<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>CatatanDokter</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><pubDate>Sat, 30 May 2026 17:40:07 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">106</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://www.catatandokter.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Ketika Vitamin Pelindung Otak Tidak Selalu Menjadi Penyelamat</title><link>http://www.catatandokter.com/2026/05/ketika-vitamin-pelindung-otak-tidak.html</link><category>Medical Research</category><category>Neurologi</category><category>Riset Kedokteran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 8 May 2026 03:25:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-7813215823474739427</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pendahuluan: Cerita tentang Vitamin yang Selama Ini Kita PercayaiBayangkan seorang lansia datang ke klinik bersama keluarganya. Ia mulai sering lupa menaruh barang, mengulang pertanyaan yang sama, dan terkadang tersesat di lingkungan yang sebenarnya sudah sangat ia kenal. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, dokter mulai mencurigai adanya gangguan kognitif yang mengarah pada Alzheimer’s </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdbYvXxq-XBkRty9NKRsouAZdQpLWVpPIWdQVuGWxDNlrWXPDdP4ecBIG-x-K1uS5UNtAT_ZibTpuJ8nbJqxtyLym5GI80ze6tndQlpUx5WwY1G5VjGp4VbmFMHCh2mws-Zmdq3A-856uvzgWKyNxaOHMVHIr8pOGOF7mZBGyRJ9TEoCh1FzrAQM96Ylg/s72-w400-h225-c/Vit%20D%20dan%20Alzheimer%20Thumbnail%20rev.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ketika Hormon Metabolik Menjadi Penjaga Homeostasis Hepatosit</title><link>http://www.catatandokter.com/2026/05/ketika-hormon-metabolik-menjadi-penjaga.html</link><category>Medical Research</category><category>Onkologi</category><category>Riset Kedokteran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 8 May 2026 02:57:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-7862135340179384613</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dari regulasi transkripsi, autophagy, metabolisme lipid, hingga hepatocarcinogenesis&amp;nbsp;&amp;nbsp;Di dalam tubuh manusia, hormon tiroid sering diperkenalkan sebagai hormon yang mengatur metabolisme. Ia membantu menentukan seberapa cepat tubuh menggunakan energi, bagaimana jaringan berkembang, dan bagaimana sel mempertahankan fungsi biologisnya. Namun, dalam konteks hati, peran hormon </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLYtr0bAj5r4MVOc07D5kw0GoTKIaUShAl6IZiN70PV-o_oFY1QpBuD9f8OSbBCj7DuAB0keZXFRIw2ImcGwHQV0_WD6WhY1iCc4zSkDqavTjoPEHiAW3gF7H1IQcxHqqtBa4U7j537Axx45uhrFqI0m5eM7aAwuXRlKQEDUyFSQ5qcyaUCJmzJTGciNE/s72-w400-h225-c/Tiroid%20HCC%20thumbnail%20watermark.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>COUP-TFI dan Peta Identitas Hippocampus - Bagaimana Gradien Perkembangan Membentuk Memori, Navigasi, dan Emosi</title><link>http://www.catatandokter.com/2026/05/coup-tfi-dan-peta-identitas-hippocampus.html</link><category>Anatomi</category><category>Medical Research</category><category>Riset Kedokteran</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 8 May 2026 01:23:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-5594848353581050691</guid><description>&amp;nbsp;Pendahuluan: Otak Tidak Dibangun Secara AcakBayangkan otak seperti sebuah kota besar yang sedang dibangun. Ada wilayah yang dirancang untuk menyimpan memori, ada yang membantu kita mengenali arah, ada yang mengatur respons emosi, dan ada pula yang menghubungkan pengalaman dengan rasa takut, cemas, atau aman.Namun, kota ini tidak terbentuk secara kebetulan. Selama perkembangan embrional, </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEioW54KrXt1_MhF5C1pfivIZI2xAtqX-g8FO-ohij7ANts3XIouzE_sfuqvQFu8nuGPuGlxVs9BCYC6vmJq_aKTpF5G-F1PvHIpGXSgdhdb57BMwQoVdgs9EmtPiqZ0sYB4EVvJf0THNQGbATBcNxs_uG05bKX6qbqqPYEhJLDZl1amUbQ2aWUsUzDQ0-c/s72-c/Coup%20TFI%20Thumbnail.