<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Buruh Indonesia Blog: Media Pencerahan Buruh Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mantanburuh.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mantanburuh.wordpress.com</link>
	<description>Media Pencerahan Buruh</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Nov 2013 05:14:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8461772</site><cloud domain='mantanburuh.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>https://secure.gravatar.com/blavatar/e25ac6398be6df4775ff9ecde50837761010006d393432c8237c3a8f87d9adaa?s=96&#038;d=https%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fwebclip.png</url>
		<title>Buruh Indonesia Blog: Media Pencerahan Buruh Indonesia</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="https://mantanburuh.wordpress.com/osd.xml" title="Buruh Indonesia Blog: Media Pencerahan Buruh Indonesia" />
	<atom:link rel='hub' href='https://mantanburuh.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Software Untuk Mengendalikan Upah Buruh</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com/2013/11/10/software-untuk-mengendalikan-upah-buruh/</link>
					<comments>https://mantanburuh.wordpress.com/2013/11/10/software-untuk-mengendalikan-upah-buruh/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mantanburuh]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Nov 2013 05:14:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruh Buruh Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Guyon Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hak-hak Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Industrial]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[Upah Minimum]]></category>
		<category><![CDATA[aksi buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji PNS]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan buruh]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi buruh]]></category>
		<category><![CDATA[reformasi upah]]></category>
		<category><![CDATA[UMK]]></category>
		<category><![CDATA[upah buruh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanburuh.wordpress.com/?p=819</guid>

					<description><![CDATA[Respon Yang lelet Akar permasalahan tuntutan buruh adalah rendahnya upah, hal ini diakui oleh mantan penggiat pergerakan buruh yang kini menjadi Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dita Indah Sari , dia mengakui jika upah buruh saat ini masih rendah. Karena itu, Dita menegaskan mereka masih sulit mencapai sejahtera. &#8220;Faktanya memang upah buruh terlalu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Respon Yang lelet</strong><br />
Akar permasalahan tuntutan buruh adalah rendahnya upah, hal ini diakui oleh mantan penggiat pergerakan buruh yang kini menjadi <em>Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi</em> <strong>Dita Indah Sari</strong> , dia mengakui jika upah buruh saat ini masih rendah. Karena itu, Dita menegaskan mereka masih sulit mencapai sejahtera.<br />
<em>&#8220;Faktanya memang upah buruh terlalu rendah,&#8221;</em> kata <strong>Dita</strong> dalam diskusi <em>Buruh Mengeluh</em> di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu, 4 Februari 2012 tahun lalu <a href="http://bisnis.vivanews.com/news/read/285531-pemerintah--upah-buruh-terlalu-rendah" target="_blank">(Viva News)</a></p>
<p>Sementara itu, <em>Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans)</em> <strong>Muhaimin Iskandar</strong> menyatakan pemerintah menargetkan upah minimum semua buruh sudah sebesar <strong>Rp 2 juta pada 2014</strong> <a href="http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/02/11/lz86kq-2014-upah-buruh-minimal-rp-2-juta" target="_blank">(Republika)</a></p>
<p>Dua kutipan berita diatas, adalah respon atas aksi buruh yang menghebohkan beberapa waktu yang lalu, respon dari Menteri maupun Staff-nya, intinya hanya satu yakni sama-sama untuk meredam gelombang aksi berikutnya.  </p>
<p>Sebenarnya tuntutan kenaikan upah malah akan menjadi-jadi manakala pemerintah berencana  menaikan BBM serta tarif dasar listrik (TDL) beberapa bulan kedepan, sudah bukan rahasia lagi Kenaikan BBM dan TDL ini  merupakan pemicu kenaikan barang-barang kebutuhan hidup buruh, beras, lauk-pauk dan sebagainya.</p>
<p>Upah yang ditetapkan dalam UMK didasarkan atas perhitungan harga-harga kebutuhan pokok ditahun lalu tanpa memperhitungkan besaran kenaikan harga BBM, TDL dan Kebutuhan pokok lainnya, sedangkan pada kenyataanya buruh membeli kebutuhan pokoknya di tahun ini dengan berbagai kenaikan, jadi secara logika, UMK tersebut benar-benar tidak akan pernah sesuai.</p>
<p>Seperti yang diutarakan oleh banyak pemerhati perburuhan, pemicu dari gejolak tuntutan kenaikan upah adalah system penetapan upah yang sudah tidak sesuai lagi. Perlu dilakukan reformasi tentang hal ini.</p>
<p>Kejadian aksi yang terus berulang-ulang dari tahun ke tahun, dari rejim yang satu ke rejim yang lainnya seolah menegaskan bahwa pemerintah memang benar-benar tidak mempunyai software (baca:program) serta itikad baik untuk menata system pengupahan, system pengupahan yang adil dan menguntungkan semua pihak.</p>
<p>Bukan hanya dalam system pengupahan saja pemerintah tidak mempunyai program serta masterplan yang jelas akan tetapi dalam semua sektor kehidupan, pemerintahan seperti berjalan sendiri dengan menganut hukum rimba, ada aksi baru ada reaksi, tanpa arah dan tujuan yang jelas,  hal ini menimbulkan  dampak buruk  bagi masyarakat terutama golongan ekonomi menengah kebawah termasuk buruh.    </p>
<p>Dengan dalih mendatangkan investor, berbagai usaha dilakukan. Kebijakan dan legislasi dibuat sedemikian ramah agar investor berbondong-bondong datang, pajak-pajak dipangkas, kemudahan-kemudahan ber-investasi diciptakan termasuk diberikan Door-Prize, semuanya diobral demi investor, kebijakan nyang atu ame kebijakan nyang lainye bersebrangan bertabrakan.. ah e..masbulohh.. sakarepe dewek, nyang venting INVESTOR BRohhhh.. Fulus.. duit&#8230;</p>
<p>Disatu sisi katanya mau mendatangkan investor, akan tetapi disisi lainya pemerintah seolah tak menghiraukan berbagai dampak yang ditimbulkan bahkan dampak sosial dan lingkungan hidup,  <strong>(Ini mah sekedar contoh saja)</strong> misalkan investasi dalam bidang kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil. Di Indonesia merk kendaraan apa yang tidak ada? Semua merk kendaraan ada dan bahkan hampir semua pabrikan kendaraan dunia mendirikan pabriknya di Indonesia.</p>
<p>Membanjirnya produk kendaraan baik sepeda motor dan mobil (apalagi ditambah kebijakan mobil murah LCGC) tidak pernah dikalkulasi dengan tingkat kebutuhan BBM yang diperlukan, ruas jalan yang dibutuhkan, jumlah jaminan negara yang diberikan kepada bank akibat banyaknya kredit kendaraan yang macet dll. Pengamat-pengamat transportasi menilai bahwa pemerintah telah gagal mengatasi kemacetan lalu lintas hampir diseluruh kota di Indonesia (ampe presiden ngomel sakit hati katanya ditegur sahabatnya dari negara lain&#8230; he.he.he..), lalu pengamat-pengamat lingkungan hidup berkomentar pula bahwa tingkat polusi dan pencemaran dari emisi gas buang kendaraan di Indonesia mencapai tingkat paling tinggi di dunia, <em>Nah,</em> hal-hal seperti inilah yang merupakan indicator bahwa nyata-nyata pemerintah tidak memiliki program yang baik dan terpadu, yakin 100 % bahwa dampak-dampak dari investai dalam bidang kendaraan ini tidak pernah terbersit sedikitpun dalam benak pemerintah.</p>
<p><strong>Pola Pikir Instan</strong></p>
<p>Masih terkait dengan contoh yang dibahas, Kalo menyangkut yang instan dan serba praktis, Indonesia memang jagonya, tak perlu tenaga ekstra dan nyaris tanpa memerlukan kreatifitas dalam otak, gak susah-susah mikir. Mau makanan tinggal buka makanan plastic atau kaleng, mau perangkat teknologi tinggal beli atau bajak, mau jalan-jalan ke syurga tinggal minum-minuman beralkohol tinggi atau minum pil ekstasi pabriknya toh banyak di Indonesia, mau bangun rumah-rumah kayu, tinggal babat hutan, mau ikan tinggal jaring pakai pukat harimau dan bahan peledak, mau emas dan bahan tambang tinggal keruk perut bumi dengan tenaga sekuatnya, mau duit banyak ya tinggal daftar  jadi pegawai pemerintah dan pejabat negara lalu korupsi, semuanya praktis.<br />
Hasrat untuk serba praktis inilah yang disinyalir menjadi karakter dan budaya sebagian besar para pemimpin negeri,   opsi-opsi terakhir dari pengambilan sebuah kebijakan seperti menaikan BBM, menaikan TDL, menjual asset Negara atau mem-privatisasi BUMN, Melegalisasi AFTA, CAFTA dan Trade Agreement lainnya, kerap diambil karena inilah yang dianggap paling instan dan praktis, tak perlu mengkaji ulang atau melakukan penelitian-penelitian.</p>
<p>Disatu sisi ketersediaan energy minyak bumi terbatas, namun disisi lain kebutuhan BBM terus meningkat. Saat ini biaya produksi eksplorasi dan distribusi BBM tidak sebanding dengan harga jual,  agar masyarakat mampu membeli BBM tersebut maka pemerintah menggelontorkan  subsidi, Subsidi  yang pemerintah gelontorkan terhadap BBM teramat besar dan dianggap membebani anggaran negara, cara yang paling praktis untuk menghidari besarnya beban subsidi adalah dengan menaikan harga jual BBM itu sendiri. </p>
<p>Tidak ada cara lain!! Tidak ada cara lain!! Dan Tidak ada cara lain!! Praktis dan mudah diaplikasikan.</p>
<p>Sepertinya tidak pernah ada kemauan dari pemerintah untuk merevieuw dan menganalisa kebijakan-kebijakan dan membuat masterplan yang baik di semua aspek.. hanya ada dua software yang dianut oleh pemerintah yakni hukum dagang dan hukum rimba. ahhh.</p>
<p><strong>Belum Ada Software Upah Buruh</strong></p>
<p>Demo kenaikan upah di negara kita, seolah menjadi ajang ulang taun, ulang taun nuntut upah. tiap taun pasti berlangsung, makin seru dari tahun ke tahun, kalo taun kemarin blokir jalan tol kayaknya tahun ini bakal blokir yang lainnya, tak kalah serunya juga antisipasi yang dilakukan pemerintah, kalo beberapa tahun yang lalu buruh diancam ditembak ditempat bila membuat rusuh, maka tahun sekarang sepertinya bakal di BOM di tempat..wakakakk.   </p>
<p>Pemerintah bukannya memberikan solusi yang menyegarkan malah mencari solusi dan antisipasi  yang aneh aneh ngalor-ngidul, malah banyak ngalornya daripada ngidulnya.. bikin dong sofwarenya tentang upah yang bisa menghentikan acara ulang tahun menuntut upah.</p>
<p>Nah, karena kebutuhan hidup tetap berjalan, sementara pemerintah masih diem, dan Karena sofware-nya masih pake yang itu, So&#8230; yuk kita kumpulin duit buat nyogok pembuat kebijakan upah buruh, jangan kalah sogokan ama pengusaha</p>
<p>Karena penetapan kebijakan upah saat ini juga ditentukan oleh dewan pengupahan dan wakil dari unsur buruh mudah di iming-iming-i, maka cara yang sederhana saat ini adalah kita sogok aja wakil kita di dewan pengupahan wilayah masing-masing dengan uang ber-gepok-gepok, itupun kalo ada uangnya, kalo tidak ada kasih aja dua opsi : &#8220;lu mau nerima bujukan dan upeti pemerintah dan pengusaha atau lu mau bogem mentah seluruh anggota&#8221;. </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mantanburuh.wordpress.com/2013/11/10/software-untuk-mengendalikan-upah-buruh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>4</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">819</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/e411128da373de8ad8aeb370e207fe6a4bc3c9d4eff3b92ee3f7ec3528f0ad23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Usman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MK: Tak Digaji 3 Bulan, Buruh Bisa Minta PHK</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/07/16/mk-tak-digaji-3-bulan-buruh-bisa-minta-phk/</link>
					<comments>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/07/16/mk-tak-digaji-3-bulan-buruh-bisa-minta-phk/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mantanburuh]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2012 16:51:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruh Buruh Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hak-hak Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Industrial]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peraturan Perundangan]]></category>
		<category><![CDATA[berita buruh]]></category>
		<category><![CDATA[hak pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[perselisihan]]></category>
		<category><![CDATA[putusan MK]]></category>
		<category><![CDATA[realitas buruh]]></category>
		<category><![CDATA[uji materiil UU Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[UU 13 Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[UU ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[UU PPHI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanburuh.wordpress.com/?p=906</guid>

					<description><![CDATA[DENGAN PUTUSAN INI, PERUSAHAAN TAK BISA MAIN-MAIN LAGI DENGAN BURUH VIVAnews &#8211; Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan seorang buruh, Andriyani, yang mengajukan gugatan uji materiil Pasal 169 ayat 1 huruf c Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dengan putusan ini, maka buruh kini dapat mengajukan PHK bila tidak menerima gaji selama tiga bulan berturut-turut. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DENGAN PUTUSAN INI, PERUSAHAAN TAK BISA MAIN-MAIN LAGI DENGAN BURUH</strong></p>
<p><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/mahfud_ketua-mk.jpg"><img data-attachment-id="911" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/07/16/mk-tak-digaji-3-bulan-buruh-bisa-minta-phk/mahfud_ketua-mk/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/mahfud_ketua-mk.jpg" data-orig-size="490,280" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="mahfud_MD_ketua MK" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/mahfud_ketua-mk.jpg?w=450" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/mahfud_ketua-mk.jpg?w=450&#038;h=257" alt="Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD" title="mahfud_MD_ketua MK" width="450" height="257" class="alignnone size-full wp-image-911" srcset="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/mahfud_ketua-mk.jpg?w=450&amp;h=257 450w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/mahfud_ketua-mk.jpg?w=150&amp;h=86 150w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/mahfud_ketua-mk.jpg?w=300&amp;h=171 300w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/mahfud_ketua-mk.jpg 490w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<p><em><strong>VIVAnews</strong></em> &#8211; Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan seorang buruh, <strong>Andriyani</strong>, yang mengajukan gugatan uji materiil Pasal 169 ayat 1 huruf c Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dengan putusan ini, maka <em><strong>buruh kini dapat mengajukan PHK bila tidak menerima gaji selama tiga bulan berturut-turut</strong></em>.</p>
<p><em>&#8220;Mengabulkan permohonan Pemohon untuk seluruhnya,&#8221;</em> ujar Ketua Majelis Hakim yang juga Ketua MK, <strong>Mahfud MD</strong>, saat membacakan amar putusan dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, Senin 16 Juli 2012.</p>
<p>Dalam putusannya, Mahkamah menyatakan, Pasal 169 ayat 1 UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan <strong>bertentangan dengan UUD 1945</strong>. Pasal itu dinilai telah <strong>menimbulkan ketidakpastian hukum</strong><br />
