<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389</atom:id><lastBuildDate>Sun, 31 Jul 2011 10:02:03 +0000</lastBuildDate><title>Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta</title><description>Pergerakan manusia dan barang di Bandara Soekarno Hatta yang sangat cepat menuntut para petugas KPPM BC SH untuk lebih dinamis dalam melakukan pengawasan sekaligus melayani kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan informasi. Blog ini,... satu bukti bahwa kami hadir untuk melindungi dan melayani Anda. pls be comply to our regulation....</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>72</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/BeaCukaiBandaraSoekarnoHatta" /><feedburner:info uri="beacukaibandarasoekarnohatta" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Pergerakan manusia dan barang di Bandara Soekarno Hatta yang sangat cepat menuntut para petugas KPPM BC SH untuk lebih dinamis dalam melakukan pengawasan sekaligus melayani kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan informasi. Blog ini,... satu bukti bahwa </itunes:subtitle><feedburner:emailServiceId>BeaCukaiBandaraSoekarnoHatta</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-1412154797904259633</guid><pubDate>Mon, 28 Dec 2009 22:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-30T00:08:29.005-08:00</atom:updated><title>IRAN TAK JUGA JERA</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SzsKNs2M76I/AAAAAAAAAcM/uNsDGfp1Vnw/s1600-h/PIC_0083.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SzsKNs2M76I/AAAAAAAAAcM/uNsDGfp1Vnw/s320/PIC_0083.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420937806963601314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SzsKNRTIaBI/AAAAAAAAAcE/kon3VH4GxiY/s1600-h/PIC_0090.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 270px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SzsKNRTIaBI/AAAAAAAAAcE/kon3VH4GxiY/s320/PIC_0090.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420937799568746514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SzsKNE7sYLI/AAAAAAAAAb8/jewmkoqcrmg/s1600-h/PIC_0087.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 291px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SzsKNE7sYLI/AAAAAAAAAb8/jewmkoqcrmg/s320/PIC_0087.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420937796249215154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa kali penangkapan warganegara Iran, ternyata mereka tidak pernah mengenal kata jera. 2 (dua) orang warganegara Iran kembali mencoba menyelundupkan narkotika diduga jenis Methampetamine (Shabu), namun berhasil digagalkan. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta. Keduanya menelan kapsul yang didalamnya diduga berisikan narkotika jenis Methampetamine (Shabu), menggunakan pesawat Qatar Airways (QR 638) tanggal 27 Desember 2009, yang mendarat sekitar pukul 18.00. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penumpang pesawat Qatar Airways (QR 638) yang menelan kapsul berisi Kristal bening tersebut, data sbb:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nama/Inisial  Usia   Jenis Kelamin Warganegara Jumlah (sementara) Berat (gram) &lt;br /&gt;A.H     34 tahun  Laki-laki    Iran         57 butir   514 gram&lt;br /&gt;M. R. A     25 tahun  Laki-laki    Iran         43 butir   434 gram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan berat per kapsul mulai dari 7 – 12 gram, sehingga total berat shabu tersebut diperkirakan sekitar 948 (sembilan ratus empat puluh delapan) gram yang dikemas dalam total 100 (seratus) butir kapsul yang ditelan oleh para penumpang tersebut. Berdasarkan estimasi harga jual shabu di pasaran gelap sebesar Rp. 2.200.000 per gram, maka total nilai shabu tersebut diperkirakan mencapai ± Rp 2.085.600.000,- (dua milyar delapan puluh lima juta enam ratus ribu rupiah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan ini berkat kerjasama antara bea dan cukai dengan pihak Imigrasi bandara Soekarno Hatta dan kejelian serta integritas petugas dalam melaksanakan tugas pengawasan terhadap penumpang (profiling). Juga atas hasil analisa profil/data penumpang dan pemeriksaan fisik barang maupun penumpang secara intensif.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berdasarkan hasil pendeteksian dan penindakan yang dilakukan oleh KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan melalui laboratorium (Bea dan Cukai) yang menyatakan bahwa kristal bening tersebut positif merupakan methampetamine HCL. KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta melakukan koordinasi lanjutan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk pengembangan dan pengungkapan jaringan peredaran sabu-sabu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"THEY JUST NEVER LEARN....."&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Ancaman Hukuman&lt;br /&gt;Shabu (Methampetamine) sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tanggal 12 Oktober 2009 merupakan kategori Narkotika Golongan I. Penyelundupan Narkotika Golongan I ke Indonesia adalah pelanggaran pidana sesuai pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 10 milyar. Dalam hal barang bukti beratnya melebihi 5 gram pelaku di pidana dengan pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 (duapuluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp. 10 Milyar ditambah 1/3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindak lanjut&lt;br /&gt;Tersangka dan barang bukti diserahkan kepada BNN RI untuk pengembangan lebih lanjut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-1412154797904259633?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/12/iran-tak-juga-jera.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SzsKNs2M76I/AAAAAAAAAcM/uNsDGfp1Vnw/s72-c/PIC_0083.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-6350745280967484117</guid><pubDate>Sun, 13 Dec 2009 06:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-15T00:37:17.458-08:00</atom:updated><title>7 WARGANEGARA IRAN TELAN SHABU</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SydI3HR5TmI/AAAAAAAAAbk/eSllzHQY5vA/s1600-h/IMG_5810.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SydI3HR5TmI/AAAAAAAAAbk/eSllzHQY5vA/s320/IMG_5810.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415377188620422754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SydI2gXJYgI/AAAAAAAAAbc/brPz_5LAMjs/s1600-h/IMG_5809.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SydI2gXJYgI/AAAAAAAAAbc/brPz_5LAMjs/s320/IMG_5809.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415377178173465090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi warganegara Iran, mencoba menyelundupkan narkotika diduga jenis Methampetamine (Shabu), namun berhasil digagalkan. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta kembali berhasil melakukan penegahan terhadap upaya pemasukan secara illegal barang impor berupa kristal bening yang diduga shabu (methamphetamine) dalam kemasan kapsul yang ditelan oleh penumpang pesawat Etihad Airways (EK 472) dari Abu Dhabi dan pesawat Turkish Airline (TK 066) dari Istambul. &lt;br /&gt;Penumpang pesawat Etihad Airways (EK 472) yang menelan kapsul berisi Kristal bening tersebut, dengan data sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. TAHERI SHAHRAM, usia 27 tahun, laki-laki, warganegara Iran, jumlah kapsul shabu 70 butir&lt;br /&gt;2. MAHDI MOGHADDAMKOUHI REZAALI, usia 25 tahun, Laki-laki, warganegara Iran, jumlah kapsul shabu 80 butir&lt;br /&gt;3. ABBASPOUR MORTEZA, usia 26 tahun, laki-laki, warganegara Iran, jumlah kapsul shabu 70 butir&lt;br /&gt;Penumpang pesawat Turskish Airline (TK 066) yang menelan kapsul berisi Kristal bening tersebut, dengan data sbb:&lt;br /&gt;4. MIRZAEIN RASOUL, usia 25 tahun, Laki-laki, warganegara Iran, jumlah kapsul shabu  100 butir&lt;br /&gt;5. ALIMORADI MOHSEN, usia 25 tahun, Laki-laki, warganegara Iran, jumlah kapsul shabu 60 butir&lt;br /&gt;6. HAJEBI SHAHAB, usia 40 tahun, Laki-laki, warganegara Iran, jumlah kapsul shabu 72 butir&lt;br /&gt;7. GOODARZI GHOLA HASSAN, usia 32 tahun, Laki-laki, warganegara Iran, jumlah kapsul shabu 130 butir;&lt;br /&gt;dengan berat ±5 gram/butir, sehingga total berat shabu tersebut diperkirakan sekitar 2.910 (duaribu Sembilan ratus sepuluh) gram yang dikemas dalam total 582 (lima ratus delapan puluh dua) butir kapsul yang ditelan oleh para penumpang tersebut. Berdasarkan estimasi harga jual shabu di pasaran gelap sebesar Rp. 2.200.000 per gram, maka total nilai shabu tersebut diperkirakan mencapai ± Rp 6.402.000.000,- (enam milyar empat ratus dua juta rupiah). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan ini berkat kerjasama antara bea dan cukai dengan pihak Imigrasi bandara Soekarno Hatta dan kejelian serta integritas petugas dalam melaksanakan tugas pengawasan terhadap penumpang (profiling). Juga atas hasil analisa profil/data penumpang dan pemeriksaan fisik barang maupun penumpang secara intensif.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berdasarkan hasil pendeteksian dan penindakan yang dilakukan oleh KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan melalui laboratorium (Bea dan Cukai) yang menyatakan bahwa kristal bening tersebut positif merupakan methampetamine HCL. KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta melakukan koordinasi lanjutan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direktorat IV Narkoba Bareskrim, Mabes POLRI untuk pelaksanaan upaya pengembangan dan pengungkapan jaringan peredaran sabu-sabu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dengan saat serah terima kepada pihak kepolisian diduga masih terdapat kapsul di dalam tubuh para tersangka, sehingga jumlah yang dikemukakan diatas masih merupakan estimasi (hasil sementara).&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ancaman Hukuman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Shabu (Methampetamine) sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tanggal 12 Oktober 2009 merupakan kategori Narkotika Golongan I. Penyelundupan Narkotika Golongan I ke Indonesia adalah pelanggaran pidana sesuai pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 10 milyar. Dalam hal barang bukti beratnya melebihi 5 gram pelaku di pidana dengan pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 (duapuluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp. 10 Milyar ditambah 1/3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tindak lanjut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tersangka dan barang bukti diserahkan kepada pihak kepolisian untuk pengembangan lebih lanjut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-6350745280967484117?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/12/7-warganegara-iran-telan-shabu.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SydI3HR5TmI/AAAAAAAAAbk/eSllzHQY5vA/s72-c/IMG_5810.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-1270172498239415890</guid><pubDate>Mon, 07 Dec 2009 20:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-09T00:03:10.522-08:00</atom:updated><title>shabu dalam tabung O2, gagal diselundupkan</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sx9ZgOp4puI/AAAAAAAAAbU/gTk7jXmgPnE/s1600-h/IMG_2980.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sx9ZgOp4puI/AAAAAAAAAbU/gTk7jXmgPnE/s320/IMG_2980.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413143687347087074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sx9Zfyi3FKI/AAAAAAAAAbM/uwp4aEL69L8/s1600-h/IMG_2995.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sx9Zfyi3FKI/AAAAAAAAAbM/uwp4aEL69L8/s320/IMG_2995.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413143679801431202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sx9Zff7azJI/AAAAAAAAAbE/iirkELddWJk/s1600-h/IMG_2971.