<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>Andri Journal</title><link>http://eharmayaku.blogspot.com/</link><description>Perjalanan Hidup Seorang Dokter Jawa</description><language>en</language><managingEditor>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</managingEditor><lastBuildDate>Sun, 15 Nov 2009 13:53:35 PST</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">136</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><itunes:owner><itunes:email>eharmayaku@yahoo.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Perjalanan Hidup Seorang Dokter Jawa</itunes:subtitle><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/AndriSiPeniru" type="application/rss+xml" /><feedburner:emailServiceId>AndriSiPeniru</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item><title>Koma Hepatikum</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/IdSfjUamQ1c/koma-hepatikum.html</link><category>RS SMS</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Sat, 14 Nov 2009 22:23:10 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-5097669040209665412</guid><description>Di suatu malam, seorang wanita tua berumur 70-an tahun, datang ke IGD dengan tidak sadarkan diri. Keluarga dan para tetangga mengantar ramai-ramai. Langsung saja kudekati, dengan maksud untuk memeriksa. Saat kulihat selintas, warna kulitnya kekuningan. Semakin dekat, semakin kucium bau yang tak enak. Selidik punya selidik, bau itu tak lain adalah bau tai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mulai tidak sadar kapan pak?”, tanyaku pada salah satu keluarga yang mengantar.&lt;br /&gt;“Sejak tadi pagi dok.”&lt;br /&gt;“Malam sebelumnya masih sadar?”, tanyaku lagi.&lt;br /&gt;“Masih dok. Tapi kondisinya lemah sekali. Makannya juga susah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuminta keluarga untuk mengganti dulu kain jarik yang lama dengan yang baru, sekaligus membersihkan tai yang ada dengan air. Dari kulit dan skleranya  yang kekuningan, aku menduga bahwa wanita tua ini mengalami koma hepatikum. Ini didukung oleh adanya riwayat mondok di rumah sakit, yang menurut keluarganya, karena sakit liver. Saat datang, GCS pasien cuma 4 (E1V1M2), yang artinya koma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dilakukan pengukuran tekanan darah, ternyata tekanan darahnya di bawah normal, yaitu 60/45. Segera saja dipasang infus NaCl dan kugrojog sebanyak 1 flabot dalam waktu 15 menit. Tekanan darah lalu diukur kembali. Ada peningkatan, yaitu menjadi 80/50. Grojog NaCl pun kulanjutkan hingga 3 flabot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena curiga hipoglikemia, maka kulakukan juga pemeriksaan glukosa darah sewaktu. Hasilnya adalah 85 mg/dL. Relatif rendah menurutku. Karena itu kurencanakan untuk mengganti infus dengan D5 setelah flabot NaCl yang ketiga habis, memberi 1 flash D40 extra dan dilakukan pengecekan gula darah sewaktu tiap 6 jam sebagai evaluasi.&lt;br /&gt;Setelah kondisi agak stabil, pasien lalu kukirim ke ICU untuk pengawasan lebih lanjut. Selain itu kutambahi terapi dengan inj cefotaxim 1 gr/12 jam dan inj ranitidin 1 ampul/ 12 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari kemudian aku datang ke ICU untuk melihat kondisi pasien.&lt;br /&gt;“Gimana kabarnya, pasien yang koma hepatikum?”, tanyaku pada perawat yang ada di sana.&lt;br /&gt;“Udah CM (compos mentis, sadar penuh) kok dok”&lt;br /&gt;“Dapet terapi tambahan apa dari dokter yang merawat?”&lt;br /&gt;“Laktulosa 3 kali 20 cc. Pasiennya anemia dok, Hb-nya 5,5. Ini juga dapet tambahan PRC 1 kolf. Sumber perdarahannya kayaknya dari usus. Soale ini tadi pasien melena.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan kujelaskan sedikit soal koma hepatikum, yang biasa disebut juga dengan ensefalopati hepatikum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Sv-d08k_GXI/AAAAAAAAAx0/5L7J6otiAZM/s1600-h/HEPAR.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 228px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Sv-d08k_GXI/AAAAAAAAAx0/5L7J6otiAZM/s320/HEPAR.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5404211610807900530" /&gt;&lt;/a&gt;Hati merupakan salah satu organ yang sangat penting peranannya dalam mengatur metabolisme tubuh, yaitu dalam proses anabolisme atau sintesis bahan-bahan yang penting untuk kehidupan manusia seperti sintesis protein dan pembentukan glukosa ; sedangkan dalam proses katabolisme dengan melakukan detoksikasi bahan-bahan seperti amonia, berbagai jenis hormon dan obat-obatan. Di samping itu hati juga berperan sebagai gudang tempat penyimpanan bahan-bahan seperti glikogen dan beberapa vitamin dan memelihara aliran normal darah splanknikus. Oleh karena itu terjadi kerusakan sel-sel parenkhim hati akut maupun kronik yang berat, fungsi-fungsi tersebut akan mengalami gangguan atau kekacauan, sehingga dapat timbul kelainan seperti ensefalopati hepatikum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam arti yang sederhana, ensefalopati hepatikum dapat dijelaskan sebagai suatu bentuk intoksikasi otak yang disebabkan oleh isi usus yang tidak di metabolisme oleh hati. Keadaan ini dapat terjadi bilda terdapat kerusakan sel hati akibat nekrosis, atau adanya pirau (patologis atau akibat pembedahan) yang memungkinkan adanya darah porta mencapai sirkulasi sistemik dalam jumlah besar tanpa melewati hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tindakan umum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderita stadium III-IV (stupor – koma) perlu perawatan suportif yang intensif : perhatikan posisi berbaring, bebaskan jalan nafas, pemberian oksigen, dan pasang kateter foley. Pemantauan kesadaran, keadaan neuropsikiatri, sistem kardiopulmunal dan ginjal, keseimbangan cairan, elektrolit serta asam dan basa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tindakan khusus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengurangi pemasukan protein dengan diet tanpa protein untuk stadium III-IV. Diet rendah protein (nabati) (20gram/hari) untuk stadium I-II. Segera setelah fase akut terlewati, intake protein mulai ditingkatkan dari bebas protein kemudian ditambahkan 10 gram secara bertahap sampai kebutuhan maintanance (40-60 gram/ hari). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengurangi populasi bakteri kolon (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;urea splitting organism&lt;/span&gt;). Pertama, laktulosa peroral untuk stadium I-II atau pipa nasogastrik untuk stadium III-IV, 30-50 cc tiap jam, diberikan secukupnya sampai terjadi diare ringan. Kedua, pengosongan usus dengan lavement 1-2x/hari : dapat dipakai katartik osmotic seperti MgSO4 atau laveman (memakai larutan laktulosa 20% atau larutan neomisin 1% sehingga didapat pH = 4). Ketiga, antibiotika : neomisin 4x1-2gram/hari, peroral, untuk stadium I-II, atau melalui pipa nasogastrik untuk stadium III-IV. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Obat-obatan lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penderita koma hepatikum perlu mendapatkan nutrisi parenteral. Sebagai langkah pertama dapat diberikan cairan dektrose 10% atau maltose 10%, karena kebutuhan karbohidrat harus terpenuhi lebih dahulu. Hindari pemakaian sedativa atau hipnotika, kecuali bila penderita sangat gelisah dapat diberikan dimenhidrimat (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dramamine&lt;/span&gt;) 50 mg i.m: bila perlu diulangi tiap 6-8 jam. Hentikan obat-obatan pencetus ensefalopati hepatikum; obat-obatan hepatotoksik (obat tidur, obat pereda nyeri), diuretika atau yang menimbulkan konstipasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-5097669040209665412?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-14T22:23:10.435-08:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Sv-d08k_GXI/AAAAAAAAAx0/5L7J6otiAZM/s72-c/HEPAR.png" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/11/koma-hepatikum.html</feedburner:origLink></item><item><title>Cerpen Pertama</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/W-JXGNsWu1A/cerpen-pertama.html</link><category>Cerpen</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Wed, 11 Nov 2009 18:44:34 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-4867825389789893341</guid><description>Beberapa waktu yang lalu, entah kesurupan jin apa, aku berhasil menulis sebuah cerita pendek (cerpen). Jumlahnya mencapai 8 halaman A4. Sungguh pencapaian yang luar biasa, jika mengingat dangkalnya kreativitasku akhir-akhir ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerpen ini bertemakan tentang cinta. Dan menurut pacarku, dari testimoninya via telfon, itu adalah pengalaman pribadiku. Aku tentu saja menolak hal itu, karena memang itu berasal dari imajinasiku sendiri. Memang, pengalaman masa lalu sedikit banyak mempengaruhi cerpenku itu, tapi tentu tidak semuanya. “Kalau semuanya berasal dari pengalaman pribadi ntar namanya bukan cerpen, tapi curhat”, jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang berminat membaca cerpen pertamaku, bisa menuliskan alamat email di kolom komentar. Insya Allah akan aku kirim dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Aku cuma ingin kalian menulis testimoni tentang cerpenku itu, di blog ini nantinya. Supaya aku bisa menulis dengan lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di bawah ini adalah testimoni dari teman-teman Facebook yang telah lebih dulu membaca cerpenku. Simak saja penuturan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"CerPeny udah ak bAcA..&lt;br /&gt;Nilaiku 7...&lt;br /&gt;Jalan cerita dan alur cerita..Ok..&lt;br /&gt;Tp dlm penulisan kurang bgs.&lt;br /&gt;Apalagi..karakter antoN kurang kuat...&lt;br /&gt;SatU hal lg...cerPen ini di seting di solo..&lt;br /&gt;Akan lbh bgs kalau penamaAn tmpt,serta merk sdkt dikurangi...&lt;br /&gt;Saranku ndri...&lt;br /&gt;KeEp sPirit..trus menulis,nanti km akan mempunyai ciri khas terSendiri dlm menulis..&lt;br /&gt;Dan disanalah akan terliHat kekuatanMu."&lt;br /&gt;~ Prambudi Arie Setoaji, dokter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Testimoni utk cerpen: so far jalur crita bgus,pas bget dgn jiwanya petruk, tp kira2 ada skut paut ma pgalaman pribadi g ya? @.@...idem dgn testi2 dri shbat lainx,kalo ditmbhin sdikit bumbu pasti akan lbh sip..kali aja bs diterbitkan...sukses pak dokter cyank...2 thumbs 4u..."&lt;br /&gt;~ Pindank, pacar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku udah bacaaa... baguusss...jarang2 bc cerpen sad ending. Aku jg pernah kopdar gitu,rasanya dagdigdug,untung happyending alhamdulillah...&lt;br /&gt;Tapi aku agak tganggu dgn dialog sampo itu,perlu ya sbut merk? sambil promosi ya ndri?? weheheheee...&lt;br /&gt;anyway,2thumbs up 4u,kpn2 aku dkirim lg yaaaa.. thanx a lot."&lt;br /&gt;~ Diana Haryono, dokter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keren... Sesuai realita yg sering terjadi. Dikasih 'bumbu' dikit lagi, trs kirim ke majalah... Kali aja someday bs nyaingin Andrea Hirata (^^,)"&lt;br /&gt;~ Fahmi Riza Amrusi, dokter&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-4867825389789893341?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-11T18:44:34.007-08:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/11/cerpen-pertama.html</feedburner:origLink></item><item><title>Posting Terbaik Sedunia</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/vkCQhw_rVrQ/posting-terbaik-sedunia.html</link><category>Kisah | Pribadi</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Sun, 08 Nov 2009 06:10:37 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-8803829622219146860</guid><description>Posting ini ditulis oleh pacarku, tanggal 7 November kemarin, sebagai bentuk perayaan ulang tahun ‘jadian’ kami yang pertama. Kusebut itu sebagai posting terbaik sedunia, meskipun tata bahasanya kacau balau. Tapi lihatlah dengan seksama, betapa dia telah menulisnya dengan rasa kasih sayang yang tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pret! :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, selamat membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Happy Anniversary Petruk-Pindank&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;by Pindank&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenalan dengan seorang pria yang sangat asing, dengan jarak yang begitu jauhnya, dengan penampilan yang tak pernah diduga sebelumnya, dan memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda pula, bahkan saat itu Pindank sempat membenci dan kecewa berat dengannya...Tapi apa mau dikata, jika memang semua itu sudah tertulis dan direncanakan oleh Nya...dan pada akhirnya Pindank pun menjalin hubungan spesial dengan seorang Petruk yang notabene adalah pria asing tersebut yang dikenal belum lama ini, yang saat itu berdomisili ditempat yang jauh dan terpencil, seorang dokter yang jelas profesi itu dibenci olehnya dengan alasan takut minum obat dan seorang yang berperawakan layaknya Wayang Petruk dengan tubuh yang tinggi dan hidung yang mancung, namun itulah kelebihannya, dia juga seorang penulis blog, penulis cerpen, penggoda wanita, dan sangat-sangat menyukai wanita cantik berambut panjang...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SvbQDERy2KI/AAAAAAAAAxk/iMpY3vEC8oQ/s1600-h/tiramisu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SvbQDERy2KI/AAAAAAAAAxk/iMpY3vEC8oQ/s400/tiramisu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401733554184050850" /&gt;&lt;/a&gt;Ya...setahun yang lalu tepatnya di tanggal ini 7 November, ketika itu sang Petruk berencana untuk kembali ke desanya dan transit di Surabaya terjadi sesuatu &lt;a href="http://petrukngeblog.blogspot.com/2008/11/kuyakin-cinta.html"&gt;DISINI dan SEPERTI INI&lt;/a&gt;. Hal tersebut dilakukan oleh sang Petruk dalam waktu yang begitu singkat, yang sebelumnya singkat juga masa-masa untuk mengenal satu sama lain...alhasil begitulah akhirnya...happy ending memang dan semoga akan happy ending selamanya...Amin...&lt;br /&gt;Ada yang tau kenapa saat itu saya 'terima' cintanya *a.k.a donatnya :p ... Pertama, adalah alasan yang dilematis, karena sang Petruk memberikan options jika Pindank menolak maka ia tak akan pernah kembali untuk menemui bahkan berkomunikasi lagi mungkin...*egois memang, apa mungkin begitu cara berpikir orang yang lebih dewasa dari Pindank, sedangkan Pindank kan masih belia alias ijo royo-royo :D...Kedua, sang Petruk memberikan option untuk memilih warna donat putih *rasa Tiramisu jika saya menerimanya, padahal dari awal beli donat itu memang pilihan saya, dan i love it...*nah curang kan!!...dan terakhir Ketiga, adalah karena memang saat itu Pindank dirasuki rasa penasaran terhadap pria itu, begitu banyak hal-hal yang tak biasa ada pada diri sang Petruk...dan yang terakhir-khir Keempat *kok masih ada!!, karena memang sang Petruk nampak dewasa, setidaknya ada harapan pada diri si Pindank kalau ia menerima cinta sang Petruk maka akan ada orang yang dengan sabar mau digigit dan dipukul *kdrt :D...salah-salah...yang bener adalah akan ada orang kedua yang dapat dijadikan panutan selain ortu, seseorang yang dengan sabar mau mendengarkan keluhan anak abgezz kayak Pindank itu :D, dan menjadi problem solver yang terpercaya...tengkyu sayang...i always love u...oiya...satu lagi, nantinya diharapkan dapat menjadi tulang punggung dan kepala rumah tangga yang bijak...Amin.. :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita dah menjalani satu tahun masa-masa untuk dapat saling memahami, mengerti, lebih mengenal satu sama lain, saling toleransi, dan saling berbagi meskipun masih dalam konteks 'pacaran'...dan semoga untuk tahun-tahun selanjutnya kita masih bisa bersama seperti setahun ini, dapat menyelesaikan masalah-masalah yang muncul, dapat tetap saling percaya @.@, dan masih saling menyayangi dan mencintai satu sama lain, dan maaf kalau setahun ini aku pernah bikin kamu kesel dan bete :p ...dan harapannya semua ini bukan hanya main-main ataupun coba-coba, semoga ini adalah masa-masa terakhirnya berpacaran, dan kaulah yang terakhir bagiku...Amin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT BUAT KITA SAYANG...SEMOGA TETAP SEPERTI INI SELAMANYA...&lt;br /&gt;ditunggu kedatanganmu...I LOVE YOU...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Sayang..maaf kalo posting sms belom bisa ditampilkan...soale tiba2 program pc suite ku nggak bisa dibuka...piye iki?? @.