<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697</atom:id><lastBuildDate>Thu, 20 Mar 2025 06:44:12 +0000</lastBuildDate><category>Cerita Hot</category><category>Indonesia</category><category>Photos</category><category>Asian</category><category>Welcome</category><title>Asian OnLine Dating</title><description></description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (mx)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-3148217203671500676</guid><pubDate>Sun, 19 Mar 2023 12:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-03-19T05:49:00.184-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><title>Menandatangani kontrak baru</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnlzCtxxJKfEGqaVkmcZ7pVgNFSP4p4BS0BPrLpkndCFx3ss2ImsIlm4o89t9w5WtwI3pobCbQBjQQB2lVtl9NxyCXztl5uRUNULwQZHVJKBD6-gJ6WSu6cRs9ULOzeqPjSfc2rwSHKQ/s1600-h/n100000688001347_5589.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 267px; height: 400px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnlzCtxxJKfEGqaVkmcZ7pVgNFSP4p4BS0BPrLpkndCFx3ss2ImsIlm4o89t9w5WtwI3pobCbQBjQQB2lVtl9NxyCXztl5uRUNULwQZHVJKBD6-gJ6WSu6cRs9ULOzeqPjSfc2rwSHKQ/s400/n100000688001347_5589.jpg&quot; alt=&quot;Menandatangani kontrak baru&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5450327051846829202&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Prosedur kontrak baru sangat sederhana dalam kasus saya. Agen dan penasihat senior akan pergi ke perusahaan yang ingin mempekerjakan saya, mereka akan mendengar konsep dan mengirimkannya kepada saya. Aku akan memperhatikan konsep dan setuju atau tidak setuju. If i setuju mereka akan mengirim mereka portofolio saya dan mengatur pertemuan pertama di mana mereka akan mengadakan presentasi tentang di mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pertemuan pertama, jika mereka setuju, mereka akan menghubungi agen dan penasihat senior untuk pertemuan kedua untuk fine tune konsep asli dan mendiskusikan isu-isu primer dan sekunder. Pertemuan kedua ini adalah yang paling penting, akan mengambil beberapa saraf baja dan keterampilan negosiasi. Antara pertemuan kedua dan ketiga akan ada membuat banyak email dan panggilan telepon untuk mendapatkan hasil maksimal dari kesepakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang kesepakatan tidak aktif dan kadang-kadang akan menjadi dasar bagi perundingan lebih lanjut. Sebuah pertemuan ketiga akan diselenggarakan bila lebih atau kurang kesepakatan lisan dibuat, pertemuan ketiga ini terutama akan menjadi tentang aspek finansial. Perusahaan-perusahaan besar seperti Loreal atau Chanel tidak bahwa WP yang baik (walaupun saya tidak mengeluh) karena mereka percaya bahwa sebuah model yang bekerja untuk mereka akan menjadi semacam &quot;dikenal&quot; di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang kesepakatan adalah untuk jangka panjang, setengah tahun atau lebih, dalam kasus model harus setuju atau tidak bahwa dia akan diperhatikan oleh sesi atau pembayaran bulanan. Jika kesepakatan jangka panjang daripada kebanyakan perusahaan tidak mau kerja model bagi perusahaan lain sehingga adil bahwa ia akan diperhatikan bonus karena &quot;hilang&quot; pendapatan. Keseluruhan proses ini dapat mengambil hari minggu dan bahkan berbulan-bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan saya muncul? Hari terakhir! Untuk tanda dan makan malam dengan semua orang.&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2023/03/menandatangani-kontrak-baru.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnlzCtxxJKfEGqaVkmcZ7pVgNFSP4p4BS0BPrLpkndCFx3ss2ImsIlm4o89t9w5WtwI3pobCbQBjQQB2lVtl9NxyCXztl5uRUNULwQZHVJKBD6-gJ6WSu6cRs9ULOzeqPjSfc2rwSHKQ/s72-c/n100000688001347_5589.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-5888969948042957391</guid><pubDate>Fri, 19 Mar 2021 12:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2021-03-19T05:46:00.423-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Photos</category><title>Photogenic, am I ?</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO7R3_T_vsFF0M5JkDu2RSnOyHnZJbd4WVIi1VY1FF7ss3OSQJiuh49FGSGwTU-vxFJWo3eRLWt7buQaqQim08tVAVpmSD1B6dSRCVTzu9h-8uI5AhhXo2Hh-ZqOtQ1rElo94K_aqEpg/s1600-h/2.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO7R3_T_vsFF0M5JkDu2RSnOyHnZJbd4WVIi1VY1FF7ss3OSQJiuh49FGSGwTU-vxFJWo3eRLWt7buQaqQim08tVAVpmSD1B6dSRCVTzu9h-8uI5AhhXo2Hh-ZqOtQ1rElo94K_aqEpg/s400/2.jpg&quot; alt=&quot;Photogenic, am I ?&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5450325972717552114&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAODytG8vpgTy6a8KuNOCLR7jnmKXoTcbNKLCGcCMqCjnx55mF885_44oGmOfQXj1r_4Ji-fphmhgc3pDFdejjy46EXiowqP73tFU3Uc2RqG_Dtldt9epktfOwiSVTRR4R6didHLR-Ng/s1600-h/1.jpg&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda tahu perasaan bahwa setiap kali Anda melihat diri Anda kembali pada sebuah foto yang Anda merasa bahwa adalah foto konyol dari diri Anda sendiri? Jangan khawatir kita semua memiliki itu! Bahkan saya memilikinya dan saya mendapatkan roti sehari-hari saya dengan hal itu. Kebenaran adalah bahwa dalam 75% dari foto-foto saya melihat kembali saya tidak seperti saya sendiri, kritikus dalam diri kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah model tampak hebat karena fotografer profesional dan tahu banyak cahaya jatuh dan teknik foto. Model ini juga memiliki tim yang rambutnya, make up dan pakaian. Dan dari.. itu rahasia, pemotretan keluar dimulai, 1000 + foto akan diambil untuk menerima bahwa 1! foto yang cocok dan mengatakan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saran saya adalah bahwa ketika Anda mengambil foto dari diri sendiri, mengambil beberapa foto dan memilih yang terbaik! Begitulah cara profesional melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAODytG8vpgTy6a8KuNOCLR7jnmKXoTcbNKLCGcCMqCjnx55mF885_44oGmOfQXj1r_4Ji-fphmhgc3pDFdejjy46EXiowqP73tFU3Uc2RqG_Dtldt9epktfOwiSVTRR4R6didHLR-Ng/s1600-h/1.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAODytG8vpgTy6a8KuNOCLR7jnmKXoTcbNKLCGcCMqCjnx55mF885_44oGmOfQXj1r_4Ji-fphmhgc3pDFdejjy46EXiowqP73tFU3Uc2RqG_Dtldt9epktfOwiSVTRR4R6didHLR-Ng/s400/1.jpg&quot; alt=&quot;Photogenic, am I ?&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5450325969111286674&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya kita semua foto genetik, salah satu cara atau yang lain, kita semua dapat mengungkapkan beberapa keindahan dalam foto. Kita semua indah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya posted a blog dengan polos saya lihat, saya foto profil adalah aman terlihat, yang satu ini saya terlihat ramah.&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2021/03/photogenic-am-i.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO7R3_T_vsFF0M5JkDu2RSnOyHnZJbd4WVIi1VY1FF7ss3OSQJiuh49FGSGwTU-vxFJWo3eRLWt7buQaqQim08tVAVpmSD1B6dSRCVTzu9h-8uI5AhhXo2Hh-ZqOtQ1rElo94K_aqEpg/s72-c/2.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-5608687644236873024</guid><pubDate>Sat, 02 Jan 2010 05:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-01T21:21:52.951-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Irene, Adik Iparku 2</title><description>Tapi tiap kali dia begitu atau saat dia merintih nikmat, selalu wajahnya dipalingkan dariku. Pasti dia malu padaku. Liang kemaluannya mulai mengeras seperti memijit batang kemaluanku. Pantatnya mulai bergerak naik turun mengimbangi gerakan batang kemaluanku keluar masuk liang kenikmatannya yang sudah basah total. Saat itu aku berbisik “Gimana, lu mau udahan?” Aku menggodanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mengatur pernafasan dan dengan ekspresi yang sengaja dibuat serius, dia berkata, “I.. iiya.. udah.. han yah Ko”, suaranya dibuat setegas mungkin tapi matanya yang sudah sangat sayu itu tidak dapat berbohong kalau dia sudah sangat menikmati permainanku ini. “Masa?” godaku lagi sambil tetap batang kemaluanku memompa liang kemaluannya yang semakin basah sampai mengeluarkan suara agak berdecak-decak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bener nih lu mau udahan?” godaku lagi. Tampak wajahnya yang merah padam penuh dengan peluh, nafasnya berat terasa menerpa wajahku. “Jawab dong, mau udahan gak?” aku menggodanya lagi sambil tetap menghujamkan batang kemaluanku ke liang kemaluannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar aku sudah berkali-kali bertanya itu, dia dengan gugup berusaha menarik nafas panjang dan menggigit bibir bagian bawahnya berusaha mengendalikan nafasnya yang sudah ngos-ngosan dan menjawab, “Mmm… iya.. hmmm.” Aku tiba-tiba menghentikan gerakan naik turunku yang semakin cepat tadi. Ternyata gerakan pantatnya tetap naik turun, tak sanggup dihentikannya. Soalnya liang kemaluannya sudah semakin berdenyut dan menggigit batang kemaluanku. “Ehmmm!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irene terkejut hingga mengerang singkat tapi tubuhnya secara otomatis tetap menagih dengan gerakan pantatnya naik turun. Ketika aku bergerak seperti menarik batang kemaluanku keluar dari liang kemaluannya, secara refleks tanpa disadari olehnya, kedua kakinya yang tadinya menendang-nendang pelan, tiba-tiba disilangkan sehingga melingkar di pinggangku seperti tidak ingin batang kemaluanku lepas dari lubang kemaluannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lho katanya udahan”, kata-kataku membuat Irene tidak mampu berpura-pura lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHWLNU64fXmBojCUpSaVeuL2Jm1u9BpKsGYAtDnZv0LGoGPbXSZJcvQwapkTXX6GJ2j9w9mWGB6djVQnWyRP1iRKgrq3A07Q6HJbXvlkB6j-MEESbTtnB0dSmX6ckTh4zkbXHbEbY9YQ/s1600-h/126340o.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHWLNU64fXmBojCUpSaVeuL2Jm1u9BpKsGYAtDnZv0LGoGPbXSZJcvQwapkTXX6GJ2j9w9mWGB6djVQnWyRP1iRKgrq3A07Q6HJbXvlkB6j-MEESbTtnB0dSmX6ckTh4zkbXHbEbY9YQ/s400/126340o.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5422008294827864146&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Mukanya mendadak merah padam dan setengah tersipu dia berbisik, “Ah shiiit Kooo… uhh… uhhh.. swear enak banget… pleasee dong terusiiin yeeass!” belum selesai ia berkata aku langsung kembali menggenjotnya sehingga ia langsung melenguh panjang. Rupanya perasaaan malunya telah ditelan kenikmatan yang sengaja kuberikan kepadanya. “Ah iya.. iiiya.. di situ mmmhhh aaah!” tanpa sungkan-sungkan lagi dia mengekspresikan kenikmatannya. Selama 15 menit berikutnya aku dan dia masih bertempur sengit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga kali dia orgasme dan yang terakhir betul-betul dahsyat kerena bersamaan dengan saat aku ejakulasi. Spermaku menyemprot kencang sekali bertemu dengan semburan-semburan cairan kenikmatannya yang membanjir. Irine pasti melihat wajahku yang menyeringai sambil tersenyum puas. Senyum kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melepaskan ikatannya. Dia kemudian duduk di atas kasur. Sesaat dia seperti berusaha menyatukan pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Huuhh, kamu hebat banget sih Ko, sering yach melakukan dengan Wiwi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Enggak juga koq!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alah, sama setiap cewek yang kamu tidurin juga jawabannya pasti sama”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Keperawanan lu kapan diambil??&quot; tanyaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sewaktu pacarku ingin pergi ke Amerika untuk kuliah, saya hadiahkan sebagai hadiah perpisahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia bangkit dengan tubuh yg lemah ngeloyor ke kamar mandi, setelah selesai bersih-bersih Irene kembali lagi ke kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan pintu kamar mandi kusergap dia, kuangkat satu pahanya dan kutusuk sambil berdiri. “Aduh kok ganas banget sih Lu!” katanya setengah membentak. Aku tidak mau tahu, kudorong dia ke dinding kuhajar terus vaginanya dengan rudalku. Mulutnya kusumbat, kulumat dalam-dalam. Setelah Irene mulai terdengar lenguhannya, kugendong dia sambil pautan penisku tetap dipertahankan. Kubawa dia ke meja, kuletakkan pantatnya di atas meja itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku bisa lebih bebas bersenggama dengan dia sambil menikmati payudaranya. Sambil kuayun, mulutku dengan sistematis menjelajah bukit di dadanya, dan seperti biasanya, dia tekan belakang kepalaku ke dadanya, dan aku turuti, habis emang nikmat dan nikmat banget. “aahh…. ssshh…. oohh…. uuuuggghh…. mmhh”, Irene terus meracau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bosen dengan posisi begitu kucabut penisku dan kusuruh Irene menungging. Sambil kedua tangannya memegang bibir meja. Dalam keadaan menungging begitu Irene kelihatan lebih aduhai! Bongkahan pantatnya yang kuning dan mulus itu yang bikin aku tidak tahan. Kupegang penisku dan langsung kuarahkan ke vaginanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kugesekkan ke clitorisnya, dan dia mulai mengerang nikmat. Tidak sabar kutusukkan sekaligus. Langsung kukayuh, dan dalam posisi ini Irene bisa lebih aktif memberikan perlawanan, bahkan sangat sengit. “Aahh Kooo Akuuu mmooo.. kkeeelluuarr lagggi…” racaunya. Irene goyangannya menggila dan tidak lama tangan kanannya menggapai ke belakang, dia tarik pantatku supaya menusuk lebih keras lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulayani dia, sementara aku sendiri memang terasa sudah dekat. Irene mengerang dengan sangat keras sambil menjepit penisku dengan kedua pahanya. Saya tetap dengan aksiku. Kuraih badannya yang kelihatan sudah mulai mengendur. Kupeluk dari belakang, kutaruh tanganku di bawah payudaranya, dengan agak kasar kuurut payudaranya dari bawah ke atas dan kuremas dengan keras. “Eengghh…. oohh…. ohh…. aahh”, tidak lama setelah itu bendunganku jebol, kutusuk keras banget, dan spermaku menyemprot lima kali di dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gontai kuiring Irene kembali ke ranjang, sambil kukasih cumbuan-cumbuan kecil sambil kami tiduran. Dan ketika kulihat jam di dinding menunjukan jam 02.07. Wah lumayan, masih ada waktu buat satu babak lagi, kupikir. “rine, vagina dan permainan kamu ok banget!” pujiku. “Makasih juga ya Ko, kamu juga hebat”, suatu pujian yang biasa kuterima!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu kami saling berjanji untuk tidak memberi tahu cici dan pacarnya yg sedang kuliah di Amerika. Selanjutnya kami selalu melakukannya setiap hari sampai dia pulang ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tamat&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2010/01/irene-adik-iparku-2.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHWLNU64fXmBojCUpSaVeuL2Jm1u9BpKsGYAtDnZv0LGoGPbXSZJcvQwapkTXX6GJ2j9w9mWGB6djVQnWyRP1iRKgrq3A07Q6HJbXvlkB6j-MEESbTtnB0dSmX6ckTh4zkbXHbEbY9YQ/s72-c/126340o.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-1170622096441838676</guid><pubDate>Sat, 02 Jan 2010 05:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-01T21:20:45.494-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Irene, Adik Iparku 1</title><description>Saya lahir di Jakarta, keturunan cina, umur 28 thn, kerja disalah satu perusahaan swasta sebagai auditor pembukuan dan keuangan, saya ditugasi untuk mengawasi cabang denpasar, jadi saya tinggal disana menempati rumah kontrakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari saya diberi kabar oleh pacar saya (Wiwi umur 26) yg di Jakarta, bahwa dia mau datang bersama adiknya (Irene umur 22). Setelah kedatangannya, mereka menginap di kontrakanku (kamar tamu). Tetapi Wiwi tidak bisa lama, karena dia hanya diberi ijin oleh kantornya 3 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 3 hari saya dan Wiwi selalu ngumpet-ngumpet dari cicinya untuk bermesraan, dan sialnya kita hanya bisa melakukan hubungan sex 1X (kami dulu telah biasa melakukannya sewaktu saya tingal di Jakarta), karena kesempatan untuk itu susah sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Wiwi pulang, tinggal saya dan Irine yg masih mau liburan di bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari minggu saya ajak dia jalan ke berbagai tempat wisata, pulangnya dia langsung ingin istirahat karena kelelahan. Karena saya belum merasa ngantuk, saya ke ruangan tamu untuk nonton tv, sedangkan dia masuk kamar tidur tamu untuk istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHTfQTjG0arAuc7VOvMvbjvHKbZUJOoewP9jWRHGSaxiUIwsbo4amIdEu8jQ_YrkutvblMhuHeVtNX79AGnma1lazIchRPEJChMKBCWPWwJ-rcLzGJWtiFGfcAruQWwY2qNnWiu0vPJg/s1600-h/Cewe+Setress.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHTfQTjG0arAuc7VOvMvbjvHKbZUJOoewP9jWRHGSaxiUIwsbo4amIdEu8jQ_YrkutvblMhuHeVtNX79AGnma1lazIchRPEJChMKBCWPWwJ-rcLzGJWtiFGfcAruQWwY2qNnWiu0vPJg/s400/Cewe+Setress.