<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858</atom:id><lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2012 19:07:58 +0000</lastBuildDate><category>ekpresi anak</category><category>kesehatan anak</category><category>kakak adik</category><category>Hipnoparenting</category><category>Kesalahan</category><category>Ibu hamil</category><category>masalah kehamilan</category><category>hamil kosong</category><category>Daya Ingat</category><category>Perkembangan anak</category><category>Bayi gemuk</category><category>MPASI</category><category>Permainan Edukatif</category><category>melatih anak</category><category>ramadhan</category><category>Ibu menyusui</category><category>pre/probiotik</category><category>cara membagi kasih sayang</category><category>Nutrisi penting</category><category>suplemen</category><category>imunisasi</category><category>Permainan Anak</category><category>belajar</category><category>Belajar Membaca</category><category>mendidik anak cerdas</category><category>Rumah tangga</category><category>kehamilan</category><category>Mendidik Anak dalam kandungan</category><category>Makanan Anak</category><category>Teladan Anak</category><category>cara mendidik</category><category>Orang tua</category><category>susu formula</category><category>Puasa</category><category>mendidik anak</category><category>Kunci Keberhasilan ASI Eksklusif</category><category>Menikah</category><category>melatih puasa</category><category>bayi sehat</category><category>Finger Food</category><title>Anak Sehat dan Cerdas</title><description /><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/AnakSehatDanCerdas" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="anaksehatdancerdas" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle></itunes:subtitle><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">AnakSehatDanCerdas</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-531565061712458850</guid><pubDate>Mon, 30 Jan 2012 19:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-30T11:07:58.564-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cara membagi kasih sayang</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cara mendidik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mendidik anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">melatih anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kakak adik</category><title>Membagi Kasih Sayang yang Tepat buat Si Kakak dan Si Adik</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-zX6748uHS_M/TybqIuvWnyI/AAAAAAAAASk/If_swQ5Ctvg/s1600/61119_1283997520145_1836336857_551178_553435_n.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 117px; height: 156px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-zX6748uHS_M/TybqIuvWnyI/AAAAAAAAASk/If_swQ5Ctvg/s200/61119_1283997520145_1836336857_551178_553435_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703503413817810722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Alhamdulillah..putriku yg ke-2 saat ini sudah berusia 1,5 th. Sudah lama tidak posting artikel lagi...maaf ya teman2..padahal banyak yg ingin saya ceritakan, tetapi banyak waktu dan perhatian yang harus saya curahkan buat si kecil khususnya si Adik. Tetapi dengan berjalannya waktu saya baru menyadari ternyata selama ini saya sering menomor duakan si Kakak, dikarenakan kehadiran si Adik, padahal sikap saya itu salah. Terenyuh sekali hati saya saat si Kakak bertanya, "mama sayang gak sama kakak?" pengen nangis, nyesal sekali...tapi saya bingung juga harus bagaimana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana sih..cara yang tepat membagi kasih sayang buat si Kakak dan si Adik dengan porsi yang pas?? Saya coba browsing artikel-artikel yang tepat, akhirnya saya temukan sebuah artikel yang bisa jadi panduan buat saya, mungkin juga buat ibu-ibu dan teman-teman yang lain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="”fullpost”"&gt;Mencintai Cara Alami, Cara Terbaik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="”fullpost”"&gt;Kasih sayang haruslah mampu membuat orang yang disayangi merasa bahagia sekaligus mendewasakannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Contoh kecil ini mungkin pernah Anda alami di rumah, orangtua menyatakan kasih sayang dalam bentuk selalu menunggui anaknya belajar. Alhasil, anak tak mendapat kesempatan untuk belajar sendiri dan tumbuh menjadi invidu mandiri. Sebagian anak, juga merasa tak nyaman belajar sambil ditunggui orangtuanya. Mereka lebih bahagia jika boleh belajar dengan gayanya sendiri dan orangtua cukup mengawasi sekali-sekali.&lt;br /&gt;Dengan kata lain, kasih sayang dalam keluarga paling baik diungkapkan dengan cara natural. Tanpa harus dengan cara yang heboh, bagaimana cara ibu memperlakukan ayah atau sebaliknya, akan menjadi bentuk pengajaran langsung mengenai kasih sayang. Tanpa diminta, anak pun akan menangkap bagaimana ibu membagi perhatiannya kepada ayah dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KASIH SAYANG KAKAK BERADIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih sayang yang natural juga perlu ditumbuhkan pada hubungan kakak beradik. Ingat, persaudaraan di antara mereka berlangsung selamanya. Untuk itu, hilangkan favoritisme pada anak tertentu. Kakak tak selalu harus mengalah, dan adik tak mesti selalu dibela. Jangan tumbuhkan rivalitas di antara mereka, sebab bukan untuk tujuan itu Anda menghadirkan adik bagi si kakak, bukan?&lt;br /&gt;Membantu kakak beradik menemukan kasih sayang memang bukan tugas yang ringan. Janis Keyser, parenting educator pada Departemen Pendidikan Anak Usia Dini di Cabrillo College di Aptos, California (www.babycenter.com) memberikan saran begini: bayangkan bahwa sebuah keluarga adalah segitiga yang meletakkan ayah dan ibu di puncak, serta anak-anak di bagian bawahnya. Hubungan segitiga ini saling berhubungan bagaikan lingkaran dimana masing-masing anggota keluarga memiliki kontribusi untuk saling mendukung. Caranya, libatkan anak untuk mengambil peran dalam family support system. Bersabarlah, wajar saja kalau kakak beradik yang masih kecil selalu berebut tempat dan mainan. Lama-lama kalau Anda selalu berlaku adil dan melibatkan anak-anak untuk membantu satu sama lain, mereka justru akan saling mendukung.&lt;br /&gt;"Saya menyebutnya, melakukan tugas di luar pekerjaan," kata Keyser. "Sebagai orangtua, meskipun saya suka sekali mengasuh dan merawat anak-anak, saya berusaha memberi ruang kepada mereka untuk saling peduli satu sama lain. Dengan cara ini, anak-anak memiliki kesempatan untuk melakukan tindakan memberi dan menerima. Hubungan timbal balik ini akan memperkuat persaudaraaan sepanjang masa. Contohnya, waktu anak sulung saya Calvin yang berusia 4 tahun menendang adiknya Maya yang masih bayi, saya tidak langsung berlari untuk menenangkan si adik. Sambil deg-degan saya biarkan Calvin mengatasi tangisan adiknya. Tak lama kemudian, Maya sudah tersenyum kembali pada abangnya. Dari situ Calvin melihat dirinya sebagai orang yang welas asih daripada sebagai si tukang cari gara-gara. Maya pun melihat sang kakak sebagai saudara yang menyayanginya."&lt;br /&gt;Hmmm, sungguh pelajaran yang menarik, bukan?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"  style="font-size:78%;"&gt;Narasumber:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="”fullpost”"  style="font-size:78%;"&gt;Erfianne Cicilia, Psi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="”fullpost”"  style="font-size:78%;"&gt;dari LPT UI(Lembaga Psikologi Terapan UI), Jakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;CIRI-CIRI KURANG KASIH SAYANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak yang kurang mendapatkan kasih sayang dalam keluarga atau merasa tersaingi oleh saudaranya, umumnya akan menunjukkan ciri-ciri sebagai berikut:&lt;br /&gt;* Terlihat gelisah dalam bertindak, berusaha selalu mencari-cari perhatian. Entah dengan mengganggu lingkungan sekitarnya, menangis keras jika permintaannya tidak dipenuhi saat itu juga, dan ngambek atau mengurung diri saat mengalami sesuatu yang dirasa tidak menyenangkannya.&lt;br /&gt;* Agresif. Di saat marah ia tak segan-segan membanting barang atau merusak sesuatu. Apa pun akan dilakukannya selama perilaku itu bisa menarik perhatian orang-orang di sekitarnya.&lt;br /&gt;* Lebih sulit diatur dan cenderung selalu melawan jika diberi pengertian. Setidaknya ia akan balik bertanya, "Kenapa saya harus melakukannya? Kalau saya tidak melakukannya, memang apa sanksinya?"&lt;br /&gt;* Tidurnya gelisah, kadang mengalami gangguan tidur, seperti mengigau, terbangun beberapa kali di malam hari gara-gara mimpi buruk.&lt;br /&gt;* Ada kalanya pertumbuhan fisiknya terganggu, seperti terlalu kurus atau bahkan kelewat gemuk.&lt;br /&gt;* Umumnya anak seperti ini juga bermasalah dalam proses pendidikan formalnya. Tak jarang anak-anak yang kurang kasih sayang ini akhirnya terpaksa tinggal kelas karena tidak bisa belajar dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sumber : http://www.tabloid-nakita.com/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-531565061712458850?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2012/01/membagi-kasih-sayang-yang-tepat-buat-si_5027.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/-zX6748uHS_M/TybqIuvWnyI/AAAAAAAAASk/If_swQ5Ctvg/s72-c/61119_1283997520145_1836336857_551178_553435_n.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-9063038655332258800</guid><pubDate>Thu, 24 Jun 2010 03:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-06-23T22:18:52.099-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">melatih puasa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">ramadhan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">melatih anak</category><title>Melatih anak berpuasa sejak dini</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/TCLqg-FDJcI/AAAAAAAAANk/h1JLqfym-xw/s1600/Lala+solat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 120px; height: 151px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/TCLqg-FDJcI/AAAAAAAAANk/h1JLqfym-xw/s200/Lala+solat.jpg" alt="puasa,ramadhan" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486205148231574978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bulan Ramadhan sudah hampir tiba. Bulan Ramadhan merupakan bulan spesial bagi umat Islam di dunia, dimana pada bulan tersebut semua umat Islam menjalankan ibadah berpuasa. Sebagai orang tua kita perlu melatih anak berpuasa sejak dini, tanamkan kesadaran berpuasa dan ajarkan secara bertahap dan menyenangkan. Dengan mengajarkan puasa sejak dini anak akan lebih mudah terbiasa dalam menjalani ibadah puasa tanpa merasakan puasa sebagai beban melainkan ibadah yang menyenangkan dan bermanfaat bagi kesehatan dan kecerdasan spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berikut beberapa cara melatih anak berpuasa pada usia batita dan balita :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Pada usia ini latih anak berpuasa secara berlahan dan dengan cara yang menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Tanamkan kesadaran akan berpuasa dengan membacakan cerita-cerita anak agamis tentang berpuasa dan kisah-kisah keteladan Nabi Muhammad SAW. Dengan bercerita selipkan nilai-nilai agama tentang berpuasa yang terkandung didalam cerita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Ajak anak menyambut bulan Ramadhan dengan hal-hal yang menyenangkan, seperti menyiapkan rumah, menyiapkan makanan favoritnya menjelang puasa pertama dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  Kenalkan anak akan hal-hal rutin di bulan puasa seperti sahur, berbuka dan shalat tarawih.   Libatkan anak untuk ikut melakukan setiap kegiatan tersebut. Bangunkan anak pada saat sahur dan ajak ia memilih dan menyiapkan menu saat berbuka puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.  Tanamkan pada anak, bahwa kita harus menghormati setiap orang yang menjalankan ibadah puasa. Ajak anak berpuasa semampunya, misalnya hingga pukul 9 bagi anak batita atau hingga pukul 12 bagi anak yang lebih besar. Ingatkan bahwa pada waktu pagi di bulan Ramadhan tidak tersedia makanan di tempat makan dan setiap orang Islam sedang menjalankan ibadah puasa, sehingga jika anak yang sudah berbuka puasa pada waktu pagi, tidak boleh makan dihadapan orang yang sedang berpuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Melatih puasa pada anak usia sekolah awal :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Di usia ini seharusnya anak sudah mulai melakukan ibadah puasa dengan pembiasaan yang sudah diajarkan pada usia batita. Umumnya pada usia ini orang tua sudah bisa menargetkan pada anak untuk melakukan puasa secara penuh hingga waktu berbuka walaupun masih ada yang bolong dalam sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Anak sudah bisa diajarkan hal-hal yang lebih detail seperti pahala puasa, hikmah dan manfaatnya. Jelaskan dengan menggunakan contoh, seperti manfaat bagi sistem pencernaan kita, hikmah bagi kehidupan dan sebagainya. Tanamkan rasa empati dalam melakukan ibadah puasa, dengan mengambil contoh orang-orang fakir miskin, anak jalanan atau orang-orang lain yang kekurangan dalam kehidupannya, sehingga dengan berpuasa anak akan belajar merasakan penderitaan orang lain dan belajar untuk bersyukur dan menyayangi sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Untuk menumbuhkan semangat anak, berikan suatu penghargaan jika ia mencapai suatu keberhasilan dalam menjalankan ibadah puasa. Misalnya berikan pelukan dan ciuman pada awal-awal anak berhasil melakukan puasa hingga waktu berbuka tiba. Atau berikan baju idamannya pada saat lebaran tiba jika anak berhasil melakukan ibadah puasa secara penuh dalam sebulan dan sebagainya. Berikan sesuatu sebagai motivasi tetapi tidak memberatkan orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-9063038655332258800?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2010/06/melatih-anak-berpuasa-sejak-dini.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/TCLqg-FDJcI/AAAAAAAAANk/h1JLqfym-xw/s72-c/Lala+solat.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-1105248570731812161</guid><pubDate>Sat, 17 Apr 2010 08:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-18T02:44:26.474-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">ekpresi anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mendidik anak</category><title>Ekspresi Buah Hati</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S8rULPVnbEI/AAAAAAAAAMw/Bof525N6Xu8/s1600/Foto000.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 129px; height: 139px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S8rULPVnbEI/AAAAAAAAAMw/Bof525N6Xu8/s200/Foto000.jpg" alt="ekspresi anak" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5461410787700993090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ibu mana yang tidak kaget mendengar kata-kata yang terlontar dari bibir sang buah hati saat mencoba menasehatinya untuk tidak melakukan hal yang tidak baik. "Mama nakal!" atau "mama jahat!" Terkadang ekspresi itu memancing orangtua untuk marah dan ada juga orangtua yang membiarkan ekspresi itu begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Usia batita memang merupakan saat dimana anak menjadi sangat egois dan memaksakan kehendaknya. Saat-saat inilah anak akan sering membangkang dan berkata 'tidak". Sebenarnya ekpresi yang disebut komunikasi provokatif ini wajar saja di usia batita, namun orangtua tetap harus mengarahkan anak bagaimana berekpresi yang baik. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai ekpresi komunikasi provokatif pada anak :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ekspresi Fisik&lt;br /&gt;Ekspresinya bisa memukul, menggigit, meludah dan sebagainya. Sebisa mungkin cegah agar tindakan itu jangan sampai dilakukan. Beri penjelasan bagaimana sebaiknya, misalnya : "Kak..sebaiknya bilang saja ke mama, kalau kakak mau pake baju yang itu. mama kan jadi tau kalau kakak gak mau pakai baju ini". Hindari sikap marah dan membentak karena itu akan membuat anak semakin mengulangi perbuatannya dan hindari juga perbuatan membalas hukuman fisik, karena mungkin saja anak akan menghentikan tindakannya tapi itu hanya sementara lantaran takut dan itu pasti akan terulang lagi. Jangan lupa berikan pujian saat anak tidak melakukan perbuatan buruknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ekspresi marah&lt;br /&gt;Anak meluapkan emosinya dengan mengeluarkan kata-kata kasar atau tidak baik, seperti "mama jahat!" atau "kamu bodoh!" dan sebagainya. Sebenarnya anak tidak mengerti akan apa yang dia ucapkan. Anak biasanya meniru, bisa dari televisi ataupun dari temannya.  Jangan memarahinya atau mengeluarkan ekpresi yang sama. Lebih baik tenangkan anak dan  berikan penjelasan perlahan. Kemudian coba alihkan perhatian anak kepada hal yang lain. Begitu juga jika melakukan kepada temannya, jangan memarahinya apalagi didepan temannya. Jauhkan anak dari temannya sambil memberikan penjelasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ekspresi mengesalkan&lt;br /&gt;Ekspresi anak bisa berupa teriak, menangis ataupun melempari barang. Pada usia batita anak cenderung egois, dia tidak mau mengerti kata sebentar atau nanti. Yang dia inginkan biasanya harus ada saat itu juga. Berikan pengertian kepadanya mengapa permintaannya tidak kita kabulkan saat itu. Jangan memberikan janji hanya untuk mendiamkannya tapi sebenarnya tidak kita tepati, karena itu sama saja mengajarkannya berbohong dan suatu saat dia tidak akan pernah percaya lagi akan apa yang kita katakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Rewel&lt;br /&gt;Anak suka uring-uringan tanpa menyebab yang jelas, begini salah dan begitu juga salah. Cari tahu kenapa anak berlaku demikian, apakah dia mengantuk atau cuma ingin mencari perhatian orangtua. Penuhi keinginannya mungkin saat itu orangtua sedang sibuk dengan kegiatannya. Tinggalkan kegiatan anda sebentar, peluk dan usaplah dia untuk memberikan kenyamanan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-1105248570731812161?