<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" version="2.0">

<channel>
	<title>Suarakelana berbisik</title>
	
	<link>http://suarakelana.wordpress.com</link>
	<description>Aktualisasi | Inspirasi | Motivasi | Puisi | Transformasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jan 2012 05:01:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain="suarakelana.wordpress.com" port="80" path="/?rsscloud=notify" registerProcedure="" protocol="http-post" />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Suarakelana berbisik</title>
		<link>http://suarakelana.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://suarakelana.wordpress.com/osd.xml" title="Suarakelana berbisik" />
	
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/BlogBisnisDanPekerja" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="blogbisnisdanpekerja" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://suarakelana.wordpress.com/?pushpress=hub" /><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">BlogBisnisDanPekerja</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Cara Mendidik Anak : Suatu Diskusi Kecil.</title>
		<link>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/31/cara-mendidik-anak-suatu-diskusi-kecil/</link>
		<comments>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/31/cara-mendidik-anak-suatu-diskusi-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Oct 2010 14:47:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suarakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[cara menghukum anak]]></category>
		<category><![CDATA[main tangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suarakelana.wordpress.com/?p=445</guid>
		<description><![CDATA[Topik tentang cara mendidik anak merupakan topik yang luas. Jika anda mencoba membaca pendapat para ahli, ada banyak sudut pandang tentang cara mendidik anak yang baik. Pilihan materinya pun sangat beragam. Ada yang membahas tentang cara mendidik anak dari sisi kecerdasan berpikir, ada pula yang menyoroti masalah budi pekerti. Biarlah itu menjadi pembahasan para pakar. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suarakelana.wordpress.com&#038;blog=10935810&#038;post=445&#038;subd=suarakelana&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:black;font-size:14px;">Topik tentang <strong>cara mendidik anak</strong> merupakan topik yang luas. Jika anda mencoba membaca pendapat para ahli, ada banyak sudut pandang tentang <strong>cara mendidik anak yang baik</strong>. Pilihan materinya pun sangat beragam. Ada yang membahas tentang cara mendidik anak dari sisi kecerdasan berpikir, ada pula yang menyoroti masalah budi pekerti.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Biarlah itu menjadi pembahasan para pakar. Saya hanya akan mengambil satu topik kecil, yaitu tentang cara menghukum anak pada saat melakukan kesalahan. Rekan saya mas Fadly Muin pernah juga menulis tentang ini dengan judul <a href="http://ruangtulis.com/renungan/haruskah-marah-dan-menghukum-anak.html">Haruskah Marah Dan Menghukum Anak</a>. Ya, sebagaimana kita memberi hadiah pada saat anak menciptakan prestasi, kita pun seyogyanya memberi hukuman padanya saat melakukan kesalahan. Tujuannya agar anak tahu bahwa yang dilakukan tidak baik dan tidak benar.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Meski kebanyakan sepakat tentang itu, cara melakukannya bisa menjadi sangat beragam. Masing-masing punya teorinya sendiri, masing-masing memiliki cara yang dianggapnya paling benar. Tiap orang bisa berbeda pendapat dalam prakteknya. Tidak terkecuali saya dan istri saya.</span><span id="more-445"></span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Antara kami berdua memiliki perbedaan tentang <strong>main tangan</strong> terhadap anak. Istilah main tangan disini saya maksudkan sebagai memukul bagian dari tubuh anak. Bisa saja keras, bisa juga tidak. Bisa menggunakan alat, bisa juga langsung dengan tangan kita.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Sewaktu istri saya mengatakan bahwa terhadap anak jangan sampai main tangan, cukup sampai sebatas suara keras (marah) saja, saya tidak membantahnya. Anak pertama kami perempuan, dan saya setuju banget untuk tidak sampai memukulnya dalam mendidik. Sikap istri saya ini didasari pengalaman dari orang tuanya yang tidak pernah memukul atau mencubit sewaktu mendidiknya dulu, termasuk kepada adik-adiknya yang lelaki. Dan ini sudah menjadi sakral bagi istri saya untuk diikuti saat mendidik anak-anak kami, tanpa perlu dipertanyakan lagi.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Kalau secara prakteknya saya setuju,( sampai sekarang saya belum pernah ’main tangan’ terhadap anak), secara teori saya sebenarnya kurang setuju. Apalagi dua anak kami berikutnya adalah laki-laki dan sudah mulai menginjak remaja. Suatu saat sepertinya saya tidak akan tabu untuk ’main tangan’ bila memang dibutuhkan. Tentu saja ini jauh dari yang disebut kekerasan, karena dilakukan dalam batas kendali untuk pendidikan.