<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-3294116616018644581</atom:id><lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2024 02:08:47 +0000</lastBuildDate><category>kesenian</category><category>banten</category><category>kesenian banten</category><category>seni musik</category><category>seni tari</category><category>about Me</category><category>cerpen</category><category>debus</category><category>debus banten</category><category>rudat banten</category><title>blog anak banten</title><description>informasi mengenai banten</description><link>http://bantenblog.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (bancir)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3294116616018644581.post-7346964906462108251</guid><pubDate>Mon, 13 Dec 2010 01:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-12T17:18:25.440-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesenian</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">rudat banten</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">seni musik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">seni tari</category><title>Kesenian Rudat</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsOZSWApzpO7hZt7YRRhSPpucaCxYwpAKdeeSCv866p-bnoqIYrsg3CZzXxMJCI2X2dvX5DXrw6QeFSGyvAB6RozNiYu1svRZkgqYxDWMBQFZ1MQx1wd3qAPAktZA81PZHuFkK5B26frki/s1600/rudat.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;131&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsOZSWApzpO7hZt7YRRhSPpucaCxYwpAKdeeSCv866p-bnoqIYrsg3CZzXxMJCI2X2dvX5DXrw6QeFSGyvAB6RozNiYu1svRZkgqYxDWMBQFZ1MQx1wd3qAPAktZA81PZHuFkK5B26frki/s200/rudat.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;A.Pengertian seni Rudat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara etimologis rincian istilah Rudat belum ditemukan secara jelas, namun menurut Iyus Rusyana istilah ini bisa dicari dari bahasa arab Rudatun yang artinya taman bunga, dalam hal ini berarti bunganya pencak. Sedangkan menurut Enoch Atmadibrata, Rudat adalah salah satu jenis kesenian yang di dalamnya terdapat bentuk tarian yang diiringi oleh musik terbangan dimana unsur tarinya banyak unsur agama, seni bela diri dan seni suaranya. Dalam penjelasan lain dikatakan bahwa Rudat adalah sejenis kesenian tradisional yang semula tumbuh dan berkembang di lingkungan pesantren.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seni Rudat merupakan paduan seni gerak dan vocal diiringi tabuhan ritmis dari waditra sejenis terbang. Syair-syair yang terkandung dalam nyanyiannya bernafaskan keagamaan yaitu puji-puji yang mengagungkan Allah, shalawat pada Rasul dengan tujuan untama untuk lebih menebalkan iman masyarakat terhadap agama islam dan kebesaran Allah. Dengan demikian seni Rudat adalah paduan seni gerak dan vocal yang diiringi musik terbangan di mana di dalamnya terdapat unsur keagamaan, beladiri dan seni suara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
B.Fungsi Seni Rudat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertunjukkan seni terbangan (termasuk Rudat) pada mulanya bertujuan untuk penyebaran agama islam yang dilaksanakan pada setiap acara:&lt;br /&gt;
a. Mauludan, yaitu upacara memperingati hari lahirnya Nabi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muhammad SAW.&lt;br /&gt;
b. Rajaban, yaitu memperingati Isra Mi’raj&lt;br /&gt;
c. Hari Raya Idul Fitri&lt;br /&gt;
d. Hari Raya Idul Adha&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seni Rudat sendiri bertujuan untuk mendidik masyarakat agar menjadi manusia yang bermoral tinggi berlandaskan agama islam dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT sehingga terwujud manusia berbudaya, berbudi pekerti luhur disertai keimanan yang kuat. Pada perkembangan berikutnya, seni Rudat biasa dipertunjukkandlm acara-acara:&lt;br /&gt;
a. Sarana hiburan di lingkungan pesantren&lt;br /&gt;
b. Sarana acara hiburan dalam upacara perkawinan atau&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
khitanan&lt;br /&gt;
c. Dipakai untuk menjemput para Sultan/tamu-tamu&lt;br /&gt;
d. Sarana dakwah dalam penyebaran agama islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Banten sekarang ini, seni Rudat berfungsi pula sebagai hiburan ketika upacara pernikahan, yaitu ketika mengiring pengantin terutama saat menjemput pengantin pria. Juga dilakukan pada saat khitanan yaitu ketika mengarak anak yang disunat ke tempat pemandian bahkan sekarang berkembang menjadi seni hiburan rakyat. &lt;br /&gt;
