<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;DEMASHg-fyp7ImA9WhRRFE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2216326135756623931</id><updated>2011-11-27T15:27:29.657-08:00</updated><title>bram decoo 13</title><subtitle type="html" /><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://bramdeco13.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://bramdeco13.blogspot.com/" /><author><name>bramdeco13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06102569072641981376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="30" src="http://1.bp.blogspot.com/_1WlvHkPn8D8/SvHUm_nCYUI/AAAAAAAAABU/8bRV35U1nhU/S220/28042009(028).jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/BramDecoo13" /><feedburner:info uri="bramdecoo13" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><entry gd:etag="W/&quot;AkQNSX49eSp7ImA9WxBQFEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2216326135756623931.post-3009862018285267571</id><published>2010-01-14T06:10:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T06:13:18.061-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-14T06:13:18.061-08:00</app:edited><title>Perbedaan sim dengan sistem lainnya</title><content type="html">Adalah suatu sistem berbasis database komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas formal perusahaan atau subunit dibawahnya,&lt;br /&gt;Sumber daya SIM&lt;br /&gt;Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem perusahaan tentang apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia didalam laporan periodik, laporan khusus, dan hasil simulasi matematika, output informasi tersebut digunakan manajer saat mereka membuat keputusan untuk pemecahan masalah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Semua informasi tersebut memiliki karakteristik yang sama untuk bidang area fungsional (marketing, manufaktur, sdm, dan keuangan), level manajemen (operational, manajerial, dan strategis), dan user (manajer atau non manajer) SIM informasi memperoleh data dari database, dimana database tersebut berisi data dan informasi dari SIA dan dari lingkungan.&lt;br /&gt;Suatu SIM bisa juga merupakan suatu sistem informasi antar organisasi (IOS) jika SIM terkoneksi dengan SIM pada perusahaan lain misalnya dengan Suplier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIA adalah sistem informasi yang melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan, yaitu sebagai pengolah data perusahaan, Perusahaan tidak dapat memilih untuk menggunakan SIA atau tidak, sistem ini merupakan keharusan. Semua perusahaan pada dasarnya melaksanakan prosedur-prosedur yang sama. SIA lebih berorientasi pada data dibanding pada informasi, walaupun ada beberapa informasi yang dihasilkan. SIA menyediakan database bagi sisten informasi lain.&lt;br /&gt;SIA adalah satu-satunya sistem informasi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan, meyediakan informasi untuk seluruh lingkungan kecuali pesaing.&lt;br /&gt;Tugas utama sistem informasi ini adalah:&lt;br /&gt;• Pengumpulan data&lt;br /&gt;• Manipulasi data&lt;br /&gt;• Penyimpanan data&lt;br /&gt;• Menyediakan dokumen&lt;br /&gt;Pengumpulan Data&lt;br /&gt;Setiap tindakan yang dilakukan oleh perusahaan yang melibatkan elemen lingkungan maka kegiatan tersebut disebut dengan transaksi, tindakan tersebut dijelaskan dengan sebuah catatan data, pencatatan ini dikenal dengan istilah pengolahan transaksi. Sistem pengolahan data mengumpulkan data yang menjelaskan setiap tindakan internal perusahaan dan transaksi lingkungan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AUTOMASI KANTOR (OA)&lt;br /&gt;Automasi kantor kini disebut dengan istilah kantor virtual, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang –orang didalam maupun diluar perusahaan. Pengguna OA dibagi menjadi empat kategori yaitu:&lt;br /&gt;• Manajer, yang bertanggung jawab dalam mengelola sumber daya perusahaan.&lt;br /&gt;• Profesional, tidak mengelola tetapi menyumbangkan keahlian khusus yang membedakan mereka dengan sekretaris dan pegawai administrasi.&lt;br /&gt;• Sekretaris, ditugaskan untuk membantu pekerja terdidik (Manajer &amp;amp; Profesional) untuk melaksanakan berbagai tugas korespondensi, menjawab telepon, dan mengatur jadwal pertemuan.&lt;br /&gt;• Pegawai Administrasi, melaksanakan tugas-tugas untuk sekretaris, seperti mengioperasikan mesin fotokopi, menyususn dokumen, menyimpan dokumen, dan mengirim surat.&lt;br /&gt;Tujuan OA&lt;br /&gt;• Menghindari Biaya, komputer tidak dapat menggantikan pegawai saat ini, tetapi setidaknya menunda penambahan poegawai yang diperlukan untuk menangani penambahan beban kerja,&lt;br /&gt;• Pemecahan Masalah kelompok, memberikan kontribusi untuk komunikasi antar manajer&lt;br /&gt;• Pelengkap, OA tidak dapat menggantikan komunikasi interpersonal tradisional seperti tatap muka, percakapan telepon, tulisan memo, dan sejenisnya, tetapi OA bersifat melengkapi sehingga jika dikombinasikan dengan media tradisional akan memberikan sinergi.&lt;br /&gt;Aplikasi OA&lt;br /&gt;• Word Processing&lt;br /&gt;• E-Mail&lt;br /&gt;• Voice Mail&lt;br /&gt;• Electronic Calendaring&lt;br /&gt;• Audio Conferencing&lt;br /&gt;• Video Conferencing&lt;br /&gt;• Computer Conferencing&lt;br /&gt;• Facsimile&lt;br /&gt;• Videotex&lt;br /&gt;• Imaging&lt;br /&gt;• Desktop Publishing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERBEDAAN SIM, SPK, EDP&lt;br /&gt;SIM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Fokus pada pengorganisasian informasi dari perusahaan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Alur informasi terstruktur &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aktifitas : tanya tawab &amp;amp; penyusunan laporan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;SPK&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mengkhususkan pada pengambilan keputusan dari para manajer tingkat atas &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Menekankan pada fleksibilitas, adaptibilitas &amp;amp; mampu memberi respon dengan cepat &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;User memiliki kontrol penuh dalam berinteraksi &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;EDP&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Fokus pada data &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Proses transaksi yang efisien &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mengintegrasi file-file dari pekerjaan sejenis &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Membuat ringkasan untuk laporan bagi manajemen. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2216326135756623931-3009862018285267571?l=bramdeco13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/G-CZ74ghEw5TMS3FxlJkWtzglD8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/G-CZ74ghEw5TMS3FxlJkWtzglD8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/G-CZ74ghEw5TMS3FxlJkWtzglD8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/G-CZ74ghEw5TMS3FxlJkWtzglD8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BramDecoo13/~4/4KVOv8Gcc24" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bramdeco13.blogspot.com/feeds/3009862018285267571/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bramdeco13.blogspot.com/2010/01/perbedaan-sim-dengan-sistem-lainnya.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/3009862018285267571?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/3009862018285267571?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/BramDecoo13/~3/4KVOv8Gcc24/perbedaan-sim-dengan-sistem-lainnya.html" title="Perbedaan sim dengan sistem lainnya" /><author><name>bramdeco13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06102569072641981376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="30" src="http://1.bp.blogspot.com/_1WlvHkPn8D8/SvHUm_nCYUI/AAAAAAAAABU/8bRV35U1nhU/S220/28042009(028).jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bramdeco13.blogspot.com/2010/01/perbedaan-sim-dengan-sistem-lainnya.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkcGQH04eyp7ImA9WxBQFEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2216326135756623931.post-1973705359935748811</id><published>2010-01-14T06:04:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T06:07:01.333-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-14T06:07:01.333-08:00</app:edited><title>Peranan/Manfaat SIM Dalam Pengambilan Keputusan</title><content type="html">&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; font-family: Verdana,sans-serif; font-size: 11px;"&gt;&lt;p&gt;SIM ini mempunyai peranan yang sangat penting di dalam suatu organisasi. Karena sangat mempengaruhi terhadap maju mundurnya sebuah organisasi. Setiap organisasi baik itu organisasi yang besar maupun yang kecil pasti mempunyai sistem informasi yang berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan dan masalah yang terjadi pada organisasi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekarang ini, penerapan SIM dalam suatu organisasi pasti akan melibatkan penggunaan komputer untuk membantu mengolah data yang ada untuk menjadi informasi yang dibutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi yang tepat, cepat dan akurat akan menjadikan suatu organisasi menjadi berkembang dengan pesat. Semakin besar suatu organisasi maka semakin komplekslah pengelolaan sistem informasi, karena data yang diolah menjadi semakin banyak dan bervariasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Manfaat Sistem&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. SIM memberikan dukungan dalam pengumpulan informasi atau perancangan rangkaian alternatif tindakan, memutuskan untuk memilih tindakan yang terbaik dari alternatif yang tersedia dan melaksanakan pilihan dan mengawasi hasil kegiatan.&lt;br /&gt;2. Sistem informasi manajemen dapat digunakan secara efektif untuk mendukung setiap tingkatan pada proses pengambilan keptusan dan dapat digunakan juga memperoleh dan menyimpan informasi yang berkaitan dengan masalah standar dan situasi sekarang.&lt;br /&gt;3. SIM ini juga sangat membantu untuk mereleasasikan keputusan dalam tindakan dan mengawasi tindakan serta memberikan umpan balik yang berkaitan dengan hasilnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengambilan Keputusan Dalam Sistem Informasi Manajemen&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengambilan keputusan adalah proses identifikasi dan pemilihan sekumpulan tindakan untuk memecahkan suatu masalah tertentu.&lt;br /&gt;Adapun langkah-langkah dalam pemecahan masalah meliputi :&lt;br /&gt;1. Investigasi situasi&lt;br /&gt;Proses pemecahan masalah dimulai apabila masalah itu telah diidentifikasi&lt;br /&gt;Ada 3 aspek yang penting dalam investigasi situasi yaitu :&lt;br /&gt;a. Perumusan masalah&lt;br /&gt;b. Identifikasi tujuan keputusan&lt;br /&gt;c. Diagnosis penyebab&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Mengembangkan alternatif&lt;br /&gt;3. Evaluasi alternatif dan memilih yang terbaik&lt;br /&gt;Kriteria pengukuran efektivitas adalah :&lt;br /&gt;a. Apakah alternatif tersebut realistis dalam kaitannya dengan tujuan dan sumber daya yang ada dalam organisasi&lt;br /&gt;b. Seberapa baik alternatif tersebut akan membantu memecahkan masalah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Melaksanakan dan memantau keputusan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Jenis Keputusan Yang Dihasilkan Dari Para Manajer Adalah Sebagai Berikut&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;1. Keputusan terprogram&lt;br /&gt;Keputusan terprogram adalah keputusan yang diambil berdasarkan kebiasaan, peraturan atau prosedur tertentu.&lt;br /&gt;2. Keputusan tidak terprogram&lt;br /&gt;Keputusan tidak terprogram adalah keputusan untuk memecahkan masalah yang luar biasa atau masalah yang luar biasa atau masalah istimewa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Perkembangan Sistem Informasi Manajemen Bisnis Komputer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Fokus pada data&lt;br /&gt;2. Fokus pada informasi&lt;br /&gt;3. Fokus pada pendukung keputusan&lt;br /&gt;4. Fokus pada komunikasi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Peranan Sistem Informasi Manajemen Bagi Manajemen&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tingkat manajemen dari gambar diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Manajemen tingkat atas&lt;br /&gt;b. Manajemen tingkat menengah&lt;br /&gt;c. Manajemen tingkat bawah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Berdasarkan George M. Scott, sumber-sumber infomasi untuk tingkatan manajemen dapat dikelompokkan sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a. Manajemen tingkat atas memerlukan sumber-sumber informasi yang berasal dari :&lt;br /&gt;1. Informasi internal dari sistem infomasi komputer (15 % - 20 %)&lt;br /&gt;2. 0Informasi internal bukan dari sistem informasi komputer (10% - 15%)&lt;br /&gt;3. Informasi ekternal yang berupa peraturan pemerintah, keadaan perekonomian dan sebagainya (35% - 45%)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;b. Manajemen tingkat menengah memerlukan sumber informasi yang berasal dari :&lt;br /&gt;1. Informasi internal dari sistem infomasi komputer (30 % - 40 %)&lt;br /&gt;2. Informasi internal bukan dari sistem informasi komputer (15% - 20%)&lt;br /&gt;3. Informasi ekternal yang berupa peraturan pemerintah, keadaan perekonomian dan sebagainya (10% - 15%)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;c. Manajemen tingkat bawah memerlukan sumber informasi yang berasal dari :&lt;br /&gt;1. Informasi internal dari sistem infomasi komputer (55 % - 75 %)&lt;br /&gt;2. Informasi internal bukan dari sistem informasi komputer (25% - 45%)&lt;br /&gt;3. Informasi ekternal yang berupa peraturan pemerintah, keadaan perekonomian dan sebagainya (5% - 10%)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keterkaitan SIM Dengan Disiplin Ilmu Yang Lain&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banyak ide yang merupakan bagian dari SIM yang ditemukan dalam disiplin ilmu yang lain. Empat bidang akademis utama yang sangat berarti untuk konsep SIM : akuntansi manajemen, riset operasional, teori manajemen dan organisasi, dan pengetahuan komputer.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;1. Akuntansi Manajemen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada dua hal penggunaan dari bidang akuntansi yaitu keuangan dan manajerial (manajemen). Akuntansi keuangan berhubungan dengan pengukuran pendapat dalam suatu periode tertentu, misalkan bulanan atau tahunan dan status laporan keuangan akhir periode tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;2. Riset Operasional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ilmu manajemen atau penelitian merupakan penerapan metode ilmiah dan teknik analisa kuantitatif terhadap masalah manajemen.&lt;br /&gt;Beberapa konsep yang utama adalah :&lt;br /&gt;1. Penekanan pada pendekatan sistematis untuk penyelesaian masalah&lt;br /&gt;2. Memakai model dan prosedur matematis serta statistik dalam analisis&lt;br /&gt;3. Bertujuan mencari keputusan atau kebijakan secara optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Teori Manajemen dan Organisasi&lt;br /&gt;Karena SIM merupakan sistem pendukung untuk fungsi yang bersifat keorganisasian, maka SIM menggambarkan konsep dan sifat organisasi, manajemen dan pengambilan keputusan. Bidang manajemen (sifat organisasi) dan teori organisasi memberikan beberapa konsep yang penting, dan juga memberikan pengertian tentang fungsi SIM dalam suatu organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Konsep-konsep itu antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Sifat dari teori keorganisasian dan pengambilan keputusan secara pribadi/fungsi SIM dalam suatu organisasi.&lt;br /&gt;2. Motivasi dari setiap pribadi&lt;br /&gt;3. Bagian proses dan pengambilan keputusan&lt;br /&gt;4. Teknik kepemimpinan&lt;br /&gt;5. Keorganisasian yang mengubah proses&lt;br /&gt;6. Struktur dan design keorganisasian&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;4. Pengetahuan Komputer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan komputer penting untuk SIM karena pengetahuan SIM karena pengetahuan komputer meliputi hal-hal antara lain alogoritma, komputasi, software, dan struktur data.&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga bidang akademik dari SIM bukanlah merupakan perluasan dari pengetahuan komputer, lebih tepatnya SIM merupakan perluasan dari teori manajemen dan keorganisasian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses-proses dasar SIM lebih berhubungan dengan proses keorganisasian dan keefektifan suatu organisasi daripada algoritma perhitungan. Penekanan pada SIM adalah aplikasi dari kemampuan ilmu komputer secara teknik yang mungkin dapat dibuat.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2216326135756623931-1973705359935748811?l=bramdeco13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DvaRZEl0IrnSzRmO03sz7ghpmis/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DvaRZEl0IrnSzRmO03sz7ghpmis/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DvaRZEl0IrnSzRmO03sz7ghpmis/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DvaRZEl0IrnSzRmO03sz7ghpmis/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BramDecoo13/~4/FYuGhb539GA" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bramdeco13.blogspot.com/feeds/1973705359935748811/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bramdeco13.blogspot.com/2010/01/perananmanfaat-sim-dalam-pengambilan.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/1973705359935748811?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/1973705359935748811?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/BramDecoo13/~3/FYuGhb539GA/perananmanfaat-sim-dalam-pengambilan.html" title="Peranan/Manfaat SIM Dalam Pengambilan Keputusan" /><author><name>bramdeco13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06102569072641981376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="30" src="http://1.bp.blogspot.com/_1WlvHkPn8D8/SvHUm_nCYUI/AAAAAAAAABU/8bRV35U1nhU/S220/28042009(028).jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bramdeco13.blogspot.com/2010/01/perananmanfaat-sim-dalam-pengambilan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUEBRHY-eip7ImA9WxBQFEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2216326135756623931.post-2633574668356572576</id><published>2010-01-14T05:42:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T06:00:55.852-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-14T06:00:55.852-08:00</app:edited><title>Teori Dasar Sistem Informasi Manajemen (SIM)</title><content type="html">&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;title&gt;&lt;/title&gt;&lt;meta name="GENERATOR" content="PlusOffice FREE 2009  (Win32)"&gt;&lt;style type="text/css"&gt; 	&lt;!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { so-language: zxx } 	--&gt;&lt;/style&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;Pendahuluan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Banyak orang mengerti tentang Sistem Informasi Manajemen, tetapi sedikit yang dapat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengidentifikasikan secara spesifik tentang pengertian dan penjelasannya secara jelas. Dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tulisan kali ini penulis mencoba membantu rekan-rekan yang kesulitan mencari bahan bacaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;untuk Sistem Informasi Manajemen. Semoga dapat membantu memberikan pencerahan dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bahan teori bagi mahasiswa yang sedang mengampu matakuliah ini. SEMOGA.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;BAB I&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;KONSEP SISTEM&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;A. Konsep Dasar Sistem&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kalau Anda membeli sebuah sepeda tetapi tidak dengan rodanya, maka sepeda itu tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;akan berfungsi, dengan kata lain sepeda tersebut tidak dapat dikatakan suatu sistem, karena&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;masih ada komponennya yang kurang. Kalau Anda mempunyai sebuah jam tangan digital&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;elektronik yang harganya sampai ratusan ribu rupiah dan mengalami kerusakan total&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sehingga tidak dapat diperbaiki, maka jam tersebut sudah tidak ada nilainya lagi, walaupun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;komponen-komponennya Anda jual sendiri-sendiri. Inilah mahalnya suatu sistem. Apakah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sistem itu? &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;Suatu sistem dapat didefenisikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Suatu sistem dapat terdiri dari sistem-sistem bagian &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(subsystem). &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Misalnya, sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;komputer terdiri dari subsistem perangkat keras dan subsistem perangkat lunak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Masing-masing subsistem dapat terdiri dari subsistem-subsistem yang lebih kecil lagi atau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;terdiri dari komponen-komponen. Subsistem perangkat keras &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(hardware) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dapat terdiri dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;alat masukan, alat pemroses, alat keluaran dan simpanan luar. Subsistem-subsistem saling&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berinteraksi dan saling berhubungan membentuk satu kesatuan sehingga tujuan atau sasaran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sistem tersebut dapat tercapai. Interaksi dari subsistem-subsistem sedemikian rupa, sehingga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dicapai suatu kesatuan yang terpadu atau terintegrasi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(integrated)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;. Anda dapat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;membayangkan, bagaimana seandainya sistem komputer yang Anda miliki, masing-masing&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;komponennya saling bekerja sendiri-sendiri tidak terintegrasi, maka tujuan dari sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;komputer tersebut tidak akan tercapai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;B. Klasifikasi Sistem&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandangan, diantaranya adalah sebagai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;1. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(abstract system) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan sistem phisik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(phisical system)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;. Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tidak tampak secara phisik. Misalnya sistem teologia, yaitu sistem yang berupa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan Tuhan. Sistem phisik merupakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sistem yang ada secara phisik. Misalnya sistem komputer, sistem akuntansi, sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;produksi dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(natural system) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan sistem buatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;manusia &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(human made system)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;. Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;alam, tidak dibuat manusia. Misalnya sistem perputaran bumi. Sistem buatan manusia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yang melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin disebut dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;human-machine&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;system &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;atau ada yang menyebut dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;man-machine system. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sistem informasi akuntansi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;merupakan contoh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;man-machine system&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;, karena menyangkut penggunaan komputer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yang berinteraksi dengan manusia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;3. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(deterministic system) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan sistem tak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tentu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(probabilistic system)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;. Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dapat diprediksi. Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sistem komputer adalah contoh dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sistem tertentu yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan program-program&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yang dijalankan. Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;4. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(closed system) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan sistem terbuka &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(open&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;luarnya. Secara teoritis sistem tertutup ini ada, tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;benar-benar tertutup, yang ada hanyalah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;relatively closed system &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;(secara relatip tertutup,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tidak benar-benar tertutup). Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lainnya. Karena&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sistem sifat terbuka dan terpengaruh oleh lingkunngan luarnya, maka suatu sistem harus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mempunyai suatu sistem pengendalian yang baik. Sistem yang baik harus dirancang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sedemikian rupa, sehingga secara relatip tertutup karena sistem tertutup akan bekerja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;secara otomatis, terbuka hanya untuk pengaruh yang baik saja. Gambar berikut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menunjukkan sistem yang terbuka untuk sistem pengendalian persediaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Manusia menentukan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Barang mana yang perlu Dipesan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;KONSEP SISTEM INFORMASI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;A. Konsep Dasar Informasi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Informasi ibarat darah yang mengalir di dalam tubuh suatu organisasi, sehingga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi ini sangat penting di dalam suatu organisasi. Suatu sistem yang kurang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mendapatkan informasi akan menjadi luruh. Keadaan dari sistem dalam hubungannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dengan keberakhirannya disebut dengan istilah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;entropy. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Informasi yang berguna bagi sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;akan menghindari proses &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;entropy &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tersebut yang disebut dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;negative entropy &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;atau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;negentropy. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Apakah sebenarnya informasi itu, sehingga sangat penting artinya bagi suatu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sistem?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Informasi dapat didefenisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kejadian-kejadian &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(event) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yang nyata &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(fact) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yang digunakan untuk pengambilan keputusan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;atau data-item. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kesatuan nyata. Kejadian-kejadian &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(event) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dalam dunia bisnis, kejadian-kejadian yang terjadi adalah perubahan dari suatu nilai yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;disebut dengan transaksi. Misalnya penjualan adalah transaksi perubahan nilai barang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menjadi nilai uang atau nilai piutang dagang. Kesatuan nyata &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(fact) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;adalah berupa suatu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;obyek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Misalnya informasi “menabrak” merupakan informasi yang kurang jelas. Informasi ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;hanya menerangkan suatu kejadian saja, yaitu menabrak. Kesatuan nyata, yaitu apa yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ditabrak, oleh siapa, dengan apa dan dimana tidak dijelaskan oleh informasi tersebut. Supaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi menjadi lebih berguna dan lebih mempunyai arti bagi penerimanya, seharusnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berbunya : “Ali mengendarai mobil dan menabrak tiang listrik di jalan kaliurang kilometer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;5”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;B. Siklus Informasi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Data merupakan bentuk yang masih mentah, belum dapat berceritera banyak, sehingga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu model untuk dihasilkan informasi. Data&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dapat berbentuk simbol-simbol semacam huruf-huruf atau alphabet, angka-angka,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bentuk-bentuk suara, sinyal-sinyal, gambar-gambar dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;DATA INFORMASI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(belum berarti) (bentuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;yang lebih berarti)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Gambar. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;Data yang diolah menjadi informasi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Di dalam kegiatan suatu perusahaan, misalnya dari hasil transaksi penjualan oleh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sejumlah salesman, dihasilkan sejumlah faktur-faktur yang merupakan data dari penjualan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tersebut masih belum dapat berceritera banyak kepada manejemen. Untuk keperluan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pengambilan keputusan, maka faktur-faktur tersebut perlu diolah lebih lanjut untuk menjadi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;suatu informasi. Beraneka ragam informasi dapat dihasilkan darinya, misalnya :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Informasi berupa laporan penjualan tiap-tiap salesman, berguna bagi manajemen untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menetapkan besarnya komisi dan bonus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Informasi berupa laporan penjualan tiap-tiap daerah, berguna bagi manajemen untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pelaksanaan promosi dan pengiklanan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Informasi berupa laporan penjualan tiap-tiap jenis barang, berguna bagi manajemen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;untuk mengevaluasi barang yang tidak atau kurang laku terjual.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;C. Kualitas Informasi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kualitas dari suatu informasi tergantung dari tiga hal, yaitu informasi harus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;akurat, tepat pada waktunya dan relevan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Akurat, &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa meyesatkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;karena dari sumber informasi sampai ke penerima informasi kemungkinan banyak terjadi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;gangguan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(noise) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yang dapat merubah atau merusak informasi tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Tepat pada waktunya, &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi. Karena informasi merupakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;landasan di dalam pengambilan keputusan. Bila pengambilan keputusan terlambat, maka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dapat berakibat fatal untuk organisasi. Dewasa ini mahalnya nilai informasi disebabkan harus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;cepatnya informasi tersebut didapat, sehingga diperlukan teknologi-teknologi mutakhir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Relevan, &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakaiannya. Relevansi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda. Misalnya informasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengenai sebab musabab kerusakan mesin produksi kepada akuntan perusahaan adalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kurang relevan dan akan lebih relevan bila ditujukan kepada ahli teknik perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sebaliknya informasi mengenai harga pokok produksi untuk ahli teknik merupakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi yang kurang relevan, tetapi relevan untuk akuntan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;D. Nilai Informasi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;biaya mendapatkannya. Kegunaan informasi adalah untuk mengurangi hal ketidakpastian di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dalam proses pegambilan keputusan tentang sesuatu keadaan. Masalahnya adalah berapa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;harus dibayar oleh perusahaan untuk mendapatkan informasi tersebut. Apakah informasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yang didapat sepadan dengan biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkannya? Misalnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;suatu perusahaan minyak membeli hak pengeboran sebesar 10 juta dollar US dan yakin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bahwa investasi tersebut akan sangat bernilai jika pemilikan tersebut mengandung paling&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sedikit 5 juta barrel minyak mentah. Sedang perusahaan belum mengetahui seberapa banyak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;minyak mentah yang dikandung di dalam pemilikan tersebut. Ketidakyakinan ini dapat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dikurangi dengan mendapatkan informasi tambahan yang berkualitas. Misalnya dengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengadakan alat pengukur seismic shot atau meminta pendapat dari ahli geologi minyak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Untuk maksud mendapatkan informasi tersebut sepadan atau lebih besar atau lebih efektif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan informasi tersebut, maka dikatakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi tersebut bernilai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa informasi yang digunakan di dalam suatu sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi umumnya digunakan untuk beberapa kegunaan. Sehingga tidak memungkinkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan sulit untuk menghubungkan suatu bagian informasi pada suatu masalah yang tertentu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dengan biaya untuk memperolehnya. Karena sebagian besar informasi tidak dapat persis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ditaksir keuntungannya dengan suatu nilai usang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Pengukuran nilai investasi biasanya dihubungkan dengan analisis &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;cost effectiveness, atau&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;cost-benefit.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;GAMBARAN UMUM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;A. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Definisi Sistem Informasi Manajemen&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sistem informasi manajemen &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(manajement information system &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;atau sering dikenal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dengan singkatannya MIS) merupakan penerapan sistem informasi di dalam organisasi untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mendukung informasi-informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;SIM (sistem informasi manajemen) dapat didefenisikan sebagai kumpulan dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kegiatan perencanaan dan pengendalian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Secara teori, komputer tidak harus digunakan didalam SIM, tetapi kenyataannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tidaklah mungkin SIM yang komplek dapat berfungsi tanpa melibatkan elemen komputer.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Lebih lanjut, bahwa SIM selalu berhubungan dengan pengolahan informasi yang didasarkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pada komputer &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(computer-based information processing).&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;SIM merupakan kumpulan dari sistem-sistem informasi. SIM tergantung dari besar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kecilnya organisasi dapat terdiri dari sistem-sistem informasi sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;1. Sistem informasi akuntansi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(accounting information system),&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menyediakan informasi dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;transaksi keuangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;2. Sistem informasi pemasaran &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(marketing information system), &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menyediakan informasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;3. Sistem informasi manajemen persediaan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(inventory management information system).&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;4. Sistem informasi personalia &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(personnel information systems)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;5. Sistem informasi distribusi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(distribution information systems)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;6. Sistem informasi pembelian &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(purchasing information systems)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;7. Sistem informasi kekayaan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(treasury information systems)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;8. Sistem informasi analisis kredit &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(credit analiysis information systems)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;9. Sistem informasi penelitian dan pengembangan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(research and development information&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;systems)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;10. Sistem informasi teknik &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(engineering information systems)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Semua sistem-sistem informasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kepada semua tingkatan manajemen, yaitu manajemen tingkat bawah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(lower level&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;management), &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;managemen tingkat menengah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(middle level management) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan manajemen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tingkat atas &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(top level management).&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;Top level management &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;executive management &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dapat terdiri dari direktur utama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(president)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;, direktur &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(vise-president) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan eksekutif lainnya di fungsi-fungsi pemasaran,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pembelian, teknik, produksi, keuangan dan akuntansi. Sedang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;middle level management&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dapat terdiri dari manajer-manajer devisi dan manajer-manajer cabang. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;Lower level&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;management &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;disebut degan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;operating management &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dapat meliputi mandor dan pengawas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;Top level management &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;disebut juga dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;strategic level, middle level management&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;tactical level &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;lower management &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;tehcnical level.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;B. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Evolusi/Perkembangan Konsep SIM&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Gagasan sebuah sistem informasi untuk mendukung manajemen dan pengambilan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;keputusan telah ada sebelum dipakainya komputer, yang memperluas kemampuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;keorganisasian untukmenerapkan sistem semacam itu. Perluasan kemampuan tersebut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sedemikian menyolok sehingga SIM dianggap sesuatu yang baru karena baru kini dapat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dipakai. Banyak dari gagasan yang merupakan bagian SIM berkembang/ berevolusi dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bagian ilmu pengetahuan lain. Ada empat bidang pokok konsep dan pengembangan sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pengetahuan manajemen, teori manajemen, dan pengolahan komputer.