<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-9164092922113552897</atom:id><lastBuildDate>Thu, 19 Dec 2024 03:19:54 +0000</lastBuildDate><category>Buku</category><category>Letupan</category><category>Profil</category><title>Asa Mulchias</title><description></description><link>http://asamulchias.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9164092922113552897.post-865497607353912709</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 05:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-07T22:09:21.117+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Profil</category><title>Profil Asa Mulchias</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9dPTrt-q7nLkz8kkmWsUv0hiO906i9E8zCfna09XFxRVExJ2rwX0bpR4h-Z4AmwSU9q0AkjD4T_iZp5wCyQpyBt_999ojPoel0DNL5T2DUMvO3S21wuL7QH51eeSW9V4ZXD8Sz6iF-Co/s1600/FB+42.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="264" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9dPTrt-q7nLkz8kkmWsUv0hiO906i9E8zCfna09XFxRVExJ2rwX0bpR4h-Z4AmwSU9q0AkjD4T_iZp5wCyQpyBt_999ojPoel0DNL5T2DUMvO3S21wuL7QH51eeSW9V4ZXD8Sz6iF-Co/s320/FB+42.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Asa Mulchias; lahir di Jakarta, tanggal 5 Januari 1983. Bungsu dari 3 bersaudara ini pernah bekerja sebagai tekhnisi komputer di sebuah perusahaan trading selepas lulus dari STM Pembangunan. Alumnus jurusan Elektronika Industri dan Komputer ini resign setelah setahun bekerja karena merasa tekhnik bukan dunianya. Sebagai gantinya, ia memilih menjadi profesional di bidang tulis-menulis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Namun, Asa—begitu ia biasa dipanggil—pernah bekerja sebagai redaktur majalah LOOK di tahun 2006 dan redaktur majalah ANNIDA di tahun 2008, ia pernah mencicipi bekerja di perusahaan penyalur tenaga kerja. Kini, ia benar-benar menekuni dunia menulis secara full.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Sedikit mengenai sejarah kepenulisannya, Asa mulai mengembangkan potensinya sebagai penulis sejak tahun 2001. Dua tahun berikutnya, usahanya menunjukkan hasil. Cerpen perdananya, “Aisyah Marpho Amathonte”, dimuat di ANNIDA. Di tahun yang sama, ia menyabet juara ke-5 Lomba Karya Tulis Milad 1 situs www.alhikmah.com dan juara harapan 3 pada Lomba Menulis Cerpen Majalah Ummi di tahun berikutnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Selain menulis di majalah ANNIDA, Ummi, Muslimah, dan GiZone, karya-karya fiksinya tersebar dan sukses dibukukan barengan penulis-penulis yang lain. Sebut saja: Antologi Mengetuk Cintamu (Senayan Abadi, 2003); Antologi Pilihan The Story of Jomblo (Lingkar Pena Publishing House, 2004); Antologi FLP DKI: Putri Surat Cinta (Lingkar Pena Publishing House, 2005); Antologi Addicted 2 U (Lingkar Pena Publishing House, 2005); Antologi Perempuan Bermata Lembut (FBA Press, 2005).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Kenyang” satu buku bersama penulis lain, Asa coba-coba mengirimkan naskah fiksi pribadinya untuk jadi buku. Alhamdulillah, di tahun 2005, dua kumpulan cerpennya terbit, yaitu Bidadari (MU3 Books) dan Kuntilanak, Here I Come (Lingkar Pena Publishing House). Di tahun berikutnya, yakni 2006, di bawah bendera penerbit Syaamil, ia kembali menyapa pembaca lewat Everytime He Celebrates His Birthday, dilanjutkan dengan Sumpah Ompong di Sekolah (Momentum, 2008) dan L (DAR! Mizan, 2010).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Asa ternyata nggak suka “hanya” berkeliaran di jalur fiksi. Dia lalu memutuskan untuk melebarkan sayap ke segmen non fiksi. Alhasil, artikel dan feature-nya bisa dibaca di dalam buku Oase Jiwa (Eramuslim, 2005), Jatuh Bangun Cintaku (Lingkar Pena Publishing House, 2005), dan situs-situs seperti eramuslim.com, swaramuslim.net, de el el. Ia pun telah menuntaskan tiga proyek buku non fiksinya. Yang pertama: To Be is To Do, To Do is To Be (Indiva Publishing, 2007), Road to Happiness (Afra Publishing, 2008), Ada Singa dalam Dirimu! (Pro-You, 2008), dan (Pro-U Media, 2009).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Selain menulis, Asa yang telah menyelesaikan pendidikan D3-nya di ABA Prawira Martha jurusan Bahasa Inggris dan pernah jadi guru Inggris di Oxford Course Indonesia ini, masih setia jadi anggota FLP DKI Jakarta. Profil singkatnya pernah ngintip pembaca di Leksikon Sastra Jakarta, yang diterbitkan Dewan Kesenian Jakarta, 2003. Penggemar warna biru ini juga pernah jadi penulis naskah dan sutradara untuk teater almamaternya, Imagy Entertainment&lt;/span&gt;</description><link>http://asamulchias.blogspot.com/2012/08/profil-asa-mulchias.