<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648</id><updated>2025-10-09T15:47:48.479+07:00</updated><category term="Ahmadiyah"/><category term="Renungan"/><category term="ISLAM DAMAI"/><category term="Catatan Kehidupan"/><category term="ARTIKEL ISLAM"/><category term="Berita Islam"/><category term="Toleransi"/><category term="Alquran"/><category term="ibadah"/><category term="Perbandingan Agama"/><category term="TAUHID"/><category term="Doa"/><category term="Kesehatan"/><category term="Rasulullah saw"/><title type='text'>ISLAM itu Indah</title><subtitle type='html'>Menyebarkan Ajaran Islam yang indah dan damai.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>43</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-2172738597848282036</id><published>2015-03-31T09:54:00.001+07:00</published><updated>2015-03-31T09:54:29.241+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Perbandingan Agama"/><title type='text'>Yesus Selamat dan Tidak Wafat di Tiang Salib - Tinjauan Medis</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDyGTqmfyd-ny-H8EaeIY6vIqV1EsdpT4GlC4QNawIGv_r0T2zob_RHEuWxENJnrE07n55_1RvjFdmvYQ_ToBDFw5bqne5zwvZYAR3AkW4IxGFome1onD2rDCy6zaS4iuqhfjxqNycifA/s1600/crucifixion.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Penyaliban Yesus&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDyGTqmfyd-ny-H8EaeIY6vIqV1EsdpT4GlC4QNawIGv_r0T2zob_RHEuWxENJnrE07n55_1RvjFdmvYQ_ToBDFw5bqne5zwvZYAR3AkW4IxGFome1onD2rDCy6zaS4iuqhfjxqNycifA/s1600/crucifixion.jpg&quot; height=&quot;180&quot; title=&quot;penyaliban Yesus&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Keyakinan Yahudi tentang Yesus adalah ia telah wafat di tiang salib, sehingga membuktikan bahwa misi ke Almasihan Yesus adalah palsu, sedangkan Kristen berpandangan bahwa Yesus telah wafat di tiang salib dan dibangkitkan untuk menebus dosa manusia dari warisan dosa Adam dan Hawa. Disisi lain di dunia ilmiah terdapat pandangan lain yang menyatakan bahwa Yesus tidak wafat di tiang salib melainkan hanya pingsan. Kita biasa mengenal pendapat ini dengan nama &lt;i&gt;the swoon theory &lt;/i&gt;(terori pingsan), terori yang sudah dikenal di kalangan ilmiah sejak 1780.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dunia Islam salah golongan yang menyatakan bahwa Yesus tidak mati di tiang salib adalah Ahmadiyah, diterangkan bahwa Yesus telah disalibkan tetapi tidak wafat, melainkan selamat dan wafat secara wajar layaknya manusia biasa. Pendapat ini menjelaskan bahwa Yesus telah selamat dari penyaliban dan tidak ada kebangkitan kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu penjelasan tentang ini adalah tulisan dibawah ini yang membahas tentang penyaliban Nabi Isa ditinjau dari aspek medis, yang menjelaskan bahwa selama penyaliban Yesus masih cukup kuat untuk bisa diselamatkan. Ditulis oleh Dr. H.U Rehman dari Chelmsford, UK. yang diterjemahkan dari &lt;a href=&quot;http://www.reviewofreligions.org/download/RR200508.pdf#page=32&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Reviewofreligions.org&lt;/a&gt; oleh A.Q. Khalid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Penyaliban dari Aspek Medis&lt;/h3&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;
Oleh: Dr. H.U. Rehman – Chelmsford, UK&lt;br /&gt;
Penterjemah : A.Q. Khalid&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak sudah ditulis dan berbagai teori telah dilontarkan orang mengenai penyebab kematian Yesus atau Nabi Isa a.s. di atas kayu salib. Namun tidak ada dari teori-teori itu yang menjelaskan rincian sejarah, injili maupun medikal dari kejadian tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pontius Pilatus sebagai Gubernur Roma yang mengadili Nabi Isa a.s. meyakini ketidakbersalahan beliau namun terpaksa menyerahkannya kepada para musuh beliau saat mereka mengancam akan mengadukan dirinya kepada Kaisar Roma jika ia sampai membebaskan Yesus (1). Hanya saja secara rahasia ia melakukan segala upaya guna menyelamatkan Yesus dari kematian. Ia memperpanjang masa persidangan sampai sore di hari Jumat karena mengetahui bahwa adalah bertentangan dengan hukum Taurat bagi umat Yahudi untuk meninggalkan seseorang tergantung di salib setelah senja masuk Sabbath. Waktu yang tersisa untuk penyaliban demikian singkatnya sehingga tidak mungkin kalau Yesus bisa mati di atas salib. Kedua pencuri yang bersama disalib selama jangka waktu yang sama dengan beliau, nyatanya masih tetap hidup saat itu sehingga untuk membunuh mereka maka kaki-kaki mereka diremukkan, sedangkan Yesus diselamatkan dari petaka demikian (2). Yusuf dari Arimathea, seorang murid rahasia dari Yesus, telah memohon kepada Pilatus agar dirinya diizinkan membawa pulang jasad Yesus, dimana hal ini bertentangan dengan kebiasaan saat itu, tetapi ternyata Pilatus mengizinkannya melakukan hal tersebut. Kemudian Yusuf &amp;nbsp;beserta Nikodemus, yang adalah seorang tabib, mengangkut jasad Yesus tetapi tidak menguburkannya di pemakaman umum. Mereka meletakkan beliau dalam sebuah makam berongga. Yesus hanya pingsan di atas kayu salib, dianggap orang banyak telah mati, tetapi kemudian pulih kembali dari keadaan koma. Ketika diberitahukan keadaan Yesus, nyatanya Pilatus merasa heran bagaimana mungkin Yesus bisa mati dalam jangka waktu yang demikian singkat (3).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum disalib, Yesus dilecut terlebih dahulu. Lecutan demikian menggunakan cambuk dengan duabelas tali kulit yang bermula pada sebuah genggaman. Di ujung masing-masing tali kulit terdapat bola besi kecil atau serpihan tulang domba yang tajam. Beberapa lecutan yang pertama akan menimbulkan memar dan lebam, tetapi lecutan berikutnya akan mengakibatkan serpihan tulang domba itu menyayat lapisan kulit subkutan dan jaringan otot. Rasa sakit dan kehilangan darah akan menimbulkan renjatan (shock) pada sirkulasi darah yang tergantung pula pada banyaknya darah yang terbuang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yesus harus memikul patibulum (salib kayu yang bobotnya sekitar 40-60 kg) di atas bahunya dan berjalan menelusuri jalan berbatu karang di kota Yerusalem menuju Golgotha, tempat dilakukannya penyaliban. Beliau terjatuh berulang kali. Seorang kepala prajurit (centurion) Roma menyuruh Simon untuk membantu memikulkan salib sampai ke Golgotha yang terletak sekitar 600 meter dari tempat itu. Kenyataan bahwa Yesus masih sanggup memikul salib walau sebagian jarak ke Golgotha meski dengan susah payah, menunjukkan kalau status sirkulasi darah di tubuh beliau setelah pencambukan itu masih cukup baik karena orang yang mengalami shock sirkulasi darah tidak akan mampu membawa beban tubuhnya di atas kakinya sendiri. Penyaliban terjadi sekitar tengah hari dan penampakan kematian Yesus terjadi seketika sekitar jam 15:00. Yesus berada di atas salib hanya sekitar 3-6 jam saja sedangkan tujuan hukuman dengan salib adalah untuk menimbulkan kematian yang lambat yang biasanya berlangsung sampai tiga atau empat hari lamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masa bertahan menderita di atas kayu salib bervariasi menurut kondisi nutrisi hari-hari si korban, jumlah darah yang telah tumpah dan banyaknya cairan tubuh yang hilang, kondisi cuaca serta usia si korban. Menurut Barbet, durasi tersebut biasanya antara 24 sampai 36 jam (4). Seorang yang berusia 33 tahun dan memiliki phisik yang kuat, tidak mungkin mati dalam jangka waktu demikian singkat. Yang pasti beliau kehilangan kesadaran, diturunkan dari kayu salib, kemudian mendapat pengobatan atas luka-lukanya dengan ramuan (yang kemudian dikenal sebagai balsam Isa).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut salah satu teori, Nabi Isa a.s. wafat karena tercekik atau sesak nafas (asphyxia = kehabisan udara). Teori asfiksiasi ini menyatakan bahwa bobot tubuh yang menarik ke bawah lengan-lengan yang terentang akan menimbulkan jaringan otot intercostal (jaringan otot di antara tulang-tulang rusuk) menjadi tertarik sampai ke limitnya sehingga menghalangi ekshalasi udara dari paru-paru. Untuk bisa melakukan ekshalasi udara secara sempurna, Yesus harus mendorong tubuhnya ke atas bertumpu pada paku yang terhunjam di kaki beliau, agar jaringan otot dinding rongga dada bisa mengendur. Kebiasaan yang berlaku untuk meremukkan tulang kaki (femur) dengan batang besi berat akan mencegah si korban bisa mengangkat dirinya ke atas, dengan akibat cepat munculnya asfiksiasi. Ritual meremukkan kaki ini biasanya dilakukan saat si korban sudah sangat kelelahan atau telah dekat kematiannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja Zugibe telah membuktikan secara konklusif bahwa teori asfiksiasi bisa dibenarkan kalau saja tangan-tangan si korban terikat di atas kepalanya, dan tidak akan terjadi jika lengannya itu terentang dengan sudut derajat 65-70 terhadap palangan salib sebagaimana halnya yang terjadi pada Yesus. Ia ini telah melakukan uji coba tentang telaah eksperimental penyaliban dengan menggunakan tenaga sukarelawan (5). Ia mensuspensi beberapa orang muda yang sehat berumur antara 20 sampai 35 tahun di atas sebuah salib dengan menggunakan belenggu kulit untuk pergelangan tangan dan bilah kulit untuk penahan kaki. Periode suspensi itu berlangsung antara lima sampai empatpuluh lima menit. Timbul cara pernafasan dengan menggunakan rongga perut dan setelah empat menit, tingkat respiratori meningkat empat kali. Ia mencatat beberapa gejala lain seperti berkeringat deras, tachycardia (jantung yang memburu), kedutan dan kejang otot serta perasaan panik. Namun yang menarik ialah tidak ada dari tenaga sukarela itu yang melaporkan kesulitan bernafas, baik menghirup (inhalasi) atau pun menghembus (ekshalasi). Saturasi oksigen dan pH arteri tetap tidak berubah sedangkan enzim jaringan meningkat. Lagi pula, rekonstruksi mengenai posisi di atas salib memastikan bahwa kaki-kaki beliau tidak diremukkan untuk mencegah yang bersangkutan mengangkat tubuhnya guna bernafas, mengingat juga tubuh itu sudah dalam posisi terangkat (6).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Analisis atas Kain Kafan dari Turin memastikan bahwa ada sebuah tubuh dari seorang yang disalib pernah terbaring dalam kafan tersebut dan orang itu mengalami penderitaan persis sama seperti yang dialami oleh Yesus. Temuan itu juga memastikan bahwa orang tersebut tidak mati di atas salib dan yang bersangkutan diturunkan dari salib untuk dimakamkan dalam keadaan masih hidup. Adanya duapuluh delapan bercak darah di Kain Kafan itu mendukung teori di atas. Para peneliti menyatakan bahwa mustahil sebuah tubuh yang telah mati untuk mengucurkan darah sebagaimana yang terjadi pada tubuh yang diselimuti Kafan tersebut. Analisis atas luka yang diakibatkan oleh tombak tentara Roma menunjukkan adanya dua lubang luka, satu di sisi kanan dada saat tombak mempenetrasi rongga dada dan luka satunya lagi di sisi kiri dada yang diakibatkan oleh ujung tombak yang keluar dari tubuh. Bila ditarik garis datar dari lubang masuk sampai ke lubang keluar maka terlihat kalau sudut derajat tombak saat menembus rongga dada adalah 29 derajat. Karena tombak itu menembus di antara rusuk ke lima dan ke enam maka garis lintas tombak itu lewat di atas jantung. Dengan demikian salah jika menyimpulkan bahwa darah dan air yang keluar dari luka diakibatkan oleh penetrasi bilik jantung. Lebih mungkin disebut sebagai efusi pleuri (pleura = membran pembungkus paru-paru) sekunder atau emboli kecil pulmonari yang menimbulkan koleksi hemorhegik. Aliran darah kedua dari luka sisi tersebut terjadi ketika tubuh diletakkan di suatu tempat yang horisontal dan ini mendukung pandangan bahwa yang terjadi adalah efusi pleuri karena keadaannya akan lain jika yang tertembus adalah jantung itu sendiri (7).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa faktor harus ada sebagai penyebab kematian pada korban karena penyaliban. Antara lain adalah kegagalan renal (ginjal) yang akut yang merupakan ikutan dari shock trauma, hipovolemia (berkurangnya plasma darah yang beredar) dan rhabdomyolysis, asidosis metabolisme (kehilangan alkali dan bertambahnya karbon dioksida) dan kemudian akibat dari penyaliban itu sendiri adalah asidosis respiratori (karena penimbunan karbon dioksida). Trauma luka dada akan menimbulkan atelektasis (paru-paru yang mengempis). Hanya saja keadaan hypercoagulable akibat dari dehidrasi dan rhabdomyolysis akan menimbulkan emboli pulmonari yang berulang. Keadaan ini beserta sejenis kegagalan jantung akibat asidosis akan menyebabkan efusi pleura. Berjuta-juta orang meyakini kalau Kain Kafan dari Turin sebagai kafan yang membalut tubuh Yesus setelah diturunkan dari salib.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada juga orang-orang yang menganggapnya sebagai barang palsu dan meragukan keasliannya. Namun mereka yang meragukan kain kafan ini sebagai suatu yang palsu dan mengatakan bahwa bercak yang terdapat pada Kafan itu sebagai hasil karya seorang seniman, tetap saja tidak mampu menjelaskan mengapa Kafan itu bisa menerakan imaji negatif di permukaannya. Tanda-tanda yang ditinggalkan oleh mahkota duri, darah semi koagulasi di tengah dada, banyaknya luka karena lecutan cemeti, lubang akibat paku di tangan dan di kaki serta gambaran masih utuhnya kaki sang korban disamping terdapatnya fosil serbuk sari dari sebelas jenis tumbuhan dimana enam di antaranya diidentifikasikan telah punah saat kini tetapi diketahui pernah tumbuh di Palestina 2000 tahun yang lalu, semua itu menjadikan ragu kalau imaji di Kafan tersebut buatan manusia dan bahwa sosok yang dibungkusnya adalah lain dari Nabi Isa a.s. Adalah suatu hal yang menarik bahwa jasad Yesus dibawa ke sebuah makam milik Yusuf dari Arimathea dan bahwa sejalan dengan kebiasaan bangsa Yahudi di masa itu, makam demikian tidak berisi tanah. Ada sebuah batu besar yang menjadi penutupnya. Pada hari Minggu, umat Yahudi bebas bisa mengunjungi tempat dimana Yesus diistirahatkan. Tetapi pagi hari sekali ketika masih gelap, Yesus sudah tidak berada di sana. Tak lama kemudian, beliau terlihat oleh Maryam yang tadinya mengira kalau beliau adalah tukang kebun(8). Kemudian setelah itu Nabi Isa a.s. berbicara kepada para murid, bepergian ke Galilea, makan roti dan ikan, menunjukkan jejas luka di tubuhnya kepada para pengikut beliau dan meloloskan diri secara rahasia dari daerah yurisdiksi Pilatus (9). Kepada para murid yang mengira beliau adalah hantu, beliau mengatakan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
‘Lihatlah tanganku dan kakiku, aku sendirilah ini, rabalah aku dan lihatlah karena hantu tidak ada daging dan tulangnya seperti yang kamu lihat padaku.’ (10)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selamat dari hukuman salib, Nabi Isa a.s. merupakan orang hukuman atau buronan sehingga beliau harus menghilang dari Palestina. Beliau setelah peristiwa itu ada beberapa kali bertemu dengan para murid untuk menjelaskan tentang bagaimana menyebarkan ajarannya, setelah mana beliau kemudian berjalan ke arah Timur. Jika benar Yesus wafat di atas salib maka beliau telah gagal dalam melaksanakan tugas yang telah diembankan kepadanya untuk menyelamatkan suku bangsa Israil yang hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rujukan:&lt;br /&gt;
(1) Yohanes 19:12&lt;br /&gt;
(2) Yohanes 19:32&lt;br /&gt;
(3) Markus 15:44&lt;br /&gt;
(4) Barbet P., A Doctor at Calvary, diterjemahkan oleh Earl of Wicklow, P.J.Kennedy and Sons, New York, 1953, h. 41174&lt;br /&gt;
(5) Zugibe F. T., Death by Crucifixion, Can. Soc. Forens. Sci. J. 1984, 17:113&lt;br /&gt;
(6) Hans N., Anthropological Observations on the Skeletal Remains from Giv’ at HaMivtar, dalam Discoveries and Studies of Jerusalem, Israel Exploration J. 1970; 20 (12): 3859&lt;br /&gt;
(7) Johnson C. D., Medical and Cardiological Aspects of the Passion and Crucifixion of Jesus the Christ, Bol. Assoc. Med. P. Rico, 1978, 70:97102.&lt;br /&gt;
(8) Yohanes 20:15&lt;br /&gt;
(9) Matius 28:7&lt;br /&gt;
(10) Lukas 24:39&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/2172738597848282036/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2015/03/yesus-selamat-dan-tidak-wafat-di-tiang-salib.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/2172738597848282036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/2172738597848282036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2015/03/yesus-selamat-dan-tidak-wafat-di-tiang-salib.html' title='Yesus Selamat dan Tidak Wafat di Tiang Salib - Tinjauan Medis'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDyGTqmfyd-ny-H8EaeIY6vIqV1EsdpT4GlC4QNawIGv_r0T2zob_RHEuWxENJnrE07n55_1RvjFdmvYQ_ToBDFw5bqne5zwvZYAR3AkW4IxGFome1onD2rDCy6zaS4iuqhfjxqNycifA/s72-c/crucifixion.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-8921801127767234045</id><published>2013-02-17T09:19:00.000+07:00</published><updated>2013-02-17T09:19:00.169+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ISLAM DAMAI"/><title type='text'>Hubungan Umat Islam dengan Pengikut Agama lain</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7vmjQ_URj2jOGyQP4KMiIebU-4q5k4bAk-1TLD9lQHzPYbRTm1fPLWdNGQ7T7Ac58NcRuxo7IR2oLCw6E-I5gEGEiS6veRhebDzAs-eMi4beg3_trE6Zw28DaUbXetFrKmmxujG_-sYo/s1600/islam+dan+agama+lain.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7vmjQ_URj2jOGyQP4KMiIebU-4q5k4bAk-1TLD9lQHzPYbRTm1fPLWdNGQ7T7Ac58NcRuxo7IR2oLCw6E-I5gEGEiS6veRhebDzAs-eMi4beg3_trE6Zw28DaUbXetFrKmmxujG_-sYo/s1600/islam+dan+agama+lain.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Hal yang seringkali menjadi ganjalan dari non-Muslim adalah terhadap Islam adalah Umat Islam tidak memperlihatkan wajah bersahabat dan malah memusuhi non muslim. Benarkah demikian? Tentu hal itu tidak benar, kalaupun ada beberapa kasus yang memperlihatkan adannya pertikaian atau rasa tak bersahabat dari Umat Islam maka hal itu dilakukan oknum individu Muslim, dan tidak dapat menunjukkan bahwa itulah Islam yang sebenarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al-Qur&#39;an memberikan pedoman yang cukup mengenai hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
“Katakanlah, “Hai Ahli-kitab, marilah kepada satu kalimat yang sama di antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah kecuali kepada Allah swt., dan tidak pula kita mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, dan [a] sebagian yang lain sebagai Tuhan selalin Allah swt..” Tetapi, jika mereka berpaling, maka katakanlah, “Jadilah saksi bahwa kami orang-orang yang menyerahkan diri kepada Tuhan” ” (Q.S 3:64&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;Ini adalah semangat kerjasama yang Islam telah tanamkan antara kalangan umat Islam untuk mengundang pengikut agama lain secara bersama-sama atas dasar umum untuk bekerjasama dalam upaya mencapai saling menghormati dan menghargai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada subyek yang sama, Alquran menyatakan lebih lanjut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
“Dan, tolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa; dan janganlah kamu tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan. Dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.” (Q.S 5:2)&lt;/blockquote&gt;
Perlu dicatat disini bahwa Islam tidak menyebutkan ajakan kerjasama ini dengan mempertimbangkan agama tertentu saja. Ajakan apa saja yang ditujukan kepada Islam berupa perbuatan baik untuk tujuan mulia, Alquran mengatakan bahwa anda harus selalu menerimanya. Ajakan tersebut mungkin dari Yahudi, seorang Kristen, seorang Hindu, Budha atau penganut agama apapun atau bahkan dari seorang atheis; Islam mewajibkan kaum muslimin untuk maju dan bekerjasama. Mereka hanya harus melihat alasan mengapa mereka diundang, bukan melihat siapa yang mengundang untuk melakukan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam telah memberikan prinsip emas yang dapat diikuti dan bermanfaat bagi seluruh umat manusia. Islam mengajarkan bahwa segala urusan harus didasarkan pada keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alquran menyatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu berdiri teguh karena Allah, menjadi saksi dengan adil; dan janganlah kebencian sesuatu kaum mendorong kamu bertindak tidak adil. Berlakulah adil; itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah swt. Sesungguhnya, Allah swt. Maha Mengetahui apa-apa yang kamu kerjakan.” (Q.S 5:8)&lt;/blockquote&gt;
Ini membuat hal yang sangat jelas bahwa Islam memerintahkan pengikut sejatinya, kendatipun dengan musuh sekalipun mereka harus selalu bersikap adil. Apakah mungkin agama yang mengajarkan ajaran kerukunan dan kerjasama yang indah ini – bisa mendorong kekerasan atau kebencian terhadap orang lain?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari sini kita dapat mengambil kesimpulan, bahwa jauh dari rasa permusuhan dan kebencian terhadap non muslim, Islam mengajarkan cinta, kasih sayang dan kebajikan yang bersifat universal, karena Islam adalah rahmat bagi sekalian alam, maka rasa kebencian dan permusuhan itu dengan sendirinya tentu merupakan ganjalan bagi semangat rahmatan lil alamin tersebut. Bagaimana rahmat itu akan tercapai kalau umat Islam membatasi rahmat itu sendiri, nir non Muslim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://1artikelislam.blogspot.com/2013/02/menjawab-beberapa-keberatan-tentang-islam.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;ARtikel Islam: Menjawab Beberapa Keberatan Tentang Islam&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/8921801127767234045/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2013/02/hubungan-umat-islam-dengan-pengikut.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/8921801127767234045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/8921801127767234045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2013/02/hubungan-umat-islam-dengan-pengikut.html' title='Hubungan Umat Islam dengan Pengikut Agama lain'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7vmjQ_URj2jOGyQP4KMiIebU-4q5k4bAk-1TLD9lQHzPYbRTm1fPLWdNGQ7T7Ac58NcRuxo7IR2oLCw6E-I5gEGEiS6veRhebDzAs-eMi4beg3_trE6Zw28DaUbXetFrKmmxujG_-sYo/s72-c/islam+dan+agama+lain.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-8311794883074808184</id><published>2013-02-04T16:55:00.000+07:00</published><updated>2013-02-04T16:55:06.845+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ARTIKEL ISLAM"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan"/><title type='text'>Islam Tentang Kesehatan dan Kebersihan</title><content type='html'>Oleh: &lt;b&gt;Dr. A. S. K. Ghauri - U. K.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7HzOcYPISVUFKkn_RXa1CREzyXQMQRR75WPssUytpO3aQxuZg0NWZuYjixebMh2se7LAHE1C5UL0RcxJTxAawo_msFdc9SrlcbEUgWQ-9zDGkZ53qNDyTvCTsbT9tj-8mp_egTDf3jj8/s1600/kesehatan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;islam dan kesehatan&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7HzOcYPISVUFKkn_RXa1CREzyXQMQRR75WPssUytpO3aQxuZg0NWZuYjixebMh2se7LAHE1C5UL0RcxJTxAawo_msFdc9SrlcbEUgWQ-9zDGkZ53qNDyTvCTsbT9tj-8mp_egTDf3jj8/s1600/kesehatan.jpg&quot; title=&quot;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Arti kata Islam secara harfiah adalah ‘Kedamaian’ dimana hal ini menjadi tujuan utama bagi semua penganut Islam yang disebut sebagai umat Muslim. Islam adalah satu-satunya agama yang memberikan petunjuk yang lengkap dan jelas tentang cara bagaimana mencapai kedamaian dan keselerasan dalam kehidupan kita dan semua itu termaktub dalam kalimat-kalimat bahasa Arab yang tidak pernah berubah dan dikenal sebagai kitab Al-Quran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ajaibnya selama 1400 tahun terakhir ini semua penemuan-penemuan ilmiah telah menjadikan Al-Quran lebih mudah dipahami dan tidak ada kontradiksi di dalamnya. Gereja Kristen di masa Renaissance berkutat dengan konsep bahwa bumi ini sebenarnya kecil sekali dan merupakan bagian tidak berarti dari keseluruhan alam semesta, sedangkan Islam dan Al-Quran sudah menjelaskannya 1000 tahun sebelumnya. Tidak ada peristiwa dalam sejarah Islam dimana ilmu pengetahuan tidak lebih mencemerlangkan ajaran Al-Quran. Kita bisa melihat profesi kita sendiri dan mencari petunjuk dari Islam untuk mencapai kedamaian dan keselarasan dalam rutinitas kita setiap hari. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam profesi saya sebagai seorang dokter, saya telah mempelajari bagaimana semua jaringan dan organ tubuh manusia bekerja dalam suatu harmoni terkendali dalam upaya mencapai keselesaan dan kedamaian. Bentuk kedamaian internal atau kesehatan ini juga yang menjadi sasaran mendasar dalam agama Islam. Bukan bentuk kedamaian sosial, ekonomi atau politis, tetapi kedamaian phisikal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai seorang dokter, yang juga menyedihkan adalah saya juga harus menyaksikan adanya kesakitan, penderitaan dan kematian berulang kali. Penderitaan merupakan bagian yang harus ada untuk kehidupan di muka bumi. Tanpa adanya penderitaan maka tidak akan ada motivasi yang akan mendorong manusia menggapai perbaikan spiritual mau pun ilmiah yang pada akhirnya akan mendekatkan manusia kepada Tuhan. Hanya saja banyak sekali dari penderitaan yang saya saksikan di rumah-rumah sakit sepertinya ditimbulkan oleh diri pasien sendiri dan karena itu muncul pertanyaan: “Apakah ada tuntunan di dalam Al-Quran yang bisa memperbaiki kesehatan atau kedamaian phisikal kita dalam bentuk pemahaman ilmiah modern?” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya akan membahas filsafat dari beberapa ajaran Islam, khususnya yang berkaitan dengan daging babi, minuman alkohol, kebiasaan makan dan kebersihan. Pada akhirnya sains modern secara berangsur dan dengan berjalannya waktu untuk mengembangkan pemahaman, mengakui kebenaran pengaturan cara makan dan pembatasan yang diberikan Islam meski pun pada awalnya menganggap prinsip-prinsip itu sebagai tidak berdasar dan hanya sebagai mengekang saja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al-Quran menyatakan: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Diharamkan bagimu daging hewan yang mati dengan sendirinya dan darah dan daging babi dan hewan yang disembelih dengan menyebut nama yang lain dari Allah . . . tetapi barangsiapa terpaksa memakan sesuatu yang haram karena kelaparan dan bukan sengaja cenderung kepada dosa, maka ketahuilah bahwa Allah itu Maha Pengampun dan Maha Penyayang.’ (S.5 al-Maidah:4) &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menarik ialah Injil juga menyatakan: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Demikian juga babi karena memang berkuku belah yaitu kukunya bersela panjang, tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.’ (Imamat 11:7-8) &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Filsafat ajaran Islam mengemukakan gagasan bahwa makan suatu jenis makanan mempunyai dua pengaruh. Yang pertama mempengaruhi tubuh dan yang kedua mempengaruhi jiwa. Karena itu jika kita makan hewan yang kotor maka juga akan ada pengaruh buruknya pada jasmani dan ruhani kita. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengaruh jasmaniah dari memakan daging babi antara lain adalah kejangkitan ‘virus influenza babi’ yang menimbulkan penyakit seperti flu umumnya, kejangkitan parasit seperti cacing pita yang bisa bertahan di saluran pencernaan gastrointestinal manusia dan mengakibatkan malnutrisi dan anemi. Daging babi juga mengandung kadar lemak yang luar biasa tinggi yang akan membawa penyakit tekanan darah tinggi serta tersumbatnya saluran-saluran darah oleh tumpukan lemak yang akhirnya menimbulkan serangan dan stroke jantung. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengaruh daging babi atas jiwa menurut filsafat Islamiah adalah menurunkan atau merusak nilai-nilai moral seperti kesucian diri, rasa malu, harga diri, kejujuran dan integritas. Pada umumnya orang sama berpendapat bahwa ‘apa yang anda makan adalah cerminan diri anda’ dimana dikemukakan contoh perbedaan kepribadian dari orang-orang yang biasa memakan daging dengan mereka yang hanya makan sayuran (vegetarian). Pemakan daging biasa digambarkan sebagai orang yang agresif dan kompetitif, sedangkan vegetarian umumnya lebih lembut dan lemah. Banyak dari gejala kejiwaan seperti apathi, depresi, mudah tersinggung dan uring-uringan seringkali terkait dengan kelebihan atau kekurangan vitamin yang dimakan. Pada dasarnya kita baru mulai memahami bahwa apa yang diajarkan Islam sejak awal ialah apa yang kita makan besar pengaruhnya atas diri kita dan bukan hanya sebagai material pertumbuhan dari tubuh jasmani semata karena ruhani dan kepribadian kita pun terpengaruh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena Islam merupakan agama yang lengkap maka tidak ada batasan yang bersifat mutlak, sebagaimana juga dinyatakan Al-Quran: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘. . . tetapi barangsiapa terpaksa memakan sesuatu yang haram karena kelaparan . . . maka ketahuilah bahwa Allah itu Maha Pengampun dan Maha Penyayang.’ (S.5 al-Maidah:4) &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Dari sini bisa disimpulkan bahwa terkadang ada manfaat sesaat yang bisa diperoleh dari pelampauan batasan demi mencegah kelaparan dan kematian. Salah satu contohnya adalah penggunaan insulin babi guna pengobatan diabetes yang sudah menjadi cara pengobatan utama selama 20 tahun terakhir, walau sekarang secara berangsur telah digantikan oleh insulin manusia. Katup jantung babi masih dipakai untuk transplantasi jantung manusia ketika katup jantungnya telah melemah atau menyempit. Jadi kita lihat bahwa Islam tidaklah sekaku sebagaimana anggapan orang. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kitab suci Al-Quran juga menyatakan bahwa ‘daging hewan yang mati dengan sendirinya’ tidak boleh dimakan. Pada intinya hal ini berarti bahwa kita dilarang memakan daging hewan yang mati karena penyakit atau sebab alamiah. Belum lama di negeri ini kita bisa melihat bagaimana karkas hewan yang dihancurkan, termasuk sumsum tulang belakangnya, yang dijadikan pakan ternak secara luas, ternyata telah menimbulkan penyakit sapi gila. Sayangnya penyakit ini bisa menular kepada manusia dengan akibat yang berat atau fatal, dimana semua itu hanya karena karkas hewan yang mati dan berpenyakitan telah dilumatkan dan dijadikan pakan hewan lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya tentang cara makan atau diet dimana&amp;nbsp; Rasulullah saw bersabda ‘Jika seseorang makan berkecukupan saja tidak sampai kenyang maka dalam dirinya akan terisi nur.’ Beliau juga mengemukakan berbagai manfaat jasmaniah dari laku puasa. Sekarang ini kita sudah memahami sepenuhnya bahwa makan berlebihan sama sekali tidak sehat. Demikian jelasnya tidak sehat laku demikian sehingga saya tidak akan menyia-nyiakan waktu anda dengan mengurut berbagai penyakit akibat berlebihan makan seperti macam-macam jenis penyakit pembuluh darah sampai pada gangguan psikologi dan emosional yang terkait dengan berat badan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kebersihan dan Pencegahan Penyakit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara ringkas saya akan beralih kepada masalah kebersihan dan pencegahan penyakit. Islam mengharuskan kita untuk berwudhu yang sifatnya membersihkan tangan, kepala dan kaki kita sebelum shalat, lima kali sehari dengan air yang mengalir. Semua ini menjadi bukti nyata bahwa dengan cara ini bisa dihindari berbagai macam penyakit termasuk seperti penyakit gusi, infeksi kulit dan masalah kaki. Di masa lalu, banyak rumah sakit yang dikritik karena tidak menyediakan fasilitas membasuh tangan yang sederhana padahal cara ini dianggap bisa mengurangi infeksi rumah sakit lebih dari 60%. Dalam rumah-rumah sakit besar dan modern sekarang ini sepertinya kita baru menyadari bahwa membasuh tangan dengan air itu akan mengurangi penyebaran penyakit menular. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya juga akan menyinggung penyakit kejiwaan. Dalam agama Islam, peran dari nilai-nilai kekeluargaan dan pendidikan anak yang baik memperoleh penekanan secara khusus. Rasulullah saw bersabda bahwa ‘Bagi seorang ayah, tidak ada pemberian yang lebih berharga dari pendidikan bagus kepada anak-anaknya.’ Sekarang ini diakui betapa banyak masalah kesehatan kejiwaan dan kepribadian ganjil yang berawal pada masa kecil yang sulit, teraniaya atau terabaikan. Kekurangan di dalam pendidikan masa kanak-kanak mereka telah membekas pada relung-relung dari pikiran seorang anak yang kemudian menjadi dasar dari perilaku tidak normal di masa dewasanya. Semua itulah yang kemudian menjadi dasar dari psikoterapi modern, atau apa yang masih tersisa tentunya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berkaitan dengan alkohol, kitab suci Al-Quran menyatakan: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Mereka bertanya kepada engkau tentang arak dan judi. Katakanlah “Di dalam keduanya ada dosa dan kerugian besar dan juga beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa dan kerugiannya lebih besar dari manfaatnya. . .’ (S.2 Al-Baqarah:220) &lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Satu dari lima laki-laki yang masuk rumah-rumah sakit di Inggris mempunyai penyakit yang berkaitan dengan alkohol. Lima persen dari cedera kepala yang ada di ruang ‘Gawat Darurat’ berkaitan dengan alkohol. Alkohol menimbulkan masalah-masalah phisikal, sosial dan psikologikal. Saya pernah melihat pasien yang badannya bergetar hebat, halusinasi, berkeringat atau kejang-kejang akibat dari usaha menghentikan alkohol. Saya juga pernah melihat pasien lain dengan gejala depresi berat disamping juga mereka yang harus mengikuti program konsel keluarga untuk menjaga perkawinan mereka yang diakibatkan oleh aniaya phisikal di bawah pengaruh alkohol. Semua itu baru aspek psikologis dari penyakit yang terkait dengan alkohol. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beralih ke masalah jasmaniah, saya melihat banyak pasien yang masuk ruang bedah dengan pendarahan lambung yang parah, muntah darah dari mulut dan buang air darah, karena penyakit yang sepenuhnya diakibatkan kerusakan oleh alkohol. Yang juga rusak karena alkohol adalah otak, hati dan pankreas. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Islam mengakui juga bahwa alkohol memang ada kegunaannya dan kita juga bisa melihat banyak obat-obatan homeopati atau pun allopati yang menggunakan alkohol sebagai pelarut, namun secara keseluruhan penggunaannya tidak dianjurkan. Islam mengedepankan kedamaian sosial, sedangkan dalam alkohol orang menemukan kelepasan semu yang bersifat sementara dari realitas dan tanggungjawab kehidupan. Kalau orang sampai tidak bisa bicara atau makan tanpa bantuan alkohol maka masyarakat bersangkutan akan runtuh. Angka kejahatan akan menjulang karena sekarang ini banyak dari laku kriminal yang terkait dengan alkohol. Sebuah pepatah Cina menyatakan ‘Mula-mula manusia mengambil minuman, lalu minuman akan mengambil minuman dan akhirnya minuman yang mengambil manusia.’ &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah saw bersabda ‘Tidak ada penyakit yang tidak disediakan obatnya oleh Tuhan.’ Di masa kini kita menyadari bahwa banyak dari obat-obatan yang berasal dari tanaman seperti misalnya antibiotika penisilin yang berasal dari sejenis jamur bernama &lt;i&gt;Penicillium&lt;/i&gt; yang tumbuh pada buah dan roti yang membusuk, serta stimulan hati &lt;i&gt;digoxin&lt;/i&gt; yang berasal ekstraksi daun kering tanaman &lt;i&gt;foxglove&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;digitalis purpurea&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam usaha mencapai kedamaian jasmani dan kesehatan, Islam telah banyak memberikan petunjuk, sebagian sudah kita ketahui, sebagian sedang terungkap dan yang lainnya akan diketahui nanti. Semoga saya telah berhasil memberikan alasan-alasan mengenai pembatasan yang diberikan Islam sepanjang yang saya ketahui berkaitan dengan masalah kesehatan namun saya ingin menyudahinya dengan menekankan bahwa manusia sesungguhnya terbatas dalam segala hal, termasuk pengetahuannya dan tidak bisa memuaskan semua keinginannya dengan sarana materialistis yang tersedia, untuk mana perlu baginya menyubal atau menunjangnya dengan doa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Islam - Kebersihan dan Kesehatan Jasmani dan Ruhani&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Rabu Maret 22, 2006 - Oleh: Dr. A. S. K. Ghauri - U. K.&lt;br /&gt;
Penterjemah : A.Q.Khalid &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Paparan tersebut adalah pidato Dr. Sabur Ghauri pada pertemuan bulanan Jemaat di Hartlepool pada tanggal 8 Juli 2001&lt;br /&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/8311794883074808184/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2013/02/islam-tentang-kesehatan-dan-kebersihan.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/8311794883074808184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/8311794883074808184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2013/02/islam-tentang-kesehatan-dan-kebersihan.html' title='Islam Tentang Kesehatan dan Kebersihan'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7HzOcYPISVUFKkn_RXa1CREzyXQMQRR75WPssUytpO3aQxuZg0NWZuYjixebMh2se7LAHE1C5UL0RcxJTxAawo_msFdc9SrlcbEUgWQ-9zDGkZ53qNDyTvCTsbT9tj-8mp_egTDf3jj8/s72-c/kesehatan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-4659151887523946222</id><published>2012-06-14T21:44:00.001+07:00</published><updated>2015-02-28T15:29:46.514+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ISLAM DAMAI"/><title type='text'>Menyebarkan Islam Damai itu tidak gampang!</title><content type='html'>Hilary Caton : Sat Jun 02 2012&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://tamanjati.blogspot.com/2012/06/menyebarkan-islam-damai-itu-tidak.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Menyebarkan islam damai&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4ZmFDtpECnSt5-WAEa0yEt7WI5M-AX8NqlOoNGemn-5PJt9-EYIltuAjMD5fyl1XCRqP9Si8UvSIOMAtVhDzV7on5rMjuusY8gdY0811eBFN1yAEj7TQLwbKIdNDAkfXF7DnC3V_3bzI/s320/amya-canada-3.jpg&quot; height=&quot;217&quot; title=&quot;Menyebarkan islam damai&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;span id=&quot;goog_446668626&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id=&quot;goog_446668627&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;Menyebarkan &lt;a href=&quot;http://www.islam-damai.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Islam Damai&lt;/a&gt; itu tidak gampang!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan dan angin kencang tak menyurutkan para anggota &lt;i&gt;Majelis Khuddamul Ahmadiyah &lt;/i&gt;(organisasi pemuda &lt;a href=&quot;http://warta-ahmadiyah.org/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Ahmadiyah&lt;/a&gt;) untuk mengunjungi Stoney Creek, Jumat, dalam upaya menghilangkan prasangka dan kesalahpahaman tentang Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Orang harus menilai Islam, atau agama lainnya, pada ajaran mereka, bukan pada apa yang dilakukan oleh orang-orang.&quot; kata Usman Javed, salah satu dari lima relawan yang mendatangi masyarakat dari pintu ke pintu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Anggota Pemuda Ahmadiyah dari 65 cabang di Kanada mendedikasikan 40 hari berturut-turut untuk pergi dari rumah ke rumah di 40 daerah dalam upaya menghilangkan kesalahpahaman tentang Islam dan menggalakkan perdamaian dan kerukunan diantara masyarakat Islam maupun non-Islam. Pada hari jumat, 22.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pemuda Ahmadiyah memulai kampanye pertama pada 14 bulan lalu, dan ini merupakan satu tempat terbaru mulai 11 Mei di Port Dover. Para relawan yang berpartisipasi juga berkomitmen untuk berpuasa dan berdoa untuk setiap kota yang mereka kunjungi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Saya pikir ini penting untuk menunjukkan pada masyarakat Kanada bahwa kami peduli dan kami berupaya.&quot; kata Ahmed Sahi, anggota komite eksekutif nasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai relawan Naeem Sheikh dan Luqman Goraya, keduanya 19 tahun, mereka turun ke jalan ke Glencairn Avenue di King Street East, pada sore hari dengan membawa selebaran. Mereka bertemu seorang warga duduk di garasi yang menempel di rumahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;&lt;i&gt;Jika anda menjual sesuatu, saya tidak menginginkannya.&lt;/i&gt;&quot; kata Omer Boudreau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sheikh dan Goraya meyakinkan dia bahwa mereka hanya ingin memberitahukan kepadanya tentang ajaran damai Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi Boudreau tidak tertarik atau senang tentang metode mereka datang dari pintu ke pintu: &quot;&lt;i&gt;Ini menggangu orang. Beberapa orang bekerja siang, Anda tahu mereka sedang tidur.&quot;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun warga lain di kawasan itu, seperti Travis Steeves menanggapi berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&quot;Kebanyakan orang tidak mengetahui tentang Islam&lt;/i&gt;,&quot; kata Steeves, &quot;&lt;i&gt;Senang bahwa mereka berupaya menghilangkan kesalahpahaman dan memberikan selebaran ini keluar.&quot;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahi dan relawannya melanjutkan kampanye mereka di King Street East dan Centennial Parkway selama hari tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun ada yang membanting pintu di mukanya, yang menghardik dengan menyebut manusia dan anjing, ia tetap optimis tentang usaha mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Kami benar-benar percaya pesan yang kami bawa ini akan memiliki dampak positif.&quot; kata Sahi. &quot;Kami berperang terhadap apa yang dirasakan oleh kita diseluruh dunia dan kami merasa perlu membawa sisi damai Islam ke permukaan.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;a href=&quot;mailto:hcaton@thespec.com&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;hcaton@thespec.com&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;905-526-3434 | @HilaryatTheSpec&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(Jusman)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sumber:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;http://www.thespec.com/news/local/article/736336--muslim-group-dispel-myths-one-door-at-a-time</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/4659151887523946222/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2012/06/menyebarkan-islam-damai-itu-tidak.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/4659151887523946222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/4659151887523946222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2012/06/menyebarkan-islam-damai-itu-tidak.html' title='Menyebarkan Islam Damai itu tidak gampang!'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4ZmFDtpECnSt5-WAEa0yEt7WI5M-AX8NqlOoNGemn-5PJt9-EYIltuAjMD5fyl1XCRqP9Si8UvSIOMAtVhDzV7on5rMjuusY8gdY0811eBFN1yAEj7TQLwbKIdNDAkfXF7DnC3V_3bzI/s72-c/amya-canada-3.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-18747336481192993</id><published>2012-06-14T10:05:00.000+07:00</published><updated>2012-06-14T10:20:52.506+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alquran"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ARTIKEL ISLAM"/><title type='text'>Tafsir Alquran tentang Gunung Bergerak seperti Awan</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Apakah Gunung Bergerak Seperti Awan?&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Ungkapan Ajaib Al-Quran Tentang Gunung-gunung&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Oleh: Dr. Mian M. Abbas - Alabama, USA&lt;br /&gt;
Alih bahasa: A.Q. Khalid&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitlEZxiDBGGYhFFYCQyb4oyVSpXao_sImqaHnx-G9VPsjHslr4POR4V6S2dkolgSkX4oRXKKb4XM1Y3mqJBpiMAcba9mOkqaf1vbcDj_yiLr3wQxl_ISSziChDDqQDX0ZZs832gOaStC0/s1600/alquran+tentang+gunung-gunung.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Alquran tentang gunung-gunung&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitlEZxiDBGGYhFFYCQyb4oyVSpXao_sImqaHnx-G9VPsjHslr4POR4V6S2dkolgSkX4oRXKKb4XM1Y3mqJBpiMAcba9mOkqaf1vbcDj_yiLr3wQxl_ISSziChDDqQDX0ZZs832gOaStC0/s1600/alquran+tentang+gunung-gunung.jpg&quot; title=&quot;Alquran tentang gunung-gunung&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Dalam kitab suci Al-Quran banyak referensi mengenai gunung-gunung dengan deskripsi yang bersifat grafis tentang fitrat dan manfaatnya bagi kehidupan manusia. Tujuan artikel ini adalah untuk mengemukakan telaah singkat atas beberapa ayat tentang &lt;b&gt;gunung-gunung &lt;/b&gt;dikaitkan dengan hasil investigasi ilmiah masa kini tentang asal mula dan pembentukannya. Mengingat topik ini secara langsung terkait dengan penafsiran dari ayat-ayat Al-Quran tentang penciptaan alam semesta serta phenomena alamiah secara umum, maka kami akan memulainya dari masalah konformitas ayat-ayat Al-Quran dengan pengetahuan ilmiah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Al-Quran Dan Ilmu Pengetahuan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al-Quran menyebut dirinya sebagai buku yang membawa petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa sebagaimana diwahyukan kepada Rasulullah Muhammad saw lebih dari 1400 tahun yang lalu. Kitab ini mengemukakan ajarannya secara rasional dan filosofis agar tercipta keimanan yang teguh pada eksistensi Tuhan dan segala Fitrat-Nya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Inilah kitab yang sempurna, tiada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.’ (S.2 Al-Baqarah:3)&lt;/blockquote&gt;
Kitab ini mengakui superioritas atau kelebihan dari mereka yang berpengetahuan di atas mereka yang tidak berpengetahuan (S.39 Az-Zumar:10) dan mengajak manusia agar merenungi phenomena alam yang luas di sekitar kita sebagai bukti tentang eksistensi sang Maha Pencipta dan Maha Pemelihara. Ada 750 ayat dalam kitab ini menyuruh pembacanya untuk merenungi dan meneliti phenomena alam di sekeliling kita dalam berbagai bidang pengetahuan termasuk astronomi, kosmologi, fisika dan biologi. Dinyatakan Al-Quran bahwa:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Dalam kejadian seluruh langit dan bumi dan pertukaran malam dan siang sesungguhnya ada tanda-tanda bagi orang yang berakal.’ (S.3 Ali Imran:191)&lt;/blockquote&gt;
Salah satu dari premis dasar dalam ajaran Al-Quran adalah tentang telaah mendalam mengenai hakikat bumi, benda-benda langit, asal mula alam semesta serta asal mula kehidupan, dimana semua itu menggiring manusia kepada pembuktian melimpah akan eksistensi Tuhan. Tambah mendalam seseorang mempelajari proses penciptaan dan phenomena alamiah di alam semesta, tambah banyak alasan dan pembuktian yang mendukung keyakinan pada eksistensi Tuhan dan segala Fitrat-Nya. Asumsi dasar yang digunakan ialah tidak ada konflik atau pertentangan di antara temuan kita mengenai hukum alam atau ilmu pengetahuan, dengan wahyu Ilahi atau ajaran dan deskripsi Al-Quran mengenai phenomena alam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil mendorong pembacanya untuk merenungi ciptaan Tuhan berupa alam semesta dan segala sesuatu yang berada di dalamnya, kitab suci Al-Quran memberikan deskripsi grafis dan wacana tentang penciptaan bumi, benda-benda langit serta keragaman phenomena alam. Sebagian dari ayat-ayat itu bisa ditafsirkan secara harfiah, sedangkan yang lainnya harus ditafsirkan secara metaforika berkenaan dengan keruhanian atau nubuatan masa depan. Seringkali ayat-ayat Al-Quran ini bisa ditafsirkan secara harfiah dan sekaligus juga secara ruhaniah. Jika mengutarakan topik yang tidak terlaku dipahami atau pengetahuan manusia pada saat itu masih bersifat spekulatif, maka penafsiran harfiah hanya bisa diterima jika sejalan dengan tingkat pengetahuan di tiap zaman. Dengan diperolehnya pengetahuan baru, penafsiran biasanya direvisi menurut wacana yang lebih mendalam tentang subyek bersangkutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya saja jelas bahwa penafsiran Al-Quran tidak bisa dilakukan seenaknya saja. Petunjuk umum dan ketentuan cara penafsiran telah diatur oleh Al-Quran(1) sendiri dengan cara menentukan adanya dua kategori jenis ayat-ayat yaitu yang jelas dan bersifat desisif dalam maknanya, sedangkan bentuk ayat yang lainnya tidak bersifat definitif dan bisa ditafsirkan secara berbeda. Mengenai ini dinyatakan:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Dia-lah yang menurunkan Al-Kitab kepada engkau, di dalamnya ada ayat-ayat yang muhkamat (bersifat desisif), itulah dasar-dasar Al-Kitab dan yang lain adalah ayat mutasyabihat (alegoris). . .’ (S.3 Ali Imran:8)&lt;/blockquote&gt;
Ayat-ayat yang bersifat alegoris masuk dalam kategori kedua dan biasanya menyangkut analogi keruhanian atau bisa jadi nubuatan yang bentuk dan saatnya masih belum jelas. Petunjuk umum yang diberikan Al-Quran untuk menafsirkan ayat-ayat yang tidak desisif atau bisa ditafsirkan bermacam-macam demikian, ialah maknanya harus dikoroborasikan atau didukung oleh ayat-ayat yang desisif serta tidak bertentangan dengan ayat-ayat lain dalam Al-Quran. Kitab suci ini menjadi penafsir dan penterjemah dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ayat-ayat Al-Quran Tentang Hakikat Gunung-gunung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan artikel singkat ini adalah untuk membahas beberapa ayat dalam Al-Quran yang berkaitan dengan hakikat dari gunung-gunung, terkait dengan hasil temuan ilmiah terkini tentang asal mula dan evolusinya. Dalam Al-Quran banyak referensi tentang hakikat dan kegunaan gunung-gunung, khususnya ayat-ayat berikut di bawah ini yang mengandung deskripsi grafis dan adanya berbagai penafsiran berbeda tentang hal itu.&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Dan Dia telah menegakkan di bumi gunung-gunung, supaya jangan sampai berguncang bersama kamu dan sungai-sungai serta jalan-jalan, supaya kamu dapat menemukan jalan ke tempat yang dituju.’ (S.16 An-Nahl:16)&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Tidakkah Kami telah menjadikan bumi ini sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak?’ (S.78 An-Naba:8)&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Dan apabila gunung-gunung digerakkan.’ (S.81 At-Takwir:4)&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Dan Kami telah membentangkan bumi ini dan Kami tegakkan gunung-gunung yang kokoh di dalamnya dan juga Kami tumbuhkan di dalamnya segala sesuatu dengan perimbangan yang tepat.’ (S.15 Al-Hijr:20)&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&amp;nbsp;‘Dan Dia menetapkan di dalamnya gunung-gunung yang menjulang di atas permukaannya dan memberkatinya dengan berlimpah-limpah dan Dia menyediakan di dalamnya kadar makanan-makanan dalam empat periode sama rata bagi semua pencahari.’ (S.41 Ha Mim Sajdah:11)&lt;/blockquote&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&amp;nbsp;‘Dan engkau melihat gunung-gunung yang engkau anggap terpancang kokoh kuat, berlalu bagaikan berlalunya awan. Itulah karya Allah yang telah menjadikan segala sesuatu sempurna. . .’ (S.27 An-Naml:89)&lt;/blockquote&gt;
