<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854</id><updated>2014-10-14T19:57:16.978+07:00</updated><category term="Opinium"/><category term="Tubuh Sekunder"/><category term="Ejaan Goblok"/><category term="BABI"/><category term="Cerpenionase"/><category term="Film. Video"/><category term="online service"/><category term="sudutsudut"/><category term="Suara"/><category term="kata"/><category term="wawawuwiwowa"/><category term="windows xp"/><category term="Documenter"/><category term="Hati Primer"/><category term="NEKAD"/><category term="SUDUT 32"/><category term="blog"/><category term="mdrcct"/><category term="wawawu"/><category term="Film"/><category term="about me"/><category term="perfect money kecu"/><category term="1"/><category term="Bakulan"/><category term="Mengembalikan Jati Diri Negara"/><category term="Stop Dreaming Start Action"/><category term="Video"/><category term="Windows Moding"/><category term="Writting"/><category term="notpen source"/><category term="open source"/><category term="system error xp"/><title type='text'>Blog Senoaji</title><subtitle type='html'>Aksara adalah raksasa yang siap menerjang batas ejaan yang disempurnakan dan senoaji adalah bagian dari pemberontakkan itu.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>66</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-3489269441458943806</id><published>2013-12-21T23:24:00.003+07:00</published><updated>2013-12-21T23:24:51.857+07:00</updated><title type='text'>Gak Akan Lagi Mencari Kesalahan Hujan</title><content type='html'>Seseorang berhak untuk menciptakan kegelisahannya sendiri. Menikmati degup jantung yang fluktuatif. Mencoba menentramkan geliat hormon yang membuncah, diantara hiruk pikuk aliran darah yang terpompa panik. Tapi ada pula yang menerim kekelan tersebut sebagai rutinitas biasa. Seperti layaknya apel pagi, yang harus dihadiri sebagai perwujudan menghargai sebuah aturan. Dan ini, ini adalah aturan tentang rindu. Aturan yang dihadirkan sebagai syarat atas kepemilikan sah dimata hati, yaitu apa yang disebut dengan cinta.   &lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Namun hujan tetap saja turun. Deras seperti kemarin. Ahh hujan kenapa kamu turun? Lihatlah aku menjadi kian pengecut untuk ini semua..&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;Presentasi kehadiran, kealfaan adalah rutinitas juga. Sesuatu yang diulang dan diulang adalah pembentukan karakter. Karakter dengan sudut pandang cinta, rindu dan pertemuan adalah &quot;ketemu juga mau apa? ahh pastilah gak jauh beda dengan waktu-waktu itu&quot;. Adakah yang mampu mengubah itu semua? Pastinya ada, pastilah ada dan pasti itu ada. Namun jaman kian bergeser kearah penciptaan mesin-mesin produksi. Dimana urusan taktis meraih romantisme kebahagian terhalang, diblokir oleh hitungan-hitungan kemungkinan. Yah hitungan-hitungan itu tidak bisa disalahkan, karena keluar dari logika paling luar biasa dari pemrograman otak manusia. Kalkulasi kemungkinan terburuk menjadi ujung tombak pembunuhan momentum. Penghapusan memoar tentang kamus cinta adalah perwujudan segalanya. Cerita adalah kenangan yang tertunda. Dan rasa jangan kau tinggalkan asa. Semuanya tersisih rapi dirak buku perpustakaan masa lalu.   &lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Tapi tetap saja hari ini hujan. Dan dalam pelukan mantrol aku mencoba memahamimu, wahai hujan. Dan keluhku tetap saja sama, hujan kenapa kau turun di akhir pekan. Bisakah kau tunda untuk esuk hari? Senin mungkin?&lt;/blockquote&gt;Pernah suatu saat seorang teman berujar &quot; Jangan Salahkan Hujan.. &quot; Sekarang itu menjadi kian dalam maknanya. Entah mengapa buat aku pribadi, Hujan gak pernah salah.. Hujanlah yang menunjukkan kesalahan kita :)     Selamat tinggal untukmu wahai pengecut! :) </content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/3489269441458943806/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2013/12/gak-akan-lagi-mencari-kesalahan-hujan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/3489269441458943806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/3489269441458943806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2013/12/gak-akan-lagi-mencari-kesalahan-hujan.html' title='Gak Akan Lagi Mencari Kesalahan Hujan'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-2968880548857333247</id><published>2013-04-02T11:26:00.000+07:00</published><updated>2013-04-02T11:26:04.533+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opinium"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Suara"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tubuh Sekunder"/><title type='text'>Kesimpulan</title><content type='html'>Ternyata nama Senoaji sudah tenggelam entah kemana. Mungkin juga sudah dikrikiti sama Panda atau masuk kedalam pasir hisap. Tapi yang pasti Senoaji sudah hilang dari Gugel seret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu jadi masalah? Tentu saja tidak. Ada sebab ada akibat. Sebab dikarenakan jarang cicitcuit di blog berakibat pada gugel &lt;i&gt;lali kekancan&lt;/i&gt;. Karena Gugel Maha Mengetahui, umatnya banyak dan gak mungkin &lt;i&gt;ngopeni&lt;/i&gt; memelihara umatnya satu persatu. Maka umat yang mortat seperti saya, yang menduakan Gugel dibawah Tuhan akhirnya ditenggelamkan dalam neraka page yang antah berantah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Jadi bagi kamu, kamu dan kamu yang merasa Gugel sudah menghembuskan nyawa rejeki dan memberikan tempat paling nikmat disisi page-pagenya yang elegan. Khusuklah kamu posting dan lafaskan hadits SEO dan keyword supaya tidak dijerembabkan dalam neraka page paling jahanam alias hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan begitulah keyakinan bisa jadi bercabang, ideologi bisa jadi beranak pinak. Senoaji Yang dulunya mem-berhala-kan blog, bersikukuh blog tak tergantikan, mengkhianati blog,   blog dimatiin gugel dari singgasana page yang menawan lalu melacur ke socmed.  Socmed kian becek, jemek dan bernanah namun indah tanpa tedeng aling-aling menikahinya dan mati bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bosan socmed lalu kemana lagi akan ejakulasi cuap-cuap? Jawabnya Kumpulan Bapak-bapak RT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam &quot;pelacur-pelacur&quot; maya.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/2968880548857333247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2013/04/kesimpulan.html#comment-form' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/2968880548857333247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/2968880548857333247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2013/04/kesimpulan.html' title='Kesimpulan'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-4782142663466687498</id><published>2012-07-11T21:50:00.000+07:00</published><updated>2012-07-11T21:50:22.253+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerpenionase"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kata"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sudutsudut"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tubuh Sekunder"/><title type='text'>Campur Aduk</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kopi hitam, gelas kecil, gulanya setengah sendok makan&quot;&lt;br /&gt;&quot;Mas-nya darimana mau kemana?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Dari Jogja main ke sini mbak&quot;&lt;br /&gt;&quot;Sengaja atau cuman mampir mas?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Sengaja, punya korek?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Wah jadi kangen Jogja saya mas..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Mbak e asli Jogja?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Saya asli sini mas, cuma saya pernah lama di Jogja, kerja di pabrik tekstil, di Sedayu mas&quot;&lt;br /&gt;&quot;Oooo..&quot;&lt;br /&gt;&quot;....&quot;&lt;br /&gt;&quot;....&quot;&lt;br /&gt;&quot;Sebentar ya mas..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Monggo mbak&quot;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pirang sasi kowe ra ngaruhke ngulon?&lt;br /&gt;Tamuku akeh, kopi lan jagung bakarku akeh sing seneng, aku sibuk mas!&lt;br /&gt;Gayamu! mbengi iki kowe kudu melu aku! Ngancani aku! Nyenengke awakku!&lt;br /&gt;Ngapunten mas, aku ra iso, ora nyawang po aku lagi ngladeni?!&lt;br /&gt;Ra perduli, pokokmen kowe kudu manut karepku, nek ora..&lt;br /&gt;Nek ora opo? Opo mas?!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;sori ya mas..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Santai saja mbak&quot;&lt;br /&gt;&quot;Mas-nya mau saya bikinin jagung bakar? roti bakar? atau gorengan? dibakar juga enak mas&quot;&lt;br /&gt;&quot;Jagung bakar mbak, yang pedes ya&quot;&lt;br /&gt;&quot;Nah gitu mas, ngopi, udud paling joss kalau ditemeni jagung bakar mas..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Ngikut mbak-nya aja, saya manut mbak, yang penting saya boleh numpang leyeh-leyeh disini mbak&quot;&lt;br /&gt;&quot;Monggo saja mas, anggap saja seperti lesehan Jagung Bakar Alkid mas&quot; &lt;br /&gt;&quot;hahahaha&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Lama disini mbak?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Ahh dibilang lama juga nggak mas, mau dibilang bentar kok ya lama juga perasaan saya&quot;&lt;br /&gt;&quot;...Lha udah enak kerja dipabrik kenapa keluar mbak?&quot;&lt;br /&gt;&quot;....&quot;&lt;br /&gt;&quot;Gajinya kurang ya mbak? atau kesejahteraannya tidak penuh?&quot;&lt;br /&gt;&quot;....&quot;&lt;br /&gt;&quot;Kahanan mas...&quot;&lt;br /&gt;&quot;....&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Mbak Yuu.. tempene ijeh ra?&lt;br /&gt;Mpun telas kang mas...&lt;br /&gt;Halah tenane.. hahahaha&lt;br /&gt;Saestu kang mas, monggo pinarak, nge-Teh rumiyen, men anget awake&lt;br /&gt;hahahaha.. nge-Teh ra ketemu tempe anget podo wae mbak yu&lt;br /&gt;Nggih ngapunten kang mas, mbenjang tindak mriki maleh, kulo sediani tempe anget..&lt;br /&gt;hahahaha.. pingine saiki je mbak yu..&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sori ya mas&quot;&lt;br /&gt;&quot;Mbak-nya dari tadi sora sori melulu, nyante saja mbak..&quot;&lt;br /&gt;&quot;ahh mas e..&quot;&lt;br /&gt;&quot;hahahahaha&quot;&lt;br /&gt;&quot;Mau nambah kopinya mas, ini masih sore lho, gak terburu-buru kan?