<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410</id><updated>2026-06-17T13:10:48.927+07:00</updated><category term="Public Relations"/><category term="Etika"/><category term="Manajemen PR"/><category term="Teori Komunikasi"/><category term="Kewirausahaan"/><category term="Etika PR"/><category term="Etika dan Filsafat Komunikasi"/><category term="Manajemen Isu dan Krisis"/><category term="Human Communication"/><category term="Media"/><category term="Komunikasi Organisasi"/><category term="Manajemen Issue dan Krisis"/><category term="Opini Publik"/><category term="Filsafat"/><category term="Psikologi Komunikasi"/><category term="Design"/><category term="Komunikasi Massa"/><title type='text'>Belajar Komunikasi..... (lagi) Yuk...! (kumpulan materi)</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>77</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-3010556597416481772</id><published>2018-05-25T09:14:00.003+07:00</published><updated>2018-05-25T09:14:24.840+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Media"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Public Relations"/><title type='text'>Majalah Internal</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Majalah internal atau in-house magazine dalam Bahasa Inggris, banyak dibuat oleh berbagai organisasi dan perusahaan. Media internal ini bisa berupa media cetak, maupun media digital (situs internet atau file pdf yang dikirimkan lewat email).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;BENTUK MEDIA INTERNAL&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menurut Frank Jefkins:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
The sales bulletin&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
The Newsletter&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
The Magazine&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tabloid Newsletter&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
The Wall Newspaper&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menurut M. Linggar Anggoro&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Newsletter&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Koran atau Tabloid&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Majalah Dinding&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Majalah&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Cetakan Khusus&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Pengantar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Model “Uses and Gratifications”&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Model ini menyatakan bahwa kebutuhan manusia baik secara psikologis maupun sosial, yang menimbulkan harapan tertentu pada media massa atau sumber-sumber. Latar belakang ini membentuk pola terpaan media yang berlainan, pola pemenuhan kebutuhan dan akibat-akibat lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendekatan ini secara kontras membandingkan efek dari media dan bukan ‘apa yang media lakukan pada pemirsanya’. Model ini merupakan kritik akan Teori Jarum Hipodermik, yang menganggap khalayak sebagai objek pasif yang hanya menerima apa yang diberi media.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebutuhan manusia berdasarkan motif yang berbeda-beda. Dengan kata lain, setiap orang memiliki latar belakang, pengalaman dan lingkungan yang berbeda. Perbedaan ini, tentunya berpengaruh pula kepada pemilihan konsumsi media mereka. &amp;nbsp;Khalayak dianggap aktif, dimana penggunaan media massa diasumsikan memiliki tujuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam proses komunikasi massa banyak inisiatif yang mengaitkan pemuasan kebutuhan dengan pemilihan media oleh khalayak. Media massa harus bersaing dengan sumber-sumber sehubungan dengan pemuasan kebutuhan. Pemilihan media dan sumber-sumber lain sangat bergantung kepada khalayak yang bersangkutan. Banyak tujuan pemilihan media massa disimpulkan dari data yang diberikan khalayak. Terdapat berbagai pertimbangan dalam pemilihan media massa secara spesifik seputar kebutuhan khalayak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Teori &quot;Uses and Gratifications&quot; ditekankan khalayak secara aktif menentukan media mana yang dipilih untuk memuaskan kebutuhannya. Media massa sebagai institusi sumber informasi tidak lagi dominan. Khalayak-lah yang menggerakkan media massa untuk memenuhi kebutuhan atau kepentingan mereka. Khalayak mempunyai otoritas personal untuk menentukan akan mengkonsumsi media apa, sesuai dengan motivasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada 3 (tiga) fungsi penting dalam Teori &quot;Uses and Gratifications&quot; yang mempengaruhi bagaimana khalayak menggunakan media, antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Fungsi Mengawasi&lt;/b&gt;. Dalam masyarakat modern, pengawasan dan kewaspadaan disediakan oleh media massa, yang dapat mengawasi dan memantau lingkungan global dan lokal untuk mendapatkan informasi yang membantu orang menentukan kepuasan untuk mendapatkan hidup yang lebih baik.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Fungsi Sosialisasi&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Mencari informasi adalah sifat alami setiap manusia yang membantu mereka bisa di terima orang lain di masyarakat. Fungsi sosialisasi ini adalah proses yang tidak akan berhenti dan selalu berhubungan dengan media. Pada dasarnya, untuk bersosialisasi dengan orang lain, kita pastinya membutuhkan informasi tentang apa yang akan kita sosialisasikan dengan orang lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Fungsi Diversi&lt;/b&gt;. Fungsi diversi atau pengalihan berfungsi untuk pengalihan diri seseorang dari kemajuan sehari-hari melalui media massa, misalnya dengan menonton acara televisi, sinetron, berita, acara olah raga.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
Pendekatan &quot;Uses and Gratifications merupakan model yang digambarkan sebagai &lt;i&gt;a dramatic break with effects tradition of the past&lt;/i&gt; yang dinyatakan David L. Swanson (1979). Pendekatan ini tidak tertarik pada apa yang dilakukan media pada diri orang, tetapi tertarik pada apa yang dilakukan orang terhadap media. Khalayak dianggap secara aktif menggunakan media untuk memenuhi kebutuhannya. Dari sini timbul istilah “uses and gratifications”, penggunaan dan pemenuhan kebutuhan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam asumsi ini tersirat pengertian bahwa komunikasi massa berguna (utility); bahwa konsumsi media diarahkan oleh motif (intentionality); bahwa perilaku media mencerminkan kepentingan dan preferensi (selectivity); dan bahwa khalayak sebenarnya kepala batu (stubborn). Karena penggunaan media hanyalah salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan psikologis, efek media dianggap sebagai situasi ketika kebutuhan itu terpenuhi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Konsep dasar pendekatan ini diringkas oleh para pendirinya (Katz, Blumler dan Gurevitch). Dengan pendekatan ini yang diteliti ialah (1) sumber sosial dan psikologis dari (2) kebutuhan, yang melahirkan (3) harapan-harapan dari (4) media massa atau sumber-sumber yang lain, yang menyebabkan (5) perbedaan pola terpaan media (atau keterlibatan dalam kegiatan lain), dan menghasilkan (6) pemenuhan kebutuhan dan (7) akibat – akibat lain, bahkan sering kali akibat – akibat yang tidak dikehendaki.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Penggolongan Kebutuhan Individu dan Manfaat Media&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Katz, Blumler dan Gurevitch (1974), mengutip dua peneliti &amp;nbsp;Swedia yang pada tahun 1968 mengusulkan suatu &quot;uses and gratifications&quot;, yang mencakup unsur-unsur berikut:&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Khalayak dipandang bersikap aktif, artinya peranan penting manfaat media massa diasumsikan berorientasi pada sasaran.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam proses komunikasi massa, banyak inisiatif pengaitan antara gratifikasi kebutuhan dan pemilihan media yang terletak pada khalayak.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Media bersaing dengan sumber-sumber pemenuhan kebutuhan yang lain.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Lima kategori kebutuhan sebagai berikut:&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebutuhan kognitif. Memperoleh informasi, pengetahuan dan pemahaman.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebutuhan afektif. Emosional, pengalaman menyenangkan atau estetis.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebutuhan integratif personal. Memperkuat kredibilitas, rasa percaya diri, stabilitas dan status.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebutuhan integratif sosial. Mempererat hubungan dengan keluarga, teman dan sebagainya.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebutuhan pelepasan ketegangan. Pelarian dan pengalihan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pendekatan &quot;uses and gratifications&quot;, mengingatkan kita hal yang sangat penting; tujuan orang menggunakan media dengan berbeda-beda. Pada tataran yang lebih luas, pendekatan ini menunjukkan bahwa pengguna komunikasi massa memegang kendali. Pendekatan ini bertentangan dengan anggapan bahwa khalayak pasif dan persuasi yang mendominasi banyak penelitian sebelumnya. Pendekatan ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman seiring dengan semakin berkembangnya informasi digital dan para pengguna media dihadapkan dengan lebih banyak pilihan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pendekatan manfaat dan gratifikasi seyogyanya mengarahkan perhatian para audien komunikasi massa. Brenda Dervin (1980) merekomendasikan bahwa perkembangan kampanye informasi dimulai dengan kajian calon pengguna informasi dan pertanyaan – pertanyaan yang berusaha dijawab orang itu untuk menalar dunia ini. Para perancang media di berbagai bidang hendaknya lebih banyak melakukan penelitian terhadap calon audiennya maupun terhadap gratifikasi yang ingin diperoleh para audien tersebut. (Severin – Tankard)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ada 2 syarat isi dari sebuah media korporasi dituntut untuk memenuhi:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Isi setiap edisi perlu dipertahankan untuk agar selalu sesuai dengan tujuan penerbitan.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setiap edisi penerbitan harus selalu baru dan lebih menarik dari edisi sebelumnya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Kategori informasi dalam sebuah media:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berdasarkan sumber&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lingkup Manajemen. Adalah berbagai peristiwa yang terjadi pada lingkup dunia kerja seperti: produktivitas, kesejahteraan karyawan, professionalisme, etos kerja, karier, kontrol kualitas, Marketing, dan sebagainya.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lingkup Non-Manajemen. Adalah peristiwa atau masalah diluar dunia kerja seperti: olahraga, hobby, kesehatan, dll.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berdasarkan Fungsi&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Fungsi Informatif. Bila Materi yang disajikan menambah pengetahuan baru yang berguna untuk mengurangi ketidaktahuan dan ketidakjelasan.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Fungsi Edukatif. Bila materi yang disajikan memperkenalkan cara baru mengatasi suatu masalah.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Fungsi Menghibur. Bila materi yang diberikan memberikan ganjaran psikologis.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berdasarkan Jenis Realitas&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Realitas Sosiologis. Hal ini diperoleh berdasarkan pengalaman langsung atau pengamatan langsung seseorang terhadap suatu peristiwa faktual.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Realitas Psikologis. Hal ini merupakan hasil rekaan pikiran seseorang (interpretasi) terhadap peristiwa faktual. Sedangkan orang tersebut tidak berada atau melihat peristiwa tersebut secara langsung.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berdasarkan Sifat&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Informasi Faktual. Info yang diperoleh berdasarkan peristiwa nyata yang terjadi, seperti berita atau feature.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Informasi Faksional. Info yang diperoleh berdasarkan pendapat seseorang terhadap sesuatu fakta yang terjadi, seperti artikel.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Informasi Fiksional. Info hasil rekaan seseorang secara murni seperti cerpen.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berdasarkan Lokasi Kejadian&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Informasi peristiwa di kantor pusat&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Informasi peristiwa di kantor cabang&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Informasi peristiwa di luar kantor institusi&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berdasarkan Format&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berita. Laporan tertulis dari suatu peristiwa, ciri pokoknya adalah seluruh materi yang ditulis berdasarkan fakta.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Artikel. Adalah tulisan yang merupakan buah pikiran penulis. Dapat berupa ulasan tentang suatu peristiwa dari sisi baik maupun buruk.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Fiksi. Adalah tulisan berdasarkan rekaan penulis dari kisah yang tidak nyata.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bagan dan foto. Info yang disajikan lewat visual.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Majalah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pengertian majalah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca dan menurut waktu penerbitannya dibedakan atas majalah bulanan, tengah bulanan, mingguan dan sebagainya, serta menurut pengkhususan isisnya dibedakan atas majalah berita, wanita, remaja, olahraga, sastra, ilmu pengetahuan tertentu dan sebagainya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Kekuatan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Khalayak sasaran: sangat khusus.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penerimaan khalayak: mampu&amp;nbsp;mengangkat nama atau citra produk yang diiklankan sejajar dengan persepsi khlayak sasaran terhadap prestise majalah yang bersangkutan.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Long life span: biasanya dibaca dalam jangka waktu lama dan sering digunakan sebagai referensi khusus.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kualitas visual:&amp;nbsp;biasanya sangat prima, karena pada umumnya dicetak di atas kertas berkualitas tinggi.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Kelemahan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Fleksibilitasnya terbatas: pemesanan iklan kebanyakan harus dilakukan jauh hari sebelum majalah terbit.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Biaya tinggi:&amp;nbsp;iklan relatif lebih mahal jika dibandingkan iklan di surat kabar, apalagi jika khalayak yang dijangkau tidak terseleksi.&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Distribusi:&amp;nbsp;Peredaran majalah dianggap lambat dibanding surat kabar.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebagai media internal, majalah merupakan sarana komunikasi efektif yang mampu&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
mengelola sumber daya yang ada dalam perusahaan. Artinya, melalui media ini&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
PRO berupaya untuk membina hubungan komunikasi masyarakat internal dengan&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
menjadi corong informasi para karyawan kepada pihak perusahaan atau mampu&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
bertindak sebagai mediator dari perusahaan (pimpinan) terhadap karyawannya&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
(Ruslan 2001 : 266). Kemudian pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
perusahaan baik secara kuantitas maupun kualitas dalam bentuk produk barang&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
atau pemberian jasa yang ditawarkan kepada publik sebagai sasarannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Definisi In House Magazine (Majalah Internal)&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
In House Magazine atau Company Magazines adalah majalah internal sebuah lembaga/perusahaan. Desain atau tampilan dan rubrikasinya seperti majalah umum/komersil, namun isinya tentang informasi seputar “dapur” lembaga. Mengelola In House Magazine, juga Newsletter, sama dengan proses manajemen media massa pada umumnya, yakni melalui proses redaksional dan membutuhkan keterampilan meliput dan menulis berita layaknya wartawan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Proses redaksional dimaksud adalah tahapan perencanaan (planing) –penentuan visi, misi, logo, moto, rubrikasi, editorial policy, dan style book; pengorganisasian (organizing) –penetapan susunan organisasi redaksi (pemred hingga reporter dan layouter); pelaksanaan (acting) –aktivitas jurnalistik seperti perencanaan liputan (rencana isi), peliputan, penulisan, editing, dan desain grafis, dan pengawasan (controling) –pengawasan dan evaluasi proses dan hasil kerja yang sudah dilaksanakan.*&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Fungsi Media Internal (Rosady Ruslan):&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Media hubungan komunikasi internal dan ekstrenal dalam upaya pencapaian pesan-pesan perusahaan kepada pemilik (shareholder), khlayaak terkait (stakeholder) mengenai aktivitas perusahaan, manfaat produk barang dan jasa.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ajang komunikasi antar karyawan. Misalnya: kegiatan usaha, wisata, kegiatan karyawan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Media bagi staf PR dalam tulis menulis&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Nilai tambah bagi PR untuk menerbitkan in house journal yang bermutu, terbit berkala dan teratur, penmapilan profesional, lay out dan isi yang ditata apik, cover menarik.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Publik Media Internal&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pegawai/ anggota&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Distributor&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pemasok/mitra usaha&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Investor&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Konsumen&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pemerintah&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Masyarakat&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tokoh berpengaruh&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kegiatan Media Internal&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menetapkan target dasar dan tujuan dari media internal&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Memperhitungkan sumberdaya manusia dan biaya untuk pelaksanaan media internal&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menetapkan skala prioritas untuk waktu operasi serta optimalisasi penggunaan tenaga kerja, dan berbagai sumberdaya lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menentukan kelayakan pelaksanaan setiap upaya yang hendak dilakukan sesuai dengan dana, staf, serta kecukupan peralatan yang ada.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Karakteristik Media Internal&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jangkauan serta pembaca humas internal harus dikenali karena akan mempengaruhi gaya dan kandungan isi jurnal. Besar kecilnya kuantitas penerbitan akan mempengaruhi metode produksi dan kualitas materi maupun kandungan isinya. Jurnal harus diterbitkan secara berkala dan teratur dan memiliki tanggal publikasi yang tetap. Biasanya isi jurnal berisi uraian hal-hal yang sudah terjadi&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Setiap jurnal hendaknya memiliki ciri khas berkaitan dengan isinya. Jurnal internal harus disesuaikan dengan keseluruhan program humas dan jadi wahana untuk mencapai khalayak yang hendak dituju.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/3010556597416481772/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2018/05/majalah-internal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/3010556597416481772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/3010556597416481772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2018/05/majalah-internal.html' title='Majalah Internal'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-657638697253059027</id><published>2017-03-22T15:10:00.001+07:00</published><updated>2017-03-22T15:10:49.061+07:00</updated><title type='text'>Pengendalian dan Pengelolaan Krisis</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Dalam bukunya &quot;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet ms, sans-serif;&quot;&gt;Praktik dan Solusi Public Relations dalam Situasi Krisis dan Pemulihan Citra&quot;, &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Rosady Ruslan menyatakan bahwa p&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;ada saat krisis melanda perusahaan atau organisasi, sebagai tindakan korektif ada beberapa tahapan langkah strategi atau kiat penanggulangan krisis&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;1)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Mengidentifikasi krisis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;2)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Menganalisis krisis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;3)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Mengatasi krisis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;4)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Mengevaluasi krisis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengidentifikasi Krisis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Langkah ini merupakan penetapan untuk mengetahui (mengidentifikasi) suatu masalah krisis. Ini penting untuk melihat secara jelas faktor penyebab (factfinding) timbulnya krisis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengidentifikasi suatu faktor penyebab terjadinya krisis berfungsi untuk mengetahui, apakah public relations atau perusahaan dapat menangani krisis yang terjadi itu segera atau tidak. Seperti seorang dokter mendiagnosis suatu penyakit pada pasiennya, untuk mengetahui apakah bisa disembuhkan, dikurangi penyakitnya atau sama sekali tidak bisa disembuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Bila krisis tersebut sulit untuk diatasi, membuang waktu, tenaga, dan biaya maka PR melihat segi lain dari krisis tersebut yang persoalannya tidak terbayangkan sebelumnya, yakni biasanya suatu perusahaan yang terkena krisis atau musibah disertai kemunculan masalah lain yang tidak diduga sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Oleh karena itu, faktor utama penyebab krisis yang signifikan tersebut harus terlebih dahulu diidentifikasikan, untuk diambil tindakan atau langkah-langkah penanggulangan atau jalan keluarnya secara tepat, cepat dan benar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;2. Menganalisis Krisis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Mungkin perlu pengembangan dalam menggunakan formula 5W + 1H untuk mengung-kapkan dan menganalisis secara mendalam sistematis, informatif dan deskriptif krisis yang terjadi melalui suatu laporan yang mendalam (in-depth reporting).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pada saat prakrisis atau masa akut krisis, bisa dianalisis melalui beberapa pertanyaan yang diajukan untuk menetapkan penanggulangan suatu krisis, yakni:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;a)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;What - Apa penyebab terjadinya krisis itu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;b)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Why – Kenapa krisis itu bisa terjadi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;c)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Where and when – Dimana dan kapan krisis tersebut mulai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;d)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;How far – Sejauh mana krisis tersebut berkembang&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;e)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;How – Bagaimana krisis itu terjadi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;f)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Who – Siapa-siapa yang mampu mengatasi krisis tersebut, apa perlu dibentuk suatu tim penanggulangan krisis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas adalah untuk menganalisis penyebab, mengapa dan bagaimana, sejauh mana perkembangan krisis itu terjadi, di mana mulai terjadi hingga siapa-siapa personel yang mampu diajak untukn mengatasi krisis tersebut. Langkah-langkah apa yang dapat diambil untuk mengatasinya melalui analisis lapangan secara logis, informatif dan deskriptif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Setelah itu, PR beserta “team work yang solid” menarik suatu kesimpulan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif selanjutnya mengambil rencana tindakan (action plan) berikutnya baik dalam jangka pendek dan jangka panjang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dalam jangka pendek, misalnya pada kasus biskuit beracun yang terjadi di pasar dan beberapa anggota keluarga konsumen tercatat sebagai korbannya. Tindakan pertama (main action) dari pihak perusahaan adalah penarikan segera semua biskuit (product recall) di pasar, baik yang tercemar maupun tidak tercemar racun, untuk menghindarkan jatuhnya korban baru secara cepat dan tepat. Tindakan ini diambil bukan untuk melihat penyebab, tetapi menangani langsung dengan menarik produknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Tahap berikutnya, baru diidentifikasi awal terjadinya mulai dari mana (where) dan kapan (when) diketemukannya malapetaka tersebut. Lalu, sejauh mana perkembangan krisis tersebut di mata masyarakat dan pers. Sebaiknya tindakan pertama dan sekaligus cukup efektif, pihak perusahaan langsung menyantuni para korban. Cara tersebut merupakan salah satu peredam pendapat yang kontroversial dan mengurangi tekanan dan sorotan masyarakat yang berlebihan melalui tindakan simpatik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;3. Mengatasi dan Menanggulangi Krisis&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Dalam hal ini perlu untuk mengetahui bagaimana dan siapa-siapa personel yang mampu diikutsertakan dalam suatu tim penanggulangan krisis. Mengatasi krisis dalam jangka pendek sudah disebutkan di atas, maka dalam jangka panjang, yaitu untuk selanjutnya bagaimana krisis tersebut tidak berkembang dan dicegah agar tidak terulang lagi di masa mendatang. Terjadinya malapetaka biskuit beracun tersebut, misalnya karena adanya pencampuran tidak sengaja antara karung bekas “potas” yang diisi tepung untuk bahan biskuit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Informasi mengenai adanya ketidaksengajaan pencampuran antara bekas karung bubuk racun (potas) dengan tepung (contamination), perlu diungkapkan secara jelas kepada pihak masyarakat, khususnya pihak pers agar bisa memberitakan secara objektif dan jangan menutup-nutupi informasi yang sebenarnya (not to kill the information), akibatnya bisa fatal dan masalah pokoknya tidak akan selesai dengan tuntas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Hal di atas tidak hanya akan merugikan nama, produk dan citra perusahaan bersangkutan, tetapi akan berdampak negatif ke perusahaan lainnya yang tidak bersalah sama sekali, melalui contagious mentality dari mulut ke mulut. Untuk mengatasinya, selain memberikan informasi yang sejelas-jelasnya, juga perlu diajak pihak ketiga, pejabat pemerintah yang berwenang dalam hal ini, tokoh masyarakat dan lainnya sebagai upaya menetralisasi terhadap tanggapan negatif dan kontroversial. Karena dianggap sebagai kekuatan, pihak ketiga berfungsi mengukuhkan perbaikan situasi dan kondisi krisis (the third party endorsement), secara tepat dan benar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kemudian, tindakan lainnya secara preventif dan antisipatif adalah memperbaiki sistem pengamanan agar lebih ketat dan terjamin dalam proses atau rangkaian produksi, mulai dari bahan baku, pengolahan hingga barang jadi untuk menghindarkan kejadian serupa di kemudian hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;4. Mengevaluasi Krisis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Tindakan terakhir adalah mengevaluasi krisis yang terjadi. Tujuannya adalah untuk melihat sejauh mana perkembangan krisis itu di dalam masyarakat. Apakah perkembangan krisis tersebut berjalan cukup lamban atau cepat, meningkat secara kuantitas maupun kualitas serta bagaimana jenis dan bentuk krisis yang terjadi?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kasus yang terjadi cukup menarik perhatian pihak ketiga, seperti tanggapan, kritikan, bahkan kecaman dari sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, politik, pengamat dan pihak pers. Khususnya pihak pers, bila terjadi suatu persoalan krisis yang muncul (prakrisis) dan kemudian meledak menjadi krisis akbar, menjadi perhatian utama dengan pemberitaan yang gencar mengenai krisis itu akan cepat menarik perhatian dan sorotan masyarakat. Persoalan tidak akan selesai dan tuntas, tetapi malah menjadi beban perusahaan yang bersangkutan karena persoalan krisis yang sebenarnya tersamar dan menyeret persoalan lain yang tidak ada hubungannya dengan masalah pokok krisis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Berita krisis tersebar luas tanpa kendali, dengan berbagai tanggapan dan pendapat yang tidak didukung oleh fakta yang objektif, kadangkala didramatisasi sedemikian rupa sehingga menarik perhatian (sensasional) bagi semua pihak. Untuk itu perlu tindakan pencegahan dan pengisolasian krisis, agar tidak meluas tanpa kendali dengan teknik PR dengan tujuan untuk mengantisipasi krisis yang terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/657638697253059027/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/03/pengendalian-dan-pengelolaan-krisis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/657638697253059027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/657638697253059027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/03/pengendalian-dan-pengelolaan-krisis.html' title='Pengendalian dan Pengelolaan Krisis'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-6346843830139940361</id><published>2017-03-21T11:56:00.001+07:00</published><updated>2017-03-21T11:57:10.410+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen Isu dan Krisis"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen PR"/><title type='text'>Isu, Opini Publik, dan Krisis </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis memiliki bentuk yang beragam. Salah satu peristiwa yang berpotensi menjadi krisis adalah opini publik yang kurang menguntungkan. Sebelum kita melihat hubungan hubungan antara isu, opini publik dan krisis, tentu saja kita harus mengetahui apa yang dimaksud dengan opini publik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menurut Scott Cutlip, Allen Center &amp;amp; Glen Broom, opini publik “mencerminkan sebuah konsensus, yang muncul setelah beberapa saat, dari seluruh pandangan yang ditujukan terhadap suatu permasalahan dalam diskusi, dan konsensus tersebut memiliki kekuatan”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Opini publik bekerja dalam dua cara, yaitu sebagai sebab dan sekaligus sebagai akibat dari kegiatan&amp;nbsp;&lt;i&gt;public relations (&lt;/i&gt;PR). Opini publik yang dipegang teguh akan mempengaruhi keputusan manajemen. Sebaliknya, tujuan program PR adalah untuk mempengaruhi opini publik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sebagian besar masyarakat memiliki opini terhadap berbagai hal. Dan bila opini mereka digabungkan serta difokuskan oleh media massa, maka opini perorangan atau kelompok tersebut dapat menjadi sebuah opini publik. Media tidak mendikte apa yang masyarakat pikirkan, namun mereka menyediakan sarana untuk membahas permasalahan-permasalahan dan memperkuat pandangan ‘publik’ jika suatu masalah menjadi sorotan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Bila kita kembali kepada pengertian dari isu sebagai “suatu masalah yang belum terpecahkan namun siap diambil keputusannya”, mulai terlihat benang merah dalam hubungan antara isu, opini publik dan krisis. Seperti sudah dibahas dalam materi sebelumnya, sebuah isu yang timbul ke permukaan adalah suatu kondisi atau peristiwa, baik di dalam maupun di luar organisasi, yang jika dibiarkan akan mempunyai efek yang signifikan pada fungsi atau kinerja organisasi tersebut atau pada target-target organisasi tersebut di masa mendatang. Bila isu yang muncul tersebut tidak dikendalikan dan dikelola dengan baik, maka potensinya untuk menjadi krisis sangat besar. Suatu isu bisa berasal dari sebagian kecil populasi. Namun jika mereka tertarik terhadap masalah tersebut dan bersama-sama bergabung menjadi kelompok yang besar serta dibantu oleh media massa dalam memfokuskan masalahnya, maka isu tersebut akan berkembang, meluas di masyarakat sehingga menjadi isu publik yang dapat mempengaruhi kinerja atau target suatu bisnis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Contohnya pada kasus pencemaran Teluk Buyat oleh PT. Newmont Minahasa Raya. Isu muncul dari luar perusahaan dan dari suatu populasi kecil, yakni penyakit gatal-gatal yang diderita oleh masyarakat sekitar teluk tersebut. Adanya lembaga swadaya masyrakat (LSM) - Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) yang mengadakan penelitian di Teluk Buyat dan menemukan kandungan merkuri mencemari teluk tersebut dan menuding PT. NMR bertanggung jawab dalam kasus pencemaran lingkungan ini. Dengan bantuan LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Kesehatan yang “mengompori” masyarakat sekitar PT. NMR dengan mengklaim bahwa penyakit gatal-gatal yang diderita oleh mereka berasal dari pencemaran Teluk Buyat. Masyarakat sekitar PT. NMR ini bersama-sama dengan LBH Kesehatan dan WALHI menuntut pertanggunganjawaban PT. NMR dalam masalah tersebut. Media massa mulai mengangkat issue tersebut sehingga liputan kasus ini semakin meluas. Ketidaksiapan PT. NMR dalam mengendalikan dan mengelola isu yang menyebabkan terjadinya krisis. Pemerintah sebagai otoritas kekuasaan menjadi terlibat dan pada akhirnya meminta PT. NMR menghentikan kegiatan operasionalnya agar isu ini mereda. Kasus ini menggambarkan hubungan antara isu, opini publik dan krisis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/6346843830139940361/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/03/isu-opini-publik-dan-krisis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/6346843830139940361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/6346843830139940361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/03/isu-opini-publik-dan-krisis.html' title='Isu, Opini Publik, dan Krisis '/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-2550604312563786862</id><published>2017-03-15T13:51:00.000+07:00</published><updated>2017-03-22T15:07:24.926+07:00</updated><title type='text'>Akibat dari Krisis</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dalam Rosady Ruslan (1999:73), disebutkan situasi krisis pada suatu perusahaan atau organisasi akan menimbulkan hal-hal sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Meningkatkan intensitas masalah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menjadi sorotan publik, baik melalui liputan media massa, informasi yang disebarkan melalui mulut ke mulut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengganggu kelancaran kegiatan dan aktivitas bisnis sehari-hari serta mengganggu nama baik serta citra perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Merusak sistem kerja, etos kerja dan mengacaukan sendi-sendi perusahaan secara total yang mengakibatkan lumpuhnya kegiatan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Membuat masyarakat ikut-ikutan panik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengundang campur tangan pemerintah, yang mau tidak mau harus turut mengatasi masalah yang timbul.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dampak atau efek dari krisis tersebut, tidak saja merugikan perusahaan yang bersangkutan, tetapi juga masyarakat tertentu atau lainnya ikut merasakan akibatnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/2550604312563786862/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/03/akibat-dari-krisis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/2550604312563786862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/2550604312563786862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/03/akibat-dari-krisis.html' title='Akibat dari Krisis'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-2540127194722037411</id><published>2017-02-08T11:13:00.006+07:00</published><updated>2017-03-15T13:41:24.971+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen Isu dan Krisis"/><title type='text'>Penyebab Krisis</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengenali jenis atau tipe krisis sangat penting. Dengan memahami jenisnya, praktisi humas atau &lt;i&gt;public relations&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(PR) dapat menentukan langkah-langah yang perlu dilakukan oleh suatu lembaga sehubunfan dengan krisis yang sedang dihadapi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Berikut ini adalah beberapa tipe krisis berdasarkan dimensinya yang dikemukakan para pakar (Putra, 1999:90-94):&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sturges dkk. Dimensi violent-non violent dan dimensi sengaja-tak sengaja.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Shrivastava &amp;amp; Mitroff. Dimensi kerusakan yang dihasilkan (berat/ringan) dan dimensi penyebab krisis dari segi teknis dan sosial.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Marcus &amp;amp; Goodman. Dimensi tingkat kemungkinan ditolak dan berdasarkan keadaan korban krisis.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;C.G. Linke. Dimensi waktu kemunculan sebuah krisis.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Berdasarkan penyebabnya, Shrivastava &amp;amp; Mitroff membagi krisis menjadi empat kategori:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Penyebab teknis dan ekonomis&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Penyebab manusiawi, organisatoris dan sosial.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Berdasarkan tempat terjadinya, krisis bisa terjadi di dalam atau di luar organisasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;TIPOLOGI KRISIS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGUGwZkjpJ6fOpNzuwfeDShoO5iA9yNeelMQtLTOIrSMVjh0DUWO3s8GRAbrvSZd9Pua1eR4ZniWL8XmOOY0KoBjI4BVw_IfoBYmw8TvQW4pTPojlcUrqg-AajmjFfNVjhH4Y-xzyKleo/s1600/Screen+shot+2013-01-08+at+10.09.23+PM.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;303&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGUGwZkjpJ6fOpNzuwfeDShoO5iA9yNeelMQtLTOIrSMVjh0DUWO3s8GRAbrvSZd9Pua1eR4ZniWL8XmOOY0KoBjI4BVw_IfoBYmw8TvQW4pTPojlcUrqg-AajmjFfNVjhH4Y-xzyKleo/s1600/Screen+shot+2013-01-08+at+10.09.23+PM.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dengan demikian, penyebab krisis menurut mereka dapat dikategorikan menjadi:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Karena kesalahan manusia (human error)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Karena kegagalan teknologi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Karena alasan sosial (kerusuhan, perang, sabotase, teroris)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Karena berkaitan dengan bencana alam&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Karena ketidakbecusan manajemen&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sebuah krisis mungkin disebabkan hanya satu faktor, tetapi sangat sering terjadi krisis akibat kombinasi faktor-faktor di atas. Contohnya adalah kasus kecelakaan Bhopal di bulan Desember 1984. 40 ton gas beracun methyl isocyanate bocor dari tank penyimpan bawah tanah pada pabrik pestisida Union Carbide dan menewaskan 3000 orang serta ratusan ribu orang terkena radiasinya. Di sini, ada faktor kesalahan manusia karena membiarkan masuknya air ke dalam tank yang menyebabkan peledakan. Namun juga ada kegagalan teknologi akibat rancangan pabrik tersebut tidak memperhitungkan kemungkinan human error yang terjadi serta tidak berfungsinya mekanisme penyelamat. Faktor dominan penyebab ledakan tersebut adalah masalah manajerial berupa kurangnya prosedur penyelamatan serta kurangnya latihan operator. Secara sosial pun proyek ini kurang layak karena pemerintah India mengijinkan pabrik ini beroperasi di kawasan perkampungan yang padat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Rosady Ruslan (1999:99-100) memberikan contoh berbagai situasi yang berpotensi menjadi krisis sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Masalah pemogokan atau perselisihan perburuhan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Produk kedapatan tercemar/terkontaminasi menjadi racun yang membahayakan masyarakat sebagai konsumennya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Desas-desus atau rumor dan meluasnya berita yang bersifat negatif atau terciptanya opini publik yang kurang menguntungkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Masalah pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup dan alam yang disebabkan ulah manusia, serta kecelakaan industri.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kredit macet, issue kalah kliring, likuidasi dan deposito akan dikonversikan menjadi obligasi di bank-bank pemerintah atau swasta yang pada akhirnya dapat terjadi rush sehingga menurun-kan kepercayaan dan citra perbankan nasional, krisis moneter serta berakibat resesi ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kecelakaan industri atau jatuhnya sebuah pesawat yang mengakibatkann kerugian harta benda dan korban jiwa, serta menimbulkan peristiwa traumatik atas jasa perusahaan penerbangan bersangkutan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Perubahan peraturan perundangan-undangan atau kebijakan pemerintah yang menyebabkan pihak perusahaan mengalami kerugian atau kebangkrutan bisnis.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Peristiwa menakutkan yang diakibatkan oleh serangan teroris, masalah sara, krisis moneter, sosial dan politik, sehingga menimbulkan kasus penjarahan, pembakaran, dan sebagainya yang berkait dengan masalah sensitif atau timbulnya kasus-kasus sangat peka lainnya di masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kegagalan dari suatu kampanye, promosi periklanan atau publikasi menimbulkan dampak negatif; seperti adanya unsur penipuan, pelecehan dan penghinaan sehingga terjadi protes atau kecaman dari masyarakat luas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Maria Wongsonagoro (1995:1) menjabarkan beberapa sebab terjadinya krisis yang beberapa di antaranya sudah disebutkan di atas:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis persepsi masyarakat, yakni negatifnya opini publik terhadap perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis akibat pergeseran pasar yang terjadi dengan tiba-tiba dan perusahaan dapat kehilangan pangsa.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis yang menyangkut produk, entah itu akibat salah satu produksi atau produk terkena issue sehingga citranya jatuh, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis yang diakibatkan oleh pergeseran pimpinan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis yang ditimbulkan oleh masalah keuangan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis yang menyangkut hubungan industri, apakah itu urusan tenaga kerja, keselamatan kerja, lingkungan dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis yang diakibatkan pengambilalihan perusahaan oleh perusahaan lain dalam suasana permusuhan atau &lt;i&gt;hostile takeover&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis yang diakibatkan oleh peristiwa-peristiwa internasional yang berdampak negatif terhadap perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis yang disebabkan oleh peraturan-peraturan baru yang digariskan oleh pemerintah atau deregulasi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Bila perusahaan kita bergerak dalam bidang manufaktur (terutama jika ada produk-produk yang berhubungan dengan lingkungan dan medis), transportasi, produk makanan, penginapan dan konstruksi, resiko mengalami krisis sangat tinggi. Karena itu, bagi mereka yang bekerja pada perusahaan-perusahaan di atas harus mempersiapkan diri terhadap kemungkinan terjadinya krisis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;-webkit-text-stroke-width: 0px; color: black; font-family: Times; font-size: medium; font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-variant-ligatures: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/2540127194722037411/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/02/pengertian-krisis-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/2540127194722037411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/2540127194722037411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/02/pengertian-krisis-2.html' title='Penyebab Krisis'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGUGwZkjpJ6fOpNzuwfeDShoO5iA9yNeelMQtLTOIrSMVjh0DUWO3s8GRAbrvSZd9Pua1eR4ZniWL8XmOOY0KoBjI4BVw_IfoBYmw8TvQW4pTPojlcUrqg-AajmjFfNVjhH4Y-xzyKleo/s72-c/Screen+shot+2013-01-08+at+10.09.23+PM.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-3391816830700627444</id><published>2017-02-07T09:12:00.002+07:00</published><updated>2017-03-08T11:33:06.440+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen PR"/><title type='text'>Peran Manajemen Kehumasan 3</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Ruang lingkup aktivitas PR dalam suatu perusahaan atau organisasi, meliputi hal-hal berikut ini:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Membina hubungan dengan publik internal.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Publik internal adalah publik yang menjadi bagian dari unit suatu perusahaan atau organisasi. Seorang praktisi PR harus mampu mengidentifikasi atau mengenali hal-hal yang menimbulkan gambaran negatif dalam masyarakat sebelum kebijakan itu dijalankan oleh organisasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Membina hubungan dengan publik eksternal.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Publik eksternal adalah publik umum (masyarakat), praktisi PR mengupayakan tumbuhnya sikap dan gambaran publik yang positif terhadap lembaga yang diwakilinya. Peran PR bersifat dua arah yaitu berorientasi ke dalam dan keluar.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Peran yang dilakukan PR tersebut dengan tujuan sasaran yang akan dicapai adalah sebagai berikut :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Membangun identitas perusahaan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;(building corporate identity)&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;dan citra perusahaan &lt;i&gt;(corporate image)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menciptakan identitas dan citra perusahaan &amp;nbsp;yang positif.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mendukung kegiatan komunikasi timbal balik dua arah dengan berbagai pihak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menghadapi krisis &lt;i&gt;(facing of crisis)&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menangani keluhan &lt;i&gt;(complaint)&lt;/i&gt; dan menghadapi krisis yang terjadi dengan membentuk manajemen krisis dan pemulihan citra PR yang bertugas memperbaiki penurunan citra dan kerusakan yang ditimbulkannya&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mempromosikan aspek kemasyarakatan &lt;i&gt;(promotion public cause)&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mempromosikan kepentingan publik&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mendukung kegiatan kampanye sosial&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;PR sebagai alat manajemen organisasi secara struktural yang merupakan bagian integral dari suatu lembaga artinya PR bukanlah merupakan fungsi terpisah dari fungsi kelembagaan tersebut melainkan bersifat melekat pada manajemen perusahaan. Hal tersebut menjadikan hubungan masyarakat atau PR adalah pihak yang menyelenggarakan komunikasi dua arah timbal balik antara lembaga yang diwakilinya dengan publiknya. Peranan yang dimaksud turut menentukan sukses atau tidaknya visi, misi dan tujuan bersama dari lembaga tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Scott M. Cutlip and Allen H. Centre (1982) dalam bukunya &lt;i&gt;&quot;Effective Public Relations&quot;&lt;/i&gt;, mengungkapkan bahwa: “PR adalah fungsi manajemen yang menilai sikap publik, mengidentifikasikan kebijaksanaan dan tata cara organisasi demi kepentingan publiknya, serta merencanakan suatu program kegiatan dan komunikasi untuk memperoleh pengertian dan dukungan publiknya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Fungsi staf humas adalah mewakili publik pada manajemen dan manajemen publik sehingga tercipta arus komunikasi dua arah, baik bagi informasi maupun perilaku, secara otomatis, fungsi humas termasuk fungsi manajemen dalam rangka mencapai tujuan utama lembaga tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Peran manajer PR dalam suatu lembaga meliputi sebagai berikut:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Komunikator,&lt;/b&gt;&amp;nbsp;sebagai komunikator manajer PR&amp;nbsp;harus memiliki kemampuan teknik komunikasi baik secara lisan maupun tulisan, memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menjalin hubungan &lt;i&gt;(relationship)&lt;/i&gt;, manajer PR harus mampu&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;membangun hubungan relasi yang cukup luas, dan dapat membina hubungan diantara relasi yang bersifat positif dengan lembaga yang diwakilinya. Berupaya menciptakan saling pengertian, kepercayaan, dukungan, kerjasama dan toleransi antara kedua belah pihak.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Tulang punggung manajemen, dalam perannya manajer PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;menunjang kegiatan lain, seperti manajemen promosi, pemasaran, operasional, personalia dan produksi dalam mencapai tujuan bersama berdasarkan tujuan pokok organisasi/perusahaan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Menciptakan citra yang baik &lt;/b&gt;&lt;i style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;(good image maker)&lt;/i&gt;&lt;b&gt;, &lt;/b&gt;manajer PR bertugas membangun, melalui&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;publikasi yang positif, capaian prestasi, reputasi dan sekaligus menjadi tujuan utama bagi aktivitas public relations dalam melaksanakan manajemen kehumasan membangun citra atau nama baik lembaga / organisasi dan produk yang diwakilinya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Seperti dikemukakan pendapat dari Ivy Lee peran public relations dalam mengatasi permasalahan dalam perusahaan, bahkan public relations harus diberikan keleluasaan dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam manajemen perusahaan adalah sebagai berikut:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;PR dapat membentuk manajemen untuk mengatur arus informasi/berita secara terbuka, &amp;nbsp;(a)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Diberikan kebebasan untuk dapat bekerjasama dengan media massa (b)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Public &amp;nbsp;relations dapat diposisikan sebagai orang yang dekat dengan top management.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Memiliki kewenangan secara penuh dalam melaksanakan peran dan fungsi sebagai pejabat humas dalam pengelolaan manajemen humas.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Humas harus lebih bersifat terbuka dalam memberikan informasi yang berkaitan dengan perusahaan kepada publiknya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menurut Rhenald Kasali (1994) bahwa fungsi PR dalam manajemen adalah “fungsi manajemen yang bertujuan menciptakan dan mengembangkan persepsi terbaik bagi suatu lembaga, organisasi, perusahaan atau produknya terhadap segmen masyarakat, yang kegiatannya langsung ataupun tidak langsung mempunyai dampak bagi masa depan organisasi, lembaga, perusahaan dan produknya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;PR dapat berperan dalam melakukan komunikasi timbal balik (two ways communication) dengan tujuan menciptakan saling pengertian (mutual understanding), saling menghargai (mutual appreciation), saling mempercayai (mutual confidence), menciptakan goodwill, memperoleh dukungan publik (public support) demi tercapainya citra yang positif bagi suatu lembaga / perusahaan (corporate image).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menurut Cutlip et.al, (2000; 85) fungsi public relations dalam manajemen secara operasional teknis adalah:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;1.&lt;span style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;PR berfungsi melaksanakan&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Penelitian (research).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Tahap penelitian dalam public relations, baik dalam memperoleh data primer dan sekunder, maupun penelitian bersifat opinion research, secara kualitatif dan kuantitatif. Kegiatan seperti ini bersifat motivation research, yaitu penelitian yang tertuju pada jiwa manusia yang berkaitan dengan kebutuhan dan keinginan yang paling mendasar&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Perencanaan (planning).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Penyusunan suatu program acara (event) atau agenda setting dan program kerja humas. Penyusunan tersebut berdasarkan data dan fakta dilapangan, kebijakan, prosedur, tema dan kemampuan dana serta dukungan dari pihak terkait.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pengkoordinasian (coordinating).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Maksudnya adalah mengkoordinir salah satu tim kerja dengan menentukan kerjasama dan keterlibatan dari instansi atau personil lainnya kedalam satu koordinasi tim yang solid sebagai upaya pencapaian tujuan lembaga organisasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Administrasi (administration).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menyangkut masalah administrasi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dokumentasi, sistem pengarsipan dan pencatatan keluar masuknya uang dan sekaligus merupakan suatu bukti tertulis / tercatat dalam sistem administrasi yang baik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Produksi (production).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Merupakan bentuk produk publikasi dan promosi yang dikelola oleh humas, dalam upaya mendukung perluasan / pemasaran produk atau nama dan pengaruh pada sebuah organisasi dan lain sebagainya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Merencanakan media plan, publication, publicity, audiovisual, special events dan regular events untuk tujuan berkampanye.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Partisipasi komunitas (community participation).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Maksudnya adalah partisipasi humas dalam melakukan suatu komunikasi timbal-balik dengan komunitas masyarakat / publik lingkungan tertentu untuk mencapai saling pengertian dan citra positif terhadap lembaga yang diwakilinya. Misalnya kegiatan peduli bidang social marketing dan social core (kepedulian public relations terhadap aspek kepentingan sosial).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Nasihat (advisor).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Memberikan sumbang saran kepada manajemen dan pimpinan perusahaan berkenaan dengan kebijakan organisasi tentang penyesuaian berdasarkan kepentingan publik eksternal / internal, maupun berdasarkan hasil pengidentifikasian keinginan dan reaksi opini publik terhadap tujuan perusahaan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Aktivitas PR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pencarian fakta/permasalahan (fact finding)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Perencanaan (planning)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Komunikasi (communication)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Evaluasi (evaluating)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&amp;nbsp;PR adalah &quot;t&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;he right man in the right place, the right man behind the gun&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Efektivitas, b&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;erhasil untuk mencapai tujuan, seraya untuk memuaskan semua pihak yang terkait.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Efisiensi, k&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;etepatan mengelola keuangan atau dana secara tepat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/3391816830700627444/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/02/peran-manajemen-kehumasan-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/3391816830700627444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/3391816830700627444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/02/peran-manajemen-kehumasan-3.html' title='Peran Manajemen Kehumasan 3'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-7689970260246534795</id><published>2017-02-07T09:12:00.000+07:00</published><updated>2017-02-08T11:01:21.031+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen PR"/><title type='text'>Peran Manajemen Kehumasan 2</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Peran Manajemen PR m&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;enurut Edward L. Bernay:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Memberikan penerangan kepada masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Melakukan persuasi untuk mengubah sikap dan perbuatan masyarakat secara langsung.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Berupaya untuk mengintegrasikan sikap dan perbuatan suatu badan/lembaga sesuai dengan sikap dan perbuatan masyarakat atau sebaliknya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Cutlip dan Center merumuskan fungsi PR sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menunjang aktivitas utama manajemen dalam mencapai tujuan bersama (fungsi melekat pada manajemen lembaga/organisasi).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Membina hubungan yang harmonis antara badan/organisasi dengan publiknya yang merupakan khalayak sasaran.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengidentifikasi segala sesuatu yang berkaitan dengan opini, persepsi dan tanggapan masyarakat terhadap badan/organisasi yang diwakilinya atau sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Melayani keinginan publiknya dan memberikan sumbang saran kepada pimpinan manajemen demi tujuan dan manfaat bersama.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menciptakan komunikasi dua arah timbal balik, dan mengatur arus informasi, publikasi serta pesan dari badan/organisasi ke publiknya demi tercapainya citra positif bagi kedua belah pihak.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dozier dan Broom, merumuskan peran PR dalam empat kategori:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Penasihat ahli (expert prescriber), &lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;s&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;eorang praktisi pakar PR yang berpengalaman dan memiliki kemampuan tinggi dapat membantu mencarikan solusi dalam penyelesaian masalah hubungan dengan publiknya. Hubungan praktisi pakar PR dengan manajemen organisasi seperti hubungan antara dokter dan pasiennya, artinya pihak manajemen bertindak pasif untuk menerima atau mempercayai apa yang telah disarankan atau usulan dari pakar PR tersebut dalam memecahkan dan mengatasi persoalan kehumasan yang tengah dihadapi oleh organisasi bersangkutan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Fasilitator komunikasi (communication fasilitator), &lt;/b&gt;praktisi PR bertindak sebagai komunikator atau mediator untuk membantu pihak manajemen dalam hal untuk mendengar apa yang diinginkan dan diharapkan oleh publiknya. Dipihak lain, dia juga dituntut mampu menjelaskan kembali keinginan, kebijakan dan harapan organisasi kepada pihak publiknya. Sehingga dengan komunikasi timbal balik tersebut dapat tercipta saling pengertian, mempercayai, menghargai, mendukung dan toleransi yang baik dari kedua belah pihak.