<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278</id><updated>2026-05-28T21:07:06.156+07:00</updated><category term="30ROMADI"/><category term="G30HM"/><category term="Puisi"/><category term="Dongeng untuk Ibu"/><category term="Catatan seputar tulisan"/><category term="Excerpt"/><category term="Translated"/><category term="Warga Asing di Indonesia"/><title type='text'>Catatan Angsar</title><subtitle type='html'>Angsar (Jawa): Daya kesaktian sebuah benda. Bisa baik, bisa buruk. Tergantung yang memegang.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://angsar.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>100</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-9078230645803834009</id><published>2026-05-28T21:07:06.156+07:00</published><updated>2026-05-28T21:07:06.156+07:00</updated><title type='text'>Maal Allah</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;em&gt;Catatan dari tahun ketiga berqurban bersama suami&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;p&gt;Kemarin kami keliling Jeddah. Dari selatan ke utara, dari ujung ke ujung kota ini — menerima dan membagikan daging qurban untuk ketiga kalinya sejak kami menikah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Aku baru mendengarnya kemarin malam — sesuatu yang selama ini aku simpan sendiri, yang rasanya terlalu besar untuk diucapkan. Bahwa sejak menikah, kami selalu berhasil berqurban. Setiap tahun. Tanpa pernah absen.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan siang ini aku mendengar kelanjutannya, dalam bahasa yang lebih penuh:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;em&gt;Aku tidak hanya memotong qurban untuk diriku sendiri. Tapi untuk suamiku, dan untuk Wawung — orang yang paling pertama mengajariku apa artinya menjadi bagian dari rumah yang berqurban. Setiap tahun. Sejak menikah.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Itu artinya, setiap tahun sejak aku berumah tangga, aku menangani &lt;strong&gt;مال الله&lt;/strong&gt; — harta Allah. Harta yang paling sakral di antara yang kasat mata. Bukan harta yang ditabung dan dizakati, tapi yang dipotong dan dibagi-bagikan. &lt;em&gt;Mana ada orang yang menangani مال الله lalu hidupnya miskin?&lt;/em&gt; Dalam makna apa pun &quot;miskin&quot; itu diartikan.&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;h2&gt;Tentang Wawung&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Wawung berpulang sekitar seminggu sebelum Lebaran Idul Adha.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Aku ingat pagi Lebaran itu — dalam ketidaksadaran antara tidur dan jaga, antara gegar kehilangan tak terperi, aku mendengar namaku disebut di antara para Penjaga. &lt;em&gt;Qurbannya Pak Kyai, ada yang untuk A., untuk L., untuk D., untuk orangtuanya.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pelan. Privat. Bukan untuk telinga orang ramai.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Aku ingin bertanya kepada L. dan D. tentang ini suatu hari nanti. Tapi aku yakin tentang bagianku dari qurban terakhir yang Wawung persembahkan. Tidak pernah diumumkan di antara yang hidup. Hanya sebuah &lt;em&gt;knowing&lt;/em&gt; — sebuah tahu yang diam.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan aku bertanya-tanya, berapa tahun sebenarnya ia berqurban atas namaku. Aku senang membayangkan bahwa beliau melakukannya setiap tahun selama aku tinggal di rumahnya. Atau mungkin sejak pertama kali ia mengenalku, waktu aku masih tujuh tahun. Aku tidak tahu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang aku tahu: rasanya tidak terpikirkan bagiku untuk berqurban tanpa menyertakan Wawung. Dan karena suamiku adalah bagian dari hidupku — satu unit, harus barengan, tidak bisa dipisah-pisah — ia pun harus ada dalam qurban itu. Mending tidak beli gadget baru, mending kurangi jajan, daripada tidak berqurban.&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;h2&gt;Harga Seekor Kambing&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Aku sempat memasang anggaran SR 3.000, dengan asumsi seekor kambing seharga SR 1.000. Tapi di sini, di kota ini, ada kambing qurban seharga SR 700.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Murah? Iya. Bukan yang SR 2.000 per ekor yang gemuk dan gagah. Tapi kalau tiga ekor dikalikan... kalau hitungannya bukan harga tapi kemuliaan... kalau mikirnya ini &lt;em&gt;offering&lt;/em&gt; kita untuk Tuhan, untuk Wawung — apa artinya &quot;sederhana&quot;?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kami mampunya segini, sekarang. Insyaallah tahun-tahun mendatang bisa sapi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan dari situ mulailah aku berkhayal. Membayangkan membeli seekor sapi. Mengajak patungan empat anggota keluarga. Membagi 150–200 kilogram daging kepada sekian orang. &lt;em&gt;Masya Allah.&lt;/em&gt; Kenyangnya pasti lama. Bahkan dari tiga ekor kambing saja, rasanya kenyang sampai ke sumsum — sampai gemetar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apalagi kalau sapi.&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;h2&gt;مال الله&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Ada hadits yang menyebut bahwa tidak ada amalan anak Adam di hari Idul Adha yang lebih dicintai Allah daripada mengalirkan darah qurban. &lt;em&gt;ما عمل ابن آدم يوم النحر عملاً أحبَّ إلى الله من إهراق الدم.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bukan karena Allah butuh dagingnya, atau darahnya. Al-Qur&#39;an sendiri sudah menegaskan itu: &lt;em&gt;لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنكُمْ&lt;/em&gt; — yang sampai kepada Allah bukan dagingnya, bukan darahnya, tapi ketakwaan yang ada di balik itu semua (QS. Al-Hajj: 37).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang sampai ke Tuhan adalah niat. Adalah cara kita merelakan sesuatu yang hidup demi kesenangan bersama — demi melancarkan ibadah umat, menjadi media rahmatan lil alamin.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Nabungnya dengan niat. Membayarnya dengan bismillah. Ada yang menyembelihnya sambil menangis. Menerimanya dengan restu. Membagikannya dengan sebaik-baiknya prasangka terhadap Allah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan ya — ada orang yang pernah menerima bagian yang kami antar sendiri ke pintunya, lalu nyinyir. &lt;em&gt;&quot;Alaah, cuma segini. Dagingnya pahit.&quot;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tetap saja kami bagikan. Tetap saja kami berbaik sangka pada Allah. Karena saat berbagi itu, rasanya bukan kami yang memberi ke orang — tapi memberi ke Tuhan. &lt;em&gt;ربنا تقبل منا.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;h2&gt;Harta Batin&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Setelah menulis semua ini, sambil menangis, aku minta dipeluk suami.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan dalam pelukan itu, kami seperti berhitung diam-diam — bukan harta material, yang memang ya segitu-gitu saja: cukup untuk sehari-hari, makan, sewa rumah, isi bensin.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kami berhitung harta batin.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Aku pernah membaca bahwa kesenangan dari pencapaian material — membeli barang yang lama diinginkan, memenangkan sesuatu, menyantap makanan yang enak — rata-rata bertahan 2,5 jam. Sesusah apa pun perjuangannya, kesenangan itu singkat. Besok lapar lagi. Besok FOMO lagi. Karena memang itulah hukum alam yang kasat mata: semua yang bisa diindera ada masa berlakunya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi uang untuk qurban rasanya lain.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari semua yang pernah kami beli, dari semua yang pernah kami inginkan — adakah yang bisa menghadirkan haru-biru sampai lintas dimensi? Adakah yang membuat kami gemetar seperti ini, kenyang seperti ini, merasa sekaya-kayanya orang seperti ini?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tidak ada yang menyaingi perasaan itu.&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;p&gt;Aku menulis ini karena ingin ingat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Aku mempublikasikan ini karena ingin kamu juga merasakan apa artinya menjadi sekaya-kayanya orang — bukan dalam ukuran rekening, tapi dalam ukuran hati. Ingin kamu bayangkan rasanya sedekat itu, sedisayang itu sama Allah. Sampai Dia sendiri yang mengusap harumu dari dalam.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;اللهم فاشهد.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/9078230645803834009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/9078230645803834009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2026/05/maal-allah.html' title='Maal Allah'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-2858411296881260575</id><published>2025-04-13T01:19:00.001+07:00</published><updated>2025-04-13T01:26:31.095+07:00</updated><title type='text'>Penentrem Hati</title><content type='html'>&lt;p&gt;Malam Jumat kemarin, saat sholat Isha, aku berdoa. Konten doanya bukan mau memilih antara A atau B. Juga bukan meminta sesuatu dariNya. Kontennya berupa pertanyaan, &quot;Tapi kenapa, Gusti?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langsung dijawabnya saat itu juga dong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa yang aku rasakan/dengar, jawabanNya logis dan runut. Jawabannya sedikit nyesek, banyak bikin rendah hati (humbling), bikin ciut ego, tapi juga sangat-sangat menghibur.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Segitu panjang lebar dan terperinci jawaban yang aku terima sampai hampir lupa rakaat berikutnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi akunya masih, &quot;Masa sih, Gusti?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagus aku ga disambar gledek saat itu juga.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Cuma ga bisa tidur aja semalaman itu, memikirkan wangsit yang aku terima.)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Konteksnya seluruh percakapan ini bukan mendebat. Konteksnya terasa mirip ceritanya Kanjeng Nabi Ibrahim AlaihisSalam, saat beliau bertanya kepadah Allah, &quot;Gimana sih ngidupin yang udah mati?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan Allah bilang, &quot;Belum berimankah kamu?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Iman, ya Allah. ولكن ليطئن قلبي, tapi biar hati hamba tentrem.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu Gusti Allah menyuruhnya melakukan ritual tidak logis apalagi runut, tapi bagi Gusti Allah segampang mengatur semesta. (Al-Baqarah, Ayat 260)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi waktu aku berdoa, &quot;Tapi kenapa, Gusti?&quot;, bukan karena saat itu aku sangsi. Bukan karena aku kekurangan bukti bahwa hikmah ilahiah akan dan telah selalu menjaga kesejahteraanku dari alif sampai khatam, dari hayat sampai akhirat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena manusiawi kadang butuh pengertian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan jawaban yang aku terima segitu mendetail, logis dan runut sekaligus mencakup segala sisi sosial, ekonomi, psikologi pribadi maupun situasi, sampai saking aku terpesona aku bilang, &quot;Masa sih, Gusti?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan karenaNya adalah Sang Maha Tahu, Gusti Allah tahu bahwa &quot;Masa sih, Gusti?&quot; dariku saat itu bukan karena aku ga terima, bukan karena aku ngeyel. Lagi-lagi karena butuh penentrem hati.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Waktu aku bilang, &quot;Masa sih?&quot; pas malam Jumat, pagelaran penentrem hati hadir sepanjang pagi dan siang hari Jumat. Dari sarapan sampai Ashar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saking luasnya skala cakupan penentrem hati, bahkan hatinya orang lain yang mungkin bersangkutan dengan topik yang aku pertanyakan, seperti dijembreng di pangkuanku. Seakan Tuhan bilang, &quot;Nih lihat.&quot;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Penentrem hati dari Yang Maha Kuasa, Maha Tahu Segala Rahasia Sepanjang Masa, ga pernah sedikit, ga pernah sekedip. Anugerah dari Allah ga tanggung-tanggung. Yang namanya anugerah selalu seabreg-abreg sampai ga bisa napas saking megah. Saking megah, jangankan tentrem, bahkan semua indera dari sedalam-dalamnya kesadaran cuma bisa bilang,&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; color: white; font-family: Calibri; font-size: medium; font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-variant-ligatures: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: right; text-decoration-color: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-thickness: initial; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&quot;سبحانك Terpujilah&quot;.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sabtu pagi, saat aku mencatat cerita ini dalam buku harian, aku dengar dalam kepalaku ayat 243 dari Surah Al-Baqarah,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;إِنَّ ٱللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى ٱلنَّاسِ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tuhan maha pemberi segala bagi semua orang, tapi kebanyakan orang tidak bersyukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kali ini aku beneran ga nanya lagi.&amp;nbsp;&lt;i&gt;Nggih, Gusti.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;Puji syukur. Terima kasih. Alhamdulillah. Beribu kali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;h4 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;Rekomendasi dan Ringkasan&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;li&gt;Kita bisa banget ngobrol ama Tuhan. Ngobrol ama Tuhan lebih kenceng daripada DM, dan kalau siap, bisa dibeberin dalam bentuk presentasi aktual, depan mata kepala sendiri. Seakan semesta ditata ulang untuk memenuhi jawaban dari satu pertanyaanmu itu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebelum ada yang bilang, &quot;Emang siapa gue sampai segitunya Gusti Allah mau repot ngejawab pertanyaanku?&quot; - &lt;i&gt;Eit&lt;/i&gt;. Kamu kesayanganNya. Kamu diciptakan dengan segenap cintaNya, dan setiap hari kamu dalam perlindunganNya. Buktinya bisa baca tulisan ini. Punya akses internet, waktu yang cukup, literasi membaca. Apanya yang ga disayang sama Sang Maha Penyayang?