenangkan kecuali oleh rajul makits'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-6203552042601812345</id><published>2013-09-05T02:36:00.003-07:00</published><updated>2013-09-05T02:36:39.615-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kajian"/><title type='text'>Pelajaran-pelajaran besar dari Mesir berdarah</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Oleh:&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Abu Robbani Abdullah Ricko Soenoko,SS&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
(Penulis buku “Perang Akhir zaman”, Ketua LPW Majelis Mujahidin Jabodetabek)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/08/Mesir-korban.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Pelajaran-pelajaran besar dari Mesir berdarah (bagian 3)&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/08/Mesir-korban.jpg&quot; width=&quot;241&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Pelajaran dari Mesir yang sangat penting –sekali lagi- adalah persatuan kaum Muslimin&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;ahlussunnah waljamaah&lt;/em&gt;, terutama gerakan dakwah dan jihad mereka. Semua gerakan-gerakan Islam dan Jihad di Mesir harus bersatu, apakah Ikhwanul muslimin sebagai&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;saudara tua&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang telah menorehkan dirinya sebagai&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;pioner&lt;/em&gt;&amp;nbsp;gerakan kebangkitan Islam di seluruh dunia sejak khilafah otoman dibubarkan (1924), atau Jamaah Islamiah, Salafiyyun, Jamaah-jamaah jihadiah seperti Al-Qaida dan &amp;nbsp;Tholiban dan lain-lain, Hizbuttahrir, Jamaah tabligh. Dan seluruh elemen-elemen perjuangan umat Islam di Mesir dan umat Islam yang masih komitmen dengan agamanya, maka&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;hendaklah mereka bersatu!&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Tragedi yang menimpa pergerakan Ikhwanul Muslimin hendaklah menjadi pelajaran yang sangat penting bahwa:&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; margin: 0px 0px 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ketika ikhwanul Muslimin telah menang dalam pemilu yang jujur dan sah maka seharusnya kemenangan itu didukung oleh segenap komponen perjuangan umat Islam lainnya. Apakah oleh Hizbuttahrir, Salafiyyun, Jamaah Jihad,&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt; Jamaah Islamiah, dan lain lain. Juga jamaah-jamaah dakwah dan jihad tersebut menolong presiden yang pada hakekatnya adalah- pemimpin Islam mereka. Sehingga ketika ada pengkhianatan dari militer atau kaum sekuler, maka segera dapat diantisipasi oleh segenap gerakan Islam dan jihad mereka yang bersatu berada dibelakang presiden Mursi. Yang terjadi saat ini adalah mereka menjadi penonton dan komentator layaknya penonton dan komentator sepak bola. Bukan pemain yang dengan susah payah berusaha memenangkan pertandingan dan laga.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Tunjukkanlah persaudaraan Islam itu dengan hakiki diantara mereka sendiri, juga menjadi contoh kepada dunia Islam. Bukan sebaliknya! Kalian saling membutuhkan satu sama lain, bukan saling meniadakan dan menjatuhkan! Kemenangan Ikhwanul Muslimin yang sebenarnya merupakan kemenangan umat Islam, malah di cela, dilemahkan dengan kritikan-kritikan yang tidak tepat, bahkan berbau&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;hasad&lt;/em&gt;. Sungguh miris sekali menyaksikan tingkah polah jamaah-jamah Islam &amp;nbsp;ini , masih kekanak-kanakan, belum dewasa, persis seperti kaum Yahudi dan Nasrani didalam Al-Qur’an:”&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Wahai kaum mukmin, kalian jangan meniru kaum Yahudi dan Nasrani yang suka bermusuhan dan berselisih setelah al-Qur’an dan Muhammad datang kepada mereka&lt;/em&gt;…”(QS. 3:105).&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sikap dari gerakan dakwah Islam dan jihad Islam di Mesir&amp;nbsp; terhadap saudara mereka&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;ikhwanul muslimin&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;adalah menyelisihi perintah Allah untuk bersatu dan larangan berpecah belah, “&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Orang-orang kafir satu dengan lainnya saling tolong menolong. Wahai kaum mukmin jika kalian satu dengan lainnya&amp;nbsp; tidak saling tolong menolong, maka akan muncul kekacauan dalam barisan kalian dan kerusakan yang besar di muka bumi”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(QS Al-Anfal:73).&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Bukankah kita telah sama menyaksikan kebenaran firman Allah ini?!, kerusakan yang besar di negeri Mesir dengan dibantainya umat Islam yang komitmen dengan agama mereka, akibat tidak bersatunya dan tolong menolongnya sesama kaum muslimin di sana.Dan Kelak ancaman Allah bagi kaum Muslimin yang tidak menolong saudaranya, hanya sibuk mencela dan mengkritik saudaranya, dengan siksa kepada mereka di neraka jahannam sebagaimana yang akan menimpa yahudi dan nasrani (lihat QS Ali Imron3:105)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Saya menanggapi kritikan dari sebagian tokoh&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;muballigh Tauhid&lt;/em&gt;&amp;nbsp;bahwa ikhwanul muslimin berjuang tidak secara syar’i (dengan cara masuk ke demokrasi,membuat partai dan mengikuti Pemilu yang dihukumi –menurut mereka- sebagai syirik akbar dan dapat membatalkan iman, murtad dan musyrik). Maka menurut jalan fikiran mereka: “Tidaklah mungkin mereka akan menang dengan cara seperti &amp;nbsp;ini karena menyalahi syariat Islam”. Menurut saya pandangan mereka ini keliru dan berlebihan. Yang seharusnya bahwa selama hal itu tidak membahayakan&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;aqidah&lt;/em&gt;&amp;nbsp;ummat dan lebih besar&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;maslahatnya&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(kebaikannya) maka tidak mengapa &amp;nbsp;jika berjuang melalui parlemen, apalagi para ulama mereka seperti Syaikh Sa’id Hawwa&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;rohimahullah&lt;/em&gt;, Syaikh Yusuf al-Qordhowi, termasuk ulama kibar&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;salafi&amp;nbsp;&lt;/em&gt;abad ini seperti&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;muhaddits kiwari&lt;/em&gt;&amp;nbsp;Syaikh Al-Albani, Syaikh Bin Bazz dan Syaikh Utsaimin&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;rahimahumullah&lt;/em&gt;, semuanya itu berpendapat bolehnya mengikuti Pemilu dengan berbagai syarat tentunya. Maka tidak mengapa mendirikan partai Islam dan mengikuti Pemilu. Terbukti banyak kemenangan-kemenangan politik Islam dihasilkan oleh mereka. Hanya saja akhi, musuh dari kalangan munafiqin seperti kaum Sepilis dan backing dari kaum kuffar Barat terhadap mereka terlalu banyak &amp;amp; kuat karena mereka bersatu, dan kita –karena tidak mau bersatu, karena sebab dikuasai kesombongan jahiliah fanatis manhaj dan mazhab sehingga berpecah belah- yang menyebabkan kekalahan-kekalahan bahkan digulingkan dan dibantai setelah kemenangan itu oleh musuh-musuh kita. Sungguh tragis sekali&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;.&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Wallahul musta’an!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Salah satu bukti dari kebenaran pandangan kami tentang pentingnya persatuan antar gerakan dakwah dan jihad -yang paling jelas adalah pada peristiwa &amp;nbsp;jihad di Afganistan tahun 1979 M. Saat itu kaum Muslimin dari seluruh dunia dari berbagai mazhab dan manhaj bersatu untuk melawan super power abad ini, Uni Soviet. Benarlah firman Allah bahwa kekuatan ada pada persatuan (QS 8:73). Maka kaum Muslimin berhasil menang hanya dalam waktu lebih kurang 10 tahun saja. Tentu penyebab kemenangan ini adalah bersatunya para pejuang Islam di sana dalam mengusir Rusia komunis karena Allah semata.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Namun lihat kemudian! Saat kaum muslimin pejuang itu memimpin negeri Afghan pasca perang, maka terjadilah perebutan kekuasaan diantara mereka, perselisihan dan perpecahanpun terjadi&amp;nbsp; diantara mereka sendiri. Maka tanpa disangka-sangka datanglah laskar “asing” Taliban menyapu mereka semuanya dan kemudian berkuasa di Afghanistan. Timbulah kemudian permusuhan antara para pejuang yang diusir tadi dengan pemerintahan Taliban. Maka beberapa tahun kemudian Taliban pun dijatuhkan dari kekuasaan mereka oleh Serangan pasukan sekutu pimpinan AS yang bersekutu dengan&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Aliansi Utara&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang dulu pernah punya andil dalam menaklukkan rusia di afghanistan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sekarang negeri Afghanistan dikuasai rezim boneka AS pimpinan Hamid karzai. Sementara hari-hari ini, pertempuran tengah berlangsung dengan sengit dan lama di dalam negeri Afghanistan antara Taliban yang pernah dijatuhkan dengan rezim Hamid karzai yang telah dituding sebagai murtaddin. Lihatlah negeri Afghan hari ini berdarah-darah, infrastrukturnya hancur, rakyatnya menjadi miskin, bodoh, tidak sempat membangun, menderita, rakyatnya banyak yang mengungsi, menjadi&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;manusia-manusia perahu&lt;/em&gt;melintasi lautan dalam, tenggelam sebelum sampai kenegeri harapan. Bahkan mereka ditolak setelah sampai di pantai negeri-negeri saudaranya sendiri, dihinakan dinegeri orang. Demikian juga keadaan-keadaan yang sangat memilukan ini terjadi di Chechnya, Iraq, somalia, Yaman, Mali yang mereka diklaim sebagai negeri yang telah diproklamirkan Imaroh Islamiyah melalui hasil jihad. Keadaannya sama saja, memilukan dan menyedihkan. Terakhir di Suriah. Angka dari rakyat yang dibunuh dan tewas oleh rezim Syi’ah Bassar Al-asad sudah menembus seratus ribu lebih. Banyak yang mengungsi kenegeri-negeri tetangga mereka, lebih dari satu juta jiwa. Yang dapat kami simpulkan bahwa negeri-negeri yang diklaim telah memproklamirkan Imaroh Islamiah pun belum bisa “tegak”, masih dalam keadaan lemah, karena –salah satu sebabnya adalah- dunia Islam&amp;nbsp; tidak/enggan&amp;nbsp; bersatu untuk menolongnya. Sama keadaannya yang dialami oleh Ikhwanul Muslimin dan pejuang Islam melalui parlemen. Yang menang, pun mengalami nasib sama, apalagi yang kalah. Tidak ditolong oleh saudara-saudara mereka dari kalangan jihadis dll (ketika mereka menang).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Manhaj haroki yang menang melalui pemilu tidaklah dapat memperoleh kekuasaan di pemerintahan secara mutlak, sehingga mereka harus menghadapi kaum oposan yang sekuler dan saudara mereka sendiri yang tidak menolong mereka (kaum jihadis dan lain-lain). Namun mereka bisa membangun dengan bertahap dan relatif stabil. Politik dan ekonomi lebih stabil, seperti di Turki. Akan terjadi proses Islamisasi secara perlahan dan bijaksana, penuh dengan kehati-hatian. Sebaliknya di negeri-negeri Islam yang dakwahnya dimenangkan dengan cara konfrontasi bersenjata atau jihad –walaupun mereka dapat secara darurat memproklamirkan Imaroh Islamiah dan mengumumkan kabinet daruratnya- namun pada kenyatannya akan cenderung mengalami ketidakstabilan dalam membangun masyarakat. Gedung-gedung dan fasilitas umum yang penting rusak berat akibat dilanda perang dan konflik yang terus menerus; Bagaimana akan membangun? Apalagi aktifitas bom&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;isytisyhad&amp;nbsp;&lt;/em&gt;yang masih diperselisihkan hukumnya telah banyak melukai rakyat yang tidak berdosa. Karena dilanda peperangan terus menerus, maka rakyat lah yang merasakan akibatnya secara langsung. Rusaklah gedung-gedung, rumah, tanaman-tanaman. Masyarakat yang tidak ada kaitan dengan perang itu pun menjadi yang &amp;nbsp;paling menderita. mereka menjadi korban dari peperangan. Mati terbunuh, menjadi sakit atau cacat, bahkan lari keluar negeri. Apakah seperti ini perang yang diinginkan oleh Syariah islam? Akibatnya para mujahid diseluruh dunia dan kelompok mereka tidak mendapat simpati dari kaum muslimin, distigma sebagai teroris dan radikalis. demikian juga kelompok-kelompok dakwahnya karena tidak bisa akur dan bersatu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Semua manhaj ini ketika berkuasa dengan cara mereka (apakah melalui Pemilu atau jihad) maka masing-masing mempunyai masalah yang sama, menghadapi musuh dari kaum&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;munafik&amp;nbsp;&lt;/em&gt;militer yang siap mengkudeta , atau&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Sepilis&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang selalu ingin menjatuhkan atau&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Salibis-Zionis&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang akan memerangi mereka. Bahkan sekarang, seperti yang terjadi pada Tunisia,Aljazair dan Mesir, kemenangan partai-partai Islam ini telah dipecundangi oleh lawan politiknya walaupun mereka menang dengan cara yang paling demokratis sekalipun, karena hakekatnya orang-orang kafir tidak suka kaum&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;multazimin&amp;nbsp;&lt;/em&gt;memenangkan dakwah Islam walau dengan cara mereka sekalipun. Perjuangan, baik dengan cara melalui Parlemen maupun Jihad sama-sama dibenci oleh Kafir dan munafiqin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kesimpulannya kita telah belajar dari semua ini. Kata yang bijak untuk menyimpulkan ini adalah bersatu, lahir dan batin. Saling bersinergi, tolong menolong. Tidak ada kalimat lain lagi untuk mengekspresikan sarat-sarat kemenangan kecuali dengan bersatu, saling toleran dan tasamuh dalam perbedaan manhaj dakwah, berdakwah dengan ilmu dan hikmah dan berjihad juga dengan ilmu. Kalian saling membutuhkan satu sama lain, bukan saling meniadakan dan menjatuhkan. Seruan ini adalah harga mati.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Berkaitan dengan manhaj dakwah yang tepat untuk diterapkan di negeri Nusantara Indonesia/NKRI maka tidaklah dapat kita samakan kondisi dan keadaannya dengan berdakwah dan berjihad di negeri-negeri seperti Afghanistan, Iraq, &amp;nbsp;Mesir, Somalia dan lain-lain. Hampir setiap negeri mempunyai keadaan masyarakat,kondisi alam,ekonomi dan politik serta budayanya yang berbeda dengan negeri-negeri lainnya. Lebih khusus lagi dengan latar belakang sejarah dakwah Islam di negeri ini tidak sama dengan dinegeri-negeri lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Maka menentukan cara berdakwah yang tepat dan pas untuk Indonesia tidaklah bisa dipaksakan harus mengikuti gaya dakwah/manhaj dakwah gerakan-gerakan dakwah dan jihad yang berasal dari luar negeri seperti gerakan Salafiyyun yang ingin suasana saudi ingin diterapkan persis di Nusantara dimana semua orang harus belajar tauhid cara Saudi dan menyibukkan diri dengan ilmu syariat yang mana masyarakat harus mengikuti cara pemahaman mereka karena dianggap yang paling benar dan sahih. Akibatnya banyak terjadi fitnah perpecahan dan kekacauan di masyarakat. Celakanya sebagian mereka ini menganggap bahwa perpecahan itu wajar yang menunjukkan kebenaran sabda Nabi Saw bahwa mereka adalah kaum&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ghuroba&lt;/em&gt;, kelompok&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;ahlussunnah&amp;nbsp;&lt;/em&gt;yang terasing di akhir zaman, sedangkan masyarakat diluar mereka adalah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;ahlul bid’ah&lt;/em&gt;. Mereka pada umumnya juga tidak memperhatikan keadaan-keadaan dan persoalan yang sedang terjadi di masyarakat yang membutuhkan jawaban dan aksi untuk segera mengatasinya,karena sibuk menuntut ilmu syariah. Mereka menjadi kelompok eksklusif.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Demikian juga seperti kemauan gerakan Hizbuttahrir agar umat Indonesia berfikir dan bertindak seperti mereka, memikirkan tentang&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;khilafah&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dan menegakkannya sebelum jihad. Sehingga jihad tidak boleh dilakukan sebelum tegaknya&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Khilafah&lt;/em&gt;. Berdosalah orang-orang yang melakukan jihad sebelum adanya&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;khilafah&lt;/em&gt;. Atau gerakan &amp;nbsp;Tauhid wal jihad di Afghan dan somalia yang menginginkan terjadinya revolusi Tauhid dan jihad diseluruh Indonesia seperti halnya yang terjadi di Afghan, Iraq dan Yaman. Bermula dengan menanamkan dakwah tauhid kepada masyarakat yang intinya &amp;nbsp;mereka memvonis pemerintah dan segala lembaga dibawahnya yang anti kepada hukum Islam sebagai thoghut dan anshoruttaghut yang kafir dan musyrik. Setelah itu mereka akan menyerukan kepada masyarakat mempersiapkan i’dad&amp;nbsp; jihad untuk memerangi mereka, para thoghut dan antek-antek mereka. Setelah i’dad (persiapan jihad), maka mereka akan melangkah pada fase selanjutnya: berperang terus sampai tegaknya Negara Tauhid / Imaroh Islamiah. Begitulah lebih kurang&amp;nbsp; gambaran dakwah mereka. Mereka ingin mendirikan/memproklamirkan Imaroh Islamiah (kepemimpinan Islam) walaupun masih bersifat di bawah tanah melalui revolusi jihad .&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Atau cara Jama’ah Tabligh yang menginginkan semua muslimin&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;khuruj,&lt;/em&gt;&amp;nbsp;keluar selama sekian lama untuk berdakwah, apakah orang awam atau ulamanya, semuanya harus keluar berdakwah , seperti di zaman&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;salafussaleh&lt;/em&gt;. Hanya dengan cara ini –menurut anggapan mereka- umat Islam akan mendapatkan kejayaannya kembali. Juga cara-cara gerakan Sufi yang senantiasa mengajak masyarakat untuk berdzikir dan memperbaiki akhlaq mereka sebagai jalan keselamatan, namun &amp;nbsp;mereka mengabaikan “dunia”dengan segala permasalahannya. Yang seharusnya –menurut pendapat kami- maka negeri ini (Indonesia) membutuhkan orang-orang yang kokoh dalam ilmu agamanya, bertaqwa, &amp;nbsp;z&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;uhud, waro&lt;/em&gt;‘, bukan pengikut/muqollid , pintar dan cerdas dalam memetakan masalah-masalah ummat Islam, mengetahui prioritas masalah yang harus segera diselesaikan dan dibenahi, jujur, berakhlaq karimah dan berkarakter penyatu, perekat umat. Bukan pemecah belah dan penyekat umat, bijaksana, tegas, mempunyai kekuatan dalam kesabaran, dan berlapang dada dalam menghadapi perbedaan. Terakhir adalah pandai memimpin dan mensinergikan semua kekuatan dan potensi umat Islam Indonesia!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dengan rentang waktu dakwah yang panjang di Iindonesia, maka kita harus belajar dari para pendahulu kita yang telah menggoreskan tinta emas dimana mereka telah merubah dalam waktu yang lama – dengan izin Allah Ta’ala kemudian manhaj dakwah yang benar – negeri yang dahulunya adalah murni negeri Hindu dan Budha dengan kerajaan-kerajaan besar mereka, telah dirubah dengan dakwah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;bilhikmah&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(bijaksana),&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;walmauizhotil hasanah&lt;/em&gt;(nasehat yg baik) dan dialog-dialog, dalam waktu yang sangat panjang, bergenerasi-generasi, berfase-fase, bertingkat-tingkat (mulai dari fase dakwah tanpa konfrontasi bersenjata selama beberapa abad lamanya), sampai akhirnya tibalah saatnya&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;fase jihad fi sabilillah&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;sehingga berdirilah kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara sampai hampir 80 kerajaan jumlahnya, lengkap dengan pranata hukumnya sesuai syari’ah. Tahukan antum berapa lama dakwah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;bilhikmah&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dibangun, dengan tanpa kekerasan dan konfrontasi jihad di Nusantara ini? Ya&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;ikhwah&lt;/em&gt;, hampir lima abad lamanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sejak pertama kali masuk nusantara pada abad ke VII dan baru abad XII berdirilah kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara, dari Sabang sampai Urian di Irian.&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Masya Allah Laa Quwata Illa billah&lt;/em&gt;. Buah yang manis dari dakwah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;bil’ilmi&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dengan kesabaran yang besar, disertai kebijaksanaan yang tinggi.Padahal yang pertama kali membawa dakwah ke Indonesia adalah para pedagang dari Gujarat/Persia/Arab. Bukan pasukan perang lengkap dengan senjata ini adalah fakta sejarah. Dan satu lagi kenyataan sejarah, bahwa para da’i yang sekaligus pedagang itu masuk ke Nusantara adalah masih dalam abad pertama Hijriah, dimana di semenanjung Arabia masih dalam fase perluasan daerah Islam dengan dakwah yang dilakukan dengan penyampaian Islam (&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Aslam, taslim ! (Islamlah kalian maka akan selamat&lt;/em&gt;!), atau kalau tidak&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;bayarlah jizyah&lt;/em&gt;!, kalau cara ini tidak dimaui oleh kaum kafir, maka cara terakhir yaitu dengan perang/&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;jihad.&lt;/em&gt;&amp;nbsp;Inilah yang pada umumnya terjadi di Timur Tengah dan Afrika.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Namun tidak dengan Nusantara. Para da’i dan ulamanya mengetahui dengan ketelitian dan penyelidikan bahwa untuk menghadapi keadaan masyarakat di nusantara maka ditempuhlah berdakwah dengan menanamkan keimanan/tauhid, juga dengan akhlaqul karimah, disertai dengan membangun basis-basis pesantren di wilayah-wilayah pesisir; bukan dengan jihad karena tidak tepat jika diterapkan pada awal dakwah di Nusantara. Terkadang dengan melalui pendekatan budaya setempat, merubah sedikit-demi sedikit adat dan istiadat hindu-Budha kepada islam. Cara ini ternyata sangat efektif sekali. Bahkan para peneliti sejarah penyebaran dakwah Islam&amp;nbsp; di Indonesia dilakukan oleh para muballigh yang bermahzab Syafi’i dan bercorak tasawwuf. Sehingga para raja Hindu/Budha menjadi bersimpati dan tersentuh dengan cara dakwah mereka yang lemah lembut dan bijak itu. Bahkan mereka &amp;nbsp;sering mengawinkan putri-putri mereka dengan para da’i dan ulama Islam pada waktu itu. Disamping itu masyarakat sangat tertarik dengan ajaran-ajaran Islam yang indah, mudah dipahami dan lengkap, tidak mengenal kasta, tidak mengenal perbedaan warna kulit dan tidak merendahkan kaum wanita. Inilah yang pada akhirnya mengantarkan mereka untuk berbondong-bondong masuk Islam dengan sukarela. Lihatlah ternyata cara dakwah di timur tengah dan di nusantara ternyata berbeda, tapi buahnya sama. Bahkan dengan kesabaran&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;ulul azmi&lt;/em&gt;&amp;nbsp;, dakwah yang mencapai lamanya 5 abad tersebut (lebih kurang 8 generasi; dakwah dengan hikmah), membuahkan hasilnya dengan fase berikutnya yaitu jihad fi sabilillah dimana sarat-saratnya telah terpenuhi. Maka Allah memberikan pertolongan dengan kemenangan-kemenangan kaum Muslimin dan berdirinya&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;daulah-daulah Islamiah&lt;/em&gt;&amp;nbsp;di nusantara melalui jihad.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Selanjutnya adalah fase panen berdirinya kerajaan-kerajaan Islam dari Sabang sampai Merauke hampir sampai 80 an jumlahnya, buah dari dakwah yang lama dan&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;jihad&lt;/em&gt;, dari abad XII s/d abad XV. Kemudian selanjutnya adalah fase jihad besar melawan kafir penjajah bangsa&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Eropa Salibis&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;selama 3,5 abad (abad XVI s/d abad XX). Sungguh bangsa nusantara yang telah menjadi muslim ini –insya Allah- kelak akan menjadi bangsa besar setelah diuji berdakwah dengan waktu yang sangat lama, lalu diuji lagi dengan kekuasaan kerajaan dalam waktu yang lama, sampai akhirnya datang bangsa besar Eropa yang pernah menerima al-kitab (injil) yang menguji mereka -sebagai batu ujian berikutnya-. Inilah fase jihad yang sangat lama sampai 3,5 abad.