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Pemikiran saya ini dilandasi kembali kepada konsep ketangguhan diri. Di luaran dan dalam perjalanan hidupnya kelak saya sudah pasti tidak akan mampu membatasi sikap orang terhadap anak-anak saya. Lingkungan macam apa saja yang akan dijumpainya kelak juga diluar kendali saya tentunya. Apa jadinya jika mental mereka sedemikian rapuh menghadapi kekasaran hanya karena belum pernah menghadapi ”perlakuan kasar” sebelumnya ?</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Saya pernah mengikuti program pembinaan mental selama 2 bulan di suatu lembaga sekolah militer sebagai program resmi perusahaan saya. Beberapa sikap kasar (tapi tentunya terkendali) sering diperlihatkan pembina, apakah itu suara bentakan, tendangan ringan di sepatu bila posisi kaki salah, hukuman fisik semacam push up, merayap di tanah, dan sebagainya. </span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Salah seorang kawan saya satu peleton, sebut saja Hilmi, mendapat giliran menjadi komandan peleton. Tampil melapor saja sudah membuat dia gemetar, apalagi saat laporannya salah dan mendapat bentakan keras, tambah keringat dingin dia. Saat pembina berpangkat sersan menendang ringan sepatunya karena sikap berdirinya yang kurang benar, tak ayal dia limbung dan semaput. Pada kesempatan istirahat di malam harinya, saya berkesempatan ngobrol dengannya. Kebetulan selama ini dia memang sering <a href="http://suarakelana.wordpress.com/2010/05/14/mari-kita-curhat/">curhat</a> pada saya. Tampak sekali bahwa dia kesal dengan kelemahannya. Dia sadar bahwa semua ini hanya latihan, tapi dia selama ini belum pernah sama sekali diperlakukan ’kasar’ secara fisik, bahkan dibentak sekalipun. Kejadian-kejadian di program pembinaan ini benar-benar membuatnya shock.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Banyak contoh lain yang bisa diuraikan tentang kemungkinan perlakuan ’kasar’ yang diterima anak-anak kita, baik yang terprogram maupun tidak. Kita tidak punya kemampuan untuk mengendalikan apa yang akan dan bisa menimpa anak kita. Tapi ada hal yang bisa kita perbuat. Kita bisa memperkuat kemampuan respons anak kita terhadap apa yang menimpanya. Permasalahannya bukan pada ketangguhan fisik menerimanya, karena secara fisik kadang ringan saja, tapi lebih kepada ketangguhan mental. Alasan inilah yang saya sampaikan kepada istri saya.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Saya tidak tahu apakah istri saya bisa menerima hal tersebut, karena ia hanya diam. Tapi paling tidak, jika suatu saat saya bersikap ’main tangan’ kepada anak-anak, ia tahu alasannya.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Nah, sobat pembaca, bagaimana pendapat anda tentang ini ?</span></p>
<br />Filed under: <a href='http://suarakelana.wordpress.com/category/inspirasi/'>Inspirasi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suarakelana.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suarakelana.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suarakelana.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suarakelana.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suarakelana.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suarakelana.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suarakelana.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suarakelana.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suarakelana.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suarakelana.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suarakelana.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suarakelana.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suarakelana.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suarakelana.wordpress.com/445/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suarakelana.wordpress.com&#038;blog=10935810&#038;post=445&#038;subd=suarakelana&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/31/cara-mendidik-anak-suatu-diskusi-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/618f77f5381c202b1ac9c296294d7d3e?s=96&amp;d=identicon&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suarakelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Putri Ayu Dan Klantink : Layak Untuk Juara Bersama</title>
		<link>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/23/putri-ayu-dan-klantink-layak-untuk-juara-bersama/</link>
		<comments>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/23/putri-ayu-dan-klantink-layak-untuk-juara-bersama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Oct 2010 18:04:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suarakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[duet putri ayu klantink]]></category>
