<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" version="2.0">

<channel>
	<title>Angan-angan koe</title>
	
	<link>http://rachmad.kuyasipil.net</link>
	<description>untuk negeriku yang sangat kucinta</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Feb 2010 04:28:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<atom:link rel="next" href="http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;page=2" />

		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/Angan-anganKoe" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="angan-angankoe" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>Gotong Royong, Subsidi hingga Pasar Modern</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=421</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=421#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 04:28:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=421</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://rachmad.kuyasipil.net/?p=421" title="Gotong Royong, Subsidi hingga Pasar Modern"><img src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/yapb_cache/gotong_royong.7hwkee7blkgs4gog08s08wks0.4h8nnep4oz6s0g0ss4owgcgk0.th.jpeg" width="120" height="83" alt="Gotong Royong, Subsidi hingga Pasar Modern" style="float:left;padding:0 10px 10px 0;" ></a>Pada dasarnya Indonesia ini adalah negara yang sangat kaya, hampir semua jenis energi tersedia di negeri ini. Seharusnya pola penanganannya juga berbeda sedikit dari negara lain yang apa-apanya serba terbatas.
Pada hakekatnya kesejahteraan negeri ini adalah kemampuan anak bangsa Indonesia untuk dapat saling tukar menukar barang dan jasa secara adil. Ada banyak pola yang dilakukan untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://rachmad.kuyasipil.net/?p=421" title="Gotong Royong, Subsidi hingga Pasar Modern"><img src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/yapb_cache/gotong_royong.7hwkee7blkgs4gog08s08wks0.4h8nnep4oz6s0g0ss4owgcgk0.th.jpeg" width="120" height="83" alt="Gotong Royong, Subsidi hingga Pasar Modern" style="float:left;padding:0 10px 10px 0;" ></a><p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pada dasarnya Indonesia ini adalah negara yang sangat kaya, hampir semua jenis energi tersedia di negeri ini. Seharusnya pola penanganannya juga berbeda sedikit dari negara lain yang apa-apanya serba terbatas.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pada hakekatnya kesejahteraan negeri ini adalah kemampuan anak bangsa Indonesia untuk dapat saling tukar menukar barang dan jasa secara adil. Ada banyak pola yang dilakukan untuk saling tukar ini.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Gotong Royong :</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"> Pola &#8216;gotong royong&#8217; adalah pola dimana tukar menukar barang dan jasa tidak dilakukan dengan ukuran &#8216;uang&#8217;. Ukuran yang digunakan adalah kebersamaan sosial. Ada untung ruginya menerapkan hal ini. Keuntungannya adalah tersedianya kebutuhan masyarakat tanpa harus menunggu adanya &#8216;uang&#8217; dan hal ini sangat memungkinkan di negeri yang sebenarnya segala sesuatunya telah disediakan oleh alam Indonesia yang demikian kayanya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kerugian dari pola ini adalah masyarakat bertransaksi barang/jasa tanpa ukuran uang. Hal ini berakibat masyarakat ter&#8217;diskriminasi&#8217; pada saat ia harus masuk dalam pergaualan masyarakat yang segala pertukaran barang/jasa nya diukur dengan uang.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebagai contoh, haji Ali yang biasa memarkir mobilnya dipasar sebuah desa tidak dipungut bayaran meskipun hal itu dilakukan seharian. Semua orang tahu itu mobil H. Ali dan ikut menjaga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini tidak berlaku ketika mobilnya diparkir di Jakarta yang satu jam dipungut 2000 perak.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Hal-hal semacam ini juga mengakibatkan terjadinya urbanisasi dimana masyarakat lebih berharap tenaganya diukur dengan uang dan itu berlaku dalam masyarakat modern sehingga mereka rela untuk menjadi PRT diibukota bahkan TKI.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Subsidi :</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Subsidi sebenarnya adalah bentuk peralihan dari masyarakat &#8216;gotong royong&#8217; menjadi masyarakat modern. Pertukaran barang/jasa tidak diukur penuh dengan uang yang berlaku global. Pertukaran barang/jasa dilakukan dengan &#8216;uang&#8217; ukuran lokal karena sebagian biaya yang seharusnya dibayar penuh ditanggung oleh pemerintah.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Hal ini juga berdampak buruk. Masyarakat kotapun ikut ter &#8216;diskriminasi&#8217; karena ada kecendrungan untuk tidak dibayar dengan ukuran pasar modern mengingat sebagian kebutuhannya telah dibayar oleh Pemerintah dalam bentuk subsidi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Padahal masyarakat perkotaan yang &#8216;modern&#8217; sebagian kebutuhannya di sediakan oleh pasar global, akibatnya gaji tidak cukup sehingga diperlukan &#8216;obyek&#8217;an sampai hal-hal yang berbau korupsi hanya sekedar untuk pemenuhan kebutuhan standard saja.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Pasar Modern :</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Segala pertukaran barang/jasa diukur dengan ukuran &#8216;uang&#8217;. Hal ini terjadi akibat begitu banyak dan ruwetnya pertukaran barang dan jasa. Seperti parkir mobil H. Ali tadi sudah tidak mungkin lagi dilakukan mengingat begitu banyak jumlah mobil dan lebarnya pergerakan sehingga dibutuhkan tangan-tangan profesional untuk menjaga properti dari tangan usil <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Karena kompleksnya pertukaran barang/jasa ini maka ketika ada subsidi yang ditarik akan terjadi penyesuaian disana sini sampai tiba pada rasa keadilan semua pihak untuk dapat saling bertukar barang/jasa dengan perasaan adil dalam ukuran uang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pada kondisi yang demikian maka seharusnyalah negara memberikan subsidi pada konsumen yang tak berdaya dalam bentuk jaminan Sosial Nasional yang berbentuk Bantuan Tunai Langsung (BLT). Tujuannya adalah masyarakat yang terkendala karena fisik/mental/ usia atau masalah sosial lainnya tetap dapat mengakses produk berupa barang/jasa yang dihasilkan oleh mereka yang bergerak dibidang komersial tanpa mengganggu hitungan keuangan yang dilakukan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Hal ini akan lebih baik lagi jika Pemerintah juga bisa mendaya gunakan mereka yang memperoleh Jaminan Sosial Nasional untuk mengisi hal-hala kebutuhan sosial masyarakat. Jika penerima enggan untuk mengisi kebutuhan sosial masyarakat maka dipersilahkan untuk pindah ke komersial.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Ketika masyarakat sudah tidak terdiskriminasi lagi, maka tidak ada alasan untuk tidak menjual produk-produk seperti CPO didalam negeri karena ongkosnya pengiriman juga jauh lebih murah.</span></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D421';
  addthis_title  = 'Gotong+Royong%2C+Subsidi+hingga+Pasar+Modern';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=421</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uang Negara ?</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=415</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=415#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 04:58:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=415</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://rachmad.kuyasipil.net/?p=415" title="Uang Negara ?"><img src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/yapb_cache/collection_of_money_antique_numismatic_paper_money_rp_500_lima_ratus_rupiah_tahun_1982_koleksi_antik_numismatik_uang_kertas_kuno_rp_500_lima_ratus_rupiah_tahun_1982_gambar_tampak_depan.daayka0tkqgw0w4wow0k0cs0w.4h8nnep4oz6s0g0ss4owgcgk0.th.jpeg" width="120" height="60" alt="Uang Negara ?" style="float:left;padding:0 10px 10px 0;" ></a>Banyak diributkan dalam pansus mengenai uang negara atau bukan dana lps.  Padahal menurut saya pribadi, semua uang rupiah yang beredar adalah uang milik  negara. Negaralah yang menerbitkan dan negara pula yang bisa menyatakan itu berlaku/tidak berlaku.
Pemerintah, swasta dan masyarakat hanya dapat menggunakan uang sebagai catatan saja, sebagai bank notes, agar setiap jasanya dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://rachmad.kuyasipil.net/?p=415" title="Uang Negara ?"><img src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/yapb_cache/collection_of_money_antique_numismatic_paper_money_rp_500_lima_ratus_rupiah_tahun_1982_koleksi_antik_numismatik_uang_kertas_kuno_rp_500_lima_ratus_rupiah_tahun_1982_gambar_tampak_depan.daayka0tkqgw0w4wow0k0cs0w.4h8nnep4oz6s0g0ss4owgcgk0.th.jpeg" width="120" height="60" alt="Uang Negara ?" style="float:left;padding:0 10px 10px 0;" ></a><p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Banyak diributkan dalam pansus mengenai uang negara atau bukan dana lps.  Padahal menurut saya pribadi, semua uang rupiah yang beredar adalah uang milik  negara. Negaralah yang menerbitkan dan negara pula yang bisa menyatakan itu berlaku/tidak berlaku.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pemerintah, swasta dan masyarakat hanya dapat menggunakan uang sebagai catatan saja, sebagai bank notes, agar setiap jasanya dalam memberikan barang  atau jasa bisa terukur dalam keadilan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Keadilan inilah yang utama. Pencurian, perampokan, pembobolan, korupsi  adalah bagian dari transaksi (berpindahnya uang) secara tidak adil. Maka  disinilah peranan hukum dan hukuman agar manusia tetap bisa produkstif dan  memafaatkan hasil produksi dalam keadilan dengan perantara uang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jika kita menyadari hal ini, maka ada banyak cara orang menjaminkan barang-barangnya yang telah diperoleh dengan perantara uang yakni dalam  bentuk asuransi. Asuransi inilah yang menjamin jika terjadi sesuatu dengan  properti yang kita miliki <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sekarang kita diperkenalkan dengan asuransi terhadap uang tabungan yang  dijamin lembaga yang bernama Lembaga Penjamin Simpanan. LPS tak lain adalah  asuransi yang hanya saja tidak langsung preminya dimintakan pada nasabah  penyimpan namun dimintakan pada Bank Penyimpan dana masyarakat. Namun prinsipnya sama  saja karena kemungkinan hilangnya dana masyarakat justru terjadi pada bank  yang kacau operasinya. Maka secara borongan ya dijamin uang para nasabah penyimpan tersebut.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jadi apakah dana yang ada di LPS uang negara&#8230;. jawabanya ya semua uang  rupiah adalah uang negara Republik Indonesia. Para nasabah berhak menuntut  uangnya karena Lembaga itu didirikan untuk melindungi dananya yang disimpan di  Bank yang kebetulan bermasalah karena prinsipnya tidak boleh hilang keadilan bagi  pemegang uang yang diterbitkan negara sebagai catatan hasil kerjanya.</span></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D415';
  addthis_title  = 'Uang+Negara+%3F';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=415</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RAW dari Canon IXUS 80 IS</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=395</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=395#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 03:12:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=395</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://rachmad.kuyasipil.net/?p=395" title="RAW dari Canon IXUS 80 IS"><img src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/yapb_cache/2008_ixyd_20_l.efmuskq693sckg0cwo8o4kwk.4h8nnep4oz6s0g0ss4owgcgk0.th.jpeg" width="120" height="82" alt="RAW dari Canon IXUS 80 IS" style="float:left;padding:0 10px 10px 0;" ></a>Ternyata camera pocket Canon IXUS 80 IS atau diluar negeri dikenal dengan Canon SD 1100 IS bisa juga menghasilkan format RAW, meskipun aslinya fasilitas ini tidak tersedia. Caranya sebetulnya tidak terlalu sulit kalau mau diikuti instruksinya sebagai berikut :

Buat SD card anda menjadi bootable dengan cara mendownload dan mengeksekusi CARDTRICKS dan ikuti seluruh perintah yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://rachmad.kuyasipil.net/?p=395" title="RAW dari Canon IXUS 80 IS"><img src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/yapb_cache/2008_ixyd_20_l.efmuskq693sckg0cwo8o4kwk.4h8nnep4oz6s0g0ss4owgcgk0.th.jpeg" width="120" height="82" alt="RAW dari Canon IXUS 80 IS" style="float:left;padding:0 10px 10px 0;" ></a><p style="text-align: justify;">Ternyata camera pocket Canon IXUS 80 IS atau diluar negeri dikenal dengan Canon SD 1100 IS bisa juga menghasilkan format RAW, meskipun aslinya fasilitas ini tidak tersedia. Caranya sebetulnya tidak terlalu sulit kalau mau diikuti instruksinya sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Buat SD card anda menjadi bootable dengan cara mendownload dan mengeksekusi <a href="http://chdk.wikia.com/wiki/CHDK/Installing_with_Cardtricks">CARDTRICKS</a> dan ikuti seluruh perintah yang ada disitu.</li>
<li>Pilih jenis software yang cocok untuk kamera anda dan klik disini  untuk IXUS 80 <a href="http://chdk.wikia.com/wiki/SD700IS">DOWNLOAD</a></li>
<li>Dengan Cardtricks masukkan file tersebut ke SD Card anda dengan cara tekan tombol CHDK-&gt; Card dan contreng overwrite</li>
<li>Tekan Exit (or press Escape), SD Card telah siap untuk mengupdate IXUS anda.</li>
<li>Masukkan SD Card dan hidupkan pada posisi playback mode maka intruksi Firm Update seperti pada <a href="http://chdk.wikia.com/wiki/%22firmware_update_method%22">link</a> inipun telah tersedia.</li>
<li>Menu-menu barupun tersedia pada kamera anda seperti tombol print paling atas akan berfungsi sebagai alt, tinggal aktifkan function/set atau menu semua tersedia disana.</li>
<li>Software yang dibuat Canon Hacker&#8217;s Development Kit (CHDK) ini hanya berfungsi pada SD card yang sudah di program, jika kita gunakan SD Card lainnya ia akan kembali pada setting awal.</li>
<li>Sayangnya *.CR2 tidak atau saya belum tahu caranya menghasilkan EXIF sehingga belum bisa dibaca Digital Photo Professional sehingga saya harus down load software <a href="http://files3.download3000.com/download/ca905c96bfece4209fab9f26586cb90b/101/52989/XDepthRAW_Converter_Win32Full.exe">XDepth Raw </a>Converter yang menunya nggak sebanyak DPP dengan hasil sebagai berikut sebelum dan sesudah diproses jadi jpeg :</li>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/39MBvRiFvVPlA9Lp2z-XtQ?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SuJgkkXuCVI/AAAAAAAAMIM/2bBKuZ0WUoc/s400/Terogong%20A.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/vyhwF5pXeeSGK-4IKlHjRw?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SuJgXkvkq_I/AAAAAAAAMII/h_Yq0mZPzKI/s400/Terogong%20B.jpg" alt="" /></a></ol>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D395';
  addthis_title  = 'RAW+dari+Canon+IXUS+80+IS';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=395</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencoba Focal Length 18 mm hingga 270 mm (35 mm equivalent 436 mm)</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=394</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=394#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 01:30:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[Saya coba untuk membuat foto dengan pencahayaan apa adanya (matahari yang diselimuti awan pagi ini) dan juga gambar tak diolah lagi. Ini hanya untuk mencoba seperti apa gerangan Focal Length sapu jagad ini bekerja pada range 18 mm hingga 270 mm.
