<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4394502223090867606</id><updated>2024-10-05T09:15:44.216+07:00</updated><category term="by other"/><category term="by akurasya"/><title type='text'>Akurasya</title><subtitle type='html'>sebuah perjalanan cita tuk raih cinta..</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://akurasya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14053029635875106857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4394502223090867606.post-1742366225259733316</id><published>2012-01-09T14:22:00.000+07:00</published><updated>2012-01-16T14:30:02.354+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by akurasya"/><title type='text'>Belajar Hidup</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Hari ini menjadi hari pertama ku tuk pekan kelima bekerja disini. Yah, disini, di sebuah BUMN yang berkantor di Jalan Jend. Sudirman, tepatnya di gedung BRI II lantai 29, Jakarta Pusat. Awal berada disini aku tak tahu harus berbuat apa, beradaptasi dengan lingkungan dan pekerjaan yang akan dilakukan menjadi faktor pendukung &quot;kekakuanku&quot;. Betapa tidak, sesampainya aku disini, kukira setumpukan pekerjaan yang siap tuk dikerjakan telah menantiku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Tapi ternyata langit cerah bukan berarti tidak hujan, hari pertamaku hanya kuhabiskan dengan sedikit mendengarkan wejangan dari &quot;pak user&quot; tentang sistem dan pekerjaan yang akan aku lakukan. Dan tentunya ia adalah &quot;orang sibuk&quot; pada saat itu, ada beberapa pekerjaan yang harus segera ia selesaikan dan meeting yang juga harus ia ikuti. Alhasil, aku dan seorang temanku yang mendapat &quot;amanah&quot; itu, sebut saja Yunis Kripsiawan Watuaji, hanya menunggu sampai matahari terbenam hingga waktu pulangpun tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh hari yang sebenarnya mendebarkan bagiku, walau hanya aku habiskan dengan duduk santai sambil menunggu &quot;ketidakpastian&quot; di sebuah ruang dingin (karena ber-AC) dan jua &quot;terisolasi&quot; itu. Hari kedua dan ketigapun berlalu dengan tema yang sama, duduk manis di depan komputer menikmati sejuknya AC sambil menatap pemandangan sang Ibukota negaraku tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pada hari keempat, hujanpun reda dan pelangi itupun menampakkan dirinya, pekerjaan yang ditunggu-tunggupun akhirnya menampakkan diri jua. Mekarnya hatiku saat itu, seolah tebangun di pagi hari dari tidurku yang lelap. Semangat ku pun kian tumbuh saat hari pertama di pekan kedua tiba. Sederetan pekerjaan pun siap tuk diselasaikan. Hari demi hari begitu kunikmati, lingkungan SMI pun semakin kucintai. Mulai satpam, receiptionis, sampai dengan karyawan-kayawannya terasa begitu ramah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau demikian, aku sangat paham kalau langit cerah bukan berarti tidak hujan, pastilah ada kendala-kendala yang harus aku hadapi. Mulai dari &quot;kealpaan&quot; data, &quot;kurang bersahabatnya&quot; sistem dengan data yang tersedia, sampai dengan &quot;kekanak-kanakannya&quot; sistem yang mengakibatkatkan proses input data pun sering terkendala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun demikian, aku juga yakin, kalau langit mendung tak selamanya hujan. Ada banyak hal yang bisa &quot;diambil hikmahnya&quot; disamping ada banyak hal juga yang dapat &quot;dinikmati&quot;. Senyum manis, tegur sapa, dan komunikasi yang indahpun kerap aku dapatkan dari mereka, aku suka itu dan itupun benar-benar &quot;menghibur gundaku&quot;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian jua halnya hidup, tak jarang gunda dan galau menghiasi setiap sisi kehidupan. Ada kalanya ia bersifat &quot;permanen&quot;, &quot;semipermanen&quot;, atau selain keduanya. Tapi lagi-lagi ini permasalahan pola pikir. Sering sekali setiap pribadi merasa pahitnya tak sepahit yang insan lain rasakan. Seolah hidup tidak adil. Tapi ternyata semua itu ada hikmahnya, semua itu bisa dinikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ia bersifat permanen, maka ada baiknya jika ia tidak dianggap sebagai sebuah masalah (kegundaan ataupun kegalauan). Beralih kepada sebuah ketulusan tuk menirima setiap apa yang telah ada, dengan ini mungkin akan memunculkan rasa nyaman, tenang, dan damai. Selain itu, yang tak kalah pentingnnya adalah rasa syukur, keyakinan bahwa semua yang ada adalah yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit sungguh sulit, karena pahit kan tetap terasa pahit walau manis telah mewarnai, namun aku yakin pahit itu bisa dinikmati, salah satu caranya adalah dengan terus mengecapnya, karena tanpa mengenal atau lupa dengan rasa pahit, maka rasa manispun kan terasa biasa. Sehingga diperlukan adanya rasa pahit yang selalu &quot;menawan&quot; di hati agar rasa manispun kan selalu terasa manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jauh berbeda dengan rasa pahit yang &quot;semipermanen&quot;, walau beragam rupanya, namun semua itu pada akhirnya tetaplah sama. Ia terasa selolah telah menggerogoti setiap helai napas, namun lagi-lagi ini adalah masalah pola pikir. Sering sekali kegundaan ataupun kegalauan muncul begitu berat rasanya. Semua alur hidup serasa terpengaruh olehnya. Tapi langit mendung bukan berarti selalu hujan, tak usah hiraukan kelamnya langit, bukankah dengan itu hari kan terasa lebih sejuk. Kalaulah hujan, bukankah dengan itu hari kan terasa lebih segar. Beralih kepada sesuatu yang lebih menberikan dan menciptakan rasa tenang akan jauh lebih berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit kian sakit, karena hati takkan pernah berbohong. Pahit tetaplah menjadi pahit, laksana empedu yang terasa pahit. Tapi empedu usahlah pahit, karena tanpa pahit tidaklah berfungsi. Demikian kiranya hidup, sesuatu yang pahit biarlah ia pahit, karena bisa jadi tanpa terasa pahit itu, akan ada sesuatu yang takkan berfungsi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama juga berlaku tuk kegundaan ataupun kegalauan yang mungkin bersifat selain keduanya. Namun ada sudut yang mungkin berbeda, yakni defenisi pahit itu sendiri. Sebab bisa jadi pahit yang terasa pahit bukan pahit yang seharusnya pahit. Beralih pada berpikir positif (positive thinking) mungkin akan mengurangi beban yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallohu a&#39;lam..