<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6709575650655065857</id><updated>2018-08-21T11:41:01.771-07:00</updated><category term="IT"/><category term="Reflections"/><category term="Sekitar Kita"/><title type='text'>BaraQ Blog</title><subtitle type='html'>Kau tak pernah bisa belajar lebih sedikit; kau hanya bisa belajar lebih banyak. Alasan mengapa aku tahu begitu banyak adalah karena aku telah melakukan begitu banyak kesalahan (Buckminster Fuller)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://baragomez.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baragomez.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>loe2-nk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6709575650655065857.post-4662759037942766988</id><published>2018-08-21T09:39:00.000-07:00</published><updated>2018-08-21T11:41:01.652-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Reflections"/><title type='text'>Belajar Dari Seekor Lalat dan Pelacur, Bolehkah?</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-IutLHltIcos/W3xZNw-yGZI/AAAAAAAAAh8/0QfKXy7HWMUd6Zacz7ih_aISYdVSAViPgCLcBGAs/s1600/20161023160837_IMG_4428.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1279&quot; data-original-width=&quot;1278&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-IutLHltIcos/W3xZNw-yGZI/AAAAAAAAAh8/0QfKXy7HWMUd6Zacz7ih_aISYdVSAViPgCLcBGAs/s200/20161023160837_IMG_4428.JPG&quot; width=&quot;199&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setidaknya ada dua variabel untuk menggambarkan seekor lalat, yaitu kotor dan menjijikkan. Saat sedang makan contohnya, ketika beberapa ekor lalat beterbangan di sekitar makanan kita, reaksi kita adalah menyalakan lilin lalu menaruhnya di dekat makanan kita agar lalat tidak hinggap di makanan yang akan kita santap. saking jijiknya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menurut &lt;a href=&quot;https://id.wikipedia.org/wiki/Lalat&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Wikipedia&lt;/a&gt;, lalat adalah serangga yang berasal dari sub ordo cyclorrapha ordo Diptera. Secara morfologi lalat dibedakan dari nyamuk berdasarkan ukuran antenanya, lalat berantena pendek, sedang nyamuk berantena panjang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalat, alih-alih dapat kita tepuk, kita begitu sulit menepuknya karena kepandaiannya merubah arah secara cepat saat terbang. Allah telah mengaruniainya keahlian bermanuver yang hebat yang tak diberikannya kepada mahluk-Nya yang lain, bahkan manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam setiap detik saat terbang, Lalat mengepakkan sayapnya sekitar 500 kali. Jika ada mesin buatan manusia yang memiliki kecepatan luar biasa ini, mungkin akan segera rusak dan terbakar akibat gaya gesek yang ditimbulkannya. Artinya tubuh lalat terbuat dari bahan khusus yang sangat prima, baik sayap maupun persendian otot, sehingga tidak mengalami keseleo atau patah saat terbang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dari sudut pandang ilmiah, Menurut Dr, Zaghloul El_Nagger, seorang professor muslim di bidang sains, bahwa lalat itu membawa penyakit di salah satu sayapnya, dan obat dari penyakit tersebut di sayap yang lain. Konsep ini relevan dengan salah satu hadist Nabi tentang lalat &quot;Jika ada seekor lalat yang terjatuh dalam minuman kalian maka tengelamkan, kemudian angkatlah (lalat itu dari minuman tersebut), karena pada satu sayapnya ada penyakit dan pada sayap lainnya terdapat obat (HR. Bukhari).&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Di sekitar lalat, banyak manusia. Mahluk yang paling sempurna dari seluruh ciptaan Allah. Bahkan Jin dan Malaikat pun diminta oleh Allah untuk tunduk kepada manusia. Manusia diciptakan untuk menjadi pemimpin di muka bumi ini. Salah satu kelebihan utama yang diberikan oleh Allah adalah akal pikiran. Inilah yang membuat manusia berbeda dengan mahluk ciptaan-Nya yang lain. kemampuan berpikir yang manusia miliki telah digunakan untuk berusaha membangun, memberdayakan dan memanfaatkan secara maksimal seluruh ciptaan Allah. Salah satu kelebihan yang yang masih tersembunyi yang Allah berikan yang sangat jarang digunakan oleh manusia adalah &quot;kepekaan&quot; atau sensitivitas.