Ayat-ayat Al-Quran di atas bisa ditafsirkan menurut pengertian ruhaniah dimana makna dari gunung-gunung adalah kekuatan duniawi atau pribadi-pribadi ruhaniah yang akbar seperti para rasul Tuhan dan karena itu merupakan nubuatan yang sebagian sudah mewujud dan yang lainnya akan merupa pada saatnya. Penafsiran phisikal juga ada diberikan berkaitan dengan pandangan ilmu pengetahuan di suatu masa serta sudah dibahas secara rinci dalam beberapa tafsir akbar Al-Quran(2 – 4).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam artikel ini kami akan memfokus pada ruang lingkup tafsir phisikal atau harfiah dikaitkan dengan tingkat ilmu pengetahuan di masa kini. Telaah mendalam serta renungan atas ayat-ayat di atas membawa kita kepada konsep umum Al-Quran tentang gunung-gunung yang telah diwahyukan lebih dari 1400 tahun yang lalu, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Permukaan bumi dimana kita hidup selalu terpengaruh oleh gerakan yang ada di bawah kita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gunung-gunung berperan sebagai pasak bumi atau pancang yang menahan gerakan benda.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Formasi dan eksistensi dari gunung-gunung mempunyai peran dalam terciptanya jalan-jalan, sungai-sungai, air minum, makanan manusia dan sarana kebutuhan eksistensi mahluk hidup lainnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gunung-gunung di mata kita terlihat stasioner dan terhunjam teguh di permukaan bumi, padahal mereka sebenarnya bergerak dan gerakan mereka itu mirip dengan awan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Tinjauan Al-Quran seperti yang digariskan di atas, khususnya ayat surah An-Naml:89, kelihatannya seperti bertentangan dengan pandangan umum tentang kekakuan atau rigiditas bumi dan gunung-gunungnya dan telah menjadi suatu hal yang menyulitkan bagi para juru tafsir di masa lalu. Namun dalam beberapa dasawarsa terakhir banyak sekali informasi yang telah terungkap tentang formasi, struktur, sejarah geologis dan proses internal daripada bumi. Bumi sekarang ini tidak lagi dipandang sebagai suatu wujud badan yang solid dan rigid lagi, tetapi sebagai planet yang dinamis, hidup dan selalu berubah. Akibat dari itu adalah munculnya bidang studi yang disebut plate tectonics (tektonika lempengan bumi). Temuan di bidang studi ini nyatanya sejalan dengan subyek Al-Quran yang kita bahas di atas dan kami akan mengulas dasar-dasar sifat teori tersebut yang sekarang sudah sama diterima oleh komunitas ilmu pengetahuan. Meski telah diusahakan untuk menyederhanakan ulasan ini, pembaca yang tidak tertarik pada rincian ilmiah bisa langsung beralih ke topik berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Plate tectonics&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu hal yang tadinya tidak masuk akal dikemukakan sekitar tiga abad yang lalu bahwa massa daratan raksasa seperti Asia, Eropah dan Amerika nyatanya tidak terpancang teguh di permukaan bumi dan sebenarnya bergerak ke beberapa arah. Tetapi baru pada tahun 1912, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mempublikasikan pandangannya yang kontroversial tentang pergeseran benua dimana menurutnya 300 juta tahun yang lalu semua benua-benua besar sebenarnya bersatu dalam satu massa daratan, yang kemudian bergeser menjauh satu sama lain. Satu-satunya bukti yang signifikan dari pandangannya pada saat itu adalah pencocokan jigsaw dari struktur-struktur geologis massa daratan benua-benua yang berbatasan serta persamaan tanaman dan kehidupan hewannya. Selama masa hayatnya, teorinya ini dianggap sebagai suatu yang absurd dan baru pada tahun 1960-an mendapat perhatian serius orang. Melalui investigasi yang melibatkan beberapa disiplin keilmuan, termasuk observasi satelit angkasa, muncullah bidang studi baru yang disebut plate tectonics tersebut. Rangkuman dari sifat-sifat dasar teori tersebut dan pengetahuan yang dimiliki manusia sekarang ini tentang proses geologis bumi akan dirinci di bawah ini. Deskripsi yang lebih rinci bisa dilihat dalam referensi(5 – 8).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Bagian dalam bumi terdiri dari dua inti dalam dan luar berbentuk besi dan nikel cair dengan temperatur 5500o. Daerah ini dikitari oleh bagian yang lebih dingin dan lebih tebal dari bahan bebatuan dengan ketebalan 3000 kilometer yang disebut sebagai mantel bumi. Daerah paling luar adalah bagian tipis yang disebut sebagai kerak bumi. Bagian ini mengapung di atas mantel laiknya rakit di atas air danau. Kerak ini terdiri dari kerak benua (continental crust) di atas mana kita hidup, sifatnya ringan dan tebalnya sekitar 100 kilometer, sedangkan yang lainnya adalah kerak samudra (oceanic crust) yang terdiri dari material bebatuan yang lebih padat dan berada di bawah lautan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kerak bumi terdiri 12 lempengan seperti Eurasia, Afrika dan Amerika yang mengambang di atas mantel dalam. Lempengan tersebut terdorong bergerak dalam suatu pola lingkaran yang kompleks, dimana ada lempengan yang bergerak mendekat, ada yang bergerak menjauh dan ada pula yang saling menggeser dengan lempengan lain. Meski kecepatan gerak lempengan itu terlalu kecil untuk bisa dilihat mata karena hanya beberapa sentimeter per tahunnya, tetapi dalam jangka waktu ratusan juta tahun maka jaraknya menjadi amat besar seperti yang kita jumpai antar benua sekarang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Jika dua lempengan benua bergerak tepung satu sama lain maka bahan yang terdapat di tepian lempengan akan naik mencuat permukaannya dimana terciptalah gunung-gunung pada saat itu. Adapun lempengan samudra bila mendekat atau bergerak menjauh satu sama lain, akan mencipta palung-palung di dasar samudra. Dengan demikian gunung-gunung nyatanya mewujud akibat dari gerakan dan benturan lempengan benua. Lempengan India terlepas dari lempengan Afrika sekitar 200 juta tahun yang lalu dan kemudian bertumburan dengan lempengan Eurasia dengan akibat terbentuknya dataran tinggi pegunungan Himalaya yang besar itu. Lempengan benua raksasa ini masih tetap bergerak dan karena itu pegunungan Himalaya masih terus bertambah tinggi sampai dengan hari ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Apa yang menjadi hakikat dari daya yang menggerakkan lempengan tektonik raksasa itu masih belum dipahami sepenuhnya dan masih terus diteliti secara intensif. Namun pada umumnya disepakati bahwa daya gerak itu muncul dari proses konfeksi dan sirkulasi bahan mantel yang terdorong dari inti bumi yang panas. Prosesnya mirip dengan air panas di dalam teko yang dipanasi dari bawah. Meski terlihat ajaib, sebenarnya kaidah fisika dan proses dasar yang terdapat dalam sirkulasi mantel di dalam bumi adalah sama dengan sirkulasi udara di atmosfir yang naik di daerah tropis dan turun di daerah bujur yang lebih dingin. Proses itu juga yang membentuk awan-awan di atmosfir bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Bagian dalam bumi selama ini berubah terus menerus, dan merupakan media yang hidup dan dinamis sejak mewujudnya sekitar 4,6 milyar tahun yang lalu. Gerak dari lempengan tektonik mengarah pada pembentukan atau penghancuran dari massa daratan, gunung-gunung di permukaan bumi serta palungan di dasar samudra. Tanpa adanya gerakan dari lempengan tektonik maka massa daratan beserta semua gunung-gunungnya sudah lama sirna sejak dulu akibat dari proses erosi yang berkelanjutan. Seluruh bumi tentunya sudah tertutup oleh lautan. Mahluk daratan dan kehidupan manusia seperti yang sekarang ada di muka bumi yang memiliki sungai, air minum, sumber makanan dan kebutuhan lain bagi eksistensi manusia, jadinya tidak mungkin tanpa adanya gerakan dari lempengan tektonik serta keberadaan gunung-gunung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apakah konsep dan proses luar biasa yang diuraikan di atas itu hanyalah reka-rekaan berdasar suatu teori baru yang masih harus diuji? Apakah kita memiliki bukti telaah yang cukup untuk membenarkan ide yang revolusioner demikian? Jawaban singkatnya adalah sekarang ini banyak bukti meyakinkan yang diperoleh dari berbagai bidang studi (seperti struktur geologi, magnetit, fosil-fosil, hayati tumbuhan dan hewan dan lain sebagainya) yang membuktikan bahwa teori lempengan tektonik itu memang benar adanya. Semua ini marak sekitar 50 tahun terakhir. Bukti yang paling persuasif diperoleh dari telaah langsung atas gerakan benua-benua melalui instrumen berbasis daratan dan yang dibawa satelit angkasa. Semua observasi yang dilakukan secara amat presisi itu mengindikasikan bahwa benua-benua bergerak satu sama lain. Benua Amerika Utara contohnya, bergerak menjauh dari Eropah sekitar 3 sentimeter setiap tahunnya. Meski gerakan itu sepertinya amat kecil, tetapi nyatanya telah mencipta samudra Atlantik dalam kurun waktu 300 juta tahun.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Wahyu Al-Quran Tentang Gunung-Gunung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perbandingan dari pengetahuan manusia yang paling anyar tentang fitrat dari gunung-gunung berdasar bahan-bahan dasar lempengan tektonik seperti yang digariskan di atas, dengan deskripsi ayat-ayat Al-Quran tersebut, mengindikasikan adanya validasi yang mencengangkan dari ayat-ayat yang diwahyukan lebih dari 1400 tahun yang lalu. Disamping penafsiran metaforika, sekarang kita juga bisa meyakini bahwa deskripsi Al-Quran tentang gunung-gunung ternyata juga benar secara harfiah, meski di masa lalu sepertinya tidak masuk akal. Dari penelitian ilmiah, sekarang ini kita mengetahui bahwa:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Walau pegunungan terlihat stasioner dengan massa yang demikian masif dan rigid, nyatanya mereka secara phisikal juga bergerak relatif terhadap benda-benda lain di permukaan bumi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pegunungan mempunyai peran yang sama dengan pasak atau pancang di bumi guna menahan gerakan benda-benda lain, meski pasak itu sendiri atau gunung itu ikut bergerak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Proses phisikal yang menyebabkan gerakan dari gunung-gunung, ajaibnya mirip dengan proses pembentukan dan gerakan awan yaitu konfeksi dan sirkulasi massa udara di atmosfir bumi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pembentukan atau formasi pegunungan menjurus pada eksistensi dari massa daratan, jalan-jalan dan bentuk sarana transportasi darat, disamping juga munculnya sungai-sungai dan air segar. Kehidupan manusia dan mahluk lainnya seperti yang kita lihat di muka bumi sekarang ini, tidak akan mungkin tanpa adanya proses yang menjurus pada pembentukan pegunungan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Wahyu dan validasi dari rahasia-rahasia tersembunyi di alam serta pembentukan pegunungan sungguh merupakan suatu yang ajaib. Suatu deskripsi yang jelas dan grafis tentang hakikat pegunungan telah terbuka bagi para pembaca Al-Quran sejak lebih dari 1400 tahun yang lalu namun nyatanya baru belakangan ini tafsir ayat-ayatnya menjadi jelas benar. Dari sini kita bisa melihat bahwa ayat-ayat Al-Quran terus menerus mendapatkan validasinya di setiap zaman dengan adanya temuan dan pengetahuan baru, yang semuanya menjadi bukti guna memperkuat keimanan pada asal mulanya dari Ilahi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami akhiri bahasan ini dengan dua ayat Al-Quran yang bersifat nubuatan tentang kedua aspek itu: &lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Sesungguhnya Kami-lah yang telah menurunkan peringatan ini dan sesungguhnya Kami-lah pemeliharanya.’ (S.15 Al-Hijr:10)&lt;/blockquote&gt;
Ayat ini mengandung salah satu nubuatan luar biasa tentang Al-Quran, dimana pemenuhannya merupakan bukti berkelanjutan bahwa ia memang berasal dari Tuhan. Kitab ini selain mengungkapkan janji untuk menjaga kesucian ayat-ayat yang diwahyukan dari segala perubahan dan interpolasi, tetapi yang lebih penting lagi ialah validitas maknanya serta penafsirannya dengan berjalannya waktu. Bahwa teks phisikal Al-Quran secara kata demi kata adalah identik dengan Al-Quran yang diwahyukan di masa Rasulullah saw sudah sama diakui dan tidak bisa dipungkiri dari telaah-telaah ilmiah. Yang sekarang ini dipenuhi adalah janji pemeliharaan validitas penafsiran serta isi intelektualnya. Percepatan akumulasi kemajuan ilmu pengetahuan telah menjadi bukti yang menguatkan sumber Ilahiahnya, sejalan dengan pernyataan:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
‘Maka tidakkah mereka ingin merenungkan Al-Quran? Dan andaikata Al-Quran ini dari wujud lain yang bukan Allah, niscaya mereka akan mendapati di dalamnya banyak pertentangan.’ (S.4 An-Nisa:83)&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Referensi:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Al-Quran: Surah dan ayat yang diberikan didasarkan pada penomoran mulai dari Bismillah. Terjemah disini dikutip dari Al-Quran dengan terjemahan dan tafsir singkat (1987), Jemaat Ahmadiyah Indonesia, ed. 2.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Al-Quran dengan terjemahan dan tafsir singkat (1987), Jemaat Ahmadiyah Indonesia, ed. 2.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Revelation, Rationality, Knowledge and Truth, Mirza Tahir Ahmad, Islam International Publ., London, 1998, h.307-311.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;The Bible, the Quran and Science, Maurice Bucaille, Dar Al Maarif, Mesir, 1977.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;This Dynamic Earth, W. Jacquelyne Kious &amp;amp; Robert I. Tilling, US Geological Survey Publ., Washington DC, 1999.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;The Dynamic Planet, W. G. Ernst, Columbia University Press, New York, 1990.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Continents in Motion, W. Sullivan, McGraw-Hill, New York, 1991.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Physical Geology, N. K. Coch &amp;amp; A. Ludman, MacMillan, New York, 1991.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Untuk pandangan alternatif, pembaca dipersilakan juga melihat Revelation, Rationality, Knowledge and Truth, karangan Mirza Tahir Ahmad, yang telah menjawab sejumlah pertanyaan tentang hal di atas dan beberapa subyek-subyek yang terkait sebagaimana telah kami kemukakan dalam beberapa terbitan majalah Review of the Religion di masa lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tentang pengarang:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Profesor Dr. Mian Abbas Ph.D. adalah seorang ilmuwan ruang angkasa atau astrophysicist di NASA Marchall Space Flight Centre di Alabama. Ia telah menulis sejumlah karangan dan hasil risetnya telah dipublikasikan dalam beberapa media jurnal pengetahuan dan tehnik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/18747336481192993/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2012/06/tafsir-alquran-tentang-gunung-bergerak.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/18747336481192993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/18747336481192993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2012/06/tafsir-alquran-tentang-gunung-bergerak.html' title='Tafsir Alquran tentang Gunung Bergerak seperti Awan'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitlEZxiDBGGYhFFYCQyb4oyVSpXao_sImqaHnx-G9VPsjHslr4POR4V6S2dkolgSkX4oRXKKb4XM1Y3mqJBpiMAcba9mOkqaf1vbcDj_yiLr3wQxl_ISSziChDDqQDX0ZZs832gOaStC0/s72-c/alquran+tentang+gunung-gunung.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-5294085044536337728</id><published>2012-04-08T15:52:00.001+07:00</published><updated>2012-04-08T18:21:42.221+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ahmadiyah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita Islam"/><title type='text'>Pameran Alquran di Kanada Tentang Syariat Islam</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgg7L8DY9jhSvtPTQntdHz9Pdv-Ay_e9aPXLPKGL-S4YB9F8o1kOyweJfUCikVd9e8YvDBIVbAhGxqI8ftkAu_2WteLijM_Urp1t-vD497pFd7yXM8VeddvXLzFlNmqPq0h6bGBXaV5_Hs/s320/1331160214238_ORIGINAL.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Prasangka dapat dilihat sebagai bagian dari ketidaktahuan dan ketakutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu adalah keyakinan Meredith Swanson saat ia mengunjungi County Public Library di Paris pada Sabtu sore untuk mengajukan beberapa pertanyaan dan belajar tentang Agama Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Asosiasi Pemuda Muslim Ahmadiyah &lt;/i&gt;Kanada kembali ke Paris pada Sabtu 24 Maret untuk menggelar pameran untuk umum tentang &quot;Syariat, hukum Islam yang disalahpahami&quot;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Ini adalah pertama kali menjadi perhatian Swanson setelah beberapa anggota Pemuda Ahmadiyah bertabligh dari pintu ke pintu di Paris pada tanggal 11 Maret 2012.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Saya ingin mengetahui,&quot; katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Saya pikir dalam masyarakat seperti Kanada, merupakan keharusan semua orang untuk memahami perbedaan budaya dan agama lebih banyak.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai guru SMA, Swanson menyatakan kepada murid-murid di pelajarannya di bidang anropologi, psikologi dan sosiologi bahwa adalah penting untuk berbicara tentang agama dan dampaknya terhadap dunia. Setelah di kunjungi di rumahnya dan membaca sebuah artikel tentang Pameran di The paris Star, dia berkunjung pada Sabtu dengan beberapa pertanyaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Saya pikir diskusi tentang perempuan itu penting,&quot; katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Saya pikir ada kesamaan antara agama-agama, tetapi orang-orang cenderung fokus pada perbedaan.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian anggota Pemuda Ahmadiyah melayani tamu pada Sabtu, sementara yang lain pergi ke jalan-jalan Paris menyerbarkan berita Islam dan menarik orang untuk pergi ke perpustakaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ini merupakan pengantar pada agama Islam sejati yang damai&quot; Kata Zaki-ud-Din&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ada semacam kesalahpahaman dan salah informasi dari agama Islam bahwa kami adalah agama teroris padahal itu tidak benar.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejumlah poster mengelilingi ruangan yang digunakan untuk pameran dengan berbagai informasi tentang Alquran, syariat Islam dan sejarah Islam. Para pengunjung dipersilahkan untuk mengajukan berbagai pertanyaan dan juga diberikan literatur-literatur gratis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Orang-orang menanyakan pertanyaan yang sama tentang wanita atau kata bahasa arab jihad,&quot; kata M. Hanif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanif melanjutkan untuk menjelaskan bahwa keberadaan Asososiasi Pemuda Ahmadiyah hanyalah untuk menjernihkan kesalahpahaman tentang Islam dan untuk berbagi pesan perdamaian dan cinta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjelang akhir pameran, lebih dari enam orang berhenti untuk bertanya dan belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Kami menikmati masyakarakat ini,&quot; kata Din&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Orang-orang disini berpendidikan dan mereka mendengarkan dan menghargai kami.&quot; (KAJ)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sylvie.berry @ bowesnet.com&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: http://www.parisstaronline.com/2012/03/25/muslim-open-house-educates-public-in-paris</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/5294085044536337728/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2012/04/pameran-alquran-di-kanada-tentang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/5294085044536337728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/5294085044536337728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2012/04/pameran-alquran-di-kanada-tentang.html' title='Pameran Alquran di Kanada Tentang Syariat Islam'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgg7L8DY9jhSvtPTQntdHz9Pdv-Ay_e9aPXLPKGL-S4YB9F8o1kOyweJfUCikVd9e8YvDBIVbAhGxqI8ftkAu_2WteLijM_Urp1t-vD497pFd7yXM8VeddvXLzFlNmqPq0h6bGBXaV5_Hs/s72-c/1331160214238_ORIGINAL.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-7040018823560069560</id><published>2012-01-28T16:11:00.000+07:00</published><updated>2012-03-19T17:30:49.165+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ahmadiyah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita Islam"/><title type='text'>Ahmadiyah kembali menggelar Konferensi Agama-Agama di Kanada</title><content type='html'>&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtaZ6YFwnkqNSwdpsivXT00TOLcStXrp3JZg2BpnI8DlhvPzTGNwKjt5dHVZLC2Bw0bzCYM2qfXLmw7tznDcObntAi_FatkbromD189XNE3Qs7oXw2_z7vdDuR9cLe-Pr6_FjZKMqVatY/s1600/canada-interfaith-2.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;236&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtaZ6YFwnkqNSwdpsivXT00TOLcStXrp3JZg2BpnI8DlhvPzTGNwKjt5dHVZLC2Bw0bzCYM2qfXLmw7tznDcObntAi_FatkbromD189XNE3Qs7oXw2_z7vdDuR9cLe-Pr6_FjZKMqVatY/s320/canada-interfaith-2.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Interfaith Symposium hosted by the Ahmadiyya Muslim Community&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;at the Milton Centre for the Arts in November 2011.&lt;br /&gt;
(Photo: Steven der-Gorabedian)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Sebuah acara untuk membahas tentang persfektif dari berbagai agama-agama di dunia akan di diadakan dalam sebuah konferensi antaragama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Presenter akan membahas perspektif filosofis dan religius dari berbagai agama mereka pada tema Kehidupan Setelah Kematiah selama Simposium antar Agama di Vancouver Islam University Malspina Theatre, Senin (30/01)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&quot;Mereka diminta untuk tidak membuat perbandingan dengan agama lain, jadi ini bukan perdebatan tentang mana kepercayaan yang terbaik,&quot; kata Nanaimo Coun. Diane Brennan, yang akan memoderatori konferensi, yang merupakan penyelenggara dari Jamaah Ahmadiyah&amp;nbsp; &quot;Akan ada waktu untuk pertanyaan dan jawaban di akhir acara, ini benar-benar sebuah kesempatan untuk mencari tahu tentang agama-agama lain dan perspektif mereka dalam hal kehidupan setelah mati.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konferensi ini merupakan salah satu dari empat simposium antar agama yang diselenggarakan di seluruh Kanada di bulan Januari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemuka-pemuka agama yang mewakili Agama Budha, Kristen, Sikh, Hindu,&amp;nbsp; Yudaisme dan Islam ditambah pejabat, cendikiawan, mahasiswa dan masyarakat umum dari seluruh Vancouver Islam akan menghadiri konferensi yang akan berlangsung dari 6-9-30 pm. (KAJ)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi Jamaah Ahmadiyah Kanada melalui websitenya di &lt;a href=&quot;http://www.ahmadiyya.ca/&quot;&gt;www.ahmadiyya.ca&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: http://www.nanaimobulletin.com/news/137992358.html</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/7040018823560069560/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2012/01/ahmadiyah-kembali-menggelar-konferensi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/7040018823560069560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/7040018823560069560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2012/01/ahmadiyah-kembali-menggelar-konferensi.html' title='Ahmadiyah kembali menggelar Konferensi Agama-Agama di Kanada'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtaZ6YFwnkqNSwdpsivXT00TOLcStXrp3JZg2BpnI8DlhvPzTGNwKjt5dHVZLC2Bw0bzCYM2qfXLmw7tznDcObntAi_FatkbromD189XNE3Qs7oXw2_z7vdDuR9cLe-Pr6_FjZKMqVatY/s72-c/canada-interfaith-2.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-3702855805773484053</id><published>2012-01-08T13:33:00.000+07:00</published><updated>2012-03-19T17:32:55.346+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ahmadiyah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ISLAM DAMAI"/><title type='text'>Ghana: Ahmadiyah Mengutuk Pembunuhan di Nigeria</title><content type='html'>&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYmVCv_UYPcLHB064XDk1Ob1fYZt6Bm4JYtpLf9fvJEqMjO07rfGUWEjia1C8rQomkvvUwpxQmKiTCVu4UPhipz9qkDDiyBS6BOG2fQNNsqJ1q_wetf1AgLu8aHic8X8U1wRbj4GbocBw/s1600/DrWahabAdam.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYmVCv_UYPcLHB064XDk1Ob1fYZt6Bm4JYtpLf9fvJEqMjO07rfGUWEjia1C8rQomkvvUwpxQmKiTCVu4UPhipz9qkDDiyBS6BOG2fQNNsqJ1q_wetf1AgLu8aHic8X8U1wRbj4GbocBw/s320/DrWahabAdam.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;Maulvi Wahab Adam&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Jamaah Muslim Ahmadiyah di Ghana mengutuk serangan terhadap gereja-gereja, membunuh dan melukai jamaah yang tidak bersalah di beberapa negara bagian Nigeria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah pernyataan yang ditandatangani oleh Amir dan Missionary in charge di sana, Maulvi Dr A. Wahab Adam dan disalin ke Agensi Berita Ghana pada Kamis, dikatakan &quot;Islam telah membuat kewajiban bagi umat Islam untuk melindungi semua tempat ibadah termasuk Gereja dan Sinagog.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&quot;Alquran telah mengkategorikan pembunuhan terhadap satu orang sebagai telah membunuh seluruh umat manusia&quot;, katanya. Ditambahkan juga bahwa &quot;hal itu jelas dalam ajaran Islam sehingga Muslim Ahmadiyah mengutuk pembunuhan di Nigeria.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernyataan itu mengatakan bahwa pengrusakan seperti tempat ibadah dan pembunuhan keji &quot;menggambarkan Islam sebagai agama barbar&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sebuah pernyataan dalam kebenaran, Islam menuntut percaya pada semua nabi Allah yang telah diutus sepanjang sejarah untuk membimbing umat manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikatakan bahwa kayakinan menuntuk seorang muslim berkomitmen untuk menghormati semua nabi yang tentunya menuntut juga melindungi bagi semua tempat ibadah dan kesucian sebuah nyawa setiap orang, terlepas dari apa agama mereka.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/3702855805773484053/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2012/01/ghana-ahmadiyah-mengutuk-pembunuhan-di.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/3702855805773484053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/3702855805773484053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2012/01/ghana-ahmadiyah-mengutuk-pembunuhan-di.html' title='Ghana: Ahmadiyah Mengutuk Pembunuhan di Nigeria'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYmVCv_UYPcLHB064XDk1Ob1fYZt6Bm4JYtpLf9fvJEqMjO07rfGUWEjia1C8rQomkvvUwpxQmKiTCVu4UPhipz9qkDDiyBS6BOG2fQNNsqJ1q_wetf1AgLu8aHic8X8U1wRbj4GbocBw/s72-c/DrWahabAdam.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-1553398767941644992</id><published>2011-12-05T10:56:00.000+07:00</published><updated>2012-03-19T17:33:29.358+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ahmadiyah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ISLAM DAMAI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Toleransi"/><title type='text'>Agama Harus Jadi Sumber Perdamaian</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiiXpQIl9__6aYXLpHDqao6n284mNiZS8s07SAciXRT2Lh1pAD4b7vh5hGGOakn4dMJsqOsA9SlagUO1z4HSnVDq1BNMp346aVJsMNPCZqxPPksIqn1772WS_wM3QO5FuXil3VID6dmL-E/s1600/agama+harus+menjadi+sumber+perdamaian.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;150&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiiXpQIl9__6aYXLpHDqao6n284mNiZS8s07SAciXRT2Lh1pAD4b7vh5hGGOakn4dMJsqOsA9SlagUO1z4HSnVDq1BNMp346aVJsMNPCZqxPPksIqn1772WS_wM3QO5FuXil3VID6dmL-E/s200/agama+harus+menjadi+sumber+perdamaian.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Agama seharusnya menjadi sumber kedamaian, bukan teror. Itu adalah konsensus umum pada akhir Simposium Antar Agama minggu lalu yang diselenggarakan oleh Komunitas Muslim Ahmadiyah di Milton Centre for the Arts.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Saya tidak menyangkal ada orang religius berjuang tetapi dengan alasan yang tidak religius,&quot; kata Muhammad Afzal Mirza selama presentasi, dalam upayanya menjawab pertanyaan &#39;Agama: Sumber teror atau Perdamaian&#39;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&quot;Tidak ada agama yang menyerukan anda untuk berperang. Agama hanya mengajarkan perdamaian. Agama tidak dimaksudkan untuk menempatkan anda dalam kesulitan atau menghasut dalam bentuk kekerasan.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;cintai, ikuti, hargai. Setiap orang memiliki agama, setiap orang memiliki nabi. Di dalam Alquran tidak ada satu ayatpun yang menyatakan umat Islam untuk pergi dan melakukan peperangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada malam tersebut juga menampilkan presentasi dari perwakilan Yahudi, Kristen dan agama Islam, serta Humanisme, yang dirancang &quot;untuk memperkaya kesatuan umat di daerah kami,&quot; kata Mohammad Sultan Qureshi, Sekretaris jenderal untuk Komunitas Muslim Ahmadiyah, Milton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang anak korban Holocaust, Arthur Romawi Shaarei-Sinagoga Beth El Oakville mengatakan ia sering ditinggalkan dalam perawatan keluarga Jerman setelah keluarganya beremigrasi ke Kanada setelah Perang Dunia ke II. Dia tidak pernah tahu kata-kata permusuhan atau prasangka, yang dia tahu hanyalah keramahtamahan dan toleransi, dasar keimanan orang tuanya sangat mengakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ego dan kekuasaan menjadi masalah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyebab dari semua ini adalah ego masyarakat dan politik kekuasaan, bukan agama yang menjadi sumber kekerasan dan teror di dunia, kata Roman. &quot;Ketika kita mempelajari sejarah, kita fokus pada perang, bukan pada perdamaian. karena hal itu tidak menarik. Saya merasa damai diantara agama-agama disini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Roman mengatakan ia menikmati persahabatan dengan orang-orang dari berbagai kalangan agama. Dan hubungan-hubungan tersebut telah meningkatkan dan memperdalam iman sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Agama: Sumber teror atau perdamaian? yang mana yang kalian inginkan.&quot; tanya pendeta Dan Roggie dari Gereja New Life.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ini pertanyaan yang mendalam dan berdampak pada masyarakat kita,&quot; katanya. &quot;Saya pikir jika kita dapat menemukan tempat saling memahami kita bisa belajar untuk hidup damai yang lebih luas dengan satu sama lain.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui kedamaian batin, perdamaian dunia yang sejati dapat dicapai, kata Humanis Dr. Kevin Saldanha. Permasalahan dunia over populasi dan perubahan iklim membutuhkan lebih banyak cara untuk pemecahannya, katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Sains itu sangat mudah, memberikan kita informasi tentang pada yang kita harus dilakukan. Saya pikir kita sudah hampir melukis diri kita sendiri ke dalam sudut agama, &quot; kata Saldhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agama membawa rasa puas diri, orang menunggu pertolongan dari Tuhan untuk menyelamatkan mereka, kata Saldhana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Humanis pun terdapat orang-orang fundamentalis dan moderat, katanya. &lt;br /&gt;