Ternyata hasilnya boleh dibilang tak ada pengaruh seperti terlihat pada rangkaian gambar berikut yang untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya coba untuk membuat foto dengan pencahayaan apa adanya (matahari yang diselimuti awan pagi ini) dan juga gambar tak diolah lagi. Ini hanya untuk mencoba seperti apa gerangan Focal Length sapu jagad ini bekerja pada range 18 mm hingga 270 mm.</p>
<p>Ternyata hasilnya boleh dibilang tak ada pengaruh seperti terlihat pada rangkaian gambar berikut yang untuk 18 mm sampai 50 mm tak mungkin maju lagi untuk mengejar focus sementara yang lain mundur agar gambar tampil dengan ukuran yang mendekati sama  :</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/MUGR2K2zsDLT9uaDk7hSCg?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Ss05AfoapbI/AAAAAAAAL_U/9MX9d-jNBVw/s400/IMG_4955.JPG" alt="" /></a></p>
<div id="lhid_caption" class="gphoto-photocaption">
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;"><span class="gphoto-photocaption-caption">ISO: 200<br />
Exposure: 1/250 sec<br />
Aperture: 3.5<br />
Focal Length: 18mm</span></div>
<div class="gphoto-photocaption">
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/IvOG6Ln4ob2sI7tT0Q5aWg?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Ss05FSpfxOI/AAAAAAAAL_Y/IASIm56b8As/s400/IMG_4956.JPG" alt="" /></a></p>
</div>
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;"><span class="gphoto-photocaption-caption">ISO: 200<br />
Exposure: 1/125 sec<br />
Aperture: 4.0<br />
Focal Length: 42mm</span></div>
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/jtjV6IHFc3SvSXo3Yf1Iug?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Ss05KJfjk5I/AAAAAAAAL_g/mVBTJbFb9Us/s400/IMG_4957.JPG" alt="" /></a></p>
</div>
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;"><span class="gphoto-photocaption-caption">ISO: 200<br />
Exposure: 1/160 sec<br />
Aperture: 4.5<br />
Focal Length: 50mm</span></div>
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;">
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/qAEFtYBfDQeDVOpb3T9KMQ?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Ss05OpgzMyI/AAAAAAAAL_k/rVQrYqifQCs/s400/IMG_4958.JPG" alt="" /></a></p>
</div>
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;"><span class="gphoto-photocaption-caption">ISO: 200<br />
Exposure: 1/100 sec<br />
Aperture: 5.0<br />
Focal Length: 70mm</span></div>
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;">
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/xU76epgP_jPyvJKVh_QDAA?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Ss05TN0_I8I/AAAAAAAAL_o/WaxRzPL3Nrk/s400/IMG_4959.JPG" alt="" /></a></p>
</div>
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;"><span class="gphoto-photocaption-caption">ISO: 200<br />
Exposure: 1/100 sec<br />
Aperture: 5.6<br />
Focal Length: 100mm</span></div>
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;">
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/J-hNRPZkspdKA3zDP6IJlw?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Ss05W-OWlYI/AAAAAAAAL_s/JPiH2OgKRw8/s400/IMG_4960.JPG" alt="" /></a></p>
</div>
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;"><span class="gphoto-photocaption-caption">ISO: 200<br />
Exposure: 1/60 sec<br />
Aperture: 5.6</span><br />
<span class="gphoto-photocaption-caption"> Focal Length: 130mm</span></div>
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;">
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/rsp_ByIuTbWO0kHQb10MVw?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Ss05bM0zLTI/AAAAAAAAL_w/td5-ze7e5ao/s400/IMG_4961.JPG" alt="" /></a></p>
<p><span class="gphoto-photocaption-caption">ISO: 200<br />
Exposure: 1/60 sec<br />
Aperture: 5.6<br />
Focal Length: 218mm</span></p>
</div>
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;">
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/jeeNZ7St4Vs0WXLjxE29tw?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Ss05fXTAxiI/AAAAAAAAL_0/yI4J3XS6ia4/s400/IMG_4962.JPG" alt="" /></a></p>
<p><span class="gphoto-photocaption-caption">ISO: 200<br />
Exposure: 1/60 sec<br />
Aperture: 6.3<br />
Focal Length: 270mm</span></p>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah kira-kira hasilnya, jadi terlihat tidak perlu ragu akan ada masalah pada panjang focal tertentu <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
</div>
<div class="gphoto-photocaption" style="text-align: center;">
<div class="goog-inline-block goog-flat-button lhcl_fakelink" style="-moz-user-select: none; display: none;">Add a Caption</div>
<div class="lhcl_captionform" style="display: none;"><textarea cols="1" rows="1" name="description"></textarea></div>
</div>
</div>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D394';
  addthis_title  = 'Mencoba+Focal+Length+18+mm+hingga+270+mm+%2835+mm+equivalent+436+mm%29';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=394</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lensa Sapu Jagad</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=392</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=392#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 03:12:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=392</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama ingin punya lensa yang bisa dari lebar sampai zoom. Dan kebetulan Tamron mengeluarkan lensa sapu jagad tersebut yakni AF18-270mm F/3.5-6.3 Di II VC (Vibration Compensation) LD Aspherical (IF) Macro. Lensa ini dari wide anggle dengan panjang focal 18 mm sampai zoom dengan panjang focal 270 mm.
Tadinya saya ragu untuk beli lensa ini, yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="lhcl_title" style="text-align: justify;">Sudah lama ingin punya lensa yang bisa dari lebar sampai zoom. Dan kebetulan Tamron mengeluarkan lensa sapu jagad tersebut yakni AF18-270mm F/3.5-6.3 Di II VC (Vibration Compensation) LD Aspherical (IF) Macro. Lensa ini dari wide anggle dengan panjang focal 18 mm sampai zoom dengan panjang focal 270 mm.</div>
<div class="lhcl_title" style="text-align: justify;">Tadinya saya ragu untuk beli lensa ini, yang saya khawatirkan lensa tersebut berat sehingga cenderung goyang jika tidak menggunakan tripod. Ternyata dengan berat cuma 550 gram menjadi enak buat ditenteng.</div>
<div class="lhcl_title" style="text-align: justify;">Dari posisi yang sama yakni didepan JPC Kemang saya coba ambil foto apartemen yang ada di depannya dan hasilnya bisa dilihat sebagai berikut :</div>
<div class="lhcl_title" style="text-align: justify;">
<div class="gphoto-sidebar-photoinfo">
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/2-V6XtIZJ4j6NADKiDhXYA?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Ssv8Uc7guNI/AAAAAAAAL6Q/DR5hp3bvw0Q/s400/IMG_4696.jpg" alt="" /></a></p>
</div>
</div>
</div>
<div class="lhcl_title">Photo information</div>
<div class="gphoto-exifbox-exif-field" style="display: none;">Loading…</div>
<div class="gphoto-sidebar-photoinfo">
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">Oct 6, 2009</div>
</div>
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">Camera: <em>Canon</em><br />
Model: <em>EOS 450D</em><br />
Exposure: <em>1/500 sec</em><br />
Aperture: <em>6.4419613</em><br />
Focal Length: <em>270mm</em></p>
<p><em></em></p>
</div>
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/xnvTi8KVaYOfwSQy-zc7_w?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Ssv-Hw79V9I/AAAAAAAAL7I/JVFB3EvY5eQ/s400/IMG_4698.JPG" alt="" /></a></p>
</div>
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">Oct 6, 2009</div>
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">Camera: <em>Canon</em><br />
Model: <em>Canon EOS 450D</em><br />
ISO: <em>200</em><br />
Exposure: <em>1/200 sec</em><br />
Aperture: <em>6.3</em><br />
Focal Length: <em>32mm</em></div>
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/4zbBFGdIgqFmfAPQp8GQHw?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Ssv-OD5gCUI/AAAAAAAAL7M/znhBy26GZgM/s400/IMG_4699.JPG" alt="" /></a></p>
</div>
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">Oct 6, 2009</div>
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">Camera: <em>Canon</em><br />
Model: <em>Canon EOS 450D</em><br />
ISO: <em>200</em><br />
Exposure: <em>1/250 sec</em><br />
Aperture: <em>6.3</em><br />
Focal Length: <em>18mm.</em></div>
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">Maka pantaslah jika lensa Tamron ini dapat  Tamron Wins 11th EISA Award:  18-270mm VC Earns “Best Travel Lens”, yang tentunya dengan lensa sapu jagad ini para pelancong gak perlu ganti-ganti lensa <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </div>
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">
</div>
<div class="gphoto-exifbox-exif-field">Saya tambahin gambar bunga yang diambil dari jarak sekitar 3 m dengan focal length 270 mm (35 mm equivalent 436 mm) dan foto Rumah 30 mm (35 mm equivalent 49 mm)
</div>
</div>
</div>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/aPdJR4u_AG2F07kPqUYARQ?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Ssxzqs5FnQI/AAAAAAAAL-U/Z2JQyv340Aw/s400/IMG_4882.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/8Rz9yPpqvCNf3o8h0Q4bDg?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SsxzmpjuapI/AAAAAAAAL-Q/-5MvqKav5ao/s400/IMG_4886.JPG" alt="" /></a></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D392';
  addthis_title  = 'Lensa+Sapu+Jagad';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=392</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menipu Sejak dari Camera</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=389</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=389#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 02:43:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[Awalnya saya coba bandingkan hasil antara DSLR Canon dengan DSLR Nikon khususnya pada warna foto yang dihasilkan. Ternyata setelah jauh lebih mendalami lagi, cara ini salah total. Kamera DSLR umumnya memberikan beberapa pilihan format sebagai bentuk output file. JPEG adalah bentuk yang umum, namun ada juga bentuk RAW yakni sebagai bahan dasar foto yang belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Awalnya saya coba bandingkan hasil antara DSLR Canon dengan DSLR Nikon khususnya pada warna foto yang dihasilkan. Ternyata setelah jauh lebih mendalami lagi, cara ini salah total. Kamera DSLR umumnya memberikan beberapa pilihan format sebagai bentuk output file. JPEG adalah bentuk yang umum, namun ada juga bentuk RAW yakni sebagai bahan dasar foto yang belum diproses.</p>
<p style="text-align: justify;">Bentuk RAW di Canon tampil dalam format *.CR2 (Canon Raw 2) sedang di Nikon dalam format *.NEF (Nikon Electronic <em>format). </em></p>
<p style="text-align: justify;">Keduanya dalam bentuk RAW yang bisa di proses di komputer dengan program yang disediakan <a href="http://www.usa.canon.com/consumer/controller?act=ModelInfoAct&amp;tabact=DownloadDetailTabAct&amp;fcategoryid=314&amp;modelid=16307">Canon</a> atau Nikon. Tidak perlu kuatir membuat kesalahan dalam pengambilan foto selama fokus masih terjaga, karena semua setting terhadap foto dapat dilakukan di komputer <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Kita bisa merubah White Balance (WB), bisa juga merubah warna agar tampak lebih terang atau lebih gelap sesuai keinginan kita. memang merekam RAW sedikit lebih lama beberapa detik dan filenya juga besar, tapi dengan SD card yang ada sekarang dengan kapasitas hingga 16 G kelihatannya bukan masalah dibanding kekecewaan dapat hasil yang mengecewakan <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/RSmabHHnMTIyoSPI4lwVMQ?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SsFrtJ6iCeI/AAAAAAAALyA/MXyMyCIG1Nk/s400/Contoh%201A.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/HaKch7NUXlHTnkWhF36H3Q?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SsFryZo51MI/AAAAAAAALyE/qMzL6O__FrU/s400/Contoh%201B.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Memang jadi masalah ketika CD yang saya peroleh pada saat beli camera entah berada dimana dan melalui proses download di <a href="http://www.usa.canon.com/consumer/controller?act=ModelInfoAct&amp;tabact=DownloadDetailTabAct&amp;fcategoryid=314&amp;modelid=16307">Canon</a> dan ketika kita mau instal. software meminta CD asli maka harus diakali dulu dengan cara membuat dan mengeksekusi file canon.reg yang dibuat dengan notepad  yang berisi sebagai berikut :</p>
<p style="text-align: justify;"><tt>Windows Registry Editor Version 5.0</tt></p>
<p><tt>[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Canon\EOS Utility]<br />
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Canon\DPP]<br />
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Canon\ZoomBrowser EX]</tt></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan software Digital Photo Profesional (DPP) pengelolaan terhadap foto memang jadi sangat mudah.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk Canon 450D yang tadinya coba saya bandingkan hasilnya dengan Nikon D90 yang memang lebih unggul karena tersedia fasilitas Video, ternyata Canon juga tersedia software Picture Style Editor. Software ini menghasilkan file format *.PF2. Kita bisa membuat definisi warna yang dalam contoh ini saya beri nama biru.PF2 Saya buat demikian karena jengkel lihat langit jakarta yang selalu overcast.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah saya buat filenya kemudian dengan sofware EOS Utility saya masukkan ke Picture Style di Kamera yang berisi Standard, Potrait, Landscape &#8230;. dan saya tempatkan di User Dif. 1. Dan hasilnya langsung jadi JPEG dengan langit biru seperti terlihat pada gambar dibawah ini <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/2KiPghYyJpBrGz6PMvxE1A?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SsFyh2cXR6I/AAAAAAAALyg/GvicukH76rQ/s400/IMG_4520.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D389';
  addthis_title  = 'Menipu+Sejak+dari+Camera';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=389</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pulau Belitung</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=388</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=388#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2009 00:28:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=388</guid>
		<description><![CDATA[