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Perakunan Manajerial&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Disini perlu dianggap bahwa bidang perakunan dibagi atas dua bidang pokok, yaitu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;perakunan keuangan dan perakunan manajerial. Perakunan keuangan (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;financial accounting&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berhubungan dengan pengukuran pendapatan dalam suatu periode tertentu, misal dalam satu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bulan atau satu tahun (laporan rugi-laba&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;/income statement&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;) dan melaporkan status keuangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pada akhir periode (neraca). Karena sebuah oraganisasi beroperasi secara terus menerus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sepanjang waktu, pengukuran pendapatan untuk suatu jangka waktu tertentu meliputi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pertanyaan-pertanyaan pengukuran penerimaan dalam suatu periode dan mengenali serta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;membandingkan biaya yang timbul untuk menghitung laba.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sistem pelaporan untuk organisasi yang dikembangkan oleh perakunan manajerial pada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;umumnya mencerminkan gagasan perakunan tanggungjawab (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;responsibility accounting&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;) dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;perakunan mampulaba (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;profitability accounting&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;). Laporan tersebut disusun untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menunjukkan adanya penyimpangan dari rencana prestasi dan sebab-sebab penyimpangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Analisis biaya dipakai dalam perakunan manajerial untuk menentukan biaya yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;paling relevan dalam pengambilan keputusan. Biaya yang relevan ini dapat berupa biaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;penuh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(full cost&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;), biaya langsung &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(direct cost), &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;biaya marjinal (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;marginal cost&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;), biaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;penggantian &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(replacement cost&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;), biaya keluangan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(opportunity cost&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;) atau lain-lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Perakunan manajerial juga menggunakan teknik keputusan yang berorientasi pada biaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;seperti penganggaran modal, analisis impas dan penetapan harga transfer.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Singkatnya, perakunan keuangan adalah sebuah sistem informasi dengan aturan dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pengolahan ke arah menyuguhkan informasi yang tepat bagi penanam modal dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pemberikredit. Perakunan manajerial adalah sebuah sistem informasi yang berorientasi pada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;manajemen intern serta pengendalian dan karenanya berhubungan erat dengan SIM.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Ilmu Pengetahuan Manajemen&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ilmu manajemen atau penelitian operasional adalah penerapan metode ilmiah dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;teknik-teknik analisis kuantitatif terhadap masalah manajemen. Beberapa di antara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;konsep-konsep pokoknya adalah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;1. Penekanan ancangan sistematis dalam pemecahan persoalan dan penerapan metode&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ilmiah pada penelitian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;2. Memakai model matematis dan prosedur matematis serta statistis dalam analisis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;3. Bertujuan mencari keputusan optimal atau kebijakan optimal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;12&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ilmu pengetahuan manajemen dalam penyelesaiannya cenderung memakai kriteria&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ekonomis atau teknik daripada kriteria perilaku, dengan penekanan metode teknis dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;memecahkan persoalan. Keberhasilan ilmu pengetahuan manajemen di dalam organisasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yang paling menyolok adalahpada persoalan operasional dan keputusan taktis. Misalnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;manajemen sediaan barang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(inventory management) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;telah mendapat perhatian besar,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;demikian pula penjadualan produksi, penentuan letak pabrik, penjaluran angkutan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;transportation routing&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;), dan analisis penanaman modal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Beberapa teknik umum sehubungan dengan ilmu pengetahuan manajemen adalah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Pemrograman linier (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;linear programming&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Pemrograman integer (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;integer programming&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Pemrograman dinamis (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;dynamic programming&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Teori pengantrian (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;queueing theory&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Teori permainan (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;game theory&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Teori keputusan (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;decision theory&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Simulasi (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;simulation&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Ilmu pengetahuan manajemen adalah sebuah perkembangan penting dalam sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi manajemen berdasarkan komputer, karena ilmu pengetahuan manajemen telah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengembangkan prosedur-prosedur untuk analisis dan pemecahan berdasarkan komputer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dalam banyak jenis persoalan keputusan. Ancangan sistematis dalam pemecahan persoalan,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pemakaian model, teknik-teknik ilmu pengetahuan manajemen, dan algoritma pemecahan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berdasarkan komputer umumnya digabungkan dalam rancangan SIM.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Teori Manajemen&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dalam memahami evolusi konsep SIM, perkembangan terakhir dalam teori manajemen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;cukup pesat. Bila dalam ilmu pengetahuan manajemen perkembangannya menekankan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;optimisasi sebagai tujuan, maka teori manajemen sekarang menekankan pemuasan dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mempertimbangkan keterbatasan manusia dalam mencari pemecahan. Sejumlah periset&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;manajemen telah memusatkan perhatian pada segi-segi keperilakuan dan motivasi pada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;struktur keorganisasian serta sistem dalam organisasi. Perkembangan dalam teori manajemen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ini penting untuk merancang SIM, karena membantu dalam memahami peranan sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;manusia/mesin serta bermanfaat untuk mengembangkan model-model keputusan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Pengolahan Komputer&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Semula komputer tidak direncanakan untuk pengolahan informasi, tetapi kini terutama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;justru diterapkan dalam bidang ini. Persyaratan teknis sebuah sistem informasi manajemen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berdasarkan komputer secara singkat, adalah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Elemen/unsur Persyaratan SIM&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perangkat keras Pengolah pusat yang mampu beroperasi secara online.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kecepatan pengolahan harus cukup tinggi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ingatan/memory komputer harus besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penyimpan/storage besar dan cepat dalam keluar masuknya data.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Metode manajemen penyimpan perangkat keras/lunak guna&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;meningkatkan ingatan komputer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Piranti (peripheral) masukan dan keluaran.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Terminal untuk meminta dan menerima informasi secara online.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Komunikasi data.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perangkat lunak Bahasa Komputer tingkat tingi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sistem manajemen data base&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sistem Pengoperasian Operasi secara online.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pemrograman ganda (&lt;i&gt;multiprogramming&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;C. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;SIM di Mata Pemakai&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kebanyakan pemakai sistem informasi manajemen berdasarkan komputer adalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Pemakai Penggunaan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Petugas administrasi Mengerjakan transaksi, mengolah data, dan menjawab&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pertanyaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Manajer tingkat bawah Mendapatkan data operasi. Membantu perencanaan,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;penjadualan, mengetahui situasi yang tak terkendali, dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;mengambil keputusan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Staf ahli Informasi untuk analisis. Membantu dalam analisis,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;perencanaan dan pelaporan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Manajemen Laporan tetap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Permintaan informasi khusus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Analisis khusus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Laporan khusus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Membantu dalam mengenali persoalan dan peluang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Membantu dalam analisis pengambilan keputusan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Petugas administrasi dapat merasakan bertambahnya kebutuhan akan masukan (input)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;14&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pada saat upaya SIM dimulai dan sebuah data base sedang disusun. Prosedur baru untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengendalikan data akan ditetapkan. Proses administrasi akan berubah dengan memakai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;alat-alat online seperti unit peraga, alat pencetak, dan alat untuk memasukkan data. Para&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;petugas di seluruh bagian organisasi akan diminta melaporkan informasi yang sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mereka simpan dalam arsip atau “catatan rahasia” mereka sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Para penyelia tingkat pertama akan membutuhkan lebih banyak masukan data tetapi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;akan merasakan peningkatan besar dalam pemerolehan informasi. Informasi keadaan juga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;akan dicapai secara jauh lebih mudah. Model-model keputusan dapat membantu perkiraan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pertama dalam pemecahan persoalan misalnya penjadualan. Laporan cenderung menjadi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;lebih informatif dan cepat. Analisis dan laporan khusus lebih mudah diperoleh. Umpan balik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berbagai prestasi menjadi lebih besar frekuensinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Staf ahli yang membantu manajemen tingkat lebih tinggi mendapat manfaat besar dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kemampuan SIM. Database diselidiki untuk kemungkinan sesuatu persoalan. Datanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dianalisis guna menemukan pemecahan yang mungkin. Model perencanaan dipakai untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menghasilkan pendekatan pertama rencana yang akan diperiksa manajer. Model dasar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tersebut memberikan cara-cara penelitian dan rancangan, sementara para staf ahli&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;merumuskan data untuk kebutuhan manajerial.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Manajer pada semua tingkat mempunyai kemampuan baru untuk memperoleh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi yang relevan dengan fungsi mereka. Untuk pengambilan keputusan, sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tersebut dapat memberikan saran pemecahan yang optimal secara langsung atau dapat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;memberikan analisis manusia/mesin dan prosedur keputusan untuk membantu dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mencapai sebuah keputusan yang baik. Sebagai contoh, seorang manajer untuk suatu sediaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;barang akan memprogram pengambilan keputusan dalam banyak kasus, misalnya perihal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;jumlah pesanan. Dalam situasi rumit seperti pesanan sebuah tempat muatan kendaraan untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mencapai pembelian yang ekonomis, mungkin algoritma optimisasi tidak dipakai, tetapi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sebuah prosedur keputusan diadakan untuk membantu manajer dalam mencapai sebuah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pemecahan yang memuaskan. Perencanaan dibantu oleh model perencanaan disertai sebuah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dialog manusia/mesin untuk mengadakan percobaan pemecahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Secara ringkas, pengolahan rutin paling sedikit terpengaruh oleh penerapan ancangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;SIM. Petugas administrasi akan menyiapkan data yang kurang lebih sama, tetapi akan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;terdapat persyaratan data tambahan, dan semakin banyak alat onlie dipakai. Persyaratan data&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pada semua tingkat personalia akan berkembang, tetapi akan terjadi peningkatan tersedianya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi terbaru yang akurat. Laporan, jawaban atas permintaan informasi, analisis,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;perencanaan dan pengambilan keputusan akan mendapat pengolahan dan dukungan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;D. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Konsep Pokok&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sebuah sistem informasi manajemen bukanlah sekedar suatu perkembangan teknologis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;SIM berhubungan dengan organisasi dan dengan manusia pengolahnya. Oleh sebab itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pemahaman utuh terhadap sistem informasi keorganisasian berdasarkan komputer harus juga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;termasuk memahami konsep-konsep yang berhubungan dengan informasi, pemakaian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi, dan nilai informasi. Tanggapan berikut ini memperkenalkan konsep-konsep utama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;secara singkat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Konsep Penjelasan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Informasi Informasi menambahkan sesuatu pada penyajian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yaitu sehubungan dengan waktu dan mutu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Manusia sebagai pengolah informasi Kemampuan manusia sebagai pengolah informasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;menentukan keterbatasan dalam sistem informasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dan mengesankan dasar-dasar rancangan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Konsep sistem Karena sistem informasi menajemen adalah sebuah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sistem,maka konsep sistem perlu untuk memahami&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dan merancang ancangan pada pengembangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sistem informasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Konsep organisasi dan manajemen Sistem informasi berada di dalam sebuah organisasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dan dirancang untuk mendukungfungsi menajemen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Informasi adalah penentu yangpenting dalam bentuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;keorganisasian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Konsep pengambilan keputusan Rancangan SIM bukan hanya harus mencerminkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ancangan rasional terhadap optimasi, tetapi juga teori&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;keperilakuan pengambilan keputusan dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;organisasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nilai informasi Informasi mengubah keputusan. Perubahan dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nilai hasil akan menentukan nilai informasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;E. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Pokok-pokok SIM&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sebuah sistem informasi manajemen mengandung elemen-elemen fisik sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;1. Perangkat keras komputer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;2. Perangkat lunak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;a. Perangkat lunak sistem umum&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;b. Perangkat lunak terapan umum&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;16&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;c. Program aplikasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;3. Database (data yang tersimpan dalam media penyimpanan komputer)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;4. Prosedur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;5. Petugas Pengoperasian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dalam hal penerapan, sebuah subsistem terapan yang lengkap terdiri dari:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Program untuk melaksanakan pengolahan komputer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Prosedur untuk membuat terapan menjadi operasional (formulir, petunjukuntuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;operator, petunjuk untuk pemakai, dan seterusnya).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Subsistem terapan dapat diuraikan dalam bentuk fungsi keorganisasian yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mendukung (pemasaran, produksi, dan sebagainya) atau dalam bentuk jenis kegiatan yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tengah dilaksanakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Subsistem fungsi keorganisasian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Fungsi-fungsi keorganisasian agak terpisah dalam hal kegiatan dan ditentukan secara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;manajerial sebagai tanggung jawab sendiri-sendiri. Karena itu sebuah SIM dapat dipandang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sebagai sebuah gabungan sistem-sistem informasi, sebuah sistem untuk setiap fungsi utama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;keorganisasian. Subsistem-subsistem akan berbeda pada organisasi satu dengan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Tetapi gagasan dasarnya tetap sama untuk mengenali fungsi-fungsi pokok atas mana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;subsistem dapat dirancang. Subsistem ini dapat pula dibagi menjadi beberapa subsistem yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;lebih kecil.