<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-1118680085326736282</atom:id><lastBuildDate>Wed, 06 Nov 2024 03:04:04 +0000</lastBuildDate><category>reformasi birokrasi</category><category>Korupsi</category><category>Transparency International Indonesia</category><title>Aryo Seto</title><description>sosial, keuangan negara, keuangan daerah, auditing, pemberantasan korupsi, transparansi, akuntabilitas...</description><link>https://aryoseto.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1118680085326736282.post-344062329850485328</guid><pubDate>Tue, 18 May 2010 16:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-04-10T03:48:59.243-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">reformasi birokrasi</category><title>Remunerasi PNS Wajib Dilanjutkan!</title><atom:summary type="text">Kasus Gayus yang terungkap selain telah membukakan mata kita bahwa makelar kasus &amp;nbsp;benar-benar ada, juga mengingatkan pada kita bahwa reformasi birokrasi masih menyisakan persoalan. Reformasi birokrasi yang salah satu perwujudannya adalah pemberian remunerasi belum berhasil menyeterilkan birokrat dari perilaku yang koruptif.&amp;nbsp; Seorang Gayus, pegawai Dirjen Pajak golongan IIIa, dengan gaji</atom:summary><link>https://aryoseto.blogspot.com/2010/05/remunerasi-pns-wajib-dilanjutkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1118680085326736282.post-258601641836742280</guid><pubDate>Sat, 15 May 2010 04:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-05-14T21:38:10.527-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">reformasi birokrasi</category><title>Bagaimana Nasib Reformasi Birokrasi di Departemen Keuangan Selanjutnya?</title><atom:summary type="text">Hiruk pikuk politisasi persoalan Bank Century membuahkan “terpentalnya” &amp;nbsp;Sri Mulyani Indrawati, seorang yang dinobatkan sebagai wanita berpengaruh ke-23 versi majalah Forbes tahun 2008, dari kursi Menteri Keuangan. Cara ini dianggap merupakan “deal politik” yang dapat memperbaiki hubungan eksekutif dan legislatif, tepatnya diantara partai koalisi, setelah proses panjang pertikaian diantara </atom:summary><link>https://aryoseto.blogspot.com/2010/05/bagaimana-nasib-reformasi-birokrasi-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1118680085326736282.post-4477176064672193737</guid><pubDate>Sun, 01 Feb 2009 07:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-01-31T23:50:40.999-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Korupsi</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Transparency International Indonesia</category><title>Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2008 dari Transparency International Indonesia</title><atom:summary type="text"> Berikut ini saya tampilkan Siaran Pers Transparency International Indonesia mengenai Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2008 dan Indeks Suap 15 Institusi Publik di Indonesia yang dirilis pada Rabu, 21 Januari 2009 sebagai tambahan informasi bagi para pembaca blog saya:  Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2008 dan Indeks Suap 15 Institusi Publik di Indonesia Dalam usaha memerangi korupsi, </atom:summary><link>https://aryoseto.blogspot.com/2009/01/indeks-persepsi-korupsi-indonesia-2008.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1118680085326736282.post-3520960734948782216</guid><pubDate>Sun, 07 Dec 2008 12:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-07T04:32:28.495-08:00</atom:updated><title>Penjualan Mobil Dinas Operasional yang &amp;quot;Ngawur&amp;quot;</title><atom:summary type="text"> Pada suatu hari seorang (sebut Mr.X) yang bekerja sebagai pegawai negeri pada suatu pemerintah daerah, dengan bangga menceritakan “keberuntungannya” dapat membeli mobil dinas operasional kantornya. Bayangkan sebuah mobil Toyota Kijang KF 42 tahun 1995, yang harga pasarnya pada waktu itu sekitar Rp33,5 juta dibelinya dengan harga Cuma Rp900an ribu saja. Kok bisa ya? Padahal mobilnya masih relatif</atom:summary><link>https://aryoseto.blogspot.com/2008/12/penjualan-mobil-dinas-operasional-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1118680085326736282.post-2235393981027490269</guid><pubDate>Sat, 