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Pantaslah kalau negeri ini begitu subur dan diberkahi karena telah disirami darah para&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;syuhada&lt;/em&gt;&amp;nbsp;selama berabad-abad lamanya. Betapa banyak bangsa-bangsa yang tergiur dengan kekayaan alamnya, dan betapa strategisnya letak nusantara ini, tentu tidak terjadi begitu saja. Lama&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;bung&lt;/em&gt;&amp;nbsp;memperjuangkannya. Dengan kesabaran yang begitu besar maka kaum Muslimin nusantara akhirnya dianugerahi rahmat yang begitu besar yaitu kemerdekaan dan bersatunya daulah-daulah Islam tersebut menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan dasar negaranya adalah Islam (Ketuhanan Yang Maha Esa, pasal 29 ayat 1 dan 2 UUD45) yang telah dikawal oleh para ulama dan syuhada. Sungguh NKRI adalah negara Islam terbesar di dunia saat ini, dengan jumlah penduduk Muslimnya terbesar didunia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Apakah ini kebetulan saja. Tidak wahai saudaraku! Ini adalah hasil dari proses dakwah yang lama, tidak&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;isti’jal&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(terburu-buru ingin cepat menunai hasil). Namun demikian dakwah belum selesai. Musuh kita hari ini adalah kaum&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;munafik&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang mewujud sebagai kaum nasionalis sekuler, liberalis dan pluralis serta aliran sesat dimana dibelakang mereka adalah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;setan&amp;nbsp;&lt;/em&gt;Amerika dan para sekutunya dari zionis dan salibis. Inilah musuh kita hari ini. Ini adalah pertempuran terbesar abad ini dan kelihatannya memasuki babak akhir. Kalau kita kalah maka kita akan habis, kembali kebelakang, “set-back” ke beberapa abad yang lalu. Musuh kita adalah merupakan persekongkolan antara kaum musyrikin, munafikin dan kafirin. Kita berhadapan dengan ideologi satanisme,liberalisme,kapitalisme,sekularisme,sosialisme,zionisme dan salibis,pluralisme dan aliran-aliran sesat yang mengaku islam seperti Ahmadiyah dan Syi’ah.Inilah babak ujian terbesar dari Allah kepada pejuang-pejuang Islam nusantara hari ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Habib Muhammad Rizieq Syihab mengatakan bahwa 75% syari’at Islam telah berlaku dan dapat dimalkan hari ini di NKRI, tinggal yang 25% sisanya berupa perjuangan penegakan syariat islam di lembaga-lembaga negara dan dalam UU perdata dan Pidana serta PERDA-PERDA yang belum seluruhnya&amp;nbsp; diterapkan di negeri ini&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;.&amp;nbsp;&lt;/em&gt;Maka pesan kami kepada kaum muslimin khususnya para pejuang syariat islam yang agung. Hendaklah kita bersatu lahir dan batin, bahu membahu dan berkorban sepenuh hati untuk memperjuangkan syariat Islam seluruhnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Jika nenek moyang kita terdahulu telah –secara estafet selama berabad-abad-membangun dakwah dengan kesabaran yang besar dan telah menyelesaikan tugas dakwah sebesar 75%, maka kenapa kita, generasi penerus mereka hari ini tidak mampu bersabar untuk menyelesaikan sisanya yang 25% itu. Untuk mencapai hasil dakwah yang 75% itu maka pendahulu umat ini telah melakukan kerja dakwah selama 13 abad, maka kenapa kita tidak mampu bersabar untuk mencapai sisanya yang 25% lagi. Jika kita telah banyak bersabar , maka kenapa kita tidak mampu untuk bersabar sedikit lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Maka bersatulah kalian, bekerjasamalah kalian. Kalian saling membutuhkan satu sama lain, bukan saling meniadakan dan menjatuhkan, Saling nasehat-menasehatilah diantara kalian dengan kesabaran dan kasih sayang; dan janganlah bertindak gegabah dalam berdakwah, ingin terburu-buru mendapatkan hasil dengan melakukan tindakan bodoh dan fatal akibatnya seperti membuat permusuhan dengan sesama pejuang syariah, saling&amp;nbsp; mencela dan menghujat dengan membanggakan manhaj dan kelompoknya, bahkan membuat tindakan-tindakan&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;radikal&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;dimasyarakat seperti pemvonisan kafir dimana-mana, pemboman-pemboman bunuh diri/istisyhadiah -yang tidak dilakukan pada tempat dan waktu yang seharusnya menurut syar’i- untuk merusak gedung-gedung, pasar, tempat penginapan, perkantoran umum, bahkan masjid serta membunuh orang-orang yang tidak berdosa dari kalangan sipil/masyarakat. Terlepas dari apakah tindakan-tindakan tersebut merupakan makar dari musuh-musuh Islam, namun semua tindakan-tindakan ini –benar-benar telah merusak apa yang telah dibangun oleh umat selama berabad-abad sebelumnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kita akan kembali jauh kebelakang. Percayalah! Tidak ada keuntungan apapun dari cara dakwah seperti ini kecuali kerusakan demi kerusakan dan fitnah yang telah terjadi. Wallahi Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda yang mengingatkan umatnya,” Binasalah orang-orang yang suka berlebihan (ekstrim dan radikal) 3x” (Al-hadits).Demikian juga dalam sabdanya yang lain,” “Sesungguhnya agama ini mudah, maka&amp;nbsp; orang-orang yang suka memberat-beratkan agama ini (berlebihan dalam mengamalkan agama ini) akan dikalahkan oleh agama ini (terjerumus pada dosa)” (al-Hadits); Maksudnya mereka akan merusak diri mereka sendiri dengan keyakinan-keyakinan keliru mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Pelajaran lainnya adalah&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;jangan terburu-buru ingin mendapatkan hasil&amp;nbsp; atau kesuksesan dakwah&lt;/strong&gt;. Ini adalah penyakit&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;kronis&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang menghinggapi hampir sebagian besar para da’i dan muballigh. Sebuah hadits Dari Abu Abdillah Khabab bin Al-Arat Ra, katanya, “&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Kami mengadu kepada Rasulullah Saw sementara ia berbantalkan burdah dibawah naungan Ka’bah. Kata kami, “Tidakkah engkau memintakan pertolongan buat kami, tidakkah engkau berdoa buat kami?” Sabda beliau shallalahu ‘alaihi wa sallam,&lt;/em&gt;“&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Diantara orang-orang sebelum kalian ada yang dibawa lalu dikubur didalam tanah, kemudian dibawakan gergaji dan diletakkan di atas kepalanya lalu dibelah menjadi dua, kemudian disisir dengan sisir dari besi, terkecuali daging dan tulangnya. Hal itu tidak menghalanginya untuk menyiarkan agamanya. Demi Allah pasti Dia akan menyempurnakan&amp;nbsp; masalah ini sehingga seorang penunggang kuda berjalan dengan aman dari kota San’a ke Hadramaut. Tidak ada yang ditakutinya selain Allah, dan kambingpun tidak takut kepada serigala. Akan tetapi kalian begitu tergesa-gesa&lt;/em&gt;!” (HR Bukhori). Sungguh ketergesaan ini membuat harga yang harus dibayarnya mahal sekali. Sekarang Kita telah mundur jauh kebelakang lagi, akibat cara pandang yang ekstrim dari sebagian kita terhadap dakwah ,dan akibat dari &amp;nbsp;ketergesaan mereka yang ingin merubah masyarakat dengan cepat melalui cara-cara kekerasan dan revolusi yang mengatas namakan&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;tauhid &amp;amp;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;jihad Islam&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang akibat-akibat buruknya telah kami jelaskan di atas.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Saya menulis ini, murni karena ingin menasehati diri saya dan ummat ini. Tidak ada kepentingan lain kecuali karena ingin mempersatukan kaum muslimin dan mengadakan&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;ishlah (perbaikan).&lt;/em&gt;&amp;nbsp;Tentu tulisan ini akan menuai pro dan kontra. Namun demikian kami menggoreskan pena ini adalah murni dari renungan pribadi, hasil pengembaraan kami dalam melintasi belantara dakwah. Bisa salah, bisa juga keliru. Kebenaran sejati adalah milik Allah dan Rasul-Nya. Kami mencintai Muslimin. Semoga Allah mengumpulkan kami dan kaum muslimin dalam ampunan dan surga-Nya yang luas, dan membimbing kaum muslimin dalam jalan yang diridhoi-Nya, serta memaafkan kesalahan dan ketergelinciraan kami saat menulis risalah ini, aamiin!&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/6203552042601812345/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/pelajaran-pelajaran-besar-dari-mesir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/6203552042601812345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/6203552042601812345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/pelajaran-pelajaran-besar-dari-mesir.html' title='Pelajaran-pelajaran besar dari Mesir berdarah'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-933494278045365417</id><published>2013-09-03T04:07:00.001-07:00</published><updated>2013-09-03T04:07:39.026-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kajian"/><title type='text'>Kekuatan penyembuhan dengan Al-Quran berdasarkan penelitian ilmiah </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/kuran-i-kerim.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Kekuatan penyembuhan dengan Al-Quran berdasarkan penelitian ilmiah&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;147&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/kuran-i-kerim.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Ada banyak penyakit setiap hari yang sembuh dengan membaca Al-Quran. Kita tidak dapat membantah hal itu karena kesembuhan memang terjadi. Hal itu terjadi pada saya (Abduldaem Al-Kaheel – penyusun artikel) ketika saya membaca ayat-ayat tertentu untuk khusus penyakit dan penyakit itu sembuh! &amp;nbsp;(atas izin Allah).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Penyembuhan dengan Al-Quran adalah isu yang kritis yang tidak banyak ada studi atau penelitian tentangnya, jadi saya rasa untuk memulai perjalanan ini dan memohon kepada Allah untuk membimbing saya, memberikan saya&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt; ilmu yang bermanfaat, menunjukkan kepada saya kebenaran dan menolong saya untuk melakukannya, dan menunjukkan kepada saya kesalahan dan menolong saya untuk menjauhinya. Salah satu buah terpenting dari penelitian ini, yang berlangsung selama bertahun-tahun, yaitu bahwa saya datang dengan hasil yang penting: Allah telah menempatkan dalam setiap ayat Al-Quran sebuah kekuatan penyembuhan untuk penyakit tertentu jika ayat ini dibaca dalam jumlah tertentu berkali-kali.&lt;br /&gt;
&lt;h2 style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 1.692em; line-height: 1.2em; margin: 0px 0px 12px; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Permulaan&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ketika kita merenungkan alam semesta di sekeliling kita, kita melihat bahwa setiap atom bergetar dalam frekuensi tertentu, apakah atom ini bagian dari logam, air, sel atau apapun. Sehingga setiap benda di dalam alam semesta ini bergetar, hal ini memberikan fakta ilmiah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Struktur dasar alam semesta ini adalah atom, dan struktur dasar tubuh kita adalah sel; setiap sel terbuat dari milyaran atom dan setiap atom terbuat dari nukleus positif dan elektron negatif yang berotasi di sekitarnya; karena rotasi ini sebuah medan elektromagnetik dihasilkan serupa dengan medan-medan yang dihasilkan oleh sebuah mesin.&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/atom.jpg&quot; rel=&quot;content&quot; style=&quot;border: 0px; color: #666666; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;atom&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-199779&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/atom.jpg&quot; style=&quot;border: none; display: block; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px auto; max-width: 100%; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;354&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Gambar 1: Atom adalah struktur dasar di dalam alam semesta ini dan di dalam tubuh kita; ini terus-menerus bergetar, yang artinya setiap benda bergetar sesuai degan sebuah sistem yang teliti.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Rahasia yang membuat otak kita berpikir adalah sebuah program akurat yang ada dalam sel-sel otak; program yang berada di dalam setiap sel ini mengerjakan tugasnya dengan teliti; kerusakan sekecil apapun dalam pekerjaannya akan menyebabkan ketidakseimbangan dan penyakit di beberapa bagian tubuh; pengobatan terbaik untuk ketidakseimbangan ini adalah dengan mengembalikan keseimbangan pada tubuh. Para ilmuwan menemukan bahwa sel-sel tubuh dipengaruhi oleh berbagai getaran seperti gelombang cahaya, gelombang radio, gelombang suara, dll. Tetapi apa itu suara?&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_2.jpg&quot; rel=&quot;content&quot; style=&quot;border: 0px; color: #666666; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;healing_quran_secrets_2&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-199780&quot; height=&quot;250&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_2.jpg&quot; style=&quot;border: none; display: block; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px auto; max-width: 100%; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;340&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Gambar 2: Setiap sel di dalam tubuh kita bergetar di dalam sebuah sistem yang seksama, dan perubahan sekecil apapun dalam getaran ini bisa menimbulkan penyakit pada beberapa bagian tubuh. Itulah mengapa sel-sel yang rusak harus digetarkan untuk mengembalikan keseimbangannya.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kita tahu bahwa suara terbuat dari gelombang atau getaran yang bergerak di udara pada sekitar 340m/detik. Setiap suara memiliki frekuensinya sendiri, dan manusia bisa mendengar dari frekuensi 20 per detik hingga frekuensi 20000 per detik (1).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Gelombang-gelombang ini menyebar di udara dan kemudian ditangkap oleh telinga, kemudian berubah menjadi sinyal elektrik dan bergerak melalui saraf suara menuju kulit&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;accoustic bark&lt;/em&gt;&amp;nbsp;pada otak; sel-sel terkait dengan gelombang-gelombang tersebut dan bergerak ke dalam berbagai bagian otak, terutama di bagian depan; semua bagian ini bekerja sama sesuai dengan sinyal-sinyal tersebut dan menerjemahkan mereka ke dalam bahasa yang dipahami oleh manusia. Dengan demikian, otak menganalisa sinyal-sinyal tersebut dan memberikan perintah-perintahnya ke berbagai bagian tubuh untuk terhubung dengan sinyal-sinyal itu.&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/ear41414.jpg&quot; rel=&quot;content&quot; style=&quot;border: 0px; color: #666666; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;ear41414&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-199781&quot; height=&quot;314&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/ear41414.jpg&quot; style=&quot;border: none; display: block; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px auto; max-width: 100%; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Gambar 3: Suara terdiri dari getaran mekanik yang mencapai telinga kemudian sel-sel otak yang terhubung dengan getaran-getaran itu dan mengubah getaran-getarannya sendiri; itulah mengapa suara dianggap sebuah kekuatan penyembuhan yang efektif, tergantung pada sifat suara dan frekuensinya. Kita temukan kekuatan penyembuhan itu di dalam Al-Quran karena ini adalah kitab Allah.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dari sini muncul terapi suara; suara tersebut adalah sebuah getaran, sel-sel tubuh bergetar, kemudian suara tersebut mempengaruhi sel-sel tubuh. Ini adalah hal yang ditemukan oleh para pengamat baru-baru ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Di universitas Washington pada abad dua puluh satu belakangan ini, para ilmuwan menemukan bahwa tugas sebuah sel otak tidak hanya mentransfer informasi, setiap sel adalah sebuah komputer kecil yang bekerja mengumpulkan informasi, memprosesnya, dan memberikan perintah terus-menerus siang-malam 24 jam.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ellen Covey, seorang peneliti di Washington University, mengatakan bawa ini adalah pertama kalinya kita menyadarai bahwa otak tidak bekerja sebagai komputer yang besar, tetapi otak berisi sejumlah besar komputer yang bekerja dengan cara kooperatif, ada sebuah komputer kecil dalam setiap sel, dan ada komputer-komputer yang dipengaruhi oleh getaran di sekitarnya, terutama suara (2).&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_4.jpg&quot; rel=&quot;content&quot; style=&quot;border: 0px; color: #666666; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;healing_quran_secrets_4&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-199782&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_4.jpg&quot; style=&quot;border: none; display: block; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px auto; max-width: 100%; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Gambar 3: Eksperimen (percobaan) menunjukkan bahwa di dalam setiap sel di dalam otak ada sebuah komputer yang Allah tanamkan padanya sebuah program akurat yang mengarahkan sel dan mengontrol kerjanya. Itu juga menunjukkan bahwa suara mempengaruhi sel tersebut; gambar di atas adalah gambar sel yang terkena pengaruh oleh sebuah suara dan medan elektromagetik yang terbentuk di sekitarnya.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dengan begitu, kita bisa mengatakan bahwa sel-sel di setiap bagian tubuh bergetar dalam frekuensi tertetu, dan membentuk sebuah sistem yang rumit dan terkoordinasi yang terpengaruh oleh setiap suara di sekitarnya. Sehingga, setiap penyakit yang melanda semua bagian tubuh akan menyebabkan sebuah perubahan dalam getaran pada bagian sel ini dan oleh karena itu menyebabkannya menyimpang dari sistem tubuh yang umum yang mempegaruhi seluruh tubuh. Inilah mengapa, ketika tubuh ini terkena suara tertentu, suara ini mempengaruhi sistem getaran tubuh dan terutama pada bagian yang tidak beraturan; bagian ini akan merespon suara tertentu untuk mengembalikan sistem getaran asli, atau dengan kata lain untuk mengembalikan kondisi kesehatannya. Para ilmuwan menemukan hasil ini belum lama ini. Bagaimana kisah ilmiah ilmu pengetahuan (terapi suara) ini?&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 1.692em; line-height: 1.2em; margin: 0px 0px 12px; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Cerita tentang terapi suara&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Alfred Tomatis, seorang dokter Perancis, membuat eksperimen selama lima puluh tahun mengenai indera manusia dan muncul dengan hasil bahwa indera pendengaran adalah indera yang paling penting! Dia menemukan bahwa telinga mengontrol seluruh tubuh, mengatur operasi-operasi vitalnya dan keseimbangan serta koordinasi gerakan-gerakannya ia juga menemukan bahwa telinga mengontrol susunan saraf!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Selama eskperimennya, ia menemukan bahwa saraf pendengaran terhubung dengan seluruh otot tubuh dan ini adalah alasan mengapa keseimbangan dan fleksibilitas tubuh serta indera penglihatan itu terpengaruh oleh suara. Telinga dalam terhubung dengan seluruh bagian tubuh seperti jantung, paru-paru, hati, perut dan usus; hal ini menjelaskan mengapa frekuensi suara mempengaruhi seluruh tubuh (3).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Pada 1960, ilmuwan Swiss Hans Jenny menemukan bahwa suara mempengaruhi berbagai material dan memperbarui partikular-partikularnya, dan bahwa setiap sel tubuh memiliki suaranya sendiri dan akan terpengaruh oleh pembaruan suara serta material di dalamnya (4). Pada 1974, para peneliti Fabien Maman dan Sternheimer mengumumkan penemuan yang sangat mengejutkan; Mereka menemukan bahwa setiap bagian dari tubuh memiliki sistem getaran sendiri, sesuai dengan hukum fisika. Beberapa tahun kemudian, Fabien dan Grimal, peneliti lainnya, menemukan bahwa suara mempengaruhi sel-sel terutama sel-sel kanker, dan bahwa suara-suara tertentu memiliki pengaruh yag kuat; hal yang ajaib yang ditemukan oleh kedua peneliti tersebut adalah suara yang memiliki efek yang paling kuat terhadap sel-sel tubuh adalah suara manusia itu sendiri!!&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_5.jpg&quot; rel=&quot;content&quot; style=&quot;border: 0px; color: #666666; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;healing_quran_secrets_5&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-199783&quot; height=&quot;329&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_5.jpg&quot; style=&quot;border: none; display: block; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px auto; max-width: 100%; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;384&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Gambar 4: Suara bergerak dari telinga ke otak dan mempengaruhi sel-sel otak; para ilmuwan baru-baru ini menemukan bahwa suara memiliki kekuatan penyembuh yang ajaib dan efek yang menakjubkan dari sel-sel otak yang mengembalikan keseimbangan ke seluruh tubuh! Membaca Al-Quran memiliki pengaruh yang luar biasa terhadap sel-sel otak dan mampu mengembalikan keseimbangannya; otak adalah organ yang mengontrol tubuh dan dari sini perintah-perintah dikirim kepada seluruh organ tubuh terutama sistem kekebalan tubuh.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Fabien, seorang ilmuwan sekaligus musisi, menempatkan sel-sel dari tubuh yang sehat dan mengenakannya kepada berbagai suara; Dia menemukan bahwa setiap not skala musik mempengaruhi medan elektromagnetik dari sel tersebut; ketika memotret sel ini dengan kamera Kirlian, ia menemukan bahwa bentuk dan nilai medan elektormagnetik dari sel itu berubah sesuai frekuensi suara dan tipe suara pembaca.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kemudian ia melakukan eksperimen lainnya dengan mengambil setetes darah dari salah satu pasein; dan kemudian memonitor tetesan darah tersebut dengan kamera Kirlian dan meminta pasien itu untuk mengeluarkan berbagai nada. Dia menemukan, setelah memproses gambarnya, bahwa nada tertentu dalam tetesan darah itu mengubah medan elektromagnetiknya dan sepenuhnya bergetar merespon pemiliknya. Dia kemudian menyimpulkan bahwa ada nada-nada tertentu yang mempengaruhi sel-sel tubuh dan membuatnya lebih vital dan aktif, bahkan memperbaharuinya. Dia muncul dengan hasil yang penting bahwa suara manusia memiliki pengaruh kuat dan unik terhadap sel-sel tubuh; pengaruh ini tidak ditemukan pada instrumen lainnya. Peneliti ini mengatakan secara harfiah:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
