<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="0.91"><channel><title>Buletin Pillar RSS</title><link>http://www.buletinpillar.org/</link><description>Buletin Pillar RSS</description><lastBuildDate>Sat, 25 Feb 2012 09:35:46 -0800</lastBuildDate><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/xml" href="http://feeds.feedburner.com/BuletinPillar" /><feedburner:info uri="buletinpillar" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item><title>Renungan Mingguan Khusus Pillar Online - “Sst! Di Mana Minyakmu? Dia Sudah Tiba!” (Bagian 3)</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/Unz7nk1doDM/sst-di-mana-minyakmu-dia-sudah-tiba-bagian-3</link><description>&lt;p&gt;Di luar sudah semakin sepi. Tidak terdengar lagi suara anak-anak kampung bermain kejar-kejaran.&#xD;
Salak anjing sesekali memecahkan keheningan. Pengantin itu menunggu dan menunggu, tetapi&#xD;
mempelai laki-laki tidak kunjung tiba. Makanan telah mendingin. Anggur bergeming. Suara tawa di&#xD;
dalam rumah telah berganti menjadi uapan. Mata kesepuluh gadis itu mulai berat dan mereka pun&#xD;
tertidur. Namun sebelumnya, lima orang dalam kantuk mereka telah mengecek persediaan minyak&#xD;
mereka terlebih dahulu sebelum mereka menyerah kepada kelelahan mereka. Entah apa yang terjadi&#xD;
pada mempelai mereka.&lt;/p&gt;&#xD;
&#xD;
&lt;p&gt;"&lt;i&gt;Sst&lt;/i&gt;!" Desis ibu mereka membuat mereka terbangun.&lt;/p&gt;&#xD;
&#xD;
&lt;p&gt;“Di mana minyakmu? &lt;i&gt;Dia&lt;/i&gt; sudah datang!”&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/Unz7nk1doDM" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Mon, 20 Feb 2012 09:03:38 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/renungan/sst-di-mana-minyakmu-dia-sudah-tiba-bagian-3</feedburner:origLink></item><item><title>Transkrip - Sepuluh Hukum - Hukum Keenam (Bagian 1)</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/AP8RYZLGcrk/sepuluh-hukum-hukum-keenam-bagian-1</link><description>&lt;p&gt;Hukum keenam merupakan hukum yang menyangkut relasi manusia dengan manusia secara umum tanpa kualifikasi khusus, seperti orang tua dan anak, atau pimpinan dan anak buah. Demikian ini berlaku untuk seluruh sisa hukum Taurat ini. &lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/AP8RYZLGcrk" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Tue, 14 Feb 2012 22:20:59 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/transkrip/sepuluh-hukum-hukum-keenam-bagian-1</feedburner:origLink></item><item><title>Artikel - Eskatologi: Sekarang atau Nanti?</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/-EIS3e_N0fg/eskatologi-sekarang-atau-nanti</link><description>&lt;p&gt;Salah satu &amp;#8220;nubuatan&amp;#8221; paling baru tentang akhir zaman yang belum lama ini (tahun 2011) dipropagandakan oleh Harold Egbert Camping (19 Juli 1921). Camping terkenal suka menerapkan numerologi dalam penafsiran Alkitabnya dalam usahanya untuk menebak tanggal akhir zaman. &amp;#8220;Tebak-tebakan&amp;#8221;nya bahwa Yesus Kristus akan datang kembali pada tanggal 21 Mei 2011 dan orang benar akan terangkat ke sorga dan kemudian akan diikuti oleh lima bulan hujan api, belerang, dan tulah di bumi, serta jutaan orang akan mati setiap hari yang memuncak pada tanggal 21 Oktober 2011 ternyata tidak terbukti. &lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/-EIS3e_N0fg" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Tue, 14 Feb 2012 22:19:48 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/artikel/eskatologi-sekarang-atau-nanti</feedburner:origLink></item><item><title>Resensi - Kehidupan Kristen: Sebuah Pengantar Doktrinal</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/bGL84iu5f4A/kehidupan-kristen-sebuah-pengantar-doktrinal</link><description>&lt;p&gt;&amp;#8220;&lt;em&gt;And they live happily ever after&lt;/em&gt;&amp;#8221; itulah akhir cerita dari kebanyakan dongeng. Kita tahu bahwa dalam realitas itu adalah tidak mungkin karena &amp;#8220;&lt;em&gt;To live happily ever after&lt;/em&gt;&amp;#8221; hanya ada di dalam dongeng. Realitas adalah campuran dari kebahagiaan dan kesedihan, bukan kebahagiaan senantiasa. Walaupun