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 190px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sx9Zff7azJI/AAAAAAAAAbE/iirkELddWJk/s320/IMG_2971.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413143674804161682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sx9ZfAwJgYI/AAAAAAAAAa8/ZXZDJUu7zj0/s1600-h/Satu+lagi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sx9ZfAwJgYI/AAAAAAAAAa8/ZXZDJUu7zj0/s320/Satu+lagi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413143666435391874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sx9Zet37N5I/AAAAAAAAAa0/EiNQgnn-dSY/s1600-h/Tabung+gas+inhaler+berisi+shabu2+kristal...jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sx9Zet37N5I/AAAAAAAAAa0/EiNQgnn-dSY/s320/Tabung+gas+inhaler+berisi+shabu2+kristal...jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413143661367736210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Upaya penyelundupan barang larangan dan pembatasan asal Iran belum berakhir, pada hari Minggu tanggaI 06 Desember 2009, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta kembali berhasil melakukan penegahan terhadap upaya pemasukan secara illegal barang impor berupa kristal bening yang diduga shabu (methamphetamine) dengan berat ±1681 (seribu enam ratus delapan puluh satu) gram yang dikemas dalam kemasan yang tidak biasa. Shabu tersebut dikemas dalam 2 kaleng hairspray dan 1 tabung oksigen. Berdasarkan estimasi harga jual shabu di pasaran gelap sebesar Rp. 2.200.000 per gram, maka total nilai shabu tersebut diperkirakan mencapai ± Rp 3.698.200.000,- (tiga milyar enam ratus sembilan puluh delapan juta dua ratus ribu rupiah).&lt;br /&gt;Paket shabu tersebut dikemas dalam 1 (satu) kaleng parfum merek NIVEA, 1 (satu) kaleng hairspray merek AVENE, dan 1 (satu) tabung gas oksigen. Shabu tersebut dikemas sedemikian rupa sebagai upaya pengelabuan pemeriksaan petugas melalui mesin X-Ray. Ketiga kemasan tersebut, pada saat pemeriksaan awal masih berfungsi sebagaimana fungsi aslinya, namun dari hasil pemeriksaan lebih lanjut ditemukan kristal bening tersebut didalamnya. Barang tersebut dibawa oleh seorang penumpang perempuan setengah baya, usia 51 tahun, berinisial K.M., warganegara Iran, dengan menggunakan pesawat Qatar Airlines (QR 638) sekitar pukul 18.00. Pesawat ini memiliki rute Doha – Singapura – Jakarta. Sebelumnya penumpang tersebut menggunakan pesawat QR 493 dengan rute Mashad (Iran) – Doha (Qatar). &lt;br /&gt;Keberhasilan ini berkat kejelian dan integritas petugas dalam melaksanakan tugas pengawasan terhadap penumpang. Juga atas hasil analisa profil/data penumpang dan pemeriksaan fisik barang secara intensif. &lt;br /&gt;Berdasarkan hasil pendeteksian dan penindakan yang dilakukan oleh KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan melalui laboratorium (Bea dan Cukai) yang menyatakan bahwa kristal bening tersebut positif merupakan methampetamine HCL. KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta melakukan koordinasi lanjutan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direktorat IV Narkoba Bareskrim, Mabes POLRI untuk pelaksanaan upaya pengembangan dan pengungkapan jaringan peredaran sabu-sabu tersebut. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Ancaman Hukuman&lt;br /&gt;Shabu (Methampetamine) sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tanggal 12 Oktober 2009 merupakan kategori Narkotika Golongan I. Penyelundupan Narkotika Golongan I ke Indonesia adalah pelanggaran pidana sesuai pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 10 milyar. Dalam hal barang bukti beratnya melebihi 5 gram pelaku di pidana dengan pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 (duapuluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp. 10 Milyar ditambah 1/3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindak lanjut&lt;br /&gt;Tersangka dan barang bukti diserahkan kepada pihak kepolisian untuk pengembangan lebih lanjut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-1270172498239415890?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/12/shabu-dalam-tabung-o2-gagal.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sx9ZgOp4puI/AAAAAAAAAbU/gTk7jXmgPnE/s72-c/IMG_2980.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-935203533893356331</guid><pubDate>Thu, 26 Nov 2009 21:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-01T18:10:00.788-08:00</atom:updated><title>24.8 KG KETAMINE GAGAL DISELUNDUPKAN</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SxXMFOJJDaI/AAAAAAAAAas/oEFfL5nr_oI/s1600-h/IMG_2925.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SxXMFOJJDaI/AAAAAAAAAas/oEFfL5nr_oI/s320/IMG_2925.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410454917423369634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SxXL0jCzIWI/AAAAAAAAAak/dgKsKjfxDY0/s1600-h/edit1.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 202px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SxXL0jCzIWI/AAAAAAAAAak/dgKsKjfxDY0/s320/edit1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410454630976135522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SxXLnlKT3FI/AAAAAAAAAac/QMrX60ysOk0/s1600-h/edit2.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 194px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SxXLnlKT3FI/AAAAAAAAAac/QMrX60ysOk0/s320/edit2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410454408206212178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Senin tanggaI 23 Oktober 2009, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta kembali berhasil melakukan penegahan terhadap upaya pemasukan secara illegal barang impor berupa kristal bening dengan nama “ketamine” yang diduga akan disalahgunakan sebagai alternatif narkotika – memiliki efek stimulant - dengan berat ± 24,8 (dua puluh empat koma delapan) kilogram yang dikemas dalam paket yang dikirim melalui salah satu Perusahaan Jasa Titipan (PJT) dan berdasarkan estimasi harga jual ketamine tersebut di pasaran gelap sebesar Rp. 1.000.000 per gram maka total nilai ketamine yang dikirim tersebut diperkirakan mencapai ± Rp 24.800.000.000,00 (dua puluh empat milyar delapan ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Paket kiriman tersebut terdiri atas 2 (dua) paket/koli yang dikirim dalam satu pengiriman dan diberitahukan sebagai saree sample (kain sari) yang ditujukan kepada Poorna Associates Executive Center (INDOTECH) yang beralamat di Jakarta Selatan dengan pengirim Shankar Bhai yang berkedudukan di India. Kristal bening tersebut dikemas plastik tersendiri dalam 12 (duabelas) paket kecil yang diletakkan bercampur dengan kain sari India sebagai upaya pengelabuan dalam proses analisa dokumen impor dan pemeriksaan melalui mesin X-Ray. &lt;br /&gt;Berdasarkan hasil pendeteksian dan penindakan yang dilakukan oleh KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan melalui laboratorium (Bea dan Cukai) yang menyatakan bahwa kristal bening tersebut positif merupakan ketamine HCL, KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta melakukan koordinasi lanjutan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direktorat IV Narkoba Bareskrim, Mabes Polri melalui pembentukan tim gabungan (Bea dan Cukai, BNN dan Dit.IV) untuk pelaksanaan upaya pengembangan dan pengungkapan terhadap penerima dan juga pengungkapan jaringan peredaran barang berupa ketamine tersebut.&lt;br /&gt;Dalam pelaksanaan pengembangan selama ± 3 (tiga) hari yang dilakukan bersama-sama dengan BNN dan Dit. IV tersebut, tim gabungan berhasil melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang tersangka penerima barang dimaksud dengan identitas sebagai berikut:&lt;br /&gt;Nama         : RB (Inisial)&lt;br /&gt;Jenis kelamin : Laki-laki&lt;br /&gt;Usia         : 24 tahun&lt;br /&gt;Kewarganegaraan : India&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Ketamine merupakan sediaan farmasi / bahan obat yang peredarannya diatur dalam Undang-undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan dan sebagaimana pasal 80 Undang-undang dimaksud, maka barang siapa yang dengan sengaja memproduksi dan/atau mengedarkan sediaan farmasi yang tidak sesuai ketentuan, merupakan pelanggaran pidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 300 juta. &lt;br /&gt;Untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, barang dan tersangka diserahkan kepada Direktorat IV Narkoba Mabes Polri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-935203533893356331?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/11/248-kg-ketamine-gagal-diselundupkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SxXMFOJJDaI/AAAAAAAAAas/oEFfL5nr_oI/s72-c/IMG_2925.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-2801561541646092832</guid><pubDate>Wed, 11 Nov 2009 17:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-13T04:53:45.891-08:00</atom:updated><title>shabu di kaki palsu</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sv1Wjp3omnI/AAAAAAAAAaU/RavDEG_4mss/s1600-h/IMG_2819.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 202px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sv1Wjp3omnI/AAAAAAAAAaU/RavDEG_4mss/s320/IMG_2819.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403570298449074802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sv1WU4F6K8I/AAAAAAAAAaM/XnsaU9iRI80/s1600-h/IMG_2792.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 279px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sv1WU4F6K8I/AAAAAAAAAaM/XnsaU9iRI80/s320/IMG_2792.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403570044569004994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta kembali berulang, pada hari senin tanggal 09 November 2009, berhasil melakukan penegahan barang larangan berupa shabu yang diduga dilakukan oleh sindikat narkotika internasional asal Iran.&lt;br /&gt;Kristal bening yang diduga shabu atau metamphetamine dengan jumlah bruto total ±1660 (seribu enam ratus enam puluh) gram, yang dibawa oleh penumpang warganegara Iran berinisial MV, usia 32 tahun, kondisi cacat kaki kiri. Ybs datang ke Jakarta menggunakan pesawat EK 358 mendarat sekitar pukul 22.15 WIB. Penumpang tersebut tidak membawa bagasi sama sekali.&lt;br /&gt;Kristal bening tersebut dikemas dalam 1 (satu) paket yang direkatkan pada kaki palsu ybs (bagian kiri). Estimasi nilai barang sekitar Rp. 3.6 Milyar.&lt;br /&gt;Keberhasilan ini berkat kejelian petugas dalam analisa manifest penumpang dan gerak-gerik penumpang yang tiba di Bandara Soetta dan pemeriksaan secara intensif.&lt;br /&gt;Hasil laboratorium Bea dan Cukai menyatakan bahwa kristal bening tersebut positif merupakan methampetamine HCL.&lt;br /&gt;Diduga barang-barang tersebut berasal dari sindikat narkotika internasional asal Iran yang sama dengan kasus sebelumnya yang diungkap KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta tanggal 19 – 20 Oktober 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman Hukuman&lt;br /&gt;Shabu (Methampetamine) sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tanggal 12 Oktober 2009 merupakan kategori Narkotika Golongan I. Penyelundupan Narkotika Golongan I ke Indonesia adalah pelanggaran pidana sesuai pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 10 milyar. Dalam hal barang bukti beratnya melebihi 5 gram pelaku di pidana dengan pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 (duapuluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp. 10 Milyar ditambah 1/3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan kepada pihak kepolisian untuk pengembangan lebih lanjut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-2801561541646092832?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/11/shabu-di-kaki-palsu.