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>DNA Damage dan Kanker - Ketika Luka Kecil pada Genom Mengubah Nasib Sel</title><link>http://www.catatandokter.com/2026/05/dna-damage-dan-kanker-ketika-luka-kecil.html</link><category>Medical Research</category><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 7 May 2026 06:16:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-3871426842615376804</guid><description>&amp;nbsp;PendahuluanBayangkan sebuah perpustakaan raksasa yang menyimpan seluruh instruksi kehidupan manusia. Di dalamnya terdapat sekitar 3 miliar pasangan basa DNA yang harus disimpan rapi di dalam inti sel berdiameter hanya beberapa mikron. Jika DNA dari satu sel direntangkan, panjangnya bisa mencapai sekitar 2 meter. Namun seluruh informasi panjang ini harus dipadatkan, dilipat, dibaca, disalin,</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSvTQTIv0iyaDTF9eJODp5MJsmmID0f7ZzhxXS7HVLJp9useel9Akqm-QDyOc84MTl3lgRQvTN-hVV6WO95H4_OCpaJuSGIgzy_1t06FAt5s9Cpu8ZgFVxYqlvKfpC650UTF1YzFsKZlJ-17vyOUTvGhQdWKzSqxsgVqT9Bco-xSw0Q8hhEeybai9zWz0/s72-w320-h180-c/DNA%20Damage%20dan%20Kanker.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sel Kanker Bukan Hanya Membelah, Tetapi Juga Mengatur Ulang Ekonomi Energi</title><link>http://www.catatandokter.com/2026/05/sel-kanker-bukan-hanya-membelah-tetapi.html</link><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 5 May 2026 04:15:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-9106705742814486827</guid><description>Bayangkan sebuah kota kecil yang tiba-tiba berubah menjadi kota industri raksasa. Penduduknya bertambah cepat, pabrik dibangun di mana-mana, kebutuhan listrik meningkat, bahan baku harus terus masuk, dan limbah harus segera dibuang agar kota itu tetap berfungsi. Namun, masalahnya, infrastruktur kota belum siap. Jalan belum cukup besar, suplai makanan terbatas, oksigen menipis, dan sistem </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFX-LXUU2DhSCjqHbDUT0WOPawZRM7BrqCfz51TdrPlSiQZRTnVHQwrDpWCHz90bv-3pB6ErGulu5mNTK6fHH9sb7ezNkGfJR51EXDclOjGAnIUs2ixYuPLVojeszavMMsJdU_sWBxRAUXnyQD4wBsal-0jTpDXeQC12gVJrG2jgVYOVTeoCylmxr-d84/s72-c/Metabolisme%20Kanker%20Thumbnail.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ubiquitinasi x Kanker x Ciuman Kematian</title><link>http://www.catatandokter.com/2026/05/ubiquitinasi-x-kanker-x-ciuman-kematian.html</link><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 5 May 2026 00:14:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-7027476669387957169</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;PendahuluanBayangkan sebuah sel kanker sebagai kota yang sangat sibuk. Di dalamnya, ribuan protein bekerja seperti pekerja, mesin, penjaga keamanan, kurir, dan pengatur lalu lintas. Sebagian protein membantu sel tumbuh, sebagian memperbaiki DNA, sebagian mengatur kapan sel harus membelah, dan sebagian lain memastikan sel mati ketika sudah rusak berat.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Namun, seperti </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEju4XzpGiuaUHBHjb8fZeJb4jXXT34eOZ2d_cOAorxkPu9vUBlXZbjm8qd-xx9Hh4NppO6-LM_KWcNQVWIBK1f9f2Cep63Z9OUIQrMYG7RlF7TBf-d3QAZGgRu3UXHFGYqbGrO4F2EmmD82E9TPMNPW4Xo_Sh52fNH9R4cFjtuNoNTu30LXsc6jxqWHSM0/s72-c/Ubiquitinasi.