<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478</id><updated>2024-11-08T22:25:28.930+07:00</updated><category term="TI"/><category term="29 May 2008"/><category term="Written by Jerry Wijaya"/><category term="on Thursday"/><title type='text'>Catatan Si-Gantenks</title><subtitle type='html'>Nilai manusia, bukan bagaimana ia mati, melainkan bagaimana ia hidup, bukan apa yang diperoleh, melainkan apa yang telah diberikan, bukan apa pangkatnya, melainkan apa yang diperbuat dengan tugas yang diberikan Tuhan kepadanya.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-127606256301300626</id><published>2012-06-18T13:17:00.000+07:00</published><updated>2012-06-18T13:17:29.420+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="TI"/><title type='text'>Simbol @ pada email</title><content type='html'>Penggagas lambang itu adalah Raymond Samuel Tomlinson yang kelahiran 
tahun 1941. Sejak tahun 1960-an ia melakukan percobaan pembuatan surat 
elektronik dengan format file transfer. &lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;&quot; name=&quot;more&quot;&gt;&lt;/a&gt;Surat elektronik yang berhasil 
dikirimkannya berlangsung di dalam satu komputer yaitu dari satu folder 
ke folder lain. Setelah itu ia mengirimkan surat dari satu komputer ke 
komputer lain dalam satu jaringan. Itulah cikal bakal email yang dikirim
 via jaringan Internet di kemudian hari. Dalam proses percobaan Ray 
mendapatkan kendala, yaitu simbol apa yang harus digunakan. Simbol yang 
benar-benar telepas dari nama Siapapun, baik itu nama pengguna ataupun 
penyedia layanan email itu sendiri. Layaknya sebuah alamat email 
memiliki nama dan domain nya, maka oleh Ray di pilih simbol &quot;@&quot; untuk 
memisahkannya. Diletakkan diantara keduanya.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Raymond Samuel Tomlinson pertama kali mencoba aplikasi pengiriman 
surat elektronik yang sekarang dikenal dengan nama email pada tahun 
1972.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3Z2SaMsT1Kd-cisdLPaQbRNbLtEwSMGcqHyKLx1klcSJBvX_3UeDpIW_Ef4osvm1nRJhZSiQeMK4kYc5qvKQZGRFTT_FcOOE9DGZjk2OjnfOR33Q04qR0058ZykzzKRpzSEve4YP0Dc0/s1600/at.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3Z2SaMsT1Kd-cisdLPaQbRNbLtEwSMGcqHyKLx1klcSJBvX_3UeDpIW_Ef4osvm1nRJhZSiQeMK4kYc5qvKQZGRFTT_FcOOE9DGZjk2OjnfOR33Q04qR0058ZykzzKRpzSEve4YP0Dc0/s1600/at.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Sejarah @ (Ampersat)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Para ahli berpendapat bahwa simbol @ pertama kali muncul pada abad ke-6 
&amp;amp; ke-7, setelah ahli tulis Latin mengadaptasikan simbol @ dari kata 
Latin “ad”, yang berarti “di”, “kepada”, dan “untuk”. Karena pada 
awalnya simbol @ terdiri dari dua huruf, maka ahli tulis Latin tersebut 
mencari cara untuk mengubahnya sedemikian rupa sehingga menjadi satu 
huruf saja. Maka terciptalah sebuah ligature (kombinasi dua huruf) 
gabungan dari dua huruf ‘d‘ ke ‘a‘ &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah itu terdapat argumentasi 
bahwa simbol @ merupakan metode baru dalam bidang perdagangan pada abad 
ke-18, sebagai simbol per-satuan (5 buku @Rp 10.000–&amp;gt; 1 buku harganya
 Rp 10.000 jika 5 maka harganya Rp 50.000). &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tanda @, biasa disebut ampersat, apetail, arroba, atmark, Acosta, 
secara resmi digunakan pada sistem akuntansi dan faktur yang berarti “at
 the rate” (misalnya 7 widget @ $2 = $14). Dalam beberapa tahun 
terakhir, artinya telah berkembang menjadi “located at”, terutama 
didalam penulisan alamat email dan media sosial.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Simbol @ dikembangkan sebagai simbol singkatan dagang dari “each at” 
simbol yang menyerupai huruf “a” kecil di dalam “e” kecil ini digunakan 
untuk membedakan “at” (dilambangkan dengan huruf hanya “a”) atau “per”. 
Sebagai contoh, biaya “12 apel @ $1″ akan menjadi $12, sedangkan biaya 
“12 apel at $1″ akan menjadi $ 1. Perbedaan yang penting dan perlu.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/127606256301300626/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2012/06/simbol-pada-email.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/127606256301300626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/127606256301300626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2012/06/simbol-pada-email.html' title='Simbol @ pada email'/><author><name>Catatan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12652173658914824077</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFqdUE3PelA-kwGQ5xI1KAZ61UYt1TtKQ_gXQYH1xCDK-CfsGtrB7gORof2C6-DP5sWnLGiXJOHJfLT7OY17h7H12HtxQ7WPzrKi8KQrfqI9bcozUYFzqI9bK-PmAoow/s220/garuda+ku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3Z2SaMsT1Kd-cisdLPaQbRNbLtEwSMGcqHyKLx1klcSJBvX_3UeDpIW_Ef4osvm1nRJhZSiQeMK4kYc5qvKQZGRFTT_FcOOE9DGZjk2OjnfOR33Q04qR0058ZykzzKRpzSEve4YP0Dc0/s72-c/at.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-956377789622912472</id><published>2012-06-16T08:39:00.002+07:00</published><updated>2012-06-16T08:43:10.559+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="TI"/><title type='text'>Mencari User ID di Facebook</title><content type='html'>User ID Facebook adalah sederetan angka yang ada pada Akun Profil member
 di facebook. Pada awal pendaftaran kita diberikan user ID berbentuk 
deretan angka, misalnya &lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/sugino92?ref=tn_tnmn&quot;&gt;http://www.facebook.com/profile.php?id=100000618645568&lt;/a&gt;
 deretan angka yang paling belakang itulah ID nya. Namun facebook juga 
menyediakan menu untuk merubah deretan angka tersebut dengan nama yang 
kita inginkan. Agar mudah diingat saja (Hampir sama dengan prinsip DNS).
 Contohnya seperti ini &lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/randyprasetyo01?ref=ts&quot;&gt;http://www.facebook.com/randyprasetyo01&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/randyprasetyo01&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;151&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgC99fqBsxdBuDp1fIMplIkhhrevlMyDbE50K1r78yLfHXCccyF3CtQPgoPb3FhseHyKmG1414bM6Uwy40Q5R2J2Br_tUVGY8zleR4xjhdZUoHLHi1zdtEkI5FFONrxaEOEZRgkGsjQqE8/s400/facebook.jpeg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
User ID facebook dapat digunakan untuk berbagai trik facebook, dan yang 
diminta ID yang berbentuk sederetan angka itu. Nah loh..!! Khan sudah 
dirubah dengan nama, gimana cara balikinya..?? Ini pertanyaan yang 
sering timbul ketika kita membutuhkan User ID facebook yang berbentuk 
sederetan angka.&lt;br /&gt;
Tenang aja, ada kok caranya. Anda gak perlu balikin lagi ID nya. Cukup dengan mengetikan &lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=1079150644712121478&quot; name=&quot;more&quot;&gt;&lt;/a&gt;http://graph.facebook.com/&lt;span style=&quot;color: blue;&quot;&gt;UserName&lt;/span&gt;
 di URL Box pada Browser anda. Lalu gantilah tulisan UserName (yang 
warna biru) dengan username yang anda miliki. Misalnya : 
http://graph.facebook.com/randyprasetyo01&lt;br /&gt;
Maka akan Tampillah informasi profile yang anda miliki seperti dibawah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;{
   &quot;id&quot;: &quot;100000618645568&quot;,
   &quot;name&quot;: &quot;Randy Prasetyo&quot;,
   &quot;first_name&quot;: &quot;Randy&quot;,
   &quot;last_name&quot;: &quot;Prasetyo&quot;,
   &quot;link&quot;: &quot;http://www.facebook.com/randyprasetyo01&quot;,
   &quot;username&quot;: &quot;randyprasetyo01&quot;,
   &quot;gender&quot;: &quot;male&quot;,
   &quot;locale&quot;: &quot;id_ID&quot;
}&lt;/pre&gt;
&lt;br /&gt;
Dapet deh kode ID profil nya, dan anda juga bisa menampilkan Photo Profile yang sedang digunakan dengan mengetikkan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
http://graph.facebook.com/randyprasetyo01/picture?type=large&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
Pada type bisa diganti dengan : small, square, large, normal. Terserah anda saja.&lt;br /&gt;
Selamat Mencoba ...</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/956377789622912472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2012/06/mencari-user-id-di-facebook.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/956377789622912472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/956377789622912472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2012/06/mencari-user-id-di-facebook.html' title='Mencari User ID di Facebook'/><author><name>Catatan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12652173658914824077</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFqdUE3PelA-kwGQ5xI1KAZ61UYt1TtKQ_gXQYH1xCDK-CfsGtrB7gORof2C6-DP5sWnLGiXJOHJfLT7OY17h7H12HtxQ7WPzrKi8KQrfqI9bcozUYFzqI9bK-PmAoow/s220/garuda+ku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgC99fqBsxdBuDp1fIMplIkhhrevlMyDbE50K1r78yLfHXCccyF3CtQPgoPb3FhseHyKmG1414bM6Uwy40Q5R2J2Br_tUVGY8zleR4xjhdZUoHLHi1zdtEkI5FFONrxaEOEZRgkGsjQqE8/s72-c/facebook.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-7039705951286895347</id><published>2012-05-21T06:23:00.001+07:00</published><updated>2012-05-21T06:23:30.158+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="TI"/><title type='text'>Download IDM 2012 Full Cracked (+Serial Number)</title><content type='html'>Internet Download Manager (IDM) adalah mesin pengunduh file atau program yanng paling banyak peminatnya. Selain Stabil, cara penggunaan yang sangat mudah menjadi pilihan yang paling banyak diminati.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://adf.ly/8lOrn&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_BNS2b0U6ILnuu85U-LhYstodVF3EPrkmJBEYc6c4Dt-B2qxNBD20-aLt4qE2bk83HT-i0gn0iOPBKnKiEm9oghyyzWuUZzbrfb8Kj0A4G8HK_tXMtQg7xcHRR_2YVEMWDBIymWT7_gg/s1600/idm.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagi anda yang belum memiliki software ini bisa anda dapatkan disini :&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://adf.ly/8lOzL&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;IDM 2012&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://adf.ly/8lP2a&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Serial Key / Patch&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Note: Baca terlebih dahulu cara instalasinya yang terdapat di dalam foldernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;



