<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;C0UAQno8cCp7ImA9WhRVF0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572</id><updated>2012-01-16T19:34:03.478-08:00</updated><category term="halal" /><category term="install" /><category term="lain-lain" /><category term="muri" /><category term="obat alami" /><category term="akte" /><category term="pendidikan" /><category term="iseng" /><category term="taushiah" /><category term="pemrograman" /><category term="teknologi informasi" /><category term="kampus" /><category term="chrome" /><category term="jurusan" /><category term="dakwah" /><category term="masakan" /><category term="unik" /><category term="Buku" /><category term="masyarakat" /><category term="AI" /><category term="tips" /><category term="Keislaman" /><category term="mengajar" /><category term="kerang rebus" /><category term="rica-rica" /><category term="solaris" /><category term="diri sendiri" /><category term="visa" /><category term="linux" /><category term="sedap" /><category term="berita" /><category term="malaysia" /><category term="islam" /><category term="materi kuliah" /><category term="java" /><category term="resep" /><category term="puisi" /><category term="tutorial" /><category term="pekerjaan" /><category term="games" /><category term="kambing" /><category term="guyon" /><category term="uii" /><category term="anak" /><category term="paspor" /><category term="administrasi" /><category term="indonesia" /><category term="ubuntu" /><category term="islami" /><category term="muhammadiyah" /><category term="kehidupan" /><title>Setitik tinta dari pena sejarah</title><subtitle type="html" /><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>151</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/ArwanKhoiruddin" /><feedburner:info uri="arwankhoiruddin" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><entry gd:etag="W/&quot;CkYHQXo8fyp7ImA9WhRSFkQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-2907925006301913853</id><published>2011-11-18T23:59:00.001-08:00</published><updated>2011-11-19T00:08:50.477-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-19T00:08:50.477-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sedap" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kambing" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="indonesia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="rica-rica" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="masakan" /><title>Resep rica rica kambing spesial</title><content type="html">&lt;div class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-iG9BwccaPc0/TsdhzjCI51I/AAAAAAAAAYc/3RFkUv8DwcM/s1600/IMG_20111119_154051-749744.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5676613393529235282" src="http://4.bp.blogspot.com/-iG9BwccaPc0/TsdhzjCI51I/AAAAAAAAAYc/3RFkUv8DwcM/s320/IMG_20111119_154051-749744.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Mbuka kulkas, e lah kok d freezer masih punya daging kambing dikit sisa kurban kemarin. Hahaha...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena istri lagi g enak badan, harus putar otak nyari cara gimana memanfaatkan daging ini sebelum kelamaan di kulkas. Hmmm... dimasak rica2 kayaknya enak ya... Kluthak kluthik sebentar, akhirnya rica2nya jadi, dan wow... rasanya seperti sedang berada di Jogja di sekitar Jalan Kaliurang. Hmmm... nyaaamm.... sedaap.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut saya bagi resepnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Bahan2:&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
. 1 sdt gula pasir&lt;br /&gt;
. 6 cm jahe (saya pake jahe malaysia, klo jahe indonesia cukup kira2 3 sampai 4 cm).&lt;br /&gt;
. Tomat 1&lt;br /&gt;
. 6 siung bawang merah&lt;br /&gt;
. Stgh kilogram daging kambing&lt;br /&gt;
. 1 sdt garam&lt;br /&gt;
. 1 potong kecil gula jawa &lt;br /&gt;
. Kecap sesuai selera&lt;br /&gt;
. Cabe sesuai selera&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Cara memasak:&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
. Haluskan bawang merah, garam, tomat, dan cabe (kalau suka).&lt;br /&gt;
. Geprak jahe&lt;br /&gt;
. Iris daging kecil2 seukuran dadu&lt;br /&gt;
. Panaskan minyak dan masukkan gula pasir sampai keluar karamelnya&lt;br /&gt;
. Masukkan bumbu dan jahe ke dalam penggorengan. Tunggu sebentar sampai harum dan berubah warnanya&lt;br /&gt;
. Tambahkan air lalu masukkan daging kambing. Aduk rata.&lt;br /&gt;
. Tambahkan gula jawa dan kecap manis. Aduk rata&lt;br /&gt;
. Jangan ditutup. Tunggu sampai air berkurang separuh atau daging empuk.&lt;br /&gt;
. Siap dihidangkan.&lt;br /&gt;
Selamat mencoba...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-2907925006301913853?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/2FjQuGsbhhg" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/2907925006301913853/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=2907925006301913853" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/2907925006301913853?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/2907925006301913853?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/2FjQuGsbhhg/resep-rica-rica-kambing-spesial.html" title="Resep rica rica kambing spesial" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-iG9BwccaPc0/TsdhzjCI51I/AAAAAAAAAYc/3RFkUv8DwcM/s72-c/IMG_20111119_154051-749744.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2011/11/resep-rica-rica-kambing-spesial.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CE4HSH8zcCp7ImA9WhRSEk4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-8806329299657899524</id><published>2011-11-13T13:38:00.000-08:00</published><updated>2011-11-13T17:08:59.188-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-13T17:08:59.188-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="anak" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pendidikan" /><title>Sejak kapan mulai mendidik anak?</title><content type="html">Ketika berkunjung ke rumah co-supervisor saya, Dr. Ibrahima Faye, ada satu diskusi yang cukup menarik, yaitu tentang sejak kapan mulai mendidik anak. Fenomena "ah, dia kan masih kecil, biarkan saja" ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Orang2 tua di negara beliau pun (Senegal, Afrika) juga banyak yang punya pemahaman seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebenarnya, sejak kapan kita seharusnya mulai mendidik anak? Apakah ketika sudah dewasa, seperti kebanyakan orang orang? Atau kalau tidak, kapan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;# Pendidikan sejak sebelum menikah #&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Dalam Islam, proses pendidikan anak sebenarnya dimulai jauh sebelum si anak diciptakan di dunia ini. Teringat dengan jelas pemaparan Ustadz Suprapto Ibnu Juraimi tentang seorang pemuda yang luar biasa. Pemuda itu adalah orang yang sangat jujur, yang tidak mau memakan yang belum jelas asal muasalnya meskipun hanya sebiji apel yang sudah terhanyutkan oleh sungai. Beliau sangat ingin memakan sebiji apel yang hanyut di sungai itu, tapi tidak mau memakannya sampai mendapat ijin dari yang punya apel. Beliau kemudian rela menyusur sungai untuk mencari pemilik apel itu untuk kemudian memohon ijin pemiliknya. Subhanallah. Pemilik pohon itu melihat pancaran kejujuran dari pemuda itu dan kemudian malah memintanya menikahi anak perempuannya. Dan, tahukah siapa pemuda itu? Dialah pemuda yang mulia, yang darinya lahirlah seorang yang juga mulia, yaitu Imam Syafi'i.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;# Pendidikan waktu berjima' #&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ini adalah pintu terjadinya pembuahan sel telur, yang nantinya akan berkembang menjadi bayi. Perlu disadari bahwa tidak dalam setiap jima' terjadi pembuahan sel sperma dan sel telur. Tapi, seseorang tidak tahu pasti kapankah pembuahan ini akan terjadi. Oleh karena itu, maka dalam setiap jima', Rasulullah SAW mencontohkan untuk selalu meminta perlindungan dari syaithan. Insya Allah ketika syaithan sudah Allah jauhkan, maka keturunan kita akan dilindungi dari sifat2 jahat, sehingga akan dengan mudah menerima didikan-didikan kebaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;# Pendidikan waktu mengandung #&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ketika bayi berada di dalam kandungan, bayi bukanlah makhluk yang tidak bisa berinteraksi dan belajar dari lingkungannya. Pada waktu ini, bayi sudah bisa belajar, terutama dari Ibu. Ketika di dalam kandungan, bayi bisa merasakan apa yang dirasakan oleh ibunya, bisa mendengarkan apa yang didengarkan atau diperdengarkan oleh ibunya, dan lain-lain.&lt;br /&gt;
Oleh karena itu, sewaktu di dalam kandungan, proses pendidikan ini pun juga harus sudah berjalan. Sang ibu sebaiknya lebih menjaga diri, memperbanyak membaca al quran, membiasakan anaknya dengan shalat wajib dan sunnat (tahajud, dhuha, dll). Kata beberapa orang, memperdengarkan musik klasik bisa membuat anak jadi cerdas. Tapi, mengapa harus musik klasik, yang kebanyakan instrumennya merupakan instrumen yang Allah larang (logikanya, jika Allah melarang, tidak mungkin efeknya baik. Jadi, tidak mungkin membuat seseorang jadi pintar)? Lebih baik sang ibu memperdengarkan anaknya dengan Al Quran, ceramah agama, dan lain-lain yang Allah perbolehkan. Sang ayah pun sebaiknya juga berperan serta dalam mendidik anak sewaktu di kandungan. Sang ayah (bersama Ibu) juga bisa membantu mengajak anak berbicara, menceritakan kebaikan-kebaikan, bercerita tentang kekuasaan Allah, dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;# Pendidikan setelah melahirkan #&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tiba saatnya sang bayi &amp;nbsp;lahir ke dunia. Tangisan kerasnya akan membuat paru-parunya terpenuhi oleh udara dunia. Setelah lahir, maka satu demi satu organ-organnya akan mulai sempurna. mulai dari indera pendengaran, indera penglihatan, kemudian akalnya (seperti diisyaratkan oleh Al Quran). Karena itulah, maka &amp;nbsp;setelah melahirkan, proses pendidikan pada anak adalah sesuai dengan urutan-urutan ini. Sejak lahir, maka sebaiknya ayah dan ibu mulai mengajaknya berbicara, membacakannya Al Quran ketika menggendong dan mengajaknya, dan kebiasaan-kebiasaan lain.&lt;br /&gt;
Salah satu bagian dari pendidikan yang terkait dengan pendengaran adalah bahasa. Masalah bahasa ini harus dirancang dari awal. Bagaimana caranya agar sang anak mendapatkan bahasa sebanyak-banyaknya dari lingkungannya. Ada&amp;nbsp;satu hal yang cukup mengesan dari kunjungan saya ke Dr Ibrahima. Beliau merancang dan membiasakan anaknya dengan multilanguage. Beliau berbicara dengan anaknya dengan bahasa Wolof (bahasa Senegal), istrinya berbicara dengan bahasa Perancis, orang sekitarnya berbicara dengan bahasa melayu, dan sekolahnya mengajarkan dengan bahasa Inggris. Subhanallah, anaknya yang kecil sudah bisa dua bahasa, yaitu Wolof dan Perancis. Anak beliau yang besar sudah bisa 4 bahasa. Subhanallah. Ini bertentangan sekali dengan apa yang dilakukan banyak orang. Di saat orang tuanya adalah Java speaker medhok, mereka mengajarkan anaknya dengan bahasa Indonesia. Alhasil, anaknya tidak bisa berbicara bahasa Jawa sama sekali, hanya bisa tahu saat orang ngomong Jawa. Kalau skenario di rumah, saya kadang ngomong dengan Marwa dan Dzaki dengan bahasa Inggris, dan istri ngomong dengan bahasa Jawa. Dzaki punya kawan orang melayu, jadi dia akan mendapatkan bahsa melayu dari kawannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kapankah mulai melatih kebiasaan-kebiasaannya?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Untuk melatih kebiasaan-kebiasaan baik, semakin awal semakin baik. Menginjak umur 2 tahun, maka dia akan mulai mempunyai keinginan untuk berkata "tidak". Oleh karena itu, menurut saya, pembiasaan-pembiasaan sebaiknya dilakukan jauh sebelum mereka bisa berkata "tidak". Semakin bertambah usianya, dia akan punya pendirian sendiri dan mungkin menambah kata "tidak"nya. Disuruh ini, "tidak", disuruh itu, "tidak". Teringat dialog antara seorang bapak dan seorang ulama:&lt;br /&gt;
Bapak: "sejak kapan saya harus memulai mendidik anak saya?",&lt;br /&gt;
Ulama: &amp;nbsp;"berapa umur anakmu?",&lt;br /&gt;
Bapak: "5 tahun"&lt;br /&gt;