&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akurasya.blogspot.com/feeds/1742366225259733316/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2012/01/belajar-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/1742366225259733316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/1742366225259733316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2012/01/belajar-hidup.html' title='Belajar Hidup'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14053029635875106857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4394502223090867606.post-9173715558089917648</id><published>2011-12-25T21:55:00.001+07:00</published><updated>2011-12-28T11:46:02.411+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by akurasya"/><title type='text'>Hidup Itu Luas</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Aku tidak tahu &quot;mereka&quot; itu tidak tahu atau memang pura-pura tidak tahu, tapi yang jelas aku merasa keduanya sama-sama &quot;aneh&quot;. Betapa tidak, hidup yang &quot;mereka&quot; miliki begitu terpaku pada sebuah &quot;tren&quot;. &quot;Mereka&quot; menganggap itu sebuah hakikat hidup, tapi bagiku tu kepicikan berpikir. Tidak perlu dipungkiri lagi, sungguh pemikiran itu sudah banyak mengakar dan mendekam dalam pikiran setiap &quot;mereka&quot;, baik &quot;mereka&quot; itu berapa pada posisi anak maupun orang tua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Aku sangat merasa miris ketika ada orang tua yang berkata kepada anak tercintanya,&quot;nak, kamu sudah punya pacar?&quot;, &quot;belum bu/pak&quot; kata si anak. Lalu dengan mantap sang Ibu/Bapak berkata, &quot;sudah saatnya nak kamu punya pacar, cari pacar donk!&quot;. Ingin rasanya menertawakan percakapan itu, tapi ku sadar yang berkata itu adalah sosok orang hebat dalam kehidupan setiap insan. Hingga tak pantas tuk ditertawakan, tapi mungkin cukuplah menyimpan rasa &quot;geli&quot; seraya berharap &quot;mereka sadar&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sungguh bumi itu adalah bumi, bulan itu bulan, dan seterusnya setiap sesuatu itu kan tetap menjadi sesuatu itu sendiri. Sehingga dapat dimaklumi setiap perkataan &quot;orang yang membenarkan diri&quot;, &quot;kita adalah manusia, tidak ada manusia yang sempurna&quot;. Yah tepat sekali, tapi setauku manusia itu cerdas, dapat berpikir dengan baik, sehingga tidak mungkin jika manusia tidak dapat membedakan antara hitam dan putih. Dengan begitu manusiapun pastinya dapat mengubah dirinya ke arah yang lebih baik. Dengan perubahan, yang hina dapat menjadi mulia, sebab setiap sesuatu akan tetap jadi sesuatu itu kecuali ia melakukan perubahan pada dirinya sendiri, baik jadi sesuatu yang lebih baik dari sesuatu itu maupun menjadi lebih mulia dari sesuatu tadi. Namun betapa ku mengkhawatirkan ketika &quot;setitik noda&quot; telah menutupi nurani, hingga ia hanya akan tetap menjadi sesuatu itu sendiri, sebab &quot;noda&quot; itu akan menjadikannya tetap berada dalam &quot;kegelapan&quot; dan tidak tahu kalau &quot;ia berada dalam kegelapan&quot;. Sering ku merasa itu jadi sebuah jawaban kenapa setiap &quot;mereka&quot; dengan bangganya seolah mengumumkan ke semua orang kalau &quot;mereka&quot; telah &quot;memilki hubungan sebelum dihubungkan&quot;. Apakah &quot;mereka&quot; tidak mesara malu? Lalu apa yang sebenarnya &quot;mereka&quot; banggakan dari itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Lebih mirisnya lagi adalah ketika &quot;hubungan&quot; itu berakhir, &quot;mereka&quot; dapat berkata, &quot;kan tingggal cari yang lain, pasti masih banyak yang lebih baik&quot;. Yah, benar sekali, banyak yang lebih baik, tapi bukankan lebih baik jika tidak usah &quot;mencari&quot; sebelum saat &quot;mencari&quot; itu tiba?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Haruskah hidup ini selalu &quot;menjalin&quot; sebelum &quot;terjalin&quot;? Haruskah &quot;memiliki&quot; sebelum &quot;membeli&quot;? Bukankah sebelum berlari harus belajar berjalan terlebih dahulu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Dan kenapa setiap &quot;putus&quot; terjadi, kemudian menjalin lagi dengan yang lain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Huuhhff... Apakah hidup hanya tuk itu? Cari pacar, lalu pacaran, lalu putus, lalu cari lagi, lalu pacaran lagi, putus lagi, lalu cari lagi, lalu terus-menerus siklus itu berulang. Terlalu sempit rasanya hidup ini hanya digunakan tuk hal sekecil itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sungguh, ku merasa kata luhur, yakni &quot;pernikahan&quot;, telah ternoda oleh kata pacaran. &quot;Mereka&quot; mengganggap pacaran adalah jalan menuju pernikahan, sehingga mereka menyimpulkan bahwa cinta itu diawali dengan pacaran dan dibuktikan (baca: diakhiri) dengan sebuah pernikahan. Sehingga ketika dalam perjalanan (panjang ataupun pendek) sebuah pacaran, terjadi &quot;putus&quot; itu, dengan mudahnya &quot;mereka&quot; bersedih lalu berkata, &quot;mungkin tidak jodoh&quot;. Haahh? sejak kapan perjodohan itu ditentukan sebuah pacaran. Kalaulah pacaran itu akan menentukan jodoh, apakah orang yang tidak pernah pacaran tidak akan pernah menemukan jodohnya? Lantas apakah setiap orang yang suka berpacaran akan dengan mudahnya menemukan jodohnya? Lalu kenapa ada orang yang rela menghilangkan masa depannya (bunuh diri) hanya karena putus dalam pacaran?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Ntahlah dengan semua tanya itu, cukup pribadi setiap insanlah yang menghayatinya, sebab seribu alasan dan jawaban dapat dilontarkan tuk membenarkannya, hingga ia tidaklah membutuhkan jawaban, cukup hanya penghayatan saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Aku hanya berpikir, apakah benar pernikahan yang luhur itu hanya tuk membuktikan cinta? Cinta dirajut melalui pacaran lalu dibuktikan dengan pernikahan. Berarti nikah itu adalah akhir dari sebuah cerita cinta. Apakah benar cerita yang menceritakan sebuah kehidupan, setelah menikah lalu &quot;pasangan&quot; itupun hidup bahagia tuk selamanya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Bagiku pacaran bukanlah awal dari sebuah cerita cinta dan nikah juga bukanlah akhir dari sebuah cerita cinta. Sebab bagiku awal dari sebuah cerita cinta adalah nikah itu sendiri, lalu dijalani dengan sebuah pacaran, hingga diakhiri oleh sebuah senyum kebanggaan saat generasi baru pun terbentuk dengan &quot;sempurna&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Menurutku nikah juga bukan cara tuk membuktikan cinta atau yang lebih hebatnya lagi adalah jalan tuk &quot;melegalkan (menghalalkan)&quot; sebuah hubungan, tapi ia lebih kepada sebuah langkah awal tuk &quot;mencetak&quot; sebuah generasi baru yang &quot;sempurna&quot;. Sehingga kehalalan yang didapatkan merupakan bagian dari proses bukan tujuan. Demikian juga cinta, ia hanya ibarat sebuah pelumas bagi sebuah mesin, bukan mesinnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;^%#%^&amp;amp;^^&amp;amp;)*&amp;amp;^$!