<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890</id><updated>2024-09-02T06:22:52.109+08:00</updated><category term="artikel"/><category term="kesehatan"/><category term="penyakit"/><category term="review"/><category term="health"/><category term="Kedokteran"/><category term="Reviews"/><category term="opini"/><category term="Health Informatic"/><category term="Tips"/><category term="Informatika Kedokteran"/><category term="obat"/><title type="text">cakmoki weblog</title><subtitle type="html">Review Penyakit dan Kesehatan Masyarakat</subtitle><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/posts/default" rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default?redirect=false" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/" rel="alternate" type="text/html"/><link href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" rel="hub"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false" rel="next" type="application/atom+xml"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><generator uri="http://www.blogger.com" version="7.00">Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-5118389868978522054</id><published>2008-04-27T21:34:00.000+08:00</published><updated>2008-04-27T21:45:06.215+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kedokteran"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Reviews"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips"/><title type="text">Selulite : ahhh</title><content type="html">&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Related: Striae&lt;br /&gt;Kode : &lt;acronym title="International Classification of Diseases"&gt;ICD.10&lt;/acronym&gt; :  &lt;a title="Striae" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Striae" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;L.90.6&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;(striae)&lt;a title="Striae" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Striae" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Kata kunci&lt;/strong&gt;: striae, striae alba, striae rubra, striae atophicans, strech marks.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memenuhi usul mas &lt;a title="Blog alle" href="http://alle.wordpress.com/" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;alle&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; beberapa hari yang lalu &lt;a title="komen mas alle" href="http://cakmoki86.wordpress.com/kotak-saran/#comment-1988" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;, penulis tergerak membuat postingan ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a title="striae voor" href="http://vetreductie.nl/striae.htm" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://202.3.216.19/cakmoki86.files.wordpress.comm/2007/04/striae1_voor150.jpg?w=150&amp;amp;h=85" alt="Selulite" align="left" border="0" height="85" hspace="10" vspace="5" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Bulir-bulir atau garis berliku (kemerahan, keunguan, kepucatan, kecoklatan) di permukaan kulit ini acapkali membuat gemas. Terutama bagi wanita, wa bil khusus wanita muda. *maaf*&lt;br /&gt;Kendati bukan penyakit, tidak berbahaya dan tidak menggambarkan penyakit apapun, tetap membuat tak nyaman. Masalah penampilan.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-177"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagian wanita muda (usia 20-40 tahun) mengatakan nggak PD. Apa iya sih? Selulitnya nggak kelihatan juga kan?&lt;br /&gt;Demi kemulusan kulit, tak jarang uang ratusan ribu atau jutaan dikeluarkan demi menghilangkan selulite. Wajar, penampilan memang tidak murah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;APA ITU SELULITE ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Para ahli masih silang pendapat terkait terjadinya selulite (striae*). Sebagaian berpendapat, striae terbentuk karena timbunan lemak, sebagian lainnya mengatakan bahwa striae terjadi sebagai akibat regangan “jaringan penghubung” (connective tissue) karena perubahan bentuk dan berat badan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penulis lebih memilih pendapat kedua. Kendati demikian pendapat pertama dapat diikuti pada kasus-kasus tertentu.&lt;br /&gt;Inilah salah satu keunikan dunia medis yang dinamis dan berkembang sangat cepat, kadang harus menyesuaikan diri dengan disiplin ilmu lain tanpa meninggalkan kaidah ilmu kedokteran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa faktor dan unsur jaringan yang diduga terlibat dengan selulite (striae*) antara lain: regangan, perubahan bentuk atau berat badan, kolagen dan elastin. Selain itu, pemakaian obat-obatan golongan steroid jangka panjang atau penyakit yang berhubungan dengannya (steroid) ikut berperan terjadinya selulite. Walau tidak jelas, faktor genetik disebut-sebut berhubungan dengan selulite.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;ANGKA KEJADIAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Samer Alaiti, MD, FCAP&lt;/em&gt; (Januari 2006), dkk menyebutkan bahwa di USA, selulite sering dijumpai pada wanita hamil (90%). Disebutkan pula, sekitar 70% wanita dewasa “memiliki” selulite. Apakah pria bisa ikutan punya selulite?&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kebagian juga, sekitar 40% pria dapat dihinggapi selulite.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selulite lebih banyak dijumpai pada wanita dibanding pria, sayang tidak disebutkan proporsinya. Dari segi usia, selulite lebih banyak pada dewasa muda dibanding anak-anak. Referensi lain menyebutkan bahwa selulite dapat dijumpai pada usia remaja khusunya masa pubertas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;LOKASI SELULITE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada wanita hamil, selulite biasanya ditemukan di daerah perut dan payudara. Sedangkan pada wanita muda dapat dijumpai di dareah payudara, pinggul dan paha, pada pria di daerah pantat dan paha. kadang selulite dijumpai di lengan bagian atas atau daerah lain.&lt;br /&gt;Seringnya selulite (striae*) ditemukan di daerah tersebut dikaitkan dengan tempat penyimpanan (depot) lemak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENCEGAHAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian orang, selulite (striae*) seolah menjadi bagian “kenyataan hidup” yang harus dihadapi, terutama bagi wanita, terlebih wanita hamil. Disebutkan bahwa sekitar 75-90% wanita hamil berpotensi munculnya selulite.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pemakaian moisturizer dan lotion (terutama yang mengandung vitamin E) selama kehamilan oleh sebagian wanita dipercaya dapat mengurangi pertumbuhan selulite. Efektivitas dan kemanfaatannya masih perlu penelitian lebih lanjut.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Minum cukup air (8-10 gelas sehari) disebut-sebut sebagai pencegahan yang cukup efektif. Air secara umum dapat menjaga kelembaban dan elastisitas kulit.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pola hidup sehat dan olahraga ringan secara teratur dikatakan sebagai salah satu cara mencegah kemunculan selulite. Upaya pencegahan lain adalah menghindari minuman yang mengandung soda, teh dan kopi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya pengobatan selulite belum memberikan hasil memuaskan. Hal ini bergantung banyak faktor. Tak jarang pengeluaran biaya besar berakhir dengan kekecewaan. Beberapa pilihan cara dan jenis pengobatan (selulite/striae*) yang layak dipertimbangkan, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tretinoin cream&lt;/strong&gt;. Beberapa penelitian menyatakan bahwa krem ini membantu mengurangi timbulnya selulite. Tidak dianjurkan bagi wanita menyusui karena keamanannya masih belum pasti.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Alpha hydroxy acids &lt;/strong&gt;(AHAs). Dipercaya dapat mengganti lapisan luar kulit yang rusak dengan kulit baru yang lebih sehat. Klaim lain menyatakan bahwa AHAs dapat membuat kulit lebih fleksibel, sehingga dapat membantu mengurangi timbulnya selulite.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Endermologie&lt;/strong&gt;. Cara ini dikembangkan di Perancis menggunakan mesin khusus. Cara kerjanya adalah memperlancar aliran darah dengan massage.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bedah Laser (Laser Surgery). Disebutkan bahwa metode ini cukup efektif pada selulite fase dini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mikro Dermabrasi&lt;/strong&gt; (Micro-Dermabrasion). Upaya “meratakan” dengan cara ini adalah menghilangkan lapisan luar kulit, sel-sel kulit yang telah mati. Proses dermabrasi sudah barang tentu menyakitkan lantaran dilakukan tanpa anestesi (pembiusan).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Bagaimana dengan “sedot lemak” ? Tidak efektif. Prosedur kosmetik hanya untuk jangka pendek (FDA), mengingat efek jangka panjang tidak diketahui keamanannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Temuan lain seperti Trofolastin diduga cukup signifikan mengurangi kemungkinan munculnya selulite selama kehamilan. Pemakaian secara luas masih memerlukan peneltian lanjutan mengingat kandungan aktifnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Amat wajar bila para wanita (muda) gelisah saat mendapati ada buliran selulite di bagian tubuhnya. Tampilan je.&lt;br /&gt;Bersyukurlah bagi para wanita yang tetap dikaruniai kulit halus bak porselin walapun sudah berbuntut dan berumur. Disisi lain, selulite bagi wanita yang mengalaminya bukan berarti kiamat. (apa iya?)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya, langkah bijak penanganan selulite adalah berkonsultasi kepada ahlinya &lt;img src="http://202.3.216.18/s.wordpress.comm/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;P E S A N&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Renungan bagi para pria.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Wanita tak selamanya harus singset, rapet dan padet. Tak selamanya harus mulus tanpa goresan dan noda. Kendati para para wanita akan mengupayakan tampilan aduhai, kesempurnaan fisik bukan segalanya.&lt;br /&gt;Jika pasangan (wanita) suatu saat dihinggapi selulite di bagian tubuhnya, tak perlu mengungkit-ungkit masalah tersebut. Apalagi sampai tega membelalakkan mata ketika menatap bulir selulite di tubuhnya.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Selulite, ahhh&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Catatan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf, jika gambar di atas menampakkan aurat wanita. Bukan bermaksud mengeksploitir bagian tersebut, melainkan sebagai ilustrasi belaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(*) Walau &lt;strong&gt;tidak sama&lt;/strong&gt; persis, pada bahasan ini penulis mencoba “menyamakan” selulite dengan “striae”, terutama terkait bagian tubuh yang terlibat dan klaim beragam “obat” yang ditawarkan. Selain melibatkan “timbunan lemak” dan jaringan ikat “bawah kulit” (subcutaneous), miripnya penampakan dan tatalaksana penanggulangannya, membuat penulis “menyamakannya”. Bukan bermaksud mengaburkan istilah. Mohon maaf (terutama) bagi kalangan medis. Semoga dapat dimaklumi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bacaan:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="Striae" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Striae" target="_blank"&gt;Stretch marks&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="Striae Distensae" href="http://www.emedicine.com/derm/topic406.htm" target="_blank"&gt;Striae Distensae&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="Cellulite" href="http://www.darkhorsevideo.com/whatiscellulite.htm" target="_blank"&gt;Cellulite&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="Cellulite wiki" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cellulite" target="_blank"&gt;Cellulite wiki&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Artikel asli: &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/29/selulite-ahhh/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/5118389868978522054/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/5118389868978522054" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/5118389868978522054" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/5118389868978522054" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2008/04/selulite-ahhh.html" rel="alternate" title="Selulite : ahhh" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-5509501228327964061</id><published>2008-04-27T21:21:00.000+08:00</published><updated>2008-04-27T21:32:30.275+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips"/><title type="text">Blogger dan Nyeri Otot</title><content type="html">&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Kode &lt;acronym title="International of Classification Diseases"&gt;&lt;strong&gt;ICD&lt;/strong&gt;.&lt;/acronym&gt; 10 : &lt;a title="ICD. 10 Online" href="http://en.wikipedia.org/wiki/ICD-10_Chapter_XIII:_Diseases_of_the_musculoskeletal_system_and_connective_tissue" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;M.79.1&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Tulisan ini merupakan kelanjutan posting sebelumnya: &lt;a title="Jaga Kondisi" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/03/11/nge-blog-jangan-lupa-jaga-kondisi/" target="_blank"&gt;Ngeblok jangan lupa jaga kondisi&lt;/a&gt;. Sebuah bahasan spesifik seputar gangguan otot terkait aktifitas blogging.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;img src="http://202.3.216.19/cakmoki86.files.wordpress.comm/2007/04/080206a.jpg?w=120&amp;amp;h=110" alt="Ngeblog" align="left" border="0" height="110" hspace="10" vspace="5" width="120" /&gt;Selain nge-Blog, para blogger memiliki aktifitas bermacam-macam. Bahwa blogging dijadikan sebagai selingan, pengisi waktu luang, bagian aktifitas utama bahkan sebagai aktifitas utama, semuanya terpulang kepada setiap individu.&lt;br /&gt;Yang pasti nge-blog memerlukan waktu khusus. Artinya, duduk di depan komputer atau laptop, menulis dan seringkali berinteraksi. Interval dan lamanya waktu (durasi) untuk ngeblog juga bervariasi.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-175"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nah, terkait dengan durasi ngeblog inilah kadangkala tanpa terasa menimbulkan keluhan nyeri otot, rasa pegal atau keluhan lain yang berhubungan dengannya. Terlebih jika sebelumnya menjalani aktifitas lain. Akumulasi berbagai aktifitas ditambah semangat ngeblog, bagi sebagian orang tak urung menimbulkan keluhan pada otot dan berbagai aksesnya.&lt;br /&gt;Bagi sebagian yang lain, mungkin saja ngeblog justru sebagai refreshing untuk menghilangkan kepenatan setelah menjalani rutinitas sehari-hari. So, individual.&lt;br /&gt;Ok, golongan ini bisa kita abaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penulis ingin mengajak berbagi seputar blogging dan keluhan nyeri otot (myalgia). Keluhan lain yang mungkin timbul di luar keluhan otot dan yang berhubungan dengannya, sementara tidak kita bahas.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;POSISI NGEBLOK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya, ngeblog dilakukan dalam posisi duduk. Mungkin ada blogger lebih suka tengkurap sambil memelototi laptopnya. Apa ada posisi lain ?&lt;br /&gt;Duduk lama dalam posisi tetap, dapat menimbulkan gangguan otot misalnya: otot punggung, otot leher atau sakit kepala lantaran ketegangan otot leher. Biasanya nyeri otot berlangsung sekitar 48 jam dan pulih dengan istirahat.&lt;br /&gt;Selain itu, gangguan otot sehubungn dengan ngeblog disebabkan juga oleh akumulasi kelelahan, disadari maupun tidak.&lt;br /&gt;Apakah ada kemungkinan sebab lain?&lt;br /&gt;Ada. Kita tidak membahasnya pada postingan ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;BENTUK GANGGUAN OTOT&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kemungkinan gangguan otot yang berhubungan dengan aktifitas ngeblog, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Sakit kepala. Keluhan ini dimungkinkan lantaran memelototi layar dalam waktu lama. Tidak setiap blogger mengalaminya. Ada yang tahan tanpa keluhan apapun kendati ngeblog terus menerus selama 5 jam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kepala serasa melayang atau terasa hanyut. Kemungkinan disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke otak karena gravitasi atau karena &lt;em&gt;postural hypotension&lt;/em&gt;. Ada lho sedang enak-enaknya ngeblog kemudian berdiri tiba-tiba pandangan serasa gelap, kepala seolah ringan dan &lt;em&gt;gloyoran&lt;/em&gt; (bhs jawa). Eit, jangan panik friends. Silahkan duduk kembali, santai sejenak, setelah pulih silahkan berdiri perlahan-lahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kaku leher, nyeri otot leher atau kaku kuduk. Wajar aja lah, keasyikan ngeblog leher jadi kaku. Kadang merambat menjadi sakit kepala (tension headache)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nyeri otot bahu, nyeri punggung. Tidak selalu nyeri, kadang hanya terasa kaku di bagian tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kaku atau nyeri pinggang. Kaki juga bisa mengalami hal yang sama. Kelamaan duduk friends.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesemutan (bhs jawa: geringgingen, bhs banjar: katur-katur). Bisa juga kram. Ini mah masalah aliran darah yang kurang lancar. Sila regangkan bagian yang kesemutan, relaksasi, santai sejenak.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Harap diingat bahwa bentuk (manifestasi) gangguan otot di atas bisa diakibatkan oleh sebab lain. So, jangan dibalik. Artinya jika misalnya blogger mengalami sakit kepala, tidak lantas menuduh ngeblog sebagai satu-satunya tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;T I P S &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dibawah ini adalah beberapa tips untuk menghindari gangguan otot bagi blogger:&lt;/p&gt; &lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Istirahat dan tidur cukup. Jangan lupa melakukan relaksasi, misalnya: tai-chi, yoga atau sejenisnya sesuai minat. Relaksasi dapat juga dengan cara berbaring santai selama beberapa jam untuk memberi kesempatan pemulihan pada otot.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sempatkan olahraga ringan dan teratur. Jenis yang dianjurkan: bersepeda, jalan kaki, berenang (pakai bikini?) *halah*. Biasakan melakukan peregangan sebelum olahraga dan relaksasi setelahnya. Minum cairan dalam jumlah cukup (8-10 gelas), untuk mencegah kram karena kekurangan cairan (dehidrasi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika diperlukan, bisa kompres air hangat atau pemijatan (massage) ringan di daerah yang kaku atau nyeri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peregangan setiap 1-2 jam diperlukan untuk mencegah nyeri otot, terutama jika blogger duduk lama dengan posisi tetap.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih kursi dan posisi yang nyaman dan usahakan tulang belakang dalam posisi lurus. Bila perlu dapat memekai penyangga leher untuk santai barang sejenak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sesuaikan posisi layar dengan jarak dan sudut pandang senyaman mungkin. Jarak antara mata dan layar sangat relatif, bisa 50 cm, 60 cm bergantung pada kebiasaan dan lebar layar. Untuk sudut pandang, sebaiknya posisi lurus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Atur sinar layar sedemikian rupa hingga tidak mengganggu mata, agar otot mata tidak cepat lelah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemakaian filter dapat dipertimbangkan jika sinar layar dirasa kurang cukup memberikan kenyamanan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sesuaikan pula posisi keyboard dengan posisi tangan agar tidak mudah lelah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Ada yang mau menambahkan ? Monggo.&lt;br /&gt;Posisi ideal, silahkan lihat gambarnya: &lt;a title="How to sit at a computer" href="http://www.cse.msu.edu/facility/img/how_to_sit.gif" target="_blank"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Edisi cetak, file PDF booklet 129 Kb, silahkan download &lt;a title="Blogger dan Nyeri Otot" href="http://www.geocities.com/cakmoki2006/file/otot.pdf" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;Selamat ngeblog, semoga bermanfaat.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;Topik Terkait:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="Pain Management" href="http://www.medicinenet.com/muscle_pain/article.htm" target="_blank"&gt;Pain Management: Myofascial Pain Syndrome (Muscle Pain)&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="Myalgia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Myalgia" target="_blank"&gt;Myalgia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="How to sit at a computer" href="http://www.sandi.net/risk/howtosit.htm" target="_blank"&gt;How to sit at a computer&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Artikel asli: &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/26/blogger-dan-nyeri-otot/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/5509501228327964061/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/5509501228327964061" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/5509501228327964061" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/5509501228327964061" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2008/04/blogger-dan-nyeri-otot.html" rel="alternate" title="Blogger dan Nyeri Otot" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-6051284568453263493</id><published>2008-04-27T20:59:00.000+08:00</published><updated>2008-04-27T21:13:34.234+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Health Informatic"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kedokteran"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Reviews"/><title type="text">Flek Paru, apa iya ?</title><content type="html">&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Beberapa tahun belakangan ini, hampir dimana-mana istilah Flek Paru mencuat kembali. Sudah terlalu banyak anak dengan keluhan batuk lama didakwa sebagai flek paru dan berlanjut pada pemberian obat TBC selama 6 bulan, 12 bulan hingga 2 tahun.&lt;br /&gt;Saking takut dan nurutnya orang tua, atau mungkin karena minimnya informasi, atau merasa tidak ada jalan lain, maka para orang tua manut saja si anak dijejali obat TBC sekian lama, plus embel-embel keharusan minum obat bangun tidur pagi.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-172"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;IDAI sudah memperingatkan hal ini, yakni kecenderungan dokter mendakwa flek paru. Beberapa dokter tak tahan &lt;span style="text-decoration: line-through;"&gt;menggugat&lt;/span&gt; mempertanyakan keabsahan diagnosa flek paru, termasuk beberapa orang tua ikut meragukannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak soal jika memang TBC.&lt;br /&gt;Bagaimana jika ternyata bukan ? Bagaimana jika ternyata asma ? Bagaimana jika batuk lain yang bukan TBC ?&lt;br /&gt;Lagi-lagi, informasi menjadi salah satu kata kunci untuk menjawabnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;FAKTA BERBICARA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sejak sekitar tahun 2000-an di daerah kami, kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, perusahaan kayu lapis masih jaya-jayanya. Beberapa klinik Perusahaan menjadi ajang rebutan para dokter. Penulis nggak ikut-ikut kendati mereka (pihak perusahaan) melayangkan permohonan untuk menjadi dokter klinik perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat itu ada kecenderungan, para dokter perusahaan menjalin “kerja sama” dengan dokter “tertentu”. Entah kebetulan atau booming, setiap anak dengan batuk lama dan pada pemeriksaan radiologis (rotgen) menunjukkan &lt;strong&gt;kesan&lt;/strong&gt;: Bronkitis atau bronkopnemonia ditambah suspect (tidak menyingkirkan kemungkinan) TBC atau biasa disebut &lt;span style="color: red;"&gt;suspect spesifik&lt;/span&gt;, tak ayal si anak menuai hadiah diagnosa TBC dan disusul dengan pengobatan jangka panjang.&lt;br /&gt;Tak peduli imunisasi lengkap, tak peduli si anak tak nampak sakit, tak peduli si anak lincah pencilakan, pokoknya ™ &lt;span style="color: red;"&gt;FLEK Paru&lt;/span&gt; dan minum obat jangka lama.&lt;br /&gt;Tak hanya beberapa anak, tak hanya belasan anak, puluhan sodara-sodara !!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untungnya di kota kami hanya ada 1-2 dokter yang hobi mendiagnosa flek dengan pesan TIDAK BOLEH periksa ke dokter lain. *ahhhhh*&lt;br /&gt;Di kota kelahiran penulis, Jember, ternyata sami mawon. Seorang anak tetangga yang menderita asma mulai kakek, dan ibunya, tak luput dari dakwaan flek dan sudah minum obat 18 bulan, masih juga batuk dan ngak-ngik saat malam tiba. (sekali nebus obat ratusan ribu)&lt;br /&gt;Terpaksa penulis anjurkan untuk menghentikannya, ganti obat asma.&lt;br /&gt;Dia tidak sendiri, dalam satu lingkungan, beberapa anak dengan batuk lama, rata-rata didakwa flek dan mendapatkan obat TBC.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetangga depan rumah di Palaran, kedatangan ponakan 2 balita dari Jakarta. Batuk lama, sembuh 2 minggu kumat lagi, kadang sembuh sebulan lalu batuk lagi sampai 1 minggu lebih. Keduanya membawa obat TBC. Keduanya juga didakwa menderita flek dan sudah minum obat setahun lebih.&lt;br /&gt;Tante dan om-nya yang tetangga depan rumah, bertanya-tanya berobat setahun lebih koq masih botak-batuk, krak-krok, ngiklik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;R E L A S I&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali penulis konsultasi dan mendiskusikan fenomena flek kepada seorang sejawat DSA di Surabaya, kakak ipar di Magelang yang juga DSA dan ahli paru di kota kami. Beliau-beliau hanya tertawa sambil mengatakan: “tidak semudah itu”. Dan tentu ada komentar serta pendapat yang kurang pantas dipublikasikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SIKAP ORANG TUA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Beragam ekspresi dan pertanyaan menggelayut di benak para orang tua ketika anaknya didakwa flek dengan keharusan minum obat selama 6 bulan.&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;: orang tua bangga lega karena merasa sudah ketemu penyakitnya. Mereka rela membayar berapapun setiap bulan dan berapa lamapun berobat. Pada kelompok ini kadang ada sebagian pindah berobat ketika setelah pengobatan 2 tahun si anak tetap batuk-batuk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;: orang tua terkejut, merasa tidak ada yang TBC di sekitarnya. Karena ingin sembuh, tetap nurut minum obat TBC selama 6 bulan. Ketika 6 bulan berlalu tetap batuk dan dikatakan belum sembuh tetap mau melanjutkan minum obat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;: orang tua setengah percaya setengah tidak percaya saat dikatakan flek dan harus minum obat TBC selama 6 bulan. Diam-diam mereka mencari second opinion untuk meyakinkan benar tidaknya si anak menderita flek (TBC).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;URUN REMBUG&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jika dakwaan tersebut menimpa anak atau kerabat , bagaimana sikap para pembaca?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apa saran pembaca terkait fenomena di atas ?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;Semoga bermanfat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Topik Terkait:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="Seputar Flek Paru" href="http://www.idai.or.id/hottopics/detil.asp?q=70" target="_blank"&gt;IDAI&lt;/a&gt; : Ikatan Dokter Anak Indonesia, soal Flek paru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="TBC by Jawa Pos online" href="http://www.jawapos.com/index.php?act=detail_radar&amp;amp;id=158205&amp;amp;c=111" target="_blank"&gt;Sosialisasi TB Paru Belum Maksimal&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="Suara orang tua tentang TBC" href="http://priatna.or.id/2006/09/22/semoga-bukan-hanya-sebuah-berita/" target="_blank"&gt;Suara orang tua&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="TBC Kelenjar ?" href="http://rodetitan.multiply.com/journal/item/34" target="_blank"&gt;Orang tua yang gundah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="TBC by Dinkes DKI" href="http://www.dinkes-dki.go.id/tbc1.html" target="_blank"&gt;TBC Dinkes DKI&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="Sekilas TBC Anak" href="http://update.tbcindonesia.or.id/module/article.php?articleid=6&amp;amp;preview=1&amp;amp;pathid=00030052" target="_blank"&gt;Diagnosis TBC pada anak&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Artikel asli: &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/24/flek-paru-apa-iya/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/6051284568453263493/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/6051284568453263493" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/6051284568453263493" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/6051284568453263493" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2008/04/flek-paru-apa-iya.html" rel="alternate" title="Flek Paru, apa iya ?" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-2370667863855458110</id><published>2008-04-27T20:47:00.000+08:00</published><updated>2008-04-27T20:57:56.299+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Health Informatic"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Informatika Kedokteran"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kedokteran"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Reviews"/><title type="text">Keloid: benjolan kulit menggemaskan</title><content type="html">&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Kode &lt;strong&gt;ICD. 10&lt;/strong&gt; : &lt;strong&gt;L91.0&lt;/strong&gt; : &lt;a title="ICD. 10 Wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Keloid_scar" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Keloid scar&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a title="Keloid" href="http://www.aafp.org/afp/20050801/lettersonline.html" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://202.3.216.21/cakmoki86.files.wordpress.comm/2007/04/lettersonline_f1a1.jpg?w=100&amp;amp;h=120" alt="Keloid di lengan" align="left" border="0" height="120" hspace="10" vspace="5" width="100" /&gt;&lt;/a&gt;Pernahkah diantara pembaca melihat tonjolan kulit (&lt;strong&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;keloid&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;) bekas luka seperti gambar ? Mungkin mengalami sendiri, mungkin melihat keloid teman, kerabat atau orang lain. Keloid timbul karena bekas luka, bisa luka operasi, luka bakar, luka apapun termasuk bekas jerawat atau bekas bisul. Bayangkan jika keloid nampak di wajah atau tempat terbuka bagian tubuh lainnya. Belum lagi rasa gatal dan clekit-clekit yang ditimbulkannya. Menggemaskan.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-170"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGERTIAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keloid adalah benjolan padat di kulit (berwarna kecoklatan, kemerahan) yang merupakan pertumbuhan berlebihan jaringan fibrosa setelah penyembuhan luka. Benjolan ini (keloid) makin luas melebihi batas luka dan sering terasa gatal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;ANGKA KEJADIAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keloid lebih sering terjadi pada kulit gelap (berwarna) dibanding kulit putih. Persentase kejadian sama antara pria dan wanita. Lebih sering terjadi pada usia anak-anak dan dewasa muda (10-30 tahun).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;FAKTOR PENYEBAB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penyebab pasti masih menjadi perdebatan. Diduga karena adanya &lt;strong&gt;proses peradangan&lt;/strong&gt; pada kulit, bisa akibat luka, jerawat atau berbagai sebab yang menimbulkan peradangan.&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang berperan terhadap terjadinya keloid, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Faktor keturunan dan ras. Kulit gelap (berwarna) lebih sering dibanding kulit putih.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Umur. Lebih sering terjadi pada usia muda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jenis dan lokasi trauma (luka). Keloid lebih sering terjadi pada peradangan yang lama sembuh. Dan lebih mudah terjadi pada daerah dengan regangan kulit yang tinggi, misalnya: dada, bahu, leher, kepala dan tungkai.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;TANDA-TANDA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Benjolan keras, tidak teratur, berbatas jelas, menonjol, berwarna kecoklatan, kemerahan. Awalnya kenyal seperti karet, licin dan acapkali terasa gatal. Lama kelamaan benjolan tersebut mengeras dan tidak terasa apa-apa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berbagai cara pengobatan dapat dilakukan untuk meratakan tonjolan keloid, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Injeksi kortikosteroid&lt;/strong&gt; (triamcinolone acetonide) &lt;strong&gt;intralesi&lt;/strong&gt; (injeksi langsung pada permukaan keloid).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pembedahan&lt;/strong&gt;. Cara ini justru menimbulkan keloid baru yang lebih luas dari sebelumnya. Ada sementara pendapat yang menyatakan bahwa pembedahan disertai perban tekan dan injeksi steroid intralesi memberikan hasil baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Penekanan&lt;/strong&gt;. Yakni penekanan dengan bahan berpori-pori sepanjang hari selama 12-24 bulan. Dapat juga menggunakan &lt;em&gt;plester Haelan&lt;/em&gt; (mengandung flurandrenolone).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Bedah beku&lt;/strong&gt; (cryotherapy) menggunakan nitrogen cair. Lebih efektif jika dikombinasi dengan injeksi kortikosteroid intralesi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Laser karbondioksida&lt;/strong&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Menurut penulis, pilihan terbaik adalah dengan injeksi langsung &lt;strong&gt;menyusur permukaan&lt;/strong&gt; keloid dengan kortikosteroid (triamcinolone acetonide) setidaknya 1-4 minggu sekali hingga tonjolan keloid menjadi rata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk keloid yang besar, injeksi dapat dilakukan berulangkali (ada yang sampai belasan kali) hingga rata. Itupun masih ada kemungkinan pertumbuhan pada jaringan kecil yang sebelumnya tidak terinjeksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk keloid kecil pada umumnya bisa rata setelah injeksi kortikosteroid 3-5 kali.