Ulama: "anda sudah terlambat".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita ini sudah beberapa lama saya dengar dan sekarang saya baru benar-benar merasakannya. Saat ini anak pertama saya, Dzaki, baru menginjak umur keduanya. Sekarang dia sudah mulai bisa berkata "moh" dan sering punya keinginan sendiri yang berbeda dengan keinginan kami. Alhamdulillah kami sudah mulai membiasakan banyak sekali kebiasaan-kebiasaan baik sejak lama (misal membaca basmalah ketika naik mobil, atau mau melakukan aktivitas2 lain, berdo'a sebelum tidur, membaca alhamdulillah setelah bersin, memperhatikan suara adzan dan mendatangi surau untuk shalat, dan lain-lain). Kami merasakan sekali bedanya bagaimana respon Dzaki terhadap kebiasaan-kebiasaan yang sudah kami tanamkan sejak sebelum dia bisa berkata 'moh' itu dengan kebiasaan-kebaisaan yang baru saja ingin kami tanamkan. Kadang kalau dia lagi ngambeg, kadang dia tidak mau melakukan hal yang disuruh (di luar kebiasaan tadi). Tapi meskipun dalam kondisi ngambeg, kebiasaan yang sudah biasa dia lakukan itu pun tetap mau dengan senang hati dia lakukan (kadang kami merasa menyesal, karena ternyata banyak hal-hal yang seharusnya kami biasakan sebelum dia berkata 'moh').&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga ini bisa jadi pelajaran kita bersama, termasuk untuk saya sendiri. Semoga kita dan anak kita menjadi generasi-generasi yang shalih shalihah, mujahid/ah yang Allah cintai dan mencintai Allah, bersungguh-sungguh dalam setiap urusannya, dan tidak takut menghadapi masalah masalah di dunia ini. Aamin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Robbanaa hablanaa min azwaajina wa dzurriyaatina qurrata a'yun waj'alnaa lil muttaqiina imaama.&lt;br /&gt;
Robbij'allii muqiimassholaati wa min dzurriyatii. Robbanaa wa taqabbal du'aa'&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
NB: Pendidikan anak yang muncul dalam tulisan ini hanya secuil dari proses mendidik anak. Pendidikan anak adalah proses panjang, berliku, dan tidak sesimple apa yang ada di tulisan ini. Semoga pada kesempatan lain, saya bisa berbagi pengalaman lain terkait pendidikan anak ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-8806329299657899524?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/Zw0gjrh88bU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/8806329299657899524/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=8806329299657899524" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/8806329299657899524?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/8806329299657899524?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/Zw0gjrh88bU/sejak-kapan-mulai-mendidik-anak.html" title="Sejak kapan mulai mendidik anak?" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2011/11/sejak-kapan-mulai-mendidik-anak.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkIHQ307fip7ImA9WhRSEEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-2288811227654534559</id><published>2011-11-12T02:42:00.000-08:00</published><updated>2011-11-12T02:42:12.306-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-12T02:42:12.306-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="visa" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="paspor" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="administrasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kehidupan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="akte" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="malaysia" /><title>Akte, paspor, dan visa untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia</title><content type="html">Alhamdulillah, akhirnya urusan administrasi kenegaraan-nya Marwa sudah hampir selesai. Kemarin sore, di paspor marwa sudah ada visa pelancong selama 30 hari, tinggal nunggu proses di Putrajaya selama 7 hari untuk mendapatkan Multiple Entry-nya. Selepas itu, selesai....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam tulisan ini, saya pengen sedikit cerita pengalaman saya mengurus administrasi untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia (saya tidak tahu apakah untuk di negara lain prosedurnya juga sama).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#1. Administrasi di klinik terdekat (sebelum melahirkan)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sebelum istri melahirkan, istri disarankan untuk mendaftar dan memeriksakan kandungannya secara rutin di klinik terdekat (meskipun hanya klinik, tapi fasilitas pemeriksaan dan labnya cukup lengkap dan canggih). Pada fase ini, istri akan diberi buku pemeriksaan. Buku ini penting untuk mengetahui kondisi si ibu, dan perkembangan janin. Buku ini akan diisi oleh dokter atau perawat yang memeriksa kandungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#2. Administrasi setelah melahirkan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Di klinik biasanya tidak ada fasilitas untuk kelahiran bayi. Jadi, untuk melahirkan harus di rumah sakit swasta atau rumah sakit kerajaan (pemerintah). Kalau tidak salah, kalau di rumah sakit swasta dokternya bisa milih, kalau di rumah sakit kerajaan, dokternya sesuai yang bertugas pada waktu melahirkan. Tapi, dari segi administrasi, di swasta maupun di kerajaan prosedurnya akan sama, yaitu si ibu akan diminta untuk segera melapor ke klinik terdekat. Dengan melapor, maka klinik akan bisa memonitor kondisi ibu dan bayi dalam waktu 2 bulan pertama. Pada beberapa minggu pertama, bidan2 yang akan datang ke rumah. Selepas itu, kita yang harus datang ke klinik untuk mengecek kondisi bayi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#3. Administrasi kependudukan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#3.a. Sijil Lahir&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Segera setelah si bayi lahir, ayah sebaiknya segera melaporkan kelahiran anaknya ke JPN (Jabatan Pendaftaran Negara) terdekat. Syarat ketika melapor ke JPN adalah (bisa berubah sewaktu2):&lt;br /&gt;
- Paspor (foto kopi dan asli) bapak dan ibu&lt;br /&gt;
- Surat nikah (foto kopi dan asli) bapak dan ibu&lt;br /&gt;
- Surat keterangan dari dokter yang membantu persalinan&lt;br /&gt;
- Kartu imunisasi (buku)&lt;br /&gt;
- Form pengesahan kelahiran&lt;br /&gt;
Setelah dari JPN, maka kita akan mendapatkan sijil lahir (birth certificate).&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#3.b. Akte kelahiran dan Paspor&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sijil lahir saja tidak cukup, karena di sijil lahir itu hanya dikatakan bahwa bayi bukan anak dari warganegara. Oleh karena itu, hak-hak warga negara malaysia pun juga tidak akan didapatkan oleh si bayi (misal pemeriksaan gratis di klinik).&lt;br /&gt;
Hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengurus akte kelahiran. Akte ini bisa didapatkan di KBRI. Untuk mendapatkan akte, yang diperlukan hanyalah foto kopi sijil kelahiran, foto kopi paspor dan visa. Prosesnya biasanya akan memakan waktu satu hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#3c. Paspor&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Inilah repotnya, di KBRI malaysia, satu dokumen harus satu hari. Kenapa tidak dalam satu hari akte dan paspor jadi, padahal syaratnya hampir sama.... So, kalau mau urus paspor, dari rumah, siapkan bekal baju yang cukup untuk si anak dan kita untuk menginap sehari di KL.&lt;br /&gt;
Syarat untuk mendapatkan paspor adalah (&lt;a href="http://www.kbrikualalumpur.org/web/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=708&amp;amp;Itemid=231"&gt;sumber&lt;/a&gt;):&lt;br /&gt;
- mengisi formulir SPLP&lt;br /&gt;
- surat nikah dan paspor (+visa) orang tua (asli n foto kopi)&lt;br /&gt;
- sijil lahir&lt;br /&gt;
Biaya untuk mendapatkan paspor 24 halaman adalah 18 ringgit, sedangkan untuk yang 48 halaman adalah 74 ringgit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;#3d. Visa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Urusan di Kuala Lumpur sudah selesai, tinggal urusan Visa di Kantor Imigresen (Imigrasi) terdekat. Untuk mendapatkan visa anak, ada beberapa syarat yang harus dibawa:&lt;br /&gt;
- surat akuan (dari pesuruh sumpah)&lt;br /&gt;
- surat nikah (foto kopi dan asli)&lt;br /&gt;
- paspor orang tua (foto kopi dan asli)&lt;br /&gt;
- akte kelahiran KBRI (foto kopi dan asli)&lt;br /&gt;
- foto anak ukuran paspor&lt;br /&gt;
- acknowledgement letter dari tempat kita (belajar atau bekerja)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada waktu kita datang memasukkan formulir, pihak imigresen akan memberikan cap visa selama 30 hari (membayar 100 ringgit). Setelah proses selama 7 hari, barulah mereka akan menerbitkan visa multiple entry selama yang diminta (untuk visa satu tahun, bayarnya 105 ringgit).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian, mudah2an bermanfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-2288811227654534559?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/h9yTGKOFSvw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/2288811227654534559/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=2288811227654534559" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/2288811227654534559?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/2288811227654534559?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/h9yTGKOFSvw/akte-paspor-dan-visa-untuk-anak.html" title="Akte, paspor, dan visa untuk anak Indonesia yang lahir di Malaysia" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2011/11/akte-paspor-dan-visa-untuk-anak.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CE4NQn84eSp7ImA9WhdUFUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-1715166505075357601</id><published>2011-10-02T01:09:00.001-07:00</published><updated>2011-10-02T01:09:53.131-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-10-02T01:09:53.131-07:00</app:edited><title>Removing date in lyx render</title><content type="html">I am a new user of LyX and I am very excited with the ability and realize how easy to produce scientific writing using LyX. Especially when it is combined with Mendeley and JabRef. What a tools... :D&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;When we render our lyx file, by default there will be a date below the title. Here is how we can remove the date:&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;1. Click on Document --&amp;gt; Settings&lt;/div&gt;&lt;div&gt;2. See the left pane, click on LaTeX Preamble&lt;/div&gt;&lt;div&gt;3. Simply add \date{} inside the box on the right pane.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;4. Click OK&lt;/div&gt;&lt;div&gt;5. Try to compile your document, voila... we remove the date...&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hope to see you again in another tutorial... :D&lt;/div&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-1715166505075357601?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/p2Jc_iDhuI0" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/1715166505075357601/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=1715166505075357601" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/1715166505075357601?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/1715166505075357601?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/p2Jc_iDhuI0/removing-date-in-lyx-render.html" title="Removing date in lyx render" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2011/10/removing-date-in-lyx-render.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEMNQ3o6eCp7ImA9WhZaFkU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-9005448280565451907</id><published>2011-07-03T01:41:00.001-07:00</published><updated>2011-07-03T01:41:32.410-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-07-03T01:41:32.410-07:00</app:edited><title>Blue mosque shah alam from concorde hotel</title><content type="html">&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-IDCqPCt4V0E/ThArPNNtm3I/AAAAAAAAARU/GDf9PsBGOlg/s1600/IMG_20110703_163458-792411.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-IDCqPCt4V0E/ThArPNNtm3I/AAAAAAAAARU/GDf9PsBGOlg/s320/IMG_20110703_163458-792411.jpg"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5625043474830957426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-9005448280565451907?