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam konteks penciptaan di atas, Ibnu Arabi, salah seorang pemikir yang sangat berpengaruh pada paruh kedua sejarah islam, menyajikan konsep tentang manusia sempurna (al-Insan al-Kamil), yaitu manusia yang mampu mengaktualisasikan semua potensialitasnya sesuai dengan bentuk Tuhan secara lengkap. Dalam diri manusia sempurna sangat berbeda dengan makhluk hewan karena manusia mampu mewujudkan semua kualitas yang terpuji. Mereka ini menjadi teladan bagi kebijaksanaan, kasih sayang dan segala kebaikan moral serta spiritual manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pemikiran Ibnu Arabi tentang manusia, selalu mengarah pada manusia sempurna, bukan manusia yang dikenal sebagai makhluk pelupa atau bodoh. Kesempurnaan manusia dipandang dalam dua sisi yaitu, pertama dengan hakikat manusia sempurna dan yang kedua melalui pengejewantahan.&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tentang sensivitas manusia, sebuah hadits lainnya membicarakan wanita pezina yang memberi minum pada anjing dan akhirnya ia mendapatkan pengampunan dosa. Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda &quot; Ada seekor wanita pezina melihat seekor anjing dihari yang panasnya begitu terik. Anjing itu mengelilingi sumur tersebut sambil menjulurkan lidahnya karena kehausan. Lalu wanita itu melepas sepatunya (lalu menimba air dengannya). Ia pun diampuni karena amalannya tersebut. (HR.Muslim, No2245). Hadist ini menunjukkan bahwa manusia diberikan rasa sensitivitas untuk peka terhadap penderitaan makhluk lain, pun seorang pelacur.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalat dan Pelacur, dua hal yang ketika mendengarnya, cap kotor dan jijik kemudian hinggap di otak sebagian orang yang berpikir hitam dan putih. sebagian orang ini tidak tau atau tidak mau tau bahwa sebagian dari kita hidup dalam keabu-abuan, yang penyebabnya karena terjebak pada &quot;no other choice&quot;.&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kisah tentang pelacur di atas bukan tentang memaklumi dan mewajarkan sebuah dosa (Pelacur dalam tulisan ini hanya salah satu contoh manusia yang tidak boleh kita judge kotor seutuhnya). Karena bagaimanapun amal perbuatan kitalah yang menentukan nasib kita di akhir kelak. Namun itu bukan alasan bahwa semua pelacur tidak memiliki sensivitas terhadap makhluk lainnya. Mereka juga adalah manusia yang memiliki dimensi kemanusiaan, yang ketika diperhadapkan dengan hal-hal yang membutuhkan pertolongan, maka mereka akan merespon hal tersebut.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lalu apa pelajaran yang dapat kita ambil dari kekuatan lalat dan sensivitas pelacur ini ini ? Jangan meremehkan makhluk ciptaan Allah lainnya, apalagi manusia. Demikan pun dengan lalat, dibalik dua variabel yang telah saya sebutkan di atas, ternyata lalat memiliki manfaat. Selain bakteri dan cacing tanah, lalat juga merupakan salah satu hewan pengurai yang dapat mengurai limbah rumah tangga . Ini sangat penting untuk mengurangi sampah bumi. bahkan hasil research sekelompok peneliti dari Universitas Alicante Spanyol, membuktikan bahwa larva lalat dapat mengurai tinja atau kotoran dari hewan dan manusia. Artinya larva dan lalat ini dapat dimanfaatkan mengurangi jumlah limbah biologis di muka bumi ini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penggalan dua hal di atas hanyalah contoh bahwa Jangan pernah memvonis kepribadian seseorang dari luarnya saja atau don&#39;t judge the book by the cover, karena cover tidak menggambarkan secara utuh bagaimana dan siapa orang tersebut. Pun demikian dengan lalat, Karena Allah tidak menjadikan sesuatu dengan sia-sia. Tidak cenderung merasa lebih baik ketimbang orang lain, mungkin adalah pilihan terbaik. Karena bahkan kita tidak tau apakah kita lebih baik daripada seekor lalat.&amp;nbsp; &quot;sesungguhnya Allah SWT tidak melihat kepada tubuh, rupa luaran dan harta kamu, tetapi melihat kepada hati dan amalan kamu&quot; (sebuah hadist).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;!--
google_ad_client = &quot;pub-0433375086280699&quot;;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
google_ad_format = &quot;468x60_as&quot;;
google_ad_type = &quot;text_image&quot;;
google_ad_channel = &quot;&quot;;
google_color_border = &quot;000000&quot;;
google_color_bg = &quot;F0F0F0&quot;;
google_color_link = &quot;0000FF&quot;;
google_color_text = &quot;000000&quot;;
google_color_url = &quot;008000&quot;;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;
