<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" version="2.0">

<channel>
	<title>aNdRa™</title>
	
	<link>http://andra.web.id</link>
	<description>minds</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Nov 2009 17:29:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/AndraWarastri" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="andrawarastri" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>Idola Cilik 3 Tunggu Master Junior 2</title>
		<link>http://andra.web.id/2009/11/17/idola-cilik-3-tunggu-master-junior-2/</link>
		<comments>http://andra.web.id/2009/11/17/idola-cilik-3-tunggu-master-junior-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 17:29:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aNdRa™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Idola Cilik 3]]></category>
		<category><![CDATA[Idola Cilik RCTI]]></category>
		<category><![CDATA[Idola Cilik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andra.web.id/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sering lihat iklan audisi Idola Cilik di beberapa kota besar, tapi tayangan audisinya belum diumumkan kapan tayangnya. Sobat cilik pasti jadi penasaran banget pengen nonton dan memilih calon Idola Cilik session 3. Jadwal acara dan iklan sepertinya padat, setiap hari tayangan sinetron plus iklannya yang lamaaaa banget mulai pukul 18.00 &#8211; 21.00 WIB, terkadang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah sering lihat iklan audisi Idola Cilik di beberapa kota besar, tapi tayangan audisinya belum diumumkan kapan tayangnya. Sobat cilik pasti jadi penasaran banget pengen nonton dan memilih calon Idola Cilik session 3. Jadwal acara dan iklan sepertinya padat, setiap hari tayangan sinetron plus iklannya yang lamaaaa banget mulai pukul 18.00 &#8211; 21.00 WIB, terkadang sampai pukul 22.00 WIB. Masih diselingi tayangan langsung pertandingan sepakbola. Wah, kapan dong Idola Cilik 3 ditayangkan?<br />
<span id="more-221"></span><br />
Master Junior session 2 saat ini baru memasuki minggu kedua. Kemungkinan besar setelah MJ2 menelurkan seorang juara Master Junior, Idola Cilik baru akan mulai tayang Menuju Babak Sekian Besar. Nanti keburu akhir tahun, banyak acara-acara spesial lainnya yang didahulukan, wahhh&#8230; jadi kapan dong IC3 ?</p>
<p>Btw di Master Junior 2, kamu jagoin siapa? Vanes lucu dan pinter membawakan permainan sulapnya. Fadia masih agak kaku ekspresinya (maklum juga sih usianya masih kecil seumuran Vanes ya?). Arif ganteng dan permainan sulapnya bagus, tapi mungkin secara umur bisa &#8216;kalah&#8217; dengan Vanes / Fadia yang jauh lebih muda tapi sudah pandai bermain sulap. Kevin, hmm cara ngomongnya kayak orang dewasa banget, mirip Joe Sandy. Yang 2 lagi ngga hafal. Kemarin siapa yang dibuka jubahnya oleh nenek Ungu ya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andra.web.id/2009/11/17/idola-cilik-3-tunggu-master-junior-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Birokrasi</title>
		<link>http://andra.web.id/2009/10/20/birokrasi/</link>
		<comments>http://andra.web.id/2009/10/20/birokrasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 04:52:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aNdRa™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Good Corporate Governance]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[birokrasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andra.web.id/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[Kata birokrasi banyak digunakan dalam topik pemerintahan, namun saya tidak pernah mengerti benar makna kata ini. Dalam pemikiran saya, birokrasi adalah semacam prosedur meski terkadang sepertinya lebih tepat jika didefinisikan sebagai penentuan keputusan, tergantung pada konteks pembahasannya.