Pasal itu bertentangan dengan UUD 1945 sepanjang tidak dimaknai <em>&#8220;Pekerja/buruh dapat mengajukan permohonan pemutusan hubungan kerja kepada lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial dalam hal pengusaha tidak membayar upah tepat waktu yang telah ditentukan selama 3 (tiga) bulan berturut-turut atau lebih, meskipun pengusaha membayar upah secara tepat waktu sesudah itu&#8221;.</em></p>
<p>Menurut Mahkamah, dengan lewatnya waktu tiga bulan berturut-turut pengusaha tidak membayar upah secara tepat waktu kepada pekerja, sudah cukup alasan menurut hukum bagi pekerja untuk meminta PHK. <em>&#8220;Hak ini tidak hapus (hilang) ketika pengusaha kembali memberi upah secara tepat waktu setelah (tiga bulan lebih) pelanggaran itu terjadi,</em>&#8221; kata Hakim Konstitusi, <strong>Hamdan Zoelva</strong>, saat membacakan pertimbangan putusan.  </p>
<p>Ketentuan Pasal 169 ayat 1 huruf c Undang-Undang a quo ini tidak memberi kepastian, apakah dengan pembayaran upah secara tepat waktu oleh pengusaha kepada pekerja setelah pengusaha tidak membayar upah secara tepat waktu selama lebih dari tiga bulan berturut-turut, menggugurkan alasan pekerja untuk mendapatkan PHK.</p>
<p>Untuk itu, dalam pertimbangannya, Mahkamah menilai, hak pekerja mendapatkan PHK tidak terhalang jika pengusaha kembali membayar upah pekerja secara tepat waktu setelah adanya permohonan PHK oleh pekerja ke pengadilan. Namun dengan ketentuan, pekerja telah melakukan upaya yang diperlukan untuk mendapatkan haknya agar upah dibayarkan secara tepat waktu, namun tidak diindahkan oleh pengusaha.</p>
<p>Dalam permohonannya, Andriyani menyatakan, hak konstitusionalnya untuk mengajukan PHK akibat tidak menerima gaji selama tiga bulan berturut-turut telah dilanggar.</p>
<p>Kasus yang dialami Pemohon ini ternyata di Pengadilan Hubungan Industri (PHI) permohonan PHK-nya ditolak pengadilan, karena pengusaha kembali membayar upah pemohon secara tepat waktu setelah sebelumnya tidak membayar secara tepat waktu lebih dari tiga bulan berturut-turut.</p>
<p><em>&#8220;Walaupun Mahkamah tidak mengadili perkara konkrit, telah cukup bukti ketentuan pasal a quo telah menimbulkan ketidakpastian hukum yang adil dan hilangnya hak konstitusional pekerja untuk mendapatkan imbalan yang adil dan layak dalam hubungan kerja yang bertentangan dengan prinsip-prinsip konstitusi,&#8221;</em> kata Hamdan.</p>
<p><strong>Pemohon Kembali Gugat Perusahaan</strong></p>
<p>Adapun putusan Majelis Hakim PHI didasarkan atas fakta PT.Megahbuana Citramasindo yang telah melakukan pembayaran tepat waktu sebelum <strong>Andriyani</strong> mengajukan gugatan. Karena itu, Andriyani tidak dapat mengajukan PHK. <em>&#8220;Semacam ada akal-akalan dari pihak pengusaha atas gugatan saya,&#8221;</em> ujar <strong>Andriyani</strong> usai sidang.</p>
<p>Untuk itu, <strong>Andriyani</strong> menyatakan, akan kembali mengajukan gugatan ke PHI dengan menggenggam putusan ini sebagai dasar hukumnya. <em>&#8220;Hak saya telah mendapat kepastian hukum dengan putusan ini. Langkah selanjutnya, saya akan kembali mengajukan gugatan ke PHI dengan menyertakan putusan MK sebagai bukti,&#8221;</em> kata dia.</p>
<p>Untuk informasi, Andriyani mengujimateriilkan Pasal 169 ayat 1 huruf c UU Ketenagakerjaan ke MK, lantaran gugatan PHK-nya ditolak PHI Jakarta. Alasan ditolaknya gugatan PHK itu dikarenakan upah yang terlambat sudah dibayar perusahaan sejak persoalan ini diadukan ke Sudinakertrans pada Desember 2010.</p>
<p><strong>Andriyani</strong> sendiri merupakan karyawan swasta yang pernah bekerja di PT.Megahbuana Citramasindo (PJTKI) sejak 2 Januari 1998 sebagai staf pengadaan tenaga kerja. Namun, sejak bulan Juni 2009 hingga November 2010 pembayaran upahnya sering mengalami keterlambatan.</p>
<p>Sejak perusahaan membayar upahnya itu sejak telat membayar selama tiga bulan berturut-turut, haknya mengajukan PHK menjadi hilang. Hal ini mengakibatkan hubungan kerja menjadi tidak harmonis.</p>
<p>Menurut pemohon, pasal itu dapat sengaja disalahgunakan perusahaan agar pekerja/ buruhnya mengundurkan diri karena tidak mampu bertahan jika diberikan upah yang tidak tepat waktu.</p>
<p>Untuk itu, pemohon meminta agar Pasal 169 ayat 1 huruf c UU Ketenagakerjaan sepanjang frasa <em>&#8220;tidak membayar upah tepat pada waktu yang telah ditentukan selama tiga bulan berturut-turut atau lebih&#8221;</em> bertentangan dengan Pasal 28D ayat 1 UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. <em>(adi)</em></p>
<p>***************************************************************</p>
<p>Berikut ini dilampirkan Ringkasan Perkara, Risalah Sidang dan Putusan Sidang Perkara <strong>Andriyani</strong> <em>(Perkara No.58/PUU-IX/2011)</em><br />
<a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/resume_perbaikan_permohonan_perkara_no_58.pdf" target="_blank">•	RINGKASAN PERBAIKAN PERMOHONAN PERKARA</a><br />
<a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/risalah_sidang_perkara_34-58-puu-ix-2011dan59-puu-x-2011_tgl16juli2012.pdf" target="_blank">•	RISALAH SIDANG</a><br />
<a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/putusan_sidang_58_puu_2011_tenaga_kerja_telah_baca_16-7-2012.pdf" target="_blank">•	PUTUSAN SIDANG</a></p>
<p>Yo kita support <strong>Andriyani</strong> untuk mendapatkan keadilan, lewat perjuangannya yang panjang dan gigih akhirnya buruh/pekerja dapat kepastian hukum dari MK.<br />
Salam.</p>
<p>Sumber Berita : <a href="http://m.viva.co.id/news/read/336005-mk-tak-digaji-3-bulan--buruh-bisa-minta-phk" target="_blank">Vivanews</a><br />
Sumber Arsip : <a href="http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/" target="_blank">Mahkamah Konstitusi</a><br />
Sumber Gambar : <a href="http://www.ipabionline.com/2012/03/mahfud-md-peradilan-di-indonesia-bobrok.html" target="_blank">Ipabionline</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/07/16/mk-tak-digaji-3-bulan-buruh-bisa-minta-phk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>5</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">906</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/e411128da373de8ad8aeb370e207fe6a4bc3c9d4eff3b92ee3f7ec3528f0ad23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Usman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/mahfud_ketua-mk.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mahfud_MD_ketua MK</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Mencibir Saat Buruh Minta Upah Layak</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/07/13/jangan-mencibir-saat-buruh-minta-upah-layak/</link>
					<comments>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/07/13/jangan-mencibir-saat-buruh-minta-upah-layak/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mantanburuh]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jul 2012 19:23:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruh Buruh Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Guyon Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hak-hak Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Outsourching]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peraturan Perundangan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Standar Gaji]]></category>
		<category><![CDATA[Upah Minimum]]></category>
		<category><![CDATA[aksi menuntut upah layak]]></category>
		<category><![CDATA[berita buruh]]></category>
		<category><![CDATA[humor buruh]]></category>
		<category><![CDATA[KHL]]></category>
		<category><![CDATA[Komponen KHL]]></category>
		<category><![CDATA[pergerakan buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Permenaker tentang KHL]]></category>
		<category><![CDATA[realitas buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Solidaritas]]></category>
		<category><![CDATA[UMK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanburuh.wordpress.com/?p=894</guid>

					<description><![CDATA[Mendengar kata “MENUNTUT UPAH LAYAK” masyarakat awam (non buruh) pasti berasumsi lain, “Kerja di pabrik aja koq nuntut upah layak segala sih” begitu mungkin pada umumnya. Kata “LAYAK” itulah yang dianggap “WAH” oleh masyarakat awam non buruh, Tak pernah mau tau tentang apa saja sih sebenarnya yang dikatakan layak bagi buruh menurut peraturan perundang-undangan. Nah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mendengar kata  “MENUNTUT UPAH LAYAK” masyarakat awam <em>(non buruh)</em> pasti berasumsi lain, <em>“Kerja di pabrik aja koq nuntut upah layak segala sih”</em> begitu mungkin pada umumnya. Kata “LAYAK” itulah yang dianggap “WAH” oleh masyarakat awam non buruh, Tak pernah mau tau tentang apa saja <em>sih</em> sebenarnya yang dikatakan layak bagi buruh menurut peraturan perundang-undangan.<br />
<em>Nah</em> biar khalayak tahu, serta <strong>tidak mencibir</strong> atau <strong>mengomel</strong> lagi saat ada aksi buruh yang menuntut upah layak, dibawah ini saya rinci apa saja komponen yang dianggap “LAYAK” menurut pemerintah versi <strong>Permenaker No. 17/MEN/VIII/2005 tentang Komponen dan Tahapan Pencapaian Kebutuhan Hidup Layak (KHL)</strong>.<br />
Harapan saya semoga, khalayak bisa menyimpulkan apakah benar yang dikatakan LAYAK bagi buruh adalah mengacu pada komponen dan takaran seperti ini?</p>
<p><strong>KOMPONEN MAKANAN DAN MINUMAN</strong><br />
1.	Beras (kualitas sedang) :10 Kg / bulan<br />
2.	Sumber Protein: Daging 0.75 kg/bulan, Ikan Segar 1.2 Kg/bulan dan Telor : 1 Kg/bulan<br />
3.	Kacang-kacangan: Tahu tempe (kualitas baik)  4,5 kg/bulan<br />
4.	Susu Bubuk (kualitas sedang) : 0.9 kg/bulan<br />
5.	Gula Pasir (kualitas sedang) : 3 Kg/bulan<br />
6.	Minyak Goreng (Minyak Curah): 2 Kg/bulan<br />
7.	Sayur-sayuran (kualitas baik): 7.2 Kg/bulan<br />
8.	Buah-buahan (setara pisang dan pepaya/kualitas baik) : 3 kg/bulan<br />
9.	Karbohidrat lain (setara tepung terigu/kualitas sedang) : 3 kg/bulan<br />
10.	Teh Celup : 1 dus @ 25 pcs/bulan, atau Kopi : 300 gram/bulan<br />
11.	Bumbu-bumbuan : senilai 15% dari nilai Komponen Makanan dan Minuman  (point 1-10)   </p>
<p><strong>KOMPONEN SANDANG</strong><br />
12.	Celana Panjang/Rok: (Katun kualitas sedang) : 1 potong / 2bulan, atau  ½ potong/bulan<br />
13.	Kemeja lengan pendek/blus: (setara katun): 1 potong / 2 bulan, atau ½ potong/bulan<br />
14.	Kaos Oblong/BH: (Kualitas sedang): 1 potong / 2 bulan, atau ½ potong/bulan<br />
15.	Celana Dalam: (Kualitas sedang): 1 potong / 2 bulan, atau ½ potong/bulan<br />
16.	Sarung/Kain Panjang: (Kualitas sedang): 1 helai / 12 bulan, atau 1 helai/tahun<br />
17.	Sepatu : Kulit Buatan(sintetis): 1 pasang / 6 bulan, 2 pasang / tahun<br />
18.	Sandal Jepit: (Bahan Karet): 1 pasang / 6 bulan, 2 pasang / tahun<br />
19.	Handuk: (ukuran 100 x 60cm) : 1 potong/tahun.<br />
20.	Perlengkapan Ibadah: (Sajadah/Mukena dll): 1 set / tahun</p>
<p><strong>KOMPONEN PERUMAHAN</strong><br />
21.	Sewa Kamar ( Sederhana ) : 1 kali/bulan<br />
22.	Dipan/Tempat tidur ( No.3 polos ) : 1 buah / 4 tahun.<br />
23.	Kasur dan Bantal ( Busa ): 1 buah / 4 tahun<br />
24.	Sprey dan sarung bantal ( Katun ) : 1 set / 6 bulan atau 2 set / tahun<br />
25.	Meja dan Kursi ( 1 Meja 4 kursi) : 1 Set / 4 Tahun<br />
26.	Lemari Pakaian ( Kayu sedang) : 1 buah / 4 tahun<br />
27.	Sapu Ijuk ( sedang ) : 1 buah / 6 bulan atau 2 buah / tahun<br />
28.	Perlengkapan makan : Piring Polos, Gelas Polos serta Sendok Garpu masing-masing : 1 buah/ 4 bulan atau 3 buah / tahun<br />
29.	Ceret Almunium (ukuran 25 cm) : 1 buah / 2 tahun<br />
30.	Wajan Almunium ( ukuran 32 cm) : 1 buah / 2 tahun<br />
31.	Panci Almunium (ukuran 32 cm) : 1 buah / 6 bulan atau 2 buah/ tahun<br />
32.	Susuk/sendok masak (almunium) : 1 buah/ tahun<br />
33.	Kompor minyak tanah (16 sumbu) : 1 buah / 2 tahun.<br />
34.	Minyak Tanah ( eceran) : 10 liter / bulan<br />
35.	Ember Plastik (isi 20 ltr) : 1 buah / 6 bulan atau 2 buah / tahun<br />
36.	Listrik ( 450 watt) : 1/ bulan<br />
37.	Lampu Listrik : Pijar 25 watt : 1 buah/ 2 bulan dan Neon 15 watt: 1 buah / 4 bulan<br />
38.	Air Bersih (standar PDAM) : 2 Meter Kubik / bulan<br />
39.	Sabun Cuci : (Krim Detergen) : 1.5 kg/bulan</p>
<p><strong>KOMPONEN PENDIDIKAN</strong><br />
40.	Bacaan/Radio: Tabloid: 4 eksemplar/bulan dan Radio 4 band: 1 unit / 4 tahun.</p>
<p><strong>KOMPONEN KESEHATAN</strong><br />
41.	Sarana Kesehatan: Pasta Gigi (80 gr) : 1 tube/ bulan, Sabun Mandi (80 gr): 2 batang/bulan, Sikat Gigi (lokal) : 1 buah/ 4 bulan, Shampo (lokal) : 100 ml/bulan, Pembalut (u/wanita): 10 pcs/bulan, alat cukur (u/pria) : 1 buah / bulan<br />
42.	Obat Anti Nyamuk (bakar): 3 dus/ bulan<br />
43.	Potong rambut (di tukang cukur salon): 1 kali / 2 bulan, atau 6 kali / tahun</p>
<p><strong>KOMPONEN TRANSPORTASI</strong><br />
44.	Transport kerja dan lainnya (Biaya angkutan Umum): 30 hari PP/ bulan</p>
<p><strong>KOMPONEN REKREASI DAN TABUNGAN</strong><br />
45.	Rekreasi (daerah sekitar) : 1 kali / 6 bulan atau 2 kali / tahun<br />
46.	Tabungan: 2 % dari nilai point 1 s/d 45.</p>
<p><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/menghargai-buruh.jpg"><img data-attachment-id="896" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/07/13/jangan-mencibir-saat-buruh-minta-upah-layak/menghargai-buruh/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/menghargai-buruh.jpg" data-orig-size="656,450" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Menghargai Buruh" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/menghargai-buruh.jpg?w=450" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/menghargai-buruh.jpg?w=300&#038;h=222" alt="Gambar Ilustrasi" title="Menghargai Buruh"   class="alignnone size-medium wp-image-896" /></a></p>
<p><strong>PERMENAKERTRANS NO.13 TAHUN 2012 SEBAGAI ACUAN KHL 2013</strong></p>
<p>Berikut 14 komponen yang ditambahkan CaK Imin (Muhaimin Iskandar) dalam me-revisi Peraturan Menteri Tenaga Kerja No: Per.17/MEN/VIII/2005 tentang Komponen dan Tahapan Pencapaian KHL.</p>
<p>Jumlah jenis kebutuhan yang semula 46 komponen dalam <em>“penyempurnaan”</em> Permenakertrans menjadi 60 komponen KHL. Penambahan 14 komponen baru tersebut adalah sebagai berikut : </p>
<p>47.	Ikat pinggang,  ( kulit sintetis/ Imitasi) : 1 buah / tahun<br />
48.	Kaos kaki,( setara katun)  1 pasang/ 3 bulan atau 4 pasang / tahun<br />
49.	Deodorant (kapasitas 100 ml/g) : 1 botol / 2 bulan atau  6 botol / tahun<br />
50.	Seterika 250 watt, (merk lokal) : 1 buah / 4 tahun<br />
51.	Rice cooker (ukuran 1/2 liter) : 1 buah / 4 tahun<br />
52.	Celana pendek, ( setara katun) :  1 potong / 6 bulan atau 2 potong / tahun<br />
53.	Pisau dapur ( almunium) : 1 buah / 3 tahun<br />
54.	Semir (lokal) 1 buah / 2 bulan atau 6 buah / tahun dan sikat sepatu (ijuk) 1 buah / tahun<br />
55.	Rak piring ( rak portable plastic) , 1 buah / 2 tahun<br />
56.	Sabun cuci piring (colek) 500 gr / bulan<br />
57.	Gayung plastik ukuran sedang, 1 buah / tahun<br />
58.	Sisir, (plastik):  1 buah / 6 bulan atau 2 buah / tahun<br />
59.	Ballpoint/pensil, 1 buah / 2 bulan atau  6 buah / tahun.<br />
60.	Cermin (Ukuran 30 x 50 cm)  1 buah / 3 tahun </p>
<p>Selain penambahan 14 jenis komponen baru,  terdapat pula  penyesuaian/ penambahan Jenis kualitas dan kuantitas KHL serta perubahan jenis kebutuhan. </p>
<p><strong>Penyesuaian/penambahan jenis kualitas dan kuantitas KHL</strong>, yaitu :<br />
1.	(lihat point No. 20) Sajadah/mukenah/peci, dll ( semula sajadah, mukenah, dll ).<br />
2.	(lihat point No. 12) Celana panjang/rok/pakaian muslim ( semula celana panjang/rok ).<br />
3.	(lihat point No. 16) Sarung/kain panjang volume 3/24 ( semula volume 1/12 )<br />
