<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-4877503410166703057</atom:id><lastBuildDate>Thu, 24 Oct 2024 22:54:35 +0000</lastBuildDate><category>Aneka Burung</category><title>Aneka Burung Nusantara</title><description></description><link>http://anekaburungnusantara.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (candranegara)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4877503410166703057.post-8261530637650271331</guid><pubDate>Mon, 04 Feb 2013 15:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-02-04T22:11:37.649+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aneka Burung</category><title>BURUNG PERKUTUT (Si anggun bersuara merdu)</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;burung perkutut kesayangan&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;425&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOipe68eeW6uus5mgBiA_LGJ0WoN1QMoDqzSFQp2c-hhAO9wergJ7tC2ZHlc0iPB7HWS9UhZF0dMWJW0-wfjIe9O03E78xgHVud3gJbu2cAFNwVopapsyABs6A8bh9u7W_a4WnPv9YD8Y/s640/burung-perkutut.jpg&quot; title=&quot;burung perkutut kesayangan&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak orang memelihara perkutut antara lain karena sosok tubuhnya, keindahan bulu dan suaranya, bahkan ada yang percaya dengan kekuatan magis yang dipunyai burung ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada jaman dulu burung perkutut banyak dipelihara kaum bangsawan, bahkan raja - raja memperlakukan burung ini sebagai binatang kesayangan atau klangenan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konon burung ini bisa membawa rejeki dan menimbulkan ketenteraman bagi pemiliknya, maka wajar jika burung ini sangat digemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masyarakat tradisional Jawa dahulu menempatkan arti perkutut ini sejajar dengan kebutuhan hidup. Pada saat itu ada 5 hal yang melambangkan status sosial, yaitu: wanita (isteri), wisma (rumah), curiga (keris), turangga (kuda) dan kukila (burung perkutut). Kelekatan perkutut pada masyarakat tradisional Jawa bahakan diungkapkan dalam tembang &quot;Kutut Manggung&quot;, yang sampai saat ini masih digemari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang jelas burung perkutut mempunyai warna yang indah, bersuara merdu dan berbentuk ramping lincah, hingga nampak anggun walau tampil sederhana. Beberapa kelehihan burung inilah yang mendasari dipilihnya satwa ini sebagai ciri khas fauna Daerah Istimewa Yogyakarta.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;span style=&quot;color: #3d85c6;&quot;&gt;&lt;b&gt;CIRI - CIRI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
Burung penyanyi berukuran kecil ini termasuk satu suku dengan burung Merpati. Panjangnya antara 20-25 cm dengan kepala bulat kecil berwarna abu - abu. Paruhnya panjang meruncing berwarna kebiru - biruan, sedang lehernya relatif panjang ditumbuhi bulu - bulu halus, yang pada sekitar leher dan dada membentuk pola garis melintang berwarna hitam dan putih. Bulu - bulu tubuhnya berwarna kecoklatan sewarna dengan bulu ekornya yang tumbuh memanjang. Pada bulu sayapnya terdapat garis melintang warna coklat tua, sedang pada kulit kakinya yang berwarna merah tumbuh sisik berwarna kehitaman. Jari kakinya yang berkuku runcing berjumlah empat, dengan posisi tiga depan dan satu di belakang, yang digunakan untuk bertengger.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;span style=&quot;color: #3d85c6;&quot;&gt;&lt;b&gt;HABITAT DAN MAKANAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