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5422008027214877842&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Setelah acara yg saya sukai selesai, saya melihat jam, ternyata sudah jam 1 pagi, tiba-tiba muncul ide isengku untuk memasuki kamar tidur Irene, dengan perlahan-lahan saya berjalan mendekati pintu kamarnya, ternyata tidak dikunci, saya masuk dan melihat Irene telentang dengan kedua lengan dan paha terbuka, saya langsung mengambil tali plastik dan perlahan-lahan saya melucuti pakaiannya semua, mungkin karena dia terlalu lelah sehingga tidurnya sangat nyenyak sampai tidak tahu apa yg sedang saya lakukan, setelah semua pakaiannya kubuka, saya langsung mengikat lengan dan kakinya ke sudut-sudut ranjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba dia terbangun, dan terkejut karena tubuhnya telah telanjang polos dan terikat di ranjang. “Ko lepasin saya”, suaranya gemetaran karena shock. “Cepat lepasin Ko!” Irene mengulangi perintahnya, kali ini lebih keras suaranya. Tubuh telanjangnya telah mambiusku. Aku segera mencopot celana dan celana dalamku dengan cepat. “Ko!” Irene memekik. “Mau ngapain kamu?” Irene terkesiap melihat batang kemaluanku yang sudah berdiri tegak. Kusentuh payudaranya dengan kedua tanganku, rasanya dingin bagai seonggok daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Koko gila luu yah!” Aku merasakan sensasi aneh melihat payudara dan liang kemaluan adik pacarku ini. Jelas beda dengan waktu-waktu dulu kalau mengintip dia ganti baju di kamarnya. Sekarang aku melihatnya dengan cara yang berbeda. “Koko, gua khan adik Wiwi!” Aku menyentuh liang kemaluannya dengan tanganku, lalu menjilatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puas segera kuletakkan batang kemaluanku di gerbang liang kemaluan Irene. “Ko jangaaan!” dia memohon-mohon padaku. “Diam.. cerewet!” aku menjawab dengan sembarangan. Sekali batang kemaluanku kudorong ke depan, tubuhku sudah menjadi satu dengannya. “Iiiih… shiit!” dia mengumpat tapi ada nada kegelian dari suaranya itu. Aku menggoyangkan pinggangku secara liar hingga batang kemaluanku mengocok-kocok liang kemaluannnya. “Ahh… shiit! ah shiiit! Ko stop!” Semakin dia mamaki dan mengumpatku dengan ekspresi judesnya itu, semakin terangsang aku jadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil memompa liang kemaluannya aku menghisap puting-puting payudaranya yang agak berwarna pink itu. “Mmmh.. udah jangan Ko!” Irene masih berteriak-teriak memintaku berhenti. “Lu diam aja jangan banyak ngomong”, ujarku cuek. “Ohh shiit!” ujarnya mengumpat. Dia menatapku dengan tatapan yang bercampur antara kemarahan dan kegelian yang ditahan. Sejenak aku menghentikan gerakanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihan juga aku melihatnya terikat seperti ini. Dengan menggunakan cutter yang tergeletak di meja samping ranjang aku memotong tali yang mengikat kedua kakinya. Begitu kedua kakinya terlepas dia sempat berontak. Tapi apa dayanya dengan posisi telentang dengan tangan masih terikat. Belum lagi posisiku yang sudah mantap di antara kedua kakinya membuat dia hanya bisa meronta-ronta dan kakinya menendang-nendang tanpa hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaahh Ko stop dong… udah Ko.. gue khan adik Wiwi”, dia memohon lagi tapi kali ini suaranya tidak kasar lagi dan terdengar mulai berdesah karena geli. Nafasnya pun mulai memburu. Aku menjilati lehernya dia melengos ke kiri dan ke kanan tapi wajahnya mulai tidak mampu menutupi rasa geli dan nikmat yang kuciptakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aduhh sshhh Ko udah dooong.. hhh.. sssh!” suaranya memohon tapi makin terdengar mendesah lirih. Kedua kakinya masih meronta menendang-nendang tapi kian lemah dan tendangannya bukan karena berontak melainkan menahan rasa geli dan nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menaikkan tempo dalam memompa sehingga tubuhnya semakin bergetar setiap kali batang kemaluanku menusuk ke dalam liang kemaluannya yang hangat berulir serta kian basah oleh cairan kenikmatannya yang makin membanjir itu. Kali ini suara nafas Irene kian berat dan memburu, “Uh.. uh.. uhhffssh.. shiit Kooo.. agh uufffssshhh u.. uhhh!” Wajahnya semakin memerah, sesekali dia memejamkan matanya sehingga kedua alisnya seperti bertemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Bersambung&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2010/01/irene-adik-iparku-1.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHTfQTjG0arAuc7VOvMvbjvHKbZUJOoewP9jWRHGSaxiUIwsbo4amIdEu8jQ_YrkutvblMhuHeVtNX79AGnma1lazIchRPEJChMKBCWPWwJ-rcLzGJWtiFGfcAruQWwY2qNnWiu0vPJg/s72-c/Cewe+Setress.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-3519941926385941804</guid><pubDate>Sat, 14 Nov 2009 05:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:04:50.542-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Bandung Membara Final</title><description>Lidahnya semakin turun kedadaku sementara jari-jari lentiknya membuka kancing bajuku satu per satu. Dan.. lidahnya berpindah keputing dadaku, berputar-putar jalang, mengecup, menghisap dan sesekali menggigit-gigit kecil. “Terus Vin..teruss..ahh..” suaraku bergetar meminta meneruskan kenikmatan yang diberikan mulutnya. Kurasakan Vini semakin liar memainkan mulutnya yang semakin turun. Ia berlutut saat lidahnya meliuk-liuk di pusar sambil tangannya membuka celanaku. Vini meremas, mengecup dan menggigit-gigit lembut kejantananku yang masih terbungkus CD dan setelah itu Ia memasukan tangannya kedalam CD dan mengeluarkan milikku yang sudah membatu. Ia menggenggam dan menggosok-gosokkan jempolnya di ujung kepala kejantananku yang sudah basah menimbulkan rasa ngilu yang nikmat..dan..akhirnya..lidahnya berputar-putar disana.&lt;br /&gt;“..aakhh..sshh..”desahku tak tertahan manakala lidahnya semakin kencang bergerak dibawah kepala kemaluanku dan diteruskan keseluruh batang dan buah zakar. “Enakk Vin..&lt;br /&gt;aahh..kamu pintar sekalii..hisap cantik..hisapp..” aku meracau tidak karuan memintanya melakukan lebih lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vini mengerti betul apa yang harus dilakukannya, dikecupnya kepala kejantananku dan dimasukannya..hanya sebatas itu!dan mulai menghisap-hisap sambil tetap lidahnya menjilat-jilat, berputar-putar..serangan ganda!!sunguh nikmatt!! Setelah itu barulah Ia menelan semuanya membuat seluruh tubuhku bergetar hebat dilanda kenikmatan. Kuraih kepalanya memasukan seluruh jari-jemariku dirambutnya yang halus dan menggenggamnya, dengan demikian memudahkan aku mengatur gerakan kepalanya. Namun semakin lama genggamanku tidak lagi berguna, karena ritme gerakan kepalanya semakin cepat mengkocok-kocok kemaluanku membuat tubuhku serasa melayang-layang, semakin aku mengerang kenikmatan semakin cepat Vini menggerakan ritme kocokannya. “Nikmat Vin..ahh..lagi..lebih cepat..oohh” pintaku diselah-selah erangan yang semakin tidak terkontrol. Dan begitu kurasakan akan meledak segera kutahan dan kutarik kepalanya, aku tidak ingin menyelesaikan kenikmatan ini dimulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuangkat tubuhnya dan kupeluk mesra. “Suka?”bisiknya bertanya. “Suka sekali..kamu hebat..” jawabku berbisik sekaligus menjilat dan menghisap kupingnya. “Ooohh..” erang Vini. Kubalas apa yang Ia lakukan tadi, kupagut leher dan pundaknya serta membuka atasan dan bra 34b-nya, dua bukit kenikmatannya yang bulat putih itupun menyembul dengan puting kecil pinkies yang sudah mengeras. Lidahkupun segera beraksi menjilat-jilat putingnya “Eeehh..Reno..” lenguh Vini dan membusungkan dadanya meminta lebih, kuhisap putingnya “Auuhh..akkhh..”erangannya semakin keras, hisapanku semakin menggila bukan lagi putingnya tapi sebagian buah dadanyapun mulai masuk kedalam mulutku. “Aaaghh.. Ren..aauuhh..kamu ganaas..”jeritnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas melumat buah kenikmatannya gilirin aku yang berlutut sambil melepas roknya, tampaklah CD mini putih menutupi kewanitaannya. Kuelus-elus bagian yang terhimpit paha dengan jari tengahku terasa lembab dan kumasukan dari sisi CDnya sehingga menyentuh daging lembut basah.&lt;br /&gt;“Renoo..uugghh..”kembali erangan birahi keluar dari mulutnya waktu ujung jariku mulai bergerak-gerak di mulut kewanitaannya sementara mulutku sibuk mengecup dan menjilat sebelah dalam paha mulusnya. Beberapa saat kemudian penutup terakhir itu kulepaskan, rambut2 halus tipis menghias kewanitaannya dengan klitoris yang yang menyembul dari belahannya. Kuangkat kaki kirinya meletakan tungkainya di bahu kananku sehingga leluasa aku melihat seluruh bagian kenikmatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://getiton.com/go/g1153289-pct&quot; onmouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 287px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3FkevQbgzHm9JZ-LZIdXL6ce2VmXI0XXBdbmBhZbC-4MmXW5YUruhUf2WmEqLo2K-IcTRh2CwWFcb81w0mMFga9M2cle_BCNDdH20Lzg-0who8Um-m_jsvqHvZgpW_cIn2hhhSy1yhg/s400/dd.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5403832661467453890&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akupun mulai sibuk menjilati dan sesekali menghisap-hisap klitorisnya. “Aaa..Renoo..” jerit Vini tertahan sambil menjambak rambutku yang panjang, lidahku bergerak cepat menggeliat-geliat menjilat kewanitaannya yang semakin basah, sementara jariku berputar-putar didalamnya. “Ssshh..eehh” desis Vina merasakan hisapanku yang kuat di lubang kenikmatannya. Kubuka bibir kewanitaannya dan menjulurkan lidahku lebih dalam dalam lagi Vinipun membalas dengan menyorongkannya kemukaku, praktis semua sudah dimulutku, kumiringkan sedikit kepalaku sehingga memudahkan aku “memakan” semua kewanitaannya.”Renoo..stopp..aahh..aku ngga tahann..”aku tidak memperdulikan keingingannya bahkan semakin menggila “My godd..Renn..shhff..pleasee..stop” tangannya sekuat tenaga menarik rambutku agar mulutku terlepas dari kewanitaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun berdiri mengikuti keinginannya kurebahkan tubuhnya ditempat tidur dan kamipun bergumul saling memagut, menghisap dan meremas-remas bagian-bagian sensitif kami. “Sekarang Ren..sekarang.. pleasee..”pintanya berbisiknya. Aku merayap naik ketubuhnya, Vini membuka lebar kedua kakinya Iapun menggelinjang merasakan kepala kejantananku memasuki mulut kewanitaannya, kuhentikan sebatas itu dan mulai menggerakannya keluar masuk dengan perlahan. “Ooohh yaa..Renn..enakk..” Vinipun mulai mengayunkan pinggulnya mengikuti gerakan-gerakanku, sementara mulutku tidak henti-hentinya mengulum buah dadanya.”Aagghh..terus Ren..lebih dalamm..aagghh..” pintanya, kutekan batang kemaluanku lebih dalam dan..”Ssshh..”desisku merasakan kenikmatan rongga kewanitaanya yang sempit meremas-remas sekujur batang kemaluanku.”Aaaugghh..punya kamu enak Vin..” akupun semakin kencang memacu tubuhku membuat Vini semakin mengelepar-gelepar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ahh..oucchh..nikmat Ren..sshh..”desahnya merasakan gesekan-gesekan batang kejantananku di dinding kemaluannya. Saat kami merasakan nikmatnya kemaluan masing-masing, tak henti-hentinya kami saling menghisap, memagut bahkan mengigit dengan liarnya..dan.. “Ugghh..Renn..fuck me..fuck me hard..I’m comingg honey..” tubuh Vini mengejang dan tangan serta kakinya memeluk tubuhku dengan kencang “Ouchh..oohh..aku keluar Renn..aaghh..” Iapun kejang sesaat kurasakan denyut-denyut di kewanitaannya dan..tubuh Vinipun lungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf Ren aku duluan..ngga tahan, habis udah lama ngga..” bisiknya, aku masih diatasnya dengan kemaluan yang masih terbenam didalam kewanitaannya. “Ngga apa-apa Vin cewekan multiple orgasm, masih ada yang kedua dan seterusnya kok..” jawabku menggoda. “Memangnya kuat..?” tantangnya. “Lihat aja nanti..”membalas tantangannya. “Ihh..itu sih doyan ..” seru Vini manja sambil mencubit pinggangku. Kubalas cubitannya dengan memagut lehernya dan menjilat telinganya sementara pinggulku mulai berputar-putar perlahan.”..Mmhhff..”kupagut bibirnya, lidah kamipun saling bertaut, meliuk dengan panasnya. Birahi kamipun kembali membara, tekanan pinggulku dibalasnya dengan putaran pinggulnya membuatku melayang-layang. “Shhff..agghh..ouch..” desahanpun tak tertahan keluar keluar dari mulutku. Dengan bahasa tubuh Vini mengajak pindah posisi, Ia diatas memegang kendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vini menekan kewanitaanya dalam-dalam-sehingga kejantananku menyentuh ujung lorong kenikmatannya-dan mengayunkan pinggulnya mundur-maju. Semakin lama ayunannya semakin cepat, tak kuasa aku menahan hentakan-hentakan kenikmatan yang keluar dari seluruh sendi-sendi tubuhku.&lt;br /&gt;“..teruss Vin..aahh..lagi Vin..oohh..punya kamu enak..”rintihku. “..punya kamu juga Renn..oucchh..want me to fuck you hardd..mmhh..” tidak perlu jawabanku, dengan di topang tangannya Vini membungkuk tambah mempercepat ayunannya. Buah dadanya yang indah berayun-ayun, kuremas-remas dan yang lainnya kulumat dengan rakus. “Ouchh..Rennoo..nikmatt..lumat semua Renn..auuhh..” jerit Vini sambil merendahkan tubuhnya memudahkan aku melumat buah dadanya membuat ayunan pinggulnya semakin tidak terkendali, tidak berapa lama kemudian tubuhnya kembali mengejang, Vini menekan dalam-dalam kewanitaannya menelan seluruh batang kenikmatanku. “Renn..aku keluarr lagi..AAKKHH..” teriak Vini, tubuhnya pun rubuh diatasku cairan kenikmatannya kurasakan membasahi kejantananku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vini rebah diatasku tubuhnya bagai tidak bertulang, hanya desah napasnya menerpa dadaku. Beberapa menit kemudian suaranya memecah kesunyian “Punya kamu masih keras Ren..belum keluar?”&lt;br /&gt;“Aku tidak ingin kenikmatan ini cepat berakhir” bisikku sambil mengecup pipinya.&lt;br /&gt;“Mmmhh..” Vini bergumam “Aku juga..”bisiknya sambil mengigit mesra leherku lalu mengecup bibirku. Hanya beberapa saat, gigitan dan kecupan mesra itu kembali menjadi pagutan birahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamar itupun kembali dipenuhi suara-suara erangan dan desahan kenikmatan duniawi, kejantananku yang masih berada didalam kembali merasakan bagaimana nikmat yang diberikan oleh kewanitaannya. Aku bangun sambil mendorong tubuh Vini sehingga kami berada dalam posisi duduk, satu tanganku memeluk punggungnya, tangan lain meremas-remas buah pantatnya yang bulat padat. Gerakan-gerakan pinggulnya membuat rongga kenikmatannya seakan melumat seluruh batang kejantananku, “Agghh..sshh.. Reenn..” rintihannya membuat birahiku tambah memuncak. Kubalas gerakannya dengan menggoyang-goyangkan pinggulku sambil kuhisap putingnya dalam-dalam.”Reenn..achh..shh..fuck me..hardd..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurasakan gerakan tubuh Vini semakin menggila dan bukan cuma itu bibirnya semakin mengganas memagut bahkan menggigit bibir, telinga dan leherku. Akupun tidak sanggup lagi menahan kenikmatan yang diberikan oleh Vini, kurebahkan tubuhnya dan segera menindihnya, kakinya melingkar di pinggulku dan kamipun kembali mendaki puncak kenikmatan. Batang kejantananku tak henti-henti menikam-nikam lubang kenikmatan Vini dengan keras, Ia tidak tinggal diam, diputar-putar pinggulnya seirama tikaman-tikamanku “Aghh..ngg..sshh..Vinn..nikmat sekali..putarr teruss Vinn..”pintaku merintih-rintih. “Auugghh..Renn..tekan yang dalamm ..” kami tenggelam dalam gelimang birahi yang memuncak..dan..”Vini..akuu mau keluar..”kurasakan kejantanku bertambah besar. “Yess..yess..I’m coming too honey..” kami berpelukan dengan kuatnya dan secara bersamaan mengejang. “AAKKHH..punya kamu enak sekalii Vinn..”pekikku, kutekan dalam-dalam kejantananku dan cairan kenikmatanku pun menyembur keluar membasahi relung-relung kewanitaannya, “Aauughh Renn..nikmatt..sshhekallii..AAKKGGHH..” Kamipun terkapar lemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah malam panjang yang indah itu kami tak henti-hentinya mengulangi lagi di hari-hari berikutnya, bukan hanya di tempat tidur, tapi semua sudut dikamar hotel itu bahkan kamar mandipun menjadi saksi bisu birahi kami. Bandung kembali memberi coretan khusus dalam hidupku membuat keterikatanku semakin besar yang tak akan pernah kulupakan seumur hidup&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/11/bandung-membara-final_13.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3FkevQbgzHm9JZ-LZIdXL6ce2VmXI0XXBdbmBhZbC-4MmXW5YUruhUf2WmEqLo2K-IcTRh2CwWFcb81w0mMFga9M2cle_BCNDdH20Lzg-0who8Um-m_jsvqHvZgpW_cIn2hhhSy1yhg/s72-c/dd.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-4708546037859898853</guid><pubDate>Sat, 14 Nov 2009 05:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:05:08.155-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Bandung Membara 2</title><description>Jam 19.00 aku dikejutkan oleh dering telepon, belum lagi ‘napak bumi’ aku angkat telepon&lt;br /&gt;“Hallo” jawabku dengan suara ngantuk.&lt;br /&gt;“Hi Ren tidur ya?sorry ganggu” terdengar suara halus diseberang.&lt;br /&gt;Vini!! langsung aku bangkit “Is ok, aku juga niatnya bangun jam segini tapi lupa pesan di front office tadi” jawabku. “Ada apa Vin?”&lt;br /&gt;“Kamu jadi ngga ketemuan sama kawan-kawan Ren?”&lt;br /&gt;“Hmm..aku belum sempat call mereka, ketiduran”&lt;br /&gt;“Gimana kalau malam ini datang sama aku, soalnya aku ngga jadi dinner meeting”&lt;br /&gt;“Sayangkan dandananku kalau harus dihapus” lanjutnya dengan tawanya yang khas&lt;br /&gt;Aku shock mendengarkan ajakannya sampai-sampai tidak tahu harus berkata apa&lt;br /&gt;“Halloo..anybody home? Kok diam sih?” serunya, mengejutkan&lt;br /&gt;“Ooohh maaf..kaget..soalnya surprise..kaya ketiban bulan, diajak datang bidadari” jawabku. “Dasarr..kamu tuh..ketiban aku baru rasa, cepat mandi dong, casual aja ya” menutup pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak usah disuruh dua kali akupun langsung mandi, keramas, berpakaian casual, parfum disemua ’sudut’ tubuh dan langsung menuju kekamarnya. Saat pintu terbuka aku hanya bisa ‘melongo’ melihat penampilannya yang ‘casual’, Vini mengenakan rok jeans sedikit diatas lutut dengan dengan belahan dipaha kiri depan yang cukup tinggi, atasan kaos melekat ketat ditubuhnya dengan bahu terbuka, sungguh pemandangan yg menyekat kerongkongan. “Hii..kok bengong lagi sih” tegur Vini menyadarkan aku dan kamipun segera bergegas. Setelah puas menyantap soto sulung dan sate ayam dipojok jl. Merdeka kami lanjutkan menghabiskan malam disalah satu kafe di daerah Gatsu, Vini memilih seat di bar yang agak memojok dengan cahaya lampu yang minim. Aku memesan tequila orange double dengan ekstra es sementara Vini memilih illusion, hentakan musik yg keras membuat kami harus berbicara dengan merapatkan telinga dengan lawan bicara, saat itulah, aku mencium aroma parfum malamnya, ditambah dengan nafas yang menerpa telingaku saat berbicara membuat sensor birahiku menangkap sinyal yang menggetarkan bagian sensitif ditubuhku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://getiton.com/go/g1153289-pct&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 322px; height: 400px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhb9mbSKFhdw4DGXfAK2vJM_M7v54fSo6H9r5-jimEalUkrvsVdr03c-oZre3fCh5z0shN4Lokv3MzITTjhOGQbQKm9bvOSkRF-598pFsoKEfXcezUbxpJihVLi6wXcRTOaNa7ZljD-Qw/s400/Witha.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5403832380531444466&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Waktu band memainkan lagu yang disukainya Vini turun dari kursi, bergoyang mengikuti irama lagu, sebuah pemandangan yang menakjubkan, gerakan pundak telanjangnya, tangannya dan pinggulnya begitu serasi. Erotis namun tidak memberikan kesan vulgar, dan saat kami ‘turun’ ditempat (bukan di dance floor)-lebih tepat disebut berpelukan dengan sedikit gerakan-buah dadanya sesekali menyentuh tubuhku, aku merasakan getaran-getaran halus dan hangat menjalar diseluruh tubuhku. Entah pada ‘turun’ yg keberapa kali aku memberanikan diri, kukecup lembut lehernya dan..”Ehh..” hanya itu yg keluar dari bibirnya yang sensual. Seolah mendapat ijin akupun memeluknya lebih erat serta sekilas mengecup lembut bibirnya, setelah itu Vinilah yang memberikan kecupan-kecupan kecil di bibirku..Malam yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tengah malam kami meninggalkan kafe, dalam taksi menuju hotel Vini menyandarkan kepalanya di dada kananku, kesempatan ini tidak aku sia-siakan, kuangkat dagunya membuatnya tengadah. Sekilas kami perpandangan, bibirnya bergetar, Vini memejamkan matanya seakan mengerti keinginanku segera saja kubenamkan bibirku di bibirnya, kecupan lembut yang semakin lama berganti dengan pagutan-pagutan birahi tanpa peduli pada supir taksi yang sesekali mengintip lewat kaca spion. Lidah kamipun menggeliat-geliat, saling memutar dan menghisap, sementara tanganku meraba-raba dadanya dengan lembut, belum sempat bertindak lebih tidak terasa taksi kami telah sampai di hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamipun bergegas menuju lift dan melanjutkan lagi apa yang kami lakukan di taksi, kusandarkan tubuhnya di dinding lift memagut leher dan pundaknya yg putih telanjang. “Reno..eehh..” desahnya. Keluar lift Vini menarik tanganku kekamarnya, begitu pintu kamar ditutup Vini langsung menarik kepalaku memagut bibirku dengan bernafsu, lidahnya kembali menggeliat-geliat di mulutku namun lebih liar lagi. Kusandarkan tubuhnya di dinding kamar agar tanganku lebih leluasa, tangan kananku memeluk pinggulnya sementara tangan kiri mulai meremas-remas buah kenikmatannya yang begitu kenyal. Kejantananku membatu, ingin rasanya segera kukeluarkan dari kungkungan celana tapi kutahan, aku ingin menikmati semua ini perlahan-lahan. Kutarik pinggul Vini sambil menekan pinggulku membuat “perangkat” kenikmatan kami beradu-walaupun masih terbungkus-membuat desiran darah kami meningkat dan semakin memanas saat kami menggesek-gesekannya. “Ahh..Ren..”desah Vini kembali dan saat itu kurasakan lidahnya yang hangat basah menjalar di telingaku melingkar-lingkar di leherku. “Eeehh..aahh..” giliran aku yang mendesah merasakan permainan lidahnya.