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Subsistem fungsional pokok Beberapa pemakaian umum&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pemasaran Ramalan penjualan, perencanaan penjualan, analisis pelanggan dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;penjualan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Manufaktur Perencanaan dan penjadualan produksi, pengendalian biaya, analisis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;biaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Logistik Perencanaan dan pengendalian pembelian, sediaan barang, dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;distribusi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Personalia Perencanaan kebutuhan personalia, menganalisis prestasi, administrasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;gaji.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keuangan dan Akunting Analisis keuangan, analisis biaya, perencanaan kebutuhan modal,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;perhitungan pendapatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pengolahan informasi Perencanaan sistem informasi, analisis biaya/efektivitas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Manajemen puncak Perencanaan strategis, pengalokasian sumber daya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sebagai contoh, subsistem personalia dapat dibagi lagi menjadi perekrutan personalia,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;catatan personalia, penilaian personalia, dan administrasi gaji.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;17&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Subsistem Kegiatan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Satu ancangan lain untuk memahami struktur sebuah sistem informasi adalah dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bentuk subsistem yang melaksanakan berbagai kegiatan. Beberapa subsistem kegiatan akan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bermanfaat bagi lebih dari satu subsistem fungsi keorganisasian; sedangkan lainnya mungkn&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;akan berguna untuk hanya satu fungsi. Contohsubsistem kegiatan pokok adalah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Subsistem kegiatan Beberapa penggunaan umum&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pengolahan transaksi Pengolahan pesanan, pengiriman, penerimaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pengendalian operasi Penjadualan kegiatan dan laporan prestasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pengendalian manajemen Perumusan anggaran dan sumber daya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pengendalian strategis Perumusan sasaran dan rencana strategis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Subsistem kegiatan ini memakai data di dalam data base dan kemampuan mendapat kembali&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yang berada dalam sistem manajemen data base.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;BAB IV&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;MANUSIA SEBAGAI PENGOLAH INFORMASI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;A. Model Dasar&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sebuah model sederhana mengenai manusia sebagai pengolah informasi terdiri dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;indera penerima (mata, telinga, hidung dan sebagainya) yang menerima isyarat dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;meneruskannya kepada unit pengolah (otak dengan penyimpan). Hasil olahan adalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;respon/tanggapan keluaran (secara fisik, ucapan, tulisan, dan sebagainya). Model ini tampak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;secara diagram dalam gambar 1.1.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;font-size:78%;" &gt;Gambar 1.1. Model manusia sebagai pengolah informasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kapasitas manusia dalam menerima masukan dan menghasilkan keluaran (tanggapan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;adalah terbatas. Bila sistem pengolah manusia dibebani melampaui batas, tingkat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tanggapannya akan berkurang. Sebuah eksperimen sederhana atas kemampuan manusia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menanggapi nada musiak tampak dalam gambar 3.2. lihat bahwa sampai titik batas beban,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;setiap masukan menghasilkan sebuah keluaran. Sebagai contoh, 10 masukan menghasilkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;10 keluaran dalam batas waktu yang diijinkan. Bila batas beban puncak belum dicapai,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;prestasi mulai menurun. Bila batas beban misalkan adalah 40 masukan (dengan 40 keluaran),&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;maka 45 masukan akan menghasilkan kurang dari 45 keluaran. Eksperimen ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;memperlihatkan bahwa untuk situasi kerja yang memungkinkan beban lebih, penyusunan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;staf yang optimal adalah dengan beban kerja sedikit di bawah batas beban. Jadi bukan sedikit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;di atas kondisi batas beban. Seorang operator telepon merupakan contoh kondisi ini. Bila&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;jumlah telepon masuk yang harus ditangani melebihi kemampuannya menangani, maka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;prestasinya akan merosot di bawah tingkat tanggapan maksimum.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dunia menyediakan lebih banyak masukan dari pada yang dapat diterima oleh sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pengolah manusia. Manusia mengurangi masukan ini sampai batas jumlah yang dapat diatasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;melalui suatu proses penyaringan atau seleksi. Sebagian masukan dihambat dan dicegah agar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tidak masuk pengolahan melalui sebuah filter atau saringan yang menghambatnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Penyaringan ini biasanya berdasarkan pada kemungkinan pentingnya rangsangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;(Gambar 3.3). penyaringan merupakan akibat :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;1. Kerangka acuan individu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;2. Prosedur keputusan normal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;3. Keputusan dalam keadaan tertekan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Para individu mengatur penyaringan kepentingan berdasarkan pengalaman, latar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;belakang, kebiasaan mereka, dan sebagainya. Prosedur keputusan mengidentifikasi data yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;relevan dan kemudian menyediakan sebuah filter untuk menyaring faktor-faktor yang tak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;perlu bagi keputusan. Mekanisme penyaringan dapat diubah melalui tekanan pengambilan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;keputusan. Tekanan saat mengambil keputusan dalam ukuran waktu akan mengakibatkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;penyaringan meningkat. Akibatnya mengurangi data yang harus diolah oleh pengambil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;keputusan. Sebagai contoh, seorang penyelia jalur produksi dalam keadaan krisis dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tertekan, akan memusatkan perhatian pada persoalan terpenting dan tidak akan menerima&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;rangsangan yang menyangkut hal-hal kurang penting.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Konsep kerangka acuan diterapkan pada masukan maupun pengolahan. Untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengembangkan sebuah rutin pengolahan baru bagi setiap stimulus baru akan mengurangi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;stimuli yang dapat diolah. Dalam waktu cukup panjang, dan berdasarkan kesinambungan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;otak manusia membentuk pola atau kategori-kategori data yang menentukan pemahaman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;manusia terhadap sifat lingkungannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sehingga mengurangi persyaratan pengolahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Penyaringan dapat mengurangi atau menghambat data yang tak diinginkan. Penyaringan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;juga dapat bekerja untuk menghambat data yang tidak cocok dengan kerangka acuan yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;telah ada. Hal ini bersama keterbatasan alamiah indera manusia penerima dapat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengakibatkan kesalahan persepsi informasi. Penulis sebuah laporan mungkin ingin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menyatakan satu hal, sedang yang ditangkap pembacanya adalah hal lain. Kesalahan persepsi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ini meningkatkan keraguan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sebuah organisasi terdiri dari para individu, sehinggga keterbatasan individu sebagai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pengolah informasi juga tercermin dalam organisasi. Organisasi mengembangkan bentuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tertentu untuk mengatasi keterbatasan ini, seperti program keputusan, pembagian kerja, dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;reduksi data.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;B. Pengolahan Data&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Model Newell-Simon mengemukakan keterbatasan kemampuan manusia sebagai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pengolah informasi. Ada beberapa bukti empiris sehubungan dengan keterbatasan ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Seperangkat keterbatasan bertahan dengan pengolahan data dan berhubungan langsung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dengan ingatan jangka pendek. Perangkat keterbatasan lain adalah kemampuan manusia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;untuk menemukan perbedaan-perbedaan. Manusia juga terbatas kemampuannya untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;memandang secara umum, memadukan, dan menafsirkan data probabilistik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Miller menyitir ungkapan “angka keramat tujuh, lebih kurang dua” guna melukiskan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kemampuan manusia untuk mengolah informasi. Survainya yang didukung riset empiris&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pada dasarnya menunjukkan bahwa banyaknya simbol yang dapat disimpan dalam ingatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;jangka pendek dan mengolahnya secara efektif berkisar antara lima sampai sembilan, tetapi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;batas umum adalah tujuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Batas 7 + / - 2 lebih berkenaan dengan kode, kuantitas, dan data lain, bukan untuk teks&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sebuah bahasa. Dalam teks bahasa, sebuah kata atau bahkan sekelompok kata mungkin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;hanya memakai sebuah simbol dalam ingatan jangka pendek. Sedang senuah karkter dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sebuah kode mamakai sebuah simbol ruang simpan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Penerapan batas 7 +/- 2 pada kode adalah penting karena pengolahan informasi sangat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tergantung pada pemakaian kode. Ikhtisar beberapa telaah berikut ini menunjukkan benarnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;batas Miller :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Berdasarkan model Newell-Simon dan batas Miller, hasil Chap-delaine mengenai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bertambahnya kesalahan dengan panjang kecuali untuk 9 dan 12 dapat dijelaskan, karena&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;subjek manusia memandang kode singkat sebagai seperangkat yang harus diolah. Batas 9 (7&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;+ 2) menyebabkan lebih banyak kesalahan untuk susunan 9 karakter. Untuk bilangan diatas 9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mungkin manusia harus membagi kodenya dalam dua bagian, dengan kemungkinan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kesalahan lebih besar pada titik pisahnya. Mungkin dapat dijelaskan bahwa memisah atas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dua bagian memakai sebagian kemampuan mengolah sehingga batasnya menurun menjadi 5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;atau 6 simbol untuk setiap bagiannya (jelas konsisten dengan 7 +/- 2). Maka panjang 12&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;karakter akan menjadi titik pisah untuk mengubah menjadi pengolahan tiga bagian setiap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;panjang 12 atau lebih. Tingkat kode lebih rendah dengan kelompok huruf dan angka,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dibandingkan dengan tergabung, mengesankan pengolahan berdasarkan sub-kelompok bila&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kode menjadi terlalu panjang atau rumit. Sebuah kode gabungan huruf-angka meningkatkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;persyaratan informasi untuk mengolah kode. Sesuai dengan konsep teori informasi yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;diuraikan dalam bab 2, dibutuhkan lebih banyak informasi untuk mengenal sebuah karakter&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dari susunan 36 huruf-angka dibandingkan dengan 10 angka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;C. Kebutuhan Akan Umpan Balik&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Model masukan, pengolahan data keluaran secara tak langsung menyatakan bahwa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;manusia dapat menerima masukan, mengolah, dan memberikan keluaran tanpa tambahan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;elemen sistem. Dalam sistem kompyter, berbagai mekanisme dipakai untuk memastikan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bahea keluaran telah diterima. Pencetak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(printer) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengembalikan suatu isyarat pada pusat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pengolah untuk menunjukkan kenyataan bahwa data yang dipancarkan telah mengaktifkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pencetak. Sebuah termial dta mengembalikan suatu isyarat untuk menunjukkan diterimanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sekelompok data. Mekanisme umpan balik serupa harus diberikan pada keadaan pengolahan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;manusia bukan saja untuk mengendalikan kesalahan tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;psikologis manusia pengolah. Pentingnya umpan balik untuk memuaskan kebutuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;manusia dilukiskan oleh sebuah sistem yang menggunakan sebuah alat pencatat data sumber.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Petugas memasukkan data yang dipancarkan ke sebuah lokasi pusat, tanpa alat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengembalikan sesuatu tanggapan dalam bentuk sinar atau suara untuk menyatakan bahwa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;masukan tercatat. Hasilnya adalah masukan berganda dan petugas yang frustasi. Contoh lain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;adalah sebuah peristiwa sehubungan dengan pemasangan sebuah sistem &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;online &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pemesanan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tiket pesawat udara skala nasional. Beban kompuetr diperkirakan pada 85 persen kapasitas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tetapi ternyata segera meluap. Sebuah analisis mengungkapkan bahwa operator pemesanan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tiket tidak mempercayai komputer. Setelah memasukkan data, mereka segera memasukkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pertanyaan secara efektif menggandakan beban sistem komputer. Jalan keluarnya adalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menyediakan suatu isyarat umpan balik yang memastikan bahwa pesan telah diterima.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dalam kasus ini umpan baliknya adalah bergoyangnya bola alat tik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dalam percakapan sehari-hari, orang telah terbiasa membuat beberapa isyarat untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menunjukkan telah menerima komunikasi lisan. Penerima mengangguk atau mengucap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ah-uh. Beberapa bahasa mempunyai ciri khas. Sebagai contoh, bahasa swedia lisan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mempunyai bunyi pendek mengisap yang diulang pendengar pada interval cukup cepat untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menunjukkan kesinambungan dalam menerima komunikasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;D. Implikasi Terhadap Perancangan Sistem Informasi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Bab ini telah menyajikan konsep-konsep dan bukti riset tentang manusia sebagai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pengolah informasi. Ini menjadi bahan latar belakang yang berguna bagi para perancang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sistem informasi. Hal ini juga mempunyai relevansi langsung terhadap perancangan sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi. Beberapa implikasinya adalah :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Konsep Implikasi untuk perancangan SI ((Sistem Informasi)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Kelebihan beban informasi Masukan pada manusia dan tanggapan yang diisyaratkan harus dijaga agar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;dibawah titik batas beban.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Penyaringan Sistem informasi harus dirancang untuk menyaring data yang tidak relevan dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;memberikan tambahan penyaringan pada keputusan dalam tekanan. Sistem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;harus berusaha untuk mengatasi penyaringan kerangka acuan yang tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;diinginkan dengan menekankan perlunya peragaan data yang relevan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Model Newell-Simon Sistem informasi harus membantu dalam mendefenisikan ruang persoalan dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;dalam proses mencari suatu pemecahan. Format informasi harus berusaha&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;melonggarkan batas-batas ikatan rasionalitas. Sistem harus menggunakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;ingatan yang sesuai dengan tugasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Angka keramat 7 +/- 2 Kode untuk pemakaian manusia jangan melampaui 5 samapai 7 simbol atau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;harus dibagi atas bagian-bagian dengan 5 simbol atau kurang. Sistem jangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;terlalu mengandalakan pengolahan manusia melulu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Perbedaan yang diperhatikan Sistem harus membuat jelas sesuatu perbedaan dan jangan menganggap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;manusia dapat memperhatikannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Manusia sebagai ahli intuitif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;statistik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Sistem informasi harus menyediakan analisis statistik atas data-penyimpangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;percontoh (smaple), korelasi, taksiran kemungkinan, dan sebagainya. Algoritme&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;keputusan harus memberikan pemeriksaan yang konsisten terhadap berbagai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;sumber informasi. Prosedur penerbitan data harus dirancang agar membantu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;melenyapkan penyimpangan seperti pengalaman dalam peristiwa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Konkretisasi Informasi yang dibutuhkan harus disajikan dalam bentuk yang dikehendaki.