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9dPTrt-q7nLkz8kkmWsUv0hiO906i9E8zCfna09XFxRVExJ2rwX0bpR4h-Z4AmwSU9q0AkjD4T_iZp5wCyQpyBt_999ojPoel0DNL5T2DUMvO3S21wuL7QH51eeSW9V4ZXD8Sz6iF-Co/s72-c/FB+42.png" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9164092922113552897.post-535177542591698666</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 04:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-07T11:09:51.126+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Buku</category><title>Sang Ratu</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6KfmXiRNggyxMDMuZpJHQqMlWVZqT4IRVhwj21udVFUF-dhnR2rUjD4p9jsgWB9wQRlfcbIBAUvVIseuFNJ90DSfGbs-j1q2bwACVIgmh9bwhaeGgFtssiEenN_oS2i5thjx232eVYqs/s1600/471159_384818364906927_839053771_o.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6KfmXiRNggyxMDMuZpJHQqMlWVZqT4IRVhwj21udVFUF-dhnR2rUjD4p9jsgWB9wQRlfcbIBAUvVIseuFNJ90DSfGbs-j1q2bwACVIgmh9bwhaeGgFtssiEenN_oS2i5thjx232eVYqs/s320/471159_384818364906927_839053771_o.jpg" width="224" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Berbekal paras cantik dan bentuk tubuh yang meliuk, membuat Natassja memutuskan mengikuti kontes Triple C (Campus Chick Contest). Ternyata mengikuti kontes ini tak semudah perkiraannya, dibutuhkan dana yang tidak sedikit demi meraih puncak jawara. Sebenarnya, Natassja adalah putri konglomerat, tapi tiba-tiba sang ayah mengabarkan bahwa perusahaan sedang kolaps sehingga tidak bisa lagi mengirimkan uang bulanan. Maka, bertambahlah motivasi Natassja untuk memenangkan kontes yang kelak menciptakan petaka demi petaka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Triple C adalah kontes kecantikan yang diadakan oleh mantan model top, Sarah She, demi mendongkrak kembali popularitasnya. Dengan merayu dan memohon pada sahabatnya, Tony, sebagai rektor dan pemilik kampus 'Effortio Academy', Sarah berhasil mendapat persetujuan penyelenggaraan acara tersebut. Namun, di balik tujuannya menciptakan Triple C tersebut, ternyata masih ada obsesi tersembunyi &amp;nbsp;untuk mewujudkan keinginan yang telah lama dipendamnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Selain, konflik Natassja dan Sarah, terselip juga kisah gadis anorexia, Mitha, kematian Julia, dan pembuktian Joliffyn. Semuanya terangkai dengan alur maju mundur, sayangnya beberapa bagian yang mungkin diniatkan untuk menjadi kejutan, tidak terlalu 'mengena'. Tak luput, penulis menyelipkan banyak pesan moral di setiap karakter. Hanya saja, saya sering terganggu dengan kalimat-kalimat bertanda kurung yang dimaksudkan untuk melucu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
</description><link>http://asamulchias.blogspot.com/2012/08/sang-ratu.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6KfmXiRNggyxMDMuZpJHQqMlWVZqT4IRVhwj21udVFUF-dhnR2rUjD4p9jsgWB9wQRlfcbIBAUvVIseuFNJ90DSfGbs-j1q2bwACVIgmh9bwhaeGgFtssiEenN_oS2i5thjx232eVYqs/s72-c/471159_384818364906927_839053771_o.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9164092922113552897.post-8251503531181166916</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 04:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-07T11:07:17.283+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Buku</category><title>Jiwa-jiwa Gagah yang Pantang Menyerah</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDoy_sgtH2u0IqDlhlQQ0tDX8kShazkul1TgOmMUnU3Qxnt_jh3YusG7CL9uLPxw6h5RTS4V6MIA-JU90EsUiTkSubw_3N5GjpqgZ2lLJkg0V13bhCWQIVRJMW-DA7Du32qI1rj_UKNRY/s1600/Jiwa-Jiwa-gagah.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDoy_sgtH2u0IqDlhlQQ0tDX8kShazkul1TgOmMUnU3Qxnt_jh3YusG7CL9uLPxw6h5RTS4V6MIA-JU90EsUiTkSubw_3N5GjpqgZ2lLJkg0V13bhCWQIVRJMW-DA7Du32qI1rj_UKNRY/s1600/Jiwa-Jiwa-gagah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Hidup adalah perjuangan. Kita adalah apa yang biasa ditempakan pada diri kita. Banyak manusia yang kalah dalam hidup karena ia tidak memandang hidupnya sebagai sesuatu yang berharga, sehingga ia tidak mau memperjuangkannya. Ia tidak mau melihat hal-hal penting yang berserakan di sekelilingnya. Karena itulah ia membiarkan hidupnya berjalan terus dan terus tanpa evaluasi. Dia merasa tidak perlu menangisi kesalahannya. Dia berputus asa karena kesalahannya. Dia tidak merasa perlu berubah. Dia tuhankan perasaannya. Dia tidak menyadari potensi dan kekuatannya. Dia melupakan sukses yang sebenarnya. Dia ingin bahagia dengan mantera karangan pribadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Menyerah menjadi orang baik adalah gerbang menuju kekalahan besar. Maka, sangat penting bagi kita untuk terus bertahan. Bukankah di dalam diri kita, ada sesuatu yang harus selalu kita cintai dan perjuangkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Ini adalah buku terbaru saya--dengan nama pena yang baru pula. Buku ini adalah refleksi dari kehidupan di sekitar saya, Anda, kita--yang penuh dengan ajakan-ajakan untuk menyerah. Menyerah untuk terus berusaha. Menyerah untuk tunduk dan kalah--dan memutuskan untuk jadi orang yang tidak baik saja. Tapi, saya tidak mau menyerah. Dan saya juga mengajak Anda untuk tidak menyerah. Karena hidup ini pantas diperjuangkan. Karena sesedikit apa pun kebaikan yang tersisa dalam diri kita pantas diperjuangkan. Kita harus terus berjuang jadi orang baik, sesulit apa pun jalan di depan. Iblis, syaitan, musuh-musuh dalam kegelapan. Mereka menyerang kita. Kita tidak boleh tidak waspada. Kita tidak boleh tidak yakin. Kuatkan hati kita. Azzamkan tekad kita. Jangan pernah kalah. Jangan pernah sekalipun mau kalah! Kobarkan semangat, teguhkan perasaan. Maju dan bacalah basmalah dengan takbir dan ketulusan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