&lt;br /&gt;Injeksi terbaik adalah dengan jarum (needle) no.27G menyusur permukaan keloid. Pastikan keloid berwarna putih agak menggelembung karena masuknya obat. Sekali lagi menyusuri permukaan, bukan injeksi dalam menusuk keloid. Injeksi menusuk ke dalam keloid seringkali menuai kegagalan. Mengapa ? Mungkin terkait dengan jaringan keloid yang secara histopatologis menunjukkan pola seluler.&lt;br /&gt;Injeksi kortikosteroid tidak bisa diberikan pada keloid yang luas, miaslnya karena luka bakar. Pada kasus demikian dapat dipertimbangkan pengobatan cara lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perlu diketahui, bekas keloid tidak lantas hilang, meski sudah dapat diratakan.&lt;br /&gt;Pada kasus yang melibatkan wajah (keloid di wajah), seyogyanya berkonsultasi kepada ahli kulit atau ahli bedah plastik agar didapatkan hasil optimal.&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;Semoga bermanfaat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Edisi baca&lt;/strong&gt;: file PDF 111 Kb download &lt;a title="edisi baca dan cetak" href="http://www.freewebtown.com/cakmoki/ebook/keloid.pdf" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bacaan:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="Keloid" href="http://www.emedicine.com/derm/topic205.htm" target="_blank"&gt;Keloid and hypertrophic scar&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a title="keloid" href="http://www.medicinenet.com/keloid/article.htm" target="_blank"&gt;Keloid&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ilmu Penyakit Kulit, Marwali Harahap, Prof. Dr.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ilustrasi Ilmu Bedah Minor, Michael Saleh, Vija K Sodera.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Artikel asli: &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/22/keloid-benjolan-kulit-menggemaskan/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/2370667863855458110/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/2370667863855458110" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/2370667863855458110" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/2370667863855458110" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2008/04/keloid-benjolan-kulit-menggemaskan.html" rel="alternate" title="Keloid: benjolan kulit menggemaskan" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-4197799081193252832</id><published>2008-04-27T20:38:00.000+08:00</published><updated>2008-04-27T20:44:50.199+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kedokteran"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">Hubungan intim tak selalu menyenangkan</title><content type="html">&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;EDISI PENDEK&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehidupan seksual bak tertutup awan kelabu ketika hubungan intim tak seperti harapan. Bayangan kenikmatan sarat ungkapan kasih, pupus sudah manakala keindahan berubah hampa, gairahpun memudar. Tak heran, pernik hubungan intim di balik kelambu bagai menguak sebuah misteri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tulisan ini dilandasi dengan kenyataan adanya keluhan beberapa wanita, terkait ketidak nyamanan hubungan intim dengan pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-169"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;P r o l o g&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika mendengar “ hubungan intim “, pada umumnya terbayang sebuah episode sarat cinta, kasih sayang, belaian, ungkapan mesra dan kepuasan lahir batin.&lt;br /&gt;Siapa sangka, sebuah penelitian &lt;em&gt;The Journal of the American Medical Association&lt;/em&gt; menunjukkan bahwa 50% wanita tidak mendapatkan kenikmatan dalam hubungan intim. Mereka merasa tidak nyaman bahkan mengalami keterpaksaan. Harapan mendapatkan kebahagian sexual sirna, pupus sudah bayang-bayang kepuasan. Sebagian diantaranya menuai rasa nyeri tak terperi.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Mestinya, para wanita merasakan kepuasan batin yang berbuah meningkatnya gairah dalam aktifitas kesehariannya, ketika mereka dapat menikmati hubungan intim yang sehat. Apa hendak dikata, asa nan membumbung berakhir mengecewakan. Bagi para wanita yang mempunyai masalah seksual, hubungan intim bukan lagi dambaan. Sebaliknya, hubungan intim justru menjadi momok menakutkan.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Kalaupun mereka melakukannya, tak lebih sebagai kewajiban. Atau lebih parah, sebagai simbol kepatuhan belaka. Bak sebuah misteri, mengapa bisa terjadi ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Keluhan Tak Nyaman Hubungan Intim&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah bermacam-macam ketidaknyamanan dalam hubungan intim:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Sexual Aversion Disorder&lt;/strong&gt;.  Hubungan intim tidak lagi menyenangkan.  Sexual aversion disorder, membuat wanita &lt;em&gt;&lt;strong&gt;tidak suka&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; melakukan hubungan intim. Masalah ini timbul akibat trauma masa lalu, kekerasan seksual atau kekerasan fisik yang lama, sehingga keinginan berhubungan intim sirna. Kendati tidak mudah, memulai dari awal aktifitas hubungan intim akan membantu mengurangi sedikit demi sedikit masalah sexual aversion disorder.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Sexual Arousal Disorder&lt;/strong&gt;. Dalam keadaan normal, vagina mengeluarkan cairan (lubrikasi) saat menerima rangsangan seksual. Pada gangguan jenis ini, lubrikasi tidak berjalan semestinya. Artinya, upaya membangkitkan gairah seksual tidak diikuti dengan keluarnya cairan pelicin dari vagina, akibatnya saat penetrasi terasa perih. Gangguan ini disebabkan oleh masalah fisik (gangguan hormonal) dan masalah psikis (trauma, stres, kekecewaan). Bisa pula karena foreplay yang kurang memadai. Disamping itu, beban atau keinginan segera hamil dan punya anak, kadang tanpa disadari mengabaikan proses hubungan intim. Perasaan “wajib” hamil, memaksa dirinya berhubungan intim tanpa disertai libido.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Hypo-active Sexual Desire Disorder&lt;/strong&gt;. Adakalanya, wanita malas berhubungan intim. Tidak bergairah. Wajar jika terjadi pada waktu tertentu. Ketika tiadanya gairah seksual berlangsung lama dan sering, patut mendapatkan perhatian. Penyebabnya sama dengan gangguan seksual pada umumnya, yakni gangguan fisik, psikis dan hormonal, misalnya: premenopause, menopause. Gangguan lain sebagai penyebab menurunnya gairah seksual dapat juga terjadi manakala hubungan intim hanya sebagai rutinitas dan sekedar memenuhi kewajiban belaka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Sexual Pain Disorder&lt;/strong&gt;. ( Lihat tulisan sebelumnya ) &lt;a title="Nyeri saat hubungan intim" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/15/dyspareunia-nyeri-saat-hubungan-sexual/" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;. Rasa sakit atau nyeri saat berhubungan intim. Terbagi menjadi 2, yakni: Dyspareunia dan Vaginismus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Orgasmic Disorder&lt;/strong&gt;. Lazimnya, hubungan intim yang sehat diakhiri dengan orgasme. Akan tetapi tidak semua wanita mengalaminya. Sebagian wanita dapat mencapai orgasme, adakalanya orgasme berulang, sebagian lainnya mengalami orgasme tertunda dan sebagian diantaranya bahkan &lt;strong&gt;TIDAK&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;pernah&lt;/strong&gt; merasakan orgasme. Beberapa faktor penyebab gangguan orgasme antara lain adalah: kurangnya pengetahuan, faktor psikologis ( misalnya: kecemasan, trauma hubungan intim sebelumnya dan sebagainya ).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Apapun jenis dan penyebab gangguan seputar hubungan intim, langkah bijak adalah membicarakan masalah di atas dengan pasangan masing-masing. Bahwa masalah seksual berhubungan dengan faktor fisik dan atau psikis, sebaiknya berkonsultasi kepada dokter atau psikolog.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Komunikasi &lt;/strong&gt;(mudah diucapkan, sulit dilakukan)&lt;br /&gt;Salah satu kata kunci kesuksesan hubungan intim adalah komunikasi. Setiap pasangan memiliki cara dan gaya dalam komunikasi. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Pengetahuan seksual pranikah, tingkat pendidikan, kultur, kebiasaan personal, kondisi fisik, kondisi kejiwaan, lingkungan, sedikit banyak ikut berperan dalam komunikasi setiap pasangan. Kegagalan hubungan intim karena tidak terjalinnya komunikasi, bukan melulu persoalan pasangan muda. Hal ini dapat juga dialami oleh pasangan yang sudah berjalan bertahun-tahun. Sekali lagi banyak faktor yang mempengaruhinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;E p i l o g&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, memelihara kualitas hubungan intim berdasarkan kesepakatan setiap pasangan yang dilandasi saling pengertian dan respek pasangan pria-wanita, sangat diperlukan sebagai upaya mencapai dan mempertahankan hubungan intim yang sehat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Edisi baca, file PDF 103 Kb: download &lt;a title="Gangguan Hubungan Intim" href="http://www.freewebtown.com/cakmoki/ebook/sexual_disorder.pdf" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;CATATAN:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penulis bukan konsultan seks. Apabila kebetulan mempunyai teman atau kerabat dengan masalah seksual sebaiknya konsultasi kepada Psikolog atau dokter ahli di daerah masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Topik terkait&lt;/strong&gt;: &lt;a href="http://calonorangtenarsedunia.wordpress.com/2007/04/13/masalah-keperkasaan-lagi/" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Frigiditas&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;: by calonorangtenarsedunia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bacaan:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;The Family Practice Handbook, 3 ed.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Skema Diagnosis dan Penatalaksanaan Obstetri, edisi 2.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Samarinda, April 2007&lt;br /&gt;cakmoki&lt;/p&gt;&lt;p&gt;artikel asli: &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/19/hubungan-intim-tak-selalu-menyenangkan/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/4197799081193252832/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/4197799081193252832" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/4197799081193252832" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/4197799081193252832" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2008/04/hubungan-intim-tak-selalu-menyenangkan.html" rel="alternate" title="Hubungan intim tak selalu menyenangkan" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-7927519896620038078</id><published>2008-04-27T20:02:00.000+08:00</published><updated>2008-04-27T20:19:51.763+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kedokteran"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><title type="text">Dyspareunia: nyeri saat hubungan sexual</title><content type="html">&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sekedar selingan: Nyeri saat hubungan sexual&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Di kalangan wanita, khususnya daerah pedesaan, sebagian wanita menganggap bahwa rasa nyeri saat berhubungan seksual dihubungkan dengan pengantin baru. Terbayang rasa sakit dan tetesan darah ketika berlangsung ritual “&lt;strong&gt;mecah duren&lt;/strong&gt;“.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-167"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hahhh, “mecah duren” ? Iya, istilah ini pemulis dapatkan dari kalangan lelaki. Artinya membelah durian. Bisa dibayangkan kan? Diperlukan upaya keras dan cucuran keringat *halah* untuk memecah durian. Kesulitan rudal or &lt;span style="color: red;"&gt;pangeran kecil™&lt;/span&gt; menembus selaput dara (hymen) inilah mungkin yang mendasari pandangan tersebut. Tentu anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Jika dilakukan dengan lembut penuh kesabaran, rasa sakit saat acara “mecah duren” dapat dikurangi bahkan dihilangkan. Maksudnya “gak sakit kang”. Mak nyusss. Ehm&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Berbeda jika lelaki terburu-buru seperti dikejar hansip, maka pelumasan (lubrikasi) vagina tidak optimal, area pacu kurang licin, akibatnya ya sakit.&lt;br /&gt;Makanya, ibarat naik sepeda motor, panasi dulu biar jreng.&lt;br /&gt;Jangan tertawa dong.&lt;br /&gt;Penulis sering mendapati keluhan seperti ini. Masih ingat tho, penulis tinggal di pinggiran kota, sekitar 20 km dari pusat kota Samarinda. Walaupun upaya penyuluhan pra nikah sudah dilakukan, tak mudah dalam aplikasi saat pergulatan di ranjang terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Nyeri saat berhubungan intim (sexual pain disorder) bisa terjadi pada wanita manapun. Yang sudah bertahun-tahun menikahpun dapat mengalami nyeri saat berhubungan intim. Lho koq bisa ? Ya iya lah, kalau main sruduk tanpa foreplay yang memadai, wanita akan merasa kesakitan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pembagian:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Dyspareunia&lt;/strong&gt;. Kode ICD.10: (&lt;a title="ICD-10 Chapter N" href="http://en.wikipedia.org/wiki/ICD-10_Chapter_N"&gt;N&lt;/a&gt;&lt;a class="external text" title="http://www.who.int/classifications/apps/icd/icd10online/?gn80.htm+n941" rel="nofollow" href="http://www.who.int/classifications/apps/icd/icd10online/?gn80.htm+n941"&gt;94.1&lt;/a&gt;) &lt;a title="Dyspareunia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dyspareunia"&gt;Dyspareunia&lt;/a&gt; . Sakit (pada kemaluan) yang dirasakan saat sebelum, selama dan sesudah berhubungan intim. Alih-alih merasakan kenikmatan, justru menurunkan gairah. Penyebabnya bermacam-macam, diantaranya: gangguan fisik secara umum, gangguan hormonal, kurangnya pelumas vagina, infeksi vagina, dan gangguan lain pada vagina.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Vaginismus&lt;/strong&gt;. Kode ICD.10: (&lt;a title="ICD-10 Chapter N" href="http://en.wikipedia.org/wiki/ICD-10_Chapter_N"&gt;N&lt;/a&gt;&lt;a class="external text" title="http://www.who.int/classifications/apps/icd/icd10online/?gn80.htm+n942" rel="nofollow" href="http://www.who.int/classifications/apps/icd/icd10online/?gn80.htm+n942"&gt;94.2&lt;/a&gt;) &lt;a title="Vaginismus" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vaginismus"&gt;Vaginismus&lt;/a&gt;. Rasa sakit akibat ketegangan otot-otot vagina ketika berhubungan intim. Biasanya karena takut, trauma masa lalu dan faktor psikologis lainnya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Pangeran Kecil ™ ukuran jumbo alias XL kadang menimbulkan rasa takut. Misalnya, saat melihatnya, wanita berpikir: ” ihhh, bisa masuk enggak ya … “. Perasaan seperti ini adakalanya menyebabkan otot-otot vagina mengalami ketegangan.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;J o k e:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang suami siap bertempur dengan istri tercinta pada malam pengantin baru. Ketika masuk kamar pengantin nan harum wewangian, si suami bertelanjang dada hanya memakai celana kolor. Pengantin wanita senyum-senyum membayangkan belaian lembut dan nikmatnya melayang ke awang-awang.&lt;br /&gt;Saat melihat kolor suami tercinta dan bayang-bayang pangeran kecil ™ si istri mendadak menjerit panjang lalu pingsan, auwwww.&lt;br /&gt;Tak urang seisi rumah kaget mendapati pengantin wanita tergeletak masih mengenakan daster. Segala minyak harum maupun pedas ditempelkan di depan hidung agar pengantin wanita siuman.&lt;br /&gt;Usut punya usut, ternyata di depan kolor pengantin pria tertulis &lt;a title="Master Banner" href="http://antobilang.wordpress.com/" target="_blank"&gt;banner&lt;/a&gt; 10 Kg ™.&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Ok, sekian selingan seputar “NYERI SAAT BERHUBUNGAN INTIM”. Tulisan pendek ini sebagai pemanasan untuk postingan berikutnya, sekaligus dilengkapi dengan format PDF, yakni: &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;strong&gt;Sex tak selalu nikmat.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;Dyspareunia, tidak melulu milik kaum hawa. Lelaki bisa mengalami dyspareunia, misalnya: tidak khitan, penyakit-penyakit pada pangeran kecil ™.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;catatan kecil:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagi pangeran kecil™ yang sudah terlanjur berukuran jumbo, tak perlu risau. Begitu juga yang berukuran S, tenang man, yang penting kelincahannya &lt;img src="http://202.3.216.21/s.wordpress.comm/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif" alt=":lol:" class="wp-smiley" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Topik Terkait:&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://familydoctor.org/669.xml" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://familydoctor.org/669.xml" target="_blank"&gt; Dyspareunia: Painful Sex for Women&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.obgyn.net/women/women.asp?page=/women/articles/dyspar_dah" target="_blank"&gt;Painful Intercourse&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.aafp.org/afp/20010415/1535.html" target="_blank"&gt;Evaluation and Differential Diagnosis of Dyspareunia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Artkel asli: &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/15/dyspareunia-nyeri-saat-hubungan-sexual/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/7927519896620038078/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/7927519896620038078" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/7927519896620038078" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/7927519896620038078" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2008/04/dyspareunia-nyeri-saat-hubungan-sexual.html" rel="alternate" title="Dyspareunia: nyeri saat hubungan sexual" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-6338258748923145393</id><published>2008-01-08T00:46:00.000+08:00</published><updated>2008-01-08T00:49:20.987+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">Disfungsi Ereksi: Pangeran Kecil Malas Berdiri</title><content type="html">&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Kode &lt;strong&gt;&lt;acronym title="International Classification of Diseases"&gt;ICD. 10&lt;/acronym&gt; : &lt;a href="http://www.who.int/classifications/apps/icd/icd10online/?gn40.htm+n484" title="ICD. 10 Online" target="_blank"&gt;N.48.4&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;br /&gt;SAATNYA MEMBEDAH JEROAN LELAKI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;edisi pendek:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;P R O L O G&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Disfungsi Ereksi atau &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Impotence" title="ED Wikipedia" target="_blank"&gt;erectile dysfunction&lt;/a&gt; adalah disfungsi sexual (sexual dysfunction) yang ditandai dengan ketidak mampuan atau mempertahankan ereksi pada pria untuk mencapai kebutuhan seksual dirinya sendiri maupun pasangannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Stop&lt;/strong&gt;: dimohon dengan sangat para wanita untuk tidak menahan tawa. Eh, boleh ding ! &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" alt=":P" class="wp-smiley" /&gt;&lt;br /&gt;Puwasss, puwasss&lt;br /&gt;&lt;span id="more-162"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya (ssst, tidak semua) kemampuan ereksi berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Yang dimaksud “kemampuan”, meliputi: lamanya waktu yang diperlukan untuk bisa ereksi, lebih banyaknya stimulasi (rangsangan) langsung untuk ereksi, kurang mantapnya (kurang keras) ereksi, kurang bisa mencapai puncak orgasme, sedikitnya jumlah ejakulasi, lebih lamanya waktu tenggat antar ereksi (waktu yang diperlukan dari ereksi pertama ke ereksi berikutnya lebih lama).&lt;br /&gt;Seperti guyonan lama: bayangan hidup, pandangan hidup, pegangan hidup, kenangan hidup, harapan hidup. Dan … malas hidup, berat … berat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;G E J A L A&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada disfungsi ereksi, tanda-tandanya adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tidak mampu ereksi sama sekali atau tidak mampu mempertahankan ereksi secara berulang ( paling tidak selama 3 bulan )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak mampu mencapai ereksi yang konsisten&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ereksi hanya sesaat ( dalam referensi tidak disebutkan lamanya )&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Diakui ataupun tidak, disfungsi ereksi membuat lelaki seperti tak berdaya. Bisik-bisik antar pria seputar “rudal”, tak pelak menjadi bahan pembicaraan menarik dimanapun, dikantor, di kafe, di dunia maya, dimana-mana. Mitospun berhamburan sebagai bumbu penyedap kala berbicara “kegagahan” sang rudal.&lt;br /&gt;Bagaimana rumpian rudal di kalangan wanita ? Hiyyy, jijay, tutup wajah buka jari. Ehm&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;FAKTOR PENYEBAB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penyebab organik&lt;/strong&gt; (kelainan organ), yakni:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berkurangnya aliran darah ke penis, misalnya: penyakit vaskuler, gangguan hormonal, pasca operasi prostat, dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kerusakan saraf yang disebabkan penyakit lain, misalnya: diabetes.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Faktor psikologis&lt;/strong&gt; (ICD.10: F 52.2), antara lain: stress, kecemasan, depresi, rasa letih, perselisihan, sakit hati, rasa bersalah, paranoid dan sejenisnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, disfungsi ereksi berhubungan dengan beberapa faktor resiko diantaranya: hipertensi, diabetes, usia di atas 40 tahun, penyakit kardiovaskuler, kerusakan saraf tulang belakang (spinal cord), merokok, rendahnya kadar testosteron, penyakit pada penis (contoh: cedera penis), obat-obatan tertentu, alkohol, radiotherapy dan lain-lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Schrader S&lt;/em&gt;, dkk (2002) menyebutkan adanya hubungan bersepeda dengan Disfungsi Ereksi karena tekanan sadel sepeda pada penis. Hiks, kesemutan &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif" alt=":lol:" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;TERJADINYA DISFUNGSI EREKSI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ereksi terjadi melalui 2 mekanisme.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;, adalah refleks ereksi oleh sentuhan pada penis (ujung, batang dan sekitarnya).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, ereksi psikogenik karena rangsangan erotis.&lt;br /&gt;Keduanya menstimulir sekresi nitric oxide yang memicu relaksasi otot polos batang penis (corpora cavernosa), sehingga aliran darah ke area tersebut meningkat dan terjadilah ereksi. Disamping itu, produksi testosteron (dari testis) yang memadai dan fungsi hipofise (pituitary gland) yang bagus, diperlukan untuk ereksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dus, disfungsi ereksi berhubungan erat dengan faktor: hormonal, sistem saraf, aliran darah dan psikologis. Gangguan pada salah satu atau kombinasi dari faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;DIAGNOSA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada (belum) cara khusus untuk menegakkan diagnosa disfungsi ereksi. Pemeriksaan darah lebih diarahkan untuk mengetahui penyakit lain yang diduga berhubungan dengan disfungsi ereksi, misalnya: diabetes.&lt;br /&gt;Kondisi lain yang berhubungan dengan disfungsi ereksi, antara lain: kesehatan yang buruk, kurang gizi, obesitas (terlalu gemuk), penyakit kardiovasukler.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Wawancara mendalam dan pengakuan jujur penderita sangat membantu menegakkan diagnosa disfungsi ereksi sekaligus menentukan langkah-langkah penatalaksanaannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemeriksaan fisik, terutama organ reproduksi pria dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya kelainan organik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemeriksaan penunjang&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jenis dan cara pengobatan bergantung kepada penyebab primernya. Selain itu ditujukan pula untuk memperbaiki fungsi ereksi. Tak jarang kasus disfungsi ereksi tidak memerlukan obat, terutama pada kasus disfungsi ereksi karena faktor psikologis. Selain itu, peran pasangan sangat penting untuk membantu pemulihan disfungsi ereksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Obat-obat yang sering dipakai, antara lain: Phosphodiesterase inhibitor (PDE), misalnya: &lt;em&gt;sildenafil&lt;/em&gt;. Obat ini tidak boleh digunakan lebih satu kali dalam sehari. Digunakan sebagai pilihan pertama tanpa memandang penyebabnya, karena efektif bagi sebagian besar penderita disfungsi ereksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Cara lain&lt;/strong&gt; adalah:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Vacuum constriction. (yang ini rumit deh), Pembedahan, dilakukan untuk memperbaiki pembuluh darah penis (revaskularisasi).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penis tiruan (protesis penis), merupakan pilihan terakhir jika semua upaya tidak memberikan hasil yang memadai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan lain-lain&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Obat-obat di atas digunakan hanya atas petunjuk dokter, mengingat efek samping yang tidak diinginkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;A N J U R A N&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hindari obat-obat dan gaya hidup pencetus disfungsi ereksi, misalnya minuman alkohol berlebihan dan sejenisnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rileks. Di beberapa pusat kebugaran menyediakan metode relaksasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Olahraga teratur sesuai kemampuan dan cukup istirahat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dukungan dan toleransi pasangan diperlukan untuk pemulihan disfungsi ereksi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komunikasi penuh kasih dengan pasangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konsultasi kepada psikolog jika penyebabnya faktor psikologis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konsultasi kepada dokter khususnya dokter ahli andrologi (jika ada)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Adakalanya sang pangeran kecil malas berdiri, tidak serta merta disfungsi ereksi. Jika hanya insidental, tak usah terlalu risau. Seperti halnya koneksi internet, kadang si kecil mode lemot. So, tetap optimis man !!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pertanyaan untuk wanita:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jika pasangan (kini atau kelak) mengalami disfungsi ereksi, apa yang akan dilakukan?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Benarkah wanita (umumnya) mode menunggu jika menginginkan hubungan seksual ? Atau pertanyaannya begini: Apakah wanita merasa berhak dan bersedia mengawali “pertempuran” dengan (kalau perlu) membangunkan pangeran kecil (baca:penis) pasangannya ?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Terkait topik ini, enaknya minta pendapat wanita. Ada usul “pertanyaan untuk lelaki” ? Saran juga boleh. Monggo &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" alt=":P" class="wp-smiley" /&gt;&lt;br /&gt;Jika merasa malu berpendapat padahal ingin, sebaiknya pakai nickname or anonym agar dapat berinteraksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;strong&gt;UPDATE&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pertanyaan untuk pria&lt;/strong&gt; dari seorang &lt;a href="http://renjanabiru.wordpress.com/" title="Hayo ngaku !!!" target="_blank"&gt;wanita&lt;/a&gt;:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika kebetulan pangeran kecil™ malas ereksi, apakah pria berkata jujur kepada pasangannya ataukah diam-diam menggunakan obat kuat ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SEMOGA BERMANFAAT&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Topik terkait:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Erectile_dysfunction" title="ED Wikipedia" target="_blank"&gt;ED wikipedia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://news.bbc.co.uk/1/hi/health/medical_notes/104740.stm" title="ED BBC News" target="_blank"&gt;ED BBC News&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mayoclinic.com/health/erectile-dysfunction/DS00162" title="ED Mayo clinic" target="_blank"&gt;ED Mayo clinic&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.emedicine.com/med/topic3023.htm" title="ED emedicine" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;ED emedicine&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Edisi lengkap silahkan download file PDF 162 Kb: &lt;a href="http://www.freewebtown.com/cakmoki/ebook/disfungsi2007.pdf" title="Disfungsi Ereksi" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Disfungsi Ereksi&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt; Kolaborasi Office online, sila klik Disfungsi Ereksi &lt;a href="http://writer.zoho.com/public/cakmoki/disfungsi2" title="Office online zoho" target="_blank"&gt;zoho online&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Artikel asli sudah upload di wordpress, silahkan baca diskusinya: &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/10/disfungsi-ereksi-pangeran-kecil-malas-berdiri/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/6338258748923145393" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/6338258748923145393" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2008/01/disfungsi-ereksi-pangeran-kecil-malas.html" rel="alternate" title="Disfungsi Ereksi: Pangeran Kecil Malas Berdiri" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-499307466867253880</id><published>2008-01-08T00:41:00.000+08:00</published><updated>2008-01-08T00:43:53.586+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">Menghitung Jerawat di depan cermin</title><content type="html">&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;p&gt;Kode &lt;strong&gt;&lt;acronym title="International Classification of Diseases"&gt;ICD.10&lt;/acronym&gt;&lt;/strong&gt; : L.70.0 : &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Acne_Vulgaris" title="Acne vulgaris" target="_blank"&gt;acne vulgaris&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Jerawat muncul cermin dibelah.&lt;/span&gt; &lt;span style="color:blue;"&gt;Yang jerawatan ngacung&lt;/span&gt; * halahhh* &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa, ketika akne menghampiri wajah, seolah ada magnet membawa kita ke depan cermin (menikmati indahnya akne sambil senyum?). Tak jarang, tanganpun seakan dada yang menuntun mengelus si akne, sebelll, kadang malah memencetnya. Alamak.&lt;br /&gt;Sekedar mengingatkan (bukan nakut-nakuti lho), memencet akne dapat menyisakan jaringan parut (sikatrik) bahkan dapat menimbulkan keloid (bagi yang berbakat keloid)&lt;br /&gt;&lt;span id="more-159"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;strong&gt;ACNE VULGARIS &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGERTIAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Akne atau jerawat adalah peradangan kronis folikel sebasea, ditandai dengan adanya komedo yang timbul karena penyumbatan saluran folikel rambut (oleh sekresi sel kulit yang mati dan sebum).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada umumnya muncul di wajah, leher, dada, punggung dan lengan bagian atas.&lt;br /&gt;terjadi (kebanyakan) pada masa puber (wanita: 14-19 tahun dan pria: 20-30 tahun). Adakalanya akne nongol lagi saat menjelang menopause. Pada kondisi tertentu akne juga dapat muncul, misalnya jika kurang tidur. Seperti penulis yang notabene baru 22 ™ *lebih* ehm-ehm, kadang kebagian akne, terutama di sekitar hidung, jika melekan dan banyak kerjaan. (faktor emosional seperti keinginan segera menyelesaikan pekerjaan ikut berperan timbulnya akne).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;P E N Y E B A B&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penyebab pasti tidak diketahui. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya akne, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Faktor emosi dan stress&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Faktor keturunan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Faktor cuaca (musim)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pengaruh makanan (masih diperdebatkan oleh para ahli)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menstruasi (diperkirakan sekitar 70% wanita mengalami kemunculan kembali akne-nya 2-7 hari sebelum menstruasi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Obat-obatan: misalnya: steroid.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Kosmetika. Pada orang tertentu, bahan-bahan tertentu pada krem dasar, pelembab, krem tabir surya dapat menyebabkan timbulnya akne.