<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178</atom:id><lastBuildDate>Wed, 19 Feb 2025 01:56:05 +0000</lastBuildDate><category>Lokal</category><category>Politik</category><category>Learning</category><category>Sejarah</category><category>Admin</category><category>Entertainment</category><category>Tips dan Trik</category><category>Sosial</category><category>news</category><category>Agama</category><category>Bisnis</category><category>Budaya</category><category>Tutorial Blog</category><category>Wisata</category><category>Dunia</category><category>Elektronika</category><category>Hukum</category><category>Misteri</category><category>Pendidikan</category><category>Percintaan</category><category>Skripsi</category><title>BULUKUMBA NEWS | INFO SEPUTAR BULUKUMBA</title><description>BULUKUMBA NEWS | INFO SEPUTAR BULUKUMBA adalah situs media berita daerah bulukumba dan sekitarnya</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>43</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-8566745930055317397</guid><pubDate>Wed, 26 Oct 2016 10:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-26T18:32:47.307+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><title>Politik Pajak dalam Proses Tahapan Pilkada By Wahyu Triono</title><description>&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Bulukumba News&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - Ketika mendampingi beberapa calon kepala daerah dalam proses tahapan Pilkada serentak beberapa waktu yang lalu, hal menarik yang menjadi perhatian saya adalah berkaitan dengan salah satu persyaratan administratif bagi para calon kepala daerah agar melengkapi foto copy NPWP, tanda terima penyampaian SPTPP dan tanda bukti tidak mempunyai tunggakan pajak dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembahasan kali ini berkaitan dengan kepatuhan wajib pajak, kebijakan politik pemerintah yang masih berkutat pada upaya untuk mengejar target pemasukan pajak yang sebesar-besarnya ke kas negara tanpa diikuti pembaharuan dalam birokrasi atau pemungut pajak (fiskus) ditinjau dari aspek politik pajak atau demokratisasi pajak di Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCc0_D5hSVMqjMvOMvEuOyljgVKn0Ax4sbjAmDzqM7RviyaZg_tyl8nb6zJ8Er8S54eE2nLaQQMBfUa_KMTdh0pgP2WNgmgEtZcw7SEAfLE2rQrTy-6aRHf0TVPO22-d6iah3BTGFsv4Lb/s1600/34.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Politik Pajak dalam Proses Tahapan &quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCc0_D5hSVMqjMvOMvEuOyljgVKn0Ax4sbjAmDzqM7RviyaZg_tyl8nb6zJ8Er8S54eE2nLaQQMBfUa_KMTdh0pgP2WNgmgEtZcw7SEAfLE2rQrTy-6aRHf0TVPO22-d6iah3BTGFsv4Lb/s1600/34.jpg&quot; title=&quot;Politik Pajak dalam Proses Tahapan &quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Hal lain yang relevan untuk kita bahas adalah pentingnya persyaratan kepatuhan pajak bagi para calon kepala daerah. Apakah hanya sekadar persyaratan administratif belaka atau dapatkah kita memastikan agar para calon kepala daerah menjadi teladan yang dapat menjadi suatu bentuk edukasi bagi wajib pajak dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Membajak Wajib Pajak&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Seiring dengan menipisnya sumber daya alam, seperti minyak bumi dan gas alam, maka penerimaan dari sektor migas tersebut semakin berkurang. Saat ini sumber utama pendapatan negara dalam APBN yang terbesar adalah dari pajak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk mengejar pemasukan pajak, namun hal itu menyisakan beberapa permasalahan. Pertama, kebijakan perpajakan atau politik perpajakan kita yang terkesan tanpa memperdulikan hak-hak individu serta kebebasan wajib pajak. Politik perpajakan demikian sama sejak zaman kemerdekaan hingga reformasi, terkesan dipaksakan (tergantung keinginan politik pemerintah), serta sangat minim dalam redistribusinya kepada masyarakat, sehingga sulit mengatakan bahwa kebijakan fiskal di Indonesia sudah demokratis. Bahkan cara-cara pemungutan pajak demikian bisa dikatakan sebagai pencurian/perampokan hak milik rakyat atau membajak wajib pajak.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMwNw8tGU41XAsyizxC-SDOQW-VJYgSpMzCrSrqrElODz0VhD_viiPc0ABP8nr62YnpL5yFmnlpMymBe2ScVVMWOTBiSP8did9JaUz5W2o6lIK7c5k8Lr5h2l6EeSCj-NTmYbeMe-RG6_7/s1600/pengertian+pajak.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Politik Pajak dalam Proses Tahapan &quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;480&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMwNw8tGU41XAsyizxC-SDOQW-VJYgSpMzCrSrqrElODz0VhD_viiPc0ABP8nr62YnpL5yFmnlpMymBe2ScVVMWOTBiSP8did9JaUz5W2o6lIK7c5k8Lr5h2l6EeSCj-NTmYbeMe-RG6_7/s640/pengertian+pajak.jpg&quot; title=&quot;Politik Pajak dalam Proses Tahapan &quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Kedua, kasus pajak menduduki peringkat kedua setelah kasus korupsi yang sedang mewabah saat ini. Dari sejak dahulu, Direktorat Jenderal Pajak terkenal sarat dengan permainan antara para pegawai yang terkait dengan para wajib pajak sehingga menyebabkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Direktorat ini, bahkan sudah menjalar ke arah ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah. Hal ini membuat masyarakat enggan untuk taat membayar pajak walaupun itu merupakan kewajiban sebagai warga negara yang baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga, ketidakpatuhan wajib pajak timbul apabila wajib pajak tidak mempunyai pengetahuan perpajakan yang memadai, sehingga wajib pajak secara tidak sengaja tidak melakukan kewajiban perpajakannya (tidak mendaftarkan untuk memperoleh NPWP, tidak menyampaikan SPT dan lain-lain).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang sangat krusial dari kebijakan Direktorat Jendeal Pajak adalah berkaitan dengan upaya terakhir penagihan pajak, melalui penyanderaan (gijzeling) tentu saja harus diberlakukan secara hati-hati kepada penanggung pajak yang memiliki utang pajak sedikitnya Rp 100 juta dan memiliki aset untuk melunasinya, namun diragukan itikad baiknya dalam melunasinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini, Direktorat Jenderal Pajak mencatat bahwa terdapat 15.000 wajib pajak dengan nilai utang pajak Rp 100 juta atau lebih. Khusus untuk wajib pajak badan, termasuk dalam pengertian pengurus yang merupakan penanggung pajak yang dapat diusulkan penyanderaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehati-hatian dalam upaya penyanderaan (gijzeling) yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak dapat dilakukan melalui himbauan secara terus menerus yang disampaikan kepada wajib pajak yang memiliki utang pajak untuk senantiasa melakukan komunikasi dan bersikap kooperatif dengan KPP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, Direktorat Jenderal Pajak musti terus berupaya untuk menerapkan penagihan pajak dengan memperhatikan itikad baik wajib pajak dalam melunasi utang pajaknya. Semakin baik dan nyata itikad wajib pajak untuk melunasi utang pajaknya maka tindakan penagihan pajak secara aktif (hard collection) dengan pencegahan ataupun penyanderaan tentunya dapat dihindari. Kemudian, tidak kalah penting lagi tentang penerapan prinsip hukum secara umum bahwa pemungutan pajak secara adil dan sesuai dengan kemampuan membayar (ability to pay) harus diperhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan demikian, diharapkan Direktorat Jenderal Pajak tidak lagi hanya fokus pada upaya terakhir penagihan pajak melalui upaya penyanderaan (gijzeling) yang bisa jadi akan membajak wajib pajak, dalam artian bahwa wajib pajak akan menutup usahanya karena sudah tidak mampu lagi memodali usaha dan bahkan tidak memiliki kemampuan untuk membayar utang pajaknya, padahal secara umum kebanyakan wajib pajak yang mengalami hal tersebut dikarenakan tidak mempunyai pengetahuan perpajakan yang memadai.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Demokratisasi Pajak&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Upaya perbaikan terhadap regulasi perpajakan di Indonesia tentu saja musti terus dilakukan agar regulasi perpajakan tidak mendistorsi ekonomi, dan tentunya jangan sampai regulasi perpajakan justeru merusak iklim investasi dan sektor usaha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masa depan politik pajak dan demokratisasi pajak di Indonesia diharapkan akan mengarah pada upaya adanya mekanisme yang mampu mengatasi konflik kepentingan antara wajib pajak dengan pemungut pajak (fiskus), tersedianya wadah bagi wajib pajak untuk berpartisipasi dalam pembuatan kebijakan fiskal, kesetaraan hukum antara wajib pajak dengan pemungut pajak (fiskus) dan tersedianya akses pengawasan dana yang bersumber dari pajak serta pengawasan atas penerimaan dan alokasi dana pajak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para calon kepala daerah yang nantinya akan terpilih sebagai kepala daerah tentu saja juga memiliki peranan yang sangat penting dalam memberikan edukasi terhadap upaya kepatuhan wajib pajak lantaran Pertama, para calon kepala daerah musti dapat memahami bahwa persyaratan adminstratif atas kepatuhannya sebagai wajib pajak harus dimaknai secara luas agar bila kelak terpilih menjadi kepala daerah memiliki pengetahuan yang memadai tentang perpajakan dan mendorong proses edukasi kepada wajib pajak dan masyarakat secara luas agar memiliki kepatuhan dalam membayar pajak, baik itu pajak pusat, yaitu pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat dan digunakan untuk membiayai rumah tangga Negara. Misalnya, Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Bumi dan Bangunan, maupun pajak daerah, yaitu pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah dan digunakan untuk membiayai rumah tangga daerah. Misalnya, Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, dan Pajak Reklame.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua, para calon kepala daerah yang akan terpilih menjadi kepala daerah musti memiliki keyakinan bahwa kepatuhan para wajib pajak atau masyarakat dalam membayar pajak akan memberikan peranan bagi masyarakat dalam mengontrol pemerintah yang semakin kuat dan demokratis. Pemerintah pun akan menjadi berhati-hati dalam menggunakan uang pajak. Sehingga kondisi pemerintahan cenderung stabil karena mekanisme kontrol dan pengawasan (chack and balances) antara pemerintah dengan masyarakat berjalan dengan baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada akhirnya, pajak diharapkan akan memiliki dua fungsi yaitu fungsi penerimaan (budgeter) dan fungsi mengatur (regular) yaitu sumber dana yang diperuntukkan bagi pembiayaan pengeluaran-pengeluaran pemerintah dan mengatur atau melaksanakan kebijakan pemerintah di bidang ekonomi dan sosial.&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Penutup&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Salah satu usaha untuk mewujudkan kemandirian suatu bangsa atau negara dalam pembiayaan pembangunan, yaitu dengan menggali sumber dana yang berasal dari dalam negeri berupa pajak. Pajak digunakan untuk membiayai pembangunan yang berguna bagi kepentingan bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Partisipasi masyarakat sangat diperlukan terutama kalangan media massa, akademisi (ahli hukum pajak), Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak di bidang perpajakan serta pihak-pihak yang memiliki kompetensi dalam kebijakan perpajakan termasuk “drafting” regulasi maupun pengawasan atas penerimaan dan alokasi uang negara (dana pajak).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan yang terpenting adalah bagaimana semua pihak dapat mendorong agar pajak tidak membajak wajib pajak dan politik pajak kita atau demokratisasi pajak kita dimasa depan benar-benar dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan mendorong demokrasi yang mensejahterakan dan memakmurkan masyarakat. Semoga!</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2016/10/politik-pajak-dalam-proses-tahapan.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCc0_D5hSVMqjMvOMvEuOyljgVKn0Ax4sbjAmDzqM7RviyaZg_tyl8nb6zJ8Er8S54eE2nLaQQMBfUa_KMTdh0pgP2WNgmgEtZcw7SEAfLE2rQrTy-6aRHf0TVPO22-d6iah3BTGFsv4Lb/s72-c/34.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-2300082927940977768</guid><pubDate>Sun, 13 Jan 2013 16:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-26T18:52:11.502+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><title>Sejumlah Pasal &#39;Berbahaya&#39; dalam RUU Kamnas </title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Komisi I DPR telah mempelajari draf awal tentang RUU Keamanan Nasional (Kamnas) yang disodorkan pemerintah. Berdasarkan telaah akademis dan pendapat publik yang masuk ke DPR, disimpulkan bahwa substansi RUU Kamnas ini berpotensi masalah. Di dalamnya masih mengandung unsur pelanggaran hak asasi, pembatasan kebebasan pers, berbenturan dengan undang-undang lain, dan berpotensi menimbulkan penyalahgunaan kekuasaan. &lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Untuk itu, Komisi I DPR mengembalikan draf tersebut agar diperbaiki pemerintah. &lt;br /&gt;
Tapi, pemerintah justru mengembalikan draf tersebut utuh tanpa perbaikan.&lt;br /&gt;