&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/7039705951286895347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2012/05/download-idm-2012-full-cracked-serial.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/7039705951286895347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/7039705951286895347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2012/05/download-idm-2012-full-cracked-serial.html' title='Download IDM 2012 Full Cracked (+Serial Number)'/><author><name>Catatan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12652173658914824077</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFqdUE3PelA-kwGQ5xI1KAZ61UYt1TtKQ_gXQYH1xCDK-CfsGtrB7gORof2C6-DP5sWnLGiXJOHJfLT7OY17h7H12HtxQ7WPzrKi8KQrfqI9bcozUYFzqI9bK-PmAoow/s220/garuda+ku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_BNS2b0U6ILnuu85U-LhYstodVF3EPrkmJBEYc6c4Dt-B2qxNBD20-aLt4qE2bk83HT-i0gn0iOPBKnKiEm9oghyyzWuUZzbrfb8Kj0A4G8HK_tXMtQg7xcHRR_2YVEMWDBIymWT7_gg/s72-c/idm.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-1515238705461010859</id><published>2012-05-21T05:32:00.000+07:00</published><updated>2012-05-21T05:32:51.586+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="TI"/><title type='text'>Upload dibayar Per Download</title><content type='html'>Pay per Download atau yang lebih populer dengan istilah PPD, sangat membantu untuk menambah kontribusi bagi para Blogger. Dengan meng-upload file/software yang miliki, kemudian anda publikasikan link (Tautannya). Maka ketika ada yang mengunduh (Download) file/software yang anda Upload tadi otomatis anda mendapatkan bayaran. Tidak besar memang nominal tapi cukup untuk memuaskan hati karena tulisan yang anda buat selain berharga untuk orang lain ditambah ada yang menghargai. Dengan ini para Blogger jadi lebih semangat untuk menulis / share dengan para pengguna dunia maya lainnya. Ada banyak sekali jasa layanan PPD, kalau dulu yang populer adalah &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Ziddu&lt;/a&gt;. Tapi saat ini Ziddu tidak memberikan kontribusi apapun bagi para penggunanya, mereka hanya menyediakan jasa Host gratis saja. Ini berlaku dimulai dari awal tahun 2012.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi jangan khawatir, masih banyak sekali Host PPD yang tersebar di dunia maya. Bagi anda yang masih aktif, ataupun ingin mencoba exist di dunia maya untuk menjadi penulis. Anda bisa mencoba untuk upload di &lt;a href=&quot;http://freakshare.com/?ref=1631350&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Freakshare&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; ataupun di &lt;a href=&quot;http://www.sharebeast.com/users/doku&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Sharebeast&lt;/a&gt;, dua jasa layanan Host PPD ini menyediakan banyak space gratisan buat para penggunanya. Apalagi jika anda mendaftar secara premium, maka space yanng diberikan/disediakan jauh lebih besar lagi dengan koneksi yang jauh lebih singkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://freakshare.com/?ref=1631350&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://freakshare.com/banner/freakshare468x60_2.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan di &lt;a href=&quot;http://freakshare.com/?ref=1631350&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;FreakShare&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; juga disediakan menu &lt;a href=&quot;http://freakshare.com/?ref=1631350&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;affilliate&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;, sehingga tidak hanya link file anda saja yang bisa di promosikan tapi anda juga mempromosikan link anda. Untuk ini anda akan mendapatkan bayaran juga, dengan nominal yang beda dibandingkan dengan link file anda tentunya.&amp;nbsp;Cara mendaftarnya pun mudah sekali, anda hanya diminta menulis/mengisi formulir singkat yang berisi : UserName, Email, Password dan kode registrasi. Jauh Lebih mudah dari membuat Email pokoknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat mencoba dan semoga membantu.&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;



&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/1515238705461010859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2012/05/upload-dibayar-per-download.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/1515238705461010859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/1515238705461010859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2012/05/upload-dibayar-per-download.html' title='Upload dibayar Per Download'/><author><name>Catatan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12652173658914824077</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFqdUE3PelA-kwGQ5xI1KAZ61UYt1TtKQ_gXQYH1xCDK-CfsGtrB7gORof2C6-DP5sWnLGiXJOHJfLT7OY17h7H12HtxQ7WPzrKi8KQrfqI9bcozUYFzqI9bK-PmAoow/s220/garuda+ku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-5368853851113604501</id><published>2012-04-20T07:41:00.000+07:00</published><updated>2012-04-20T07:41:01.704+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="TI"/><title type='text'>CB 1.2 Feature Set - Prerelease Announcement</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
As we are approaching the CB 1.2 RC release (codename [ELEFTHERIA]) for our supporters (&lt;a href=&quot;http://www.joomlapolis.com/component/option,com_joomlaboard/Itemid,38/func,view/id,59068/catid,7/&quot;&gt;track status here&lt;/a&gt;), the CB Team would like to officially outline some of the many new features that are currently in CB 1.2 and are being tested by our test team as we speak. This is by no means an exaustive list and is meant solely to inform and prepare our community regarding the really nice work that has been implemented. CB 1.2 RC will be released first to our documentation subscribers (&lt;a href=&quot;http://www.joomlapolis.com/component/option,com_comprofiler/task,userProfile/Itemid,39/&quot;&gt;click here to subscribe for 2008 now!&lt;/a&gt;) as a special thank you for their support and then later on to the community. This will happen as soon as it passes CB test team tests, hopefully within the next week.&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Here it goes (in no particular order): &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;margin-right: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt;Native compatibility with Joomla 1.5.X (tested up to Joomla 1.5.3), Joomla 1.0.X (tested up to Joomla 1.0.15) and Mambo 4.5.0 - 4.6.4. This means that the single CB 1.2 package will be able to install and work on all three CMS code bases without the need for additional plugins (e.g., Joomla 1.5.X legacy plugin) or modifications. This is the reason the CB Team has given CB 1.2 the code name [ELEFTHERIA], which in Greek means freedom. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Core fields (i.e., first name, middle name, last name, full name, username, avatar-thumbnail, password, parms) are now handled as CB managed fields. This has many nice implication like: allowing email address field to appear on profiles, username to appear on profile, avatar field to appear during registration process, etc.) &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;All CB fields can now have default values. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;CB date field has now been enhanced to operate in date - age mode &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;New CB password field type &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;CB fields can now be marked as searchable (for user list searching) &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;User lists can now be searchable by individual CB (searchable) fields (even core fields) - multi criteria searches permitted. Separate user lists URLs for searchable lists or non searchable lists (for future integration with CB subscription plugin system) &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ajax based DNS and SMTP email address verification at registration and user editing of email address field (primary or extra). &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;New lost password and lost username recovery functionality. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Replacement tags now work everywhere, even in CB user list filtering. This has many cool implications like dynamic user lists. E.g., A user list that automatically adjusts its filter based on the value of CB fields completed by the viewer. One such example could be a user list of all members that live in the same country as I do. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Field types can be extended or new field types can be created by CB plugin API. E.g., decimal field type can be easily created as a plugin. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;New but compatible profile HTML generator with full CSS styling markup. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Optimized SQL and PHP (amount of SQL queries has been reduced by 30-60%). &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Core plugins have been updated to support fireboard (1.0.4 and 1.1), uddeIM (1.1) and Yanc (1.5 b3) integrations.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Also, the CB Team has been preparing its CB Team released plugins to be CB 1.2 compatible. This means that along with CB 1.2 (or shortly after), new CB 1.2 compatible releases of the following plugins will be published&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;li&gt; CB ProfileBook&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; CB ProfileGallery&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; CB Captcha for doc subscribers&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; CB LastVisitors (Trails plugin)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; CB AutoWelcome&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; CB Authorbot&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; CB subscriptions plugin [commercial]&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
In addition documentation (free installation guide and detailed doc subscription guide) will be updated to support the above features.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
The CB Team is very excited about these features and the new possibilities that are under the hood. We would like to thank you for your patience and understanding regarding the delayed testing experienced because of these many features.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/5368853851113604501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/cb-12-feature-set-prerelease.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/5368853851113604501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/5368853851113604501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/cb-12-feature-set-prerelease.html' title='CB 1.2 Feature Set - Prerelease Announcement'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-5975031059905377269</id><published>2012-04-20T07:36:00.001+07:00</published><updated>2012-04-20T07:36:17.081+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="TI"/><title type='text'>Learning the Shell</title><content type='html'>&lt;h1&gt;