4.	(lihat point No. 21) Sewa kamar sederhana yang mampu menampung jenis kebutuhan KHL lainnya ( semula sewa kamar sederhana ).<br />
5.	(lihat point No. 23) Kasur dan bantal busa ( semula 1/48 ) menjadi kasur busa volume 1/48 dan<br />
6.	(lihat point No. 23) Bantal busa ( semula volume 1/48 ) menjadi 2/36.<br />
7.	(lihat point No. 37) Semula bola lampu pijar/neon 25 watt/15 watt volume 6/12 atau 3/12 menjadi bola Lampu Hemat Energi (LHE) 14 watt dengan volume 3/12.<br />
8.	( lihat point No. 36) Listrik dari 450 watt menjadi 900 watt. </p>
<p><strong>Perubahan jenis kebutuhan,</strong> yaitu:<br />
( lihat point No. 33 dan 34) Kompor minyak 16 sumbu dan minyak tanah 10 liter, diubah menjadi: 1).Kompor gas dan perlengkapannya : a. Kompor gas 1 (satu) tungku, volume 1/24 b. Selang dan Regulator, volume 1/24 c. Tabung gas 3 kg, volume 1/60 2) Gas elpiji 2 tabung @ 3 kg</p>
<p>Nah, setelah membaca dan menelaah tentang 46 komponen layak versi Permenaker No.17 tahun 2005 ditambah lagi 14 komponen <strong>&#8220;makin&#8221;</strong> layak versi Permenaker No.13 tahun 2012, apakah hidup buruh makin <strong>LAYAK</strong> atau makin <strong>LOYO</strong>? silahkan berkomentar!</p>
<p><a href="http://www.depnakertrans.go.id/news.html,879,naker" target="_blank">Permenakertrans No 13/2012 ini adalah Jalan Terbaik dan Paling adil!</a> begitu kalo kata Muhaimin, mah!</p>
<p>Selamat menempuh <strong>HIDUP LAYAK</strong> versi Cak Imin</p>
<p>Kesempurnaan Hanya Milik <strong>Alloh SWT</strong> sementara Gambar Ilustrasi diatas Milik <a href="http://hileud.com/buruh-minta-pembayaran-khl-2011-ditambah-dengan-nilai-inflasi.html" target="_blank">Hileud</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/07/13/jangan-mencibir-saat-buruh-minta-upah-layak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>12</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">894</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/e411128da373de8ad8aeb370e207fe6a4bc3c9d4eff3b92ee3f7ec3528f0ad23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Usman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/07/menghargai-buruh.jpg?w=405" medium="image">
			<media:title type="html">Menghargai Buruh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jabatan Terlarang Bagi Tenaga Kerja Asing</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/27/jabatan-terlarang-bagi-tenaga-kerja-asing/</link>
					<comments>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/27/jabatan-terlarang-bagi-tenaga-kerja-asing/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mantanburuh]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 May 2012 17:38:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruh Buruh Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hak-hak Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Industrial]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peraturan Perundangan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dilarang menjabat]]></category>
		<category><![CDATA[jabatan yang dilarang]]></category>
		<category><![CDATA[jabatan yang dilarang bagi tenaga kerja asing]]></category>
		<category><![CDATA[kepmenaker no 40 tahun 2012]]></category>
		<category><![CDATA[manajer personalia]]></category>
		<category><![CDATA[peraturan ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kerja asing yang dilarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanburuh.wordpress.com/?p=878</guid>

					<description><![CDATA[Ternyata ada 19 jabatan yang dinyatakan terlarang bagi tenaga kerja asing di Indonesia. Jika merujuk kepada Kepmenaker Nomor 40 Tahun 2012 tentang Jabatan-jabatan Tertentu Yang Dilarang Diduduki Tenaga Kerja Asing, maka dalam peraturan tsb ada 19 posisi yang dinyatakan dilarang diduduki TKA yaitu: 1. Direktur Personalia (Personnel Director) kode ISCO 1210 2. Manajer Hubungan Industrial [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata ada 19 jabatan yang dinyatakan terlarang bagi tenaga kerja asing di Indonesia.</p>
<div data-shortcode="caption" id="attachment_880" style="width: 410px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/multi_etnic_worker.jpg"><img aria-describedby="caption-attachment-880" data-attachment-id="880" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/27/jabatan-terlarang-bagi-tenaga-kerja-asing/multi_etnic_worker/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/multi_etnic_worker.jpg" data-orig-size="400,226" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="multi_etnic_worker" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Ilustrasi : Tenaga Multi Etnic&lt;/p&gt;
" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/multi_etnic_worker.jpg?w=400" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/multi_etnic_worker.jpg?w=450" alt="" title="multi_etnic_worker"   class="size-full wp-image-880" srcset="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/multi_etnic_worker.jpg 400w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/multi_etnic_worker.jpg?w=150&amp;h=85 150w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/multi_etnic_worker.jpg?w=300&amp;h=170 300w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></a><p id="caption-attachment-880" class="wp-caption-text">Ilustrasi : Tenaga Kerja Multi Etnic</p></div>
<p>Jika merujuk kepada <strong>Kepmenaker Nomor 40 Tahun 2012</strong> tentang Jabatan-jabatan Tertentu Yang Dilarang Diduduki Tenaga Kerja Asing, maka dalam peraturan tsb ada 19 posisi yang dinyatakan dilarang diduduki TKA yaitu:</p>
<p>1.	Direktur Personalia <em>(Personnel Director)</em> kode ISCO 1210<br />
2.	Manajer Hubungan Industrial <em>(Industrial Relation Manager)</em> kode ISCO 1232<br />
3.	Manajer Peronalia <em>(HR Manager)</em> kode ISCO 1232<br />
4.	Supervisor Pengembangan Personalia <em>(Personnel Development Supervisor)</em> kode ISCO 1232<br />
5.	Supervisor Perekrutan Personalia <em>(Personnel Recruitment Supervisor)</em> kode ISCO 1232<br />
6.	Supervisor Penempatan Personalia <em>(Personnel Placement Supervisor)</em> kode ISCO 1232<br />
7.	Supervisor Pembinaan Karir Pegawai <em>(Employee Career Development  Supervisor)</em> kode ISCO 1232<br />
8.	Penata Usaha Personalia <em>(Personnel Declare Administrator)</em> kode ISCO 4190<br />
9.	Kepala Eksekutif Kantor <em>(Chief Executive Officer)</em> kode ISCO 1210<br />
10.	Ahli Pengembangan Personalia dan Karir <em>(Personnel and Careers Specialist)</em> kode ISCO 2412<br />
11.	Spesialis Personalia <em>(Personnel Specialist)</em> kode ISCO 2412<br />
12.	Penasehat Karir <em>(Career Advisor)</em> kode ISCO 2412<br />
13.	Penasehat tenaga Kerja <em>(Job Advisor)</em> kode ISCO 2412<br />
14.	Pembimbing dan Konseling Jabatan <em>(Job Advisor and Counseling)</em> kode ISCO 2412<br />
15.	Perantara Tenaga Kerja <em>(Employee Mediator)</em> kode ISCO 2412<br />
16.	Pengadministrasi Pelatihan Pegawai <em>(Job Training Administrator)</em> kode ISCO 4190<br />
17.	Pewawancara Pegawai <em>(Job Interviewer)</em> kode ISCO 2412<br />
18.	Analis Jabatan Job Analyst kode ISCO 2412<br />
19.	Penyelenggara Keselamatan Kerja <em>(Occupational Safety Specialist)</em> kode ISCO 2412</p>
<p><strong>Catatan:</strong><br />
<em>Kode ISCO (International Standard Classification of Occupations)</em></p>
<p><strong>MANA YANG LEBIH BAIK BAGI KARYAWAN?</strong></p>
<p>Bagi karyawan/buruh mau tenaga kerja asing atau tenaga kerja lokal sebenarnya tidak jadi persoalan sepanjang mereka bekerja secara profesional dan concern terhadap kesejahteraan pekerjanya.<br />
Mungkin maksud pemerintah benar yakni untuk melindungi pekerja/buruh lokal dari kebijakan-kebijakan yang bermuatan <em>&#8220;lain&#8221;</em>, serta mengeliminir <em>&#8220;perilaku menjajah&#8221;</em>.<br />
Namun Perlu diingat bahwa saat ini banyak tenaga lokal yang menduduki jabatan tsb,<br />
ber-buat lebih jelek dari tenaga kerja asing, tidak mengenal bangsanya sendiri, yang seenaknya menjajah, mengeksploitasi, sadis, dan membuat kebijakan-kebijakan yang mengesampingkan norma, etika dan aspirasi.<br />
<em><strong>Sebagai contoh:</strong></em><br />
Banyak Manajer Personalia lokal yang <strong>menolak dan menentang</strong> keberadaan serikat pekerja-serikat buruh di perusahaanya, dan saya yakin bahwa jika manager personalia-nya adalah tenaga kerja asing semisal dari Eropa, tentu mereka akan sangat faham tentang kebebasan berorganisasi dan berserikat di perusahaan.<br />
Jadi, sebenarnya peraturan bidang ketenagakerjaan-nya <em>lah</em> yang harus ditegaskan dan di tegakan, bukan tenaga asing atau tidak asingnya.<br />
Begitulah kira-kira, atau mungkinkah ini petanda kebangkitan semangat nasionalisme pak menteri?</p>
<p><strong>Peraturan dalam Posting Ini:</strong><br />
<a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/kepmenaker-no-40-tahun-2012.pdf" target="_blank">Kepmenaker No.40 Tahun 2012</a> Ttg Jabatan Yang Dilarang Diduduki Tenaga Asing</p>
<p><strong>Gambar Ilustrasi:</strong><br />
<a href="http://footage.shutterstock.com/clip-655651-stock-footage-multi-ethnic-business-people-working-together-in-the-office.html" target="_blank">footage.shutterstock</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/27/jabatan-terlarang-bagi-tenaga-kerja-asing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>4</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">878</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/e411128da373de8ad8aeb370e207fe6a4bc3c9d4eff3b92ee3f7ec3528f0ad23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Usman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/multi_etnic_worker.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">multi_etnic_worker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>4W What Wrong With W(b)uruh</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/12/4w-what-wrong-with-wburuh/</link>
					<comments>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/12/4w-what-wrong-with-wburuh/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mantanburuh]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 10:11:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruh Buruh Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Guyon Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hak-hak Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[agenda buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[buruh indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[buruh sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[Guyon buruh]]></category>
		<category><![CDATA[mayday 2012]]></category>
		<category><![CDATA[realitas buruh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanburuh.wordpress.com/?p=858</guid>

					<description><![CDATA[(baca:)Wos rong wit yu buruh? Tidak seperti tahun sebelumnya, Dalam memperingati Mayday Tahun ini sengaja saya gak posting apapun terkait berita atau rencana-rencana mayday beberapa organisasi buruh, biasanya postingan terkait mayday menjadi trending topik dan top search menjelang tanggal 1 mei. Walaupun tidak membuat postingan, sebagai buruh yang juga sebagai pengamat amatiran saya tetap memantau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>(baca:)<em>Wos rong wit yu buruh?</em></p>
<p>Tidak seperti tahun sebelumnya, Dalam memperingati Mayday Tahun ini sengaja saya gak posting apapun terkait berita atau rencana-rencana mayday beberapa organisasi buruh, biasanya postingan terkait mayday menjadi <em>trending topik</em> dan <em>top search</em> menjelang tanggal 1 mei.</p>
<p>Walaupun tidak membuat postingan, sebagai buruh yang juga sebagai pengamat amatiran saya tetap memantau kegiatan mayday dibeberapa kota melalui media, maupun melihat langsung ke kantong-kantong buruh khususnya di wilayah Bandung Raya.</p>
<p>Beberapa hari setelah peringatan Mayday 2012, dari beberapa pemantauan tsb, saya berani “menyimpulkan” bahwa pada intinya Buruh di Indonesia pada tahun 2012 dibawah pemerintahan SBY sudah ada dalam tatanan kehidupan yang <em>sejahtera, repeh rapih, makmur sentosa, toto tentrem sugih mukti kerto raharjo, gemah ripah lohjinawi, cukup pangan cukup sandang, bru dijuru bro dipanto ngalayah ditengah imah.</em></p>
<p><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/belimpah-uang.gif"><img loading="lazy" data-attachment-id="863" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/12/4w-what-wrong-with-wburuh/belimpah-uang/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/belimpah-uang.gif" data-orig-size="375,346" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="belimpah uang" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/belimpah-uang.gif?w=375" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/belimpah-uang.gif?w=450" alt="" title="belimpah uang"   class="alignnone size-full wp-image-863" srcset="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/belimpah-uang.gif 375w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/belimpah-uang.gif?w=150&amp;h=138 150w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/belimpah-uang.gif?w=300&amp;h=277 300w" sizes="(max-width: 375px) 100vw, 375px" /></a></p>
<p><strong>Mengapa Bisa Demikian?</strong></p>
<p>Peringatan mayday yang dibeberapa negara di dunia identik dengan aksi keras yang menyuarakan tuntutan-tuntutan tentang kesejahteraan, penolakan diskriminasi, penolakan upah murah, penolakan outsourching, mengecam praktek – praktek kapitalisme dll, ternyata di Indonesia diperingati dengan happing fun, kerja bakti bersihin got, rapat-rapat kecil, pembagian door prize, konser musik, konser dangdutan, nanam pohon trembesi, bagi-bagi sembako dan baksos (makmur bener ya..), donor darah dll. </p>
<p>Ini dia beberapa beritanya:</p>
<p><strong>Buruh Subang</strong><br />
<strong>Subang [SuaraJabar.Com]</strong> &#8211; Tidak akan ada unjuk rasa buruh pada peringatan hari buruh sedunia (May Day) di Subang. Pada 1 Mei besok, para buruh hanya akan memeringati May Day di masing-masing perusahaan tempat mereka bekerja.</p>
<p><strong><em>Komentar:</em></strong><br />
<em>Beu?&#8230;&#8230;.</em></p>
<p><strong>Buruh Bandung</strong><br />
<strong>(detikbandung)</strong> hingga pukul 10.05 WIB, pengunjuk rasa belum hadir di Gedung Sate. Sedangkan seribuan polisi sudah bersiaga. Pengamanan May Day 2012 ini Polrestabes Bandung mengerahkan 2.400 personel, termasuk bantuan dari Polda Jabar<br />
Sebelumnya diberitakan, dalam menyambut peringatan Hari Buruh Se-Dunia (May Day) yang jatuh pada 1 Mei, sekitar 800 buruh di Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Polsek Dayeuhkolot menggelar kegiataan bakti sosial berupa donor darah<br />
&#8220;Kegiatan ini sengaja kami gelar untuk memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei besok. Kami juga ingin berkontribusi terhadap masyarakat, karena bakti sosial ini bukan hanya dominasi orang kaya atau para pejabat dan instansi pemerintahan saja,&#8221; kata Wakil Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Bandung Ayi Suhanda kepada wartawan (30/4/2012).</p>
<p>Ayi menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh 40 perusahaan yang berada Kecamatan Dayeuhkolot dan sekitarnya. Dimana masing-masing perusahaan mengirimkan 20 orang pekerjanya untuk mendonorkan darahnya. Namun demikian antusiasme para pekerja ini ternyata cukup tinggi. Ini terlihat dari membludaknya peserta yang menjadi pendonor.</p>
