MULAILAH TERTAWA SEBELUM KALIAN PUBER

Saturday, May 30, 2020

Bisa Gak Lo?

Alasan gue setelah lulus kuliah langsung ke Jakarta adalah, karena Jakarta menjanjikan kebebasan dan kesenangan. Iya, gue tau semuanya soal ke-fana-an. Tapi, buat banyak orang daerah doktrin kayak gini manjur banget loh.

Semakin banyak kenal anak-anak daerah yang sekarang menetap di Jakarta gue jadi tahu, nggak semua orang yang datang ke Jakarta langsung berhasil, kebanyakan susah dulu, sengsara dulu, baru tambah menderita dan mati di begal.

Jakarta dengan segala janji-janji manis dan angan-angan kebebasan yang sepertinya menyenangkan. Mengubah orang-orang yang dikampung mungkin adalah manusia yang cupu dan penuh rasa minder jadi superior dan sok jago. Nah yang model begini biasanya yang sering di begal, sih.

Gue sendiri datang ke Jakarta bukan dengan tujuan-tujuan kebebasan atau mengubah jati diri, eh gimana. Maksudnya bukan gue Jakarta operasi plastik, awalnya cowo macho sekarang cowo macha.

Apa sih san?

Tuesday, April 21, 2020

Life Updates

Semikum, pa kabar nih?

Udah 2020 yak, udah bulan April juga, gue juga udah putus sama pacar hahaha.

HEY TIDAK ADA KORELASINYA ITU.

Apa ya, bingung euy mau mulai dari mana? gue terakhir update blog posting tulisan nggak jelas, cerpen bukan, komedi juga tidak, gue cuman curhat tapi pov nya pake orang ke-3. Nggak bagus lagi. Emang ya, yang namanya orang ke-3 itu nggak ada bagus-bagusnya.

Kita mulai dari mana ya, gue langsung curhat aja gapapa kan? tapi sebelum ke sana gue kasih life updates sedikit dulu, gue ngapain aja dan ke mana aja 2 tahun terakhir ini.


Perkuliahan

Gue udah nggak kuliah lagi, bukan karena di DO atau kebanyakan ikutan open BO jadi kuliah gue terbengkalai, gue tidak semenyedihkan itu teman-teman. Gue lulus dong, study gue tepat waktu. terlalu tepat waktu malah, jadi tidak ada yang spesial dari kuliah, karena kehidupan gue kek jutaan manusia yang dulunya kuliah, daftar - kuliah yang bener - skripsian - lulus - lalu jadi jobless.

Waktu skripsian gue nggak banyak menulis di blog, karena gue bosan dengan aktivitas menulis, jadi gue bikin podcast yang khusus membahas skripsi, isinya soal perancangan skripsi dan metode perancangan yang gue pake lah, mendidik banget pokoknya. Coba deh dengerin.



Tuesday, January 1, 2019

Karma

“lo jangan duduk di sebelah gue” Yuka mendorong-dorong bahu gue sambil alisnya dinaik turunkan dengan pandangan yang mengarah ke orang-orang yang sedang sibuk keluar masuk, melewati sepasang pintu kaca model dorong yang cukup besar.

“lahh, kenapa gitu, gue kan juga bayar monyong, terserah gue ah mau duduk di mana” gue tetap memaksa duduk disebelahnya, ‘menggaNjal’ pantat gue agar muat duduk di kursi itu.

“San, plis”.

“apaan”.

“LO JANGAN DUDUK DI SEBELAH GUE, INI KAN MEJA TUNGGAL BANGKE, KALO LO DI SEBLAH GUE, LO OFFSIDE”.

“ahh, nggak papa, dari pada gue duduk di depan lo, pemandangannya ngga enak” gue tetap memaksa duduk sambil memepetkan kursi gue ke kursi Yuka.

“pemandangan apaan, sih emang”.

“lo liat aja sendiri!”.

Wednesday, November 14, 2018

Menunggu Wisuda


Setelah melewati sidang yang begitu ala-ala dan revisian yang nggak pernah selesai. Gue akhirnya wisuda. Cukup lama sebenarnya waktu yang gue buang-buang dari tanggal selesai sidang ke tanggal wisuda.

3 Agustus gue sidang.

6 Oktober baru wisuda.

Yah. 2 bulan menggangur dan leha-leha tanpa masa depan yang jelas.

Oh iya, hal pertama yang gue lakukan setelah beres sidang jelaslah hal yang berfaedah. Yaitu:

UPDATE INSTA STORY DONG!

WOYY GUE LULUS WOYY.

BOSAN NIH, MENJALANKAN IBADAH PUASA. SIDANG SKRIPSI AH.

SAYA KERJA DI MANA YA ALLAH :(
Back to top