Why bother?&lt;/h1&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Why do you need to learn the command line anyway? Well, let me tell you a story. Not long ago we had a problem where I used to work. There was a shared drive on one of our file servers that kept getting full. I won&#39;t mention that this legacy operating system did not support user quotas; that&#39;s another story. But the server kept getting full and stopping people from working. One of the software engineers in our company spent the better part of a day writing a C++ program that would look through the directories of all the users and add up the space they were using and make a listing of the results. Since I was forced to use the legacy OS while I was on the job, I installed &lt;a href=&quot;http://www.cygwin.com/&quot;&gt;a version of the bash shell that works on it.&lt;/a&gt; When I heard about the problem, I realized I could do all the work this engineer had done with this single line:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;pre&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;du -s * | sort -nr &amp;gt; $HOME/space_report.txt&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;
&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Graphical user interfaces (GUIs) are helpful for many tasks, but they are not good for all tasks. I have long felt that most computers today do not use electricity. They instead seem to be powered by the &quot;pumping&quot; motion of the mouse! Computers were supposed to free us from manual labor, but how many times have you performed some task you felt sure the computer should be able to do?  You ended up doing the work by tediously working the mouse. Pointing and clicking, pointing and clicking.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
I once heard an author remark that when you are a child you use a computer by looking at the pictures. When you grow up, you learn to read and write. Welcome to Computer Literacy 101. Now let&#39;s get to work.&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h2&gt;
&lt;a href=&quot;&quot; name=&quot;contents&quot;&gt;Contents&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;   &lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0010.php&quot;&gt;What is &quot;the shell&quot;?&lt;/a&gt;     &lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0010.php#xterm&quot;&gt;What&#39;s an   xterm, gnome-terminal, konsole,   etc.?&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0010.php#starting&quot;&gt;Starting   a Terminal&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0010.php#testing&quot;&gt;Testing   the Keyboard&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0010.php#using&quot;&gt;Using the   Mouse&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;   &lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0020.php&quot;&gt;Navigation&lt;/a&gt;    &lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0020.php#file&quot;&gt;File System   Organization&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0020.php#pwd&quot;&gt;pwd&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0020.php#cd&quot;&gt;cd&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;   &lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0030.php&quot;&gt;Looking Around&lt;/a&gt;    &lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0030.php#ls&quot;&gt;ls&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0030.php#less&quot;&gt;less&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0030.php#file&quot;&gt;file&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;   &lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php&quot;&gt;A Guided Tour&lt;/a&gt;    &lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#root&quot;&gt;/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#boot&quot;&gt;/boot&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#etc&quot;&gt;/etc&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#bin&quot;&gt;/bin,   /usr/bin&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#sbin&quot;&gt;/sbin,   /usr/sbin&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#usr&quot;&gt;/usr&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#local&quot;&gt;/usr/local&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#var&quot;&gt;/var&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#lib&quot;&gt;/lib&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#home&quot;&gt;/home&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#root_home&quot;&gt;/root&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#tmp&quot;&gt;/tmp&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#dev&quot;&gt;/dev&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#proc&quot;&gt;/proc&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0040.php#mnt&quot;&gt;/mnt&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;   &lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0050.php&quot;&gt;Manipulating Files&lt;/a&gt;    &lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0050.php#wildcards&quot;&gt;Wildcards&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0050.php#cp&quot;&gt;cp&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0050.php#mv&quot;&gt;mv&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0050.php#rm&quot;&gt;rm&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0050.php#mkdir&quot;&gt;mkdir&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;   &lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0060.php&quot;&gt;I/O Redirection&lt;/a&gt;    &lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0060.php#standard_output&quot;&gt;Standard   Output&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0060.php#standard_input&quot;&gt;Standard   Input&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0060.php#pipes&quot;&gt;Pipes&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0060.php#filters&quot;&gt;Filters&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;   &lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0070.php&quot;&gt;Permissions&lt;/a&gt;    &lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0070.php#file_permissions&quot;&gt;File   permissions&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0070.php#chmod&quot;&gt;chmod&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0070.php#directory_permissions&quot;&gt;Directory   permissions&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0070.php#su&quot;&gt;Becoming the   superuser for a short while&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0070.php#chown&quot;&gt;Changing   file ownership&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0070.php#chgrp&quot;&gt;Changing   group ownership&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;   &lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0080.php&quot;&gt;Job Control&lt;/a&gt;    &lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0080.php#practical_example&quot;&gt;A practical   example&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0080.php#in_the_background&quot;&gt;Putting a   program in the background&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0080.php#listing_your_processes&quot;&gt;Listing   your processes&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0080.php#killing_a_process&quot;&gt;Killing a   process&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://linuxcommand.org/lts0080.php#more_about_kill&quot;&gt;A   little more about kil&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
from: http://linuxcommand.org</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/5975031059905377269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/learning-shell.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/5975031059905377269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/5975031059905377269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/learning-shell.html' title='Learning the Shell'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-6310292903296627850</id><published>2012-04-20T06:07:00.000+07:00</published><updated>2012-04-20T07:30:24.580+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="TI"/><title type='text'>Komponen Dasar Elektronika</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
Belakangan ini penggunaan perangkat Elektronika sudah meluas. Hampir disemua sisi kehidupan manusia menggunakan perangkat ini. Perangkat Elektronika dibuat berdasarkan kebutuhan manusia (Pengguna) dengan menggabungkan sedikit atau banyak dari beberapa komponen Elektronika untuk dijadikan suatu perangkat yang dibutuhkan. Dari Sekian banyak komponen Elektronika sebenarnya mereka terdiri dari 2 golongan komponen, yaitu &lt;b&gt;Komponen Aktif &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;Komponen Pasif&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrByfU3k4QPChMvYc0TiGchpW72S-y6l7bmyIyR73Wpa35hk7pm9nhan7E7HTvh9kCVJemtgv_W3WiCkCHY0QSRQooaBbtZGYWblKyn-KZQr72Ige1wankDRKO3QTBj_1vsaHOTsnFQQHK/s1600/Komp+dasar+elektronika.bmp&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrByfU3k4QPChMvYc0TiGchpW72S-y6l7bmyIyR73Wpa35hk7pm9nhan7E7HTvh9kCVJemtgv_W3WiCkCHY0QSRQooaBbtZGYWblKyn-KZQr72Ige1wankDRKO3QTBj_1vsaHOTsnFQQHK/s400/Komp+dasar+elektronika.bmp&quot; width=&quot;270&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Komponen Aktif adalah komponen yang pada saat bekerja membutuhkan input tenaga / sumber daya Listrik, sedangkan komponen Pasif dapat bekerja/beroperasi walaupun tidak diberikan Arus/Tegangan Listrik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari kedua jenis golongan komponen ini (Aktif dan Pasif) berdasarkan fungsi dan sifatnya dapat dibagi menjadi : Sensor, Tranducer dan Actuator.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Komponen Pasif&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Resistor &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Resistor Tetap, Komponen ini memiliki nilai Tahanan (Resistance) yang tetap.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Resistor Variabel, Komponen ini memiliki nilai Tahanan yang berubah-ubah (Variable) disesuaikan dengan kebutuhan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Condensator (Kapasitor)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Kapasitor tetap, komponen ini memiliki nilai kapasitansi yang tetap.