Mungkin bagi yang terbiasa wisata ke Pulau, Pulau Belitung bisa jadi pilihan yang menarik.  Bagi penduduk Jakarta, Pulau Seribu memang merupakan pilihan yang menarik, namun untuk mendapatkan keaslian alam dengan kejernihan lautannya, maka kita harus menempuh jarak sekitar 60 km dari Jakarta menuju P. Matahari, P. Kotok, P. Sepa atau P. Pantara yang dengan kapal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/4gOe2IfCl7kCi6RBSjYpsQ?feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SrzIsqrk1vI/AAAAAAAALlg/8_i1F3GdZS0/s400/IMG_3998.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin bagi yang terbiasa wisata ke Pulau, Pulau Belitung bisa jadi pilihan yang menarik.  Bagi penduduk Jakarta, Pulau Seribu memang merupakan pilihan yang menarik, namun untuk mendapatkan keaslian alam dengan kejernihan lautannya, maka kita harus menempuh jarak sekitar 60 km dari Jakarta menuju P. Matahari, P. Kotok, P. Sepa atau P. Pantara yang dengan kapal cepat ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam . Harga paket yang juga gak terlalu murah atau sekitar 1,8 juta untuk <a href="http://www.jakarta-cityhotels.com/tours/thousand_island/pulau_putri/">2 hari 1 malam</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka untuk liburan lebaran kali ini saya putuskan untuk lebih ke utara lagi dari Jakarta dan itu sampai di P. Belitung. Pulau ini cukup besar dengan ukuran dari ujung ke ujung sekitar 90 km dan di sekitarnya banyak pulau-pulau kecil yang sangat indah seperti P. Lengkuas, P. Burung dan pulau-pulau lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Seminggu sebelum lebaran baru saya putuskan untuk berkunjung kepulau ini dengan membawa rombongan keluarga sebanyak 8 orang. Awalnya dengan yakin saya atur sendiri hotel dan penerbangan. Masalah baru timbul ketikla hotel dan penerbangan yang di pesankan sekretaris ternyata gak klop. Selidik punya selidik ternyata saya mengacu ke kalender tahun 2008. Kepanikanpun terjadi mengingat hampir semua hotel yang lumayan sudah terisi penuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Berhubung tiket sudah di issued, terpaksa saya hubungi pak Kusuma yang foto dan HP nya terpampang di <a href="http://www.belitungisland.com/index.php?bahasa=id&amp;id_dest=8">www.belitungisland.com</a> seorang tour organizer. Saya sampaikan saya sudah punya tiket tapi gak punya hotel, jadi tolong carikan Hotel, mobil dan boat untuk acara 4 hari 3 malam di Belitung. Akhirnya dengan bantuan pak Kusuma saya dapat malam pertama di hotel Billiton, Belitung, kemudian pindah ke Bukit Berahu kemudian pindah lagi ke Pondok Impian&#8230; ya beginilah kalau di musim lebaran pergi dadakan tanpa perencanaan yang matang <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Penerbangan dari Soekarno-Hatta hanya perlu waktu 50 menit menuju Tanjung Pandan yakni ibu kota kabupaten  Belitung Barat. Setiap harinya ada dua penerbangan dengan Boeing 737 yang dilayani oleh Sriwijaya Air dan Batavia Air. Setiba di Bandara kami telah di jemput orangnya pak Kusuma, pak Asep namanya.  kami langsung chekin ke Billiton Hotel yang jaraknya sekitar 18 km dari bandara atau tepatnya di pusat kota Tanjungpandan. Hotelnya lumayan, hanya saja cuma ada 24 kamar, dan rombongan kami dapat 3 kamar&#8230; lumayanlah.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara selanjutnya cari makan dan pak Asep merekomendasikan ke RM Mutiara. Disinilah terasa enaknya pakai tour organizer, karena banyak tempat makan yang nyaris tanpa papan nama dan terletak bukan dijalan utama. Tempatnya hanya diketahuai oleh mereka yang sudah terbiasa makan di tempat tersebut. Coba dulu makanan khas Belitung yakni Gangan yakni kepala ikan ketarap yang sangat bergajih dimasak warna kuning dengan dicampur nanas.  Setelah puas makan siang yang cukup lezat dan nunggu cukup lama berhubung hanya ada tiga orang yang melayani kami sementara yang lainnya masih mudik, maka perjalanan langsung menuju rumah adat, rumah tuang kuase dan pantai ke Tanjung Pendam.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak terasa waktu berjalan begitu cepat dan kami kembali ke hotel  untuk bersiap cari makan malam. Ternyata belum banyak restoran yang buka di hari pasca lebaran ini. Dan yang bukapun sangat dipenuhi oleh pengunjung. Maka kami putuskan untuk mencicipi seafood kaki lima yang ternyata rasanya juga sangat sedap. Ditemani otak-otak khas Belitung yang legit, baso ikan yang gak ada amis-amisnya menambah sedap makan malam kami.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari kedua kami isi dengan perjalanan ke Manggar yakni ibukota Kabupaten Belitung Timur. Dikota Manggar inilah si Ikal (Laskar Pelangi) membeli kapur di warung si babah <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />   Sebelum sampai Manggar kami sempat mampir di bendungan peninggalan jaman Belanda dan dilanjutkan ke replika SD Muhammadiyah Gantong dan dilanjutkan main ke pantai Burung Mandi yang berpasir sangat putih dan dihiasi kapal nelayan warna-warni yang parkir diatasnya. Setelah puas perjalanan dilanjutkan makan siang di A1.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/APzuzZCx8eu6BcEZwy6afw?feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SrzJRop1lcI/AAAAAAAALlo/P4E8y9AD3_g/s400/IMG_4010.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Selesai makan, perjalanan dilanjutkan ke kelenteng Cina yang telah berumur sekitar 200 tahun. Tempatnya indah didaerah perbukitan dengan pemandangan laut dari atas kelenteng.  Sebetulnya dari kelenteng ini sudah dekat dengan pantai yang konon juga indah, sayangnya menurut informasi sedang ada dangdut dan macet. Juga lihat dari banyaknya masyarakat yang berbondong-bondong ke sana saya batalkan saja dan langsung menuju Tanjung Tinggi.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/_0vw03vsy5mUdMuslmVUXw?feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SrzLErFFZ_I/AAAAAAAALmI/lKYSTiDwoN4/s400/IMG_4098.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Di sini terdapat batuan Granit yang tersusun aneka rupa dengan besarnya kira-kira sebesar bangunan ruko tiga lantai. Ditempat ini juga digunakan untuk syuting film laskar pelangi. Banyak warung makan ikan bakar disekitar bebatuan ini sayangnya kami tak sempat mencicipi karena hari sudah sore dan kami harus chek in di Bukit Berahu.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/p4iFr836N3Ao4vjOvmG3hw?feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SrzLfUV1SJI/AAAAAAAALmY/SP-KOJuR-Eg/s400/IMG_4140.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Hari ketiga diisi dengan perjalanan menuju pulau-pulau cantik disekitar Tanjung Kelayang. Kami berangkat dari tanjung ini dan saya minta langsung menuju Pulau Lengkuas, agar masih cukup pagi untuk snorkeling anak-anak. Di pulau ini terdapat Mercu Suar yang cukup tinggi, terdiri dari 18 bordes dengan anak tangga sejumlah 306. Pengunjung bebas untuk naik keatas&#8230;. kalau kuat <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/t-sFMImHabax2QAV90yBtQ?feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SrzMOA5zgGI/AAAAAAAALmo/tCde-JyvwF4/s400/IMG_4227.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Tidak terasa main di pulau-pulau ini memang bisa seharian, tapi kami harus segera kembali ke Tanjungpandan buat beli oleh-oleh.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari yang coba kami hitung perorang jatuh sekitar 2,25 juta untuk 4 hari tiga malam dan ke Pulau Seribu 1,8 juta untuk dua hari satu malam <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Perlu dicoba keduanya yang jelas memang mengasyikkan <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/tgIT0IiX2zvbWI0B981TYA?feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SrzMqh6ZjJI/AAAAAAAALm0/moqk6jGTsuo/s400/IMG_4247.JPG" alt="" /></a></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D388';
  addthis_title  = 'Pulau+Belitung';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=388</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kawasan Puncak</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=386</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=386#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 03:24:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun jalan tol  Jakarta &#8211; Bandung telah tersambung, ternyata Puncak masih menjadi tempat tujuan wisata. Dulu memang jalur Jakarta-Bogor-Puncak-Cianjur-Bandung adalah jalur terdekat untuk mencapai Bandung dari Jakarta. Jalan sempit meliuk-liuk dikawasan perkebunan teh yang belum banyak ditumbuhi kios-kios seperti saat ini, masih sangat berbekas dalam pikiran saya.  Tapi itu dulu, tahun  70 an atau sekitar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Meskipun jalan tol  Jakarta &#8211; Bandung telah tersambung, ternyata Puncak masih menjadi tempat tujuan wisata. Dulu memang jalur Jakarta-Bogor-Puncak-Cianjur-Bandung adalah jalur terdekat untuk mencapai Bandung dari Jakarta. Jalan sempit meliuk-liuk dikawasan perkebunan teh yang belum banyak ditumbuhi kios-kios seperti saat ini, masih sangat berbekas dalam pikiran saya.  Tapi itu dulu, tahun  70 an atau sekitar 40 tahun yang lalu <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini jalur puncak sudah sangat padat dan hunian juga seakan ingin mengalahkan tingginya perbukitan  didaerah Cikopo. Coba saja lihat foto berikut :</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/x6XUBkGA2xUALoOJGsTMcQ?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SkbaQ8g8w_I/AAAAAAAAKlg/P8pkJmlXlWs/s400/DSC_0873.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Perhatikan rumah besar dikejauhan sana. Entah siapa pemiliknya. Apakah ia orang terpelajar ? Atau penduduk asli yang yang sangat berhasil dibidang perkebunan ?  Siapapun pemiliknya nggak penting, yang penting adalah bagaimana seharusnya kita menjaga lingkungan kita  agar tampak tetap asri dan dapat memberikan kenyamanan bagi banyak orang.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepemilikan kolektif berupa vila yang disewakan untuk publik seharusnya dapat menguarangi keinginan pribadi yang sangat merusak tersebut. padahal belum tentu hunian tersebut didatangi sebulan sekali. Maka memang sebaiknya yang lebih diutamakan adalah pembangunan vila yang ditujukan untuk publik, dimana masyarakat bisa menyewa saja jika memerlukannya.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/SnjkFeSJgV2j0rfKmL0UEw?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Skbfzv0TixI/AAAAAAAAKmk/juXpulwX9Kk/s400/IMG_9581.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Misal seperti vila diatas yang bisa disewa untuk umum, dengan halaman luas dan jumlah kamar yang juga cukup banyak, seharusnya kawasan puncak tidak perlu dirambah menjadi hancur lebur yang mengakibatkan banjir kiriman bagi Jakarta <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' />  Cukup bayar sewa, kondisi kamar bersih, makanan minuman, kolam renang semua tertata rapi, toh tidak setiap hari kita liburan <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Memang ada keluarga-keluarga yang mungkin kurang nyaman berada didaerah publik misalnya koruptor etc, dan mereka inilah yang kemudian sangat ingin  privacy yang berlebihan dengan punya vila pribadi dengan pagar yang tinggi-tinggi dan seharusnya dilarang saja yang beginian, dibongkar dan dihutankan kembali demi anak cucu kita nantinya <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/5agQj1zACXdQXbj95aBglw?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SkbaappNUNI/AAAAAAAAKlk/ohpBqunYhEE/s400/DSC_0852.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/u2PZW_tQe2mMVK1VRlt1OA?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"></a></p>
<p style="text-align: center;">
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D386';
  addthis_title  = 'Kawasan+Puncak';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=386</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Jalan Terus siapapun Presidennya</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=383</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=383#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 00:52:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://rachmad.kuyasipil.net/?p=383" title="Pembangunan Jalan Terus siapapun Presidennya"><img src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/yapb_cache/p09east_java_aimg_assist_custom.8ezfv45y6i8s084gc4o04ocgo.4h8nnep4oz6s0g0ss4owgcgk0.th.jpeg" width="120" height="180" alt="Pembangunan Jalan Terus siapapun Presidennya" style="float:left;padding:0 10px 10px 0;" ></a>Ada dua infrastruktur besar yang diresmikan pada periode kepemimpinan SBY/JK. Pertama adalah Cipularang yang diresmikan pada 12 Juli 2005 yakni sekitar awal masa jabatan SBY/JK dan yang terakhir yang tak kalah besarnya adalah Jembatan Suramadu yang akan diresmikan hari ini (10 Juni 2009.)
Memang kedua infrastruktur ini tidak murni muncul sebagai suatu gagasan SBY/JK yang kemudian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://rachmad.kuyasipil.net/?p=383" title="Pembangunan Jalan Terus siapapun Presidennya"><img src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/yapb_cache/p09east_java_aimg_assist_custom.8ezfv45y6i8s084gc4o04ocgo.4h8nnep4oz6s0g0ss4owgcgk0.th.jpeg" width="120" height="180" alt="Pembangunan Jalan Terus siapapun Presidennya" style="float:left;padding:0 10px 10px 0;" ></a><p style="text-align: justify;">Ada dua infrastruktur besar yang diresmikan pada periode kepemimpinan SBY/JK. Pertama adalah Cipularang yang diresmikan pada 12 Juli 2005 yakni sekitar awal masa jabatan SBY/JK dan yang terakhir yang tak kalah besarnya adalah Jembatan Suramadu yang akan diresmikan hari ini (10 Juni 2009.)</p>
<p style="text-align: justify;">Memang kedua infrastruktur ini tidak murni muncul sebagai suatu gagasan SBY/JK yang kemudian direalisasikan karena membangun infrastruktur sebesar ini memang butuh waktu yang panjang dari gagasan sampai dengan berfungsinya gagasan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada banyak gagasan yang muncul pada periode kepemimpinan SBY/JK, namun rasanya sulit hal itu bisa terealisasi segera. Misalnya pencanangan 1000 km jalan tol (Pemerintah merencanakan pembangunan jalan tol trans Jawa sekitar 1000 km yang menghubungkan Jakarta hingga Surabaya terselesaikan pada 2009) yang kelihatannya belum 1 cm pun terealisasi <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' />  dan 1000 rusunami (Wapres Jusuf Kalla pernah mengusulkan pembangunan 1000 rusunami di 10 kota di Indonesia. Diantaranya adalah Jakarta, Bandung, Semarang, &#8230;) sami mawon.</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin giliran presiden berikutnya yang meresmikan <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> , itupun kalau presiden terpilih berikutnya tidak mengubah strategi pembangunan nasional <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Kita berharap pembangunan dapat terus dilakukan secara berkesinambungan tanpa melihat siapa presidennya. Presiden boleh gonta-ganti tapi pembangunan jalan terus <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D383';
  addthis_title  = 'Pembangunan+Jalan+Terus+siapapun+Presidennya';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=383</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liberalisme dan Kasus Prita</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=382</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=382#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 13:54:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[Kasus Prita Mulyasari (32) yang mencuat ditengah kesibukan kampanye dengan pro/kontra neoliberalisme sebenarnya menjadi sangat menarik. Siapapun sebenarnya tahu bahwa di Indonesia ini menganut sistem yang kapitalistik. Hal ini bisa dilihat dari berbagai fenomena yang ada. Boleh dikata bahwa kepemilikan pribadi terhadap tanah dan isinya boleh dibilang tanpa batas.
Warna-warna yang berbau sosialisme juga sudah lama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kasus Prita Mulyasari (32) yang mencuat ditengah kesibukan kampanye dengan pro/kontra neoliberalisme sebenarnya menjadi sangat menarik. Siapapun sebenarnya tahu bahwa di Indonesia ini menganut sistem yang kapitalistik. Hal ini bisa dilihat dari berbagai fenomena yang ada. Boleh dikata bahwa kepemilikan pribadi terhadap tanah dan isinya boleh dibilang tanpa batas.</p>
<p style="text-align: justify;">Warna-warna yang berbau sosialisme juga sudah lama disingkirkan, maka menjadi sangat aneh jika masih juga ada yang meributkan masalah neolib. Kenapa demikian ?</p>
<p style="text-align: justify;">Liberalisme (kebebasan adalah nilai politik yang utama) merupakan kontrol yang paling efektive bagi penyelesaian masalah kapitalisme. Hanya dengan kebebasan inilah maka  sikap-sikap yang merugikan buruh sekaligus konsumen dapat dihilangkan atau diperkecil. Tanpa proses liberalisasi maka akumulasi, konsentrasi dan sentralisasi kapital akan semakin menekan kaum buruh dan konsumen yang kehilangan hak dan suara aparat penegak hukum dapat dibeli oleh para majikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Disinilah  menjadi menarik kasus Prita ini. Kontrol konsumen yang harusnya di tindak lanjuti secara bijak untuk proses perbaikan dan perlindungan pada konsumen justru disikapi dengan pengaduan sebagai bagian dari pencemaran nama baik yang justru didukung oleh keberadaan UU ITE yang mengancam kurungan lebih tinggi dari yang tercantum dalam pasal KUHP. Akibat tingginya tuntutan penjara yang diatas 5 tahun maka otomatis tersangka harus dipenjara meskipun sidang belum dimulai.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka gerak aparat seperti menemui jalan buntu dan kehilangan nalar terhadap pokok masalah yang sebenarnya dan semua mengacu pada perundangan yang sah dengan segala konsekwensi yang semakin memperlihatkan kuku kapitalisme sejati yang ogah dikontrol.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D382';
  addthis_title  = 'Liberalisme+dan+Kasus+Prita';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=382</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liberalisme ?</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=381</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=381#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 08:10:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=381</guid>
		<description><![CDATA[Miranda mengaku tak tahu apa sebenarnya yang dimaksudkan sebagai ekonomi neoliberal. &#8220;Teorinya saja saya tidak paham. Selama 42 tahun saya belajar ekonomi, saya tidak tahu neoliberal,” ujarnya. “Saya coba cari buku-buku soal itu, tapi tetap tidak tahu istilah itu.”