tidak ada yang namanya &amp;#8220;&lt;em&gt;happily ever after&lt;/em&gt;&amp;#8221; tetapi kita terus berjuang semaksimal mungkin untuk memperoleh &amp;#8220;&lt;em&gt;happily as long as it can be&lt;/em&gt;&amp;#8221;. &lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/bGL84iu5f4A" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Tue, 14 Feb 2012 22:16:34 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/resensi/kehidupan-kristen-sebuah-pengantar-doktrinal</feedburner:origLink></item><item><title>Ponder - Xin (信)</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/8UpAm5DoLd8/xin</link><description>&lt;p&gt;Di dalam sebuah acara perpisahan, seorang teman membagikan kisah cintanya. Saya sangat terkesan. Anda ingin mendengarnya? Singkatnya begini: teman saya itu telah menjalin sebuah hubungan asmara yang berlangsung selama 9 tahun sebelum menikahi pasangannya. Hubungan panjang itu tidak hanya ditandai dengan banyak pergumulan untuk saling menyesuaikan diri, tetapi yang paling mengesankan adalah usahanya untuk tetap teguh memelihara kesetiaan cintanya. &lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/8UpAm5DoLd8" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Tue, 14 Feb 2012 22:14:45 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/ponder/xin</feedburner:origLink></item><item><title>Artikel - Eskatologi dan Metanarasi</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/huCHHGPXxaY/eskatologi-dan-metanarasi</link><description>&lt;p&gt;Setiap orang atau kelompok percaya pada dan memegang sebuah cerita besar &lt;em&gt;(grand story)&lt;/em&gt; atau metanarasi. Metanarasi ini yang menaungi segala yang dihadapinya di dunia ini. Tanpa metanarasi atau apa yang dipercayai tentang dunia, seseorang tidak dapat memahami kehidupan dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di dalamnya. Metanarasi seperti sebuah payung yang menghubungkan semua peristiwa dalam hidup menjadi sebuah gambaran yang koheren. Dengan metanarasilah manusia dapat melihat posisinya di dunia ini. &lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/huCHHGPXxaY" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Tue, 14 Feb 2012 22:12:24 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/artikel/eskatologi-dan-metanarasi</feedburner:origLink></item><item><title>Meja Redaksi - Februari 2012</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/7KJziYdrnIE/februari-2012</link><description>&lt;p&gt;Apakah Anda sudah siap mati? Atau siap menerima kedatangan Kristus kedua kalinya? Artikel-artikel dalam edisi ini akan mempersiapkan Anda untuk menjawab kedua pertanyaan &amp;#8220;mengerikan&amp;#8221; di atas dengan hati yang lebih siap. Kedua pertanyaan tersebut di atas juga menjadi dua aspek besar dari tema Pillar bulan ini dan bulan mendatang: eskatologi. Suatu tema yang jarang dibahas, namun begitu penting dalam kehidupan perjalanan iman kita. Siapkah Anda bertemu dengan Sang Penciptamu? Siapkah Anda bertemu dengan Juruselamatmu?&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/7KJziYdrnIE" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Tue, 14 Feb 2012 22:11:31 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/mejaredaksi/februari-2012</feedburner:origLink></item><item><title>Artikel - Pengajaran dari Jemaat di Laodikia</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/EaW01PVLdV4/pengajaran-dari-jemaat-di-laodikia</link><description>&lt;p&gt;Beberapa tahun lalu saya pernah berbincang-bincang dengan kawan-kawan yang dengan sengaja menghindar untuk membaca kitab Wahyu. Saat saya mempertanyakan alasannya, saya mendapatkan jawaban yang bervariasi. Mulai dari ketidakmengertian makna karena banyaknya tanda-tanda dan kentalnya unsur simbolis, sampai pada ketakutan akan masa penyiksaan karena teman saya ini memegang pandangan pra-milenialisme yang kuat. Padahal, kitab Wahyu juga adalah bagian dari Alkitab, wahyu Tuhan yang cukup dan lengkap bagi umat percaya. Jadi tidak seharusnya kita melewatkan pembacaan kitab ini. &lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/EaW01PVLdV4" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Tue, 14 Feb 2012 22:10:48 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/artikel/pengajaran-dari-jemaat-di-laodikia</feedburner:origLink></item><item><title>Artikel - If I Should Die Before I Wake</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/QDeDG6Jjh5A/if-i-should-die-before-i-wake</link><description>&lt;p&gt;Banyak orang Kristen yang ketika ditanya tentang akhir hidupnya, mereka akan dengan mudah menjawab, &amp;#8220;Saya yakin saya masuk sorga, Kawan!