<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Berita metro TV</title><description>sekilas berita dari metro TV</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Purjianto)</managingEditor><pubDate>Wed, 18 Dec 2024 19:24:30 -0800</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://raehananto.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>sekilas berita dari metro TV</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Aneh Kecelakaan Kapal Dianggap Biasa</title><link>http://raehananto.blogspot.com/2011/09/aneh-kecelakaan-kapal-dianggap-biasa.html</link><category>Aneh Kecelakaan Kapal Dianggap Biasa</category><author>noreply@blogger.com (Purjianto)</author><pubDate>Wed, 28 Sep 2011 13:20:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6036951244785732824.post-9060023872006182680</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEha9kd_X5dYpUmzBP8oLX7t6SkeTGfq9Y6YDDFAp1gU5WxMM2LAr20iiyc8_w1k5cud7i1P8lJDpj_GsofEoxh2RGEZkvZDrm_kPrdjzw3p6oSmz-l4AuPc2f9YlcjYa1ZH8WE8Pv4Y6CMR/s1600/image.php.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEha9kd_X5dYpUmzBP8oLX7t6SkeTGfq9Y6YDDFAp1gU5WxMM2LAr20iiyc8_w1k5cud7i1P8lJDpj_GsofEoxh2RGEZkvZDrm_kPrdjzw3p6oSmz-l4AuPc2f9YlcjYa1ZH8WE8Pv4Y6CMR/s1600/image.php.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;KITA &lt;/strong&gt;semua tersentak ketika terjadi serangan teror bom  di Solo. Namun ketika sebuah kapal motor terbakar di Tanjung Perak,  Surabaya, kita sampai tersentak, pasti ada yang salah dengan kepekaan  kita. Apalagi dalam musibah itu banyak penumpang yang menjadi korban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih  memprihatinkan lagi jika tidak ada rasa bersalah dari otoritas  pengelola angkutan umum. Padahal pada peristiwa terbakarnya KM Kirana IX  sedikitnya ada delapan penumpang yang tewas terbakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecelakaan  kapal laut hampir terjadi setiap hari beberapa hari terakhir ini. Kalau  tidak terbakar kapal tanker, terbakar kapal penumpang atau juga terjadi  tabrakan antarkapal. Dan setiap kali terjadi musibah di tengah laut  selalu jatuh korban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang benar dua pertiga bagian dari negeri  ini berupa laut. Namun kalau karena itu kita bisa membenarkan atau  memahami terjadinya kecelakaan&amp;nbsp; angkutan laut, itu alasan yang tidak  bisa kita terima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Justru karena negeri ini sangat tergantung  kepada jalur angkutan laut, kita harus memastikan semua bisa berjalan  dengan baik dan aman. Kita harus bisa menjamin bahwa sistem angkutan  laut itu bisa diandalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan sebaliknya kita membiarkan  angkutan laut tidak tertangani dengan baik. Kita membiarkan angkutan  laut berjalan seadanya. Padahal kita tahu pengguna angkutan laut jauh  lebih besar dari pengguna angkutan darat dan angkutan udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah  yang benar-benar sangat memprihatinkan diri kita. Tidak ada kata maaf  dari yang namanya Menteri Perhubungan atas berbagai musibah yang terjadi  secara beruntun. Tidak ada penjelasan tentang langkah perbaikan yang  sedang dan akan dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh kita sedang melihat pejabat  yang tidak memiliki hati. Kecelakaan hanya sekadar dilihat sebagai  musibah, jumlah penumpang yang meninggal dan luka-luka hanya dianggap  sebagai data statistika semata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apalagi kecelakaan yang terjadi  pada transportasi umum hampir terjadi di semua moda yang ada. Kecelakaan  pada angkutan darat dan juga angkutan udara tidak bisa dikatakan kecil.  Jumlah korban yang diakibatnya pun sangatlah besar jumlahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa  ada kemauan untuk mengaudit sarana transportasi yang ada, maka  kecelakaan akan terus terjadi. Jangan lupa ketika kecelakaan terjadi  maka yang menderita banyak orang. Istri kehilangan suami, suami  kehilangan istri, anak kehilangan orangtua, atau orangtua kehilangan  ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal tanggung jawab dari negara, selain memberikan  jaminan pendidikan, jaminan kesehatan, juga jaminan keamanan dalam  bepergian. Negara memiliki kewajiban untuk menjamin pengelolaan angkutan  umum berjalan dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang operator angkutan umum bisa  saja dilakukan oleh swasta. Tetapi negara yang memberikan izin kepada  swasta untuk ikut di dalam menjalankan kegiatan pengangkutan umum.  