@ tapi bagaimanapun kamu yang dulu dan yang sekarang, aku masih tetap sayang kamu kok.. ^^, bahkan aku semakin sayang... ;p&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-8803829622219146860?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-08T06:10:37.143-08:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SvbQDERy2KI/AAAAAAAAAxk/iMpY3vEC8oQ/s72-c/tiramisu.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/11/posting-terbaik-sedunia.html</feedburner:origLink></item><item><title>Suami Takut Istri</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/w35F8beYai8/suami-takut-istri.html</link><category>Kisah | Pribadi</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Fri, 30 Oct 2009 15:42:21 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-2567208560896439279</guid><description>Kemarin, saat sedang di kantor, aku terlibat pembicaraan dengan dua orang teman kantor, sebut lah namanya Mot dan Mit. Aku yang paling muda, sekaligus yang masih bujang. Yang paling banyak diam, karena memang kurang pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di keluarga emang yang dominan istrinya ya Pak”, tanya Mit pada Mot. Aku dengan seksama mendengarkan. Berharap dapat pencerahan nantinya. Mit ini, sepanjang yang aku kenal, memang orangnya punya bakat seperti polisi. Canggihnya bukan main kalau masalah interogasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, pernah suatu ketika, saking terpojoknya, aku pulang dari kantor. Tak tahan rasanya dicecar polwan macam Mit. Tetapi Mot ini lebih berpengalaman daripada aku dalam menghadapi cecaran pertanyaan dari Mit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya gantian dong. Kadang di atas, kadang di bawah”, jawab Mot dengan terkekeh. Aku tahu jurusnya yang satu ini, mengidentifikasikan suatu permasalahan ke masalah mesum. Cara lama, tapi sering berhasil. Tapi Mit tak mau kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sampeyan takut ya dengan istri sampeyan?”, Mit memasang jebakan.&lt;br /&gt;“Bukannya takut”&lt;br /&gt;“Lha terus apa kalau gak takut. Dia sering nanya-nanya lagi di mana…trus ama siapa kan?”&lt;br /&gt;“Iya sih”&lt;br /&gt;“Trus?”&lt;br /&gt;“Cowok itu gak selalu takut ama istrinya. Cuma dia takut ribut aja”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mit menyimak, sekaligus menyiapkan jebakan berikutnya.&lt;br /&gt;“Cewek bersikap dominan karena takut kehilangan suaminya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sini aku lupa pembicaraan berikutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan yang kutangkap adalah, ada perbedaan motif antara cowok dan cewek dalam memperlakukan pasangannya. Suami seringkali dianggap takut dengan istrinya, terutama saat istrinya sedang marah-marah. Sebenarnya tidak selalu demikian. Cowok kurang suka keributan. Ribut pun pasti juga kalah. Kawan tentu ingat, bahwa amunisi kata-kata cewek lebih banyak dari cowok. Jangan lupa itu. Kata Mot, cowok juga lebih takut perkawinan yang telah dibangunnya bubar, dibandingkan cewek. Akhirnya, cowok lebih suka mengalah untuk hal-hal seperti ini. Baginya, banyak hal yang lebih pantas untuk dikerjakan daripada ribut-ribut yang tak jelas juntrungannya. Bagaimana menurut Kawan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, ada kata-kata dari Mot yang cukup menarik untuk direnungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cewek itu selalu mampu, tapi gak selalu mau. Cowok itu selalu mau, tapi gak selalu mampu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-2567208560896439279?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-30T15:42:21.251-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/10/suami-takut-istri.html</feedburner:origLink></item><item><title>Regulasi Cepat pada Hiperglikemia</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/1_7ETC65qKQ/regulasi-cepat-pada-hiperglikemia.html</link><category>RS SMS</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Sat, 24 Oct 2009 19:50:55 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-3827687871176447340</guid><description>Kasus diabetes di masyarakat semakin banyak. Komplikasinya juga semakin mudah ditemui, baik itu karena hipoglikemia maupun hiperglikemia. Untuk komplikasi hiperglikemia, saat aku koas dulu, aku pernah menjumpai kadar gula darah sewaktu sebesar 1000. Bukan main tingginya. Padahal normalnya kurang dari 200. Pasien itu akhirnya meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hiperglikemia dengan dehidrasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasien dengan kondisi hiperglikemia, apalagi dengan kadar yang begitu ekstrim, biasanya mengalami dehidrasi. Hiperglikemia akan mendorong terjadinya diuresis osmotik. Tekanan darah biasanya akan turun hingga di bawah normal. Dalam kasus ketoasidosis diabetik (KAD), biasanya juga dijumpai adanya napas cepat dan dalam (Kussmaul).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi KAD ada dua tahap. Jam pertama cairan, jam kedua insulin. Pada jam pertama, dehidrasi yang terjadi perlu diterapi secepatnya dengan cairan. Pilihan antara NaCl 0,9% atau NaCl 0,45% tergantung dari ada tidaknya hipotensi dan tinggi rendahnya kadar natrium. Pada umumnya dibutuhkan 1-2 liter dalam jam pertama. Pedoman untuk menilai hidrasi ialah turgor jaringan, tekanan darah, keluaran urin dan pemantauan keseimbangan cairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insulin baru diberikan pada jam kedua. 10 U diberikan sebagai bolus intravena, disusul dengan infus larutan insulin regular dengan laju 2-5 U/jam. Sebaiknya larutan 5 U insulin dalam 50 ml NaCl 0,9% bermuara dalam larutan untuk rehidrasi dan dapat diatur laju tetesannya terpisah (8-16 tpm). Metode ini disebut sebagai metode &lt;span style="font-style:italic;"&gt;syringe pump&lt;/span&gt;. Dosis insulin 0,1 μL/kgBB/jam dengan evaluasi glukosa darah per jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kadar glukosa turun sampai 300 atau kurang, laju larutan insulin dikurangi menjadi 1-2 U/jam dan larutan rehidrasi diganti dengan glukosa 5%. Pada waktu pasien dapat makan lagi, diberikan sejumlah kalori dalam 4 porsi, sesuai dengan kebutuhannya. Insulin regular diberikan subkutan 4 kali sehari secara bertahap (misal 4 x 8 U, 4 x 10 U, dst) sesuai kadar glukosa darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hiperglikemia tanpa dehidrasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu, ada pasien diabetes yang datang dengan keluhan kejang. Tekanan darahnya 150/90. Saat diukur, kadar glukosa darah sewaktunya 400-an. Kuberikan Humulin-R dengan metode &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sliding&lt;/span&gt;, dosisnya 8 U/8 jam. Selain itu juga kuberikan inj cefotaxim 1 gr/12 jam, inj piracetam 3 gr/6 jam dan inj diazepam extra. Evaluasi glukosa darah dilakukan per 6 jam, dengan catatan bila glukosa darah sewaktu kurang dari 100 maka insulin dihentikan. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Outcome&lt;/span&gt;-nya cukup bagus. Pasien tidak kejang dan glukosa darah sewaktunya turun menjadi 300-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sliding&lt;/span&gt; berarti menurunkan secara cepat kadar gula darah. Selain itu bisa digunakan untuk menentukan kebutuhan insulin dalam 24 jam. Dosis insulin disesuaikan dengan kadar glukosa darah sewaktu yang dipantau tiap 6 jam. Misalnya: 200-250 = 4 U; 251-300 = 8 U; 301-350 = 12 U, 351-400 = 16 U; 401-450 = 20 U; 451-500 = 24 U. Jika glukosa darah sewaktu kurang dari 200 maka insulin dihentikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-3827687871176447340?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-24T19:50:55.270-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/10/regulasi-cepat-pada-hiperglikemia.html</feedburner:origLink></item><item><title>Dream Car</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/cUDxrqoUfaQ/dream-car.html</link><category>Car</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Fri, 16 Oct 2009 07:55:56 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-1134417012479689341</guid><description>Are you ready to buy a new car? Here are some cars to consider.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2009 Nissan GT-R&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/StiGiiNM69I/AAAAAAAAAxc/j3SLBAqIMIY/s1600-h/2009-Nissan-GT-R.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/StiGiiNM69I/AAAAAAAAAxc/j3SLBAqIMIY/s400/2009-Nissan-GT-R.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393208481632021458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;If someone asked “what is your dream car?” What would it be? My answer would be 2009 &lt;a href="http://www.thecarconnection.com/make/nissan"&gt;Nissan&lt;/a&gt; GT-R or Nissan Skyline. For me, it delivers true supercar performance in a user-friendly package. He has face-distorting acceleration, world-class handling, low MSRP, and also exceptionally easy to drive. The 2009 Nissan GT-R replete with a twin-turbocharged V6 engine, all-wheel drive ad legendary Skyline heritage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The 2009 &lt;a href="http://www.thecarconnection.com/make/nissan"&gt;Nissan&lt;/a&gt; GT-R specs are impressive. I love this car and really want have one. Nissan has built the most production engine. It looks tough; the look and feel of the interior is impressive. I really love this car!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Another review that I read about 2009 Nissan GT-R is also boasts a trick multifunction performance monitor that features 11 different informational displays. This monitor was developed in consultation with Polyphony Digital, Gran Turismo video game franchise. The engine makes big power and creates Nissan Gtr as graceful as it is powerful. For me, 2009 &lt;a href="http://www.thecarconnection.com/make/nissan"&gt;Nissan&lt;/a&gt; GT-R is one of the best performance cars ever!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2010 Audi S5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/StiDtmJ8LlI/AAAAAAAAAxM/ywS1PwklIoA/s1600-h/2010-Audi-S5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 281px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/StiDtmJ8LlI/AAAAAAAAAxM/ywS1PwklIoA/s400/2010-Audi-S5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393205373135760978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Audi calls its new &lt;a href="http://www.thecarconnection.com/modelintro/audi_s5_2010"&gt;2010 Audi S5&lt;/a&gt; Cabriolet a real convertible, in defense of its sporting a soft-top in an era of hard-top-equipped competition. There are some advantages to the cloth top–the 2010 Audi S5 roof opens completely in 15 seconds (7 less than a BMW 335i Convertible) and at speeds up to 31 mph. It doesn't weigh as much, and it doesn't sacrifice trunk space the way a hard-top does. If it's noise you're worried about, the 2010 Audi S5 comes standard with Audi's Acoustics Roof, which is said to reduce noise levels "almost to the sedan level." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;While the &lt;a href="http://www.thecarconnection.com/modelintro/audi_s5_2010"&gt;2010 Audi S5&lt;/a&gt; Coupe will remain V8-powered for another year, the convertible is already packed with the supercharged V6 of the new S4. The direct-injected powerplant has a 10.3:1 compression ratio and ingests 11.6 psi of boost pressure from a screw-type supercharger mounted atop the engine. Despite making 11 hp less than the V8, the supercharged engine produces 23 lb-ft more torque (325 lb-ft) over a broader range (2900 to 5300 rpm). The result is a claimed 0-to-62 time of 5.62 seconds. The new engine is also capable of more than 24 mpg, according to Audi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The &lt;a href="http://www.thecarconnection.com/modelintro/audi_s5_2010"&gt;2010 Audi S5&lt;/a&gt; Convertible will only be available with Audi's seven-speed dual-clutch transmission (S Tronic), and the Quattro all-wheel-drive system now has a 40:60 torque distribution, to help mimic rear-wheel-drive handling. Going further toward that goal, the company's new Sport Differential, optional, shuffles torque between the rear wheels to eradicate understeer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Check the box for Audi's Drive Select, and you'll be able to vary steering and throttle response, shock stiffness, transmission shift points, and even the tenacity of the aforementioned sport differential with the push of a button. And as you'd expect, that's just the beginning of the gadgetry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2010 Audi S4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/StiFBKOuhUI/AAAAAAAAAxU/jZ1DrbdkmZ8/s1600-h/2010-Audi-S4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 254px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/StiFBKOuhUI/AAAAAAAAAxU/jZ1DrbdkmZ8/s400/2010-Audi-S4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393206808748655938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Since 1997, Audi has offered the S4 -- a sedan fitted with a sport-themed interior, more power, and a sharper suspension than its A4 -- as an option for those who include canyon-carving as part of their commute. And just as the base A4 got a complete revamp for 2009, now Audi is following up with a leadfoot-friendly S4 that includes a new engine, transmission, quattro system, and sport differential with customized torque distribution, along with upgraded styling, a freshened interior, and more tech goodies. Previously Audi moved the S4 from twin-turbo V-6 to a 4.2L V-8 boasting 340 hp in a bid for more output, but it looks as though worries about gas mileage and CO2 emissions are finally causing the automaker to blink. Returning to its forced-induction roots, the new &lt;a href="http://www.thecarconnection.com/modelintro/audi_s4_2010"&gt;2010 Audi S4&lt;/a&gt; has a supercharged 3.0L V-6 under the hood, which is down 7 hp from last year's model.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Of course, mere horsepower figures don't always tell the whole story. In developing its all-new 3.0L TFSI V-6, Audi says it found supercharging a better solution than returning to twin turbos for both packaging and performance, and a version of this engine will also be available in the midsize 2009 A6 (though with just 290 hp). One of the primary benefits of the new powerplant is its impressive torque, for, along with 333 hp, it offers a full 324.5 lb-ft of twist, an upgrade from the 302 lb-ft available in the previous generation's V-8. In addition, maximum torque comes on at just 2500 rpm and remains constant through 4850 rpm, making the car especially responsive in everyday driving (as an example, Audi cites a 50 to 75-mph time of 4.4 sec), and while some may miss the previous S4's V-8 rumble, in fact at 5.1 sec the new model is actually a couple ticks faster from 0 to 62 mph.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;That said, Audi names its competition for the &lt;a href="http://www.thecarconnection.com/modelintro/audi_s4_2010"&gt;2010 Audi S4&lt;/a&gt; as BMW's M3 and the Mercedes' C63 AMG, but with both those cars sporting V-8s in excess of 400 hp, and 0-to-62 times just north of four seconds, they seem like better rivals for the current V-8-powered RS4 instead. But Ingolstadt's latest creation does have one significant advantage: Besides being quicker than its predecessor and having more torque, one of the new S4's biggest improvements can be seen at the gas pump. While the 2008 S4 is rated by the EPA at just 16 mpg combined, thanks to its TFSI V-6 Audi estimates the new model will yield a fairly impressive 24-plus mpg highway -- close to the 3.2L A4. Enthusiasts may be less concerned with fuel economy than the average commuter, but with the current instability of gas prices, no doubt many will welcome the improvement.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2010 Ford Flex&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/StiDVdQO4wI/AAAAAAAAAxE/piWnoRW0I3Y/s1600-h/2010-Ford-Flex.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/StiDVdQO4wI/AAAAAAAAAxE/piWnoRW0I3Y/s400/2010-Ford-Flex.