&quot;Kita harus bekerjasama dengan para humanis dari semua agama yang berbeda. Kalian semua humanis.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: http://www.insidehalton.com/community/milton/article/1251087</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/1553398767941644992/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2011/12/agama-harus-jadi-sumber-perdamaian.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/1553398767941644992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/1553398767941644992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2011/12/agama-harus-jadi-sumber-perdamaian.html' title='Agama Harus Jadi Sumber Perdamaian'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiiXpQIl9__6aYXLpHDqao6n284mNiZS8s07SAciXRT2Lh1pAD4b7vh5hGGOakn4dMJsqOsA9SlagUO1z4HSnVDq1BNMp346aVJsMNPCZqxPPksIqn1772WS_wM3QO5FuXil3VID6dmL-E/s72-c/agama+harus+menjadi+sumber+perdamaian.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-3077987547937047587</id><published>2011-10-20T15:33:00.001+07:00</published><updated>2013-02-04T16:57:57.397+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ARTIKEL ISLAM"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ISLAM DAMAI"/><title type='text'>Penghinaan Terhadap ISLAM, apa hukumannya?</title><content type='html'>&lt;b&gt;Hukuman penghujatan Terhadap Islam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu Pertanyaan yang sering ditanyakan khususnya oleh kalangan non muslim adalah apa hukuman penghujatan/penghinaan terhadap Islam. Pertanyaannya ini meliputi bahwa jika seseorang melakukan suatu penghujatan terhadap Allah taala, Rasulullah saw, atau Alquran atau dalam hal ini, setiap hal yang suci dalam Islam dengan menggunakan bahasa kotor atau menunjukkkan rasa tidak hormat dengan cara apapun, maka apa hukuman untuk itu? Hal ini dikatakan dan diyakini oleh banyak orang termasuk orang Islam sendiri bahwa hukuman bagi penghujatan adalah kematian. Pernyataan seperti itu sama sekali tidak benar. Alquran tidak satupun menyebutkan bahwa hukuman untuk penghujatan /penghinaan adalah kematian bahkan hukuman yang lebih rendahpun tidak ada. Dan sebenarnya tidak ada hukuman duniawi bagi kejahatan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Tidak diragukan lagi, menurut Islam bentuk-bentuk penghujatan atau penghinaan terhadap suatu agama merupakan bentuk kejahatan yang sangat tercela dan menyakitkan hati, namun hukuman untuk ini sepenuhnya ada di tangan Allah taala. Allah mungkin akan menghukum pelakunya di kehidupan ini atau kehiduan nanti. Islam meyakinibahwa setiap orang akan bertanggungjawab di hadapan Allah. Pada hari penghakiman, Allah akan akan melakukan penghisaban dan penghakiman, tetapi Allah tidak memberi hak kepada siapapun dalam kehidupan ini untuk memberikan hukuman apapun. Alquran menjelaskan kepada kita bahwa:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
“Kamu pasti akan di uji dalam hartamu dan jiwamu, dan pasti kamu akan mendengar banyak hal&amp;nbsp; yang menyakitkan hati dari orang-orang yang telah diberi Alkitab sebelummu dan dari orang-orang musyrik. Dan jika kamu bersabar dan bertakwa, maka hal demikian sungguh merupakan urusan keteguhan hati.” (Q.S 3:186)&lt;/blockquote&gt;
Dari ayat ini kita bisa melihat bahwa tidak ada hukuman apapun disebutkan disini. Allah taala mengatakan bahwa berbagai hal yang menyakitkan akan dikatakan tentang orang-orang Islam. Tetapi dalam menghadapinya seorang Muslim hanya diminta menunjukkan kesabaran ketika menghadapi tindakan-tindakan penghinaan yang dengan cara apapun itu. disini tidak disebutkan hukuman apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih lanjut Alquran menyatakan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
“Dan, sesungguhnya Dia telah menurunkan kepadamu di dalam Kitab ini bahwa apabila kamu mendengar Ayat-ayat Allah swt. diingkarnya dan dicemoohkannya, maka janganlah kamu duduk bersama mereka sebelum mereka beralih ke dalam percakapan lainnya. Jika demikian, sesungguhnya kamu niscaya semisal mereka. Sesungguhnya Allah swt. akan menghimpun orang-orang munafik dan orang-orang kafir semua di dalam Jahannam.” (Q.S 4:140)&lt;/blockquote&gt;
Allah taala menyatakan bahwa ketika seseorang sesuka hati melakukan penghujatan, satu-satunya tindakan dari orang orang beriman adalah jangan terus dekat dan duduk bersama mereka lagi. Dan Perlu dicatat bahwa hukuman bagi penghujatan tidak disebutkan sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi ketika ada yang bertindak, karena marah, tersinggung dan mengambil tindakan anarkis sampai pada pembunuhan maka hal itu tidak sesuai dengan apa yang diajarkan Alquran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://agama-islam.org/islam-bukan-agama-teror&quot;&gt;http://agama-islam.org/islam-bukan-agama-teror&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/3077987547937047587/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2011/10/penghinaan-terhadap-islam-apa.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/3077987547937047587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/3077987547937047587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2011/10/penghinaan-terhadap-islam-apa.html' title='Penghinaan Terhadap ISLAM, apa hukumannya?'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-4032280094327403173</id><published>2011-09-19T16:51:00.000+07:00</published><updated>2012-03-19T17:35:10.272+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Perbandingan Agama"/><title type='text'>Kepunahan Gereja di Inggris</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUc9lPNCoPfxZXt1qFqlnB01Xac89xHV1JVXFYT_s6rRLeklh66mP9_U4t-BZp7JL0DtSYUVNFqfWF0qbiJXo4L8B-jy1dHWRkBLhRLjyuRszmJNrN3igr2ch7MPIcJhuEw1ZyGCLEAaI/s1600/kepunahan+gereja.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;199&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUc9lPNCoPfxZXt1qFqlnB01Xac89xHV1JVXFYT_s6rRLeklh66mP9_U4t-BZp7JL0DtSYUVNFqfWF0qbiJXo4L8B-jy1dHWRkBLhRLjyuRszmJNrN3igr2ch7MPIcJhuEw1ZyGCLEAaI/s320/kepunahan+gereja.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Gereja-geraja Inggris tidak akan ada lagi dalam 20 tahun karena generasi sekarang yang kebanyakan jamaah-jamaah tua akan meniggal, Demikian pemimpin anglikan memperingatkan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Usia rata-rata anggotanya sekarang adalah 61 tahun dan pada tahun 2020 jumlah mereka akan turun tajam, desakan pun akhirnya muncul untuk melakukan rekrutmen nasional untuk menarik lebih banyak anggota.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam 40 tahun terakhir, jumlah orang tua ke gereja telah menjadi setengahnya, sementara jumlah anak yang menghadiri ibadah rutin telah menurun empat perlima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rev Dr Patrick Richmond, anggota Sinode dari Norwich, mengatakan dalam sebuah pertemuan, bahwa beberapa proyeksi menunjukkan bahwa Gereja tidak lagi fungsional dalam waktu 20 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Badai besar yang kita bisa lihat datang dengan cepat di langit cakrawala adalah penuaan para jemaat,&quot; katanya. &quot;Usia rata-rata sekarang adalah 61 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andreas Whittam smith, Komisaris Gereja Estates pertama, yang memimpin dana Gereja 5.3 milyar dana investassi Gereja mengatakan Demografi bom waktu bagi umat Anglikan harus dilihat sebagai Krisis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelajaran Matematika juga dinilai terlalu &quot;kapitalis&quot; dan harus di reformasi untuk mempromosikan nilai-nilai Kristen, demikian kata Rt Rev Pail butler, Uskup Southwell dan Nottingham kepada Sinode.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang guru seharusnya harus fokus pada pelajaran matematika yang diarahkan untuk memberikan donasi untuk amal, menabung untuk proyek luar negeri atau bahkan memberikan 10 persen dari penghasilan seseorang untuk Gereja dibandingkan pelajaran yang memberi contoh pada untung rugi saja atau mendorong menabung untuk membeli sepeda atau mainan. demikian disampaian oleh anggota sinode.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pidatonya Uskup Butler mengatakan: &quot;Kita perlu untuk mengeksplorasi model yang berbeda dari perpsektif Kristen tentang bagaimana kita mendekati semua kurikulum.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber: http://www.telegraph.co.uk/news/religion/8633540/Ageing-Church-of-England-will-be-dead-in-20-years.html</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/4032280094327403173/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2011/09/kepunahan-gereja-di-inggris.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/4032280094327403173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/4032280094327403173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2011/09/kepunahan-gereja-di-inggris.html' title='Kepunahan Gereja di Inggris'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUc9lPNCoPfxZXt1qFqlnB01Xac89xHV1JVXFYT_s6rRLeklh66mP9_U4t-BZp7JL0DtSYUVNFqfWF0qbiJXo4L8B-jy1dHWRkBLhRLjyuRszmJNrN3igr2ch7MPIcJhuEw1ZyGCLEAaI/s72-c/kepunahan+gereja.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-7735927341379499216</id><published>2011-09-16T07:03:00.000+07:00</published><updated>2012-03-19T17:35:26.092+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ahmadiyah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ISLAM DAMAI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Toleransi"/><title type='text'>&quot;Kami Bukan Teroris!&quot;</title><content type='html'>Kelompok pemuda yang berbasis di toronto berharap untuk menghilangkan mitos dan &lt;a href=&quot;http://1artikelislam.blogspot.com/2011/08/upaya-menghilangkan-kesalahpahaman.html&quot;&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;kesalahpahaman tentang Islam&lt;/b&gt;&lt;/u&gt; &lt;/a&gt;dan &lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://tamanjati.blogspot.com/2011/09/mereka-tidak-tahu-apa-apa-tentang.html&quot;&gt;Alquran&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;&lt;/u&gt;dengan mengadakan pameran Alquran ke Peterborough. Majelis Khuddamul &lt;b&gt;Ahmadiyah &lt;/b&gt;Kanada, telah menyisir lingkungan di kanada selama muslim dingin, mencoba untuk menyebarkan Alquran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kami telah menyisir lingkungan masyarakat mengutuk terorisme, mempromosikan perdamaian dan membawa kesadaran tentang Islam yang damai.&quot; ujar Rizwan Rabbani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musim dingin ketika cuaca dingin ekstrim, itu adalah waktu untuk memenangkan hati masyarakat. Anda pergi dan mengetuk pintu seseorang ketika cuaca -30C dan menjelaskan kepada mereka bahwa kami serius, kami bukan teroris, kami adalah orang yang baik-baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika pastur Florida Terry Jones membarak Alquran dan memicu kerusuhan berdarah di Afganistan, kelompok Ahmadiyah memutuskan untuk menjadi tuan rumah serangkaian acara di seluruh Kanada untuk meningkatkan pemahaman publik tentang Islam.&quot; Kata Rabbani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika kita pergi untuk menghilangkan banyak mitos, ada banyak kesalahpahaman tentang islam,&quot; katanya. &quot;&lt;i&gt;Islam berarti damai. Islam adalah agama persaudaraan. Islam tidak mengajarkan kekerasan atau terorisme dalam bentuk apapun.&quot;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Acara di peterborough ini berjalan sampai pukul 16 sore di perpustakaan St. Anylmer ketika relawan akan menyapa setiap pengunjung dan memperlihkan untuk mengajukan pertanyaan. acara tersebut tidak dikenakan biaya dan pengujung yang meninggalkan acara akan mendapat salinan Alquran gratis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: http://www.themuslimtimes.org/2011/09/countries/canada/youth-group-aims-to-dispel-myths-about-islam</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/7735927341379499216/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2011/09/kami-bukan-teroris.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/7735927341379499216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/7735927341379499216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2011/09/kami-bukan-teroris.html' title='&quot;Kami Bukan Teroris!&quot;'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-7239747107741126731</id><published>2011-09-13T15:52:00.000+07:00</published><updated>2012-03-19T17:35:42.481+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ahmadiyah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alquran"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Berita Islam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ISLAM DAMAI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Toleransi"/><title type='text'>Mereka tidak tahu apa-apa Tentang Alquran</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Saat ia melakukan perjalanan ke berbagai propinsi, Saadat Ahmer mengatakan orang-orang yang dia lihat begitu penasaran. &quot;&lt;i&gt;banyak orang yang tidak tahu apa-apa tentang &lt;b&gt;Alquran&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;,&quot; kata Ahmed, angggota &lt;a href=&quot;http://1artikelislam.blogspot.com/2011/08/upaya-menghilangkan-kesalahpahaman.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Jamaah Muslim Ahmadiyah&lt;/b&gt; yang berkeliling ke berbagai kota untuk mempromosikan kesadaran Islam yang damai.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Sebagai contoh,&quot; katanya. &quot;banyak orang yang terkejut ketika mereka mempelajari bahwa ada satu bab penuh tentang Maria, ibunda Yesus Kristus dalam &lt;b&gt;Alquran&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Mereka lebih terkejut lagi, katanya, menemukan seluruh cerita tentang Yesus Kristus di halaman-halaman Alquran, yang mendukung teori kelahiran perawan dan juga Alquran membicarakan tentang nabi-nabi Kristen dan Yahudi, jelas Ahmed.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itu merupakan salah satu kesalahpahaman yang Ahmed dan jamaahnya sedang mencoba untuk menghilangkannya dengan cara mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal lainnya adalah ide ketidaksetaraan antara laki-laku muslim dan perempuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Dalam&lt;b&gt; Alquran &lt;/b&gt;dikatakan bahwa laki-laki dan perempuan adalah sama,&quot; Jelas Ahmed. &quot;Ini memberikan mereka peran, memberi mereka model untuk bekerja, tetapi mereka dinilai sama.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahmad mengatakan kata &quot;jihad&quot; juga disalahpahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami berusaha untuk menggambarkan kebenaran dari istilah &lt;b&gt;Jihad, &lt;/b&gt;yang menggambarkan pertempuran dalam diri seseorang, sebagai sebagai lawan pertarungan antara orang-orang,&quot; kata ahmed.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jihad &lt;/b&gt;adalah kata bahasa Arab yang benar-benar dapat diterjemahkan sebagai sebuah perjuangan, katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jihad&lt;/b&gt; yang lebih besar, dianggap oleh umat islam sebagai jihad yang lebih penting, yaitu perjuangan dalam diri sendiri, seperti perjuangan untuk menaklukkan egonya sendiri dan datang lebih dekat kepada Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
sumber: http://www.themuslimtimes.org/2011/09/countries/canada/holy-quran-open-house-in-kingston-2 &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/7239747107741126731/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2011/09/mereka-tidak-tahu-apa-apa-tentang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/7239747107741126731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/7239747107741126731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2011/09/mereka-tidak-tahu-apa-apa-tentang.html' title='Mereka tidak tahu apa-apa Tentang Alquran'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-8288788712096119187</id><published>2011-08-18T12:40:00.000+07:00</published><updated>2012-03-19T17:36:18.666+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ahmadiyah"/><title type='text'>Peran Ahmadiyah Dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;fullpost&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5K9GLM-BGEu34yNcBXx2lNDFgaLEmR6JCqm4CCiXrylepLA9oRpy0mtWMOI7EhprkLJ6Npq_StI02CHlXUfBH-xnpbAHWLzqmcjjBKL1LzGGKQM83IVXYYNYgYp7HYXqdQ7AKu-Ggf3M/s1600/Bung+hattta+dan+Sayyid+shah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5K9GLM-BGEu34yNcBXx2lNDFgaLEmR6JCqm4CCiXrylepLA9oRpy0mtWMOI7EhprkLJ6Npq_StI02CHlXUfBH-xnpbAHWLzqmcjjBKL1LzGGKQM83IVXYYNYgYp7HYXqdQ7AKu-Ggf3M/s320/Bung+hattta+dan+Sayyid+shah.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
“…Mereka (Jemaat Ahmadiyah, pen.) tidak pernah menggunakan taktik pintu belakang atau membonceng kekuatan-kekuatan lain secara tidak sportif dan karena itu tak pernah mendengar berita kericuhan di Indonesia dalam hal Ahmadiyah” (Tempo, 21 September 1974)”&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Tidak sedikit putera Ahmadi yang gugur sebagai bunga bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara tercinta ini. Dorongan imaniat yang merupakan hal yang tak terpisahkan dari kehidupan seorang Ahmadi, suatu kecintaan yang tanpa pamrih, yang dilandasi suatu sabda qudus dari Rasul suci Muhammad saw, bahwa cinta tanah air adalah sebagian dari Iman, mengantarkan Jemaat Ahmadiyah dan warganya untuk selalu tampil berkorban sebangsanya dimanapun mereka berada. Cukilan diatas salah satu dari antara sekian pengakuan pers dunia akan kesetiaan Ahmadiyah kepada pemerintah dan Negara dimana mereka berdiam. Dalam naskah yang ruang lingkupnya sangat terbatas ini tak dapat kami uraikan secara luas dan terperinci, akan tetapi kami berusaha mengemukakan hal-hal sepesifik yang esensil berkenan dengan judul diatas serelevan mungkin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini kami turunkan sebuah catatan pribadi dari seorang mubaligh Ahmadiyah, Sayyid Shah Muhammad. Catatan ini kami kutip langsung dari majalah “Sinar Islam” nomor Yubillium 50 tahun Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Sulh 1355, Januari 1976, No 15/tahun ke-IV. Berikut ini adalah penuturannya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
“…Saya terpaksa harus mengenangkan kembali peristiwa-peristiwa dan kejadian-kejadian yang telah berlalu sekitar tiga puluh tahun, waktu saya masih aktif sebagai missionary Ahmadiyah di Jawa Tengah dan melibatkan diri dalam gejolak api revolusi 17 Agustus 1945, di kala Bangsa Indonesai bangun serentak membela dan menegakan haknya untuk menjadi satu bangsa yang merdeka&quot;&lt;/blockquote&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfJxFTDHu2_fwvLUlYcXlotQmD1rgGrVDic7uMEngoCoywGL57dEe7BmWCOGpPPwqpfL5H8u1jI3KIW4ay4DNoM7qItiMBf02em9UZnWa-iUIkf39kxuUxnGtBMVBa7JMyEOYX3ICGn5Y/s1600/bung+karno+dan+ahmadiyah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
(Catatan Mln. Sayyid Shah Muhammad Al-Jailani yang ditulis tahun 1975. Beliau wafat pada tahun 1983 di Bandung)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
LATAR BELAKANG PERISTIWA&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menyegarkan kembali ingatan, terutama dapat bermanfaat bagi para generasi muda, sebaiknya diterankan secara sepintas lalu kejaian-kejadian di latar belakang peristiwa proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia. Dalam bulan Agustus 1945 Amerika menjatuhkan bom atom diatas kota Hiroshima dan Nagasaki, yang memaksa Kaisar Hirohito angkat tangan kepada sekutu dan melepaskan cengkeramannya di Negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang telah dikuasainya selama 3 ½ tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tanggal 17 Agustus 1945 Bung Karno dan Bung Hatta atas nama Bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaan dan serentak menyusun pemerintahan Republik Indonesia. Dalam hal itu sementara Sekutu yang diwakili oleh tentara Inggris mendarat di Kepulauan Indonesia dengan tugas melucuti tentara Jepang. Belanda yang masih merasa berkuasa mempergunakan kesempatan-kesempatan itu dengan membonceng tentara Sekutu masuk ke Indonesia, dengan nama NICA (Nederlands Indies Civil Administration). Pemerintah RI merasa sukar untuk melanjutkan perjuangan di Ibukota Jakarta dan akhirnya dengan pertimbangan yang masak diantara para pemimpin maka diputuskan untuk memindahkan ibukota Republik Indonesia ke Yogyakarta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para anggota Ahmadiyah yang tidak kalah patriotiknya, baik anggota biasa maupun pemimpin-pemimpin, ikut aktif bersama-sama rekan-rekan sebangsanya memasukan diri dalam kancah perjuangan, baik secara langsung mengangkat senjata sebagai anggota BKR-TKR ataupun lasykar-lasykar rakyat seperti TRIP dan dalam badan-badan perjuangan lainnya seperti “KOWANI”, KNI dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketua PB Jemaat Ahmadiyah Indonesia pada waktu itu, yaitu alhmarhum Bapak R. Mohammad Muhyidin pegawai tinggi RI, aktif dalam mempertahankan kedaulatan RI di Jakarta. Dan pada waktu akan diadakan perayaan Ulang Tahun RI pertama di Jakarta, beliau diangkat sebagai Sekertaris Panitia. Bahkan beliau sendiri pada hari perayaan kemerdekaan RI pertama memimpin barisan pawai dengan memegang bendera Sang Merah Putih dimuka barisan. Akan tetapi delapan hari sebelum HUT RI yang pertama, beliau telah diculik oleh Belanda dan hingga kini hilang tak tentu rimbanya. Menurut keterangan almarhum Pak Suwiryo dan almarhum Pak Yusuf Yahya, ex. Walikota dan Wakil Walikota Jakarta, beliau telah dibawa oleh serdadu-serdadu Belanda ke suatu tempat di Depok dan kemudian ditembak mati. Innalillahi wa inna ilaihi roji-un.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saudara Maulwi Nuruddin dan Haji S. Yahya Pontoh giat sekali mengunjungi pemusatan atau tempat-tempat tentara India di Jakarta untuk menjelaska dalam bahasa Urdu dan Inggris kepada mereka kebenaran kesucian perjuangan Bangsa Indonesia hingga banyak dari tentara India menjadi insyaf dan melarikan diri dan kemudian menggabungkan diri dan berjuang bersama dengan bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum tentara memasuki dan merebut kota Bandung, Bapak utusan Abul Wahid dan almarhum Malik Aziz Ahmad Khan aktif sebagai penyiar RRI untuk siaran bahasa Urdu untuk memperkenalkan perjuangan bangsa Indonesia ke benua alit India. Orang-orang Ahmadi di Sumatea Barat, Sumatera Utara tidak ketinggalan mengambil bagian dalam perjuangan fisik melawan Belanda. Perlu kiranya menjadi catatan, bahwa ketika RI memerlukan pinjaman uang dari rakyat, maka anggota Jemaat Ahmadiyah dengan spontan memberikan dengan segenap kemampuan yang ada. Tidak sedikit jumlah uang yang diberikan oleh Jemaat Ahmadiyah, umpamanya Cabang Garut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
BANTUAN AHMADIYA DI LUAR NEGERI&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhir tahun 1946, tepatnya hari Selasa Legi tanggal 10-1-1946 tersiar sebuah pernyataan dari Imam Jemaat Ahmadiyah yang dimuat dalam surat-surat kabar antara lain: Kedaulatan Rakyat Jogyakarta, harian Merdeka Jakarta dan lain-lain yang disiarkan oleh Kantor Berita Antara dengan judul:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;MEMPERHEBAT PENERANGAN TENTANG REPUBLIK INDONESIA DI LUAR NEGERI GERAKAN AHMADIYAH TUTUR MEMBANTU&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Betapa besarnya perhatian gerakan Ahmadiyah tentang perjuangan kemerdekaan bangsa kita dapat diketahui dari surat-surat kabar harian dan risalah-risalah dalam bahasa urdu yang baru-baru ini diterima dari India. Dalam surat-surat kabar tersebut, dijumpai banyak sekali berita-berita dan karangan-karangan yang membentangkan sejarah perjuangan kita, soal-soal yang berhubungan dengan keadaan ekonomi dan politik Negara, biografi pemimpin-pemimpin kita, terjemahan dari Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu tercantum juga beberapa pidato panjang yang lebar, mengenai seruan dan anjuran kepada pemimpin-pemimpin Negara Islam, supaya mereka dengan serentak menyatakan sikapnya masing-masing untuk mengakui berdirinya pemerintahan Republik Indonesia. Hal yang mengharukan ialah suatu perintah umum dari Mirza Basyirudin Mahmud Ahmad, Pemimpin gerakan Ahmadiyah kepada pengikut-pengikutnya di seluruh dunia yang berjumlah lebih kurang dua juta orang, supaya mereka selama bulan September dan Oktober yang baru lalu ini (1946) tiap-tiap hari Senin dan Kamis berpuasa memohon doa kepada Allah swt guna menolong bangsa Indonesia dalam perjuangannya memberi semangat hidup untuk bersatu-padu dalam cita-citanya menempatkan ru’b (ketakutan) didalam hati musuhnya serta tercapainya sekalian cita-cita bangsa Indonesia”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ketika diadakan peringatan genap satu tahun berdirinya Republik Indonesia, pemimpin tersebut menurut harian Al Fazl – berpidato antaranya sebagai berikut : “Jika bangsa Indonesia akan mendapatkan kemerdekaan 100% tentulah hal ini akan berfaedah besar bagi dunia Islam. Untuk hal itu ada baiknya jika Negara-negara Islam pada masa ini dengan serentak memperdengarkan suaranya untuk mengakui kemerdekaan Indonesia serta meminta supaya Negara-negara lain juga mengakuinya. Selain itu saya berharap, supaya seluruh Mubaligh (utusan) Ahmadiyah yang kini ada di India dan diluar India, yaitu Palestina, Mesir, Iran, Afrika, Eropa, Kanda, Amerika Serikat, Amerika Selatan dan lain-lain mendengugkan serta menulis dalam surat-surat kabar harian dan majalah-majalah yang mereka keluarkan, karangan-karangan yang berhubungan dengn perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia, khususnya meminta kepada Negara-negara Islam untuk membantu bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya. Soal kemerdekaan Indonesia harus tiap-tiap waktu didengung-dengungkan, supaya Negara-negara didunia ini memperhatikan hal itu. Sudah menjadi haknya bangsa Indonesia untuk meredeka di masa ini. Bangsa ini adalah bangsa yang maju, memiliki peradaban tinggi serta mempunyai pemimpin-pemimpin yang bijaksana. Mereka adalah suatu bangsa yang besar dan bersatu. Bangsa Belanda yang jumlah kecil sekali-kali tidak berhak untuk memerintah mereka”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