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/iZRCSLJcw7Y" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/9005448280565451907/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=9005448280565451907" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/9005448280565451907?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/9005448280565451907?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/iZRCSLJcw7Y/blue-mosque-shah-alam-from-concorde.html" title="Blue mosque shah alam from concorde hotel" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-IDCqPCt4V0E/ThArPNNtm3I/AAAAAAAAARU/GDf9PsBGOlg/s72-c/IMG_20110703_163458-792411.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2011/07/blue-mosque-shah-alam-from-concorde.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEMBRHo6fip7ImA9WhZREEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-709807022536877394</id><published>2011-04-05T07:07:00.001-07:00</published><updated>2011-04-05T07:07:35.416-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-04-05T07:07:35.416-07:00</app:edited><title>Resep Spaghetti Jawa</title><content type="html">&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ps-yghLMT04/TZsiKCeaqnI/AAAAAAAAAOc/HLhAMK9oWxY/s1600/2011-04-05%2B21.43.37-755417.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-ps-yghLMT04/TZsiKCeaqnI/AAAAAAAAAOc/HLhAMK9oWxY/s320/2011-04-05%2B21.43.37-755417.jpg"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5592100918169086578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kami sekeluarga tidak suka saos, tapi kami pengen makan spagethi. Nyari resep sana sini nemunya semua make oregano n saos. Akhirnya kami coba-coba bikin resep sendiri. Dan, alhamdulillah hasilnya enak sekali. Bahkan Dzaki, anak kami, makan dengan lahapnya. Berikut resepnya:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Spaghetti 200 gram&lt;br&gt; Daging cincang 200 gram&lt;br&gt; Tomat 4 biji&lt;br&gt; Bawang bombay 1 siung&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bumbu:&lt;br&gt; - 3 siung bawang putih&lt;br&gt; - merica secukupnya&lt;br&gt; - garam secukupnya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cara memasaknya:&lt;br&gt; . Rebus spaghetti dalam air mendidih selama kurang lebih 10 menit&lt;br&gt; . Rebus tomat sampai kulitnya layu. Tiriskan, kupas kulitnya, lalu blender.&lt;br&gt; . Haluskan semua bumbu&lt;br&gt; . Tumis bawang bombay yang sudah diiris tipis, lalu masukkan bumbu, tomat, daging cincang, tambahkan sedikit gula.&lt;br&gt; . Angkat dan tiriskan spaghetti&lt;br&gt; . Tuangkan bumbu di atas spaghetti, tambahkan kecap manis sesuai selera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selamat mencoba.&lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-709807022536877394?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/rdywT7dH8N0" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/709807022536877394/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=709807022536877394" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/709807022536877394?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/709807022536877394?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/rdywT7dH8N0/resep-spaghetti-jawa.html" title="Resep Spaghetti Jawa" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-ps-yghLMT04/TZsiKCeaqnI/AAAAAAAAAOc/HLhAMK9oWxY/s72-c/2011-04-05%2B21.43.37-755417.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2011/04/resep-spaghetti-jawa.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkIFQ385fCp7ImA9WhZSFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-8295164903730625777</id><published>2011-03-31T06:35:00.001-07:00</published><updated>2011-03-31T06:35:12.124-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-03-31T06:35:12.124-07:00</app:edited><title>Mati</title><content type="html">&lt;p&gt;Santri Mesir: tidak ada islam kaffah??&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah tidak menurunkan ke muka bumi sejak adam diciptakan melainkan fitnah Dajjal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dajjal adalah sebuah sistem yang mungkin sudah ada sekarang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dialog Izrail dan Nabi Muhammad&lt;/p&gt; &lt;p&gt;-------------&lt;br&gt; Sent from my heart&lt;br&gt; Powered by silaturahim&lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-8295164903730625777?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/HNOiDoI2nOE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/8295164903730625777/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=8295164903730625777" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/8295164903730625777?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/8295164903730625777?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/HNOiDoI2nOE/mati.html" title="Mati" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2011/03/mati.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkMDSXwyeCp7ImA9WhZSFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-3772054118693782904</id><published>2011-03-31T06:34:00.003-07:00</published><updated>2011-03-31T06:34:38.290-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-03-31T06:34:38.290-07:00</app:edited><title>2011-01-16 pak askar</title><content type="html">&lt;p&gt;Per tahun rata2 24 kasus bunuh diri di golden gate.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pentingnya menjaga hati dan suasana hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedewasaan seseorang ditentukan bagaimana dia tidak membawa masalah luar ke dalam rumah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senantiasa minta Allah untuk membimbing kita agar kita bisa membina keluarga dan orang2 di bawah kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemampuan kepemimpinan terkait kemampuan mengelola keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Harus seimbang antara akal, fisik dan hati -&amp;gt; tawazun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Banyak kasus pendeta gay, aborsi di toilet2 gereja, dan kasus lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasul diutus untuk:&lt;br&gt; . Mengajarkan ayat Allah dan hikmah&lt;br&gt; . Mensucikan manusia&lt;br&gt; . Membacakan ayat2 Allah&lt;br&gt; . Mengajarkan apa yang belum manusia ketahui&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tarbiyah ruhiyah:&lt;br&gt; . Muraqabatullah&lt;br&gt; . Ma&amp;#39;iyatullah (perasaan selalu bersama Allah)&lt;br&gt; . Mu&amp;#39;aqobatullah (bahwa apapun yang dilakukan akan mendapat balasan dari Allah)&lt;br&gt; . Muhasabah&lt;br&gt; Hassibuu qobla antuhassabuu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang shaleh seperti singa di siang hari dan rahib di malam hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;-------------&lt;br&gt; Sent from my heart&lt;br&gt; Powered by silaturahim&lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-3772054118693782904?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/ESHDp1ais8E" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/3772054118693782904/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=3772054118693782904" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/3772054118693782904?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/3772054118693782904?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/ESHDp1ais8E/2011-01-16-pak-askar.html" title="2011-01-16 pak askar" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2011/03/2011-01-16-pak-askar.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkMAR3gyfyp7ImA9WhZSFUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-6690271455543516530</id><published>2011-03-31T06:34:00.001-07:00</published><updated>2011-03-31T06:34:06.697-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-03-31T06:34:06.697-07:00</app:edited><title>2011-01-09 P Asykar</title><content type="html">&lt;p&gt;Setiap nabi zakaria masuk ke mihrab maryam, sudah didapati makanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mulkan jabarian: umat Islam dipimpin oleh raja&lt;br&gt; Mulkan althor: umat islam dipimpin raja diktator&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Darah yang paling murah adalah darah kaum muslimin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abad 15 h adalah abad kebangkitan islam&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kaum muslimin dan Islam seperti orang main layangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Murid Imam Ahmad menanyakan sampai kapan kebatilan itu? Imam Ahmad menjawab: &amp;quot;Tidak, selama kebenaran itu tetap ada di dalam hati kita&amp;quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dulu UIA pernah mau didirikan di Indonesia (bekasi), tp karena ketika itu kepemimpinan bukan islam, tidak jadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah memberi semangat pada orang Islam: jangan merasa lemah, jangan bersedih hati, dan kalianlah yang paling tinggi jika kalian benar-benar beriman (ali imran 139).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ujian adalah sunnatullah agar terpilih siapa yang berjihad dan siapa yang bersabar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang yang berjuang di jalan nabi:&lt;br&gt; - tidak wahn&lt;br&gt; - tidak lemah&lt;br&gt; - tidak istikanah (menyerah kepada keadaan dan tidak mau lagi berjihad).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;-------------&lt;br&gt; Sent from my heart&lt;br&gt; Powered by silaturahim&lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-6690271455543516530?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/SgTFBDQmzUM" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/6690271455543516530/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=6690271455543516530" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/6690271455543516530?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/6690271455543516530?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/SgTFBDQmzUM/2011-01-09-p-asykar.html" title="2011-01-09 P Asykar" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2011/03/2011-01-09-p-asykar.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A08NR3g6eip7ImA9Wx9TE0Q.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-7322349075699522917</id><published>2010-11-21T20:24:00.001-08:00</published><updated>2010-11-21T20:24:56.612-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-21T20:24:56.612-08:00</app:edited><title>Resep Kakap/Gurami Asam Manis</title><content type="html">&lt;div xmlns='http://www.w3.org/1999/xhtml'&gt;&lt;style type='text/css'&gt;p { margin-bottom: 0.08in; }&lt;/style&gt;   &lt;p style='margin-bottom: 0in;'&gt;&lt;b&gt;&lt;img width='414' height='331' src='http://lh4.ggpht.com/_m4Dt3-IdwdA/TOnwdovESRI/AAAAAAAAAIw/8l9fLadXzlM/%5BUNSET%5D.jpg?imgmax=800' style='max-width: 800px;'/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-bottom: 0in;'&gt;&lt;b&gt;Bahan&lt;br/&gt;&lt;/b&gt;. ikan kakap atau gurami&lt;/p&gt;         &lt;p style='margin-bottom: 0in;'&gt;&lt;b&gt;Bumbu&lt;br/&gt;&lt;/b&gt;. Bawang putih&lt;br/&gt;. Jeruk nipis&lt;br/&gt;. Bawang bombay&lt;br/&gt;. Jahe&lt;br/&gt;. Wortel&lt;br/&gt;. Paprika hijau atau cabe hijau&lt;br/&gt;. Tepung maizena&lt;/p&gt;       &lt;p style='margin-bottom: 0in;'&gt;&lt;b&gt;Cara memasak&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;. Cincang bawang, campur dengan air jeruk nipis dan garam&lt;br/&gt;. Ikan dilumuri ramuan tersebut&lt;br/&gt;. Diamkan selama 15 menit&lt;br/&gt;. Lumuri 2 sendok tepung maizena dan garam 1 sendok teh, lumurkan ke ikan.&lt;br/&gt;. Goreng ikan.&lt;/p&gt;         &lt;p style='margin-bottom: 0in;'&gt;&lt;b&gt;Saus&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;. bawang putih ditumis, campur bawang bombay dan jahe.&lt;br/&gt;. Potong wortel ukuran korek api.&lt;br/&gt;. Tambahkan air satu cangkir&lt;br/&gt;. Masukkan saos tomat 1 sendok makan.&lt;br/&gt;. Tambahkan gula merah atau gula pasir 1 sdm&lt;br/&gt;. Sesudah mendidih, campurkan tepung maizena yang sudah dicampur air sampai kental.&lt;br/&gt;. Siap dinikmati.&lt;/p&gt; &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class='zemanta-pixie'&gt;&lt;img src='http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=85d433af-14ea-82c5-93c8-621235f0aa36' alt='' class='zemanta-pixie-img'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-7322349075699522917?