&quot;Padahal RUU ini diindikasikan akan menabrak rambu-rambu,&quot; kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI Tubagus Hasanuddin di Jakarta, Senin (1/10).&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHMoNeEPqL7gtx13MUZYsGigSpo1tPpongt2NPZ5bq0jsoylOI3X67vsJr8XTQeoYXsi97cdHHxxefIGSycQmpmVqZ0HXg7Z7yxFNRPvMVhHSUQMbvAURwWhE4GqlX4i5O8uta9_lvcEp4/s1600/pp.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Sejumlah Pasal &#39;Berbahaya&#39; dalam RUU Kamnas &quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHMoNeEPqL7gtx13MUZYsGigSpo1tPpongt2NPZ5bq0jsoylOI3X67vsJr8XTQeoYXsi97cdHHxxefIGSycQmpmVqZ0HXg7Z7yxFNRPvMVhHSUQMbvAURwWhE4GqlX4i5O8uta9_lvcEp4/s1600/pp.jpg&quot; title=&quot;Sejumlah Pasal &#39;Berbahaya&#39; dalam RUU Kamnas &quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Ia mencontohkan, dalam Pasal 54 e draf UU tersebut terdapat unsur pelanggaran hak asasi manusia karena adanya kuasa khusus yang dimiliki unsur Kamnas berupa hak menyadap, menangkap, memeriksa, dan memaksa. Pasal 59 draf UU ini juga bermasalah karena menjadi lex spesialis yang menghapus UU lainnya, salah satunya UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian, Pasal 22 jo 23 memberikan peran terlalu luas kepada unsur BIN sebagai penyelenggara Kamnas. Pasal 10 , 15 jo 34 tentang darurat sipil dan militer sudah tak relevan lagi bila acuannya pada UU keadaan bahaya tahun 1959 . Pasal 17 (4) ; menyatakan bahwa ancaman potensial dan non potensial diatur dgn Keppres. Pasal ini berpotensi penyalahgunaan kekuasaan dan memicu keberadaan pemerintah yang tiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Pasal 17 ayat 2 terdapat ancaman berupa diskonsepsional perumusan legislasi dan regulasi. Maksudnya, kata Hasanuddin, &quot;Jika terjadi ketidaksepakatan tentang pembuatan aturan yang dikeluarkan pemerintah, maka pemerintah menganggap ini sebagai ancaman.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan pasal-pasal semacam itu, kata politisi PDIP ini, membahayakan kehidupan dan tatanan bernegara. Di luar itu, banyak pasal karet lainnya yang dapat diselewengkan penguasa demi kepentingan politiknya. Alhasil, RUU Kamnas memang harus ditinjau ulang.&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2013/01/sejumlah-pasal-berbahaya-dalam-ruu.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHMoNeEPqL7gtx13MUZYsGigSpo1tPpongt2NPZ5bq0jsoylOI3X67vsJr8XTQeoYXsi97cdHHxxefIGSycQmpmVqZ0HXg7Z7yxFNRPvMVhHSUQMbvAURwWhE4GqlX4i5O8uta9_lvcEp4/s72-c/pp.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-3845811318454178961</guid><pubDate>Sat, 05 Jan 2013 09:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-01-05T17:43:46.712+08:00</atom:updated><title>Sosok Wanita Misterius Resahkan Warga Bulukumba</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bulukumba -&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjf1RLqtAMfdH9_MY9dJWDXpAaHzYbathJlZURk6PMolrPO7SbD3v4qAMr8bTsRjBY-3334oquiTdG_GwmeHN-wow0EbFPTlmQbCje_RPbCqSDoapcxHh5lqfcLZuuI6Ojk90S_iOkvFouo/s320/van-gogh1.jpg&quot; height=&quot;241&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Masyarakat di Kecamatan Ujungloe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan diresahkan dengan kemunculan sesosok perempuan misterius. Yang mengherankan, perempuan yang diperkirakan masih berusia belasan tahun tersebut sering terihat membawa bayi di dalam kawasan hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baharuddin, seorang warga yang mengaku sering melihat perempuan tersebut mengungkapkan, perempuan yang belum diketahui identitasnya itu terlihat sejak tiga bulan lalu. Sejak terlihat hingga terakhir menampakkan diri, perempuan yang selalu menggendong bayi berjenis kelamin laki-laki yang diduga anaknya tersebut hanya menggunakan pakaian seadanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Waktu terlihat pertamakali perempuan misterius hanya menggunakan pakaian dalam saja dan sampai terakhir terlihat juga masih seperti itu,&quot; ungkapnya, Rabu (19/9/2012).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya dirinya, Baharuddin juga mengaku menerima laporan dari warga lainnya yang sering melihat sosok perempuan misterius terebut di kebun-kebun warga. Anehnya, warga yang mencoba mencari tahu identitas perempuan itu tidak berhasil menemukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diduga, dia berpindah-pindah tempat dari kebun satu ke kebun lainnya. Itu terlihat dari sisa dan bekas makanan yang ditinggalkan di pondok-pondok kebun petani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Setiap kami cari, sudah tidak ada. Hanya sisa makanan seperti umbi-umbian dan buah-buahan serta tumpukan dedaunan yang ditemukan di pondok-pondok beberapa kebun,&quot; katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski beberapa orang warga yang juga petani sempat bertemu dengan perempuan itu, namun mereka tidak berani membawanya ke permukiman warga atau pemerintah setempat. Mereka takut karena menduga perempuan tersebut menderita kelainan jiwa. Apalagi ketika ditanya, perempuan itu menjawab dengan jawaban yang tidak logis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Katanya pernah ditanya oleh salah seorang petani di sini, siapa nama suamimu, lalu dijawab kamu (maksudnya yang bertanya).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapa yang tidak kaget kalau begitu jawabannya. Makanya warga tidak ingin mengambil risiko,&quot; terang Baharuddin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Informasi lainnya, lanjut Baharuddin, perempuan itu dilaporkan sering memandikan bayi yang sering dibawanya di sebuah sumur di kebun petani pada subuh dan sore menjelang petang. Diduga, perempuan tersebut tidak ingin terlihat oleh warga, demi menghindari kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada sang perempuan misterius tersebut dan bayinya khususnya pada warga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Kami harap pihak berwenang berupaya mengevakuasi perempuan itu sebelum terjadi hal-hal yang tidak diingkan terutama pada warga. Kami kasihan sama perempuan itu terutama bayinya, begitupun dengan warga,&quot; harapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Kepala Polsek Ujungloe, AKP Thamrin Nur yang dikonfirmasi mengaku telah menerima laporan tersebut. Namun pihaknya belum memastikan kebenaran informasi dari warga itu. Pasalnya, pengakuan warga hanya dari mulut ke mulut saja sehingga belum bisa diyakini kebenarannya. &quot;Sudah ada memang laporannya, anggota bersama warga sudah datang ke lokasi yang disebutkan warga biasa melihat perempuan itu, tapi hasilnya nihil. Kami masih mendalami masalah ini, karena informasinya hanya dari mulut ke mulut saja,&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2013/01/sosok-wanita-misterius-resahkan-warga.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjf1RLqtAMfdH9_MY9dJWDXpAaHzYbathJlZURk6PMolrPO7SbD3v4qAMr8bTsRjBY-3334oquiTdG_GwmeHN-wow0EbFPTlmQbCje_RPbCqSDoapcxHh5lqfcLZuuI6Ojk90S_iOkvFouo/s72-c/van-gogh1.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-7778839923104841985</guid><pubDate>Sat, 05 Jan 2013 09:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2013-01-05T17:43:11.786+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pendidikan</category><title>Guru Bulukumba Belajar menjadi guru kreatif</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpJ5sAwS-um9m4LB9BRApOIx1GM-NgiuBJw4PWzyRbzJRvzH4tPFtEZPp7R3UZIUyQ_DakwCI0TS3PMPAEFUP5uKhMwamm8xhUykmUnrzavgTLQ1vKXDWq4uvhgcd6ZOTR-BfmqB47HJE/s1600/Teacher_and_Students_392870.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpJ5sAwS-um9m4LB9BRApOIx1GM-NgiuBJw4PWzyRbzJRvzH4tPFtEZPp7R3UZIUyQ_DakwCI0TS3PMPAEFUP5uKhMwamm8xhUykmUnrzavgTLQ1vKXDWq4uvhgcd6ZOTR-BfmqB47HJE/s320/Teacher_and_Students_392870.gif&quot; height=&quot;198&quot; id=&quot;il_fi&quot; style=&quot;padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Kreativitas dalam diri seorang guru terbentang dari kreatif dalam mengajar, kendalikan perilaku siswa sampai berkomunikasi dengan orang tua siswa. Guru yang kreatif terkadang malah tidak merasa dirinya ‘kreatif’ yang ada ia dalam keseharian selalu merasa ‘haus’ untuk yang terbaik. Cara terbaik merasakan diri kreativitas dalam diri Anda adalah jika siswa senang, sibuk, dan fokus saat Anda mengajar. Ciri lainnya siswa katakan “yaaaa…” saat Anda mengakhiri pembelajaran, tanda sebenarnya mereka masihenjoy belajar. Kreatif membutuhkan antusiasme &amp;amp; guru menempatkan diri dalam diri siswa.Siswa bisa kreatif di kelas jika gurunya pandai memandu lewat pertanyaan-pertanyaan, bahkan jika siswa menjawab keluar dari ‘rel’. Pada dasarnya kegaduhan semua siswa karena materi yang diajarkan oleh seorang guru itulah mind set guru yangkreatif. Semua siswa kreatif sesuai dengan gaya belajarnya, tugas guru memberikan ‘panggung’ untuk setiap tipe ‘kecerdasan’. Jika murid malah kreatif di luar sekolah, tanda bahwa guru dan sekolah mesti berubah. Siswa kreatif itu ribut di kelas. Ribut yang maksud adalah ribut karena keaktifan eorang siswa menanggapi materi yang diajarkan oleh gurunya. Sedangkan siswa yang rebut dikelas bukan karena materi pelajaran itu pertanda karena gurunya kurang kreatif. Kelas yang baik adalah siswa di dalamnya senang belajar,  gembira berinteraksi dengan guru yang menerima ia apa adanya.Indikasi kreativitas guru adalah setiap bangun pagi hatinya senang karena tahu hari ini mesti melakukan apa. Setiap saat di kelas adalah waktu yang berharga, guru memulai kelas tepat waktu. Guru selalu berbaik sangka pada siswa atau dalam bahasa lain panjang ‘urat sabar’nya.Kreativitas di kelas lahir dari guru yang pandai membatasi siswanya tanpa siswa sadar.  Guru yang pandai berinovasi sudah pasti kreatif, ia membiarkan sifat ‘bermain’ dalam dirinya. Ukuran kreatif tiap guru berbeda, namun ukuran kreatif bagi siswa sama, ia muncul lewat senyum dan kegairahan saat belajar.Saat ingin kreatif, seorang guru mesti sadar betul bahwa waktu adalah halangan sekaligus energi terbesar. Wallahua’lam &lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2013/01/guru-bulukumba-belajar-menjadi-guru.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpJ5sAwS-um9m4LB9BRApOIx1GM-NgiuBJw4PWzyRbzJRvzH4tPFtEZPp7R3UZIUyQ_DakwCI0TS3PMPAEFUP5uKhMwamm8xhUykmUnrzavgTLQ1vKXDWq4uvhgcd6ZOTR-BfmqB47HJE/s72-c/Teacher_and_Students_392870.gif" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-8963848131577970144</guid><pubDate>Tue, 25 Dec 2012 06:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-12-25T14:04:18.917+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lokal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sosial</category><title>Penerima Raskin bulukumba menurun dibandingkan sebelumnya</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/2012/12/penerima-raskin-bulukumba-menurun.html&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Ilustrasi (istimewa)&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;http://cdn.sindonews.com/content/2012/09/20/25/673589/HGng7P6W9U.jpg&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Jumlah
 rumah tangga sasaran (RTS) penerima beras miskin (raskin) daerah 
Bulukumba, Sulawesi Selatan bertambah sebanyak 160 orang kepala keluarga
 (KK).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dibanding tahun sebelumnya RTS penerima raskin hanya 
berkisar 21.460 KK di 10 Kecamatan. Namun, pada 2012 ini badan pusat 
statistik (BPS) meliris jumlah KK yang berhak menerima mencapai 21.620 
orang atau bertambah 160 KK.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kepala
 Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMD) Bulukumba, 
Abdul Rahman mengungkapkan, bertambahnya jumlah penerima ini berdasarkan
 hasil kerja BPS di lapangan, sehingga tidak bisa lagi protes. “Yang 
berhak menerima karena sudah masuk dalam kreteria,” ungkap dia, Rabu 19 
September 2012.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikatakan, bertambahnya jumlah penerima raskin 
ini karena terjadinya perpindahan penduduk dari luar Bulukumba yang 
masuk daerah ini, begitu pun sebaliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedang adanya sejumlah 
kepala keluarga tidak menerima raskin, sebenarnya bukan kesalahan di 
pemerintah. Menurutnya, pemkab memberikan raskin ke warga kurang mampu 
berdasarkan atas data yang diterima dari BPS Bulukumba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kami 
tidak mungkin pilih kasih dalam pemberian raskin. Sebab, memang raskin 
ini akan diperuntukan ke warga miskin. Hanya, terjadi kesalahan karena 
ada yang berhak menerima justru tidak kebagian, dan ini kita sementara 
carikan solusinya,” terangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rahman mengemukakan, pihaknya 
memberikan tawaran kepada kepala desa melakukan pergantian terhadap 
penerima khususnya warga mampu justru menerima untuk dialihkan ke warga 
kurang mampu. Hanya saja, harus di musyawarakan lebih awal agar tidak 
terjadi masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Saya sudah disampaikan supaya diganti saja yang
 tidak berhak menerima, namun menerima agar dialihkan ke warga kurang 
mampu. Ini untuk menutupi adanya KK yang tidak menerima raskin. Tapi, 
mereka harus membicarakan baik-baik, jangan sampai ada lagi masalah 
dibelakang hari,” ucapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terpisah, Kepala Sub Divisi Regional 
(Divre) Bulukumba Erwin Tora mengemukakan, bahwa pihaknya 
mendistribusikan raskin ke penerima berdasarkan atas data yang diterima 
dari pusat. “Kami menyalurkan sesuai data saja. Saya tidak punya 