</description><link>http://asamulchias.blogspot.com/2012/08/jiwa-jiwa-gagah-yang-pantang-menyerah.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDoy_sgtH2u0IqDlhlQQ0tDX8kShazkul1TgOmMUnU3Qxnt_jh3YusG7CL9uLPxw6h5RTS4V6MIA-JU90EsUiTkSubw_3N5GjpqgZ2lLJkg0V13bhCWQIVRJMW-DA7Du32qI1rj_UKNRY/s72-c/Jiwa-Jiwa-gagah.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9164092922113552897.post-1388459272221833208</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 04:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-07T11:05:48.563+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Buku</category><title>Ada Singa Dalam Dirimu</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2pfXdP0GLVyA1v8Hs9gGnDTvp7x__fVtPuf72oE0FQI6CcdR1DvRiQUlU8iO5TcgXbhh3Jy-150pKwY-MQouWBoptEM1yP9DOfbKYpXRgtf2U2CRAOG0jLqsF9U93VM73m6bJJuwfKLY/s1600/ada-singa.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2pfXdP0GLVyA1v8Hs9gGnDTvp7x__fVtPuf72oE0FQI6CcdR1DvRiQUlU8iO5TcgXbhh3Jy-150pKwY-MQouWBoptEM1yP9DOfbKYpXRgtf2U2CRAOG0jLqsF9U93VM73m6bJJuwfKLY/s1600/ada-singa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kekuatan-kekuatan hitam ada di sekelilingmu. Tidakkah kau merasakannya? Mungkin, karena kekuatannya yang terlalu besar, ia pula yang meyakinkanmu: tidak ada yang bernama kekuatan hitam dan sesungguhnya kau pun tidak punya kekuatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Para Singa berkata, “Kau tidak memiliki ruh singa! Kau tidak berhak mengaku bagian dari Kami, para pewaris bumi. Enyahlah, angkat kaki dan pindahkan ragamu ke negeri Tikus. Terimalah hal itu, hiduplah bersamanya, selamanya. Kau tikus, dan Negeri Tikus pasti akan menerimamu!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Para Tikus, yang datang menjemput, mengangguk semangat. Dengan mengagumkan, mereka koor berkata, “Ya, Singa-Singa itu benar. Kau adalah bagian dari Kami. Bergabunglah, tidak perlu merepotkan perasaanmu dengan merasa kau memiliki ruh Singa. Mereka adalah jiwa-jiwa dan raga-raga yang mengesankan. Tidak mungkin kau seperti itu! Berkacalah, dan kau akan tahu kalau cermin tidak pernah berdusta!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Ah, benarkah dirimu tidak memiliki ruh Singa? Padahal sangat menyenangkan dan membanggakan menjadi Singa. Singa, si Raja, si Tenaga, si Luar Biasa, yang mampu berjalan dengan kepala tegak dan diandalkan, dan dipuji, dan di...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Jangan dengarkan,” satu suara berkata. “Kau memiliki ruh Singa. Percayalah!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Para Tikus berjengit protes dalam kaget. Para Singa mengaum, mencari sumber suara yang tak diundang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Kau siapa?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Aku Cermin!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Cermin?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Aku yang tak pernah berdusta.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Aku sudah melihatmu, sering. Aku tahu,” kau tertunduk, “para Tikus itu benar. Aku tikus.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Aku memang tidak pernah berbohong. Tapi pikiranmu tertutupi kabut tebal. Kau melihat apa yang kau percaya akan lihat. Aku tidak salah. Para Singa dan Tikus, kaum yang tak ingin melihat kau tersenyum, tidak sepenuhnya salah.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Lalu siapa yang salah?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Tanyalah hatimu, dan becerminlah dengan otak yang jernih!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Lagi, Asa Mulchias menerbitkan buku non fiksi. Setelah Road to Happiness diterbitkan oleh Afra Publishing (Maret, 2008), kali ini berjudul Ada Singa dalam Dirimu. Penerbit yang kali ini menggandeng Asa Mulchias adalah kelompok penerbit Pro-U, yakni Pro-You, yang telah menerbitkan buku-buku Best Seller seperti From Zero to Hero, Agar Bidadari Cemburu Padamu, dan Gue Never Die.