<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751</atom:id><lastBuildDate>Fri, 03 Jan 2025 10:32:34 +0000</lastBuildDate><category>Amalan</category><category>Renungan</category><category>Hikmah</category><category>Sholat</category><category>Pria</category><category>Wanita</category><category>Tips dan Trik</category><category>Ramadhan</category><category>Masuk Islam</category><category>Masjid</category><category>Kisah Nyata</category><category>Penistaan Agama</category><category>Akhlak</category><category>Keluarga</category><category>Cerita Islami</category><category>Politik</category><category>Al-Qur&#39;an</category><category>Doa</category><category>Hadits Hari Ini</category><category>Opini</category><category>Seks Islami</category><category>Idul Fitri</category><category>Ilmu</category><category>Nasional</category><category>Puisi</category><category>Bulan Syawwal</category><category>Haji</category><category>Hijriyah</category><category>Kabar Islam</category><category>Munafiqun</category><category>Zakat</category><category>i&#39;tikaf</category><category>lailatul qadr</category><title>Info Jamaah</title><description>Mari kita bersatu melawan kekuffaran dan kemunafikan.</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>212</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-8175111756702985304</guid><pubDate>Tue, 15 Nov 2016 02:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-14T18:23:37.579-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penistaan Agama</category><title>Pola Pembalasan Allah</title><description>&lt;div class=&quot;_5pbx userContent&quot; data-ft=&quot;{&amp;quot;tn&amp;quot;:&amp;quot;K&amp;quot;}&quot; id=&quot;js_a&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwlZ1BFVqy2v1W8M-cFZnXg6cXWqVvwvOcoreTJnrKl20kpOOTlRacyjLERI4sCl8PhtfKZpAJoJS2zNu4uSz5UC9GZDmgR-GvOw882qibYlwm_SH0NNhSdquy5FuJvc1VmMe1FTZ35-k/s1600/ariel.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwlZ1BFVqy2v1W8M-cFZnXg6cXWqVvwvOcoreTJnrKl20kpOOTlRacyjLERI4sCl8PhtfKZpAJoJS2zNu4uSz5UC9GZDmgR-GvOw882qibYlwm_SH0NNhSdquy5FuJvc1VmMe1FTZ35-k/s400/ariel.jpeg&quot; width=&quot;353&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Ada orang (politikus, pelawak, dll) yg kalau ngomong suka nyakitin 
orang lain, mereka dikasih sakit parah dulu sebelum akhirnya wafat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Sebenarnya Allah gak pernah zalim kpd hambaNya, krn saat sakit itulah penghapus dosa dan ada kesempatan bertaubat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

 Raja Namrud, Raja Firaun dikasih perlawanan terhadap apa yg dulu mereka
 banggakan tapi yg mereka banggakan itu tdk bisa mengalahkan pembalasan 
Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Raja Namrud punya wajah ganteng dan fisik yg sangat kuat, 
ia mengaku Tuhan dan tdk terima Nabi Ibrahim &#39;mempermalukan&#39; dirinya di 
hadapan rakyatnya. Singkat cerita, Namrud mati setelah Allah kirim 
seekor lalat masuk ke dalam hidungnya dan menetap di otaknya selama 3 
hari. Bisa ia melawan lalat itu meski ia besar dan kuat?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Firaun 
punya kekuasaan yg luas dan ditakuti, tapi Allah tenggelamkan ia ke 
dalam laut dan ketika hendak bertaubat sudah keburu mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Qarun 
memiliki harta yg sangat banyak, ia bangga dan sombong dgn itu. Bahkan 
kuncinya pun mesti diangkat oleh orang2 terkuat di jamannya. Tapi oleh 
Allah dibenamkanNya Qarun beserta harta2nya ke dalam bumi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Itu contoh2 dahsyat yang jadi pelajaran bagi semua umat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Contoh kecil yg biasa kita lihat terkait pola &#39;pembalasan&#39; Allah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

 Ada sepasang suami istri (pengusaha) tdk punya cukup uang utk hidup 
&#39;nikmat&#39; katanya. Kufur nikmat. Akhirnya mereka pinjam duit ke bank dan 
bisnisnya jadi lancar. Ingin makin besar lagi mereka pinjam lagi. Sampai
 akhirnya roda kehidupan ada di bawah, customer/klien mereka mengalami 
macet bayar. hingga singkat cerita mereka pun gak bisa bayar juga 
cicilan hutang ke bank. Riba adalah haram. Balasannya ngeRI BAnget.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

 Yang terjadi berikutnya rumah tangga mereka kacau, jual macam2 hingga 
akhirnya bangkrut, diteror terus sana-sini, puncaknya adl menjadi lebih 
miskin daripada kehidupan yg sebelumnya mereka tdk pinjam uang ke bank.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

 Mungkin yg akan kita lihat nanti di republik ini, kalau belajar dari 
pola sejarah, akan seru melihat pemimpin yg sangat kemaruk dgn proyek 
dan kekuasaan (dgn cara menindas, menipu, menzhalimi, menistakan agama).
 Ia memiliki uang yg tiada habisnya, mampu mendatangkan penjaga2 ke 
rumahnya, pengawal2 di kampanyenya sangat banyak yg belum pernah ada 
sebelumnya, pembantu2 yg setia, dll.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Maka benarlah. Yang ia 
banggakan itu (kekuatan, kekuasaan, kekayaan) akan terus kita lihat 
sampai pada masanya nanti itu HABIS dan ia bisa menjadi seperti contoh 
di atas yg di akhir hayatnya semua yang ia banggakan itu tdk bisa 
melawan &#39;Perlawanan&#39;  dari Tuhan. Semoga kita mati dalam keadaan khusnul
 khotimah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Jadi bersabarlah kawan seperjuangan, sampai duit dia 
nanti habis dan itu masih panjang kelihatannya, kita akan melihat 
perlawanan2. Dia Yang Bisa Memberi Uang Tiada Habisnya, Dia pula Yang 
Bisa menghentikan suplai uang untuknya, sangat mudah bagiNya. Tapi 
sebenarnya semakin panjang pula kesengsaraan dia dan ia makin jauh dari 
angan-angannya, seandainya kamu mengetahui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Sebenarnya sudah 
banyak yg mendoakan agar ia mendapat hidayah, tdk perlu ditanyakan lagi.
 Kalau lihat polanya seperti ini, saya jadi tertarik melihat endingnya 
nanti. Ada banyak hikmah yang bisa diambil (baik kemenangan ataupun 
kekalahan), dan Allah sudah tunjukkan sebagian kemenangan2 kecil: ada yg
 ketakutan kabur, ada yg mengadakan demo tandingan tapi sangat sedikit 
dan diguyur hujan pula, datangin saksi ahli dari Mesir eh dianya pulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

 Jadi memang telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang 
disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Allah 
terangkan kepada kita ayat-ayatNya, jika kamu memahaminya. See QS. 3:118&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

