<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8917303572611233262</id><updated>2024-12-19T10:25:55.977+07:00</updated><category term="College"/><title type='text'>Alloy-Eng.</title><subtitle type='html'>Pemaduan berbagai macam informasi</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://alloy-eng.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8917303572611233262/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alloy-eng.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15332381694055858616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8917303572611233262.post-948003748534035210</id><published>2015-09-06T21:42:00.000+07:00</published><updated>2015-09-06T21:42:16.959+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="College"/><title type='text'>Antara ITS, ITB, dan Fakultas Teknik di Universitas</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWYzF0nAM2npIos5ciWD37AcOOy4NwPpRW1D3tH_bx8c9NSww516ijgCAoI7xB2uQdbFfxcVOV4iR7eP_YLmMfi511SosmvOdM5duZWPjS-Rp-1Vt7kRigvWWK1hxb6J3GORomh1DbOlLi/s1600/teknik-terc%25C3%25BCme_3-1024x679.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;212&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWYzF0nAM2npIos5ciWD37AcOOy4NwPpRW1D3tH_bx8c9NSww516ijgCAoI7xB2uQdbFfxcVOV4iR7eP_YLmMfi511SosmvOdM5duZWPjS-Rp-1Vt7kRigvWWK1hxb6J3GORomh1DbOlLi/s320/teknik-terc%25C3%25BCme_3-1024x679.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Menjadi bagian dalam perguruan tinggi tentunya menjadi impian seluruh pemuda Indonesia. Bagaimana tidak, mengecap dunia kampus di perguruan tinggi akan membuat anda berkumpul dengan mahasiswa yang tidak hanya berasal dari daerah tertentu saja, melainkan akan bersua dengan orang-orang dari daerah terpencil di negeri ini. Di perguruan tinggi negeri juga sering disuguhkan oleh penawaran-penawaran yang cukup mumpuni, mulai dari beasiswa dari pemerintah, beasiswa dari instansi dan juga penawaran kerja dari perusahaan yang bonafit. Selain itu, sarana yang menunjang dan juga dosen yang berkompeten akan anda jumpai jika berkuliah di perguruan tinggi negeri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Perguruan tinggi yang sering sekali salah diartikan dengan Institut Teknologi Surabaya. Kampus yang pada tahun 2015 ini memperingati Dies Natalis ke-55 yang artinya kampus ini sudah beridiri sejak 1960. Lalu ITB, siapa yang tidak kenal dengan kampus ini. Institut teknik pertama di Indonesia. Kampus yang menjadi dambaan sebagian besar anak SMA, kampus yang cukup mampu menancapkan akar hingga membuat paradigma masyarakat terhadap ITB begitu luar biasa bagusnya. UI, UGM, Undip adalah beberapa Universitas yang juga menarik minat calon mahasiswa untuk mendaratkan pilihan di fakultas teknik yang mereka miliki. Kampus yang juga menjadi pesaing berat bagi ITB maupun ITS pada saat proses seleksi mahasiswa baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan label universitas, UI, UGM, Undip maupun universitas lainnya seolah memiliki hak yang lebih luas dalam pengelolaan keilmuannya, berbeda dengan Institut yang lebih spesifik keilmuannya walau memang pada Institut ada beberapa jurusan yang tidak sejalan dengan nama Institut itu sendiri. Hal ini sedikit mengindikasikan seperti halnya pada Sekolah Menengah, ada SMA yang cukup luas keilmuannya semisal IPA, IPS dan Bahasa dan juga ada SMK yang spesifik pada bidang tertentu semisal Teknik Kendaraan Ringan, Tata Boga dll. Nah, logikanya anak-anak ITS maupun ITB harusnya mampu lebih unggul dalam bdiang &lt;i&gt;Engineering&lt;/i&gt; ketimbang dengan anak Teknik dari Universitas. Lantas apakah logika tersebut benar?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pikiran akan anak teknik di Institut lebih kompeten dari anak teknik Universitas terkadang memang benar. Namun, tidak semua jurusan di Institut bisa lebih unggu dari di Universitas. ada beberapa faktor yang membuat beberapa jurusan di Institut kurang mampu unggul dari Universitas, salah satunya adalah usia dari jurusan tersbut. Misalnya saya ambil contoh Departemen Metalurgi dan Material UI dibandingkan dengan jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS. Usia DTMM UI lebih tua dibanding dengan JTMM ITS yang baru akan menginjak 15 tahun. Dari segi tenaga pengajar DTMM UI jauh lebih unggul karena memiliki professor lebih banyak dibanding dengan JTMM ITS yang baru memiliki satu orang professor. Hal ini akan berakibat pada akreditasi jurusan. Faktor alumni yang jumlahnya jauh lebih banyak juga dapat mempengaruhi mudah tidaknya &lt;i&gt;fresh graduate &lt;/i&gt;mencari pekerjaan. Namun jika dilihat dari segi keilmuan, nampaknya keduanya