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Boleh-boleh.. pake gelas ini aja mbak.. dan maaf mbak nganu.. gulanya..&quot;&lt;br /&gt;&quot;setengah sendok makan.. Anik mas.. nama saya Anik&quot;&lt;br /&gt;&quot;iya.. mbak Anik.. gulanya setengah sendok makan&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;ADUH MAAF MAS Maaff saya tidak sengaja..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Nggak apa - apa mbak, nanti juga kering sendiri&quot;&lt;br /&gt;&quot;Maaf sini saya bersihin mas&quot;&lt;br /&gt;&quot;Udah mbak gak apa - apa, biar nanti saya bersihin sendiri&quot;&lt;br /&gt;&quot;Nggak mas ini salah saya, jenengan tamu saya.. ini salah saya..&quot;&lt;br /&gt;&quot;...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Buka jaketnya mas biar saya bersihin..&quot;&lt;br /&gt;&quot;...&quot;&lt;br /&gt;&quot;...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Maaf mbak.. eh maaf mbak Anik, Jadi orang - orang itu siapa mbak eh Anik?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Siiiirrrkkuuuiitttt hahahahaha mbak yu tempene ijeh ora? Hahahahaha&lt;br /&gt;Wooooo cangkem ra tau dijarangi... muleh kono, ijeh nggudel wong tuwo we kemaki!&lt;br /&gt;CREWET!!!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Maaf mas..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Sugeng mbak..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Maaf mas Sugeng..&quot;&lt;br /&gt;&quot;....&quot;&lt;br /&gt;&quot;....&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Anik plastikmu ijeh ra?&lt;br /&gt;Wa entek, aku rung tuku je..&lt;br /&gt;Walah, siji - siji yo ra nduwe kowe? &lt;/i&gt;Monggo mas&lt;i&gt;.&lt;br /&gt;Gledah nek ra percoyo, kepayon po piye?&lt;br /&gt;Alhamdullilah Nik, plastiku entek, njaluk dibungkus gowo bali.&lt;br /&gt;Lha ra gelem po nang nggone Kowor?&lt;br /&gt;Aku sing wegah, wis yo Nik.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Maaf mas itu teman saya mas..&quot;&lt;br /&gt;&quot;...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Kok diam mas.. mau saya bikinin roti bakar mas?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Nggak mbak.. Nampaknya saya sudah terlalu lama disini mbak, saya mau lanjutkan perjalanan..&quot;&lt;br /&gt;&quot;...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Oke mbak jadi saya harus bayar berapa mbak tadi saya kopi dua gelas, jagung bakar dua...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Orang - orang itu uang mas..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Maksudnya..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Mereka yang menjawab kahanan saya mas..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Maksudnya?&quot; &lt;br /&gt;&quot;ati-ati dijalan mas ini sudah terlalu larut malam, terimakasih mas&quot;&lt;br /&gt;&quot;...&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Lho kok mboten sios budal mas&lt;br /&gt;Nanggung mbak, sisanke budal wayah esuk, ketoke luweh seger, kopine ijeh mbak?&lt;br /&gt;Tasih mas, kopi ireng, gelas cilik, gulane setengah sendok makan?&lt;br /&gt;Leres!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kalau mau tempe anget, ada lho kang Mas...&lt;br /&gt;....&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/4782142663466687498/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2012/07/campur-aduk.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/4782142663466687498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/4782142663466687498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2012/07/campur-aduk.html' title='Campur Aduk'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-8479684232748937761</id><published>2012-07-05T15:28:00.000+07:00</published><updated>2012-07-05T15:33:16.984+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerpenionase"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sudutsudut"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tubuh Sekunder"/><title type='text'>Memetik</title><content type='html'>Tubuhku terpental seratus langkah dari titik temu itu. Jika ada pilihan lain, mungkin ku pilih dicincang Gueletin atau sejanta holocus sekalian. Daripada serpihanku terpelanting kesana kemari. Terkoyak tak sempat mengaduh. Bisakah aku terkulai dengan cara yang terindah? Ini yang biasa disebut dengan misteri, semuanya begitu berkabut dan tak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu jam berlalu, Rani tak juga diam dari tangisnya. Sepatu yang dijemur dihalaman depan, raib begitu saja. Kado ulang tahun papanya itu Rani terima ketika menjuarai turnamen bola pingpong tingkat kelurahan di kampungnya. Bahagia bukan kepalang ketika bungkus kado itu dibuka dan berisi sepatu yang hampir setahun ini Rani berharap memilikinya. Memakainya ketika bersekolah, memamerkannya ketika bersama kawan dan sobat dan memandanginya sebagai pengantar tidur. Namun halaman itu tak ada lagi sepatu kado papa. Hanya taman dengan pemandangan yang hampa tanpa sepatu kesayangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang mau mengaku. Atau bersumpah siapa yang telah melakukan perbuatan itu. Semua saling teriak menyalahkan. Semua mencari aman. Dan semua mencoba menggali alibi paling jitu. Aryo tak pedulikan semua itu dibopongnya tubuh mungil bersimbah darah itu. Mengaduh lirih seakan tak sisakan lagi tenaga untuk meronta sakit. Dalam dekapan Aryo si tubuh mungil terkulai lemas. Didalam mobil sedan hitam membelah kota menuju Rumah Sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gemuruh suara kereta melaju cepat. Riuh pedagang pasar mengamankan diri. Kenapa semua orang bicara tanpa suara. Apakah karena suaraku ditelan deru mesin kereta itu? Kalian tak dengar rintihanku? Dan kenapa pelataran ini serasa panas. Lengket dipipi dan keningku, cairan apa ini? Tolong bantu aku berdiri, aku tak ingin tidur disini. Ini bukan kamarku ini bukan rumahku. Dan ibu? Dimana ibuku?? Kenapa kalian tak menjawab pertanyaanku. Aku harus pulang. Aku harus sampai rumah.. Dan aku butuh uang. Dimana sepatuku? Kalian lihat sepatuku? Kalian lihat sepatuku?! Dimana sepatuku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AWAS KERETAAAAA!!!!!&amp;nbsp; Semua orang berhamburan, menuju ke arah teriakan itu. Teriakan yang disusul dengan suara jeritan ibu-ibu pedagang pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;kamu harus tenang dek, kamu harus segera ke rumah sakit!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BRAKK!! Tak hiraukan sepeda yang terjerembab ditaman dan mengabaikan suara ibu yang memanggil namanya, Rani bergegas berlari ke jalan. Tercekat tak berani mendekat diam tak mampu bergerak. Melihat tangan mungil yang keluar dari kolong mobil sedan hitam. Tersadar untuk segera minta tolong ketika seorang tubuhnya tersenggol seorang pemuda yang berlari ke arah mobil sedan itu &quot; Maaf!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang berhamburan mendekat, berkerumun. Seisi mobil sedan keluar dan saling berteriak mencari aman. Mencari kesalahan dan saling mengkreasi alibi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;anak itu berlari ke tengah jalan!&quot;&lt;br /&gt;&quot;Yang saya tau pemuda itu lari melompat pagar, ke arah pasar itu!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemulung ketiban untung. Nampaknya rel kereta api menjawab permintaanya. Diusapnya noda darah kering dari sepatu itu. Toleh kanan kiri mencari pasangannya. Dan.. Mukanya nampak sumringah ketika dilihatnya pasangan sepatu itu seratus langkah tak jauh dari sepasang yang lain.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/8479684232748937761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2012/07/memetik.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/8479684232748937761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/8479684232748937761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2012/07/memetik.html' title='Memetik'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-5560672706531814967</id><published>2012-06-13T01:02:00.001+07:00</published><updated>2012-06-13T01:04:29.398+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="BABI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ejaan Goblok"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hati Primer"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tubuh Sekunder"/><title type='text'>Bagaimanapun Itu</title><content type='html'>Login Signout Login Signout Login Signout &lt;i&gt;Apa?&lt;/i&gt; Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout&amp;nbsp; ........... Login Signout Login Signout Login Signout&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Login&amp;nbsp; &lt;i&gt;TUHAN BERSAMA JAMAAHNYA YANG&lt;/i&gt; Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout&amp;nbsp; &lt;i&gt;AAARRRRGGGHHHH!!!&lt;/i&gt; Login Signout Login Signout Login &lt;i&gt;PACARKU&lt;/i&gt; Signout Login Signout Login Signout&amp;nbsp;&lt;i&gt; MATI SURILAH!!!&lt;/i&gt; Login Signout &lt;i&gt;BERSAMAKU!!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Amputasi otak..&lt;/i&gt; Login Signout Login Signout Login Signout&amp;nbsp;&lt;i&gt; &lt;strike&gt;cinta&lt;/strike&gt;&lt;/i&gt; Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout&amp;nbsp;&lt;i&gt; senggama&lt;/i&gt; &lt;i&gt;&lt;strike&gt;wajah...&lt;/strike&gt;&lt;/i&gt; Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout&amp;nbsp; &lt;i&gt;!!!!!!!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Login Signout Login Signout Login &lt;i&gt;Cium aku&lt;/i&gt; Signout Login&lt;i&gt; selagi dia Signout&lt;/i&gt; Login Signout&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i&gt;??????????!!!!!!!&lt;/i&gt; Login&amp;nbsp; Signout Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout&amp;nbsp;&amp;nbsp; ^&amp;amp;#^@&amp;amp;@*#(@))(@^%#&amp;amp;#(()@U*??!^# Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout Login :&quot;&amp;gt;&amp;nbsp; :(&amp;nbsp; :)))&amp;nbsp; :&quot;&amp;gt;&amp;nbsp; :|&amp;nbsp; :&quot;&amp;gt;&amp;nbsp; :(&amp;nbsp; =))&lt;i&gt; ??????&lt;/i&gt; &amp;nbsp; :((((( Login Signout Login Signout Login Signout Login Signout Login &lt;i&gt;!!!!!!!!!! &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Login Signout Login Signout Log...... out &lt;i&gt;Lemas...