<p>Selain kegiatan donor darah, sambung Ayi, para buruh yang tergabung dalam SPSI ini juga akan melakukan bakti sosial lainnya, yakni berupa penanaman 5.000 pohon di lahan kritis di sekitar Kecamatan Dayeuhkolot serta pembersihan Sungai Cipalasari dan Citepus.</p>
<p>&#8220;Lingkungan juga menjadi bagian dari perhatian kami. Contohnya dengan bersih-bersih sungai, karena jelas dampaknya sangat berpengaruh buat kami. Ketika banjir, otomatis pabrik tidak dapat beroperasi kami pun tidak dapat bekerja,&#8221; ungkapnya.[jul]</p>
<p><strong><em>Komentar mantanburuh:</em></strong></p>
<p><em>Huebat bener kang Ayi Suhanda ya! Jiwa Sosialnya tinggi peduli perusahaanya juga tinggi, Halowww&#8230; yang jadi pertanyaan: Apakah masih ada darahnya? Apakah porsi makan buruh sudah cukup kadar gizinya? Kasian kan kalo masih kurang gizi/protein? Lemes lo..<br />
Salam sakses aja deh buat kang ayi, uben dan godeg.</em> </p>
<p><strong>Buruh Jakarta</strong><br />
<strong>Metrotvnews.com</strong>, Jakarta: Sedikitnya 100 ribu pekerja memperingati Hari Buruh Sedunia pada 1 Mei dengan menggelar demonstrasi damai di depan Istana Merdeka dan menghadiri konser musik Slank di Gelora Bung Karno, Jakarta.</p>
<p><strong><em>Komentar:</em></strong><br />
<em>Kalo ada kaka, Males ngomen ah..he he </em></p>
<p><strong>Buruh Surabaya</strong><br />
<strong>Surabaya (ANTARA News)</strong> &#8211; Peringatan Hari Buruh se-Dunia (May Day) yang digelar di Taman Surya Kota Surabaya hari ini dikemas dengan acara bagi-bagi ribuan hadiah.</p>
<p>Kabag Humas Pemkot Surabaya Nanis Chairani mengatakan ada sekitar 1.250 hadiah diberikan kepada buruh di antaranya dua sepeda motor, satu mesin cuci, dan dua lemari es.</p>
<p>&#8220;Semua hadiah tersebut merupakan pemberian dari pihak sponsor yakni para pengusaha,&#8221; kata Nanis usai apel peringatan May Day yang digelar pertama kali oleh Pemkot Surabaya di halaman Taman Surya.<br />
Ketua DPC Konfederasi SPSI Surabaya Henky Prayitno mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemkot yang sudah memfasilitasi adanya apel May Day kali ini.</p>
<p>&#8220;Semua buruh di Surabaya ikut acara ini. Tidak ada demo anarkis,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, ada sekitar 3.000 buruh di Surabaya yang ikut apel May Day. Semua antusias mengikuti acara ini, apalagi ada hadiah untuk para buruh.</p>
<p><strong><em>Komentar:</em></strong><br />
<em>Mayday atau Ultah PEMKOT ya?<br />
bagi dong atu hadiah dispensernya!</em></p>
<p><strong>Buruh Pamekasan</strong><br />
<strong>Pamekasan (beritajatim.com)</strong> &#8211; Hari Buruh Se Dunia (May Day), yang jatuh pada 1 Mei, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya di Kabupaten Pamekasan. Pasalnya, unjuk rasa yang biasanya dilakukan oleh para buruh kini tidak terlihat.<br />
Meski begitu, aparat keamanan tetap siaga dan menyiapkan sedikitnya dua pleton personel. Mereka terdiri dari Samapta, intel, reskrim dan lantas.</p>
<p><strong><em>Komentar:</em></strong><br />
<em>Kayaknya taon kemaren heboh mayday-nya ya??</em></p>
<p><strong>Buruh Jogja</strong><br />
Yogyakarta (detik.com) Ribuan mahasiswa dan buruh di Yogyakarta  memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, Selasa (1/5/2012). Dalam aksi itu massa menyanyikan lagu &#8220;Iwak Peyek&#8221; yang telah dipelesetkan.</p>
<p>Aksi yang dilakukan secara bergelombang itu dipusatkan di kawasan Malioboro, gedung DPRD DIY hingga titik nol kilometer atau di simpang empat Kantor Pos Besar Yogyakarta.</p>
<p>Beberapa elemen yang turun ke jalan di antaranya Federasi Serikat Buruh Independen Indonesia (FSBII) Bantul, Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY), Komite Aksi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi), Forum LSM DIY, Aliansi Rakyat Yogyakarta (ARY), Aliansi Rakyat Menggugat (ARM), Paguyuban Buruh Kemudo, Paguyuban Buruh Gendong, BEM-KM UGM, HMI, Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) dan lain-lain.</p>
<p><strong><em>Komentar:</em></strong><br />
<em>Aduk kang mas, tuntutan-nya jadi kelibas, kalah kenceng ama lagu Iwa Peyek-nya?</em></p>
<p><strong>Buruh Batam</strong><br />
<strong>TRIBUNNEWSBATAM, BATAM</strong>&#8211; Ribuan pekerja di kawasan Kabil Industrial Estate (KIE) Batam mengikuti acara Fun Bike dan Jalan Santai, Kegiatan ini diadakan dalam rangka menyambut hari buruh dunia atau May Day pada 1 Mei, Para pekerja tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Apalagi telah disiapkan door prize berupa alat-alat elektronik kebutuhan rumah tangga, sepeda, serta hadiah utama LED TV 32 inch bagi para peserta</p>
<p>Ketua DPC Logam Elektronik Mesin (LEM) SPSI Pantai Timur Batam, Jon Effendi mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.</p>
<p>&#8220;Ini kan termasuk kegiatan olahraga bagi pekerja. Selain untuk menyehatkan juga agar May Day ini diperingati dengan cara-cara yang positif. Demi menjaga kondusifitas Batam bersama,&#8221; kata Jon.</p>
<p><strong><em>Komentar:</em></strong><br />
<em>Betul juga tuh, Silaturahminya sambil salam-salaman? kayak lebaran.</em></p>
<p><strong>Buruh Sukabumi</strong><br />
<strong>SUKABUMI (Pos Kota)</strong> – Banyak cara untuk memperingati Hari Buruh Internasional (May Day). Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, misalnya.<br />
Mereka mengisi May Day dengan menggelar pengobatan gratis dan donor darah. Mereka memusatkan aksi sosialnya di Palagan Perjuangan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Selasa (1/5).<br />
Ketua SPN Cabang Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar mengatakan, kegiatan social yang dilakukannya  lebih bermanfaat ketimbang berunjuk rasa. Di samping itu, kegiatan social tersebut mendapatkan apresiasi positif dari semua komponen.</p>
<p><strong><em>Komentar:</em></strong><br />
<em>Kasian bener ya? Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Buruh apakah udah terpenuhi?, plafon berobat buruh nya berapa? ah,&#8230;aya-aya wae.</em></p>
<p><strong>Indikator Buruh Sejahtera</strong><br />
Kalo menyimak liputan-liputan tadi, kita bisa gambarkan keadaan buruh di Indonesia saat ini sudah sejahtera, dan itulah Indikatornya.<br />
artinya buruh sudah tidak perlu lagi berkoar-koar nuntut macem-macem terkait kesejahteraan hidupnya. bahkan disaat-saat mayday yang nota bene hari buruh, hari milik buruh sekalipun, saat mayday sama sekali tak ada perjuangan dan upaya yang &#8220;menggigit&#8221; dan gigih.</p>
<p>Ah.. masa sih?</p>
<p>ataukah barangkali,<em> PEANUT</em> sudah <em>FORGET</em> ama kulitnya?<br />
atau barangkali kalo menurut NU: buruh sudah lupa sama <em>KHITAH</em>-nya?<br />
ah..tapi mudah-mudahan saja emang sudah SEJAHTERA.</p>
<p><em>Sumber:</em><br />
ada di tulisan</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/12/4w-what-wrong-with-wburuh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">858</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/e411128da373de8ad8aeb370e207fe6a4bc3c9d4eff3b92ee3f7ec3528f0ad23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Usman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/belimpah-uang.gif" medium="image">
			<media:title type="html">belimpah uang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Obrolan Mayday di Pesbuk</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/12/obrolan-mayday-di-pesbuk/</link>
					<comments>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/12/obrolan-mayday-di-pesbuk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mantanburuh]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 10:04:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruh Buruh Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Guyon Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[aya aya wae]]></category>
		<category><![CDATA[berita buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[buruh bandung]]></category>
		<category><![CDATA[buruh dan facebook]]></category>
		<category><![CDATA[buruh sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[Guyon buruh]]></category>
		<category><![CDATA[mayday 2012]]></category>
		<category><![CDATA[realias buruh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanburuh.wordpress.com/?p=848</guid>

					<description><![CDATA[Versi Buruh Bandung Nyimak obrolan tentang mayday versi buruh bandung di pesbuk..seru juga. ini status Tony Ahmad yang sy share: Tony Ahmad: Ceritanya buruh itu pnya keinginan dan cita cita untuk memperjuangkan nasibnya&#8230;.namun selama ini keinginan itu cuma angan angan belaka.Padahal bnyk kelompok atw orng orng yg berteriak katanya berjuang demi buruh,apa yg salah dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Versi Buruh Bandung</strong></p>
<p>Nyimak obrolan tentang mayday versi buruh bandung di pesbuk..seru juga.<br />
ini status Tony Ahmad yang sy share:</p>
<p><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/fb.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="855" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/12/obrolan-mayday-di-pesbuk/fb/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/fb.jpg" data-orig-size="111,111" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="fb" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/fb.jpg?w=111" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/fb.jpg?w=450" alt="" title="fb"   class="alignleft size-full wp-image-855" /></a><a href="http://www.facebook.com/Jendral.oke">Tony Ahmad:</a><br />
Ceritanya buruh itu pnya keinginan dan cita cita untuk memperjuangkan nasibnya&#8230;.namun selama ini keinginan itu cuma angan angan belaka.Padahal bnyk kelompok atw orng orng yg berteriak katanya berjuang demi buruh,apa yg salah dari kaum buruh&#8230;? MAYDAY aja sudah d sulat jd hiburan dan panen komisi elite elite buruh&#8230;masa MAYDAY buruh d ajak bersihin sungai citarum,di ajak muter muter situ patengan&#8230;.,kyknya cita cita buruh tlah hanyut d sungai citarum,atw jg harapan buruh tlah tenggelam d situ patengan&#8230;??? Sungguh IRONIS&#8230;TRAGIS&#8230; </p>
<p><strong>Komentar-Komentar:</strong></p>
<p><a href="http://www.facebook.com/three.b.kidz">Three Boyz Kids</a> :<br />
hanya sebuah angan dan harapan sj yg kta dapatkan dalam sebuah gerakan ternyata dan ternyata kaum elit politik telah mengecoh kta dalam menenangkan hati buruh kesebuah hiburan atau membershkan jalur citarum dan muter&#8221;patenggang.itu hanya peringatan sja MayDay gerakan tetap maju</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/Jendral.oke">Tony Ahmad:</a><br />
taun depan MAYDAY buruh hrs dibawa ke Bank Indonesia&#8230;..dgn melihat tumpukan uang hati dan pikiran buruh di harapkan kembali pd ideologinya&#8230;.</p>
<p><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/duit-di-bi.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="849" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/12/obrolan-mayday-di-pesbuk/duit-di-bi/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/duit-di-bi.jpg" data-orig-size="492,319" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Duit di BI" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/duit-di-bi.jpg?w=450" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/duit-di-bi.jpg?w=300&#038;h=194" alt="" title="Duit di BI" width="300" height="194" class="alignnone size-medium wp-image-849" srcset="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/duit-di-bi.jpg?w=300 300w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/duit-di-bi.jpg?w=150 150w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/duit-di-bi.jpg 492w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p><a href="http://www.facebook.com/three.b.kidz">Three Boyz Kids</a> :<br />
urang mah kang saukur objek para nu bga duit&#8230;.d titah kie ktu oge kdu nurut meureun</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/andri.ansyah.169">Andry Ansyah</a>:<br />
hatur nuhun kana nasehatna ngan ieu patuangan ngerebeuk,k kantin heula coy</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/BuddyXatria">Buddy Xatria</a>:<br />
Lawan Lawan&#8230;dengan bekerja keras&#8230;.sugan Caina herang Laukna Luncat&#8230;.<br />
hahahahahaha&#8230;.<br />
ngabaso heula Baraya&#8230;nu Alit 1000<br />
anu ageung 5000.</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/Jendral.oke">Tony Ahmad:</a><br />
lain kudu ngalawan urng mah&#8230;.tp posisiken pd porsina,eta pikiran nu salah mun urng kdu ngalawan pengusaha.Jaman nabi geus aya istilah budak belian/ eta teh buruh mun ayena mah&#8230;.ku nabi di perjuangkeun supaya sistem perbudakan di hapus,supaya buruh boga hak nu pantes hak nu setara.Ieu perjuangan buruh nu hakiki.Urng hyng meureun d perlakukeun secara manusiawi jd garis bawahi cing gede BURUH BUKAN UNTUK MELAWAN PENGUSAHA</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/iqbal.rd.3">Iqbal RD</a>:<br />
hayang senang mah kudu jadi bos .jadi moal nurut kana curuk batur [sabar]</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/BuddyXatria">Buddy Xatria</a>:<br />
Anjuran Nabi, 10 pekerjaan diantaranya ada 7 untuk berniaga &#8230;dan 3 diantaranya dibawah Curuk Batur&#8230;<br />
sudahkah yang 7 itu kita Laksanakan &#8230;atw lang sung yang 3 itu.<br />
dengan cara Koneksi lagi&#8230;<br />
hahahahahahaha<br />
haduh lada &#8230;sambelna Sageulas.</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/iqbal.rd.3">Iqbal RD</a>:<br />
Udangn 2 menang jelema matak moal baleg, Jangan Menyerah<br />
Jangan Menyerah kawan, tidak<br />
ada alasan untuk menyerah.</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100002867933132">Yusuf Nugraha</a>:<br />
tina naminaoge urang parantos tiasa nyimpulkeun yen jengan buruh teh hanteu layak,diskriminatip jeug ironis . saha nu bisa ngarobah eta ngaran buruh teh ? ceuk kami iwal pribadi2na ,pek robah eta imej atawa ngaran buruh teh ku naekna prilaku ,ka mampuhan ,kaweruh tur pangabisa robaah pamahaman tunjukeun yen nu boga modal butuh ayanajeng kamampuhan urang lain urang nu nyogrog2maneh dina politik bisnis aya ngaran kieu urang butuh nu nawar murah batur nu butuh di beuli kalayan harga mahal. tah kesan buruhteh ibarat nu butuh jadi pasisi leugena pasti di handap (leugeun di luhur leuwih hade dibaning leungeun dihanap jadi argumenna nudi beremah kumaha numere,jasa urangmah salaku pagawe di angap euweuh da ditinggalina kabutuh urangna lain jasana rek pengusaha tawa pamarentah nganggap buruh kaum atawa golongan marjinal.tapi ,te sadaya pamarentah atawa pangusaha ninggali buruh jiga eta ,yu urang rubah eta imejteh babarengan jang kamajuan jeung hargadiri pribadiatasnama buruh tawa pagawe da kabeh oge sa masih di dunya kenehmah pagawe pdah beda cabak</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/three.b.kidz">Three Boyz Kids</a> :<br />
sok urang tata tutur jeng robah sagla anu bisa buruh jdi berharga d mata pengusa kdu kumaha tah ameh gawe hade duit gede urang kapake</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/Jendral.oke">Tony Ahmad:</a><br />
koncina hiji&#8230;.ulah ngarasa hina jd buruh,sabab buruh oge boga harkat jng martabat di hadapan ALLOH AZZA WAJALA mah,tah tiayena kapayun hayu urng ronjatken kwalitas urng masing2 ulah belet wae,ulah cebew wae,ulah pehul wae,ulah boke wae,ulah heureui wae,ulah beger wae,ulah kedul wae,ulah molor wae,jng wae wae nu sejena</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/parishakufa.alfansyah">Parishakufa Alfansyah</a>:<br />
kmh Ceuk Bang Haji&#8230;. ada baik-ada jg yg jahat, ada siang-ada malam, ada kaya-ada miskin, ada pengusaha-ada buruh<br />