Negara harus menjamin bahwa pengelola angkutan umum itu profesional dan  mampu membuat perjalanan warga dari satu tempat ke tempat lain berjalan  baik dan aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak bisa negara lalu lepas tangan dalam masalah  tanggung jawab. Sekadar dianggap sebagai sebuah bisnis dan kemudian  diukur sebagai persoalan untung-rugi. Pengelola angkutan umum memang  harus untung agar mereka bisa terus memperbaiki pelayanan mereka, tetapi  jauh lebih penting dari keuntungan, transportasi umum yang ditawarkan  harus baik dan aman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh karena itu di banyak negara, penanggung  jawab angkutan umum adalah pejabat yang mengurusi perhubungan. Ketika  terjadi tabrakan kereta api di Jepang, Menteri Perhubunganlah yang  tampil untuk menyampaikan permohonan maaf dan bahkan tidak jarang  kemudian mengundurkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bangsa-bangsa yang lebih maju,  mereka selalu mengambil hikmah dari setiap&amp;nbsp; musibah. Bangsa lain selalu  mau belajar dari kesalahan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.  Bahkan mereka kemudian bergerak maju dari kesalahannya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita  bisa lihat pengalaman yang dilakukan China dalam membangun kereta api  cepat. Kereta api Beijing-Shanghai yang baru mereka resmikan langsung  mengalami musibah ketika pertama kali diluncurkan. Musibah tidak harus  membuat mereka lalu melangkah mundur. Justru mereka terus maju untuk  memperbaiki kekurangan yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita harus menjadi bangsa  pembelajar kalau memang ingin menjadi bangsa yang maju. Untuk itu kita  harus memiliki sikap untuk mau belajar dari kesalahan dan memperbaiki  kesalahan. Tanpa itu maka kita akan menjadi bangsa yang terus  terjerembab dalam musibah dan masalah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.metrotvnews.com/read/tajuk/2011/09/28/901/Aneh-Kecelakaan-Kapal-Dianggap-Biasa/tajuk"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;Metrotvnews &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEha9kd_X5dYpUmzBP8oLX7t6SkeTGfq9Y6YDDFAp1gU5WxMM2LAr20iiyc8_w1k5cud7i1P8lJDpj_GsofEoxh2RGEZkvZDrm_kPrdjzw3p6oSmz-l4AuPc2f9YlcjYa1ZH8WE8Pv4Y6CMR/s72-c/image.php.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tukar Link</title><link>http://raehananto.blogspot.com/2011/09/tukar-link.html</link><category>Tukar Link</category><author>noreply@blogger.com (Purjianto)</author><pubDate>Wed, 28 Sep 2011 12:18:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6036951244785732824.post-3843992561796965457</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://raehananto.blogspot.com/2011/09/tukar-link.html"&gt;&lt;img alt="BERITA" src="http://images.cooltext.com/2273625.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;textarea&gt;&amp;lt;a href="http://raehananto.blogspot.com/2011/09/tukar-link.html"&amp;gt;&amp;lt;img alt="BERITA" src="http://images.cooltext.com/2273625.gif" /&amp;gt;&amp;lt;/a&amp;gt;&lt;/textarea&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script src="http://www.e-referrer.com/link.js" type="text/javascript"&gt;
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
write_ref(86705);