 Jika ada yg merasa kasihan kepadanya, ketahuilah itu berarti di lubuk 
hati kecilnya sudah turut bisa merasakan kesengsaraannya dan tipu 
dayanya.&lt;br /&gt;
 Semua itu ada polanya. Sukses ada polanya. Pertolongan Allah ada polanya. Pembalasan Allah pun ada polanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Terima kasih sudah membaca tulisan panjang ini, jika dirasa bermanfaat buat kita yg peduli dgn agama kita, boleh dishare. Nuhun&lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/pola-pembalasan-allah.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwlZ1BFVqy2v1W8M-cFZnXg6cXWqVvwvOcoreTJnrKl20kpOOTlRacyjLERI4sCl8PhtfKZpAJoJS2zNu4uSz5UC9GZDmgR-GvOw882qibYlwm_SH0NNhSdquy5FuJvc1VmMe1FTZ35-k/s72-c/ariel.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-8975605070285107029</guid><pubDate>Tue, 08 Nov 2016 04:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-07T21:20:33.554-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Munafiqun</category><title>Munafik: Penyebab Kehancuran Umat Islam</title><description>&lt;h3&gt;
&amp;nbsp;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhK5LUqyOsv44j_pOf6vaD5c8gizQG1Otzusn9NhYgHyfKbn7JPzi01efM_FThdeEdBPeaRGjGVE5q1wSPaKZsjGx-_cmAdMRHr9lxUlSxpPtqAeX1FMvG1IcVs8xxRqf2PeJc8BdyYhw/s1600/ciri2-orang-munafik-1-638.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhK5LUqyOsv44j_pOf6vaD5c8gizQG1Otzusn9NhYgHyfKbn7JPzi01efM_FThdeEdBPeaRGjGVE5q1wSPaKZsjGx-_cmAdMRHr9lxUlSxpPtqAeX1FMvG1IcVs8xxRqf2PeJc8BdyYhw/s400/ciri2-orang-munafik-1-638.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/h3&gt;
&lt;h3&gt;
&amp;nbsp;&lt;/h3&gt;
&lt;h3&gt;
Perbedaan Orang Munafiq dengan yang Samar-samar Netral:&lt;/h3&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah sunatullah-Nya kita akan berada di jaman penuh fitnah dan cobaan. Sering di postingan sosmed kita melihat/membaca orang munafiq berkata,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Udah lah gausah ribut, Islam kan Rahmatan Lil Alamin&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Jangan terprovokasi, Islam itu cinta damai.&quot; ini gaya khas munafiqun yang suka memutarbalikkan fakta.
&lt;br /&gt;
&quot;Kalau mau perang sana di Suriah.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ga usah lebay, yang di Suriah aja biasa aja, ini norak banget turun ke jalan sambil teriak2 Allahu Akbar.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenapa begitu?? karena Allah sudah katakan di surat Al-Munafiqun ayat 2 yang artinya, &quot;Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka &lt;b&gt;menghalang-halangi manusia dari jalan Allah&lt;/b&gt;. Sungguh berapa buruknya apa yang telah mereka kerjakan.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka mengatakan begitu &lt;b&gt;sebagai perisai&lt;/b&gt; sekaligus berusaha memadamkan semangat kaum mukminun. Dan mereka juga suka memutarbalikkan kata-kata atau fakta.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang netral atau menjaga diri, entah dia takut atau memang sudah tidak peduli, dia akan diam. DIAM. DIAM adalah lebih baik buat mereka. Diam adalah keselamatan buat mereka. Kita tidak tahu apa dia sebenarnya, apakah seorang mukmin ataukan munafiqun. Nanti ada saatnya Allah tampakkan dia sebenarnya apakah dia mukmin atau munafiqun. Kalau munafiqun, giliran penista dan pendukung si nista dihina, dia marahnya bukan main.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau orang mukmin, sudah jelas dia akan membela ulama dan mukminun, minimal dia marah dalam diam (tidak masa bodoh atau netral. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Bentuk Menghalang-halangi manusia dari jalan Allah:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
-Membuat keruh postingan dengan berkata provokator, admin goblok, admin gila, dsb &lt;br /&gt;
-Menimpali komentar orang2 mukmin yang mengarah ke penciutan semangat.&lt;br /&gt;
-Menimpali komentar yang mengarah ke pembelaan kuffar dan liberalisme&lt;br /&gt;
-Meledek dan mengolok-olok kaum mukmin yang berdemo&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan itu semua mereka membuat mukmin yang lain jadi&amp;nbsp; tambah semangat kepada pertemuan dengan-Nya, dan muslim yang awam menjadi bingung dan ragu-ragu. Orang yang ragu-ragu ini juga dicela oleh Allah, dan orang-orang yang teguh pendiriannya itulah yang Allah sukai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Kaum kuffar dan munafiqun sudah dikunci hatinya sehingga mereka tidak dapat mengerti (QS.Al-Munafiqun:3), maka dari itu perbuatan mereka sangat menjengkelkan dan boleh diperangi (QS. At-Tahrim:9)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;Allah Swt. memastikan
bahwa golongan munafik adalah termasuk orang kafir. Golongan ini mendapat
ancaman (&lt;i&gt;ultimatum&lt;/i&gt;) dari Allah Swt. dalam surat al-Ta&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;rîm [66]: 9:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoBodyText&quot; dir=&quot;RTL&quot; style=&quot;direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;decotype naskh special&amp;quot;; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Abadi MT Condensed Light&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Abadi MT Condensed Light&amp;quot;;&quot;&gt;يا أيها النبي جاهد الكفار
والمنافقين واغلظ عليهم ومأواهم جهنم وبئس المصير&lt;/span&gt;&lt;span dir=&quot;LTR&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;”&lt;i&gt;Wahai Nabi!
Perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik, dan bersikap keraslah
terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahanam, dan itu adalah
seburuk-buruk tempat kembali&lt;/i&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;h1&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;garamond&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;Cara
Menghadapi Orang Munafik&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemunafikan merupakan fenomena sosial
yang selalu ada di mana saja dan kapan saja. Karena itu, dalam menghadapi
perilaku seperti ini alangkah baiknya kita selalu merujuk pada petunjuk Allah
Swt. Sebab jika kita hanya mengandalkan potensi manusiawi, maka bisa saja yang
terjadi adalah unsur balas dendam atas tindakan munafik orang lain. Allah Swt.
berfirman dalam surat
al-Nisa [4]: 89:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; dir=&quot;RTL&quot; style=&quot;direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;&quot;&gt;
&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;decotype naskh special&amp;quot;; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Abadi MT Condensed Light&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Abadi MT Condensed Light&amp;quot;;&quot;&gt;ودوا
لو تكفرون كما كفروا فتكونون سواء فلا تتخذوا منهم أولياء حتى يهاجروا في سبيل الله
فإن تولوا&lt;/span&gt;&lt;span dir=&quot;LTR&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir=&quot;LTR&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir=&quot;LTR&quot; lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;&lt;span dir=&quot;LTR&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir=&quot;LTR&quot;&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;decotype naskh special&amp;quot;; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Abadi MT Condensed Light&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Abadi MT Condensed Light&amp;quot;;&quot;&gt;فخذوهم واقتلوهم حيث وجدتموهم
ولا تتخذوا منهم وليا ولا نصيرا&lt;/span&gt;&lt;span dir=&quot;LTR&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“&lt;i&gt;Mereka ingin supaya kalian menjadi
kafir sebagaaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kalian menjadi sama (dengan
mereka). Maka janganlah kalian jadikan di antara mereka penolong-penolong,
hingga mereka hijrah ke jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan
bunuhlah mereka dimana saja kalian menemuinya, dan janganlah kalian menjadikan
seorangpun diantara mereka sebagai pelindung, dan jangan (pula) menjadi
penolong.&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt;&lt;span dir=&quot;RTL&quot; lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;decotype naskh special&amp;quot;; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Abadi MT Condensed Light&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Abadi MT Condensed Light&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span dir=&quot;RTL&quot; lang=&quot;AR-SA&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;decotype naskh special&amp;quot;; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Abadi MT Condensed Light&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Abadi MT Condensed Light&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;Dalam menafsiri
ayat ini, Ibn Katsir menyatakan bahwa orang-orang munafik berharap sekali umat
Islam yang lain akan ikut tersesat bersama mereka. Keinginan itu dibangun atas
dasar permusuhan dan kebencian kepada kaum muslimin lainnya. Karena itu, Allah
Swt. mengingatkan agar umat Islam tidak sekali-kali menjadikan mereka sebagai
penolong, sampai mereka mau hijrah di jalan Allah dengan jalan bertaubat. Jika
mereka menolak hijrah, maka mereka akan ketahuan belangnya. Selanjutnya, mereka
boleh ditawan atau diperangi. Selama mereka masih berada dalam jurang
kemunafikan, maka tidak selayaknya menjadikan mereka sebagai pelindung dan
penolong.&lt;a href=&quot;http://pustaka.islamnet.web.id/Bahtsul_Masaail/Artikel/Penakluk/Munafik.htm#_ftn23&quot; name=&quot;_ftnref23&quot; style=&quot;mso-footnote-id: ftn23;&quot; title=&quot;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;MsoFootnoteReference&quot;&gt;23&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;mso-spacerun: yes;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;mso-tab-count: 1;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dari sini dapat ditarik benang merah,
bahwa cara menghadapi orang-orang munafik adalah dengan langkah berikut: (1)
tidak menjadikan mereka sebagai pelindung, penolong, dan pemimpin; (2) bersikap
tegas atau memerangi mereka; (3) waspada dan tidak mudah tergoda oleh ajakan
mereka, karena orang-orang munafik memang pandai bersilat lidah dan bermanis
muka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Wa Allah A’lam bi al-Shawab&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;abadi mt condensed light&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-size: 13.0pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/munafik-penyebab-kehancuran-umat-islam.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhK5LUqyOsv44j_pOf6vaD5c8gizQG1Otzusn9NhYgHyfKbn7JPzi01efM_FThdeEdBPeaRGjGVE5q1wSPaKZsjGx-_cmAdMRHr9lxUlSxpPtqAeX1FMvG1IcVs8xxRqf2PeJc8BdyYhw/s72-c/ciri2-orang-munafik-1-638.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-1644084649187915197</guid><pubDate>Tue, 08 Nov 2016 04:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-07T20:03:21.048-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penistaan Agama</category><title>Ini Dia 10 Karakter Pembela Penista Qur&#39;an</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhC-Muuondrm3K6T3_RI3Oi4MpXhDSVwPT4q5Rk3iFjycGOPFfW7xfR_iBc2XBn0MQOY6nx8cI2G7S2yy3_1tNUzrOe2iRQMDMW7J6-eqQIhnYESKg1LT5uaqilyZYGS1mP7fdVx5jo5sI/s1600/screenshot-temanahok.com+2016-11-08+05-33-01.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;215&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhC-Muuondrm3K6T3_RI3Oi4MpXhDSVwPT4q5Rk3iFjycGOPFfW7xfR_iBc2XBn0MQOY6nx8cI2G7S2yy3_1tNUzrOe2iRQMDMW7J6-eqQIhnYESKg1LT5uaqilyZYGS1mP7fdVx5jo5sI/s400/screenshot-temanahok.com+2016-11-08+05-33-01.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. MUNAFIK.&lt;/b&gt; Dalam al Qur`an surat An Nisaa ayat 139 dan 140 
dengan jelas divonis sebagai kaum munafik oleh Allah &amp;nbsp;bagi yang 
menjadikan kaum kafir teman dan pemimpin dengan meninggalkan kaum 
beriman, bahkan justru mendekati kaum kafir yang telah memperolok al 
Qur`an. Ditegaskan di akhir ayat 140 bahwa Allah akan mengumpulkan kaum 
kafir dan munafik di neraka jahannam. &amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. PENGKHIANAT. &lt;/b&gt;Membela orang kafir yang menghina Al Qur`an 
adalah bentuk pengkhianatan terhadap Islam hanya karena ingin 
mendapatkan keuntungan materi. Pengkhianat ditandai oleh hatinya yang 
selalu condong kepada kaum kafir, apalagi jika telah diberi makan oleh 
mereka. Pengkhianatan bisa disembunyikan, namun juga bisa 
terang-terangan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;3. PENISTA &lt;/b&gt;Kaum muslimin yang dengan sengaja membela, berteman 
dan bahkan menjadikan pemimpin para penista agama dari golongan orang 
kafir, maka diapun adalah serupa dengan orang yang dibela. Pembela 
penista al Qur`an adalah termasuk golongan penista juga. &amp;nbsp;Pembela 
penista adalah penista, lihat QS An Nisaa : 140.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. PELACUR INTELEKTUAL.&lt;/b&gt; Banyak kaum intelektual muslim yang 
bergelar akademik tinggi (biasanya kuliah di Barat) dengan berbagai 
apologi dan fantasi intelektual membuat analogi-analogi yang seolah 
rasional, padahal sebenarnya hanya karena hatinya telah terjangkiti 
penyakit. Mereka biasanya terjebak oleh pragmatisme dan balas jasa, 
namun agar tidak terlihat dibungkus dengan kajian-kajian ilmiah. Mereka 
hakekatnya mirip dengan perilaku pelacur. Karena itu mereka layak 
disebut sebagai pelacur intelektual. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. PECUNDANG&lt;/b&gt;. Pecundang adalah orang yang dalam hatinya tidak mau
 menghargai perjuangan kaum muslimin karena hatinya telah dipenuhi oleh 
penyakit iri dan dengki kepada kaum muslimin. Seorang yang bermental 
pecundang akan rela bergabung dengan kaum kafir demi memuaskan 
kedengkiannya. Dia akan senang jika melihat kaum muslimin menderita dan 
bersedih jika melihat kaum muslimin memperoleh kemenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. PENDUSTA.&lt;/b&gt; Salah satu karakter pendusta agama adalah mereka 
yang menolak memberikan bantuan kepada perjuangan kaum muslimin, 
sebaliknya dia justru dengan ringan memberikan bantuan kepada kaum 
kafir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;div id=&quot;adsense-content&quot; style=&quot;display: block; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;7. PENIPU&lt;/b&gt;. Seorang muslim yang cenderung kepada kaum kafir yang 
menghina Islam bermaksud menipu Allah, Rasulullah dan kaum muslimin. 
Padahal sebenarnya dia sedang menipu dirinya sendiri. Dirinyalah yang 
telah tertipu oleh hawa nafsunya. Dia sesungguhnya telah menyembah hawa 
nafsunya sendiri, tanpa dia sadari. &amp;nbsp;Dialah penipu yang tertipu. 
Terlebih lagi jika dia bermaksud menipu kaum muslimin, maka akibatnya 
adalah kehinaan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;8. PENJUAL AGAMA&lt;/b&gt;. Allah dengan tegas melarang kaum muslimin 
menjual agama dengan harga duniawi yang sangat sedikit. Allah mengancam 
dengan keras bagi seorang muslim yang menjual agama &amp;nbsp;untuk mendapatkan 
keuntungan materi duniawi. &amp;nbsp;Membela penista ayat Qur`an biasanya 
diakibatkan aqidahnya telah terbeli oleh orang kafir, dengan kata lain 
perutnya terisi makanan dari orang kafir yang mengakibatkan tumpulnya 
akidah dalam hatinya. inilah karakter muslim yang telah menggadaikan 
akidahnya demi materi duniawi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;9. PENGEMIS.&lt;/b&gt; Mental seorang pengemis adalah mental menghinakan 
diri demi mendapat secuil materi. Mental pengemis adalah bentuk kehinaan
 yang dilarang Islam. Jika menjadi pengemis materi saja dianggap sebuah 
kehinaan, apalah lagi jika menghinakan diri dengan cara membela kaum 
kafir yang menista Al Qur`an demi mendapatkan secuil isi perut. Maka 
seorang muslim yang seperti ini harganya tidak lebih dari apa yang 
dikeluarkan dari perutnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;10. DUNGU.&lt;/b&gt; Orang kafir yang menista al Qur`an adalah nyata-nyata 
sebuah perbuatan jahat dan akan mendapat siksa dari Allah. Seorang 
muslim yang justru membelanya adalah bentuk kedangkalan akalnya. Akal 
pembela kaum kafir yang menista al Qur`an telah mengalami disfungsi 
intelektual. Disfungsi intelektual inilah yang melahirkan kedunguan dan 
kebodohan dalam dirinya. Jika orang kafir membela orang kafir, itu 
wajar. Namun jika orang muslim membela orang kafir yang menghina Islam, 
itulah bentuk kedunguan sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Ahmad Sastra (dakwatuna)&lt;br /&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/ini-dia-10-karakter-pembela-penista.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhC-Muuondrm3K6T3_RI3Oi4MpXhDSVwPT4q5Rk3iFjycGOPFfW7xfR_iBc2XBn0MQOY6nx8cI2G7S2yy3_1tNUzrOe2iRQMDMW7J6-eqQIhnYESKg1LT5uaqilyZYGS1mP7fdVx5jo5sI/s72-c/screenshot-temanahok.com+2016-11-08+05-33-01.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-3614126544055329905</guid><pubDate>Mon, 07 Nov 2016 09:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-07T01:25:43.097-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penistaan Agama</category><title>Catat Ya! Tidak Pernah Ada Sejarahnya RI-1 Menemui Tukang Demo </title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXYG88mMRNb4RREEnJq7bjSTz0XzmLcPRb3bzOe5Hn35LcHFtOuEuET_-ByrU9XFvTZX4uwEZmSqM4QPCP_DXkURTrKN8dxK1V39fgsroSdQu0L1eaLU_blaV9s-2R4lYIQ0_UwxKW8SA/s1600/JO.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;193&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXYG88mMRNb4RREEnJq7bjSTz0XzmLcPRb3bzOe5Hn35LcHFtOuEuET_-ByrU9XFvTZX4uwEZmSqM4QPCP_DXkURTrKN8dxK1V39fgsroSdQu0L1eaLU_blaV9s-2R4lYIQ0_UwxKW8SA/s320/JO.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;JamaahMasjid -&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Begini ya....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dalam 71 tahun Indonesia merdeka, tidak pernah ada cerita RI-1 menemui perwakilan demonstran....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;RI-1 akan mengundang secara RESMI siapa-siapa saja yang dianggap sebagai Tokoh formal maupun informal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Catat yaa : RI-1 yang dalam posisi &quot;mengundang&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Dari sisi Jokowi :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jokowi sudah mendatangi Prabowo.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Jokowi sudah mengundang NU, Muhammadiyah, MUI dan juga FUI.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Tapi jangan berharap bahwa Jokowi sebagai RI-1 akan mau menemui demonstran yang berteriak mengancam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Karena itu secara SIMBOLIS bisa disalah artikan bahwa pemimpin tertinggi NKRI akhirnya tunduk pada tekanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bahwa JK sebagai RI-2 
atas PERINTAH Jokowi akhirnya bersedia menemui demonstran, sesungguhnya 
dikhawatirkan bisa menjadi presiden.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;Bahwa sebelumnya Menko 
Polhukam dan Mensesneg sudah menawarkan diri untuk menemui demonstran, 
sesungguhnya itu sudah LEBIH DARI CUKUP.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Verdana, sans-serif; font-size: xx-small;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10211363231065616&amp;amp;id=1506466801&quot;&gt;Sumber: THOMY SETIAWAN&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/catat-ya-tidak-pernah-ada-sejarahnya-ri.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXYG88mMRNb4RREEnJq7bjSTz0XzmLcPRb3bzOe5Hn35LcHFtOuEuET_-ByrU9XFvTZX4uwEZmSqM4QPCP_DXkURTrKN8dxK1V39fgsroSdQu0L1eaLU_blaV9s-2R4lYIQ0_UwxKW8SA/s72-c/JO.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-6573833929338546095</guid><pubDate>Mon, 07 Nov 2016 02:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-06T18:49:17.438-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penistaan Agama</category><title>Penjelasan Saksi Ahli Pidana Kasus Ahok Yang Akan Bungkam Pernyataan &quot; Sebenarnya Ahok Tak Menghina&quot; </title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiv-W8GXN8d8953Fq3b9FYwhqjxYFsE2ei9rVwMYO-_fP0pN9Il8jK_Dm0XyHG4FbENPQ_XnERaPbfwtGb9AsL86z0D3-GJ4-taeq8xfwgZ3t6zeMbtx6IqF0mHzmv079KHGKr2_zNBmRg/s1600/mudz.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;291&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiv-W8GXN8d8953Fq3b9FYwhqjxYFsE2ei9rVwMYO-_fP0pN9Il8jK_Dm0XyHG4FbENPQ_XnERaPbfwtGb9AsL86z0D3-GJ4-taeq8xfwgZ3t6zeMbtx6IqF0mHzmv079KHGKr2_zNBmRg/s400/mudz.JPG&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; font-size: small;&quot;&gt;TajukIndonesia - &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; font-size: small; text-align: justify;&quot;&gt;Prof
 Mudzakkier, saksi ahli hukum pidana kasus dugaan penodaan agama oleh 
Gubernur DKI Ahok, yang dihadirkan pihak pelapor mengisyaratkan unsur 
tindak pidana penodaan agama memang telah dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; overflow-wrap: break-word; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Kepada Aktual, dirinya menjelaskan bahwa ucapan Ahok yang dinilai 
sebagai penodaan agama cukup pada pernyataan intinya saja, tidak 
semuanya. “Kalau ada yang bilang lihat dari awal sampai akhir, menurut 
saya malah kurang pas,” ujar guru besar hukum pidana UII Yogyakarta ini,
 Minggu (6/11).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; overflow-wrap: break-word; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Seperti diketahui, ucapan penodaan agama oleh Ahok dilakukan saat 
kunjungan kerja sebagai Gubernur. Maka motivasi Ahok mengebut ayat 
Al-Qur’an terlebih menjurus konteks pilkada patut dipertanyakan, hal 
inilah menurut Mudzakkier yang jadi pokok persoalan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; overflow-wrap: break-word; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;“Jika Ahok berbicara dalam (acara) perbandingan agama, tentang bagaimana
 memilih pemimpin menurut Kristen, Hindu, Buddha, Islam dan lain-lain 
tentu nggak akan jadi akan masalah, tapi ini kan tidak,” kata dia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; overflow-wrap: break-word; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Lebih lanjut, Mudzakkier menganggap Ahok tidak punya kompetensi untuk 
mengutip dan mengintepretasi ayat Al-Qur’an sebab Ahok pribadi tidak 
mengimani Al-Qur’an sebagai kitab suci.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; overflow-wrap: break-word; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;“Apabila Ahok ceramah di acara keagamaan yang dia anut kemudian berucap 
kitab suci agama lain adalah bohong, itu dapat dimaklumi. Asalkan di 
komunitas mereka saja,” tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; overflow-wrap: break-word; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Hal tersebut sama halnya ketika umat Muslim dalam acara keagamaannya 
mengatakan Nabi Isa As bukan Tuhan, bagi Mudzakkier itu tidak jadi soal 
sebab memang diatur dalam Al-Qur’an.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; overflow-wrap: break-word; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;“Namun Ahok mengintepretasikan ayat Al-Qur’an didepan komunitas umum 
yang didalamnya ada Muslim. Kalau dia (Ahok) mau mengutip ayat ya dari 
kitab suci dia saja, tidak usah kitab suci orang lain. Jangan lompat 
pagar orang lain,”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; overflow-wrap: break-word; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Mudzakkier juga menyoroti sejumlah pihak yang membuat opini bahwa Ahok 
sebenarnya tidak bermaksud menghina. Dirinya lantas mempertanyakan siapa
 orang yang ditunjuk Ahok ‘memakai’ ayat 51 Al-Maidah, sebab konteks ini
 harus jelas karena jika tidak, tentu yang disasar Ahok adalah ayat 51 
Al-Maidah itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; overflow-wrap: break-word; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;“Harus dipahami duduk persoalannya seperti apa, biar nggak dipelintir sana-sini,”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; overflow-wrap: break-word; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Oleh sebab itu, pernyataan Ahok menurut Mudzakkier telah penuhi unsur 
tindak pidana yang dimaksud dalam pasal 156 (a) KUHP, penodaan agama 
terhadap ajaran kitab suci Al-Qur’an yang termuat pada Surah Al-Maidah 
ayat 51. (&lt;a href=&quot;https://www.blogger.com/null&quot; style=&quot;color: #2440a1; cursor: pointer; overflow-wrap: break-word; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;akt&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot;; overflow-wrap: break-word; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sumber: Tajuk Indonesia &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/penjelasan-saksi-ahli-pidana-kasus-ahok.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiv-W8GXN8d8953Fq3b9FYwhqjxYFsE2ei9rVwMYO-_fP0pN9Il8jK_Dm0XyHG4FbENPQ_XnERaPbfwtGb9AsL86z0D3-GJ4-taeq8xfwgZ3t6zeMbtx6IqF0mHzmv079KHGKr2_zNBmRg/s72-c/mudz.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-2304261885649997886</guid><pubDate>Mon, 07 Nov 2016 02:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-06T18:43:05.467-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penistaan Agama</category><title>Bantahan Sederhana terhadap Makan Pakai Sendok vs Makan Sendok</title><description>&lt;div class=&quot;thread-body&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4243&quot; role=&quot;presentation&quot; tabindex=&quot;0&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;body undoreset&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4248&quot; tabindex=&quot;0&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;email-wrapped&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4250&quot;&gt;
&lt;div id=&quot;yiv5672553601&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGNTL2ZEAir8eWkx2IIoTwqzuKpxvSHU6esxmlew-BCmFhckZpBhPSX1fKokeecxJGd-bR6Z0jzYoOahcH2VxstmwML88UOlNnckwkG6yTG909zI68ZmJi6jwk-_GA492ZBLf2sLWS78k/s1600/Ahok-siap-masuk-penjara.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;205&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGNTL2ZEAir8eWkx2IIoTwqzuKpxvSHU6esxmlew-BCmFhckZpBhPSX1fKokeecxJGd-bR6Z0jzYoOahcH2VxstmwML88UOlNnckwkG6yTG909zI68ZmJi6jwk-_GA492ZBLf2sLWS78k/s400/Ahok-siap-masuk-penjara.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4249&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4249&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4249&quot;&gt;
Banyak Jokower dan (maaf) Taiker (pencinta Ahok) serta kaum munafiqun membela si penista agama dengan mengatakan &lt;b&gt;Makan Pake Sendok&lt;/b&gt; dengan &lt;b&gt;Makan Sendok&lt;/b&gt;. Mereka&amp;nbsp; pikir kalau maknanya beda si nista bisa lolos. Dan atas dasar inilah mereka mempermasalah hilangnya atau dieditnya kata &#39;pakai&#39;, sehingga malah menyalahkan Buni Yani yang katanya membuat geger senusantara (justru harusnya kita berterima kasih karena jadi ada banyak hikmah).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4249&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4249&quot;&gt;
Berikut penjelasan saya yang gamblang.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4249&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4249&quot;&gt;
Makan pakai sendok atau makan sendok adalah &lt;b&gt;kalimat aktif
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4320&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4320&quot;&gt;
sedangkan&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4320&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dibohongi pakai Al Maidah atau dibohongi Al-Maidah adalah &lt;b&gt;kalimat pasif&lt;/b&gt;. &lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4289&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4289&quot;&gt;
Dalam bahasa indonesia, kalimat pasif 
fungsi kata &quot;pakai&quot; di sini &lt;b&gt;hanya sebagai konjungsi&lt;/b&gt;. Dalam penggunaan 
kalimat, mau pakai konjungsi atau tidak pakai konjungsi sama saja.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4278&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4278&quot;&gt;
Contoh&lt;br /&gt;
Ruhut ditendang &quot;pake&quot; kaki = Ruhut ditendang kaki, artinya sama&lt;br /&gt;
Nusron disumpel duit = Nusron disumpel pake duit, artinya sama (mau ada kata pakai/tidak)&lt;br /&gt;
Massa dilempari gas air mata = massa dilempari pake gas air mata, artinya sama&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4278&quot;&gt;
Dibohongin Pake akun palsu&amp;nbsp; = Dibohongi akun palsu, artinya sama &lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4279&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi tidak bisa Anda projo dan prohok menganalogikan makan pakai sendok, lha wong kalimatnya aktif ya jelas beda maknanya.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4279&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4279&quot;&gt;
Terlebih lagi, kata &lt;b&gt;Dibohongin &lt;/b&gt;itu yang menunjukkan penistaan dan bicara Ahok tentang Quran tidak pada tempatnya dan bukan dia kapasitasnya (saat kampanye) itu yang mengarah Tindak Pidana, kecuali ia ngomong begitu di acara perbandingan agama. Untuk masalah ini lebih lanjut kita lihat nanti di pengadilan.&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4279&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4279&quot;&gt;
Saya memprediksi, kalau sampai dicari-cari terus pembelaan (bahkan kalau sampai nanti si nista bebas), sedangkan ulama dan MUI sudah sebegitu sabarnya tempo hari, dapat dipastikan rusuh dan akan banyak kasus antar agama (naudzubillahimind dzalik).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4279&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4279&quot;&gt;
Dan yang pasti jika kasus ini lolos, maka akan banyak kasus-kasus penistaan lainnya (sekarang sedang dan terus terjadi).&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4279&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4279&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;yui_3_16_0_ym19_1_1478483968649_4279&quot;&gt;
Sumber: Salah satu jamaah yang gamblang penjelasannya&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/bantahan-sederhana-terhadap-makan-pakai.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGNTL2ZEAir8eWkx2IIoTwqzuKpxvSHU6esxmlew-BCmFhckZpBhPSX1fKokeecxJGd-bR6Z0jzYoOahcH2VxstmwML88UOlNnckwkG6yTG909zI68ZmJi6jwk-_GA492ZBLf2sLWS78k/s72-c/Ahok-siap-masuk-penjara.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-6513278486584561885</guid><pubDate>Sun, 06 Nov 2016 14:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-06T06:30:35.180-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penistaan Agama</category><title>Pasca Aksi 4 Nov, Ahok Mulai Tersudut dan Kembali Menyerang Buni Yani</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKmwHvW2ltJXAYD74BT5XWJ7IB6a9TPKlh-rgtGOGbm0lf1kYLB6Xa0n1sSJeZWaCaYFFfAyn6NjjtcbU87XA99e9X92AGISIDslQEj9VVJzrdkj6RM8-vYs41bAcybvSNmuMMxglNrNQ/s1600/ahok+buni.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKmwHvW2ltJXAYD74BT5XWJ7IB6a9TPKlh-rgtGOGbm0lf1kYLB6Xa0n1sSJeZWaCaYFFfAyn6NjjtcbU87XA99e9X92AGISIDslQEj9VVJzrdkj6RM8-vYs41bAcybvSNmuMMxglNrNQ/s400/ahok+buni.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;JamaahMasjid&lt;/b&gt; - Pasca Aksi Bela Islam II di Jakarta 4 november
 lalu, aktor penista Alquran Ahok mulai tersudut dan mulai kembali 
menyerang Buni Yani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pemberitaan yang di posting oleh detik.com sabtu kemarin, Ahok 
sebut Buni Yani telah memfitnah dirinya dan membuat gaduh negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahok berkilah jika dirinya siap dihukum jika terbukti bersalah dalam 
dugaan kasus penistaan agama. Namun Ahok menginginkan hukum juga harus 
ditegakkan kepada Buni Yani, orang yang pertama kali mengunggah video 
dirinya saat melontarkan pernyataan terkait Surat Al Maidah 51 di 
Kepulauan Seribu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahok menuding, ada kesengajaan yang dilakukan oleh Buni Yani ketika 
memotong ucapannya dan memposting di akun Facebook. Ahok merasa tak ada 
yang salah dengan pernyataannya, namun Buni Yani-lah aktor yang membuat 
gaduh karena salah membuat transkrip Ahok terkait Surat Al Maidah 51.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Link:&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://news.detik.com/berita/d-3338426/ahok-buni-yani-sengaja-fitnah-saya-dia-ingin-buat-gaduh-negara&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://news.detik.com/berita/d-3338426/ahok-buni-yani-sengaja-fitnah-saya-dia-ingin-buat-gaduh-negara&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
Padahal sebelumnya, sudah sangat jelas jika dalam video tersebut 
Direktorat Tindak Pidana Hukum Badan Reserese Kriminal Polri menyatakan 
tidak ada pengeditan dalam video terkait pernyataan Gubernur DKI Ahok 
yang mengutip Al Maidah ayat 51.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Agus 
Andrianto mengatakan, polisi telah membandingkan video yang beredar di 
media sosial dengan yang asli. Hasilnya, tak ada pengeditan yang 
mengubah isi pernyataan Ahok dalam video tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Hanya dipotong dari video panjang jadi pendek, tidak ada pengurangan 
atau penambahan,&quot; kata Agus di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada 
Selasa (25/10). &amp;nbsp;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
Hal tersebut di beritakan oleh CNN seketika Bareskrim mengungkapkan hasil penyelidikan video Ahok di Kepulauan Seribu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Link:&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161025152147-12-167848/bareskrim-tak-ada-editan-di-video-ahok-soal-al-maidah/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161025152147-12-167848/bareskrim-tak-ada-editan-di-video-ahok-soal-al-maidah/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini Buni Yani terus diserang oleh pendukung Ahok, sehingga Buni 
Yani meminta kepada pendukung Ahok agar tidak melakukan provokasi. 
Karena menurutnya itu hanya akan memperburuk suasana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Buat kawan-kawan pendukung Ahok yang terus memanasi suasana agar saya 
diproses secara hukum, tolong provokasi kalian dihentikan. Yang kalian 
lakukan ikut memperburuk kondisi. Ini bukan kata saya, tapi kata orang 
lain,&quot; ujar Buni Yani lewat lamaman Facebook-nya, Sabtu (5/11).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Link:&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/16/11/05/og581g377-buni-yani-minta-pendukung-ahok-hentikan-provokasi&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/16/11/05/og581g377-buni-yani-minta-pendukung-ahok-hentikan-provokasi&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak Ia dilaporkan ke polisi sebulan lalu, Buni Yani mengaku dukungan 
berdatangan tak henti-henti. Ini karena ia dianggap tak bersalah. Justru
 mereka menganggap apa yang ia lakukan bagian dari tugas sesama warga 
negara untuk saling mengingatkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: beritaislam24h.net&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/pasca-aksi-4-nov-ahok-mulai-tersudut.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKmwHvW2ltJXAYD74BT5XWJ7IB6a9TPKlh-rgtGOGbm0lf1kYLB6Xa0n1sSJeZWaCaYFFfAyn6NjjtcbU87XA99e9X92AGISIDslQEj9VVJzrdkj6RM8-vYs41bAcybvSNmuMMxglNrNQ/s72-c/ahok+buni.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-3038369165690447401</guid><pubDate>Sun, 06 Nov 2016 01:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-05T18:36:15.831-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks Islami</category><title>Cara Mandi Junub yang Paling Ringkas</title><description>&lt;blockquote&gt;
Assalamu’alaikum ustadz, mau tny mengenai mandi 
wajib/junub. Jika sy mandi wajib dengan membasahi seluruh tubuh dan 
membersihkannya tanpa mengikuti tata cara sprti berwudhu terlebih dahulu
 dst. Apakah mandi wajibnya sah?&lt;/blockquote&gt;
Jazakallah khair ustadz&lt;br /&gt;

Itu pertanyaan di group Tanya Rumaysho Puteri (&lt;a data-slimstat-async=&quot;false&quot; data-slimstat-callback=&quot;true&quot; data-slimstat-clicked=&quot;false&quot; data-slimstat-tracking=&quot;true&quot; data-slimstat-type=&quot;0&quot; href=&quot;https://telegram.me/tanyarumaysho2%29&quot;&gt;https://telegram.me/tanyarumaysho2)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFMhnLty1u5vihRWYWCR1L3dNHEv7RKpyfAJIAplx17x4nDHBJpnum5z9sqAXcTq6dZAFOvrBVIu5i-N_YH39ArVAl1cBXDOSOOUrlp6f_kgjlLhMcJTsqKcCZLqrxdKkEEtKrfTF1Ck0/s1600/shower.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFMhnLty1u5vihRWYWCR1L3dNHEv7RKpyfAJIAplx17x4nDHBJpnum5z9sqAXcTq6dZAFOvrBVIu5i-N_YH39ArVAl1cBXDOSOOUrlp6f_kgjlLhMcJTsqKcCZLqrxdKkEEtKrfTF1Ck0/s400/shower.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Jawaban:&lt;br /&gt;

Kalau kita perhatikan dalam ayat Al-Qur’an yang membicarakan tentang 
perihal mandi, kalimat yang digunakan adalah kalimat perintah 
fath-thaharu ‘mandilah’, punya makna mengguyur seluruh badan dengan air.
 Dalam ayat disebutkan,&lt;br /&gt;

&lt;div dir=&quot;RTL&quot; style=&quot;font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;&quot;&gt;
وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا&lt;/div&gt;
“&lt;em&gt;Dan jika kamu junub maka mandilah …&lt;/em&gt;” (QS. Al Maidah: 6).&lt;br /&gt;

Dalam ayat ini tidak dikhususkan satu anggota tubuh dari anggota 
lainnya. Akan tetapi, Allah jadikan bersuci untuk seluruh badan.&lt;br /&gt;

Tata cara mandi adalah dengan mengguyur seluruh badan luar dengan 
air, termasuk pula bagian bawah rambut, baik rambut yang tipis maupun 
yang tebal. Mandi dilakukan dengan membasuh atau mencuci, bukan 
mengusap.&lt;br /&gt;

Juga ayat menunjukkan bahwa mandi besar tidak ada syarat berurutan 
dan muwalah (tidak memisah antara bagian yang satu dan lainnya).&lt;br /&gt;

Kalau kita lihat dalam hadits di antaranya adalah hadits ‘Aisyah &lt;em&gt;radhiyallahu ‘anha&lt;/em&gt; yang menceritakan tata cara mandi Nabi &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;,&lt;br /&gt;

&lt;div dir=&quot;RTL&quot; style=&quot;font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;&quot;&gt;
ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جَسَدِهِ كُلِّهِ&lt;/div&gt;
“&lt;em&gt;Kemudian beliau mengguyur air pada seluruh badannya&lt;/em&gt;.” (HR. An Nasa-i, no. 247. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini &lt;strong&gt;&lt;em&gt;shahih&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;)&lt;br /&gt;

Ibnu Hajar Al-Asqalani mengatakan,&lt;br /&gt;

&lt;div dir=&quot;RTL&quot; style=&quot;font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;&quot;&gt;
هَذَا التَّأْكِيد يَدُلُّ عَلَى أَنَّهُ عَمَّمَ جَمِيع جَسَدِهِ بِالْغُسْلِ&lt;/div&gt;
“Penguatan makna dalam hadits ini menunjukkan bahwa ketika mandi beliau mengguyur air ke seluruh tubuh.” (&lt;em&gt;Fath Al-Bari&lt;/em&gt;, 1: 361)&lt;br /&gt;