		<category><![CDATA[final terakhir imb]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suarakelana.wordpress.com/?p=437</guid>
		<description><![CDATA[Kalau saya tulis Putri Ayu dan Klantink cukup layak untuk menjadi juara bersama, hal itu bukan bermaksud mengacaukan aturan yang berlaku di ajang IMB. Bukan juga untuk melemahkan semangat mereka berdua yang sedang bertarung memperebutkan posisi pertama. Ini semata karena saya merupakan penggemar Putri Ayu, sekaligus juga penggemar Klantink. Boleh kan ? Ada dua alasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suarakelana.wordpress.com&#038;blog=10935810&#038;post=437&#038;subd=suarakelana&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://suarakelana.files.wordpress.com/2010/10/putri-ayu-dan-klantink.jpg?w=500" alt="putri ayu - klantink" title="putri ayu dan klantink"   class="alignleft size-full wp-image-441" /><span style="color:black;font-size:14px;">Kalau saya tulis <strong>Putri Ayu dan Klantink</strong> cukup layak untuk menjadi juara bersama, hal itu bukan bermaksud mengacaukan aturan yang berlaku di ajang IMB. Bukan juga untuk melemahkan semangat mereka berdua yang sedang bertarung memperebutkan posisi pertama. Ini semata karena saya merupakan penggemar <strong>Putri Ayu</strong>, sekaligus juga penggemar <strong>Klantink</strong>. Boleh kan ?</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Ada dua alasan mengapa saya menganggap mereka berdua layak sebagai juara bersama. Pertama, mereka berada pada jenis kemampuan yang berbeda. Putri Ayu adalah penyanyi, sedangkan <a href="http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/03/klantink-grup-musik-jagoan-saya/">Klantink</a> cenderung lebih sebagai pemusik. Rasanya kok seperti membandingkan bagus mana Honda atau Toyota.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Alasan kedua, saya sangat menikmati setiap kesempatan mereka melakukan kolaborasi atau duet. Coba simak penampilan mereka saat membawakan lagu Kala Cinta Menggoda, Galih dan Ratna, atau Semusim. Lebih cocok dan asyik rasanya kalau mereka berada dalam satu grup.</span><span id="more-437"></span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Meskipun setiap penampilan duet mereka secara keseluruhan menarik, namun frase yang paling saya sukai adalah di kala Putri Ayu menyanyikan <a href="http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/10/musik-dan-lagu-pelembut-jiwa/">lagu</a> keroncong atau langgam. Petikan lagu Wuyung di lagu Kala Cinta Menggoda, petikan lagu Kroncong Protol di lagu Galih Dan Ratna, atau pun frase yang dinyanyikan Waljinah di lagu Semusim. Mohon dimaklumi, selera orang tua.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Rasa suka kadang membutakan mata kita. Atau lebih tepatnya yaitu mengabaikan beberapa hal/fakta kekurangan. Saya tidak terlalu peduli jika lafal pengucapan Putri Ayu di beberapa frase kroncong di atas tidak tepat dan terdengar aneh. Karena alunan suaranya yang saya nikmati. Untunglah, di lagu Semusim Putri Ayu tampil sempurna.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Usai acara IMB jilid-1 ini nanti saya membayangkan, lebih tepatnya mengharapkan, mereka akan sering tampil bersama. Lebih bagus lagi kalau itu merupakan bagian dari kontrak kerja mereka kelak. Mereka membawakan lagu-lagu dari penyanyi lain yang sudah ada, tapi dalam kemasan musik Klantink dan melalui alunan suara emas Putri Ayu. Wow !</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Yah, sebagaimana yang pernah saya tulis di artikel “<a href="http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/03/klantink-grup-musik-jagoan-saya/">Klantink, Grup Musik Jagoan Saya</a>”, dua finalis ini memang saya favoritkan sejak awal IMB digelar. Jangan salahkan saya bila ternyata selera saya sama dengan selera Nusantara, hehe. Makanya dua penghuni terakhir di puncak IMB adalah mereka berdua.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Selamat berkompetisi anakku <strong>Putri Ayu</strong> dan adik-adikku <strong>Klantink</strong>. Tampilkan kemampuan terbaikmu. Dalam setiap momen persaingan, selalu ada dua musuh yang harus dihadapi : lawan/pesaing dan diri kita sendiri. Kendalikan dan taklukan keduanya, maka kamu akan menjadi sang juara.</span></p>