  src=&quot;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baragomez.blogspot.com/feeds/4662759037942766988/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6709575650655065857&amp;postID=4662759037942766988&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default/4662759037942766988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default/4662759037942766988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baragomez.blogspot.com/2018/08/belajar-dari-seekor-lalat-dan-pelacur.html' title='Belajar Dari Seekor Lalat dan Pelacur, Bolehkah?'/><author><name>Linda</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01156157209982392832</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://3.bp.blogspot.com/-IutLHltIcos/W3xZNw-yGZI/AAAAAAAAAh8/0QfKXy7HWMUd6Zacz7ih_aISYdVSAViPgCLcBGAs/s72-c/20161023160837_IMG_4428.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6709575650655065857.post-537501933162812527</id><published>2018-08-16T07:42:00.002-07:00</published><updated>2018-08-21T10:58:39.163-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Reflections"/><title type='text'>Peohala as a Means Of Social Control</title><content type='html'>&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-PDU3TUIOhfc/W3WE3BcQn-I/AAAAAAAAAhM/fRU7FkkEwGkhG871gZ7o4aFQ-uK-Mkb8wCEwYBhgL/s1600/Kalo%2Bsara_edit.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;199&quot; data-original-width=&quot;170&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-PDU3TUIOhfc/W3WE3BcQn-I/AAAAAAAAAhM/fRU7FkkEwGkhG871gZ7o4aFQ-uK-Mkb8wCEwYBhgL/s1600/Kalo%2Bsara_edit.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;If we talk about law as a modern conception, then actually the use of law as a means of social control is a common thing. Even not too far away if we think that the law in its use is almost always in the form of a means to carry out social control.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Law as a means of social control is the conscious use of the law to achieve an orderly or state of society as aspired or to make desired changes. This ability is usually only attached to modern law as opposed to traditional law. On the other hand, the use of customary law as a social control is needed by the community of Tolaki ethnic group in particular and the people of Southeast Sulawesi in general.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Customary law is a living law because it manifests a real legal feeling from the people.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;In accordance with its own nature, customary law continues to grow and develop like life itself.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit; font-size: large;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;background-color: black;&quot;&gt;Customary law is a living law because it manifests a real legal feeling from the people.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Basically crime is an act that is seen as a deviant act. In fact, the settlement of cases through the criminal justice system which is in accordance with the laws and regulations in force in Indonesia is mostly resolved through the customary law within the society in Southeast Sulawesi. There are some challenges in the enforcement of customary law. In addition to the lack of understanding of the community regarding the customary law, the decision is also not legally binding. However, the existence of customary law is still maintained as one of the solutions to the occurrence of offenses.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Customary criminal law is the genuine Indonesian law which is not written in the legislation form and this contains religious values, respected and obeyed by the community continuously, from one generation to the next. Violations of the rules of order are considered to cause shock in the society, as they disturb the cosmic balance of society. Therefore, the violators are given customary reactions or sanctions by their traditional law administrator.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;In the Tolaki tribal customary law, it is known that the imposition of &quot;Peohala&quot; customary sanctions is the customary settlement by paying customary fines to the victims by the offender. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-US&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;The approach used in this study is a descriptive analysis which examines and analyzes the existence of Peohala as the customary sanctions which can control the behavior of the society as social beings, especially to prevent the occurrence of any legal offenses.