Baru akhir-akhir ini saya benar-benar mencari definisi kata birokrasi ini, karena ada hubungannya dengan proyek yang sedang saya kerjakan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kata birokrasi banyak digunakan dalam topik pemerintahan, namun saya tidak pernah mengerti benar makna kata ini. Dalam pemikiran saya, birokrasi adalah semacam prosedur meski terkadang sepertinya lebih tepat jika didefinisikan sebagai penentuan keputusan, tergantung pada konteks pembahasannya.</p>
<p>Baru akhir-akhir ini saya benar-benar mencari definisi kata birokrasi ini, karena ada hubungannya dengan proyek yang sedang saya kerjakan. Ada sebuah instansi yang harus saya analisa bagaimana birokrasi di dalamnya. Hingga saat ini, informasi yang saya peroleh tentang birokrasi di instansi tersebut masih sangat minim, saya belum tahu birokrasi apa saja yang ada, kemudian proses apa saja di masing-masing birokrasi.<br />
<span id="more-216"></span><br />
Menurut <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Birokrasi">Wikipedia</a>,</p>
<blockquote><p>Birokrasi berasal dari kata <em>bureaucracy</em>, diartikan sebagai suatu organisasi yang memiliki rantai komando dengan bentuk piramida, dimana lebih banyak orang berada ditingkat bawah dari pada tingkat atas, biasanya ditemui pada instansi yang sifatnya administratif maupun militer.<br />
Pada rantai komando ini setiap posisi serta tanggung jawab kerjanya dideskripsikan dengan jelas dalam organigram. Organisasi ini pun memiliki aturan dan prosedur ketat sehingga cenderung kurang fleksibel. Ciri lainnya adalah biasanya terdapat banyak formulir yang harus dilengkapi dan pendelegasian wewenang harus dilakukan sesuai dengan hirarki kekuasaan.</p></blockquote>
<p>Dalam konteks pelaksanaan pemerintahan, birokrasi sering dijadikan alasan penyebab lamanya suatu proses pengambilan keputusan ataupun proses penyelesaian suatu masalah. Oleh karena itu, banyak instansi pemerintah yang dikaji-ulang birokrasinya agar lebih efektif dan efisien. Dengan efisiensi birokrasi, diharapkan proses menuju <em>Good Corporate Governance</em> (GCG) lebih cepat terwujud.</p>
<p>Kaitan antara birokrasi dengan teknologi informasi, diharapkan keberadaan teknologi informasi dapat memangkas birokrasi yang terlalu rumit, sehingga setiap tingkatan dalam hirarki kekuasaan dapat lebih mudah menyelesaikan tugasnya masing-masing. Contoh sederhana peranan teknologi informasi untuk mengefisienkan birokrasi adalah dalam hal pemberian informasi. Dengan cara manual membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menginformasikan ke seluruh tingkatan hirarki kekuasaan melalui surat/faks, sedangkan dengan teknologi informasi bisa dipersingkat dengan menggunakan surat elektronik ataupun layanan-pesan-singkat yang dalam hitungan detik dapat diterima oleh seluruh personil.</p>
<p>Kembali ke permasalahan yang saya hadapi, dimana saya dapat memperoleh referensi untuk macam-macam birokrasi yang lazimnya terdapat pada instansi pemerintahan? Meskipun setiap departemen pasti punya kebijakan masing-masing, namun ada birokrasi-birokrasi bidang tertentu yang berlaku sama di seluruh departemen. Saya belum mendapatkan referensi birokrasi apa saja yang berlaku sama ini, namun menurut saya, kemungkinan ada di bidang-bidang berikut ini: surat-menyurat, pengangkatan karyawan baru, kenaikan pangkat/jabatan, pelaporan, pengadaan barang dan jasa, perijinan, penilaian kinerja, penyusunan anggaran, dan penyusunan laporan keuangan. Detail tiap birokrasi lazimnya tertuang dalam kebijakan berupa Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang, Peraturan Menteri, dan sejenisnya. Untuk dapat memahami birokrasinya, perlu dilakukan penelitian dan pengkajian terhadap kebijakan terkait. </p>
<p>Tidak mudah untuk mengkaji kebijakan pemerintah, terutama apabila kita tidak memiliki kompetensi di bidang tsb., salah memahami bisa gawat <img src='http://andra.web.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#45;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#68;' /> Semoga saya dapat memahami kebijakan-kebijakan tentang birokrasi dengan pemahaman profesional.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andra.web.id/2009/10/20/birokrasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rumah yang Pernah Disewa Tersangka Teroris</title>
		<link>http://andra.web.id/2009/08/09/rumah-yang-pernah-disewa-tersangka-teroris/</link>
		<comments>http://andra.web.id/2009/08/09/rumah-yang-pernah-disewa-tersangka-teroris/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 16:32:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aNdRa™</dc:creator>
				<category><![CDATA[opinion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andra.web.id/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Sejak hari Jumat 7 Agustus 2009 kemarin, TV dan koran memberitakan penangkapan beberapa orang yang diduga pelaku pemboman atau tindak terorisme. Pemberitaannya menyita waktu hampir 24 jam di dua stasiun TV swasta nasional.
Di satu sisi, salut buat kinerja tim kepolisian yang menyelidiki dan menangkap para tersangka terorisme.