&lt;/i&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/5560672706531814967/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2012/06/bagaimanapun-itu.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/5560672706531814967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/5560672706531814967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2012/06/bagaimanapun-itu.html' title='Bagaimanapun Itu'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-800390077487946882</id><published>2012-03-02T18:09:00.005+07:00</published><updated>2012-03-04T09:47:46.539+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerpenionase"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sudutsudut"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tubuh Sekunder"/><title type='text'>Piknik Ke Bulan</title><content type='html'>Siang. Panas. &lt;br /&gt;Kota. Macet.&lt;br /&gt;Trotoar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perut buncit. Muka kumal. Tubuh dekil. Dan bau badan yang kacau. Bertelanjang kaki melawan panasnya aspal. Diangkat jempol kakinya. &lt;i&gt;Panas katanya.&lt;/i&gt; Sebatang rokok terselip ditelinga. Dihunus dan diciumi. Asap mengepul, berkabut asap, matanya yang merah diusap. &lt;i&gt;Pedih katanya.&lt;/i&gt; Tak lepas menatap langit. Bocah itu menikmati kondisinya yang sekarang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gerobak sampah datang tak diundang.&lt;br /&gt;Tubuh si bocah terjungkal, tersenggol.&lt;br /&gt;Si bocah terpelanting ketika seorang pemuda berseragam sekolah, kocar-kacir dengan luka dikepalanya menubruknya sekita itu juga.&lt;br /&gt;Tersungkur sudah ketika motor yang ditumpangi muda-mudi dibawah umur, tak terlalu keras menghamtam tubuh si bocah. Ku bilang jangan bikin &lt;i&gt;geli&lt;/i&gt; kalo lagi jalan pake motor, &lt;i&gt;teriak si lelaki.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Terjebak dikerumunan orang-orang hasil penjaringan atas nama ketertiban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggaruk perut buncitnya. Melongok ke dalam celana pendeknya. Digaruk, dan tertawa. &lt;i&gt;Geli.&lt;/i&gt; Sembari toleh kanan kiri. Bergegas lari ke bekas lobang pondasi Baliho raksasa yang terkuak karena rubuh. Diambilnya sepasang sandal jepit. Ditata rapi bersanding tak jauh dari tempat berdiri bocah itu. Puntung rokok dipelataran trotar dipungut lalu diselipkan ke daun telinga.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hmm... &lt;/i&gt;Tidak ada gerobak sampah terburu-buru sembarangan. Tidak ada tawuran. Menoleh ke jalan, jauh matanya mengamati, sepertinya aman tidak nampak motor mesum di kejauhan. Dan bapak-bapak berseragam itu bukan jam-nya mengemban tugas aturan raja kecil mereka. &lt;i&gt;Aman.&lt;/i&gt; Dihunus sebatang rokok kretek yang terselip dikupingnya. Diciumi. Pinjem apinya, mas. &lt;i&gt;Katanya&lt;/i&gt;. Sekejap saja asap rokok berkerumun dimulutnya&lt;i&gt;. Pusshhh!!&amp;nbsp;&lt;/i&gt; Dihisap rokok itu dan kembali menatap langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sodara perempuanku lagi piknik ke bulan, &lt;i&gt;katanya.&lt;/i&gt; Bukan itu kata kakekku. &lt;i&gt;Katanya lagi.&lt;/i&gt; Bulan panas gak mas? Diangkat jempol kakinya. &lt;i&gt;Berjingkat!&lt;/i&gt; Mungkin tidak, emang kenapa? Sandal jepitnya lupa dibawa, &lt;i&gt;sambungnya.&lt;/i&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh mas, kenapa kata kakek, adik pikniknya ke bulan? &lt;i&gt;Katanya.&lt;/i&gt; Entahlah. Di bulan emang ada kebon binatangnya? &lt;i&gt;katanya.&lt;/i&gt; Tidak. Lalu? &lt;i&gt;Tukasnya.&lt;/i&gt; Belum ada yang tertarik menanam Baliho raksasa di bulan, mungkin..., &lt;i&gt;selesai.&lt;/i&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/800390077487946882/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2012/03/piknik-ke-bulan.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/800390077487946882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/800390077487946882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2012/03/piknik-ke-bulan.html' title='Piknik Ke Bulan'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-7137217480189275785</id><published>2012-01-07T04:32:00.004+07:00</published><updated>2012-01-07T04:32:44.614+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Film"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Film. Video"/><title type='text'>Mes chères études (Student Services)</title><content type='html'>&lt;b&gt;Mes chères études (Student Services)&lt;/b&gt; sebenarnya ide cerita di film ini sederhana. Menimbunnya tagihan dan tekanan cerewetnya kebutuhan lain ketika memilih hidup mandiri semasa duduk dibangku kuliah. Membuahkan pilihan untuk merengkuh pundi-pundi dengan menggadaikan vagina. Walaupun sebenarnya berat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Laura diperankan cantik sekali oleh Déborah François seorang perempuan cerdas. Berdedikasi dan bertanggugjawab banget dengan kuliahnya. Namun sayangnya bekerja part time tidak mampu memenuhi apa yang Laura inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pencarian peluang kerja part time ketika menyelusuri dunia maya, mempertemukan Laura dengan si Joe lelaki paruh baya yang mereka berkesepakatan untuk bertemu, kencan. Dan cerita pun berlanjut..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya kagumi dalam film ini adalah penggarapannya. Kemasannya begitu manis, balutan cerita sungguh menarik. Dari sisi framing atau scene begitu sederhana. Penonton tidak terlalu diribetkan dengan gambar-gambar simbolik yang memaksa kita lepas dari jalan cerita karena otak kita sibuk mengolah atau menebak cerita dari tiap scenenya. Pemilihan &lt;b&gt;Blonde Redhead, Soap&amp;amp;Skin, Shannon Wright, The Walkmen&lt;/b&gt; dan lainnya sebagai OST sungguh bisa memperhalus satirnya film ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Tapi walopun begitu ada keganjilan yang saya temui. Yaitu kedekatan si Laura dan Si Joe yang tidak terlalu emosional namun di akhir film dipaksakan seakan-akan mereka punya kedekatan itu. Tapi embuhlah saya tidak terlalu cakap menebak keinginan  maksud dan tujuan dari &lt;b&gt;Emmanuelle Bercot&lt;/b&gt; Si Sutradara. Embuh wis pokmen tontonen dewe!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral, nilai atau kaedah maupun faedah yang bisa disekap dari film ini adalah semua itu tidak ada yang salah asalkan tetap pada koridor mencari yang terbaik. Setiap orang berhak dengan pilihannya. Kecerdasan itu ada tapi yang susah dicari adalah penyempurna yang bikin sempurna. Walaupun harus hidup diruang gelap sekali waktu dalam mencari apa yang disebut hidup untuk menghidupi hidup. Enjoy!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-RH-nHLRP948/TwdnHtoB4qI/AAAAAAAAAMw/pntx0V6V7ww/s1600/Student_Services_TV-282430396-large.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-RH-nHLRP948/TwdnHtoB4qI/AAAAAAAAAMw/pntx0V6V7ww/s320/Student_Services_TV-282430396-large.jpg&quot; width=&quot;222&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; source images: pics.filmaffinity.com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trailer&lt;br /&gt;http://www.imdb.com/video/screenplay/vi121739545/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Link Download&lt;br /&gt;sik lali aku, mengko tak update e wis. :D</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/7137217480189275785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2012/01/mes-cheres-etudes-student-services.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/7137217480189275785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/7137217480189275785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2012/01/mes-cheres-etudes-student-services.html' title='Mes chères études (Student Services)'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-RH-nHLRP948/TwdnHtoB4qI/AAAAAAAAAMw/pntx0V6V7ww/s72-c/Student_Services_TV-282430396-large.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-7826538523066788650</id><published>2011-12-25T19:40:00.000+07:00</published><updated>2011-12-25T19:40:56.425+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Documenter"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Film"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video"/><title type='text'>Ketula-tula Katali</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Ini adalah karya remaja Indonesia yang relatif berjarak dengan Tragedi Kemanusiaan Indonesia beberapa tahun yang lalu. Sebuah tragedi yang memilukan sekaligus memalukan sebagai bangsa. -Opening Quote Ketula-tula Katali-&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Suka yang berregenerasi menjadi nafsu itu bisa berbahaya. Jika tidak kesampaian bisa menggoreskan sejarah kelam seseorang. Bahkan kelamnya menurun ke anak cucu. Hingga mereka tidak tau lagi bagaimana menghapusnya. Dan hanya bisa &quot;menjahit&quot; mulut, diam seribu bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perempuan itu hanya ingin berkesenian. Yah sederhana berkesenian. Namun gayanya yang sederhana ternyata mengundang hasrat seseorang untuk memilikinya. Namun perempuan itu sudah punya pilihan menentukan sandingan hidupnya. Lalu sejarah angkat bicara. Jaman dimana satu dongeng tentang karamnya rasa kemanusiaan. Dan itu terjadi membabibuta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu cerita pun bergulir. Warisan rasa sakit itu ikut serta dipenghitaman jaman-jaman penerusnya. Namun selalu ada pengharapan, rasa keadilan yang masih mereka percaya kesakralannya di bumi pertiwi ini. Generasi tangguh yang harus tetap bangun dan melangkah dengan luka &quot;babatan&quot; warisan justifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diatas merupakan sekelumit sudut pandang saya tentang film Dokumenter KETULA-TULA KATALI.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/7826538523066788650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/12/ketula-tula-katali.