<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505</atom:id><lastBuildDate>Tue, 10 Sep 2024 02:28:21 +0000</lastBuildDate><category>aqidah</category><category>hukum perayaan</category><category>Fatwa &#39;Ulama</category><category>Tauhid</category><category>an-nisaa</category><category>Fikih Puasa</category><category>Sejarah</category><category>Shahih Muslim</category><category>bid&#39;ah</category><category>mabhats</category><category>poligami</category><category>Fikih</category><category>Hadist Arba&#39;in Nawawwi</category><category>Kajian</category><category>Nawawwi</category><category>agama yg menyimpang</category><title>BLOG INI  UPAYA DALAM MENGHIDUPKAN SUNNAH</title><description>AHLAN WASAHLAN DI BLOGSITE INI DALAM  UPAYA MENGHIDUPKAN SUNNAH &#xa;&quot;BERSABARLAH DIRIMU DIATAS SUNNAH, TETAPLAH TEGAK SEBAGAIMANA PARA SAHABAT TEGAK DIATASNYA. KATAKANLAH SEBAGAIMANA YANG MEREKA KATAKAN, TAHANLAH DIRIMU DARI APA-APA YANG MEREKA MENAHAN DIRI DARINYA.DAN IKUTILAH JALAN SALAFUS SHALIH KARENA AKAN MENCUKUPI KAMU APA SAJA YANG MENCUKUPI MEREKA&quot; (Syarh Ushul I&#39;tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama&#39;ah)</description><link>http://sunnahku.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>43</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-7721552273299225932</guid><pubDate>Sun, 23 Dec 2007 06:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-12-22T22:40:46.280-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Fatwa &#39;Ulama</category><title>Menyikapi Hari Raya Natal dan Tahun Baru</title><atom:summary type="text">Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang Perayaan Natal BersamaDewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, setelah:Memperhatikan:Perayaan Natal bersama pada akhir-akhir ini disalah artikan oleh sebagian ummat Islam dan disangka dengan ummat Islam merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Karena salah pengertian tersebut ada sebagian orang Islam yang ikut dalam perayaan Natal dan duduk dalam </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/12/menyikapi-hari-raya-natal-dan-tahun.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-7242362676063213973</guid><pubDate>Mon, 30 Jul 2007 20:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-09-05T20:10:35.646-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kajian</category><title>Dauroh Syeikh Albani ke-2 di Kuwait</title><atom:summary type="text">Komite Asia Tenggara DAUROH SYEIKH ALBANI IISetelah berhasil mengadakan program Training Intensif Ilmu Syar&#39;i ke-1, maka kami berkenan mengajak kembali kepada segenap ikhwan danakhwat ditengah kesibukan masing-masing untuk mengikuti:Training Intensif Ilmu Syar&#39;i ke-2Yang Insya Allah akan kami laksanakan pada:Hari/tgl : Kamis (6/9/2007) s.d. ahad (9/9/2007)Waktu : 16.00-19.30Tempat : Kantor Komite</atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/07/dauroh-syeikh-albani-ke-2-di-kuwait.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-2019484189116433721</guid><pubDate>Thu, 28 Jun 2007 18:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-06-28T11:56:15.249-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sejarah</category><title>Biografi Imam Asy-Syafi’i</title><atom:summary type="text">Imam Ahmad bin Hambal berkata, “Sesungguhnya Allah telah mentakdirkan pada setiap seratus tahun ada seseorang yang akan mengajarkan Sunnah dan akan menyingkirkan para pendusta terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam. Kami berpendapat pada seratus tahun yang pertama Allah mentakdirkan Umar bin Abdul Aziz dan pada seratus tahun berikutnya Allah menakdirkan Imam Asy-Syafi`i”.Imam Asy-Syafi`i</atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/06/biografi-imam-asy-syafii.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-5182150918799413318</guid><pubDate>Thu, 28 Jun 2007 18:50:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-06-28T11:54:24.158-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">aqidah</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Fikih</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nawawwi</category><title>NiAt</title><atom:summary type="text">Dari Amirul Mukminin, Abu Hafsh, Umar bin Khattab Radhiallahu ‘anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :“Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barang siapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya (akan diterima) sebagai hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, dan </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/06/niat.