wewenang mengubah dan sebagainya&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-size: xx-small;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://infobulukumba.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;sumber: &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/12/penerima-raskin-bulukumba-menurun.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-4513036549817248551</guid><pubDate>Tue, 25 Dec 2012 06:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-12-25T14:02:47.646+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lokal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><title>Lelang Logistik Pemilukada Bulukumba Dimulai</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;b&gt;BULUKUMBA,UPEKS&lt;/b&gt;-Sekertariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba membuka pendaftaran bagi rekanan yang berminat untuk pengadaan logistik Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bulukumba 2010.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Beberapa jenis logistik Pemilukada yang akan dilelang kepada pihak ketiga adalah kertas suara, kartu pemilih, tinta, serta alat kelengkapan di KPPS (Kelompok Penyelnggara Pemungutan Suara). Pendaftaran lelang logistik yang dimulai kemarin akan berakhir hingga tanggal 4 Mei.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ada 2 paket pekerjaan yang akan dilelang. Pertama paket adalah percetakan kertas suara dan kartu pemilih senilai Rp657.174.000 serta paket pengadaan alat kelengkapan KPPS senilai Rp224.102.000.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekertaris KPU Bulukumba, Djunaidi Abdillah mengatakan, lelang kertas suara dilakukan setelah DPT ditetapkan. &quot;jumlah kerta suara yang akan dilelang adalah 320.148 ditambah 2,5 persen,&quot;kata Djunaidi Abdillah, dikantor KPU Bulukumba, Selasa (27/4) kemarin.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Djunaidi Abdillah menjamin lelang pengadaan logistik Pemilukada Bulukumba akan berjalan sesuai dengan Keppres 80/2003 tentang pengadaan barang dan jasa milik pemerintah. Ia mencontohkan, pengadaan kertas suara termasuk pekerjaan khusus. Saking khususnya, percetakan kertas suara harus dijaga oleh polisi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&quot;Karena pekerjaannya sangat khusus, maka, salah satu syarat bagi rekanan untuk pengadaan kertas suara adalah memiliki mesin percetakan. Artinya, perusahaan itu memang memiliki kompetensi untuk pengadaan kertas suara serta syarat lain yang dipersyaratkan dalam dokumen lelang,&quot;terang Djunaidi Abdillah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sekertaris KPU Bulukumba, Djunaidi Abdillah, menambahkan untuk pengadaan logistik Pemilukada KPU Bulukumba akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada rekanan. Termasuk, tidak dipungut biaya pendaftaran.&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/12/lelang-logistik-pemilukada-bulukumba.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-8454364945198615284</guid><pubDate>Tue, 23 Oct 2012 10:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-23T18:34:44.633+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lokal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sejarah</category><title>Daftar Bupati/wakil Bupati Bulukumba dari zaman dahulu</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;Bulukumba telah mempunyai beberapa petinggi yang telah menjadi no 1, semua sudah ada 11 sampai sekarang.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
1. Andi Patarai (12 Februari 1960 - 1966)&lt;br /&gt;
2. Andi Bakri Tandaramang (1966-1978)&lt;br /&gt;
3. Amien Situru (1978, Pjs)&lt;br /&gt;
4. HA Hasanuddin (1978-1980)&lt;br /&gt;
5. Malik Hambali (1980-1985)&lt;br /&gt;
6. HA Kube Dauda (1985-1990)&lt;br /&gt;
7. Andi Tamrin (1990-1995)&lt;br /&gt;
8. HA Patabai Pabokori (1995-2005)&lt;br /&gt;
9. AM Sukri Sappewali-H. Padasi (2005-2010)&lt;br /&gt;
10. Azikin Solthan (2010, Plt)&lt;br /&gt;
11. Zainuddin Hasan-Syamsuddin (2010-2015)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/daftar-bupatiwakil-bupati-bulukumba.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-4730105699107448554</guid><pubDate>Sun, 21 Oct 2012 13:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-21T21:58:13.633+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sosial</category><title>kejadian aneh Komet Baru 15 Kali Lebih Terang dari Bulan 2013</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://images.detik.com/content/2012/10/01/10/154420_isondailymail.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://images.detik.com/content/2012/10/01/10/154420_isondailymail.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Baru-baru ini ditemukan komet yang diperkirakan bakal teramati dengan jelas oleh warga Bumi pada akhir 2013 mendatang. Komet yang diberi nama ISON (C/2012 S1) itu disebut-sebut merupakan komet yang bakal terlihat lebih terang 15 kali daripada Bulan. Wow!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Diperkirakan baru (akan terlihat) pada 2013 ketika komet ISON mendekati matahari,&quot; ujar Profesor Riset Astronomi, Astrofisika Lembaga Penerbangan dan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, pada akhir pekan lalu.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saat ini komet yang diumumkan keberadaannya pada Senin 24 September lalu oleh Vitali Nevski dan Artyom Novichonok dari Rusia itu, masih tampak redup untuk diamati langsung. Objek tersebut baru bisa dipotret dengan kamera CCD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Jaraknya masih terlalu jauh, hampir 7 kali jarak Bumi-matahari,&quot; sambung Djamaluddin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Times of India pada 1 Oktober ini mewartakan komet tersebut berpotensi terlihat di siang bolong. Tak heran penampakan komet itu akan membuat &#39;wow&#39; warga Bumi, khususnya pencinta astronomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Daily Mail, saat komet ini melintas pemandangan paling spektakuler akan terlihat dari belahan bumi utara di bulan November dan Desember pada 2013. Saat itu kepala komet mengarah ke Matahari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari space.com, komet tersebut ditemukan ilmuwan Rusia dengan menggunakan kamera dari teleskop 0,4 meter milik International Scientific Optical Network (ISON). Komet berorbit parabola itu berasal dari luar tata surya kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika pertama kali terlihat, Komet ISON berjarak 625 juta mil atau 1 miliar kilometer dari Bumi dan 584 juta mil atau 939 juta km dari matahari, dalam konstelasi redup Cancer. Komet tersebut saat ini lebih lemah cahayanya dari bintang paling redup untuk bisa dilihat dengan mata telanjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 28 November tahun depan, komet ini akan berada di titik terdekat (perihelion) dengan matahari, sekitar 1,2 juta km dari permukaan matahari. Inilah yang membuat komet ini ditengarai bisa terlihat di siang bolong. Namun tetap saja sinar terang matahari akan menghalangi pengamatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menarik, komet ini memiliki orbit yang mirip dengan Komet Besar 1960 (Great Comet 1960). Jadi saat bergerak menjauh dari Matahari, ekor panjang komet membentang dengan cemerlang, naik di langit sebelah barat saat matahari terbenam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Desember tahun depan, komet ini bisa terlihat di langit malam setelah matahari terbenam dan di pagi hari sesaat sebelum matahari terbit.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
sumber: http://news.detik.com&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/kejadian-aneh-komet-baru-15-kali-lebih.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-7568812729911316907</guid><pubDate>Wed, 10 Oct 2012 16:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-11T00:14:37.989+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Entertainment</category><title>Kepemimpinan Zainuddin Hasan Bupati Bulukumba Kurang Memuaskan</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img height=&quot;201&quot; id=&quot;il_fi&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhERPlUMbvDlBmZmI0tj_y2vOpieEYkwojTk7bmpuG3L5n_GACcj1gErh7KxAK-pm4-dNfWcX3E73xDPhM-gVULQaxM6PEplGJTf4L6uJwdVG-gHHeP6xRC-OSTrGT-xgi0UWLNs0cix1X/s1600/1276044713Zainuddin%252520Hasan%252C%252520balon%252520bupati%252520Bulukumba.jpg&quot; style=&quot;padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
KURANG MEMUASKAN. Zainuddin Hasan selaku Bupati Bulukumba, selalu yakin dengan tindakannya dan selalu percaya diri. Penulis belum melihat adanya keraguan dalam ucapan dan tindakannya. Tipe pemimpin seperti inilah yang sebenarnya diharapkan muncul ke permukaan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, masyarakat Bulukumba dan orang-orang yang punya kaitan, kepentingan, dan perhatian kepada Bulukumba, kurang puas terhadap kepemimpinan Zainuddin Hasan selaku Bupati Bulukumba. ========================== &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepemimpinan Bupati Bulukumba Kurang Memuaskan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh: Asnawin &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai manusia biasa, seorang pemimpin bisa saja melakukan kesalahan atau kekeliruan, tetapi seorang pemimpin tidak boleh ragu dalam bertindak atau dalam memutuskan sesuatu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam pengamatan penulis, Zainuddin Hasan selaku Bupati Bulukumba, selalu yakin dengan tindakannya dan selalu percaya diri. Penulis belum melihat adanya keraguan dalam ucapan dan tindakannya. Tipe pemimpin seperti inilah yang sebenarnya diharapkan muncul ke permukaan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, dalam survey atau jajak pendapat yang penulis adakan di blog ini (http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/), tampaknya masyarakat Bulukumba dan orang-orang yang punya kaitan, kepentingan, dan perhatian kepada Bulukumba, kurang puas terhadap kepemimpinan Zainuddin Hasan selaku Bupati Bulukumba. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Survey kami mulai pada 1 November 2011 dan berakhir pada 31 Desember 2011. Pertanyaan tunggal yang kami ajukan adalah “Puaskah Anda Terhadap Kepemimpinan Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan?”. Hasilnya, total suara yang masuk sebanyak 172, dengan rincian sebagai berikut; 62 (36%) suara memilih PUAS, 15 (8%) suara KURANG PUAS, 18 (10%) suara TIDAK PUAS, serta 77 (44%) suara SANGAT TIDAK PUAS. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hasil survey: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Puas = 62 (36%) &lt;br /&gt;
- Kurang Puas = 15 (8%) &lt;br /&gt;
- Tidak Puas = 18 (10%) &lt;br /&gt;
- Sangat Tidak Puas = 77 (44%) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari hasil survey ini, pasti akan timbul pertanyaan, mengapa lebih banyak orang yang tidak puas atas kepemimpinan Zainuddin Hasan selaku Bupati Bulukumba? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mengetahui jawabannya mungkin perlu dilakukan survey tersendiri, tetapi dengan hasil survey ini, kita berharap Zainuddin Hasan yang berlatar-belakang profesi pengusaha dan pernah menjabat Bupati Pohuwato, Provinsi Gorontalo, bersedia melakukan evaluasi diri. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Optimis boleh-boleh saja. Percaya diri juga bagus, tetapi jangan terlalu optimis dan jangan terlalu percaya diri, karena banyak hal yang harus diperhatikan dan dikomunikasikan oleh seorang pemimpin, apalagi oleh seorang Zainuddin Hasan selaku Bupati Bulukumba periode 2010-2015. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekadar mengingatkan, Zainuddin Hasan adalah putra kelahiran Bulukumba dan mengaku pulang kampung untuk membangun daerah kelahirannya. Kita berharap niat baiknya itu benar-benar diwujudkan dengan tetap menjaga hubungan harmonis dengan tokoh-tokoh masyarakat dan warga Bulukumba pada umumnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga survey ini bermanfaat, baik bagi Zainuddin Hasan, maupun bagi masyarakat Bulukumba secara umum. Terima kasih kepada saudara-saudaraku yang telah memberikan suara dalam survey ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber:fajar&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/kepemimpinan-zainuddin-hasan-bupati.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhERPlUMbvDlBmZmI0tj_y2vOpieEYkwojTk7bmpuG3L5n_GACcj1gErh7KxAK-pm4-dNfWcX3E73xDPhM-gVULQaxM6PEplGJTf4L6uJwdVG-gHHeP6xRC-OSTrGT-xgi0UWLNs0cix1X/s72-c/1276044713Zainuddin%252520Hasan%252C%252520balon%252520bupati%252520Bulukumba.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-3535639990189691822</guid><pubDate>Fri, 05 Oct 2012 20:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-06T04:34:59.819+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Agama</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lokal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sosial</category><title>Biaya Transportasi JCH(jemaah calon haji) Bulukumba Rp200 Juta</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.fajar.co.id/img_berita/158aa4fr4h98r947h89s4gs.jpg&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Jarak antara Bulukumba dengan Makassar hanya sekira 153 kilometer. Untuk transportasi darat dengan menggunakan angkutan umum, warga Bulukumba biasanya membayar paling mahal Rp50 ribu. Tetapi, jemaah calon haji (JCH) malah dibebani biaya transportasi hingga Rp500 ribu per orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah JCH asal Bulukumba tahun ini mencapai 416 orang. Jika setiap orang membayar Rp500 ribu, maka dana yang terkumpul mencapai Rp208 juta. Dana itu akan digunakan untuk membayar sewa sembilan unit bus eksklusif dari Bulukumba ke Makassar. Dengan hitungan kasar, biaya sewa bus mencapai Rp23 juta per unit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Terus terang kami merasa terbebani. Sudah berkali-kali jemaah haji dibebani biaya macam-macam,&quot; jelas seorang JCH berinisial, RM, Selasa 25 September.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya biaya transportasi, JCH Bulukumba juga dibebani biaya vaksinasi influenza Rp200 ribu. Padahal, sebelumnya jemaah sudah membayar biaya pemeriksaan kesehatan di puskesmas antara Rp130 ribu sampai Rp150 ribu. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebanyak dua kali di puskesmas terdekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Bulukumba, Muhammad Yunus mengatakan, pada dasarnya, biaya transportasi untuk para jemaah calon haji itu sudah wajar. Menurut dia, biaya transportasi Rp500 ribu itu sudah sesuai dengan kesepakatan JCH dengan pimpinan kelompok mereka masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ini bukan kita yang tetapkan. Ini atas permintaan mereka semua,&quot; jelasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menambahkan, biaya untuk JCH Bulukumba itu tidak masuk dalam item biaya perjalanan ibadah haji (BPIH). Sementara, pemerintah daerah juga tidak memberikan porsi anggaran untuk biaya tranportasi itu dalam APBD. Makanya, pihaknya sepakat membebankan biaya transportasi itu kepada jemaah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Muhammad Yunus membenarkan bahwa Kemenang Bulukumba akan menggunakan sembilan unit bus untuk pengangkutan jemaah calon haji dari Bulukumba ke Makassar. Semuanya, katanya, bus jenis eksklusif untuk kenyamanan jemaah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Mobil ini datang ke Bulukumba dalam keadaan kosong, jadi biayanya memang mahal,&quot; jelas dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkait vaksinasi, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bulukumba, Kasmarinda mengatakan, vaksinasi itu memang berbayar. Awalnya, Kementerian Kesehatan berencana untuk menggratiskan biaya vaksinasi ini. Namun, rencana itu ternyata gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Memang ada rencana untuk menggratiskan. Tapi setelah Menteri Kesehatan meninggal, terpaksa harus berbayar,&quot; jelas dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasmarinda menguraikan, biaya vaksinasi itu digunakan untuk membeli vaksin flu senilai Rp150 ribu per vaksin. Sementara Rp50 ribu sisanya digunakan untuk honor para petugas medis. Vaksinasi itu penting agar JCH tidak terinfeksi segala jenis influenza, mulai dari flu burung dan sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Soal biaya kesehatan di puskesmas, Kasmarinda mengatakan, segala biaya itu masuk ke dalam kas daerah. Menurutnya, biaya kesehatan itu sudah diatur pada peraturan daerah (Perda). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketua Pemuda Muslim Bulukumba, L Satyawarman menilai segala biaya yang dibebankan kepada JCH itu tidak realistis. Terutama biaya transportasi yang mencapai Rp500 ribu. &quot;Ini sangat membenani jemaah dan tidak realistis. Biaya transportasi ke Makassar itu tidak sampai Rp100 ribu,&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/biaya-transportasi-jchjemaah-calon-haji.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-1730790654853928483</guid><pubDate>Fri, 05 Oct 2012 20:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-06T04:31:14.914+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Entertainment</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><title> Pejabat Inspektorat Bulukumba Jadi Tersangka </title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
- Kasus pungutan dana honorer di Bulukumba akhirnya masuk ranah hukum. Kepolisian Resor (Polres) Bulukumba menetapkan Sekretaris Inspektorat Bulukumba, Umar Naing (sebelumnya diinisialkan UN) sebagai tersangka. Dia diduga menipu pegawai honorer.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Penetapan tersangka ini dilakukan setelah penyidik memeriksa 17 pegawai honorer yang sempat menyetor uang masing-masing Rp1 juta kepada Umar. Para honorer itu mengaku tertipu saat verifikasi berkas.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bulukumba, AKP Andi Alimudin, Jumat 27 April, mengatakan, semua saksi mengakui menyerahkan uang tersebut dengan janji akan diluluskan dalam verifikasi honorer K1. Dengan demikian, kata dia, sudah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai tersangka. &lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Apalagi, lanjut Alimuddin, ada bukti transfer uang yang dialamatkan ke rekening tersangka. &quot;Kami nilai ini perbuatan penipuan,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Berdasarkan keterangan saksi, ke-17 honorer yang bertugas di RSUD Sultan Daeng Radja itu masih diminta untuk menyetorkan tambahan dana sebesar Rp1 juta. Itu jika mereka lolos verifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tetapi, itu tidak terealisasi karena semuanya ternyata gagal.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Kendati sudah ditetapkan sebagai tersangka, Alimudin menegaskan bahwa yang bersangkutan baru akan diperiksa pada Senin, 29 April. Surat pemanggilan sudah dikirimkan. Soal apakah akan ditahan atau tidak, menurutnya, nanti akan ditentukan setelah pemeriksaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Umar yang dikonfirmasi wartawan Radar Bulukumba (Fajar Group), mengaku sudah menerima surat pemanggilan dari polisi. Dia juga mengakui bahwa dalam surat panggilan itu, sudah dicantumkan statusnya sebagai tersangka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dia mengaku siap menghadiri panggilan tersebut untuk memberikan keterangan terhadap dugaan penipuan yang ditudingkan kepada dirinya. &quot;Saya siap menghadirinya, mudah-mudahan saya sehat,&quot; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebelumnya, kepada FAJAR, Umar mengaku tidak berniat melakukan penipuan. Dia mengakui menerima uang Rp17 juta. Dia bermaksud meminjam uang untuk keperluan pribadinya. Namun, tidak ada kaitannya dengan honorer.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Uang itu, jelas Umar, ia pinjam dari seorang rekannya yang bertugas di RSUD Sultan Daeng Radja berinisial SR. Menurutnya, SR tidak pernah menyampaikan kepada dirinya bahwa uang itu berasal dari 17 pegawai honorer yang berharap lolos verifikasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan yang dihubungi terpisah, mengatakan, dirinya tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi kepada bawahannya jika terbukti bersalah. Tetapi, Zainuddin mengaku menghargai proses hukum yang berjalan. Tim yang dibentuk Inspektorat juga masih sementara bekerja untuk menelusuri kasus tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span class=&quot;isiberita_ok&quot;&gt;&lt;b&gt;Sumber : Fajar&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/pejabat-inspektorat-bulukumba-jadi.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-4662606255641028518</guid><pubDate>Fri, 05 Oct 2012 20:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-06T04:28:05.821+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Entertainment</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><title>Bulukumba tragis kecelakaan maut</title><description>&amp;nbsp;bulukumba tragis kecelakaan maut yang meninpa dua orang yang menyebatkan
 seorang tewas di tkp secara mengenaskan dan satunya tewas di perjalanan
 menuju rumasakit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.youtube.com/watch?v=s3wJC_wbAJ8&quot;&gt;http://www.youtube.com/watch?v=s3wJC_wbAJ8&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ORANG KINDANG ITU BRO DI KOTA BULKUM DEKAT SMP KATANTA</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/bulukumba-tragis-kecelakaan-maut.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-4635004639566538197</guid><pubDate>Tue, 02 Oct 2012 14:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-11T00:13:45.459+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Entertainment</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">news</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sosial</category><title>siswa Bulukumba meraih nilai tertinggi Ujian Nasional, Guru mendapatkan Piagam</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://arifar.blogdetik.com/files/2012/05/6121d6850c2f936b30ea71a232b5dfc2_guru.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;259&quot; id=&quot;il_fi&quot; src=&quot;http://arifar.blogdetik.com/files/2012/05/6121d6850c2f936b30ea71a232b5dfc2_guru.jpg&quot; style=&quot;padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;&quot; width=&quot;350&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Keberhasilan siswa Bulukumba meraih nilai tertinggi Ujian Nasional (UN) tahun 2012, mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulsel. Sebanyak 61 guru dan kepala sekolah beserta pengawas pendidikan mendapat penghargaan gubernur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghargaan yang diberikan berupa piagam. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Patabai Pabokori yang menyerahkan langsung penghargaan tersebut di Bulukumba, Kamis 21 Juni. Sedianya, penghargaan itu akan diserahkan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu&#39;mang. Namun, pada saat yang bersamaan, Agus punya agenda lain di Luwu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Patabai mengatakan, piagam penghargaan kepada guru-guru, kepala sekolah, dan pengawas pendidikan ini atas peran mereka sebagai pelaku utama dalam pencapaian prestasi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan hasil rekapitulasi Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, tingkat kelulusan SMA/SMK di Bulukumba mencapai 99,99 persen. Prestasi itu sekaligus mendongkrak posisi Sulsel di tingkat nasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ini adalah sebuah prestasi yang cukup membanggakan. Semua ini berkat loyalitas guru-guru dan kepala sekolah terhadap pengembangan dunia pendidikan di Bulukumba,&quot; ungkap mantan Bupati Bulukumba dua periode itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan mengaku bangga terhadap kinerja para guru dan kepala sekolah selama ini. Prestasi itu, lanjutnya, merupakan bentuk implementasi dari program pemerintah dalam meningkatkan prestasi pendidikan di Kabupaten Bulukumba. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zainuddin juga berjanji menyelesaikan tunjangan sertifikasi guru yang selalu bermasalah akhir-akhir ini. Dia berharap, permasalahan itu tidak memengaruhi kinerja para guru dan kepala sekolah dalam menjalankan tanggung jawabnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class=&quot;isiberita_ok&quot;&gt;&lt;b&gt;Sumber : &lt;a href=&quot;http://www.fajar.co.id/read-20120621183111-bulukumba-juara-un-guru-dapat-piagam&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Fajar&amp;nbsp; &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/siswa-bulukumba-meraih-nilai-tertinggi.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-1043578322567945537</guid><pubDate>Tue, 02 Oct 2012 10:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-02T18:30:01.033+08:00</atom:updated><title>Prekonomian Bulukumba menglami Peningkatan</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span id=&quot;goog_1741276897&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;goog_1741276903&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img height=&quot;320&quot; id=&quot;il_fi&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2MWpJ75w3BTAD74YTMBIa2_7JQk9Jp_gyNadDK16bDydzbu0prz39Ym-yGc9XtmpPsBl1CI6H7JjXRDUp1uKHvyCda3VUQEaS788fm_sPf4K5_y36JymXExC0KspljtZrs-WTyr9MnH6X/s320/Zainuddin+Hasan+-11.jpg&quot; style=&quot;padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;&quot; width=&quot;257&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id=&quot;goog_1741276904&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;goog_1741276898&quot;&gt;&lt;/span&gt;Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan mengungkapkan jika perekonomian di Kabupaten Bulukumba terus mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut terlihat dengan peredaran uang yang mencapai Rp1,2 triliun per tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Zainuddin mengatakan, selain perputaran uang yang mengalir hingga Rp1,2 triliun itu, kepercayaan lembaga keuangan terhadap potensi ekonomi di Kabupaten Bulukumba juga meningkat. Lembaga keuangan baik itu bank maupun non bank sudah menjamur di daerah ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Banyaknya lembaga keuangan yang beropreasi tersebut, kata Zainuddin, bukan tanpa alasan. Sebuah lembaga keuangan baru bisa dibangun setelah melalui hasil kajian dan survei masing-masing lembaga keuangan. &lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