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;TERJADINYA AKNE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ditengarai ada 4 hal yang berkaitan dengan terjadinya akne, yakni:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Adanya kenaikan ekskresi sebum (cairan berminyak)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Hiperkeratinisasi (pengerasan jaringan kulit) pada saluran sebasea&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pertumbuhan bakteri Propinibacterium acnes&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Peradangan oleh faktor-faktor protease (enzim proteolitik)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;G E J A L A&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua orang tahu jerawat hanya dengan melihat. Awalnya adalah komedo, yakni sumbatan pada folikel rambut yang melebar, seringkali mengandung bakteri Propinibacterium acnes. Jika ada peradangan, maka nampak bintik (benjolan kecil) berisi nanah. Peradangan menimbulkan rasa gatal, nyeri dan jika pecah keluar nanah atau gumpalan lembut berwarna putih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pengelompokan akne&lt;/strong&gt; ( Plewig &amp;amp; Kligman):&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt; Akne komedonal&lt;/strong&gt;, yakni komedo terbuka ataupun tertutup&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt; Akne papulopustular&lt;/strong&gt;, yakni campuran antara komedo dan peradangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt; Akne konglobata&lt;/strong&gt;, yakni akne dengan peradangan yeng lebih berat&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Akne tak perlu pemeriksaan laboratorium. (buang biaya)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Prinsip &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Acne_Vulgaris#Treatments" title="Pengobatan versi ICD" target="_blank"&gt;pengobatan&lt;/a&gt; adalah mengurangi kemungkinan berulangnya akne dan mencegah timbulnya jaringat parut (sikatrik). Bukan parut untuk marut kelapa seperti bahasa jawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Akne komedonal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cukup diberikan obat luar (topikal) untuk pengelupasan kulit.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Asam tretinoat 0,05% cream atau jelly dioleskan 2 kali sehari&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Benzoil peroksida gel 2,5-5%&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Asam salisilat 0,5-2 % cair.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Komedo terbuka dapat dilakukan pengambilan (ekstraksi) komedo.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Akne papulopustular&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Ringan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Diberikan kombinasi antara pengelupas kulit *keratolitik* (misalnya: Benzoil peroksida, tretinoin dan asam salisilat) dan antibiotika topikal (misalnya: klindamisin 15, eritromisin 2 %, dan lain-lain)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Berat:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Diberikan :&lt;br /&gt;Obat pengelupas kulit (keratolitik)&lt;br /&gt;Antibiotika oral (diminum):&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Tetrasiklin 4×250 mg atau 2×500 mg per hari. Dosis tersebut diturunkan jika ada perbaikan dengan dosis maintenance 250-500 mg per hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Eritromisin (dosis dan cara sama dengan di atas)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Klindamisin 2×150 mg per hari&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Akne konglobata&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan sama dengan akne papulopustular berat, ditambah kortikosteroid oral jangka pendek, misalnya prednison 10 mg per hari selama 2-3 minggu.&lt;br /&gt;untuk mengurangi resiko timbulnya jaringan parut (sikatrik) dapat dilakukan dermabrasi (meratakan kulit dengan peralatan khusus).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;ANJURAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang sedang dihampiri akne:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Jangan keliru, jerawat bukan berarti tidak menjaga kebersihan (lihat faktor-faktor penyebab timbulnya akne)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Biasakan mencuci muka (cukup dengan sabun)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Usahakan rambut tidak menutupi bagian wajah, karena jika kebetulan ada kotoran dapat memperburuk pori-pori yang tersumbat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Sabar *enak aja* , pengobatan memerlukan waktu agak lama, sekitar 1-2 minggu, bisa lebih.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Jangan biasakan memencet jerawat, karena beresiko membekas (jaringan parut)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Usahakan menghindari keringat berlebihan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Gizi seimbang untuk menjaga kesehatan kulit&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Usahakan memakai bahan kosmetik berbahan dasar air ( tanya &lt;a href="http://lita.inirumahku.com/ladies-corner/lita/yang-perlu-diketahui-tentang-pelembap/" title="Pelembab by Lita" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Bu Lita&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;, beliau sudah pernah menulis seputar pelembab)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Tetap enjoy, rileks.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SEMOGA BERMANFAAT&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang sedang berjuang melawan akne, semoga segera mulus kembali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bacaan:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, FKUI, edisi 4, 2005.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; PDT UPF Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin RSUD dr. Soetomo, Surabaya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Istilah terkait:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Keloid&lt;/strong&gt; adalah bejolan yang terbentuk akibat pertumbuhan berlebihan jaringan kolagen. Mungkin suatu saat akan kita bahas. * moga gak lupa *&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sebum &lt;/strong&gt;adalah sekret (cairan) sebasea berminyak yang terdiri dari lemak dan pengelupasan lapisan luar kulit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Folikel rambut&lt;/strong&gt; adalah rongga seperti kantong yang membungkus rambut&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Komedo&lt;/strong&gt; adalah sumbatan sebum di dalam folikel rambut yang melebar dan dapat berisi bakteri &lt;em&gt;Propinibacterium acnes, Staphylococcus albus&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Pytorosporo ovale&lt;/em&gt;. Komedo dibagi 2, yakni:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt; Komedo tertutup&lt;/strong&gt;: yakni komedo yang ujungnya tidak terbuka lebar, dapat pecah dan menimbulkan peradangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt; Komedo terbuka&lt;/strong&gt;: yakni komedo kehitaman, nampak seperti pigmen di permukaan kulit.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Download artikel PDF 74 Kb: &lt;a href="http://www.freewebtown.com/cakmoki/ebook/akne.pdf" title="Download Acne" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Kolaborasi Office online sila lihat &lt;a href="http://writer.zoho.com/public/cakmoki/akne1" title="Acne" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;zoho writer&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Artikel ini sudah diupload di wordpress, silahkan baca: &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/08/menghitung-jerawat-di-depan-cermin/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/499307466867253880" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/499307466867253880" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2008/01/menghitung-jerawat-di-depan-cermin.html" rel="alternate" title="Menghitung Jerawat di depan cermin" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-5252685721355548351</id><published>2008-01-08T00:27:00.000+08:00</published><updated>2008-01-08T00:40:14.025+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">ISK: kencing menetes, air matapun berlinang</title><content type="html">&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Rencana tayang jam 07.00 wita gagal, akhirnya mundur hingga sore akibat listrik mati mulai pagi sampai jam 17.40 wita.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Kode&lt;/strong&gt; &lt;acronym title="International Classification of Diseases"&gt;ICD.10: &lt;/acronym&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Urinary_tract_infection" title="ICD. 10 Wikipedia" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;N.39.0&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; (mohon koreksi)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cuplikan episode di ruang praktek:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Episode 1:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria masuk ruang praktek dengan wajah meringis menahan sakit, memegangi perut bagian samping sambil merintih. Kerabatnya memapah lalu membantunya naik ke tempat tidur periksa.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt; Menurut penuturan sang istri, sebelum ini suaminya mengeluh anyang-anyangen (bhs jawa, artinya: kencing sedikit-sedikit dan sering) disertai rasa nyeri saat kencing (dysuri) terutama pada akhir kencing. Kencing serasa tidak tuntas, dikencing-kencingkan tetap terasa ada sisa. Awalnya tidak begitu dirasakan, lantaran dianggap biasa, hanya diikat karet pada jempol kakinya. (kabar dari tetangga)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-158"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sedang enak-enaknya nonton TV, tiba-tiba perut terasa sakit luar biasa hingga serasa tembus ke pinggang. Kencing tidak lancar, sedikit-sedikit mau kencing dan nyeri. Keringat dingin bercucuran, air mata ikut meleleh saking sakitnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Episode 1:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita dipapah 2 orang kerabatnya sembari memegang erat perutnya. Badan agak terbongkok, pucat, wajah memelas menahan sakit, seakan berkata: “&lt;em&gt;cepat tolongin dong&lt;/em&gt; !”.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt; Menurut penuturannya: perut terasa kaku dan nyeri, makin lama makin nyeri serasa tembus, disertai anyang-anyangen (bhs jawa, artinya: kencing sedikit-sedikit dan sering). &lt;a href="http://wadehel.wordpress.com/2007/01/12/pokoknya%e2%84%a2-kami-yang-paling-benar/" title="Pokoknya ala wadehel" target="_blank"&gt;Pokoknya ™&lt;/a&gt; nyeri sekali, sulit digambarkan saking nyerinya. Tak ayal, keringat dingin keluar, air matapun berlinang. Duhhhh&lt;br /&gt;Kencing tidak lancar, kadang nyeri, kadang tidak.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Ilustrasi di atas dialami oleh seseorang saat menderita: Infeksi Saluran Kemih (ISK). Pada umumnya orang awam mengidentifikasi sebagai penyakit Ginjal. Nggak salah-salah amat sih, hanya perlu sedikit pelurusan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masa sih segitu menderitanya ? Jawabannya beragam. Ada yang tidak sesakit gambaran di atas, ada pula yang mirip-mirip episode di atas. Konon nyerinya seperti saat melahirkan. Ada lho yang sampai terguling-guling, merangkak menahan rasa nyeri alang kepalang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tindakan awal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;menghadapi kondisi seperti di atas, diperlukan tindakan cepat dan kepekaan klinis seorang dokter.&lt;br /&gt;Jika yakin infeksi saluran kencing (kemih) berdasarkan wawancara dan pemeriksaan fisik, maka tindakan awal adalah menanggulangi penderitaan pasien dengan injeksi analgetik (pereda nyeri) dan antispasmodik (mengurangi ketegangan otot polos, misalnya: saluran kencing, saluran cerna)&lt;br /&gt;Bukannya periksa laboratorium, rontgen atau USG ? Ho-oh, itu nantilah, kelamaan, pasien sudah meringis kesakitan nih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, barulah setelah rasa nyeri berkurang dapat dilanjutkan pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, rontgen atau USG, jika diperlukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maaf, prolognya kepanjangan, bagi yang mau skip silahkan download artikel ISK format pdf di bagian akhir, atau silahkan baca offline.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;strong&gt;INFEKSI SALURAN KEMIH ( ISK )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGERTIAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Infeksi Saluran Kemih adalah adanya infeksi oleh mikro-organisme dalam saluran kemih. Mikro-organisme sebagai penyebab ISK kebanyakan bakteri aerob. Selain itu ISK dapat disebabkan oleh virus dan jamur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ISK tidak pandang bulu, dapat menimpa semua umur, pria maupun wanita. Angka kesakitan pada wanita lebih banyak dibanding pria. Proporsinya variatif, tidak ada angka pasti yang menyatakan perbandingan antara wanita dan pria selain disebutkan bahwa wanita lebih banyak menderita ISK daripada pria.&lt;br /&gt;Hal ini dapat dipahami mengingat saluran kencing wanita bagian bawah dihuni bakteri yang makin kurang jumlahnya ke arah kandung kemih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;David S Howes, MD&lt;/em&gt; (University of Chicago, 2005) memperkirakan sekitar 20% wanita mengalami masalah saluran kemih selama hidupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan penatalaksanaan ISK bergantung kepada pemeriksaan dini para penderita, penilaian laboratorium, ketepatan pemilihan jenis antimikroba (termasuk dosis dan lama pemberian), faktor kondisi penderita dan follow up selama masa pengobatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kendati ISK disyaratkan adanya bakteri dalam urine dalam jumlah bermakna, tidak menutup kemungkinan tanpa bakteri dalam urine. Hal ini dapat terjadi pada keadaan sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tempat infeksi tidak dilalui urine sehingga bakteri tidak ditemukan dalam urine&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Adanya bendungan pada saluran yang terinfeksi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemberian antibiotika, sehingga bakteri dalam urine tersamarkan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Kondisi lain yang patut diperhatikan dan beberapa istilah yang juga digunakan dalam klinik antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Asymptomatik Significant Bacteriuria&lt;/em&gt;, yakni ISK dengan bakteri dalam urine bermakna tanpa disertai gejala.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Bacterial cystitis&lt;/em&gt;, yakni suatu kumpulan gejala yang terdiri dari: sakit waktu kencing dan sering kencing.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Abacterial cystitis&lt;/em&gt; (urethra syndrome), yakni suatu kumpulan gejala yang terdiri dari: sakit waktu kencing dan sering kencing tanpa disertai bakteri dalam kandung kemih.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENYEBAB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mikro-organisme terbanyak sebagai penyebab ISK adalah &lt;em&gt;Escherichia coli&lt;/em&gt; sebanyak 50-90%, lalu berturut-turut disusul Klebsiella atau Enterobacter, Proteus, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus epidermidis, Enterococci, Candida albicans dan Staphylococcus aureus. &lt;em&gt;( L. Barth Ruller )&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun jenis virus yang dapat menyebabkan ISK adalah Adenivirus (diduga sebagai penyebab infeksi kandung kemih)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PERJALANAN PENYAKIT&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mikro-organisme masuk ke saluran kencing hingga menimbulkan infeksi ? Kadang penderita ISK merasa heran, mengapa bisa terjangkit padahal dirinya bukan tipe jorok. Ok, mikro-organisme masuk ke saluran kencing melalui beberapa cara, yakni:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penyebaran &lt;strong&gt;langsung&lt;/strong&gt; dari tempat infeksi terdekat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyebaran mikro-organisme melalui &lt;strong&gt;aliran darah&lt;/strong&gt; (hematogen)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyebaran mikro-organisme melalui &lt;strong&gt;saluran getah bening&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dari &lt;strong&gt;luar&lt;/strong&gt;, misalnya karena pemakaian kateter, dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Faktor pencetus&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selain beberapa cara penyebaran di atas, ISK mudah terjadi karena kondisi-kondisi di bawah ini:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bendungan aliran urine&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kembalinya urine dari kandung kemih ke saluran kencing bagian atas ( refluks vesiko-ureter)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Adanya sisa urine dalam kandung kemih&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gangguan metabolisme&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peralatan medis, misalnya kateter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wanita hamil, karena bendungan dan ph urine yang tinggi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;G E J A L A&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda ISK tidak khas, sebagian diantaranya bahkan tanpa gejala. Biasanya, keluhan yang sering dijumpai antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Nyeri saat kencing (disuria)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kencing sedikit-sedikit dan sering (polakisuria) *bhs jawa: anyang-anyangen*&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nyeri di atas tulang kemaluan atau perut bagian bawah (suprapubik)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Tanda-tanda tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan bagian saluran kencing yang terinfeksi.&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;ISK bagian bawah&lt;/strong&gt;: biasanya ditandai dengan keluhan nyeri atau rasa panas saat kencing, kencing sedikit-sedikit dan sering, rasa tidak nyaman di atas tulang kemaluan (suprapubik)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;ISK bagian atas&lt;/strong&gt;: ditandai dengan keluhan nyeri atau rasa tidak nyaman di pinggang, mual, muntah, lemah, demam, menggigil, sakit kepala.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Catatan penulis:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kalau membaca tanda atau gejala penyakit, pembaca ada kecenderungan mencocok-cocokkan. Tidak salah sih, sebagai langkah waspada. Di sisi lain tidak perlu terlalu risau jika mendapati ada salah satu gejala yang kebetulan dialaminya. Tidak lantas berpikiran “jangan-jangan” menderita ini dan itu.&lt;br /&gt;Eit, ntar dulu. Catatan ini bukan berarti menutup pintu diskusi lho. Kita tetap terbuka dengan semangat berbagi.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEMERIKSAAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang mampu (banyak uang cak), bisa jadi pemeriksaan lengkap tidak menjadi masalah berarti. (hiks, tetap masalah kalo terlampau mahal ya) Masalah besar jika ISK menimpa pasien tak mampu, mahal sih, alih-alih mau periksa nan lengkap dengan biaya aduhai, untuk makan saja sudah teramat berat.&lt;br /&gt;Pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan penunjang lainnya adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Analisa Urin (urinalisis)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemeriksaan bakteri (bakteriologis)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemeriksaan kimia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tes Dip slide&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemeriksaan penunjang lain meliputi: radiologis (rontgen), IVP (pielografi intra vena), USG dan Scanning. Pemeriksaan penunjang ini dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya batu atau kelaianan lainnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Analisa Urin&lt;/strong&gt; (urinalisis)&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Leukosuria&lt;/strong&gt; (ditemukannya leukosit dalam urin). Dinyatakan positif jika terdapat 5 atau lebih leukosit (sel darah putih) per lapangan pandang dalam sedimen urine.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Hematuria&lt;/strong&gt; (ditemukannya eritrosit dalam urin). Merupakan petunjuk adanya ISK jika ditemukan eritrosit (sel darah merah) 5-10 per lapangan pandang sedimen urin. Hematuria bisa juga karena adanya kelainan atau penyakit lain, misalnya batu ginjal dan penyakit ginjal lainnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pemeriksaan bakteri&lt;/strong&gt; (bakteriologis)&lt;br /&gt;Pemeriksaan ini meliputi  pemeriksaan secara mikroskopis dan biakan bakteri.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mikroskopis&lt;/strong&gt;. Bahan: urin segar (tanpa diputar, tanpa pewarnaan). Positif jika ditemukan 1 bakteri per lapangan pandang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Biakan bakteri&lt;/strong&gt;. Ditujukan untuk memastikan diagnosa ISK.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pemeriksaan kimia&lt;/strong&gt; (tes kimiawi)&lt;br /&gt;Tes ini dimaksudkan sebagai penyaring adanya bakteri dalam urin. Contoh, &lt;em&gt;tes reduksi griess nitrate&lt;/em&gt;, untuk mendeteksi bakteri gram negatif. Tingkat kepekaannya mencapai 90 % dengan spesifisitas 99%.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tes Dip slide&lt;/strong&gt; (tes plat-celup)&lt;br /&gt;Berguna untuk menentukan jumlah bakteri per cc urin. Kelemahan cara ini tidak mampu mengetahui jenis bakteri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Urinary_tract_infection#Treatment" title="Pengobatan versi ICD" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Prinsip pengobatan adalah memberantas (eradikasi) bakteri dengan antibiotika dan koreksi terhadap kelainan organ.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tujuan pengobatan:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menghilangkan bakteri penyebab ISK&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menanggulangi keluhan (gejala)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mencegah kemungkinan gangguan organ (terutama ginjal)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Upaya di atas dilakukan dengan menggunakan obat yang sensitif, murah, aman, dan efek samping minimal&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tatacara pengobatan:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menggunakan pengobatan dosis tunggal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggunakan pengobatan jangka pendek antara 10-14 hari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggunakan pengobatan jangka panjang, 4-6 minggu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggunakan pengobatan pencegahan (profilaksis) dosis rendah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggunakan pengobatan supresif, yakni pengobatan lanjutan jika pemberantasan (eradikasi) bakteri belum memberikan hasil, terutama pada kasus ISK yang disertai dengan sumbatan (obstruksi) saluran kencing.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Spesifikasi pengobatan terhadap berbagai jenis ISK: pre memori aja deh (maaf, kebanyakan dan terlalu medis). Jika diperlukan boleh juga (menyusul)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;P E N Y U L I T&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Urolithiasis (batu saluran kemih)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi jaringan ginjal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ISK berulang (kambuhan)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Obstruksi (sumbatan) dengan segala konsekwensinya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan lain-lain&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;ANJURAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagi penderita ISK berulang (kambuhan), hendaknya memeriksakan diri secara berkala, setidaknya 1-2 bulan sekali untuk mengetahui kepekaan bakteri terhadap antibiotika dan evaluasi fungsi ginjal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Semoga bermanfaat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bacaan:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, hal 369-376, 2004&lt;/li&gt;&lt;li&gt;The Family Practice Handbook, Mark A. Grabber, MD, 3 ed, 1997&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Urinary Tract Infection, Female, David S Howes, MD, University of Chicago, 2005&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Urinary Tract Infection, Male, David S Howes, MD, University of Chicago, 2005&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Edisi Baca&lt;/strong&gt; file PDF ukuran 99 kb, silahkan download &lt;a href="http://www.freewebtown.com/cakmoki/ebook/isk.pdf" title="ISK edisi cetak" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;di sini &lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Coming soon, seputar jerawat berjudul: “&lt;strong&gt;menghitung &lt;span style="color:red;"&gt;jerawat&lt;/span&gt; di depan cermin&lt;/strong&gt;“.&lt;br /&gt;&lt;p&gt; Ada selingan lain juga dong &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Artikel ini sudah diupload &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/05/isk-kencing-menetes-air-matapun-berlinang/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ... silahkan melihat diskusinya&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/5252685721355548351" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/5252685721355548351" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2008/01/isk-kencing-menetes-air-matapun.html" rel="alternate" title="ISK: kencing menetes, air matapun berlinang" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-3672366927076712821</id><published>2007-12-16T23:29:00.000+08:00</published><updated>2007-12-16T23:31:56.696+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">PMS datang, “badai” mengguncang</title><content type="html">&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kata kunci:&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;&lt;br /&gt;Pre Menstrual Syndrome, Pre Menstrual Tension, Pre Menstrual Dysphoric Disorder&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kode &lt;acronym title="International Classification of Diseases"&gt;ICD.10&lt;/acronym&gt;: &lt;a href="http://www.who.int/classifications/apps/icd/icd10online/" title="ICD. 10 Online" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;N94.3&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; Premenstrual Tension Syndrome&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/pms0.jpg" alt="Pre Menstrual Syndrome (pms)" align="left" border="0" height="120" hspace="10" vspace="5" width="120" /&gt;Pre Menstrual Syndrome, selanjutnya disingkat &lt;strong&gt;pms&lt;/strong&gt;, bukan Penyakit Seksual Menular (kata pak &lt;a href="http://fertobhades.wordpress.com/" title="fertobhades Blog" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;fertob&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; yang psikolog), mau tidak mau dihadapi oleh para pria saat berdekatan dengan wanita (tidak semua sih) yang mengalaminya, dengan berbagai bentuk “badai” (lagi-lagi meminjam istilah pak fertob, halo pak).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukankan para pria berdekatan dengan wanita dalam kesehariannya ?&lt;br /&gt;&lt;span id="more-151"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wanita dimaksud bisa istri, pacar, teman (teman apa aja), saudari, anak, ibu, murid, guru, mahasiswi, dosen, atasan, bawahan dan sebagainya sepanjang wanita tersebut dalam masa reproduksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa teman blogger mengeluhkan akses pms, atau setidaknya menyinggung masalah pms berkenaan dengan dirinya sendiri, teman dekat atau pasangannya.&lt;br /&gt;Hehehe, mau ngelink yang nyebut-nyebut pms, nggak tega &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim Riset &lt;em&gt;University of Maryland Medical Center&lt;/em&gt; memberikan ilustrasi sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt; Wanita dengan pms mengalami berbagai variasi gejala fisik dan psikis 2 hingga 14 hari sebelum siklus menstruasi. Gejala-gejala pms menghilang setelah datangnya menstruasi. Diperkirakan sekitar 75 % wanita mengalami pms (dengan berbagai tingkatan), dan 20-50% diantaranya ditengarai mengganggu aktifitas sehari-hari. Sekitar 3-5% yang mengalami episode “tidak berdaya” (referensi lain menyebutkan 10% mengalami gangguan berat &lt;sup&gt;edit&lt;/sup&gt;).&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Dr. Philip Owen&lt;/em&gt; (consultant obstetrician and gynaecologist) menyebutkan bahwa penetapan berat ringannya pms berubah-ubah tergantung pada terganggunya aktifitas sehari-hari. Bagi wanita yang sangat mengenali dirinya sendiri dan dapat mengelolanya, boleh jadi pms tidaklah terlalu mengganggu.&lt;br /&gt;Tak jarang, para wanita mengenali pms dan akses yang merugikan diri sendiri serta orang sekitarnya, toh tidak mudah untuk mengendalikannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi sebagian wanita, masa-masa menjelang pms ibarat penantian nan mengerikan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;BADAI PMS&lt;/strong&gt; ( gejala)&lt;br /&gt;Berikut adalah rangkuman bermacam-macam perasaan yang menyertai pms (para pembaca boleh menambah sesuai pengalaman orang-orang dekat).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tanda-tanda “badai” psikis:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Gelisah, cemas, takut sendirian, suasana hati serba tak nyaman,rasa lelah dan letih, cemberut, rasa mau marah, mudah marah, marah beneran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Kepribadian seakan sirna, hilangnya rasa percaya diri (gak pede), kurang konsentrasi, mudah menangis terhadap hal-hal kecil (gembeng)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Depresi, perasaan tertekan, mudah tersinggung, kadang agresif, arrrrgggh (meledak-ledak)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Malas makan atau malah banyak makan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Rasa hanyut, melayang, tindakan tak terkontrol&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tanda-tanda “badai” fisik:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Payudara melunak (kadang sakit)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Perut mengembang, kembung&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Badan terasa berat&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Kaki dan sendi terasa lunglai&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Sakit kepala, dapat juga migrain, dll.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Catatan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nyeri haid (Dysmenorrhea): &lt;strong&gt;tidak&lt;/strong&gt; termasuk pms&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENYEBAB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penyebab pasti BELUM diketahui, diduga berhubungan dengan fluktuasi kadar hormon &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/03/24/pms-datang-badai-mengguncang/#istilah" title="Lihat Daftar Istilah di bawah"&gt;estrogen&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/03/24/pms-datang-badai-mengguncang/#istilah" title="Lihat Daftar Istilah di bawah"&gt;progesteron&lt;/a&gt; setelah ovulasi (pelepasan sel telur dari indung telur). Beberapa kasus ternyata tidak menunjukkan perbedaan kadar hormon diatas antara wanita yang mengalami pms dengan yang tidak.&lt;br /&gt;Teori lain menyebutkan adanya hubungan dengan berkurangnya kadar &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Serotonin" title="Serotonin" target="_blank"&gt;serotonin&lt;/a&gt;. Hal ini menjelaskan kaitan pms dengan tanda psikis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;Perlu diingat bahwa&lt;/u&gt;:&lt;br /&gt;PMS tidak disebabkan oleh kelainan organ repruduksi dan tidak berhubungan dengannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jenis dan pilihan pengobatan bergantung kepada berat rungannya pengaruh yang ditimbulkan pms. ( lihat juga versi ICD &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Premenstrual_tension_syndrome#Treatment" title="Berdasarkan ICD 10" target="_blank"&gt;di sini&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;Pembagian pengobatan, meliputi:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mengatur pola hidup (life style)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Tidak minum alkohol&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengurangi kopi&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menghindari (tidak) merokok&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Belajar mengenali pms dan mengendalikan perasaan, enjoyyyy&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Beberapa referensi menganjurkan pengaturan pola makan, maksudnya gizi seimbang&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Olah raga 3 kali seminggu, dengan aerobik sekitar 20-45 menit sebelum pms datang&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Memenej stress, misalnya: meditasi, tai chi, jalan-jalan, berkebun, dll&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Obat non-hormonal&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Vitamin (roborantia)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Antidepresan (hanya jika diperlukan) *oleh University of Pennsylvania Medical Center dianggap sebagai pilihanpertama*&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Analgetika (pereda nyeri) jika sakit kepala&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Obat lain untuk mengurangi keluhan (simptomatik)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Obat hormonal&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Golongan progesteron&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Hormon kombinasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Hormon sintetik (danazol)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Hormon estrogen&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Konseling&lt;/strong&gt; (kepada psikolog)&lt;br /&gt;Hubungi pak fertob. Gratis, beliau gak mau amplop kecuali isinya. Hahaha&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;ANJURAN&lt;/strong&gt; (tidak mudah namun layak dicoba).&lt;br /&gt;Sebagian dirumuskan oleh: &lt;em&gt;R. Schellenberg&lt;/em&gt;, Institute for Health Care and Science, Germany&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hilangkan kesedihan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bergembiralah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan cemas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kendalikan amarah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidur saja, sementara kurangi aktifitas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari makan berlebihan (balas dendam?), terutama makanan manis, coklat, makanan berlemak, dll&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan masih banyak lagi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Catatan penulis:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jenis dan dosis obat tidak ditulis mendetail karena berbagai pertimbangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengingat bahwa pms berhubungan erat dengan masalah psikis dan berbagai aksesnya, maka pendekatan rohani patut sipertimbangkan sesuai keyakinan masing-masing.