&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/11/bandung-membara-2.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhb9mbSKFhdw4DGXfAK2vJM_M7v54fSo6H9r5-jimEalUkrvsVdr03c-oZre3fCh5z0shN4Lokv3MzITTjhOGQbQKm9bvOSkRF-598pFsoKEfXcezUbxpJihVLi6wXcRTOaNa7ZljD-Qw/s72-c/Witha.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-4148805856992843219</guid><pubDate>Sat, 14 Nov 2009 05:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:05:17.972-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Bandung Membara 1</title><description>Meskipun telah belasan tahun meninggalkan Bandung keterikatanku kepada kota kembang itu tidak begitu saja lepas, terutama setelah kegagalan rumah tanggaku. Dalam setahun aku sempatkan 2-3 kali berkunjung ke Bandung bernostalgia bersama kawan-kawan yang tetap bertahan tinggal disana selepas kuliah. Walaupun kesemrawutan kota Bandung agak mengurangi kenyamanan namun tetap tidak mengurangi keinginanku untuk berkunjung. Banyak perubahan terjadi, Jl. Dago-juga daerah2 yg aku sebut kota lama-Cipaganti, Cihampelas, Setiabudhi, Pasteur dan daerah lainnya yang hancur keasriannya demi “pembangunan” namun ada dua hal yg masih bertahan, makanannya yang enak dan bervariasi dan..wanitanya yang terkenal cantik. “Di Bandung, beberapa kali kita melangkah akan selalu bertemu wanita cantik” anekdot kawan-kawan dan itu hampir sepenuhnya benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oktober 1998 dengan kereta Parahyangan siang aku berangkat ke Bandung, liburan “nostalgia” selalu aku lakukan saat weekday menghindari hingar bingar Bandung saat weekend. Setelah menaruh tas bawaanku, menghempaskan tubuh dibangku dekat jendela dan langsung membuka novel John Grisham kegemaranku. Belum lagi selesai membaca satu paragraph aku dikejutkan sapaan suara halus: “Maaf, apakah tidak keberatan kalau kita bertukar bangku?” aku menengadah, kaget dan terpana! begitu mengetahui si pemilik suara. ” Hmm..sure..ehh maaf..tidak, maksud saya tidak apa-apa” jawabku dengan gagap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://getiton.com/go/g1153289-pct&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 264px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLaFSOo9ke9-8FEqShUM2jpx-6uRMF211RfPvnrUROZsOddfJkZ8S8w6P5vzKbnWsGjfg2mBpm2-uwwtreFULCWDzA4J9eGD-KP-gBBFP4HcLe03VL3X0uR5sBuxxGxv2Hi3YPsTmCIw/s400/Maryam3.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5403832125389288114&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Dia cukup tinggi untuk ukuran wanita Indonesia lebih kurang 170, putih, postur yang proporsional dengan rambut hitam lurus sebahu bak bintang iklan shampoo! Umurnya kira-kira sekitar akhir 20an mengenakan baju krem ketat dan celana hitam yang juga ketat sehingga menonjolkan semua lekak-lekuk tubuhnya! Saat aku berdiri bertukar bangku, semilir tercium aroma parfum lembut yang entah apa merknya, yang pasti pas sekali dengan penampilannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf mengganggu kenyamanan Anda tapi saya seringkali tertidur dalam perjalanan, kalau dekat jendela lebih mudah menyandarkan kepala” Ia menjelaskan sambil meminta maaf.&lt;br /&gt;“Ngga apa-apa kok” sahutku, bagaimana mungkin menolak permintaannya gumamku dalam hati. Setelah selesai merapihkan bawaannya Iapun duduk dan membuka Elle edisi Australia yang dibawanya. Kamipun tenggelam dengan bacaan masing-masing. Ingin rasanya aku menutup John Grisham-ku dan memulai pembicaraan dengannya namun melihat Ia begitu asik dengan Elle-nya niat itu pun aku urungkan. Kesempatan itu muncul saat pesanan makanan kami tiba,&lt;br /&gt;“Suka juga roti isi” tanyaku membuka pembicaraan&lt;br /&gt;“Iya, entah kenapa aku suka sekali roti isi di kereta, padahal rasanya biasa-biasa aja” jawabnya&lt;br /&gt;“Mungkin suasana kereta membuatnya enak” lanjutku sekenanya&lt;br /&gt;“Mungkin, oh ya Mas kenalkan saya Vini” sambil menjulurkan tangannya&lt;br /&gt;“Reno, ngga pake Mas” sahutku sambil menyambut tangannya&lt;br /&gt;“Hihihi” tawanya renyah “Kamu lucu juga, dalam rangka apa ke Bandung”&lt;br /&gt;“Main-main aja kangen sama Bandung dan kawan-kawan” jawabku.&lt;br /&gt;“Vini sendiri ke Bandung dalam rangka apa” tanyaku.&lt;br /&gt;“Tugas kantor” jawabnya singkat tegas sepertinya enggan untuk menceritakan pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tinggal dimana Vin di Bandung” Ia menyebutkan salah satu hotel berbintang di Dago&lt;br /&gt;“Lho kok sama? aku juga di kamar 313? suatu kebetulan yg mengejutkan&lt;br /&gt;“Oh ya?!! satu lantai pula” ujar Vini tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Selepas makan kami tidak lagi membuka bacaan masing-masing, obrolan-obrolan mengalir dengan lancar diselingi dengan joke-joke nakal yang ternyata disukainya. Perbendaharaanku yang satu ini cukup lumayan banyak, sisa perjalanan rasanya seperti hanya kami yang ada dikereta. Vini bahkan tidak lagi malu untuk memukul pundak atau mencubit kecil lenganku manakala ada joke yang “sangat” nakal. Tanpa terasa kami tiba di stasiun Bandung tepat jam 16.30, kami naik mobil jemputan hotel sambil terus bercengkerama dengan lebih akrab lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hotel kami berpisah, kamarku dikanan lift sementara Vini dikiri. Dikamar aku langsung merebahkan diri membayangkan Vini dan mengingat-ingat semua kejadian di kereta, di mobil dan di lift aku memutuskan untuk mengajaknya makan malam atau jalan-jalan bahkan kalau bisa lebih dari itu. Karenanya aku urungkan menghubungi kawan-kawanku. Dan terlelap dengan senyum terukir di bibirku.&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/11/bandung-membara-1.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLaFSOo9ke9-8FEqShUM2jpx-6uRMF211RfPvnrUROZsOddfJkZ8S8w6P5vzKbnWsGjfg2mBpm2-uwwtreFULCWDzA4J9eGD-KP-gBBFP4HcLe03VL3X0uR5sBuxxGxv2Hi3YPsTmCIw/s72-c/Maryam3.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-791901923728927077</guid><pubDate>Sat, 14 Nov 2009 05:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:05:35.970-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Calon Dokter</title><description>Waktu itu saya lebaran di Yogya, pacar saya Rita, sedang di Bandung, jadi terpaksa saya hanya mengunjungi orangtua dan beberapa teman yg masih ada di Yogya.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;2 hari setelah lebaran, saya menerima telepon dari seorang teman lama, Ratih, namanya…saya jadi ingat masa SMP dulu, Ratih, anaknya manis, seksi, kulitnya sedang saja, nggak putih, nggak hitam. Dulu aku sempet naksir, setelah aku di SMA, tapi nggak aku terusin, karena nggak serius… Pas kuliah, aku juga sempat beberapa kali ketemu dia, tapi nggak sempat kencan, krn aku udah keburu punya pacar, dan dia juga punya pacar.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhirnya setelah aku kerja di Jakarta, dan pulang lebaran itu, dia telpon, dan ngajak jalan.&lt;br /&gt;Akhirnya kita jalan ke Mal Galleria Jogja. Kita makan siang sambil cerita-cerita.&lt;br /&gt;Ratih sekarang kuliah di Fakultas Kedokteran di salah satu universitas swasta di Jogja, dan sudah hampir co-ass.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Ratih tambah seksi dan rambutnya di cat, pokoknya sensual deh. Terus dia sempet bilang, katanya, “Aku itu dari dulu naksir kamu, tapi kamunya nggak tau &amp;amp; kamu sombong sih, aku sampe putus asa, sampe sekarang aku masih naksir berat sama kamu” Aku sih ketawa aja dia bilang gitu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sorenya aku mesti balik ke Jakarta, krn harus kerja Senin paginya. Setelah di Jakarta, Ratih nggak pernah berhenti nelpon aku, tiap hari, sampe kupingku panas rasanya. Akhirnya aku suruh aja dia ke Jakarta nemuin aku… Minggu depannya, pas weekend Ratih ke Jakarta. Aku jemput dia di rumah Omnya di Pondok Gede. Terus aku ajak dia ke kosku, udah bawa tas gede. Malamnya abis jalan-jalan, kita ngobrol di kamar, dan dia mulai mancing-mancing, ngajak ciuman, gua sih biasa aja, gua udah biasa sih. Sebenarnya Ratih tau, gua udah punya pacar, makanya dia nanya ke aku, begini : “Kamu serius nggak sih, sama Rita? Soalnya lebih baik kamu jalan sama aku aja deh…aku ‘kan seneng banget sama kamu….kamu nggak tau yah, dari SMP aku udah perhatiin kamu. Aku jawab aja, biasa, jawaban buaya…”Iya aku juga seneng sama kamu, tapi aku nggak bisa begitu aja ninggalin pacarku, soalnya dia baik dan nggak pernah bikin salah sih…”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;“Mendingan kamu nggak usah mikirin aku punya pacar apa nggak, yg penting kita jalan aja, nanti juga ketauan aku milihnya siapa” Kataku berusaha meyakinkan dia.&lt;br /&gt;Terus kita bermesraan, terus dia mulai agak buas, tapi aku gayanya agak dingin, sampe bikin dia kesel. Terus dia ngomong, “Kamu nggak suka ya, sama aku, koq kamu dingin aja sih?” Terus dia nangis…..AKu mulai bingung, koq baru dicuekin gitu aja nangis sih….Akhirnya aku dalam hati merasa sebel juga nih, soalnya ini cewek dijinakin malah ganas, emangnya gue nggak pingin juga apa?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://getiton.com/go/g1153289-pct&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 239px; height: 320px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWlgkUogKtuI9Qh4sgL8pUhOS7OnXkmu1mAebIzIXmEaJdTcs5AltWq2TZAtsSokOip4qHuLfHc9eZVH_uJLGs0t9uhwLzBu3oHJ7PVx071kxCnApend4dpNKjtQ7CwmDyaC9VJdy84g/s400/1_825349029l.jpg&quot; alt=&quot;Calon Dokter&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5403830723090998482&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Akhirnya aku turutin nafsunya dia, aku lumat bibirnya, aku buka seluruh pakaiannya. Aku remas payudaranya, putingnya aku hisap, sampe dia horny, terus aku masuk tanganku ke “pussy”nya, ternyata udah basah, ya udah aku gesek-gesek aja pake jariku ke clitorisnya sampe dia mangap sambil merem melek. Terus terang rudalku udah udah keras banget.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku tanya dia, “Kamu udah pernah gituan belom? Aku nggak mau kena beban kalo’ kamu belom pernah diapa-apain sama cowok”&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Udah deh, nggak usah ngomong lagiiiiihhhhhhhhhh, hhhhhhhhhhhh, ahahhhhhhhhhh, aku udahhhhhhhhhh nggak kuat lagi nihhhhhhhhhhh shhhhhhhhhhh………..! Dia udah nggak kuat nahan lagi…&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhirnya aku masukin cerutu berbulu itu,  ke lubang nikmatnya dia…. AKu rasain, agak seret dan ada perasaan kaya ngerobekin sesuatu…wah, kayaknya dia masih perawan nih….wah gawat juga, kasihan sebenernya, tapi gimana lagi dia yg maksa koq… Akhirnya gua bikin dia kalah telak 5 – 1, dan dia berdarah…. Udah gitu, setelah itu jalannnya sempoyongan lagi….sampe gemetaran dia nahan nikmat dan capek. “Aduh, Mas, kayaknya tadi aku nggak sadar, Enaaaaaaaaaaaaaaaaaaak banget deh, kamu pintar ya mainnya….” Kayaknya aku bakalan ketagihan deh….”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Malamnya aku bikin dia kalah lagi, tapi nggak terlalu telah, aku kasih 5 – 2, soalnya aku kan pingin juga ngerasain orgasme, mumpung masih sempit…. Selama 2 hari itu, kita keluar kamar cuma kalo’ mau makan aja, selebihnya main di kamar, olahraga bareng….ha he he ….. Akhirnya lusanya aku antar dia naik travel untuk kembali ke Jogja…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekarang aku udah putus sama Ratih, karena minggu depan ini dia mau kawin sama orang Bule Australia, mungkin dia cari yg barangnya gede kali, buat ngelupain aku…. Dan aku masih hunting cewek lagi, ada yg mau nyariin?&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/11/calon-dokter.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWlgkUogKtuI9Qh4sgL8pUhOS7OnXkmu1mAebIzIXmEaJdTcs5AltWq2TZAtsSokOip4qHuLfHc9eZVH_uJLGs0t9uhwLzBu3oHJ7PVx071kxCnApend4dpNKjtQ7CwmDyaC9VJdy84g/s72-c/1_825349029l.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-2770919005744263400</guid><pubDate>Thu, 12 Nov 2009 14:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:05:48.521-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Garapan 2 Lelaki Final</title><description>Diapun menindihku sambil terus menjilati pentilku. Jilatannya turun keperutku, kepahaku dan akhirnya mendarat di nonokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aah Jok , enak banget, belum dientot aja udah nikmat banget”, erangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menggeliat2 keenakan, tanganku meremas2 sprei ketika dia mulai menjilati nonok dan i tilku. Pahaku tanpa sengaja mengepit kepalanya dan rambutnya kujambak, aku mengejang lagi, aku nyampe sebelum dientot. Dia pinter banget merangsang napsuku. Aku telentang terengah2, sementara dia terus menjilati nonokku yang basah berlendir itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bangun dan kembali mencium bibirku, dia menarik tanganku minta dikocok kontolnya. Dia merebahkan dirinya, aku bangkit menuju selangkangannya dan mulai mengemut kontolnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nes, kamu pinter banget sih”, dia memuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup lama aku mengemut kon tolnya. Sambil mengeluar masukkan di mulutku,&lt;br /&gt;kontolnya kuisep kuat2. Dia merem melek keenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku ditelentangkan dan dia segera menindihku. Aku sudah mengangkangkan pahaku lebar2. Dia menggesek2kan kepala kontolnya di bibir nonokku, lalu dienjotkan masuk,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jok , enak”, erangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mulai mengenjotkan kon tolnya keluar masuk pelan2 sampai akhirnya blees, kontolnya nancep semua di nonokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nes, nonokmu sempit banget, padahal barusan kemasukan kontol berkali2ya”, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi enak kan, abis kontol kamu gede dan panjang sampe nonok Ines kerasa sempit”, jawabku terengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mulai mengenjotkan kontolnya keluar masuk dengan cepat, bibirku diciumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Enak Jok, aah”, erangku keenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;enjotannya makin cepat dan keras, pinggulku sampe bergetar karenanya. Terasa nonokku mulai berkedut2,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jok lebih cepet dong, enak banget, Ines udah mau nyampe”, erangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cepet banget Nes, aku belum apa2″, jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Abisnya kon tol kamu enak banget sih gesekannya”, jawabku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;enjotannya makin keras, setiap ditekan masuk amblesnya dalem banget rasanya. Itu menambah nikmat buat aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terus Jok , enak”. Toketku diremas2 sambil terus mengenjotkan kontolnya keluar masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terus Jok , lebih cepat, aah, enak Jok, jangan brenti, aakh…” akhirnya aku mengejang, aku nyampe, nikmat banget rasanya. Padahal dengan om Andi, aku udah nyampe 2 kali, nyampe kali ini masih terasa nikmat banget. Aku memeluk pinggangnya dengan kakiku, sehingga rasanya makin dalem kontolnya nancep. nonokku kudenyut2kan meremas kontolnya sehingga dia melenguh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://getiton.com/go/g1153289-pct&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 266px; height: 400px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7UWTyOcE6Q0qLq6CRt-7gj4LiWZY4L2uMIkZ0QuVabup9D9SYxJ-vsXA_6NezBWDwSO28IxDzbwi0iJILLnXdKP127i5LdK7b6G_P7T79kAzZp4tkGCi6eK9k-8hHOw1xBscPhiDYkA/s400/9.