Sejarah Perkembangan Seni Rudat&lt;br /&gt;
Perkembangan&lt;br /&gt;
seni&lt;br /&gt;
Rudattidak&lt;br /&gt;
terlepas&lt;br /&gt;
dari&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
upaya penyebaran agama islam oleh Wali Songo. Diantaranya Sunan Gunung Jati yaitu Syarif Hidayatullah. Semasa hidupnya Sunan Gunung Jati menyebarkan agama islam di Jawa Barat (dan Banten) dibantu oleh murid-muridnya, pada tahun 1450-1500 M ketika sebagian besar penduduk masih beragama Hindu, beliau mengutus lima utusan dari Cirebon yaitu Sacapati, Madapati, Jayapati, Margapati dan Warga Kusumah. Atas petunjuk Sunan Gunung Jati diharuskan mengembangkan agama islam diantaranya dengan pertunjukkan kesenian yang meniru kesenian di tanah Mekkah yaitu Genjring yang terbuat dari potongan-potongan kayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah terbentuk dinamakan terebang. Terebang maksudnya untuk menghubungkan batiniah antara manusia dengan Tuhan-nya yaitu Allah SWT yang menguasai dan menciptakan alam semesta beserta isinya. Alat yang dibuat waktu itu baru satu buah, maka dengan bantuan murid-muridnya dibuat lagi empat hingga berjumlah lima yang merupakan symbol rukun islam. Selain itu dibuat lagi satu buah kendang besar sebagai pelengkap karena dengan kelima waditra itu dirasakan belum lengkap. Dengan demikian jumlah nayaga pun berjumlah enam orang.&lt;br /&gt;
Seni Rudat di Banten sudah ada sejak abad XVI sejak zaman&lt;br /&gt;
Sultan Ageng Tirtayasa dan kemudian berkembang dpesantren-pesantren sebagai hiburan atau pergaulan para santri di waktu senggangnya dengan nyanyian yang isinya memuji kebesaran Allah SWT sambil menari dengan gerak pencak silat. Tarian ini dilakukan oleh laki-laki pada mulanya, tapi sekarang di Banten dilakukan pula oleh wanita. Dalam perkembangannya, seni Rudat menjadi seni pertunjukkan yang dapat dilaksanakan ketika upacara menyambut hari ulang tahun kemerdekaan, upacara pernikahan, khitanan maupun hiburan rakyat lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
D.Para Pemain dan Waditra Seni Rudat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah pemain Rudat berkisar antara 12 sampai 24 orang, mulai dari jumlah yang menabuh waditra / alat sampai sebagai penari dan sebagai penyanyi. Waditra yang digunakan terbuat dari bahan-bahan yang ada dilingkungan, jenis waditranya adalah seperti di bawah ini:&lt;br /&gt;
•Ketimpring, berbentuk bulat seperti tempayan, terbuat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dari kayu dan kulit kerbau, dengan ukuran muka garis tengahnya 36 cm, belakang garis tengahnya 26 cm dan tingginya 18 cm, ketebalan kayu 1 cm, ditambah kerincingan antara 2 sampai 3 buah. Cara menggunakan alat ini dengan dipukul.&lt;br /&gt;
•Tojo, berbentuk bulat seperti tempayan, terbuat dari&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kayu dan kulit kerbau, dengan ukuran muka garis tengahnya 37 cm, belakang garis tengahnya 26 cm tingginya 18 cm, dengan ketebalan kayu 1 cm, kencringan berjumlah 2 sampai 3 buah. Caramenggunakan alat ini dengan dipukul sebagai pokok&lt;br /&gt;
lagu atau melodi.&lt;br /&gt;
•Nganak, berbentuk bulat seperti tempayan, terbuat dari&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kayu dan kulit kerbau dengan ukuran muka bergaris tengah 36 cm, belakang bergaris tengah 26 cm dengan tinggi 18 cm dan ketebalan kayu 1 cm. alat ini digunakan dengan cara dipukul secara kemprangan sebagai alat pengiring.&lt;br /&gt;
•Gendrung, berbentuk bulat seperti tempayan, terbuat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dari kayu dan kulit kerbau, memiliki ukuran muka dengan garis tengah 37 cm, dan garis tengah belakang 27 cm, tinggi 18 cm dengan ketebalan kayu 1 cm. penggunaan alat dipukul secara kamprang dengan tangan yang digunakan sebagai pengiring.&lt;br /&gt;
•Jidor, berbentuk bulat seperti bedug, terbuat dari kayu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dan kulit kerbau. Ukuran garis tengah dan belakangnya 44 cm dan tinggi 47 cm. alat ini dipukul dengan pemukul khusus dari kayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap alat dimainkan oleh seorang pemain. Pada saat pertunjukan para pemain masuk dengan menghadap pada penonton dan berjejer kebelakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