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kapasitor Variabel (Variable Condensator / Varco), komponen ini nilai kapasitansi yang berubah-ubah. &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Inductor (Kumparan)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Transformator (Trafo)&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Relay&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Switch (Saklar&lt;/b&gt;)&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Komponen Aktif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Dioda&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Dioda jembatan (Bridge)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dioda Zener&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dioda Photo&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Light Emiting Diode (LED) / Dioda pemancar Cahaya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dioda Schotkly &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Transistor&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Transistor Bipolar&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Transistor Efek Medan (FET= Field Efect Transistor)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Photo Transistor&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Transistor IGBT&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Transistor Darlington &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;li&gt;IC (Integrated Circuit) &lt;/li&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;IC Analog&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;IC Digital&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;b&gt;Sensor &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Light Depandent Resistor (LDR)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Negative Temperature Coeffecient (NTC)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Positive Temperature Coeffecient (PTC)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bimetal&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Solar Cell&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ultrasonic&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;Tranducer&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Solar Cell : Penghasil tegangan (Arus/Daya) dengan mengubah energi Cahaya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;Negative Temperature Coefficient (NTC) : Nilai Resistance/Tahanan mengecil jika suhu Meninggi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Positive Temperature Coefficeint (PTC) : Nilai Resistance/Tahanan membesar jika temperatur mengecil&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Light Dependent Resistor (LDR) : Perubahan Resistance/Tahanan berdasarkan intensitas Cahaya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Microfon (Mic) : pengubahan tegangan membuat pengerasan suara (Audio)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;b&gt;Actuator&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Light Emitting Diode (LED) : Dioda Pemancar Cahaya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lampu &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Speaker &lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Komponen Elektronika berdasarkan karakterisitik/sifatnya bila dirangkai/disusun secara sistematis dapat menghasilkan suatu perangkat yang bermanfaat. Penulisan rankaian bisa dengan menyusun / menggambar rangkaian dengan menggambarkan bentuk-bentuk simbol komponen yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWhxAhCM0j_JVBSJ7M9OCLteXcje_bSWgjznj1xAOk-av6438qOn1N0dk_kzXGskhyphenhyphenXFPn4JJmut3rfDT-JP3TpCHGP0j6fjCxgr7oroPWXeBpWTaVsUDMX2D_3imab0_jTMP7wNtnyDBb/s1600/aplikasi+dioda.gif&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWhxAhCM0j_JVBSJ7M9OCLteXcje_bSWgjznj1xAOk-av6438qOn1N0dk_kzXGskhyphenhyphenXFPn4JJmut3rfDT-JP3TpCHGP0j6fjCxgr7oroPWXeBpWTaVsUDMX2D_3imab0_jTMP7wNtnyDBb/s640/aplikasi+dioda.gif&quot; width=&quot;392&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/6310292903296627850/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2012/04/belakangan-ini-penggunaan-perangkat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/6310292903296627850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/6310292903296627850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2012/04/belakangan-ini-penggunaan-perangkat.html' title='Komponen Dasar Elektronika'/><author><name>Sugi Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07031762514211610580</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh89Sih_9IcFt7gSLZreiZ5gnuhoFcz7EuW1YS_GGbKPk3372jf2DRs16MqBGSpI6ON98xSikLRry-RhiWtBy1iqT8xdIkaTE245K_Myh_vttxnUomjSGp4qHxG0dY9Lg/s220/Dup%2801%29Foto018.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrByfU3k4QPChMvYc0TiGchpW72S-y6l7bmyIyR73Wpa35hk7pm9nhan7E7HTvh9kCVJemtgv_W3WiCkCHY0QSRQooaBbtZGYWblKyn-KZQr72Ige1wankDRKO3QTBj_1vsaHOTsnFQQHK/s72-c/Komp+dasar+elektronika.bmp" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-5408157512837637120</id><published>2012-01-23T13:00:00.000+07:00</published><updated>2012-04-16T08:31:43.713+07:00</updated><title type='text'>SMADAV AntiVirus Lokal Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;http://adf.ly/4wFOp&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;149&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfcxUOeBU5tD6wJIWqR20bPmI3MXkUN0tQ_mxClU4y5JO37IREblu4md5hwxlq5yrOWeYP-IDS40WNCjRZQg0lmlzcmZ-c5MjpwTZONCzX-vt3yVhOKU-IW7MBWRRj5zJ9Srb9yaO5SaKJ/s320/smadav.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfcxUOeBU5tD6wJIWqR20bPmI3MXkUN0tQ_mxClU4y5JO37IREblu4md5hwxlq5yrOWeYP-IDS40WNCjRZQg0lmlzcmZ-c5MjpwTZONCzX-vt3yVhOKU-IW7MBWRRj5zJ9Srb9yaO5SaKJ/s1600/smadav.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;AntiVirus adalah perangkat lunak yang terdapat pada sistem komputer, yang digunakan sebagai penahan dan penangkis gangguan virus. Menghindari gangguan yang terjadinya disebabkan oleh Virus yang setiap hari bertambah terus jenisnya. Virus lahir setiap harinya dengan berbagai lmaksud dan tujuan, namun secara garis besar kebanyakan bermaksud menggerogoti sistem, mencuri data, dan ada pula sebagiaan&amp;nbsp; hanya untuk bersenang-senang/belajar/iseng.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Di Indonesia saja banyak sekali virus-virus lokal yang cukup membuat kita sempat merasa jengkel, dari yang ringan sampai yang masuk kategori ganas seperti: Virus Shortcut, w32/ramnit, dan Sality. Tapi jangan khawatir, sekarang uda banyak AntiVirus lokal yang cukup ampuh dalam menghadapi virus-virus lokalan saja. Salah satunya adalah AntiVirus SMADAV, didesain untuk menghadapi virus-virus lokal dan sudah terbukti kemampuannya. Smadav termasuk dalam 5 besar AntiVirus terbaik di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;SMADAV AntiVirus memiliki ukuran file yang kecil, dan ringan karena tidak membutuhkan resource yang banyak pada sistem komputer sehingga mampu di jalankan pada komputer-komputer yang memiliki spesifikasi agak rendah. SMADAV terdapat dalam dua versi, yaitu: Free dan Pro. Adapun untuk free dapat anda download disini atau juga dengan meng-klik gambar di bawah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9inB4nOVN3YBDxS_FH_3WFgWZst9YhsfDNlHN9Qsd0teUNBETJiz-DZuXK2P46VivFETdx5V2GxSwLqI-tkwF1_Xr-IJUAIe_bJ8wgavZXi0zw7gwjSUv7FghebgCUHQtq3VkQ9HOdJkk/s1600/smad.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://adf.ly/4wFCb&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9inB4nOVN3YBDxS_FH_3WFgWZst9YhsfDNlHN9Qsd0teUNBETJiz-DZuXK2P46VivFETdx5V2GxSwLqI-tkwF1_Xr-IJUAIe_bJ8wgavZXi0zw7gwjSUv7FghebgCUHQtq3VkQ9HOdJkk/s1600/smad.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;SMADAV Free&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;



&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Dan untuk versi yang Pro anda membutuhkan Smadav Pro Seial Key yang bisa anda dapatkan dengan mengirimkan Donasi (sumbangan)&amp;nbsp; kepada tim Smadav yang nilainya terserah anda sendiri untuk menentukannya. Smadav Pro memiliki beberapa fitur yang berbeda dari Smadav versi free (gratis) antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;UpDate otomatis OnLine&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Scanning &lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;10x &lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;lebih cepat&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Maximize / Resize Tampilan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Mengganti warna tema (Theme Setting)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Exception List&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Bahasa Indonesia / Inggris&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Izin penggunaan profit&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Password Admin&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Untuk lebih memahami tentang smadav Pro anda bisa klik link/banner dibawah.&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7OpJkjAYiT-8CR-nn1YHOdyx-gfapCxCB8CO7Q9DAno8Ao_KgwZWWhwMYjbyp0JN2j-S47ELumzMUTmh-Mj0bGrirX3BwzGSm0p731dmOCAU12SIENxwg9mx53m5JSsUuNB8VYDLY8fVQ/s1600/smadavpro.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://adf.ly/4wFOp&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7OpJkjAYiT-8CR-nn1YHOdyx-gfapCxCB8CO7Q9DAno8Ao_KgwZWWhwMYjbyp0JN2j-S47ELumzMUTmh-Mj0bGrirX3BwzGSm0p731dmOCAU12SIENxwg9mx53m5JSsUuNB8VYDLY8fVQ/s1600/smadavpro.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt; &lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/5408157512837637120/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2012/01/smadav-antivirus-lokal-indonesia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/5408157512837637120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/5408157512837637120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2012/01/smadav-antivirus-lokal-indonesia.html' title='SMADAV AntiVirus Lokal Indonesia'/><author><name>Sugi Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07031762514211610580</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh89Sih_9IcFt7gSLZreiZ5gnuhoFcz7EuW1YS_GGbKPk3372jf2DRs16MqBGSpI6ON98xSikLRry-RhiWtBy1iqT8xdIkaTE245K_Myh_vttxnUomjSGp4qHxG0dY9Lg/s220/Dup%2801%29Foto018.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfcxUOeBU5tD6wJIWqR20bPmI3MXkUN0tQ_mxClU4y5JO37IREblu4md5hwxlq5yrOWeYP-IDS40WNCjRZQg0lmlzcmZ-c5MjpwTZONCzX-vt3yVhOKU-IW7MBWRRj5zJ9Srb9yaO5SaKJ/s72-c/smadav.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-6351890888215557203</id><published>2009-05-01T22:49:00.002+07:00</published><updated>2012-04-20T07:35:09.970+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="TI"/><title type='text'>Kenalan dengan Otak Komputer</title><content type='html'>SALAH satu keunggulan sebuah komputer ada pada otaknya, yang punya &quot;nama asli&quot; mikroprosesor. Otak itulah yang selama ini jadi salah satu pertimbangan kita dalam membeli komputer. Tetapi, masak, sih, gunanya hanya itu? &lt;br /&gt;