“Suara manusia memiliki dering khusus yang membuatnya menjadi alat pengobatan yang paling kuat (5). Fabien menemukan bahwa beberapa suara dengan mudah menghancurkan sel kanker, dan pada saat yang sama mengaktifkan sel sehat. Suara mempengaruhi sel darah manusia yang mentransfer frekuensi suara ini ke seluruh tubuh melalui peredaran darah.”&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_6.jpg&quot; rel=&quot;content&quot; style=&quot;border: 0px; color: #666666; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;healing_quran_secrets_6&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-199785&quot; height=&quot;245&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_6.jpg&quot; style=&quot;border: none; display: block; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px auto; max-width: 100%; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Gambar 5: Sebuah sel kanker hancur dengan menggunakan frekuensi suara saja!! Itulah mengapa membaca Al-Quran memiliki dampak hebat dalam perawatan kanker paling berbahaya sekalipun dan penyakit-penyakit yang menurut medis tidak dapat disembuhkan!&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Tetapi apakah pengaruh ini terbatas hanya untuk sel-sel tubuh? Jelaslah bahwa suara mempengaruhi apapun di sekitar kita. Inilah yang Masaru Emoto, seorang ilmuwan Jepang, buktikan dalam eksperimennya terhadap air; Dia menemukan bahwa medan elektromagnetik pada molekul-molekul air sangat terpengaruh oleh suara, dan bahwa ada nada-nada tertentu yang berpengaruh pada molekul-molekul ini dan membuatnya menjadi lebih teratur. Jika kita mengingat bahwa tubuh manusia 70 persennya terdiri dari air, maka suara yang manusia dengar mempengaruhi keteraturan pada molekul-molekul air di dalam sel-sel dan dengan cara ini molekul-molekul itu bergetar.&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_7.jpg&quot; rel=&quot;content&quot; style=&quot;border: 0px; color: #666666; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;healing_quran_secrets_7&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-199786&quot; height=&quot;310&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_7.jpg&quot; style=&quot;border: none; display: block; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px auto; max-width: 100%; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Gambar 7: Bentuk molekul-molekul air berubah ketika terkena suara; dengan demikian, suara sangat mempengaruhi air yang kita minum. Jika kita membacakan ayat-ayat Al-Quran pada air, sifat-sifatnya akan berubah dan akan membawa pengaruh ayat-ayat Al-Quran ke setiap sel di dalam tubuh, menyebabkannya dapat menyembuhkan! (insya Allah). Pada gambar di atas, kita melihat sebuah molekul air yang beku; medan elektromagnetik di sekitar molekul ini berubah secara kontinyu akibat efek suara.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 1.692em; line-height: 1.2em; margin: 0px 0px 12px; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Bagaimana ayat-ayat Al-Quran bisa menyembuhkan?&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sekarang, mari menanyakan pertanyaan penting: apa yang terjadi di dalam sel-sel tubuh dan bagaimana suara menyembuhkan? Bagaimana suara ini mempengaruhi sel-sel yang rusak dan mengembalikan keseimbangannya? Dengan kata lain, bagaimana mekanisme penyembuhannya?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Para dokter terus mencari cara untuk menghancurkan beberapa virus; jika kita memikirkan tentang mekanisme virus ini, apa yang membuatnya bergerak dan menemukan jalannya kepada sel? Siapa yang memberikan virus itu informasi yang tersimpan di dalam, yang memungkinkannya untuk menyerang sel-sel dan berkembang biak di dalamnya? Apa yang menggerakkan sel-sel itu melawan virus ini untuk menghancurkannya sementara berdiri tak berdaya di depan virus lainnya?&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_80.jpg&quot; rel=&quot;content&quot; style=&quot;border: 0px; color: #666666; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;healing_quran_secrets_80&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-199787&quot; height=&quot;204&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_80.jpg&quot; style=&quot;border: none; display: block; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px auto; max-width: 100%; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Gambar 8: Virus dan kuman juga bergetar dan sangat terpengaruh oleh getaran suara terutama suara lantunan ayat-ayat Al-Quran, suara ini menghentikan virus dan kuman dan pada saat yang sama meningkatkan aktifitas sel-sel sehat dan membangkitkan program yang terganggu yang berada di dalam untuk menjadi siap melawan virus dan kuman.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Lantunan ayat suci Al-Quran menciptakan sekelompok frekuensi yang mencapai telinga kemudian bergerak ke sel-sel otak dan mempengaruhinya melalui medan-medan elektromagnetik frekuensi ini yang dihasilkan dalam sel-sel ini. Sel-sel itu akan merespon medan-medan tersebut dan memodifikasi getaran-getarannya, perubahan pada getaran ini adalah apa yang kita rasakan dan pahami setelah mengalami dan mengulang.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ini adalah sistem alami yang Allah ciptakan pada sel-sel otak, ini adalah sistem keseimbangan alami; ini adalah apa yang Allah firmankan kepada kita di dalam Kitab Suci Al-Quran:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama [Allah]; [tetaplah atas]&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;fithrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fithrah itu. Tidak ada perubahan pada fithrah Allah&lt;/strong&gt;. [Itulah] agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(Ar-Rum: 30)&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_9.jpg&quot; rel=&quot;content&quot; style=&quot;border: 0px; color: #666666; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;healing_quran_secrets_9&quot; class=&quot;aligncenter size-full wp-image-199790&quot; height=&quot;304&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/03/healing_quran_secrets_9.jpg&quot; style=&quot;border: none; display: block; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px auto; max-width: 100%; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Gambar 9: Gambar di atas adalah gambaran nyata sebuah sel darah yang terkena suara dan mulai mengubah medan elektromagnetik di sekitarnya; suara lantutan ayat suci Al-Quran mengubah informasi sel ini, membawa dan membuatnya lebih mampu melawan virus dan kerusakan yang diakibatkan oleh penyakit-penyakit ganas.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 1.692em; line-height: 1.2em; margin: 0px 0px 12px; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ayat-ayat mana yang dapat menjadi terapi penyembuhan?&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Setiap ayat Al-Quran memiliki kekuatan penyembuh yang luar biasa (atas izin Allah) untuk penyakit-penyakit tertentu; di antara surat yang biasanya dilantunkan untuk me&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;ruqyah&lt;/em&gt;&amp;nbsp;adalah Al-Fatiha, ayat Kursi (ayat ke-255 di surat Al-Baqarah), dua ayat terakhir surat Al-Baqarah (285-286), dan tiga surat terakhir dalam Al-Quran (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas) sebagaimana yang diberitahukan oleh Nabi&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;shalallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Tetapi, pada dasarnya semua ayat Al-Quran dapat menjadi terapi penyembuhan dan pencegahan dari berbagai penyakit, insya Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Nabi paling mulia shalallahu ‘alaihi wa sallam setiap hari membiasakan diri membaca ayat-ayat dan doa serta dzikir lainnya –selain mengkonsumsi makanan dan minuman alami yang sehat dengan adab-adab makan yang sehat- untuk perlindungan dari berbagai penyakit, baik fisik maupun psikis. Beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam berdoa kepada Allah untuk melindunginya dari gangguan setan, termasuk dari berbagai penyakit.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Pengobatan dengan ayat-ayat Al-Quran dan Sunnah Nabi&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;shalallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;&amp;nbsp;terbukti secara medis dapat menyembuhkan dari berbagai penyakit, apakah itu penyakit psikologis ataupun penyakit fisik (rohani ataupun jasmani), insya Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(Al-Isra’: 82)&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 1.692em; line-height: 1.2em; margin: 0px 0px 12px; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sumber:&lt;/h2&gt;
&lt;ol style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; margin: 0px 0px 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Frekuensi suara diukur dengan satuan Hertz, yang berarti pengukuran satu getaran setiap satu detik; frekuensi suara ini berbeda dari satu orang dengan orang lainnya dan berdasarkan apa yang dikatakan oleh manusia.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Joel Schwarz, How little gray cells process sound: they’re really a series of computers, University ofWashington, Nov. 21, 1997.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Tomatis Alfred, The Conscious Ear, Station Hill Press, New York, 1991.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Jenny Hans, Cymatics, Basilius Presse AG, Basel, 1974.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Maman Fabien, The Role of Music in the Twenty-First Century, Tama-Do Press, California, 1997.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Emoto Masaru. The Message from Water,HADO Kyoikusha. Tokyo, 1999.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Keys Laurel Elizabeth, Toning the Creative Power of the Voice, DeVorss and Co. California, 1973.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Simon Heather, The Healing Power of Sound, www.positivehealth.com.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Kara Gavin, University of Michigan researchers publish new findings on the brain’s response to costly mistakes, University of Michigan, April 12, 2006.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Brain Scans as Lie Detectors: Ready for Court Use?, Malcolm Ritter, www.livescience.com, 29 January 2006.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Carl T. Hall, Chronicle Science Writer, Fib detector Study shows brain scan detects patterns of neural activity when someone lies, www.sfgate.com, November 26, 2001.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Diterjemahkan dari&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;www.kaheel7.com&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dengan sedikit editan dan tambahan penerjemah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 18px;&quot;&gt;Sumber :&lt;a href=&quot;http://arrahman.com/&quot;&gt;Arrahman.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/933494278045365417/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/kekuatan-penyembuhan-dengan-al-quran_7021.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/933494278045365417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/933494278045365417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/kekuatan-penyembuhan-dengan-al-quran_7021.html' title='Kekuatan penyembuhan dengan Al-Quran berdasarkan penelitian ilmiah '/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-6450638362455268574</id><published>2013-09-03T00:25:00.002-07:00</published><updated>2013-09-03T07:30:32.325-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Panorama Islam"/><title type='text'>Menjalani Zaman Penuh Fitnah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/04/images34.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;101&quot; src=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/04/images34.jpeg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Zaman yang sedang kita jalani dewasa ini merupakan zaman sarat fitnah. Banyak pesan Nabi Muhammad&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/span&gt;mengenai fitnah di akhir zaman yang sangat cocok menggambarkan zaman yang sedang kita lalui saat ini. Inilah zaman ketika giliran kemenangan di dunia bukan berada di fihak ummat Islam. Ini merupakan &lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;zaman di mana Allah&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;subhaanahu wa ta’aala&lt;/span&gt;&amp;nbsp;menguji orang-orang beriman. Siapa di antara mereka yang mengekor kepada orang-orang kafir, siapa di antara mereka yang emas imannya dan bahkan rela berjihad di jalan Allah&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;subhaanahu wa ta’aala&lt;/span&gt;&amp;nbsp;hingga meraih kemuliaan mati syahid.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot; style=&quot;border: 0px; color: #444444; direction: rtl; font-family: &#39;KFGQPC Uthman Taha Naskh&#39;, KFGQPC_Naskh, &#39;traditional arabic&#39;; font-size: 26px; line-height: 46px; margin-bottom: 0.5em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
إِنْ يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِثْلُهُ وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;”Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (QS Ali Imran 140)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dalam ayat di atas Allah&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;subhaanahu wa ta’aala&lt;/span&gt;&amp;nbsp;menegaskan bahwa adakalanya ummat Islam memperoleh kemenangan dalam medan peperangan namun adakalanya kaum musyrikin-kuffar yang menang. Ini merupakan perkara biasa dalam kehidupan di dunia yang fana. Dunia merupakan tempat di mana segala keadaan berubah silih berganti, tidak ada yang tetap dan langgeng. Kadang manusia menang, kadang kalah. Kadang lapang, kadang sempit. Susah-senang, sehat-sakit, kaya-miskin, terang-gelap, siang-malam, berjaya-terpuruk semuanya silih berganti dan selalu bergiliran. Itulah dunia. Berbeda dengan di akhirat nanti. Manusia hanya punya satu dari dua pilihan keadaan. Pertama, ia mungkin hidup abadi dalam kesenangan hakiki di dalam surga Allah subhaanahu wa ta’aala. Atau sebaliknya, hidup kekal dalam penderitaan sejati di neraka Allah&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;subhaanahu wa ta’aala&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a class=&quot;fancybox&quot; href=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/04/download154.jpeg&quot; rel=&quot;fancybox&quot; style=&quot;border: 0px; color: #336699; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot; title=&quot;download&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;alignleft size-full wp-image-52607&quot; height=&quot;198&quot; src=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/04/download154.jpeg&quot; style=&quot;border: none; display: block; float: left; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; height: auto !important; line-height: inherit; margin: 5px 1em 1em 0px; max-width: 650px; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot; title=&quot;download&quot; width=&quot;255&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sedemikian kelamnya zaman yang sedang kita jalani dewasa ini sehingga seorang Ulama Pakistan yang sempat tinggal lama di Amerika menyebutnya sebagai&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;A Godless Civilization&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;(Peradaban Yang Tidak Bertuhan). Ahmad Thompson, seorang penulis muslim berkebangsaan Inggris menyebutnya sebagai&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Sistem Dajjal&lt;/strong&gt;. Ia mengatakan bahwa sejak runtuhnya Khilafah Islam terakhir -sekitar 80-an tahun yang lalu- dunia didominasi oleh fihak kuffar. Perjalanan ummat manusia semakin menjauh dari nilai-nilai Kenabian, ajaran Islam. Berbagai sisi kehidupan diarahkan oleh nilai-nilai kekufuran sehingga kondisinya saat ini sudah sangat kondusif untuk kedatangan fitnah paling dahsyat, yakni fitnah&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Dajjal.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Semenjak runtuhnya kekhalifahan terakhir, ummat Islam menjadi laksana anak-anak ayam kehilangan induk.&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Masing-masing negeri kaum muslimin mendirikan karakter kebangsaannya sendiri-sendiri seraya meninggalkan dan menanggalkan ikatan aqidah serta akhlak Islam sebagai identitas utama bangsa&lt;/strong&gt;. Akhirnya tidak terelakkan bahwa ummat Islam yang jumlahnya di seantero dunia mencapai bilangan satu setengah miliar lebih, tidak memiliki kewibawaan karena mereka terpecah belah tidak bersatu sebagai suatu blok kekuataan yang tunggal dan mandiri. Nabi Muhammad&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/span&gt;&amp;nbsp;sudah mensinyalir bahwa akan muncul babak keempat perjalanan ummat Islam, yakni kepemimpinan para&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Mulkan Jabriyyan&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;(Raja-raja yang memaksakan kehendak). Inilah babak yang sedang dilalui ummat dewasa ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Jangankan kaum muslimin memimpin dunia, bahkan mereka menjadi ummat yang diarahkan (baca: dieksploitasi) oleh ummat lainnya. Inilah babak paling kelam dalam sejarah Islam. Allah&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;subhaanahu wa ta’aala&lt;/span&gt;&amp;nbsp;gilir kepemimpinan dunia dari kaum mu’minin kepada kaum kafirin. Inilah zaman kita sekarang.&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;We are living in the darkest ages of the Islamic history&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Dunia menjadi morat-marit sarat fitnah. Nilai-nilai jahiliah modern mendominasi kehidupan. Para penguasa mengatur masyarakat bukan dengan bimbingan wahyu Ilahi, melainkan hawa nafsu pribadi dan kelompok. Pada babak inilah tegaknya Sistem Dajjal. Berbagai lini kehidupan ummat manusia diatur dengan&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Dajjalic values&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;(nilai-nilai Dajjal). Segenap urusan dunia dikelola dengan nilai-nilai materialisme-liberalisme-sekularisme, baik politik, sosial, ekonomi, budaya, medis, pertahanan-keamanan, militer bahkan keagamaan. Masyarakat kian dijauhkan dari pola hidup berdasarkan&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;manhaj Kenabian&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a class=&quot;fancybox&quot; href=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/04/images35.jpeg&quot; rel=&quot;fancybox&quot; style=&quot;border: 0px; color: #336699; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot; title=&quot;images&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;alignleft size-full wp-image-52608&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/04/images35.jpeg&quot; style=&quot;border: none; display: block; float: left; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; height: auto !important; line-height: inherit; margin: 5px 1em 1em 0px; max-width: 650px; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot; title=&quot;images&quot; width=&quot;252&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam bidang&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;politik&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;ummat dipaksa mengikuti budaya -tanpa rasa malu dan rasa takut kepada Allah subhaanahu wa ta’aala- di mana seorang manusia menawarkan dirinya menjadi pemimpin, bahkan dengan over-confident mengkampanyekan dirinya agar dipilih masyarakat. Sambil menebar setumpuk janji kepada rakyat. Padahal Rasulullah&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/span&gt;&amp;nbsp;bersabda:&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot; style=&quot;border: 0px; color: #444444; direction: rtl; font-family: &#39;KFGQPC Uthman Taha Naskh&#39;, KFGQPC_Naskh, &#39;traditional arabic&#39;; font-size: 26px; line-height: 46px; margin-bottom: 0.5em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
يَا عَبْدَ الرَّحْمَنِ لَا تَسْأَلْ الْإِمَارَةَ فَإِنَّكَ إِنْ أُعْطِيتَهَا عَنْ مَسْأَلَةٍ أُكِلْتَ إِلَيْهَا وَإِنْ أُعْطِيتَهَا عَنْ غَيْرِ مَسْأَلَةٍ أُعِنْتَ عَلَيْهَا&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;”Hai Abdurrahman, janganlah kamu meminta pangkat kedudukan! Apabila kamu diberi karena memintanya, maka hal itu akan menjadi suatu beban berat bagimu. Lain halnya apabila kamu diberi tanpa adanya permintaan darimu, maka kamu akan ditolong.” (HR Muslim 9/343)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a class=&quot;fancybox&quot; href=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/04/download155.jpeg&quot; rel=&quot;fancybox&quot; style=&quot;border: 0px; color: #336699; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot; title=&quot;download&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;alignleft size-full wp-image-52609&quot; height=&quot;183&quot; src=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/04/download155.jpeg&quot; style=&quot;border: none; display: block; float: left; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; height: auto !important; line-height: inherit; margin: 5px 1em 1em 0px; max-width: 650px; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot; title=&quot;download&quot; width=&quot;276&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sementara itu di bidang&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;ekonomi&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;dan&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;keuangan&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;ummat dipaksa tunduk pada&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;tiga pilar setan&lt;/strong&gt;, yaitu Bunga Bank (baca:&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Riba&lt;/strong&gt;), Uang Fiat (baca:&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;uang kertas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;) dan&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Money Creation&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;yaitu sistem yang memberi kekuasaan pada bank untuk melakukan proses penciptaan uang. Padahal Islam memiliki konsep yang sangat baku tentang uang dan segala bentuk transaksi yang melibatkan uang. Bukan hanya sebatas teori tetapi blue print keuangan Islam memang pernah diwujudkan dalam bentuk nyata sejak masa awal ke-Khalifahan Islam dan terbukti hasilnya berupa kemakmuran bagi seluruh rakyat. Itulah yang diisyaratkan dalam Al-Qur’an sebagai&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;dhzahab&lt;/strong&gt;(emas) dan&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;fidhdhoh&lt;/strong&gt;(perak) dan secara empiris berupa&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;dinar&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;dirham.&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Suatu jenis mata uang yang memiliki intrinsic value serta aman dari inflasi.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Di bidang&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;hukum&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;ummat dipaksa tunduk pada nilai-nilai legal dan illegal (baca: halal dan haram) berdasarkan hawa nafsu para law-makers. Kita bisa menyaksikan suatu saat perilaku homoseksual dan lesbianisme dicap illegal-haram namun pada lain waktu dianggap legal-halal. Padahal Allah berfirman: ”&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Barangsiapa yang tidak berhukum menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir&lt;/span&gt;.” (QS Al-Maidah 44). Bahkan sistem Dajjal mencap kebanyakan orang-orang beriman pejuang tegaknya agama Allah&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;subhaanahu wa ta’aala&lt;/span&gt;&amp;nbsp;sebagai teroris. Dan menempatkan para kriminal pelanggar berat HAM sebagai pimpinan negara-negara maju.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Di bidang&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;pertahanan keamanan&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;ummat dipaksa tunduk pada konsep ashobiyyah (fanatisme kelompok). Angkatan militer berbagai negara dewasa ini dibentuk untuk mempertahankan spirit&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;right or wrong is my country&lt;/strong&gt;. Barangkali selain angkatan militer Hamas di Palestina, tak ada satupun kekuatan hankam yang dibentuk dengan cita-cita menegakkan kalimat Allah atau mati syahid.&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Kebanyakan prajurit militer modern menjadi budak jalur komandonya. Mereka tidak pernah dibina untuk menjadi hamba Allah sejati.&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Allah subhaanahu wa ta’aala berfirman:&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;”Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al-Quran”&lt;/span&gt;&amp;nbsp;(QS At-Taubah 111)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sedangkan&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;seni&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;dan&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;budaya&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;telah menjadi industri syahwat. Sangat langka dijumpai produk di bidang ini yang bila dinikmati membawa manusia menjadi lebih dekat dan mengingat Allah Yang Maha Indah. Hampir semua film, tontonan, nyanyian, tarian maupun novel menyeret manusia kepada pemuasan syahwat semata tanpa pandang halal-haramnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sungguh, nilai-nilai Dajjal (Dajjalic Values) telah mendominasi segenap lini kehidupan ummat manusia dewasa ini. Sangat boleh jadi kedatangan oknum Dajjal sudah sangat dekat.