&lt;blockquote&gt;
Jadi kalau ada yang bertanya tata cara mandi yang ringkas adalah cukup mengguyur air pada seluruh badan, &lt;b&gt;tanpa memulai dengan wudhu&lt;/b&gt;. Itu sudah memenuhi rukun dalam mandi junub.&lt;/blockquote&gt;
Adapun tata cara mandi yang sempurna adalah dengan berwudhu terlebih 
dahulu lalu dilanjutkan dengan mengguyur air pada seluruh badan seperti 
disebutkan dalam hadits ‘Aisyah berikut ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Dari ‘Aisyah, isteri Nabi &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;, bahwa jika Nabi &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;
 mandi junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya. 
Kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Lalu beliau 
memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit 
kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan 
kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan 
air ke seluruh kulitnya.” (HR. Bukhari, no. 248; Muslim, no. 316)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;Allahumma inna nas-aluka ‘ilman naafi’a&lt;/em&gt;, Ya Allah karuniakanlah kepada kami ilmu yang bermanfaat.&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: transparent; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-align: left; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;a href=&quot;https://rumaysho.com/14714-cara-mandi-junub-yang-paling-ringkas.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Rumaysho&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/cara-mandi-junub-yang-paling-ringkas.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFMhnLty1u5vihRWYWCR1L3dNHEv7RKpyfAJIAplx17x4nDHBJpnum5z9sqAXcTq6dZAFOvrBVIu5i-N_YH39ArVAl1cBXDOSOOUrlp6f_kgjlLhMcJTsqKcCZLqrxdKkEEtKrfTF1Ck0/s72-c/shower.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-6887162639195133713</guid><pubDate>Sun, 06 Nov 2016 01:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-05T18:21:23.828-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><title>Begini Cara Jokowi Menangani Demo</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQCWRa2pY6eDZAe2OkjSbz7CzTmY0BMHdI3x18gPQ9IMOgx7R2gQBTI8KyA2n52J67E5jEekh3zTXNMenIbeoqWXSg8gfHMdEXLyxQUKhv4gESieN4zr3tIv8xN2ZU9DK643lPs3gfyN4/s1600/jokodemo.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;227&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQCWRa2pY6eDZAe2OkjSbz7CzTmY0BMHdI3x18gPQ9IMOgx7R2gQBTI8KyA2n52J67E5jEekh3zTXNMenIbeoqWXSg8gfHMdEXLyxQUKhv4gESieN4zr3tIv8xN2ZU9DK643lPs3gfyN4/s400/jokodemo.jpeg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;&lt;b&gt;JamaahMasjid&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style=&quot;color: #666666;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jakarta&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; - Presiden Joko Widodo berbagi &lt;i&gt;tips&lt;/i&gt;
 mengatasi demo. Pada saat memberikan kuliah umum di Universitas Indonesia, mantan Wali Kota Solo ini menuturkan 
suka-dukanya saat warga Solo unjuk rasa beberapa tahun silam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enam bulan pertama 
Jokowi saat menjabat sebagai Wali Kota, hampir setiap minggu ada unjuk rasa 
masyarakat. Setelah enam bulan ia mengamati gerak-gerik para pendemo, 
akhirnya ia menemukan konsepnya. Saat pertemuan, 100 persen mereka 
ternyata kerjanya melotot dan marah-marah. “Saya pelajari dan saya 
tampung terus,” katanya. “Saat itu saya hadapi sendiri 3500 massa.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jokowi
 meminta polisi yang mengamankan unjuk rasa kembali ke markasnya. Polisi
 sempat menolak. “Tapi demo ini besar sekali, Pak, bantah petugas. Tapi 
saya paksakan mereka menyingkir,” kata Jokowi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pendemo 
diminta masuk, Jokowi menyediakan makanan ringan. Setelah mereka makan 
barulah Jokowi mendekati mereka. “Ini penting dan inilah kunci saya,” 
katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jokowi lalu bertanya kepada para pendemo 
mengenai konsep tuntutan mereka. Sebaliknya, Jokowi menjelaskan konsep 
miliknya. &quot;Ayo ini konsep saya. Konsepmu mana kalau enggak mau malu,” 
ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia mengaku demo seperti itu hampir sering terjadi di 
Solo. Pada tahun kedua kepemimpinannya, jumlah peserta unjuk rasa turun 
80 persen. Tahun-tahun berikutnya makin berkurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut 
Jokowi, kesalahan pemimpin adalah merasa diri pintar. Padahal, 
masyarakat perlu dan mau didengarkan oleh pemimpin. Dengan melakukan 
pengamatan, medan, dan situasi, Jokowi mampu melunakan para masyarakat 
yang merasa tidak diperhatikan pemerintah. “Itulah yang saya lakukan, 
tidak tahu yang lain,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini, Jokowi mengklaim sudah enam
 tahun kepemimpinannya tidak mendapatkan protes dari masyarakat. Ia juga
 berharap para pemimpin yang lain bisa mendengarkan suara masyarakatnya 
dengan baik. “Saya sudah enam tahun tidak didemo,” kata presiden merakyat ini yang terakhir pada demo akbar 4 11 kemarin malah kabur dari para ulama dan umat Islam yang datang ke Istana.</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/jamaahmasjid-jakarta-presiden-joko.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQCWRa2pY6eDZAe2OkjSbz7CzTmY0BMHdI3x18gPQ9IMOgx7R2gQBTI8KyA2n52J67E5jEekh3zTXNMenIbeoqWXSg8gfHMdEXLyxQUKhv4gESieN4zr3tIv8xN2ZU9DK643lPs3gfyN4/s72-c/jokodemo.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-2087956697122478067</guid><pubDate>Sun, 06 Nov 2016 01:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-05T18:13:26.599-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><title>Mengintip Kerennya Helikopter VVIP Baru Presiden Jokowi</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibESnbV0VxyCI57shPGD2R8bpYrOdOFDFlwljDqtT6g3_ZzvWGnGBhoU-_ZeokIWCfirTq_WDVSVLncWx97SDtrUOo0krvYmSzeSHdHiN48GSnL299_DpvSOSx6dmLSIJ0vAd3M5wC8ok/s1600/helijoko2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;221&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibESnbV0VxyCI57shPGD2R8bpYrOdOFDFlwljDqtT6g3_ZzvWGnGBhoU-_ZeokIWCfirTq_WDVSVLncWx97SDtrUOo0krvYmSzeSHdHiN48GSnL299_DpvSOSx6dmLSIJ0vAd3M5wC8ok/s400/helijoko2.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;JamaahMasjid, Jakarta -&lt;/b&gt; Presiden RI Joko Widodo melalui 
anggaran TNI-AU telah membeli Helikopter baru yang dikhususkan untuk 
pelayanan VVIP. Agusta Westland AW-101, bukan helikopter biasa yang 
digunakan untuk angkutan udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

‎Kepala Dinas Penerangan TNI-AU Marsma Dwi Badarmantyo menjelaskan 
sebenarnya TNI-AU dihadapkan kepada beberapa pilihan helicopter saat 
ingin memilih armada baru untuk kelas VVIP tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&quot;Sebenarnya awalnya ada beberapa pilihan, tapi akhirnya pilihan jatuh
 ke situ (AW-101). Karena kita pertimbangan dari aspek keamanan, 
kenyamanan dan daya jelajahnya,&quot; kata Dwi saat berbincang dengan &lt;strong&gt;Liputan6.com.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari pembelian pertama, Dwi mentargetkan helikopter yang dirakit di 
Italy ini akan datang pertama ke Indonesia ‎pada bulan April 2016. 
Hingga tahun 2019, ditargetkan TNI-AU akan mengelola 6 helicopter VVIP 
ini dan sudah masuk dalam Rencana Strategis (Renstra) TNI-AU 2015-2019.&lt;br /&gt;

‎&quot;Harganya relatif lah, tergantung bagaimana spesifikasi berkembang 
nantinya, bagaimana aksesorisnya, misalnya berlapis emas ya lebih mahal,
 ‎terus kalau anti peluru ya lebih mahal juga, tapi pastinya bagaimana 
itu saya tidak bisa ungkapkan karena ini bagian dari porsedur keamanan,&quot;
 terangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter AW-101 tercatat memiliki standar pengamanan modern, 
seperti perahu karet dan sarana bantalan udara yang mengembang seperti &lt;em&gt;air bag&lt;/em&gt; (kantong udara) saat terjadi benturan.
&lt;br /&gt;
‎Helikopter tersebut mampu mengangkut 13 penumpang dan memiliki 
kenyamanan serta ruang kabin yang lebih luas dibandingkan dengan 
helikopter Super Puma.&lt;br /&gt;

&quot;Baling-baling AW-101 ini ada tiga, lalu engine juga ada tiga, jadi 
otomatis daya jelajahnya lebih luas dari Super Puma,&quot; tutup Dwi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Helikopter kepresidenan jenis Agusta Westland AW-101 ini akan 
dioperasikan oleh Skuadron Udara 45 VVIP, yang berpangkalan di Lanud 
Halim. Saat ini, Skuadron 45 mengoperasikan helikopter kepresidenan 
jenis Super Puma buatan Perancis yang dirakit di PT Dirgantara Indonesia
 tahun 1980-an.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama ini, Skuadron Udara 45 yang dibentuk sejak tahun 2011 
mengoperasikan lima helikopter Super Puma. Mereka sebelumnya tergabung 
dalam Skuadron Udara 17 VVIP yang mengoperasikan pesawat &lt;em&gt;fixed wing&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;rotary wing&lt;/em&gt; (helikopter).‎ (Yas/Zul)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: Liputan6.com&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRoBBpLs-Qi8ypll9V2Ib6YjaZHhwTmfTBm2Vxas1Hi4lf6y6jR-is0f7j3kbAJiD3zA6VlZ1_zaVqfTYDbbm0fqiL1sc8gLeZn24dcdpjL-2f9re2wbJgfZnp61wcMaVe3MqHJBKO7WA/s1600/helijoko.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;221&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRoBBpLs-Qi8ypll9V2Ib6YjaZHhwTmfTBm2Vxas1Hi4lf6y6jR-is0f7j3kbAJiD3zA6VlZ1_zaVqfTYDbbm0fqiL1sc8gLeZn24dcdpjL-2f9re2wbJgfZnp61wcMaVe3MqHJBKO7WA/s400/helijoko.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/mengintip-kerennya-helikopter-vvip-baru.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibESnbV0VxyCI57shPGD2R8bpYrOdOFDFlwljDqtT6g3_ZzvWGnGBhoU-_ZeokIWCfirTq_WDVSVLncWx97SDtrUOo0krvYmSzeSHdHiN48GSnL299_DpvSOSx6dmLSIJ0vAd3M5wC8ok/s72-c/helijoko2.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-2835136711849118391</guid><pubDate>Sat, 05 Nov 2016 04:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-04T21:27:28.394-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penistaan Agama</category><title>Rakyat Ada Ketika Jokowi Butuh Dukungan, Tapi Jokowi Pergi Ketika Rakyat Membutuhkannya</title><description>&lt;div class=&quot;_5pbx userContent&quot; data-ft=&quot;{&amp;quot;tn&amp;quot;:&amp;quot;K&amp;quot;}&quot; id=&quot;js_n&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhj6XywLOd_YVHffm2G8-lA5JdlBWjOxTQxpTpdcyQCuOSobdbwWBHuVEldOsp4UVszkLQfaApdU56tQXXBBfbpJuTfiCCnuLpEZySd-Xe4_Cig6YMwmALTqZNoCwVmrZFZ-oWrwQUwpVI/s1600/jokodok.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;396&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhj6XywLOd_YVHffm2G8-lA5JdlBWjOxTQxpTpdcyQCuOSobdbwWBHuVEldOsp4UVszkLQfaApdU56tQXXBBfbpJuTfiCCnuLpEZySd-Xe4_Cig6YMwmALTqZNoCwVmrZFZ-oWrwQUwpVI/s400/jokodok.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
RILIS&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
FahriHamzah : &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

 Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan Presiden Jokowi melakukan 
kesalahan fatal tidak mau menemui masyarakat dan para ulama yang ingin 
bertemu dalam aksi damai hari ini. Jokowi menurut Fahri nampaknya tidak 
paham bahwa aspirasi masyarakat itu penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 “Masyarakat utamanya
 itu secara keseluruhan hanya menggugat dan menuntut penegakan hukum dan
 secara spesifik terkait dengan Ahok. Meninggalkan masyarakat dari 
berbagai elemen dan para ulama adalah kesalahan fatal Jokowi ,” ujar 
Fahri ketika dihubungi, Jumat (4/11).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Terlebih menurut Fahri 
alasan Jokowi meninggalkan para pendemo damai itu hanya untuk melihat 
proyek yang sebenarnya sangat bisa diwakilkan oleh menteri-menterinya. 
“Presiden mengambaikan demo terbesar dalam sejarah indonesia, hanya 
untuk melihat proyek yang bisa dilakukan  menteri,” tambahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 
Fahri sendiri takjub melihat jutaan pendemo yang melakukan aksi hari ini
 dengan damai. ”Ini kalau dihitung saja jumlah orang dari Istiqlal ke 
istana tidak putus dan menutup semua ruas jalan bisa mencapai sejuta 
orang. Belum lagi yang ada di bundaran HI,Bundaran Bank Indonesia,” 
imbuhnya.&lt;br /&gt;
 Fahri sendiri merasa Jokowi tidak memiliki kepemimpinan
 dan tidak memiliki perasaan karena telah mengabaikan para pendemo yang 
datang dari seluruh daerah di Indonesia. Jokowi dinilainya juga tidak 
memiliki kepribadian timur karena tidak mau menerima tamu yang sudah 
hadir didepan pintu  kediamannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 ”Para pendemo itu datang dari 
seluruh Indonesia, seperti Aceh, Padang, Medan, Jogjakarta, Solo, NTB, 
Makasar dan lain-lain menggunakan biaya sendiri untuk menyampaikan 
aspirasi mereka dan yang mereka tuntut itu memang kewajiban pemerintah 
menegakkan hukum, tapi tidak diacuhkan. Jelas Jokowi tidak punya 
leadership dan tidak punya perasaan,” ujar Fahri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Penolakan 
Jokowi terhadap para peserta aksi diyakini Fahri akan berdampak pada 
Jokowi sendiri. Dia akan terima akibat dari sikapnya karena telah 
menganggap remeh sesuatu yang besar. ”Ini akan fatal akibatnya buat 
Jokowi sendiri,” tegasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Jokowi dinilainya juga tidak memahami 
sejarah, hukum maupun konstitusi Indonesia. Semua langkah Jokowi ini 
diyakini Fahri menjadi pertanda keberadaannya sebagai presiden apakah 
kedepan dia masih tetap ada atau tidak. Dukungan pada Jokowi yang 
ditegaskan oleh Jokowi sendiri secara sukarela karena rakyat merasa 
Jokowi ada untuk mereka sehingga rakyat ada untuk dia, akan hilang 
karena kini ketika rakyat membutuhkannya, Jokowi pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 
“Volunterianisme yang menjadikan Jokowi besar datang dari perasaan 
rakyat memiliki pemimpin yang akan ada untuk mereka, makanya mereka pun 
mau mendukung dan berkorban. Sekarang perasaan itu tak ada lagi dan 
hilang karena sikap Jokowi sendiri yang tidak ada bagi rakyat. Orang 
tidak akan lagi mau mendukungnya,” imbuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Terakhir Fahri 
mengatakan bahwa ketika jutaan orang sudah merasa mereka tidak punya 
pemimpin, karena pemimpinnya tidak ada dan tidak hadir buat mereka,maka 
tunggu saja nanti. ”Menjadi pemimpin itu panggilan jiwa,kalau tidak ada 
panggilan jiwanya begini jadinya,” tandasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;https://www.facebook.com/FahriHamzahPage/posts/1521270227889807&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Fahri Hamzah Fanpage &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/rakyat-ada-ketika-jokowi-butuh-dukungan.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhj6XywLOd_YVHffm2G8-lA5JdlBWjOxTQxpTpdcyQCuOSobdbwWBHuVEldOsp4UVszkLQfaApdU56tQXXBBfbpJuTfiCCnuLpEZySd-Xe4_Cig6YMwmALTqZNoCwVmrZFZ-oWrwQUwpVI/s72-c/jokodok.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-6681704174537365961</guid><pubDate>Sat, 05 Nov 2016 04:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-04T21:03:16.912-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><title>Fahri Hamzah: Dua Cara Jatuhkan Presiden, lewat Parlemen Ruangan atau Parlemen Jalanan </title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwFNKTnYjYe6cXfhoTNmUBBkI8-xLlcXqUauJ9bgd88jGkRwwC6rHHgZefhsl2qvGFoIFTpW-vs-5ZtKUbpfOdpP3DUxEe6A-aLdNMlCK50KbGLdnR_1-BlO2OcjXKhRI4tN5hWnP_EoU/s1600/fahri.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwFNKTnYjYe6cXfhoTNmUBBkI8-xLlcXqUauJ9bgd88jGkRwwC6rHHgZefhsl2qvGFoIFTpW-vs-5ZtKUbpfOdpP3DUxEe6A-aLdNMlCK50KbGLdnR_1-BlO2OcjXKhRI4tN5hWnP_EoU/s400/fahri.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;JamaahMasjid&lt;/b&gt; - (Jumat 4 November 2016)&lt;br /&gt;
 Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyinggung soal penggulingan pem&lt;span class=&quot;text_exposed_show&quot;&gt;erintahan. Ia menyatakan, ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menjatuhkan presiden.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;text_exposed_show&quot;&gt;
 Hal itu disampaikan Fahri saat berorasi dalam &quot;Aksi Bela Islam&quot; di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat (4/11/2016).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

 Fahri berorasi di depan massa yang menuntut proses hukum terhadap 
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait dugaan 
penistaan agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &quot;Jatuhkan presiden itu ada dua cara, pertama lewat parlemen ruangan dan kedua lewat parlemen jalanan,&quot; kata Fahri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 (Baca: JK: Kapolri Janji Selesaikan Kasus Ahok dalam Dua Minggu)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

 Karena itu, Fahri mengimbau agar Presiden Joko Widodo berhati-hati 
dalam menyikapi proses hukum terhadap Ahok yang kini tengah berlangsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Sebab, kata Fahri, dalam menyikapi proses hukum terhadap Ahok, Presiden dirasa mengintervensi.&lt;br /&gt;

 &quot;Jadi hukum harus ditegakkan seadilnya tanpa intervensi. Kalau tidak, 
parlemen ruangan bisa bertindak untuk menggalang mosi tidak percaya atau
 parlemen jalanan yang bertindak menuntut Presiden mundur,&quot; lanjut 
Fahri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: Facebook Fahri Hamzah &lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/fahri-hamzah-dua-cara-jatuhkan-presiden.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwFNKTnYjYe6cXfhoTNmUBBkI8-xLlcXqUauJ9bgd88jGkRwwC6rHHgZefhsl2qvGFoIFTpW-vs-5ZtKUbpfOdpP3DUxEe6A-aLdNMlCK50KbGLdnR_1-BlO2OcjXKhRI4tN5hWnP_EoU/s72-c/fahri.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-821045729913523237</guid><pubDate>Thu, 03 Nov 2016 09:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-03T02:16:20.789-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks Islami</category><title>Delapan Tuntunan Nabi dalam Bercinta, No 2 Istri Wajib Tahu!</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicRPbCNSh53rzFNvS3PDEcUPLKvUxbdJFXPIcdeuyABH82EjCmUmMDXeZ3F7Iw-wPI7vzjxXmmPudvy2sGm6hGoleYzPycvbVlw8gOzCpzk69hyphenhyphenkpR7-9ezn8wqysb1WTIWaOQ43XI5MM/s1600/a1a1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicRPbCNSh53rzFNvS3PDEcUPLKvUxbdJFXPIcdeuyABH82EjCmUmMDXeZ3F7Iw-wPI7vzjxXmmPudvy2sGm6hGoleYzPycvbVlw8gOzCpzk69hyphenhyphenkpR7-9ezn8wqysb1WTIWaOQ43XI5MM/s400/a1a1.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;SEBAGAI&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;makhluk sempurna, manusia juga memiliki rasa
 cinta. Sebuah rasa yang jika benar-benar dilandasi iman akan 
menghadirkan kekuatan super dahsyat yang mampu menjadi motor penggerak 
perubahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cinta yang tumbuh karena iman adalah bahtera terbaik untuk sukses 
mengarungi samudera kehidupan di dunia dan akhirat. Demikianlah cinta 
antara Nabi Ibrahim dan Siti Hajar, Nabi Muhammad dan Sayyidah Khadijah,
 serta cinta Sayyidina Ali dengan Fatimah Az-Zahrah. Itulah mengapa 
Islam sebagai sebuah peradaban memandang cinta sebagai perkara utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Tidak salah jika kemudian muncul ungkapan bahwa, peradaban juga 
dimulai dari ranjang. Karena Islam sebagai agama tidak melewatkan satu 
perkara pun dalam kehidupan ini, melainkan telah mengaturnya dengan 
sedemikian rupa, termasuk dalam perkara bercinta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Bahkan jauh sebelum ke ranjang, setiap Muslim harus benar-benar 
teliti, cermat, dan cerdas dalam menentukan siapa pasangan yang tepat 
dalam kehidupannya, sehingga semakin kokoh keimanan, semakin kuat 
ketakwaan, dan semakin menggelora ketaatan dalam menapaki jalan 
kebenaran. Inilah cinta yang benar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Rasulullah menjelaskan bahwa ada empat syarat utama untuk melihat 
calon pasangan. Mulai dari kecantikan, keturunan (nasab), kekayaan, 
hingga keyakinan (agama). Dan, dari semua kriteria itu, keyakinan 
(agama) adalah yang utama harus diprioritaskan.&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;“Wanita itu dinikahi karena empat hal: karena harta, keturunan, 
kecantikan, dan agamanya. Pilihlah wanita yang beragama, niscara engkau 
beruntung.&lt;/em&gt;” (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;Tuntunan Nabi dalam Bercinta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Maka tidak heran jika Rasulullah memberi petunjuk yang sangat 
sempurna terkait urusan cinta ini, sehingga tidak saja mendatangkan 
kenikmatan ragawi, tetapi juga menyehatkan jiwa dan menentramkan hati.&lt;br /&gt;

Nah, di era modern ini, cara bercinta Nabi adalah cara paripurna 
untuk menjaga keharmonisan rumah tangga, sehingga tidak ada yang lebih 
indah bagi seorang suami melainkan istrinya sendiri. Dan, tidak ada yang
 sangat menawan bagi seorang istri, selain suaminya sendiri. Dalam 
spirit cinta mereka, tertanam harapan kuat, akan lahirnya generasi 
rabbani, generasi qur’ani yang hidup untuk mengabdi kepada Allah demi 
menjayakan Islam dan umat Islam.&lt;br /&gt;

Lantas, bagaimanakah cara terbaik untuk memperagakan kehidupan special itu sehari-hari bersama istri atau suami?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;, ciptakanlah suasana rumah yang romantis. 
Suasana rumah yang membuat suami betah di dalam rumah. Dan, selalu siap 
bercinta dengan pasangan setiap kehendak untuk hajat terindah kehidupan 
dunia itu muncul dari suami (pasangan). Para pria sering lalai urusan 
romantisme ini. Padahal banyak wanita suka dengan suasana romantis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, jangan suka menunda dan menolak. &amp;nbsp;Nabi yang 
melarang seorang istri menolak ajakan suami. Umumnya pria agresif sedang
 wanita pemalu. &amp;nbsp;Dalam sebuah hadits dituturkan, Rasulullah bersabda:&lt;em&gt;&amp;nbsp;“Jika
 seorang istri dipanggil oleh suaminya karena hajat biologisnya, maka 
hendaknya segera datang, meski dirinya sedang sibuk.”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(HR Turmudzi).&lt;br /&gt;

Dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Umar, Rasulullah bersabda:&lt;em&gt;&amp;nbsp;“Allah
 melaknat wanita yang menunda-nunda, yaitu seorang istri ketika diajak 
suaminya ke tempat tidur, tetapi ia berkata, ‘nanti dulu’, sehingga 
suaminya tidur sendirian.”&amp;nbsp;&lt;/em&gt;(HR Khatib).&lt;br /&gt;

Dalam hadis lain dituturkan:&amp;nbsp;&lt;em&gt;“Jika suami mengajak tidur istrinya,
 lalu sang istri menolak, yang menyebabkan sang suami marah kepadanya, 
maka malaikat akan melaknat istri tersebut sampai pagi tiba.”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(HR Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;

Bagi mereka yang terserang virus feminisme, mungkin makna hadits itu 
bisa diselewengkan. Tetapi, jika kita kaji lebih dalam, sebenarnya 
hadits itu mengajak para istri untuk mampu menciptakan suasana rumah 
tangga yang hangat penuh gelora cinta.&lt;br /&gt;

Dengan kata lain, istri harus mempersiapkan segalanya demi kenikmatan
 bercinta bersama suami. Dan, istri yang cerdas, tidak akan pernah 
menemui suaminya dalam kondisi terpanggil, tetapi menyerahkan diri 
dengan sepenuh hati. Dengan cara seperti itu, Insya Allah, kehidupan 
rumah tangga akan bahagia selamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;, mengatur waktu. Suami juga jangan sampai 
salah paham. Hadits di atas tidak berarti suami punya hak memaksa. Suami
 juga harus tahu diri, apakah para istri dalam keadaan kelelahan setelah
 bekerja seharian di rumah atau tidak. Maka sebaiknya masalah ini saling
 memahami. &amp;nbsp;Suami-istri &amp;nbsp;sebaiknya bisa mengatur waktu, sehingga 
aktivitas bercinta dapat terlaksana sesuai dengan yang seharusnya.&lt;br /&gt;

Jadi, berusahalah untuk bisa mengatur waktu, sehingga terciptalah keharmonisan rumah tangga&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;Keempat&lt;/strong&gt;, bercintalah sesuai tuntunan Nabi. Proses 
bercinta adalah bagian dari iman, maka pelaksanaannya pun harus sesuai 
tuntunan Nabi. Tidak boleh keluar dari koridor yang telah ditetapkan 
oleh Islam. Sebab bercinta (making love) bukan sekedar pemuasan diri, 
tetapi juga proses persiapan melahirkan generasi rabbani. Oleh karena 
itu, aktivitas bercinta harus juga karena Allah Subhanahu Wata’ala dan 
diniatkan karena ibadah, bukan sekedar kesenangan biologis semata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;Kelima&lt;/strong&gt;, pada tempat yang benar secara syariat. &amp;nbsp;Mendatangi istri pada tempatnya (&lt;em&gt;farji&lt;/em&gt;) bukan yang lain (dubur/anal). Jika sampai hal itu terjadi, maka baginya laknat Allah Subhanahu Wata’ala.&lt;br /&gt;

Rasulullah bersabda,&amp;nbsp;&lt;em&gt;“Allah tidak akan melihat orang yang menyetubuhi seorang laki-laki atau isterinya pada bagian dubur&lt;/em&gt;.” (HR. Tirmidzi dan Nasa’i).&lt;br /&gt;

Itulah mengapa Islam tidak mengenal konsep homo-seksual atau 
lesbianisme. Karena alat kelamin manusia diciptakan oleh-Nya bukan 
semata untuk memuaskan keinginan, tetapi juga melahirkan generasi. Jadi,
 aktivitas bercinta yang tidak sesuai syariat Islam adalah haram.&lt;br /&gt;

Akan tetapi Islam memberi kebebasan suami istri dalam melakukan 
hubungan intim terkait dengan gaya yang dipilih. Hal ini Allah tegaskan 
dengan sebuah ilustrasi yang sangat gamblang, terkait bagaimana gaya 
suami bertemu istri.&lt;br /&gt;

نِسَآؤُكُمْ حَرْثٌ لَّكُمْ فَأْتُواْ حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ 
وَقَدِّمُواْ لأَنفُسِكُمْ وَاتَّقُواْ اللّهَ وَاعْلَمُواْ أَنَّكُم 
مُّلاَقُوهُ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ&lt;br /&gt;

“&lt;em&gt;Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu 
bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu 
bagaimana saja kamu kehendaki.&lt;/em&gt;” (QS. Al-baqarah [2]: 223).&lt;br /&gt;

Ibn Katsir dalam tafsir ayat tersebut juga mengutip sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim dan Abu Dawud.&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;“Isteri-isteri kalian adalah (seperti) lahan tempat kamu bercocok
 tanam, maka datangilah lahan tempat bercocok tanam itu bagaimana saja 
kamu kehendaki”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;

Bahkan lebih tegas Rasulullah juga pernah bersabda, “&lt;em&gt;Datangilah mereka dengan cara bagaimanapun selama masih pada kemaluan&lt;/em&gt;.” (HR. Ahmad).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;Keenam&lt;/strong&gt;, bersih dan berhias diri seindah/sewangi 
mungkin. Sudah fitrah manusia suka melihat yang indah dan mencium yang 
harum. Oleh karena itu, Islam mengajarkan agar suami istri untuk suci, 
bersih dan berhias diri sebelum melakukan&amp;nbsp;&lt;em&gt;jima&lt;/em&gt;’. Dengan cara 
seperti itu, maka hasrat cinta akan tetap terjaga, sehingga terciptalah 
keharmonisan rumah tangga yang luar biasa.&lt;br /&gt;

Rasulullah mengingatkan kepada para suami, agar tidak menyetubuhi 
istri mereka dalam keadaan nifas dan haid. Dalam sebuah hadis Rasulullah
 bersabda: “&lt;em&gt;Barangsiapa yang bersenggama dengan wanita yang sedang 
haid, atau menyetubuhi wanita dari dubur (lubang anus)-nya, atau 
mendatangi paranormal (ahli tenung), dan mempercayai ramalannya, Maka 
sejatinya ia telah kufur (ingkar) dengan apa-apa yang diturunkan kepada 
Muhammad.”&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(HR Abu Daud).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;Ketujuh&lt;/strong&gt;, kemesraan dan rayuan. Bahkan, suami dan 
istri boleh bermesra-mesraan ketika sang istri sedang haid, selama tidak
 dilanjutkan dengan hubungan sanggama di antara mereka. Aktivitas 
bermesra-mesraan ini dalam dunia fiqh biasa disebut dengan istilah 
istimta’, yang berarti bersenang-senang, berlezat-lezat, atau 
bernikmat-nikmat. Jadi, awalilah pertemuang dengan suami atau istri 
dengan bercumbu rayu.&lt;br /&gt;

Banyak para suami melupakan masalah ini. Seolah-oleh yang terpenting 
hanyalah menunaikan syahwat dan hasrat sesegra mungkin. &amp;nbsp;Padahal, rayuan
 dan pemanasan (&lt;em&gt;foreplay&lt;/em&gt;) sebelum&amp;nbsp;&lt;em&gt;jima’&amp;nbsp;&lt;/em&gt;memiliki pengaruh yang besar dalam membangkitkan syahwat istri dan meningkatkan keingannya untuk berhubungan.&lt;br /&gt;

Dari Ibnu Qudamah; ”&lt;em&gt;Dianjurkan (disunahkan) agar seorang suami 
mencumbu istrinya sebelum melakukan jima’ supaya bangkit syahwat 
istrinya, dan dia mendapatkan kenikmatan seperti yang dirasakan 
suaminya. Dan telah diriwayatkan dari ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz 
rahimahullah bahwasanya dia berkata:”Janganlah kamu menjima’ istrimu, 
kecuali dia (istrimu) telah mendapatkan syahwat seperti yang engkau 
dapatkan, supaya engkau tidak mendahului dia menyelesaikan jima’nya 
(maksudnya engkau mendapatkan kenikmatan sedangkan istrimu tidak).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;

Dan termasuk bentuk cumbu rayu adalah berciuman, memainkan bagian 
tunuh dan bersentuhan kulit dengan kulit. Rasulullah shallallahu ‘alaihi
 wasallam dahulu mencium istrinya sebelum jima’. Dan beliau shallallahu 
‘alaihi wasallam bersabda kepada Jabir radhiyallahu ‘anhu ketika dia 
menikah dengan janda:&lt;br /&gt;

“فهلا بكراً تلاعبها وتلاعبك” (رواه الشيخان)، ولمسلم “تضاحكها وتضاحكك”&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;“Kenapa tidak gadis (yang engkau nikahi) sehingga engkau bisa 
mencumbunya dan dia mencumbumu?” (HR. Biukhari dan Muslim) dan dalam 
riwayat Muslim:”Engkau bisa mencandainya dan dia mencandaimu&lt;/em&gt;?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;strong&gt;Delapan&lt;/strong&gt;, &amp;nbsp;berdoa, ini aktivitas paling penting 
sebelum berdoa. &amp;nbsp;Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abdullah bin Abbas
 dituturkan, Rasulullah bersabda: “&lt;em&gt;Jika salah seorang diantara 
kalian hendak mencampuri istrinya, maka hendaknya sebelum senggama 
membaca doa: بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ 
الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;

“Bismillah, Allahumma jannibnaa asy-syaithan, wa jannib asy-syaithana
 ma razaqtana” (Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah jauhkanlah kami 
dari Setan. Dan jauhkan setan dari apa-apa yang Engkau karuniakan kepada
 kami (anak keturunan).&lt;br /&gt;

Dengan memanjatkan doa, diharapkan anak yang lahir dari buah 
percintaan bisa menjadi anak yang sholeh-sholehah dan takwa kepada Allah
 Subhanahu Wata’ala.&amp;nbsp;Dengan berdoa, kata Nabi,&amp;nbsp;&lt;em&gt;“Kemudian dia dikaruniai seorang anak, maka setan tidak akan memberikan madharat kepadanya selamanya&lt;/em&gt;.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;

Sebagian ulama berpendapat, makna sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa 
sallam, “Setan tidak akan memberikan madharat kepadanya selamanya.” Di 
antara pendapat itu mengatakan, &amp;nbsp;dengan berdoa saat jima’ setan tidak 
mampu menguasai anak ini, karena keberkahan bacaan basmalah. Sehingga 
mereka termasuk di antara hamba Allah, yang Allah sebut dalam al-Quran, 
di mana setan tidak memiliki kekuatan untuk mengalahkan mereka.&lt;br /&gt;

Allah berfirman tentang mereka yang artinya, “&lt;em&gt;Sesungguhnya, 
hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali 
orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat&lt;/em&gt;.” (QS. al-Hijr: 42).&lt;br /&gt;

Pendapat lain mengatakan, jika kita berdoa, setan tidak bisa ikut 
bergabung bersama sang suami untuk menyetubuhi istrinya. Sebagaimana 
riwayat dari Mujahid, beliau mengatakan;&lt;br /&gt;

&lt;em&gt;“Sesungguhnya, orang yang ber-jima’ dan dia tidak membaca 
basmalah (doa sebelum jima’), maka setan membelit kemaluan orang ini dan
 ber-jima’ bersamanya.&lt;/em&gt;” Ibnu Hajar mengatakan, “&lt;em&gt;Barangkali, inilah pendapat yang paling mendekati.”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(Fatwa al-Islam: Tanya-Jawab, no. 21734)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

&lt;div&gt;
&lt;strong&gt;Berwudhu&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
Jika suami selesai melakukan hubungan dan ingin mengulanginya 
lagi,Rasulullah menganjurkan berwudhu terlebih, &amp;nbsp;sebagaimana sabdanya:&lt;br /&gt;

“إذا أتى أحدكم أهله ثم أراد أن يعود فليتوضأ [بينهما وضوءا] وفي رواية: وضوءه للصلاة فإنه أنشط في العود ”&lt;br /&gt;

“Apabila kamu telah selesai mendatangi isterinya dan ingin 
mengulanginya lagi,maka hendaklah berwuduklah di antara keduanya 
(hubungan seks) ,dan dalam riwayat lain: Wuduk seperti wuduk solat 
kerana ianya memberi kecergasan dan mengulanginya lagi”. (HR Imam Muslim
 (1/171), Ibnu Abi Syaibah)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

Dengan demikian, maka akan terciptalah keharmonisan suami istri, 
keluarga sakinah mawaddah wa rahmah. Jadi, jangan salah, Islam juga 
punya aturan tentang cinta. Menariknya apa yang Islam syariatkan dalam 
hubungan suami istri adalah suatu aturan yang sesuai dengan nurani 
manusia. Selamat hidup hidup sehat dan bahagia, tentusaja, dengan cara 
Rasulullah agar mendapat berkah, terutama anak-anak yang sholeh dan 
sholihah.*/&lt;strong&gt;Imam Nawawi&lt;/strong&gt;</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/delapan-tuntunan-nabi-dalam-bercinta-no.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicRPbCNSh53rzFNvS3PDEcUPLKvUxbdJFXPIcdeuyABH82EjCmUmMDXeZ3F7Iw-wPI7vzjxXmmPudvy2sGm6hGoleYzPycvbVlw8gOzCpzk69hyphenhyphenkpR7-9ezn8wqysb1WTIWaOQ43XI5MM/s72-c/a1a1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-7932460227536690134</guid><pubDate>Thu, 03 Nov 2016 09:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-03T02:08:33.958-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Seks Islami</category><title>Untuk Menggelorakan Syahwat, Bolehkah Suami Menjilati Farji Istri?</title><description>&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgt9IXNzJlCQPto312zKwhCeXx0egAoxyIyFmSIwhnQo76SrnoLg4Nr2TATcSuiRx4G6zr46Iz5hYHH8d4Nt2gK1LC9OtMnAZ3tfz-3Uc1qDsVDd4fTxF0ynmX8KXBIF1MuWyIVnqRgWwU/s1600/HUKUM+MENJILAT+KEMALUAN+ISTERI%2521.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;301&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgt9IXNzJlCQPto312zKwhCeXx0egAoxyIyFmSIwhnQo76SrnoLg4Nr2TATcSuiRx4G6zr46Iz5hYHH8d4Nt2gK1LC9OtMnAZ3tfz-3Uc1qDsVDd4fTxF0ynmX8KXBIF1MuWyIVnqRgWwU/s400/HUKUM+MENJILAT+KEMALUAN+ISTERI%2521.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text;&quot;&gt;Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Banyaknya tanggapan terhadap tulisan terdahulu, &quot;&lt;b style=&quot;font-weight: bold; user-select: text !important;&quot;&gt;Bolehkah Seorang Suami Mencium Farji Istrinya?&lt;/b&gt;&quot; maka kami terdorong untuk memberikan keterangan yang lebih jelas terhadap tema seputar itu yang dinukil dari fatwa ulama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Sesungguhnya kegiatan suami istri dengan cara yang boleh jadi dianggap aneh oleh sebagian orang ini menjadi pertanyaan banyak pasangan muslim. Boleh jadi sebagian pasangan merasa nikmat, lebih semangat, dan lebih bergairah dalam melakukan pemenuhan kebutuhan biologis ini. Namun boleh jadi sebagian yang lain menganggap buruk dan menjijikkan. Sehingga tak layak dilakukan oleh orang muslim. Akahirnya hal ini&amp;nbsp; menimbulkan tanda tanya tentang hukum bolehnya?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Sebenarnya, telah banyak keterangan dan jawaban ulama terhadap masalah hubungan suami istri ini. Pada ringkasnya, diakui bahwa sebagian orang merasa jijik dan menganggap buruk bentuk cumbu rayu semacam ini. Sehingga paling utama adalah menjauhi dan menghindarinya. Tetapi bersamaan hal itu, mereka tidak bisa mengharamkan dengan tergas. Karena tidak ada ketegasan dari nash syar&#39;i yang mengharamkannya. Tetapi jika memang terbukti itu berbahaya, maka jenis foreplay yang bisa menyebabkan penyakit dan bahaya diharamkan. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta&#39;ala, &quot;&lt;i style=&quot;font-style: italic; user-select: text !important;&quot;&gt;Dan Dia mengharamkan atas kalian yang buruk-buruk.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-A&#39;raf: 157)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Selanjutnya kami akan suguhkan jawaban salah seorang ulama yang mendapatkan pertanyaan serupa, yaitu Syaikh Khalid Abdul Mun&#39;im al-Rifa&#39;i. Kami menilai jawaban beliau terhadap masalah tersebut cukup jelas dengan argument mendasar dalam mejawab pertanyaan tersebut.&amp;nbsp; Berikut ini kami kami terjemahkan dari fatwa beliau, yang judul aslinya: حكم لحس الرجل لفرج زوجته والعكس &quot;Hukum suami menjilat kemaluan istrinya dan sebaliknya&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-weight: bold; user-select: text !important;&quot;&gt;Soal:&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Apa hukum membangkitkan syahwat/libido istri dengan cara menjilat farjinya dengan lidah suaminya, begitu juga terhadap sang suami? Jazakumullah Khairan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-weight: bold; user-select: text !important;&quot;&gt;Jawab:&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas Rasulullah, juga kepada keluarga dan para sahabatnya. Adapun berikutnya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Sesungguhnya asal dalam hubungan suami istri adalah mubah, kecuali apa yang disebutkan larangannya oleh nash: berupa mendatangi istri pada dubur (anus)-nya, menggaulinya saat haid dan nifas, saat istri menjalankan puasa fardhu, atau saat berihram haji atau umrah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Adapun yang disebutkan dalam pertanyaan berupa salah satu pasangan menjilati kemaluan pasangannya, dan praktek dalam bersenang-senang yang telah disebutkan dalam pertanyaan, maka itu tidak apa-apa berdasarkan dalil-dalil berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-weight: bold; user-select: text !important;&quot;&gt;1.&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Itu termasuk dari keumuman bersenang-senang yang dimubahkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-weight: bold; user-select: text !important;&quot;&gt;2.&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Jika coitus dibolehkan yang merupakan puncak bersenggama (bersenang-senang), maka yang dibawah itu jauh lebih boleh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-weight: bold; user-select: text !important;&quot;&gt;3.&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Karena masing-masing pasangan boleh menikmati anggota badan pasangannya dengan menyentuh dan melihat, kecuali pengecualian yang telah disebutkan oleh syariat sebagaimana yang telah kami sebutkan di atas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;b style=&quot;font-weight: bold; user-select: text !important;&quot;&gt;4.&lt;/b&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Firman Allah Ta&#39;ala,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: right; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;نِسَاؤُكُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ وَقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ وَاتَّقُوا اللهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ مُلَاقُوهُ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&quot;&lt;i style=&quot;font-style: italic; user-select: text !important;&quot;&gt;Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-Baqarah: 223)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Ibnu Abidin al-Hanafi berkata dalam Radd al-Mukhtar: Abu Yusuf pernah bertanya kepada Abu Hanifah tentang seorang laki-laki yang membelai farji istrinya dan sang istri membelai kemaluan suaminya untuk membangkitkan syahwatnya, apakah menurut Anda itu tidak boleh? Beliau menjawab, &quot;Tidak, aku berharap itu pahalanya besar.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Al-Qadhi Ibnul Arabi al-Maliki berkata, &quot;Manusia telah berbeda pendapat tentang bolehnya seorang suami melihat farji (kemaluan) istrinya atas dua pendapat: salah satunya,membolehkan, karena jika ia dibolehkan menikmati (istrinya dengan jima&#39;) maka melihat itu lebih layak (bolehnya). . . . . salah seorang ulama kami, Asbagh (Ulama besar Madhab Maliki di Mesir) berkata: Boleh baginya (suami) untuk menjilati –kemaluan istrinya- dengan lidahnya.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Dalam Mawahib Al-Jalil Syarh Mukhtashar Khalil disebutkan, &quot;Ditanyakan kepada Ashbagh; Sesungguhnya suatu kaum menyebutkan kemakruhannya. Lalu beliau menjawab: orang yang memakruhkannya, dia hanya memakruhkan dari sisi kesehatan (medis), bukan berdasarkan ilmu (dalil). Itu tidak apa-apa, tidak dimakruhkan. Diriwayatkan dari Malik, beliau pernah berkata: tidak apa-apa melihat farji (kemaluan) saat berjima&#39;. Dalam satu riwayat terdapat tambahan, &quot;Dan ia menjilatinya dengan lidahnya.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Al-Fannani al-Syafi&#39;i berkata: &quot;Seorang suami boleh apa saja setiap melakukan hubungan dengan istrinya selain lubang duburnya, bahkan menghisap clitorisnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Al-Mardawi al-Hambali berkata dalam al-Inshaf: Al-Qadhi berkata dalam al-Jami&#39;: &quot;Boleh mencium farji (kemaluan) istri sebelum jima&#39; dan memakruhkannya sesudahnya . .&amp;nbsp; istri juga boleh memegang dan menciumnya dengan syahwat. Ini dikuatkan dalam kitab al-Ri&#39;ayah, diikuti dalam al-Furu&#39;, dan diperjelas oleh Ibnu &#39;Aqil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Namun jika terbukti jelas cara bercumbu semacam itu menyebabkan penyakit dan membahayakan pelakunya, maka saat itu ia wajib meninggalkannya berdasarkan sabda nabi&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-style: italic; user-select: text !important;&quot;&gt;Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam&lt;/i&gt;, &quot;Tidak boleh (melakukan sesuatu) yang membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain.&quot; (HR. Ibnu Majah dalam sunannya)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;Begitu pula apabila salah seorang pasangan merasa tersakiti (tidak nyaman) karena perbuatan tersebut dan membencinya: maka wajib atas pelaku (suami)-nya untuk menghentikannya. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta&#39;ala:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: right; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;i style=&quot;font-style: italic; user-select: text !important;&quot;&gt;&quot;Dan bergaullah dengan mereka secara patut.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-Nisa&#39;: 19)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text;&quot;&gt;Dalam hal ini harus diperhatikan tujuan dasar dari hubungan suami istri, yakni permanen dan kontinuitasnya. Asal dari akad nikah adalah dibangun di atas kelanggengan. Allah Ta&#39;ala telah meliput akad ini dengan beberapa peraturan untuk menjaga kelestariannya dan menguatkan orang yang menjalaninya sesuai dengan ketentuan syariat bukan dengan sesuatu yang menyelisihinya. Masuk di dalamnya solusi berhubungan antar keduanya. . .&amp;nbsp; Wallahu Ta&#39;ala A&#39;lam.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;color: black; font-family: &amp;quot;helvetica neue&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,&amp;quot;arial&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text;&quot;&gt;Sumber: voa-islam.com &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;stcpDiv&quot; style=&quot;left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;pasangan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;stcpDiv&quot; style=&quot;left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Hamdulillah,
 segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga 
terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam, 
keluarga dan para sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Banyaknya tanggapan terhadap tulisan terdahulu, &quot;&lt;a href=&quot;http://www.voa-islam.com/islamia/konsultasi-agama/2012/02/27/17924/bolehkah-suami-mencium-farji-istrinya/&quot;&gt;&lt;b&gt;Bolehkah Seorang Suami Mencium Farji Istrinya?&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&quot; maka kami terdorong untuk memberikan keterangan yang lebih jelas terhadap tema seputar itu yang dinukil dari fatwa ulama. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sesungguhnya
 kegiatan suami istri dengan cara yang boleh jadi dianggap aneh oleh 
sebagian orang ini menjadi pertanyaan banyak pasangan muslim. Boleh jadi
 sebagian pasangan merasa nikmat, lebih semangat, dan lebih bergairah 
dalam melakukan pemenuhan kebutuhan biologis ini. Namun boleh jadi 
sebagian yang lain menganggap buruk dan menjijikkan. Sehingga tak layak 
dilakukan oleh orang muslim. Akahirnya hal ini&amp;nbsp; menimbulkan tanda tanya 
tentang hukum bolehnya?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sebenarnya,
 telah banyak keterangan dan jawaban ulama terhadap masalah hubungan 
suami istri ini. Pada ringkasnya, diakui bahwa sebagian orang merasa 
jijik dan menganggap buruk bentuk cumbu rayu semacam ini. Sehingga 
paling utama adalah menjauhi dan menghindarinya. Tetapi bersamaan hal 
itu, mereka tidak bisa mengharamkan dengan tergas. Karena tidak ada 
ketegasan dari nash syar&#39;i yang mengharamkannya. Tetapi jika memang 
terbukti itu berbahaya, maka jenis foreplay yang bisa menyebabkan 
penyakit dan bahaya diharamkan. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta&#39;ala,
 &quot;&lt;i&gt;Dan Dia mengharamkan atas kalian yang buruk-buruk.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-A&#39;raf: 157)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Selanjutnya
 kami akan suguhkan jawaban salah seorang ulama yang mendapatkan 
pertanyaan serupa, yaitu Syaikh Khalid Abdul Mun&#39;im al-Rifa&#39;i. Kami 
menilai jawaban beliau terhadap masalah tersebut cukup jelas dengan 
argument mendasar dalam mejawab pertanyaan tersebut.&amp;nbsp; Berikut ini kami 
kami terjemahkan dari fatwa beliau, yang judul aslinya: حكم لحس الرجل 
لفرج زوجته والعكس &quot;Hukum suami menjilat kemaluan istrinya dan 
sebaliknya&quot;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Soal:&lt;/b&gt;
 Apa hukum membangkitkan syahwat/libido istri dengan cara menjilat 
farjinya dengan lidah suaminya, begitu juga terhadap sang suami? 
Jazakumullah Khairan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jawab:&lt;/b&gt;
 Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas 
Rasulullah, juga kepada keluarga dan para sahabatnya. Adapun berikutnya:
 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sesungguhnya
 asal dalam hubungan suami istri adalah mubah, kecuali apa yang 
disebutkan larangannya oleh nash: berupa mendatangi istri pada dubur 
(anus)-nya, menggaulinya saat haid dan nifas, saat istri menjalankan 
puasa fardhu, atau saat berihram haji atau umrah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Adapun 
yang disebutkan dalam pertanyaan berupa salah satu pasangan menjilati 
kemaluan pasangannya, dan praktek dalam bersenang-senang yang telah 
disebutkan dalam pertanyaan, maka itu tidak apa-apa berdasarkan 
dalil-dalil berikut ini: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;1.&lt;/b&gt; Itu termasuk dari keumuman bersenang-senang yang dimubahkan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;2.&lt;/b&gt; Jika coitus dibolehkan yang merupakan puncak bersenggama (bersenang-senang), maka yang dibawah itu jauh lebih boleh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;3.&lt;/b&gt;
 Karena masing-masing pasangan boleh menikmati anggota badan pasangannya
 dengan menyentuh dan melihat, kecuali pengecualian yang telah 
disebutkan oleh syariat sebagaimana yang telah kami sebutkan di atas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;4.&lt;/b&gt; Firman Allah Ta&#39;ala,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;نِسَاؤُكُمْ
 حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ وَقَدِّمُوا 
لِأَنْفُسِكُمْ وَاتَّقُوا اللهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ مُلَاقُوهُ 
وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&quot;&lt;i&gt;Istri-istrimu
 adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah 
tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan 
kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah 
dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar 
gembira orang-orang yang beriman.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-Baqarah: 223)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Ibnu 
Abidin al-Hanafi berkata dalam Radd al-Mukhtar: Abu Yusuf pernah 
bertanya kepada Abu Hanifah tentang seorang laki-laki yang membelai 
farji istrinya dan sang istri membelai kemaluan suaminya untuk 
membangkitkan syahwatnya, apakah menurut Anda itu tidak boleh? Beliau 
menjawab, &quot;Tidak, aku berharap itu pahalanya besar.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Qadhi
 Ibnul Arabi al-Maliki berkata, &quot;Manusia telah berbeda pendapat tentang 
bolehnya seorang suami melihat farji (kemaluan) istrinya atas dua 
pendapat: salah satunya,membolehkan, karena jika ia dibolehkan menikmati
 (istrinya dengan jima&#39;) maka melihat itu lebih layak (bolehnya). . . . .
 salah seorang ulama kami, Asbagh (Ulama besar Madhab Maliki di Mesir) 
berkata: Boleh baginya (suami) untuk menjilati –kemaluan istrinya- 
dengan lidahnya.&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dalam 
Mawahib Al-Jalil Syarh Mukhtashar Khalil disebutkan, &quot;Ditanyakan kepada 
Ashbagh; Sesungguhnya suatu kaum menyebutkan kemakruhannya. Lalu beliau 
menjawab: orang yang memakruhkannya, dia hanya memakruhkan dari sisi 
kesehatan (medis), bukan berdasarkan ilmu (dalil). Itu tidak apa-apa, 
tidak dimakruhkan. Diriwayatkan dari Malik, beliau pernah berkata: tidak
 apa-apa melihat farji (kemaluan) saat berjima&#39;. Dalam satu riwayat 
terdapat tambahan, &quot;Dan ia menjilatinya dengan lidahnya.&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Fannani
 al-Syafi&#39;i berkata: &quot;Seorang suami boleh apa saja setiap melakukan 
hubungan dengan istrinya selain lubang duburnya, bahkan menghisap 
clitorisnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Mardawi
 al-Hambali berkata dalam al-Inshaf: Al-Qadhi berkata dalam al-Jami&#39;: 
&quot;Boleh mencium farji (kemaluan) istri sebelum jima&#39; dan memakruhkannya 
sesudahnya . .&amp;nbsp; istri juga boleh memegang dan menciumnya dengan syahwat.
 Ini dikuatkan dalam kitab al-Ri&#39;ayah, diikuti dalam al-Furu&#39;, dan 
diperjelas oleh Ibnu &#39;Aqil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Namun 
jika terbukti jelas cara bercumbu semacam itu menyebabkan penyakit dan 
membahayakan pelakunya, maka saat itu ia wajib meninggalkannya 
berdasarkan sabda nabi &lt;i&gt;Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam&lt;/i&gt;, &quot;Tidak boleh (melakukan sesuatu) yang membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain.&quot; (HR. Ibnu Majah dalam sunannya)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Begitu 
pula apabila salah seorang pasangan merasa tersakiti (tidak nyaman) 
karena perbuatan tersebut dan membencinya: maka wajib atas pelaku 
(suami)-nya untuk menghentikannya. Hal ini berdasarkan firman Allah 
Ta&#39;ala: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Dan bergaullah dengan mereka secara patut.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-Nisa&#39;: 19)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dalam 
hal ini harus diperhatikan tujuan dasar dari hubungan suami istri, yakni
 permanen dan kontinuitasnya. Asal dari akad nikah adalah dibangun di 
atas kelanggengan. Allah Ta&#39;ala telah meliput akad ini dengan beberapa 
peraturan untuk menjaga kelestariannya dan menguatkan orang yang 
menjalaninya sesuai dengan ketentuan syariat bukan dengan sesuatu yang 
menyelisihinya. Masuk di dalamnya solusi berhubungan antar keduanya. . 
.&amp;nbsp; Wallahu Ta&#39;ala A&#39;lam. [PurWD/voa-islam.com]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;- See more at:
 