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;“Enak Nes, empotan nonok kamu hebat banget, aku udah mau ngecret, terus diempot Nes”, erangnya sambil terus mengenjot nonokku. Akhirnya bentengnya jebol juga. Pejunya ngecret didalam nonokku, banyak banget kerasa nyemburnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nes, aakh, aku ngecret Nes, nikmatnya nonok kamu”, erangnya. Dia menelungkup diatas badanku, bibirku diciumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Trima kasih ya Nes, kamu bikin aku nikmat banget”. Setelah kontolnya mengecil, dicabutnya dari nonokku dan dia berbaring disebelahku. Aku lemes banget walaupun nikmat sekali. Tanpa terasa aku tertidur disebelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terbangun karena merasa ada jilatan di nonokku, ternyata om Andi yang masih pengen ngentotin aku lagi. kulihat kontolnya sudah ngaceng lagi. nonokku dijilatinya dengan penuh napsu. Pahaku diangkatnya keatas supaya nonokku makin terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Om , nikmat banget mas jilatannya”, erangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngantukku sudah hilang karena rasa nikmat itu. Aku meremas2 toketku sendiri untuk menambah nikmatnya jilatan di nonokku. Pentilku kuplintir2 juga. Kemudian itilku diisep2nya sambil sesekali menjilati nonokku, menyebabkan nonokku sudah banjir lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menggelepar2 ketika i tilku diemutnya. Cukup lama itilku diemutnya sampai akhirnya kakiku dikangkangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Om, masukin dong om , Ines udah pengen dientot”, rengekku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia langsung menindih tubuhku, kontolnya diarahkan ke nonokku. Begitu kepala kontolnya menerobos masuk,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang dalem om , masukin aja semuanya sekaligus, ayo dong om “, rengekku karena napsuku yang sudah muncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia langsung mengenjotkan kontolnya dengan keras sehingga sebentar saja kontolnya sudah nancap semuanya dinonokku. Kakiku segera melingkari pinggangnya sehingga kontolnya terasa masuk lebih dalem lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayo om , dienjot dong”, rengekku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mulai mengenjot nonokku dengan cepat dan keras, uuh nikmat banget rasanya. enjotannya makin cepat dan keras, ini membuat aku menggeliat2 saking nikmatnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Om , enak om , terus om , Ines udah mau nyampe rasanya”, erangku. Dia tidak menjawab malah mempercepat lagi enjotan kontolnya. Toketku diremas2nya, sampe akhirnya aku mengejang lagi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“om enak, Ines nyampe om , aah”, erangku lemes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakiku yang tadinya melingkari pinggangnya aku turunkan ke ranjang. Dia tidak memperdulikan keadaanku, kontolnya terus saja dienjotkan keluar masuk dengan cepat, napasnya sudah mendengus2. nonokku kudenyut2kan meremas kontolnya. Dia meringis keenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nes, terus diempot Nes, nikmat banget rasanya. Terus empotannya biar om bisa ngecret Nes”, pintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu enjotan kon tolnya masih terus gencar merojok nonokku. Toketku kembali diremas2nya, pentilnya diplintir2nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Om , Ines kepengin ngerasain lagi disemprot peju om “, kataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus saja kontolnya dienjotkan keluar masuk nonokku dengan cepat dan keras, sampai akhirnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nes, aku mau ngecret Nes, aah”, erangnya dan terasa semburan pejunya mengisi bagian terdalam nonokku. Nikmat banget rasanya disemprot peju anget. Dia ambruk dan memelukku erat2,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nes, nikmat banget deh ngen tot ama kamu”, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beristirahat sebentar, aku segera membersihkan diri dan berpakaian. Kami kembali ke Jakarta. Diperjalanan pulang aku hanya terkapar saja dikursi mobil. Lemes banget abis dien tot 2 cowok berkali2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Om, jangan lupa orbitin Ines ya”, kataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan kawatir, selama om masih bisa ngerasain empotan nonok kamu, pasti kamu melejit keatas deh. Bener gak Jok”, jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;tamat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/11/garapan-2-lelaki-final.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7UWTyOcE6Q0qLq6CRt-7gj4LiWZY4L2uMIkZ0QuVabup9D9SYxJ-vsXA_6NezBWDwSO28IxDzbwi0iJILLnXdKP127i5LdK7b6G_P7T79kAzZp4tkGCi6eK9k-8hHOw1xBscPhiDYkA/s72-c/9.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-1897617156308562570</guid><pubDate>Thu, 12 Nov 2009 14:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:06:04.541-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Garapan 2 Lelaki Part2</title><description>Akhirnya Joko mulai berani memegang toketku, bahkan meremasnya. Aku sendiri membantu melepas kancing bajunya dan meraba-raba dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nes, toketnya gede juga ya.. enaknya diapain ya”, katanya sambil terus meremasi toketku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam posisi memeluk itupun aku perlahan membuka pakaiannya. Nampaklah kontolnya cukup besar, walaupun tidak sebesar kontol om Andi, tapi kelihatannya lebih panjang. Kugenggam kontolnya, kurasakan kontolnya bergetar dan mengeras. Pelan-pelan tubuhku mulai menurun hingga berjongkok di hadapannya, tanpa basa-basi lagi kumasukkan kontolnya ke mulut, kujilati dan kuemut-emut hingga Joko mengerang keenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Enak, Jok”, tanya om Andi yang memperhatikan Joko agak grogi menikmati emutanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Om Andi lalu mendekati kami dan meraih tanganku untuk mengocok kontolnya. Secara bergantian mulut dan tanganku melayani kedua kontol yang sudah menegang itu. Tidak puas hanya menikmati tanganku, sesaat kemudian om Andi pindah ke belakangku, tubuhku dibuatnya bertumpu pada lutut dan kedua tanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai merasakan kontolnya menyeruak masuk ke dalam nonokku. Seperti biasa, mulutku menganga mengeluarkan desahan meresapi inci demi inci kontolnya memasuki nonokku. Aku dientotnya dari belakang, sambil menyodok, kepalanya merayap ke balik ketiak hingga mulutnya hinggap pada toketku. Aku menggelinjang tak karuan waktu pentil kananku digigitnya dengan gemas, kocokanku pada kontol Joko makin bersemangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya aku telah membuat Joko ketagihan, dia jadi begitu bernafsu memaju-mundurkan pinggulnya seolah sedang ngentot. Kepalaku pun dipeganginya dengan erat sampai kesempatan untuk menghirup udara segar pun aku tidak ada. Akhirnya aku hanya bisa pasrah saja dientot dari dua arah oleh mereka, sodokan dari salah satunya menyebabkan kontol yang lain makin menghujam ke tubuhku. kontol Om Andi menyentuh bagian terdalam dari nonokku dan ketika kontol Joko menyentuh kerongkonganku, belum lagi mereka terkadang memainkan toket atau meremasi pantatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku serasa terbang melayang-layang dibuatnya hingga akhirnya tubuhku mengejang dan mataku membelakak, mau menjerit tapi teredam oleh kontol Joko. Bersamaan dengan itu pula entotan Om Andi terasa makin bertenaga. Kami pun nyampe bersamaan, aku dapat merasakan pejunya yang menyembur deras di dalamku, kemudian meleleh keluar lewat selangkanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah nyampe, tubuhku berkeringat, mereka agaknya mengerti keadaanku dan menghentikan kegiatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nes, aku pengen ngen totin nonok kamu juga”, kata Joko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku cuma mengangguk, lalu dia bilang lagi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi Ines istirahat aja dulu, kayanya masih cape deh”. Aku turun ke kolam, dan duduk berselonjor di daerah dangkal untuk menyegarkan diriku. Mereka berdua juga ikut turun ke kolam, om Andi duduk di sebelah kiriku dan Joko di kananku. Kami mengobrol sambil memulihkan tenaga, selama itu tangan jahil mereka selalu saja meremas atau mengelus dada, paha, dan bagian sensitif lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://getiton.com/go/g1153289-pct&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgykPE_nr5A8xsoKzUh59Uv9r4pruPeyLgwCuSG96nUm-aQT3_ruH3prnkmKNGxYubLpzCfUjfkj732HE-649jW-eqAKo1yGgjKV7c5HTy3rvbceoig6osep8-PVEbHzHHtrvaVOGoFg/s400/6771_100439319968745_100000080314624_11287_8127752_n.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5403223829604517090&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Nes, aku masukin sekarang aja ya, udah ga tahan daritadi belum rasain nonok kamu” kata Joko mengambil posisi berlutut di depanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia kemudian membuka pahaku setelah kuanggukan kepala,dia mengarahkan kontolnya yang panjang dan keras itu ke nonokku, tapi dia tidak langsung&lt;br /&gt;menusuknya tapi menggesekannya pada bibir nonokku sehingga aku berkelejotan kegelian dan meremas kontol om andi yang sedang menjilati leher di bawah telingaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aahh.. Jok, cepet masukin dong, udah kebelet nih!” desahku tak tertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku meringis saat dia mulai menekan masuk kontolnya. Kini nonokku telah terisi oleh kontolnya yang keras dan panjang itu, yang lalu digerakkan keluar masuk nonokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah.. seret banget nonok kamu Nes”, erangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 15 menit dia gen tot aku dalam posisi itu, dia melepas kontolnya lalu duduk berselonjor dan manaikkan tubuhku ke kontolnya. Dengan refleks akupun menggenggam kontol itu sambil menurunkan tubuhku hingga kontolnya amblas ke dalam nonokku. Dia memegangi kedua bongkahan pantatku, secara&lt;br /&gt;bersamaan kami mulai menggoyangkan tubuh kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desahan kami bercampur baur dengan bunyi kecipak air kolam, tubuhku tersentak-sentak tak terkendali, kepalaku kugelengkan kesana-kemari, kedua toketku yang terguncang-guncang tidak luput dari tangan dan mulut mereka. Joko&lt;br /&gt;memperhatikan kontolnya sedang keluar masuk di nonokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Goyangan kami terhenti sejenak ketika om Andi tiba-tiba mendorong punggungku sehingga pantatku semakin menungging dan toketku makin tertekan ke wajah Joko. om Andi membuka pantatku dan mengarahkan kontolnya ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aduuh.. pelan-pelan om, sakit ” rintihku waktu dia&lt;br /&gt;mendorong masuk kontolnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian bawahku rasanya sesak sekali karena dijejali dua kontol kontol besar. Kami kembali bergoyang, sakit yang tadi kurasakan perlahan-lahan berubah menjadi rasa nikmat. Aku menjerit sejadi-jadinya ketika om Andi menyodok pantatku dengan kasar, kuomeli dia agar lebih lembut dikit. Bukannya mendengar, om Andi malah makin buas menggentotku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joko melumat bibirku dan memainkan lidahnya di dalam mulutku agar aku tidak terlalu ribut. Hal itu berlangsung sekitar 20 menit lamanya sampai aku merasakan tubuhku seperti mau meledak, yang dapat kulakukan hanya menjerit panjang dan memeluk Joko erat-erat sampai kukuku mencakar punggungnya. Selama beberapa detik tubuhku menegang sampai akhirnya melemas kembali dalam dekapan Joko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun mereka masih saja memompaku tanpa peduli padaku yang sudah&lt;br /&gt;lemas ini. Erangan yang keluar dari mulutku pun terdengar makin tak bertenaga. Tiba-tiba pelukan mereka terasa makin erat sampai membuatku sulit bernafas, serangan mereka juga makin dahsyat, pentilku disedot kuat-kuat oleh Joko, dan om Andi menjambak rambutku. Aku lalu merasakan peju hangat menyembur di dalam nonok dan pantatku, di air nampak sedikit cairan peju itu melayang-layang. Mereka berdua pun terkulai lemas diantara tubuhku dengan kontol masih tertancap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sisa-sisa kenikmatan tadi mereda, akupun mengajak mereka naik ke atas. Sambil mengelap tubuhku yang basah kuyup, aku berjalan menuju kamar mandi. Mereka mengikutiku dan ikut mandi bersama. Disana aku cuma duduk, merekalah yang menyiram, menggosok, dan menyabuniku tentunya sambil menggerayangi. nonok dan toketku paling lama mereka sabuni sampai aku menyindir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lho.. kok yang disabun disitu-situ aja sih, mandinya ga beres-beres dong, dingin nih” disambut gelak tawa kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, giliran akulah yang memandikan mereka, saat itulah nafsu mereka bangkit lagi, akupun mengemut kontol mereka secara bergantian sehingga langsung saja napsu mereka memuncak. aku segera diseret ke ranjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Om Andi mendapat giliran pertama, kelihatannya mereka dia main berdua aja dengan ku. Jembutku yang lebat langsung menjadi sasaran, kemudian salah satu jarinya sudah mengelus2 nonokku. Otomatis aku mengangkangkan pahaku sehingga dia mudah mengakses nonokku lebih lanjut. Segera kontolnya yang besar, panjang dan sangat keras aku genggam dan kocok2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nes, diisep dong”, pintanya. Kepalanya kujilat2 sebentar kemudian kumasukkan ke mulutku. Segera kekenyot pelan2, dan kepalaku mengangguk2 memasukkan kontolnya keluar masuk mulutku, kenyotanku jalan terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, enak Nes, baru diisep mulut atas aja udah nikmat ya, apalagi kalo yg ngisep mulut bawah”, erangnya keenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangannya terus saja mengelus2 no nokku yang sudah basah karena napsuku sudah memuncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nes, kamu udah napsu banget ya, nonok kamu udah basah begini”, katanya lagi. kontolnya makin seru kuisep2nya. Kulihat Joko sedang mengelus2 kontolnya yang sudah ngaceng berat melihat om Andi menggarap aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba2 dia mencabut kontolnya dari mulutku dan segera menelungkup diatas badanku. kontolnya diarahkan ke nonokku, ditekannya kepalanya masuk ke nonokku. terasa banget nonokku meregang kemasukan kepala kontol yang besar, dia mulai mengenjotkan kontolnya pelan, keluar masuk nonokku. Tambah lama tambah cepat sehingga akhirnya seluruh kontolnya yang panjang ambles di nonokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Enak om , kontol om bikin nonok Ines sesek, dienjot yang keras om “, rengekku keenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;enjotan kontolnya makin cepat dan keras, aku juga makin sering melenguh&lt;br /&gt;kenikmatan, apalagi kalo dia mengenjotkan kontolnya masuk dengan keras, nikmat banget rasanya. Gak lama dientot aku udah merasa mau nyampe,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“om lebih cepet ngenjotnya dong, Ines udah mau nyampe”, rengekku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cepat banget Nes, om belum apa2″ jawabnya sambil mempercepat lagi enjotan kontolnya. A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;khirnya aku menjerit keenakan “Om, Ines nyampe mas , aah”, aku menggelepar kenikmatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia masih terus saja mengenjotkan kon tolnya keluar masuk dengan cepat dan keras. Tiba2 dia mencabut kontolnya dari nonokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kok dicabut om, kan belum ngecret”, protesku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia diem saja tapi menyuruh aku menungging di pinggir ranjang, rupanya dia mau gaya anjing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Om, masukkin dinonok Ines aja ya, kalo dipantat gak asik”, pintaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia diam saja. Segera kontolnya ambles lagi di nonokku dengan gaya baru ini. Dia berdiri sambil memegang pinggulku. Karena berdiri, enjotan kontolnya keras dan cepat, lebih cepat dari yang tadi, gesekannya makin kerasa di nonokku dan masuknya rasanya lebih dalem lagi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Om , nikmat”, erangku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarinya terasa mengelus2 pantatku, tiba2 salah satu jarinya disodokkan ke lubang pantatku, aku kaget sehingga mengejan. Rupanya nonokku ikut berkontraksi meremas kontol besar panjang yang sedang keluar masuk,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aah Nes, nikmat banget, empotan nonok kamu kerasa banget”, erangnya sambil terus saja mengenjot nonokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu sambil mengenjot dia agak menelungkup di punggungku dan tangannya meremas2 toketku, kemudian tangannya menjalar lagi ke i tilku, sambil dientot i tilku dikilik2nya dengan tangannya. Nikmat banget dien tot dengan cara seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Om , nikmat banget ngentot sama om , Ines udah mau nyampe lagi. Cepetan enjotannya om ,” erangku saking nikmatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sepertinya juga udah mau ngecret, segera dia memegang pinggulku lagi dan mempercepat enjotan kontolnya. Tak lama kemudian,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Om, Ines mau nyampe lagi, om , cepetan dong enjotannya, aah”, akhirnya aku mengejang lagi keenakan. Gak lama kemudian dia mengentotkan kontolnya dalem2 di nonokku dan terasa pejunya ngecret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aah Nes, nikmat banget”, diapun agak menelungkup diatas punggungku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena lemas, aku telungkup diranjang dan dia masih menindihku, kontolnya tercabut dari nonokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Om , nikmat deh, sekali entot aja Ines bisa nyampe 2 kali. Abis ini giliran Joko ya”, kataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya”, jawabnya sambil berbaring disebelahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memeluknya dan dia mengusap2 rambutku. “Kamu pinter banget muasin lelaki ya Nes”, katanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya tersenyum, “Om, Ines mau ke kamar mandi, lengket badan rasanya”, aku pun bangkit dari ranjang dan menuju ke kamar mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai membersihkan diri, aku keluar dari kamar mandi telanjang bulat, kulihat om Andi sudah tidak ada dikamar. Joko sudah berbaring diranjang. Aku tersenyum saja dan berbaring disebelahnya. Dia segera mencium bibirku dengan penuh napsu. kontolnya keelus2. Lidahku dan lidahnya saling membelit dan kecupan bibir berbunyi saking hotnya berciuman. Tangannya juga mengarah kepahaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku segera saja mengangkangkan pahaku, sehingga dia bisa dengan mudah mengobok2 nonokku. Sambil terus mencium bibirku, tangannya kemudian naik meremas2 toketku. Pentilku diplintir2nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jok enak, Ines udah napsu lagi nih”, erangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanganku masih mengocok kontolnya yang sudah keras banget. Kemudian ciumannya beralih ke toketku. Pentilku yang sudah mengeras segera diemutnya dengan penuh napsu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jok , nikmat banget “, erangku.&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;bersambung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/11/garapan-2-lelaki-part2.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgykPE_nr5A8xsoKzUh59Uv9r4pruPeyLgwCuSG96nUm-aQT3_ruH3prnkmKNGxYubLpzCfUjfkj732HE-649jW-eqAKo1yGgjKV7c5HTy3rvbceoig6osep8-PVEbHzHHtrvaVOGoFg/s72-c/6771_100439319968745_100000080314624_11287_8127752_n.