“Lembaga keuangan tidak asal membangun. Mereka baru bangun bank kalau perputaran ekonomi daerah itu sudah sehat,” jelas Zainuddin saat bersilaturahim dengan ratusan tokoh masyarakat, pada momentum Halalbihalal beberapa waktu lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pada kesempatan itu pula, Zainuddin juga memberikan gambaran jika saat ini, perekonomian Bulukumba mengalami peningkatan yang cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan jumlah APBD dua tahun terakhir. Dua tahun lalu, kata dia, APBD Bulukumba hanya berkisar 400 miliar, dan untuk tahun 2012 APBD Bulukumba meningkat signifikan yang hampir mencapai Rp800 miliar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Kesemua ini mejadi ukuran jika perekonomian Bulukumba mengalami peningkatan,” tandas Zainuddin dengan sangat meyakinkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Halalbihalal dilakukan oleh sejumlah jajaran pemerintah Kabupaten Bulukumba pascalebaran. Halal bi halal ini dilakukan oleh Zainuddin untuk mengetahui perkembangan pembangunan dan juga masalah-masalah yang sering dihadapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &quot;Selama ini, saya banyak mengetahui perkembangan pembangunan dan juga masalah-masalah yang sering dihadapi masyarakat melalui media dan laporan aparatur pemerintahan, baik itu melalui camat, maupun laporan langsung dari para kepala desa dan lurah,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kepala Sub Bagian Pemberitaan, Humas dan Protokol Pemkab Bulukumba, Asrul Sani menambahkan, silaturahim ini dimanfaatkan Zainuddin guna bertemu dengan para tokoh-tokoh masyarakat. “Kunjungan seperti ini dilakukan Zainuddin di seluruh Kecamatan di Bulukumba,.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber : http://www.fajar.co.id &lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/prekonomian-bulukumba-menglami.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2MWpJ75w3BTAD74YTMBIa2_7JQk9Jp_gyNadDK16bDydzbu0prz39Ym-yGc9XtmpPsBl1CI6H7JjXRDUp1uKHvyCda3VUQEaS788fm_sPf4K5_y36JymXExC0KspljtZrs-WTyr9MnH6X/s72-c/Zainuddin+Hasan+-11.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-6564188144956607599</guid><pubDate>Tue, 02 Oct 2012 10:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-02T18:14:13.229+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lokal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wisata</category><title> Pemkab Bulukumba Akan Bangun Bandara </title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://m.okezone.com/mimg/2012/04/20/452/615396/large_0E004QBbrW.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;220&quot; src=&quot;http://m.okezone.com/mimg/2012/04/20/452/615396/large_0E004QBbrW.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Bulukumba - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba segera membangun bandara termewah pertama yang berada di kawasan Selatan Sulawesi. Bandara yang dibangun diatas lahan seluas 150 hektar di Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, akan melayani penerbangan Bali-Mataram.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rencana pembangunan bandara yang menjadi ikon baru di daerah ini berdasarkan hasil rapat Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Muspida), Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangky dan Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Bulukumba, yang berlangsung di ruang aula Kantor Camat Bontobahari, Kamis (19/4/2012).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan, mengatakan warga Bulukumba patut berbangga karena daerah ini segera memiliki sebuah bandara yang nantinya akan menjadi daya tarik bagi setiap orang luar untuk datang berkunjung di daerah berjuluk Butta Panrita Lopi. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Lokasi bandara ini mengarah ke pantai Lemo-lemo Bontobahari. Ini akan menjadi ikon baru di daerah kami,&quot; ungkap Zainuddin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dijelaskan, luas lokasi pembangunan bandara pertama di bagian Selatan Sulsel ini akan mengunakan sekira 150 hektar lebih yang merupakan bagian tanah milik warga setempat. Oleh sebab itu, bupati berharap dalam proses pembebasan lahan diharapkan warga mengedepankan kepentingan umum dibanding pribadinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Jangan sampai warga saling klaim lahan. Sebab, biasanya hal seperti ini rawan terjadi pada proses pembebasan,&quot; ujar mantan Bupati Puhowato ini.    &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, dia mengingatkan kepada seluruh warga untuk tidak menggunakan jasa calo terhadap proses administrasi pembebasan tanah nantinya. Namun, diharapkan berkoordinasi langsung kepada kepala desa dan selanjutnya akan dikoordinasikan ke Camat setempat serta Bagian Pertanahan Pemkab Bulukumba. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Kami berharap jangan percaya dengan calo. Tetapi ada baiknya langsung berkoordinasi dengan kepala desa,&quot; harapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bulukumba, Rosali A Liong, mengemukakan, lokasi pembangunan Bandara Bulukumba ini segera di survei oleh menteri perhubungan pusat. Survei untuk mengetahui apakah lahan yang digunakan sudah sesuai atau belum. Sebab, jangan sampai setelah ditetapkan lantas ditolak oleh pusat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Tim survei dari pusat segera turun, kami berharap setelah itu sudah bisa dimulai pembangunannya,&quot; ungkapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terpisah, Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba Mulyadi Mursali, mengungkapkan hingga saat ini, belum menerima usulan dari SKPD terkait apakah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) atau tidak. Bahkan, dalam program SKPD yang menangani pun belum memasukkan tahun ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Kami belum menerima laporan dalam APBD. Tapi, kalau memang memungkinkan dialokasikan di APBD sah-sah saja. Yang penting tujuannya baik dan sudah melalui pengkajian,&quot; ujar Mulyadi&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/pemkab-bulukumba-akan-bangun-bandara.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-3662036943280424375</guid><pubDate>Mon, 01 Oct 2012 00:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-01T08:24:47.633+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lokal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><title>Bupati Bulukumba Lantik Sembilan Pejabat</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjceBmDsEuiDSs95SMmyWyyMOQ7SEt_1pWSM4KeXjLPMfMf2rv1rJ7XhBRcbQXYiLRH4TwQJSwPnyU5WPPhxCQVVK80mNkobsJhoaZodEcT9XXjTR5Sp8WTXwR22KAIld6hcpv8PT5bvCif/s1600/224514_200491690007839_100001410275354_563700_4094883_n.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;265&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjceBmDsEuiDSs95SMmyWyyMOQ7SEt_1pWSM4KeXjLPMfMf2rv1rJ7XhBRcbQXYiLRH4TwQJSwPnyU5WPPhxCQVVK80mNkobsJhoaZodEcT9XXjTR5Sp8WTXwR22KAIld6hcpv8PT5bvCif/s400/224514_200491690007839_100001410275354_563700_4094883_n.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;BULUKUMBA&lt;/a&gt;, -- Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan, kembali melantik sejumlah pejabat, termasuk beberapa pejabat eselon II, Jumat, 21 Januari 2011. Kali ini Bupati Bulukumba melantik sembilan pejabat. Pada Senin, 17 Januari 2011 lalu, Zainuddin Hasan juga melantik 17 pejabat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang dilantik kali ini adalah Andi Nurdiana (Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah), M Sabir (Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa), Drg Hj Dian Welliyati Kabier (Kepala Dinas Kesehatan), serta Ahmad Sukri (Kepala Dinas Tata Ruang).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andi Nurdiana, M Sabir, Dian Welliyati Kabier serta Ahmad Sukri, sebelumnya hanya pejabat pelaksana tugas (Plt) di tempat tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain pejabat eselon II, Camat Kindang yang selama ini dijabat, Sajuang S Sos, kini dijabat Andi Espart A Tenrisukki. Sementara itu, Sajuang, menjabat Kepala Kantor Perizinan Satu Atap Bulukumba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Drs Pasakai yang sebelumnya kepala Bidang di kantor Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Bulukumba, dimutasi ke kantor Lingkungan Hidup Bulukumba sebagai kepala kantor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andi Mappiwali yang sebelumnya kepala Kantor Lingkungan Hidup Bulukumba, dimutasi ke Sekertariat Daerah Bulukumba sebagai Kepala Bagian Keuangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain pejabat Bulukumba, Bupati Zainuddin Hasan, juga melantik kepala Kantor Kementerian Agama Bulukumba, HM Rasbi MM, yang mengantikan Drs H Syafruddin yang sudah memasuki masa pensiun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mutasi pejabat Bulukumba merupakan kali kedua dilakukan Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan. Namun menurut bupati, mutasi itu biasa, bukan hal yang luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Reposisi pejabat bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja pemerintahan,&quot; kata Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan, ketika menyampaikan sambutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-----------------------------------------------------&lt;br /&gt;
Pejabat yang Dilantik, Jumat, 21 Januari 2011:&lt;br /&gt;
-----------------------------------------------&lt;br /&gt;
1. Andi Nurdiana (Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah)&lt;br /&gt;
2. M Sabir (Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa)&lt;br /&gt;
3. Drg Hj Dian Welliyati Kabier (Kepala Dinas Kesehatan)&lt;br /&gt;
4. Ahmad Sukri (Kepala Dinas Tata Ruang)&lt;br /&gt;
5. Andi Espart A Tenrisukki (Camat Kindang)&lt;br /&gt;
6. Sajuang (Pjs. Kepala Kantor Perizinan Satu Atap)&lt;br /&gt;
7. Drs Pasakai (Kepala Kantor Lingkungan Hidup Bulukumba)&lt;br /&gt;
8. Andi Mappiwali (Kepala Bagian Keuangan Sekertariat Daerah Bulukumba)&lt;br /&gt;
9. HM Rasbi MM (Kepala Kantor Kementerian Agama Bulukumba).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nama-nama pejabat yang dilantik, Senin, 17 Januari 2011, sebagai berikut :&lt;br /&gt;
-------------------------------------------------------&lt;br /&gt;
1. Ir. Nurdin Radja - Asisten II Bidang Ekbang&lt;br /&gt;
(sebelumnya Kepala BPPKB)&lt;br /&gt;
2. Dra. Hj. R. Kr. Suginna --Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan&lt;br /&gt;
(sebelumnya Kepala Inspektorat)&lt;br /&gt;
3. Drs. H. Muh. Basri P, MM -- Staf Ahli Bidang Pembanguna&lt;br /&gt;
(sebelumnya staf ahli pemerintahan, kemasyarakatan dan SDM&lt;br /&gt;
4. Ir. Hj. A. Syarfiah Patunru -- Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM&lt;br /&gt;
(sebelumnya Kepala Badan Ketahanan Pangan)&lt;br /&gt;
5. Drs. A. Mahyuddin -- Staf Ahli Bidang Pemerintahan&lt;br /&gt;
(sebelumnya Kepala BPMPD)&lt;br /&gt;
6. Drs. A. Syafrul Patunru -- Kepala Inspektorat&lt;br /&gt;
(sebelumnya Kepala DPKD)&lt;br /&gt;
7. Dra. Andi Bahagia Amin -- Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah&lt;br /&gt;
(sebelumnya Kadi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata)&lt;br /&gt;
8. Drs. H. Muh. Sabir -- Plt. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa&lt;br /&gt;
(merangkap Kepala Kantor Perizinan)&lt;br /&gt;
9. Ir. H. A. Bachtiar Arief, MTP -- Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, Perpustakaan, dan Kearsipan&lt;br /&gt;
(sebelumnya Kepala Dinas Tata Ruang) &lt;br /&gt;
10. drh. Hj. Rustinah, MP -- Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan&lt;br /&gt;
(sebelumnya staf ahli)  &lt;br /&gt;
11. Hj. Hartatiah AS, SE -- Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana&lt;br /&gt;
(sebelumnya Kepala BKDD)&lt;br /&gt;
12. Dra. A. Nurdiana, MM -- Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah&lt;br /&gt;
(sebelumnya menjabat Kabag Keuangan Setda)&lt;br /&gt;
13. dr. Dian Wellyati -- Kepala Dinas Kesehatan&lt;br /&gt;
(sebelumnya menjabat Kabid di Dinas Kesehatan)&lt;br /&gt;
14. Drs. Rosali A. Liong, MSi -- Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika&lt;br /&gt;
(sebelumnya Litbang)&lt;br /&gt;
15. Drs. Achmad Sukri -- Plt. Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya)&lt;br /&gt;
16. Drs. A. Nasaruddin Gau -- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata&lt;br /&gt;
(sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan)&lt;br /&gt;
17. A. Irwan Idjo, SE -- Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, Perindustrian, dan Energi&lt;br /&gt;
(sebelumnya Asisten II Bidang Ekbang). (asnawin)</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/bupati-bulukumba-lantik-sembilan-pejabat.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjceBmDsEuiDSs95SMmyWyyMOQ7SEt_1pWSM4KeXjLPMfMf2rv1rJ7XhBRcbQXYiLRH4TwQJSwPnyU5WPPhxCQVVK80mNkobsJhoaZodEcT9XXjTR5Sp8WTXwR22KAIld6hcpv8PT5bvCif/s72-c/224514_200491690007839_100001410275354_563700_4094883_n.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-7247080857711320754</guid><pubDate>Mon, 01 Oct 2012 00:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-01T08:16:02.242+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Agama</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lokal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sejarah</category><title>MESJID NURUL HILAL TERTUA DI BULUKUMBA UMURNYA LEBIH DARI 400 TAHUN</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;masjid_400_th_di_bulukumba.jpg&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;160&quot; src=&quot;http://bangka.tribunnews.com/foto/berita/2012/8/12/masjid_400_th_di_bulukumba.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;BULUKUMBA&lt;/a&gt; - Masjid Nurul Hilal Dato Tiro merupakan masjid tertua di &lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/sejarah-perkembangan-bulukumba.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Kabupaten Bulukumba&lt;/a&gt;, Sulawesi Selatan. Masjid bersejarah ini dibangun pada 1605 Masehi.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Masjid tersebut adalah peninggalan Al Maulana Khatib Bungsu atau Dato Tiro yang merupakan seorang ulama penyebar agama Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masjid yang terletak di Kecamatan Bonto Tiro atau sekitar 36 kilometer dari pusat Kota Bulukumba itu ternyata memiliki keunikan tersendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antaranya memiliki kubah berbentuk menyerupai rumah adat Jawa yang terdiri dari tiga tingkat sementara arsitektur dinding jendela diambil dari rumah khas Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan di luar mesjid terdapat sebuah menara setinggi dua puluh meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Di dalam masjid ini juga terdapat empat buah tiang, serta sejumlah tulisan kaligrafi yang berada di sudut dinding masjid tersebut,&quot; cerita seorang tokoh masyarakat, Muhammad Bakri Ahmad, Minggu (12/8/2012).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, lanjut Bakri keunikan sisi lain masjid yang telah direnovasi hingga lima kali itu juga terdapat kolam hila-hila tepat di samping masjid. Konon kabarnya mata air yang keluar dari dasar kolam tersebut awalnya berasal saat Dato Tiro membuat garis menggunakan tongkatnya hingga mengeluarkan air yang berkelok-kelok seperti ular.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Tidak hanya permandian hila-hila yang menjadi tempat wisata masyarakat saat ini, makam Dato Tiro yang terletak kurang lebih 100 meter dari masjid, juga menjadi tempat wisata bagi pengunjung,&quot; jelasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bakri menjelaskan perobahan dan perbaikan masjid yang menjadi tempat ibadah masyarakat Bonto Tiro itu mulai direnovasi sejak tahun 1625 Masehi dan yang terakhir pada tahun 1998 Masehi, hingga perubahan arah kiblat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara penggantian nama dari mesjid Hila-hila menjadi mesjid Nurul Hilal Dato Tiro dilakukan pada tahun 1997.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : &lt;a href=&quot;http://kompas.com/&quot;&gt;Kompas.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/mesjid-nurul-hilal-tertua-di-bulukumba.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-8025685376239985329</guid><pubDate>Mon, 01 Oct 2012 00:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-01T08:05:12.367+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lokal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sejarah</category><title>Nama 10 Kecamatan di Kabupaten Bulukumba</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;http://www.satumenit.com/foto_berita/21bulukumba.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Bulukumba&lt;/a&gt; - Awal terbentuknya, &lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/sejarah-perkembangan-bulukumba.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Kabupaten Bulukumba&lt;/a&gt; hanya terdiri atas tujuh 