@#$%^&amp;amp;*(), dari setiap apapun, semua itu kembali kepada pribadi masing-masing, sebab aku begitu suka dengan pernyataan,&quot;hidup, hidup gua, yah suka-suka gua la&quot;. boleh-boleh saja berkata seperti itu, tapi perlu diingat siapa yang telah memberi hidup itu, lantas buat apa hidup itu??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Semoga bermamfaat, Wallohu a&#39;lam...&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akurasya.blogspot.com/feeds/9173715558089917648/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/12/hidup-itu-luas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/9173715558089917648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/9173715558089917648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/12/hidup-itu-luas.html' title='Hidup Itu Luas'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14053029635875106857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4394502223090867606.post-4948510307045381784</id><published>2011-12-07T13:27:00.004+07:00</published><updated>2011-12-28T11:46:24.501+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by akurasya"/><title type='text'>Mentari Tertib tuk Terbenam</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Hidup takkan ada perubahan tanpa seorang insan memulai perubahan itu sendiri, namun melakukan perubahan tidaklah semudah perkataan para super hero kocak di sebuah stasiun tivi itu. Tidak cukup hanya dengan bekata berubah, lantas serta merta ia langsung berubah. Di alam ini sungguhlah banyak contoh perubahan yang luar biasa oleh makhluk lain yang mungkin mereka itu tidaklah dapat berfikir secara cerdas layaknya manusia.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Namun tidak dapat disengkal lagi, kalau telah banyak dari mereka yang mencapai kejayaan/kesejahteraan setelah melakukan perubahan. Diantaranya kita bisa melihat seekor ulat bulu, mungkin hampir semua manusia akan merasa jijik melihatnya. Lantas ia pun melakukan perubahan itu. Perubahan yang sungguh luar biasa, dilakukan tidak hanya dalam sekejap saja ataupun karena kesenangan semata. Rasa sakit, jenuh, pengap, megap, atau apapun itu turut menghiasi perjalanan waktu. Semua dilakukan dengan begitu tabahnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Lalu, apa yang terjadi setelah melalui rasa duka, kelam nan sakit itu? Sang ulat bulu pun berhasil merubah dirinya menjadi seekor kupu-kupu yang indah. Dari sosok yang hampir semua orang jijik melihatnya, menjadi sosok yang hampir semua orang senang bahkan suka melihat keindahan dirinya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dan itu baru satu dari sekian banyak cerita tentang perubahan yang dilakukan banyak makhluk di muka bumi ini. Tidak jauh juga jika dibandingkan dengan seekor elang ketika kuku—kuku dan bulunya mulai menua, ia pun semakin lemah. Jika ia hanya berdiam diri dalam keadaan itu, maka sama saja ia menunggu saat kematiannya tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sungguh luar biasa, sang elang tidak hanya berdiam diri, dengan bersusah payah dan dihiasi rasa sakit juga perih yang tiada tara, ia pun mulai mencabuti satu persatu kuku—kuku dan bulunya. Hingga pada waktunya tiba, kuku—kuku tajam dan bulu—bulu indahnya pun kembali tumbuh. Sungguh perjuangan yang tidaklah mudah dilakukan tuk mencapai sebuah perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana dengan dengan diri kita sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah kita hanya akan berdiam diri saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap duduk menunggu matahari tenggelam? Lalu tidur lagi sembari menanti matahari terbit kembali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguhpun perubahan itu amatlah sulit, namun amatlah indah tatkala ia terwujud..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akurasya.blogspot.com/feeds/4948510307045381784/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/12/mentari-tertib-tuk-terbenam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/4948510307045381784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/4948510307045381784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/12/mentari-tertib-tuk-terbenam.html' title='Mentari Tertib tuk Terbenam'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14053029635875106857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4394502223090867606.post-8634126195028183858</id><published>2011-07-07T11:21:00.008+07:00</published><updated>2011-12-28T11:46:42.120+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by other"/><title type='text'>Air Mata Tidak Cukup</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;&quot;&gt;Hari ini saya berangkat menggunakan jasa taksi. Begitu saya naik taksi sang driver menyapa dengan kata-kata yang lembut dan bahasa tubuh yang mengesankan. Semakin saya ajak ngobrol, saya semakin “jatuh cinta” dengan driver itu. Dalam hati saya bergumam, “Pasti ada sesuatu di dalam diri driver ini sehingga pribadinya begitu mempesona. Saya ingin banyak belajar dengan driver ini.” &lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Agar punya kesempatan yang lebih luas untuk ngobrol, driver ini saya ajak makan siang di salah satu restoran kesukaan saya di Bogor. Awalnya dia menolak, tetapi setelah saya “paksa” akhirnya ia bersedia menemani saya. Ketika saya tanya mau pesan apa, dia menjawab, “Terserah bapak.” Driver itu saya pesankan menu sama persis dengan pesanan saya: Sate kambing tanpa lemak dan sop kambing, masing-masing satu mangkok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum makan saya bertanya, “Tinggal dimana?” Dia menjawab, “Balaraja Tangerang.” “Berapa jam perjalanan ke pool?” sambung saya. Diapun menjawab, “Empat jam.” Saya terkejut, “Hah! Empat jam? Pergi pulang delapan jam. Kenapa gak nginep saja di pool?” Dia segera menjawab, “Saya harus menjaga ibu saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menjaga ibu?” batinku. Bagaimana mungkin menjaga ibu, sampai rumah jam 23.30 berangkat kerja jam 03.30 dini hari? Untuk mengurangi rasa penasaran, kemudian saya bertanya lagi, “Bukannya sampai rumah ibu sudah tidur, berangkat ibu belum bangun?