<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" gd:etag="W/&quot;D0QEQH05cCp7ImA9WxNUF0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462</id><updated>2009-11-09T23:48:21.328+07:00</updated><title>Ardi</title><subtitle type="html">Tentang Berita dan Artikel</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/" /><link rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>242</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/Ardi" type="application/atom+xml" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><entry gd:etag="W/&quot;C08MSXo_eSp7ImA9WxNVGUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-4241644822483427138</id><published>2009-10-31T11:01:00.001+07:00</published><updated>2009-10-31T11:04:48.441+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-31T11:04:48.441+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliner" /><title>Baso dan Iga Sapi, Apa Rasanya?</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UPj3kFpfnHE/Suu3R7ea1II/AAAAAAAABs8/dLvigvL12aU/s1600-h/Bakso+Iga+Sapi_309x465.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 213px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UPj3kFpfnHE/Suu3R7ea1II/AAAAAAAABs8/dLvigvL12aU/s320/Bakso+Iga+Sapi_309x465.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398610096984609922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bukan hanya bakso yang ditawarkan tempat makan ini, Baso Royal menambahkan iga sapi atau babat sebagai pilihan penggila bakso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula, kami mengira menu bakso iga sapi adalah bakso yang dibuat dari daging iga sapi. Tapi setelah mencoba, ternyata keduanya disajikan terpisah dalam satu porsinya. Jadi, bukan hanya bakso yang akan kita santap, namun juga iga sapi yang rasa dagingnya sangat khas. Selain iga sapi, Baso Royal yang terletak di Jalan Muara Karang Raya ini juga menawarkan kikil, urat, babat, dan daging iris sebagai pendamping bakso.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Varian bakso yang disajikan bermacam-macam. Ada bakso halus yang lembut, bakso urat, atau bakso ikan. Satu porsinya terdiri dari 6 – 8 bakso. Sedangkan mie, bihun, atau kwetiau disajikan terpisah dengan harga berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya tidak kalah dengan bakso di mana pun. Selain dibuat tanpa bahan pengawet dan halal, kualitasnya pun sudah terasa saat gigitan pertama. Sedikit aroma merica yang dibalut dengan sensasi rasa gurih, membuat bakso ini patut untuk dicoba. Apalagi kalau dibarengi dengan kuahnya yang terasa alami dan segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga satu porsi bakso dijual antara Rp 15 – 18 ribu. Sedangkan mie dan bihun dihargai Rp 2000/porsinya. Mie yang digunakan Baso Royal adalah Hokian mie atau mie kuning yang tidak berasa hambar saat disantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikmati bakso tentunya tidak lengkap bila tanpa sambal. Rumah makan berkapasitas 40 orang ini menyediakan sambal yang terbilang cukup pedas. Dibuat dengan resep sendiri, sambal disajikan bersama kecap asin dan cabe rawit iris. Agar terasa lebih nikmat, disediakan pula bawang goreng, daun bawang, jeruk nipis, dan daun Wansui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain aneka teh dan jus, ada pula berbagai minuman ringan sebagai pelepas dahaga. Minuman istimewa Baso Royal adalah Es Badak yang rasanya tidak jauh dengan root beer. Masyarakat Muara Karang sudah familiar dengan minuman asal Medan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan antar disediakan gratis bagi masyarakat Muara Karang dan Pluit. Di luar wilayah tersebut, Baso Royal yang buka dari pukul 12.00 – 22.00 ini menetapkan minimal pesanan harus 5 porsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-4241644822483427138?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/4241644822483427138/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=4241644822483427138" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/4241644822483427138?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/4241644822483427138?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/baso-dan-iga-sapi-apa-rasanya.html" title="Baso dan Iga Sapi, Apa Rasanya?" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_UPj3kFpfnHE/Suu3R7ea1II/AAAAAAAABs8/dLvigvL12aU/s72-c/Bakso+Iga+Sapi_309x465.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkUGQX4-cSp7ImA9WxNVE0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-8070133264147553455</id><published>2009-10-24T10:17:00.000+07:00</published><updated>2009-10-24T10:17:00.059+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-24T10:17:00.059+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Asmara" /><title>10 Tips Fashion</title><content type="html">Banyak orang berkata, "just be yourself", jika Anda ingin mendekati wanita. Konon katanya, hati Anda adalah yang terpenting, jadi meskipun Anda berpenampilan tidak menarik, wanita tetap bisa melihat isi hati Anda. Jadi tampilah apa adanya, tidak perlu bersusah payah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, itu sama sekali tidak benar. Kenyataannya, penampilan SANGAT berpengaruh. Tentu ada faktor-faktor penting lainnya yang tidak bisa diabaikan, tapi jika penampilan tidak menarik di mata wanita, dari awal mereka akan menolak bahkan sebelum Anda dapat berkata apa-apa. Seperti kata pepatah: ”Penampilan bukanlah segalanya, tapi segalanya berawal dari penampilan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah adalah beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan SEKARANG JUGA dan merubah penampilan secara instan dan drastis. Tips-tips ini hanya segilintir saja dari yang diajarkan di workshop/seminar, namun ini akan meningkatkan peluang Anda dalam pasar romansa. &lt;a href="   http://www.ziddu.com/download/6990434/Romansa-10TIPSFashion.doc.html"&gt;10 Tips Fashion&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-8070133264147553455?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/8070133264147553455/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=8070133264147553455" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/8070133264147553455?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/8070133264147553455?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/10-tips-fashion.html" title="10 Tips Fashion" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUMEQXY6fyp7ImA9WxNVEks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-8081371319488225396</id><published>2009-10-23T10:10:00.000+07:00</published><updated>2009-10-23T10:10:00.817+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-23T10:10:00.817+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliner" /><title>Dunia Steak</title><content type="html">&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Rasa OK, Harga OK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula, kami tidak percaya begitu saja ketika ada rumah makan yang menyediakan steak dengan harga 15 ribu. Biasanya, harga steak itu di atas 30 ribu. Karena penasaran, kami datangi Dunia Steak yang berlokasi di Perumahan Taman Surya II, Cengkareng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar saja, ketika melihat daftar menu, satu porsi Sirloin Steak hanya dihargai Rp 14.800. Sedangkan Tenderloin  Steak ditawarkan dengan harga Rp 15.800. Kisaran harga yang boleh dibilang cukup murah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana dengan rasanya? Anda tidak perlu sangsi dengan rasa steak di tempat makan yang pertama kali dibuka di Jl. Dr Muwardi 1, Grogol ini. Pasalnya, resep dan cara memasaknya dibawa dari pengalaman sang pemilik, Jimmy, yang menguasai 5 jenis masakan dunia (Jepang, Korea, Chinesse, Thailand, dan Italia). “Dagingnya pasti empuk, tapi yang istimewa adalah sausnya yang dibuat sendiri,” ujar Jimmy yang sudah menciptakan sekitar 3000 resep. &lt;a href="   http://www.ziddu.com/download/6990365/Kuliner-DuniaSteak.doc.html"&gt;Dunia Steak &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-8081371319488225396?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/8081371319488225396/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=8081371319488225396" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/8081371319488225396?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/8081371319488225396?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/dunia-steak.html" title="Dunia Steak" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkIGQXc6eyp7ImA9WxNVEUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-7653360859011844381</id><published>2009-10-22T10:02:00.000+07:00</published><updated>2009-10-22T10:02:00.913+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-22T10:02:00.913+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><title>Ngorok, Bukan Hal Biasa!</title><content type="html">Ngorok atau mendengkur sering dianggap sepele. Padahal, masalah ini dapat menggangu orang lain yang tidur sekamar. Pasalnya, suara ngorok memiliki kekuatan hingga 80 desibel, melebihi suara bising di jalanan yang hanya sekitar 70 desibel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, menurut Dr Vika Aryan Sari SpTHT dari RS Pantai Indah Kapuk, bisa pula menyebabkan ketidak harmonisan rumah tangga karena tidak tahan mendengar suara ngorok pasangannya ketika tidur. “Di Singapura, ada seorang wanita yang minta pisah ranjang karena suaminya sering mendengkur,” katanya pada saat pembukaan Klinik Sleep &amp; Snooring di rumah sakit tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, yang lebih penting, ngorok ternyata juga dapat menggangu kesehatan jantung dan penderitanya bisa terserang hipertensi dan stroke. Penyebab gangguan kesehatan tersebut adalah karena terhentinya pernafasan akibat ngorok yang menyebabkan terganggunya pasokan oksigen ke otak. &lt;a href="   http://www.ziddu.com/download/6990322/Kesehatan-Ngorok.doc.html"&gt;Ngorok, Bukan Hal Biasa!&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-7653360859011844381?