&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Sistem Dajjal telah memperoleh kekuasaan yang cukup di seluruh dunia, sehingga begitu si Dajjal dikenali dan diakui, Dajjal (makhluk bermata satu) bisa langsung dinobatkan sebagai pimpinan yang dinanti-nanti sebagaimana diisyaratkan dalam the great seal yang tergambar di lembar uang satu dollar Amerika Serikat&lt;/strong&gt;. Sekaranglah saatnya kita bersikap dan memilih.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Apakah kita mau mengikuti genderang tarian mengawetkan babak keempat Sistem Dajjal ini? Ataukah kita secara aktif mempersiapkan diri menyongsong babak kelima, yakni babak&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Khilafatun ‘ala Minhaj An-Nubuwwah&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;(kekhalifahan mengikuti pola Kenabian) sebagaimana disinyalir Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam bakal menjadi babak lanjutan setelah babak penuh fitnah ini berlalu?&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/6450638362455268574/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/menjalani-zaman-penuh-fitnah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/6450638362455268574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/6450638362455268574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/menjalani-zaman-penuh-fitnah.html' title='Menjalani Zaman Penuh Fitnah'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-4280630777995975880</id><published>2013-09-03T00:18:00.002-07:00</published><updated>2013-09-03T00:19:51.697-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><title type='text'>Ternyata, banyak umat Islam yang belum tahu soal Salafi dan Wahabi </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2011/12/salah_kaprah_salafi_b.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Ternyata, banyak umat Islam yang belum tahu soal Salafi dan Wahabi&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2011/12/salah_kaprah_salafi_b.jpg&quot; width=&quot;174&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;JAKARTA –&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Ketika&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;voa-islam&lt;/em&gt;&amp;nbsp;memberitakan terkait Salafi-Wahabi, ternyata masih banyak masyarakat muslim awam yang tidak tahu apa itu Salafi dan apa Wahabi. Dari beberapa SMS dan jaringan Facebook (FB) yang diterima&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;voa-islam&lt;/em&gt;, mereka ingin tahu lebih jauh ihwal Salafi – Wahabi. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Agar tidak tersesat dan termakan dengan infomasi yang sepotong-sepotong, setidaknya mengetahui peta masalahnya, maka perlu dijelaskan apa itu Salafi dan Wahabi. Insya Allah, kami akan menjabarkannya dalam beberapa tulisan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Seperti diketahui, fenomena kehadiran dakwah &lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Salafiyah di Indonesia sejak dekade 80-an hingga kini cukup mendapat perhatian khalayak pergerakan dakwah. Sebelumnya, istilah “salafi” dan “salafiyah” sering digunakan oleh pesantren-pesantren Nahdlatul Ulama (NU) yang sering disinonimkan dengan istilah “tradisional”.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Hakikatnya, tak ada persoalan dengan istilah “salafi”. Sebab, secara harfiah berarti mengikuti kaum salaf, yakni Rasulullah Saw dan para sahabat. Setiap Muslim tentu bertekad untuk meneladani Rasulullah Saw dan, para sahabat dan tabi’in nya. Generasi beliau (Nabi Saw), sahabat dan tabi’in adalah generasi terbaik umat ini. Generasi iniah yang disebut Salaf ash-Shalih.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Di masa tabi’in dan sesudahnya, guna menghadapi pemikiran dan keyakinan bid’ah, seperti Khawarij, Syiah, Qadariyah, Murji’ah, Mu’tazilah dan lainnya, munculnya istilah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ahlu Sunnah wal Jamaah.&amp;nbsp;&lt;/em&gt;Istilah ini menegaskan keharusan umat Islam untuk berpegang pada Al Qur’an dan Sunnah, dan agar umat Islam bersatu di dalamnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dalam konteks kekinian, kehadiran gerakan Salafi kontemporer mempunyai sejumlah nilai positif dalam bentuk upaya menghidupkan sunnah, memerangi syirik dan bid’ah, menekankan rujukan kepada para ulama yang keilmuannya diakui oleh kaum Muslimin dan lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Secara sederhana, salafi berarti orang-orang di zaman sekarang yang mengikuti generasi Salaf. Jadi, Salaf yang dimaksud adalah tiga generasi islam permulaan (generasi Rasulullah saw dan para sahabat ra, generasi Tabi’in dan gerenasi Tabi’ut Tabi’in) itulah yang kerap disebut As-Salafus Shalih, yaitu para pendahulu umat Islam yang shalih. Istilah Salafi merujuk pada pengertian, seseorang yang mengikuti ajaran Salafus Shalih ra. Adapun bentuk jamak (plural) dari Salafi ialah Salafiyun atau Salafiyin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Menurut Am Waskito, “Kalau mau jujur, sebenarnya mayoritas umat saat ini, mereka berpaham Salafi. Artinya, mereka yang mengikuti jejak Salafus Shalih, yaitu Rasulullah, para sahabat, para tabi’in dan tabi’ut tabi’in. Mereka mengikuti ajaran yang ditinggalkan oleh generasi terbaik dalam sejarah Islam itu.”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Namun, sayang, ada sebagian orang yang ingin memonopoli dengan mengklaim dirinya sebagai pewaris tunggal kebesaran Salafus Shalih. Dengan kata lain, tidak ada yang berhak mengklaim nama Salaf (salafi), selain diri mereka sendiri. Ada sebagian&amp;nbsp; orang yang mengklaim dan membangga-bangga dirinya Salafi, tetapi hari-harinya disibukkan untuk menjelek-jelekkan kelompok lain. Akibatnya, diantara mereka sendiri terlibat perselisihan tajam,ada yang berpisah jalan, terbelah,hingga menebar kebencian.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
“Sebagian kalangan yang mengaku diri sebagai Salafi sejati, tapi memaksa orang lain mengikuti pendapat mereka dalam masalah-masalah yang sebetulnya bersifat ijtihadiyah atau khilafiyah (dalam hal fiqih). Kemudian yang berbeda pendapat dengannya, akan diperlakukan secara tidak adil, bahkan dianggap musuh yang harus diwaspadai. Sebagai contoh, persoalan isbal (celana di atas mata kaki) yang sebetulnya persoalan khilafiyah diperdebatkan seolah permasalahan besar, ” ungkap Ustadz Abduh Zulfidah Akaha, penulis buku “Belajar dari Akhlak Ustadz Salafi”.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
AM Waskito dan Abu Abdirrahman Al Thalibi (dalam buku yang ditulisnya) menyebut salafi yang hobi menghujat kelompok Islam lain dengan sebutan Salafi Ekstrem. Adapun Syaikh Abu Muhammad Al-Maqdisi menyebutnya dengan Salafi Murji’ah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Istilah Salafi yang Diperselisihkan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Menurut Abu Abdirrahman Al Thalibi (penulis buku&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Dakwah Salafiyah Dakwah Bijak&lt;/em&gt;), secara bahasa, kalimat&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Ana Salafi&lt;/em&gt;! Adalah kalimat yang rancu. Jika diterjemahkan ia memiliki arti,&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Aku ini Salafi!&lt;/em&gt;&amp;nbsp;Salaf artinya dahulu, telah lalu, atau orang jaman dulu. Salafi berarti orang jaman dulu. Tidak mungkin orang yang hidup di jaman sekarang mengatakan, “Aku ini orang jaman dahulu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kalimat&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ana Salafi!&amp;nbsp;&lt;/em&gt;Jika dikaitkan dengan&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;As&lt;/em&gt;-&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Salafus Shalih&lt;/em&gt;, mengandung makna kesombongan. Disana seseorang atau sebagian oranf merasa diri telah menjadi pengikut terbaik Salafus Shalih. Harus disadari bahwa Salafus Shalih adalah nenek moyang seluruh umat Islam, bukan hanya milik golongan tertentu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
“Saya tidak risau jika tidak disebut sebagai Salafi atau Salafiyun. Menurut saya, sebutan itu tidak penting, tetapi lebih utama adalah pengamalan. Bahkan orang-orang di sekitar, menganggap saya sebagai Salafi, tanpa saya memaksakan sebutan itu kepada mereka,” tulis Thalibi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Suatu hari Al Thalibi membaca pembahasan tentang istilah Salafi. Syaikh Al Albani mengemukakan sebuah hadits shahih, bahwa Nabi saw berkata kepada Fatimah ra, “Sebaik-baik Salaf bagimu (wahai Fatimah) adalah aku (Nabi sendiri). (HR Muslim).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Setelah membaca dalil ini, Al Thalibi merasa yakin Syaikh Albani telah menemukan dalil qath’i (jelas dan tegas) yang telah membuktikan bahwa penggunaan istilah Salafi itu sesuai syariat Islam. Hingga ketika menulis buku DSDB, ia masih menerima sebutan Salafi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dalam sebuah catatan kaki, Al Thalibi mengatakan, namun demikian, baik Fathimah maupun para sahabat, tidak ada satupun yang mengatakan kepada keluarganya atau orang-orang yang akan mereka tinggalkan, bahwa mereka adalah salaf bagi yang akan ditinggalkan. Bahkan, tidak ada satu hadits pun yang menyebutkan bahwa para sahabat menyebut diri mereka sebagai salaf ataupun Salafi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sekalipun penamaan “salafi” ini benar menurut kaidah bahasa, tapi mengklaim bahwa ini adalah sunnah, adalah sesuatu yang perlu dipertanyakan. Sebab secara tidak langsung hal ini sama saja dengan mendeskreditkan para sahabat yang tidak menyebut diri mereka sebagai salaf ataupun salafi. Padahal mereka adalah orang-orang terbaik umat ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Setelah menulis buku DSDB 2: Menjawab Tuduhan (MT), Al Thalibi sudah tidak lagi memakai istilah Salafi, tapi memilih istilah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ahlus Sunnah Wal Jamaah&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(atau Ahlu Sunnah). Sepengetahuannya, istilah terakhir ini lebih memiliki dasar Syar’i daripada istilah Salafi. Namun, untuk istilah Salafiyah dengan pengertian ajaran&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Salafus Shalih&lt;/em&gt;, bukan sebutan bagi seseorang atau sekelompok orang dijaman sekarang, &amp;nbsp;ia masih menerimanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Salafi Hakiki adalah yang seperti dgambarkan oleh Rasulullah saw: “…bersikap tegas kepada orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang dengan sesama mereka (sesama mukmin)…” (QS AL-Fath: 29).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Bila mengurai beberapa ayat Al-Qur’an tentang sifat-sifat para sahabat ra, maka dalam diri para Salafus Shalih memiliki sifat-sifat mulia berikut ini:&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; margin: 0px 0px 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Berakidah lurus, beribadah kepada Allah, dengan tidak menjadikan bagi-Nya sekutu dalam bentuk apapun.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Mengimami Rasulullah Saw, membenarkan ajarannya, memuliakan Syari’atnya, membela kemuliannya, serta berjalan di atas cahaya petunjuknya.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Sebagai konsekuensi tauhid ialah munculnya Al Wala’ Wal Bara’, yaitu menetapkan Wala’ (Kesetiaan) kepada orang-orang yang beriman, dan menetapkan Bara’ (anti kesetiaan) kepada orang-orang kafir.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Mengerjakan shalat (berjamaah bagi laki-laki dewasa), menunaikan zakat, menginfakkan sebagian rezeki disaat lapang maupun sempit.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Sikap itsar, yang mendahulukan saudara mukmin, meskipun diri sendiri kukurangan dan membutuhkan.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Hidupnya bermanfaat bagi orang lain, ibarat pohon korma yang sellau mengeluarkan buah di setiap musim.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Senantiasa menyuruh berbuat kebaikan dan mencegah dari perbuatan buruk (menunaikan amar makruf nahi munkar).&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Berakhlak mulia, menjauhi kesia-siaan, memelihara kehormatan diri, menunai amanah dan jani-janji. Menahan amarah, memaafkan manusia, serta tidak melayanu perkataan orang-orang jahil.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Senantiasa berdzikir mengingat Allah di pagi dan petang, tidak lalain dari dzikir karena kesibukan perdagangan, jual beli, pekerjaan dll.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Menunaikan hak-hak persausaraan (ukhuwah), tidak menghina, tidak mencela, tidak memanggil dengan gelaran buruk, menghindari prasangka buruk, tajassus (mencari-cari kesalahan), dan ghibah (bergunjing).&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Hatinya lembut untuk senantiasa bertaubat, memohon ampun atas dosa-dosa, dan lekas berhenti dari perbuatan keji.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa, serta tidak melemah atau lesu menghadapi segala resiko jihad di jalan Allah.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/4280630777995975880/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/ternyata-banyak-umat-islam-yang-belum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/4280630777995975880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/4280630777995975880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/ternyata-banyak-umat-islam-yang-belum.html' title='Ternyata, banyak umat Islam yang belum tahu soal Salafi dan Wahabi '/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-8181013712945882685</id><published>2013-09-03T00:09:00.000-07:00</published><updated>2013-09-03T00:19:32.923-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Panorama Islam"/><title type='text'>Antara Miss World, budaya dan Buya Hamka</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Antara Miss World, budaya dan Buya Hamka&quot; src=&quot;http://cdn.ar.com/images/stories/2013/09/buya-hamka1.jpg&quot; /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: center; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;Oleh :&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Beggy – Pegiat JIB (Jejak Islam untuk Bangsa)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Yang Pindah agama itu telah banyak, tetapi lebih banyak lagi yang lepas lolos dari ikatan Islam, tersapu habis pandangan dan cinta Islam dari dalam hatinya.”&lt;/em&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;-Buya Hamka.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Penyelenggaraan&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Miss World&lt;/em&gt;&amp;nbsp;tahun 2013, yang sebentar lagi akan berlangsung nampaknya akan terus melaju. Meskipun penyelenggaraan itu menuai kecaman dari umat Islam di Indonesia. Pendapat kontra sudah kita sering dengar gaungnya,&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt; mulai dari umbar aurat, pelecehan terhadap martabat perempuan hingga bau kapitalisasi perempuan. Bahkan sejarah mencatat di Amerika Serikat sana pun, penyelenggaraan Miss America telah dikecam puluhan tahun silam oleh pegiat feminis.[1]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Miss World yang akan singgah dalam tanah air kita ini sebetulnya bukan barang baru. Kecaman ulama terhadap kontes-kontes semacam ini juga bukan sesuatu aneh dikolong langit nusantara. Ulama besar Buya Hamka pernah mengecam kontes semacam ini. Ia bertutur,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Orang-orang perempuan maju kemuka berlomba merebut kehidupan, sehingga alat-alat penghias diri, alat-alat kecantikan lebih melebihi mahalnya. Kemudian muncullah lomba kecantikan,memperagakan diri, lomba ratu-ratuan. Perempuan muda yang cantik tampil ke muka mendedahkan (memamerkan) dada, pinggul, dan pahanya,di tonton bersama dan diputuskan oleh juri siapa yang lebih cantik tampil ke muka mendedahkan. Maka ratu-ratu kecantikan itu jangan sampai menurun. Dan ini&lt;/em&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;pun menghendaki perbelanjaan banyak dan mewah. Macam-macam nama yang diberi bagi ratu-ratu itu; Ratu Personality, Ratu luwes, Ratu daerah, Ratu Propinsi, Ratu Nasional, dan Ratu internasional.”&lt;/em&gt;[2]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Tepat sekali ucapan Buya Hamka.&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Miss World&lt;/em&gt;&amp;nbsp;hanyalah satu dari sekian banyak ajang eksploitasi perempuan. Kontes semacam ini hanya berganti-ganti kulitnya. Beribu nama bisa tercetus, namun esensinya tetap sama. Bahkan pencitraan perempuan dengan mitos-mitos tertentu tentang kecantikan, sudah membanjiri pikiran terdalam kita. Melalui, iklan, sinetron, dan lainnya. Lebih mengenaskannya lagi, mulai dari penyelenggara, peserta hingga penikmatnya adalah orang Islam itu sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Salah satu akar dari kerusakan ini adalah lenyapnya pengetahuan di masyarakat akan kedudukan perempuan dalam Islam. Orang Islam tak lagi memahami kedudukan perempuan dalam agama mereka, sehingga mereka mengamini tatkala ajang seperti&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Miss World&lt;/em&gt;&amp;nbsp;disebut promosi kebudayaan, ekspresi wanita atau lebih mengenaskan lagi penghargaan pada perempuan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sebagian orang Islam saat ini sampai meraba-raba dalam kegelapan pengetahuan, bagaimana cara menghargai perempuan. Sehingga jebakan Kontes ratu-ratuan hingga mitos kecantikan dijadikan pegangan. Sementara kedudukan perempuan yang telah digariskan Islam digugat dan diseret ke muka umum. Diskriminasi dijadikan senapan untuk membidik ajaran Islam. &amp;nbsp;Orang Islam yang hendak mencari penghargaan diluar Islam, sejatinya tak paham bahwa mereka makin terperosok jauh ke dalam lembah kerancuan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Hendaklah kita resapi nasehat dari Buya Hamka tatkala berbicara penghargaan perempuan dalam Islam. Menurutnya,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;”Mereka (perempuan) dipandang sebagai bagian yang sama pentingnya dengan laki-laki dalam memikul tanggung jawab beragama, mengokohkan aqidah dan ibadat, sehingga timbullah harga diri yang setinggi-tingginya pada mereka, timbul ilham perjuangan.”&lt;/em&gt;[3]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ketidakpahaman juga seringkali dialamatkan kepada pembagian tugas laki-laki (suami) dan perempuan (istri). &amp;nbsp;Ajaran Islam mengenai pembagian tugas kepada istri sebagai pemelihara rumah tangga dianggap rantai yang membelenggu. Dihakimi ramai-ramai dalam tuduhan diskriminasi. Insyaflah kita ketika dalam hal ini ketika mengingat keterangan Buya Hamka,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Hanya perempuan yang kurang sehat jiwanyalah yang akan ingkar pada pembagian tugas seperti ini. Atau perempuan yang gagal di dalam rumah tangga lalu dia ‘kasak-kusuk’ menontonkan diri keluar minta persamaan hak dengan laki-laki, namun dia tak kenal lagi di mana batas hak itu.”&lt;/em&gt;[4]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Perihal pembagian peranan dalam rumah tangga, Buya Hamka mengingatkan,&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;“Pengorbanan! Itulah yang selalu diminta dari kedua belah pihak. Yang laki-laki sampai putih rambut di kepala, mencarikan keperluan rumah tangga. Yang perempuan habis; tenaga, memelihara rumah tangga, menyelenggarakan suami, mendidik anak-anak. Keduanya sama-sama berkurban!”&lt;/em&gt;[5]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Seandainya saja kita semua sebagai umat Islam memahami kedudukan perempuan dalam Islam, niscaya kita tidak akan tertipu dalam kemasan kosong kontes ratu-ratuan atau pencitraan rapuh tentang perempuan. Namun tantangan tak berhenti di situ. Kontes ratu-ratuan ala&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Miss&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;World&lt;/em&gt;&amp;nbsp;juga menggunakan promosi kebudayaan sebagai topeng. Kita yang menentang&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Miss World&lt;/em&gt;&amp;nbsp;mungkin akan &amp;nbsp;dianggap tak berbudaya atau anti budaya. Batin ini tentu bertanya-tanya, kebudayaan macam apa yang hendak diusung&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Miss World&lt;/em&gt;?&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Umat Islam di Indonesia sudah seringkali disudutkan dan dibenturkan dengan persoalan budaya. Umat semakin terjerembab ketika tak mampu untuk menafsirkan, kebudayaan apa yang sesuai dengan Islam di Indonesia ini? Padahal hanya dengan memahami hakekat budaya itu sendiri umat Islam akan mampu menepis beragam gelombang tantangan budaya ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Salah satu usaha menafsirkan kebudayaan ini juga datang puluhan tahun yang silam oleh Buya Hamka. Menurut Buya Hamka penting bagi generasi muda Islam untuk memperdalam pengetahuan ajaran Islam dan mempelajari sejarah umatnya di Indonesia dan diluarnya,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“…sehingga dia insyaf bahwa kebudayaan Islam itu universil sifatnya. Dan kebudayaan yang universil itulah tujuan terakhir dunia di zaman ini. Dan Nasionalisme sempit, tidaklah panjang usianya.”&lt;/em&gt;[6]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Budayawan Islam diingatkan Buya Hamka untuk kembali mengambil bagian dalam perkembangan kebudayaan, serta melakukan&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;risalah&lt;/em&gt;-nya (tugasnya) yang suci itu untuk mengisi kebudayaan dunia. Karena terlihat di Indonesia -mengutip istilah Buya Hamka- ‘&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;gejala pancaroba kebudayaan.’&lt;/em&gt;&amp;nbsp;Seperti budaya materialistis, kebudayaan menuhankan manusia. Kebudayaan yang tak lagi melihat manfaat dan mudharat, yang tak kenal lagi halal dan haram. Umat Islam hendaknya jeli untuk menafsirkan dan mewarnai kebudayaan, karena ada berbagai upaya untuk memasukkan agama menjadi bagian dari budaya. Padahal budaya adalah hasi kegiatan manusia. Sedangkan agama adalah&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;wahyu.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Budaya atau kebudayaan dapat dipahami sebagai usaha dan hasil usaha-usaha manusia menyelesaikan kehendaknya buat hidup dengan alam yang ada di kelilingnya. [7] Menurut Buya Hamka semua manusia yang berakal-budi adalah berbudaya, sebab budaya adalah hasil akal budi yang dipengaruhi ruang dan waktu, serta masyarakat yang mengelilinginya. Maka bagi Islam, kebudayaan haruslah diterangi oleh iman.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Maka adalah&amp;nbsp;&lt;/em&gt;iman&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;sebagai pemberi cahaya bagi akal budi dan&amp;nbsp;&lt;/em&gt;daya-upaya&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;dalam hidup, hendaklah menjadi&amp;nbsp;&lt;/em&gt;amalnya&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;yang&amp;nbsp;&lt;/em&gt;saleh&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;!”,&amp;nbsp;&lt;/em&gt;terang Buya Hamka.[8]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ketika dalam masyarakat telah dipahami bahwa kebudayaan terdiri dari tiga hal, pengetahuan, filsafat dan seni, maka hal-hal itu perlu diterangi cahaya Iman. Buya Hamka kembali mengingatkan,&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Islam mengajarkan bahwasanya di dalam mencari ilmu pengetahuan,atau filsafat atau seni, satu hal perlu diingat. Yaitu betapa nilainya bagi jiwa. ”&amp;nbsp;&lt;/em&gt;Kemudian beliau melanjutkan,&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“…Disamping mencari yang benar dan mengelakkan yang salah, atau mencari yang baik dan menjauhi yang jahat, haruslah diperhatikan yang manfaat dan yang mudharat itu.”