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Inflamasi dan Kanker - Ketika Sistem Pertahanan Tubuh Berubah Menjadi Sekutu Tumor</title><link>http://www.catatandokter.com/2026/05/inflamasi-dan-kanker-ketika-sistem.html</link><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 4 May 2026 22:24:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-3048040816474191346</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pendahuluan: Luka yang Tidak Pernah SelesaiBayangkan sebuah luka kecil di kulit. Dalam beberapa menit, area tersebut mulai memerah, terasa hangat, sedikit bengkak, dan nyeri. Bagi kebanyakan orang, ini hanya tanda biasa bahwa tubuh sedang “bereaksi”. Namun bagi seorang mahasiswa kedokteran atau peneliti biomedis, kejadian sederhana ini adalah pintu masuk menuju salah satu konsep </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRbNVvfGDV5FEu5yAFMnx9eHdWGKQMUSkO1RtlAnFGbpbZtZ6ugCjyHaPYOG0TI8nJoPZhr0nqFeTGSdl4fY0UW9RYEnWitnG_f-491-buAs9s5130su6ibQH3vso3gVm-m3QoN7K3HoLVdtGNdcu_oQljcD-isSEnjSfoeYjbrwi1TmZ2qwwmJe7fGOE/s72-c/Thunbnail%20Inflamasi%20dan%20Kanker.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mekanisme Metastasis Otak pada Triple-Negative Breast Cancer - Peran L1CAM dan Regulasi MikroRNA</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/12/mekanisme-metastasis-otak-pada-triple.html</link><category>Medical Research</category><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 24 Dec 2025 06:10:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-6057886822842350996</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;AbstrakTriple-negative breast cancer (TNBC) merupakan subtipe kanker payudara yang sangat agresif dan memiliki insidensi metastasis otak tinggi. Hambatan fisiologis sistem saraf pusat melalui blood–brain barrier (BBB) seharusnya membatasi invasi sel tumor. Namun, mekanisme molekuler tertentu memungkinkan sel TNBC melewati penghalang tersebut dan membentuk koloni tumor intrakranial.&amp;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFv8iDcvAw7sZNJORVmByJfFX_XRcwUYKUT1cp-u5IKxlT4BkmB5_LNBiZoUgGrcmdhy-do5n5oMFECJm1zeO8yuDfVBLL1xZqg1Ws50hX2YG0xerqhmdM3EEStpcxWhezOTRlTbjg96WNJd2Inb-ORrx2G9j0ZYPZjjgj7I1z6ki0bjxI-pUOR2lr6s0/s72-c/Mekanisme%20Metastasis%20Otak%20pada%20Triple-Negative%20Breast%20Cancer%20cover.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Predict Before Treat - Personalisasi Terapi Berdasarkan Biomarker</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/12/predict-before-treat-personalisasi.html</link><category>Medical Research</category><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Tue, 16 Dec 2025 07:13:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-5604555356281754389</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pendahuluan&amp;nbsp;Pendekatan "satu ukuran untuk semua" dalam onkologi semakin digantikan oleh strategi pengobatan yang lebih personal dan presisi. Konsep "Predict Before You Treat" menggarisbawahi pentingnya identifikasi biomarker prediktif untuk memandu keputusan terapeutik, beralih dari terapi kombinasi penyelamatan menuju intervensi yang lebih terarah dan efektif. Artikel ini </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4f13JX6IAzKwAwJ83ilwPKh1uUn9UXqAmxO7Lq9wptMYlprlFcRPAso3lBZQ390PD-TrlSQFjixq3S6RAf_Uf_Y_OgQX6SRq5m3Oy3w1gpkg5J89o_xmx1iu1hajh_aMGzQqEMQg9B84F0q8xh59Hc8DNKzscGHuSldqdYuaiLvGeGyK0Y6bU2M787uo/s72-c/Predict%20Before%20Treat%20-%20Personalisasi%20Terapi%20Berdasarkan%20Biomarker.