<br />Filed under: <a href='http://suarakelana.wordpress.com/category/inspirasi/'>Inspirasi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suarakelana.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suarakelana.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suarakelana.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suarakelana.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suarakelana.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suarakelana.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suarakelana.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suarakelana.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suarakelana.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suarakelana.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suarakelana.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suarakelana.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suarakelana.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suarakelana.wordpress.com/437/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suarakelana.wordpress.com&#038;blog=10935810&#038;post=437&#038;subd=suarakelana&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/23/putri-ayu-dan-klantink-layak-untuk-juara-bersama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/618f77f5381c202b1ac9c296294d7d3e?s=96&amp;d=identicon&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suarakelana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suarakelana.files.wordpress.com/2010/10/putri-ayu-dan-klantink.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">putri ayu dan klantink</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lagi, Hadiah Menang Kontes Menulis</title>
		<link>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/16/hadiah-menang-kontes-menulis/</link>
		<comments>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/16/hadiah-menang-kontes-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 14:56:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suarakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktualisasi]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah kontes]]></category>
		<category><![CDATA[kontes menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suarakelana.wordpress.com/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[Ini ketiga kalinya saya posting tentang hadiah kontes menulis. Mungkin agak membosankan buat sobat pembaca, tapi untuk memenuhi permintaan mas IwanKus maka mohon kiranya sobat bisa menyingkirkan sejenak kebosanan tersebut. Enggak banyak-banyak kok, paling juga 10 halaman plus 10 foto narsis, hehehe&#8230; Hadiah kali ini termasuk lumayan berat dalam &#8220;menikmatinya&#8221;. Seperti anda ketahui, hadiah juara-2 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suarakelana.wordpress.com&#038;blog=10935810&#038;post=431&#038;subd=suarakelana&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_432" class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><img src="http://suarakelana.files.wordpress.com/2010/10/hadiah-kontes.jpg?w=500" alt="hadiah kontes menulis" title="hadiah kontes"   class="size-full wp-image-432" /><p class="wp-caption-text">Pose dengan hadiah di tangan dan tanaman dollar di sisi, biar jadi dollar sungguhan.</p></div><span style="color:black;font-size:14px;">Ini ketiga kalinya saya posting tentang hadiah kontes menulis. Mungkin agak membosankan buat sobat pembaca, tapi untuk memenuhi permintaan mas IwanKus maka mohon kiranya sobat bisa menyingkirkan sejenak kebosanan tersebut. Enggak banyak-banyak kok, paling juga 10 halaman plus 10 foto narsis, hehehe&#8230;</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Hadiah kali ini termasuk lumayan berat dalam &#8220;menikmatinya&#8221;. Seperti anda ketahui, hadiah juara-2 <a href="http://iwankus.com/kontes-menulis-dimulai.html">Kontes Menulis Blog IwanKus.com</a> terdiri dari tiga item. Mengapa saya katakan berat ? Mari kita lihat satu persatu !</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Hadiah pertama adalah Paket Premium <a href="http://en.support.wordpress.com/affiliate-links/">Cafe Bisnis</a> nya mas Lutvi Avandi. Sebuah hadiah yang sarat pelajaran berharga, sehingga karena sarat itulah maka terasa berat untuk menyerap ilmu di dalamnya.  Meski sudah download 2 ebook wajib dan kemarin saya terima CD-nya, jujur saja belum satu pun saya membacanya.</span><span id="more-431"></span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Apakah karena saya terlalu sibuk ? O, tidak ! Cuma belum siap secara mental saja. Keinginan memahami isinya sangat besar sehingga saya berharap bisa fokus mengeksplorasi pelajaran di dalamnya. Nah, itu yang belum bisa.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Hadiah kedua adalah sebuah domain. Terbayang kerja besar yang harus dilakukan agar domain tersebut memiliki arti dan manfaat. Kebetulan saya masih punya satu kamar di hostingnya mas <a href="http://khalidabdullah.com/">Khalid Abdullah</a>, dan beliau bahkan telah berbaik hati meng-install-kan sebuah blog wordpress untuk saya.  Excellent Service !.