&#8220;smua dah diatur tinggal kite mo pilih yang mana&#8230;&#8221;<br />
Dipilih&#8230;dipilih&#8230;.dipilih<br />
Smua saling berkaitan,berhubungan erat untuk menggerakkan roda</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/Jendral.oke">Tony Ahmad:</a><br />
Apa makna dari sebuah kata MAYDAY&#8230;.?<br />
Bukankah dgn istilah itu terciptanya garis pemisah antara tuan dan budak,si miskin dan sikaya..???</p>
<p><strong>Notes:</strong><br />
Logo Fb hanya milik <a href="http://www.facebook.com">facebook</a><br />
Kekuasaan hanya milik Alloh SWT</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/05/12/obrolan-mayday-di-pesbuk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">848</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/e411128da373de8ad8aeb370e207fe6a4bc3c9d4eff3b92ee3f7ec3528f0ad23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Usman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/fb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fb</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/05/duit-di-bi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Duit di BI</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Standar Gaji Pekerja Asing Sektor Migas (Remunerasi)</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/14/standar-gaji-pekerja-asing-sektor-migas-remunerasi/</link>
					<comments>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/14/standar-gaji-pekerja-asing-sektor-migas-remunerasi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mantanburuh]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 04:45:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruh Buruh Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hak-hak Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[Standar Gaji]]></category>
		<category><![CDATA[Upah Minimum]]></category>
		<category><![CDATA[diskriminasi upah]]></category>
		<category><![CDATA[informasi upah]]></category>
		<category><![CDATA[standar upah]]></category>
		<category><![CDATA[upah 2012]]></category>
		<category><![CDATA[upah buruh]]></category>
		<category><![CDATA[upah layak]]></category>
		<category><![CDATA[upah sektor migas]]></category>
		<category><![CDATA[upah tenaga asing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanburuh.wordpress.com/?p=828</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Keuangan mengeluarkan peraturan baru mengenai batasan atas biaya remunerasi tenaga kerja asing di perusahaan migas yang beroperasi di Indonesia yang disesuaikan berdasarkan golongan jabatan dan asal kawasan, peraturan baru tersebut dalam rangka Cost Recovery dan mengurangi beban biaya negara. Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No.258/PMK.011/2011 tentang Batasan Maksimal Biaya Remunerasi Tenaga Kerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><div data-shortcode="caption" id="attachment_833" style="width: 310px" class="wp-caption alignright"><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/tenaga-asing.jpg"><img aria-describedby="caption-attachment-833" loading="lazy" data-attachment-id="833" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/14/standar-gaji-pekerja-asing-sektor-migas-remunerasi/tenaga-asing/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/tenaga-asing.jpg" data-orig-size="350,235" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="tenaga-asing" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Ilustrasi : tenaga kerja asing&lt;/p&gt;
" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/tenaga-asing.jpg?w=350" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/tenaga-asing.jpg?w=300&#038;h=201" alt="" title="tenaga-asing" width="300" height="201" class="size-medium wp-image-833" srcset="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/tenaga-asing.jpg?w=300 300w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/tenaga-asing.jpg?w=150 150w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/tenaga-asing.jpg 350w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><p id="caption-attachment-833" class="wp-caption-text">Ilustrasi : tenaga kerja asing</p></div><br />
Menteri Keuangan  mengeluarkan peraturan baru mengenai batasan atas biaya remunerasi tenaga kerja asing di perusahaan migas yang beroperasi di Indonesia yang disesuaikan berdasarkan golongan jabatan dan asal kawasan, peraturan baru tersebut dalam rangka <em>Cost Recovery</em> dan mengurangi beban biaya negara.</p>
<p>Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan <em>No.258/PMK.011/2011</em> tentang <em>Batasan Maksimal Biaya Remunerasi Tenaga Kerja Asing untuk Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Minyak dan Gas Bumi</em> pada 28 Desember 2011. Remunerasi yang dimaksud adalah upah, tunjangan, serta pembayaran lain yang dapat dikembalikan pemerintah dalam penghitungan bagi hasil dan menjadi pengurang pendapatan bruto dalam penghitungan Pajak penghasilan (PPh).</p>
<p><strong>Batasan Maksimal remunerasi pekerja asing sektor migas dalam PMK tsb diatur sbb:</strong></p>
<p>1.	Jabatan tertinggi (tingkat I) yakni President, Country Head, dan General Manager.<br />
•	Kawasan I (Asia, Afrika dan Timur Tengah) ditetapkan sebesar <strong>US$ 562.200</strong> per tahun<br />
•	Kawasan II ( Eropa, Australia dan Amerika Selatan) ditetapkan sebesar <strong>US$ 1.054.150</strong> per tahun<br />
•	Kawasan III (Amerika Utara) ditetapkan sebesar <strong>US$ 1.546.100</strong> per tahun</p>
<p>2.	Jabatan Eksekutif (tingkat II) setingkat Senior Vice President atau Vice presiden.<br />
•	Kawasan I (Asia, Afrika dan Timur Tengah) ditetapkan sebesar. <strong>US$ 449.700</strong> per tahun<br />
•	Kawasan II ( Eropa, Australia dan Amerika Selatan) ditetapkan sebesar <strong>US$ 843.200</strong> per tahun<br />
•	Kawasan III (Amerika Utara) ditetapkan sebesar <strong>US$ 1.236.700</strong>  per tahun</p>
<p>3.	Jabatan Manajerial (tingkat III) setingkat Senior Manager atau Manager.<br />
•	Kawasan I (Asia, Afrika dan Timur Tengah) ditetapkan sebesar. <strong>US$ 359.700</strong> per tahun<br />
•	Kawasan II ( Eropa, Australia dan Amerika Selatan) ditetapkan sebesar <strong>US$  674.450</strong> per tahun<br />
•	Kawasan III (Amerika Utara) ditetapkan sebesar <strong>US$ 989.200</strong> per tahun</p>
<p>4.	Jabatan Profesional (tingkat IV) Pemilik keahlian khusus / Specialist<br />
•	Kawasan I (Asia, Afrika dan Timur Tengah) ditetapkan sebesar. <strong>US$ 287.700</strong> per tahun<br />
•	Kawasan II ( Eropa, Australia dan Amerika Selatan) ditetapkan sebesar <strong>US$ 539.450</strong> per tahun<br />
•	Kawasan III (Amerika Utara) ditetapkan sebesar <strong>US$ 791.200</strong> per tahun</p>
<p><em>&#8220;Dalam hal kontraktor membayar remunerasi melebihi batas maksimum, kelebihan tidak dapat dikembalikan dalam penghitungan bagi hasil dan tidak menjadi pengurang PPh bruto dalam penghitungan PPh kontraktor</p>
<p>Apabila melewati batasan yang ditetapkan, kontraktor wajib memotong, menyetor, dan melaporkan PPh pasal 21 dan pasal 26 atas remunerasi yang dibayarkan sesuai dengan ketentuan pajak penghasilan. Ketentuan batasan maksimum remunerasi kontraktor tersebut akan dievaluasi kembali paling lama dua tahun sejak berlakunya PMK No.258/PMK.011/2011 per 1 Januari lalu.</p>
<p>Ketentuan ini tidak berlaku bagi tenaga kerja asing sepanjang tenaga kerja tersebut mempunyai keahlian sangat khusus dan sangat langka di bidang minyak dan gas, yang kriteriannya ditetapkan oleh badan pelaksana, setelah mendapat persetujuan Menteri Keuangan&#8221;</em> Begitu kata <em>Pak Menkeu</em></p>
<p>Kalo Pekerja Asing Diatur begitu.<br />
Tapi Kalo Pekerja lokal <em>mah</em> dengan UMK <em>sajah</em> sudah cukup layak..</p>
<div data-shortcode="caption" id="attachment_835" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/aksi-upah.jpg"><img aria-describedby="caption-attachment-835" loading="lazy" data-attachment-id="835" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/14/standar-gaji-pekerja-asing-sektor-migas-remunerasi/aksi-upah/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/aksi-upah.jpg" data-orig-size="503,370" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="aksi upah" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Ilustrasi : Mengeluh Gaji UMK&lt;/p&gt;
" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/aksi-upah.jpg?w=450" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/aksi-upah.jpg?w=300&#038;h=220" alt="" title="aksi upah" width="300" height="220" class="size-medium wp-image-835" srcset="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/aksi-upah.jpg?w=300 300w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/aksi-upah.jpg?w=150 150w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/aksi-upah.jpg 503w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><p id="caption-attachment-835" class="wp-caption-text">Ilustrasi : Mengeluh Gaji UMK</p></div>
<p><em>Istilah-Istilah:</em><br />
<strong>Remunerasi</strong> adalah imbalan kerja yang dapat berupa gaji, honorarium, tunjangan tetap, insentif, bonus atas prestasi, pesangon, atau pensiun.<br />
Bagi Pegawai Negeri Sipil / TNI / Polri,  <strong>remunerasi</strong> berarti imbalan kerja di luar gaji.</p>
<p><em>Sumber Berita:</em><br />
<a href="http://finance.detik.com/read/2012/01/16/173244/1817010/1034/agus-marto-batasi-gaji-karyawan-asing-perusahaan-migas" target="_blank">Detik Finance</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/14/standar-gaji-pekerja-asing-sektor-migas-remunerasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>6</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">828</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/e411128da373de8ad8aeb370e207fe6a4bc3c9d4eff3b92ee3f7ec3528f0ad23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Usman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/tenaga-asing.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tenaga-asing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/aksi-upah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">aksi upah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Demo Upah Buruh: Demi Se-kilo Beras Buruh Harus Nunggu 3 Hari</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/11/demo-upah-buruh-demi-sekilo-beras-buruh-harus-nunggu-tiga-hari/</link>
					<comments>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/11/demo-upah-buruh-demi-sekilo-beras-buruh-harus-nunggu-tiga-hari/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mantanburuh]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 15:50:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruh Buruh Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hak-hak Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Industrial]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[Standar Gaji]]></category>
		<category><![CDATA[aksi buruh]]></category>
		<category><![CDATA[blokir jalan tol]]></category>
		<category><![CDATA[dewan pengupahan]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran HAM]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas buruh]]></category>
		<category><![CDATA[standar upah]]></category>
		<category><![CDATA[UMK]]></category>
		<category><![CDATA[UMK 2012]]></category>
		<category><![CDATA[UMK Banten]]></category>
		<category><![CDATA[umk DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[UMK Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[upah buruh]]></category>
		<category><![CDATA[upah layak]]></category>
		<category><![CDATA[Upah Minimum]]></category>
		<category><![CDATA[UU ketenagakerjaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanburuh.wordpress.com/?p=799</guid>

					<description><![CDATA[Inilah saat yang tepat untuk melakukan perubahan besar itu. Perjuangan untuk meningkatkan (menyesuaikan) derajat hidup buruh memerlukan berbagai upaya dan terobosan, pergerakan buruh di Bekasi dan Tanggerang yang telah memlokir beberapa ruas jalan termasuk jalan tol harus segera diikuti oleh buruh-buruh dari kota lain yang ada di seluruh Indonesia, harus lebih massiv dan spektakuler bahkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Inilah saat yang tepat untuk melakukan perubahan besar itu</strong>.</p>
<p>Perjuangan untuk meningkatkan (menyesuaikan) derajat hidup buruh  memerlukan  berbagai upaya dan terobosan, pergerakan buruh di Bekasi dan Tanggerang yang telah memlokir beberapa ruas jalan termasuk jalan tol harus segera diikuti oleh buruh-buruh dari kota lain yang ada di seluruh Indonesia, harus lebih massiv dan spektakuler bahkan harus lebih <em>“anarkis”</em> (<em>baca </em>:mengganggu stabilitas nasional).</p>
<p><strong>Mengapa demikian?</strong></p>
<p>Aksi penutupan jalan tol oleh para buruh bahkan yang dikatakan oleh<em> Direktur Eksekutif Human Rights Working Group (HRWG)</em> <strong>Rafendi Djamin</strong> dalam Konferensi Pers di Cikini Jakarta Pusat Minggu 4/2/2012 <a href="http://news.okezone.com/read/2012/02/04/337/569570/aksi-blokir-tol-buruh-rugi-sendiri" target="_blank">(news okezone)</a>, dianggap sebagai bentuk pelanggaran hak orang lain <strong>(pelanggaran HAM)</strong>, dan dicerca banyak orang, baru sekedar <em>“menarik perhatian”</em> presiden. Sekali lagi, hanya sekedar <em>“Menarik Perhatian”</em>, tidak lebih dari itu.<br />
Baru ketahuan bahwa presiden yang kita pilih dahulu itu, selama menjabat memang nyata-nyata tidak pernah memperdulikan buruh, yang ada dibenaknya barangkali hanya <em>investor, investor</em> dan <em>investor</em> serta <em>investor</em>.<br />
Untuk sekedar menuntut upah yang wajar guna menutupi kebutuhan hidup sehari-hari yang makin serba mahal dan serba naik ternyata banyak menciptakan <em>‘lawan-lawan baru”</em> bagi buruh, selain pengusaha yang kemaruk dan pemerintah yang <em>ndablek</em>, TNI dan POLRI kini telah terang terangan menjadi <em>“lawan”</em> buruh. Simak saja Pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Waris (cerminan Institusi TNI) yang meminta kepada anggota TNI untuk masang badan, memukul mundur aksi buruh serta bersedia mewakafkan dirinya demi kepentingan pengusaha menunjukkan hal tersebut. baca di <a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2012/02/02/296199/284/1/Pernyataan_Pangdam_Jaya_Tunjukkan_Militer_dipihak_Pengusaha_" target="_blank">Media Indonesia</a> dan <a href="http://www.detiknews.com/read/2012/02/01/105438/1831132/10/jika-demo-ricuh-pangdam-jaya-saya-wakafkan-jasad-saya?nd992203605" target="_blank">Detik News</a>. </p>
<p><strong>AKSI BURUH SEBAGAI RUTINISME RITUAL</strong></p>
<p>Penetapan SK Gubernur terkait UMK setiap tanggal 20 Nopember seolah menjadi gong petanda perang bagi buruh dan pengusaha.<br />
Desember, Januari, Februari dan Maret adalah masa konflik antara buruh dan pengusaha terkait penetapan upah, bahkan tak jarang berakhir di bulan April, gejolak pada bulan-bulan ini sering menimbulkan ketidaknyamanan kondisi dan suasana kerja bagi buruh dan pengusaha.<br />
Kondisi akan mulai mereda pada bulan April sampai dengan Agustus, bulan September dan Oktober buruh dan pengusaha kembali berancang-ancang untuk menanam benih konflik terutama di Dewan Pengupahan yang pada bulan-bulan itu melakukan kajian dan survey untuk menentukan upah tahun berikutnya.<br />
Kondisi seperti ini berlangsung setiap tahun, begitu dan begitu terus seolah tidak ada akhirnya, penetapan UMK ini seolah menjadi sumber perseteruan abadi antara buruh dan pengusaha dari tahun ke tahun.</p>