&amp;#8221; Mengapa orang Kristen begitu mudah mengatakan hal demikian? Apa penyebab utamanya? Apakah mereka benar-benar yakin akan masuk sorga nanti dan sekarang sedang begitu rindunya menantikan sorga?&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/QDeDG6Jjh5A" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Tue, 14 Feb 2012 22:09:18 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/artikel/if-i-should-die-before-i-wake</feedburner:origLink></item><item><title>Artikel - Eskatologi: Kedatangan Mesias (Pertama dan Kedua)</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/6k6SKvAd_Lc/eskatologi-kedatangan-mesias-pertama-dan-kedua</link><description>&lt;p&gt;Eskatologi, khususnya dalam tradisi gereja kita merupakan salah satu topik yang teranaktirikan. Beberapa hal bisa kita usulkan berkenaan dengan jarangnya tema ini diangkat. &lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, dalam dunia yang masih sangat diwarnai modernisme dalam berbagai bentuknya ini, eskatologi merupakan satu topik yang dianggap memiliki tingkat spekulasi yang terlalu tinggi; bicara eskatologi sangat diwarnai dengan ketidakpastian. &lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, pandangan eskatologi yang khas futuristik membuat tema ini seolah kurang relevan. &lt;em&gt;Ketiga&lt;/em&gt;, adanya alasan yang sedikit menggelikan berkenaan dengan John Calvin yang dalam hidupnya belum sempat menulis tafsiran kitab Wahyu, sehingga kita orang-orang yang mengaku berada dalam tradisi Calvinis merasa cukup sah untuk mengabaikan topik ini.&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/6k6SKvAd_Lc" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Tue, 14 Feb 2012 22:08:33 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/artikel/eskatologi-kedatangan-mesias-pertama-dan-kedua</feedburner:origLink></item><item><title>Pokok Doa - Februari 2012</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/R7A0AQiiKBs/februari-2012</link><description>&lt;p&gt;1. Berdoa untuk KKR Regional yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2012 ini. Berdoa untuk rencana 1,3 - 1,5 juta jiwa yang akan dijangkau melalui KKR Regional ini. Berdoa kiranya melalui rangkaian KKR Regional di berbagai penjuru Indonesia, banyak jiwa dibawa kembali kepada Tuhan dan mendapatkan pengertian akan firman Tuhan yang benar dan kokoh melalui Theologi Reformed. Berdoa dan bersyukur juga untuk KKR Regional yang telah dimulai di beberapa tempat, berdoa untuk setiap hamba Tuhan dan para aktivis yang melayani di dalam pemberitaan firman, kiranya Roh Kudus mengurapi mereka dan memelihara mereka. &lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/R7A0AQiiKBs" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Tue, 14 Feb 2012 22:03:47 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/pokokdoa/februari-2012</feedburner:origLink></item><item><title>Renungan Mingguan Khusus Pillar Online - “Sst! Di Mana minyakmu? Dia Sudah Tiba!” (Bagian 2)</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/uqUGtW6Jb9Q/sst-di-mana-minyakmu-dia-sudah-tiba-bagian-2</link><description>&lt;p&gt;Langit sedang mendung. Awan-awan hitam semakin padat dan memekat. Mereka berdesak-&#xD;
desakan berebut tempat, seakan-akan langit adalah ruang yang sempit. Petir sambung menyambung&#xD;
menembakkan cahaya-cahaya ke bumi. Halilintar menggelegar dan membuat anak-anak ketakutan.&#xD;
Jalan-jalan di Jakarta sedang padat-padatnya dan kendaraan bergerak lebih lambat daripada pejalan&#xD;
kaki. Kebisingan kota diramaikan lagi dengan klakson-klakson yang dihentakkan oleh supir-supir yang&#xD;