Pada umumnya burung perkutut hidup berpasangan, walaupun kadang - kadang juga nampak bergerombol. Burung ini amat menyukai tempat terbuka, misalnya kebun, tegal, padang rumput, bahkan di halaman bangunan yang terletak di dekat hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makanannya terdiri dari biji bijian, seperti : padi, jagung, jawawut, dan lain sebagainya. Burung perkutut liar umumnya berkembang biak sekitar bulan Januari hingga bulan September, ditandai dengan pembuatan sarang yang dibuat bersama pasangannya. Sarang perkutut terdiri dari ranting - ranting kering, berbentuk datar dan tipis dan biasa diletakkan di antara semak - semak atau di dahan pohon yang tidak terlalu tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain hidup secara liar, burung perkutut sudah banyak dibudidayakan. Pembudidayaannya sering dilaksanakan dengan cara persilangan agar mendapatkan bibit unggul yang tangguh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkutut umumnya bertelur dua butir yang berbentuk oval dengan warna putih. Telur tersebut dierami secara bergaintian, yang jantan pada siang hari sedang yang betina sebaliknya. Kira - kira dua minggu telur akan menetas, berupa anak perkutut tanpa bulu, berkepala besar dengan mata tertutup, yang biasa disebut dengan nama piyik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai burung klangenan penggemar burung perkutut ini tidak terbatas pada kalangan tertentu saja, sebab burung ini telah menjadi barang komoditi yang cukup ramai pasarannya. Dalam rangka menaikkan nilai jual burung inilah kini lomba perkutut sering dilaksanakan di kota - kota bahkan desa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda tertarik untuk membudidayakannya...???</description><link>http://anekaburungnusantara.blogspot.com/2013/02/burungperkutut.html</link><author>noreply@blogger.com (candranegara)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOipe68eeW6uus5mgBiA_LGJ0WoN1QMoDqzSFQp2c-hhAO9wergJ7tC2ZHlc0iPB7HWS9UhZF0dMWJW0-wfjIe9O03E78xgHVud3gJbu2cAFNwVopapsyABs6A8bh9u7W_a4WnPv9YD8Y/s72-c/burung-perkutut.jpg" height="72" width="72"/><georss:featurename>Balung 68161, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-8.2683674 113.54094350000003</georss:point><georss:box>-8.3940764000000012 113.38026850000003 -8.1426584 113.70161850000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4877503410166703057.post-5538239051652949129</guid><pubDate>Sun, 03 Feb 2013 18:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-02-04T02:51:56.904+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aneka Burung</category><title>Burung Kuau Besar (Yang indah warnanya dan perkasa)</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Burung Kuau Besar&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;384&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiU4xA8FQD7Z4M5zhA6Go9OjYH1JYZV9h9jASFltSNNZT6wd_FTznSUQLSiIu57A8GSYaK3ttn51MTihnXWUmuVjYIZQgyRwP0KkNv-RrPQKvzOnzRWOkNUN0Ufby59T0E_kh3KPMAEAak/s640/kuau+besar.jpg&quot; title=&quot;Burung Kuau Besar&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Burung Kuau besar mudah dikenal karena bentuknya yang besar dan corak bulunya yang khas. Jenis burung ini dapat di golongkan satu suku dengan ayam bekisar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlahnya kini tidak banyak lagi, karena itu burung ini termasuk dalam kategori langka. Di daerah Sumatera Barat satwa ini dipilih sebagai fauna identitas daerah, dengan perimbangan burung ini telah lama dikenal masyarakat. Sebagai bukti diketahui banyak pantun - pantun tradisional yang menyebut dan berkaitan dengan burung ini. Pemilihanya sebagai identitas fauna daerah juga dimaksudkan agar masyarakat dapat lebih menyayanginya hingga mempermudah upaya pelestarian yang kini sedang digalakkan.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;span style=&quot;color: #3d85c6;&quot;&gt;&lt;b&gt;Ciri - ciri&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