&lt;/em&gt;[9]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dan sejarah telah mencatat, baik di dunia dan di Indonesia, cahaya Islam telah menerangi berbagai aspek kebudayaan. Islam-lah yang memberi kita budaya yang lebih beradab. Islamlah yang memberikan pakaian keindahan. Memakaikan pakaian dan menutupkan aurat bagi orang-orang yang sebelumnya telanjang. Islam pula yang mewarnai bahasa lisan dan tulisan di nusantara dengan huruf&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;arab-jawi&lt;/em&gt;&amp;nbsp;atau&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;huruf Pegon.&amp;nbsp;&lt;/em&gt;Sebelum semuanya dilindas secara tragis oleh huruf latin yang dibawa oleh penjajah. Terlebih dalam bahasa, Bahasa Indonesia demikian jernih terlihat diwarnai oleh bahasa melayu yang diterangi kosa-kata berjiwa islam, seperti&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;adil&lt;/em&gt;,&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;wilayah&lt;/em&gt;,&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;hikmah&lt;/em&gt;, dan lainnya. Karya sastra klasik juga diwarnai jiwa Islam, baik oleh Raja Ali Haji atau Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi. Betapa banyak hikayat dan syair berjiwa jihad yang membakar semangat perang melawan penjajah. Sebut&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Hikayat Perang Sabi&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dari tanah Aceh sebagai salah satu contohnya.[10]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Bahkan menurut Buya Hamka,&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Hindu telah meninggalkan pusaka berupa candi-candi yang sekarang dijadikan barang antik bernilai sejarah, untuk opbyek turis, untuk mencari riwayat lama pada batu-batu. Tetapi Islam telah meninggalkan Mesjid yang hidup setiap hari dan ramai setiap Jumat.”&lt;/em&gt;[11]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Tak heran jika kita sebagai muslim patut berbangga dengan Islam yang telah mewarnai kebudayaan Indonesia. Dan tak patut kita merasa rendah diri dengan Islam jika berbicara kebudayaan, sedang Buya Hamka berani dengan lantang berkata,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Dengan tegas dan berani mempertanggung-jawabkan, dapatlah saya katakan bahwa modal yang diberikan Islam yang paling terbanyak, yang diberikan untuk membangun kebudayaan Indonesia.&lt;/em&gt;[12]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kebudayaan ibarat air sungai yang mengalir, ia memberi dan menerima. Sudah menjadi tanggung jawab kita mengaliri air itu dengan kejernihan Tauhid Islam. Dan salah satu cara memandang kebudayaan adalah dengan meresapi nasehat dari Buya Hamka perihal kebudayaan ini,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Hendaklah angkatan Muda Islam memperdalam pengetahuan dan pengertian ajaran Islam, dituruti dengan amal, sehingga menjadi pandangan hidup yang sebenarnya, dan dapat membanding ‘mana yang punya kita dan mana yang kepunyaan orang lain’.”&lt;/em&gt;[13]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Racun pembunuh bangsa bernama&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Miss World&lt;/em&gt;&amp;nbsp;ini hanyalah satu dari sekian banyak kerusakan yang hendak disuntikkan perlahan kepada generasi kita dan penerus kita. Ketika penyelenggara Miss&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;World&lt;/em&gt;&amp;nbsp;sesumbar berkata mendompleng kuda troya&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Kebudayaan&lt;/em&gt;, maka kita dapat bertanya lantang, kebudayaan mana yang hendak mereka maksud? Medan perjuangan begitu lapang terbentang, termasuk dalam bidang budaya. Dan seperti hendak Buya Hamka pesankan,&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;“Modal menghadapi perjuangan kebudayaan masih amat terbatas dan kerdil, sebab itu maka, ‘dengan kail panjang sejengkal, tidaklah ada daya upaya menduga lautan’.”&lt;/em&gt;[14]&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
________________________&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 18px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; margin: 0px 0px 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;J. Dow, Bonnie.&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Feminism, Miss America, and Media Mythology&lt;/em&gt;. Rethoric &amp;amp; Public Affairs. Vol 6, No.1. 2003.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;HAMKA.&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Racun Pemusnah Bangsa&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Dari Hati ke Hati&lt;/em&gt;. Pustaka Panjimas. 2005. Jakarta.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;HAMKA,&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Perempuan Juga Dimuliakan&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Kedudukan Perempuan dalam Islam&lt;/em&gt;. Pustaka Panjimas. 1986. Jakarta.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;HAMKA,&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Pembagian Tugas&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Kedudukan Perempuan dalam Islam&lt;/em&gt;. Pustaka Panjimas. 1986. Jakarta.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ibid.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;HAMKA&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;. Kebudayaan Dipandang Dari Segi Ajaran Islam&amp;nbsp;&lt;/em&gt;dalam&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Pandangan Hidup Muslim&lt;/em&gt;. Bulan Bintang. 1992. Jakarta.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ibid&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ibid.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ibid.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Alfian, Ibrahim.&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Sastra Perang, Sebuah Pembicaraan Mengenai Hikayat Perang Sabil&lt;/em&gt;. Balai Pustaka. 1992. Jakarta.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;HAMKA&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;. Kebudayaan Dipandang Dari Segi Ajaran Islam&amp;nbsp;&lt;/em&gt;dalam&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Pandangan Hidup Muslim&lt;/em&gt;. Bulan Bintang. 1992. Jakarta.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ibid&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ibid&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px 0px 0px 2em; padding: 0px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;em style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ibid&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #444444; font-family: Arial, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 18px;&quot;&gt;Sumber : &lt;a href=&quot;http://arrahmah.com/&quot;&gt;Arrahmah.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/8181013712945882685/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/antara-miss-world-budaya-dan-buya-hamka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8181013712945882685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8181013712945882685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/09/antara-miss-world-budaya-dan-buya-hamka.html' title='Antara Miss World, budaya dan Buya Hamka'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-4819644592602450187</id><published>2013-08-29T08:39:00.001-07:00</published><updated>2013-08-29T21:53:02.504-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Inspiratif"/><title type='text'>Dr. Warsito P. Taruno, Sang Penemu Pemindai 3D Penyakit Kanker</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-top: 10px;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.engineeringtown.com/teenagers/images/stories/profil_insinyur/dr.-warsito-m.eng.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://www.engineeringtown.com/teenagers/images/stories/profil_insinyur/dr.-warsito-m.eng.gif&quot; style=&quot;background-color: transparent;&quot; width=&quot;150&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Arial Unicode MS&#39;, sans-serif; font-size: 11.5pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11.5pt;&quot;&gt;Dr. Warsito M.Eng merupakan ilmuwan yang menekuni bidang teknologi tomografi yaitu teknologi untuk memindai berbagai macam objek dari tubuh manusia, proses kimia, industri perminyakan, reactor nuklir, hinga perut bumi. Dari hasil risetnya ia berhasil menemukan teknologi tomografi medan listrik tiga dimensi atau&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11.5pt;&quot;&gt;electrical capacitance volume tomography&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11.5pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11.5pt;&quot;&gt;(ECVT).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-top: 10px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Arial Unicode MS&#39;, sans-serif; font-size: 11.5pt;&quot;&gt;Penemuannya ini dipatenkan di Amerika dan lembaga paten internasional PTO/WO tahun 2006. Temuan Warsito diperkirakan akan mengubah drastis perkembangan riset dan teknologi di berbagai bidang. Teknologi temuannya telah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;digunakan oleh NASA (Lembaga Antarikas Amerika Serikat) untuk memindai obyek dielektrika pada pesawat ulang – alik selama misi ke antariksa.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-top: 10px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Arial Unicode MS&#39;, sans-serif; font-size: 11.5pt;&quot;&gt;Warsito lahir di Solo, Surakarta, Jawa Tengah, pada tanggal 16 Mei 1967. Ia merupakan anak keenam dari 8 bersaudara yang terlahir dari keluarga petani. Warsito menempuh pendidikan dari SD Sampai SMA di Karanganyar Solo. Setelah selesai dari SMAN 1 Karanganyar, Solo pada tahun 1986, ia melanjutkan ke UGM selama satu bulan. Karena mendapatkan beasiswa ke Jepang, ia mengundurkan diri UGM dan melanjutkan S-1 nya di&amp;nbsp;&lt;i&gt;Tokyo international Japanese School&lt;/i&gt;, Tokyo dan lulus tahun 1988.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-top: 10px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Arial Unicode MS&#39;, sans-serif; font-size: 11.5pt;&quot;&gt;Kemudian ia melanjutkan S-2 di&amp;nbsp;&lt;i&gt;Shizouka University&lt;/i&gt;,&amp;nbsp;&lt;i&gt;B. Eng&lt;/i&gt;,&amp;nbsp;&lt;i&gt;Chemical Engineering&lt;/i&gt;, dan lulus tahun 1992. Warsito mendapatkan gelar M.Eng di Universitas yang sama,&amp;nbsp;&lt;i&gt;Shizouka University&lt;/i&gt;, pada tahun 1994. Pada 1997 Warsito berhasil menuntaskan PhD – nya di kampus yang sama dengan disertasi tentang tomografi ultrasonik. Ia kemudian diangkat menjadi staf peneliti (riset) selama 2 tahun dan asisten dosen selama 2 tahun di universitas yang sama.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-top: 10px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Arial Unicode MS&#39;, sans-serif; font-size: 11.5pt;&quot;&gt;Warsito memulai&amp;nbsp;&lt;i&gt;research&lt;/i&gt;&amp;nbsp;tomograi ini sejak tahun 1991 ketika masih menjadi mahasiswa S1. Ketika itu Warsito mengembangkan teknologi tomografi ini dengan harapan dapat dikembangkan pada dunia kedokteran, teknologi untuk diagnosa yang murah dan aman (&lt;i&gt;scanner&lt;/i&gt;&amp;nbsp;4 dimensi untuk ibu hamil yang merupakan&amp;nbsp;&lt;i&gt;update&lt;/i&gt;&amp;nbsp;dari USG).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-top: 10px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Arial Unicode MS&#39;, sans-serif; font-size: 11.5pt;&quot;&gt;Kemudian Warsito berangkat ke Amerika Serikat dan bertemu dengan Professor L. S. Fan. Keduanya bekerja sama di laboratorium milik&amp;nbsp;&lt;i&gt;Ohio State University&lt;/i&gt;&amp;nbsp;dengan merintis teknologi tomografi baru berbasis medan listrik statis. Sistem pemindai atau&amp;nbsp;&lt;i&gt;scanner&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(ECVT) yang dikembangkan oleh Warsito ini mirip dengan CT&amp;nbsp;&lt;i&gt;Scan&lt;/i&gt;&amp;nbsp;dan MRI untuk melihat apa yang terjadi di dalam tubuh manusia. Tapi, perangkat ini lebih canggih karena pasien tak perlu masuk ke dalam tabung seperti alat MRI yang cuma menampilkan gambar dua dimensi, gambar yang dihasilkan dari ECVT ini berbentuk tiga dimensi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-top: 10px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Arial Unicode MS&#39;, sans-serif; font-size: 11.5pt;&quot;&gt;Saat ini Dr. Warsito telah membangun pusat riset dan produksi sistem tomografi 4D yang pertama di dunia yang berpusat di Tangerang, Banten. Meskipun masih berskala kecil, produk institusinya 100% diproduksi didalam negeri dengan melibatkan ilmuwan lokal dan telah mulai di pasarkan di Amerika Serikat. Institusi yang dibangunnya juga telah menjadi standar bagi teknologi tomografi volumetric dan yang berkaitan yang dikembangkan di seluruh dunia dan dipublikasikan di dua jurnal internasional terkemuka yaitu&amp;nbsp;&lt;i&gt;Measurement Science and Technology&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(UK) dan&amp;nbsp;&lt;i&gt;IEE Sensors Journal&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(AS). Disamping itu, pada tahun 2007 Warsito mendirikan institusi riset dalam ilmu tomografi yang diberi nama&amp;nbsp;&lt;i&gt;Edwar Technology&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-top: 10px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Arial Unicode MS&#39;, sans-serif; font-size: 11.5pt;&quot;&gt;Pada tahun 2005, Warsito pulang ke Indonesia dan dipilih menjadi ketua MITI (Masyarakat dan Ilmuwan Teknologi Indonesia). Selama menjabat sebagai ketua umum MITI, Warsito telah membangun jaringan MITI di seluruh Indonesia dan luar negeri. Program utama yang dilancarkan MITI adalah meningkatkan kualitas akademis dan kemampuan riset mahasiswa Indonesia, serta membantu pengembangan SDM mahasiswa melalui program pengiriman mahasiswa untuk belajar ke luar negeri.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-top: 10px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Arial Unicode MS&#39;, sans-serif; font-size: 11.5pt;&quot;&gt;Serangkaian penghargaan pun telah diraih oleh lelaki murah senyum ini. Pada tahun 1985, Warsito sempat meraih&amp;nbsp;&lt;i&gt;Baiquni Award&lt;/i&gt;&amp;nbsp;bidang sains dan matematika dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Tahun 2002 ia dianugerahi&amp;nbsp;&lt;i&gt;American Institute of Chemist Foundation Outstanding Post – doctoral Award&lt;/i&gt;. Ia juga menjadi lulusan terbaik bidang kimia di Universitas Shizouka. Berkat segudang prestasinya itu, Warsito termasuk ke dalam 16 ilmuwan Indonesia yang diberi kesempatan unjuk gigi di depan&amp;nbsp;&lt;i&gt;Douglas D Osheroff&lt;/i&gt;, peraih Nobel Fisika 1996 yang ketika itu berkunjung ke Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-color: white; font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-top: 10px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Arial Unicode MS&#39;, sans-serif; font-size: 11.5pt;&quot;&gt;Sumber :&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.engineeringtown.com/teenagers/index.php/profil-insinyur/568-dr-warsito-meng.html&quot; style=&quot;background-color: transparent;&quot;&gt;http://www.engineeringtown.com/teenagers/index.php/profil-insinyur/568-dr-warsito-meng.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/4819644592602450187/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/dr-warsito-p-taruno-sang-penemu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/4819644592602450187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/4819644592602450187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/dr-warsito-p-taruno-sang-penemu.html' title='Dr. Warsito P. Taruno, Sang Penemu Pemindai 3D Penyakit Kanker'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-1063831622474135167</id><published>2013-08-29T06:37:00.000-07:00</published><updated>2013-08-29T21:49:32.993-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kabar Dunia"/><title type='text'>Israel Siagakan Sistem Kubah Besi Di Seluruh Penjuru Wilayah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/lat-perisrael.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;lat perisrael&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;150&quot; src=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/lat-perisrael.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pemerintah Israel tengah bersiap meningkatkan status siaga militernya di semua wilayah perbatasan menanggapi aksi balasan pemerintah Damaskus akibat operasi militer yang dipimpin Amerika Serikat ke Suriah.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Angkatan Udara Israel tampak sibuk mempersiapkan penyebaran sistem pertahanan Iron Dome&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
untuk rudal jarak pendek, selain itu militer Israel juga telah menyiagakan rudal Patriot jarak menengah dan rudal Arrow 2 untuk jarak jauh.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menurut laporan koresponden Aljazeera, Elias karom, “militer Israel kini terlihat sibuk menyebarkan sistem pertahanan Kubah Besi (Iron Dome) di daerah Gunung Carmel di Haifa, Safed dan Tiberias.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Juru bicara militer, Brigadir Jenderal Yoav Mordechai, mengumumkan pada hari selasa (28/8) bahwa Israel “terus mengikuti dan mengamati perkembangan kondisi terkini di Suriah, dan tidak ada alasan bagi kami untuk mengubah kegiatan sehari-hari.”&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Yoav menambahkan bahwa “Tentara Israel telah memulai latihan militer sejak dua hari yang lalu di dataran tinggi Golan. Latihan tersebut mencakup operasi penyelamatan dan perlindungan.”&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Langkah konkrit pun langsung diambil pemerintah Israel dengan mendistribusikan masker gas ke warga sipil, &amp;nbsp;sebagai langkah antisipasi penggunaan senjata kimia Suriah ke Israel.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seorang koresponden AFP melaporkan bahwa terlihat antrian panjang di kantor pos Tel Aviv, yang menjadi pusat distribusi masker anti senjata kimia.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pasca rapat tertutup dengan penasehat pemerintahan, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dalam konferensi pers pada selasa malam, “bahwa Israel bukan pihak yang terlibat dalam konflik Suriah, akan tetapi kami akan membalas setiap serangan yang datang kepada kami.”&amp;nbsp;(aljazeera/Zhd)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/1063831622474135167/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/israel-siagakan-sistem-kubah-besi-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/1063831622474135167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/1063831622474135167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/israel-siagakan-sistem-kubah-besi-di.html' title='Israel Siagakan Sistem Kubah Besi Di Seluruh Penjuru Wilayah'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-8833578692559416761</id><published>2013-08-29T06:34:00.001-07:00</published><updated>2013-08-29T22:08:49.082-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Inspiratif"/><title type='text'>Jennifer A. Bell : Menjadi Muslim, Akhir Perjalanan Mencari Tuhan</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/islam.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;islam&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;143&quot; src=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/islam.jpeg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Kebingungan Jennifer A. Bell tentang ajaran Kristen membuatnya selalu bertanya-tanya tentang siapa Tuhan sebenarnya. Akalnya tidak pernah bisa menerima konsep trinitas. Bell juga mempertanyakan sosok Yesus dalam keyakinan Kristen, apakah Yesus itu Tuhan atau bagian dari Tuhan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pertanyaan-pertanyaan&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;itu sudah mengusiknya sejak ia berusia 8 tahun, dan di usia&amp;nbsp;yang masih sangat muda itu Bell mulai “mencari Tuhan”. Ia berpindah-pindah dari satu&amp;nbsp;gereja ke gereja lainnya untuk mendapatkan jawaban atas “pencarian”nya itu. Tapi ia tidak pernah menemukannya. Ia hanya bisa merasakan dan meyakini bahwa Tuhan itu ada.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hingga beranjak remaja. Bell masih belum menemukan jawabannya, sementara gaya hidup Amerika telah menjerumuskannya ke dalam kehidupan yang buruk. Beberapa kali Bell hampir mati karena gaya hidupnya yang tidak sehat secara fisik, emosi dan spiritual. Alkohol, narkoba, sex bebas adalah kehidupan sehari-hari Bell remaja. Hidupnya ketika itu benar-benar bermasalah. Bell melupakan pencariannya terhadap Tuhan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beruntung, Bell bisa sampai ke bangku kuliah. Ia bertemu dengan seorang laki-laki yang baik, yang kemudian hari menjadi suaminya. Lelaki itulah yang menolong Bell keluar dari kehidupannya yang kelam dan Bell berhasil kembali menjadi orang yang “bersih”. Pada saat inilah Bell kembali merasakan dorongan untuk melanjutkan pencariannya terhadap Tuhan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bell kembali mendatangi beragam gereka dengan beragam aliran Kristen. Tapi pencariannya masih buntu. Ia lalu pergi ke perpustakaan dan mulai membaca dan mempelajari buku-buku tentang agama Hindu, Budha, Yudaisme, Shinto dan agama-agama lainnya. Tapi ia merasa tidak cocok dengan semua agama yang dipelajarinya itu. Sayangnya, ketika itu Bell sama sekali belum mendengar tentang agama Islam.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bell kemudian menikah dengan lelaki yang dikenalnya di bangku kuliah dan memiliki karir yang lumayan bagus. Tapi ia sempat kesulitan untuk punya anak. Dokternya mengatakan bahwa Bell tidak bisa hamil karena kehidupan masa lalunya yang akrab dengan narkoba dan alkohol. Tapi betapa terkejutnya Bell, ketika ia akhirnya dinyatakan hamil dan melahirkan seorang anak lelaki yang sehat. Namun, kehidupan Bell kembali terguncang karena ia mengalami “baby blues”, trauma paska melahirkan yang membuat emosinya labil. Hal itu berpengaruh pada perkawinan Bell.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk melepaskan diri dari kegalauan hatinya, Bell mengalihkannya ke ruang-ruang chatting di internet. Ia chatting beberapa kali dengan seorang lelaki dari luar Amerika yang kemudian ia ketahui beragama Islam. Dari teman chattingnya itu, Bell mulai mengenal agama Islam dan banyak berdiskusi tentang trinitas dan Yesus. Lelaki itu mengirimkan email berisi ayat-ayat Al-Quran yang mendukung argumennya tentang Islam, trinitas dan Yesus. Sesaat Bell merasa argumen-argumen itu benar dan ia tidak membantahnya, tapi Bell belum yakin bahwa Islam adalah agama yang paling benar.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kehidupan Bell makin memburuk. Perkawinannya terancam hancur, persoalan berat di kantor membuat emosi Bell makin labil. “Saya mengalami depresi. Karena pernah mengalami depresi sebelumnya, saya segera mencari pertolongan ke dokter dan mulai menenggak pil-pil untuk meredam depresi,” tutur Bell.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Namun pil-pil itu tidak mampu mengurangi depresi yang dialami Bell. Bell malah makin terpuruk. Tubuhnya jadi lemah dan ia tidak bisa menggerakkan lehernya. Bell bahkan tidak bisa mengucapkan satu patah kata pun, hingga Bell dinyatakan tidak bisa lagi bekerja. Kehidupan Bell jadi benar-benar kacau.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bell akhirnya bertemu lagi dengan teman chattingnya di internet dan menceritakan apa yang dialaminya. Temannya itu lalu menyarankan Bell agar mandi dan membersihkan diri dari ujung rambut sampai ujung kaki. Setelah Bell diminta untuk duduk tenang, menjernihkan pikiran dan hanya mengkonsentrasikan pikiran pada Tuhan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