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam beberapa mazhab, ,apa yang disebut &lt;i&gt;ngobrol ama Tuhan &lt;/i&gt;juga disebut berdoa. Dan Tuhan bakal selalu menjawab doa. Ini janji pribadi maha solid antara abdi dan Tuhannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Semua pengetahuan yang kita terima, tujuannya cuma satu. Dan kalau tujuannya bukan karenanya, ya kurangilah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tuhan pengen dikenal. Apapun yang kita pelajari, idealnya bertujuan agar kita mengenalNya. Apapun spesialisasinya, kalau niatnya agar lebih mengenal Tuhan, ya bakal berakhir baik. Amin.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengetahuan yang baik rasanya kayak terima wangsit. Ego kita ditegur sampai keok, tapi hatinya juga dilapangkan, sekaligus badannya dikuatkan agar lebih ikhlas dan kokoh menjalankan perintah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada bedanya antara ngeyel ama beneran bertanya. Lepas dari prosedur ritualis, seberapa besar ke&lt;i&gt;&lt;b&gt;ndableg&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;an kita saat bertanyalah yang paling jelas membedakan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/2858411296881260575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/2858411296881260575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2025/04/penentrem-hati.html' title='Penentrem Hati'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-3877624510129637886</id><published>2021-02-27T14:00:00.002+07:00</published><updated>2021-03-01T15:58:37.079+07:00</updated><title type='text'>Memilih GPS</title><content type='html'>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLgo9y18T4WUXiyifDy-vfh3ITHbFu3AhMNG_xxUz_Sy0DNtVZpf6qbB__qFrJ7J56xIrJs1A8b5Lec_5uHvYAfCL3ML3omoiUa8prh1lWj-dDjSTOZCOmJZgg4oay-KQT5O48Zg92UjI/s2048/thomas-smith-FA8zFWRlRhU-unsplash.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1365&quot; data-original-width=&quot;2048&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLgo9y18T4WUXiyifDy-vfh3ITHbFu3AhMNG_xxUz_Sy0DNtVZpf6qbB__qFrJ7J56xIrJs1A8b5Lec_5uHvYAfCL3ML3omoiUa8prh1lWj-dDjSTOZCOmJZgg4oay-KQT5O48Zg92UjI/s320/thomas-smith-FA8zFWRlRhU-unsplash.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Photo by &lt;a href=&quot;https://unsplash.com/@thomastasy?utm_source=unsplash&amp;amp;utm_medium=referral&amp;amp;utm_content=creditCopyText&quot;&gt;Thomas Smith&lt;/a&gt; on &lt;a href=&quot;https://unsplash.com/s/photos/one-flower?utm_source=unsplash&amp;amp;utm_medium=referral&amp;amp;utm_content=creditCopyText&quot;&gt;Unsplash&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentang memilah tanda dari semesta. Gimana caranya yakin bahwa tanda yang kita dengar itu beneran wangsit apa bisikan setan atau ego yang lagi ngawur?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Takes practice.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masih banyak orang nyusruk meskipun mengira udah ngikutin GPS yang bener. Jadi pertanyaan berikutnya adalah: Gimana caranya milih GPS yang bener?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Well...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalau prinsipnya staying soft, niatnya bener, doanya jelas, mau ganti GPS berapa kalipun ya pada akhirnya sampai juga ke tujuan yang baik-baik, yeah?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena pada akhirnya, GPS yang baik, apapun mereknya, bakal mengantar ke tujuan yang sama. And I insist on staying soft, karena sekeren-kerennya GPS, pada akhirnya kita juga yang harus melalui perjalanan itu. Masing-masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;And it&#39;s a trip that is worth taking. Ini perjalanan yang mau ga mau bakal harus kita lalui: Pemaknaan hidup. Karena keuntungan dari paham tanda dari semesta adalah jadi lebih jago memilah informasi: Ini berguna, itu membebani. Ini baik, itu enak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bisa ngembangin kesabaran untuk dengar petunjuk, artinya mau nurut sama &quot;orang tua&quot;, nurut ama nabi, budha, guru, ilmuwan. Bayangin menjalani hidup dengan mengkuti GPS kayak mereka, masa terus nyasarnya jauh?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semoga tiba dengan selamat sama-sama.&lt;/p&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/3877624510129637886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/3877624510129637886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2021/02/memilih-gps.html' title='Memilih GPS'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLgo9y18T4WUXiyifDy-vfh3ITHbFu3AhMNG_xxUz_Sy0DNtVZpf6qbB__qFrJ7J56xIrJs1A8b5Lec_5uHvYAfCL3ML3omoiUa8prh1lWj-dDjSTOZCOmJZgg4oay-KQT5O48Zg92UjI/s72-c/thomas-smith-FA8zFWRlRhU-unsplash.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-6890782979822432451</id><published>2021-02-26T14:36:00.001+07:00</published><updated>2021-02-26T14:36:04.215+07:00</updated><title type='text'>Tema Hidup kok Mayus</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGjjkHIpy6JKa0M-58tPcSnx3r6Pv784YfwQKVygOr7t5BxDFvJSgz-gNcfVz5Gdsnce3YsETcx1EAQOehyphenhyphenbDrRhyLw10bWRfWtgRHAiStO1o-wdkTO34tH_dcO7bnA3Op3PM2S9fzMAA/s640/pawel-czerwinski-Gmxbaiph-YE-unsplash+%25281%2529.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;427&quot; data-original-width=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGjjkHIpy6JKa0M-58tPcSnx3r6Pv784YfwQKVygOr7t5BxDFvJSgz-gNcfVz5Gdsnce3YsETcx1EAQOehyphenhyphenbDrRhyLw10bWRfWtgRHAiStO1o-wdkTO34tH_dcO7bnA3Op3PM2S9fzMAA/s320/pawel-czerwinski-Gmxbaiph-YE-unsplash+%25281%2529.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Photo by &lt;a href=&quot;https://unsplash.com/@pawel_czerwinski?utm_source=unsplash&amp;amp;utm_medium=referral&amp;amp;utm_content=creditCopyText&quot;&gt;Paweł Czerwiński&lt;/a&gt; on &lt;a href=&quot;https://unsplash.com/s/photos/one-flower?utm_source=unsplash&amp;amp;utm_medium=referral&amp;amp;utm_content=creditCopyText&quot;&gt;Unsplash&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Ini nyarinya lama. Tapi kayaknya emang harus diterima aja kenyataan ini. Bahwa tema hidup gue aneh. Seaneh gaya hidup gw selama ini: Jangan maksa. Don&#39;t fear. Stay soft. In perfect love and perfect trust.&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Targetnya apa? Staying soft.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi terus emangnya ngaruh? Emang being soft bisa nyelesain masalah? Bisa bikin kaya?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang pasti, being soft stops harm. Prinsipnya Ahimsa: Do no harm.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Staying soft, menjalani ahimsa ga bertentangan ama sense of justice. Ahimsa ga mengurangi tanggung jawab sosial untuk&amp;nbsp;stand up for injustice, untuk gotong royong, untuk mengeraskan boundaries.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ahimsa menekankan untuk tidak cari perkara. Kalau ada kesalahan, perbaiki, tapi juga jangan sampai lalim dengan perfeksionisme.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ini contohnya banyak banget.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;li&gt;Misalnya diam saat perdebatan udah ga ada tujuannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Misalnya hadir sepenuh indera saat makan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hadir mendengarkan dengan empati.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberi validasi yang tulus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Misalnya mengulang kembali perkataan lawan bicara, &quot;Tadi kamu bilang kamu merasa...&quot;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Terus?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Katakanlah kita bisa tetap soft, mau ga mau elo udah jago. Mau ga mau elo bakal numbuhin keahlian di beberapa bidang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Karena sikap soft itu bikin kita sinkron ama semesta. Kalau sinkron ama semesta, in tune, jadi bisa ngalir lebih lancar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bisa ngalir lebih lancar artinya bebas beban.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bebas beban itu enak, gampang ikhlas, selalu produktif, dan tentunya jarang stres, karena pasrah &amp;amp; lega.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Enaknya lagi pasrah ama semesta jadi cepet nalar, cepet paham petunjuk.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Paham wangsit: True North. Whatever route you&#39;ll take, you&#39;ll reach home. Inshallah without harming anyone along the way.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/6890782979822432451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/6890782979822432451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2021/02/tema-hidup-kok-mayus.html' title='Tema Hidup kok Mayus'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGjjkHIpy6JKa0M-58tPcSnx3r6Pv784YfwQKVygOr7t5BxDFvJSgz-gNcfVz5Gdsnce3YsETcx1EAQOehyphenhyphenbDrRhyLw10bWRfWtgRHAiStO1o-wdkTO34tH_dcO7bnA3Op3PM2S9fzMAA/s72-c/pawel-czerwinski-Gmxbaiph-YE-unsplash+%25281%2529.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-5395177459562103618</id><published>2021-02-25T14:33:00.001+07:00</published><updated>2021-02-25T14:33:08.325+07:00</updated><title type='text'>Menulis dari Rasa Syukur</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpYow98blEvLfr442wAps2FKh4bYJoFSogjJ4JcbDrVwJQiFo0pItFGjGjseoIxesyfbn0elV89oecdPNTJmNhErG9ezXcxGAJQ15uFbmSMIoDk3MhypjLLtsMR4seWYkMyLPbmfCbFLk/s2048/halanna-halila-7TEYDzSWsZk-unsplash.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1086&quot; data-original-width=&quot;2048&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpYow98blEvLfr442wAps2FKh4bYJoFSogjJ4JcbDrVwJQiFo0pItFGjGjseoIxesyfbn0elV89oecdPNTJmNhErG9ezXcxGAJQ15uFbmSMIoDk3MhypjLLtsMR4seWYkMyLPbmfCbFLk/s320/halanna-halila-7TEYDzSWsZk-unsplash.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Photo by &lt;a href=&quot;https://unsplash.com/@halannahalila?utm_source=unsplash&amp;amp;utm_medium=referral&amp;amp;utm_content=creditCopyText&quot;&gt;Halanna Halila&lt;/a&gt; on &lt;a href=&quot;https://unsplash.com/s/photos/one-flower?utm_source=unsplash&amp;amp;utm_medium=referral&amp;amp;utm_content=creditCopyText&quot;&gt;Unsplash&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Ga cuma asal bilang, Alhamdulillah. Atau dengan sinis: &quot;Untung cuma _____. Udah bagus kagak sekalian mokat.&quot;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi syukur yang hadir dengan kelegaan. Karena biasanya kalau emang udah mentok ada aja yang bisa disyukurin.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;=====&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemarin itu beberapa hal bikin goyah my flow.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;1. kebanyakan posting di IG tanpa cukup mewadahi energy. Tanpa cukup manyun. atau baca.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;2. ketemu orang yang bener-bener nyerap seluruh tenaga. Yang satu lagi jeblok banget egonya. Satu lagi sedang butuh pengakuan &amp;amp; validasi. Intinya mereka berdua sama-sama ga bisa give space buat orang lain saking pikirannya terlalu penuh ama dirinya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;3. Finally, yang paling bikin goyah ego gw sampai butuh banget emergency ego boost: Temennya emak yang sedang kusut dan ga mau dilempengin.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;=====&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi gw seneng ketemu orang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Biarpun dengan resiko bisa patah hati atau terkuras tenaganya untuk bantu ngedongkrak hati orang dari kegelapan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau ketemu orang biasanya mikir, Ego kamu lagi krisis, butuh pelukan darurat. &quot;Pelukan ego&quot; yang cocok buat kamu apa?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau disederhanakan, kamu butuhnya apa dari Yaya? How can Yaya help you?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Gimana caranya Yaya bisa bantu kamu merasa lebih nyaman ama dirimu sendiri?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Gimana caranya Yaya bisa bantu kamu lebih lembut &amp;amp; sayang ama diri sendiri?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada kala jawabannya adalah: Dengan leave you alone to sleep.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Gimana caranya Yaya bisa bantu kamu lebih percaya ama apa yang kamu miliki, yang kamu bisa lakukan, impact yang kamu ciptakan di hidup orang lain?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Karena waktu aku lagi emotionally and morally bankrupt, those were the thoughts that got me to float. Seseorang yang nunjukin bahwa gw patut disayang. Patut hidup.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Karena gue ga minta dibantu ngambang dengan yacht. Gue butuhnya merasa bahwa gue ada gunanya untuk tetep idup. Itu cornerstonenya orang waras, cornerstonennya orang kaya. Cornerstonnya siapa aja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Merasa berguna bagi orang lain. Meaningful and impactful. Dan kalau lo bisa take capital in that, tanamkan modal moral &amp;amp; emosional bahwa lo bisa berguna buat orang lain selama sehari, sepekan, sebulan, kurang apalagi hidup lo? Kurang kaya apa lagi hidup lo?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Katakanlah elo bisa menawarkan value ke orang lain selama 90 hari, gratis, ga pake mati, atau ngerampok bank. Emang malaikat ga bakal denger?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selalu dengar. Ucapkan salammu. Sampaikan doamu untuk hari ini.&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/5395177459562103618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/5395177459562103618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2021/02/menulisdarisyukur.html' title='Menulis dari Rasa Syukur'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpYow98blEvLfr442wAps2FKh4bYJoFSogjJ4JcbDrVwJQiFo0pItFGjGjseoIxesyfbn0elV89oecdPNTJmNhErG9ezXcxGAJQ15uFbmSMIoDk3MhypjLLtsMR4seWYkMyLPbmfCbFLk/s72-c/halanna-halila-7TEYDzSWsZk-unsplash.