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393204958429373186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;The &lt;a href="http://www.thecarconnection.com/modelintro/ford_flex_2010"&gt;2010 Ford Flex&lt;/a&gt; lineup gains a telescoping function for its steering wheel and a new engine with more available power. Introduced for the 2009 model year, this boxy 4-door wagon shares some of its basic design with Ford's Edge crossover SUV. Flex comes in three trim levels: base SE, mid-level SEL, and top-line Limited. All offer front-wheel drive. All-wheel drive is available on the SEL and Limited. Flex is distinguished not only by its squared-off shape but also by contrasting roof and body colors and use of exterior chrome accents. Flex seats either six or seven on three rows of seats. A 262-hp 3.5-liter V6 engine is standard on all Flex models. The AWD SEL and Limited are available with a 355-hp turbocharged 3.5-liter V6. Versions so equipped are called "EcoBoost" and are priced as separate models. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EcoBoost-equipped Flex models also include several specific features including steering-wheel mounted shift paddles and a grade assist function for the transmission, electric power steering with "Pull-Drift Compensation," and a self-parking feature. Both engines pair with a 6-speed automatic transmission. Maximum towing capacity is 4500 lb., and when equipped with the optional tow package, a trailer sway control system is included. Available safety features include ABS, traction control, antiskid system, front side airbags, and curtain side airbags. A rearview camera, power liftgate, voice-activated navigation system with real-time traffic and weather updates, four-panel glass roof, and refrigerated center console are available. Other available features include Ford's Sync voice-activated control for some cell phones and MP3 players and a capless fuel filler.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-1134417012479689341?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-16T07:55:56.219-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/StiGiiNM69I/AAAAAAAAAxc/j3SLBAqIMIY/s72-c/2009-Nissan-GT-R.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/10/dream-car.html</feedburner:origLink></item><item><title>Sholat Jum’at di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/wrpqsDd_rfQ/sholat-jumat-di-masjid-raya-sabilal.html</link><category>Jalan - Jalan</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Fri, 09 Oct 2009 19:50:19 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-7260844683911901401</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Ss_zoIW5tNI/AAAAAAAAAw8/wm_H16W8Kw8/s1600-h/Sabilal+Muhtadin.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Ss_zoIW5tNI/AAAAAAAAAw8/wm_H16W8Kw8/s400/Sabilal+Muhtadin.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390795149749630162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seperti masuk ke masjid-masjid lainnya di seluruh dunia, kesan pertama saat masuk masjid adalah sejuk. Lantai, dinding dan tiang yang terbuat dari batu pualam krem muda benar-benar membuat atmosfir masjid ini sangat nyaman untuk berlindung dari terik matahari yang panas menyengat. Orang lemah iman sepertiku tentu berpikir bahwa suasana seperti ini sangat cocok untuk tidur siang. Amboi, semilir anginnya bertiup sepoi-sepoi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalamnya tidak kurang tertulis 99 Asmaul Husna yang terpahat rapi pada dasar kubah. Ada juga kaligrafi di dinding masjid yang konon terbuat dari tembaga. Salah satunya adalah petikan dari Al Qur’an surat Ali Imron ayat 102. Kawan tentu sudah sering mendengarnya saat sholat Jum’at: ‘&lt;span style="font-style:italic;"&gt;yaa ayyuhalladziina aamanuttaqullooha haqqo tuqootihii walaa tamuutunna illaa wa antummuslimuun&lt;/span&gt;’, yang artinya kurang lebih ‘Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid ini terdiri atas dua lantai. Dilingkupi oleh kubah besar berbentuk batok kelapa terbalik, yang terbuat dari bahan aluminium sheet kalcolour berwarna emas. Rupanya atap inilah yang menjadi salah satu ciri khas masjid ini. Bentuk atap ini mirip dengan atap Gedung Sultan Suriansyah yang ada di Jl. Brigjen Hasan Basri. Terdapat juga lampu gantung dari kaca yang berkilap di tengah ruangan, yang digantungkan persis di bawah kubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Sabilal Muhtadin diberikan sebagai bentuk penghormatan terhadap Ulama Besar (almarhum) Syekh Muhammad Arsyad al-Banjary, seorang tokoh agama Islam di Kalimantan Selatan. Sabilal Muhtadin sendiri merupakan salah satu kitab yang ditulis oleh beliau. Perlu Kawan ketahui juga bahwasanya 98 persen penduduk Banjarmasin beragama Islam. Bahkan, menurut Steve Frankham dan James Alexander dalam Fooprint Borneo, Banjarmasin memiliki masjid yang berlimpah: rata-rata terdapat sebuah masjid per 40 kepala keluarga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahdan, beberapa bulan yang lalu keinginanku untuk merasakan sholat Jum’at di masjid ini kesampaian juga. Sampai di masjid sekitar jam 11.30 WITA, ternyata masjid masih sepi. Langsung saja mengambil air wudhu di pelataran masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sedikit perbedaan tata cara sholat di sini bila dibandingkan dengan Jawa. Sebelum khotbah Jum’at, dibacakan Al Qur’an oleh seorang santri. Dibacakan, dan bukan rekaman kaset, di atas mimbar dengan gagahnya. Elok benar suaranya, dan tentu tak menyimpang sedikit pun dari tajwid yang diajarkan gurunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibacakan juga laporan keuangan dari pengurus masjid. Lalu disusul dengan pembacaan tahlil oleh kyai besar di sana. Sampai di sini aku gelisah, sambil mengganti-ganti posisi bersila. Ya begini inilah nasib orang yang tidak pernah dilatih kondangan di waktu kecilnya. Kaki kesemutan, punggung pegal, belum lagi ditambah dengan perut yang keroncongan. How pathetic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khotbah pun akhirnya selesai, yang kemudian dilanjutkan dengan sholat dan doa. Total waktu dua jam aku berada di masjid ini menjadikannya sebagai sholat Jum’at terlama sepanjang hidupku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-7260844683911901401?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-09T19:50:19.176-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Ss_zoIW5tNI/AAAAAAAAAw8/wm_H16W8Kw8/s72-c/Sabilal+Muhtadin.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">14</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/10/sholat-jumat-di-masjid-raya-sabilal.html</feedburner:origLink></item><item><title>Tugu Pahlawan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/c_ZBOAj9LA8/tugu-pahlawan.html</link><category>Jalan - Jalan</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Fri, 02 Oct 2009 02:57:39 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-8575112779167392416</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SsXNgOCF0mI/AAAAAAAAAw0/1NspOoEounc/s1600-h/Monumen+Sepuluh+Nopember.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 286px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SsXNgOCF0mI/AAAAAAAAAw0/1NspOoEounc/s400/Monumen+Sepuluh+Nopember.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387938482625040994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Karena sudah bosan jalan-jalan di mall, maka minggu kemarin aku sempatkan diri untuk berkunjung ke Tugu Pahlawan. Walau dengan mata terkantuk akibat hanya tidur 2 jam pada malam harinya, tapi dengan semangat 45 aku pun berangkat ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monumen Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember didirikan sebagai bentuk kebanggaan atas kemenangan arek-arek Suroboyo pada pertempuran heroik tanggal 10 Nopember 1945. Museum yang diresmikan pada tahun  2000 dan berlokasi di dalam lapangan Tugu Pahlawan ini telah dikenal sebagai salah satu tujuan wisata kota Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di museum ini, rekaman asli pidato Bung Tomo yang berapi-api membangkitkan gelora dan hasrat rakyat akan kemerdekaan dapat didengarkan dari sebuah radio kuno. Beberapa diorama statis menggambarkan aksi kepahlawanan arek-arek Suroboyo, yang hanya dengan menggunakan senjata sederhana yaitu bambu runcing, mampu memenangkan pertempuran melawan musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambu ini bukan bambu biasa. Terbuat dari bambu “Apus” atau “Ori” yang dipangkas meruncing pada salah satu ujungnya. Konon menurut beberapa cerita, bambu tersebut diberi mantra agar memiliki kekuatan.Sehingga tidak kalah dengan senjata macam senapan mesin Browning model 41,30 mm atau pun senapan mesin Kotkies Japan kaliber 7,7 mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SsXMVZIjRmI/AAAAAAAAAws/OobQsliaOzc/s1600-h/Merdeka.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SsXMVZIjRmI/AAAAAAAAAws/OobQsliaOzc/s400/Merdeka.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387937197114738274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dan sepertinya bambu runcing ini juga mesti dipatenkan supaya tidak diakui sebagai warisan budaya oleh negara tetangga..hehe…Merdeka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jam buka&lt;/span&gt; : Selasa – Kamis (08.00 – 14.30); Jum’at (08.00 – 14.00); Sabtu – Minggu (08.00 – 13.00); Senin dan Hari Libur Nasional tutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bea masuk&lt;/span&gt; : 2000 rupiah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-8575112779167392416?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-02T02:57:39.071-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SsXNgOCF0mI/AAAAAAAAAw0/1NspOoEounc/s72-c/Monumen+Sepuluh+Nopember.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">17</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/10/tugu-pahlawan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Medical Interview Course</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/fSqzdbkJvwo/medical-interview-course.html</link><category>Medical</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Fri, 02 Oct 2009 19:01:17 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-5047954437427872698</guid><description>Emulation of world work in this time is very tight. This thing happened too in medical world. Hundreds, or may be thousands fresh graduate doctors are coming from various medical faculties in every year. This matter claims doctors to be more improve their skills. Not only skills in the medical knowledge, but also in the medical interview, because most of all hospitals do a kind of test about &lt;a href="http://www.medicalinterviewsuk.co.uk/"&gt;medical communication skills &lt;/a&gt;to the doctor who applying.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As we all know, a medical interview is a process in which a potential employee is evaluated by an employer for prospective employment in their hospital. A &lt;a href="http://www.medicalinterviewsuk.co.uk/"&gt;medical interview&lt;/a&gt; typically precedes the hiring decision, and is used to evaluate the candidate. The interview is usually preceded by the evaluation of submitted medical curriculum vitae from interested candidates, then selecting a small number of candidates for interviews. The medical interview is considered one of the most useful tools for evaluating potential employees.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A typical medical interview has a single candidate meeting with between one and three persons representing the employer; the potential supervisor of the employee is usually involved in the interview process. While the meeting can be over in as little as 15 minutes, medical interviews usually last less than two hours.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The bulk of the medical interview will entail the interviewers asking the candidate questions about his or her job history, personality, work style and other factors relevant to the job. For instance, a common interview question is "What are your strengths and weaknesses?" The candidate will usually be given a chance to ask any questions at the end of the interview. These questions are strongly encouraged since they allow the interviewee to acquire more information about the job and the hospital, but they can also demonstrate the candidate's strong interest in them.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Multiple rounds of medical interviews may be used where there are many candidates or the job is particularly challenging or desirable. Earlier rounds may involve fewer staff from the employers and will typically be much shorter and less in-depth. A common initial interview form is the phone interview, a medical interview conducted over the telephone. This is especially common when the candidates do not live near the employer and has the advantage of keeping costs low for both sides. Once all candidates have been interviewed, the employer typically selects the most desirable candidate and begins the negotiation of a job offer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is very important to be well prepared for a medical interview. A common reason employers give for not hiring an applicant is the inability of the applicant to fully explain the contents of his or her &lt;a href="http://www.medicalinterviewsuk.co.uk/"&gt;medical curriculum vitae&lt;/a&gt;. Therefore it is paramount to be able to discuss in detail every item listed on one's medical curriculum vitae, and if possible to give examples when appropriate. It is also wise to research the hospital before the interview. To avoid being nervous, the applicant should practice answering difficult questions. Good sources of interview questions can be found at a &lt;a href="http://www.medicalinterviewsuk.co.uk/"&gt;medical interview course&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A medical interview course will assist you to increase medical interview skills. Here, you will be taught about various skills for competitive interviews by consultant who experienced in medical interview. Besides that, you can learn some useful &lt;a href="http://www.medicalinterviewsuk.co.uk/"&gt;medical interview questions&lt;/a&gt; to practice include type of questions, sample questions, how to negotiate your salary, interview tips and many more. With good prepared, absolutely you can give an effective and powerful answer when medical interview is taken.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I have weakness in the case of this medical interview. Hence it is not a wonder if I usually failed when applied a job at hospital where there is medical interview session in it. This can be happened to you too if you do not have medical interview skills. Hospital will choose other applicant who has excellent medical interview skills. Here the important of consultant medical interview, to improve your &lt;a href="http://www.medicalinterviewsuk.co.uk/"&gt;medical communication skills&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Not less important is the way of compiling medical curriculum vitae. Because, how great your skills, but if you can not sell it, hence you will not be peeped at. The way of compiling &lt;a href="http://www.medicalinterviewsuk.co.uk/"&gt;medical curriculum vitae&lt;/a&gt; will be taught when you are following this medical interview course.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Last but not least, if you have both skills in the medical knowledge and the medical interview, and you are able to sell your skills and knowledge in the correct way, I’m sure that you will get your dream job very soon.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-5047954437427872698?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-02T19:01:17.295-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">6</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/09/medical-interview-course.html</feedburner:origLink></item><item><title>Digitalis pada Takiaritmia</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/mOoL6Dfjqnw/digitalis-pada-takiaritmia.html</link><category>RS SMS</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Sat, 12 Sep 2009 03:16:22 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-1678023668818521663</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Sqm3X2Am0TI/AAAAAAAAAwk/ByX9_d1K3D4/s1600-h/Takiaritmia.