Namun dari tayangan TV dan foto di koran, ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak hari Jumat 7 Agustus 2009 kemarin, TV dan koran memberitakan penangkapan beberapa orang yang diduga pelaku pemboman atau tindak terorisme. Pemberitaannya menyita waktu hampir 24 jam di dua stasiun TV swasta nasional.</p>
<p>Di satu sisi, salut buat kinerja tim kepolisian yang menyelidiki dan menangkap para tersangka terorisme.<br />
Namun dari tayangan TV dan foto di koran, ada sisi lain yang mungkin luput dari pemikiran kita semua. Digambarkan rumah kontrakan yang digunakan sebagai tempat persembunyian atau tempat mempersiapkan strategi pengeboman ada yang rusak parah terkena tembakan senjata api. Dinding yang rusak tertembus peluru, genting-genting pecah, kaca dan kusen rusak dan pecah.</p>
<p>Apakah nanti akan ada ganti rugi dari pihak entah-mana untuk memperbaiki kerusakan tsb? Bagaimana bila tidak ada pihak yang memberi ganti rugi?<br />
<span id="more-213"></span><br />
Bila tidak ada, maka tinggallah si pemilik rumah kontrakan yang gigit jari meratapi rumahnya yang hancur. Selain harus mengeluarkan biaya perbaikan yang mestinya cukup besar karena renovasi pada hampir seluruh bagian rumah, juga harus menghadapi kemungkinan dicurigai berkomplot dengan pihak teroris. Duh, ngga makan nangka tapi kena getahnya, sudah jatuh tertimpa tangga, kejatuhan duren pula. [sedikit berlebihan mungkin, tapi bisa saja terjadi demikian]</p>
<p>Memang sih, pengorbanan si pemilik rumah kontrakan ini sangat berarti bagi terciptanya keamanan dan kestabilan negara. Dan juga ketika rumahnya disewa oleh tersangka pelaku terorisme, mungkin si pemilik rumah juga tidak tahu siapa calon penyewa rumahnya. Karena biasanya asalkan menunjukkan KTP dan harganya cocok, terjadilah transaksi sewa. Tersangka pelaku terorisme mungkin saja punya berpuluh-puluh KTP dengan identitas yang berbeda-beda. Pemilik rumah kontrakan juga mungkin tidak terlalu memperhatikan keabsahan identitas calon penyewa, dan tidak terlalu mewaspadai kemiripan wajah si calon penyewa dengan gambar wajah buronan kepolisian yang disebarkan. Bisa jadi juga yang melakukan transaksi sewa bukanlah si tersangka terorisme itu sendiri.</p>
<p>Banyak celah yang dapat dimanfaatkan oleh tersangka pelaku terorisme. Daerah yang dipilih pun kebanyakan agak jauh dari perkotaan. Masyarakat yang tinggal di pedesaan cenderung lebih lugu dan berprasangka baik pada orang yang baru dikenal sekalipun.</p>
<p>Rumah kontrakan yang digrebek dan ditemukan adanya tersangka pelaku teroris, yang kemudian tersangka tsb dilumpuhkan atau ditembak mati oleh pihak kepolisian, biasanya lantas diberi garis polisi. Mereka yang tidak berkepentingan dilarang masuk ke wilayah rumah tsb, hingga proses penyidikan selesai. Praktis, rumah tsb selain rusak juga tidak dapat mendatangkan penghasilan. [kecuali mungkin berdagang makanan/minuman/rokok di sekitar rumah tsb, ketika masyarakat masih berbondong-bondong ingin melihat lokasi penangkapan, tapi ini tidak akan berlangsung lama]</p>
<p>Ada tayangan lain tentang sebuah rumah yang diduga pernah disewa dan ditempati oleh anggota jaringan teroris. Tersangka anggota teroris-nya sudah kabur, rumah itu sekarang kosong. Pemiliknya sudah berusaha mengecat ulang, merapikan dan memberi tanaman bunga dalam pot sebagai hiasan di depan rumah. Rumah tsb terletak di tepi jalan besar antar kota. Namun sampai sekarang, tidak ada yang menyewa / menempatinya. Entah karena takut disangka terkait jaringan teroris, atau alasan lain, tidak dijelaskan di narasi beritanya. Kalau masalah harga saya rasa kok tidak mungkin ditawarkan terlalu mahal. Kemungkinan terbesar ya ketakutan calon penyewa jika nanti disangka anggota jaringan teroris seperti penyewa sebelumnya.</p>
<p>Dampak sosial-ekonomi sampingan seperti ini, sering terabaikan meski pada kenyataannya mereka juga menderita baik materiil maupun moril. Saya turut prihatin pada pemilik rumah kontrakan ini. Semoga ada pihak yang membantu mengembalikan aset mereka seperti sediakala. Tentunya dengan catatan si pemilik rumah tidak terkait sama sekali dengan jaringan terorisme manapun.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andra.web.id/2009/08/09/rumah-yang-pernah-disewa-tersangka-teroris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Idola Cilik 3 Kapan?</title>
		<link>http://andra.web.id/2009/08/04/idola-cilik-3-kapan/</link>
		<comments>http://andra.web.id/2009/08/04/idola-cilik-3-kapan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 13:49:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aNdRa™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Idola Cilik 3]]></category>