Tulisan diatas saya kutip dari Tempo interaktif dibawah judul  &#8220;Mbak Ani dan Miranda tak paham Neolib&#8221; . [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Miranda mengaku tak tahu apa sebenarnya yang dimaksudkan sebagai ekonomi neoliberal. &#8220;Teorinya saja saya tidak paham. Selama 42 tahun saya belajar ekonomi, saya tidak tahu neoliberal,” ujarnya. “Saya coba cari buku-buku soal itu, tapi tetap tidak tahu istilah itu.”</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan diatas saya kutip dari Tempo interaktif dibawah judul  <a href="Mbak Ani dan Miranda Tak Paham Neolib?">&#8220;Mbak Ani dan Miranda tak paham Neolib&#8221;</a> . Maka jelaslah bagi kita bahwa segala sesuatu tersedia dialam Indonesia, mulai dari sumber daya alam hingga sumber daya manusia (SDA &amp; SDM), namun seolah kita tak mampu bergeming dari kemiskinan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu jaman sebelum kemerdekaan dicapai Sukarno begitu getol memperjuangkan anti terhadap kapitalisme. Kapitalisme sendiri diyakini Sukarno sebagai pokok masalah kemiskinan negara-negara Asia.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti dalam tulisan yang saya kutip dari Buku Di Bawah Bendera Revolusi hal 181 dibawah sub judul Kapitalisme Bangsa Sendiri (1932)  :</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah Kapitalisme itu ?</p>
<p style="text-align: justify;">Didalam saja punja buku-pembelaan saja pernah mendjawab: <strong><em>&#8220;Kapitalisme adalah stelsel pergaulan hidup, jang timbul dari tjara produksi jang memisahkankaum-buruh dari alat-alat-produksi. Kapitalisme adalah timbul dari ini tjara-produksi, jang oleh karenanja, mendjadi sebabnja meerwaarde tidak djatuh didalam tanganja kaum buruh melainkan djatuh ditanganja kaum madjikan. Kapitalisme, oleh karenanja pula, adalah menjebabkan kapitaalaccumulatie, kapitaalconcentratie, kapitaalcentralisatie dan industrieel reverse-armee. Kapitalisme mempunjai arah kepada Verelendung&#8221;</em></strong>, jakni menjebarkan kesengsaraan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jelas bahwa Sukarno menolak terjadinya konsentrasi kapital,  disatu tangan yang berakibat pada kesengsaraan belaka.  Jika kita ambil lagi bawa kosentrasi, sentralisasi dan akumulasi kapital terjadi bukan hanya dalam skala individu  namun dalam skala lintas negara, maka yang terjadi adalah sepeti apa yang kita rasakan pada saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita memiliki berjuta SDM dan juga memiliki beragam SDA, namun karena adanya kapital yang tersentral kita tidak mampu mendaya gunakan seluruh potensi yang kita miliki. Semua pihak berharap terjadinya arus investasi sehingga dapat memutar kegiatan SDA dan SDM yang dimiliki dan sebagian besar menjadi milik kaum pemodal tersebut. Ini bisa ditelusuri dari angka import/eksport yang dilakukan bangsa ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang bagi bangsa yang baru membangun dibutuhkan begitu banyak barang dan jasa yang harus didatangkan dari luar negara dan ini membutuhkan devisa tentunya. Devisa bisa diperoleh dengan cara menjual sumber daya alam yang dimiliki negeri ini atau melalui mekanisme hutang. Baik itu dilakukan secara individu maupun dengan cara menerbitan Surat Utang Negara. Dan sayangnya bahkan untuk mengekplorasi SDA sendiri dibutuhkan modal yang diperoleh dari hutangan <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Mengatasi Kapitalisme :</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Didalam suatu negara kapitalistis, hal ini dapat dijawab dengan menerapkan liberalisasi yakni membiarkan pasar membentuk dirinya secara kompetitive sehingga diperoleh kondisi yang diharapkan. Dan dari wikipedia dapat diperoleh definisi Ekonomi Liberal sebagai berikut :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ekonomi liberal</strong> adalah teori ekonomi yang diuraikan oleh tokoh-tokoh penemu liberal klasik seperti <a title="Adam Smith" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Adam_Smith">Adam Smith</a> atau <a class="new" title="French Physiocrats (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=French_Physiocrats&amp;action=edit&amp;redlink=1">French Physiocrats</a>. Sistem ekonomi liberal tersebut mempunyai kaitannya dengan &#8220;kebebasan alami&#8221; yang dipahami oleh tokoh-tokoh ekonomi liberal klasik tersebut. Meskipun demikian, Smith tidak pernah menggunakan paham tersebut. Konsep dari ekonomi liberal ialah bergerak kearah suatu sistem ekonomi pasar bebas dan sistem berpaham perdagangan bebas.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p><strong><span class="mw-headline">Ciri ekonomi liberal</span></strong></p>
<ul>
<li>Semua sumber <a title="Produksi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Produksi">produksi</a> adalah milik masyarakat individu.</li>
<li>Masyarakat diberi kebebasan dalam memiliki sumber-sumber produksi.</li>
<li>Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan <a title="Ekonomi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi">ekonomi</a>.</li>
<li>Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan pemilik sumber daya produksi dan masyarakat pekerja (buruh).</li>
<li>Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan.</li>
<li>Kegiatan selalu mempertimbangkan keadaan <a title="Pasar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar">pasar</a>.</li>
<li>Pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonomi.</li>
<li>Biasanya barang-barang produksi yang dihasilkan bermutu tinggi.</li>
</ul>
<p><a id="Keuntungan_dan_kelemahan_dari_ekonomi_liberal" name="Keuntungan_dan_kelemahan_dari_ekonomi_liberal"></a><span class="mw-headline">Keuntungan dan kelemahan dari ekonomi liberal</span></p>
<p><a id="Keuntungan" name="Keuntungan"></a></p>
<h4><span class="mw-headline">Keuntungan</span></h4>
<p>Ada beberapa keuntungan dari suatu sistem ekonomi liberal, yaitu:</p>
<ul>
<li>Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi, karena masyarakat tidak perlu lagi menunggu perintah/komando dari pemerintah.</li>
<li>Setiap individu bebas memiliki untuk sumber-sumber daya produksi, yang nantinya akan mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian.</li>
<li>Timbul persaingan semangat untuk maju dari masyarakat.</li>
<li>Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi, karena adanya persaingan semangat antar masyarakat.</li>
<li>Efisiensi dan efektivitas tinggi, karena setiap tindakan ekonomi didasarkan motif mencari keuntungan.</li>
</ul>
<p><strong><span class="mw-headline">Kelemahan</span></strong></p>
<p>Selain ada keuntungan, ada juga beberapa kelemahan daripada sistem ekonomi liberal, adalah:</p>
<ul>
<li>Terjadinya persaingan bebas yang tidak sehat.</li>
<li>Masyarakat yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin.</li>
<li>Banyak terjadinya monopoli masyarakat.</li>
<li>Banyak terjadinya gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu.</li>
<li>Pemerataan pendapatan sulit dilakukan, karena persaingan bebas tersebut.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Hal-hal tersebut dapat menyelesaikan masalah kapitalisme dalam skala negara, namun tidak antar negara. Kapital akumulasi yang terjadi sudah demikian kuatnya sehingga apa yang diharapkan negara berkembang untuk dapat memperbaiki nasibnya akan mengalami kesulitan untuk mengakses modal, bahkan suatu negara dengan jumlah SDA yang demikian melimpah seperti Indonesiapun mengalami kesulitan, terlebih negara yang miskin SDA dan SDM. Inilah sebenarnya pokok dari masalah Liberalisme  itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karenanya liberalisasi seharusnya diselesaikan dulu dalam skala nasional baru melepaskan diri dalam tataran global. Jika tidak maka  para pelaku ekonomi nasional akan berhadapan pada dua masalah utama yang menyulitkan langkah mereka. Pertama adalah inflasi yang tinggi dan kedua adalah terdevaluasinya nilai rupiah akaibat kemandirian bangsa yang lemah sehingga banyak perlu devisa untuk mengatasinya. Sementara pihak-pihak yang dipercaya dapat mendatangkan devisa dalam jumlah besar malah memarkir devisanya pada bank-bank diluar negeri <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<h4><span class="mw-headline">NeoLib</span></h4>
<p style="text-align: justify;">Menurut <a href="http://www.detiknews.com/read/2009/06/03/162049/1142171/727/ichsanuddin-neoliberal-terbukti-gagal-sejahterakan-rakyat">Ichsanuddin</a>, neoliberal berasal dari Washington Consensus. Konsensus ini antara lain berisi; Pertama, larangan menyubsidi rakyat dan membiayai penyediaan dan pengelolaan barang dan jasa publik melalui apa yang dinamakan disiplin fiskal.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika ini yang dilaksanakan pemerintah, maka kebijakkan ini sebetulnya sudah tepat. Dengan cara inilah sebenarnya setiap warga berupaya tukar-menukar barang dan/atau jasa dengan ukuran uang yang berlaku secara internasional. Yang belum ada di negara kita justru bagaimana memisahkan antara hal-hal yang bersifat mendatangkan devisa dan hal-hal yang sebenarnya hanya alat saja secara internal. Pemerintah punya kewajiban untuk terus menjaga nilai rupiah serta mendidik rakyatnya untuk terus mulai mengukur setiap kerjanya dengan uang. Ini memang pekerjaan sulit tapi harus agar bangsa ini tidak terdiskriminasi oleh sistem penggajian yang terlalu kecil dan justru menciptakan pola kapitalistik yang menguntungkan para pemodal belaka.</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D381';
  addthis_title  = 'Liberalisme+%3F';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=381</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ke Puncak</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=380</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=380#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 08:01:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=380</guid>
		<description><![CDATA[

Jaman waktu masih kuliah dulu, jalur Jakarta-Bogor-Puncak-Cianjur-Padalarang-Bandung adalah jalur paling dekat. Oleh karenanya jalur ini dipenuhi kendaraan  Jakarta-Bandung baik itu kendaraan pribadi, suberban maupun Bis. Dan oleh karenanya pula sepanjang Cipanas banyak daerah pemberhentian untuk istirahat sejenak bagi bus dan supirnya.
Dengan dibangunnya jalan tol Cipularang, tadinya saya berpikir bahwa jalan ke Puncak pasti lenggang dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v3923/85/56/1049557249/n1049557249_410741_1796504.jpg" alt="" width="450" height="325" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jaman waktu masih kuliah dulu, jalur Jakarta-Bogor-Puncak-Cianjur-Padalarang-Bandung adalah jalur paling dekat. Oleh karenanya jalur ini dipenuhi kendaraan  Jakarta-Bandung baik itu kendaraan pribadi, suberban maupun Bis. Dan oleh karenanya pula sepanjang Cipanas banyak daerah pemberhentian untuk istirahat sejenak bagi bus dan supirnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan dibangunnya jalan tol Cipularang, tadinya saya berpikir bahwa jalan ke Puncak pasti lenggang dan orang mungkin lebih memilih langsung ke Bandung sebagai tujuan wisata. Namun ternyata hal ini salah. Pada saat liburan seperti Sabtu dan Minggu jalan ke Puncak tetap sangat padat.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari Sabtu kemarin yang kebetulan hari liburan Waisak, saya ajak anak dan keponakan untuk jalan-jalan ke Taman Bunga Nusantara. Memang saya rencanakan berangkat jam 6 pagi dengan harapan jalan masih longgar, sayangnya dengan ini itu akhirnya baru bisa berangkat jam 7.30 pagi. Begitu sampai jalan tol saya perhatikan sudah puluhan bus pariwisata maupun bus dinas yang dipakai pariwisata menuju Puncak. Dan betu saja sesampai di Ciawi jalanan sudah sangat padat dan kendaraan berhenti mengular.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka saya langsung ambil jalur jalan desa yang sebenarnya banyak juga tukang ojek yang menawarkan untuk mengantar. Tapi saya yakin bahwa saya tahu jalan itu maka kendaraan langsung keluar di Ciawi arah Sukabumi, belok kiri arah Tapos tapi jangan naik ke Tapos, satu pertigaan lagi ada jalur alternatif seperti tampak dalam track BB sebagai berikut :</p>
<h2><a href="http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=201607">Alternatif ke Puncak, Jawa Barat</a></h2>
<div style="border: 2px solid #acd7f5; padding: 5px; width: 500px; height: 420px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="100%" height="100%" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="id" value="main" /><param name="FlashVars" value="tripId=201607&amp;picDim=250&amp;mapType=Map&amp;units=&amp;isWidget=true&amp;key=ABQIAAAAggE6oX7o-2CFkLBRN20X9BTCaWgBOrVzmDbJc0e41WeTNzCWNBSYkdZ8D6iOk2yqQd-kgDCXfoqiUQ&amp;host=http://www.everytrail.com/get_data.php" /><param name="quality" value="high" /><param name="bgcolor" value="#ffffff" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.everytrail.com/swf/main.swf" /><embed id="main" type="application/x-shockwave-flash" width="100%" height="100%" src="http://www.everytrail.com/swf/main.swf" allowscriptaccess="always" bgcolor="#ffffff" quality="high" flashvars="tripId=201607&amp;picDim=250&amp;mapType=Map&amp;units=&amp;isWidget=true&amp;key=ABQIAAAAggE6oX7o-2CFkLBRN20X9BTCaWgBOrVzmDbJc0e41WeTNzCWNBSYkdZ8D6iOk2yqQd-kgDCXfoqiUQ&amp;host=http://www.everytrail.com/get_data.php"></embed></object></div>
<p>Widget powered by EveryTrail: <a href="http://www.everytrail.com">GPS Geotagging</a></p>
<p style="text-align: justify;">Jelas jalur ini sangat lancar meskipun kendaraan tidak dapat dipacu kencang, namun lumayanlah untuk menikmati indahnya tanah Pasundan. Dibeberapa tikungan ada polisi cepek yang siap menunjuk jalan dan jalan ini berakhir di satu jalan sebelum Taman Safari, atau sesudah pasar Cipayung. Lumayan masih bisa sarapan nasi Tim Jangkar di Cipanas <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D380';
  addthis_title  = 'Ke+Puncak';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=380</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pendamping SBY</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=379</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=379#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 02:55:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=379</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://rachmad.kuyasipil.net/?p=379" title="Pendamping SBY"><img src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/yapb_cache/sbyboedionoluar.2b8rt7e5w4kk04sswgso8kcwg.4h8nnep4oz6s0g0ss4owgcgk0.th.jpeg" width="120" height="120" alt="Pendamping SBY" style="float:left;padding:0 10px 10px 0;" ></a>Saya memang bukan politisi bahkan tidak berminat untuk ikut terjun dalam kancah politik. Pun demikian ternyata saya juga tak terlalu jauh dengan para politisi   Jadi kalau saya tuliskan disini ulasan masalah politik yang sedikit membingungkan banyak orang awam politik, tentunya saya tidak punya maksud apa-apa kecuali menganalisanya sepanjang yang saya rasakan dan ketahui.
Merapatnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://rachmad.kuyasipil.net/?p=379" title="Pendamping SBY"><img src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/yapb_cache/sbyboedionoluar.2b8rt7e5w4kk04sswgso8kcwg.4h8nnep4oz6s0g0ss4owgcgk0.th.jpeg" width="120" height="120" alt="Pendamping SBY" style="float:left;padding:0 10px 10px 0;" ></a><p style="text-align: justify;">Saya memang bukan politisi bahkan tidak berminat untuk ikut terjun dalam kancah politik. Pun demikian ternyata saya juga tak terlalu jauh dengan para politisi <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Jadi kalau saya tuliskan disini ulasan masalah politik yang sedikit membingungkan banyak orang awam politik, tentunya saya tidak punya maksud apa-apa kecuali menganalisanya sepanjang yang saya rasakan dan ketahui.</p>
<p style="text-align: justify;">Merapatnya PKS dan PAN kekubu Partai Demokrat memang mengejutkan, setidaknya mengejutkan bagi saya pribadi. Sebenarnya  dengan hilangnya Komunisme sebagai salah satu unsur NASAKOM  (Nasionalisme, Agama dan Komunis), maka di Indonesia tinggal ada dua unsur yakni NASA  (Nasionalis dan Agama). Pun demikian dalam perkembangannya hanya sedikit partai saja yang mencantumkan Agama sebagai ideologi. Meskipun ikatan berdasarkan Agama namun ideologi perjuangannya adalah nasionalisme seperti PKB misalnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya yang disebut Nasionalisme itu adalah : Perasaan kesukaran dan kesamaan nasib suatu komunitas manusia (<em>imagined community) </em>adalah cikal bakal lahirnya sebuah nation state (negara nasional), selain karena faktor ras, suku, keturunan dan bahasa. Perjuangan untuk persatuan nasional, kebebasan nasional dari campur tangan dunia luar, mewujudkan kemandirian, keaslian/keistimewaan, dan identitas nasional harus dilakukan demi martabat suatu bangsa.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan yang Agama : Biasanya ideologi ini melintas batas negara. Prinsip dasarnya: bahwa teks-teks agama secara lateral, harus menjadi rujukan dalam mengkonstruksi kehidupan bernegara dan mengaktualisasi Ide-ide syariah dalam kehidupan bernegara, bentuk negara yang diinginkan adalah khilafah dan adanya dewan syariah.</p>
<p style="text-align: justify;">diambil dari : http://bendiel.kotangawi.com/sejenak-mengkaji-ideologi-partai-politik/</p>
<p style="text-align: justify;">Dari kedua ideologi NASA (Nasionalis-Agama) ini jelas bahwa keterpaduan keduanya menjadi agak sulit terealisasi. Terlebih latar belakang yang melingkupi misalnya PKS yang &#8216;pernah&#8217; berkeinginan menghidupkan kembali Piagam Jakarta dan mengubahnya lagi menjadi piagam Madina atau PAN yang sebenarnya bukan berbasis Agama namun akhirnya ke Agama juga yang pernah berkeinginan membentuk negara Federal, yang bagi kelompok nasionalis yang cinta NKRI tentu sulit diterima.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengingat kali ini SBY yang maju sebagai Capres kedua kalinya, yang konon menurut survey dipasangkan dengan &#8217;sandal jepit&#8217; pun akan menang, namun bagi kelompok nasionalis akan sangat riskan jika SBY memilih wakil dari PKS atau PAN. Hal ini timbul dari rasa kekuatiran terhadap non basis nasionalis yang berlebihan yang sebenarnya sudah tidak perlu ada.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena rasa kuatir inilah maka timbul &#8216;Koalisi Besar&#8217; yang diharapkan akan mampu melibas dominasi SBY atau setidaknya membungkam langkah-langkah non Nasionalis dengan membuat  kebijakkan di DPR.  Menyadari kondisi ini, sepertinya SBY tidak ingin ambil resiko, maka ia justru mengambil langkah mendekati PDI-P untuk berkoalisi dengan berbagai tawaran yang tentunya menarik bagi PDI-P. Dan pilihan Budiono sebagai Wakil Presiden juga memberikan rasa nyaman pada kelompok Nasionalis lainnya bahwa seandainya SBY menangpun kondisi masih tetap aman terkendali. Kontan saja banyak pihak meradang yang tadinya merasa sudah bisa mendekati PD. Dan kita sebagai orang awam politik hanya bisa menyaksikan langkah-langkah ajaib yang sebenarnya nggak juga ajaib karena pakemnya memang harus demikian <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D379';
  addthis_title  = 'Pendamping+SBY';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=379</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tagihan BB kok membangkak ?</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=378</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=378#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 03:04:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=378</guid>
		<description><![CDATA[Penasaran juga dengan tagihan HP yang mencapai 1,5 juta. Dimana letak kemahalannya ? Sementara biasa bayar tagihan hanya sekitar 400 ribu saja. Apakah hal ini berkaitan dengan HP Blackberry BOLD yang baru saya gunakan ? Apakah ini berkaitan dengan GPRS yang Brosernya jauh lebih baik dibanding HP Blackberry sebelumnya yang bertype 8100 ? Ataukah karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Penasaran juga dengan tagihan HP yang mencapai 1,5 juta. Dimana letak kemahalannya ? Sementara biasa bayar tagihan hanya sekitar 400 ribu saja. Apakah hal ini berkaitan dengan HP Blackberry BOLD yang baru saya gunakan ? Apakah ini berkaitan dengan GPRS yang Brosernya jauh lebih baik dibanding HP Blackberry sebelumnya yang bertype 8100 ? Ataukah karena jalan ke Malaysia dan GPS saya hidupkan ?</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengatasi rasa penasaran itu, kemarin ke Bandung ngantar anak sekalian jalan-jalan, GPS saya hidupkan pulang pergi, Saya lihat tagihan tanggal 2 May 2009 20:45:21  yang nilainya Rp. 37.330,- Kemudian saya catat lagi 4 May 2009 09::46:14 yang nilainya Rp. 41.490,- Jadi meskipun GPS saya hidupkan Jakarta Bandung PP dan bisa dimonitor secara live oleh anak saya ternyata tagihan hanya bertambah     Rp. 4.160,-  Jadi dimana letak kemahaln bulan lalu ? Detail tagihan sementara belum saya terima jadi belum bisa dianalisa <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p><!-- BEGIN INSTAMAPPER CODE --><br />
GPS tracking powered by <a href="http://www.instamapper.com">InstaMapper.com</a></p>
<p><iframe style="border:1px solid;" width="477" height="490" frameborder="0" scrolling="no" src="http://www.instamapper.com/trk?key=11049531988140996112&#038;width=450&#038;height=350&#038;type=hybrid"><br />
</iframe></p>
<p><!-- BEGIN INSTAMAPPER CODE --><br />
GPS tracking powered by <a href="http://www.instamapper.com">InstaMapper.com</a></p>
<p><iframe style="border:1px solid;" width="477" height="490" frameborder="0" scrolling="no" src="http://www.instamapper.com/trk?key=13054323319760054505&#038;width=450&#038;height=350&#038;type=hybrid"><br />
</iframe></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D378';
  addthis_title  = 'Tagihan+BB+kok+membangkak+%3F';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=378</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BB Sebagai GPS Tracking</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=377</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=377#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 23:24:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[
GPS tracking powered by InstaMapper.com


Ternyata Blackberry juga bisa difungsikan sebagai GPS Tracking. caranya sangat mudah yakni dengan mendownload dari http://mobile.blackberry.com GPS Tracking. Setelah mendownload program kecil itu kemudian kita mendaftarkan HP kita ke http://instamapper.com
Dari http://instamapper.com kita akan memperoleh Device Key yang perlu kita masukkan ke HP kita dengan cara activekan GPS Tracker kemudian tekan menu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- BEGIN INSTAMAPPER CODE --><br />
GPS tracking powered by <a href="http://www.instamapper.com">InstaMapper.com</a></p>
<p><iframe style="border:1px solid;" width="500" height="335" frameborder="0" scrolling="no" src="http://www.instamapper.com/ext?key=3012538642928646512&#038;width=400&#038;height=300&#038;zoom=13&#038;type=roadmap&#038;units=metric&#038;coords=d"><br />
</iframe></p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata Blackberry juga bisa difungsikan sebagai GPS Tracking. caranya sangat mudah yakni dengan mendownload dari <a href="http://mobile.blackberry.com">http://mobile.blackberry.com</a> GPS Tracking. Setelah mendownload program kecil itu kemudian kita mendaftarkan HP kita ke <a href="http://instamapper.com">http://instamapper.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">Dari <a href="http://instamapper.com">http://instamapper.com</a> kita akan memperoleh Device Key yang perlu kita masukkan ke HP kita dengan cara activekan GPS Tracker kemudian tekan menu dan tekan setting, maka masukkan nomer Device Key.</p>
<p style="text-align: justify;">Perbedaanya dengan Holux, tracking ini dilakukan secara live artinya data langsung dikirim ke instan mapper sehingga bisa dilihat secara live dari internet kemana gerangan gerak-gerik kita jika GPS tracker diaktivkan <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Seperti yang terlihat dari peta diatas, maka akan berubah lagi jika lain hari anda buka blog ini dan saya sudah merecord perjalanan lain <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D377';
  addthis_title  = 'BB+Sebagai+GPS+Tracking';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=377</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wapres</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=375</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=375#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 02:19:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://rachmad.kuyasipil.net/?p=375" title="Wapres"><img src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/yapb_cache/sby01.vtfnwzyepus4okowgssgo488.4h8nnep4oz6s0g0ss4owgcgk0.th.jpeg" width="120" height="49" alt="Wapres" style="float:left;padding:0 10px 10px 0;" ></a>Posisi SBY pada saat ini rasanya seperti kita sedang menghadapi kondisi Suhato pada &#8216;Jaman Orba&#8217;. Pada saat itu melalui &#8216;kebulatan tekad&#8217; sudah dapat dipastikan bahwa Suharto adalah presiden berikutnya tinggal kita pilih siapa gerangan wakil presiden yang akan dipilihnya.  Demikian pula halnya yang terjadi pada diri SBY saat ini, dengan kemenangan melalui &#8216;quick count&#8217; sebesar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://rachmad.kuyasipil.net/?p=375" title="Wapres"><img src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/yapb_cache/sby01.vtfnwzyepus4okowgssgo488.4h8nnep4oz6s0g0ss4owgcgk0.th.jpeg" width="120" height="49" alt="Wapres" style="float:left;padding:0 10px 10px 0;" ></a><p style="text-align: justify;">Posisi SBY pada saat ini rasanya seperti kita sedang menghadapi kondisi Suhato pada &#8216;Jaman Orba&#8217;. Pada saat itu melalui &#8216;kebulatan tekad&#8217; sudah dapat dipastikan bahwa Suharto adalah presiden berikutnya tinggal kita pilih siapa gerangan wakil presiden yang akan dipilihnya.  Demikian pula halnya yang terjadi pada diri SBY saat ini, dengan kemenangan melalui &#8216;quick count&#8217; sebesar lebih kurang 20 %, telah banyak pihak yang memastikan bahwa SBY adalah pemenang pada pemilihan presiden yang akan datang.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini mungkin saja terjadi jika lawan-lawan dari SBY adalah muka lama pada pilpres 2004, maka dengan tambahan pengalaman SBY jadi Presiden 2004-2009 maka jelaslah bahwa kedudukan SBY pun semakin menguat dengan pemikiran tanpa pengalamanpun sudah unggul tahun 2004. Kekuatan ini semakin menjadi-jadi manakala pihak-pihak yang sebenarnya punya potensi untuk nyapres , dengan peraturan yang sengaja dikondisikan malah memutuskan diri untuk puas sebagai Wakil Presiden saja <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Memang sangat sulit menghadapi masa mengambang yang jelas pilihannya bukan dilandaskan pada ideologi, namun hanya pada orang per orang yang dikenal, baik karena &#8216;ketenaran&#8217; maupun &#8216;keturunan siapa&#8217; menjadi patokan yang utama. Sementara partai hanyalah sebagai kendaraan kutu loncat yang bisa dilompati para oportunis untuk mengejar posisi.</p>
<p style="text-align: justify;">Pun demikian tetap ada yang menarik dalam pilpres kali ini. Yakni seolah mengutub antara pihak yang berniat menggalakkan pemberatasan korupsi hingga akar-akarnya yang ini dicerminkan oleh kinerja KPK dalam kepemimpinan SBY melawan pihak yang merasa lahan-lahannya mulai terobrak-abrik oleh sepak terjang KPK.</p>
<p style="text-align: justify;">Keluarnya Golkar dari Koalisi yang ada menambah tegas garis tersebut diatas, ditambah lagi keinginan PKS untuk merapat semakin jelas warna yang mungkin akan diambil dalam langkah SBY dalam periode mendatang dan ini akan memacu pihak-pihak yang beroposisi terhadap SBY semakin meningkatkan kinerjanya untuk memenangkan posisi Pilpres yang akan datang.</p>
<p style="text-align: justify;">Kondisi diatas tentunya menyulitkan penilaian masyarakat akan kondisi nyata yang dihadapi selama periode kepeminpinan SBY.  Ambilah contoh bagaimana kita menilai kinerja KPU yang acak adul. Seperti tanpa ada prasangka macam-macam dan juga ada keterlibatan &#8216;penguasa&#8217; seolah kesalah KPU menangani hajat besar di negeri ini menjadi kesalahan KPU semata.</p>
<p style="text-align: justify;">Padahal jika diperbandingan kinerja KPU 2004 yang lalu yang sebagian besar petingginya di &#8216;meja hijaukan&#8217;, baik dari total biaya maupun kecanggihan datanya jauh lebih bagus tahun 2004 <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p style="text-align: justify;">Padahal sebenarnya keberhasilan KPK atau KPU adalah sama-sama mencitrakan kemampuan Pimpinan tertinggi negeri ini pada periodenya <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D375';
  addthis_title  = 'Wapres';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=375</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menuju Mati …..</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=374</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=374#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 02:47:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[
Detik detik berlalu
Dalam hidup ini
Pelan tapi pasti
Menuju mati
Kerap datang rasa takut
menyusup dihati
Takut hidup ini terisi oleh sia-sia
Pada hening dan sepi
Aku bertanya
Dengan apa ku isi
Detikku ini
Kerap datang rasa takut
menyusup dihati
Takut hidup
ini terisi
Oleh sia-sia
Tuhan kemana kami
setelah ini
Adakah engkau dengar
Doaku ini
Oleh : Iwan Abdulrachman
Perasaan diatas adalah perasaan yang lumrah kita rasakan semakin umur kita bertambah. Ada rasa takut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/ZortmMUtLKTtfkYA4u1CGQ?authkey=Gv1sRgCPqxjMD2lu2o7gE&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SepfnQY-NwI/AAAAAAAAIvQ/VA1sfSw1uRw/s400/IMG_0246.JPG" alt="" /></a></p>
<p>Detik detik berlalu<br />
Dalam hidup ini<br />
Pelan tapi pasti<br />
Menuju mati</p>
<p>Kerap datang rasa takut<br />
menyusup dihati<br />
Takut hidup ini terisi oleh sia-sia</p>
<p>Pada hening dan sepi<br />
Aku bertanya<br />
Dengan apa ku isi<br />
Detikku ini</p>
<p>Kerap datang rasa takut<br />
menyusup dihati<br />
Takut hidup<br />
ini terisi<br />
Oleh sia-sia</p>
<p>Tuhan kemana kami<br />
setelah ini<br />
Adakah engkau dengar<br />
Doaku ini</p>
<p>Oleh : Iwan Abdulrachman</p>
<p style="text-align: justify;">Perasaan diatas adalah perasaan yang lumrah kita rasakan semakin umur kita bertambah. Ada rasa takut bahwa hidup ini akan terisi oleh kesia-siaan. Hal ini akan membuat kita bercermin lagi menatapi langkah-demi langkah yang telah kita lalui.</p>
<p style="text-align: justify;">Abah menjelaskan bahwa hidup ini harus kita isi dengan perbuatan dan bersyukurlah bahwa kita terpilih diantara begitu banyak orang yang mencari kerja. Bahwa kerja yang skala besar memang harus dilaksanakan secara berorganisasi, maka tak jadi masalah jika kita terpilih sebagai salah satu pengisi organisasi tersebut agar suatu karya besar dapat ditampilkan. Hal ini juga yang mengakibatkan hidup tak lagi terisi oleh kesia-siaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kerja dengan penuh pengorbanan terlalu murah jika hanya dihitung dengan uang, karena suatu karya bagi kebaikan sesama akan lebih berharga dan tak ternilai. Jika kita hitung dengan cermat, memang sebagian besar waktu kita sebenarnya digunakan untuk kerja dibanding keluarga bahkan beberapa keluarga harus rela meninggalkan anak istrinya untuk periode tertentu. Dan tentunya semua ini untuk menjawab bahwa kita sebenarnya &#8220;Takut hidup ini terisi oleh sia-sia&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">
<div style="width: 300px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="300" height="110" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="wmode" value="transparent" /><param name="src" value="http://media.imeem.com/m/EnKHyz4-VH" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="110" src="http://media.imeem.com/m/EnKHyz4-VH" wmode="transparent"></embed></object></p>
<div style="background-color:#E6E6E6;padding:1px;">
<div style="float:left;padding:4px 4px 0 0;"><a href="http://www.imeem.com/"><img src="http://www.imeem.com/embedsearch/E6E6E6/" border="0" alt="" /></a></div>
<form style="margin:0;padding:0;" action="http://www.imeem.com/embedsearch/" method="post">
<input name="EmbedSearchBox" type="text" />
<input style="font-size:12px;" type="submit" value="Search" />
<div style="padding-top:3px;"><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=0&amp;ek=EnKHyz4-VH"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/152/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=1&amp;ek=EnKHyz4-VH"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/153/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=2&amp;ek=EnKHyz4-VH"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/154/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=3&amp;ek=EnKHyz4-VH"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/155/10/EnKHyz4-VH/" border="0" alt="" /></a></div>
</form>
</div>
</div>
<p><a href="http://www.imeem.com/people/9p52uQf/music/fPfxU4Wf/track-07-detik-hidup-track-07-detik-hidup/">Track 07 DETIK HIDUP &#8211; Track 07 DETIK HIDUP</a></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D374';
  addthis_title  = 'Menuju+Mati+%26%238230%3B..';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=374</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dhuha</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=369</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=369#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 09:00:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini serasa ada rasa tak sabar untuk segera keliling ke Tangkuban Perahu. Daerah ini memang daerah jajahan bersama teman-teman SMAK Dago sewaktu masih remaja dan tinggal di kota Bandung. Ada beberapa acara jika kami pilih daerah ini untuk disambangi, belajar &#8216;moto cross&#8217;  di Pacuan Kuda yang kala itu beberapa berita didominasi kehebatan alm. Popo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pagi ini serasa ada rasa tak sabar untuk segera keliling ke Tangkuban Perahu. Daerah ini memang daerah jajahan bersama teman-teman SMAK Dago sewaktu masih remaja dan tinggal di kota Bandung. Ada beberapa acara jika kami pilih daerah ini untuk disambangi, belajar &#8216;moto cross&#8217;  di Pacuan Kuda yang kala itu beberapa berita didominasi kehebatan alm. Popo Hartopo, memaksakan motor Honda CB 100 dan CG 125 untuk mendampingi Suzuki TS 100 dan  Yamaha DT 100 naik ke Jayagiri dengan mengambil arah belok kiri setelah tikungan Pasar Lembang. Boleh dibilang kami hapal betul batang demi batang dan batu yang melintang dijalan tersebut <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Diufuk timur matahari belum nampak, namun bayangnya kejinggaan seakan memberi tahuku bahwa  disanalah aku sang fajar berada, akulah sang timur yang semakin terjaga. Sementara rembulan belum ingin beranjak dari tempatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Segera saja kurekam  semua tanda alam lewat jendela kameraku. Tak sabar rasanya untuk segera menapaki masa lalu yang begitu cepat berlalu. Dan tanpa kusadari bahwa semua ini ternyata telah di kemas Karash Adventure &amp; Training dalam kemasan bertajuk &#8220;Sharing of Joy, Tripatra &#8211; UPD Project. Sebuah acara yang diadakan untuk mensyukuri selesainya proyek Ujung Pangkah yang sangat membanggakan ditengah keterpurukan bangsa ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan dalam acara &#8216;Iwan Abdulrachman Show&#8217; seluruh peristiwa masa lalu dan masa akan datang seperti dikupas tuntas. Rasanya sesak nafas ini, karena apa yang dituturkan lewat petikan gitar lagunya begitu mengena dan berhimpit dengan kehidupan kita dalam keseharian.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/uF-YwMk1cNtQqWtDE_4Umw?authkey=Gv1sRgCOTrj63ehpuHNg&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Seu03P41HHI/AAAAAAAAIwc/0JSrgnkHOSE/s400/IMG_8560.JPG" alt="" width="500" height="332" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Seperti halnya peristiwa alam yang sempat terekam lewat  kamera diatas ternyata diurai lewat lagu sebagai berikut :</p>
<div style="width: 300px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="300" height="110" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="wmode" value="transparent" /><param name="src" value="http://media.imeem.com/m/sLL_7p4Ioi" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="110" src="http://media.imeem.com/m/sLL_7p4Ioi" wmode="transparent"></embed></object></p>
<div style="background-color:#E6E6E6;padding:1px;">
<div style="float:left;padding:4px 4px 0 0;"><a href="http://www.imeem.com/"><img src="http://www.imeem.com/embedsearch/E6E6E6/" border="0" alt="" /></a></div>
<form style="margin:0;padding:0;" action="http://www.imeem.com/embedsearch/" method="post">
<input name="EmbedSearchBox" type="text" />
<input style="font-size:12px;" type="submit" value="Search" />