http://www.voa-islam.com/read/tsaqofah/2012/03/06/18049/untuk-menggelorakan-syahwat-bolehkah-suami-menjilati-farji-istrinya/;#sthash.KDyO02Ba.dpuf&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;stcpDiv&quot; style=&quot;left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Hamdulillah,
 segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga 
terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam, 
keluarga dan para sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Banyaknya tanggapan terhadap tulisan terdahulu, &quot;&lt;a href=&quot;http://www.voa-islam.com/islamia/konsultasi-agama/2012/02/27/17924/bolehkah-suami-mencium-farji-istrinya/&quot;&gt;&lt;b&gt;Bolehkah Seorang Suami Mencium Farji Istrinya?&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&quot; maka kami terdorong untuk memberikan keterangan yang lebih jelas terhadap tema seputar itu yang dinukil dari fatwa ulama. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sesungguhnya
 kegiatan suami istri dengan cara yang boleh jadi dianggap aneh oleh 
sebagian orang ini menjadi pertanyaan banyak pasangan muslim. Boleh jadi
 sebagian pasangan merasa nikmat, lebih semangat, dan lebih bergairah 
dalam melakukan pemenuhan kebutuhan biologis ini. Namun boleh jadi 
sebagian yang lain menganggap buruk dan menjijikkan. Sehingga tak layak 
dilakukan oleh orang muslim. Akahirnya hal ini&amp;nbsp; menimbulkan tanda tanya 
tentang hukum bolehnya?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sebenarnya,
 telah banyak keterangan dan jawaban ulama terhadap masalah hubungan 
suami istri ini. Pada ringkasnya, diakui bahwa sebagian orang merasa 
jijik dan menganggap buruk bentuk cumbu rayu semacam ini. Sehingga 
paling utama adalah menjauhi dan menghindarinya. Tetapi bersamaan hal 
itu, mereka tidak bisa mengharamkan dengan tergas. Karena tidak ada 
ketegasan dari nash syar&#39;i yang mengharamkannya. Tetapi jika memang 
terbukti itu berbahaya, maka jenis foreplay yang bisa menyebabkan 
penyakit dan bahaya diharamkan. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta&#39;ala,
 &quot;&lt;i&gt;Dan Dia mengharamkan atas kalian yang buruk-buruk.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-A&#39;raf: 157)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Selanjutnya
 kami akan suguhkan jawaban salah seorang ulama yang mendapatkan 
pertanyaan serupa, yaitu Syaikh Khalid Abdul Mun&#39;im al-Rifa&#39;i. Kami 
menilai jawaban beliau terhadap masalah tersebut cukup jelas dengan 
argument mendasar dalam mejawab pertanyaan tersebut.&amp;nbsp; Berikut ini kami 
kami terjemahkan dari fatwa beliau, yang judul aslinya: حكم لحس الرجل 
لفرج زوجته والعكس &quot;Hukum suami menjilat kemaluan istrinya dan 
sebaliknya&quot;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Soal:&lt;/b&gt;
 Apa hukum membangkitkan syahwat/libido istri dengan cara menjilat 
farjinya dengan lidah suaminya, begitu juga terhadap sang suami? 
Jazakumullah Khairan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jawab:&lt;/b&gt;
 Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas 
Rasulullah, juga kepada keluarga dan para sahabatnya. Adapun berikutnya:
 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sesungguhnya
 asal dalam hubungan suami istri adalah mubah, kecuali apa yang 
disebutkan larangannya oleh nash: berupa mendatangi istri pada dubur 
(anus)-nya, menggaulinya saat haid dan nifas, saat istri menjalankan 
puasa fardhu, atau saat berihram haji atau umrah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Adapun 
yang disebutkan dalam pertanyaan berupa salah satu pasangan menjilati 
kemaluan pasangannya, dan praktek dalam bersenang-senang yang telah 
disebutkan dalam pertanyaan, maka itu tidak apa-apa berdasarkan 
dalil-dalil berikut ini: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;1.&lt;/b&gt; Itu termasuk dari keumuman bersenang-senang yang dimubahkan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;2.&lt;/b&gt; Jika coitus dibolehkan yang merupakan puncak bersenggama (bersenang-senang), maka yang dibawah itu jauh lebih boleh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;3.&lt;/b&gt;
 Karena masing-masing pasangan boleh menikmati anggota badan pasangannya
 dengan menyentuh dan melihat, kecuali pengecualian yang telah 
disebutkan oleh syariat sebagaimana yang telah kami sebutkan di atas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;4.&lt;/b&gt; Firman Allah Ta&#39;ala,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;نِسَاؤُكُمْ
 حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ وَقَدِّمُوا 
لِأَنْفُسِكُمْ وَاتَّقُوا اللهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ مُلَاقُوهُ 
وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&quot;&lt;i&gt;Istri-istrimu
 adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah 
tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan 
kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah 
dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar 
gembira orang-orang yang beriman.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-Baqarah: 223)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Ibnu 
Abidin al-Hanafi berkata dalam Radd al-Mukhtar: Abu Yusuf pernah 
bertanya kepada Abu Hanifah tentang seorang laki-laki yang membelai 
farji istrinya dan sang istri membelai kemaluan suaminya untuk 
membangkitkan syahwatnya, apakah menurut Anda itu tidak boleh? Beliau 
menjawab, &quot;Tidak, aku berharap itu pahalanya besar.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Qadhi
 Ibnul Arabi al-Maliki berkata, &quot;Manusia telah berbeda pendapat tentang 
bolehnya seorang suami melihat farji (kemaluan) istrinya atas dua 
pendapat: salah satunya,membolehkan, karena jika ia dibolehkan menikmati
 (istrinya dengan jima&#39;) maka melihat itu lebih layak (bolehnya). . . . .
 salah seorang ulama kami, Asbagh (Ulama besar Madhab Maliki di Mesir) 
berkata: Boleh baginya (suami) untuk menjilati –kemaluan istrinya- 
dengan lidahnya.&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dalam 
Mawahib Al-Jalil Syarh Mukhtashar Khalil disebutkan, &quot;Ditanyakan kepada 
Ashbagh; Sesungguhnya suatu kaum menyebutkan kemakruhannya. Lalu beliau 
menjawab: orang yang memakruhkannya, dia hanya memakruhkan dari sisi 
kesehatan (medis), bukan berdasarkan ilmu (dalil). Itu tidak apa-apa, 
tidak dimakruhkan. Diriwayatkan dari Malik, beliau pernah berkata: tidak
 apa-apa melihat farji (kemaluan) saat berjima&#39;. Dalam satu riwayat 
terdapat tambahan, &quot;Dan ia menjilatinya dengan lidahnya.&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Fannani
 al-Syafi&#39;i berkata: &quot;Seorang suami boleh apa saja setiap melakukan 
hubungan dengan istrinya selain lubang duburnya, bahkan menghisap 
clitorisnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Mardawi
 al-Hambali berkata dalam al-Inshaf: Al-Qadhi berkata dalam al-Jami&#39;: 
&quot;Boleh mencium farji (kemaluan) istri sebelum jima&#39; dan memakruhkannya 
sesudahnya . .&amp;nbsp; istri juga boleh memegang dan menciumnya dengan syahwat.
 Ini dikuatkan dalam kitab al-Ri&#39;ayah, diikuti dalam al-Furu&#39;, dan 
diperjelas oleh Ibnu &#39;Aqil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Namun 
jika terbukti jelas cara bercumbu semacam itu menyebabkan penyakit dan 
membahayakan pelakunya, maka saat itu ia wajib meninggalkannya 
berdasarkan sabda nabi &lt;i&gt;Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam&lt;/i&gt;, &quot;Tidak boleh (melakukan sesuatu) yang membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain.&quot; (HR. Ibnu Majah dalam sunannya)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Begitu 
pula apabila salah seorang pasangan merasa tersakiti (tidak nyaman) 
karena perbuatan tersebut dan membencinya: maka wajib atas pelaku 
(suami)-nya untuk menghentikannya. Hal ini berdasarkan firman Allah 
Ta&#39;ala: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Dan bergaullah dengan mereka secara patut.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-Nisa&#39;: 19)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dalam 
hal ini harus diperhatikan tujuan dasar dari hubungan suami istri, yakni
 permanen dan kontinuitasnya. Asal dari akad nikah adalah dibangun di 
atas kelanggengan. Allah Ta&#39;ala telah meliput akad ini dengan beberapa 
peraturan untuk menjaga kelestariannya dan menguatkan orang yang 
menjalaninya sesuai dengan ketentuan syariat bukan dengan sesuatu yang 
menyelisihinya. Masuk di dalamnya solusi berhubungan antar keduanya. . 
.&amp;nbsp; Wallahu Ta&#39;ala A&#39;lam. [PurWD/voa-islam.com]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;- See more at:
 
http://www.voa-islam.com/read/tsaqofah/2012/03/06/18049/untuk-menggelorakan-syahwat-bolehkah-suami-menjilati-farji-istrinya/;#sthash.KDyO02Ba.dpuf&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;stcpDiv&quot; style=&quot;left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Hamdulillah,
 segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga 
terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam, 
keluarga dan para sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Banyaknya tanggapan terhadap tulisan terdahulu, &quot;&lt;a href=&quot;http://www.voa-islam.com/islamia/konsultasi-agama/2012/02/27/17924/bolehkah-suami-mencium-farji-istrinya/&quot;&gt;&lt;b&gt;Bolehkah Seorang Suami Mencium Farji Istrinya?&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&quot; maka kami terdorong untuk memberikan keterangan yang lebih jelas terhadap tema seputar itu yang dinukil dari fatwa ulama. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sesungguhnya
 kegiatan suami istri dengan cara yang boleh jadi dianggap aneh oleh 
sebagian orang ini menjadi pertanyaan banyak pasangan muslim. Boleh jadi
 sebagian pasangan merasa nikmat, lebih semangat, dan lebih bergairah 
dalam melakukan pemenuhan kebutuhan biologis ini. Namun boleh jadi 
sebagian yang lain menganggap buruk dan menjijikkan. Sehingga tak layak 
dilakukan oleh orang muslim. Akahirnya hal ini&amp;nbsp; menimbulkan tanda tanya 
tentang hukum bolehnya?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sebenarnya,
 telah banyak keterangan dan jawaban ulama terhadap masalah hubungan 
suami istri ini. Pada ringkasnya, diakui bahwa sebagian orang merasa 
jijik dan menganggap buruk bentuk cumbu rayu semacam ini. Sehingga 
paling utama adalah menjauhi dan menghindarinya. Tetapi bersamaan hal 
itu, mereka tidak bisa mengharamkan dengan tergas. Karena tidak ada 
ketegasan dari nash syar&#39;i yang mengharamkannya. Tetapi jika memang 
terbukti itu berbahaya, maka jenis foreplay yang bisa menyebabkan 
penyakit dan bahaya diharamkan. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta&#39;ala,
 &quot;&lt;i&gt;Dan Dia mengharamkan atas kalian yang buruk-buruk.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-A&#39;raf: 157)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Selanjutnya
 kami akan suguhkan jawaban salah seorang ulama yang mendapatkan 
pertanyaan serupa, yaitu Syaikh Khalid Abdul Mun&#39;im al-Rifa&#39;i. Kami 
menilai jawaban beliau terhadap masalah tersebut cukup jelas dengan 
argument mendasar dalam mejawab pertanyaan tersebut.&amp;nbsp; Berikut ini kami 
kami terjemahkan dari fatwa beliau, yang judul aslinya: حكم لحس الرجل 
لفرج زوجته والعكس &quot;Hukum suami menjilat kemaluan istrinya dan 
sebaliknya&quot;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Soal:&lt;/b&gt;
 Apa hukum membangkitkan syahwat/libido istri dengan cara menjilat 
farjinya dengan lidah suaminya, begitu juga terhadap sang suami? 
Jazakumullah Khairan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jawab:&lt;/b&gt;
 Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas 
Rasulullah, juga kepada keluarga dan para sahabatnya. Adapun berikutnya:
 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sesungguhnya
 asal dalam hubungan suami istri adalah mubah, kecuali apa yang 
disebutkan larangannya oleh nash: berupa mendatangi istri pada dubur 
(anus)-nya, menggaulinya saat haid dan nifas, saat istri menjalankan 
puasa fardhu, atau saat berihram haji atau umrah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Adapun 
yang disebutkan dalam pertanyaan berupa salah satu pasangan menjilati 
kemaluan pasangannya, dan praktek dalam bersenang-senang yang telah 
disebutkan dalam pertanyaan, maka itu tidak apa-apa berdasarkan 
dalil-dalil berikut ini: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;1.&lt;/b&gt; Itu termasuk dari keumuman bersenang-senang yang dimubahkan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;2.&lt;/b&gt; Jika coitus dibolehkan yang merupakan puncak bersenggama (bersenang-senang), maka yang dibawah itu jauh lebih boleh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;3.&lt;/b&gt;
 Karena masing-masing pasangan boleh menikmati anggota badan pasangannya
 dengan menyentuh dan melihat, kecuali pengecualian yang telah 
disebutkan oleh syariat sebagaimana yang telah kami sebutkan di atas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;4.&lt;/b&gt; Firman Allah Ta&#39;ala,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;نِسَاؤُكُمْ
 حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ وَقَدِّمُوا 
لِأَنْفُسِكُمْ وَاتَّقُوا اللهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ مُلَاقُوهُ 
وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&quot;&lt;i&gt;Istri-istrimu
 adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah 
tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan 
kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah 
dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar 
gembira orang-orang yang beriman.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-Baqarah: 223)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Ibnu 
Abidin al-Hanafi berkata dalam Radd al-Mukhtar: Abu Yusuf pernah 
bertanya kepada Abu Hanifah tentang seorang laki-laki yang membelai 
farji istrinya dan sang istri membelai kemaluan suaminya untuk 
membangkitkan syahwatnya, apakah menurut Anda itu tidak boleh? Beliau 
menjawab, &quot;Tidak, aku berharap itu pahalanya besar.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Qadhi
 Ibnul Arabi al-Maliki berkata, &quot;Manusia telah berbeda pendapat tentang 
bolehnya seorang suami melihat farji (kemaluan) istrinya atas dua 
pendapat: salah satunya,membolehkan, karena jika ia dibolehkan menikmati
 (istrinya dengan jima&#39;) maka melihat itu lebih layak (bolehnya). . . . .
 salah seorang ulama kami, Asbagh (Ulama besar Madhab Maliki di Mesir) 
berkata: Boleh baginya (suami) untuk menjilati –kemaluan istrinya- 
dengan lidahnya.&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dalam 
Mawahib Al-Jalil Syarh Mukhtashar Khalil disebutkan, &quot;Ditanyakan kepada 
Ashbagh; Sesungguhnya suatu kaum menyebutkan kemakruhannya. Lalu beliau 
menjawab: orang yang memakruhkannya, dia hanya memakruhkan dari sisi 
kesehatan (medis), bukan berdasarkan ilmu (dalil). Itu tidak apa-apa, 
tidak dimakruhkan. Diriwayatkan dari Malik, beliau pernah berkata: tidak
 apa-apa melihat farji (kemaluan) saat berjima&#39;. Dalam satu riwayat 
terdapat tambahan, &quot;Dan ia menjilatinya dengan lidahnya.&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Fannani
 al-Syafi&#39;i berkata: &quot;Seorang suami boleh apa saja setiap melakukan 
hubungan dengan istrinya selain lubang duburnya, bahkan menghisap 
clitorisnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Mardawi
 al-Hambali berkata dalam al-Inshaf: Al-Qadhi berkata dalam al-Jami&#39;: 
&quot;Boleh mencium farji (kemaluan) istri sebelum jima&#39; dan memakruhkannya 
sesudahnya . .&amp;nbsp; istri juga boleh memegang dan menciumnya dengan syahwat.
 Ini dikuatkan dalam kitab al-Ri&#39;ayah, diikuti dalam al-Furu&#39;, dan 
diperjelas oleh Ibnu &#39;Aqil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Namun 
jika terbukti jelas cara bercumbu semacam itu menyebabkan penyakit dan 
membahayakan pelakunya, maka saat itu ia wajib meninggalkannya 
berdasarkan sabda nabi &lt;i&gt;Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam&lt;/i&gt;, &quot;Tidak boleh (melakukan sesuatu) yang membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain.&quot; (HR. Ibnu Majah dalam sunannya)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Begitu 
pula apabila salah seorang pasangan merasa tersakiti (tidak nyaman) 
karena perbuatan tersebut dan membencinya: maka wajib atas pelaku 
(suami)-nya untuk menghentikannya. Hal ini berdasarkan firman Allah 
Ta&#39;ala: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Dan bergaullah dengan mereka secara patut.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-Nisa&#39;: 19)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dalam 
hal ini harus diperhatikan tujuan dasar dari hubungan suami istri, yakni
 permanen dan kontinuitasnya. Asal dari akad nikah adalah dibangun di 
atas kelanggengan. Allah Ta&#39;ala telah meliput akad ini dengan beberapa 
peraturan untuk menjaga kelestariannya dan menguatkan orang yang 
menjalaninya sesuai dengan ketentuan syariat bukan dengan sesuatu yang 
menyelisihinya. Masuk di dalamnya solusi berhubungan antar keduanya. . 
.&amp;nbsp; Wallahu Ta&#39;ala A&#39;lam. [PurWD/voa-islam.com]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;- See more at:
 