		<category><![CDATA[Idola Cilik RCTI]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Idola Cilik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andra.web.id/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[Setelah lama menunggu, kabar audisi Idola Cilik 3 belum juga ada kejelasan. Biasanya pertengahan tahun sudah mulai audisi di beberapa kota besar di Indonesia. Sampai hari ini kok belum ada kabar juga ya. Sudah banyak juga yang menanyakan pada saya via email tentang hal ini. Mohon maaf, saya juga benar-benar tidak tahu bagaimana kelanjutan nasib [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah lama menunggu, kabar audisi Idola Cilik 3 belum juga ada kejelasan. Biasanya pertengahan tahun sudah mulai audisi di beberapa kota besar di Indonesia. Sampai hari ini kok belum ada kabar juga ya. Sudah banyak juga yang menanyakan pada saya via email tentang hal ini. Mohon maaf, saya juga benar-benar tidak tahu bagaimana kelanjutan nasib acara Idola Cilik di RCTI. Apakah dihentikan seperti audisi Indonesian Idol? Semoga sih tidak ya&#8230; Saya rasa kita sepakat bahwa Idola Cilik merupakan salah satu ajang pencari bakat yang dapat menemukan anak-anak Indonesia bertalenta suara yang indah. <span id="more-212"></span> Kita tunggu pengumuman dari RCTI ya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andra.web.id/2009/08/04/idola-cilik-3-kapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>70</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menuju Pentas Idola Cilik 2: Gita – Abner – Nadya</title>
		<link>http://andra.web.id/2008/12/12/menuju-pentas-idola-cilik-2-gita-%e2%80%93-abner-%e2%80%93-nadya/</link>
		<comments>http://andra.web.id/2008/12/12/menuju-pentas-idola-cilik-2-gita-%e2%80%93-abner-%e2%80%93-nadya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 07:21:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aNdRa™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Idola Cilik 2]]></category>
		<category><![CDATA[Idola Cilik RCTI]]></category>
		<category><![CDATA[abner]]></category>
		<category><![CDATA[gita]]></category>
		<category><![CDATA[nadya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andra.web.id/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[09 Desember 2008
Menuju Pentas Idola Cilik 2: Gita – Abner – Nadya
Kali ini tidak banyak kata, lebih banyak gambarnya aja deh.

Tinggal kelas: Nadya.
*duh padahal Nadya senyumnya maniiiss sekali lho…*
Nadya tinggal kelas bukan karena ngga bagus nyanyinya, tapi ya…perolehan SMS mengharuskan begitu.






-aNdRa-
.: Posted from Nokia E71 :.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>09 Desember 2008</strong><br />
Menuju Pentas Idola Cilik 2: Gita – Abner – Nadya<br />
Kali ini tidak banyak kata, lebih banyak gambarnya aja deh.<br />
<img src="http://andra.web.id/wp-content/uploads/IC/IC2_09Des08res_01.jpg" alt="Gita-Abner-Nadya-komentator-penonton" /><br />
Tinggal kelas: Nadya.<br />
*duh padahal Nadya senyumnya maniiiss sekali lho…*<br />
Nadya tinggal kelas bukan karena ngga bagus nyanyinya, tapi ya…perolehan SMS mengharuskan begitu.<br />
<span id="more-211"></span><br />
<img src="http://andra.web.id/wp-content/uploads/IC/IC2_09Des08res_02.jpg" alt="Kak Okky-Mama Ira-Om Dave-Kak Ray Nineballz-Kak Winda" /></p>
<p><img src="http://andra.web.id/wp-content/uploads/IC/IC2_09Des08res_03.jpg" alt="Gita-Abner-Nadya-pengagum d'Massiv" /></p>
<p><img src="http://andra.web.id/wp-content/uploads/IC/IC2_09Des08res_04.jpg" alt="Abner" /></p>
<p><img src="http://andra.web.id/wp-content/uploads/IC/IC2_09Des08res_05.jpg" alt="Nadya" /></p>
<p><img src="http://andra.web.id/wp-content/uploads/IC/IC2_09Des08res_06.jpg" alt="d'Massiv" /><br />
-aNdRa-<br />
.: Posted from Nokia E71 :.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andra.web.id/2008/12/12/menuju-pentas-idola-cilik-2-gita-%e2%80%93-abner-%e2%80%93-nadya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>97</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menuju Pentas Idola Cilik 2: Emil – Rahmi – Irsyad</title>
		<link>http://andra.web.id/2008/12/12/menuju-pentas-idola-cilik-2-emil-%e2%80%93-rahmi-%e2%80%93-irsyad/</link>
		<comments>http://andra.web.id/2008/12/12/menuju-pentas-idola-cilik-2-emil-%e2%80%93-rahmi-%e2%80%93-irsyad/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 05:05:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aNdRa™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Idola Cilik 2]]></category>
		<category><![CDATA[Idola Cilik RCTI]]></category>
		<category><![CDATA[emil]]></category>
		<category><![CDATA[irsyad]]></category>
		<category><![CDATA[rahmi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andra.web.id/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[08 Desember 2008
Menuju Pentas Idola Cilik 2: Emil – Rahmi – Irsyad
Sewaktu disebutkan bahwa kontestan hari ini adalah Emil, Rahmi, dan Irsyad, saya sempat menduga bahwa Irsyad-lah yang akan tinggal kelas. Saya belum pernah melihat penampilan Irsyad sebelumnya, jadi saya agak meragukannya.