SELAMA ini kita lebih mengenal merek si mikroprosesor, seperti Intel (tipe Pentium, Celeron, Xeon, dan sebagainya), AMD (Athlon, Duron, dan sebagainya), atau Motorolla (biasanya dipergunakan untuk Macintosh). Karena mikroprosesor adalah otak yang mengatur sebagian besar aktivitas kerja komputer, maka bagus tidaknya si mikroprosesor memengaruhi bagus tidaknya kerja komputer. Pemahaman terhadap otak komputer ini tidak hanya berguna ketika memilih komputer, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk membuat hal lain yang lebih seru. &lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Mikroprosesor berbentuk komponen IC (integrated circuit). Sebagaimana layaknya IC, mikroprosesor berbentuk persegi panjang dengan sejumlah kaki komponen di dua sisi panjangnya, atau bujur sangkar dengan sejumlah kaki komponen di keempat sisinya. Pada bagian atas badannya juga tercetak jenis atau nama IC, produsen, dan beberapa keterangan lain. Jenis dan spesifikasi mikroprosesor sangat menentukan unjuk kerja atau performa dari komputer. Namun, unjuk kerja dari komputer juga tergantung pada bagian-bagian tertentu dalam komputer yang tentu saja saling terkait dan saling mendukung dengan mikroprosesor. Mereka membentuk teamwork yang kuat untuk menjadi komputer yang mampu melakukan tugas-tugas berat. &lt;br /&gt;Dalam istilah keteknikan, mikroprosesor dan bagian-bagian tertentu itu membentuk sistem yang disebut sistem mikroprosesor. Sistem ini mencakup perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Suatu sistem mikroprosesor ternyata tidak hanya berupa komputer PC desktop, notebook, atau laptop saja, tetapi juga berupa single board microprocessor system dan single chip microprocessor system yang lebih kompak, kecil, dan spesifik. &lt;br /&gt;Menariknya, ternyata komputer (yang lebih banyak dikenal dalam bentuk PC) tidak hanya dapat digunakan untuk mengetik dokumen atau surat, membuat gambar, mengerjakan tugas-tugas sekolah, memainkan game saat kita suntuk, atau berinternet ria dengan memanfaatkan fasilitas browsing, e-mail, dan chatting yang sekarang telah menjadi salah satu syarat remaja gaul.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt; Dengan sedikit saja tertarik, kita dapat memanfaatkan PC untuk mengerjakan hal-hal menantang dan menarik, seperti mengontrol lampu display (seperti di papan iklan atau billboard), mengontrol lampu lalu lintas (traffic light), ataupun mengontrol sistem alarm di rumah. Modal yang diperlukan hanyalah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi (BASIC, Pascal, atau C) dan sedikit pengetahuan tentang port serial atau paralel. Port serial pada PC ditandai dengan COM1, COM2, atau COM lain (jika jumlah portnya lebih dari satu). Konektornya terletak di panel belakang komputer, dan biasa kita hubungkan dengan modem eksternal atau mouse (jika tidak terdapat fasilitas PS2 untuk mouse). &lt;br /&gt;Port paralel pada PC ditandai dengan LPT1, LPT2. Konektornya juga terletak di panel belakang komputer, dan biasa kita hubungkan dengan printer. Jadi, kita bisa memanfaatkan PC untuk hal yang lebih menarik di sekitar rumah, seperti mengontrol lampu rumah, televisi, dan peralatan elektronik di rumah kita dari tempat yang jauh (misalnya saja saat kita harus bepergian atau berlibur di lain tempat), atau menggunakannya untuk komunikasi antarkomputer (chatting, file transfer, multimedia) lewat frekuensi radio. Bahkan, proyek-proyek lebih canggih yang kita inginkan. &lt;br /&gt;Jika kita berminat mendalami lebih jauh, rangkaian-rangkaian kontrol untuk keperluan macam-macam itu juga dapat kita buat dalam bentuk sistem mikroprosesor yang lebih kompak dan ringkas, seperti single board microprocessor system (sistem mikroprosesor papan tunggal) atau single chip microprocessor system (sistem mikroprosesor chip/IC tunggal). &lt;br /&gt;Sistem mikroprosesor papan tunggal adalah sistem mikroprosesor yang dipasang hanya pada satu printed circuit board (PCB) saja. PCB adalah papan rangkaian (terbuat dari sejenis bahan isolator) yang di permukaannya terdapat alur-alur konduktor (biasanya dari tembaga) yang menghubungkan kaki suatu komponen elektronika dengan komponen lainnya. Pada sistem ini, sebuah mikroprosesor dipasang pada PCB dan ditambah dengan komponen sistem mikroprosesor lainnya. Biasanya juga dilengkapi dengan keyboard dan display sederhana. Mikroprosesor yang dipasang di antaranya adalah mikroprosesor lama, seperti Z80 buatan Zilog, 8085 atau 8088 buatan Intel, atau produk lain yang saat ini sudah tidak digunakan lagi dalam PC. &lt;br /&gt;Sistem mikroprosesor chip/IC tunggal adalah sistem mikroprosesor yang mikroprosesor dan komponen-komponen sistem lainnya sudah terpasang pada satu chip/IC tunggal. Nama lain untuk sistem mikroprosesor ini adalah mikrokontroler. Contoh mikrokontroler adalah 8031 produksi Intel dan 89C51 produksi Atmel. Dengan komponen ini, rangkaian kontrol terlihat sangat praktis sehingga dapat mengurangi ukuran fisik sistem dan mengurangi kerumitan rangkaian. Bentuknya sama seperti bentuk mikroprosesor atau komponen IC pada umumnya. &lt;br /&gt;Tentu saja dibanding penggunaan PC yang hanya memerlukan modal satu bahasa pemrograman tingkat tinggi dan sedikit pengetahuan tentang port serial/paralel, penggunaan sistem single board dan single chip memerlukan pengetahuan yang lebih banyak tentang hardware dan software sistem mikroprosesor. Akan tetapi, berapa banyak pun pengetahuan yang harus diketahui, mempelajari mikroprosesor tetaplah menjadi hal yang menarik dan menantang karena kita mempunyai banyak pilihan untuk mencobanya. Dengan pengetahuan yang sedikit, tetapi dengan kreativitas yang tinggi, sudah banyak hal menyenangkan yang dapat kita lakukan dengan PC. Apalagi jika faktor kesulitan kita tambah dengan mempelajari single board system  atau single chip system. &lt;br /&gt;Dengan mempelajari kedua sistem dan senantiasa mencoba mengaplikasikan pada permasalahan kontrol di sekitar kita, seperti kontrol lampu traffic light, kontrol lampu display, kontrol sistem alarm, remote control, dan lain sebagainya, maka pengetahuan tentang sistem mikroprosesor dapat menjadi lahan penghasil duit. &lt;br /&gt;Diagram blok sistem mikroprosesor &lt;br /&gt;Diagram blok sistem mikroprosesor ditunjukkan dalam gambar 1. Sistem mikroprosesor tersusun dari empat komponen, yaitu mikroprosesor itu sendiri, Random Access Memory (RAM), Read Only Memory (ROM), dan Port Input/Output (PIO). Dalam bekerja, keempat komponen tersebut saling berkomunikasi/mentransfer data. Media transfer datanya berupa sekelompok jalur-jalur penghubung yang disebut bus. Tiga jenis bus yang terdapat dalam sistem mikroprosesor adalah bus alamat (address bus), bus data (data bus), dan bus kontrol (control bus). &lt;br /&gt;Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, mikroprosesor berfungsi sebagai otak sistem. Ia mengatur kerja sistem berdasarkan urutan program yang telah ditetapkan. Ia mengatur aktivitas keluar atau masuk data dari/ke antarbagian dalam sistem. Ia juga mengatur aktivitas keluar atau masuk data dari/ke perangkat di luar sistem.&lt;br /&gt;RAM adalah media pengingat sementara. Serupa dengan fungsi papan tulis, RAM dapat menjadi tempat menulis hasil kerja, hasilnya dapat dibaca oleh komponen lain, kemudian isinya dihapus jika tidak diperlukan lagi. Pada saat catu daya listrik dimatikan, isi RAM akan lenyap dan RAM kembali kosong. Karena itu, RAM disebut sebagai memory volatile (memori yang isinya dapat menguap). RAM diperlukan oleh sistem karena selama proses kerja, banyak proses tulis/baca data yang tidak bersifat permanen. Jika proses tulis/baca ini dilakukan pada media semacam disket, harddisk, atau CD (jenis Read/Write yang dapat dibaca dan ditulis), maka aksesnya membutuhkan waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, kapasitas RAM yang lebih besar mengakibatkan bertambahnya kecepatan proses kerja sistem mikroprosesor. Hal ini dapat diamati pada komputer PC yang kita gunakan. Tambahkan kapasitas RAM PC kita dua atau empat kali lipat, pasti akan diperoleh proses kerja yang lebih cepat. &lt;br /&gt;Sesuai dengan namanya, data pada Read Only Memory (ROM) hanya dapat dibaca. Data ditulis sekali dan setelah itu hanya dibaca saja. Kita tidak dapat dengan mudah menulis data ke ROM semudah menulis ke RAM. Data yang ditulis pada ROM lebih bersifat permanen dibandingkan data pada RAM. Karena itu, ROM disebut juga memory non-volatile. Karena sifatnya itu, oleh produsen mainboard, ROM pada komputer PC diisi program awal berupa identifikasi sistem dan pengaktifan program sistem operasi (terdapat dalam disket/harddisk). Tanpa adanya program awal ini, ketika komputer PC dinyalakan, mikroprosesor tidak dapat melakukan apa-apa. Berbeda dengan ROM pada PC yang hanya diisi program mula, ROM pada sistem single chip atau single board diisi dengan seluruh program yang akan dijalankan. Proses pengisian kita lakukan dengan alat yang bernama ROM writer.