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/7653360859011844381/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=7653360859011844381" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/7653360859011844381?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/7653360859011844381?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/ngorok-bukan-hal-biasa.html" title="Ngorok, Bukan Hal Biasa!" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUQEQXg6eSp7ImA9WxNVEEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-1735828704223366200</id><published>2009-10-21T10:55:00.000+07:00</published><updated>2009-10-21T10:55:00.611+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-21T10:55:00.611+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kolom" /><title>Sindikat atau Masyarakatnya?</title><content type="html">Sampai dengan tahun lalu, orang yang menyalahgunakan Narkoba berjumlah 4,3 juta jiwa. Setiap harinya, ada sekitar 41 orang meninggal karena Narkoba. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, shabu atau ekstasi pun tidak lagi diimpor, tapi sudah bisa dibuat di dalam negeri. Pabriknya, bukan di tempat terpencil, tapi di perumahan, ruko, atau apartemen yang notabenenya dekat dengan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah beberapa kali polisi berhasil menggerebek pabrik Narkoba yang berlokasi di daerah pemukiman. Di Jakarta Barat, bisa disebutkan Ruko Palem Lestari, Cengkareng, yang dijadikan pabrik Narkoba dengan berkedok Warnet atau Perumahan Taman Ratu, Kebon Jeruk, yang dikamuflase menjadi pabrik dengan jaringan internasional.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sindikat pengedar Narkoba juga tidak lagi memilih tempat pembuatan yang diasumsikan kebanyakan orang sebagai tempat yang “aman”. Mereka memanfaatkan kelengahan konsentrasi aparat keamanan dan berani berspekulasi dengan mendirikan pabrik di tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya, pergeseran sistem sosial yang ada di masyarakat dimanfaatkan oleh sindikat tersebut. Masyarakat yang individualis dan bersikap toleran tidak pada tempatnya, adalah lokasi yang bagus untuk pembuatan dan pengedaran Narkoba. Pembatas kegiatan kriminal mereka bukan lagi tembok dan pagar yang tinggi, tapi sifat individual dan ego masyarakatlah yang dijadikan border mereka dalam beroperasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, sering kali ketika terungkap pabrik pembuatan yang ada di wilayah pemukiman, banyak masyarakat sekitarnya yang terkejut. Merasa heran, tidak tahu, dianggap tidak masuk akal. Bahkan, pengurus RT dan RW pun ada yang kebobolan mengindentifikasi warga yang tinggal di wilayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan peredaran dan pengguna Narkoba. Peran serta masyarakat menjadi salah satu kunci pencegahan dan pemulihan para pengguna agar berhenti mengonsumsi Narkoba. Meski ada aparat keamanan, tapi bila masyarakat ikut andil, maka hasilnya akan lebih maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat fenomena di atas, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar “Festival Kampung Kite Bersih Narkoba” mulai 12 Oktober hingga 22 Desember 2009. Festival ini kira-kira diikuti oleh 2.671 RW yang tersebar di lima wilayah ibu kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penilaian dari lomba tersebut ada dua macam, yaitu dilihat dari sisi kuantitas dalam upaya menanggulangi Narkoba di lingkungannya serta kualitas warga di lingkungan RW tersebut yang bersih dari jeratan Narkoba. Pengawasannya akan dilakukan Badan Narkotika Provinsi (BNP) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan melibatkan LSM bidang pencegahan Narkoba. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujung tombak pelaksanaan festival ini adalah organisasi karang taruna di setiap wilayah. Remaja yang biasanya menjadi korban, dijadikan “senjata” untuk memantau peredaran dan pengguna Narkoba. Mereka (remaja) dituntut kreatif dalam membuat program pencegahan peredaran dan menghapus Narkoba dari wilayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila program ini memang benar-benar berjalan, berarti setiap RW di Jakarta akan memiliki data yang akurat pengguna Narkoba. Setidaknya, akan terpantau wilayah mana saja yang kira-kira menjadi kantong-kantong pengguna “barang setan” ini. Sehingga tindakan pencegahan, rehabilitasi, dan sosialisasi dampak negatif Narkoba akan lebih tepat sasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma masalahnya, bagaimana pelaksanaan di wilayah yang tidak ada karang taruna dengan remajanya yang pasif? Bagaimana dengan daerah yang masyarakatnya individualis seperti disebutkan di atas? Paling-paling, festival ini hanya menjadi seremoni belaka atau sama halnya dengan kampanye anti-Narkoba lainnya, tanpa mengubah cara bersikap masyarakat dalam manangani masalah ini. Meski nantinya akan ada pemenang, tapi sepertinya bukan itu tujuan utama dari “Festival Kampung Kite Bersih Narkoba”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, segi positif memberdayakan remaja adalah menanamkan pada mereka –yang kebanyakan menjadi korban- untuk menghindari mengonsumsi Narkoba, tapi ada baiknya juga dibarengi dengan penataan kembali sistem sosial di masyarakat dan mengaktifkan kegiatan warga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, bila tidak ingin kerja bakti atau arisan warga, bagi mereka yang mengaku super sibuk, bisa membuat milist warga atau grup Facebook di internet yang digagas ketua RT/RW setempat. Hal tersebut juga sekaligus menyikapi perkembangan teknologi dan peradaban manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dari aktivitas online tersebut, akan terjalin tali silaturahim dan yang lebih penting adalah informasi lingkungan dan warga yang menempati wilayah. Sehingga kalau ada hal yang mencurigakan dalam satu lingkungan, warga bisa mengambil sikap dan melaporkan pada pihak berwajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, masyarakat juga tidak mau kalau wilayahnya dicap buruk atau menjadi sarang peredaran Narkoba. Tapi, di sini sepertinya harus ada ide yang lebih kreatif untuk memberantas Narkoba di lingkungan masyarakat. Bukan sekedar festival atau perlombaan yang hanya mencari pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-1735828704223366200?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/1735828704223366200/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=1735828704223366200" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/1735828704223366200?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/1735828704223366200?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/sindikat-atau-masyarakatnya_21.html" title="Sindikat atau Masyarakatnya?" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0EHSHc7cSp7ImA9WxNVEE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-3084394024686434012</id><published>2009-10-20T13:52:00.000+07:00</published><updated>2009-10-20T13:53:59.909+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-20T13:53:59.909+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><title>'Googling' Diklaim Bikin Otak Tangkas</title><content type="html">Aktivitas 'googling' ternyata bisa membantu memperlambat Dementia. Bahkan dinyatakan oleh para peneliti dari UCLA, aktivitas pencarian online ini lebih efektif daripada kegiatan membaca dalam hal perbaikan fungsi otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dementia alias penurunan kecerdasan otak biasanya dialami oleh orang usia lanjut. Namun dengan aktivitas yang berhubungan dengan dunia maya ini, laju dementia bisa diperlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim yang dipimpin oleh Professor Gary Small dari Universitas California Los Angeles (UCLA) menemukan fakta bahwa pencarian di internet bisa memicu kinerja otak karena melibatkan beberapa proses mental secara bersamaan. Proses tersebut termasuk mengingat, memahami dan menganalisa hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pencarian online bisa menjadi wujud sederhana dari pelatihan otak yang bisa memperkaya kognitif seseorang," ungkap Teena Moody, salah satu peneliti dari UCLA, dikutip detikINET dari Telegraph, Selasa (20/10/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan hasil di atas, mereka telah meneliti 24 orang berusia di antara 55-78 tahun. Mereka diminta untuk melakukan pencarian secara online, selagi peredaran darah di otak mereka dimonitor dengan scanner.(detiknet.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-3084394024686434012?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/3084394024686434012/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=3084394024686434012" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/3084394024686434012?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/3084394024686434012?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/googling-diklaim-bikin-otak-tangkas.html" title="'Googling' Diklaim Bikin Otak Tangkas" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEAMQXo_fip7ImA9WxNWGE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-914118914124629529</id><published>2009-10-18T10:33:00.001+07:00</published><updated>2009-10-18T10:33:00.446+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-18T10:33:00.446+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wira Usaha" /><title>TIPS JADI ORANG SUKSES DARI A SAMPAI Z</title><content type="html">Menurut pakarnya, manusia sukses tidak cuma dari IQ saja. Peran EQ (Emotional Intelligence) pada kesuksesan bahkan melebihi porsi IQ. Seorang pakar EQ bernama Patricia Patton memberikan tips bagaimana kita menemukan dan memupuk harga diri, yang disebutnya alfabet keberhasilan pribadi. Yuk kita lihat apa maksudnya :&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6705989/TIPSJADIORANGSUKSESDARIASAMPAIZ.doc.html"&gt;TIPS JADI ORANG SUKSES DARI A SAMPAI Z&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-914118914124629529?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/914118914124629529/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=914118914124629529" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/914118914124629529?