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Fasilitator proses pemecahan masalah (problem solving process fasilitator). &lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;P&lt;/span&gt;eran praktisi PR dalam proses pemecahan persoalan PR ini merupakan bagian dari tim manajemen. Hal ini dimaksudkan untuk membantu pimpinan organisasi baik sebagai penasihat (adviser) hingga mengambil tindakan eksekusi (keputusan) dalam mengatasi persoalan atau krisis yang tengah dihadapi secara rasional dan profesional. Biasanya dalam menghadapi suatu krisis yang terjadi, maka dibentuk suatu tim posko yang dikoordinir praktisi ahli public relations dengan melibatkan berbagai departemen dan keahlian dalam satu tim khusus untuk membantu organisasi, perusahaan dan produk yang tengah menghadapi atau mengatasi persoalan krisis tertentu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Teknisi komunikasi (communication technician).&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Peran pakar PR &amp;nbsp;sebagai &lt;i&gt;journalist in resident, &lt;/i&gt;dengan kata lain jurnalis yang ada di dalam organisasi/perusahaan, yang hanya menyediakan layanan teknis komunikasi. Sistem komunikasi dalam organisasi/perusahaan tergantung dari masing-masing bagian atau tingkatan, yaitu secara teknis komunikasi, baik arus maupun media komunikasi yang dipergunakan dari tingkat pimpinan dengan bawahan akan berbeda dari bawahan ketingkat atasan. Hal yang serupa juga berlaku pada arus dan media komunikasi antara satu level, misalnya komunikasi antar karyawan satu departemen dengan lainnya, menjalankan fungi &lt;i&gt;employer relations.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;I Gusti Ngurah Putra dalam majalah Journal Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia “Komunikasi dan Budaya” (1997:126-127), menyederhanakan dua peranan atau fungsi praktisi PR, yakni manajerial dan teknis komunikasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kedua hal ini harus dikuasai sekaligus oleh praktisi PR dalam melaksanakan fungsinya pada aktivitas dan operasional manajemen organisasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Peran PR dalam manajemen suatu organisasi/perusahaan tampak pada beberapa aktivitas pokok humas yang meliputi:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengevaluasi sikap atau opini publik&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengidentifikasi kebijakan dan prosedur organisasi/perusahaan dengan kepentingan publik&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Merencanakan dan melaksanakan penggiatan aktivitas public relations/humas.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Daftar Pustaka&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Edward L. Bernay (&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Public Relations,&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;1952, University of Oklahoma Press)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dozier &amp;amp; Broom, (1995).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/7689970260246534795/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/02/peran-manajemen-kehumasan-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/7689970260246534795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/7689970260246534795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/02/peran-manajemen-kehumasan-2.html' title='Peran Manajemen Kehumasan 2'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-5885570956111237343</id><published>2017-01-27T10:36:00.001+07:00</published><updated>2017-02-24T09:45:27.215+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen Isu dan Krisis"/><title type='text'>Pengertian Krisis 2</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Pengertian Krisis&amp;nbsp;&lt;/b&gt;menurut&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Michael Regester &amp;amp; Judy Larkin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis didefinisikan sebagai sebagai sebuah peristiwa yang menyebabkan perusahaan menjadi subjek perhatian luas (cenderung tidak menyenangkan) dari media nasional dan internasional serta kelompok-kelompok seperti pelanggan, pemegang saham, karyawan &amp;amp; keluarga mereka, para politisi, serikat perdagangan serta kelompok-kelompok penekan yang, dengan suatu alasan atau lebih, memiliki kepentingan yang dibenarkan terhadap kegiatan-kegiatan organisasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Namun ada juga beberapa pakar yang melihat bahwa krisis tidak selalu menjadi penyebab perusahaan pada kebangkrutan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Pengertian Krisis&amp;nbsp;&lt;/b&gt;menurut&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Steven Fink&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis adalah suatu waktu/keadaan yang tak stabil terhadap suatu masalah sehingga sebuah perubahan penting akan terjadi – baik perubahan dengan kemungkinan yang mudah dilihat akan hasil yang sangat tidak diharapkan atau perubahan dengan kemungkinan yang mudah dilihat akan hasil positif yang sangat diharapkan”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dalam kamus Webster, krisis didefinisikan sebagai “suatu titik balik untuk menuju keadaan lebih baik atau lebih buruk”. Jadi dari suatu situasi ini, perusahaan dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk. Contoh perusahaan yang menjadi lebih baik setelah krisis adalah Johnson &amp;amp; Johnson yang berhasil mengatasi kasus racun sianida dalam Tylenol, salah satu produk obat sakit kepala unggulannya sehingga reputasi perusahaannya justru terangkat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Apakah sebuah krisis akan menjadikan organisasi menjadi lebih baik atau lebih buruk sangat tergantung pada bagaimana pihak manajemen mempersepsi dan kemudian merespon situasi tersebut atau sangat tergantung pada pandangan, sikap dan tindakan yang diambil terhadap krisis tersebut. Sebuah krisis mungkin dapat ditangani dengan segera dengan melibatkan sedikit orang, tetapi krisis lain mungkin harus ditangani dengan mengerahkan sebagian besar sumber daya yang dimiliki organisasi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis tidak pandang bulu dan bisa menimpa siapa saja.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Barton menyatakan bahwa k&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;risis menyerang korporasi, organisasi non-profit, badan-badan pemerintahan, penyedia layanan, berbagai perusahaan hingga keluarga”. Setiap organisasi sangat punya peluang untuk mengalami krisis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pinsdorf menyatakan bahwa t&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;idak ada satu perusahaan pun yang kebal terhadap krisis, tetapi dengan riset, perencanaan dan pelatihan yang penuh kewaspadaan, biasanya krisis dapat dikelola dan dikurangi dampaknya.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/5885570956111237343/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/01/pengertian-krisis-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/5885570956111237343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/5885570956111237343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/01/pengertian-krisis-2.html' title='Pengertian Krisis 2'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-5284374278564178118</id><published>2017-01-13T11:38:00.000+07:00</published><updated>2017-02-24T08:50:27.639+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen Isu dan Krisis"/><title type='text'>Pengertian Krisis 1</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Definisi dan Pengertian Krisis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Ada perbedaan yang mendasar antara “Manajemen Krisis” dan “Krisis Manajemen”. &lt;b&gt;Manajemen krisis&lt;/b&gt; merupakan suatu manajemen pengelolaan, penanggulangan atau pengendalian krisis hingga pemulihan citra perusahaan. Sedangkan &lt;b&gt;krisis manajemen &lt;/b&gt;merupakan kegagalan dari peranan manajemen krisis dan persoalannya menjadi sulit untuk dipulihkan karena perusahaan yang bersangkutan dinyatakan “bubar” baik secara hukum maupun operasionalnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pada umumnya, krisis dilihat sebagai suatu situasi atau kejadian yang lebih banyak mempunyai implikasi negatif pada organisasi daripada sebaliknya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Pengertian Krisis menurut K. Fearn-Banks&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Suatu kejadian penting dengan hasil akhir cenderung negatif yang berdampak baik terhadap sebuah organisasi, perusahaan atau industri, maupun terhadap publik, produk, servis atau reputasinya. Biasanya sebuah krisis mengganggu transaksi normal dan kadang mengancam kelangsungan hidup atau keberadaan organisasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis pada dasarnya adalah sebuah situasi yang tak terduga, artinya organisasi umumnya tidak dapat menduga bahwa akan muncul situasi yang dapat mengancam keberadaannya. Sebagai ancaman, ia harus ditangani secara cepat agar organisasi dapat berjalan normal kembali. Untuk itu, Holsti melihat krisis sebagai “situasi yang dikarakterisasikan oleh kejutan, ancaman besar terhadap nilai-nilai penting, serta waktu memutuskan yang sangat singkat”. Krisis membawa keterkejutan dan sekaligus mengancam nilai-nilai penting organisasi serta hanya ada waktu yang singkat untuk mengambil keputusan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Pengertian Krisis menurut&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Shrivastava &amp;amp; Mitroff&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Peristiwa yang mengancam tujuan terpenting untuk bertahan dan mendapatkan keuntungan. Krisis, menurut mereka diasosiasikan dengan kerusakan yang berskala luas terhadap kehidupan manusia, lingkungan alam dan institusi sosial dan politik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Pengertian Krisis menurut&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Pauchant &amp;amp; Mitroff&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Sebuah gangguan yang secara fisik memberikan dampak pada suatu sistem sebagai suatu kesatuan serta mengancam asumsi dasarnya, kesadaran subjektif akan dirinya serta pusat keberadaannya. Menurut mereka, krisis biasanya memiliki tiga dampak, yaitu ancaman terhadap legitimasi organisasi, adanya perlawanan terhadap misi organisasi serta terganggunya cara orang melihat dan menilai organisasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br class=&quot;Apple-interchange-newline&quot; /&gt;Pengertian Krisis menurut&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;C.G. Linke&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis dilihat sebagai ketidaknormalan dari konsekuensi negatif yang mengganggu operasi sehari-hari sebuah organisasi. Menurutnya, sebuah krisis akan berakibat pada adanya kematian, menurunnya kualitas kehidupan dan menurunnya reputasi perusahaan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Pengertian Krisis menurut&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Laurence Barton&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Krisis adalah peristiwa besar yang tak terduga yang secara potensial berdampak negatif terhadap baik perusahaan maupun publik. Peristiwa ini mungkin secara cukup berarti merusak organisasi, karyawan, produk dan jasa yang dihasilkan organisasi, kondisi keuangan dan repuasi perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;DAFTAR REFERENSI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Barton, Laurence. Crisis in Organizations: Managing and Communicating in the Heat of Chaos. Cincinnati: South-Western Publishing, 1993.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Caywood, Clarke L., Ph.d, Ed. The Handbook of Strategic Public Relations &amp;amp; Integrated Communications. U.S.A: McGraw-Hill, 1997.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Cutlip, Scott M., Allen H. Center &amp;amp; Glen M. Broom, Ph.D. Effective Public Relations. Eight Edition. Upper Saddle River, New Jersey: Prentice-Hall, Inc., 2000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Gregory, Anne. Perencanaan dan Manajemen Kampanye Public Relations. Terjemahan Dewi Damayanti, S.S., M.Sc. Jakarta: Penerbit Erlangga, 2004.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Kasali, Rhenald. Manajemen Public Relations: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Jakarta: PT. Pusaka Utama Grafiti, 2003.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Putra, I Gusti Ngurah. Manajemen Hubungan Masyarakat. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta, 1999.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Regester, Michael, Judy Larkin. Risk Issues and Crisis Management in Public Relations. New Delhi: Crest Publishing House, 2003.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Ruslan, Rosady, SH, MBA. Seri-1: Praktik dan Solusi Public Relations dalam Situasi Krisis dan Pemulihan Citra. Edisi Kedua. Jakarta: Penerbit Ghalia Indonesia, Juni 1999.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Wongsonagoro, Maria. “Crisis Management &amp;amp; Issues Management” (The Basics of Public Relations). Jakarta: IPM Public Relations, 24 Juni 1995.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/5284374278564178118/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/01/manajemen-krisis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/5284374278564178118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/5284374278564178118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2017/01/manajemen-krisis.html' title='Pengertian Krisis 1'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-8241120162833170272</id><published>2015-06-24T19:14:00.005+07:00</published><updated>2015-06-24T19:28:19.660+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Etika PR"/><title type='text'>Identitas Diri &amp; Tipologi Kepribadian</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Identitas&lt;/b&gt; berasal dari Bahasa Inggris &quot;identity&quot; yang berarti ciri, tanda atau jati diri yang melekat pada seseorang, kelompok atau sesuatu sehingga membedakannya dengan yang lain.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Identitas juga merupakan keseluruhan atau totalitas yang menunjukkan ciri-ciri atau keadaan khusus seseorang, atau faktor biologis, psikologis dan sosiologis yang mendasari tingkah laku individu. Tingkah laku tersebut terdiri atas kebiasaan, sikap, sifat-sifat serta karakter yang berada pada seseorang sehingga seseorang tersebut berbeda dengan orang yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Tipologi kepribadian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Menurut Sheldon bahwa tipologi kepribadian manusia terdiri dari beberapa komponen:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Komponen kejasmanian primer, &lt;/b&gt;terdiri dari (1)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Endomorphy&lt;/b&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt; lembut, gemuk, berat badan relative berlebih; (2)&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mesomorphy&lt;/b&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;otot-otot dominan, pembuluh-pembuluh darah kuat, jantung juga dominan, orang bertipe ini tampak, kokoh, keras, otot kelihatan bersegi-segi, tahan sakit; dan (3)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Octomorphy&lt;/b&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;jangkung, dada pipih, lemah, otot-otot hampir tidak nampak berkembang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Komponen kejasmanian sekunder, &lt;/b&gt;terdiri dari (1) &lt;b&gt;D&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;ysplasia&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;; ketidaktepatan dan ketidaklengkapan campuran ketiga komponen primer itu pada berbagai daerah daripada tubuh.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;(2)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Gynandromorphy&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;; jasmani memiliki sifat-sifat yang biasanya terdapat pada jenis kelamin lawannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Komponen-komponen temperamen&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;a.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Tipe Viscerotonis&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Sikap tidak tegang (relax)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Suka akan hiburan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Gemar makan-makan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Besar kebutuhan akan resonansi orang lain&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Tidurnya nyenyak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Bila menghadapi kesukaran membutuhkan orang lain&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;b.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Tipe Somatotonis&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Sikapnya gagah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Perkasa (energetic)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kebutuhan bergerak besar&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Suka terus terang&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Suara lantang&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Nampaknya lebih dewasa dari yang sebenarnya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Bila menghadapi kesukaran-kesukaran butuh melakukan gerakan-gerakan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;c.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Tipe Celebrotonis&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Sikapnya kurang gagah, ragu-ragu&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Reaksinya cepat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kurang berani bergaul dengan orang banyak (ada sociopobia)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kurang berani berbicara di depan orang banyak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kebiasaan-kebiasaannya tetap hidup teratur&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Suara kurang bebas&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Tidur kurang nyenyak (sukar)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Nampaknya lebih muda dari yang sebenarnya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kalau menghadapi kesukaran butuh megasingkan diri&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Komponen psikiatris:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Affective, yang bentuknya ekstrim terdapat pada para penderita psikolis jenis defresis&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Paranoid, yaitu banyak angan-angan, fikiran-fkiran, bayangan-bayangan yang sangat jauh dari kenyataan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Heboid, yaitu bentuk ekstrimnya terdapat pada penderita hebehrenia yaitu suatu bentuk daripada schzoplunia (a-sosial, antisosial)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pengertian Identitas diri&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Identitas diri adalah kesadaran akan diri sendiri yang bersumber dari observasi dan penilaian, yang merupakan sintesa dari semua aspek konsep diri sebagai suatu kesatuan yang utuh (Stuart dan Sundean, 1991).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Identitas diri adalah komponen dari konsep diri yang memungkinkan individu untuk memelihara pendirian yang konsisten dan karenanya memungkinkan seseorang untuk menempati posisi yang stabil dilingkungannya. (Rawlins el, at, 1993).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Identitas diri adalah suatu komponen yang dimiliki setiap individu secara utuh dalam satu kesatuan yang terdapat pada tubuh manusia sebagai ciri pendidikan konsisten dan stabil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pengertian Tipologi Kepribadian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Dennis Coon dalam bukunya &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Introduction to Psychology: Explorations and Aplications&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;mendefinisikan karakter sebagai suatu penilaian subyektif terhadap kepribadian seseorang yang berkaitan dengan atribut kepribadian yang dapat atau tidak dapat diterima oleh masyarakat, karakter merupakan jawaban mutlak untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik di dalam masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Tipologi kepribadian berdasarkan dari Hipocrates dan Gllenus adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kholeris -&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Sifat dasar yang selalu optimis serta memiliki pola pikir untuk mencapai cita-cita yang tinggi, emosi yang dimiliki seperti sifat tidak tenang, mudah marah, cepat bereaksi negative, hatinya mudah terbakar, selalu enerjik serta fanatik. Orang yang memiliki kepribadian kholeris selalu ingin berprestasi tinggi mau menang sendiri serta memiliki sifat egoisme kuat, dan kurang toleran, kurang percaya pada orang lain dan selalu gelisah atau risau jika tidak berkuasa.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Melankholis -&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Sifat pesimistis, mudah kecewa, murung, selalu merasa tertekan, kurang bergairah dan rendah diri.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pleghmatis -&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Bersifat tenang, berperasaan, tidak pernah tegang, dingin, selalu sabar dan tidak pernah panik, tidak mudah dipengaruhi serta selalu menepati janji dan bersikap jujur.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Sanguinis -&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Sifat perasaan selalu periang tetapi selalu berganti haluan, peka dan tidak takut beresiko, memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi, mudah merasa puas apa yang telah di kerjakannya, cepat bereaksi, tidak teratur, kurang cermat dan kurang teliti.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Tipe kepribadian menurut Renee Baron dan Elizabeth Wagele&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Perfeksionis -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Tipe yang termotivasi oleh kebutuhan untuk hidup dengan benar&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Penolong -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Tipe kepribadian yang dimotivasi oleh kebutuhan untuk dicintai dan dihargai, mengekspresikan perasaan, positif pada orang lain, dan menghindari kesan membutuhkan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pengejar Prestasi -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Termotivasi oleh kebutuhan untuk menjadi orang yang produktif, meraih kesuksesan dan terhindar dari kegagalan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Romantis -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Orang yang memiliki tipe romantis termotivasi oleh kebutuhan untuk memahami perasaan diri sendiri serta dipahami orang lain, menemukan makna hidup, dan menghindari citra diri yang biasa-biasa saja.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pengamat -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Termotivasi oleh kebutuhan untuk mengetahui segala sesuatu dan alam semesta, merasa cukup dengan diri sendiri dan menjaga jarak, serta menghindari kesan bodoh atau tidak memiliki jawaban.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pencemas -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Termotivasi oleh kebutuhan untuk mendapatkan persetujuan, merasa di perhatikan dan terhindar dari kesan pemberontak.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Petualang &amp;nbsp;-&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Termotivasi oleh kebutuhan untuk merasa bahagia serta merencanakan hal-hal menyenangkan, memberi sumbangsih pada dunia, dan terhindar dari derita.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pejuang -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Termotivasi oleh kebutuhan untuk dapat mengandalkan diri sendiri, kuat, memberi pengaruh pada dunia dan terhindar dari kesan lemah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pendamai -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjaga kedamaian, menyatu dengan orang lain dan menghindari konflik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kebutuhan, motivasi, sikap, pengenalan diri, pemahaman, terhadap diri sendiri&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Kebutuhan adalah salah satu aspek psikologis yang menggerakkan mahkluk hidup dalam aktivitas-aktivitasnya menjadi dasar untuk berusaha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kebutuhan Dasar Manusia&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Secara umum, kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu kebutuhan psikologis (sekunder) dan kebutuhan biologis (mutlak) diperlukan manusia untuk eksistensi hisup seperti, makan, bernapas, dan beristirahat. Kebutuhan psikologis (sekunder) kebutuhan yang menjadikan hidup manusia lebih bahagia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;William Mc. Dougall (1871-1938) seorang ilmuwan perilaku dari inggris yang menyatakan bahwa motif hanyalah sebuah “instink”, dan mebatasinya sebagai kekuatan yang tidak masuk akal, dan menempatkan warisan kekuatan yang membentuk perilaku seseorang, misalnya yang menentukan bagaimana seseorang bertindak, berpikir, berpersepsi, dan berperasaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Definisi Motivasi.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Istilah “Motif”, “Dorongan” dan “Instink”, dengan cara-cara tertentu, semua istilah merupakan konstruksi semacam proses didalam diri seseorang yang dihipotesiskan sebagai penjelasan tentang perilaku seseorang tetapi tidak dapat di ukur atau diamati secara langsung. Istilah kebutuhan dipakai untuk menjelaskan adanya kekurangan yang pokok pada tubuhnya atau tuntutan yang lebih dipelajari atau kombinasi dari keduanya. Motif atau motivasi dipakai untuk menunjukkan suatu keadaan dalam diri seseorang yang bersala dari akibat suatu kebutuhan, dan motif inilah yang mengaktifkan atau embangkitkan perilaku yang biasanya tertuju pada pemenuhan kebutuhan tadi, motif tampaknya sebagian besar berasal dari pengalaman, dikenal sebagai (Motive). Motif yang muncul untuk memenuhi kebutuhan dasar (seperti, makan dan minum) dinamakan dorongan (Drive). Istilah instink kadang-kadang dipergunakan untuk memberikan gambaran tentang kebutuhan fisik, dan juga untuk menggambarkan perilaku rumit yang pada dasarnya warisan keturunan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Abraham Maslow, seorang psikolog humanistic pernah mengemukakan bahwa manusia dilahirkan dengan membawa 5 (lima) kebutuhan &amp;nbsp;yang tersusun dalam Hierarki tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEib1m9ba5CKaF6ZaKuusHhb1JIfpybd2GonOIpSKs9w3hPvMmcIWE1oxt5h4iT6_UPXKwqudiHK8KAzAMLmi-iVgV5jwedK_tJJp9pbbLwsCFDmQs_K7lAp44gWVBbq6LFwr7N8ZO-xDeE/s1600/MaslowsHierarchyOfNeeds.svg.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEib1m9ba5CKaF6ZaKuusHhb1JIfpybd2GonOIpSKs9w3hPvMmcIWE1oxt5h4iT6_UPXKwqudiHK8KAzAMLmi-iVgV5jwedK_tJJp9pbbLwsCFDmQs_K7lAp44gWVBbq6LFwr7N8ZO-xDeE/s1600/MaslowsHierarchyOfNeeds.svg.png&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Diawali dengan kebutuhan fisik, yaitu kebutuhan akan keamanan, air, udara, tidur, seks, perlindungan diri, suhu udara yang berlebihan, perangsangan indera, dan aktivitas, semua kebutuhan ini yang tampaknya berguna untuk mempertahankan kehidupan dan merupakan kebutuhan yang sangat penting.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Setelah kebutuhan fisik terpenuhi, mereka akan segera muncul kebutuhan rasa bebas dari ancaman bahaya, merasa dilindungi dan perasaan aman. Setelah kebutuhan rasa aman terlampaui, mereka akan timbuk kebutuhan akan kasih sayang, keintiman, dan ketertarikan. Orang akan mencari cinta agar dapat dicintai meskipun kebutuhan akan cinta kasih sudah terpenuhi, kebutuhan yang akan timbul adalah kebutuhan akan dihargai orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Setelah berbagai macam kebutuhan dapat terpenuhi kebutuhan berikutnya yaitu manusia akan mencari perwujudan diri. Mereka akan berjuang untuk memperoleh kesempatan menyadari akan kemampuan dirinya dan memenuhi tujuan idealnya. Maslow yakin bahwa perwujudan ini (atau kebutuhan untuk tumbuh) yang bersifat memperkaya dan tidak sekedar mempertahankan hidup, seharusnya menonjol pada orang dengan kepribadian yang lekat. Pada kenyataannya menurut maslow hanya satu persen dari seluruh populasi yang mampu memperlihatkan ciri-ciri (ciri-ciri kepribadian yang sehat dengan perwujudan diri) mengapa manusia jarang yang dapat mencapai taraf perwujudan diri in? menurut Maslow, hal itu karena sebagian besar kita amat buta akan potensi diri kita, kita kecenderungan untuk terlalu menyesuaikan diri dengan budaya yang itu-itu saja dan kurang sekali mengejar kebutuhan pribadi, maslaw juga yakin bahwa kebutuhan akan rasa aman membuat orang takut untuk mengambil resiko dan menutup diri dari pengalaman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Definisi Sikap&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Menurut Sarraf (dalam Sarwono, 2000) mengidentifikasikan sikap untuk beraksi (Disposition to react) secara postif (Favorably) atau negative (Unfavorably) terhadap objek-obejek tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;D. Krech dan RS. Crutchfield (dalam seans, 1999) berpendapat bahwa sikap organisasi yang bersifat menetap dari proses motivasional, emosional, persepstual, dan kognitif mengenal aspek dunia individu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;La Pierre (dalam Azwar, 2003) memberikan definisi sikap sebagai suatu pola perilaku, tendensi atau kesiapan antisipatif, predisposisi untuk menyesuaikan diri dalam situasi social atau secara sederhana sikap adalah respon, terhadap stimuli social yang telah terkondisikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pengenalan Diri&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pengenalan diri merupakan kemampuan seseorang untuk mengenal kelebihan dan kekurangan dalam dirinya sehingga dapat memberikan respon yang sesuai dengan tuntutan baik baik dari luar maupun dari dalam (Helmi, 1995). Dengan mengenali diri seseorang akan lebih baik dalam menjalankan kehidupannya, kelebihan yang dimiliki merupakan asset, sumber daya yang mendukung kehidupan, namun jika kelebihan tidak disadari maka sulit untuk mengembangkan dan menerapakan kelebihan itu. Begitu juga dengan kekurangan atau kelemahan pada diri, jika tidak disadari akan merugikan diri sendiri dan juga orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/8241120162833170272/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2015/06/identitas-diri-tipologi-kepribadian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/8241120162833170272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/8241120162833170272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2015/06/identitas-diri-tipologi-kepribadian.html' title='Identitas Diri &amp; Tipologi Kepribadian'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEib1m9ba5CKaF6ZaKuusHhb1JIfpybd2GonOIpSKs9w3hPvMmcIWE1oxt5h4iT6_UPXKwqudiHK8KAzAMLmi-iVgV5jwedK_tJJp9pbbLwsCFDmQs_K7lAp44gWVBbq6LFwr7N8ZO-xDeE/s72-c/MaslowsHierarchyOfNeeds.svg.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-1609495341287972666</id><published>2015-04-16T10:41:00.003+07:00</published><updated>2015-04-16T10:42:32.521+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Etika PR"/><title type='text'>Konsep Diri Manusia</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Konsep diri positif dan konsep diri negatif&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Konsep diri merupakan faktor penting dalam kita berinteraksi dengan orang lain. Setiap individu dalam bertingkah laku sedapat mungkin disesuaikan dengan konsep diri. Manusia mempunyai kemampuan menyadari siapa dirinya, mengobservasi diri dalam setiap tindakan, serta mampu mengevaluasi diri setiap tindakan sehingga mengerti dan memahami tingkah laku yang dapat diterima oleh lingkungan. Dengan demikian manusia memiliki kecenderungan untuk menetapkan nilai-nilai pada saat mempersepsi sesuatu. Setiap individu dapat saja menyadari kejadiannya atau identitas yang dimilikinya, akan tetapi yang lebih penting adalah menyadari seberapa baik atau buruk keadaan yang dimiliki serta bagaimana harus bersikap terhadap keadaan tersebut, tingkah laku individu sangat bergantung pada kualitas diri.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Menurut Brooks dan Emmart (1976), orang yang memiliki konsep diri positif menunjukkan karakteristik sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Merasa mampu mengatasi masalah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pemahaman diri terhadap kemampuan subyektif untuk mengatasi persoalan-persoalan obyek yang dihadapi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Merasa setara dengan orang lain.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pemahaman bahwa manusia dilahirkan tidak membawa pengetahuan dan kekayaan didapatkan dari proses belajar dan bekerja sepanjang hidup, pemahaman tersebut menyebabkan individu tidak merasa lebih atau kurang terhadap orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Menerima pujian tanpa rasa malu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pemahaman terhadap pujian, atau penghargaan layak diberikan terhadap individu berdasarkan dari hasil apa yang telah dikerjakan sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Merasa mampu memperbaiki diri.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kemampuan untuk melakukan proses refleksi diri untuk memperbaiki perilaku yang dianggap kurang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;
Konsep diri yang negatif berkarakter sebagai berikut;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Anti terhadap kritik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kurangnya kemampuan untuk menerima kritik dari orag lain sebagai proses refleksi diri.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Bersikap responsif terhadap pujian.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Bersikap yang berlebihan terhadap tindakan yang telah dilakukan, sehingga merasa segala tindakannya perlu mendapat penghargaan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Cenderung merasa tidak disukai orang lain.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Perasaan subyektif bahwa setiap orang lain disekitarnya memandang dirinya dengan negatif.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mempunyai sikap Hiperkritik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Suka melakukan kritik negative secara berlebihan terhadap orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengalami hambatan dalam interaksi dengan lingkungan sosialnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Merasa kurang mampu dalam berinteraksi dengan orang-orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Komponen konsep diri&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;
&lt;/b&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Gambaran diri: sikap individu terhadap tubuhnya, baik sadar maupun tidak sadar. Meliputi: performance, potensi tubuh, persepsi dan perasaan tentang ukuran dan bentuk tubuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ideal diri adalah: persepsi individu tentang perilakunya yang disesuaikan dengan standar pribadi yang terkait.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Seven Habbits of Higly Effective People by&amp;nbsp;Steven Covey&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt; Peningkatan kualitas diri adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Bersikap Proaktif. M&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;emiliki kebebasan untuk menentukan pilihan sesuai prinsip yang kita anut, menjadi daya dorong kreatif bagi diri sendiri dan bertanggung jawab atas perilaku kita.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Merujuk pada tujuan akhir atau visi dan misi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mendahulukan yang utama, memiliki skala prioritas dalam berbagai hal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Berfikir menang-menang (Win-win solution) bersikap adil.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Berusaha memahami terlebih dahulu, baru dipahami orang lain, berkomunikasi secara efektif.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mewujudkan sinergisitas.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengatasi masalah dengan meminimalisir perbedaan dan memanfaatkan peluang agar hasilnya sinergi. Hasil yang sinergi berarti bukan hanya menguntungkan kedua belah pihak tetapi juga memberikan hal yang lebih (1+1 bukan hanya = 2 tapi bias jadi 3. 4 bahkan 5, dan seterusnya)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengasah gergaji, yaitu memperbaharui diri terus menerus, terutama dalam 4 hal fisik, emosional / social, mental dan rohani.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Konsep diri (Self Concept)&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Konsep diri adalah s&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;uatu bagian yang penting dalam setiap pembicaraan tentang kepribadian kita. Konsep diri merupakan sifat yang unik pada manusia, sehingga dapat digunakan untuk membedakan manusia dari mahkluk hidup lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Konsep diri seseorang dinyatakan melalui sikap dirinya yang merupakan aktualitas orang tersebut. Manusia sebagai organism yang memiliki dorongan untuk berkembang yang pada akhirnya menyebabkan ia sadar akan keberadaan dirinya. Perkembangan yang berlangsung tersebut kemudian membantu pembentukan konsep diri individu yang bersangkutan.&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Konsep diri menurut para ahli&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Burai (1993)&lt;/b&gt;, konsep diri adalah suatu gambaran perpaduan dari apa yang kita pikirkan, orang-orang lain berpendapat mengenai diri kita dan seperti apa diri kita yang kita inginkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mulyana (2000:7)&lt;/b&gt;, konsep diri adalah pandangan individu mengenai siapa diri individu dan itu bisa diperoleh lewat informasi yang diberikan orang lain pada diri individu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Hurlock (1990:58)&lt;/b&gt;, memberikan pengertian tentang konsep diri sebagai gambaran yang dimiliki orang tentang dirinya. Konsep diri ini merupakan gabungan dari keyakinan yang dimiliki individu tentang mereka sendiri yang meliputi karakteristik fisik, psikologis, social, emosional, aspirasi dan persepsi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;William D Brooks bahwa pengertian konsep diri adalah, pandangan dan perasaan kita tentang diri kita (Rakhmat 2005:105), pendapat Centi (1993:9), mengemukakan konsep diri (Self Concept) tidak lain tidak bukan adalah gagasan tentang diri sendiri, konsep terdiri dari bagaimana kita melihat diri sendiri sebagai pribadi, bagaimana kita merasa tentang diri sendiri, dan bagaimana kita menginginkan diri sendiri menjadi manusia bagaimana kita harapkan. Konsep diri didefinisikan secara umum sebagai keyakinan, pandangan atau penilaian seseorang, perasaan dan pemikiran individu terhadap dirinya yang meliputi kemampuan karakter, maupun sikap yang dimiliki individu (Rini 2002:, http://www.e-psikologi/dewa/160502,htm).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Identitas diri (Self-Identity)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Identitas diri adalah kesadaran akan diri sendiri yang bersumber dari observasi dan penilaian, yang merupakan sintesa dari semua aspek konsep diri sebagai suatu kesatuan yang utuh (Stuart dan Sundeen, 1991) identitas diri adalah komponen dari konsep diri yang memungkinkan individu untuk memelihara pendirian yang konsisten dan karenanya memungkinkan seseorang untuk menempati posisi yang stabil di lingkungannya Rawlins et al, 1993).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Instruksional khusus”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Diharapkan mahasiswa dapat memahami materi yang berkaitan dengan konsep diri manusia dengan pokok bahasan materi sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pengertian perbedaan manusia dengan mahkluk lain&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Prinsip dasar dalam berpikir postif dan negatif&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;A.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pengertian perbedaan manusia dengan mahkluk lain&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pengertian manusia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Manusia adalah mahkluk ciptaan Tuhan yang lebih sempurna, dan memiliki kelengkapan tubuh, memiliki akal untuk berpikir, serta diberikan keistimewaan oleh Tuhan dapat berbicara dan berinteraksi serta dapat berkomunikasi dengan Tuhan sebagai pencipta dalam bentuk beribadah menjalankan sebagai rasa syukur nikmat yang telah diberikannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Manusia diciptakan Tuhan antara lain adalah hanya beribadah mengabdikan dirinya pada sang pencipta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Manusia diberikan akal untuk untuk berfikir tiada lain adalah sebagai bekal eksistensi dalam mempertahankan hidupnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Manusia sebagai mahkluk Tuhan yang paling sempurna diberikan kelengkapan komponen tubuh yang dapat bermanfaat dalam kehidupannya yaitu dapat berkomunikasi diantara manusia satu dengan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pandangan manusia dalam Islam, Firman Allah dalam surat (At-Tin:5) “Sungguh kami telah ciptakan manusia, dalam bentuk yang sempurna”. Kesempurnaan yang dimiliki manusia adalah memiliki kesehatan jasmani dan rohani (Akal dan hati nurani), oleh sebab itu manusia harus dapat memelihara dan menjaga keseimbangan dalam tubuhnya agar tetap sehat dan kuat. Manusia sebagai mahkluk sempurna memiliki kelengkapan tubuh seperti jasmani yang terdiri dari beberapa komponen tubuh yang merupakan satu system kesatuan tubuh yang utuh terdiri dari kaki, tangan, mata, telinga, hidung, dan mulut yang kesemuanya dapat membantu eksistensi kehidupan manusia. Unsure kedua yang dimiliki manusia adalah mahkluk Tuhan yang mempunyai rekan yang tidak dapat terlihat wujudnya namun bisa dirasakannya seperti nafsu yaitu merupakan bagian dari rohani yang dimiliki manusia untuk berkehendak dan berkeinginan. Tanpa adanya nafsu, dalam diri manusia maka tidak adanya daya upaya yang dapat diraakan di dalam kehidupan manusia. Nafsu yang dimiliki dalam diri manusia terdiri dari:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Nafsu amarah adalah jiwa yang yang belum mampu membedakan mana yang baik dan buruk dalam suatu perbuatan yang dilakukannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Lebih mengarah kepada tindakan yang kurang patut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Nafsu Lawwamah yaitu jiwa yang telah memiliki rasa kesadaran dan merasakan penyesalan setelah melakukan perbuatan yang kurang baik, mempunyai rasa malu dalam perbuatannya yang telah dilakukan di ketahui orang lain, namun belum mampu untuk menghentikan tindakan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Nafsu musawwalah: jiwa yang telah dapat membedakan diantara yang baik dan buruk, dengan menggunakan akalnya untuk mempertimbangkan hal yang baik dan buruk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Nafsu muthmainah, yaitu jiwa yang telah mendapat tuntunan dan terpelihara sehingga mendatangkan ketenangan jiwa. Dengan jiwa ini akan melakukan sikap dan perbuatan yang baik dan dapat membentengi perbuatan yang baik dan dapat membentengi perbuatan yang kurang baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Nafsu muhawah, adalah jiwa yang selalu bersyukur mendapat ridho Allah Swt.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Nafsu mardhliyah, yaitu jiwa yang diridhoi Allah Swt.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Nafsu kaamilah yaitu, jiwa yang telah sempurna&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pengertian manusia dengan mahkluk lain&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Manusia adalah mahkluk sempurna yang diciptakan Allah Swt&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Mahkluk lain seperti mahkluk ghaib dan mahkluk hewan, mahkluk yang diciptakan Tuhan Yang Maha Esa kurang dari sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Manusia adalah mahkluk sempurna yang di bekali dan dapat berfikir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Mahkluk lain seperti hewan, mahkluk kurang sempurna yang tidak diberi akal oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, namun mempunyai insting atau naluri yang lebih kuat dibandingkan manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Manusia diciptakan Tuhan Yang Maha Esa dapat berbicara artinya manusia di kategorikan sebagai mahkluk social yang dapat berinteraksi melalui mulutnya untuk berkomunikasi dengan lainnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Mahkluk lain seperti hewan tidak dapat berbicara dan berinteraksi dengan yang lain karena fungsinya diperuntukan kebutuhan manusia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;B.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Prinsip Dasar dalam Berfikir Positif dan Negatif&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Prinsip dasar &amp;nbsp;yang harus di pegang teguh manusia adalah pola hidup berpikir positif. Tingkat kemajuan dalam kehidupan manusia pun akan ditentukan bagaimana cara manusia itu sendiri dalam menggunakan akal pikiran mengarah kepada sesuatu hal yang positif. Terdapat 10 tips sukses berfikir positif dalam kehidupan manusia, adalah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;1.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Memilih masalah sebagai tantangan coba bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat dan membuat hidupnya seakan-akan paling sengsara di dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;2.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Menikmati hidupnya. Berpikir positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati, meski tak berarti ia tak berusaha untuk mencapai hidup yang lebih baik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;3.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pikiran terbuka untuk menerima saran dan ide supaya anda menerima hal-hal baru yang dapat mengubah kehidupan yang lebih baik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;4.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Singkirkan pikiran negative seketika setelah pikiran itu terlintas dibenak. Jika anda memelihara pikiran negatif lama-lama bisa-bisa anda malah membangunkan macan tidur yang seharusnya tidak apa-apa malah menimbulkan masalah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;5.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Mensyukuri apa yang dimiliki dan bukan berkeluh kesah tentang hal-hal yang tidak dimiliki&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;6.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Tidak mendengarkan gossip yang tidak menentu. Sudah lumrah yang namanya gossip berteman baik dengan pikiran yang negatif, karena itu para pemikir positif akan berusaha menghindar untuk terlibat dalam omongan yang tidak ada manfaatnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;7.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Tidak buat alasan, tapi langsung buat tindakan, anda tentu pernah mendengar kata NATO (No Action Talk Only) yang jelas, para pemikir positif bukanlah penganut aliran ini, begitu juga dengan NARO (No Action Dream Only), NACO (No Action Concept Only), NABO (No Action Briefing Only), NAMO (NO Action Meeting Only), NASO (No Action Strategy Only).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;8.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Menggunakan bahasa positif, gunakanlah kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti “Saya Bisa”, “Tidak ada persoalan yang sulit untuk dipecahkan”, “Dia memang berbakat”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;9.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Menggunakan bahasa tubuh yang positif, seperti senyuman, berjalan dengan langkah tegap, gerakan tangan yang ekspresif. Atau anggukan, para pemikir positif biasa akan berbicara dengan intonasi dan gerakan tubuh yang bersahabat, antusias dan hidup.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;10.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Peduli pada Citra Diri, dengan berusaha tampil baik bukan hanya diluar, tapi juga di dalam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Sumber: 10 Tips sukses berpikir positif (www.smartnewz.Info.)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Tujuh (7) Tips bergaransi yang akan membuat anda tersenyum dan selalu berpikir positif:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;1.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Mengganti Wallpaper Dekstop anda, Saat ini computer atau laptop bukan merupakan barang langka, sehingga dengan merubah wallpaper computer anda dengan sebuat gambar yang positif akan membuat anda tertawa dan jauh lebih ceria.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;2.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Carilah teman-teman positif baru, kecerian dan energy positif adalah sesuatu yang menular dikelilingi oleh orang-orang yang selalu berpikir positif akan membantu anda untuk tetpa mempertahankan energy postif anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;3.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Sediakan waktu untuk memanjakan diri sendiri, adalah sesuatu hal yang perlu anda prioritaskan, luangkan waktu anda untuk melakukan sesuatu hal yang anda sukai, karena setelah itu anda akan mempunyai semangat yang baru&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;4.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Gunakan 1 jam sehari untuk memotivasi diri anda, ini adalah hal yang tak kalah pentingnya, komit meluangkan waktu 1jam perhari untuk pengembangan diri anda adalah sesuatu hal yang yang sangat penting bagi kualitas hidup anda,. Jika anda tidak berkembang maka anda tidak akan melangkah menuju potensi anda yang luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;5.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Betjalan-jalan, aktivitas jalan-jalan mengandung dua komponen dalam kehidupan kita, yaitu berolahraga dan mendekatkan diri pada alam maka dengan aktivitas tersebut membuat kita dipenuhi oleh kegembiraan dan energy yang positif&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;6.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Beristirahat sejenak, selama anda bekerja sekitar 40-45 menit ambilah break ringan sekitar 4-5 menit lakukan peregangan atau dengan meminum segelas air putih setelah itu anda akan mendapatkan tambahan energi secara instan dan anda akan lebih termotivasi dan bersemangat dalam melanjutkan pekerjaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;7.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Cobalah sesuatu hal yang baru, mencoba sesuatu hal yang baru akan membuat hidup anda lebih mengairahkan, dapat dimulai dengan hobi baru, koleksi baru, aktivitas baru dll, cobalah untuk melakukan sesuatu hal yang baru setiap minggu dan setelah satu tahun nanti anda akan merasakan memiliki hidup yang tetap positif dan termotivasi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Sumber: Tujuh (7) Tips bergaransi yang akan membuat anda tersenyum dan selalu berpikir positif (www.akuinginsukses.com)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Secara detail konsep diri dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;1.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pola asuh orang tua&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pola asuh orang tua &amp;nbsp;menjadi faktor yang signifikan dalam mempengaruhi konsep diri yang terbentuk, sikap orang tua yang terbaca oleh anak akan menumbuhkan konsep dan pemikiran yang positif serta sikap menghargai diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;2.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Kegagalan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kegagalan yang terus menerus dialami seringkali menimbulkan pertanyaan kepada diri sendiri dan berakhir dengan kesimpulan bahwa semua penyebabnya terletak pada kelemahan diri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;3.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Depresi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Orang yang mengalami depresi akan mempunyai pemikiran yang cenderung snegatif dalam memandang dan merespon segala sesuatunya, termasuk menilai diri sendiri. Segala situasi atau stimulus yang netral akan dipersepsi secara negative. Misalnya, tidak diundang ke sebuah pesta maka berpikir bahwa karena saya “miskin” maka saya tidak pantas diundang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Orang yang depresi sulit melihat dirinya mampu survive menjalani kehidupan selanjutnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;4.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Kiritik Internal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Terkadang, mengkritik diri sendiri memang dibutuhkan untuk menyadarkan seseorang perbuatan yang telah dilakukan. Kritik terhadap diri sendiri sering berfungsi menjadi regulator atau rambu-rambu dalam bertindak dan berperilaku agar keberadaan kita diterima oleh masyarakat dan dapat beradaptasi dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;DAFTAR PUSTAKA&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Brooks W.D., Emmert, P., Interpersonal Community, IOWA Brow Company&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Publisher 1976.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;www.Smartnewz.Info&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;http://Forum.kompas.com/teras/62357-10tips-sukses-berpikir-positif.home&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;www.duniapsikologi.com/konsep-diri-positif-dan-konsep-diri-negatif&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/1609495341287972666/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2015/04/konsep-diri-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/1609495341287972666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/1609495341287972666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2015/04/konsep-diri-manusia.html' title='Konsep Diri Manusia'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-2603404324694981075</id><published>2014-10-12T08:13:00.004+07:00</published><updated>2017-02-08T11:11:52.527+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Etika PR"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Public Relations"/><title type='text'>Etika Terhadap Klien dan Atasan</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Seorang
 PR professional dalam menjalankan pekerjaannya selalu berkaitan dengan 
kepentingan yang dibutuhkan orang lain dalam membangun dan 
mempertahankan hubungan yang harmonis serta efektif dengan pihak ketiga 
yaitu klien, mereka biasanya berkecimpung dalam dunia bisnis, 
seperti PR &lt;i&gt;agency&lt;/i&gt;, ataupun PR &lt;i&gt;consultant&lt;/i&gt; yang bersifat independen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; font-size: 15px;&quot;&gt;PR mempunyai fungsi kepemimpinan dan manajemen yang membantu pencapaian tujuan sebuah organisasi, membantu mendefinisikan filosofi, serta memfasilitasi perubahan organisasi, para praktisi PR berkomunikasi dengan semua publik internal dan eksternal yang relevan untuk mengembangkan hubungan yang positif serta menciptakan konsistensi antara tujuan organisasi dengan harapan masyarakat, mereka juga mengembangkan, melaksanakan, dan mengevaluasi program organisasi yang mempromosikan pertukaran pengaruh serta pemahaman diantara konstituen organisasi dan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;PR terus menjadi salah satu bidang yang sangat dinamis dalam kehidupan berorganisasi di seluruh dunia. Salah satu alasannya adalah karena PR membutuhkan keterampilan dan kapabilitas yang beragam untuk keberhasilan pekerjaan mereka. Pekerjaan yang dilakukan seorang PR officer adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt;&quot;&gt;
&lt;li dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; list-style-type: disc; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Melakukan pekerjaan riset&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; list-style-type: disc; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Melaksanakan konseling&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; list-style-type: disc; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Membangun hubungan dengan pemerintah&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; list-style-type: disc; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Membina hubungan dengan investor&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; list-style-type: disc; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Menangani manajemen isu&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; list-style-type: disc; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Hubungan dengan media massa&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; list-style-type: disc; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Urusan masyarakat&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; list-style-type: disc; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Hubungan dengan komunitas&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; list-style-type: disc; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Hubungan dengan pekerja&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; list-style-type: disc; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Publisitas&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; list-style-type: disc; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Komunikasi pemasaran&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; list-style-type: disc; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Promosi&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Pekerjaan
 PR semua terkait dengan membangun hubungan yang efektif antara 
organisasi dengan pihak-pihak yang dianggap penting oleh organisasi, 
seperti menjalin hubungan media, pelanggan, pekerja, investor, pemimpin 
masyarakat, kelompok aktivis, dan badan pemerintahan. Hubungan ini harus
 saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, untuk menciptakan win-win 
stuation, seperti itu, diperlukan proses memberi dan menerima yang 
banyak didasari oleh saling memahami terhadap kepentingan masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Kant,
 mendefinisikan etika sebagai “sebuah ilmu yang mengajarkan, bukan 
bagaimana kita mencapai kebahagiaan, tetap tentang bagaimana kita merasa
 bernilai dengan kebahagiaan apa yang dianggap sah secara hukum. Tidak 
selalu berarti etis dan apa yang dianggap etis, tidak selalu sah secara 
hukum undang-undang hanya mencakup beberapa situasi dari banyak situasi 
dalam public relations. Dalam banyak situasi professional public 
relations harus membuat penilaian tentang hal yang benar untuk dilakukan
 dalam rangka membangun hubungan antara organisasi dengan publiknya. 
Praktisi public relations harus menimbang antara keuntungan dan kerugian
 dari aktivitas komunikasi mereka dan atau harus memiliki keberanian 
mengatakan “ya” atau “tidak” , karena dampak jangka panjang dari sebuah 
keputusan yang buruk akan menutupi kerugian pada jangka pendek.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Etika
 merupakan bidang yang harus menjadi perhatian bagi para praktisi PR, karena:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Para praktisi menyadari bahwa beberapa pekerja PR memiliki reputasi kurang baik terkait perilaku mereka yang tidak etis.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;PR
 sering menjadi sumber pernyataan etis dari sebuah organisasi serta 
menjadi gudang bagi kebijakan etis dan sosial bagi organisasi.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Praktisi PR telah berjuang membuat kode etik yang cocok untuk merek asendiri.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Praktisis
 PR harus bertindak atas nama organisasi mereka sebagai lembaga OBUDSMAN
 (pejabat atau badan yang bertugas menangani berbagai keluhan 
masyarakat). Etika bagi publik yang mereka layani.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Pengertian Etika Terhadap Klien dan Atasan&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Etika
 terkait dengan apa yang secara moral dianggap benar atau salah dalam 
perilaku sosial, biasanya ditentukan oleh standar profesi, organisasi 
dan individu. Perilaku beretika merupakan pertimbangan utama yang 
membedakan antara warga beradab dengan yang tidak dalam masyarakat. 