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2010/04/ekspresi-buah-hati.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S8rULPVnbEI/AAAAAAAAAMw/Bof525N6Xu8/s72-c/Foto000.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-6178613322229353543</guid><pubDate>Fri, 12 Mar 2010 06:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-14T01:51:33.437-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ibu hamil</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kehamilan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">masalah kehamilan</category><title>Seputar Masalah Kehamilan</title><description>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S5yxVyGVwSI/AAAAAAAAAMA/uLHxwYIqwIM/s1600-h/ibu+hamil.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448424636995191074" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 91px; CURSOR: hand; HEIGHT: 143px" alt="ibu hamil, kehamilan" src="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S5yxVyGVwSI/AAAAAAAAAMA/uLHxwYIqwIM/s200/ibu+hamil.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Hamil dan menjadi seorang ibu merupakan hal yang sangat luar biasa bagi seorang wanita. Rasa bahagia, cemas dan terharu bercampur aduk menjadi satu. Kehamilan merupakan babak baru bagi kaum wanita, banyak hal yang menjadi masalah dan kekhawatiran dalam menghadapinya, terutama di kehamilan pertama seorang calon ibu. Berbagai pertanyaan akan selalu muncul dibenaknya, "apakah ini aman?" ,"apakah ini wajar?" dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berikut beberapa masalah dan kekhawatiran yang biasa dirasakan ibu hamil pada masa-masa kehamilannya :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Mual dan muntah&lt;br /&gt;Hampir semua ibu hamil merasakan mual dan muntah, walaupun ada beberapa yang menjalaninya tanpa merasakan keluhan ini. &lt;span class="fullpost"&gt;Rasa mual mual ini biasanya mulai berakhir pada usia kehamilan 4 bulan, tetapi ada juga yang tetap merasakan selama 9 bulan penuh dan ini biasanya dialami oleh ibu yang mengandung bayi kembar. Keletihan atau stress fisik dan mental juga bisa meningkatkan rasa mual ini. Hal yang dikhawatirkan dari rasa mual dan muntah ini biasanya rasa cemas ibu terhadap kecukupan nutrisi pada janin yang ada didalam kandungannya, karena kurangnya makanan yang bisa masuk ke dalam perut akibat rasa mual dan muntah ini. Sebaiknya ibu tetap berusaha makan terutama makanan yang mengandung protein dan karbohidrat kompleks, karena makanan tersebut dapat memerangi rasa mual. Jangan biarkan perut kosong karena dapat meningkatkan asam lambung dan menambah rasa mual, usaha perut terisi walau hanya dengan sepotong biskuit. Banyak minum cairan atau konsumsi buah yang banyak mengandung air untuk menggantikan cairan yang keluar saat muntah. Minumlah tambahan vitamin yang bisa diminta dari Dokter kandungan atau bidan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mudah lelah&lt;br /&gt;Didalam tubuh ibu hamil sedang terjadi pembentukan sistem pendukung bagi bayi, seperti plasenta dan sebagainya. Selain itu tubuh juga sedang menyesuaikan diri terhadap perubahan fisik dan emosional yang banyak terjadi selama kehamilan. Hal-ha itulah yang dapat meningkatkan rasa letih pada tubuh. Biasanya setelah pembentukan plasenta sudah mulai lengkap rasa letih akan sedikit berkurang. Istirahatlah yang cukup dan tidur lebih lama dari waktu tidur biasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sering buang air kecil&lt;br /&gt;Hal ini wajar terjadi dan biasanya terjadi pada trimester awal dan akhir kehamilan. Disebabkan peningkatan volume cairan tubuh dan membaiknya efesiensi ginjal yang membantu pengeluaran produk sisa dari tubuh. Selain itu juga disebabkan karena penekanan dari rahim yang berkembang dan masih terletak di rongga panggul disebelah kandung kemih. Tekanan pada kandung kemih ini mulai mereda saat rahim naik ke rongga perut yaitu sekitar bulan keempat dan akan mulai lagi setelah bayi kembali turun ke rongga panggul pada usia kehamilan akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sembelit&lt;br /&gt;Sulit buang air besar pada ibu hamil disebabkan meningkatnya relaksasi pada otot-otot saluran pencernaan, membuat sistem pembuangan menjadi lamban, selain itu tekanan dari rahim kepada usus dapat menghambat kegiatan normal usus. Lawanlah sembelit dengan makan makanan yang mengandung serat tinggi seperti buah dan sayuran. Selain itu perbanyak minum air putih dan sari buah akan membuatnya menjadi lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sakit kepala&lt;br /&gt;Sakit kepala memang sering dirasakan oleh ibu hamil, karena biasanya disebabkan oleh perubahan hormon. Jangan minum sembarang obat karena akan membahayakan bayi, kecuali obat yang diberikan oleh Dokter. Relaks, istirahat yang cukup dan makan yang teratur akan membantu mengatasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sulit tidur&lt;br /&gt;Perubahan fisik dan emosional akan mengganggu tidur ibu hamil, sehingga ibu akan merasa sulit untuk tidur dengan nyenyak. Olahraga yang teratur dapat membantu untuk tidur nyenyak tetapi jangan lakukan olahraga berat dan dengan catatan jangan lakukan pada saat dekat dengan jam tidur karena akan menambah sulit untuk tidur. Jangan makan terlalu banyak dan jangan tidak makan sama sekali, nyamankan diri dan pastikan ruangan dalam keadaan tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Tidurlah dengan posisi yang nyaman yaitu miring pada salah satu sisi tubuh dengan sebuah bantal diapit diantara kedua kaki dan lebih baik pada sisi yang kiri karena dapat membantu memperlancar aliran darah dan bahan nutrisi ke plasenta, selain itu juga dapat meningkatkan efesiensi fungsi ginjal sehingga mengurangi pembengkakan pada kaki dan tangan. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-6178613322229353543?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2010/03/seputar-masalah-kehamilan.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S5yxVyGVwSI/AAAAAAAAAMA/uLHxwYIqwIM/s72-c/ibu+hamil.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-555156661273451945</guid><pubDate>Wed, 03 Feb 2010 07:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-02-09T23:54:33.651-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Permainan Edukatif</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Permainan Anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mendidik anak</category><title>Permainan Edukatif Anak</title><description>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S3Jl8H5TX2I/AAAAAAAAALI/mDGhg3IMe7s/s1600-h/Foto041.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436519783775559522" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 150px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="permainan edukatif anak" src="http://4.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S3Jl8H5TX2I/AAAAAAAAALI/mDGhg3IMe7s/s200/Foto041.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bermain merupakan dunianya anak-anak. Isi dunianya dengan permainan edukatif yang dapat mendidiknya menjadi anak yang cerdas. Dengan bermain anak dapat mengembangkan kemampuan fisik, kognitif, komuniskasi, sosial dan emosionalnya. Anak akan menemukan pembelajaran dan hal-hal yang baru dalam kehidupannya. Bantu anak dengan permainan yang tepat sehingga dapat berguna untuk perkembangannya. Permainan yang dilakukan tidak harus dengan menggunakan permainan yang dibeli tapi dapat juga dengan kretifitas orang tua.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berikut beberapa contoh permainan yang dapat merangsang kecerdasan anak :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;1. Ajak anak bernyanyi. Ajarkan lagu-lagu yang berisikan pelajaran, seperti mengenalkan huruf dengan lagu, menyanyikan lagu sambil menyebutkan bagian-bagian dari tubuh, mengenalkan kosa kata bahasa inggris dengan lagu dan masih banyak lagi sesuai dengan usianya. Lakukan dengan gembira sambil bergoyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ajak anak bermain air dengan berbagai benda. Ajarkan anak konsep mengapung dan tenggelam. Masukkan air dalam berbagai bentuk cangkir untuk mengajarkan konsep ruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berikan alat-alat tulis kepada anak, seperti pensil, kertas dan crayon atau papan tulis dan spidol. Ajaklah anak menggambar. Biarkan anak mencoba kreatifitasnya, jangan mencela dan memprotesnya. Biarkan ia mengembangkan imajinasinya. Tanyakan apa yang ia gambarkan. Ajak anak menggambar berbagai bentuk dan menghubungkan titik-titik dengan menuntun gerakan tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Siapkan berbagai benda dengan berbagai warna dan bentuk. Ajak anak mengelompokkan benda berdasarkan warna atau bentuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Buatlah berbagai bentuk ruang dengan menggunakan karton dan gunting, seperti segitiga, segi empat dan lainnya. Ajak anak bersama-sama untuk mengenalkan berbagai bentuk ruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ajak anak bermain dengan adonan tepung dan air. Biarkan ia menguleninya dan membuatnya dalam berbagai bentuk sesuai dengan kreasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ajak anak bermain dengan permainan yang dapat melatih koordinasi tangan dan mata sperti puzzle, menyusun balok dan mainan lain yang dapat dipasang dan disusun kedalam berbagai bentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Bermain jadi penjual dan pembeli dengan menggunakan uang mainan dapat mengajarkan anak dalam mengenal jumlah dan dalam hal komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Ajak anak bermain lempar dan tendang bola untuk melatih gerakan tangan dan kakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Bermain lombat kedalam lingkaran sambil berhitung dapat melatih anak dalam hal fisik dan belajar berhitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak permainan lain yang dapat diberikan orang tua kepada anak untuk menghasilkan anak yang cerdas. Dan tentu saja kreatifitas orang tua dibutuhkan dalam membantu anak memainkan permainan yang berguna bagi perkembangan kecerdasannya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Semoga bermanfaat...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-555156661273451945?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2010/02/permainan-edukatif-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S3Jl8H5TX2I/AAAAAAAAALI/mDGhg3IMe7s/s72-c/Foto041.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>9</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-2471379814795235215</guid><pubDate>Sun, 17 Jan 2010 14:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-17T08:32:47.532-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">hamil kosong</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ibu hamil</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kehamilan</category><title>Hamil Kosong (Blighted Ovum)</title><description>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S1M2LcAXgVI/AAAAAAAAAKg/fn5VTubC13g/s1600-h/Foto029.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427741546035773778" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 150px; CURSOR: hand; HEIGHT: 130px" alt="kehamilan, hamil kosong, ibu hamil" src="http://2.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S1M2LcAXgVI/AAAAAAAAAKg/fn5VTubC13g/s200/Foto029.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Kehamilan merupakan suatu hal yang sangat dinantikan oleh kedua pasangan hidup suami dan istri dalam menjalankan kehidupan perkawinannya. Hamil dan mendapatkan anak merupakan cita-cita dari setiap manusia setelah memutuskan untuk &lt;a href="http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/05/tips-menghasilkan-anak-sehat-cerdas.html"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;menikah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Tapi untuk mencapainya masih banyak yang terhalang dan tersendat dengan berbagai masalah. Masalah kesehatan dan &lt;a href="http://nanda-bookshop.blogspot.com/2009/09/kesuburan-pada-wanita.html"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;kesuburan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; harus dipersiapkan sejak dini bagi mereka yang &lt;a href="http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/05/tips-menghasilkan-anak-sehat-cerdas.html"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;memulai pernikahan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat ini berbagai penyakit masalah kehamilan mulai muncul dipermukaan. Hamil anggur dan hamil kosong merupakan salah satunya. Mungkin masih banyak diantara kita yang belum pernah mendengar istilah hamil kosong atau dalam istilah kedokterannya disebut &lt;em&gt;Blighted Ovum&lt;/em&gt;. Saya sendiri juga masih merasa asing, hingga suatu hari saya mengalami telat menstruasi dan ditest ternyata saya positif hamil. Ini merupakan kehamilan ke tiga saya dengan satu orang putri dan satu kali mengalami keguguran. Saat kehamilan ini saya sering mengalami flek, jadi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saya langsung ke dokter kandungan untuk melakukan pemeriksaan. Saat itu usia kehamilan masih 5 minggu dan dokter belum melihat tanda kehamilan pada layar monitor pemeriksaan USG (ultrasonografi), dari dokter saya disuruh kembali setelah 3 minggu kemudian, tepatnya saat usia kehamilan 8 minggu, dengan catatan tidak terjadi flek lagi. Oleh Dokter saya diberi obat dan vitamin. Tanda-tanda kehamilan mulai saya rasakan mual, muntah dan sebagainya, hingga saat usia kehamilan 7,5 minggu tiba-tiba saya mengalami flek lagi, seperti pesan dokter saya langsung memeriksakan diri ke dokter. Saat di USG di layar monitor dokter masih kesulitan mencari bakal janin pada rahim saya, dari dokter pembesaran rahim mulai terlihat sesuai usia, tapi belum terlihat bakal janin yang ada. Saat itu saya mulai khawatir dan bertanya-tanya, karena pengalaman saya sebelumnya saat usia itu bakal janin sudah mulai terlihat. Dokter saat itu belum mau memutuskan sesuatu, saya mencoba bertanya kemungkinan apa saja yang bisa terjadi. Dokter menjawab kemungkinan hamil kosong atau janinnya tidak berkembang, untuk memastikannya saya harus kembali beberapa minggu kemudian.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat itu saya pulang dengan penuh tanda tanya...Hamil Kosong??? Kok bisa ya...??? Apa penyebabnya ya...??? Padahal hasil test kan sudah menunjukkan saya positif hamil? Pembesaran perut dan payudara juga saya alami..tapi kok bisa kosong ya... Berbagai pertanyaan muncul dibenak saya. Dan untuk memastikannya saya langsung browsing dan saya menemukan beberapa artikel dibawah ini : &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.conectique.com/tips_solution/pregnancy/during_pregnancy/article.php?article_id=5733"&gt;http://www.conectique.com/tips_solution/pregnancy/during_pregnancy/article.php?article_id=5733&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/6847/Deteksi_Dini_Kehamilan_Kosong"&gt;http://www.republika.co.id/berita/6847/Deteksi_Dini_Kehamilan_Kosong&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat saya menulis artikel ini saya sedang menunggu kepastian dari dokter dengan penuh harap semoga itu tidak terjadi pada saya. Saya ingin membagikan artikel ini dengan yang lainnya dengan harapan semoga dapat berguna..&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-2471379814795235215?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2010/01/hamil-kosong-blighted-ovum_17.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S1M2LcAXgVI/AAAAAAAAAKg/fn5VTubC13g/s72-c/Foto029.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-826364286462393601</guid><pubDate>Tue, 24 Nov 2009 08:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-18T22:35:05.014-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mendidik anak cerdas</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hipnoparenting</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mendidik anak</category><title>Perkataan orang tua sebagai hipnoparenting</title><description>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S1VSTLC3DOI/AAAAAAAAAK4/IsJxjLUg1SU/s1600-h/PH03143I.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428335415200779490" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 130px; CURSOR: hand; HEIGHT: 154px" alt="mendidik anak cerdas, hipnoparenting" src="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S1VSTLC3DOI/AAAAAAAAAK4/IsJxjLUg1SU/s200/PH03143I.