kecamatan (Ujungbulu, Gangking, Bulukumpa, Bontobahari, Bontotiro, 
Kajang, Herlang), tetapi beberapa kecamatan kemudian dimekarkan dan kini
 “&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/asal-usul-terciptanya-kabupaten.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;butta panrita lopi&lt;/a&gt;” sudah terdiri atas 10 kecamatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Ke-10 kecamatan tersebut adalah:&lt;br /&gt;
1. &amp;nbsp; Kecamatan Ujungbulu (Ibukota Kabupaten)&lt;br /&gt;
2. &amp;nbsp; Kecamatan Gantarang&lt;br /&gt;
3. &amp;nbsp; Kecamatan Kindang&lt;br /&gt;
4. &amp;nbsp; Kecamatan Rilau Ale&lt;br /&gt;
5. &amp;nbsp; Kecamatan Bulukumpa&lt;br /&gt;
6. &amp;nbsp; Kecamatan Ujungloe&lt;br /&gt;
7. &amp;nbsp; Kecamatan Bontobahari&lt;br /&gt;
8. &amp;nbsp; Kecamatan Bontotiro&lt;br /&gt;
9. &amp;nbsp; Kecamatan Kajang&lt;br /&gt;
10. Kecamatan Herlang&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;
Dari &lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/mengetahui-arti-dan-makna-lambang.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;10 kecamatan&lt;/a&gt; tersebut, tujuh di antaranya merupakan daerah pesisir sebagai sentra pengembangan pariwisata
 dan perikanan yaitu Kecamatan Gantarang, Kecamatan Ujungbulu, Kecamatan
 Ujung Loe, Kecamatan Bontobahari, Kecamatan Bontotiro, Kecamatan Kajang
 dan Kecamatan Herlang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Tiga kecamatan lainnya tergolong sentra pengembangan pertanian dan 
perkebunan, yaitu Kecamatan Kindang, Kecamatan Rilau Ale dan Kecamatan 
Bulukumpa.&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/nama-10-kecamatan-di-kabupaten-bulukumba.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-3923977295916552141</guid><pubDate>Sun, 30 Sep 2012 20:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-01T04:16:32.831+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Dunia</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Wisata</category><title>Obyek Wisata Bulukumba Yang Terkenal di Dunia</title><description>&lt;b style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pantai Tanjung Bira&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwRqYAK4-oTmb-DnWo3OM6qVfe88SgoyYX4LMWl94lLgcl6gj7GjZNSompCEktkplbfsW34F-WVrAYEt4E4iClZy5i_pn9mS9xfDUE5EFhMf0uTkZhnD_-56TEkPyCtVqYFlLfHlqngT1d/s320/b3.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Tanjung Bira merupakan pantai pasir putih yang halus dan bersih dengan air laut yang jernih yang sangat terkenal di Sulawesi Selatan. pengunjung juga dapat menyaksikan matahari terbit dan terbenam serta keindahan dua pulau yang ada didepannya yaitu pulau Liukang loe dan pulau Kambing (tidak berpenghuni). Tanjung Bira terletak sekitar 200 km dari Kota Makassar atau 40 km dari Kabupaten Bulukumba. Tempat ini telah dilengkapi fasilitas berupa tempat parkir, penginapan, hotel, v&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;i&lt;/a&gt;lla, bungalow, dan restaurant dan lain-lain. Di kawasan pantai juga terdapat pelabuhan fery yang siap mengantar pengunjung yang ingin berwisata ke pulau Selayar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pusat Kerajinan Perahu Phinisi &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJlQQNyibs54zrPDWCTl6_HDzbH_W9ZVR_NlYo465A5UWgJGY5uYuss-yO7KRrVvPc2yc9z0pL-cEZhCQyi1CKA_j6EvFKd3c9aOne3WE38Dx8Rjh77MYTdkZjZ9v522_v0YCvzGwn-62c/s1600/phi2.jpg&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJlQQNyibs54zrPDWCTl6_HDzbH_W9ZVR_NlYo465A5UWgJGY5uYuss-yO7KRrVvPc2yc9z0pL-cEZhCQyi1CKA_j6EvFKd3c9aOne3WE38Dx8Rjh77MYTdkZjZ9v522_v0YCvzGwn-62c/s320/phi2.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Tana Beru terkenal sebagai tempat pembuatan kapal / perahu tradisional. Anda akan merasa kagum melihat kepiawaian masyarakat membuat kapal tradisional dengan konstruksi kayu dan peralatan tradisional pula. Mereka mampu membuat perahu yang sangat kokoh dan megah hanya berdasarkan pada pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari nenek moyang mereka, tanpa menggunakan gambar ateu kepustakaan tertulis. Sejarah membuktikan bahwa Perahu Phinisi Nusantara telah berhasil berlayar ke Vancouver Kanada, amerika Serikat pada tahun 1986. Oleh karena itu, Bulukumba dijuluki sebagai Butta Panritta Lopi, yang artinya bumi ate tanah para ahli pembuat Perahu Phinisi. Pusat kerajinan Perahu Phinisi ini terletak di pesisir pantai kelurahan Tana Beru, Kecamatan Bontobahari, sekitar 24 Km dari kota Bulukumba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kawasan Adat Ammatoa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFExRaQtpGQcIAufz7hEDcSSMSgSyL71acQjkED264LxDP3WOuZDk_kZ0-YT2Tyr-JwEZOy8KI2omxXnuVrJ8r5XSHFIo5x425c2VRZLUKYuR07HNfEWQkV3cZUWJN9fJb_vNyswxdMoTA/s1600/ka1.jpg&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFExRaQtpGQcIAufz7hEDcSSMSgSyL71acQjkED264LxDP3WOuZDk_kZ0-YT2Tyr-JwEZOy8KI2omxXnuVrJ8r5XSHFIo5x425c2VRZLUKYuR07HNfEWQkV3cZUWJN9fJb_vNyswxdMoTA/s320/ka1.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Keindahan alam berupa kelestarian kawasan hutan merupakan ciri dari kawasan adat ini, serta budaya hidup masyarakatnya yang jauh dari pola hidup modern. Ciri masyarakat kajang yang ada di Desa Tana Toa yang tampak sehari-hari yaitu pakaian dengan warna serba hitam, sedangkan ciri bangunan rumahnya seragam menghadap ke Utara. Masyarakatnya dipimpin oleh seorang yang bergelar Amma Toa dengan masa kepemimpinan seumur hidup. Terletak di Kecamatan Kajang, sekitar 56 Km dari kota Bulukumba.&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/4-obyek-wisata-bulukumba-yang-terkenal.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwRqYAK4-oTmb-DnWo3OM6qVfe88SgoyYX4LMWl94lLgcl6gj7GjZNSompCEktkplbfsW34F-WVrAYEt4E4iClZy5i_pn9mS9xfDUE5EFhMf0uTkZhnD_-56TEkPyCtVqYFlLfHlqngT1d/s72-c/b3.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-175872018574523797</guid><pubDate>Sun, 30 Sep 2012 20:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-01T04:12:58.914+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lokal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><title>KEPEMIMPINAN BUPATI BULUKUMBA GENAP 1 TAHUN</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPHGijruBOG20O7HBzI99Tsb1CfFctn7Qd8zfVZx-q1sBXos3BD879fhQA1RZCmeEHSxepUTnw6KXufn77_Cc3-powjCrKyWaI43AEKogIFeG0SHbUtgAWWCgQyBE6_Mp0uCfR-aYmonWB/s1600/Zainuddin+Hasan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;344&quot; id=&quot;il_fi&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPHGijruBOG20O7HBzI99Tsb1CfFctn7Qd8zfVZx-q1sBXos3BD879fhQA1RZCmeEHSxepUTnw6KXufn77_Cc3-powjCrKyWaI43AEKogIFeG0SHbUtgAWWCgQyBE6_Mp0uCfR-aYmonWB/s1600/Zainuddin+Hasan.jpg&quot; style=&quot;padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;&quot; width=&quot;274&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt; &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; rel=&quot;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Bulukumba&lt;/a&gt; | Hari ini, 9 November 2011, genap setahun kepemimpinan Zainuddin Hasan selaku Bupati Bulukumba (2011-2015). Harus diakui, pasti banyak yang telah dilakukan oleh Zainuddin Hasan bersama pasangannya, Syamsuddin selaku wakil bupati, terutama untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bulukumba. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayangnya, berita-berita pembangunan, kemajuan, dan berbagai prestasi yang telah diraih Zainuddin Hasan bersama wabup Syamsuddin, seolah-olah tenggelam oleh berita aksi unjukrasa dan berita-berita kurang bagus lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aksi unjukrasa yang dilakukan oleh kelompok masyarakat dalam setahun terakhir tak terhitung lagi jumlahnya. Jumlah pengunjukrasa bervariasi, kadang-kadang banyak, kadang-kadang sedikit, bahkan pernah terjadi aksi unjukrasa hanya dilakukan oleh satu orang, tetapi aksi itupun mendapat porsi pemberitaan di media massa. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aspirasi masyarakat bukan hanya disalurkan melalui aksi unjukrasa di jalanan, melainkan juga disalurkan melalui berbagai media, termasuk melalui komentar di blog Kabupaten Bulukumba (http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/) ini, melalui email, dan juga melalui sms kepada penulis. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komentar dan sms yang masuk banyak yang bernada dukungan, antara lain berbunyi; “Kpd bapak Zainuddin Hasan maju terus karyamu dinantikan untuk kemajuan masyarakat Bulukumba dan ingat utamakan kepentingan dan kemajuan daerah ketimbang kepentingan pribadi.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komentar lain berbunyi: “ini adlh ujian bg bliau &amp;amp; yg nmx kbaikn pasti bxk tantangn smg bliau ttp sukses.” Ada juga sms berbunyi: “Terlalu dini untuk mengatakan puas atau tdk puas sementara kepemimpinan ini br satu th berjalan.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komentar yang masuk melalui blog ini, antara lain: “Z sangat puas dgn apa yg diberikan oleh bupati Zainuddin Hasan”. Kemudian komentar yang berbunyi: “puaslah…daripada periode lalu yg stagnan….”, serta komentar yang bunyinya: “kalau hasil untuk setahun ini puaslah. buka mata lah, sudah banyak perubahan. Kelihatan ji itu maunya yang suka protes, na orang tau ji itu siapa dalang di belakang aksi demo. Kasihan rakyat di pattolo toloi.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“mari dukung Zaidin dlm hal memajukan Butta Panr&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;i&lt;/a&gt;ta Lopi, bkn malah ikut demo yg mganggu aktifitas org lain dan diri sendiri, apa untungx bagi anda ikut demo, pertimbangkanlah baik burukx u/ Anda, keluarga Anda serta lingkungan Anda berdomisili………….” demikian bunyi komentar lainnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain komentar dan sms yang bernada mendukung Zainuddin Hasan, tentu juga ada komentar dan sms netral dan yang bernada kurang mendukung, antara lain: “Kab.blk beda dgn kab.lain.disana aman klo pemimpinnya berasal dr luar kabaupaten ini terbukti berapa bUpati berhasil yg asalnya bkn penduduk asli blk. Selain itu shdah mendarah daging istilah timur dan barat ini jg pemicu. Mungkin saja msh ada tokoh mas.yg mengharapkan bupatinya hrs dr barat. Soal pelayanan sdh cukup baek. Knp riBut Terus? jawabannya itulah blk hehehe…” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang dosen mengirim sms singkat kepada penulis seperti ini: “Di mana-mana, bias pilkada sll ada dgn beranekaragam cara..” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sms singkat lainnya yang terkirim dua kali berbunyi: “Gantimi saja kalau tidak adaji kebijakan menuju Bulukumba yg Lebih Maju.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belum Optimal &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika memberikan sambutan pada salat Idul Adha 1432 Hijriyah (6 November 2011) di Halaman Kantor Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan mengatakan bahwa dalam satu tahun pemeritahannya bersama Wabup Syamsuddin, capaian indikator progres pembangunan masih banyak yang berjalan secara optimal. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Namun tidak dapat dipungkiri, bahwa selama satu tahun pemerintahan ini, banyak hal yang sudah dilakukan oleh pemerintah dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bulukumba secara keseluruhan,” tuturnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian dari berbagai janji-janjinya saat kampanye Pilkada sebelum terpilih menjadi bupati, juga sudah dipenuhi, antara lain “membayar lunas” janjinya menyumbangkan gajinya sebagai bupati selama lima tahun dengan cara menyerahkan uang senilai ratusan juta rupiah kepada semua (10) camat dimanfaatkan dalam pembangunan dan pembinaan sosial keagamaan di wilayah Kabupaten Bulukumba. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zainuddin Hasan juga memakai mobil pribadi dalam rangka operasional pelaksanaan pemerintahan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan. Masjid Agung / Islamic Centre Bulukumba yang sudah bertahun-tahun merana di depan Kantor DPRD Bulukumba, juga sudah dibangun dan kini rangkanya sudah kelihatan dari jauh. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Janji yang konon belum direalisasikan yaitu Zainuddin Hasan akan menyiapkan dana bergulir pribadi tanpa bunga untuk memberikan bantuan penguatan modal kepada pengusaha ekonomi sebesar Rp 5 miliar se-Kabupaten Bulukumba selama 5 (lima) tahun. Janji inilah yang kerap dijadikan bahan obrolan dan materi orasi dalam berbagai unjukrasa di Bulukumba. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika berbincang-bincang dengan penulis sambil makan siang di Hotel Banua (Jl Haji Bau), Makassar, beberapa waktu lalu, Zainuddin Hasan kepada penulis mengatakan, banyak yang menyoroti kontrak politiknya karena dianggap berlebihan, tetapi dirinya menganggap kontrak politik berisi tujuh poin itu biasa-biasa saja, karena dirinya memang ingin pulang kampung untuk membangun Bulukumba. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau tidak terpilih, dia mengaku lebih bersyukur, tetapi kalau terpilih maka dia akan berbuat yang terbaik untuk Bulukumba dan akan memenuhi janji-janjinya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kesempatan lain, Zainuddin mengatakan, dirinya sudah meninggalkan Bulukumba selama 23 tahun dan kinilah saatnya dirinya kembali untuk membangun tanah kelahirannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai warga negara yang lahir dan besar di Bulukumba, penulis tentu saja ingin melihat Bulukumba menjadi lebih baik, lebih maju, dan masyarakatnya lebih sejahtera. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aspirasi dan uneg-uneg boleh-boleh disampaikan dengan cara melakukan aksi unjukrasa, tetapi tolong jangan anarkislah. Sebaliknya, Pak Bupati tolong dengar aspirasi masyarakat dan bersahabatlah dengan masyarakat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat ulang tahun kepemimpinan duet Bupati-Wabup Bulukumba, Zainuddin Hasan-Syamsuddin (Zaidin), semoga Bulukumba lebih baik, lebih maju, dan menjadi kabupaten terdepan di Sulsel dan di Indonesia.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber:http://birokrasi.kompasiana.com &lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/kepemimpinan-bupati-bulukumba-genap-1.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPHGijruBOG20O7HBzI99Tsb1CfFctn7Qd8zfVZx-q1sBXos3BD879fhQA1RZCmeEHSxepUTnw6KXufn77_Cc3-powjCrKyWaI43AEKogIFeG0SHbUtgAWWCgQyBE6_Mp0uCfR-aYmonWB/s72-c/Zainuddin+Hasan.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-8639765514668179087</guid><pubDate>Sun, 30 Sep 2012 19:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-02T18:16:41.763+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Admin</category><title>Link Exchange | Blogroll | Tukaran Link</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;186&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikuuM_FDOfeHz0vXYQF5EsbRQDWNSvYZByuB8zK0Q2GVYreP9dQqPeHEUiJBEZS9Pbb0CaBPCUYGz6HXoKYgBFZSyj3cEDXCvgWrMmi3rADkD4LCVN-KxcHssaXbodyK-97v5gUWUWs8nH/s400/Link-Exchange.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: arial, &#39;trebuchet ms&#39;, verdana, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 19.200000762939453px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
Masukkan dulu link kami di halaman blog/web anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Title  :  Bulukumba News&lt;br /&gt;
URL :  &lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;http://roomberbagi.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atau&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;
&amp;lt;a href=&quot;&amp;nbsp;http://roomberbagi.blogspot.com&quot; target=&quot;_blank&quot;&amp;gt;::Bulukumba News::&amp;lt;/a&amp;gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
setelah itu silahkan memberikan komentar dalam kotak komentar yang ada di bawah.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Catatan:&lt;br /&gt;
Jika sobat menaruh link Blog Kami dalam Halaman Utama maka kami juga akan menaruhnya dalam Halaman Utama dan jika sobat menaruhnya dalam Halaman postingan maka kami juga akan menaruhnya dalam postingan ini. Terima kasih Atas kerja samanya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
Jangan Lupa Kunjungi Sahabat Kami&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;B&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://blogbagi2.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Blog Berbagi&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;M&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://belajarbersama2.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;MARI BELAJAR BERSAMA&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;b&gt;P&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.ptik-unm.net/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;PTIK UNM MAKASSAR&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;W&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.wanitaku.info/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Wanitaku.info&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/link-exchange-blogroll-tukaran-link.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikuuM_FDOfeHz0vXYQF5EsbRQDWNSvYZByuB8zK0Q2GVYreP9dQqPeHEUiJBEZS9Pbb0CaBPCUYGz6HXoKYgBFZSyj3cEDXCvgWrMmi3rADkD4LCVN-KxcHssaXbodyK-97v5gUWUWs8nH/s72-c/Link-Exchange.png" height="72" width="72"/><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-20022367157686733</guid><pubDate>Sun, 30 Sep 2012 19:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-01T04:12:12.237+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Bisnis</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Budaya</category><title>Kapal Phinisi Bulukumba Seharga 4 Milliar Pesanan Polandia</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;265&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfnqkqpOQeYSeXXj_Lb4lyvlNAwLsLtuhklflzEYRfWp_mmERen_6w6nyWREtN4kzijvQlz1lU95zhqmGqbVKZSxJw9VxAElEHZ1IMem-a3g7q7kH3fuXhb5gXwumrRbuI7G78X7xiktFM/s400/21-photo_-pinisi-replica-pinisi-luxury-yacht_-by_-worldwide-dive_-and_-sail_-2004.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebuah kapal pinisi dari Ara dan Tanjung Bira, Bulukumba, Sulawesi Selatan, telah melakukan peluncuran melalui prosesi adat setempat pada Selasa (8/11/2011) lalu. Kapal pinisi pesanan Polandia tersebut merupakan yang terbesar yang pernah dibuat dalam sejarah Bulukumba.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masyarakat Tanjung Bira di Bulukumba sendiri memiliki tradisi pembuatan perahu dan kapal laut sejak ratusan tahun lalu. Kapal pinisi bukannya tak terkenal karena seluruh penjuru negeri, bahkan dunia, telah mengetahui bahtera ciri khas Nusantara tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jenis perahu tradisional dari Bulukumba telah menjadi trademark tradisi bahari nenek moyang Indonesia. Oleh karena itu, sebuah upaya mempertahankan identitas masyarakat bahari yang kreatif dan ulet.&lt;br /&gt;
Prosesi penggeseran kapal pinisi dikerjakan 100 orang dan dihadiri Wakil Bupati Bulukumba Samsuddin, pejabat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta para stafnya. Selain itu, seluruh tenaga pekerja pembuat kapal yang berbahan kayu besi itu hadir untuk prosesi adat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari fase penggeseran badan kapal sejak malamnya, perlu sekitar 3 minggu lagi hingga seluruh badan kapal memasuki air dan akan ditarik feri hingga Semarang. Pembuatan badan kapal pinisi tersebut telah memakan waktu 9 bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah selesainya badan kapal, proses finishing dan interiornya akan dilakukan di Semarang. Kapal pinisi tersebut memakan biaya pembuatan Rp 4 miliar untuk badannya saja yang memiliki panjang 50 meter dan bagian terlebar hampir 10 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Finishing di Semarang memakan biaya tiga kali lipat biaya untuk pembuatan badannya. Niat Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yaitu ingin mempertahankan Tanjung Bira, Bulukumba, ini sebagai tempat pembuatan pinisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ini sebuah momen penting karena kapal pinisi pesanan Polandia ini merupakan yang terbesar yang pernah dibuat dalam sejarah Bulukumba,&quot; jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nazaruddin.&lt;br /&gt;
Kapal ini dibuat di Tanjung Bira sebagai tahap awal dari keseluruhan proses pembuatan. Di sinilah konstruksi badan kapal disiapkan karena memang ada ahlinya, yaitu Haji Muslim Baso (66), dari Desa Ara, Bonto Bahari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Ancaman yang memprihatinkan bagi kami ialah para pembuat pinisi ini berpindah tempat ke provinsi lain karena bahan baku yang lebih mudah. Jadi ini persoalan nasional dan harus dibicarakan,&quot; ungkap Nazaruddin, selagi menerangkan keindahan Pantai Pasir Putih, Tanjung Bira.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila hal ini dibiarkan maka Tanjung Bira bisa terancam hilang dari peta wisata sejarah dan budaya Indonesia. Haji M Baso sudah membangun sekitar 200 kapal dan perahu dari berbagai ukuran dan jenis.&lt;br /&gt;
&quot;Selama ini, perahu wisata terbesar yang saya buat di Bonto Bahari, dari pengalaman saya sejak tahun 1991,&quot;tuturnya selagi menjawab beberapa pertanyaan dari berbagai media yang meliput penggeseran kapal ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Haji Muslim Baso mengomandoi para pekerja yang menggeserkan badan kapal. Seharinya badan kapal bisa dipindahkan sejauh 15 hingga 20 meter. Hingga Rabu (9/11/2011) pagi, tim pekerja pimpinan Haji Muslim Baso sudah menggeser sekitar 5 meter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Lambung kapal ini kira-kira 3 meter dalamnya, jadi saya pilih tempat ini karena kedalaman air yang cocok,&quot; jelasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Michael, salah seorang wisatawan dari Ceko yang sudah berada di Indonesia selama 2,5 bulan, turut mengikuti prosesi sejak beberapa hari lalu. Ia sungguh mengagumi kelihaian masyarakat Bulukumba dalam membina bahtera besar tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya kapal ini yang sedang dibina dalam pengawasan Haji Muslim Baso, ada kapal lain berupa perahu serupa yang lebih kecil pesanan pengusaha Belgia. Selain itu, terdapat sampan sebanyak 12 buah dan meja pesanan dari Kolombia. Jelas, keterampilan dan pengetahuan para lokal genius di Tanjung Bira telah mampu menembus tabir pasar pelayaran dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi warga Tanjung Bira sendiri, pembinaan perahu pinisi tersebut hanyalah salah satu proyek bersama dalam tahun ini. Akan tetapi, dengannya, nama Tanjung Bira terkenal dengan prestasi pembuat perahu pinisi terbesar.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;left&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;left pr_5 pt_5 font11 c_abu&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Sumber :&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;www.indonesia.travel&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/kapal-phinisi-bulukumba-seharga-4.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfnqkqpOQeYSeXXj_Lb4lyvlNAwLsLtuhklflzEYRfWp_mmERen_6w6nyWREtN4kzijvQlz1lU95zhqmGqbVKZSxJw9VxAElEHZ1IMem-a3g7q7kH3fuXhb5gXwumrRbuI7G78X7xiktFM/s72-c/21-photo_-pinisi-replica-pinisi-luxury-yacht_-by_-worldwide-dive_-and_-sail_-2004.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-8332714000415604464</guid><pubDate>Sun, 30 Sep 2012 19:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-01T04:09:36.680+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lokal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Politik</category><title>Peringatan Hardiknas Di Kabupaten Bulukumba</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;field-items&quot; style=&quot;float: left; margin: 0 5px 0 0;&quot;&gt;
          &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://roomberbagi.blogspot.com/&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; class=&quot;imagecache imagecache-kabar-foto-fullsize_250x167 imagecache-default imagecache-kabar-foto-fullsize_250x167_default&quot; height=&quot;167&quot; src=&quot;http://www.sulsel.go.id/sites/default/files/imagecache/kabar-foto-fullsize_250x167/foto-kabar/Gub%20Menghadiri%20Acara%20Hardiknas%20di%20Lapangan%20Pemuda%20Kab%20Bulukumba%2C%202%20mei%202012.jpg&quot; title=&quot;&quot; width=&quot;250&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Lapangan Pemud&lt;div class=&quot;field-items&quot; style=&quot;float: left; margin: 0 5px 0 0;&quot;&gt;
                            &lt;/div&gt;