E.Pola Permainan Seni Rudat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari segi gerak, Rudat menggunakan gerakan silat, namun dalam Rudat unsur tenaga tidak banyak mempengaruhi. LaguRudat hampir sebagian besar bernafaskan agama. Sedangkan gerakannya terdiri dari gerakan kaki yang serempak ketika melangkah ke depan, belakang dan samping yang melambangkan perlunya kesamaan langkah dan keserasian. Bentuk koreografi sederhana ini dilakukan dalam pola langkah gerak silat sebagai berikut:&lt;br /&gt;
a.Kaki: terdiri dari gerak kuda-kuda, adeg-adeg&lt;br /&gt;
masekon rengkuh, deku depok dan lain-lain.&lt;br /&gt;
b.Tangan: terdiri dari gerak mengepal, tonjok,&lt;br /&gt;
gibas, meupeuh, keprok, kepret.&lt;br /&gt;
c.Kepala: mengikuti arah tangan bergerak yaitu&lt;br /&gt;
ke depan, ke kiri, ke kanan dan ke belakang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
F.Busana Seni Rudat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam menyajikan kesenian Rudat penari menggunakan kostum seragam yang menandakan bahwa mereka harus hidup rukun dengan tetangga. Bentuk kostum terdiri dari:&lt;br /&gt;
Busana Pria&lt;br /&gt;
: Celana Pangsi Hitam, Baju putih, Kopiah,&lt;br /&gt;
kain samping batik.&lt;br /&gt;
Busana wanita&lt;br /&gt;
: Celana pangsi hitam, baju putih,&lt;br /&gt;
selendang, kain samping batik, dan tutup kepala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
G.Penyebaran dan Ketokohan Seni Rudat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyebaran seni Rudat yang paling banyak di propinsi Banten terdapat di Kabupaten Serang diantaranya di Kecamatan Serang, group Rudat Al-Raudah, pimpinan H. Sunal Murad, dan seni Rudat IKPK pimpinan Drs. Marhumi, Rudat Nursyamsu pimpinan Hudari, Jamiatul Fata Kebon Jahe pimpinan Sulaiman, Grup Kitapa pimpinan Tb. Ruchyat Zein, Rudat Mekar Jaya pimpinan M. Sape’i, di Kecamatan Ciruas terdapat Grup Rudat Pamong Pimpinan Kasan dan Rudat Singamerta pimpinan Asad. Sedangkan di Kecamatan waringin terdapat kelompok Rudat grup pimpinan Ma’mun, di Kecamatan Kasemen terdapat Rudat Sukabela pimpinan Romli, di Kecamatan Cibeber terdapat Rudat Bentola pimpinan Mastar. Di Kecamatan Baros terdapat kelompok Rudat Nagara Tiis pimpinan Sidik, dan di Kecamatan Walantaka terdapat Kelompok Rudat Gapra pimpinan Samhudi. Sedangkan di Cilegon terdapat Kelompok Kesenian Rudat pimpinan Mastar dan kelompok Rudat Kadipaten pimpinan HM.Sulaeman.</description><link>http://bantenblog.blogspot.com/2010/12/kesenian-rudat.html</link><author>noreply@blogger.com (bancir)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsOZSWApzpO7hZt7YRRhSPpucaCxYwpAKdeeSCv866p-bnoqIYrsg3CZzXxMJCI2X2dvX5DXrw6QeFSGyvAB6RozNiYu1svRZkgqYxDWMBQFZ1MQx1wd3qAPAktZA81PZHuFkK5B26frki/s72-c/rudat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3294116616018644581.post-454381440704357930</guid><pubDate>Fri, 10 Dec 2010 03:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-09T19:39:07.416-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">banten</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesenian</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesenian banten</category><title>Tradisi Seba</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJ8l9CzOOgPMXK6U5YhdOs_pS1NSQpGfaHqTy1izWLYdhLi67uGyheiAnKtdO0O_KVzxkCMLAOZ45Fs0dW6P-oQLbDf7T0OPgisvcOWBcgjEI7qtIvqkIvVbPKyBjJGLWwaBAXJKUthLIF/s1600/cc.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJ8l9CzOOgPMXK6U5YhdOs_pS1NSQpGfaHqTy1izWLYdhLi67uGyheiAnKtdO0O_KVzxkCMLAOZ45Fs0dW6P-oQLbDf7T0OPgisvcOWBcgjEI7qtIvqkIvVbPKyBjJGLWwaBAXJKUthLIF/s1600/cc.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tradisi Seba adalah wujud ucapan syukur suku Baduy yang biasanya dihaturkan kepada kepala pemerintahan daerah mereka, dalam hal ini biasanya Bupati.&lt;br /&gt;
Menurut warga Baduy, perayaan adat Seba merupakan penigngalan leluhur tetua (Kokolot) yang harus dilaksanakan setahun sekali. Acara Seba biasanya diselenggarakan setelah selesai musim panen ladang huma. Tradisi ini sebetulnya sudah berjalan sejak dahulu kala. Tempatnya ratusan tahun silam pada masa Kesultanan Banten di Kabupaten Serang. &lt;br /&gt;