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-6580151639161231683</id><published>2020-10-06T01:41:00.004+07:00</published><updated>2020-10-07T01:05:03.201+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Translated"/><title type='text'>68 Nasihat Tidak Diminta</title><content type='html'>&lt;p&gt;[Sumber: &lt;i&gt;&lt;a href=&quot;https://kk.org/thetechnium/68-bits-of-unsolicited-advice/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&quot;68 Bits of Unsolicited Advice&quot;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;oleh Kevin Kelly]&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya hari ini berulang tahun. Usia saya 68. Saya ingin menarik kursi goyang dan membagikan nasihat kepada para pemuda dan pemudi. Berikut ini adalah 68 nasihat bernas yang tidak diminta yang saya tawarkan sebagai hadiah ulang tahun saya untuk Anda semua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Belajarlah untuk belajar dari orang yang tidak Anda setujui, atau bahkan menyinggung perasaan Anda. Carilah kebenaran dalam keyakinan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Antusiasme akan menambahkan 25 poin pada nilai kecerdasan IQ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Selalu tuntut tenggat waktu. Tenggat waktu akan menyaring hal-hal yang kisruh dari yang biasa. Ini melindungi Anda dari nafsu untuk mencapai kesempurnaan, jadi Anda akan harus membuatnya khas. Yang khas lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jangan takut untuk mengajukan pertanyaan yang mungkin terdengar bodoh karena 99% orang memikirkan pertanyaan yang sama dan terlalu malu untuk menanyakannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Menjadi pendengar yang baik merupakan sejenis kesaktian. Saat mendengarkan seseorang yang Anda cintai, teruslah bertanya &quot;Apa lagi?&quot;, Sampai tidak ada tambahan lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Sasaran yang layak untuk rentang waktu setahun adalah untuk belajar sebanyak mungkin mengenai suatu topik sehingga Anda terpukau sendiri dengan kadar kegoblokan Anda di tahun sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Bersyukur akan membuka semua kebajikan lainnya dan merupakan sebuah keahlian yang dapat Anda kuasai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Mentraktir makan akan selalu menjadi pilihan yang jitu, dan yang sangat mudah dilakukan. Mentraktir adalah jurus yang ampuh untuk mempererat hubungan lama dan cara yang bagus untuk mendapatkan teman baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jangan percaya pada lem serbaguna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Membacakan buku pada anak-anak secara teratur akan mempersatukan Anda sekeluarga dan akan menyulut api imajinasi mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jangan pernah menggunakan kartu kredit untuk berhutang. Satu-satunya jenis kredit atau hutang yang aman adalah hutang untuk memperoleh sesuatu yang nilai tukarnya kemungkinan besar bakal meningkat, seperti rumah. Nilai tukar kebanyakan benda akan menurun atau hilang dari menit pembelian. Jangan berhutang pada pecundang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Hakekatnya, para profesional sebenarnya adalah para amatir yang tahu bagaimana caranya memperbaiki kesalahan mereka dengan anggun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Klaim luar biasa membutuhkan bukti luar biasa untuk dipercaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jangan menjadi orang terpintar di kelompok Anda. Menongkronglah dengan, dan belajar dari, orang-orang yang lebih pintar dari Anda. Lebih baik lagi, temukan orang pintar yang bertentangan dengan Anda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Aturan 3 dari Percakapan. Untuk mengetahui alasan sesungguhnya, mintalah seseorang untuk menjelaskan lebih dalam apa yang baru saja mereka katakan. Kemudian minta lagi, dan sekali lagi. Penjelasan ketiga merupakan jawaban yang terdekat dengan kebenaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jangan menjadi yang terbaik. Jadilah yang satu-satunya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Semua orang malu-malu. Semua orang sedang menunggu Anda untuk memperkenalkan diri, menunggu dikirimi email, menunggu diundang berkencan. &lt;i&gt;Langsung saja&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jangan tersinggung saat ditolak. Asumsikan mereka sama seperti Anda: sibuk, keasyikan, terlena. Coba lagi nanti. Sungguh menakjubkan betapa seringnya percobaan kedua berhasil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Tujuan dari menciptakan sebuah kebiasaan adalah untuk menghilangkan kendala negosiasi dengan diri sendiri. Sebuah kebiasaan akan menghemat energi dari proses membuat keputusan.&amp;nbsp;&lt;i&gt;Langsung saja&lt;/i&gt;. Kebiasaan baik bisa berkisar seputar mengatakan yang sebenarnya, hingga flossing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Ketepatan adalah semacam penghormatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Selagi muda, lewati setidaknya 6 bulan hingga setahun hidup sesengsara mungkin, dengan memiliki sesedikit mungkin, makan kacang dan nasi di kamar atau tenda kecil, untuk mengalami gaya hidup &quot;derita&quot;. Nantinya, kapan pun Anda harus mengambil suatu risiko besar, Anda tidak akan takut dengan skenario terburuk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Percayalah: Tidak ada &quot;mereka&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Semakin Anda tertarik pada orang lain, Anda akan tampak semakin menarik bagi mereka. Agar menarik, jadilah tertarik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Optimalkan kemurahan hati Anda. Tak seorang pun di ranjang kematiannya akan menyesali kemurahan hati yang terlalu besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Untuk membuat sesuatu menjadi baik, lakukan saja. Untuk membuat sesuatu yang hebat, lakukan saja, ulangi, ulangi. Rahasia untuk membuat hal-hal yang baik adalah dengan membuatnya kembali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Aturan Emas tidak akan pernah mengecewakan. Itu adalah dasar dari semua kebajikan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jika Anda mencari sesuatu di rumah, lalu menemukannya kembali, setelah selesai digunakan jangan diletakkan kembali di tempat Anda menemukannya. Taruh kembali di tempat Anda pertama kali mencarinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Menabung dan menginvestasikan uang adalah kebiasaan yang baik. Sejumlah kecil uang yang diinvestasikan secara teratur selang beberapa dekade tanpa pertimbangan adalah salah satu jalan menuju kekayaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Membuat kesalahan adalah manusiawi. Mengakui kesalahan adalah dewa. Tidak ada kesaktian yang dapat mengangkat derajat seseorang secepat mengakui dan menerima tanggung jawab pribadi atas kesalahan sendiri lalu memperbaikinya dengan adil. Jika Anda berbuat salah, akui. Sungguh memukau betapa ampuhnya rasa kepemilikan ini terhadap kesalahan sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jangan pernah terlibat dalam perang darat di Asia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Anda bisa terobsesi untuk melayani pelanggan / audiens / klien Anda, atau Anda bisa terobsesi untuk mengalahkan pesaing. Keduanya mempan. Tetapi dari antara keduanya, obsesi terhadap kepuasan pelanggan akan mengantar Anda lebih jauh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Hadirlah. Tetap setor muka. Seseorang yang sukses berkata: 99% kesuksesan adalah kehadiran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Pisahkan proses penciptaan dari peningkatan. Anda tidak dapat menulis sambil mengedit, atau memahat sambil memoles, atau merangkai sambil menganalisa pada saat yang bersamaan. Jika dipaksakan, editor internal akan menghambat proses penciptaan. Saat Anda sedang membikin, jangan selektif. Saat Anda sedang menggambar sketsa, jangan mengamati. Saat Anda sedang menulis draf pertama, jangan sambil menyelia. Pada awalnya, pikiran pencipta harus dibebaskan dari penghakiman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jika tidak jatuh sesekali, artinya Anda hanya berselancar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Mungkin kebenaran yang paling kontra-intuitif di alam semesta adalah bahwa semakin besar pemberian Anda kepada orang lain, semakin banyak yang akan Anda dapatkan. Memahami ini adalah awal dari kebijaksanaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Teman lebih penting daripada uang. Hampir semua hal yang bisa dilakukan uang, teman bisa melakukannya dengan baik. Dalam banyak hal, teman yang memiliki perahu lebih baik daripada memiliki perahu itu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Ini kenyataan: Menipu orang jujur itu sulit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Saat sebuah benda hilang, 95% kemungkinannya ia berada dekat tempat terakhir kali terlihat. Telusuri semua kemungkinan lokasi dalam radius tersebut sampai ketemu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Anda adalah apa yang Anda lakukan. Bukan apa yang Anda katakan, bukan apa yang Anda yakini, bukan bagaimana Anda memilih, tetapi dalam hal apa waktu Anda dihabiskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jika Anda kehilangan atau lupa membawa kabel, adaptor atau pengisi daya, tanyakan kepada hotel Anda. Kebanyakan hotel sekarang memiliki laci yang penuh dengan kabel, adaptor, dan pengisi daya yang ditinggalkan atau dihilangkan orang lain. Seringkali, Anda dapat memintanya setelah meminjamnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Kebencian adalah kutukan yang tidak mempengaruhi yang dibenci. Kebencian hanya meracuni pembenci. Lepaskan dendam bagai melepas racun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Tidak ada batasan untuk menjadi lebih baik. Bakat memang dibagikan secara tidak merata, tetapi tidak ada batasan seberapa banyak kita dapat meningkatkan keahlian yang baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Bersiaplah: Saat Anda 90% menyelesaikan proyek besar apa pun (rumah, film, acara, aplikasi), detail lainnya akan membutuhkan waktu 90% lagi untuk diselesaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Ketika Anda meninggal, Anda hanya akan menenteng reputasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Sebelum Anda tua, hadiri sebanyak mungkin pemakaman, dan dengarkan. Tidak akan ada yang membicarakan pencapaian almarhum. Satu-satunya hal yang akan diingat adalah orang macam apa dirinya selama perjalanan menuju prestasinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Untuk setiap dolar yang Anda belanjakan untuk sesuatu yang berharga, persiapkan ongkos sedolar lagi untuk perbaikan, perawatan, atau pembuangan pada akhir masa pakainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Segala sesuatu yang nyata dimulai dalam kondisi fiksi. Oleh karena itu, imajinasi adalah kemampuan paling sakti di alam semesta, dan berupa keterampilan yang dapat Anda kuasai. Imajinasi adalah satu-satunya keterampilan dalam hidup yang berkembang dengan mengabaikan apa yang diketahui orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Saat krisis dan bencana melanda, jangan disia-siakan. Tidak ada masalah, tidak ada kemajuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Saat liburan, mulailah dengan pergi ke tempat paling terpencil dalam rencana perjalanan Anda, mengabaikan kota-kota besar. Anda akan memaksimalkan kagetnya gegar perbedaan di lokasi terpencil, kemudian Anda akan menyambut kenyamanan kota yang sudah sangat familier dalam perjalanan pulang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Ketika Anda mendapat undangan untuk melakukan sesuatu di masa depan, tanyakan pada diri Anda: Apakah Anda bakal berangkat menghadiri acara ini jika akan dijadwalkan besok? Tidak terlalu banyak janji yang akan lolos dari filter &quot;&lt;i&gt;kalau besok?&lt;/i&gt;&quot; itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jika Anda tidak nyaman mengatakannya secara langsung kepada yang bersangkutan, jangan dibahas di baliknya melalui email, karena pada akhirnya yang bersangkutan &lt;i&gt;pasti&lt;/i&gt; akan membacanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jika Anda sangat membutuhkan pekerjaan, Anda menciptakan masalah bagi seorang atasan. Jika Anda dapat memecahkan banyak masalah yang dihadapi atasan, Anda layak dipekerjakan. Untuk dipekerjakan, berpikirlah seperti atasan Anda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Seninya ada pada yang ditinggalkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Barang jarang memberi kepuasan hati yang dalam. Kebalikannya, pengalaman bakal selalu memberi kepuasan yang dalam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• 7 aturan pencarian. Anda dapat menemukan apa saja asal berkenan mencari sampai tujuh tingkatan. Jika sumber pertama yang Anda tanyakan tidak tahu, tanyakan kepada siapa Anda bertanya selanjutnya, dan seterusnya. Jika Anda berkenan mencari sampai ke sumber ketujuh, Anda akan hampir selalu mendapatkan jawabannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Cara meminta maaf: Dengan cepat, tepat, dan tulus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Jangan pernah menanggapi permintaan atau lamaran di telepon. Urgensi adalah sejenis penyamaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Saat seseorang bersikap jahat, kasar, penuh kebencian, atau kejam, anggaplah dia sedang menderita sakit. Akan lebih gampang mengulurkan welas asih terhadapnya, sehingga dapat meredakan konflik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Membuang kekacauan akan membukakan ruang bagi harta sejati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Anda sungguh tidak ingin jadi orang terkenal. Baca saja biografi orang terkenal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Pengalaman terlalu dinilai berlebihan. Saat merekrut, rekrutlah bakat, latihlah keterampilan. Kebanyakan karya yang menakjubkan atau hebat dikerjakan oleh orang-orang baru yang melakukannya untuk pertama kali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Liburan + Bencana = Petualangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Membeli alat: Mulailah dengan membeli alat paling murah di pasar. Tingkatkan versi alat tersebut sejalan dengan seringnya digunakan. Jika Anda akhirnya menggunakan suatu alat untuk suatu pekerjaan, belilah yang terbaik yang Anda mampu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Kuasai dengan bangga keahlian tidur siang kilat (20 menit).