“Saran yang menurut saya aneh dan ganjil. Tapi saya pikir, apa salahnya mencoba, tokh tidak ada orang yang melihat,” kata Bell tentang saran temannya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bell pun mengikuti saran itu, ia mengkonsentrasikan pikirannya pada Tuhan dan tiba-tiba ia menggigil. Di saat yang sama, ada rasa damai yang dirasakan Bell. “Saya merasa Tuhan telah merasuk ke dalam hati saya dan saya menerima apa yang ditawarkanNya,” ungkap Bell.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pengalaman itu membuat Bell percaya pada perkataan sahabatnya di internet tentang Islam. Seminggu kemudian, Bell mengontak seorang imam masjid dan dalam pertemuan pertama itu, ia menyatakan diri masuk Islam dan mengucapkan dua kalimat syahadat.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #444444;&quot;&gt;“Saya merasakan ketenangan masuk Islam. Setiap kali perasaan gundah itu datang lagi, saya menunaikan salat dan saya merasakan kedamaian dan ketenangan itu kembali,” imbuh Bell.&amp;nbsp;(&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: #6fa8dc;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://eramuslim.com/&quot;&gt;Eramuslim.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: #444444;&quot;&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/8833578692559416761/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/jennifer-bell-menjadi-muslim-akhir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8833578692559416761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8833578692559416761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/jennifer-bell-menjadi-muslim-akhir.html' title='Jennifer A. Bell : Menjadi Muslim, Akhir Perjalanan Mencari Tuhan'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-5672574990918293559</id><published>2013-08-29T06:12:00.001-07:00</published><updated>2013-08-29T22:10:14.338-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opini"/><title type='text'>Nama &#39;California&#39; Berasal dari Istilah Islam yang Berarti &#39;Tanah Khalifah&#39;</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://muslimdaily.net/file/California%20is%20The%20Land%20of%20Caliph.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;132&quot; src=&quot;http://muslimdaily.net/file/California%20is%20The%20Land%20of%20Caliph.jpg&quot; style=&quot;background-color: transparent;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Setelah empat tahun penantian, &amp;nbsp;umat Islam Amerika Serikat diizinkan membuka sebuah masjid baru di wilayah California bagian selatan. Masjid itu merupakan masjid pertama yang didanai secara mandiri oleh umat Islam setempat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Direktur Eksekutif Dewan Syura Umat Islam di California Selatan, Shakeel Syed mengatakan, Masjid yang dinamai Masjid Qubaa itu sebelumnya adalah bekas gereja dengan luas 4.180 meter persegi. Masjid yang berdiri di daerah San Gabriel Valley&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;itu juga akan dijadikan sebagai pusat Islam (Islamic Center) yang dilengkapi dengan sekolah, tempat mengurus jenazah, klinik kesehatan, dan tiga perpustakaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didanai sepenuhnya oleh umat Islam setempat dengan biaya mencapai 5.5 juta dolar, masjid berwarna pasir gurun ini memiliki kubah marmer biru dan enam menara yang terlihat mencolok di kawasan industri Rowland Heights. Dinding masjid dihiasi oleh permadani dari Pakistan dan lampu hiasan dari Dubai. Sembilan puluh sembilan Asma Allah juga terukir dalam kaligrafi kaca di dalam masjid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai wujud terima kasih umat Islam kepada masyarakat sekitar masjid yang tidak mengajukan penentangan terhadap pembangunan masjid, para tokoh Muslim di California akan merencanakan kegiatan donor darah, pemberian makanan kepada fakir miskin, pertemuan antar agama, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Kabar pembukaan masjid baru yang didanai secara mandiri oleh umat Islam setempat, patut disambut gembira. Terlebih lagi, mereka tidak mendapatkan tentangan dari warga. Gelora dakwah di tanah Amerika diharapkan akan makin menggema. Menurut data laporan tahun 2001,&amp;nbsp;Jumlah Masjid di California merupakan yang terbanyak di AS, yakni sekitar 227 Masjid.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Berbicara tentang California, tak banyak yang tahu kosa kata &#39;California&#39; sebenarnya berasal dari istilah dalam Islam. California memiliki akar kata yang dapat diartikan sebagai &#39;Tanah Khalifah&#39;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Keterangan itu bermula pada tahun 1500 saat seorang penulis Spanyol Garci Rodríguez de Montalvo menulis sebuah Novel berjudul&amp;nbsp;&lt;em&gt;Las Sergas de Esplandián&amp;nbsp;&lt;/em&gt;yang tepatnya diterbitkan di&amp;nbsp;Sevilla pada Juli 1510.&amp;nbsp;Novel yang populer di masanya itu berkisah tentang Ratu pejuang Muslimah yang dikenal dengan nama Ratu Califia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Nama Califia sendiri berasal dari kosakata Arab &quot;Khalifah&quot;, yang merupakan sebutan bagi pemimpin dalam sebuah pemerintahan Islam. Kata &#39;Khalifah&#39; diucapkan dengan &quot;Califa&quot; dalam aksen bahasa Spanyol. Dalam novelnya itu, Montalvo menamai tempat sang Ratu memerintah itu dengan sebutan &quot;California&quot;, yang berarti &quot;Tanah Califia&quot;.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Suatu saat, ketika orang Spanyol menjelajahi pantai Baja California pada pertengahan tahun 1500-an, mereka menganggap tanah yang mereka kunjungi itu menyerupai mitos karakter tanah California yang disebutkan dalam novel Montalvo. Mereka menyebut tanah itu dengan California. Karena itulah kemudian nama California melekat sampai hari ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Saat ini, California merupakan sebuah negara bagian yang terletak di pesisir barat Amerika Serikat, dengan penduduk terbanyak di AS. Ibukota negara bagian ini, Sacramento terletak di Central Valley. Andaikata California sebuah negara merdeka, ia akan berada dalam rangking ekonomi&amp;nbsp;ke-9 di dunia pada tahun 2012. Kode singkatan pos di AS-nya adalah CA, sementara singkatan di&amp;nbsp;&lt;em&gt;Associated Press&lt;/em&gt;&amp;nbsp;adalah Calif.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
California juga pendorong dominan dari budaya Amerika dan juga ekonomi negara itu, menyumbangkan peningkatan teknologi dan hukum, sebagai tambahan juga membayar lebih ke sistem federal dari keuntungan yang dia terima. Negara bagian ini juga memiliki kota-kota terbesar dan menarik di negara AS, termasuk Los Angeles, San Diego, dan San Francisco.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Di tengah dan timur negara bagian ini ada Sierra Nevada, yang merupakan tempat dari gunung tertinggi di AS, Gunung Whitney dengan ketinggian 4.421m. Di Sierra juga ada Taman Nasional Yosemite yang terkenal di dunia. Di selatan terletak Transverse Ranges dan sebuah danau asin besar, Laut Salton. Gurun tengah-selatan disebut Mojave. Di timur laut Mojave terletak Death Valley, yang merupakan titik terpanas di Amerika Utara. Titik terendah Death Valley dan puncak Gunung Whitney terpisah kurang dari 200 mil&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber :&lt;span style=&quot;color: #6fa8dc;&quot;&gt; &lt;a href=&quot;http://eramuslim.com/&quot;&gt;Eramuslim.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/5672574990918293559/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/nama-california-berasal-dari-istilah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/5672574990918293559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/5672574990918293559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/nama-california-berasal-dari-istilah.html' title='Nama &#39;California&#39; Berasal dari Istilah Islam yang Berarti &#39;Tanah Khalifah&#39;'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-2509047811803713694</id><published>2013-08-29T05:59:00.002-07:00</published><updated>2013-08-29T07:55:58.178-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kajian"/><title type='text'>Antara Jihad, Dakwah &amp; Thalabul Ilmi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos3/Bataku/jihad_baqyah.jpg&amp;amp;h=235&amp;amp;w=355&amp;amp;zc=1&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;132&quot; src=&quot;http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos3/Bataku/jihad_baqyah.jpg&amp;amp;h=235&amp;amp;w=355&amp;amp;zc=1&quot; style=&quot;background-color: transparent;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Jihad, dakwah, dan menuntut ilmu adalah kewajiban dalam Islam atas umatnya. Tidak ada pertentangan antara ketiganya sehingga harus dipilih satu dan ditinggalkan sisanya. Kewajiban-kewajiban tersebut terkadang menjadi wajib ain atas sebagian umat dan terkadang menjadi fardhu kifayah atas yang lain. Perbedaan ini tentunya menyesuaikan dengan daerah dan situasi serta kondisi...........&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt; yang bersangkutan. Jika musuh telah menyerang negeri kaum muslimin maka jihad menjadi kewajiban paling pokok atas penduduknya. Apabila sudah ada yang menjalankan tugas ini dan sudah cukup, maka kewajiban dakwah menjadi wajib ain atas dai yang dakwah tak bisa tegak kecuali dengan keterlibatan dirinya. Begitu juga dalam masalah thalabul ilmi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Sementara negeri yang tidak sedang diserbu musuh sementara kemaksiatan marak di dalamnya maka para ulama lebih berkewajiban menjalankan tugas dakwah di negerinya tersebut daripada jihad di negeri lain. Sedangkan orang yang hidup di negeri yang sedikit ilmu dan tersebar kejahilan, maka thalabul ilmi para penduduknya lebih wajib daripada penduduk negeri lain yang banyak dai dan ulama’nya. Wallahu A’lam&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/2509047811803713694/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/antara-jihad-dakwah-thalabul-ilmi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/2509047811803713694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/2509047811803713694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/antara-jihad-dakwah-thalabul-ilmi.html' title='Antara Jihad, Dakwah &amp; Thalabul Ilmi'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-7191170583194267777</id><published>2013-08-29T05:50:00.001-07:00</published><updated>2013-08-29T07:43:48.781-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kabar Nasional"/><title type='text'>Jusuf Kalla Menolak Ikut Konvensi Dagelan Demokrat</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos3/sby-kooplolo.jpg&amp;amp;h=235&amp;amp;w=355&amp;amp;zc=1&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;125&quot; src=&quot;http://www.voa-islam.com/timthumb.php?src=/photos3/sby-kooplolo.jpg&amp;amp;h=235&amp;amp;w=355&amp;amp;zc=1&quot; style=&quot;background-color: transparent;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Mantan Wakil Presiden JK yang sudah dibuang oleh SBY, dan digantikan Boediono ituk, akhirnya menolak ikut dalalm konvensi pemilihan calon presiden Partai Demokrat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Konvensi ini hanya&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;dinilai oleh berkalangan sebagai&amp;nbsp;&lt;em&gt;&quot;abal-abal&quot;&lt;/em&gt;, karena konvensi diselenggrakan sesudah Partai Demokrat babak belur, elitenya terkena kasus korupsi, dan termasuk...........&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt; sejumlah menteri dalam pemerintahan SBY.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
SBY selaku Ketua Umum&amp;nbsp;Partai Demokrat, ingin mendongkrak kembali citra partainya yang sudah babak belur, dan ingin&amp;nbsp;membuka bagi tokoh-tokoh yang ada, tetapi SBY sudah memiliki skenario sendiri tentang siapa yang bakal dipilih dalam konvensi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Maka, sesungguhnya keputusan itu sudah diprediksi oleh beberapa elit Golkar pasca JK menerima undangan untuk ikut konvensi Capres Demokrat. &quot;Ya, kita sudah memperkirakan hal itu,&quot; ujar Hajriyanto di Jakarta, Rabu (28/8/2013).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya, JK adalah tokoh nasional yang pernah duduk diposisi tertinggi di partai Golkar dan di pemerintahan. Atas dasar itu Golkar meyakini JK tak akan menerima undangan konvensi Capres Demokrat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Rasanya tidak mungkin tokoh yang sangat bijaksana dan dihormati sebagai mantan ketum Partai Golkar seperti beliau sampai hati untuk melepaskan keanggotaannya di Partai Golkar. Pastilah tidak tegas. Dan kita senang mendengarnya,&quot; tandasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menolak undangan Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat. Penolakan itu telah disampaikan JK kepada anggota komite konvensi Capres Demokrat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;JK belum bersedia. Beliau pernah menjadi Ketua Umum Partai Golkar, sehingga menjadi tidak etis,&quot; ujar Sekretaris komite konvensi Capres Demokrat, Suaidi Marasabessy.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suaidi mengatakan, sesungguhnya Komite Konvensi belum memberikan undangan konvensi kepada JK. Sejauh ini Komite hanya menemui dan berkomunikasi dengan Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Undangan belum sempat diberikan. Pembicaraan tatap muka dengan JK semalam nonformal antara (Ketua Komite) Pak Maftuh Basyuni, (Wakil Ketua Komite) Taufiequrachman Ruki,&quot; kata Suaidi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: Arial, &#39;Helvetica Neue&#39;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 18px; text-align: justify;&quot;&gt;
Paling-paling nantinya tokoh yang akan dipilih oleh konvensi masih tokoh dari kalangan militer dan memiliki hubungn dekat dengan SBY. Tidak mungkin orang-orang sipil yang sekarang sudah merasa mendapatkan dukungna SBY aka dipilih. Mustahil. SBY mempunyai hitungan sendiri&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/7191170583194267777/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/jusuf-kalla-menolak-ikut-konvensi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/7191170583194267777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/7191170583194267777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/jusuf-kalla-menolak-ikut-konvensi.html' title='Jusuf Kalla Menolak Ikut Konvensi Dagelan Demokrat'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-3061662567738931155</id><published>2013-08-28T06:21:00.004-07:00</published><updated>2013-08-29T23:56:04.168-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kabar Dunia"/><title type='text'>30 Agustus, Hari Revolusi Kemarahan Rakyat Menumbangkan Junta Militer Mesir</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/30-agustus.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;30 agustus&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;239&quot; src=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/30-agustus.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Aktivis Anti Kudeta, menyerukan unjuk rasa besar-besaran di seluruh provinsi &amp;nbsp;Mesir pada hari Jumat (30/08) besok, sebagai bentuk kemarahan rakyat terhadap pihak militer yang telah menggulingkan kekuasan sipil yang sah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ajakan yang sama juga merebak di situs jejaring sosial menyerukan warga mesir untuk turun kejalan sebagai protes terhadap pemerintahan militer yang&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;berupaya mengembalikan rezim pemerintahan Husni Mubarak, serta mendirikan negara polisi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ajakan ini akan direspon oleh seluruh kelompok politik dan masyarakat di Mesir, sejumlah kelompok politik dan masyarakat seperti Aliansi Nasional, Gerakan Pemuda 6 April, Gerakan Tamarroud, akan ikut turun ke jalan menumbangkan pemerintahan militer.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dalam aksinya besok, mereka menuntut dikeluarkanya militer dari panggung politik dan mengembalikan konstitusi yang sah, serta menyerahkan kekuasaan ke tangan sipil, dan menuntut pembebasan semua tahanan politik yang ada di penjara.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Aliansi Nasional menyatakan bahwa gerakan hari jum’at besok menamakan diri mereka sebagai rakyat Mesir dan tidak berafiliasi terhadap satu kelompok tertentu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Menanggapi aksi protes yang akan di gelar di seluruh provinsi Mesir, Kementerian Dalam Negeri mengumumkan peningkatan keamanan di semua fasilitas penting dan vital milik negara, rencananya Kemendagri akan berkoordinasi dengan angkatan bersenjata Mesir. (Aljazeera/Zhd)&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/3061662567738931155/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/30-agustus-hari-revolusi-kemarahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/3061662567738931155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/3061662567738931155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/30-agustus-hari-revolusi-kemarahan.html' title='30 Agustus, Hari Revolusi Kemarahan Rakyat Menumbangkan Junta Militer Mesir'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-8954595107468357280</id><published>2013-08-28T06:07:00.002-07:00</published><updated>2013-08-30T01:09:49.716-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Panorama Islam"/><title type='text'>Sangat Berbahaya Sarapan Gorengan Sambil Minum Kopi</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg57K3W_7bZjqmC_5mQSl55vVWrIuuZC3Latj7mT4EVfk9SzbkHGeEKq9mq03Nh4ySo-C_lBtmRHD2i7bpA32c12KE3BQ_uWcjS3xIPEVnT8K63vqd0dana55znvI5X4w_XiPVpeHXlCU8/s1600/bahaya+sarapan+pagi+dengan+kopi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;kopi&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;130&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg57K3W_7bZjqmC_5mQSl55vVWrIuuZC3Latj7mT4EVfk9SzbkHGeEKq9mq03Nh4ySo-C_lBtmRHD2i7bpA32c12KE3BQ_uWcjS3xIPEVnT8K63vqd0dana55znvI5X4w_XiPVpeHXlCU8/s200/bahaya+sarapan+pagi+dengan+kopi.jpg&quot; style=&quot;background-color: transparent; border: none; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-top: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot; title=&quot;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Sarapan pagi dengan gorengan terasa nikmat jika ditemani sekangkir kopi hangat. Tapi kebiasaan ini sangatlah tidak bagus. Setidaknya jangan memulai hari dengan sarapan makanan berlemak seperti gorengan, apalagi jika disajikan dengan kopi sebagai teman sarapan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kombinasi keduanya menyebabkan lonjakan gula darah. Menurut sebuah studi dari University of Guelph, minum kopi&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;setelah makan makanan yang berminyak dapat menyebabkan lonjakan gula darah.&lt;/div&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Efek ini bahkan juga berlaku untuk orang yang sehat yang tidak berisiko terhadap diabetes. Seperti yang telah diketahui, makan makanan berminyak telah dikaitkan dengan lonjakan gula darah. Nah, dengan menggabungkannya dengan minum kopi dapat menggandakan dampak tersebut. Peneliti menyatakan bahwa gorengan mengandung lemak jenuh yang membuat tubuh kesulitan membersihkan gula dari darah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Meski telah lewat beberapa jam setelah makan gorengan, minum kopi dapat menambah tingkat kesulitan pembersihan gula. &quot;Hal ini menunjukkan bahwa efek makanan tinggi lemak dapat berlangsung hingga berjam-jam,&quot; kata Marie-Soleil Beaudoin danTerry Graham, peneliti dari University of Guelph, seperti dilansir theglobeandmail.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Tim peneliti meminta beberapa peserta studiuntuk makan makanan berlemak, kemudian setelah 6 jam, peserta diminta minum minuman gula. Biasanya, tubuh langsung memproduksi insulin untuk menghilangkan gula dari darah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Tetapi penelitian menunjukkan bahwa setelahmakan makanan berlemak, tubuh kurang dapat memproduksi insulin dan tingkat guladalam darah peserta 32 persen lebih tinggi dibanding peserta penelitian yangtidak mengonsumsi makanan berlemak sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Bagian kedua penelitian, peserta diminta untukminum 2 cangkir kopi setelah 5 jam makanan berlemak dan minuman gula. Hasilnya kadar gula dalam darah meningkat hingga 65 persen dibanding kelompok kontrol. Gula yang berlama-lama dalam darah dapat merugikan kesehatan seperti meningkatkan risiko diabetes, kerusakan arteri, danpenyakit jantung. Studi ini diterbitkan dalam Journal of Nutrition.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Orang yang berisiko tinggi terhadap diabetesatau penyakit jantung, harus lebih berhati-hati mengkombinasikan makanan. Hindari makanan tinggi lemak dan batasi asupan kafein untuk menjaga kestabilan gula darah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Sumber :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://pribadimanfaat.blogspot.com/2013/08/sangat-berbahaya-sarapan-gorengan.html&quot;&gt;http://pribadimanfaat.blogspot.com/2013/08/sangat-berbahaya-sarapan-gorengan.html&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/8954595107468357280/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/sangat-berbahaya-sarapan-gorengan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8954595107468357280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8954595107468357280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/sangat-berbahaya-sarapan-gorengan.html' title='Sangat Berbahaya Sarapan Gorengan Sambil Minum Kopi'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg57K3W_7bZjqmC_5mQSl55vVWrIuuZC3Latj7mT4EVfk9SzbkHGeEKq9mq03Nh4ySo-C_lBtmRHD2i7bpA32c12KE3BQ_uWcjS3xIPEVnT8K63vqd0dana55znvI5X4w_XiPVpeHXlCU8/s72-c/bahaya+sarapan+pagi+dengan+kopi.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-5415320875314891483</id><published>2013-08-28T05:39:00.000-07:00</published><updated>2013-08-30T01:10:34.492-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Panorama Islam"/><title type='text'>7 Makanan yang mempertajam daya ingat</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Anda sangat beruntung bila memiliki kebiasaan konsumsi makanan sehat dan bergaya hidup sehat. Kebiasaan ini mampu menurunkan risiko terkena diabetes, hipertensi, jantung, bahkan penyakit Alzheimer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Kebiasaan sehat memang bisa menjadi investasi Anda di masa depan. Salah satunya, menurunkan risiko terkena Alzheimer Penyakit ini merupakan keadaan ketika daya ingatan seseorang menurun terus menerus sehingga dia tidak mampu mengurus diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menurut peneliti, Anda dapat terus menjaga kesehatan tubuh sekaligus meningkatkan memori otak dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan sehat berikut ini,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt; seperti dikutip dari Health.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ikan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;275&quot; src=&quot;http://www.beritaunik.net/wp-content/uploads/2013/02/ikan_salmon.jpg&quot; style=&quot;background-color: white; border: none; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;495&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Ikan laut kaya kandungan asam lemak Omega-3. Asam lemak berfungsi melindungi kesehatan jantung, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, membantu menurunkan tekanan darah. Omega-3 juga menyediakan lebih banyak oksigen ke otak, serta memungkinkan seseorang untuk menyimpan informasi baru sementara masih mengingat informasi lama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Jenis ikan yang bisa Anda konsumsi, antara lain: salmon, tuna, dan ikan haring.