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-1971660976964989461</guid><pubDate>Thu, 12 Nov 2009 14:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:06:23.318-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Garapan 2 Lelaki</title><description>Aku, seorang model yunior, diperkenalkan oleh temanku pada seorang fotografer ternama supaya aku bisa diorbitkan menjadi model terkenal. Temanku ngasi tau bahwa om Andi, demikian dia biasanya dipanggil, doyan daun muda. Bagiku gak masalah, asal benar2 dia bisa mendongkrak ratingku sehingga menjadi ternama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Om Andi membuat janjian untuk sesi pemotretan di vilanya di daerah Puncak. Pagi2 sekali, pada hari yang telah ditentukan, om andi menjemputku. Bersama dia ikut juga asistennya, Joko, seorang anak muda yang cukup ganteng, kira2 seumuran denganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas Joko adalah membantu om Andi pada sesi pemotretan. Mempersiapkan peralatan, pencahayaan, sampe pakaian yang akan dikenakan model. Om Andi sangat profesional mengatur pemotretan, mula2 dengan pakaian santai yang seksi, yang menonjolkan lekuk liku tubuhku yang memang bahenol. Pemotretan dilakukan di luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bajunya dengan potongan dada yang rendah, sehingga toketku yang besar montok seakan2 mau meloncat keluar. Joko terlihat menelan air liurnya melihat toketku yang montok. Pasti dia ngaceng keras, karena kulihat di selangkangan jins nya menggembung. Aku hanya membayangkan berapa besar kontolnya, itu membuat aku jadi blingsatan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, om Andi mengajakku melihat hasil pemotretan di laptopnya, dia memberiku arahan bagaimana berpose seindah mungkin. Kemudian sesi ke2, dia minta aku mengenakan lingeri yang juga seksi, minim dan tipis, sehingga aku seakan2 telanjang saja mengenakannya. Pentil dan jembutku yang lebat membayang di kain lingerie yang tipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jokopun kayanya gak bisa konsentrasi melihat tubuhku. Aku yakin kon tolnya sudah ngaceng sekeras2nya. Om Andi mengatur gayaku dan mengambil poseku dengan macam2 gaya tersebut. Tengkurap, telentang, ngangkang dan macem2 pose yang seksi2. Kembali om Joko memberiku arahan setelah membahas hasil pemotretannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://getiton.com/go/g1153289-pct&quot; onmouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 220px; height: 429px;&quot; src=&quot;http://img81.imageshack.us/img81/2471/bihon.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Sekarang sekitar jam 12 siang, om Andi minta Joko untuk membeli makan siang. Sementara itu aku minta ijin untuk istirahat dikolam renang aja. Om Andi memberiku bikini yang so pasti seksi dan minim untuk dikenakan. Tanpa malu2 segera aku mengenakan bikini itu. Benar saja, bikininya minim sehingga hanya sedikit bagian tubuhku yang tertutupinya. Aku berbaring di dipan dibawah payung. Karena lelah akibat sesi pemotretan yang padat dan angin sepoi2, aku tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah tidurku aku merasakan ada sesuatu yang meraba-raba tubuhku, tangan itu mengelus pahaku lalu merambat ke dadaku. Ketika tangan itu menyentuh selangkanganku tiba-tiba mataku terbuka, aku melihat om Andi sedang menggerayangi tubuhku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nes, kamu seksi sekali, om jadi napsu deh ngeliatnya. Om jadi pengen ngentotin Ines, boleh gak Nes. Nanti om bantu kamu untuk jadi model profesional”, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sudah diberi tahu temanku, aku tidak terlalu kaget mendengar permintaannya yang to the point.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ines sih mau aja om, tapi nanti Joko kalo dateng&lt;br /&gt;gimana”, tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Om Andi segera meremas2 toketku begitu mendengar bahwa aku gak keberatan dientot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu kan udah sering dientot kan Nes, nanti kalo Joko mau kita main ber 3 aja, asik kan kamunya”, katanya sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diam saja, om Andi berbaring di dipan disebelahku. Segera aku dipeluknya, langsung dia menciumku dengan ganas. Tangannya tetap aktif meremas2 toketku, malah kemudian mulai mengurai tali bra bikiniku yang ada ditengkuk dan dipunggung sehingga toketku pun bebas dari penutup. Dia semakin bernapsu meremas toketku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nes, toket kamu besar dan kenceng, kamu udah napsu ya Nes. Mana pentilnya gede keras begini, pasti sering diisep ya Nes”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia duduk di pinggir dipan dan mulai menyedot toketku, sementara aku meraih kontolnya serta kukocok hingga kurasakan kontol itu makin mengeras. Aku mendesis nikmat waktu tangannya membelai selangkanganku dan menggosok-gosok nonokku dari luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eenghh.. terus om.. oohh!” desahku sambil meremasi rambut om Andi yang sedang mengisap toketku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepalanya lalu pelan-pelan merambat ke bawah dan berhenti di puserku. Aku mendesah makin tidak karuan ketika lidahnya bermain-main di sana ditambah lagi dengan jarinya yang bergerak keluar masuk nonokku dari samping cd bikini ku. Aku sampai meremas-remas toket dan menggigit jariku sendiri karena tidak kuat menahan rasanya yang geli-geli enak itu hingga akhirnya tubuhku mengejang dan nonokku mengeluarkan cairan hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan merem melek aku menjambak rambut om Andi. Segera tangannya pun mengurai pengikat cd bikiniku sehingga aku sudah telanjang bulat terbaring dihadapannya, siap untuk digarap sepuasnya. Dia segera menyeruput nonokku sampai kurasakan cairanku tidak keluar lagi, barulah om Andi melepaskan kepalanya dari situ, nampak mulutnya basah oleh cairan cintaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jembut kamu lebat ya Nes, pasti napsu kamu besar. Kamu gak puas kan kalo cuma dientot satu ronde”, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum beres aku mengatur nafasku yang memburu, mulutku sudah dilumatnya dengan ganas. Kurasakan aroma cairan cintaku sendiri pada mulutnya yang belepotan cairan itu. Aku agak kewalahan dengan lidahnya yang bermain di rongga mulutku. Setelah beberapa menit baru aku bisa beradapatasi, kubalas permainan lidahnya hingga lidah kami saling membelit dan mengisap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup lama juga kami berpagutan, dia juga menjilati wajahku sampai wajahku basah oleh liurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ines ga tahan lagi om, Ines emut kontol om ya” kataku. Om Andi langsung bangkit dan berdiri di sampingku, melepaskan semua yang nempel dibadannya dan menyodorkan kontolnya. kontolnya sudah keras sekali, besar dan panjang. Tipe kontol yang menjadi kegemaranku. Masih dalam posisi berbaring di dipan, kugenggam kontolnya, kukocok dan kujilati sejenak sebelum kumasukkan ke mulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulutku terisi penuh oleh kontolnya, itu pun tidak menampung seluruhnya paling cuma masuk 3/4nya saja. Aku memainkan lidahku mengitari kepala kontolnya, terkadang juga aku menjilati lubang kencingnya sehingga om Andi bergetar dan mendesah-desah keenakan. Satu tangannya memegangi kepalaku dan dimaju-mundurkannya pinggulnya sehingga aku gelagapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eemmpp..nngg..!” aku mendesah tertahan karena nyaris kehabisan nafas, namun tidak dipedulikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala kontol itu berkali-kali menyentuh dinding kerongkonganku. Kemudian kurasakan ada cairan memenuhi mulutku. Aku berusaha menelan pejunya itu, tapi karena banyaknya pejunya meleleh di sekitar bibirku. Belum habis semburannya, dia menarik keluar kontolnya, sehingga semburan berikut mendarat disekujur wajahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuseka wajahku dengan tanganku. Sisa-sisa peju yang&lt;br /&gt;menempel di jariku kujilati sampai habis. Saat itu mendadak pintu pager terbuka dan Joko muncul dari sana, dia melongo melihat kami berdua yang sedang bugil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jok, mau ikutan gak”, tanya om Andi sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita makan dulu ya”. Segera kita menyantap makanan yang dibawa Joko&lt;br /&gt;sampai habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil makan, kulihat jakunnya Joko turun naik melihat kepolosan tubuhku, meskipun agak gugup matanya terus tertuju ke toketku. Aku mengelus-elus kontolnya dari luar celananya, membuatnya terangsang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;bersambung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/11/garapan-2-lelaki.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-1733215312792850696</guid><pubDate>Sat, 03 Oct 2009 12:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:07:32.454-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Ayam Kampus</title><description>Pernah dengan istilah &lt;a title=&quot;mahasiswa ayam kampus&quot; href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/10/ayam-kampus.html&quot;&gt;ayam kampus &lt;/a&gt;? Mahasiswa yang mencari part time menjual diri dengan beberapa alasan yang mereka dapat benarkan. Mungkin bukan saja karena memenuhi kepuasan sex belaka, demi mencari sedikit lembaran ratusan ribu di kantongnya, atau karena mereka memang maniac sex, karena luka lama ditinggal mantan pacarnya yang tak pernah memberikan kepuasan bercinta. &lt;p&gt;&lt;a rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot; title=&quot;mahasiswa ayam kampus&quot; href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/10/ayam-kampus.html&quot;&gt;Ayam kampus&lt;/a&gt; dapat dikatakan sulit juga dicari. Karena jarang mereka mangkal, tidak seperti pegawai PSK yang nongkrong di jalan-jalan. Mereka lebih terkesan exklusive jika dibanding pemuas nafsu sex lainnya. mungkin karena mereka masih menyembunyikan identitas malam mereka karena tanggungan nama baik sebagai seorang mahasiswi. namun jika kita sudah masuk dalam &lt;a title=&quot;dunia sex&quot; href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/&quot;&gt;dunia sex&lt;/a&gt; bebas, untuk menemukan &lt;a title=&quot;mahasiswa ayam kampus&quot; href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/10/ayam-kampus.html&quot;&gt;mahasiswa ayam kampus&lt;/a&gt; sangatlah mudah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya tergantung seberapa besar uang kita mampu membeli wajah paras cantik mahasiswi ayam kampus tersebut.tak perlu heran jika melacurkan diri menjadi jalan termudah para mahasiswa saat ini. modal body seksi dan semook, serta beberapa kelebihannya mencari kumbang malam yang kesepian, ayam kampus pun memberikan pelayanan semaksimalnya untuk mendapatkan materi untuk membeli bedak atau make up untuk mempercantik dirinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPfHIxctW5S_l4yCatH7PSchhsBVkekRNnoixmr5-GvDRNFyqjELX_GnOlkgrscQUjCrLv9K4bvpjcR26lqDnWb7Jsis7OcddC2ER7Ps6lEtKV6ZIV4R-1hMFo7UVTCpN0P1ZHgYLSNw/s400/manilaamateurs-com-005.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5388347210316048082&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secantik &lt;a title=&quot;miyabi indonesia maria ozawa&quot; href=&quot;http://xzxx.blogspot.com/&quot;&gt;maria ozawa/miyabi&lt;/a&gt;, dengan modal pengalaman menonton video bokep atau karena memang jam terbang yang tinggi membuat mereka semakin hot diranjang. belajar dari pengalaman, itulah kata santi salah satu ayam kampus di bandung kemarin. nekad, dan enjoy saja. karena bukan hanya uang, tapi kenikmatan dari sang budakpun mereka akan dapatkan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernahkah dirimu berfikir untuk sedikit menikmati betapa lihainya &lt;a title=&quot;ayam kampus&quot; href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/10/ayam-kampus.html&quot;&gt;ayam kampus&lt;/a&gt; memberikan semua itu ??&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/10/ayam-kampus.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPfHIxctW5S_l4yCatH7PSchhsBVkekRNnoixmr5-GvDRNFyqjELX_GnOlkgrscQUjCrLv9K4bvpjcR26lqDnWb7Jsis7OcddC2ER7Ps6lEtKV6ZIV4R-1hMFo7UVTCpN0P1ZHgYLSNw/s72-c/manilaamateurs-com-005.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-3881311546098021093</guid><pubDate>Mon, 28 Sep 2009 20:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:07:48.005-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Asian</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Photos</category><title>Ai Takeuchi</title><description>&lt;center&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Ai Takeuchi ( 竹内あい )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; * Birthdate: November 19, 1985&lt;br /&gt; * Zodiac: Scorpio&lt;br /&gt; * Birthplace: Kanagawa Prefecture, Japan&lt;br /&gt; * Blood type: O&lt;br /&gt; * Height: 162 cm (5 ft 4 in)&lt;br /&gt; * Measurements: 88-58-86 cm (35-23-34 in)&lt;br /&gt; * Shoe size: 24 cm&lt;br /&gt; * Cup size: E&lt;br /&gt; * Hobby: Travelling, reading&lt;br /&gt; * Special skill: Aromatherapy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onmouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 267px; height: 400px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoFsDQW99ozxnS_eRs9oRhn0kOlWm3xU4rKXCDCI3qfHS2PMp_AjcegflwyWfTjeeHJYb8cyj7MzIZpT0j5NBLdQpzF81NZfOHptdPudzxtmM6u0UNvTFsrY_UKexRTj3yTofASVbdLA/s400/Ai-Takeuchi14.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5344142778148995650&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script&gt; auid=&#39;129865&#39;; category=&#39;P&#39;; host=&#39;http://www.ziddu.com&#39;; &lt;/script&gt; &lt;script src=&quot;http://www.ziddu.com/ziddu_album.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/ai-takeuchi.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoFsDQW99ozxnS_eRs9oRhn0kOlWm3xU4rKXCDCI3qfHS2PMp_AjcegflwyWfTjeeHJYb8cyj7MzIZpT0j5NBLdQpzF81NZfOHptdPudzxtmM6u0UNvTFsrY_UKexRTj3yTofASVbdLA/s72-c/Ai-Takeuchi14.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-8821825104231116099</guid><pubDate>Mon, 28 Sep 2009 20:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:08:01.565-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Gemerlap Pesta - Finishing Touch</title><description>Dalam keremangan kebun itu kami cukup bebas saling sentuh dan remas. Kontolku sejak tadi sudah menampilkan ketegangannya. Dalam pada itu aku mendapatkan ide untuk membawa Norma kebelakang tumpukkan karangan bunga itu. Aku pamit Norma sebentar untuk menengok kemungkinannya. Kulihat bunga-bunga itu disusun 2 tingkat ke atas dan bersandar pada dinding sehingga terjadi celah segi tiga yang cukup longgar untuk bisa aku masuk ke sana. Tanpa ragu aku gandeng &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part2.html&quot;&gt;Norma &lt;/a&gt;untuk menuju ke belakang tumpukkan karangan bunga itu. Keramaian orang dan lalu lalang tamu membuat apa yang kami lakukan tidak lagi menarik perhatian orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami langsung masuk jauh ke celah antara tumpukkan bunga dan dinding. Aku bersender dan menggamit Norma kemudian merangkul dan memagutnya. Tanpa lagi sabar Norna langsung memeluk erat aku. Aku menyambutnya. Kami berpagut bertukar lidah dan ludah. Tangan-tangan langsung saling meremasi daging lawannya. Aku raih bokongnya untuk kuremas-remas. Tangan Norman memeluk punggungku dan menancapkan kukunya. Aku mendengar desah nafsu yang tak sabar. Aku sudah pengin melihat bagaimana kehausan seksualnya perempuan ini. Kukendorkan dasiku dan kubuka kancing kemejaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onmouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 298px; height: 400px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNWChSF1quFQmUltqObKjbrgNF2kkuRslRtlI6og5LujkX13hz9Ehgb5B2JeBXhBRRCuRcznyx2lh6B8R1Wr7VYJBUztuw_C_60LJlZKtQU0HKnXnc-KQH2EGcN56L2dWGQ7S3NOZESw/s400/005.jpg&quot; alt=&quot;Gemerlap Pesta - Finishing Touch&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5386612525073737314&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Norma cepat meraih dan menyibakkannya. Dia langsung menyantap ujung pentilku. Dia cium dan sedoti dadaku. Aku melayang dalam nikmat birahi. Aku bergaya menyerah. Kubiarkan kehausan Norma melahap aku dengan buas dan liarnya. Ah.. Dasar perempuan yang tak pernah merasakan kepuasan dari suaminya. Aku dipepetkannya ke dinding. Dia bimbing tanganku agar kuangkat ke atas. Norma ingin melahapi ketiakku yang penuh bulu. Dia benamkan wajahnya untuk menjilati lembah ketiakku itu. Duuhh.. Bukan main nikmatnya. Kini aku semakin tak mampu menahan gelinjang syahwatku. Aku raih kepala Norma dan kutekan agar turun ke bawah. Sementara tanganku sudah membuka kancing celanaku. Aku ingin biar Norma yang membuka berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tahu. Kini dengan berjongkok di lutut, Norma menenggelamkan mukanya untuk menciumi selangkanganku. Dia &#39;ngusel-usel&#39;kan mukanya untuk menghirup aroma selangkanganku. Bibirnya mulai menggigiti tonjolan celana dalamku. Dia sangat histeris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&quot;Mass.. Kontolnya gede banget sihh...&quot; desahnya dalam bisikkan yang sangat gemetar.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu dia sangat menahan nafsunya. Sangat ingin mendapatkan obsesi seksualnya. Kemudian tangannya merenggut lepas &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part2.html&quot;&gt;celana dalamku&lt;/a&gt;. Tak ayal lagi, langsung disambutnya kontolku. Mulutnya menganga menerima batangan kemaluanku yang telah sangat keras disertai urat-urat darah yang melingkarinya. Kulihat bibirnya termonyong-monyong penuh dengan batang kerasku. Aku menyaksikan betapa ganasnya Norma menjilat-jilat dan menggigit batangku ini. Lidahnya terus menyapu kepalanya yang berkilatan karena tekanan keras dari urat darahnya. Dia reguk cairan birahiku yang terus mengalir keluar. Dia jilati bijih pelirku. Sambil mendesah dan meracau dia menyeruak ke bawah selangkangan untuk meraih kenikmatannya. Akhirnya aku tak mampu menahannya. Rasa gatal menandai bahwa spermaku mendesak untuk muncrat demikian membuat aku gelisah dan mendesah pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&quot;Noorr.. Aku mau keluar niihh...&quot;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Norma justru langsung mencaplok kepala kontolku dan memompa. Aku tahu, dia ingin aku memuntahkan air maninya ke mulutnya. Demikian memang kebanyakkan perempuan yang kehausan macam Norma. Dengan semakin aku nikmat dan melayang orgasmeku tak lagi bisa kubendung. Aku merasakan &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part2.html&quot;&gt;ejakulasiku &lt;/a&gt;di mulut Norma sungguh sangat nikmat. Perempuan dengan busana malam yang sangat seksi ini menerima 6 atau 7 kali kedutan semprotan spermaku ke mulutnya. Yang kudengar hanyalah &quot;mmll, hheelm.. hhllmpp...&quot; sambil tangannya terus ikut memerasi batanganku. Agaknya dia ingin yakin bahwa tak ada lagi spermaku yang tersisa pada batang kontolku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terdengar HP-nya memanggil. Masih dengan belepotan sperma di dagu bibir dan pipinya Norma mengambil HP dari tasnya. Dia lihat rupanya suaminya yang menelpon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&quot;Ya, mass...