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Sqm3X2Am0TI/AAAAAAAAAwk/ByX9_d1K3D4/s400/Takiaritmia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380032850133700914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Anda lihat dari gambar di atas? Orang yang tak paham bisa saja tidak terlalu tertarik dengan gambaran mirip sandi rumput itu. Tapi bagi dokter lain lagi ceritanya. Gambaran EKG di atas adalah takiaritmia. Kata “taki” menandakan bahwa jantung berdenyut di atas normal (&gt; 100 kali per menit), sedangkan “aritmia” menandakan bahwa denyut jantung yang terjadi tidak beraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluhan utama pasien biasanya berupa perasaan berdebar-debar. Nyeri dada dan sesak nafas tidak seberat bila gambaran EKG berupa &lt;a href="http://eharmayaku.blogspot.com/2009/06/nyeri-dada.html"&gt;ST-elevasi&lt;/a&gt;. Resiko kematian takiaritmia pun konon tidak sebesar &lt;span style="font-style:italic;"&gt;infark miokard akut&lt;/span&gt;. Pun begitu, takiaritmia adalah salah satu penyebab terjadinya gagal jantung, lebih tepatnya, gagal jantung kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran EKG tersebut diambil dari seorang pasien wanita, berumur 51 tahun, yang datang dengan keluhan nyeri perut di ulu hati dan badan panas sejak 2 hari sebelumnya. Saat diperiksa, tekanan darahnya 100/palpasi. Nadinya lemah, cepat dan tak beraturan. Sementara &lt;span style="font-style:italic;"&gt;capillary refill time&lt;/span&gt;-nya &lt; 2 detik. Kuguyur saja dengan satu flabot RL. Ternyata tekanan darahnya tidak berubah. Dengan kondisi ini, dan ditambah hasil rekaman EKG, dapat lah kupastikan bahwa problem utama pasien ada pada  irama jantungnya. Segera saja kuberikan terapi oksigen 1-3 liter/menit, injeksi ampicillin 1 gr/8 jam, injeksi antalgin 1 ampul/8 jam, injeksi ranitidin 1 ampul/12 jam, paracetamol 3 x 1 (bila panas) dan digoksin 2 x ½.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari kemudian pasien membaik. Tekanan darah menjadi 130/ 70, dan oksigen sudah dilepas. Injeksi antalgin dihentikan, sementara digoksin dosisnya dijadikan 1 x 1. Terapi tambahan berupa injeksi furosemide 1 ampul/12 jam dan KSR 2 x 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Digitalis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digoksin, sebagai salah satu digitalis, dianjurkan pemberiannya pada kasus takiaritmia seperti di atas. Digitalis mempunyai efek inotropik positif, artinya memperkuat kontraksi otot jantung. Di samping itu juga mempunyai efek kronotropik negatif, artinya menekan irama sinus sehingga denyut jantung menjadi lebih lambat. Oleh karena itu, digitalis sangat berguna meningkatkan kontraksi jantung pada penderita gagal jantung dan menekan berbagai aritmia supraventrikuler, seperti fibrilasi atrium, fluter atrium, takikardia atrium dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digitalis yang tersedia di pasaran umumnya berbentuk tablet lanatosid C 0,25 mg, digoksin 0,25 mg, beta-metildigoksin 0,1 mg atau sedilanid 0,4 mg/2 ml untuk pemakaian intramuskuler atau intravena.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-1678023668818521663?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-12T03:16:22.203-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Sqm3X2Am0TI/AAAAAAAAAwk/ByX9_d1K3D4/s72-c/Takiaritmia.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">16</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/09/digitalis-pada-takiaritmia.html</feedburner:origLink></item><item><title>Bertemu Guru SD dan Cara Mencegah Osteoporosis</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/wqLHuyBNBLI/bertemu-guru-sd-dan-cara-mencegah.html</link><category>Artikel | Tips</category><category>Kisah | Pribadi</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Sat, 05 Sep 2009 01:49:56 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-246385205181469557</guid><description>“Lho, dokter ini dulu kan SD-nya di SD Wonokarto 1 kan?”, tanya seorang wanita setengah baya sambil mengamat-amati lencana namaku yang ada di dada sebelah kanan dengan seksama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“O saya ingat. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Njenengan&lt;/span&gt; kan yang dulu ikut lomba cepat tepat di TVRI. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wong&lt;/span&gt; saya dulu juga ikut mengantarkan kok”, katanya lagi dengan penuh keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski usianya menjelang pensiun, Bu Kris masih saja mengenaliku. Ini tentu berkebalikan dengan diriku. Aku bahkan sudah lupa, atau lebih tepatnya pangling, dengan guruku yang satu ini. Aku memang orang yang gampang pangling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah, sekarang sudah jadi dokter ya. Dulu masnya ini murid saya lho bu”, katanya kepada rekan-rekannya yang kala itu ikut dalam pemeriksaan osteoporosis gratis. Rata-rata rekannya juga berumur 50 tahun ke atas. Di Wonogiri ini tidak ada alat untuk memeriksa osteoporosis, jadi ketika ada pemeriksaan gratis, gayung pun bersambut, berduyun-duyun orang mendatanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian tubuh yang diperiksa adalah tumit. Konon kabarnya, tulang di bagian tumit ini lah yang paling keras di antara tulang-tulang yang lain. Yang diukur adalah kepadatan tulangnya, istilah medisnya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bone mineral density&lt;/span&gt; (BMD) atau T score. Semakin tinggi nilai T score, berarti tulangnya semakin padat. Nilai normalnya di atas -1. Dikatakan osteoporosis bila nilai T score kurang dari -2,5. Sedangkan, T score antara -1 dan -2,5 disebut sebagai osteopenia, dimana tulang mulai mengalami pengeroposan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku, yang didaulat sebagai konsultan, diminta &lt;span style="font-style:italic;"&gt;stand by&lt;/span&gt; jam 12 hingga jam 2 siang. Tugasnya tentu saja melayani pertanyaan dari para pasien yang datang, terutama yang ada sangkut pautnya dengan hasil pemeriksaan. Umumnya, hasil pemeriksaan mereka adalah osteopenia. Dan demi mengetahui hal tersebut, mereka menanyakan cara mencegah terjadinya osteoporosis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira, inilah tips untuk mencegah osteoporosis yang aku sampaikan kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Perbanyak asupan kalsium&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tulang itu mirip gedung bertingkat. Untuk membangunnya tentu dibutuhkan material ini dan itu. Kalsium adalah material utama untuk membentuk tulang. Jadi, bila ingin tulangnya kuat tentunya dibutuhkan asupan kalsium yang cukup. Sebaiknya mengkonsumsi kalsium setiap hari dengan dosis untuk usia produktif 1000 mg kalsium, sedang untuk usia lansia 1200 mg kalsium &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asupan kalsium bisa didapat dari makanan dan suplemen. Makanan yang dianjurkan antara lain telur, susu dan produk-produk olahannya (keju, mentega), ikan, kacang kedelai dan produk-produk olahannya (tahu, tempe), kacang tanah, kacang hijau dan kacang merah. Kalsium juga dapat diperoleh dengan mengonsumsi sayuran hijau seperti brokoli dan bayam. Sedangkan suplemen kalsium bisa didapatkan di apotek-apotek terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para peneliti, lebih baik mengonsumsi sebagian besar suplemen kalisum setelah makan malam dibandingkan di pagi hari. Ini dikarenakan tubuh akan menyimpan kalsium dengan cara yang lebih baik saat beristirahat. Tapi ingat, suplemen ini tidak dianjurkan bagi pasien yang sebelumnya memiliki riwayat penyakit batu ginjal atau sedang mengkonsumsi obat jantung tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Olah raga secara teratur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau materialnya sudah cukup, tentunya harus juga diimbangi oleh para pekerja bangunan yang mumpuni. Olah raga membuat tubuh mampu memanfaatkan kalsium lebih baik, sehingga tulang yang terbentuk juga lebih padat. Sebagai permulaan, cukup lah olah raga seminggu tiga kali. Macam olah raganya pun jangan yang terlalu berat, cukup jalan kaki selama 30 menit. Latihan lain yang bermanfaat untuk meningkatkan kepadatan tulang yaitu menaiki tangga, jogging, dan senam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ahli juga menganjurkan untuk berjemur. Sinar UV B dari matahari membantu menghasilkan vitamin D yang diperlukan pada pembentukan massa tulang. Berjemur di bawah sinar mentari bisa dilakukan pada pagi hari, sekitar 30 menit, sebelum jam 09.00 dan pada sore hari sesudah jam 16.00.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-246385205181469557?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-05T01:49:56.926-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">11</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/09/bertemu-guru-sd-dan-cara-mencegah.html</feedburner:origLink></item><item><title>Tranfusi Darah di Rumah Sakit</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/RfGO-6oEp_c/tranfusi-darah-di-rumah-sakit.html</link><category>RS SMS</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Fri, 28 Aug 2009 19:57:26 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-2281450695129328278</guid><description>Seorang pasien laki-laki berumur 60 tahun datang dengan diantar keluarganya. Terdengar isak tangis dari orang yang mengantar. Hal yang demikian, sepanjang yang aku tahu, menandakan bahwa kondisi pasien memang mengkhawatirkan. Dan memang, pasien saat itu dalam kondisi lemah. Pasien terlihat sesak nafas yang ditandai dengan frekuensi nafas yang meningkat. Selain itu pasien juga muntah beberapa kali selama perjalanan ke rumah sakit. Tekanan darah saat diukur 100/60.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pemeriksaan fisik dan laboratorium yang kulakukan, pasien kudiagnosa sebagai anemia. Hb (hemoglobin) pasien saat itu 4,0 g/dL. Pasien selanjutnya direncanakan untuk mendapatkan tranfusi PRC sebanyak 2 kolf, injeksi ampicillin 1 gr/8 jam dan injeksi ranitidin 1 ampul/12 jam. Hari berikutnya diberikan tranfusi PRC sebanyak 1 kolf per hari hingga Hb lebih dari 8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Terapi Tranfusi Darah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tranfusi darah diindikasikan pada pasien dengan anemia, perdarahan, gangguan pembekuan maupun thalassemia. Pasien dengan anemia berat bila tidak dinaikkan Hb-nya dalam waktu yang singkat bisa berakibat dua hal. Pertama, bisa berlanjut ke gagal jantung, karena kerja jantung meningkat. Kedua, bisa berlanjut ke hipoksia, karena oksigenasi jaringan yang berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu unit PRC bisa memberikan kenaikan Hb sebesar 0,25-0,5 g/dL. Dalam kondisi normovolemia, satu unit diberikan dalam rentang 1-3 jam, dan jangan lebih lama dari 5 jam, agar tidak tumbuh kuman selama darah berada dalam suhu ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada anemia kronik, dimana cairan tubuh tidak berkurang secara drastis, oksigenasi jaringan ini masih bisa dipertahankan oleh jantung. Caranya yaitu dengan meningkatkan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;cardiac output&lt;/span&gt;. Hal ini sesuai dengan rumus Nunn-Freeman, dimana Available O2 = CO {(Hb x SaO2 x 1.34) + (pO2 x 0.003)}. CO adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;cardiac output&lt;/span&gt; dan Hb adalah hemoglobin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tranfusi perlu diberikan bila Hb kurang dari 8 dan ada tanda-tanda kekurangan oksigen. Jenis darah yang diberikan ada dua macam yaitu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;whoole blood&lt;/span&gt; (WB) dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;packed red cell&lt;/span&gt; (PRC). WB diberikan bila anemia disertai hipovolemia maupun trombositopenia. Tapi bila tujuannya hanya untuk meningkatkan Hb maka PRC adalah pilihan yang pas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Reaksi Tranfusi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demam. Reaksi ini paling sering terjadi, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;self limiting&lt;/span&gt; dan berhenti jika tranfusi dihentikan. Bila timbul bisa diterapi dengan antipiretik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alergi. Bisa berupa urtikaria, bronchospasme dan syok. Bila timbul diterapi dengan antihistamin, steroid maupun 0,3 mg efedrin iv.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tranfusi PRC pada Thalassemia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thalassemia disebabkan oleh kelainan sintesis rantai globin (α atau β) dengan gambaran darah khas yaitu hipokrom mikrositer. Thalassemia mayor memberikan gambaran klinis yang jelas berupa anemia berat, splenomegali, ekspansi sumsum disertai deformitas tulang, dan kematian prematur. Thalassemia minor biasanya tidak memberikan gejala klinis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Derajat anemia yang terjadi pada pasien thalassemia dapat bervariasi dari ringan sampai berat akibat eritropoeisis yang tidak efektif. Transfusi PRC masih merupakan tatalaksana suportif utama pada thalassemia dengan tujuan mempertahankan kadar Hb 9-10 gr/dL agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara normal. Transfusi dengan dosis 15-20 mL/kgBB PRC biasanya diperlukan setiap 4-5 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tranfusi Trombosit pada Demam Berdarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Singapura indikasi untuk tranfusi trombosit adalah AT&lt;10.000/mm3 pada pasien yang stabil, &lt;20.000/mm3 dengan perdarahan minor, dan &lt;50.000/mm3 dengan perdarahan yang signifikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-2281450695129328278?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-28T19:57:26.158-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">13</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/08/tranfusi-darah-di-rumah-sakit.html</feedburner:origLink></item><item><title>Dokter PTT Daerah Terpencil dan Sangat Terpencil</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/Ssi5wtbktGQ/dokter-ptt-daerah-terpencil-dan-sangat.html</link><category>PTT</category><category>Teman</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Mon, 31 Aug 2009 03:08:08 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-2483574215029481953</guid><description>Pluralisme dan Kebhinekaan dalam Kedokteran Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, aku ucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga dr Lidya Olivia Pietersz, sejawatku yang sedang menjalankan tugas sebagai dokter PTT di PKM Nuniari, Taniwei, Kabupaten Seram Bagian Barat-Maluku yang meninggal beberapa waktu yang lalu. Konon kabarnya, dokter ini meninggal karena tertembak oknum TNI. Pastilah keluarga yang ditinggalkan menanggung duka yang tak tertanggungkan. Dan aku harap, kejadian ini tidak menyurutkan niat para sejawat untuk menjalankan tugas sebagai dokter PTT di luar Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SpIq4h1X7gI/AAAAAAAAAwA/RFy3r4oH3JQ/s1600-h/Dokter+PTT.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 207px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SpIq4h1X7gI/AAAAAAAAAwA/RFy3r4oH3JQ/s400/Dokter+PTT.