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Blog dengan nama domain <a href="http://info-sukabumi.com/">info-sukabumi.com</a> ini rencananya akan dikelola oleh salah seorang rekan saya. Obsesinya sih agar bisa menjadi sumber informasi seputar Sukabumi. Namun hingga saat ini saya belum sempat menyerahkan dan memberi pengarahan ke rekan tersebut.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Hadiah ketiga adalah sebuah buku yang amat menarik dari Kang <a href="http://udinhamd.com/">Udin Hamd</a>, The Power Of Kepepet. Namanya buku kan wajib dibaca.  Hingga saat ini saya baru membolak-balik sekilas untuk memperoleh gambaran isi lengkapnya.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Ya, saya memang belum pernah membaca buku top tersebut. Tapi sekilas isinya tidak terlalu asing buat saya. Sebagian diantaranya sudah pernah saya alami dan jalani. Tapi buku itu tetap menarik buat saya. Sekali lagi, bukan hal ringan untuk mempelajari sebuah buku.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Saya merenung-renung cukup lama, mengapa untuk memanfaatkan tiga hadiah di atas kok berat sekali rasanya. Akhirnya saya tahu penyebabnya. Yaitu karena saya sudah membuat anggapan lebih dulu bahwa semua itu sebagai beban berat.  Akan lain jadinya jika saya menanamkan dalam pikiran saya bahwa semua itu hal yang ringan-ringan saja.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Okey deh, saya akan menganggap ringan saja. Tapi&#8230;.. ada satu <a href="http://suarakelana.wordpress.com/2010/01/29/kendala-mari-berdansa/">kendala</a> lagi yang berat dan sulit dilakukan. Hoalah, masih saja ada alasan. Apa sih kendala itu ? Ini nih, gimana caranya agar bisa menganggap hal itu sebagai kerjaan ringan-ringan saja. Mbulet mod-on, hehehe&#8230;.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Makasih untuk semuanya !</span></p>
<br />Filed under: <a href='http://suarakelana.wordpress.com/category/aktualisasi/'>Aktualisasi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suarakelana.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suarakelana.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suarakelana.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suarakelana.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suarakelana.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suarakelana.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suarakelana.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suarakelana.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suarakelana.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suarakelana.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suarakelana.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suarakelana.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suarakelana.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suarakelana.wordpress.com/431/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suarakelana.wordpress.com&#038;blog=10935810&#038;post=431&#038;subd=suarakelana&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/16/hadiah-menang-kontes-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/618f77f5381c202b1ac9c296294d7d3e?s=96&amp;d=identicon&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suarakelana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suarakelana.files.wordpress.com/2010/10/hadiah-kontes.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hadiah kontes</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Musik Dan Lagu Pelembut Jiwa</title>
		<link>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/10/musik-dan-lagu-pelembut-jiwa/</link>
		<comments>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/10/musik-dan-lagu-pelembut-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2010 20:12:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suarakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembaraan]]></category>
		<category><![CDATA[jenis lagu]]></category>
		<category><![CDATA[jenis musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suarakelana.wordpress.com/?p=422</guid>
		<description><![CDATA[Dua kali postingan saya berturut-turut berbicara tentang musik dan lagu. Hal ini bukan tanpa alasan. Musik dan lagu memang menempati posisi khusus dalam hidup saya, dan saya rasa juga buat banyak orang lainnya. Ada yang bilang musik memperlembut jiwa, lagu menambah peka rasa. Khusus untuk musik klasik, yang pernah saya baca malah memiliki pengaruh kepada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suarakelana.wordpress.com&#038;blog=10935810&#038;post=422&#038;subd=suarakelana&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:black;font-size:14px;">Dua kali postingan saya berturut-turut berbicara tentang <strong>musik dan lagu</strong>. Hal ini bukan tanpa alasan. Musik dan lagu memang menempati posisi khusus dalam hidup saya, dan saya rasa juga buat banyak orang lainnya. Ada yang bilang <strong>musik</strong> memperlembut jiwa, <strong>lagu</strong> menambah peka rasa.