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Sayuran&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;275&quot; src=&quot;http://www.beritaunik.net/wp-content/uploads/2013/02/brokoli2.jpg&quot; style=&quot;background-color: white; border: none; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;495&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Makanan ini merupakan sumber terbaik vitamin E dan asam folat. Sayuran berdaun hijau seperti brokoli dan bayam sangat bagus untuk menyehatkan otak anak-anak sampai orang dewasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menurut studi, kandungan yang ada dalam sayuran dapat membantu Anda menjaga memori. Selain vitamin E, sayuran juga mengandung vitamin B6, dan B12 yang merupakan senyawa penting untuk mendobrak tingkat homocystein, yang dapat mengakibatkan lupa dan bahkan penyakit Alzheimer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Avocad&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;275&quot; src=&quot;http://www.beritaunik.net/wp-content/uploads/2013/02/Avocad.jpg&quot; style=&quot;background-color: white; border: none; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;495&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Buah ini merupakan sumber yang kaya antioksidan vitamin E. Kandungan avokad mampu mengurangi risiko terserang Alzheimer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Biji bunga matahari&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;275&quot; src=&quot;http://www.beritaunik.net/wp-content/uploads/2013/02/kuaci1.jpg&quot; style=&quot;background-color: white; border: none; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;495&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Biji-bijian, termasuk juga biji bunga matahari, merupakan sumber baik vitamin E yang Anda perlukan. Sebanyak 100 gram biji bunga matahari mengandung 30% dari asupan yang direkomendasikan untuk harian. Taburkan mereka di atas salad agar dapat dikonsumsi lebih enak. Rasanya enak, sekaligus menyehatkan otak Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Kacang tanah dan selai kacang&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;275&quot; src=&quot;http://www.beritaunik.net/wp-content/uploads/2013/02/selai_kacang.jpg&quot; style=&quot;background-color: white; border: none; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;495&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Meskipun keduanya tinggi lemak, kacang tanah dan selai kacang cenderung tetap menjadi sumber lemak sehat. Selain itu juga mengandung vitamin E. Makanan ini dapat membantu menjaga jantung dan otak tetap sehat dan berfungsi dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Buah berry&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;275&quot; src=&quot;http://www.beritaunik.net/wp-content/uploads/2013/02/blueberry1.jpg&quot; style=&quot;background-color: white; border: none; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;495&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menurut penelitian buah blueberry, stroberi, raspberry dan buah berry lainnya mengandung antioksidan yang baik untuk meningkatkan fungsi otak. Kandungan buah-buahan ini akan membantu mengurangi penuaan pada otak. Berry juga baik untuk meningkatkan memori otak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Biji-bijian&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #333399; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;275&quot; src=&quot;http://www.beritaunik.net/wp-content/uploads/2013/02/oatmeal.jpg&quot; style=&quot;background-color: white; border: none; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot; width=&quot;495&quot; /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menurut riset, beras merah, oatmeal, roti whole grain, gandum, dan lain-lain juga sangat baik untuk kesehatan Anda. Makanan ini dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Dengan demikian menunjang kualitas fungsi otak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;Sumber :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #6fa8dc; font-family: arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;http://www.beritaunik.net/tips-trik/7-makanan-yang-mempertajam-daya-ingat.htm&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/5415320875314891483/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/7-makanan-yang-mempertajam-daya-ingat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/5415320875314891483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/5415320875314891483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/7-makanan-yang-mempertajam-daya-ingat.html' title='7 Makanan yang mempertajam daya ingat'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-8964442428049314775</id><published>2013-08-27T00:36:00.001-07:00</published><updated>2013-08-29T23:56:27.306-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kabar Dunia"/><title type='text'>Kemal At Tartuk Mesir “Jendral Fatah Sisi,” Saya Akan Hapus Syariat Islam Dalam Rancangan Konstitusi Mesir</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/dustur.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;dustur&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/dustur.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Amandemen konstitusi yang telah diperbaharui oleh komite kecil terdiri dari 10 orang yang di tunjuk langsung oleh Presiden Interim Adli Mansour telah selesai dibahas, perubahan tersebut meliputi 130 pasal dari 236 pasal yang ada.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Hasil amandemen konstitusi baru tersebut, selanjutnya akan dibahas&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;oleh anggota Majelis Syura sementara yang terdiri dari 50 orang, dalam waktu beberapa hari kedepan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Perubahan mendasar meliputi penghapusan Dewan Majelis Syura hasil pemilu zaman Presiden Mursi, dan penghapusan jatah pekerja dan petani dalam setiap pemilu, yang sebelumnya ditetapkan sejak revolusi Juli 1952.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Amandemen konstitusi juga mencakup pembubaran kelompok Ikhwanul Muslimin dan beberapa Partai Nasionalis, serta melarang pendirian partai politik berdasarkan asas agama.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Pasal-pasal mengenai Syariat Islam yang dijadikan rujukan dalam pembentukan hukum di Mesir juga turut dihapus oleh panitia komite 10.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Selain itu, di antara perubahan yang paling menonjol adalah kekebalan hukum yang diberikan kepada Menteri Pertahanan dari pencopotan jabatan oleh Presiden Republik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Perubahan yang dimaksud tertuang dalam Pasal 171, yang berbunyi bahwa angkatan bersenjata dan kepolisian Mesir yang berhak menunjuk menteri pertahanan dari kalangan perwira militer setelah persetujuan dari Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/8964442428049314775/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/kemal-at-tartuk-mesir-jendral-fatah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8964442428049314775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8964442428049314775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/kemal-at-tartuk-mesir-jendral-fatah.html' title='Kemal At Tartuk Mesir “Jendral Fatah Sisi,” Saya Akan Hapus Syariat Islam Dalam Rancangan Konstitusi Mesir'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-8665613332604454409</id><published>2013-08-26T09:44:00.001-07:00</published><updated>2013-08-29T23:53:51.650-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Inspiratif"/><title type='text'>Sepenggal Kisah Jihad di Bumi Syam</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/tentara-islam.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;tentara islam&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/tentara-islam.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat itu, bangsa Romawi secara tiba-tiba menyerang negeri Syam , Lalu berdirilah Ulama Abu Qudamah Asy-Syam berkhutbah di hadapan manusia. Dia memotivasi mereka untuk mengejar kehidupan akhirat serta mengajak meraka untuk bersikap zuhud terhadap dunia. Dia juga memberikan semangat kepada mereka untuk berkorban serta berjihad di jalan Allah. &amp;nbsp;Dia mengingatkan mereka sebagaimana firman Allah,&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;rtl&quot; id=&quot;verse_1273_language_1&quot; style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;9:38&quot; src=&quot;http://c00022506.cdn1.cloudfiles.rackspacecloud.com/9_38.png&quot; style=&quot;border: 0px; display: block; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; height: auto !important; line-height: inherit; margin: 0px; max-width: 650px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;verse_1273_language_6&quot; style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu,” Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah” kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit (AS At Taubah-38)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kemudian dia turun dari mimbar. Pada saat itu seorang wanita memanggilnya seraya berseru kepadanya,” Wahai Abu Qudamah.” Namun dia tidak menoleh, &amp;nbsp;wanita itu memanggilnya kembali untuk kedua kali, “Wahai Abu Qudamah,” dia belum juga menoleh. Seakan-akan dia takut akan terjadi fitnah pada dirinya.”Pada kali ketiga ia dipanggil, &amp;nbsp;dia tidak lagi memiliki alasan, diapun menanyakann apa keinginannya. Wanita itu berkata,” Aku mendengar engkau memotivasi orang-orang untuk berjihad di jalan Allah, sedangkan aku tidak memiliki sesuatu kecuali kedua anyaman ini. Oleh karena itu ambilah keduanya. Buatlah dengannya sebagai &amp;nbsp;tali kekang yang engkau pakai untuk mengendallikan kudamu dalam berjihad di jalan Allah.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seketika itu menangislah Abu Qudamah atas apa yang dilakukan oleh wanita tersebut dan&amp;nbsp; perhatiannya terhadap ketaatan kepada Allah , lalu dia mengambil kedua anyaman tersebut. Namun sebelum dia bertolak , tiba-tiba seorang anak kecil memanggilnya . Dia memohon dengan menyebut nama Allah agar Abu Qudamah mau menaikkannya ke atas kudanya untuk memerangi bangsa Romawi . Akan tetapi Abu Qudamah menolaknya karena umurnya masih terbilang sangat muda. Karena ia memaksakan kehendaknya, maka Abu Qudamah mengabulkan permohonannya dengan syarat jika terbunuh di medan pertempuran, dia memberikan syafaat kepadanya dihadapan Allah. Anak itupun menyetujui syarat tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tatkala bertemu dengan musuh, anak tersebut meminta tiga buah anak panah kepada Abu Qudamah, tetapi Abu Qudamah menolaknya, karena panah adalah senjata yang sangat mahal. Anak itu mungkin saja tidak dapat menggunakannya dengan baik. Lalu dia memohon kepadanya dengan menyebut nama Allah, maka Abu &amp;nbsp;Qudamah pun memberikan anak panah kepadanya dan mengulang syarat yang disebutkan sebelumnya. Anak itu pun setuju dan dia mengambil anak panah pertama seraya berkata,” Semoga keselamatan untukmu &amp;nbsp;wahai&amp;nbsp; Abu Qudamah, Bismillah. Maka dengan anak panah itu ia dapat membunuh seorang tentara Romawi.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kemudian dia mengambil anak panah yang kedua dan dan berbuat sebagaimana yang dilakukannya dengan anak panah pertama. tersungkur pula satu tentara Romawi. &amp;nbsp;Terakhir ia mengambil anak panah ketiga . Pada kali ketiga ini anak panahnya tidak mengenai musuh dan justru ia terkena serangan panah tentara Romawi, &amp;nbsp;dia pun tersungkur ke bumi . Lalu bergegas&amp;nbsp; Abu&amp;nbsp; Qudamah menghampirinya &amp;nbsp;dan segera mengingatkan syarat yang telah dijanjikannya yaitu untuk memberinya syafaat di akherat kelak.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebelum meninggal anak itu memberikan sebuah kantong kepada Abu Qudamah dan berkata kepadanya,” Berikanlah ini kepada ibuku.” Abu Qudamah bertanya,” Siapakah Ibumu?” Dia menjawab,” Pemilik dua anyaman”&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mereka hendak menguburkan anak tersebut, tetapi aneh yang terjadi seakan-akan tanah menolaknya . Mereka akhirnya membiarkannya berada di atas permukaan tanah. Lalu datanglah burung memakan dagingnya dan meninggalkan tulang-tulangnya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setelah kejadian itu, &amp;nbsp;Abu Qudamah mendatangi rumah anak itu. Pada saat itu saudarinya keluar menemui Abu Qudamah dan bertanya kepadanya,” Apakah engkau datang dengan memberi kabar gembira atau memberi kabar belasungkawa?” Dia menjawab ,” Untuk menyampaikan kabar gembira.” Saudarinya berkata,” Alhamdulillah, sesungguhnya ayahku telah terbunuh dan kamipun menyangka bahwanya dia berada disisi Allah. Pada saat ini kami kehilangan saudara bungsu kami dan kami berharap bahwasanya dia berada di sisi Allah.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kemudian keluar pula ibunya seraya bertanya kepada Abu Qudamah, apakah engkau datang untuk untuk menyampaikan berita gembira atau berita belasungkawa? Dia menjawab,” untuk mengucapkan berita gembira.” lalu dia memberikan kantong kepadanya . Kemudian ibunya mengeluarkan dari kantong itu seutas tali. Setelah itu Abu Qudamah menceritakan kepada Ibu tersebut akan peristiwa yang terjadi pada anaknya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kemudian ibunya tersebut menceritakan kepada Abu Qudamah, bahwasanya anaknya senantiasa melakukan Qiyamul Lail (shalat malam). Jika dia merasa letih, dia berpegang pada tali seraya memohon kepada Rabbnya agar dia dibangkitkan olehNya pada hari kiamat dari perut burung. Pada saat itu tahulah Abu Qudamah mengapa bumi tidak mau menerima anak itu ketika mereka ingin menguburnya.&amp;nbsp; Lalu turunlah burung-burung memakan dagingnya dan meninggalkan tulang-tulangnya. ..Allah telah mengijabah&amp;nbsp; permohonannya. Inilah merupakan keajaiban perlakuan Allah kepada kekasihnya. Dialah Allah Yang Maha suci yang tidak menyia-nyiakan para wali-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/8665613332604454409/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/sepenggal-kisah-jihad-di-bumi-syam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8665613332604454409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/8665613332604454409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/sepenggal-kisah-jihad-di-bumi-syam.html' title='Sepenggal Kisah Jihad di Bumi Syam'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-5706501331535855128</id><published>2013-08-26T09:31:00.001-07:00</published><updated>2013-08-29T23:56:43.875-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kabar Dunia"/><title type='text'>Maher Al Assad , Tokoh Utama Serangan Senjata Kimia</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Maher al-Assad, saudara kandung Presiden Suriah Bashar al-Assad, &amp;nbsp;diduga kuat terlibat dalam serangan senjata kimia Suriah baru-baru ini, &amp;nbsp;Guardian melaporkan pada hari Sabtu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ia tidak terlihat selama setahun, Maher tetap dalam bayang-bayang komando divisi militer Suriah yang paling tangguh.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Menurut Guardian, pertanyaan&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;di &amp;nbsp;banyak rakyat Suriah adalah sejauh mana &amp;nbsp;Maher telah berperan dalam kekejaman terbaru &amp;nbsp;di Suriah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Divisi &amp;nbsp;ke-4 dibawah komando &amp;nbsp;Maher &amp;nbsp;telah menjadi pendukung &amp;nbsp;utama atas nama rezim. Dia diduga bertindak sebagai komandan divisi sejak tahun 2000, dan pada saat yang sama memimpin kekuatan tempur utama lainnya seperti garda Pengawal Republik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/assad-brother.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;assad brother&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;179&quot; src=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/assad-brother.jpeg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Divisi ke &amp;nbsp;4 &amp;nbsp;tidak terpengaruh oleh desersi dan pembelotan yang dialami divisi lain dalam 18 bulan pertama perang.&amp;nbsp;Penampilan publik terakhir Maher adalah beberapa minggu sebelum ledakan di ruang pertemuan di pusat Damaskus yang menewaskan kepala keamanan, dan kakak ipar Assad , Assef Shawkat.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/5706501331535855128/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/maher-al-assad-tokoh-utama-serangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/5706501331535855128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/5706501331535855128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/maher-al-assad-tokoh-utama-serangan.html' title='Maher Al Assad , Tokoh Utama Serangan Senjata Kimia'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-2205588331922526611</id><published>2013-08-26T09:25:00.001-07:00</published><updated>2013-08-29T23:57:20.203-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kabar Dunia"/><title type='text'>Dr Qaradawi: Jendral Sisi Dan Kelompoknya Termasuk Golongan Khawarij</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/qaradhawi.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;qaradhawi&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/08/qaradhawi.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Kepala Persatuan Ulama Islam sedunia Syaikh Dr Yusuf al-Qaradawi, menyebut Presiden Mesir terpilih Muhamad Mursi sebagai penguasa sah di Mesir, selain itu, beliau menekankan bahwa orang yang menggulingkan Mursi termasuk golongan Khawarij.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Hal ini Dr Qaradawi katakan dalam sebuah program acara “Syariah dan Kehidupan” yang disiarkan oleh stasiun televisi Aljazeera pada Minggu malam (25/08).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Beliau&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;juga mengkritik fatwa yang dikeluarkan mantan Mufti Mesir, Dr Ali Gomaa dalam sebuah video yang menyatakan para pendemo dari kelompok Ikhwanul Muslimin sebagai golongan Khawarij, dan menyebut Dr Ali Gomaa sebagai “hamba penguasa dan polisi.”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dr Qaradawi menyarankan Dr Ali Gomaa yang mengarahkan fatwa itu kepada Menteri Pertahanan Abdel Fattah al-Sisi, yang menyatakan ia bersumpah untuk mematuhi Presiden terpilih lalu kemudian menggulingkannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Akan tetapi, rekaman video tersebut langsung dibantah Dr Ali Gomaa dalam akun twitter resmi miliknya, ia menyatakan bahwa “Berita itu bohong dan dusta, saya membantah telah mengunjungi markas militer, serta memberikan fatwa pada mereka bahwa Ikhwanul Muslimin adalah Khawarij dan wajib dibunuh.”&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Dr Qaradawi menyebut apa yang terjadi pada tanggal 3 di bulan Juli sebagai “kudeta militer” terhadap penguasa yang dipilih sah oleh mayoritas rakyat Mesir.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Hal senada juga di ungkapkan oleh pemikir Islam sekaligus ulama Azhar, Dr Muhammad Imarah, dalam percakapan melalui sambungan telepon .&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Selain itu, beliau mengkritik Fatwa beredar yang menyerukan pembunuhan terhadap sesama muslim dan mempertanyakan niat mereka yang mengaku sebagai orang yang berhak mengeluarkan Fatwa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/2205588331922526611/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/dr-qaradawi-jendral-sisi-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/2205588331922526611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/2205588331922526611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/dr-qaradawi-jendral-sisi-dan.html' title='Dr Qaradawi: Jendral Sisi Dan Kelompoknya Termasuk Golongan Khawarij'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-313671952821165612</id><published>2013-08-26T09:19:00.001-07:00</published><updated>2013-08-30T00:20:45.220-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Thibbun Nabawi"/><title type='text'>Tahukah Anda, Lebah Hasilkan 1 Kg Madu, Memerlukan Terbang Hingga 7 Kali Keliling Dunia</title><content type='html'>&lt;h2 style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 22px; line-height: 1.2em; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/03/lebah.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;lebah&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;161&quot; src=&quot;http://img.eramuslim.com/media/2013/03/lebah.jpeg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-size: 13px; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; font-weight: inherit; line-height: inherit;&quot;&gt;Hampir semua orang menyukai madu. Rasanya lezat dan manis ditambah kandungannya kaya akan nutrisi. Produk yang dihasilkan dari perut lebah ini sangat bermanfaat bagi kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an, surat&amp;nbsp;&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;An-Nahl: 69&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;yang artinya:&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;”… Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;&quot;&gt;Madu adalah &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot; style=&quot;font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;&quot;&gt; cairan manis alami&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;&quot;&gt;berasal dari nektar tumbuhan yang diproduksi oleh lebah madu. Lebah madu mengumpulkan nektar madu dari bunga mekar, cairan tumbuhan yang mengalir di dedaunan dan kulit pohon, atau kadang-kadang dari madu embun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit;&quot;&gt;Untuk menghasilkan 1 kg madu, lebah harus terbang 90.000 hingga 180.000 kali mengunjungi bunga. Jika satu kali penerbangan berjarak 3 km, maka total perjalanan lebah bisa mencapai tujuh kali keliling bumi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Subhanallah……!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Karakteristik Fisis Madu&lt;/strong&gt;Madu mempunyai banyak keunggulan karena karakteristiknya. Sepuluh karakteristik fisis madu sebagai berikut:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;1. Kekentalan (Viskositas)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Madu yang baru diekstrak berbentuk cairan kental. Kekentalannya tergantung dari komposisi madu, terutama kandungan airnya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;2. Kepadatan (Densitas)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Madu memiliki ciri khas yaitu kepadatannya akan mengikuti gaya gravitasi sesuai berat jenis. Bagian madu yang kaya akan air akan berada di atas bagian madu yang lebih padat dan kental.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;3. Sifat menarik air (Higroskopis)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Madu bersifat menyerap air sehingga akan bertambah encer dan akan menyerap kelembaban udara sekitarnya.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;4. Tegangan Permukaan (Surface Tension)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Madu memiliki tegangan permukaan yang rendah sehingga sering digunakan sebagai campuran kosmetik. Sifat tegangan permukaan yang rendah dan kekentalan yang tinggi membuat madu memiliki ciri khas membentuk busa.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;5. Suhu&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Madu memiliki sifat lambat menyerap suhu lingkungan, tergantung dari komposisi dan derajat pengkristalannya. Dengan sifat yang mampu menghantarkan panas dan kekentalan yang tinggi menyebabkan madu mudah mengalami overheating (kelebihan panas) sehingga pengadukan dan pemanasan madu haruslah dilakukan secara hati-hati.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;6. Warna&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Warna madu bervariasi dari transparan hingga tidak berwarna, dari warna terang hingga hitam. Warna dasar madu adalah kuning kecoklatan. Warna madu dipengaruhi oleh sumber nektar, usia madu dan penyimpanan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;7. Aroma&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Aroma madu yang khas disebabkan oleh kandungan zat organiknya yang mudah menguap (volatil). Aroma madu bersumber dari zat yang dihasilkan sel kelenjar bunga yang tercampur dalam nektar dan juga karena proses fermentasi dari gula, asam amino dan vitamin selama pematangan madu. Aroma madu cenderung tidak menetap karena zat ini akan menguap seiring waktu, terutama bila madu tidak disimpan dengan baik.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;8. Rasa&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Rasa madu yang khas ditentukan oleh kandungan asam organik dan karbohidratnya, juga dipengaruhi oleh sumber nektarnya. Kebanyakan madu rasanya manis dan agak asam. Manisnya madu ditentukan oleh rasio karbohidrat yang terkandung dalam nektar tanaman yang menjadi sumber madu. Rasa madu bisa berubah bila disimpan pada kondisi yang tidak cocok dan suhu yang tinggi yaitu menjadi kurang enak dan masam.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;9. Sifat mengkristal (Kristalisasi)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Madu cenderung mengkristal pada proses penyimpanan di suhu kamar. Banyak orang berfikir bila madu mengkristal berarti kualitas madu buruk atau sudah ditambahkan gula.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Madu yang mengkristal merupakan akibat dari pembentukan kristal glukosa monohidrat, tergantung dari komposisi dan kondisi penyimpanan madu. Makin rendah kandungan airnya dan makin tinggi kadar glukosanya, makin cepat terjadi pengkristalan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin-bottom: 1em; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;border: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-variant: inherit; line-height: inherit; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;10. Memutar optik&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Madu memiliki kemampuan mengubah sudut putaran cahaya terpolarisasi. Kemampuan ini disebabkan kandungan zat gula yang spesifik dalam madu.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/313671952821165612/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/tahukah-anda-lebah-hasilkan-1-kg-madu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/313671952821165612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/313671952821165612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/tahukah-anda-lebah-hasilkan-1-kg-madu.html' title='Tahukah Anda, Lebah Hasilkan 1 Kg Madu, Memerlukan Terbang Hingga 7 Kali Keliling Dunia'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-5557012126681893161</id><published>2013-08-23T03:21:00.001-07:00</published><updated>2013-08-29T08:00:39.370-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tarikh"/><title type='text'>Diponegoro: Pangeran Santri Penegak Syariat</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://detikislam.com/wp-content/uploads/2013/07/dipo-283x300.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://detikislam.com/wp-content/uploads/2013/07/dipo-283x300.jpg&quot; width=&quot;188&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