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Peranan CXCL6 dalam Karsinoma Kolangioselular</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/11/peranan-cxcl6-dalam-karsinoma.html</link><category>Medical Research</category><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 16 Nov 2025 04:05:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-6875317545774854178</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;CXCL6 Merekayasa Progresi Karsinoma Kolangioselular dan Resistensi Imunoterapi Melalui Modulasi Metabolisme Lipid dan Induksi NETs&amp;nbsp;&amp;nbsp;Abstrak&amp;nbsp;Kemokin CXCL6 diidentifikasi sebagai regulator penting proses biologis pada berbagai keganasan. Namun, fungsinya dalam karsinoma kolangioselular (CCA) masih kurang dieksplorasi. Profiling tumor untuk CXCL6 dilakukan </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBJJ3ScZkktcTPT87gtzzD3AjCGryq1phWIfO7QnYTCqOkzw8pJT0vt4M4-pdRWWvFQgAbt0ONWG7Zv_XCfA182wNhNTxN0KW0ZA7_7FNVFnqkQ4YkgwoMFsmBr_NJtVQEO84UiSOJtV3Ef1BblE1WnBO1zSznTvz73Jocd_BaL6ByzSGJ85jtxayQ3vs/s72-w400-h400-c/Peranan%20CXCL6%20dalam%20Karsinoma%20Kolangioselular%20Cover.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>GSTP1: Target Baru untuk Mengatasi Resistensi Imunoterapi pada Kanker Payudara Triple-Negatif</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/11/gstp1-target-baru-untuk-mengatasi.html</link><category>Medical Research</category><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 13 Nov 2025 04:40:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-7008783863984101938</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;AbstrakKanker payudara triple-negatif (TNBC) merupakan subtipe agresif dengan pilihan terapi terbatas dan seringkali resisten terhadap imunoterapi. Mikrolingkungan tumor (TME) yang imunosupresif, ditandai dengan disfungsi sel imun, berkontribusi pada resistensi ini. Studi ini mengidentifikasi protein pengikat heme 2 (HEBP2) sebagai regulator kunci crosstalk metabolik antara sel </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTpblt4xWQgJtMTK11B4PbYcjTyVafXbSjtPOA875pWubDXB47TYa01psSTYp9A2o5xhYraMVcWZje2Ene7hXekNlRFZDdBirPRk_sz0CGH0TbgPX-ZIpWkZLHWUW0N1PRPW6nHhrWW72Ze9yNOenjeBj5q5hpEvJOERUSDCYnpTeX9ndQqTSLssx05Ys/s72-c/Sumbu%20HEBP2-FOXA1-GSTP1%20cover.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Dari Nobel hingga Presisi: Bagaimana Inovasi Mengubah Wajah Terapi Kanker dan Membangun Harapan Baru</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/11/dari-nobel-hingga-presisi-bagaimana.html</link><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 10 Nov 2025 08:47:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-3369767691830950148</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;Abstrak&amp;nbsp;Artikel ini mengulas berbagai aspek inovasi dalam terapi kanker, 
menyoroti peran krusial antibodi monoklonal, tantangan diagnostik, dan 
strategi pengobatan yang dioptimalkan. Pembahasan mencakup mekanisme 
kerja immune checkpoint inhibitors anti-PD-1 dan anti-CTLA-4 
yang meraih Nobel, dampak ekonomi pengembangan obat baru, serta isu-isu 
seperti deteksi PD-L1 yang </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqb6O0QmT_fMgdtifR0ROV1qZ6uxdV7hwVB_UcIjxuACwXwuTlqpfnp-Mw2HQTH6cdUThY7Hi7jNkKLWVS05TTWHqyhVZQtybiD7NHumEt9eMvBhB8naGBCAM8YvWqdhoBqszBxii7JIwkBA2sRYguaiH1Kwn-bOv8oGK0hHSbxHpeqHcRw74L9fuCBrM/s72-c/Dari%20Nobel%20hingga%20Presisi-Bagaimana%20Inovasi%20Mengubah%20Wajah%20Terapi%20Kanker%20dan%20Membangun%20Harapan%20Baru.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>ADAM9 - Kunci Tersembunyi di Balik Agresivitas Kanker, dari Metastasis Otak hingga Resistensi KRAS</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/10/adam9-kunci-tersembunyi-di-balik.html</link><category>Medical Research</category><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sat, 18 Oct 2025 20:25:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-7782765752857081032</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;Abstrak&amp;nbsp;&amp;nbsp;Metastasis kanker merupakan proses kompleks yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada pasien kanker. Penelitian ini berfokus pada peran protein membran ADAM9 (A Disintegrin And Metalloprotease 9) sebagai target terapeutik potensial. ADAM9 terbukti mempromosikan metastasis otak pada kanker paru, meningkatkan angiogenesis pada karsinoma sel skuamosa </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjg9nZZpQb7u4R7VxBbgRzdWvTr5rr38aJDzXmVL6oWyVoxJQgAkvgOThRGyEoI4AjqKPxylh-bpYN6uahmjQRjsgMDKPIMpjphhOKxsUhMc48Xurb_3hRyc04RZ0uSmnStF5kNPg-iA2AulKfOLzOy2YmoQm3S1lUIc8LKIPSCJlMMs23fJKJdbq7g20I/s72-c/ADAM9%20-%20Kunci%20Tersembunyi%20di%20Balik%20Agresivitas%20Kanker%20dari%20Metastasis%20Otak%20hingga%20Resistensi%20KRAS.