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Jangan sampai memerlukan pengolahan tambahan lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Pematokan dan penyesuaian Sistem informasi/keputusan harus dirancang untuk membantu dalam menyusun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;suatu titik patokan yang cocok dan untuk mempercepat penyesuaian yang perlu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;darinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Pengaruh pemampatan data Sistem informasi harus memberikan ringkasan data dalam sebuah format yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;mendorong ke arah keputusan. Tetapi sistem harus memungkinkan melihat data&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;mentah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Umpan balik Sistem haris memberikan umpan balik untuk menunjukkan bahwa data telah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;masuk. Pengolahan sedang berlangsung dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Nilai data yang tak terpakai Menjelaskan beberapa kebutuhan data yang tidak jelas pemanfataannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;Menyarankan strategi penyimpanan dan penjangkauan data untuk mengurangi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;biaya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;KONSEPORGANISASI DAN MANAJEMEN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;A. Struktur Keorganisasian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Struktur keorganisasian adalah susunan sub-subsistem dengan hubungan wewenang dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tanggung jawabnya. Ada beberapa struktur dasar yang banyak digunakan. Keadaan dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mana setiap struktur menguntungkan menjadi dasar untuk mengubah struktur keorganisasian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dalam menanggapi perubahan kondisi, seperti perbaikan sistem pengolahan informasi dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;perbaikan dalam sistem keputusan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;1. Struktur Hirarki&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Struktur keorganisasian dasar adalah sebuah struktur hirarki dengan manajemen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;puncak paling atas dalam bagan, manajemen menengah/madya di tengah, dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;manajemen bawahan di tempat paling bawah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;font-size:78%;" &gt;Pbr : pabrik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;font-size:78%;" &gt;Gambar 5.2. Organisasi hirarki dasar dengan spesialisasi fungsional dan hubungan lini serta staf.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Bagan berbentuk sebuah piramida karena manajemen puncak jumlahnya relatif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sedikit terhadap manajemen tingkat lebih rendah. Organisasi dalam gambar 5.2. tersusun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;secara fungsional; yaitu sub-subsistem pokok di bawah direktur merupakan fungsi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;organisasi seperti manufaktur, pemasaran dan perakunan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;2. Spesialisasi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Organisasi membagi pekerjaan atas tugas-tugas khusus hingga menimbulkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;spesialisasi. Akuntan dalam fungsi perakunan mengkhususkan dalam perakunan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Petugas pemasaran mengkhususkan dalam pemasaran. Spesialisasi dapat berlanjut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sedemikian sehingga dalam sebuah fungsi terdapat para spesialis untuk bidang-bidang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;lebih kecil-perpanjakan, riset pasar, dan seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;3. Hubungan Lini dan Staf&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Lini (garis utuh) menjelaskan wewenang perintah langsung dari fungsi-fungsi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dalam organisasi. Manajer pemasaran menerima laporan dari para manajer penjualan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Para manajer penjualan menerima laporan dari para wiraniaga. Wewenang mengalir dari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;atas ke bawah. Posisi-posisi staf (garis putus) berhubungan dengan kegiatan-kegiatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pendukung seperti analisis dan konsultasi. Mereka tidak memiliki wewenang atas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;petugas operasi. Bila para ahli riset pemasaran merumuskan sebuah strategi pemasaran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;baru, ahli tersebut tidak dapat melaksanakannya dengan memerintah para wiraniaga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menggunakannya. Manajer pemasaran harus diyakinkan dahulu dan harus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;memerintahkan penggunaannya pada para manajer penjualan, yang akan memberi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;instruksi pada para wiraniaga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;4. Wewenang dan Tanggung jawab&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Wewenang adalah hak untuk memerintah (kepemimpinan). Bila seseorang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;memiliki tanggung jawab untuk sebuah kegiatan, ia harus memiliki wewenang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Wewenang dibuktikan melalui pengendalian atas sumber daya, ganjaran, dan fungsi, dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pelimpahan kuasa untuk mengambil keputusan sehubungan dengan hal-hal tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;5. Rentang Kendali&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Rentang kendali &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(span of control) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menunjukkan banyaknya bawahan yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;diawasi oleh seorang penyelia (yaitu banyaknya yang melapor pada sang atasan). Jumlah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ini tidak ditentukan berdasarkan teori manajemen tradisional, tetapi secara mudahnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;adalah bahwa jumlahnya harus kecil (tiga sampai tujuh). Riset terakhir menunjukkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bahwa rentang kendali yang efektif tergantung pada banyaknya komunikasi yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;diperlukan antara atasan dengan bawahannya. Akibatnya, batas pengolahan informasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pada manusia menjadi variabel pembatasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;B. Interaksi Manusia Dalam Organisasi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Teori manajemen pada mulanya agak bersifat mekanis dalam pandangannya atas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;interaksi manusia. Tujuan para anggota sebuah organisasi dianggap konsisten dengan tujuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;organisasi (atau setidaknya terlebur dengan tujuan organisasi). Para karyawan dianggap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;konsisten dengan tujuan organisasi). Para karyawan dianggap menanggapi positif terhadap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;wewenang dan didorong oleh imbalan keuangan. Gerakan hubungan kemanusiaan yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dimulai dengan telaah Hawthorne yang terkenal antara tahun 1927 dan 1932 telah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;membentuk konsep tentang organisasi sebgai sebuah sistem sosial. Motivasi ternyata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;didasari oleh lebih dari sekedar imbalan ekonomis. Kelompok kerja, rekan sekerja dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sebagainya ternyata penting. Gaya kepemimpinan dianjurkan yang lebih menigkatkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kepuasan pekerja dalam organisasi. Hasil-hasil riset keperilkuan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(behavioral research) &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menunjuk kepada seperangkat tunggal prinsip tertentu, tetapi sebagian besar riset&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;memperlihatkan perlunya mempertimbangkan kebutuhan manusia dalam merancang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;organisasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Motivasi adalah alasan seseorang untuk menjalankan sesuatu kegiatan. Hal ini biasanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dijelaskan dalam istilah dorongan atau kebutuhan manusia. Kebutuhan seseorng manusia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tidak tetap. Kebutuhan ini berubah dari waktu ke waktu bersamaan dengan tingkat karirnya,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan sementara kebutuhan tertentu mendapat lebih banyak kepuasan. Sebuah klasifikasi yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bermanfaat tentang kebutuhan umum manusia adalah sebuah hirarki yang dikembangkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;oleh Abraham Maslow. Ia menyebut lima kebutuhan dasar, tetapi kebutuhan yang lebih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tinggi menjadi semakin mendesak hanya bila kebutuhan lebih rendah telah cukup terpuaskan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Dinamika Kelompok&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Dalam sebuah organisasi, seorang individu biasanya dimiliki oleh satu atau beberapa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kelompok kecil. Mereka mungkin berupa kelompok keorganisasian formal seperti regu kerja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;produksi atau dapat pula berdasarkan kepentingan bersama seperti latar belakang budaya,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;profesi, tujuan rekreasi (kalb bowling), atau parkir kendaraan. Ada banyak bukti yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menunjukkan bahwa kelompok kecil adalah faktor penting yang mempengaruhi hubungan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;antara individu dengan organisasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Gaya Kepemimpinan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi yang membujuk atau memotivasi sebuah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kelompok menuju pencapaian suatu tujuan atau beberapa tujuan tertentu. Bagian ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;meninjau pilihan pandangan tentang bagaimana sebuah organisasi harus dikelola dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menguraikan teori mengenai kepemimpinan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;C. Perencanaan dan Pengendalian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Rencana adalah satu arah tindakan yang sudah ditentukan terlebih dahulu. Perencanaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengungkapkan tujuan-tujuan keorganisasian dan kegiatan-kegiatan yang diperlukan guna&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mencapai tujuan tersebut. Bagian ini mensurvai persoalan menetapkan tujuan dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;organisasi dan ciri tingkat-tingkat perencanaan yang berlainan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Menetapkan Tujuan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Orang telah terbiasa tentang tujuan-tujuan sebuah organisasi seakan organisasi adalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sesuatu yang terpisah dari para anggotanya. Seperti diungkapkan oleh Cyert dan March,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;orang memiliki tujuan; tetapi satu kumpulan orang yang tidak mempunyai tujuan. Akibatnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tujuan sebuah organisasi mewakili serangkaian kendala yang dihadapi organisasi melalui&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;para pesertanya. Bila organisasi dianggap sebagai gabungan individu yang masing-masing&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;memiliki tujuan, maka tujuan yang dikejar gabungan mewakili kompromi antara para&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;anggotanya. Tujuan berubah bila ada perubahan keanggotaan gabungan dan bila ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;perubahan dalam tujuan para anggota.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kompromi tadi pada umumnya sangat terbatasi oleh struktur yang ada. Melalui&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mekanisme seperti prosedur pengoperasian aturan keputusan, dan anggaran, kesepakatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;gabungan menjadi agak permanen. Para individu dalam sebuah organisasi hanya memiliki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;waktu terbatas untuk proses perundingan/kompromi, sehingga hasilnya cenderung bukan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;sesuatu yang baru tetapi berdasarkan keadaan atau peristiw terakhir. Perhatian tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dipusatkan pada semua maslah secara serempak, tetapi umumnya secara berurutan sesuai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kebutuhan. Tujuan dalam sebuah organisasi cenderung mengandung kontradiksi, tetapi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;alat-alat bantu seperti kelenturan organisasi digunakan untuk “meredam” keadaan tidak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;konsisten ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Tujuan perusahaan bisnis umumnya dinyatakan dalam bentuk tujuan untuk laba, saham&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pasar, penjualan, sediaan barang, dan produksi. Semua ini harus dinyatakan dalam istilah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;operasional. Bila tujuan tidak dapat dinyatakan secara kuantitatif, maka tujuan pengganti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dapat digantikan untuk program ini. Tujuan “membuat tempat kerja yang nyaman” tidaklah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;operasional. “Mengurangi pergantian karyawan menjadi 4%” akan lebih berarti dalam istilah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;operasional.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Bila sasaran-sasaran dinyatakan secara jelas dan operasional, ini akan membentuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;landasan untuk mencapai tujuan. Bila setiap manajer membantu dalam menyusun tujuan dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;cara untuk mencapainya kemudian diukur seberapa jauh sudah dicapai, maka perusahaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;telah menggunakan apa yang disebut sebagai “manajemen berdasarkan sasaran”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Hirarki Perencanaan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sebuah hirarki tingkat-tingkat perencanaan yang berlainan dapat dikenali berdasarkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;cakrawala perencanaan tiap tingkatan. Tiga tingkatan yang sering disebut dalam bacaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;adalah perencanaan strategis, perencanaan taktis, dan perencanaan jangka panjang, jangka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menengah dan jangka pendek.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Perencanaan strategis berhubungan dengan pertimbangan jangka panjang. Keputusan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;yang harus diambil berhubungan dengan bidang usaha dalam mana perusahaan berada, pasar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tempat menjualnya, bauran produk dan seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Perencanaan taktis (juga disebut sebagai pengendalian manajemen) berhubungan dengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;cakrawala perencanaan jangka menengah. Disini termasuk cara sumber daya dicapai dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;diatur, penstrukturan kerja, dan petugas yang dibutuhkan serta pelatihannya. Perencanaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;taktis dicerminkan dalam anggaran pengeluaran modal, rencana penyusunan staf tiga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tahunan dan seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Perencanaan operasional berhubungan dengan keputusan untuk operasi yang sedang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berjalan. Penetapan harga, tingkat produksi, tingkat sediaan barang dan seterusnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dicerminkan dalam sebuah rencana operasinal, misalnya sebuah anggaran tahunan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Pengendalian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Pengendalian adalah kegiatan mengukur penyimpangan dari prestasi yang direncakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan mengerakkan tindakan korektif. Unsur-unsur dasra pengendalian adalah :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;1. Sebuah standar spesifikasi prestasi yang diharapkan. Ini berupa sebuah anggaran, sebuah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;prosedur pengoperasian, sebuah algoritma/aturan keputusan dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;2. Sebuah pengukuran prestasi nyata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;3. Sebuah perbandingan antara prestasi yang diharapkan dengan kenyataan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;4. Sebuah laporan penyimpangan kepada unit pengendali, misal seorang manajer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;5. Seperangkat tindakan yang dapat dilakukan olehunit pengendali (manajer) untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengubah prestasi mendatang bila sekarang kurang memuaskan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;6. Dalam hal tindakan unit pengendali gagal membawa prestasi nyata yang kurang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;memuaskan ke arah yang diharapkan, adanya sebuah metode untuk tingkat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;perencanaan/pengendalian lebih tinggi untuk mengubah satu atau beberapa kondisi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;seperti unit pengendali/manajer baru, atau revisi atas standar prestasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;BAB VI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;KONSEP PENGAMBILAN KEPUTUSAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;A. Proses Pengambilan Keputusan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Model yang bermanfaat dan terkenal yang diajukan oleh Herbert A. Simon akan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;digunakan sebagai dasar untuk menjelaskan proses pengambilan keputusan. Model ini terdiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dari tiga tahap pokok :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Jadi proses keputusan dapat dianggap sebagai sebuah arus dari penyelidikan sampai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;perancangan dan kemudian pada pemilihan. Tetapi pada setiap tahap hasilnya mungkin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dikembalikan ke tahap sebelumnya untuk dimulai lagi. Jadi tahapan tersebut merupakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;unsur-unsur sebuah proses bersinambung. Sebagai contoh, pilihan mungkin menolak semua&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;alternatif dan kembali ke tahap perancangan untuk menerbitkan pemecahan tambahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kekuatan yang menggerakkan proses pengambilan keputusan dapat berupa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ketidakpuasan atas keadaan saat itu atau imbalan yang diharapkan dari keadaan baru. Dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kasus ketidakpuasan, kekuatan penggerak adalah penemuan sebuah persoalan. Dalam hal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;imbalan yang diharapkan, adalah hasil pencarian peluang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cara lain untuk menjelaskan proses pengambilan keputusan adalah dalam arti suatu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kegiatan bersinambung yang digerakkan oleh sebuah sasaran mengubah sistem (bisnis,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;departemen, keluarga dan sebagainya) dari keadaan sekarang menjadi suatu keadaan yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;diharapkan atau tujuan mengakibatkan suatu pencarian cara mencapainya. Proses ini sering&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;disebut “analisis cara tujuan” &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;i&gt;(means-end analysis).&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Beberapa model pengambilan keputusan lebih banyak menekankan pada umpan balik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;hasil keputusan. Sebagai contoh, Rubenstein dan Haberstroh mengusulkan langkah-langkah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berikut ini :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;1. Pengenalan persoalan atau kebutuhan untuk pengambilan keputusan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;2. Analisis dan laporan alternatif-alternatif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;3. Pemilihan di antara alternatif yang ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;4. Komunikasi dan pelaksanaan keputusan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;5. Langkah lanjutan dan umpan balik hasil keputusan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Kedua model tersebut tidak saling bertentangan. Model Simon pada dasarnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengatakan bahwa pelaksaan adalah keputusan dan bahwa keputusan lain diperlukan untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;langkah selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Model Simon adalah relevan bagi perancangan sistem informasi manajemen. Relevansi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ini diuraikan untuk ketiga tahap model Simon.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;font-size:78%;" &gt;Pemilihan Sebuah SIM adalah paling efektif bila hasil rancangan disajikan dalam suatu bentuk yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;font-size:78%;" &gt;mendorong keputusan. Bila pilihan telah diambil, peranan SIM berubah menjadi pengumpulan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;font-size:78%;" &gt;data untuk umpan balik dan penaksiran kelak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;B. Model Keperilakuan pada Pengambilan Keputusan Keorganisasian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Teori keperlakuan tentang perusahaan telah diuraikan secara luas oleh Cyert dan March.