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Seperti Road to Happiness, Ada Singa dalam Dirimu punya konsep yang unik. Bukan sekadar buku non fiksi, namun juga disertai novelet berjudul Dongeng Raksasa Baik Hati, Serigala-Serigala Lapar, dan Domba-Domba yang Ketakutan. Kisahnya mengawali buku Ada Singa dalam Dirimu, menyertainya di tengah, dan mengiringinya hingga jelang akhir buku. Dibagi tiga bagian, Dongeng Raksasa Baik Hati, Serigala-Serigala Lapar, dan Domba-Domba yang Ketakutan akan mengulik kisah kampung domba yang mengandalkan seorang raksasa dalam menjaga ketenangan desa dari segerombolan serigala. Namun, suatu hari, kampung itu didatangi para serigala. Para domba mengirim sinyal agar sang raksasa datang, tapi Hugan―nama lelaki besar itu―tidak datang. Dia kemudian ditemukan tertidur meski dibangunkan dengan berbagai cara. Para domba terdesak. Mereka harus membangunkan sang raksasa. Kalau tidak, para serigala akan memakan mereka. Bagaimana cara mereka melakukannya? kenapa Hugan tertidur seperti pingsan? Dan, apa pula hubungannya dengan Profesor Kancil yang muncul di tengah-tengah jalan cerita? Bagaimana para domba dan Profesor Kancil melawan para serigala? Apakah Hugan berhasil dibangunkan? Tapi, kenapa para serigala tetap tenang dan―malah―tertawa? Apakah mereka tahu satu rahasia yang tidak diketahui calon-calon mangsanya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Ada Singa Dalam Dirimu adalah buku yang mencoba membangunkan raksasa dalam dirimu. Mencoba menemukan ruh Singa, membuat kamu percaya kamu memilikinya, dan menunjukkan jalan “membangkitkannya”. Buku ini bicara tentang The Last and The Lost Generation, mencari identitas jati dirimu, menemukannya, meng-upgrade atau meningkatkan performanya, menyembuhkan penyakit-penyakit mental yang biasa dimiliki oleh para manusia yang terlanjur percaya tak ada ruh Singa dalam dirinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Maka, ayo temukan ruh Singa itu dengan membaca buku ini. Kamu bukan tikus, dan kamu tidak harus percaya dengan orang-orang yang mengatakan hal-hal menyedihkan tentang dirimu. Tolaklah mereka dengan elegan dan bawalah bukti-bukti yang menyiratkan dengan gamblang pada dunia: Ada Singa dalam Dirimu!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
</description><link>http://asamulchias.blogspot.com/2012/08/ada-singa-dalam-dirimu.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2pfXdP0GLVyA1v8Hs9gGnDTvp7x__fVtPuf72oE0FQI6CcdR1DvRiQUlU8iO5TcgXbhh3Jy-150pKwY-MQouWBoptEM1yP9DOfbKYpXRgtf2U2CRAOG0jLqsF9U93VM73m6bJJuwfKLY/s72-c/ada-singa.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9164092922113552897.post-945104912834851211</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 04:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-07T11:03:15.998+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Buku</category><title>Road to Happiness</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxpmDH57Uf3Y38l1-UMMqHUpKCFzL3wOvYkeUJoEekKDEmEn8JLitx5l0Gx3l2crIf0xKyMi5QyFU77gNnzbYJL3hhKTyXVef_o-t5pqs5Lemjnk0l-_Xl9nWwCbMr4ETyXCrDj8OwlYc/s1600/Road-to-Happiness.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxpmDH57Uf3Y38l1-UMMqHUpKCFzL3wOvYkeUJoEekKDEmEn8JLitx5l0Gx3l2crIf0xKyMi5QyFU77gNnzbYJL3hhKTyXVef_o-t5pqs5Lemjnk0l-_Xl9nWwCbMr4ETyXCrDj8OwlYc/s1600/Road-to-Happiness.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Pren, mulai sekarang (harusnya sih dari dulu), kamu kudu hati-hati sama yang namanya kesedihan! Emang kenapa sih?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Ssst... let me tell you something: kesedihan itu persis kayak pisau; could be very handy and useful, or could be very dangerous also. Semakin buruk cara kita mengatasinya, semakin hancur hidup kita. Tapi, begitu pula sebaliknya! Semakin canggih cara kita mengatasinya, semakin bagus efeknya pada diri kita!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kalo saja kita pinter mengatasi kesedihan yang kerap datang karena ujian-ujian Allah, ke depannya kita akan semakin peka terhadap kehidupan. Dan... ketika itu bener-bener terjadi, maka seluruh diri kita, baik hati, jiwa, dan raga, akan mengerahkan potensinya untuk jadi lebih baik lagi―insya Allah!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Eh, bener nggak sih? Lagipula, sedih itu susah banget, lho, diatasi! Emang ada cara ampuh buat menghilangkan kesedihan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;"Road to Happiness" datang untuk memenuhi tantangan. Buku ini menawarkan kesembuhan dari bete kronis yang diawali dari kesedihan. Buku terbitan INDIVA Media Kreasi yang dikemas ceria dan simpel ini menjelaskan kenapa manusia mendapatkan ujian yang sering berujung pada kesedihan. Apa maunya Allah menakdirkan kita dikelilingi ujian? Apakah Dia sengaja ingin menyengsarakan kita atau sebenarnya ada keagungan yang tak terdeteksi oleh kepicikan pikiran hingga selama ini kita salah menyikapi kesedihan?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Apa makna ujian?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Di mana kesalahan kita dalam mengatasi ujian?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Sebenarnya kesedihan itu kesalahan siapa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Di mana jalan keluar dari kesedihan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dan, bagaimana cara Allah menghibur jiwa-jiwa yang sedih karena ujian-Nya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Temukan semuanya di buku Road to Happiness!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Karena apa? Karena emang udah waktunya kamu ubah sedihmu jadi bahagiamu!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;PS. Man-teman, yoook ikuti Lomba Resensi INDIVA dalam rangka milad pertamanya. Kamu bisa klik infonya di indivamediakreasi.blogspot.com! Total hadiahnya jutaan rupiah! Buruaaan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