<div style="padding-top:3px;"><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=0&amp;ek=sLL_7p4Ioi"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/152/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=1&amp;ek=sLL_7p4Ioi"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/153/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=2&amp;ek=sLL_7p4Ioi"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/154/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=3&amp;ek=sLL_7p4Ioi"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/155/10/sLL_7p4Ioi/" border="0" alt="" /></a></div>
</form>
</div>
</div>
<p><a href="http://www.imeem.com/people/mXFHD04/music/aUwR1Px-/iwan-abdulrachman-dhuha/">Dhuha &#8211; Iwan Abdulrachman</a></p>
<address>Rembulan memudar</address>
<address>dan matahari diam-diam semakin terjaga</address>
<address>tersenyum merona diufuk timur</address>
<address>cakrawala</address>
<address> </address>
<address> </address>
<address>Pesona surya menatapku </address>
<address>menyapaku membelai jiwaku</address>
<address>oh sang surya menghangatkan ruhaniku</address>
<p style="text-align: justify;">Betul, bulan belum sempat menghilang dan hanya memudar dari langit ketika matahari semakin terjaga, tersenyum merona diufuk timur cakrawala. Sang surya bukan hanya memberikan kehangatan ditubuh, tapi juga menghangatkan ruhaniku. Dan Abah demikian Iwan di sebut, mampu menghadirkan hampir segala sesuatu yang saya tulis dalam blog ini melalui syair lagu yang dinyanyikan sepotong-sepotong. Memang luar biasa dan sulit menceritakannya jika tak hadir sendiri di ruang Ganesha Hotel Panorama saat itu <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<address> </address>
<address> </address>
<p style="text-align: justify;">
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/BoaKjIoFZRpQg9rxiR7VSQ?authkey=Gv1sRgCOTrj63ehpuHNg&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Seu2h8hSxVI/AAAAAAAAIyg/qzV3uiwYWww/s800/IMG_8591.JPG" alt="" width="511" height="764" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D369';
  addthis_title  = 'Dhuha';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=369</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Suramadu Bridge dan Penang Bridge</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=368</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=368#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 14:30:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=368</guid>
		<description><![CDATA[Ideas &#38;                              initiated by the late Tun Abdul Razak, the 2nd Prime               [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11px;"><span style="font-size: 11px; font-family: Verdana;">Ideas &amp;                              initiated by the late Tun Abdul Razak, the 2nd Prime                              Minister of Malaysia in 1960s. The Bridge was planned during the term of 3rd Prime                              Minister, Tun Hussein Onn in 1970s. Built during the 4th Prime Minister, Tun Dr.                              Mahathir Mohamad in the 1980s and finally opened to                              traffic in 14 Sept. 1985.</span></span></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/H3p6zLrsu_O-mZ3Pdk4wng?feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd88Lm23VTI/AAAAAAAAIHw/fgH8XBFS-4U/s400/IMG00436-20090406-1747.jpg" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11px;"><span style="font-size: 11px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><strong><br />
</strong> </span> <span style="font-size: 11px; font-family: Verdana;"><span style="color: #0451a3;">Year Built </span>: 1982<br />
<span style="color: #0451a3;">Year Completed</span> : 1985<br />
<span style="color: #0451a3;">Project Duration</span> : 3¾                              Years<br />
<span style="color: #0451a3;">Bridge Design Name</span> :                              Cable Stay Concrete Girder<br />
<span style="color: #0451a3;">Main Contractor</span> :                              Hyundai Engineering &amp; Construction. Co. Ltd, Korea<br />
<span style="color: #0451a3;">Consulting Engineer </span>:                              Howard Needles &amp; Tammen, Bergendoff Intl. Inc. SA/JK(SEA)</span></span></p>
<p align="left"><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><strong>Length</strong><br />
Overall : </span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;">13.5 km                              (8.4 miles)</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
Over Water : </span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;">8.4 km                              (5.2 miles)</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
</span> <span style="font-size: 10px;"> <img src="http://www.penangbridge.com.my/images/space.gif" alt="" width="30" height="2" /></span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
</span> <span style="font-size: 10px; font-weight: 700; font-family: Verdana; color: #0451a3;"> Viaduct &amp; Approach</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
Penang Island: </span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;">1.5 km                              (1 miles)</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
Prai:</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;"> 3.6                              km                              (2.2 miles)</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
Carriageway: </span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;">4 lanes                              (6 in future)</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
</span> <span style="font-size: 10px;"> <img src="http://www.penangbridge.com.my/images/space.gif" alt="" width="30" height="2" /></span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><strong><br />
Height </strong><br />
Tower Above Water: </span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;">101.5 m</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
Bridge Above Wate : </span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;">33                              m<br />
</span><span style="font-size: 10px;"> <img src="http://www.penangbridge.com.my/images/space.gif" alt="" width="30" height="2" /></span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
<strong>Span</strong><br />
Main Span :</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;">225                              Meters</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
End Span : </span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;">107.5                              Meters</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
Other Span : </span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;">40                              Meters</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
</span> <span style="font-size: 10px;"> <img src="http://www.penangbridge.com.my/images/space.gif" alt="" width="30" height="2" /></span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
</span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;"> <span style="color: #0451a3;"><strong>Total Width</strong><br />
Dual Lanes :</span> 18.25 m<br />
<span style="color: #0451a3;">Three Lanes :</span> 25.75 m</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><strong><br />
</strong> </span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;"> <span style="color: #0451a3;">Lane Width : </span>3.75 m</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><strong><br />
</strong> </span> <span style="font-size: 10px;"> <img src="http://www.penangbridge.com.my/images/space.gif" alt="" width="30" height="2" /></span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><strong><br />
Design</strong></span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;"><br />
<span style="color: #0451a3;">Median Barrier :</span> 1.25 m<br />
<span style="color: #0451a3;">Edge Barrier : </span>1.0 m<br />
<span style="color: #0451a3;">Design Speed :</span> 80 km/hr</span><span style="font-size: 10px;"><br />
</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;"> <span style="color: #0451a3;">Maximum Gradient :</span> 3.0% </span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"> <strong><br />
</strong> </span> <span style="font-size: 10px;"> <img src="http://www.penangbridge.com.my/images/space.gif" alt="" width="30" height="2" /></span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><strong><br />
Land Reclamation</strong><br />
Main Land : </span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;">250                              Acre</span><span style="font-size: 10px; font-family: Verdana; color: #0053a5;"><br />
Penang Island : </span> <span style="font-size: 10px; font-family: Verdana;">100                              Acre</span></p>
<p style="text-align: justify;">Setidaknya data inilah yang ada pada website Jembatan Penang  (<a href="http://www.penangbridge.com.my/aboutpbsb.php">Penang Bridge Sdn Bhd</a>) Jembatan  yang selesai dibangun tahun 1985 ini sangat menarik bagi saya. Ketika saya hendak menyeberang ke Butterworth supir taxi menawarkan untuk naik Ferry yang konon jauh lebih dekat dengan bayaran 70 ringgit. Namun hal ini saya tolak dan saya bersedia menambah 10 ringgit menjadi 80 ringgit karena jarak menjadi lebih jauh.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada sedikit perbedaan antara Suramadu dengan Penang ini. Jika di Penang yang berkembang justru Pulau Penang yang kemudian butuh akses ke semenanjung Malaysia, sementara Suramadu yang berkembang adalah Surabaya yang entah alasan apa dibuat jembatan menuju Madura.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi oke lah, saya pikir kita juga berharap jembatan ini dapat segera difungsikan dan Madura bisa jadi daerah industri baru atau setidaknya akan menjadi daerah tujuan wisata baru. Hanya saja kemungkinan bahwa jembatan ini akan senasib dengan Balerang juga besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang ada pulau-pulau yang secara tradisional berkembang menjadi kota utama seperti misalnya Ternate yang lebih diminati sebagai tempat tinggal dibanding Pulau Halmahera yang jauh lebih luas <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Maka demikian pula dengan Sinagpore yang lebih berkembang di banding Johor dan tentu saja Penang yang jauh lebih maju di banding Butterworth.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/tj8Qdldso_8PHpNp3k2nLw?feat=embedwebsite"><img src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8StZ8Z0GI/AAAAAAAAH7U/EyHdsCGiQGs/s400/IMG_8175.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/LPdoNvCcCO3FycM2m2TWgQ?feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SeBZXhe8erI/AAAAAAAAIgY/C0A6YMimAJc/s400/IMG00437-20090406-1747.jpg" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Jembatan yang selesai dibangun tahun 1985 atau sekitar 25 tahun yang lalu ini, saat ini sedang dalam proses pelebaran guna lebih memperlancar arus transportasi Pulau Penang menuju Semenanjung. Dan tentunya 25 tahun lagi kita tak berharap ada pelebaran jembatan Suramadu karena memang sudah kita rencanakan dengan baik saat ini <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Menurut informasi dari supir taxi, harga rumah dan tanah di Pulau Penang jauh berlipat kali dibanding di Butterworth dan mungkinkah harga tanah di Madura juga akan berlipat kali dibanding Surabaya, atau tanah di Surabaya akan naik harganya setelah Suramadu di operasikan ? <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<div style="width: 300px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="300" height="110" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="wmode" value="transparent" /><param name="src" value="http://media.imeem.com/m/zb7WUdEoIe" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="110" src="http://media.imeem.com/m/zb7WUdEoIe" wmode="transparent"></embed></object></p>
<div style="background-color:#E6E6E6;padding:1px;">
<div style="float:left;padding:4px 4px 0 0;"><a href="http://www.imeem.com/"><img src="http://www.imeem.com/embedsearch/E6E6E6/" border="0" alt="" /></a></div>
<form style="margin:0;padding:0;" action="http://www.imeem.com/embedsearch/" method="post">
<input name="EmbedSearchBox" type="text" />
<input style="font-size:12px;" type="submit" value="Search" />
<div style="padding-top:3px;"><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=0&amp;ek=zb7WUdEoIe"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/152/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=1&amp;ek=zb7WUdEoIe"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/153/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=2&amp;ek=zb7WUdEoIe"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/154/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=3&amp;ek=zb7WUdEoIe"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/155/10/zb7WUdEoIe/" border="0" alt="" /></a></div>
</form>
</div>
</div>
<p><a href="http://www.imeem.com/amandaku2000/music/_oqkG0l7/mus-mulyadi-rek-ayo-rek/">Rek Ayo Rek &#8211; Mus Mulyadi</a></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D368';
  addthis_title  = 'Suramadu+Bridge+dan+Penang+Bridge';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=368</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gagal Ke Singapore, ke Bali aja</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=367</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=367#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 09:51:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=367</guid>
		<description><![CDATA[Setibanya di Bandara Kuala Lumpur, santai saja mengingat masih lebih dari dua jam sebelum keberangkatan. Kami sempat makan dan minum kecil serta mencoba ATM Mandiri istri saya yang ternyata juga bekerja dengan baik.
Suasana di LCCT Kuala Lumpur ini sangatlah ramai. Banyak orang dengan berbagai penerbangan tumplek blek disini. Sementara bandara juga sedang mengalami renovasi. Hampir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setibanya di Bandara Kuala Lumpur, santai saja mengingat masih lebih dari dua jam sebelum keberangkatan. Kami sempat makan dan minum kecil serta mencoba ATM Mandiri istri saya yang ternyata juga bekerja dengan baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Suasana di LCCT Kuala Lumpur ini sangatlah ramai. Banyak orang dengan berbagai penerbangan tumplek blek disini. Sementara bandara juga sedang mengalami renovasi. Hampir semua kounter diperuntukkan Air Asia. Bahkan ketika saya masuk ke bagian penerbangan Luar Negeri malah dipersilahkan ke bagian penerbangan domestik untuk chek in saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah Check In masalah baru timbul ketika petugas melihat tanggal kedaluarsa pasport kami yang bulan Juli 2009. Maka petugas kounter tidak bisa memutuskan dan kami dilempar ke manajernya. &#8220;Bulan Juli kurang dari 6 bulan, dan peraturan Internasional melarang menggunakan passport yang demikian. Jika kami yang mengijinkan atau membawa anda ke Singapore maka penerbangan kami yang akan kena denda 3000 US $ perpenumpang&#8221;, demikian penjelasannya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Anda boleh pilih penerbangan ke tujuan lain nanti semua biaya yang sudah dikeluarkan buat tiket diperhitungkan hanya saja kami tidak mengembalikannya dalam bentuk uang &#8221; demikan penjelasan tambahannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Wah padahal tiket ke Singapore, penginapan di Singapore yang mahal itu dan tiket Singapore ke Jakarta sudah ditangan. Maka sejenak saya berunding dengan istri dan cuti kami sayang kalau harus pulang ke Jakarta hari ini juga. Maka kami putuskan untuk terbang langsung ke Denpasar.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/uDPFMot0ODiqOruQ6GcQ7g?feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8VdtYSJVI/AAAAAAAAIAc/LPRXkaYQ6b0/s400/IMG_8354.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Oke, anda bisa terbang jam 15.00 direct ke Denpasar dan bayar tambahan untuk Denpasar &#8211; Jakarta dan kami akan segera hitungkan, setuju ?&#8221;  demikian sarannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya kami setujui dan mengalami dua kerugian pertama adalah biaya nginep di Singapore yang gak mungkin bisa diminta lagi kedua ongkos Denpasar Jakarta.</p>
<h2><a href="http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=169756">Low Cost Carrier Terminal (KL Malaysia) &#8211; Denpasar</a></h2>
<div style="border: 2px solid #acd7f5; padding: 5px; width: 500px; height: 420px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="100%" height="100%" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="id" value="main" /><param name="FlashVars" value="tripId=169756&amp;picDim=250&amp;mapType=Terrain&amp;units=&amp;isWidget=true" /><param name="quality" value="high" /><param name="bgcolor" value="#ffffff" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.everytrail.com/main.swf" /><embed id="main" type="application/x-shockwave-flash" width="100%" height="100%" src="http://www.everytrail.com/main.swf" allowscriptaccess="always" bgcolor="#ffffff" quality="high" flashvars="tripId=169756&amp;picDim=250&amp;mapType=Terrain&amp;units=&amp;isWidget=true"></embed></object></div>
<p>Widget powered by EveryTrail: <a href="http://www.everytrail.com">GPS Geotagging</a></p>
<p style="text-align: justify;">Untungnya bali memang tujuan wisata yang menyenangkan meskipun agak kesal juga ketika harus antri imigrasi di Bandara Ngurah Rai. Kelelahan tiga jam perjalanan masih harus ditambah berdiri lama tunggu antrian imigrasi.  Yang antri pada bisik-bisik kok nggak ada perubahan di Indonesia ini. Sementara tetap saja ada jalan tikus dimana  dengan ramah seseorang dipersilahkan melalui jalur itu entah bayar entah tidak tapi inilah kenyataanya.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/fpa37LQpWX7yjb3P87ST-Q?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd88zhOe36I/AAAAAAAAIIs/-4apMAhjkZo/s400/IMG00461-20090407-1826.jpg" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/wHxdjQA0b0qfciqC0U9RdQ?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SeG3wAoX9NI/AAAAAAAAImU/6ZO2Cg479d8/s400/IMG00463-20090407-1838.jpg" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Paspor kami dibolak-bali seolah kurang lama kami antri. Kemudian dinasehati dengan sebuah nasehat yang rasanya nggak perlu saya dengar karena hanya akan menambah lama orang ngantri dibelakang saya. &#8220;Sebaiknya bapak perpanjang paspor bapak&#8221; &#8230;&#8230;. waduhhhh nenek-nenek juga tau, gue terdampar disini juga karena itu bro&#8230;. sayangnya hanya dalam hati saja.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/4oPxhTRGd6eNEAomzUkajw?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8V0A27YMI/AAAAAAAAIBI/UNMSy68SR4g/s400/IMG_8373.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/4v60TbjRJtu2JrMCt58jpA?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"></a></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8WqeDiryI/AAAAAAAAIDQ/DzC7hxJop_E/s400/IMG_8473.JPG" alt="" /></p>
<p style="text-align: justify;">Sewa mobil di Bali yang cuma 200.000 untuk 26 jam dan diantar sampai airport memang menyenangkan. Mobil Mitsubitshi Kuda itu enak juga dikendarai dan kami keliling bali lewat Kintamani terus ke Singaraja balik lagi lewat Bedugul. Dan tentu saja Bali tetap saja lebih indah dari semua rangkaian perjalannan ini dan kami bersiap merencanakan liburan bersama anak dan keponakan untuk ke Bali tahun ini, tentunya tanpa harus lewat imigrasi yang menyebalkan &#8230;&#8230;.  <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<div style="width:300px;"><object width="300" height="110"><param name="movie" value="http://media.imeem.com/m/hWWHseis29"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://media.imeem.com/m/hWWHseis29" type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="110" wmode="transparent"></embed></object>
<div style="background-color:#E6E6E6;padding:1px;">
<div style="float:left;padding:4px 4px 0 0;"><a href="http://www.imeem.com/"><img src="http://www.imeem.com/embedsearch/E6E6E6/" border="0"  /></a></div>
<form method="post" action="http://www.imeem.com/embedsearch/" style="margin:0;padding:0;">
<input type="text" name="EmbedSearchBox" />
<input type="submit" value="Search" style="font-size:12px;" />
<div style="padding-top:3px;"><a href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=0&#038;ek=hWWHseis29" rel="nofollow"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/152/10/" border="0" /></a><a href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=1&#038;ek=hWWHseis29" rel="nofollow"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/153/10/" border="0" /></a><a href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=2&#038;ek=hWWHseis29" rel="nofollow"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/154/10/" border="0" /></a><a href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=3&#038;ek=hWWHseis29" rel="nofollow" ><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/155/10/hWWHseis29/" border="0" /></a></div>
</form>
</div>
</div>
<p><br/><a href="http://www.imeem.com/jukeboxmusic20/music/hb_0CBHk/loren-nerell-kecak-monkey-chants/">Kecak (Monkey Chants) &#8211; Loren Nerell</a></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D367';
  addthis_title  = 'Gagal+Ke+Singapore%2C+ke+Bali+aja';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=367</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesulitan Amat Dikesali</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=366</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=366#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 05:05:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[
Setibanya di Sentral Kuala Lumpur jam 5.20 pagi, suasana masih terlihat gelap. Maklumlah jam di KL lebih maju 1 jam dari di Jakarta. Sentral Kuala Lumpur adalah pusat berbagai moda transportasi masa yang ada di Kuala Lumpur mulai dari Kereta antar Negara, Kereta Antara Kota, Monorail, KLIA Transit, KLIA Express, Bus, taxi etc.