http://www.voa-islam.com/read/tsaqofah/2012/03/06/18049/untuk-menggelorakan-syahwat-bolehkah-suami-menjilati-farji-istrinya/;#sthash.KDyO02Ba.dpuf &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;stcpDiv&quot; style=&quot;left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Hamdulillah,
 segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga 
terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam, 
keluarga dan para sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Banyaknya tanggapan terhadap tulisan terdahulu, &quot;&lt;a href=&quot;http://www.voa-islam.com/islamia/konsultasi-agama/2012/02/27/17924/bolehkah-suami-mencium-farji-istrinya/&quot;&gt;&lt;b&gt;Bolehkah Seorang Suami Mencium Farji Istrinya?&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&quot; maka kami terdorong untuk memberikan keterangan yang lebih jelas terhadap tema seputar itu yang dinukil dari fatwa ulama. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sesungguhnya
 kegiatan suami istri dengan cara yang boleh jadi dianggap aneh oleh 
sebagian orang ini menjadi pertanyaan banyak pasangan muslim. Boleh jadi
 sebagian pasangan merasa nikmat, lebih semangat, dan lebih bergairah 
dalam melakukan pemenuhan kebutuhan biologis ini. Namun boleh jadi 
sebagian yang lain menganggap buruk dan menjijikkan. Sehingga tak layak 
dilakukan oleh orang muslim. Akahirnya hal ini&amp;nbsp; menimbulkan tanda tanya 
tentang hukum bolehnya?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sebenarnya,
 telah banyak keterangan dan jawaban ulama terhadap masalah hubungan 
suami istri ini. Pada ringkasnya, diakui bahwa sebagian orang merasa 
jijik dan menganggap buruk bentuk cumbu rayu semacam ini. Sehingga 
paling utama adalah menjauhi dan menghindarinya. Tetapi bersamaan hal 
itu, mereka tidak bisa mengharamkan dengan tergas. Karena tidak ada 
ketegasan dari nash syar&#39;i yang mengharamkannya. Tetapi jika memang 
terbukti itu berbahaya, maka jenis foreplay yang bisa menyebabkan 
penyakit dan bahaya diharamkan. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta&#39;ala,
 &quot;&lt;i&gt;Dan Dia mengharamkan atas kalian yang buruk-buruk.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-A&#39;raf: 157)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Selanjutnya
 kami akan suguhkan jawaban salah seorang ulama yang mendapatkan 
pertanyaan serupa, yaitu Syaikh Khalid Abdul Mun&#39;im al-Rifa&#39;i. Kami 
menilai jawaban beliau terhadap masalah tersebut cukup jelas dengan 
argument mendasar dalam mejawab pertanyaan tersebut.&amp;nbsp; Berikut ini kami 
kami terjemahkan dari fatwa beliau, yang judul aslinya: حكم لحس الرجل 
لفرج زوجته والعكس &quot;Hukum suami menjilat kemaluan istrinya dan 
sebaliknya&quot;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Soal:&lt;/b&gt;
 Apa hukum membangkitkan syahwat/libido istri dengan cara menjilat 
farjinya dengan lidah suaminya, begitu juga terhadap sang suami? 
Jazakumullah Khairan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jawab:&lt;/b&gt;
 Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas 
Rasulullah, juga kepada keluarga dan para sahabatnya. Adapun berikutnya:
 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sesungguhnya
 asal dalam hubungan suami istri adalah mubah, kecuali apa yang 
disebutkan larangannya oleh nash: berupa mendatangi istri pada dubur 
(anus)-nya, menggaulinya saat haid dan nifas, saat istri menjalankan 
puasa fardhu, atau saat berihram haji atau umrah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Adapun 
yang disebutkan dalam pertanyaan berupa salah satu pasangan menjilati 
kemaluan pasangannya, dan praktek dalam bersenang-senang yang telah 
disebutkan dalam pertanyaan, maka itu tidak apa-apa berdasarkan 
dalil-dalil berikut ini: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;1.&lt;/b&gt; Itu termasuk dari keumuman bersenang-senang yang dimubahkan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;2.&lt;/b&gt; Jika coitus dibolehkan yang merupakan puncak bersenggama (bersenang-senang), maka yang dibawah itu jauh lebih boleh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;3.&lt;/b&gt;
 Karena masing-masing pasangan boleh menikmati anggota badan pasangannya
 dengan menyentuh dan melihat, kecuali pengecualian yang telah 
disebutkan oleh syariat sebagaimana yang telah kami sebutkan di atas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;4.&lt;/b&gt; Firman Allah Ta&#39;ala,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;نِسَاؤُكُمْ
 حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ وَقَدِّمُوا 
لِأَنْفُسِكُمْ وَاتَّقُوا اللهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ مُلَاقُوهُ 
وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&quot;&lt;i&gt;Istri-istrimu
 adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah 
tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan 
kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah 
dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar 
gembira orang-orang yang beriman.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-Baqarah: 223)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Ibnu 
Abidin al-Hanafi berkata dalam Radd al-Mukhtar: Abu Yusuf pernah 
bertanya kepada Abu Hanifah tentang seorang laki-laki yang membelai 
farji istrinya dan sang istri membelai kemaluan suaminya untuk 
membangkitkan syahwatnya, apakah menurut Anda itu tidak boleh? Beliau 
menjawab, &quot;Tidak, aku berharap itu pahalanya besar.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Qadhi
 Ibnul Arabi al-Maliki berkata, &quot;Manusia telah berbeda pendapat tentang 
bolehnya seorang suami melihat farji (kemaluan) istrinya atas dua 
pendapat: salah satunya,membolehkan, karena jika ia dibolehkan menikmati
 (istrinya dengan jima&#39;) maka melihat itu lebih layak (bolehnya). . . . .
 salah seorang ulama kami, Asbagh (Ulama besar Madhab Maliki di Mesir) 
berkata: Boleh baginya (suami) untuk menjilati –kemaluan istrinya- 
dengan lidahnya.&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dalam 
Mawahib Al-Jalil Syarh Mukhtashar Khalil disebutkan, &quot;Ditanyakan kepada 
Ashbagh; Sesungguhnya suatu kaum menyebutkan kemakruhannya. Lalu beliau 
menjawab: orang yang memakruhkannya, dia hanya memakruhkan dari sisi 
kesehatan (medis), bukan berdasarkan ilmu (dalil). Itu tidak apa-apa, 
tidak dimakruhkan. Diriwayatkan dari Malik, beliau pernah berkata: tidak
 apa-apa melihat farji (kemaluan) saat berjima&#39;. Dalam satu riwayat 
terdapat tambahan, &quot;Dan ia menjilatinya dengan lidahnya.&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Fannani
 al-Syafi&#39;i berkata: &quot;Seorang suami boleh apa saja setiap melakukan 
hubungan dengan istrinya selain lubang duburnya, bahkan menghisap 
clitorisnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Mardawi
 al-Hambali berkata dalam al-Inshaf: Al-Qadhi berkata dalam al-Jami&#39;: 
&quot;Boleh mencium farji (kemaluan) istri sebelum jima&#39; dan memakruhkannya 
sesudahnya . .&amp;nbsp; istri juga boleh memegang dan menciumnya dengan syahwat.
 Ini dikuatkan dalam kitab al-Ri&#39;ayah, diikuti dalam al-Furu&#39;, dan 
diperjelas oleh Ibnu &#39;Aqil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Namun 
jika terbukti jelas cara bercumbu semacam itu menyebabkan penyakit dan 
membahayakan pelakunya, maka saat itu ia wajib meninggalkannya 
berdasarkan sabda nabi &lt;i&gt;Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam&lt;/i&gt;, &quot;Tidak boleh (melakukan sesuatu) yang membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain.&quot; (HR. Ibnu Majah dalam sunannya)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Begitu 
pula apabila salah seorang pasangan merasa tersakiti (tidak nyaman) 
karena perbuatan tersebut dan membencinya: maka wajib atas pelaku 
(suami)-nya untuk menghentikannya. Hal ini berdasarkan firman Allah 
Ta&#39;ala: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Dan bergaullah dengan mereka secara patut.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-Nisa&#39;: 19)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dalam 
hal ini harus diperhatikan tujuan dasar dari hubungan suami istri, yakni
 permanen dan kontinuitasnya. Asal dari akad nikah adalah dibangun di 
atas kelanggengan. Allah Ta&#39;ala telah meliput akad ini dengan beberapa 
peraturan untuk menjaga kelestariannya dan menguatkan orang yang 
menjalaninya sesuai dengan ketentuan syariat bukan dengan sesuatu yang 
menyelisihinya. Masuk di dalamnya solusi berhubungan antar keduanya. . 
.&amp;nbsp; Wallahu Ta&#39;ala A&#39;lam. [PurWD/voa-islam.com]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;- See more at:
 
http://www.voa-islam.com/read/tsaqofah/2012/03/06/18049/untuk-menggelorakan-syahwat-bolehkah-suami-menjilati-farji-istrinya/;#sthash.KDyO02Ba.dpuf&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;stcpDiv&quot; style=&quot;left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Hamdulillah,
 segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga 
terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam, 
keluarga dan para sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Banyaknya tanggapan terhadap tulisan terdahulu, &quot;&lt;a href=&quot;http://www.voa-islam.com/islamia/konsultasi-agama/2012/02/27/17924/bolehkah-suami-mencium-farji-istrinya/&quot;&gt;&lt;b&gt;Bolehkah Seorang Suami Mencium Farji Istrinya?&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&quot; maka kami terdorong untuk memberikan keterangan yang lebih jelas terhadap tema seputar itu yang dinukil dari fatwa ulama. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sesungguhnya
 kegiatan suami istri dengan cara yang boleh jadi dianggap aneh oleh 
sebagian orang ini menjadi pertanyaan banyak pasangan muslim. Boleh jadi
 sebagian pasangan merasa nikmat, lebih semangat, dan lebih bergairah 
dalam melakukan pemenuhan kebutuhan biologis ini. Namun boleh jadi 
sebagian yang lain menganggap buruk dan menjijikkan. Sehingga tak layak 
dilakukan oleh orang muslim. Akahirnya hal ini&amp;nbsp; menimbulkan tanda tanya 
tentang hukum bolehnya?.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sebenarnya,
 telah banyak keterangan dan jawaban ulama terhadap masalah hubungan 
suami istri ini. Pada ringkasnya, diakui bahwa sebagian orang merasa 
jijik dan menganggap buruk bentuk cumbu rayu semacam ini. Sehingga 
paling utama adalah menjauhi dan menghindarinya. Tetapi bersamaan hal 
itu, mereka tidak bisa mengharamkan dengan tergas. Karena tidak ada 
ketegasan dari nash syar&#39;i yang mengharamkannya. Tetapi jika memang 
terbukti itu berbahaya, maka jenis foreplay yang bisa menyebabkan 
penyakit dan bahaya diharamkan. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta&#39;ala,
 &quot;&lt;i&gt;Dan Dia mengharamkan atas kalian yang buruk-buruk.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-A&#39;raf: 157)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Selanjutnya
 kami akan suguhkan jawaban salah seorang ulama yang mendapatkan 
pertanyaan serupa, yaitu Syaikh Khalid Abdul Mun&#39;im al-Rifa&#39;i. Kami 
menilai jawaban beliau terhadap masalah tersebut cukup jelas dengan 
argument mendasar dalam mejawab pertanyaan tersebut.&amp;nbsp; Berikut ini kami 
kami terjemahkan dari fatwa beliau, yang judul aslinya: حكم لحس الرجل 
لفرج زوجته والعكس &quot;Hukum suami menjilat kemaluan istrinya dan 
sebaliknya&quot;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Soal:&lt;/b&gt;
 Apa hukum membangkitkan syahwat/libido istri dengan cara menjilat 
farjinya dengan lidah suaminya, begitu juga terhadap sang suami? 
Jazakumullah Khairan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jawab:&lt;/b&gt;
 Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas 
Rasulullah, juga kepada keluarga dan para sahabatnya. Adapun berikutnya:
 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Sesungguhnya
 asal dalam hubungan suami istri adalah mubah, kecuali apa yang 
disebutkan larangannya oleh nash: berupa mendatangi istri pada dubur 
(anus)-nya, menggaulinya saat haid dan nifas, saat istri menjalankan 
puasa fardhu, atau saat berihram haji atau umrah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Adapun 
yang disebutkan dalam pertanyaan berupa salah satu pasangan menjilati 
kemaluan pasangannya, dan praktek dalam bersenang-senang yang telah 
disebutkan dalam pertanyaan, maka itu tidak apa-apa berdasarkan 
dalil-dalil berikut ini: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;1.&lt;/b&gt; Itu termasuk dari keumuman bersenang-senang yang dimubahkan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;2.&lt;/b&gt; Jika coitus dibolehkan yang merupakan puncak bersenggama (bersenang-senang), maka yang dibawah itu jauh lebih boleh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;3.&lt;/b&gt;
 Karena masing-masing pasangan boleh menikmati anggota badan pasangannya
 dengan menyentuh dan melihat, kecuali pengecualian yang telah 
disebutkan oleh syariat sebagaimana yang telah kami sebutkan di atas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;b&gt;4.&lt;/b&gt; Firman Allah Ta&#39;ala,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;نِسَاؤُكُمْ
 حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ وَقَدِّمُوا 
لِأَنْفُسِكُمْ وَاتَّقُوا اللهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ مُلَاقُوهُ 
وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&quot;&lt;i&gt;Istri-istrimu
 adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah 
tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan 
kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah 
dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar 
gembira orang-orang yang beriman.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-Baqarah: 223)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Ibnu 
Abidin al-Hanafi berkata dalam Radd al-Mukhtar: Abu Yusuf pernah 
bertanya kepada Abu Hanifah tentang seorang laki-laki yang membelai 
farji istrinya dan sang istri membelai kemaluan suaminya untuk 
membangkitkan syahwatnya, apakah menurut Anda itu tidak boleh? Beliau 
menjawab, &quot;Tidak, aku berharap itu pahalanya besar.&quot;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Qadhi
 Ibnul Arabi al-Maliki berkata, &quot;Manusia telah berbeda pendapat tentang 
bolehnya seorang suami melihat farji (kemaluan) istrinya atas dua 
pendapat: salah satunya,membolehkan, karena jika ia dibolehkan menikmati
 (istrinya dengan jima&#39;) maka melihat itu lebih layak (bolehnya). . . . .
 salah seorang ulama kami, Asbagh (Ulama besar Madhab Maliki di Mesir) 
berkata: Boleh baginya (suami) untuk menjilati –kemaluan istrinya- 
dengan lidahnya.&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dalam 
Mawahib Al-Jalil Syarh Mukhtashar Khalil disebutkan, &quot;Ditanyakan kepada 
Ashbagh; Sesungguhnya suatu kaum menyebutkan kemakruhannya. Lalu beliau 
menjawab: orang yang memakruhkannya, dia hanya memakruhkan dari sisi 
kesehatan (medis), bukan berdasarkan ilmu (dalil). Itu tidak apa-apa, 
tidak dimakruhkan. Diriwayatkan dari Malik, beliau pernah berkata: tidak
 apa-apa melihat farji (kemaluan) saat berjima&#39;. Dalam satu riwayat 
terdapat tambahan, &quot;Dan ia menjilatinya dengan lidahnya.&quot; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Fannani
 al-Syafi&#39;i berkata: &quot;Seorang suami boleh apa saja setiap melakukan 
hubungan dengan istrinya selain lubang duburnya, bahkan menghisap 
clitorisnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Al-Mardawi
 al-Hambali berkata dalam al-Inshaf: Al-Qadhi berkata dalam al-Jami&#39;: 
&quot;Boleh mencium farji (kemaluan) istri sebelum jima&#39; dan memakruhkannya 
sesudahnya . .&amp;nbsp; istri juga boleh memegang dan menciumnya dengan syahwat.
 Ini dikuatkan dalam kitab al-Ri&#39;ayah, diikuti dalam al-Furu&#39;, dan 
diperjelas oleh Ibnu &#39;Aqil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Namun 
jika terbukti jelas cara bercumbu semacam itu menyebabkan penyakit dan 
membahayakan pelakunya, maka saat itu ia wajib meninggalkannya 
berdasarkan sabda nabi &lt;i&gt;Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam&lt;/i&gt;, &quot;Tidak boleh (melakukan sesuatu) yang membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain.&quot; (HR. Ibnu Majah dalam sunannya)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Begitu 
pula apabila salah seorang pasangan merasa tersakiti (tidak nyaman) 
karena perbuatan tersebut dan membencinya: maka wajib atas pelaku 
(suami)-nya untuk menghentikannya. Hal ini berdasarkan firman Allah 
Ta&#39;ala: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Dan bergaullah dengan mereka secara patut.&lt;/i&gt;&quot; (QS. Al-Nisa&#39;: 19)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;Dalam 
hal ini harus diperhatikan tujuan dasar dari hubungan suami istri, yakni
 permanen dan kontinuitasnya. Asal dari akad nikah adalah dibangun di 
atas kelanggengan. Allah Ta&#39;ala telah meliput akad ini dengan beberapa 
peraturan untuk menjaga kelestariannya dan menguatkan orang yang 
menjalaninya sesuai dengan ketentuan syariat bukan dengan sesuatu yang 
menyelisihinya. Masuk di dalamnya solusi berhubungan antar keduanya. . 
.&amp;nbsp; Wallahu Ta&#39;ala A&#39;lam. [PurWD/voa-islam.com]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;- See more at:
 