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/7826538523066788650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/7826538523066788650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/12/ketula-tula-katali.html' title='Ketula-tula Katali'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-6554765492622254229</id><published>2011-12-22T15:29:00.000+07:00</published><updated>2011-12-22T15:29:16.826+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Documenter"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Film. Video"/><title type='text'>CashBack (2006)</title><content type='html'>&lt;b&gt;CashBack&lt;/b&gt; film ini menurut pendapat saya adalah film yang sukses mengejewantahkan kegalauan dengan sangat indah. Putus dengan pacar dan menjadi bola pingpong antara otak dan hati itu adalah lumrah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenangan berseliweran, ujak ujuk menubruk lerung hati yang mungkin hanya dipicu oleh sapu tangan, tutup botol atau warna lipstik, lalu menstimulan galau, itu adalah hal yang sewajarnya dilakukan oleh para heartbreaker. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Namun jika galau berkepanjangan dan menjadikannya insomnia? &lt;i&gt;What do we do mate?&lt;/i&gt; Ngoplos ciu? Ngrujak kecubung? Atau ngemut theklek sampe lembut? Apapun dibenarkan atas nama galau. MDRCCT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di film ini (&lt;b&gt;CashBack&lt;/b&gt;) Sean Ellis berusaha mengungkap kegalauan dengan cara yang seindah mungkin. Membunuh insomnia karena galau dengan pola-pola imajiner yang mampu menggugah penikmat film remaja untuk percaya bahwa tatrap di Pajeksan bukanlah jalan satu-satunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak cara lain menemukan keindahan di sela-sela biadabnya kegalauan. Bahkan mungkin menghasilkan sesuatu yang tidak pernah kita prediksikan. Sesuatu yang lebih baik dan tidak ditemukan ketika belum memasuki fase galau akut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin ini yang sedang kita lakukan jika sedang menggalau, begitu mencintai malam? Embuhlah... Enjoy!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-s72b_Sd9KFk/TvLooH9F-nI/AAAAAAAAAL0/S-ogyCJeZ5Y/s1600/cashback2006kj5.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-s72b_Sd9KFk/TvLooH9F-nI/AAAAAAAAAL0/S-ogyCJeZ5Y/s320/cashback2006kj5.jpg&quot; width=&quot;226&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; source gambar : sahabat-film.blogspot.com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.filestube.com/a91F84uDG5Fxb9i1Vr6xAd/MediaFire4U-Com-Cshbck-Hd-001.html&quot;&gt;download&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&lt;i&gt;source download : syoknyadownload.blogspot.com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.imdb.com/title/tt0460740/&quot;&gt;Review&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/6554765492622254229/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/12/cashback-2006.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/6554765492622254229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/6554765492622254229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/12/cashback-2006.html' title='CashBack (2006)'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-s72b_Sd9KFk/TvLooH9F-nI/AAAAAAAAAL0/S-ogyCJeZ5Y/s72-c/cashback2006kj5.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-7738477463533067327</id><published>2011-12-20T16:50:00.001+07:00</published><updated>2011-12-20T17:03:07.013+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Documenter"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Film. Video"/><title type='text'>Capitalism : A Love Story  (2009)</title><content type='html'>&lt;b&gt;Capitalism: A Love Story&lt;/b&gt;. Embuh, ini film apa yang pasti dokumenter besutan &lt;b&gt;Michel Moore&lt;/b&gt; berdurasi 127 menit secara garis besar membahas perkara dominasi &lt;i&gt;bla bla bla&lt;/i&gt;. Kalo bukan pecinta film dokumenter dan bukan mahasiswa yang ketimpuk tugas bikin review pastilah film ini menjadi hate and boring story all of time. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimanapun juga film dokumenter apapun bentuknya dan alur cerita serta pesan apa yang diusung, memang patut diapresiasi sebagai salah satu langkah membuat perubahan. Entah yang berdampak signifikan atau sekedar ucap pisuhan belaka. Enjoy! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-4qg2fpGiC8E/TvBdC8G8fuI/AAAAAAAAALo/atzeQPQr6tg/s1600/MV5BMjExOTI1NDQ4Nl5BMl5BanBnXkFtZTcwOTcwOTIxMw%2540%2540._V1._SY317_CR2%252C0%252C214%252C317_.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-4qg2fpGiC8E/TvBdC8G8fuI/AAAAAAAAALo/atzeQPQr6tg/s400/MV5BMjExOTI1NDQ4Nl5BMl5BanBnXkFtZTcwOTcwOTIxMw%2540%2540._V1._SY317_CR2%252C0%252C214%252C317_.jpg&quot; width=&quot;270&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: x-small;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; source : http://www.imdb.com/title/tt1232207/&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://4megaupload.com/download/capitalism-a-love-story-2009-d-avi-9683229.html/&quot;&gt;download&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/7738477463533067327/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/12/capitalism-love-story-2009.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/7738477463533067327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/7738477463533067327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/12/capitalism-love-story-2009.html' title='Capitalism : A Love Story  (2009)'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-4qg2fpGiC8E/TvBdC8G8fuI/AAAAAAAAALo/atzeQPQr6tg/s72-c/MV5BMjExOTI1NDQ4Nl5BMl5BanBnXkFtZTcwOTcwOTIxMw%2540%2540._V1._SY317_CR2%252C0%252C214%252C317_.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-6765986108715780542</id><published>2011-10-21T17:00:00.000+07:00</published><updated>2011-10-21T17:00:28.910+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="BABI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tubuh Sekunder"/><title type='text'>Username and Password</title><content type='html'>Lelaki itu sontak berlari ketika melihat kawanan aparat polisi mengejarnya. Melalui gang sempit, melompat pagar dan berkamlufasi dikeramaian super market. Bahkan sempat tersenyum bangga ketika berhasil mengecoh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini mimbar terbuka. Dimana suara lantang, gema teriakkan dan derap ambisi manipulasi idealisme menjadi sangat mutlak. Gemeruh yale yale memperkeruh logika. Penetrasi nampaknya membuahkan hasil yang sempurna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Muka geram. Darah mendidih. Dan emosipun meledak sejadi-jadinya. Lelaki itu menepuk-nepuk dadanya. Dibusungkan bangga. Karena revolusi kelas teri berhasil dia ciptakan tanpa cacat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trotoar jalanan. Diemper toko. Dua bungkusan nasi, kucel teronggok. Lelaki itu tersenyum. Menatap bocah kecil yang terlelap. Beralas kardus, telanjang dada dan mulutnya yang masih berbekas minyak ayam goreng. Dilepasnya jaket warna coklat, dan diselimutinya bocah kecil itu. Tak terasa lelaki itu berlinangan air mata. Nanar menatap tubuh bocah kecil itu. Tangis tanpa suara. Diam seribu bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersungkur dengan luka lecet. Celana sobek dan lutut robek, berdarah dan perih. Tak hiraukan lukanya. Lelaki itu bangkit dari tempat dimana dia terjatuh. Motor masih mengerang, tergeletak beberapa meter saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muka panik, pucat pasi. Bingkisan itu terpental ke tengah jalanan aspal. Lalu lalang kendaraan tak hiraukan ada bingkisan untuk si dia yang terkoyak oleh roda metro mini. Dengan sisa tenaga yang ada lelaki bergegas lari ke tengah jalan untuk menyelamatkan bingkisan itu. Dan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;klik username dan sign out. Close tab. Shut down.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/6765986108715780542/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/10/username-and-password.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/6765986108715780542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/6765986108715780542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/10/username-and-password.html' title='Username and Password'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-4797091508322450124</id><published>2011-10-11T18:36:00.000+07:00</published><updated>2011-10-11T18:36:22.993+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tubuh Sekunder"/><title type='text'>Edaran</title><content type='html'>Sebuah repost tanda masih dalam keadaan tumpul menulis. Tapi terlanjur membuncah kerinduan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk kawan-kawanku. Nyawa memaksa tubuhmu berjingkrak resah menerima kenyataan, bahwa hidup tidak senikmat semangkuk mie Ayam Purworejo. Atau semanis segelas kopi hitam Bonbin. Ada brotowali yang tercelup didalamnya, mempertahankan hidup sebaik mungkin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kawan sampai saat ini aku lihat kalian sudah sebaik-baiknya menjalankan peran sebagai seekor manusia. Mahkluk yang katanya paling sempurna dari kucing, kodok, atau kecoa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempurnaan itu sudah kalian raih. Walau kadang harus tersayat waktu. Tergores dalam aturan dunia. Dan terpenggal keputusan kodrati. Tapi tegar dan berdiri sendiri dengan kelumpuhanmu, membuatku ingin mengiba satu permintaan. Kapan kalian istirahat sejenak. Meregang kemerdekaan mulut tuk bersenandung keresahan, kesetiaan, luka, dendam dan tawa ala kadarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau duduk santai di basahnya rumput Telomoyo. Memuji nikmatnya secangkir kopi hitam. Yang kita sedu dengan sederhana. Atau semanci mie instan untuk kita lahap ala kadarnya. Itu saja lalu kita bicara apapun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun selain hilang dari waktu dan berlari di belantara kesendirian. Kamu yang pilih kawan, aku menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk teman-teman di rimba-rimba rutinitas. Jogja masih utuh! Masih lucu! Masih mesra seperti apa yang kamu inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu?</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/4797091508322450124/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/10/edaran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/4797091508322450124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/4797091508322450124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/10/edaran.html' title='Edaran'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-7339210012522597925</id><published>2011-05-24T08:25:00.001+07:00</published><updated>2011-05-24T12:22:10.605+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerpenionase"/><title type='text'>Kunang-kunang</title><content type='html'>Lututnya terkelupas. Beradu dengan pelataran berkerikil. Darah pun menetes. Gadis kecil itu sesenggukan. Menahan rasa sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sudah larut malam, tak seharusnya seorang gadis kecil berlarian, bermain di halaman rumah, sendiri. Tapi ini tentang usaha tanpa ampun. Tak kan berhenti sebelum kunang-kunang itu dalam genggamannya. Tidak menghiraukan teriakkan ibunya. Untuk segera masuk ke dalam rumah, cuci kaki, ganti baju dan pergi tidur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rasa ngilu dan sakit karena lututnya yang terkelupas tak dihiraukan lagi. Gadis kecil itu bangkit. Dan melangkah mendekati kunang-kunang yang hinggap disalah satu dahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelan dan pasti langkah mungil kakinya mengendap-endap mendekati kunang-kunang tersebut. Jarak kian berkurang. Mata terpicing, menerkam daya tarik mangsanya yang mempesona. Tubuhnya merunduk sedemikian rupa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengurangi suara derit kaki yang beradu dengan rerumputan. Dijulurkan tangan kirinya. Tenang dan pasti. Dan.. Kunang-kunang terbang. Dan hinggap jauh didedaunan semak belukar pinggir jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu. Si gadis kecil termangu menatap keluar dari jendela yang tertutup rapat. Malam dan segala pernak-perniknya hanya bisa dinikmati dibalik kaca jendela kamarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini tidak ada pesta ulang tahun seperti tahun-tahun sebelumnya. Di umurnya yang menginjak 10 tahun, gadis kecil harus berdamai dengan keadaan, bahwa bapaknya yang biasa bercerita tentang keajaiban kunang-kunang sebelum tidur, harus tidur di rumah tempat orang-orang sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya malam itu tidak ada cerita kunang-kunang dari si bapak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kelak kau akan melihat dan menangkapnya anakku, jika hatimu benar-benar menginginkanya&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kunang-kunang! Kunang-kunang!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriak gadis kecil dari dalam kamarnya. Mendekat ke kaca jendela dan menempelkan telapak tangannya mencoba menjamah kunang-kunang yang hinggap di kaca jendela itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semak belukar itu tumbuh subur di pinggir jalan didepan pelataran rumah. Dengan langkah pincang gadis kecil mengendap-endap mendekati sasarannya. Kali ini si gadis kecil akan lebih berhati-hati. Lebih tenang dan tanpa ragu. Karena kunang-kunang itu harus bisa ditangkap dan masuk ke dalam toples dan dipamerkan ke bapaknya yang masih tidur di rumah orang-orang sakit. Kemudian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Akhirnya ku tangkap juga dirimu.. hei jangan kau berontak&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis kecil itu tersenyum bahagia. Dibelai kunang-kunang itu. Ditaruh dipundaknya. Ditaruh diatas kepalanya. Dan sesekali dilepaskan dari genggaman si gadis kecil. Namun kunang-kunang kembali hinggap di tubuh si gadis kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendadak dari kejauhan tanpa disadari oleh si gadis kecil. Dari arah yang berlawanan melaju cepat mobil dengan kecepatan penuh. Cahaya lampu mobil menerpa wajah si gadis kecil. Melihat itu si sopir menginjak rem sekuat tenaga. Jarak antara mobil dan gadis kecil kian dekat. Mobil tak mampu lagi dikendalikan. Dan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kau lihat itu?!&quot;&lt;br /&gt;&quot;Iii yaa.. aku lihat itu..&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orang didalam mobil itu saling bertatapan. Wajah mereka pucat pasi. Terbata-bata dan tubuh bergetar, dingin dan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Lalu pelan mereka keluar dari pintu mobil. Dan melihat keatas. Ratusan kunang-kunang yang bergerombol terbang menjauh dari tempat itu.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/7339210012522597925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/05/kunang-kunang.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/7339210012522597925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/7339210012522597925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/05/kunang-kunang.html' title='Kunang-kunang'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-1821093182503923625</id><published>2011-05-04T16:18:00.001+07:00</published><updated>2011-05-04T16:22:52.235+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerpenionase"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tubuh Sekunder"/><title type='text'>Sri</title><content type='html'>Berkali-kali aku teriak dari dalam bilik kecil ini. Perempuan bernama Sri Rahayu tak kunjung nongol. Memang aku terlalu capek, mungkin. Dan kemungkinan memang aku terlalu sombong, membiarkan pantat melekat di kursi ini. Seharusnya aku bangkit dan memanggil dengan nada santun. Namun tidak itu tidak aku lakukan. Biadabnya diriku ini. SRI RAHAYU!!! Teriakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan itu muncul. Sekilas bayangan tubuhnya terpantul di kaca monitor. Tak ku hiraukan kehadirannya, perempuan itu aku suruh untuk mempersiapkan diri untuk diambil gambarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&quot;Duduk disitu mbak, mau saya foto&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;maaf mas Sri harus duduk dimana?&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkesiap, seorang lelaki separuh baya menepuk pundakku. Ku pikir hanya perempuan bernama Sri Rahayu yang masuk ke bilik foto. Ternyata bapaknya pun ikut serta mendampingi putrinya. Ku tahu lelaki itu bapaknya, ketika aku tanyakan dengan ketus hubungan lelaki separuh baya tersebut dengan Sri Rahayu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Saya bapaknya mas, jadi Sri harus duduk dimana mas&quot;&lt;br /&gt;&quot;duduk disitu aja pak&quot;&lt;br /&gt;&quot;bentar mas, Sri minta di sisir dulu rambutnya&quot;&lt;br /&gt;&quot;silahkan pak, ada cermin disebelah situ&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa penasaranpun muncul disela kesibukkanku. Ku tolehkan kepala, pandangan ku arahkan ke perempuan itu. Rambut lurusnya dibelai lembut, disisir pelan oleh lelaki separuh baya, bapaknya. Ku lihat wajahnya yang terpantul oleh cermin. Dan aku pun terdiam.. Lidahku seakan ingin aku potong sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Pak Sri udah cantik?&quot;&lt;br /&gt;&quot;sudah anakku, yuk foto, mas-nya udah nunggu dari tadi..&quot;&lt;br /&gt;&quot;sebentar pak..&quot;&lt;br /&gt;&quot;....&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;sudah mas, Sri sudah cantik sekarang, siap untuk di foto&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah embun mata ini menetes dari ujung kelopak yang mana. Sri Rahayu seorang perempuan cantik penderita down syndrome itu masih ikhlas tersenyum ke arah ku. Maafkan aku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kata bapak Sri sudah cantik&quot;&lt;br /&gt;&quot;iya kamu cantik Sri, yuk sekarang foto&quot;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/1821093182503923625/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/05/sri.html#comment-form' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/1821093182503923625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/1821093182503923625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/05/sri.html' title='Sri'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-7545780535985178658</id><published>2011-03-12T21:45:00.000+07:00</published><updated>2011-03-12T21:45:32.676+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Suara"/><title type='text'>Penggalan Waktu Itu</title><content type='html'>Kaki ini terpaku, pasir menenggelamkan sebatas tumit. Air laut bergulung menepi. Lembut menyentuh jemari kaki. Lalu pergi membawa kembali apa yang diberikannya. Menyisakan jejak-jejak yang tak ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisa waktu jatuh berdegum di bulir-bulir pasir. Pingsan dan tak bicara lagi. Dongeng akan kehebatan sebuah persahabatan dan cerita-cerita di lontar-lontar rapuh, hari ini aku baca kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Angin telah memaksa air bergemuruh membantai tepian pasir. Senja tak lagi berpantun dengan malam. Mungkin separuh bulan yang terlahap batara kala terpasung di balik sepasukkan awan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku serta mitos sebuah kenangan adalah nyata, berdiri sendiri, disini bersama sapuan ombak yang terburu-buru pulang ke lautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk kawan-kawanku. Nyawa memaksa tubuhmu berjingkrak resah menerima kenyataan, bahwa hidup tidak senikmat semangkuk mie Ayam Purworejo. Atau semanis segelas kopi hitam Bonbin. Ada brotowali yang tercelup didalamnya, mempertahankan hidup sebaik mungkin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan sampai saat ini aku lihat kalian sudah sebaik-baiknya menjalankan peran sebagai seekor manusia. Mahkluk yang katanya paling sempurna dari kucing, kodok, atau kecoa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempurnaan itu sudah kalian raih. Walau kadang harus tersayat waktu. Tergores dalam aturan dunia. Dan terpenggal keputusan kodrati. Tapi tegar dan berdiri sendiri dengan kelumpuhanmu, membuatku ingin mengiba satu permintaan. Kapan kalian istirahat sejenak. Meregang kemerdekaan mulut tuk bersenandung keresahan, kesetiaan, luka, dendam dan tawa ala kadarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau duduk santai di basahnya rumput Telomoyo. Memuji nikmatnya secangkir kopi hitam. Yang kita sedu dengan sederhana. Atau semanci mie instan untuk kita lahap ala kadarnya. Itu saja lalu kita bicara apapun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun selain hilang dari waktu dan berlari di belantara kesendirian. Kamu yang pilih kawan, aku menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk teman-teman di rimba-rimba rutinitas. Jogja masih utuh! Masih lucu! Masih mesra seperti apa yang kamu inginkan.