Ukuran tubuh yang besar merupakan salah satu ciri yang dimiliki burung ini. Biasanya Kuau jantan mempunyai tubuh lebih besar dari pada yang betina, beratnya bisa mencapai 11,5 kg, sedang warna bulunya pun nampak lebih menarik dari pada betinanya. Kepala burung ini biasanya tidak berbulu dan hanya terdapat jambul yang terdiri dari bulu - bulu lembut. Sedangkan kulit kepala dan leher berwarna biru. Paruhnya berwarna kuning pucat dengan warna hitam di sekitar lubang hidungnya, sedang iris matanya berwarna merah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bulu penutup tubuhnya berukuran panjang, dengan bentuk sayap bulat berhias bulu - bulu panjang dan menarik. Meskipun sayapnya nampak kuat, mungkin karena berat burung ini tidak dapat terbang jauh. Bulu ekor burung ini umumnya berjumlah 12 lembar, di mana sepasang diantaranya dapat tumbuh lebih panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Burung Kuau besar tubuhnya dapat mencapai 2 meter, diukur mulai dari ujung kepala sampai ekor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;span style=&quot;color: #3d85c6;&quot;&gt;&lt;b&gt;Habitat dan makanan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Habitat burung kuau besar adalah hutan - hutan lebat, baik di daratan rendah atau sampai di ketinggian 1000 meter. Di alam bebas burung ini hidup sendiri -sendiri. Karena itu proses berlangsungnya perkawinan merupakan atraksi yang menarik. Pada masa kawin umumnya burung burung jantan memulai dengan tingkah yang unik, yaitu menari mundar mandir dengan ekor menjurai menyapu gelanggang, sementara paruhnya mematuk matuk seolah menarik simpati dari si betina.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Menjelang masa bertelur Kuau besar membuat sarang di atas tanah, yang terbuat dari rerumputan dan dedaunan. Umumnya mereka bertelur 2-3 butir, yang dieraminya selama lebih kurang 25 hari.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Burung Kuau suka mengais - ngais tanah untuk mencari makanan, yang berupa buah - buahan, biji - bijian, semut, siput, bahkan juga jenis serangga yang lain. Siang hari burung kuau mencari sumber air. Hal ini sering dimanfaatkan oleh penduduk untuk menangkap dan membunuhnya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Daging Burung Kuau sebenarnya mengandung protein hewani tinggi, namun pembudidayaannya sampai sekarang belum terlaksana. Beberapa usaha uang dilaksanakan sampai sekarang hanyalah sekedar menjaga burung indah yang perkasa ini tidak punah. Itupun baru dilaksanakan oleh beberapa kebun binatang yang berusaha mengembangbiakkannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Entahlah sampai kapan mereka mau sadar tentang pelestarian flora dan fauna disekitarnya!! Jika tidak dimulai dari sekarang lalu sampai kapan??? Menunggu punah...???&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;Rating: &lt;span itemprop=&quot;rating&quot;&gt;4.5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://anekaburungnusantara.blogspot.com/2013/02/burungkuau.html</link><author>noreply@blogger.com (candranegara)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiU4xA8FQD7Z4M5zhA6Go9OjYH1JYZV9h9jASFltSNNZT6wd_FTznSUQLSiIu57A8GSYaK3ttn51MTihnXWUmuVjYIZQgyRwP0KkNv-RrPQKvzOnzRWOkNUN0Ufby59T0E_kh3KPMAEAak/s72-c/kuau+besar.jpg" height="72" width="72"/><georss:featurename>Balung 68161, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-8.2683674 113.54094350000003</georss:point><georss:box>-8.3940764000000012 113.38026850000003 -8.1426584 113.70161850000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4877503410166703057.post-1104430511795037277</guid><pubDate>Sat, 02 Feb 2013 12:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-02-04T02:51:42.274+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aneka Burung</category><title>Burung Serindit (Yang lucu, unik dan memikat)</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtM7WztCKgZ16E5PW4itn71L38-svai_rSVkHzaVJ7oWj91ng8w1NR4embS4xuAnGo9GEDCVYxVrnlggGUuXOtkeFMJPaluS3YlGLcmigNklt3tEiteAAQhW6sAbPnJya1ts3RiXK_0R0/s1600/burung+serindit.