Penampilan ketiga kontestan diawali dengan Emil. Waktu itu saya pikir, Emil kurang total menyanyinya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>08 Desember 2008<br />
Menuju Pentas Idola Cilik 2: Emil – Rahmi – Irsyad<br />
Sewaktu disebutkan bahwa kontestan hari ini adalah Emil, Rahmi, dan Irsyad, saya sempat menduga bahwa Irsyad-lah yang akan tinggal kelas. Saya belum pernah melihat penampilan Irsyad sebelumnya, jadi saya agak meragukannya.<br />
<span id="more-209"></span><br />
Penampilan ketiga kontestan diawali dengan Emil. Waktu itu saya pikir, Emil kurang total menyanyinya. Tapi mungkin perolehan smsnya bisa dibantu dengan wajahnya yang ganteng mirip Afgan itu. Kan bisa saja penonton menyukai kegantengannya.</p>
<p>Lalu Rahmi yang berikutnya. Suara bagus, meski ekspresi saat menyanyi dikomentari kurang berekspresi. Dibandingkan dengan saat Rahmi membaca puisi tentang tsunami, ekspresinya lepas sekali saat baca puisi. </p>
<p>Nah di giliran ketiga, ternyata Irsyad nyanyinya paaass banget. Karakter suara yang agak Melayu dan menyanyikan lagu ST12 terasa paduan yang klop. Apalagi setelah kembarannya, Arsyad didatangkan ke panggung. Arsyad dulu juga ikut audisi tapi tidak lolos. Simpati penonton sepertinya menjadi lebih besar.</p>
<p>Akhirnya yang tinggal kelas adalah Emil. Perolehan sms Rahmi dan Irsyad hanya beda tipis lho, keduanya sama-sama mendekati angka 40%.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andra.web.id/2008/12/12/menuju-pentas-idola-cilik-2-emil-%e2%80%93-rahmi-%e2%80%93-irsyad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>89</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog Merana</title>
		<link>http://andra.web.id/2008/12/05/blog-merana/</link>
		<comments>http://andra.web.id/2008/12/05/blog-merana/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 09:31:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aNdRa™</dc:creator>
				<category><![CDATA[personal]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andra.web.id/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Blog ini sempat merana karena pemiliknya suka berlagak sibuk dan lupa mengisikan tulisan ke dalam dirinya. Pemiliknya bukannya tidak punya waktu untuk terhubung ke internet. Setiap hari membuka blog ini minimal sekali, si pemilik hanya melihat trafik kunjungan dan peringkat blognya saja. Setiap kali akan memperbaharui tulisan blog, selalu ada saja alasan si pemilik. Sibuk! [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Blog ini sempat merana karena pemiliknya suka berlagak sibuk dan lupa mengisikan tulisan ke dalam dirinya. Pemiliknya bukannya tidak punya waktu untuk terhubung ke internet. Setiap hari membuka blog ini minimal sekali, si pemilik hanya melihat trafik kunjungan dan peringkat blognya saja. Setiap kali akan memperbaharui tulisan blog, selalu ada saja alasan si pemilik. Sibuk! Malas! Mati ide! Ah entar aja! Belum sempat mindahin foto dari kamera ke PC! Nge-Plurk dulu aja deh! Dan serentetan alasan bernuansa kemalasan lainnya.<br />
<span id="more-208"></span><br />
Pun ketika sang pemiliknya sedang punya waktu luang meski sedikit, tak jua dia menambahkan sesuatu ke blog ini. Hingga banyak yang menanyakan kelanjutan blog ini. Apakah akan diteruskan atau tidak?</p>
<p>Pengakuan pemilik blog ini:</p>
<blockquote><p>“Ya benar, saya terjebak dalam beberapa kesibukan. Dan saya juga kurang professional membagi waktu saya untuk ngeblog. Setelah lelah beraktivitas, rasanya saya mati ide mau nulis apa. Bahkan saat menulis postingan ini, saya masih harus membagi ruang otak dengan pembicaraan mengenai bisnis nugget dengan seorang teman lewat messenger.“</p></blockquote>
<p>Si blog merana melihat dengan cemas ketika pemilik blog mulai menyalin berkas-berkas gambar dari kamera ke laptopnya. Berharap agar gambar hasil jepretan itu segera dikonversi ke ukuran yang lebih kecil, lalu segera diunggahkan ke blog, atau ke media penyimpan foto lainnya di internet. Kekhawatirannya terjadi, hingga sore ini pun, berkas-berkas itu belum disentuh, masih berukuran rata-rata 1,25 MB per berkas. </p>
<p>Tulisan ini pun diakhirinya dengan terlihat memaksa. Mungkin masih banyak yang hendak dituliskannya padaku, pikir blog merana. Ditengoknya jam dinding berulang kali. Ah, sudah hampir saatnya berkemas. Ayo lekas kau unggahkan tulisan pendek ini, daripada tidak sama sekali.</p>
<p><em>*blog merana menghela napas pendek*</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andra.web.id/2008/12/05/blog-merana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nokia E71, Piranti Mobile Blogging (Agak) Baru</title>
		<link>http://andra.web.id/2008/11/06/nokia-e71-piranti-mobile-blogging-agak-baru-2/</link>
		<comments>http://andra.web.id/2008/11/06/nokia-e71-piranti-mobile-blogging-agak-baru-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 15:02:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aNdRa™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[blogs]]></category>
		<category><![CDATA[information technology]]></category>
		<category><![CDATA[opinion]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>
		<category><![CDATA[mobile blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia E71]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andra.web.id/2008/11/06/nokia-e71-piranti-mobile-blogging-agak-baru-2/</guid>
		<description><![CDATA[Nokia E71 sudah diluncurkan ke pasar ponsel di bulan Juli 2008. Meski demikian, saya baru mantap memboyongnya pulang di akhir September 2008. Dan masih gaptek pula. Maklumlah, sudah lama saya tidak punya gadget sebagus ini.