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="border-collapse: collapse; border: 0px; font-size: xx-small; margin-left: auto; margin-right: auto; padding: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.e-referrer.com/" title="Visit eReferrer and get your own FREE referrer list!"&gt;www.e-referrer.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bekas Dua Petinggi Peruri Divonis 18 Bulan</title><link>http://raehananto.blogspot.com/2011/09/bekas-dua-petinggi-peruri-divonis-18.html</link><category>Bekas Dua Petinggi Peruri Divonis 18 Bulan</category><author>noreply@blogger.com (Purjianto)</author><pubDate>Wed, 28 Sep 2011 11:58:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6036951244785732824.post-455903219747266874</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOG_video_class" contentid="FAILED" height="266" id="BLOG_video-FAILED-0" width="320"&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Metrotvnews.com, Jakarta: &lt;/b&gt;Bekas Direktur Pemasaran  Peruri Suparman dan mantan Direktur Produksi Abubakar Baay divonis 18  bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor, Rabu (28/9). Keduanya terbukti  secara sah dan meyakinkan terlibat korupsi dana pengelolaan dan  penggunaan biaya operasional direksi periode 2002-2007.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketua Majelis Hakim Nani Indrawati mewajibkan kedua terdakwa membayar  denda sebesar Rp 75 juta subsider tiga bulan kurungan. Yang beda,  Suparman diharuskan membayar duit pengganti sebesar Rp 333 juta,  sedangkan Abubakar hanya Rp 332 juta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua terdakwa belum bersedia menanggapi vonis buat mereka. Hanya, baik  Suparman maupun Abubakar, akan mempertimbangkan putusan pengadilan  ini.(ICH)</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Keluarga Korban KM Marina Nusantara Bertahan di Pelabuhan Trisakti</title><link>http://raehananto.blogspot.com/2011/09/keluarga-korban-km-marina-nusantara.html</link><category>Keluarga Korban KM Marina Nusantara Bertahan di Pelabuhan Trisakti</category><author>noreply@blogger.com (Purjianto)</author><pubDate>Tue, 27 Sep 2011 23:44:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6036951244785732824.post-849343265759372062</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;iframe allowfullscreen='allowfullscreen' webkitallowfullscreen='webkitallowfullscreen' mozallowfullscreen='mozallowfullscreen' width='320' height='266' src='https://www.blogger.com/video.g?token=AD6v5dyTY3vvskWRlWWIIzzD7M_Qe_6cd7v68bR5wmGHsOFQgeAFbl00g8IoqqZbALUpVySQV_IWvnTxEWd2elM4Yw' class='b-hbp-video b-uploaded' frameborder='0'&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span id="goog_440358441"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_440358442"&gt;&lt;/span&gt;Metrotvnews.com, Banjarmasin: &lt;/b&gt;Sejumlah keluarga korban  kembali mendatangi posko pengaduan korban KM Marina Nusantara di Rumah  Sakit dokter Soeharsono, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (28/9).  Sebagian keluarga bahkan rela menunggu di dermaga Pelabuhan Trisakti,  tidak jauh dari lokasi tim SAR melakukan pencarian korban hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haris Dianto, salah satu keluarga korban yang datang ke pelabuhan, tak  bosan-bosannya meminta informasi kepada tim SAR. Bahkan Haris juga  selalu berusaha mengenali setiap korban tewas yang ditemukan. Warga asal  Jember, Jawa Timur, kehilangan istri dan adik iparnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haris mengaku sudah dua hari menunggu kabar istrinya, Lilin Ramayanti,  dan adik iparnya, Miko. Terakhir kontak dengan sang istri pada Ahad pagi  silam saat Lilin menaiki kapal Marina di Pelabuhan Tanjung Perak  Surabaya. Haris yakin istri dan adik iparnya menjadi korban tewas dalam  musibah terbakarnya kapal Marina Nusantara. Ia berharap tim SAR bisa  segera menemukan jasad mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara, penumpang hilang di posko pengaduan korban KM Marina  Nusantara di RS Suharsono, terdata sebanyak 16 orang. Dua di antaranya  sudah ditemukan tewas mengapung, tidak jauh dari lokasi kejadian Selasa  sore. Sementara korban yang masih dirawat di RS Suharsono, sebanyak 25  orang, tiga di RS Suaka Insan dan enam di RSUD Ulin Banjarmasin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga Rabu pagi ini, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban lainnya.