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Tanpa disadari perkataan orang tua ternyata bisa merupakan hipnotis bagi anak. Secara sadar ataupun tidak sadar ternyata orang tua sudah melakukan &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;hipnoparenting&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; kepada anaknya. Perkataan dan perbuatan orangtua yang dilakukan berulang-ulang akan terpola di pikiran anak. Maka dari itu tanamkan hal yang baik dalam pikirannya, perkataan dan perbuatan yang positif akan menumbuhkan pola di dalam pikiran anak untuk selalu berbuat positif. &lt;span class="fullpost"&gt;Tapi sebaliknya jika kita sering berlaku kasar dan berkata yang tidak baik seperti ejekan dan makian, misalnya anak bodoh, anak nakal, anak malas dan sebagainya, maka kata-kata itulah yang akan tertanam di alam bawah sadar anak sehingga anak akan menyimpannya sebagai suatu kebenaran. Dengan sugesti itu anak tumbuh seperti gambaran mental yang tertanam didalam pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Hindari menggunakan kata-kata kasar, karena seperti pepatah mengatakan bahwa kata-kata itu adalah doa. Jangan salahkan jika anak anda menjadi nakal karena ia memang sering anda cap dengan kata-kata "anak nakal". Selain itu hindari juga kata-kata yang dapat menurunkan motivasi anak untuk melakukan sesuatu seperti "Kamu jangan petik sayurnya ya dek..kamu gak bisa, nanti berantakan!". Kata-kata ini jelas sangat tidak mendidik anak. Anak akan terus tumbuh dengan selalu merasakan bahwa dirinya tidak bisa melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Hipnoparenting&lt;/span&gt; bisa dimanfaatkan orang tua untuk menghasilkan anak yang sehat dan cerdas. Kegiatan ini bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja dalam kehidupan sehari-hari. Segala rangsangan seperti perkataan dan perbuatan yang ditangkap panca indra akan diserap oleh anak dan disimpan sebagai data di dalam otaknya. Suatu saat nanti data-data inilah yang digunakan sebagai dasar untuk berpikir dan merespon segala peristiwa yang akan ia hadapi di kemudian hari. Semua peristiwa yang mengesankan bagi anak akan tersimpan kuat dalam pikiran bawah sadarnya. Pikiran bawah sadar ini berfungsi untuk menyimpan hal-hal seperti kebiasaan, perasaan, keyakinan, kepribadian dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan cara-cara seperti menggunakan kata-kata posistif yang bermotivasi, seperti "Kamu pasti bisa kok sayang...mama yakin kamu anak yang pintar!" kata-kata ini lebih baik kita ucapkan daripada "Kamu kok bodoh sih...!" dan sebagainya. Gunakan bahasa tubuh seperti tatapan mata dan sentuhan dengan ketulusan, jangan mengucapkan kata-kata sambil melakukan kegiatan lain. Gunakan intonasi kata yang lemah lembut dan lakukan dengan konsisten, selalu dan berulang-ulang. Yang terpenting berilah contoh, jadilah orang tua yang baik untuk mendapatkan anak yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-826364286462393601?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/11/perkataan-orang-tua-sebagai.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S1VSTLC3DOI/AAAAAAAAAK4/IsJxjLUg1SU/s72-c/PH03143I.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-8457399725089586481</guid><pubDate>Sun, 25 Oct 2009 14:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-20T09:09:35.735-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Daya Ingat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">melatih anak</category><title>Melatih Daya Ingat Anak</title><description>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SypAoIJwtUI/AAAAAAAAAKY/_NkD-u4-8KY/s1600-h/DSC06577.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416212559993812290" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 171px; CURSOR: hand; HEIGHT: 123px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SypAoIJwtUI/AAAAAAAAAKY/_NkD-u4-8KY/s200/DSC06577.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan mengingat merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan anak. Seringkali daya ingat pada anak dijadikan tolak ukur kecerdasan, selain daya nalar dan kosentrasi. Sejak dilahirkan anak memiliki 100 miliyar dan satu triliun sel glia, jika jumlah sel tersebut dioptimalkan maka kemampuan daya ingat pada anak akan meningkat..&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan daya ingat pada anak dapat dioptimalkan dengan melakukan stimulasi-stimulasi yang tepat. Stimulasi tersebut dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan seperti bernyanyi, bermain, bercerita dan berkomunikasi&lt;br /&gt;Daya ingat erat kaitannya dengan memori yaitu tempat informasi dikumpulkan. Informasi ini dapat diperoleh dari indera penglihatan, pendengaran, perabaan, pengecapan dan penciuman. Untuk mempertahankan informasi didalam memori ada berbagai cara yang dapat dilakukan yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;1. Pengulangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulangi dan ulangi lagi... inilah kunci yang paling utama dalam meningkatkan daya ingat pada anak. Anak yang setiap tidur kita nyanyikan lagu nina bobo pasti akan lebih mengingat lagu tersebut dibandingkan dengan anak yang hanya mendengarkannya sesekali saja. Sampaikan informasi yang ingin kita sampaikan berulangkali, karena ini akan tertanam didalam memorinya dalam jangka waktu yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;2. Pembiasaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kata pepatah " Alah bisa karena biasa", ini juga merupakan hal yang penting dalam meningkatkan daya ingat pada anak. Jangan bosan mengajarkan pembiasaan pada anak. Misalnya, setiap diberikan sesuatu oleh orang lain ajarkan anak untuk mengucapkan terimakasih. Ingatkan selalu dengan menanyakan kembali kepadanya. Contohnya saat ada temannya yang memberikannya makanan, tanyakan padanya "Ayo adek....bilang apa sama temannya...?" Lakukan selalu dan ini akan terus melekat didalam ingatan anak hingga ia dewasa kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;3. Berikan pemahaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak yang tidak paham akan apa yang didengarnya tentu saja akan sulit menerima informasi tersebut, apalagi untuk mengingatnya. Dengan menghafal saja informasi ini akan mudah hilang dari ingatannya. Jadi sebelum memberitahukan sesuatu kepada anak, pastikan anak paham akan apa yang diterimanya, karena jika tidak paham akan baginya untuk mengaplikasikan dan mengkaitkannya dengan informasi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;4. Berikan motivasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan motivasi dengan pujian dan dorongan yang positif untuk menambah kepercayaan diri pada anak bahwa ia mampu melakukannya. Berikan pujian setiap kali melakukan kegiatan menstimulasi daya ingat anak walaupun anak kurang berhasil melakukannya. Tunjukkan rasa sayang anda pada anak, sehingga ia akan selalu merasa optimis dan percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;5. Mencatat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda pernah mengalaminya, saat anak anda tiba-tiba lupa akan apa yang harus dibelinya ke warung ketika anda minta tolong dibelikan sesuatu. Ini terjadi karena kemampuan daya ingat jangka pendek pada manusia terbatas. Maka dari itu tidak ada salahnya memberikan catatan untuk lebih mempermudahnya dalam mengingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menstimulasi daya ingat pada anak, akan banyak manfaat yang dapat kita peroleh yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dapat meningkatkan kosentrasi&lt;br /&gt;Dengan mengingat anak harus memusatkan perhatiannya pada sesuatu objek yang ingin diingatnya. Semakin banyak ia mengingat maka akan semakin baik kosentrasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Semakin diasah kemampuan mengingat, semakin besar memori yang disediakan otak untuk menyimpan informasi.&lt;br /&gt;Anak terlatih untuk menyimpan informasi. Otak pun akan penuh dengan informasi sehingga suatu saat ia akan dapat memanggil kembali informasi-informasi yang tersimpan didalam memorinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Belajar pemahaman&lt;br /&gt;Untuk mengingat anak memerlukan pemahaman akan apa yang diingatnya. Ini akan melatih pemahaman dan daya nalar pada anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menumbuhkan kepercayaan diri&lt;br /&gt;Dengan mampu mengingat akan menjadi suatu prestasi pada anak sehingga dapat meningkatkan rasa kepercayaan pada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Melatih kemampuan bahasa&lt;br /&gt;Dengan mengingat informasi yang didapatkannya secara tidak langsung anak akan mengenal berbagai kosakata baru yang dapat melatih anak dalam kemampuan berbahasanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Untuk bekal di masa depannya kelak.&lt;br /&gt;Anak yang mempunyai daya ingat tinggi serinkali mendapatkan predikat cerdas dan ini akan membantunya dalam mencapai dan menjalankan cita-citanya kelaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Jenis permainan yang dapat menstimulasi daya ingat anak :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ajak anak bernyanyi dan ajarkan berbagai lagu pada anak. Masukkan informasi dalam lagu yang kita ajarkan, misalnya dua mata saya, kepala pundak lutut kaki, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ajak anak mendengarkan cerita. Dapat dilakukan dengan alat peraga seperti boneka. Dengan penyampaian yang menarik akan lebih mempermudah anak dalam menerima informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ajak anak bermain &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;flash card&lt;/span&gt;. Berbagai &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;flash card&lt;/span&gt; banyak tersedia saat ini. Tunjukkan &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;flash card&lt;/span&gt; dengan informasi yang ada didalamnya dengan cepat dan lakukan setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ajak anak bermain lompat-lompatan sambil berhitung untuk melatih daya ingatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Libatkan anak dalam pekerjaan. Misalnya ajak anak masak bersama, berikan beberapa macam sayur untuk dikerjakannya seakan-akan ia sedang membantu anda memasak. Kenalkan padanya berbagai nama dan jenis sayuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ajak anak bermain puzzle. Permainan puzzle mampu melatih kosentrasi dan daya ingat pada anak.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-8457399725089586481?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/10/melatih-daya-ingat-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SypAoIJwtUI/AAAAAAAAAKY/_NkD-u4-8KY/s72-c/DSC06577.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-3533282550841564606</guid><pubDate>Wed, 23 Sep 2009 16:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-13T08:56:56.726-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bayi gemuk</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">bayi sehat</category><title>Bayi Gemuk Belum Tentu Sehat</title><description>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SxTYR_Y-xSI/AAAAAAAAAKA/Aydf28ZTi6o/s1600/DSC06564.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410186855964394786" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 147px; CURSOR: hand; HEIGHT: 124px" alt="bayi gemuk,bayi sehat" src="http://4.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SxTYR_Y-xSI/AAAAAAAAAKA/Aydf28ZTi6o/s200/bayisehat.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Anggapan bayi sehat adalah bayi yang gemuk sering kali menjadi tolak ukur banyak orang tua dalam menilai kesehatan seorang anak. Padahal anggapan ini belum tentu benar... Bayi yang gemuk mungkin saja sehat, tapi belum tentu bayi yang tidak gemuk itu tidak sehat. Akibat anggapan ini, banyak orang tua yang salah dalam mengambil langkah. Misalnya karena merasa anaknya tidak gemuk, si ibu menambahkan susu formula di samping ASI, bahkan makanan pada anaknya yang masih berumur 3 bulan, dengan anggapan supaya lebih sehat. Tentu saja hal ini salah, karena ASI Ekslusif selama 6 bulan pertama pada bayi sangat baik untuk menghasilkan anak sehat dan cerdas daripada susu formula apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk melihat sehat atau tidaknya bayi dalam perkembangannya bisa dilihat dengan memeriksakannya secara rutin pada pada pos-pos pelayan kesehatan yang tersedia. Catat perkembangan kenaikan berat badan dan tinggi anak pada buku yang biasanya diberikan saat memeriksakan kesehatan anak. Berat badan anak yang naik setiap bulannya sudah menandakan bayi itu sehat, selain perkembangan mental yang normal yaitu perkembangan motorik, bahasa, intelektual, emosional dan sosial sesuai dengan umurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sebenarnya anak yang terlalu gemuk itu berdampak kurang baik bagi kesehatannya, berikut resiko yang dapat diperoleh pada bayi yang gemuk : &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dapat mengakibatkan obesitas. Data yang diperoleh, obesitas pada bayi akan mengakibatkan menurunnya respon imunologik sel T dan aktivitas sel-sel polimorfonuklear yang berperan sebagai penyangga sistem kekebalan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dapat meningkatkan infeksi saluran pernafasan bagian bawah karena terbatasnya kapasitas paru2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Nafas yang pendek, bisa terjadi karena pembesaran kelenjar toksil (amandel) dan adenoid yang mengakibatkan tertutupnya saluran nafas atas, sehingga terjadi kekurangan oksigen san saturasi oksigen yang rendah yang disebut Sindrom Chubby Puffer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kulit sering lecet karena gesekan, sering juga disertai jamur pada daerah lipatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pergerakannya lebih lambat dan terkadang dapat disertai kelainan tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bila berlanjut hingga dewasa akan mengakibatkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, diabetes, atherosklerosis, gagal jantung, maturitas seksual lebih awal, haid yang tidak teratur pada wanita, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penyebab yang dapat mengakibatkan bayi obesitas antara lain :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang saat hamil sedang mengidap penyakit Diabetes melitus yang tidak terkontrol. Bayi yang dilahirkan bisa berukuran berat lebih diatas 4 kg, seperti yang baru-baru ini terjadi di Sumatra Utara yaitu lahirnya bayi raksasa berukuran 8,7 kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kurang pekanya ibu pada anak. Setiap anaknya menangis selalu diberikan susu formula dan makanan. Padahal belum tentu bayi itu menangis tanda ia sedang lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Terlalu dini memberikan makanan yang terlalu tinggi kalori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bayi yang tidak mendapatkan ASI Ekslusif lebih rentan terkena obesitas karena kandungan susu formula yang terlalu kental, manis dan tinggi kalori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga kesehatan makan anak sejak dini akan mengurangi resiko yang tidak baik pada anak dikemudian hari. Maka dari itu bayi gemuk belum tentu sehat dan bayi kurus belum tentu tidak sehat, yang penting jaga anak jangan sampai terlalu kegemukan. Salam... Semoga bermanfaat...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-3533282550841564606?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/09/bayi-gemuk-belum-tentu-sehat.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SxTYR_Y-xSI/AAAAAAAAAKA/Aydf28ZTi6o/s72-c/bayisehat.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-6229146640247519118</guid><pubDate>Fri, 04 Sep 2009 17:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-17T07:16:06.801-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mendidik anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><title>Belajar mengucapkan kata "Maaf" pada anak</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengucapkan kata maaf memang terkadang sulit kita lakukan, apalagi pada anak-anak. Padahal meminta maaf merupakan sebuah ketrampilan sosial dan emosional yang sangat penting dalam pergaulan. Maka dari itu mengajarkan mengucapkan kata maaf sejak dini pada anak akan membantu kehidupan sosialnya dikemudian hari kelak. Dalam kehidupannya sehari-hari anak yang tidak mau meminta maaf akan menjadi anak yang dijauhi dan dimusuhi oleh teman-temannya. Anak akan tumbuh menjadi anak yang egois. Ia tidak tahu mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak, sehingga ia selalu berlaku sesuka hatinya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi perlu diperhatikan dalam mengajarkan anak mengucapkan kata maaf, lihat dulu kesalahannya, apakah disengaja atau tidak? Jangan memaksakan anak mengucapkan kata maaf disetiap perbuatannya, ini akan mengakibatkan anak menjadi selalu merasa bersalah sehingga menimbulkan rasa ketidak percayaan diri pada anak. Lakukan sesuai dengan situasi dan kondisi.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Beberapa cara mengajarkan anak mengucapkan kata "Maaf" :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Beri Penjelasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menyuruh anak meminta maaf, jelaskan dulu alasan kenapa ia harus meminta maaf. Dengan begitu anak akan tahu apa kesalahan yang telah ia lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Beri Contoh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan hanya menyuruh anak, tetapi kita sendiri tidak mau melakukannya. Jangan ragu mengucapkan kata maaf walaupun itu kepada anak atau orang yang lebih muda. Memberi contoh akan sangat efektif bagi pembelajaran anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Pembiasaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikan meminta maaf sebagai suatu kebiasaan yang baik. Jangan menyuruh anak hanya pada waktu tertentu, tetapi selalu ingatkan anak. Lakukan dengan konsekuen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Manfaat mengajarkan anak meminta maaf :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Belajar etika sosial dan moral&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak akan tahu mana yang tidak boleh untuk dilakukan, ia akan menyadari kesalahan-kesalahannya, sehingga dalam pergaulan anak akan menjadi pribadi yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.  