</description><link>http://asamulchias.blogspot.com/2012/08/road-to-happiness.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxpmDH57Uf3Y38l1-UMMqHUpKCFzL3wOvYkeUJoEekKDEmEn8JLitx5l0Gx3l2crIf0xKyMi5QyFU77gNnzbYJL3hhKTyXVef_o-t5pqs5Lemjnk0l-_Xl9nWwCbMr4ETyXCrDj8OwlYc/s72-c/Road-to-Happiness.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9164092922113552897.post-3218141172277302772</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 04:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-07T11:01:21.628+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Buku</category><title>L (Buku Cadel Pertama di Dunia... kayaknya!)</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijrOhh7bOKjzhZDg0o0D6w36DTZno982B8o5QWvOigxV-T6LcqGVUtHEoII_zpCV4yiPI9OLgBcMqIbBxdce5RYs89prO5IljIHv6AIucQXXB1KYQ9VyZrsXtgjt2zs8BKN6uiqz9noRE/s1600/L-Cover.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijrOhh7bOKjzhZDg0o0D6w36DTZno982B8o5QWvOigxV-T6LcqGVUtHEoII_zpCV4yiPI9OLgBcMqIbBxdce5RYs89prO5IljIHv6AIucQXXB1KYQ9VyZrsXtgjt2zs8BKN6uiqz9noRE/s1600/L-Cover.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Gimana jadinya kalau ada orang cadel dipaksa-paksa jadi imam, tapi pas jadi imam bacaannya dikritik melulu?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Gimana juga jadinya kalau ada geng yang main arisan buat menangin satu gadis primadona?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Gimana kalau ada cewek yang di ultahnya ke-17 minta hadiah operasi hidung sama papi-maminya yang tajir?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dan, gimana juga ya, kalau ada preman yang mau temenan sama orang gagap gara-gara kakak perempuannya cakep bener?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kali ini, DAR! Mizan nerbitin satu buku remaja yang ciaaaamik punya! Gimana nggak? Baru kali ini deh, kayaknya, ada kumpulan cerpen yang isinya cadel semua! Beneran nggak ada huruf R-nya sama sekali! (kecuali keterangan nama dan adiministratif penerbit yang huhuhuhu nggak mungkin dicadelin). Apalagi, ada obrolan Cuplis sama Ginong yang nggak nyambung di tiap awal cerpen. Hari-hari bakalan lebih segar kalau kamu baca buku! Hehehe! (ngarep).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Udah, jangan bengong doang! Beli, dooong! (maksa mode on)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
</description><link>http://asamulchias.blogspot.com/2012/08/l-buku-cadel-pertama-di-dunia-kayaknya.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijrOhh7bOKjzhZDg0o0D6w36DTZno982B8o5QWvOigxV-T6LcqGVUtHEoII_zpCV4yiPI9OLgBcMqIbBxdce5RYs89prO5IljIHv6AIucQXXB1KYQ9VyZrsXtgjt2zs8BKN6uiqz9noRE/s72-c/L-Cover.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9164092922113552897.post-7435377428375612106</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 03:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-07T13:39:01.445+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Letupan</category><title>Masalah Syari'ah</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjN75JY6tgP4990aXYfWHiQv5bnt2WKxMvtx_I6XDRxwkycvfLFeWOpdy_-kjk-9a2FzHzd-yKbPefyZvJhE-DFzWmeWiaMLKOyMxAITIWMklN2wdJlmk-lSVL_eo90bIL-8QPJOeKEtwc/s1600/ekonomi-syariah-ilustrasi-_120112104342-278.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjN75JY6tgP4990aXYfWHiQv5bnt2WKxMvtx_I6XDRxwkycvfLFeWOpdy_-kjk-9a2FzHzd-yKbPefyZvJhE-DFzWmeWiaMLKOyMxAITIWMklN2wdJlmk-lSVL_eo90bIL-8QPJOeKEtwc/s320/ekonomi-syariah-ilustrasi-_120112104342-278.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dalam masalah syariah, ketat memang. Kau kan temukan dia tidak pandang buku, teguh dan kokoh. Sehingga terdidiklah para shahabat untuk memegang sempurna. Meski demikian, tak menjamin tak ada beda dalam penerapannya. Misal, Abu Hurairah riwayatkan: bismillah itu jahr dalam shalat. Sedang Anas bin Malik justru sebut sebaliknya. Begitupun kisah dua orang yang mendapat perintah untuk pergi ke sebuah kota dan dilarang henti sebelum sampai di sana. Ketika dalam perjalanan, adzan kumandang. Keduanya berdiskusi, tapi tak bertemu sepakat. Sehingga, satu tetap berjalan. Satu, menjeda dan dirikan shalat. Hal itu diadukan pada Rasul, dan tidak ada yang disalahkan. Inilah kemudahan atas perbedaan pendapat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kebanyakan bentrokan akhir-akhir ini karena membela masalah furu', bukan ushul. Membela perkara sunnah seperti hitam-putih, padahal sangat mungkin di mata Allah, pendapat-pendapat itu diterima. Lagipula, lihatlah dalam perspektif baru, fiqhud dakwah. Untuk kemashlahatan Islam, kadang kita perlu melakukan sesuatu yang “melawan” syariat. Contoh: ketika di Madinah tengah direncanakan Futtu Makkah, seseorang mendengar dan mengirim orang untuk mengabari keluarganya di Makkah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Rasulullah mengetahui situasi dan mengirim dua orang untuk mencegahnya. Khawatir bocor rencana ke telinga orang kafir di sana.