(DSY)&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Keluarga Ahmad Hayat Menutup Diri, Warung Baksonya Tutup</title><link>http://raehananto.blogspot.com/2011/09/keluarga-ahmad-hayat-menutup-diri.html</link><category>Keluarga Ahmad Hayat Menutup Diri</category><category>Warung Baksonya Tutup</category><author>noreply@blogger.com (Purjianto)</author><pubDate>Mon, 26 Sep 2011 22:52:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6036951244785732824.post-2703918457674427003</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;iframe allowfullscreen='allowfullscreen' webkitallowfullscreen='webkitallowfullscreen' mozallowfullscreen='mozallowfullscreen' width='320' height='266' src='https://www.blogger.com/video.g?token=AD6v5dzbU6yooWCCBwt-g3f-WkobLrxdecINYpBMr5CgMAQV7oOA4_SNl38NdjfIhQ1pbhHQmXOn5bxsTnfx1fkHFA' class='b-hbp-video b-uploaded' frameborder='0'&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Metrotvnews.com, Cirebon: &lt;/b&gt;Polri telah resmi mengumumkan  bahwa pelaku bom Solo adalah Ahmad Yosepa Hayat. Pria itu dikenal suka  membantu keluarganya berjualan bakso di warung bakso di Jalan Pandesan,  Kota Cirebon, Jawa Barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pasca-aksi bom bunuh diri Ahmad Yosepa itu, warung bakso keluarga  Yosepa, yang sebelumnya ramai dikunjungi pembeli dan masih beropersi  kemarin, hari ini Selasa (27/9), tak berjualan. Sementara Hindun dan  Daud Turani, orangtua Ahmad Yosepa, tidak terlihat beraktivitas di luar  rumah sejak pagi tadi. Warga melihat mereka beraktivitas terakhir kali  kemarin sore di warung bakso itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hayat masih sering terlihat sebelum bom Cirebon, setelah bom Cirebon  terjadi, dia sama sekali tidak kelihatan batang hidungnya," ucap Uni  Syahruni, Ketua RT setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di depan rumah Ahmad Yosepa pun sama sekali tidak ada penjagaan ketat  dari aparat polisi setempat. Dan sampai berita ini diturunkan, keluarga  Ahmad Yosepa tidak terlihat, baik di rumah maupun di warung  baksonya.(DSY)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.auto-ping.com/ping9623" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Ping your blog, website, or RSS feed for Free" border="0" src="http://www.auto-ping.com/iping.php?aut=EF60387089C968920487F89D5739455201155A64B924A54A750E6D8DD2AD0BC1854A7AD421A02FC8C1" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;noscript&gt;&amp;amp;lt;a href="http://www.auto-ping.com/" alt="Ping your blog, website, or RSS feed for Free"&amp;amp;gt;Ping your blog, website, or RSS feed for Free&amp;amp;lt;/a&amp;amp;gt;&lt;/noscript&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jatuhnya Satelit UARS Sulit Diprediksi</title><link>http://raehananto.blogspot.com/2011/09/jatuhnya-satelit-uars-sulit-diprediksi.html</link><category>Jatuhnya Satelit UARS Sulit Diprediksi</category><author>noreply@blogger.com (Purjianto)</author><pubDate>Sun, 25 Sep 2011 09:09:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6036951244785732824.post-2293764080520484184</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;iframe allowfullscreen='allowfullscreen' webkitallowfullscreen='webkitallowfullscreen' mozallowfullscreen='mozallowfullscreen' width='320' height='266' src='https://www.blogger.com/video.g?token=AD6v5dx5CzgMECikiYs6IJun5eOIA7gu1LhnUZzW9XqnvYsgEyzNjDtvgOr3htKc7PLGzwNOdguPCSoLfnMVGYn8fQ' class='b-hbp-video b-uploaded' frameborder='0'&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Metrotvnews.com, Washington: &lt;/b&gt;Satelit  lembaga luar  angkasa NASA seberat 6 ton, yang diperkirakan akan jatuh  dan menabrak  bumi, ternyata membalik di posisi orbit yang lebih rendah,  sehingga  mengulur waktu kejatuhannya dari perkiraan sebelumnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Pesawat ruang angkasa, satelit penelitian atmosfer atas UARS, sebenarnya  diperkirakan akan menabrak atmosfir bumi, Jumat (23/9) malam, atau  Sabtu pagi waktu Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun pada Jumat pagi, para peneliti NASA menganalisa, matahari bukan  lagi faktor utama dalam tingkat penurunan satelit jatuh ke bumi. Karena  diketinggian orbit 160 kilometer dari bumi, posisi satelit serta  bentuknya, telah berubah oleh waktu saat turun ke bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga Sabtu ini, para peneliti NASA belum dapat memastikan lokasi  jatuhnya satelit UARS, dan kapan satelit usang itu jatuh menghujam  bumi.