PERJUANGAN DI IBUKOTA JOGYAKARTA&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfJxFTDHu2_fwvLUlYcXlotQmD1rgGrVDic7uMEngoCoywGL57dEe7BmWCOGpPPwqpfL5H8u1jI3KIW4ay4DNoM7qItiMBf02em9UZnWa-iUIkf39kxuUxnGtBMVBa7JMyEOYX3ICGn5Y/s320/bung+karno+dan+ahmadiyah.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
“Tuan akan bicara dalam bahasa apa?” demikian Bapak Presiden Soekarno membuka percakapan setelah kami bersalaman “Dalam bahasa persatuan Bangsa Indonesia”, jawab saya. Atas jawaban itu nampak benar beliau sangat terkesan dan muka beliau berseri-seri. Waktu saya menyerahkan bingkisan kepada beliau saya ucapkan kata-kata demikian, “kami menghadiahkan kitab ini kepada Bung Karno dengan khidmat dan penuh hormat dengan penghargaan agar Paduka Yang Mulia sudi mempelajari isi kitab ini, kami harap Paduka Yang Mulia akan berani memproklamirkan keimanan kesuciannya sebagaimana Paduka Yang Mulia berani memproklamirkan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar kata-kata yang diucapkan dengan penuh kesungguhan dan khidmat tapi sederhana itu, beliau tersentak berdiri dari duduknay lalau sambil memegang tangan saya mengucapkan kata-kata “Laa haula wa laa quwwata illa billaah… minda didoakan…minta didoakan….” Kata-kata itu diucapkan dengan berulang-ulang, sedangkan mata beliau tampak berkaca-kaca, seakan-akan air mata beliau mau keluar. Sementara kami minum-minum beliau mengatakan, “saya sangat gembira dan terima kasih kepada tuan atas segala bantuan dan perjuangan serta darma bakti pada bangsa dan pemerintah kami”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beliau menganjurkan, “hendaknya tuan pindah di Yogyakarta saja, supaya kita dapat sering bertemu dan membicarakan soal-soal agama”. Saya menjawab, “saya akan istikharah dahulu setelah itu baru dapat mengambil keputusan”. Setelah melaksanakan sembahyang istikharah, diambillah keputusan untuk pindah ke Jogyakarta sesuai anjuran Bung Karno. Semenjak itu mulailah saya memberikan sumbangan tenaga dan fikiran dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KONPERENSI AHMADIYAH DI JOGYAKARTA&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Jogyakarta sudah menetap beberapa saudara anggota PB Jemaat Ahmadiyah Indonesia seperti Bapak R. Hidayat dan Bapak Ahmad Sarido serta Bapak-bapak Ahmadi dari Jawa Barat, antara lain Bapak Harmaen, Bapak Dahnan Mansur, Bapak Karnaen dan lain-lain. Setelah mengadakan perundingan, Bapak-bapak tersebut mengambil prakarsa untuk mengadakan konperensi Jemaat Ahmadiyah di daerah RI bertempat di Jogyakarta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konprensi memikirkan langkah-langkah yang seharusnya diambil oleh Jemaat pad waktu itu sehubungan dengan diterimanya perintah dari Hadhrat Khalifatul Masih II r.a. supaya kita membantu perjuangan Republik, sedang pada waktu itu belum mendapat pengakuan dari luar. Tanah air Indonesia masih dipersengketakan dengan Belanda. Badan itulah yang menjadi wadah bagi Jemaat untuk membantu perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia pada waktu itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atas prakarsa Dewan Keamanan PBB, dimasa itu dibentuk sebuah komisi yang terdiri dari beberapa Konsul Jendral Negara-negara asing yang berkedudukan di Jakarta. Anggota-anggota komisi itu seringkali mondar-mandir ke Jogyakarta. Pada suatu ketika Konsul Jendral Tiongkok Nasionalis yang namanya Mr. Chiang, sebagai anggota komisi tersebut mengunjungi Jogyakarta. Untuk menghormati kedatangan Konsul Jendral itu, di Presidenan diadakan suatu pertemuan yang dihadiri oleh para Menteri Kabinet, pembesar-pembesar militer maupun sipil dan para terkemuka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pertemuan itu Mr. Chiag berpidato dengan bersemangat dan dengan nada sombong. Ia sangat mencela dan menghantam bangsa Indonesia atas kejadian-kejadian di Tangerang, Tegal, Malang dan lain-lain tempat dimana banyak penduduk China jadi korban. Setelah ia selesai berpidato, maka hadirin diberikan kesempatan untuk memberikan kata sambutan. Karena tiada seorangpun yang tampil kemuka dan memang keadaan tak mengizinkan dan kurang tepat untuk orang-orang Indonesia, saya memberanikan diri untuk menyambut pidato Mr. Chiang itu. Kurang lebih setengah jam lamanya saya kupas pidatonya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selesai memberikan sambutan saya diserbu oleh para pemimpin bangsa Indonesia seperti almarhum Bapak Panglima Besar Sudirman, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Dr. Sukirman, Mr. Sujarwo Condronegoro, H. Tabrani, Bung Tomo dan lain-lain. Mereka semua mengucapkan selamat dan terima kasih serta memeluk saya. Pidato sambutan saya dainggap mereka sebagai pembelaan di forum International.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Uraian saya itu disiarkan dalam berbagai bahasa seperti bahasa Inggris, Perancis, Tionghoa, Arab, Urdu dan bahasa Indonesia oleh IBC (Indonesian Broadcasting Corporatioan) dan harian-harian yang terbit di Jogyakarta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya teringat juga kejadian ketika dalam bulan Oktober 1948 mendapat instruksi untuk membawa satu kopor uang Belanda dari pihak pemerintah pusat RI ke Jakarta untuk membantu perjuangan kaum Republik di Jakarta dan di antaranya untuk membiayai “Sari Pers” yang ada di bawah pimpinan Sastro Suwignyo di jalan Guntur. Untuk menyelundupkan uang itu saya harus menempuh jalan-jalan yang berbahaya dan mempunyai kisah tersendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Belanda melakukan aksi militer kedua, saya tetap tinggal di Jogyakarta dan terus membantu para pejuang misalnya kontak dengan pemuda-pemuda, tentara, pelajar dan anak-anak gerilyawan diluar kota Jogyakarta. Karena hal itu nyawa saya sering hamper melayang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah resolusi Dewan Keamanan mengenai perundingan RI-Belanda, di Jogyakarta terbentuk Panitia Pemulihan Pemerintah RI Pusat, yang diketuai oleh Bapak Ki Hajar Dewantara dan saya sendiripun menjadi anggota dalam panitia tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Bung Karno dan Bung Hatta serta beberapa pemimpin lainnya kembali dari Bangka ke Jogyakarta, di Jogyakarta dibentuk Panitia Penyambutan untuk menyambut rombongan para Pemimpin itu, dimana saya pun menjadi anggota panitia itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Belanda menyerahkan kedaulatan ke tangan Republik Indonesia, Bung Karno harus pindah lagi dari Jogyakarta ke Jakarta. Saya mendapat kehormatan terpilih rombongan 12 orang pengantar beliau ke Jakarta dengan plane pertama “Garuda” dimana saya satu-satunya orang yang bukan warga-negara RI. Di antara ke-12 orang itu terdapat antara lain Ki Hajar Dewantara, Mr. Susanto Tirtoprojo, Sri Paku Alam, Raden Mas Haryoto dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejadian-kejadian itu menjadi kenangan yang indah dan memberikan suatu perasaan bangga karena perintah dari Imam Jemaat Ahmadiyah, Hadhrat Khalifatul Masih II ra dengan demikian merasa sebagai suatu kewajiban yang suci untuk mempertahankan kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia, sesuai dengan sabda Rasulullah saw: “Hubbul wathan minal iiman”, bahwa kecintaan kepada tanah air adalah sebagian daripada iman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemerintah RI/Kementrian Penerangan telah mengeluarkan Surat Penghargaan atas nama saya tertanggal 3 Agustus nomor 39/UP/Ktr dengan kata-kata antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pernyataan penghargaan ini didasarkan atas jasa-jasanya yang telah diberikan kepada perjuangan Bangsa Indonesia dan Negara Republik Indonesia sewaktu masih harus mempertahankan dan memperkokoh kedudukan Negara. Ia selalu menyumbangkan fikiran dan tenaganya dengan sepenuh keyakinan untuk membuat pendapat umum international bahwa perjuangan RI adalah benar dan adil”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain Sayyid Shah Muhammad selaku tokoh Ahmadiyah yang pengabdiannya baru kami turunkan penuturannya diatas masih banyak lagi tokoh Ahmadiyah yang lain yang benar-benar telah mencurahkan segenap apa yang ada padanya untuk kepentingan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Misalnya Bapak E. Moh Tayyib. Ia seorang pejuang kemerdekaan yang tabah. Setelah Proklamasi Kemerdekaan ia terpilih menjadi anggota KNI Singaparna, Tasikmalaya. Ia ikut gerakan BKR-TKR. ia turut mendirikan Gerakan Orang Tua Murid yang dilanjutkan dengan Yayasan Putera Bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk jasa-jasanya mendapat Piagam tanda penghormatan dari Presiden Republik Indonesia berupa Setia Lencana. Ia diakui sebagai Pejuang Perintis Kemerdekaan. Kini ia menjadi Sekjen P.U. Perintais Kemerdekaan Indonesia. Dari tahun 1946 hingga tahun 1952, orang Ahmadi dari Cukangkawung dan 8 orang dari Sangianglobang (Tasikmalaya) telah mati syahid di tangan keganasan teror DI-TII, berhubung kesetiaan mereka kepada Pemerintah RI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KHADIMUL AHMADIYAH MENJADI PAHLAWAN AMPERA&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari Jumat tanggal 25 Februari 1966, ratusan penduduk kota metropolitan Jakarta mengantarkan jenazah Arief Rahman Hakim, pahlawan Ampera, ke pemakaman Blok P, Kebayoran Baru. Arief Rahman Hakim lahir pada tanggal 24 Februari 1943 di Padang. Kedua orang tuanya, Haji Syair dan Hakimah, adalah ahmadi lama dikota itu. Nama yang sebenarnya ialah Ataur Rahman, tetapi nama pertama Ataur itu digantinya sendiri dengan Arief. Untuk menunjukan keistimewaannya, lebih lanjut menambahkan nama Hakim pada akhir namanya, yang diambilnya dari nama ibunya Hakimah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1958 ia tamat di SMP dan pindah ke Jakarta untuk meneruskan pelajarannya di SMA dan kemudian pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Dan selama di Jakarta ia merupakan seorang Khadimul Ahmadiyah yang aktif. Dalam pergolakan yang dicetuskan mahasiswa-mahasiswa untuk merobohkan Orde Lama, pemuda Arief tidak ketinggalan. Hari kamis tanggal 24 Februari 1966, persis pada hari kelahirannya, pemuda Ahmadiyah itu gugur kena peluru. Ia digelari Pahlawan Ampera.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dibawah Bendera Revolusi&lt;br /&gt;
Sumber : Buku &quot;Kami Orang Islam&quot; Hal 120-125&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber: http://ahmadiyyalink.blogspot.com/2011/08/pengabdian-dan-kesetiaan-ahmadiyah-pada.html &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/8288788712096119187/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2011/08/peran-ahmadiyah-dalam-perjuangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/8288788712096119187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/8288788712096119187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2011/08/peran-ahmadiyah-dalam-perjuangan.html' title='Peran Ahmadiyah Dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5K9GLM-BGEu34yNcBXx2lNDFgaLEmR6JCqm4CCiXrylepLA9oRpy0mtWMOI7EhprkLJ6Npq_StI02CHlXUfBH-xnpbAHWLzqmcjjBKL1LzGGKQM83IVXYYNYgYp7HYXqdQ7AKu-Ggf3M/s72-c/Bung+hattta+dan+Sayyid+shah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-4265803060644134291</id><published>2009-10-28T18:18:00.000+07:00</published><updated>2011-09-14T16:21:19.842+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ARTIKEL ISLAM"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="TAUHID"/><title type='text'>TIGA MACAM SYIRIK</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Syirik ada tiga macam&lt;/span&gt;. Pertama yang umum, yaitu penyembahan terhadap berhala, penyembahan terhadap pohon dan sebagainya. ini adalah jenis yang paling umum dan nyata. Jenis kedua adalah bertumpu degan cara yang melampaui batas terhadap srana sarana. Misalnya orang mengatakan, &quot;Jika hal itu tidak dilakukan maka saya mati.&quot; atau kalau bukan karena ini saya tidak akan bisa hidup&quot;. ini juga merupakan &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;syirik&lt;/span&gt;. Jenis yang ketiga adalah di hadapan wujud Allah taala seseorang itu menganggap wujudnya sendiri sebagai sesuatu yang berarti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada masa sekarang ini, di zaman kecemerlangan dan zamal akal dan logika ini, tidak ada lagi yang tampak melakukan syirik yang nyata seperti tadi. Namun pada zaman kemajuan di bidang materi ini, syirik dalam hal-hal yang menyangkut sarana, sudah sangat banyak. Dengan merebaknya wabah pes, Flu burung ataupun flu babi dan berbagai macam penyakit yang mewabah lainnya tidak ada yang meu berpikiran bahwa wabah itu menyebar sebagai hukuman atas perbuatan-perbuatan yang dilakukan manusia dan orang justru menaruh perhatian pada sarana-sarana lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/4265803060644134291/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2009/10/tiga-macam-syirik.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/4265803060644134291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/4265803060644134291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2009/10/tiga-macam-syirik.html' title='TIGA MACAM SYIRIK'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-3543462427109190191</id><published>2009-09-07T11:27:00.000+07:00</published><updated>2012-03-19T17:38:12.601+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ahmadiyah"/><title type='text'>Kata Mereka: Ahmadiyah adalah Islam Sejati</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;“Ahmadiyah adalah Islam sejati dan Islam yang hakiki ini hanya bisa berkembang melalui Ahmadiyah ini. Saya baru melihat Islam yang sebenarnya melalui Ahmadiyah, dan sebelum ini saya tidak pernah melihat ajaran seperti ini ditampilkan oleh kelompok-kelompok Islam lainnya. Dan apa yang mereka tampilkan adalah persaudaraan sejati, keikhlasan dan pengkhidmatan insaniyyat. Semuanya merupakan asas kehidupan bermasyarakat yang paling penting sekali. Orang-orang Ahmadiyah adalah perwujudan dari slogan Love for all hatred for none. Semua mazhab atau agama harus mengambil teladan dari mereka ini. (&lt;/span&gt;Menteri Luar Negeri dari Benin (Afrika) Dr H. Alexander (seorang Kristen)&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
***&lt;/div&gt;
Sekarang saya akan mengemukakan beberapa kesan-kesan yang dikemukakan oleh beberapa orang tamu yang belum masuk ke dalam Jamaah Ahmadiyah, namun mereka ikut serta di dalam Jalsah kita ini karena mereka mempunyai hubungan erat dengan Ahmadiyah,  mereka telah mendapat kesempatan untuk menghadiri Jalsah ini. Mereka terkesan oleh keterampilan dan dedikasi para petugas Jalsah dan juga sangat terkesan oleh suasana Jalsah yang mengagumkan. Demikian juga orang-orang Ahmadi yang baru pertama kali menghadiri Jalsah di sini sehingga menimbulkan perubahan dan kesan baru dan segar di dalam kehidupan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama-tama seorang President of Carel Marck Party di Swedia bernama Roger Caliph, beliau berpidato di dalam Jalsah mengatakan: &quot;Di Swedia sering saya menghadiri berbagai macam pertemuan selain pertemuan yang diselenggarakan oleh partai saya sendiri juga, saya sering menghadiri jalsah-jalsah atau convention juga, banyak orang-orang asing yang hadir di dalamnya, namun suasana kecintaan dan persahabatan diantara berbagai bangsa yang hadir dan bermacam ragam pakaian para peserta, tidak pernah saya lihat seperti disini, dan khasnya setelah mereka mengikuti acara begitu panjang dan lama, ketika mereka keluar dari markee tidak nampak seorang pun yang merasa letih atau lelah, saya lihat mereka bertemu satu-sama lain disetiap kesempatan dengan rasa cinta dan persahabatan yang sangat mengesankan sehingga perasaan lelah dan letih sama sekali tidak mempengaruhi mereka. Orang Swedia ini seorang politisi berumur 75 tahun mengatakan bahwa selama tiga hari saya menyaksikan suasana pergaulan yang sangat akrab dan saling mencintai sesama yang lain dan saya lihat di Jalsah Gah, satu waktu mereka berdiri bersama-sama dan satu waktu mereka duduk kemudian pergi dari sana bersama-sama pula. Selama 75 tahun saya tidak pernah menyaksikan dan menikmati pertemuan seperti ini, begitu akrab dan terasa hangatnya saling hormat-menghormati satu-sama lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesudah itu seorang Professor dari Kazakistan, telah menulis bahwa pertemuan Jema’at Ahmadiyah ini telah berjaya, sukses menampilkan keindahan dan ketinggian ajaran Islam dan mengajarkan saling menghormati terhadap sesama pandangan dan ajaran agama atau mazhab lain. Dan usaha semacam ini tidak diragukan lagi akan memperoleh kejayaan. Semoga Allah swt memberi kemajuan dan kejayaan kepada Jema’at Ahmadiyah. Kami pertama kali datang kesini dan tidak terbayangkan sedikit pun bahwa kami akan disambut dan dihormati seperti ini, dan kami alami selama tiga hari disini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang proffessor lagi dari Kazakistan juga yang menulis katanya, “Saya sangat terkesan oleh ajaran Ahmadiyah dan ini merupakan langkah pertama bagi saya. Dan saya sudah ketahui ajaran-ajaran Ahmadiyyah ini yang betul-betul menanamkan simpati insaniyyat, aman-damai, dan saling hormat-menghormati satu sama lain dan menaruh rasa hormat terhadap semua para Anbiya. Mereka siap mengemban tugas untuk menyampaikan amanat itu ke segenap penjuru dunia. Dengan menghadiri Jalsah Salanah ini nampaklah bahwa dalam pandangan Jema’at Ahmadiyah menghargai semua makhluq dan menaruh simpati kepada mereka adalah perkara yang penting sekali. Dari pembicaraan dengan para delegasi dari berbagai negara, saya mengetahui bahwa Jema’at Ahmadiyah banyak membantu negara-negara miskin di dunia yang sangat memerlukan bantuan dalam pembangunan sekolah, hospital, perpustakaan dan sarana-sarana umum lainnya. Dan bantuan seperti itu semua sangat penting sekali. Saya menyaksikan keindahan akhlaq mereka merupakan hal yang sangat istimewa sekali. Orang-orang Ahmadi yang datang dari berbagai negara untuk menghadiri Jalsah Salanah ini sangat memahmi ajaran Hazrat Mirza Ghulam Ahmad dan aktif mengamalkannya. Dan kami menyadari bahwa melayani dan mengkhidmati puluhan ribu orang tamu adalah pekerjaan yang sangat susah sekali. Sedangkan mereka yang melaksanakan tugas di dalam Jalsah Salanah ini hanya mengharapkan keridhaan dari Tuhan mereka.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikianlah pandangan seorang tamu ini yang harus selalu diingat, bahwa semua para petugas Jalsah Salanah mengkhidmati para tamu semata-mata demi meraih keridhaan Allah swt. Selain itu seorang perempuan dari Kazakistan menyampaikan pernyataannya, “Perangai dan perilaku orang-orang yang melayani kami sebagai tamu demikian baiknya seakan-akan kami ini tamu-tamu yang telah lama mereka tunggu-tunggu kedatangan kami. Keadaan dan keperluan-keperluan kami sangat diperhatikan oleh mereka. Kami dengan hati ikhlas mendo’akan untuk kemajuan Jema’at Ahmadiyah ini dan semoga ajaran hakikinya berkembang dengan pesat hingga menembus kota-kota dan kampung-kampung di seluruh pelosok dunia.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang Menteri Luar Negeri dari Benin (Afrika) Dr H. Alexander (seorang Kristen), di waktu saya mengunjungi negaranya beliau ini sengaja datang menyambut saya, dan sejak itulah terjadi persahabatan yang akrab dengan beliau. Beliau menulis: “Ahmadiyah adalah Islam sejati dan Islam yang hakiki ini hanya bisa berkembang melalui Ahmadiyah ini. Saya baru melihat Islam yang sebenarnya melalui Ahmadiyah, dan sebelum ini saya tidak pernah melihat ajaran seperti ini ditampilkan oleh kelompok-kelompok Islam lainnya. Dan apa yang mereka tampilkan adalah persaudaraan sejati, keikhlasan dan pengkhidmatan insaniyyat. Semuanya merupakan asas kehidupan bermasyarakat yang paling penting sekali. Orang-orang Ahmadiyah adalah perwujudan dari slogan Love for all hatred for none. Semua mazhab atau agama harus mengambil teladan dari mereka ini. Mula-mula saya tidak yakin bahwa jumlah peserta Jalsah mencapai tigapuluh ribu atau lebih, tetapi setelah saya menyaksikan sendiri, keadaannya betul-betul sangat mengagumkan. Melayani puluhan ribu tamu, makan-minumnya, akomodasinya, dan segala jenis keperluan mereka bukan pekerjaan yang mudah. Mereka telah menunjukkan pengkhidmatan yang sangat luar biasa dengan air muka ceria, ramah-tamah dan sangat sopan-santun terhadap sesama seakan-akan mereka ini bukan makhluk biasa melainkan para malaikat telah turun dari langit dan tinggal di atas bumi ini. Dalam pengaturan pelayanan diikut sertakan anak-anak kecil juga yang nampaknya sudah dilatih dengan cermat sehingga mereka sangat lucu dan manis dalam mengkidmati dan melayani para tamu. Alangkah baiknya jika keadaan anak-anak seperti ini juga terdapat di negara kami Benin, sehingga manusia akan mengenang mereka sepanjang hayat. Saya menyaksikan suatu kelompok para pemuda Ahmadiyah yang sangat bersahabat dan giat  menciptakan suasana aman damai, keadaan seperti ini tidak terdapat dinegara kami Benin. ”Beliau menulis lagi: “Pada detik-detik bai’at Internasional dan mendengar pidato penutupan dari Huzur, saya menyaksikan dunia telah berubah (padahal beliau seorang Kristen) dan saya berharap semoga Islam ditakirkan menjadi agama kami semua dan menjadi sarana hidayah bagi kami. Di waktu bai’at Internasional saya menyaksikan orang-orang menangis sambil menyapu air mata yang bercucuran membasahi muka mereka. Saya merasakan ada sesuatu sedang turun dari langit kepada mereka dan kami pun termasuk di antara mereka. Saya ingin cepat kembali ke negeri saya Benin dan memberi tahu kepada orang-orang di negeri saya bahwa hanya Ahmadiyah-lah yang bisa menjadi tempat bernaung bagi manusia untuk menjalani kehidupan aman damai didunia. Kehidupan yang aman tenteram tidak ada rasa takut di dalamnya dan dari segi lain Jema’at inilah yang bisa menjalin kita dengan Tuhan. Hamba Allah yang benar apabila berjalan menyampaikan amanat kebenaran kepada manusia pasti banyak manusia yang menentang dan merintanginya. Akan tetapi apabila saya sudah sampai kembali kenegeri saya Benin maka tidak akan ada masalah bagi Jema’at di sana. Akhirnya beliau berkata kepada saya: “Di Benin juga sudah ada anak Tuan.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari Siera Leone (Afrika Timur) Chief Justice Abdullah Shiekh Fuhana menulis: “Jalsah Salanah yang sangat luar biasa ini akan selalu menjadi kenangan bagi kami. Banyak tamu datang dari berbagai negara yang berlaku seperti saudara kandung sendiri, sama-sama menunaikan sembahyang dan sama-sama berdo’a untuk kemajuan Islam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang Gubernur dari Burkina Faso telah menulis: “Saya yang lemah ini telah datang menghadiri Jalsah ini sebagai wakil dari negeri saya dan saya menyatakan rasa penuh simpati kepada Pemimpin Jema’at Ahmadiyah. Di dalam Jalsah ini tidak ragu lagi saya telah menyaksikan berbagai macam bangsa di dunia dan telah duduk bersama-sama di dalam Jalsah ini. Semua sangat menghormati hak sesama insan. Di dalam Jalsah yang sedang berlangsung ini tidak ada sebarang perbedaan ras atau keturunan dan bangsa, semua menjadi satu. Motto Ahmadiyah “ Love for all hatred for none” sangat jelas sekali tengah mereka amalkan. Hendaknya bangsa-bangsa di seluruh dunia mengambil faedah dan mengambil contoh dari motto tersebut. Jema’at Ahmadiyah yang dipandang dengan hormat dan kebesaran diseluruh negeri kami, dalam tempo hanya dua puluh tahun saja Jema’at Ahmadiyah telah menawan hati rakyat Burkina Faso sampai ke pelosok-pelosok negeri. Kami telah mengenal betul Ahmadiyah ini mengkhidmati insaniyat tanpa pilih keturunan, kepercayaan, dan warna kulit. Jema’at Ahmadiyah bukan hanya menyediakan santapan ruhani belaka bahkan setiap keperluan jasmani manusia juga, dan dalam menyediakannya senantiasa berdiri dibaris paling depan. Karena Ahmadiyah telah banyak membantu menyediakan sarana pendidikan, sarana air minum, sarana kesehatan yang sangat baik sekali maka pada kesempatan Hari Kebangsaan Kepala Negara Burkina Faso telah menganugerahkan medali mas sebagai penghargaan kepada Jema’at Ahmadiyah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesungguhnya kita berkhidmat kepada siapa pun dan di mana pun bukan untuk memperoleh suatu penghargaan melainkan demi kepentingan kemanusiaan. Demikianlah perasaan hati para pengkhidmat dan para petugas Jalsah Salanah juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu Mrs Ibrahim Jama Garba seorang Niger dari Miami mengatakan: “Saya sangat terkesan oleh motto “Love for all hatred for none” saya menyaksikan semua orang Ahmadi tua-muda besar-kecil mempunyai perilaku yang sama terhadap semua pendatang dari berbagai tempat di dunia yang terdiri dari berbagai jenis bangsa, agama dan warna kulit mereka. Mereka memperlihatkan kecintaan kepada semua. Kami merasa sangat terkesan oleh perhatian dan pelayanan mereka yang sangat baik kepada kami yang tidak mungkin bisa kami lupakan sepanjang hidup kami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang Ahmadi dari Amerika bernama Nuruddin Sahib mengatakan; Saya pertama kali datang menghadiri Jalsah disini, melihat perilaku sangat baik dan menyenangkan dari para petugas tidak kuasa menahan air mata bercucuran. Dan saya pun mulai menangis karena sangat terharu mengenang  kepada kebaikan Tuhan yang luar biasa ini. Saya berjanji tidak lama lagi akan menulis sebuah buku tentang pengalaman yang saya saksikan dan peroleh di sini. Lidah saya tidak kuasa untuk menguraikan apa yang terkandung di dalam perasaan hati saya. Sebab mengungkapkan kemurahan, kasih sayang dan rahmat Tuhan merupakan pekerjaan yang sungguh sulit sekali. Saya ingin kembali ke Amerika setelah banyak meminum air ruhani, saya akan bertobat dari semua dosa dan akan saya tinggalkan semua keburukan saya, dan saya akan berusaha sekuat tenaga untuk menyampaikan amanat Hazrat Rasulullah saw dan Guhlam Sadiq beliau, Hazrat Masih Mau’ud a.s. kepada orang lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Honorable Mrs Soad Rujuk, Muslimah Member of Parlement Belgium dan beliau berasal dari keturunan Arab Moroko, beliau telah memberi sambutan juga di dalam Jalsah ini, mengatakan; “Menghadiri Jalsah ini merupakan pengalaman pertama yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya, saya duduk berdampingan dengan Hazrat Begum Sahibah dan beliau menjelaskan kepada saya tentang wafat Nabi Isa a.s., mengenai kemuliaan dan keagungan Hazrat Rasulullah saw dan mengenai kedatangan Hazrat Imam Mahdi Masih Mau’ud a.s dan tentang Jema’at Ahmadiyah, lebih kurang setengah jam saya mendengar penjelasan dari beliau. Sesudah itu saya dipertemukan dengan seorang muballigh dan saya duduk dekat beliau. Beliau memberi penjelasan demikian meresapnya di dalam pikiran saya sehingga hati dan pikiran saya sudah berobah total. Karena saya ingin mendapat penjelasan lebih lanjut tentang Imam Mahdi a.s. saya duduk sampai tengah malam mendengarkan penjelasan dari beliau. Setelah mengenal Ahmadiyah adalah Islam hakiki, saya telah mendapatkan kehidupan baru dari Allah swt. Melihat masa depan Ahmadiyah demikian cerah dan gamblang saya ingin terus mendapat penjelasan tentang Imam Mahdi dan Jema’at Ahmadiyah. Dan jika Tuhan menghendaki saya akan masuk ke dalam Jema’at Ahmadiyah. Dan bukan hanya saya saja yang akan masuk kedalam Jema’at Ahmadiyah melainkan semua saudara saya, Ibu bapak saya dan semua teman dan kerabat yang dekat dengan saya akan saya bawa sama-sama masuk ke dalam Jema’at Ahmadiyah ini. Ketika saya mendengar pidato penutupan Huzur yang berkaitan dengan orang-orang Ahmadi Bangsa Arab, Huzur mengatakan: “Kalian bangunlah!! Ini kewajiban kalian semua untuk menyampaikan amanat Hazrat Imam Mahdi a.s. dan pergilah ke Mekkah dan panjatkanlah banyak-banyak do’a di sana!” Pada waktu itu saya sangat terharu dan menangis sambil mencucurkan air mata yang tak tertahankan, sebab saya juga seorang perempuan asal bangsa Arab dan sehari sebelumnya Hazrat Begum Sahibah telah menjelaskan kepada saya tentang kebenaran Hazrat Imam Mahdi a.s. dan perlunya seorang Imam Zaman yang sangat mengesankan hati saya. Sekali pun di banyak negara orang-orang Ahmadiyah sedang diperlakukan dengan zalim dan biadab, namun saya berjanji pada Jalsah tahun depan saya akan datang kembali ke sini dan tidak akan sendirian melainkan dengan membawa para anggauta parlemen juga.