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Mengejar kebahagiaan adalah resep jitu untuk segera lumpuh jika Anda tidak tahu apa yang Anda sukai. Pedoman yang lebih baik bagi kebanyakan anak muda adalah &quot;menguasai sesuatu, apapun&quot;. Melalui penguasaan, Anda dapat beralih ke perluasan penguasaan yang bakal memberi lebih banyak kegembiraan, sampai pada akhirnya menemukan di mana kebahagiaan yang sebenarnya berada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Saya yakin bahwa dalam 100 tahun banyak dari apa yang saya anggap benar hari ini akan terbukti salah, bahkan mungkin ngawur, dan saya berusaha sangat keras untuk mengenali apa yang salah hari ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Dalam jangka panjang, masa depan ditentukan oleh orang-orang yang optimis. Untuk menjadi seorang yang optimis, Anda tidak perlu mengabaikan masalah; Anda hanya perlu membayangkan peningkatan kemampuan kita untuk memecahkan masalah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Alam semesta berkonspirasi di balik punggung demi keberhasilan Anda. Ini akan jauh lebih mudah dilakukan jika Anda meyakini itikad baik ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/6580151639161231683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/6580151639161231683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2020/10/68-nasihat-yang-tidak-diminta.html' title='68 Nasihat Tidak Diminta'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-3150834920896537154</id><published>2019-10-25T19:24:00.000+07:00</published><updated>2019-10-25T19:27:48.090+07:00</updated><title type='text'>Ayat Cadar</title><content type='html'>Sejak pengeboman gereja di Surabaya saat Paskah 2018, saban ngeliat wanita niqabi, cadaran sampai mata, bawaannya pengen ngajakin berantem.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biasanya bunyinya begini, &quot;Keluarga gue puluhan tahun tinggal di Arab, naik-turun haji saban tahun. Jangankan ngaji, pacaran aja pake bahasa Arab. Mana ada yang niqaban?&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terus, “Siapa sih yang ngajarin niqaban? Mana dalilnya? Apa tarekat &amp;amp; sanadnya? Justifikasi spiritual, sosial, ekonomi, ilmiahnya apa yang bikin wanita Indonesia mendadak cadaran?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lanjutan ngomel: “Ayat cadaran diturunkan bersangkutan dgn istri-istri Kanjeng Nabi, atas dasar konteks ini-itu di masanya. Mana itu lelaki Indonesia yang berasa udah segitunya setara ama nabi sampe bininya dicadarin?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ujungnya ngomel: “Di Saudi, wanita yang cadaran itu kelas sosial ekonominya…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Oh.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini dalih yang selalu bikin ulama, ilmuwan &amp;amp; sosiolog bungkam: “Orang yang ga punya harta duniawi, apalagi hiburannya selain angan-angan surgawi?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena, faktanya, di Saudi pun sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang modalnya cuma badan, ya harus dijaga ketat hartanya. Apa lagi yang dimilikinya untuk &lt;i&gt;bargaining power&lt;/i&gt;? Kalau penampilannya jagoan tapi otak dan perutnya kosong, mau sekuat apa dia mempertahakan posisi sosialnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang modalnya lebih dr sekedar tampang, yang debatnya kencang, kuat adu balapan…ya, pastinya asupan gizi &amp;amp; semangat hidupnya kenyang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi…bahwa gue paham logikanya, paham justifikasi wanita Indonesia pada rame-rame cadaran, ga lalu jadi lapang hati terima kehadiran mereka di tempat umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai ketemu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu siang, di tempatku &lt;strike&gt;kerja&lt;/strike&gt; magang ada satu mahluk bercadar yang datang untuk bertanya soal visa ke SomeCountry.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat gue datengin, kesongongan menggeram: jalan lebih tegap, rambut disibak, suara ngebas, emosi jadi beku sejauh masih bisa sopan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi begitu dia ngomong, gue lumer kasihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bok. Suaranya lirih gemetar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gue bukannya ngajakin Ms. Cadaran berantem, gue malah jadi nahan diri utk ga nepuk-nepuk. Untung aja ga sampe: “Cep, cep, maap. Kaget ya? Bubu kegalakan ya? Maap, maap.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ga seru. 😒&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;&lt;i&gt;(&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Soften&lt;/i&gt;&lt;i&gt;)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mo dia cadaran apa nggak, dia tetep perempuan, men.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cadaran adalah caranya bertahan hidup. #MeToo&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gue percaya bahwa perempuan yg dulunya santri lalu murtad, ya pasti pertimbangannya udah di taraf memilih antara hidup atau mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalo perempuan lain mengambil sikap sekeras cadaran sebadan, membenam identitas sampai segitunya, kurang lebih sama juga. Pertimbangannya udah setaraf mau hidup atau mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
#metoo&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gue cuma tulus berharap bahwa ketika wanita-wanita bercadar itu pada saat dandan mo keluar rumah, ga ada yg mikirnya: “Nyohoho, gue mo bikin kesel orang-orang yg ga bisa liat tampang surgawi gue.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena gue KAGAK yakin haqqulyaqin, ga yakin seyakin-yakinnya, bahwa gaya berfesyen adalah hal yg krusial di timbangan amal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena gue maklum susahnya jadi perempuan. Jadi perempuan Indonesia &amp;amp; Amerika aja susah. Apalagi jadi perempuan Saudi. Yeah. #metoo, man. Maklum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun gayanya, semoga selamatnya barengan. Selamat nang dunia. Selamat nang akhirat. Amin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*NB.* Bisa ga sih serius mengkritik tanpa marah-marah? Bisa ga sih berdebat tanpa saling berusaha mematahkan? Gimana caranya kita bisa berbeda pendapat dan tetap saling mengangkat satu sama lain?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalo kurus tanpa keringetan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/3150834920896537154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/3150834920896537154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2019/10/ayat-cadar.html' title='Ayat Cadar'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-2113930607077182944</id><published>2013-03-11T23:23:00.000+07:00</published><updated>2013-03-11T23:23:00.364+07:00</updated><title type='text'>Sekali Lagi Tentang Garam</title><content type='html'>&lt;p&gt;Suatu malam, mereka bising. Setan serumah menyesaki pelupuk mata setiap memejam. Lasak sekali. Lemari digeratak, ubin diderak, jendela dikerik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah bingar kenduri mereka, tokoh film &lt;em&gt;the Ring&lt;/em&gt;, alias Sadako, alias Kuntilanak, merangkak ke arahku dari ruangan sebelah, siap membekap. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku kesal. Belum lagi ngeri. Maka empat kali, di setiap sisi, garam dimantrai dan ditebar. &lt;em&gt;Bismillahi Allahu Akbar&lt;/em&gt;. Sisi kanan dan kiri, lalu dekat kepala dan kaki. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu hening. Lalu lelap. Sampai mimpi.&lt;/p&gt;  </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/2113930607077182944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/2113930607077182944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2013/03/sekali-lagi-tentang-garam.html' title='Sekali Lagi Tentang Garam'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-1225321311683680316</id><published>2013-03-09T17:03:00.000+07:00</published><updated>2013-03-09T17:03:00.115+07:00</updated><title type='text'>Garam</title><content type='html'>&lt;p&gt;Setelah berhari-hari merasa dikalahkan di rumah sendiri, akhirnya turun juga wangsit pengusir kutu. &quot;Garam!&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau tak salah, sepekan sebelum wangsit itu turun, tiada hari berlalu tanpa kerja bakti. Ada kalanya kerja bakti itu berupa pengosekan ubin, atau membopong perabot keluar-masuk ruangan. Ada lagi dimana kerja bakti tersebut berupa kegiatan menggaruk gatal, sepanjang lengan dan kaki, sepanjang malam. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anehnya, kutu itu pandai memilah lokasi dan potensi. Baik Kiki maupun &lt;a title=&quot;Annissa nginep semalam di rumah Tebet&quot; href=&quot;http://instagram.com/p/WcADAUGNm6/&quot;&gt;Annisa&lt;/a&gt; tidak digigit. Sementara penulis kisah nestapa ini, meskipun bentolnya ratusan sebadan, kutu itu tetap tak sampai hati menggigit di tempat-tempat sensitif seperti wajah atau selangkangan. Seakan ada yang mengomando ke mana saja kutu itu boleh mencari makan. Mungkin karena itu Injil menyebutkan salah satu azab yang melanda bangsa Mesir di zamannya Nabi Musa berupa wabah kutu. Puji tasbih dan syukur. Kutu paling kupret tetap taat pada perintah Allah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Makanya, ketika wangsit garam itu akhirnya turun, penulis sebenarnya sudah kehabisan ide, sehingga tidak mendebat lagi. Tapi, setelah sekian malam tak tidur, sekian hari berbakti, ia juga kelelahan. Meskipun wangsit itu meledak dalam kepalanya, &quot;&lt;em&gt;garamgaramgaram&lt;/em&gt;&quot;, meskipun renyem menggeletar, yang dituturi hanya menghela nafas dan menggumam, &quot;Besok.&quot; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Garam, di ilmu sihir, adalah unsur penyerap dan pembersih. Di serial &lt;em&gt;Supernatural&lt;/em&gt;, garam digunakan untuk membatasi ruangan dari serangan setan. Tapi di ilmu sihir sehari-hari, garam juga dapat menyerap energi penyembuh, jadi tak boleh berlebihan. Selain itu, karena 70% struktur manusia terbuat dari air, kelebihan garam tentu mematikan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi wangsit tak menjelaskan semua itu. Wangsit tak pernah bertele-tele. Ia hanya berbunyi sepatah kata atau dua, jelas dan cergas. Lalu sisanya terserah yang bersangkutan. Wangsit juga hanya muncul saat yang membutuhkan sudah berusaha semampunya, dengan segala cara dari semua arah. Lagipula, berkat tabiat manusia yang serba &lt;em&gt;ngeyel&lt;/em&gt;, seandainya belum sampai batas putus asa, mungkin wangsit paling sakti pun tak bakal dituruti. Mungkin. Siapa tahu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang penulis ketahui, keesokan harinya ia membeli beberapa bungkus garam dapur. Harganya kurang dari Rp 2000 per bungkus. Sebungkus diletakkan dalam mangkuk, lalu sejumput-sejumput ditebar sekitar lawang-lawang rumah. Dengan niat memagari, setiap jumput diwiridi: &lt;em&gt;Bismillahi Allahu Akbar; w&lt;/em&gt;irid yang dibaca saat melempar jumroh di Mina. Sebungkus lagi diisikan dalam kaus kaki, diikat jadi berupa bantal. Bantal garam itu lalu diletakkan di atas kepala penulis, lalu ia duduk meditasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dibanding proses mengosek ubin, efek garam bekerja sangat cepat. Lima menit kemudian penulis merasa perutnya digigit. Ketika kausnya disingkap, ratu kutu membalas pandang. Untuk memastikan, Ratu kutu itu di&lt;em&gt;pites&lt;/em&gt; jadi tiga bagian. Lalu disapu ke luar rumah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Malamnya, Wawung mimpi melihat bala kutu saling memanggil, &quot;Berangkat, berangkat, berangkat...&quot; dan ratu mereka, kutu terbesar serumah, melambai dari kejauhan, menjauh dari rumah. &lt;/p&gt;  </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/1225321311683680316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/1225321311683680316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2013/03/garam.html' title='Garam'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-7730344705475248380</id><published>2013-02-12T19:14:00.001+07:00</published><updated>2013-02-12T19:14:36.162+07:00</updated><title type='text'>Petualangan Ibu Sebelum Ulang Tahunnya Yang Kelimapuluh-lima</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sekali, tanpa bilang-bilang sama kita, Ibu berangkat haji dan jalan kaki dari Arafah ke Muzdalifah ke Mina. Jaraknya sekitar 11 kilometer. Ini terjadi 2-3 tahun yang lalu. Jadi usianya Ibu saat itu awal-awal limapuluhan.  &lt;p&gt;Kegiatan sinting itu memicu kegiatan abnormal di rumah kami yang pertama. Padahal saat itu Ibu udah menopause. Adik-adikku jungkir, aku balik. Ibu malah ga mau diapa-apain. Katanya, Ibu lebih seram ama jarum, bedah dan dokter daripada kemungkinan terburuk atau kepastian paling pasti.  &lt;p&gt;Kita mati gaya dan mundur beberapa tradisi: Ibu dipencet, dielus, didoakan sebagaimana orang JawaSundaBatakMadura percaya. Sudah.  &lt;p&gt;Seandainya takhayul adalah penyakit, kepercayaan terhadapnya adalah obat. Buktinya Ibu sembuh. Masih keluyuran pulak. Saat terjemahan ini ditulis sebagai kado ulangtahunnya, ga ada dari anak-anaknya yang yakin posisinya Ibu di mana: Jeddah, Mekkah apa Madinah. Masih melayani Tamu sampai sekarang.  &lt;p&gt;Semoga Ibu panjang umur sampai 40 tahun lagi kalau tetap sehat, ga lebih lama kalau ga sehat. Hidup terlalu lama sebagai anak yang terbalik juga berat. Tuhan penuh rahmat.  &lt;p&gt;***  &lt;p&gt;Beberapa kali juga, saat usianya Ibu baru tigapuluhan, kita baru bisa jalan dan duit di rumah baru receh segenggam, Ibu ngumpulin kita di bawah meja makan. Keluarga pelayan mainnya juga seputar pelayanan. Meja makan jadi kemah, kita bertiga jadi jemaah, Ibu kepala &lt;em&gt;maktab&lt;/em&gt; yang menyediakan makan. Sesuap Yaya, sesuap Ade, sesuap Anggi, terus mengulen kue lagi. Kue itu nantinya dijual ke orang-orang yang haji dan bukan haji, terus dari mulut mereka muncul mantra yang menyulap kue jadi seragam sekolah atau &lt;em&gt;thob&lt;/em&gt; lebaran.  &lt;p&gt;Beberapa kali juga, lebih sering daripada kami mampu mengenang, Ibu mengangkut kami dari bawah “kemah” ke ranjang. Terus Ibu lanjut mengulen sambil mengawasi jendela yang menghadap &lt;a title=&quot;gerbang&quot; href=&quot;http://translate.google.com/?source=osdd#id/en/lawang&quot;&gt;lawang&lt;/a&gt; depan, menantikan Babah pulang sampai larut malam. Kadang Ibu duduk dalam kesendirian mencekam, dirambati ketakutan dari jemari ke bahu, dari jari ke paha: Babah ke mana? Kenapa telat? Seandainya pintu gerbang terbuka tapi yang muncul di baliknya sesuatu selain Babah...  &lt;p&gt;..Tau? Generasi sebelum telpon cerdas dan jaringan internet mampu mengingat lebih erat karena kengerian dan kebahagiaan terjadi sepenuh indera dan kesadaran. Semua dilihat, dirasakan, didengar, diucapkan, dicium langsung, bukan rembesan kesan yang disaring jaringan maupun layar selular. Jarak antara senang dan sedih hanya selawang yang terbuka atau tertutup. Pasrah pada yang ghaib dan nasib. Sekalinya terjadi, itulah yang jadi...  &lt;p&gt;*** &lt;p&gt;Terjadilah yang terjadi, suatu kali Ibu jadi Ninik. Dan kami Amma dan Ammi, pendongeng bagi keponakan. Dongeng tentang hal-hal sinting yang masih mungkin terjadi sebelum datangnya kepastian yang paling pasti. Selama kue masih diulen. Dan jarak hanya sepanjang jalan.  &lt;p&gt;&lt;em&gt;*Selamat Ulang Tahun, Ibu. &lt;/em&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;**Translating that &lt;a title=&quot;من مغامرات أم عادل قبل عيد ميلادها الـخامس و الخمسون&quot; href=&quot;http://aliamakki.blogspot.com/2013/02/blog-post_10.html&quot;&gt;from Arabic&lt;/a&gt; came out so smoothly. Ga pake mikir sama sekali. Tanpa kehilangan konteks emosional, nyaris kata per kata cuma dibalik Arab-Indonesia. Google Translate aja bisa nerjemahin kalau bisa bahasa prokem. Aku bertanya-tanya. Mungkin karena kedua bahasa ini, Indonesia dan Arab, lebih doyan mendongeng oral daripada yang satunya lagi. Atau emang penulisnya aja yang norax.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/7730344705475248380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/7730344705475248380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2013/02/petualangan-ibu-sebelum-ulang-tahunnya.html' title='Petualangan Ibu Sebelum Ulang Tahunnya Yang Kelimapuluh-lima'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-5029590301475733827</id><published>2013-01-22T10:01:00.001+07:00</published><updated>2013-01-26T08:49:58.823+07:00</updated><title type='text'>Yang Tak Bakal Lunas</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://grimhel.deviantart.com/art/Sandman-345741664&quot;&gt;&lt;img title=&quot;&amp;quot;Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.&amp;quot; ~ Al-Qur&#39;an 02:261&quot; style=&quot;border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; border-right-width: 0px&quot; height=&quot;389&quot; alt=&quot;&amp;quot;Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.&amp;quot; ~ Al-Qur&#39;an 02:261&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMuMqXzNUeRjF4JoX8tpOpULm_jnfrfhd1bDxaDMMqdnttBY8TcYznLa4bD0ICZVL9uLJTZN3wxZkuZGTCj9kwkx0Zt-iqYhzv4TnpVnLJYIRhM-_luyunAciqxZmZehEIUptTv7PYalM/?imgmax=800&quot; width=&quot;154&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p&gt;Pernah sekali, seorang tukang pijat pergi motokopi dokumen di sebuah pasar di Jakarta. Dokumen-dokumennya dalam bahasa Arab, jadi saat membayar ongkos fotokopi (Rp 11&#39;000), tukang fotokopinya nanya-nanya. Ujung-ujungnya, tukang pijat terpojok membela diri: &quot;Nggak! Aku ga ngurusin perdagangan budak ke Arab.&quot; -- Sekaligus ngaku-ngaku tukang pijat sebagai pembelaan.  &lt;p&gt;Ada orang-orang yang dosa mulut dan hatinya dibayar kontan dengan badan. Sekalinya salah ucap atau buruk niat, langsung kualat. Begitu tahu profesi kliennya adalah memijat, tukang fotokopi langsung curhat. Terus minta dipijat. Karena ga mau menambahkan dosa mulutnya, tukang pijat menurut sambil diam mendengarkan omelan dalam kepalanya.  &lt;p&gt;&quot;Siapa suruh juga buka mulut. Orang macam apa yang tersinggung cuma gara-gara kertas? Tukang fotokopi tadi hanya buka obrolan; itu bagian dari pekerjaan para pedagang. Bukan pekerjaanmu untuk menjual pembelaan. Seandainya tadi hanya mengangguk sopan, tak bakal kerja bakti dadakan di tengah pasar, pas tengah hari bolong.&quot;  &lt;p&gt;Ketika selesai memijat pasaran (&quot;Terima kasih, Gusti, atas pelajaran tentang kerendahan hati,&quot;) tukang pijat memohon diri. Tukang fotokopi malah menahannya lagi. Tak disangka-sangka, ia menyodorkan selembar Rp 10&#39;000 ke tangan tukang pijat yang gelagepan menolak.  &lt;p&gt;&quot;Ini bayaranmu,” kata tukang fotokopi. “Tolong diterima. Kami juga tak ingin berhutang.&quot;  &lt;p&gt;Tukang pijat terharu. &quot;Tak ada kebaikan yang lunas. Semoga dibalas berkali-lipat. Amin.&quot;    </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/5029590301475733827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/5029590301475733827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2013/01/yang-tak-bakal-lunas.html' title='Yang Tak Bakal Lunas'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMuMqXzNUeRjF4JoX8tpOpULm_jnfrfhd1bDxaDMMqdnttBY8TcYznLa4bD0ICZVL9uLJTZN3wxZkuZGTCj9kwkx0Zt-iqYhzv4TnpVnLJYIRhM-_luyunAciqxZmZehEIUptTv7PYalM/s72-c?imgmax=800" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-4474756080889337694</id><published>2013-01-06T21:55:00.001+07:00</published><updated>2013-01-06T21:55:33.003+07:00</updated><title type='text'>Nama &amp;amp; Makna</title><content type='html'>&lt;p&gt;Saat ruh kudus hendak dititipkan ke karyaNya yg terakhir, para ajudan berkomentar: “Tak sayang? Diberi kebebasan setitik nanti malah ingkar sebelanga.” &lt;p&gt;Gusti Pangeran bilang, Gapapa, variasi juga indah. Lalu Gusti memberinya bahasa. Kebebasan untuk memberi nama dan makna bagi karyaNya yang lain.  &lt;p&gt;Maka setiap ciptaanNya menjadi mainan bagi yang memberinya nama dan makna.  &lt;p&gt;Cobaan sebatas kemampuan memberi nama, sebatas wadah badan dan pikirannya. Susah atau senang sama-sama cobaan. Sama-sama sementara. Sekedar nama dan makna.  &lt;p&gt;Wadah kita sempit-luas sebatas rasa syukur. Gusti Pangeran bilang, Makin bersyukur, &lt;a title=&quot;AlQur&#39;an 14:07&quot; href=&quot;http://quran.com/14/7&quot;&gt;makin ditambahin&lt;/a&gt;. (Ditambahin ama cobaan yang enak-enak atau yang susah-susah, Gusti ga bilang.)  &lt;p&gt;Makin bersyukur, makin banter dicoba. Mungkin makin susah, mungkin juga makin enak. Tapi kalau ga bersyukur, ya kualat. Wadahnya jadi bantat. Sampai tamat.  &lt;p&gt;Tapi ada yang bersyukur wadahnya meluas. Melampaui batas bahasa, tak bernama dan bias makna. Semua tak mengapa. Jalur ekspress menuju infinitum, alam bebas wadah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dimana asal segalanya berada, dimana semuanya akan berpulang. Singgasana Sang Pencipta. &lt;/p&gt;  </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/4474756080889337694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/4474756080889337694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2013/01/nama-makna.html' title='Nama &amp;amp; Makna'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-7768716968313432255</id><published>2012-12-24T20:27:00.001+07:00</published><updated>2012-12-25T07:27:21.627+07:00</updated><title type='text'>Peri Laut</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://varges.deviantart.com/art/Queen-Siren-60666165&quot;&gt;&lt;img title=&quot;...kilau peraknya...&quot; style=&quot;border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px&quot; height=&quot;240&quot; alt=&quot;...kilau peraknya...&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIOy5OqQcJCeGwexduy4MZjbGkUGeHj363DOjxv1zpnMGW31wDtslsxKQe3Un9bgeOoSG8xonQH5rH1wxeCH7p9KCKPCYvHTLeRCzCJrrrCTK6tDCf2q3kkF9eBRhpHOs9G34Fz_BhANY/?imgmax=800&quot; width=&quot;174&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://kilo-monster.deviantart.com/art/Siren-34296800&quot;&gt;&lt;img title=&quot;...centilnya...&quot; style=&quot;border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px&quot; height=&quot;240&quot; alt=&quot;...centilnya...&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggAG4rtpaSa814bMVwJjV5y2Ao70JFS77W9uK_-TMRI5s569TsT-4fUiszNb0y3TgncU8XTNz7ked7ImA-LliQ_ccmOftrnJyeyaVPdKsRBWGYmGvx3KaycB4DhBAtIiVorUvPu9o8CMY/?imgmax=800&quot; width=&quot;182&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://jaded-ink.deviantart.com/art/Evil-Siren-186993193&quot;&gt;&lt;img title=&quot;..marahnya..&quot; style=&quot;border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px&quot; height=&quot;240&quot; alt=&quot;..marahnya..&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg82iNVz91ej-1Y3sMYIHylcqSeho-vCNTPH0uGPowMLBwQWzzzlcPiaDs9FACARTcCTHCdXc5BvIkLcdZ-PwqT9Ne4kPqGtb2suoPfGJK2x_bAxkTDWF2cLuaK6HwqPS3mTm4zXI857wo/?imgmax=800&quot; width=&quot;179&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://xiaobotong.deviantart.com/art/Female-siren-263033685&quot;&gt;&lt;img title=&quot;...mahkotanya...&quot; style=&quot;border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px&quot; height=&quot;240&quot; alt=&quot;...mahkotanya...&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh55dsxSVE7kedL-rIbDwN_z4UBRuq7UxhL9rFrVgqpVvLaozZWMZGCGHvhJ2XLI7KD_FEkIP-EdmiNkSzT_GYJu9QThhv02Rzvofzz6Z8HKXJsiabGc65JiqP_ficvpCKjBM1o6LE7jqg/?imgmax=800&quot; width=&quot;183&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;a href=&quot;http://steevinlove.deviantart.com/art/Ariel-Siren-of-the-Deep-188773898&quot;&gt;&lt;img title=&quot;...kuasanya...&quot; style=&quot;border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px&quot; height=&quot;240&quot; alt=&quot;...kuasanya...&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3b85GP6gQm8I48L7RqHXMU_MMvF-iHSnvBgiBiICSwdjwS0bFcVwv18oMEDluQwNfIABRfXd5ya9L3juV2kY4pw5IKzxXFxozwq4HVkdJ6rzUyJeg6IXj8CWoviZ0bf9khOjL1J6kBJs/?imgmax=800&quot; width=&quot;188&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt; &lt;a title=&quot;One of the newer Starbucks coffee bags that reimagines the siren&quot; href=&quot;http://www.deadprogrammer.com/starbucks-logo-mermaid&quot;&gt;&lt;img title=&quot;...kekayaannya...&quot; style=&quot;border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px&quot; height=&quot;240&quot; alt=&quot;...kekayaannya...&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTO5fnm3T0lesRdymtTK53a4IHQIvqlfpZeZuZuLk1AKzGamlWPSdrF1-05-mZUrBL5wJTKnbb6xewWeXNh7eDhQNF0l3lOZldCNSi0gu9XoV0XlxnS9R17NI8hnkYNoTyqGDzwnML648/?imgmax=800&quot; width=&quot;165&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tadi siang kami makan di warung sate. Mestinya kemarin acara ini diadakan, seandainya tak terjadi halangan. Halangan awan tebal yang berputar di atas kepala Yaya. Yaya, karena berbagai alasan, selalu menerima undangan makan dengan wajah masam karena terpaksa basa-basi berkepanjangan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perjalanan pulang dari restoran, mobil mengambil jalur yang jauh berputar. Mampir ke kotamadya terdekat dengan Pantai Utara, kota Tegal. Aku baru mengerti maksudnya ketika bulu kudukku meremang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Badan dan buntutnya terentang selebar cakrawala, dari Jakarta sampai Madura. Mahkotanya menyentuh batas langit. Kilaunya perak kebiruan. Nyai Ratu Pantai Utara hadir dengan segala kemegahan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Wan,” kataku, “Potongannya peri-peri laut memang standarnya segitu-gitunya saja?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wawung tak tega menjitak di mobil orang. Jadi hanya bergumam mengiyakan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa kali melihat peri laut, ternyata mereka memang tidak kreatif berdandan. Kurang lebih seperti gambaran seniman-seniman di atas. Termasuk yang termasyhur di seluruh muka Bumi urban: Nyai Starbucks. Jika &lt;a title=&quot;sejarah peri Starbucks (English)&quot; href=&quot;http://www.slate.com/blogs/browbeat/2011/01/06/meet_the_starbucks_siren.html&quot;&gt;peri Starbucks&lt;/a&gt; saja – yang dipetik dari budaya Norwegia – penampilannya begitu, artinya mereka semua memang tampangnya segitu-gitunya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paling banter, beda perhiasan dan perangkat kebesaran. Tapi pakemnya sama. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sambil memikirkan fesyen bangsa itu, aku melihat yang di sana mengecil lalu melilit di jari manis salah satu penumpang mobil kami. Peri itu tampak nyaman. Keruan saja, empunya tidak sadar jarinya dijadikan tunggangan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku melengos, pantas saja maksa makan di warung sate sejak kemarin. “&lt;em&gt;Kok&lt;/em&gt; mau Ratu Laut jadi penglaris dagangannya orang?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Satenya enak,” kata peri itu centil. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Terus, kalau sudah bosan?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ya pulang. Susah amat.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sampai di rumah, aku berceloteh tapi tak panjang lebar. Pengaruh peri itu sudah mulai bekerja, hatiku ringan ketika aku menghidangkan minuman untuk tamu dan ajudan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata Peri Laut, “Mau-maunya membuatkan kopi untuk tamunya Tuan Guru.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Diam kamu. Menyebalkan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sudahlah, ikhlasi saja. Memang rejekinya mereka dapat kopi buatanmu. Kami juga begitu. Seandainya bukan rejeki dan mereka tak berusaha sekuatnya, sesakti apapun mantra, tak akan mempan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Aku bilang…”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Jangan dibilang. Ditulis saja. Ini kado kami untukmu yang membuatkan kopi dan babu rekan kami, Peri Dongeng.”