15 Nov 2008 04:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-14T20:57:33.747-08:00</atom:updated><title>Lahan Baru Bagi Kantor Akuntan Publik (KAP) (2)</title><atom:summary type="text">Penggunaan pemeriksa dan/atau tenaga ahli dari luar BPK meliputi dua hal yaitu penggunaan pemeriksa ditetapkan oleh BPK dan penggunaan pemeriksa ditetapkan oleh pihak selain BPK apabila diatur dalam ketentuan undang-undang, sebagai contoh penetapan KAP oleh Rapat Umum Pemegang Saham untuk BUMN yang berbentuk PT.  Jenis pemeriksaan yang dilaksanakan oleh pemeriksa dan/atau tenaga lain diluar BPK </atom:summary><link>https://aryoseto.blogspot.com/2008/11/lahan-baru-bagi-kantor-akuntan-publik_14.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1118680085326736282.post-5147623527215613913</guid><pubDate>Tue, 11 Nov 2008 03:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-10T20:09:14.553-08:00</atom:updated><title>Lahan Baru Bagi Kantor Akuntan Publik (KAP) (1)</title><atom:summary type="text">Mulai sekarang KAP barangkali boleh merasa lega, lahan bisnisnya bertambah. Kalau sebelumnya KAP lebih banyak memeriksa laporan keuangan entitas bisnis, sebentar lagi sudah dapat memeriksa laporan keuangan entitas pemerintah.  Hal ini dimungkinkan karena baru-baru ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengeluarkan Peraturan BPK No.1 tahun 2008 tanggal 6 Maret 2008 tentang Penggunaan Pemeriksa Dan/</atom:summary><link>https://aryoseto.blogspot.com/2008/11/lahan-baru-bagi-kantor-akuntan-publik.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1118680085326736282.post-6116759414187499531</guid><pubDate>Wed, 05 Nov 2008 05:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-04T21:39:21.665-08:00</atom:updated><title>Lagi-lagi Kejaksaan Tercoreng</title><atom:summary type="text">Belum lama kasus jaksa Urip Tri Gunawan (UTG) selesai proses pengadilannya, dengan vonis 20 tahun untuk UTG dan 5 tahun untuk Arthalyta, muncul berita yang mencoreng nama Kejaksaan dari&amp;nbsp;Kab Boalemo,&amp;nbsp; Gorontalo.&amp;nbsp;Berita tersebut berupa rekaman percakapan telepon antara Kajari&amp;nbsp;Tilamuta, Ratmadi Saptondo, SH (RS)dengan salah satu staff Dinas Pekerjaan Umum (PU). Dalam rekaman </atom:summary><link>https://aryoseto.blogspot.com/2008/11/lagi-lagi-kejaksaan-tercoreng.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1118680085326736282.post-6487384792003607751</guid><pubDate>Sun, 12 Oct 2008 11:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-10-12T04:15:58.970-07:00</atom:updated><title>Minimnya Mental Sense of Crisis</title><atom:summary type="text">Dunia lagi heboh&amp;nbsp; terancam kena&amp;nbsp; efek domino &quot;gelombang tsunami&quot; krisis keuangan global dengan &quot;episentrum&quot; kredit macet bidang properti di America Serikat. Tiap negara buru-buru membuat strategi untuk mengantisipasi datangnya efek domino itu, agar jangan sampai meluluh lantakan perekonomian negaranya. Di Amerika serikat, tempat pusat &quot;gempa krisis keuangan&quot; itu berasal, tidak kurang </atom:summary><link>https://aryoseto.blogspot.com/2008/10/minimnya-mental-sense-of-crisis.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1118680085326736282.post-1850980792488016290</guid><pubDate>Thu, 09 Oct 2008 08:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-10-09T01:42:47.403-07:00</atom:updated><title>Nonton Laskar Pelangi</title><atom:summary type="text">Penasaran karena &quot;iklan&quot; yang gencar sejak pembuatan&amp;nbsp; sampai &amp;nbsp;film Laskar Pelangi ramai digelar di seluruh Bioskop di Indonesia, aku ajak isteri dan dua anakku, Dhito (9th) dan Maria (3th) nonton film itu. Diluar dugaanku, baru masuk pintu utama sudah terlihat jubelan orang-orang memenuhi ruang tunggu Bioskop 21,&amp;nbsp; Duta Mall, Banjarmasin, dan sampai di depan loket tambah terkejut </atom:summary><link>https://aryoseto.blogspot.com/2008/10/nonton-laskar-pelangi.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>