&lt;br /&gt; Port I/O berfungsi sebagai pelabuhan keluar masuknya data ke perangkat di luar sistem mikroprosesor. Contoh perangkat di luar sistem mikroprosesor adalah keyboard, mouse, monitor, display, printer, modem, dan lainnya. Susunan data yang dikirim ke atau diterima dari luar dapat berupa susunan paralel (yang menggunakan banyak jalur data) atau susunan serial (yang hanya menggunakan satu atau dua jalur data). Perbedaan susunan paralel dan serial ditunjukkan dalam gambar 2. &lt;br /&gt;Jenis dan fungsi bus &lt;br /&gt;Bus pada sistem mikroprosesor dibagi menjadi tiga jenis, yaitu bus data, bus alamat, dan bus kontrol. Tiap-tiap bus tersusun atas beberapa jalur yang menghubungkan satu komponen dengan komponen lain dalam sistem. Tiap komponen pasti mempunyai kaki atau terminal yang dihubungkan dengan ketiga jenis bus. Fungsi dati tiap-tiap bus adalah sebagai berikut. &lt;br /&gt;1. Bus data berfungsi sebagai jalan data dari satu komponen ke komponen lain. Bus data dapat terdiri dari 8, 16, dan 32 jalur paralel atau lebih. Karena data yang dikirim berupa data digital yang satu word-nya (kata-nya) minimal mempunyai lebar 8 bit (BInary digiT), maka paling tidak terdapat delapan jalur paralel untuk melewatkan satu word tiap pengiriman. Jumlah jalur bus data ditentukan oleh mikroprosesor sehingga memori dan port harus mempunyai jumlah jalur bus yang dapat disesuaikan. Arah aliran data dari satu komponen ke komponen lain dalam sistem biasanya bolak-balik (bidirectional), kecuali yang berhubungan dengan ROM. Arah alirannya dari ROM ke komponen lain karena ROM hanya dapat dibaca saja. &lt;br /&gt;2. Bus alamat digunakan oleh mikroprosesor untuk memilih lokasi memori atau port yang akan ditulis atau dibaca. Proses pemilihan lokasi ini dilakukan terlebih dahulu sebelum data ditulis atau dibaca dari memori atau port. Semua memori dan port dibagi menjadi kapling-kapling yang ditandai dengan alamat-alamat tersendiri. Tiap alamat hanya dimiliki oleh satu kapling sehingga jika pemilihan alamatnya benar, data akan dikirim ke/diambil dari alamat memori atau port yang sesuai. Aliran data alamat yang dikirim hanya satu arah (unidirectional), yaitu dari mikroprosesor ke memori atau port. &lt;br /&gt;3. Bus kontrol digunakan mikroprosesor antara lain untuk mengatur memori atau port agar siap ditulis atau dibaca. Bus kontrol juga digunakan memori atau port untuk memberi tahu kesiapan mereka menerima/mengirim data ke mikroprosesor. Karena kedua fungsi ini, maka bus kontrol terdiri dari beberapa jalur unidirectional dengan arah keluar mikroprosesor dan beberapa jalur unidirectional dengan arah masuk ke mikroprosesor. &lt;br /&gt;Akhirnya, semoga sedikit ulasan di atas dapat membuka wawasan tentang sistem mikroprosesor sehingga dapat menggerakkan keinginan untuk ikut menekuni hal yang cukup menjanjikan ini. Semakin banyak kreativitas yang tergali, akan membantu mengurangi kesenjangan teknologi yang selama ini kita alami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Sumber : http://www.kompas.com/kompas-cetak/0308/08/muda/481155.htm &lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/6351890888215557203/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2009/05/kenalan-dengan-otak-komputer.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/6351890888215557203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/6351890888215557203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2009/05/kenalan-dengan-otak-komputer.html' title='Kenalan dengan Otak Komputer'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-8206031278792715169</id><published>2009-04-12T15:25:00.000+07:00</published><updated>2009-04-12T15:26:24.927+07:00</updated><title type='text'>CurHat</title><content type='html'>&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Hallo semua, kangen ga nich ma Si-Gantenks??? Moga-moga aja iya hi2. Sekian lama berkecimpung dengan kerjaan yang seabreg banyaknya, penat juga rasanya. Untuk sekedar refreshing aku liat-liat dunia maya, wew rame banngetz sekarang Bro. Terus ku liat ah Blog-ku, ternyata masih keren aja Blog-ku yaa :D. Tapi disitu ada guest yang protes, dia bilang postingannya Basi ga pernah di-update (iya juga sih &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Wingdings;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;), setelah kuliat...???he2..iyo jugo Bud,,,emang Rada lama nich postingan entah dari abad ke berapa kalee hiks2..&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Wingdings;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;L&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;. Aku mikir-mikir mo posting apa yaa di Blog-ku, Konsep awal Blog-ku sebenernya sich buat catatan-ku sendiri aja mengenai Computer Network. Sekaligus buat halte-ku di dunia maya, aku berpikir untuk masang postingan yang bisa membantu rekan2 yang laen dan sekalian untuk catatanku aja. Lumayanlah untuk mengumpulkan data yang kubutuhkan untuk belajar. Tetapi Konsep Blog-ku ini ko’ rasanya berat banget yaa, aku uda rada mual nich dengan yang namanya Jaringan Komputer tapi bukannya bosen loo. Cuma ko’ rada monoton kalo post-nya temanya itu-itu aja,sedangkan yang kumau ko’ gado-gado yaa...(Laper lu ya.. &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Wingdings;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;span style=&quot;&quot;&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;). Maksudnya semua bidang Bro. Abiz kalo aku maen ke Blog rekan-rekan and para Master Blog yang laen aku Cuma bisa nyengir aja. Keren-keren Bro, dan isinya patent trus semua dapet cirinya masing-masing. Nah dengan maksud mencari ciri ini aku oprex2 semua akhirnya kuputuskan untuk posting apa aja dech. Kagak harus cari ciri yang penting isinya bisa membantu siapa saja yang sedang membutuhkan, puyeng Bro kalo harus cari ciri dulu sedangkan diriku bukanlah penulis yang handal. Ok, sekian dulu laporannya. Aku mo keliling-keliling lagi menjelajah dunia Maya ini, semoga dapet ide untuk buat yang baru post-nya Bro.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/8206031278792715169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2009/04/curhat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/8206031278792715169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/8206031278792715169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2009/04/curhat.html' title='CurHat'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-2827113945260519735</id><published>2009-02-16T00:01:00.003+07:00</published><updated>2012-04-20T07:34:23.766+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="TI"/><title type='text'>Setting Awal Access Point WAP54G Linksys</title><content type='html'>Sebelum dapat menggunakan Access Point WAP54G LinkSys tentunya harus me-setting awal Access Point WAP54G LinkSys agar bisa dapat digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bila Access Point WAP54G LinkSys anda benar-benar baru dan belum pernah digunakan maka langsung saja menghubungkan Access Point WAP54G LinkSys dengan Laptop atau PC Desktop anda menggunakan kabel UTP serta hubungkan adaptor Access Point WAP54G LinkSys pada stop kontak listrik dengan Access Point WAP54G LinkSys.&lt;br /&gt;
Perhatikan bahwa IP dari Laptop atau PC desktop harus dengan format seperti berikut : 192.168.1.* tanda bintang mewakili angka 1 sampai dengan 255 dan bukan 245 karena 245 adalah milik Access Point WAP54G LinkSys pada keadaan default.&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Apabila Access Point WAP54G LinkSys tidak yakin apakah Access Point WAP54G LinkSys ini sudah pernah digunakan atau belum silahkan me-reset dulu Access Point WAP54G LinkSys untuk meyakinkan Access Point WAP54G LinkSys kembali kepada keadaan default.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara me-reset Access Point WAP54G LinkSys, tekan tombol pada bagian belakang dengan klip atau apa saja yang bisa mencapai tombol kecil tersebut dan tahan hingga kira-kira 10 detik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah yakin bahwa Access Point WAP54G LinkSys kembali kepada setingan default maka ikuti langkah berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka web administrator Access Point WAP54G LinkSys pada browser terus ketikkan alamat 192.168.1.245 di address bar sehingga muncul kotak dialog &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;user name&lt;/span&gt; dan &lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;password&lt;/span&gt;, biarkan username kosong dan ketik &quot;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;admin&lt;/span&gt;&quot; pada password sehingga akan muncul halaman setting berbasis Access Point WAP54G LinkSys.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Access Point WAP54G LinkSys ini akan dihubungkan pada jaringan anda yang mempunyai segmen yang berbeda (misalnya selain 192.168.2.*) ubah IP statisnya ke segmen yang sesuai, atau bisa juga pilih DHCP kalau anda tidak ingin memberikan IP Statis. Hanya saja bila menggunakan DHCP maka anda akan kesulitan untuk menemukan IP Access Point WAP54G LinkSys ini nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada web based control panel dari akses poin ini anda bisa mengatur berbagai setting-an yang disediakan oleh WAP54G, misalnya Mode Authentication maupun mengganti password default.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai menentukan IP dari Access Point WAP54G LinkSys ini cabut kabel yang terhubung antara Access Point WAP54G LinkSys dengan Laptop atau PC desktop, kemudian pasang pada jaringan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setting selanjutnya bisa anda akses dengan menggunakan IP yang baru diubah tersebut melalui web browser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;Sumber : http://belajar-ilmu-komputer.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/2827113945260519735/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2009/02/access-point-wap54g-linksys-setting.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/2827113945260519735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/2827113945260519735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2009/02/access-point-wap54g-linksys-setting.html' title='Setting Awal Access Point WAP54G Linksys'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-8044937771079044698</id><published>2008-11-01T02:45:00.004+07:00</published><updated>2012-04-16T08:28:05.211+07:00</updated><title type='text'>Lapisan-lapisan Model OSI</title><content type='html'>1.1  Physical Layer&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Physical Layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke channel komunikasi. Masalah desain yang harus diperhatikan disini adalah memastikan bahwa bila satu sisi mengirim data 1 bit, data tersebut harus diterima oleh sisi lainnya sebagai 1 bit pula, dan bukan 0 bit. Pertanyaan yang timbul dalam hal ini adalah : berapa volt yang perlu digunakan untuk menyatakan nilai 1? dan berapa volt pula yang diperlukan untuk angka 0?. Diperlukan berapa mikrosekon suatu bit akan habis? Apakah transmisi dapat diproses secara simultan pada kedua arahnya? Berapa jumlah pin yang dimiliki jaringan dan apa kegunaan masing-masing pin? Secara umum masalah-masalah desain yang ditemukan di sini berhubungan secara mekanik, elektrik dan interface prosedural, dan media fisik yang berada di bawah physical layer.&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;1.2 Data Link Layer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tugas utama data link layer adalah sebagai fasilitas transmisi raw data dan mentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi. Sebelum diteruskan kenetwork layer, data link layer melaksanakan tugas ini dengan memungkinkan pengirim memecag-mecah data input menjadi sejumlah data frame (biasanya berjumlah ratusan atau ribuan byte).