Allen Center mengusulkan lima faktor yang mengatur perilaku sosial, 
adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Tradisi. Bagaimana sebuah situasi dipandang dan diberlakukan pada masa lalu&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Opini Publik. Perilaku yang dapat diterima oleh mayoritas orang pada saat ini.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Hukum. Perilaku yang dibolehkan dan yang dilarang oleh undang-undang&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Moralitas. Umumnya terkait dengan apa yang dibolehkan dan dilarang oleh ajaran agama.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Etika.
 Standar yang disusun oleh profesi, organisasi, atau diri sendiri 
berdasarkan suara hati apa yang benar dan adil untuk orang lain dan 
untuk diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;b&gt;James, E. Grunig&lt;/b&gt;: Dua prinsip panduan etika dasar yaitu:&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Mereka harus memiliki kemauan untuk beretika, tidak bermaksud mencelakai orang lain, namun berniat untuk berlaku jujur&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Mereka harus menghindari aksi yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi orang lain. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Kode
 Etik (Code of Ethics) dan Kode Perilaku (Code of Conduct) yang termuat 
dalam International Public Relations Associations (IPRA) dalam sidang 
umumnya di Venesia, Mei 1961 pada butir II yang menyatakan bahwa:&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Perilaku Klien dan pimpinan adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Seorang
 anggota mempunyai kewajiban umum berhubungan secara jujur dan adil 
terhadap klien atau pimpinannya, baik sebelumnya maupun sesudahnya&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Seorang
 anggota hendaknya tidak memiliki kepentingan yang berlawanan atau 
persaingan tanpa persetujuan dari pihak yang bersangkutan.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Seorang anggota hendaknya menjaga kepercayaan yang diberikan oleh klien atau pimpinan, baik sebelumnya maupun yang sekarang.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Seorang anggota hendaknya tidak melakukan tindakan yang cenderung merendahkan martabat dari pihak klien dan pimpinannya.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Dalam
 memberikan jasa pelayanan bagi klien atau pimpinannya, seorang anggota 
hendaknya tidak menerima imbalan, komisi atau bentuk apapun dari pihak 
manapun, selain dari pihak klien atau pimpinannya yang telah memperoleh 
penjelasan fakta yang lebih lengkap.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Seorang
 anggota hendaknya tidak mengusulkan kepada calon klien atau calon 
pimpinannya bahwa pembayaran atau kompensasi lainnya tergantung pada 
pencapaian hasil-hasil tertentu atau tidak akan menyetujui perjanjian 
apa pun yang mengarahkan dengan akibat yang sama.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Beberapa hal yang perlu diperhatikan tidak boleh dilakukan oleh seorang praktisi PR:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Berbohong untuk klien atau pimpinan&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Terlibat dalam tipu muslihat untuk mengumpulkan informasi tentang klien praktisi PR&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Membantu
 menyembunyikan kondisi yang berbahaya atau melapor kepenegak hukum 
menyampaikan informasi yang hanya mengandung setengah kebenaran&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Menawarkan
 sesuatu (hadiah, perjalanan, atau informasi) kepada reporter atau 
legislator yang mau berkompromi dengan laporan mereka&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Menyampaikan informasi yang benar, tetapi berpotensi menyesatkan dalam wawancara atau konferensi berita yang merusak pemerintah&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;Dalam
 hal ini seorang praktisi PR harus memegang teguh prinsip 
kode etik dan kode perilaku yang berlandaskan pada kejujuran dan 
kebenaran serta tidak membela pada yang salah, dapat memberikan 
pelayanan yang baik pada siapa pun baik klien dan atasan yang bersifat 
berkeadilan serta tidak berkepihakan pada unsure manapun. Dengan tujuan 
tetap menjaga dan memelihara sebagai seorang professional dalam bidang 
public relations. Fungsi seorang PR harus dapat membina 
seta menjalin hubungan dengan pihak klien, dengan atasan maupun dengan 
pihak perusahaan, agar citra positif tetap terpelihara serta mempunyai 
prinsip ekonomi yang saling menguntungkan kedua belah pihak, seorang 
PR bertugas sebagai media penghubung antara perusahaan 
dengan klien diharapkan menjaga kebutuhan hubungan sebagai mitra usaha 
diantara keduanya, dengan prinsip tidak saling merugikan dalam bentuk 
kerja sama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h4 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Jenis-Jenis Klien&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Pemegang saham dan calon pemegang saham perusahaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Perusahaan
 cenderung membatasi informasi lengkap pada pemegang saham dengan 
argumentasi bahwa secara tidak langsung akan berarti memberikan 
memberikan informasi tersebut pada kompetitornya yang seharusnya 
merupakan rahasia perusahaan. Pada umumnya untuk perusahaan-perusahaan 
publik, maka pengaturan oleh pemerintah mengatur informasi yang perlu 
disampaikan kepada pemegang saham, sehingga dampak kompetisi tidak ada 
bagi sesama perusahaan publik. Permasalahan memang timbul dari 
perusahaan-perusahaan yang tidak merupakan perusahaan publik, mereka 
memperoleh informasi dari kompetitornya tanpa perlu mengungkapkan 
tentang dirinya. Informasi yang perlu diungkapkan oleh perusahaan memang
 tidak semuanya yang seharusnya diketahui oleh pemilik perusahaan. 
Pengertian pemegang saham dari perusahaan public seharusnya adalah lebih
 sesuai sebagai investor, sehingga informasi yang diperlukan adalah 
untuk mengambil keputusan membeli atau menjual sahamnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px;&quot;&gt;Pemerintah (Government) &lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; font-size: 15px;&quot;&gt;Kegiatan PR diantaranya dalam rangka mengatur dan memelihara hubungan dengan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah atau dengan jawatan-jawatan resmi yang berhubungan dengan kegiatan perusahaan. Mengapa PR harus menjalin hubungan dengan pemerintah secara baik, hal ini sangkut pautnya dengan masalah kebijakan. Pemerintah adalah pembuat dan penentu kebijakan yang mungkin saja kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tersebut, terkadang menguntungkan perusahaan atau sebaliknya dapat merugikan, oleh sebab itu perusahaan/instansi seharusnya dapat menjalin hubungan baik dengan pemerintah setempat, karena dalam keadaan bagaimana pun baik itu perusahaan swasta maupun instansi-instansi dalam mengadakan kegiatannya selalu ada sangkut pautnya dengan pemerintahan. Misalnya saja yang berkaitan dengan masalah, pembayaran pajak, pemberian rekomendasi bagi kegiatan ekspor / impor, masalah perijinan dari pemerintah, perlindungan baik itu bagi para produsen ataupun para karyawan atau buruh dalam masalah ketenagakerjaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pemasok (Supplier)&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; font-size: 15px;&quot;&gt;Kegiatan PR dalam rangka mengatur dan memelihara hubungan dengan para leveransir agar segala kebutuhan organisasi/perusahaan dapat diterima dengan baik. Untuk mengadakan hubungan baik dengan para supplier ini harus dilaksanakan secara terus menerus, dengan harga dilaksanakan secara terus enerus, dengan harga dan syarat yang wajar misalnya; tender atau menyangkut masalah pengadaan barang. Seorang PR harus cepat tanggap dalam melakukan kegiatan komunikasi dengan para supplier khususnya untuk para langganannya yaitu dengan cara memberikan informasi jauh sebelumnya agar konsumen tidak mengalami kekecewaan yang akhirnya akan merugikan perusahaan. Dengan demikian secara psikologis jika terdapat kenaikan harga barang yang ditawarkan maka pelanggan tidak merasakan kekecewaan. Dalam hal ini seorang public relations harus dapat menggunakan teknik komunikasi yang paling efekktif diantaranya menggunakan teknik persuasive agar pihak perusahaan dapat mengatasi problem/masalah-masalah yang akan terjadi pada perusahaan. Untuk menjaga kontinuitas pengiriman barang, maka dengan para supplier ini seorang public relations harus dapat memberikan pelayanan baik hal tersebut untuk menjaga loyalitas supplier terhadap perusahaan khususnya terhadap produksi perusahaan tersebut. Sehingga bila pada waktu tertentu perusahaan terdapat kesulitan dalam hal keuangan maka para supplier akan dapat membantunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-style: normal;&quot;&gt;Pelanggan (Customer)&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Kegiatan &lt;i&gt;public relations &lt;/i&gt;dalam rangka mengatur dan memelihara hubungan dengan para pelanggan, sehingga hubungan itu selalu dalam situasi bahwa pelanggan lah yang sangat membutuhkan perusahaan bukan sebaliknya, hubungan baik yang dilakukan dengan para pelanggan merupakan yang harus dilakukan seorang PR perusahaan. PR rangka mengatur dan menjaga hubungan baik dengan
 para konsumen agar produk yang dibuat perusahaan dapat diterima dengan 
baik oleh para konsumen. Salah satu kegiatan mengadakan hubungan baik 
dengan konsumen adalah melalui program periklanan dengan penyiaran iklan
 produk lewat media cetak seperti surat kabar, tabloid, majalah, dan 
media elektronik, yaitu: radio, televise, internet, berita media luar 
ruang yaitu Billboard&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Faktor-faktor penghambat mengahadapi perilaku klien dan atasan&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Faktor Psikologis&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;Seorang PR dalam melaksanakan pekerjaan tidak selalu berjalan baik dan lancar, seperti dalam melakukan hubungan kerja dengan klien maupun atasan faktor hambatan yang dihadapi biasanya gangguan secara psikis, misalkan saja seorang public relations ketika berhadapan dengan klien maupun atasan yang posisinya tampaknya lebih tinggi kedudukannya, sehingga merasa dalam benak pemikirannya kurang mendapat perhatian secara khusus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Fakor Ekonomi (Financial)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; font-size: 15px;&quot;&gt;Seorang PR officer perusahaan dituntut untuk tampil prima dalam menjalankan operasional aktivitasnya. Dalam hal ini seorang public relations harus diberikan anggaran atau dana operasional yang cukup memadai dalam melaksanakan fungsi dan kewajibannya secara maksimal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Faktor Dukungan (Support)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; font-size: 15px;&quot;&gt;Seorang PR officer dalam melaksanakan fungsi dan kewajibannya dapat dikatakan berhasil guna secara maksimal dan optimal apabila mendapat dukungan (support) baik dari pihak atasan maupun dari pihak perusahaan dengan tujuan agar seorang public relations dalam menjalankan operasionalisasi secara leluasa dan mempunyai kewenangan yang penuh dalam pengambilan keputusan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Daftar Pustaka&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/b&gt;&amp;nbsp; Allen Center dan Patric Jackson, Public Relations Practice: Managerial Case Studies and Problem, Edisi, 5 (Englewood Cliffs, N.J. Prentice Hall, 1995) hlm. 476&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; James, E Grunig dan Todd Hunt, Managing Public Relations (New York, Holt, Rinehart &amp;amp; Winston, 1984), hlm, 72&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Dan Lattimore, Otis Baskin, Suzette T. Heiman, Elizabeth L. Toth, 2010, Public Relations, Profesi dan Praktek, Edisi Ketiga, Salemba Humanika. Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px;&quot;&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Heru Satya Nugraha, 2007, Etika Bisnis, Prinsip dan Aplikasi, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi, (LPFE) Universitas Trisakti. Jakarta..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/2603404324694981075/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2014/10/etika-terhadap-klien-dan-atasan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/2603404324694981075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/2603404324694981075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2014/10/etika-terhadap-klien-dan-atasan.html' title='Etika Terhadap Klien dan Atasan'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-1073021179122734665</id><published>2014-10-11T15:44:00.000+07:00</published><updated>2017-02-07T09:11:30.419+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen Isu dan Krisis"/><title type='text'>Pengelolaan Hubungan dengan Stakeholder 2</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Hubungan
dengan konsumen&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Konsumen
merupakan publik yang sangat penting bagi sebuah perusahaan/organisasi. Bahkan
sebuah perusahaan bisa menjadi pailit bila ditinggalkan oleh konsumennya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-bidi-font-weight: bold;&quot;&gt;Lew
Hahn&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;, seorang pengusaha terkenal di Amerika Serikat, mengatakan
bahwa sukses besar yang diraih suatu perusahaan disebabkan oleh konsumen, bukan
oleh penjualannya sendiri. Setiap barang dapat saja dijual satu kali kepada
seorang pembeli. Tapi sebuah perusahaan dinilai sukses bila bisa meningkatkan
jumlah langganan yang membeli berulang kali (Effendy, 2002:112).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sehubungan
dengan hal tersebut, saat ini organisasi/perusahaan tidak hanya menawarkan
produk berkualitas tinggi maupun servis yang baik sesuai permintaan konsumen,
namun juga hubungan dengan konsumen yang akan memenuhi kebutuhan mereka.
Sehingga hubungan dengan konsumen akhirnya tidak hanya ditangani oleh
Departemen Pemasaran saja, tapi juga oleh Departemen PR.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pasar dewasa ini amat tergantung kepada konsumen, yakni mereka yang
membeli produk perusahaan atau yang menggunakan jasa perusahaan/organisasi.
Suatu perusahaan harus menganut pikiran bahwa konsumenlah pusat dari kegiatan
bisnisnya. Segala upaya yang dilakukan dipusatkan untuk mendapatkan kepuasan
konsumen (Kasali, 2003:77).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&lt;/span&gt;Yang disebut dengan konsumen di sini
bukan hanya mereka yang menggunakan jasa atau membeli produk
organisasi/perusahaan saja, namun juga perusahaan pembeli dalam partai besar
yang disebut sebagai “pemasok sekunder”. Misalnya sebuah perusahaan produsen mobil
yang membeli ban-ban mobilnya dari perusahaan lainnya (Jefkins, 2003:84).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&lt;/span&gt;Selain itu juga perlu diingat bahwa
konsumen tidak hanya mereka yang sudah menjadi konsumen organisasi/perusahaan,
namun juga mereka yang merupakan calon konsumen potensial dan juga para
konsumen kompetitor organisasi/perusahaan kita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Karena itu, untuk membina hubungan
yang baik dengan konsumen, menjaga mereka tetap menjadi konsumen kita dan
merangkul para konsumen baru diperlukan strategi tersendiri dengan program-program
komunikasi yang direncanakan dan diimplementasikan untuk memenuhi kebutuhan,
keinginan, kehendak dan perhatian para konsumen tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Strategi
membina hubungan dengan konsumen&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengingat konsumen suatu
perusahaan/organisasi sangat mudah beralih kepada produk/penyedia jasa dari
perusahaan/organisasi lain dengan berbagai alasan (harga lebih murah, mutu
lebih baik, hadiah lebih bagus, dan lain-lain), maka praktisi PR perlu
menerapkan kegiatan komunikasi baik melalui media massa maupun nirmassa untuk
terus membina hubungan baik dengan para konsumen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Strategi yang dapat
diterapkan oleh para praktisi PR:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Memastikan bahwa produk/jasa
yang disediakan perusahaan benar-benar ber&lt;strong&gt;kualitas&lt;/strong&gt; tinggi dan sesuai dengan
yang diiklankan/dipromosikan. Jika tidak, justru akan menjadi bumerang bagi
perusahaan dan membuat konsumen hilang kepercayaan dan meninggal-kan
produk/jasa yang disediakan oleh perusahaan/organisasi kita (Effendy, 2002:113).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Membuat program-program &lt;strong&gt;promosi&lt;/strong&gt;
yang tepat, menarik dan berkesinambungan, baik melalui media massa maupun
langsung ke konsumen: (a) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kampanye PR/periklanan
&lt;/strong&gt;menggunakan berbagai media cetak &amp;amp; elektronik. Namun program iklan yang
dipilih sebaiknya yang bersifat interaktif (melibatkan konsumen), seperti talk
show di Radio dan televisi, kuesioner pembaca di media cetak, dan lain
sebagainya. (b)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-list: Ignore;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font: 7pt/normal &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Program &lt;strong&gt;kontak langsung&lt;/strong&gt; antara
perusahaan/organisasi dengan konsumen, antara lain dengan membuka kotak surat
khusus, saluran telepon khusus yang dapat langsung melayani konsumen ataupun
rubrik “&lt;i&gt;Contact Us&lt;/i&gt;” di website. Contohnya adalah “Suara Konsumen” dari
Unilever, nomor-nomor telepon bebas pulsa yang disediakan berbagai bank, dan
lain-lain. (c) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;strong&gt;Direct Mail&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;, yang memberitahukan secara personal kepada para konsumen tentang
produk/jasa terbaru perusahaan/organisasi. (d) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;strong&gt;Acara-acara khusus&lt;/strong&gt; seperti
peluncuran produk baru ataupun sekedar acara “gathering” tahunan yang diadakan
bagi konsumen istimewa perusahaan/organisasi. Contohnya “&lt;i&gt;Secretary Gathering&lt;/i&gt;”
yang sering diadakan secara berkala oleh hotel-hotel berbintang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;strong&gt;Memantau&lt;/strong&gt; kegiatan&lt;strong&gt; kompetitor&lt;/strong&gt; perusahaan/organisasi. Praktisi PR
harus rajin membaca berbagai media cetak, mendengarkan radio dan menonton
televisi untuk mengetahui propaganda perusahaan lawan yang cenderung merebut
publik yang sudah dibinanya.&lt;span style=&quot;text-transform: uppercase;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pengelolaan
hubungan dengan konsumen/pelanggan pada saat krisis&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kadang-kadang suatu peristiwa
krisis yang menimpa perusahaan memang tidak terkait langsung dengan konsumen
perusahaan. Namun jika mereka membaca berita tersebut melalui media massa atau
dari sumber-sumber lainnya, mereka akan membanjiri perusahaan dengan pertanyaan
melalui telepon ataupun &lt;i&gt;e-mail &lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;mso-bidi-font-style: italic;&quot;&gt;untuk
menanyakan kebenaran berita, t&lt;/span&gt;erutama bila mereka adalah pengguna produk/jasa
setia dari perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Seperti juga sikap terhadap publik internal, konsumen sebagai publik
eksternal utama perusahaan, terutama mereka yang menjadi konsumen tetap
perusahaan, seharusnya tidak mengetahui situasi krisis yang menimpa perusahaan
dari media massa ataupun sumber-sumber lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Untuk menangani pemberian informasi kepada mereka, Departemen PR
dapat bekerja sama dengan Departemen Pemasaran, khususnya para &lt;i&gt;salesman/salesgirl&lt;/i&gt;
(tenaga penjualan) &amp;amp; &lt;i&gt;customer service. &lt;/i&gt;Sebelum berhubungan dengan konsumen,
mereka diberi &lt;i&gt;briefing&lt;/i&gt; terlebih dahulu mengenai situasi krisis yang
menimpa perusahaan sehingga informasi yang disampaikan kepada seluruh konsumen
adalah informasi yang sama (Sadgrove, 1997:207).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Untuk mengantisipasi membanjirnya telepon dan &lt;i&gt;e-mail&lt;/i&gt; dari
konsumen yang akan menyebabkan kegiatan operasional sehari-hari perusahaan
menjadi terganggu, sebaiknya perusahaan segera membuka saluran telepon &lt;i&gt;hotline
&lt;/i&gt;yang khusus menangani pertanyaan konsumen yang akan dijawab oleh para staf
pemasaran yg telah diberi &lt;i&gt;briefing&lt;/i&gt; sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Perusahaan juga sebaiknya menambahkan &lt;i&gt;layer&lt;/i&gt; khusus pada &lt;i&gt;website&lt;/i&gt;
perusahaan yang dapat terus meng-&lt;i&gt;update&lt;/i&gt; informasi mengenai peristiwa
krisis sehingga konsumen dapat terus mengikuti perkembangan situasi krisis yang
menimpa perusahaan melalui internet. Selain itu, perusahaan juga harus segera
memperbesar kapasitas &lt;i&gt;layer&lt;/i&gt; “Contact Us” untuk meng-antisipasi banjirnya
&lt;i&gt;e-mail&lt;/i&gt; pertanyaan dari konsumen yang dapat mengakibatkan program
tersebut &lt;i&gt;hang&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Perusahaan juga dapat memasang iklan pemberitahuan kepada
konsumen/pelanggan melalui berbagai media massa untuk mencapai audiens yang
lebih luas. Namun pemilihan medianya harus disesuaikan dengan target pemasaran
produk/servis perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Bila peristiwa krisis terkait dengan produk perusahaan yang
rusak/cacat, perusahaan harus segera menarik seluruh produknya dari pasar
meskipun dapat mengakibatkan kerugian yang besar. Dan bagi konsumen yang
terlanjur membeli/mengkonsumsi produk tersebut, perusahaan juga sebaiknya
memberikan produk pengganti pada mereka ataupun kompensasi lainnya.&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-size: 16pt; mso-bidi-font-size: 12.0pt;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pengelolaan Hubungan dengan&amp;nbsp;Pemerintah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dalam
kegiatan PR, pemerintah dianggap sebagai publik yang penting bukan saja karena
pemerintah adalah pengatur negara dan pembuat keputusan penting yang menyangkut
hajat hidup orang banyak, tetapi lebih dari itu, pemerintah terdiri atas
orang-orang yang mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi masyarakat dan
kegiatan bisnis. Pemerintah pusat, propinsi, atau wali kota madya, dewasa ini
mempunyai pengaruh yang besar terhadap industri besar maupun kecil, mulai dari
industri pertanian, elektronik, tekstil, jasa, transportasi sampai pada energi
dan industri untuk ekspor. Bahkan di Amerika Serikat, tempat orang sangat
percaya pada ekonomi pasar, perusahaan besar tetap merasa perlu berdekatan
dengan pemerintah (Kasali, 2003:117).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;T&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;ujuan pendekatan dengan pemerintah
antara lain (Ibid, hal. 118):&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-list: Ignore;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font: 7pt/normal &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Meningkatkan komunikasi dengan
pejabat pemerintah dan lembaga tinggi negara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Memantau lembaga pembuat
keputusan dan peraturan pada area yg mempengaruhi bidang usaha perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Mempengaruhi Undang-undang yang
berdampak pada ekonomi rakyat &amp;amp; pelaksanaannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-list: Ignore;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font: 7pt/normal &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Meningkatkan pemahaman antara
para pembuat keputusan dengan pelaku bisnis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Mengurangi ketidakpastian
karena tidak dapat membaca tanda-tanda peraturan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Mempercepat keluarnya keputusan
yang menguntungkan perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Mencegah keluarnya peraturan
yang merugikan perusahaan, atau setidaknya menunda peraturan tersebut hingga
perusahaan benar-benar siap.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Mendapatkan perlindungan dan
pembelaan pada saat perusahaan menghadapi krisis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sedangkan pemerintah meskipun membuat peraturan yang membatasi dunia
usaha, juga sering tampil membela sehingga dalam banyak kasus, pers sering
menuding pemerintah terlalu berpihak kepada dunia usaha. Hal ini sering terjadi
karena pemerintah mempunyai kepentingan terhadap dunia usaha, yakni (Ibid):&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Dunia usaha adalah penggerak
pembangunan yang memutar roda perekonomian, yang diharapkan mampu menciptakan
lapangan pekerjaan untuk orang banyak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Dunia usaha dipungut pajak.
Semakin besar perusahaan, tentu akan semakin besar pajak yang disetorkan kepada
pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Du&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;nia usaha adalah mitra
pemerintah dalam mengelola hasil bumi dan kekayaan negara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kepentingan pemerintah yang besar
pada dunia usaha sering dimanfaatkan oleh dunia usaha ketika menghadapi krisis.
Beberapa krisis di Indonesia yang melibatkan campur tangan pemerintah antara
lain (Ibid, hal. 118-121):&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Krisis isu lemak babi tahun
1988&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Krisis Bank Danamon tahun 1990&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Krisis PT. Newmont Minahasa
Raya tahun 2004&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Krisis PT. Lapindo Brantas
tahun 2006&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pemecahan masalah di atas akan lebih
mudah bila dunia usaha mengenal betul pihak yang perlu dimintai bantuannya
setiap saat. Sehingga pembinaan hubungan baik dengan pemerintah, terutama
instansi-instansi terkait, mutlak diperlukan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Suatu
organisasi yang bergerak dalam bidang apapun, merupakan subsistem dari
pemerintahan suatu negara tempat ia beroperasi. Sebagai subsistem, suatu
organisasi harus menyesuaikan diri kepada sistem jika ingin terus hidup. Bila
tidak, maka dengan sendirinya ia akan dilarang untuk hidup. Pemerintah
mempunyai aparat untuk mengamankan sistemnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sistem yang dianut suatu pemerintah
tercermin dalam peraturan-peraturan, mulai dari derajat yang tertinggi sampai
yang terendah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Organisasi dan perusahaan yang
beroperasi di Indonesia, baik asing maupun domestik, mutlak harus menyesuaikan
diri kepada (Effendy, 2002:117-118):&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Undang-undang Dasar 1945,
sebagai sumber dari seluruh ketentuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Ketetapan Majelis
Permusyawaratan Rakyat (TAP MPR)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Undang-undang (UU)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Peraturan Pemerintah (PP)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Keputusan Presiden (Keppres)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Peraturan Menteri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Peraturan-peraturan lain yang
berperingkat lebih rendah seperti peraturan direktur jenderal, peraturan
gubernur, peraturan walikota atau bupati, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Untuk menguasai peraturan-peraturan pemerintah di atas, sebaiknya perpustakaan bagian PR suatu organisasi harus dilengkapi dengan buku, risalah,
catatan, dan hal lain yang bersangkutan dengan peraturan-peraturan dan
ketentuan-ketentuan pemerintah, terutama yang sangat erat kaitannya dengan
organisasi tempat PR tersebut bekerja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Oleh
karena itu, seorang PR perlu menetapkan seorang petugas untuk menangani hal
tersebut secara khusus karena data seperti itu harus dikompilasi secara
berkesinambungan dan disusun sedemikian rupa sehingga apabila
organisasi/perusahaan membutuhkannya, dapat dilayani secara cepat dan tepat.
Dan harus diingat bahwa peraturan-peraturan tersebut tidak akan sama dari waktu
ke waktu karena mereka akan mengalami revisi, penambahan, pengurangan dan
sebagainya, sehingga praktisi PR perlu untuk &lt;i&gt;update&lt;/i&gt; data-data yang
dimiliki organisasi/perusahaaannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Selain mengkompilasi berbagai
peraturan tersebut, praktisi PR juga harus mengetahui dan pada akhirnya
menguasai peraturan-peraturan yang dikeluarkan pemerintah tersebut dalam rangka
mencegah terjadinya kegiatan organisasi/perusahaan yang bertentangan dengan
kebijaksanaan pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Membina
hubungan dengan Pemerintah, baik pusat maupun daerah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kegiatan kedua dalam melaksanakan
hubungan dengan pemerintah (&lt;i&gt;government relations&lt;/i&gt;) adalah membina
hubungan dengan instansi-instansi pemerintah, baik di Pusat maupun di daerah.
Yang dimaksud dengan membina hubungan adalah mengakrabkan diri dengan pimpinan
instansi pemerintah yang terkait, setidak-tidaknya dengan PR instansi
bersangkutan atau pejabat yang posisinya sangat berhubungan dengan kelangsungan
organisasi/perusahaan tempat si praktisi PR bekerja. Karena itulah, praktisi PR
harus bisa mengidentifikasi instansi pemerintah apa saja yang benar-benar
berhubungan dengan perusahaan/organisasi tempatnya bekerja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Tujuan
pembinaan itu adalah, di satu pihak untuk melancarkan hubungan kerja bilamana
suatu ketika diperlukan, memperlicin permohonan kalau suatu waktu diajukan,
mempermudah pemecahan masalah jika suatu saat terjadi salah pengertian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pembinaan hubungan dengan pemerintah
dapat dilakukan dengan (Effendy, 2002: 118-119):&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Melakukan kunjungan secara
berkala.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Mengirimkan kalender, agenda,
berkala organisasi dan bahan publikasi lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Mengirimkan kartu ucapan sesuai
hari raya pejabat terkait.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Mengucapkan selamat bila si
pejabat mendapat promosi dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Mengucapkan belangsungkawa bila
ada kerabat si pejabat yang wafat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Menyelenggarakan pertandingan
olah raga persahabatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Mengundang pejabat terkait
mengunjungi kantor, pabrik, lokasi pertambangan, atau &amp;nbsp;outlet perusahaan, terutama bila
ada yang baru diresmikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;M&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;engundang pejabat terkait ke
acara-acara perusahaan terutama bila ada peresmian properti baru perusahaan
maupun peluncuran produk/pelayanan baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dengan
contoh-contoh kegiatan di atas, seorang praktisi PR akan dikenal oleh
pejabat-pejabat pemerintahan. Dan sebaiknya tugas untuk berhubungan dengan para
pejabat pemerintahan ini tidak diwakilkan kepada staf si praktisi PR karena
akan mengurangi rasa hormat dari para pejabat tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dan
bila perusahaan/organisasi memiliki cabang-cabang di daerah, praktisi PR juga
harus menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah daerah dan jangan
melepaskan tanggung jawab tersebut hanya kepada pimpinan cabang. Praktisi PR
setidaknya pernah mengunjungi pemerintah daerah tempat cabang-cabang
perusahaannya berada dan mengenal pejabat-pejabat terkait. Sehingga bila
perusahaan pusat mengeluarkan program baru yang juga harus diterapkan ke
seluruh cabang, implementasinya akan lebih mudah dengan dukungan pemerintah
daerah, misalnya untuk masalah perizinan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pengelolaan
hubungan dengan pemerintah pada saat krisis&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Inti dari pengelolaan hubungan
dengan para pejabat pemerintah dari departemen-departemen yang terkait dengan operasional
perusahaan kita juga sama dengan publik lainnya, yakni jangan sampai mereka
mengetahui situasi krisis yang menimpa perusahaan dari media massa ataupun
sumber-sumber lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Perusahaan sebaiknya memberitahu departemen pemerintah dan para
pejabat terkaitnya segera setelah peristiwa krisis terjadi untuk dua hal
berikut ini: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Mencegah intervensi pemerintah
yang terlalu jauh pada masalah yang menimpa perusahaan akibat tekanan
masyarakat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Atau justru sebaliknya, meminta
dukungan pemerintah dalam menghadapi situasi krisis dan menghadapi masyarakat
serta korban-korban krisis pada khususnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Karena itulah, perusahaan seharusnya sudah menyiapkan daftar nama, jabatan, alamat dan nomor telepon para pejabat terkait dari departemen-departemen pemerintah agar mudah menghubungi mereka bila suatu
peristiwa krisis menimpa perusahaan sewaktu-waktu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Informasi awal tentang peristiwan krisis mungkin masih dapat
disampaikan kepada para pejabat terkait tersebut menggunakan telepon ataupun
fax karena waktu yang sangat sempit (&lt;i&gt;e-mail&lt;/i&gt; tidak disarankan karena
kemungkinan si pejabat tidak sedang membuka internet). Namun setelahnya,
perusahaan harus mendatangi dan menjelaskan peristiwa krisis tersebut secara
personal kepada para pejabat terkait. Bila perlu, perusahaan menunjuk satu
orang khusus untuk tugas ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;B&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;ila krisis berhubungan dengan peraturan pemerintah yang akan
dikeluarkan, perusahaan sebaiknya menunjuk satu orang yang akan menjadi “&lt;i&gt;Government
Relations&lt;/i&gt;” untuk melobi pemerintah agar peraturan tersebut tidak keluar atau
setidaknya dapat ditunda hingga perusahaan benar-benar siap. Dalam menghadapi
hal ini, perusahaan juga dapat meminta dukungan perusahaan-perusahaan sejenis
yang tergabung dalam suatu asosiasi untuk bersama-sama maju menghadap ke
departemen pemerintah terkait.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pengelolaan Hubungan dengan Komunitas&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Masyarakat
sekitar (komunitas lokal) adalah masyarakat yang bermukim atau mencari nafkah
di sekitar pabrik, kantor, gudang, tempat pelatihan, tempat peristirahatan atau
di sekitar aset perusahaan/organisasi lainnya. Dalam pelaksanaan fungsi PR,
komunitas lokal ini dipandang sebagai suatu kesatuan dengan perusahaan yang
memberi manfaat timbal balik (Kasali, 2003:127).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Hubungan
timbal balik tersebut bukanlah melulu berarti bahwa suatu komunitas adalah
kumpulan orang-orang yang saling berbagi dalam memanfaatkan suatu fasilitas.
Lebih jauh, komunitas adalah suatu organisme sosial yang saling berinteraksi. Hubungan
timbal balik tersebut mempengaruhi pola pekerjaan PR, sehingga pada jenis
industri yang sama bisa jadi penekanan peran PR berbeda cukup jauh (Ibid).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-bidi-font-weight: bold;&quot;&gt;Wilbur J. Peak&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; dalam karyanya “&lt;i&gt;Community
Relations&lt;/i&gt;” yang dimuat dalam &lt;i&gt;Lesly’s Public Relations Handbook&lt;/i&gt;,
mendefinisikan hubungan dengan komunitas/masyarakat sekitar organisasi/perusahaan
sebagai berikut (Effendy, 2002:114): &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;“Hubungan dengan komunitas, sebagai fungsi hubungan masyarakat,
merupakan &lt;strong&gt;partisipasi&lt;/strong&gt; suatu lembaga yang terencana, &lt;strong&gt;aktif&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;sinambung&lt;/strong&gt; dengan
dan di dalam suatu komunitas untuk memelihara dan membina lingkungannnya demi
keuntungan kedua pihak, lembaga dan komunitas.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Definisi di atas menunjukkan bahwa hubungan dengan masyarakat
sekitar berorientasi kepada kegiatan (&lt;i&gt;action oriented&lt;/i&gt;) yakni kegiatan
yang dilakukan oleh organisasi/perusahaan, dengan PR sebagai pelaksananya,
bersifat partisipatif. Dengan partisipasi itu, maka keuntungan bukan hanya pada
organisasi/perusahaan saja, tetapi juga pada lingkungan/ masyarakat di
sekitarnya (Ibid).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengapa perusahaan/organisasi perlu
membina hubungan dengan masyarakat sekitar? Karena mereka yang merasakan
hubungan baik dengan perusahaan/organisasi akan memberi keuntungan yang tidak
sedikit. Pasokan tenaga kerja yang sehat, yang mengenal perusahaan secara dekat
dan tinggal dekat perusahaan adalah salah satunya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Namun
pada hakikatnya, hubungan dengan komunitas adalah “menitipkan diri” kepada
lingkungan, kepada penduduk sekitar, agar tidak mengganggu dan bahkan
bersama-sama menjaga keharmonisan hidup berdampingan. Namun tentu saja
perusahaan/organisasi harus memperhatikan kepentingan penduduk, dan untuk
mengetahui kepentingan mereka, praktisi PR harus mengenal dan akrab dengan
mereka. Dengan saling mengenal, bila ada masalah yang timbul, akan dapat lebih
mudah diselesaikan. Apalagi bila perusahaan/ organisasi tempat kita bekerja
sangat rawan terhadap isu komunitas karena memiliki pabrik yang dapat
menghasilkan limbah dan suara bising yang berpotensi menganggu masyarakat
sekitarnya, contohnya (Ibid, hal.116).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;mso-bidi-font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;mso-bidi-font-weight: bold;&quot;&gt;Scott M. Cutlip &amp;amp; Allen H. Center&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt; dalam
bukunya &lt;i&gt;Effective Public Relations&lt;/i&gt; edisi ke-4 mengatakan bahwa
organisasi/perusahaan perlu mengetahui kesejahteraan apa yang didambakan oleh
komunitas sekitar. Kepentingan komunitas itu tercakup dalam sebelas unsur di
bawah ini (Ibid, hal. 115):&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoTitle&quot; style=&quot;margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot;;&quot;&gt;K&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;esejahteraan komersial&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Dukungan agama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Lapangan kerja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Fasilitas pendidikan yang
memadai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Hukum, ketertiban dan keamanan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Pertumbuhan penduduk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Perumahan beserta kebutuhannya
yang sesuai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Kesempatan berekreasi dan
berkebudayaan yang bervariasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Perhatian terhadap keselamatan
umum&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Penanganan kesehatan yang progresif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Pemerintah ketataprajaan yang cakap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;Cutlip
&amp;amp; Center&lt;/i&gt; juga menekankan pentingnya partisipasi yang nyata dari
perusahaan/ organisasi terhadap masyakat sekitarnya. Partisipasi bisa
bermacam-macam bentuk dan kegiatannya. Contohnya adalah yang dikemukakan oleh &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-bidi-font-weight: bold;&quot;&gt;Prof.
Dr. Santoso S. Hamidjojo, M.Sc&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;. &amp;amp; &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-bidi-font-weight: bold;&quot;&gt;A. Iskandar&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; dalam &lt;i&gt;Beberapa
Catatan tentang Partisipasi Masyarakat&lt;/i&gt; berikut (Ibid):&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Partisipasi &lt;strong&gt;Buah Pikiran&lt;/strong&gt;,
contohnya dengan kunjungan ke masyarakat sekitar, pertemuan dengan para pemuka
adat komunitas setempat ataupun rapat dengan wakil dari masyarakat sekitar
untuk membicarakan berbagai kemungkinan kerjasama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Partisipasi &lt;strong&gt;Tenaga&lt;/strong&gt;, bisa dalam
bentuk gotong royong antara karyawan perusahaan/organisasi untuk memperbaiki
atau membangun sarana yang diperlukan oleh masyarakat, maupun dalam bentuk
pertolongan kepada orang lain yang terkena musibah, seperti musibah kebakaran,
banjir, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Partisipasi Harta Benda,
seperti menyumbang bagi perbaikan ataupun pembangunan sarana yang diperlukan
oleh masyarakat sekitar, mulai dari sarana beribadah, sarana pendidikan hingga
sarana rekreasi (lapangan olah raga), pemberian sponsor hingga ke dalam bentuk
pertolongan seperti sumbangan kepada panti asuhan yang berada di sekitar
perusahaan/organisasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Partisipasi &lt;strong&gt;Ketrampilan &amp;amp;
Kemahiran&lt;/strong&gt;, yakni dapat diberikan perusahaan/organisasi untuk mendorong aneka
ragam bentuk usaha dan industri yang terdapat di masyarakat sekitar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Partisipasi &lt;strong&gt;“Sosial”&lt;/strong&gt;, yang
diberikan perusahaan/organisasi sebagai tanda simpati seperti turut serta dalam
arisan warga, koperasi, melayat, menghadiri pernikahan, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dari
paparan di atas tampak bahwa partisipasi tidak melulu berbentuk tenaga untuk
secara bersama-sama menyelesaikan sesuatu. Namun juga bisa dalam bentuk
pikiran, benda, uang ataupun partisipasi sosial. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menurut &lt;i style=&quot;mso-bidi-font-style: normal;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-bidi-font-weight: bold;&quot;&gt;John E. Marston&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; dalam bukunya &lt;i&gt;Modern
Public Relations&lt;/i&gt;, ada beberapa hal yang diharapkan masyarakat dari suatu
industri (Kasali, 2003:139-140):&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Pendapatan. Komunitas
mengharapkan adanya perputaran uang melalui gaji karyawan lokal, melalui
pembelian dari pemasok lokal dan melalui pembayaran pajak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Penampilan. Komunitas
mengharapkan perusahaan/organisasi membangun gedung yang enak dipandang,
sehingga tidak merusak pemandangan daerahnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Partisipasi. Komunitas mengharapkan
interaksi dengan perusahaan/organisasi. Hal ini sudah dibahas dengan lebih
detil di atas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Stabilitas. Masyarakat
menginginkan adanya kesinambungan dan pertumbuhan usaha yang stabil agar
hubungan mereka dengan perusahaan/organisasi juga tidak terputus akibat
industri tersebut bangkrut misalnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Kebanggaan. Komunitas
mengharapkan perusahaan/organisasi dapat menjadi kebanggaan daerahnya.
Contohnya: Djarum Kudus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dan
sebaliknya, dari komunitas, perusahaan/organisasi mengharapkan akan mendapatkan
perlakuan yang wajar sebagai warga kota; perlindungan terhadap tindak
kekerasan, pemerasan dan perusakan oleh massa; pengenaan pajak yang wajar;
lingkungan kehidupan yang sehat bagi karyawannya; tenaga kerja yang sehat,
jujur dan terampil; serta terlindung dari kejadi tak terduga seperti kebakaran,
bencana alam, dan sebagainya.&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pengelolaan
hubungan dengan komunitas pada saat krisis&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Suatu peristiwa krisis memang belum tentu akan terkait langsung
dengan komunitas sekitar pada khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya.