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Maka, dikirimkanlah Ali bin Abi Thalib dan Zubair bin Awwam, yang kemudian menemukan wanita yang sedang mengantarkan surat berisi kabar. Lalu, dimintalah surat itu, tapi wanita itu berbohong, mengaku tidak membawa. Ali mengancamnya, memaksanya mengaku, bila tidak mengaku akan dilucuti pakaiannya. Wanita itu gentar, lalu mengakui dustanya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dalam Islam, perbuatan Ali tidaklah benar. Tapi lihat konteks keadaan dan apa yang terjadi bila wanita itu dibiarkan. Kaidah fiqih tidak boleh dilupakan: mengambil mudharat yang lebih kecil dibolehkan atas mudharat yang lebih besar.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Allahu a'lam....&lt;/span&gt;</description><link>http://asamulchias.blogspot.com/2012/08/letupan-letupan-4.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjN75JY6tgP4990aXYfWHiQv5bnt2WKxMvtx_I6XDRxwkycvfLFeWOpdy_-kjk-9a2FzHzd-yKbPefyZvJhE-DFzWmeWiaMLKOyMxAITIWMklN2wdJlmk-lSVL_eo90bIL-8QPJOeKEtwc/s72-c/ekonomi-syariah-ilustrasi-_120112104342-278.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9164092922113552897.post-8896376558354292885</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 03:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-07T13:35:38.654+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Letupan</category><title>Antara Kita dan Allah</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1Rz3nEysf4TCQ8S8Ft3A-4QszPfFYfHhZfzIwYTYR9ennyjNzmGOahVhSF3xMl2bPjIko5umLeya-I9PCjZvLy6iEqMeHLcy4LiQ1hyM-pLctPt3QE4OZTa-thjPfYZ4r7MzPA0nzZvk/s1600/lafadz_allah_116877.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="314" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1Rz3nEysf4TCQ8S8Ft3A-4QszPfFYfHhZfzIwYTYR9ennyjNzmGOahVhSF3xMl2bPjIko5umLeya-I9PCjZvLy6iEqMeHLcy4LiQ1hyM-pLctPt3QE4OZTa-thjPfYZ4r7MzPA0nzZvk/s320/lafadz_allah_116877.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Berharap pada manusia untuk membalas sesuai kehendak kita? Pasti kecewa. Beban kita atas saudara kita yang lain adalah berlaku baik saja, tidak perlu berharap sebaliknya. Kepada Allah-lah kita mengharap balasan, bukan pada manusia. Kalau kita marah karena ada muslim lain yang mencap kita ini-itu, padahal kita sudah berupaya berbuat baik pada mereka, itu tanda: kita perlu introspeksi sejenak saja. Jadi, kita berbuat baik pada mereka itu karena apa? Kalau karena Allah, insya Allah sudah sampai niatnya dan akan diganjar kebaikan yang lebih besar di sisi-Nya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Lalu, marah-marah dan kecewa itu perlu ada karena alasan yang mana? Beban kita atas sebagian muslim yang gemar menghukumi saudara-saudari lainnya atas dasar pemahaman mereka adalah bersabar. Bersabar dari membalas dengan kata-kata kasar, keji, atau malah yang lebih pedas lagi. Kita harus berhenti dari pola pembalasan yang sama. Kita tidak perlu mengulang-ulang kesalahan masa lalu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Sebab bisa jadi Allah tengah menguji keikhlasan kita lewat perantaraan mulut-mulut itu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Jika kita melakukan ini semua karena Allah, insya Allah tidak akan ada sedikit pun benci yang Allah susupkan di hati. Meski kita dituding itu-ini.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Meski kita dicap macam-macam lagi. Sekali lagi: ini antara kita dan Allah. Kita berlaku baik karena Allah, dan kepada Allah saja kita berharap ganjarannya. Masalah orang lain tidak merespon baik atas perlakuan baik kita, ya itu urusan mereka sama Allah. Kita tidak perlu pusing, apalagi marah-marah. Semoga Allah menganugerahi kita qalbun saliim. Yang tenang dan menahan diri. Semuanya demi Ilahi....&lt;/span&gt;</description><link>http://asamulchias.blogspot.com/2012/08/letupan-letupan-3.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1Rz3nEysf4TCQ8S8Ft3A-4QszPfFYfHhZfzIwYTYR9ennyjNzmGOahVhSF3xMl2bPjIko5umLeya-I9PCjZvLy6iEqMeHLcy4LiQ1hyM-pLctPt3QE4OZTa-thjPfYZ4r7MzPA0nzZvk/s72-c/lafadz_allah_116877.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9164092922113552897.post-6096395570494399644</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 03:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-07T13:34:51.923+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Letupan</category><title>Berkah</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNvDS2e4NFqu9jodKefK5z00SjfONpPk-a47_7LeaRathokFMntzL_S1GhkqjJR9hn9ZVxvmiGMfODrwpTIA1zTUnAn_8oGOiNASufoTTk6nSpDBVvlTLumvz38z-vpea2zwxZkoimy0w/s1600/berkah.