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Burung serindit hijau&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtM7WztCKgZ16E5PW4itn71L38-svai_rSVkHzaVJ7oWj91ng8w1NR4embS4xuAnGo9GEDCVYxVrnlggGUuXOtkeFMJPaluS3YlGLcmigNklt3tEiteAAQhW6sAbPnJya1ts3RiXK_0R0/s1600/burung+serindit.png&quot; title=&quot;Burung serindit &quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Brung Serindit mempunyai kebiasaan unik selagi hinggap, yaitu menggelantung dengan kepala mendongok. Atraksi ini membuat burung mungil, yang hanya sebesar burung gelatik ini, nampak lucu dan memikat. Banyak orang tergoda untuk memiliki burung indah ini, namun caranya tidaklah mudah. Cara yang tepat hanyalah dengan menangkarkan, hingga populasi tetap terjaga. Tetapi upaya ini pun bukan tanpa hambatan, sebab kelestarian hidup burung ini pun masih ditentukan oleh tersedianya pakan yang memadai dan suasana yang semirip mungkin habitat aslinya. Oleh karena itu lingkungan tempat kehidupannya mutlak harus selalu terjaga.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;span style=&quot;color: #3d85c6;&quot;&gt;&lt;b&gt;Ciri - ciri&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
Burung Serindit termasuk burung berukuran kecil. Panjangnya mulai paruh sampai ujung ekor hanya sekitar 12 cm, seperti halnya kerabat burung bayam, kakak tua, nuri, dan betet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu ciri burung Serindit adalah bulu tubuhnya yang berwarna - warni. Bulu kepalanya berwarna hijau terang, paruhnya berwarna hitam dengan bentuk melengkung, matanya bulat berwarna kuning, dan terdapat semacam jambul biru menghiasi kepalanya. Penampilannya yang telah memikat ini masih ditambah dengan keindahan bulu sayapnya yang berwarna hijau tua dengan warna merah dan hitam di ujungnya. Bulu badannya berwarna hijau muda bercampur kekuning - kuningan, warna bulu punggungnya kuning kecoklatan, sedang bulu ekornya berwarna hijau tua bercampur warna merah dan hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warna bulu pada tenggorokannya dapat digunakan untuk membedakan jenis kelamin burung ini. Pada Serindit jantan terdapat bulatan berwarna merah di tenggorokannya, sedang pada Serindit betina berwarna kuning. Kaki burung Serindit berjari - jari empat, dengan warna bulu hitam agak jingga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;span style=&quot;color: #3d85c6;&quot;&gt;&lt;b&gt;Habitat dan makanan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;
Burung Serindit disebut sebagai burung hutan, sebab habitat alaminya memang di hutan - hutan lebat. Mereka hidup bebas dan selalu berpasangan dalam sebuah kelompok besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Burung ini berkembang biak dengan cara bertelur sebanyak 3 butir, yang dieraminya selama 3-4 minggu, pada sebuah sarang yang dibangun di atas pohon yang tinggi. Burung Serindit dapat bertelur 3 atau 4 kali dalam setahun. Makan burung Serindit terdiri dari berjenis buah - buahan yang banyak terdapat di hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Burung Serindit jantan dikenal sebagai burung pemberani. Sifatnya ini sering dimanfaatkan penduduk untuk memikat burung serindit lainnya hingga kelompoknya mudah terjebak dalam perangkap khusus, yang dibuat untuk menangkapnya. Seringkali penangkapan besar besaran pada burung ini demikian gencar, hingga jika tidak diimbangi dengan upaya pembudidayaan dikhawatirkan low populasi / populasi menurun terlebih punah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Georgia, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: #cc0000;&quot;&gt;Tekan tombol play untuk mendengar ocehannya:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;