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi hal itu semua merupakan karunia Allah swt  dan merupakan buah dari tabligh secara diam-diam atau secara perorangan yang tidak nampak kepada orang lain. Banyak orang terkesan dengan menyaksikan suasana Jalsah disini merupakan tabligh juga, ada juga khuddam yang bertabligh secara perorangan terhadap supir bis bangsa Iran menjelaskan tentang wafat Nabi Isa a.s. dan tentang kedatangan Hazrat Masih Mau’ud a.s. semua ini merupakan kesempatan tabligh yang sangat baik sebagai karunia Allah swt dan natijahnya akan timbul setelah beberapa waktu kemudian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang perempuan Ahmadi mengatakan saya pertama kali menghadiri Jalsah disini dan perasaan serta kesan yang menguasai pikiran saya tidak bisa dizahirkan dengan kata-kata. Menyaksikan keagungan Jalsah ini, keindahannya, pengaturannya dan menyaksikan perangai serta perilaku para petugas yang menjalankan duty mereka dengan semangat dedikasi, serentak timbul pertanyaan di dalam hati saya : “Siapakah di dunia ini yang bisa melakukan pekerjaan seperti ini, siapa yang bisa melayani tamu yang jumlahnya begitu banyak, siapa yang bisa menghimpun puluhan ribu hati manusia menjadi satu, jawabannya hanya satu adalah Tangan Tuhan dan Tangan Dialah Yang kuasa untuk menanamkan kecintaan di dalam hati manusia. Dan Dialah Yang memberi kemudahan di dalam semua pekerjaan. Duduk di tengah-tengah para peserta Jalsah keadaan diri terasa berobah secara total dan timbul kesan yang sangat dalam dan kuat di dalam hati saya yang membangkitkan semangat iman. Badan saya terasa gemetar dan air mata pun tak tertahan mengalir membasahi muka saya. Rahmat Tuhan nampak turun di semua ufuk (penjuru), hati runduk merebah dan sujud di haribaan Tuhan Maha Kuasa, sambil memohon ampun dari segala dosa yang pernah saya lakukan, sehingga saya merasa bahwa jarak perjalanan menuju akhirat sudah terasa sangat dekat sekali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang perempuan Ahmadi bernama Riza Begum Sahibah, menulis: “Pada acara akhir Jalsah Salanah, perasaan hati saya mengatakan, apabila saya sudah kembali ke Mesir, saya akan berkata sambil berteriak kepada orang-orang di sana: Hai ummat Rasulullah (saw) bangunlah dari tidur kalian, sekarang Imam Mahdi kalian sudah datang dan tanda-tanda akhir zaman sudah zahir semuanya dan cepatlah bangkit untuk menyelidiki kebenarannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang perempuan bernama Azizah Amano Ode Sahibah mengatakan, saya baru pertama kali menghadiri Jalsah ini, saya sangat terkesan dan sangat merasa heran menyaksikan bagaimana mengatur tamu begitu banyak dalam satu waktu dilayani dan dikhidmati dengan baik dan teratur sekali.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muflih Audah berkata: “Liputan Jalsah Salanah sangat baik sekali dan saya sangat terkesan oleh pelayanan dan kebaikan dari para petugas Jalsah, sungguh menakjubkan. Semua pertanyaan yang timbul di dalam benak saya sepanjang tahun telah terjawab semua setelah saya mengikuti semua acara Jalsah Salanah ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ibrahim Kazak Sahib berkata: “Saya merasa Jalsah ini telah berlangsung sangat istimewa sekali bagi Bangsa-bangsa Arab, sehingga semua kebohongan dan tipu daya mereka akan zahir dan akhirnya insya Allah orang-orang Arab secara berbondong-bondong akan menggabungkan diri dengan Jema’at Ahmadiyah laksana sebuah bendungan telah terbongkar dan runtuh. Kecongkakan dan kesombongan para penentang akan dipatahkan. Dan tidak lama lagi masanya bendera Imam Mahdi akan berkibar dengan megah di seluruh dataran negeri Arab. Dan ilham dari Allah swt kepada Hazrat Masih Mau’ud a.s. ini :   ??????????? ????????? ????????? ?? ????????? ???????? Yusolluna ‘alaihal arab wa abdalusy syam  Mereka akan menyampaikan selawat kepadanya dan juga para tokoh agama negeri Syam. akan segera sempurna dengan cemerlang dan semarak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak sekali surat-surat khasnya dari negara-negara Arab telah diterima yang isinya menyampaikan ucapan tahniyah atau selamat dan mubarak atas berlangsungnya Jalsah Salanah dengan penuh suksess, sehingga zahir sekali bahwa karunia Allah swt telah turun secara khas di atas Jalsah Salanah ini. Disini telah berhimpun berbagai jenis bangsa dan para hamba sahaya Hazrat Masih dan Mahdi a.s. sibuk berusaha demi meningkatkan keruhanian mereka. Dan mereka sedang berderap maju dengan semangat keruhanian baru. Pesan dan kesan serta ucapan selamat dan mubarak berdatangan dari setiap penjuru dunia sangat banyak sekali jumlahnya, sangat menggugah perasaan dan mengharukan sehingga tidak mungkin bisa dizahirkan secara lisan. Sesuai dengan janji Allah swt kecintaan dan cinta kasih terhadap Hazrat Masih Mau’ud a.s. telah ditanamkan di dalam hati para pengikut beliau a.s. yang pada zaman sekarang ini tidak ada duanya di seluruh dunia. Dan selain kepada beliau mereka sangat mencintai Khilafat juga. Semoga Allah swt meningkatkan terus keikhlasan dan kecintaan ini di dalam hati kita semua. Dan semoga rasa syukur terhadap nikmat-nikmt Allah swt lebih nampak dari masa sebelumnya. Dan semoga pusat kecintaan kita semua terletak pada Zat Allah swt. Untuk itu semua semoga Allah swt memberi taufiq kepada kita, Amin !!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber:&lt;a href=&quot;http://ahmadiyah.info/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=259&amp;amp;Itemid=88&quot;&gt; Ahmadiyah.info&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/3543462427109190191/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2009/09/kata-mereka-ahmadiyah-adalah-islam.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/3543462427109190191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/3543462427109190191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2009/09/kata-mereka-ahmadiyah-adalah-islam.html' title='Kata Mereka: Ahmadiyah adalah Islam Sejati'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-8592230804996075468</id><published>2009-05-28T12:34:00.002+07:00</published><updated>2012-03-19T17:39:55.587+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ahmadiyah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alquran"/><title type='text'>Terjemahan Alquran Ahmadiyah 100 Bahasa</title><content type='html'>Al-Qur&#39;an, Kitab Suci dari sekitar 1 miliar umat &lt;a href=&quot;http://agamaislam.info/&quot;&gt;Islam&lt;/a&gt; di seluruh dunia sekarang telah tersedia dengan terjemahan pilihan ayat-ayat dalam 114 bahasa dunia dan 50 bahasa terjemahan Lengkap satu buku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Al-Qur&#39;an, dalam kata-kata sendiri,&lt;br /&gt;
&quot;.. Merupakan kitab; yang tidak ada keraguan di dalamnya, yang merupakan panduan bagi orang-orang yang bertakwa, yang percaya pada yang gaib dan senantiasa mendirikan shalat dan membelanjakan dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka, dan yang beriman kepada apa yang telah wahyukan kepadamu dan apa yang telah diwahyukan sebelum kamu dan mereka mempunyai iman teguh kepada akhirat. &quot; (Q.S 2:1-5)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://ahmadiyya.or.id/&quot;&gt;Jamaah Muslim Ahmadiya&lt;/a&gt;h, gerakan yang relatif baru di dalam &lt;a href=&quot;http://1-islam.net/&quot;&gt;Islam&lt;/a&gt;, dengan senang hati mempersembahkan Al-Qur&#39;an - firman Allah - ke dalam 114 bahasa dunia (Quran Suci pada awalnya diturunkan oleh Allah dalam bahasa Arab).&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah daftar dari terjemahan ke dalam 50 bahasa, dan juga daftar 114 bahasa yang dipilih dalam ayat-ayat suci Alquran. Jika Anda memerlukan terjemahan dalam salah satu bahasa, atau literatur Islam lainnya, atau informasi, silahkan kunjungi Toko Buku Alislam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
LIST OF LANGUAGES IN WHICH THE COMPLETE HOLY QURAN IS TRANSLATED (50):&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Language    Regions where spoken.&lt;br /&gt;
----------   ---------------------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.   ALBANIAN      Albania, Kosova (Ex-Yugoslavia), Greece, Italy, Bulgaria&lt;br /&gt;
2.   ASSAMESE     India, Assam (North India), Bhutan, Bangladesh&lt;br /&gt;
3.   BANGLA        Bangladesh, West Bengal (India)&lt;br /&gt;
4.   BULGARIAN   Bulgaria, Greece, Romania, Moldova, Ukraine&lt;br /&gt;
5.   CHINESE       China, Taiwan, Malaysia, Hong Kong, Thailand, Singapore&lt;br /&gt;
6.   CZECH         Czech Republic, Some in U.S.A. and Canada&lt;br /&gt;
7.   DANISH        Denmark, Faeroe Islands, Greenland, North Germany&lt;br /&gt;
8.   DUTCH        Netherlands, Belgium, Suriname, Netherlands Antilles, France&lt;br /&gt;
9.   ENGLISH      Most of North America, Europe, Australia. Some Asia &amp;amp; Africa&lt;br /&gt;
10.  ESPERANTO Eastern Europe, Japan, China, Holland&lt;br /&gt;
11.  FIJIAN      Fiji Islands&lt;br /&gt;
12.  FRENCH      France, Canada, Belgium, Switzerland, U.S.A.&lt;br /&gt;
13.  GERMAN      Germany, Austria, Switzerland, Liechtenstein&lt;br /&gt;
14.  GREEK       Greece, Cyprus, Turkey (and surrounding areas)&lt;br /&gt;
15.  GUJRATI     India (Gujrat, Maharashtra), Some Pakistan&lt;br /&gt;
16.  GURMUKHI    India&lt;br /&gt;
17.  HAUSA       Niger, Nigeria, Cameroon, Chad, Ghana, West Africa&lt;br /&gt;
18.  HINDI       India, Fiji, Surinam, Guyana, Some Africa&lt;br /&gt;
19.  IGBO        South-east Nigeria,&lt;br /&gt;
20.  INDONESIAN  Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapore, Brunei&lt;br /&gt;
21.  ITALIAN     Italy, Switzerland, San Marino, Vatican City&lt;br /&gt;
22.  JAPANESE    Japan&lt;br /&gt;
23.  KIKUYU      Kenya, NEC Africa&lt;br /&gt;
24.  KOREAN      Korea (North + South), China, Japan, Uzbekistan, Kazakhstan&lt;br /&gt;
25.  LUGANDA     Uganda&lt;br /&gt;
26.  MALAYALAM   South-west India, Kerala&lt;br /&gt;
27.  MALAY       Malaysia, Thailand, Singapore, Brunei, Indonesian&lt;br /&gt;
28.  MANIPURI    India (Assam)&lt;br /&gt;
29.  MARATHI     Maharashtra (north-west India)&lt;br /&gt;
30.  MENDE       Sierra Leone, Liberia&lt;br /&gt;
31.  ORIYA       India (Orissa)&lt;br /&gt;
32.  PASHTU      Pakistan, Afghanistan&lt;br /&gt;
33.  PERSIAN     Iran, Afghanistan&lt;br /&gt;
34.  POLISH      Poland, Some republics of former USSR.&lt;br /&gt;
35.  PORTUGUESE  Portugal, Brazil, Angola, Mozambique, Guinea-Bissau&lt;br /&gt;
36.  PUNJABI     India, Pakistan&lt;br /&gt;
37.  RUSSIAN     Russia, Some other former USSR republics, Afghanistan, China&lt;br /&gt;
38.  SARAEKI     India, Pakistan&lt;br /&gt;
39.  SINDHI      Pakistan, India&lt;br /&gt;
40.  SPANISH     Spain, Central + South America, Mexico, U.S.A.&lt;br /&gt;
41.  SWAHILI     Mozambique, Kenya, Somalia, Comoros, Tanzania&lt;br /&gt;
42.  SWEDISH     Sweden, Finland, Estonia, USA, Canada&lt;br /&gt;
43.  TAGALOG     Phillipines, Luzon, Manila, Mindanao&lt;br /&gt;
44.  TAMIL       Sri Lanka, India, Malaysia, Far East, E &amp;amp; S Africa&lt;br /&gt;
45.  TELUGU      India (Andhra Pradesh)&lt;br /&gt;
46.  TURKISH     Turkey, Bulgaria, Turkish Cyprus&lt;br /&gt;
47.  TUVALU      Tuvalu, Nauru&lt;br /&gt;
48.  URDU        Pakistan, some India&lt;br /&gt;
49.  VIETNAMESE  Vietnam, Cambodia&lt;br /&gt;
50.  YORUBA      Nigeria, Benin, Togo&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
LIST OF LANGUAGES IN WHICH SELECTED VERSES OF THE HOLY QURAN ARE TRANSLATED (114):&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Language    Regions where spoken.&lt;br /&gt;
----------   ---------------------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.   AFRIKAANS   South Africa, Namibia, Malawi, Zambia, Zimbabwe&lt;br /&gt;
2.   ALBANIAN    Albania, Kosova  (Ex-Yugoslavia), Greece, Italy, Bulgaria&lt;br /&gt;
3.   AMHERIC     Ethiopia, Sudan&lt;br /&gt;
4.   ASANTE      Ghana, Togo, Ivory Coast&lt;br /&gt;
5.   ASSAMESE    India, Assam (North India), Bhutan, Bangladesh&lt;br /&gt;
6.   AZERBIJANI  Azerbaijan, Iran, Turkey, Syria, Afghanistan&lt;br /&gt;
7.   BALINESE    Indonesia, Bali (Island)&lt;br /&gt;
8.   BALOUCHI    Baluchistan (Pakistan), Iran, Afghanistan, Bahrain, India&lt;br /&gt;
9.   BANGLA      Bangladesh, West Bengal (India)&lt;br /&gt;
10.  BASSA       Liberia, NWC Africa&lt;br /&gt;
11.  BATAKESE    Sumatra, Indonesia&lt;br /&gt;
12.  BEMBA       Zambia, Zaire&lt;br /&gt;
13.  BETE        Ivory Coast&lt;br /&gt;
14.  BHUTANI     Bhutan&lt;br /&gt;
15.  BOULE      &lt;br /&gt;
16.  BULGARIAN   Bulgaria, Greece, Romania, Moldova, Ukraine&lt;br /&gt;
17.  BURMESE     Mayanmar (Burma)&lt;br /&gt;
18.  CATALAN     Spanish, France, Andorra, Italy, Balearic Islands, U.S.A.&lt;br /&gt;
19.  CHICHIWA  &lt;br /&gt;
20.  CHINESE     China, Taiwan, Malaysia, Hong Kong, Thailand, Singapore&lt;br /&gt;
21.  CHIYAO  &lt;br /&gt;
22.  CREOLE      Mauritius, Haiti&lt;br /&gt;
23.  CZECH       Czech Republic, Some in U.S.A. and Canada&lt;br /&gt;
24.  DAGBANI     Ghana, Togo&lt;br /&gt;
25.  DANISH      Denmark, Faeroe Islands, Greenland, North Germany&lt;br /&gt;
26.  DOGRI     &lt;br /&gt;
27.  DUSUN   &lt;br /&gt;
28.  DUTCH       Netherlands, Belgium, Suriname, Netherlands Antilles, France&lt;br /&gt;
29.  ENGLISH     Most of North America, Europe, Australia. Some Asia &amp;amp; Africa&lt;br /&gt;
30.  ESPERANTO   Eastern Europe, Japan, China, Holland&lt;br /&gt;
31.  ESTONIAN    Estonia, Latvia, Russia&lt;br /&gt;
32.  EWE         Ghana, South Togo, South Benin&lt;br /&gt;
33.  FANTE       Ghana, Ivory Coast, Togo&lt;br /&gt;
34.  FIJIAN      Fiji Islands&lt;br /&gt;
35.  FINNISH     Finland, Sweden, Estonia, Norway, Russia&lt;br /&gt;
36.  FRENCH      France, Canada, Belgium, Switzerland, U.S.A.&lt;br /&gt;
37.  FULA        Nigeria, Guinea, Senegal, Western African Bulge&lt;br /&gt;
38.  GA          Ghana, Togo, Benin&lt;br /&gt;
39.  GEORGIAN    Georgian Republic, Azerbaijan, Turkey, Iran&lt;br /&gt;
40.  GERMAN      Germany, Austria, Switzerland, Liechtenstein&lt;br /&gt;
41.  GREEK       Greece, Cyprus, Turkey (and surrounding areas)&lt;br /&gt;
42.  GUJRATI     India (Gujrat, Maharashtra), Some Pakistan&lt;br /&gt;
43.  GURMUKHI    India&lt;br /&gt;
44.  HAUSA       Niger, Nigeria, Cameroon, Chad, Ghana, West Africa&lt;br /&gt;
45.  HEBREW      Israel, U.S.A., Europe&lt;br /&gt;
46.  HINDI       India, Fiji, Surinam, Guyana, Some Africa&lt;br /&gt;
47.  HUNGARIAN   Hungary, Romania, Czech and Slovak republics, Yugoslavia&lt;br /&gt;
48.  IGBO        South-east Nigeria,&lt;br /&gt;
49.  INDONESIAN  Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapore, Brunei&lt;br /&gt;
50.  IRISH       Ireland&lt;br /&gt;
51.  ITALIAN     Italy, Switzerland, San Marino, Vatican City&lt;br /&gt;
52.  JAPANESE    Japan&lt;br /&gt;
53.  JAVANESE    Indonesia (Java), Malaysia, Suriname&lt;br /&gt;
54.  JULA    &lt;br /&gt;
55.  KANNADA     South-west India (Karnataka)&lt;br /&gt;
56.  KASHMIRI    Kashmir (North India/Pakistan)&lt;br /&gt;
57.  KIKAMBA     NEC Africa&lt;br /&gt;
58.  KIKONGO     Zaire, Angola, Congo&lt;br /&gt;
59.  KIKUYU      Kenya, NEC Africa&lt;br /&gt;
60.  KOREAN      Korea (North + South), China, Japan, Uzbekistan, Kazakhstan&lt;br /&gt;
61.  KPELLE      Guinea, Liberia&lt;br /&gt;
62.  KURDISH     Iraq, Turkey, Iran&lt;br /&gt;
63.  LATVIAN     Latvia, Lithuania, Ukraine, Estonia, Belorussia&lt;br /&gt;
64.  LINGALA     NWC Africa&lt;br /&gt;
65.  LITHUANIAN  Lithuania&lt;br /&gt;
66.  LUGANDA     Uganda   &lt;br /&gt;
67.  MADINKA     Guinea, Mali&lt;br /&gt;
68.  MALAY       Malaysia, Thailand, Singapore, Brunei, Indonesian&lt;br /&gt;
69.  MALAYALAM   South-west India, Kerala&lt;br /&gt;
70.  MANIPURI    India (Assam)&lt;br /&gt;
71.  MAORI       New Zealand&lt;br /&gt;
72.  MARATHI     Maharashtra (north-west India)&lt;br /&gt;
73.  MENDE       Sierra Leone, Liberia&lt;br /&gt;
74.  NAYANJA&lt;br /&gt;
75.  NEPAL       Nepal, India&lt;br /&gt;
76.  NORWEGIAN   Norway, Denmark&lt;br /&gt;
77.  NZEMA   &lt;br /&gt;
78.  ORIYA       India (Orissa)&lt;br /&gt;
79.  OROMO       Ethiopia, Kenya&lt;br /&gt;
80.  PASHTU      Pakistan, Afghanistan&lt;br /&gt;
81.  PERSIAN     Iran, Afghanistan&lt;br /&gt;
82.  POLISH      Poland, Some republics of former USSR.&lt;br /&gt;
83.  PORTUGUESE  Portugal, Brazil, Angola, Mozambique, Guinea-Bissau&lt;br /&gt;
84.  PUNJABI     India, Pakistan&lt;br /&gt;
85.  ROMANIAN    Romania, Voivodina, Greece, Albania, Bulgaria, Moldova&lt;br /&gt;
86.  RUSSIAN     Russia, Some other former USSR republics, Afghanistan, China&lt;br /&gt;
87.  SAMOAN      Samoa, USA, New Zealand, Fiji    &lt;br /&gt;
88.  SARAEKI     India, Pakistan&lt;br /&gt;
89.  SERBO-CROAT Bosnia, Croatia, Serbia + Montenegro (Latin Script)&lt;br /&gt;
90.  SINDHI      Pakistan (Sindh), India&lt;br /&gt;
91.  SINHALA     Sri Lanka&lt;br /&gt;
92.  SPANISH     Spain, Central + South America, Mexico, U.S.A.&lt;br /&gt;
93.  SUNDANESE   Indonesia (Western Java)&lt;br /&gt;
94.  SURANAN&lt;br /&gt;
95.  SWAHILI     Mozambique, Kenya, Somalia, Comoros, Tanzania&lt;br /&gt;
96.  SWEDISH     Sweden, Finland, Estonia, USA, Canada&lt;br /&gt;
97.  TAGALOG     Phillipines, Luzon, Manila, Mindanao&lt;br /&gt;
98.  TAMIL       Sri Lanka, India, Malaysia, Far East, E &amp;amp; S Africa&lt;br /&gt;
99.  TELUGU      India (Andhra Pradesh)&lt;br /&gt;
100. TEMNE       Sierra Leone&lt;br /&gt;
101. TONGAN      Tonga&lt;br /&gt;
102. TSHILUBA &lt;br /&gt;
103. TURKISH     Turkey, Bulgaria, Turkish Cyprus&lt;br /&gt;
104. TUVALU      Tuvalu, Nauru&lt;br /&gt;
105. UKRANIAN    Ukraine, Poland, Czech, Slovak repulics, Former USSR.&lt;br /&gt;
106. URDU        Pakistan, India&lt;br /&gt;
107. VAI         Liberia, Sierra Leone&lt;br /&gt;
108. VIETNAMESE  Vietnam, Cambodia&lt;br /&gt;
109. WAALE     &lt;br /&gt;
110. WELSH       Wales (UK)&lt;br /&gt;
111. XHOSA       South Africa&lt;br /&gt;
112. YAO         Southern China, North Laos, Thailand, Malawi, Mozambique&lt;br /&gt;
113. YIDDISH     Israel, Central &amp;amp; Eastern Europe, USA&lt;br /&gt;
114. YORUBA      Nigeria, Benin, Togo&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.alislam.org/library/links/translations.html&quot;&gt;http://www.alislam.org/library/links/translations.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://1-islam.net/ahmadiyah/79-terjemahan-alquran-ahmadiyah.html&quot;&gt;http://1-islam.net/ahmadiyah/79-terjemahan-alquran-ahmadiyah.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;TULISAN TERKAIT:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://1ahmadiyah.blogspot.com/2009/05/alquran-dalam-bahasa-maori.html&quot;&gt;Terjemahan Al-Qur&#39;an Dalam Bahasa Maori&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/8592230804996075468/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2009/05/terjemahan-alquran-ahmadiyah-100-bahasa_27.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/8592230804996075468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/8592230804996075468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2009/05/terjemahan-alquran-ahmadiyah-100-bahasa_27.html' title='Terjemahan Alquran Ahmadiyah 100 Bahasa'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-1200159596641118991</id><published>2009-05-05T15:52:00.000+07:00</published><updated>2009-05-05T15:53:37.033+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ARTIKEL ISLAM"/><title type='text'>Khilafah Islam</title><content type='html'>Khilafah adalah satu-satunya sistem hidup bernegara dalam pandangan Islam yang menjadi muara seluruh pengurusan kehidupan manusia. Saatnya untuk beranjak dan berjuang menegakan kembali Khilafah Rasyidah dan melanjutkan kehidupan Islam sehingga dunia merasakan kesejahteraan dan kedamaian di bawah naungan Sang Adidaya masa depan….MARI BERSAMA MENJADI BAGIAN DARI ORANG-ORANG YANG MEMPERJUANGKANNYA. (Sumber: Selebaran Hizbut Tahrir Indonesia, Jumat 25 Maret 2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak wacana mengemuka tentang kebangkitan khilafah dalam islam, bagaimana sebenarnya bentuk khilafah itu, berbentuk politik atau agama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://1-islam.net/artikel-islam/71-khilafah-kepemimpinan-bercorak-politik-atau-agama.html&quot;&gt;SELENGKAPNYA&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/1200159596641118991/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2009/05/khilafah-islam_05.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/1200159596641118991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/1200159596641118991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2009/05/khilafah-islam_05.html' title='Khilafah Islam'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-3560050410833873532</id><published>2009-04-17T18:47:00.000+07:00</published><updated>2009-04-17T18:53:03.690+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ahmadiyah"/><title type='text'>Masjid-Masjid Ahmadiyah</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Imam &lt;a href=&quot;http://ahmadiyya.or.id&quot;&gt;Ahmadiyah&lt;/a&gt; se-dunia, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad kembali melebarkan sayap dakwah Islam di Eropa serta menambah Rumah Allah Ta’ala di Eropa. Beliau Beberapa waktu yang lalu, telah meletakan batu pertama Masjid Darul Amman di Manchester, United Kingdom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga tahun 2008, MTA Internasional menyebutkan bahwa – Mosques: 299 were added this year, (raising the total to over 15000) — Masjid [yang dikelola Jemaat Ahmadiyah] bertambah hingga 299 Masjid; dan jika ditotal, saat ini Jemaat Ahmadiyah telah mengelola masjid sebanyak lebih dari 15.000 masjid di dunia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selengkapnya lihat &lt;a href=&quot;http://www.alislam.org/gallery2/v/events/manchestermosque/&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source: &lt;a href=&quot;http://isamujahid.wordpress.com/2009/04/04/masjid-di-eropa-kembali-ditambah/&quot;&gt;isamujahid.wordpress.com&lt;/a&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/3560050410833873532/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2009/04/masjid-masjid-ahmadiyah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/3560050410833873532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/3560050410833873532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2009/04/masjid-masjid-ahmadiyah.html' title='Masjid-Masjid Ahmadiyah'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-7022860242880087488</id><published>2009-04-09T15:13:00.000+07:00</published><updated>2012-03-19T17:40:51.324+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ahmadiyah"/><title type='text'>Jika Ahmadiyah Menjadi Agama Baru?</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jika &lt;a href=&quot;http://muslim-ahmadi.blogspot.com/2008/01/ahmadiyah-agama-baru_13.html&quot;&gt;Ahmadiyah Menjadi Agama Baru&lt;/a&gt;, Apakah Masalahnya Akan Selesai?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keberatan sejumlah kelompok Islam terhadap &lt;a href=&quot;http://ahmadiyya.or.id/&quot;&gt;Ahmadiyah&lt;/a&gt;, antara lain, adalah bahwa sekte ini menganut ajaran yang berlawanan dengan akidah Islam, terutama kepercayaan tentang adanya nabi setelah Nabi Muhammad. Ini berlawanan dengan doktrin standar Islam tentang finalitas kenabian Muhammad. Mereka mengatakan: jika &lt;a href=&quot;http://ahmadiyah.info/&quot;&gt;Ahmadiyah&lt;/a&gt; mau tetap diakaui sebagai bagian dari umat Islam, maka sekte itu harus kembali ke ajaran Islam yang benar. Dengan kata lain, harus meninggalkan doktrin kenabian mereka. Jika tidak, mereka harus mendirikan agama baru di luar Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Banyak tokoh Islam yang berpandangan bahwa masalah &lt;a href=&quot;http://1-islam.net/ahmadiyah.html&quot;&gt;Ahmadiyah&lt;/a&gt; akan selesai jika kelompok ini mau memisahkan diri dengan baik-baik dari Islam, dan mendirikan agama baru. Pandangan ini tampaknya mendapat banyak pengikut di kalangan tokoh-tokoh Islam. Mulai dari Ketua MPR, anggota DPR, menteri agama, sejumlah tokoh dalam MUI, dan tokoh-tokoh Islam lain pernah mengemukakan hal ini secara publik lewat media massa.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaannya: apakah betul jika Ahmadiyah menjadi agama baru, masalahnya akan selesai? Apakah benar, jika kelompok ini menyatakan diri sebagai agama baru di luar Islam, dia tidak dimusuhi lagi oleh sejumlah kelompok dalam Islam sebagaimana kita lihat saat ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya, terus terang, ragu sama sekali. Argumen ini dikemukakan oleh banyak kalangan Islam (terutama yang konservatif/ fundamentalis) sebagai “taktik sementara” untuk melumpuhkan Ahmadiyah sebagai sebuah jamaah. Saya tidak yakin, kalangan Islam yang memakai argumen ini benar-benar memiliki komitmen untuk tidak mengganggu Ahmadiyah setelah sekte itu benar-benar memisahkan diri sebagai agama baru. Sejak awal, kelompok ini memusuhi ide toleransi dan anti pluralisme. Bagaimana mungkin kita bisa berharap mereka akan bersikap “pluralis” dan toleran terhadap Ahmadiyah setelah sekte ini benar-benar menjadi agama baru? Bagaimana mungkin kita berharap orang-orang seperti Khalil Ridlwan, Sobri Lubis, Al-Khatta, FPI, FUI, MMI, HTI bisa bersikap pluralis? Mengharap mereka bersikap demikian sama saja berharap “dua ditambah dua sama dengan lima”, alias mustahil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taruhlah Ahmadiyah benar-benar menjadi agama baru, meskipun pengandaian ini sangat sulit terjadi, maka sejumlah masalah baru akan tetap muncul kembali. Sebagaimana kita tahu, Ahmadiyah masih memakai Qur’an dan hadis sebagai dua sumber utama dalam kepercayaan mereka. Mereka juga masih beribadah persis dengan umat Islam yang lain. Mereka masih menjadikan Nabi Muhammad sebagai panutan utama. Seluruh akidah mereka di luar masalah kenabian sama persis dengan akidah umat Islam yang lain. Kalau pun ada perbedaan, paling jauh hanya menyangkut interpretasi mengenai beberapa hal yang kurang terlalu penting (misalnya soal kematian Nabi Isa di mana mereka memiliki interpretasi sendiri yang berbeda dari umumnya kalangan Islam dan Kristen).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Ahmadiyah menjadi agama baru, umat Islam “ortodoks” bisa jadi akan mengangkat masalah baru yang tak kalah rumitnya. Mereka bisa saja mempersoalkan penggunaan doktrin, ajaran, simbol dan atribut Islam oleh Ahmadiyah yang sudah menjadi “agama” baru itu. Ingat protes sejumlah kalangan Islam beberapa waktu lalu atas komunitas Kristen di Jakarta yang memakai simbol Islam dalam ibadah natal, seperti bajukoko dan peci, dua jenis pakaian yang dianggap sebagai milik khas umat Islam. Jika umat Kristen memakai baju koko saja diprotes karena dianggap “mencuri” simbol Islam, apa yang terjadi nanti jika Ahmadiyah menjadi agama baru, sementtara jamaahnya masih beribadah dan berkeyakinan sama persis dengan umat Islam yang lain?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan yang sulit dijawab oleh kalangan Islam adalah: bagaimana mungkin “agama baru” (yakni Ahmadiyah) memiliki akidah, ajaran, dan ibadah yang sama persis dengan Islam? Bagaimana mungkin seorang Ahmadiyah yang melaksanakan salat, puasa, zakat, dan haji sama persis dengan umat Islam yang lain dianggap mengikuti agama lain hanya gara-gara perkara kecil, yakni interpretasi soal kenabian?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masalah lain: jika Ahmadiyah menjadi agama baru, apakah mereka masih diperbolehkan mendirikan masjid dan beribadah dengan cara yang sama dengan umat Islam yang lain? Apakah jamaah Ahmadiyah masih diperbolehkan memakai Qur’an dan hadis sebagaimana umat Islam yang lain? Apakah mereka masih diperbolehkan melaksanakan haji yang masih mereka anggap sebagai kewajiban agama, sebagaimana keyakinan umat Islam yang lain?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika tuntuntan agar Ahmadiyah menjadi agama baru adalah meminta jamaah Ahmadiyah meninggalkan seluruh doktrin dan atribut Islam, dan sebaliknya menciptakan agama baru yang sama sekali beda dengan Islam dalam segala hal, maka ini permintaan yang konyol. Sebaliknya, jika permintaan itu hanya sebatas Ahmadiyah mendeklarasikan diri sebagai&lt;br /&gt;