Sejenak saya duduk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/Q2p8MudyS34m5R85dxxO5g?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SeFscLCEJ5I/AAAAAAAAIl0/Pn9q9g8vtzs/s400/IMG_8258.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Setibanya di Sentral Kuala Lumpur jam 5.20 pagi, suasana masih terlihat gelap. Maklumlah jam di KL lebih maju 1 jam dari di Jakarta. Sentral Kuala Lumpur adalah pusat berbagai moda transportasi masa yang ada di Kuala Lumpur mulai dari Kereta antar Negara, Kereta Antara Kota, Monorail, KLIA Transit, KLIA Express, Bus, taxi etc.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejenak saya duduk diruang tunggu yang tampak modern. Terlihat mesin ATM dan saya sadar bahwa saya sudah nggak pegang uang lagi mengingat di Medan kemarin hanya sedikit yang sempat saya tukarkan. Ternyata mesin itu tercantum antara lain ATM bersama serta logo-logo lainnya seperti yang banyak terdapat di ATM Indonesia seperti Maestro, Cirrus, Visa Electron etc. Maka saya coba ATM BCA saya dan ambil uang seperlunya. Ternyata tidak masalah <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/cizWUgEb4_BlOABi86POtA?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8T2bD9dLI/AAAAAAAAH9Y/jO2sbz1eTjA/s400/IMG_8233.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/nOg9YbjRTJCChxd54rvh7w?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8T64gSLII/AAAAAAAAH9g/PkPhOP7hdxI/s400/IMG_8234.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya saya putuskan untuk menyimpan koper di locker yang tersedia di Sentral Kuala Lumpur. Dengan Locker paling besar untuk menyimpan koper dan ransel seharga 10 ringgit atau sekitar 30 ribu rupiah, kami bisa melenggang karena nanti siang saya sangat ingin ke Bandara untuk terbang ke Singgapore dengan menumpang KLIA Express seharga 35 Ringgit, meskipun tersedia Bus yang hanya seharga 8 ringgit namun saya ingin coba KLIA Ekspress yang konon merupakan kereta modern.</p>
<p style="text-align: justify;">Rupanya Monorail belum benar-benar tergabung dengan Sentral KL sehingga kita harus berjalan dulu keluar setasiun dan menjumpai tulisan &#8220;Harap Maaf Kesulitan Amat Dikesali&#8221; dan &#8220;Pembinaan Sedang Dijalankan Untuk Kemudahan Anda Di Masa Depan&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Pagi itu banyak orang jual jajanan pagi untuk nyarap orang kerja. Saya ambil monorail ke arah Bukit Bintang dengan tiket seharga 1,60 ringgit. Sesampai di Bukit Bintang, di suasana pagi itu juga terlihat banyak orang berjualan makanan dan kue-kue sebagai teman sarapan pagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Jam 10.00 kami kembali ke Sentral KL, ambil koper dan beli tiket KLIA Express. Dan ternyata ini memang kereta bagus sekali, saya jadi ingat ketika di Jerman Barat menggunakan Pendolino yang sangat mirip dengan kereta ini, hanya saja pendolino (Pendulum) digerakkan oleh disel, sedang ini digerakkan oleh listrik. Kabin yang nyaman serta WC yang luas dan bersih melengkapi suasana kereta ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/65sIV54LzbmOY8puGaYggA?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8UTWrcC7I/AAAAAAAAH-Q/1G1h1TnbDD0/s400/IMG_8259.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/OukwWxguUsPqcN5pzwV7zg?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8UYhExFfI/AAAAAAAAH-Y/Vk5DtoCDEuE/s400/IMG_8261.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/QksNnwXqD220ZrQw6e0cEg?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img class="aligncenter" src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8Uesr8K4I/AAAAAAAAH-k/BMLre50vcIY/s400/IMG_8262.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Dan setibanya di KLIA kami harus naik Bus lagi ke LCCT  yakni Low Cost Terminal yang sepertinya dikususkan untuk Air Asia dan dalam renovasi besar-besaran mengingat Air Asia tumbuh dengan sangat pesat sehingga mungkin akan lebih banyak calon penumpang di LCCT dibanding di KLIA <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<div style="width: 300px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="300" height="110" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="wmode" value="transparent" /><param name="src" value="http://media.imeem.com/m/YeOA0tFGA1" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="110" src="http://media.imeem.com/m/YeOA0tFGA1" wmode="transparent"></embed></object></p>
<div style="background-color:#E6E6E6;padding:1px;">
<div style="float:left;padding:4px 4px 0 0;"><a href="http://www.imeem.com/"><img src="http://www.imeem.com/embedsearch/E6E6E6/" border="0" alt="" /></a></div>
<form style="margin:0;padding:0;" action="http://www.imeem.com/embedsearch/" method="post">
<input name="EmbedSearchBox" type="text" />
<input style="font-size:12px;" type="submit" value="Search" />
<div style="padding-top:3px;"><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=0&amp;ek=YeOA0tFGA1"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/152/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=1&amp;ek=YeOA0tFGA1"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/153/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=2&amp;ek=YeOA0tFGA1"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/154/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=3&amp;ek=YeOA0tFGA1"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/155/10/YeOA0tFGA1/" border="0" alt="" /></a></div>
</form>
</div>
</div>
<p><a href="http://www.imeem.com/abgman/music/NHliqoOX/siti-nurhaliza-cindai/">Cindai &#8211; Siti Nurhaliza</a></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D366';
  addthis_title  = 'Kesulitan+Amat+Dikesali';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=366</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kereta Tahu Masa (KTM)</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=365</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=365#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 02:17:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[


Description:

STUPID Kereta Api Tanah Melayu has never ever came or left on time.
Comes and goes irregularly. The time estimation of arriving and leaving is very bad. I repeat, Very bad.
I have no idea wth the train drivers are doing most of the time. Why? bad weather cannot drive a stupid train that has one way. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="profileTable info_table" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td class="label">Description:</td>
<td class="data">
<div class="datawrap" style="text-align: justify;">STUPID Kereta Api Tanah Melayu has never ever came or left on time.<br />
Comes and goes irregularly. The time estimation of arriving and leaving is very bad. I repeat, Very bad.<br />
I have no idea wth the train drivers are doing most of the time. Why? bad weather cannot drive a stupid train that has one way. Either move forward or backward, like that also so hard to come on time ah? WTH!!!!! GRRR!</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/CS9Z9Wbc7uKzOUdq_hFpNA?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8TJ9CcLQI/AAAAAAAAH8A/1jp5KDXFWk0/s400/IMG_8193.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Penasaran juga baca beberapa artikel baik di facebook maupun di blog seputar Kereta Api Tanah Melayu. Ada yang bilang KTM NOT (Never On Time)  ada juga yang bilang Kereta Tak tahu Masa. Hal ini muncul akibat seringnya KTM tak tepat waktu atau terlambat.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka saya putuskan untuk mencoba sendiri naik KTM, Saya pesan melalui internet dan sayangnya yang siang sudah penuh semua jadi naik yang malam. Berangkat dari Butterworth jam sembilan malam dan akan tiba di Sentral Kuala Lumpur jam 5.20 keesokannya.  Segala perlengkappan untuk mencatat perjalanan ini telah saya persiapkan terutama Holux sebagai GPS Trackker yang akan mampu melihat kecepatan kereta serta route yang ditempuh.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/Y1gUwogPUTngQuwtxOC0rQ?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><br />
</a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/FQy4IaT7Ad28HpAzM6vQaQ?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8TwTr5dvI/AAAAAAAAH9I/tBXS3c5eR6o/s400/IMG_8216.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/FH4p1FRFjbEDUk7R0rG6Iw?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8TqdpNU5I/AAAAAAAAH84/Yde_VX--AAo/s400/IMG_8213.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/s5LDH5tcaiAsK5vqx0nxag?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8TgUiiXEI/AAAAAAAAH8g/qhs7Gm6ncRw/s400/IMG_8210.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Kereta ini mungkin seangkatan dengan kereta BIMA (Biru Malam), di kabin kelas satu tersedia dua tempat tidur yang mana tempat tidur diatas dapat dilipat jika kita ingin duduk-duduk saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya Holux saya mencatat tanpa henti perjalanan ini, hanya saja filenya jadi sekitar 6 Mega dan ini menyulitkan GPS Visualizer yang mengijinkan maksimum 3 MB. Maka file tersebut saya bagi dalam 3 segment dan perlu dicatat bahwa kereta ini benar-benar on time.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika saya perhatikan dari Track berikut memang terlihat bahwa kereta jarang di geber, bahkan kecepatan rata-rata hanya sekitar 40 km/jam. Kalaupun di genjot cepat juga percuma tiba di Kuala Lumpur terlalu pagi. Jadi tampaknya memang di set sedemikian rupa sehingga kereta memang berjalan lambat asal tepat waktu. Selain itu memang jalur ini tidak tampak sibuk seperti jalur kereta di jawa yang dijejali begitu banyak perjalanan.</p>
<h2><a href="http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=170319">Butterworth &#8211; Kuala Lumpur Seg 1</a></h2>
<div style="border: 2px solid #acd7f5; padding: 5px; width: 500px; height: 420px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="100%" height="100%" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="id" value="main" /><param name="FlashVars" value="tripId=170319&amp;picDim=250&amp;mapType=Terrain&amp;units=&amp;isWidget=true" /><param name="quality" value="high" /><param name="bgcolor" value="#ffffff" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.everytrail.com/main.swf" /><embed id="main" type="application/x-shockwave-flash" width="100%" height="100%" src="http://www.everytrail.com/main.swf" allowscriptaccess="always" bgcolor="#ffffff" quality="high" flashvars="tripId=170319&amp;picDim=250&amp;mapType=Terrain&amp;units=&amp;isWidget=true"></embed></object></div>
<p>Widget powered by EveryTrail: <a href="http://www.everytrail.com">GPS Geotagging</a></p>
<h2><a href="http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=170321">Butterworth &#8211; Kuala Lumpur Seg 2</a></h2>
<div style="border: 2px solid #acd7f5; padding: 5px; width: 500px; height: 420px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="100%" height="100%" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="id" value="main" /><param name="FlashVars" value="tripId=170321&amp;picDim=250&amp;mapType=Terrain&amp;units=&amp;isWidget=true" /><param name="quality" value="high" /><param name="bgcolor" value="#ffffff" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.everytrail.com/main.swf" /><embed id="main" type="application/x-shockwave-flash" width="100%" height="100%" src="http://www.everytrail.com/main.swf" allowscriptaccess="always" bgcolor="#ffffff" quality="high" flashvars="tripId=170321&amp;picDim=250&amp;mapType=Terrain&amp;units=&amp;isWidget=true"></embed></object></div>
<p>Widget powered by EveryTrail: <a href="http://www.everytrail.com">GPS Geotagging</a></p>
<h2><a href="http://www.everytrail.com/view_trip.php?trip_id=170328">Butterworth- Kuala Lumpur Seg 3</a></h2>
<div style="border: 2px solid #acd7f5; padding: 5px; width: 500px; height: 420px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="100%" height="100%" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="id" value="main" /><param name="FlashVars" value="tripId=170328&amp;picDim=250&amp;mapType=Terrain&amp;units=&amp;isWidget=true" /><param name="quality" value="high" /><param name="bgcolor" value="#ffffff" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.everytrail.com/main.swf" /><embed id="main" type="application/x-shockwave-flash" width="100%" height="100%" src="http://www.everytrail.com/main.swf" allowscriptaccess="always" bgcolor="#ffffff" quality="high" flashvars="tripId=170328&amp;picDim=250&amp;mapType=Terrain&amp;units=&amp;isWidget=true"></embed></object></div>
<p>Widget powered by EveryTrail: <a href="http://www.everytrail.com">GPS Geotagging</a></p>
<div style="width:300px;"><object width="300" height="110"><param name="movie" value="http://media.imeem.com/m/JTa8vOZWQS"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://media.imeem.com/m/JTa8vOZWQS" type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="110" wmode="transparent"></embed></object>
<div style="background-color:#E6E6E6;padding:1px;">
<div style="float:left;padding:4px 4px 0 0;"><a href="http://www.imeem.com/"><img src="http://www.imeem.com/embedsearch/E6E6E6/" border="0"  /></a></div>
<form method="post" action="http://www.imeem.com/embedsearch/" style="margin:0;padding:0;">
<input type="text" name="EmbedSearchBox" />
<input type="submit" value="Search" style="font-size:12px;" />
<div style="padding-top:3px;"><a href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=0&#038;ek=JTa8vOZWQS" rel="nofollow"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/152/10/" border="0" /></a><a href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=1&#038;ek=JTa8vOZWQS" rel="nofollow"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/153/10/" border="0" /></a><a href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=2&#038;ek=JTa8vOZWQS" rel="nofollow"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/154/10/" border="0" /></a><a href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=3&#038;ek=JTa8vOZWQS" rel="nofollow" ><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/155/10/JTa8vOZWQS/" border="0" /></a></div>
</form>
</div>
</div>
<p><br/><a href="http://www.imeem.com/aerocloud/music/1uEh7j1f/dlloyd-semalam-di-malaysia/">Semalam Di Malaysia &#8211; DLLOYD</a></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D365';
  addthis_title  = 'Kereta+Tahu+Masa+%28KTM%29';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=365</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Medan-Penang-KL-SIN (Bag 4)</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=364</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=364#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 00:35:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[Setelah puas keliling tempat ini, kami sekedar cari toilet dan minum di sudut taman kota. dan saya jumpai pembagian tempat makan seperti terlihat dalam foto berikut :