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/pNSo9i3-LUc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/7322349075699522917/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=7322349075699522917" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/7322349075699522917?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/7322349075699522917?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/pNSo9i3-LUc/resep-kakapgurami-asam-manis.html" title="Resep Kakap/Gurami Asam Manis" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh4.ggpht.com/_m4Dt3-IdwdA/TOnwdovESRI/AAAAAAAAAIw/8l9fLadXzlM/s72-c/%5BUNSET%5D.jpg?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/11/resep-kakapgurami-asam-manis.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkcERH8-eip7ImA9Wx5aF08.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-173709859869238778</id><published>2010-11-14T00:39:00.000-08:00</published><updated>2010-11-14T00:40:05.152-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-14T00:40:05.152-08:00</app:edited><title>Resep Lotis Kacang</title><content type="html">&lt;div xmlns='http://www.w3.org/1999/xhtml'&gt;&lt;img src='http://lh4.ggpht.com/_m4Dt3-IdwdA/TN-YUWT7jjI/AAAAAAAAAIs/dNd0DfrdIbk/%5BUNSET%5D.jpg?imgmax=800' style='max-width: 300px;'/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;b&gt;Bumbu sambel:&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;- bawang putih 1 siung&lt;br/&gt;- cabe rawit sesuai selera&lt;br/&gt;- garam 1/2 sdt&lt;br/&gt;- gula jawa&lt;br/&gt;- kacang&lt;br/&gt;- air asam 1 sdm&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;b&gt;Buah:&lt;br/&gt;&lt;/b&gt;- nanas&lt;br/&gt;- bengkoang&lt;br/&gt;- jambu&lt;br/&gt;- mentimun&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;b&gt;Cara membuat&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;- Haluskan semua bumbu sambel kecuali kacang&lt;br/&gt;- Goreng kacang, lalu haluskan&lt;br/&gt;- Campur bumbu dengan kacang yang sudah dihaluskan&lt;br/&gt;- Tambahkan air asam ke dalam bumbu atau jika tidak ada air asam, bisa diganti dengan belimbing wuluh&lt;br/&gt;- Iris buah sesuai selera&lt;br/&gt;- Selamat menikmati.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class='zemanta-pixie'&gt;&lt;img src='http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=49ce0902-91d0-81c5-91c8-a8b03417a760' alt='' class='zemanta-pixie-img'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-173709859869238778?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/y_cCMOdx_fc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/173709859869238778/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=173709859869238778" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/173709859869238778?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/173709859869238778?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/y_cCMOdx_fc/resep-lotis-kacang.html" title="Resep Lotis Kacang" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh4.ggpht.com/_m4Dt3-IdwdA/TN-YUWT7jjI/AAAAAAAAAIs/dNd0DfrdIbk/s72-c/%5BUNSET%5D.jpg?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/11/resep-lotis-kacang.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEUAQHo7fCp7ImA9Wx5aF08.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-8105752688597074706</id><published>2010-11-14T00:02:00.000-08:00</published><updated>2010-11-14T00:10:41.404-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-14T00:10:41.404-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="iseng" /><title>Resep Martabak Mak Nyus</title><content type="html">&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;img height="220" src="http://lh6.ggpht.com/_m4Dt3-IdwdA/TN-XS6VLR-I/AAAAAAAAAIo/bc3kX4DmUf4/%5BUNSET%5D.jpg?imgmax=800" style="max-width: 800px;" width="250" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bahan Isi Martabak:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
- daging cincang 200g&lt;br /&gt;
- daun bawang 2 batang&lt;br /&gt;
- bawang bombai 1 siung&lt;br /&gt;
- bawang putih 2 siung&lt;br /&gt;
- telur 2 butir&lt;br /&gt;
- saos tiram 2 sdm&lt;br /&gt;
- garam secukupnya&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
Cara memasak:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
- tumis bawang putih dan bawang bombai sampai agak matang&lt;br /&gt;
- campurkan daging cincang dengan tumisan bawang, aduk rata&lt;br /&gt;
- tambahkan telur, saos tiram dan garam, aduk rata&lt;br /&gt;
- letakkan adonan ke atas kulit lompia, lalu tutup kulit lompia&lt;br /&gt;
- goreng hingga matang dengan api kecil dan minyak banyak.&lt;br /&gt;
- selamat menikmati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="zemanta-pixie"&gt;&lt;img alt="" class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=f1c65b38-3e44-8669-8e0a-ab9633847441" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-8105752688597074706?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/pO-kMFeYja4" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/8105752688597074706/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=8105752688597074706" title="3 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/8105752688597074706?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/8105752688597074706?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/pO-kMFeYja4/resep-martabak-mak-nyus.html" title="Resep Martabak Mak Nyus" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://lh6.ggpht.com/_m4Dt3-IdwdA/TN-XS6VLR-I/AAAAAAAAAIo/bc3kX4DmUf4/s72-c/%5BUNSET%5D.jpg?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/11/resep-martabak-mak-nyus.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEcHQHo5cSp7ImA9Wx5aE0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-2201484305632492390</id><published>2010-11-09T17:13:00.000-08:00</published><updated>2010-11-09T17:20:31.429-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-09T17:20:31.429-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kerang rebus" /><title>Resep Kerang Rebus</title><content type="html">&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m4Dt3-IdwdA/TNnyd5OvpDI/AAAAAAAAAIY/16nlZFjAzK8/s1600/10112010232.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_m4Dt3-IdwdA/TNnyd5OvpDI/AAAAAAAAAIY/16nlZFjAzK8/s320/10112010232.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/11/resep-kerang-rebus.html"&gt;Kerang rebus&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bahan:&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;- kerang 1 kg&lt;br /&gt;
- bawang putih 2 siung&lt;br /&gt;
- bawang merah 4 siung&lt;br /&gt;
- cabai merah&lt;br /&gt;
- jahe&lt;br /&gt;
- garam secukupnya&lt;br /&gt;
- gula secukupnya (sebagai pengganti MSG)&lt;br /&gt;
- daun bawang secukupnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cara memasak:&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;- kupas bawang merah, bawang putih, dan jahe&lt;br /&gt;
- tumis bawang merah, bawang putih dan jahe yang sebelumnya telah diiris tipis-tipis.&lt;br /&gt;
- cuci kerang sampai bersih, lalu masukkan ke dalam tumisan, aduk rata&lt;br /&gt;
- tambahkan air&lt;br /&gt;
- masukkan daun bawang yang sebelumnya diiris kira2 setengah sentimeter.&lt;br /&gt;
- siap dihidangkan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-2201484305632492390?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/kxdHWnc_Zb4" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/2201484305632492390/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=2201484305632492390" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/2201484305632492390?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/2201484305632492390?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/kxdHWnc_Zb4/resep-kerang-rebus.html" title="Resep Kerang Rebus" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_m4Dt3-IdwdA/TNnyd5OvpDI/AAAAAAAAAIY/16nlZFjAzK8/s72-c/10112010232.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/11/resep-kerang-rebus.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkMGQH4ycSp7ImA9WhRREU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-18431812398450606</id><published>2010-11-05T22:49:00.000-07:00</published><updated>2011-11-23T23:40:21.099-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-23T23:40:21.099-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="resep" /><title>Resep rujak manis ala Pak Hudiyo Firmanto</title><content type="html">Resep ini saya dapatkan dari Pak Hudiyo Firmanto, dosen Ubaya, Jawa Timur, sewaktu saya dulu tinggal satu hostel dengan beliau di V5C, Universiti Teknologi PETRONAS.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Silakan dicoba.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;bahan:&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;- bawang putih 1 siung&lt;br /&gt;
- cabe rawit seperlunya&lt;br /&gt;
- gula merah secukupnya&lt;br /&gt;
- air asam 1 sendok makan atau menurut selera/belimbing wuluh&lt;br /&gt;
- mentimun&lt;br /&gt;
- kacang&lt;br /&gt;
- garam&lt;br /&gt;
- buah-buahan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;cara pengolahan&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;- cabe rawit, bawang putih, garam dihaluskan&lt;br /&gt;
- gula merah dihaluskan lalu dicampur dengan cabe, bawang dan garam yang sudah dihaluskan&lt;br /&gt;
- mentimun diuleg bersama gula merah dkk sampai adonan kelihatan cair&lt;br /&gt;
- air asam atau belimbing wuluh diuleg bersama adonan&lt;br /&gt;
- goreng kacang sampai masak&lt;br /&gt;
- uleg kacang sampai lembut&lt;br /&gt;
- campur kacang dengan adonan sambel&lt;br /&gt;
- iris2 buah &lt;br /&gt;
- hidangan siap disajikan, selamat menikmati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-18431812398450606?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/yNFibv79WHo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/18431812398450606/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=18431812398450606" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/18431812398450606?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/18431812398450606?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/yNFibv79WHo/resep-rujak-manis.html" title="Resep rujak manis ala Pak Hudiyo Firmanto" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/11/resep-rujak-manis.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEEHQ3c5fyp7ImA9Wx5bF0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-5482720557779044559</id><published>2010-11-02T19:56:00.001-07:00</published><updated>2010-11-03T01:23:52.927-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-03T01:23:52.927-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="install" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="linux" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="chrome" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ubuntu" /><title>Install Google Chrome in Ubuntu</title><content type="html">&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img height="157" src="http://www.google.com/tools/dlpage/res/chrome/images/chrome-205_noshadow.png" style="max-width: 800px;" width="157" /&gt;&lt;/div&gt;Google chrome, a fast new browser, is now available for linux. That is the sentence I was waiting for. Now we can install google chrome for our linux. Just open &lt;a href="http://www.google.com/chrome?platform=linux"&gt;this&lt;/a&gt; and click the button "download google chrome" on the right. The button will bring you to EULA (End User License Agreement) page, just choose which package you want to download. Or if you are using 32-bit ubuntu, just point to &lt;a href="https://dl-ssl.google.com/linux/direct/google-chrome-stable_current_i386.deb"&gt;this link&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