agama baru karena persoalan doktrin kenabian, pertanyaannya: apakah setelah itu ada jaminan tak ada gangguan lagi pada mereka di masa mendatang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jaminan itu jelas tak ada sama sekali. Sebagaimana kita tahu, agama resmi yang jelas-jelas sudah diakui negara seperti Kristen saja masih mengalami banyak kesulitan untuk mendirikan tempat ibadah, misalnya, dengan alasan melanggar SKB (Surat Keputusan Bersama) yang dibuat begitu rupa sehingga menguntungkan umat Islam yang mayoritas; jika Kristen saja mengalami banyak kesulitan, apalagi Ahmadiyah yang tentunya jauh lebih kecil ketimbang agama Kristen. Saya menduga, jikapun Ahmadiyah menjadi agama baru nantinya, mereka akan mengalami tekanan yang jauh lebih berat daripada yang mereka hadapi saat ini. Mereka kemungkinan besar akan dihalangi untuk membangun masjid karena dianggap akan bisa menyesatkan kalangan awam. Mereka akan dilarang untuk berdakwah, dengan alasan bahwa dengan memakai doktrin dan ajaran Islam yang sama dengan ajaran yang dianut oleh umat Islam yang lain, dakwah itu bisa menyesatkan masyarakat luas. Ingat, Ahmadiyah di Pakistan yang dipaksa menjadi kelompok di luar Islam, hingga saat ini masih mengalami masalah dengan kolompok Islam arus utama yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, dengan menjadi agama baru, Ahmadiyah menjadi lebih mudah dijadikan sasaran empuk untuk diserang oleh kalangan Islam. Selama Ahmadiyah masih berada di dalam Islam, kalangan Islam konsevatif-fundamen talis itu masih mengalami kesulitan untuk melancarkan “serangan penuh” atas Ahmadiyah. Begitu Ahmaidyah resmi keluar dari Islam dan menjadi agama baru, mereka bisa diserang dengan lebih leluasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harus kita ingat, kebencian kelompk Islam konservatif- fundamentalis Islam tidak terbatas pada Ahmadiyah. Saya melihat, Ahmadiyah hanya sasaran antara saja. Jika mereka berhasil “melumpuhkan” sekte kecil ini, mereka akan melancarkan eksperimen serupa untuk menyerang kelompok-kelomok lain yang mudah dijadikan sasaran tembak, seperti sekte Syi’ah, atau kalangan pemikir Islam yang berpikir kritis yang selama ini juga sudah sering mereka benci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan kalangan konservatif adalah: mereka mau menjadi pemilik tunggal merek “Islam”. Mereka mau menjadi “diktator keyakinan”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Allahumma inna na’udhu bika min al-ghuluwwi fi al-din, wa na’udhu bika min al-mutasyadidin wa al-mutatharrifin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
source: &lt;a href=&quot;http://indonesianmuslim.com/apakah-masalahnya-akan-selesai-jika-ahmadiyah-menjadi-agama-baru.html&quot;&gt;http://indonesianmuslim.com/apakah-masalahnya-akan-selesai-jika-ahmadiyah-menjadi-agama-baru.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/7022860242880087488/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2009/04/jika-ahmadiyah-menjadi-agama-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/7022860242880087488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/7022860242880087488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2009/04/jika-ahmadiyah-menjadi-agama-baru.html' title='Jika Ahmadiyah Menjadi Agama Baru?'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-6168258341403751821</id><published>2008-08-04T15:54:00.000+07:00</published><updated>2012-03-19T17:41:21.173+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ibadah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="TAUHID"/><title type='text'>HANIEF (حنيف) DAN JANIEF (جنيف): Condong kepada Allah atau Dunia?</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3tjDjc1UtoCrcMt4894vPa7Mr5STu6YaMbqz_aSwYdKGcwJ3X9WNBfcMmqDw8j9Vuwbsi9ARDo2BsoKbhgq5H0teWfXEMzqsq3w3Wf4X97BN2ba-g6H_c8vBw5CrIyCDoS57F5tt6Y7E/s1600-h/images2.jpeg&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5230584442255559458&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3tjDjc1UtoCrcMt4894vPa7Mr5STu6YaMbqz_aSwYdKGcwJ3X9WNBfcMmqDw8j9Vuwbsi9ARDo2BsoKbhgq5H0teWfXEMzqsq3w3Wf4X97BN2ba-g6H_c8vBw5CrIyCDoS57F5tt6Y7E/s320/images2.jpeg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Seorang hanief ( حنيف ) adalah seorang yang selalu menundukkan diri di hadapan Allah taala. terjemahan dari kata&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt; hanafa&lt;/span&gt; ialah “bengkok &amp;amp; melengkung ke satu arah”. Jadi arti hanief ( حنيف ) disini adalah “tunduk-condong ke satu arah”, yakni tunduk dan condong ke arah Allah taala. Gambaran kata hanief ( حنيف ) adalah bila saja manusia berikhtiar mengambil suatu urusan untuk agama atau dunia atau sewaktu-waktu tergelincir, maka kapan saja dia jatuh maka dia menjatuhkan diri ke hadapan Allah. Jadi ada semacam tekad dalam diri bahwa “aku akan mendahulukan agama dari pada dunia”-bila saja di hapanku ada dua pilihan, satu dunia dan satu agama yang satu sama lain saling bersaing maka aku selalu mengistimewakan agama tanpa keraguan sedikitpun.”&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;Kemudian di dalam bahwa Arab terdapat kata lagi yang hampir sama lafadznya hanya saja lafadz hanafa ditambah satu titik di bawah huruf “h” sehingga menjadi JANIEF (جنيف)&lt;div class=&quot;fullpost&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dari sini dan dari penjelasan nanti akan diketahui bahwa ini adalah tamsilan dan bagi pedoman kita dalam condong selalu kepada Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keyakinan adalah dua hal yang seimbang yang kalau di tambah satu titik maka bisa jatuh ke satu arah, maka hanif adalah senantiasa jatuh kepada Allah. Tetapi jika dalam lafadz itu di bubuhi satu titik di bawahnya maka hal itu akan membawa kepada kecondongan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
perhatikan kata-kata diatas, kata hanief adalah menunjukkan bahwa kita hendaknya jatuh Kepada Allah saja, tetapi di dalam lafadz selanjutnya di bubuhi titik satu sehingga hal itu bisa membuat perubahan arah terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah perumpamaan yang pertama tanpa titik manusia senantiasa jatuh merendahkan diri kepada Allah. Tetapi ketika dibubuhi titik satu maka arah kecondongannya menjadi terganggu atau bisa berubah arah. Titik itu bisa mengambil bentuk berupa titik kesombongan, titik keserakahan, titik amarah, titik hasad, titik kesombongan, dan titik lainnya yang banyak sekali kita bubuhkan dalam sifat hanif kita, kendati itu hanya sebatas satu titik maka hal itu dapat merubah arah jatuh kita, sekali kita menambah titik maka titik itulah bisa membuat kita jatuh kepada hal lain, kalau tadinya kita jatuh kepada allah maka yang kedua kita akan jatuh kepada “bumi” tanah, jatuh ke tingkat kerendahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hakikat ini hendak menekankan kepada kita untuk selalu berhati-hati melangkahkan gerak maju kita meraih keridhoaan Allah, itulah salah satu hikmah betapa sempitnya jalan shirotol mustaqim, yang mana orang menggambarkan bahwa shirotol mustaqiem tiu adalah sesuatu jembatan yag jalannya begitu sempit dan halusnya dan sangat berbahaya dimana manusia akan jatuh ke bawahnya. gambaran itulah yang saya dapatkan dari para orang-tua bahwa di kiamat nanti kita akan melewati sebuah jembatan yang kecilnya adalah sekecil rambut bahkan 7 kali lebih halus lagi, hanya orang yang beruntunglah yang akan selamat, dalam diriku yang lugu hal itu terus terbayang dalam pikiran saya dan lebih lanjut menjadi sesuatu yang menakutkan ketika memikirkan bagaimana kalau saya jatuh, akan sangat sulit sekali melewati jalan itu.. Dari kata janief tadi sebenarnya hendak menggambarkan kepada kita bahwa setitik saja beban yang kita bawa maka setitik itulah yang akan menjatuhkan kita ke jurang neraka jahiim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah makna nya huruf “H” kita kepada Allah janganlah kita tambahkan titik dibawahnya yang akan menjatuhkan seseorang ke satu arah dan itu adalah titik dunia. Atau akan mengmbelokkan sumber kecenderungan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi kebanyakan manusia memilih membubuhkan ttik di huruf “H” tersebut. Manusia cenderung ke dunia. Tak ada yang lebih ditakuti selain Allah tetapi manusia selalu takut kepada sesama melebih segalanya. Tak ada yang patut dicintai selain Allah tetapi manusia mencintai selain Allah lebih dari segalanya. Tak ada segla amalan yang berharga kecuali semata-mata untuk Allah, tetapi manusia bertindak dengan mengharapaksn nama, kekayaan dan pujian melebihi segalanya. Tak ada yang lebih kaya dari sang maha Kaya Allah tala, tetapi manusia memilih meminta kekayaan kepada dunia, meminta-minta dan. Tak ada yang lebih mengabulkan permintan selain Allah tetapi manusia lebih meminta-minta kepada manusia dan sarana-sarana dunia dengan melupakan doa. Tak ada yang lebih sempurna dari Allah tapi manusia selalu berpaling dasrinya. Selalu tak cukup bagi manusia, manusia selalu menambahkan titik dalam kehidupanya dengan titik keduniaan, titik keserakahan, titik kegelisahan, titik kecongkakan, yang tanpa mereka sadari titik itulah yang akan menjatuhkan mereka jauh melantur dari Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagitu mudah kita menilai diri sendiri ke arah mana kita condong? Dalam kehidupan sehari-hari kalau saudara melihat dengan teliti mengenai keputusan diri sendiri maka inilah keputusannya. Yakni sebagian manusia apabila berdri di dua persimnpangan jalan, maka itulah waktu yang sangat sulit sekali untuk memutuskan perkara yan benar. Dalam konteks kerohanian manusia lebih memilih keputusan keduiawian diatas dua jalan tersebut. Dan hanya orang yang sukses lah yang apabila mereka bersiri di dia hjalan walau bagaimanapun pahitnya mereka selalu memutuskan condong ke arah agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seberapa berhasil dari kita dalam perhitungan zahir kita kita bisa menilai diri kita sendiri ke arah mana kita lebih condong, kalau di mulut setiap orang mengatakan aku akan condong ke arah agama tetapi dalam praktek sekeseharian ketika dia berada dalam dua jalan antara dunia dan agama, kebanyakan manusia memilih kepada dunia, manusia lebih mementingkan pekerjaan, manusia sangat sedikit perhatian ke arah ibadah, manusia lebih takut ke kepada manusia adahah ada yang lebih daitakuti yaitu Allah, manusia begitu tak terbpikir kepda allah saat ditimpa kepad masalah dengan merengek-rengek belas kasih masnusai tanap sdar Allah yang disampingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi ribuan orang mengatakan Kami adalah orang yang tulus ikhlas dalam agama karena Tuhan”, dalam hal ini tidaklah perlu kita mengatakan bahwa mereka berkata dusta begitu pula tidak perlu mengatakan bahwa mereka sedang berkata jujur/ benar”. Amal mereka dalam kehidupan sehari-hari Allah yang akan memberitahukan apakah perkatan mereka benar atau dusta bahwa sewaktu ada dua jalan pikiran, antara dusta dan benar, maka apakah kita akan berlindung kepada dusta atau kebenaran...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/6168258341403751821/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2008/08/hanief-dan-janief-condong-kepada-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/6168258341403751821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/6168258341403751821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2008/08/hanief-dan-janief-condong-kepada-allah.html' title='HANIEF (حنيف) DAN JANIEF (جنيف): Condong kepada Allah atau Dunia?'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3tjDjc1UtoCrcMt4894vPa7Mr5STu6YaMbqz_aSwYdKGcwJ3X9WNBfcMmqDw8j9Vuwbsi9ARDo2BsoKbhgq5H0teWfXEMzqsq3w3Wf4X97BN2ba-g6H_c8vBw5CrIyCDoS57F5tt6Y7E/s72-c/images2.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-6869513596317760969</id><published>2008-05-01T15:56:00.001+07:00</published><updated>2012-03-19T17:41:53.125+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ISLAM DAMAI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Toleransi"/><title type='text'>Damai, damai, damai...</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhb0SkzIP4mGzyuPKtcWKvXqyhUmdK2WkLiZhH023Hc4Sdu5gpjEip4pvJDPbb21gj5TS0ItM3EDPCmIEm9NNULuCD7Hgx1gqg4Z66llnB7kAjks7zHq6oKv2k4acUHVfhyphenhyphenNAi5FJNvJxU/s1600-h/250px-Aksi_FPI.png&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5195334503396650674&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhb0SkzIP4mGzyuPKtcWKvXqyhUmdK2WkLiZhH023Hc4Sdu5gpjEip4pvJDPbb21gj5TS0ItM3EDPCmIEm9NNULuCD7Hgx1gqg4Z66llnB7kAjks7zHq6oKv2k4acUHVfhyphenhyphenNAi5FJNvJxU/s320/250px-Aksi_FPI.png&quot; style=&quot;float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Andaikan semua orang cinta akan perdamaian. Mungkin dunia tidak makin porak poranda dengan berbagai kejadian yang di mulai dari keserakahan para insan. Islam yang Nabi besar ajarkan hanya tinggal kenangan karena begitu banyak perbantaian. Islam yang penuh dengan kedamaian telah dirusak dengan salah melakukan penghidmatan, Jihad dengan perkataan akan menghasilkan kesuksesan,jihad dengan kekerasan malah akan mengundang perpecahan.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Andai apa yang kulihat&lt;br /&gt;
Kawan-kawan melihatnya pula&lt;br /&gt;
Mereka akan mencucurkan air mata&lt;br /&gt;
Dan mengatakan selamat tinggal dunia&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Oleh amal buruk orang-orang&lt;br /&gt;
Mentari kemilaupun jadi kelam kusam&lt;br /&gt;
Bumi pun - untuk menakuti dan mengancam&lt;br /&gt;
Tengah menjangkit wabah Penderitaan&lt;br /&gt;
Apabila engkau renungkan&lt;br /&gt;
Musibah yang laksana musibah ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiada obat yang dapat menjauhkannya&lt;br /&gt;
Kecuali, Amal Baik dan tiada yang lain&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari rasa kasih ku sampaikan pada kalian&lt;br /&gt;
Kini, baiklah anda pun merenungkan pula&lt;br /&gt;
Wahai insan bijak bestari!!!&lt;br /&gt;
Kebajiakan senantiasa berguna&lt;br /&gt;
Bagi menanggulangi hari serupa ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;
oleh: &quot;Annisa Tahira Sahiiba&quot; &lt;nyi_ilangbuana@yahoo.co.id&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/nyi_ilangbuana@yahoo.co.id&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/6869513596317760969/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2008/05/blog-post_01.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/6869513596317760969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/6869513596317760969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2008/05/blog-post_01.html' title='Damai, damai, damai...'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhb0SkzIP4mGzyuPKtcWKvXqyhUmdK2WkLiZhH023Hc4Sdu5gpjEip4pvJDPbb21gj5TS0ItM3EDPCmIEm9NNULuCD7Hgx1gqg4Z66llnB7kAjks7zHq6oKv2k4acUHVfhyphenhyphenNAi5FJNvJxU/s72-c/250px-Aksi_FPI.png" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-8286174493531833089</id><published>2008-05-01T15:25:00.001+07:00</published><updated>2012-03-19T17:43:31.264+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ARTIKEL ISLAM"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ISLAM DAMAI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Toleransi"/><title type='text'>Ketika Agama Menjadi “Setan”</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika Agama Menjadi &quot;Setan&quot;. Jubah &#39;Agama&#39; yang datang untuk memenuhi kedamaian, menyelamatkan dari &#39;serigala-serigala&#39; pemangsa sesama-ternyata pula jubah itu telah penuh berlumuran darah. Siapa yang menyelamatkannya? Mereka, sang Penyelamat, harus pula diselamatkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&quot;Dalam setiap diri kita, berjaga-jaga serombolan serigala”&lt;/i&gt; demikian kata penyair Romawi Plautus, tetapi lebih dari itu dalam diri manusia serigala itu bukan semaa-mata berjaga-jaga, Manusia itu merupakan serigala bagi sesamanya. Demikian Thomas Hobbes menambahkan. &lt;span style=&quot;color: #ff6666;&quot;&gt;[1]&lt;/span&gt; Demikianlah pandangan skeptis terhadap manusia dewasa ini, yang saling menyerang, saling menantang, berdarah-darah, penuh amarah. Manusia membunuh sesama manusia lain, hal itu karena mereka tidak melihat yang dibunuh adalah sebagai manusia. Pembunuhan itu sendiri adalah bentuk penegasan kalau orang yang dibasmi itu jelas bukan sebagai sesama, melainkan sosok lain. Bisa setankah, pembangkang kah, pemberontak kah, penghujat kah atau yang sesat.&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain Agama mempunyai peran signifikan dalam usaha membentuk sifat-sifat hewani tersebut menjadi lebih manusiawi, tetapi jubah agama itu sendiri ternyata pula telah bersimbah darah, sehingga jubah agama tersebut menjadi merah merekah berlumuran darah, penuh amarah, penuh dengki. Agama berperan sebagai penjaga, tetapi setiap mereka merasa sebagai penjaga sehingga yang menjaga sebenarnya juga dijaga oleh penjaga lain yang sebenarnya sedang dijaga juga, &lt;i&gt;I&#39;m holier than you&lt;/i&gt;, saya lebih suci dari kalian, saya lebih baik dari kamu. &lt;i&gt;When religion becomes Evil&lt;/i&gt;, ketika agama menjadi setan, demikian sebuah judul buku karangan Kimball, seorang guru besar Agama di Universitas Wake Forest, Amerika Serikat. Setidaknya itulah ungkapan skeptis yang meggambarkan agama dalam massa-massa kekerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saya bilang itu adalah pandangan skeptis. Melihat dari satu sisi kecil daripada keseluruhan yang besar bukanlah pandangan yang arif dalam mengambil kesimpulan. Ada banyak titit optimis yang bisa kita kedepankan. Jika kita melhilat agama dari esensi sejati dengan jelas kita akan berkesimpulan bahwa hal tersebut adalah perilaku umat beragama bukanlah agama itu sendiri. Jika ada yang mengadakan kekerasan dengna mengatasnamakan agama maka hal itu adalah bentuk distorsi pemeluk agama tersebut dari ajaran sejatinya. Pada dasarnya esensi setiap agama mengajarkan kedamaian, dan persatuan sesama manusia. Bahkan seorang mahatma Gandhi adalah seseorang yang seluruh hidupnya adalah untuk menentang kekerasan, padahal kita tahu Bhagavad Gita justru sebuah dialog yang memberi semangat di ambang perang dan pembantaian, tetapi Gandhi membacanya sebagai orang yang memiliki kerangkan berfikir menentang kekerasan. Lain hal nya jika kita melihat dalam kerangka kekerasan. Gandhi menafsirkan bahwa cerita Gita tentang peperangan bukanlah peperangan sebenarnya melainkan sebuah alegori, hanya lambang peperangan yang terus menerus berlangsung dalam hati manusia. &lt;span style=&quot;color: #ff6666;&quot;&gt;[2]&lt;/span&gt; sebaliknya Islam yang mengajarkan kedamaian tetapi kita lihat label Islam telah menjadi baku sebagai “Produsen Teroris”. Hal-hal yang berimplikasi kekerasan dalam Alquran dijadikan “sumber api penyemangat bagi serigala-serigala itu. Begitupun kita temui hal-hal ini dalam setiap agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa manusia membunuh sesamanya? Mengapa terjadi kekerasan atas nama agama? Sungguh petanyaan sulit tetapi bukan berarti tidak bisa dijleaskan, saya mencoba mnelusuri dari pikiran yang cetek dalam kerangka saya sebagai seorang yang tidak setuju akan kekerasan. Lebih khusus saya melihat Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Fanatisme Agama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fanatisme agama kita kita gunakan sebagai alat untuk menelusuri kekerasan agama ini. Fenomena fanatik/ortodaoksi ini sebenarnya dibentuk untuk melindungi dirinya dari gerakan luar, mereka membentuk ortodoksi yang bersifat subyektif. Mereka memandang bahwa merekalah yang paling benar dan yang lain salah. Pada saat bersamaan kelompok-kelompok yang lain membentuk ortodoksi mereka masing-masing yang oleh kelompok lain sebagai sesat. Jadi setiap kelompok memandang dari kerangkanya masing-masing sehingga semua mengklaim merekalah yang benar dan sebaliknya mereka menaganggap kelompok yang lain salah, semua serba hitam putih. Hal inilah yang sering menyulut kekarasan. Setiap orang merasa lebih suci, lebih baik daripada yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Timbulnya kekerasan sebenarnya merupakan sebuah solusi karena tidak adanya jalan keluar lain. Seperti bayi yang tidak dapat apa-apa lantas dia mengamuk, meraung-raung dan meronta-ronta. Hal itu terjadikarena adanya kesenjagnan antara cita-cita (&lt;i&gt;das sollen&lt;/i&gt;) dan kenyataan (&lt;i&gt;das scin&lt;/i&gt;). &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;[3]&lt;/span&gt; Situasi ideal yang diharapkan tidak pula terjadi sehingga terjadilah masssa-massa yang frustasi yang penuh amarah, timbullah tindakan-tindakan refresif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam konteks beragama begitupun keadaannya, para pemeluk agama yang ingin mempertahankan kemurnian agamanya, yang dengan semangat fudamentalnya tak mau berbagi keimanan atau keyakian kepada orang lain. Persinggungan kepada “setan-setan” tersebut semakin kuat. Maka akan semakin terbentuk lah collective identity - membentuk identitas kelompok yang harus dipertahankan. Aksi dalam mempertahankan inilah yang kadang memacu kekerasan. Hal itu terjadi karena pemutlakan kebenaran ajaran agamanya. Ajaran saya pasti benar dan agama lain pasti salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disinilah fanastisme muncul, yang kemunculannya adalah karena menghadapi realitas yang berntentangan dengan keyakinannya. Semakin terjadi gesekan dan dia mersa tersingkir, terpengaruh maka tindakan fanatis dan &lt;i&gt;defense mechanism&lt;/i&gt;-nya semakin tinggi. seperti dalam pertandingan sepokbola, aura persaingan akan semakin meningkat saat-saat pertandingan akan dimulai. Hawa pertarugan meningkat. Semakin meningkat pertarungan semakin meningkat rasa kelompoknya yang disisi lain menghadapi kelompok lain. Sebuah pertandingan yang fair dia akan mengakui kekalahan timnya tetapi yang tidak terima dia akan marah, terjadilah pertarungan di lapanan bola, orang-orang yang tidak ikut dalam permasalahan ikut-ikutan karena yang sedang bertempur bukanlah antara individu melainkan antara kelompok, karena saya ada dalam kelompok maka saya akan melawan kelompok itu, siapapun orangnya saya akan lawan karena mereka ada dalam kelompok mereka, tak peduli disana ada kawan, ada saudara, ada wanita, ada anak kecil. Karena dia tidak berfikir dalam dirinya seniri tetapi corak pikirannya adalah berpikir kelompok, kelompok telah mematikan pikiran dia sebagai individu . Individunya telah hilang ditelan identitas kelompoknya. Apakah dalam situasi itu bisa berfikir individu, jawabannya bisa tetapi dia akan melawan arus yang begitu besar, sehingga mau-tak mau dia akan terseret ikut arus atau denganmelwannya maka akan terlempar, akan terkucil atau dan pada saat itu menjadi bukan bagian dari kami, sehingga kau aaakan menjadi yang terbuang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu samalah halnya dengan fir&#39;aun, yang karena takut umat terpengarauh akan ajaran baru yang dibawa Nabi Musa a.s dianggap Musa telah melakukan keresahan di masyarakt maka tak ada jalan lain, bunuh Musa! Hal itu terjadi karena tidak adanya jalan untuk merintangi, tak adsa cara untuk membendung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi dari situ kita melihat bahwa fanatik berlebihan itu sebenarnya adalah bentuk perlindungan diri dari gerakan luar, membentuk ortodoksi yang bersifat subyektif, memandang dia yang paling benar dan yang lain salah. Mekanisme ini semakin meningkat tatkala dirasa gerakan yang dianggap mengancam semakin membuat resah maka hal itulah yang menyulut kekerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sisi lain adalah kekerasan itu muncul karena ketakuatan atau kepanikan. Timbullah defense mechanism tadi-mekanise pertahanan diri. MAW Brouwer mengatakan bahwa fanatisme itu timbul karena ketakutan atau kepanikan. Setiap orang segan mengubah pola pikir dan sikapnya, setiap hal yang tidak cocok dengan pola itu, dilawan dan dihilangkan dengan berbagai macam akal . &lt;span style=&quot;color: #ff6666;&quot;&gt;[4]&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Fanatisme memberikan perasaan enak, bahwa orang telah menjadi suci hanya dengan membunuh atau menyiksa orang yang menurut dia tidak suci. Dan kembali seperti dikatakan tadi orang yang dalam kelompok tak sedang berfikir dengan rasio pribadinya, melainkan telah disetir oleh pikiran kelompooknya. Wolfgang Sofsky mengatakan bahawa dalam rasa paniknya manusia tidak menjadi tuan atas rasionya. Rasio tidak begitu saja dapat mengusir rasa cemasnya, justru sebaaliknya rasa cemas itu mendikte rasio-rasionya sehingga persepsi-persepsinya dan lebih dari itu absatrasksinya tentang dunia luar terdistorsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber dari fanatisme dan kebengisan yang menyertai nya terletak dalam jiwa manusia yaitu dalam pelairian psikis dari perasaan tak pasti yang tak tertanggungkan. Dengan demikian fanatisme massa dan kekerasan yang menyertainya bukanlah tanda kekuatan melainkan tanda katidak-berdayaan manusia sebagai individu. Fanatism, demikian kata Nietzche adalah satu-satunya jalan yang membawa orang-orang lemah kepada kekuatan kehendak.