<p><strong>PENETAPAN UMK SEBAGAI SUMBER KONFLIK</strong></p>
<p>Penetapan upah buruh melalui prosedur penetapan UMK diyakini telah gagal mengakomodir cita-cita buruh yakni mendapatkan upah layak (<em>banyak yang salah arti tentang layaknya upah buruh</em>) Pada kenyataannya proses penetapan dengan cara ini justru makin menimbulkan kesenjangan upah antara kelompok masyarakat kelas buruh dengan masyarakat kelas lainnya.<br />
Kesenjangan ini pada akhirnya menimbulkan gejokak social di kalangan masyarakat, buruh menjadi kasta paling bawah dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia. <em>“Cuihh… buruh, paling juga gajinya berapa??..</em><br />
Selama ini, buruh menilai bahwa proses peng-kotak-kotak-an upah, melalui prosedur penetapan UMK , adalah sebuah penghinaan terhadap buruh.   Untuk kebutuhan perut buruh saja, seorang buruh dipatok oleh permen No.17 Tahun 2005, dan hebatnya lagi patokan itulah yang  dijadikan nilai  kebutuhan hidup layak (KHL) bagi buruh.</p>
<div data-shortcode="caption" id="attachment_803" style="width: 460px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/kebutuhan-perut-buruh-sebulan-yang-dianggap-layak.jpg"><img aria-describedby="caption-attachment-803" loading="lazy" data-attachment-id="803" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/11/demo-upah-buruh-demi-sekilo-beras-buruh-harus-nunggu-tiga-hari/kebutuhan-perut-buruh-sebulan-yang-dianggap-layak/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/kebutuhan-perut-buruh-sebulan-yang-dianggap-layak.jpg" data-orig-size="1754,1240" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="kebutuhan perut buruh sebulan yang dianggap layak" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Komponen Makanan menurut Permen No 17 Tahun 2005&lt;/p&gt;
" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/kebutuhan-perut-buruh-sebulan-yang-dianggap-layak.jpg?w=450" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/kebutuhan-perut-buruh-sebulan-yang-dianggap-layak.jpg?w=450&#038;h=318" alt="" title="kebutuhan perut buruh sebulan yang dianggap layak" width="450" height="318" class="size-full wp-image-803" srcset="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/kebutuhan-perut-buruh-sebulan-yang-dianggap-layak.jpg?w=450&amp;h=318 450w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/kebutuhan-perut-buruh-sebulan-yang-dianggap-layak.jpg?w=900&amp;h=636 900w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/kebutuhan-perut-buruh-sebulan-yang-dianggap-layak.jpg?w=150&amp;h=106 150w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/kebutuhan-perut-buruh-sebulan-yang-dianggap-layak.jpg?w=300&amp;h=212 300w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/kebutuhan-perut-buruh-sebulan-yang-dianggap-layak.jpg?w=768&amp;h=543 768w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a><p id="caption-attachment-803" class="wp-caption-text">Komponen Makanan menurut Permen No 17 Tahun 2005</p></div>
<p>Jika kita melihat data diatas, kebutuhan beras bagi buruh hanya dipatok 10 kg per bulan, kalau dihitung perhari maka upah buruh hanya dijatah untuk membeli 0.33 kg atau 3.3 ons beras itupun dengan beras kualitas sedang , artinya untuk menanak nasi sebanyak 1 Kg, seorang buruh harus menunggu bekerja selama 3  hari. Apakah cukup?? apakah itu yang dinamakan layak?? nasi/beras yang notabene adalah kebutuhan pokok dipatok <em>segitu</em> apalagi yang lainnya!</p>
<p>Sudah saatnya system pengupahan direformasi, kalau tidak didesak <em>(dengan cara yang lebih spektakuler) </em>oleh buruh, maka siapa lagi yang peduli??</p>
<p>Yu.. mari&#8230;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/11/demo-upah-buruh-demi-sekilo-beras-buruh-harus-nunggu-tiga-hari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">799</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/e411128da373de8ad8aeb370e207fe6a4bc3c9d4eff3b92ee3f7ec3528f0ad23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Usman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/kebutuhan-perut-buruh-sebulan-yang-dianggap-layak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kebutuhan perut buruh sebulan yang dianggap layak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kugadai Nasibku Demi Nyai</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/03/kugadai-nasibku-demi-nyai/</link>
					<comments>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/03/kugadai-nasibku-demi-nyai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mantanburuh]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 17:23:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruh Buruh Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Guyon Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Industrial]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[buruh dan parpol]]></category>
		<category><![CDATA[buruh dan pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[buruh kab.bandung]]></category>
		<category><![CDATA[buruh pada pilbup]]></category>
		<category><![CDATA[hak pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[humor buruh]]></category>
		<category><![CDATA[kapitalisme]]></category>
		<category><![CDATA[KHL]]></category>
		<category><![CDATA[nasib buruh]]></category>
		<category><![CDATA[partai buruh]]></category>
		<category><![CDATA[pegadaian]]></category>
		<category><![CDATA[permasalahan buruh]]></category>
		<category><![CDATA[potret buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Upah Minimum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanburuh.wordpress.com/?p=786</guid>

					<description><![CDATA[Menggadaikan Nasib! Sebuah Tulisan Daur Ulang yang (masih) Up to Date Tidak ada yang salah dari budaya menggadaikan barang, disaat kondisi keuangan minim, disaat kebutuhan mendesak, maka jalan yang paling praktis adalah memberdayakan apa yang dimiliki untuk segera menjadi uang guna menutupi kebutuhan mendesak tersebut. Ya, dari pada ngutang! Atau daripada mencuri! Budaya manggadaikan barang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menggadaikan  Nasib!</strong><br />
Sebuah Tulisan Daur Ulang yang (masih) Up to Date</p>
<p>Tidak ada yang salah dari budaya menggadaikan barang, disaat kondisi keuangan minim, disaat kebutuhan mendesak, maka jalan yang paling praktis adalah memberdayakan apa yang dimiliki untuk segera menjadi uang guna menutupi kebutuhan mendesak tersebut. Ya, dari pada ngutang! Atau daripada mencuri!<br />
Budaya manggadaikan barang berharga sepertinya sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian kalangan masyarakat Indonesia , tidak semata mata ada kantor pegadaian kalo peminatnya tidak ada. Budaya menggadaikan barang sudah ada sejak jaman <em>‘doeloe”</em> , Cuma namanya saja sekarang yang jadi beda. Kata <em>‘menggadaikan</em>’  oleh sebagian orang telah diubah menjadi <em>“menyekolahkan”</em> . </p>
<p>Suatu saat saya bertandang kerumah teman, ketika melihat rak tivi yang kosong saya bertanya : <em>“dikemanain tivi, euy?”</em> teman tersebut menjawab sambil nyengir: <em>” disekolahin!”</em><br />
Kata sebagian orang istilah  <em>“digadaikan”</em> dianggap aib, alias gengsi, maka istilah <em>“disekolahkan”</em> menjadi alternatif untuk mengurangi rasa malu dan menjaga gengsi, apalagi jika kebiasaan menggadaikan barang terdengar oleh mertua, bisa gawat tuh, jangan jangan istri sendiri ….  <em>“digadaikan, heuu..?!!”</em>.</p>
<p>Tulisan ini tidak akan panjang lebar membahas <em>‘menggadaikan”</em> alias <em>”menyekolahkan”</em>, tapi kita akan membahas apa yang kita dapat dari budaya <em>‘menggadaikan”</em>  pada perilaku buruh.<br />
Disaat barang digadaikan, idealnya semangat kerja makin gigih, makin rajin, makin bersemangat untuk mendapat uang agar harta benda yang kita gadaikan segera bisa kita tebus, jika tidak bisa kita tebus maka tak harta benda kita itu, akan segera berpindah tangan menjadi milik pegadaian dan kemudian oleh pegadaian harta benda kita itu segera dilelang kepada pihak lain.</p>
<p><strong>Sikap Buruh Dengan Analogi Pegadaian</strong></p>
<p>Sistematika pegadaian seharusnya menjadi sebuah pola sikap yang dipakai buruh dalam event-event penting semisal pemilu, pilkada, pemilihan pimpinan ketua umum Serikat Pekerja, ataupun dalam penentuan-penetuan kebijakan dengan skala kecil tingkat perusahaan<br />
Jika kita menggadaikan sesuatu, maka sekuat mungkin kita berupaya untuk menebusnya<br />
Jika kita umpamakan nasib buruh sebagai harta benda yang kita miliki, dan para pemimpin (Presiden, Gubernur, Bupati, Camat, dll) kita umpamakan sebagai pegadaian, maka kaos gratis, sembako gratis, janji pengobatan gratis, janji sekolah gratis, janji sembako murah, janji buruh sejahtera dan janji janji manis lainnya, maka itu kita ibaratkan sebagai uang gadai. </p>
<p><strong>A.	Menggadaikan Nasib ke Politisi</strong><br />
Jangan salah, nasib buruh adalah harta benda yang sangat berharga dan sangat dinanti nanti atau diminati oleh para penebus di pegadaian, bahkan saking berharganya para penebus tersebut rela memberikan DP bermilyar-milyar untuk segera memiliki &#8220;barang&#8221; tebusannya! Nah loo.. lalu siapakah yang kita ibaratkan sebagai para penebus itu? Tak lain dan tak bukan mereka adalah para pengusaha, para investor, para pemilik modal dan kaum kapitalis, dan lain sebagainya<br />
Apakah anda tahu kalau selama ini kandidat calon pemimpin daerah maupun pemimpin pusat tidak pernah mau menandatangani kontrak politik dengan buruh? tau apa sebabnya? Sebabnya adalah karena kepada mereka para cukong telah rela memberikan harga tebusan yang fantastis untuk menjadi pemenang lelang atas harta berharga milik buruh yakni “nasib dan kebijakan kebijakan buruh”<br />
Nasib buruh gampang sekali digadaikan, bahkan oleh buruh itu sendiri, hanya dengan sebuah ikat kepala, selembar kaos, sembako gratis, angpau tipis,  apesnya lagi banyak yang hanya mendapat uang gadai berupa janji janji manis yang diberikan oleh orang yang tidak pernah dikenal, bahkan ada pula yang hanya menyerahkannya begitu saja nasibnya karena saking fanatik-nya kepada pemimpin/calon pemimpin tsb.<br />
Sadarkah? Sadarkah bahwa nasib buruh telah digadaikan? Sadarkah bahwa nasib buruh juga pernah digadaikan dalam pemilu atau dalam pilkada yang lalu-lalu ?  Pasti tak pernah sadar! Karena tidak pernah mau tau, atau memang sudah “<em>n&#8217;dablek</em> untuk tidak pernah sadar’<br />
Tahukah anda bahwa munculnya peraturan peraturan yang menyesakkan buruh adalah ulah pimpinan yang kita pilih dahulu, yang telah <em>“melelang”</em> nasib buruh kepada kaum kapitalis? Mengapa mereka melelangnya? Karena kaum buruh tidak pernah sadar dan tidak pernah mau “menebusnya” kembali.</p>
<p><strong>B.	Menggadaikan Nasib ke Pengusaha</strong><br />
Menggadaikan nasib ke pengusaha, Sadar tidak sadar, inilah pola gadai yang paling berbahaya menurut pandangan penulis. Anda mungkin tidak sadar ada fenomena bahwa disaat kondisi perekonomian yang kritis ini, dimana tuntutan buruh kepada pengusaha  makin meningkat, maka salah satu cara untuk meredam gejolak tersebut banyak perusahaan yang  memberikan kemudahan dan fasilitas untuk mencarikan berbagai macam pinjaman finansial <em>“lunak”</em> tanpa tulang bahkan tanpa agunan, termasuk mempersilahkan masuk para <em>“rentenir”</em> , pemilik showroom kendaraan bermotor, bandar alat elektonik, bahkan bandar sembako diundang untuk join dalam rangka <strong>MEM-BERDAYA-KAN</strong> buruh, alangkah mulianya jika memang tujunnya seperti itu.!  dimana jaman dulu hal-hal seperti tersebut menjadi barang tabu saat perusahaan sedang jaya dan berlimpah uang.<br />
Perusahaan akan sangat diuntungkan dengan pola seperti ini, tak perlu menaikan lagi taraf kesejahteraan buruh, toh buruh bisa pinjam uang sebesar-besarnya kepada bank rekanan ataupun lainnya, tak perlu memikul tanggungan ke bank, karena toh jika buruh di PHK maka hanguslah utangnya (ada asuransi), tak perlu naik jemputan karena toh buruh sudah kredit kendaraan sendiri, tak perlu memberikan doorprize alat elektronik saat hari raya karena toh buruh sudah punya hasil nyicil, tak perlu pusing menaikan plafon berobat ke rumah sakit karena toh sisa plafon bisa diangsur bertahun tahun dengan diberikan pinjaman oleh bank dan koperasi, tak perlu memberikan bonus kepada para manager dan direktur karena toh mereka sudah diberi fee/komisi oleh bank dan loan distributor, dan mitra-mitra0nya… pokoknya Mantaaap <em>deh</em>!<br />
Tapi apa untungnya bagi buruh?<br />
<div data-shortcode="caption" id="attachment_790" style="width: 460px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/trapped-by-mortgage.jpg"><img aria-describedby="caption-attachment-790" loading="lazy" data-attachment-id="790" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/03/kugadai-nasibku-demi-nyai/trapped-by-mortgage/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/trapped-by-mortgage.jpg" data-orig-size="462,349" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="trapped by mortgage" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Terjerat utang akibat gadai&lt;/p&gt;
" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/trapped-by-mortgage.jpg?w=450" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/trapped-by-mortgage.jpg?w=450&#038;h=339" alt="" title="trapped by mortgage" width="450" height="339" class="size-full wp-image-790" srcset="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/trapped-by-mortgage.jpg?w=450&amp;h=340 450w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/trapped-by-mortgage.jpg?w=150&amp;h=113 150w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/trapped-by-mortgage.jpg?w=300&amp;h=227 300w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/trapped-by-mortgage.jpg 462w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a><p id="caption-attachment-790" class="wp-caption-text">Terjerat utang akibat gadai</p></div><br />
Untungnya.. yaa&#8230; hanya sebatas terpenuhinya kebutuhan saat itu! Buruh makin dililit dan dijerat dengan hutang, sedangkan semua tahu bahwa, Jarang sekali diantara buruh yang punya utang semangat kerjanya jadi tinggi, yang ada hanya semangat mengatur tenaga dan siasat agar bisa lembur beratus ratus jam, dengan kualitas kerja yang diabaikan, pada akhirnya pepatah lah yang berlaku &#8220;pemberi utang adalah raja, dan pengutang adalah budak&#8221;, lalu apa yang bisa dilakukan jika raja sudah berbuat seenaknya? <em>hahh&#8230; betul tidak ini teh?</em> <em>(Aa G mode On)</em><br />
Pinjaman lunak, kemudahan berbagai pinjaman, kredit sembako, kredit motor, alat elektronik dan lain-lain, Itulah uang gadai yang diberikan pengusaha kepada kepada buruh!<br />
Apa jadinya jika kita sudah terlilit utang, terjerat rentenir dll, yang ada hanyalah rasa takut untuk melawan berbagai kebijakan buruh yang mencelakakan.<br />
Solidaritas, rasa kesetaraan, kesetiakawanan, dan keinginan untuk merubah nasib, adalah hal yang naif. </p>
<p><strong>Ambil Hikmahnya</strong><br />
Belajar dari pola menggadaikan <em>“nasib”</em>, maka marilah kita berancang ancang untuk segera menghimpun kekuatan dan pikiran, agar kita tidak terjerumus kedalam pola pegadaian seperti yang dipaparkan tadi. namun jika sudah terlanjur <em>“menggadaikan”</em>, maka kita harus bisa segera menebusnya kembali apa yang seharusnya menjadi milik kita. Apakah itu? <strong>&#8220;Kesejahteraan buruh&#8221;</strong> yang merupakan inti dari permasalahan nasib buruh.<br />