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/914118914124629529?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/tips-jadi-orang-sukses-dari-sampai-z.html" title="TIPS JADI ORANG SUKSES DARI A SAMPAI Z" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUEQXk_fSp7ImA9WxNWF0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-6284472563731125324</id><published>2009-10-17T10:30:00.000+07:00</published><updated>2009-10-17T10:30:00.745+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-17T10:30:00.745+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wira Usaha" /><title>STRATEGI MELAKUKAN INVESTASI</title><content type="html">Ada banyak cara melakukan investasi. Tapi sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Pahami Kondisi Keuangan &lt;/span&gt; Sebelum melakukan investasi, Anda harus benar-benar memahami kondisi keuangan pribadi. Bukan hanya kondisi keuangan saat ini, tapi juga kondisi keuangan, sumber penghasilan, jumlah tanggungan, dan gaya hidup Anda di masa depan. Kalkulasikan secermat mungkin, hingga Anda dapat menentukan besarnya dana yang bisa diinvestasikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Tujuan Investasi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui kondisi kocek pribadi, tentukan apa tujuan investasi Anda. Untuk menggandakan dana, untuk jaminan hari tua, atau sekedar menyimpan uang agar aman. Untuk tujuan hari tua, misalnya, investasi bisa diarahkan pada sebuah produk yang menghasilkan tingkat pengembalian yang lumayan dalam jangkan panjang, seperti dana pensiun atau deposito. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6705983/STRATEGIMELAKUKANINVESTASI.doc.html"&gt;STRATEGI MELAKUKAN INVESTASI&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-6284472563731125324?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/6284472563731125324/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=6284472563731125324" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/6284472563731125324?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/6284472563731125324?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/strategi-melakukan-investasi.html" title="STRATEGI MELAKUKAN INVESTASI" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUEMQXg6cCp7ImA9WxNWFks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-6267505855961688880</id><published>2009-10-16T10:28:00.001+07:00</published><updated>2009-10-16T10:28:00.618+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-16T10:28:00.618+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wira Usaha" /><title>MENYUSUN RENCANA BISNIS YANG BAIK</title><content type="html">Rencana bisnis yang baik, harus dapat menjelaskan 4 (empat) bagian penting berikut: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;A. Gambaran usaha (description of the business) &lt;br /&gt;B. Pemasaran (marketing plan) &lt;br /&gt;C. Keuangan (financial management plan) &lt;br /&gt;D. Manajemen (management plan) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar lebih meyakinkan, akan lebih baik bila rencana bisnis dilengkapi dengan&lt;br /&gt;executive summary, dokumen pendukung dan proyeksi keuangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;A. Gambaran Usaha &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gambaran usaha harus dapat menjawab pertanyaan : &lt;br /&gt;1. Usaha apa yang akan dilakukan? &lt;br /&gt;2. Siapa yang akan mengelolanya? &lt;br /&gt;3. Kapan, dimana dan bagaimana usaha itu dijalankan? &lt;br /&gt;4. Apa yang membuat usaha itu unik dibandingkan pesaing? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya, gambaran usaha terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut: &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6705985/MENYUSUNRENCANABISNISYANGBAIK.doc.html"&gt;MENYUSUN RENCANA BISNIS YANG BAIK &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-6267505855961688880?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/6267505855961688880/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=6267505855961688880" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/6267505855961688880?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/6267505855961688880?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/menyusun-rencana-bisnis-yang-baik.html" title="MENYUSUN RENCANA BISNIS YANG BAIK" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUYEQXw8fCp7ImA9WxNWFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-8021491228033044415</id><published>2009-10-15T10:25:00.001+07:00</published><updated>2009-10-15T10:25:00.274+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-15T10:25:00.274+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wira Usaha" /><title>MENGGALI IDE BISNIS</title><content type="html">Titik awal keberhasilan seorang wirausahawan berawal dari penggalian ide bisnis. Banyak kisah para pebisnis yang konsisten menggeluti bisnis yang “tidak dianggap” sebelumnya, kini menjadi pebisnis sukses yang namanya diperhitungkan. Bagaimana kiat menggali ide bisnis ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggali ide bisnis bukanlah perkara yang gampang. Ketika seorang calon wirausahawan berpikir : saya akan berbisnis apa ? Saat itulah persoalan menggali ide bisnis mulai muncul. Belum lagi pertanyaan : apakah produk yang saya jual, akan menghasiklan uang ? Dan, pertanyaan selanjutnya : jasa apa yang akan ditawarkan yang bisa memberikan pendapatan yang lebih besar ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teoritis, ide bisnis bisa digali dari apa yang bisa dilihat, didengar dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan pakar ekonomi telah membagi kebutuhan manusia menjadi berbagai jenis kebutuhan mulai yang bersifat primer, sekunder, sampai tertier. Ide bisnis bisa dipilih dari upaya pemenuhan kebutuhan manusia tersebut. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6705988/MENGGALIIDEBISNIS.doc.html"&gt;MENGGALI IDE BISNIS&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-8021491228033044415?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/8021491228033044415/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=8021491228033044415" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/8021491228033044415?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/8021491228033044415?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/menggali-ide-bisnis.html" title="MENGGALI IDE BISNIS" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkIMQXo5eip7ImA9WxNWFEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-5686498025018178502</id><published>2009-10-14T10:23:00.001+07:00</published><updated>2009-10-14T10:23:00.422+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-14T10:23:00.422+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wira Usaha" /><title>MEMBUAT RENCANA BISNIS</title><content type="html">Menemukan ide bisnis merupakan anugerah yang tidak terhingga, karena dalam realitasnya tidak gampang menemukan ide bisnis. Namun jika ide hanya sebatas bayang-bayang, Anda tetap tidak akan bisa merealisasikannya dalam bisnis yang nyata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wirausahawan top yang kini namanya muncul di berbagai media bisnis, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berwirausaha tidak usah membuat rencana macam-macam, nanti malah kandas di tengah jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin banyak yang membuat rencana macam-macam tapi rencana cuma sebatas rencana, sehingga realisasinya memang nol besar. Kalau ini yang terjadi tentu anggapan di atas menjadi benar. Padahal dalam teorinya, bisnis sekecil apapun tetap memerlukan perencanaan untuk dapat merealisasikan ide bisnis yang lebih matang. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6705981/MEMBUATRENCANABISNIS.doc.html"&gt;MEMBUAT RENCANA BISNIS &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-5686498025018178502?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/5686498025018178502/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=5686498025018178502" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/5686498025018178502?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/5686498025018178502?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/membuat-rencana-bisnis.html" title="MEMBUAT RENCANA BISNIS" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkcEQX0-fSp7ImA9WxNWFE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-8801421427899669868</id><published>2009-10-13T10:20:00.000+07:00</published><updated>2009-10-13T10:20:00.355+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-13T10:20:00.355+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wira Usaha" /><title>15 KIAT MENDAPATKAN PENGHASILAN EKSTRA</title><content type="html">Anda orang kantoran dengan single income? Sudah nggak zamannya lagi. Ternyata di sekeliling Anda bertaburan peluang penghasilan ekstra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu fakta besar, hampir semua pekerja pegawai kantoran (swasta maupun pegawai negeri) di level menengah ke bawah, mengeluhkan lamban dan kecilnya tingkat kenaikan gaji. Bahkan posisi-posisi tertentu begitu kejamnya, tanpa kenaikan gaji. Perusahaan selalu mengisi posisi tersebut dengan orang-orang baru, yang digaji dengan standart yang sama, dari tahun ke tahun. Siapa yang salah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu saling tuding. Itu tidak produktif. Bagusan otak dipakai untuk mencari bisnis sampingan, supaya ada penghasilan ekstra. Siapa tahu, bisnis sampingan bisa jadi andalan jika ada gelombang PHK? Beruntung sekali, pekerja kantoran umumnya berhak libur hari Sabtu dan Minggu. Inilah waktu-waktu emas bagi pemburu extra money. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperlukan kemauan menggali potensi, unjuk diri, rajin cari informasi, sedikit keberanian menjual, maka peluang dan kesempatan akan tumbuh bak jamur di musim hujan. Tidak percaya? Simak 15 tips berikut ini: &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6705984/15KIATMENDAPATKANPENGHASILANEKSTRA.doc.html"&gt;15 KIAT MENDAPATKAN PENGHASILAN EKSTRA &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-8801421427899669868?