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-2017575007930760368</guid><pubDate>Thu, 28 Jun 2007 18:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-06-28T11:49:46.493-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">aqidah</category><title>Kesurupan Dalam Timbangan Islam</title><atom:summary type="text">Fenomena kesurupan masih mengundang perdebatan hingga saat ini. Kalangan yang menolak, (lagi-lagi) masih menggunakan alasan klasik yakni “tidak bisa diterima akal”. Semoga, kajian berikut bisa membuka kesadaran kita bahwa syariat Islam sejatinya dibangun di atas dalil, bukan penilaian pribadi atau logika orang per orang.MuqaddimahPeristiwa masuknya jin ke dalam tubuh manusia masih menjadi </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/06/kesurupan-dalam-timbangan-islam.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-9004726199170894417</guid><pubDate>Tue, 22 May 2007 08:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-05-22T01:51:09.396-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">an-nisaa</category><title>TATA CARA MANDI JANABAH</title><atom:summary type="text">Definisi Mandi :Al-Ghuslu (Mandi) secara bahasa adalah kata yang tersusun dari tiga huruf yaitu ghain, sin dan lam untuk menunjukkan sucinya sesuatu dan bersihnya. (Lihat Mu&#39;jam Maqayis Al-Lughoh 4/424).Al-Ghuslu adalah mengalirnya air pada sesuatu secara mutlak. (Lihat : As-Shihah 5/1781-1782, Lisanul &#39;Arab 11/454, Mufradat Al-Ashfahany hal. 361 dan AN-Nihayah Fii Ghoribul Hadits 3/367).Dan </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/05/tata-cara-mandi-janabah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-5065835668939243919</guid><pubDate>Tue, 01 May 2007 07:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-05-01T00:05:53.666-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">an-nisaa</category><title>Larangan Membuat Tato, Mencukur Alis Dan Merenggangkan Gigi</title><atom:summary type="text">Amr bin Abdul Mun&#39;im Yang dimaksud membuat tato adalah menusuk-nusukkan jarum atau sebangsanya di punggung telapak tangan, lengan atau bibir atau tempat-tempat lainnya pada tubuh wanita yang tidak mengeluarkan darah, kemudian memberikan celak atau kapur pada bekas tusukan tersebut sehingga kulitnya berubah menjadi warna hijau. Wanita yang menjadi tukang membuat tato itu disebut sebagai Wasyimah, </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/05/larangan-membuat-tato-mencukur-alis-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-5015724865840705668</guid><pubDate>Sat, 31 Mar 2007 13:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-03-31T06:40:50.584-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">aqidah</category><title>KERUSAKAN-KERUSAKAN MAULID</title><atom:summary type="text">Penulis: Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Di dalam kitab beliau, Minhaj Al-Firqoh An-Najiyah wat Thoifah Al-Manshuroh, Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu menjelaskan kerusakan dan penyimpangan acara peringatan Maulid Nabi. Di antaranya adalah sebagai berikut: Pertama: Kebanyakan orang-orang yang mengadakan peringatan Maulid terjatuh pada perbuatan syirik, yakni ketika mereka menyanyikan bait-bait</atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/03/kerusakan-kerusakan-maulid.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-793030281242776114</guid><pubDate>Sat, 31 Mar 2007 13:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-03-31T06:38:58.274-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">aqidah</category><title>HUKUM MEMPERINGATI Maulid Nabi Muhammad sholallahu ‘alaihi wa sallam</title><atom:summary type="text">Penulis: Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz rahimahullah Sungguh banyak sekali pertanyaan yang di ajukan oleh kebanyakan kaum muslimim tentang hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad sholallahu ‘alahi wa sallam dan hukum mengadakannya setiap kelahiran beliau.Adapun jawabannya adalah : TIDAK BOLEH merayakan peringatan maulid nabi karena hal itu termasuk bid’ah yang di ada-adakan dalam </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/03/hukum-memperingati-maulid-nabi-muhammad.