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373404456049700354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya lagi, akan aku jelaskan sedikit tentang dokter PTT ini. Dokter PTT adalah kependekan dari dokter pegawai tidak tetap. Masa kerjanya 1 tahun dan untuk daerah sangat terpencil tertentu cuma 6 bulan saja, selanjutnya bisa diperpanjang. Sepanjang yang aku tahu, penempatan dokter ini sekarang, hampir pasti di luar Jawa. Ini adalah strategi dari Departemen Kesehatan untuk menghindari penumpukan dokter di tanah Jawa. Dengan dibekali insentif secukupnya, para dokter ini diharapkan mampu menerapkan ilmu yang dimilikinya di daerah terpencil dan sangat terpencil yang umumnya belum memiliki tenaga dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan main antusiasnya animo para dokter lulusan baru menyikapi program Depkes yang satu ini. Tidak hanya dokter lelaki saja, dokter perempuan pun tak mau kalah. Tentang hal ini aku kadang berpikir, apakah orang tua mereka tidak cemas terhadap keselamatan anak perempuan mereka di tanah asing. Tapi itu lah perempuan jaman sekarang, apa bisa dicegah. Dipingit sudah bukan jamannya lagi. Tentang motivasi, tentunya beragam. Kenalanku saat PTT di Kalimantan dulu, seorang dokter gigi yang cantik, punya alasan yang sedikit unik. Dirinya memilih Kalimantan supaya bisa PDKT lagi dengan mantan pacarnya. Cinta itu Kawan, rupanya bisa jadi alasan untuk berbuat nekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk di daerah terpencil dan sangat terpencil di luar Jawa sana tentu sangat senang dengan kedatangan para dokter ini. Dulu mungkin orang Papua tidak pernah membayangkan akan kedatangan dokter cantik dari Jakarta dan bakal menyuntik bokong mereka. Dulu orang Kalimantan mungkin tidak pernah bermimpi, suatu saat persalinannya bakal ditolong oleh dokter ganteng dari Wonogiri, tapi demikian lah yang terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara pribadi, aku berterima kasih kepada media blog yang telah menginspirasiku untuk juga mengikuti jejak para sejawat yang sudah terlebih dahulu PTT di luar Jawa. Dari blog, aku mendengar kisah mereka saat harus bersusah payah memahami keluhan pasien, karena bahasa derah yang tak dipahaminya. Atau harus naik perahu berjam-jam untuk merujuk pasien ke rumah sakit. Saat listrik cuma menyala empat jam dalam sehari, atau harus membeli kelambu supaya tidak tertular malaria dari nyamuk yang jumlahnya milyaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari sini sebenarnya tidak ada lagi yang namanya suku, ras dan agama dalam pelayanan kesehatan. Orang Banjar berobat pada dokter Jawa, orang Bugis berobat pada dokter Bali. Tidak pernah sekali pun ada dokter yang hanya mau mengobati pasien dari sukunya sendiri. Pertanyaan pertama dari dokter adalah “Keluhannya apa?” dan bukan “Dari suku mana?”. Pertanyaan berikutnya adalah “Sejak kapan keluhan itu muncul?”, dan bukan “Agamamu apa?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak cuma soal kasus yang aneh-aneh, yang mungkin tidak pernah mereka jumpai pada saat kuliah di Fakultas Kedokteran, tapi para dokter PTT ini juga bisa menikmati pengalaman yang mengasyikkan. Sebut saja &lt;a href="http://luluch.blogspot.com/2008/03/yakomina-manggara.html"&gt;dr Luluch&lt;/a&gt; yang mendapatkan anggrek daun bulat dari pasiennya saat PTT di Numfor, &lt;a href="http://indrakus.blogspot.com/2007/12/catatan-ptt-venaseksi-pertama-ku.html"&gt;dr Indra&lt;/a&gt; yang melakukan venaseksi untuk pertama kalinya saat PTT di Halmahera Selatan, &lt;a href="http://mitatea.blogspot.com/2008/09/cerita-ptt2.html"&gt;dr Mita&lt;/a&gt; yang menemukan kenyataan bahwa 95 persen penduduk tempat beliau PTT di Yahukimo pernah terjangkit malaria, sampai &lt;a href="http://mymemoryptt.blogspot.com/2009/03/taka-bonerate-trip.html"&gt;seorang dokter PTT&lt;/a&gt; yang di sela-sela masa kerjanya, sempat-sempatnya  belajar menanam mangrove dan membakar ikan tuna segar di tempatnya PTT di daerah Selayar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia itu luas, dan kaya dengan kebhinekaannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-2483574215029481953?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-31T03:08:08.191-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SpIq4h1X7gI/AAAAAAAAAwA/RFy3r4oH3JQ/s72-c/Dokter+PTT.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">17</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/08/dokter-ptt-daerah-terpencil-dan-sangat.html</feedburner:origLink></item><item><title>Penghasilan Tambahan dari Kumpul Blogger</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/Q9KAt4MaBnE/penghasilan-tambahan-dari-kumpul.html</link><category>Penghasilan Online</category><category>Finansial</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Mon, 17 Aug 2009 02:19:35 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-4652514051099257243</guid><description>Ini semua berawal saat aku membuka rekening baru di BCA. Sempat kaget ketika diberitahu bahwa biaya administrasi per bulan mencapai 10.000 rupiah. Aku lantas mencari cara, bagaimana supaya biaya administrasi ini tidak menggerogoti saldo tabunganku. Ide pun muncul, yaitu mencari penghasilan tambahan dari Kumpul Blogger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bergabung dengan Kumpul Blogger sebenarnya sudah agak lama, yaitu pada tanggal 29 September 2008. Sempat berhenti beberapa waktu dengan alasan untuk menyederhanakan tampilan blog. Waktu itu total pendapatan baru 8.900 rupiah. Dan sekarang pendapatan yang sudah kuraih 12.100 rupiah, dimana 11.800 rupiah diantaranya sudah ditransfer ke rekening BCA. Lumayan kan, bisa mengganti biaya administrasi BCA bulan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=8921"&gt;Kumpul Blogger&lt;/a&gt; adalah jaringan blogger Indonesia untuk mendapatkan alternatif penghasilan tambahan, dengan cara menyediakan spot/ruangan pada blognya sebagai tempat menyampaikan pesan komersial dari advertiser. Langkah-langkah untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari Kumpul Blogger adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Membuat Akun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama adalah membuat sebuah akun dalam &lt;a href="http://Kumpulblogger.com/signup.php?refid=8921"&gt;Kumpul Blogger&lt;/a&gt;. Di sini Anda diharuskan untuk mendaftarkan blog Anda terlebih dahulu, yaitu dengan memilih tombol “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Register Now&lt;/span&gt;”. Sedangkan bagi Anda yang telah memiliki akun dapat langsung memasukkan nama email dan password dilanjutkan dengan memilih tombol “Login”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SokdtXPiNEI/AAAAAAAAAvg/A4MO8dPww8c/s1600-h/Kumpul+Blogger.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 187px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SokdtXPiNEI/AAAAAAAAAvg/A4MO8dPww8c/s320/Kumpul+Blogger.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370856695786517570" /&gt;&lt;/a&gt;Masukkan nama email Anda dan lanjutkan dengan memilih tombol “Register”. Secara otomatis password Anda akan dikirimkan ke alamat email Anda. Bukalah email Anda untuk mengetahui password dan login-lah dengan menggunakan email dan password yang telah didapatkan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Anda login dengan menggunakan username dan password yang telah diberikan, maka Anda akan diarahkan pada sebuah halaman berisi beberapa menu, yaitu Navigation Menu, Blogger, dan Advertiser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Navigation Menu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini Anda bisa melakukan Edit Profile. Isi dengan nama lengkap Anda, jenis kelamin, nama bank (untuk menampung pendapatan Anda dari Kumpul Blogger), nama cabang bank, nama dalam rekening bank, nomor rekening bank dan PayPal account Anda. Anda juga bisa mengganti password dalam menu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SokeK5x1waI/AAAAAAAAAvo/lR0k__Ffvtk/s1600-h/Kumpul+Blogger+Menu.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 187px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SokeK5x1waI/AAAAAAAAAvo/lR0k__Ffvtk/s320/Kumpul+Blogger+Menu.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370857203273417122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Blogger&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklan dari Kumpul Blogger bisa ditampilkan di blog Anda dengan menyalin kode dan menyisipkan kode tersebut dalam kode blog Anda. Kode bisa didapatkan dengan memilih “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Script Text Advertising untuk Blog Anda&lt;/span&gt;” untuk menampilkan iklan teks, “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Script Mini Banner untuk Blog Anda&lt;/span&gt;” untuk menampilkan mini banner dan “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Script Jualan Buku (Bekerja sama dengan Kutukutubuku.com)&lt;/span&gt;” untuk menampilkan iklan buku. Untuk melihat pendapatan yang sudah Anda peroleh, Anda dapat memilih “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Statistik Revenue&lt;/span&gt;”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah bukan? Segera saja bergabung ke Kumpul Blogger, dan biarkan uang mengalir ke rekening Anda dengan sendirinya. Semoga sukses.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-4652514051099257243?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-17T02:19:35.693-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SokdtXPiNEI/AAAAAAAAAvg/A4MO8dPww8c/s72-c/Kumpul+Blogger.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/08/penghasilan-tambahan-dari-kumpul.html</feedburner:origLink></item><item><title>Angkatan 2000 FK UNS</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/LAhFkITTDZI/angkatan-2000-fk-uns.html</link><category>Kisah | Pribadi</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Wed, 12 Aug 2009 20:13:43 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-5498847118245989176</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SoOD6B2Tz0I/AAAAAAAAAu4/cks0EV2RGg8/s1600-h/Boys+Band+2000.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 385px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SoOD6B2Tz0I/AAAAAAAAAu4/cks0EV2RGg8/s400/Boys+Band+2000.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369280213707640642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Masa kuliah adalah masa emas, maka pergunakan lah masa itu sebaik-baiknya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa emasku sudah berakhir, dan aku cukup bahagia dengan apa yang kuperoleh selama itu. Kuliah dengan orang-orang terpelajar memang sedikit banyak mempengaruhi cara berpikir. Aku, yang terbiasa bergaul dengan anak-anak kampung, otomatis harus menyesuaikan diri dengan keadaan itu. Dan beruntunglah aku bertemu dengan teman-teman dari angkatan 2000 FK UNS, mengarungi belantara kuliah kedokteran, responsi, quiz, praktikum dan tentu saja inhall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman yang pertama kali kukenal adalah Andreas, mahasiswa bernomor induk G0000041. Nomor induknya persis di bawahku (nomor indukku G0000042). Nomor induk itu disusun berdasarkan alphabetik. Pertama kali kenal sudah bisa dilihat wataknya yang nyleneh. Dia mengaku bernama ‘Ferry’ saat berkenalan denganku. Sebagai orang desa yang lugu tentunya aku memanggilnya terus seperti itu. Baru setelah sekian lama, aku baru tahu kalau namanya ternyata Andreas. Sekarang dirinya bekerja di sebuah klinik di Wonogiri bagian selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang cukup terkenal pada awal kuliah waktu itu namanya Ardi, yang kemudian terpilih sebagai Koti (koordinator tingkat) angkatan kami. Orangnya tinggi besar, mirip dengan Yoga. Saya dulunya berpikir kalau keduanya kakak beradik karena kemiripannya, ternyata bukan. Pada kelanjutannya nanti, dua orang ini ditambah Aldiela dan Bimo Ndut adalah Fantastic Four dalam angkatan kami, sama-sama berukuran XL. Ardi menikah dengan teman saya yang lain, Ifa namanya. Bimo Ndut bekerja di sebuah rumah sakit di Wonogiri bagian utara, sedangkan Yoga dan Aldiela tidak tahu nasibnya sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkatan 2000 FK UNS terdiri dari 158 orang. Terdiri atas mahasiswa dengan karakter yang beragam. Tidak jarang kami susah menyatukan ide manakala kami hendak melaksanakan kegiatan. Ada yang pintar, kalem, norak, modis, dan ada juga yang bahenol. Yang mirip orang Papua juga ada, namanya Alfons. Dirinya sekarang sedang menjalani PTT di Asmat, Papua, sesuai dengan habitatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, walau pun punya kepentingan yang berbeda-beda, tradisi yang berlaku di FK UNS mengharuskan kami untuk menyelenggarakan acara tertentu tiap tahunnya. Dekan Cup misalnya. Ajang ini adalah kejuaraan sepakbola tahunan di kampus. Semester tiga adalah saat dimana penyelenggaraannya dibebankan pada angkatan kami. Saat itu angkatan kami membentuk dua tim untuk memperbesar kesempatan menjadi juara. Tapi rupanya itu menjadi bumerang. Karena kekuatan terbagi dua, maka dua tim pun kandas di tengah jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bila menyebut sepakbola, tidak lengkap rasanya bila tidak menceritakan bagaimana aku membuat gol satu-satunya selama kuliah. Aku masih ingat betul, saat itu tim kami berhadapan dengan tim angkatan 2001. Aku yang berdiri bebas mendapat assist dari Aswin, dan terciptalah gol itu. Satu-satunya gol, pertama dan terakhir. Aku rayakan dengan melepas kaos dengan nama ROMEO di punggung, dan kulemparkan sekenanya ke arah penonton. Sangat, teramat sangat norak sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semester 5 giliran kami mengadakan Porsanti (Pekan Olah Raga dan Seni Antar Tingkat). Nah, yang istimewa dari penyelenggaraan even ini bagiku adalah dinyanyikannya lagu karyaku dalam lomba Yel-Yel. Anda tidak salah dengar, itu lagu KARYAKU! Hebat bukan buatan teman kalian yang satu ini. Masih terekam dalam ingatan, lagu itu kubuat saat sedang menabung di Bank BPD Jawa Tengah cabang Surakarta. Malam harinya, aku dan Yogi dengan dibantu teman kosku, mencoba mengaransemen musiknya di studio musik kampus. Aku di bagian drum, Yogi di bagian bass. Lagu itu terdengar mirip dengan lagu Asereje, karena memang hasil plagiat dari itu. Berikut lagu yang kumaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Asik Aje…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;By: Klas Noceng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim Dua Ribu tampan-tampan, cantik-cantik, cakep-cakep dan keren-keren&lt;br /&gt;Tim Dua Ribu memang hebat, memang dahsyat, memang tangguh dan pemberani&lt;br /&gt;Jangan menyerah sebelum pertandingan diakhiri karna selalu masih ada kesempatan&lt;br /&gt;Ayo maju jangan takut, jangan ragu, jangan gentar bila nanti musuh dating dan menantangmu&lt;br /&gt;Ayo maju!&lt;br /&gt;Jangan Ragu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff:&lt;br /&gt;Dua Ribu terbaik di antara semua angkatan di eFKa&lt;br /&gt;Dua Ribu terkeren diantara semua angkatan di eFKa&lt;br /&gt;Dua Ribu terkuat diantara semua angkatan di eFKa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu ini dinyanyikan secara duet, oleh Mi2 (baca: Mi Two), Mita dan Mimin. Sangat heroik sekali waktu itu. Diiringi oleh belasan penari latar yang dikomandoi oleh Eny. Yang saya ingat, waktu itu penari yang ikut adalah Eny, Luluch, Hendro, Marjan, Tino, Seto dan Joni. &lt;a href="http://luluch.blogspot.com/"&gt;Luluch&lt;/a&gt; sekarang calon PPDS Interna di Unair, sedangkan Hendro mengambil PPDS Obgyn di UNS. Tidak tanggung-tanggung, kami meraih juara pertama!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-5498847118245989176?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-12T20:13:43.275-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SoOD6B2Tz0I/AAAAAAAAAu4/cks0EV2RGg8/s72-c/Boys+Band+2000.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/08/angkatan-2000-fk-uns.html</feedburner:origLink></item><item><title>Efek Radiasi Elektromagnetik dari Handphone terhadap Kesehatan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/zZ8A6OcZPOE/efek-radiasi-elektromagnetik-dari.html</link><category>Artikel | Tips</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Thu, 06 Aug 2009 00:20:36 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-6709322422428558402</guid><description>Oleh : dr Andri Kusuma Harmaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengertian Radiasi Elektromagnetik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada handphone terdapat transmitter yang mengubah suara menjadi gelombang sinusoidal kontinu yang kemudian dipancarkan keluar melalui antena dan gelombang ini berfluktuasi melalui udara. Gelombang radio inilah yang menimbulkan radiasi elektromagnetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penelitian tentang Dampak Radiasi Elektromagnetik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah studi yang dilakukan oleh Draper (2005) dan koleganya dari Chilhood Cancer Research Group di Oxford University dan John Swanson, penasihat sains di National Grid Transco, menemukan bahwa anak-anak yang tinggal kurang dari 200 meter dari tiang tegangan tinggi, sekitar 70 persen diantaranya terkena leukemia dan yang hidup antara 200-600 meter sekitar 20 persen saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SnqC6XSql_I/AAAAAAAAAuw/esYv2awskkY/s1600-h/IMG_2548.