Namun bila perusahaan terancam tutup akibat peristiwa krisis yang menimpanya,
setidaknya akan mempengaruhi komunitas sekitar yang mungkin selama ini
menggantungkan hidupnya pada perusahaan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pengelolaan
hubungan dengan mereka harus lebih intens lagi jika peristiwa krisis yang
menimpa perusahaan memang terkait dengan komunitas sekitar ini. Contohnya
adalah berbagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Perusahaan menghasilkan limbah
yang mencemari lingkungan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Contoh: kasus PT. Newmont
Minahasa Raya yang mencemari Teluk Buyat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Perusahaan menyebabkan
stabilitas kehidupan masyarakat sekitarnya terganggu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Contoh: kasus TPST Bojong yang
kehadirannya ditolak oleh warga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Perusahaan mengeluarkan
kebijakan baru yang ditentang oleh komunitas sekitarnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;Contoh: pelarangan pedagang
asongan berjualan di kawasan Taman Impian Jaya Ancol yang mengakibatkan adanya
demo dari perkumpulan pedagang asongan tersebut yang mayoritas bertempat
tinggal di sekitar kawasan Ancol.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Beberapa
contoh di atas akan mengakibatkan penolakan terhadap kehadiran serta
operasional perusahaan di daerah mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sama seperti halnya pengelolaan hubungan dengan pemerintah,
perusahaan sebaiknya sudah mengetahui dan mengenal baik orang-orang yang
mempunyai kekuasaan tertinggi ataupun memiliki pengaruh besar di komunitas
sekitar perusahaan, seperti ketua adat, penghuni paling tua atau paling senior,
penghuni yang suaranya paling vokal, dan sebagainya, sebelum bangunan
perusahaan didirikan di daerah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Segera setelah peristiwa krisis terjadi, perusahaan harus segera
mendekati mereka untuk menjelaskan situasi dan meminta dukungan mereka terhadap
masalah tersebut dalam menghadapi masyarakat sekitar yang mereka wakili. Bila
dirasa perlu, perusahaan juga dapat menunjuk satu orang khusus yang bertugas
sebagai “&lt;i&gt;Community Relations&lt;/i&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Untuk mencegah kemarahan masyarakat sekitar, sebaiknya biarkan orang
yang memiliki kekuasaan tertinggi atau yang memiliki pengaruh besar tersebut
berbicara terlebih dahulu kepada mereka. Setelah itu, hanya bila dirasa perlu,
wakil dari perusahaan dapat turut memberikan penjelasan kepada masyarakat
sekitar perusahaannya tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Bagi komunitas, berlaku hal yang sama seperti perlakuan kepada
konsumen, yaitu perusahaan harus memberikan kompensasi tertentu kepada
komunitas sesuai dengan tuntutan mereka yang tentu saja sudah disesuaikan
dengan kemampuan dan kapasitas perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-weight: normal; mso-bidi-font-size: 12.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-weight: normal; mso-bidi-font-size: 12.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot; style=&quot;font-weight: normal; mso-bidi-font-size: 12.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR REFERENSI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Effendy, Drs. Onong Uchjana. &lt;i&gt;Hubungan
Masyarakat: Suatu Studi Komunikologis&lt;/i&gt;. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya,
2002.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Jefkins, Frank disempurnakan oleh
Daniel Yadin. &lt;i&gt;Public Relations&lt;/i&gt;.&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;Edisi
Kelima. &lt;/i&gt;Terjemahan Haris Munandar, M.A. Jakarta: Penerbit Erlangga, 2003.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kasali, Rhenald. &lt;i&gt;Manajemen Public
Relations: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia&lt;/i&gt;. Jakarta: PT. Pusaka Utama
Grafiti, 2003.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sadgrove, Kit. &lt;i&gt;The Complete Guide
to Business Risk Management&lt;/i&gt;. Mumbai: Jaico Publishing House, 1997.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;EN-GB&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Artikel-artikel dari internet.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/1073021179122734665/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2014/10/pengelolaan-hubungan-dengan-stakeholder.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/1073021179122734665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/1073021179122734665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2014/10/pengelolaan-hubungan-dengan-stakeholder.html' title='Pengelolaan Hubungan dengan Stakeholder 2'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-6589512788608171719</id><published>2013-01-22T14:30:00.001+07:00</published><updated>2014-10-11T15:42:45.170+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen Issue dan Krisis"/><title type='text'>Pengelolaan Hubungan dengan Stakeholder 1 </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pada saat krisis menyerang perusahaan/organisasi, pengelolaan hubungan dengan para &lt;i&gt;stakeholder&lt;/i&gt; memegang peranan yang sangat penting. Kesalahan dalam mengelola hubungan dengan mereka pada saat krisis akan berakibat buruk pada perusahaan/organisasi. Parahnya suatu krisis yang menyerang perusahaan/organisasi tidak ditentukan oleh masalah itu sendiri tetapi oleh para &lt;i&gt;stakeholder&lt;/i&gt; yang terkena dampak serta bagaimana mereka bereaksi sebagai hasil dari apa yang terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Tidak ada cara menilai seberapa baik sebuah organisasi berhasil mengatasi krisis. Pada akhirnya, penilaian tersebut hanyalah persepsi dan opini saja yang didasarkan pada seberapa efektif perusahaan/organisasi berkomunikasi dengan para &lt;i&gt;stakeholder&lt;/i&gt;-nya pertama kali hingga masalah yang menimpa perusahaan/organisasi benar-benar terpecahkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pengertian Stakeholder&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;&quot;&gt;Rhenald Kasali&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;: &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Stakeholders&lt;/i&gt; adalah kelompok-kelompok yang berada di dalam maupun di luar perusahaan/organisasi yang mempunyai peranan dalam menentukan keberhasilan perusahaan. Mereka juga adalah pihak-pihak yang menjadi khalayak sasaran kegiatan PR.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Istilah publik dalam PR merupakan khalayak sasaran dari kegiatan PR tersebut. Publik ini merupakan kumpulan dari orang-orang atau pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Frank Jefkins: &lt;/b&gt;Khalayak (public) adalah kelompok atau orang-orang yang berkomunikasi dengan suatu organisasi, baik secara internal maupun eksternal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;IPR:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;istilah khalayak sengaja dituangkan dalam istilah bermakna majemuk, yakni publics, dikarenakan kegiatan-kegiatan PR tidak diarahkan kepada khalayak dalam pengertian yang seluas-luasnya (masyarakat umum). Dengan kata lain, kegiatan-kegiatan PR tersebut diarahkan kepada khalayak terbatas atau pihak-pihak tertentu yang berbeda-beda, dan masing-masing dengan cara yang berlainan pula&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Khalayak/publik perlu ditetapkan dalam suatu program PR agar seluruh kegiatan yang dikerjakan praktisi PR lebih terarah, terutama pesan-pesan yang akan disampaikannya agar menjadi lebih efektif. Penyebaran suatu pesan PR tidak dilakukan secara merata ke semua orang seperti halnya pesan-pesan iklan melalui media massa. PR bersifat diskriminatif dalam memilih khalayak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Setiap perusahaan/organisasi memiliki sendiri khalayak khususnya. Kepada khalayak yang terbatas itulah perusahaan/organisasi selalu menjalin komunikasi, baik secara internal maupun eksternal. Oleh karena itu, khalayak atau publik perusahaan/organisasi pun dibedakan menjadi Publik Internal dan Publik Eksternal.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Publik Internal&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Publik internal adalah publik yang berada di dalam lingkup perusahaan/organisasi. Mereka terdiri dari:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Perusahaan Induk/Prinsipal (bila ada)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Anak Perusahaan/Perusahaan Cabang/&lt;em&gt;Sister Company&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Para Investor&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Para Pemegang Saham&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dewan Direksi/Komisaris&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Para Karyawan Perusahaan yang sudah ada&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Serikat Pekerja/SPSI (terutama perwakilan yang ada dalam perusahaan/organisasi)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Keluarga dari para karyawan/anggota organisasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Calon Karyawan perusahaan/anggota organisasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;2. Publik Eksternal&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Publik eksternal adalah mereka yang berada di luar perusahaan/organisasi namun berkepentingan terhadap perusahaan/organisasi. Mereka adalah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pelanggan/Konsumen/Pengguna produk &amp;amp; jasa perusahaan/organisasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Media Massa (pers cetak, radio, televisi, internet)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Mitra Usaha/Pemasok jasa dan berbagai macam barang (supplier)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Para Distributor&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pemerintah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Masyarakat sekitar perusahaan/organisasi (Komunitas)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Masyarakat Keuangan/Perbankan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Retailer&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kelompok Penekan &lt;em&gt;(Pressure Groups)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Para Pembentuk Opini (Opinion Leaders)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Calon Pelanggan/Konsumen Potensial&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pesaing/Kompetitor/Asosiasi perusahaan-perusahaan sejenis&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Organisasi Perburuhan (di luar Serikat Pekerja yang berada di dalam perusahaan/organisasi)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Masyarakat Umum&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/4c/Stakeholder_(en).png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/4c/Stakeholder_(en).png&quot; height=&quot;196&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Mengenali Khalayak Sasaran&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam menjalankan program komunikasi krisis, pertama-tama perusahaan/organisasi perlu mempertimbangkan publik atau khalayak sasaran, karena itu perusahaan/organisasi perlu mengenal siapa yang menjadi publik atau &lt;em&gt;stakeholder&lt;/em&gt;-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Fearn-Banks membagi publik ke dalam empat kategori:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Enabling public, y&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;akni publik yang punya kekuasaan untuk memutuskan suatu persoalan. Termasuk di dalamnya antara lain Dewan Direktur, pemegang saham, komisaris perusahaan dan pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Functional public, &lt;/em&gt;y&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;akni kelompok orang yang menjadikan sebuah organisasi dapat berputar. Termasuk di dalamnya antara lain para karyawan, konsumen, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Normative public, &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;yakni kelompok orang yang mempunyai kepentingan yang sama dengan organisasi/perusahaan. Termasuk di dalamnya adalah para anggota asosiasi atau perkumpulan perusahaan-perusahaan sejenis.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;em&gt;Diffused public, &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;yakni kelompok orang yang secara tidak langsung berhubungan dengan organisasi/perusahaan dalam suatu krisis. Yang tergolong dalam kategori ini antara lain media dan kelompok-kelompok komunitas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS;&quot;&gt;Di samping kategori-kategori yang bersifat umum, dalam mengenali publik, Laurence Barton menekankan pentingnya pengenalan publik secara lebih mendetil berkaitan misalnya dengan lokasi tempat tinggal publik, bagaimana perusahaan dapat mencapai mereka, cara berkomunikasi mana yang paling efektif untuk berkomunikasi dengan publik dan bagaimana komposisi demografi dari publik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Walaupun publik secara garis besar sudah dikenali, penting untuk disadari bahwa akan ada kelompok-kelompok yang tidak dengan mudah dapat diidentifikasi sebagai publik. Sturges dkk. berpendapat, dalam situasi krisis penekanan komunikasi sering ditujukan kepada kelompok-kelompok yang terkena akibat suatu krisis yang memang sudah teridentifikasi sebelumnya. Di samping itu, ada kelompok yang sering tidak teridentifikasi sebagai publik langsung, tetapi ketika krisis terjadi mereka berubah menjadi korban yang paling layak mendapat perhatian. Kasus melelehnya pabrik kimia Union Carbide di Bhopal, India menjadi sebuah contoh munculnya kelompok yang tak teridentifikasi sebagai publik, yang kemudian menjadi penuntut gigih terhadap Union Carbide. Mereka adalah penduduk miskin yang bermigrasi ke dekat lokasi perusahaan dan kemudian menjadi korban yang paling merasakan lelehan gas kimia Union Carbide. Seperti yang dikatakan oleh Shrivastava, dalam suatu krisis para korban merupakan &lt;em&gt;stakeholder &lt;/em&gt;baru bagi perusahaan yang sering dilupakan, walaupun mereka mungkin paling merasakan akibat suatu krisis. Dalam kasus likuidasi bank, para karyawan dan nasabah, tampaknya kurang mendapat perhatian yang memadai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pada dasarnya, masing-masing publik punya kepentingan yang berbeda-beda. Inilah yang menyebabkan sebuah krisis ditandai oleh adanya konflik kepentingan di antara stakeholder perusahaan. Namun demikian, penting juga disadari bahwa dalam beberapa hal orang sebagai anggota publik dapat menjadi anggota berbagai publik. Sebuah perusahaan/organisasi memang harus dapat melayani kepentingan berbagai pihak, seperti para pemegang saham (apalagi perusahaan yang sudah&lt;em&gt; go public&lt;/em&gt;), para karyawan, konsumen, dll. Harus diingat, sejumlah orang mungkin menjadi pemegang saham, karyawan dan konsumen sekaligus. Sehingga perlu disadari bahwa pesan yang disampaikan kepada publik yang berbeda-beda tidak mengandung pertentangan yang dapat memperkeruh suasana. Dalam suatu krisis, pengumuman yang akan dibuat perusahaan bisa jadi secara tidak disadari menguntungkan publik tertentu, seperti pemegang saham, sementara merugikan publik lain, misalnya para korban. Jika pengumuman yang dibuat sebuah perusahaan tentang kebijakannya lebih mementingkan korban dengan memberikan santunan kepada korban dan tentunya bagi pemegang saham kebijakan seperti ini dapat dianggap mengorbankan kepentingannya, sehingga mungkin kemudian para pemegang saham akan menjual saham mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pada dasarnya, seluruh unsur yang terdapat dalam stakeholder internal dan eksternal perusahaan merupakan publik atau khalayak sasaran yang penting dari program komunikasi krisis perusahaan. Stakeholder kunci suatu organisasi/perusahaan bervariasi tergantung dari karakter/jenis organisasi/perusahaan tersebut serta krisis itu sendiri. Dengan kata lain, krisis yang berbeda akan menghasilkan stakeholder kunci yang berbeda pula.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Para praktisi PR di Amerika Serikat dan Kanada cenderung berpikir bahwa krisis adalah pemberitaan negatif di media massa, sehingga menghasilkan pertimbangan bahwa organisasi pemberitaan (media) merupakan kelompok stakeholder utama. Hal ini salah besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kelompok &lt;em&gt;stakeholder&lt;/em&gt; yang terkena dampak krisis butuh diprioritaskan karena pentingnya mereka terhadap masa depan organisasi/perusahaan. Kecuali jika bencana tersebut mengakibatkan kerusakan properti dan atau menimbulkan korban jiwa, media pemberitaan seharusnya menjadi pertimbangan sekunder.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pertanyaan yang perlu muncul pada situasi krisis yang menyerang tiba-tiba atau situasi krisis yang telah diprediksi sebelumnya adalah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kelompok &lt;em&gt;stakeholder &lt;/em&gt;mana selain media massa yang akan tertarik atau terkena dampak oleh masalah yang sedang terjadi, serta yang paling penting terhadap kelangsungan bisnis dan pertumbuhan masa depan perusahaan/organisasi?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Siapa saja &lt;em&gt;stakeholder&lt;/em&gt; kunci dalam tiap kelompok merupakan 20% yang bertanggungjawab untuk menghasilkan 80% yang dibutuhkan bisnis untuk tetap berjalan?&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Rencana kelangsungan bisnis perusahaan/organisasi membutuhkan strategi untuk mencapai orang-orang kunci ini dengan informasi tentang situasi krisis sebelum mereka mendengarnya melalui media ataupun orang lain. Dengan demikian, organisasi/perusahaan akan mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan cerita dari sisinya pertama kali.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kelompok &lt;em&gt;stakeholder&lt;/em&gt; kunci yang menduduki tingkat atas dalam daftar adalah para karyawan, para investor &amp;amp; pemegang saham (publik internal), konsumen, pemerintah dan komunitas (publik eksternal).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PENGELOLAAN HUBUNGAN DENGAN KARYAWAN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Hubungan dengan karyawan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Yang dimaksud dengan karyawan adalah orang-orang dalam perusahaan yang &lt;strong&gt;tidak&lt;/strong&gt; memegang jabatan struktural dan program komunikasi yang ditujukan kepada mereka disebut komunikasi internal. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Suatu perusahaan/organisasi harus menyelenggarakan komunikasi internal yang baik, karena komunikasi internal bukan hanya memperlancar kegiatan saja tapi justru yang menggerakkan perusahaan/organisasi tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Komunikasi yang baik antara pihak manajemen dengan para karyawannya akan dapat memperbesar kemungkinan tercapainya tujuan dan sasaran perusahaan/organisasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Seorang manajer PR yang bertugas membantu manajemen perusahaan/organisasi dalam menyelenggarakan komunikasi internal yang baik harus menguasai masalah dasar perusahaan/organisasi dan teknik-teknik komunikasi. Ia juga harus merumuskan dengan tepat program PR internalnya untuk jangka pendek maupun panjang dari sudut pandang yang luas. Tugas ini menjadikan PR berhubungan dengan hampir setiap anggota organisasinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Yang perlu diketahui oleh seorang PR bahwa dalam perusahaan/organisasi, komunikasi berlangsung secara vertikal, horizontal dan diagonal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Komunikasi Vertikal&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Vertical Communication&lt;/i&gt; merupakan komunikasi yang dilakukan oleh pegawai bawahan kepada atasan maupun sebaliknya, pegawai atasan kepada bawahan. Komunikasi vertikal ke atas (vertical upward communication) baik melalui telepon maupun surat, bersifat resmi dan sungguh-sungguh. Dan pesan-pesan yang dikomunikasikan umumnya bersifat informatif. Sedangkan komunikasi vertikal ke bawah (vertical downward communication), pesan-pesannya lebih bersifat instruktif di samping bernada resmi dan sungguh-sungguh.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Komunikasi Horizontal&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;Horizontal Communication&lt;/i&gt; adalah komunikasi antara seorang pegawai dengan pegawai lain yang sama kedudukannya, misalnya antara seorang kepala bagian dengan kepala bagian lainnya, contohnya antara seorang manajer produksi dengan manajer pemasaran. Dalam situasi seperti itu, meskipun dalam situasi kerja, komunikasi dapat berlangsung lancar. Misalnya dalam percakapan telepon, tampak adanya keakraban yang tidak jarang diselingi tawa karena kedua orang yang sedang berkomunikasi itu saling mengenal dan memiliki kedudukan yang setara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Komunikasi Diagonal&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Diagonal Communication atau komunikasi silang ialah komunikasi yang berlangsung antara seorang pegawai dari sebuah departemen dengan pegawai dari departemen lainnya dalam kedudukan yang berbeda, dalam arti yang satu lebih tinggi daripada yang lainnya, misalnya percakapan antara manajer pemasaran kepada supervisor produksi. Situasi komunikasi pada jalur ini umumnya tidak leluasa seperti pada jalur horizontal, tetapi juga tidak kaku seperti pada jalur vertikal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Alasan praktisi PR perlu menangani karyawan:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Meskipun kedudukan karyawan dalam pengambilan keputusan tidak besar, tetapi jumlah mereka adalah yang paling banyak di dalam perusahaan. Karena secara struktural lemah, para karyawan cenderung membentuk kelompok informal untuk membela kepentingan mereka. Persatuan kuat di antara mereka dapat membahayakan manajemen jika mereka tidak mendapatkan perhatian yang layak. Namun bila mereka diperhatikan dengan baik, maka persatuan mereka justru akan dapat membantu manajemen saat diperlukan ataupun pada situasi krisis, misalnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Seperti pernah dibahas sebelumnya, rumor sangat mudah beredar di antara karyawan bila saluran komunikasi yang semestinya ditutup. Terutama rumor mengenai masalah gaji, tunjangan, kenaikan jabatan ataupun PHK. Karena itu, saluran komunikasi resmi seharusnya juga memuat informasi yang dibutuhkan mereka agar mereka tidak mencarinya melalui grapevine.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Karyawan adalah ujung tombak perusahaan, terutama perusahaan jasa. Hanya dengan memberikan perhatian yang baik, perusahaan akan dapat memperbaiki pelayanannya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Di negara-negara berkembang, karyawan merupakan sumber suara potensial dalam pemilihan umum, sehingga pemerintah yang sedang berkuasa sering membela kepentingan mereka. Contohnya menaikkan standar upah minimum, peningkatan fasilitas kerja, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pers umumnya sangat bersimpati pada karyawan yang hak-haknya dilanggar oleh pihak manajemen. Peristiwa PHK yang tidak adil dapat merusak citra perusahaan bila diangkat oleh pers dan menjadi berita utama.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Melihat hal-hal di atas, sangat jelas bahwa karyawan merupakan suatu kekuatan dalam perusahaan yang perlu mendapatkan perhatian lebih.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Times New Roman;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Pengelolaan hubungan dengan karyawan pada saat krisis&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pada saat krisis menyerang perusahaan/organisasi, sangatlah vital untuk terus memberikan informasi kepada seluruh karyawan tentang situasi dan perkembangannya. Jangan sampai mereka mengetahui berita mengenai krisis yang menimpa perusahaan/organisasi mereka melalui media, seperti yang sering terjadi akibat pihak manajemen menutup-nutupi peristiwa yang sebenarnya terjadi. Para karyawan merupakan duta organisasi/ perusahaan dan mereka harus diposisikan untuk menjelaskan kepada para konsumen/ pelanggan, keluarga dan teman-teman mereka tentang apa yang sebenarnya terjadi pada perusahaan/organisasi mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam menghadapi karyawan, departemen PR dapat meminta dukungan dari departemen Personalia karena mereka yang lebih mengetahui teknis hukum kepegawaian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Para karyawan ini seharusnya memiliki &lt;strong&gt;akses terhadap pernyataan-pernyataan perusahaan&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;kepada pers&lt;/strong&gt; sebelum pernyataan-pernyataan tersebut dikeluarkan. Jika memungkinkan, briefing harus dilakukan untuk memberikan kesempatan mereka untuk bertanya. Alternatif lainnya, mereka dapat terus diberi informasi melalui e-mail (intranet), surat dari manajemen senior, buletin (newsletter) yang dicetak atau majalah dinding. Dengan karyawan, penting untuk mendapatkan kesadaran mereka bahwa masalah yang sedang menimpa perusahaan/organisasi juga menjadi masalah mereka, karena bila terjadi sesuatu dengan perusahaan, mereka juga yang akan terkena dampaknya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Perusahaan/organisasi &lt;strong&gt;harus jujur&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;terbuka&lt;/strong&gt; tentang keputusan-keputusan yang sudah diambil untuk memecahkan masalah serta berbagi rencana “pemulihan” dengan para karyawan. Dan jangan lupa untuk terus memberitahukan perkembangan situasi secara teratur (Regester &amp;amp; Larkin, 2003:198).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Juga harus ada kebijakan yang dikeluarkan oleh perusahaan/organisasi yang menjelaskan bagaimana peran karyawan untuk menjelaskan tentang situasi krisis kepada media. Sangat tidak mungkin dan salah jika perusahaan/organisasi mencoba untuk mengekang para karyawan, tetapi setidaknya mereka diharapkan dapat mengetahui apa yang diharapkan dari mereka jika mereka sadar akan kebijakan perusahaan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Contoh pengumuman kebijakan&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;“Jika kalian didekati oleh seorang anggota pers untuk berkomentar tentang aspek-aspek kegiatan perusahaan, tolong katakan bahwa kalian bukanlah orang yang tepat untuk membantu permintaan mereka dan para wartawan seharusnya mengkontak kantor pers di Crisis Center perusahaan.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Bila peristiwa krisis yang terjadi di perusahaan melibatkan karyawan sebagai korbannya, yang harus diperhatikan perusahaan adalah bagaimana memberikan informasi kepada keluarga karyawan tersebut karena hal ini sering terlupakan dalam manajemen komunikasi krisis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Perusahaan-perusahaan yang sangat rawan terhadap peristiwa krisis seperti perusahaan konstruksi, pertambangan, transportasi hingga perusahaan-perusahaan yang memiliki pabrik sebaiknya meminta karyawannya mengisi form tentang siapa dari keluarga karyawan yang harus dihubungi perusahaan jika sampai terjadi kecelakaan terhadap karyawan tersebut. Dan data ini harus terus diperbaharui mengingat situasi keluarga karyawan pasti mengalami perubahan sehingga perusahaan tidak salah alamat dalam pemberitahuan kepada keluarga para karyawannya (Regester &amp;amp; Larkin, 2003:194).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Contoh kekacauan akibat tidak adanya data keluarga karyawan pernah dialami oleh Occidental Oil dalam tragedi Piper Alpha di Aberdeen ketika para karyawannya yang bekerja di lepas pantai mengalami musibah. Perusahaan tersebut tidak memiliki data yang akurat tentang siapa keluarga karyawan yang harus pergi ke Aberdeen. Ternyata beberapa di antara karyawan yang bekerja di lepas pantai tersebut memiliki istri lebih dari satu orang, sehingga dapat dibayangkan kekacauan yang terjadi ketika mereka berkumpul di satu tempat. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pertanyaan yang akan diajukan oleh keluarga karyawan tidak akan terlalu jauh berbeda dari contoh-contoh yang diberikan berikut ini, sehingga perusahaan dapat mempersiapkan jawabannya jika terjadi kecelakaan pada karyawan perusahaannya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Apakah suami/istri/orang tua/anak kami ada di lokasi kejadian ketika kecelakaan terjadi?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kalau ya, apakah ia selamat?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Jika dia terluka, di manakah dia sekarang dan kapan kami bisa berbicara kepadanya/menjenguknya?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Jika dia memang terluka, seberapa parahkah lukanya dan sekarang dirawat di mana?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Apakah perusahaan akan membantu kami mendatangi lokasi kejadian/tempat keluarga kami dirawat?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Jika yang terjadi adalah hal yang terburuk, yaitu kematian karyawan perusahaan, informasinya jangan pernah disampaikan melalui telepon. Seorang wakil senior dari perusahaan harus mendatangi keluarga karyawan, mungkin dengan ditemani oleh pihak yang berwenang seperti polisi atau wakil dari rumah sakit, untuk memberitahukan berita duka tersebut langsung kepada keluarga karyawan yang bersangkutan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pengelolaan Hubungan dengan Investor dan Pemegang Saham&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Para investor dan pemegang saham merupakan publik internal. Namun yang disebut sebagai investor bukan hanya para individu yang membeli surat-surat berharga saja, tetapi juga para analis investasi (yang memberi nasihat dan petunjuk untuk membeli atau tidak membeli surat berharga tertentu) dan pembeli partai besar yang merupakan suatu lembaga atau badan usaha (perusahaan yang khusus bergerak dalam usaha jual beli surat-surat berharga di bursa), yakni antara lain Yayasan Dana Pensiun, perbankan, perusahaan asuransi dan lembaga trust (Jefkins, 2003:83-84).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Di kebanyakan negara yang baru memulai pembangunan industrinya, pemegang saham memiliki kekuasaan yang sangat besar terutama bila perusahaan tersebut belum &lt;em&gt;go public&lt;/em&gt;. Namun bila perusahaan tersebut sudah go public dan tidak ada lagi konsentrasi kepemilikan saham pada pihak tertentu, manajemen akan dapat lebih berkuasa (Kasali, 2003:66-67).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Seorang praktisi PR perlu merencanakan dan menjalankan program komunikasi keuangan untuk menjalin hubungan yang baik dengan para investor &amp;amp; pemegang saham serta menjaga kepercayaan mereka terhadap perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Program komunikasi keuangan biasanya bertolak dari ‘kalender keuangan’, yakni (Beard, 2004:11; Effendy, 2002:110-111):&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Produksi laporan dan catatan keuangan perusahaan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pengumuman hasil periode awal dan pertengahan masa kerja&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dokumen-dokumen untuk pertemuan dengan para pialang dan pemegang saham&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pengorganisasian pertemuan tahunan dan kegiatan lain yang berhubungan dengannya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pertemuan berupa tatap muka dengan para investor dan perjalanan keliling para pemegang saham perorangan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Presentasi kepada para kreditor dan pihak media&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Majalah/buletin perusahaan untuk publik eksternal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Laporan tahunan yang lebih berisi mengenai kegiatan perusahaan secara umum dan semua aspek dalam kehidupan perusahaan (bukan laporan keuangan)&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Jika suatu perusahaan gagal memberi informasi yang baik dan teratur kepada para investor &amp;amp; pemegang saham sehingga hubungannya menjadi tidak harmonis, maka harga sahamnya bisa merosot tajam yang pada akhirnya akan mengancam kelangsungan perusahaan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pengelolaan hubungan dengan para investor &amp;amp; pemegang saham pada saat krisis&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Para investor &amp;amp; pemegang saham adalah&lt;em&gt; stakeholder&lt;/em&gt; internal yang sangat penting setelah karyawan. Kesalahan dalam mengelola hubungan dengan para investor &amp;amp; pemegang saham pada saat krisis menyerang perusahaan bisa berakibat fatal. Mereka menjadi kehilangan kepercayaan pada perusahaan dan menjual saham/melepas investasi mereka, sehingga harga saham perusahaan jatuh dan mudah diakuisisi oleh perusahaan lain yang jauh lebih kuat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Untuk memberitahukan situasi krisis, perusahaan dapat mengadakan pertemuan secara periodik dan menyiapkan berbagai data tertulis yang memberitahukan perkembangan perusahaan dalam mengatasi krisis, terutama adalah masalah keuangan perusahaan. Dalam hal ini, departemen PR sebaiknya bekerja sama dengan Corporate Secretary yang lebih paham mengenai seluk beluk saham, terutama jika perusahaan sudah go public.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Jika pertemuan secara periodik sulit dilakukan, mereka tetap harus diberi informasi mengenai perkembangan perusahaan mengatasi krisis melalui laporan yang teratur, bisa melalui e-mail, surat tertulis dari manajemen perusahaan ataupun buletin (newsletter).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Selain itu, dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham), masalah krisis yang telah terjadi harus dilaporkan dan dibicarakan dengan para investor &amp;amp; pemegang saham karena sangat berbahaya apabila mereka mendapatkan informasi tersebut dari pihak lain, seperti dari jurnalis keuangan misalnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Bila krisis yang terjadi adalah akibat penawaran yang tidak diinginkan dari perusahaan lain untuk mengakuisisi perusahaan kita atau disebut dengan hostile takeover, langkah awal kita adalah membagi kategori para pemegang saham ini berdasarkan ukurannya, yaitu apakah mereka &lt;strong&gt;&lt;em&gt;perorangan, institusi&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;&lt;em&gt;calon pembeli saham&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. Kemudian juga dibagi kategorinya berdasarkan &lt;strong&gt;area geografis&lt;/strong&gt; serta rata-rata &lt;strong&gt;lamanya&lt;/strong&gt; mereka menjadi pemegang saham perusahaan. Hak-hak atas hukum untuk menemukan identitas para investor di belakang calon pemegang saham harus diminta dan firma-firma broker yang terlibat dalam transaksi saham yang lebih besar harus terus dimonitor (Regester, 1996:160-161).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pengetahuan tentang ukuran pemegang saham serta detil tipe-tipe mereka akan memberikan indikasi yang baik tentang kemana arah pengambilan suara. Penyebaran geografis akan memberikan ide di daerah mana iklan perusahaan akan mengambil perannya. Sedangkan lamanya waktu mereka menjadi pemegang saham perusahaan akan menunjukkan kesetiaan mereka pada perusahaan. Jika misalnya, sebagian besar pemegang saham perusahaan telah menjadi pemegang saham selama lima tahun tetapi harga saham, profit atau pertumbuhan dividen telah jatuh selama masa periode yang sama, kesetiaan pemegang saham bisa dipertanyakan bila mereka mendapat penawaran pembelian saham yang menarik dari pihak yang ingin mengakuisisi perusahaan kita (Regester, 1996:161).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Untuk masalah di atas, perusahaan juga harus mengadakan pertemuan secara periodik dengan para pemegang saham tersebut, baik yang perorangan maupun yang institusi, dan memberikan presentasi yang komprehensif tentang strategi bisnis perusahaan. Selain itu, pertemuan periodik juga dapat dilakukan dengan para pialang saham dan para jurnalis keuangan yang dapat membantu menaikkan citra perusahaan karena para pemegang saham biasanya lebih mempercayai pihak ketiga ini dibandingkan orang dalam perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Survey tentang sikap pemegang saham juga dapat dilakukan untuk terus memantau kesetiaan mereka terhadap perusahaan. Selain itu, data kunci tentang seluruh pemegang saham ini harus terus diperbaharui, termasuk data finansial per saham dan ramalan kinerja perjualbelian saham (Regester, 1996:161-162).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR REFERENSI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Beard, Mike. Manajemen Departemen Public Relations. Edisi Kedua. Terjemahan Drs. Haris Munandar, M.A. Jakarta: Penerbit Erlangga, 2004.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Effendy, Drs. Onong Uchjana. Hubungan Masyarakat: Suatu Studi Komunikologis. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2002.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Jefkins, Frank disempurnakan oleh Daniel Yadin. Public Relations. &amp;nbsp;Edisi Kelima.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Terjemahan Haris Munandar, M.A. Jakarta: Penerbit Erlangga, 2003.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kasali, Rhenald. Manajemen Public Relations: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Jakarta: PT. Pusaka Utama Grafiti, 2003.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Putra, I Gusti Ngurah. Manajemen Hubungan Masyarakat. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta, 1999.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Regester, Michael, Judy Larkin. Risk Issues and Crisis Management in Public Relations. New Delhi: Crest Publishing House, 2003.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Regester, Michael. Crisis Management. Jakarta: Financial PR London School of Public Relations, January 1996.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Artikel-artikel dari internet.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/6589512788608171719/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2013/01/pengelolaan-hubungan-dengan-stakeholder.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/6589512788608171719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/6589512788608171719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2013/01/pengelolaan-hubungan-dengan-stakeholder.html' title='Pengelolaan Hubungan dengan Stakeholder 1 '/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-8855398444042977415</id><published>2013-01-21T15:58:00.000+07:00</published><updated>2013-01-21T15:58:23.333+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Etika PR"/><title type='text'>Etika PR - Profesi Etis</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;o:DocumentProperties&gt;
  &lt;o:Revision&gt;0&lt;/o:Revision&gt;
  &lt;o:TotalTime&gt;0&lt;/o:TotalTime&gt;
  &lt;o:Pages&gt;1&lt;/o:Pages&gt;
  &lt;o:Words&gt;2485&lt;/o:Words&gt;
  &lt;o:Characters&gt;14170&lt;/o:Characters&gt;
  &lt;o:Company&gt;enaliya@gmail.com&lt;/o:Company&gt;
  &lt;o:Lines&gt;118&lt;/o:Lines&gt;
  &lt;o:Paragraphs&gt;33&lt;/o:Paragraphs&gt;
  &lt;o:CharactersWithSpaces&gt;16622&lt;/o:CharactersWithSpaces&gt;
  &lt;o:Version&gt;14.0&lt;/o:Version&gt;
 &lt;/o:DocumentProperties&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;

&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;JA&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:EnableOpenTypeKerning/&gt;
   &lt;w:DontFlipMirrorIndents/&gt;
   &lt;w:OverrideTableStyleHps/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val=&quot;Cambria Math&quot;/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val=&quot;before&quot;/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val=&quot;&amp;#45;-&quot;/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val=&quot;off&quot;/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;
   &lt;m:defJc m:val=&quot;centerGroup&quot;/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val=&quot;1440&quot;/&gt;
   &lt;m:intLim m:val=&quot;subSup&quot;/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val=&quot;undOvr&quot;/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState=&quot;false&quot; DefUnhideWhenUsed=&quot;true&quot;
  DefSemiHidden=&quot;true&quot; DefQFormat=&quot;false&quot; DefPriority=&quot;99&quot;
  LatentStyleCount=&quot;276&quot;&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;0&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Normal&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 7&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 8&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 9&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 7&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 8&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 9&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;35&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;caption&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;10&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Title&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;1&quot; Name=&quot;Default Paragraph Font&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;11&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtitle&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;22&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Strong&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;20&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;59&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Table Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Placeholder Text&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;1&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;No Spacing&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Revision&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;34&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;List Paragraph&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;29&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Quote&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;30&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Quote&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;19&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtle Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;21&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;31&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtle Reference&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;32&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Reference&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;33&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Book Title&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;37&quot; Name=&quot;Bibliography&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;TOC Heading&quot;/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;

&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-parent:&quot;&quot;;
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin:0cm;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 text-align:justify;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:12.0pt;
 mso-bidi-font-size:11.0pt;
 font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;



&lt;!--StartFragment--&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;Pekerjaan PR merupakan posisi yang&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;sangat penting
dan tidak dapat dijabat oleh sembarang orang, karena PR &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;menjalankan fungsi dan tugasnya memikul tanggung jawab
yang sangat berat berkaitan dengan masalah etika moral yang luhur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;PR dalam melakukan pekerjaan haruslah
mempunyai niat baik dan bersifat netral, tidak berpihak pada salah satu golongan. Beban pekerjaan seorang PR &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;tidaklah sedikit. PR s&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;ebagai komunikator harus memilili kredibilitas yang cukup tinggi, sebagaimana
diutarakan Austin J. Frelley dalam bukunya &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;Argumentation and debate &lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;(1969) yang
menjelaskan bahwa seorang PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;dalam
menjalankan pekerjaan harus memiliki beberapa etos kerja yang diantaranya
adalah:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;Komponen ethos, bahwa komunikator harus memiliki:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Competence &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;(mempunyai
kemampuan atau kewenangan)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Integrity &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;(memiliki
integritas atau kejujuran)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Good will&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt; (berkemauan baik)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;
Faktor-faktor pendukung ethos&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Sukses atau tidaknya sebagai komunikator akan ditentukan
oleh kemampuan dalam mengadakan pilihan yang akan meningkatkan ethosnya di mata
komunikannya yaitu memiliki persyaratan-persyaratan sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;(1) Persiapan (&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;i&gt;preparation)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Persiapan sebagai
komuniktor untuk tampil mutlak diperlukan, mulai dari penguasaan dan persiapan
bahan-bahan materi, pesan, informasi dan tema yang hendak disampaikan, serta
mempelajari problem/permasalahan yang akan dihadapi dan termasuk mengetahui
siapa yang menjadi khalayak sebagai target sasarannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;b&gt;(2) Kesungguhan (&lt;i&gt;seriousness&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Komunikator harus
menunjukkan keseriusan&amp;nbsp; yang penuh
perhatian, sehingga menimbulkan kepercayaan dimata khalayaknya. Apabila orator
ingin menampilkan “humor atau lelucon” hanya dianggap sebagai selingan, dan
tidak akan menimbulkan kesan yang bersangkutan sebagai seorang pelawak sedang
tampil untuk memberikan hiburan, dan sehingga dapat dinilai tidak serius dimata
khalayak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;b&gt;(3) Ketulusan (&lt;i&gt;sincerity&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Kemampuan dalam
membawakan kesan kepada khalayaknya, bahwa adalah seorang yang tulus hatinya,
pikiran dan perilakunya. Harus berhati-hati agar dalam penyampaian atau
tindakannya itu akan menimbulkan kecurigaan dan atas ketidak tulusannya di mata
publiknya “lain yang ditanyakan dan lain pula yang dijawabnya”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;b&gt;(4) Kepercayaan (&lt;i&gt;confidence&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Harus senantiasa
memancarkan kepastian atau kepercayaan dimata publiknya, dan tidak boleh
teledor dalam berbuat kesalahan atau kecurangan, misalnya dapat menimbulkan
suatu penilaian “selain dihati dan lain dimulut”, sehingga terjadi penilaian
citra negatif bagi komunikator yang bersangkutan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;b&gt;(5) Ketenangan (&lt;i&gt;poise&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Khalayak cenderung
lebih percaya pada pembicara yang bersikap tenang, meyakinkan, berwibawa dan
memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam menyampaikan pesan dihadapan
khalayak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;b&gt;(6) Keramahan (&lt;i&gt;friendly&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Komunikasi yang
efektif adalah menyampaikan pesan atau berbicara secara komunikatif dan berada
sahabat, saling menghormati dan menghargai perbedaan pendapat, serta tidak
menampilkan sikap sepihak, melecehkan pihak yang bertentangan atau bersikap
arogan yang pokoknya atau menunjukan ”sok pintar atau sok tahu”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;b&gt;(7) Kesederhanaan (&lt;i&gt;moderation&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Penampilan
pembicara yang sederhana dan isi pembicaraan yang lebih berbobot serta wajar
biasanya lebih menarik, jika dibandingkan dengan penampilan bahasa yang sombong
atau “perlente”, penuh dengan istilah-istilah tenis atau akademis (bahasa
asing) yang orang lain tidak mengerti akan ucapannya itu dan sehingga
menimbulkan antipati bagi pihak khalayaknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;b&gt;Faktor-faktor penunjang komunikasi yang komunikatif&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Wilbur Schramm menyatakan pendapatnya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;“&lt;i&gt;the condition of success in
communication&lt;/i&gt;”, yakni&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;untuk mengetahui bagaimana efek atau dampak
dari pesan dalam suatu proses komunikasi, tanggapan
oleh pihak khalayaknya, seorang PR sebagai komunikator yang handal perlu mengenali khalayaknya (&lt;i&gt;know
your audience&lt;/i&gt;).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kondisi yang perlu dipenuhi agar
suatu pesan membangkitkan tanggapan seperti yang dikehendaki antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;Pesan harus dirancang dan disampaikan sedemikian rupa, sehingga dapat menarik perhatian komunikan.&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;&quot;&gt;Pesan harus menggunakan lambang-lambang atau arti yang sama antara komunikator dan komunikan, sehingga mudah dimengerti.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;&quot;&gt;Pesan tersebut dapat membangkitkan kebutuhan pribadi komunikan dan memberikan saran beberapa cara untuk memperoleh kebutuhan itu.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;&quot;&gt;Pesan dapat menyarankan suatu jalan untuk memperoleh kebutuhan tersebut yang layak bagi situasi kelompok dimana komunikan itu berada agar dapat digerakkan untuk memberikan tanggapan seperti yang dikehendaki. (Ruslan, 2002, 19-23).&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Arti penting etika dalam kegiatan &lt;i&gt;humas&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Etika merupakan landasan dasar atau sebagai
pedoman dalam melaksanakan pekerjaan bidang &lt;i&gt;public
relations (PR). &lt;/i&gt;Seseorang dengan profesi &lt;i&gt;kehumasan &lt;/i&gt;dalam
melaksanakan harus mengacu pada prosedur yang telah ditentukan baik pihak
manajemen perusahaan/organisasi tempat ia bekerja. Profesional PR sebelum menjalankan
pekerjaan harus dapat mempelajari segala ketentuan yang diatur secara
prosedural apa yang harus ditaati dan tidak boleh dilanggar, apa yang jika diabaikan akan
mendapat sanksi moral.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Didalam kehidupan sehari-hari sering
dikenal dengan istilah norma-norma atau kaidah yaitu biasanya suatu nilai yang
mengatur dan memberikan pedoman atau patokan tertentu bagi setiap orang atau
masyarakat untuk bersikap atau bertindak, dan berperilaku sesuai dengan
peraturan-peraturan yang telah disepakati bersama. Patokan atau pedoman
tersebut sebagai norma (&lt;i&gt;norm&lt;/i&gt;) atau
kaidah yang merupakan standar yang harus ditaati atau dipatuhi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam kehidupan masyarakat terdapat berbagai golongan dan aliran yang masing-masing mempunyai kepentingan sendiri, akan tetapi
kepentingan bersama itu mengharuskan adanya ketertiban dan keamanan yang dalam
kehidupan sehari-hari diatur dalam bentuk peraturan yang disepakati bersama, yang
mengatur tingkah laku dalam masyarakat, yang disebut dengan peraturan hidup.
Untuk dapat memenuhi kebutuhan dan kepentingan kehidupan dengan aman, tertib dan
damai tanpa gangguan, maka diperlukan suatu tatanan yang diwujudkan dalam
“aturan main” yang menjadi pedoman bagi setiap pergaulan kehidupan sehari-hari,
sehingga kepentingan masing-masing anggota masyarakat terpelihara dan terjamin.
Setiap anggota masyarakat mengetahui hak dan kewajibannya masing-masing sesuai
dengan kata peraturan yang menjadi pedoman dalam bentuk sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Perintah yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk
berbuat sesuatu oleh karena akibatnya dipandang baik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Larangan, yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk
tidak berbuat sesuatu oleh karena akibatnya dipandang baik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Norma
adalah untuk memberikan petunjuk kepada manusia bagaimana seseorang harus
bertindak dalam masyarakat serta perbuatan-perbuatan mana yang harus
dijalankannya dan perbuatan-perbuatan mana yang harus dihindari. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Norma-norma
itu dapat dipertahankan melalui sanksi-sanksi, yaitu berupa ancaman hukum
terhadap siapa yang telah melanggarnya. Tetapi dalam kehidupan masyarakat yang
terikat oleh peraturan hidup yang disebut norma, tanpa atau dikenakan sanksi
atas pelanggaran, bila seseorang melanggar suatu norma, maka akan dikenakan
sanksi sesuai dengan tingkat dan sifatnya suatu pelanggaran yang terjadi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam
pergaulan hidup terdapat empat kaidah atau norma, yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma agama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma kesusilaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma kesopanan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma hukum &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam
pelaksanaan terbagi menjadi norma-norma umum (non hukum) dan norma hukum,
pemberlakuan norma tersebut dalam aspek kehidupan dapat digolongkan ke dalam
dua macam kaidah sebagai berikut:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Aspek kehidupan pribadi (individual); &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;(a) Kaidah kepercayaan untuk mencapai kesucian hidup pribadi
atau kehidupan yang beriman; dan (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;b) &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Kehidupan kesusilaan, nilai moral dan etika yang tertuju
pada kebaikan hidup pribadi demi tercapainya kesucian hati nurani yang
berakhlak berbudi luhur.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Aspek kehidupan antar pribadi (bermasyarakat)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt; (a) &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Kaidah atau norma-norma sopan santun, tata krama dan etiket
dalam pergaulan sehari-hari dalam bermasyarakat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;; (b) &lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Kaidah-kaidah hukum yang tertuju kepada terciptanya
ketertiban, kedamaian, dan keadilan dalam kehidupan bersama atau bermasyarakat
yang penuh dengan kepastian dan ketenteraman. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Sedangkan
masalah norma non-hukum adalah masalah yang cukup penting dan selanjutnya dapat
dipelajari secara lebih luas mengenai kode perilaku dan kode profesi &lt;i&gt;humas/public relations&lt;/i&gt; yang berkaitan
dengan nilai-nilai moral, etika, etis, etiket, tata krama dalam pergaulan
sosial atau bermasyarakat, sebagai nilai aturan yang telah disepakati bersama,
dihormati, wajib dipatuhi dan ditaati. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dengan
demikian nilai moral, etika, kode perilaku dan kode etik standar profesi
memberikan jalan, pedoman, tolak ukur dan acuan untuk mengambil keputusan
tentang tindakan apa yang akan dilakukan dalam berbagai situasi dan kondisi
tertentu dalam memberikan pelayanan profesi atau keahliannya masing-masing.
Pengambilan keputusan etis atau etik, merupakan aspek kompetensi dari perilaku
moral sebagai seorang profesional yang telah memperhitungkan konsekuensinya
secara matang baik atau buruknya akibat yang ditimbulkan dari tindakannya itu
secara obyektif, dan sekaligus memiliki tanggung jawab secara integritas yang
tinggi. Kode etik profesi dibentuk dan disepakati oleh para profesional
tersebut bukanlah ditujukan untuk melindungi kepentingan individual (subyektif)
tetapi menekankan pada kepentingan yang lebih luas (obyektif).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam hal ini seorang PR dituntut bekerja secara lebih baik dan profesional yang harus mengikuti kaidah dan norma yang diatur dalam pedoman seperti yang termuat dalam kode etik profesi khususnya kode etik profesional humas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Kegunaan etika dan etiket secara umum dan khusus dalam
interaksi antar profesi &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Etika sebagai ilmu yang
menyelidiki tanggapan kesusilaan atau etis, sama halnya dengan berbicara
moral. Manusia dapat dikatakan etis, ialah manusia secara utuh dan menyeluruh
mampu memenuhi hajat hidupnya dalam rangka asas keseimbangan antara kepentingan
pribadi dengan pihak yang lainnya, antara rohani dengan jasmaninya dan diantara
sebagai makhluk berdiri sendiri dengan penciptanya. Termasuk didalamnya membahas
nilai atau norma-norma yang dikaitkan dengan etika.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Funk dan Wagnall&lt;/b&gt; mendefinisikan etiket
sebagai peraturan yang dibuat secara konvensional untuk berperilaku dalam
masyarakat yang sopan atau kehidupan resmi atau profesional. Dengan menghilangkan
kata masyarakat yang sopan menghasilkan definsi tentang etika, definisi etiket
sebagai kode perilaku etis yang menyangkut tindakan atau praktek profesional
diantara para anggota sebuah profesi dalam hubungan mereka satu sama lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kode etik, seperti yang dibuat oleh
asosiasi profesi seperti &lt;i&gt;institute of
public relations&lt;/i&gt;, sebenarnya tidak lebih dari konvensi bagi perilaku dalam
menerapkan standar moral pada masalah-masalah praktis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;&quot;&gt;Etiket membahas perilaku yang tepat dan
benar dalam situasi personal serta bisnis dan memiliki, sebagai akarnya rasa
hormat pada orang lain, jelas bahwa memiliki perilaku yang baik merupakan kunci
untuk berperilaku dengan cara-cara yang dapat diterima. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Emerson mengatakan, menghindari bersikap
berlebihan adalah keharusan dalam berperilaku sebagai sebuah peraturan etiket
dalam PR&lt;i&gt;, &lt;/i&gt;pantas
dipertimbangkan. Beberapa hal yang penting dalam melakukan etiket adalah
sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Apakah anda selalu mengucapkan kata “tolong dan terima
kasih”, bahkan ketika orang lain hanya melakukan hal-hal yang sudah menjadi
tugas mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Apakah anda selalu hati-hati dalam memberitahu terutama
ketika seseorang melakukan sesuatu untuk anda. Jika anda tidak dapat
mengatakannya pada saat itu, apakah anda ingat untuk mengatakannya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Apakah anda selalu mencari privasi untuk membicarakan
hal-hal yang tidak menyenangkan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Apakah anda selalu mengontrol temperamen anda?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Apakah anda menahan diri untuk tidak menggunakan bahasa yang
kasar atau kotor bahkan ketika anda dalam tekanan? dan bahkan dalam e-mail
bisnis?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Apakah anda menahan diri untuk tidak mengucapkan hal-hal
yang berbau perbedaan jenis kelamin atau membuat lelucon seks?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Apakah anda memperlakukan orang lain dengan tingkat
formalitas yang anda harapkan anda terima dari orang lain. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;A.
Parsons and Parsons (1992) &lt;i&gt;health care
ethics, &lt;/i&gt;Toronto, Wall dan Emerson&lt;i&gt;, &lt;/i&gt;menurut Richard L. Johannesen, dalam
bukunya etika komunikasi memuat pertanyaan dasar yang dipakai sebagai alat
untuk membuat penilaian etika komunikasi adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Mampukah saya menjelaskan dengan tepat apa kriteria,
standar atau perspektif etika yang diterapkan pada saya atau orang lain? Apakah dasar yang konkrit bagi penilaian etika?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Mampukah saya membenarkan kelogisan dan relevansi standar
ini untuk kasus tertentu? Mengapa kriteria etika yang sangat sepadan ini
termasuk standar yang sangat potensial? Mengapa standar ini mendapat prioritas
(setidaknya untuk sementara) di atas standar relevan lainnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Mampukah saya menunjukkan dengan jelas dalam hal apa
komunikasi dinilai berhasil atau gagal dalam memenuhi standar-standar itu?
Penilaian apa yang dibenarkan dalam kasus ini tentang derajat keetisan? Apakah
penilaian yang paling cocok adalah penilaian yang memiliki sasaran&amp;nbsp; yang spesifik dan terfokus sempit dari pada
penilaian yang luas, digeneralisasi dan serba mencakup? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Kepada siapakah tanggung jawab etis harus diberikan? Dengan
cara apa dan sejauh mana? Tanggung jawab mana&amp;nbsp;
yang lebih utama? Apakah tanggung jawab komunikator terhadap dirinya
sendiri dan terhadap masyarakat luas ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Bagaimana perasaan saya tentang diri sendiri berdasarkan
pilihan etika ini? Dapatkah saya melanjutkan hidup dengan cara sendiri dengan
mengikuti hati nurani? Apakah saya ingin orangtua saya atau pasangan saya
mengetahui pilihan ini? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Mampukah keetisan komunikasi ini dibenarkan sebagai refleksi
yang melekat pada pribadi komunikator? Menurut etika sejauh mana pilihan ini
keluar dari karakter ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Jika diminta secara terbuka untuk membenarkan etika
komunikasi saya, sejauh mana saya mampu melakukannya? Apakah setiap alasan
umumnya dapat diterima &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Apakah preseden atau kasus yang serupa sebelumnya dapat saya
gunakan untuk mendapatkan pedoman etika? Apakah yang membedakan aspek-aspek
penting contoh ini dari yang lain ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Berapa jauhkah alternatif dikembangkan sebelum menentukan
pilihan tertentu? Mungkinkah alternatif ini kurang etis daripada beberapa
pilihan yang dapat digunakan, tetapi segera ditolak atau diabaikan? Jika
satu-satunya jalan menuju keberhasilan mencapai tujuan komunikator mensyaratkan
digunakan beberapa teknik komunikasi yang tidak etis, adakah pilihan realistik
(paling tidak untuk sementara) untuk menahan diri dari komunikasi atau untuk
tidak berkomunikasi sama sekali)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Sebenarnya
dalam membuat penilaian etika komunikasi tetap didasarkan pada pelaku
komunikasi itu sendiri, baik komunikator maupun komunikannya. Kesadaran untuk
membuat penilaian secara etis didasarkan pada suara hati, atau hati nuraninya.