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-1057599854339756615</guid><pubDate>Sat, 31 Mar 2007 13:32:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-03-31T06:33:32.409-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">aqidah</category><title>Perayaan Maulid Nabi dalam Sorotan</title><atom:summary type="text">Hari itu istri-istri Nabi Shallallahu &#39;alaihi wasallam kedatangan tiga shahabat menanyakan perihal ibadah Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam. Sesampainya mereka disana diceritakanlah kepada mereka seperti apa ibadah Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam, selesai mereka menyimak keterangan para pendamping Rasulullah Shallallahu &#39;Alaihi Wasallam seolah-olah mereka masih menganggapnya belum </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/03/perayaan-maulid-nabi-dalam-sorotan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-3770597586243652504</guid><pubDate>Sat, 24 Mar 2007 16:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-03-24T10:29:54.416-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">aqidah</category><title>TABARUK (Mencari Barakah)</title><atom:summary type="text">Tabaruk atau mencari barakah serta waktu dan tempat yang berkaitan dengannya termasuk perkara akidah yang sangat penting.Hal ini dikarenakan sering terjadi perbuatan ghuluw (berlebih-lebihan) di dalamnya. Perbuatan itu dapat menjerumuskan banyak orang ke dalam perbuatan bid’ah, khurafat, dan syirik, dulu maupun sekarang. Bukankah orang-orang jahiliyyah terdahulu beribadah kepada berhala-berhala </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/03/tabaruk-atau-mencari-barakah-serta.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-7309009443827851933</guid><pubDate>Sun, 18 Mar 2007 16:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-03-24T10:38:28.818-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">aqidah</category><title>Sebab-sebab Terjadinya Kesyirikan</title><atom:summary type="text">Ust.Abu Abdirrahman Luqman Jamal  Banyak di antara kaum muslimin yang terjerumus di dalam kesyirikan dengan melakukan amalan-amalan tertentu yang mereka anggap sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah padahal justru merupakan sebab-sebab kesyirikan. Oleh sebab itu mohon penjelasan mudah-mudahan Allah memberikan hidayah kepada kita dan mereka !Mengetahui sebab-sebab terjadinya kesyirikan</atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/03/sebab-sebab-terjadinya-kesyirikan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-5241303782201214993</guid><pubDate>Tue, 27 Feb 2007 16:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-03-31T06:45:31.752-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">agama yg menyimpang</category><title>AJARAN KAFIR AHMADIYAH</title><atom:summary type="text">Penulis: Al Ustadz Ja&#39;far SholihDiriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu &#39;anhu dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda;لا تقوم الساعة حتى يخرج ثلاثون دجالا كلهم يزعم أنه رسول الله“...tidak datang hari kiamat sampai muncul tiga puluh orang dajjal semuanya mengaku sebagai rasul”. HR Muttafaqun ‘Alaihi.Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu &#39;anhu dari Nabi shalallahu ‘</atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/02/ajaran-kafir-ahmadiyah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-4390480266209873855</guid><pubDate>Tue, 27 Feb 2007 13:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-03-24T10:40:05.225-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">aqidah</category><title>MENGUPAH QARI’ UNTUK MEMBACA AL-QUR’AN</title><atom:summary type="text">OlehSyaikh Shalih bin Fauzan Al-FauzanMengupah seorang qari’ untuk membacakan Al-Qur’an bagi orang yang telah meninggal termasuk bid’ah dan makan harta manusia dengan tidak benar. Karena bila seorang qari’ membacakan Al-Qur’an dengan tujuan untuk mendapatkan upah atas bacaannya, maka perbuatannya termasuk kebatilan, karena ia menginginkan harta dan kehidupan dunia dari perbuatannya tersebut. </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/02/mengupah-qari-untuk-membaca-al-quran.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-4579434661742059576</guid><pubDate>Tue, 27 Feb 2007 13:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-02-27T05:10:40.696-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">aqidah</category><title>BACAAN AL-FATIHAH UNTUK KEDUA ORANG TUA</title><atom:summary type="text">OlehSyaikh Shalih bin Fauzan Al-FauzanMembacakan surat Al-Fatihah untuk kedua orang tua yang telah meninggal atau yang lain merupakan perbuatan bid’ah karena tidak ada dasarnya dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya Al-Fatihah boleh dibacakan untuk orang yang meninggal atau arwah mereka, baik itu orang tuanya atau orang lain. Yang disyariatkan adalah mendo’akan bagi kedua orang tua </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/02/bacaan-al-fatihah-untuk-kedua-orang-tua.