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sv1Wjp3omnI/AAAAAAAAAaU/RavDEG_4mss/s72-c/IMG_2819.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-249918523530594598</guid><pubDate>Mon, 02 Nov 2009 22:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-02T02:36:22.984-08:00</atom:updated><title>WN IRAN KEMBALI GAGAL SELUNDUPKAN SHABU</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su6yY3TbtgI/AAAAAAAAAaE/GXrKI5f3b4Y/s1600-h/IMG00482.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 90px; height: 95px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su6yY3TbtgI/AAAAAAAAAaE/GXrKI5f3b4Y/s320/IMG00482.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399449143495865858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2hoWVFziI/AAAAAAAAAYs/oCwAZiFCyLE/s1600-h/IMG00471.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2hoWVFziI/AAAAAAAAAYs/oCwAZiFCyLE/s320/IMG00471.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399149242847972898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2ZAYkw5hI/AAAAAAAAAXc/NWHvfUUDOuU/s1600-h/IMG00470.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2ZAYkw5hI/AAAAAAAAAXc/NWHvfUUDOuU/s320/IMG00470.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399139760162792978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2YydMaCwI/AAAAAAAAAXU/KlaEjjKOzpM/s1600-h/IMG00469.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 144px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2YydMaCwI/AAAAAAAAAXU/KlaEjjKOzpM/s320/IMG00469.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399139520884640514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta, dalam kurun waktu 2 (minggu) terakhir, kembali berhasil melakukan 3 (tiga) kali penegahan barang larangan berupa shabu yang diduga dilakukan oleh sindikat narkotika internasional asal Iran, dengan rincian sbb:&lt;br /&gt;1. Pada hari Minggu tanggal 01 November 2009, berhasil melakukan penegahan barang larangan, berupa:&lt;br /&gt;a. Kristal bening yang diduga shabu atau metamphetamine dengan jumlah bruto total ±1000 (seribu) gram, yang dibawa oleh penumpang warganegara Iran berinisial HMA dengan menggunakan pesawat MH 711 sekitar pukul 10.20 WIB. Penumpang tersebut membwa 2 (dua) koper Hard case merek Delsey. &lt;br /&gt;b. Kristal bening tersebut dikemas dalam 3 (tiga) paket yang diletakkan pada bagian dalam pengunci dua koper tersebut. Estimasi nilai barang sekitar Rp. 2.2 Milyar.&lt;br /&gt;c. Dalam kasus ini juga diamankan seorang warganegara Iran berinisial AK. Ybs menjemput HMA dan menerima paket shabu tersebut dari HMA di Terminal kedatangan II D bandara Soetta.&lt;br /&gt;d. Keberhasilan ini berkat kejelian petugas dalam menganalisa profil penumpang dan pemeriksaan fisik barang secara intensif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2iKeiqwsI/AAAAAAAAAY0/g8CxhVway2M/s1600-h/IMG00030-20091030-2003.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2iKeiqwsI/AAAAAAAAAY0/g8CxhVway2M/s320/IMG00030-20091030-2003.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399149829167956674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2iXAhtaAI/AAAAAAAAAY8/_50YxxTFfy4/s1600-h/IMG00039-20091030-2011.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 148px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2iXAhtaAI/AAAAAAAAAY8/_50YxxTFfy4/s320/IMG00039-20091030-2011.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399150044449171458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2ik-O4d_I/AAAAAAAAAZE/R3ZqgQ6gu0U/s1600-h/IMG00038-20091030-2007.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2ik-O4d_I/AAAAAAAAAZE/R3ZqgQ6gu0U/s320/IMG00038-20091030-2007.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399150284351502322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. Hari Jumat, tanggal 30 Oktober 2009, berhasil melakukan penegahan barang larangan di gudang Impor, sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Cairan bening yang diduga shabu atau metamphetamine dalam bentuk cair dengan jumlah bruto total ±9000 (sembilan ribu) ml equal to 5130 (lima ribu seratus tigapuluh) gram, yang dikirim dari Iran dengan nama consignee inisial oleh HRMM warganegara Iran tanggal 25 Juli 2009 (sesuai data AWB). Cairan bening / shabu cair ditemukan dari hasil pemeriksaan di gudang Impor dan diberitahukan sebagai foodstuff sebanyak 2 koli. &lt;br /&gt;b. Cairan bening tersebut dikemas dalam 6 (enam) botol minuman bertuliskan bahasa Iran (Persia). Estimasi nilai barang sekitar Rp. 11.3 Milyar.&lt;br /&gt;c. Keberhasilan ini berkat kejelian petugas dalam menganalisa dokumen impor dan hasil pemeriksaan fisik barang secara intensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2XifpxbYI/AAAAAAAAAXM/N8PP9ad6USQ/s1600-h/IMG00188-20091021-1830.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2XifpxbYI/AAAAAAAAAXM/N8PP9ad6USQ/s320/IMG00188-20091021-1830.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399138147155144066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2XMkLjiJI/AAAAAAAAAXE/IjCBF9l7nTQ/s1600-h/IMG00185-20091021-1826.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2XMkLjiJI/AAAAAAAAAXE/IjCBF9l7nTQ/s320/IMG00185-20091021-1826.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399137770413459602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hari Rabu, tanggal 21 Oktober 2009, berhasil melakukan penegahan barang larangan, berupa:&lt;br /&gt;a. Cairan bening yang diduga shabu atau metamphetamine dalam bentuk cair dengan jumlah bruto total ±9400 (sembilan ribu empat ratus) ml equal to 5358 (lima ribu tiga ratus limapuluh delapan) gram, yang ditemukan dalam bagasi seorang penumpang inisial HS, warganegara Iran dengan menggunakan pesawat EK 356 tanggal 20 Oktober 2009. Namun, pada saat kedatangannya bagasi tersebut tidak bersama HS. Bagasi baru tiba tanggal 21 Oktober 2009. Bagasi tersebut diamankan dari konter lost and found Terminal II D. &lt;br /&gt;b. Cairan bening tersebut dikemas dalam 14 (empatbelas) botol shampoo dan sabun pencuci tangan. Estimasi nilai barang sekitar Rp. 11.7 Milyar.&lt;br /&gt;4. Sehingga total penyelundupan shabu yang berhasil digagalkan adalah:&lt;br /&gt;a. Shabu cair ±18.400 (delapan belas ribu empat ratus) ml equal to 10488 (sepuluh ribu empat delapan puluh delapan) gram, &lt;br /&gt;b. Kristal shabu sebanyak ±1000 (seribu gram)&lt;br /&gt;c. Estimasi nilai total ±Rp. 25.2 Milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil laboratorium Bea dan Cukai menyatakan bahwa cairan bening dan kristal bening tersebut positif merupakan methampetamine HCL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diduga barang-barang tersebut berasal dari sindikat narkotika internasional asal Iran yang sama dengan kasus sebelumnya yang diungkap KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta tanggal 19 – 20 Oktober 2009. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta senantiasa berkomitmen untuk melakukan pencegahan masuknya barang-barang yang termasuk kategori larangan dan/atau pembatasan ke Indonesia, sebagai bentuk upaya perlindungan kepada masyarakat (community protector).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ancaman Hukuman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Shabu (Methampetamine) sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tanggal 12 Oktober 2009 merupakan kategori Narkotika Golongan I. Penyelundupan Narkotika Golongan I ke Indonesia adalah pelanggaran pidana sesuai pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 10 milyar. Dalam hal barang bukti beratnya melebihi 5 gram pelaku di pidana dengan pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 (duapuluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp. 10 Milyar ditambah 1/3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tindak lanjut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan kepada pihak kepolisian untuk pengembangan lebih lanjut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-249918523530594598?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2002/11/wn-iran-kembali-gagal-selundupkan-shabu.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su6yY3TbtgI/AAAAAAAAAaE/GXrKI5f3b4Y/s72-c/IMG00482.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-1145653256804167612</guid><pubDate>Wed, 21 Oct 2009 17:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-11-01T05:48:45.456-08:00</atom:updated><title>four strikes in two days (liquid meth)</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2OfEgEs2I/AAAAAAAAAWs/7v8lNGDaPOg/s1600-h/IMG00464.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2OfEgEs2I/AAAAAAAAAWs/7v8lNGDaPOg/s320/IMG00464.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399128192722449250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Senin, tanggal 19 Oktober 2009 Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta, berhasil melakukan 3 (tiga) penegahan barang larangan secara berturut-turut dari 3 (tiga) pesawat yang berbeda, sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Kristal bening yang diduga shabu atau metamphetamine seberat bruto total ±9.872  (sembilan ribu delapan ratus tujuh puluh dua) gram yang dibawa oleh 3 orang penumpang berinisial MRN (laki-laki), KMS dan MS (keduanya perempuan). Ketiganya berkewarganegaraan Iran, menggunakan pesawat Malaysia Airline (MH 721) rute Malaysia – Jakarta yang mendarat sekitar pukul 15.06. Kristal bening (shabu) tersebut dikemas dalam 15 bungkus kemasan makanan jadi. Estimasi nilai barang sekitar Rp. 21,718 Milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kristal bening yang diduga shabu atau metamphetamine seberat bruto total ±16.980 (enam belas ribu sembilan ratus delapan puluh) gram yang dibawa oleh 4 orang penumpang berinisial KZS, KR, JMS, ID (keempatnya perempuan). Keempatnya berkewarganegaraan Iran, menggunakan pesawat Emirates Air (EK 356) rute Damaskus – Dubai – Jakarta yang mendarat sekitar pukul 15.08. Kristal bening (shabu) tersebut dikemas dalam 28 bungkus kemasan makanan jadi. Estimasi nilai barang sekitar Rp. 37,356 Milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cairan bening yang diduga shabu atau metamphetamine dalam bentuk cair dengan jumlah bruto total ±17.500 (tujuh belas ribu lima ratus) ml, yang dibawa oleh 2 orang penumpang berinisial FAD dan MBS (keduanya perempuan). Keduanya berkewarganegaraan Iran, menggunakan pesawat Qatar Airways (QR-638) rute Doha – Jakarta yang mendarat sekitar pukul 16.39. Cairan bening / shabu cair tersebut disembunyikan dalam botol shampoo dan botol sabun cair. Estimasi nilai barang sekitar Rp. 33 Milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang terlarang tersebut dibawa oleh 9 orang warganegara Iran, dan 8 orang diantaranya wanita dan menggunakan jilbab. Sungguh keterlaluan, biad**, sindikat telah mempergunakan segala macam cara untuk memasukkan barang terlarang tersebut ke Indonesia. Antara lain, menggunakan kurir wanita berjilbab, ibu-ibu dan merubah metode dari shabu dalam bentuk kristal ke dalam bentuk cairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan ini merupakan prestasi terbesar sepanjang sejarah KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta, jumlah shabu yang berhasil diamankan seberat bruto total ±26.852 (duapuluh enam ribu delapan ratus lima puluh dua) gram kristal shabu dan ±17.500 ML Shabu Cair dengan nilai total ±Rp. 92,047 Milyar. Hanya dalam kurun waktu kurang dari 2 jam, petugas bea dan cukai berhasil menggagalkan 3 kali upaya penyelundupan shabu-shabu dalam jumlah sangat besar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2PsO6rDYI/AAAAAAAAAW0/daadphQ8ebg/s1600-h/IMG00457.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2PsO6rDYI/AAAAAAAAAW0/daadphQ8ebg/s320/IMG00457.