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Melawan Kanker Pankreas yang Licik: Strategi Ganda Menaklukkan Adaptasi Metabolik dan Resistensi Terapi</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/10/melawan-kanker-pankreas-yang-licik.html</link><category>Medical Research</category><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Fri, 17 Oct 2025 07:45:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-8495967694685007246</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;Abstrak&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kanker pankreas (Pancreatic Ductal Adenocarcinoma, PDAC) merupakan salah satu jenis kanker dengan prognosis yang sangat buruk, sebagian besar disebabkan oleh kompleksitas lingkungan mikro tumor dan adaptasi metabolik sel kanker. Sel PDAC sangat bergantung pada glutamin (Gln) untuk proliferasi dan menjaga keseimbangan redoks. Upaya sebelumnya untuk menghambat </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOzYRs1ioKpUBczByzGkPZ9ENjlprZZ__VHSxU2TK-ntMZsdwDX3GrpX0pIuE_jUeVrAioL279wwMKRqssJm3NhwcYA0Gns0CazPWsJCOmtYQQALskc-TDLPlbEW3DHbG8DJrkhJpgGBdUutlGGwNme5LCJy6HKuBQKkqe9UxZcrnAYXIGaeH44gQhArE/s72-c/Melawan%20Kanker%20Pankreas%20yang%20Licik-Strategi%20Ganda%20Menaklukkan%20Adaptasi%20Metabolik%20dan%20Resistensi%20Terapi.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>FOXO1 dan ASL - Target Terapeutik Baru untuk Mengatasi Kanker Payudara</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/10/foxo1-dan-asl-target-terapeutik-baru.html</link><category>Medical Research</category><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 2 Oct 2025 07:58:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-7460566604988176482</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Amonia adalah metabolit sentral yang dihasilkan dari katabolisme asam amino, dan ketidakteraturannya dikaitkan dengan progresi kanker. Namun, mekanisme regulasi metabolisme amonia pada sel kanker masih kurang dipahami. Di sini, kami menunjukkan bahwa faktor transkripsi FOXO1 secara langsung mengaktifkan transkripsi argininosuccinate lyase (ASL), sebuah enzim kunci dalam siklus </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiO39JsPZxNvssF1l4WCL7ceCxiwZ5TEb5xM53h6vXdfIMqGvzPzbAdLiGoviA_EGUSSquVH52Znvoikzf3AiAEOpq-psgvldtFVcJ75MmkFzHx-AzzPhdEHRbzKPak7i8J98E4fzSoUcIijay_3hsQz6qlBQvDtTO8Fo35PVHSLhn7crr3eWDkmAKN32w/s72-c/FOXO1%20dan%20ASL%20-%20Target%20Terapeutik%20Baru%20untuk%20Mengatasi%20Kanker%20Payudara%20rev.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sinar Matahari atau Suplemen? Mengungkap Peran Vitamin D dalam Melindungi Otak</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/10/sinar-matahari-atau-suplemen-mengungkap.html</link><category>Medical Research</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Wed, 1 Oct 2025 17:38:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-5604270258616082605</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pendahuluan&amp;nbsp;Penyakit
 neurodegeneratif merupakan kondisi kronis yang tidak dapat disembuhkan 
dan menyebabkan kerusakan progresif serta kematian neuron di otak dan 
sumsum tulang belakang. Contoh penyakit ini meliputi multiple sclerosis 