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SnqC6XSql_I/AAAAAAAAAuw/esYv2awskkY/s320/IMG_2548.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366745845161695218" /&gt;&lt;/a&gt;Pada tahun 1979, Kouwenhoven dan kawan-kawan dari John Hopkins Hospital melakukan penelitian pada 11 orang tenaga kerja yang bekerja selama 3,5 tahun pada sistem transmisi 345 kV. Dilaporkan bahwa tidak ditemukan gangguan kesehatan serta tidak dijumpai adanya proses keganasan. Namun dari hasil analisis sperma, ditemukan bahwa 2 dari 11 tenaga kerja tersebut mengalami penurunan jumlah sperma. Pemeriksaan lanjutan yang dilakukan terhadap 10 tenaga kerja yang masih bekerja sampai 9 tahun kemudian, ternyata tidak ditemukan kelainan bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, sebuah laporan hasil penelitian dari Swedia (European Journal of Cancer Prevention, 2002) menyebutkan bahwa pengguna handphone lebih rentan terkena kanker otak bila dibandingkan dengan yang tidak pernah menggunakan sama sekali. Semakin lama menggunakan, semakin besar resiko terkena kanker otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi penelitian, baik dalam dan luar negeri, yang mengamati dampak radiasi elektromagnetik ini. Namun, secara keseluruhan, belum ada kesepakatan bahwa radiasi elektromagnetik berintensitas rendah sebagaimana dihasilkan oleh peralatan elektronik, jaringan transmisi, maupun peralatan komunikasi, dapat menyebabkan kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Prof.Dr.dr.Anies,M.Kes,PKK, dalam bukunya “Cepat Tua Akibat Radiasi”, bahwa karena belum ada bukti yang menyakinkan bahwa pajanan radiasi elektromagnetik menginduksi perubahan genetik maka tampaknya pajanan tidak memberikan efek baik inisiasi maupun konversi. Tidak adanya efek pada struktur kromosom menunjukkan bahwa pajanan radiasi elektromagnetik lebih berperan sebagai promotor daripada sebagai inisiator, dengan meningkatkan laju proliferasi sel terubah secara genetik daripada menyebabkan kerusakan awal pada DNA atau kromatin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reiter (1997) melaporkan, bahwa pengaruh pemajanan medan elektromagnetik dapat mempengaruhi metabolisme serotonin dan melatonin pada kelenjar pineal yang bertugas menekan timbulnya “tumorogenesis” pada dada. Dengan rendahnya produksi melatonin maka hal ini sangat berpotensi menimbulkan kanker dada. Pengaruh pada penekanan hormon melatonin ini juga dibuktikan oleh Kato dan Shigemitsu dan penelitian Kasper yang dikutip oleh Brinkmann, menghubungkan penurunan hormon melatonin serum dengan gangguan depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Efek Samping Pemakaian Handphone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang mengalami apa yang disebut sebagai electrical hypersensitivity, yang merupakan gejala hipersensitif akibat pengaruh radiasi medan elektromagnetik, ditandai dengan sekumpulan gejala neurologis dan kepekaan (sensitivitas) terhadap medan elektromagnetik. Dalam penelitian Anies (2004), sebagian besar penduduk yang mengalami electrical sensitivity, berupa kombinasi gangguan yang terdiri atas tiga gejala, yang dikenal sebagai “Trias Anies”, yaitu: sakit kepala (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;headache&lt;/span&gt;), pening (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;dizzines&lt;/span&gt;), dan keletihan menahun (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;chronic fatigue syndrome&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau terlalu lama ditempelkan pada telinga, berikut antenanya yang menyentuh kepala, handphone bisa membuat orang mengalami nyeri kepala dan pening, karena pembuluh darah di lehernya menyempit sampai meningkatkan tekanan darah. Dalam penelitian di Jerman, ditemukan bahwa pemaparan selama 35 menit meningkatkan tekanan darah sampai 5 – 10 mmHg, kalau handphone terus-menerus dipakai mengobrol dan menempel pada telinga. Bagi penderita tekanan darah tinggi, kenaikan sebesar itu sudah membahayakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tips Memakai Handphone secara Aman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekurang-kurangnya terdapat tiga upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi pajanan radiasi elektromagnetik handphone, yaitu meminimalkan waktu pajanan, memaksimalkan jarak dari sumber radiasi dan mengurangi radiasi itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meminimalkan waktu pajanan misalnya dengan tidak menggunakan handphone kalau tidak perlu sekali, sebisa mungkin memanfaatkan layanan SMS dibanding telephone, tidak mendekatkan handphone ke telinga sebelum panggilan tersambung, persingkat percakapan, dan tidak menggunakan handphone sewaktu sinyal lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memaksimalkan jarak dari sumber radiasi misalnya dengan menjauhkan handphone dari kepala, menggunakan headset atau handsfree seefektif mungkin, dan tidak menyimpan handphone di saku celana pada saat handphone dalam kondisi on.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan langkah mengurangi radiasi bisa ditempuh dengan memilih handphone dengan level SAR (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Spesific Absorption Rate&lt;/span&gt;) yang rendah. Level SAR ini biasanya dicantumkan dalam buku manual. ICNIRP (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;International Commission on Non-Ionizing Radiation Protection&lt;/span&gt;) memberikan batas maksimal sebesar 2,0 W/kg. Sekedar contoh, handphone Esia seri Fu memiliki level SAR 1,18 W/kg, sedangkan Nokia seri N70 levelnya 0,95 W/kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu radiasi juga bisa dikurangi dengan meminimalisir pemakaian handphone di ruang tertutup dengan bahan logam atau baja, misalnya di dalam mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengkonsumsi Antioksidan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui bahwa radikal bebas bisa memicu terbentuknya kanker, melalui sifatnya yang dapat menyebabakan kerusakan DNA. Padahal senyawa radikal bebas ini bisa timbul kapan saja dan dimana saja, misalnya saat olahraga yang berlebihan maupun ketika tubuh terpapar polusi lingkungan seperti asap kendaraan bermotor dan asap rokok. Sebenarnya proses terbentuknya kanker ini bisa dihambat oleh melatonin, tapi seperti disebutkan di atas, bahwa produksi melatonin dihambat oleh adanya radiasi elektromagnetik. Untuk itu, tidak ada salahnya bagi para pengguna handphone untuk mengkonsumsi antioksidan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi efek negatif dari radikal bebas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antioksidan bisa berupa mineral (mangan, seng, tembaga, selenium), beta karoten, vitamin C dan vitamin E. Ini semua bisa Anda dapatkan dalam sayur dan buah maupun suplemen yang dijual di apotek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Disampaikan dalam penyuluhan “Bahaya Radiasi Handphone (HP) terhadap Organ Tubuh Manusia” di Dukuh Karangturi, Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen pada tanggal 4 Agustus 2009.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-6709322422428558402?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-06T00:20:36.669-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SnqC6XSql_I/AAAAAAAAAuw/esYv2awskkY/s72-c/IMG_2548.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/08/efek-radiasi-elektromagnetik-dari.html</feedburner:origLink></item><item><title>Terapi Tetanus</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/az0B1UG9OuM/terapi-tetanus.html</link><category>Artikel</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Sun, 02 Aug 2009 19:36:26 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-7200907000387822083</guid><description>Bekerja di UGD itu untung-untungan. Jika sepi pasien maka sang dokter bisa tiduran seenaknya, sambil &lt;span style="font-style:italic;"&gt;chatting&lt;/span&gt; dengan teman-teman lama. Tapi jangan tanya bila sedang ramai-ramainya. Jangan tanya lagi bila sudah ramai, pasiennya menderita penyakit yang aneh-aneh. Belum lagi bila keluarga yang mengantar panik dan rewelnya minta ampun. Centang-perenang. Benar-benar ujian nan tak tertanggungkan bagi dokter. Aku berlindung kepada Tuhan dari hal-hal yang demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penyakit yang tidak kusukai adalah tetanus. Tidak suka menangani, apalagi mengalaminya. Amit-amit. Dan walaupun tidak kusukai, sekonyong-konyong ada saja pasien tetanus yang datang pada suatu saat. Tidak satu, tapi dua pasien sekaligus. Datang bersama empat pasien dengan penyakit lain dalam tempo yang hampir bersamaan. Ini tentu membutuhkan ketenangan yang luar biasa dari seorang dokter, supaya semua pasien dapat tertangani dengan baik. Walau sebenarnya aku ini bukan dokter tenang seperti yang dimaksud, tapi berpura-pura tenang bukanlah hal yang absurd bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lama juga aku tidak menangani kasus tetanus. Ilmunya juga lambat laun menguap, walaupun sedikit-sedikit masih ada yang menempel di otak. Kedua kasus tetanus yang kutangani waktu itu sedikit unik. Yang jelas pasien tidak kejang. Mulut masih bisa menganga. Keluhannya cuma perut yang keras seperti papan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih terngiang di telinga, setiap curiga tetanus, guruku mengajarkan perlunya mencari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;port d’entrée&lt;/span&gt;, artinya mencari pintu masuk kuman. Yang paling banyak adalah adanya luka di kaki. Percaya tidak percaya, bila pasien yang terkena luka di kaki, kebersihan luka akan sangat sulit dipertahankan. Meski sorenya terkena cangkul, mendapat sepuluh jahitan pun, orang desa bisa saja mencangkul di sawah keesokan paginya.Inilah yang dinamakan tuntutan pekerjaan mengalahkan nasihat dokter. Menanam padi ada waktunya, dan menunda mencangkul berarti alamat panen juga bakalan tertunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan bagiku, karena dua pasien tadi punya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;port d’entrée&lt;/span&gt;. Jadi bila ditanya konsulen kenapa diagnosis mengarah ke tetanus aku punya alasan. Pasien pertama mengalami luka tusuk pada bagian telapak kaki karena menginjak kayu sekitar satu bulan yang lalu, sedangkan pasien kedua mngalami luka robek akibat terpelindas traktor sekitar dua minggu yang lalu. Keuntungan juga bagi pasien, karena konon kabarnya, semakin lama jarak antara timbulnya luka dan timbulnya serangan maka semakin tinggi pula harapan sembuhnya. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Port d’entrée&lt;/span&gt; sebenarnya tidak terbatas luka di kaki saja, gigi berlubang dan congek pun jadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsulen lalu kutelfon dengan intonasi yang kubuat setenang mungkin, sesistematis mungkin. Bila kupikir-pikir, dokter umum memang dilatih dua tahun koass melulu supaya bisa memberi laporan dengan betul. Walaupun, tetap ada saja kekurangan di sana-sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mulutnya bisa membuka berapa senti?”, kata suara di seberang sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kuduga akan mendapat pertanyaan seperti itu. Yang jelas, tadi kulihat mulut pasien bisa membuka lebar sekali. Kumasukkan kedua jariku ke dalam mulut yang menganga. Kukira-kira jaraknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kira-kira lima senti dok”, jawabku dengan mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya udah kamu terapi dulu untuk pertolongan pertama, nanti saya tak ke sana”, kata konsulen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usut punya usut, setelah membaca buku tentu, seberapa lebar mulut menganga menjadi dasar untuk klasifikasi tetanus. Tetanus ringan bila mulut bisa menganga lebih dari 3 cm dan tidak disertai kejang umum walau pun dirangsang. Tetanus sedang bila mulut bisa menganga kurang dari 3 cm dan disertai kejang umum bila dirangsang. Serta tetanus berat bila mulut hanya bisa menganga kurang dari 1 cm dan disertai kejang umum yang spontan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Terapi tetanus&lt;/span&gt;, yang diberikan konsulen, seingatku ada tiga poin: anti kejang, anti tetanus dan antibiotik. Selain itu juga diadakan perawatan luka dengan betadin dan H2O2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anti kejang. Pilihan jatuh pada diazepam. Pemberiannya lewat dua cara, drip dan bolus. Drip diberikan dengan cara melarutkan dua ampul diazepam dalam larutan D5%. Bila masih saja timbul kejang, bisa diberikan diazepam dengan dosis 0,5 mg/kgBB/kali intra vena perlahan-lahan dengan dosis optimum 10 mg/kali, dan diulangi setiap kali kejang. Sediaan diazepam berupa ampul 10 mg/2ml maupun tube rektal 5 mg/2,5 ml dan 10 mg/2,5 ml.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anti tetanus. Diberikan TAT (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tetanus Anti Toxin&lt;/span&gt;) sebanyak 100.000 U, dimana 50.000 U diberikan intra muskular sedangkan 50.000 U diberikan intra vena. Pemberian lewat intra vena diberikan dengan cara melarutkannya dalam 100-200 cc D5% dan diberikan selama 1-2 jam. TAT ini bermanfaat untuk menetralisir toksin yang beredar di dalam darah. Jangan lupa dilakukan skin test terlebih dahulu. Ini dilakukan karena anti toksin berasal dari serum kuda, sehingga mungkin terjadi syok anafilaksis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antibiotik. Diberikan metronidazole 500 mg/8 jam dengan skin test sebelumnya. Tujuannya tentu saja untuk membasmi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Clostridium tetani&lt;/span&gt;, yang mana termasuk dalam kuman gram positif dan bersifat anaerob. Center lain memberikan penisilin prokain dengan dosis 50.000 U/kgBB/hari intra muskular selama 10 hari. Dosis optimal 600.000 U/hari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-7200907000387822083?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-02T19:36:26.852-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/08/terapi-tetanus.html</feedburner:origLink></item><item><title>Pertama Kali Online, Mirip Orang Desa</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/MsSe5sMssbY/pertama-kali-online-mirip-orang-desa.html</link><category>ulang tahun ke-11 detikcom</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Fri, 17 Jul 2009 03:02:13 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-424269867344484304</guid><description>Untuk memeriahkan &lt;a href="http://blogdetik.com/2009/06/24/ultah-kesebelas-blogdetik-bagi-bagi-netbook/"&gt;ulang tahun ke-11 detikcom&lt;/a&gt; berikut ini akan aku utarakan sedikit pengalaman dariku saat pertama kali online dulu. Namun sebelumnya, aku ucapkan belasungkawa kepada para korban bom di Jakarta beberapa saat yang lalu, semoga keluarga para korban senantiasa diberikan kesabaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ini orang desa, dan cukup lah wajahku yang lugu ini jadi buktinya. Dua belas tahun yang lalu aku, untuk pertama kalinya, mengenal internet. Saat itu aku duduk di bangku SMA. Tidak berlebihan kalau aku ini, walau pun orang desa, tapi berpikiran sedikit lebih maju dibanding teman-temanku yang lain. Sepanjang aku tahu, hanya sedikit saja dari temanku yang paham soal internet. Mereka lebih suka pergi ke bengkel, mengutak-atik sepeda motor mereka, karena waktu itu balapan sepeda motor sedang jadi tren. Dan Kawan tentu sangat mafhum, kenapa aku tidak bisa mengikuti tren itu. Ya, tentu saja, karena aku tidak punya sepeda motor untuk diutak-atik. Bergelantungan di mini bus cukup lah jadi makananku tiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu sedikit soal internet dari sebuah surat kabar lokal bernama Suara Merdeka. Ada sebuah rubrik, Selancar namanya. Rubrik itu hanya muncul sekali dalam seminggu, yaitu hari Minggu. Mungkin aku membeli Suara Merdeka tiap Minggu, melulu hanya ingin tahu alamat website yang baru, dan menarik tentunya. Kawan perlu tahu saja, bahwa di kotaku yang bernama Wonogiri ini, waktu itu, belum ada yang namanya warnet (warung internet). Satu-satunya warnet yang aku tahu, dari informasi yang kudapat dari surat kabar itu juga, ada di Solo, yang berjarak 31 km dari rumahku. Nama warnetnya Solonet, lokasinya ada di sekitar SMA 1 Solo. Aku bahkan masih ingat tarifnya, 6 ribu rupiah per jam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berbekal rasa ingin tahu yang luar biasa, aku pergi ke Solo dengan sepeda motor Ayah. Aku bahkan tidak bilang, bahwa aku hendak ke Solo waktu itu. Karena jika aku bilang, tentu saja tidak diperbolehkan. Kawan, aku belum punya SIM waktu itu, jadi aku sengaja hanya ke Solo bila hari Minggu, karena menurut sepengetahuanku, polisi jarang mengadakan pemeriksaan SIM dan STNK pada hari libur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di warnet, aku langsung menuju komputer yang belum ditempati. Aku duduk dan memandang ke kanan-ke kiri. Kulihat masing-masing orang asyik memandangi layar komputer masing-masing. Aku membuka kertas, yang mana sudah kutuliskan alamat website hasil membaca Suara Merdeka edisi Minggu. Kutuliskan sebuah alamat web. Kutulis begitu saja, lalu kutunggu. Pikirku, website akan terbuka begitu aku selesai mengetikkan alamatnya. 