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;background-attachment: initial; background-clip: initial; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial; background-repeat: initial; background-size: initial; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;The offense in question is an act deemed degrading in which this customary offense must be qualified in parallel with the Crime of Decency in the Criminal Code.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;Linda Fatmawati S&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: black; font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;!--
google_ad_client = &quot;pub-0433375086280699&quot;;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
google_ad_format = &quot;468x60_as&quot;;
google_ad_type = &quot;text_image&quot;;
google_ad_channel = &quot;&quot;;
google_color_border = &quot;000000&quot;;
google_color_bg = &quot;F0F0F0&quot;;
google_color_link = &quot;0000FF&quot;;
google_color_text = &quot;000000&quot;;
google_color_url = &quot;008000&quot;;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;
  src=&quot;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baragomez.blogspot.com/feeds/537501933162812527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6709575650655065857&amp;postID=537501933162812527&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default/537501933162812527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default/537501933162812527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baragomez.blogspot.com/2018/08/peohala-as-means-of-social-control_16.html' title='Peohala as a Means Of Social Control'/><author><name>loe2-nk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-PDU3TUIOhfc/W3WE3BcQn-I/AAAAAAAAAhM/fRU7FkkEwGkhG871gZ7o4aFQ-uK-Mkb8wCEwYBhgL/s72-c/Kalo%2Bsara_edit.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6709575650655065857.post-4049902435546781168</id><published>2007-08-19T18:59:00.000-07:00</published><updated>2007-08-19T19:11:32.288-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><title type='text'>Optimasi Pada Sistem</title><content type='html'>Sistem anda terasa lambat? Sistem terasa berat saat membuka suatu applikasi atau ketika mencari data? &lt;br /&gt;Beberapa alasan PC anda terasa lambat adalah :&lt;br /&gt;PC anda sudah terlalu tua untuk menjalankan aplikasi-applikasi terbaru. Maksudnya, spesifikasi hardware yang anda gunakan sudah tidak kompatibel dengan applikasi-applikasi baru yang meminta spek yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;Ada jenis virus yang mengganggu, setting BIOS yang tidak tepat, hardware yang bermasalah, Hard Disk yang sudah sesak atau penuh, dan masih banyak alasan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi masalah dia atas banyak cara yang dapat anda lakukan. Memang sih untuk permasalahan “terinveksi virus” ada cara yang paling gampang yaitu dengan menginstall ulang system operasi anda (stand alone user). Namun cara ini tidak dapat menyelesaikan semua masalah diatas khususnya setting yang bermasalah pada hardware atau BIOS. Selain itu cara “install ulang” ini tidak akan membuat pengetahuan anda bertambah tentang trobleshooting.&lt;br /&gt;Ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan untuk mengatasi permasalahan seperti ini. Langkah-langkah ini bisa dikatakan cukup efektif untuk mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Scan dengan Antivirus&lt;br /&gt;Penyebab paling umum dari lambatnya sistem pada PC adalah adanya virus yang menginveksi sistem anda. &lt;br /&gt;Tips:&lt;br /&gt;Gunakanlah anti virus yang bagus, pada umumnya virus-virus yang beredar di indonesia adalah virus-virus lokal, jadi gunakan antivirus yang tidak hanya dapat mendeteksi virus interlokal tapi juga virus lokal he..he..:). &lt;br /&gt;Update-lah antivirus yang anda gunakan secara berkala agar virus-virus baru dapat dikenali sekaligus di “bunuh”. &lt;br /&gt;Salah satu contoh Antivirus yang cukup baik dalam mengenali virus-virus lokal dan interlokal adalah ANSAV. Antivirus ini berjenis freeware atau gratis yang dapat anda download/unduh di  www.ansav.com&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Cek hardware pada PC anda&lt;br /&gt;Hardware seringkali mengalami penurunan kinerja, biasanya diakibatkan oleh pemakaian yang terus-menerus (khususnya PC lawas). Kalau anda tidak tahu dimana harus memulai, cobalah memulai dengan komponen power supply. Komponen ini seringkali mengalami gangguan yang diakibatkan karena pemakaian yang terus-menerus, debu yang membuat kipas tidak berputar lalu mengakibatkan overheat, atau kekurangan daya yang diakibatkan oleh penambahan hardware. Kalau  komponen ini bermasalah (kekurangan daya atau terbakar), anda harus menggantinya dengan yang baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cek memori di PC anda &lt;br /&gt;Apakah anda perlu melakukan penambahan memori. Laukan kalkulasi pada applikasi yang anda jalakan, karena semakin banyak applikasi yang harus anda jalankan berarti semakin banyak memori yang di gunakan (sebaiknya anda memperbesar ukuran memori untuk meminimalisasi efek bottleneck pada PC).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periksa suhu prosessor &lt;br /&gt;Cek apakah suhu prosessor anda melebihi batas yang wajar, kewajarannya berbeda-beda tergantung jenis prosessor yang anda gunakan (panas prsessor akan di bahas di artikel lain). Anda dapat mengeceknya dengan masuk ke BIOS atau menggunakan tool atau utility tertentu semisal sisoft sandra. Perhatikan juga kipas (fan) pada prosessor apakah berjalan dengan baik (bersihkan debu-debu yang menempel pada fan terlebih dahulu). langkah ini dilakukan untuk menjamin bahwa panas yang ditimbulkan prosessor bukan disebabkan oleh heatsink dan fan (komponen pendingin pada prosessor) yang bekerja kurang optimal. Kalau panasnya tidak berubah, anda dapat mengganti thermal grease pada lempengan prosessor dengan thermal grease yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cek settingan pada BIOS&lt;br /&gt;Yang harus anda lakukan adalah, masuk kedalam BIOS dengan menekan tombol Del atau F2. Setelah masuk pastikan kecepatan prosessor, memori, dan lain-lain sudah sesuai dengan yang tertera di manual book perangkat yang anda miliki. Disitu anda juga dapat mengatur beberapa setting agar performance dapat bertambah, misalnya memilih menu “load optimized” atau semacamnya. Dengan meng-updated BIOS dengan yang terbaru juga dapat meningkatkan performance sistem anda. Setalah selesai jangan lupa memilih menu “save and exit”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cek driver perangkat&lt;br /&gt;Cek driver dari perangkat yang terpasang di komputer anda. Apabila  terdapat konflik pada driver anda bisa meng-uninstall driver tersebut untuk kemudian di install kembali dengan yang sesuai atau dengan meng-update dari versi yang terbaru. Dengan meng-update driver beberapa komponen vital seperti graphic card dll, juga dapat memperbaiki kinerja perangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Defrag HDD&lt;br /&gt;Defrag pada harddisk bertujuan untuk meng-organisasi tatanan file pada harddisk agar lebih rapi guna memepermudah prosses transfer data. Ini sangat diperlukan apalagi kalau file-file anda berada pada posisi terpencar-pencar di dalam harddisk. Bagaimana caranya? Kalau anda menggunakan Sistem Operasi Windows anda dapat meng-klik start menu-programs-accessories-system tools-disk defragmenter. Atau bisa juga dengan menggunakan applikasi lain seperti Norton dan semacamnya. Jangan lupa menyisakan ruang kosong minimal 300MB untuk System Operasi Windows XP/2000 dan 200MB untuk Windows 98.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersihkan dari file sampah/junk file&lt;br /&gt;Harddisk yang terlalu disesaki dengan beragam file juga dapat memperlambat sistem anda. Ini biasanya baru terasa setelah space kosong di harddisk tinggal beberapa persen lagi. Untuk menanggulanginya, kita bisa memulai dengan membuang file-file yang tidak perlu atau meng-uninstall applikasi-applikasi yang tidak terlalu sering di pakai namun anda memiliki software installer-nya (kalau diperlukan baru di install kembali). Anda dapat menghapus file-file yang tidak perlu seperti cookies, temp, atau temporary internet files melalui menu search secara berkala. Untuk anda yang awam sangat disarankan menggunakan applikasi tambahan seperti System Mechanic, Tuneup Utility dan sejenisnya untuk menghindari cacat pada file.(baraq)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;!--
google_ad_client = &quot;pub-0433375086280699&quot;;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