Di minggu-minggu pertama saya hanya menggunakan ponsel ini untuk mencoba koneksi GPRS prabayar dari beberapa kartu SIM. Pertama saya coba Pro-XL, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nokia E71 sudah diluncurkan ke pasar ponsel di bulan Juli 2008. Meski demikian, saya baru mantap memboyongnya pulang di akhir September 2008. Dan masih gaptek pula. Maklumlah, sudah lama saya tidak punya gadget sebagus ini.</p>
<p>Di minggu-minggu pertama saya hanya menggunakan ponsel ini untuk mencoba koneksi GPRS prabayar dari beberapa kartu SIM. Pertama saya coba Pro-XL, ngga berhasil meski sudah daftar layanannya. Lalu IM3, bisa tersambung GPRS tapi sangat lambat. Saya coba juga kartu SIM IM2 saya, sudah langsung terdeteksi pengaturan APN dllnya, tapi tidak bisa untuk membuka situs web. (Belakangan saya baru tahu dari seorang teman, bahwa kartu SIM IM2 tidak dapat digunakan berinternet pada ponsel yang tidak punya protokol PAP/CHAP). Akhirnya saya gunakan kartu Three sampai sekarang, cukup lancar GPRSnya, di kota kecil sering dapat EDGE, di Jakarta dapat sinyal 3G. Pulsa tidak terlalu boros. </p>
<p>Nokia E71 untuk mobile blogging, asyik juga lho. Yang saya coba pertama kali adalah posting ke Multiply, berhasil (posting via e-mail). </p>
<p>Untuk Wordpress, saya sudah coba pasang aplikasi Scribe, ternyata kurang memuaskan. Entah versi Scribe-nya yang masih berkutu, atau memang kurang kompatibel untuk Nokia E-series. Satu hal yang paling saya rasakan tidak nyaman pada Scribe adalah, ketika tengah mengetik postingan (tentunya dengan QWERTY keyboard-nya E71), tanpa sengaja jari saya menyentuh tombol Close. Saat itu saya belum menyimpan. Lalu ketika saya buka di bagian Pengaturan Konsep di Scribe, tidak ada isinya, hanya judul posting yang tersimpan. Ketika saya coba posting, memang masuk ke blog saya, postingan kosong yang hanya punya judul itu.<br />
Ketidaknyamanan lainnya adalah, harus sering tersambung ke internet saat menyimpan judul posting, menyimpan konsep posting, dan saat akan mempublikasikan posting itu. Bagi pengguna prabayar, saya rasa ini boros.</p>
<p>Akhirnya saya pilih cara posting via e-mail ke blog bermesin Wordpress saya ini. Simpan konsep bisa dilakukan secara offline, bebas tanpa sambungan internet, sebanyak apapun jumlah perbaikan dan simpan-ulang. Sambungan internet hanya diperlukan saat mempublikasikan tulisan ke blog.</p>
<p>** Tadi saya coba posting via e-mail ke blog bermesin WP, masih gagal. Kali ini saya coba pakai plugin WPhone, yaitu antarmuka dari mobile phone ke WP. ** </p>
<p>Senangnya pakai Nokia E71 untuk ngeblog, karena bisa dilakukan sambil santai, memegang piranti ber-QWERTY, sambil mendengarkan lagu/radio, langsung posting di TKP, photo blogging, tentunya plus enteng dibawa/dimasukkan kantong baju/celana.</p>
<p>-aNdRa-<br />
.: Posted from Nokia E71 :.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andra.web.id/2008/11/06/nokia-e71-piranti-mobile-blogging-agak-baru-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Selingkuhan Punya Hak?</title>
		<link>http://andra.web.id/2008/09/17/apakah-selingkuhan-punya-hak/</link>
		<comments>http://andra.web.id/2008/09/17/apakah-selingkuhan-punya-hak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 08:02:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aNdRa™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog Post Exchange]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andra.web.id/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[Saya yakin hampir semua kasus selingkuh dimulai dari iseng. Karena mendapat tanggapan, iseng-iseng tadi berlanjut ke tahap coba-coba. Setelah dicoba ternyata enak, akhirnya mereka yang selingkuhpun jadi ketagihan dan akan mencari berbagai cara supaya bisa terus selingkuh.