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNvDS2e4NFqu9jodKefK5z00SjfONpPk-a47_7LeaRathokFMntzL_S1GhkqjJR9hn9ZVxvmiGMfODrwpTIA1zTUnAn_8oGOiNASufoTTk6nSpDBVvlTLumvz38z-vpea2zwxZkoimy0w/s320/berkah.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Berkah adalah serapan. Aslinya dari negeri yang disalut pasir dan unta. Baarakah: amat sering disebut, tapi tahukah apa artinya? Dia, secara mufrad, kata tunggal, bermakna: bertambah. Namun, kita sampai pada renungan. Tentang kehidupan dan sekian persamaan. Apakah harta yang bertambah sama dengan baarakah? Apakah ilmu, jabatan, dan usia yang banyak berarti sama? Betul, bila kau jawab di permukaan. Tetapi kau kan kehilangan hal penting dari pembahasan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Bahwa, yang menandakan keberkahan bukanlah penambahan fisikal, tapi masalah keimanan. Ketika hartamu menumpuk, lalu malah membuatmu terlewat ibadah karena sibuk, itu persoalan. Bila ilmu bertambah, namun kau makin tak segan meremeh manusia, itu bencana. Bila usia tua tak membuatmu sadar: perjumpaan dan pengadilan kan segera tiba, itu celaka. Ada masalah dengan dirimu dan semua hadiah indah, yang terlanjur kaupikir semua baik-baik saja.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Tengok fenomena sebaliknya, di mana ada orang yang bertambah harta, makin mudah pula ia menginfakkan di jalan Tuhannya. Ada manusia yang makin dalam ilmunya, makin berhati-hati dia berkata dan menyikapi kasus-kasus yang ada. Ada insan yang makin tua, makin takut dan khusyuk ibadah-ibadahnya. Jangan tertipu, ya Saudara-saudari. Tanda berkah itu kita bisa telusuri. Jauh ke dalam hati. Tak butuh retorika dan basa-basi. Sebut satu per satu nikmat Allah yang beri.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dan rasakan: apakah itu membuatmu makin dekat, atau malah semakin nekad. Mensyukuri dan bertaubat. Atau malah menanti sekarat dalam maksiat....&lt;/span&gt;</description><link>http://asamulchias.blogspot.com/2012/08/letupan-letupan-2.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNvDS2e4NFqu9jodKefK5z00SjfONpPk-a47_7LeaRathokFMntzL_S1GhkqjJR9hn9ZVxvmiGMfODrwpTIA1zTUnAn_8oGOiNASufoTTk6nSpDBVvlTLumvz38z-vpea2zwxZkoimy0w/s72-c/berkah.jpg" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9164092922113552897.post-7550166611744138642</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 03:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-07T13:36:24.029+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Letupan</category><title>Rahmat-Nya</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsvjihJvza-ZFZSWrObJeE8-AWXnSlAhhVWUbr27fmj4M-M0V7fVVI86xzd4homfxGmuR6q_uZs708c_Pcn0jo9_cBMGcrD0RWUi8uYcPb6jY1b3DuSY7xRei_DHNz2JYQ3Yds0_6n3SA/s1600/rahmat.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsvjihJvza-ZFZSWrObJeE8-AWXnSlAhhVWUbr27fmj4M-M0V7fVVI86xzd4homfxGmuR6q_uZs708c_Pcn0jo9_cBMGcrD0RWUi8uYcPb6jY1b3DuSY7xRei_DHNz2JYQ3Yds0_6n3SA/s320/rahmat.jpg" width="292" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Ada bagian dari rahmatNya, manusia bisa saling mencinta. TanpaNya, kita tak akan punya rasa. Tak mampu memahami, merasa dekat, atau bahagia. Tanpa kasih sayangNya, kita hanya kan jadi makhluk-makhluk yang asing, satu dengan yang lain. Bahwa ini adalah hadiah, karunia, yang seharusnya kita perlakukan tidak lebih besar dari Mahacinta. Sebab, ingat sekali lagi: kau mampu mencinta hari ini, itu karena Robbana. Tuhan kita semua.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Lalu, bagaimana dengan manusia, yang tertatih-tatih merangkai kata cinta, hanya untuk sesama manusia? Terbelenggu pikir dan jiwa. Setiap hari hanya untuk memikirkannya. Bersenang hati karenanya. Bermuram jiwa karenanya. Hasan Al-Basri mengatakan: itu adalah kebodohan. Yang terlaluan. Yang berlebih-tak sesuai batasan. Sebenarnya, dalam masalah cinta, terkait manusia, agama membolehkan. Namun dalam tataran sewajar, bukan lewati kadar.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Saat ia menjadikanmu lupa padaNya, lebih mencinta manusia dari Tuhannya, ini yang disebut fitnah. Saat ia menyihirmu hingga berani lewati ketentuanNya, ini parah luar biasa. Ah, manusia yang dimabuk cinta sesamanya: mungkin Allah menyelamatkan, mungkin juga tidak akan. Selalu ada harap untuk lebih cinta padaNya, asal kau tidak putus asa.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Dan mulai menyadari: apa patut seorang hamba tidak berterima kasih dan tidak mengagumi Penciptanya? Sedang Allah tak memiliki aib sedikit jua. Padahal kita ini punya cacat-cacat besar. Yang Allah tutupi dari pandangan, dari tersyiar dan tersebar....&lt;/span&gt;</description><link>http://asamulchias.blogspot.com/2012/08/letupan-letupan-1.