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399129518368296322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2QLd2NnqI/AAAAAAAAAW8/Pya8YoL0Nt4/s1600-h/IMG00460.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 242px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2QLd2NnqI/AAAAAAAAAW8/Pya8YoL0Nt4/s320/IMG00460.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399130054952066722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya pada hari Selasa, tanggal 20 Oktober 2009 kembali berhasil melakukan satu penegahan barang larangan berupa:&lt;br /&gt;Cairan bening yang diduga shabu atau metamphetamine dalam bentuk cair dengan jumlah bruto total ±5.300 mL equal to ± 4,54kg, yang dibawa oleh seorang penumpang berinisial JV (laki-laki) berkewarganegaraan Iran, menggunakan pesawat Qatar Airways (QR-638) rute Doha – Jakarta yang mendarat sekitar pukul 16.39. Cairan bening / shabu cair tersebut disembunyikan dalam botol botol pembersih keramik. Estimasi nilai barang sekitar Rp. 9.99 Milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga total penyelundupan shabu yang berhasil digagalkan selama 2 (dua) hari adalah seberat bruto total ±26.852 (duapuluh enam ribu delapan ratus lima puluh dua) gram kristal shabu dan ±22.800 ML Shabu Cair dengan nilai total ±Rp. 102,064 Milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ancaman Hukuman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Shabu (Methampetamine) sesuai UU No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika merupakan kategori Psikotropika Golongan II. Penyelundupan psikotropika golongan II ke Indonesia adalah pelanggaran pidana sesuai pasal 61 ayat 1 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman pidana kurungan paling lama 10 tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 300 Juta, dan dilakukan penyidikan sesuai sesuai pasal dengan 102 huruf e jo. 103 huruf c Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dengan ancaman pidana kurungan paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 1 Milyar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tindak lanjut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan kepada Direktorat IV Narkoba dan Kejahatan terorganisir Mabes POLRI untuk pengembangan lebih lanjut. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-1145653256804167612?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/10/four-strikes-in-two-days-liquid-meth.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Su2OfEgEs2I/AAAAAAAAAWs/7v8lNGDaPOg/s72-c/IMG00464.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-1334973996083482325</guid><pubDate>Thu, 15 Oct 2009 21:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-16T20:18:49.891-07:00</atom:updated><title>ketamine senilai 9M diselundupkan sindikat India</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Stk2gv9-1bI/AAAAAAAAAWk/keCev_WSo2M/s1600-h/IMG00456.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Stk2gv9-1bI/AAAAAAAAAWk/keCev_WSo2M/s320/IMG00456.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393401965013030322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Stk2cOYfuLI/AAAAAAAAAWc/zT0BINnJoV0/s1600-h/IMG00453.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Stk2cOYfuLI/AAAAAAAAAWc/zT0BINnJoV0/s320/IMG00453.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393401887277955250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan petugas bea dan cukai kembali terulang, selang satu hari dari penggagalan penyelundupan shabu senilai Rp.1.4 M dalam sepatu berhasil pula &lt;br /&gt;menggagalkan upaya penyelundupan ketamine pada tanggal Empatbelas bulan Oktober tahun Dua Ribu Sembilan sekitar pukul 10.40 WIB.&lt;br /&gt;KPPBC Tipe Madya Pabean Soetta, berhasil menggagalkan penyelundupan bubuk putih yang diduga Ketamine sebanyak 17 paket dengan berat bruto 8,4 Kg senilai ± Rp. 9 Milyar di Terminal Kedatangan International II E yang dibawa oleh seorang penumpang Pesawat Garuda Indonesia, GA 825 dari Singapura inisial M.B.N., warganegara India, laki-laki, usia 54 tahun.&lt;br /&gt;Ketamine tersebut diletakkan dalam alat olahraga kriket berupa protektor (6 buah yang didalamnya diselipkan 17 paket berisi ketamine). &lt;br /&gt;Kasus ini dikembangkan bersama BNN dan Dit. IV Mabes Polri di suatu hotel di daerah gunung sahari dan didapatkan satu orang tersangka yang mengambil paket tersebut. Tersangka berinisial K.S. laki-laki, berprofesi sebagai sopir. Dari keterangan tersangka, ia hanya disuruh mengambil paket tersebut oleh seseorang berinisial M, warganegara Malaysia. Saat ini M, masih dalam pengejaran petugas. &lt;br /&gt;Tindakan penumpang tersebut digolongkan sebagai tindak pelanggaran :&lt;br /&gt;pasal 102 dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling sedikit 50,000,000.00 (lima puluh juta rupiah) dan pidana denda paling banyak 5,000,000,000.00 (lima miliar rupiah);&lt;br /&gt;pasal 103 dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 100,000,000.00 (seratus juta rupiah) dan pidana denda paling banyak 5,000,000,000.00 (lima miliar rupiah); &lt;br /&gt;Undang-Undang Nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan.&lt;br /&gt;Sesuai Undang-Undang Nomor : 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, terhitung mulai tanggal 1 Januari 2010 digolongkan sebagai Narkotika.&lt;br /&gt;Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan kepada Direktorat IV Narkoba dan Kejahatan terorganisir MABES POLRI, untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-1334973996083482325?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/10/ketamine-senilai-9m-diselundupkan.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Stk2gv9-1bI/AAAAAAAAAWk/keCev_WSo2M/s72-c/IMG00456.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-144962602143611153</guid><pubDate>Thu, 15 Oct 2009 03:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-16T19:54:44.858-07:00</atom:updated><title>shabu diselundupkan dengan modus unik....</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/StkxwzZ_VrI/AAAAAAAAAWU/OGum8HJTNy8/s1600-h/IMG00142-20091014-0022.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/StkxwzZ_VrI/AAAAAAAAAWU/OGum8HJTNy8/s320/IMG00142-20091014-0022.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393396743255578290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/StkxsD80xFI/AAAAAAAAAWM/EcYAZvlH9wI/s1600-h/IMG00137-20091013-2246.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/StkxsD80xFI/AAAAAAAAAWM/EcYAZvlH9wI/s320/IMG00137-20091013-2246.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393396661797307474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/StkxnS1i01I/AAAAAAAAAWE/8XEqSr-caF0/s1600-h/IMG00135-20091013-2122.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/StkxnS1i01I/AAAAAAAAAWE/8XEqSr-caF0/s320/IMG00135-20091013-2122.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393396579893957458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak cara yang digunakan oleh kurir narkoba untuk memasukkan narkoba ke Indonesia. Mulai dari direkatkan pada badan/anggota tubuh lainnya, disamarkan dalam kemasan makanan, diletakkan di bagasi, ditelan dan banyak lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pada tanggal 13 Oktober 2009 seorang penumpang asal Hongkong berusaha menyelundupkan shabu yang diletakan dalam sol sepatu yang dikenakannya. Petugas bea dan cukai bandara Soetta berhasil menegah shabu tersebut berkat kejelian mengamati profil penumpang tersebut. Shabu tersebut berat bruto total 1000 (seribu) gram yang diduga sebagai Methamphetamine termasuk psikotropika Golongan II, estimasi nilai Rp 1.4 Milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang haram tersebut dibawa oleh penumpang berinisial HMK, warganegara Malaysia Jenis kelamin Laki-Laki umur 27 tahun, menggunakan pesawat China Airline (CI) 679 dari Hongkong sekitar pukul 20.15 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modus pemasukan barang tersebut dikemas sebanyak 2 (dua) paket seberat bruto total 1000 (seribu) gram yang disembunyikan dalam sol alas kaki (sepatu kets) kanan dan kiri yang bersangkutan (false concealment).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shabu (Methamphetamine) menurut UU no.5 tahun 1997 tentang Psikotropika merupakan kategori Psikotropika golongan II. Penyelundupan Psikotropika golongan II ke Indonesia adalah Pelanggaran Pidana sesuai dengan Pasal 61 ayat 1 Undang-Undang nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman pidana kurungan paling lama 10 tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 300 juta, dan dilakukan penyidikan sesuai dengan pasal 102e jo 103c Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang kepabeanan dengan ancaman pidana kurungan paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 1  Milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan kepada Direktorat IV Narkoba dan Kejahatan terorganisir MABES POLRI, untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-144962602143611153?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/10/shabu-diselundupkan-dengan-modus-unik.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/StkxwzZ_VrI/AAAAAAAAAWU/OGum8HJTNy8/s72-c/IMG00142-20091014-0022.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-6499685672807599804</guid><pubDate>Mon, 31 Aug 2009 03:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-31T23:40:40.984-07:00</atom:updated><title>SHABU KEMBALI MARAK DI JAKARTA...</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SpzBom-7jNI/AAAAAAAAAV8/_liiklavqXM/s1600-h/IMG_2414.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SpzBom-7jNI/AAAAAAAAAV8/_liiklavqXM/s320/IMG_2414.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376384958576954578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SpzBfBIi81I/AAAAAAAAAV0/GK3bC8eyOEA/s1600-h/IMG_2412.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SpzBfBIi81I/AAAAAAAAAV0/GK3bC8eyOEA/s320/IMG_2412.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376384793797915474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 30 Agustus 2009, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno-Hatta kembali berhasil menegah :&lt;br /&gt;Kristal bening seberat bruto total 2,050 (Dua Ribu Lima Puluh) gram yang diduga sebagai Methamphetamine atau Shabu yang termasuk psikotropika Golongan II, estimasi nilai Rp 2,5 Milyar.&lt;br /&gt;Barang haram tersebut dibawa oleh penumpang berinisial LCC, warganegara China Jenis kelamin Laki-Laki umur 52 tahun, menggunakan pesawat Eva Air (BR) 237 dari          Taipei-Taiwan sekitar pukul 12.51 WIB.&lt;br /&gt;Modus pemasukan barang tersebut dikemas sebanyak 2 (dua) paket besar seberat bruto total 2,050 (Dua Ribu Lima Puluh) gram dan disembunyikan di dinding koper yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Upaya tersebut berhasil digagalkan karena kejelian petugas dalam mengamati tampilan X-ray atas barang bawaan tersangka dan analis profil atas gerak-gerik ybs yang mencurigakan. &lt;br /&gt;Dilakukan pengembangan kasus bersama dengan BNN dan Direktorat IV Narkoba Mabes POLRI ke suatu tempat, dan berhasil diamankan satu orang penerima barang berinisal C, Jenis kelamin wanita.&lt;br /&gt;Shabu (Methamphetamine) menurut UU no.5 tahun 1997 tentang Psikotropika merupakan kategori Psikotropika golongan II. Penyelundupan Psikotropika golongan II ke Indonesia adalah Pelanggaran Pidana sesuai dengan Pasal 61 ayat 1 Undang-Undang nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman pidana kurungan paling lama 10 tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 300 juta, serta pengembangan dinyatakan disclose, dan dilakukan penyidikan sesuai dengan pasal 102e jo 103c Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang kepabeanan dengan ancaman pidana kurungan paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 1  Milyar.