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Yaa... aku sedang di dapur ketemu ibu-ibu. Biasa.. Ngrumpii...&quot; katanya sambil cekikikan seakan-akan tak ada hal yang penting.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Sesudah beberapa omongan dia tutup HP-nya dan dimasukkan kembali ke tasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Ahh.. Gangguan ya sayaanngg...&quot; sambil kembali tangannya mengelusi batang kontolku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya telepon itu sama sekali tak menggagunya. Dan nampaknya dia memang biasa menipu suaminya. Betapa tenangnya ini perempuan. Aku juga ikut untuk tak perlu was-was. Kembali kami saling berpagut. Bermenit-menit kami berpagut sambil tangan Norma mengurut-urut kemaluanku agar mau kembali keras ngaceng. Sementara itu tanganku juga bergerilya meremasi vaginanya. Kurogohkan tangan ke celana dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurasakan betapa lebat bulu kemaluannya yang menandakan dia memang perempuan yang sangat haus belaian seks. Aku memahami apa yang diinginkan Norma. Dia belum meraih kepuasan dariku sementara aku telah ejakulasi ke mulutnya. Kini aku mesti membuatnya meronta dalam luapan nikmat syahwat. Sesudah aku merasakan cukup untuk &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part2.html&quot;&gt;penetrasi &lt;/a&gt;aku keluarkan lenguhan. Aku bimbing dia agar tangannya bertumpu ke dinding. Aku ingin melakukan penetrasi dari arah belakang. Kusingkap gaun malamnya dan kuperosotkan lepas celana dalamnya. Masih sempat aku memasukkan celana dalam itu ke tasnya agar tidak kotor kena tanah taman itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini terpampang dan kupandangi vagina Norma di bawah bokongnya. Sungguh sangat merangsang birahiku. Perempuan seusia dia masih menampilkan kencang urat dan mulusnya selangkangan. Paha dan bibir kemaluannya. Aku tak mampu menahan diri. Aku dekatkan wajahku untuik menciumi pantatnya, bahkan lubang anusnya kemudian vaginanya. Aku dengarkan desahan dan rasa pedih pada jambakan tangannya di rambutku. Norma sungguh-sungguh menerima nikmat yang tak terhingga. Lidahku bermain menjilati lubang anal dan melata hingga kelentitnya. Terkadang menyeruak menusuk gerbang vaginanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&quot;Hendraa.. Kamu sangat jantaann.. Hendraa.. Aku cinta kamuu.. Aku cinta kamuu.. Aku cinta kamu Hendraa...&quot; tangannya terus meremasi rambutku.&lt;br /&gt;&quot;Ampunn Hendra.. Jangan siksa aku.. Sudaahh.. Aku tak lagi tahann.. Hendraa.. Aarcchh...&quot; dia menjerit kenikmatan.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Sambil tangannya yang merangkaki dinding bergerak turun hingga posisinya lebih menungging. Norma ingin aku lekas melakukan penetrasi dari arah belakang. Dia berusaha meraih kontolku untuk diarahkan ke lubang &lt;a href=&quot;http://lesbianpersonals.com/go/g1153289&quot;&gt;memeknya&lt;/a&gt;. Dengan jeritan kecil dia menyertai amblasnya kontolku ditelan memek gatalnya itu. Selanjutnya aku berayun-ayun mendorong tarik kontolku. Dan Norma menggoyang maju mundur untuk menelan &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part2.html&quot;&gt;kontolku &lt;/a&gt;lebih dalam lagi merangseki kemaluannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada detik-detik menjelang orgasmenya, seperti kuda betina yang dilanda birahi jantannya nafas Norma terdengar memburu. Dia meronta-ronta mencakari dinding menyertai goyangan pompaanku yang semakin cepat karena aku sendiri juga ingin menumpahkan sperma berbarengan dengan orgasmenya. Dan saat puncak syahwat itu datang melanda, kami berdua seakan lupa akan keberadaan kami dimana. Hampir kami tak mampu membendung desah nikmat. Teriakan kami yang tertahan telah mengantarkan orgasme Norma dan tumpahnya air maniku ke vaginanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku perlu sedikit merapikan rambutku sebelum kembali ke keramaian. Untuk menghindari perhatian orang, Norma sepakat aku akan keluar duluan. Beberapa menit kemudian dia menyusul. Aku langsung keluar menghilang dan pulang. Agak gontai aku menuju mobilku. Aku nggak tahu lagi apa dan bagaimana Norma. Mungkin dia mencari-cari aku. Aku pikir itu sudah urusan suaminya. Aku tak ingin ada hubungan panjang dan membuat repot. Aku hanya catat dalam notebook-ku hari itu adalah 20 September malam saat orang-orang ramai memperbincangkan tanda-tanda kemenangan sby di &lt;a href=&quot;http://indianfriendfinder.com/go/g1153289&quot;&gt;Quick Count&lt;/a&gt;. Memang aku sendiri yang selalu ingin bebas selalu menyenangi perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;The End&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temui &lt;a href=&quot;http://indianfriendfinder.com/go/g1153289&quot;&gt;gadis-gadis India&lt;/a&gt; di sini!&lt;/center&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-finishing-touch.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNWChSF1quFQmUltqObKjbrgNF2kkuRslRtlI6og5LujkX13hz9Ehgb5B2JeBXhBRRCuRcznyx2lh6B8R1Wr7VYJBUztuw_C_60LJlZKtQU0HKnXnc-KQH2EGcN56L2dWGQ7S3NOZESw/s72-c/005.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-1743940387098046160</guid><pubDate>Mon, 28 Sep 2009 19:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:08:31.212-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Gemerlap Pesta Part2</title><description>Eehh.. Ternyata &lt;a href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;dia&lt;/a&gt; kembali menyambungnya. Kini aku serius menengok dia dan memperhatikan. Uuhh.. Ibu ini tidak cantik, maksud saya biasa-biasa saja, namun nampak sangat &#39;charming&#39; dan seksi banget. Dengan gaun pesta berwarna gelap yang terbuka bahunya kecuali tali kecil yang menahan agar tidak merosot menampilkan betapa bersih dan mulus kulitnya. Aku taksir usianya belum 40 tahun. Mungkin sekitar 36 begitulah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kenapa Bu.. Eehh.. Jeng..?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Yaa ituu... lihat saja, banyak yang &#39;enak-enak&#39; khan?&quot; sambil tangannya dan matanya mengarahkan aku ke audience, para tetamu wanita yang rata-rata malam itu memang nampak cantik-cantik dan &#39;enak&#39; tentunya. Rupanya &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part1.html&quot;&gt;ibu ini&lt;/a&gt; pinter sekali memplesetkan omonganku tadi. Aku menunduk membetulkan sendokku sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&quot;Bapak mana Bu? Kok ditinggal?&quot; aku berusaha membelokkan pembicaraan.&lt;br /&gt;&quot;Ah, bapaknya sih, kalau sudah ketemu &#39;geng&#39;-nya lupa sama saya. Tuh lagi asyik nggerombol sama teman-temannya&quot;.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Oo... rupanya suaminya termasuk kelompok satu departemen dengan tuan rumah. Aku lihat beberapa pejabat lain yang kukenal pula dalam gerombolan suami ibu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&quot;Mas sendiri, mana istrinya?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Aa.. nu Bu...&quot; aku belum menyelesaikan omonganku.&lt;br /&gt;&quot;Ya sudah, semua lelaki memang pengin menyendiri khan? Bisa bebas menyantap yang &#39;enak-enak&#39;?&quot;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part2.html&quot;&gt;ibu ini kembali gencar memojokkan aku&lt;/a&gt;. Aku jadi penasaran. Apakah dia termasuk perempuan yang &#39;kecewa sama suami&#39;? Dan akan binal saat ada kesempatan lepas dari gandengan suaminya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&quot;Lhoo.. Kok begitu mandangnya sih? Marah ya?&quot; aduh senyumnya jadi manis banget di mataku.&lt;br /&gt;&quot;Ah.. Nggaakk.. Soalnya saya baru sadar...&quot;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Sengaja aku nggak selesaikan kata-kataku. Ibu ini nampak jadi penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sadar apaan, Mas?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Ternyata di dekat saya ada makanan yang bukan &#39;enak&#39; namun &#39;sangat lezaatt&#39;...&quot; kataku nekat dan memberanikan diri sambil mataku melotot seakan &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part2.html&quot;&gt;menelanjangi &lt;/a&gt;tubuh seksinya.&lt;br /&gt;Tahu bahwa yang kumaksud adalah dia, &quot;Orang sudah tua macam gini kok..&quot; dengan gayanya yang sangat menggoda libidoku. &quot;Pasti sedap banget nih...&quot; aku langsung tukas omongannya dengan bisikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menampakkan mukanya yang langsung memerah. Ehh.. Tahu-tahu tangannya cepat meraih dan mencubit lenganku. Sesungguhnya aku tak begitu heran. Sebagai lelaki yang rata-rata orang bilang &#39;tampan, simpatik, seksi&#39; dengan posturku yang jangkung dan macho macam Reynaldi bintang iklan dan sinetron itu, aku sering ketemu perempuan macam ibu ini. Yang tanpa sungkan dan malu memang berharap aku memberikannya perhatian khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxiEjjVARerMV06IaHk9AzM6MiXOWDkWu6zLOJvTJGNjfik0JcawYpJTR-XLlhaq-XhJdHRURGyKuLgOFSdzbn8ue2IyMDPIQInxTo6JsNYchLpVuMot9Y-Kirhhiz7j_d0YPxf_NQdw/s400/2.jpg&quot; alt=&quot;Gemerlap Pesta&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5386611265527884258&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&quot;Mas jangan coba-coba. N&#39;tar dibunuh sama suamiku lho,&quot; kelakarnya. Aku jadi semakin yakin akan ke&#39;binal&#39;annya. Rejeki nomplok, nih, pikirku.&lt;br /&gt;&quot;Apa salahnya &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part2.html&quot;&gt;makan lezat&lt;/a&gt;? Salah sendiri &#39;makanan lezat&#39; dibiarkan jalan sendiri?&quot; kataku kalem sambil meraih tangannya yang masih mencubitku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanganku meremasi tangannya. Ahh.. Dia menyambut remasanku. Aku tak akan mundur lagi. Aku mesti cari lokasi yang tersembunyi nih. Di &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part1.html&quot;&gt;toilet &lt;/a&gt;tuan rumah? Atau di balik pohon di taman? Atau di balik tumpukkan karangan bunga? Atau di mobilku? Ah, banyak pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kok jadi bengong sih, Mas? Mikir yaa..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Iyaa.. Saya lagi mikir tempat mana yang bisa aku sembunyi menyantap &#39;makan enak&#39; ini,&quot; jawabku sekenanya yang langsung dibalas dengan kembali mencubit berikut pelintiran yang sakit sekali di tanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupikir agresip banget nih ibu. Adakah memang dia perempuan demikian kegatelan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Aduhh, udah buu.. Ayo makan saja deh. Mendingan kita nyari kursi di luar. Makan sambil mikirin, yookk&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam iringan gamelan pengantar pengantin aku beranjak keluar ruang tenda. Ibu ini tanpa ba bi bu, dengan piring makannya langsung mengekor aku mencari kursi kosong di taman. Kulihat di pojok dekat karangan bunga yang menggunung nampak kursi dan meja kosong dengan lampunya yang tak terlampau mencolok. Aku menuju kesana diikuti ibu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&quot;N&#39;tar suami ibu nyariin, lho,&quot; kataku khawatir.&lt;br /&gt;&quot;Biarlah. Dia khan juga asyik sendiri,&quot; katanya acuh.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan itu aku mengulurkan tangan untuk kenalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menyebut namaku, &quot;Hendra&quot;&lt;br /&gt;&quot;Norma,&quot; dia juga menyebut namanya.&lt;br /&gt;&quot;Panggil saja Nor,&quot; katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami saling pandang penuh makna. Pandangan yang mengartikan kesepakatan untuk berbuat apa saja tanpa batas. Matanya nampak &#39;binal&#39; seperti &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part1.html&quot;&gt;perempuan &lt;/a&gt;yang mendambakan untuk dipuaskan. Adakah suaminya tak mampu memberikannya? Aku pikir tak usah bertanya. Kalau memang mau ya, lakukan saja apa yang ku mau. Dan aku yakin sesungguhnya ibu ini telah mengundangku. Sangat bodoh kalau aku tak tahu dan merespon undangannya. Aku harus cari akal. Kami tak lagi bisa konsentrasi makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bersambung&lt;/i&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part2.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxiEjjVARerMV06IaHk9AzM6MiXOWDkWu6zLOJvTJGNjfik0JcawYpJTR-XLlhaq-XhJdHRURGyKuLgOFSdzbn8ue2IyMDPIQInxTo6JsNYchLpVuMot9Y-Kirhhiz7j_d0YPxf_NQdw/s72-c/2.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-4252329372083680034</guid><pubDate>Sun, 27 Sep 2009 20:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:09:11.294-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Gemerlap Pesta Part1</title><description>Pada bulan-bulan musim &lt;a href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;pesta pernikahan&lt;/a&gt; macam ini hampir setiap malam aku bersama istriku selalu menyempatkan untuk hadir. Terus terang yang paling kami sukai adalah berburu makanan. Kambing guling, soto sulung atau bebek Hainan atau Chech Steak merupakan makanan enak dan tak pernah kami lewatkan. Sayang malam ini istriku berhalangan hadir karena ada keperluan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pakaian lengkapku, stelan jas dan dasi, aku hadir pada resepsi pernikahan anak dari relasi penting di kawasan Tebet. Pesta ini diselenggarakan di rumahnya yang memang bertanah luas dengan bangunannya yang besar pula. Mungkin ada barang 3000 m tanahnya, lengkap dengan areal parkirnya. Namun aku tak hendak parkir di halaman. Aku lebih suka parkir di jalanan yang sewaktu-waktu ingin pergi akan mudah meninggalkan tanpa kesulitan. Nampaknya pesta ini benar-benar mewah, maklum dia ini pejabat cukup tinggi dari salah satu departemen basah RI. Nampak mobil-mobil mewah berderet-deret memenuhi jalanan. Nampak Polantas dikerahkan untuk melancarkan jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya pesta di rumah yang sangat mewah. Tamu tersebar di dalam rumah, di pendopo juga di kebun yang luas dan asri ini. Ruang-ruang di taman yang nampak dibentuk oleh cahaya sungguh sangat romantis. Nampak tenda purih bersih penuh bunga dan pita menjadi pusat orientasi para tamu. Nampak di sana-sini tersebar bangku untuk tamu-tamu duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua direncanakan untuk kesan mewah dan anggun banget. Yang menonjol adalah kiriman bunga. Beratus-ratus kiriman bunga ucapan selamat itu disusun sedemikian rupa sehingga memperindah suasana taman dan kebun ini. Dengan dilokasikan pada tempat yang strategis tanpa mengganggu alur orang mondar mandir bunga-bunga itu disusun membentuk kerucut. Pasti hal ini telah diperhitungkan sehingga &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part1.html&quot;&gt;pemilik rumah&lt;/a&gt; telah menyediakan dudukan yang unik dan kokoh sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwZ6xKAoH1epX-nYE0-nztAjKU8VkvJDhMKhbTYEQiJEUyWp5QfSO_9BBmgMxSXuXM2m4U_NWCIWT5MQyXIGTU6Mz8xPaTelJacOZ7l2cJgKK8FXL1p-0jnUWkJPu-0Ufd3l2eYkX9AQ/s400/ekky5.3.jpg&quot; alt=&quot;Gemerlap Pesta&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5386608717783247202&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Begitu aku menaiki tangga aku berpapasan dengan pasangan suami istri berusia sebaya. Aku dan sang istrinya sempat bertemu mata sesaat. Dia tersenyum padaku yang langsung aku membalas dengan anggukan tanda hormatku. Aku pandang itu adalah bentuk keramahan umum dalam acara pesta macam ini. Seseorang tak perlu saling mengenal untuk langsung bertegur sapa. Dan oleh keramaian dan kemeriahan pesta aku tak lagi memikirkan soal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah antre untuk bersalaman dengan &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part1.html&quot;&gt;pengantin dan orang tuanya&lt;/a&gt; aku langsung tenggelam pada hidangan yang aku pandang &#39;super mewah&#39; ini. Wooww.. Banyak makan favoritku bisa kutemui. Aku jadi ingat istriku, sayang dia nggak bisa ikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&quot;Hati-hati lho Mas, nanti kena kolesterol,&quot; tiba-tiba kudengar suara &#39;jazzy&#39; dari arah sampingku.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Ah.. Ternyata ini ibu yang tersenyum padaku di tangga tadi. Aku mengangguk hormat, &quot;Iya ini Bu... ehh, jeng.. Aku nggak bisa menahan diri kalau lihat yang enak-enak macam begini,&quot; jawabku sekenanya. &quot;Acchh.. Bahaya dong kalau begitu&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bersambung&lt;/i&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/gemerlap-pesta-part1.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwZ6xKAoH1epX-nYE0-nztAjKU8VkvJDhMKhbTYEQiJEUyWp5QfSO_9BBmgMxSXuXM2m4U_NWCIWT5MQyXIGTU6Mz8xPaTelJacOZ7l2cJgKK8FXL1p-0jnUWkJPu-0Ufd3l2eYkX9AQ/s72-c/ekky5.3.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-7462073950888714883</guid><pubDate>Sun, 27 Sep 2009 18:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:09:33.189-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Pak Guru</title><description>Sebut saja namaku Etty (bukan yang sebenarnya), waktu itu aku masih sekolah di sebuah SMA swasta. Penampilanku bisa dibilang lumayan, kulit yang putih kekuningan, bentuk tubuh yang langsing tetapi padat berisi, kaki yang langsing dari paha sampai tungkai, bibir yang cukup sensual, rambut hitam lebat terurai dan wajah yang oval. Payudara dan pantatkupun mempunyai bentuk yang bisa dibilang lumayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bergaul aku cukup ramah sehingga tidak mengherankan bila di sekolah aku mempunyai banyak teman baik anak-anak kelas II sendiri atau kelas I, aku sendiri waktu itu masih kelas II. Laki-laki dan perempuan semua senang bergaul denganku. Di kelaspun aku termasuk salah satu murid yang mempunyai kepandaian cukup baik, ranking 6 dari 10 murid terbaik saat kenaikan dari kelas I ke kelas II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimM7aXPnCrSR86IcR1oMgwx8F7Ob5duVmOqVwv50qV_GnzPs5ywlJIpGb5uEirSWzsILxgewuAmD1cHcP8j_dRJ0rRr0bJ3zNCfIBCHANSs1JW1h5s4j1QFHuaYrKnBAKtzdVWt_M7NQ/s400/jtyuiytii.jpg&quot; alt=&quot;DiEntot Pak Guru&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5386217776148319426&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Karena kepandaianku bergaul dan pandai berteman tidak jarang pula para guru senang padaku dalam arti kata bisa diajak berdiskusi soal pelajaran dan pengetahuan umum yang lain. Salah satu guru yang aku sukai adalah bapak guru bahasa Inggris, orangnya ganteng dengan bekas cukuran brewok yang aduhai di sekeliling wajahnya, cukup tinggi (agak lebih tinggi sedikit dari pada aku) dan ramping tetapi cukup kekar. Dia memang masih bujangan dan yang aku dengar-dengar usianya baru 27 tahun, termasuk masih bujangan yang sangat ting-ting untuk ukuran zaman sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari setelah selesai pelajaran olah raga (volley ball merupakan favoritku) aku duduk-duduk istirahat di kantin bersama teman-temanku yang lain, termasuk cowok-cowoknya, sembari minum es sirup dan makan makanan kecil. Kita yang cewek-cewek masih menggunakan pakaian olah raga yaitu baju kaos dan celana pendek. Memang di situ cewek-ceweknya terlihat seksi karena kelihatan pahanya termasuk pahaku yang cukup indah dan putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba muncul bapak guru bahasa Inggris tersebut, sebut saja namanya Freddy (bukan sebenarnya) dan kita semua bilang, “Selamat pagi Paa..aak”, dan dia membalas sembari tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“Ya, pagi semua. Wah, kalian capek ya, habis main volley”.