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Khusus untuk musik klasik, yang pernah saya baca malah memiliki pengaruh kepada kecerdasan seseorang.  Jika ibu hamil sering memperdengarkan musik klasik sejak anak masih dalam kandungan, katanya si anak kelak akan memiliki kecerdasan istimewa. Nah, buat anda keluarga muda mungkin bagus juga jika hal ini menjadi salah satu terapi saat anda atau istri anda mengandung.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Mengenai manfaat musik klasik tersebut, pertama kali justru saya ketahui dari kawan lama saya Kang <a href="http://kotakasa.wordpress.com/" target="_blank">Aas Maesyanurdin</a> pemilik blog kotakasa, sewaktu masih satu kota dan satu kantor dulu. Kebetulan saat itu istri Kang Aas sedang mengandung anak pertama. Infonya terlambat buat saya karena anak bungsu saya terlanjur sudah balita. Waktu hamil dulu malah lagu dangdut yang sering diperdengarkan, hehe&#8230;</span><span id="more-422"></span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Kesukaan terhadap musik dan lagu sepertinya akibat perlakuan orang tua ketika saya masih kecil. Saya masih ingat orang tua saya dulu sering menyenandungkan lagu saat saya mau tidur. Ayah saya biasanya bersenandung lagu klasik, klasik Jawa maksudnya, semacam <strong>Leloledung</strong>. Sedangkan Ibu saya lebih sering menyenandungkan lagu-lagu anak semacam <strong>Desaku, Burung Kutilang, Nyiur Hijau, Ibu Pertiwi</strong>, dan sejenisnya.  Lagu Keong Racun belum ada saat itu.</span></p>
<h3>Musik dan Lagu apa yang saya suka ?</h3>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Saya bukan penggemar fanatik jenis aliran musik tertentu. Sewaktu masih <a href="http://suarakelana.wordpress.com/2010/09/19/anak-smp-sudah-seberani-ini/" target="_blank">SMP</a> dulu saya suka musik pop Indonesia, terus ditambah dengan pop Barat saat SMA. Lagu-lagu sealiran <strong>Guruh Soekarno Putra, Chrisye, </strong>dan <strong>Fariz RM </strong>sedang ngetop saat itu. Lagu Sakura Dalam Pelukan-nya Fariz RM bahkan ada tariannya, mirip gaya tariannya Swara Mahardhika yang memang sedang booming. Saya ingat pernah ikut manggung dengan tarian tersebut. </span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Selera musik saya selanjutnya beranjak ke jenis-jenis musik yang agak segmented, seperti Blues, Country, Rock n Roll, dan Swing. Blues dan Country sering menemani saya di tahun-tahun awal di Pulau Sumbawa. Lagu Country biasanya saya putar di siang hari saat merambah belukar dengan Taft atau truck besar pengangkut diesel milik kantor, serasa di film BJ And The Bear. Sedangkan lagu Blues adalah kawan melewati malam senyap di puncak gunung pada saat maintenance perangkat. Syahdu terasa !</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Saking sukanya musik Blues, sengaja saya beli harmonika untuk belajar nge-blues. Tapi tak kunjung bisa juga memainkan dengan tiupan blues. Sama seperti keinginan memainkan Fur Elise-nya Beethoven dengan gitar klasik. Juga nggak lancar-lancar. Sepertinya saya lebih berbakat untuk menjadi pendengar saja.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Menjelang usia 30an, saya mulai menyukai musik dan lagu berirama etnik, khususnya Sunda dan Jawa. Sewaktu SMA pun saya sudah menyukai lagu-lagu Nusantara, tapi sebatas buat pementasan Vocal Group. Tapi khusus musik Sunda dan Jawa agak serius dan berat karena saya mulai mengkoleksi kaset Degung, Kacapi Suling, Gendhing Karawitan Jawa, dan sejenisnya.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Kalau di musik klasik Barat saya mendengar istilah Etude atau Opus, maka pada musik klasik tradisional ini saya mulai mengenal apa itu Pelog Slendro Pathet 9 misalnya. Hati amat tentram rasanya mendengarkan lagu-lagu tersebut. Sama dengan bila saya mendengarkan lagu-lagu Keroncong dari Sundari Sukoco atau Waljinah.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Dan kesukaan pada musik etnik tersebut bukan pada jenis yang serius saja. Pada irama yang lebih gaul, sepertinya tubuh saya pun bahkan lebih mudah &#8220;kesetrum&#8221; jika mendengar iramanya. Saya mudah terpicu untuk bergoyang jika mendengar irama jaipong, lengger, atau campursari.  Seperti keinginan menari di saat saya mendengar irama rentak melayu atau bossanova. Minimal jempol kaki bergoyang, man !</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Bagaimana dengan musik dangdut ? Sejak kecil hingga usia 30an saya tidak suka lagu dangdut, bahkan agak alergi. Kesukaan saya dengan dangdut dimulai dengan lagu Sakit Gigi-nya Obi Mesakh yang dibawakan oleh Yopie Latul. Kebetulan saat itu saya sedang senang mendengarkan album lagu-lagu Ambon-nya Yopie yang dibuat jazzy. Agak surprise juga mendengar dia menyanyi irama dangdut.