Seba itu sendiri merupakan penyerahan hasil hasil bumi pada pemerintah. Kebiasaan inilah yang biasa dikatakan dengan memberi upeti pada kerajaan di masa lampau. &lt;br /&gt;
Lewat tradisi ini pula masyarakat Baduy bersilaturahmi dengan para pejabat daerah (bupati, gubernur).</description><link>http://bantenblog.blogspot.com/2010/12/tradisi-seba.html</link><author>noreply@blogger.com (bancir)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJ8l9CzOOgPMXK6U5YhdOs_pS1NSQpGfaHqTy1izWLYdhLi67uGyheiAnKtdO0O_KVzxkCMLAOZ45Fs0dW6P-oQLbDf7T0OPgisvcOWBcgjEI7qtIvqkIvVbPKyBjJGLWwaBAXJKUthLIF/s72-c/cc.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3294116616018644581.post-62801270150200949</guid><pubDate>Fri, 10 Dec 2010 02:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-09T19:06:42.706-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">about Me</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">cerpen</category><title>About Me</title><description>&lt;b&gt;TENTANG KITA”-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari ini ku awali pagi dengan perasaan hampa…………………………&lt;br /&gt;
“huh…..ga punya cewe emang pusing, ga ada yang bisa aku perhatiin”. Terlintas lamunku akan seorang gadis manis yang ku temui waktu itu, belum sempat ku bayangkan wajah gadis itu, tiba-tiba dari arah belakang ibu berteriak mengagetkanku….&lt;br /&gt;
“A….., bangun! Udah siang nich”&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
“Iya, udah bangun kok!” ujarku sambil ku sambar handuk yang menggantung di balik pintu.&lt;br /&gt;
Seperti hari-hari sebelumnya, hari ini pun aku pulang sore lagi. Sebelumnya tak sempat terpikir olehku akan bertemu gadis itu lagi. ”sekolah dimana?” kali ini ku beranikan diri mengobrol dengannya, sekalian mencoba mencairkan sussana di dalam angkutan kota yang sedari tadi terasa kaku.&lt;br /&gt;
“ di Informatika” jawab gadis itu singkat.&lt;br /&gt;
Ku coba mengakrabkan diri dengan terus mengobrol dengannya sepanjang perjalanan pulang, kebetulan rumah kami satu arah. Akhirnya aku tahu kalau dia bernama dede.&lt;br /&gt;
Waktu terus berlalu dan kami pun semakin akrab, setiap hari kami selalu pulang bersama dan itu berlangsung kurang lebih satu tahun. Aku merasa nyaman bersamanya meskipun tak ada status yang pasti pada hubungan kami. Percaya atau tidak sampai saat ini pun aku belum pernah menyatakan cinta padanya, hingga suatu hari menjelang keberangkatan ke jawa, - purwokerto tepatnya, aku merasa butuh status untuk memastikan hubungan kami yang selama ini kami jalani. Akhirnya aku bias pergi ke Jawa dengan perasaan lega, karena aku tahu bahwa dia juga menaruh hati padaku, dan akupun mendapat jawaban atas hubungan kami.&lt;br /&gt;
Selama aku berada di Jawa, intensitas pertemuan kami sangat jarang , hanya saat liburan kuliah saja kami bisa bertemu. Tak bisa di pungkiri, menjalani hubungan jarak jauh memang berat, hamper setiap hari kai bertengkar hanya gara-gara intensitas pertemuan yang jarang sekali, ditambah lagi dengan krisis kepercayaan yang menimbulkan rasa curiga dan hal-hal lain yang hamper membuat hubungan kami berakhir. Hampir putus asa rasanya aku mnghadapi sifatnya yang kekanak-kanakan, sampai pada puncaknya aku pernah menatakan akan mengakhiri hidupku kalau sampai kita akhiri hubungan ini. Konyol memang, tapi itulah yang terjadi, entah kenapa aku bias berpikiran sebodoh itu, yang ada dipikiranku cuma satu, aku tak mau mengakhiri hubungan ini, hubungan yang kami bina bertahun-tahun.&lt;br /&gt;
Sejak mejalin hubungannya, aku merasa menjadi orang yang lemah, ruang geraku serasa dibatasi. Sampai suatu hari aku keluar dari UKM Resimen Mahasiswa hanya karena aku tak ingin membuatnya kecewa gara-gara waktu yang ku luangkan untuknya sedikit. Aku ingin dia tahu bahwa apapun akan ku lakukan untuknya, untuk hubungan kami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;-“UNTUK BUNDA”-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
06, Februari 2007&lt;br /&gt;
Lama kuberdiri mematung menunggumu&lt;br /&gt;
Langit memerah namun tak jua jiwaku lepas&lt;br /&gt;
Ku bentangkan sayap-sayap kecilku&lt;br /&gt;
Terbang menuju langit biru&lt;br /&gt;
Berharap temukan telaga muara tempatku berteduh&lt;br /&gt;
Awan menggenggam jiwaku erat&lt;br /&gt;
Nafasku sesak!&lt;br /&gt;
Jiwaku terlilit rantai-rantai cinta&lt;br /&gt;