&lt;br /&gt;Aku menjawab, “Iya nih Pak, lagi kepanasan. Selesai ngajar, ya Pak”. “Iya, nanti jam setengah dua belas saya ngajar lagi, sekarang mau ngaso dulu”.&lt;br /&gt;Aku dan teman-teman mengajak, “Di sini aja Pak, kita ngobrol-ngobrol”, dia setuju.&lt;br /&gt;“OK, boleh-boleh aja kalau kalian tidak keberatan”!&lt;br /&gt;Aku dan teman-teman bilang, “Tidak, Pak.”, lalu aku menimpali lagi, “Sekali-sekali, donk, Pak kita dijajanin”, lalu teman-teman yang lain, “Naaaa, betuuul. Setujuu..”.&lt;br /&gt;Ketika Pak Freddy mengambil posisi untuk duduk langsung aku mendekat karena memang aku senang akan kegantengannya dan kontan teman-teman ngatain aku.&lt;br /&gt;“Alaa.., Etty, langsung deh, deket-deket, jangan mau Pak”. Pak Freddy menjawab, “Ah! Ya, ndak apa-apa”.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sengaja aku menggoda sedikit pandangannya dengan menaikkan salah satu kakiku seolah akan membetulkan sepatu olah ragaku dan karena masih menggunakan celana pendek, jelas terlihat keindahan pahaku. Tampak Pak Freddy tersenyum dan aku berpura-pura minta maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“Sorry, ya Pak”.&lt;br /&gt;Dia menjawab, “That’s OK”.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam hati aku tertawa karena sudah bisa mempengaruhi pandangan Pak Freddy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu hari Minggu aku berniat pergi ke rumah Pak Freddy dan pamit kepada Mama dan Papa untuk main ke rumah teman dan pulang agak sore dengan alasan mau mengerjakan PR bersama-sama. Secara kebetulan pula Mama dan papaku mengizinkan begitu saja. Hari ini memang hari yang paling bersejarah dalam hidupku. Ketika tiba di rumah Pak Freddy, dia baru selesai mandi dan kaget melihat kedatanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eeeh, kamu Et. Tumben, ada apa, kok datang sendirian?” Aku menjawab, “Ah, nggak iseng aja. Sekedar mau tahu aja rumah bapak”. Lalu dia mengajak masuk ke dalam, “Ooo, begitu. Ayolah masuk. Maaf rumah saya kecil begini. Tunggu, ya, saya paké baju dulu”. Memang tampak Pak Freddy hanya mengenakan handuk saja. Tak lama kemudian dia keluar dan bertanya sekali lagi tentang keperluanku. Aku sekedar menjelaskan, “Cuma mau tanya pelajaran, Pak. Kok sepi banget Pak, rumahnya”. Dia tersenyum, “Saya kost di sini. Sendirian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya kita berdua diskusi soal bahasa Inggris sampai tiba waktu makan siang dan Pak Freddy tanya, “Udah laper, Et?” Aku jawab, “Lumayan, Pak”. Lalu dia berdiri dari duduknya, “Kamu tunggu sebentar ya, di rumah. Saya mau ke warung di ujung jalan situ. Mau beli nasi goreng. Kamu mau kan?”. Langsung kujawab, “Ok-ok aja, Pak.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu Pak Freddy pergi, aku di rumahnya sendirian dan aku jalan-jalan sampai ke ruang makan dan dapurnya. Karena bujangan, dapurnya hanya terisi seadanya saja. Tetapi tanpa disengaja aku melihat kamar Pak Freddy pintunya terbuka dan aku masuk saja ke dalam. Kulihat koleksi bacaan berbahasa Inggris di rak dan meja tulisnya, dari mulai majalah sampai buku, hampir semuanya dari luar negeri dan ternyata ada majalah porno dari luar negeri dan langsung kubuka-buka. Aduh! Gambar-gambarnya bukan main. Cowok dan cewek yang sedang bersetubuh dengan berbagai posisi dan entah kenapa yang paling menarik bagiku adalah gambar di mana cowok dengan asyiknya menjilati vagina cewek dan cewek sedang mengisap penis cowok yang besar, panjang dan kekar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak disangka-sangka suara Pak Freddy tiba-tiba terdengar di belakangku, “Lho!! Ngapain di situ, Et. Ayo kita makan, nanti keburu dingin nasinya”. Astaga! Betapa kagetnya aku sembari menoleh ke arahnya tetapi tampak wajahnya biasa-biasa saja. Majalah segera kulemparkan ke atas tempat tidurnya dan aku segera keluar dengan berkata tergagap-gagap, “Ti..ti..tidak, eh, eng..ggak ngapa-ngapain, kok, Pak. Maa..aa..aaf, ya, Pak”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Freddy hanya tersenyum saja, “Ya. Udah tidak apa-apa. Kamar saya berantakan. tidak baik untuk dilihat-lihat. Kita makan aja, yuk”. Syukurlah Pak Freddy tidak marah dan membentak, hatiku serasa tenang kembali tetapi rasa malu belum bisa hilang dengan segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat makan aku bertanya, “Koleksi bacaannya banyak banget Pak. Emang sempat dibaca semua, ya Pak?”. Dia menjawab sambil memasukan sesendok penuh nasi goreng ke mulutnya, “Yaa..aah, belum semua. Lumayan buat iseng-iseng”. Lalu aku memancing, “Kok, tadi ada yang begituan”. Dia bertanya lagi, “Yang begituan yang mana”. Aku bertanya dengan agak malu dan tersenyum, “Emm.., Ya, yang begituan, tuh. Emm.., Majalah jorok”. Kemudian dia tertawa, “Oh, yang itu, toh. Itu dulu oleh-oleh dari teman saya waktu dia ke Eropa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai makan kita ke ruang depan lagi dan kebetulan sekali Pak Freddy menawarkan aku untuk melihat-lihat koleksi bacaannya. Lalu dia menawarkan diri, “Kalau kamu serius, kita ke kamar, yuk”. Akupun langsung beranjak ke sana. Aku segera ke kamarnya dan kuambil lagi majalah porno yang tergeletak di atas tempat tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4aEKbvQlsHS4gwregnseZQhspK796aC9JljL6ZnlUYEW1uAMu9qBV_pIRRNrTOcfYn9MLPzPCXO7-5MntS140luCgmAVR8-vRCzFO36IB_kdLj6XvpURdXaQv6gG2FvlMg2iCyHp9HQ/s1600-h/jytiiytityiyt.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 144px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4aEKbvQlsHS4gwregnseZQhspK796aC9JljL6ZnlUYEW1uAMu9qBV_pIRRNrTOcfYn9MLPzPCXO7-5MntS140luCgmAVR8-vRCzFO36IB_kdLj6XvpURdXaQv6gG2FvlMg2iCyHp9HQ/s400/jytiiytityiyt.jpg&quot; alt=&quot;Di Entot Pak Guru&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5386218080285110146&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Begitu tiba di dalam kamar, Pak Freddy bertanya lagi, “Betul kamu tidak malu?”, aku hanya menggelengkan kepala saja. Mulai saat itu juga Pak Freddy dengan santai membuka celana jeans-nya dan terlihat olehku sesuatu yang besar di dalamnya, kemudian dia menindihkan dadanya dan terus semakin kuat sehingga menyentuh vaginaku. Aku ingin merintih tetapi kutahan.&lt;br /&gt;Pak Freddy bertanya lagi, “Sakit, Et”. Aku hanya menggeleng, entah kenapa sejak itu aku mulai pasrah dan mulutkupun terkunci sama sekali. Semakin lama jilatan Pak Freddy semakin berani dan menggila. Rupanya dia sudah betul-betul terbius nafsu dan tidak ingat lagi akan kehormatannya sebagai Seorang Guru. Aku hanya bisa mendesah”, aa.., aahh, Hemm.., uu.., uuh”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku lemas dan kurebahkan tubuhku di atas tempat tidur. Pak Freddy pun naik dan bertanya. “Enak, Et?” “Lumayan, Pak”. Tanpa bertanya lagi langsung Pak Freddy mencium mulutku dengan ganasnya, begitupun aku melayaninya dengan nafsu sembari salah satu tanganku mengelus-elus penis yang perkasa itu. Terasa keras sekali dan rupanya sudah berdiri sempurna. Mulutnya mulai mengulum kedua puting payudaraku. Praktis kami berdua sudah tidak berbicara lagi, semuanya sudah mutlak terbius nafsu birahi yang buta. Pak Freddy berhenti merangsangku dan mengambil &lt;a href=&quot;http://filipinofriendfinder.com/search/g1153289-pmem?18PG=1&amp;amp;find_sex=2&amp;amp;ip=auto&amp;amp;looking_for_person=1&amp;amp;photo=2&amp;amp;race=0&amp;amp;show_city=1&quot;&gt;majalah porno&lt;/a&gt; yang masih tergeletak di atas tempat tidur dan bertanya kepadaku sembari salah satu tangannya menunjuk gambar cowok memasukkan penisnya ke dalam vagina seorang cewek yang tampak pasrah di bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“Boleh saya seperti ini, Et?”&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak menjawab dan hanya mengedipkan kedua mataku perlahan. Mungkin Pak Freddy menganggap aku setuju dan langsung dia mengangkangkan kedua kakiku lebar-lebar dan duduk di hadapan vaginaku. Tangan kirinya berusaha membuka belahan vaginaku yang rapat, sedangkan tangan kanannya menggenggam penisnya dan mengarahkan ke vaginaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelihatan Pak Freddy agak susah untuk memasukan penisnya ke dalam vaginaku yang masih rapat, dan aku merasa agak kesakitan karena mungkin otot-otot sekitar vaginaku masih kaku. Pak Freddy memperingatkan, “Tahan sakitnya, ya, Et”. Aku tidak menjawab karena menahan terus rasa sakit dan, “Akhh.., bukan main perihnya ketika batang penis Pak Freddy sudah mulai masuk, aku hanya meringis tetapi Pak Freddy tampaknya sudah tak peduli lagi, ditekannya terus penisnya sampai masuk semua dan langsung dia menidurkan tubuhnya di atas tubuhku. Kedua payudaraku agak tertekan tetapi terasa nikmat dan cukup untuk mengimbangi rasa perih di vaginaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin lama rasa perih berubah ke rasa nikmat sejalan dengan gerakan penis Pak Freddy mengocok vaginaku. Aku terengah-engah, “Hah, hah, hah,..”. Pelukan kedua tangan Pak Freddy semakin erat ke tubuhku dan spontan pula kedua tanganku memeluk dirinya dan mengelus-elus punggungnya. Semakin lama gerakan penis Pak Freddy semakin memberi rasa nikmat dan terasa di dalam vaginaku menggeliat-geliat dan berputar-putar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang rintihanku adalah rintihan kenikmatan. Pak Freddy kemudian agak mengangkatkan badannya dan tanganku ditelentangkan oleh kedua tangannya dan telapaknya mendekap kedua telapak tanganku dan menekan dengan keras ke atas kasur dan ouwww.. Pak Freddy semakin memperkuat dan mempercepat kocokan penisnya dan di wajahnya kulihat raut yang gemas. Semakin kuat dan terus semakin kuat sehingga tubuhku bergerinjal dan kepalaku menggeleng ke sana ke mari dan akhirnya Pak Freddy agak merintih bersamaan dengan rasa cairan hangat di dalam vaginaku. Rupanya air maninya sudah keluar dan segera dia mengeluarkan penisnya dan merebahkan tubuhnya di sebelahku dan tampak dia masih terengah-engah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semuanya tenang dia bertanya padaku, “Gimana, Et? Kamu tidak apa-apa? Maaf, ya”. Sembari tersenyum aku menjawab dengan lirih, “tidak apa-apa. Agak sakit Pak. Saya baru pertama ini”. Dia berkata lagi, “Sama, saya juga”. Kemudian aku agak tersenyum dan tertidur karena memang aku lelah, tetapi aku tidak tahu apakah Pak Freddy juga tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 17:00 aku dibangunkan oleh Pak Freddy dan rupanya sewaktu aku tidur dia menutupi sekujur tubuhku dengan selimut. Tampak olehku Pak Freddy hanya menggunakan handuk dan berkata, “Kita mandi, yuk. Kamu harus pulang kan?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badanku masih agak lemas ketika bangun dan dengan tetap dalam keadaan telanjang bulat aku masuk ke kamar mandi. Kemudian Pak Freddy masuk membawakan handuk khusus untukku. Di situlah kami berdua saling bergantian membersihkan tubuh dan akupun tak canggung lagi ketika Pak Freddy menyabuni vaginaku yang memang di sekitarnya ada sedikit bercak-bercak darah yang mungkin luka dari selaput daraku yang robek. Begitu juga aku, tidak merasa jijik lagi memegang-megang dan membersihkan penisnya yang perkasa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua selesai, Pak Freddy membuatkan aku teh manis panas secangkir. Terasa nikmat sekali dan terasa tubuhku menjadi segar kembali. Sekitar jam 17:45 aku pamit untuk pulang dan Pak Freddy memberi ciuman yang cukup mesra di bibirku. Ketika aku mengemudikan mobilku, terbayang bagaimana keadaan Papa dan Mama dan nama baik sekolah bila kejadian yang menurutku paling bersejarah tadi ketahuan. Tetapi aku cuek saja, kuanggap ini sebagai pengalaman saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak itulah, bila ada waktu luang aku bertandang ke rumah Pak Freddy untuk menikmati keperkasaannya dan aku bersyukur pula bahwa rahasia tersebut tak pernah sampai bocor. Sampai sekarangpun aku masih tetap menikmati genjotan Pak Freddy walaupun aku sudah menjadi mahasiswa, dan seolah-olah kami berdua sudah pacaran. Pernah Pak Freddy menawarkan padaku untuk mengawiniku bila aku sudah selesai kuliah nanti, tetapi aku belum pernah menjawab. Yang penting bagiku sekarang adalah menikmati dulu keganasan dan keperkasaan penis guru bahasa Inggrisku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/pak-guru.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimM7aXPnCrSR86IcR1oMgwx8F7Ob5duVmOqVwv50qV_GnzPs5ywlJIpGb5uEirSWzsILxgewuAmD1cHcP8j_dRJ0rRr0bJ3zNCfIBCHANSs1JW1h5s4j1QFHuaYrKnBAKtzdVWt_M7NQ/s72-c/jtyuiytii.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-97874572971471794</guid><pubDate>Sun, 27 Sep 2009 18:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:10:43.742-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Tukar Pasangan Part3</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onmouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVWJaXJn9NA-sq7GEucqIwOfjQPoAs5ckhB-J3xfGQ2TrS1o06GSnwClGXwwGd6MSCKzdF3-syb48_7oL_Z4ME84SDSu4mooxjB5-rfZ-vGB8CLEksi-0TR-Et9TOZMvOHd8lz3AJXhQ/s400/S5.jpg&quot; alt=&quot;Tukar Pasangan&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5386216056569629090&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Tanganku sekarang sudah meremas payudara Rini dengan lembut sambil mengusapnya. Mulut Rini pun seperti megap-megap kenikmatan, segera kulumat bibir itu hingga Rini nyaris tidak dapat bernapas, kutindih dan kudekap sekuat-kuatnya hingga Rini berontak. Pelukanku semakin kuperketat, seolah-olah tidak akan lepas lagi. Keringat sudah membasahi seluruh tubuh kami. Agus dan isteriku tidak kuperhatikan lagi. Yang kurasakan sekarang adalah sebuah petualangan yang belum pernah kulalui sebelumnya. Pantatku masih naik turun di antara kedua paha Rini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa &lt;a href=&quot;http://filipinofriendfinder.com/search/g1153289-pmem?18PG=1&amp;amp;find_sex=2&amp;amp;ip=auto&amp;amp;looking_for_person=1&amp;amp;photo=2&amp;amp;race=0&amp;amp;show_city=1&quot;&gt;kemaluan Rini&lt;/a&gt; ini, seperti ada penyedot saja di dalamnya. Kemaluanku seolah tertarik ke dalam. Dinding-dindingnya seperti lingkaran magnet saja. Mata Rini merem melek menikmati permainan ini. Erangannya tidak pernah putus, sementara helaan napasnya memburu terengah-engah.Posisi sekarang berubah, Rini sekarang membungkuk menghadap meja sambil memegang kedua sisi meja yang tadi tempat dia berbaring, sementara saya dari belakangnya dengan berdiri memasukkan kemaluanku. Hal ini cukup sulit, karena selain ukuran kemaluanku lumayan besar, lubang kemaluan Rini juga semakin ketat karena membungkuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukangkangkan kaki Rini dengan cara melebarkan jarak antara kedua kakinya. Perlahan kucoba memasukkan senjataku. Kali ini berhasil, tapi Rini melenguh nyaring, perlahan-lahan kudorong kemaluanku sambil sesekali menariknya. Lubangnya terasa sempit sekali. Beberapa saat, tiba-tiba ada cairan milik Rini membasahi lubang dan kemaluanku hingga terasa nikmat sekarang. Kembali kudorong senjataku dan kutarik sedikit. Goyanganku semakin lincah, pantatku maju mundur beraturan. Sepertinya Rini pun menikmati gaya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah dada Rini bergoyang-goyang juga maju-mundur mengikuti irama yang berasal dari pantatku. Kuremas buah dada itu, kulihat Rini sudah tidak kuasa menahan sesuatu yang tidak kumengerti apa itu. Erangannya semakin panjang. Kecepatan pun kutambah, goyangan pinggul Rini semakin kuat. Tubuhku terasa semakin panas. Ada sesuatu yang terdorong dari dalam yang tidak kuasa aku menahannya. Sepertinya menjalar menuju kemaluanku. Aku masih berusaha menahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera aku mencabut kemaluanku dan membopong tubuh Rini ke &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/tukar-pasangan-part2.html&quot;&gt;tempat yang lebih luas&lt;/a&gt; dan menyuruh Rini telentang di bentangan karpet. Secepatnya aku menindihnya sambil menekuk kedua kakinya sampai kedua ujung lututnya menempel ke perut, sehingga kini tampak kemaluan Rini menyembul mendongak ke atas menantangku. Segera kumasukkan senjataku kembali ke dalam lubang kemaluan Rini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantatku kembali naik turun berirama, tapi kali ini lebih kencang seperti akan mencapai finis saja. Suara yang terdengar dari mulut Rini semakin tidak karuan, seolah menikmati setiap sesuatu yang kulakukan padanya. Tiba-tiba Rini memelukku sekuat-kuatnya. Goyanganku pun semakin menjadi. Aku pun berteriak sejadinya, terasa ada sesuatu keluar dari kemaluanku. Rini menggigit leherku sekuat-kuatnya, segera kurebut bibirnya dan menggigitnya sekuatnya, Rini menjerit kesakitan sambil bergetar hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulutku terasa asin, ternyata bibir Rini berdarah, tapi seolah kami tidak memperdulikannya, kami seolah terikat kuat dan berguling-guling di lantai. Di atas sofa Agus dan isteriku ternyata juga sudah mencapai puncaknya. Kulihat Rahma tersenyum puas. Sementara Rini tidak mau melepaskan kemaluanku dari dalam kemaluannya, kedua ujung tumit kakinya masih menekan kedua pantatku. Tidak kusadari seluruh cairan yang keluar dari kemaluanku masuk ke liang milik Rini. Kulihat Rini tidak memperdulikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan otot-ototku mengendur, dan akhirnya kemaluanku terlepas dari kemaluan Rini. Rini tersenyum puas, walau kelelahan aku pun merasakan kenikmatan tiada tara. Rahma juga tersenyum, hanya nampak malu-malu. Kemudian memunguti pakaiannya dan menuju kamar mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini peristiwa itu masih jelas dalam ingatanku. Agus dan Rini sekarang sudah pindah dan kembali ke Jakarta. Sesekali kami masih berhubungan lewat telepon. Mungkin aku tidak akan pernah melupakan peristiwa itu. Pernah suatu waktu Rini berkunjung ke &lt;a href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onmouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&gt;rumah kami&lt;/a&gt;, kebetulan aku tidak ada di rumah. Dia hanya ketemu dengan isteriku. Seandainya saja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center; font-weight: bold;&quot;&gt;TAMAT&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/tukar-pasangan-part3.