memiliki level yang hampir sama. Dari segi Sumber daya mahasiswanya pun juga anak-anak daerah timur jawa tidak kalah dengan anak-anak kota dari barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu bagaimana dengan ITB? ya kampus ini memang memiliki bidang keilmuan teknik yang lebih banyak dari ITS. di sana ada Teknik Dirgantara, Teknik Tambang dan Minyak dll. dari segi ini memang ITB lebih unggul, bahkan jika di dua kampus di atas disebutkan bahwa ITS maupun UI memiliki Teknik Material dan Metalurgi, beda halnya dengan ITB yang memiliki jurusan Teknik Material dan jurusan Teknik Metalurgi yang terpisah. dari segi tenaga pengajar juga tidak beda dengan UI yang memiliki lebih banyak professor dibanding dengan ITS. dari segi usia juga lebih tua dari ITS dan dari segi alumni juga lebih banyak. tapi ingat, di bidang maritim dan robot ITS juaranya. ITS memang diplot sebagai poros kampus di dunia kemaritiman. lalu di bidang robotika, jangan salah ITS mampu menyabet beberapa kejuaran di tingkat nasional maupun internasional. dan kalau ngomongin lomba mobil irit, dalam beberapa tahun terakhir ITS secara berturut-turut mampu memenangkan Shell Eco Marathon (SEM) tentunya di atas bayang-bayang ITB dan UI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So, mau kemana anda? ITB, ITS, atau FT-Universitas? ya, itu hak anda untuk memilih. Memilih bukan hanya melihat gengsi, bukan hanya ikut kawan, bukan hanya ikut keinginan orang tua. Memilih adalah untuk masa depan anda. Di manapun anda, anda akan merasakan budaya tiap daerah. Kalau anda di ITB dan UI, anda akan merasa lebih percaya diri dan sombong (mungkin). Kalau di ITS, ya dengan budaya masyarakatnya yang sederhana anda akan menjadi pribadi yang sederhana dan terkadang minder (dihantui bayang-bayang orang barat). </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alloy-eng.blogspot.com/feeds/948003748534035210/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alloy-eng.blogspot.com/2015/09/antara-its-itb-dan-fakultas-teknik-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8917303572611233262/posts/default/948003748534035210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8917303572611233262/posts/default/948003748534035210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alloy-eng.blogspot.com/2015/09/antara-its-itb-dan-fakultas-teknik-di.html' title='Antara ITS, ITB, dan Fakultas Teknik di Universitas'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15332381694055858616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWYzF0nAM2npIos5ciWD37AcOOy4NwPpRW1D3tH_bx8c9NSww516ijgCAoI7xB2uQdbFfxcVOV4iR7eP_YLmMfi511SosmvOdM5duZWPjS-Rp-1Vt7kRigvWWK1hxb6J3GORomh1DbOlLi/s72-c/teknik-terc%25C3%25BCme_3-1024x679.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8917303572611233262.post-4884890395957350377</id><published>2015-09-05T23:52:00.000+07:00</published><updated>2015-09-05T23:52:20.607+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="College"/><title type='text'>Kuliah di Jurusan/Departemen Teknik? Mengapa tidak!</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_PygPgZDIK0nJjQcU3CFfZk7YwrvPdorEjIiiTn_zbtdc0iitF-z-D6tsFRC7EhVXICVJY6gXEl2hjioNjVmPIF3KZlaTGMakqcMvfXvI0sGa0i_DqPJjCW2MTGHe1C3k2laj1yDQnvSd/s1600/OHG8XD6W.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_PygPgZDIK0nJjQcU3CFfZk7YwrvPdorEjIiiTn_zbtdc0iitF-z-D6tsFRC7EhVXICVJY6gXEl2hjioNjVmPIF3KZlaTGMakqcMvfXvI0sGa0i_DqPJjCW2MTGHe1C3k2laj1yDQnvSd/s320/OHG8XD6W.jpeg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Surabaya, 5 September 2015 - Ada baiknya saya memperkenalkan diri terlebih dahulu, nama saya Ali Yafi biasa dipanggil Aal mulai kecil hingga sekarang namun waktu kecil juga sering dipanggil Otong. Sudah menginjak semester ketujuh sejak saya pertama kali masuk di Jurusan Teknik Material dan Metalurgi pada tahun 2012. Sudah lebih dari tiga tahun otak ini diajak untuk terus berpacu dengan modernisasi dan teknologi yang semakin berkembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik? memang sebagian besar orang mengarah ke mesin, motor atau apapun yang berhubungan dengan kendaraan apabila disebut kata tersebut. Ya, memang menjadi hal yang umum di kalangan masyarakat Indonesia. Namun, sejatinya &lt;i&gt;Engineering&lt;/i&gt; itu sangatlah luas. jika diklasifikasikan bidang keilmuan yang ada semisal Teknologi Industri, Teknologi Informasi, Teknologi Kelautan, Teknologi Perencanaan, Teknologi Kebumian, Teknologi Tambang dan Minyak, dan masih sangat banyak bidang keilmuan yang mencakup ke-teknikan. Dengan luasnya ilmu teknik harusnya bisa menghapus paradigma masyarakat yang mengakar