http://www.voa-islam.com/read/tsaqofah/2012/03/06/18049/untuk-menggelorakan-syahwat-bolehkah-suami-menjilati-farji-istrinya/;#sthash.KDyO02Ba.dpuf&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/untuk-menggelorakan-syahwat-bolehkah.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgt9IXNzJlCQPto312zKwhCeXx0egAoxyIyFmSIwhnQo76SrnoLg4Nr2TATcSuiRx4G6zr46Iz5hYHH8d4Nt2gK1LC9OtMnAZ3tfz-3Uc1qDsVDd4fTxF0ynmX8KXBIF1MuWyIVnqRgWwU/s72-c/HUKUM+MENJILAT+KEMALUAN+ISTERI%2521.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-7597935111498879348</guid><pubDate>Thu, 03 Nov 2016 08:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-03T01:48:53.007-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Al-Qur&#39;an</category><title>Syekh Ali Jaber: Berbanggalah Membela Al-Quran, Kelak Al-Quran pun Bangga Menjadi Pembela Kita di Hari Kiamat </title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizD9wbY3AjF4Sl5eXYGqcJZ7b5b0z2BdWZzTbUYkoIDX2IBnWdJ0esqn0wxA-YEdClU4OMAPj-6be0oiSCP5S8mRmwe4oALa5X46CIXgcHNeRU4a4yc5HVqcOM_dTF9NKZBJ-4bXiqeUE/s1600/alijaber.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizD9wbY3AjF4Sl5eXYGqcJZ7b5b0z2BdWZzTbUYkoIDX2IBnWdJ0esqn0wxA-YEdClU4OMAPj-6be0oiSCP5S8mRmwe4oALa5X46CIXgcHNeRU4a4yc5HVqcOM_dTF9NKZBJ-4bXiqeUE/s400/alijaber.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;JamaahMasjid -&lt;/b&gt; JAKARTA
 - Dukungan terhadap Aksi Bela Islam II pada Jumat 4 November 2016 terus
 disuarakan oleh para tokoh nasional dan tokoh umat Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seruan kali ini disampaikan Syeikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber atau yang lebih dikenal dengan Syekh Ali Jaber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;&quot;Berbanggalah dalam keberpihakan Membela Al-Quran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;Kelak Al-Quran pun bangga menjadi pembela kita di Hari Kiamat.&quot;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Menuju 4 November 2016 Bersatu dalam membela Islam dan Negara.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian disampaikan Syeikh Ali Jaber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syekh Ali Jaber adalah seorang Imam, ahli Quran, dai dan Ulama 
berkewarganegaraan Indonesia kelahiran kota Madinah Arab Saudi. Ia 
dikenal publik luas di tanah air saat menjadi juri pada Hafiz Indonesia di stasiun TV swasta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak kecil Ali Jaber telah menekuni membaca Al-Quran. Ayahnyalah yang 
awalnya memotivasi Ali Jaber untuk belajar Al-Quran. Dalam mendidik 
agama, khususnya Al-Quran dan shalat, ayahnya sangat keras, bahkan tidak
 segan-segan memukul bila Ali Jaber kecil tidak menjalankan shalat. 
Keluarganya dikenal sebagai keluarga yang religius. Di Madinah ia 
memiliki masjid besar yang digunakan untuk syiar Islam. Sebagai anak 
pertama dari dua belas bersaudara, Ali Jaber dituntut untuk meneruskan 
perjuangan ayahnya dalam syiar Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski pada awalnya apa yang ia jalani adalah keinginan sang ayah, 
lama-kelamaan ia menyadari itu sebagai kebutuhannya sendiri dan pada 
usia sebelas tahun, ia telah hafal 30 juz Al-Quran&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nabi &lt;i&gt;shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda&lt;/i&gt; :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: medium;&quot;&gt;القرآن حجة لك أو عليك&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Al-Qur`an itu bisa menjadi hujjah yang membelamu atau sebaliknya menjadi hujjah yang membantahmu.” &lt;b&gt;[HR. Muslim]&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
AYO! Jadilah Pembela Al-Quran... kelak di akhirat Al-Quran akan 
membelamu di saat paling engkau butuhkan dan di saat tidak ada yang akan
 membelamu.</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/syekh-ali-jaber-berbanggalah-membela-al.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizD9wbY3AjF4Sl5eXYGqcJZ7b5b0z2BdWZzTbUYkoIDX2IBnWdJ0esqn0wxA-YEdClU4OMAPj-6be0oiSCP5S8mRmwe4oALa5X46CIXgcHNeRU4a4yc5HVqcOM_dTF9NKZBJ-4bXiqeUE/s72-c/alijaber.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-8178585246259688804</guid><pubDate>Thu, 03 Nov 2016 08:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-03T01:42:28.677-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasional</category><title>Dukungan Semakin Meluas, BEM Seluruh Indonesia akan Gabung Aksi 4 November</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRIcQwllHAvW5YgVR8RSmIRAH-cOu1YiFU1eNj777ZZP873FUY2jTKDGVSsPQTUxuiPuyJ3Aa8Y3JYbUeaIqxMA0VgJmxHypOqkTBTDf6TQzAjpcYQBAWUbOAsF67sGFUaSys_-mX1dtQ/s1600/Surat+Kemenristekdikti.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRIcQwllHAvW5YgVR8RSmIRAH-cOu1YiFU1eNj777ZZP873FUY2jTKDGVSsPQTUxuiPuyJ3Aa8Y3JYbUeaIqxMA0VgJmxHypOqkTBTDf6TQzAjpcYQBAWUbOAsF67sGFUaSys_-mX1dtQ/s400/Surat+Kemenristekdikti.jpg&quot; width=&quot;266&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;JamaahMasjid&lt;/b&gt; - Dukungan Aksi Bela Islam jilid II yang akan dilaksanakan pada 4 November
 2016 semakin meluas. Selain ribuan umat Islam dari berbagai daerah 
dikabarkan telah berangkat menuju Jakarta, mahasiswa juga dipastikan 
akan bergabung dengan aksi akbar itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui situs resminya, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM
 SI) mengimbau seluruh civitas academica perguruan tinggi, khususnya 
mahasiswa untuk bergabung dalam aksi 4 November.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menghimbau kepada seluruh civitas academica perguruan tinggi, khususnya
 mahasiswa seluruh Indonesia untuk terlibat dalam aksi demonstrasi yang 
dijamin oleh konstitusi,” demikian poin ketiga pernyataan sikap BEM SI 
melalui situs &lt;a href=&quot;http://bemindonesia.or.id/wilayah/nasional/pernyataan-sikap-stop-pembungkaman-aspirasi-mari-jaga-ke-bhinneka/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;bemindonesia.or.id&lt;/a&gt;, Kamis (3/11/2016).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernyataan sikap berjudul &lt;i&gt;Stop Pembungkaman Aspirasi, Mari Jaga Ke-bhinneka-an! &lt;/i&gt;itu
 dirilis setelah Kemenristekdikti menerbitkan surat yang dinilai 
mengintervensi civitas academica perguruan tinggi untuk tidak terlibat 
dalam aksi 4 Nopember 2016. Surat Kemenristekdikti itu dinilai telah 
menciderai prinsip demokrasi yang telah diatur dalam konstitusi negara. 
[Ibnu K/Tarbiyah.net] </description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/dukungan-semakin-meluas-bem-seluruh.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRIcQwllHAvW5YgVR8RSmIRAH-cOu1YiFU1eNj777ZZP873FUY2jTKDGVSsPQTUxuiPuyJ3Aa8Y3JYbUeaIqxMA0VgJmxHypOqkTBTDf6TQzAjpcYQBAWUbOAsF67sGFUaSys_-mX1dtQ/s72-c/Surat+Kemenristekdikti.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-2252617446508067667</guid><pubDate>Thu, 03 Nov 2016 08:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-03T01:39:32.154-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penistaan Agama</category><title>Satu Tetes Saja Darah Pendemo Tumpah, Jokowi TURUN!</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWh-R5A806rNxURwlkHtp30nJP3ORyQ0jlLSP8mnKzIwXvw3IjM6v6fWDxg3yh-mrQulcjEuvNrJicAAorWUL-J0xbiSaGaHUuuSXLY6zDPtwgC-yCogZ9OhVHFIbP82s6hkS58bUHa08/s1600/20161014_135654-1.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;223&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWh-R5A806rNxURwlkHtp30nJP3ORyQ0jlLSP8mnKzIwXvw3IjM6v6fWDxg3yh-mrQulcjEuvNrJicAAorWUL-J0xbiSaGaHUuuSXLY6zDPtwgC-yCogZ9OhVHFIbP82s6hkS58bUHa08/s400/20161014_135654-1.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;JamaahMasjid - &lt;/b&gt;Sinyal
 kuat Basuki Tjahaja purnama akan menjadi tersangka dalam kasus dugaan 
penistaan agama semakin kencang. Salah satunya, soal pernyataan Presiden
 Joko Widodo yang tidak akan mengintervensi aparat penegak hukum dalam 
kasus yang ditangani Bareskrim Polri itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu seperti diutarakan Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyouno 
dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Rabu 2 November 
2016..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Tetapi pertanyaannya apakah ucapan Joko Widodo bisa dipegang,&quot; jelas dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Arief menjelaskan, bisa saja pernyataan itu cuma statement politik 
Presiden Jokowi untuk menenangkan umat Islam yang ingin menuntut 
penegakan hukum yang sama terhadap siapa pun karena diduga menistakan 
agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Presiden Jokowi, kata dia lagi, seharusnya mengambil langkah cepat untuk memerintahkan Polisi memeriksa Ahok dalam kasus ini. Sejauh ini, Polisi menjadwalkan melakukan pemeriksaan 
terhadap sepuluh orang saksi ahli, 6 diantaranya sudah dimintai 
keterangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Presiden harus mengintervensi penegak hukum dalam hal ini Polisi untuk 
cepat memeriksa Ahok secara maraton dan mengirimkan ke Kejaksaan Agung 
untuk segera di Meja hijaukan. Intervensi Presiden sangat perlukan agar 
tidak menciptakan sebuah kebencian rasial secara nasional yang bisa 
menyulut kerusuhan secara massive,&quot; terangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Tentu saja jika terjadi rusuh seperti 1998 akibat Ahok tidak bisa 
diseret ke Pengadilan maka akan merugikan banyak masyarakat dan bisa 
berdampak hancurnya image Joko Widodo karena gagal menciptakan Demokrasi
 yang jujur dam setara akibat hukum tidak bisa ditegakan.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Arief menegaskan, aksi bela Islam II yang berlangsung 4 November 
mendatang sangat wajar. Sebab, rakyat merasa penegakan hukum dan rasa 
keadilan sudah mati rasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Karena itu tidak boleh ada sedikit pun darah jatuh saat aksi demo. Satu
 tetes saja darah pendemo jatuh, maka jangan salahkan rakyat, akan kami 
Gulingkan Pemerintahan Joko Widodo-JK,&quot; tandasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href=&quot;http://politik.rmol.co/read/2016/11/02/266703/1/Gerindra:-Satu-Tetes-Darah-Pendemo-Tumpah,-Kami-Gulingkan-Jokowi-JK%21?utm_source=dlvr.it&amp;amp;utm_medium=facebook&quot;&gt;RMOL&lt;/a&gt;</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/satu-tetes-saja-darah-pendemo-tumpah.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWh-R5A806rNxURwlkHtp30nJP3ORyQ0jlLSP8mnKzIwXvw3IjM6v6fWDxg3yh-mrQulcjEuvNrJicAAorWUL-J0xbiSaGaHUuuSXLY6zDPtwgC-yCogZ9OhVHFIbP82s6hkS58bUHa08/s72-c/20161014_135654-1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-8021667163854223649</guid><pubDate>Thu, 03 Nov 2016 04:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-02T21:26:41.860-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penistaan Agama</category><title>Ketika Ahok Ditempatkan di Atas Negara</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmsUVoFPuhryDMhG_dO74n_lTHb_HGuxYuVfUbrTJgjZEAHdkx8QHhqxlMDPc19cglrWFcvhwL3GBWIZrksfNcjWwpci9PgqQG79X5aCjmUu2mEQtLYY9WGVc5p-U0Ep4gT5r6Pxx71To/s1600/ahok+tito+kapolri.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;223&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmsUVoFPuhryDMhG_dO74n_lTHb_HGuxYuVfUbrTJgjZEAHdkx8QHhqxlMDPc19cglrWFcvhwL3GBWIZrksfNcjWwpci9PgqQG79X5aCjmUu2mEQtLYY9WGVc5p-U0Ep4gT5r6Pxx71To/s400/ahok+tito+kapolri.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Indonesia Siaga 1? Begitulah opini yang terbentuk saat ini ditengah 
publik. Apakah benar saat ini Indonesia Siaga 1? Publik tidak tahu pasti
 karena semua informasi yang didapat ditengah publik selalu terjadi 
bantah lisan maupun bantah tulisan. Nota dinas atas mama Brimob yang di 
tanda tangan oleh Wakil Komandan Korps Brimob maupun telegram Kapolri 
yang ditanda tangan oleh Asisten Operasi untuk mobilisasi pasukan Brimob
 semua dibantah baik lisan maupun tulisan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dibalik bantah berbantah laksana berbalas pantun tentang kebenaran 
nota dinas dan telegram tersebut, menyeruak pertanyaan yang membuat 
kepala gatal dan harus digaruk meski sesungguhnya kepala tidaklah kutuan
 atau ketombean sehingga harus gatal. &lt;b&gt;Sudah separah itukah 
bangsa ini hingga ada yang nekad memalsukan nota dinas dan telegram 
polri serta memalsukan tanda tangan pejabat kepolisian?&lt;/b&gt; Hanya dimasa rejim ini hal itu bisa terjadi andai nota dan telegram itu memang adalah palsu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Degradasi kehormatan lembaga negara sepertinya sudah jatuh ke titik paling nadir di era rejim ini&lt;/b&gt;.
 Presiden menanda tangan dokumen negara yang tidak dibaca, dari DPR 
beredar surat berlogo Ketua DPR semasa Setya Novanto yang berisi 
katabelece ke Pertamina dan sekarang beredar dokumen atas nama lembaga 
penegak hukum POLRI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Inilah potret &amp;nbsp;pemerintah kita yang sesungguhnya, 
Pemerintahan yang tidak mencerminkan sebuah negara besar, dan lembaga 
lembaga negara jatuh kehormatannya ketitik paling nadir&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
Penegakan hukum terhadap Ahok yang dilaporkan oleh beberapa pihak dan
 ormas hingga kini macet dan sedang diutak atik supaya bisa menenuhi 
keinginan sang tangan-tangan kekuasaan yang mengabdikan diri kepada 
kepentingan. &lt;i&gt;&lt;b&gt;Proses penegakan hukum terhadap Ahok yang 
mengabaikan rasa keadilan masyarakat telah membawa bangsa kepada kondisi
 yang tidak baik. Indonesia Siaga 1 hanya karena penegakan hukum 
terhadap satu Ahok yang mengabaikan rasa keadilan masyarakat dan 
melecehkan gerakan sosial dan gerakan sipil&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ahok ditempatkan diatas negara. Ahok ditempatkan lebih penting dari 
negara. Hampir semua lembaga dibawah rejim berkuasa bekerja untuk 
melindungi Ahok sang terlapor penistaan agama sebagaimana yang diatur 
KUHP Pasal 156. &lt;b&gt;Dan upaya perlindungan kepada Ahok harus dibayar
 mahal dengan pengerahan pasukan besar-besaran untuk menghadapi aksi 
massa umat Muslim yang direncakan pada tanggal 04 Nopember 2016 
mendatang&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Negara akan mengeluarkan biaya ratusan milyar dan ribuan mungkin 
puluhan ribu pasukan untuk berhadap-hadapan dengan aksi massa yang 
menuntut penegakan hukum secara berkeadilan dan menghargai rasa keadilan
 sosial masyarakat. &lt;b&gt;Sebuah pilihan yang terlalu sadis memilih 
mempertaruhkan nasib bangsa demi perlindungan sempurna kepada Ahok dari 
penegakan hukum&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Pemerintah atas nama kekuasaan memilih untuk menghadapkan ekspektasi penegakan hukum publik kedepan kekuatan aparat&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.
 Pemerintah memilih melawan tuntutan penegakan hukum hanya untuk 
melindungi satu orang bernama Ahok. *Pemerintah memilih mempertaruhkan 
kondusifitas dan keamanan serta kestabilan bangsa demi melindungi sang 
terlapor peninstaan agama bernama Ahok*.&lt;br /&gt;
Mengapa rejim ini tidak memilih menegakkan hukum supaya bangsa 
kembali tentram dan hubungan harmonis bentuk toleransi keragaman bangsa 
yang berbhineka. &lt;b&gt;Ada apa dengan presiden yang sangat terkesan vulgar membela Ahok sang musuh toleransi?&lt;/b&gt; Ahok yang selalu mendefinisikan diri dengan konstitusi dan Pancasila sesungguhnya tidak paham tentang Pancasila dan Konstitusi.&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Siapapun pejabat negara tidak boleh arogan atas nama 
aturan dan jabatan menjadi semena-mena dan bisa bicara apapun serta 
boleh menistakan ajaran agama&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Ini kekeliruan berpikir 
Ahok sehingga dia merasa lebih tinggi dari negara dan negara harus kalah
 kepadanya. Sungguh ini pelecehan terhadap Indonesia yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kita minta dan memohon kepada TNI POLRI agar bersikap mengutamakan keselamatan bangsa dan negara diatas keselamatan seorang Ahok&lt;/b&gt;.
 Secara fisik, Ahok harus dilindungi dan dijaga karena itu hak 
konstitusi mendapatkan rasa aman. Namun secara hukum, Ahok tidak boleh 
dilindungi atas perilakunya yang diduga menistakan ajaran agama Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: #ffff99;&quot;&gt;&lt;b&gt;Hukum harus ditegakkan setara terhadap semua orang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;.
 Yurisprudensi atas kasus yang sama sudah banyak. MUI sebagai wadah 
berhimpunnya Ulama sudah tegas menyatakan bahwa Ahok menistakan ajaran 
agama Islam. &lt;span style=&quot;background-color: #ffff99;&quot;&gt;&lt;b&gt;J&lt;span style=&quot;background-color: #ffff99;&quot;&gt;ika p&lt;/span&gt;endapat ulama tidak didengar lagi, pendapat siapa lagi yang dijadikan rujukan oleh kepolisian?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jakarta, 30/10/2016&lt;br /&gt;
Oleh &amp;nbsp;: &amp;nbsp;Ferdinand Hutahaean&lt;br /&gt;
citizenjurnalism.com </description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/ketika-ahok-ditempatkan-di-atas-negara.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmsUVoFPuhryDMhG_dO74n_lTHb_HGuxYuVfUbrTJgjZEAHdkx8QHhqxlMDPc19cglrWFcvhwL3GBWIZrksfNcjWwpci9PgqQG79X5aCjmUu2mEQtLYY9WGVc5p-U0Ep4gT5r6Pxx71To/s72-c/ahok+tito+kapolri.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-1170882871811070634</guid><pubDate>Thu, 03 Nov 2016 04:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-02T21:26:28.773-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><title>Mantan KSAL Ini Bongkar Persekongkolan Jahat Ahok dan China</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuLYKt1oqoNUr-04kMGfTtFUIQTD9ninkOFIG7Ky9m76b_C0X8TnEsAmcJh0KXyDzgSBh2Jmdq0ML6h7rtzJhnoZ8N1c_oot4WU5lBtAnzlg9wHqHlE-loOkpol2L6muC6YY-WRBD3qtc/s1600/admiral-4.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;265&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuLYKt1oqoNUr-04kMGfTtFUIQTD9ninkOFIG7Ky9m76b_C0X8TnEsAmcJh0KXyDzgSBh2Jmdq0ML6h7rtzJhnoZ8N1c_oot4WU5lBtAnzlg9wHqHlE-loOkpol2L6muC6YY-WRBD3qtc/s400/admiral-4.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Laksamana (Purn) Slamet Soebijanto angkat bicara terkait hiruk-pikuk dua skandal besar Sumber Waras dan Reklamasi Teluk Jakarta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menilai, kedua kasus yang kini menimpa Gubernur DKI Basuki 
Tjahaja Purnama (Ahok) tak lepas dari upaya konglomerat China yang 
tengah memanfaatkan Ahok yang tengah berkuasa di Ibu Kota Negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, mereka sudah mempersiapkan skenario agar Ahok tetap 
melenggang di Pilkada DKI 2017 dan sakligus menjadikannya batu loncatan 
demi mengantarkan Ahok ke Kursi RI-1 pada Pilpres 2019 mendatang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dukungan China ke Ahok tersebut untuk membawa pengaruh bahkan penjajahan Negari Tirai Bambu di bumi Nusantara.&lt;br /&gt;
&quot;Jakarta sebagai Center of Gravity Indonesia, sàngat diperebutkan dan
 China ingin menguasainya, menguasai Jakarta secara politik menguasai 
Indonesia. Gubernur Jakarta Ahok mendapat dukungan logistik tak terbatas
 untuk memenangkan Ahok di Pilkada 2017,&quot; kata Laksamana (purn) Slamet 
Soebijanto, sebagaimana dikutip dari suaranasional, Jakarta, Senin 
(25/4/2016).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Slamet mengatakan, jalur sutera yang dihidupkan kembali, untuk 
mendukung pencapaian kepentingan nasional China lewàt darat. Klaim laut 
China Selatan, mencoba merintis jalur laut yang aman dan terlindungi.&lt;br /&gt;
&quot;Mendukung konsep tol laut Indonesia, menyambung jalur laut China 
Selatan, sebagai jalur laut ke Benua Hindia dan Afrika, Indonesia 
potensi sumber daya alam yang besar, dan China telah menanamkan 
pengaruhnya di Negara-negara Afrika,&quot; ungkap Slamet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, Slamet mengatakan, diduga kuat telah terjadi kesepakatan 
membelah Indonesia menjàdi dua oleh China dan AS. China wilàyah barat, 
AS wilayah Timur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Persoalan-persoalan yang berkaitan dengan Ahok selalu bisa dialihkan
 dan ditutupi dengan dimunculkan persoalan baru sehingga persoalan 
pokoknya terlupakan,&quot; papar Slamet.&lt;br /&gt;
Slamet menambahkan, Jakarta sebagai Center of Gravity merupakan obyek
 vital nasional yang harus pemerintah Sikapi dengan sangat hati-hati dan
 waspada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Keliru mengambil keputusan akan berakibat fatal bagi bangsa dan negara,&quot; ungkap Slamet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Saya yakin bapak-bapak dan ibu-bu dengan kemampuan intelektual yang 
tidak diragukan mampu mengurai dan menemukan benang merahnya. Dengan 
ditemukan benang merah itu, semoga segera ada penyatuan sikap dan 
langkah untuk menyelamatkan Negeri ini yang sudah berada di ujung tanduk
 perpecahan,&quot; pesan Slamet. (mnx)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Editor : Redaktur | teropongsenayan.com</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/mantan-ksal-ini-bongkar-persekongkolan.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuLYKt1oqoNUr-04kMGfTtFUIQTD9ninkOFIG7Ky9m76b_C0X8TnEsAmcJh0KXyDzgSBh2Jmdq0ML6h7rtzJhnoZ8N1c_oot4WU5lBtAnzlg9wHqHlE-loOkpol2L6muC6YY-WRBD3qtc/s72-c/admiral-4.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-6967516202503763473</guid><pubDate>Thu, 03 Nov 2016 03:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-02T20:54:54.663-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wanita</category><title>Muslim Wajib Tahu : Ternyata Begini Caranya Jin Buat Anda Lambat Menikah</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-HGgZ3GVvHNqNyzVclG8lPftuGZBwtkTzabK1vlrQ0LIqx0XsxiYkA21j3KhefkpE420G1km-mgNk8Hkoh1YBGt_p8ZNZVOL_3Hu6INC7MuG8oqMJCk-zbE4-yIR0cG3ZjR_mSQlsMj0/s1600/ilustrasi-jin-_151222023614-804.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-HGgZ3GVvHNqNyzVclG8lPftuGZBwtkTzabK1vlrQ0LIqx0XsxiYkA21j3KhefkpE420G1km-mgNk8Hkoh1YBGt_p8ZNZVOL_3Hu6INC7MuG8oqMJCk-zbE4-yIR0cG3ZjR_mSQlsMj0/s1600/ilustrasi-jin-_151222023614-804.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; display: inline; float: none; font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; font-size: small; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;Sekarang ini, batas usia menikah seseorang&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://www.blogger.com/null&quot; name=&quot;more&quot; style=&quot;background-color: white; color: green; font-family: &amp;quot;arial&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-decoration: none; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #555555; display: inline; float: none; font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;Apple-converted-space&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;semakin tinggi. Bahkan banyak orang yang menikah pada umur lebih dari 30 tahun atau 40 tahun. Mereka menunda pernikahan karena berbagai alasan. Tapi secara tidak sadar, hal ini merupakan jebakan jin agar kita jauh dari sunnah Rasulullah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; font-size: small; user-select: text;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: xx-small; user-select: text;&quot;&gt;Hati-hati, Ternyata Ini Caranya Jin Buat Anda Lambat Menikah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;Ibnu Taimiyah dalam kitabnya “An-Nubuwwaat” menjelaskan bahwa terkadang jin bisa jatuh cinta juga pada manusia layaknya manusia yang mencintai manusia lainnya, seperti laki-laki yang cinta pada seorang perempuan, begitu juga sebaliknya. Karena perasaan cintanya itu, mereka juga bisa merasakan cemburu. Bahkan ia melakukan segala hal untuk mendukung kecemburuannya itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;Apabila orang yang dicintai sedang bersama perempuan atau laki-laki lain, maka sifat cemburunya akan muncul. Salah satu cara untuk memenuhinya adalah dengan membunuh orang tersebut atau segala hal yang bisa memenuhi nafsunya. Hal ini pun benar-benar terjadi, bahkan bisa dilihat dari tanda-tanda orang terkena gangguan jin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;Berdasarkan penjelasan tersebut, seorang muslim dan muslimah seharusnya selalu mengingat Allah dengan cara berdzikir sebagaimana yang telah dicontohkan Rasul pada umat manusia, khususnya berdzikir ketika melakukan hubungan suami istri dan ketika masuk ke kamar mandi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;Hal ini dikarenakan, setan dapat ikut campur dalam hubungan badan apabila hubungan tersebut tidak diawali dengan nama Allah atau berdzikir pada-Nya. Selain itu, hal ini bisa menjadi penyebab jin jatuh cinta pada manusia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;Lalu bagaimana kita bisa melihat tanda-tanda orang yang sedang dicintai oleh Jin? Inilah ciri-ciri ada gangguan jin yang bisa kita lihat:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;1.