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/7545780535985178658/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/03/penggalan-waktu-itu.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/7545780535985178658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/7545780535985178658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/03/penggalan-waktu-itu.html' title='Penggalan Waktu Itu'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-9213550306790404206</id><published>2011-03-04T06:29:00.000+07:00</published><updated>2011-03-04T06:29:47.391+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kata"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Suara"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wawawu"/><title type='text'>Cinta itu Cantik</title><content type='html'>Belum juga ayam jantan ambil suara di pagi hari. Matamu sudah jelalatan meraih mukena, setelah raut mukamu merona tersadar oleh percik air wudlu. Kamu gelar sajadah. Sebentar saja dialogmu dengan Tuhan lancar bergulir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi kian merunduk di ujung-ujung dedaunan pohon Asem Londo. Mengkonversi energinya menjadi embun yang tergulir, jatuh menyegarkan bumi. Langkah kantukmu membawamu ke meja biasa kamu mengukir nasib dan merencanakan masa depan. Buku-buku berserakan. Alat tulis terberai tak beraturan. Lembaran kertas tercecer memenuhi separuh meja dan ruangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Satu persatu kamu punguti dan tata rapi lalu kamu kemas ke dalam tas. Tak luput kebutuhanmu bertempur dimedan nasib, rampung sudah. Menghela nafas, ketika semua rapi dan bersih. Semua sudah kamu benahi semua sudah kamu siapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ubahnya perempuan biasa, perempuan kebanyakan. Tidak ditemui kontaminasi dewa dewi atau aparatur langit. Tak ubahnya sejenismu yang lain, berdaging, bernyawa, berakal, berhati dan punya banyak cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah cinta. Kamu selalu suka bicara cinta. Entah melalui peluh, entah lewat transformasi keyakinan, entah terbentur degradasi kepercayaan namun sering cintamu datang dari tetes embun dimatamu. Karena cinta juga, kamu relakan waktumu menua dijemput nasib peradaban dan menghidupi hidup. Bukan hidupmu saja yang kamu rangsang kehidupannya. Namun hidup yang lain. Kehidupan orang-orang yang kamu cintai. Mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelayut dedaunan menari disela dansa desir angin pagi. Matahari kian merayap di dinding cakrawala. Geliat kota meringsek menghantam para pemujanya untuk segera bertempur satu lawan satu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tas sudah kamu jinjing. Bajumu sederhana, balutan menawan dan elok pas di tubuhmu. Semerbak wangi melambung berbaur udara gersang. Di atas motor kamu terdiam. Bukan merapal doa. Tapi mencoba menerka-nerka senyum yang memparasi raut mukamu. Lirih kamu berkata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Aku bahagia..&quot;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/9213550306790404206/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/03/cinta-itu-cantik.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/9213550306790404206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/9213550306790404206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/03/cinta-itu-cantik.html' title='Cinta itu Cantik'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-6229963161141463592</id><published>2011-02-22T05:35:00.000+07:00</published><updated>2011-02-22T05:35:18.563+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mdrcct"/><title type='text'>Melihatmu Meninggalkan Aku</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Malahan!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Hadehhh!!&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-mTpOZ02hiY4/TWLnr5qcwvI/AAAAAAAAAKI/y9hNWCTr94o/s1600/1c-aji.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-mTpOZ02hiY4/TWLnr5qcwvI/AAAAAAAAAKI/y9hNWCTr94o/s400/1c-aji.png&quot; width=&quot;361&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/6229963161141463592/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/02/melihatmu-meninggalkan-aku.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/6229963161141463592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/6229963161141463592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/02/melihatmu-meninggalkan-aku.html' title='Melihatmu Meninggalkan Aku'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-mTpOZ02hiY4/TWLnr5qcwvI/AAAAAAAAAKI/y9hNWCTr94o/s72-c/1c-aji.png" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-3296425964709575475</id><published>2011-02-18T11:58:00.000+07:00</published><updated>2011-02-18T11:58:18.351+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wawawu"/><title type='text'>Relung</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;Bweh! Kesiangan! Benar aku kesiangan. Terlalu siang bahkan, Tapi tak mengapa, perubahan dan pergeseran alur matahari bukan jadi penghalang. Aku harus berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat itu riuh. Tempat biasa aku duduk dengan meniup secangkir kopi panas. Ku putuskan pindah ke sudut yang lain. Ku pesan kopi dan menghajar mulut dan jantungku dengan segelas nikotin. Kantuk luar biasa ternyata tidak mempan ketika kopi mengguyur darah ini. Sejenak ku pilih tertidur. Biar segar biar kembali normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;7 centi itu katamu. Ku hanya bisa tersenyum. Muka marahmu tak lagi berpengaruh untukku. Otakku terlalu sumpek dengan gelora ini. Entah api apa yang membakarnya. Entah apalagi yang menyulutnya. Yang bisa aku lakukan adalah diam dan menatapmu. Ini bukan sisa senyum, melainkan berjuta-juta senyum berbondong-bondong menyusup masuk. Bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah balas dendammu cukup mempesona. Dua perempuan serentak berjejer berbaris dengan kelakar tawa yang luar biasa membuatku mengendus kekian. Apa mungkin karena penampilanku yang mendekati wajah saru? Atau memang sudah menjadi keharusan ini adalah solo komedi? Entahlah sambut tawamu membuat itu semakin sempurna. Keki berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik melaju pelan menit bergerak ke belakang dan jam kian menemukan kebuntuan. Sepanjang alur bergulir. Tak hentinya gelegar tawa merancakkan suasana. Sesekali ku curi wajahmu yang tersenyum. Ku simpan dan ke selipkan dalam kantung hati yang terdalam. Dan sesekali lagi ku culik beberapa hembus nafasmu, ku ambil dan ku kantongi dalam jantungku. Kelak aku akan menuai mimpi terindah, pikirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bumi dengan langit sebagai tendanya. Bintang enggan melongok, karena mendung tipis berayunan diatas sana. Namun tak setitik airpun menggenang ke bumi. Mendadak Kau keluhkan angin tak normal. Berhenti dan lupa cara berhembus. Aku diam dan menatap. Lalu belum selesai diskusi cuaca, entah Keparat mana yang membuatmu menggila. Menyungkurkan aku dengan polahmu. Aku terpingkal dan terjungkal. Gelak tawa canda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jemari mengeram. Ada satu dua dan tiga cerita yang membuatmu mengepalkan tangan, geram. Inilah dirimu dengan sisi yang berbeda. Dirimu dengan segala batu-batu persoalan yang mungkin hanya kamu yang berhak memikulnya. Berhak memecahkannya. Aku diam dan menatap. Tak ada salahnya kamu untuk semarah itu. Luapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi perut kita harus bergetar. Ujar amburadulmu membuat suasana senyap itu riuh gaduh. Gelak tawa canda sekali lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm ini adalah catatan terakhir.. Mungkin kelak akan kamu buka disela waktumu yang melaju cepat. entahlah..</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/3296425964709575475/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/02/relung.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/3296425964709575475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/3296425964709575475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/02/relung.html' title='Relung'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-5607713626259808534</id><published>2011-02-08T14:44:00.001+07:00</published><updated>2011-02-08T14:56:37.507+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="wawawu"/><title type='text'>Romantisme Kapal Pecah</title><content type='html'>Kamu bilang pemandangannya jelek. Aku bilang tinggal bagaimana melihatnya. Ku bilang itu indah. Kau mempertanyakan alasannya. Ku jawab karena mataku terlanjur buta oleh bibir tipis bergincu itu ataukah mata hatiku yang keterlaluan mengkonsumsi wortel? Entahlah kamu sempurna sore itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gemericik hujan. Salah satu bulirnya menyambar pipiku. Terkesiap dan sadar, mukaku sudah menghujam meja ini selama beberapa menit. Kantuk, lelah dan rindu berkumpul dan bersekte.Jika terlanjur, mungkin ini akan menjadi bahasan tentang mimpi dan bunga-bunga yang lain. Bukan tentang meredeemm hati.  