&lt;object __idm_id__=&quot;-1589682175&quot; data=&quot;http://s0.wp.com/wp-content/plugins/audio-player/player.swf?m=1236370442g&quot; height=&quot;24&quot; id=&quot;wp-as-21062_2-flash&quot; type=&quot;application/x-shockwave-flash&quot; width=&quot;290&quot; wmode=&quot;transparent&quot;&gt;
     &lt;param name=&quot;movie&quot; value=&quot;http://s0.wp.com/wp-content/plugins/audio-player/player.swf?m=1236370442g&quot;&gt;
     &lt;param name=&quot;FlashVars&quot; value=&quot;bg=0xF8F8F8&amp;amp;leftbg=0xEEEEEE&amp;amp;lefticon=0x666666&amp;amp;rightbg=0xCCCCCC&amp;amp;rightbghover=0x999999&amp;amp;righticon=0x666666&amp;amp;righticonhover=0xFFFFFF&amp;amp;text=0x666666&amp;amp;slider=0x666666&amp;amp;track=0xFFFFFF&amp;amp;border=0x666666&amp;amp;loader=0x9FFFB8&amp;amp;soundFile=http%3A%2F%2Fkicauan.files.wordpress.com%2F2010%2F08%2Fburung-serindit.mp3&quot;&gt;
     &lt;param name=&quot;quality&quot; value=&quot;high&quot;&gt;
     &lt;param name=&quot;menu&quot; value=&quot;false&quot;&gt;
     &lt;param name=&quot;bgcolor&quot; value=&quot;#FFFFFF&quot;&gt;
     &lt;param name=&quot;wmode&quot; value=&quot;opaque&quot;&gt;
         &lt;span id=&quot;wp-as-21062_2-container&quot; class=&quot;wp-as-prepped&quot;&gt;
     &lt;audio id=&quot;wp-as-21062_2&quot; controls=&quot;&quot; preload=&quot;none&quot; style=&quot;background-color:#FFFFFF;width:290px;&quot; src=&quot;http://kicauan.files.wordpress.com/2010/08/burung-serindit.mp3&quot; __idm_id__=&quot;-1589682174&quot;&gt;
      &lt;span id=&quot;wp-as-21062_2-nope&quot;&gt;Download: &lt;a href=&quot;http://kicauan.files.wordpress.com/2010/08/burung-serindit.mp3&quot;&gt;burung-serindit.mp3&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;
     &lt;/audio&gt;
    &lt;/span&gt;
    &lt;br&gt;&lt;span id=&quot;wp-as-21062_2-playing&quot;&gt;&lt;/span&gt;
    &lt;/object&gt;&lt;/center&gt;

&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;Rating: &lt;span itemprop=&quot;rating&quot;&gt;4.5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://anekaburungnusantara.blogspot.com/2013/02/burung-serindit-yang-lucu-unik-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (candranegara)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtM7WztCKgZ16E5PW4itn71L38-svai_rSVkHzaVJ7oWj91ng8w1NR4embS4xuAnGo9GEDCVYxVrnlggGUuXOtkeFMJPaluS3YlGLcmigNklt3tEiteAAQhW6sAbPnJya1ts3RiXK_0R0/s72-c/burung+serindit.png" height="72" width="72"/><georss:featurename>Balung 68161, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-8.2683674 113.54094350000003</georss:point><georss:box>-8.2683674 113.54094350000003 -8.2683674 113.54094350000003</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4877503410166703057.post-51609445228847408</guid><pubDate>Fri, 01 Feb 2013 16:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-02-04T02:52:29.595+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Aneka Burung</category><title>Burung Dara Mahkota (Si cantik bermahkota)</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;Dara mahkota yang cantik&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEteZOAXtVQkC4De5L0BZJvRiRYC6WQomYNENSKvqU-G2FE-wHhVeYQqv_1QRVklOjqT2uorlczS9xjGx3lyi-b_uIrAZOu1zUk33G2Nxkbd4_Q7NJ51Evr12Hc8e1yqQDp-s2FRWxT18/s320/dara+mahkota.jpg&quot; title=&quot;Burung dara mahkota&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Burung Dara Mahkota termasuk jenis kerabat burung Merpati dan Perkutut, yang banyak dipelihara orang. Mereka kini memelihara bukan hanya sekedar hobi tetapi juga untuk di lombakan dan di perjual belikan. Termasuk jenis ini antara lain burung tekukur dan bermacam - macam pergam, seperti : pergam putih, Pergam hijau dan pergam gunung yang berbentuk elok dan berbulu menarik. Penyebaran burung pergam meliputi daerah Irian Jaya dan pulau - pulau sekitarnya.&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: #3d85c6; padding: 10px 0;&quot;&gt;Ciri - ciri&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div&gt;