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagi wanita pengambil keputusan, sebaiknya &lt;u&gt;menunda&lt;/u&gt; kebijakan disaat pms datang untuk menghindari keputusan yang emosional *maaf, sambil menangkupkan tangan*&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Oke, masih banyak pembahasan seputar pms, tentang kategori, pembagian berdasarkan jenis keluhan dan lain-lain. Sementara penulis abaikan lantaran tidak terlalu penting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;A K H I R N Y A:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tiga pertanyaan untuk para wanita:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jika pms datang, apakah pelukan dapat membantu ? Atau malah risih ?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apa yang diharapkan dari orang dekat jika pms datang?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apa yang paling tidak disukai dari orang sekitar (semua nampak salah) di saat pms?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Selamat berbagi, semoga bermanfaat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a title="istilah" name="istilah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Daftar istilah:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Estrogen&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;:&lt;br /&gt;hormon yang berperan pada pengaturan menstruasi, dan menghasilkan lingkungan yang sesuai bagi bakal janin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Progesteron&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;:&lt;br /&gt;hormon yang berfungsi untuk menerima dan mengembangkan sel telur yang sudah dibuahi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Link Terkait:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.emedicine.com/ped/topic1890.htm" title="pms Emedicine" target="_blank"&gt;Premenstrual syndrome&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.pdrhealth.com/patient_education/BHG01EN16.shtml" title="pms PDR-Health" target="_blank"&gt;PMS PDR-Health&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.betterhealth.vic.gov.au/bhcv2/bhcarticles.nsf/pages/premenstrual_syndrome_treatment_options" title="Pengobatan pms" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;PMS treatment options&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.netdoctor.co.uk/diseases/facts/pms.htm" title="PMS or PMT" target="_blank"&gt;PMS or PMT&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Artikel asli : &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/03/24/pms-datang-badai-mengguncang/"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;</content><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/3672366927076712821" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/3672366927076712821" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/pms-datang-badai-mengguncang.html" rel="alternate" title="PMS datang, “badai” mengguncang" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/th_pms0.jpg" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-7391001831546978547</id><published>2007-12-16T23:15:00.000+08:00</published><updated>2007-12-16T23:20:12.779+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">cantik-cantik PANU-an</title><content type="html">&lt;small class="entry-meta"&gt;&lt;span class="entry-category"&gt;  &lt;a href="http://id.wordpress.com/tag/kesehatan/" title="Lihat semua tulisan dalam Kesehatan" rel="category tag"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;          &lt;/small&gt; &lt;!-- .entry-head --&gt;     &lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/pityriasis_versicolor150.jpg" alt="PANU" align="left" border="0" height="140" hspace="10" vspace="5" width="150" /&gt;Yang ngomong bukan penulis. Hanya mengutip omongan orang lain !!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepasang muda-mudi masuk ruang praktek sambil senyam-senyum.&lt;br /&gt;Pikiran paling-paling mau konsultasi imunisasi TT (tetanus toxoid) pranikah. Teryata tidak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah mereka duduk, si gadis memulai dialog: (terjemah dari bahasa daerah)&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Gadis&lt;/strong&gt;: “pak, saya gatal sudah 2 minggu lebih, awalnya di leher, sekarang sudah menyebar”.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Penulis&lt;/strong&gt;: “sudah minum obat apa saja ?”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Gadis&lt;/strong&gt;: “macam-macam, padahal sudah tidak makan telor, ayam dan ikan. Tetap gatal, tambah banyak “.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Adegan selanjutnya, periksa.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-149"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di bawah sinar terang benderang, tanpa diminta si gadis menyingkap penutup leher dan punggung.&lt;br /&gt;Untuk penegasan saja sih, soalnya waktu omong-omongan sudah ditunjukkan olehnya dan terlihat samar-samar bercak pultih kemerahan di lehernya&lt;br /&gt;Sambil meriksa, ngobrolpun berlanjut.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt; Penulis&lt;/strong&gt;: “koq sampai tidak makan telor dll, kenapa ?”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Gadis&lt;/strong&gt;: “gatal kan alergi. Sakitnya apa pak, alergi ya ?”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Penulis&lt;/strong&gt;: “bukan, ini jamur. Kalau berkeringat tambah gatal dan merah kan ?”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Gadis&lt;/strong&gt;: “iya, sudah lama sebenarnya. Tadinya sedikit, saya kira gatal biasa”.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Kembali ke tempat duduk, kami berhadapan. Selanjutnya penulis menunjukkan gambar salah satu jenis penyakit jamur sesuai “gatal” yang dialami si gadis. Sontak si pemuda pendamping menimpali:&lt;br /&gt;“lho, ini kan panu”, sambil bersandar, meledek dengan nada canda:&lt;br /&gt;“&lt;strong&gt;cantik-cantik panu-an&lt;/strong&gt;“, ujar si pemuda.&lt;br /&gt;Merekapun saling pukul mesra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PANU&lt;/strong&gt;, atau di dunia medis disebut dengan bahasa aneh &lt;em&gt;Pityriasis versicolor&lt;/em&gt;, merupakan &lt;em&gt;infeksi jamur&lt;/em&gt; di permukaan kulit. Biasanya kumat-kumatan dan tak jarang tanpa keluhan (asimptomatis).&lt;br /&gt;Penyakit ini disebabkan oleh &lt;em&gt;Pityrosporum ovale&lt;/em&gt;.*jamur, aja lah*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;up date&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;( koreksi oleh: &lt;a href="http://lita.inirumahku.com/" title="Maturnuwun Bu, yang bengkok sudah diluruskan" target="_blank"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Bu Lita&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; )&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;FAKTOR PENCETUS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Udara panas dan lembab, kehamilan, pil KB, faktor genetik, pemakaian obat golongan steroid (&lt;strike&gt;antialergi&lt;/strike&gt; &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/03/21/cantik-cantik-panu-an/#comment-1091" title="Bu Lita, maturnuwun"&gt;anti-inflamasi&lt;/a&gt;, misalnya: &lt;em&gt;prednison, deksametason, betametason&lt;/em&gt;, dan lain-lain)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan karena JARANG MANDI semata lho, ada juga yang rajin mandi, rajin gosokan bahkan pakai antiseptik, handuk dan pakaian ganti tiap hari, toh tetap bisa terjangkit panu.&lt;br /&gt;Tak jarang pula menghabiskan berbotol-botol obat oles anti jamur, eh masih nongol juga.&lt;br /&gt;Di lain pihak, ada yang jaketnya bau, seminggu gak dicuci, jarang mandi, toh gak panu-an.&lt;br /&gt;Mengapa ? Kembali ke &lt;em&gt;&lt;strong&gt;faktor pencetus&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;TANDA-TANDA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/pv_0.jpg" alt="PANU kulit gelap" align="right" border="0" height="145" hspace="10" vspace="5" width="200" /&gt; Mudah koq, kasat mata. Biasanya gatal jika berkeringat. Bagi yang berkulit gelap, bercak warna putih, sedang bagi yang berkulit putih, bercaknya berwarna terang, kemerahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau tambah banyak gimana dong?&lt;br /&gt;Yah, paling-paling bergerombol membentuk kepulauan Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Obat Luar &lt;/strong&gt;(topikal)&lt;br /&gt;Krim Mikonazole nitrat 2% (misalnya: fungisol, interzol, ketomed, moladerm, mycoral, dll). Krim dioleskan pagi dan sore (sesudah mandi) dan diberikan jika bercak tidak luas. Jika luas seperti kepulauan Nusantara, dapat diberikan Mikonazole 2% dalam bentuk bedak, misalnya: daktarin, mycorine.&lt;br /&gt;Lama pengobatan: sekitar 2-4 minggu *lama ya*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Catatan penulis:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk bayi sebaiknya diberikan Mikonazole 2% dalam bentuk &lt;strong&gt;bedak&lt;/strong&gt;, karena bentuk krim tak jarang menimbulkan rasa risih (lengket) sehingga bayi menjadi rewel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Obat Minum&lt;/strong&gt; (oral)&lt;br /&gt;Ketokonasol tablet 200 mg (nama generik), diminum 1 tablet sehari, sesudah sarapan, selama 2 minggu (referensi lain menyebutkan 10 hari)&lt;br /&gt;Obat minum dapat diberikan bersama obat luar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PERMASALAHAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini sering kambuh. Menimbulkan bekas berwarna putih pada kulit yang terkena jamur setelah pengobatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kadang sulit dibedakan dengan alergi. Padahal jika jamur ini diberi obat anti alergi terlebih diberi anti-inflamasi (steroid), awalnya seolah membaik, tapi sebenarnya akan bertambah luas karena &lt;strike&gt;anti alergi&lt;/strike&gt; anti-inflamasi tidak boleh diberikan (kontra indikasi) pada penyakit jamur.&lt;br /&gt;Bagaimana jika infeksi jamur menimbulkan penyulit reaksi alergi ?&lt;br /&gt;Inilah repotnya, dan pemberian obat kombinasi (anti-alergi dan anti-inflamasi bersama anti jamur) menuai kontroversi.&lt;br /&gt;Menurut hemat penulis, prioritas pertama pengobatan jamur, setelahnya dilanjutkan dengan anti-alergi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Permasalahan lain adalah anggapan bahwa setiap gatal diidentikkan dengan alergi dan celakanya diasumsikan dengan larangan berbagai makanan.&lt;br /&gt;Realita di tempat layanan pengobatan, tak jarang kita mendengar larangan ini-itu karena keluhan gatal yang belum tentu alergi. Sedangkan alergi-pun belum tentu karena makanan.&lt;br /&gt;Lebih jauh tentang alergi, sila tengok:&lt;br /&gt;Artikel: &lt;a href="http://amargiamargo.wordpress.com/2007/02/15/alergi-bagian1/" title="Alergi (1)" target="_blank"&gt;alergi (1)&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://amargiamargo.wordpress.com/2007/03/10/alergi-bagian2/" title="Alergi (2)" target="_blank"&gt;alergi (2)&lt;/a&gt; oleh &lt;a href="http://amargiamargo.wordpress.com/" title="dokter di Jerman" target="_blank"&gt;tukangkomentar&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;A d v i s:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Keringkan handuk setelah dipakai dan ganti sesering mungkin (halo mahasiswa kos-kosan, gak digantung di kamar kan?) *sorry* &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif" alt=":lol:" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mandi sudah jelas dong, mana ada yang gak mandi seharian. Apa ada?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Simpan atau gantung pakaian di tempat kering (jangan kelamaan ya, ntar bisa jamuren)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bacaan:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;PDT Ilmu Penyakit Kulit RSUD dr. Soetomo&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ilmu kesehatan Anak, jilid I, FKUI, cetakan 2005&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Semoga bermanfaat.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Link terkait:&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.contemporarypediatrics.com/contpeds/article/articleDetail.jsp?id=111693" title="Lihat PANU" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;Pityriasis versicolor&lt;/a&gt; (panu, rek)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Artikel asli: &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/03/21/cantik-cantik-panu-an/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/7391001831546978547" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/7391001831546978547" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/cantik-cantik-panu.html" rel="alternate" title="cantik-cantik PANU-an" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/th_pityriasis_versicolor150.jpg" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-2022901846692786180</id><published>2007-12-10T04:25:00.000+08:00</published><updated>2007-12-10T04:27:34.148+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">Ketika Menstruasi Berkepanjangan</title><content type="html">&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;strong&gt;ada saatnya menstruasi tak lagi kompromi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Betapa gelisahnya ketika seorang wanita mengalami menstruasi tidak seperti biasanya. Bayangkan, ketika darah haid menetes (mengalir) melebihi bilangan minggu, bahkan lebih sebulan. Bagaimana kegundahannya ? Tanyakan rasanya …&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kata kunci:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Menometrorrhagia, menorrhagia, metrorrhagia, Dysfunctional Uterine Bleeding (DUB).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kode &lt;a href="http://www.who.int/classifications/apps/icd/icd10online/" title="ICD. 10 Online" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;ICD.10&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; (International Statistical Classification of Diseases):&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;N92:&lt;/strong&gt; Menstruasi berlebihan dalam jumlah banyak, berulang dan tidak teratur. Tidak termasuk: postmenopausal bleeding (N.95.0)&lt;br /&gt;Varian: N.92.0-N.92.6 . Sila lihat kodenya &lt;a href="http://www.who.int/classifications/apps/icd/icd10online/" title="ICD. 10 Online" target="_blank"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Seorang gadis SMU didampingi ibundanya, tertunduk malu ketika menceritakan bahwa menstruasinya berlangsung hampir 3 minggu. Tidak seperti biasa, yang rata-rata berlangsung sekitar 5-7 hari. Sebelumnya, si gadis mulai gelisah saat menstruasi tidak berhenti hingga menginjak minggu kedua. Curhat kepada teman sebaya tidak melegakan lantaran sama-sama tidak mengerti seluk beluk menstruasi. Seperti biasa, beragam anjuran diterima si gadis sebagai “usaha” menghentikan menstruasi yang kali ini tak mau kompromi.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-148"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt; Wanita muda kinyis-kinyis berusia sekitar 25 tahun mengeluh:&lt;br /&gt;Menstruasi saya sudah 3 minggu lebih, hampir sebulan. Selama itu &lt;em&gt;&lt;strong&gt;tidak berhubungan&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif" alt=":(" class="wp-smiley" /&gt; dengan suami, sampai-sampai &lt;em&gt;&lt;strong&gt;tidak sholat&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; :((. Kami belum punya anak. Apakah ada kelainan kandungan misalnya tumor ? Apakah kandungan turun ? Apakah bisa punya anak ?&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Jawaban singkat:&lt;br /&gt;1. Belum tentu (sebagian besar tidak), sebaiknya tetap periksa.&lt;br /&gt;2. Tidak. Kandungan tidak turun. Turun kemana ?&lt;br /&gt;3. Bisa, jika keduanya subur dan atas ijin Tuhan YME&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Ibu muda menggendong bayi masuk ruang praktek, lalu berujar:&lt;br /&gt;Saya mengalami menstruasi 19 hari, kadang sedikit kadang banyak. Sebelumnya tidak pernah mengalami seperti ini. Sudah ke spesialis kandungan dan periksa USG (ultrasonografi), bilang dokter kandungan tidak ada kelainan. Waktu saya tanya, katanya gangguan keseimbangan …*lupa*. Dan saat saya tanya lagi apakah ada hubungannya dengan spiral, dokter kandungan mengatakan mungkin iya mungkin tidak. Kalau setelah minum obat masih perdarahan, rencananya kuret. Yang benar yang mana?&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Jawaban singkat:&lt;br /&gt;Benar semua. Memang demikianlah urutannya.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Seorang ibu berusia sekitar 55 tahun panik ketika menstruasi berkepanjangan hampir 6 minggu (wuih, 1,5 bulan) :(( dan beliau mengatakan bahwa sebelumnya menstruasi tidak teratur, sedikit dan singkat.&lt;br /&gt;Setelah pengobatan masih perdarahan, dilakukan kuret oleh dokter spesialis kandungan sampai 2 kali. Kuret pertama menunjukkan hasil pemeriksaan patologi anatomi (pemeriksan mikroskopis) tidak didapatkan tanda-tanda keganasan. Ketika masih perdarahan, dilanjutkan dengan kuret kedua.&lt;br /&gt;Alhamdulillah, perdarahan berhenti.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Empat contoh kasus di atas menunjukkan bahwa menstruasi berkepanjangan bisa menimpa wanita mulai remaja (sudah menstruasi) hingga pre-menopause (menjelang berakhirnya masa menstruasi).&lt;br /&gt;Sekitar 20% bisa dialami oleh wanita remaja dan wanita muda, sedangkan 40% pada wanita paruh baya (usia lebih 40 tahun) *&lt;em&gt;by Alien&lt;/em&gt;*&lt;br /&gt;Obesitas (terlalu gemuk), pekerjaan berat dan stress diduga ikut berperan terjadinya menometrorrhagia (menstruasi berkepanjangan)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Gambaran Umum.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dysfunctional Uterine Bleeding (DUB) adalah penyebab tersering terjadinya perdarahan rahim abnormal pada wanita di usia reproduksi. Diagnosa Dysfunctional Uterine Bleeding dapat ditegakkan bila tidak ditemukan kelainan organ.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGERTIAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dysfunctional uterine bleeding (DUP) atau perdarahan uterus disfungsional adalah perdarahan abnormal yang dapat terjadi di dalam siklus maupun di luar siklus menstruasi, karena gangguan fungsi mekanisme pengaturan hormon (otak-indung telur-rahim), tanpa kelainan organ.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;SIKLUS NORMAL&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Siklus menstruasi normal terjadi setiap 21-35 hari dan berlangsung sekitar 2-7 hari.&lt;br /&gt;Pada saat menstruasi, jumlah darah yang hilang diperkirakan 35-150 ml, biasanya berjumlah banyak hingga hari kedua dan selanjutnya berkurang sampai menstruasi berakhir. *&lt;em&gt;Nedra Dodds, MD, 2006&lt;/em&gt;*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;BAGAIMANA TERJADINYA ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar, kondisi di atas dapat terjadi pada siklus ovulasi (pengeluaran sel telur/ovum dari indung telur), tanpa ovulasi maupun keadaan lain, misalnya pada wanita premenopause (folikel persisten).&lt;br /&gt;Sekitar 90% perdarahan uterus difungsional (perdarahan rahim) terjadi tanpa ovulasi (anovulation) dan 10% terjadi dalam siklus ovulasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pada siklus ovulasi.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perdarahan rahim yang bisa terjadi pada pertengahan menstruasi maupun bersamaan dengan waktu menstruasi. Perdarahan ini terjadi karena rendahnya kadar hormon estrogen, sementara hormon progesteron tetap terbentuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pada siklus tanpa ovulasi (anovulation)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perdarahan rahim yang sering terjadi pada masa pre-menopause dan masa reproduksi. Hal ini karena tidak terjadi ovulasi, sehingga kadar hormon estrogen berlebihan sedangkan hormon progesteron rendah. Akibatnya dinding rahim (endometrium) mengalami penebalan berlebihan (hiperplasi) tanpa diikuti penyangga (kaya pembuluh darah dan kelenjar) yang memadai. Nah, kondisi inilah penyebab terjadinya perdarahan rahim karena dinding rahim yang rapuh. Di lain pihak, perdarahan tidak terjadi bersamaan. Permukaan dinding rahim di satu bagian baru sembuh lantas diikuti perdarahan di permukaan lainnya. Jadilah perdarahan rahim berkepanjangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;G E J A L A&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perdarahan rahim yang dapat terjadi tiap saat dalam siklus menstruasi. Jumlah perdarahan bisa sedikit-sedikit dan terus menerus atau banyak dan berulang.&lt;br /&gt;Kejadian tersering pada menarche (atau menarke: masa awal seorang wanita mengalami menstruasi) atau masa pre-menopause.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;FAKTOR PENYEBAB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini penyebab pasti perdarahan rahim disfungsional (DUB) belum diketahui secara pasti. Beberapa kondisi yang dikaitkan dengan perdarahan rahim disfungsional, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Kegemukan (obesitas)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Faktor kejiwaan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Alat kontrasepsi hormonal&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Alat kontrasepsi dalam rahim (intra uterine devices)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Beberapa penyakit dihubungkan dengan perdarahan rahim (DUB), misalnya: trombositopenia (kekurangan trombosit atau faktor pembekuan darah), Kencing Manis (diabetus mellitus), dan lain-lain&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Walaupun jarang, perdarahan rahim dapat terjadi karena: tumor organ reproduksi, kista ovarium (polycystic ovary disease), infeksi vagina, dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;D I A G N O S A&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk menegakkan diagnosa, langkah-langkahnya dalah sebagi berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt; Wawancara atau anamnesa&lt;/strong&gt; (sudah dibahas, masih ingat kan?).&lt;br /&gt;Wawancara harus cermat nih. Pertanyaan yang perlu diajukan: kapan usia mulai menstruasi (menarche), siklus setelah mengalami menstruasi, jumlah dan lamanya menstruasi, dan … maaf, sambil menilai status emosinya. oleh karena itu, bagi wanita yang mengalaminya dianjurkan untuk menceritakan apa adanya. Wis to, jangan malu-malu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt; Pemeriksaan&lt;/strong&gt; (masih ingat juga kan, jenis-jenis pemeriksaan?) *kayak ujian aja* &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Pemeriksaan umum. Ditujukan untuk mengetahui berbagai kemungkinan penyebab terjadinya perdarahan rahim.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pemeriksaan organ reproduksi (ginekologis)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt; Pada pemeriksaan khusus ini, ditujukan untuk:&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Menyingkirkan kemungkinan kelainan organ sebagai penyebab perdarahan abnormal, misalnya: perlukaan, polip leher rahim, infeksi, abortus, tumor, dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menegakkan diagnosa dengan kuret (gadis TIDAK lho) &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif" alt=":lol:" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;P E N G O B A T A N&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah menegakkan diagnosa (diagnosis?, mohon koreksi) dan setelah menyingkirkan berbagai kemungkinan kelainan organ, teryata tidak ditemukan penyakit lainnya, maka langkah selanjutnya adalah melakukan prinsip-prinsip pengobatan sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt; Menghentikan perdarahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Mengatur menstruasi agar kembali normal&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Transfusi jika kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 8 gr%.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menghentikan perdarahan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah upaya menghentikan perdarahan adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kuret (curettage).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hanya untuk wanita yang sudah menikah. Tidak bagi gadis dan tidak bagi wanita menikah tapi &lt;em&gt;“belum sempat dicicipi”&lt;/em&gt;. *halah, mesum* (begini lho, misalnya sudah dijadwalkan menikah, ndilalah sebelum menikah koq ya datang menstruasi dan berkepanjangan. Apa ya rela dikerok pakai sendok istimewa eh kuret ding)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;O b a t (medikamentosa)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; 1. Golongan estrogen.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya dipakai estrogen alamiah, misalnya: estradiol valerat (nama generik) yang relatif menguntungkan karena tidak membebani kinerja liver dan tidak menimbulkan gangguan pembekuan darah. Jenis lain, misalnya: etinil estradiol, tapi obat ini dapat menimbulkan gangguan fungsi liver.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dosis dan cara pemberian:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Estrogen konyugasi (estradiol valerat): 2,5 mg diminum selama 7-10 hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Benzoas estradiol: 20 mg disuntikkan intramuskuler. (melalui bokong)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Jika perdarahannya banyak, dianjurkan nginap di RS (opname), dan diberikan Estrogen konyugasi (estradiol valerat): 25 mg secara intravenus (suntikan lewat selang infus) perlahan-lahan (10-15 menit), dapat diulang tiap 3-4 jam. Tidak boleh lebih 4 kali sehari.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Obat Kombinasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Obat golongan ini diberikan secara bertahap bila perdarahannya banyak, yakni 4×1 tablet selama 7-10 hari, kemudian dilanjutkan dengan dosis 1×1 tablet selama 3 hingga 6 siklus. *wuih, lamanya*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Golongan progesteron&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Obat untuk jenis ini, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Medroksi progesteron asetat (MPA): 10-20 mg per hari, diminum selama 7-10 hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Norethisteron: 3×1 tablet, diminum selama 7-10 hari.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mengatur menstruasi agar kembali normal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah perdarahan berhenti, langkah selanjutnya adalah pengobatan untuk mengatur siklus menstruasi, misalnya dengan pemberian:&lt;br /&gt;Golongan progesteron: 2×1 tablet diminum selama 10 hari. Minum obat dimulai pada hari ke 14-15 menstruasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Transfusi jika kadar hemoglobin kurang dari 8 gr%.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yang ini, mau tidak mau nginap di Rumah Sakit atau klinik. Oya, hampir ketinggalan, sekedar diketahui, sekantong darah (250 cc) diperkirakan dapat menaikkan kadar hemoglobin (Hb) 0,75 gr%. Ini berarti, jika kadar Hb ingin dinaikkan menjadi 10 gr% maka kira-kira perlu sekitar 4 kantong darah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PRAKIRAAN HASIL PENGOBATAN (Prognosis)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hasil pengobatan bergantung kepada proses perjalanan penyakit (patofisiologi)&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Penegakan diagnosa yang tepat dan regulasi hormonal secara dini dapat memberikan angka kesembuhan hingga 90 %.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pada wanita muda, yang sebagian besar terjadi dalam siklus anovulasi, dapat diobati dengan hasil baik, or sukses.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Istilah seputar perdarahan abnormal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Beberapa istilah penting terkait Perdarahan abnormal rahim, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Menorrhagi: perdarahan rahim lebih 7 hari atau jumlah perdarahan yang berlebihan (lebih dari 80 ml per hari)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Metrorrhagia: perdarahan rahim (biasanya dalam jumlah normal) yang terjadi dengan interval waktu tidak teratur atau lebih panjang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Menometrorrhagia: perdarahan rahim yang berlebihan dalam jumlah dan lamanya perdarahan, dapat terjadi dalam periode menstruasi maupun di antara periode menstruasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Intermenstrual bleeding (spotting): perdarahan rahim yang bervariasi dalam hal jumlahnya (biasanya sedikit) pada periode menstruasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Polymenorrhea: menstruasi yang terjadi dengan interval kurang dari 21 hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Olygomenorrhea: menstruasi yang terjadi dengan interval antara 35 hari hingga 6 bulan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Estrogen: hormon reproduksi wanita, yang selama siklus menstruasi menghasilkan lingkungan yang sesuai untuk fertilisasi, implantasi dan pemberian zat makanan pada permulaan embrio.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Progesteron: hormon yang berfungsi mempersiapkan rahim untuk menerima dan mengembangkan sel telur.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PERMASALAHAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengingat perdarahan rahim bagi wanita muslim berkaitan erat dengan masalah peribadatan, khususnya dalam hal fiqih (hukum), maka perlu keterlibatan berbagai pihak terutama kalangan medis dan ahli fiqih untuk membahasnya.&lt;br /&gt;Perlu diingat bahwa pembahasan fiqih akan memunculkan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;khilafiyah&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (perbedaan pendapat), terkait soal waktu suci. Maksudnya, “waktu” (kapan sih?) seorang wanita dengan perdarahan rahim sudah dianggap wajib melaksanakan ibadah kendati yang bersangkutan masih mengalami perdarahan.&lt;br /&gt;Sengaja penulis mengangkat masalah ini agar kita dapat saling memahami jika terjadi perbedaan soal masa suci (waktu mandi wajib). Bukankah hal ini adakalanya ditanyakan pasien ? Monggo dibahas.&lt;br /&gt;Bagaimana soal berhubungan intim ? Silahkan dibahas juga ya …&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada segenap pembaca wanita (pria juga), silahkan berbagi pengalaman dan pengetahuan. Monggo tanya jawab sendiri.&lt;br /&gt;Kepada mbak &lt;strong&gt;Mina&lt;/strong&gt;, dr &lt;strong&gt;Lakshmi&lt;/strong&gt; Nawasasi yang ahli bedah, drg &lt;strong&gt;Evy&lt;/strong&gt; SpBM, mbak &lt;strong&gt;Dwi&lt;/strong&gt; Susanti, mbak &lt;strong&gt;Graz&lt;/strong&gt;, mbak &lt;strong&gt;Mei&lt;/strong&gt; dan semua para blogger wanita dari kalangan kesehatan atau &lt;strong&gt;pemerhati&lt;/strong&gt; kesehatan yang belum tersebut namanya, dimohon berbagi.&lt;br /&gt;Pria boleh juga lho, bebas aja koq.&lt;br /&gt;Penulis akan menyaksikan jalannya &lt;strike&gt;talkshow online&lt;/strike&gt; diskusi sebagai peserta saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Selamat berbagi, semoga bermanfaat.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bacaan:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Pedoman Diagnosis dan Terapi Lab Ilmu Kebidanan dan Kandungan, RSUD dr. Soetomo, Surabaya&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dysfunctional Uterine Bleeding (DUB), Nedra Dodds. MD, Emory Adventist Hospital, 2006&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Catatan penting:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penulisan obat, dosis dan cara pemberian, dimaksudkan sebagai sharing informasi dan sedikit tambahan pengetahuan. Bukan untuk mengobati diri sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika mengalami masalah semacam ini (moga tidak), dianjurkan konsultasi dan memeriksakan diri kepada dokter setempat atau dokter ahli kandungan (jika ada).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;» &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/03/18/ketika-menstruasi-berkepanjangan/#" title="Kembali ke atas"&gt;back to top&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Artikel asli sudah pernah ditulis &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/03/18/ketika-menstruasi-berkepanjangan/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/2022901846692786180" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/2022901846692786180" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/ketika-menstruasi-berkepanjangan.html" rel="alternate" title="Ketika Menstruasi Berkepanjangan" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-8403394367451751500</id><published>2007-12-10T02:16:00.000+08:00</published><updated>2007-12-10T04:20:25.584+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="health"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">lagi: Vertigo, bumi serasa berputar</title><content type="html">&lt;div style="text-align: left;" class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Tiba-tiba !!!&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt; Bumi serasa berputar&lt;br /&gt;Lantai seolah tak dapat dipijak&lt;br /&gt;Kepala bagai bergoyang&lt;br /&gt;Benda-benda berterbangan&lt;br /&gt;Mual tak dapat ditahan&lt;br /&gt;Keringat dingin bercucuran&lt;br /&gt;Lemas, lunglai, tiada daya&lt;br /&gt;Derita tak tertahankan&lt;br /&gt;Ada apa gerangan ?&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Seperti itulah kira-kira gambaran umum yang dirasakan seseorang penderita vertigo. Keren tuh namanya ! Emang iya, rangkaian kalimat di atas adalah sekumpulan gejala yang dinamakan VERTIGO.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski banyak artikel atau milis membahas vertigo, penulis tak kuasa menahan hasrat untuk menulisnya lagi. Lagi ? Iyalah, lantaran sebelumnya sudah menulisnya dalam bahasa yang medis banget. Anggap saja sebagai versi kedua. Hehehe, kayak film bersambung.