If you use ubuntu, easier for you to directly open the downloaded package with ubuntu software center. What you need is just push the 'install' button, and all is done for you.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Happy chroming with ubuntu... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="zemanta-pixie"&gt;&lt;img alt="" class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=b8d2d1fc-99fd-82da-8947-6939737f2c9d" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-5482720557779044559?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/QA3TCjU56Oo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/5482720557779044559/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=5482720557779044559" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/5482720557779044559?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/5482720557779044559?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/QA3TCjU56Oo/install-google-chrome-in-ubuntu.html" title="Install Google Chrome in Ubuntu" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/11/install-google-chrome-in-ubuntu.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CE4CR3k6fip7ImA9Wx5aEE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-7832231480262222622</id><published>2010-10-30T06:13:00.001-07:00</published><updated>2010-11-05T22:56:06.716-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-05T22:56:06.716-07:00</app:edited><title>Wedang jahe rasa mak nyoss.....</title><content type="html">&lt;img alt="Gingembre.jpg" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/f/f7/Gingembre.jpg" title="Gingembre.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;
Kalau suasana sedang dingin, maka minuman yang paling segar adalah yang bisa menghangatkan badan. Wedang jahe adalah salah satunya. Ada sekian banyak cara untuk membuat wedang jahe, tapi menurut saya yang hasil akhirnya terasa paling mak nyus adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kupas jahe, lalu cuci&lt;br /&gt;
2. Keprak jahe yang sudah dicuci&lt;br /&gt;
3. Masak air hingga mendidih&lt;br /&gt;
4. Masukkan jahe ke dalam air mendidih&lt;br /&gt;
5. Panaskan lagi jahe tersebut sekitar 5 sampai 10 menit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wedang jahe akan lebih terasa nikmat jika sebelum dikupas, jahe terlebih dahulu dibakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat mencoba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-7832231480262222622?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/6cS6luTbrQc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/7832231480262222622/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=7832231480262222622" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/7832231480262222622?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/7832231480262222622?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/6cS6luTbrQc/cara-membuat-wedang-jahe.html" title="Wedang jahe rasa mak nyoss....." /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/10/cara-membuat-wedang-jahe.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0QHQXc_eip7ImA9Wx5SGU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-5229612049395790708</id><published>2010-08-15T20:28:00.001-07:00</published><updated>2010-08-15T20:28:50.942-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-15T20:28:50.942-07:00</app:edited><title>Kesaksian Iblis</title><content type="html">&lt;div class="gmail_quote"&gt;Di ambil dari &lt;a href="http://okezone.com" target="_blank"&gt;okezone.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt; Senin, 14 September 2009 - 10:14 wib&lt;br&gt; &lt;br&gt; Satu hadits panjang yang luar biasa dahsyat maknanya. Saya yakin cukup dengan satu hadits ini jika setiap kita membaca, menyelami dan mengamalkannya dengan baik insya Allah kita akan menjadi mukmin sejati. Tak perlu berpanjang, berikut kutipan lengkapnya.&lt;br&gt;    &lt;br&gt; Dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas:&lt;br&gt; &lt;br&gt; Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: &amp;quot;Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.&amp;quot;  Rasulullah bersabda: &amp;quot;Tahukah kalian siapa yang memanggil?&amp;quot; Kami menjawab: &amp;quot;Allah dan rasulNya yang lebih tahu&amp;quot;. Beliau melanjutkan, &amp;quot;Itu iblis, laknat Allah bersamanya&amp;quot;.&lt;br&gt;    &lt;br&gt; Umar bin Khattab berkata: &amp;quot;izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah&amp;quot;. Nabi menahannya: &amp;quot;Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.&amp;quot;&lt;br&gt;     &lt;br&gt; Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata: &amp;quot;Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin&amp;quot;,&lt;br&gt;    Rasulullah SAW lalu menjawab: &amp;quot;Salam hanya milik Allah SWT. Sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?&amp;quot; Iblis menjawab: &amp;quot;Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa&amp;quot;. &amp;quot;Siapa yang memaksamu? &amp;quot; &amp;quot;Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata: Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin&amp;quot;.&lt;br&gt;    &lt;br&gt; &amp;quot;Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh&amp;quot;.&lt;br&gt;    &lt;br&gt; Orang yang Dibenci Iblis&lt;br&gt; &lt;br&gt; Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: &amp;quot;Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?&amp;quot; Iblis segera menjawab: &amp;quot;Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.&amp;quot;&lt;br&gt;    &amp;quot;Siapa selanjutnya?&amp;quot; tanya Rasulullah.&lt;br&gt; &amp;quot;Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Lalu siapa lagi?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Orang Alim dan wara&amp;#39; (Loyal)&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Lalu siapa lagi?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Orang yang selalu bersuci.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Siapa lagi?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepada orang lain.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Apa tanda kesabarannya?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot; Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang-orang yang sabar&amp;quot;.&lt;br&gt; &amp;quot;Selanjutnya apa?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Orang kaya yang bersyukur&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Apa tanda kesyukurannya?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Umar bin Khattab?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Usman bin Affan?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Ali bin Abi Thalib?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot; Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia tak akan mau melakukan itu.&amp;quot; (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)&lt;br&gt; &lt;br&gt; Amalan yang Dapat Menyakiti Iblis&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;quot;Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak saalat?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Aku merasa panas dingin dan gemetar.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Kenapa?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Jika seorang umatku berpuasa?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Jika ia berhaji?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Aku seperti orang gila.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Jika ia membaca Alquran?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Aku merasa meleleh laksana timah di atas api.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Jika ia bersedekah?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Mengapa bisa begitu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.&amp;quot;&lt;br&gt;    &amp;quot;Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Suara kuda perang di jalan Allah.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Taubat orang yang bertaubat.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Apa yang dapat membakar hatimu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Istighfar di waktu siang dan malam.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Apa yang dapat mencoreng wajahmu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Sedekah yang diam - diam.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Apa yang dapat menusuk matamu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Salat fajar&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Apa yang dapat memukul kepalamu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Saalat berjamaah.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Apa yang paling mengganggumu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Majelis para ulama.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Bagaimana cara makanmu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Dengan tangan kiri dan jariku.&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Dimanakah kau menaungi anak - anakmu di musim panas?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Di bawah kuku manusia.&amp;quot;&lt;br&gt; &lt;br&gt; Manusia yang Menjadi Teman Iblis&lt;br&gt; &lt;br&gt; Nabi lalu bertanya: &amp;quot;Siapa temanmu wahai Iblis?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Pemakan riba&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Siapa sahabatmu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Pezina&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Siapa teman tidurmu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Pemabuk&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Siapa tamumu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Pencuri&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Siapa utusanmu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Tukang sihir&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Apa yang membuatmu gembira?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Bersumpah dengan cerai&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Siapa kekasihmu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Orang yang meninggalkan salat Jumaat&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Orang yang meninggalkan salatnya dengan sengaja&amp;quot;&lt;br&gt; &lt;br&gt; Iblis Tidak Berdaya di Hadapan Orang Ikhlas&lt;br&gt; &lt;br&gt; Rasulullah SAW lalu bersabda: &amp;quot;Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.&amp;quot;&lt;br&gt; Iblis segera menimpali: &amp;quot; tidak, tidak. Tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku.&lt;br&gt;    Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang saleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.&amp;quot;&lt;br&gt;    &lt;br&gt; &amp;quot;Siapa orang yang ikhlas menurutmu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.&amp;quot;&lt;br&gt;    &lt;br&gt; Iblis Dibantu oleh 70.000 anak - anaknya&lt;br&gt; &lt;br&gt; Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak-anak muda, sebagian untuk menganggu orang-orang tua, sebagian untuk menggangu wanta-wanita tua, sebagian anak-anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.&lt;br&gt;    &lt;br&gt; Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada salat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu salat berjamaah.&lt;br&gt; Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.&lt;br&gt; Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia. Jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.&lt;br&gt; Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Syaithan juga berkata, &amp;quot;keluarkan tanganmu&amp;quot;, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya. Mereka, anak-anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.&lt;br&gt;    Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.&lt;br&gt; Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Cara Iblis Menggoda&lt;br&gt; &lt;br&gt; Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?&lt;br&gt; Akulah mahluk pertama yang berdusta.&lt;br&gt; Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.&lt;br&gt; Tahukah kau Muhammad?&lt;br&gt; Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gosip) dan Namimah (adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata-kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. Jadi semua anak-anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, Cerai.&lt;br&gt;    &lt;br&gt; Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur salat. Setiap ia hendak berdiri untuk salat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan salat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.