Jasadku terkekang dalam jeruji kasih sayang&lt;br /&gt;
Hitam berubah menjadi biru&lt;br /&gt;
Biru berubah menjadi putih&lt;br /&gt;
Lama kuberdiri mematung&lt;br /&gt;
Menunggu kasih sayang mu&lt;br /&gt;
Selongsong peluru dimatamu&lt;br /&gt;
Menembus sekat relung hatiku&lt;br /&gt;
Memupus angan kosong&lt;br /&gt;
Lalu mendekap segala rasa yang pernah terbuang&lt;br /&gt;
Rasa yang tak pernah terungkap&lt;br /&gt;
Saat takdir hanya tinggal kenangan&lt;br /&gt;
Membawa cinta yang tak tertahan&lt;br /&gt;
Hingga merah darah bersimbah&lt;br /&gt;
Dan nyanyian surga kembali berkumandang&lt;br /&gt;
Di antara burung-burung kecil&lt;br /&gt;
Di tengah bising suara angin&lt;br /&gt;
Di batas benci dan cinta&lt;br /&gt;
Atas kado sayang&lt;br /&gt;
Atas cinta kita berdua…I love you&lt;br /&gt;
Saat ku merasa sakit&lt;br /&gt;
Ku tak pernah sadar kau ada&lt;br /&gt;
Hingga ku merasa mati&lt;br /&gt;
Ku tak pernah sadar kau ada&lt;br /&gt;
Kau hempas cintamu menjadi setangkup cahaya mati&lt;br /&gt;
Kau hidupkan jiwaku dalam damai&lt;br /&gt;
Lukaku kau balut dengan helaian kasih &lt;br /&gt;
Teriakaknku kau tutup dengan balutan sayang&lt;br /&gt;
Dan kau mau menerima segala jeritan hatiku&lt;br /&gt;
Yang berharap tuk bermukim dalam cintamu&lt;br /&gt;
Sendiri ku di sini&lt;br /&gt;
Untuk mencari apa arti cinta sejati&lt;br /&gt;
Cinta yang tak kan pernah pudar&lt;br /&gt;
Cinta yang tak kan pernah berlalu dalam hati&lt;br /&gt;
Cinta yang mampu membuat diriku bahagia&lt;br /&gt;
Cinta yang selalu melekat dalam kalbu&lt;br /&gt;
Ku temukan cinta itu&lt;br /&gt;
Yang membawaku berpaling dari keputusasaan&lt;br /&gt;
Dan jauh dari kegelisahan&lt;br /&gt;
Cinta itu mampu merubah segalanya&lt;br /&gt;
Mampu hancurkan diriku&lt;br /&gt;
Mampu remukan tulangku&lt;br /&gt;
Mampu menghentikan nafasku dalam sekejap&lt;br /&gt;
Tapi..Cinta itu telah memberikanku&lt;br /&gt;
Kedamaian, kekuatan, dan kenyamanan dalam hati&lt;br /&gt;
Kan ku lakukan apapun&lt;br /&gt;
Walau merah darah bersimbah&lt;br /&gt;
Ku rela&lt;br /&gt;
Cinta itu kamu..&lt;br /&gt;
Yang akan selalu ku sayang&lt;br /&gt;
Karena kamu duniaku terasa indah&lt;br /&gt;
Karena kamu ku bisa bertahan&lt;br /&gt;
Karena kamu tebing terjalpun dapat ku daki&lt;br /&gt;
Karena kamu pahit hidupku terasa manis&lt;br /&gt;
Karena kamu hatiku yang redup bersinar kembali&lt;br /&gt;
Karena kamu..&lt;br /&gt;
Karena kita berdua&lt;br /&gt;
Adakah yang lebih indah&lt;br /&gt;
Selain melihat sepasang binar terang&lt;br /&gt;
Matahari pagi&lt;br /&gt;
Adakah yang lebih mendebarkan&lt;br /&gt;
Selain menatap sudut bibirmu&lt;br /&gt;
Mengatup dan terbuka di saat kau bicara&lt;br /&gt;
Bak mantra yang merasuk&lt;br /&gt;
Ke setiap aliran darahku&lt;br /&gt;
Hatiku kini tak bersekat&lt;br /&gt;
Terbongkar oleh kuatnya arus asmara&lt;br /&gt;
Memenuhi setiap ruangnya…&lt;br /&gt;
Sebuah nama..&lt;br /&gt;
Sebuah nama terpatri dalam jiwa&lt;br /&gt;
Beserta dengan asa dan cinta&lt;br /&gt;
Bertarung dengan waktu&lt;br /&gt;
Bergulat dengan rindu&lt;br /&gt;
Dan selalu berlumur air mata&lt;br /&gt;
Sebuah nama..&lt;br /&gt;
Yang menelusup dalam kalbu&lt;br /&gt;
Menggerogoti jiwa&lt;br /&gt;
Merobek selaput cinta&lt;br /&gt;
Besarang hinga sekarang&lt;br /&gt;
Menimbulkan sebuah harapan..&lt;br /&gt;
Nama itu selalu ku dekap erat&lt;br /&gt;
Dan ku simpan rapat&lt;br /&gt;
Sebagai belahan jiwa&lt;br /&gt;
Kini ku tahu bahwa nama itu&lt;br /&gt;
Adalah sebua nama yang kan ku simpan&lt;br /&gt;
Sampai masa keabadian..&lt;br /&gt;
“ayah sayang ma bunda”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;“UNTUK AYAH”-&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayah…&lt;br /&gt;
Meski ayah bukan pacar pertama tapi ayah adalah cinta pertama buat ‘nda. ‘nda harap ayah juga orang yang diciptakan untuk menemani dan menjalani hari-hari yang akan kita temui esok.&lt;br /&gt;
Ayah…&lt;br /&gt;
Meski setiap orang berbeda-beda, api ayah lebih beda dari mereka yang berbeda-pisss…hee…tapi dengan perbedaan itu bunda merasa ayah orang yang unik. Ayah menjadi orang yang special untuk nda&lt;br /&gt;
Ayah…&lt;br /&gt;