(MS), penyakit Parkinson (PD), penyakit Alzheimer (AD), amyotrophic 
lateral sclerosis (ALS), dan penyakit Huntington. Dalam dekade terakhir,
 </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgM7HHiEd6ciF1FeBdjq40PFi6E1dYuOA6OloGiBMbNK3rMfdTyPKpRQ0Ua6CqH6i3Gs6ze30Av-Iwff9gwEsdr8x36B8e5dDf3CJLsVf8q5u18PnPkz2PrQg4UZaJnnHDxlOLciIFos-ZvfOMOxX5oc8d2FTcBYDLXJ4NjbMT8h2o0pky8LojgZHgWOUw/s72-c/Sinar%20Matahari%20atau%20Suplemen-Mengungkap%20Peran%20Vitamin%20D%20dalam%20Melindungi%20Otak.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mengungkap Penyakit Neurologis - Inovasi dalam Neurosains</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/09/mengungkap-penyakit-neurologis-inovasi.html</link><category>Medical Research</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 29 Sep 2025 02:11:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-4640071959511028014</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;Memori adalah aktivitas mental terkait kemampuan otak untuk:1. Encode information: merujuk pada cara neuron dan jaringan saraf mengubah informasi dari 
lingkungan menjadi sinyal listrik atau kimia yang dapat diproses oleh 
otak2. Storing Information: menyimpan informasi3. Retrieval Information: merujuk pada proses di mana individu mengakses dan mengambil kembali informasi yang 
telah </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9uD6QaNjQyQTfzrccKmIzX3wQAv7LBUooCB4fqo_v4lWDBOukVUNFOMSQhGhwyPEK8YloDtGVmqs2JaRCcXi8Zf0OGWz3dN5e8oTNbUJQRF_0k9BDqOzgb9bYJdhWR-s4SEBOtxxMmQqZ3sSrw_SLgBdKaV5_Mt0VVWbX7smks6U7IC_23yzeMgxKcxE/s72-c/Mengungkap%20Penyakit%20Neurologis%20-%20Inovasi%20dalam%20Neurosains.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Peran Npas4 dalam Pembentukan Memori Kontekstual Melalui Regulasi Sinaps MF-CA3</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/09/peran-npas4-dalam-pembentukan-memori.html</link><category>Medical Research</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 25 Sep 2025 04:40:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-1440446274387059990</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;PendahuluanMemori
 kontekstual merupakan aspek penting dari fungsi hippocampus, yang 
terlibat dalam pengkodean, penyimpanan, dan pengambilan informasi 
kontekstual. Dalam konteks ini, hubungan antara serat mossy (MF) dan 
neuron piramidal CA3 memainkan peran krusial. Penelitian ini berfokus 
pada Npas4, faktor transkripsi yang diinduksi oleh aktivitas neuronal, 
yang terbukti </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1-hU6z82XY3bFpQntUT-nlhdJaIhQfO3bfww1H1O5jZzTru-6o5Q0eoxZEXGI0iTXBv5kwTE7hwrH6YmAYDjrF0zupiuMadDsPQt5vYs5zOQ27GQxaFgbN2hkfWta01mcCz4QMmoN8weC6TJYh7u4cVTliaFkaQZUed1CwHRRHw5Se_ueFQcPXYkRT9I/s72-c/Peran%20Npas4%20dalam%20Pembentukan%20Memori%20Kontekstual%20rev.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sistem Penandaan Aktivitas Neuronal Robust (RAM) dalam Penelitian Neurosains</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/09/sistem-penandaan-aktivitas-neuronal.html</link><category>Medical Research</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 25 Sep 2025 03:38:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-879031993004416490</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;PendahuluanPenelitian
 tentang bagaimana otak menangkap pengalaman sementara dan mengubahnya 
menjadi perubahan jangka panjang dalam sirkuit neural merupakan bidang 
yang menarik dalam ilmu saraf. Dalam konteks ini, penandaan ensemble 
neuron yang aktif menjadi sangat penting. Artikel ini membahas 
pengembangan sistem Robust Activity Marking (RAM) yang inovatif, yang 