google_ad_format = &quot;468x60_as&quot;;
google_ad_type = &quot;text_image&quot;;
google_ad_channel = &quot;&quot;;
google_color_border = &quot;000000&quot;;
google_color_bg = &quot;F0F0F0&quot;;
google_color_link = &quot;0000FF&quot;;
google_color_text = &quot;000000&quot;;
google_color_url = &quot;008000&quot;;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;
  src=&quot;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baragomez.blogspot.com/feeds/4049902435546781168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6709575650655065857&amp;postID=4049902435546781168&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default/4049902435546781168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default/4049902435546781168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baragomez.blogspot.com/2007/08/optimasi-pada-sistem.html' title='Optimasi Pada Sistem'/><author><name>loe2-nk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6709575650655065857.post-490797070396929660</id><published>2007-08-04T08:55:00.000-07:00</published><updated>2007-08-19T18:50:33.935-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><title type='text'>Identifikasi Kerusakan Pada Memori</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://tbn0.google.com/images?q=tbn:vC9BnIuALs1b_M:http://img.myshopping.com.au/product/106628/Kingston_KTH_ZD7000_1G_1GB_Ram_Module.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px;&quot; src=&quot;http://tbn0.google.com/images?q=tbn:vC9BnIuALs1b_M:http://img.myshopping.com.au/product/106628/Kingston_KTH_ZD7000_1G_1GB_Ram_Module.jpg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;   Anda bingung bercampur kaget ketika tiba-tiba sistem anda tidak mau masuk ke sistem operasi (windows / linux dsb) atau mati sama sekali padahal semua perangkat hardware sudah terpasang dengan benar.atau ketika computer dinyalakan muncul bunyi-bunyian (bip) aneh berkali-kali yang tidak pernah dengar sebelumnya?? Don’t be panic.. tahan dulu keinginan anda untuk membawa ke tukang service, lebih baik mengidentifikasi terlebih dahulu komponen mana yang rusak (hardware / software).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda mengalami masalah seperti ini biasanya masalah terletak pada memori atau pada socketnya (tempat meletakkan modul memori).Untuk itu, anda harus megindentifikasi terlebih dahulu komponen mana yang sedang bermasalah agar bisa di cari solusinya&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Sebelum anda memulai, harus di pastikan dulu bahwa semua komponen sudah terpasang dengan benar dan settingan pada BIOS masih standar. Masalah seperti di atas bisa muncul karena  disebabkan karena setting BIOS yang terlalu membebani komponen Hardware misalnya Prosesor atau memori.&lt;br /&gt;Untuk mengetahui setting BIOS anda masih standar atau tidak : nyalakan computer anda, pada saat muncul tuisan-tulisan berlatarkan warna hitam tekan tombol DEL atau F2 (kebanyakan versi BIOS menggunakan salah satu dari tombol ini untuk masuk ke setting BIOS).setelah itu set ke default lalu save change and exit Y/N (Yes/NO).atau anda bisa meng clear CMOS untuk membalikkan setting BIOS-nya pada posisi default (silahkan lihat manual book motherboard anda pada halaman clear CMOS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermati Kepingan Memori Anda&lt;br /&gt;Setelah anda mematikan computer anda, perhatikan dulu apakah memori telah terpasang dengan sempurna.kalau belum, coba pasang dengan benar dan nyalakan kembali computer anda. Namun, kalau tetap masih tidak  mau booting, coba matikan kembai dan cabut memori dari socketnya. Coba perhatikan apakah ada chip IC pada keeping memori yang rusak atau ada jalur-jalur yang bermasalah.&lt;br /&gt;Kalau tidak ada yang rusak, coba perhatikan bagian yang berwarna keemasan sebagai interfacenya. Anda bisa bersihkan bagian keemasan dari memori yang berhubungan dengan socket DIMM dengan menggunakan karet penghapus untuk menghilangkan dari kotoran atau debu. Setelah itu pasang kembali memori pada socketnya. Kalau setelah di bersihkan computer anda berjalan normal, berarti masalah terletak pada memori tapi kalau masih tetap seperti semula ada kemungkinan kepingan memorinya yang rusak. Perhatikan juga jalur-jalur electronic yang ada. Kalau tidak terdapat kerusakan dan computer tetap tidak normal, anda harus mempertimbangkan untuk menggnanti memori anda dengan yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan Socket Memorinya&lt;br /&gt;Tapi bagaimana jika setalah memori diganti kondisinya masih sama??kalau ini terjadi, anda harus curiga pada socket memorinya yang teretak pada motherboard anda. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah membersihkan socket memori tersebut. Gunakan cotton buds atau penghisap debu untuk membersihkannya dari debu atau kotoran lain yang mungkin menempel. Setelah itu coba pasang kembali memori anda dan lihat apakah masalah sudah teratasi. Kalau belum juga teratasi, anda bisa menggunakan socket DIMM memori yang kedua atau kalau ada yang ketiga yang masih kosong. Coba nyalakan kembali. Kalau masalah sudah teratasi, berarti masalah terletak pada socket DIMM. Ini sering terjadi pada motherboard-motherboard lama yang sudah punya “jam terbang” yang sangat lama atau “KOMPULA” (Komputer Lanjut usia alias Komputer Lama). Namun, kalau masalah ternyata tetap sama meski sudah menggunakan socket yang lain, ini berarti semua socket DIMM anda memang sudah rusak dan dengan terpaksa anda harus mengganti Motherboard anda. (loenk)&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;!--
google_ad_client = &quot;pub-0433375086280699&quot;;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
google_ad_format = &quot;468x60_as&quot;;
google_ad_type = &quot;text_image&quot;;
google_ad_channel = &quot;&quot;;
google_color_border = &quot;000000&quot;;
google_color_bg = &quot;F0F0F0&quot;;
google_color_link = &quot;0000FF&quot;;
google_color_text = &quot;000000&quot;;
google_color_url = &quot;008000&quot;;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;
  src=&quot;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baragomez.blogspot.com/feeds/490797070396929660/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6709575650655065857&amp;postID=490797070396929660&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default/490797070396929660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default/490797070396929660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baragomez.blogspot.com/2007/08/identifikasi-kerusakan-pada-memori.html' title='Identifikasi Kerusakan Pada Memori'/><author><name>loe2-nk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6709575650655065857.post-6661442084549742233</id><published>2007-08-02T15:40:00.000-07:00</published><updated>2007-08-19T18:53:07.329-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sekitar Kita"/><title type='text'>Mental Kuli PNS</title><content type='html'>Mario Gagho&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa saja yang pernah punya urusan dengan&lt;br /&gt;kantor-kantor pemerintah, dan para dosen (bagi&lt;br /&gt;mahasiswa/mahasiswi) pasti akan menemui&lt;br /&gt;kejadian-kejadian yg serupa dg apa yang saya alami&lt;br /&gt;itu. Dan saya yakin satu jilid buku tebal tidak akan&lt;br /&gt;cukup menampung &#39;kisah nyata tapi pahit&#39; masyarakat&lt;br /&gt;Indonesia setiap kali harus menghadapi tekanan batin&lt;br /&gt;dan tekanan uang oleh para birokrat di kantor-kantor&lt;br /&gt;pemerintahan dan para dosen keblinger tsb. Bagi rakyat&lt;br /&gt;kebanyakan, situasi tidak enak itu mungkin sudah&lt;br /&gt;dianggap hal lumrah, status quo, dan tidak perlu&lt;br /&gt;dipermasalahkan. Hal itu wajar, terutama bagi mereka&lt;br /&gt;yang tidak pernah kemana-mana dan never think and&lt;br /&gt;never &lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;&#39;see outside the box&#39;&lt;/span&gt;(tidak pernah membuat&lt;br /&gt;perbandingan dg dunia luar dan nilai universal ideal).&lt;br /&gt;&lt;a target=&quot;new&quot;href=&quot;http://kolom-mario.blogspot.com/2005/05/mental-kuli.html&quot;target=&quot;mew&quot;&gt;Baca Artikel lengkap...&lt;/a&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;!--
google_ad_client = &quot;pub-0433375086280699&quot;;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
google_ad_format = &quot;468x60_as&quot;;
google_ad_type = &quot;text_image&quot;;
google_ad_channel = &quot;&quot;;
google_color_border = &quot;000000&quot;;
google_color_bg = &quot;F0F0F0&quot;;
google_color_link = &quot;0000FF&quot;;
google_color_text = &quot;000000&quot;;
google_color_url = &quot;008000&quot;;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;