&lt;/p&gt;  </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/7768716968313432255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/7768716968313432255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/12/peri-laut.html' title='Peri Laut'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIOy5OqQcJCeGwexduy4MZjbGkUGeHj363DOjxv1zpnMGW31wDtslsxKQe3Un9bgeOoSG8xonQH5rH1wxeCH7p9KCKPCYvHTLeRCzCJrrrCTK6tDCf2q3kkF9eBRhpHOs9G34Fz_BhANY/s72-c?imgmax=800" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-8411890301220984533</id><published>2012-12-22T22:47:00.001+07:00</published><updated>2012-12-22T23:08:00.586+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Warga Asing di Indonesia"/><title type='text'>Tentang Ritual Tahunan: ITAS</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://khamal25.deviantart.com/art/Release-258878155&quot;&gt;&lt;img title=&quot;Siapa yang lebih patut dikasihani, penulis yang dibekap polisi apa yang segitu bebasnya sampai kehabisan topik untuk dibahas? - Kurt Vonnegut&quot; style=&quot;border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin: 0px 15px 0px 0px; border-right-width: 0px&quot; height=&quot;317&quot; alt=&quot;Siapa yang lebih patut dikasihani, penulis yang dibekap polisi apa yang segitu bebasnya sampai kehabisan topik untuk dibahas? - Kurt Vonnegut&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgD6zIi3_q7jsyvLjf_l3W7mfCduo-c8zieaDBI9AVN8C3uNiNH0zPn3iuFg0jRjZBdW2-6naNfNGKVppUhoMR0MPdgcUyI63QNNsURUyUUGygWkK4Pey6KxPwc2luSN8HMZoqXG32TzTM/?imgmax=800&quot; width=&quot;235&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt; &lt;ul&gt; &lt;li&gt;Di Indonesia, selain kartu ITAS, WNA memiliki Buku Biru. Buku ini mencatat perpanjangan ITAS &lt;strike&gt;hanya&lt;/strike&gt; sampai 6 kali. Setelah itu penuh dan harus keluar permanen dari Indonesia, lalu aplikasi ITAS dari awal lagi.  &lt;li&gt;Bagi WNA yang sangat beruntung dan memiliki anggota keluarga dekat (orangtua atau suami/istri), setelah 5 kali perpanjangan ITAS, boleh mengajukan permohonan ITAP.  &lt;li&gt;Masa berlaku ITAP adalah 5 tahun. Setelah dua kali perpanjangan ITAP, boleh memohon netralisasi untuk menjadi WNI. &lt;li&gt;Bagi yang menikah dengan WNI, netralisasi untuk menjadi WNI hanya memakan waktu 3 tahun.  &lt;li&gt;Mengurus sendiri proses aplikasi dan perpanjangan selalu lebih murah dan ringkas daripada mengutus orang lain. Di lingkungan imigrasi, WNA nekat tersebut dilabeli Ybs. Label ini dapat merubah panggilan dari “Mbak” ke “Ibu sendiri?! &lt;em&gt;Kok nggak kayak orang bule&lt;/em&gt;?!”  &lt;li&gt;Jika dokumennya lengkap, prosesnya singkat. Terakhir kali aku perpanjangan, hanya tiga kali masuk kantor imigrasi: Serah berkas. Bayar dan Foto. Ambil berkas. Sudah.  &lt;li&gt;Jeda antara setiap kali ke kantor imigrasi: 2-4 hari kerja.  &lt;li&gt;Ribet/Ringkas adalah relatif. Kali sebelumnya, perpanjangan tahun 2011, sponsorku dimintai surat keterangan &quot;Belum Menikah&quot; dengan pengukuhan setingkat kecamatan, karena Ybs. telah melewati usia 30 dan masih disponsori orang tua.  &lt;li&gt;Tahun ini aku ditanyai berkali-kali, &quot;Mbak belum menikah?&quot; - Aku bilang, berkali-kali juga, &quot;Saya di sini menemani orangtua. Kalau saya menikah, saya tidak jadi mengurusi orang tua. Yang ada malah mengurusi mertua, anaknya mertua, cucunya mertua. Kasihan saya punya orang tua. Lagipula saya ikhlas tidak menikah. &lt;em&gt;Happy&lt;/em&gt;, malah.&quot;  &lt;li&gt;(Aku cenderung sinting setiap kali memikirkan ribetnya kehidupan rumah tangga di mana-mana. Tapi itu cerita untuk lain kali.)  &lt;li&gt;Disponsori keluarga jauh lebih murah daripada disponsori perusahaan. ITAS yang disponsori keluarga biayanya kurang dari Rp 1 juta/tahun. Untuk ITAS yang disponsori perusahaan, di atas Rp 15 juta/tahun, karena adanya pajak untuk Depnaker. Per tahun 2008, biaya tersebut sebesar $100/bulan, atau $1200/tahun.  &lt;li&gt;(Harga temen?)&amp;nbsp; &lt;li&gt;Aku lupa apa saja berkas yang dibutuhkan untuk ITAS yang disponsori perusahaan. Untuk ITAS yang disponsori keluarga, ini format surat &lt;a href=&quot;https://docs.google.com/open?id=0B-u1krnP8lSgOGJGaGxyYXJVQWM&quot;&gt;Permohonan Perpanjangan ITAS&lt;/a&gt; yang biasanya aku pakai - sekaligus lampiran berkas yang menyertai di catatan kakinya. Jangan lupa diberi materai.  &lt;li&gt;Waktu pertama kali memohon ITAS yang disponsori keluarga, aku dimintai akte kelahiran sponsor untuk membuktikan keIndonesiaan Beliau. Karena berkas tersebut sudah hilang, diganti dengan Ijasah SD sponsor.  &lt;li&gt;Sekali lagi, Ribet/Ringkas adalah relatif. Setiap tahun aku semakin menikmatinya, semakin mensyukurinya. Sekedar jalan-jalan sekitar Jakarta Selatan &lt;em&gt;aja sih&lt;/em&gt; tidak ada apa-apanya dibanding harus &lt;strike&gt;dideportasi&lt;/strike&gt; jalan-jalan ke Jeddah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Aku wanita Saudi, bung. &lt;em&gt;Take a moment to understand what that means.&lt;/em&gt; Aku sangat menikmati fasilitas yang tersedia bagi penghuni Indonesia. Menikmati bisa jalan kaki sendiri ke warung, naik KRL ke Depok dan Bogor, dan merokok kretek seharga lokal. &lt;em&gt;Udah gitu Bali deket pulak.&lt;/em&gt; &lt;/p&gt; &lt;ul&gt; &lt;li&gt;Sebelum memegang ITAS, setiap bulan aku bolak-balik KL untuk beli Visa On Arrival di Bandara Cengkareng. Pernah ditampung mantan pacarku di sana. Pernah juga, setelah menyimpan koper di locker Bandara KLIA, tidur sendirian, semalaman di kursi tunggu. Rasanya seperti terperangkap di dalam mal setelah menonton filem tengah malam. Sepi sekali. Bahkan Panggilan Penerbangan bungkam setelah pukul 10 malam. Pulangnya dapat 38 bentol besar di seluruh badan, setelah semalaman dirubung &lt;a title=&quot;Kutu busuk atau bangsat atau kepinding atau tinggi atau disebut juga tumila.&quot; href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Kutu_busuk&quot;&gt;bangsat&lt;/a&gt;. &lt;li&gt;Dibanding kesusahan dan kesepian semacam itu, keliling Jakarta Selatan, tidur di rumah sendiri dan ditelpon Wawung (ditanyai kapan pulang) saban hari selama proses perpanjangan ITAS, adalah surga dunia. &lt;em&gt;Gue jabanin&lt;/em&gt; dengan ringan hati prosedur apa saja yang harus dijalani demi dapat menetap di negara ini barang setahun, sehari lagi.  &lt;li&gt;Buku biruku habis tahun ini.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/8411890301220984533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/8411890301220984533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/12/tentang-ritual-tahunan-itas.html' title='Tentang Ritual Tahunan: ITAS'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgD6zIi3_q7jsyvLjf_l3W7mfCduo-c8zieaDBI9AVN8C3uNiNH0zPn3iuFg0jRjZBdW2-6naNfNGKVppUhoMR0MPdgcUyI63QNNsURUyUUGygWkK4Pey6KxPwc2luSN8HMZoqXG32TzTM/s72-c?imgmax=800" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-727618741546355067</id><published>2012-12-07T08:21:00.001+07:00</published><updated>2012-12-08T06:40:41.306+07:00</updated><title type='text'>Perjalanan Ceritanya Andhika</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style=&quot;font-family: time;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times New Roman; font-size: small;&quot;&gt;Bahwa setiap dongeng sudah ada pendengarnya, setiap tulisan sudah ada pembacanya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://twitter.com/DhikaWonka&quot;&gt;Andhika &lt;/a&gt;tinggal di Dubai. Waktu pulang ke Jakarta, pas kebetulan aku sedang di sana. Dia mampir ke rumah, membawa oleh-oleh sebuah cerita.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Karena perinya lagi mangkel, cerita itu aku cantumkan dalam blog seadanya.&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9My3DBxN0W2HrOwbh5-c-Kgb3UJmtzbDXBK1NFAtP77f3XW5oDqnmKPCzhJSCzD493YwYjYUHofbapNJjHm6GmLPTz_Tck80clCNmliE2xnvWT2Otb8Y-vDxhT0FOxrQGu7HfVvURInI/s1600-h/1%25255B2%25255D.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Posting Terpendek 2012!&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;518&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfmFYVyTAiwTGyoH6vcgSgpnGvYRcbMN6KmajoF1Nvlcchaopiofv6zdJeb62DZJCzwvRWlHAyTBrlCpoecW29Q9_Ys-8fbt47XqkUvQiUywIYbe_fxxxsjNIFJy37kKPIbbltFJbEPA0/?imgmax=800&quot; style=&quot;border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin: 10px auto;&quot; title=&quot;Posting Terpendek 2012!&quot; width=&quot;504&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Tadi pagi aku lihat ini:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5hWl6HhKZE8FF5mCSpFR94z8v9EBY520j4nHMfHWKHmQBFIxs-FiWx-JJz0t5OHp5bv056VPYSnhpyr0p8yjAak8ZjmL1rm53DAykzz2gk4mj3P2zGvZmJ7jpbaPYqwiylMzjqcrzUng/s1600-h/3%25255B6%25255D.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;pagi yang menyenangkan&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;1030&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuCG3bg0QKUhhzIaZX8AlcOejTG5DBGCQzZstlTe0VEcJa_XFT0gAjaYxLj1K1qaPp4pnidVA1Ewa0X8p8M6MiMMiwzyE_8RSXSAmM9DMS8_N1M7bZwkS9RDsPoDLsTC-lExCH0AzuXrk/?imgmax=800&quot; style=&quot;border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin: 10px auto;&quot; title=&quot;pagi yang menyenangkan&quot; width=&quot;504&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;p&gt;Masing-masing dari tweep di atas diikuti oleh beberapa RIBU follower. Aku tidak tahu berapa orang yang akhirnya membaca cuplikan dialog itu. Data yang kumiliki hanya mencantumkan pembaca yang masuk ke blog:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEir7JCQtDi4UwfNK0ibtMRruyolp5qcooR7jBrGdixXblWu1N9J0VhH6H1FqdJbAj8Aji_-_i-TzJ4v8K-Ed5u1JBvY27dsg0Tp-Ys2xs9w0C1CbFOyZy1z9DQKj9cNnhPYcucqoI8OJRE/s1600-h/4%25255B5%25255D.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;blog stats&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;487&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgv_-jpi-M5ow3yuENraiaKWAr7aWd68hRe1MPKztO7rNTJy_Wy78kI7-1bwcZs6qjhaDEisjtPRr7ILgMkQzSvmftGlWJ9XAgw_HCj9XFzfQ_uyC-khdulGDz3eumUtGIgXBjt3J7SIrQ/?imgmax=800&quot; style=&quot;border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin: 10px auto;&quot; title=&quot;blog stats&quot; width=&quot;504&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt; …tidak termasuk yang membaca twitpic dari retweeter yang followernya ada beberapa ribu orang tadi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi ini semua masih belum apa-apa. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tadi pagi aku mengulang lagi ceritanya Andhika ke Wawung. Wawung ketawa. Ceritanya dicatat.&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7TP-QcitmTcmq-RCfqNy42nwa0DPFeZp70ySSnCUXSipj_BME4RSgwyLXz_IEFUsJuzv31PwxGLByfZlfzvJUVaqivS5BffCbz5_1fHnhA3shjMEeb92K6FLJPKqRrrgyEnzs57fJ1fM/s1600-h/DSC_7306%25255B4%25255D.jpg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;(Wawung tulisan tangannya luthuuuuuuuu!!)&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;714&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTYrRGldcCDGf6L4uJ8gxQ8y5wwB3gMz71jpS8qkouNkKPHWBJDXgYnFACEbBnyTPnNcH1VT117JCrPSd6wIOmaMILdcY4gOUjviEQ07657ARJV6ozLuw9iaK0EaJTv8l7n7EdrHXOwyg/?imgmax=800&quot; style=&quot;border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin: 10px auto;&quot; title=&quot;(Wawung tulisan tangannya luthuuuuuuuu!!)&quot; width=&quot;504&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Untuk didongengi lagi ke rakyat Jatibarang saat mengaji nanti. Rakyat yang masih taat pada kyai itu nantinya akan membawa gema cerita itu dalam hatinya ke rumahnya, ke keluarganya, ke sawahnya. Untuk lebih mendekatkan Tuhannya, dan membantu menjaga kebaikan generasi berikutnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Untuk menambah lagi pahala pendongengnya yang pertama, Andhika R. Basha.&lt;/p&gt;
Amin.&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/727618741546355067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/727618741546355067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/12/perjalanan-ceritanya-andhika.html' title='Perjalanan Ceritanya Andhika'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfmFYVyTAiwTGyoH6vcgSgpnGvYRcbMN6KmajoF1Nvlcchaopiofv6zdJeb62DZJCzwvRWlHAyTBrlCpoecW29Q9_Ys-8fbt47XqkUvQiUywIYbe_fxxxsjNIFJy37kKPIbbltFJbEPA0/s72-c?imgmax=800" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-3698523234292926712</id><published>2012-10-19T09:00:00.001+07:00</published><updated>2012-10-19T09:11:11.658+07:00</updated><title type='text'>Manifestasi</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://oomizuao.deviantart.com/art/Guardian-Angel-254164621&quot;&gt;&lt;img title=&quot;&amp;quot;Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan.&amp;quot; ~ Roma 12:21 &quot; style=&quot;border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; margin-right: auto; border-right-width: 0px&quot; height=&quot;428&quot; alt=&quot;&amp;quot;Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan.&amp;quot; ~ Roma 12:21 &quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTHLiHQYXomboUZ82ucdwQG050B3AACsa8N5XFIomIDKzlFqpZ6-y_gdr_EMkWs_Yj9kGl1X8pmwmRIdol7mcWW25RNe799Mc5pnd1V6Az2hn8aLYo67g_hmWxbsN28W3WpRnGYdcADdU/?imgmax=800&quot; width=&quot;304&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tadi pagi Wawung cerita tentang ibu tiri yang membesarkannya.  &lt;p&gt;Ibu kandung Wawung meninggal saat Wawung masih anak-anak. Ayahnya menikah lagi dengan, yang dibahasakan Wawung, Ibunya Ila. Ceritanya Wawung tentang malam meninggalnya Ibunya Ila membuatku terharu.  &lt;p&gt;&quot;Nangis ga, Wan?&quot;&lt;br&gt;&quot;Nggak.&quot;  &lt;p&gt;Aku ketawa. Gimana mau nangis, &lt;em&gt;wong&lt;/em&gt; saat memangku jasad Ibunya Ila, &lt;em&gt;Ibunya Ila&lt;/em&gt; juga di situ memandanginya.  &lt;p&gt;Pada dasarnya, semua orang bisa melihat setan dan arwah. Semua orang punya perangkat teknologi sel saraf yang mampu menembus alam sebelah. Teknologi saraf ini mungkin berbeda manifestasi. Ada yang manifestasinya dalam bentuk telepati, mimpi tanda, firasat, lihat setan.  &lt;p&gt;Kalau alam ini saja dapat dirasakan, dimengerti dan dijelajahi dengan segala persyaratannya, apalagi alam sebelah yang telah ada sejak sebelum lahir? Segampang memejamkan mata.  &lt;p&gt;Seperti semua ilmu dan keahlian, yang membuatnya tetap tajam adalah dengan tetap mengasahnya, mengamalkannya. Umumnya, karena didera pendidikan formal dan kebutuhan terhadap logika, indera ini lama terbengkalai. Jadi aus. Lalu terlupakan.  &lt;p&gt;Sampai suatu saat kepepet (dan semua orang pasti bakal, suatu saat, kepepet sesak) menghadapi yang kasat mata, lalu meracau ke area luar-logika, area yang telah asing, area yang dulu ditingalkan karena sepi gengsi dan terbelakang, untuk dihiburi apa saja yang terasa menyenangkan.  &lt;p&gt;Yang tak biasa selalu terpental, ‘kan?  &lt;p&gt;Mungkin yang sial adalah orang yang tak kuat menghadapi manifestasi inderanya, lalu didera diagnosa kering dan aji-aji penumpul indera. Atau berlanjut dalam bentuk perilaku onar. Tapi yang beruntung juga bukan orang yang kuat dari sananya untuk menghadapi manifestasi indera, apalagi yang manifestasi inderanya terbuka dari semua jendela dan pintunya.  &lt;p&gt;Yang beruntung yang diberi waktu untuk terbiasa secara perlahan dengan semua yang dimanifestasikan indera, baik yang halus maupun yang kasat mata. Lalu yang terbiasa bersyukur atas cinta semesta kepadanya, sampai-sampai sadar saat dikirimi guru pada setiap jendela dan pintu yang terbuka. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beruntunglah dia yang menyadari kehadiran itu, dalam bentuk nasihat terselubung pada setiap pertemuan, baik dengan &lt;a title=&quot;Done&quot; href=&quot;http://www.hning.asia/2012/09/done.html&quot;&gt;teman&lt;/a&gt;, kitab ataupun deduksi twiterriyyah. Beruntunglah dia yang menyadari adanya kehadiran yang membantunya memaknai, memasrahi dan mengamalkan apa yang telah tertera menjadi bagiannya dalam Kitab Takdir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedikit demi sedikit. Sebatas syukur mengiringi kemampuan . &lt;/p&gt;  </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/3698523234292926712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/3698523234292926712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/10/manifestasi.html' title='Manifestasi'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTHLiHQYXomboUZ82ucdwQG050B3AACsa8N5XFIomIDKzlFqpZ6-y_gdr_EMkWs_Yj9kGl1X8pmwmRIdol7mcWW25RNe799Mc5pnd1V6Az2hn8aLYo67g_hmWxbsN28W3WpRnGYdcADdU/s72-c?imgmax=800" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-2805662836104881776</id><published>2012-10-16T07:53:00.001+07:00</published><updated>2012-10-16T10:43:26.499+07:00</updated><title type='text'>Metode Menjadi Kaya Dengan Menyupang</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgumfURUxU4ipsBMIvlJ0xZ4UyoSZeKDyUdVDEwVSwytpMNCOnnsTsoAce8cJTvSEXhCy40E8OnDgFGSrOnswIXb9otnNQ108mPAQiuZo32N5zEvRVjHOsG6nuc13i3I4kqPOr2uQDdO1Q/s1600-h/old_guardian_by_grivetartd5fgob15.jpg&quot;&gt;&lt;img title=&quot;&amp;quot;Kekayaan pada umumnya mudah dicuri, kekayaan yang sesungguhnya tidak bisa. Dalam jiwa Anda terdapat sesuatu yang nilainya tiada tara yang tidak bisa diambil oleh siapa pun dari diri Anda.&amp;quot; ~ Oscar Wilde&quot; style=&quot;border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px&quot; height=&quot;404&quot; alt=&quot;&amp;quot;Kekayaan pada umumnya mudah dicuri, kekayaan yang sesungguhnya tidak bisa. Dalam jiwa Anda terdapat sesuatu yang nilainya tiada tara yang tidak bisa diambil oleh siapa pun dari diri Anda.&amp;quot; ~ Oscar Wilde&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHjUIicJ_02luJtnJQoFApc6oi9Bid827GfJwlpKnH2D19D9V7iASSZ8pUJsZ2ab8AAuNjq5_0qJ3v7sZH-9GzIFvhf3lhqP3GIlurer7HPhMngRTOnDPJswPTmWT5JBaKXoZV3OnwP9I/?imgmax=800&quot; width=&quot;404&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Okotber bulan Kesadaran Kanker Payudara.  &lt;p&gt;Jadi, tadi pagi membahas operasi pengecilan dan pengencangan payudara dengan Wawung.  &lt;p&gt;Kalau membicarakan payudara, Wawung selalu ujung-ujungnya cerita tentang Nyi Safad (bukan nama aslinya.)  &lt;p&gt;Nyi Safad tinggalnya di pohon kunyit. Tinggi dan panjang. Saking panjang, tangannya menggapai sampai tanah. Payudara kanannya diselempangin ke bahu kiri. Payudara kirinya diselempangin di bahu kanan.  &lt;p&gt;Suatu kali Wawung iseng memanggil Nyi Safad. Dipanggilnya pakai sajen kesenangan bangsanya: Candu. Nyi Safad, saking kesenangan dapat candu, tidak memerhatikan ada Wawung sedang mengendap-endap di belakangnya, memegang rokok tersulut. Isengnya Wawung sedang kambuh, rokok menyala itu disundut ke puting yang menggantung di punggung Nyi Safad.  &lt;p&gt;Bagian ini, Wawung selalu lucu: Menggeliat-geliat dengan efek suara, &quot;Eooow!&quot; Nyi Safad terus menceburkan diri ke sungai terdekat.  &lt;p&gt;Di antropologi bangsa jin, Nyi Safad termasuk Kasta Demit. Kasta penjaga rumah atau harta terpendam. Pergaulan antara manusia dengan Jin yang paling sering terjadi dengan kasta ini. Pohon Kunyit yang didiami Nyi Safad, misalnya, menyimpan emas.  &lt;p&gt;Kalau manusianya cukup pintar dan kuat, Demit bisa diajak transaksi dagang. Setelah mereka hadir, tawarkan barter. Demit boleh dapat dagangan kita asal beli dengan uang atau harta. Beda sajen, beda demit. Misalnya pasang candu, yang datang Nyi Safad atau tuyul. Misalnya pasang hati gagak, yang datang kuntilanak atau genduruwo.  &lt;p&gt;Siapa saja dengan metode di atas boleh transaksi dengannya. Saat memohonnya dari Allah, dari manapun rejeki itu datang, masih wajar, kan?  &lt;p&gt;Yang tak wajar nafsunya manusia.  &lt;p&gt;Setiap kali kita dengar cerita tentang orang menyupang, selalu ada &quot;Precautionary note&quot; pada akhir cerita itu. Ya anaknya mati, atau orang itu kesurupan, atau musibah sebesar-besarnya menghampiri. Kita sering dengar tentang orang-orang yang susah atau mati tak wajar setelah transaksi dengan bangsa itu.  &lt;p&gt;Tapi bukan salah bangsa itu.  &lt;p&gt;Bayangkan sinting yang pecah karena memegang bara sebelum bersarung dinginnya sengsara. Adakah kata &quot;Cukup&quot; melintas di bibir orang kalau soal harta? Segalak-galaknya setan, mereka tetap lebih rendah dari manusia. Yang salah, setiap kali, adalah manusia. Yang tak pernah puas. Yang terus-menerus kehabisan hartanya sebanyak apapun yang dipegang. Sampai gila. Gila harta.  &lt;p&gt;Baru ingat. Oktober bulannya &lt;a title=&quot;A Gaelic harvest festival held on October 31&amp;ndash;November 1.&quot; href=&quot;http://en.wikipedia.org/wiki/Samhain&quot;&gt;Samhain&lt;/a&gt;. Bulan dimana perbatasan antara alam menipis. Bulan panen. Selamat Halloween. Semoga kita ketiban harta terbaik, kesabaran sebesar Bumi yang tak pernah bosan berkeliling. &lt;/p&gt;  </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/2805662836104881776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/2805662836104881776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/10/metode-menjadi-kaya-dengan-menyupang.html' title='Metode Menjadi Kaya Dengan Menyupang'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHjUIicJ_02luJtnJQoFApc6oi9Bid827GfJwlpKnH2D19D9V7iASSZ8pUJsZ2ab8AAuNjq5_0qJ3v7sZH-9GzIFvhf3lhqP3GIlurer7HPhMngRTOnDPJswPTmWT5JBaKXoZV3OnwP9I/s72-c?imgmax=800" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-8161921845694013920</id><published>2012-09-07T00:36:00.001+07:00</published><updated>2012-09-07T00:36:29.154+07:00</updated><title type='text'>“Rumah aing, Banda aing.”</title><content type='html'>&lt;ul&gt; &lt;li&gt;Yaya anaknya Ibu, yang anaknya Ninik, yang anaknya U&#39;u yang anaknya Unyang. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;Kata orang, Unyang keturunan bangsawan Mandailing yang keluarganya diIslamkan semasa perang Paderi (1821-1837). &lt;/li&gt; &lt;li&gt;Dalam pertemuan keluarga, beberapa kali disebutkan bahwa Perang Paderi memengaruhi tradisi keluarga Unyang. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;Sampai-sampai perkawinannya dengan Raja Barus berakhir dengan cerai dan Unyang mengutuk siapa saja keturunannya yang kawin sama orang Barus bakal sial. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Tapi jarak antara tahun kelahiran Unyang dengan diasingkannya Imam Bonjol nyaris 50 tahun. Apa hubungannya Unyang dengan Perang Paderi? &lt;/p&gt; &lt;ul&gt; &lt;li&gt;Seandainya Unyang sakit hati sama kaum Paderi, karena dongeng dari neneknya Unyang yang menyaksikan sendiri hilangnya hak dan rumah adat yang mestinya diwariskan kepadanya. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;Perang Paderi berakhir karena bantuan Belanda: Penghulu Minang membuat perjanjian kerjasama dengan Belanda untuk memerangi kaum Padri. &lt;a href=&quot;http://bit.ly/PLSXUL&quot;&gt;http://bit.ly/PLSXUL&lt;/a&gt; &lt;/li&gt; &lt;li&gt;Di catatan sejarah &quot;Mandailings in Peninsular Malaysia&quot; &lt;a href=&quot;http://bit.ly/PLXW7Q&quot;&gt;http://bit.ly/PLXW7Q&lt;/a&gt; -- Kaum Padri adalah orang Mandailing. Keluarganya Unyang sendiri. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Oh. Begitu. &lt;/p&gt; &lt;ul&gt; &lt;li&gt;Jadi Unyang marah karena (sebagai perempuan) dibuang dua kali. Sekali sama Kaum Paderi, kaumnya sendiri yang menghanguskan adat matrilineal. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;Sekali lagi waktu dikawinkan sama Raja Barus yang lalu menceraikannya. Setelah bercerai, Unyang bukannya pulang ke Mandailing, tapi bawa putranya yang balita ke negeri Kerinci, Jambi. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;Lima tahun sebelum anaknya Unyang lahir, Jambi &lt;a href=&quot;http://www.jambiprov.go.id/?show=page&amp;amp;id=p_sejarah&quot;&gt;baru ditetapkan&lt;/a&gt; sebagai Keresidenan dan masuk ke dalam wilayah Nederlandsch Indie.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Sebenarnya Unyang lahir, tumbuhkembang, dan kawin di bawah pemerintahan Belanda. Mungkin karena itu cenderung lebih percaya kepada Belanda. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;Buktinya, sampai Jepang masuk (1942), pemerintahan Belanda cenderung stabil. Cocok untuk membersarkan anak sampai dia bisa main &lt;a href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Zainul_Arifin&quot;&gt;biola dan ikut kegiatan musikal Melayu&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Paling tidak, di mata Unyang, Belanda yang asing tidak memaklumi penjualan gadis Mandailing, kan? (Sisi Gelap Perang Paderi &lt;a href=&quot;http://bit.ly/PLWxhz&quot;&gt;http://bit.ly/PLWxhz&lt;/a&gt;)&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Maklumlah kalau Unyang sampai mengutuk semua yang berasal dari Sumatera Utara sekencang itu. Sampai keturunan perempuannya keluyuran tanpa rumah sekian generasi. Mencari orang asing yang mau melindungi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Tapi kutukan Unyang dikencangkan lagi dengan kutukannya neneknya Ibu, U&#39;u. &lt;/p&gt; &lt;ul&gt; &lt;li&gt;Waktu Anggut menikah lagi, U&#39;u mengambek terus pulang ke rumah ayahnya. Ayahnya bilang, &quot;Kenapa kamu tidak bersikap seperti Siti Aisyah? Kamu istri orang, pulang ke rumah suamimu.&quot; - Itu &lt;em&gt;strike one&lt;/em&gt;. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;em&gt;Strike two&lt;/em&gt; bagi U&#39;u adalah waktu Anggut meninggal. Anak-anaknya U&#39;u yang baru remaja lebih banyak yang gadis daripada yang lelaki. Mungkin mengurus mereka terasa lebih menyusahkan daripada yang lelaki. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;Bukankah semakin cepat dikawinkan artinya semakin ringan tanggung jawab untuk menjaga mereka? &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Kutukan itu diulang lagi waktu Ninik bercerai dan meninggalkan rumah Eyang hanya dengan bawa pakaian sekoper.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt; &lt;li&gt;Anak-anaknya Ninik tidak ada yang merasa punya rumah. Semuanya keluyuran. Semuanya resah tak pernah pulang. Kawinnya sama orang-orang asing.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Dikawinkan, diperjualbelikan, diislamkan...sama saja. Intinya dibuang keluarga. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;Ingat moto matrilineal: &quot;Keluar kamu, ini rumah Aing, Banda Aing&quot;? Ya, riset ini berasal dari situ. &lt;/li&gt; &lt;li&gt;Sejak Perang Paderi, mereka semua tidak bisa pulang, tidak punya rumah, cenderung menyimpan kepercayaan konyol terhadap orang asing, dan – mungkin saking bolak-balik disiapkan untuk dijual, dikawinkan, dibuang – malah cenderung mencurigai kaumnya sendiri. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Perang Paderi berakhir tepat 175 tahun yang lalu. Kaum Paderi pun &lt;a href=&quot;http://bit.ly/PLVONs&quot;&gt;akhirnya menerima kompromi&lt;/a&gt;. Mestinya tugas anak sebagai dagangan gengsi sudah tidak berlaku lagi. Moto sialan itu sudah waktunya diganti: “Selamat datang kembali ke rumahmu, &lt;em&gt;&lt;a title=&quot;Adik laki-laki, Bahasa Batak&quot; href=&quot;http://id.wikipedia.org/wiki/Partuturan&quot;&gt;Anggi&lt;/a&gt;.&lt;/em&gt;”&lt;/p&gt; &lt;ul&gt; &lt;li&gt;Wawung ngga pernah nyuruh pergi. Selalu nyuruhnya pulang. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/8161921845694013920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/8161921845694013920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/09/rumah-aing-banda-aing.html' title='“Rumah aing, Banda aing.”'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-2333006455719632234</id><published>2012-09-04T09:15:00.001+07:00</published><updated>2012-09-04T09:15:58.735+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Catatan seputar tulisan"/><title type='text'>Catatan Tentang “Turbulence”</title><content type='html'>&lt;p&gt;(&lt;em&gt;Karena aku ingin mengenang dan belajar terbiasa dengan proses ini.)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt; &lt;li&gt;Beberapa hari ini menikmati bukunya Steinbeck yang berjudul “&lt;em&gt;Once There Was A War&lt;/em&gt;”. Gaya cerita Steinbeck yang getir dan datar membuatnya lucu dan menjebak. Kadang tak peduli lagi apakah dia sedang berkelakar atau sekedar memberi informasi; cerita-ceritanya melesak dengan keringkasan kata-kata. Aku ingin bisa menulis begitu.  &lt;li&gt;Ibu&amp;nbsp; sedang di sini. Entah mengapa, dengan segala ketidakcocokan antara kami berdua, Ibu mengira aku lucu. Aku tidak melawak, tapi Ibu geli. Jadi, mungkin ada yang lucu dalam bahasaku bercerita. Amin.  &lt;li&gt;Inspirasi Turbulence datang beberapa bulan lalu. Saat itu aku benar-benar yakin bahwa pesawat yang kutumpangi akan jatuh dan aku tak akan bisa menjelaskan kenapa aku sampai (tak sengaja) mati. Aneh, bukan? Pikiran sebelum mati malah sebuah apologi: “Mohon maaf karena telah membuat Anda bersusah hati. Tadinya hanya berniat makan di Saudi. Ups, ternyata malah jadi begini.”  &lt;li&gt;Turbulence pernah aku &lt;em&gt;draft&lt;/em&gt; selagi kepanasan di Tebet dan jauh dari tenggat. Meskipun sambil ditunggangi peri, tapi hasilnya sepat. Bertele-tele. Tulisan yang bertele-tele adalah biang mumet. Hapus.  &lt;li&gt;Hari itu menyenangkan. Aku bolot. Satu-satunya yang kulakukan adalah mengobrol dengan teman-teman yang sangat jauh tentang hal-hal yang sangat dekat. Ketika aku memohon diri, aku terbawa rasa terdesak. Rasa bahwa ini adalah percakapan pada akhir hayat. Bahwa hari ini, hanya tulisan ini yang akan mengingat. Dan pesawatku akan segera rampak. Untuk sekian kali-lipat.  &lt;li&gt;(Bukankah kematian memang berkali-lipat? Setiap malam? Setiap kali naik pesawat? Setiap kali mengucapkan doa selamat?)  &lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://bit.ly/Se3X2Y&quot;&gt;Turbulence&lt;/a&gt; yang akhirnya dipublikasi di blog ditulis begitu: terburu-buru. Pukul 22:10 mulai &lt;em&gt;draft&lt;/em&gt;. Setengah jam di&lt;em&gt;edit. &lt;/em&gt;Dites dengan &lt;a href=&quot;http://www.online-utility.org/english/readability_test_and_improve.jsp&quot;&gt;Readability Tool&lt;/a&gt; sampai akhirnya mencapai nilai &lt;em&gt;readability&lt;/em&gt; yang rapat. Pukul 23:30 lepas landas.  &lt;li&gt;Sambil menulis, aku mendengarkan Steinbeck. &lt;a href=&quot;http://cerpenkompas.wordpress.com/2010/04/04/kue-gemblong-mak-saniah/&quot;&gt;Kue gemblong&lt;/a&gt;. &lt;a href=&quot;http://www.goodreads.com/book/show/13080815-rumah-kopi-singa-tertawa&quot;&gt;Yusi Avianto Pareanom&lt;/a&gt;. Aku kangen dan &lt;em&gt;horny&lt;/em&gt;. Agak lapar. Tak yakin lagi mana yang lebih menyiksa; kantuk apa rasa bersalah.  &lt;li&gt;Tidak ada penulis yang merasa betul-betul puas dengan catatannya. Aku masih kangen dst. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/2333006455719632234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/2333006455719632234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/09/catatan-tentang-turbulence.html' title='Catatan Tentang “Turbulence”'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-9154638910196479982</id><published>2012-04-07T07:29:00.000+07:00</published><updated>2012-04-07T07:29:00.671+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="30ROMADI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="G30HM"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Janji</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://osksta.deviantart.com/art/Hobo-Fella-115883115&quot;&gt;&lt;img style=&quot;border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px&quot; title=&quot;Hobo Fella by osksta&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;Hobo Fella by osksta&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj21V5akWXHimo-m3LJBTl9Vz6hvDthmWrwY54YJp8ocugJZH5713OtQLcR48jQz-0t0t5EvK93DubsfwYbG1hqlqqnWCnYTVzymd0Vjq2VtmxEoQdFNCRjMFziQWEU-4nzHOtQhsXvx4c/?imgmax=800&quot; width=&quot;304&quot; height=&quot;254&quot;&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika kau berjanji&lt;br&gt;Akan mencintaiku selamanya&lt;br&gt;Waktu malah menculikmu&lt;br&gt;Menyandera berhari-hari&lt;br&gt;Berbulan-musim&lt;br&gt;Tanpa tuai kepastian&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br&gt;Sementara di sini,&lt;br&gt;Kesetiaan terus membatu&lt;br&gt;Percaya setulusnya pada Waktu&lt;br&gt;Yang mengumbar janji kuna&lt;br&gt;Dan menggantung segenap asa&lt;br&gt;Pada mantra: “Besok!”&lt;/p&gt;  </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/9154638910196479982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/9154638910196479982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/04/janji.html' title='Janji'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj21V5akWXHimo-m3LJBTl9Vz6hvDthmWrwY54YJp8ocugJZH5713OtQLcR48jQz-0t0t5EvK93DubsfwYbG1hqlqqnWCnYTVzymd0Vjq2VtmxEoQdFNCRjMFziQWEU-4nzHOtQhsXvx4c/s72-c?imgmax=800" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-1604939588626314741</id><published>2012-04-06T07:29:00.000+07:00</published><updated>2012-04-06T07:29:00.273+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="30ROMADI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="G30HM"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Burungnya Telat</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://gureiduson.deviantart.com/art/Good-or-Evil-123306750&quot;&gt;&lt;img style=&quot;border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px&quot; title=&quot;Good or Evil? by *gureiduson&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;Good or Evil? by *gureiduson&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxFadXJvKu0qYAVtCAsY10vARq3AN48_D1NuurnKLcMcxwk72i7U27nsJTdJ-wLeVtaKEwWM74BQa6t9EhHf5tTNXR4D0n17bXbKs0VDCiFUd8qCVUpDwRGoYQuGDYhyphenhyphenJP5X6DZKKfuR4/?imgmax=800&quot; width=&quot;407&quot; height=&quot;251&quot;&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p&gt;Ratu Balqis bertolak tadi pagi &lt;br&gt;Menanggalkan kuasa dan abdi&lt;br&gt;Menyeret istana dan kursi&lt;br&gt;Menyeberangi gurun bisu-tuli&lt;br&gt;Untuk mencari sendiri&lt;br&gt;Hudhud yang tak kunjung hadir  &lt;p&gt;Hudhud yang tak kunjung hadir&lt;br&gt;Terlambat mengantar kabar&lt;br&gt;Karena raja sibuk menggubah lagu&lt;br&gt;Sibuk mengejar wanita keseribu&lt;br&gt;Sibuk menghitung harta bertabur&lt;br&gt;Sibuk mengalunkan mizmar Zabur  &lt;p&gt;Ketika akhirnya hudhud hadir&lt;br&gt;Membawa kabar, menguak tabir&lt;br&gt;Memimpin jin, menuang anggur&lt;br&gt;Ratu telah lebur dalam pasir&lt;br&gt;Dan pagi itu menjadi saksi&lt;br&gt;Hudhud Raja ditolak Balqis    </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/1604939588626314741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/1604939588626314741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/04/burungnya-telat.html' title='Burungnya Telat'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxFadXJvKu0qYAVtCAsY10vARq3AN48_D1NuurnKLcMcxwk72i7U27nsJTdJ-wLeVtaKEwWM74BQa6t9EhHf5tTNXR4D0n17bXbKs0VDCiFUd8qCVUpDwRGoYQuGDYhyphenhyphenJP5X6DZKKfuR4/s72-c?imgmax=800" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-8447549596616317538</id><published>2012-04-05T07:29:00.001+07:00</published><updated>2012-04-05T09:03:32.637+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="30ROMADI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="G30HM"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Asongan</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://eckenheimer.deviantart.com/art/Lonely-Fighter-140566663&quot;&gt;&lt;img style=&quot;border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px&quot; title=&quot;Lonely Fighter by Eckenheimer&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;Lonely Fighter by Eckenheimer&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhx15TqpSqSmIu-xOfQfV5gnXWj0t2UMC3-ltfZGNIeNUpZnSEziFr8elKNAzQPjhS7UbmxHPGTNsVKLuUUy9M_X8Vc6BX6qH-r9FwnGL8Gbds48jeakqbkcpYXZEHz2Y5iO_VX08m8WXE/?imgmax=800&quot; width=&quot;377&quot; height=&quot;284&quot;&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p&gt;Rupanya kau telah pergi&lt;br&gt;Mengemas haru dalam koper&lt;br&gt;Menyisipkan sore dalam saku&lt;br&gt;Meninggalkan salam di meja&lt;br&gt;Menebas keputusan di rambut  &lt;p&gt;Aku menyadari kepergianmu&lt;br&gt;Lama sebelum kau pamit&lt;br&gt;Jauh sebelum sepi hadir &lt;br&gt;Menebar sedih yang meluap&lt;br&gt;Dari botol harapan kosong  &lt;p&gt;Aku melihatmu ditelan zaman&lt;br&gt;Saat ia menjemput kehampaan&lt;br&gt;Yang kini berdagang rindu di jalan&lt;br&gt;Menawarkan sesal dan andai&lt;br&gt;Dengan bonus gratis hasrat basi  &lt;p&gt;Rupanya kau menoreh kenangan&lt;br&gt;Dan mengerat perih di hati&lt;br&gt;Kau sisipkan itu dalam keabadian&lt;br&gt;Yang kau tahu akan sering dibelai&lt;br&gt;Penantian yang tak kunjung selesai</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/8447549596616317538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/8447549596616317538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/04/asongan.html' title='Asongan'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhx15TqpSqSmIu-xOfQfV5gnXWj0t2UMC3-ltfZGNIeNUpZnSEziFr8elKNAzQPjhS7UbmxHPGTNsVKLuUUy9M_X8Vc6BX6qH-r9FwnGL8Gbds48jeakqbkcpYXZEHz2Y5iO_VX08m8WXE/s72-c?imgmax=800" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-1190324417661088890</id><published>2012-04-04T07:28:00.000+07:00</published><updated>2012-04-04T07:29:07.332+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="30ROMADI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="G30HM"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Lukisan</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://teonora.deviantart.com/art/Autumn-s-tales-139086155&quot;&gt;&lt;img style=&quot;border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px&quot; title=&quot;Autumn&#39;s tales by Teonora&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;Autumn&#39;s tales by Teonora&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjN52ViP1hPD0l2fcFOMahPDXIaarnlouc2yduecee4dXOiQZN0nTUui5e-A6XyhLgQBeAg6Xhi2IAVLFrbmoo79vPyNhfb_ie711P5_y6NCpZf9ZhewF2IAXrna16GZSUt6gSsOWyA_j8/?imgmax=800&quot; width=&quot;389&quot; height=&quot;264&quot;&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p&gt;Aku melukismu dalam puisi&lt;br&gt;Semua yang terjadi, &lt;br&gt;Semua yang tak jadi&lt;br&gt;Tertata rapi dalam bahasa  &lt;p&gt;Aku mengenangmu&lt;br&gt;Memesona, memukau&lt;br&gt;Cerdas tak kepalang&lt;br&gt;Mencintaiku sepenuh hati  &lt;p&gt;Aku mengingatmu&lt;br&gt;Menyakitkan, menakutkan&lt;br&gt;Bejat tak kepalang&lt;br&gt;Menyiksaku sepuas hati  &lt;p&gt;Aku memahatmu dalam puisi&lt;br&gt;Dirimu yang kurekayasa&lt;br&gt;Dirimu yang sesungguhnya&lt;br&gt;Bias antara ngeri dan angan    </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/1190324417661088890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/1190324417661088890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/04/lukisan.html' title='Lukisan'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjN52ViP1hPD0l2fcFOMahPDXIaarnlouc2yduecee4dXOiQZN0nTUui5e-A6XyhLgQBeAg6Xhi2IAVLFrbmoo79vPyNhfb_ie711P5_y6NCpZf9ZhewF2IAXrna16GZSUt6gSsOWyA_j8/s72-c?imgmax=800" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-6787607100287371483</id><published>2012-04-03T05:20:00.001+07:00</published><updated>2012-04-03T10:06:15.241+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="30ROMADI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="G30HM"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Asia</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://kensei99.deviantart.com/art/BellaDonna-48414473&quot;&gt;&lt;img style=&quot;border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px&quot; title=&quot;BellaDonna by ~kensei99&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;BellaDonna by ~kensei99&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFyD2zdNaVDmnTnu0Rm3Mg_Q6mxIqW0Qdt_g3F9-A-7saeOavnuIDujDB8yDCftICEdiXH-RvHOYhYDf6Vu2231W99hM-rsA9TLCqa31NKv2BWkDt35EEiF1dLeelHbH9yp9YoqGLavHU/?imgmax=800&quot; width=&quot;337&quot; height=&quot;254&quot;&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p&gt;Putraku, putra bangsaku, &lt;br&gt;Kembalilah ke rumah ibumu&lt;br&gt;Sambung lidah kelu adikmu&lt;br&gt;Pungut lagi tongkat sihirmu&lt;br&gt;Kembalikan hati Asia padaku  &lt;p&gt;Putraku, Pangeran kecilku&lt;br&gt;Gadaikan Mesir, tiadakan Firaun&lt;br&gt;Ratakan piramida, keringkan Nil&lt;br&gt;Resapkan Harta Karun dalam pasir&lt;br&gt;Tapi pulangkan Ratu ke rumahku  &lt;p&gt;Putraku, Hibah Tuhanku&lt;br&gt;Kuakui kebenaranmu, kuanut risalahmu&lt;br&gt;Kubebaskan banimu, kujunjung kitabmu&lt;br&gt;Tapi demi Kebesaran Ilahi dan Ilahmu&lt;br&gt;Nyanyikanlah pujian permaisuriku  &lt;p&gt;Putraku, Pengiris hatiku&lt;br&gt;Karena menolak pulang kembali&lt;br&gt;Dewi yang tak memujaku lagi&lt;br&gt;Kini harum semerbak surgawi&lt;br&gt;Dengan belati, kuantar sendiri</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/6787607100287371483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/6787607100287371483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/04/asia.html' title='Asia'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFyD2zdNaVDmnTnu0Rm3Mg_Q6mxIqW0Qdt_g3F9-A-7saeOavnuIDujDB8yDCftICEdiXH-RvHOYhYDf6Vu2231W99hM-rsA9TLCqa31NKv2BWkDt35EEiF1dLeelHbH9yp9YoqGLavHU/s72-c?imgmax=800" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8066322629745064278.post-6469305645022167542</id><published>2012-04-02T05:19:00.000+07:00</published><updated>2012-04-02T05:19:00.208+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="30ROMADI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="G30HM"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Puisi"/><title type='text'>Raksasa</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://sandara.deviantart.com/art/hades-and-persephone-2-210920648?q=boost%3Apopular%20meta%3Aall&amp;amp;qo=1&quot;&gt;&lt;img style=&quot;border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px&quot; title=&quot;hades and persephone 2&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;hades and persephone 2&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijaaYshQBHnXgCoobHK6qTn4snTVkTKhgXh7WrJQQtemqCXJk67jAf-5GDYgEosQ5d3TKbNjkv5IIzEWzfyoX5TpNb01mrCPFzPbDxSym1XfbzhYPDyQ30fBymQQ8QmZ6UEBwabPwv2NI/?imgmax=800&quot; width=&quot;401&quot; height=&quot;254&quot;&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p&gt;Langkah diberati gema,&lt;br&gt;Raksasa berdiri sendiri&lt;br&gt;Datang memberi nama&lt;br&gt;Segala benda miliknya  &lt;p&gt;“Ini Milikku, itu Milikku,&lt;br&gt;semua adalah hak Milikku”  &lt;p&gt;Setelah semua ditandai&lt;br&gt;Dengan nama dan jari&lt;br&gt;Raksasa disalib perih&lt;br&gt;Jerit kesadaran memecut  &lt;p&gt;&quot;Hanya damai hakiki,&lt;br&gt;Yang tak dapat ia miliki&quot;    </content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/6469305645022167542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8066322629745064278/posts/default/6469305645022167542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://angsar.blogspot.com/2012/04/raksasa.html' title='Raksasa'/><author><name>Alia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04769428518589976022</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijaaYshQBHnXgCoobHK6qTn4snTVkTKhgXh7WrJQQtemqCXJk67jAf-5GDYgEosQ5d3TKbNjkv5IIzEWzfyoX5TpNb01mrCPFzPbDxSym1XfbzhYPDyQ30fBymQQ8QmZ6UEBwabPwv2NI/s72-c?imgmax=800" height="72" width="72"/></entry></feed>