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan agak terbata dia menjawab, “Setiap saya berangkat ibu sudah bangun. Saya hanya ingin mencium tangan ibu setiap pagi sebelum berangkat kerja, sambil berdoa semoga saya bisa membahagiakan ibu.” Jawaban itu menusuk sanubariku, hanya sekedar mencium tangan ibu dan mendoakannya ia rela menempuh perjalanan delapan jam setiap hari. Sayapun ke belakang sejenak menghapus air mata yang mengalir di pipi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya bertanya lagi, “Apa yang kamu lakukan untuk membahagiakan ibu?” Dengan lembut ia menjawab, “Saya sudah daftarkan umroh di kantor.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maksudnya?” seru saya. Ia menjawab, “Kalau saya berprestasi dan tidak pernah mangkir kerja, saya berpeluang mendapat hadiah umroh dari kantor. Bila saya menang, hadiah umroh itu akan saya berikan kepada ibu tercinta.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawaban itu saya menarik napas panjang. Dengan nada agak bergetar ia melanjutkan, “Setiap hari saya pulang agar bisa mencium tangan ibu dan mendoakannya agar ia bisa pergi umroh. Saya benar-benar ingin membahagiakan ibu saya.” Mendengar jawaban itu, haru dan malu bercampur menjadi satu. Air matapun mengalir deras di pipiku. Malu karena pengorbananku untuk ibuku kalah jauh dengan driver taxi ini.&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akurasya.blogspot.com/feeds/8634126195028183858/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/07/air-mata-tidak-cukup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/8634126195028183858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/8634126195028183858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/07/air-mata-tidak-cukup.html' title='Air Mata Tidak Cukup'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14053029635875106857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4394502223090867606.post-1036494610204197381</id><published>2011-04-11T16:56:00.013+07:00</published><updated>2011-12-28T11:46:55.665+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by other"/><title type='text'>Bila Ia Berbicara</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Suatu ketika, seorang wanita kelihatan amat sedih. Wajahnya kusut masai. Air mukanya letih menahan tangis. Rupanya, dia baru saja kehilangan anak tercintanya untuk selama- lamanya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Atas nasihat orang di desa, ia menemui seorang tua bijak di pinggir hutan. Mereka berkata, siapa tahu orang bijak itu dapat membantu menyelesaikan masalahnya.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Kerana merasa amat cinta kepada anaknya yang telah mati itu, ia amat berharap agar dapat bertemu dengan orang bijak itu. Ditempuhlah perjalanan yang jauh dengan cepatnya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sesampainya disana, dia bertanya, “Guru, apakah Anda memiliki ramuan ajaib untuk mengembalikan anakku?”&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sang Guru tidak berusaha untuk berbalah atau menghalau wanita itu kerana permintaannya yang tidak masuk akal.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Dia cuma berkata, “Carilah bunga merah dari rumah yang tidak mengenal “kesedihan”. Setelah kamu bertemu bunga itu, kita akan bersama-sama membuat ramuan ajaib untuk menghidupkan kembali puteramu.”&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Selesai mendengar itu, wanita tersebut segera berangkat mencari kemahuan sang guru.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Dalam perjalanan, dia nampak bingung. Tak ada satu petunjuk pun tentang di mana dan bagaimana bentuk rumah itu. Hinggalah, dia tiba di depan rumah mewah.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;“Mungkin, penghuni rumah itu tak pernah mengenal kesedihan,”ucap wanita itu dalam hati.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Setelah mengetuk pintu, dia berkata, “saya mencari rumah yang tidak pernah mengalami kesedihan. Inikah tempatnya ?”&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Wajah sang wanita masih memperlihatkan raut bersedih. Dari dalam rumah, terlihat wajah yang tak kalah sedih.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Pemilik rumah itu menjawab, “Kamu datang ke rumah yang salah.”&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Pemilik rumah itu bercerita tentang tragedi yang dialami keluarganya . Ia tak hanya kehilangan seorang anak, tapi juga suami dan kedua orangtuanya kerana kemalangan. Si wanita berasa amat kecewa.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Namun, dia menjadi terharu dengan cerita tuan rumah. Ia berfikir, “Siapa yang boleh membantu orang yang nasibnya lebih malang dari saya ini?”&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Dia memutuskan untuk tinggal di sana dan menghiburkan pemilik rumah itu. Beberapa hari lamanya, dia bersama wanita pemilik rumah itu, saling bantu-membantu untuk menjalani hidup.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Beberapa minggu berlalu, wanita itu pun berasa si tuan rumah sudah kelihatan lebih baik. Lalu, ia berangkat lagi mencari rumah berikutnya. Tetapi, ke mana pun dia pergi, selalu bertemu kesedihan orang lain. Akhirnya, dia berasa bertanggungjawab untuk menghiburkan semua orang yang dikunjunginya. Hingga akhirnya, dia pun melupakan misinya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Note :&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Kita belajar makna cinta dari seorang ibu yang menyusui anaknya dalam dukungan. Kedua belah tangannya sibuk membetulkan selimut si bayi. Dalam dadanya tiada sesuatu selain ketulusan memberi atas nama cinta.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Kita belajar makna cinta dari seorang ayah yang membawa pulang sekarung padi dan sejag air setelah seharian berpenat-lelah di sawah. Dalam dadanya, tiada sesuatu selain kegembiraan memberi atas nama cinta.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Kerana cinta bukan hanya sekadar pelukan hangat, belaian lembut, atau kata-kata penuh romantis. Kita belajar apa itu cinta dari apa pun yang ada di muka bumi. Dari cahaya matahari, dari sepasang merpati, dari sujud dan tengadah doa. Dari apapun!