1 menit berlalu. Layar tidak berubah. 5 menit. 8 menit. Lalu 9 menit 13 detik berlalu. Layar tetap tidak b erubah. Aku merasa sedikit aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin bertanya, tapi malu, nanti dikatakan orang desa. Ah, aku memang orang desa yang gengsian. 10 menit 27 detik berlalu, dan layarku tidak ada gambarnya! Aku mulai gusar, dan rupanya orang di sebelahku menyadarinya. Dia melirikku, mirip seperti melihat monyet yang tidak tahu cara membuka kulit pisang. Aku sudah tidak tahan dan kuberanikan diri untuk bertanya pada penjaga warnet. Teringat kata pepatah yang tertulis di kaos Dagadu Jogja “Malu bertanya, sesat di jalan. Beli tiruan, memalukan!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada yang bisa saya bantu?”, tanya perempuan penjaga warnet begitu aku menghampiri mejanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun menjelaskan persoalanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata solusinya gampang saja Kawan. Begitu kita selesai mengetikkan alamat web, tekanlah ENTER! Dan tralala…terbukalah website itu. Aku termanggut-manggut dan buru-buru mengucapkan terima kasih pada perempuan tadi. Perempuan penjaga warnet yang anggun itu cuma tersenyum. Manis bukan buatan. Dan aku menyangka, senyum semanis itu kurang lebih bermakna “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;kowe kok ndeso banget to mas&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menghabiskan hari itu untuk membuka-buka alamat website yang sudah kutulis di kertas. Dan aku semakin berani bertanya ke perempuan penjaga warnet bila mengalami kesulitan. Nah Kawan, itu lah pengalaman pertamaku tentang internet. Orang desa yang dulu tak tahu apa-apa soal internet, siapa sangka sekarang punya blog yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;page rank&lt;/span&gt;-nya 4. Hebat bukan? Ah, akhir-akhir ini rupanya aku terlampau sering memuji diri sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-424269867344484304?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-17T03:02:13.768-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">21</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/07/pertama-kali-online-mirip-orang-desa.html</feedburner:origLink></item><item><title>Deposito</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/bbi8CdViKpU/deposito.html</link><category>Finansial</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Mon, 13 Jul 2009 00:15:39 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-2379053981227314652</guid><description>Kawan tentu sudah mafhum bahwa aku ini orang yang kurang suka menabung. Tapi bukan berarti aku ini seorang bohemian. Ini tentu sangat berbeda sekali dengan Ayah. Awal bulan, setelah menerima gaji, Ayah langsung serta merta menabungkan uangnya ke bank. Bank langganan Ayah bernama Bank Perkreditan Rakyat. Kalau Kawan belum pernah mendengar nama itu, tidaklah aneh. Kantornya kecil saja, dengan beberapa teller yang menurutku kurang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;eye catching&lt;/span&gt;. Tapi pilihan Ayah menabung ke bank ini bukannya tanpa alasan. Bunganya lebih tinggi dibanding bank-bank lain, utamanya bank-bank yang ‘sudah besar’. Ambil contoh deposito. Bunganya per tahun mencapai 10% (untuk deposito berjangka 6 bulan), bandingkan dengan BNI 6,25%, BCA 7,25%, Bank Mandiri 6,50% dan BRI 6,75%. Yang paling mendekati cuma BTPN yaitu 9,50%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah aku harus bilang apa, tapi salah satu kekurangan dari keluarga kami adalah tidak adanya bakat bisnis yang mengalir dalam darah kami. Istilah “berani ambil resiko” kurang familiar di telinga kami. Kakek saya seorang petani yang sekonyong-konyong kerja rodi sampai tua pun, hasilnya hanya cukup untuk makan sehari-hari. Dulu mungkin aku sudah cerita ke kalian bahwasanya Ayah bisa sekolah itu karena dia bekerja menjual layang-layang dan es lilin untuk biaya sekolahnya. Ayah mungkin sedikit durhaka dalam hal ini, karena memang Ayah tidak mau saat disuruh mencangkul ke sawah. Dan kalau pun menjual layang-layang dan es lilin itu dikatakan sebagai sebuah bisnis, sepertinya untung yang diraih juga tidak terlalu banyak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah menabung karena hanya dengan jalan itulah uangnya bisa diselamatkan. Percaya atau tidak, tuyul itu benar-benar ada. Coba kalian taruh uang satu juta di bawah kasur, dan lihatlah kembali setahun kemudian. Kalau uangnya masih satu juta, sejatinya uang itu tidak benar-benar satu juta adanya. Tuyul itu bernama inflasi. Jadi, uang satu juta sekarang nilainya hanya sekitar 900 ribu saja setahun yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami gila menyebut apa yang dia namakan ‘&lt;span style="font-style:italic;"&gt;diversifikasi&lt;/span&gt;’ untuk menyelamatkan uang dari inflasi. Jadi bila Anda punya uang 50 juta, pertama-tama masukkan ke dalam investasi yang paling cepat berbuah, meski itu beresiko, yaitu reksadana. Katakanlah berbuah menjadi total 100 juta. Dari 100 juta itu, tarik 50 juta modal awal keluar dari reksadana dan belikan rumah kontrakan. Dari rumah kontrakan ini tentu bisa berbuah uang juga. Sekarang berarti sudah ada dua income, yaitu dari reksadana dan rumah kontrakan. Income ini dikumpulkan untuk investasi yang lain, misalnya tanah atau emas batangan. Demikian seterusnya. Kelihatannya mudah bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Deposito vs Reksadana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa perbedaan besar antara deposito dan reksadana. Pertama, return (tingkat pengembalian) reksadana bisa jauh lebih besar daripada kalau Anda mendepositokan uang Anda. Terutama bila Anda berinvestasi di reksadana saham (jenis reksadana yang paling agresif, dan tentu saja, paling tinggi resikonya). Kata pepatah “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;high risk, high return&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, tidak ada yang disebut jaminan dalam berinvestasi di reksadana. Sehingga ada kemungkinan uang kita berkurang. Ketiga, bila di deposito Anda mendapatkan bunga, maka di  reksadana Anda mendapatkan kenaikan NAB Anda (Nilai Aktiva Bersih). Kasarnya begini: bila pada saat membeli reksadana, NAB-nya adalah Rp 1.000,- maka ada kemungkinan NAB itu akan meningkat dimasa depan. Misalnya NAB-nya jadi Rp 1.500,-. Nah, selisih Rp 500,- itulah yang menjadi return (keuntungan) hasil investasi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, reksadana memiliki pilihan yang lebih beragam yang bisa disesuaikan dengan tingkat toleransi resiko (baca: seberapa beraninya Anda kehilangan uang). Tersedia reksadana beresiko rendah (reksadana pasar uang), hingga yang cenderung agresif (reksadana saham).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;rate of return&lt;/span&gt; (baca: tingkat keuntungan) reksadana tidak sepenuhnya stabil. Sangat tergantung pada kondisi perekonomian dalam dan luar negeri. Jadi, berhati-hatilah jika memilih reksadana, karena kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika berangkat dari bakat “tidak berani ambil resiko”, maka, saat ini, satu-satunya cara untuk menyelamatkan uangku dari jarahan tuyul cuma satu pilihan saja: deposito!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-2379053981227314652?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-13T00:15:39.130-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/07/deposito.html</feedburner:origLink></item><item><title>Harga Gambir Siam</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/35LkXjpgIZE/harga-gambir-siam.html</link><category>E-mail</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Fri, 10 Jul 2009 23:15:35 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-7057038559449144608</guid><description>Beberapa waktu yang lalu ada sebuah pertanyaan yang dikirim via andrijournal@gmail.com tentang posting saya yang berjudul &lt;a href="http://eharmayaku.blogspot.com/2009/05/gambir-siam-obat-kuat-pria-dari.html"&gt;Gambir Siam, Obat Kuat Pria dari Martapura&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pertanyaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Kenal Pak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin bertanya pak,gimana cara membeli obat oles gambir siam?,Harga perbotolnya berapan ya pak?&lt;br /&gt;Thanks befor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jawab:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan Anda datang sendiri ke toko ”Batu Tipang Baru” yang berada di Pertokoan Permata Cahaya Bumi Selamat Martapura, Kalimantan Selatan atau pesan via telepon di (0511) 4722021. Beberapa bulan yang lalu, harga per botolnya saat saya beli cuma 15 ribu rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bisa membantu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-7057038559449144608?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-10T23:15:35.134-07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/07/harga-gambir-siam.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kebun Binatang Surabaya (KBS)</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/yao7LDnH4ho/kebun-binatang-surabaya-kbs.html</link><category>Jalan - Jalan</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Sun, 05 Jul 2009 20:59:41 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-5109867591779540297</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SlF0qEh2zAI/AAAAAAAAAuc/-i0zTDDpvyw/s1600-h/Kebun+Binatang+Surabaya.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 337px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SlF0qEh2zAI/AAAAAAAAAuc/-i0zTDDpvyw/s400/Kebun+Binatang+Surabaya.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355189698039303170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada satu hal menarik, kalau tidak boleh disebut menggelikan, ketika aku mengajak beberapa orang dari Surabaya untuk mengunjungi obyek wisata andalan Wonogiri yang bernama Waduk Gajahmungkur. Di dalam waduk itu terdapat sebuah kebun binatang. Sudah lama juga aku tidak berkunjung ke waduk, alih-alih memperhatikan hewan apa saja yang ada di dalamnya. Tiba-tiba salah satu dari orang Surabaya itu tertawa terbahak-bahak. Apa pasal? Ternyata dia melihat salah satu koleksi yang cukup unik menurutnya. “Mbeeeeekkk…”, dan hewan itu menyapa kami seenaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi kalau melihat banyaknya muda-mudi yang berpacaran di tempat sepi, berpelukan dan lain sebagainya. “Wah, ada yang pacaran di keong tuh…Bisa-bisa nanti ada istilah ‘keong bergoyang’…hahaha…”, kata salah seorang dari mereka. Aku tersenyum masam. Maksud hati ingin menunjukkan obyek wisata andalan tanah kelahiran, apa daya ‘keong bergoyang’ yang didapat. Pelajaran moral ke tujuh belas, jika hendak ke Waduk Gajahmungkur jangan lupa bawa kondom. Lho?!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak akan membahas kenapa ada yang sampai hati menaruh kambing di kebun binatang. Apakah karena perawatannya yang relatif mudah dan waktu hari raya kurban bisa dijual? Who knows?! Tidak pula membahas, betapa asyiknya pacaran masa kini di dalam bangunan berbentuk keong. Tapi aku akan bicara soal &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kebun Binatang Surabaya (KBS)&lt;/span&gt;, supaya nantinya guru-guru SD punya referensi tentang kebun binatang yang bagus bagi anak didik mereka. Jangan sampai siswa SD yang setiap sore menggembala kambing, saat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;study tour&lt;/span&gt; pun harus membuat laporan tentang kambing!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua hal baru saat aku kembali masuk ke KBS beberapa waktu yang lalu. Pertama, aku ke sana ditemani wanita cantik berambut lurus panjang yang namanya “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;kamu-pasti-sudah-tahu&lt;/span&gt;”. Dan kedua adalah, adanya fasilitas hot spot gratis. Meski gratis, tapi aku lihat tidak ada satu orang pun yang menggunakan fasilitas itu. Kebanyakan pengunjung lebih suka duduk lesehan di atas tikar, makan nasi dengan lauk seadanya, sambil menonton pengunjung lain naik gajah. Paling-paling orang itu datang dari desa. Aku menduga demikian karena keluarga kami dulu juga begitu bila berkunjung ke obyek wisata, membiasakan diri membawa bekal dari rumah. Harga makanan di warung sekitar obyek wisata biasanya mahal, dan itu tidak terjangkau oleh rakyat jelata seperti kami. Aku masih ingat, dulu sebelum berangkat ‘rekreasi keluarga’ ke Tawangmangu, ibu pagi-pagi sudah menggoreng singkong untuk bekal. Harga sate kelinci di sana terlalu mahal bagi kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lain yang harus diingat bila pergi ke KBS adalah, walau pun harga tiketnya cuma 10 ribu rupiah tapi jangan bawa uangnya persis 10 ribu rupiah. Minimal bawalah sekitar 30.000 rupiah, apalagi bila datang bersama pasangan. Dengan begitu Kawan bisa masuk ke aquarium KBS (3000 rupiah), foto bareng kakatua-kecil-jambul-kuning (2000 rupiah), naik gajah (5000 rupiah), naik kuda (3000 rupiah) dan beli es teh (2500 rupiah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koleksi KBS  kukatakan cukup lengkap. Ada jerapah, gajah, monyet, unta, harimau sampai bison. Tapi sepertinya kambing belum ada. Berputar-putar di KBS minimal butuh waktu dua jam. Jadi, kalau Kawan hendak ke sana sebaiknya sarapan dulu dari rumah. Atau kalau hendak membawa makanan dan minuman dari rumah juga bisa. Tapi ingat, buang sampah pada tempatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berlibur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-5109867591779540297?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-05T20:59:41.713-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SlF0qEh2zAI/AAAAAAAAAuc/-i0zTDDpvyw/s72-c/Kebun+Binatang+Surabaya.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/07/kebun-binatang-surabaya-kbs.html</feedburner:origLink></item><item><title>Segelas Darah Dari Hidung</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/jEYKzqOLQyA/segelas-darah-dari-hidung.html</link><category>Artikel</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Fri, 03 Jul 2009 23:48:22 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-1528093652429064692</guid><description>Seorang pasien pria berumur 50 tahun datang dengan diantar keluarganya. Dari hidungnya keluar darah yang menetes hingga mengotori baju yang dipakainya. Dari anamnese yang dilakukan diketahui bahwa darah yang keluar sudah amat banyak, lebih dari satu gelas belimbing. Pasien sebelumnya tidak mengalami demam ataupun kecelakaan. Setelah diperiksa ternyata tekanan darahnya 220.