&lt;br /&gt;Karenanya, setelah mempertimbangkan jumlah kasus dalam praktek sehari-hari dan keinginan mempermudah pemahanan, maka penulis memutuskan menulis ulang dalam bahasa sederhana, dengan harapan lebih mudah dimengerti, tidak terkesan eksklusif.&lt;br /&gt;Tentu ada juga sedikit istilah medis yang sengaja penulis sosialisasikan untuk pembaca. Sedikit saja koq, itupun sudah sering didengar.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-140"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang pernah mengalami, boleh dong berbagi. Eh maaf, semua boleh berbagi pengalaman koq, pengalaman apa aja berkenaan dengan vertigo. Mungkin pengalaman pribadi, orang-orang dekat, teman, tetangga atau pengalaman dari baca-baca buku.&lt;br /&gt;Ups, jika pertama mengalaminya, dijamin kaget deh.&lt;br /&gt;Mari kita simak beberapa contoh keluhan penderita vertigo, khususnya di praktek sehari-hari. Penulis menghimpunnya berdasarkan penuturan penderita.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Seorang istri guru tiba-tiba merasa berputar, kemudian jatuh dan muntah ketika sedang enak-enaknya memilih buah di supermarket. Sejak itu berulang kali ke RS, periksa CT Scan, periksa macam-macam, tidak ditemukan kelainan apapun. Semuanya normal. Tapi vertigo tetap krasan, jutaan rupiah sudah melayang. Akhirnya jarang kambuh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pria paruh baya pemilik beberapa toko besar di kecamatan kami, tak kuasa bangun dan takut membuka mata karena setiap membuka mata, benda sekelilingnya berputar, disertai mual dan muntah. Badan lemas, keluar keringat dingin.&lt;br /&gt;Sebelumnya, bapak tersebut berjam-jam mencari-cari surat penting sambil jongkok di laci. Surat belum sempat ketemu, keburu mengalami vertigo yang membuatnya lunglai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wanita muda terhuyung-huyung masuk ke kamar periksa dengan mata terpejam dipapah keluarganya. Begitu ditidurkan di tempat tidur periksa wanita tersebut sontak muntah-muntah, keringat dingin, lunglai.&lt;br /&gt;Setiap berusaha menoleh dan membuka mata, wanita tersebut mengeluh berputar, lalu muntah lagi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dini hari menjelang subuh, seorang satpam digotong teman-temannya ke UGD Rawat Inap. Salah seorang pengantar mengatakan bahwa Satpam tersebut tiba-tiba muntah tiada henti hingga pingsan. Ketika penulis memeriksa, ternyata sadar, tidak pingsan, karena bulu matanya masih bergerak-gerak. Setelah sebelumnya meminta kepada pak satpam yang lunglai agar tetap menutup mata dan tidak menoleh saat nanti menjawab pertanyaan, maka penulispun menanyakan keluhannya sebelum pak satpam ambruk. Berikut penuturannya sambil terbata-bata:&lt;br /&gt;&lt;em&gt; ” Inggih pak, tadi enak-enak nonton tivi, tiba-tiba sekeliling saya berputar, kepala terasa melayang-layang dan waktu mau berdiri, lantai ikut bergoyang, terus muntah-muntah. Sekarang lemas sekali “.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan fisik menunjukkan semuanya normal, hanya kondisinya yang lemah sehingga kami infus sambil tetap berpesan bahwa untuk sementara tidak usah membuka mata dan tidak menggerakkan kepala.Tak lama kemudian rombongan keluarga datang. Salah seorang diantaranya adalah seorang wanita hamil yang ternyata istrinya. Melihat suami tercinta terbaring lemah dan mata tertutup, sang istri menubruk dengan cucuran air mata. Kaget mendengar suara istrinya, pak satpam tadi membuka mata dan menoleh. Maka adegan huek-huekpun berulang hingga belasan kali.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Empat contoh di atas setidaknya menggambarkan sedikit diantara beragamnya keluhan vertigo. Adakah pembaca atau kerabat atau teman yang mengalami gambaran mirip di atas?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;B a t a s a n :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Vertigo adalah penyakit dengan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;gangguan keseimbangan&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; yang ditandai dengan: perasaan berputar, dunia serasa gergoyang, benda sekeliling berputar (vertigo obyektif), dirinya sendiri merasa puyeng (vertigo subyektif), rasa mau jatuh bahkan adakalanya jatuh beneran, disertai dengan mual, muntah, telinga berdenging, keringat dingin, dan badan terasa lemas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adakalanya merasa lebih baik jika berbaring, tapi ada juga vertigo terus berlanjut meski tidak bergerak sama sekali, kadang merasa enak bila tutup mata dan vertigo berulang saat mata dibuka.&lt;br /&gt;Vertigo dapat pula terjadi ketika berganti posisi, misalnya dari berbaring lalu duduk, dari duduk lalu berdiri dan sebaliknya. Terkadang hanya menoleh sedikit saja vertigo muncul lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Berbagai penyebab gangguan keseimbangan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyebab gangguan keseimbangan (yang mengakibatkan vertigo) sangat beragam. Agar mudah diingat, penulis mengutip salah satu referensi yang mengelompokkannya menjadi 6 kelompok, yakni:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Gangguan telinga:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 50% kasus vertigo berkaitan dengan penyakit-penyakit atau gangguan telinga bagian dalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Kecemasan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan bahwa sekitar 15 % vertigo disebabkan faktor kecemasan, panik dan berbagai macam phobia, termasuk beban pekerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Gangguan otak:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 5 % diperkirakan berhubungan dengan kelainan di otak, misalnya: stroke, migrain, penyempitan pembuluh darah otak (multiple sclerosis), penyakit Parkinson dan tumor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Kondisi tubuh:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Diperkirakan 5 % vertigo berhubungan dengan kondisi tubuh, misalnya: tekanan darah rendah (hipotensi), hipertensi, penyakit infeksi, kekurangan gula darah (hipoglikemia), gangguan jantung. Obat-obat tertentu yang memiliki efek samping terhadap keseimbangan (ototoksik), dapat juga mengakibatkan vertigo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;5. Faktor lain:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Vertigo dapat disebabkan berbagai faktor selain faktor-faktor di atas, misalnya: pengaruh alkohol, marijuana dan sejenisnya. Berada dalam ruangan tertutup yang terlalu panas, bisa juga menyebabkan vertigo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;6. Tidak diketahui:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Disamping faktor-faktor di atas, vertigo tidak diketahui sebabnya, artinya tidak ditemukan kelainan apapun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEMERIKSAAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengingat vertigo adalah akibat dari adanya gangguan keseimbangan yang melibatkan banyak faktor, maka perlu pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan tekanan darah, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Tak kalah penting adalah mencari faktor pencetus timbulnya vertigo.&lt;br /&gt;Bila perlu dilakukan pemeriksaan telinga atau test pendengaran, laboratorium bahkan rekam otak (elektro ensefalografi), pemeriksaan aliran darah ke otak (angiografi) maupun CT-scan.&lt;br /&gt;Pemeriksaan dengan CT-scan seringkali dapat membantu menegakkan diagnosa jika vertigo diduga berhubungan dengan gangguan di otak.&lt;br /&gt;Setidaknya pemeriksaan CT scan mempunyai 2 keuntungan, jika ditemukan kelainan di otak, dapat dilakukan pengobatan dini untuk mengatasinya, sedangkan jika tidak ada kelainan dapat membuat lega penderita bahwa otaknya tidak bermasalah.&lt;br /&gt;Tentu tidak semua vertigo lantas diperiksa CT-scan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada dasarnya, pengobatan tergantung kepada penyebabnya.&lt;br /&gt;Dapat juga diberikan pengobatan untuk meredakan gejala vertigo (asimptomatis).&lt;br /&gt;Jika penyebabnya infeksi telinga bagian dalam, maka diberikan antibiotika yang sesuai.&lt;br /&gt;Kadang penderita vertigo perlu opname jika berhubungan dengan penyakit serius, namun dapat juga penderita terpaksa opname karena kondisi lemah akibat muntah yang hebat.&lt;br /&gt;Obat-obat yang lazim diberikan untuk meredakan vertigo antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Dimenhidrinat 50 mg (antimo, dramamine, dramasine)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Prometazin 25 mg (avopreg)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Sinarizin 25 mg (perifas, vertizine )&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Betahistin 8 mg (merislon, mertigo)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Obat lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Obat anti cemas (penenang)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Obat golongan skopolamin&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dan lain-lain&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Adakalanya obat-obat di atas diberikan secara kombinasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;DATA DAN FAKTA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di praktek sehari-hari, rata-rata dalam seminggu didapatkan penderita vertigo dengan beragam keluhan vertigo.&lt;br /&gt;Bekas benturan kepala di masa lalu (misalnya jatuh) kendati tidak ada kelainan di otak, adakalanya menyebabkan keluhan vertigo.&lt;br /&gt;Sejak dibangunnyanya Rawat Inap di kecamatan kami, sebanyak 26 penderita vertigo opname di Rawat Inap pada tahun 2005. Sebagian diantaranya dilakukan rujukan konsul ke praktek spesialis syaraf dan pada pemeriksaan rekam otak ataupun CT scan tidak ditemukan kelainan otak.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Catatan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan rujukan di Rawat Inap kecamatan kami:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Rujukan konsul&lt;/strong&gt;, adalah rujukan ke praktek spesialis (bukan poliklinik RS) sesuai spesifikasi penyakitnya. Penderita diantar ambulance, didampingi petugas dan keluarga, setelah mendapatkan advis dan resep lalu kembali ke rawat inap. Obatnya kami yang belikan via order langganan untuk menghemat biaya sekitar 30-40 %.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Rujukan perawatan&lt;/strong&gt;, adalah rujukan perawatan lanjutan ke RS untuk penganan khusus spesialistik kasus-kasus tertentu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Rujukan langsung&lt;/strong&gt;, adalah rujukan kasus yang memerlukan penanganan cepat dan spesialistik setelah dilakukan stabilisasi sesaat setelah penderita datang ke UGD, misalnya cedera kepala berat, patah tulang dan lain-lain.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apakah selama ini ada penderita vertigo yang serius ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;ADA.&lt;br /&gt;Penulis pernah menemukan seorang wanita paruh baya dengan vertigo disertai gangguan kesadaran, setelah dirujuk ternyata ditemukan tumor otak. Karena ketika itu di kota kami belum ada spesialis bedah syaraf, penderita dianjurkan ke Surabaya.&lt;br /&gt;Ketidak mampuan ekonomi menyebabkan penderita tidak sanggup ke Surabaya, hingga yang bersangutan meninggal dunia. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PESAN bagi pelaku kesehatan di layanan tingkat pertama:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang datang dengan keluhan kepala, maka anamnesa (wawancara) jenis keluhan kepala mutlak diperlukan.&lt;br /&gt;Yang perlu ditanyakan apakah rasa berat, nyeri kepala, tegang otot leher, rasa hanyut, rasa berputar atau bergoyang saat ganti posisi atau saat buka mata.&lt;br /&gt;Hal ini penting karena sangat menentukan dalam diagnosa dan pemilihan jenis obat. Tatkala penderita mengeluh pusing lalu langsung diberi analgesik, maka tak usah heran bila penderita tidak berkurang keluhannya. Selain itu tentu mencari penyebab primernya, apakah gangguan organik gigi, mata, telinga, hidung dan lainnya.&lt;br /&gt;Harap diingat bahwa setiap penderita mempunyai bahasa sendiri dalam menyampaikan keluhannya, dan seringkali maknanya berbeda dengan bahasa si dokter. Karenanya diperlukan sikap bijak dan sabar untuk mengurai keluhan penderita, sehingga apa yang diharapkannya sesuai dengan keputusan dokter dalam menegakkan diagnosa dan pemberian obatnya.&lt;br /&gt;Di tempat kami, keluhan pusing bisa berarti melayang-layang, bisa sakit kepala, bisa rasa gelap saat ganti posisi dari duduk ke berdiri. Lha, tiap orang berbeda cara mendiskripsikan keluhannya kan.&lt;br /&gt;Gak ngajari lho friends&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;P E S A N  untuk umum&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagi penderita vertigo yang jelas-jelas tidak ada kaitannya dengan kelainan organik atau penyakit lain, sebaiknya membekali diri dengan obat vertigo, baik di rumah maupun ketika bepergian.&lt;br /&gt;Selain itu, perlu melakukan latihan-latihan sesuai anjuran dokter masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga bermanfaat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Link terkait:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://www.medterms.com/script/main/art.asp?articlekey=6129" title="Definisi Vertigo" target="_blank"&gt;Definition of Vertigo&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://www.vestibular.org/vestibular-disorders/symptoms.php" target="_blank"&gt;Dizziness and motion Sickness&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://www.medicinenet.com/vestibular_balance_disorders/article.htm" title="Gangguan Keseimbangan" target="_blank"&gt;Vestibular balance disorders&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Artikel asli sudah pernah ditulis: &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/03/04/lagi-vertigo-bumi-serasa-berputar/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/8403394367451751500" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/8403394367451751500" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/tiba-tiba-bumi-serasa-berputar-lantai.html" rel="alternate" title="lagi: Vertigo, bumi serasa berputar" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-2336941413350737082</id><published>2007-12-03T00:05:00.000+08:00</published><updated>2007-12-03T03:43:11.369+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">Keputihan: ih risih</title><content type="html">&lt;p&gt;&lt;u&gt;versi posting &lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tulisan ini adalah ulangan versi flash dalam bentuk posting. Artikel seputar keputihan cukup banyak bertebaran di mana-mana termasuk di dunia maya. Namun demikian penulis merasa perlu mengangkat lagi kasus ini dari sisi yang tidak terlalu menakutkan sekaligus tidak menyepelekan. Judul di atas merupakan salah satu ungkapan penderita yang mengeluh keputihan dengan èmbèl-èmbèl berbagai ungkapan.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-134"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi kebanyakan kaum hawa, keputihan bagai momok yang sangat menakutkan.&lt;br /&gt;Ketika mengalaminya, mereka (para wanita) menjadi resah, risih, merasa bersalah, nggak pede dan perasaan gundah lainnya , tapi ada juga sih yang cuek. So diam-diam mereka mencari info, bisa dari majalah, tabloid, iklan, teman, tetangga, forum tanya jawab dunia maya dll.&lt;br /&gt;Mengapa tidak periksa or konsultasi ke dokter? Wah, banyak alasannya. Bilangnya malu.., atau..atau biaya dokter mahal..ssst yang ini banyak benarnya lho..hehehe. Anehnya, adakalanya tidak mau ke dokter karena takut biaya mahal, di sisi lain rela keliling kemana-mana walaupun pada akhirnya banyak keluar biaya. Mereka mengatakan, namanya juga usaha.&lt;br /&gt;Kalau boleh berprasangka nih… wanita maunya bagaikan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Madonna&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, singset, oke punya deh. Maunya itunya tuh… rapet and kering seperti yang ditawarkan iklan. Lho ini maunya wanita apa maunya pria sih.&lt;br /&gt;Mau vagina kering ? Emangnya kripik..renyah dong &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa itu Keputihan ?…Apa bisa menyebabkan mandul, apa bisa menyebabkan kanker, apa bisa punya anak, apakah suami bisa puaas, puaasss….. apakah…apakah…?&lt;br /&gt;Itulah pertanyaan yang mungkin mengganjal di hati para wanita yang mengalaminya, baik yang sudah berkeluarga maupun yang belum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;DEFINISI&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputihan, atau dalam istilah medisnya disebut &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Fluor albus&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (fluor=cairan kental, albus=putih) atau &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Leukorhoea&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, secara umum adalah:&lt;br /&gt;keluarnya cairan kental dari vagina yang bisa saja terasa gatal, rasa panas atau perih, kadang berbau, atau malah tidak merasa apa-apa.&lt;br /&gt;Kondisi ini terjadi karena tergangggunya keseimbangan flora normal dalam vagina, dengan berbagai penyebab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;GEJALA KEPUTIHAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lazimnya pembahasan penyakit diawali dengan gambaran umum, definisi, perjalanan penyakit (patofisiologi), penyebab, gejala dan seterusnya.&lt;br /&gt;Kali ini penulis tidak mengikuti kelaziman di atas supaya pokok bahasan lebih mudah dimengerti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gejala keputihan dibagi 2 kelompok, yakni: gejala Keputihan yang &lt;em&gt;&lt;strong&gt;bukan penyakit&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (non patologis), dan gejala keputihan  yang disebabkan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;penyakit&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (patologis)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gejala keputihan &lt;strong&gt;bukan karena penyakit&lt;/strong&gt;:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Cairan dari vagina berwarna bening&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak berwarna, Tidak berbau, Tidak gatal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jumlah cairan bisa sedikit, bisa cukup banyak&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Gejala keputihan karena &lt;strong&gt;penyakit&lt;/strong&gt;:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Cairan dari vagina keruh dan kental&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Warna kekuningan, keabu-abuan, atau kehijauan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berbau busuk, anyir, amis, terasa gatal&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Jumlah cairan banyak&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Inga, inga keputihan tidak menyebabkan Kanker lho.&lt;br /&gt;Keputihan yang disebabkan penyakit dan dibiarkan tidak diobati sampai lama, adakalanya menyebabkan kemandulan karena penyebaran infeksi.&lt;br /&gt;Sedangkan keputihan yang bukan karena penyakit, tidak menyebabkan kemandulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apapun gejalanya, bila kita mengalaminya, kewaspadaan dini dengan cara bertanya kepada dokter, adalah tindakan yang bijaksana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENYEBAB KEPUTIHAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti halnya gejala keputihan, penyebab terjadinya Keputihan dapat disebabkan kondisi &lt;em&gt;&lt;strong&gt;non patologis&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (bukan penyakit), dan kondisi &lt;em&gt;&lt;strong&gt;patologis&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (karena penyakit)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penyebab Non Patologis&lt;/strong&gt; (bukan penyakit):&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Saat menjelang Menstruasi, atau setelah Menstruasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rangsangan Seksual, saat wanita hamil&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Stress, baik fisik maupun psikologis&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penyebab Patologis&lt;/strong&gt; (karena penyakit):&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Infeksi Jamur (kebanyakan jamur Candida albicans )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi bakteri (kuman E. coli, Sthaphilococcos )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi Parasit jenis Protozoa (umumnya Trichomonas vaginalis )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyebab lain bisa karena infeksi Gonorhoe (GO / Kencing nanah ), dan lain-lain, banyak deh. Bisa pula karena sakit yang lama, kurang gizi, anemia, dan faktor hyegiene (kebersihan).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Hal lain yang juga dapat menyebabkan keputihan antara lain:&lt;br /&gt;pemakaian tampon vagina, celana dalam terlalu ketat, alat kontrasepsi, rambut yang tak sengaja masuk ke vagina, pemakaian antibiotika yang terlalu lama dan lain-lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kanker leher rahim juga dapat menyebabkan keputihan, tetapi bukan berarti keputihan menyebabkan kanker. Jangan dibalik ya &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diingat lagi, bertanya kepada ahlinya adalah tindakan yang bijaksana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengobatan keputihan sudah barang tentu bergantung kepada penyebabnya.&lt;br /&gt;Untuk keputihan ringan, cukup dengan membersihkan dengan antiseptik vagina sesuai anjuran dokter anda.&lt;br /&gt;Sedangkan keputihan akibat infeksi, mutlak diperlukan anti infeksi. Pemilihan anti infeksi disesuaikan dengan jenis mikro-organismenya.&lt;br /&gt;Jika penyebabnya jamur, maka diberikan pengobatan anti jamur, jika karena bakteri diberikan antibiotik (sesuai jenis kuman), jika penyebabnya protozoa (Trichomonas vaginalis) diberikan obat anti parasit dan seterusnya.&lt;br /&gt;Perlu diingat, pemilihan obat-obat di atas seyogyanya berdasarkan jenis mikro-organisme penyebab keputihan. Caranya dengan memeriksa cairan vagina untuk mengetahui jenis mikro-organisme. Biayanya murah koq, sekitar 20 ribu doang. Murah kan, murah kan.&lt;br /&gt;Sedangkan pemeriksaan lebih spesifik dan akurat untuk keputihan karena kuman adalah test kepekaan kuman. Nah, dengan test kepekaan ini dapat ditentukan jenis antibiotikanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Contoh&lt;/strong&gt;:&lt;br /&gt;Test kepekaan antibiotika terhadap penyebab keputihan menunjukkan hasil sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Eritromisin: 22 mm&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Doksisiklin: 22 mm&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tiamfenikol: 20 mm&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Siprofloksasin: 18 mm&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metronidazol: 18 mm&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil test kepekaan tersebut maka obat pilihan yang diberikan adalah Eritromisin atau Doksisikllin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi tidak lantas &lt;u&gt;hantam kromo&lt;/u&gt;, misalnya semua penderita keputihan disikat pakai &lt;u&gt;cyprofloxacin&lt;/u&gt;. Itu mah seperti nembak burung emprit pakai senapan otomatis, tret tret tet tet tet dor dor dor jelegur. Hah, koq kayak Rambo ya. Bayangkan, burung empritnya bisa diberangus, tetapi dahan, rating dan dedaunan di tempat si burung emprit hinggap tersebut juga rontok berguguran. Koq kasih contoh seekstrim gitu sih? Iya dong, namanya juga perumpamaan. Artinya kita harus paham bahwa memberikan obat itu perlu dipertimbangkan manfaat dan mudharatnya. Selain itu si dokter juga menjaga pasiennya agar tidak resisten di kemudian hari, tidak semata-mata mak nyus agar nampak ampuh dan sakti mandraguna. Supaya laris ? Ya kali, eh enggak ding &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gimana dengan air rebusan daun sirih ?&lt;br /&gt;Waduh, yang ini penulis tidak tahu apakah sudah ada penelitian yang akurat apa belum. Banyak tuh buku-buku tanaman obat dan tabloit wanita yang menyebutkan seperti itu. &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kembali ke … penyebab !!!&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada juga pasien yang ke praktek sudah diobati dengan beragam ramuan daun dan lain-lain, hasilnya beberapa minggu tetap keputihan. Setelah diperiksa cairan vagina ternyata penyebabnya kuman E. coli (kuman yang biasanya nongkrong di usus). Nah obatnya bukan rebusan kan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika Keputihan, apa tindakan Anda ?&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berupaya mencari pengobatan yang tepat dan benar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari memakai pakaian ketat dan jaga kebersihan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk sementara menghindari hubungan badan dan ajak pasangan anda menjalani pemeriksaan bersama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak mengobati diri sendiri karena kesalahan obat dapat memperberat infeksi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemakaian obat antibiotika, hanya atas anjuran dokter.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari gonta ganti pasangan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENCEGAHAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagaimana mencegah Keputihan ?&lt;br /&gt;Di atas sudah disinggung, silahkan simak lagi yang berikut ini:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jaga Kebersihan Vagina (bersihkan dengan air bersih, sedangkan pemakaian cairan antiseptik hanya atas saran dokter)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari celana dalam ketat apalagi yang berbahan nylon, sebaiknya pakai bahan katun dan jangan lupa ganti setiap hari (hihihi apa ada yang ganti seminggu dua kali ya) &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membasuh atau membilas vagina dari depan ke belakang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghindari duduk di toilet umum (kecuali terpaksa, setelahnya bilas dengan air bersih ….sampai bersih sih sih)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ganti pembalut (di kala menstruasi) tepat waktu, dll.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Guyonan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Omong-omong soal cara cebok.&lt;br /&gt;Di berbagai kesempatan presentasi reproduksi untuk kalangan wanita adakalnya penulis menyelipkan guyonan tebak-tebakan sebagi berikut:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Ibu-ibu, saudari-saudari, mbak-mbak, adik-adik, coba pilih jawaban yang benar.&lt;br /&gt;Cara cebok yang benar (khususnya) bagi wanita adalah:&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;A. Dari belakang ke depan&lt;br /&gt;B. Dari depan ke belakang&lt;br /&gt;C. Tidak cebok&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Hehehe, tentu jawabannya &lt;strong&gt;B&lt;/strong&gt;, dari depan ke belakang, kan sudah ada di atas, cara mencegah keputihan.&lt;br /&gt;Emangnya kalo dari belakang ke depan kenapa sih ?&lt;br /&gt;Jika maksa cebok dari belakang ke depan, sama aja memindahkan sisa-sisa kotoran dari dubur ke vagina dong, ya nggak, ya nggak.&lt;br /&gt;Kalau kebetulan ada mikro-organisme yang yangkut di vagina, ada kemungkinan terjadi infeksi. Tul nggak ?&lt;br /&gt;Ssssst, ada yang milih C nggak ya &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tebak-tebakan di atas bisa anda coba di kantor. Kalau pas para wanita ngumpul, coba deh kasih tebak-tebakan cara cebok.&lt;br /&gt;Trus yang gak mau jawab godain aja milih &lt;strong&gt;C&lt;/strong&gt; (ngga cebok), berani nggak ?&lt;br /&gt;Eit, kalau ada yang sewot jangan bilang-bilang bahwa tebak-tebakan tersebut dari penulis ya &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PESAN UNTUK LELAKI&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika suatu saat pasangan &lt;strike&gt;kita&lt;/strike&gt; anda mengalami keputihan, jangan lantas curiga atau menunjukkan muka masam ya.&lt;br /&gt;Bantu pasangan untuk mengatasi masalah tersebut, bukan malah menambah kepanikan. Bisa saja keputihan yang dialami pasangan disebabkan non patologis, misalnya karena kecemasan.&lt;br /&gt;Kecemasan itupun banyak faktor pencetusnya.&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Contoh&lt;/em&gt;: sedang buanyak pekerjaan, lembur ngitung neraca keuangan atau jangan-jangan uang belanja kurang &lt;img src="http://cakmoki86.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" /&gt; dan lain-lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Intinya, jangan terlalu risau tapi jangan pula memandang sepele.&lt;br /&gt;Langkah terbaik adalah menghubungi dokter masing-masing. *halah promosi*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Up date:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oya, setelah ada komen dari pak &lt;a href="http://urip.wordpress.com/" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Guru&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;, penulis merasa perlu menambahkan hal berikut:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Keputihan yang disebabkan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;bukan penyakit&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, misalnya karena alat kontrasepsi atau sebab lainnya, &lt;strong&gt;bebas&lt;/strong&gt; untuk &lt;strong&gt;disambangi&lt;/strong&gt; dan bagi wanita juga &lt;strong&gt;bebas&lt;/strong&gt; untuk &lt;strong&gt;minta&lt;/strong&gt; disambangi.&lt;br /&gt;Ngerti maksudnya ngga ya? Ya deh, tu de poin aja, &lt;em&gt;&lt;strong&gt;boleh&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; berhubungan intim, nggak pengaruh koq.&lt;br /&gt;Lha supaya para wanita ngga risih, gampang, kasih aja tissue atau pembalut tipis untuk menanggulangi keputihan. Yang penting bekas tissue pengganjal dibuang di tempat aman ya.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Versi cetak, silahkan download file PDF, ukuran: 83  Kb, klik &lt;a href="http://www.freewebtown.com/cakmoki/ebook/keputihan.pdf" title="Dowbload Keputihan" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;S&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;emoga bermanfaat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Link terkait:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Keputihan" title="Keputihan" target="_blank"&gt;wikipedia&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;          &lt;!-- .entry-content --&gt;     &lt;!-- #post-ID --&gt;                  &lt;h4 style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span id="comments"&gt;Artikel asli &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/02/20/%c2%ae-keputihan-ih-risih/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/2336941413350737082/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/2336941413350737082" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/2336941413350737082" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/2336941413350737082" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/keputihan-ih-risih.html" rel="alternate" title="Keputihan: ih risih" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-2603805228107037049</id><published>2007-12-03T00:00:00.000+08:00</published><updated>2007-12-03T22:09:40.147+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">Hamil Anggur, apaan sih?</title><content type="html">&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Tulisan ini respon dari tanya jawab bu &lt;a href="http://yuenda.blogspot.com/" title="nyebutin Hamil Anggur" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Laras&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; saat posting &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/02/07/hamil-di-luar-kandungan/" title="Hamil di luar kandungan"&gt;Hamil&lt;/a&gt; di luar kandungan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kendati dalam istilah medis tidak dikenal &lt;strong&gt;Hamil Anggur&lt;/strong&gt;, ada baiknya kita bahas sekilas untuk tambahan sedikit pengetahuan. Nama penyakit tersebut sebenarnya adalah &lt;strong&gt;Mola Hidatidosa&lt;/strong&gt;. Nama-nama lain lihat “kata kunci”.&lt;br /&gt;Mengapa disebut Hamil Anggur ? Yah, itu kan kebiasaan manusia (indonesia?), mungkin mengaitkannya dengan bentuknya yang mirip anggur.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-133"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kata kunci:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Mola hidatidosa, gestational trophoblastic disease, gestational trophoblastic tumors, hydatidiform mole, invasive mole, chorioadenoma destruens, choriocarcinoma, gestational trophoblastic neoplasia.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;ilustrasi: &lt;/strong&gt;Mari kita bayangkan segerombol buah anggur. Ambil satu persatu hingga habis, atau biarkan rontok dengan sendirinya. Apa yang terjadi ? Tidak ada. Tidak terjadi apapun selain habisnya buah anggur dan sisa tangkai serta dedaunan.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Penulis hanya ingin menekankan bahwa Hamil Anggur atau Mola Hidatidosa tidak seperti gambaran ilustrasi di atas. Jika ada cairan mirip anggur yang terlepas atau keluar dari rahim, maka akan ada resiko terjadinya perdarahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apaan sih Hamil Anggur itu, apa seperti rahasia-rahasia sinetron di TV ?&lt;br /&gt;Bagaimana bisa terjadi ? Apa penyebabnya ? Bagaimana mengobatinya ? Ganas apa tidak? Apa saja resikonya ?&lt;br /&gt;Itulah mungkin pertanyaan yang ingin dilontarkan para pembaca tercinta.&lt;br /&gt;Tenang, sabar, simpan dulu pertanyaan tersebut, nanti kita bahas pelan-pelan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sekilas pembahasan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Definisi:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hamil anggur atau Mola hidatidosa adalah kehamilan abnormal berupa tumor jinak yang terjadi sebagai akibat kegagalan pembentukan “bakal janin”, sehingga terbentuk jaringan permukaan membran (vili) mirip gerombolan buah anggur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tumor jinak mirip anggur tersebut asalnya dari &lt;em&gt;trofoblas&lt;/em&gt;, yakni sel bagian tepi ovum atau sel telur, yang telah dibuahi, yang nantinya melekat di dinding rahim dan menjadi plasenta (tembuni) serta membran yang memberi makan hasil pembuahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana terjadinya ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hamil anggur atau Mola hidatidosa dapat terjadi karena:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tidak adanya buah kehamilan (agenesis) atau adanya perubahan (degenerasi) sistem aliran darah terhadap buah kehamilan, pada usia kehamilan minggu ke 3 sampai minggu ke 4.