&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt; [5]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&quot;Setan&quot; yang Membunuh “Setan”.&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kemudian satu hal lagi adalah dari kekerasan itu timbullah persepsi dehumanisasi atau setanisasi terhadap sosok yang diperangi. Bukan sebagai sesama lagi melainkan sebagai bukan sesama bahkan bukan sebagai manusia bahkan lebih rendah dari itu atau yang dianggap lebih berbahaya dari manusia. Karena yang dianggap sebagai sesama manusia tidak akan melakukan kekerasaan, karena dirinya sendiri tersermin di dalam yang sama itu. Dengan demikian kekerasan dilakukan bukan terhadap yang sama melainkan yang lain. Korban dipersepsikan dengan cara yang khas sedemikian rupa sehingga dihadapan pelaku tampil dalam sosok yang terasing, asing sebagai manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prof Khaled M Abou Al Fadl mengatakan bahwa intoleransi terjadi ketika sebuah agama menganggap agama lain, karena tidak mau mencari keselamatan menurut agama yang pertama. Maka pengikut agama lain itu menjadi tidak berharga sebagai manusia. Dan karena mereka di dehumasnisasi, lalu secara psikologis anda akan pecaya anda bukan membunuh manusia melainkan membunuh setan, kejahatan. &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;[6]&lt;/span&gt; Dengan pandangan seperti itu pelaku kekerasan itu tidak lagi terbebani dosa bahkan perasaan eforialah yang mereka rasakan, karena mereka menganggap bahwa setan telah dibnunuh dan mereka merasa sudah menang melawan dosa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dehumanisasi atau &lt;i&gt;demonisasi&lt;/i&gt; (setanisasi) adalah mekanisme untuk memproyeksikan citra negatif terhadap musuh, agar seolah-olah seperti &lt;i&gt;demon&lt;/i&gt; (setan), pencitraan ini tertu sangan efektidf sekali apabila dilakukan oleh yang mempunyai otoritas seperti negara maupun agama. Massa akan mendapat legitimasi sehingga mereka berperang dengan semangat yang suci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi sebenarnya mereka yang menganggap korbannya sebagai bukan manusiawi maka dia dengan sendirinya menempatkan diri sebagai bukan manusia lagi. Seperti dikatakan oleh Dimetrios Julius, seorang ahli psikoanalisa mengatakan bahwa, &quot;&lt;i&gt;Poin yang perlu dicatat adalah bahwa proses dehumanisasi orang lain ini juga mempunyai cara dehumanisasi individu itu sendiri. Saat kita menolak martabat dan rasa hormat terhadap orang lain, sebenarnya juga hilang kemanusiaan dan rasa hormat terhadap diri diri sendiri”.&lt;/i&gt; Maka semakin kita melakukan dehumanisasi terhadap musuh kitapun sebenarnya telah menjadi kurang manusiawi (&lt;i&gt;less Human).&lt;span style=&quot;color: #ff6666;&quot;&gt; [7]&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;color: #ff6666;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Sebagai insan beragama tentunya bukanlah tarikan-tarikan nafsu manusiawi yang harus dikedepankan. Dorongan-dorongan tersebut harus diselaraskan dengan akhlak Qurani. Umar, Khlaifah kedua dalam Islam mengurungkan niatnya membunuh seorang kafir yang sudah tak berdaya lantaran korban itu meludahi muka Umar, Alasan beliau adalah karena beliau takut membunuh karena nafsu bukan karena Allah. Dorongan-dorongan itu adalah cipataan juga tetapi Allah mengatakan bahwa dorongan itu tak bisa bebas,harus ditekan, dalam artian digiring kepada hal yang positif, karena sesunggunya nafsu itu laammarotun bissui, nafsu itu akan membawa kepada kekejian. Betapapun sucinya niat kita apabila sudah nascu yang lebih menonjol maka kesucnia itu bisa berubah menjadi kekejian. Ketika Rasulullah dicaci oleh Abdullah bin Ubayy semua sahabat menjadi berang, ingin membunuh Ubay, bahkan anaknya sendiri yang sudah masuk Islam berambisi sekali ingin membunuh ayahnya yang kafir tersebut. Tetapi rasulullah berdiam saja dengan mengatakan tidak ada hukuman kepada orang ini. Pembawaan kita kadang menunut untuk bertindak tetapi tuntutan itu harus kita sesuaikan dengan jiwa Alquran seperti apa Alquran mengarahkan. Tidak bisakah kita bersikap seperti salahseorang keluarga Firaun yang berpesan kepda fir&#39;aun, “apa! Apakahkamu akan membunuh Musa lantaran dia mengaku sebagaiutusan Allah?” disana terlihat dia tidak mengedepankan nafsu. Bahwa kenapa harus membunuh lantaran pengakuan itu, toh tidak ada apa-apa kan bagi kalian, kalo dia salah dia sendiri yang rugi. Hal itu sebenarnya adalah hendaknya kita mengedepankan bahwa jangalah nafsu itu terlalu menguasai. Kalau kita tidak setuju maka dihadapi dengan cara-cara yang beradab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi yang sebenarnya sikap kita adalah menyesuaikan nafsu kita dengan apa yang diajarkan kepada Alquran sehingga kita bisa menyelaraskan nasfu kita tersebut. Bukan sebaliknya amarah yang dikedepankan dengan mencari-cari jangan-jangan ada ayat-ayat yang bisa meligitimsi kekerasan tersebut. Pada prakteknya kelihatan sama, antara orang yang mengartasnamakan agama, tetapi akan terlihat jelas bedanya antara orang yang menyesuaiakan emosi mereka dengan agama dengan orang yang menyesuaikan Alquran dengan nafsu mereka, Agama dijadikan klaim teologis untuk membenarkan tindakan-tindakan serigala mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Esensi Islam Damai&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Islam secara autentiknaya mengajarkan kedamaian, kasih sayang dan toleransi terhadap sesama. Salah satu ajaran pokok ajaran islam adalah pengnakuan kebenaran terhadap semua utusan tuhan untuk memberi petunjuk kepada manusia (Q.s. 10:48; 13:8; 16:37; 35:25) Islam dengan tegas mengajarkan tentang tiadanya pemaksaaan dalam beragama (2:257) karena jika Tuhan mau memaksakan kehendaknya pasti semua orang beriman (10:100) maka mengapa pula kita memaksa manusia untuk beriman (Yunus: 100) karena hanya dengan seizin Allah lah seorang dapat beriman (yunus 101). Islam sepenuhnya memberi kebebasan untuk beriman ataupun tidak bahkan menjadi atesis sekalipun ( 18:30) Islam mengajarkan manusia akan bertanggung jawab atas perbuatannya masing-masing di akhirat (10:109) tugas kita hanyalah sebatas mengajak dan menyadarkan saja tidak lebih dari itu, toh kitapun tidak dirugikan , mengapa harus marah karena kita tidak menangung dosa orang lain dan takkan bisa. Adalah sikap lemah lembut dan kasih sayang yang diajarkan oleh Islam bukan kekerasan, karena kekerasan itu justru akan mejadi bumerang bagi diri sendiri (6:109). &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;[8]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Mirza Tahir Ahmad dalam salah satu acara tanya jawab mengatakan bahwa &lt;i&gt;&quot;semua bebas untuk memeluk agamanya masing-masing, tidak ada hak bagi siapapun untuk menyandang hak dan keweenangan Tuhan (godly part) bagi sesama manusia lainnya yang juga hidup di bumi ini. Karena Allah lah yang mengetahui mengapa mereka menjadi demikian. Lagi pula setiap orang tidak bisa memilih mau lahir dari agama mana, karea sering mereka dipilihkan oleh lingkungan sosialnya masing-masing. Jika ada orang yang menjadi ateis sangat boleh jadi dikarenakan mereka tidak terbimbing kepada jalan tuhan. Allah lah yang maha mengetahui sehingga Dialah yang memahami mereka harus diperlakukan pada hari kiamat kelak, pada kehidupan di dunia kita tidak berhak memutuskan sesuatu atas nama Tuhan.&lt;/i&gt; &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;&quot;[9]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khaled Abou el Fadhl mengatakan : &lt;i&gt;“bila seseorang mengenai tuhan dia bisa saja orotoritatif yaitu yang dapat anda mintai pandapat mereka karena mereka jujur, rajin, memeriksa semua petunjuk teks dan alam secara filosofis dan menyeluruh. Namun mengatakan patuhi saya atau anda bukan Muslim itu adalah otoriter. Otoriter adalah tindakan merampas wilayah milik Tuhan dan wilayah Tuhan merupakan otoritas absolut untuk menyatakan, menilai, memutuskan dan memulai dan mengakhiri sesuatu.&quot; &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;[10]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Toleransi&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Realitas kehidupan menujukkan betapa menjemuknya kehidupan ini yang masing-amsing mampunyai kepentingan yang berbeda-beda, dan perbedaan itu acapkali menjadi akar percekcokan, perselisihan persengketaan, perkelahian bakhkan peperangana. Sikap berbeda yang terarah kepada ketidak serasian ini akan mendorong masiing-masing individu ataupun kelompok untuk menundukkan yang lain. Kalau sikap ini dibiarkan maka konfliklah yang akan terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitupun setiap agama memiliki sifat eksklusif masing-masing dengan klaim kebenarnnya. Hal ini tidaka akan terjadi konflik jika dibentengi oleh sikap toleransi. JIka kebenaran itu adalah dari tuhan maka sikap kita hanyalah mengajak tidak dengan memaksa apalagi dengan kekerasan. Hal yang dikedepankan adalah pendekatan dialogis. Dawan raharjo mengatakan: &lt;i&gt;“semua agama harus dianggap benar menurut keyakinan pemeluk masing-masing, sebab prinsip ini merupakan landasan bagi keadilan, persamaan hak dan kerukunan antar umat beragama.” &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;[11]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;&lt;b&gt;Penutup &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua agama, semua keyakinan membutuhkan sesuatu yang difanatikinya sebagai sarana pemersatu dengan komunitsnya, hal ini adalah manusiawi. Setiap agama bekeyakinan agamanyalah yang akan mensejahterakan manusia, dunia akhirat. Agamanya-lah yang paling benar, agamanyalah yang istimewa dll, yang intinya seorang beragama pasti ada hal-hal yang difanatikinya tanpa itu keberagamaannya adalah semu, tak ada makna apa-apa. &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;[12]&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
tetapi bukanlah sikap fanatik membuta dengan pemutlakan kebenaran dengan menafikan kebenaran dari perspektif lain. Fanatik adalah penting tetapi tak kalah penting juga menghormati keyakinan keyakinan lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berpijak dari realitas kekerasan beragama yang begitu kuat maka sudah saatnya kita berkewajiban mengembalikan pesan otentik agama, yang damai, penuh kasih sayang dan saling menghormati. Agama tidak dipeluk dengana paksaan atau intimidasi atau dengan jalan kekerasan. Keyakinan tidak bisa dirubah dengan kekerasan. Agama sebanarnya adalah perubahan dalam hati. AGama bukanlah suatu organisasi politis. Agama datang untuk mengadakan perubahan rohani yang terjadi di dalam lubuk hati sanubari serta hubungannya denganaruh manusia, tidak ada suatu pedang, tidak ada suatu kekuatan, tidak ada suatu kekuatan yang bagaimnanapun hebatnya dapat mengubah hati manusia. &lt;span style=&quot;color: red;&quot;&gt;[13]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #3333ff;&quot;&gt;Jusmansyah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;color: #3333ff;&quot;&gt;Karawang, 1 Mei 2008&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Catatan kaki:&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
[1] F. budi Hardiman, Meahami Negativitas, (Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2005), cet. 1, hal. 183&lt;br /&gt;
[2] Goenawan mohamad, Catatan Pinggir 3, (Jakarta: Grafiti, 205) cet ke-3, hal 214&lt;br /&gt;
[3] Bustanuddi agus, “ Kekeran Atas Nama Agama” media Indonesia, 05/08/05&lt;br /&gt;
[4] M.A.W.Brouwer, Antara Senyum dan Tertawa, (Jakarta: Gramedia, 1980)&lt;br /&gt;
[5] Budi Hardiman, “Memahami Akar-akar Kekerasan Massa, Kompas, 03/03/04&lt;br /&gt;
[6] Khaled M Abou el-Fadhl, “Produk Sampingan Kolonialisme,” Kompas, 24/07/05&lt;br /&gt;
[7] Priyono b Sumbogo, “Setanisasi Ahmadiyah”, Forum, no. 14, 31/7/05&lt;br /&gt;
[8] Bashir Ahmad Orchard, “Toleransi beragama dalam Islam,” Darsus, no 15, April 2002&lt;br /&gt;
[9] Darsus, no.50, juni 2000&lt;br /&gt;
[10] Khaled M Abou el-Fadhl, op.cit,&lt;br /&gt;
[11] Dawam Raharjo, “Kala MUI menghramkan Pluarisme, Tempo, 2/05/05&lt;br /&gt;
[12] Bustanuddin Agus, “islam dan plurasime Agama., republika, 22.10/05&lt;br /&gt;
[13] Tahir Ahmad, Penumpahan darah Atas nama Agama, terj. Mian Abdul hayye, (tt: Jemaat Ahmadiyah Indoesia, 1984), hal 17&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/8286174493531833089/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2008/05/ketika-agama-menjadi-setan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/8286174493531833089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/8286174493531833089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2008/05/ketika-agama-menjadi-setan.html' title='Ketika Agama Menjadi “Setan”'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-7697876682531835214</id><published>2008-05-01T14:43:00.000+07:00</published><updated>2012-03-19T17:44:27.348+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Catatan Kehidupan"/><title type='text'>Buruh</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Cara melihat dan menyelesaikan penderitaan buruh. Bagi Weitling, yang penting bukan teori dulu. Yang penting adalah perjuangan memperbaiki nasib itu sendiri. Bagi Marx seperti kemudian ditekankan oleh Lenin, tanpa teori Lenin revolusi tak ada revolusi. Lenin bahkan mengecam gerakan buruh yang tak mengembangkan kesadaran kelas ke perjuangan politik. Dia mengecam serikat sekerja yang cuma mengurus gaji, lembur, dan cuti.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Tidak seorang pun kini ingat akan Wilhem Weitlling, seorang tukang jahit, ketika semua orang tak akan lupa Dr. Karl Marx. Tapi kedua orang itu pernah bertemu, pada taun 1846, dan dialog mereka bisa bercerita banyak tentang kemelaratan dan perjuangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari itu ada rapat Deutscher Bildungsverein di kota Brussels pada awal musim semi. Perhimpuan itu sebenarnya pertemuan rahasia kaum kiri Jerman yang terusir dari tanah air. Marx masih berumur 27 tahun waktu itu; rambut tebal menjambul hitam, jas panjangnya terkancing sampai atas, dan ia cuma dikenal karena ia tadinya redaktur Rheinische Zeitung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Weitling sebaliknya. Dia tokoh gerakan buruh yag pernah dipenjarakan 10 bulan di Zurich karena bukunya yang menggambarkan Yesus sebagai seorang komunnis revolusioner. Malah tahun itu, weitling sudah menerbitkan tiga buah buku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syahdan, kedua orang itu terlibat debat. Tentu saja weitling bukan sebanding Marx. Dia seorang tukang jahit dan otodidak. Dia anak haram seorang babu Jerman. Wajahnya lumayan bagus, tetapi dibahwah rambut pirangnya dia berpakaian seperti pedagang keliling. Dan dia berbicara bertele-tele dengan rupa orang yang kesusahan. Dan Marx –yang selalu gemar berperang kata -jadi tak sabar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang dipersoalkan dalam rapat yang dipimpin Engels itu ialah perlunya para anggota gerakan perbaikan nasib kaum buruh untuk punya doktrin bersama. Marx- yang duduk disebelah Engels dengan tangan pegang pensil dan kepalanya bagaikan kepal singa-sudah mulai menembak bahkan sebelum Engels selesai. “ayo ceritakan, Weitling,” katanya, “Argumen apa yang kau pakai unuk mempertahnkan kegiatan revolusi sosialmu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Weitling pun berpanjang lebar. Bukan tugasya untuk bikin argumen, katanya. Dia tak bikin dasar pemikiran tak juga teori ekonomi. Dia hanya menggunakan apa yang ada untuk membuka mata buruh tentang nasib meerka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar ini, Marx angkat suara. Tanpa ide ilmiah dan doktrin yang konkret, katanya, kita hanya akan kasih buruh satu permainan kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Weitling mencoba membela diri, dengan pipi pucatnya yang jadi merah. Dia katakan, dengan suara menggelager, bahwa macam dia tak bisa dikatakan cuma omong kosong. Betapa ia terhibur oleh ratusan surat dan pernyataan terima kasih dari para buruh di seluruh Jerman. Tak ayal, marX meluap. Dia pukul meja keras-keras dan berdiri dan berteriak, “kebloonan tak akan membantu siapa pun!” dan rapat bubar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konfrontasi hari itu bisa dipakai untuk ilustrasi tentang dua cara melihat dan menyelesaikan penderitaan buruh. Bagi Weitling, yang penting bukan teori dulu. Yang penting adalah perjuangan memperbaiki nasib itu sendiri. Bagi Marx seperti kemudian ditekankan oleh Lenin, tanpa teori Lenin revolusi tak ada revolusi. Lenin bahkan mengecam gerakan buruh yang tak mengembangkan kesadaran kelas ke perjuangan politik. Dia mengecam serikat sekerja yang cuma mengurus gaji, lembur, dan cuti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak aneh di Amerika pada tahun 1940-an, gerakan buruh komunis berdemonstrasi untuk mengganyang Chiang kai Sek nun jauh di Cina, sedang gerakan buruh Katolik menunutut gaji naik demi anak- bini yang keroncongan. Tak mengherankan bila kaum Marxis kecewa ketika buruh gula di jawa pada tahun 1920-an cepat puas setelah mogok mereka berhasil dan gaji diperbaiki. Kok tak terus, padaahal dunia belum diubah dan perjuangan belum selesai?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan itulah soalnya. Dunia memang perlu diubah, dan mengubahnya sulit serta lama, sementara buruh bukanlah semuanya para resi yang bisa tahan bertapa untuk surga yang masih jauh. Lagipula atas nama banyak hal yang muluk dan surga yang kelak, buruh sering jadi korban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Conothnya bisa di kanan, bisa di kiri. Rezim kanan korea Selatan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang menakjubkan, tata caranya ialah dengan mendukung konglomerat (Chaebol) dan pada saat yang sama mengekang buruh agar tak menuntut banyak. “jika kita membangun Imperium,” kata seorang pemimpin Chaebol Luccky-Goldstar Group di Seoul kepada &lt;i&gt;wall street&lt;/i&gt; &lt;i&gt;journal,&lt;/i&gt; &lt;i&gt;“kita pelu anggota yang loyal.”&lt;/i&gt; dan seruan harap loyal itu juga terdengar di pemerintahan kiri, yang justru membawa nama proletariat di induknya. Munculnya solidaritas di polandia dari tongkrongan komunis adalah meletupnya lahar ketidakpuasan buruh di bawah satu partai Bolsyewik-setelah sejak zaman Lenin mereka suruh membungkuk demi revolusi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapa tahu bahwa ironi itu akan terjadai di Polandia yang baru kini. Solidaritas menang, ikut pemerintah dan harus membangun ekonomi. Kini, Kuron, bekas pemimpin buruh yang jadi menteri perburuhan, tiap pekan muncul di televisi dan mengumandangkan logikanya pengorbanan. “saya dulu biasa bekerja dengan pemogokan”, katanya, mengeluh tapi apa daya. “ kini saya harus memadamkannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tahu dilema ini karena dia buruh, seperti juga Weitling di depan marx tahu karena dia bukan intelektual yang bisa meramal sejarah, bukan pula nabi yang bisa bicara tentang puasa dan surga. Dia cuma anak babu, si tukang jahit yaag tahu apa artinya miskin. &lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Sumber:&lt;br /&gt;
Catatan Pinggir 3, Gunawan Mohamad 3&lt;br /&gt;
(Jakarta: Grafiti, 2005), cet ke-3 2005, hal. 100-102.&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/7697876682531835214/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2008/05/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/7697876682531835214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/7697876682531835214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2008/05/blog-post.html' title='Buruh'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-824944267122689648.post-8365316434822865075</id><published>2008-05-01T14:23:00.000+07:00</published><updated>2012-03-19T17:44:15.244+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Catatan Kehidupan"/><title type='text'>Pembebas Kaum Buruh yang Menindas</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
“Sebuah revolusi yang semula berniat membebaskan kaum buruh, pada akhirnya, berkembang menjadi penindas- juga penindas kaum buruh itu sendiri.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
***&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejumlah Babi memimpin Revolusi . Mereka menang melawan manusia yang menindas. Tapi di akhir cerita, mereka meniru manusia. Sebagai penindas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Karya George Orwell yang termasyhur itu, &lt;i&gt;Animal Farm&lt;/i&gt;, yang kini di Jakarta dipungut oleh teater Koma untuk sebuah lakon yang kocak, tentu saja tak berbicara tentang hewan. Orwell konon menyebutnya sebagai sebuah “dongeng peri”. Orang-orang lain melihatnya sebagai sebuah satire. Dan keduanya betul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak mudah untuk menyangkal bahwa cerita pendek ini mencemooh-dengan pedas- riwayat sebuah revolusi. Khsusnya revolusi sosoaialis, sebagaimana terbukti di Uni Soviet di tahun 1917, &lt;i&gt;Animal Farm &lt;/i&gt;ditulis di pertengahan tahun 40-an. Ada jarak waktu 30 tahun bagi Orwell untuk menyaksikan, bagaimana sebuah revolusi yang semula berniat membebaskan kaum buruh, pada akhirnya, berkembang menjadi penindas- juga penindas kaum buruh itu sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orwell, meskipun tetap seorang sosialis, pada akhirnya memang terdengar seakan berada di pihak yang salah: ia telah mematahkan harapan, seperti dirumuskan Marx, bahwa proletariat kelak akan bisa dibebaskan oleh mereka yang berasal dari kalangannya sendiri. &lt;i&gt;Animal Farm&lt;/i&gt; berakhir dengan kebuntuan. Tokoh yang paling mulia, meskipun bodoh, mati. Si Bokser, seekor kuda yang ingin mengabdi kepada kebersamaan, dengan bekerja keras, akhirnya dikhianat. Si Napoleon, babi yang disanjung sebagai sang pemimpin setelah mengalahkan saingan-saingannya dengan teror, hidup terus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal itu, kisah ini memang mirip sebuah dongeng peri. Di dalam dongeng untuk anak-anak itu hidup manusia bukanlah sebuah riwayat keadilan. Kita tidak tahu kenapa nenek yang tak bersalah dimakan serigala. Kita tak tahu kenapa beratus anak-anak hrus hilang ditelah gunung, setelah mengikuti suara seruling seorang sakti yang marah. Kita tak tahu kenapa kancil yang cerdik-yang licik itu- bisa menag seraya mencelakakan gajah yang tak berprasangka buruk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada seorang penulis yang mempersamakan &lt;i&gt;Animal Farm&lt;/i&gt; dengan dongeng peri dalam hal hal ini: kisah itu di dongengkan tanpa moralitas apapun. Tokoh-tokohnya hidup di dunia yang tak lagi mengenal baik dan buruk. Seorang bisa menderita atau bahagia, tanpa dilihat sebagai buah kajahatan ataupun kebajikan. Hidup memang tampak sebagai serangkaian aksiden, tanpa penjelasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tentu saja tak mudah mengakui bahwa cerita ajaib Orwell ini persis macam itu. dalam cerita ini, sebuah usaha pertanian dan peternakan telah direbut dari tangan si pemilik. Yang berontak dan menang adalah heewan-hewan yang selama ini hidup- dan diperas- disana. Yang memimpin pemberontakan ialah babi-babi, hewan yang dianggap paling pandai. Sedikit demi sedikit, para babi merebut hak-hak lebih dari hewan lainnya. Dan dibawah kepemimpinan si Napoleon, mereka akhirnya mengubah semboyan. Di masa awal kemenangan Revolusi, semboyannya adalah “semua hewan sederajat”. Dalam perkembangannya kemudian, semboyan iu diganti: “semua hewan sederajat, tetapi sebagian lebih sederajat katimbang yang lain.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegetiran Orwell di dalam satire ini adalah kegetiran lantaran moralitas tertentu – dan dalam hal itu ceritanya buknlah sebuah dongeng peri sama sekali. Orwell mengambil pihak: ia memang tidak berpihak kepada si penindas sama yang digulingkan, tapi ia mengutuk sang penindas baru. Di dalam sikapnya yang memihak itu, orwell bahkan tak mencoba melihat motif lain dari si Nepoleon dalam berkuasa, selain keingina untuk berkuasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam kehidupan sehari-hari, kekuasaan selalu punya dalih. Dalih itu mugkin justa-biarpun antara yang menguasai dan yang dikuasai. Dalih itu tak cuma sekedar slogan. Ia sebuah &lt;i&gt;appeal&lt;/i&gt;, sebuah imbauan yang kallu mungkin masuk ke ulu hati. &lt;i&gt;Rousseau&lt;/i&gt; benar, ketika ia mengatakan, “&lt;i&gt;otoritas yang paling mutlak ialah yang menebus inti terdalam masnusia.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka, lahirlah ideologi. Dengan itu, orang banyak diajak. Maka, lahirlah indoktrinasi. Dengan itu, orang banyak hendak diubah. Mula-mula dengan penaalaran dana argumentasi, tapi kemudian, tatkala menghadapi makin banyak orang, proses itu dilakukan dengan ajaran yang diringkaskan. Semakin ringkas, semakin yakin, semakin tak ada sisi pikiran lagi. Dalam bentuknya yang paling sederhana, ideologi itupun hanya jadi sejumlah kata-kata yang hanya daya desak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tengah-tegah itu semua, berbahagialah mereka yang masih bisa berbicara lain- satu hal yang tak terdapat di dalam &lt;i&gt;Animal Farm&lt;/i&gt;. Si Napoleon punya anjing-anjing yang bisa menggigit. Ia punya teror. Kemudian soalnya ialah: Adakah hewan-hewan yang membisu itu masih punya kemerdekaan berpikir- satu hal yang ada ahirnya lebih penting, dalam kepengapan itu, ketimbang kemerdekaan bersuara? &lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Sumber:&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
Catatan Pinggir 3,  Gunawan Mohamad 3 &lt;/div&gt;
&lt;div align=&quot;justify&quot; class=&quot;fullpost&quot;&gt;
(Jakarta: Grafiti, 2005), cet ke-3 2005, hal. 100-102. Dengan Judul Asli: BABI&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamanjati.blogspot.com/feeds/8365316434822865075/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2008/05/pembebas-kaum-buruh-yang-menindas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/8365316434822865075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/824944267122689648/posts/default/8365316434822865075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamanjati.blogspot.com/2008/05/pembebas-kaum-buruh-yang-menindas.html' title='Pembebas Kaum Buruh yang Menindas'/><author><name>Jusman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07155933794313781819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgd_JWoQd6XKf98RfCVeQaM9-RK9THAsJSLro_4syTd6v3CQzYZ02Gup4IUfQTMRB_IAU3s4a-zOkhERphOFDS0XLRxdP6Vqzd54ChOHyrsv6UQyQs8YVk0A_q_zfAuXI/s220/islam.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>