a Kabupaten Bulukumba, Rabu, 2 Mei 2012 diwarnai dengan penyerahan bantuan dan penghargaan. Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin Limpo, menyerahkan bantuan beasiswa untuk siswa kurang mampu sebesar Rp 1 miliar dan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) untuk Kabupaten Bulukumba sebesar Rp 15 miliar.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sebelum membacakan sambutan Menteri Pendidikan Nasional dan Kebudayaan, Gubernur Sulsel menyampaikan apresiasinya atas peringatan Hardiknas yang dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba. Gubernur mengatakan bahwa ada dua pilar utama pembangunan, yakni hadirnya ekonomi yang makin baik bagi rakyat dan pendidikan. Pendidikan dan ekonomi merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Apabila mutu pendidikan ditingkatkan, maka perekonomian juga akan semakin membaik, begitupun sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional dalam sambutannya yang dibacakan Gubernur Sulsel, H. Syahrul Yasin Limpo menyatakan bahwa pada peringatan Hardiknas, bidang kebudayaan kembali bergabung dengan Kementerian Pendidikan sehingga menjadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,&lt;br /&gt;sebab di dalam pendidikan selalu ada nilai budaya yang menyertainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah populasi usia produktif saat ini sangat luar biasa dan jika dimanfaatkan akan menjadi dividen demografi. Tetapi jika tidak, justru akan terjadi sebaliknya, yakni menjadi disaster demografi. Periode 2010-2035 mendatang, akan dilakukan investasi besar-besaran di bidang Sumber Daya Manusia. Pada peringatan Hardiknas tersebut, selain menyerahkan bantuan, Gubernur juga menyerahkan beberapa penghargaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Sumber: http://www.sulsel.go.id/ &lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/peringatan-hardiknas-di-kabupaten.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-8164579945523748263</guid><pubDate>Sun, 30 Sep 2012 19:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-01T03:07:36.144+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lokal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sejarah</category><title>Mengetahui arti dan makna lambang kabupaten Bulukumba</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/ab/Lambang_Kabupaten_Bulukumba.jpeg/150px-Lambang_Kabupaten_Bulukumba.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; id=&quot;il_fi&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/ab/Lambang_Kabupaten_Bulukumba.jpeg/150px-Lambang_Kabupaten_Bulukumba.jpeg&quot; style=&quot;padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Klasik. Itulah kesan yang muncul saat kita melihat Lambang Daerah Kabupaten Bulukumba. Modelnya berbentuk perisai yang mirip-mirip dengan lambang daerah sejumlah kabupaten lainnya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar padi dan jagung juga dipakai oleh sejumlah kabupaten, kota, maupun provinsi. Mungkin mereka semua meniru lambang negara Garuda Pancasila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya logo atau lambang daerah Bulukumba dibuat pada tahun 2009, mungkin model, gambar, dan warnanya lebih bagus dan modern. Tetapi lambang atau logo daerah tidak harus cantik dan modern, karena yang terpenting adalah arti dan makna yang terkandung di balik logo atau lambang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti dan makna lambang atau logo daerah tersebut perlu dipublikasikan agar tercipta citra dan opini publik yang baik tentang Kabupaten Bulukumba. Opini publik adalah pendapat yang sama dan dinyatakan oleh banyak orang yang diperoleh melalui diskusi yang intensif sebagai jawaban atas pertanyaan dan permasalahan yang menyangkut kepentingan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Publikasi yang paling efektif tentu saja melalui media massa (media cetak, media elektronik, dan media internet/multimedia). Publikasi yang disampaikan melalui media massa akan dengan cepat diketahui oleh masyarakat atau khalayak ramai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menyampaikan informasi kepada khalayak ramai, media massa juga dapat dijadikan andalan untuk membela kepentingan publik tatkala eksekutif, legislatif, dan judikatif tidak lagi saling melakukan check and balance. Terlebih lagi bila ketiga pilar demokrasi itu telah terjebak dalam kepentingan picik, sehingga kehilangan gairah dan komitmen untuk menjadi pembela kepentingan rakyat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, pembuatan logo atau lambang daerah tidak boleh sembarangan. Orang yang akan membuat logo, bukan sekadar pintar membuat disain gambar yang bagus dan menarik, melainkan juga harus memiliki ilmu pengetahuan yang luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang membuat logo atau lambang daerah, terlebih dahulu harus tahu sejarah, kondisi, dan perkembangan daerah tersebut. Sejarah adalah kontinuitas antara masa lampau, masa sekarang, dan masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gabungan antara kemampuan teknis membuat disain gambar, ilmu pengetahuan yang luas, serta pengetahuan tentang sejarah, kondisi, dan perkembangan daerah yang akan dibuatkan logo atau lambangnya, akan melahirkan visi yang jauh ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika itu semua sudah dimiliki, maka besar kemungkinan seseorang akan mampu membuat disain logo atau lambang daerah yang bagus, menarik, dan tidak lekang dimakan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencipta Logo Bulukumba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah pencipta logo atau lambang daerah Bulukumba memenuhi kriteria tersebut? Apakah ia memang seorang disainer gambar yang baik? Apakah ia orang cerdas? Apakah ia memiliki ilmu pengetahuan yang luas? Apakah ia tahu sejarah, kondisi, dan perkembangan daerah Bulukumba saat membuat disain logo tersebut? Apakah ia punya visi yang jauh ke depan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ia memiliki semua kriteria tersebut. Yang pasti, hasil karyanya sudah mendapat apresiasi yang luas dan pengakuan yang tidak terbantahkan, yaitu Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bulukumba Nomor: 13 Tahun 1987, tentang Lambang Daerah Kabupaten Bulukumba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan selanjutnya, siapakah orang yang membuat logo atau lambang daerah Kabupaten Bulukumba?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin tidak banyak yang tahu nama dan latar belakang perjalanan hidupnya, karena sebagian dari kita tidak peduli dan tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari literatur yang ada, memang jarang ditemui nama dan biografi orang yang menciptakan logo atau lambang daerah Kabupaten Bulukumba. Hasil penelusuran dan wawancara yang dilakukan Hamzah, wartawan harian Fajar, Makassar, seperti termuat di harian Fajar, 15 Juli 2009, hanya menulis singkat tentang orang yang menciptakan logo tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencipta logo Kabupaten Bulukumba adalah seorang perempuan bernama Pertiwi Yusuf. Tidak banyak informasi mengenai perempuan itu, tetapi konon suaminya adalah pegawai pemerintah (PNS) dan mereka pernah tinggal di Jl. Jend. Sudirman, Bulukumba, yang kini menjadi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Bulukumba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti dan Makna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil karya Pertiwi Yusuf itu sudah ditetapkan sebagai Lambang Daerah Kabupaten Bulukumba berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bulukumba Nomor: 13 Tahun 1987.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Perda tersebut juga dijelaskan arti dan makna Lambang Daerah Kabupaten Bulukumba, sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Perisai Persegi Lima.&lt;br /&gt;Melambangkan sikap batin masyarakat Bulukumba yang teguh mempertahankan pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Padi dan Jagung.&lt;br /&gt;Melambangkan mata pencaharian utama dan merupakan makanan pokok masyarakat Bulukumba. Bulir padi sejumlah 17 bulir melambangkan tanggal 17 sebagai tanggal kemerdekaan RI. Daun jagung sejumlah 8 menandakan bulan Agustus sebagai bulan kemerdekaan RI. Kelopak buah jagung berjumlah 4 dan bunga buah jagung berjumlah 5 menandakan tahun 1945 sebagai tahun kemerdekaan RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Perahu Phinisi.&lt;br /&gt;Sebagai salah satu mahakarya ciri khas masyarakat Bulukumba, yang dikenal sebagai &quot;Butta Panrita Lopi&quot; atau daerah bermukimnya orang yang ahli dalam membuat perahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Layar perahu phinisi berjumlah 7 buah.&lt;br /&gt;Melambangkan jumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Bulukumba. (Saat logo tersebut dibuat, Kabupaten Bulukumba memang hanya terbagi atas tujuh kecamatan, tetapi sekarang sudah dimekarkan menjadi 10 kecamatan. Ke depan, bukan tidak mungkin Bulukumba masih akan dimekarkan dengan beberapa kecamatan, atau bahkan bisa jadi dimekarkan menjadi dua atau beberapa kabupaten).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tulisan aksara lontara di sisi perahu &quot;Mali Siparappe, Tallang Sipahua&quot;.&lt;br /&gt;Mencerminkan perpaduan dari dua dialeg bugis makassar yang melambangkan persatuan dan kesatuan dua suku besar yang ada di Kabupaten Bulukumba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Warna Dasar Biru.&lt;br /&gt;Mencerminkan bahwa Kabupaten Bulukumba merupakan daerah maritim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://kabupatenbulukumba.blogspot.com&lt;/div&gt;
</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/mengetahui-arti-dan-makna-lambang.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2374395323205339178.post-2000707378363117783</guid><pubDate>Sun, 30 Sep 2012 19:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-10-01T03:07:36.142+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Lokal</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Sejarah</category><title>Asal Usul terciptanya Kabupaten Bulukumba</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/ab/Lambang_Kabupaten_Bulukumba.jpeg/150px-Lambang_Kabupaten_Bulukumba.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; id=&quot;il_fi&quot; src=&quot;http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/ab/Lambang_Kabupaten_Bulukumba.jpeg/150px-Lambang_Kabupaten_Bulukumba.jpeg&quot; style=&quot;padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Beruntunglah pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bulukumba, karena banyak orang Bulukumba yang senang mempelajari sejarah. Mereka tidak hanya mempelajari sejarah dunia dan sejarah nasional, melainkan juga mempelajari sejarah Bulukumba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang di antaranya ialah Prof Dr H Ahmad Mattulada (alm). Dari hasil kajiannyalah akhirnya terungkap asal-usul nama Bulukumba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, nama Bulukumba berawal dari perang mulut dan perang saudara antara dua kerajaan besar di Sulawesi Selatan, yaitu Kerajaan Gowa (Makassar) dan Kerajaan Bone (Bugis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa tersebut terjadi pada abad ke-17 Masehi. Di pesisir pantai yang bernama &quot;Tana Kokkong&quot; (tanah yang ada dalam genggaman), di situlah utusan Raja Gowa (Makassar) dan Raja Bone (Bugis) bertemu. Mereka berunding secara damai dan menetapkan batas wilayah pengaruh kerajaan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&quot;Bangkeng Buki&quot; (kaki bukit), yang merupakan barisan lereng bukit dari Gunung Lompobattang (perut besar; lompo=besar, battang=perut) diklaim oleh pihak Kerajaan Gowa sebagai batas wilayah kekuasaannya mulai dari Kindang sampai ke wilayah bagian timur. Namun pihak Kerajaan Bone berkeras mempertahankan Bangkeng Buki sebagai wilayah kekuasaannya mulai dari barat sampai ke selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak Kerajaan Bone mengatakan ”Bulu’ku mupa” yang berarti masih gunung saya. Kata itulah yang kemudian dipakai sebagai nama daerah sengketa antara Kerajaan Gowa dan Kerajaan Bone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besar kemungkinan ”Bulu’ku mupa” inilah yang kemudian mengalami perubahan menjadi Bulukumpa dan Bulukumba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena lidah orang Gowa (Makassar) sulit mengucapkan kata ”bulu’ku mupa”, akhirnya mereka mengucapkan kata ”Bulukkumba” yang kemudian berubah menjadi ”Bulukumba”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pihak lain, orang Bone (Bugis) juga sulit mengucapkan kata ”Bulukkumba” atau ”Bulukumba”, akhirnya mereka mengucapkan kata ”Bulukumpa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulukumpa kini menjadi nama salah satu kecamatan di Bulukumba, sedangkan Bulukumba menjadi nama kabupaten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon sejak itulah nama Bulukumba mulai ada, dan hingga kini resmi menjadi sebuah kabupaten, yaitu Kabupaten Bulukumba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peresmian Bulukumba menjadi sebuah nama kabupaten dimulai dari terbitnya Undang–undang nomor 29 Tahun 1959, tentang Pembentukan Daerah–daerah Tingkat II di Sulawesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undang-undang itu kemudian ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bulukumba Nomor 5 Tahun 1978, tentang Lambang Daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dilakukan seminar sehari pada tanggal 28 Maret 1994, dengan narasumber Prof Dr H Ahmad Mattulada (ahli sejarah dan budaya), maka ditetapkanlah hari jadi Kabupaten Bulukumba, yaitu tanggal 4 Februari 1960 melalui Peraturan Daerah nomor 13 tahun 1994.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara yuridis formal Kabupaten Bulukumba resmi menjadi daerah tingkat II setelah ditetapkan Lambang Daerah Kabupaten Bulukumba oleh DPRD Kabupaten Bulukumba pada tanggal 4 Februari 1960 dan selajutnya dilakukan pelantikan bupati pertama Bulukumba yaitu Andi Patarai, pada tanggal 12 Februari 1960. &lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://kabupatenbulukumba.blogspot.com</description><link>https://roomberbagi.blogspot.com/2012/10/asal-usul-terciptanya-kabupaten.html</link><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>