Terimakasih bulir hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak lebih dari dua jam kita hanya duduk berdua. Pembicaraan kita tidak banyak. Karena maaf parasmu terlalu menyita perhatian. Dan sekali lagi senyummu membuat mulutku tersesat dan polahmu layaklah memenggal lidahku dan diam. Sorepun akan merunduk mencahayaimu, kamu bersinar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ku bisikan sebuah kata ditelingamu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah labirin dengan warna-warnanya. Inilah kebingungan tentang sebuah koordinat titik temu. Aku putuskan berhenti di suatu tempat dengan petunjuk kompas keyakinan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat itu tak banyak yang berubah. Tetap dengan langit yang sama, matahari yang sama tanah yang sama dan suasana riuh rendah yang nyaris sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu bilang cuaca bertingkah. Melambaikan pepohonan diluar sana. Ku tak menjawab karena aku sedang terpikat. Kamu bilang semua yang melekat ditubuh kurang maksimal, kurang dan kurang karena kamu pikir ini malam spesial. Ku bercericau, lupakan itu karena kamu cantik sedari hatiku pingsan oleh mimik wajahmu. Oksigen begitu menipis. Kurahasiakan saat itu tubuhku berjuang mencari sela-sela bocornya semangat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat tak bekerja dengan baik. &lt;br /&gt;Aku sakit waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah setan mana yang mempengaruhiku memesan segalas kopi hitam. Lupa kalo jantungku mulai rewel minta dipeluk. Ini segelas kopi yang kedua. Dipelataran tempat itu aku menjamu diriku. Inilah rumput dimana biasa aku bernostalgia dengan siapa aku dan sebaik-baiknya aku eksis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap benar-benar ini dialog gila. Ketika seorang perempuan menghampiriku dan bercerita sisa cerita sebelum dia masuk ke jurang lupa ingatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kalah gila aku pun menjelma sewaras dia. Kami pun bertukar kata. Kata yang sederhana. Tidak jauh-jauh dari sebuah kegembiraan dan sesal. Lalu dia pergi melangkah, matanya sayu, jauh menebar ketidakjelasan dengan langkah gontai mondar mandir didepanku. Ku nikmati saja, toh dia juga makhluk yang pantas untuk tetap hidup. Ku bertanya apa yang dia pikirkan ya? Lalu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku tak bisa meloloskan diri. TIdak mudah berpura-pura mengingkari kamu adalah keindahan. Ataukah tiap detik yang melingkari waktu ku habiskan membisu dan memujamu lewat batin dan jiwaku? Tidak ini tidak mungkin menjadi dialog afeksi yang ku inginkan. Bukan ini yang ku mau, teralis keinginan ini harus aku luluh lantakkan. Aku bisa bicara dengan bahasa lain. Tanpa harus membuat keyakinanku cacat. ku mau.. kemudian..</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/5607713626259808534/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/02/romantisme-kapal-pecah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/5607713626259808534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/5607713626259808534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/02/romantisme-kapal-pecah.html' title='Romantisme Kapal Pecah'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-8663742871610326002</id><published>2011-02-04T12:08:00.000+07:00</published><updated>2011-02-04T12:08:59.627+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hati Primer"/><title type='text'>Amatory</title><content type='html'>Butuh crayon warna-warna surga untuk melukis tentang suatu malam. Butuh berlembar-lembar lontar untuk menjabarkan suatu malam kedalam sketsa-sketsa sederhana nan rumit. Dan butuh membalik hati dan otak untuk berdwifungsi mempolakan peran dan pengadegan tentang suatu malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu malam. Hanya suaranya yang bercericau tentang dedaunan yang jatuh dari rindangnya pepohonan langit. Membentuk gumuk dan hamparan yang lembut ketika melontarkan tubuh dan terhempas diatasnya. Ini bukan perkara berkhianat kepada indahnya pagi hari. Tapi restrukturisasi romantisme yang mumpuni dari suatu malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Inilah laju percepatan hormonal asmara. Melibas, berkelok dan membentuk patern-patern yang tak terdeskripsi oleh mata naturalis. Karena bukan lagi bahasan imajiner atau symposium fancy melowdrama. Tapi inilah fusi yang terbungkus dalam suatu malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jiwa, batin dan cintaku siap membangkai didalam hatimu!</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/8663742871610326002/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/02/amatory.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/8663742871610326002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/8663742871610326002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/02/amatory.html' title='Amatory'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-5135858204145927432</id><published>2011-02-01T08:21:00.000+07:00</published><updated>2011-02-01T08:21:15.432+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hati Primer"/><title type='text'>Menjadi Kamu</title><content type='html'>Yap! Kamu sebatas manusia. Tidak ada yang lebih atau menonjol darimu. Tapi kamu punya hak untuk menentukan sendiri jalan mana yang patut untuk kamu perjuangkan. Itu yang membuatmu tetap eksis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jati diri itu adalah benda mahal. Mungkin datangnya bisa sewaktu waktu selepas lelah dalam pencariannya. Kerterjabakkan dan sejenisnya adalah perihal pembelajaran diri. Bagaimana untuk bisa lolos dari itu semua. Dan menciptakan sendiri kemerdekaan berpikir, berpolah dan berpoligami kreativitas menghadapi hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masa lalu bukan perihal hitam yang harus hangus di ujung paling akhir masa depan. Namun masa lalu bisa jadi pistol berpelor untuk membela diri ketika tuntutan terjerembab dalam kemandegan dijatuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi kamu iya menjadi kamu. Siapa kamu sebenarnya dan bagaimana kamu sesungguhnya. Hanyalah hati dan pikiranmu yang tau. Asalkan kamu yakin menjadi kamu yang sekamu-kamunyalah adalah sesuatu yang pantas untuk diperjuangkan. Selamat berrevolusi dan berproses. Kelak hasil akhir itu akan ada jua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan tanyakan keindahannya... Karena memang itu adanya.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/5135858204145927432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/02/menjadi-kamu.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/5135858204145927432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/5135858204145927432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/02/menjadi-kamu.html' title='Menjadi Kamu'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-274545990972497907</id><published>2011-01-08T20:03:00.002+07:00</published><updated>2011-01-08T20:20:04.190+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerpenionase"/><title type='text'>Tiga</title><content type='html'>Bulan bunuh diri dibalik teralis awan. Malam tak urung terlelap. Kian mempesona bersenggama dengan desir angin barat. Mahkluk penghuni malam tergopoh-gopoh berlari, ketika derap kaki membuyarkan kasak-kusuk mereka tentang gelap dan kedahsyatan-kedahsyatannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rintik hujan tak menghalangi derap langkah, tergesa-gesa menembus semak belukar dan pekatnya malam. Menyibak kebun dan pematang sawah. Menapaki jalan setapak. Dan jembatan kecil penghubung dua kebun ketela. Berpayung daun pisang dan langkah dibimbing oleh cahaya senter kecil.&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Derap langkah itu kian dipercepat. Tak kala petir melahap sekejap malam. Menyilaukan awan. Dan suaranya memekik membelah kesunyian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Buruan gan...&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah loji tua. Dibeberapa sudut, temboknya seakan rapuh termakan waktu. Jendela-jendela besar bukti kemegahan dimasalalu, hanya tinggal mitos. Bercerita sendiri seiring silih berganti perjalanan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdengar dari kejauhan derap kaki itu kian mendekat. Sesekali berdecak kretak suara ranting kering terinjak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Sssstttt!  Pelan-pelan bodoh!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tikus wirok berlari membelah ruang tengah. Ubin abu-abu tak nampak lagi kilaunya setelah ditinggal mati oleh pemiliknya 58 tahun yang lalu. Cermin tua nampak melamun memantulkan bayangan jendela besar. Bebauan malam teselip diantara lubang-lubangnya. Laba-laba bergeleyut disinggasananya. Menggulung rapi nyamuk yang terjerat jaring-jaring.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Kamu simpan dimana dia?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Dikamar belakang gan..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Guoblok! Kenapa harus kamar belakang!!&quot;&lt;br /&gt;&quot;Cari aman gan..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Bweh!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kedua orang itu melangkah meninggalkan ruang tengah. Menuju kamar belakang. Cahaya senter membantu mereka menemukan lorong penghubung ruang tengah dengan halaman belakang. Lorong itu gelap, dari tempat kedua orang itu berdiri, terlihat dikejauhan temaram malam menerangi halaman belakang. Dapur, kemudian kamar belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Aduh! Kenapa berhenti?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Gan kok perasaan saya tidak enak ya gan ya..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Kenapa?! Tumben kamu berperasaan, sekalinya berperasaan malah gak enak!&quot;&lt;br /&gt;&quot;Beneran gan saya tidak bohong!&quot;&lt;br /&gt;&quot;Iya tapi gak usah pake pegang-pegang lenganku! Ihhh lepasin gak tanganmu! Buset! Lepasin gak!!!&quot;&lt;br /&gt;&quot;...&quot;&lt;br /&gt;&quot;LEPASIN!!!&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samar-samar wajah pintu-pintu kamar terkuak oleh cahaya senter. Pintu-pintu itu masih berada ditempatnya. Menutup rapat rahasia-rahasia yang tersimpan di masing-masing kamar. Kusen dan pintu terbuat dari kayu jati. Kokoh, tinggi meranggai langit-langit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit-langit ruangan tak rapat lagi. Lobang disana sini. Gelap tak menyisakan cahaya untuk menembus kepekatannya. Kini semua terpaku diam tak berbisik. Sesekali decat decit engsel tua jendela kamar menderit oleh semilir angin dari halaman belakang. Berbaur lirih dengan suara...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Srekkk.. srekkk....&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Gan kau dengar itu??&quot;&lt;br /&gt;&quot;Apa?&quot;&lt;br /&gt;&quot;....&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruangan itu begitu gelap. Hanya cahaya senter yang berlarian. Menyapu setiap sudutnya.. Sesekali cahayanya di lempar keluar ruangan. Hanya cermin tua usang yang melekat di dinding tembok bersebelahan dengan pintu ruangan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Dimana kamu simpan barang itu&quot;&lt;br /&gt;&quot;dilemari gan...