Sadarkah kita, kadang kita bias seperti Tom dan Jery bahkan kita juga bisa seperti serial kartoon catdog - yang mempunya satu tubuh tapi dua kepala. Kita seperti mereka, yang sering bertengkar tapi juga tak bisa dipisahkan – mudah-mudahan. Walau kadang banyak sekali perbedaan persepsi dan kesalahpahaman di antara kita tapi itu tak menjadi penghambat dan penghancur hubungan kita – mudah-mudahan. Semakin sering kita bertengkar semakin kuat cinta yang kita rasa.</description><link>http://bantenblog.blogspot.com/2010/12/about-me.html</link><author>noreply@blogger.com (bancir)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3294116616018644581.post-7393971123189223936</guid><pubDate>Fri, 10 Dec 2010 02:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-09T19:10:40.172-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">banten</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesenian</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesenian banten</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">seni musik</category><title>Rampak Bedug</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZfeiIRPxDwF-jAwGkdBE_I5NAXuR5dZ_z_iNtA-S4bh-x56YShMU29VN5AUPXON9EgOwYa_YNmGOgUyqLWPbKSLMTTQSXK8UkIW_zMG6lOpeuCxVD3U6Q7bOfSetpUNS_vypclYUI-ds6/s1600/rampak.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZfeiIRPxDwF-jAwGkdBE_I5NAXuR5dZ_z_iNtA-S4bh-x56YShMU29VN5AUPXON9EgOwYa_YNmGOgUyqLWPbKSLMTTQSXK8UkIW_zMG6lOpeuCxVD3U6Q7bOfSetpUNS_vypclYUI-ds6/s1600/rampak.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-family: georgia; font-size: 100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt; &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;A. Pengertian Rampak Bedug&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 100%; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 100%;&quot;&gt;Kata &quot; bedug &#39; sedah tidak asing lagi bagi telinga bangsa Indonesia. Bedug hampir terdapat disetiap mesjid, sebagai alat atau benda informasi datangnya waktu sholat 5 waktu. Demikian juga dengan seni bedug semacam ngabedug atau ngadulag sudah akrab ditelinga kita. Tapi &quot; Rampak Bedug &quot; akan terasa asing , sebab &quot; Rampak Bedug &quot; hanya tedapat di daerah Banten.     Kata &quot; Rampak &quot; mengandung arti &quot; serempak &quot;, juga &quot; banyak &quot; jadi &quot; Rampak Bedug &quot; adalah seni bedug dengan menggunakan waditra berupa &quot; banyak &quot; bedug yang di tambuh secara &quot; serempak &quot; sehingga menghasilkan irama khas yang enak didengar.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 100%; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
B.  Maksud dan Fungsi Rampak Bedug&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 100%;&quot;&gt;Rampak bedug pertama kali dimaksudkan untuk menyambut bulan suci Ramadhan, persis seperti seni ngabedug dan ngadulag. Tetapi karena merupakan suatu kreasi seni yang genial dan mengundang perhatian penonton, maka seni rampak bedug  ini berubah menjadi suatu seni yang layak jual.&lt;br /&gt;
Rampak Bedug selain berfungsi religi yakni menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan dengan alat - alat memang dirancang para ulama juga memiliki fungsi rekreasi/ hiburan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;C. Pemain Rampak Bedug dan Fungsinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dimasa yang lalu pemain rampak bedug semuanya laki - laki. Tapi, sekarang sama halnya dengan banyak seni lainnya terdiri dari laki - laki dan perempuan. Jumlah pemainnya sekitar 10 orang, laki - laki 5 orang dan perempuan 5 orang.&lt;br /&gt;
Adapun  fungsi masing - masing pemain sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 100%;&quot;&gt;Pemain laki - laki sebagai penabuh bedug sekaligus kendang&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 100%;&quot;&gt;Pemain perempuan sebagai penabuh bedug&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 100%;&quot;&gt;Baik laki - laki maupun perempuan sekaligus sebagai penari&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;D. Waditra Rampak Bedug dan Fungsinya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 100%;&quot;&gt;Bedug besar, berfungsi sebagai bass, yang memberi rasa puas ketika mengakhiri suatu bait syair dari lagu&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 100%;&quot;&gt;Ting tir, terbuat dari batang pohon kelapa berfungsi sebagai penyelaras irama lagu bernuansa spiritual ( takbiran,shalawatan,marhaban, dll )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 100%;&quot;&gt;Anting caram dan anting karam, terbuat dari pohon jambe dan dililiti kulit gendang, berfungsi sebagai pengiring lagu dan tari  &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;span style=&quot;color: black; font-size: 100%;&quot;&gt; &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;E. Busana yang dipakai Pemain Rampak Bedug&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Busana yang di pakai oleh pemain Rampak Bedug adalah pakaian muslim dan muslimah yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dan unsur kedaerahan.&lt;br /&gt;