Suara hati adalah kesadaran akan kewajiban dan tanggung jawab manusia sebagai
manusia dalam situasi konkrit. Pada saat inilah perspektif situasi akan
berpengaruh dalam membuat penilaian etis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;DAFTAR
PUSTAKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: left; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Keraf,
A. Sonny, 1991, &lt;i&gt;Etika Bisnis Membangun
Citra, Bisnis Sebagai Profesi Luhur&lt;/i&gt;, Jakarta Kanisus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: left; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: left; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Parson,
J, Patricia, 2004, &lt;i&gt;Ethics in Public
Relations, Published by Arrangement with Kogan Page Ltd, 120 Pentoville Road,
London, Ni 9JN, Alih Bahasa Sigit Purnomo, 2007, Etika Public Relations&lt;/i&gt;,
Erlangga. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: left; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: left; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Ruslan,
Rosady, 1995, &lt;i&gt;Aspek-aspek Hukum dan Etika
Dalam Aktivitas Public Relations Kehumasan, &lt;/i&gt;Jakarta, Ghalia Indonesia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: left; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: left; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Ruslan,
Rosady, 2002, &lt;i&gt;Etika Kehumasan, Konsep dan
Aplikasi, &lt;/i&gt;Jakarta, Raja Grafindo. &amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: left; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: left; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Soekanto,
Soerjono dan Purbacaraka Purnadi, 1989, &lt;i&gt;Perihal
Kaidah Hukum Bandung, &lt;/i&gt;Citra Aditya Bakti. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: left; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: left; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Sumarno,
Kismiati El-Karimah, Ninis, Agustini Damayani, 2004, &lt;i&gt;Filsafat dan Etika Komunikasi&lt;/i&gt;, Jakarta, Pusat Penerbitan
Universitas Terbuka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: left; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;!--EndFragment--&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/8855398444042977415/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2013/01/etika-pr-profesi-etis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/8855398444042977415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/8855398444042977415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2013/01/etika-pr-profesi-etis.html' title='Etika PR - Profesi Etis'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-933609867967761212</id><published>2013-01-17T13:30:00.000+07:00</published><updated>2013-01-17T13:30:34.363+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen PR"/><title type='text'>Teknik Manajemen Program Kegiatan PR</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Terdapat berbagai pendekatan dalam mengelola program-program PR untuk kepentingan berbagai publik, sebagai contoh komunitas sekeliling biasanya merupakan target sangat penting dalam program PR secara komprehensif termasuk kegiatan secara berkala penerbitan buletin, pembinaan dikalangan berbagai media, baik cetak maupun media elektronik, penyelenggaraan acara-acara serta pemberian sponsor.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pelaksanaan proyek kegiatan PR dapat berjalan dengan baik dan memperoleh hasil berdasarkan target yang diharapkan apabila seorang PR memiliki keleluasan kewenangan dalam menjalankan proyek serta diberikan kepercayaan untuk mengelola program dalam skala makro maupun skala mikro. Begitu pula diberikan anggaran biaya sebagai faktor pendukung suksesnya acara kegiatan yang dilakukan. Proyek kegiatan PR dapat dikatakan berhasil guna apabila mendapat support dari berbagai pihak seperti manajemen puncak ataupun dewan direksi, selain itu juga harus dilengkapi dengan personil yang handal serta profesional pada keahlian yang dikuasainya, tanpa adanya dukungan tersebut pelaksanaan proyek kegiatan program public relations tidak akan dapat terlaksana dengan baik dan target akan diperoleh tidak memenuhi standar operasional proyek yang diharapkan dari perusahaan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Teknik Mengelola Proyek PR Skala Makro&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kegiatan yang termasuk dalam kategori proyek public relations seperti pensponsoran (sponsorship), peringatan 100 tahun usia perusahaan, peluncuran produk baru atau perusahaan melakukan merger.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Biasanya untuk mengelola proyek dalam kapasitas kegiatan yang lebih besar umumnya akan selalu diprakarsai pada tingkatan manajemen yang lebih tinggi seperti dewan direksi, atau bisa saja ide itu muncul dari level manajerial, atau sebaiknya gagasan ide proyek tersebut diprakarsai seorang PR officer sebagai pencetus dari program proyek yang akan dilaksanakan, karena apabila ide yang muncul dari pemikiran seorang PR kemudian dipercaya untuk mengelola proyek program tersebut akan memberikan dampak secara signifikan pada reputasi pribadi maupun departemen PR yang dipimpinnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pada waktu membutuhkan persetujuan dalam menjalankan suatu proyek yang cukup besar dalam hal ini pentingnya untuk mempersiapkan proposal secara resmi untuk diajukan kepihak manajemen, langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan cara menyusun dokumen yang akan diperlukan demi kelengkapan dalam penyusunan proposal yang akan diajukan. Dalam penulisan proposal tersebut disusun secara ringkas dan jelas menggambarkan proyek, tujuan dan keuntungan yang diperoleh bagi organisasi maupun perusahaan, termasuk anggaran biaya internal dan eksternal sertakan pula pernyataan tentang bagaimana tingkat keberhasilan proyek yang akan dinilai dan dievaluasi. Proposal tersebut sangat perlu untuk dipresentasikan secara formal kehadapan komite manajemen atau dewan direksi oleh sebab itu harus dipersiapkan dengan baik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Setelah proposal proyek yang dipresentasikan mendapat persetujuan, maka perlu untuk segera dikembangkan rencana tindakan dan penyusunan tabel atau jadwal waktu yang lebih rinci. Langkah berikut yang dilakukan adalah perlunya mencari setiap kesempatan untuk melibatkan departemen-departemen lain dalam tim implementasi dalam rangka memaksimalkan sumber daya dan memperluas dampak dalam aktivitas yang akan dikerjakan. Dalam hal ini juga perlu melibatkan penyedia jasa eksternal apapun secepat mungkin sehingga anggaran yang lengkap dan memadai dapat segera disusun, dan fasilitas maupun kapasitas yang dibutuhkan dapat tersedia serta tercadangkan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Semenjak awal harus dapat meletakkan program rapat tinjauan proyek dibuku agenda yang mencakup keseluruhan periode aktivitas termasuk evaluasi setelah kegiatan proyek dapat terlaksana dengan baik, ini akan memastikan bahwa orang-orang kunci yang terlibat telah tersedia sehingga dapat berfungsi sebagai tim yang kompak dan kemajuannya dapat dimonitor secara efisien. Harus dipastikan sejak semula siapakah yang akan memandu rapat dalam tim senantiasa dapat memperbaharui dan menerbitkan monitor tindakan setiap waktu bersamaan dengan nota arahan apapun yang keluar dari rapat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Setelah rapat evaluasi paksa kegiatan dilaksanakan, harap segera disiapkan sebuah laporan dan dibagikan kepihak manajemen dan seluruh peserta proyek guna menunjukkan keberhasilan proyek dalam kaitannya dengan kriteria yang dibuat sebelumnya dan menggaris bawahi pelajaran-pelajaran yang perlu dipetik selama proses berjalan. Laporan ini perlu dimasukkan dalam berkas induk untuk referensi dikemudian hari bersama-sama dengan seluruh dokumen dan materi proyek.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Teknik Mengelola PR Skala Mikro&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pengelolaan proyek public relations dalam skala mikro berbeda dengan pengelolaan proyek public relations berskala makro, pengelolaan berskala mikro lebih bersifat sederhana tidak harus melakukan pembuatan penyusunan proposal hanya cukup mengajukan anggaran biaya secara rutin yang tidak membutuhkan dana operasional yang terlalu tinggi dalam pelaksanaan proyek kegiatan PR.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Proses pelaksanaan program kegiatan PR berskala mikro tidak perlu melibatkan departemen lain yang cakupannya lebih luas, akan tetapi melibatkan internal public relations atau seandainya sumber daya yang dimiliki tidak mencukupi dalam pelaksanaan tersebut. Dalam hal ini pengerjaan proyek dapat melibatkan sumber daya dari eksternal perusahaan yang tidak melibatkan personil yang cukup banyak.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pengelolaan proyek kegiatan berskala kecil membutuhkan sumber daya yang terampil dan handal serta profesional dengan tujuan hasil yang dicapai secara efisiensi dan efektif dan waktu yang diperlukan dalam pengerjaan proyek relatif tidak terlalu lama dan tepat waktu. Proyek program kegiatan berskala kecil yang sering dilakukan terdiri dari:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pembuatan brosur dan pamplets.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Penerbitan media internal (buletin)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Konferensi pers&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Annual Report&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Publikasi dan dokumentasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pembuatan brosur&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Press relase&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Press tour&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Desain&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Fotografi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Company profile&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Proses Pengelolaan Proyek PR&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Tujuan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memberdayakan profesional PR dapat bekerja secara efektif dan efisien&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memberdayakan seorang PR dalam menjalankan fungsi dan tugas berdasarkan keterampilan dan keahlian yang dimilikinya&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengalokasikan anggaran biaya operasional secara efisien dan efektif.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Signifikasi&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Pengelolaan PR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Dampaknya memberikan keuntungan bagi organisasi atau perusahaan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Menjalin kerjasama diantara bagian dalam lingkungan perusahaan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memberikan proses pembelajaran dalam menciptakan kualitas sumber daya manusia.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Terapkan keahlian dalam berbagai aktivitas yang lebih terinci dalam program kerja PR agar terjadi efektivitas pembiayaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Periklanan dan advertorial&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Iklan dapat menjadi alat komunikasi yang berharga dalam sebuah program PR terpadu&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Iklan dapat digunakan untuk memperkuat pesan-pesan atau menjadi andalan dalam situasi dimana iklan memang merupakan satu-satunya cara yang diyakini dapat menyampaikan pesan dengan tepat kepada target khalayak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Iklan dapat menyediakan materi referensi yang pasti dalam suatu jurnal catatan atau buku petunjuk.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Advertorial efektif&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;jika aditulis/didesain dengan baik dan sesuai dengan karakter editorial dan gaya dari publikasi media dimana mereka muncul. Advertorial ditulis dengan cermat, lebih baik lagi jika ditulis oleh wartawan, ditambah ilustrasi gambar yang menarik advertorial yang berisikan amanat dari dewan direksi dan dikelilingi iklan-iklan pujian dari para pemasok sebaiknya dihindari.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Produksi audiovisual&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;dalam PR sangat bervariasi, yakni mulai dari pembicara yang mendukung slide hingga film korporasi yang mahal, video dan presentasi multimedia. Aturan yang menyangkut slide adalah meminimalkan jumlah mata dan kerumitan ilustrasi. Kebanyakan pembicara terlalu banyak menyusun materi dalam slidenya sehingga justru menjemukan atau sulit dipahami.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Slide akan mempunyai nilai lebih jika seluruh presentasi dibuat dengan standar yang sama dan dapat digabungkan bersama-sama pada penggunaan mendatang. Dengan demikian perlu memasukkan desain standar dalam manual komunikasi dan pastikanlah rumah produksi dapat memanfaatkannya, juga akan mencegah peningkatan biaya yang disebabkan penciptaan desain dasar baru untuk setiap presentasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Biaya pengadaan film, video dan format audiovisual, pilihlah pemasok secara hati-hati pastikan bahwa arahan sudah jelas dan telah memuat setiap point atau tayangan harus dimasukkan dalam alur kreatif. Dalam arahan dan kontrak produksi harus merinci parameter terkait apapun menyangkut bagaimana dan dimana akan menggunakan material, jika tidak kemungkinan akan menghadapi hambatan berkaitan dengan kontrak tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Biaya produksi video dapat dikurangi seandainya menggunakan produser independen daripada sebuah rumah produksi yang lengkap dan ternama. Dengan senang hati, jika dapat bekerja sama dengan memilih sutradara, pemilik bakat (termasuk presenter), tim produksi teknis dan studio. Dengan alur seperti ini dapat sering mengumpulkan tim yang lebih memenuhi keinginan. Sementara disisi lain hubungan dengan rumah-rumah produksi tersebut dapat dipelihara untuk hubungan kerja jangka panjang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Tahapan kunci dalam produksi video adalah kesepakatan menyangkut masalah penanganan yang menguraikan garis besar kandungan program. Penulisan naskah dapat menjadi masalah emosional apabila bekerja dengan seorang penulis atau sutradara temperamental.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Brosur&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Perusahaan/organisasi membutuhkan brosur atau jenis publikasi khusus lain. Sebelum memulai proses produksi memerlukan catatan yang menguraikan tujuan publikasi, khalayak, parameter kreatif, antisipasi masa edar. Seandainya perusahaan jarang membuat brosur, maka perlu memilih bagian percetakan dari sekian calon yang tersedia seandainya memiliki permintaan secara rutinitas akan brosur-brosur, maka akan bermanfaat jika mengidentifikasi sejumlah kecil percetakan yang lebih disukai, dengan ukuran dan kemampuan kreativitas yang beragam, akan mengundang dua atau tiga calon yang dipilih untuk setiap pekerjaan pembuatan brosur. Beberapa organisasi menugaskan desain kreatif dan produksi brosur kepada biro desain khusus dan mereka membeli mesin cetak sendiri. Cara seperti itu mengandung resiko, yakni jika terdapat masalah, petugas cetak akan menyalahkan arahan cetakan desainer dan desainer akan menyalahkan kemampuan petugas cetak atau prosedur kontrol kualitasnya. Akan lebih baik jika membaar ongkos manajemen cetak ke biro desain agar mereka sibuk mengontrol keseluruhan proyek. Dengan cara ini akan mempunyai posisi yang kuat dalam menanggapi hasil cetakan, sementara desainer juga yakin bahwa pihak percetakan memiliki kemampuan yang dibutuhkan. Ongkos manajemen cetak sepertinya akan lebih rendah lagi jika langsung memenuhi tagihan pembelian hasil cetakan setelah desainer-desainer mengujinya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Identitas korporasi&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Terlepas dari besar atau kecilnya perusahaan/organisasi, senantiasa memerlukan dokumen atau manual yang mendefinisikan tipografi dan representasi grafis menyangkut nama, logo dan identifikasi visual organisasi lainnya. Hal ini harus diperkuat oleh sebuah manual yang menggambarkan bagaimana identitas tersebut diterapkan pada segala sesuatu yang digunakan oleh organisasi/perusahaan mulai dari alat tulis, kemasan produk hingga bangunan dan kendaraan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Betapapun kuatnya identitas dasar korporasi (organisasi/perusahaan). Rincian pelaksanaan dan aturan-aturan penerapannya perlu dikaji ulang sewaktu-waktu, katakanlah setiap 10 tahun sekali atau dalam jangka waktu tertentu. Jika itu terjadi maka akan timbul masalah emosioanl yang mendalam ditingkat internal dan akan menarik banyak perhatian eksternal jika dampak atau biayanya sulit ditanggung. Hindari perubahan-perubahan tidak perlu demi kebaikan-kebaikan organisasi itu sendiri.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Namun pastikan bahwa identitas korporasi tetap merupakan representasi yang tepat bagi organisasi sebagian pemasok dalam urusan pembuatan identitas korporasi ini acapkali memiliki ide-ide yang demikian ambisius menyangkut anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan desain elemen-elemen dasar dan manual aplikasinya. Meski demikian selalu ada perusahaan-perusahaan desain yang baik mampu melaksanakan pekerjaan profesional dengan harga yang realistis. Saat sebuah organisasi besar memutuskan untuk mengubah atau memperbaharui identitas korporasinya, keputusan ini akan membangkitkan proyek besar lanjutan dalam pengelolaan implemtasinya. Tim proyek perlu melibatkan perwakilan dari banyak fungsi atau departemen. Pengubahan identifikasi gedung dan kendaraan memerlukan biaya besar sehingga kebutuhan ini harus direncanakan jauh hari sebelumnya, menggunakan anggaran perawatan yang ada jika memang memungkinkan. Dibeberapa industri, modifikasi juga perlu dilakukan terhadap peralatan manufaktur yang memasang logo pada produk.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Perusahaan mungkin menggunakan sejumlah merek dagang yang harus didaftarkan dan dilindungi berdasarkan hukum.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Program pameran&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Beberapa alasan dalam berpameran adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Peluncuran jasa atau produk baru&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pemantapan posisi pada pasar baru&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mendemonstrasikan komitmen pada industri dan pasar&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memperbaiki kontak dengan pelanggan dan meningkatkan penjualan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Membangkitkan kepedulian dan memperoleh liputan media&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam mengikuti sebuah pameran dibutuhkan daftar arahan yang terstruktur rapi bagi perancang stand pameran sebagaimana halnya dengan proyek kreatif lainnya, yang perlu diperhatikan dalam mengikuti pameran yaitu dengan menentukan anggaran biaya yang realistis dan tekanlah biayanya serendah mungkin. Biaya dapat meningkat tajam pada saat membangun stand ditempat terbuka daripada mengambil tempat bersehat yang telah disiapkan penyelenggara pameran. Jika berencana untuk mengikuti rangkaian pameran dibeberapa tempat tentunya harus membuat display atau pajangan standar yang dapat disimpan dan dipindahkan kesetiap acara.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pastikan bahwa para penjaga stan mencatat seluruh pengunjung sehingga memperoleh nilai partisipasi dan menambahkan sejumlah kontak baru pada basis data. Untuk tujuan ini, catatan-catatan permintaan bisnis baru apapun maupun permohonan para pengunjung lain sebaiknya disusun dalam suatu bentuk sehingga tindak lanjutnya dapat segera dimulai dan dimonitor. Pertimbangkan untuk membuat sebuah pameran korporasi standar yang sederhana dengan menggunakan sistim modul yang ringan sehingga mudah untuk dibongkar, diangkut dengan kendaraan dan dipasang kembali. Pameran seperti ini akan dapat dipergunakan pada beragam acara, mulai dari pameran hingga seminar, sehingga bisa lebih diandalkan dalam keikutsertaan dalam berbagai acara.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Majalah, siaran berita dan buletin&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Majalah perusahaan, lembaran siaran berita (news letter) dan buletin bisa menjadi elemen berguna dalam program komunikasi, perlu dipastikan bahwa tujuan publikasi semacam ini dan pula kebijakan editorialnya didefinisikan dengan jelas. Nilai publikasi terhadap proses komunikasi internal tergantung pada struktur organisasi, akses yang dimiliki karyawan. Saat membuat sebuah publikasi perlu menentukan bagian proses produksi mana yang ditangani sendiri dan mana yang harus diserahkan kepada pihak eksternal.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Biaya yang paling efektif adalah memproduksi naskah editorial sendiri oleh tim atau penulis lepas profesional apabila diperlukan, sementara desain dan produksinya dikerjakan pihak luar. Hindari kebiasaan yang umum terjadi yaitu memproduksi publikasi periodi yang didesain dengan hebat, namun telah kadaluarsa tiga bulan pada waktu diterbitkan. Sebelum mencanangkan proyek publikasi yang mahal, pertimbangan dahulu apakah kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dengan buletin sederhana yang dibuat secara internal, dengan keuntungan yang jelas berupa kecepatan dan biaya yang rendah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Fotografi&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Fotografi merupakan media penunjang dalam program kerja public relations. Masalah ini harus selalu menjadi perhatian. Jika tidak akan mendapatkan bahwa disaat memproduksi pelaporan, brosur atau audiovisual, sebenarnya membutuhkan foto-foto yang mengabadikan kegiatan-kegiatan terakhir yang saat ini tidak dapat diambil ulang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Memotret orang, acara ataupun fasilitas tertentu membutuhkan keahlian yang berbeda-beda. Fotografi untuk brosur berbeda dari fotograpi untuk berita. Departemen public relations diharuskan memiliki kamera sendiri yang bisa digunakan untuk mengambil gambar pada acara-acara yang lebih kecil dan pada saat tim mengadakan peninjauan keliling didalam organisasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pemberian sponsor dan penghargaan (award)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kegiatan program pensponsoran (sponsorship) sangatlah bervariasi, dimulai dari pencantuman nama organisasi pada suatu acara yang diliput oleh media hingga mencantumkannya pada kaos tim sepakbola atau olahraga lainnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kenali dengan seksama apa yang dibeli dalam lingkup target khalayak yang dituju berikut besar biaya, serta bandingkan dengan cara-cara lain pemanfaatan uang untuk tujuan yang sama. biayailah aktivitas utama dari sebuah acara kecil daripada menjadi sponsor ke-20 dalam sebuah acara besar, begitu besarnya sehingga organisasi atau perusahaan justru mungkin tidak akan memperoleh liputan yang sepadan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Mengorganisasikan dan mensponsori program-program penghargaan dapat menguntungkan atau malah merugikan. Jika perlu laksanakan sendiri program penghargaan sendiri untuk dapat menetapkan kredibilitas. Jika pendanaan atau sumber daya manusia terbatas, lebih realistis bila menjalin hubungan dengan sebuah perusahaan publikasi terkemuka, badan profesional atau asosiasi perdagangan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mensponsori satu dari jumlah acara penghargaan pada acara pihak lain hanya bermanfaat jika dapat memanfaatkan nilainya dengan harga yang masuk akal. Namun agar berhati-hati, karena jika ternyata hasilnya tidak sepadan, bisa jadi tidak akan mendapat penghargaan dari perusahaan. Jika mensponsori sebuah perlombaan mobil balap pertimbangkan untuk memajangnya dalam display bagi para karyawan dan terangkan kepada mereka tentang keterlibatan dalam pensponsoran, selalu informasikan kemajuan yang telah dicapainya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Sumbangan kepedulianpun dapat dibentuk sedemikian rupa sehingga menghasilkan pengakuan bagi organisasi/perusahaan. Letakan plakat pada perlengkapan yang dibiayai, misalnya pada saat serah terima dengan sebuah bidikan kamera.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Mike Beard, 2004. Running a Public Relations Department, Haris Munandar, Ahli Bahasa, Manajemen Departemen Public Relations, “Translations Copy Right @ by Penerbit Erlangga Published by Arrangement with Kogan, Page Limited 120 Pentoville Road, London N19JN”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Ruslan Rosady, 2005, Manajemen Public Relations &amp;amp; Media Komunikasi, Konsepsi dan Aplikasi, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Yulianita Neni, 2005, Dasar-dasar Public Relations, Penerbit Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Bandung (LPPM UNISBA).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/933609867967761212/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2013/01/teknik-manajemen-program-kegiatan-pr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/933609867967761212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/933609867967761212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2013/01/teknik-manajemen-program-kegiatan-pr.html' title='Teknik Manajemen Program Kegiatan PR'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-7015995635969408669</id><published>2013-01-16T19:15:00.003+07:00</published><updated>2013-01-16T19:39:54.978+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen PR"/><title type='text'>Audit Komunikasi dalam Kegiatan PPR</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Setelah melaksanakan program PR, seorang PR harus mengetahui apakah pelaksanaan program/kegiatan tersebut sesuai dengan rencana atau tidak. Melalui evaluasi atau penilaian program PR, kita dapat mengetahui apakah di masa yang akan datang ada yang perlu diperbaiki. Tujuan paling utama dalam penilaian ialah untuk mengetahui apakah program kegiatan PR dengan sungguh-sungguh atau benar dijalankan menurut rencana berdasarkan hasil penelitian atau tidak. Penilaian penting untuk mengetahui sampai dimana kelancaran program kegiatan PR telah berlangsung dengan baik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Tahap evaluasi atau penilaian dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengukur keberhasilan kegiatan yang telah dilaksanakan, apakah kegiatan komunikasi mencapai target sesuai dengan rencana?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Apakah kegiatan yang telah dilaksanakan memberikan manfaat baik bagi organisasi maupun bagi publiknya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Apakah kekurangan atau kelebihan (keuntungan atau kerugian) dari program kegiatan yang telah dilaksanakan baik bagi organisasi atau perusahaan maupun bagi publiknya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Apakah ada penyimpangan dari rencana, sehingga dapat dicatat apa yang harus diperbaiki, sehingga pada tahap pelaksanaan program PR berikutnya diharapkan akan terlaksana secara lebih sempurna. (Neni Yulianita, 2005 : 155)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Beberapa tahap operasional PR sebaiknya dilaksanakan untuk lebih efisiensi dan efektif dalam program kegiatan komunikasi. Kegiatan audit komunikasi dirancang untuk memberikan penjelasan mengenai adanya perbedaan antara kenyataan dilapangan yang dihadapinya dengan kegiatan komunikasi dikaitkan dengan reaksi tanggapan pihak publik (khalayak sasaran).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Audit komunikasi merupakan bagian dari tolak ukur, aplikasi, dan persiapan strategis untuk mendesain suatu perencanaan, program dan kerja PR, serta dapat digunakan untuk memperoleh informasi atau fakta lapangan. Termasuk bagaimana pemecahan suatu permasalahan yang berkaitan dengan hal-hal sebagai berikut:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Terjadinya kemacetan arus informasi (bottle-kecked information flows)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Tidak adanya keseimbangan beban kerja di bidang komunikasi (uneven communication workloads)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Para karyawan seakan-akan bermaksud saling berlawanan dalam menghadapi suatu pekerjaan (employee working at cross-purposes)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Suatu organisasi tidak dapat memanfaatkan informasi tersembunyi dan merugikan bagi lembaga bersangkutan (hidden information with in an organization is not used, to detriment of the institution)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Audit komunikasi tersebut akan sangat efektif apabila dilakukan oleh seorang peneliti yang memiliki 4 (empat) kualifikasi kemampuan tertentu dalam berbagai hal yaitu:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengenal baik publik yang diteliti (dalam riset)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Secara umum mempunyai pemahaman baik mengenai sikap atau perilaku khalayak sasaran terhadap lembaga, dan organisasi (perusahaan)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengetahui secara tepat isu-isu yang sedang berkembang dan menjadi perhatian publik sebagai khalayak sasaran&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pemahaman terhadap kekuatan relatif yang terdapat dalam dukungan publik sebagai sasaran, jika dibandingkan dengan pihak publik lainnya (sebagai penentang dan netral). (Rosady Ruslan, 2005:304)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Untuk dapat mengetahui apakah kegiatan komunikasi yang telah dilaksanakan efisiensi dan efektif atau berhasil dalam mencapai tujuan dan sasaran organisasi adalah dengan cara melakukan audit komunikasi, dengan melakukan audit komunikasi, segala bentuk hambatan maupun kendala komunikasi yang dapat menyebabkan arus informasi yang dijalankan tidak mengalami kelancaran.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Definisi audit komunikasi&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Andre Hardjana&lt;/b&gt; (2000 : 9-10) Audit komunikasi adalah pemeriksaan diagnosis yang dapat memberikan informasi dini untuk mencegah kehancuran kesehatan organisasi yang lebih besar. Dalam kamus besar bahasa Indonesia kata audit berarti pemeriksaan pembukuan tentang keuangan (pabrik, bank, dan sebagainya) dan pengujian efektivitas keluar masuknya uang dan penilaian kewajaran laporan yang dihasilkannya (Andre Hardjana, 2000 : 5-6).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Definisi audit menurut American Accounting Association, audit merupakan proses sistemik dalam perolehan dan penilaian secara objektif atas bukti-bukti berkenaan dengan pernyataan tentang tindakan-tindakan dan peristiwa-peristiwa ekonomi yang menentukan tingkat kecocokan antara pernyataan tersebut dengan kriteria-kriteria baku, serta pengkomunikasian hasil-hasilnya kepada pihak pengguna yang berkepentingan. (Andre Hardjaja, 2000 : 6).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Berdasarkan definisi tersebut di atas terdapat beberapa hal penting yaitu :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Audit adalah proses yang sistemik, artinya pemeriksaan dan pengujian data oleh auditor dilakukan secara terencana, teratur dan metodologis.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Audit adalah perolehan dan penilaian secara objektif atas bukti-bukti, artinya audit merupakan suatu penelitian atau pemeriksaan empiris yang independen.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Audit adalah penentuan tingkat kecocokan antara pernyataan dengan kriteria-kriteria yang mapan, artinya audit merupakan wujud dari penentuan atau penilaian profesional dengan kriteria yang sudah baku.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Audit dilengkapi dengan pengkomunikasian hasil-hasilnya kepada semua pihak pengguna yang berkepentingan yang berarti bahwa hasil evaluasi tersebut terbuka bagi pihak-pihak yang seharusnya mengetahuinya (Andre Hardjana, 2000 : 6)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Berdasarkan hal-hal tersebut audit dapat dikembangkan ke berbagai bidang seperti audit pemasaran, manajemen, organisasi dan termasuk pada bidang komunikasi. Jadi konsep audit tidak hanya digunakan untuk bidang keuangan. Hal ini bisa dilihat dari websters new world dictionary, yang mengartikan audit salah satunya sebagai pengujian dan evaluasi seksama atas sebuah persoalan sehingga komunikasi sebagai suatu persoalan organisasi juga dapat diaudit (Andre Hardjana, 2000 : 6-7).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Audit komunikasi menurut Jane Gibson dan Richard Hod Getts dalam buku organizational communizational communication: a managerial perspective (Andre Hardjana, 2000 : 10) adalah suatu analisis yang lengkap atas sistem-sistem komunikasi internal dan eksternal dari suatu organisasi. Audit komunikasi menurut Joseph A. Hopec dikutip oleh Cutlip, Center dan Broom (Ngurah Putra, 1998 : 26) yang menyatakan bahwa: audit komunikasi “sebagai sebuah analisis lengkap tentang komunikasi organisasi baik internal maupun eksternal yang dirancang untuk memahami kebutuhan-kebijakan, praktek dan kemampuan komunikasi dan untuk menemukan data sehingga manajemen puncak dapat membuat keputusan yang ekonomis dan berdasarkan informasi lengkap tentang tujuan kedepan komunikasi organisasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Anthony Booth, mendefinisikan audit komunikasi sebagai proses pembuatan analisis atas komunikasi-komunikasi didalam organisasi oleh konsultan internal atau eksternal dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi organisasi. Dengan pembatasan ruang lingkup pada komunikasi internal saja dan efisiensi yang umumnya memiliki arti jangka pendek, menunjukan kalau audit komunikasi sebaiknya dianggap sesuatu yang mudah untuk ditangani dan perlu dilakukan berulang-ulang secara teratur (Andre Hardjana, 2000 : 11-12).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Tujuan audit komunikasi dalam kegiatan PR:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Audit komunikasi seringkali digunakan untuk mengevaluasi bagaimana suatu organisasi berlangsung berkenaan dengan suatu karakteristik unsur pokok kelompok&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Audit komunikasi digunakan untuk menganalisis kedudukan perusahaan dengan karyawan atau komunitas tetangga perusahaan, menilai pembaca terhadap saran komunikasi rutin seperti laporan tahunan dan news release; atau menguji penampilan organisasi/perusahaan sebagai warga perusahaan. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Audit komunikasi sering memberikan benchmark (tanda untuk menentukan tingginya letak suatu daerah/perusahaan) menghadapi program PR dimasa mendatang yang dapat diterapkan dan diukur.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Alasan diselenggarakan audit komunikasi adalah&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Untuk mengetahui apakah program komunikasi berjalan dengan baik&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ingin membuat diagnosis tentang masalah yang terjadi atau berpotensi dan peluang yang mungkin terbuang&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ingin melakukan evaluasi atas kebijakan baru atau praktek komunikasi yang terjadi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ingin memeriksa hubungan antara komunikasi dengan tindakan operasional lain&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ingin menyusun anggaran kegiatan komunikasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ingin menetapkan patok banding&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ingin mengukur kemajuan dan perkembangan dengan membanding-kannya dengan patok banding tadi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ingin mengembangkan atau melakukan restrukturisasi fungsi-fungsi komunikasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ingin membangun landasan dan latar belakang guna mengembangkan kebijakan dan program komunikasi baru (Andre Hardjana, 2000 : 17-18)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Penyelenggaraan audit komunikasi bermanfaat bagi kelangsungan dan efektivitas dalam organisasi yakni:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Untuk mengetahui apakah dan dimana terjadi kelebihan (overload) atau kekurangan (underload) muatan komunikasi berkaitan dengan topik, sumber dan aturan komunikasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Untuk menilai kualitas informasi dan mengukur kualitas hubungan-hubungan komunikasi secara khusus mengukur kepercayaan antar pribadi (trust), dukungan, keramahan, dan kepuasan kerja.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Untuk mengenali jaringan-jaringan yang aktif. Operasional komunikasi non formal dan membandingkannya dengan komunikasi formal.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Untuk mengetahui sumber-sumber kemacetan (bottleneck) arus informasi dan para penyaring informasi (gate keeper) dengan memperbandingkannya dengan peran masing-masing dalam jaringan komunikasi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Untuk mengenali kategori dan contoh pengalaman dan peristiwa komunikasi yang positif maupun negatif.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Untuk menggambarkan pola-pola komunikasi pada tingkat pribadi, kelompok maupun organisasi berkaitan dengan komponen komunikasi, frekuensi dan kualitas interaksi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Untuk memberikan rekomendasi tentang perubahan atau perbaikan yang perlu dilakukan (Andre Hardjana, 2000 : 16-17)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pentingnya audit komunikasi dalam kegiatan PR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Efisiensi dan efektivitas merupakan dua hal yang sangat penting untuk dilakukan organisasi maupun perusahaan. Audit komunikasi sangat penting dalam organisasi maupun perusahaan adalah untuk mengetahui apakah program kegiatan public relations yang telah dilaksanakan berjalan baik sesuai dengan rencana yang diharapkan dalam mencapai tujuan sasaran berdasarkan target yang diinginkan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Audit komunikasi merupakan alat ukur dalam menganalisa setiap program yang dilaksanakan pihak manajemen demi mencapai tingkat kemajuan perusahaan. Audit komunikasi sebagai landasan tolak ukur bagi manajemen perusahaan untuk mengetahui apakah program kegiatan yang telah dilakukan dapat berhasil dalam mencapai tujuan dan sasaran organisasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Dengan perusahaan melakukan audit komunikasi diharapkan titik kelemahan bagi setiap program yang dijalankan agar dapat segera diketahuinya, jika terjadi hambatan atau kendala ketika pada saat operasionalisasi manajemen dalam melaksanakan program kegiatan oleh karena itu segala rintangan atau segala permasalahan akan dapat teratasi dengan baik khususnya audit komunikasi yang sering dilakukan pada bagian public relations yang berkaitan dengan program kegiatan komunikasi, dimana antara biaya yang dikeluarkan untuk operasionalisasikegiatan tersebut harus sepadan dengan hasil yang telah dijalankannya dengan harapan hasil yang secara efisien dan efektif dengan hasil guna yang memadai serta dapat memperoleh keuntungan bagi perusahaan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Audit komunikasi hanya dapat dilakukan oleh seorang yang memiliki kemampuan serta keahlian dibidang komunikasi dengan tujuan hasil yang akan dicapai secara optimal dan tidak membutuhkan waktu yang relatif lama. Seandainya audit komunikasi dilaksanakan bagi orang yang tidak memiliki kapabelitas dibidang komunikasi tersebut memerlukan waktu relatif lama sehingga membutuhkan dana operasional yang sangat tinggi tidak secara efisiensi dan efektivitas, pihak perusahaan akan merasa dirugikan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mekanisme audit komunikasi&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Gusti Ngurah Putra (1999) dalam buku manajemen hubungan masyarakat, menyebutkan penelitian yang paling banyak digunakan dalam humas adalah &quot;public relations audit&quot;. Public relations audit melibatkan sebuah studi lengkap untuk mengetahui posisi PR sebuah organisasi atau perusahaan-perusahaan bagaimana posisinya dalam pandangan berbagai publiknya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Tujuan public relations audit adalah untuk menyediakan informasi bagi perencanaan usaha-usaha kehumasan di masa yang akan datang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Public relations audit menganalisis problem-problem khusus yang dihadapi organisasi atau perusahaan mempertajam objektivitas dan mengevaluasi metode-metode yang digunakan selama ini untuk memperoleh pemahaman dan publiknya&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Tujuan keseluruhan public relations audit adalah untuk melihat posisi public relations sebuah organisasi atau perusahaan sehingga dapat dirancang program-program komunikasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Public relations audit meliputi :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Relevant public&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Publik-publik yang relevan bagi suatu organisasi atau perusahaan didaftar sedemikian rupa sehingga dapat digunakan secara sistematis, masing-masing didaftar dan digambarkan berdasarkan fungsi mereka para pemegang saham, karyawan, pelanggan, pemasok dan sebagainya. Penting juga didaftar publik yang tidak secara langsung memiliki fungsi bagi organisasi atau perusahaan, seperti konsumen, aktivis lingkungan hidup, komunitas dan kelompok sosial lainnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;b&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;The organizations with public&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pandangan setiap publik terhadap organisasi atau perusahaan harus dipahami melalui berbagai penelitian tentang citra (image) analisis isi surat kabar dan berbagai saluran komunikasi lainnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ada tiga citra perusahaan yang perlu dikembangkan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Keakraban dengan perusahaan/organisasi&amp;nbsp;(pegawai-pegawai, produk dan manifestasi) lainnya yang tampak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kesukaan terhadap organisasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kepribadian yang dikaitkan dengan organisasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;b&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Issues of concern to public&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Masalah-masalah yang menjadi agenda setiap publik yang diperoleh melalui perantara lingkungan dipergunakan untuk mengetahui masalah-masalah yang menjadi perhatian publik. Organisasi atau perusahaan dapat menentukan secara mudah mana publik yang menjadi musuh atau beraliansi. Publik dapat digolongkan berdasar masalah dan kepentingan serta sikap mereka terhadap suatu masalah. Hal ini kemudian dibandingkan atau perusahaan ini merupaka langkah yang sangat penting terutama dalam kampanye kehumasan untuk berbagai publik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;•&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Power of public&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Publik direkam berdasarkan kekuatan ekonomi dan politik dapat digunakan untuk menentukan sejauhmana pengaruh suatu publik. Kelompok kepentingan yang ada dinilai berdasarkan jumlah anggota publik, kualifikasi anggaran dan sumber pemasukan dan metode-metode yang digunakan. Jadi publik digolongkan berdasarkan kekuatan ekonomi dan publik yang mereka miliki dalam mempengaruhi proses pengambilan kebijakan publik oleh pemerintah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Proses/tahapan &quot;public relations audit&quot;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Finding out what we think&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Sebuah wawancara dengan manajemen puncak dan beberapa hal bagi manajemen menengah untuk melihat kekuatan dan kelemahan perusahaan. Publik relevan, dan masalah-masalah relevan untuk dieksploitasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Finding out what they think&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Penelitian dilakukan untuk menentukan kedekatan pandangan publik dengan pandangan perusahaan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Evaluating the disparity&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Sebuah neraca kehumasan yang menggambarkan aset, kemampuan, dan kekuatan dirancang berdasarkan analisis perbedaan yang didapat dari langkah pertama dan kedua&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Recommending&lt;/b&gt; sebuah program kehumasan yang lengkap dirancang untuk mengurangi perbedaan yang didapat dalam langkah pertama dan kedua.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pendekatan audit komunikasi&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pendekatan konseptual yang berkaitan dengan kinerja organisasi dibidang komunikasi atau efektivitas sistem komunikasi. Untuk itu diawali dengan pemilihan standar untuk mengukur kinerja organisasi, yakni mengukur sejauh mana tingkat pencapaian tujuan dan sasaran dari kegiatan-kegiatan komunikasi tercapai. Kemudian diaplikasikan pada pemeriksaan kinerja organisasi. Efektivitas itu sendiri berkaitan dengan berapa besar dampak kegiatan penyebaran informasi atau tingkat kesesuaian antara penyampaian informasi dan kebutuhan informasi. Efektivitas komunikasi dapat diukur dengan enam kriteria, yakni :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Penerima komunikasi (receiver)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Isi pesan (content)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Ketepatan waktu (timing)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Saluran (media)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Format keemasan (format)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;-&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Sumber (source)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;2.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pendekatan survey sebagai alat tunggal, merupakan riset evaluasi lapangan yang paling banyak dilakukan, hampir semua riset evaluatif dalam komunikasi organisasi termasuk dalam kategori ini, diantaranya riset homofili yang mengukur efektivitas komunikasi berdasarkan kemiripan ciri-ciri (frame of reference) antara penyampaian dan penerima komunikasi, riset kecemasan atau ketidakamanan karyawan dengan berbagai posisi dalam jaringan interaksi, riset kredibilitas yang berkaitan dengan hubungan manusiawi antara pihak-pihak yang terlibat dalam komunikasi khususnya keandalan, riset kontingensi yang mencari kondisi-kondisi kritis yang berpengaruh pada komunikasi baik kondisi mikro maupun makro, yang menimbulkan masalah, riset jaringan yang mencari hubungan antar anggota dalam kelompok maupun antar kelompok. Kemudian menghubungkannya dengan macam-macam aspek komunikasinya, seperti kebutuhan kepuasan dan kinerja, serta riset efektivitas komunikasi dan organisasi yang memeriksa hubungan komunikasi efektif dan kinerja organisasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;3.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pendekatan prosedur yang lebih mengutamakan proses penyelenggaraan audit komunikasi dari pada alat-alat pengukuran yang digunakan. Pendekatan ini paling kompleks, karena melibatkan sekelompok auditor dengan alat ukur ganda untuk seluruh organisasi dalam suatu kurun waktu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;

&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Goldmaber, Gerald M, 1993, Organizational Communications, 6th Edition, MC Graw Whill USA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Hardjana, Andre, 2000, Audit Komunikasi, Teori dan Praktek, PT. Grasindo Jakarta&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ngurah Putra, I Gust, 1998, Manajemen Hubungan Masyarakat, Universitas Atmajaya Yogyakarta.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ruslan Rosady, 2005, Manajemen Public Relations &amp;amp; Media Komunikasi, Konsepsi dan Aplikasi PT. Rajagrafindo PErsada, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Soemirat Soleh, Elvinaro Ardianto, 2004, Dasar-dasar Public Relations, PT. Remaja Rosda Karya, Bandung&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Yulianita, 2005, Dasar-dasar Public Relations (Ations, Pusat Penerbitan Universitas (P2U). Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Bandung (LPPMUNISBA)&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/7015995635969408669/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2013/01/audit-komunikasi-dalam-kegiatan-ppr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/7015995635969408669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/7015995635969408669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2013/01/audit-komunikasi-dalam-kegiatan-ppr.html' title='Audit Komunikasi dalam Kegiatan PPR'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-6169096754104280609</id><published>2013-01-16T18:43:00.004+07:00</published><updated>2017-02-07T09:05:46.763+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen PR"/><title type='text'>Peran Manajemen Kehumasan 1</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Hubungan Masyarakat (Humas) dikenal juga sebagai &lt;i&gt;public relations&lt;/i&gt; (PR) memiliki peran yang penting dalam manajemen sebuah organisasi atau perusahaan. Peran PR sangat berkaitan dengan tujuan utama dan fungsi-fungsi manajemen perusahaan. Fungsi dasar manajemen tersebut merupakan suatu proses kegiatan atau pencapaian suatu tujuan pokok dari organisasi/perusahaan yang pada umumnya berhubungan dengan pemanfaatan berbagai sumber daya yang dimiliki lembaga tersebut, apabila ditinjau berdasarkan teori manajemen sumber daya yang dipunyai perusahaan yang meliputi sumber daya manusia, sumber material, sumber perlengkapan produksi atau mesin, kemampuan keuangan yang mencukupi untuk biaya operasional, dan metode yang digunakan cukup baik dalam menggerakan roda perusahaan, serta perusahaan diharapkan dapat membangun distribusi produk yang cukup memadai atau membangun market yang handal dalam memasarkan produk.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Keberhasilan peran PR dalam menunjang fungsi-fungsi manajemen perusahaan untuk mencapai tujuan bersama tergantung kepada kemampuan dalam memanfaatkan sumber daya yang dimiliki lembaga tersebut. Dengan demikian sebagai PR manager dituntut mempunyai kemampuan dalam mengkoordinasikan seluruh sumber daya yang ada; kemampuan yang harus dijalankan adalah:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Technical Management&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Managerial skill&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Seorang manajer PR &amp;nbsp;harus memiliki karakter yang merupakan perpaduan seni dengan profesional yang baik dalam berkemampuan dibidang manajerial, teknis, motivator, komunikator, perencana, pelaksana, dan sebagai evaluator program kerja.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pakar manajemen dalam mendefinisikan kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang manajer PR adalah:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;“How management skill is getting things done through the people”.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;“Kemampuan dibidang manajemen adalah bagaimana membuat suatu keberhasilan pelaksanaan program kerja melalui orang lain”. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Untuk dapat menunjang keberhasilan dalam mencapai tujuan utama manajemen perusahaan dibutuhkan kerjasama dari berbagai macam bagian, dengan demikian seorang manajer PR harus memiliki keterampilan sebagai berikut :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sebagai creator.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Harus memiliki kreativitas dalam menciptakan ide-ide, gagasan dan wawasan serta pemikiran yang cemerlang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Conceptor.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mempunyai kemampuan sebagai konseptor dalam penyusunan program kerja kehumasan dan rencana program lain.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mediator.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Memiliki kemampuan dalam penguasaan teknik komunikasi yang baik melalui media secara lisan maupun tertulis dalam penyampaian pesan atau menyalurkan informasi dari lembaga / organisasi yang diwakili kepada publik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Problem solver.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mampu mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi, baik secara proaktif, antisipatif, inovatif, dinamis dan solutif.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;PR sebagai media penghubung diantara pimpinan organisasi dengan publiknya, baik dalam upaya membina hubungan masyarakat internal maupun eksternal.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kegiatan utama dari public relations dalam mewakili pimpinan manajemen suatu lembaga atau organisasi tersebut, merupakan bentuk kegiatan two ways communications adalah ciri dari fungsi dan peran public relations, karena sebagian fungsi dan tugas public relations adalah bertindak sebagai sumber informasi (source of informations) dan merupakan saluran informasi &lt;i&gt;(channel of informations)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Cutlip, Scott. M., Allen H. Center &amp;amp; Glen M. Broom, 2000. Upper Saddle River, New Jersey.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kasali, Rhenald, 1994, Manajemen Public Relations, Konsep dan Aplikasinya di Indonesia, Jakarta, Grafitti.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Ruslan Rosady, 2005, Manajemen Public Relations &amp;amp; Media Komunikasi, Konsepsi dan Aplikasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/6169096754104280609/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2013/01/peran-manajemen-public-relations.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/6169096754104280609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/6169096754104280609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2013/01/peran-manajemen-public-relations.html' title='Peran Manajemen Kehumasan 1'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-8179809081426309080</id><published>2012-12-16T11:01:00.001+07:00</published><updated>2012-12-16T11:01:17.760+07:00</updated><title type='text'>Manajemen SDM dalam Kegiatan PR</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Manajemen sumber daya manusia (SDM) adalah proses memperoleh, melatih, menilai, dan memberikan kompensasi kepada karyawan, memperhatikan hubungan kerja, kesehatan, keamanan dan masalah keadilan. Konsep dan teknik yang dibutuhkan untuk menentukan aspek personel dalam pekerjaan manajemen meliputi sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Melakukan analisis pekerjaan (menentukan pekerjaan setiap karyawan)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Merencanakan kebutuhan tenaga kerja dan merekrut calon karyawan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memilih calon karyawan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengorientasi dan melatih karyawan-karyawan baru&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengatur kompensasi karyawan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memberikan insentif dan keuntungan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Menilai prestasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Melakukan komunikasi antar karyawan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Melatih dan mengembangkan karyawan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Membangun komitmen karyawan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Beberapa hal tanggung jawab manajemen sumber daya manusia adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Menempatkan orang yang tepat pada pekerjaan yang tepat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memulai mempekerjakan karyawan baru dalam organisasi (masa orientasi)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Melatih karyawan untuk pekerjaan yang baru&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memperbaiki prestasi pekerjaan dari setiap orang&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Melakukan kerja sama yang kreatif dan mengembangkan hubungan kerja&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Menginterpretasikan kebijakan dan prosedur perusahaan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengendalikan biaya-biaya tenaga kerja&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengembangkan kemampuan setiap personel&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memotivasi semangat kerja karyawan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Menjamin kesehatan dan kenyamanan dalam bekerja&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pengelolaan SDM untuk Berbagai Jenis Organisasi PR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Jika sebuah perusahan/organisasi sedang menyusun atau merekonstruksi departemen PR-nya, maka perlu untuk memulai dengan menilai ukuran tim yang dibutuhkan, jumlah orang dan pada tingkatan apa. Pada proses ini akan dibutuhkan keseimbangan antara perencanaan strategis, implementasi dan keterampilan pendukung. Jenis pengalaman dan bidang kekhususan atau keahlian yang diinginkan haruslah dapat dipertimbangkan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Selain itu perlu mempertimbangkan profil usia yang ideal untuk memberi keseimbangan yang memuaskan didalam tim dan memperhitungkan kemungkinan pengembangan karir dan sukses dikemudian hari.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Faktor-faktor pertimbangan dalam penyusunan tim adalah :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ukuran dan cakupan tugas&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Spesialisasi dan pengalaman&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Rencana sukses&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Keseimbangan sumber daya internal dan eksternal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Tingkat input strategik lawan implementasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Keseluruhan faktor tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi alamiah organisasi atau perusahaan dan digerakkan oleh tanggung jawab dan sasaran dari departemen. Sebuah tim yang sibuk adalah tim yang dikelola dengan baik sehingga terlepas dari pertimbangan keuangan perlu menghindari jumlah staf yang terlalu berlebihan. Penggunaan konsultan eksternal untuk mengisi kesenjangan saat tidak dapat mengatasi beban kerja kepada staf mungkin merupakan cara paling efektif.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Beberapa manajer memperhitungkan pengalaman sektoral dan kontak dasar yang ada dalam merekrut staf, bisa memberikan sejumlah keuntungan, namun demikian, jauh lebih penting untuk memilih individu berkualitas paling tinggi dengan keseimbangan keahlian yang tepat kemampuan PR, seperti keuangan dan sumber daya manusia, adalah keahlian yang bisa ditularkan dan para praktisi harus mampu mengadaptasikan pada sektor apapun orang yang tepat akan segera mampu membangun.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Tenaga generalis atau spesialis dalam organisasi PR&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Seorang PR officer dalam menjalankan manajemen organisasi perusahaan tidak akan mungkin pada saat melaksanakan fungsi dan tugasnya akan dilakukan secara sendiri. PR officer memerlukan dukungan dalam pekerjaannya yang akan melibatkan orang lain, dengan demikian Departemen PR harus dapat memutuskan apakah akan merekrut dan membentuk tim kerja yang melibatkan para praktisi dengan &lt;b&gt;keahlian dan pengalaman umum&lt;/b&gt; ataukah secara &lt;b&gt;khusus&lt;/b&gt;, mungkin perlu merekrut seorang PR dengan spesialisasi PR di bidang tertentu seperti PR hubungan dengan investor atau PR dengan pemerintah. Alternatifnya akan ada kebutuhan terhadap spesialis yang memiliki teknik tertentu seperti hubungan dengan media massa baik cetak maupun media massa elektronik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Tidak akan ada gunanya dari adanya tim perencanaan strategis PR jika tidak ada seorang pun mampu menulis siaran berita (press release) atau naskah arahan untuk produksi video. Sama halnya tidak ada arti pentingnya mempunyai tim implementasi yang handal jika tidak seorangpun dapat menulis sebuah strategi atau program secara terarah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pendekatan pada seluruh masalah tersebut akan bergantung dari aktivitas serta ukuran dan kondisi-kondisi tugas yang dikerjakan. Faktor-faktor ini akan menentukan cara dalam menyusun operasi departemen PR.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Sebagian manajer menyusunnya berdasarkan jenis khalayak, dengan konsentrasi orang pada komunikasi keuangan, hubungan dengan pemerintah. Departemen lain mungkin dibentuk menggunakan teknik dimana anggota tim akan diserahi tanggung jawab mengurus pekerjaan kreatif, hubungan dengan media.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Sumber daya kreatif&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Manajemen PR dalam menjalankan fungsi dan tugasnya perlu mempertimbangkan dan memutuskan apakah perlu merekrut sumber daya kreatif internal dalam menangani beberapa aspek pekerjaan tertentu seperti fotografi, desain grafis dan produksi audio visual ataukah memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut secara eksternal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Pengelolaan tim produksi kreatif akan menyita banyak perhatian dan waktu, karena kebutuhan untuk jasa semacam ini demikian fluktuatifnya, maka akan lebih efisien untuk mendapatkan jasa secara eksternal, faktor lainnya adalah jika memiliki tim kecil departemen public relations, maka sedikit sekali kemungkinan melakukan pengalihan pekerjaan. Konsekuensinya berupa output yang hanyalah jejak kreatif dengan kesulitan yang meningkat saat ide-ide baru muncul terutama pada pelaksanaan pekerjana-pekerjaan yang harus diulang pada internal tertentu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kebanyakan organisasi, biasanya akan lebih memuaskan untuk mengalihkan semua pekerjaan kreatif keluar. Pengecualian bisa terjadi jika terdapat banyak pekerjaan rutin yang masing-masing tidak memiliki banyak tuntutan teknis.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Satu pilihan lain dengan tuntutan substansial adalah dengan memelihara satu unit kecil dalam departemen dan juga menyerahkan sebagian pekerjaan pada pihak luar memungkinkan proyek-proyek dipindah tugaskan dan mempermudah pengenalan dan pengembangan ide-ide baru.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Staf Pendukung&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Staf pendukung yang menjalankan administrasi kesekretariatan dan fungsi-fungsi lainnya, merupakan bagian penting dari bagian tim kerja. Seorang manajer PR perlu menekankan pentingnya kesan pertama, sehingga staf pendukung akan sering memberikan kesan pertama departemen PR dan gaya manajemen yang baik. PR umumnya dipandang sebagai wilayah yang menarik untuk bekerja, sebaiknya staf pendukung PR berkualitas dan mampu menunjukkan kesan yang baik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Fungsi dan tugas dalam ungkapan PR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Direktur PR&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengembangkan dan mendukung komunikasi internal dan eksternal secara luas&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Berkontribusi ke proses manajemen kelompok sebagai anggota tim utama&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Membangun kebijakan dan prosedur untuk memastikan strateginya diimplementasi secara efektif dan konsisten&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mempresentasikan rencana tindakan dan anggaran tahunan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Menciptakan, menyimpan da mengelola sebuah tim public relations yang efektif.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Manajer Komunikasi Korporasi&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Bertindak sebagai wakil direktur public relations disemua bidang&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengambil tanggung jawab utama dalam program-program komunikasi internal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengelola dukungan departemen ke divisi-divisi bisnis melalui kelompok komunikasi pemasaran dan hubungan dengan masyarakat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengkoordinasikan semua aktivitas hubungan dengan media pada tingkat kelompok dan divisi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengelola administrasi departemen dan prosedur operasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Manajer Hubungan dengan Pemerintah&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengembangkan matriks besar dari semua anggota badan perwakilan terpilih dan pejabat publik yang memiliki potensi kepentingan terhadap organisasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Merencanakan program yang dirancang untuk membangun hubungan dengan pihak-pihak terkait dengan pekerjaan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memonitor isu-isu didalam organisasi yang mungkin melahirkan keprihatian publik atau membutuhkan dukungan dari pihak pemerintah, merekomendasikan dan mengimplementasikan program-program tindakan untuk penanganannya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memelihara basis data semua kontak disektor publik yang dibuat diseluruh organisasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memantau debat kebijakan dalam semua badan pemerintah untuk mengidentifikasi isu-isu yang mungkin relevan dengan bisnisnya dikemudian hari.