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Aliran (sirkulasi) darah yang terus berlangsung tanpa bakal janin, akibatnya terjadi peningkatan produksi cairan sel trofoblas (bagian tepi sel telur yang telah dibuahi) .&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kelainan substansi kromosom (kromatin) seks.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Ingat ya, yang di atas ini adalah perjalanan penyakit (dalam bahasa medis disebut patofisiologi)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;P e n y e b a b&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penyebab pasti belum diketahui, tetapi diduga pencetusnya antara lain kekurangan gizi dan gangguan peredaran darah rahim (dr.Etisa Adi Murbawani)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;G e j a l a&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Layaknya orang hamil, tanda awal persis kehamilan biasa, misalnya terlambat haid, keluhan mual, muntah. Hanya saja keluhan tersebut lebih hebat. Jika diperiksa tes kehamilan, hasilnya positif juga.&lt;br /&gt;Tapi bukan berarti kalo muntah-muntah hebat sampai lemes lantas tergopoh-gopoh takut bahwa itu hamil Anggur. Masih ada tanda lain dan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain gejala umum di atas, tanda-tanda lain diantaranya:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tidak ada tanda-tanda gerakan janin&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rahim nampak lebih besar dari umur kehamilan, misalnya terlambat 2 bulan, rahim nampak seperti hamil 4 bulan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keluar gelembung cairan mirip buah anggur bersamaan dengan perdarahan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pemeriksaan penunjang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada pemeriksaan radiologis atau rontgen, tidak terlihat gambaran tulang janin. Yang nampak justru gambaran mirip &lt;em&gt;sarang lebah&lt;/em&gt; (honeycomb) atau gambaran mirip &lt;em&gt;badai salju&lt;/em&gt; (snow storm)&lt;br /&gt;Demikian pula pada pemeriksaan USG (ultrasonografi), ditemukan gambaran mirip badai salju, tidak adanya gambaran yang menunjukkan denyut jantung janin.&lt;br /&gt;Pemeriksaan lain adalah dengan patologi anatomi, yakni pemeriksaan mikroskopis gelembung cairan mirip anggur.&lt;br /&gt;Pemeriksaan penting lainnya, pengukuran kadar hormon korionik gonadotropin (HCG), yakni hormon untuk mengidentifikasi kehamilan. Pada Hamil Anggur kadar hormon ini (HCG) meningkat lebih tinggi dari kadar kehamilan normal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pengobatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya mola (hamil anggur) adalah tumor jinak, namun dapat berkembang menjadi ganas, kemungkinan menjadi ganas sekitar 20%.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Prinsip penatalaksanaan&lt;/strong&gt; adalah:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pengeluaran mola&lt;/strong&gt; (evakuasi). Pada wanita subur dan masih menginginkan anak, dapat dilakukan kuret atau kuret hisap. Kuret ulangan dilakukan sekitar seminggu setelah kuret pertama, untuk memastikan bahwa rahim benar-benar sudah bersih. Sedangkan bagi wanita usia lanjut atau yang sudah tidak menginginkan tambahan anak, dilakukan pengangkatan rahim (histerektomi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Follow up&lt;/strong&gt;, yakni pengawasan lanjutan untuk monitor dan evaluasi pasca evakuasi. Langkah pengawasan dilakukan secara klinis, laboratorium dan radiologis. Pengawasan lanjutan dengan pemeriksaan kadar HCG. Pemeriksaan ini dilakukan 1 minggu sekali sampai kadar HCG menjadi negatif. Setelah itu masih diperiksa sampai tiga minggu berturut-turut kadar HCG tetap negatif.&lt;br /&gt;Selanjutnya masih diperiksa setidaknya sebulan sekali selama 6 bulan.&lt;br /&gt;Jika ternyata pemeriksaan HCG tidak sesuai harapan, atau dengan kata lain kadarnya tetap atau malah naik, perlu diberikan obat kemoterapi.&lt;br /&gt;Cara pengawasan lain dengan pemeriksaan radiologis, dilakukan 6 bulan sekali.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kapan boleh hamil lagi ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya penderita mola dianjurkan tidak hamil sampai pengawasan lengkap selesai dilakukan. &lt;em&gt;(Sydney Gynaecological Oncology Group) &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Bagi wanita yang belum punya anak, dianjurkan memakai alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan selama 1 tahun, dan bagi yang sudah punya anak dianjurkan tidak hamil selama 2 tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Angka kejadian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan referensi, angka kejadian mola ( hamil anggur) bervariasi.&lt;br /&gt;Wanita asia umumnya memiliki kecenderungan lebih tinggi, yakni 1 dari 80-120 kehamilan, sedangkan wanita eropa 1 dari 1500-2000 kehamilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;So, langkah bijak adalah kontrol teratur selama hamil. Bukan saja karena mola, namun untuk memastikan kehamilan tetap tumbuh normal, dan dapat diketahui secara dini bila menunjukkan adanya kelainan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Semoga bermanfaat.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Download edisi baca (bergambar), file PDF 156 Kb, sila klik &lt;a href="http://www.freewebtown.com/cakmoki/ebook/mola_hidatidosa.pdf" title="Hamil Anggur" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Edisi eBook standalone: file zip 272 Kb, download &lt;a href="http://www.freewebtown.com/cakmoki/ebook/mola.zip" title="Hamil Anggur" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt; Bacaan:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;PDT Lab Ilmu kebidanan dan Penyakit Kandungan RSUD dr. Soetomo&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sydney Cancer Center, dll&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Link terkait:&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://news.bbc.co.uk/2/hi/health/2166860.stm" title="babies share womb with tumor" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;BBC: Babies share womb with tumour&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.oncolink.com/types/article.cfm?c=6&amp;amp;s=22&amp;amp;ss=176&amp;amp;id=9204" title="Oncolink" target="_blank"&gt;Oncolink&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mayoclinic.org/gtd-jax/" title="Mayo clinic" target="_blank"&gt;Mayo clinic&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Artikel asli &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/02/16/hamil-anggur-apaan-sih/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/2603805228107037049/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/2603805228107037049" rel="replies" title="1 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/2603805228107037049" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/2603805228107037049" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/hamil-anggur-apaan-sih.html" rel="alternate" title="Hamil Anggur, apaan sih?" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-6286887641733243685</id><published>2007-12-02T23:58:00.000+08:00</published><updated>2007-12-02T23:59:30.966+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">Sakit kencing nanah, diantar istri</title><content type="html">&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Yang saya maksud di sini adalah penyakit GO atau &lt;strong&gt;Gonore&lt;/strong&gt; atau Kencing Nanah.&lt;br /&gt;Sudah tahu kan ? Itu tuh, penyakit terkenal yang saya istilahkan sebagai padanan &lt;strong&gt;cucakrowo ngiler&lt;/strong&gt; (berliur).&lt;br /&gt;Mengapa penyakit yang boleh dikata sudah sangat dikenal ini saya angkat kembali, tak lain karena ada sisi menarik terkait si cucakrowo ngiler.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;Biasanya&lt;/u&gt;, penderita cucakrowo berliur datang sendirian malam hari, atau minta masuk belakangan. Sekilas tak nampak sakit, segar bugar dari luar. jika ditanya sesama penderita biasanya mengatakan sakit pilek atau penyakit lain.&lt;br /&gt;Demikian pula saat sudah di dalam, pemilik cucakrowo berliur minta bicara dengan saya, saat ditanya istri (kami praktek bareng) ngga mau ngomong. Ada juga sih yang ngomong langsung di depan kami berdua, tapi jarang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ternyata ada juga yang tidak biasa, tidak umum.&lt;span id="more-132"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali seorang&lt;strong&gt; suami&lt;/strong&gt; sakit Kencing Nanah &lt;strong&gt;diantar istri&lt;/strong&gt; tercinta untuk berobat penyakit tua tersebut. Kasus datang berdua begini sudah tidak milih-milih lagi. Maksudnya mereka menceritakannya kepada kami berdua.&lt;br /&gt;Ekspresi sang istri macam-macam dong. Ada yang tetap bertutur lemah lembut sambil senyum (kecut), menceritakan penyakit suaminya.&lt;br /&gt;Lainnya, bergitu masuk langsung nyas nyis nyus, sambil menumpahkan rasa kesal, marah. Rasakan !!!&lt;br /&gt;Uniknya, pada kasus suami diantar istri ini tidak satupun si suami menceritakan penyakitnya. selalu istri yang bercerita.&lt;br /&gt;Barulah ketika di kamar periksa si suami cerita sambil berbisik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di daerah kami, ada salah kaprah dalam menamakan penyakit kencing nanah. Mereka mengatakan Sifilis, padahal Gonore, ingat sekali lagi Gonore. Rupanya sudah kompak diantara sesama penikmat &lt;acronym title="Penjaja Seks Komersial"&gt;PSK&lt;/acronym&gt;.&lt;br /&gt;Ada juga yang datang tidak sekali, mereka tahu Gonore, bukan Sifilis karena sudah diberi tahu, pakai PDA *promosi* (Sebelum punya PDA, pakai gambar laminating)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kembali pada kasus suami gonore diantar istri.&lt;br /&gt;Mereka pada umumnya terbuka perihal hubungan intim. Adakalanya istri mengetahui sebelum berhubungan intim dengan suami yang sakit GO, lalu berobat, mungkin di rumah sudah perang duluan sebelum berobat.&lt;br /&gt;Adapula istri tak tahu, menjadi curiga dan akhirnya tahu ketika istri merasa tertular karena ada keluhan nyeri kencing dan keputihan.&lt;br /&gt;Kasus demikian dua-duanya harus diobati supaya tidak terjadi fenomena “ping-pong”. Istilah apalagi ?&lt;br /&gt;Fenomena ping-pong maksudnya terjadinya penularan imbal balik suami istri.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Contohnya begini:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Misalnya seorang suami hari Sabtu malam Minggu pamit &lt;strong&gt;rapat&lt;/strong&gt;, lalu me-rapat-lah suami kepelukan PSK, dan seterusnya *&lt;em&gt;sensor&lt;/em&gt;*. Minggu pagi suami pura-pura cerita urusan “rapat-rapatan” sambil bawa oleh-oleh. Malamnya berhubungan intim dengan istrinya,&lt;br /&gt;Jika suami sudah tertular waktu “rapat” dengan PSK, ( Sabtu malam Minggu) berarti sudah kemasukan kuman &lt;strong&gt;Neisseria gonorrhoeae&lt;/strong&gt;. Nah ketika esok malamnya (Minggu malam Senin) mereka berhubungan intim, maka suami sudah menyumbangkan kuman tersebut kepada istrinya.&lt;br /&gt;Bila beberapa hari kemudian suami menderita kencing nanah lalu berobat, maka suami akan sembuh, tapi istri masih menyimpan kuman tersebut. Jika suami yang sudah sembuh lalu berhubungan intim lagi dengan istri yang notabene menyimpan kuman GO, maka suami ketularan lagi, beberapa hari kemudian nyeri kencing lagi, keluar nanah lagi.&lt;br /&gt;Bila tidak diobati dua-duanya (suami-istri) kejadian tersebut berulang dan berulang.&lt;br /&gt;Inilah yang disebut “fenomena ping-pong”. Jelas ? *hih panjang banget prolognya*&lt;br /&gt;Belum gamblang ya, oke kita kupas dikit demi dikit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;GONORE ( KENCING NANAH )&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ringkasan:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;(maaf untuk menghindari kesan vulgar, gambar tidah disertakan, yang bergambar ada di edisi cetak, di bagian akhir tulisan)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt; Definisi:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gonore atau Kencing Nanah adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang berlangsung dalam tempo singkat (akut). Penyakit ini disebabkan oleh kuman &lt;em&gt;Neisseria gonorrhoeae&lt;/em&gt;, yakni kuman berbentuk mirip kopi (diplococcus).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penularan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gonore ditularkan melalui hubungan seksual, termasuk lewat anal (dubur) dan oral (mulut).&lt;br /&gt;Jadi bila seorang pria mengatakan kepada pasangannya bahwa ketularan saat kencing di toilet tempat umum atau melalui handuk temannya, bohong tuh.&lt;br /&gt;Alasan tersering para penderita datang ke PSK sehingga terjangkit Gonore, katanya sih karena &lt;strong&gt;diajak teman&lt;/strong&gt;-nya. Hampir selalu begitu, betul tidaknya belum ada penelitian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;GEJALA dan TANDA&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt; Gonore pada Pria.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria dapat tertular melalui hubungan (seksual) dengan wanita penderita gonore (coitus suspektus). Masa tunas berlangsung antara 2-10 hari dengan rata-rata 3 hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Gejala uretritis (gonore):&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Nyeri waktu kencing, terutama saat awal kencing.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Permukaan saluran kencing bawah (orifisium uretra) membengkak (oedema) dan kemerahan (eritematus).&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Keluar cairan (sekret) nanah (purulen) dari saluran kencing.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Penulis pernah menemukan (di praktek) penderita termuda 16 tahun dengan nanah yang menetes-netes, kuning kehijauan dan berjalan seperti orang disunat. Adapun penderita tertua usia sekitar 60 tahun (hebat ya).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Komplikasi&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;penyulit pada gonore pria&lt;/strong&gt;, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Infeksi kelenjar cowperi (cowperitis), kelenjar di bawah saluran kencing pangkal penis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi prostat (prostatitis), kelenjar di bagian paling ujung saluran kencing berbatasan dengan kandung kemih.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi kelenjar epidedimis (epididimitis), dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Gonore pada Wanita.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya penderita gonore wanita tidak menimbulkan gejala, disebut &lt;em&gt;asimtomatis&lt;/em&gt;. Paling sering mengenai leher rahim (serviks), dengan gejala keputihan. Jika mengenai saluran kencing, maka dapat terjadi keluhan nyeri kencing (disuri) ringan, dan dapat juga mengenai kandung kemih, ditandai dengan sering kencing (jawa: anyang-anyangen), nyeri perut bagian bawah dan adakalanya nampak darah bersamaan dengan kencing (hematuri)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Komplikasi&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;penyulit pada gonore wanita&lt;/strong&gt;, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Infeksi kelenjar Bartolin (bartolinitis), kelenjar di seputar bibir kemaluan. Rasanya amat nyeri, so si penderita jadi sulit jalan. Terjadi pembengkakan di bibir luar vagina (labium mayus), bisa bernanah, timbul abses dan jika sampai pecah, duhhh, bisa menimbulkan krowok (ulkus)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi jaringan pelvis ( Pelvic Inflamatory Diseases), radang rahim, indung telur dan sekitarnya.&lt;br /&gt;Ditandai dengan rasa nyeri saat menstruasi, saat berhubungan intim, dan umumnya menampakkan gejala ringan, sehingga kurang begitu diperhatikan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Gonore di luar genital (ekstra genital)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Gonore rongga mulut (oropharyngeal gonore), sebagai akibat oral seks. tandanya mirip radang tenggorokan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gonore rektum (proktitis gonore), yakni infeksi gonore di rongga rektum (bagian dalam anus), sebagai akibat hubungan intim lewat anus. (ceritakan rasanya dong)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gonore mata (gonoblenore), diderita bayi baru lahir karena si ibu menderita gonore. Penularannya saat persalinan. Beberapa hari setelah melahirkan, mata si bayi membengkak, saat dibuka keluarlah nanah. Hiyyyy kasian.&lt;br /&gt;Dapat juga terjadi pada dewasa jika penderita ngucek-ngucek mata sehabis megang organ kelaminnya yang sedang terinfeksi gonore. (huek, jorok ah).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pemeriksaan Laboratorium&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Merupakan salah satu pemeriksaan penunjang di dunia medis. Jenis pemeriksaan didasarkan atas indikasi. (nggak semua diperiksa dong)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahan pemeriksaan kasus gonore diambil dari:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Pria:&lt;/strong&gt; nanah dari saluran kencing bawah (uretra) atau diplotot (pijat) batang pinesnya (eh maksudnya penis) untuk mengeluarkan cairan atau nanah.&lt;br /&gt;Dapat pula dengan memeriksa urin (sedimen urine) atau cairan yang dikeluarkan dengan pijat prostat (siapa yang mijet, hayo)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Wanita:&lt;/strong&gt; dari muara saluran kencing bawah (uretra). Ssst, tahu tempatnya belum ?&lt;br /&gt;Dapat juga diambil cairan dari muara kelenjar Bartolin, leher rahim atau rektum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mata:&lt;/strong&gt; dari cairan nanah mata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Singkat cerita, semua bahan tersebut dioleskan pada gelas kaca lalu dilakukan pengecatan dengan pewarnaan &lt;strong&gt;Gram&lt;/strong&gt; (cara atau metode pewarnaan), diintip melalui mikroskop dengan pembesaran 100 kali.&lt;br /&gt;Nah, bila ditemukan kuman berbentuk seperti biji kopi (diplococcus) Gram negatif, di dalam ataupun di luar sel darah putih, maka hasil pemeriksaan POSITIF.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Metode pengecatan Gram:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(sekalian aja, siapa tahu dibaca bagian laborat atau ahli kimia untuk dikoreksi)&lt;br /&gt;Langkah-langkah singkat, sebagai berikut:&lt;br /&gt;Setelah bahan siap, fiksasi dengan pengeringan (api), lalu dilakukan pewarnaan dengan:&lt;br /&gt;Pewarnaan Gram pertama, yaitu:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Karbol gentian violet (30 detik), lalu bilas dengan air.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Lugol selama 30 detik, bilas lagi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Aseton alkohol selama 2-3 detik, lalu bilas dengan air.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Berikutnya pewarnaan Gram kedua, dengan;&lt;br /&gt;Larutan &lt;em&gt;safranin&lt;/em&gt; selama 30 detik, bilas lalu keringkan. Siap diperiksa.&lt;br /&gt;Gram &lt;strong&gt;positif&lt;/strong&gt; bila warnanya &lt;strong&gt;ungu&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;negatif&lt;/strong&gt; bila hasil pemeriksaan berwarna &lt;strong&gt;merah&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Biaya Pemeriksaan di Rawat Inap Palaran: Rp 22.000,- (dua puluh dua ribu rupiah).&lt;br /&gt;Mahal ngga ya. Soale swakelola sih.&lt;br /&gt;Di Kota lain berapa ? Serius lho ini, bukan mancing-mancing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Halo laborat dan ahli kimia, tolong dibetulin bila salah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cara lain adalah dengan &lt;strong&gt;pembiakan kuman&lt;/strong&gt; (biaya mahal) menggunakan media selektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;DIAGNOSA&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Wawancara (anamnesa)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian “pengobatan” diawali dengan wawancara atau dalam bahasa medis disebut anamnesa. (diingat-ingat ya, anamnesa)&lt;br /&gt;Pada umumnya, penderita gonore nggak usah digali sudah ngomong sendiri penyakitnya. Namun perlu juga ditanya hubungan intim sebelumnya.&lt;br /&gt;Bila sudah berkeluarga, pertanyaan ini penting untuk mengetahui apakah sudah terjadi penularan pada pasangan atau tidak.&lt;br /&gt;Bila ada dugaan gonore rongga mulut (oropharyngeal gonore) perlu juga nanya “ngoral” … hehehe ngerti tho. Ho-oh.&lt;br /&gt;Demikian pula jika dugaan proktitis gonore (gonore rektum), perlu ditanya aktifitas “nganal’.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pemeriksaan (fisik diagnostik)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Oke kita kenalan dengan rangkaian “pemeriksaan” medis yuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inspeksi (melihat)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada kasus ini kebanyakan sudah dapat mendiagnosa dengan melihat (inspeksi), tentunya setelah wawancara (anamnesa).&lt;br /&gt;So, yang dilihat adalah ada tidaknya bercak cairan nanah di celana dalam tepat di tempat cucakrowo. Biasanya ada bercak disitu. Atau melihat tanda peradangan di ujung kemaluan, ada tidaknya cairan nanah, bila perlu disuruh mijat si cucakrowo.&lt;br /&gt;Lha terus gimana jika wanita ?&lt;br /&gt;Agak sulit memang, namun bisa dilihat atau mencocokkan keluhan dengan tanda peradangan pada kemaluan. Jika masih meragukan, ya periksa laboratorium.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Palpasi (memegang)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk kasus gonore tidak begitu banyak diperlukan kecuali bila ada penyulit atau dugaan komplikasi.&lt;br /&gt;Siapa mau megang-megang cucakrowo berliuran nanah, hayo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Perkusi (menepuk)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gak perlu dilakukan. Ini hanya perkenalan lho, mengenalkan rangkaian pemeriksaan medis. Nggak mungkin kan, nepuk-nepuk cucakrowo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Auskultasi (mendengarkan dengan stetoskop)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Blas tidak perlu. Emangnya untuk apa nempelkan stetoskop di kepala cucakrowo berliur nanah? Nggak mungkin kan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, sudah tahu kan rangkaian pemeriksaan medis yang disebut diagnosa fisik ?&lt;br /&gt;Untuk mendiagnosa penyakit, tidak semua pemeriksaan dilakukan. Misalnya penyakit kulit bongso &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/02/02/cutaneous-larva-migran-lenggak-lenggok-cacing-mini/" title="Cacing mini di kulit" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Cutaneus larva migrans&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;, cukup dengan &lt;strong&gt;melihat (inspeksi)&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Kalo meriksa keluhan sesak nafas, perlu mendengarkan dengan stetoskop (auskultasi).&lt;br /&gt;Artinya, pemeriksaan bisa hanya salah satu dari di atas, salah dua, atau semua perlu dilakukan.&lt;br /&gt;Dah paham kan, pahammmm.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini dia yang ditunggu-tunggu.&lt;br /&gt;Biasanya para penderita sudah minum obat duluan, obatnya macem-macem, dari mulut ke mulut antar penikmat PSK.&lt;br /&gt;Jarang sih yang langsung ke dokter, ini di tempat penulis lho, entah di tempat lain.&lt;br /&gt;Mereka (penderita gonore) pergi ke dokter jika dengan obat yang diminum tidak kunjung sembuh.&lt;br /&gt;Adakalanya seperti yang penulis ceritakan diatas, berobat saat ketahuan istri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dulu di Indonesia, umumnya sudah bisa disembuhkan dengan:&lt;br /&gt;Penisilin prokain dikombinasi probenecid injeksi, atau ampisilin injeksi dikombinasi probenecid atau tiamfenikol 3,5 gram diminum (per-oral) dosis tunggal (artinya sekali minum saja)&lt;br /&gt;Jika ada komplikasi, selain obat di atas masih ditambah dengan obat minum selama 7 hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan untuk kuman kebal (resisten) terhadap penisilin, diberi obat lain, contohnya:&lt;br /&gt;injeksi Kanamisin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perkembangannya, pengobatan saat ini menggunakan golongan &lt;strong&gt;quinolon&lt;/strong&gt; atau turunannya misalkan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;ciprofloxacin&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, contohnya : enggak usah ah, nanti dikira promosi obat. Pengobatan lain dengan menggunakan golongan &lt;strong&gt;Doksisiklin&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Ada pula golongan &lt;strong&gt;sefalosporin&lt;/strong&gt; misalnya &lt;em&gt;&lt;strong&gt;ceftriaxone&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Maaf ya, semua obat ditulis dengan nama generik bukan nama paten (nama dagang).&lt;br /&gt;Oh ya sekalian aja, yang disebut nama paten bukan berarti obatnya hebat, bukan. Maksud nama paten adalah nama dagang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Contoh:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Andai penulis memiliki pabrik obat, lalu ingin memasarkan obat golongan amoksisilin dalam bentuk kaplet 500 mg, penulis misalnya (atas pertimbangan market) membuatnya dengan merk cakmokisilin atau misalnya cakmokimox.&lt;br /&gt;Nah, nama &lt;em&gt;&lt;strong&gt;generik&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; obat tersebut &lt;em&gt;&lt;strong&gt;amoksisilin&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; sedangkan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;cakmokisilin&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; atau cakmokimox adalah nama &lt;em&gt;&lt;strong&gt;paten&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Oke ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Lanjuttttt.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perlu diketahui, bahwa dibeberapa daerah kuman penyebab gonore sudah &lt;strong&gt;resisten&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;kebal&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;gak mempan&lt;/strong&gt; lagi dengan obat-obat di atas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebuah jurnal &lt;em&gt;Indian J Med Res 123, May 2006 ( Sunil Sethi, Dharmendra Sharma, S.D. Mehta, Bhupinder Singh, Manu Smriti, Bhushan Kumar &amp;amp; Meera Sharma: Departments of Medical Microbiology, STD Polyclinic,Department of Dermatology &amp;amp; Venerology Postgraduate Institute of Medical Education &amp;amp; Research, Chandigarh, India) &lt;/em&gt;menyebutkan bahwa pemakaian &lt;strong&gt;ciprofloxacin&lt;/strong&gt; pada kasus gonore mengalami resistensi 77,8 %. (35 dari 45 kasus)&lt;br /&gt;Sedangkan pemakaian penisilin mengalami resistensi 47 %, tetrasiklin 51 % dan ceftriaxone 0 %.&lt;br /&gt;Wah, bisa makin mahal nih pengobatan Kencing Nanah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Canadian Medical Association or its licensors&lt;/em&gt;, melaporkan bahwa dari tahun ke tahun resistensi terhadap ciprofloxacin makin meningkat berdasarkan penelitian sejak 1991 hingga 2001. (lihat edisi cetak)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;East of England Regional Epidemiology Unit&lt;/em&gt; melaporkan bahwa resistensi terhadap ciprofloxacin pada tahun 2001 sebesar 11,19 % dan tahun 2005 menunjukkan resistensi 28,12 %.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana di Indonesia ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mungkin lebih parah. Betapa tidak, dokter sendiri begitu senangnya memberikan ciprofloxacin kepada pasiennya untuk beragam penyakit. &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2006/05/28/booming-cyprofloxacin/" title="Booming cyprofloxacin" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Booming ciprofloxacin&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; seolah bukan ancaman. Hal ini diperparah dengan perilaku pemberian Antibiotika yang membabi buta. Paramedis samimawon dan masyarakat juga tidak berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu, bagaimana nanti pengobatan Gonore bila terjadi resistensi (gak mempan) ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Semoga bermanfaat.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;edisi cetak PDF bergambar (197 Kb) klik &lt;a href="http://www.freewebtown.com/cakmoki/ebook/gonore.pdf" title="Gonore" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Topik terkait:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.emedicine.com/med/topic922.htm" title="Gonococcal infections" target="_blank"&gt;Gonococcal Infections&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://archderm.ama-assn.org/cgi/content/full/134/8/1049" title="Fluroquinolone-Resistant" target="_blank"&gt;San Diego ( Fluoroquinolone-Resistant )&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Artikel asli &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/02/12/sakit-kencing-nanah-diantar-istri/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/6286887641733243685/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/6286887641733243685" rel="replies" title="1 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/6286887641733243685" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/6286887641733243685" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/sakit-kencing-nanah-diantar-istri.html" rel="alternate" title="Sakit kencing nanah, diantar istri" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-6480737825892379222</id><published>2007-12-02T23:54:00.000+08:00</published><updated>2007-12-02T23:57:35.479+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">Hamil di luar kandungan</title><content type="html">&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Waktu posting &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/01/31/membuat-ebook-kesehatan-1/" title="Membuat eBook Kesehatan"&gt;Membuat eBook Kesehatan&lt;/a&gt; (1), ada komentar pak &lt;a href="http://tajib.wordpress.com/" title="Akhmad Murtajib Blog" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Tajib&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; seperti ini:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;saya ndaftar pak, bikinkan ebook tentang hamil di luar nukah, eh salah diluar kandungan/rahim&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Bagi para dokter, interaksi semacam ini suatu keuntungan, setidaknya menjadi lebih tahu informasi-informasi apa saja yang diperlukan. Selanjutnya sedapat mungkin menyampaikan informasi tersebut dalam berbagai bentuk melalui berbagai media.&lt;br /&gt;Interaksi melalui Blog, menurut saya memiliki keuntungan tersendiri, lantaran diskusi dapat berkembang menjadi dialog dalam bentuk tulisan.&lt;br /&gt;Keuntungan lain dapat saling koreksi, misalnya saya salah semua pembaca dari kalangan apapun &lt;strike&gt;wajib&lt;/strike&gt; boleh membetulkannya.&lt;br /&gt;Jangan segan ngoreksi lho.&lt;span id="more-127"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;KEHAMILAN DI LUAR KANDUNGAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;istilah lain: Kehamilan ektopik, ectopic pregnancy&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;ilustrasi:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nyetir sepeda motor, umumnya si pengendara megang stang dan duduk di sadelnya. Mengendarai sepeda motor sambil duduk di stang dianggap tidak lazim, kecuali akrobatik. Dengan cara tidak lazim tersebut pengemudi motor beresiko tergelincir.&lt;br /&gt;Namun demikian, bila segera diketahui dapat diselamatkan dari kecelakaan.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/3/33/Ectopic.gif/190px-Ectopic.gif" alt="Kehamilan di luar kandungan" align="right" border="0" height="162" hspace="10" vspace="5" width="190" /&gt;Hamil di luar kandungan, kira-kira seperti itulah gambarannya. Kehamilan saya gambarkan sebagai pengendara sedangkan kandungan saya gambarkan sebagai sadel (tempat duduk).&lt;br /&gt;Jadi, yang dimaksud hamil di luar kandungan jangan dibayangkan hamil di lambung lho, tidak seperti itu, masih di wilayah kandungan koq, hanya kadang ada yang kluyuran di luar wilayah kandungan tetapi tidak jauh-jauh amat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;DEFINISI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kehamilan di luar kandungan adalah kehamilan dimana sel telur (ovum) yang sudah dibuahi (oleh spermatozoon) tidak berada (implantasi) di rongga rahim (endometrium).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lha terus lari kemana hasil pembuahan tersebut, tersesat kemana ?&lt;br /&gt;Mari kita simak tempat-tempat nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Berdasarkan tempatnya&lt;/strong&gt;, kehamilan di luar kandungan terdiri dari:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kehamilan Tuba&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (berkisar 95-98%). Kahamilan di tuba adalah tempat paling favorit terjadinya kehamilan di luar kandungan. Bisa dibayangkan bagaimana resikonya, si jabang tumbuh dan berkembang di saluran penghubung antara rongga rahim dengan indung telur (ovarium) yang hanya sebesar pangkal lidi atau kira-kira mirip karet pèntil . Hiy,tentu mudah pecah, perdarahan di dalam tanpa diketahui. Perdarahan tersebab pecahnya pembuluh nadi (arteri) kecil bukan netes, tapi mancur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kehamilan pada leher rahim (servikalis) dan tanduk rahim (kornual). Masih di bagian rahim tetapi tidak di dalam rongga rahim. Leher rahim dan tanduk (kornu) adalah salah satu bagian rahim yang sempit, bukan tempat ideal untuk pertumbuhan bayi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kehamilan indung telur (ovarium). Organ pemroduksi sel telur (ovum) ini kecil, jumlahnya ada 2 di ujung tuba kanan dan kiri, bukan tempat pertumbuhan bayi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kehamilan jaringan ikat rahim (intra ligamenter). Gimana jika bayi tumbuh di jaringan yang alot, nggak ideal kan ?