Pemain laki - laki, misalnya mengenakan pakaian pesilat lengkap dengan sorban khas Banten. Adapun pemain perempuan mengenakan pakaian khas tari - taria tradisional, tapi bercorak kemoderan dan relative religius, misalnya menggunakan rok panjang bawah lutut dari bahan batik dengan warna dasar dan didalamnya mengenakan celana panjang warna merah sejenis celana panjang pesilat. Bajunya tangan panjang yang dikeluarkan dan diikat dengan ikat pingggang besar . Adapun rambutnya menenakan sejenis sanggul bunga yang terbuat dari rajutan benang semacam penutup kepala bagian belakang. &lt;/span&gt;</description><link>http://bantenblog.blogspot.com/2010/12/rampak-bedug.html</link><author>noreply@blogger.com (bancir)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZfeiIRPxDwF-jAwGkdBE_I5NAXuR5dZ_z_iNtA-S4bh-x56YShMU29VN5AUPXON9EgOwYa_YNmGOgUyqLWPbKSLMTTQSXK8UkIW_zMG6lOpeuCxVD3U6Q7bOfSetpUNS_vypclYUI-ds6/s72-c/rampak.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3294116616018644581.post-7658364021013827136</guid><pubDate>Fri, 10 Dec 2010 02:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-09T18:51:10.528-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">banten</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">debus</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">debus banten</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesenian</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">kesenian banten</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">seni tari</category><title>Sejarah Debus</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHpRbgekoUz6_pHrVKmTOzknY4JNYJdLBr-9rJ-MmjiFWCmVVxYUfnqxATTY6APS-pqfb2T7XgqRIMpOze1rPLrB6UfL5ruUF3h-w9MtHRQlJowGZ4H4NU_OY7hsSEtaU3dBZKrR1CpMoA/s1600/Untitled-2+copy.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHpRbgekoUz6_pHrVKmTOzknY4JNYJdLBr-9rJ-MmjiFWCmVVxYUfnqxATTY6APS-pqfb2T7XgqRIMpOze1rPLrB6UfL5ruUF3h-w9MtHRQlJowGZ4H4NU_OY7hsSEtaU3dBZKrR1CpMoA/s1600/Untitled-2+copy.png&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saya akan coba suguhkan artikel mengenai &lt;a href=&quot;http://hakimtea.net/kesenian-debus-sejarah-dan-ciri-khas-wisata-banten/&quot;&gt;Sejarah Kesenian Debus Banten&lt;/a&gt;  yang&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJTC1X830IPhwpwDV85vVSEtMNkKSUOdVfnZcWKSy7-r-KJ8lpHajZ38UIYa_I6wXTFT1IDQysDubDDtubCuQcSIym146rBqKEGXf4Yw_uKr86j4k8RElGLR32mvEahjLXBKanm_QxDeGy/s1600/canvas.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJTC1X830IPhwpwDV85vVSEtMNkKSUOdVfnZcWKSy7-r-KJ8lpHajZ38UIYa_I6wXTFT1IDQysDubDDtubCuQcSIym146rBqKEGXf4Yw_uKr86j4k8RElGLR32mvEahjLXBKanm_QxDeGy/s1600/canvas.png&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;merupakan salah satu kesenian Banten yang menjadi ciri khas daerah  yang terkenal dengan keindahan berbagai objek wisata tersebut.&lt;br /&gt;
Menurut sebagian banyak sumber &lt;a href=&quot;http://hakimtea.net/kesenian-debus-sejarah-dan-ciri-khas-wisata-banten/&quot;&gt;sejarah kesenian debus Banten&lt;/a&gt;  bermula pada abad 16 masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin  (1532-1570) Debus mulai dikenal pada masyarakat Banten sebagai salah  satu cara penyebaran agama Islam.&lt;br /&gt;
Veri kedua Debus berasal dari &lt;span id=&quot;more-1504&quot;&gt;&lt;/span&gt;daerah  Timur Tengah bernama Al-Madad pada abad 13 M dan diperkenalkan ke daerah  Banten ini sebagai salah satu cara penyebaran Islam pada waktu itu.&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Versi ketiga Debus berasal dari ajaran tarekat Rifa’iyah Nuruddin  Ar-Raniry ke Aceh dan masuk ke Banten pada Abad 16 M oleh para pengawal  Cut Nyak Dien (1848—1908 M) yang diasingkan pemerintah Belanda ke  Sumedang. Salah seorang pengawal yang menguasai Debus memperkenalkan  serta mengajarkannya pada masyarakat Banten.&lt;br /&gt;