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Gagasan Simon dan lainnya juga telah menyumbang pada bahan tersebut dalam bagian ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Teori keperilakuan pada pengambilan keputusan mencerminkan sebuah sistem terbuka. Teori&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ini lebih bersifat deskriptif dari pada normatif. Keempat konsep pokok yang digunakan oleh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Cyert dan March untuk menjelaskan pengambilan keputusan keorganisasian adalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pemecahan semua pada konflik, penghindaran ketidakpastian, pencarian problemistik dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pembelajaran keorganisasian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Pemecahan Semu pada Konflik&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Sebuah organisasi merupakan koalisi para anggota yang memiliki tujuan-tujuan berbeda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan kekuatan berlainan untuk mempengaruhi sasaran keorganisasian. Tujuan keorganisasian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;berubah dengan masuknya anggota baru atau keluarnya anggota lama. Terdapat konflik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;antara berbagai tujuan anggota keorganisasian. Sekalipun berbagai tujuan pribadi diabaikan,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tujuan sub-subunit seperti produksi (tingkat produksi butir standar), penjualan (menanggapi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;apa yang dikehendaki pelanggan dan sediaan barang yang tinggi). Dan yang saling&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bertentangan. Konflik-konflik demikian itu dipecahkan dengan tiga metode.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;Penghindaran Ketidakpastian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Organisasi hidup dalam lingkungan yang tak menentu. Perilaku pasar, pensuplai,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pemegang saham, pemerintah dan sebagainya tidak dapat dipastikan. Model keputusan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dalam resiko menganggap bahwa pengambil keputusan akan memaksimalkan nilai yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;diharapkan (atau kegunaan yang diharapkan). Teori keperilakuan yang berusaha menghindari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;resiko dan keraguan/ketidakpastian dengan mengorbankan nilai yang diharapkan. Pada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;umumnya seorang pengambil keputusan bersedia menerima pengurangan dalam nilai yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;diharapkan suatu hasil demi meningkatnya kepastian hasil. Sebagai contoh, seseorang lebih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;cenderung memilih probabilitas 90 persen untuk mendapat $10 daripada 12 persen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kesempatan untuk memperoleh $100, sekalipun nilai yang diharapkan yang kedua ini lebih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tinggi. Dalam beberapa kasus terikat para penjual (seperti membagi-bagi pasar) laba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;masing-masing anggota tidak banyak bertambah. Maslahat uatam yang diperoleh jelas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;adalah pengurangan ketidakpastian. Beberapa metode legal yang digunakan untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengurangi atau menghindari ketidakpastian adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;PenerapanModel Keperilakuan Pengambilan Keputusan pada SIM&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Teori keperilakuan adalah sebuah model deskriptif dari pengambilan keputusan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;keorganisasian. Di sini tekanannya adalah pada pemuasan, penghindaran ketidakpastian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;untuk mengendalikan lingkungan, adanya tujuan yang tidak konsisten berdasarkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;persekutuan keorganisasian para anggota yang ada, pencarian persoalan yang distimulasi,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dan perilaku penyesuaian keorganisasian dengan berjalannya waktu. Pencarian pemecahan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;persoalan dianggap terbats pada pencarian lokal kecuali bila pemecahan tidak dapat dicari di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;bagian tersebut. Hanya bila pemecahan yang memuaskan tidak ditemukan dilakukan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pengembangan proses pencarian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Nilai utama pola keperilakuan pada perancangan SIM adalah menyadarkan perancang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;pada pertimbangan-pertimbangan keperilakuan. Perancang SIM mungkin tertarik pada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;rasionalitas, tetapi pengambil keputusan mungkin menekankan pada penghindaran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ketidakpastian. Teori keperlakuan mendefenisikan metode untuk penghindaran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;ketidakpastian yang mungkin perlu didukung oleh informasi SIM. Rancangan SIM harus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;mengenal persoalan keperilakuan praktis dalam model-model ini menganggap tujuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;32&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;organisasi adalah konsisten. Padahal teori keperilakuan menekankan adanya tujuan yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;tidak konsisten&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;&lt;b&gt;C. Nilai Informasi bagi Pengambilan Keputusan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Teori keputusan memberikan ancangan pada pengambil keputusan dalam keadaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;kepastian, risiko, dan ketidakpastian. Keputusan dalam kepastian menganggap akan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menghasilkan informasi yang tepat. Risiko menganggap informasi dengan beberapa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;probabilitas tetapi tidak diketahui mana yang untuk sesuatu kasus. Ketidakpastian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menganggap mengetahui hasil yang dapat timbul tanpa informasi mengenai probabilitasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Nilai informasi dapat dihitung untuk keputusan yang memenuhi kerangka kerja analisis lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;Secara umum, nilai informasi adalah nilai perubahan dalam perilaku keputusan yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;disebabkan oleh informasi, dikurangi biaya informasi tersebut. Dengan perkataan lain,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;dengan dihadapkan beberapa kemungkinan keputusan, seorang pengambil keputusan akan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;memilih salah satu berdasarkan informasi yang dimilikinya. Bila informasi baru&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;menyebabkan diambilnya keputusan berbeda, maka nilai informasi baru adalah perbedaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;nilai antara hasil keputusan lama dengan keputusan baru, dikurangi biaya untuk memperoleh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;informasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2216326135756623931-2633574668356572576?l=bramdeco13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OjVWh758ou-6clQZ36BFQdw9za4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OjVWh758ou-6clQZ36BFQdw9za4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OjVWh758ou-6clQZ36BFQdw9za4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OjVWh758ou-6clQZ36BFQdw9za4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BramDecoo13/~4/OXhgxTdxs_w" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bramdeco13.blogspot.com/feeds/2633574668356572576/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bramdeco13.blogspot.com/2010/01/teori-dasar-sistem-informasi-manajemen.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/2633574668356572576?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/2633574668356572576?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/BramDecoo13/~3/OXhgxTdxs_w/teori-dasar-sistem-informasi-manajemen.html" title="Teori Dasar Sistem Informasi Manajemen (SIM)" /><author><name>bramdeco13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06102569072641981376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="30" src="http://1.bp.blogspot.com/_1WlvHkPn8D8/SvHUm_nCYUI/AAAAAAAAABU/8bRV35U1nhU/S220/28042009(028).jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bramdeco13.blogspot.com/2010/01/teori-dasar-sistem-informasi-manajemen.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEMMQ3w6fyp7ImA9WxNUGUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2216326135756623931.post-7000858017623291653</id><published>2009-11-11T08:21:00.000-08:00</published><updated>2009-11-11T08:21:22.217-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-11T08:21:22.217-08:00</app:edited><title>bram decoo 13: scilab = matlab</title><content type="html">&lt;a href="http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/scilab-matlab.html"&gt;bram decoo 13: scilab = matlab&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2216326135756623931-7000858017623291653?l=bramdeco13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/UIWvsACYNfhO-W-UqnZUkFv7alw/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/UIWvsACYNfhO-W-UqnZUkFv7alw/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/UIWvsACYNfhO-W-UqnZUkFv7alw/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/UIWvsACYNfhO-W-UqnZUkFv7alw/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BramDecoo13/~4/MNLB9vveHog" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="related" href="http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/scilab-matlab.html" title="bram decoo 13: scilab = matlab" /><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bramdeco13.blogspot.com/feeds/7000858017623291653/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/bram-decoo-13-scilab-matlab.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/7000858017623291653?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/7000858017623291653?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/BramDecoo13/~3/MNLB9vveHog/bram-decoo-13-scilab-matlab.html" title="bram decoo 13: scilab = matlab" /><author><name>bramdeco13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06102569072641981376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="30" src="http://1.bp.blogspot.com/_1WlvHkPn8D8/SvHUm_nCYUI/AAAAAAAAABU/8bRV35U1nhU/S220/28042009(028).jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/bram-decoo-13-scilab-matlab.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEQBRnczfSp7ImA9WxNUGUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2216326135756623931.post-6138991503771863401</id><published>2009-11-11T07:21:00.000-08:00</published><updated>2009-11-11T08:19:17.985-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-11T08:19:17.985-08:00</app:edited><title>scilab = matlab</title><content type="html">buat bro and sist sebangsa setanah air yang sekelas sama gw dapet di tolls image procesing yang lagi kite semua pelajarin yang nama dosen nya itu bu karbila namanya Scilab braii&lt;br /&gt;nah kalo lo pade mau mengunduh silakan klik link di bawah ini yaa&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.scilab.org/download/4.0/scilab-4.0.exe"&gt;scilab&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;lalu kalian semua juga perlu download tollbox buat image procesing nya klik aja di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imagemagick.org/download/binaries/ImageMagick-6.5.7-7-Q16-windows-dll.exe"&gt;imagemagick&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nchc.dl.sourceforge.net/project/siptoolbox/SIP/0.4.0-candidate1/sip-0.4.0-bin-win32-sci4.0-beta.exe"&gt;Scilab image procesing&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;nah untuk tutorial nya ini nih&lt;br /&gt;&lt;a title="View Scilab Adalah Paket Komputasi Numerik Yang Dikembangkan Sejak 1990 Oleh Para Peneliti Dari INRIA Dan ENPC on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/22395793/Scilab-Adalah-Paket-Komputasi-Numerik-Yang-Dikembangkan-Sejak-1990-Oleh-Para-Peneliti-Dari-INRIA-Dan-ENPC" style="margin: 12px auto 6px; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Scilab Adalah Paket Komputasi Numerik Yang Dikembangkan Sejak 1990 Oleh Para Peneliti Dari INRIA Dan ENPC&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat menik mati dah &lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_805502825660200" name="doc_805502825660200" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="100%" align="middle" height="500"&gt;&lt;param name="movie" value="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=22395793&amp;amp;access_key=key-no2i73js0hijin4hwzb&amp;amp;page=1&amp;amp;version=1&amp;amp;viewMode=list"&gt;   &lt;param name="quality" value="high"&gt;   &lt;param name="play" value="true"&gt;  &lt;param name="loop" value="true"&gt;   &lt;param name="scale" value="showall"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;  &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="menu" value="true"&gt;  &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="salign" value=""&gt;            &lt;param name="mode" value="list"&gt;       &lt;embed src="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=22395793&amp;amp;access_key=key-no2i73js0hijin4hwzb&amp;amp;page=1&amp;amp;version=1&amp;amp;viewMode=list" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_805502825660200_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" mode="list" width="100%" align="middle" height="500"&gt;&lt;/embed&gt; &lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2216326135756623931-6138991503771863401?l=bramdeco13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oojVuBc4boyFxRoBdiyUC1zDOSE/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oojVuBc4boyFxRoBdiyUC1zDOSE/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oojVuBc4boyFxRoBdiyUC1zDOSE/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oojVuBc4boyFxRoBdiyUC1zDOSE/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BramDecoo13/~4/Ir_M8Jf3W8c" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bramdeco13.blogspot.com/feeds/6138991503771863401/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/scilab-matlab.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/6138991503771863401?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/6138991503771863401?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/BramDecoo13/~3/Ir_M8Jf3W8c/scilab-matlab.html" title="scilab = matlab" /><author><name>bramdeco13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06102569072641981376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="30" src="http://1.bp.blogspot.com/_1WlvHkPn8D8/SvHUm_nCYUI/AAAAAAAAABU/8bRV35U1nhU/S220/28042009(028).jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/scilab-matlab.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkUAQH85fCp7ImA9WxNUFEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2216326135756623931.post-5889689498517738599</id><published>2009-11-05T08:15:00.000-08:00</published><updated>2009-11-05T08:57:21.124-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-05T08:57:21.124-08:00</app:edited><title>turbo aplication for vespa</title><content type="html">Gilee bner dah ahh hari ini gw dapet video yang gila ... vespa Pake turbo brow...&lt;br /&gt;jadi kepengen nih si PX merah gw di pasangin juga...hehehe biar tambah ngacir dari yang sekarang si merah..heheheheh&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs099.snc1/4988_1144617624755_1506933038_30360587_7591840_n.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 177px; height: 133px;" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs099.snc1/4988_1144617624755_1506933038_30360587_7591840_n.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs099.snc1/4988_1144619744808_1506933038_30360593_3993171_s.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 176px; height: 131px;" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs099.snc1/4988_1144619744808_1506933038_30360593_3993171_s.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silahkan liat aja deh ni video nya biar mantab sambil ngebir jadi santai...hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/smiley_beer.gif"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 64px; height: 32px;" src="http://www.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/smiley_beer.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object style="height: 344px; width: 425px;"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/I11h1tXW_Qc"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/I11h1tXW_Qc" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2216326135756623931-5889689498517738599?l=bramdeco13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/4DA1Ix7gsYQunlcYi7mG3hrweb4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/4DA1Ix7gsYQunlcYi7mG3hrweb4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/4DA1Ix7gsYQunlcYi7mG3hrweb4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/4DA1Ix7gsYQunlcYi7mG3hrweb4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BramDecoo13/~4/MsOoZHsK-8s" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bramdeco13.blogspot.com/feeds/5889689498517738599/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/turbo-aplication-for-vespa.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/5889689498517738599?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/5889689498517738599?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/BramDecoo13/~3/MsOoZHsK-8s/turbo-aplication-for-vespa.html" title="turbo aplication for vespa" /><author><name>bramdeco13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06102569072641981376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="30" src="http://1.bp.blogspot.com/_1WlvHkPn8D8/SvHUm_nCYUI/AAAAAAAAABU/8bRV35U1nhU/S220/28042009(028).jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/turbo-aplication-for-vespa.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEAFRHo8fSp7ImA9WxNUE0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2216326135756623931.post-703515649228013036</id><published>2009-11-04T11:24:00.001-08:00</published><updated>2009-11-04T11:25:15.475-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-04T11:25:15.475-08:00</app:edited><title>gw adalah</title><content type="html">Gw bukan apa-apa .tapi gw adalah semua nya.gw bukan bram gw adalah proses membram. Semua yang ada dalam diri gw bukan punya gw..terlalu berat gw buat jalanin smw hidup gw.tapi gw musti jalanin.mlawan smw ketakunan untuk sebuah keinginan untuk orang yang gw ingin.Tuhan ku maha adil Dia tau apa yang gw lakuin Dia menghadirkam sesosok untuk gw cintai walaupun sulit gw tetap mencintai nya.cinta takan hilang sampai nanti gw pergi cinta gw akan tetap utuh untuknya.walaupun bnyak tentangan.tapi semua akan gw lakukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2216326135756623931-703515649228013036?l=bramdeco13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/in7mYH4lO3UzcSSrDG_Fra9SfF4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/in7mYH4lO3UzcSSrDG_Fra9SfF4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/in7mYH4lO3UzcSSrDG_Fra9SfF4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/in7mYH4lO3UzcSSrDG_Fra9SfF4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BramDecoo13/~4/q2imzq2BOa4" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bramdeco13.blogspot.com/feeds/703515649228013036/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/gw-adalah_04.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/703515649228013036?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/703515649228013036?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/BramDecoo13/~3/q2imzq2BOa4/gw-adalah_04.html" title="gw adalah" /><author><name>bramdeco13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06102569072641981376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="30" src="http://1.bp.blogspot.com/_1WlvHkPn8D8/SvHUm_nCYUI/AAAAAAAAABU/8bRV35U1nhU/S220/28042009(028).jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/gw-adalah_04.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEAESHw-eip7ImA9WxNUE0s.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2216326135756623931.post-2165739826521812936</id><published>2009-11-04T11:24:00.000-08:00</published><updated>2009-11-04T11:25:09.252-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-04T11:25:09.252-08:00</app:edited><title>gw adalah</title><content type="html">Gw bukan apa-apa .tapi gw adalah semua nya.gw bukan bram gw adalah proses membram. Semua yang ada dalam diri gw bukan punya gw..terlalu berat gw buat jalanin smw hidup gw.tapi gw musti jalanin.mlawan smw ketakunan untuk sebuah keinginan untuk orang yang gw ingin.Tuhan ku maha adil Dia tau apa yang gw lakuin Dia menghadirkam sesosok untuk gw cintai walaupun sulit gw tetap mencintai nya.cinta takan hilang sampai nanti gw pergi cinta gw akan tetap utuh untuknya.walaupun bnyak tentangan.tapi semua akan gw lakukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2216326135756623931-2165739826521812936?l=bramdeco13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xEGkyXouw2quK4jY1ERtdxk3DTg/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xEGkyXouw2quK4jY1ERtdxk3DTg/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xEGkyXouw2quK4jY1ERtdxk3DTg/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xEGkyXouw2quK4jY1ERtdxk3DTg/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BramDecoo13/~4/TSEJYPGra28" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bramdeco13.blogspot.com/feeds/2165739826521812936/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/gw-adalah.