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kehamilan rongga perut (abdomen). Maksudnya bukan lambung lho, halah koq sulit sih meng-indonesiakan. Begini deh, rongga perut (abdomen) itu adalah rongga di bagian tengah tubuh yang berisi: liver (hati), lambung dan rangkaian ususnya, limpa, sepasang ginjal, lalu turun ke bawah berisi organ reproduksi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nah kehamilan di luar kandungan bisa nyasar juga ke rongga perut sekitar wilayah rahim namun persentasinya amat kecil.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kehamilan kombinasi. Maksudnya ada dua kehamilan, yang satu kehamilan di luar kandungan, satunya lagi kehamilan dalam rahim secara bersamaan. Tentu presentasenya juga amat kecil.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;FAKTOR PENYEBAB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kehamilan di luar kandungan dapat terjadi karena gangguan transport hasil pembuahan dari tuba ke rongga rahim. Dapat pula sebagai akibat kelainan hasil pembuahan itu sendiri yang memang memiliki potensi kehamilan di luar kandungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;catatan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pembuahan, yakni bertemunya benih pria (spermatozoon) dengan sel telur (ovum) terjadi di tuba. Setelah itu hasil pembuahan (konsepsi) berjalan menuju rongga rahim. nah di rongga rahim inilah tempat tumbuh dan berkembang si jabang bayi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oya, sudah tahu bedanya spermatozoon dengan sperma ?&lt;br /&gt;Oke, secara garis besar keduanya dibedakan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Spermatozoon&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (jamak: spermatozoa) adalah benih lelaki yang sudah siap membuahi sel telur (ovum). Itu lho, yang bentuknya seperti kecebong berenang di air.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sperma&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (sperm) adalah cairan yang berisi spermatozoa dan komponen lainnya.&lt;br /&gt;Halo pemilik spermatozoa, dah tahu bedanya kan ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;inga, inga, inga jangan jadi korban pariwara. Pernah dengar obat-obat atau ramuan atau apapun yang ditawarkan untuk menjadikan sperma cair supaya kental ?&lt;br /&gt;Jangan salah, sperma yang berkualitas bagus bukan yang kental, apalagi yang seperti odol. Bukan, sekali lagi bukaaannnnn.&lt;br /&gt;Yang bagus tentu yang agak cair dengan kekentalan (viskositas) tertentu. Coba kita pikir, bila berenang di lumpur dengan di air enak mana hayo.&lt;br /&gt;Nah bila sperma terlalu kental apa yang terjadi ? Tak ayal, spermatozoa banyak yang nggak kuat berpacu, mobilitasnya rendah, ekornya saling belit, kepalanya hanya tolah-toleh, diantaranya ada yang klenger, ya kan, ya kan, yayaya.&lt;br /&gt;Soal kekentalan (viskositas) dan zat kimiawi apa saja yang terkandung di dalamnya, silahkan tanya sama &lt;a href="http://lita.inirumahku.com/" title="Bu Lita" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Bu Lita&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; yang ahli kimia dan &lt;a href="http://urip.wordpress.com/" title="Pak Guru Helgeduelbek" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Pak Guru&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; kimia kita. Setuju !&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Eh hampir lupa, sekali &lt;strike&gt;moncrot&lt;/strike&gt; (maaf, ngga nemu bahasa yang sopan) &lt;em&gt;muncrat&lt;/em&gt; (kata &lt;a href="http://kombor.com/" title="Muncrat lebih halus daripada moncrot" target="_blank"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kang Kombor&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; lebih halus, maturnuwun Kang), volume sperma beberapa ml dengan jumlah benih jutaan, terus mereka balapan mencari ovum di tuba. Kalo ngga ketemu ya sudah, ngga ada kehamilan.&lt;br /&gt;Maaf pembaca, ini mesum apa enggak ya. Di niatkan tholabul ilmi aja deh.&lt;br /&gt;Kalo nanya yang beginian silahkan hubungi dr. Boyke.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Berdasarkan penyebabnya&lt;/strong&gt;, kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik) dibagi 3, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Gangguan transport hasil pembuahan. Gangguan ini dapat disebabkan oleh: radang panggul, alat kontrasepsi dalam rahim, penyempitan tuba, dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kelainan hormonal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyebab lain, yang masih diperdebatkan, misalnya: endometriosis(penyimpangan pembentuk jaringan rahim, gitu aja ya), cacat bawaan, kualitas sperma dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;GEJALA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda kehamilan di luar kandungan beragam. Untuk mudahnya, ada dua jenis:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kehamilan di luar kandungan belum terganggu. Pada fase ini gejalanya sama dengan kehamilan normal, terlambat haid, mual., muntah dan lain-lain.Tanda khas yang sering adalah: terlambat haid, perdarahan dan nyeri perut bagian bawah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kehamilan di luar kandungan terganggu (kehamilan ektopik terganggu). ada fase ini, selain tanda di atas, terdapat gejala nyeri perut bawah yang amat sangat secara mendadak, lalu terjadi syok sebagai akibat pecahnya kehamilan ektopik dan gangguan keseimbangan aliran darah (hemodinamik).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pertolongan harus segera, yang paling penting adalah membawa ke RS untuk stabilisasi penderita.&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya sesuai protokol penatalaksanaan kehamilan ektopik (Kehamilan di luar kandungan) *&lt;em&gt;teknis medis&lt;/em&gt;*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Halo teman sejawat ahli kandungan (SpOG), tambahin dong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PESAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk kaum pria (termasuk saya):&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kontrolkan ibu hamil secara dini dan rutin&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Temani pasangan saat kontrol, digandeng, seperti manten baru itu lho. Nah gitu dong, genggam lembut tangan si dia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bla bla bla , hayo para wanita, minta diapakan saat hamil, sebut saja atau tulis daftarnya ya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Maaf, bahasannya sangat umum, maklum yang nulis dokter umum. Mestinya yang lebih berkompeten menulis ini adalah dokter yang tidak umum, maksud saya ahli kandungan. hehehe.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Semoga bermanfaat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Referensi:&lt;br /&gt;PDT Lab Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan, RSUD dr Soetomo, Surabaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Edisi cetak: download &lt;a href="http://cakmoki86.files.wordpress.com/2007/02/hamildiluarkandungan.pdf" title="Hamil di luar kandungan" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Link terkait:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ectopic_pregnancy" title="ectopic pregnancy" target="_blank"&gt;wikipedia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.netdoctor.co.uk/diseases/facts/pregnancyectopic.htm" title="netdoctor" target="_blank"&gt;netdoctor&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.womens-health.co.uk/ectopic.asp" title="womens health" target="_blank"&gt;womens helth&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt; &lt;!-- .entry-content --&gt;     &lt;!-- #post-ID --&gt;                  &lt;h4&gt;&lt;span id="comments"&gt;Artikel asli &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/02/07/hamil-di-luar-kandungan/"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/6480737825892379222/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/6480737825892379222" rel="replies" title="1 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/6480737825892379222" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/6480737825892379222" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/hamil-di-luar-kandungan.html" rel="alternate" title="Hamil di luar kandungan" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-7309102119119493382</id><published>2007-12-02T23:47:00.001+08:00</published><updated>2008-03-12T16:36:23.299+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">Larva migrans: cacing mini berlenggang</title><content type="html">&lt;small class="entry-meta"&gt;&lt;br /&gt;       &lt;/small&gt; &lt;!-- .entry-meta --&gt;     &lt;!-- .entry-head --&gt;     &lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://i75.photobucket.com/albums/i302/cakmoki/penyakit/lmigrans.jpg" alt="cacing berlenggok di bawah kulit" align="right" border="0" height="340" hspace="10" vspace="5" width="210" /&gt;Para pembaca terhormat, pernahkan menemui seperti gambar?&lt;br /&gt;Mudah-mudahan tidak.&lt;br /&gt;Namun demikian saya ingin berbagi informasi tentang penyakit ini. Siapa tahu ada diantara pembaca yang berminat untuk mengetahuinya.&lt;br /&gt;Namanya sudah tertulis di gambar: &lt;strong&gt;Larva migrans&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 jenis, yakni cutaneous larva migrans (di kulit) dan larva migrans visceralis (di organ tubuh)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita hanya akan membahas jenis yang pertama: &lt;em&gt;&lt;strong&gt;cutaneous larva migrans&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, lantaran jenis ini lebih sering ditemui. Nama lain adalah &lt;em&gt;&lt;strong&gt;creeping eruption&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namanya koq sulit sih. Sabar, nanti bisa &lt;strong&gt;dipermudah&lt;/strong&gt; supaya mudah diingat.&lt;br /&gt;Tenang, tenang …&lt;span id="more-123"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika menemui penyakit ini di daerah pinggiran kota, bayangkan betapa sulitnya menjelaskannya.&lt;br /&gt;Begitu juga saya, saat mengatakan penyebabnya adalah cacing mungil masuk dan berkelana di bawah kulit, kira-kira apa reaksi yang mendengarnya, hayo.&lt;br /&gt;Biasanya cacing kan keluar lewat anus, atau cacing kremi ada di pinggiran silit (dubur). Lha koq tak ada hujan tiada angin ada &lt;strong&gt;cacing di bawah kulit&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Kaget, gak percaya, apa lagi ya …&lt;br /&gt;Kali dokternya dikira  ngelindur.&lt;br /&gt;Syukurlah, sekarang sudah enak, serba elektronik, serba komputer, sehingga di pinggiran seperti sayapun bisa memanfaatkannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penyebab: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Penyebabnya adalah larva dari cacing tambang Ancylostoma braziliense dan Ancylostoma caninum, yang berasal dari binatang, terutama anjing dan kucing. Penyebab lain diantaranya: gnatostoma, Uncinaria stenocephala, Butnostomum phlebotomum (dari sapi), Strongiloides sterconalis, dll. Larva cacing tersebut hidup di tanah, lumpur, pasir dan tempat-tempat kotor. Cacing ini daur hidupnya terutama melalui anjing, kucing dan dilaporkan bisa melalui herbivora.&lt;br /&gt;Cacingnya tidak kelihatan saking kecilnya (ukurannya mikro), kecuali menggunakan mikroskop.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sedangkan viceral larva migrans atau Larva migrans viseralis (menyerang bola mata, dan beberapa organ dalam lainnya) disebabkan oleh: larva cacing &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Toxocara&lt;/span&gt; (tidak dibahas dalam tulisan ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penularan:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kontak dengan larva cacing di tempat-tempat kotor (pasir, tanah, lumpur dll)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tertelan telur cacing (melalui tangan secara tidak sengaja)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Siapa yang bisa terjangkit “goyangan cacing mini” Larva migrans ?&lt;br /&gt;Pada dasarnya siapapun bisa terjangkit bila tertular, melalui kontak maupun tertelan. Tetapi yang paling sering dan memiliki resiko paling besar adalah: anak usia 1-7 tahun.&lt;br /&gt;Mengapa ?&lt;br /&gt;Karena anak pada usia tersebut senang-senangnya main di pasir dan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;ndeprok&lt;/span&gt; (duduk) di tanah atau rerumputan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tempat kami, kasusnya rata-rata 1-2 kasus per bulan (di tempat praktek). Usia penderita beragam, mulai anak hingga dewasa.&lt;br /&gt;Pada anak umumnya memiliki riwayat senang main atau ndeprok di tanah, pasir, rerumputan.&lt;br /&gt;Sedangkan pada usia remaja, biasanya sebelumnya habis latihan silat, guling-guling di rumput (mungkin latihan jurus naga), atau habis bal-balan di lapangan kotor.&lt;br /&gt;Dan pada usia dewasa, pada umumnya terjangkit setelah kerja bakti mbersihin parit, bersih-bersih halaman, pekerja pengangkut pasir dll.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya memakai isitilah &lt;strong&gt;cacing kulit&lt;/strong&gt; supaya mudah diingat. Istilah ini saya akui salah, tetapi jangan khawatir, nama Larva migrans tetap diperkenalkan, lalu saya mudahkan dengan nama “&lt;em&gt;&lt;strong&gt;cacing kulit&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;“.&lt;br /&gt;Ternyata warga memang lebih mudah mengingat. Terbukti penderita yang terjangkit larva migrans mengatakan bahwa diberi tahu tetangganya yang pernah berobat dan diberi tahu bahwa namanya “cacing kulit”, lalu disuruh berobat ke praktek karena akan ditunjukkan gambarnya di komputer kecil (maksudnya PDA). *halah PDA lagi*&lt;br /&gt;Nah, enak tho ….&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Perjalanan penyakit&lt;/strong&gt; ( larva migrans cutaneous).&lt;br /&gt;Pada manusia, masa tunasnya mencapai beberapa hari dan penyakit ini dapat berlangsung beberapa minggu hingga beberapa bulan bila tidak diobati.&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Awalnya hanya berupa bintik merah gatal (mbentol), lalu melonjong, memanjang, berkelak-kelok seperti spiral.&lt;br /&gt;Gatal pada malam hari, lantaran saat itu si &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;larva cacing&lt;/span&gt; jalan-jalan berlenggak-lenggok menyusuri kulit rata-rata 2mm-3mm per hari.&lt;br /&gt;Jadi jika alur lenggak-lenggoknya sekitar 15 cm, berarti kira-kira sudah berlangsung sekitar 5 hari. Adakalanya orang tua ngotot baru 2 hari, maklum saja mungkin tahunya memang baru 2 hari karena si ibu bekerja dan anaknya dititipkan. &lt;em&gt;(di daerah kami banyak wanita bekerja di pabrik plywood, namun sekarang sudah kerkurang seiring bangkrutnya beberapa pabrik plywood)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;” Pak, niki anak kulo kinging cacing kulit. Tanggi-tanggi nyanjangi ken berobat ngriki “. (pak, ini anak saya kena cacing kulit. Tetangga ngasih tahu dan nyuruh berobat ke sini)&lt;br /&gt;Ehm, ya sudah tinggal nyocokkan, wong ibu si pasien udah ngerti.&lt;img src="http://i75.photobucket.com/albums/i302/cakmoki/penyakit/lv-abd.jpg" alt="Cacing tamasya di perut" align="right" border="0" height="128" hspace="10" vspace="5" width="192" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan letaknya, penyakit ini paling banyak mengenai kaki (39%), pantat (18%) dan perut (16%). &lt;em&gt;&lt;br /&gt;Jining Wang, MD, February 28, 2006&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pengobatan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tahun 1960-an, pengobatan cutaneous larva migrans menggunakan &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Chlorethyl&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, obat anastesi semprot dingin (biasa juga dipakai di persepakbolaan).&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Prior to the 1960s, topical modalities such as ethyl chloride spray, liquid nitrogen, phenol, carbon dioxide snow, piperazine citrate, electrocautery, and radiation therapy were used unsuccessfully because the larvae might be missed and/or not be killed. Lydia A Juzych, MD, April 10, 2006)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Ternyata obat semprot tersebut hanya menghambat, tidak membunuh cacing.&lt;br /&gt;Perlu diketahui, larva cacing terhambat pada suhu di bawah 10 derajat cecius, tetapi tidak mati, dan baru bisa mati pada suhu minus 15 derajat celcius. Itulah mengapa disemprot Chlorethyl tak kunjung sembuh.&lt;br /&gt;Yah, pindah berobat dong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Obat yang dianjurkan antara lain:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Obat cacing&lt;/strong&gt;: Obat pilihan adalah: thiabendazole, ivermectin dan albendazole, sedangkan obat lainnya Mebendazole.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Thiabendazole&lt;/strong&gt; (apa sudah ada di Indonesia ?)&lt;br /&gt;Dosis: 25-50 mg/kg berat badan/hari, diberikan 2 kali sehari selama 2-5 hari. Tidak diperkenankan melebihi 3 gram perhari.&lt;br /&gt;Dapat juga diberikan secara topikal (obat luar) 10-15% dalam larutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Albendazole. &lt;/strong&gt;( pilih yang ini )&lt;br /&gt;Dosis dewasa dan anak di atas 2 tahun: 400 mg perhari, dosis tunggal, selama 3 hari atau 200 mg dua kali sehari selama 5 hari.&lt;br /&gt;Dosis anak kurang dari 2 tahun: 200 mg perhari selama 3 hari.&lt;br /&gt;Atau 10-15 mg per kg berat badan, 4 kali perhari selama 3-5 hari.&lt;i&gt;Jining Wang, MD, February 28, 2006&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mebendazole&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dosis dewasa dan anak di atas 2 tahun: 100-200 mg dua kali sehari, selama 4 hari .&lt;br /&gt;Anak kurang dari 2 tahun: tidak dianjurkan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Anti alergi&lt;/strong&gt;, untuk mengurangi alergi lokal, misalnya menggunakan hidrokortison cream atau sejenisnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Antibiotika&lt;/strong&gt;, diberikan bila ada infeksi sekunder (bernanah)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama ini, untuk pasien di praktek, hasil terbaik adalah Albendazole.&lt;br /&gt;Ada review lain dari para sejawat ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pencegahan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sedapat mungkin, hindari anak-anak ndeprok (duduk) di pasir, tanah, rerumputan.&lt;br /&gt;Sulit lho, karena area tersebut adalah tempat favorit anak untuk bermain dengan teman-temannya.&lt;br /&gt;Menurut saya dilematis, di satu sisi anak perlu dilatih mengenal sekitarnya, berkreasi main pasir bikin macam-macam bentuk, di sisi lain beresiko terjangkit cutaneous larva migrans. Begitu juga berlarian di rerumputan, bagi anak mengasyikkan. *saya juga*&lt;br /&gt;Bila si anak sulit menghindari tempat tersebut, langkah terbaik adalah mencuci tangan-kaki dengan sabun atau sekalian dimandiin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagaimana bila mendapati anggota keluarga atau tetangga terjangkit penyakit tersebut?&lt;br /&gt;Dengan berat hati, mau tidak mau dibawa ke dokter.&lt;br /&gt;Pertama dicocokkan benar tidaknya, kedua menyangkut pilihan dan dosis obat.&lt;br /&gt;Kecuali bila difoto lalu upload, bisa didiskusikan secara &lt;strong&gt;online&lt;/strong&gt;. *informatika kedokteran*&lt;br /&gt;(saran dari teman saya, sejawat &lt;a href="http://daniiswara.wordpress.com/" title="Telemedicine ? asyiiik" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Dani Iswara&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Menurut saya *tapi jangan omong-omong ya* sebenarnya jika saran Mas Dani itu bisa terwujud, penyakit beginian dapat diobati sendiri, tentunya setelah diskusi online. Maksudnya biar mudah. &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Semoga bermanfaat.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Artikel asli &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/02/02/cutaneous-larva-migran-lenggak-lenggok-cacing-mini/"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Update: 12 Maret 2008 * thanks mas &lt;a href="http://www.fajarqimi.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fajar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; :) *&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/7309102119119493382/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/7309102119119493382" rel="replies" title="3 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/7309102119119493382" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/7309102119119493382" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/larva-migrans-cacing-mini-berlenggang.html" rel="alternate" title="Larva migrans: cacing mini berlenggang" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://i75.photobucket.com/albums/i302/cakmoki/penyakit/th_lmigrans.jpg" width="72"/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-7494128533977051111</id><published>2007-12-02T23:43:00.000+08:00</published><updated>2007-12-02T23:46:02.138+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">Herpes Zoster atau dumpo bukan disembur</title><content type="html">&lt;small class="entry-meta"&gt; &lt;/small&gt;&lt;!-- .entry-head --&gt;     &lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://i75.photobucket.com/albums/i302/cakmoki/penyakit/hz1.jpg" alt="Herpes zoster" align="right" border="0" /&gt;Silahkan lihat gambar.&lt;br /&gt;Di praktek kami, penyakit ini cukup sering dijumpai. Rata -rata dalam 1 sampai 2 bulan ada penderita seperti pada gambar yang datang berobat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Salah kaprah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagi warga suku Jawa, penyakit ini dinamakan &lt;strong&gt;Dumpo&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;( dompo ? )&lt;/em&gt;. Dan masih menurut sebagian warga suku Jawa pengobatannya adalah : DISEMBUR.&lt;br /&gt;Maksudnya diludahi, crot crot crot.&lt;br /&gt;Konon, bila penderitanya pria, maka dicarilah penyembur janda yang dapat perjaka. &lt;em&gt;( enak nih, banyak lho selebriti cantik berstatus janda dapet perjaka, contoh: D )&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila penderita wanita, maka penyemburnya adalah duda yang dapat gadis kinyis-kinyis.&lt;span id="more-117"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di tempat kami ada seorang wanita datang berobat dengan penyakit tersebut. Menurut penuturannya, ternyata wanita tadi seorang janda yang bersuamikan perjaka dan sebelumnya dipaksa ngobati beberapa penderita penyakit ini. Nah, ketularan kan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi warga Banjar, kalau tidak salah menyebut penyakit ini: Kayap.&lt;br /&gt;Suatu ketika ada warga dari Tapanuli yang menderita penyakit ini. Menurut yang bersangkutan, kepercayaan sementara orang di kampungnya penyakit ini karena diludahi makhluk halus.&lt;br /&gt;Mungkin saja setiap suku di Indonesia menyebut penyakit ini dengan nama beragam, disertai kepercayaan turun temurun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak usah mencari siapa salah, yang jelas salah kaprah. Untuk itu mari kita sebarkan informasi yang benar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Judul posting dan gambar sudah tertera nama penyakit, yakni: &lt;strong&gt;Herpes zoster.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini menyerang saraf kulit, dalam bahasa Kedokteran saraf perifer atau saraf tepi. Saya dengan seenaknya menyebut saraf kulit hanya untuk memudahkan, mengingat gejala yang nampak ada di kulit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penyebab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Virus, nama virusnya adalah &lt;strong&gt;varisela-zoster&lt;/strong&gt;, masih satu keluarga dengan virus varisela (penyebab penyakit cacar air).&lt;br /&gt;Bedanya, bila cacar air menyerang kulit seluruh tubuh sedangkan virus varisela-zoster menyebabkan penyakit herpes zoster yang meyerang sebagian tubuh.&lt;br /&gt;Maksud sebagian tubuh adalah bagian tertentu dari tubuh kita dan hanya menyerang satu sisi, kanan atau kiri.&lt;br /&gt;Misalnya terkena daerah kepala, maka akan timbul seperti gambar tetapi letaknya di kepala, mulai ujung rambut sampai ujung dagu, kadang juga leher. Bukan hanya kulitnya lho, tetapi termasuk telinga,hidung, mulut dan mata. Wah, nyerinya bukan main, bisa nagis saking nyerinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila terkena bagian bokong, otomatis alat kelamin juga kena, bagian kiri atau kanan, terserah penyakitnya suka yang mana. Bagian ini juga nyeri teramat sangat, karena sarafnya peka terhadap nyeri seperti daerah kepala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://i75.photobucket.com/albums/i302/cakmoki/penyakit/saraf.jpg" alt="gambar syaraf" align="left" border="0" height="280" hspace="10" vspace="5" width="185" /&gt;Mengapa hanya mengenai salah satu sisi bagian badan, hanya kiri atau kanan saja ?&lt;br /&gt;Di atas sudah disinggung bahwa yang diserang adalah saraf kulit. Saraf-saraf tersebut terbentuk secara melingkar dari induk saraf di dalam tulang belakang (medulla spinalis) dan kepala menyusuri bagian tubuh kanan dan kiri. Ujung-ujungnya ada di bagian depan depan tubuh kita dan tidak bersambung satu dengan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengapa hanya menyerang satu sisi saja (unilateral ), koq tidak sekalian saja menyerang dua sisi kanan dan kiri (bilateral) ?&lt;br /&gt;Nah, yang ini belum diketahui.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada kepercayaan, bila menyerang dua sisi atau bila sampai bercak-bercak tersebut menyambung antara kiri dan kanan atau sebaliknya, dikatakan bahaya atau bisa mati.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penjelasan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jelas tidak akan nyambung, wong ujung saraf antara kanan dan kiri tidak nyambung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Gejala:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mula-mula penderita mengalami demam atau panas, disertai nyeri di bagian tubuh yang nantinya timbul bercak.&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian ( setiap orang tidak sama), muncul bercak kemerahan di bagian tubuh yang neri tadi. makin hari menyebar dan membesar sampai sebesar biji jagung. &lt;em&gt;( lihat gambar saja, daripada membayangkan )&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Makin lama, mengelupas (bahasa jawa: mlonyoh) dan tetap nyeri.&lt;br /&gt;Setelah kering (ada yang seminggu, ada pula 2 atau 3 minggu) dan sembuh, kadang masih menyisakan nyeri. Sisa-sisa nteri adakalanya masih muncul bertahun-tahun kemudian. Keadaan ini disebut nyeri post herpetic.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pengobatan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini belum ada obat spesifik. Pemakaian anti virus yang oleh beberapa ahli dikatakan bisa menghilangkan nyeri post herpetic ternyata masih memerlukan penelitian.&lt;br /&gt;Pengobatan lebih diarahkan untuk mengurangi gejala, misalnya pemberian antinyeri atau penurun panas atau obat untuk mengurangi rasa gatal pada periode masa penyembuhan.&lt;br /&gt;Obat antivirus sendiri masih kontroversial, artinya belum dapat dibuktikan bahwa pemakaiannya benar-benar bisa menyembuhkan.&lt;br /&gt;Antibiotika diberikan bila ada infeksi sekunder, misalnya kulit jadi bernanah atau terkelupas (mlonyoh).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;inga inga&lt;/strong&gt; obatnya: BUKAN DISEMBUR, bukan, bukan, bukaaannnn.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Masa penyembuhan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang tidak sama, tergantung daya tahan tubuhnya. Ada yang sembuh hanya seminggu, adapula hingga 3 minggu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Makanan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Makanan bebas, tidak ada pantangan lho ya.&lt;br /&gt;Mau makan soto, sate, gule, semur, nasi goreng, bakso, gado-gado, pecel, pangsit, koloke, cap jai, semua boleh, asalkan bayar bila makan di rumah makan.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;WORO - WORO.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk teman sejawat para dokter, sengaja saya tampilkan gambar di &lt;strong&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PDA" target="_blank" title="Personal Digital Assistant"&gt;PDA&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;, karena saya di praktek memakai alat ini sebagai salah satu media penyebaran informasi.&lt;br /&gt;Nyata, tampak dan gak perlu capek menjelaskan yang gak kelihatan.&lt;br /&gt;Maksudnya bukan pamer, tapi ajak-ajak. Sudahlah, jangan menumpuk uang praktek, sebagian manfaatkan untuk pasien juga. Dari pasien untuk pasien.&lt;br /&gt;Gak usah beli yang mahal, punya saya seharga 2 jutaan sudah lumayan.&lt;br /&gt;Gambar-gambar ambil saja yang gratisan di internet. Buanyak.&lt;br /&gt;Caranya, ketikkan di mesin pencari Google, misalnya:&lt;br /&gt;larva migrans lalu klik search, selanjutnya klik images, nah muncullah banyak gambar, pilih yang gratisan, banyak koq.&lt;br /&gt;Oya bila berminat beli PDA, gak perlu terlalu fanatik dengan jenis tertentu, &lt;strong&gt;&lt;a href="http://pocketpccentral.net/%21pocket_pcs.htm" target="_blank" title="Pocket pc"&gt;Pocket&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; pc maupun &lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.palm.com/id/" target="_blank" title="Palm pda"&gt;Palm&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; yang penting friendly use.&lt;br /&gt;Setuju ?&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Duh, koq jadi panjang ya.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Artikel asli &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/01/28/herpes-zoster-atau-dumpo-bukan-disembur/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/7494128533977051111/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/7494128533977051111" rel="replies" title="1 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/7494128533977051111" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/7494128533977051111" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/herpes-zoster-atau-dumpo-bukan-disembur.html" rel="alternate" title="Herpes Zoster atau dumpo bukan disembur" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://i75.photobucket.com/albums/i302/cakmoki/penyakit/th_hz1.jpg" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-5235248456900335291</id><published>2007-12-02T23:41:00.000+08:00</published><updated>2007-12-02T23:42:59.609+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">sekilas Gabag atau Morbili atau Kerumut</title><content type="html">&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Hobi tour (blogwalking) menuntun saya ke blog &lt;a href="http://kombor.com/" title="Blog Kang Kombor" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Kang Kombor&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; yang nulis posting menceritakan kejadian tahun 1998 ketika beliau terkena &lt;strong&gt;Gabagen&lt;/strong&gt; (Campak, Morbili, Kerumut: bahasa Banjar). Posting tersebut menindaklanjuti posting &lt;a href="http://fertobhades.wordpress.com/2007/01/12/duh/" title="Posting Hipotensi by fertobhades" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Hipotensi&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; oleh &lt;a href="http://fertobhades.wordpress.com/" title="Blog Fertobhades" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;fertobhades&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Berikut cuplikannya:&lt;span id="more-112"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt; Selama lebih dari seminggu Kang Kombor tersiksa dengan badan panas tinggi tetapi rasanya dingin sekali. Periksa ke RS Panti Waluyo (namanya bener nggak sih?) di Pakem, kata dokter jaga yang berwujud perempuan muda (entah dokter beneran atau dokter-dokteran) kalau dalam tiga hari panas nggak turun, berarti Kang Kombor kena tipes. Halah, waktu periksa ke Pakem itu Kang Kombor sudah menderita panas 3 hari! Bisa-bisanya suruh nunggu 3 hari lagi. Helgeduelbek tenan kalau begitu caranya. Walhasil, obat dari Pakem itu Kang Kombor buang saja. Nggak ada gunanya diminum. Wong doktere memberikan obat dengan diagnosa coba-coba. Kalau salah obat gimana? Kang Kombor kan bisa ko-it nggak ada gunanya.Eh, ndilalah setelah lewat tujuh hari muncul gabag di sekujur tubuh dan panas menghilang. Rasa lemas pun ikut pergi. Ternyata gabag. Padahal, ada yang bilang bisa jadi tipes atau DBD. Anehnya, setelah kena gabag terakhir itu sampai saat ini, Kang Kombor belum pernah memiliki tensi di atas 120. Gabagen itu entah gabagen yang keberapa yang Kang Kombor derita. Yang jelas waktu kecil Kang Kombor dulu pernah gabagen lebih dari 2 kali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kok bisa mbalik dari hipertensi menjadi hipotensi? Adakah yang bisa menjelaskan secara medis? Mungkin &lt;a href="http://pitutur.web.id/" title="dokter Mbah Dipo yang manteb pituturnya" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Mbah Dipo&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; bisa memberi sedikit pandangan dokter kepada Kang Kombor. Kalau dokter Pakem itu Kang Kombor ra percoyo babar blas!&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Saya tersenyum baca &lt;a href="http://kombor.com/2007/01/16/hipertensi-mbalik-jadi-hipotensi/" title="Hipertensi mbalik jadi Hipotensi" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;postingan&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; Kang Kombor ini, karena seperti itulah gambaran hubungan antara pasien-dokter. Sekilas &lt;em&gt;mungkin&lt;/em&gt; si dokter minim informasi, kurang komunikatif (mungkin), sedang pasien segan bertanya, akibatnya tidak percaya dan lain-lain karena kurang terjalinnya komunikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Postingan di atas sebenarnya sudah menjawab pertanyaan yang menyertai penyakit tersebut, namun tak ada salahnya saya ulas kembali secara singkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Campak atau Gabagen&lt;/strong&gt; ( bahasa Jawa )&lt;br /&gt;Disebut juga Morbili, Measles atau Kerumut ( bahasa Banjar, bujurkah mbak &lt;a href="http://j-mave.blogspot.com/" title="dokter di Kalsel" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Mina&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; ? ).