&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Pada semua kelahiran yang bersambut dengan cinta, hingga kematian dalam cinta, kita dalam hidup ini, tiada lain selain mewujudkan cinta.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Kerana itu, tiada yang boleh kita lakukan selain atas nama cinta kita yang teragung: cinta buat Yang Maha Agung, Allah SWT.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Apapun keputusan-NYA buat kita, Allah yang berbicara, yang menentukan untung-nasib kita, kerana setiap sesuatu yang menyedihkan itu ada hikmah-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akurasya.blogspot.com/feeds/1036494610204197381/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/04/bila-cinta-berbicara_7638.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/1036494610204197381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/1036494610204197381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/04/bila-cinta-berbicara_7638.html' title='Bila Ia Berbicara'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14053029635875106857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4394502223090867606.post-2685492484654928875</id><published>2011-03-07T11:12:00.004+07:00</published><updated>2011-12-28T11:47:10.922+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by other"/><title type='text'>Kesedihan Karena Luka</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;&quot;&gt;Sebagian besar dari kesedihan kita&lt;br /&gt;tidak disebabkan oleh yang baru terjadi,&lt;br /&gt;tapi oleh pengulangan ingatan&lt;br /&gt;mengenai kesalahan dan perlakuan buruk&lt;br /&gt;orang lain di masa lalu.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;Sesungguhnya,&lt;br /&gt;ingatan buruk lebih melukai hati&lt;br /&gt;daripada kejadian buruk hari ini.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;&quot;&gt;Maka janganlah memperdalam&lt;br /&gt;sayatan luka lama Anda&lt;br /&gt;dengan mengulang-ulang kemarahan&lt;br /&gt;dan kesedihan masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebaskanlah hati Anda. hiduplah dengan damai.&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akurasya.blogspot.com/feeds/2685492484654928875/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/03/kesedihan-karena-luka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/2685492484654928875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/2685492484654928875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/03/kesedihan-karena-luka.html' title='Kesedihan Karena Luka'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14053029635875106857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4394502223090867606.post-6433565692528855941</id><published>2011-02-10T20:36:00.006+07:00</published><updated>2011-12-28T11:47:31.396+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by other"/><title type='text'>Berubah atau Mati</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;&quot;&gt;Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang di dunia, dapat mencapai 70 tahun. Tapi untuk mencapai umur itu seekor elang harus membuat keputusan besar pada umurnya yang ke 40.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saat umur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruh menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dada. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal, sehingga menyulitkan saat terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, ia hanya mempunyai 2 pilihan: Menunggu kematian atau menjalani proses transformasi yg menyakitkan selama 150 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat melakukan transformasi itu, ia harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung utk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti dan tinggal di sana selama proses berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, ia harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dr mulutnya, dan kemudian menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 bulan kemudian, bulu bulu yang baru sudah tumbuh. Ia mulai dapat terbang kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan paruh dan cakar baru, ia mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yg BESAR untuk memulai sesuatu proses PEMBARUAN. Berani membuang kebiasaan kebiasaan lama yang mengikat, meskipun itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal hal baru, kita mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian kita sepenuhnya dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan terbesar untuk berubah ada di dalam diri sendiri dan kitalah sang penguasa atas diri kita sendiri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Have a good day, Eagles!&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akurasya.blogspot.com/feeds/6433565692528855941/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/02/berubah-atau-mati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/6433565692528855941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/6433565692528855941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/02/berubah-atau-mati.html' title='Berubah atau Mati'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14053029635875106857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4394502223090867606.post-7669524289428787405</id><published>2011-01-20T22:52:00.030+07:00</published><updated>2011-12-28T11:47:44.661+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by other"/><title type='text'>Aku Ingin</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;&quot;&gt;Aku ingin mencintaimu karena kecantikanmu&lt;br /&gt;menyejukkan setiap mata yang memandangnya&lt;br /&gt;tapi kemudian aku bertanya&lt;br /&gt;saat kecantikan itu memudar ditempuh usia&lt;br /&gt;seberapa pudarkah kelak cintaku padamu?