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2NM3limyNlinl340l1Ae6P7KMl2Z84B2ve_H281G0qgN67joAoQ5gCGL9sErf6K-Lg9qMA7DH5HKFx25XvUZieFvbLTw-NdQ8LtJsRUdPRy9KGjQyxBXtk-p06CWsJnaOkIjChUg3GjTNwg9t62oq8mp6qPn-oRRFZrjiKdA7ViyqBOvqRYko8hays9M/s72-c/Sistem%20Penandaan%20Aktivitas%20Neuronal%20Robust.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pengaruh Fluvoxamine dalam Meningkatkan Transportasi Nukleus</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/09/pengaruh-fluvoxamine-dalam-meningkatkan.html</link><category>Medical Research</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Thu, 25 Sep 2025 02:29:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-5497260671819195828</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pengaruh Fluvoxamine dalam Meningkatkan Transportasi Nukleus Melalui Stabilitas Pom121 pada Sel NSC34 yang Mengekspresikan RNA G4C2&amp;nbsp;&amp;nbsp;AbstrakPenyakit
 amyotrophic lateral sclerosis (ALS) yang disebabkan oleh perluasan 
repeat RNA G4C2 pada gen C9orf72 menunjukkan tantangan serius dalam 
pengobatan. Penelitian ini mengeksplorasi potensi fluvoxamine, agonis 
reseptor Sigma-1 (</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzJ7sEzeZuwuUo7E-RI588BQUV2yfnQm5uwIVSCgkOpe2O5YIxv_G13vGJkVddx_8cIAi7a4_fBaEA5i0yXMwfu_bZDs2DVXHF2StdY3tPpdXA-iz5KaQeVkS28o_D7qF5odv183O9tcYjAD6Zz-2FSBpkna_isROT30iDXK4Px-2YLJuNCFLI8UfxLXw/s72-c/Pengaruh%20Fluvoxamine%20dalam%20Meningkatkan%20Transportasi%20Nukleus.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Peran HIF-1a dalam Resistensi Kanker terhadap Cuproptosis - Implikasi Terapeutik</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/09/peran-hif-1a-dalam-resistensi-kanker.html</link><category>Medical Research</category><category>Onkologi</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 22 Sep 2025 04:52:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-1319700336296008823</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;PendahuluanKanker tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, dan resistensi terhadap terapi merupakan tantangan besar dalam pengobatan kanker. Salah satu pendekatan inovatif dalam pengobatan kanker adalah cuproptosis, sebuah bentuk kematian sel yang diinduksi oleh akumulasi tembaga dalam mitokondria. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa Faktor Induksi </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjo2n8a9HHeuZASWf5x8QJ_yMDWAN1WwqnYpo8qImmTaNA99GW7TMqKAowI8PoNoNAiUY-uZy54iW2j0GEC4TvgpD93Yk3jLEOVLe9SiWWgtTkjMxnkI8hNwQY5z-B2ydjPmQ_EeDWBYttjbH6D4EeoWsdtHrfRax_b2DTo20yEVIjB9sIoh8D1MMx_igs/s72-c/Peran%20HIF-1a%20dalam%20Resistensi%20Kanker%20terhadap%20Cuproptosis%20-%20Implikasi%20Terapeutik.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sonoporation-Enhanced Pleurodesis: Inovasi Baru untuk Terapi Efusi Pleura Maligna</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/09/sonoporation-enhanced-pleurodesis.html</link><category>Medical Research</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 21 Sep 2025 04:21:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-2462337690723160667</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;PendahuluanEfusi pleura maligna (Malignant Pleural Effusion, MPE) merupakan komplikasi serius pada pasien kanker lanjut, terutama kanker paru dan payudara. Kondisi ini ditandai dengan penumpukan cairan berulang di rongga pleura yang menyebabkan sesak napas, nyeri dada, hingga menurunkan kualitas hidup pasien.&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tiga terapi yang umum digunakan saat ini adalah pleurodesis </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8dN4WRKGF1B7s5z6VP0qkl0IJ9eLsahPmDLgfsESJChmUXT4GEiBskArhdIxAfYXGs7JiCuAozQCCV_2cwuPq9Yh2yu-XhsMSATHWkqwto2JPidVznvWef4TMBqjFomZ9cKhRcda4jpsMwspnq95Zysj1lhxF61Y4EPoyR6TrRyz073eN2lSfSuQVxMQ/s72-c/Sonoporation-Enhanced%20Pleurodesis-Inovasi%20Baru%20untuk%20Terapi%20Efusi%20Pleura%20Maligna.