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/2165739826521812936?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/2165739826521812936?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/BramDecoo13/~3/TSEJYPGra28/gw-adalah.html" title="gw adalah" /><author><name>bramdeco13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06102569072641981376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="30" src="http://1.bp.blogspot.com/_1WlvHkPn8D8/SvHUm_nCYUI/AAAAAAAAABU/8bRV35U1nhU/S220/28042009(028).jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/gw-adalah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkABQnkzfip7ImA9WxNUEko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2216326135756623931.post-1518624178508063406</id><published>2009-11-03T09:51:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T09:52:33.786-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-03T09:52:33.786-08:00</app:edited><title>UU Nomor 22 Tahun 2009</title><content type="html">&lt;a title="View UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/19493456/UU-Nomor-22-Tahun-2009-Tentang-Lalu-Lintas-Dan-Angkutan-Jalan" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan&lt;/a&gt; &lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_924902663668131" name="doc_924902663668131" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=19493456&amp;access_key=key-kbrpvciyosdoox21p9b&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=list"&gt;   &lt;param name="quality" value="high"&gt;   &lt;param name="play" value="true"&gt;  &lt;param name="loop" value="true"&gt;   &lt;param name="scale" value="showall"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;  &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="menu" value="true"&gt;  &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="salign" value=""&gt;            &lt;param name="mode" value="list"&gt;       &lt;embed src="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=19493456&amp;access_key=key-kbrpvciyosdoox21p9b&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=list" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_924902663668131_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" mode="list" height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt; &lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2216326135756623931-1518624178508063406?l=bramdeco13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/rKLWBCg0uSztYSa8SDCL97RW5yM/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/rKLWBCg0uSztYSa8SDCL97RW5yM/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/rKLWBCg0uSztYSa8SDCL97RW5yM/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/rKLWBCg0uSztYSa8SDCL97RW5yM/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BramDecoo13/~4/CoeQBkyOJOE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bramdeco13.blogspot.com/feeds/1518624178508063406/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/uu-nomor-22-tahun-2009.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/1518624178508063406?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/1518624178508063406?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/BramDecoo13/~3/CoeQBkyOJOE/uu-nomor-22-tahun-2009.html" title="UU Nomor 22 Tahun 2009" /><author><name>bramdeco13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06102569072641981376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="30" src="http://1.bp.blogspot.com/_1WlvHkPn8D8/SvHUm_nCYUI/AAAAAAAAABU/8bRV35U1nhU/S220/28042009(028).jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/uu-nomor-22-tahun-2009.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkMMQHo9fyp7ImA9WxNUEko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2216326135756623931.post-5310936075128707923</id><published>2009-11-03T09:46:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T09:48:01.467-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-03T09:48:01.467-08:00</app:edited><title>All About vespa</title><content type="html">Setelah gw pikir2x vespa kan lahir dari tahun 40an/50an&lt;br /&gt;1. kendaraan ini sudah menggunakan sokbreker single depan &amp;amp; Belakang, bisa dibanding kendaraan jepang sekarang yg masih ada yg menggunakan sok blkg double..&lt;br /&gt;2.mesin terletak disamping kanan (tapi bisa jalan dengan normal) bobot yg hampir seimbang&lt;br /&gt; - mesin tidak menggunakan battery/accu&lt;br /&gt; -&lt;br /&gt;3.Jika ada genangan air, tidak menciprat ke sepatu/kaki, letak karburator yg tinggi menguntungkan saat banjir, letak knalpot yg berliku liku menyulitkan air masuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.yg pasti diseluruh dunia pasti ada kendaraan unik ini&lt;br /&gt;5.dan dengar2x dr kawan2x vespa itu diciptakan untuk jangka waktu 50tahun bahkan lebih (sedangkan motor jepang jaman sekarang 3-5 tahun sudah byk yg turun mesin) hanya sejenis motor harley davidson,bmw,indian dll saja yg mampu menyaingi kehebatan kendaraan ini..&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/BcEqCejenGQ&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0xb1b1b1&amp;amp;color2=0xcfcfcf&amp;amp;feature=player_embedded&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/BcEqCejenGQ&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0xb1b1b1&amp;amp;color2=0xcfcfcf&amp;amp;feature=player_embedded&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2216326135756623931-5310936075128707923?l=bramdeco13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lRggP4ljKVHdhY96FK3PlWy1eLE/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lRggP4ljKVHdhY96FK3PlWy1eLE/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lRggP4ljKVHdhY96FK3PlWy1eLE/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lRggP4ljKVHdhY96FK3PlWy1eLE/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BramDecoo13/~4/ssd9b7S9OrY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bramdeco13.blogspot.com/feeds/5310936075128707923/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/all-about-vespa.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/5310936075128707923?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/5310936075128707923?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/BramDecoo13/~3/ssd9b7S9OrY/all-about-vespa.html" title="All About vespa" /><author><name>bramdeco13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06102569072641981376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="30" src="http://1.bp.blogspot.com/_1WlvHkPn8D8/SvHUm_nCYUI/AAAAAAAAABU/8bRV35U1nhU/S220/28042009(028).jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/all-about-vespa.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkECQXY6eSp7ImA9WxNUEks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-2216326135756623931.post-1224867608811628984</id><published>2009-11-03T09:05:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T09:17:40.811-08:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-03T09:17:40.811-08:00</app:edited><title>Pengenalan Dasar Pencahayaan</title><content type="html">&lt;span class="postbody"&gt;Cahaya dalam fotografi adalah unsur yang paling penting dan utama &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;untuk menciptakan sebuah gambar, image atau foto. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Fotografi sendiri berarti: menggambar dengan cahaya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Tanpa adanya cahaya kita bagai berada di ruang yang gelap gulita &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;tanpa dapat melihat apapun juga. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Kita dapat melihat obyek, memfokuskan lensa kamera dan menekan rana merekam gambar kedalam film semata-mata karena adanya cahaya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Cahaya memberikan informasi tentang struktur bentuk object yang akan &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;difoto. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Apa yang kita lihat pada benda adalah akibat dari pantulan cahaya ke &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;benda tersebut yang kita tangkap dengan mata. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Pencahayaan yang diatur dengan baik akan mampu memperlihatkan hasil &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;yang berbentuk dua dimensi (foto) menjadi seakan tiga dimensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Cahaya dapat menambahkan mood atau rasa dalam sebuah karya foto &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;sebagai contoh dalam semua film horor atau thriller..mahluk yang menyeramkan selalu &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;diberi penyinaran dari bawah..sehingga penonton me 'rasa' seram. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Kemampuan seorang fotografer dalam mengatur dan menghitung pencahayaan akan &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;menentukan kualitas gambar yang dihasilkan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="postbody"&gt; SIFAT DASAR CAHAYA &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 1. Cahaya dapat menembus &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Cahaya dapat menembus bahan-bahan yang tidak padat seperti kain,     &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;kertas kalkir dan kaca sehingga kualitas kerasnya cahaya dapat dibuat     &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;lunak atau soft.     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 2. Cahaya dapat difokuskan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Cahaya dapat kita salurkan kearah mana kita kehendaki, dia dapat dikumpulkan dan difokuskan agar kuantitasnya lebih besar lagi.&lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Sebagai contoh adalah sinar Matahari yang difokuskan oleh surya kanta atau kaca pembesar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 3. Cahaya dapat dipantulkan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Cahaya itu dapat pula kita belokan atau kita pantulkan dengan benda yang mempunya daya pantul yang tinggi seperti cermin, styrofoam, kertas perak dll yang lazim kita sebut dengan reflektor untuk menyinari bagian-bagian yang gelap.     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 4. Cahaya mempunyai warna &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Semua sumber cahaya mempunyai warna atau umumnya kita sebut dengan suhu warna dalam hitungan derajat Kelvin dan dapat diukur dengan Kelvin Meter / Color Meter.     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Walaupun tidak secara fisik memberikan efek yang sama dengan suhu &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;panasnya api atau dinginnya es, secara psikologi warna dapat juga &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;dikelompokan seperti contoh warna yang hangat (merah &amp;amp; kuning) dan &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;dingin (biru &amp;amp; hijau). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Cahaya dari sang Suryapun mempunyai warna yang berbeda disepanjang &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;hari &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Pada pagi dan sore hari akan memberikan warm tone color atau warna &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;yang hangat kekuning kuningan, maka dari itu pemotretan model &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;di outdoor dianjurkan pada saat seperti ini&lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Derajat Kelvin rata-rata pada siang hari adalah  5500K &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Lilin          1800K     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Bohlam 100watt        2850K     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Bohlam 500watt        3200K     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Fotoflood      3400K     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Flash         5500- 5700K     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Langit biru             10000-12000K     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Mata manusia kurang peka akan perubahan warna cahaya tetapi film &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;sangatlah peka oleh sebab itu film dibagi menjadi 2 macam atau jenis yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 1. Film untuk Daylight &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 2. Film Type A dan Type B untuk Tungsten &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Apabila pemakaian film tidak sesuai dengan peruntukannya, sebagai contoh film Type A untuk pemotretan dengan tungsten maka dibutuhkan filter koreksi untuk menormalkan kembali warna yang terekam. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="postbody"&gt; STUDIO FOTO &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Pada umumnya studio terbagi dalam beberapa jenis menurut kegunaan dan kategorinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Jenis foto studio yang paling banyak dimiliki oleh fotografer profesional adalah jenis studio untuk memotret benda atau dikenal sebagai still-life foto studio dan untuk memotret manusia atau kerennya disebut portrait studio. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Jenis studio lainnya yang khusus dibuat menurut subjek yang difotonya adalah studio untuk memotret mobil, food fotografi, fashion fotografi yang lebih luas ukurannya dari portrait fotografi dll. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Fungsi utama dari studio adalah untuk memberikan kemudahan dalam pengaturan cahaya serta subjek.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Satu-satunya cara adalah memisahkan subject kedalam ruang dengan penggunaan cahaya yang dapat dikontrol sesuai dengan kemauan kita &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Hal ini adalah kebalikan dari pada apabila kita melakukan pemotretan diluar ruang dengan mengandalkan cahaya dan apa yang telah disediakan oleh Tuhan YME, kita tidak dapat mengontrol sang Matahari dan mengatur atau merubah keadaan alam sekitar sesuai dengan kehendak kita, melainkan kita harus melakukan kompromi dan menyesuaikan keinginan dengan keadaan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Tetapi ada juga yang disebut daylight studio atau studio yang menggunakan Matahari sebagai sumber pencahayaannya.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Walaupun kita tetap harus berkompromi dengan keadaan cahaya yang disediakan sang surya, kita masih tetap dapat melakukan pengontrolan terhadap cahaya dengan menggunakan reflektor dan penyaring sinar yang masuk dengan tetap menyediakan kemudahan dalam mengontrolan subjek yang hendak kita foto &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="postbody"&gt; SUMBER PENCAHAYAAN DALAM STUDIO &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Sumber pencahayaan Studio ada 3 macam &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 1. Sinar Matahari yang masuk melalui jendela atau lazim disebut Window &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Lighting &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Cahaya Matahari ini sebaiknya tidak langsung mengenai objek karena     &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;akan susah sekali mengontrol kontrasnya     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt; 2. Lampu Tungsten atau Fotoflood &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Lampu tipe ini biasanya kita sebut dengan Continous Lighting atau     &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;cahaya yang bersinar secara terus-menerus. Keuntungannya akan lebih mudah pengaturannnya, apa yang kita lihat itu yang terekam kedalam film.     &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Kerugiannya adalah : silau, panas dan berkecepatan lambat     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;3. Flash &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Berbagai macam jenis flash banyak ditawarkan pasaran saat ini     &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;dari yang paling sederhana seperti elektronik flash (Canon     &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;speedlight, SB Nikon ,Metz, Nissin dll)  hingga yang canggih seperti     &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Broncolor, Visatec, Bowens, Hensel, Proflash, Electra, Multiblitz, Elinchrom dll     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Bentuknya Flash juga beraneka ragam.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; a. Camera Flash &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Built-in flash, Flash yang ditaruh diatas kamera pada hotshoe dan/atau pada bracket seperti Metz CT 45,CT60 dll yang dihubungkan dengan kabel syncro ke terminal x sync kamera     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;b. Monoflash atau dikenal juga dengan Monoblok / Monolight &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Jenis lampu ini adalah jenis yang paling sering digunakan dimana instrumen pengaturannya berada dalam satu body dan pemakaiannya tinggal dicolok ke stop kontak, biasanya lampu jenis ini dilengkapi dengan built in slave yaitu mata yang menangkap sinar flash dari lampu lain sehingga menyalakan flashnya     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; c. Flashhead dengan Powerpack / Generator &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Alternative lain dari monoblok adalah Powerpack.      &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Lampu jenis ini terdiri dari dua bagian yaitu : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; a. Flash Head sebagai sumber cahaya  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; b. Powerpack / Generator sebagai sumber daya  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Flashhead hanya sebagai sumber cahaya sedangkan sumber daya terletak terpisah dan dihubungkan oleh kabel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Karena itu bentuknya lebih kecil dari monoblok menjadikan lampu jenis ini lebih fleksibel serta mudah dalam pengaturan karena instrumen pengaturannya tidak terletak pada flashhead melainkan pada sumber dayanya yang dapat diletakan didekat fotografer &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Satu Powerpack dapat menyediakan daya untuk dua hingga empat flash head, tergantung pada jenisnya dan besarnya daya yang dimiliki yaitu Joule atau Watt per-Second (WS) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Monoblok dan Flashhead ini mempunyai kelebihan dibandingkan saudara &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;kecilnya Elektronik flash yaitu memiliki apa yang disebut dengan &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;modelling light atau lampu penuntun yang fungsinya menuntun kita &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;untuk dapat mengatur arah lampu dengan sebaik-baiknya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Flash Jenis lainnya adalah : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; d. Light Brush &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Powerpack dengan ujung yang dapat diganti-ganti sehingga menghasilkan cahaya yang kecil dan digunakannya seperti kita menggunakan alat cat airbrush     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;e. Ringflash &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Ditaruh seperti filterdidepan lensa efeknya bila diatur sedemikian rupa dapat memberi bayangan tipis disekeliling obyek.      &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Biasanya flash ini dipakai untuk pemotretan mikro fotografi     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;f. Linear Flashtube&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Flashtube yang berbentuk macam neon...panjang     &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;sering digunakan untuk mencahayai background     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="postbody"&gt; PENCAHAYAAN DI STUDIO &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Standard pencahayaan dalam studio yang umum dipakai saat ini adalah elektronik flash menggantikan lampu continuous atau tungsten lighting &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Keuntungan yang didapat dari  Elektronik Flash adalah : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Dingin tidak mengeluarkan panas dan cahaya silau secara terus menerus yang mengganggu     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Kecepatan Tinggi sekitar 1/100 hingga 1/500 second sehingga dapat membekukan gerak     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Karena suhu warna flash yang berkisar antara 5500K s/d 5700K maka sesuai dengan suhu warna Film Daylight yaitu 5500K     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Hal diatas menggantikan kerugian Lampu Tungsten yang antara lain: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Panas dan silau     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Slow atau harus menggunakan kecepatan yang lebih lambat untuk mendapatkan diafragma yang ideal atau DOF yang diinginkan     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Kebanyakan lampu ini mempunyai suhu sekitar 3200K-3400K dan untuk mendapatkan hasil warna yang normal dapat digunakan Type B Tungsten Film atau Type A film yang sedikit diatas suhu warna tungsten yaitu 3400K atau menggunakan filter koreksi didepan lensa atau sumber cahaya Tungsten itu sendiri     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Keuntungan lain dari pada Elektronik Flash adalah karena bentuknya yang mungil serta suhu yang dingin tidak panas maka dapat dimasukan kedalam softbox atau aksesori tambahan lainnya yang beraneka ragam. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Tetapi lampu tungsten juga memiliki kelebihan khusus dibandingkan dengan Elektronik Flash, kelebihan lain itu adalah : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Lampu Tungsten dapat merekam Motion Bur atau merekam gambar gerak yang blur atau istilah kerennya Streak Photography yang dapat digabungkan dengan flash untuk mendapatkan gambar yang tajam diakhir blur akibat gerakan tersebut.     