&lt;br /&gt;Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan kepada Direktorat IV Narkoba dan Kejahatan terorganisir MABES POLRI, untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-6499685672807599804?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/08/shabu-kembali-marak-di-jakarta.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SpzBom-7jNI/AAAAAAAAAV8/_liiklavqXM/s72-c/IMG_2414.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-3657671259227418258</guid><pubDate>Fri, 21 Aug 2009 03:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-26T01:28:20.774-07:00</atom:updated><title>KOKAIN DISAMARKAN DENGAN DOKUMEN</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SpTw6h3Tx7I/AAAAAAAAAVs/JJQMJygDFyc/s1600-h/IMG_2867.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SpTw6h3Tx7I/AAAAAAAAAVs/JJQMJygDFyc/s320/IMG_2867.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374185143673276338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SpTwxZErCxI/AAAAAAAAAVk/jK_X0Ia_IQ0/s1600-h/IMG_2866.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SpTwxZErCxI/AAAAAAAAAVk/jK_X0Ia_IQ0/s320/IMG_2866.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374184986694585106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 20 Agustus 2009, petugas bea dan cukai Bandara Soekarno Hatta mencurigai salah satu paket yang dikirim dari Los Angeles, USA melalui perusahaan jasa titipan.&lt;br /&gt;Paket tersebut diberitahukan sebagai dokumen (tiket perjalanan-airline ticket). Oleh petugas dilakukan pemeriksaan secara seksama dan kedapatan paket tersebut ternyata kokain seberat bruto total 55 (lima puluh lima) gram. Kokain tersebut dikemas sedemikina rupa sehingga tidak terdeteksi oleh mesin X-ray. Diduga ybs telah mengirimkan beberapa kali paket yang sama dengan modus yang sama.&lt;br /&gt;Paket tersebut dikirimkan oleh seseorang berinisial A beralamat di Los Angeles, Amaerika dan ditujukan kepada seseorang berinisial PS yang beralamat di daerah Kebon Melati Tanah Abang, Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;Petugas bea dan cukai berkoordinasi dengan tim dari BNN RI, dan Direktorat IV Bareskrim MABES POLRI melakukan upaya penangkapan penerima paket tersebut yang diduga merupakan bagian dari sindikat kokain internasional. &lt;br /&gt;Sekitar pukul 16.00 WIB, tim gabungan bergerak menuju lokasi alamat penerima dengan bersenjata lengkap untuk mengamankan tersangka penerima. Namun, ketika tersangka telah diamankan oleh tim gabungan, warga sekitar berupaya untuk menggagalkan dengan melempari petugas dengan batu. Bahkan mobil yang digunakan oleh petugas rusak terkena lemparan batu petugas, dan tersangka berhasil dibebaskan oleh warga. &lt;br /&gt;Petugas hanya berhasil mengamankan barang bukti berupa paket yang berisi 55 gram kokain.&lt;br /&gt;Kokain merupakan narkotika Golongan satu, peredaran dan pemasukannya diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika, yang dalam satu pasalnya disebutkan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;barangsiapa tanpa hak dan melawan hukum mengimpor, mengekspor, menawarkan untuk dijual, menyalurkan, membeli, menyerahkan, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, atau menukar nerkotika golongan satu, dipidana dengan pidana mati atau pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 1,000,000,000.00 (satu milyar rupiah)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Selanjutnya barang bukti diserahterimakan kepada Dit. IV Bareskrim Mabes POLRI dan tersangka masih dalam pengejaran petugas kepolisian.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-3657671259227418258?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/08/kokain-disamarkan-dengan-dokumen.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SpTw6h3Tx7I/AAAAAAAAAVs/JJQMJygDFyc/s72-c/IMG_2867.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-8711814092321129696</guid><pubDate>Tue, 18 Aug 2009 17:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-19T18:54:04.774-07:00</atom:updated><title>SH AIRPORT INTERDICTION BERHASIL TEGAH HEROIN</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SoysX4THoKI/AAAAAAAAAUs/j8YqO7dMV_M/s1600-h/IMG_2369.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 215px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SoysX4THoKI/AAAAAAAAAUs/j8YqO7dMV_M/s320/IMG_2369.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371857981795704994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SoysMgaNqGI/AAAAAAAAAUk/Q2vX_lyxx8g/s1600-h/IMG_2398.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SoysMgaNqGI/AAAAAAAAAUk/Q2vX_lyxx8g/s320/IMG_2398.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371857786404448354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SoysDb6IMSI/AAAAAAAAAUc/mvg2jBB90bs/s1600-h/IMG_2366.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 259px; height: 144px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SoysDb6IMSI/AAAAAAAAAUc/mvg2jBB90bs/s320/IMG_2366.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371857630577307938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Soyr8wcqLqI/AAAAAAAAAUU/l8VvtVyyFcc/s1600-h/IMG_2378.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Soyr8wcqLqI/AAAAAAAAAUU/l8VvtVyyFcc/s320/IMG_2378.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371857515831766690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Selasa, tanggal 18 Agustus 2009 atau selang satu hari setelah perayaan HUT RI ke-64, tim gabungan dari SH Airport Interdiction, P2 Kantor Pusat DJBC, BNN RI dan Direktorat IV MABES POLRI berhasil melakukan penegahan satu paket narkotika jenis heroin seberat bruto total 60 (enam puluh) gram senilai kurang lebih Rp. 600,000,000.00 (enam ratus juta rupiah) atau sekitar Rp. 10,000,000.00 (sepuluh Juta rupiah) per gram. &lt;br /&gt;Paket tersebut dikirimkan dari Kamboja ke Jakarta melalui perusahaan jasa titipan tertanggal 13 Agustus 2009, pengirim berinisial EJC dan penerima berinisial HR, beralamat di daerah Cikini, Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;Paket heroin tersebut disamarkan dengan dikemas pada lapisan atas dan bawah kitab suci, dan dikemas sedemikian rupa sehingga tersamarkan apabila melalui X-ray. Pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;shipment airway bill&lt;/span&gt; diberitahukan sebagai book/buku.&lt;br /&gt;Keberhasilan ini berkat pengembangan atas informasi awal dari Bea dan Cukai Kamboja (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cambodian Customs Office&lt;/span&gt;) oleh tim gabungan tersebut dan koordinasi yang baik antar instansi teknis terkait.&lt;br /&gt;Heroin merupakan narkotika Golongan satu, peredaran dan pemasukannya diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika, yang dalam satu pasalnya disebutkan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;barangsiapa tanpa hak dan melawan hukum mengimpor, mengekspor, menawarkan untuk dijual, menyalurkan, membeli, menyerahkan, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, atau menukar nerkotika golongan satu, dipidana dengan pidana mati atau pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 1,000,000,000.00 (satu milyar rupiah)&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;Dari operasi gabungan ini berhasil diamankan dua orang tersangka yaitu D dan HR selaku penerima paket dan satu paket heroin seberat bruto 60 (enam puluh) gram.&lt;br /&gt;Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan kepada Direktorat IV Mabes POLRI untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-8711814092321129696?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/08/sh-airport-interdiction-berhasil-tegah.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SoysX4THoKI/AAAAAAAAAUs/j8YqO7dMV_M/s72-c/IMG_2369.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-5943943002639143804</guid><pubDate>Wed, 12 Aug 2009 04:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-11T22:10:07.452-07:00</atom:updated><title>penyelundupan perhiasan dan handphone digagalkan</title><description>Pada tanggal 31 Juli 2009, 5 Agustus 2009, dan 10 Agustus 2009, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Be Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang impor melalui Terminal Kedatangan Internasional bandara Soetta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tanggal 31 Juli 2009, dilakukan penegahan 44 (empatpuluh empat) buah handphone berbagai merek, yang dibawa oleh penumpang warganegara China, nama Huang Saifeng, dengan pesawat China Airline (CI 679). Barang tersebut tidak diberitahukan dalam customs declaration (CD) dan disembunyikan dalam celana legging dan kantong khusus. Estimasi nilai barang Rp. 100,000,000.00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tanggal 5 Agustus 2009, dilakukan penegahan atas 4 (empat) kantong perhiasan emas bermatakan berlian yang dibawa oleh penumpang nama Benny, warganegara Indonesia dengan menggunakan pesawat China Airline (CI 679). Barang tersebut ditemukan di saku celana bersangkutan pada saat dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas. Barang tersebut tidak diberitahukan dalam customs declaratiobn (CD). Estimasi nilai barang Rp. 780,000,000.00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tanggal 10 Agustus 2009, dilakukan penegahan atas 2 (dua) kantong perhiasan emas bertahtakan berlian seberat 327.80 gram, dibawa oleh penumpang berinisial HPS, warganegara Singapura, dengan menggunakan pesawat Value Air (VF 507). Barang tersebut tidak diberitahukan dalam customs declaration (CD), dan disembunyikan di pinggang. Estimasi nilai barang Rp. 500,000,000.00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini melanggar ketentuan pasal 102 huruf e jo. pasal 102 huruf h Undang-undang Nomor 17 tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, dengan ancaman hukuman pidana penyelundupan dengan pidana penjara minimal 1 tahun, maksimal 10 tahun, dan pidana denda minimal Rp. 50,000,000.00, maksimal Rp. 500,000,000.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat ini tersangka dan barang bukti diamankan untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh PPNS KPPBC Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-5943943002639143804?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/08/penyelundupan-perhiasan-dan-handphone.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-4203135252800287371</guid><pubDate>Fri, 17 Jul 2009 17:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-27T22:25:10.506-07:00</atom:updated><title>shabu dalam kemasan susu bayi</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6KrHwN2BI/AAAAAAAAAUM/kw0M7SER4wU/s1600-h/IMG_2081.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6KrHwN2BI/AAAAAAAAAUM/kw0M7SER4wU/s320/IMG_2081.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363376679665129490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6KivVlwcI/AAAAAAAAAUE/Ey5NfuqnJPM/s1600-h/IMG_2076.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6KivVlwcI/AAAAAAAAAUE/Ey5NfuqnJPM/s320/IMG_2076.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363376535672046018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6KcPGGhLI/AAAAAAAAAT8/eEbVoxov62s/s1600-h/IMG_2074.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6KcPGGhLI/AAAAAAAAAT8/eEbVoxov62s/s320/IMG_2074.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363376423937934514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6KVLY1KdI/AAAAAAAAAT0/JtGU2RlmAn4/s1600-h/IMG_2066.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6KVLY1KdI/AAAAAAAAAT0/JtGU2RlmAn4/s320/IMG_2066.