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Manajer Jasa Kreatif&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengelola identitas korporasi kelompok dan memastikan standar-standar visual yang tepat dibangun dan dipelihara melalui suatu manual operasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengelola produksi publikasi korporasi, termasuk laporan dan catatan keuangan, brosur korporasi dan publikasi kelompok lainnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memproduksi beragam materi audiovisual untuk memenuhi semua kebutuhan presentasi kelompok&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengelola iklan korporasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memproduksi materi kreatif lainnya yang dibutuhkan pada tingkatan kelompok termasuk materi display dan barang promosi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memastikan tercipta dan terpelihara kepustakaan fotografi penting yang berkualitas tinggi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Bertanggung jawab seutuhnya dalam kualitas kreatif dan pembiayaan efektif pada seluruh keluaran departemen dan untuk memonitor standar-standar kreatif diseluruh organisasi / perusahaan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Manajer PR Umum atau staf yang bekerja pada tingkat divisi atau lokasi&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mengidentifikasi kebutuhan operasi PR serta mengembangkan strategi dan rencana tindakan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Bertanggung jawab terhadap komunikasi internal tingkat divisi, program pendukung komunikasi pemasaran dan hubungan dengan masyarakat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mendukung program-program kelompok dengan khalayak kunci lainnya sebagaimana dibutuhkan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Memastikan aktivitas-aktivitas divisi ditampilkan dengan semestinya dalam komunikasi kelompok&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Berhubungan dengan tim komunikasi korporasi sehingga setiap kegiatan yang dilakukan merupakan dukungan terhadap kebijakan perusahaan atau organisasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Perekrutan dan penyelesaian&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Riset menunjukkan bahwa PR dipandang oleh para mahasiswa sebagai salah satu pilihan karir yang paling menarik. Untuk itu perlu berhati-hati menyangkut metode perekrutan yang digunakan, jika tidak maka akan dibanjiri para pelamar yang tidak berkualitas, baik dari segi pengalaman maupun pendidikan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Beberapa langkah dalam proses perekrutan adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Menyiapkan arahan secara tertulis&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Melibatkan staf manajemen SDM/personalia&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mempertimbangkan konsultan perekrutan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Iklan lowongan secara selektif&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Menyediakan waktu dalam perekrutan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Perekrutan adalah sebuah proses yang membutuhkan waktu cukup banyak dan akan membutuhkan bantuan dari pihak lain. Sejumlah konsultan perekrutan yang mengkhususkan diri dalam bidang public relations menyediakan sejumlah jasa mulai dari pemburuan calon melalui pencarian kandidat dalam basis data hingga pengelolaan iklan perekrutan dan menangani respon yang masuk. Penggunaan jasa konsultan akan mengurangi beban kerja secara signifikan. Perlu sangat lebih selektif menyangkut media yang dipilih untuk iklan perekrutan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam hal perekrutan tenaga dibidang PR perlu bekerjasama dengan departemen personalia dalam memilih dan menunjuk para anggota tim, mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman khusus dalam masalah perekrutan, yang menackup pula aspek-aspek legal guna memastikan tunduk pada prosedur organisasi. Akan sangat bermanfaat apabila dapat meminta bantuan dari salah satu staf personalia untuk mengurusi dan mengatur seluruh urusan perekrutan dan kebutuhan personalia yang sedang berjalan dan akan menjadi bagian berharga dari tim tambahan dalam memberi nasihat dan bimbingan yang diperlukan mengenai seluruh aspek motivasi dan pengembangan personalia.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Sebelum memulai prospek penyeleksian perlu terlebih dahulu membuat sebuah naskah arahan tertulis yang memberi garis besar kualifikasi, keterampilan, pengalaman dan karakteristik personalia yang dibutuhkan. Para penasihat akan melakukan penilaian para kandidat berdasarkan kriteria-kriteria tersebut dan menulis daftar singkat para calon terpilih untuk wawancara. Pastikan program menyangkut wawancara awal, dengar pendapat dan wawancara akhir dirancang untuk memberi informasi dan waktu yang cukup untuk menyusun sebuah opini mengenai sejumlah kandidat yang paling diminati.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kualifikasi&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam merencanakan perekrutan perlu mengidentifikasi pengalaman yang harus dipenuhi para kandidat. Sebagai tambahan diminta untuk menilai kualifikasi formal seperti yang diharapkan. Hingga akhir tahun 1980 dan 1990, Inggris tertinggal jauh dibelakang banyak negara dalam pendidikan formal lanjutan dibidang PR. Institut Public Relations (IPR) memiliki diploma yang mencakup peran strategik dan fungsi para praktisi. Program ini menyediakan pengetahuan dan pemahaman yang memadai atas teori dan praktik yang dibutuhkan untuk berkembang menjadi seorang praktisi public relations profesional yang efektif.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Melalui pembentukan sejumlah program strata satu dan pasca sarjana terdapat banyak pilihan lain yang tersedia. Semua yang diakui oleh IPR sebagai anggota tetap utama telah dievaluasi dengan mengacu pada matriks pendidikan industri yang mendefinisikan pengetahuan yang diperlukan dalam praktik public relations.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kursus-kursus yang paling berharga dalam sudut pandangan pemberi kerja adalah mereka yang mampu mengkombinasikan teori dan praktik public relations dengan keahlian manajemen umum serta elemen kuat dari pengalaman praktis, yang mungkin didapat melalui setahun magang pada sebuah organisasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Perekrutan staf pendukung PR&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Tim pendukung departemen public relations yang terdiri dari tenaga administrasi dan sekretaris akan menjadi perwakilan penting baik secara internal maupun eksternal. Terdapat banyak masalah administrasi rutin dalam setiap departemen public relations sangat membutuhkan penanganan yang efektif.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Perekrutan staf pendukung membutuhkan perhatian dalam pemilihan anggota tim profesional public relations perlu mendefinisikan pekerjaan tersebut dengan hati-hati, karena bila tidak kemungkinan menarik para kandidat yang berasumsi bahwa pekerjaan public relations utamanya hanya menyangkut hiburan dan bidikan foto.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Banyak kecakapan utama dalam pekerjaan public relations yang juga berlaku bagi staf pendukung, akurasi hasil kerja adalah yang terpenting karena hasil-hasil pekerjaan seringkali menjadi sorotan publik, kehandalan, fleksibilitas dan minat nyata dalam organisasi serta peran mereka sendiri didalamnya merupakan atribut lain yang penting.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Keahlin penting PR &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Komunikasi personal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pemikiran yang imajinatif dan luas&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Keahlian lapangan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Sensitif terhadap khalayak yang sangat beragam&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Penilaian yang bijak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kemampuan menghitung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kepribadian yang menarik dan baik&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Daftar Pustaka&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Beard, Mike, 2001, Running a Public Relations Department, Alih Bahasa Haris Munandar, 2004, Manajemen Departemen Public Relations, Penerbit Erlangga, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dessler Gary, 2003, Human Resource Management, by Prentice Hall, Inc Upper Saddle New Jersey, Alih Bahasa, Paramita Rahayu, 2006, Manajemen Sumber Daya Manusia, PT. Indeks.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/8179809081426309080/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/12/manajemen-sdm-dalam-kegiatan-pr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/8179809081426309080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/8179809081426309080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/12/manajemen-sdm-dalam-kegiatan-pr.html' title='Manajemen SDM dalam Kegiatan PR'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-5788996643948958339</id><published>2012-11-19T16:17:00.000+07:00</published><updated>2017-05-04T09:44:52.856+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen Issue dan Krisis"/><title type='text'>Langkah-Langkah Pengendalian dan Pengelolaan Isu</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Fungsi yang dibutuhkan Manajemen Issue&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;United State Public Affairs Council (Regester &amp;amp; Larkin, 2003:44-46) menyatakan bahwa fungsi-fungsi yang dibutuhkan bagi manajemen issue adalah &lt;b&gt;pengidentifikasian&lt;/b&gt; berbagai issue dan tren, &lt;b&gt;mengevaluasi dampak &lt;/b&gt;mereka dan &lt;b&gt;menempatkan prioritas&lt;/b&gt;, menetapkan &lt;b&gt;posisi&lt;/b&gt; suatu perusahaan, merancang &lt;b&gt;tindakan dan respon&lt;/b&gt; dari perusahaan untuk membantu mendapatkan posisi tersebut serta mengimplementasikan rencana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Fungsi-fungsi ini harus ada secara konstan dan terintegrasi serta terfokus pada tugas utama yakni membantu organisasi, melalui manajemennya. Kunci dari tugas-tugas tersebut adalah merencanakan, memonitor, menganalisa dan mengkomunikasikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Heath &amp;amp; Cousino mengidentifikasikan empat kebutuhan fungsi umum agar sebuah perusahaan dapat memaksimalkan posisinya serta memelihara lingkungan kebijakan publiknya secara positif, dengan sebuah fokus utama yakni memperhatikan hubungan dengan para stakeholder-nya:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;a. Perencanaan dan operasi yang cerdas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Bila para ahli manajemen issue cakap dalam menangkap perubahan penting di lingkungan kebijakan publik, maka informasi itu harus diintegrasikan ke dalam rencana bisnis strategis dan strategi manajemen korporat, karena informasi seperti itu dapat menawarkan kesempatan bisnis, membenarkan pembatasan atau perubahan atas kegiatan bisnis serta mengarahkan standar bagi operasi perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;b. Pertahanan yang kuat dan penyerangan yang cerdas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Manajemen issue menawarkan landasan, alat dan dorongan agar terlibat dalam diskusi issue kebijakan publik sedini mungkin. Jika perusahaan bisa terlibat sebelum issue meluas, mereka dapat meningkatkan kemungkinan kesuksesan kampanye komunikasi mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;c. “Getting the house in order”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Artinya adalah memeriksa permintaan untuk mendapatkan komitmen yang layak atas masalah-masalah tanggung jawab sosial perusahaan. Riset di AS menemukan bahwa kekuatan pasar tidak menentukan nasib perusahaan, tapi perubahan kebijakan publiklah yang memegang peranan. Para praktisi humas harus sensitif terhadap kekuatan kebijakan publik dan membantu dalam perencanaan perusahaan serta dalam pembentukan etika bisnis. Esensi menjadi organisasi yang bertanggungjawab dalam dunia modern ini adalah dengan bergerak dari menangani permintaan-permintaan eksternal hingga bagaimana memenuhi permintaan-permintaan tersebut sebaik-baiknya dalam konteks teknis dan ekonomis perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;d. Mengeksplorasi landasan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Apa yang dipercaya perusahaan sebagai karakter dari pasar mungkin adalah untuk mempengaruhi rencana bisnis strategis mereka. Hal yang sama dapat dikatakan terhadap bisnis yang menggunakan pemonitoran issue untuk mengukur lingkungan kebijakan publik. Kompleksitas yang lebih tinggi telah digunakan dalam usaha untuk memproses sistem manajemen informasi yang strategis. Sebagai tambahan terhadap polling pengumpulan pendapat langsung dan survey, para pakar menggunakan teknik ilmiah sosial untuk menawarkan cara melihat bagaimana issue dapat diidentifikasi, dimonitor dan dianalisa. Kunci menjadikan kegiatan ini efektif adalah pemahaman kultur perusahaan, struktur organisasi dan politisnya serta karakter dari analisa issue kebijakan publik. Setelah itu, perusahaan akan dapat menentukan issue apa yang akan dimonitor dan dianalisa ketika mereka memproses rencana kebijakan publik dan strategis mereka. Proses ini membutuhkan lebih dari sekedar survey pendapat publik yang diadakan secara periodik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Model Proses Manajemen Issue dari Chase &amp;amp; Jones&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;(Regester &amp;amp; Larkin, 2003:59-60; Chase, 1984:38-68; Harrison, 2001)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;a. Identifikasi Issue&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Tujuan utama identifikasi issue adalah untuk menempatkan prioritas awal atas berbagai issue yang mulai muncul. Issue-issue tersebut dapat diklasifikasikan berdasarkan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Jenis: sosial, ekonomis, politis, teknologis&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sumber Respon: sistem bisnis, industri, perusahaan, anak perusahaan, departemen&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Geografi: internasional, nasional, regional, daerah, lokal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Jarak terhadap kontrol: tak terkontrol, agak terkontrol, terkontrol&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kepentingan: segera, penting&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Faktor seperti tingkat dampak serta kemungkinan bahwa issue akan berkembang dalam periode waktu yang dapat diprediksi juga harus dipertimbangkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;b. Analisis Issue&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Setelah issue yang muncul diidentifikasi dan diprioritaskan, tahap kedua dimulai. Tujuannya adalah menentukan asal issue tersebut yang seringkali sulit karena biasanya issue tidak muncul hanya dari satu sumber saja. Untuk itu, sebaiknya diadakan riset kualitatif dan kuantitatif. Pengalaman organisasi di masa lampau dan saat ini baik internal maupun eksternal juga harus disertakan. Menganalisa situasi saat ini akan menentukan intensitas issue yang tengah berlangsung. Riset aplikasi tentang hubungan issue terhadap perusahaan harus ditargetkan pada para pembentuk opini dan penanggungjawab media. Tahap riset dan analisa awal ini akan membantu mengidentifikasi apa yang dikatakan oleh para individu dan kelompok berpengaruh tentang issue-issue dan memberikan ide yang jelas pada manajemen tentang asal serta perkembangan issue-issue tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pengecekan terhadap posisi perusahaan pada saat ini serta kekuatan dan kelemahannya dalam memposisikan diri untuk berperan dalam pembentukan issue akan membantu untuk memberikan fokus yang jelas bagi tahap perencanaan tindakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;c. Pilihan Strategi Perubahan Issue&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Tahap yang melibatkan pembuatan keputusan-keputusan dasar tentang respon organisasi. Terdapat tiga pilihan untuk menghadapi perubahan tersebut sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Strategi Perubahan Reaktif.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengacu pada keengganan suatu organisasi untuk berubah dengan penekanan pada melanjutkan sikap lama, contohnya dengan berusaha untuk menunda keputusan kebijakan publik yang tidak bisa dihindari. Keengganan untuk berubah ini jarang menyisakan ruang bagi kompromi terhadap masalah legislatif.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Strategi Perubahan Adaptif.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menyarankan pada keterbukaan terhadap perubahan serta kesadaran bahwa hal ini tidak bisa dihindari. Pendekatan ini berlandaskan pada perencanaan untuk mengantisipasi perubahan serta menawarkan dialog konstruktif untuk menemukan sebuah bentuk kompromi atau akomodasi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Strategi Respon Dinamis.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengantisipasi dan mengusahakan untuk membentuk arah keputusan kebijakan publik dengan menentukan bagaimana berkampanye melawan issue akan dilakukan. Pendekatan ini menjadikan organisasi sebagai pelopor pendukung perubahan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pemrograman Tindakan terhadap Issue.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Setelah memilih satu dari ketiga pendekatan di atas untuk merespon setiap issue, organisasi harus memutuskan kebijakan yang mendukung perubahan yang diinginkan untuk masuk ke tahap keempat. Tahap ini membutuhkan koordinasi sumber-sumber untuk menyediakan dukungan maksimal agar tujuan dan target dapat tercapai.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Evaluasi Hasil.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Akhirnya, dibutuhkan riset untuk mengevaluasi hasil program yang didapat (actual) dibandingkan dengan hasil program yang diinginkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Regester&amp;amp; Larkin (2003:60-61) mengingatkan bahwa semakin lama issue bertahan, semakin sedikit pilihan yang tersedia dan semakin mahal biayanya, seperti yang diperlihatkan gambar di bawah ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pengendalian dan Pengelolaan Issue&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Proses tambahan bagi model manajemen issue dalam Modul 1 (siklus issue dari Hainsworth &amp;amp; Meng) dapat dipetakan untuk menggambarkan peran pembuatan keputusan manajemen pada setiap fase (Regester &amp;amp; Larkin, 2003:99-102):&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;a. Fase Kesadaran:&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;dipetakan pada tahap 1 dari siklus issue – issue potensial. Di sini, penekanan dalam tim manajemen adalah pada mendengarkan dan mempelajari. Mereka yang terlibat harus terjaga, terbuka, rendah hati, penasaran serta tertantang. Latar belakang informasi dan riset harus digunakan selengkapnya serta mengadakan pemonitoran infrastruktur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;b. Fase Eksplorasi:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Tahap ini mengindikasikan urgensi yang meningkat terhadap pentingnya issue. Tanggungjawab khusus harus dibagikan, kesadaran organisasi ditingkatkan dan proses analisa serta pembentukan opini dimulai. Suatu gugus tugas dapat dibentuk untuk memudahkan alokasi tanggungjawab. &amp;nbsp;Berikut adalah karakteristik contoh gugus tugas:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Senioritas untuk mengambil keputusan, mengalokasikan sumber serta mengarahkan implementasi program.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Ukuran disiplin direpresentasikan dan akses yang sesuai atas informasi untuk tujuan pengambilan keputusan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Akses yang mudah untuk mengatur rapat serta ‘jaringan’ informasi; fleksibilitas dan informalitas dalam metode bekerja.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kemampuan untuk mengkombinasikan keahlian analitis dan kreatif dengan tindakan serta pengambilan keputusan yang terfokus dan cepat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Meminimalisir arus kertas untuk menghindari birokrasi, respon yang lamban serta kebocoran informasi yang sensitif.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kesadaran yang lebih luas atas issue tersebut di dalam perusahaan ditingkatkan pada tahap ini dan analisis serta proses pembentukan opini dimulai.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;c. Fase Pembuatan Keputusan:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pada tahap ini perusahaan harus mempertimbangkan tindakan. Tim manajemen harus mengukur dan memutuskan secara objektif terhadap beberapa alternatif yang diperlihatkan seraya mendorong pemikiran yang luas dan kreatifitas dalam memformulasikan suatu rencana tindakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;d. Fase Implementasi:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Tahap ini melibatkan pengambilan langkah-langkah yang sesuai untuk membuat keputusan manajemen dilaksanakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;e. Fase Modifikasi:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pengukuran dan evaluasi dari tindakan yang tengah dijalankan serta hasilnya, sehingga penyesuaian atau perbaikan terhadap rencana tindakan dapat dibuat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;f. Fase Penyelesaian:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Tahap ini adalah periode relaksasi yang harus menurunkan tingkat keterlibatan manajemen senior. Kegiatan kunci melibatkan delegasi yang sesuai dan menjamin implementasi atas perubahan yang dihasilkan manajemen dalam organisasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Manajemen issue yang efektif dapat membantu membangun manfaat dan penjualan yang kompetitif, terutama dalam pasar yang baru; juga dapat membantu mengeksploitasi kesempatan atau melindungi kebijakan organisasi ketika terdapat potensi bagi perubahan sosial yang penting. Tekanan-tekanan dari pasar yang dinamis, kegiatan kompetitor serta ketersediaan sumber daya dapat menyulitkan dalam mengantisipasi, memulai atau merencanakan berbagai issue penting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kerry Tucker &amp;amp; Bill Trumpfheller (Regester &amp;amp; Larkin, 2003:102-112), menetapkan sebuah rencana lima langkah untuk membantu mencanangkan sebuah sistem manajemen issue yang telah berhasil dipraktekkan di lapangan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;a. Mengantisipasi issue dan menetapkan prioritas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Membentuk gugus tugas internal, berdasarkan kerangka pendekatan dalam proses terdahulu merupakan titik awal vital. Sesi pertukaran pikiran dan analisa database harus memfokuskan pada penjawaban pertanyaan-pertanyaan berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Siapa kompetitor langsung dan tak langsung serta faktor sosial atau regulasi apa yang harus kita hadapi?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Perubahan apa yang harus kita antisipasi dalam pasar serta dalam lingkungan politis dan sosial yang lebih luas 12 bulan mendatang dan masa-masa ke depan?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Faktor-faktor apa yang mungkin berdampak pada cara kita bekerja?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Peristiwa khusus apa yang mungkin terjadi dan memiliki dampak pada kemampuan kita untuk memelihara dan mengembangkan pasar kita?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sekali issue-issue ini dapat teridentifikasi, kita dapat menempatkan prioritas dan mengambil keputusan tentang berapa lama dan berapa besar sumber daya yang diperlukan untuk mengatasi issue-issue tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;b. Menganalisa Issue&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kembangkan analisa issue yang singkat dan formal, lihatlah pada kesempatan-kesempatan serta ancaman terhadap serangkaian skenario yang berbeda. Hal ini harus mencakup apa yang terjadi bila issue dibiarkan, serta pengukuran bagaimana khalayak kunci mungkin terkena dampak oleh issue tersebut. Juga harus ada ringkasan kemana arah issue mungkin berkembang. Hal ini akan memberikan pada manajemen pandangan yang luas atas issue serta efeknya pada sejumlah area seperti penempatan posisi produk di pasar, kinerja keuangan, reputasi perusahaan serta prospektif bagi regulasi atau bahkan pengadilan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;c. Merekomendasikan posisi organisasi terhadap issue&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Analisa dari langkah sebelumnya harus menyediakan database untuk mengembangkan suatu posisi yang direncanakan untuk menciptakan dukungan mayoritas terbesar dari para individu atau kelompok-kelompok yang terkena dampak. Database tersebut dibentuk berdasarkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Siapa yang terkena dampak?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Bagaimana kelompok atau para individu yang terkena dampak ini memandang issue tersebut?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Apa kemungkinan posisi dan kecenderungan sikap mereka?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Apa informasi/data yang dapat kita kumpulkan untuk mendukung kasus kita?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;d. Mengidentifikasikan kelompok dan pembentuk opini yang dapat memperbaiki posisi kita&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kelompok-kelompok dan para individu ini akan terlihat melalui pertanyaan berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Siapa yang membuat keputusan atas issue tersebut?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Siapa yang mungkin mendukung posisi kita?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Siapa yang mungkin tidak akan mendukung posisi kita?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Siapa yang dapat menjadi target kita untuk membuat perubahan terbesar dalam memperbaiki posisi kita?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Jika mungkin, riset harus dilaksanakan untuk memvalidasikan asumsi yang dibuat tentang kelompok-kelompok selama tahap analisa. Para pembentuk opini, diikuti oleh industri berpengaruh atau asosiasi karyawan, konsumen dan kelompok-kelompok berkepentingan serta media massa yang sudah mendapatkan informasi, dapat menjadi pendukung kuat dalam berurusan dengan khalayak yang bervariasi, serta kriteria untuk menyeleksi mereka termasuk:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Siapa yang dimintai nasehat/saran oleh anggota kelompok target kita atas issue tersebut?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Siapa yang akan dipercayai oleh komunitas (konsumen, pelanggan) dan masyarakat luas atas issue tersebut?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Siapa yang mempunyai kredibilitas paling baik untuk memperbaiki posisi kita terhadap issue tersebut?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Siapa yang mungkin terbuka terhadap posisi kita atas issue tersebut?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;e. Mengidentifikasi sikap yang dikehendaki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Hal ini merupakan poin yang sering gagal diperhatikan. Memperbaiki sikap khusus yang berhubungan dengan posisi perusahaan akan membawa perkembangan pada sisa proses perencanaan, yakni: strategi komunikasi dan pemasaran, tujuan, target, pesan, taktik, alokasi sumber daya serta anggaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Akhirnya, evaluasi kemajuan harus dimasukkan ke dalam rencana untuk menjamin bahwa target-target kunci dipenuhi, arah issue tergambarkan serta penyesuaian-penyesuaian dibuat jika memungkinkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Implementasi kegiatan-kegiatan berikut ini sedini mungkin baik untuk memperoleh inisiatif dan perlindungan terhadap berbagai perkembangan yang tidak diharapkan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;1. Pembentukan gugus tugas:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Identifikasikan gugus tugas yang berpengalaman/berasal dari sumber yang sesuai untuk menggambarkan serta mengelola strategi respon terhadap issue.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menjaga pendekatan yang fleksibel dan kreatif untuk mempertimbangkan ukuran perlawanan, perubahan regulasi serta inisiatif untuk posisi perusahaan yang positif.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Berpikir secara positif dan proaktif secara menyeluruh, sangat mudah terjebak menggunakan strategi defensive sehingga kehilangan kesempatan untuk mengamankan atau memperoleh kesempatan dukungan dari pra pembentuk opini, media serta publik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;2.&amp;nbsp;Pertukaran pikiran dan analisa yang cerdas:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Memonitor, mengumpulkan dan memeriksa kembali data/riset yang relevan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menilai kegiatan kompetitor/regulasi secara konstan serta merujuk pada pengalaman praktis yang sama dari perusahaan-perusahaan lain sebagai petunjuk pendekatan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Memperoleh dan memonitor publikasi rekanan/publikasi para pakar yang relevan sedini mungkin untuk penilaian dan tindakan yang dibutuhkan; kejarlah bisnis serta media massa yang lebih luas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;3. Juara issue:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Salah satu cara mengelola kebutuhan bagi pengumpulan dan analisis data adalah dengan menugaskan tiap issue kepada seseorang di dalam organisasi yang berpengalaman sesuai. Pakar-pakar internal ini, para “juara issue”, harus bertindak sebagai sumber informasi yang bisa dipercaya untuk membantu gugus tugas dan manajemen lain dalam perencanaan serta koordinasi aktivitas-aktivitas terkait.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;4. Materi latar belakang untui briefing:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Siapkan informasi latar belakang yang relevan dengan pemosisian organisasi yang diinginkan seperti pesan-pesan kunci, latar belakang perusahaan/produk/servis, Q&amp;amp;A, kontak referensi dan database riset, perlengkapan contoh presentasi, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;5. Database riset:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dalam sektor industri dimana ada potensi bagi resiko terhadap kesehatan, keamanan publik atau lingkungan, penting untuk membuat dan menyimpan database teknis dan ilmiah tentang berbagai informasi yang terkait, contohnya keamanan jangka panjang sebuah obat, ketatnya sistem pemonitoran higienis dalam pemrosesan makanan, frekuensi pengecekan keamanan rutin serta peristiwa aktual yang terjadi pada fasilitas manufaktur, penggunaan pakar audit keamanan dan penilaian dampak independen untuk mendorong teknik praktek terbaik agar meminimalkan resiko kebocoran kimiawi atau minyak, &amp;nbsp;dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;6)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Manajemen hubungan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Membangun kesamaan dini melalui pengembangan dan pengelolaan hubungan berpengaruh dengan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;o&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Para akademisi pendukung serta pembentuk opini lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;o&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Wartawan yang terpelajar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;o&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Otoritas regulasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;o&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Asosiasi industri dan karyawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;o&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Unit-unit kebijakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;o&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Kelompok politis pada tingkat lokal, nasional dan internasional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;o&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Kelompok-kelompok lokal dan kelompok-kelompok penekan/berkepentingan lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Lakukan hubungan melalui kontak dan briefing informal; distribusi informasi; pensponsoran program-program pendidikan serta riset, dan lain-lain. Kelompok-kelompok di atas berkomunikasi secara formal dan informal bersamaan, sehingga penting untuk memahami relasi di antara mereka serta potensi bagi agenda-agenda umum atas issue yang terkait dengan pemosisian organisasi. Cobalah untuk menilai persepsi/opini mereka atas issue-issue potensial dengan mengklasifikasikan mereka ke dalam kelompok positif/netral/negatif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;7)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pengembangan pembentuk opini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Kontak dan bangun hubungan dengan para pembentuk opini potensial suportif yang bisa menjadi pendukung independent dan berpengaruh terhadap pemosisian perusahaan yang diinginkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pertimbangkan penggunaan taktik seperti pensponsoran riset dan publikasi, undangan untuk menghadiri simposium, atur atau berikan data pada rapat-rapat serta diskusi meja bundar jika memungkinkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;8)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Program informasi/pendidikan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Membangun dukungan pada lapisan paling bawah melalui pengorganisasian rapat komunitas, korespondensi, roadshow serta penyediaan pelatihan/bantuan pendidikan untuk mendorong pemahaman dan minat yang lebih efektif. Kegiatan yang serupa dapat dipertimbangkan bagi kelompok-kelompok pelanggan dan pemasok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;9)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Masalah regulasi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Persiapkan diri untuk merespon secara proaktif terhadap pertanyaan-pertanyaan peraturan potensial yang terkait dengan kinerja organisasi, produk &amp;amp; servis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Siapkan respon dan kembangkan informasi terkini yang relevan yang dapat dikirimkan secra teratur kepada otoritas yang sesuai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Organisasikan program rapat untuk membangun hubungan serta menetralkan pelaporan tak menyenangkan yang potensial.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;10)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Manajemen media:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Bekerja sama dengan berbagai media massa (spesialis atau umum pada tingkat nasional/ regional/internasional) secara proaktif dengan membangun kontak, menjamin ketersediaan juru bicara, mengeluarkan pernyataan pers, surat kepada publikasi spesialis, artikel bylined, briefing dan lokakarya media.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Monitor liputan editorial dan jurnalis individual atau publikasi bagi kepentingan tertentu; klasifikasikan ke dalam sikap editorial yang positif/netral/negatif dengan menggunakan ongoing basis dan segera ikuti dengan pernyataan penting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Melatih juru bicara yang sesuai, perusahaan, teknis dan pemasaran, bahkan pembentuk opini independen yang mendukung jika memungkinkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;11)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Pendekatan “glocal”:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Bertindak secara lokal namun berpikir secara global dalam mengelola issue. Pertimbangkan implikasi bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang serupa, juga industri secara keseluruhan, untuk memutuskan apakah pendekatan koalisi mungkin lebih efektif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;⇨&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Harus menyadari ketika dampak sebuah issue terjadi di suatu pasar, akan dapat melintasi perbatasan nasional serta mulai secara cepat di negara-negara lain ketika agenda politis lokal atau kompetitor dapat menyebabkan ancaman-ancaman baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;12)&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Membuat checklist untuk mempermudah perencanaan program manajemen issue.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;DAFTAR REFERENSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Caywood, Clarke L., Ph.d, Ed. The Handbook of Strategic Public Relations &amp;amp; Integrated Communications. U.S.A: McGraw-Hill, 1997.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Chase, W. Howard. Issue Management: origins of the future. U.S.A.: Issue Actions Publications Inc., 1984.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Harrison, Kim. Strategic Public Relations: A Practical Guide to Success – 2nd Edition. Vineyard Publishing, 2001.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Regester, Michael, Judy Larkin. Risk Issues and Crisis Management in Public Relations. New Delhi: Crest Publishing House, 2003.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/5788996643948958339/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/11/langkah-langah-pengendalian-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/5788996643948958339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/5788996643948958339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/11/langkah-langah-pengendalian-dan.html' title='Langkah-Langkah Pengendalian dan Pengelolaan Isu'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-2082753454655260750</id><published>2012-11-18T22:20:00.002+07:00</published><updated>2012-11-18T22:20:39.216+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen Issue dan Krisis"/><title type='text'>Manajemen Issue &amp; Krisis dan PR </title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Definisi Manajemen &lt;i&gt;Issue&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Terminologi &lt;i&gt;“issues management”&lt;/i&gt; pertama kali dipublikasikan oleh W. Howard Chase pada tanggal 15 April 1976 dalam newsletter-nya &lt;i&gt;“Corporate Public Issues and Their Management”&lt;/i&gt; Volume 1 No. 1. Newsletter tersebut, sekarang sering disebut CPI, menyebutkan bahwa tujuan-tujuan manajemen issue adalah untuk memperkenalkan dan memvalidasikan suatu penetrasi dalam desain dan praktek manajemen korporat dengan tujuan untuk setidaknya mengelola issue publik korporat sebaik atau bahkan lebih baik dibandingkan manajemen tradisional dari operasional yang hanya memikirkan keuntungan saja. Ia juga berkata bahwa isi newsletter-nya akan menggiring pembacanya pada revisi dasar atas praktek-praktek yang berbiaya tinggi dan tak sesuai dari jajaran staff manajemen tradisional. &amp;nbsp;Ditambahkannya bahwa pada masa ini hanya ada satu manajemen dengan satu tujuan: bertahan hidup dan kembali pada kapital yang cukup untuk memelihara produktivitas, apapun iklim ekonomi dan politik yang tengah berlangsung. (Caywood, 1997:173).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Bersama rekannya, Barry Jones, Chase mendefinisikan “Manajemen Issue” sebagai ‘sebuah &lt;b&gt;alat&lt;/b&gt; yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk &lt;b&gt;mengidentifikasi, menganalisa dan mengelola berbagai issue &lt;/b&gt;yang muncul ke permukaan (dalam suatu masyarakat populis yang mengalami perubahan tanpa henti) &lt;b&gt;serta bereaksi&lt;/b&gt; terhadap berbagai issue tersebut SEBELUM issue-issue tersebut diketahui oleh masyarakat luas.’ (Regester &amp;amp; Larkin, 2003:38).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pada 1992 dalam acara &lt;i&gt;“Public Relations Colloquium”&lt;/i&gt; yang disponsori oleh firma PR dari Nuffer, Smith, Tucker, Inc. San Diego State University dan Northwestern University’s Medill Scholl of Journalism, sekelompok praktisi PR mengembangkan sebuah definisi yang beorientasi pada tujuan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;“Manajemen issue adalah proses manajemen yang tujuannya membantu melindungi pasar, mengurangi resiko, menciptakan kesempatan-kesempatan serta mengelola citra sebagai sebuah aset organisasi bagi manfaat keduanya, organisasi itu sendiri serta stakeholder utamanya, yakni pelanggan/konsumen, karyawan, masyarakat dan para pemegang saham”. (Caywood, 1997:173)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Para pakar PR Indonesia mengartikan manajemen issue sebagai “fungsi manajemen yang mengevaluasi sikap masyarakat, baik internal maupun eksternal, mengidentifikasi hal-hal atau masalah yang patut dikhawatirkan dan melakukan usaha-usaha ke arah perbaikan”. Selain itu, mereka juga mengartikannya sebagai “suatu usaha aktif untuk ikut serta mempengaruhi dan membentuk persepsi/pandangan/opini dan sikap masyarakat yang mempunyai dampak terhadap perusahaan”. (Wongsonagoro, 1995)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pengertian Issue&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kita tidak akan mudah memahami terminologi “Manajemen Issue” di atas tanpa mengetahui apa yang sebenarnya dimaksud dengan issue (bukan terjemahan dari gossip/ rumour).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Menurut dua pakar di AS, Hainsworth dan Meng, sebuah issue muncul “sebagai suatu konsekuensi atas beberapa tindakan yang dilakukan, atau diusulkan untuk dilakukan, oleh satu atau beberapa pihak yang dapat menghasilkan negosiasi dan penyesuaian sektor swasta, kasus pengadilan sipil atau kriminal, atau dapat menjadi masalah kebijakan publik melalui tindakan legislative atau perundangan.” Chase &amp;amp; Jones menggambarkan “issue” sebagai ‘sebuah masalah yang belum terpecahkan yang siap diambil keputusannya’ (‘an unsettled matter which is ready for decision’). Pakar lain mengatakan bahwa dalam bentuk dasarnya, sebuah “issue“ dapat didefinisikan sebagai ‘sebuah titik konflik antara sebuah organisasi dengan satu atau lebih publiknya’ (‘a point of conflict between an organization and one or more of its audicences’). (Regester &amp;amp; Larkin, 2003:42).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Sementara Heath &amp;amp; Nelson (1986) mendefinisikan “issue” sebagai ‘suatu pertanyaan tentang fakta, nilai atau kebijakan yang dapat diperdebatkan’ (‘a contestable question of fact, value or policy’).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Definisi sederhana lainnya menurut Regester &amp;amp; Larkin (2003:42) bahwa sebuah “issue“ merepresentasikan ‘suatu kesenjangan antara praktek korporat dengan harapan-harapan para stakeholder’ (‘a gap between corporate practice and stakeholder expectations’). Dengan kata lain, sebuah issue yang timbul ke permukaan adalah suatu kondisi atau peristiwa, baik di dalam maupun di luar organisasi, yang jika dibiarkan akan mempunyai efek yang signifikan pada fungsi atau kinerja organisasi tersebut atau pada target-target organisasi tersebut di masa mendatang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Dari berbagai definisi di atas, terlihatlah bahwa pengertian “issue” menjurus pada adanya masalah dalam suatu organisasi yang membutuhkan penanganan. Cara menangani issue tersebut yang pada akhirnya memunculkan teori dan proses “manajemen issue”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Contoh-contoh yang menyebabkan perlunya manajemen issue termasuk prospektif bagi perundang-undangan yang baru, suatu opini atau klaim yang didukung oleh media ataupun saluran lainnya, perkembangan yang kompetitif, riset yang dipublikasikan, sebuah perubahan dalam kinerja atau kegiatan organisasi itu sendiri atau individu maupun kelompok yang terkait dengan organisasi tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Manajemen Issue &amp;amp; Krisis serta Hubungannya dengan Bidang PR&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Seiring dengan kemajuan teknologi, industri media massa menjadi semakin beragam dan persaingan di antara mereka menjadi semakin ketat dalam memperoleh berita yang sensasional. Sudah menjadi rahasia umum bahwa biasanya berita yang menjadi topik hangat adalah berita yang mengandung suatu masalah yang kontroversial ataupun hal-hal buruk yang sedang menimpa seorang tokoh, sebuah organisasi/perusahaan hingga sebuah negara. Terutama bila issue yang muncul tersebut memiliki dampak tertentu (biasanya dampak yang buruk) pada masyarakat luas. Semakin hangat topik tersebut dibicarakan publik, semakin giat para wartawan menggali topik tersebut dan mengejar-ngejar para nara sumber.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Bayangkan bila Anda bekerja sebagai praktisi humas di sebuah perusahaan obat dan mendapati laporan media yang menghubungkan salah satu produk unggulan perusahaan Anda dengan kematian sejumlah konsumen produk tersebut. Saat seperti inilah yang menjadi tanda atau gejala munculnya sebuah krisis. Dan bila si praktisi humas tidak melakukan tindakan cepat untuk mengantisipasi berita tersebut, besar kemungkinan perusahaannya akan benar-benar menghadapi krisis yang dapat menghancurkan perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pengendalian dan pengelolaan issue serta krisis menjadi sebuah bidang khusus yang harus ditangani humas karena pada saat seperti ini reputasi perusahaan berada dalam taruhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Reaksi manajemen issue yang efektif berdasarkan pada dua aturan kunci: identifikasi awal dan reaksi yang terorganisir dalam mempengaruhi proses kebijakan publik. Yang harus diingat adalah bahwa mengelola issue seharusnya tidak dianggap sebagai kegiatan defensif. Sifat manajemen issue ini adalah proaktif karena manajemen issue adalah sebuah proses yang proaktif, antisipatoris serta terencana yang dirancang untuk mempengaruhi perkembangan sebuah issue sebelum issue tersebut berkembang ke tahap yang membutuhkan manajemen krisis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;PENTINGNYA MANAJEMEN ISSUE SERTA HUBUNGANNYA DENGAN REPUTASI ORGANISASI/PERUSAHAAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Bila kita lanjutkan kasus di atas, ketika sang praktisi humas dan pihak manajemen perusahaan membiarkan issue yang diangkat oleh sebuah media tersebut berkembang, berarti mereka tengah mempertaruhkan reputasi perusahaannya dalam situasi yang berbahaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Perhatikan definisi PR atau humas yang terbaru dari IPR (the Institute of Public Relations) di Inggris berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;“PR berkaitan dengan reputasi – hasil dari apa yang kita lakukan, apa yang kita katakan dan apa yang dikatakan orang lain tentang kita.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Dan berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;“Praktik PR adalah disiplin ilmu yang memelihara reputasi dengan tujuan untuk mendapatkan kesepahaman dan dukungan serta untuk mempengaruhi opini serta perilaku.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Jelaslah bahwa tujuan utama dari segenap kegiatan PR dari suatu organisasi adalah membentuk reputasi organisasi tersebut dan memeliharanya agar mendapatkan kesepahaman dan dukungan dari publik yang ditujunya, serta mempengaruhi opini dan perilaku mereka terhadap organisasi. Dan yang harus terus diingat adalah bahwa reputasi ini sangat rapuh serta dapat hancur seketika akibat kata-kata atau tindakan yang tidak mencerminkan simpati atas suatu realita. Contoh yang paling nyata adalah Gerald Ratner, pemilik perusahaan perhiasan Ratners di Inggris yang menyebut produk yang dijual perusahaannya sebagai “sampah”. Akibat ucapannya yang dianggap meremehkan publik utama perusahaannya, yakni para pelanggan, reputasi perusahaannya hancur sehingga kedudukannya sebagai CEO harus diganti dan bahkan juga nama perusahaannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Kembali pada kasus perusahaan obat, si praktisi humas harus menyadari bahwa dengan pemberitaan yang makin sering di media massa akan menempatkan perusahaannya dalam penilaian publik. Masyarakat menunggu tindakan konkrit dari pihak manajemen perusahaan, terutama keluarga mereka yang menjadi korban. Adalah tugas dan tanggungjawab humas untuk merespon tuntutan publik tersebut. Dan bila issue ini tidak segera ditangani dengan baik, maka potensinya akan besar sekali untuk menjadi krisis. Dan jika krisis benar terjadi di perusahaan tersebut, maka reputasi perusahaan yang telah dibentuk dan diperlihara oleh si praktisi humas selama bertahun-tahun dapat hancur seketika. Sehingga jelaslah pentingnya manajemen issue bagi pemeliharaan reputasi perusahaan yang sudah susah payah dibentuk dan oleh si praktisi humas dan pihak manajemen perusahaan selama ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Riset akademis dan contoh-contoh studi kasus praktis menunjukkan bahwa penggunaan yang efektif atas teknik-teknik manajemen issue akan meningkatkan pangsa pasar, memperbaiki reputasi perusahaan/organisasi, menghemat keuangan serta membangun hubungan-hubungan yang penting. Sebaliknya, kegagalan dalam menerapkan manajemen issue akan membawa perusahaan pada erosi pangsa pasarnya, berdampak pada reputasinya, menderita kerugian, menempatkan perusahaan/organisasi dalam sorotan negatif serta mengurangi independensi perusahaan melalui peningkatan peraturan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;TAHAPAN ISSUE DAN HUBUNGANNYA DENGAN KRISIS&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Menurut Hainsworth (Regester &amp;amp; Larkin, 2003:47), issue biasanya berkembang dalam cara yang dapat diprediksi, bersumber dari tren atau peristiwa yang berkembang melalui suatu rangkaian tingkatan yang dapat diidentifikasi serta tidak berbeda dari siklus perkembangan sebuah produk. Karena evolusi atau perkembangan sebuah issue sering menghasilkan kebijakan publik, semakin dini suatu issue yang relevan diidentifikasi dan dikelola dalam rangka respon organisasional yang sistematis, semakin mungkin organisasi tersebut dapat mengatasi konflik serta meminimalisir implikasi biaya demi keuntungannya. Karena itulah, memahami siklus perkembangan issue sangat penting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Sedangkan trend (tren) menurut Howard Chase adalah perubahan yang terdeteksi yang mendahului issue.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Max Meng mengidentifikasi enam kelompok atau publik yang mungkin membuat issue: partner, asosiasi karyawan, masyarakat umum, pemerintah, media massa dan kelompok penekan/kelompok yang berkepentingan. Pengaruh mereka pada organisasi bervariasi dari mengontrol operasi perusahaan hingga membentuk koalisi internal dan eksternal untuk meningkatkan pengaruh potensial mereka atas sebuah issue. Jadi, ketika issue siap diambil keputusannya, respon organisasi dapat menjadi penting. Meng mengkategorikan issue kepada beberapa tipe: demografis, ekonomis, lingkungan, pemerintah, internasional, sikap publik, sumber daya, teknologis serta nilai dan gaya hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Menurut Hainsworth, sebuah issue diciptakan sebagai sebuah ide yang memiliki dampak potensial pada beberapa organisasi atau publik yang mengakibatkan tindakan yang menyebabkan peningkatan kesadaran dan/atau reaksi pada bagian dari organisasi atau publik lainnya. Dalam sebuah model yang dikembangkan oleh Hainsworth &amp;amp; Meng (Regester &amp;amp; Larkin, 2003: 48), proses ini dapat digambarkan sebagai siklus yang terdiri dari empat tahap berikut: sumber, mediasi, organisasi dan resolusi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;SIKLUS KEHIDUPAN ISSUE&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKAugpesRFfPNX312bS9hbBmt86aYjhmKmpWxEPXIxzt-O_WVG1G54EHeYHjaBOexpulPX-NmZHVOr8Ee2PGCIbF9qODHfuOtUXY6C3U2Uf8_YnZz7B1sahlrR6A_GLcoRv8WM7HAQJjI/s1600/siklusisu.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;286&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKAugpesRFfPNX312bS9hbBmt86aYjhmKmpWxEPXIxzt-O_WVG1G54EHeYHjaBOexpulPX-NmZHVOr8Ee2PGCIbF9qODHfuOtUXY6C3U2Uf8_YnZz7B1sahlrR6A_GLcoRv8WM7HAQJjI/s320/siklusisu.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Sumber: Hainsworth &amp;amp; Meng&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Dalam gambar “Siklus Kehidupan Issue” di atas, sumbu vertikal mereprentasikan tingkat tekanan yang dikenakan pada sebuah organisasi dengan mengembangkan suatu issue; sumbu horizontal merepresentasikan ragam tahapan perkembangan issue. Pada setiap tahap dari evolusi, tekanan pada organisasi meningkat untuk segera merespon akibat peningkatan kepentingan issue.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;TAHAP 1 - Sumber: Issue Potensial&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;“Sebuah issue muncul ke permukaan ketika sebuah organisasi atau kelompok merasa berkepentingan terhadap suatu masalah (atau kesempatan) yang terlihat seperti konsekuensi perkembangan tren politik atau undang-undang, ekonomi dan sosial. (Crabble &amp;amp; Vibert, 1985). Dari sudut pandang manajemen, tren harus diidentifikasi sebagai asal kemunculan issue. Biasanya tren teridentifikasi di kalangan akademisi atau para pakar yang berpartisipasi dalam kelompok kerja, unit kebijakan dan perencanaan yang mungkin menyadari beberapa masalah, situasi atau peristiwa yang berpotensi memiliki dampak serta membutuhkan respon dari sebuah institusi, organisasi, industri atau kelompok lain.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Issue mulai menguat ketika suatu organisasi/kelompok berencana untuk melakukan sesuatu yang memiliki konsekuensi bagi orang atau kelompok lain. Kesadaran dan perhatian pada pihak suatu kelompok menyebabkan keputusan mereka untuk “melakukan sesuatu”. Di sini garis sudah tergambar dan konflik mulai timbul.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Jadi yang kita lihat dalam tahap awal ini adalah kondisi/peristiwa nyata yang mempunyai potensi untuk berkembang menjadi sesuatu yang penting. Bagaimanapun juga tipe issue yang ada dalam fase ini biasanya belum terlihat oleh para pakar atau perhatian publik, walaupun beberapa ahli sudah mulai menyadari kehadiran issue tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pada tahap 1, beberapa kelompok atau individu secara umum mulai menetapkan suatu target kredibilitas tertentu dalam perhatian mereka serta mencari dukungan dari para pembentuk opini yang dapat terlibat pada tingkatan tertentu dalam masalah tersebut. Pada poin ini, umumnya mereka yang terlibat merasa sedikit sulit mengenali bahwa sebuah konflik mungkin timbul.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;TAHAP 2 – Mediasi dan Penguatan Suara: Issue yang Muncul ke Permukaan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ketika beberapa kelompok muncul dan garis telah tergambar, suatu proses mediasi dan penguatan suara hadir di antara para individu dan kelompok yang mungkin memiliki pandangan sama dan mungkin diharapkan untuk bereaksi dalam cara yang sama. Awalnya, hal ini terjadi di dalam media spesialis yang relevan dari kelompok-kelompok yang berkepentingan, industri, profesi dan lainnya dengan opini, nilai atau kepentingan yang dapat diperbandingkan. Ketika momentum terbentuk di dalam media massa, issue berkembang menjadi sebuah issue publik yang dapat menjadi bagian dari proses kebijakan publik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Tahap pemunculan issue ini mengindikasikan peningkatan bertahap pada tingkat tekanan terhadap organisasi tersebut untuk menerima issue. Dalam banyak kasus, peningkatan ini adalah hasil dari kegiatan oleh satu atau beberapa kelompok ketika mereka mulai mendorong atau melegitimasi issue.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pada tahap perkembangan issue ini, masih relatif mudah bagi organisasi untuk ikut campur dan memainkan peranan proaktif dalam pencegahan atau pengeksploitasian perkembangan issue tersebut. Bagaimanapun juga, sulit untuk menentukan apakah issue tersebut penting atau tidak, dan kadang-kadang issue tersebut dibiarkan menguap begitu saja karena manajemen lebih memperhatikan masalah lain yang dianggap lebih penting. Meski sulit untuk mengetahui apakah issue tersebut tak berkembang atau justru meningkat intensitasnya, namun pihak manajemen seharusnya tidak berdiam diri saja.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Faktor dominan dalam perkembangan issue dalam fase ini adalah liputan media. Sebelum issue mencapai tahap berikutnya, mereka yang terlibat kadang-kadang mencoba untuk menarik perhatian media sebagai alat untuk mempercepat perkembangan issue. Liputan ini akan menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan sebagai penyebab issue berkembang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Tahap ini sangat penting karena memiliki efek mempercepat perkembangan issue. Karena itu sangat penting bagi perusahaan yang menjadi target untuk melakukan monitor yang reguler dan efektif terhadap lingkungan bisnis, peraturan perundangan dan sosial dalam rangka mengidentifikasi issue tahap 2 serta mulai memformulasikan rencana tindakan untuk mengelola issue tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;TAHAP 3 – Organisasi: Issue yang Tengah Berlangsung dan Issue Krisis&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Mediasi membawa tingkatan beragam terhadap organisasi. Posisi-posisi menguat. Beberapa kelompok mulai mencari resolusi atas konflik tersebut, baik resolusi yang dapat diterima menurut kepentingan mereka atau setidaknya yang dapat meminimalkan kerusakan potensial.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Dalam proses kebijakan publik, masyarakat atau para kelompok ini harus dilihat sebagai sesuatu yang dinamis. Seringkali mereka adalah kelompok-kelompok yang terdiri dari para individu dengan tingkat komitmen beragam yang menghadapi suatu problem yang sama, menyadari bahwa problem tersebut hadir dan mereka bersatu dengan beberapa cara untuk melakukan sesuatu terhadap problem tersebut. Kelompok-kelompok ini tidak statis dan tingkat organisasi mereka, pendanaan serta pengetahuan akan medianya sangat beragam. Mereka mungkin adalah jaringan informal yang terdiri dari orang-orang yang berbagi informasi melalui internet dalam mencari resolusi atas suatu konflik, atau mereka bisa sangat terorganisir, saling berhubungan dengan baik, serta didanai oleh suatu komitmen yang intens dan fokus.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Ketika kelompok-kelompok ini menggerakkan sudut pandang dan tujuan mereka serta mencari cara mengkomunikasikan posisi mereka, konflik mencapai tingkat yang terlihat oleh publik yang akhirnya mendorong issue tersebut ke dalam proses kebijakan publik. Selanjutnya, perhatian publik yang meningkat memotivasi para pemimpin berpengaruh untuk menjadi bagian dari konflik yang timbul dan tekanan terhadap institusi terkait untuk mencari resolusi atas konflik tersebut pun meningkat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pada fase “tengah berlangsung”, issue telah berkembang dan menunjukkan potensi penuh terhadap mereka yang terlibat. Menjadi sulit untuk mengubah issue karena ia sudah menjadi permanen dan menyebar dengan intensitas yang meninggi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Pihak-pihak berbeda yang terlibat menyadari pentingnya issue tersebut dan sebagai respon, menekan institusi peraturan perundangan agar turut terlibat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Seperti yang digambarkan oleh diagram siklus issue, hampir tidak ada waktu ketika issue berubah dari status “tengah berlangsung” menjadi “krisis” untuk mencapai institusi formal seperti otoritas peraturan perundangan yang memiliki kekuasaan untuk ikut campur dan memaksakan batasan terhadap organisasi/industri tersebut sebagai cara untuk meredakan situasi. Contohnya adalah ketika Exxon Corporation di tahun 1989 menumpahkan minyak mentah di perairan dekat California, A.S. sehingga mengakibatkan perubahan kebijakan publik bahwa setiap tanker pengangkut minyak mentah yang melewati laut harus dirancang memiliki dua badan kapal.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;TAHAP 4 – Resolusi: Issue Laten&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Sekali issue mendapatkan perhatian publik secara resmi dan memasuki proses kebijakan, baik melalui perubahan peraturan perundangan atau ketetapan, usaha untuk meredakan konflik menjadi lebih lama serta mahal. Objek dari proses kebijakan publik adalah pemaksaan atas pembatasan yang tidak dikondisikan kepada seluruh pihak terhadap konflik tersebut, baik untuk keuntungan atau untuk kerugian mereka.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Jadi sekali issue telah menjalani siklus penuh, ia akan mencapai ketinggian dari tekanan yang memaksa sebuah organisasi untuk menerimanya tanpa persiapan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Akhirnya, sebuah issue yang dibiarkan saja atau terlambat diidentifikasi sehingga terlanjur berkembang dan mencapai siklus yang penuh akan berubah menjadi krisis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;DAFTAR REFERENSI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Caywood, Clarke L., Ph.d, Ed. The Handbook of Strategic Public Relations &amp;amp; Integrated Communications. U.S.A: McGraw-Hill, 1997.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Chase, W. Howard. Issue Management: origins of the future. U.S.A.: Issue Actions Publications Inc., 1984.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Crable, R.E., Vibert, S.L., ‘Managing Issues &amp;amp; Influencing Public Policy’, Public relations Review, Summer 1985.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Gregory, Anne. Perencanaan dan Manajemen Kampanye Public Relations. Terjemahan Dewi Damayanti, S.S., M.Sc. Jakarta: Penerbit Erlangga, 2004.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Heath, R.L., Nelson, R.A., Issue Management. Newbury Park: 1986.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Kasali, Rhenald. Manajemen Public Relations: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Jakarta: PT. Pusaka Utama Grafiti, 2003.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Putra, I Gusti Ngurah. Manajemen Hubungan Masyarakat. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta, 1999.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Regester, Michael, Judy Larkin. Risk Issues and Crisis Management in Public Relations. New Delhi: Crest Publishing House, 2003.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;White, John, Laura Mazur. Strategic Communications Management: Making Public Relations Work. Great Britain: Addison-Wesley Publishers Ltd., 1995.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif;&quot;&gt;Wongsonagoro, Maria. “Crisis Management &amp;amp; Issues Management” (The Basics of Public Relations). Jakarta: IPM Public Relations, 24 Juni 1995.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/2082753454655260750/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/11/manajemen-issue-krisis-dan-pr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/2082753454655260750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/2082753454655260750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/11/manajemen-issue-krisis-dan-pr.html' title='Manajemen Issue &amp; Krisis dan PR '/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKAugpesRFfPNX312bS9hbBmt86aYjhmKmpWxEPXIxzt-O_WVG1G54EHeYHjaBOexpulPX-NmZHVOr8Ee2PGCIbF9qODHfuOtUXY6C3U2Uf8_YnZz7B1sahlrR6A_GLcoRv8WM7HAQJjI/s72-c/siklusisu.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-8518051737529565266</id><published>2012-11-17T09:10:00.005+07:00</published><updated>2021-03-11T04:51:23.899+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Etika PR"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Public Relations"/><title type='text'>Etika PR - Manfaat Etika dan Etiket</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;o:DocumentProperties&gt;
  &lt;o:Revision&gt;0&lt;/o:Revision&gt;
  &lt;o:TotalTime&gt;0&lt;/o:TotalTime&gt;
  &lt;o:Pages&gt;1&lt;/o:Pages&gt;
  &lt;o:Words&gt;2409&lt;/o:Words&gt;
  &lt;o:Characters&gt;13737&lt;/o:Characters&gt;
  &lt;o:Company&gt;enaliya@gmail.com&lt;/o:Company&gt;
  &lt;o:Lines&gt;114&lt;/o:Lines&gt;
  &lt;o:Paragraphs&gt;32&lt;/o:Paragraphs&gt;
  &lt;o:CharactersWithSpaces&gt;16114&lt;/o:CharactersWithSpaces&gt;
  &lt;o:Version&gt;14.0&lt;/o:Version&gt;
 &lt;/o:DocumentProperties&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRt_9o_bfQFOKJ9jemeU6l2gnJfQB7y9lvTBW1qhxYMvJcJpvUDBaHFT4agb75QgqQE9f-dkQKkPS3Txjz0RXcT1BIiX-Vo7t1VBJyE3PXkSY7gEMLzE0cuks5cr0qmcOSZ1bnugn8t6U/s910/ethics-right-wrong-ethical.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;643&quot; data-original-width=&quot;910&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRt_9o_bfQFOKJ9jemeU6l2gnJfQB7y9lvTBW1qhxYMvJcJpvUDBaHFT4agb75QgqQE9f-dkQKkPS3Txjz0RXcT1BIiX-Vo7t1VBJyE3PXkSY7gEMLzE0cuks5cr0qmcOSZ1bnugn8t6U/s320/ethics-right-wrong-ethical.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;Etika sebagai ilmu
yang menyelidiki tentang tanggapan kesusilaan atau etis, yaitu sama halnya
dengan berbicara moral. Manusia disebut etis, ialah manusia secara utuh dan
menyeluruh mampu memenuhi hajat hidupnya dalam rangka asas keseimbangan antara
kepentingan pribadi dengan pihak yang lainnya, antara rohani dengan jasmaninya,
dan antara sebagai makhluk berdiri sendiri dengan penciptanya. Termasuk
didalamnya membahas nilai-nilai atau norma-norma yang dikaitkan dengan etika
(Keraf, 1991 : 23).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;Kata &lt;b&gt;etiket&lt;/b&gt; adalah
berkaitan dengan nilai &lt;b&gt;sopan santun&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;tata krama&lt;/b&gt; dalam pergaulan formal.