kehilangan kesabaran.&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/uqUGtW6Jb9Q" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Mon, 13 Feb 2012 07:48:15 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/renungan/sst-di-mana-minyakmu-dia-sudah-tiba-bagian-2</feedburner:origLink></item><item><title>Renungan Mingguan Khusus Pillar Online - “Sst! Di Mana minyakmu? Dia Sudah Tiba!” (Bagian 1)</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/9Z7PCl2twNQ/sst-di-mana-minyakmu-dia-sudah-tiba-bagian-1</link><description>&lt;p&gt;Saat ini, orang Kristen sedang berada dalam masa penantian. Dengan datangnya tahun 2012, kita&#xD;
sudah menunggu selama hampir 2.000 tahun akan kedatangan Sang Mesias yang kedua kalinya.&#xD;
Untuk ukuran manusia ini adalah penantian yang cukup lama. Meskipun begitu, kita yakin bahwa&#xD;
Tuhan Yesus pasti akan datang lagi sesuai dengan janji-Nya. Suatu hari nanti, kita akan mengetahui&#xD;
bahwa penantian kita tidak sia-sia.&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/9Z7PCl2twNQ" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Mon, 06 Feb 2012 23:59:37 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/renungan/sst-di-mana-minyakmu-dia-sudah-tiba-bagian-1</feedburner:origLink></item><item><title>Renungan Mingguan Khusus Pillar Online - Meninggalkan Jejak</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/77uE5CXCyk0/meninggalkan-jejak</link><description>&lt;p&gt;Hampir setiap orang Kristen mempunyai kerinduan untuk mengunjungi dan melihat sendiri situs-situs yang menjadi latar belakang Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Pengamatan langsung yang dicampur dengan sedikit imajinasi akan membawa kita kembali ke zaman nabi-nabi, Yesus Kristus, dan rasul-rasul.&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/77uE5CXCyk0" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Mon, 30 Jan 2012 20:17:55 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/renungan/meninggalkan-jejak</feedburner:origLink></item><item><title>Renungan Mingguan Khusus Pillar Online - Naga, Monster, Lewiatan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/NbMmA0-V5TE/naga-monster-lewiatan</link><description>&lt;p&gt;Minggu ini, warga etnis Tionghoa di seluruh dunia memperingati tahun baru menurut kalender&#xD;
Cina. Menurut perhitungan astrologi Cina, tahun yang baru ini adalah Tahun Naga. Anak-anak yang&#xD;
dilahirkan dalam tahun ini mendapat kehormatan untuk ber-shio naga. Saya katakan “kehormatan”&#xD;
karena nyatanya banyak orang Tionghoa yang merasa bangga dan beruntung mendapatkan&#xD;
keturunan ber-shio naga sebanyak-banyaknya. Bahkan, ada yang rela menempuh cara &lt;i&gt;caesar&lt;/i&gt; supaya&#xD;
anaknya tiba di dunia sebelum tahun naga berlalu.&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/NbMmA0-V5TE" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 19:11:09 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/renungan/naga-monster-lewiatan</feedburner:origLink></item><item><title>Transkrip - Sepuluh Hukum - Hukum Kelima (Bagian 2)</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/bY6TNekXN-A/sepuluh-hukum-hukum-kelima-bagian-2</link><description>&lt;p&gt;Hukum kelima adalah hukum pertama dari tanggung jawab manusia terhadap sesamanya. Anak yang berusia baru dua tahun sudah bisa membuat ibunya pusing. Dia ingin mengatur segala sesuatu, semua harus tunduk dan mengikuti keinginannya. Demikian juga relasi manusia dengan Allah. Manusia sering kali ingin melawan kedaulatan Allah dan memaksakan keinginannya. Ketika Tuhan mengatakan bahwa manusia harus taat pada kehendak-Nya, manusia menjadi kesal. Pada dasarnya manusia memang sangat sulit untuk menaklukkan keinginan dirinya demi kepentingan orang lain, apalagi kepentingan Tuhan. Hal ini hanya bisa diselesaikan dengan suatu komitmen bahwa kuasa yang lebih tinggi menaklukkan kuasa yang rendah. Lalu raja merasa mendapat mandat dari sorga sehingga ia memiliki kuasa tertinggi, padahal mereka sendiri tidak tahu Tuhan itu siapa dan bagaimana. &lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/bY6TNekXN-A" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Mon, 16 Jan 2012 