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/8801421427899669868/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=8801421427899669868" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/8801421427899669868?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/8801421427899669868?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/15-kiat-mendapatkan-penghasilan-ekstra.html" title="15 KIAT MENDAPATKAN PENGHASILAN EKSTRA" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUMGQXw5fip7ImA9WxNWE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-2450502009561346259</id><published>2009-10-12T10:17:00.002+07:00</published><updated>2009-10-12T10:17:00.226+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-12T10:17:00.226+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wira Usaha" /><title>14 RAHASIA BUKA USAHA</title><content type="html">Dalam sebuah seminar kewirausahaan terbeber fakta, betapa banyak orang ingin berhenti jadi karyawan, dan kemudian mulai buka usaha sendiri. Ada yang sudah siap dengan modal plus perencanaan yang njlimet. Ada yang baru berbekal dengan gagasan semata. Namun ada pula yang punya banyak uang, tapi bingung mau diapain. Masih banyak yang blank bingung). Tak tahu bagaimana dan dari mana harus memulai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Banyak usahawan sukses karena kelihaian dalam memulai dan memperluas usaha. Berikut 14 rahasianya yang umumnya mereka pakai. Namun tidak ada jaminan Anda akan berhasil dengan cara-cara berikut. Meski begitu, kini Anda punya banyak alternatif. Anda pun bisa mencuri inspirasi dari masing-masing cara itu. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6705982/14RAHASIABUKAUSAHA.doc.html"&gt;14 RAHASIA BUKA USAHA&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-2450502009561346259?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/2450502009561346259/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=2450502009561346259" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/2450502009561346259?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/2450502009561346259?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/14-rahasia-buka-usaha.html" title="14 RAHASIA BUKA USAHA" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ck4EQXgzfyp7ImA9WxNWEk4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-5960188963064511458</id><published>2009-10-11T10:15:00.001+07:00</published><updated>2009-10-11T10:15:00.687+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-11T10:15:00.687+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wira Usaha" /><title>14 KIAT MEMULAI USAHA SENDIRI</title><content type="html">Konon 70 persen bisnis skala kecil (bisnis rumahan, bisnis perorangan, industri rumah tangga) gagal di tahun pertama operasinya. Sisanya yang 30 persen, terseok-seok di tahun kedua. Dari 30 persen tadi, hanya 10 persennya saja yang selamat memasuki tahun ketiga. Berikutnya hanya 5 persen yang beruntung bertahan hidup sampai tahun kelima. Nah, yang benar-benar berumur panjang dan sukses, konon tak sampai satu persen dari sisanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa? Banyak sebab! Modal minim, kurang pengalaman, keuangan yang payah, kesalahan manajemen, sedikit relasi, sampai terimbas resesi. Pendek kata, bisnis "balita" (usia di bawah lima tahun) memang rawan. Perlu pengelolaan ekstra ketat tapi dinamis, cerdas, plus kreatif. Jika Anda sedang merintis bisnis skala kecil, barangkali 14 strategi berikut ini bisa memberi inspirasi. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6705980/14KIATMEMULAIUSAHASENDIRI.doc.html"&gt;14 KIAT MEMULAI USAHA SENDIRI &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-5960188963064511458?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/5960188963064511458/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=5960188963064511458" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/5960188963064511458?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/5960188963064511458?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/14-kiat-memulai-usaha-sendiri.html" title="14 KIAT MEMULAI USAHA SENDIRI" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkQMQXg5fyp7ImA9WxNWEUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-3285339812159307290</id><published>2009-10-10T10:13:00.001+07:00</published><updated>2009-10-10T10:13:00.627+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-10T10:13:00.627+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wira Usaha" /><title>12 LANGKAH MEMULAI USAHA</title><content type="html">Berniat membuka usaha sendiri, tapi bingung harus mulai darimana? Memang tak mudah untuk memulai usaha, tapi jika Anda bisa menjawab pertanyaan berikut, berarti Anda siap memulainya: &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6705987/12LANGKAHMEMULAIUSAHA.doc.html"&gt;12 LANGKAH MEMULAI USAHA &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-3285339812159307290?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/3285339812159307290/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=3285339812159307290" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/3285339812159307290?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/3285339812159307290?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/12-langkah-memulai-usaha.html" title="12 LANGKAH MEMULAI USAHA" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUAAQXw8eip7ImA9WxNWEEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-678672643052828789</id><published>2009-10-09T10:09:00.001+07:00</published><updated>2009-10-09T10:09:00.272+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-09T10:09:00.272+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wira Usaha" /><title>10 LANGKAH MENJADI PENGUSAHA</title><content type="html">Banyak orang berniat dan berminat menjadi pengusaha namun hanya sedikit yang sukses mewujudkannya. Dalam hal ini, modal utama yang harus dimiliki adalah kemauan. Pepatah yang mengatakan ‘Dimana ada kemauan disitu ada jalan’ memang selalu benar adanya. Namun kemauan itu perlu didukung faktor lain yang akan menunjang sebuah kesuksesan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, jika Anda ingin menjadi pengusaha, telusurilah jalan untuk menjadi pengusaha yang terbaik. Berikut sepuluh langkah menjadi sosok entrepreneur yang berhasil: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Mulailah dari mimpi dan imajinasi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebelum manusia bisa sampai di bulan, tak pernah ada yang berpikir bahwa itu adalah sebuah kenyataan. Ide mendarat di bulan pada awalnya adalah sebuah mimpi indah yang tak akan pernah terwujud. Namun seseorang telah membuktikannya bahwa mimpi itu bisa diwujudkan. Ingat, semua bermula dari sebuah mimpi plus keyakinan. Jika Anda berniat memasarkan sebuah produk, jangan cuma niat terus, yakinlah akan produk yang akan Anda tawarkan. Hanya seorang pemimpi yang mampu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, cara pelayanan, jasa, ataupun ide lah yang bisa sukses. Mereka tidak mengenal batas dan kerterikatan, tak mengenal kata ‘tidak bisa’ ataupun ‘tidak mungkin’. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6705986/10LANGKAHMENJADIPENGUSAHA.doc.html"&gt;10 LANGKAH MENJADI PENGUSAHA&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-678672643052828789?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/678672643052828789/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=678672643052828789" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/678672643052828789?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/678672643052828789?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/10-langkah-menjadi-pengusaha.html" title="10 LANGKAH MENJADI PENGUSAHA" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEYMQXs6fyp7ImA9WxNXGUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-3341605459462084379</id><published>2009-10-08T10:23:00.001+07:00</published><updated>2009-10-08T10:23:00.517+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-08T10:23:00.517+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kuliner" /><title>Xiang Man Lou Restaurant</title><content type="html">Menikmati Tahu Rumput di Resto Wangi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Restoran makanan China atau lebih dikenal dengan Chinesse food, tidak terbilang jumlahnya di kawasan Pluit. Dari yang kaki lima sampai restoran berkelas fine dinning, mudah sekali ditemui di daerah Jakarta Utara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, hanya sedikit tempat makan yang memiliki tempat parkir cukup luas. Sehingga sering kali mengganggu kenyamanan pengunjungnya. Apalagi bila restoran yang diminati terletak di pinggir jalan, rasa was-was terus membayangi saat kita bersantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar menyebutkan contoh, di Jalan Pluit Sakti, Pluit, kalau kita menyusuri jalan tersebut, akan ditemukan berbagai tempat makan Chinesse food yang memiliki sedikit lahan sebagai tempat parkir. Lain halnya kalau kita berbelok ke Jalan Taman Pluit Kencana, di sana kita akan menjumpai sebuah restoran yang bukan hanya memiliki tempat parkir yang luas, tapi juga jauh dari hiruk pikuk jalan utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Xiang Man Lou Restaurant atau yang dalam bahasa Indonesianya berarti restoran penuh wewangian ini memiliki 2 jalur tempat parkir di depan restorannya. “Belum lagi area di pinggir jalan. Selain leluasa, parkir di sini juga aman,” kata Manajer Xiang Man Lou Restaurant, Rita. &lt;a href="   http://www.ziddu.com/download/6681316/Kuliner-XiangManLou.doc.html"&gt;Xiang Man Lou Restaurant&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-3341605459462084379?