&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu karena sifatmu yang ceria&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;menjadi semangat yang menyala di dalam hati ini&lt;br /&gt;tapi kemudian aku bertanya&lt;br /&gt;bila keceriaan itu kelam dirundung duka&lt;br /&gt;seberapa muram cintaku kan ada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu karena ramah hatimu&lt;br /&gt;memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu&lt;br /&gt;tapi kemudian aku bertanya&lt;br /&gt;kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka&lt;br /&gt;seberapa mampu cintaku memendam praduga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu karena cerdasnya dirimu&lt;br /&gt;membuatku yakin pada putusanmu&lt;br /&gt;tapi kemudian aku bertanya&lt;br /&gt;ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua&lt;br /&gt;seberapa bijak cintaku tuk tetap mengharapmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu karena kemandirian yang kau miliki&lt;br /&gt;menyematkan rasa bangga ku yang mengenalmu&lt;br /&gt;tapi kemudian aku bertanya&lt;br /&gt;jika di tengah itu rasa manjamu tiba menyeruak&lt;br /&gt;seberapa cintaku tetap bersamamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu karena tegarnya sikapmu&lt;br /&gt;menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu&lt;br /&gt;tapi kemudian aku bertanya&lt;br /&gt;andai ketegaran itu rapuh diterpa badai&lt;br /&gt;seberapa kuat cintaku bertahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu karena pengertian yang kau berikan&lt;br /&gt;menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang kau tanam&lt;br /&gt;tapi kemudian aku bertanya&lt;br /&gt;kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat&lt;br /&gt;seberapa ku mampu mengerti cinta ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu karena luasnya danau kesabaranmu&lt;br /&gt;menambah dalamnya rasa cinta semakin ku mengenalmu&lt;br /&gt;tapi kemudian aku bertanya&lt;br /&gt;mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku&lt;br /&gt;seberapa besar cinta mampu memaafkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu karena karena keteguhan imanmu&lt;br /&gt;bagai kilat yang benderang mengantarkan cahaya&lt;br /&gt;tapi kemudian aku bertanya&lt;br /&gt;kala iman itu jatuh menurun&lt;br /&gt;seberapa berkurang akhirnya cintaku padamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu karena kau yang telah kupilih&lt;br /&gt;sebagai cinta yang kan kupegang sepanjang hayat&lt;br /&gt;tapi kemudian aku bertanya&lt;br /&gt;andai hati ini tergoncang&lt;br /&gt;seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai sejuta alasan tak cukup&lt;br /&gt;untuk membuat cinta ini tetap bersama dirimu&lt;br /&gt;maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cintaku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu karena Allah..&lt;br /&gt; karena Dia kan selalu ada tuk menjaga&lt;br /&gt;maka cintaku kan tetap utuh dan setia&lt;br /&gt;hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu&lt;br /&gt;karena cintaku berpulang pada-Nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*untuk dia yang ku ingin mencintainya, kata yang ingin kuucap, kupegang dan kupertahankan..&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akurasya.blogspot.com/feeds/7669524289428787405/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/01/aku-ingin-mencintaimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/7669524289428787405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/7669524289428787405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2011/01/aku-ingin-mencintaimu.html' title='Aku Ingin'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14053029635875106857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4394502223090867606.post-4887440775310344696</id><published>2010-12-29T09:06:00.006+07:00</published><updated>2011-12-28T11:45:30.047+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by other"/><title type='text'>Kurangi Benci</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si gadis tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis. Si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak terkejut, tapi karena kesopanan si pria itu, si gadis mengiyakan ajakannya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop, tapi si pria sangat gugup untuk berkata apa-apa dan si gadis mulai merasa tidak nyaman dan berkata, &quot;Kita pulang saja?&quot;.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Namun tiba-tiba si pria meminta sesuatu pada sang pramusaji, &quot;Bisa minta garam buat kopi saya?&quot; Semua orang yang mendengar memandang dengan ke arah si pria, aneh sekali! Wajahnya berubah merah, tapi tetap saja dia memasukkan garam tersebut ke dalam kopinya dan meminumnya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Si gadis dengan penasaran bertanya, &quot;Kenapa kamu bisa punya kebiasaan seperti ini?&quot; Si pria menjawab, &quot;Ketika saya kecil, saya tinggal di daerah pantai dekat laut, saya suka bermain di laut, saya dapat merasakan rasanya laut, asin dan sedikit menggigit, sama seperti kopi asin ini. &lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Dan setiap saya minum kopi asin, saya selalu ingat masa kanak-kanak saya, ingat kampung halaman, saya sangat rindu kampung halaman saya, saya kangen orang tua saya yang masih tinggal di sana.&quot;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Begitu berkata kalimat terakhir, mata si pria mulai berkaca-kaca, dan si gadis sangat tersentuh akan perasaan tulus dari ucapan pria di hadapannya itu. Si gadis berpikir bila seorang pria dapat bercerita bahwa ia rindu kampung halamannya, pasti pria itu mencintai rumahnya, peduli akan rumahnya dan mempunyai tanggung jawab terhadap rumahnya. Kemudian si gadis juga mulai berbicara, bercerita juga tentang kampung halamannya nun jauh di sana , masa kecilnya dan keluarganya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Suasana kaku langsung berubah menjadi sebuah perbincangan yang hangat juga akhirnya menjadi sebuah awal yang indah dalam cerita mereka berdua.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Mereka akhirnya berpacaran. Si gadis akhirnya menemukan bahwa si pria itu adalah seorang lelaki yang dapat memenuhi segala permintaannya, dia sangat perhatian, berhati baik, hangat, sangat perduli... betul-betul seseorang yang sangat baik tapi si gadis hampir saja kehilangan seorang lelaki seperti itu!&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Kopi asin yang ada gunanya...&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Kemudian cerita berlanjut seperti layaknya setiap cerita cinta yang indah, sang putri menikah dengan sang pangeran dan mereka hidup bahagia selamanya, dan setiap saat sang putri membuat kopi untuk sang pangeran, ia membubuhkan garam di dalamnya, karena ia tahu bahwa itulah yang disukai oleh pangerannya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Setelah 40 tahun, si pria meninggal dunia, dan meninggalkan sebuah surat yang berkata, &quot;Sayangku yang tercinta, mohon maafkan saya, maafkan kalau seumur hidupku adalah dusta belaka. Hanya sebuah kebohongan yang aku katakan padamu ... tentang kopi asin.