Menghargai orang lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan meminta maaf anak akan belajar menghargai orang lain, tidak mementingkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Menumbuhkan sportivitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak akan tumbuh menjadi anak yang beremosianal sehat, sportivitasnya akan terasah karena bisa menerima kesalahan dan kekurangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.  Menjadi lebih peka dan tidak pendendam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan meminta maaf anak akan lebih peka terhadap situasi dan lingkungan sosial. Anak juga belajar untuk tidak mendendam dan memaafkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Kemampuan komunikasi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan meminta maaf berarti anak sedang melakukan komunikasi dengan orang lain, dengan demikian akan membantu anak untuk berlatih karena terkadang mengucapkan maaf itu sulit dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian beberapa pembahasan yang saya rangkum dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat untuk menghasilkan anak-anak sehat dan cerdas yang kita harapkan...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-6229146640247519118?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/09/belajar-mengucapkan-kata-maaf-pada-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-2126613357221411721</guid><pubDate>Wed, 26 Aug 2009 22:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-02-10T01:34:46.956-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">imunisasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan anak</category><title>Imunisasi yang dianjurkan</title><description>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S3J9ggZTsiI/AAAAAAAAALQ/Ey9jmKYWBuI/s1600-h/DSC07195.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436545697594978850" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="imunisasi" src="http://2.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S3J9ggZTsiI/AAAAAAAAALQ/Ey9jmKYWBuI/s200/DSC07195.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/08/imunisasi-untuk-anak.html"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Imunisasi yang wajib untuk anak&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; sudah saya postingkan sebelumnya. Imunisasi yang dianjurkan (non-wajib) ini juga tak kalah penting bagi anak dan tidak ada salahnya kita tetap mengimunisasi buah hati kita, mengingat akibatnya yang membahayakan anak jika sampai terkena penyakit yang seharusnya bisa dicegah dengan imunisasi ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ada 7 (tujuh) jenis imunisasi yang dianjurkan oleh pemerintah :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Imunisasi HIB &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Imunisasi ini bermanfaat untuk mencekal kuman HiB (&lt;em&gt;Haemophyllus influenzae type B&lt;/em&gt;). Kuman ini menyerang selaput otak yang dapat menyebabkan radang selaput otak yang disebut meningitis. Meningitis sangat berbahaya karena dapat merusak otak secara permanen dan menyebabkan kematian. Selain itu dapat menyebabkan radang paru dan radang epiglotis. Gejala yang ditimbulkan berupa demam tinggi, kejang-kejang, menggigil dan kesadaran menurun. Jika penyakit ini terlambat ditangani akan menimbulkan gejala sisa seperti lumpuh, tuli, buta dan retadasi mental. Diberikan sebayak 4 kali, yaitu pada usia 2, 4, 6 dan 15 atau 16 bulan. Efek samping berupa demam ringan yang akan reda dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Imunisasi PVC&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Imunisasi PVC (&lt;em&gt;Pneumococcal Vaccine&lt;/em&gt;) ini memberikan kekebalan terhadap serangan penyakit IPD (Invasive &lt;em&gt;Pneumococcal Diseases&lt;/em&gt;) yaitu meningitis (radang selaput otak), bakteremia ( infeksi darah) dan pneumonia(radang paru). Ketiga penyakit ini disebabkan kuman &lt;em&gt;Streptococcus Pneumoniae&lt;/em&gt; yang penularannya lewat udara. Gejala yang ditimbulkan demam tinggi, menggigil, tekanan darah rendah, hingga tak sadarkan diri. Dapat diberikan sejak usia 2 bulan, kemudian 4 dan 6 bulan. Pada pemberian ke -4 bisa dilakukan saat anak usia 12-15 bulan atau 2 tahun. Bila hingga usia 6 bulan belum divaksin, dapat diberikan diusia 7-11 bulan sebanyak 2 dosis dengan interval pemberian sedikitnya 1 bulan. Dosis ketiga diberikan pada usia 2 tahun. Atau jika hingga usia 12 bulan belum divaksin bisa diberikan di usia 12-23 bulan sebanyak 2 dosis dengan interval sedikitnya 2 bulan. Menimbulkan efek samping berupa demam, mengantuk, nafsu makan kurang, diare, muntah dan muncul kemerahan pada kulit. Reaksi ini akan hilang dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Imunisasi MMR &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imunisasi ini memberikan kekebalan terhadap penyakit &lt;em&gt;Mumps &lt;/em&gt;(gondongan/parotitis), &lt;em&gt;Measles&lt;/em&gt; (campak) dan &lt;em&gt;Rubella&lt;/em&gt; (campak Jerman). Vaksinasi ini penting untuk anak perempuan untuk mencegah Rubella pada saat hamil, sedangkan pada anak laki-laki untuk mencegah agak tak terserang Rubella dan menulari istrinya yang mungkin sedang hamil. Diberikan 2 kali pada usia 15 bulan dan 6 tahun. Jika belum mendapatkan imunisasi campak pada usia 9 bulan, maka dapat diberikan di usia 12 bulan dan 6 tahun. Efek samping berupa demam, timbul bercak merah serta pembengkakan di lokasi penyuntikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Imunisasi Influenza&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Influenza merupakan penyakit yang disebabkan virus. Pada dasarnya penyakit ini dapat sembuh dengan sendiri tanpa obat dengan cara istirahat, minum air putih dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Akan tetapi , influenza beresiko pada anak-anak tertentu seperti penderit asma, paru-paru kronis, leukimia, thalassemia dan penderita kanker. Dapat diberikan pada usia 6 bulan kemudian diulang setiap tahun, karena vaksin ini hanya efektif selama 1 tahun. Efek samping berupa demam dan kemerahan di lokasi bekas suntikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Imunisasi Tifoid &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imunisasi ini berguna untuk mencekal penyakit tifus, yaitu infeksi akut yang disebabkan bakteri &lt;em&gt;Salmonella typhi&lt;/em&gt; yang disebabkan makanan yang tidak higienis dan sanitasi yang buruk. Dapat diberikan satu kali pada usia 2 tahun dan diulang setiap 3 tahun. Efek samping menimbulkan bengkak dan ruam pada lokasi penyuntikan, pusing dan nyeri otot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Imunisasi Hepatitis A &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imunisasi ini untuk mencegah virus Hepatitis A (VHA) yang sering dikenal dengan penyakit kuning. Walaupun tidak separah hepatitis B bukan berarti kita boleh menganggap remeh hepatitis A. Dapat diberikan pada usia 2 tahun sebanyak 2 kali dengan interval pemberian 6-12 bulan. Umumnya tidak menimbulkan efek samping, kalaupun ada hanya berupa demam ringan dan rasa sakit pada bekas suntikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Imunisasi Varisela &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diberikan untuk mendapatkan kekebalan terhadap penyakit cacar air yang disebabkan virus &lt;em&gt;varicella zooster&lt;/em&gt;. Diberikan 1 kali pada usia antara 10-12 tahun. Umumnya tidak menimbulkan efek samping.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Dari berbagai sumber)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-2126613357221411721?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/08/imunisasi-yang-dianjurkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/S3J9ggZTsiI/AAAAAAAAALQ/Ey9jmKYWBuI/s72-c/DSC07195.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-9200446444888670266</guid><pubDate>Tue, 18 Aug 2009 19:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-02-10T01:31:53.046-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">imunisasi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesehatan anak</category><title>Imunisasi untuk anak</title><description>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SyEZUr8EsII/AAAAAAAAAKI/EB4iWjbeM3I/s1600-h/DSC07193.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413636070258815106" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="imunisasi" src="http://2.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SyEZUr8EsII/AAAAAAAAAKI/EB4iWjbeM3I/s200/imunisasi.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Imunisasi sangat penting pada anak untuk memberikan perlindungan dan pencegahan terhadap serangan berbagai penyakit, sekaligus membangun kekebalan tubuh anak terhadap berbagai penyakit menular dan penyakit berbahaya lainnya yang dapat menyebabkan kecacatan bahkan kematian. Masih banyak orangtua yang masih menunda bahkan menolak imunisasi bagi anaknya dengan alasan kasihan dan menyangsikan keamanan dari imunisasi. Sangat disayangkan sekali karena imunisasi ini sudah terbukti aman karena sudah melewati berbagai macam hasil penilitian dari berbagai ahli dan sudah terbukti dapat mencegah penyakit. Memang setelah diimunisasi biasanya anak akan mengalami demam, ini merupakan reaksi yang wajar dari imunisasi, biasanya ini akan mereda dengan sendirinya setelah kita memberikan obat penurun panas.&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Ada rambu-rambu tertentu dimana anak tidak boleh diimunisasi yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Sakit berat / demam tinggi&lt;br /&gt;- Memiliki reaksi alergi yang berat&lt;br /&gt;- Memiliki alergi telur tidak dapat diimunisasi influenza&lt;br /&gt;- Menderita gangguan sistem imun berat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak khususnya bayi sangat rentan terhadap penyakit karena daya tahan tubuhnya yang masih lemah. Maka dari itu diperlukan imunisasi untuk melindunginya dan untuk menghasilkan anak sehat dikemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;5 (lima) jenis imunisasi yang wajib diperoleh bayi sebelum usia setahun :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;1. Imunisasi BCG&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk melindungi terhadap penyakit TB (Tuberkolosis). Diberikan 1 kali saja dan tidak perlu diulang, dengan cara suntik pada lengan bagian kanan. Diberikan pada usia 2 bulan. Tidak dapat diberikan jika anak sudah terkena TB atau menunjukkan tes &lt;em&gt;Mantoux&lt;/em&gt; positif.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;2. Imunisasi Hepatitis B&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk menghindari penyakit hepatitis B (VHB) yang dapat menyebabka kelainan-kelainan yang dapat dibawanya terus hingga dewasa, dapat juga mengakibatkan kerusakan sel hati berat dan kanker hati. Diberikan 3 kali dengan interval 1 bulan antara suntikan pertama dan kedua, kemudian 5 bulan antara suntikan kedua dan ketiga. Diberikan sekurang-kurangnya 12 jam setelah lahir dengan syarat kondisi bayi stabil, tidak ada gangguan pada paru-paru dan jantung. Dilanjutkan pada usia 1 bulan dan 3 - 6 bulan. Diberikan dengan cara suntik pada bayi di bagian paha lewat anterolateral (otot-otot bagian depan dan luar).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;3. Imunisasi Polio&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk menghindari penyakit polio yang disebabkan virus &lt;em&gt;poliomyelitis&lt;/em&gt; yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Dapat diberikan setelah lahir dilanjutkan pada usia 2, 4 dan 6 bulan, kemudia pada usia 18 bulan dan 5 tahun. Biasanya diberikan secara oral (mulut), tetapi dapat juga diberikan dengan suntikan. Tidak dapat diberikan pada anak yang menderita penyakit akut, demam tinggi, muntah atau diare, sedang menjalani pengobatan radiasi, anak dengan mekanisme kekebalan terganggu, penyakit kanker dan penyakit ganan lainnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;4. Imunisasi DPT&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk pertahanan terhadap penyakit difteri, tetanus dan pertusis. Diberikan sebanyak 5 kali, yaitu 3 kali di usia bayi (2, 4, dan 6 bulan), 1 kali di usia 18 bulan, 1 kali di usia 5 tahun, dilanjutkan dengan imunisasi TT pada usia 12 tahun. Tidak dapt diberikan kepada anak dengan kelainan saraf berat dan infeksi otak.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;5. Imunisasi Campak&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk menghindari penyakit campak yang disebabkan virus &lt;em&gt;Morbili. &lt;/em&gt;Diberikan sebanyak 2 kali yaitu 1 kali di usia 9 bulan dan 1 kali di usia 6 tahun.&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;(Dari berbagai sumber)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada juga 7 jenis imunisasi yang dianjurkan pemerintah selain 5 yang diwajibkan diatas. Tunggu postingan selanjutnya....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-9200446444888670266?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/08/imunisasi-untuk-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SyEZUr8EsII/AAAAAAAAAKI/EB4iWjbeM3I/s72-c/imunisasi.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-5529455909760332061</guid><pubDate>Tue, 11 Aug 2009 18:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-17T07:20:44.594-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Belajar Membaca</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mendidik anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">melatih anak</category><title>Menarik Minat Baca Anak 2</title><description>&lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;a href="http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/07/menarik-minat-baca-pada-anak-sejak-dini.html"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Menarik minat baca sejak dini&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/a&gt; sudah pernah saya postingkan sebelumnya. Postingan berikut ini saya kutip dari &lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;note Reri Sukma Facebook&lt;/span&gt; yang saya terima sebagai masukan pada postingan saya sebelumnya. Semoga bermanfaat bagi kita semua...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Belajar Membaca&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan ini saya tulis murni dengan niat ingin berbagi pengalaman dan memenuhi permintaan beberapa teman utk dibagikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi kebiasaan saya&amp;amp;suami sll menyempatkan ngobrol sepulang beliau dari kantor (walau sdh larut mlm skalipun). Dan topiknya biasanya ttg anak2. Lalu sebuah pernyataan suami tujukan kpd saya, "si Fatih lumayan juga ya baru umur 3th 6bl sdh bisa baca, berarti ade sukses tuh sbg ibu". Sepertinya beliau berusaha mmbuat saya bangga akan profesi saya sbg ibu rmh tangga thok. Dan mmng saya bangga..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, tidak ada yg istimewa yg saya lakukan. Saya hanya berusaha memaksimalkan peran sbg ibu utk mampu mendidik anak2 ditengah2 pekerjaan rmh tangga yg ampun deh...,ga ada habisnya...:)) krn saya mmng tdk pake khadimat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;Alhamdulillahirobbil'alami&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;in..., tdk sia2 upaya yg saya lakukan dlm memanfaatkan masa "otak emas" nya. Di usianya yg baru 3th 6bl, mas Fatih sdh bisa membaca kalimat. Dan karena sdh bisa baca, dia sll sempatkan baca tulisan2 di jalan setiap kami pergi. Dan dia akan sangat senang jika berhasil membacanya dg benar. Lalu kata2 penuh motivasipun selalu saya&amp;amp;suami tujukan padanya," tuh..,enak kan klo bisa baca sendiri..?" sehingga memacu semangatnya utk sll berlatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa metode saya terapkan dari umurnya blm 2th, diantaranya:&lt;br /&gt;1. Metode Glenn Domand&lt;br /&gt;Karena mengenalkan metode ini disaat usianya blm 2th dan mngkn blm&lt;br /&gt;saatnya utk bisa fokus shg tidak maksimal hasilnya. Ditambah lagi saya&lt;br /&gt;melahirkan anak ke-2 shg kemudian jadwal belajar membaca dg metode ini&lt;br /&gt;terlupakan dg sendirinya seiring kesibukan saya dg anak ke-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Metode suku kata (I). tanpa dieja.&lt;br /&gt;Masuk 3th saya menemukan sebuah buku belajar membaca di sebuah toko&lt;br /&gt;buku. belajarnya spt ini:&lt;br /&gt;a, ba, ca, da, fa, ga, ha,dst..&lt;br /&gt;i, bi, ci, di, fi, gi, hi, dst..&lt;br /&gt;u, bu, cu, du, fu, gu, hu,dst..&lt;br /&gt;e, dst...&lt;br /&gt;o, dst..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Metode suku kata (II). tanpa dieja&lt;br /&gt;Lalu ada lagi saya temukan metode suku kata yg lain :&lt;br /&gt;-Jilid 1: a, i, u, e, o ; ba, bi, bu,be,bo, ; ca, ci, cu, ce, co. ; da, di, du, de, do, dst&lt;br /&gt;-Jilid 2: kata berimbuhan (nga,ngi,ngu,nge,ngo ; nya,nyi,nyu,nye,nyo, ;&lt;br /&gt;sya, syi, syu,sye, syo ; ab, ib,ub,eb,ob. ; ad,id,ud,ed,od. ; dst..&lt;br /&gt;-Jilid 3: ang, ing, ung, eng, ong ; bang, cing, jung, teng, tong, ; bra, fri, kre, sri,&lt;br /&gt;gra, pro, tri. dst..&lt;br /&gt;Metode yg terakhir ini lebih cepat dipelajari anak saya, dlm wkt kurang dari 3 bl dia sdh selesai 3 jilid dan bisa mmbaca kalimat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengajarkannya tanpa dieja, jadi bila "ba" ajarkan "ba"; bila "nga" ajarkan "nga",&lt;br /&gt;bukan "eng tambah a" jadi "nga". seperti metode mengajarkan Iqro'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat belajar yg kami gunakan juga pindah2, dirumah, taman, masjid, halaman belakang, Tujuan awalnya spy ga bosen anaknya, ternyata manfaat lainnya bisa didapat, krn belajarnya di banyak tempat yg ditempuh dg berjalan kaki maka badan jd sehat dan juga mas Fatih jd lebih kenal banyak orang krn setiap org yg kami lewati sll kami sapa&amp;amp;akhirnya mrk kenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, metode apapun yg kita terapkan, sesuaikan dg kondisi si anak. Insya Alloh setiap metode pasti membawa manfaat..