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/3341605459462084379/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=3341605459462084379" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/3341605459462084379?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/3341605459462084379?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/xiang-man-lou-restaurant.html" title="Xiang Man Lou Restaurant" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;Dk4AQXY_cCp7ImA9WxNXGEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-7794584232477829888</id><published>2009-10-07T10:09:00.001+07:00</published><updated>2009-10-07T10:09:00.848+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-07T10:09:00.848+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Asmara" /><title>Apakah Anda Pria Pemimpin?</title><content type="html">Kalau Anda adalah pembaca setia Hitman System, seharusnya sudah mengerti bahwa apa yang membuat wanita tertarik pada pria itu tidak ada hubungannya dengan ketampanan, perut six-pack atau jumlah tabungan yang melimpah. Wanita tertarik pada pria yang memiliki kepribadian bersinar – glossy. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu unsur kepribadian glossy adalah leadership, kepemimpinan. Seorang pria glossy adalah pria yang dapat memimpin, bukan saja dirinya sendiri, tapi juga orang-orang di sekitarnya dan yang pasti, para wanita. Para ahli ilmu sosial berkata, kebobrokan yang terjadi pada dunia kita dewasa ini adalah karena kita kekurangan sosok pemimpin. Stok pemimpin sangatlah terbatas. Itu sebabnya semua orang selalu tertarik pada sosok seorang pemimpin yang kharismatik, karena mereka adalah mahluk langka. Hal yang sama juga berlaku dalam masalah romansa, wanita selalu menginginkan sosok pria pemimpin. &lt;a href="   http://www.ziddu.com/download/6681099/Romansa-ApakahAndaPriaPemimpin.doc.html"&gt;Apakah Anda Pria Pemimpin?&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-7794584232477829888?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/7794584232477829888/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=7794584232477829888" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/7794584232477829888?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/7794584232477829888?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/apakah-anda-pria-pemimpin.html" title="Apakah Anda Pria Pemimpin?" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkYMQX84cCp7ImA9WxNXF0Q.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-1092402144144596079</id><published>2009-10-06T10:03:00.001+07:00</published><updated>2009-10-06T10:03:00.138+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-06T10:03:00.138+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Asmara" /><title>Mengapa Wanita Tertarik Pada Pria Egois</title><content type="html">Anda tertarik dengan seorang wanita. Dia menerima semua perhatian yang Anda berikan, bersedia diajak pergi nonton atau makan malam, saling berbagi cerita dan tertawa. Sepertinya semua berjalan dengan lancar. Tapi ketika akhirnya Anda menyatakan keinginan menjalin hubungan lebih dekat, dia menolak Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin Anda pernah mengalami kejadian seperti di atas. Dan salah satu pertanyaan Anda adalah: "Kalau memang dia tidak tertarik dengan saya dari awal, KENAPA dia terus memberikan respon positif dan harapan-harapan kosong?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah wanita tahu ketika Anda sedang melakukan pendekatan? Apakah mereka tahu dari awal kalau mereka akan menolak Anda? Apakah mereka tahu bahwa ujungnya akan berakhir seperti itu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban dari semua pertanyaan di atas adalah: YA! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pertama kali bertemu Anda, wanita hanya butuh waktu kurang dari 10 menit untuk memutuskan apakah dia akan mencoba melanjutkan hubungan atau menolak Anda. Lalu mengapa dia terus memberikan respon positif kalau akhirnya harus menyakiti Anda? &lt;a href="   http://www.ziddu.com/download/6681018/Romansa-MengapaWanitaTertarikPadaPriaEgois.doc.html"&gt;Mengapa Wanita Tertarik Pada Pria Egois&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-1092402144144596079?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/1092402144144596079/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=1092402144144596079" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/1092402144144596079?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/1092402144144596079?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/mengapa-wanita-tertarik-pada-pria-egois.html" title="Mengapa Wanita Tertarik Pada Pria Egois" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;Dk8AQXo4eCp7ImA9WxNXF0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-5511267874350346390</id><published>2009-10-05T10:54:00.002+07:00</published><updated>2009-10-05T10:54:00.430+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-05T10:54:00.430+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Properti" /><title>Penyewaan Gedung Serba Guna</title><content type="html">&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;All In One&lt;/span&gt;, Ngga Perlu Repot&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila hanya menggelar acara bersama keluarga, mungkin kita bisa melaksanakannya di rumah. Geser perabotan sana-sini, kegiatan sudah bisa dilangsungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya kalau kita ingin merayakan resepsi pernikahan, meski bisa juga diadakan di rumah, tapi banyak masyarakat yang memakai gedung serbaguna sebagai tempat resepsi. Selain ruangannya yang lebih besar, gedung dinilai lebih praktis, strategis, dan mudah ditemukan alamatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, gedung serba guna juga kerap kali digunakan untuk seminar atau presentasi yang dihadiri banyak orang. Karena alasan-alasan di ataslah, properti ini disukai banyak masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang diungkapkan Roni, warga Kembangan ini pernah memakai salah satu gedung serba guna di daerahnya. Menurutnya, kalau kita menggelar pesta pernikahan di gedung, kita tak perlu repot. Semuanya serba praktis. Beda dengan di rumah, setelah acara, kita masih harus membereskan rumah lagi. “Repot, belum lagi kondisi badan kita yang pastinya lelah setelah melangsungkan acara,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi, lanjutnya, kepraktisan itu memang harus dibayar cukup mahal. Untuk menyewa gedung saja dibutuhkan biaya jutaan rupiah. Apalagi ditambah dengan biaya catering, foto, atau dekorasinya. “Biasanya, kita ngga bisa main harga di situ karena sudah disiapkan rekanan dari gedung,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gedung serba guna jamak menyediakan perusahaan/jasa rekanan dalam memberikan pelayanan pada konsumennya. Dengan begitu, masyarakat yang ingin menyewa gedung, tidak perlu repot-repot lagi. Resepsi pernikahan misalnya, setiap orang yang ingin melaksanakannya pasti akan ditawarkan jasa foto atau ketersediaan catering. Mereka (gedung, catering, fotografi) sudah menjalin kerja sama yang bersifat simbiosis mutualis dengan pengelola gedung. Saling menguntungkan dan mempromosikan rekanannya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di komunitas kita, cukup banyak gedung serba guna yang bisa kita sewa. Dari yang menyatu dengan sport center sampai gedung yang memang dikhususkan sebagai tempat pertemuan atau resepsi. Bahkan, ada pula gedung yang menyatu dengan pusat perbelanjaan sehingga tamu yang bertandang lebih mudah menemukannya dan bisa windows shooping setelah acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas yang tersedia pun cukup memadai sebagai sebuah tempat pertemuan akbar atau resepsi pernikahan. Sekedar menyebutkan contoh, sound sistem, LCD projector, AC, lighting, dan sebagainya sudah disiapkan pengelola gedung sebagai pelengkap penggunaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi memang, semua gedung serba guna tersebut bertarif relatif mahal. Setidaknya, hanya masyarakat berekonomi menengah ke atas yang bisa menikmati gedung tersebut. Sebut saja Grand Intercon, gedung ini menawarkan harga antara Rp 9 - 15 juta sekali pemakaian ruangan selama 3 jam, tergantung dari ruangan dan fasilitas tambahan yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, gedung yang berlokasi di Komplek Intercon Plaza, Meruya ini, juga memiliki paket penyewaan gedung yang nilainya dari Rp 32juta – 89 juta. ”Paket tersebut sudah termasuk pemakaian gedung, catering, dekorasi, dan entertainment,” kata Pengelola Grand Intercon, Lina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bagi gedung yang memiliki banyak ruangan, biasanya akan menyediakan paket yang beragam. Artinya, pengelola gedung membedakan harga sewa dari kapasitas dan fasilitas yang tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prisma Sport Club di Kedoya, misalnya. Gedung yang berdiri sejak 1989 ini, memunyai beberapa ruangan yang harga sewanya bervariasi. Seperti  ruang Prisma Ball Room I yang berkapasitas 1200 orang, ruangan ini disewakan dengan harga Rp 12.500.000/4 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Prisma Ball Room II yang berkapasitas 100 orang, ruangan ini disewakan hanya dengan harga Rp 495 ribu/1 jam. Lebih murah dari ruangan yang pertama disebutkan karena memang berbeda kapasitasnya. “Selain kapasitas, kelengkapan ruangan yang diberikan juga berbeda,” ujar Marketing Prisma Sport Club, Aries Faizal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang memiliki bujet terbatas, ada pula gedung yang terbilang cukup murah. Ruang Serba Guna Kampus STT-PLN yang berlokasi di Menara STT PLN, Duri Kosambi, Cengkareng adalah salah satunya. Ruangan seluas 800 meter persegi dan berkapasitas 500 kursi ini disewakan dengan harga Rp 3,5 – 4 juta/hari. Dibandingkan dengan gedung lain yang disewakan selama 3-4 jam, ruang serba guna ini cukup murah karena dibandrol per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga yang fleksibel dalam penyewaan gedung pun bisa didapat bila masyarakat ingin melakukan kegiatan yang bersifat amal atau sosial. Gedung World Transformation Centre yang berlokasi di Sentra Niaga Puri Indah, bisa memberikan harga fleksibel untuk acara seperti bazaar atau ramah-tamah. “Harganya fleksibel. Terlebih bagi umum yang ingin menggunakan ruangan untuk kegiatan sosial seperti bazaar, atau ramah tamah,” kata Bagian Umum WTC Indonesia, Aaron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan Cladeo House, ruang serba guna ini cukup fleksibel dengan harga sewanya, apalagi buat masyarakat di Perumahan Taman Surya dan sekitarnya.  “Kami memberikan harga yang cukup fleksibel. Dapat disesuaikan dengan even yang ada,” kata Marketing Cladeo House, Lena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruangan serba guna ini, tambah Lena, bisa dimanfaatkan warga Taman Surya untuk berbagai keperluan. Sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh bila ingin melangsungkan pesta ulang tahun, pernikahan, latihan tari, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila warga sekitar memerlukan tempat untuk seminar, pesta group – group arisan, tidak perlu mencari ke tempat yang jauh karena di Taman Surya telah hadir ruang serba guna yang nyaman dengan harga terjangkau dan fasilitas yang lengkap,” ujar Lena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pesan Lebih Awal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karena jumlah gedung serba guna tidak begitu banyak, ada baiknya setiap orang yang ingin menyewa, terlebih dulu memesan (booking) lebih awal. Apalagi biasanya masyarakat sering melangsungkan acara pada hari yang hampir berbarengan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan Aries Faizal, setiap bulannya pasti ada saja yang menyewa gedung. Sedikitnya, sekitar 4 konsumen yang menyewa setiap bulan. Seperti di bulan Oktober, November, dan Desember 2009 nanti, sudah ada yang booking hampir setiap minggu untuk acara pernikahan. “Makanya, kalau ingin menyewa gedung, harus booking beberapa bulan sebelumnya,” tegas Aries.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai proses penyewaannya, tidaklah begitu rumit. Menurut Lena, masyarakat tinggal datang ke tempatnya. Setelah survey, mereka bisa langsung mengisi formulir penyewaan yang kami sediakan sekaligus membicarakan harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan cara penyewaan Ruang Serba Guna Kampus STT-PLN. Menurut Kepala Seksi Rumah Tangga Kampus STT-PLN, Sofyan Amir, penyewa diwajibkan membayar biaya sewa ruangan dengan ketentuan seperti pada saat mengisi formulir pernyataan penyewaan gedung. Penyewa wajib membayar uang muka sebesar 50% dari uang sewa. Sedangkan pelunasannya, harus sudah dibayar selambat-lambatnya 2 minggu sebelum hari H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sofyan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan penyewa dalam menghias ruangan atau mendekorasi, tidak boleh memaku tembok dan menggunakan penerangan secukupnya. Segala kerusakan yang timbul selama penggunaan ruangan menjadi tanggung jawab penyewa. “Sedangkan hal-hal yang belum diatur dalam peraturan ini dapat dimusyawarahkan bersama dengan pihak pengelola,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-5511267874350346390?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/5511267874350346390/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=5511267874350346390" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/5511267874350346390?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/5511267874350346390?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/penyewaan-gedung-serba-guna.html" title="Penyewaan Gedung Serba Guna" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkQMQXc7eCp7ImA9WxNXFk8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-5504108458556809829</id><published>2009-10-04T10:53:00.000+07:00</published><updated>2009-10-04T10:53:00.900+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-04T10:53:00.900+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kolom" /><title>Menasbihkan Maaf dan Mudik Sebagai Kultur</title><content type="html">Tahun lalu, dan mungkin tahun ini juga, banyak orang bersalaman meminta maaf setelah sholat Ied. Menurut sebagian besar masyarakat, peleburan dosa akan lengkap setelah kita saling bermaafan secara horisontal -sesama manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya dalam lingkup rukun tetangga atau rukun warga, tradisi saling bermaafan ini pun sudah berakar dalam tatanan keluarga. Anak meminta maaf pada orang tuanya, adik saling bermaafan dengan kakak dan saudara lainnya, adalah seremoni yang kerap terjadi di saat Lebaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemani berbagai penganan seperti kue kering dan minuman beraneka warna, masyarakat banyak yang seperti berpesta pada hari itu. Merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Belum lagi sajian menu masakan khas seperti ketupat yang ditemani dengan opor ayam atau daging rendang. Sungguh, hari itu merupakan hari terindah dalam satu tahun berlalu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan ini sudah lama dilakukan masyarakat Islam di Indonesia. Tidak tahu kapan dimulainya. Meski tidak ada hadits atau ajaran nabi Muhammad SAW yang menganjurkannya, tapi saling bermaafan saat Lebaran terus dilakukan sebagai rutinitas yang dianggap sakral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, akibat kebudayaan itu, setiap menjelang Lebaran, harga-harga sembilam bahan pokok pasti naik karena tingginya permintaan pasar. Belum lagi adanya “tekanan” secara komunal untuk membeli dan menggunakan yang serba baru. Misalnya, menggunakan pakaian baru, sepatu baru, bahkan mobil, atau rumah baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, masyarakat pun menjadi lebih konsumtif dibanding hari-hari biasa. Bahkan, cenderung bertindak boros. Celakanya, trend ini dilakukan secara masif dalam waktu yang relatif bersamaan. Sehingga menimbulkan multipel efek seperti membludaknya orang di pusat perbelanjaan atau lubernya kendaraan di jalan-jalan yang menyebabkan kemacetan luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ini belum termasuk tradisi mudik yang banyak dilakukan masyarakat Jakarta. Bagi masyarakat pendatang, mudik saat Lebaran adalah keharusan. Mereka rela meski harus mengantri tiket transportasi sampai berhari-hari, bersabar di tengah kemacetan Jalur Pantura, atau menahan pegal karena harus membonceng anak istri dengan sepeda motor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu mereka lakukan karena ingin bersilaturahim dan saling bermaafan di kampung halaman. Sadar atau tidak, apa yang mereka lakukan adalah hanya mengikuti tradisi, kultur, budaya yang dibuat oleh masyarakat sebelumnya. Kebiasaan saling memberi maaf yang seharusnya tidak hanya pada saat Lebaran,  dikultuskan menjadi fatwa wajib. Padahal kata maaf bisa saja diberi atau diterima kapan saja, tidak harus menunggu Lebaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan bermaksud mengharamkan tradisi “maaf” atau “pulang kampung” dalam Lebaran, tapi coba kita lihat dari sisi yang lebih baik. Apakah harus pulang mudik bersama istri dan anak berumur 2 tahun sementara tiket kereta api harganya melonjak 2 kali lipat dari biasanya dengan penumpang penuh sesak? Apakah harus pulang kampung mengendarai sepeda motor dengan mengorbankan kondisi badan kita karena harus menempuh jarak yang jauh? Belum lagi resiko kecelakan yang kerap menghantui di jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi alat transportasi dan infrastruktur jalan sepertinya juga belum memungkinkan masyarakat berpergian secara bersamaan. Apalagi kalau dibanding dengan jumlah pemudik. Alih-alih mendapat kondisi yang nyaman, mendapat tempat duduk di kereta api atau bis saja, sudah terbilang untung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam prakteknya, esensi bulan Ramadhan yang identik dengan berpuasa dan sholat Taraweh pun seperti dinomerduakan. Kewajiban dalam berpuasa sering ditinggalkan dengan alasan karena harus berpergian jauh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, ada adrenalin tertentu menyelubungi masyarakat yang hijrah ke kampung halaman. Sehingga mereka tak menghiraukan hal tersebut, bahkan terus diulang dari tahun ke tahun. “Sengsara” di perjalanan, mereka ubah menjadi perasaan senang dan bahagia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara logis, kita juga tidak akan mengerti kebiasaan tersebut, tapi itulah yang terjadi dalam kultur masyarakat Islam di Jakarta maupun Indonesia. Bila masyarakat (yang biasa pulang kampung-bermaafan saat Lebaran) tidak melakukan hal tersebut, mereka seperti merasa salah, melanggar tradisi, dan “berdosa” pada masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar apa yang dikatakan Alasdair MacIntyre dalam After Virtue (1981), dia mencoba menunjukkan bahwa moralitas hanya dapat diberi pendasaran dengan mangacu pada tradisi-tradisi historis dengan kebiasaan-kebiasaan etis dan pandangan teleologis tertentu. Tidak ada moralitas an sich, yang ada hanyalah moralitas-moralitas menurut (tradisi atau komunitas) tertentu. Moralitas dipelajari lewat cara hidup komunitas tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MacIntyre juga mengatakan, apa yang saya pelajari sebagai pedoman tindakanku dan tolok ukur penilaiannya tak pernah moralitas sendiri, melainkan selalu sebuah moralitas sangat khas dalam tatanan sosial sangat khas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, segala tindakan, kebiasaan yang dianggap benar adalah yang biasa atau sering dilakukan kebanyakan masyarakat/komunitas. Kita tidak bisa membuat/menilai tingkah laku atau perbuatan yang baik  tanpa campur tangan dari masyarakat/komunitas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan saling bermaafan saat Lebaran dan pulang mudik di atas, tradisi tersebut sudah menjadi moralitas yang sangat khas dalam tatanan sosial yang khas pula. Tidak bisa disangkal, meski sejatinya puasa dan Lebaran adalah aturan vertikal, tapi hal tersebut sudah terikat dengan tradisi masyarakat yang sepertinya malah lebih dominan mengatur masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-5504108458556809829?