&amp;nbsp;Sering mimpi basah (jima’) tanpa alasan. Beberapa mimpi basah yang memiliki sebab adalah karena baligh, karena melihat sesuatu yang merangsang, sering membayangkan hubungan badan, dan karena air mani terlalu penuh sehingga harus dibuang. Ada juga mimpi basah karena adanya gangguan sehingga mimpi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;iklan24744310388642257413&quot; style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify; user-select: text !important;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;basahnya terlalu lama dan apa yang dibayangkan terasa kenyatan. Setelah mimpi basah, biasanya badan akan terasa letih, capek, dan lemas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify; user-select: text !important;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify; user-select: text !important;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify; user-select: text !important;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;2.&amp;nbsp;Mimpi seolah akan dilamar dan dipaksa sekelompok orang untuk menikah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify; user-select: text !important;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify; user-select: text !important;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text;&quot;&gt;3.&amp;nbsp;Merasakan bayangan yang sama di sisi tempat tidur.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;4.&amp;nbsp;Enggan menikah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;5.&amp;nbsp;Merasakan jika di sampingnya ada bayangan seseorang yang tidur dan berbaring, biasanya ketika akan tidur.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;6.&amp;nbsp;Setelah berhubungan dengan istri atau suaminya, ia merasa sedih dan dadanya sempit karena merasa tak ada gairah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;7.&amp;nbsp;Bila menikah, merasa tidak nyaman ketika bermesraan dengan pasangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;8.&amp;nbsp;Tidak memiliki keinginan secara alami untuk berhubungan dengan pasangannya. Biasanya orang seperti ini akan melakukan hubungan karena terpaksa dan hanya melakukan kewajiban saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;9.&amp;nbsp;Tidak tertarik kepada lawan jenis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;10. Dorongan kuat untuk selalu melakukan masturbasi atau onani.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;11.&amp;nbsp;Susah memiliki keturunan, meskipun ia subur dan tidak mandul.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;br style=&quot;user-select: text !important;&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;Berdasarkan tanda-tanda gangguan jin pada manusia tersebut, kita bisa melihat ke dalam diri kita sendiri. Apabila terdapat satu atau beberapa tanda di dalam diri kita, maka segeralah bertaubat dan meminta perlindungan kepada Allah. Jangan sampai karena jin itu mencintai kita, akan membuat kita selalu terjerumus dalam perbuatan dosa. Namun, jika tidak ada satupun tanda-tanda tersebut pada diri kita, maka lakukanlah pencegahan dengan senantiasa mendekatkan diri pada Allah agar mendapatkan perlindungan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #555555; font-family: &amp;quot;verdana&amp;quot;; font-style: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; text-align: justify; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; word-spacing: 0px;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small; user-select: text !important;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; user-select: text !important;&quot;&gt;Sumber: kumpulanmisteri.com &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/muslim-wajib-tahu-ternyata-begini.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-HGgZ3GVvHNqNyzVclG8lPftuGZBwtkTzabK1vlrQ0LIqx0XsxiYkA21j3KhefkpE420G1km-mgNk8Hkoh1YBGt_p8ZNZVOL_3Hu6INC7MuG8oqMJCk-zbE4-yIR0cG3ZjR_mSQlsMj0/s72-c/ilustrasi-jin-_151222023614-804.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-2375511384806438485</guid><pubDate>Thu, 03 Nov 2016 02:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-02T19:55:16.598-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penistaan Agama</category><title>Begini Detik-detik Evakuasi Ahok Saat Dihadang Massa</title><description>JamaahMasjid - Sekelompok massa menghadang dan menolak 
kampanye Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di 
Rawa Belong, Jakarta Barat, Rabu (3/11/2016).Aksi ini membuat Ahok harus
 dievakuasi dari lokasi menggunakan angkutan mikrolet.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirk3N6gcw9ZwRyxsiVOu7pgBBnmVTiaGkz49C6oeKqYWOjzDWrjOh6FyMKBZ1bL1bpQhmbHIJVP1z4W0G92KIl5hsbXbGE2aj8xuDwW2UoxdKEQIlrTbZWCXsz1vIDU9MZ9igg198bL7Y/s1600/medium_72ahoknaikangkot.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;332&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirk3N6gcw9ZwRyxsiVOu7pgBBnmVTiaGkz49C6oeKqYWOjzDWrjOh6FyMKBZ1bL1bpQhmbHIJVP1z4W0G92KIl5hsbXbGE2aj8xuDwW2UoxdKEQIlrTbZWCXsz1vIDU9MZ9igg198bL7Y/s400/medium_72ahoknaikangkot.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Staf 
ahli anggota DPR RI Darmadi Durianto, Keny Gintinng, yang berada di 
lokasi saat kejadian menyatakan, penghadangan terhadap Ahok sudah 
diperkirakan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sejak kedatangan Pak Ahok saya dan 
rekan-rekan dari Rumah Aspirasi DPR RI Darmadi Durianto bersama pihak 
kepolisian sudah melakukan pengawalan. Sebab, sudah udah ada tanda-tanda
 beberapa warga menolak kedatangan Pak Ahok. Saat situasi mulai tidak 
kondusif, maka Pak Ahok kami evakuasi,&quot; cerita Keny kepada 
TeropongSenayan di Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis (3/11/2016).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kondisi yang kian tidak kondusif akhirnya tim dan jajaran kepolisian mengamankan Ahok ke tempat yang lebih aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saya
 bersama rekan-rekan dan pihak kepolisian langsung menyetop Mikrolet M24
 jurusan Srengseng-Slipi Kemanggisan-Pasar Kopro Tanjung Duren. Para 
penumpang saya minta untuk turun demi keamanan, dan akhirnya Pak Ahok 
berhasil kami evakuasi,&quot; ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal rencananya, kata Kenny, Ahok akan mendatangi kawasan Salam Raya untuk meninjau Kali Sekretaris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saat itu, Pak Ahok menyusuri gang-gang kecil, menyalami para warga dan sempat mempertanyakan soal banjir,&quot; jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saat
 mengunjungi salah satu bengkel milik warga di gang sempit, puluhan 
warga mendatangi Ahok dan meneriaki penolakan mendatangi daerahnya,&quot; 
tambah Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kembangan Jakarta Barat 
ini. (plt)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
                        Editor : Redaktur | teropongsenayan.com</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/begini-detik-detik-evakuasi-ahok-saat.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirk3N6gcw9ZwRyxsiVOu7pgBBnmVTiaGkz49C6oeKqYWOjzDWrjOh6FyMKBZ1bL1bpQhmbHIJVP1z4W0G92KIl5hsbXbGE2aj8xuDwW2UoxdKEQIlrTbZWCXsz1vIDU9MZ9igg198bL7Y/s72-c/medium_72ahoknaikangkot.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-1208545403283784842</guid><pubDate>Wed, 02 Nov 2016 04:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-01T21:28:46.002-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Penistaan Agama</category><title>Bareskrim : &quot;Tinggal 4 Saksi&quot;, Nasib Ahok Ditentukan Pekan Depan</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJM0m0w36CUWep3VeC6f_bg_2yswnJd9JW73Nv8nlLuiYGLe2GuMcQ0i7p-VDODPxpWWqPjD9RaownQoJ1D55K9hL7QPCYj4DLGGH9NzMD9YhODIf43-b6RjD4rSYi3ezkKGFlNtRVc0w/s1600/brigjen+boy.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJM0m0w36CUWep3VeC6f_bg_2yswnJd9JW73Nv8nlLuiYGLe2GuMcQ0i7p-VDODPxpWWqPjD9RaownQoJ1D55K9hL7QPCYj4DLGGH9NzMD9YhODIf43-b6RjD4rSYi3ezkKGFlNtRVc0w/s400/brigjen+boy.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;post-right&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div id=&quot;post16209977390186959447&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;b&gt;JamaahMasjid&lt;/b&gt;- Bareskrim Mabes Polri memastikan pemeriksaan 
terhadap 15 saksi kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Gubernur 
Basuki Tjahaja Purnama, hampir selesai.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Pekan depan, akan ditentukan bagaimana posisi kasus tersebut. Apakah 
ditingkatkan ke penyidikan atau justru memerlukan tambahan pemeriksaan 
saksi lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kadivhumas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, saat ini telah 
diperiksa 11 saksi. Namun, masih ada empat saksi ahli lain yang akan 
diperiksa.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
”Pekan ini pemeriksaan terhadap saksi akan selesai,” paparnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dengan begitu, kelanjutan kasus tersebut tentu akan ditentukan dengan gelar perkara pekan depan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam gelar perkara itu akan dipertimbangkan bagaimana kelanjutan kasus tersebut. ”Ada beberapa opsi kesimpulan,” paparnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain meningkatkan kasus dari penyelidikan ke penyidikan, ada 
kemungkinan penyidik mempertimbangkan pemeriksaan pada saksi lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hal tersebut bergantung dari hasil gelar perkara. ”Apakah bukti sudah lengkap atau tidak,” tegasnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Secara umum akan ditinjau apakah dalam pristiwa yang diduga menistakan 
agama itu tersedapat sejumlah unsur, diantaranya, adanya niat untuk 
melakukan kejahatan berupa menistakan agama.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Secara teknis, semua kalimat dan kata yang disebut oleh Ahok akan dianalisa oleh ahli.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
”Ahli bahasa menganalisa apa yang diucapkan dan ahli tafsir memberikan 
keterangan apakah memang terjadi penistaan atau tidak. Semua itu akan 
mengarahkan bagaimana kasus tersebut,” papar mantan Kapolda Banten 
tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Yang lebih utama, Boy mengatakan bahwa masyarakat diharapkan bersabar dengan pengusutan kasus tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kepolisian pasti akan memproses kasus tersebut dengan profesional.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kalau ada yang menyampaikan pendapat 
di muka umum terkait kasus tersebut, silahkan. Tapi dihimbau untuk 
mentaati hukum,” paparnya.
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Menurutnya, hingga saat ini kepolisian belum mendapatkan informasi 
berapa jumlah orang yang akan terlibat dalam penyampaian pendapat di 
muka umum tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tentu, Korps Bhayangkara berharap peserta unjuk rasa bisa memberikan informasi itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
”Peralatan peraga yang dibawa juga perlu untuk diinformasikan,” ujarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Hingga kemarin kepolisian masih menunggu informasi jumlah peserta unjuk 
rasa. Sebab, hal tersebut berhubungan dengan rencana pengamanan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
”Kami tunggu kerjasamanya untuk berkoordinasi, agar bisa menentukan berapa jumlah pengamanan yang diperlukan,” terangnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Boy mengungkapkan, saat ini telah ada 18 ribu personil Polri dan TNI dalam posisi standby.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ada yang sudah bersiap di lokasi dan ada yang masih di lokasi yang cukup jauh.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
”Kami akan gerakkan sesuai dengan kondisi yang berkembang,” jelasnya.[&lt;a href=&quot;http://www.jpnn.com/read/2016/11/02/478144/Nasib-Ahok-Ditentukan-Pekan-Depan-&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;jpnn&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/bareskrim-tinggal-4-saksi-nasib-ahok.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJM0m0w36CUWep3VeC6f_bg_2yswnJd9JW73Nv8nlLuiYGLe2GuMcQ0i7p-VDODPxpWWqPjD9RaownQoJ1D55K9hL7QPCYj4DLGGH9NzMD9YhODIf43-b6RjD4rSYi3ezkKGFlNtRVc0w/s72-c/brigjen+boy.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-7799660024901762040</guid><pubDate>Wed, 02 Nov 2016 04:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-01T21:10:13.680-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasional</category><title>Eks Menkopolhukam : Andai Sesuatu Terjadi saat 4 November, Itu Tanggung Jawab Presiden !</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjHbk_hMJ9l3fQSVcmP9WvkkQTEC09n7yQ-PqX4rNKMhzvmghyphenhyphenw4XU4OtFQ2AGy150yfjCQ-yGy4RuYR9gC7eNDvWPQSL_nW83BvKeJyWKG9QVBlLqtdRoUpE6Y4n_zVMjNcMHYHBTwag/s1600/Tedjo+Edhy+Purdijatno.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;187&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjHbk_hMJ9l3fQSVcmP9WvkkQTEC09n7yQ-PqX4rNKMhzvmghyphenhyphenw4XU4OtFQ2AGy150yfjCQ-yGy4RuYR9gC7eNDvWPQSL_nW83BvKeJyWKG9QVBlLqtdRoUpE6Y4n_zVMjNcMHYHBTwag/s400/Tedjo+Edhy+Purdijatno.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;JamaahMasjid&lt;/b&gt; - Ratusan ribu umat dan anggota Ormas Islam siap 
menggelar aksi unjuk rasa terkait kasus dugaan penistaan agama yang 
dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Massa mendesak aparat 
penegak hukum segera menuntaskan kasus tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mantan Menkopolhukam Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan 
seandainya terjadi sesuatu pada saat unjuk rasa 4 November mendatang 
adalah tanggungjawab presiden sebagai kepala pemerintah sekaligus kepala
 negara.‎&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Yang mengadu domba rakyat adalah justru pemimpin negara sendiri yang 
tidak bisa menjaga persatuan bangsa dan tidak mampu memimpin bangsa 
ini,&quot; kata Tedjo dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, 
Rabu (2/11).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tedjo yang pernah menjabat menteri Jokowi selama 10 bulan ini mengatakan
 ‎semua orang tahu bahwa umat muslim Indonesia tidak memusuhi agama dan 
etnis lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Tapi ingin agar Ahok yang telah menista Alquran diproses hukum, namun selalu dilindungi oleh pemerintah,&quot; ujarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div id=&quot;post25949229464774685659&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kata Tedjo‎ walaupun para ulama telah dipanggil ke istana, itu sudah 
terlambat untuk meredam aksi demo karena tetap tidak mengubah niat para 
umat muslim untuk membatalkan demo dan tuntutannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ia melanjutan, dalam kasus ini Presiden Joko Widodo mengalami dilema dan
 seolah tersandera. Sementara kasus Ahok terus bergulir membesar bak 
bola salju.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Seharusnya kata Tedjo mantan Walikota Solo itu tidak membela 
kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tj 
Purnama.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Apapun alasannya, mengapa stabilitas keamanan dikorbankan hanya untuk membela seorang Ahok,&quot; tegasnya.[&lt;a href=&quot;http://republika.co.id/berita/nasional/politik/16/11/02/ofzom5354-eks-menkopolhukam-presiden-tersandera-dan-dilema-dalam-kasus-ahok&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;republika&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/11/eks-menkopolhukam-andai-sesuatu-terjadi.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjHbk_hMJ9l3fQSVcmP9WvkkQTEC09n7yQ-PqX4rNKMhzvmghyphenhyphenw4XU4OtFQ2AGy150yfjCQ-yGy4RuYR9gC7eNDvWPQSL_nW83BvKeJyWKG9QVBlLqtdRoUpE6Y4n_zVMjNcMHYHBTwag/s72-c/Tedjo+Edhy+Purdijatno.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-8164947053279768466</guid><pubDate>Mon, 24 Oct 2016 10:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-24T03:34:40.542-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><title>Ahok Datangi Jokowi Sebelum Diperiksa Bareskrim, Bagian Skenario Gembosi Demo Besar Umat Islam 4 Nov</title><description>&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;post-header&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;post-feature-image-wrapper&quot;&gt;
&lt;img alt=&quot;post-feature-image&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4hhLPJ_I2PxZK0aBbicybO0iKQQAIGZr9V00U0Z09HK75SymR5-W4JWgH9uPKWom-bnXLMeVqM6YLLg9R_H_dzKCmz2JeNX9PImPLoY_ZXe9j3qMH1WUlfDOL0PFVqZa3plxjhf31cYY/s1600/ahok+ke+bareskrim.jpg&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;JamaahMasjid -&lt;/b&gt; Skenario besar sedang dijalankan Basuki Tjahaja 
Purnama (Ahok) dibantu oleh Rezim Jokowi untuk meloloskan mantan Bupati 
Belitung itu dari jerat hukum kasus penistaan agama. “Sebelum ke 
Bareskrim, Ahok ke Istana terlebih dulu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ini mengisyaratkan bahwa polisi tak bisa macam-macam untuk menghukum 
Ahok,” kata pengamat politik Ahmad Baidhowi kepada suaranasional, Senin 
(24/10). Sebelum diperiksa bareskrim ketemu Jokowi Kata Baidhowi, Ahok 
yang mengunjungi Bareskrim untuk diperiksa kasus penistaan agama sebagai
 upaya untuk menggembosi aksi umat Islam pada 4 November 2016 di depan 
Istana.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
“Ini hanya sandiwara saja setelah diperiksa nantinya polisi akan minta 
umat Islam bersabar karena harus menunggu saksi ahli,” ungkap Baidhowi. 
Baidhowi mengatakan, agar skenario ini berhasil, nantinya saksi ahli 
baik yang pro dan kontra dipanggil dengan waktu lama. “Saksi ahli 
Quraish Shihab akan dipanggil dan tentunya kelihatannya pro Ahok dan 
yang saksi ahli yang antiAhok juga diminta pendapatnya seperti Amir 
Faisal Fath yang juga ahli tafsir.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div id=&quot;post2744482696735302800&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Prosesnya pun lama,” papar Baidhowi. Kata Baidhowi, semua skenario yang 
dijalankan penguasa dan Ahok untuk menggembosi umat Islam. “Nantinya ada
 beberapa kiai yang menilai Ahok sudah baik dengan inisiatif ke 
Bareskrim, padahal tujuannya untuk meloloskan dari jerat hukum,” jelas 
Baidhowi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Selain itu, Baidhowi mengingatkan, dari sejak awal kasus penistaan agama
 terlihat takutnya aparat kepolisian dalam memeriksa Ahok. “Awalnya 
laporan masyarakat ditolak karena belum ada Fatwa MUI, setelah ada Fatwa
 MUI aparat kepolisian masih mengatakan masih memeriksa saksi-saksi, dan
 ketika untuk diminta periksa Ahok, polisi mengatakan, harus izin 
presiden.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dari sini terlihat sekali kasus ini untuk menyelamatkan Ahok. Umat Islam
 dan kelompok antiAhok jangan tertipu permainan ini,” pungkas Baidhowi. [&lt;a href=&quot;http://suaranasional.com/2016/10/24/ahok-diperiksa-bareskrim-bagian-skenario-gembosi-demo-besar-umat-islam-4-november-2016-di-istana/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;suaranasional&lt;/a&gt;]&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/10/ahok-datangi-jokowi-sebelum-diperiksa.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4hhLPJ_I2PxZK0aBbicybO0iKQQAIGZr9V00U0Z09HK75SymR5-W4JWgH9uPKWom-bnXLMeVqM6YLLg9R_H_dzKCmz2JeNX9PImPLoY_ZXe9j3qMH1WUlfDOL0PFVqZa3plxjhf31cYY/s72-c/ahok+ke+bareskrim.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2590201182823774751.post-1807757656510979846</guid><pubDate>Mon, 24 Oct 2016 02:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-23T19:51:30.525-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Masuk Islam</category><title>Dian Sastro Lebih Memilih Islam, Meski Ayahnya Budha Dan Ibunya Katholik </title><description>&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt;&quot;&gt;Raut
wanita dalam foto itu serius. Tampak tekun. Kepala berbalut kerudung,
tertunduk. Mata terkunci ke bawah. Khusyuk. Tangan kanan menggenggam mic.
Disodorkan ke bibir yang terlihat tengah membaca.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTCbfnfcd9-X71Be6kbvwDFCLcByL4DAZZVCvuffXGfSVPPYuugbgmuX69DTiSYh5gYsMQDlRQhJtTOz5RmNlEpWnERtdYLee_6VrSN9Yi3IOXl8e1NgUf9LgAsFkcw_Fsv_dZiYhvwYc/s1600/dians.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;317&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTCbfnfcd9-X71Be6kbvwDFCLcByL4DAZZVCvuffXGfSVPPYuugbgmuX69DTiSYh5gYsMQDlRQhJtTOz5RmNlEpWnERtdYLee_6VrSN9Yi3IOXl8e1NgUf9LgAsFkcw_Fsv_dZiYhvwYc/s320/dians.png&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;Dia tak
sendiri. Di samping kanan, duduk perempuan paruh baya. Juga berkerudung. Wanita
berkaca mata itu memaku pandangan ke arah kiri. Mengamati wanita muda di
samping dengan lekat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
“Khataman Qur&#39;an dan pengajian sebelum akad..” Demikian bunyi kalimat yang
tertulis di sebelah kanan foto kedua perempuan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;Dua perempuan dalam foto itu adalah Dian Sastrowardoyo dan sang bunda, Dewi
Parwati Setyorini. Dian tengah membaca Alquran sebelum akad nikah. “Mama aku
yang Katolik benar benar supportif dan mendukung aku untuk khatamin Qur&#39;an
sebelum menikah..”&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: none windowtext 1.0pt; mso-border-alt: none windowtext 0in; padding: 0in;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Gambar itu diambil sebelum pernikahan Dian dengan Maulana Indraguna Sutowo pada
2010. Kemudian diunggah ke Instagram melalui akun @therealdisastr pertengahan
tahun lalu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background: white none repeat scroll 0% 0%; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial,sans-serif; padding: 0in;&quot;&gt;Dian dan &lt;/span&gt;sang
bunda memang beda agama. Pemeran Cinta dalam film Ada Apa Dengan Cinta (AADC)
ini memutuskan masuk Islam. Mengucap Syahadat pada tahun 2006. Tepat pada malam
peringatan Isra Mi’raj.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;Kala itu, nama Dian sudah gemilang. Dikenal luas sebagai artis papan atas.
Sukses menjadi pelakon film dan juga bintang iklan. Sehingga keputusan menjadi
mualaf menjadi perhatian banyak orang. Diberitakan berbagai media.&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Perempuan kelahiran Jakarta, 16 Maret 1982, ini mengaku keputusan masuk Islam
datang dari jiwa. Tak ada yang membujuk. Apalagi memaksa. “Dari hatiku
sendiri,” tutur Dian saat diwawancara sebuah media.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;amun, proses
mualaf itu butuh perjalanan panjang. Mungkin inilah yang ditiru oleh Dian dari
sang ayah, Ariawan Sastrowardoyo. Dulu, sang ayah juga mengembara mencari jati
diri, sebelum akhirnya memeluk Buddha.&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
“Mungkin oleh proses yang sama sekarang aku memeluk Islam. Sementara mamaku
tetap Katolik,” ujar Dian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Tapi Dia yakin, menjadi mualaf bukanlah pilihan salah. Keputusan ini benar. Dan
dengarlah kebahagiaan Dian setelah memeluk Islam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
“Perasaanku lega. Karena aku masuk Islam bukan karena popularitas. Yang membuat
aku memilih Islam karena aku ingin berserah diri dan pasrah kepada Allah.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Sebagai seorang mualaf, Dian terus belajar. Memperdalam ilmu Islam. Berbagai
buku dia lahap. Termasuk tuntunan salat. Selain itu, dia juga bertanya pada
orang yang lebih tahu tentang Islam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
“Ada guru juga yang ngajarin, tapi lebih banyak aku baca buku.”&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;Semoga
meninspirasi setiap wanita untuk bisa merasakan betapa ajaran Islam memuliakan
kaum wanita...&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &#39;Times New Roman&#39;, serif; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background: white; border: 1pt none windowtext; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12pt; padding: 0in;&quot;&gt;Sumber : Dream.co.id&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://jamaahmasjid.blogspot.com/2016/10/dian-sastro-lebih-memilih-islam-meski.html</link><author>noreply@blogger.com (Sholat, Yuk!)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTCbfnfcd9-X71Be6kbvwDFCLcByL4DAZZVCvuffXGfSVPPYuugbgmuX69DTiSYh5gYsMQDlRQhJtTOz5RmNlEpWnERtdYLee_6VrSN9Yi3IOXl8e1NgUf9LgAsFkcw_Fsv_dZiYhvwYc/s72-c/dians.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>