Nikmatnya perselingkuhan sering melalaikan seseorang untuk mengingat akibat-akibat yang akan ditimbulkan. Dan salah satu masalah serius yang biasanya muncul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya yakin hampir semua kasus selingkuh dimulai dari iseng. Karena mendapat tanggapan, iseng-iseng tadi berlanjut ke tahap coba-coba. Setelah dicoba ternyata enak, akhirnya mereka yang selingkuhpun jadi ketagihan dan akan mencari berbagai cara supaya bisa terus selingkuh.</p>
<p>Nikmatnya perselingkuhan sering melalaikan seseorang untuk mengingat akibat-akibat yang akan ditimbulkan. Dan salah satu masalah serius yang biasanya muncul adalah ketika selingkuhan kita merasa punya hak atas diri kita. Misalnya saja selingkuhan menuntut diperhatikan sama seperti kita memperhatikan pasangan resmi. Atau sang selingkuhan merasa punya hak untuk memiliki diri kita layaknya pasangan sah kita.<br />
<span id="more-202"></span><br />
Pertanyaannya kemudian adalah, apakah selingkuhan juga punya hak? Hak untuk menuntut dan hak untuk memiliki. Kalau dilihat dari ikatan emosional yang terjalin antar dua orang yang selingkuh, akan terasa wajar bila salah satu atau keduanya merasa mempunyai hak atas satu sama lain. Namun apakah benar demikian?</p>
<p>Satu hal yang penting diingat di sini adalah, perselingkuhan adalah sebuah kesalahan. Sekuat apapun argumen, alasan, ataupun pembenaran yang disampaikan, tidak akan mengubah kenyataan bahwa selingkuh adalah sesuatu yang tidak dapat dibenarkan. Baik dari sisi sosial, moral, atapun agama.</p>
<p>Karena selingkuh adalah sesuatu yang salah, maka secara otomatis hak seorang selingkuhan pun tidak ada. Adalah salah kaprah kalau beranggapan bahwa sebagai selingkuhan jadi punya hak untuk menuntut dan memiliki. Adalah keliru kalau beranggapan bahwa selingkuhan juga punya hak untuk mendapat perlakuan sama atau lebih dari pasangan resmi.</p>
<p>Bagi mereka yang merasa jadi selingkuhan, akan jauh lebih baik untuk segera mengakhiri hubungannya. Jangan jadikan kepalang basah, sudah berkorban, dan tidak bisa lepas sebagai alasan untuk terus melanjutkan hubungan yang terlarang. Rasa sakit yang hadir, itu adalah resiko yang harus dihadapi. Tapi rasa sakit ini masih akan lebih baik dibanding dengan keburukkan yang akan terus melekat di diri selama kita masih berselingkuh.</p>
<p>Selingkuh tidak akan menghasilkan apapun selain kerusakan walau tampak begitu menawan dan indah. Mereka yang jadi “korban” kata-kata manis dan rela jadi selingkuhan akan dilabeli bodoh atau murahan. Sedangkan mereka yang rela berbohong untuk bisa selingkuh akan dilabeli brengsek ataupun penipu. Sedangkan bagi dua insan yang secara sadar melakukan perselingkuhan, menurut saya adalah orang-orang yang tidak tahu diri dan tidak bisa menghargai arti sebuah kesetiaan.</p>
<p>Mau selingkuh atau berhenti selingkuh adalah pilihan. Yang jelas, selingkuh adalah keindahan dan kenikmatan semu yang hanya akan menghinakan dan mempermalukan diri kita sendiri. Baik itu di hadapan pasangan, masyarakat, ataupun di hadapan Tuhan.</p>
<p>Selain kesalahan, selingkuh juga masalah. Oleh karenanya, selama kita terus berselingkuh, maka selama itu pula kita menambah-nambah masalah.</p>
<p>Ditulis oleh <strong><a href="http://adityafajar.com">Aditya Fajar</a></strong> , member of <strong><a href="http://adityafajar.com/blog-post-exchange/">Blog Post Exchange Initiative</a></strong></p>
<p>=======================================<br />
<span style="color: green;"><strong>Postingan ini adalah bagian dari gerakan <strong>Blog Post Exchange Initiative</strong>:</strong></span></p>
<p><span style="color: green;"><strong></p>
<ol>
<li>Pemilik blog saling mengirimkan artikelnya ke e-mail masing-masing. Isi artikel tergantung kepada kesepakatan yang sudah disetujui oleh masing-masing pemilik blog.</li>
<li>Pemilik blog memposting artikel yang masuk di blognya dengan menyertakan link ke blog pemilik artikel.</li>
<li>Pemilik blog berhak menolak untuk tidak memposting artikel yang masuk.</li>