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Definisi.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Campak ( Rubeola, Measles, Morbili ) adalah infeksi virus akut yang sangat menular, ditandai dengan demam, lemas, batuk, peradangan selaput mata ( konjungtivitis ) dan bintik merah di kulit (ruam).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penyebab&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penyebabnya &lt;em&gt;&lt;strong&gt;virus&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; morbili (paramiksovirus).&lt;br /&gt;Virus ini terdapat dalam darah dan sekret (cairan) nasofaring (jaringan antara tenggorokan dan hidung) pada masa gejala awal (prodromal) hingga 24 jam setelah timbulnya bercak merah di kulit dan selaput lendir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Cara penularan&lt;/strong&gt; melalui droplet dan kontak, yakni karena menghirup percikan ludah (droplet) penderita morbili.&lt;br /&gt;Artinya, seseorang dapat tertular Campak bila menghirup virus morbili, bisa di tempat umum, di kendaraan atau di mana saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang yang rentan terhadap campak antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;bayi berumur lebih dari 1 tahun&lt;/li&gt;&lt;li&gt;bayi yang belum imunisasi campak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;remaja dan dewasa muda yang belum imunisasi kedua&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Gejala.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Masa tunas (inkubasi) berkisar sekitar 12-14 hari, referensi lain menyebutkan 10-20 hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gejala ( klinis ) dibagi menjadi 3 stadium, yakni:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Stadium awal (prodromal)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Stadium timbulnya bercak (erupsi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Stadium masa penyembuhan (konvalesen)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Stadium awal&lt;/strong&gt; (prodromal)&lt;br /&gt;Pada umumnya berlangsung sekitar 4-5 hari, ditandai dengan:&lt;br /&gt;panas, lemas (malaise), nyeri otot, batuk, pilek, mata merah, fotofobia (takut cahaya), diare karena adanya peradangan saluran pernapasan dan pencernaan.&lt;br /&gt;Pada stadium ini, gejalanya mirip influenza.&lt;br /&gt;Namun diagnosa kearah Morbili dapat dibuat bila terdapat bercak sebesar ujung jarum (bercak &lt;strong&gt;Koplik&lt;/strong&gt;) di dinding pipi bagian dalam (mukosa bukalis) dan penderita pernah kontak dengan penderita morbili dalam 2 minggu terakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Stadium timbulnya bercak&lt;/strong&gt; (erupsi)&lt;br /&gt;Terjadi sekitar 2-3 hari setelah stadium awal.&lt;br /&gt;Ditandai dengan: demam meningkat, bercak merah menyebar ke seluruh tubuh, disertai rasa gatal. Selanjutnya gejala tersebut akan menghilang sekitar hari ketiga.&lt;br /&gt;Kadang disertai diare dan muntah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Stadium masa penyembuhan&lt;/strong&gt; (konvalesen)&lt;br /&gt;Pada stadium ini, gejala-gejala di atas berangsur menghilang. Suhu tubuh menjadi normal, kecuali ada komplikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Diagnosa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendiagnosa dapat dilakukan dengan:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Secara klinis, yakni berdasarkan riwayat timbulnya penyakit (anamnesa) dan pemeriksaan fisik (physic diagnostic)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pemeriksaan Penunjang, antara lain: pemeriksaan darah, serologis dan biakan virus (mahal).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Diagnosa Banding&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Artinya, kemungkinan penyakit lain yang mirip dengan Campak, diantaranya:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; German measles&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Eksantema subitum&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Infeksi virus lain&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Infeksi Stafilokokus, dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pengobatan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt; Campak tanpa Penyulit&lt;/strong&gt;, cukup dengan:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Rawat jalan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Cukup mengkonsumsi cairan dan kalori&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pengobatan simptomatis, artinya mengurangi gejalanya saja, semisal: obat penurun panas (parasetamol / asetaminofen), obat batuk, dan lainnya. Yang terpenting adalah memperbaiki keadaan umum.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Campak dengan Penyulit:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Perlu rawat inap (opname)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Penatalaksanaan sesuai Standard Operational Procedure (sop) atau Prosedur Tetap. &lt;em&gt;Yang ini Pre Memori aja ya&lt;/em&gt;. (soalnya teknis sih)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Komplikasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dapat terjadi karena penurunan kekebalan tubuh sebagai akibat penyakit Campak.&lt;br /&gt;Komplikasi yang dapat timbul, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Bronkopnemonia (infeksi saluran napas)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Otitis Media (infeksi telinga)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Laringitis (infeksi laring)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Diare&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Kejang Demam (step)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Ensefalitis (radang otak)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pencegahan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Imunisasi ( imunisasi campak untuk bayi diberikan pada umur 9 bulan )&lt;br /&gt;Bisa pula imunisasi campuran, misalnya MMR (measles-mump-rubella), biasanya diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Catatan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;measles: campak atau morbili atau gabag atau kerumut.&lt;br /&gt;mump: gondongan&lt;br /&gt;rubella: German measles&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Referensi:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Pedoman Diagnosa dan Terapi Lab IKA, RSUD dr. Soetomo, Surabaya&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Buku Kuliah IKA, Bagian IKA FKUI&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Serba serbi penyakit Campak atau Gabag atau Morbili atau Kerumut.&lt;br /&gt;Berdasarkan komen postingan &lt;strong&gt;Kang Kombor&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Benarkah ada hubungan antara hipotensi dan gabagken itu?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penjelasan&lt;/strong&gt;: tidak ada hubungannya. Bila terjadi seperti itu sifatnya insidental atau mungkin saja sebelumnya sudah turun tekanan darahnya tanpa diketahui karena tidak diperiksa.&lt;br /&gt;Btw, bila pas lemas-lemasnya terjadi hipotensi, hal ini bisa saja terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komen &lt;a href="http://urip.wordpress.com/" title="Pak Guru Helgeduelbek" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;Pak Helgeduelbek&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;. (banyak yang menganggap seperti komen beliau) Katanya kalau gabagken suruh minum air kelapa biar cepet keluar gabag-nya yah kang, atau ada yg nyaranin minum minuman bersoda seperti sprite dll.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penjelasan&lt;/strong&gt;: Minum tidak minum, bercak merah tetap keluar sesuai urutan gejala.&lt;br /&gt;Di atas dianjurkan banyak minum, artinya minum teh, susu dll, boleh apalagi kalau ada yang nganteri, jadi tidak harus air kelapa lalu malam-malam repot penekan pohon kelapa. Hehehe.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panasnya 3+7=10 hari dong jadinya? Kok ngeri amat ya, itu kayak gelas disiram air panas terus-terusan selama 10 hari sampe petjah. Untung Kang Kombor nggak petjah di hari kesepuluh, amit-amit ya Kang.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Penjelasan:&lt;/strong&gt; komen ini bernada guyonan, tetapi sangat bermakna. Bila kita lihat gejala di atas, pada dasarnya bisa sembuh sendiri asalkan ketahanan tubuhnya bagus .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kang Kombor: Gabag memang begitu, Cay. Anakku waktu kena gabag panasnya sampe seminggu juga. Panas baru turun setelah gabagnya keluar semua. Analoginya nggak kayak gelas disiram air panas terus-menerus kali. Kan panasnya dari dalam, bukan dari luar.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Penjelasan:&lt;/strong&gt; sudah dijawab sendiri kan ? Hehehe&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu lagi, minum juice buah sebanyak-banyaknya. Ilmiahnya sih tubuh akan bikin sistem immune sendiri.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Penjelasan:&lt;/strong&gt; Lho ini kan udah menjawab sendiri to.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ada lagi:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang (di daerah saya) menganggap bila penderita Campak (gabag) tidak boleh mandi.&lt;br /&gt;Biasanya, yang demikian saya beri komentar sambil guyon:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;” Tetap mandi dong, kalau tidak mandi, pertama bau, kedua malah bisa jamuren. Toh nanti bercak merahnya tetap bertambah banyak, mandi maupun tidak mandi. Pilih mana hayo “.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mudah-mudahan ulasan singkat ini bermanfaat.&lt;br /&gt;Oya, saya sudah berusaha menulis dengan bahasa yang mudah dimengerti (menurut saya), namun saya mohon maaf bila masih banyak istilah “aneh”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Artikel asli &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/01/25/sekilas-gabag-atau-morbili-atau-kerumut/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/5235248456900335291/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/5235248456900335291" rel="replies" title="2 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/5235248456900335291" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/5235248456900335291" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/sekilas-gabag-atau-morbili-atau-kerumut.html" rel="alternate" title="sekilas Gabag atau Morbili atau Kerumut" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-1706828002997865196</id><published>2007-12-02T23:39:00.000+08:00</published><updated>2007-12-02T23:41:02.794+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">mitos kandungan turun</title><content type="html">&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;serial: salah kaprah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagian masyarakat Indonesia akrab dengan pijat. Mulai ibokota sampai pelosok negeri, rata-rata mengenal pijat.&lt;br /&gt;Di kalangan para wanita, keluhan perut biasanya (terutama di pedesaan) diatasi dengan &lt;strong&gt;pijat perut&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Begitu perut mulai dipegang, si pemijat mengatakan “&lt;strong&gt;peranakan turun&lt;/strong&gt;” atau “&lt;strong&gt;kandungan turun&lt;/strong&gt;“. Selanjutnya adalah acara pembetulan letak perut.&lt;br /&gt;Kultur ? …&lt;br /&gt;Saya tidak percaya bahwa kebiasaan ini dipengaruhi tingkat pendidikan. Kenyataannya para wanita berpendidikan tinggi, lulusan SLTA bahkan sarjana ada saja yang percaya bahwa keluhan perut bagian bawah disebabkan kandungan turun. &lt;em&gt;(termasuk salah seorang kerabat yang tinggal di kota besar)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang sudah dipijat dan oleh pemijat dikatakan kandungannya turun, begitu yakin dengan apa yang dikatakan pemijat, bahwa kandungannya turun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mari kita lihat isi rongga perut wanita.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-108"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;( gambar: organ reproduksi wanita, tampak samping )&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://cakmoki86.files.wordpress.com/2007/01/reprofem1.gif?w=400&amp;amp;h=300" alt="Gambar reproduksi wanita, tampak samping" align="top" border="0" height="300" hspace="10" vspace="5" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumber gambar:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Image:Gray1166.png" title="Gray's Anatomy, wikipwedia" target="_blank"&gt;Gray’s Anatomy&lt;/a&gt; (wikipedia)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam gambar, nampak bahwa kandungan terletak di rongga perut bagian bawah dan disangga oleh jaringan ikat serta tulang di bawahnya.&lt;br /&gt;Di bagian depan, adalah kandung kemih.&lt;br /&gt;Ada juga usus, dan lain-lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bisa dibayangkan bila organ-organ lunak itu diobok-obok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam ilmu kedokteran, rahim (kandungan) bisa turun, kondisi ini dinamakan &lt;strong&gt;prolaps uteri&lt;/strong&gt;, artinya kandungan yang turun hingga keluar dan nampak dari luar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://cakmoki86.files.wordpress.com/2007/01/prolapse200.gif?w=200&amp;amp;h=140" alt="prolaps uteri ( kandungan turun )" align="right" border="0" height="140" hspace="10" vspace="5" width="200" /&gt;gambar:&lt;br /&gt;kandungan (peranakan) turun atau prolaps uteri. Biasanya terjadi pada menopause atau wanita yang sering melahirkan, sehingga otot penyangga kandungan lemah.&lt;br /&gt;Inikah yang dimaksud turun oleh para pemijat perut wanita?&lt;br /&gt;Bila bukan, turun bagaimana ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di praktek, menjelaskan hal-hal semacam ini mudah, bisa menggunakan PDA &lt;em&gt;(saya pakai ini, menggunakan piranti penampil gambar “viewer” gratisan)&lt;/em&gt;, pc dengan monitor LCD ataupun laptop.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah mengetahui duduk persoalannya, sebaiknya tidak membiasakan obok-obok perut.&lt;br /&gt;Adalah tugas jajaran kesehatan untuk memberikan informasi kepada khalayak melalui berbagai media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Artikel asli &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/01/17/mitos-kandungan-turun/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/1706828002997865196/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/1706828002997865196" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/1706828002997865196" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/1706828002997865196" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/mitos-kandungan-turun.html" rel="alternate" title="mitos kandungan turun" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-4931329008069022517</id><published>2007-12-02T23:31:00.000+08:00</published><updated>2007-12-02T23:38:45.376+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="review"/><title type="text">Tifus, tidak harus makan bubur</title><content type="html">&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;ilustrasi pola makan seputar penyakit tifus&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;ketika seseorang mendengar penyakit demam tifus (demam tifoid, typhus abdominalis), maka yang terbayang adalah makan bubur.&lt;br /&gt;Itupun masih diperinci melalui tahapan, mulai bubur saring, bubur halus, bubur kasar lalu nasi lunak dan nasi.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Menilik ilustrasi di atas, terbayanglah seorang penderita tifus yang lemah, tak berdaya, sakitnya lama.&lt;br /&gt;Mungkin informasi tersebut didapatkan dari para dokter atau paramedis (perawat, bidan dll) atau bahkan dari mulut ke mulut sehingga menjadi semacam keyakinan yang mengakar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-106"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sampai kini masih terjadi kontroversi tentang makanan pada penderita tifus, terutama di kalangan dokter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada masa lalu, para ahli berpendapat bahwa penderita tifus diharuskan makan bubur dengan alasan untuk meng-istirahat-kan usus dan kekhawatiran terjadi perdarahan usus.&lt;br /&gt;Sehingga penderita tifus yang diharuskan makan bubur, kondisinya makin lemah dan masa penyembuhannya makin lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada perkembangannya, pendapat di atas berhadapan dengan kenyataan bahwa pemberian makanan padat secara dini (nasi) mempercepat pemulihan penderita tifus.&lt;br /&gt;Jadi, pemberian makanan padat dini (nasi) dengan lauk pauk rendah selulosa, aman diberikan pada penderita tifus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagaimana bila penderita tifus tidak bisa makan nasi karena perutnya terasa tidak enak atau sakit ?&lt;br /&gt;Kondisi demikian adalah perkecualian, penderita bebas memilih, apakah mau makan lunak atau padat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendapat terakhir (makan padat dini) sudah menjadi semacam standar, seperti termahtub dalam “Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam”, jilid I oleh Persatuan Ahli Penyakit dalam Indonesia (PAPDI), terbitan Balai Penerbit FKUI edisi III tahun 1996, cetakan ke 7 tahun 2004, halaman 439.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Silahkan simak penggalannya di bawah ini:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Di masa lampau, pasien demam difoid diberi bubur saring, kemudian bubur kasar dan akhirnya nasi sesuai dengan tingkat kesembuhan pasien. Pemberian bubur saring tersebut dimaksudkan untuk menghindari komplikasi perdarahan usus; karena ada pendapat, bahwa usus perlu diistirahatkan. banyak pasien tidak menyukai bubur saring, karena tidak sesuai dengan selera mereka. Karena mereka hanya makan sedikit keadaan umum dan gizi pasien semakin mundur dan masa penyembuhan semakin lama.&lt;br /&gt;Beberapa peneliti menunjukkan bahwa pemberian makanan padat dini, yaitu nasi dengan lauk pauk rendah selulosa (pantang sayuran dengan serat kasar) dapat diberikan dengan aman pada pasien demam tifoid.&lt;br /&gt;Karena ada juga pasien demam tifoid yang takut makan nasi, maka selain macam/bentuk makanan yang diinginkan, terserah pada pasien sendiri apakah mau makan bubur saring, bubur kasar atau nasi dengan lauk pauk rendah selulosa.&lt;br /&gt;( Prof. dr. Rachmat Juwono)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Mengapa di Rumah Sakit - Rumah Sakit masih memberikan diet bubur kepada penderita tifus ?&lt;br /&gt;Sayang sekali, di negeri ini saya belum mendapatkan penelitian komperatif (tanpa sponsor) tentang hal tersebut di atas yang dipublikasikan secara luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Topik terkait&lt;/strong&gt;:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://www.bawarchi.com/health/fever.html#fever2" target="_blank" title="diet of Typhoid fever by Mumtaz Khalid Ismail "&gt;diet of Typhoid fever&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://www.iwandarmansjah.web.id/print.php?id=232" target="_blank" title="Sekali Lagi Mengenai Test Widal Utk Tifus"&gt;Test Widal Utk Tifus&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Artikel asli sudah pernah ditulis &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/01/12/tifus-tidak-harus-makan-bubur/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/4931329008069022517/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/4931329008069022517" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/4931329008069022517" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/4931329008069022517" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/tifus-tidak-harus-makan-bubur.html" rel="alternate" title="Tifus, tidak harus makan bubur" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-2414183534331418567</id><published>2007-12-02T23:28:00.000+08:00</published><updated>2007-12-02T23:31:20.144+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><title type="text">Linu TIDAK identik dengan asam urat</title><content type="html">&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Ketika seseorang merasakan nyeri, ngilu, kram, kaku, atau pegal-pegal di tubuhnya atau sebagian badan nya, hampir selalu dikaitkan dengan &lt;strong&gt;asam urat&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Para tetangga mengatakan Asam Urat. Jadi dokter dadakan nih … padahal ngga tau asam urat itu jajan model apa …&lt;span id="more-100"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asam Urat merupakan terjemahan dari &lt;strong&gt;Uric acid&lt;/strong&gt;, dibentuk dari &lt;strong&gt;purin&lt;/strong&gt; yang asal nya dari protein … dan apabila kadar asam urat dalam darah tinggi (melebihi batas normal) berpotensi terbentuknya kristal batu di saluran kemih … nah loh, ngga ada kaitannya dengan URAT kan, ya itulah gara-gara salah menafsirkan terjemahan atau bisa pula korban dari iklan.&lt;br /&gt;Setiap manusia memiliki uric acid atau asam Urat di dalam tubuhnya.&lt;br /&gt;Kadar normal asam Urat di dalam tubuh manusia 3-6 mg% bagi wanita dan 3-7mg % bagi pria.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mengetahui kadar asam urat harus periksa laboratorium. Apabila kadar asam urat meningkat di atas normal, obatnya BUKAN JAMU.&lt;br /&gt;Tetapi dengan obat penurun kadar asam urat (allopurinol) yang terukur dosis dan lamanya minum obat, sambil dilakukan follow up.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan penyakit Radang Sendi yang diikuti dengan kenaikan kadar asam urat, namanya &lt;strong&gt;Gouty Arthritis&lt;/strong&gt;. Obatnya bukan jamu. Penyakit ini jarang, hanya sekitar 6 % dari semua kasus Rematik yang ratusan jenis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi nyeri sendi, linu, pegal-pegal, kram dan lainnya TIDAK SAMA dengan ASAM URAT&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Iklan yang menyesatkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Balai POM sudah melarang peredaran Jamu Asam Urat yang ternyata mengandung bahan kimia obat, tetapi masih juga dilanggar, mengapa ?&lt;br /&gt;Karena bisnis yang berkaitan dengan kesehatan itu menguntungkan.&lt;br /&gt;Yang namanya menguntungkan, tidak peduli merugikan orang banyak, yang penting untung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penjual dan pembeli tidak tau isi dan kandungan barang yang dijual, hanya untung…untung dan untung.&lt;br /&gt;Pengetahuan tentang obat tidak cukup dengan membaca brosur di kemasan obat, perlu ilmu kompleks karena terkait keselamatan manusia.&lt;br /&gt;Ada yang bilang setelah minum jamu linu enak. Malahan ada juga yang minum setiap hari sampai berbulan-bulan.&lt;br /&gt;Lho apa ukurannya enak?&lt;br /&gt;Alkohol juga enak, Narkoba enak, kok dilarang ?&lt;br /&gt;Karena keselamatan saudara …&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perut manusia BUKAN kotak obat untuk coba-coba … jadi minum obat harus dilandasi ilmu dan pertimbangan manfaatnya …&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lihat &lt;a href="http://www.pom.go.id/public/peringatan_publik/default.asp" target="_blank" title="Publik Warning"&gt;&lt;strong&gt;public warning&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; obat tradisional yang dilarang karena mengandung bahan kimia obat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Artikel asli sudah pernah ditulis &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/01/11/100/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/2414183534331418567/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/2414183534331418567" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/2414183534331418567" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/2414183534331418567" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/linu-tidak-identik-dengan-asam-urat.html" rel="alternate" title="Linu TIDAK identik dengan asam urat" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-3189478412484123881</id><published>2007-12-02T23:03:00.000+08:00</published><updated>2007-12-03T21:12:22.148+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="penyakit"/><title type="text">seri anak: gagal napas akut</title><content type="html">&lt;small class="entry-meta"&gt;          &lt;/small&gt; &lt;!-- .entry-head --&gt;     &lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/6851/3075/1600/bayi.jpg"&gt;&lt;img src="http://photos1.blogger.com/blogger/6851/3075/200/bayi.jpg" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" alt="gagal napas" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Posting Pindahan:&lt;/em&gt; (asli: Juli 2006)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengertian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adalah gangguan pada sistem pernapasan, karena gangguan primer pada paru atau gangguan lain, hingga kebutuhan metabolisme tubuh tak dapat terpenuhi. Perawatan di ruang intensif&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gejala Klinis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kesadaran menurun, agitasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peningkatan frekuensi napas, berupa: retraksi suprasternal, interkostal, supraklavikular dan retraksi epigastrium, takipneu, pernapasan paradoks.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sianosis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Takikardi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bradipneu ( dalam keadaan lanjut )&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemeriksaan Penunjang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Radiologi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PaO2&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PCO2&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengobatan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bebaskan jalan napas dan pernapasan buatan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oksigenasi 100 persen 1 – 2 liter / menit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Medikamentosa:&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Medikamentosa, meliputi:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Aminofilin (Larutan 24 mg/ml), pemberian: intravena, dosis: 4-6 mg/kg BB dalam 30 menit dilanjutkan dengan 0,8-0,9 mg/kg BB/jam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Epinefrin * (1 mg/ml 1:1000), pemberian: subcutan, dosis: 0,001 mg/kg BB Maks 0,03 mg&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Salbutamol (larutan 0,5 %), pemberian: inhalasi, dosis: 0,05-0,15 mg/kg BB&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terbutalin (MDI 0,2 mg/puff), pemberian: inhalasi, dosis: 1-2 puff maks 6 mg. Sediaan Larutan 0,1 %. pemberian: subcutan, dosis: 0,2 mg/kg BB, Maks 6 mg&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metil prednisolon (larutan 125 mg/mg), pemberian: intravena, dosis: 1 mg/kg BB tiap 6 jam&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;p align="justify"&gt;* International Guidelines for Neonatal Resuscitation 2000 (p:11)&lt;br /&gt;Resuscitation of the Newly Born Infant, Amirican Heart Association, 1999&lt;br /&gt;(p:7) Paediatric life support, European Resuscitation Council&lt;br /&gt;Guidelines for Resuscitation 2005 (p:12)&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Monitoring&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Pemantauan ditujukan pada :&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tanda vital (Frekuensi napas, Work of breathing, Frekuensi nadi, Sianosis, Kesadaran)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemeriksaan Paru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Analisa Gas darah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pulse-oxymetry&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kriteria Keluar dari Ruang Intensif&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Apabila masa krisis sudah dilampui dan tindakan invasif dipandang cukup, maka penderita dapat keluar dari ruang intensif, dengan kriteria sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hemodinamik sudah stabil&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pernapasan stabil, ditandai dengan jalan napas bebas dan gas darah normal tanpa ETT&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kebutuhan oksigen minimal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Obat penunjang inotropik, vasodilator, anti aritmia tidak diperlukan lagi atau bila masih diperlukan, memakai dosis rendah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Irama jantung terkontrol&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak diperlukan lagi alat monitor tekanan intrakranial invasif, kateter hemodinamik, suctioning eksesif dan ventilator&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gangguan neurologis (kejang) terkontrol&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;cakmoki&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Artikel asli sudah ditulis sebelumnya &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2006/12/01/seri-anak-gagal-napas-akut/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/3189478412484123881/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/3189478412484123881" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/3189478412484123881" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/3189478412484123881" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/seri-anak-gagal-napas-akut.html" rel="alternate" title="seri anak: gagal napas akut" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8919589804468410890.post-3583255819219083164</id><published>2007-12-02T22:49:00.000+08:00</published><updated>2007-12-02T22:54:09.581+08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="obat"/><title type="text">Efek ekstrapiramidal obat antimuntah</title><content type="html">&lt;div class="entry-content"&gt;     &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di bawah ini adalah kejadian yang mungkin pernah dialami dalam kehidupan seorang dokter saat memberikan pengobatan kepada para pasiennya …&lt;br /&gt;Dimaksudkan untuk berbagi …. (bukan review, bukan pula penelitian…) &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam praktek sehari-hari, di RS, puskesmas, atau klinik, atau di praktek pribadi …. pernahkah kita melihat pasien menunjukkan gejala ekstrapiramidal setelah minum antimuntah? Bagaimana mengatasinya?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mungkin diantara kita pernah memberikan obat antimuntah, lalu pasien kembali datang dengan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; kondisi:&lt;/span&gt;&lt;span id="more-89"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lidah kelu, mulut perot, liur menetes, wajah kaku, leher sulit digerakkan dan berjalan tak terkontrol seperti robot atau berjalan miring-miring disertai kaku tangan, leher dan seluruh wajah, seperti yuyu kangkang …&lt;br /&gt;itulah efek &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ekstrapiramidal&lt;/span&gt; sebagai akibat efek samping obat antimuntah.&lt;br /&gt;Pemakaian klorpromazin (25 mg), perfenazin (turunan promazin, 2-4 mg) sebagai antimuntah memberikan kemungkinan terjadinya efek ekstrapiramidal lebih besar dibanding antimuntah yang sering kita kenal seperti metoklopramid, domperidon dan sejenisnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Contoh kasus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak, berumur 10 tahun mendapatkan metoklopramid 3x 1 (10mg) tablet karena muntah. Beberapa saat setelah minum obat, si anak berbicara cedal, lidah kaku kemudian makin lama lehernya kaku menoleh ke salah satu sisi, lidah makin menjulur, dan berjalan miring seperti yuyu kangkang. Mendapati si anak dalam kondisi seperti di atas, sudah barang tentu pihak keluarga panik. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(hasil hetero-anamnesa dari ibu penderita)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila mendapati kasus seperti di atas, apa tindakan kita?&lt;br /&gt;(Pada umumnya pihak keluarga membawa serta obat-obat yang sudah diminumkan, setelah kita lihat ternyata ada preparat metoklopramid)&lt;br /&gt;Diberikan pengobatan ataukah dibiarkan sampai efek ikutan tersebut hilang dengan sendirinya?&lt;br /&gt;Jika diberi obat, ….. apa sih yang kita berikan supaya segera pulih seperti semula?&lt;br /&gt;… debatable …. (silahkan lihat kata kunci)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yuk kita berbagi&lt;/span&gt;… &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;kata kunci&lt;/span&gt;:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;AH 1 (antihistamin penghambat reseptor H1), etanolamin, antikolinergik sentral, difenhidramin, gangguan keseimbangan komponen kolinergik dan komponen dopaminergik, gejala Parkinson, ekstrapiramidal, klorpromazin, alkaloid, metoklopramid, dopaminergik sentral, dopamino-antikolinergik sentral&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Artikel asli ditulis &lt;a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2006/12/23/efek-ekstrapiramidal-obat-antimuntah/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di sini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;</content><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/feeds/3583255819219083164/comments/default" rel="replies" title="Posting Komentar" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/comment/fullpage/post/8919589804468410890/3583255819219083164" rel="replies" title="0 Komentar" type="text/html"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/3583255819219083164" rel="edit" type="application/atom+xml"/><link href="http://www.blogger.com/feeds/8919589804468410890/posts/default/3583255819219083164" rel="self" type="application/atom+xml"/><link href="http://cakmoki2007.blogspot.com/2007/12/efek-ekstrapiramidal-obat-antimuntah.html" rel="alternate" title="Efek ekstrapiramidal obat antimuntah" type="text/html"/><author><name>cakmoki</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13070628610169993398</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image height="32" rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" src="http://bp3.blogger.com/_MG8CfABRMJo/R1LBisb9iOI/AAAAAAAAAAM/nQtFhEYVWvo/S220/mok80.jpg" width="32"/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>