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsvjihJvza-ZFZSWrObJeE8-AWXnSlAhhVWUbr27fmj4M-M0V7fVVI86xzd4homfxGmuR6q_uZs708c_Pcn0jo9_cBMGcrD0RWUi8uYcPb6jY1b3DuSY7xRei_DHNz2JYQ3Yds0_6n3SA/s72-c/rahmat.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-9164092922113552897.post-5225694562488364817</guid><pubDate>Tue, 07 Aug 2012 03:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-08-07T22:12:27.222+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Profil</category><title>Ahlan wa Sahlan</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTVougoB18h1eIK7YdDWfhAS4ELe2ZUPoNGwvpQRZvgG0Zo7ydS7uinYNy04Z0eSvRuuI5P-c66n76SgRgTu_5ranyn8m4ftyDdY6LM0_skXlnSlQWeZQNJmzM2Cvzy3zfw3BA3i-kqmM/s1600/ahlan_wasahlan1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="155" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTVougoB18h1eIK7YdDWfhAS4ELe2ZUPoNGwvpQRZvgG0Zo7ydS7uinYNy04Z0eSvRuuI5P-c66n76SgRgTu_5ranyn8m4ftyDdY6LM0_skXlnSlQWeZQNJmzM2Cvzy3zfw3BA3i-kqmM/s320/ahlan_wasahlan1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Asa Mulchias; lahir di Jakarta, tanggal 5 Januari 1983. Bungsu dari 3 bersaudara ini mulai memperjuangkan karir menulisnya dari tahun 2001. Cerpen perdananya, “Aisyah Marpho Amathonte”, pertama kali dimuat di ANNIDA tahun 2003. Pasca pemuatan tersebut, alumni jurusan Elektronika Industri dan Komputer, STM Pembangunan Jakarta ini juga berhasil menembus majalah Muslimah, GiZone, dan Cahaya Nabawiy. Masih di tahun 2003, Asa―begitu ia biasa dipanggil―berhasil menyabet juara ke-5 Lomba Karya Tulis Milad 1 situs www.alhikmah.com dan juara harapan 3 pada Lomba Menulis Cerpen Majalah Ummi di tahun berikutnya, 2004. Berhasil menjadi finalis Lomba ESENSI Erlangga pada tahun 2009 dan menjuarai Lomba Menulis Cerpen Islami Annida pada tahun berikutnya, 2010, tepatnya pemenang kedua. Asa juga menjuarai Lomba Hikmah Ramadhan IMSA-FLP AC 2011, dengan karyanya, "Mihrab Mercon dan Kontes Wortel 1 Milyar".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Selain di majalah, karya-karya fiksi penulis yang profil singkatnya pernah ngintip para pembaca di Leksikon Sastra Jakarta yang diterbitkan Dewan Kesenian Jakarta (2003) ini juga telah tersebar dan sukses dibukukan barengan penulis-penulis yang lain. Sebut saja: Antologi Mengetuk Cintamu (Senayan Abadi, 2003); Antologi Pilihan The Story of Jomblo (Lingkar Pena Publishing House, 2004); Antologi Addicted 2 U (Lingkar Pena Publishing House, 2005); Antologi Perempuan Bermata Lembut (FBA Press, 2005).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;“Kenyang” satu buku bersama penulis lain, Asa coba-coba mengirimkan naskah pribadinya jadi buku. Alhamdulillah, di tahun 2005, dua buku fiksinya yaitu Bidadari (MU3 Books) dan Kuntilanak, Here I Come (Lingkar Pena Publishing House) nongol di permukaan bumi. Di tahun berikutnya, yakni 2006, kembali dia hadir menyapa pembaca dalam buku Everytime He Celebrates His Birthday (Syaamil). Novel dwiloginya yang terbaru berjudul Sumpah Ompong di Sekolah dan Umbrah Kadumbrah (Momentum, 2008). Pada tahun 2010, Ia menerbitkan buku berjudul L, sebuah karya kumpulan cerpen remaja yang cadel alias tidak ada huruf R-nya! (DAR! Mizan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Mantan redaktur majalah LOOK ini ternyata nggak suka hanya berkeliaran di jalur fiksi. Doi lalu mutusin melebarkan sayap ke dunia non fiksi. Alhasil, tulisan-tulisan non fiksi mantan Redaktur ANNIDA ini bisa dibaca di dalam buku Oase Jiwa (Eramuslim, 2005), Jatuh Bangun Cintaku (Lingkar Pena Publishing House, 2005), dan yang terbaru: Cerita Cinta Ibunda (Qanita, 2011). Asa telah ngerampungin beberapa buku non fiksi. Yang pertama: To Be is To Do, To Do is To Be (dengan nama pena Aiman Tashika, Indiva Publishing, 2007), Road to Happiness (Afra Publishing, 2008), Ada Singa dalam Dirimu! (Pro-You, 2008), dan Jiwa-Jiwa Gagah yang Pantang Menyerah (Pro-U Media, 2009).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Kini, selain menulis, Asa telah menyelesaikan pendidikan D3-nya di ABA Prawira Martha jurusan Bahasa Inggris dan di bawah kepengurusan Badan Pengurus Pusat FLP periode 2009 - 2013.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Bagi yang ingin kasih opini, saran, kritik, hubungin aja di :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;E-mail: asamulchias@yahoo.com,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;FB: Asa Mulchias,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Twitter: Asa_Mulchias.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Salam hangat, Teman-teman! :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;Asa Mulchias&lt;/span&gt;</description><link>http://asamulchias.blogspot.com/2012/08/ahlan-wa-sahlan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTVougoB18h1eIK7YdDWfhAS4ELe2ZUPoNGwvpQRZvgG0Zo7ydS7uinYNy04Z0eSvRuuI5P-c66n76SgRgTu_5ranyn8m4ftyDdY6LM0_skXlnSlQWeZQNJmzM2Cvzy3zfw3BA3i-kqmM/s72-c/ahlan_wasahlan1.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>