01:53:53 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/transkrip/sepuluh-hukum-hukum-kelima-bagian-2</feedburner:origLink></item><item><title>Resensi - Gerakan Reformed Injili: Sebuah Sejarah Singkat</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/hDt_skjemf8/gerakan-reformed-injili-sebuah-sejarah-singkat</link><description>&lt;p&gt;Pada abad ke-20, daerah Eropa Timur jatuh ke tangan komunisme. Daerah Eropa Barat dilanda oleh sekularisme. Pengutusan misionaris mulai beralih dari daratan Eropa ke Amerika Utara. Namun gereja di Amerika harus menghadapi perkembangan liberalisme. Banyak hamba Tuhan sulit menerima tantangan zaman yang demikian hebatnya dan dalam menghadapi tuntutan kaum intelektual. Lalu muncul Gerakan Oikumene yang mengabaikan ortodoksi dan memperluas semangat toleransi terhadap segala macam aliran baru, ditambah Gerakan Karismatik yang telah menggantikan Gerakan Pentakosta tradisional, menghasilkan orang-orang awam yang tidak mengerti theologi tetapi berani mengabarkan Injil dan mendirikan gereja tanpa pengakuan iman, tanpa liturgi, bahkan tanpa penghargaan terhadap musik-musik yang agung yang diwariskan dari sejarah. &lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/hDt_skjemf8" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Mon, 16 Jan 2012 01:38:59 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/resensi/gerakan-reformed-injili-sebuah-sejarah-singkat</feedburner:origLink></item><item><title>Ponder - David Brainerd</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/F-9a67WIw84/david-brainerd</link><description>&lt;p&gt;Satu tahun telah berlalu. Satu tahun yang dilalui dengan berbagai macam peristiwa, perasaan, dan pergumulan. Satu tahun yang bisa dilewati karena adanya topangan anugerah dan pemeliharaan Tuhan. Memasuki tahun yang baru ini, sekali lagi saya ingin mengajak para pembaca untuk melihat seluruh kehidupan di hadapan Dia yang telah menciptakan kehidupan.&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/F-9a67WIw84" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Mon, 16 Jan 2012 01:38:07 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/ponder/david-brainerd</feedburner:origLink></item><item><title>Artikel - Apakah Kau Mengenal Suara Gembalamu?</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/NuV_Qbwf_c0/apakah-kau-mengenal-suara-gembalamu</link><description>&lt;p&gt;Seorang bos suatu perusahaan terdengar sedang marah terhadap karyawannya yang bekerja sebagai resepsionis di kantornya. &amp;#8220;Bagaimana &lt;em&gt;sih&lt;/em&gt;, masa saya telepon ke kantor, ditanya dari mana? Memangnya &lt;em&gt;gak&lt;/em&gt; tahu suara saya?&amp;#8221; Kedengarannya agak lucu memang, masa karyawan sendiri tidak mengenali suara bosnya, pemilik perusahaan tempat ia bekerja. Tidak dipungkiri bosnya setiap hari datang dan pasti melewati meja resepsionis itu. Akan tetapi mungkin juga karyawan itu baru bekerja dan belum hafal suara bosnya atau itu adalah prosedur seorang resepsionis, yaitu menanyakan identitas setiap penelpon walaupun sang penelpon adalah bosnya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/NuV_Qbwf_c0" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Mon, 16 Jan 2012 01:37:38 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/artikel/apakah-kau-mengenal-suara-gembalamu</feedburner:origLink></item><item><title>Pokok Doa - Januari 2012</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/BuletinPillar/~3/R4ykGYYueAA/januari-2012</link><description>&lt;p&gt;Bersyukur untuk tahun 2011, untuk apa yang telah diizinkan Tuhan terjadi di dalam kehidupan kita. Kiranya kita dapat melihat anugerah dan pekerjaan Tuhan di dalam momen-momen sepanjang 2011. Berdoa kiranya Tuhan memimpin kita di dalam tahun yang baru ini dengan iman Theologi Reformed untuk menjalani mandat Injil dan mandat budaya. &lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BuletinPillar/~4/R4ykGYYueAA" height="1" width="1"/&gt;</description><pubDate>Mon, 16 Jan 2012 01:36:56 -0800</pubDate><feedburner:origLink>http://www.buletinpillar.org/pokokdoa/januari-2012</feedburner:origLink></item></channel></rss>