hingga sekarang ini. menurut saya paradigma inilah yang menjadi salah satu kendala mengapa prosentase lulusan Sarjana Teknik di Indonesia relatif sedikit dibandingkan dengan negara-negara lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya mengutip dari kompas.com yang terbit pada 23 April 2015 yang mengatakan bahwa pasokan Sarjana Teknik saat ini Indonesia rata-rata hanya 37.000 orang sedangkan kebutuhan akan S.T adalah 57.000 dan pada rentang 2015-2020 kebutuhannya 90.500 orang namun Indonesia hanya mampu menyediakan 75.000 S.T. Tentunya dari data di atas dapat disimpulkan perguruan tinggi masih belum mampu menyediakan stok yang berlebih, bahkan kata &#39;pas&#39; saja masih jauh dari target yang harusnya mampu dipenuhi. Nah, apalagi dengan sumber daya alam Indonesia yang bisa dikatakan melimpah, jika &#39;lagi-lagi&#39; masyarakat pribuminya tidak mampu mengolahnya padahal teknologi sudah punya, ya jangan salahkan kalau pemerintah mau tidak mau menerima tawaran invest dari perusahaan asing yang sudah lebih siap dan ya kemungkinan yang bakal terjadi dari dulu sampai saat ini adalah &quot;Indonesia tidak mampu menjadi raja di kandang sendiri&quot;. Cukup miris sebetulnya, namun tentu saja masyarakatnya lah yang juga harus turut berpartisipasi dalam mencegah &quot;penjajahan&quot; akan SDA maupun SDM kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang sering mengatkan bahwa kuliah teknik adalah kuliahnya cowok, memang terkadang ada benarnya, namun seiring perkembangan zaman hal ini sudah mulai terlihat agak usang. Mengapa? tengok saja beberapa kampus negeri yang berada di Jawa Barat, coba bandingkan jumlah mahasiswi dari tahun ke tahun, tentu saja nilainya meningkat. Hal ini disebabkan karena mulai mengertinya mereka bahwa S.T tidak hanya nanti bekerja di Perusahaan yang harus kerja keras, ber-temperatur tinggi, dan pressing yang luar biasa, melainkan semakin kesini &lt;i&gt;Engineer&lt;/i&gt; juga bisa menjadi konsultan, bekerja di kantor dengan ruangan ber-ac dll. namun tentu saja perjalanan menjadi S.T tidak mudah, bahkan sangat tidak mudah. Tidak jarang alumni dari jurusan teknik mengatakan bahwa masuk jurusan teknik itu gampang, namun keluarnya (lulusnya) sangatlah susah. harus ngerjain Tugas Akhir lah, bikin prototype lah, apalah-apalah. Ya memang itu semuanya benar, namun di situlah seninya Teknik, di situlah tantangan dimana otak kita akan terus bekerja, akan terus semakin menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ada satu lagi hal yang sangat diingat oleh orang ketika mendengar kata teknik, yaitu gaji yang besar. kalau bicara soal uang tentunya tiap orang memiliki perspektif yang berbeda.  besar kecilnya gaji itu relatif, karena manusia memang dikodratkan tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang dimilikinya. namun, secara umum memang layak jika seorang &lt;i&gt;Engineer&lt;/i&gt; diberi gaji yang besar atas jasa berupa fisik, pikiran, mental yang telah ia berikan kepada perusahaan atau instansi di mana dia bekerja. Karena berkat keberadaannya lah teknologi semakin berkembang, kemudahaan manusia dalam mengerjakan apapun semakin ditingkatkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Jangan ragu untuk menambahkan namamu dengan gelar S.T atau Ir. Indonesia membutuhkan sosok yang mampu mengolah SDA nya sendiri, sosok yang mampu menunjang kemandirian bangsa di bidang energi dan juga teknologi. Ingat! tiap profesi memiliki peran yang berbeda, namun saat ini dan di masa yang akan datang Indonesia sangat mengharapkan hadirnya &lt;i&gt;Engineer&lt;/i&gt; yang berkompeten guna mencukupi kebutuhan di bidang keilmuan Teknik.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alloy-eng.blogspot.com/feeds/4884890395957350377/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alloy-eng.blogspot.com/2015/09/kuliah-di-jurusandepartemen-teknik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8917303572611233262/posts/default/4884890395957350377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8917303572611233262/posts/default/4884890395957350377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alloy-eng.blogspot.com/2015/09/kuliah-di-jurusandepartemen-teknik.html' title='Kuliah di Jurusan/Departemen Teknik? Mengapa tidak!'/><author><name>Anonymous</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15332381694055858616</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_PygPgZDIK0nJjQcU3CFfZk7YwrvPdorEjIiiTn_zbtdc0iitF-z-D6tsFRC7EhVXICVJY6gXEl2hjioNjVmPIF3KZlaTGMakqcMvfXvI0sGa0i_DqPJjCW2MTGHe1C3k2laj1yDQnvSd/s72-c/OHG8XD6W.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>