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/5504108458556809829/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=5504108458556809829" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/5504108458556809829?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/5504108458556809829?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/menasbihkan-maaf-dan-mudik-sebagai.html" title="Menasbihkan Maaf dan Mudik Sebagai Kultur" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C08EQXo7eyp7ImA9WxNXFUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-13938006345329080</id><published>2009-10-03T10:50:00.001+07:00</published><updated>2009-10-03T10:50:00.403+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-03T10:50:00.403+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips" /><title>Tips Memilih Gedung</title><content type="html">Gedung biasanya disewa untuk acara pernikahan atau pertemuan akbar yang melibatkan banyak orang. Tapi, masyarakat paling sering menggunakannya sebagai tempat resepsi pernikahan. Selain tidak merepotkan, gedung dipilih karena letaknya yang strategis dan mudah dicari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memilih gedung sebagai tempat resepsi pernikahan, selain mencocokan booking gedung dangan hari H, tentunya ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan : &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1.Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari gedung yang sekiranya sesuai dengan keinginan kita. Jangan lupa, cari gedung yang letaknya strategis, mudah dijangkau, dekat dengan keluarga dan sebagian besar tamu yang akan datang nanti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Bila tidak tahu ke mana mencarinya, Anda bisa melakukan searching di internet. Di sana, biasanya banyak informasi tentang tempat penyewaan gedung lengkap dengan alamat dan nomer teleponnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Setelah mendapat alamat dan nomer telepon, Anda bisa menghubunginya langsung. Tanyakan berapa biaya sewa dan apakah tanggal yang kita inginkan masih kosong? Tulislah dalam sebuah catatan khusus mengenai apa saja yang ditanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Selesai mendapat informasi gedung, ada baiknya Anda mengunjungi gedung tersebut. Dengan melihat langsung, Anda bisa mengetahui pasti apa saja yang disediakan. Jangan lupa menentukan bujet untuk gedung disesuaikan dengan lokasi dan hari kosong gedung tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Perhatikan apakah gedung menyediakan rekanan untuk fotografi atau catering. Biasanya, gedung akan membuat paket yang sudah mencakup semua kebutuhan dalam pernikahan. Bisa saja Anda tidak menggunakan rekanan gedung, tapi kebanyakan akan mengenakan charge  beberapa persen dari harga. Misalnya, 10% dari harga catering yang Anda bawa dari luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Kalau Anda tidak mau repot, pilih saja vendor rekanan gedung untuk memenuhi semua kebutuhan. Tapi, Anda juga harus memiliki waktu dalam memilih vendor yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Setelah semuanya sesuai keinginan dan Anda memutuskan untuk menikah di gedung tersebut, Anda bisa langsung membayar uang muka. Dua minggu sebelum acara, biasanya Anda harus sudah melunasi pembayaran penyewaan gedung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Kemudian, sekitar 2 minggu sebelum acara, Anda bisa melakukan gladi resik untuk mengetahui apa saja yang nantinya akan terlibat dalam perhelatan pernikahan nanti. Dari pihak fotografer, catering, dekorasi, hiburan, dan pengelola gedung, bisa terlibat dalam kegiatan tersebut sekaligus mengetahui susunan acaranya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-13938006345329080?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/13938006345329080/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=13938006345329080" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/13938006345329080?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/13938006345329080?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/tips-memilih-gedung.html" title="Tips Memilih Gedung" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0UMQXo6eSp7ImA9WxNXFEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-5215615893152479595</id><published>2009-10-02T10:48:00.000+07:00</published><updated>2009-10-02T10:48:00.411+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-02T10:48:00.411+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips" /><title>Bagaimana Menata Ruang Pertemuan</title><content type="html">Dalam mengatur ruang pertemuan, selayaknya kita tidak begitu saja menerima apa yang tersedia dalam gedung. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan dan beberapa tata letak yang bisa digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertimbangan letak meja dan kursi harus diatur sesuai tujuan dan isi acara. Bahkan tata letak pun harus lebih dipikirkan bila menuntut pendengar atau audien untuk berpartisipasi dan berinteraksi. Pilihlah ruangan yang memang membantu tujuan-tujuan tersebut. Berikut beberapa tata letak ruangan yang bisa digunakan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gaya Kelas (classroom style) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tata letak ini membariskan meja dengan 2 atau 3 kursi. Meja-meja disusun menghadap bagian depan ruangan. Tata letak ini tepat untuk konferensi atau presentasi di mana presenternya sering memberikan informasi dan berdialog dengan peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gaya Teater (theater style)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gaya Teater dibuat dengan deretan kursi yang menghadap ke depan ruangan. Terdapat pemisah seperti gang kecil antar kelompok. Tata letak ini dipakai untuk memaksimalkan ruangan dan presentasi kurang dari 2 jam. Cocok buat pertemuan yang menuntut pesertanya untuk mencatat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gaya Konferensi (conference style) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meja 6 atau 8 kaki disatukan di tengah ruangan sebagai tempat berkumpul. Kursi-kursi ditempatkan di sekelilingnya. Tata letak ini cocok untuk sesi brainstorming di mana tidak ada yang namanya pimpinan rapat. Pun memiliki ruang yang cukup lapang buat semua peserta dan pandangan yang bebas pada masing-masing peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;U-Shape U-Shape&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Meja 6 atau 8 kaki ditempatkan dari ujung ruangan ke ujung lainnya membentuk huruh U. Kursi-kursi ditempatkan di luar huruf U. Bagus untuk kelompok-kelompok kecil yang membutuhkan percakapan, baik antara presenter dan peserta atau peserta dengan peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hollow Square &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meja 6 atau 8 kaki ditempatkan dalam kerangka persegi panjang dengan ruang terbuka di tengahnya. Kursi-kursi diletakkan di luar sekeliling persegi panjang tersebut. Sama halnya dengan Gaya Konferensi, Tata letak ini cocok untuk sesi brainstorming di mana tidak ada yang namanya pimpinan rapat. Pun memiliki ruang yang cukup lapang buat semua peserta dan pandangan yang bebas pada masing-masing peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gaya Banquet &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Digunakan untuk acara makan-makan dengan diameter meja sekitar 60 – 72 inci. Meja bundar yang disusun menyerupai bunga, berkapasitas sekitar 8 atau 12 kursi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Half Moon Rounds &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tata letak ini dibuat setengah lingkaran. Tempat duduk diletakkan setengah dari meja bundar. Semua peserta menghadap depan dan tidak ada yang membelakangi presenter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Chevron or "V" Shape &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gaya Chevron memungkinkan diskusi kelompok kecil antar peserta setelah presenter memberikan materi pada semua peserta. Tata letak ini menghilangkan perasaan tertutup buat presenter dan peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Herringbone Herringbone &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sangat tepat untu pertemuan yang bersifat presentasi informatif. Presenter memberikan informasi diselingi dengan beberapa dalog dengan peserta. Herringbone menghilangkan perasaan tertutup buat presenter dan peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-5215615893152479595?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/5215615893152479595/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=5215615893152479595" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/5215615893152479595?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/5215615893152479595?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/bagaimana-menata-ruang-pertemuan.html" title="Bagaimana Menata Ruang Pertemuan" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0cDQnY8eSp7ImA9WxNXE0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-7136699713507482635</id><published>2009-10-01T16:14:00.001+07:00</published><updated>2009-10-01T16:24:33.871+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-01T16:24:33.871+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="English - Travel" /><title>Kuta and Legian</title><content type="html">&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;“Beach Blanket Babylon” of The East&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kuta/Legian&lt;/span&gt; beach is living proof that one man’s hell is another man’s paradise. This bustling beach resort has in the short space of just two decades spontaneously burst onto center stage in the local tourist scene. It is here that many visitors from their first (if not only) impressions of what &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bali&lt;/span&gt; is all about. Many are shocked and immediately flee in search of the “real Bali” (a mythological destination somewhere near &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ubud&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The truth is, nevertheless, that certain souls positively thrive in this labyrinth of boogie bars, beach bungalows, cassette shop, and hongky tonks- all apart of &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kuta&lt;/span&gt; life style. What then is the magic that has transformed this sleepy fishing village overnight into an overcrowded tourist Mecca –with no end in sight to its haphazard expansion?