Rupanya makanan dibagi menjadi makanan orang Islam dan makanan orang Cina. Akhirnya guna menghemat waktu maka kami putuskan untuk sewa taxi saja. Hal ini memang mahal, tapi apa boleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah puas keliling tempat ini, kami sekedar cari toilet dan minum di sudut taman kota. dan saya jumpai pembagian tempat makan seperti terlihat dalam foto berikut :</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/UaDLyTtHXnA-KdfCCaxheQ?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8RGUYytbI/AAAAAAAAH4I/dB-T8WyYIN4/s400/IMG_8101.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Rupanya makanan dibagi menjadi makanan orang Islam dan makanan orang Cina. Akhirnya guna menghemat waktu maka kami putuskan untuk sewa taxi saja. Hal ini memang mahal, tapi apa boleh buat. Si sopir taxi yang orang cina berbahasa melayu menwarkan 200 ringgit (600.000 rupiah) keliling pulau Penang. Akhirnya tawar menawar dan saya sampaikan saya nggak berminat keliling pulau Penang. Saya mau sampai ke                                                                                                                                  <span class="Caption_03_a"><strong>Butterfly Farm<strong>. </strong></strong></span>Kembali cari makan sian nasi Kandar dan di drop di Mall Gurney saja dan disepakati 120 ringgit. Nanti sore jam 20.00 kamu jemput saya di hotel dan antar saya ke stasiun kereta api di Butterworth. Sama seperti supir taxi dari bandara kemarin yang bilang 70 ringgit tapi saya beri syarat saya mau lewat jembatan bukan naik Ferry. You tambah 10 ringgitlah lebih jauh belum lagi macet bubaran kantor kilahnya. Maka kami sepakatilah 200 ringgit juga jadinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Rupanya supir taxi ini sangat profesional dan banyak cerita. Pertama kami langsung diajak untuk lihat <span class="Caption_03"><strong>Reclining Buddha, </strong></span>Kemudian beberapa tempat wisata juga disodorkan tanpa minta tambahan biaya. Kami malah repot meilih karena waktu yang terbatas.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/0j271G0-CrpKVaN-wA8VGw?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8RfJNz88I/AAAAAAAAH44/Jxsax7d5UdU/s400/IMG_8114.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/vvndB2-5lz8vD5I9Jkw8Zg?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8RUo7m-6I/AAAAAAAAH4g/OZyr-15-AzU/s400/IMG_8107.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Dan setelah puas lihat-lihat  daerah ini, kami kembali meluncur dan tanpa diminta mobil di hentikan di toko kopi putih. You boleh coba, gratis lho.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/jMu45MwK3GIR0mBlXMUuiA?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8R833Gv9I/AAAAAAAAH5s/ADgE7fNLYLs/s400/IMG_8125.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/ddh2hv6dBjO_oYrLqrhkgQ?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SeEyumRFw9I/AAAAAAAAIk8/-n3D6mccaQ8/s400/IMG_8126.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/4bbOCXVlZyVxBOmsbDdxsQ?feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd9R1vFScmI/AAAAAAAAIVY/_3aTuaUhIc8/s400/IMG00401-20090406-1107.jpg" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setelah puas mencicipi berbagai cita rasa kopi putih, sopir taxi mau ngajak lagi ke Toy Museum dan kami tolak. Memang agak lucu juga supir taxi ini, dia jadi yang mengatur seluruh perjalanan saya termasuk pilihan makan. Rencana saya makan nasi Kandar dia bilang you sore saya jemput jam 5.00 kita punya waktu makan nasi Kandar, sekarang you musti coba makanan melayu famous punya. Oe nggak bohong, orang jauh-jauh kemari cuma buat nakan inilah, kalau nggak famous punya untuk apalah dagang ditempat tersembunyi begitu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan memang hanya dengan 15 ringgit atau 45 ribu rupiah kami sudah makan terlalu kenyang bertiga di tempat ini <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Dan herannya bendera Malaysia banyak dijadikan hiasan diberbagai tempat yang menandakan kecintaan pada negaranya <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/c0sVVYvscM_eYNZ2OmHqcg?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SeE2CwSvsUI/AAAAAAAAIls/4RFd9NzedBQ/s400/IMG_8161.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/FdKtfGyq3V5iZFeX6IOZeQ?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd85FU_0YuI/AAAAAAAAIGY/zOEBc2tZTxE/s400/IMG00417-20090406-1317.jpg" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/vIv99IvXV-5rNweVuEzdCA?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd85PvZIlkI/AAAAAAAAIGg/o2hb_LgEqG0/s400/IMG00418-20090406-1317.jpg" alt="" /></a></p>
<p>Tentu saja acara kami jadi berantakan semua, yang tadinya pingin nasi Kandar jadi nggak mungkin lagi karena makan ditempat ini saja sudah sangat kenyang <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D364';
  addthis_title  = 'Medan-Penang-KL-SIN+%28Bag+4%29';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=364</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Medan-Penang-KL-SIN (Bag 3)</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=363</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=363#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 23:36:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=363</guid>
		<description><![CDATA[
Gak sabar, rasanya ingin segera pagi agar bisa melihat-lihat pulau Penang yang sangat digemari orang Indonesia sebagai tempat mengecheck kesehatannya dan juga berobat. Begitu matahari terbit saya langsung turun sekedar berkeliling hotel. Melihat-lihat pantai serta rumah-rumah penduduk disekitar hotel. Suasana sunyi tidak tampak banyak anak bermain atau orang berjualan keliling kampung seperti di Indonesia.
Tak lama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/OQTRosPy7qA51SvSkXOjBw?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8QEfmoTkI/AAAAAAAAH3I/d0m7hYYJuTc/s400/IMG_8039.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Gak sabar, rasanya ingin segera pagi agar bisa melihat-lihat pulau Penang yang sangat digemari orang Indonesia sebagai tempat mengecheck kesehatannya dan juga berobat. Begitu matahari terbit saya langsung turun sekedar berkeliling hotel. Melihat-lihat pantai serta rumah-rumah penduduk disekitar hotel. Suasana sunyi tidak tampak banyak anak bermain atau orang berjualan keliling kampung seperti di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak lama kemudian sebuah Bus Sekolah melintas, memutar tepat didepan hotel dan menjemput anak srkolah. Tidak terlihat banyak orang lalu lalang sibuk antar anak sekolah seperti di Jakarta</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/eV8b7UXhmUrb4KBJnhhd-Q?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8QJ51irDI/AAAAAAAAH3Q/vbU9Tou8MNs/s400/IMG_8047.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/YqT8jO8AlC53qPuLL03ANg?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8QRIN4LCI/AAAAAAAAH3Y/6fazCNyXats/s400/IMG_8049.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah Bus Sekolah berlalu kondisi kembali sunyi. Mungkin ini salah satu contoh juga bagaimana seharusnya kita mengelola anak-anak sekolah agar tertib, rapi, disiplin dan yang jelas tidak menghamburkan kekayaan negara berupa pemborosan BBM yang seringkali justru sekolah adalah biang kemacetan lalu lintas di Jakarta ini.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/t_kM4oMXbi-_FT2B3cQKaA?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8QUYcSI6I/AAAAAAAAH3g/UcpXyUbbJRU/s400/IMG_8050.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun sebenarnya disisi kanan hotel ada akses jalan umum ke pantai namun hotel juga menyediakan Naza walk yang memungkinkanorang lewat menuju pantai untuk jogging atau kegiatan lainnya tanpa harus bayar. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan kondisi kita umumnya dimana garis pantai dikuasai oleh hotel dan jika ada sedikit ruang maka dimanfaatkan secara komersial oleh penduduk setempat.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/CJ05ewf6gBZh7MSVXeN0Ew?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8Qb8sfMMI/AAAAAAAAH3o/XzuWY7oXys0/s400/IMG_8041.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Seperti gambar diatas tampak akses yang diberikan untuk masyarakat umum mengakses pantai. Setelah puas keliling-liling hotel saya kembali bergegas ke kamar hotel buat mandi dan sarapan. Saya cuma punya hari ini saja di Penang sebab nanti jam 9.00 malam saya harus berangkat lagi ke Kuala Lumpur pakai KTM (Kereta Tanah Melayu).</p>
<p style="text-align: justify;">Selesai sarapan, kami segera bergegas ke halte bus terdekat yang mungkin hanya berjarak sekitar 75 meter dari hotel. Kebetulan jalan ini adalah jalan arteri yang tengahnya disekat sehingga orang tidak bisa nyebrang sembanrangan. Jalan terlihat lenggang dan kami tunggu Bus yang membawa kami ke George Town untuk melihat <span class="Caption_03_a"><strong>heritage building. </strong></span></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/V5KO_HArz5be7ZgQP0b9Qg?feat=embedwebsite"><img src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd9O3FUm5BI/AAAAAAAAIRU/WH45PR22rLA/s400/IMG00365-20090406-0842.jpg" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ada juga bus yang tidak ber AC, atau kendaraan sedan tua yang diomprengkan untuk ngangkut penumpang, tapi saya pilih bus ber AC yang kelihatan cantik dari luar dan dalamnya dengan tarif jauh dekat 1.50 ringgit atau sekitar 5.500 rupiah</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/PTzyu5QyJsngQYPNBO7prA?feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd9O9rAL9GI/AAAAAAAAIRc/WPKcwugXBnc/s400/IMG00367-20090406-0847.jpg" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya kami nggak sabaran juga didalam bus, ingin segera jalan-jalan di kota tua dan turun ketika bus berhenti di halte. Tanpa peta memang sulit juga cari Gedung dimaksud meskipun sudah bawa GPS. Hanya saja GPS bukan ditujukan untuk orang jalan kaki tapi untuk orang naik mobil yang ada jalan searah segala <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya kami putuskan untuk naik Taxi dan gedung-gedung peninggalan kolonial Inggris itu ternyata terletak di tepi pantai yang tertata dengan apik. Banyak burung gagak hitam dengan suaranya yang keras menemani pengunjung di tempat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<table style="width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/jsIwdQj1C9qgbeg4X0-72Q?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8Qm1-RICI/AAAAAAAAH3w/99ChGwKHJtw/s400/IMG_8077.JPG" alt="" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table style="width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/cS1n6Kw-E4KWnRIjhEINEQ?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8Q0_yC-bI/AAAAAAAAH34/xnAgHi0VMRo/s400/IMG_8094.JPG" alt="" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td style="font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right"><a href="http://picasaweb.google.com/angananganb2010/MedanPenangKLBali?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><br />
</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/3Z02xg9d67gOAcAB9h9qHQ?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh3.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/Sd8Q6Ya2jjI/AAAAAAAAH4A/cdA47Ndx2VE/s400/IMG_8095.JPG" alt="" /></a></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D363';
  addthis_title  = 'Medan-Penang-KL-SIN+%28Bag+3%29';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=363</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Medan-Penang-KL-SIN (Bag 2)</title>
		<link>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=361</link>
		<comments>http://rachmad.kuyasipil.net/?p=361#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 11:58:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RM</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmad.kuyasipil.net/?p=361</guid>
		<description><![CDATA[Minggu pagi itu saya belum pegang mata uang Malaysia ataupun asing, saya hanya pegang mata uang rupiah yang jumlahnya juga nggak seberapa mengingat segala macam tetek bengek perjalanan sudah kami beli melalui internet. Pagi itu dengan becak mesin saya sempatkan jalan-jalan ke istana Maimun. Setelah puas keliling istana, kami naik becak lagi ke Kampung Keling. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Minggu pagi itu saya belum pegang mata uang Malaysia ataupun asing, saya hanya pegang mata uang rupiah yang jumlahnya juga nggak seberapa mengingat segala macam tetek bengek perjalanan sudah kami beli melalui internet. Pagi itu dengan becak mesin saya sempatkan jalan-jalan ke istana Maimun. Setelah puas keliling istana, kami naik becak lagi ke Kampung Keling. Setelah keliling kampung keling dan sempat ke Tahiti yang dulu ada tempat makannya sekarang tinggal toko kue saja. Sudah sepuluh tahun pak, kami tak ada tempat makan disini, demikian tutur pelayan.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka kami bergegas ke Sun Plaza yang seingat saya dibawah tangga masuk ada tempat penukaran uang. Ternyata masih tutup karena hari minggu dan biasanya baru buka jam 11 sampai jam 12 demikian kata satpam yang bertugas disana. Jelas kami tidak mungkin menunggu, maka kami jalan ke arah kampung keling. Disana ada tempat penukaran valuta asing, hanya saja tutup. Dan didepan toko yang tutup ada meja bertuliskan menerima penukaran mata uang asing yang ternyata dijaga oleh juru parkir disana.</p>
<p style="text-align: justify;">Mau jual berapa dolar pak ? tanyanya pada saya sambil menjelaskan bahwa dialah yang mendapat wewenang mengelola valuta asing.  Wah saya butuh ringgit bukan mau jual ringgit atau dolar&#8230;.. dan langsung dijawab wah kalau ity saya nggak punya, tapi kalau mau jual mata uang asing saya akan beli. Aneh juga ini dalam batin saya dan kebetulan ada abang becak mesin yang bilang saya antar pak, mungkin disana dah buka. Maka segera kami bergegas ketempat dimaksud dan membeli beberapa ringgit untuk sekedar makan dan taxi di Penang.</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/OhR2X9u6jyP5FAf5v1JJGg?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SeB9a7DwSrI/AAAAAAAAIjU/3VEiGacz6ng/s400/IMG_8004.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Rasa lega setelah mendapatkan mata uang ringgit, apalagi di Bandara Polonia tempat penukaran uang ternyata juga pada tutup.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/2009/04/bandara-penang.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-362" title="bandara-penang" src="http://rachmad.kuyasipil.net/wp-content/uploads/2009/04/bandara-penang-300x225.jpg" alt="" width="417" height="312" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sampai di penang Bandara tampak bersih dan modern. Rasa lelah menanti penerbanganpun hilang dan rasa segar kembali merasuki badan ini. Petugas imigrasipun berlaku sopan dan tanggap. Meski pasport kami katanya punya masalah tapi setelah dipastikan bahwa kami punya tiket pulang dan juga penginapan maka dengan cepat juga disetujui saja. Saya dan istri tidak ambil petugas imigrasi berurutan tapi lain counter karena memang tidak ada antrian meskipun penerbangan tadi sebenarnya pesawat penuh <img src='http://rachmad.kuyasipil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Dari bandara kami bergegas ke hotel Naza yang terletak di tepi pantai dan kami pesan melalui internet. Tidak seperti hotel di Indonesia yang sangat mengandalkan padat karya, maka hotel ini hanya dilayani oleh petugas front office saja. Ketika  saya bilang mau extend sampai jam 6 sore karena kereta berangkat jam 9 malam dari Buttreworth menuju Kuala Lumpur, petugas malah menyarankan titp saja barang disini, anda boleh pergi-pergi dulu. Tap[i sudah kebayang besok kami perlu mandi dulu, karena sampai di KL rencananya juga langsung terbang ke Singapore jadi akan nggak mandi lama benar.</p>
<p style="text-align: justify;">Lift lampunya padam saat tidak digunakan, baru ketika kita mau masuk baru lampu menyala tanda penghematan listrik yang kental. Barang-barangpun kami bawa sendiri tanpa ada bell boy. Kamar tampak bersih meski kamar mandi tanpak model tahun 70 an tapi sangat bersih. Berjalan kaki kedepan hotel ini ada tempat makan berupa food court. Dan makan malam kami berdua ternyata hanya habis sekitar 10 ringgit atau sekitar 30.000 rupiah.</p>
<p style="text-align: justify;"><img src="file:///C:/Users/Rachmad/AppData/Local/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/STvSXBEWd8bwSAz2P0foGw?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh5.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SeCFBO9I7_I/AAAAAAAAIjk/Bmx8IsMonaE/s400/IMG_8010.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Dari kamar hotel kami bisa saksikan keindahan pulau Penang dan kelihatannya juga banyak bangunan-bangunan besar sedang dibangun.<br />
<a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/odwTVp0IPyJQe6WnRp-kuQ?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh6.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SeCE7jaXySI/AAAAAAAAIjc/5Nk_fxq3DKc/s400/IMG_8009.JPG" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/O3aZD0hl6w-kB82Yku-wog?authkey=Gv1sRgCJby5r_IwNG0Ag&amp;feat=embedwebsite"><img src="http://lh4.ggpht.com/_hG0gLpOFJGI/SeCFIBt_jyI/AAAAAAAAIjs/WVaPD9aO7ak/s400/IMG_8012.JPG" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Frachmad.kuyasipil.net%2F%3Fp%3D361';
  addthis_title  = 'Medan-Penang-KL-SIN+%28Bag+2%29';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmad.kuyasipil.net/?feed=rss2&amp;p=361</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