&lt;br /&gt;&lt;div class="photo photo_center"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30143115&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=124456798901&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=124456798901&amp;amp;id=1565910942"&gt;&lt;img alt="" src="http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs122.snc1/5249_1066982605894_1565910942_30143115_7993199_a.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;input type="hidden" value="€,´,€,´,水,Д,Є" name="charset_test"&gt;&lt;input id="fb_dtsg" type="hidden" value="1QgodXwaC0m8jlEHvTCpwGtb4CI" name="fb_dtsg"&gt;&lt;input id="post_form_id" type="hidden" value="02729528657ba29fe6ff68a10c59ae0a" name="post_form_id"&gt;&lt;span class="UIActionLinks UIActionLinks_bottom"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-5529455909760332061?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/08/menarik-minat-baca-anak-2.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-4307665644556500571</guid><pubDate>Sun, 09 Aug 2009 16:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-17T07:21:14.935-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Perkembangan anak</category><title>Perkembangan Bayi</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anak adalah karunia yang terbesar yang diberikan Allah SWT kepada kita. Melihatnya lahir di dunia ini dengan setiap perkembangannya menumbuhkan rasa bahagia yang tiada terkira bagi kita sebagai orang tua. Untuk menghasilkan impian kita yaitu mempunyai anak sehat dan cerdas, kita harus selalu memantau dan mencatat perkembangannya. Terkadang muncul pertanyaan dan keraguan dihati orang tua, apakah perkembangan anakku sudah sesuai dengan perkembangan pada usianya? Apakah perkembangannya wajar? Apakah anakku normal? Ada baiknya baca catatan perkembangan anak sesuai dengan usianya berikut ini. Informasi ini saya dapatkan dan saya kumpulkan dari berbagai sumber, semoga bermanfaat....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" class="”fullpost”" &gt;1. Usia 0-3 bulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Gerakan-gerakan reflek seperti reflek isap dan gerakan reflek menggenggam pada usia 0-1 bulan. Gerakan reflek mulai menghilang pada usia 2-3 bulan.&lt;br /&gt;- Pada usia 2-3 bulan mulai dapat menggerakkan tangannya dengan tujuan tertentu. Gerakan tangan dan kaki yang aktif, mulai belajar mengangkat kepala dan dada, jika digendong dengan dipangku akan melakukan posisi setengah duduk.&lt;br /&gt;- Mampu mengkoordinasikan gerakan mata dan tangannya, seperti mengikuti objek dengan matanya dan bereaksi terhadap cahaya dan warna, serta dapat mengikuti arah sumber bunyi.&lt;br /&gt;-  Dapat menggenggam benda yang dipegang dengan jarinya.&lt;br /&gt;-  Dapat mengenali ibunya melalui penciuman, pendengaran dan kontak langsung.&lt;br /&gt;-  Mulai dapat menatap wajah orang lain dan tersenyum.&lt;br /&gt;-  Mulai mengoceh spontan.&lt;br /&gt;- Dapat mengomunikasikan kebutuhannya dengan cara menangis namun dengan irama yg berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Usia 4-6 bulan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dapat mengontrol gerakan kepala dengan baik.&lt;br /&gt;- Mulai menguasai otot kakinya dengan sering melakukan gerakan menendang.&lt;br /&gt;- Dapat membalikkan badan dan tengkurap dengan kekuatannya sendiri.&lt;br /&gt;- Matanya akan selalu fokus pada tangannya, dan berminat untuk selalu menggerakkan tangannya dan menyentuh sesuatu.&lt;br /&gt;- Dapat menggenggam objek dan memasukkan benda-benda ke dalam mulutnya.&lt;br /&gt;- Jika diajak bermain sudak dapat berteriak dan tertawa sebagai tanda ia sudah dapat melakukan interaksi sosial dengan orang-orang disekitarnya.&lt;br /&gt;- Dapat menunjukkan reaksi emosi seperti takut, marah, terkejut senang dan sedih.&lt;br /&gt;- Mulai mengamati apa yang terjadi di lingkungannya, belajar mengenali benda-benda dan mencari sesuatu yang hilang dari pandangannya.&lt;br /&gt;- Mulai mengenali organ tubuhnya.&lt;br /&gt;- Mulai mengucapkan suku kata seperti "ba", "ma, "ga" atau "ta"&lt;br /&gt;- Dapat membedakan volume suara yang keras dan pelan.Pada bulan ke-6 dapat mengembangkan suku kata pada umumnya dengan cara mengulangi, seperti, "da-da", "ma-ma", "ta-ta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Usia 7-9 bulan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Dapat duduk tanpa dibantu.&lt;br /&gt;- Dapat merangkak untuk meraih sesuatu&lt;br /&gt;- Mencoba mengangkat badannya&lt;br /&gt;- Dapat berdiri dengan bantuan&lt;br /&gt;- Pada usia sekitar 9 bulan, mulai belajar memanjat&lt;br /&gt;- Mampu memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain&lt;br /&gt;- Dapat memegang benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuknya&lt;br /&gt;- Dapat mengenali wajah anggota keluarganya dan takut pada orang yang tidak dikenalnya.&lt;br /&gt;- Merasa cemas ditinggal oleh orang-orang terdekatnya&lt;br /&gt;- Mulai dapat bermain bersama seperti permainan ciluk ba dan tepuk tangan&lt;br /&gt;- Mampu memperlajari sesuatu dari pengalaman yang telah dilewati&lt;br /&gt;- Mulai belajar meniru suara-suara yang dikeluarkan orang dewasa&lt;br /&gt;- Memahami arti kata tertentu seperti "tidak apabila Anda menggeleng-gelengkan kepala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Usia 10-12 bulan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mulai merambat pada dinding dan kursi, mampu berdiri sendiri dengan bantuan kursi dan mampu mencapai posisi duduk kembali.&lt;br /&gt;- Mulai berusaha jalan saat ditutun atau ditatih.&lt;br /&gt;- Sekitar usia 12 bulan sebagian anak sudah bisa berjalan sendiri&lt;br /&gt;- Mampu melempar dan mengocok benda yang ada ditangannya&lt;br /&gt;- Mengerti kata-kata, seperti perintah sederhana dan larangan&lt;br /&gt;- Mulai mengerti adanya perbedaan terhadap dirinya dan orang lain, seperti perbedaan kelamin dan lainnya&lt;br /&gt;- Tingkah lakunya semakin bertujuan&lt;br /&gt;- Mulai mempelajari hubungan sebab akibat dan hubungan antara satu objek dengan objek lainnya&lt;br /&gt;- Perbendaharaan katanya mulai variatif dan dapat berbicara satu hingga dua kata.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-4307665644556500571?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/08/perkembangan-byi.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-2953900842662250419</guid><pubDate>Tue, 28 Jul 2009 20:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-17T07:22:36.177-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Puasa</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ibu hamil</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ibu menyusui</category><title>Puasa untuk Ibu Hamil dan Menyusui</title><description>&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Memasuki bulan Ramadhan yang tidak lama lagi, membuat kita umat Islam merasa bahagia. Bagi ibu hamil dan menyusui, mungkin ada sedikit keragu-raguan dalam melakukan ibadah puasa, maka dari itu pada kesempatan kali ini saya postingkan sebuah artikel yang saya kutip dari &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;www.selasi.ne&lt;/span&gt;t. Semoga bermanfaat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;PUASA UNTUK IBU HAMIL DAN MENYUSUI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang menantikan datangnya bulan suci Ramadan, bulan yang penuh berkah dan ampunan. Karenanya, setiap orang tidak ingin melewatkan saat-saat untuk menjalankan ibadah puasa tersebut. Termasuk ibu hamil dan menyusui. Bagaimana puasa yang aman bagi ibu hamil dan menyusui?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr Anik Suryaningsih SpOG, Ahli kebidanan dan penyakit kandungan RS PKU Muhammadiyah Surakarta, ibu hamil dan ibu menyusui sebenarnya sah-sah saja berpuasa. Jika merasa mampu berpuasa, Anik mempersilakan mereka menjalankan ibadah tersebut. Hanya saja, ada beberapa hal harus diperhatikan ketika mereka berpuasa, terutama masalah sanitasi dan nutrisi mereka. "Asupan nutrisi yang masuk kan tidak hanya untuk mereka saja, tetapi juga untuk janin dan balitanya. Jadi mereka harus memperhatikan itu," terang Anik. Karena nutrisi yang mereka konsumsi akan dimanfaatkan juga oleh janin dalam kandungan dan juga balita yang masih diberi ASI secara eksklusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menekankan, jumlah nutrisi yang diperlukan selama berpuasa harus sama dengan jumlah nutrisi pada hari biasa. Hal ini dapat terpenuhi dengan mengkonsumsi empat sehat lima sempurna -- nasi, sayur, lauk-pauk, buah, dan susu -- dalam setiap kali bersantap, yaitu saat sahur dan buka. "Harus ada karbohidrat, protein hewani dan protein nabati, vitamin, dan juga lemak," imbuh dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah suplemen vitamin yang diperuntukkan bagi ibu hamil, dia percaya kebutuhan nutrisi selama berpuasa akan terpenuhi. "Jangan terlalu banyak minum ketika berbuka, karena biasanya akan malas makan. Yang benar adalah makan yang cukup dan minum susu," tambah Anik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika muncul gejala seperti lemas, pusing, bahkan berat badan menurun, ia menambahkan bahwa hal tersebut mengindikasikan bahwa jumlah nutrisi mereka tidak tercukupi dengan baik. Jika demikian, ia mengharapkan supaya ibu hamil dan menyusui tersebut menghentikan puasanya. Karena hal itu menggambarkan bahwa sebenarnya mereka tidak mampu untuk berpuasa. Demikian pula untuk ibu hamil yang mengalami mual dan muntah, terutama pada kehamilan awal, Anik menyarankan untuk tidak tidak berpuasa. Karena jika diteruskan, tidak saja jumlah asupan nutrisi yang masuk menjadi berkurang tetapi juga akan berpengaruh terhadap perkembangan janin dalam kandungan. &lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0)"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari :&lt;/span&gt; &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold; COLOR: rgb(255,0,0); FONT-STYLE: italic"&gt;www.selasi.net&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-2953900842662250419?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/07/puasa-untuk-ibu-hamil-dan-menyusui.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-6282543162544649466</guid><pubDate>Fri, 17 Jul 2009 18:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-17T07:23:24.995-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Belajar Membaca</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mendidik anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">melatih anak</category><title>Menarik minat baca pada anak sejak dini</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SmGDQ8VAxpI/AAAAAAAAACc/vE983ypoAf4/s1600-h/d.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359709358643005074" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 150px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 200px" alt="belajar membaca" src="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SmGDQ8VAxpI/AAAAAAAAACc/vE983ypoAf4/s200/membaca.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pasti sebagai orangtua kita bangga mempunyai anak yang pintar membaca di usia dini. Melihat perkembangan zaman yang saat ini terus berpacu dengan ilmu dan tehnologi rasanya kita ingin selalu menjadikan anak kita yang pertama dan tak pernah tertinggal dengan berbagai perkembangan. Apalagi saat ini sedang maraknya sekolah-sekolah favorit yang menerapkan tes &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;calistung&lt;/span&gt; (baca tulis hitung) pada anak saat penerimaan sekolah dasar. Ini menambah kekhawatiran kita sebagai orangtua akan ketertinggalan anak kita dalam pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;Walaupun ada pro kontra dalam hal pendidikan yang menerapkan tes calistung pada sekolah-sekolah, seperti pendapat dari beberapa ahli pendidikan yang menyampaikan bahwa memberikan pendidikan baca pada anak yang tepat adalah di usia 7 tahun, tapi tetap saja ini membuat kita cemas akan ketidakmampuan anak-anak kita dalam hal membaca mengingat banyaknya sekolah yang menerapkan tes calistung pada penerimaan sekolah dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu tidak ada salahnya kita mencoba menarik minat baca pada anak sejak usia dini tanpa harus melakukan pemaksaan yang dapat membebankan anak.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold;font-size:180%;" &gt;Berikut beberapa tips dalam menarik minat baca pada anak sejak usia dini :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dengan Metode &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Glenn Doman&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Tentu kita sering mendengar metode &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Glenn Doman&lt;/span&gt; yang terkenal di Indonesia lewat program "belajar membaca untuk bayi". Ahli Glenn Doman menyampaikan bahwa ia percaya, kenyataannya anak mampu belajar membaca sejak usia sangat dini bahkan sejak anak baru dilahirkan. Metode ini diberikan dengan menggunakan &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;flash card&lt;/span&gt; yang banyak tersedia toko-toko buku di kota anda. Cara dan petunjuk pengajaran terdapat dalam kemasan. Metode ini dipercaya dapat meningkatkan daya ingat otak kanan sehingga menambah perbendaharaan kata si anak, selain dapat melatih kemampuan kosentrasinya. Metode ini dapat diberikan pada anak sejak usia 4 bulan - 3 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Membacakan dongeng untuk anak.&lt;br /&gt;Membacakan dongeng pada anak dapat memberikan beberapa manfaat, selain meningkatkan imajinasi pada anak, membacakan dongeng dapat menambah perbendaharaan kata dan tata bahasa yang baik pada anak. Melalui dongeng kita dapat mengajarkan pesan-pesan sosial kepada anak sehingga dapat melatih anak untuk berpikir rasional, meyelesaikan masalah dan mengambil keputusan. Apapun dongeng yang kita baca akan menambah pengetahuan pada anak, menimbulkan rasa keingintahuannya sehingga dapat meningkatkan minat baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Memberikan buku-buku cerita bergambar.&lt;br /&gt;Berikan buku bergambar yang menarik dan penuh warna pada anak sejak usia dini. Ajak anak melihat-lihat gambar dan membaca cerita bersama. Ini dapat menarik minat baca pada anak dikemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berikan mainan dan gambar-gambar berbentuk huruf.&lt;br /&gt;Pasangkan poster-poster bergambar huruf yang menarik ditempat anak sering bermain atau karpet bongkar pasang yang bergambar huruf. Berikan mainan puzzle yang bergambar huruf dan lain sebagainya. Ajak anak mengenal huruf sambil bermain tanpa harus memaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ajaklah bernyanyi.&lt;br /&gt;Dengan bernyanyi kita dapat memberikan banyak pelajaran pada anak. Selain menambah perbendaharaan kata, lewat lagu kita dapat mengajarkan huruf-huruf. Kenalkan anak lagu a-b-c sambil menunjukkan huruf-hurufnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak yang dapat kita kita lakukan untuk perkembangan buah hati kita. Selalu lakukan yang terbaik dan teruslah belajar dan berusaha. Selamat mencoba...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-6282543162544649466?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/07/menarik-minat-baca-pada-anak-sejak-dini.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SmGDQ8VAxpI/AAAAAAAAACc/vE983ypoAf4/s72-c/membaca.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-2663322360145601576</guid><pubDate>Wed, 15 Jul 2009 18:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-17T07:24:26.096-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">MPASI</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Makanan Anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Finger Food</category><title>Pemberian Finger Food  pada Anak sebagai Stimulasi</title><description>&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Senang rasanya melihat perkembangan buah hati kita dari hari ke hari. Dalam perkembangannya anak memerlukan stimulasi yang baik agar mencapai hasil yang optimal. Memasuki usia 6 bulan umumnya anak sudah mulai belajar duduk dan diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI). Saat inilah saat yang tepat kita memberikannya &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;finger food&lt;/span&gt; yang bisa merupakan stimulasi bagi perkembangan saraf motoriknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk anak berusia 6-8 bulan cukup berikan satu kali sehari, perhatikan jenis makanannya dan sesuaikan dengan kemampuan anak mengunyah dan mencerna makanan. Pada usia ini anak belum mampu mengonsumsi makanan yang terlalu padat. Berikan biskuit bayi yang tersedia dipasaran sesuai dengan usianya. Pemberian dapat ditingkatkan sesuai dengan pertambahan usianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold;font-size:180%;" &gt;Manfaat Pemberian Finger food :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengenggam makanannya sendiri dan memasukkan kedalam mulut, selain memperoleh gizi didalamnya secara tidak langsung telah melatih perkembangan saraf motorik pada anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Selain itu dengan menggigit-gigit makanannya akan dapat merangsang pertumbuhan giginya yang beberapa sudah mulai tumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dengan jenis makanan yang bervariasi akan merangsang indera pengecapan pada anak untuk mengenal berbagai rasa. Ini dapat berpengaruh pada selera makan anak di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Tips memilih &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;finger food&lt;/span&gt; untuk anak :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Perhatikan asupan gizinya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Variasikan jenis makanan, dapat berupa biskuit, potongan kecil buah-buahan seperti pisang, semangka dan pir, potongan kecil tahu/tempe, potongan keju, potongan sayuran yang telah direbus, potongan telur rebus dan potongan daging ayam. Sesuaikan dengan usia dan kemampuan anak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berikan dengan bentuk yang bervariasi agar menarik dan melatih genggaman anak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Variasi warna akan menambah perhatian dari anak, contoh potongan wortel dan brokoli yang sudah direbus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari makanan yang mengandung pengawet dan terlalu asin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Karena masih belajar sudah pasti anak akan makan dengan belepotan, biarkan ia bersenang,-senang, pakaikanan celemek untuk menghindari tumpah pada pakaian.