&quot;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Ingat sewaktu kita pertama kali jalan bersama? Saya sangat gugup waktu itu, sebenarnya saya ingin minta gula tapi malah berkata garam. Sulit sekali bagi saya untuk mengubahnya karena kamu pasti akan tambah merasa tidak nyaman, jadi saya maju terus. Saya tak pernah terpikir bahwa hal itu ternyata menjadi awal komunikasi kita! Saya mencoba untuk berkata sejujurnya selama ini, tapi saya terlalu takut melakukannya, karena saya telah berjanji untuk tidak membohongimu untuk suatu apapun.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sekarang saya sekarat, saya tidak takut apa-apa lagi jadi saya katakan padamu yang sejujurnya, saya tidak suka kopi asin, betul-betul aneh dan rasanya tidak enak. Tapi saya selalu dapat kopi asin seumur hidupku sejak bertemu denganmu, dan saya tidak pernah sekalipun menyesal untuk segala sesuatu yang saya lakukan untukmu. Memilikimu adalah kebahagiaan terbesar dalam seluruh hidupku. Bila saya dapat hidup untuk kedua kalinya, saya tetap ingin bertemu kamu lagi dan memilikimu seumur hidupku, meskipun saya harus meminum kopi asin itu lagi.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Air mata si gadis betul-betul membuat surat itu menjadi basah. Kemudian hari bila ada seseorang yang bertanya padanya, apa rasanya minum kopi pakai garam?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Si gadis pasti menjawab, &quot;Rasanya manis.&quot;&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Kadang Anda merasa Anda mengenal seseorang lebih baik dari orang lain, tapi hanya untuk menyadari bahwa pendapat Anda tentang seseorang itu bukan seperti yang Anda gambarkan. Sama seperti kejadian kopi asin tadi.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Tambahkan Cinta dan Kurangi Benci karena terkadang garam terasa lebih manis daripada gula.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akurasya.blogspot.com/feeds/4887440775310344696/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2010/12/tambahkan-cinta-dan-kurangi-benci.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/4887440775310344696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/4887440775310344696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2010/12/tambahkan-cinta-dan-kurangi-benci.html' title='Kurangi Benci'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14053029635875106857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4394502223090867606.post-4326002433706286938</id><published>2010-12-06T22:05:00.003+07:00</published><updated>2011-12-28T11:44:31.583+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="by akurasya"/><title type='text'>Sekedar Tergugah</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Terkadang terpikir olehku akan sesuatu &lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Terlintas begitu lekas terus berlalu&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Layaknya waktu yang selalu sertaiku&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Yang terus berjalan melintasi hidupku&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Adakah ia kan hanya menjadi sebuah lagu&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Yang orang tahu banyak lalu berlalu&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sungguhpun aku merindu, sebuah nada syair syahdu, yang mampu sejukkan keringnya qalbu, dari semua buaian nafsu. Karena ku merasai, gelap nian jalan ini, namun kian banyak orang lalui, lalu salahkah aku mengikuti, berada disini, layaknya bumi dari sang matahari.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sulit kuyakini semua langkah yang kutapaki dalam setiap detik waktu, keindahan dan kesuraman selalu hiasi perjalanan panjang itu, canda tawa bahkan isak tangis turut iringi lajunya waktu, walau seberkas cahaya yang selalu menuntun hidup terus beradu, namun kecewa dan kesal tak jarang beri titik hitam yang redupkan kilau itu.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sulit kupercaya semua alunan yang kudapati dalam setiap helai napasku, &lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;syukur tiada tara layak tak terlewat dari dada seorang hamba, walau banyak kerikil buat kita tergelincir dan kerasnya batu buat kita terjatuh, sungguhpun semua itu tiada berarti dari semua kejadian yang sertai hidup ini.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Kuingin semai cita karna mencintai&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Tuk mekarnya kuntum nan dinanti&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Hingga ia tumbuh indah bersemi&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Agar kupetik ia tuk iringi senyum duniawi&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Jua raih cahya cinta ukhrowi&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Namun apa nak dikata, duri mawar sering disangka dusta, hadirnya ulat bulu dikira nista.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sungguh onak yang hampiri tak seelok dunia, lantas haruskah menangis tuk tertawa? atau bersedih tuk tersenyum?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sungguh rangkaian ini menyesakkan hati, menumpuk segudang gunda dalam jiwa, bercampur kebosanan rutinitas derap langkah cita, lalu mampukah kita menapaki sisa hidup tuk sebuah perbaikan dengan segala kesempatan yang ada? Adakah berpikir positif ataukah sekedar berpikitan positif?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Indah langit karna bintang, namun tak usah gunda karna terkadang langit tak berbintang.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Kalaulah kilau bintang tak hiasi langit, takkan pernah ada “langit indah berbintang yang temani sejuknya malam”&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Lalu bagaimana dengan kita, kilau siapakah yang akan menghiasi indahnya diri kita? Atau dapatkah kita beri kilauan tuk jadikan indah dalam diri orang lain?