&lt;br&gt;    &lt;br&gt; Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia salat. Namun aku bisikkan ke telinganya &amp;#39;lihat kiri dan kananmu&amp;#39;, ia pun menoleh. Pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan &amp;#39;salatmu tidak sah&amp;#39;. Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam salatnya akan dipukul.&lt;br&gt;    &lt;br&gt; Jika ia salat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. Ia pun salat seperti ayam yang mematuk beras.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia salat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.&lt;br&gt; Kamu tahu bahwa melakukan itu batal salatnya dan wajahnya akan diubah menjadi wajah keledai.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam salat.&lt;br&gt; Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. Dan ia pun semakin taat padaku.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Kebahagiaan apa untukmu, sedangan aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan salat. Aku katakan padanya, &amp;quot;kamu tidak wajib salat, salat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak. Jika kehidupanmu telah berubah baru kau salat.&amp;quot;&lt;br&gt;    Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan salat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.&lt;br&gt; Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari Islam?&amp;quot;&lt;br&gt; &lt;br&gt; 10 Permintaan Iblis kepada Allah SWT&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;quot;Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;10 macam&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Apa saja?&amp;quot;&lt;br&gt; &amp;quot;Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, &amp;quot;Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.&amp;quot; (QS Al-Isra :64)&lt;br&gt;    Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah. Maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.&lt;br&gt; Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku. Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku. Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.&lt;br&gt;    &lt;br&gt; Allah berfirman, &amp;quot;Orang - orang boros adalah saudara - saudara syaithan. &amp;quot; (QS Al-Isra : 27)&lt;br&gt; &lt;br&gt; Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, &amp;quot;silahkan&amp;quot;, aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.&lt;br&gt;    Iblis berkata: &amp;quot;Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.&amp;quot;&lt;br&gt; &lt;br&gt; Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun. Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.&lt;br&gt;    Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Rasulullah SAW lalu membaca ayat: &amp;quot;mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT&amp;quot; (QS Hud :118 - 119). Juga membaca, &amp;quot; Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku&amp;quot; (QS Al-Ahzab: 38)&lt;br&gt;    &lt;br&gt; Iblis lalu berkata: &amp;quot; Wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk-mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong.&amp;quot;&lt;br&gt;    &lt;br&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-5229612049395790708?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/0f6IheSIjik" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/5229612049395790708/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=5229612049395790708" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/5229612049395790708?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/5229612049395790708?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/0f6IheSIjik/kesaksian-iblis.html" title="Kesaksian Iblis" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/08/kesaksian-iblis.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEUMQ3wzcCp7ImA9Wx5SGU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-2470674247337034225</id><published>2010-08-15T00:30:00.001-07:00</published><updated>2010-08-15T14:04:42.288-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-15T14:04:42.288-07:00</app:edited><title>Seandainya tidak ada batas-batas negara</title><content type="html">Hari ini adalah hari ke-5 saya meneruskan studi saya di Malaysia. Terus terang, karena saya tidak pernah berpisah dengan keluarga demikian lama, demikian jauh, dan demikian terbatas, saya sangat merindukan mereka. Seminggu sebelum ke Malaysia, saya memang juga berpisah cukup lama dengan keluarga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lima hari saya berada di Bali untuk menemani adik-adik mahasiswa dalam studi banding dan kunjungan industri. Akan tetapi, banyak hal yang ternyata berbeda. Jika ketika dulu ke bali, kerinduan demi kerinduan. yang ada bisa ditepis dengan SMS dan nelpon (yang tarifnya tidak terlalu mahal), tapi sekarang di Malaysia, jika mau nelpon atau bahkan ditelpon, harus mikir 125 ribu kali karena mahalnya biaya roaming. Untuk menerima telpon saja, kita kena roaming 11.500 per 30 detik. Oh, mahalnyooo....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dulu beberapa jam sebelum gempa di Jogja, 27 Mei 2007, saya ditelpon cukup lama oleh teman saya yang berada di Aceh. Kalau dipikir-pikir, Aceh kan lebih jauh dari Jogja dibandingkan Malaysia, tapi untuk nelpon dan ditelpon ke dan dari Jogja, biayanya sudah terselisih jauh sekali. Dari Aceh biayanya hanya interlokal (bahkan karena persaingan bisnis, biaya untuk nelpon dan SMS jadi sangat murah), sedangkan dari Malaysia yang lebih dekat dengan Jogja, biayanya adalah internasional, dengan roaming internasional yang alamak mahalnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika beberapa saat yang lalu saya pergi ke Batam, Bengkulu, dan lain-lain, ya tinggal datang saja. Kasarannya tinggal milih mau ke sana naik apa, sudah, selesai. Tidak perlu mikir harus bawa paspor, tidak harus ngisi formulir keberangkatan dan kedatangan, tidak harus diperiksa dan ditanya macem-macem di perbatasan, tidak perlu ada biaya fiskal, tidak perlu ngurus visa, dan lain-lain. Di sini saya masih ketir-ketir, karena visa saya adalah visa kunjungan, yang berlaku hanya 30 hari sejak kedatangan saya di Malaysia. Karena dalam beberapa sumber disebutkan bahwa visa akan diurus oleh kampus, maka saya menyerahkan urusan itu ke kampus UTP. Akan tetapi, kata-kata dari bagian Student Support Center kemarin benar-benar membuat saya ketir-ketir. Kata mereka, kemungkinan pengurusan visa dan pembuatan student passnya cukup lama, antara 2 sampai 3 bulan. Dengan demikian, maka selama satu bulan setelah ini, status saya di sini adalah imigran gelap, sampai visa tersebut keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belumlah lagi masalah duit. Ketika kita ngambil uang, maka charge untuk setiap transaksi pengambilan cukup besar. Saya punya rekening bank mandiri dan bank muamalat. Jika saya mengambil dari bank mandiri, maka charge-nya adalah 20 ribu per transaksi. Saya tidak tahu charge untuk bank muamalat berapa, karena ketika saya tanya di bank muamalat cabang UII dulu, mereka hanya mengatakan bahwa saya bisa mengambil di ATM yang berlogo MEPS atau di cabang bank muamalat malaysia (kebetulan di Ipoh, 1 jam dari tempat saya tinggal, ada cabang bank Muamalat Malaysia). Mereka tidak tahu apakah kena charge jika mengambil di bank muamalat sini plus tidak tahu berapa charge untuk ATM MEPS. Jika di Indonesia, jika kita mengambil di bank lain, selama logonya adalah ATM bersama, tidak perlu lah ada tambahan biaya untuk per transaksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ah, seandainya batas-batas negara itu tidak ada, maka banyak hal yang akan jadi lebih mudah (dan tentunya lagi lebih murah)....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Arwan Khoiruddin, yang lagi berusaha untuk melakukan quantum postgrad, from very zero to very hero.... Amin...)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-2470674247337034225?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/vOwimvkAGGI" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/2470674247337034225/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=2470674247337034225" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/2470674247337034225?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/2470674247337034225?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/vOwimvkAGGI/seandainya-tidak-ada-batas-batas-negara.html" title="Seandainya tidak ada batas-batas negara" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/08/seandainya-tidak-ada-batas-batas-negara.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEcCQ3k5fyp7ImA9WxFXEUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-332062454341211465</id><published>2010-05-17T20:07:00.001-07:00</published><updated>2010-05-17T20:07:42.727-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-05-17T20:07:42.727-07:00</app:edited><title>Boso walikan</title><content type="html">Orang Jogja mempunyai satu budaya khas yaitu boso walikan. Bahasa ini&lt;br&gt;sebenarnya tidak sepenuhnya walikan (kebalikan), tapi lebih tepat jika&lt;br&gt;dikatakan bahasa pasangan. Hal ini karena dalam bahasa ini, bahasanya&lt;br&gt;tidak dibalik, tapi dipasangkan huruf-hurufnya dengan huruf lain di&lt;br&gt;dalam aksara jawa.&lt;p&gt;Sebelum memulai, ada baiknya kita mengenal dulu aksara Jawa:&lt;p&gt;ho no co ro ko&lt;br&gt;do to so wo lo&lt;br&gt;po dho jo yo nyo&lt;br&gt;mo go bo tho ngo&lt;p&gt;Dalam boso walikan, baris 1 dipasangkan dengan baris 3, dan baris 2&lt;br&gt;dipasangkan dengan baris 4. Untuk huruf vokal, hurufnya tetap tidak&lt;br&gt;dirubah.&lt;p&gt;Contohnya:&lt;br&gt;Ma : Da&lt;br&gt;Ta : Ga&lt;br&gt;Mu : Du&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-332062454341211465?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/ZT-SlKKiRkg" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/332062454341211465/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=332062454341211465" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/332062454341211465?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/332062454341211465?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/ZT-SlKKiRkg/boso-walikan.html" title="Boso walikan" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/05/boso-walikan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEAGQX4zeyp7ImA9WxFREUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-8373904331436554714</id><published>2010-04-24T19:31:00.000-07:00</published><updated>2010-04-24T19:32:00.083-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-24T19:32:00.083-07:00</app:edited><title>Lagu anak</title><content type="html">&lt;SPAN style='FONT-SIZE: 10pt; FONT-FAMILY: Arial; FONT-WEIGHT:Normal;'&gt;Dari tadi pagi, radio di rumah saya saya pasang untuk mendengakan radio rama fm. Kalau tidak salah, sejak sekitar jam 8 tadi, acaranya adalah dunia anak. Isinya adalah tips tips untuk anak-anak, doa sehari-hari, lagu anak, dan lain-lain. Saya pengen anak saya, Dzaki, terbiasa dengan hal-hal yang islami dan yang sesuai usianya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Akhir-akhir ini, posisi radio sudah begitu tergeser oleh televisi. Bahkan di rumah saya sendiri, hanya saya yang betah mlanjer radio. Saya mengira di rumah-rumah lain pasti tidak jauh berbeda. Saya berani mengatakan hampir seratus persen yakin bahwa sekarang televisi menjadi bagian penting (jika tidak ingin dikatakan terpenting) dari hidup masyarakat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Oleh karena itu, tidak salah jika gaya hidup mereka kini sangat dipengaruhi oleh apa yang disajikan televisi. Mulai dari gaya berbicara, berpakaian, sampai konsumsi mereka.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Yang paling menyedihkan adalah anak-anak. Mau tidak mau, terpaan pengaruh televisi pun pasti akan mereka terima. Hal yang baru rame ramenya di desa saya adalah facebook di kalangan anak2 SD (padahal kan belum boleh? Usia minimal pengguna facebook adalah 13 tahun). Mereka terdorong untuk menggunakan facebook ternyata karena di televisi sering ada iklan atau berita tentang facebook. Mereka kemudian ke warnet hanya untuk facebookan. Karena di warnet yang tertutup dan tidak didampingi, tidak jarang yang kemudian terjerumus untuk melihat pornografi. Bahkan hanya agar bisa facebookan, ada yang sampai mencuri. Sungguh efek domino yang luar biasa.