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-2721073353428930578</guid><pubDate>Tue, 27 Feb 2007 13:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-02-27T05:09:24.323-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">aqidah</category><title>Bacaan Al-Fatihah Atas Orang Yang Telah Meninggal,</title><atom:summary type="text">OlehSyaikh Muhammad bin Shalih Al-UtsaiminMembacakan Al-fatihah atas orang yang telah meninggal tidak saya dapatkan adanya nash hadits yang membolehkannya. Berdasarkan hal tersebut maka tidak diperbolehkan membacakan Al-Fatihah atas orang yang sudah meninggal. Karena pada dasarnya suatu ibadah itu tidak boleh dikerjakan hingga ada suatu dalil yang menunjukkan disyari’atkannya ibadah tersebut dan </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/02/bacaan-al-fatihah-atas-orang-yang-telah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-1117552946443266956</guid><pubDate>Tue, 27 Feb 2007 13:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-03-24T10:42:28.633-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">aqidah</category><title>BACAAN SURAT YASIN BUKAN UNTUK ORANG MATI</title><atom:summary type="text">OlehAl-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir JawasHADITS PERTAMAمَنْ قَرَأَ يَس فِيْ لَيْلَةٍ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ فَاقْرَؤُوْهَا عِنْدَ مَوْتَاكُمْ. “Artinya : Barangsiapa membaca surat Yaasiin karena mencari keridhaan Allah Ta’ala, maka Allah akan mengampunkan dosa-dosanya yang telah lalu. Oleh karena itu, bacakan-lah surat itu untuk orang yang akan mati di </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/02/bacaan-surat-yasin-bukan-untuk-orang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-3604741614900356655</guid><pubDate>Tue, 27 Feb 2007 12:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-02-27T04:59:59.597-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">aqidah</category><title>TAHLILAN DALAM TIMBANGAN ISLAM</title><atom:summary type="text">Penulis: Buletin Al Ilmu, Jember -------------------------------------------------------------------------------- Telah kita maklumi bersama bahwa acara tahlilan merupakan upacara ritual seremonial yang biasa dilakukan oleh keumuman masyarakat Indonesia untuk memperingati hari kematian. Secara bersama-sama, berkumpul sanak keluarga, handai taulan, beserta masyarakat sekitarnya, membaca beberapa </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/02/tahlilan-dalam-timbangan-islam-selasa.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-1568347570179968884</guid><pubDate>Fri, 23 Feb 2007 19:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-02-23T11:49:51.874-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tauhid</category><title>NASEHAT DALAM MENGHADAPI MUSIBAH ; GEMPA BUMI DAN BENCANA ALAM</title><atom:summary type="text">OlehSyaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin BazSesungguhnya Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui terhadap semua yang dilaksanakan dan ditetapkan. Sebagaimana juga Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui terhadap semua syari’at dan semua yang diperintahkan. Allah menciptakan tanda-tanda apa saja yang dikehendakiNya, dan menetapkannya untuk menakut-nakuti hambaNya. Mengingatkan terhadap kewajiban </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/02/nasehat-dalam-menghadapi-musibah-gempa.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-8169018092364194956</guid><pubDate>Wed, 14 Feb 2007 05:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-02-13T21:39:06.354-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">hukum perayaan</category><title>Hari Kasih atau Valentine dalam Tinjauan Syariat</title><atom:summary type="text">Sumber: Darus Salaf.or.id.Penulis: Lembaga tetap pengkajian ilmiah dan riset fatwa Saudi Arabia, Fatwa Nomor 21203 --------------------------------------------------------------------------------Valentine’s Day sebenarnya, bersumber dari paganisme orang musyrik, penyembahan berhala dan penghormatan pada pastor kuffar. Bahkan tak ada kaitannya dengan “kasih sayang”, lalu kenapa kita masih juga </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/02/hari-kasih-atau-valentine-dalam.