Persamaannya adalah mengenai perilaku manusia secara normatif yang etis.
Artinya memberikan pedoman atau norma-norma tertentu yaitu bagaimana seharusnya
seseorang itu melakukan perbuatan dan tidak melakukan perbuatan dan tidak
melakukan sesuatu perbuatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;Pengertian etiket
menurut pendapat ahli yaitu merupakan &lt;b&gt;kumpulan tata cara dan sikap baik&lt;/b&gt; dalam
pergaulan antar manusia yang beradab. Pendapat lain berkaitan dengan etiket
adalah tata aturan sopan santun &lt;b&gt;yang disetujui oleh masyarakat&lt;/b&gt; tertentu dan
menjadi norma serta panutan dalam bertingkah laku sebagai anggota masyarakat
yang baik dan menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;Menurut K. Bertens,
dalam buku berjudul &lt;b&gt;&lt;i&gt;Etika&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, 1994 Penerbit Gramedia Jakarta, selain ada persamaannya, ada empat perbedaan antara &lt;b&gt;etika&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;etiket&lt;/b&gt;
yaitu secara umumnya sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;Etika adalah &lt;b&gt;niat&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Apakah perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak sesuai
pertimbangan niat baik atau buruk sebagai akibatnya. Etiket adalah menetapkan
cara, untuk melakukan perbuatan benar sesuai dengan yang diharapkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;Etika adalah &lt;b&gt;nurani&lt;/b&gt; (bathiniah).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Bagaimana harus bersikap etis dan baik yang sesungguhnya
timbul dari kesadaran dirinya. Etiket adalah formalitas (lahiriah), tampak dari
sikap luarnya penuh dengan sopan santun dan kebaikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;Etika bersifat &lt;b&gt;absolut&lt;/b&gt;, artinya tidak dapat ditawar-tawar
lagi, kalau perbuatan baik mendapat pujian dan&amp;nbsp;
yang salah harus mendapat sanksi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Etiket bersifat &lt;b&gt;relatif&lt;/b&gt;, yaitu yang dianggap tidak sopan
dalam suatu kebudayaan daerah tertentu, tetapi belum tentu di daerah lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;Etika berlakunya &lt;b&gt;t&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;b&gt;idak tergantung&lt;/b&gt; pada ada atau tidaknya orang lain yang hadir. Etiket
hanya berlaku, jika ada orang lain yang hadir, dan jika tidak ada orang lain maka
etiket itu tidak berlaku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;Manfaat etika dan
etiket dalam PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;sebagai&lt;b&gt;
landasan dan pedoman&lt;/b&gt; dalam melakukan pekerjaan, karena pekerjaan PR&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;yang berhubungan dengan
&lt;b&gt;tanggung jawab moral&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Tugas dan Fungsi PR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Untuk mengkaji tentang fungsi PR &lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;sebagaimana diutarakan
dari berbagai pendapat para ahli PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;Betrand and Canfield&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Dalam bukunya “P&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;ublic Relations Principles and Problems&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;” mengemukakan tiga fungsi PR&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;It should serve the
public’s interest -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Mengabdi kepada kepentingan publik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Maintain good
communication -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Memelihara komunikasi yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;And stress good
morals and manners -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Menitikberatkan pada moral dan tingkah laku yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;Trebuchet MS, sans-serif&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;Cutlip and Center&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Dalam bukunya &lt;i&gt;“E&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;fective Public Relations&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;” tiga fungsi PR&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;To ascertain and
evaluate public opinion as it relates to his organization -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Menjamin dan menilai opini publik yang ada dari organisasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;To counsel executives on ways of dealing with public opinion
as it exist - memberikan nasihat/penerangan pada manajemen dalam
hubungannya dengan opini publik yang ada&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;To use
communication to influence public opinion -&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;menggunakan komunikasi dalam rangka mempengaruhi opini
publik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;
&lt;b&gt;Onong Uchjana Effendy&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Dalam bukunya “Hubungan Masyarakat&quot; mengemukakan empat fungsi PR&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;Menunjang kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;Membina hubungan harmonis antara organisasi dengan publik,
baik publik eksternal maupun internal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;Menciptakan komunikasi dua arah timbal balik dengan
menyebarkan informasi dari organisasi kepada publik dan menyalurkan opini
publik kepada organisasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;Melayani publik dan menasihati pimpinan organisasi demi
kepentingan umum.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;
Berdasarkan tiga pendapat tersebut di atas,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;secara umum tugas dan fungsi PR &lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;adalah sebagai
berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;Menyampaikan kebijaksanaan manajemen kepada publik.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Haruslah disadari bahwa keberhasilan suatu
organisasi adalah atas dasar kepedulian orang lain dalam hal ini adalah publik
yang berhubungan dengan organisasi. Bahwa usaha untuk mendapatkan &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;image&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt; yang baik adalah dalam rangka
menciptakan publik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Understanding&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Confidence&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Support&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Cooperation&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Oleh
karena itu agar tujuan untuk dapat mencapai adanya &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;image&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt; yang baik maka dalam hal ini PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;officer&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;. Berfungsi menyampaikan &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;policy&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;/kebijaksanaan yang berlaku
dalam organisasi kepada publik misalnya: mempromosikan suatu produk, kebijaksanaan
kenaikan gaji/gaji tidak mengalami kenaikan walaupun harga tetap naik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Sebagai
&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;marketing &lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;departemen organisasi,
seorang PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;berfungsi
menjual organisasi. Dengan istilah lain PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;berfungsi menjual citra yang baik/&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;image&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt; yang baik tentang organisasi dengan harapan akan memperoleh
bayaran berupa citra/&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;image/good will&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Tujuan
kebijaksanaan disampaikan kepada publik dimaksudkan adalah selain publik dapat
mengetahui kebijaksanaan manajemen organisasi juga agar publik-publik tersebut
dapat menyesuaikan diri dengan apa yang tercakup dalam kebijaksanaan tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Dengan
demikian seorang PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;officer&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;
haruslah seorang yang cepat tanggap dalam menjalankan fungsinya khususnya dalam
menyampaikan kebijaksanaan manajemen pada publiknya harus secara cepat
diberitahukan/disampaikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;Menyampaikan opini publik pada manajemen&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Seorang PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;officer &lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;haruslah cepat tanggap terhadap permasalahan-permasalahan
yang timbul dalam organisasinya. Untuk itu kewajiban yang utama dari seorang PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;officer&amp;nbsp; &lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;dalam menjalankan fungsinya adalah&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;merekam pendapat yang dikemukakan oleh publik yang berkepentingan
terhadap organisasi, baik itu pendapat yang positif maupun pendapat yang
negatif.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Selanjutnya seorang PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;officer&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt; harus juga
dapat mengevaluasi opini publik yang diterimanya tersebut yang kemudian
menginformasikannya/menyampaikannya kepada manajemen tentang opini publik
tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Seorang PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;harus memperhatikan bahwa pendapat/opini publik haruslah berdasarkan
fakta-fakta yang ada dengan tidak dicampuri dengan pendapat seorang PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;itu sendiri. Walaupun dalam
kenyataannya fungsi ini lebih sulit prosesnya dibandingkan dengan fungsi
menyampaikan kebijaksanaan, karena biasanya komunikasi yang disampaikan oleh
bawahan ke atasan itu sangat kompleks, apalagi jika yang dihadapi adalah seorang
pemimpin yang keras, yang hanya membawa kemauannya sendiri saja tanpa mempertimbangkan
pendapat orang lain, tetapi jika komunikasi dapat berjalan lancar maka fungsi
seorang PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;dapat dilaksanakan
dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Ruang lingkup
kegiatan PR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Tujuan umum dari program kerja dan berbagai
kegiatan PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;adalah cara
menciptakan hubungan harmonis antara organisasi/perusahaan yang diwakilinya
dengan publiknya atau &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;stakeholder&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;.
Hasil yang diinginkan yaitu terciptanya citra positif (&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;good image&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;), kemauan baik (&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;good
will&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;), saling menghargai (&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;mutual
appreciation&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;), saling timbul pengertian (&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;mutual understanding&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;), toleransi (&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;tolerance&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;) antara kedua belah pihak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Tujuan dari proses perencanaan kerja adalah
untuk mengelola berbagai aktivitas &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;humas &lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;tersebut
dapat diwujudkan jika terorganisasi dengan baik melalui manajemen&amp;nbsp; yang dikelola secara profesional dan dapat
dipertanggungjawabkan hasilnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Program kerja PR dilaksanakan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;melalui berbagai kegiatan yang diantaranya adalah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Special event&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Social marketing public relations&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Marketing public relations&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Press and media relationship&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Business communication public relations&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Advertising public relations&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Crisis management and complaint handling public
relations&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Public relations writing&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;i style=&quot;line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Public relations campaign&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;
Kegiatan PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;tersebut bukanlah pekerjaan yang sangat mudah, akan tetapi
harus dikelola secara profesional dan serius serta penuh konsentrasi, karena
berkaitan dengan kemampuan PR &lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;dalam manajemen teknis dan sebagai keterampilan manajerial agar dapat mencapai
tujuan atau sasaran sesuai dengan rencana yang diharapkan. Aktivitas praktisi &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;humas&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt; mencakup sebagai:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;Konseptor&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;Penasihat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;Komunikator&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Scott Cutlip &amp;amp; Allen H. Center (&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;printice-hall inc, &lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;1982:139&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;)&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt; menyatakan bahwa proses perencanaan
program kerja melalui “proses empat tahapan, atau langkah-langkah pokok yang
menjadi landasan acuan untuk pelaksanaan program kerja kehumasan adalah sebagai
berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;Meneliti dengan mendengarkan (&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;research listening&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;).&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Penelitian yang dilakukan berkaitan dengan opini, sikap dan
reaksi dari mereka yang berkepentingan dengan aksi dan
kebijaksanaan-kebijaksanaan suatu organisasi. setelah itu baru dilakukan
pengevaluasian fakta-fakta, dan informasi yang masuk untuk menentukan keputusan
berikutnya. Pada tahap ini akan ditetapkan suatu faktor dan informasi yang
berkaitan langsung dengan kepentingan organisasi yaitu: &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;what’s our problem &lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;(apa yang menjadi problem kita).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;Merencanakan pengambilan keputusan (&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;planning decision&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Sikap, opini, ide-ide dan reaksi yang berkaitan dengan
kebijaksanaan serta penetapan program kerja organisasi yang sejalan dengan
kepentingan atau keinginan-keinginan, pihak&amp;nbsp;
yang berkepentingan mulai diberikan: &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;here’s what we can do&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt; ? (apa yang dapat kita kerjakan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mengkomunikasikan pelaksanaan (&lt;i&gt;communication action&lt;/i&gt;).&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Informasi yang berkenaan dengan langkah-langkah yang akan
dilakukan dijelaskan sehingga mampu menimbulkan kesan-kesan yang secara efektif
dapat mempengaruhi pihak-pihak yang dianggap penting dan berpotensi untuk
memberikan dukungan sepenuhnya. &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Here’s
what we did and why&lt;/i&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt; (apa yang telah kita lakukan dan mengapa begitu)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;line-height: 24px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;line-height: 24px;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Mengevaluasi (&lt;i&gt;evaluation&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;PR mengadakan penilaian terhadap
hasil-hasil program-program kerja atau aktivitas PR&amp;nbsp;yang telah dilaksanakan. Termasuk mengevaluasi
keefektivitasan dari teknik-teknik manajemen dan komunikasi yang telah
dipergunakan. &lt;i&gt;How did we do&lt;/i&gt;?
(bagaimana yang telah kita lakukan?)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Langkah-langkah kegiatan &lt;i&gt;public
relations&lt;/i&gt; adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menganalisis perilaku umum dan hubungan organisasi terhadap
lingkungan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menentukan dan memahami secara benar perilaku tiap-tiap
kelompok terhadap organisasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menganalisis tingkat opini publik, baik yang internal maupun
yang eksternal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Mengantisipasi kecenderungan-kecenderungan, masalah-masalah
yang potensial, kebutuhan-kebutuhan dan kesempatan-kesempatan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menentukan formulasi dan merumuskan kebijakan-kebijakan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Merencanakan alat atau cara yang sesuai untuk meningkatkan
atau mengubah perilaku kelompok masyarakat sasaran&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menjalankan dan melaksanakan aktivitas-aktivitas sesuai
dengan program yang telah direncanakan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menerima umpan balik untuk dievaluasi kemudian mengadakan
penyesuaian-penyesuaian diperlukan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Konsekuensi
dari proses perencanaan kerja &lt;i&gt;public
relations&lt;/i&gt; adalah tuntutan terhadap kemampuan yang tinggi dari
para praktisi PR=. Untuk
dapat berperan ganda dalam menjalankan tugasnya. Suatu saat apabila pimpinan
ingin mengetahui secara pasti mengenai reaksi publik terhadap salah satu
kebijaksanaan organisasinya, PR&amp;nbsp;harus bisa mengemukakan fakta-fakta yang diperlukan. Jika menghadiri pertemuan dengan staf bagian pemasaran dan periklanan yang
membahas rencana perkenalan produk baru, maka PR harus siap untuk memberikan sumbang saran dan mengajukan
proposal program PR&amp;nbsp;yang tepat untuk menunjang usaha tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;line-height: 24px;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;line-height: 24px;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Ciri-ciri profesi PR adalah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;Memiliki &lt;i&gt;skill&lt;/i&gt;
atau kemampuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;Mempunyai kode etik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; style=&quot;font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;Mempunyai tanggung jawab profesi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Memiliki jiwa pengabdian kepada publik&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Otonomisasi organisasi profesional&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menjadi anggota organisasi profesi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;b&gt;Ciri-ciri profesi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menurut James J.
Spillance (Susanto, 1992:41-48) dan artikel &lt;i&gt;international
encyclopedia of education &lt;/i&gt;adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Suatu bidang yang terorganisir dengan baik, berkembang maju
dan memiliki kemampuan intelektualitas yang tinggi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Teknik dan proses intelektual&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Penerapan praktis dan teknis intelektual&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Menjadi anggota asosiasi atau organisasi profesi tertentu
sebagai wadah komunikasi, membina hubungan baik dan saling tukar menukar
informasi sesama para anggota&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Melalui periode panjang menjalani pendidikan, latihan dan
sertifikasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Memperoleh pengakuan terhadap profesi yang dimilikinya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class=&quot;Apple-style-span&quot; face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 15px; line-height: 22px;&quot;&gt;Sebagai profesional memiliki perilaku yang baik dalam
melaksanakan profesi dan penuh dengan tanggung jawab sesuai dengan kode etik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;Trebuchet MS, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;Trebuchet MS, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;Prinsip-prinsip
etika profesi (Keraf, 1993 : 49-50)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;Prinsip-prinsip PR&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.3pt;&quot;&gt;profesional adalah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;
&lt;b style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;Tanggung jawab&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Seorang PR &lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap
profesi, hasil dan dampak yang tampak yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;Tanggung jawab terhadap pelaksanaan pekerjaan atau fungsinya
artinya keputusan yang diambil dan hasil dari pekerjaan tersebut harus baik
serta dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan pada standar profesi.&lt;/span&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.25pt;&quot;&gt;Tanggung jawab terhadap dampak atau akibat dari tindakan
serta pelaksanaan profesi tersebut terhadap dirinya, rekan kerja dan profesi,
organisasi/perusahaan dan masyarakat umum, serta keputusan atau hasil
pekerjaan tersebut dapat memberikan manfaat dan berguna yang baik bagi dirinya
atau pihak lain. Prinsip sebagai profesional harus berbuat yang baik dan tidak
untuk berbuat sesuatu yang merugikan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;Ketidakterikatan (kebebasan)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt; Para profesional memiliki ketidakterikatan
atau keberpihakan dalam menjalankan profesinya tanpa merasa khawatir atau
ragu-ragu, tetapi memiliki komitmen dan bertanggung jawab dalam batas-batas
aturan main yang telah ditentukan oleh kode etik sebagai standard perilaku
profesional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kejujuran&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Jujur dan setia serta merasa terhormat pada
profesi yang dimilikinya, mengakui akan kelemahannya dan tidak menyombongkan
diri, serta berupaya terus untuk mengembangkan diri dalam mencapai kesempurnaan
bidang keahlian dan profesinya melalui pendidikan, pelatihan dan pengalaman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;Keadilan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Dalam menjalankan profesinya maka setiap
profesional memiliki kewajiban dan tidak dibenarkan melakukan pelanggaran
terhadap hak atau mengganggu milik orang lain, lembaga atau organisasi, hingga
mencemarkan nama baik bangsa dan negara. Selain itu harus menghargai hak-hak,
menjaga kehormatan nama baik, martabat dan milik bagi pihak lain agar tercipta
saling menghormati dan keadilan secara obyek dalam kehidupan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;Otonomi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span face=&quot;&#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;Seorang profesional memiliki kebebasan
secara otonomi dalam menjalankan profesinya sesuai dengan keahlian, pengetahuan
dan kemampuannya, organisasi dan departemen yang dipimpinnya melakukan kegiatan
operasional atau kerjasama yang terbebas dari campur tangan pihak lain. Apapun
yang dilakukannya itu adalah merupakan konsekuensi dari tangggung jawab
profesi, kebebasan otonom merupakan hak dan kewajiban yang dimiliki bagi setiap
profesional.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b style=&quot;line-height: 150%; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;Trebuchet MS, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b style=&quot;line-height: 150%; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;Trebuchet MS, sans-serif&quot;&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;Trebuchet MS, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;Bertens.
K. 1997, &lt;i&gt;Etika,&lt;/i&gt; PT. Gramedia Pustaka
Utama, Jakarta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;Trebuchet MS, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;Canfield
Bertrand R, 1964, &lt;i&gt;Public Relations
Principles, Cases and Problem Fourth Edition&lt;/i&gt;, Richard D. Irwin, Inc. Home,
Illinois. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;Trebuchet MS, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;Cutlip,
Scott M. Allen H. Center, 1982, &lt;i&gt;Effective
Public Relations&lt;/i&gt;, Revise 5&lt;sup&gt;th&lt;/sup&gt; Edition, Prentice Hall, Inc. Engle
Wood Clips, New Jersey. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;Trebuchet MS, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;Effendy,
Onong Uchjana, 1993, &lt;i&gt;Human Relations dan
Public Relations&lt;/i&gt;, Cetakan VIII, Penerbit Mandar Maju, Bandung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;Ruslan
Rosady, 2002, &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;Etika Kehumasan Konsepsi
&amp;amp; Aplikasi, &lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: trebuchet; font-size: 11pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;PT. Raja Grafindo Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-indent: -21.3pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span face=&quot;Trebuchet MS, sans-serif&quot; style=&quot;font-family: trebuchet;&quot;&gt;Yulianita
Neni, 2005, &lt;i&gt;Dasar-dasar Public Relations,
&lt;/i&gt;Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada
Masyarakat Universitas Islam Bandung (LPPM UNISBA). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;!--EndFragment--&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/8518051737529565266/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/11/etika-pr-manfaat-etika-dan-etiket.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/8518051737529565266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/8518051737529565266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/11/etika-pr-manfaat-etika-dan-etiket.html' title='Etika PR - Manfaat Etika dan Etiket'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRt_9o_bfQFOKJ9jemeU6l2gnJfQB7y9lvTBW1qhxYMvJcJpvUDBaHFT4agb75QgqQE9f-dkQKkPS3Txjz0RXcT1BIiX-Vo7t1VBJyE3PXkSY7gEMLzE0cuks5cr0qmcOSZ1bnugn8t6U/s72-c/ethics-right-wrong-ethical.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-4954473556700323110</id><published>2012-11-02T22:25:00.002+07:00</published><updated>2012-11-03T14:52:50.845+07:00</updated><title type='text'>Etika Deskriptif dan Normatif </title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;o:DocumentProperties&gt;
  &lt;o:Revision&gt;0&lt;/o:Revision&gt;
  &lt;o:TotalTime&gt;0&lt;/o:TotalTime&gt;
  &lt;o:Pages&gt;1&lt;/o:Pages&gt;
  &lt;o:Words&gt;2278&lt;/o:Words&gt;
  &lt;o:Characters&gt;12991&lt;/o:Characters&gt;
  &lt;o:Company&gt;enaliya@gmail.com&lt;/o:Company&gt;
  &lt;o:Lines&gt;108&lt;/o:Lines&gt;
  &lt;o:Paragraphs&gt;30&lt;/o:Paragraphs&gt;
  &lt;o:CharactersWithSpaces&gt;15239&lt;/o:CharactersWithSpaces&gt;
  &lt;o:Version&gt;14.0&lt;/o:Version&gt;
 &lt;/o:DocumentProperties&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;

&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;JA&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:EnableOpenTypeKerning/&gt;
   &lt;w:DontFlipMirrorIndents/&gt;
   &lt;w:OverrideTableStyleHps/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val=&quot;Cambria Math&quot;/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val=&quot;before&quot;/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val=&quot;&amp;#45;-&quot;/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val=&quot;off&quot;/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val=&quot;0&quot;/&gt;
   &lt;m:defJc m:val=&quot;centerGroup&quot;/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val=&quot;1440&quot;/&gt;
   &lt;m:intLim m:val=&quot;subSup&quot;/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val=&quot;undOvr&quot;/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState=&quot;false&quot; DefUnhideWhenUsed=&quot;true&quot;
  DefSemiHidden=&quot;true&quot; DefQFormat=&quot;false&quot; DefPriority=&quot;99&quot;
  LatentStyleCount=&quot;276&quot;&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;0&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Normal&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 7&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 8&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;9&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;heading 9&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 7&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 8&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; Name=&quot;toc 9&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;35&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;caption&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;10&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Title&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;1&quot; Name=&quot;Default Paragraph Font&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;11&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtitle&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;22&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Strong&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;20&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;59&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Table Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Placeholder Text&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;1&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;No Spacing&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Revision&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;34&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;List Paragraph&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;29&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Quote&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;30&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Quote&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 1&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 2&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 3&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 4&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 5&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;60&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Shading Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;61&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;62&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Light Grid Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;63&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;64&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Shading 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;65&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;66&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium List 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;67&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 1 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;68&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 2 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;69&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Medium Grid 3 Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;70&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Dark List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;71&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Shading Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;72&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful List Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;73&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; Name=&quot;Colorful Grid Accent 6&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;19&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtle Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;21&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Emphasis&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;31&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Subtle Reference&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;32&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Intense Reference&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;33&quot; SemiHidden=&quot;false&quot;
   UnhideWhenUsed=&quot;false&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;Book Title&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;37&quot; Name=&quot;Bibliography&quot;/&gt;
  &lt;w:LsdException Locked=&quot;false&quot; Priority=&quot;39&quot; QFormat=&quot;true&quot; Name=&quot;TOC Heading&quot;/&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;

&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-parent:&quot;&quot;;
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin:0cm;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 text-align:justify;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:12.0pt;
 mso-bidi-font-size:11.0pt;
 font-family:&quot;Times New Roman&quot;;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;



&lt;!--StartFragment--&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Manusia adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang dianggap sebagai makhluk teristimewa dan diberikan
kelengkapan anggota tubuh yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk
lainnya. Dengan kesempurnaannya manusia dikaruniai, panca indra yang sangat
lengkap. Manusia dibekali Tuhan dengan akal untuk dapat berpikir dan
melakukan komunikasi dengan sesamanya untuk saling bertukar pikiran, informasi
ataupun berbagi perasaan serta pengalaman yang dimiliki setiap individu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Komunikasi
merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan antar manusia sebagaimana
yang diutarakan menurut pendapat Ashley Montagu dikutip Jalaluddin Rakhmat
dalam bukunya yang berjudul “Psikologi Komunikasi”, bahwa kita belajar menjadi
manusia melalui komunikasi. Seorang bayi hanyalah seonggok daging sampai ia
belajar mengungkapkan perasaan dan kebutuhannya melalui senyuman, tangisan,
atau tendangan (Rakhmat, 1992:12).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Komunikasi
merupakan alat yang dapat menghubungkan manusia dengan dunia luar, juga
merupakan cara seseorang untuk mengekspresikan dirinya, mempengaruhi orang
lain, serta merupakan cara untuk mempelajari dunia, dirinya dengan orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Dengan kemampuan
untuk berpikir dan berkomunikasi manusia sadar akan dirinya, siapa dirinya dan
apa yang harus diperbuat dengan orang lain sehingga sebelum melakukan perbuatan
dan tindakan manusia akan berpikir terlebih dahulu serta mempertimbangkan
apakah perbuatan dan tindakan yang dilakukan sesuai dengan norma kemanusiaan
atau malah justru sebaliknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Manusia dapat
disebut etis ialah secara utuh dan menyeluruh mampu memenuhi hajat hidupnya
dalam rangka asas keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan pihak yang
lainnya, antara rohani dengan jasmaninya, dan antara sebagai makhluk berdiri
sendiri dengan penciptannya; termasuk didalamnya membahas nilai-nilai atau
norma-norma yang dikaitkan dengan etika.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Etika sebagai salah
satu cabang pokok ilmu filsafat menelaah dan menyelidiki gejala-gejala yang
timbul dalam diri manusia baik sebagai individu yang mandiri maupun sebagai
anggota masyarakat. Etika mencoba untuk meneliti tingkah laku manusia yang
dianggap merupakan cermin dari apa yang terkandung dalam jiwa sanubarinya atau
dalam hati nurani. Pada prinsipnya permasalahan tentang etika yaitu
membicarakan baik dan buruk susila atau tidak susila, bermoral atau tidak
bermoral dari perbuatan dan tingkah laku manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Menurut Louis O.
Katt Soff dalam bukunya berjudul &lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt;Elements
of Philosophy&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;&quot;&gt; diterbitkan tahun 1953, bahwa etika merupakan cabang
aksiologi yang pada pokoknya mempersoalkan tentang predikat baik dan buruk.
Definisi etika ditinjau berdasarkan pengertian terbagi menjadi tiga bagian
yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 22px; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br class=&quot;Apple-interchange-newline&quot; /&gt;Etika Deskriptif&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 22px; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai sesuatu yang bernilai. Artinya etika deskriptif tersebut berbicara mengenai fakta secara apa adanya, yakni mengenai nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan situasi dan realitas&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 22px; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 22px; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;yang membudaya. Dapat disimpulkan bahwa tentang kenyataan dalam penghayatan nilai atau tanpa nilai dalam suatu masyarakat yang dikaitkan dengan kondisi tertentu memungkinkan manusia dapat bertindak secara etis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 22px; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 22px; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;Etika deskriptif menurut pendapat Katt Soff bahwa etika bersangkutan dengan nilai dan ilmu pengetahuan yang membicarakan masalah baik dan buruknya tingkah laku manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Etika bersangkutan dengan pencatatan terhadap corak-corak predikat serta tanggapan-tanggapan kesusilaan yang dapat ditemukan dalam masyarakat. Sehingga ilmu ini hanya bersifat pemaparan atau penggambaran saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 22px; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 22px; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;Etika deskriptif dapat disimpulkan sebagai bentuk implementasi perbuatan serta perilaku yang diterapkan setiap manusia merupakan landasan pergaulan kehidupan antar manusia dalam ruang lingkup lingkungan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;Etika normatif&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;Etika sering dipandang sebagai suatu ilmu
yang mengadakan ukuran-ukuran atau norma-norma yang dapat dipakai untuk
menanggapi atau menilai perbuatan dan tingkah laku seseorang dalam
bermasyarakat. Etika normatif ini berusaha mencari ukuran umum bagi baik dan
buruknya tingkah laku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;Etika kefilsafatan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;Analisis tentang apa yang orang maksudkan bilamana
mempergunakan predikat-predikat kesusilaan. Apa yang disebut perbuatan etis,
tidak etis dan sebagainya. Analisis ini diperoleh dengan mengadakan
penyelidikan tentang penggunaan yang sesungguhnya dari predikat-predikat yang
terdapat dalam pernyataan. Secara lebih jelas kefilsafatan mempersoalkan
tentang arti-arti yang dikandung oleh istilah-istilah kesusilaan yang
dipergunakan oleh orang dalam membuat tanggapan-tanggapan kesusilaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: -18pt;&quot;&gt;Etika normatif&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;Etika yang menetapkan berbagai sikap dan
perilaku yang ideal dan seharusnya dimiliki oleh manusia atau apa yang
seharusnya dijalankan oleh manusia dan tindakan apa yang bernilai dalam hidup
ini jadi etika normatif merupakan norma-norma yang dapat menuntun agar manusia
bertindak secara baik dan menghindarkan hal-hal yang buruk, sesuai dengan
kaidah atau norma yang disepakati dan berlaku di masyarakat (Ruslan, 2002 :
38).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 150%; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;Menurut Katt Soff yang dimaksud dengan
etika normatif adalah sering dipandang sebagai suatu ilmu yang mengadakan
ukuran-ukuran atau norma-norma yang dapat dipakai untuk menanggapi atau menilai
perbuatan dan tingkah laku seseorang dalam bermasyarakat. Etika normatif ini
berusaha mencari ukuran umum bagi baik buruknya tingkah laku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Etika normatif dapat disimpulkan sebagai ilmu yang
mempelajari perilaku manusia yang berkaitan dengan baik buruknya perbuatan atau
tingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Untuk dapat
memahami pengertian etika dan mengerti mana perbuatan yang boleh dilakukan dan
mana yang tidak boleh dilakukan menurut etika, sebagaimana diutarakan Franz
Magnis Suseno (1997:19) dalam buku etika dasar&amp;nbsp;
yang menyebutkan terdapat beberapa jenis norma. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Norma adalah peraturan
atau pedoman hidup tentang bagaiaman seyogyanya manusia harus bertingkah laku
dan berbuat dalam masyarakat. Norma dalam masyarakat dapat dibedakan sebagai
berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;v&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma teknis dan
norma permainan hanya berlaku untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu atau untuk
kegiatan-kegiatan sementara dan terbatas. Contoh :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;-&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Peraturan dalam olahraga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;-&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Peraturan dalam perusahaan yang hanya berlaku terbatas bagi
mereka yang bekerja di perusahaan tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;v&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma berlaku umum
dalam masyarakat dapat dibedakan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma kepercayaan / keagamaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 20.7pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dasar norma ini
adalah kitab suci. Tujuannya yaitu agar manusia mempunyai keimanan, yang akan
mendapatkan sanksi baik di dunia maupun diakhirat :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Jangan berbuat
kejahatan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Berbuatlah kebaikan
&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 54pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma moral &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 20.7pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Norma moral berhubungan
dengan manusia sebagai pribadi. Pendukung dari norma yang dimaksud adalah hati
nurani manusia. Hati nurani sangat berperan dalam perilaku lahiriah manusia.
Pelanggaran terhadap norma ini adalah penyesalan, karena tidak ada kekuasaan
dari luar diri manusia yang mengancam. Tujuannya adalah penyempurnaan manusia
sebagai manusia. Contoh : setiap manusia harus menegakan kejujuran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma sopan santun &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 35.45pt; text-align: justify; text-indent: 21.25pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Norma sopan santun didasarkan atas
kebiasaan, kesopanan, kepantasan atau kepatutan yang berlaku dalam masyarakat.
Tujuannya untuk kesempurnaan manusia sebagai masyarakat yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Kedamaian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Ketertiban &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Keamanan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam kehidupan
bersama antar manusia, ancaman dari pelanggaran kaidah yang dimaksud tersebut
berupa penghinaan, pencemoohan dari masyarakat. Seringkali sangsi tidak dalam
bentuk lisan atau diucapkan, melainkan hanya dengan perbuatan. Contoh : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Menghormati orang
yang lebih tua&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;·&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Menghormati
pimpinan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 36pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma hukum &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 20.7pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Norma hukum
pelaksanaannya dapat dituntut dan dipaksakan. Sedangkan pelanggarannya ditindak
dengan pasti oleh penguasa yang sah dalam masyarakat, landasan dasarnya adalah
peraturan perundang-undangan, yang dapat dipastikan mulai kapan berlakunya.