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt; Kemudian data link layer mentransmisikan frame tersebut secara berurutan, dan memproses acknowledgement frame yang dikirim kembali oleh penerima. Karena physical layer menerima dan mengirim aliran bit tanpa mengindahkan arti atau arsitektur frame, maka tergantung pada data link layer-lah untuk membuat dan mengenali batas-batas frame itu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membubuhkan bit khusus ke awal dan akhir frame. Bila secara insidental pola-pola bit ini bisa ditemui pada data, maka diperlukan perhatian khusus untuk menyakinkan bahwa pola tersebut tidak secara salah dianggap sebagai batas-batas frame.&lt;br /&gt;Terjadinya noise pada saluran dapat merusak frame. Dalam hal ini, perangkat lunak data link layer pada mesin sumber dapat mengirim kembali frame yang rusak tersebut. Akan tetapi transmisi frame sama secara berulang-ulang bisa menimbulkan duplikasi frame. Frame duplikat perlu dikirim apabila acknowledgement frame dari penerima yang dikembalikan ke pengirim telah hilang. Tergantung pada layer inilah untuk mengatasi masalah-masalah yang disebabkan rusaknya, hilangnya dan duplikasi frame. Data link layer menyediakan beberapa kelas layanan bagi network layer. Kelas layanan ini dapat dibedakan dalam hal kualitas dan harganya.&lt;br /&gt; Masalah-masalah lainnya yang timbul pada data link layer (dan juga sebagian besar layer-layer di atasnya) adalah mengusahakan kelancaran proses pengiriman data dari pengirim yang cepat ke penerima yang lambat. Mekanisme pengaturan lalu-lintas data harus memungkinkan pengirim mengetahui jumlah ruang buffer yang dimiliki penerima pada suatu saat tertentu. Seringkali pengaturan aliran dan penanganan error ini dilakukan secara terintegrasi.&lt;br /&gt; Saluran yang dapat mengirim data pada kedua arahnya juga bisa menimbulkan masalah. Sehingga dengan demikian perlu dijadikan bahan pertimbangan bagi software data link layer. Masalah yang dapat timbul di sini adalah bahwa frame-frame acknoeledgement yang mengalir dari A ke B bersaing saling mendahului dengan aliran dari B ke A. Penyelesaian yang terbaik (piggy backing) telah bisa digunakan; nanti kita akan membahasnya secara mendalam.&lt;br /&gt; Jaringan broadcast memiliki masalah tambahan pada data link layer. Masalah tersebut adalah dalam hal mengontrol akses ke saluran yang dipakai bersama. Untuk mengatasinya dapat digunakan sublayer khusus data link layer, yang disebut medium access sublayer.&lt;br /&gt;Masalah mengenai data link control akan diuraikan lebih detail lagi pada bab tiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3 Network Layer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Network layer berfungsi untuk pengendalian operasi subnet. Masalah desain yang penting adalah bagaimana caranya menentukan route pengiriman paket dari sumber ke tujuannya. Route dapat didasarkan pada table statik yang “dihubungkan ke” network. Route juga dapat ditentukan pada saat awal percakapan misalnya session terminal. Terakhir, route dapat juga sangat dinamik, dapat berbeda bagi setiap paketnya. Oleh karena itu, route pengiriman sebuah paket tergantung beban jaringan saat itu.&lt;br /&gt;Bila pada saat  yang sama dalam sebuah subnet terdapat terlalu banyak paket, maka ada kemungkinan paket-paket tersebut tiba pada saat yang bersamaan. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya bottleneck. Pengendalian kemacetan seperti itu juga merupakan tugas network layer.&lt;br /&gt;Karena operator subnet mengharap bayaran yang baik atas tugas pekerjaannya. seringkali terdapat beberapa fungsi accounting yang dibuat pada network layer. Untuk membuat informasi tagihan, setidaknya software mesti menghitung jumlah paket atau karakter atau bit yang dikirimkan oleh setiap pelanggannya. Accounting menjadi lebih rumit, bilamana sebuah paket melintasi batas negara yang memiliki tarip yang berbeda.&lt;br /&gt;Perpindahan paket dari satu jaringan ke jaringan lainnya juga dapat menimbulkan masalah yang tidak sedikit. Cara pengalamatan yang digunakan oleh sebuah jaringan dapat berbeda dengan cara yang dipakai oleh jaringan lainnya. Suatu jaringan mungkin tidak dapat menerima paket sama sekali karena ukuran paket yang terlalu besar. Protokolnyapun bisa berbeda pula, demikian juga dengan yang lainnya. Network layer telah mendapat tugas untuk mengatasi semua masalah seperti ini, sehingga memungkinkan jaringan-jaringan yang berbeda untuk saling terinterkoneksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.4 Transport Layer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Fungsi dasar transport layer adalah menerima data dari session layer, memecah data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil bila perlu, meneruskan data ke network layer, dan menjamin bahwa semua potongan data tersebut bisa tiba di sisi lainnya dengan benar. Selain itu, semua hal tersebut harus dilaksanakan secara efisien, dan bertujuan dapat melindungi layer-layer bagian atas dari perubahan teknologi hardware yang tidak dapat dihindari.&lt;br /&gt; Dalam keadaan normal, transport layer membuat koneksi jaringan yang berbeda bagi setiap koneksi transport yang diperlukan oleh session layer. Bila koneksi transport memerlukan throughput yang tinggi, maka transport layer dapat membuat koneksi jaringan yang banyak. Transport layer membagi-bagi pengiriman data ke sejumlah jaringan untuk meningkatkan throughput. Di lain pihak, bila pembuatan atau pemeliharaan koneksi jaringan cukup mahal, transport layer dapat menggabungkan beberapa koneksi transport ke koneksi jaringan yang sama. Hal tersebut dilakukan untuk membuat penggabungan ini tidak terlihat oleh session layer.&lt;br /&gt; Transport layer juga menentukan jenis layanan untuk session layer, dan pada gilirannya jenis layanan bagi para pengguna jaringan. Jenis transport layer yang paling populer adalah saluran error-free point to point yang meneruskan pesan atau byte sesuai dengan urutan pengirimannya. Akan tetapi, terdapat pula jenis layanan transport lainnya. Layanan tersebut adalah transport pesan terisolasi yang tidak menjamin urutan pengiriman, dan membroadcast pesan-pesan ke sejumlah tujuan.  Jenis layanan ditentukan pada saat koneksi dimulai.&lt;br /&gt; Transport layer merupakan layer end to end sebenarnya, dari sumber ke tujuan. Dengan kata lain, sebuah program pada mesin sumber membawa percakapan dengan program yang sama dengan pada mesin yang dituju. Pada layer-layer bawah, protokol terdapat di antara kedua mesin dan mesin-mesin lain yang berada didekatnya. Protokol tidak terdapat pada mesin sumber terluar atau mesin tujuan terluar, yang mungkin dipisahkan oleh sejumlah router. Perbedaan antara layer 1 sampai 3 yang terjalin, dan layer 4 sampai 7 yang end to end. Hal ini dapat dijelaskan seperti pada gambar 2-1.&lt;br /&gt; Sebagai tambahan bagi penggabungan beberapa aliran pesan ke satu channel, transport layer harus hati-hati dalam menetapkan dan memutuskan koneksi pada jaringan. Proses ini memerlukan mekanisma penamaan, sehingga suatu proses pada sebuah mesin mempunyai cara untuk menerangkan dengan siapa mesin itu ingin bercakap-cakap. Juga harus ada mekanisme untuk mengatur arus  informasi, sehingga arus informasi  dari host yang cepat tidak membanjiri host yang lambat. Mekanisme seperti itu disebut pengendalian aliran dan memainkan peranan penting pada transport layer (juga pada layer-layer lainnya). Pengendalian aliran antara host dengan host berbeda dengan pengendalian aliran  router dengan router. Kita akan mengetahui nanti bahwa prinsip-prinsip yang sama digunakan untuk kedua jenis pengendalian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.5 Session Layer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Session layer mengijinkan para pengguna untuk menetapkan session dengan pengguna lainnya. Sebuah session selain  memungkinkan transport data biasa, seperti yang dilakukan oleh transport layer, juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Sebuah session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna log ke remote timesharing system  atau untuk memindahkan file dari satu mesin kemesin lainnya.&lt;br /&gt; Sebuah layanan session layer adalah untuk melaksanakan pengendalian dialog. Session dapat memungkinkan lalu lintas bergerak  dalam bentuk dua arah pada suatu saat, atau hanya satu arah saja. Jika pada satu saat lalu lintas hanya satu arah saja (analog dengan rel kereta api tunggal), session layer membantu untuk menentukan giliran yang berhak menggunakan saluran pada suatu saat.&lt;br /&gt; Layanan session di atas disebut manajemen token. Untuk sebagian protokol, adalah penting untuk memastikan bahwa kedua pihak yang bersangkutan tidak melakukan operasi pada saat yang sama. Untuk  mengatur aktivitas ini, session layer menyediakan token-token yang dapat digilirkan. Hanya pihak yang memegang token yang diijinkan melakukan operasi kritis.&lt;br /&gt; Layanan session lainnya adalah sinkronisasi. Ambil contoh yang dapat terjadi ketika mencoba transfer file yang berdurasi 2 jam dari mesin yang satu ke mesin lainnya dengan kemungkinan mempunyai selang waktu 1 jam antara dua crash yang dapat terjadi. Setelah  masing-masing transfer dibatalkan, seluruh transfer mungkin perlu diulangi lagi dari awal, dan mungkin saja mengalami kegagalan lain. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya masalah ini, session layer dapat menyisipkan tanda tertentu ke aliran data. Karena itu bila terjadi crash, hanya data yang berada sesudah tanda tersebut yang akan ditransfer ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.6 Pressentation Layer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pressentation layer melakukan fungsi-fungsi tertentu yang diminta untuk menjamin penemuan sebuah penyelesaian umum bagi masalah tertentu. Pressentation Layer tidak mengijinkan pengguna untuk menyelesaikan sendiri suatu masalah. Tidak seperti layer-layer di bawahnya yang hanya melakukan pemindahan bit dari satu tempat ke tempat lainnya, presentation layer memperhatikan syntax dan semantik informasi yang dikirimkan.&lt;br /&gt; Satu contoh layanan pressentation adalah encoding data. Kebanyakan pengguna tidak memindahkan string bit biner yang random. Para pengguna saling bertukar data sperti nama orang, tanggal, jumlah uang, dan tagihan. Item-item tersebut dinyatakan dalam bentuk string karakter, bilangan interger, bilangan floating point, struktur data yang dibentuk dari beberapa item yang lebih sederhana. Terdapat perbedaan antara satu komputer dengan komputer lainnya dalam memberi kode untuk menyatakan string karakter (misalnya, ASCII dan Unicode), integer (misalnya komplemen satu dan komplemen dua), dan sebagainya. Untuk memungkinkan dua buah komputer yang memiliki presentation yang berbeda untuk dapat berkomunikasi, struktur data yang akan dipertukarkan dapat dinyatakan dengan cara abstrak, sesuai dengan encoding standard yang akan digunakan “pada saluran”. Presentation layer mengatur data-struktur abstrak ini dan mengkonversi dari representation yang digunakan pada sebuah komputer menjadi representation standard jaringan, dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.7 Application Layer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Application layer terdiri dari  bermacam-macam protokol. Misalnya terdapat ratusan jenis terminal yang tidak kompatibel di seluruh dunia. Ambil keadaan dimana editor layar penuh yang diharapkan bekerja pada jaringan dengan bermacam-macam terminal, yang masing-masing memiliki layout layar yang berlainan, mempunyai cara urutan penekanan tombol yang berbeda untuk penyisipan dan penghapusan teks, memindahkan sensor dan sebagainya.