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVWJaXJn9NA-sq7GEucqIwOfjQPoAs5ckhB-J3xfGQ2TrS1o06GSnwClGXwwGd6MSCKzdF3-syb48_7oL_Z4ME84SDSu4mooxjB5-rfZ-vGB8CLEksi-0TR-Et9TOZMvOHd8lz3AJXhQ/s72-c/S5.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-6117069053998350509</guid><pubDate>Sun, 27 Sep 2009 18:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:11:07.503-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Tukar Pasangan Part2</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7dlpoS2aYmqMb3EjlwJTQYy7qTPjnfO1UgWkEk5afajjNNmMzV8AeeqNDdbq-0oqhs5M_8GuPTAr_HYTmtIgJSXbvF4WxVAJ7s30r2sSXUFA2niclV6-VAmhOzMaQyGUWFx9kR3WUfQ/s400/image-0E0A_4A5CAE3C.jpg&quot; alt=&quot;Tukar Pasangan&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5386214811348868754&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Kuperhatikan Agus perlahan-lahan mendudukkan Rini di meja yang ada di depan kami, mengangkat rok yang dikenakan isterinya, kemudian membukanya dengan cara mengangkatnya ke atas. Aku semakin tidak karuan memikirkan kenapa hal ini dapat terjadi di dalam rumahku. Tetapi itu hanya sepintas, berikutnya aku sudah &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/tukar-pasangan-part1.html&quot;&gt;menikmati permainan itu&lt;/a&gt;. Rini juga tinggal hanya mengenakan BH dan celana dalamnya saja, dan masih duduk di atas meja dengan lutut tertekuk dan terbuka menantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan Agus membuka BH Rini, tampak dua bukit putih mulus menantang menyembul setelah penutupnya terbuka.&lt;br /&gt;“Kegilaan apa lagi ini..?” batinku.&lt;br /&gt;Seolah-olah Agus mengerti, karena selalu saya perhatikan menawarkan bergantian denganku. Kulihat isteriku yang masih terbaring di sofa dengan mulut terbuka menantang dengan nafas tersengal menahan nafsu yang menggelora, seolah-olah tidak keberatan bila posisiku digantikan oleh Agus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kudekati &lt;a href=&quot;http://filipinofriendfinder.com/search/g1153289-pmem?18PG=1&amp;amp;find_sex=2&amp;amp;ip=auto&amp;amp;looking_for_person=1&amp;amp;photo=2&amp;amp;race=0&amp;amp;show_city=1&quot;&gt;Rini &lt;/a&gt;yang kini tinggal hanya mengenakan celana dalam. Dengan badan yang sedikit gemetar karena memang ini pengalaman pertamaku melakukannya dengan orang lain, kuraba pahanya yang putih mulus dengan lembut. Sementara Agus kulihat semakin beringas menciumi sekujur tubuh Rahma yang biasanya aku lah yang melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan jari-jemariku mendekati daerah kemaluan Rini. Kuelus bagian itu, walau masih tertutup celana dalam, tetapi aroma khas kemaluan wanita sudah terasa, dan bagian tersebut sudah mulai basah. Perlahan-lahan kulepas celana dalamnya dengan hati-hati sambil merebahkan badannya di atas meja. Nampak bulu-bulu yang belum begitu panjang menghiasi bagian yang berada di antara kedua paha Rini ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“Peluklah aku Mas, tolonglah Mas..!” erang Rini seolah sudah siap untuk melakukannya.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Tetapi aku tidak melakukannya. Aku ingin memberikan kenikmatan yang betul-betul kenikmatan kepadanya malam ini. Kutatapi seluruh bagian tubuh Rini yang memang betul-betul sempurna. Biasanya aku hanya dapat melihatnya dari kejauhan, itu pun dengan terhalang pakaian. Berbeda kini bukan hanya melihat, tapi dapat menikmati. Sungguh, ini suatu yang tidak pernah terduga olehku. Seperti ingin melahapnya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kujilati seluruhnya tanpa sisa, sementara tangan kiriku meraba kemaluannya yang ditumbuhi bulu hitam halus yang tidak begitu tebal. Bagian ini terasa sangat lembut sekali, mulut kemaluannya sudah mulai basah. Perlahan kumasukkan jari telunjukku ke dalam.&lt;br /&gt;“Sshh.., akh..!” Rini menggelinjang nikmat.&lt;br /&gt;Kuteruskan melakukannya, kini lebih dalam dan menggunakan dua jari, Rini mendesis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini mulutku menuju dua &lt;a href=&quot;http://filipinofriendfinder.com/search/g1153289-pmem?18PG=1&amp;amp;find_sex=2&amp;amp;ip=auto&amp;amp;looking_for_person=1&amp;amp;photo=2&amp;amp;race=0&amp;amp;show_city=1&quot;&gt;bukit menonjol&lt;/a&gt; di dada Rini, kuhisap bagian putingnya, tubuh Rini bergetar panas. Tiba-tiba tangannya meraih kemaluanku, menggenggam dengan kedua telapaknya seolah takut lepas. Posisi Rini sekarang berbaring miring, sementara aku berlutut, sehingga kemaluanku tepat ke mulutnya. Perlahan dia mulai menjilati kemaluanku. Gantian badanku sekarang yang bergetar hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rini memasukkan kemaluanku ke dalam mulutnya. Ya ampun, hampir aku tidak sanggup menikmatinya. Luar biasa enaknya, sungguh..! Belum pernah kurasakan seperti ini. Sementara di atas Sofa Agus dan isteriku seperti membentuk angka 69. Rahma ada di bawah sambil mengulum kemaluan Agus, sementara Agus menjilati kemaluan Rahma. Napas kami berempat saling berkejaran, seolah-olah melakukan perjalanan panjang yang melelahkan. Bunyi Music yang entah sudah beberapa lagu seolah menambah semangat kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini tiga jari kumasukkan ke dalam &lt;a href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;kemaluan Rini&lt;/a&gt;, dia melenguh hebat hingga kemaluanku terlepas dari mulutnya. Gantian aku sekarang yang menciumi kemaluannya. Kepalaku seperti terjepit di antara kedua belah pahanya yang mulus. Kujulurkan lidahku sepanjang-panjangnya dan kumasukkan ke dalam kemaluannya sambil kupermainkan di dalamnya. Aroma dan rasanya semakin memuncakkan nafsuku. Sekarang Rini terengah-engah dan kemudian menjerit tertahan meminta supaya aku segera memasukkan kemaluanku ke lubangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cepat-cepat kurengkuh kedua pahanya dan menariknya ke bibir meja, kutekuk lututnya dan kubuka pahanya lebar-lebar supaya aku dapat memasukkan kemaluanku sambil berjongkok. Perlahan-lahan kuarahkan senjataku menuju lubang milik Rini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kepala kemaluanku memasuki lubang itu, Rini mendesis, “Ssshh.., aahhk.., aduh enaknya..! Terus Mas, masukkan lagi akhh..!” Dengan pasti kumasukkan lebih dalam sambil sesekali menarik sedikit dan mendorongnya lagi. Ada &lt;a href=&quot;http://filipinofriendfinder.com/search/g1153289-pmem?18PG=1&amp;amp;find_sex=2&amp;amp;ip=auto&amp;amp;looking_for_person=1&amp;amp;photo=2&amp;amp;race=0&amp;amp;show_city=1&quot;&gt;kenikmatan luar biasa&lt;/a&gt; yang kurasakan ketika aku melakukannya. Mungkin karena selama ini aku hanya melakukannya dengan isteriku, kali ini ada sesuatu yang tidak pernah kurasakan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bersambung&lt;/i&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/tukar-pasangan-part2.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7dlpoS2aYmqMb3EjlwJTQYy7qTPjnfO1UgWkEk5afajjNNmMzV8AeeqNDdbq-0oqhs5M_8GuPTAr_HYTmtIgJSXbvF4WxVAJ7s30r2sSXUFA2niclV6-VAmhOzMaQyGUWFx9kR3WUfQ/s72-c/image-0E0A_4A5CAE3C.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-3133421863662436847</guid><pubDate>Sun, 27 Sep 2009 18:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T22:11:28.076-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Cerita Hot</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Indonesia</category><title>Tukar Pasangan Part1</title><description>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 264px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSwABn2n32PPKCKvEq4EAm3ffm2BqHueX8AwQ-0JeroYbH55wLQitJ63-cryopHM44i424CD1AqpPjetM9Q-du_hg_mswr7FsGNsZ-Cltj_dPKrhT1sn5OgZaSA7t4fO8Eo2AS1Mi9fg/s400/222222222222222222222.jpg&quot; alt=&quot;Tukar Pasangan&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5386211506506106770&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Pengalamanku &lt;a href=&quot;http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/tukar-pasangan-part1.html&quot;&gt;bercinta dengan tetangga baruku&lt;/a&gt;, dimana istri tetanggaku yang sangat bahenol dan sering bikin burungku naik turun itu akhirnya bisa kudapatkan walaupun dengan kompensasi aku harus merelakan istriku di tiduri oleh suami tetangga baruku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurasa tidak perlu aku ceritakan tentang nama dan asalku, serta tempat dan alamatku sekarang. Usiaku sekarang sudah mendekati empat puluh tahun, kalau dipikir-pikir seharusnya aku sudah punya anak, karena aku sudah menikah hampir lima belas tahun lamanya. Walaupun aku tidak begitu ganteng, aku cukup beruntung karena mendapat isteri yang menurutku sangat cantik. Bahkan dapat dikatakan dia yang tercantik di lingkunganku, yang biasanya menimbulkan kecemburuan para tetanggaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteriku bernama Rahma. Ada satu kebiasaanku yang mungkin jarang orang lain miliki, yaitu keinginan sex yang tinggi. Mungkin para pembaca tidak percaya, kadang-kadang pada siang hari selagi ada tamu pun sering saya mengajak isteri saya sebentar ke kamar untuk melakukan hal itu. Yang anehnya, ternyata isteriku pun sangat menikmatinya. Walaupun demikian saya tidak pernah berniat jajan untuk mengimbangi kegilaanku pada sex. Mungkin karena belum punya anak, isteriku pun selalu siap setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegilaan ini dimulai saat hadirnya tetangga baruku, entah siapa yang mulai, kami sangat akrab. Atau mungkin karena isteriku yang supel, sehingga cepat akrab dengan mereka. Suaminya juga sangat baik, usianya kira-kira sebaya denganku. Hanya isterinya, woow busyet.., selain masih muda juga cantik dan yang membuatku gila adalah bodynya yang wah, juga kulitnya sangat putih mulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pun sama seperti kami, belum mempunyai anak. Mereka pindah ke sini karena tugas baru suaminya yang ditempatkan perusahaannya yang baru membuka cabang di kota tempatku. Aku dan isteriku biasa memanggil mereka Mas Agus dan Mbak Rini. Selebihnya saya tidak tahu latar belakang mereka. Boleh dibilang kami seperti saudara saja karena hampir setiap hari kami ngobrol, yang terkadang di teras rumahnya atau sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu malam, saya seperti biasanya berkunjung ke rumahnya, setelah ngobrol panjang lebar, Agus menawariku nonton VCD blue yang katanya baru dipinjamnya dari temannya. Aku pun tidak menolak karena selain belum jauh malam kegiatan lainnya pun tidak ada. Seperti biasanya, film blue tentu ceritanya itu-itu saja. Yang membuatku kaget, tiba-tiba isteri Agus ikut nonton bersama kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“Waduh, gimana ini Gus..? Nggak enak nih..!”&lt;br /&gt;“Nggak apa-apalah Mas, toh itu tontonan kok, nggak bisa dipegang. Kalau Mas nggak keberatan, Mbak Res diajak sekalian.” katanya menyebut isteriku.&lt;br /&gt;Aku tersinggung juga waktu itu. Tapi setelah kupikir-pikir, apa salahnya? Akhirnya aku pamit sebentar untuk memanggil isteriku yang tinggal sendirian di rumah. “Gila kamu..! Apa enaknya nonton gituan kok sama tetangga..?” kata isteriku ketika kuajak.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku malu juga sama isteriku, kuputuskan untuk tidak kembali lagi ke rumah Agus. Mendingan langsung tidur saja supaya besok cepat bangun. Paginya aku tidak bertemu Agus, karena sudah lebih dahulu berangkat. Di teras rumahnya aku hanya melihat isterinya sedang minum teh. Ketika aku lewat, dia menanyaiku tentang yang &lt;a href=&quot;http://koreanfriendfinder.com/go/g1153289&quot; onMouseover=&quot;window.location=this.href&quot;&lt;br /&gt;&gt;tadi malam&lt;/a&gt;. Aku bilang Rahma tidak mau kuajak sehingga aku langsung saja tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku jelalatan menatapinya. Busyet.., dasternya hampir transparan menampakkan lekuk tubuhnya yang sejak dulu menggodaku. Tapi ah.., mereka kan tetanggaku. Tapi dasar memang pikiranku sudah tidak beres, kutunda keberangkatanku ke kantor, aku kembali ke rumah menemui isteriku. Seperti biasanya kalau sudah begini aku langsung menarik isteriku ke tempat tidur. Mungkin karena sudah biasa Rahma tidak banyak protes. Yang luar biasa adalah pagi ini aku benar-benar gila. Aku bergulat dengan isteriku seperti kesetanan. Kemaluan Rahma kujilati sampai tuntas, bahkan kusedot sampai isteriku menjerit. Edan, kok aku sampai segila ini ya, padahal hari masih pagi.Tapi hal itu tidak terpikirkan olehku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteriku sampai terengah-engah menikmati apa yang kulakukan terhadapnya. Rahma langsung memegang kemaluanku dan mengulumnya, entah kenikmatan apa yang kurasakan saat itu. Sungguh, tidak dapat kuceritakan.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“Mas.., sekarang Mas..!” pinta isteriku memelas.&lt;/blockquote&gt;Akhirnya aku mendekatkan kemaluanku ke lubang kemaluan Rahma. Dan tempat tidur kami pun ikut bergoyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kami berdua sama-sama tergolek, tiba-tiba isteriku bertanya, “Kok Mas tiba-tiba nafsu banget sih..?” Aku diam saja karena malu mengatakan bahwa sebenarnya Rini lah yang menaikkan tensiku pagi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sorenya Agus datang ke rumahku, “Sepertinya Mas punya kelainan sepertiku ya..?” tanyanya setelah kami berbasa-basi. “Maksudmu apa Gus..?” tanyaku heran.&lt;br /&gt;“Isteriku tadi cerita, katanya tadi pagi dia melihat Mas dan Mbak Rahma bergulat setelah ngobrol dengannya.” Loh, aku heran, dari mana Rini nampak kami melakukannya? Oh iya, baru kusadari ternyata jendela kamar kami saling berhadapan.&lt;br /&gt;Agus langsung menambahkan, “Nggak usah malu Mas, saya juga maniak Mas.” katanya tanpa malu-malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“Begini saja Mas,” tanpa harus memahami perasaanku, Agus langsung melanjutkan, “Aku punya ide, gimana kalau nanti malam kita bikin acara..?”&lt;br /&gt;“Acara apa Gus..?” tanyaku penasaran.&lt;br /&gt;“Nanti malam kita bikin pesta di rumahmu, gimana..?”&lt;br /&gt;“Pesta apaan..? Gila kamu.”&lt;br /&gt;“Pokoknya tenang aja Mas, kamu cuman nyediain makan dan musiknya aja Mas, nanti minumannya saya yang nyediain. Kita berempat aja, sekedar refresing ajalah Mas, kan Mas belum pernah mencobanya..?”&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya, menjelang pukul 20.00, Agus bersama isterinya sudah ada di rumahku. Sambil makan dan minum, kami ngobrol tentang masa muda kami. Ternyata ada persamaan di antara kami, yaitu menyukai dan cenderung maniak pada sex. Diiringi musik yang disetel oleh isteriku, ada perasaan yang agak aneh kurasakan. Aku tidak dapat menjelaskan perasaan apa ini, mungkin pengaruh minuman yang dibawakan Agus dari rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja nafsuku bangkit, aku mendekati isteriku dan menariknya ke pangkuanku. Musik yang tidak begitu kencang terasa seperti menyelimuti pendengaranku. Kulihat Agus juga menarik isterinya dan menciumi bibirnya. Aku semakin terangsang, Rahma juga semakin bergairah. Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini. Tidak berapa lama Rahma sudah telanjang bulat, entah kapan aku menelanjanginya. Sesaat aku merasa bersalah, kenapa aku melakukan hal ini di depan orang lain, tetapi kemudian hal itu tidak terpikirkan olehku lagi. Seolah-olah nafsuku sudah menggelegak mengalahkan pikiran normalku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bersambung&lt;/i&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/tukar-pasangan-part1.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSwABn2n32PPKCKvEq4EAm3ffm2BqHueX8AwQ-0JeroYbH55wLQitJ63-cryopHM44i424CD1AqpPjetM9Q-du_hg_mswr7FsGNsZ-Cltj_dPKrhT1sn5OgZaSA7t4fO8Eo2AS1Mi9fg/s72-c/222222222222222222222.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8543931263230026697.post-6749142370548723796</guid><pubDate>Sat, 26 Sep 2009 20:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-09-27T11:46:41.763-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Welcome</category><title>Get Your Soulmate Here Now!</title><description>Pengalaman pertama menghadapi cewek yang masih lugu dalam dunia perlendiran. Wajahnya cuman merem melek ketika gw grepe-grepe puting susunya dan gw ga tahan, akhirnya gw grepe2 semua bagian tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hasilnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Join &lt;a rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot; href=&quot;http://adultfriendfinder.com/go/g1153289&quot; style=&quot;color: rgb(0, 0, 255);&quot;&gt;Adult FriendFinder&lt;/a&gt; - largest Adult Personals with over 20 million registered members!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot; href=&quot;http://adultfriendfinder.com/go/g1153289&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://banners.adultfriendfinder.com/banners/ffadult/12407_468x60.jpg&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;60&quot; width=&quot;468&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot; href=&quot;http://adultfriendfinder.com/go/g1153289%20target=&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://banners.adultfriendfinder.com/banners/ffadult/12419_468x60.gif&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;60&quot; width=&quot;468&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Join &lt;a rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot; href=&quot;http://adultfriendfinder.com/go/g1153289&quot; style=&quot;color: rgb(0, 0, 255);&quot;&gt;Adult FriendFinder&lt;/a&gt; - largest Adult Personals with over 20 million registered members!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src=&quot;http://banners.filipinofriendfinder.com/piclist?asession=ffp%3Ar%2CSe0aAOTFw0Ywh1WzoVXDEgpJZH4t45_rxBCDaV0CtuubROQRO2FLAnrN7gVsa0SvAO1aosHnwXbjgeXmGJeDLHsCJYJZxnQOfL2ElHhAD1s-&amp;amp;message=0&amp;amp;p=text_links&amp;amp;pid=g1153289-pmem&amp;amp;rand=8&amp;amp;site=ffp&amp;amp;this_page=banners_text_links&quot;&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;http://feeds.feedburner.com/AsianOnlineDating&lt;/div&gt;</description><link>http://xzxxdating.blogspot.com/2009/09/get-your-soulmate-here-now.html</link><author>noreply@blogger.com (mx)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>