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363376302683662802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 16 Juli 2009, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno-Hatta kembali berhasil menegah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kristal bening seberat bruto total 3100 (tiga ribu seratus) gram jenis Methampetamine atau Shabu yang termasuk psikotropika Golongan II, estimasi nilai Rp. 3.5 Milyar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang haram tersebut dibawa oleh penumpang berinisial SR, warganegara Iran, wanita, umur 27 tahun, menggunakan pesawat TG 433 dari Thailand sekitar pukul 12.00.&lt;br /&gt;Modus pemasukan barang tersebut dengan dikemas dalam 3 (tiga) kemasan susu bayi dengan total paket 6 (enam) paket shabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SR dijemput oleh seorang laki-laki (mengaku suami SR) inisial MJ, warganegara Iran, umur 25 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya tersebut berhasil digagalkan karena kejelian petugas dalam mengamati tampilan X-ray atas barang bawaan tersangka dan gerak-gerik ybs yang mencurigakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SR dan MJ diamankan petugas Bea dan Cukai Soetta untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Dari hasil pengembangan bersama dengan petugas instansi terkait di ketahui MJ sudah tiba di Jakarta tanggal 14 Juli 2009 dan menginap di salah satu hotel di bilangan Gunung Sahari. Di tas pakaian MJ kedapatan kemasan susu yang sama dan didalamnya berisi methampetamine seberat bruto total 1000 gram senilai Rp. 2 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga total barang bukti yang berhasil diamankan 4 (empat) kemasan susu bayi yang didalamnya berisi @2 (dua) paket Shabu seberat total bruto 4100 gram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shabu (Methamphetamine) menurut UU no.5 tahun 1997 tentang Psikotropika merupakan kategori Psikotropika golongan II. Penyelundupan Psikotropika golongan II ke Indonesia adalah Pelanggaran Pidana sesuai dengan Pasal 61 ayat 1 Undang-Undang nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman pidana kurungan paling lama 10 tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 300 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti diserahkan kepada Direktorat IV Narkoba dan Kejahatan terorganisir MABES POLRI, untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cengkareng, 17 Juli 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-4203135252800287371?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/07/shabu-dalam-kemasan-susu-bayi.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6KrHwN2BI/AAAAAAAAAUM/kw0M7SER4wU/s72-c/IMG_2081.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-1537217362745141760</guid><pubDate>Thu, 09 Jul 2009 18:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-07-27T22:04:43.813-07:00</atom:updated><title>laki-laki paruh baya bawa shabu Rp. 2.5 M</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6EtfOe8pI/AAAAAAAAATs/SPqg8w9E6h0/s1600-h/IMG_2062.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6EtfOe8pI/AAAAAAAAATs/SPqg8w9E6h0/s320/IMG_2062.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363370123256066706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6EhNwgoTI/AAAAAAAAATk/vDkDT7sgVKI/s1600-h/IMG_2057.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6EhNwgoTI/AAAAAAAAATk/vDkDT7sgVKI/s320/IMG_2057.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363369912408514866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 9 Juli 2009, Satgas Airport Interdiction Bandara Soekarno Hatta kembali berhasil menegah kristal bening yang diduga methampetamine seberat bruto total 2580 (dua ribu lima ratus delapan puluh) gram jenis Methampetamine atau Shabu yang termasuk psikotropika Golongan II, estimasi nilai Rp. 2.5 Milyar,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang haram tersebut dibawa oleh penumpang berinisial Hsu Chi Cheng, laki-laki, umur 50 tahun, warganegara China, menggunakan pesawat CX 719 dari Hongkong sekitar pukul 20.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modus pemasukan barang tersebut dengan dikemas dalam 1 (satu) paket besar yang diletakkan didasar koper (&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;false concealment&lt;/span&gt;). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya tersebut berhasil digagalkan karena kejelian petugas dalam mengamati tampilan X-ray atas barang bawaan tersangka dan gerak-gerik ybs yang mencurigakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan ini berkat koordinasi yang baik antara bea dan cukai dengan kantor imigrasi bandara Soetta dan pihak lain yang tergabung dalam Satuan Tugas Airport Interdiction. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shabu (Methamphetamine) menurut UU no.5 tahun 1997 tentang Psikotropika merupakan kategori Psikotropika golongan II. Penyelundupan Psikotropika golongan II ke Indonesia adalah Pelanggaran Pidana sesuai dengan Pasal 61 ayat 1 Undang-Undang nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman pidana kurungan paling lama 10 tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 300 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan kepada Direktorat IV Narkoba dan Kejahatan terorganisir MABES POLRI, untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cengkareng, 09 Juli 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-1537217362745141760?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/07/laki-laki-paruh-baya-bawa-shabu-rp-25-m.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sm6EtfOe8pI/AAAAAAAAATs/SPqg8w9E6h0/s72-c/IMG_2062.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-817729388291860537</guid><pubDate>Thu, 25 Jun 2009 09:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-25T02:48:02.512-07:00</atom:updated><title>New Chief in command</title><description>pada tanggal 25 Juni 2009, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta mengadakan acara pisah sambut Kepala Kantor yang baru dan Kepala Seksi P2 yang baru. &lt;br /&gt;KKPBC Soekarno Hatta saat ini dipimpin oleh Bapak Bahaduri Widjayanta yang menggantikan Bapak Rahmat Subagio (yang mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala KPU Priok). Bapak Bahaduri Widjayanta sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Bea dan Cukai Kudus. Sementara itu, Kepala Seksi P2 Soekarno Hatta, Bapak Eko Darmanto mendapatkan Promosi ke tempat yang baru sebagai Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Teluk Nibung. &lt;br /&gt;Pejabat Seksi P2 yang baru belum ditunjuk, sementara dipimpin oleh Pejabat sementara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam harinya, atau pada tanggal 24 Juni 2009 sekitar pukul 20.00, petugas bea dan cukai di terminal kedatangan 2D berhasil mengamankan seorang penumpang pesawat China Airline (CI 679) yang kedapatan membawa kristal bening yang berdasarkan hasil laboratorium positif Methampetamine (shabu) seberat bruto total 1900 (seribu sembilan ratus) gram. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini merupakan prestasi yang baik, dan semoga merupakan awal yang baik untuk menjadikan Bea dan Cukai bandara Soekarno Hatta dalam memberikan proteksi masuknya barang-barang larangan dan pembatasan dan memberikan rasa aman bagi bangsa dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan Bapak Rahmat Subagio dan Bapak Eko Darmanto, terima kasih atas bimbingan dan arahannya selama ini.&lt;br /&gt;Selamat datang Bapak Bahaduri Widjayanta, semoga dapat memberikan yang terbaik bagi kami...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-817729388291860537?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/06/new-chief-in-command.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-3947519182118333481</guid><pubDate>Thu, 25 Jun 2009 06:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-06-25T02:35:19.328-07:00</atom:updated><title>warga Malaysia bawa SHABU 1900gram</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SkNEmnmqMUI/AAAAAAAAATU/c-PSU2JgVBc/s1600-h/IMG00160.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SkNEmnmqMUI/AAAAAAAAATU/c-PSU2JgVBc/s320/IMG00160.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351196212503130434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SkNCgia2FyI/AAAAAAAAATM/QL7RjByW37E/s1600-h/IMG00171.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SkNCgia2FyI/AAAAAAAAATM/QL7RjByW37E/s320/IMG00171.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351193909008930594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang penumpang warganegara Malaysia, pada tanggal 24 Juni 2009 yang baru mendarat dari Hongkong dengan menggunakan pesawat China Airline (CI) 679 di amankan oleh petugas Satuan Tugas Airport Interdiction Bandara Soekarno Hatta karena membawa kristal bening yang diduga Methampetamine (shabu) yang termasuk Psikotropika Golongan II. Penumpang tersebut berinisial KCH, usia 35 tahun, jenis kelamin laki-laki.&lt;br /&gt;Barang tersebut ditemukan dalam koper ybs dan dikemas dalam 3 paket dengan berat bruto total 1900 gram yang dimasukkan dalam dinding palsu koper (false consealment). &lt;br /&gt;Disinyalir ybs merupakan anggota sindikat shabu internasional, dan sebelumnya (tgl 20 Mei 2009) petugas juga berhasil mengamankan warganegara Malaysia yang juga membawa barang yang sama berinisial KCT. Berdasarkan pemeriksaan petugas ternyata KCH merupakan adik KCT. &lt;br /&gt;Estimasi nilai barang tersebut diperkirakan senilai Rp. 2.2 Milyar. &lt;br /&gt;Menurut Kepala Kantor Wilayah DJBC Banten, Bachtiar, keberhasilan ini berkat kejelian petugas X-Ray bea dan cukai di terminal kedatangan yang mencurigai koper dimaksud dan gerak-gerik tsk ketika baru tiba.&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil laboratorium barang tersebut positif Methampetamine HCL (shabu).&lt;br /&gt;Tersangka diancam hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp.300 juta sesuai UU Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. Selanjutnya barang bukti dan tersangka diserahkan kepada Direktorat IV Narkoba MABES POLRI untuk pengembangan lebih lanjut.Petugas harus senantiasa waspada terutama pada saat liburan, dan juga masyarakat diharapkan senantiasa mendukung upaya pemberantasan narkoba di Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-3947519182118333481?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/06/warga-malaysia-bawa-shabu-1900gram.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SkNEmnmqMUI/AAAAAAAAATU/c-PSU2JgVBc/s72-c/IMG00160.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-2473829366327090663</guid><pubDate>Thu, 21 May 2009 19:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-23T00:17:51.866-07:00</atom:updated><title>Double Strikes in a week....</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Shei4raXOJI/AAAAAAAAAS0/PDY5cDGp2s4/s1600-h/IMG_1802.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 254px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Shei4raXOJI/AAAAAAAAAS0/PDY5cDGp2s4/s320/IMG_1802.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338914977880684690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Shei4YVZlKI/AAAAAAAAASs/qbNBAo3ExUg/s1600-h/IMG_1787.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 210px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Shei4YVZlKI/AAAAAAAAASs/qbNBAo3ExUg/s320/IMG_1787.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338914972759594146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Shei4X0nGZI/AAAAAAAAASk/iEnurKQ-kQg/s1600-h/IMG_1797.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 250px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Shei4X0nGZI/AAAAAAAAASk/iEnurKQ-kQg/s320/IMG_1797.