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Biasanya tinggi to pak tekanan darahnya?”, tanya saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gak tu dok”, jawab pasien. “Tapi memang dua hari terakhir ini saya minum kopi terus”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lalu minta perawat untuk memasang tampon. Perawat bilang bahwa adrenalin di UGD habis. Saya lalu menelfon apotek apakah masih ada stok adrenalin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adrenalinnya gak ada dok, adanya epinefrin”, kata petugas apotek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sama saja itu, nanti kasih itu saja kalau ada resep adrenalin”, kata saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga pasien pun mengambil adrenalin dari apotek. Setelah itu saya minta perawat untuk mengencerkannya dengan perbandingan 1/10. Kasa yang telah direndam kemudian dimasukkan ke dalam hidung. Setelah tampon terpasang saya minta pasien untuk tetap dalam posisi duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau bisa bapak jangan panik, supaya darahnya tidak mengucur semakin deras”, kata saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebenarnya saya tidak panik dok, yang panik itu malah istri saya ini”, jawab pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima belas menit kemudian tekanan darah pasien menjadi 200. Setelah perdarahannya agak berkurang pasien saya kirim ke bangsal. Saya resepkan cefotaksim 1 gram/12 jam, asam traneksamat/8 jam dan captopril 25 mg/8 jam untuk dimasukkan di bangsal nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Guru saya pernah bilang bahwa pasien tersebut termasuk pasien yang beruntung. Disebut beruntung karena perdarahan terjadi di hidung, dan bukannya di otak. Penghentian perdarahan pun harus hati-hati dengan tetap memonitor tekanan darah. Jangan sampai perdarahan di hidung berhenti tapi timbul perdarahan di otak. Dan yang perlu diperhatikan di sini adalah pemberian tampon adrenalin pada kasus mimisan oleh karena hipertensi. Pemberian adrenalin harus diiringi dengan pemberian obat penurun tekanan darah dan tidak boleh diberikan lagi bila terdapat peningkatan tekanan darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Sk71xLo7r-I/AAAAAAAAAuU/55ga0oLA-FE/s1600-h/Mimisan.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 234px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Sk71xLo7r-I/AAAAAAAAAuU/55ga0oLA-FE/s320/Mimisan.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354487232276967394" /&gt;&lt;/a&gt;Mimisan bukan hal sepele. Bila penanganannya tidak cepat dan tepat, pasien bisa jatuh ke dalam syok akibat banyaknya darah yang keluar. Intinya, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;lebih cepat&lt;/span&gt; penanganannya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;lebih baik&lt;/span&gt;. Tapi bila kita panik perdarahan yang terjadi juga malah akan lebih hebat. Untuk itu, bila Anda mimisan sebaiknya Anda tenang, dan sebagai pertolongan pertama ada baiknya Anda mempelajari metode Trotter. Caranya, cuping hidung dipencet selama beberapa menit sementara pangkal hidung dikompres dengan es (lihat gambar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode ini didasarkan kenyataan bahwa sumber perdarahan biasanya berasal dari pleksus Kiesselbach yang ada di bagian depan hidung. Tapi bila dengan metode tersebut mimisan tidak berhenti maka sebaiknya dibawa ke dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan dokter bisa berupa tampon anterior atau pun tampon posterior (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bellocq&lt;/span&gt;). Tampon anterior berupa kapas atau kasa menyerupai pita dengan lebar kira-kira 0,5 cm yang diberi vaselin atau salep antibiotik agar tidak melekat sehingga tidak terjadi perdarahan ulang saat pencabutan. Tampon anterior dimasukkan melalui lubang hidung, diletakkan berlapis mulai dari dasar sampai puncak rongga hidung dan harus menekan tempat asal perdarahan. Tampon dipertahankan 1-2 hari. Bila hendak menggunakan adrenalin maka yan g dipakai adalah larutan adrenalin 1/10.000. Larutan ini bisa didapatkan dengan mengencerkan adrenalin 1/1000 dengan perbandingan 1/10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memasang tampon &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bellocq&lt;/span&gt;, kateter karet dimasukkan melalui salah satu lubang hidung sampai tampak di orofaring dan ditarik keluar melalui mulut. Ujung kateter diikat pada salah satu benang yang ada pada salah satu ujung tampon kemudian kateter ditarik melalui hidung sampai benang keluar dari lubang hidung. Dengan cara yang sama benang yang lain dikeluarkan melalui lubang hidung sebelahnya. Benang yang keluar kemudian ditarik dan dengan bantuan jari telunjuk tampon tersebut didorong ke arah nasofaring. Agar tidak bergerak, kedua benang yang keluar dari lubang hidung diikat pada sebuah gulungan kasa di depan lubang hidung. Ujung benang yang keluar dari mulut, dilekatkan pada pipi. Benang tersebut berguna bila hendak mengeluarkan tampon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasien lalu diminta duduk tegak (agar tekanan vaskuler berkurang dan mudah membatukkan darah di faring). Bila dalam keadaan lemah atau syok, pasien dibaringkan dengan bantal di belakang punggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menangani perdarahan biasanya dokter akan mencari penyebab dari mimisan itu. Penyebab lokal bisa karena trauma, infeksi maupun tumor pada hidung, Sedangkan penyebab sistemik bisa karena hipertensi, trombositopenia, hemofilia, maupun demam berdarah. Pemeriksaan darah rutin diperlukan terutama untuk mengetahui kadar hemoglobin dan trombosit dalam darah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-1528093652429064692?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-03T23:48:22.024-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Sk71xLo7r-I/AAAAAAAAAuU/55ga0oLA-FE/s72-c/Mimisan.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/07/segelas-darah-dari-hidung.html</feedburner:origLink></item><item><title>Solo Batik Carnival 2009</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/y9ko9OgFTmo/solo-batik-carnival-2009.html</link><category>Jalan - Jalan</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Mon, 29 Jun 2009 01:37:32 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-2644380841816228150</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Skh7EM8QWoI/AAAAAAAAAuM/9SN77h5fank/s1600-h/Solo+Batik+Carnival.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 285px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Skh7EM8QWoI/AAAAAAAAAuM/9SN77h5fank/s400/Solo+Batik+Carnival.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352663469253483138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebagai dokter Jawa yang menghormati budaya (pret!), saya kemarin menyempatkan diri untuk menghadiri even &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Solo Batik Carnival&lt;/span&gt; (SBC) yang dilaksanakan di sepanjang jalan Slamet Riyadi, Solo. Tema SBC kali ini adalah topeng. Karnaval sebenarnya direncanakan mulai jam 2 siang, tapi hingga jam setengah 3 belum juga ada tanda-tanda akan dimulai. Iseng-iseng saya jalan-jalan menyusuri &lt;span style="font-style:italic;"&gt;city walk&lt;/span&gt; menuju ke arah barat. Ternyata di sekitar perempatan Kota Barat terdapat deretan stan penjual batik. Dari rumah memang tidak ada niat untuk membeli batik, karena saya sendiri kurang tertarik mengenakan batik terkecuali saat kondangan atau acara sunatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga di sebuah stan saya melihat seorang wanita yang membelakangi saya, mengenakan rok mini, berkulit putih, dan berambut lurus panjang. Ketika wanita itu membalikkan badan, “Oiii…”, kami sama-sama terperangah. Ternyata dia adalah Rani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan Rani Juliani Kawan, tapi Maharani. Dia pernah satu kelas dengan saya waktu SMA dulu. Kakaknya malah sebangku dengan saya. Rani adalah salah satu dari “sepuluh wanita tercantik” di SMA saya, jadi memang dirinya sangat tenar waktu itu. Setelah bercakap-cakap ini dan itu saya menjadi tidak enak kalau tidak membeli, padahal uang di dompet tinggal 50 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah saya bertanya-tanya tentang barang dagangannya. Stannya menjual kemeja dan kain, yang semuanya bermotif lurik. Lurik beda dengan batik, walaupun mirip. Jika diperhatikan dengan seksama, motif lurik lebih sederhana yaitu berupa garis-garis dengan beraneka ragam warna. Lurik yang dijual katanya berasal dari Klaten, tepatnya daerah Pedan. Harganya lumayan terjangkau: kemeja pria harganya 90 ribu rupiah, baju wanita harganya 125 ribu rupiah, sedangkan kain 1,1 m harganya 40 ribu rupiah. Saya sebenarnya tertarik dengan kemeja pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mbok&lt;/span&gt; harganya didiskon, kan baru promo”, kata saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, diskonnya 10 persen”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“50 ribu ya”, saya mencoba menawar. Saya sebenarnya mau saja membayar yang dia tawarkan, mengingat kemejanya memang bagus. Tapi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;budget&lt;/span&gt; kan mepet, masak saya mesti bilang: “Ran, duitku mepet nih. Dikasih ya? Nanti tak bantu beres-beres stan kalo acaranya dah selesai”. Malu dwong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Harganya memang segitu Ndri. Gak bisa kurang”, kata Rani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya membeli kain saja. Dapat diskon 10% jadinya 36 ribu rupiah. Lumayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama kemudian saya bertemu dengan blogger Solo yang tak asing lagi, Dony Alfan si Putera Daerah. Niatnya datang tak beda jauh dengan saya, hunting foto. Bedanya, saya amatiran dan Dony sudah sangat profesional. Itu bisa dilihat dari kameranya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan waktu pun menunjukkan pukul setengah 4, karnaval dimulai. Tampak walikota Solo bersama wakilnya naik kuda, kemudian diikuti oleh iringan putri-putri solo yang aduhai mulusnya. Membuat kamera saya tak henti-henti membidik meski panas menyengat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-2644380841816228150?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-29T01:37:32.461-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Skh7EM8QWoI/AAAAAAAAAuM/9SN77h5fank/s72-c/Solo+Batik+Carnival.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">11</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/06/solo-batik-carnival-2009.html</feedburner:origLink></item><item><title>Jembatan Suramadu</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/bqQIwNUNlm0/jembatan-suramadu.html</link><category>Jalan - Jalan</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Mon, 22 Jun 2009 00:36:00 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-1309568353648388762</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Sj8xDp5HiQI/AAAAAAAAAuE/6a4YxXxmmkM/s1600-h/Jembatan+Suramadu.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Sj8xDp5HiQI/AAAAAAAAAuE/6a4YxXxmmkM/s400/Jembatan+Suramadu.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350048821194230018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jembatan Suramadu adalah jembatan yang melintasi Selat Madura, menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura. Dengan panjang 5.438 m, jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini. Jembatan Suramadu terdiri dari tiga bagian yaitu jalan layang (causeway), jembatan penghubung (approach bridge), dan jembatan utama (main bridge).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarif tol untuk roda dua 3.000 rupiah, lebih murah dibanding bila naik fery yang mencapai 6000-7000 rupiah. Untuk roda empat mencapai 30.000-50.000 rupiah. Dengan alasan ini lah, saya hari ini lebih memilih naik sepeda motor dibanding mobil untuk menjajal jembatan tersebut. Maksudnya supaya lebih hemat..hehehe...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-1309568353648388762?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-22T00:36:00.434-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/Sj8xDp5HiQI/AAAAAAAAAuE/6a4YxXxmmkM/s72-c/Jembatan+Suramadu.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">13</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/06/jembatan-suramadu.html</feedburner:origLink></item><item><title>Nyeri Dada</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/AndriSiPeniru/~3/GXczJ0d8m7E/nyeri-dada.html</link><category>Artikel</category><author>eharmayaku@yahoo.com (Andri Journal)</author><pubDate>Mon, 15 Jun 2009 22:21:15 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7638207313435752395.post-572354371527781267</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SjcrB5JIFrI/AAAAAAAAAt0/89fQ8FukAO4/s1600-h/S-T+Elevasi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SjcrB5JIFrI/AAAAAAAAAt0/89fQ8FukAO4/s400/S-T+Elevasi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347790394044716722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ST elevasi&lt;/span&gt; adalah gambaran pada EKG yang khas pada serangan jantung (infark myokard akut). Pertanda baik bagi dokter, karena diagnosis dapat ditegakkan dan dengan demikian dapat segera memberikan terapi untuk pasien. Sekaligus pertanda buruk bagi pasien, karena pintu alam kubur telah dibuka lebar-lebar untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus nyeri dada (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;angina pektoris&lt;/span&gt;) sering dijumpai pada pasien yang datang ke rumah sakit. Keluhan nyeri dada biasanya juga disertai dengan sesak nafas dan jantung berdebar-debar. Pasien, dan juga keluarganya, biasanya panik karena mengira bahwa pasien baru mengalami serangan jantung. Padahal tidak semua nyeri dada itu adalah serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyeri dada merupakan pertanda dari serangan jantung bila hasil pemeriksaan EKG mengatakan demikian. Kelainan pada EKG bisa berupa T flat, T inverted, ST depresi, maupun ST elevasi. Pembacaan EKG ini tentu saja dilakukan oleh dokter yang berkompeten. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bisa juga pasien yang sebenarnya mempunyai penyakit jantung koroner hasil EKG-nya normal saat diperiksa. Untuk mengantisipasi hal itu, bila pasien sering mengeluh nyeri dada padahal hasil EKG-nya normal, disarankan untuk menjalani &lt;span style="font-style:italic;"&gt;exercise test&lt;/span&gt; dengan alat treadmill.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecenderungan seorang dokter untuk menduga bahwa nyeri dada berasal dari jantung juga bertambah bila ternyata pasien memiliki faktor risiko penyakit jantung koroner. Faktor risiko itu antara lain merokok, hiperkolesterolemia, hipertensi, diabetes, kegemukan (obesitas), usia lebih dari 40 tahun, jenis kelamin (pria) dan riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila hasil EKG normal dan tidak didapatkan faktor risiko pada pasien, maka kemungkinan penyebab nyeri dada berasal dari jantung bisa disingkirkan. Nyeri dada juga dapat disebabkan oleh nyeri akibat kelainan paru atau pleura, nyeri jaringan otot dan rangka, nyeri saluran cerna bagian atas maupun nyeri psikogenik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pertolongan pertama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak setiap rumah dekat dengan fasilitas kesehatan yang memiliki EKG. Untuk itu, setiap keluhan nyeri dada sebaiknya dipikirkan tentang kemungkinan adanya serangan jantung, apalagi bila pasien memiliki faktor risiko penyakit jantung koroner seperti yang saya sebutkan di atas. Tidak perlu panik. Minumlah pereda nyeri, dan yang paling dianjurkan adalah aspirin. Hanya saja, obat ini harus hati-hati bila diberikan pada pasien yang mempunyai riwayat maag sebelumnya, karena obat ini bersifat mengiritasi lambung. Dosis yang dianjurkan adalah 325 mg saat nyeri dada timbul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspirin merupakan pilihan utama pada penanganan nyeri dada karena dua hal. Pertama, karena aspirin memiliki khasiat meredakan nyeri. Ini tentu saja sangat penting untuk memberikan kenyamanan pada pasien. Kedua, aspirin memiliki khasiat anti agregasi trombosit. Hal ini bermanfaat sekali bila ternyata nyeri dada tadi benar-benar merupakan serangan jantung, karena aspirin mampu memperbaiki sirkulasi pembuluh darah koroner yang menyempit akibat proses aterosklerosis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7638207313435752395-572354371527781267?l=eharmayaku.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-06-15T22:21:15.132-07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_TByrEPy5vk0/SjcrB5JIFrI/AAAAAAAAAt0/89fQ8FukAO4/s72-c/S-T+Elevasi.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">13</thr:total><feedburner:origLink>http://eharmayaku.blogspot.com/2009/06/nyeri-dada.html</feedburner:origLink></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>