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, nyanyian anak-anak pun bukan lagi sesuai dengan usia mereka. Kenapa? Lagi-lagi televisi memegang supremasinya. Televisi sekarang hanya menayangkan lagu-lagu dewasa. Alhasil, anak-anak sekarang HANYA tahu lagu2nya Peter Pan, Ungu, D'Masiv, dan lain-lain. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Menyadari hal ini, saya merasa sangat beruntung. Di jaman saya, tayangan televisi belumlah sedemikian bebas, pakaian yang muncul di televisi masih sopan-sopan. Di samping itu, masih banyak lagu anak-anak yang menemani rengeng-rengeng kita. Ada bondan prakoso dengan si lumba-lumba, ada enno lerian dengan semut-semut kecil, ada si susan dan kak ria enes dengan semut dan kodok, dan lain-lain.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketika generasi sekarang memasrahkan hidup mereka pada televisi, ah, sungguh kasihan.... &lt;br&gt;&lt;br&gt;Sayang, haruskah televisi di rumah kita kita jual?&lt;/SPAN&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-8373904331436554714?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/Q5vU86wOGq8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/8373904331436554714/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=8373904331436554714" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/8373904331436554714?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/8373904331436554714?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/Q5vU86wOGq8/lagu-anak.html" title="Lagu anak" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/04/lagu-anak.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkAAR308eip7ImA9WxFSGUw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-833641015228352668</id><published>2010-04-21T23:44:00.000-07:00</published><updated>2010-04-21T23:45:46.372-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-21T23:45:46.372-07:00</app:edited><title>Pelegalan judi</title><content type="html">&lt;SPAN style='FONT-SIZE: 10pt; FONT-FAMILY: Arial; FONT-WEIGHT:Normal;'&gt;Ketika nonton tv one semalam, ada satu diskusi yang terus terang membuat saya agak gerah, yaitu tentang pelegalan judi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Logika yang dipakai oleh narasumber adalah bahwa kita tidak usah munafik. Kita melarang prostitusi, tapi nyatanya prostitusi juga tetap ada. Kita melarang merokok, tapi nyatanya merokok juga tetap jalan. Karena tetap ada walau dilarang, menurut beliau, harusnya tetap saja diperbolehkan, tapi dilokalisasi. Logika tersebut kemudian juga diterapkan untuk judi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Secara sosiologis, itu memang benar. Tapi, secara logika orang beragama, itu tidak bisa dibenarkan. Bahkan kalau memang mau konsisten, bahkan orang awam pun pasti akan sepakat bahwa semua tatanan akan rusak oleh logika itu. Kalau pakai logika itu, maka orang mencuri harusnya juga diperbolehkan. Toh walau dilarang tetap ada. Selain itu, orang memperkosa juga diperbolehkan. Toh walau dilarang tetap ada. Intinya, mencuri, membunuh, memperkosa, menipu, korupsi, semua harus dilegalkan, karena walau dilarang itu tetap ada. Itu kalau digunakan logika sosiologis. Mau?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Okelah, itulah fakta masyarakat. Di manapun dan kapanpun selalu ada dua sisi yang muncul berpasangan. Ada atas, pasti ada bawah. Ada orang baik, pasti ada orang jahat. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Kejahatan seseorang adalah untuk dicegah, bukan malah DIFASILITASI. Dalam lingkungan di mana ada orang baik dan jahat, maka si baiklah yang boleh mendominasi (jika ingin masyarakatnya baik). Segala kebaikan harus dimudahkan dan difasilitasi. Bukankah salah satu kewajiban pemimpin itu adalah mempermudah yang dipimpinnya untuk berbuat kebaikan?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam masyarakat yang ingin baik, sekali lagi memang mungkin di sana ada orang yang jahat. Tapi biarlah orang jahat merasa tidak nyaman dengan kejahatannya. Biarlah orang jahat merasa risih, karena berada di lingkungan yang baik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Entah bangsa ini ingin jadi masyarakat baik atau tidak. Kalau memang lokalisasi dan legalisasi kejahatan itu selalu ada, maka itu berarti pemimpin bangsa ini ingin melestarikan kejahatan. Dia ingin menutup kemungkinan orang jahat untuk menjadi baik, karena ada lingkungan sekitarnya yang sama-sama jahat, dan karena dia tidak berada di tengah orang-orang yang baik. Atau barangkali pemimpin bangsa ini yang ingin mempunyai tempat yang pasti dan mudah dicari untuk melakukan kejahatan yang selama ini dia pendam dan sembunyikan. Entah....&lt;br&gt;&lt;br&gt;Arwan Ahmad Khoiruddin&lt;br&gt;&lt;br&gt;Department of Informatics&lt;br&gt;Faculty of Industrial Technology&lt;br&gt;Universitas Islam Indonesia&lt;br&gt;&lt;br&gt;http://arwanahmad.com&lt;/SPAN&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-833641015228352668?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/J7zHZee1Yz4" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/833641015228352668/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=833641015228352668" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/833641015228352668?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/833641015228352668?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/J7zHZee1Yz4/pelegalan-judi.html" title="Pelegalan judi" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/04/pelegalan-judi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0MGQ3s7cSp7ImA9WxBbEU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-1290818673107721158</id><published>2010-03-09T02:43:00.001-08:00</published><updated>2010-03-09T02:43:42.509-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-03-09T02:43:42.509-08:00</app:edited><title>Foto anak pertamaku</title><content type="html">&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m4Dt3-IdwdA/S5YmXvrMXoI/AAAAAAAAAGI/I0TPz7L7wcc/s1600-h/Photo0020-722510.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_m4Dt3-IdwdA/S5YmXvrMXoI/AAAAAAAAAGI/I0TPz7L7wcc/s320/Photo0020-722510.jpg"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446582988727672450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Ini foto Muhammad Dzaki Abdurrohman, anak pertama kami.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-1290818673107721158?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/ELeTCCT1msE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/1290818673107721158/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=1290818673107721158" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/1290818673107721158?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/1290818673107721158?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/ELeTCCT1msE/foto-anak-pertamaku.html" title="Foto anak pertamaku" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_m4Dt3-IdwdA/S5YmXvrMXoI/AAAAAAAAAGI/I0TPz7L7wcc/s72-c/Photo0020-722510.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2010/03/foto-anak-pertamaku.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0QGSHw4fCp7ImA9WxBTEUo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-9185156339003418897</id><published>2009-12-07T01:48:00.001-08:00</published><updated>2009-12-07T01:48:49.234-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-07T01:48:49.234-08:00</app:edited><title>Nama asli artis</title><content type="html">&lt;a href="http://arwanahmad.com"&gt;http://arwanahmad.com&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Sent from my heart&lt;p&gt;Powered by silaturahim&lt;p&gt;-original message-&lt;br&gt;Subject: Nama asli artis&lt;br&gt;From: imam prasetyo nugroho prasetyo &amp;lt;&lt;a href="mailto:boimprasetyo@yahoo.com"&gt;boimprasetyo@yahoo.com&lt;/a&gt;&amp;gt;&lt;br&gt;Date: 07/12/2009 4:04 PM&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;  &lt;br&gt;Iseng daripada ngantuk...&lt;br&gt;Berikut nama-nama asli artis dan selebritis Indonesia…&lt;br&gt;Monggo bagi yang mau punya momongan, kali aja dapet &lt;br&gt;inspirasi… [tapi banyak lucunya daripada inspirasinya… ] wakakakak….&lt;p&gt;1. Siapa nama asli Chrisye?&lt;br&gt;Krisman Rahardi.&lt;p&gt;2. &lt;br&gt;Siapa nama asli Iwan Fals?&lt;br&gt;Virgiawan Listanto.&lt;p&gt;3. Siapa nama asli &lt;br&gt;Sania?&lt;br&gt;Siti Tuti Susilawati Sutisna. Ada-ada aja yeee.&lt;p&gt;4. Siapa nama &lt;br&gt;asli Pepeng?&lt;br&gt;Ferrasta Soebardi. Lebih keren nama aslinya yeee.&lt;p&gt;5. &lt;br&gt;Siapa nama asli Dede Yusuf?&lt;br&gt;Yusuf Macan Effendi. Lho, Macan-nya ke &lt;br&gt;mana?&lt;p&gt;6. Siapa nama asli Dorce Gamalama?&lt;br&gt;Ahmad Ashadi. &lt;br&gt;Wuakakakakakakaaa.&lt;p&gt;7. Siapa nama asli Bimbim Slank?&lt;br&gt;Bimo Setiawan &lt;br&gt;Almachzumi.&lt;p&gt;8. Siapa nama asli Dewi Persik?&lt;br&gt;Dewi Murya Agung. Lho, &lt;br&gt;Persik-nya dari mana, Mbak?&lt;p&gt;9. Siapa nama asli Annisa Bahar?&lt;br&gt;Ani &lt;br&gt;Setiawati. Wikikikikikikikikik ik.&lt;p&gt;10. Siapa nama asli Dian &lt;br&gt;Sastro?&lt;br&gt;Diandra Paramitha Sastrowardoyo. Emang aslinya sudah &lt;br&gt;kereeen.&lt;p&gt;11. Siapa nama asli Ian Kasela &amp;quot;RADJA&amp;quot;?&lt;br&gt;Samijan. Busyeeeettt! &lt;br&gt;Jauh amat yeeee. Kasela = Kalimantan Selatan. Wuaakakakakakaaak.&lt;p&gt;12. &lt;br&gt;Siapa nama asli Tamara Bleszynski?&lt;br&gt;Tamara Nathalia Christina Mayawati &lt;br&gt;Bleszynski. Yang ini sih emang keren dari&lt;br&gt;sononya.&lt;p&gt;13. Siapa nama asli &lt;br&gt;Pretty Asmara?&lt;br&gt;Nyokapnya Pretty ber-Asmaraan Ama Kudanil. Gue ngasaaalll, &lt;br&gt;lho.&lt;p&gt;14. Siapa nama asli Cut Memey?&lt;br&gt;Decy Meilani Susanti. Nama asli &lt;br&gt;dan nama bekennya sama-sama gak komersil yeee. Gak penting banget.&lt;p&gt;15. &lt;br&gt;Siapa nama asli Rhoma Irama?&lt;br&gt;Raden Haji Oma Irama. Beneran nih.&lt;p&gt;16. &lt;br&gt;Siapa nama asli Mulan Kwok?&lt;br&gt;Wulansari. Huuu….&lt;p&gt;17. Siapa nama asli &lt;br&gt;artis-artis tampang gaib?&lt;br&gt;Agus Hadi Sujiwo =&amp;gt; Sujiwo Tejo. Lho?&lt;br&gt;Agung &lt;br&gt;Yulianto =&amp;gt; Ki Joko Bodo. Bodoh beneran gak ya?&lt;p&gt;18. Siapa nama asli &lt;br&gt;Krisdayanti?&lt;br&gt;Kris Dayanti. Cuma beda pake spasi doang.&lt;p&gt;19. Siapa nama &lt;br&gt;asli Evie Tamala?&lt;br&gt;Cucu Suryaningsih. Hihihihihihiihihihi hii …, nyasar &lt;br&gt;banget.&lt;p&gt;20. Siapa nama asli Wulan Guritno?&lt;br&gt;Sri Wulandari.&lt;p&gt;21. &lt;br&gt;Siapa nama asli Tukul Arwana?&lt;br&gt;Rianto. Lho, kok nama bekennya jadi ikan banget &lt;br&gt;yak!&lt;p&gt;22. Siapa nama asli Komeng?&lt;br&gt;Alfiansyah. Walah, ini lebih aneh &lt;br&gt;lagi yak.&lt;p&gt;23. Siapa nama asli Bams Samsons?&lt;br&gt;Bambang Reguna Bukit. &lt;br&gt;Om-om banget yeee.&lt;p&gt;24. Siapa nama asli Tarzan?&lt;br&gt;Toto &lt;br&gt;Maryadi.&lt;p&gt;25. Siapa nama asli Titik Puspa?&lt;br&gt;Sudarwati. Hm, jadi &lt;br&gt;bingung.&lt;p&gt;26. Siapa nama asli Didi Kempot?&lt;br&gt;Didi Prasetyo. Apanya yang &lt;br&gt;kempot kalo gitu?&lt;p&gt;27. Siapa nama asli Jojon?&lt;br&gt;Djuhri Masdjan. Dari mana &lt;br&gt;datangnya Jojon?&lt;p&gt;28. Siapa nama asli Audy Item?&lt;br&gt;Paula Allodya &lt;br&gt;Item.&lt;p&gt;29. Siapa nama asli Eno Lerian?&lt;br&gt;Dwi Retno Rahastri &lt;br&gt;Lerian.&lt;p&gt;30. Siapa nama asli Indro Warkop?&lt;br&gt;Indrojoyo &lt;br&gt;Kusumonegoro.&lt;p&gt;31. Siapa nama asli Dewi Yull?&lt;br&gt;Raden Ajeng Dewi &lt;br&gt;Pujiati.&lt;p&gt;32. Siapa nama asli Sys NS?&lt;br&gt;Mas Haryo Heroe Syswanto Ns &lt;br&gt;Soerio Soebagio. Panjang sekaleee….&lt;p&gt;33. Siapa nama asli Eko &lt;br&gt;Patrio?&lt;br&gt;Eko Indro Purnomo.&lt;p&gt;34. Siapa nama asli Miing Bagito?&lt;br&gt;Kang &lt;br&gt;Tubagus Dedi Gumelar.&lt;p&gt;35. Siapa nama asli Tessy?&lt;br&gt;Kabul Basuki. Namanya &lt;br&gt;juga pelawak.&lt;p&gt;36. Siapa nama asli Inul Daratista?&lt;br&gt;Ainur Rokhimah. Lho, &lt;br&gt;kok laen banget, Nul?&lt;p&gt;37. Siapa nama asli Memes?&lt;br&gt;Meidiana &lt;br&gt;Maemunah.&lt;p&gt;38. Siapa nama asli Maia?&lt;br&gt;Maya Estianty.&lt;p&gt;39. Siapa &lt;br&gt;nama asli Gusti Randa?&lt;br&gt;Yungki Gustiranda.&lt;p&gt;40. Siapa nama asli Nia &lt;br&gt;Paramitha?&lt;br&gt;Pradnya Paramitha.