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Tak dinyana, ternyata kesukaan saya dengan dangdut berlanjut hingga sekarang. Apalagi dengan irama <strong>dangdut koplo</strong>-nya, wah gayeng banget.  Irama musik yang mampu membuat goyang memang belakangan amat saya sukai. Makanya, gaya musik kroncong ala <a href="http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/03/klantink-grup-musik-jagoan-saya/" target="_blank">Klantink</a> yang berirama lincah segera saja menarik minat saya.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Yah, <strong>musik dan lagu</strong> memang menjadi bagian dari perjalanan hidup saya. Kadang sekedar menggambarkan suasana hati, kadang juga membantu menentramkan gundahnya hati. Sepertinya mampu membuat perasaan saya menjadi lebih peka dan mudah tersentuh. Apakah itu suatu kelemahan atau kelebihan, entahlah ! Yang jelas semua itu telah menjadi bagian dari diri saya.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Kalau anda, apa jenis <strong>musik dan lagu</strong> yang anda suka ? Adakah manfaat yang spesial buat anda ? Silakan berbagi jika tidak berkeberatan.</span></p>
<br />Filed under: <a href='http://suarakelana.wordpress.com/category/pengembaraan/'>Pengembaraan</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suarakelana.wordpress.com/422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suarakelana.wordpress.com/422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suarakelana.wordpress.com/422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suarakelana.wordpress.com/422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suarakelana.wordpress.com/422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suarakelana.wordpress.com/422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suarakelana.wordpress.com/422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suarakelana.wordpress.com/422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suarakelana.wordpress.com/422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suarakelana.wordpress.com/422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suarakelana.wordpress.com/422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suarakelana.wordpress.com/422/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suarakelana.wordpress.com/422/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suarakelana.wordpress.com/422/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suarakelana.wordpress.com&#038;blog=10935810&#038;post=422&#038;subd=suarakelana&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/10/musik-dan-lagu-pelembut-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/618f77f5381c202b1ac9c296294d7d3e?s=96&amp;d=identicon&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suarakelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Klantink, Grup Musik Jagoan saya</title>
		<link>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/03/klantink-grup-musik-jagoan-saya/</link>
		<comments>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/03/klantink-grup-musik-jagoan-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2010 20:01:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suarakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktualisasi]]></category>
		<category><![CDATA[klantink imb]]></category>
		<category><![CDATA[musik dan lagu]]></category>
		<category><![CDATA[musik kroncong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suarakelana.wordpress.com/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[Anda tahu apa itu klantink ? Ya, nama sejenis penganan kecil. Tapi klantink yang ingin saya bicarakan ini adalah sebuah grup musik pengamen jalanan yang kini ada di grandfinal ajang Indonesia Mencari Bakat. Sudah lama niat menulis tentang Klantink, baru sekarang kesampaian. Saya mengikuti acara IMB sejak awal karena kesengsem sama Klantink dan Putri Ayu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suarakelana.wordpress.com&#038;blog=10935810&#038;post=416&#038;subd=suarakelana&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:black;font-size:14px;">Anda tahu apa itu <strong>klantink</strong> ? Ya, nama sejenis penganan kecil. Tapi klantink yang ingin saya bicarakan ini adalah sebuah <strong>grup musik pengamen jalanan</strong> yang kini ada di grandfinal ajang Indonesia Mencari Bakat.  Sudah lama niat menulis tentang <strong>Klantink</strong>, baru sekarang kesampaian.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Saya mengikuti acara IMB sejak awal karena kesengsem sama Klantink dan Putri Ayu. Kebetulan keduanya kini masuk ke grandfinal, berarti enggak salah pilihan favorit saya.  