“Sebagai seorang yang berjiwa Islam, ia sangat rajin dan taqwa sekali hingga mendekati keterlaluan” (Louw dalam De Java Oorlog Van 1825 – 1830)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pangeran Diponegoro lahir pada 1785. Ia putra tertua dari Sultan Hamengkubuwono III (1811 – 1814). Ibunya, Raden Ayu Mangkarawati, keturunan Kyai Agung Prampelan, ulama yang sangat disegani di masa Panembahan Senapati mendirikan kerajaan Mataram. Bila ditarik lebih jauh lagi, silsilahnya sampai pada Sunan Ampel Denta, seorang wali Sanga dari Jawa Timur. Dalam bukunya, Dakwah Dinasti Mataram, Dalam Perang Dipnegoro, Kyai Mojo dan Perang Sabil Sentot Ali Basah, Heru Basuki.............&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt; menhyebutkan, bahwa saat masih kanak-kanak, Diponegoro diramal oleh buyutnya, Sultan Hamengkubuwono I, bahwa ia akan menjadi pahlawan besar yang merusak orang kafir. Heru Basuki mengutip cerita itu dari Louw, P.J.F – S Hage – M nijhoff, Eerstee Deel Tweede deel 1897, Derde deel 1904, De Java Oorlog Van 1825 – 1830 door, hal. 89.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Suasana kraton yang penuh intrik dan kemerosotan moral akibat pengaruh Belanda, tidak kondusif untuk pendidikan dan akhlak Diponegoro kecil yang bernama Pangeran Ontowiryo. Karena itu, sang Ibu mengirimnya ke Tegalrejo untuk diasuh neneknya, Ratu Ageng di lingkungan pesantren. Sejak kecil, Ontowiryo terbiasa bergaul dengan para petani di sekitarnya, menanam dan menuai padi. Selain itu ia juga kerap berkumpul dengan para santri di pesantren Tegalrejo, menyamar sebagai orang biasa dengan berpakaian wulung.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bupati Cakranegara yang menulis Babad Purworejo bersama Pangeran Diponegoro pernah belajar kepada Kyai Taftayani, salah seorang keturunan dari keluarga asal Sumatera Barat, yang bermukim di dekat Tegalrejo. Menurut laporan residen Belanda pada tahun 1805, Taftayani mampu memberikan pengajaran dalam bahasa Jawa dan pernah mengirimkan anak-anaknya ke Surakarta, pusat pendidikan agama pada waktu itu. Di Surakarta, Taftayani menerjemahkan kitab fiqih Sirat AlMustaqim karya Nuruddin Ar Raniri ke dalam bahasa Jawa. Ini mengindikasikan, Diponegoro belajar Islam dengan serius. (Dr. Kareel A. Steenbrink, 1984, Beberapa Aspek Tentang Islam di Indonesia Abad ke 19, Penerbit Bulan Bintang Jakarta hal. 29).&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam Babad Cakranegara disebutkan, adalah Diponegoro sendiri yang menolak gelar putra mahkota dan merelakan untuk adiknya R.M Ambyah. Latar belakangnya, untuk menjadi Raja yang mengangkat adalah orang Belanda. Diponegoro tidak ingin dimasukkan kepada golongan orang-orang murtad. Ini merupakan hasil tafakkurnya di Parangkusuma. Dikutip dalam buku Dakwah Dinasti Mataram: “Rakhmanudin dan kau Akhmad, jadilah saksi saya, kalau-kalau saya lupa, ingatkan padaku, bahwa saya bertekad tak mau dijadikan pangeran mahkota, walaupun seterusnya akan diangkat jadi raja, seperti ayah atau nenenda. Saya sendiri tidak ingin. Saya bertaubat kepada Tuhan Yang Maha Besar, berapa lamanya hidup di dunia, tak urung menanggung dosa (Babad Diponegoro, jilid 1 hal. 39-40).&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Perang besar&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam bukunya, Beberapa Aspek Tentang Islam di Indonesia Abad ke 19,. Kareel A. Steenbrink, mencatat, sebagian besar sejarawan menurut Steenbrink meyepakati bahwa perang Dipnegoro lebih bersifat perang anti kolonial. Beberapa sebab itu antara lain: 1. Wilayah kraton yang menyempit akibat diambil alih Belanda, 2. Pemberian kesempatan kepada orang Tionghoa untuk menarik pajak, 3. Kekurang adilan di masyarakat Jawa 4. Aneka intrik di istana, 5. Praktek sewa perkebunan secara besar-besaran kepada orang Belanda, yang menyebabkan pengaruh Belanda makin membesar, 6. Kerja paksa bukan hanya untuk kepentingan orang Yogyakarta saja tetapi juga untuk kepentingan Belanda.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Namun menurut Louw, sebab-sebab sosial ekonomis tadi dilandasi oleh alasan yang lebih filosofis yaitu jihad fi sabilillah. Hal ini diakui oleh Louw dalam De Java Oorlog Van 1825-1830, seperti dikutip Heru Basuki: “Tujuan utama dari pemberontakan tetap tak berubah, pembebasan negeri Yogyakarta dari kekuasaan Barat dan pembersihan agama daripada noda-noda yang disebabkan oleh pengaruh orang-orang Barat.”&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hal ini tampak dari ucapan Pangeran Diponegoro kepada Jendral De Kock pada saat penangkapannya. “Namaningsun Kangjeng Sultan Ngabdulkamid. Wong Islam kang padha mukir arsa ingsun tata. Jumeneng ingsun Ratu Islam Tanah Jawi” (Nama saya adalah Kanjeng Sultan Ngabdulkhamid, yang bertugas untuk menata orang Islam yang tidak setia, sebab saya adalah Ratu Islam Tanah Jawa). (Lihat, P. Swantoro, Dari Buku ke Buku, Sambung Menyambung Menjadi Satu, (2002)).&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kareel A Steenbrink menyebutkan, pemikiran dan kiprah Pangeran Diponegoro menarik para ulama, santri dan para penghulu merapat pada barisan perjuangannya. Peter Carey dalam ceramahnya berjudul Kaum Santri dan Perang Jawa pada rombongan dosen IAIN pada tanggal 10 April 1979 di Universitas Oxford Inggris menyatakan keheranannya karena cukup banyak kyai dan santri yang menolong Diponegoro. Dalam naskah Jawa dan Belanda, Carey menemukan 108 kyai, 31 haji, 15 Syeikh, 12 penghulu yogyakarta dan 4 kyai guru yang turut berperang bersama Diponegoro.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bagi sebagian kalangan, ini cukup mengherankan. Sebab, pasca pembunuhan massal ulama dan santri oleh Sunan Amangkurat I tahun 1647, hubungan santri dengan kraton digambarkan sangat tidak harmonis. Namun Pangeran Diponegoro yang merupakan keturunan bangsawan dan ulama sekaligus, berhasil menyatukan kembali dua kubu tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Paduan motivasi agama dan sosial ekonomi ini menyebabkan Perang Diponegoro menjadi perang yang sangat menyita keuangan pemerintah kolonial bahkan hampir membangkrutkan negeri Belanda. Korban perang Diponegoro: orang Eropa 8.000 jiwa, orang pribumi yang di pihak Belanda 7.000 jiwa. Biaya perang 20 juta gulden. Total orang jawa yang meninggal, baik rakyat jelata maupun pengikut Diponegoro 200.000 orang. Padahal total penduduk Hindia Belanda waktu itu baru tujuh juta orang, separuh penduduk Yogyakarta terbunuh.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Data ini menunjukkan, dahsyatnya Perang Diponegoro dan besarnya dukungan rakyat terhadapnya. Oleh bangsa Indonesia, Pangeran Diponegoro yang dikenal dengan sorban dan jurbahnya, kemudian diakui sebagai salah satu Pahlawan Nasional, yang sangat besar jasanya bagi bangsa Indonesia. (***)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Penulis: Ir. Arif Wibowo (Mahasiswa Magister Pemikiran Islam-Universitas Muhammadiyah Surakarta)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sumber : &lt;a href=&quot;http://www.insistnet.com/dakwahmedia.com&quot;&gt;www.insistnet.com/dakwahmedia.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/5557012126681893161/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/diponegoro-pangeran-santri-penegak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/5557012126681893161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/5557012126681893161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/diponegoro-pangeran-santri-penegak.html' title='Diponegoro: Pangeran Santri Penegak Syariat'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-1847230769826936911</id><published>2013-08-23T03:13:00.000-07:00</published><updated>2013-08-29T23:54:28.877-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Inspiratif"/><title type='text'>Dengan Jilbabnya Ia pun Mampu Berdakwah, 7 Profesor Barat Masuk Islam Karenanya</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://detikislam.com/wp-content/uploads/2013/02/hijab-pix-1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Ilustrasi&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;109&quot; src=&quot;http://detikislam.com/wp-content/uploads/2013/02/hijab-pix-1.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Kisah yang satu ini merupakan salah satu contoh dari sekian banyak potret kehidupan seorang wanita muslimah yang begitu bangga dan merasa terhormat dengan agama yang selama ini ia telah hadir mewarnai perjalanan hidupnya. Seorang muslimah yang di hatinya terdengar keras detak syiar agama Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Itualah hati yang&amp;nbsp;mampu mengenal Allah dan Rasul Nya sehingga keraguan tak pernah lagi&amp;nbsp;dijumpai di dalamnya. Dialah sosok seorang wanita muslimah yang hatinya selalu selalu memikul tanggung&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;jawab da’wah. Namun sayang figur semacam ini ternyata langka untuk kita temukan. Ya memang sangat langka sekali.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ummu Abdul Aziz, begitulah wanita ini biasa disapa dalam kesehariannya. Suaminya seorang dokter yang tinggal di kota Riyadh, Saudi Arabia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Pada satu kesempatan, Ummu Abdul Aziz harus menyertai suaminya untuk menghadiri salah satu konferensi medis yang diselenggarakan di salah satu negara Eropa. Dengan langkah pasti ia iringi keberangkatan sang suami. Ya, ia sadar sekali bahwa Tuhan yang selama ini ia sembah di negaranya tak lain adalah Tuhan yang akan ia jumpai di negera eropa tersebut. Tuhan yang satu, Allah. Demikian pula halnya kaum Pria yang ia jumpai nya di negara asalnya, Arab Saudi. Oleh karena itu , setibanya di negara tujuan, kondisinya tidak berubah sedikitpun.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Komitmennya untuk senantiasa melaksanakan segala perintah Tuhannya ia selalu pegang dengan baik. Hal ini nampak terlihat jelas dari cara ia berpakaian. Potongan kain yang dikenakannya menutupi seluruh anggota tubuhnya.. Ya Ummu Abdul Azis mengenakan pakaiannya secara lengkap sehingga tidak tak sedikitpun anggota tubuhnya yang dapat terpandang mata, meskipun ia berada di kawasan Eropa yang identik dengan mode-mode pakaian masa kini. Oleh karenanya wajar apabila masyarakat Eropa yang menjumpainya merasa heran dengan pemandangan yang sangat asing seperti yang ia tampakkan. Ia pun mulai menjadi pusat perhatian, seakan-akan bertanya ‘” Makhluk apakah yang ada di balik kain hitam ini?” Benar-benar pemandangan yang sungguh aneh bagi mereka.&amp;nbsp;Pada suatu hari, beberapa wanita Eropa berkumpul mendatanginya. Rata-rata mereka adalah para&amp;nbsp;profesor yang bisa dibilang sudah cukup berumur. Dialogpun akhirnya berlangsung di antara mereka (Qadaralllah ummu Abdul Aziz mampu berbahasa Inggris). Dengan begitu beraninya salah seorang dari mereka mengajukan sebuah pertanyaan , “ Kamu pasti berpenampialan seperti ini hanya untuk menyembunyikan cacat yang ada di badanmu bukan ? Atau mungkin sekedar menutupi wajahmu yang nampak tidak cantik ?? Ya kiranya anggapan seperti itulah yang tertanam di benak mereka selama ini terhadapnya. Ummu Aziz langsung membawa mereka ke salah satu sudut ruangan, lalu membuka cadar yang selama ini menutupinya wajahnya. Ternyata ia nampak sebagaimana wanita normal pada umumnya, tanpa ada cacat sedikitpun sebagaimana dugaan mereka. Bahkan mungkin parasnya lebih cantik dari wanita biasanya, insya Allah. Kesempatan ini tentu tidak ia biarkan berlalu begitu saja tanpa menyampaikan sesuatu kebenaran.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Setelah memperlihatkan wajahnya, Ummu Abdul Azis langsung mulai masuk ke pembicaraan inti. Ia jelaskan kepada mereka bagaimana Islam memposisikan wanita. Ia paparkan sejauh mana penghormatan dan aparesiasi agama Allah ini terhadap kaum Hawa selain ia berikan gambaran tentang ajaran agama Islam secara umum. Tahukah apa yang terjadi setelah itu? Ya setelah tiga jam berlalu, sebanyak tujuh dari sepuluh Professor wanita tadi langsung mengikrarkan keislaman mereka! Tak lain karena Ummu Abdul Aziz atas izin Allah! Bayangkan tujuh orang Professor masuk Islam hanya dalam kurun waktu tiga jam setelah melakukan dialog.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sebagai seorang muslimah Ummu abdul Aziz tidak merasa kecil sehingga menjadi asing dengan ajaran agamanya Kehadirannya di negara pengusung faham liberalisme yang jauh dari tata nilai sosial tersebut. Ia tetap berpakaian muslimah sejati dan tidak mempengaruhinya untuk berganti pakaian super ketat dengan hiasan renda di sana-sini seperti perhiasan kejahiliyahan layaknya barang murahan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Tujuh orang professor wanita menyatakan keislaman mereka. Allah pun meninggikan derajat mereka dengan agama ini. Agama yang selama ini menjadi satu kebanggaan tersendiri bagi sosok seperti Ummu Abdul Aziz. Figur dari seorang muslimah yang berusaha untuk mengajak umat ini kepada jalan Allah. Ia fungsikan dirinya sebagai media turunnya hidayah bagi siapa yang Allah kehendaki. Dengan cara seperti ini ia mampu merubah pandangan minor mereka terhadap agama yang Allah ridhai ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;La ilaha ilallah…&lt;/em&gt;.semoga Allah senantiasa memberikan taufikNya kepada dirimu, Ummu Abdul Aziz. Allah jaga dirimu sehingga benar-benar bermanfaat bagi agama dan ummat ini. Amiin..&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;em style=&quot;background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Disador dari isah tulisan:&amp;nbsp;&lt;/em&gt;Muhammad Saleh Al Qathan&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: #6fa8dc;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://detikislam.com/&quot;&gt;Detikislam.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/1847230769826936911/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/dengan-jilbabnya-ia-pun-mampu-berdakwah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/1847230769826936911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/1847230769826936911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/dengan-jilbabnya-ia-pun-mampu-berdakwah.html' title='Dengan Jilbabnya Ia pun Mampu Berdakwah, 7 Profesor Barat Masuk Islam Karenanya'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7400314091734162062.post-3363722427152440653</id><published>2013-08-23T03:08:00.002-07:00</published><updated>2013-08-29T08:01:11.355-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tarikh"/><title type='text'>Peradaban Paling Biadab yang di Catat Sejarah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://detikislam.com/wp-content/uploads/2013/04/mongol.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;http://detikislam.com/wp-content/uploads/2013/04/mongol.jpeg&quot; style=&quot;background-color: transparent;&quot; width=&quot;160&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Sejak zaman dahulu, banyak peradaban yang muncul silih berganti di muka bumi. Tapi, dari sekian banyak peradaban itu, ada beberapa peradaban yang dianggap paling biadab,&lt;span id=&quot;more-3694&quot; style=&quot;background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;karena level&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;violence&lt;/em&gt;&amp;nbsp;alias kekerasan mereka yang tinggi. Berikut beberapa peradaban yang paling biadab.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;THE CELTS&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Bangsa Kelt merupakan bangsa Indo-Eropa yang menyebar ke wilayah Eropa barat seperti Inggris dan Prancis, dan sebagian Eropa tengah. Nama Celts muncul dalam......................................................&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt; catatan pada 517 SM. Bangsa Kelt ini dikenal sangat hobi berperang, dan suka membawa pulang oleh-oleh kepala musuh yang mereka penggal, untuk dijadikan hiasan dinding di rumah. Kalau kepala itu milik orang penting atau pendekar yang hebat, kepala itu akan dibalsem agar awet, untuk dipamerkan pada orang lain sebagai bukti keperkasaan. Mereka bahkan menyerbu musuh dengan telanjang bulat, hanya berbekal pedang dan tameng di tangan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;THE AZTECS&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Peradaban bangsa Aztec mendominasi wilayah Mesoamerika abad 14 sampai 16 masehi. Bangsa Aztec mempunyai keyakinan dualisme, yaitu dua kekuatan yang saling bertentangan, seperti dewa kebaikan dan kejahatan atau dewa cahaya (matahari) dan dewa kegelapan. Untuk membantu dewa kebaikan dalam memerangi dewa kejahatan dan mencegah akhir dunia, bangsa Aztec harus melakukan pengorbanan secara berkala. Masalahnya, yang dikorbankan itu manusia!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Ritual&amp;nbsp;&lt;em style=&quot;background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;human sacrifice&lt;/em&gt;&amp;nbsp;ini dilakukan diatas piramid raksasa, dengan cara merenggut jantung korban, saat masih berdetak! Tubuh yang sudah tak berjantung itupun dilempar begitu saja di tangga. Persis seperti yang digambarkan dalam film Apocalypto. Kadang-kadang mayat itu diambil oleh orang-orang yang menonton di bawah piramid, untuk dimakan. Saking pentingnya ritual gila ini, negara-negara kota bangsa Aztec sepakat saling berperang dalam perang ritual, yang tujuannya hanya untuk mencari korban persembahan baru. Gilanya, ada juga yang mengajukan diri untuk jadi korban persembahan!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;THE SPARTANS&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Sparta adalah negara kota di zaman Yunani kuno, yang tampil sebagai kekuatan militer yang dominan di sekitar abad 600 SM. Bisa dibilang peradaban Sparta merupakan peradaban paling fasis, rasis dan militeristik dalam sejarah. Setiap bayi yang baru lahir akan dimandikan dalam anggur (wine), untuk melihat apakah bayi itu cukup kuat untuk bertahan hidup. Kalau bayi itu lemah atau cacat, bayi tak berdosa itu akan dilempar ke jurang. Rasa cinta dan belas kasihan bagai aib yang memalukan bagi bangsa Sparta. Bayi yang lulus tes kemudian dididik dengan super keras untuk dijadikan prajurit dan ibu yang kuat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Setiap lelaki Sparta adalah prajurit yang hidupnya hanya untuk berperang. Pekerjaan lain dilakukan oleh para helot. Helot adalah bangsa jajahan Sparta yang posisinya seperti budak. Populasi helot Inilah objek penderita yang terus menerus ditindas dalam peradaban Sparta. Bahkan setiap musim gugur, prajurit-prajurit Sparta diberi kesempatan untuk mengetes kemampuan mereka dengan membunuhi helot yang mereka temui tanpa takut diadili, soalnya tradisi ini termasuk dalam kurikulum pendidikan Sparta.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;background-color: transparent; border: 0px; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;&quot;&gt;THE MONGOLS&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Kekaisaran Mongol didirikan oleh Genghis Khan yang eksis pada abad 13 sampai 14 M, dan dianggap sebagai salah satu kekaisaran terbesar di dunia. Wilayah kekuasaannya terbentang dari Eropa Timur hingga ke Laut Jepang, dan hampir semua wilayah itu dikuasai dengan pertumpahan darah. Kalau bangsa Mongol ini sedang bersemangat untuk menaklukkan suatu negeri, mereka akan menyerbu dengan pasukan berkuda bagai gelombang tsunami yang menyapu seluruh negeri hingga rata dengan tanah. Pasukan Mongol tak pernah pandang bulu, mau rakyat ataupun bangsawan, dewasa ataupun anak-anak, semuanya akan merasakan sabetan pedang. Bila menjumpai wanita hamil, mereka akan merobek perut ibunya dan membantai si jabang bayi. Pada masa Genghis Khan saja, jumlah korban pasukan Mongol mencapai 40 juta orang! Kekaisaran Mongol jugalah yang memporak-porandakan Baghdad, ibukota Khilafah Abbasiyah pada tahun 1258.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Jika pasukan Mongol kalah perang melawan satu negeri, suatu saat mereka pasti membalas kekalahan mereka hingga negeri itu ditaklukan. Tetapi, ada satu peperangan dimana pasukan Mongol kalah telak dan tak mampu membalas, yaitu dalam perang ‘Ain Jalut melawan pasukan Mamluk Mesir yang Muslim. Bahkan di kemudian hari pasukan Mongol yang dikenal bengis dan pembantai itupun takluk pada keagungan ajaran Islam.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; border: 0px; color: #666666; font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; outline: 0px; padding: 0px 0px 10px; text-align: justify; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
Itulah beberapa peradaban paling biadab yang pernah eksis di muka bumi. Ajaran Islam datang untuk mengganti semua peradaban biadab itu dengan kemuliaan. Islam yang akan menunjukkah jalan cahaya bagi peradaban itu agar keluar dari masa kegelapan. Untuk itu, diperlukan tim ekspedisi agar cahaya Islam mampu menyinari seluruh dunia. Disinilah pentingnya kehadiran Khilafah Islamiyah, institusi negara Islam yang akan menyebarkan cahaya Islam pada setiap manusia dimana saja mereka berada.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/feeds/3363722427152440653/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/peradaban-paling-biadab-yang-di-catat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/3363722427152440653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7400314091734162062/posts/default/3363722427152440653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://waktumanfaat.blogspot.com/2013/08/peradaban-paling-biadab-yang-di-catat.html' title='Peradaban Paling Biadab yang di Catat Sejarah'/><author><name>👍👍🙏🙏</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14351346004169011084</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>