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Before tourism come to the area, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kuta&lt;/span&gt; was one of the poorest place on &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bali&lt;/span&gt; –plagued by poor soils, endemic malaria and a surf-wracked beach tha provides little protection for shipping. In the early days, it nevertheless served as a port for the powerful southern Balinese kingdom of &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Badung&lt;/span&gt;, whose capital lay in what is now &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Denpasar&lt;/span&gt;.&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6722582/KutaandLegian.doc.html"&gt; Kuta and Legian&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-7136699713507482635?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/7136699713507482635/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=7136699713507482635" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/7136699713507482635?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/7136699713507482635?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/kuta-and-legian.html" title="Kuta and Legian" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkEAQX8_cCp7ImA9WxNXE0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959548706486480462.post-6980698555178772302</id><published>2009-10-01T10:44:00.000+07:00</published><updated>2009-10-01T10:44:00.148+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-01T10:44:00.148+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ekbis" /><title>Manajer Satu Menit Bertemu dengan Monyet</title><content type="html">Melihat judul buku tersebut membuat saya bertanya-tanya, kira-kira apa yang ingin dijelaskan oleh buku tersebut, apakah tentang bagaimana menangani orang yang pentalitan seperti (maaf) monkey? Atau apakah tentang anekdot, ilustrasi, atau mungkin salah judul (Manajer Bertemu dengan Monyet Satu Menit)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu waktu cukup lama bagi saya untuk memutuskan apakah akan membelinya atau tidak. Akhirnya, karena didorong oleh rasa ingin tahu yang kuat maka saya membeli buku tsb. Sesampai di rumah, saya mulai membacanya, 1 jam, 2 jam tak terasa ternyata buku tersebut isinya sangat menarik dan sangat relevan dengan pekerjaan saya di kantor. Membaca isi buku tersebut kadang membuat saya tertawa. Sekaligus juga meringis karena mengingatkan saya akan beberapa kekonyolan yang saya lakukan, khususnya dalam mengatur pekerjaan dengan atasan dan staf saya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Inti buku tersebut seperti yang dikatakan oleh Kenneth Blanchard (salah seorang penulis Manajer Satu Menit) ; Penulis buku ini William Oncken, Jr dan Hal Burrows ingin mengajarkan kita “Jika anda benar-benar ingin menolong sesama, Anda perlu mengajari mereka memancing ketimbang memberi mereka ikannya. Mengambil inisiatif orang dan mengurus serta memberi makan monyet-monyet mereka itu tidaklah lebih daripada mengerjakan bagi mereka, hal-hal yang sesungguhnya dapat mereka kerjakan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini berkisah tentang manajer yang kewalahan, yang lembur bekerja keras, tetapi tampaknya tidak pernah sempat menyelesaikan segala pekerjaannya. Belakangan ia belajar soal manajemen monyet dan bagaimana caranya agar tidak mengambil inisiatif orang-orangnya agar mereka bisa mengurus dan memberi makan “monyet-monyet” mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam prosesnya, ia belajar menjadi lebih efektif dalam menangani atasannya, bawahannya, dan tuntutan-tuntutan organisasinya. Performa departemennya meningkat drastis seperti prospek karirnya sendiri.&lt;br /&gt;Ada 4 langkah aturan mengatur monyet yang diajarkan oleh buku ini:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.Uraikan monyetnya : rapat/pertemuan tidak boleh diakhiri sampai “langkah-langkah berikutnya” ditentukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan dalam suatu rapat atau pertemuan dengan bawahan, pertemuan berakhir tanpa semua orang yang hadir menyepakati apa saja “langkah berikutnya”, kapan langkah-langkah harus diambil, dan siapa yang bertanggung jawab mengambilnya. Masalahnya, jika tidak ada yang diserahi tanggung jawab berarti hal tersebut menjadi tanggung jawab semua orang (atau lebih tepatnya, bukan tanggung jawab siapa-siapa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jarang anak buah membawa persolannya kepada boss. Dalam pertemuan seperti itu seringkali seorang atasan tergoda untuk melindungi dirinya dengan merebut monyet bawahannya.“Biar saya pikirkan dulu, nanti saya beri kabar”. Tindakan tersebut membuat staf dan pekerjaan proyek menjadi berhenti; inisiatif orang yang bersangkutan diambil oleh sang boss. Semestinya si boss tersebut bisa mengatakan “Renungkanlah dan pelajarilah persoalannya lebih lanjut” atau “Buatlah rekomendasi berdasarkan apa yang telah kita ketahui sampai saat ini”. Dengan demikian, situasinya tidak tertunda dan proyek dapat terus berjalan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.Semua monyet harus dimiliki dan ditangani pada tingkatan yang serendah mungkin sesuai dengan kesejahteraan mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sejujurnya, bawahan Anda jauh lebih pintar dan lebih tahu untuk menangani permasalahannya sendiri ketimbang Anda. Karena mereka lebih berpengalaman dalam pekerjaan mereka, mereka lebih dekat dengan pekerjaan mereka, langsung berhubungan dengan mesin, pelanggan. Contoh, bagian penjualan di supermarket lebih mengetahui siapa pelanggannya dan barang-barang apa saja yang biasa dibelinya. Jika staf tersebut meminta Anda memecahkan permasalahan tentang barang-barang apa yang harus mereka pesan, jelas mereka lebih tahu ketimbang Anda. Jadi, kenapa Anda yang harus memecahkan masalah tersebut? Kembalikan monyet tersebut ke pemiliknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.Asuransikan monyet-monyet tersebut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aturan ini untuk menyeimbangkan kebutuhan staf Anda akan kebebasan menangani monyet mereka dengan sekaligus tanggung-jawab Anda atas hasilnya. Kebebasan yang Anda berikan memungkinkan orang-orang Anda menikmati manfaat-manfaat manajemen diri (lebih puas, lebih berenerji, moral lebih tinggi). Tetapi manfaat tersebut ada harganya/resikonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang diberikan kebebasan, mereka pasti membuat kesalahan. Asuransi monyet dirancang untuk memastikan mereka membuat kesalahan-kesalahan yang terjangkau harganya. Salah satunya adalah polis asuransi “rekomendasikan dulu baru bertindak”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk situasi-situasi di mana Anda merasa ada resiko yang cukup besar, kalau-kalau bawahan Anda membuat kesalahan yang tidak terjangkau harganya kalau dibiarkan sendiri. Mintalah orang-orang Anda untuk merumuskan rekomendasi yang harus Anda setujui terlebih dahulu sebelum mereka melangkah lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti dari aturan ke-3 ini, usahakan sebanyak mungkin mempraktekan manajemen tanpa campur tangan dan mempraktekan manajemen campur tangan hanya bilamana perlu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.Periksalah monyetnya, setiap monyet hendaknya diberikan jadwal pemerikasaan yang lengkap supaya tetap sehat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan perusahaan tergantung dari kesehatan para monyetnya. Ada 2 tujuan utama yang ingin dicapai. Pertama, kalau pemeriksaan lengkap menunjukkan bahwa monyet tidak sehat, berarti itu mengungkapkan ada masalah dalam proyek tersebut dan harus segera dilakukan tindakan perawatan, korektif, supaya proyek tersebut bisa sehat dan berjalan kembali. Kedua, jika hasil pemeriksaan lengkap menunjukkan monyetnya sehat, itulah saat yang baik untuk menunjukkan perhargaan dan pujian kepada si pemilik monyet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ke-4 aturan tersebut, diharapkan bawahan Anda menjadi lebih diberdayakan, dan Anda sendiri memiliki cukup banyak waktu untuk mengurusi monyet-monyet Anda sendiri dan monyet atasan Anda. Yang pada akhirnya akan meningkatkan performa departemen Anda dan mudah-mudahan meningkatkan karir Anda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dikutip dari (The One Minute Manager Meets Monkey) Manajer satu menit bertemu dengan monyet. Karangan. William Oncken Jr. &amp;amp; Hal Burrows- Karisma Publishing Group&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959548706486480462-6980698555178772302?l=ardi-ardo.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/feeds/6980698555178772302/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959548706486480462&amp;postID=6980698555178772302" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/6980698555178772302?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7959548706486480462/posts/default/6980698555178772302?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://ardi-ardo.blogspot.com/2009/10/manajer-satu-menit-bertemu-dengan.html" title="Manajer Satu Menit Bertemu dengan Monyet" /><author><name>Ardi</name><email>de_empire666@yahoo.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="04276011308298769495" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry></feed>