Jika ketertarikan pada Putri Ayu karena mengingatkan kepada penampilan <em>Sarah Brightman</em> dan <em>Celtic Woman</em>, kesukaan pada Klantink karena karakter musik yang dibawakannya. </span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Dasar musik kroncong yang diusung Klantink memang tidak asing buat telinga saya. Namun bukan itu yang membuat saya suka. Jika musik kroncong umumnya memiliki kesan tenang dan mendayu-dayu, kroncongnya Klantink terasa lebih dinamis dan berisi kegembiraan. Lagu apa pun yang dibawakan selalu membuat tubuh ingin ikut bergerak.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Lagu-lagu lain yang dibawakan ulang dalam kemasan kroncongnya Klantink menjadi begitu berbeda citarasanya. Saya jadi teringat kepada penyanyi <em>Sarah Vaughan</em>. <em>Fever</em>-nya <em>Peggy Lee</em> menjadi lagu yang bisa menggoyang tubuh saat dinyanyikan ulang olehnya. Atau simak bagaimana kerennya saat <em>Something</em>-nya <em>The Beatles</em> dinyanyikan ulang oleh penyanyi hitam ini.<span id="more-416"></span></span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Artinya, musik yang diusung Klantink memang memiliki karakter yang khas dan kuat. Bukan sekedar kroncong, karena kadang juga masuk irama Rock n Roll, seperti saat mengiringi Lius dan Putri Ayu membawakan Bengawan Solo. Beberapa jenis musik lain juga telah mereka coba bawakan. Apalagi dengan adanya tantangan para juri untuk membawakan irama musik lainnya.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Namun, seperti juga lagu orang lain yang mereka nyanyikan, musik jenis lain saat dimainkan Klantink pun menjadi berbeda. Coba perhatikan ketika mereka mengiringi Sony menyanyikan Saat Kau Jauh milik ST-12. Terasa karakter Klantink disana. Iwa K. bilang, sangat nge-<em>groove</em>. Namanya juga Klantink, penuh warna dan rasa. </span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Sangat wajar jika Klantink masuk grandfinal. Bahkan bila kelak muncul sebagai juara pun saya tidak akan heran. Selain karena faktor latar belakang pengamen yang menimbulkan banyak simpati, juga karena musiknya memang enak dinikmati. Dan kualitas penampilan mereka sebagai penghibur juga kian meningkat seiring peningkatan jam terbang yang mereka lalui.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Di luar ajang IMB, saya sangat berharap Klantink mampu memperkuat terus karakter musik yang dimilikinya. Jika selama ini mereka mungkin hanya dilandasi kegembiraan bermusik, ke depan mereka harus sadar bahwa mereka memiliki sesuatu yang berharga. Bila dikelola dengan baik, tidak mustahil kelak mereka akan sangat diperhitungkan di blantika musik Indonesia.</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Bahkan mereka tidak perlu menulis lagu sendiri. Kreatiifitas mereka bisa diwujudkan dengan mengemas ulang lagu-lagu hits penyanyi lain. Mirip <em>Sarah Vaughan</em> di atas. Sekarang ini tiap kali saya  mendengar suatu lagu dari penyanyi lain, saya selalu penasaran, kayak apa ya jika dinyanyikan oleh Klantink ?</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14px;">Maju terus, <strong>Klantink</strong> ! Jangan takut menghadapi <a href="http://suarakelana.wordpress.com/2010/03/07/bersaing-siapa-takut/">persaingan</a> !</span><br />
<em></em></p>
<br />Filed under: <a href='http://suarakelana.wordpress.com/category/aktualisasi/'>Aktualisasi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suarakelana.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suarakelana.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suarakelana.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suarakelana.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suarakelana.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suarakelana.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suarakelana.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suarakelana.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suarakelana.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suarakelana.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suarakelana.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suarakelana.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suarakelana.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suarakelana.wordpress.com/416/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suarakelana.wordpress.com&#038;blog=10935810&#038;post=416&#038;subd=suarakelana&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suarakelana.wordpress.com/2010/10/03/klantink-grup-musik-jagoan-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/618f77f5381c202b1ac9c296294d7d3e?s=96&amp;d=identicon&amp;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suarakelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>