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-6195624603712013347</guid><pubDate>Fri, 02 Feb 2007 05:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-02-10T11:43:19.414-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mabhats</category><title>Birrul Walidain (Berbakti kepada Orang Tua)</title><atom:summary type="text">MaknaAl Birr yaitu kebaikan, berdasarkan sabda Rasulullah Shalallahu &#39;Alaihi Wassallam (artinya) : &quot;Al Birr adalah baiknya akhlaq&quot;. (Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya Nomor 1794)Al Birr merupakan haq kedua orang tua dan kerabat dekat, lawan dari Al &#39;Uquuq yaitu kejelekan dan menyia-nyiakan haq.&quot;Al Birr adalah mentaati kedua orang tua didalam semua apa yang mereka perintahkan kepada engkau,</atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/02/birrul-walidain-berbakti-kepada-orang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-8081323808963681869</guid><pubDate>Sat, 27 Jan 2007 09:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-05-30T23:58:44.318-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">hukum perayaan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tauhid</category><title>BULAN MUHARRAM BUKAN BULAN SIAL</title><atom:summary type="text">“Bulan Muharram telah tiba, jangan mengadakan hajatan pada bulan ini, nanti bisa sial.” Begitulah kata sebagian sebagian orang di negeri ini. Ketika hendak mengadakan hajatan, mereka memilih hari/bulan yang dianggap sebagai hari/bulan baik yang bisa mendatangkan keselamatan atau barakah. Dan sebaliknya, mereka menghindari hari/bulan yang dianggap sebagai hari-hari buruk yang bisa mendatangkan </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/01/bulan-muharram-bukan-bulan-sial.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-5766683177798046453</guid><pubDate>Tue, 23 Jan 2007 15:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-05-30T23:57:53.330-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">hukum perayaan</category><title>Di Balik Meriahnya Peringatan Malam 1 Suro Oleh :   Ust Jafar Salih</title><atom:summary type="text">Sabtu 20 Januari 2007 adalah tahun baru Islam. Hari yang dikenal dalam kalender jawa dengan sebutan 1 Suro ini bagi banyak kalangan memiliki keistimewaan tersendiri. Umumnya masyarakat Jawa menjadikannya sebagai hari besar yang mereka rayakan dengan semarak. Pada hari ini di banyak tempat akan dilangsungkan berbagai macam acara “kebudayaan”, seperti yang terdapat di kota Solo, Cirebon, Jogja, </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/01/di-balik-meriahnya-peringatan-malam-1.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-8946025088260223586</guid><pubDate>Tue, 23 Jan 2007 15:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-02-10T11:59:19.384-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Fikih Puasa</category><title>KEUTAMAAN BERPUASA PADA HARI &#39;ASYURA DAN TASU&#39;A - Revisi Penulis: Abu Umar Urwah Al Bankawy</title><atom:summary type="text">KEUTAMAAN BERPUASA PADA HARI &#39;ASYURA DAN TASU&#39;ADi dalam kitab beliau Riyadhus Shalihin, Al-Imam An-Nawawi –rahimahullah- membawakan tiga buah hadits yang berkenaan dengan puasa sunnah pada bulan Muharram, yaitu puasa hari &#39;Asyura (10 Muharram) dan Tasu&#39;a (9 Muharram).Hadits yang Pertamaعن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُ أن رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم صام يوم عاشوراء وأمر بصيامه. </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/01/keutamaan-berpuasa-pada-hari-asyura-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3372040092155757505.post-5951120222880195918</guid><pubDate>Fri, 19 Jan 2007 02:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-02-10T11:54:46.810-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Fikih Puasa</category><title>HUKUM PUASA ASYURA (10 MUHARRAM)</title><atom:summary type="text">PertanyaanSyaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apakah hukumnya puasa Asyura?Jawaban.Tatkala Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, beliau mendapati orang-orang Yahudi berpuasa pada hari kesepuluh bulan Muharram, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.“Artinya : Saya lebih berhak dengan Musa daripada kalian!, lalu beliau mengerjakan puasa pada hari itu dan </atom:summary><link>http://sunnahku.blogspot.com/2007/01/hukum-puasa-asyura-10-muharram.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author></item></channel></rss>