Contoh : penyebaran paham tertentu yang dilarang berdasarkan peraturan
pemerintah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Etika normatif ditinjau berdasarkan dari
teori terdiri dari dua yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;a.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Teori deontologis &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Deontologis berasal dari bahasa Yunani Deon
artinya kewajiban. Artinya etika deontologi menekankan kewajiban manusia untuk
bertindak secara baik, suatu tindakan itu baik bukan dinilai dari tindakan
tersebut, melainkan berdasarkan tindakan itu sendiri sebagai baik pada dirinya,
motivasi, kemauan dengan niat baik dan dilaksanakan berdasarkan kewajiban dan
bernilai moral. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;b.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Teori teleologis &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Teleologis bahasa Yunani dengan kata Telos berarti
tujuan yaitu menjelaskan bahwa benar salahnya tindakan tersebut justru
tergantung dari tujuan yang hendak dicapai atau berdasarkan akibat yang
ditimbulkan oleh tindakan tersebut. Suatu tindakan dinilai baik kalau berakibat
atau bertujuan mencapai sesuatu yang baik pula (Sony, 1993 : 29-30). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Etika teleologis terdapat dua aliran
teleologisme yaitu sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Egoisme &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Artinya pandangan bahwa tindakan setiap
orang bertujuan untuk mengejar kepentingan atau memajukan dirinya sendiri atau menekankan
kepentingan dan kebahagiaan untuk pribadi berdasarkan hal yang menyenangkan dan
atau hal yang mendatangkan kebahagiaan bagi dirinya sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Utilitarianisme &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: 17.45pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Menilai perbuatan baik buruknya suatu tindakan atau
kegiatan berdasarkan tujuan atau akibat dari tindak tersebut bagi kepentingan
orang banyak atau dinilai baik karena dapat memberikan kegunaan atau manfaat
perorangan bagi banyak orang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Norma
dan kaidah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam kehidupan
manusia setiap hari sering dikenal dengan istilah norma-norma atau kaidah yang
biasanya suatu nilai mengatur dan memberikan pedoman atau patokan tertentu bagi
setiap orang atau masyarakat untuk bersikap tindak dan berperilaku sesuai
dengan peraturan-peraturan yang telah disepakati bersama. Patokan atau pedoman
tersebut sebagai norma (&lt;i&gt;norm&lt;/i&gt;) atau
kaidah yang merupakan standar yang harus ditaati atau dipatuhi (Soekanto;
1989:7). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Kehidupan
masyarakat terdapat berbagai golongan dan aliran yang beraneka ragam
masing-masing mempunyai kepentingan, akan tetapi kepentingan bersama itu
mengharuskan adanya ketertiban dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari dalam
bentuk peraturan yang disepakati bersama, yang mengatur tingkah laku dalam
masyarakat, yang disebut peraturan hidup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Untuk memenuhi
kebutuhan dan kepentingan kehidupan dengan aman, tertib dan damai tanpa
gangguan tersebut, maka diperlukan suatu tata yang diwujudkan dalam aturan
main, merupakan pedoman bagi segala pergaulan kehidupan manusia sehingga
berbagai kepentingan dalam anggota masyarakat dapat terpenuhi dan terpelihara serta
terjamin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Setiap anggota
masyarakat akan dapat mengetahui hak dan kewajiban sesuai dengan aturan yang
berlaku. Ukuran yang menjadi pedoman dalam norma-norma terdapat dua macam
berdasarkan isinya adalah berupa :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;a.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Perintah yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk
berbuat sesuatu oleh karena akibatnya dipandang baik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;b.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Larangan yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk tidak
berbuat sesuatu oleh karena akibatnya dipandang tidak baik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Norma adalah untuk
memberikan petunjuk kepada manusia bagaimana seseorang harus bertindak dalam
masyarakat serta perbuatan-perbuatan mana yang harus dijalankannya, dan
perbuatan-perbuatan mana yang harus dihindari (Kansil, 1989 : 81). Norma-norma
itu dapat dipertahankan melalui sanksi-sanksi yaitu dapat berupa ancaman
hukuman bagi siapa saja yang melanggarnya. Tetapi dalam kehidupan masyarakat
yang terikat oleh peraturan hidup yang disebut norma, tanpa atau dikenakan
sanksi atas pelanggaran, bila seseorang melanggar suatu norma, maka akan
dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat dan sifatnya suatu pelanggaran yang
terjadi. Norma dalam pergaulan hidup terdapat empat kaidah yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma agama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma kesusilaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma kesopanan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Norma hukum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam
pelaksanaannya terbagi menjadi norma umum (non hukum) dan norma hukum
pemberlakuan norma yang dimaksud dalam aspek kehidupan dapat digolongkan
kedalam dua macam kaidah sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Aspek kehidupan pribadi (individual) meliputi :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;a.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Kaidah kepercayaan untuk mencapai kesucian hidup pribadi
atau kehidupan yang beriman &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;b.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Kehidupan kesusilaan, nilai moral dan etika yang tertuju
pada kebaikan hidup pribadi demi tercapainya kesucian hati nurani yang
berakhlak berbudi luhur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Aspek kehidupan antar pribadi meliputi :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;a.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Kaidah atau norma-norma sopan santun, tata krama dan etika
dalam pergaulan sehari-hari dalam masyarakat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;&quot;&gt;
&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;b.&lt;span style=&quot;font-size: 7pt; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;Kaidah-kaidah hukum yang tertuju kepada terciptanya
ketertiban, kedamaian dan keadilan dalam kehidupan bersama atau bermasyarakat
yang penuh dengan kepastian atau ketentraman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Sedangkan masalah
norma bukan hukum adalah masalah yang cukup penting mengenai kode perilaku dan
kode profesi, yaitu seperti nilai-nilai moral, etika, etis, etiket, tata krama
dalam pergaulan sosial atau bermasyarakat, sebagai nilai aturan yang telah
disepakati bersama, dihormati, wajib dipatuhi dan ditaati. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Norma moral
tersebut tidak akan dipakai untuk menilai seorang dokter ketika mengobati
pasiennya, atau dosen dalam menyampaikan materi kuliah terhadap mahasiswanya,
melainkan untuk menilai bagaimana sebagai profesional tersebut menjalankan
tugas dan kewajibannya dengan baik sebagai manusia yang berbudi luhur, jujur,
bermoral, penuh integritas dan bertanggung jawab. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Terlepas dari
mereka sebagai profesi tersebut baik atau tidak dalam memberikan obat sebagai
penyembuhannya, atau metodologi dan keterampilan dalam memberikan bahan kuliah
dengan tepat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Dalam hal ini yang
ditekankan adalah “sikap atau perilaku” mereka dalam menjalankan tugas dan
fungsi sebagai profesional yang diembannya untuk saling menghargai sesama dalam
kehidupan manusia. Dengan demikian nilai moral, etika, kode perilaku dan kode
etik standard profesi memberikan jalan, pedoman, tolak ukur dan acuan untuk
mengambil keputusan tentang tindakan apa yang akan dilakukan dalam berbagai
situasi dan kondisi tertentu dalam memberikan pelayanan profesi atau
keahliannya masing-masing. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 11pt; line-height: 150%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1cm; text-align: justify; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Katt Soff Louis. O, 1953, &lt;i&gt;Elements of Philosophy The Ronald Press
Company&lt;/i&gt;, New York. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1cm; text-align: justify; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1cm; text-align: justify; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Katt Soff Louis. O, 1992, &lt;i&gt;Pengantar Filsafat Alih Bahasa Soejono Soemargono&lt;/i&gt;,
Tiara Wacana, Yogyakarta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1cm; text-align: justify; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1cm; text-align: justify; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Keraf A. Sonny, 1991, &lt;i&gt;Etika Bisnis Membangun Citra Bisnis sebagai
Profesi Luhur&lt;/i&gt;, Jakarta, Kanisius. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1cm; text-align: justify; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1cm; text-align: justify; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Ruslan Rosady, 2002, &lt;i&gt;Etika Kehumasan Konsepsi dan Aplikasi&lt;/i&gt;,
PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1cm; text-align: justify; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1cm; text-align: justify; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Suseno Frans Magnis, 1987, &lt;i&gt;Etika Dasar Masalah-masalah Pokok Filsafat
Moral&lt;/i&gt;, Kanisius, Yogyakarta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1cm; text-align: justify; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-left: 1cm; text-align: justify; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: 11pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Trebuchet MS, sans-serif;&quot;&gt;Sumarno, Kismiyati El Kariman, Ninis
Agustini Damayani, 2004, &lt;i&gt;Filsafat dan
Etika Komunikasi&lt;/i&gt;, Pusat Penerbitan Universitas Terbuka, Jakarta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;line-height: 150%; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;!--EndFragment--&gt;&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/4954473556700323110/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/11/etika-deskriptif-dan-normatif.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/4954473556700323110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/4954473556700323110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/11/etika-deskriptif-dan-normatif.html' title='Etika Deskriptif dan Normatif '/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-5014272091992449887</id><published>2012-10-25T14:38:00.002+07:00</published><updated>2012-10-27T09:17:22.685+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Manajemen PR"/><title type='text'>Mengambil Tindakan dan Menerapkan Komunikasi PR</title><content type='html'>&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;Public relations &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;&quot;&gt;(PR) bukan merupakan kegiatan komunikasi
biasa, yang hanya berkisar melaksanakan kegiatan rutin. PR melakukan komunikasi yang berhubungan dengan
strategi, yakni mengamankan arah dan tujuan
perusahaan atau organisasi, tetap menuju sasarannya. Dalam perkembangannya banyak
kemungkinan yang dapat memberhentikan perjalanan atau bahkan memutar balikan
arah perusahaan pada lain sasaran, baik yang ditimbulkan berasal dari
lingkungan dalam maupun dari luar perusahaan. Sebelum berbagai pihak itu
mengambil langkah menuju pada arah yang merugikan perusahaan atau organisasi, PR perlu mengambil tindakan yang dapat mengamankannya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Langkah yang harus dikerjakan
PR adalah menjaga agar citranya tetap baik dan pihak-pihak yang berkepentingan
tidak mengubah sikap. Dalam hal ini PR perlu melibatkan diri dalam perumusan rencana strategis dan
memahami posisi keberadaan perusahaan. Penting bagi seorang PR&amp;nbsp; untuk memahami konflik diantara pihak-pihak dalam
perusahaan dan rencana yang dimiliki setiap bagian dalam organisasi atau
perusahaan. Selain itu juga PR sangat perlu mempelajari dan memahami seberapa
besar sumber daya yang nyata dan potensial yang dimiliki organisasi ataupun perusahaan. PR ikut
serta membentuk arah perusahaan dengan cara memberikan pandangannya tentang
kemajuan masa depan dan perkembangan opini dari masyarakat. Dalam menjalankan
tugas dan fungsinya, penting bagi PR untuk memahami sikap dan perilaku publik dengan mempelajari dan
memahami latar belakang dari sikap tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dengan mengidentifikasi siapa
publiknya, apa bentuk dan segmentasi publik, peran PR akan menjadi lebih efektif. Identifikasi tersebut
dapat memberikan petunjuk, publik mana saja yang dapat dirasakan aktif dan
pasif. Dengan memahaminya PR akan dapat mengarahkan kegiatan komunikasinya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Empat bentuk
pendekatan yang dapat digunakan yakni : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpFirst&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; margin-left: 14.2pt; text-align: left; text-indent: -14.2pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;1.&lt;span style=&quot;-moz-font-feature-settings: normal; -moz-font-language-override: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Reaktif
(segera ingin merubah)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; margin-left: 14.2pt; text-align: left; text-indent: -14.2pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;2.&lt;span style=&quot;-moz-font-feature-settings: normal; -moz-font-language-override: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Akomodatif
(mengubah secara perlahan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; margin-left: 14.2pt; text-align: left; text-indent: -14.2pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;3.&lt;span style=&quot;-moz-font-feature-settings: normal; -moz-font-language-override: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Proaktif
(mengubah secara teratur dan terencana)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpLast&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; margin-left: 14.2pt; text-align: left; text-indent: -14.2pt;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;4.&lt;span style=&quot;-moz-font-feature-settings: normal; -moz-font-language-override: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Interaktif
(menyesuaikan diri dan proaktif)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dengan menerapkan konsep 
segmentasi, praktisi PR akan lebih memiliki pemahaman atas pihak yang 
berkepentingan terhadap perusahaan. Konsep segmentasi memberikan
penjelasan atas keseluruhan massa yang pada prinsipnya mengandung bagian
 yang
paling penting bagi pelaksanaan program&lt;i&gt; PR &lt;/i&gt;(Rhenald Kasali, 1994:55).&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Mengambil tindakan dalam PR&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Posisi PR dalam suatu organisasi seperti instansi, perusahaan maupun lembaga, secara
garis besar PR memiliki tempat yang sangat strategis, yakni berada iantara dua pihak
publik, baik publik internal maupun publik eksternal. Hal demikian menandakan
bahwa seorang PR berdasarkan fungsinya adalah sebagai juru bicara atau orang yang mewakili
perusahaan atau organisasi, khususnya dalam hal mengadakan hubungan timbal
balik dengan publik yang berada di dalam dan pada umumnya publik yang berada
diluar organisasi atau perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;PR officer bukan hanya
bertugas sebagai penyampai informasi manajemen perusahaan kepada publiknya
melainkan juga merupakan saluran informasi dari publik kepada perusahaan atau
organisasi. Informasi yang datang dari publik itu merupakan opini publik
sebagai &lt;i&gt;feedback&lt;/i&gt; atas informasi
yang disalurkan dari organisasi atau perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Berdasarkan
kedudukan PR yang
sangat strategis, maka seorang PR harus memiliki kepekaan terhadap kedua kepentingan publik,
baik dalam lingkungan internal yakni antara pimpinan dan karyawan, sedangkan
publik eksternal yaitu antara perusahaan dengan publik yang berada diluar
perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Seorang PR dalam menjalankan
fungsi utama, yang tidak saja hanya sebagai mediator keluar perusahaan,
melainkan harus pula memanfaatkan dengan panca indranya yakni, pendengaran,
penciuman, penglihatan dan perasaan yang berhubungan dengan opini publik yang
muncul ditujukan untuk kepentingan organisasi atau perusahaan. Oleh karena itu PR harus dapat mendengar,
melihat, merasa, mencium apa yang sedang terjadi dikalangan publik setelah
mereka menerima informasi tentang kebijakan-kebijakan perusahaan atau
organisasi yang disampaikan.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Seorang PR harus dapat melihat
bahkan merasakan sendiri akibat-akibat dari pada kebijakan perusahaan atau
organisasi yang timbul ditengah-tengah publik yang memiliki kepentingan dengan
perusahaannya. Seorang &lt;i&gt;manager public
relations &lt;/i&gt;secara spesifik harus dapat menentukan seluruh kegiatan
komunikasi manajemen perusahaan, sedangkan pimpinan utama perusahaan merupakan
pemikir yang dapat menentukan semua arah dan gerak dari perusahaan atau
organisasi dan juga menentukan tujuan dari gerak itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pimpinan
perusahaan dan PR memiliki hubungan yang harmonis dalam mengerakan roda perusahaan. Pimpinan
sebagai pemegang kebijakan sedangkan PR sebagai penterjemah dari pada kebijakan, demikian pula dalam hal
menanggapi akibat dari &lt;i&gt;policy&lt;/i&gt; yang
timbul ditengah-tengah publiknya. Dengan demikian PR dapat dideskripsikan sebagai penyambung lidah
perusahaan atau organisasi dapat pula dikatakan sebagai jembatan penghubung
diantara dua macam publik, baik publik internal maupun publik eksternal.
Jembatan penghubung yang dapat menterjemahkan bahasa pimpinan menjadi bahasa
publik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dilihat
dari kedudukan PR bahwa
secara idealnya posisi PR secara organisatoris jelas harus berada sedekat mungkin dengan pimpinan utama
dan di atas bagian-bagian yang ada dalam perusahaan. Kedudukan tersebut dapat
diartikan sebagai fungsi menurut hirarki kerja dalam kaitannya dengan aspek
komunikasi sebagai unsur yang ada dalam perusahaan sesuai dengan peran dan
fungsinya PR dalam
konteks yang ideal dalam suatu perusahaan atau perusahaan atau organisasi,
menduduki tempat sebagai konsultan perusahaan atau organisasi khususnya
konsultan dalam hal kegiatan komunikasi manajemen perusahaan. Untuk memerankan
fungsinya PR harus
mampu sebagai orang yang memiliki kedudukan ditengah-tengah misi manajemen dan
publik (internal dan eksternal publik). Pada perusahaan-perusahaan yang kecil,
biasanya tugas PR dipegang langsung oleh pimpinan sendiri, seperti perusahaan kontraktor dan
advertising.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;-moz-font-feature-settings: normal; -moz-font-language-override: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Menerapkan komunikasi &lt;i&gt;public
relations&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pola
komunikasi PR dalam
suatu organisasi pada prinsipnya adalah bahwa setiap bagian harus melakukan
komunikasi dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan. Setiap bentuk
organisasi, pendekatan dalam melakukan kegiatan komunikasi yang dipakai antara
satu organisasi dengan organisasi lain yang memiliki variasi yang sangat
berbeda. Untuk setiap karakter organisasi, misalnya dalam bentuk suatu
perusahaan sangatlah tergantung pada skala besar kecilnya perusahaan tersebut.
Jika bentuk perusahaan hanya memiliki beberapa orang karyawan, maka penyampaian
informasi kepada mereka merupakan suatu pekerjaan yang mungkin sangat kompleks
dan memerlukan kemampuan sumber daya manusia untuk dapat membuat konsep dalam
menentukan jaringan komunikasi yang efektif dan efisien dilingkungan
perusahaann.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Untuk
menciptakan pola komunikasi yang efisien dan efektif dalam suatu organisasi
secara umum kegiatan &lt;i&gt;public relations&lt;/i&gt;
dapat berupa untuk mengatur aktivitas komunikasi manajemen melalui pola
komunikasi yang dapat dikelompokkan menjadi &lt;i&gt;internal
communication &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;eksternal
communication&lt;/i&gt; baik itu dalam konteks saluran komunikasi formal maupun
informal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Deskripsi
mengenai pola komunikasi PR secara internal melalui konteks saluran formal maupun informal adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Komunikasi
internal (internal communication)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Lingkup
komunikasi organisasi dalam aktivitas PR selalu berkaitan dengan masalah manajemen organisasi suatu
perusahaan. Rosenblatt et.all (1982:5) menyatakan bahwa komunikasi organisasi
dalam kegiatan &lt;i&gt;public relations&lt;/i&gt;
selalu meliputi dua ruang lingkup kegiatan yaitu &lt;i&gt;internal communication &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;external
communication&lt;/i&gt;, komunikasi yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi
atau perusahaan dan komunikasi dengan orang-orang yang berada diluar lingkup
perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Proses
penyampaian informasi melalui saluran formal dalam konteks komunikasi internal
dilakukan pada saat kondisi kerja, yang dapat dilakukan dari pimpinan kepada
bawahan dan dari bawahan kepada pimpinan atau antar karyawan dalam level yang
sama.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Himstreet and Baty (1987:36) menyatakan bahwa : &lt;i&gt;“The flow of communication within the organization may be up ward, down
or horizontally directed&lt;/i&gt;”.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dalam hal ini alur komunikasi organisasi
meliputi tiga hal yakni :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Komunikasi
dari atas kebawah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Komunikasi
dari bawah ke atas&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Komunikasi
horizontal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Berkaitan
dengan ketiga alur komunikasi organisasi tersebut Pace (1983:39) memberikan
tambahan satu alur komunikasi yaitu komunikasi&lt;b&gt; &lt;i&gt;cross-channel communication&lt;/i&gt; &lt;/b&gt;atau &lt;b&gt;komunikasi diagonal (silang)
&lt;/b&gt;seperti yang dituangkan dalam pernyataan sebagai berikut : &lt;i&gt;“in organizational communication we talk about information that proceed
formally from a person of higher authority to one of lower authority – down
ward communication; information that proceeds from a position of lower
authority to one of higher authority – up ward communication; information that
moves along a people and positions of approximately the same level of authority
– horizontal communication; or information that moves among people and
positions that are neither superior non subondinate to one another and that are
indifferent functional department – cross – channel communication&lt;/i&gt;”.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pola
komunikasi dalam organisasi dalam &lt;i&gt;public
relations&lt;/i&gt; sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Alur
komunikasi vertikal dari atas kebawah (&lt;i&gt;down
ward communication&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Alur
komunikasi vertikal dari bawah ke atas (&lt;i&gt;up
ward communication)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;style&gt; &lt;!--
 /* Font Definitions */
@font-face
 {font-family:Arial;
 panose-1:2 11 6 4 2 2 2 2 2 4;
 mso-font-charset:0;
 mso-generic-font-family:auto;
 mso-font-pitch:variable;
 mso-font-signature:-536859905 -1073711037 9 0 511 0;}
@font-face
 {font-family:&quot;ＭＳ 明朝&quot;;
 mso-font-charset:78;
 mso-generic-font-family:auto;
 mso-font-pitch:variable;
 mso-font-signature:-536870145 1791491579 18 0 131231 0;}
@font-face
 {font-family:&quot;Cambria Math&quot;;
 panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
 mso-font-charset:0;
 mso-generic-font-family:auto;
 mso-font-pitch:variable;
 mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}
@font-face
 {font-family:Cambria;
 panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
 mso-font-charset:0;
 mso-generic-font-family:auto;
 mso-font-pitch:variable;
 mso-font-signature:-536870145 1073743103 0 0 415 0;}
 /* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
 {mso-style-unhide:no;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:&quot;&quot;;
 margin:0cm;
 margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:12.0pt;
 font-family:Cambria;
 mso-ascii-font-family:Cambria;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:&quot;ＭＳ 明朝&quot;;
 mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
 mso-hansi-font-family:Cambria;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
 {mso-style-type:export-only;
 mso-default-props:yes;
 font-family:Cambria;
 mso-ascii-font-family:Cambria;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:&quot;ＭＳ 明朝&quot;;
 mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
 mso-hansi-font-family:Cambria;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
@page WordSection1
 {size:595.0pt 842.0pt;
 margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;
 mso-header-margin:35.4pt;
 mso-footer-margin:35.4pt;
 mso-paper-source:0;}
div.WordSection1
 {page:WordSection1;}
--&lt;/style&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Alur komunikasi horizontal atau
komunikasi silang (&lt;i&gt;diagonal communication
/ cross – channel communication&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;





&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Komunikasi dari atas ke bawah (&lt;i&gt;down
ward communication&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Himstreet
and Baty (1987:36) menyatakan bahwa : “&lt;i&gt;Down
ward communication is that from superior to subardinate from boss to employee,
and from policy makers to operating personel one study has identified or
distinguished five elements in down ward communication.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;Job instruction&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;. Teacking new or current employees
how to do a particular taks.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;Rational&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;. The justification for the
organization its into the total organization.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;Information&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Orientation to the company – its
rules practices, procedures, and history&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;Feed back a bout job performance&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;. Supervisor’s evalution or
appraisal of employee performance&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;Ideology&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;. The effort to convey to and in&lt;span style=&quot;font-family: Arial;&quot;&gt;&lt;i&gt;s&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;till
in employees a degree of enthusiasm loyalty, or support for the organization.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dari
pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa proses komunikasi dalam &lt;i&gt;down ward communication, &lt;/i&gt;komunikasi
berlangsung dari tingkatan yang lebih tinggi yaitu manajemen puncak peada
tingkatan yang lebih rendah atau dari pembuat kebijaksanaan sampai pada akhirnya
pada karyawan sebagai tingkat operasional. Dengan
demikian &lt;i&gt;down ward communication&lt;/i&gt;
adalah komunikasi yang dilakukan dari atasan kepada bawahan dalam arti
komunikasi ke bawah mengalir dari tingkatan manajemen yang lebih tinggi kepada
manajemen menengah terus kepada manajemen yang paling bawah dan akhirnya sampai
pada karyawan operasional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Fungsi
komunikasi dari atas ke bawah adalah untuk memberikan pengertian mengenai
sesuatu, misalnya bentuk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Perintah/instruksi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pengarahan
berkaitan dengan tujuan organisasi&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pemberian
informasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Penilaian
pimpinan terhadap hasil pekerjaan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Penerapan
kebijakan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Selain komunikasi dari atas ke bawah dapat digambarkan hal-hal yang
meliputi:&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pemberian
penghargaan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Memberikan
teguran dalam pelaksanaan tugas bagi karyawan yang kurang taat pada perintah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Memberikan
arahan dan bimbingan pada karyawan&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Komunikasi dari bawah ke atas (&lt;i&gt;up
ward communication&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Himstreet
and baty (1987:37) menyatakan bahwa : &lt;i&gt;up
ward communication is feedback to down ward communication. When management
request information from lower organizational levels. The resulting information
becomes feedback to that request. Employees, their work and method of doing it
and their perception of the organization.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dari
pernyataan yang dimaksud dapat digambarkan bahwa aliran komunikasi dari bawah
ke atas adalah merupakan kebalikan dari komunikasi dari atas ke bawah yaitu
komunikasi yang diawali dari wewenang yang lebih rendah pada wewenang yang
lebih tinggi. Dengan demikian ketika pimpinan perusahaan meminta informasi dari
bawahan atau pada saat pimpinan mendapatkan &lt;i&gt;feedback&lt;/i&gt;
dari bawahan yang berkaitan dengan segala hal yang berhubungan dengan
organisasi.pabila
para karyawan menyatakan sesuatu pada atasan mengenai permasalahan yang sedang
dirasakan karyawan yang berkaitan dengan tugas dan metode-metode yang harus
dijalankan serta persepsi mereka mengenai organisasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Empat
faktor terpenting menurut Himstreet dan Baty (1987:38) yang harus diperhatikan
dalam komunikasi dari bawah ke atas yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut
:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;Up ward communication is primarily
feedback to request and actions of superiors&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;Subordinates often tell the superior
what they think the superior wants to hear even though their messages might
contradict their true observations and perceptions&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;Up ward communication is based on
trust in the superior&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;Up ward communication is fequently a
threat to the subardinate &lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Komunikasi
yang dilakukan bawahan pada atasan dalam rangka memberikan pengertian mengenai
sesuatu untuk - diketahui dan dijadikan bahan pertimbangan pimpinan - pada umumnya,
namun pada kenyataannya komunikasi dari bawah ke atasan sering kali tersendat sehubungan dengan karakternya. Komunikasi dari bawahan sering dianggap sebagai
komunikasi yang bersifat: &lt;b&gt;permohonan, kritikan, usulan dan tuntutan.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sebagaimana
yang dikatakan Himstreet dan Baty, bahwa komunikasi dari bawah ke atas lebih mengutamakan
&lt;i&gt;feedback&lt;/i&gt; dari bawahan berkaitan
dengan permohonan dan tindakan/perilaku pimpinan. Umumnya pernyataan seorang
bawahan adalah berkaitan dengan apa yang dipikirkan dan yang diinginkan
atasannya untuk selalu didengar bawahan walaupun pesan dari atasan tersebut
seringkali bertentangan dengan kenyataan yang diobservasi atau dipersepsi
bawahan.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Komunikasi
dari bawah ke atas sebagai dasar bagi kepercayaan atasan/pimpinan. Komunikasi
dari bawah ke atas seringkali menjadi ancaman bagi seorang bawahan yang mungkin
seringkali suara bawahan yang ditujukan bagi atasan agak tersendat. Pada
prinsipnya fungsi komunikasi dari bawah ke atas adalah untuk memberikan
pengertian mengenai sesuatu, misalnya: permohonan bantuan, kritikan laporan,
prestasi kerja (&lt;i&gt;performance report&lt;/i&gt;),
saran, usulan anggaran, keluhan, opini yang merupakan sebagai bahan penentuan
kebijakan dalam rangka kepemimpinan pada umumnya. Hal tersebut juga dimaksudkan
untuk memperoleh informasi dari bawahan yang berkaitan dengan kegiatan dan
pelaksanaan pekerjaan karyawan dari tingkat yang paling bawah ketingkat yang
lebih tinggi.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Komunikasi
dari bawah ke atas dapat dimanfaatkan dalam memecahkan segala permasalahan yang
terjadi dalam suatu perusahaan, sehingga upaya-upaya pimpinan sebagai pengambil
keputusan secara tepat dapat dilakukan dengan baik. Dalam hal ini sudah
sepantasnya bila pimpinan memperhatikan aspirasi yang tumbuh dan berkembang
dari bawah. Dengan istilah lain partisipasi yang datangnya dari bawah dalam
proses pengambilan keputusan akan sangat membantu dalam pencapaian tujuan
organisasi.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dalam
rangka upaya untuk dapat mencapai tingkat keberhasilan komunikasi dari bawah ke
atas, para pimpinan harus memiliki rasa percaya terhadap bawahan, andaikan
tidak mempercayai sebaiknya informasi apapun dari bawahan tidak akan bermanfaat
baginya, karena yang muncul hanyalah rasa curiga atau ketidak percayaan
terhadap informasi tersebut.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Komunikasi
dari atas ke bawah memiliki beberapa kelemahan yaitu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;kemungkinan bawahan hanya menyampaikan informasi
(laporan) yang terbaik saja, sedangkan informasi yang agaknya mempunyai kesan
negatif atau tidak disenangi pihak manajer cenderung disimpan atau tidak
disampaikan, kecenderungan ini secara psikologis bawahan mempunyai rasa takut
atau segan seandainya atasan tidak menyenangi dan akan menimbulkan konsekuensi
yang berakibat tidak baik bagi dirinya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Informasi tentang ketidakberesan dikhawatirkan memberikan arti bahwa kinerja atau prestasi kerja
yang berkaitan dengan bidang pekerjaan tersebut buruk.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Seorang
bawahan umumnya tidak berkeinginan bahwa prestasi kerjanya akan terganggu dan dinilai
kurang baik atau tidak berhasil, sehingga lebih baik mereka akan memilih tidak
akan melaporkan kegagalan tersebut sama sekali.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Faktor penyebab inilah yang
akan selalu dirasakan pihak karyawan atau bawahan pada umumnya hanya melaporkan
hal yang baik-baik saja, sehingga mereka dapat menjaga atau menyelamatkan
posisi dan kedudukannya sehingga merasa aman dan nyaman. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Komunikasi horisontal (&lt;i&gt;horizontal
or lateral communication&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Himstreet
dan Baty (1987:38) menyatakan bahwa : &lt;i&gt;“Horizontal
or lateral communication is oftne used to decribe exchanges between
organizational units on the same hierarchical level”&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Komunikasi
horisontal dapat terjadi antara dua pihak yang berada pada level yang sama,
biasanya komunikasi yang dilakukan dalam bentuk koordinasi seperti level kepala
seksi, antara karyawan, antara manajer departemen. Komunikasi horisontal adalah
komunikasi yang terjadi antara bagian-bagian yang memiliki posisi sejajar dalam
suatu organisasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Tujuan
komunikasi horisontal antara lain untuk melakukan persuasi, mempengaruhi,
memberikan informasi kepada bagian/departemen yang mempunyai kedudukan sama
dalam organisasi. Kegiatan yang dilakukan dapat berupa:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Memo
antar kepala bagian&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Rapat
antar kepala seksi&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Konferensi
antar manajer&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Interaksi
antar karyawan&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Komunikasi
horisontal dapat dilakukan secara formal dan informal. Dalam segi
operasionalnya lebih sering dilakukan komunikasi secara informasi, sebab mereka
dalam taraf yang sejajar sehingga lebih secara terbuka dalam mengemukakan
masalah tentang pendapatnya, umumnya komunikasi berlangsung lebih bersifat
koordinasi. &lt;/span&gt;&lt;ul&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Komunikasi diagonal/silang (&lt;i&gt;cross
– channel communication&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Komunikasi
yang melibatkan antara dua posisi dalam struktur organisasi yang berbeda dan
tidak mempunyai garis perintah dapat melakukan kegiatan komunikasi. Contoh
komunikasi yang dilakukan antara manajer pemasaran dengan bagian pabrik,
kerjasama bagian produksi dengan promosi.&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; margin-left: 1cm; text-align: left; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Kasali
Rhenald. 1994. &lt;i&gt;Manajemen Public Relations
Konsep dan Aplikasinya di Indonesia.&lt;/i&gt; Pustaka Utama Grafiti. Jakarta. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; margin-left: 1cm; text-align: left; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Pace R.
Wayne. 1983. &lt;i&gt;Organizational Communication
Foundations for Human Resource Development.&lt;/i&gt; Prentice Hall. Inc. New Jersey.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; margin-left: 1cm; text-align: left; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Rosenblatt
S, Bernard. T. Richard Cheatham. James T. Watt. 1982. &lt;i&gt;Communication in Business.&amp;nbsp; &lt;/i&gt;Second
Edition. Prentice Hall Inc. Engle Wood Cliffs. New Jersey. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; margin-left: 1cm; text-align: left; text-indent: -1cm;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Yulianita,
Neni. 2005. &lt;i&gt;Dasar-dasar Humas.&lt;/i&gt; Pusat
Penerbitan Universitas (P2U) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada
Masyarakat Universitas Islam Bandung (LPPM UNISBA). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: left;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/5014272091992449887/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/10/mengambil-tindakan-dan-menerapkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/5014272091992449887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/5014272091992449887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/10/mengambil-tindakan-dan-menerapkan.html' title='Mengambil Tindakan dan Menerapkan Komunikasi PR'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-971086246275729410.post-6213478660667388032</id><published>2012-08-12T06:29:00.001+07:00</published><updated>2012-08-12T06:29:06.409+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Media"/><title type='text'>Mengenal Website</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sejarah Internet&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1969&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Departemen Pertahanan Amerika &amp;nbsp;memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan &amp;nbsp;sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal &amp;nbsp;dengan nama &lt;b&gt;The Advanced Research Projects Agency Network&lt;/b&gt;&amp;nbsp;(ARPANET).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1970&amp;nbsp;&lt;/b&gt;sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil &amp;nbsp;dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan &amp;nbsp;membentuk sebuah jaringan. &amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1972&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program &amp;nbsp;e-mail yang &amp;nbsp;ia ciptakan setahun yang lalu untuk &amp;nbsp;ARPANET. Program &amp;nbsp;e-mail ini begitu mudah, &amp;nbsp;sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga &amp;nbsp;diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan &quot;at&quot; atau &quot;pada&quot;.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1973&amp;nbsp;&lt;/b&gt;jaringan komputer &amp;nbsp;ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan &amp;nbsp;ARPANET. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini &amp;nbsp;dipresentasikan untuk pertama kalinya di &amp;nbsp;Universitas Sussex.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;26 Maret 1976&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Ratu Inggris berhasil mengirimkan email dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, &amp;nbsp;sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di &amp;nbsp;ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1979&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, &amp;nbsp;menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1981 &lt;/b&gt;France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link. Karena komputer &amp;nbsp;yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1982&lt;/b&gt; dibentuk &amp;nbsp;Transmission Control Protocol atau TCP dan &amp;nbsp;Internet Protocol atau IP yang kini kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul &amp;nbsp;jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa &amp;nbsp;e-mail dan &amp;nbsp;newsgroup USENET. Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1984 &lt;/b&gt;diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau &amp;nbsp;Domain Name System. &amp;nbsp;Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Setahun kemudian alamat anggota jaringan mulai menggunakan alamat dengan akhiran .com. Sistem alamat yang serba praktis ini langsung menggelumbungkan jumlah komputer yang tersambung dengan jaringan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1987&lt;/b&gt; jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 lebih.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1988&amp;nbsp;&lt;/b&gt;antar sesama komputer sudah mulai dapat mengobrol atau &amp;nbsp;chatting, karena Jarko Oikarinen dari Finland berhasil menemukan dan sekaligus &amp;nbsp;memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer &amp;nbsp;yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang &amp;nbsp;dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun &amp;nbsp;yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan &amp;nbsp;browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer lainnya, yang &amp;nbsp;membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1992&lt;/b&gt;&amp;nbsp;komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah &amp;nbsp;melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah &quot;surfing theinternet&quot;.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1994&lt;/b&gt;&amp;nbsp;situs internet telah tumbuh menjadi 3.000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya &amp;nbsp;virtual-shopping atau &amp;nbsp;e-retail muncul di &amp;nbsp;internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! Didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1995&lt;/b&gt; internet sudah menjadi jalur di mana suara, gambar, bisa &amp;nbsp;streaming sekaligus. Tahun 1996 transaksi perdagangan di &amp;nbsp;internet sudah mencapai &amp;nbsp;satu milyar dollar AS.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1997&lt;/b&gt; situs &amp;nbsp;internet sudah melewati 1,2 juta. Nama domain business.com mencapai rekor penjualan 150.000 dollar AS.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;1998&lt;/b&gt;&amp;nbsp;situs internet tumbuh menjadi 4,2 juta, dan nama domain yang terdaftar sudah melewati angka dua juta. Tahun 1999 nama domain business.com terjual kembali 7,5 juta dollar AS.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;2000&lt;/b&gt; situs internet sudah melewati 21,1 juta.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Teknologi Internet&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Internet sebagai suatu media informasi memiliki beberapa teknologi yang umum&amp;nbsp;untuk diketahui diantaranya adalah URL, TCP/IP, nama domain, browser, email, dan&amp;nbsp;chatting. Semuanya adalah alat bagi seseorang dalam berhubungan dengan dunia&amp;nbsp;internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;URL (Uniform Resource Locator)&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
URL digunakan sebagai penunjuk lokasi pada internet. URL dapat dimisalkan dengan alamat yang menunjuk pada suatu lokasi. Contoh penggunaan URL adalah &amp;nbsp;untuk menunjuk alamat pada suatu website.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Nama Domain&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Setiap komputer yang terhubung jaringan TCP/IP akan memilki IP address yang unik. &amp;nbsp;IP address terdiri dari empat grup angka yang dipisahkan oleh titik. Nama domain sebenarnya adalah representasisari IP address. Sebagai contoh IP address dari&amp;nbsp;www.google.com adalah &amp;nbsp;http://64.233.167.99/. &amp;nbsp;Kedua URL tersebut akan&lt;br /&gt;
menampilkan halaman yang sama, yaitu website Google. Perbedaannya adalah saat&amp;nbsp;mengetikkan url &amp;nbsp;http://www.google.com, komputer terlebih dahulu mencari &amp;nbsp;IP&amp;nbsp;address dari google.com yaitu (http://64.233.167.99) kemudian akan me-link ke server tempat file –filenya disimpan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Browser&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Browser &amp;nbsp;adalah sebuah program yang digunakan untuk menampikan halaman web.&lt;br /&gt;
Browser berkomunikasi dengan web server melalui &amp;nbsp;protocol HTTP, yang membaca&amp;nbsp;dan menerjemahkan bahasa HTML dan data gambar untuk ditampilkan secara visual sehingga informasi yang ada dapat dibaca.. Pengeksekusian atau pembacaan halaman web oleh &amp;nbsp;browser dibagi menjadi dua berdasarkan pengeksekusiannya, yaitu pengeksekusian pada sisi klien dan pada sisi server.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Client Side&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada sisi klien, script yang dibuat akan dijalankan pada komputer klien (user)&amp;nbsp;lalu ditampilkan hasinya pada browser sehingga sering disebut &amp;nbsp;browser scripting.&amp;nbsp;Diantaranya adalah HTML, JavaScript, VBScript, DHTML dll.&amp;nbsp;Kegunaannya untuk membuat tampilan pada web lebih menarik dan dinamis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Server Side&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada sisi server, script akan dijalankan pada komputer server, kemudian&amp;nbsp;server akan mengirimkan hasilnya pada browser komputer klien. Kerja script pada&amp;nbsp;server side berbeda dengan client side, pada server side, server pada komputer&amp;nbsp;menjadi berat , karena server side membutuhkan banyak resource server untuk&lt;br /&gt;
mendukung scriptingnya. Scripting pada server side diantaranya adalah Perl, PHP,&amp;nbsp;ASP, JSP, Coldfusion dan lain-lain&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Email&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Email adalah salah satu produk yang dihasilkan pada masa sejarah berkembang&amp;nbsp;internet. Dengan email komunikasi pada dunia internet menjadi lebih cepat dan&amp;nbsp;efisien. Email adalah singkatan dari electronic mail (surat elektronik) yang fungsinya&amp;nbsp;sama yaitu untuk mengirim surat atau pesan ke alamat yang dituju, tetapi dengan&amp;nbsp;media internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Chatting&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Chatting adalah pembicaraan yang dilakukan kepada orang lain dengan menuliskan&amp;nbsp;kata-kata dan menggunakan komputer yang terhubung ke internet secara bersamaan.&amp;nbsp;Apapun yang anda ketik melalui keyboard, maka akan muncul pada layar komputer&amp;nbsp;rekan chatting anda. Ada banyak program-pogram chatting diantaranya Yahoo Instant Messager (YIM), MIRC, MSN, dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;HTML&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
HTML atau yang memiliki kepanjangan Hypertext Markup Language adalah script &amp;nbsp;dimana kita bisa menampilkan informasi dan daya kreasi kita lewat internet. HTML&amp;nbsp;sendiri adalah suatu dokumen teks biasa yang mudah dimengerti dibanding bahasa pemrograman lainnya, dan karena bentuknya itu maka HTML dapat dibaca oleh&amp;nbsp;berbagai platform seperti : Windows, Linux, Macintosh. Kata “Markup Language“&lt;br /&gt;
pada HTML menunjukkan fasilitas yang berupa tanda tertentu dalam skrip HTML&amp;nbsp;dimana kita bisa mengatur judul, garis, tabel, gambar, dan lain-lain dengan perintah&amp;nbsp;yang telah ditentukan pada elemen HTML.&lt;br /&gt;
HTML sendiri dikeluarkan oleh &amp;nbsp;W3C (World Wide Web Consortium), &amp;nbsp;setiap terjadi perkembangan level HTML, harus dievaluasi ketat dan disetujui oleh &amp;nbsp;W3C. Hingga kini versi terakhir HTML yang telah disetujui oleh W3C adalah HTML versi 4.01.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Apa Itu Website?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Website atau situs juga dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Bersifat statis apabila isi informasi website tetap, jarang berubah, dan isi informasinya searah hanya dari pemilik website. Bersifat dinamis apabila isi informasi website selalu berubah-ubah, dan isi informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna website. Contoh website statis adalah berisi profil perusahaan, sedangkan website dinamis adalah seperti Friendster, Multiply, dll. Dalam sisi pengembangannya, website statis hanya bisa diupdate oleh pemiliknya saja, sedangkan website dinamis bisa diupdate oleh pengguna maupun pemilik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Unsur-Unsur dalam Penyediaan Website atau Situs&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Nama domain (Domain name/URL - Uniform Resource Locator).&amp;nbsp;Nama domain atau biasa disebut dengan Domain Name atau URL adalah alamat unik di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website, atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan sebuah website pada dunia internet. Contoh : http://www.nama situs .com&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nama domain diperjualbelikan secara bebas di internet dengan status sewa tahunan. Setelah Nama Domain itu terbeli di salah satu penyedia jasa pendaftaran, maka pengguna disediakan sebuah kontrol panel untuk administrasinya. Jika pengguna lupa/tidak memperpanjang masa sewanya, maka nama domain itu akan di lepas lagi ketersediaannya untuk umum. Nama domain sendiri mempunyai identifikasi ekstensi/akhiran sesuai dengan kepentingan dan lokasi keberadaan website tersebut. Contoh nama domain ber-ekstensi internasional adalah com, net, org, info, biz, name, ws. Contoh nama domain ber-ekstensi lokasi Negara Indonesia adalah:&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
.co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah&lt;br /&gt;
.ac.id : Untuk Lembaga Pendidikan&lt;br /&gt;
.go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia&lt;br /&gt;
.mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia&lt;br /&gt;
.or.id : Untuk organisasi yand tidak termasuk dalam kategori di atas&lt;br /&gt;
.war.net.id : untuk industri warung internet di Indonesia&lt;br /&gt;
.sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan &amp;nbsp;seperti SD, SMP dan atau SMU&lt;br /&gt;
.web.id : Ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yang melakukan kegiatannya di World Wide Web.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Apa Manfaat dan Kegunaan Website?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Meningkatkan visibilitas/kehadiran perusahaan.&amp;nbsp;Menambah visibilitas/kehadiran perusahaan. Bisa diibaratkan perusahaan membuka showroom (ruang pamer) yang baru.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menyediakan informasi profil perusahaan secara detail.&amp;nbsp;Untuk mengetahui profil profil perusahaan lain untuk berkejaa sama dan berbisnis dengan tujuan agar bisa menjadi rekanan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengomunikasikan produk dan jasa perusahaan secara mendetail.&amp;nbsp;Saat beriklan di koran/majalah, iklan pada sebuah papan reklame, atau membuat brosur. Tempat/space yang disediakan dalam koran/majalah, papan reklame atau brosur pasti dibatasi dan tidak mudah untuk diubah informasinya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengingatkan calon pelanggan yang lupa.&amp;nbsp;Berkaitan dengan proses pemasaran, calon pelanggan menerima informasi mengenai perusahaan dan jasa kita yang mungkin didapat melalui presentasi, melihat brosure, browsing atau melihat iklan. Calon pelanggan mungkin kehilangan kartu nama perusahaan kita dan saat membutuhkan jasa kita dia akan mencari di internet(search engine) dan melakukan pencarian dengan keyword nama perusahaan kita.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memudahkan pelanggan menghubungi kita.&amp;nbsp;Untuk melakukan pencarian di internet apabila lupa sesuatu hal, mencari perusahaan kita, menemukan dan menghubungi kita kembali.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meningkatkan kualitas layanan pelanggan.&amp;nbsp;Mempermudah saat menambahkan informasi-informasi yang terkait dengan produk atau jasa perusahaan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meningkatkan kredibilitas perusahaan.&amp;nbsp;Perusahaan yang memiliki website akan terkesan maju dan modern. Dengan demikian maka kredibilitas perusahaan akan meningkat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memperluas jangkauan promosi, dengan memiliki website maka produk perusahaan lebih banyak dikenal masyarakat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Media tanpa batas, internet adalah media informasi yang tanpa batas.&amp;nbsp;Bisa diakses kapan saja, dimana saja, dan oleh siapa saja.&amp;nbsp;Internet bisa diakses oleh seluruh lapiran masyarakat di antero jagat (unlimited user access).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Promosi terluas, internet adalah media promosi terluas jika dilihat dari kacamata jangkauan atau cakupan area (unlimited scopt of areas).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Media pengenalan perusahaan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jenis Website&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Basic.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Website disediakan untuk publikasi informasi. Adapun informasi yang akan disediakan adalah beraneka ragam dari profile pribadi hingga company profile.&amp;nbsp;Fokus situs ini adalah publikasi informasi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Search Engine.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Situs search engine adalah situs yang menyediakan mesin pencari. Search engine secara otomatis mencari dan menyimpan data-data situs yang beredar di internet. Adapun materi yang dapat dicari adalah segala sesuatu yang tergabung di dalam website yang terhubung di internet. Seperti mencari sebuah alamat website, file-file multimedia dan grafis yang terkandung di dalam website. Dalam hal ini situs-situs lain berlomba-lomba untuk menduduki tempat tertinggi untuk dapat di cari oleh search engine.&amp;nbsp;Fokus situs ini adalah sebagai mesin pencari situs lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Portal.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Situs jenis portal merupakan pintu gerbang bagi situs lain seperti halnya juga search engine. Tetapi di dalam portal situs-situs tersebut lebih disusun untuk disajikan. Berbeda dengan search engine situs-situs tersebut bukan dicari datanya secara otomatis oleh mesin pencari tetapi disimpan dan dikelola oleh pengelola portal secara dictionary. Umumnya portal-portal besar juga menyediakan layanan internet lain seperti email bagi member dan lain-lain.&amp;nbsp;Fokus situs ini adalah sebagai gerbang dan facebook bagi situs lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Blog.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Blog merupakan buku harian yang terpublish di internet. Seorang pengelola blog dapat dengan bebas menuangkan pikirianya dalam bentuk tulisan ke dalam website ini. Tulisan tersebut selanjutnya disimpan di database dan di publish di internet. Fungsional situs ini adalah publikasi dalam bentuk artikel di internet.&amp;nbsp;Fokus situs ini adalah manajemen artikel.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Networking.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Situs jenis networking adalah situs penyedia yang menampung member-member untuk membentuk suatu komunitas. Sehingga member-member di dalam website tersebut dapat saling berkomunikasi dan bertukar pikiran. Di dalam website ini sesama member dapat saling berkenalan dan menjalin relasi satu sama lain. Pertukaran pesan dan testimonial pun terjadi diantara member yang belum atau sudah menjalin relasi.&amp;nbsp;Fokus situs ini adalah friend relationship atau berteman dan berkomunitas di dalam internet.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Forum.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Forum adalah situs membership seperti networking juga. Tetapi tidak berfokus pada friend relationship seperti situs networking. Situs ini lebih berfokus sebagai ajang diskusi di internet. Adapun diskusi dalam bentuk tulisan yang diposting oleh member di organisasikan dengan lebih baik hingga perkategori yang terdiri dari berbagai sub-sub. Tujuan situs ini adalah wadah saling bertukar pikiran dalam diskusi.&amp;nbsp;Fokus situs ini adalah forum diskusi online.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;News.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;News site adalah situs yang mengelola berita untuk di publish ke internet. Pengelola website dapat mengelola yaitu antara lain menulis dan memanage berita. Kemudian user internet dapat melihat informasi berita tersebut melalui website.&amp;nbsp;Fokus situs ini adalah manajemen berita.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Event Organizer.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Situs jenis ini adalah situs yang mengelola manajemen informasi pengadaan acara. Informasi yang disajikan situs ini biasanya berorientasi waktu, misalnya informasi kapan diadakannya sebuah event, event yang terlewatkan dan event yang akan diadakan nantinya. Di dalamnya juga terdapat keterangan deskripsi tentang event tersebut dan judul event.&amp;nbsp;Fokus situs ini adalah manajemen informasi event.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Gallery.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Gallery site menyediakan fasilitas publikasi foto dan gambar secara online. Pengelola website dapat menyimpan foto atau gambar yang diinginkan lalu dikategorikan dan di manage setelah itu di publish.&amp;nbsp;Fokus situs ini adalah publikasi foto dan gambar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Multimedia Streaming.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Video streaming dan audio streaming sekarang merupakan trend baru dari dunia website. Di dalam situs jenis ini seseorang dapat menonton atau mendengarkan secara langsung multimedia melalui web. Untuk membangun situs ini diperlukan server yang memiliki koneksi internet yang high dan up stream, ini dikarenakan file-file multimedia yang relatif berukuran besar.&amp;nbsp;Fokus situs ini adalah publikasi audio dan video online.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;E-Commerce.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Situs dengan sistem e-commerce adalah situs yang bertujuan untuk melakukan perdagangan melalui media internet. Pengelola dapat mengorganisir barang-barang yang ingin dijual lalu mempublikasikan secara online beserta harganya. Ada juga yang menyediakan transaksi online melalui website ini. Yang jelas dalam hal ini website dimanfaatkan sebagai toko di dalam internet.&amp;nbsp;Fokus situs ini adalah perdagangan online.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;E-Learning.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;E-Learning merupakan situs yang menyediakan pembelajaran online melalui internet. Pembelajaran dilakukan melalui berbagai media seperti tulisan, gambar hingga multimedia.&amp;nbsp;Fokus situs ini adalah pembelajaran online.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/feeds/6213478660667388032/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/08/mengenal-website.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/6213478660667388032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/971086246275729410/posts/default/6213478660667388032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://belajarkomunikasilagi.blogspot.com/2012/08/mengenal-website.html' title='Mengenal Website'/><author><name>Enaliya Sudartama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11443806661065721186</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBMhJOLigaO6kfpoIz6YHQFZZmwT2Fgfj9p08LkOBzJgpSAzmR0R6DehhCxv9RWna6j1WYBPKiOywEmKQBfCmysqwOXEcnStzdiZvv69zLvhjxEKlF39qsQtuOoWvlg/s220/enna-pass-sq-2019.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>