&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sebuah lelucon seorang kaskuser membuatku tergugah, betapa waktu kan menentukan perjalanan waktu itu sendiri, kutipan tulisan itu adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;“Saya merupakan satu dari 100.000 orang Indonesia yang lolos dari bencana besar, yang 20 tahun dari sekarang kalian akan kenal sebagai ‘The Terrible’. Dimana saya selamat karena mematuhi perkataan ibu saya yang menyuruh agar tidak pipis sembarangan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Nama asli saya tak bisa saya ungkapkan karena akan berbahaya bagi diri saya yang masih hidup di 2010 ini. Terutama sekali bagi kucing saya yang menderita jantung lemah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Langsung saja!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Saya utusan dari WHO?? (Who are you??) yang mungkin bisa dibandingkan dengan PBB kalau sekarang. Di tahun 2021 saya menjabat sebagai Presiden Kepulauan Seribu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Lintas antar dimensi sudah mungkin pada tahun 2018 dengan alasan yang tak bisa saya beri tahu. Karena kalau saya beri tau bisa-bisa kalian minta di ajak jalan-jalan ke masa depan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sebagai salah seorang survivor dari Indonesia, saya ingin memberi peringatan kepada kalian semua berupa kejadian-kejadian selama 20 tahun kedepan : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;2012 : Iran dan Korea Utara menembakkan masing-masing satu buah nuklir mereka ke AS menyebabkan setengah AS dan Kanada hancur sebagai peringatan. Jika setengah AS adalah 2/3 dari kehancuran Kanada, berapakah luas daratan Kanada yang tersisa? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;2013 : Indonesia memutuskan untuk menganut poros Asia dan hal ini menandakan berakhirnya asas politik luar negeri bebas aktif. Dan ini adalah berita baik, karena para artis korea akan sering bermain sinetron di Indonesia. Terutama sekali Hwang Mi Hee… &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;2014 : Sebuah bencana alam besar terjadi di Sidoarjo berupa ledakan lumpur yang nanti akan dikenal sebagai ‘The Mud-Mud’ menewaskan satu orang yang saat ini kita mengenalnya sebagai Julia Perez. Dan saat itulah Sidoarjo diganti namanya menjadi Kuala Becek (menyaingi Kuala Lumpur). Indonesia saat itu menjadi negara federal dengan anggota sebanyak 1000 negara bagian. Presiden Indonesia Serikat saat itu berasal dari kalangan pemain sinetron alay yang kurang terkenal hingga akhirnya dikudeta oleh seorang yang mengaku sebagai pakar telekomunikasi dengan inisial RSN. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;2015-2016 : Masa perang yang nantinya akan dikenal dengan sebutan Perang Dunia III. Saat itu senjata api sungguhan sudah tidak digunakan lagi karena untuk menjaga keindahan Bumi, perang dilakukan di dunia Internet dengan skor imbang 1 : 1 atas Persija dan Persib. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;2017 : Masa tenang dengan runtuhnya PBB dan negara yang memiliki hak veto hancur kecuali China. (Karena saat itu China membangun tembok Raksasa yang lebih tinggi dari tembok besar China untuk melindungi diri) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;2018 : Masa rehabilitasi dunia dengan penyatuan negara-negara yang tersisa di bawah WHO?? Acara peresmiannya sendiri di lakukan di Gelora Bung Karno, dengan menghadirkan sederet artis-artis Alay ternama lokal dan interlokal. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;2019-2021 : Masa tenang dan usaha pembagian atau pengembalian kekuasaan ke negara masing-masing. masing-masing negara mendapatkan jatah wilayah setengah wilayah asli sebelumnya. Bagi yang menolak maka akan diberikan sanksi pencabutan pengakuan negara dan pengembalian wilayah seluas 1 x 2 meter. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;2021 : Kepemimpinan saya ambil alih, dan pemerintahan aman tenang, tenteram, sentosa bersama saya. Kabinet kami bernama kabinet Indonesia Melaju. Dan Indonesia mengubah haluan negara dari Liberalisme menjadi Alayisme. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Masih banyak hal bersejarah lain yang tak bisa saya sampaikan karena kepikunan saya. Saya pun tak seorang diri, beberapa rekan saya pun diutus ke negara lain untuk menyampaikan hal yang kurang lebih sama dan bersangkutan dengan negara asal mereka. Tapi bulan Juni tahun ini kami semua merencanakan liburan ke Lombok sebelum kembali ke tahun 2021.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Ini hanya berupa garis besar dari rangkaian 10 tahun peristiwa yang nanti akan diketahui sebagai ‘Transworld Event’. Sekian dari saya. Mohon cendolnya, karena tahun 2017 cendol sudah tidak diproduksi lagi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Waktu saya tidak banyak lagi. Mungkin ini yang terakhir dari saya dan saya tak bisa membalas. Jikalau ada yang membalas, mungkin itu orang yang tertinggal dari kendaraan pelintas waktu kami dan tidak bisa kembali. Dan saya harap kalian menjaga orang itu seperti kalian menjaga peliharaan kalian sendiri.” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Sebuah pemikiran yang jauh kedepan, menembus batas waktu, melintasi ruang imajinasi, menerawang semesta dunia, bukan sebuah hayal yang harus ada, tapi mimpi terlintas yang utama, sebuah karya nyata tuk sebuah perbaikan bangsa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Mari melihat lebih jauh, memahami lebih dalam, berkarya lebih bijak tuk sebuah perubahan diri, keluarga, masyarakat, dan bangsa ini.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Selamat tahun baru 1432 hijriyah&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;br style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot; /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;&quot;&gt;Kemarin adalah sejarah, hari ini milik kita, dan esok adalah harapan kita..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://akurasya.blogspot.com/feeds/4326002433706286938/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2010/12/sekedar-tergugah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/4326002433706286938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4394502223090867606/posts/default/4326002433706286938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://akurasya.blogspot.com/2010/12/sekedar-tergugah.html' title='Sekedar Tergugah'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14053029635875106857</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>