<li>Pemilik blog cukup membuat kategori baru yaitu, Blog Post Exchange (BPEX) dan memposting artikel yang masuk ke dalam kategori ini.</li>
<li>Isi artikel sepenuhnya milik dan tanggung jawab pemilik artikel, bukan pemilik blog yang mempublikasikannya.</li>
</ol>
<p></strong></span></p>
<p><span style="color: green;"><strong>Mau ikutan BPEX? Silakan ikuti aturan mainnya, dan cantumkan aturan tsb di akhir posting, agar makin banyak blogger yang melakukan BPEX.<br />
Salam,<br />
&#8211;aNdRa&#8211;</strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andra.web.id/2008/09/17/apakah-selingkuhan-punya-hak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gratis Nelpon XL, Kenyamanan Mahal</title>
		<link>http://andra.web.id/2008/08/20/gratis-nelpon-xl-kenyamanan-mahal/</link>
		<comments>http://andra.web.id/2008/08/20/gratis-nelpon-xl-kenyamanan-mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 07:16:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aNdRa™</dc:creator>
				<category><![CDATA[opinion]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>
		<category><![CDATA[gratis nelpon]]></category>
		<category><![CDATA[XL klamasi]]></category>
		<category><![CDATA[XL nyambung terus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andra.web.id/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[
Semenjak adanya XL-klamasi, nelepon pakai XL sepertinya memang lebih menyenangkan dari sisi pulsa yang dipergunakan. Kenyamanan bertelepon? Nanti dulu. Sudah sekitar 3 tahun saya pakai kartu SIM XL, saya cukup senang dengan layanannya, suaranya jernih, jarang hilang sinyal, biaya nelepon juga dulu ngga mahal-mahal amat. Nelpon juga langsung kring..nyambung.

1.	Nelpon susah nyambungnya, ada jeda beberapa detik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://farm4.static.flickr.com/3187/2779992057_da8f554db0.jpg?v=0" alt="XL Klamasi" /><br />
Semenjak adanya <a href="http://www.trulyjogja.com/">XL-klamasi</a>, nelepon pakai XL sepertinya memang lebih menyenangkan dari sisi pulsa yang dipergunakan. Kenyamanan bertelepon? Nanti dulu. Sudah sekitar 3 tahun saya pakai kartu SIM XL, saya cukup senang dengan layanannya, suaranya jernih, jarang hilang sinyal, biaya nelepon juga dulu ngga mahal-mahal amat. Nelpon juga langsung kring..nyambung.<br />
<span id="more-201"></span><br />
1.	Nelpon susah nyambungnya, ada jeda beberapa detik lebih lama daripada dulu, sebelum akhirnya tersambung ke nomor tujuan.<br />
2.	Setelah tersambung, terkadang baru berbunyi nada dering 1-2 kali, lalu terputus seperti nada sibuk.<br />
3.	Jika nomorku dihubungi, beberapa kali terjadi spt ini. Ketika di pihak penelepon sudah terdengar RBT-ku beberapa saat, di ponselku belum berdering. Nanti ketika ponselku berdering, hanya sekali dering lalu sudah masuk ke missed call.<br />
4.	Nelepon ke sesama XL jadi lebih susah nyambungnya.<br />
5.	SMS masih oke aja sih.<br />
6.	Nelepon ke sesama XL selama lebih dari 45 menit, cuma bayar Rp. 1.000,-</p>
<p>Beberapa operator yang sudah duluan banting harga, memang sepertinya mengorbankan kenyamanan dan kualitas layanan. Kayaknya mendingan diskon biasa aja, ngga usah sampai banting harga ekstrim, tapi layanan tetep nyaman di sisi pelanggan.</p>
<p>*Nelepon lagi ah, gak nyambung2 neh, padahal penting*</p>
<p>Beberapa tautan yang mengeluhkan layanan XL setelah XL-klamasi:<br />
<a href="http://news.okezone.com/SP/index.php/ReadStory/2008/08/19/220/137910/xl-murah-tapi-payah">XL Murah Tapi Payah</a><br />
<a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1024100">Keluhan XL</a><br />
<a href="http://www.kpi.go.id/index.php?etats=arsippengaduan">Kecaman Terhadap Iklan XL</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andra.web.id/2008/08/20/gratis-nelpon-xl-kenyamanan-mahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss><!-- Dynamic page generated in 0.197 seconds. --><!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-09-06 20:23:39 -->