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Mengumpulkan Quantitas jumlah cahaya yang ideal untuk mendapatkan DOF yang ideal pada pemotretan tertentu seperti Industrial Fotografi, dengan Tungsten kita dapat merekam ruang tajam gambar sesuai dengan diafragma yang kita butuhkan dengan cara mengatur atau menyesuaikan kecepatan rana.     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Elektronik Flash dapat melakukan hal yang sama dengan cara Multiple Flashes atau dengan melepaskan Flash secara berulang kali dengan catatan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;1  x flash    = normal eksposure contoh f/number 4     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;2  x flashes  = +1     stop   f/5.6     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 3  x flashes  = +1½  stop   f/6.7     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 4  x flashes  = +2     stop   f/8     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 6  x flashes  = +2½  stop   f/9.6     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 8  x flashes  = +3 stop   f/11     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 10x flashes = +31/3 stop   f/12.5     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 12x flashes = +3½ stop   f/13.2     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 14x flashes = +32/3 stop   f/14.2     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 16x flashes = +4 stop   f/16     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;tetapi tetap saja akan mudah bila menggunakan Tungsten, tinggal menggunakan fasilitas AV, mengatur diafragma yang diinginkan dan speed akan otomatis menyesuaikan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Menentukan besarnya kekuatan Studio Flash (kecuali kamera flash) tidak dengan GN atau Guide Numbernya melainkan dengan Elektrikal Inputnya yaitu dengan Joule atau Watt per-Second (WS). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Maksudnya adalah kekuatan energi mentah yang dapat ditampung dalam unit, tergantung pada besarnya kapasitor dan voltase yang akhirnya akan dilepaskan menjadi energi cahaya dengan catatan tidak semuanya dapat dilepaskan menjadi cahaya karena adanya variable flashtube dan juga kebocoran. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Hal ini juga ada sangkut pautnya dengan aksesori yang dapat ditambahkan pada sumber cahaya ini seperti Softbox, Reflektor dan Payung Pantul &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="postbody"&gt; MENGUKUR PENCAHAYAAN STUDIO FLASH &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Alat untuk mengukur kekuatan sinar atau menetukan bukaan diafragma yang dikeluarkan oleh lampu studio dengan berbagai macam aksesorinya hanya ada tiga macam yaitu dengan : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 1. Flash Meter yaitu alat untuk mengukur diafragma yang dibutuhkan atau EV (Eksposure Value) dari Flash. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Ada 2 (dua) cara dalam membaca atau mengukur pencahayaan flash yaitu : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; a. Incident Light Reading &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Mengukur besarnya cahaya yang jatuh pada subjek dengan menggunakan kubah putih kecil yang terdapat pada flash meter dengan cara mengarahkannya kekamera dibagian yang ingin diukur &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; b. Reflected Light Reading &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Mengukur besarnya cahaya yang direfleksikan oleh bagian tertentu pada subjek.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Alatnya bernama spot meter cara kerjanya hampir sama dengan lightmeter yang berada alam kamera hanya saja alat pada kamera tidak dapat mengukur kilatan cahaya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 2. Polaroid Film  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Merupakan alat pengukur yang paling akurat dibandingkan Flash Meter tetapi masih menggunakan metode lama yaitu trial and error, semakin lama jam terbang seorang fotografer studio dia akan semakin dapat mengira eksposure yang pas dan semakin akrab sang fotografer dengan peralatan lightingnya semakin mudah dalam mengukur pencahayaan dengan tepat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 3. Dengan adanya kemajuan tehnologi digital, maka kamera digital pun bisa menjadi cara yang akurat untuk membaca pencahayaan flash, sama halnya seperti film Polaroid. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Berdasarkan sifat dasar cahaya, sumber cahaya studio seperti sinar Mentari, tungsten dan flash dapat kita &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 1. Lembutkan atau disaring agar sumber cahaya menjadi lebih lembut dan lebih melebar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Contohnya adalah SoftBox dengan ciri-ciri terbuat dari semacam kain campuran plastik dengan warna perak bagian dalamnya berfungsi untuk memantulkan/mengumpulkan cahaya dan hitam dibagian luarnya dan terdapat lapisan transparan didepannya yang berfungsi untuk melunakan cahaya yang keluar. &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Rangkanya terbuat dari aluminium dan &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;mudah dibongkar pasang dalam waktu singkat &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Jenis-jenis Soft Box menurut bentuknya: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;a. Striplight dengan ukuran perbandingan panjang dan lebar berkisar antara 3 :15 dengan fungsi untuk memperoleh refleksi garis yang sempit tetapi memanjang pada pemotretan benda-benda yang mengkilat &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; b. Persegi panjang / rectangle lite &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; c. Bujur sangkar &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; d. Oktalite persegi delapan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 2. Konsentrasikan atau diarahkan agar sumber cahaya dapat bertambah intensitas, kontras, mudah diarahkan dan tajam &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Contohnya antara lain &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;a. Standard reflektor yang berbentuk semacam panci dengan dasar yang bolong dan biasanya adalah perlengkapan standard studio flash &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;b. Barndoor yang berfungsi untuk menyekat / menghalangi arah cahaya lampu agar tidak jatuh kebidang yang tidak diinginkan, bentuknya lembaran hitam dipasang fleksibel seperti daun pintu kandang (barndoor) di kiri dan kanan atau juga atas dan bawah standard reflektor &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; c. Cone / Snot  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;3. Pantulkan keberbagai bidang yang memantul, ini adalah alternatif lain untuk mendapatkan cahaya yang lebih besar dan lebih lembut tetapi dengan intensitas kekuatan yang lebih kecil dibandingkan dengan disaring &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Contohnya adalah : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; a. Styrofoam &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; b. Langit-langit / plafon rumah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; c. Payung pantul dengan bermacam-macam warna dasar (emas, perak dan putih) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; d. Bahan yang dibuat khusus untuk reflektor seperti Photoflex Lite Disc dll &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Untuk menambahkan dan mengurangi Intensitas atau kekuatan cahaya ada 3 (tiga) cara yang dapat dilakukan, yaitu : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Menaikan atau menurunkan kekuatan atau output power dari sumber cahaya     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Menggeser, mendekatkan atau menjauhkan sumber cahaya dengan obyek     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Menambahkan lensa pada sumber cahaya untuk memfokuskan kekuatan cahaya (optical snoot) atau filter/gel ND (netral Density) peredam sinar didepan sumber cahaya     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Hal dibawah ini akan mempengaruhi bukaan diafragma dan kontras cahaya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Semakin besar luas sumber cahaya terhadap obyek maka semakin rendah kontras cahaya yang dihasilkan, bayangan akan menjadi lembut.     &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Semakin dekat sumber cahaya ke obyek semakin besar kontras permukaan obyek yang terdekat dengan yang terjauh dari sumber cahaya dan semakin jauh jarak sumber cahaya ke obyek semakin rendah kontras perbedaan obyek yang tercahayai khususnya pada obyek yang mempunyai kedalaman dimensi &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Kesimpulannya: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Membuat Studio bagi pemula tidaklah membutuhkan biaya yang mahal.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat membuat studio dengan modal yang udah ada seperti ruangan  &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;yang mempunyai jendela dirumah ditambah alat untuk memantulkan  &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;cahaya dan BG (background) yang bisa dari kain atau sprei... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;&lt;br /&gt;Atau dengan bohlam lampu 250 watt dengan kombinasi penutup, pengarah  atau pemantul sinar seperti diatas.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Atau dengan elektronik flash yang dipantulkan keatas atau tembok &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;samping maupun belakang dengan catatan tembok harus berwarna putih &lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt;dan memperhitungkan GN flashnya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Be creative lah! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Pendapat umum menyatakan bahwa Fotografi adalah hobi yang mahal, mulai dari peralatan hingga biaya produksi untuk mendapatkan hasil selembar cetakan foto, saya yakin semua orang diruangan ini menyetujuinya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Untuk mendapatkan hasil karya fotografi yang baik, seorang fotografer harus dapat menguasai tehnik foto atau ketrampilan tehnik yang dapat dipelajari melalui sekolah maupun seminar atau workshop serupa ini &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Tetapi untuk mendapatkan hasil karya yang sempurna yang dapat dibanggakan tidaklah dijamin oleh pengetahuan atau kepintaran dalam hal tehnik yang dikuasai oleh sang fotografer atau dengan kata lain, meskipun masalah tehnis merupakan ketrampilan atau pengetahuan dasar untuk mendapatkan suatu karya fotografi yang baik, tetapi hal tersebut tidak akan pernah bisa menghasilkan karya-karya foto yang gemilang tanpa dipadukan dengan kecermatan pengamatan, kepekaan perasaan dan ketajaman intuisi atau naluri serta mampu menjunjung tinggi etika profesi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Jadi dengan tidak menguasai sama sekali tehnik fotografi, fotografer benar-benar menggunakan perasaannya dalam membuat komposisi kemudian untuk urusan tehnisnya dia menggunakan metoda trial and error alias mencoba berbagai macam kombinasi kecepatan dan diafragma yang istilah fotografinya adalah bracketing &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Satu yang menonjol dalam dunia fotografi saat ini adalah banyaknya hasil foto tetapi mengandung sedikit ‘jiwa’. Dengan makin canggihnya tehnologi fotografi yang mempermudah pemakaiannya orang akan lebih mengadu kecanggihan alat dan berlomba memiliki kamera yang canggih dari pada menghasilkan sebuah foto yang ber’isi’ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Manusia memang makin pandai menciptakan alat bantu. Namun, bagaimanapun juga apa yang lahir dari otak tidaklah bisa disamai dengan alat buatan manusia &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Ciri khas bukanlah suatu keahlian yang dapat dibeli maupun dipelajari tetapi merupakan bakat yang dapat diasah dan dikembangkan dalam diri &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Kita harus mau dan mampu melihat dengan mata hati, mempertajam intuisi dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar, serta mengikuti dorongan naluri seni yang mengalir bebas tanpa beban maka niscaya kita akan mampu menciptakan suatu karya foto yang ‘kental’ dengan personal touch &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="postbody"&gt; Tehnik Pencahayaan Portrait Klasik &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Sudah menjadi pendapat umum bahwa foto yang disebut dengan potret/portrait adalah foto dengan manusia sebagai objeknya dan manusia yang berada didalam sebuah potret mempunyai perbedaan gaya dan karakter satu dengan lainnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Potret dalam bentuk nuansa klasik mempunyai perbedaan dalam pengambilannya. Sebuah potret klasik bukanlah foto yang candid atau yang diambil seadanya, melainkan sebuah hasil foto yang diatur sedemikian rupa pose dan komposisinya menurut kaidah dan disiplin fotografi potret yang telah berabad-abad di wariskan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Tujuan dasar seorang tukang potret atau portraitist (portrait artist) adalah menonjolkan karakter dan membuat ideal subjeknya. Hasil potret yang baik tidak hanya menunjukan karakter dari subjek tetapi juga menonjolkan ke’cantikan’ atau ke’gantengan’ yang dimilikinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Lebih dari itu tampilan dari subjek dalam foto harus tampak tidak membosankan dan enak dilihat selamanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Semuanya itu merupakan suatu tantangan yang harus diatasi bagi seorang portraitist untuk dapat mencapai kesuksesan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Karena sebuah hasil karya foto yang dapat disebut sempurna terdiri dari berbagai macam hal-hal yang tidak dapat diukur dan bersifat relatif, maka untuk menghasilkan karya tersebut seorang portraitist dapat mengandalkan disiplin dan tehnik yang telah terbukti selama berabad-abad yang diantaranya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 1. Elemen cahaya atau pencahayaan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 2. Posing atau gaya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 3. Komposisi  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; dan yang paling penting diantara ketiganya adalah elemen cahaya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Walaupun posisi angle kamera, pose dan ekspresi memegang peranan yang tak kalah pentingnya, pencahayaan adalah alat yang paling fleksibel. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Dengan pencahayaan yang tepat anda dapat merubah penampilan orang yang gemuk menjadi lebih kurus, orang yang lemah menjadi perkasa dan orang yang tua menjadi tampak lebih muda. Dengan cahaya yang cukup anda dapat menciptakan ilusi tiga dimensi diatas bidang yang rata. Pencahayaan yang diatur dengan hati-hati dengan rasio yang tepat menciptakan penampakan yang seakan membuat hasil potret menjadi terlihat hidup, ilusi yang membuat gambar dua dimensi seakan terlihat tiga dimensi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Pencahayaan Dasar &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Dibutuhkan  4 (empat) sumber pencahayaan dasar atau tradisional yang dapat dibedakan menurut fungsinya yaitu : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 1. Key atau Mainlight &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 2. Fill light &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 3. Hairlight  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 4. Background light  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Kadangkala lampu tambahan atau lampu kelima dipakai terutama untuk memotret seorang pria, lampu kelima itu disebut dengan: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 5. Kicker &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Semua pencahayaan potret mencontoh dan mengimitasikan sinar mentari yang dapat kita cermati secara alami. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;The Key light, seperti halnya sinar mentari, adalah sumber cahaya yang memberikan penampakan bentuk dari subjek sedangkan pencahayaan lainnya hanya bersifat membantu melengkapi key light. Seperti layaknya sang surya, mainlight tidak pernah diletakan dibawah level mata, selalu terletak diatas wajah atau kepala dapat terletak dikiri atau kanan kamera. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Mainlight ini juga menciptakan apa yang disebut dengan catchligts di bola mata subjek. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Catchlights ini adalah pantulan dari sumber cahaya yang seharusnya tampak pada iris bagian hitam bola mata subjek dengan letak agak keatas tergantung dari pengaturan sumber cahayanya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Keylight biasanya adalah sumber cahaya yang lembut dan diatur tidak langsung terarah ketengah-tengah muka melainkan hanya menyerempet wajah subjek. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Apabila inti cahaya langsung mengarah ketengah subjek maka kulitnya akan cendrung oversaturated dan akibatnya seluruh foto akan tampak over &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Fill light diletakan disamping dan dekat dengan kamera pada posisi yang berlawanan dengan mainlight. Hal ini untuk menerangi bayangan yang ditimbulkan oleh key atau mainlight, letaknya yang dekat dengan kamera dimaksudkan untuk mencegah timbulnya bayangan yang kedua. Letaknya hampir sejajar dengan kamera kecuali jika kamera diletakan pada posisi low angle. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Kadangkala sumber cahaya fill light ini digantikan reflektor dengan hasil yang tak kalah sempurna &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Hair ligth adalah sumber cahaya tambahan yang bertugas menerangi bagian rambut dan terletak diatas kira-kira 45 derajat dari lens axis, berfungsi untuk memisahkan subjek dengan BG. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Dalam mengatur letak hairlight, kita harus berhati-hati agar tidak menyinari muka subjek dan lensa kamera karena akan menimbulkan flare &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;BG light berfungsi untuk menyinari BG agar subjek terlihat terpisah, sama seperti fungsi dari hairlight. BG light tidak boleh terlihat oleh kamera, harus tersembunyi baik dibelakang maupun disamping subjek &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Kicker light adalah lampu tambahan yang biasanya dipakai untuk pemotretan pria agar terlihat lebih maskulin &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Empat macam pola pencahayaan  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 1. Paramount lighting &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 2. Loop lighting &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 3. Rembrant lighting &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; 4. Split lighting &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; adalah kombinasi sederhana dari perpaduan ke empat tipe sumber pencahayaan dasar.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Perbedaan pola pencahayaan tersebut adalah pada tata-letak sumber cahaya sehingga menimbulkan efek pencahayaan yang berbeda pada wajah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Pada Paramount lighting atau butterfly, sumber cahaya Mainlight dan Fill berada pada posisi yang sama hanya berbeda mainlight agak jauh diatas dan fill light dibawahnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Nama butterfly didapat dari bayangan dibawah hidung yang berbentuk seperti kupu-kupu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Nama Loop lighting didapat dari bayangan hidung yang membentuk lengkungan di pipi subjek yang dicahayai fill light, sedangkan mainlight terletak berlawanan disebelah kamera dan terletak sedikit agak jauh &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Rembrant lighting berasal dari nama seorang pelukis maestro yang karya-karyanya kebanyakan menggunakan cahaya seperti ini yaitu dengan meletakan Keylight agak jauh dan lebih rendah dari loop lighting sehingga pada pipi subjek yang dicahayai oleh fill light terdapat bocoran cahaya berlian yaitu cahaya dari mainlight yang berbentuk segitiga terletak dipipi bagian atas subjek &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Split light lebih mudah lagi yaitu setengah dari wajah tercahayai sedangkan setengahnya lagi sembunyi dalam bayangan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="postbody"&gt; Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di kutip dari&lt;br /&gt;http://indophoto.multiply.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2216326135756623931-1224867608811628984?l=bramdeco13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OlZA7uqKRuF2IF8xC5iVtLc57Z0/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OlZA7uqKRuF2IF8xC5iVtLc57Z0/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OlZA7uqKRuF2IF8xC5iVtLc57Z0/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OlZA7uqKRuF2IF8xC5iVtLc57Z0/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BramDecoo13/~4/9wgdOF_b8Mg" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://bramdeco13.blogspot.com/feeds/1224867608811628984/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/pengenalan-dasar-pencahayaan.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/1224867608811628984?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/2216326135756623931/posts/default/1224867608811628984?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/BramDecoo13/~3/9wgdOF_b8Mg/pengenalan-dasar-pencahayaan.html" title="Pengenalan Dasar Pencahayaan" /><author><name>bramdeco13</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06102569072641981376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="30" src="http://1.bp.blogspot.com/_1WlvHkPn8D8/SvHUm_nCYUI/AAAAAAAAABU/8bRV35U1nhU/S220/28042009(028).jpg" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bramdeco13.blogspot.com/2009/11/pengenalan-dasar-pencahayaan.html</feedburner:origLink></entry></feed>