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-2663322360145601576?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/07/manfaat-pemberian-finger-food-pada-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-454029669169823180</guid><pubDate>Tue, 07 Jul 2009 06:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-09T05:49:20.136-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesalahan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mendidik anak</category><title>Kesalahan dalam mendidik anak</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanpa disadari kita sebagi orangtua sering melakukan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kesalahan dalam mendidik anak&lt;/span&gt;. Anak merupakan cerminan dari orangtua, ibarat buku kosong, orangtualah yang mengisi halaman awal dari buku kosong tersebut. Cara orangtua mendidik anak akan berpengaruh besar dalam perkembangan jiwanya hingga ia dewasa kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berikut kesalahan-kesalahan dalam mendidik anak :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;1.  Membiarkan anak melakukan kesalahan/berprilaku buruk&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terkadang orangtua merasa tidak tega atau terlalu lemah dalam mendidik anak, sehingga membiarkan prilaku buruk yang dilakukan anak dengan beranggapan, ah...namanya juga masih anak-anak. Hal ini salah besar..!! Justru dari masih anak-anaklah, hal ini ditanamkan. Anak-anak harus diberitahu mana yang baik dan tidak baik untuk dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;2.  Tidak memberikan apresiasi ketika anak berbuat dan berprilaku baik&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dalam berprilaku baik, hendaknya orangtua memberikan apresiasi dalam bentuk pujian ataupun hadiah berupa ciuman, pelukan, dll. Dengan demikian mereka akan merasa dihargai. Orangtua yang pelit memberikan pujian kepada anak akan meghasilkan anak yang putus asa dan membuatnya enggan berbuat dan berprilaku baik, karena ia beranggapan semua itu sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;3.  Terlalu banyak melarang anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Memang sebagai orangtua kita merasa cemas akan keselamatan anak-anak kita. Dan terkadang ini membuat kita menjadi overprotektif. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jangan nak..nanti jatuh, jangan nak..nanti sakit..!"&lt;/span&gt; Padahal semua itu belum tentu.  Anak yang terlalu banyak dilarang akan menjadi anak yang penakut dan tidak berani bereksplorasi, ia merasa semua yang ada disekitarnya berupa ancaman. Eksplorasi sangat dibutuhkan anak dalam perkembangan motoriknya. Biarkan anak melakukannya tetapi dalam pengawasan orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Terlalu banyak menuntut anak&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Orantua yang perfeksionis biasanya selalu menginginkan anaknya selalu bisa dan mampu seperti apa yang mereka harapkan. Hal ini akan mengakibatkan anak menjadi tertekan dan tidak berkembang sebagaimanamestinya. Dan suatu saat anak bisa menjadi sangat anti terhadap apa yang terlalu kita tuntutkan padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;5.  Selalu membantu dan menuruti semua keinginan anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anak yang terlalu dimanja dan dituruti segala kemauan dan kebutuhannya akan menjadi anak yang lemah, egois, impulsif (melakukan sesuatu tanpa perhitungan) dan tidak bisa memperhatikan kepentingan orang lain. Karena terbiasa menerima apapun yang dia inginkan, anak tidak bisa berinterasi dengan baik kepada orang lain. Dia tidak bisa berusaha memperjuangkan sendiri apa yang menjadi keinginannya. Dan ini akan terbawa hingga mereka dewasa kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;6.  Tidak memberikan contoh yang baik kepada anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terkadang orangtua tidak menyadari bahwa mereka juga melakukan kesalahan. Mereka melarang anak agar jangan membuang sampah sembarangan, sementara tanpa mereka sendiri melakukannya. Anak merupakan cerminan dari diri kita. Maka dari itu sebagai orangtua berprilaku lah yang baik, karena secara tidak langung kita telah mendidik anak kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;7.  Melakukan kekerasan fisik terhadap anak, maupun dihadapan anak&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Kekerasan merupakan momok yang sangat tidak baik bagi perkembangan jiwa anak-anak. Anak yang dibesarkan dengan kekerasan akan membawa kebiasaan kekerasannya itu hingga ia dewasa kelak mereka akan menjadi pribadi yang tidak percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;8.  Tidak memberikan kasih sayang dan perhatian yang cukup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kasih sayang dan perhatian yang diberikan orangtua harus pada porsi yang cukup, tidak kekurangan dan tidak berlebihan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anak yang kelebihan perhatian dan kasih sayang&lt;/span&gt; akan menjadi anak yang manja, kurang berempati, suka pamer, mudah putus asa dan kurang menghargai apapun yang menjadi miliknya. Sedangkan a&lt;span style="font-style: italic;"&gt;nak yang kekurangan perhatian dan kasih sayang&lt;/span&gt; akan menjadi anak yang tidak percaya diri, suka berprilaku buruk untuk mencari perhatian, bersikap tak acuh, tidak disiplin agresif dan kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;9.  Tidak ada kekompakan antara ayah dan ibu dalam mendidik anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Antara ayah dan ibu harus mempunyai kesepakatan bersama dalam mendidik anak, sehingga tidak ada perbedaan. Perbedaan dalam mendidik anak akan membuat anak bingung dan tidak tahu mana yang benar dan mana salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;10.  Selalu menilai buruk dan menjelek-jelekkan anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terkadang tanpa disadari kita telah memberikan nilai buruk kepada anak kita. Contohnya..jika anak suatu kali lupa membereskan mainannya setelah bermain, padahal biasanya selalu membereskan, kita langsung marah dan mengatakan,"Kamu ini memang anak pemalas...! tidak pernah mau merapikan mainannya sendiri.." Kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;memang&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tidak pernah&lt;/span&gt; akan memberi pengaruh buruk pada anak. Menjelek-jelekkan anak didepan orang lain walaupun dengan maksud bercanda juga sangat tidak baik bagi perkembangan anak. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang rendah diri dan merasa tidak dihargai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah beberapa kesalahan yang tanpa kita sadari sering kita lakukan. Sebagai orangtua kita memang harus lebih banyak belajar dalam mendidik anak, belajar menahan diri dan belajar mengerti akan sebuah pribadi anak yang ibarat kertas kosong yang harus diisi dengan hal-hal yang baik dan berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah SWT selalu memberikan kita kemampuan menjadi orangtua yang baik dan berguna untuk menghasilkan anak yang sehat dan cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-454029669169823180?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/07/kesalahan-dalam-mendidik-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-2516691027769658868</guid><pubDate>Wed, 24 Jun 2009 15:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-17T07:25:04.409-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nutrisi penting</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ibu hamil</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ibu menyusui</category><title>Nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil dan menyusui</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/Slbr6uxI9RI/AAAAAAAAACI/E8L76fhWWcM/s1600-h/bahan+makanan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 128px; height: 97px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/Slbr6uxI9RI/AAAAAAAAACI/E8L76fhWWcM/s200/bahan+makanan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356728201022862610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Untuk menghasilkan &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;anak sehat dan cerdas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;,&lt;/span&gt; ibu harus memperhatikan pola makannya selama hamil, begitu juga saat menyusui. Perhatikan nutrisi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Berikut zat-zat gizi penting yang dibutuhkan ibu hamil dan menyusui untuk kesehatannya serta pertumbuhan dan perkembangan bayinya :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;a. Protein&lt;/span&gt; merupakan zat pembangun yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel-sel pada janin/bayi. Terdapat pada sumber bahan makanan hewani seperti daging, ikan, susu dan telur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;b. Asam Folat (Folic Acid)&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;termasuk vitamin B yang berguna dalam pembentukan DNA, sel-sel darah merah serta perkembangan sistem saraf. Terdapat pada sumber makanan hijau seperti sayur bayam dan brokoli, buah-buahan seperti jeruk, strawbery, nanas, alpukat serta pada daging sapi, gandum, kepiting, ikan kembung dan kacang-kacangan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;c. Kalsium&lt;/span&gt; berguna untuk pertumbuhan tulang, gigi dan jaringan yang lunak pada bayi/janin. Serta mencegah pengeroposan tulang pada ibu. Dapat diperoleh dari susu, telur, keju, ikan teri, ikan salmon, sarden, sayuran hijau, wijen, kacang-kacangan dan buah-buahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;d. Zat besi&lt;/span&gt; penting dalam pembentukan hemoglobin (Hb) yang merupakan komponen pada darah yang berfungsi membawa oksigen ke plasenta. Selain itu bermanfaat untuk daya tahan pada ibu, untuk pertumbuhan dan perkembangan janin serta mendorong perkembangan otak janin. Agar penyerapan zat besi lebih baik, dibutuhkan adanya vitamin C.&lt;br /&gt;Sumber zat besi terdapat pada daging sapi, hati, telur, sereal, kacang-kacangan dan sayuran hijau. Terdapat juga dalam bentuk suplemen yang tersedia di apotik dan tempat-tempat pelayanan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;e. Kolin&lt;/span&gt; merupakan zat gizi penting yang didalam tubuh akan dipecah menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;fosfatidil kolin&lt;/span&gt; yang merupakan bagian penting dari membran sel otak dan neurotransmitter yang berperan dalam kontrol gerakan otot (gerakan motorik), daya ingat dan fungsi tubuh lainnya.&lt;br /&gt;Untuk memenuhinya ibu dianjurkan minum susu khusus untuk ibu hamil atau menyusui yang mengandung kolin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;f. AA (Asam Arakidonat) dan DHA (Dokosaheksaenoat)&lt;/span&gt; merupakan komponen dari asam lemak esensial yang terdapat di otak. Berfungsi penting untuk perkembangan saraf pada janin/bayi terutama pembentukan jaringan otak dan interkoneksi antar saraf di otak. Selain itu berfungsi juga dalam perkembangan organ penglihatan dan pertumbuhan jaringan tubuh.&lt;br /&gt;dapat diperoleh dari minyak ikan (salmon, tuna, lemuru), minyak kedelai, minyak zaitun, minyak jagung, minyak biji matahari dan dapat juga diperoleh dengan mengkonsumsi susu khusus ibu hamil atau menyusui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;g. Vitamin-vitamin&lt;/span&gt; penting untuk pembentukan sel baru, seperti :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Vitamin, B1, B2 dan B3 yang berfungsi untuk pembentukan energi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Vitamin B6 membantu protein membentuk sel-sel baru dan menekan rasa mual pada kehamilan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Vitamin B12 membantu pembentukan sel darah merah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu penyerapan zat besi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Vitamin D membantu penyerapan kalsium&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Vitamin A untuk mencegah kerabunan. Tetapi ada pendapat yang mengatakan, terlalu banyak mengkonsumsi vitamin A pada waktu kehamilan dapat menyebabkan cacat pada janin.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-2516691027769658868?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/06/nutrisi-yang-dibutuhkan-ibu-hamil.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/Slbr6uxI9RI/AAAAAAAAACI/E8L76fhWWcM/s72-c/bahan+makanan.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-7257388200617360624</guid><pubDate>Mon, 22 Jun 2009 07:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-17T07:26:08.759-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Orang tua</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Teladan Anak</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">belajar</category><title>Belajar Jadi Teladan Anak</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Untuk menghasilkan &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;anak yang cerdas emosi dan sosial&lt;/span&gt; merupakan tanggung jawab kita sebagai orangtua. Orangtualah yang harus belajar menjadi teladan anak untuk menghasilkan anak cerdas seperti yang diharapkannya. Berikut Tips belajar menjadi teladan anak seperti yang saya kutip dari &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;www.tabloidnova.com&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Belajar jadi Teladan Anak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sering, kan, kita dengar nasihat bahwa orang tua harus menjadi teladan alias panutan bagi anak-anaknya? Mau tak mau, ayah dan ibu mesti menyadari, mereka pegang peranan yang sangat penting sebagai figur yang akan diteladani oleh anak-anak mereka.   &lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Anak belajar segala sesuatu dari apa yang mereka lihat sehari-hari, termasuk keterampilan sosial, seperti cara berbicara dan menghadapi stres. Bekal keterampilan sosial yang memadai, merupakan faktor utama dalam kehidupan. Jadi, bagaimana persisnya orang tua harus berbuat, berucap, bersikap, agar menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya? Berikut ini beberapa kiatnya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  &lt;b&gt;* SIKAP MENGHARGAI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda ingin anak bisa menghargai perasaan dan hak-hak orang lain, Anda harus mulai dengan menghargai perasaan, minat, dan hak-hak anak Anda. Serta jangan lupa untuk menyadari, setiap orang berbeda. Tunjukkan pada anak bahwa Anda mau dan bisa menghargai perbedaan-perbedaan tersebut.&lt;br /&gt;Ingat, masyarakat di mana kita tinggal sangat beragam. Baik kebudayaan, agama, maupun suku bangsanya. Untuk itulah kta harus mempersiapkan anak-anak kita untuk dapat berteman dengan orang-orang yang melakukan hal-hal yang tidak sama seperti yang dilihat dan didapatinya di dalam keluarganya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  &lt;b&gt;* SADAR &amp;amp; PATUH HUKUM&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda selalu bersikap mematuhi dan menghormati hukum serta yang berwenang, anak pun akan bersikap patuh dan menghormati para guru, pemimpin agama, orang tua dari teman-temannya, mereka yang berusia lanjut, serta teman sebayanya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  &lt;b&gt;* TEGAS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tunjukkan kepada anak, kita tidak selalu harus mengikuti apa yang dilakukan oleh orang lain. Kita berhak untuk mempunyai pendapat sendiri dan menentukan sikap yang baik, yang sesuai dengan pendirian kita. Orang akan menghargai sikap tegas yang ditunjukkan oleh anak Anda. Ajarkan pada si kecil, dia berhak untuk mengatakan "tidak" bila hal tersebut merupakan yang terbaik yang harus dilakukannya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  &lt;b&gt;* BAIK HATI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bersikap baik terhadap sesama sangat penting dan Anda dapat mulai mengajarkannya dari rumah. Ajarkan anak untuk tidak ikut-ikutan teman-temannya mengganggu atau mengusik sesama teman. Tanamkan pula pada diri si kecil, tidak seorang pun senang diperlakukan kasar. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  &lt;b&gt;* RAMAH &amp;amp; SOPAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata "sepele" seperti terima kasih, tolong, dan "maaf", harus sering diucapkan pada saat yang tepat. Hal ini akan memperlihatkan kepada anak bahwa bersikap sopan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Demikian juga halnya dengan sikap ramah. Sikap ramah merupakan langkah penting pertama untuk menjalin suatu persahabatan. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  &lt;b&gt;* SIKAP POSITIF&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati dengan apa yang Anda ucapkan. Bila anak mendengar, dia akan menganggap kata-kata yang terlontar dari Anda tersebut (yang ,ungkin saja kurang atau malah tidak baik), merupakan hal wajar. Bicarakan hal-hal yang positif mengenai orang lain dan hindari membicarakan hal yang negatif, terutama bila anak anda berada di dekat Anda. Dengan kata lain, jangan bergosip dekat anak! &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;  &lt;b&gt;* PELIHATKAN KETERTARIKAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Perlihatkan pada anak rasa ketertarikan Anda pada masalah hobi, olah raga, kerja sosial, dan spontanitas dalam membantu sesama. Libatkan seluruh anggota keluarga. Bersama-sama melakukan hal-hal yang menarik membuat anak mau melakukannya dengan senang hati dan bersemangat. Terutama bila hal ini merupakan kesempatan baginya untuk mengenal orang lain selain anggota keluarganya. Hal ini juga membangun rasa percaya diri yang merupakan faktor utama bagi peningkatan keterampilan sosial si kecil.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Dikutip dari www.tabloidnova.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-7257388200617360624?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/06/belajar-jadi-teladan-anak.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-946709282729025676</guid><pubDate>Thu, 18 Jun 2009 05:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-17T07:27:13.245-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pre/probiotik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">susu formula</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">suplemen</category><title>Susu formula dapat menghasilkan anak sehat dan cerdas?</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dalam susu formula terdapat kandungan nutrisi yang dipercaya mampu meningkatkan kecerdasan dan kesehatan kepada anak. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Anak sehat dan cerdas&lt;/span&gt; dambaan setiap orangtua. Berikut pendapat tentang susu formula yang saya kutip dari &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt; http://wrn-indonesia.org&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Suplemen Pre/probiotik dalam Susu Formula&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah beberapa tahun ini susu formula bayi diberi tambahan oligosakarida (salah satu jenis gula sederhana/berantai pendek). Ini didasarkan pada dugaan dan hipotesa awal bahwa oligosakarida mampu meningkatkan kekebalan tubuh.  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dampak oligosakarida terhadap kekebalan tubuh baru diketahui tengah tahun lalu (2006) lewat publikasi sebuah penelitian. Sedangkan bagaimana dan peran apa yang dimiliki oligosakarida dalam mekanisme kerja sistem kekebalan tubuh sendiri hingga saat ini belum ada penjelasan yang menyeluruh serta memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai ide awal pemilihan oligosakarida sebagai fortifikasi susu formula sendiri ada beberapa alasan, di antaranya adalah ‘resep’ nenek moyang dan (yang paling shahih adalah) kandungan ASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kita maklumi, susu formula adalah pilihan bagi ibu yang tidak mampu menyusui bayinya secara penuh. Karena itu komposisi yang mendekati ASI sangatlah membantu memberikan ‘assurance’, keyakinan, ketenangan hati, kepada para ibu (dan ayah) yang selalu menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu menjadi salah kaprah apabila ibu memilih berhenti menyusui dan memberikan susu formula sebagai pengganti ASI, dengan dasar pemikiran kandungan susu formula lebih lengkap dan lebih layak bagi bayi daripada ASInya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Susu formula dengan suplementasi prebiotik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan besar yang memiliki perwakilan dalam penyelenggaraan penelitian tersebut kini menggelar promosi satu jenis susu formula atas nama salah satu mereknya. Nutricia, yang bernaung di bawah Numico, memperkenalkan ‘resep’ baru bagi lini Nutrilon Royal-nya: Immunofortis, berslogan 'immunity for life' (baca Immunity breakthrough from Nutricia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi perhatian saya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang studi formulasi campuran fruktooligosakarida (FOS)-galaktooligosakarida (GOS) (ya prebiotik itu tadi) memakai subyek bayi 0-6 bulan, maka tidak terlihat pentingnya susu ini diberikan pada anak usia 1 tahun ke atas. Terutama mengingat sensitifitas anak yang mulai berkurang seiring pertumbuhannya, dan sebagian besar anak akan ‘sembuh’ (outgrow) dari dermatitis atopi (atau eksim) yang dialaminya pada 1 tahun pertama kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mana saya mengambil simpulan bahwa susu ini ditujukan bagi anak usia 1 tahun ke atas? Ada peraturan bahwa produk pengganti ASI yang ditujukan bagi bayi berusia 0-12 bulan tidak boleh dipromosikan terbuka di media massa. Karena produk ini diiklankan, maka dengan sendirinya ‘harus’ memiliki target usia 1 tahun ke atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu simpulan sekejap sebelum mencari tahu langsung di informasi produknya. Dan ketika dilihat di penjelasan produk Nutrilon Royal, memang ada 4 tahapan produk yang tersedia, masing-masing untuk rentang usia tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi suplementasi ini memang membantu para ibu yang tidak mampu menyusui bayinya yang masih berusia 0-12 bulan dengan risiko dermatitis atopi. Tapi -sekali lagi- saya tidak melihat sifat mendesak dari pentingnya memberikan susu dengan suplementasi ini pada anak berusia 1 tahun ke atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prebiotik mencegah timbulnya dermatitis atopi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mana kisah suplementasi prebiotik dengan klaim kekebalan tubuh ini bermula? Saya menduga dari sini (berdasarkan keterlibatan dua penelitinya yang mewakili Numico):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A mixture of prebiotic oligosaccharides reduces the incidence of atopic dermatitis during the first six months of age. G Moro1, S Arslanoglu1, B Stahl2, J Jelinek2, U Wahn3 and G Boehm4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Center for Infant Nutrition, Macedonio Melloni Maternity Hospital, Milan, Italy&lt;br /&gt;  2. Numico Research Germany, Friedrichsdorf, Germany&lt;br /&gt;  3. Charité Campus Virchow Klinikum, Berlin, Germany&lt;br /&gt;  4. Sophia Children’s Hospital, Erasmus University, Rotterdam, Netherlands&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ringkasan penelitian dapat dilihat di sini sedangkan komentar terhadapnya dapat dilihat di sini.&lt;br /&gt;Immunity for life: terbatasnya lingkup penelitian, luasnya klaim produk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membantu meningkatkan daya tahan tubuh secara alami. Demikian pengantar tagline 'immunity for life'. Yang sebaiknya dijadikan pertimbangan bagi yang berminat terhadap produk ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pengamatan penelitian ini terbatas pada dermatitis atopi, bukan reaksi alergi lainnya, apalagi yang berkaitan dengan kekebalan tubuh secara umum seperti infeksi ‘standar’ balita semacam flu, selesma, dan lain-lain, seperti yang dikesankan pada iklan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;2. Susu formula yang digunakan (pada penelitian) memang menggunakan basis racikan hipoalergenik. Jadi tanpa suplementasi prebiotik pun sudah dapat menurunkan risiko munculnya reaksi alergi (terhadap susu sapi) berupa dermatitis atopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  3. Usia subyek penelitian yang tidak mencakup seluruh rentang usia balita, seperti yang dikesankan pada promosinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Holisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Holism, berasal dari kata holos (yunani), yang berarti semua, seluruhnya, total. Secara definitif, holisme (holistik) adalah gagasan bahwa semua sifat (properties) suatu sistem tidak dapat ditentukan atau dijelaskan dengan cara menjumlahkan masing-masing komponennya. Sebaliknya, sistem sebagai suatu keseluruhan, menentukan bagaimana masing-masing bagiannya berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah holisme muncul dalam ‘pengobatan’ psikosomatis. Ketimbang menemukan hubungan sebab-akibat satu arah antara tubuh dan jiwa, holisme ini membidik model sistem, di mana faktor biologis, kejiwaan, dan sosial saling bertautan. Gangguan pada satu sisi akan memberi pengaruh pada sisi lain juga. Pada taraf ini, holisme mirip dengan model kedokteran biopsikososial (haduh, susah ya istilahnya!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang pengobatan alternatif, holisme melakukan pendekatan perawatan pada penyebab penyakit sekaligus gejalanya. Contoh terapi holisme ini misalnya akupunktur, ayurveda, pengobatan Cina, pijat kepala India, pengobatan naturopati, Qi Gong, reiki, dan refleksologi. Pengobatan ini umumnya tidak berasal dari tradisi medis-ilmiah yang berkembang di Barat, dan juga sering tidak memiliki bukti ilmiah yang cukup untuk menyokong klaimnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah. Cukup untuk penjelasan mengenai istilah. Ini yang lebih penting:&lt;br /&gt;Holistic nutrition: is it really whole-ly?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nestle mempromosikan Excella Gold dengan tagline ‘holistic nutrition’. Sebelumnya produk ini tidak diberi label apapun, tapi suplementasinya tidak berubah: probiotik. Tepatnya dari jenis Bifidus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan prasangka baik, produsen tentunya tidak berniat untuk menggaet calon konsumen yang fanatik terhadap jalur pengobatan holisme hanya dengan berbekal tagline. Kan? Tagline yang tidak ada hubungannya dengan pengobatan holisme. Ataukah ada? Probiotik dapat mempengaruhi kejiwaan dan sisi sosial anak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menyebabkan produk ini dilabel nutrisi holistik? Probiotiknya? Dari bongkar-bongkar arsip jurnal pediatrik, kok ya tidak ada yang menyebut-nyebut ada penelitian tentang probiotik yang berhubungan dengan kejiwaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa? “Tentu saja tidak ada”? Jadi saya mencari di tempat yang salah? Sebetulnya ada atau tidak sih, dasar ilmiah klaim ini? Yang didukung bukti ilmiah dan ulasan yang memuaskan pertanyaan orang-dengan-banyak-pertanyaan macam saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau ini sekadar istilah baru yang memang tidak perlu dibuktikan secara ilmiah karena tidak ada hubungannya dengan kandungan produk yang dipromosikan? Karena memang tidak ada hubungannya dengan kejiwaan? Karena maksudnya hanya ingin mengesankan ke-alami-an proses (apapun itu) yang dipromosikan? Karena holistik identik dengan alami?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin maksudnya whole dalam artian 'menyeluruh'? Menyeluruh yang bagaimana? Atau… ini permainan definisi kata saja? Karena whole –sebagai predikat- dapat diartikan sebagai 'sehat'? Nutrisi (untuk) kesehatan, begitu? *keluh*&lt;br /&gt;Pergeseran cara promosi susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya amati, iklan susu formula akhir-akhir ini bergeser dari ‘mendongkrak kecerdasan anak’ menjadi ‘mewujudkan anak yang sempurna, dari akal, fisik, hingga kejiwaan' (kepemimpinan, empati, proaktif, sifat apapun itu yang baik dan membuat ibu-ibu bahagia). Selain, tentunya, klaim tentang betapa sehatnya anak jika minum susu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini pendapat saya: Nutrisi untuk jiwa? Yang benar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan ibu di manapun, saya sangatlah mengerti. Sebagai sesama ibu, kita menginginkan yang terbaik bagi anak. Dalam memberikan yang terbaik, kita bersedia mengorbankan apapun. Jiwa, jika perlu. Satu yang jangan diserahkan pada siapapun: akal sehat. Siapapun dan bagaimanapun seorang anak ditampilkan dalam iklan, belum tentu diakibatkan oleh susu yang dipromosikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan susu yang melakukannya, tapi anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susu tidak membuat anak menjadi pintar. Susu tidak membuat anak menjadi seorang pemimpin. Susu tidak membuat anak menjadi bintang. Susu tidak mengantar anak menjadi juara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susu tidak membuat anak cerdas melalui indra pelihatnya (walau dalam logika sederhana, mata yang sehat tentu dapat menunjang kegiatan apapun, termasuk proses belajarnya). Tanpa susu tersebut anak tetap akan belajar dengan melihat. Bayi berumur sebulan juga sudah mulai mempelajari lingkungannya dari apa yang didengar dan dilihat, jauh sebelum ia mengenal susu yang diiklankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtualah yang berperan dalam mengembangkan kepribadian anak, bukan makanan. Interaksi dengan orangtualah yang merangsang perkembangan kecerdasan anak, bukan makanan. Pendidikan dan bimbingan dari orangtualah yang memperkaya kecerdasan emosional anak, bukan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan mainan edukatif yang membuat anak pintar, tapi proses bermain, peran orang yang menemaninya bermain, dan kesempatan bermain itu sendiri yang ‘mendidik’nya. Bukan susu yang mendorong perkembangan empati, sifat kepemimpinan, proaktif, kecerdasan, kecerdikan, sifat suka menolong, gemar membantu, suka berbagi, baik hati, dan tidak sombong (eh, kaya janji pramuka aja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan ilusi iklan memperdaya anda dari tanggungjawab. Andalah yang memiliki peran di sana. Atau nenek, kakek, pembantu, atau pengasuh anak, siapapun yang paling intim menghabiskan waktu sehari-hari bersama anak. Secara langsung. Susu dan suplemen tidak mengeluarkan yang terbaik dari anak. Anda (dan mereka)lah yang melakukannya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Dikutip dari http://wrn-indonesia.org&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-946709282729025676?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/06/suplemen-preprobiotik-dalam-susu.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-6655204042063940954</guid><pubDate>Fri, 05 Jun 2009 17:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-27T10:05:47.172-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kunci Keberhasilan ASI Eksklusif</category><title>ASI menghasilkan anak sehat dan cerdas</title><description>&lt;center&gt;&lt;div style="font-style: italic; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ASI sangat bermanfaat untuk menghasilkan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;anak sehat dan cerdas&lt;/span&gt;. ASI Ekslusif diberikan pada anak usia 0-6 bln. Maksud dari ASi Ekslusif adalah hanya memberikan ASI, tanpa susu dan makanan tambahan lainnya. Banyak orangtua yang tidak bisa memberikan ASI Ekslusif kepada anak dikarenakan ASI tidak lancar, payudara sakit, ibu bekerja dan lain sebagainya. Berikut Tips Kunci Keberhasilan ASI Ekslusif seperti yang saya kut&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;ip dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-size:100%;" &gt; www.tabloid-nakita.com Nomor 492 Tahun X&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;PERAWATAN PAYUDARA DAN KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;P&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;i&gt;erawatan payudara selama kehamilan menyumbang pengaruh besar untuk mewujudkan tercapainya program ASI eksklusif.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;             &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;          &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Kapan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;sebaiknya&lt;b&gt; &lt;/b&gt;perawatan&lt;b&gt; &lt;/b&gt;payudara&lt;b&gt; &lt;/b&gt;mulai&lt;b&gt; &lt;/b&gt;dilakukan?&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Ahli&lt;b&gt; &lt;/b&gt;menganjurkan&lt;b&gt; &lt;/b&gt;setelah&lt;b&gt; &lt;/b&gt;kehamilan&lt;b&gt; &lt;/b&gt;berusia&lt;b&gt; &lt;/b&gt;5-6 bulan. Kalau&lt;b&gt; &lt;/b&gt;sebelum itu, perangsangan pada puting malah bisa  menimbulkan kontraksi rahim. Nah, di bawah ini adalah tata cara pelaksanaan  perawatan payudara yang bisa ibu hamil lakukan sehari-hari. Jangan lupa, sejak  usia kehamilan lima bulan ya Bu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 80, 80);font-family:Verdana;" &gt;* Pemijatan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Bisa dilakukan saat mandi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;- Sebelumnya siapkan air hangat dan air dingin di wadah  yang terpisah, minyak kelapa atau &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;i&gt;baby oil&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;, handuk, dan kapas. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;- Bersihkan payudara dengan air hangat, lalu pijat  menggunakan minyak. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;- Cara pemijatannya dengan menggunakan kedua tangan.  Sekeliling payudara diurut memutar searah jarum jam kemudian berbalik arah/berlawanan  jarum jam. Setelah itu lakukan pengurutan dari pangkal menuju puting. Namun,  puting tak perlu dipijat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;- Setelah itu ketuk-ketuklah payudara memakai ujung jari  atau ujung ruas jari supaya sirkulasi darah bekerja baik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;- Selanjutnya bersihkan puting dengan menggunakan kapas  dan minyak. Minyak akan melenturkan dan melembapkan puting. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;- Terakhir, bersihkan payudara dan puting memakai air  hangat dan dingin. Tujuannya untuk memperlancar sirkulasi darah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;- Keringkan payudara dengan handuk lembut. Kalau perlu  oleskan pelembap atau krim anti &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;i&gt;stertch marks &lt;/i&gt;yang aman untuk mencegah rasa  gatal akibat jaringan kulit merekah seiring membesarnya payudara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 80, 80);font-family:Verdana;" &gt;* Senam Teratur &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Payudara pun perlu dirawat dengan senam. Senam payudara  berguna untuk memperkuat otot pektoralis yang berada di dada. Senam ini membantu  mempertahakan kepadatan payudara dan merangsang produksi ASI menjadi lebih baik.  Ada dua macam senam yang bisa ibu lakukan dan mudah dipraktikkan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Berikut urutannya. Lakukan senam sebelum atau sesudah  mandi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;1. Posisi berdiri, tangan kanan memegang bagian lengan  bawah kiri dekat siku, sebaliknya tangan kiri memegang lengan bawah kanan (seperti  orang bersidekap). Kemudian tekan kuat-kuat ke arah dada dengan cara mempererat  pegangan, sehingga otot-otot dasar payudara terasa tertarik. Selanjutnya  lemaskan kembali. Lakukan berulang-ulang hingga 30 kali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;2. Pegang bahu dengan kedua ujung tangan, kemudian siku  diputar ke depan sehingga lengan bagian dalam mengurut (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;i&gt;massage&lt;/i&gt;)  payudara ke arah atas. Diteruskan gerakan tangan ke atas ke belakang dan kembali  pada posisi semula. Lakukan latihan ini 20 kali putaran.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 80, 80);font-family:Verdana;" &gt;* Memakai Bra Yang Pas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Untuk mengatasi rasa tak enak pada saat payudara  membesar, pakailah bra yang pas dan bisa menyangga payudara dengan baik. Jangan  gunakan yang terlalu ketat atau longgar. Bra yang terlalu sempit akan menghambat  perkembangan kelenjar payudara, sedangkan yang terlalu longgar akan membuat  payudara tampak jatuh dan tidak nyaman kala dikenakan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Bra untuk payudara yang sangat besar ada baiknya memakai  penyangga kawat. Bra yang tak menopang dengan baik, akan membuat payudara yang  besar cenderung turun dan membentuk lipatan di bagian bawah payudara. &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Sementara jika si ibu hamil tak menjaga kebersihan dan  kekeringan di bawah lipatan tersebut, maka akan membuka peluang jamur untuk  tumbuh. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Pilihlah bra dari bahan katun atau campuran katun  sehingga nyaman dipakai dan mudah menyerap keringat. Tali pengikatnya pilih yang  lebar sehingga dapat menyangga payudara dengan baik.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt; &lt;p&gt;Gazali Solahuddin/berbgai sumber &lt;/p&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 204);font-family:Verdana;" &gt; &lt;p align="center"&gt;ANEKA MASALAH PAYUDARA&lt;/p&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);font-family:Verdana;" &gt; &lt;p&gt;1. PUTING RATA &lt;/p&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Kelainan yang dikenal dengan &lt;i&gt;retracted nipple &lt;/i&gt;ini penyebabnya belum  diketahui. Cara mengatasinya dengan menarik-narik puting secara kontinu yang  dimulai kala kehamilan di atas 5 bulan. Cara menariknya dengan memutar  kiri-kanan, lantas tarik keluar. Setelah puting berhasil keluar, ibu harus rajin  menyusui.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;2. PUTING LECET &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Penyebabnya tak lain karena teknik menyusui yang salah. Untuk itu ketahui  teknik menyusui dengan benar. Sebelum menyusui, usahakan puting selalu dalam  keadaan kering lalu oleskan sedikit ASI pada puting. Ingat ASI memiliki zat-zat  untuk mengusir kuman disekitar areola.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;3. SALURAN TERSUMBAT &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Saluran tersumbat biasanya mengakibatkan benjolan lokal di salah satu bagian  payudara, sementara bagian yang lain tidak. Cara mengatasinya dengan selalu  berusaha menyusukan ASI hingga payudara kosong. &lt;i&gt;Massage&lt;/i&gt;-lah benjolan  akibat penyumbatan ASI tersebut. Kemudian kompres dengan handuk yang telah  direndam air hangat, selanjutnya kompres payudara dengan handuk yang telah  direndam air dingin. Lakukan terus hingga benjolan hilang.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;4. PAYUDARA BENGKAK &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Penyebabnya tak lain karena pengeluaran ASI yang tidak lancar. Pembengkakan  tak selalu terjadi pada kedua belah payudara. Bisa saja hanya terjadi pada satu  payudara. Mengatasinya, sebaiknya dalam menyusui memakai cara menggiring bola.  Kalau bayi merasa nyaman menyusu di payudara kiri ibu, berarti posisi pipi  kananlah yang selalu menempel ke payudara ibu, kan? Nah, gunakan taktik,  menggesernya dari payudara kiri ke payudara kanan dengan tetap pada posisi pipi  yang sama yang menempel di badan ibu. Tentu bayi akan merasa ia tetap menyusu di  payudara kiri ibu padahal sudah bergeser ke payudara kanan.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Meski payudara dalam keadaan membengkak, ibu harus tetap sering menyusui bayi.  Karena dengan begitulah isi "gudang" ASI bisa berkurang. Kalau bayi sudah  kenyang, perahlah payudara hingga ASI-nya habis.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;5. MASTITIS ATAU INFEKSI PAYUDARA &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Ciri-cirinya bengkak, merah, dan terasa nyeri. Kalau sudah begini mau tak mau  ibu harus minum antibiotika untuk mengatasi infeksi. &lt;i&gt;Massage &lt;/i&gt;tidak boleh  dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 51, 153);"&gt;6. PAYUDARA ABSES &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Penanganan mastitis yang terlambat bisa mengakibatkan payudara abses. Jika  sudah abses bayi tak boleh lagi menyusu dan mau tak mau, kulit bagian itu harus  diinsisi/dibuka dengan operasi kecil untuk mengeluarkan nanahnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Dikutip dari www.tabloid-nakita.com Nomor 492 Tahun X&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-6655204042063940954?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/06/perawatan-payudara-dan-keberhasilan-asi.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-2832369507261782977</guid><pubDate>Sun, 31 May 2009 15:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-08T08:04:47.378-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">bayi sehat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ibu hamil</category><title>Tips  ibu hamil sehat, bayi sehat</title><description>&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SjnfVRCCpZI/AAAAAAAAAB0/3_t2RR1v7bI/s1600-h/rahim.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348551588921386386" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 113px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 123px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SjnfVRCCpZI/AAAAAAAAAB0/3_t2RR1v7bI/s200/rahim.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menjaga kesehatan &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;ibu hamil&lt;/span&gt; merupakan salah satu upaya untuk menghasilkan &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold; COLOR: rgb(255,0,0)"&gt;anak sehat dan cerdas&lt;/span&gt;. Janin yang sedang tumbuh kembang memperoleh makanan dari aliran darah ibu dari plasenta dan tali pusar. Maka dari itu apa yang menjadi makanan dan minuman si ibu juga merupakan makanan dan minuman bagi sang bayi.&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;" &gt;Ibu hamil yang sehat adalah ibu hamil yang mempersiapkan kehamilannya secara fisik dan psikis .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips ibu hamil sehat dan bayi sehat :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,0);font-size:100%;" &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;1. Mempersiapkan kesehatan secara fisik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,0);font-size:130%;" &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Menjaga kesehatan fisik dengan cara makan &lt;a href="http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/06/nutrisi-yang-dibutuhkan-ibu-hamil.html"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;makanan yang mengandung gizi seimbang &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;dan lakukan olahraga ringan khusus untuk ibu hamil, seperti senam hamil, jalan kaki, renang dan sepeda statis. Tapi jaga jangan sampai terlalu kelelahan karena tidak baik untuk perkembangan janin.Hindari asap rokok baik dari dirinya maupun dari orang lain, alkohol, nikotin dan obat-obatan juga sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan otak janin. Minumlah obat hanya dengan pengawasan dari dokter karena obat-obatan yang tidak aman dapat mengakibatkan kecacatan pada janin. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,0);font-size:100%;" &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;2. Mempersiapkan kesehatan secara psikis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,0);font-size:130%;" &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Kondisi psikis ibu dominan pengaruhnya terhadap perkembangan otak janin. Pada dasarnya emosi atau amarah. Menurut penelitian respon terhadap emosi akan mengakibatkan banjirnya hormon adrenalin yang akan diteruskan kepada janin melalui plasenta. Bila jumlahnya terlalu banyak akan membahayakan kondisi janin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,255,0);font-size:100%;" &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Menjaga kesehatan fisik adalah dengan cara mengatur emosi pada ibu hamil. Tenangkan hati dan pikiran dengan melakukan relaksasi seperti yoga, mendengarkan musik dan istirahat yang cukup. Jauhkan hal-hal yang dapat menimbulkan stress dan berpikirlah secara positif. Dalam hal ini dukungan dari orang-orang sekitar seperti suami sangat berpengaruh terhadap kesehatan psikis si ibu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-2832369507261782977?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/05/tips-ibu-hamil-sehat-bayi-sehat.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/SjnfVRCCpZI/AAAAAAAAAB0/3_t2RR1v7bI/s72-c/rahim.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-6641827829316607617</guid><pubDate>Fri, 29 May 2009 14:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-17T07:28:01.036-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Ibu hamil</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Mendidik Anak dalam kandungan</category><title>Mendidik Anak dalam Kandungan</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/Sjnd58Sa-qI/AAAAAAAAABs/mr4xYZLcxW8/s1600-h/hamil.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 94px; height: 122px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/Sjnd58Sa-qI/AAAAAAAAABs/mr4xYZLcxW8/s200/hamil.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348550019984849570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kedua orangtua mempunyai tanggung jawab yang besar dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mendidik anak sejak dalam kandungan&lt;/span&gt; sangat penting untuk menghasilkan anak sehat dan cerdas. Pendidikan anak di dalam kandungan memang tidak bisa diberikan secara langsung, tetapi dapat diberikan melalui tingkah laku dan perbuatan si ibu.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;Upaya mendidik anak sejak dalam kandungan untuk menghasilkan anak yang sehat dan cedas :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1.  Upaya secara psikis yaitu upaya dari dalam jiwa dan diri si ibu untuk menjaga kesehatan dan keselamatan bayi dalam kandungan. Perbanyaklah ibadah dan berprilaku baik, karena apapun yang Anda lakukan merupkan pembelajaran bagi bayi didalam kandungan. Tenangkan hati dan pikiran, jauhkan dari rasa kesedihan, kecemasan dan ketakutan, karena emosi yang tidak baik dapat menghambat perkembangan otak janin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Upaya secara fisik yaitu upaya dari si ibu untuk menjaga kesehatannya dan kesehatan bayi dalam kandungannya. Hendaknya  si ibu harus selalu menjaga makan dan minumnya, konsumsilah makanan yang bergizi dan jauhi makanan cepat saji. Istirahat yang cukup dan hindari mengkonsumsi obat-obatan kecuali dengan resep dokter.  Melakukan pemeriksaan ke dokter atau bidan secara teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Lakukan stimulasi-stimulasi yang tepat untuk perkembangan otak janin, seperti mengajaknya berkomunikasi, bercerita, mendengarkan musik dan melakukan gerakan-gerakan seperti mengelus dan mengusap. Mendengarkan musik klasik menurut penelitian mampu meningkatkan kecerdasan anak, karena dapat merangsang seluruh otak(neurit), cabangnya (dendrite), serta memperlancar aliran darah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-6641827829316607617?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/05/kedua-orangtua-mempunyai-tanggung-jawab.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_pTsM9MRVerE/Sjnd58Sa-qI/AAAAAAAAABs/mr4xYZLcxW8/s72-c/hamil.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4093885799267618858.post-3829298508241613726</guid><pubDate>Wed, 27 May 2009 15:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-17T07:28:51.216-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Menikah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Rumah tangga</category><title>Tips dalam memulai rumah tangga</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rumah tangga&lt;/span&gt; yang harmonis dengan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;keturunan&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;yang sehat dan cerdas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;?&lt;/span&gt; Siapa yang tidak menginginkannya??!! Semua orangtua pasti ingin menghasilkan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;anak yang sehat dan cerdas.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; Untuk mendapatkannya tidak hanya dilakukan setelah anak itu dilahirkan, tapi sebelum memulai  rumah tangga pun banyak hal yang harus kita perhatikan, begitu juga saat anak masih di dalam kandungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-size:130%;" &gt;Tips dalam memulai rumah tangga untuk menghasilkan anak sehat dan cerdas :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Sebelum Anda memulai berrumah tangga pikirkan lagi dengan matang konsekuensi yang akan Anda terima setelah berrumah tangga nanti. Mengatur rumah tangga bukanlah hal yang mudah, jika Anda tidak siap berarti Anda juga tidak siap menjadi orangtua dan ini akan mempengaruhi fisik dan mental Anda nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Selidikilah silsilah keluarga Anda sebelum memulai pernikahan untuk mencegah terjadinya perkawinan saudara yang dapat menghasilkan anak cacat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan melakukan hal yang dilarang oleh hukum dan agama, karena pernikahan itu lebih indah daripada Anda melakukannya tanpa ikatan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.   Setelah Anda berrumah tangga gunakan gaya hidup yang sehat, karena gaya hidup yang sehat akan menghasilkan hormon-hormon reproduksi yang sehat pula sehingga lebih mudah untuk menghasilkan anak yang sehat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.  Jika Anda sudah dinyatakan hamil, siapkan tubuh dan pikiran Anda. Usahakan untuk selalu tenang selama kehamilan dan jauhkanlah stress.  Jaga kesehatan dan selalu makan makanan yang bergizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.  Selama kehamilan hindari zat-zat yang berbahaya, seperti nikotin, alkohol, radiasi dan obat-obatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jaga diri dengan baik dan lakukanlah stimulasi-stimulasi yang berguna untuk merangsang perkembangan otak janin. (akan dibahas pada kesempatan selanjutnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.  Belajarlah menjadi calon orangtua baru dengan memperbanyak ilmu dengan membaca. Saat ini sangat banyak informasi yang dapat kita terima baik lewat buku, majalah, tabloid dan internet.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4093885799267618858-3829298508241613726?l=menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://menghasilkananaksehatcerdas.blogspot.com/2009/05/tips-menghasilkan-anak-sehat-cerdas.html</link><author>noreply@blogger.com (Tristiyanti)</author><thr:total>0</thr:total></item><language>en-us</language><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