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338914972622068114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu malam 20 Mei 2009, Satgas Airport Interdiction (Satgas AI) Bandara Soekarno Hatta, berhasil menegah kristal putih yang diduga shabu (methampetamine)yang termasuk Psikotropika Golongan IV. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini modus yang digunakan cukup baik, karena barang haram tersebut dimasukkan ke dalam kemasan permen Aji Ichiban yang dikemas dalam bungkusan kecil sejumlah 98 (sembilan puluh delapan) buah, dengan total berat bruto 1683 (seribu enam ratus delapan puluh tiga) gram. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang haram tersebut dibawa oleh seorang penumpang penerbangan asal Hongkong dengan pesawat CX 719 sekitar pukul 20.00 inisial KCT (Warganegara Malaysia), usia 37 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan INI BERKAT kejelian petugas X-ray bea dan cukai yang mencurigai barang yang berada di dalam koper ybs. Kecurigaan ini langsung ditindaklanjuti oleh Tim Satgas AI SH, dan setelah dilakukan pemeriksaan mendalam kedapatan barang haram tersebut dalam kemasan permen AJI ICHIBAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut keterangan, Eko Darmanto, Kasie P2 bandara Soekarno Hatta, hal ini merupakan modus yang patut diwaspadai. Karena tidak menutup kemungkinan modus yang sama digunakan oleh anggota sindikat internasional untuk mengelabui petugas. Mereka cenderung menggunakan banyak kurir dengan jumlah barang haram relatif sedikit (dibawah 2 kilo) dengan harapan lolos dari pemeriksaan petugas. Disinyalir penumpang tersebut merupakan anggota jaringan shabu internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini barang bukti dan ketiga tersangka telah diserahkan kepada Dit. IV bareskrim POLRI untuk pengembangan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelundupan Psikotropika golongan II ke Indonesia adalah Pelanggaran Pidana sesuai dengan Pasal 61 ayat 1 Undang-Undang nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman pidana kurungan paling lama 10 tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 300 juta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-2473829366327090663?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/05/double-strikes-in-week.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Shei4raXOJI/AAAAAAAAAS0/PDY5cDGp2s4/s72-c/IMG_1802.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-8888363923038955758</guid><pubDate>Sun, 17 May 2009 04:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-18T03:00:28.735-07:00</atom:updated><title>SH STRIKES BACK....</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/ShEw5jwIRaI/AAAAAAAAARU/9_fY2kRMrgI/s1600-h/IMG_1675.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/ShEw5jwIRaI/AAAAAAAAARU/9_fY2kRMrgI/s320/IMG_1675.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337100798818534818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/ShEw5ouT6uI/AAAAAAAAARM/SatOpaNNrYs/s1600-h/IMG_1674.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/ShEw5ouT6uI/AAAAAAAAARM/SatOpaNNrYs/s320/IMG_1674.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337100800153086690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satgas Airport Interdiction (Satgas AI) Bandara Soekarno Hatta, pada hari Sabtu, 16 Mei 2009 berhasil menegah kristal putih yang diduga shabu (methampetamine) yang termasuk Psikotropika Golongan IV seberat bruto total 2109 (dua ribu seratus sembilan) gram yang dikemas dalam 8 paket yang direkatkan di paha kanan/kiri (body strapping).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang haram tersebut dibawa oleh seorang penumpang penerbangan asal Hongkong dengan pesawat CX 777 jam 13.05 inisial LKL (Warganegara Singapore). &lt;br /&gt;Keberhasilan INI BERKAT INFORMASI INTELEJEN dari hongkong, dan langsung ditindaklanjuti oleh Tim Satgas AI SH. Berkat koordinasi yang baik dengan imigrasi penumpang bersangkutan berhasil diidentifikasi dan diamankan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penumpang tersebut didapat informasi bahwa akan dilakukan penyerahan barang haram tersebut di salah satu hotel bintang 5 di Jakarta. Dari pengembangan ini berhasil pula diamankan 2 orang tersangka penerima paket  tersebut di salah satu hotel bintang 5 di Jakarta, inisial S, dan AW (keduanya WNI). Disinyalir ketiganya merupakan anggota jaringan shabu internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan ini merupakan keberhasilan bersama Satgas Airport Interdiction bandara SH, antara lain Bea dan Cukai, Imigrasi dan BNN. Saat ini barang bukti dan ketiga tersangka telah diserahkan kepada Dit. IV bareskrim POLRI untuk pengembangan lebih lanjut.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelundupan Psikotropika golongan II ke Indonesia adalah Pelanggaran Pidana sesuai dengan Pasal 61 ayat 1 Undang-Undang nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman pidana kurungan paling lama 10 tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 300 juta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-8888363923038955758?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/05/sh-strikes-back.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/ShEw5jwIRaI/AAAAAAAAARU/9_fY2kRMrgI/s72-c/IMG_1675.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-2481382090275565630</guid><pubDate>Thu, 30 Apr 2009 08:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-30T02:45:08.890-07:00</atom:updated><title>22610 BUTIR CROWN PIL DI SITA BEA CUKAI</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SflyrszjePI/AAAAAAAAARA/UacFgsdiz5U/s1600-h/IMG00070.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SflyrszjePI/AAAAAAAAARA/UacFgsdiz5U/s320/IMG00070.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330417729057028338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sfls3i4JbFI/AAAAAAAAAQ4/-RFAbp6HmLs/s1600-h/MACIT+ENGIN+013.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Sfls3i4JbFI/AAAAAAAAAQ4/-RFAbp6HmLs/s320/MACIT+ENGIN+013.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330411335480601682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SflszfrEPqI/AAAAAAAAAQw/oCLEZSH7QgE/s1600-h/MACIT+ENGIN+020.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SflszfrEPqI/AAAAAAAAAQw/oCLEZSH7QgE/s320/MACIT+ENGIN+020.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330411265900953250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rabu malam tanggal 29 April 2009 sekitar pukul 19.30 WIB Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno-Hatta kembali menggagalkan penyelundupan obat-obatan yang diduga melanggar UU No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan, berupa pil warna oranye logo “crown/mahkota” diduga sejenis ekstacy jumlah total lebih kurang 22.610 (dua puluh dua ribu enam ratus sepuluh) butir.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hasil laboratorium Bea dan Cukai (BPIB), menyatakan pil ini mengandung zat 1-(3-Chlorophenyl) piperazine. Zat ini secara normal digunakan sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;anti migraine medications&lt;/span&gt;. Zat ini dapat disalahgunakan dan biasa digunakan sebagai stimulant karena efeknya seperti ecstacy.&lt;br /&gt;Menurut Kasie P2 Bandara Soekarno Hatta, Eko Darmanto, pil ini disebut juga ekstacy eropa (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;european ekstacy&lt;/span&gt;) atau "rolex". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang haram tersebut diamankan dari seorang penumpang pesawat Lufthansa nomor Penerbangan LH-778 Rute Frankfurt – Jakarta, di Terminal D Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penumpang yang membawa barang tersebut berinisial M.E. berkewarganegaraan Belanda berjenis kelamin Laki-laki dan berusia 30 tahun. M.E menitipkan koper yang berisi barang haram tersebut kepada penjemput inisial J.S. warganegara Indonesia berjenis kelamin Laki-laki, usia 43 tahun. Namun berkat kejelian petugas Bea dan Cukai Soetta keduanya berhasil diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modus penyelundupan dilakukan dengan memanfaatkan lapisan dasar koper yang telah dimodifikasi (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;false concealment&lt;/span&gt;) sehingga terdapat ruang tersembunyi untuk menyimpan pil tersebut yang dikemas dalam 30 (tigapuluh) paket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelundupan barang tersebut tersebut adalah Pelanggaran Pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan. &lt;br /&gt;Selanjutnya Tersangka dan Barang Bukti diserahkan ke Bareskrim POLRI, Direktorat IV Narkoba dan Kejahatan Terorganisir, untuk pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-2481382090275565630?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/04/22610-butir-crown-pil-di-sita-bea-cukai.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SflyrszjePI/AAAAAAAAARA/UacFgsdiz5U/s72-c/IMG00070.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-6063998933181844216</guid><pubDate>Tue, 28 Apr 2009 09:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-29T03:37:28.159-07:00</atom:updated><title>BC SOETTA GAGALKAN PENYELUNDUPAN SHABU 5.32 KG</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SfgtfdgbVWI/AAAAAAAAAQo/zjjhaUkHKLY/s1600-h/SHABU.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SfgtfdgbVWI/AAAAAAAAAQo/zjjhaUkHKLY/s320/SHABU.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330060177512813922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SfgtbDohqOI/AAAAAAAAAQg/xMFvX7f_y24/s1600-h/press+release.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SfgtbDohqOI/AAAAAAAAAQg/xMFvX7f_y24/s320/press+release.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330060101847984354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin tanggal 27 April 2009 pukul 20.20 WIB Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno-Hatta kembali menggagalkan penyelundupan Shabu (Methamphetamine) dengan berat brutto + 5.320 (Lima Ribu Tiga ratus dua puluh) gram, estimasi bernilai Rp.10,64 Milyar,-, menurut UU no.5 tahun 1997 tentang Psikotropika merupakan kategori Psikotropika  golongan II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha Penyelundupan tersebut terjadi di Terminal E Kedatangan Internasional  Bandara Soekarno-Hatta dengan Menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor Penerbangan GA-863 dengan Rute Hongkong – Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penumpang yang membawa barang tersebut berinisial A.C. berkewarganegaraan Indonesia berjenis kelamin perempuan dan berusia 54 tahun.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modus penyelundupan dilakukan dengan memanfaatkan lapisan bawah dinding dari Koper yang telah dimodifikasi sehingga terdapat ruang tersembunyi yang digunakan untuk menyimpan shabu sebanyak 4 (empat) paket tersebut yang dibungkus dalam kain keras dan dilapisi dengan bahan Plastik warna ungu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas langsung dilakukan pengembangan oleh tim gabungan dari Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, BNN dan Direktorat IV dan berhasil menangkap tiga orang yang menerima paket shabu tersebut di Perumahan Taman Palem Cengkareng. Inisial ketiga orang tersebut adalah sbb:&lt;br /&gt;1. S,  Laki-laki, usia 44 tahun,&lt;br /&gt;2. DT, Laki-laki, usia 44 tahun,&lt;br /&gt;3. NS, Laki-laki usia 36 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelundupan Psikotropika golongan II ke Indonesia adalah Pelanggaran Pidana sesuai dengan Pasal 61 ayat 1 Undang-Undang nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman pidana kurungan paling lama 10 tahun penjara dan pidana denda paling banyak Rp. 300 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Tersangka dan Barang Bukti diserahkan ke Direktorat IV Narkoba dan Kejahatan Terorganisir, Markas Besar POLRI untuk pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-6063998933181844216?