&lt;p&gt;41. Siapa nama asli Amara &lt;br&gt;Lingua?&lt;br&gt;Tuwuhadijatitesih Amaranggana. Weleh-weleh, nama yang lebih &lt;br&gt;aneh.&lt;p&gt;42. Siapa nama asli Aming?&lt;br&gt;Aming Supriatna Sugandhi.&lt;p&gt;43. &lt;br&gt;Siapa nama asli Andien?&lt;br&gt;Andini Aisyah Hariadi.&lt;p&gt;44. Siapa nama asli &lt;br&gt;Adjie Massaid?&lt;br&gt;Chandra Pratomo Samiadji.&lt;p&gt;45. Siapa nama asli Della &lt;br&gt;Puspita?&lt;br&gt;Nisisari Henny Puspita.&lt;p&gt;46. Siapa nama asli Dik &lt;br&gt;Doang?&lt;br&gt;Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denda Kusuma. Oh, ningrat &lt;br&gt;toh.&lt;p&gt;47. Siapa nama asli Ikke Nurjanah?&lt;br&gt;Hartini Erpi &lt;br&gt;Nurjanah.&lt;p&gt;48. Siapa nama asli Yuni Shara?&lt;br&gt;Wahyu Setyaning Budi. Lho, &lt;br&gt;kok kayak nama cowok?&lt;p&gt;49. Siapa nama asli Titi Kamal?&lt;br&gt;Kurniaty &lt;br&gt;Kamalia.&lt;p&gt;50. Siapa nama asli Cici Tegal?&lt;br&gt;Sri Wahyuningsih.&lt;p&gt;51. &lt;br&gt;Siapa nama asli Roy Martin?&lt;br&gt;Roy Wicaksono.&lt;p&gt;52. Siapa nama asli Titi &lt;br&gt;DJ?&lt;br&gt;Titi Dwijayati.&lt;p&gt;53. Siapa nama asli Nirina Zubir?&lt;br&gt;Nirina &lt;br&gt;Raudatul Jannah Zubir. Ambil depan dan buntut.&lt;p&gt;54. Siapa nama asli Anya &lt;br&gt;Dwinov?&lt;br&gt;Anya Dwinovita Pahlawanti. Biar dibilang Indo-Rusia gitu &lt;br&gt;ya?&lt;p&gt;55. Siapa nama asli Parto Patrio?&lt;br&gt;Eddy Supono.&lt;p&gt;56. Siapa &lt;br&gt;nama asli Deddy Corbuzier?&lt;br&gt;Deddy Cahyadi Sundjoyo. Corbuzier-nya apaan &lt;br&gt;tuh?&lt;p&gt;57. Siapa nama asli Uut Permatasari?&lt;br&gt;Utami &lt;br&gt;Suryaningsih.&lt;p&gt;58. Siapa nama asli Ria Irawan?&lt;br&gt;Chandra Ariati Dewi &lt;br&gt;Irawan.&lt;p&gt;59. Siapa nama asli Iis Dahlia?&lt;br&gt;Iis Laeliyah.&lt;p&gt;60. Siapa &lt;br&gt;nama asli Chicha Koeswoyo?&lt;br&gt;Mirza Riadiani. Koeswoyo jelas dari bokapnya, &lt;br&gt;kalau Chicha-nya?&lt;br&gt;61. Pipit &lt;br&gt;Jasmine?.... ...Ehh..artis bukan sich?...Gak berani nerusin &lt;br&gt;dech...&lt;br&gt;Agung S (MA 94-98)&lt;br&gt; &lt;br&gt;============ ========= ========= ========= ==&lt;br&gt;Sent from my DELL-berry@ &lt;br&gt;powered by:Telkom-ADSL&lt;br&gt;sinyal kuat gak bikin kantong &lt;br&gt;sekarat&lt;br&gt;============ ========= ========= ========= ==&lt;br&gt;__._,_.___&lt;br&gt;Reply to sender | Reply to group Messages in this topic (1) &lt;br&gt;Recent Activity:  &lt;br&gt;Visit Your Group Start a New Topic &lt;br&gt;&amp;quot;W E _ A R E _ S E D U L U R _ K A B E H&amp;quot;&lt;p&gt;by keluarga besar &lt;a href="mailto:alumni_stembayo@yahoogroups.com"&gt;alumni_stembayo@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;kunjungi juga : &lt;a href="http://stembayo.org"&gt;http://stembayo.org&lt;/a&gt;&lt;p&gt;STEMBAYO PEDULI :&lt;br&gt;&lt;a href="http://stembayopeduli.blogspot.com"&gt;http://stembayopeduli.blogspot.com&lt;/a&gt; &lt;br&gt;MARKETPLACE&lt;br&gt;Going Green: Your Yahoo! Groups resource for green living&lt;p&gt;________________________________&lt;br&gt; &lt;br&gt;Going Green: Your Yahoo! Groups resource for green living&lt;br&gt; &lt;br&gt;Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use&lt;br&gt;. &lt;p&gt;__,_._,___&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-9185156339003418897?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/S_r5Mv_3jVM" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/9185156339003418897/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=9185156339003418897" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/9185156339003418897?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/9185156339003418897?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/S_r5Mv_3jVM/nama-asli-artis.html" title="Nama asli artis" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2009/12/nama-asli-artis.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkIMSXk9fSp7ImA9WxNaGEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-5784321434019385742</id><published>2009-12-03T19:49:00.001-08:00</published><updated>2009-12-03T19:49:48.765-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-03T19:49:48.765-08:00</app:edited><title>Proses mencari akte kalahiran</title><content type="html">Alhamdulillah Allah mengkaruniakan putra kepada kami berdua pada tanggal 5 november kemarin. Tujuh hari kemudian, kami memberinya nama Muhammad Dzaki Abdurrohman.&lt;p&gt;Setelah memberinya nama dan mengaqiqahinya, langkah selanjutnya adalah mencarikannya akte kelahiran. Bagi anda yang juga kebetulan mau mencari akte kelahiran untuk putra putrinya, barangkali sharing saya ini bisa membantu.&lt;p&gt;Pertama, siapkan surat keterangan lahir dari rumah sakit atau bidan. Surat ini diperlukan untuk mendapatkan surat keterangan resmi dari kelurahan. Untuk mendapatkan surat ini di kelurahan, saya diminta membayar 3 ribu rupiah.&lt;p&gt;Langkah selanjutnya adalah memasukkan nama putra putri kita ke dalam KK. Untuk mengurus ini, kita perlu membawa surat ketrrangan lahir dari kelurahan serta KK asli ke kecamatan. Untuk proses memperbarui KK ini, prosesnya gratis. Prosesnya seharusnya cepat, tapi untuk proses ini ternyata butuh waktu dua hari. (dulu pernah dlusap dlusup ke kantor kecamatan, memperbaiki komputer kecamatan. Setelah selesai pegawainya menghadiahi saya KTP baru, yang kebetulan hampir habis. Ternyata prosesnya hanya lima menit).&lt;p&gt;Langkah selanjutnya adalah melakukan legalisir foto kopi KK, KTP, surat kelahiran, dan surat nikah di kelurahan. Setelah itu, pergi ke dinas perijinan atau ke dinas catatan sipil. Kalau di bantul (ndak tahu kabupaten lain gimana), prosesnya di kantor dinas perijinan, bukan di catatan sipil. Syaratnya:&lt;br&gt;. KK yang dilegalisir&lt;br&gt;. Surat kelahiran yang dilegalisir&lt;br&gt;. Foto kopi ktp suami istri yang dilegalisir&lt;br&gt;. Foto kopi surat nikah yang dilegalisir&lt;br&gt;. Formulir permohonan dengan ditanda tangani dua orang saksi. Kalau kita tidak bawa saksi, biasanya di kantor sudah ada calo calo saksi. Cukup dengan membayar 5 ribu rupiah.&lt;p&gt;Setelah semua dokumen lengkap, tinggal serahkan semua dan tunggu. Biasanya prosesnya cepat dan bisa ditunggu. Untuk akte saya, saya masukkan dokumennya jam 10 dan selesai kira kira jam 11. Prosesnya juga gratis.&lt;p&gt;kalau mau dihitung hitung, anggaran untuk nyari akte adalah sebagai berikut:&lt;br&gt;. 3 ribu, untuk surat kelahiran kelurahan (padahal di formulir tercantum mbayarnya cuma 500)&lt;br&gt;. 5 ribu, kalau tidak bawa saksi. Kalau bawa saksi, ndak perlu.&lt;br&gt;. 5 ribu, untuk bensin.&lt;br&gt;. Berhubung tidak jajan, berarti total hanya habis kurang lebih 13 ribu rupiah.&lt;p&gt;semoga bermanfaat...&lt;p&gt;&lt;a href="http://arwanahmad.com"&gt;http://arwanahmad.com&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Sent from my heart&lt;p&gt;Powered by silaturahim&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-5784321434019385742?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/E-revfzOlN4" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/5784321434019385742/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=5784321434019385742" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/5784321434019385742?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/5784321434019385742?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/E-revfzOlN4/proses-mencari-akte-kalahiran.html" title="Proses mencari akte kalahiran" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2009/12/proses-mencari-akte-kalahiran.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0cMSHk-fCp7ImA9WxNbGEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2984745473843998572.post-6717758377230829924</id><published>2009-11-22T02:17:00.000-08:00</published><updated>2009-11-22T02:18:09.754-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-22T02:18:09.754-08:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="linux" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="tutorial" /><title>Solusi problem di karmic: cannot update .ICEauthority</title><content type="html">Welcome to the jungle...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, linux adalah seperti sebuah hutan belantara. Antara satu entitas dengan entitas yang lain sering saling terpisah. Di hutan belantara, kalau kita meletakkan seekor atau sekawanan hewan baru berarti alam perlu menyesuaikan diri agar menjadi seimbang. Demikian juga dengan linux, ketika kita menginstall sesuatu yang baru, kadang linux harus kita set ulang, karena kadang ada masalah-masalah yang timbul di tempat lain gara-gara spesies software yang baru kita letakkan di hutan linux itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu buktinya adalah pada waktu saya nginstall karmic (ubuntu 9.10). Setelah saya nginstall semuanya, saatnya saya menginstall virtualbox kemudian menginstall windows xp dan customisasi XP itu. Instalasi berjalan lancar. XP juga berjalan lancar. Tapi, ketika saya reboot linux saya, eee... tahu-tahu muncul peringatan pada saat mau login: could not update .ICEauthority. Saya pencet OK, lha kok malah toolbarnya linux malah hilang... We la dalah... piye iki...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Browse sana sini, akhrinya ketemu dengan forum ubuntu yang membahas hal itu. Ternyata langkahnya cukup mudah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kalau ini terjadi, biasanya sistem akan sedikit mencla mencle... artinya kadang bisa masuk normal kadang tidak. Nha, kalau anda masih bisa login normal, cobalah masuk ke dalam terminal. Jika memang tidak bisa masuk dalam keadaan normal, misal seperti kasus saya, toolbarnya hilang,  cobalah akali dengan membuat launcher di desktop. pilih tipenya adalah application in terminal. untuk commandnya, ketik apa saja, lah, terserah. Setelah launcher itu jadi, maka double klik pada launcher itu, maka akan masuk kepada terminal, dan akan muncul "failed to create child process". Lha iyalah, masak ya iya dong... lha wong emang command kita juga asal, kok... jangan khawatir... pilih file kemudian new tab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kita perlu mengubah empunya sekaligus mengubah hak akses file .ICEauthority. Caranya adalah dengan mengetikkan (sesuaikan nama user dengan user anda sendiri):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- sudo chown arwan:arwan /home/arwan/.ICEauthority&lt;br /&gt;- sudo chmod 644 /home/arwan/.ICEauthority&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti anda ketahui, chown adalah mengubah pemilik file, yang dari awalnya dimiliki oleh user root di group root menjadi arwan di group arwan). Sedangkan chmod adalah mengubah hak akses terhadap file tersebut. 644 berarti file itu bisa dibaca dan ditulisi oleh user tersebut, bisa dibaca oleh siapapun yang berada di group arwan, dan juga bisa dibaca oleh user-user lain di luar group arwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian, semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: cara ini hanya bisa ampuh untuk folder home yang tidak terenkripsi. Untuk yang terenkripsi, mungkin anda bisa merujuk ke sumber lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="zemanta-pixie"&gt;&lt;img class="zemanta-pixie-img" alt="" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=9eda5e8e-9df6-88f7-808c-d1a1ba8a9ba5" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2984745473843998572-6717758377230829924?l=arwankhoiruddin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ArwanKhoiruddin/~4/kd-23gzeq1A" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://arwankhoiruddin.blogspot.com/feeds/6717758377230829924/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2984745473843998572&amp;postID=6717758377230829924" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/6717758377230829924?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2984745473843998572/posts/default/6717758377230829924?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/ArwanKhoiruddin/~3/kd-23gzeq1A/solusi-problem-di-karmic-cannot-update.html" title="Solusi problem di karmic: cannot update .ICEauthority" /><author><name>Arwan Ahmad Khoiruddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://arwankhoiruddin.blogspot.com/2009/11/solusi-problem-di-karmic-cannot-update.html</feedburner:origLink></entry></feed>