(RIZ)&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.auto-ping.com/ping9623" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Ping your blog, website, or RSS feed for Free" border="0" src="http://www.auto-ping.com/iping.php?aut=EF60387089C968920487F89D5739455201155A64B924A54A750E6D8DD2AD0BC1854A7AD421A02FC8C1" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;noscript&gt;&amp;amp;lt;a href="http://www.auto-ping.com/" alt="Ping your blog, website, or RSS feed for Free"&amp;amp;gt;Ping your blog, website, or RSS feed for Free&amp;amp;lt;/a&amp;amp;gt;&lt;/noscript&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Masyarakat dihimbau agar tidak terprovokasi</title><link>http://raehananto.blogspot.com/2011/09/jasad-pelaku-bom-solo-dievakuasi-ke.html</link><category>Jasad pelaku bom solo dievakuasi ke jakarta</category><author>noreply@blogger.com (Purjianto)</author><pubDate>Sun, 25 Sep 2011 08:26:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6036951244785732824.post-5757112581565183319</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;iframe allowfullscreen='allowfullscreen' webkitallowfullscreen='webkitallowfullscreen' mozallowfullscreen='mozallowfullscreen' width='320' height='266' src='https://www.blogger.com/video.g?token=AD6v5dwuZ6ea0G3d79co-yUka1vmpdyk3xVRe_6SXY2dRKazFtO-UAUnjZpv4A92gGK0lrtm1t3z11KyFqWcDBdQ5Q' class='b-hbp-video b-uploaded' frameborder='0'&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;iframe allowfullscreen='allowfullscreen' webkitallowfullscreen='webkitallowfullscreen' mozallowfullscreen='mozallowfullscreen' width='320' height='266' src='https://www.blogger.com/video.g?token=AD6v5dyoZFhPcIsl9gD2mV0d1ofYrI3JNG_J5qnmrwAjH-TR6wZkWDtzTDWNdDHXrIDYdTcOC9zjtzIyrRWA3roZyw' class='b-hbp-video b-uploaded' frameborder='0'&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Metrotvnews.com, Solo:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://raehananto.blogspot.com/2011/09/jasad-pelaku-bom-solo-dievakuasi-ke.html"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;Jenazah pelaku bom bunuh diri di  Gereja Bethel Injil Sepenuh&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; (GBIS) Kepunton, Jalan Arif Rahman Hakim  Nomor 49, Solo, Jawa Tengah, dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara,  Kramatjati, Jakarta Timur, Ahad (25/9) malam. Jenazah dibawa ke Jakarta  lewat jalur darat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jenazah pelaku--identitasnya masih gelap--setelah semua proses olah  tempat kejadian perkara selesai dilakukan. Olah TKP sendiri berlangsung  berjam-jam, mulai pukul 20.00 WIB sampai sekitar pukul 21.00 WIB. Jasad  pelaku dibawa ke Jakarta dalam iring-iringan lima mobil polisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bom meledak di GBIS Kepunton, pagi tadi, sekitar pukul 10.55 WIB.  Ledakan menewaskan satu orang--pelaku--dan melukai sedikitnya 19 orang,  sebelas di antaranya luka berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilihat dari foto yang disebarkan polisi, tadi sore, pelaku diduga  berusia antara 20-30 tahun. Tinggi pelaku sekitar 165 centimeter.  Kulitnya sawo matang dengan potongan rambut pendek. Ikal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat beraksi, menurut sejumlah saksi, pelaku mengenakan kemeja putih,  celana hitam, dan bertopi. Bersepatu kets. Dia menyamar sebagai jemaat  gereja.(ICH)&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.auto-ping.com/ping9623" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Ping your blog, website, or RSS feed for Free" border="0" src="http://www.auto-ping.com/iping.php?aut=EF60387089C968920487F89D5739455201155A64B924A54A750E6D8DD2AD0BC1854A7AD421A02FC8C1" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;noscript&gt;&amp;amp;lt;a href="http://www.auto-ping.com/" alt="Ping your blog, website, or RSS feed for Free"&amp;amp;gt;Ping your blog, website, or RSS feed for Free&amp;amp;lt;/a&amp;amp;gt;&lt;/noscript&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>