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/04/bc-soetta-gagalkan-penyelundupan-shabu_28.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SfgtfdgbVWI/AAAAAAAAAQo/zjjhaUkHKLY/s72-c/SHABU.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-492611190823225412</guid><pubDate>Tue, 21 Apr 2009 18:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-21T02:13:41.033-07:00</atom:updated><title>Ratusan Blackberry ditegah BC Soetta</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Se1hIuo3L3I/AAAAAAAAAPY/0XQ7T6_YGd8/s1600-h/IMG_1576.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Se1hIuo3L3I/AAAAAAAAAPY/0XQ7T6_YGd8/s320/IMG_1576.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327020736835432306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Se1hA9A83CI/AAAAAAAAAPQ/sLOqBiIkm2A/s1600-h/IMG_1558.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Se1hA9A83CI/AAAAAAAAAPQ/sLOqBiIkm2A/s320/IMG_1558.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327020603255610402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, tanggal 21 April 2009 bertepatan dengan peringatan Hari Kartini Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta (KPPM BC Soetta) penuh sesak dengan wartawan media cetak maupun elektronik nasional. Ternyata kedatangan rekan-rekan wartawan tersebut untuk meliput keberhasilan KPPM BC Soetta tanggal 15 dan 17 April 2009 menegah ratusan blackberry berbagai tipe yang masuk melalui Terminal Kedatangan Internasional Soekarno Hatta. &lt;br /&gt;Barang tersebut dibawa oleh penumpang asal Hongkong eks pesawat China Airline (CI679) dan penumpang asal Singapore eks pesawat Singapore Airline (SQ968).&lt;br /&gt;Menurut keterangan Eko Darmanto (Kasi Penindakan&amp;Penyidikan), barang tersebut seharusnya tidak boleh dimasukkan oleh perorangan, tetapi harus oleh Badan Hukum/Usaha yang memiliki serangkaian perijinan antara lain, Importir terdaftar (IT) produk tertentu, NPIK (Nomor Pokok Importir Khusus), Laporan Surveyor (LS) dari negara asal, dan wajib mendapatkan sertifikasi Postel.&lt;br /&gt;Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor: 56 tahun 2008 dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi Nomor:29/PER/M.KOMINFO/09/2008.&lt;br /&gt;Estimasi nilai total barang tersebut kurang lebih Rp. 3.600.000.000,00 (tiga milyar enam ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Untuk selanjutnya barang-barang tersebut di amankan di KPPM BC Soetta untuk proses lebih lanjut, apabila dalam jangka waktu 60 hari tidak dilengkapi izin terkait maka ditetapkan sebagai barang dikuasai negara sesuai ketentuan perundang-undangan berlaku.&lt;br /&gt;Upaya pemasukan barang-barang pembatasan sejenis, disinyalir tetap akan dilakukan oleh pihak-pihak tertentu dengan tidak mengindahkan ketentuan izin instansi teknis terkait untuk mengeruk keuntungan yang besar. Oleh karena itu, petugas Bea dan Cukai senantiasa memperketat pengawasan baik di terminal maupun di kargo internasional.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-492611190823225412?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/04/ratusan-blackberry-ditegah-bc-soetta.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/Se1hIuo3L3I/AAAAAAAAAPY/0XQ7T6_YGd8/s72-c/IMG_1576.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-4466087326903949395</guid><pubDate>Tue, 24 Mar 2009 17:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-13T21:57:42.199-07:00</atom:updated><title>BC SOETTA TEGAH KUDA LAUT KERING</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SeQTXcRkKWI/AAAAAAAAAOY/9eAvcWNJ8Fg/s1600-h/IMG_1182.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SeQTXcRkKWI/AAAAAAAAAOY/9eAvcWNJ8Fg/s320/IMG_1182.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324401952906553698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SeQTEa9f0OI/AAAAAAAAAOQ/u0cGrrrWZO8/s1600-h/IMG_1181.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SeQTEa9f0OI/AAAAAAAAAOQ/u0cGrrrWZO8/s320/IMG_1181.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324401626136432866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 23 maret 2009, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta berhasil menegah upaya penyelundupan kuda laut kering ke luar negeri. Untuk menghindari kecurigaan petugas satwa tersebut diberitahukan sebagai hasil laut dan akan dikirim ke hongkong melalui paket kiriman pos (EMS). Namun, berkat kejelian petugas maka pengiriman satwa yang dilindungi tersebut berhasil digagalkan. &lt;br /&gt;Estimasi nilai barang tersebut di luar negeri sebesar USD 15000.&lt;br /&gt;Dari data EMS yang ada diketahui satwa tersebut dikirim dari Batam ke Jakarta oleh pengirim berinisial JYC berdomisili di Batam dan akan diekspor melalui bandara Soekarno Hatta.&lt;br /&gt;Pengiriman ini melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda sebesar Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Aturan CITES tidak hanya mengatur tentang pemanfaatan satwa maupun tumbuhan hidup namun juga pemanfaatan bagian atau satwa/tumbuhan yang dilindungi dalam keadaan mati.&lt;br /&gt;Selanjutnya satwa tersebut diserahterimakan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta.&lt;br /&gt;Petugas Bea dan Cukai senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap satwa maupun tumbuhan yang dilindungi baik untuk tujuan impor maupun ekspor sesuai amanat dari konvensi CITES dan UU No. 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-4466087326903949395?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/04/bc-soetta-tegah-satwa-cites.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SeQTXcRkKWI/AAAAAAAAAOY/9eAvcWNJ8Fg/s72-c/IMG_1182.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-3389542146169938993</guid><pubDate>Tue, 10 Mar 2009 17:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-13T22:21:38.612-07:00</atom:updated><title>BC SOETTA TEGAH SATWA CITES</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SeQdU296jRI/AAAAAAAAAOo/MipJDDjzsUM/s1600-h/CIMG3660.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SeQdU296jRI/AAAAAAAAAOo/MipJDDjzsUM/s320/CIMG3660.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324412903648562450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SeQdMTf1D1I/AAAAAAAAAOg/AYlJUNWlZiA/s1600-h/CIMG3656.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SeQdMTf1D1I/AAAAAAAAAOg/AYlJUNWlZiA/s320/CIMG3656.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324412756688179026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 08 Maret 2009, petugas Bea dan Cukai bandara Soekarno Hatta menerima informasi adanya upaya penyelundupan satwa yang dilindungi kondisi hidup melalui pesawat terbang.&lt;br /&gt;Petugas Bea dan Cukai langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan membentuk tim, dan menemukan satwa tersebut dibawa oleh penumpang berinisial AAA warga negara Arab Saudi. Satwa tersebut ditempatkan dalam tempat yang kurang representatif, seperti dalam kotak buah, silinder paralon dan 'besek' dan sama sekali tidak dilengkapi dengan dokumen yang dipersyaratkan seperti CITES permit. &lt;br /&gt;Satwa yang dibawa, yaitu :&lt;br /&gt;a. Malu Malu 3 (tiga) ekor : 2 (dua) ekor warna cokelat muda dan 1 (satu) ekor   &lt;br /&gt;   warna hitam.&lt;br /&gt;b. 1 (satu) ekor nuri Kepala Hitam.&lt;br /&gt;c. 1 (satu) ekor nuri warna merah.&lt;br /&gt;d. 1 (satu) ekor nuri warna hijau&lt;br /&gt;e. 8 (delapan) ekor Punai.&lt;br /&gt;f. 2 (dua) ekor kakatua putih.&lt;br /&gt;g. 1 (satu) ekor kakatua putih besar&lt;br /&gt;h. 16 (enam belas) ekor beo&lt;br /&gt;Satwa-satwa tersebut termasuk dalam kategori Appendix I dan Appendix II CITES, yang pemanfaatannya diatur dalam UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.&lt;br /&gt;Estimasi Nilai Barang tersebut kurang lebih USD 80,000.&lt;br /&gt;Satwa dan tersangka saat ini telah diserahterimakan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta dan Polres Metro Bandara Soetta untuk penyidikan lebih lanjut. &lt;br /&gt;Petugas Bea dan Cukai sangat menaruh perhatian besar atas upaya penyelundupan Satwa dan Tumbuhan sebagaimana diatur dalam CITES sebagai upaya pelestarian sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Hal ini sesuai dengan tema Hari Kepabeanan Internasional "Customs Protects our Environment".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-3389542146169938993?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/03/bc-soetta-tegah-satwa-cites.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SeQdU296jRI/AAAAAAAAAOo/MipJDDjzsUM/s72-c/CIMG3660.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8977395690267823389.post-2962030401180742628</guid><pubDate>Sat, 07 Feb 2009 06:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-02-10T02:29:05.700-08:00</atom:updated><title>ketamine kembali ditegah BC Soetta</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SZFRX6N3rSI/AAAAAAAAAN4/cIdmex93cU4/s1600-h/edit2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SZFRX6N3rSI/AAAAAAAAAN4/cIdmex93cU4/s320/edit2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301107707598056738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 06 Februari 2009 sekitar pukul 21.00, petugas Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno Hatta kembali berhasil menggagalkan penyelundupan barang yang diduga Kethamine seberat 2,9 Kg dan 5 butir Pil warna merah dengan logo “WY”. &lt;br /&gt;Barang tersebut dibawa oleh seorang penumpang wanita, XX, 33 tahun, yang mendarat dari Hongkong sekitar jam 20.30 dengan menumpang pesawat Cathay Pacific CX 719.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas Bea Cukai yang mengawasi penumpang dan barang di terminal kedatangan 2D melakukan teknik profiling untuk mengidentifikasi barang atau penumpang yang mencurigakan. Petugas kemudian mentarget XX untuk diperiksa lebih lanjut. Dari pemeriksaan ditemukan pil warna merah dengan logo "WY" yang disembunyikan di balik pakaian dalam. Hasil pemeriksaan X-ray juga menunjukkan indikasi adanya barang lain yang mencurigakan di dalam koper milik XX. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan atas koper dimaksud, dan ditemukan bantal yang didalamnya terdapat satu paket berisi bubuk putih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pemeriksaan awal, diketahui bahwa bubuk tersebut adalah ketamine. Ketamine adalah sejenis bahan kimia yang memiliki efek seperti shabu-shabu (methampetamine). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan penumpang tersebut digolongkan sebagai tindak pelanggaran Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, pasal 102 dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling sedikit 50,000,000.00 (lima puluh juta rupiah) dan pidana denda paling banyak 5,000,000,000.00 (lima miliar rupiah), dan pasal 103 dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 100,000,000.00 (seratus juta rupiah) dan pidana denda paling banyak 5,000,000,000.00 (lima miliar rupiah), serta melanggar Undang-Undang Kesehatan Nomor 23 tahun 1992.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8977395690267823389-2962030401180742628?l=shcustoms.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://shcustoms.blogspot.com/2009/02/ketamine-kembali-ditegah-bc-soetta_10.html</link><author>noreply@blogger.com (Mr. Air-Customs)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_nTl0SeYuMXY/SZFRX6N3rSI/AAAAAAAAAN4/cIdmex93cU4/s72-c/edit2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><language>en-us</language><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