  src=&quot;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baragomez.blogspot.com/feeds/6661442084549742233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6709575650655065857&amp;postID=6661442084549742233&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default/6661442084549742233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default/6661442084549742233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baragomez.blogspot.com/2007/08/mental-kuli.html' title='Mental Kuli PNS'/><author><name>loe2-nk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6709575650655065857.post-3456990900568422600</id><published>2007-07-19T10:21:00.001-07:00</published><updated>2007-08-19T18:56:11.265-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="IT"/><title type='text'>Get down and dirty with Gumstix Goliath...</title><content type='html'>&lt;h2 class=&quot;date-header&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:78%;&quot;&gt;Thursday, July 19, 2007&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;                      &lt;a name=&quot;6782095334067835280&quot;&gt;&lt;/a&gt;                                    &lt;p&gt;We&#39;ve been covering quite a bit of Opensource/Linux/Hack-your-own GSM phones (some even with GPS), but here is the &lt;a href=&quot;http://gumstix.com/store/catalog/product_info.php?products_id=194&quot;&gt;ultimate phone for the N.E.R.D&#39;s out there&lt;/a&gt;....From the Press Release:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Portola Valley, Calif., July 10, 2007 – Gumstix, Inc, today announced its integrated, open source cellular communications platform: the GoliathTM line of expansion boards. The Goliath-vx board provides GPRS/EDGE function while the Goliath-GPS-vx board combines GPRS/EDGE and GPS. Each Goliath board attaches to a gumstixTM motherboard (verdex only) using a 60-pin connector and includes audio, LCD, touch screen, USB host, 3D-accelerometer, and battery management. General availability is planned for late July and the company will begin taking pre-orders at gumstix.com starting on 16 July.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Goliath boards are by far the largest gumstix products at 105.5mm x 67.3mm, the same dimensions as the Samsung 4.3” LCD touch screens that Gumstix will also sell. Goliath gives verdex motherboards full-speed USB access to the Siemens MC75 GPRS/EDGE module, the u-blox NEO-4S GPS module, and one external USB device.&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For those of you who don&#39;t know, &lt;a href=&quot;http://gumstix.com/index.html&quot;&gt;Gumstix&lt;/a&gt; has been manufacturing a &lt;a href=&quot;http://gumstix.com/store/catalog/index.php?cPath=27&quot;&gt;couple of different embedded platforms&lt;/a&gt; around the XScale processor family. Their boards runs an &lt;a href=&quot;http://docwiki.gumstix.org/Main_Page&quot;&gt;opensource embedded Linux&lt;/a&gt; exclusively. Recently they have branched out into building lots of expansion boards. These expansion boards when combined with their motherboards can truly allow you to create just about anything. Sounds like you&#39;ve got everything you need to build the &quot;real&quot; Iphone :-)&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;&gt;&lt;!--
google_ad_client = &quot;pub-0433375086280699&quot;;
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
google_ad_format = &quot;468x60_as&quot;;
google_ad_type = &quot;text_image&quot;;
google_ad_channel = &quot;&quot;;
google_color_border = &quot;000000&quot;;
google_color_bg = &quot;F0F0F0&quot;;
google_color_link = &quot;0000FF&quot;;
google_color_text = &quot;000000&quot;;
google_color_url = &quot;008000&quot;;
//--&gt;
&lt;/script&gt;
&lt;script type=&quot;text/javascript&quot;
  src=&quot;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&quot;&gt;
&lt;/script&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baragomez.blogspot.com/feeds/3456990900568422600/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6709575650655065857&amp;postID=3456990900568422600&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default/3456990900568422600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6709575650655065857/posts/default/3456990900568422600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baragomez.blogspot.com/2007/07/get-down-and-dirty-with-gumstix-goliath.html' title='Get down and dirty with Gumstix Goliath...'/><author><name>loe2-nk</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>