Di hari hari kedepan marilah kita berupaya untuk meminta <em>“uang gadai”</em> yang setimpal dengan harta yang kita miliki berupa realisasi dari apa yang seharusnya kita dapat sebagai seorang buruh/pekerja.<br />
Dalam hal politik dan memilih partai, buka pola pikir kita bahwa, kaos tipis, sembako gratis,  angpau tipis,dll hanyalah setimpal dengan energi untuk mengangkat kertas suara, hanya sebagai upah untuk mengangkat ballpoint dalam mencontreng atau mencoblos, namun tidak akan pernah setimpal dengan  kesengsaraan buruh lima tahun kemudian, yang tak pernah sebanding dengan kenyamanan atas jabatan yang  mereka emban  dengan berbagai pasilitas yang menggiurkan.<br />
Dihari kedepan gadaikan nasib hanya dengan harga yang setimpal&#8230;<br />
dan hanya demi <em>nyai</em>&#8230;()</p>
<p>Gambar Ilustrasi milik : <a href="http://cyberangjalan.blogspot.com/2011/05/bodoh-miskin-pintar-harus-berduit.html" target="_blank">Cyberangjalan</a> trims ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/02/03/kugadai-nasibku-demi-nyai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">786</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/e411128da373de8ad8aeb370e207fe6a4bc3c9d4eff3b92ee3f7ec3528f0ad23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Usman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/02/trapped-by-mortgage.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">trapped by mortgage</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Outsourcing versi MasJum</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/01/22/outsourcing-versi-mas-jum/</link>
					<comments>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/01/22/outsourcing-versi-mas-jum/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mantanburuh]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 17:09:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruh Buruh Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Guyon Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hak-hak Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Industrial]]></category>
		<category><![CDATA[Outsourching]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[buruh kab.bandung]]></category>
		<category><![CDATA[humor buruh]]></category>
		<category><![CDATA[kesepakatan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Mahfud MD]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[outsourcing]]></category>
		<category><![CDATA[perbudakan]]></category>
		<category><![CDATA[perselisihan]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi buruh]]></category>
		<category><![CDATA[uji matei UU Ketenagakerjaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanburuh.wordpress.com/?p=761</guid>

					<description><![CDATA[(Ringkasan obrolan penulis dengan Mas Jum, aktivis buruh lokal Bandung) Mbuh, apa yang mendorong Ibu Megawati Presiden kita, saat men-sah-kan UU No.13 Tahun 2003 silam, padahal menurutku saat itu UU tersebut adalah “neraka” bagi buruh. Dibalik slogannya sebagai ksatria pembela ‘wong cilik’ dan pembela kaum yang tertindas, ternyata justru menjerumuskan ‘wong cilik’ tersebut. Banyak pasal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>(Ringkasan obrolan  penulis dengan Mas Jum, aktivis buruh lokal Bandung)</em></strong></p>
<p><em>Mbuh</em>, apa yang mendorong Ibu Megawati Presiden kita, saat men-<em>sah</em>-kan UU No.13 Tahun 2003 silam, padahal menurutku saat itu UU tersebut adalah <em>“neraka”</em> bagi buruh. Dibalik slogannya sebagai ksatria pembela <em>‘wong cilik’</em> dan pembela kaum yang tertindas,  ternyata justru menjerumuskan <em>‘wong cilik’</em> tersebut.<br />
Banyak pasal dalam UU tersebut yang menjadikan <em>‘wong cilik’</em> ini semakin menjadi <em>‘wong cuuiiilllik tenan’</em> bahkan mendegradasi penghargaan sebagaimana layaknya terhadap <em>“wong” (manusia)</em>.<br />
Sebut saja pasal-pasal yang melegalisasi perbudakan  (pasal 64), mempekerjakan anak-anak (pasal 69), Cuti Haid (Pasal 81), degradasi nilai fasilitas kesejahteraan (pasal 100), degradasi nilai pesangon (pasal 156) dll. </p>
<p><strong>Perbudakan = Outsourching</strong></p>
<p><a href="http://3.bp.blogspot.com/_KHtzy9ydXf0/S0H8CKl73zI/AAAAAAAAAAM/iG4WaCmaaV4/s320/perbudakan1.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="765" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/01/22/outsourcing-versi-mas-jum/perbudakan1/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/perbudakan1.jpg" data-orig-size="300,257" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="perbudakan1" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/perbudakan1.jpg?w=300" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/perbudakan1.jpg?w=450" alt="" title="perbudakan1"   class="alignleft size-full wp-image-765" srcset="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/perbudakan1.jpg 300w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/perbudakan1.jpg?w=150&amp;h=129 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a>Perbudakan <em>(menurut Wikipedia Bahasa Indonesia)</em> adalah sebuah kondisi di mana terjadi pengontrolan terhadap seseorang (disebut budak) oleh orang lain. Perbudakan biasanya terjadi untuk memenuhi keperluan akan buruh atau kegiatan seksual.<br />
<em>(Masih menurut Wikipedia)</em> Para budak adalah golongan manusia yang dimiliki oleh seorang tuan, bekerja  tanpa gaji dan tiada punya hak asasi manusia. <em>&#8220;Slave&#8221;</em> berasal dari perkataan <em>slav</em>, yang merujuk kepada bangsa <em>Slavia</em> di Eropa Timur, yang masyarakatnya mayoritas adalah budak.<br />
Dimasa lalu, selain dipersembahkan kepada raja atau pemimpinnya, budak dijadikan komoditas jual beli atau barter. Para pemilik budak atau cukong budak adalah mereka-mereka dari kaum yang memenangkan peperangan yang menjadikan tawanan perangnya sebagai budak, boleh dibilang <em>“stok”</em> akan berlimpah saat satu kaum memenangkan perang, dan sebaliknya saat peperangan kalah <em>‘stok’</em> pun berkurang.<br />
Namun peperangan tidaklah selamanya berlangsung, Untuk memenuhi <em>‘stok</em>’ budak para cukong budak ini berburu ke kantong-kantong masyarakat yang mayoritas hidup miskin, mereka menipu, membohongi, menjerat korban dengan hutang yang tak mungkin terbayar, membelinya, membawanya dengan jalan paksa dan sebagainya.<br />
Di masa lalu, para budak diperlakukan kejam, budak hanya diberi makan dan fasilitas hanya untuk mempertahankan  hidupnya sendiri, sekali melanggar titah majikan atau berbuat kesalahan, maka budak ini akan ditendang keluar dan dikembalikan ke pemiliknya, jika budak sakit-sakitan tak segan budak tersebut untuk dibunuh dan dibuang jauh-jauh, karena tuannya (cukongnya) pun tak sudi menerima kembali budak yang sakit-sakitan.<br />
Di masa lalu wajar saja perbudakan merebak, karena barangkali <strong>raja</strong>-nya tidak pernah mengangkat <strong>MENKUMHAM</strong> <em>(Menteri Hukum dan HAM)</em>, tidak ada <strong>Komraj HAM</strong> <em>(Komisi Kerajaan HAM)</em>, tidak ada <strong>Pemerhati HAM</strong> <em>(Human Right Watch)</em> dan tidak ada LSM-LSM <del datetime="2012-01-22T14:48:40+00:00">yang mencari uang atas nama</del> HAM.</p>
<p><div data-shortcode="caption" id="attachment_770" style="width: 160px" class="wp-caption alignright"><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/for-sale-worker.jpg"><img aria-describedby="caption-attachment-770" loading="lazy" data-attachment-id="770" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/01/22/outsourcing-versi-mas-jum/for-sale-worker/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/for-sale-worker.jpg" data-orig-size="225,225" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="for sale worker" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Illustrasi: Dijual Murah&lt;/p&gt;
" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/for-sale-worker.jpg?w=225" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/for-sale-worker.jpg?w=150&#038;h=150" alt="" title="for sale worker" width="150" height="150" class="size-thumbnail wp-image-770" srcset="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/for-sale-worker.jpg?w=150 150w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/for-sale-worker.jpg 225w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" /></a><p id="caption-attachment-770" class="wp-caption-text">Illustrasi: Dijual Murah</p></div>Dijaman <em>saiki</em>, agen-agen budak merebak dimana-mana, budak jaman sekarang bukanlah dipersembahkan untuk raja atau presiden, tapi dijual ke juragan-juragan pemilik perusahaan, agen atau cukong setiap hari merekrut ratusan budak,  mencari ke kampung-kampung dan sudut-sudut kota, beraksi menjelang kelulusan dan wisuda anak sekolah dengan bursa kerjanya,  membuat iklan di tivi, Koran dan radio, menawarkan pekerjaan layaknya pemilik perusahaan.<br />
Dijaman <em>saiki</em> setiap bulan agen budak (perusahaan perbudakan) meng-<em>interview</em> ribuan budak, mengelompokan serta menyimpannya dilemari-lemari <em>cabinet</em> dengan tak lupa membubuhkan <em>‘price list’</em> dan <em>barcode</em>, si A layak dijual ke juragan minyak, si B layak dijual ke raja tekstil, si C layak dijual sebagai waitress di Warung Kopi, si D layak dipajang sebagai <em>Bulldo</em>g dan seterusnya.<br />
Dijaman <em>saiki</em>, dengan legalisasi pemerintah, pengusaha leluasa memilih budak di agen-agen perbudakan, mencari yang paling murah upahnya, yang paling semangat bekerjanya, tidak sakit-sakitan, yang tampan, yang cantik, jarang hamil, tidak pernah menuntutupah dsb, jika budak sudah <em>kadung</em> dipilih pun pengusaha tak segan untuk menendangnya keluar jika ternyata sang budak <em>kondite</em>-nya tidak sesuai dengan yang diharapkan, sakit-sakitan, hamil, menuntut naik upah, berkelompok <em>(berserikat)</em>, dll.<br />
Dijaman <em>saiki</em>, Upah dan waktu kerja budak dipatok dan dikontrol oleh cukong (agen perbudakan), akibatnya banyak diantara para budak yang upahnya hanya bisa untuk makan sendiri serta bayar upeti kepada cukongnya, tanpa ada sisa untuk disetorkan kepada keluarga atau <em>simbok</em> di kampung, jika budak sakit si cukong dan si pengusaha saling lempar tanggung jawab, yang pada akhirnya dibiarkan begitu saja tanpa iba dan belas kasihan.<br />
Dijaman <em>saiki</em> <strong>“Perbudakan”</strong> sudah tidak ada, yang ada adalah <strong>“Outsourcing”</strong>, Barangkali pembuat undang-undang sudah gengsi dan tabu mencantumkan kata <strong>“perbudakan’</strong> dalam undang-undangnya, sama halnya istilah korupsi yang sudah diganti dengan <strong>“penyalahgunaan”</strong> dll.  Namun pada hakikatnya praktek-praktek perbudakan secara kasat mata berlangsung dimana-mana, bakhan di-<em>legal</em>-kan atau di-<em>sah</em>-kan dengan peraturan perundangan seperti pada UU No.13 tahun 2003 tsb.<br />
Dijaman <em>saiki</em> katanya presiden <em>wis ngerti kabeh</em> soal HAM, bahkan Menteri HAM pun diangkat, Pemerhati HAM sudah masuk ke pelosok pedesaan (HAM masuk desa), LSM-LSM ada disetiap sudut gang.<br />
Balik lagi ke pengertian perbudakan menurut <em>Wikipedia</em> diatas, perbudakan adalah sebuah kondisi di mana terjadi pengontrolan terhadap seseorang oleh orang lain, yang berkaitan dengan buruh dan eksploitasi seksual, Jadi <em>what the different between</em> perbudakan dimasa lalu dan <em>outsourching</em> dijaman <em>saiki?</em></p>
<p><strong>OUTSOURCING = TIDAK MELINDUNGI</strong></p>
<p>Puji syukur pada Tuhan YME, dijaman <em>saiki</em> Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD bisa mengatakan bahwa sistem pekerja lepas <em>&#8220;outsourcing</em>&#8221; merupakan sistem yang sangat tidak memberikan perlindungan kepada pekerja terutama untuk kaum lemah, bahkan Mahfud MD ini berani bilang: <em>&#8220;Untuk itu kami memutuskan melarang adanya sistem &#8220;outsourcing&#8221; untuk melindung masyarakat kecil dari kesemena-menaan pihak-pihak terkait,&#8221;.</em><br />
Selain itu, kata dia, larangan adanya <em>&#8220;outsourcing&#8221;</em> ini adalah untuk tetap menjaga para pekerja dari perlakuan kurang manusiawi dan bisa diberikan hak-hak sebagaimana undang-undang yang ditetapkan.<br />
<div data-shortcode="caption" id="attachment_767" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://previous.presstv.ir/photo/20110904/rasouli_amir20110904071840733.jpg"><img aria-describedby="caption-attachment-767" loading="lazy" data-attachment-id="767" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2012/01/22/outsourcing-versi-mas-jum/worker-not-slaves-protest/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/worker-not-slaves-protest.jpg" data-orig-size="450,300" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="worker not slaves protest" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Ilustrasi: Workers Isn&amp;#8217;t Slaves&lt;/p&gt;
" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/worker-not-slaves-protest.jpg?w=450" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/worker-not-slaves-protest.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" title="worker not slaves protest" width="300" height="200" class="size-medium wp-image-767" srcset="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/worker-not-slaves-protest.jpg?w=300 300w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/worker-not-slaves-protest.jpg?w=150 150w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/worker-not-slaves-protest.jpg 450w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a><p id="caption-attachment-767" class="wp-caption-text">Ilustrasi: Workers Isn&#039;t Slaves</p></div><br />
<em>Kulo</em> yakin sekali Pak Mahfud MD ini <em>pun ngertos</em> (isi) UU No.13 tahun 2003 sejak dulu, tapi kenapa baru ngerespon ketidakberesan UU tsb <em>saiki yo!</em>?<br />
MK membuat Putusan Mahkamah Konstitusi <em>Nomor 27/PUU-IX/2011</em> tanggal 17 Januari 2012, namun  aku mensinyalir dikabulkannya uji materiil  <em>Didik Suprijadi dkk</em>, pekerja dari Aliansi Petugas Pembaca Meter Listrik Indonesia (AP2ML), <em>bermuatan listrik</em> (karena yang mengajukan adalah buruh pencatat meteran listrik PLN)  sebagaimana diketahui bahwa Menteri BUMN yang sekarang adalah Pimpinan tertinggi di PT PLN sebelumnya, yakni <strong>Pak Dahlan Iskan</strong> <em>(takut nama baik pak DI kesetrum gitu lho?!!)</em>, koq, kebayang dipikiranku, <em>nek sing ngajukan</em> uji materiil itu adalah karyawan outsourcing di PT.Ecek-ecek yang udah belasan tahun terus dikontrak walaupun pekerjaanya itu-itu aja, dikabulkan <em>opo ora yo?</em><br />
Sejarah menunjukan bahwa sebelum tahun 2003, jutaan buruh yang dimotori serikat pekerja bergerak mulai dari daerah sampai ke Istana Negara, mengusung tema penolakan UU 13/2003, bahkan beberapa demonstrasi berakhir ricuh, salah satu tema yang diusung saat itu adalah menolak <em>legalisasi outsourcing</em> yang nyata-nyata dimuat dalam UU tersebut<br />
Tapi, <em>(dari pada tidak)</em> kita patut berikan apresiasi buat Pak Mahfud MD dkk di MK ini, selain gebrakan politik, ternyata Pak Mahfud MD ini, concern juga pada kesejahteraan serta kelangsungan hidup mayoritas penduduk Indonesia <em>(buruh)</em>.<br />
<em>Saiki</em> tinggal nunggu <em>follow up</em> putusan MK tersebut dari Menakertrans Cak Imin (Muhaimin Iskandar), apakah surat edaran atau keputusan atau peraturan yang dikeluarkannya sebagai pengejawantahan dari penghapusan outsoucing, atau malah makin <em>menyelubungkan</em> praktek perbudakan.<br />
