<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-1735248440542770913</atom:id><lastBuildDate>Fri, 13 Sep 2024 21:41:12 +0000</lastBuildDate><title>Blog Pengusaha Bisnis Indonesia</title><description>Mari Kita Berdagang</description><link>http://bluejeansjackets.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (bluejeansjackets)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1735248440542770913.post-4231685564681905933</guid><pubDate>Thu, 25 Jul 2013 13:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-25T21:33:13.530+07:00</atom:updated><title>Menyayangimu berlebihan itu tidak baik</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Ada kalanya kita dalam menyayangi, ngga tau karena emang terlalu atau terlanjur terasa berlebihan. seperti halnya kita tak mau akan kehilangan atau apalah istilahnya, toh kadang kejadiannya demikian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti halnya kita menikmati sesuatu misalnya makanan, apabila dikonsumsi terlalu berlebihan akan terasa mual atau kekenyangan dan ini sangat tidak membuat kita nyaman terutama diperut (lambung) sampai kadang-kadang rasanya seperti &lt;i&gt;galau&lt;/i&gt; juga. #halah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin berbeda sih dalam kejadiannya, tapi demikianlah keadaannya. ngga ada hubungannya dengan ke&lt;i&gt;galau&lt;/i&gt;an, cuman yang kerasa diperasaan ngga enak banget. Pada kenyataannya ketika perasaan itu berlebih pun kepada seseorang (pacar) ternyata tidak baik. kenapa? coba kita bertanya dengan diri kita sendiri sambil merasakan bagaimana sih sebaliknya (pacar kita terhadap kita sendiri) apakah demikian juga? dalam artian perasaannya sama seperti kita yang berlebihan. ini akan rentan juga apabila tidak sama, maksudnya apakah benar-benar sayang juga terhadap kita. (baca: kadarnya)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Toh sebenarnya adalah bagaimana kita menikmati kebersamaan itu dalam ikatan kasih sayang, bukan? dan dalam kenyataannya kita dapat dengan sangat menikmatinya bersama.&lt;/div&gt;
</description><link>http://bluejeansjackets.blogspot.com/2013/07/menyayangimu-berlebihan-itu-tidak-baik.html</link><author>noreply@blogger.com (bluejeansjackets)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1735248440542770913.post-7996512645674498941</guid><pubDate>Tue, 23 Jul 2013 22:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-07-24T05:34:18.559+07:00</atom:updated><title>Kalbu dalam kesunyian</title><description>Ada ragu dalam rasa ini ketika semua menjadi serba tak berkesudahan.&lt;br /&gt;
Hanya ada hasrat yang terpendam dan mendalam,&lt;br /&gt;
Tak sempat untuk memberi ungkapan dalam rangkai kata yang menawan hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kala raga ini berbisik dalam kesunyian, sepantasnya ia tak cuma mendengar&lt;br /&gt;
Dapatkah bibir ini berucap dengan kemanisan seperti rasa buah dalam kaleng?&lt;br /&gt;
Sepantasnya harap dapat menerima dengan kelogikaan akal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan merindumu selalu tak berteman...</description><link>http://bluejeansjackets.blogspot.com/2013/07/kalbu-dalam-kesunyian.html</link><author>noreply@blogger.com (bluejeansjackets)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>