Burung Dara Mahkota mempunyai bentuk paling besar di antara kerabat - kerabatnya. Warna bulu sayapnya hampir seluruhnya abu - abu kebiruan, kecuali sayap sekundernya yang berwarna abu -abu muda. Di luar itu warna merah anggur hampir mewarnai seluruh tubuhnya, kecuali dada dan ujung sayapnya. Paruhnya berwarna abu - abu kebiruan, sedang kakinya bersisik putih sampai bagian jarinya. Di ujung ekor terdapat pita melebar berwarna abu - abu muda, sedang di kepalanya terdapat &quot;mahkota&quot;, yang hampir menyerupai renda.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Hal ini membuat penampilan burung ini seakan lebih cantik di antara jenis kerabatnya. Tidak terlalu gampang untuk membedakan jenis burung jantan dan betina. Burung betina umumnya mempunyai postur tubuh lebih bulat, ekornya lebih terbuka dan sisik kakinya nampak lebih halus. Berdasarkan bentuk dan warna bulunya, burung ini dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu jenis dara victoria, dara mahkota &lt;i&gt;cristata, &lt;/i&gt;dan dara mahkota &lt;i&gt;chipmekeri.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;color: #3d85c6;&quot;&gt;Habitat dan makanan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Burung Dara Mahkota mempunyai panjang tubuh lebih kurang 80 cm. Sehari - hari hidup diatas permukaan tanah, kecuali malam hari, sejak matahari terbenam. Pada pagi hari mereka meneruskan kegiatannya kembali. Hal ini merupakan ciri khas mekanisme kehidupan burung sejenisnya, agar terhindar dari ancaman binatang pemangsa. Umumnya Dara Mahkota hidup menyendiri, hanya kadang - kadang membentuk kelompok keci., ketika musim kawin tiba, yaitu sekitar bulan Juni sampai Agustus.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Umumnya Dara Mahkota hidup berpasangan dan berkembang biak dengan bertelur pada sebuah sarang, yang dibuat diatas pohon pada ketinggian sekitar 10 meter diatas permukaan tanah. Sarangnya terbuat dari ranting pepohonan yang dibangun bersama, baik burung jantan maupun betina. Telurnya maksimal 2 butir, tetapi umumnya hanya 1 butir berwarna putih kekuning - kuningan. Mereka mengeram bergantian selama 29 hari, dengan pembagian tugas yang jelas, yaitu apabila si betina pergi mencari makan meninggalkan sarang, maka tugas mengerami telur diambil alih oleh si jantan. Tugas itu dilaksanakan secara rutin hingga telur menetas.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Anak yang baru lahir nampak amat lemah dan hanya terbungkus beberapa lembar bulu lembut, yang mirip serabut. Namun setelah berumur 29 sampai 30 hari sudah dapat terbang dan mulai meninggalkan sarangnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Jenis makanan burung yang cantik ini sangat bervariasi, mencakup buah - buahan semak, kacang - kacangan, jenis biji - bijian dan jenis makanan lainnya seperti : pepaya, pisang, beras merah, ketan hitam, dll. Sedang sumber makanan hewani di dapat dari bangsa cacing dan ulat&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;color: white;&quot;&gt;Rating: &lt;span itemprop=&quot;rating&quot;&gt;4.5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
</description><link>http://anekaburungnusantara.blogspot.com/2013/02/anekaburungnusantara.html</link><author>noreply@blogger.com (candranegara)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEteZOAXtVQkC4De5L0BZJvRiRYC6WQomYNENSKvqU-G2FE-wHhVeYQqv_1QRVklOjqT2uorlczS9xjGx3lyi-b_uIrAZOu1zUk33G2Nxkbd4_Q7NJ51Evr12Hc8e1yqQDp-s2FRWxT18/s72-c/dara+mahkota.jpg" height="72" width="72"/><georss:featurename>Jember, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-8.1844859 113.66807470000003</georss:point><georss:box>-9.1900969 112.38267420000004 -7.1788749 114.95347520000003</georss:box></item></channel></rss>