Saya <em>sih</em> pesimis, <em>masalahe</em> yang punya dan yang mem-<em>backing</em> perusahaan outsourcing, mayoritas bukan <em>‘wong cilik’</em> sekelas AAL yang nyuri sandal jepit, ato Mas Kasno yang tukang Bakso <em>ning prapatan kuwi</em>, tapi para petinggi institusi keamanan, petinggi partai, pejabat pemerintah dan <em>sodara-sodara</em>-nya, dan bahkan ada pemilik agen <em>outsourcing</em> sekaligus pemilik perusahaan itu sendiri (walaupun terselubung), jadi selain bisa jual barang produk perusahaanya dia juga bisa menjual pekerjanya.<br />
Nah, <em>nek wis koyo ngono</em> berbenturan dengan orang-orang seperti itu lagi, mana berani Cak Imin menertibkan perbudakan (outsourcing) yang menjadi tugas institusinya.<br />
Siap-siap aja <em>tukang peti</em> dan <em>tukang es</em> mendapat proyek dari MK dan Menakertrans…<br />
<em>Ngono mas!</em></p>
<p><em>(penulis menutup obrolan sambil nyruput kopi&#8230;)</em><br />
Ooooo&#8230;gitu ya Mas? Mantaaap&#8230;</p>
<p><strong>Korelasi Sumber Berita</strong>:<br />
<a href="http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/01/21/ly481p-mk-kami-melarang-outsourcing-karena-tidak-manusiawi" target="_blank">Republika</a><br />
<a href="http://www.tribunnews.com/2012/01/21/inilah-isi-lengkap-putusan-mk-soal-penghapusan-outsourcing" target="_blank">Tribun News</a><br />
<strong>Sumber Gambar Ilustrasi</strong>:<br />
<a href="http://themanfromthepast.blogspot.com/2010/01/sample-of-indonesian-slavery-during-20.html" target="_blank">The Man From The Past</a><br />
<a href="http://www.presstv.ir/detail/197339.html" target="_blank">presstv.ir</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mantanburuh.wordpress.com/2012/01/22/outsourcing-versi-mas-jum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">761</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/e411128da373de8ad8aeb370e207fe6a4bc3c9d4eff3b92ee3f7ec3528f0ad23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Usman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/perbudakan1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">perbudakan1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/for-sale-worker.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">for sale worker</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/01/worker-not-slaves-protest.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">worker not slaves protest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>(Not) HOPE 2012</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com/2011/12/29/not-hope-2012/</link>
					<comments>https://mantanburuh.wordpress.com/2011/12/29/not-hope-2012/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mantanburuh]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 08:34:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruh Buruh Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Guyon Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Industrial]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[buruh 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Guyon buruh]]></category>
		<category><![CDATA[harapan buruh]]></category>
		<category><![CDATA[kalender buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi buruh]]></category>
		<category><![CDATA[selamat tahun baru 2012]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanburuh.wordpress.com/?p=747</guid>

					<description><![CDATA[HARAPAN TAHUN 2012 Tahun 2011, Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kami harus berjuang sendiri, Mempertahankan hak, melawan penderitaan dan ketidakadilan. Tahun 2011, Presiden, DPR, Gubernur, Bupati, Walikota, Menaker, bahkan Disnaker, tidak mengenal kata “buruh” dalam kesehariannya. Mereka hanya mengenal istilah “pengusaha”. Tahun 2011, Barangkali inilah penyebabnya, Kepada mereka, Buruh hanya memberikan upeti berupa seonggok amanah dan kepercayaan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hopeless-buruh-indonesia-blog-2012.jpg"><img loading="lazy" data-attachment-id="749" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2011/12/29/not-hope-2012/hopeless-buruh-indonesia-blog-2012/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hopeless-buruh-indonesia-blog-2012.jpg" data-orig-size="4459,3357" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Hopeless Buruh Indonesia Blog 2012" data-image-description="" data-image-caption="" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hopeless-buruh-indonesia-blog-2012.jpg?w=450" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hopeless-buruh-indonesia-blog-2012.jpg?w=450&#038;h=338" alt="" title="Hopeless Buruh Indonesia Blog 2012" width="450" height="338" class="aligncenter size-full wp-image-749" srcset="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hopeless-buruh-indonesia-blog-2012.jpg?w=450&amp;h=339 450w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hopeless-buruh-indonesia-blog-2012.jpg?w=900&amp;h=678 900w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hopeless-buruh-indonesia-blog-2012.jpg?w=150&amp;h=113 150w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hopeless-buruh-indonesia-blog-2012.jpg?w=300&amp;h=226 300w, https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hopeless-buruh-indonesia-blog-2012.jpg?w=768&amp;h=578 768w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<p><strong>HARAPAN TAHUN 2012</strong></p>
<p><strong>Tahun 2011</strong>,<br />
Seperti tahun-tahun sebelumnya,<br />
Kami harus berjuang sendiri,<br />
Mempertahankan hak, melawan penderitaan dan ketidakadilan.</p>
<p><strong>Tahun 2011,</strong><br />
Presiden, DPR, Gubernur, Bupati, Walikota,<br />
Menaker, bahkan Disnaker, tidak mengenal kata “buruh” dalam kesehariannya.<br />
Mereka hanya mengenal istilah “pengusaha”.</p>
<p><strong>Tahun 2011,</strong><br />
Barangkali inilah penyebabnya,<br />
Kepada mereka,<br />
Buruh hanya memberikan upeti berupa seonggok amanah dan kepercayaan, sedangkan<br />
Pengusaha memberikan <em>fee, komisi, gratifikasi, travel cheque,</em> dan <em>share</em>.</p>
<p><strong>Tahun 2012,</strong><br />
Seperti tahun kemarin, kami takan berikan upeti apapun,<br />
Seperti tahun kemarin, investor dan pemilik modal antri menunggu lobby,</p>
<p><strong>Tahun 2012,</strong><br />
Menurut para peramal,<br />
<em>(dementia syndrome)&#8230;</em> adalah penyakit yg bakal nge-<em>trend</em> di Indonesia<br />
Jadi sepertinya,…………Lupa&#8230;&#8230;.. lagi</p>
<p><strong>Tahun 2012,</strong><br />
Kami harus berjuang sendiri,…lagi.<br />
Melupakan cita-cita tentang upah layak… lagi,<br />
Merasakan siksaan majikan …. Lagi,<br />
Dan…. Tak punya harapan ….lagi.</p>
<p><strong>“Selamat Tahun Baru 2012”</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mantanburuh.wordpress.com/2011/12/29/not-hope-2012/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">747</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/e411128da373de8ad8aeb370e207fe6a4bc3c9d4eff3b92ee3f7ec3528f0ad23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Usman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hopeless-buruh-indonesia-blog-2012.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hopeless Buruh Indonesia Blog 2012</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>31 Penyakit Akibat Hubungan Kerja</title>
		<link>https://mantanburuh.wordpress.com/2011/12/05/31-penyakit-akibat-hubungan-kerja/</link>
					<comments>https://mantanburuh.wordpress.com/2011/12/05/31-penyakit-akibat-hubungan-kerja/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mantanburuh]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2011 16:46:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buruh Buruh Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hak-hak Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Industrial]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesangon]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan kecelakaan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[jamsostek]]></category>
		<category><![CDATA[JHT]]></category>
		<category><![CDATA[JKK]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit akibat kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Hubungan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mantanburuh.wordpress.com/?p=718</guid>

					<description><![CDATA[Merujuk pada Keputusan Presiden No. 22 Tahun 1993 tentang Penyakit akibat Hubungan Kerja, maka setiap tenaga kerja yang menderita penyakit yang timbul karena hubungan kerja berhak mendapat jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) baik pada saat masih dalam hubungan kerja maupun setelah hubungan kerja berakhir Batas pengajuan klaim bahwa tenaga kerja positif mengidap penyakit akibat hubungan kerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><div data-shortcode="caption" id="attachment_724" style="width: 307px" class="wp-caption alignleft"><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hazardous_symbols.jpg"><img aria-describedby="caption-attachment-724" loading="lazy" data-attachment-id="724" data-permalink="https://mantanburuh.wordpress.com/2011/12/05/31-penyakit-akibat-hubungan-kerja/hazardous_symbols/" data-orig-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hazardous_symbols.jpg" data-orig-size="297,273" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="hazardous_symbols" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Simbol-simbol peringatan&lt;/p&gt;
" data-large-file="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hazardous_symbols.jpg?w=297" src="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hazardous_symbols.jpg?w=450" alt="" title="hazardous_symbols"   class="size-full wp-image-724" /></a><p id="caption-attachment-724" class="wp-caption-text">Simbol-simbol peringatan</p></div><br />
Merujuk pada Keputusan Presiden No. 22 Tahun 1993 tentang Penyakit akibat Hubungan Kerja, maka setiap tenaga kerja yang menderita penyakit yang timbul karena hubungan kerja berhak mendapat <strong>jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)</strong> baik pada saat masih dalam hubungan kerja maupun setelah hubungan kerja berakhir</p>
<p>Batas pengajuan klaim bahwa tenaga kerja positif mengidap penyakit akibat hubungan kerja adalah 3 tahun sejak tenaga kerja tersebut mengakhiri hubungan kerjanya, dengan dilampiri hasil diagnosis dokter yang merawatnya.</p>
<p>Penyakit yang timbul karena hubungan kerja adalah <em>penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan atau lingkungan kerja</em></p>
<p>Berikut ini adalah <strong>31 jenis penyakit akibat hubungan kerja</strong>:</p>
<p>1.	<strong><em>Pneumokoniosis</em></strong> yang disebabkan debu mineral pembentuk jaringan parut <em>(silicosis, antrakosilikosis, asbestosis)</em> dan <em>silikotuberkolosis</em> yang <em>silikosis</em>nya merupakan faktor utama penyebab cacat atau kematian.<br />
2.	Penyakit paru dan saluran pernapasan <strong><em>(bronkhopulmoner)</em></strong> yang disebabkan oleh debu logam keras.<br />
3.	Penyakit paru dan saluran pernapasan <strong><em>(bronkhopulmoner)</em></strong> yang disebabkan oleh debu kapas, vlas, henep dan sisal (bissinosis).<br />
4.	Asma akibat kerja yang disebabkan oleh penyebab <strong><em>sensitisasi</em></strong> dan zat perangsang yang dikenal yang berada dalam proses pekerjaan.<br />
5.	<strong><em>Alveolitis allergika</em></strong> yang disebabkan oleh faktor dari luar sebagai akibat penghirupan debu organik.<br />
6.	Penyakit yang disebabkan oleh <strong>berilium</strong> atau persenyawaannya yang beracun.<br />
7.	Penyakit yang disebabkan oleh <strong>kadmium</strong> atau persenyawaannya yang beracun<br />
8.	Penyakit yang disebabkan <strong>fosfor</strong> atau persenyawaannya yang beracun.<br />
9.	Penyakit yang disebabkan oleh <strong>krom</strong> atau persenyawaannya yang beracun.<br />
10.	Penyakit yang disebabkan oleh <strong>mangan</strong> atau persenyawaan-nya yang beracun.<br />
11.	Penyakit yang disebabkan olehr <strong>arsen</strong> atau persenyawaan-nya yang beracun.<br />
12.	Penyakit yang disebabkan oleh <strong>raksa</strong> atau persenyawaan-nya yang beracun.<br />
13.	Penyakit yang disebabkan oleh <strong>timba</strong>l atau persenyawaan-nya yang beracun.<br />
14.	Penyakit yang disebabkan oleh <strong>fluor</strong> atau persenyawaan-nya yang beracun.<br />
15.	Penyakit yang disebabkan oleh karbon <strong>disulfida</strong> beracun.<br />
16.	Penyakit yang disebabkan oleh <strong>derivat halogen</strong> dari persenyawaan <strong>hidrokarbon alifatik </strong> atau <strong>aromatik</strong> yang beracun.<br />
17.	Penyakit yang disebabkan oleh <strong>benzena</strong> atau <strong>homolog</strong>nya yang beracun.<br />
18.	Penyakit yang disebabkan oleh <strong>derivat nitro</strong> dan amina dari benzene atau homolognya yang beracun.<br />
19.	Penyakit yang disebabkan oleh <strong>nitrogliserin</strong> atau ester asam nitrat lainnya.<br />
20.	Penyakit yang disebabkan oleh <strong>alkohol, glikol atau keton</strong>.<br />
21.	Penyakit yang disebabkan oleh gas atau uap penyebab <strong>asfiksia</strong> atau keracunan seperti <strong>karbon monoksida, hidrogensianida, hydrogen sulfida</strong>, atau derivatnya yang beracun, amoniak seng, braso dan nikel.<br />
22.	Kelainan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan.<br />
23.	Penyakit yang disebabkan oleh getaran mekanik (kelainan-kelainan otot, urat, tulang persendian, pembuluh darah tepi atau syaraf tepi.<br />
24.	Penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dalam udara yang berkenaan lebih.<br />
25.	Penyakit yang disebabkan oleh radiasi elektro magnetik dan radiasi yang mengion.<br />
26.	Penyakit kulit <strong>(dermatosis)</strong> yang disebabkan oleh penyebab fisik, kimiawi atau biologik.<br />
27.	Kanker kulit <strong>epitelioma primer</strong> yang disebabkan oleh ter, pic, bitumen, minyak mineral, antrasena atau persenyawaan, produk atau residu dari zat tersebut.<br />
28.	Kanker paru atau <strong>mesotelioma</strong> yang disebabkan oleh asbes.<br />
29.	Penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit yang didapat dalam suatu pekerjaan yang memiliki risiko kontaminasi khusus.<br />
30.	Penyakit yang disebabkan oleh suhu tinggi atau rendah atau radiasi atau kelembaban udara tinggi.<br />
31.	Penyakit yang disebabkan bahan kimia lainnya termasuk bahan obat</p>
<p>Tatacara pengajuan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja akibat penyakit hubungan kerja, silahkan hubungi kantor Jamsostek terdekat.</p>
<p><em>Sumber Rujukan:</em><br />
<em>Keppres No.22 Tahun 1993 </em><a href="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/keppres_no_22_tahun_1993_ttg_penyakit-akibat-hubungan-kerja.pdf">(Download)</a><br />
<a href="http://www.jamsostek.co.id/content/i.php?mid=4&amp;id=20">Jamsostek</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mantanburuh.wordpress.com/2011/12/05/31-penyakit-akibat-hubungan-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">718</post-id>
		<media:content url="https://2.gravatar.com/avatar/e411128da373de8ad8aeb370e207fe6a4bc3c9d4eff3b92ee3f7ec3528f0ad23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Usman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://mantanburuh.wordpress.com/wp-content/uploads/2011/12/hazardous_symbols.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hazardous_symbols</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