Tarekat Rifa’iyah mengajarkan rasa gembira saat bertemu Allah Swt  atau disebut epiphany, nah saat seseorang telah mencapai puncak epiphany  dia akan kebal terhadap benda tajam apapun.&lt;br /&gt;
Benang merah dari ketiga versi tersebut adalah kesenian Debus sebagai  metode penyebaran agama Islam di wilayan Banten pada masa tersebut.&lt;br /&gt;
Debus dalam bahasa Arab berarti tongkat besi dengan ujung runcing  berhulu bundar. Bagi sebagian masyarakat awam kesenian Debus memang  terbilang sangat ektrim. Pada masa sekarang Debus sebagai seni beladiri  banyak dipertontonkan&amp;nbsp; untuk acara kebudayaan, upacara adat ataupun  hiburan.&lt;br /&gt;
Pada masa Sultan Ageng Tirtayasa (1651—1692 M) Debus menjadi sebuah  alat untuk memompa semangat juang rakyat banten melawan penjajah  Belanda.&lt;br /&gt;
Dewasa ini kesenian Debus merupakan kombinasi antara seni tari, suara  serta seni kebatinan dengan nuansa magis. Karena merupakan alat  penyebaran agama Islam pada zaman dulu maka kesenian ini dimulai dengan  lantunan sholawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad Saw.&lt;br /&gt;
Kesenian Debus yang sering dipertontonkan di antaranya:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menusuk perut dengan tombak atau senjata tajam lainnya tanpa terluka.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengiris bagian anggota tubuh dengan pisau atau golok.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memakan api.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menusukkan jarum kawat ke lidah, kulit pipi atau anggota tubuh lainnya hingga tebus tanpa mengeluarkan darah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengiris anggota tubuh hingga terluka dan mengeluarkan darah namun dapat disembuhkan seketika dengan hanya mengusapnya saja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menyiram tubuh dengan air keras hingga pakaian yang dikenakan hancur lumat namun kulit tetap utuh.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menggoreng telur di atas kepala.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membakar tubuh dengan api.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menaiki atau menduduki susunan golok tajam.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bergulingan di atas serpihan kaca atau beling.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Tokoh Debus modern saat ini adalah Tubagus Barce Banten atau Abah  Barce, kabarnya beliau selalu menjadi penasihat spritual kalangan elit  politik dan dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit yang tidak dapat  disembuhkan dunia kedokteran. Beliau juga sangat berperan memperkenalkan  kesenian Debus hingga ke manca negara seperti ke Australia, Jepang,  Amerika Serikat, Jerman, Malaysia, Belanda dan Spanyol.&lt;br /&gt;
Menurut pria yang mendapat gelar doktor kehormatan dari Unicersitas  Amsterdam Belanda pada tahun 1985 ini Debus tidak ada kaitannya sama  sekali dengan ilmu sihir atau magis karena hal itu merupakan perbuatan  Syirik (menyeketukan Allah) dan beliau menegaskan bahwa Debus digunakan  pada zaman dahulu untuk melawan kolonial Belanda.&lt;br /&gt;
Terlepas dari itu semua kesenian Debus memang sangat berpotensi untuk  mengangkat industri pariwisata Banten dimata nasional dan dunia.  Atraksi kesenian ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis dan  wisatawan lokal.</description><link>http://bantenblog.blogspot.com/2010/12/sejarah-debus.html</link><author>noreply@blogger.com (bancir)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHpRbgekoUz6_pHrVKmTOzknY4JNYJdLBr-9rJ-MmjiFWCmVVxYUfnqxATTY6APS-pqfb2T7XgqRIMpOze1rPLrB6UfL5ruUF3h-w9MtHRQlJowGZ4H4NU_OY7hsSEtaU3dBZKrR1CpMoA/s72-c/Untitled-2+copy.png" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3294116616018644581.post-6143588219101786572</guid><pubDate>Fri, 14 Dec 2001 04:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-13T20:51:12.053-08:00</atom:updated><title>kesenian banten</title><description></description><link>http://bantenblog.blogspot.com/2001/12/kesenian-banten.html</link><author>noreply@blogger.com (bancir)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>