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Hmmm..&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Srekkk.. srekkk&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;kau dengar itu gan?&quot;&lt;br /&gt;&quot;apa?&quot;&lt;br /&gt;&quot;...&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Srekkk.. srekkk&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;kau dengar itu?&quot;&lt;br /&gt;&quot;iya gan...&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahaya senter dilempar keluar. Menyapu belukar yang tumbuh menjamur dihalaman belakang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Lupakan.. paling tikus atau ular&quot;&lt;br /&gt;&quot;...&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba Jangkrik terdiam. Raungannya seakan ditelan pengabnya udara ruangan itu. Dengung sayap-sayap nyamukpun seakan melambat. Pelan kemudian hilang dibalik kusen jendela tua. Cericit tikus yang bergedubrak diatas atap, tak terdengar lagi. Semua diam. Hanya desir angin dari halaman belakang. Derit jendela kamar tua. Derik gesekan daun dikebon sebelah. Dan suara lirih itu... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Srekkk... srekkkk...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Gan..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Kemariin senternya!&quot;&lt;br /&gt;&quot;Gan.. serius gan... ini.. ini...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Ini itu ini itu! Mana senternya! Aduh!&quot;&lt;br /&gt;&quot;Aduh! Gan biar saya saja yang pegang...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Udah aku aja! Udah deh gak usah kamu umpetin! Sini! Siiniii..&quot;&lt;br /&gt;&quot;Gak gan biar saya yang peg...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Sini! Nah hehehehehehe!&quot;&lt;br /&gt;&quot;...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Heh? kenapa kamu?&quot;&lt;br /&gt;&quot;Ini.. gak bener gan...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Apanya? Duh! Ni senter kenapa lagi! Tadi gak kamu beliin batere baru ya?&quot;&lt;br /&gt;&quot;GANN!!&quot;&lt;br /&gt;&quot;APA!! Duh! kok meredup gini sih!&quot; PLOK! PLOK!&lt;br /&gt;&quot;Gan...&quot;&lt;br /&gt;&quot;Nahhhh... Nyala deh... apa? Kamu tadi mau ngom...mong...&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah cermin besar tersemat didinding ujung lorong yang menghubungkan ruang tengah dan halaman belakang. Cermin yang terbingkai ukiran jati tua. Nampak berdebu. Kusam dan sudah termakan umur. Namun tidak menghalangi bayangan yang terpantul di cermin itu. Tiga orang berdiri menghadap tepat didepan cermin tua itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Reposted From http://wawawuwiwowa.blogspot.com)</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/274545990972497907/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/01/tiga.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/274545990972497907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/274545990972497907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2011/01/tiga.html' title='Tiga'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-16934861788183514</id><published>2010-12-07T13:29:00.000+07:00</published><updated>2010-12-07T13:29:14.868+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="about me"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="BABI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ejaan Goblok"/><title type='text'>Sadness Is My Radar</title><content type='html'>Terlalu lama aku menunggumu membawa pisang goreng. Sesuai kesepakatan kita, aku kopi dan kau pisang goreng. Lalu lama kita akan bercengkrema di bangku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ini sudah lebih dari jam 10 pagi. Kau tak kunjung datang. Biasanya langkahmu kau seiiringi dengan cericau lagu lihat kebunku, walo kacau tapi asik di kala pagi. Namun... tetaplah namun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;belum selesai..</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/16934861788183514/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2010/12/sadness-is-my-radar.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/16934861788183514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/16934861788183514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2010/12/sadness-is-my-radar.html' title='Sadness Is My Radar'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-3454408499958446105</id><published>2010-11-09T16:06:00.000+07:00</published><updated>2010-11-09T16:06:42.131+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="BABI"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ejaan Goblok"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opinium"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="perfect money kecu"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="windows xp"/><title type='text'>Windows 7 Ultimate horrrreeee</title><content type='html'>&lt;b&gt;Migrasi dari windows Xp Profesional ke Windows 7 Ultimate&lt;/b&gt; memang gampang-gampang susah. Ini berdasarkan pengalamanku saja ketika keinginanku untuk migrasi ke Windows 7 Ultimate dari Windows Xp Professional begitu menggebu-gebu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kenapa?&lt;/i&gt; Ya karena rasa penasaran yang luar biasa berkecamuk dalam &lt;i&gt;dada&lt;/i&gt; dan pikiran (cocotmu bakul lebay). Disamping penampakkan &lt;b&gt;Windows 7 Ultimate&lt;/b&gt; dan kelasnya yang berbeda dengan &lt;b&gt;Windows XP Professional&lt;/b&gt;, system kerja dan bootingnya pun saya rasakan berbeda dengan &lt;b&gt;Windows XP Professional&lt;/b&gt; &lt;i&gt;(Spek PC sama lhoo)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apalagi ditambah dengan effect yang gak bikin bosen. Dan hebatnya lagi &lt;b&gt;Windows 7 Ultimate&lt;/b&gt; ada layanan &lt;b&gt;Compablity Troubleshoot&lt;/b&gt; yang disini berperan sebagai jembatan pendamai program atau software yang biasanya jalan dengan XP namun mendadak mentok mandeg dengan &lt;b&gt;Windows 7 Ultimate&lt;/b&gt;. &lt;i&gt;Check sendiri ya gegeggege!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang masalah &lt;b&gt;instalasi Windows 7 Ultimate&lt;/b&gt; yang perlu di check adalah &lt;b&gt;DVD ISO master Windows 7 Ultimate&lt;/b&gt;. &lt;b&gt;Jangan sampai rusak, corrupt atau pun kemakan virus&lt;/b&gt;. Terus yang paling penting adalah &lt;b&gt;ketika membakar ISO filenya, jaga kecepatan buffernya di 4x&lt;/b&gt;. Biar lambat yang penting selamat, bro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kalo sudah, unplug semua yang berhubungan dengan mencolokkan ke colokan USB, seperti flashdisk, hdd eksternal, modem bahkan mouse yang mengandung unsur mencolokkan ke &lt;i&gt;lobang kenikmatan&lt;/i&gt; eh lobang USB, harus segera di keluarkan keburu &lt;i&gt;crot&lt;/i&gt; di dalam eh eh ehe eh  &lt;i&gt;luweh!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua &lt;i&gt;crot didada&lt;/i&gt; eh udah di unplug, barulah kita mulai &lt;b&gt;menginstall Windows 7 Ultimate&lt;/b&gt; kita. Nah kalo masih ditemui &lt;b&gt;error code&lt;/b&gt; &lt;i&gt;bla bla bla bla&lt;/i&gt; saya sarankan bertapa dan tanyalah kepada Mbah Google. &lt;i&gt;GEGEGGEGEGGEG!! luweh!&lt;/i&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/3454408499958446105/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2010/11/windows-7-ultimate-horrrreeee.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/3454408499958446105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/3454408499958446105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2010/11/windows-7-ultimate-horrrreeee.html' title='Windows 7 Ultimate horrrreeee'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3306431570847512854.post-2371391094276820216</id><published>2010-11-05T00:19:00.000+07:00</published><updated>2010-11-05T00:19:17.837+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Opinium"/><title type='text'>Berdoa Bersama</title><content type='html'>Merapi oh Merapi bagi siapapun yang pernah menjajakinya akan merasakan romantisme keindahan dan pergolakkan hati ketika berada nyaris di puncaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap, Merapi sedang ada maksud, tak henti-hentinya media mewartakan aktivitasnya yang mematahkan prediksi-prediksi logis dari para pakar dibidangnya. Merapi sekarang belum bisa diajak bercengkrama, belum selesai aktivitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apapun itu kita hanya mampu berdoa dan berusaha untuk meminimalisir kehilangan. Apapun itu dalam hati wajib ditanamkan optimisme semua akan baik-baik saja. semua akan kembali ke romantisme yang dulu walo harus melalui proses yang juga menguras kelenjar air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga untuk sahabat dan sodara kita di Mentawai. Laut, pantai atau pesisir yang biasa dijadikan tumpuan menggali penghidupan dan penegakkan kearifan lokal, beberapa waktu yang lalu mendadak punya cara sendiri memberikan pesan alam. Menggeliat dengan gelombang pasangnya menyapu apa yang ada di hadapannya. Sekali lagi Indonesia meramu doa dan harapan untuk kepulihan dan keselamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi ini adalah potensi membangun kebersamaan. Kebersamaan yang lambat laun ada kecenderungan terkikis oleh dengung minor para penggiat kebijakan politisi dan cecurut kriminal bangsa. Hanya dengan kebersamaan kita bisa utuh menjadi Indonesia dengan kebersamaan kekuatan dan optimisme menjadi penjalin yang kokoh dan tak terkoyakkan. Amin.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.senoaji.com/feeds/2371391094276820216/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2010/11/berdoa-bersama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/2371391094276820216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3306431570847512854/posts/default/2371391094276820216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.senoaji.com/2010/11/berdoa-bersama.html' title='Berdoa Bersama'/><author><name>Blog Senoaji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02435157780245184577</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-mZSOQjcFXwY/TdtJN3ebZDI/AAAAAAAAALE/e8MtMjVprt0/s220/akuu1.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>