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Zebrafish - Model Biologis yang Menjanjikan dalam Penelitian Penyakit Manusia</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/09/zebrafish-model-biologis-yang.html</link><category>Medical Research</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Sun, 21 Sep 2025 03:24:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-7031203561633292185</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Zebrafish, atau Danio rerio, adalah ikan kecil yang berasal dari India dan telah menjadi bintang dalam dunia penelitian biomedis. Dengan kemampuannya yang unik dan biaya pemeliharaan yang rendah, ikan ini semakin populer sebagai organisme model untuk studi penyakit manusia, termasuk kanker dan pengembangan obat.Keunggulan Zebrafish sebagai Organisme ModelZebrafish memiliki </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpgNnZmS0jSIXlIUR6e_ox1AyPYiiNeOOD_LqCLWODusfm357d1o1jqzSrsYGa4ANbvKjmtGOCE1_pVVbxH5fJFvG1x3Z6DMBdMyqyBGjb72Xhowr_yKqX05mEuokJ9fpa7T2BOWc5DNUo0tuuu_PSC1cYGqfPGEdiWnRfBIp93hK2M0AUNVmY8AAizc0/s72-c/Zebrafish%20-%20Model%20Biologis%20yang%20Menjanjikan%20dalam%20Penelitian%20Penyakit%20Manusia.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Diet Diabetes Mellitus</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/01/diet-diabetes-mellitus.html</link><category>Catatan Kedokteran</category><category>Ilmu Gizi</category><category>Ilmu Kedokteran Dasar</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 13 Jan 2025 18:46:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-3875913592480152035</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kebutuhan energi dipengaruhi oleh:&amp;nbsp;Berat Badan.Semakin besar tubuh seseorang, semakin banyak energi yang dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi dasar tubuhnyaJenis Kelamin.Pria biasanya membutuhkan lebih banyak energi dibandingkan wanita karena perbedaan komposisi tubuh, seperti lebih banyak otot dan lebih sedikit lemak tubuh.Status Gizi.Seseorang dengan kondisi gizi kurang </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhP4mKsq0bDEKUxXkjjUyMbImy4LUoE0tHJpH0FKxC-5ktJ0uRnAJ5WlHsqSm2OW_XEZ4_rY6uZdaBe5VCCusdQJd1kWyUhDN0CXXmV0TYO6epCQzZ5cd7UXk0B_yzep8VrJRoZi3U4mnh4Jn9FHssgH44n9J5xUgatpZIjF5KhmMihdTrzjIui8izC7bA/s72-c/Diet%20Diabetes%20Mellitus.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Diet Rendah Lemak Rendah Kalori</title><link>http://www.catatandokter.com/2025/01/diet-rendah-lemak-rendah-kalori.html</link><category>Catatan Kedokteran</category><category>Ilmu Gizi</category><category>Ilmu Kedokteran Dasar</category><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><pubDate>Mon, 13 Jan 2025 18:10:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6608176809231253246.post-8033405316569478853</guid><description>&amp;nbsp;&amp;nbsp;Diet rendah lemak dan rendah kalori bertujuan untuk mengurangi asupan total kalori dan lemak harian, sering digunakan untuk menurunkan berat badan atau menjaga kesehatan. Diet ini berfokus pada makanan rendah lemak, tinggi serat, dan kaya nutrisi untuk memberikan energi yang cukup tanpa menambah berat badan.&amp;nbsp;Prinsip Diet Rendah Lemak dan Kalori&amp;nbsp;Kurangi Lemak Total:Pilih </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinpbWH2UyZksKzg5l2RiVH9Kydepl9fj9qY3QyNFxWDWR2mux3UMt9fxgcNZEeStXBLD_aCuy6e2RdjuKWb8peicP9RZXKZU8KE7ZLaSOKAOdsTlzIa-oGqqqa7EhkqXhr00aQQRoyNSEXxKC75gDJrC-WkSVSFVWEHCYK1P0U7FM5mLPeJv-pU1rOW8Y/s72-c/Diet%20Rendah%20Lemak%20Rendah%20Kalori.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>