&lt;br /&gt; Suatu cara untuk mengatasi masalah seperti di ata, adalah dengan menentukan terminal virtual jaringan abstrak, serhingga editor dan program-program lainnya dapat ditulis agar saling bersesuaian. Untuk menangani setiap jenis terminal, satu bagian software harus ditulis untuk memetakan fungsi terminal virtual jaringan ke terminal sebenarnya. Misalnya, saat editor menggerakkan cursor terminal virtual ke sudut layar kiri, software tersebut harus mengeluarkan urutan perintah yang sesuai untuk mencapai cursor tersebut. Seluruh software terminal virtual berada pada application layer.&lt;br /&gt; Fungsi application layer  lainnya adalah pemindahan file. Sistem file yang satu dengan yang lainnya memiliki konvensi penamaan yang berbeda, cara menyatakan baris-baris teks yang berbeda, dan sebagainya. Perpindahan file dari sebuah sistem ke sistem lainnya yang berbeda memerlukan penanganan untuk mengatasi adanya ketidak-kompatibelan ini. Tugas tersebut juga merupakan pekerjaan appication layer, seperti pada surat elektronik, remote job entry, directory lookup, dan berbagai fasilitas bertujuan umum dan fasilitas bertujuan khusus lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1 Transmisi Data Pada Model OSI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Gambar 1-17 menjelaskan sebuah contoh tentang bagaimana data dapat ditransmisikan dengan menggunakan model OSI. Proses pengiriman memiliki data yang akan dikirimkan ke proses penerima. Proses pengirim menyerahkan data ke application layer, yang kemudian menambahkan aplication header, AH (yang mungkin juga kosong), ke ujung depannya dan menyerahkan hasilnya ke presentation layer.&lt;br /&gt; Pressentation layer dapat membentuk data ini dalam berbagai cara dan mungkin saja menambahkan sebuah header di ujung depannya, yang diberikan oleh session layer. Penting untuk diingat bahwa presentation layer tidak menyadari tentang  bagian data yang mana yang diberi tanda AH oleh application layer yang merupakan data pengguna yang sebenarnya.&lt;br /&gt; Proses pemberian header ini berulang terus sampai data tersebut mencapai physical layer, dimana data akan ditransmisikan ke mesin lainnya. Pada mesin tersebut, semua header tadi dicopoti satu per satu sampai mencapai proses penerimaan.&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFjdigoM61GaKW4PQO20VGtXIc7MqXLrzkRX_clIk5wrX0um0icBoJ1ZB2MlLKH8fIykMdTp5LhU7Bt9TWcp8rmbgvukpCX5upukHXpqzeBy8S34i8k8a-9njyBr7A52HTz6c8OWp7vg/s1600-h/xx.bmp&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5263412107278038498&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFjdigoM61GaKW4PQO20VGtXIc7MqXLrzkRX_clIk5wrX0um0icBoJ1ZB2MlLKH8fIykMdTp5LhU7Bt9TWcp8rmbgvukpCX5upukHXpqzeBy8S34i8k8a-9njyBr7A52HTz6c8OWp7vg/s320/xx.bmp&quot; style=&quot;cursor: hand; cursor: pointer; display: block; height: 210px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2.2  Contoh tentang bagaimana model OSI digunakan&lt;br /&gt; Yang menjadi kunci di sini adalah bahwa walaupun transmisi data aktual berbentuk vertikal seperti pada gambar 1-17, setiap layer diprogram seolah-olah sebagai transmisi yang bersangkutan berlangsung secara horizontal. Misalnya, saat transport layer pengiriman mendapatkan pesan dari session layer, maka transport layer akan membubuhkan header transport layer dan mengirimkannya ke transport layer penerima.&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/8044937771079044698/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/11/lapisan-lapisan-model-osi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/8044937771079044698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/8044937771079044698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/11/lapisan-lapisan-model-osi.html' title='Lapisan-lapisan Model OSI'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFjdigoM61GaKW4PQO20VGtXIc7MqXLrzkRX_clIk5wrX0um0icBoJ1ZB2MlLKH8fIykMdTp5LhU7Bt9TWcp8rmbgvukpCX5upukHXpqzeBy8S34i8k8a-9njyBr7A52HTz6c8OWp7vg/s72-c/xx.bmp" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-7479764326726433776</id><published>2008-10-28T15:22:00.004+07:00</published><updated>2012-04-16T08:28:45.118+07:00</updated><title type='text'>KONSEP ROUTER</title><content type='html'>Mengapa perlu Router&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum kita pelajari lebih jauh mengenai bagaimana mengkonfigurasi router cisco, kita perlu memahami lebih baik lagi mengenai beberapa aturan dasar routing. Juga tentunya kita harus memahami sistem penomoran IP,subnetting,netmasking dan saudara-saudaranya.&lt;br /&gt;
Contoh kasus:&lt;br /&gt;
Host X -&amp;gt; 128.1.1.1 (ip Kelas B network id 128.1.x.x)&lt;br /&gt;
Host Y -&amp;gt; 128.1.1.7 (IP kelas B network id 128.1.x.x)&lt;br /&gt;
Host Z -&amp;gt; 128.2.2.1 (IP kelas B network id 128.2.x.x)&lt;br /&gt;
Pada kasus di atas, host X dan host Y dapat berkomunikasi langsung tetapi baik host X maupun Y tidak dapat berkomunikasi dengan host Z, karena mereka memiliki network Id yang berbeda. Bagaimana supaya Z dapat berkomunikasi dengan X dan Y ? gunakan router !&lt;br /&gt;
Contoh kasus menggunakan subnetting&lt;br /&gt;
Host P -&amp;gt; 128.1.208.1 subnet mask 255.255.240.0&lt;br /&gt;
Host Q -&amp;gt; 128.1.208.2 subnet mask 255.255.240.0&lt;br /&gt;
Host R -&amp;gt; 128.1.80.3 subnet mask 255.255.240.0&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Nah, ketika subnetting dipergunakan, maka dua host yang terhubung ke segmen jaringan yang sama dapat berkomunikasi hanya jika baik network id maupun subnetid-nya sesuai.Pada kasus di atas, P dan Q dapat berkomunikasi dengan langsung, R memiliki network id yang sama dengan P dan Q tetapi memiliki subnetidyang berbeda. Dengan demikian R tidak dapat berkomunikasi secara langsung dengan P dan Q. Bagaimana supaya R dapat berkomunikasi dengan P dan Q ? gunakan router !&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Jadi fungsi router, secara mudah dapat dikatakan, menghubungkan dua buah jaringan yang berbeda, tepatnya mengarahkan rute yang terbaik untuk mencapai network yang diharapkan&lt;br /&gt;Dalam implementasinya, router sering dipakai untuk menghubungkan jaringan antar lembaga atau perusahaan yang masing-masing telah memiliki jaringan dengan network id yang berbeda. Contoh lainnya yang saat ini populer adalah ketika perusahaan anda akan terhubung ke internet. Maka router akan berfungsi mengalirkan paket data dari perusahaan anda ke lembaga lain melalui internet, sudah barang tentu nomor jaringan anda akan bereda dengan perushaaan yang anda tuju.&lt;br /&gt;Jika sekedar menghubungkan 2 buah jaringan, sebenarnya anda juga dapat menggunakan pc berbasis windows NT atau linux. Dengan memberikan 2 buah network card dan sedikit setting, sebenarnya anda telah membuat router praktis. Namun tentunya dengan segala keterbatasannya.&lt;br /&gt;Di pasaran sangat beragam merek router, antara lain baynetworks, 3com dan cisco. Modul kursus kita kali ini akan membahas khusus cisco. Mengapa ? karena cisco merupakan router yang banyak dipakai dan banyak dijadikan standar bagi produk lainnya. &lt;br /&gt;Lebih jauh tentang routing&lt;br /&gt;Data-data dari device yang terhubung ke Internet dikirim dalam bentuk datagram, yaitu paket data yang didefinisikan oleh IP. Datagram memiliki alamat tujuan paket data; Internet Protocol memeriksa alamat ini untuk menyampaikan datagram dari device asal ke device tujuan. Jika alamat tujuan datagram tersebut terletak satu jaringan dengan device asal, datagram langsung disampaikan kepada device tujuan tersebut. Jika ternyata alamat tujuan datagram tidak terdapat di jaringan yang sama, datagram disampaikan kepada router yang paling tepat (the best available router). &lt;br /&gt;IP Router (biasa disebut router saja) adalah device yang melakukan fungsi meneruskan datagram IP pada lapisan jaringan. Router memiliki lebih dari satu antamuka jaringan (network interface) dan dapat meneruskan datagram dari satu antarmuka ke antarmuka yang lain. Untuk setiap datagram yang diterima, router memeriksa apakah datagram tersebut memang ditujukan ke dirinya. Jika ternyata ditujukan kepada router tersebut, datagram disampaikan ke lapisan transport. &lt;br /&gt;Jika datagram tidak ditujukan kepada router tersebut, yang akan diperiksa adalah forwarding table yang dimilikinya untuk memutuskan ke mana seharusnya datagram tersebut ditujukan. Forwarding table adalah tabel yang terdiri dari pasangan alamat IP (alamat host atau alamat jaringan), alamat router berikut, dan antarmuka tempat keluar datagram. &lt;br /&gt;Jika tidak menemukan sebuah baris pun dalam forwarding table yang sesuai dengan alamat tujuan, router akan memberikan pesan kepada pengirim bahwa alamat yang dimaksud tidak dapat dicapai. Kejadian ini dapat dianalogikan dengan pesan &quot;kembali ke pengirim&quot; pada pos biasa. Sebuah router juga dapat memberitahu bahwa dirinya bukan router terbaik ke suatu tujuan, dan menyarankan penggunaan router lain. Dengan ketiga fungsi yang terdapat pada router ini, host-host di Internet dapat saling terhubung.&lt;br /&gt;Statik dan Dinamik&lt;br /&gt;Secara umum mekanisme koordinasi routing dapat dibagi menjadi dua: routing statik dan routing dinamik. Pada routing statik, entri-entri dalam forwarding table router diisi dan dihapus secara manual, sedangkan pada routing dinamik perubahan dilakukan melalui protokol routing. Routing statik adalah pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer. Menggunakan routing statik murni dalam sebuah jaringan berarti mengisi setiap entri dalam forwarding table di setiap router yang berada di jaringan tersebut. &lt;br /&gt;Penggunaan routing statik dalam sebuah jaringan yang kecil tentu bukanlah suatu masalah; hanya beberapa entri yang perlu diisikan pada forwarding table di setiap router. Namun Anda tentu dapat membayangkan bagaimana jika harus melengkapi forwarding table di setiap router yang jumlahnya tidak sedikit dalam jaringan yang besar. Apalagi jika Anda ditugaskan untuk mengisi entri-entri di seluruh router di Internet yang jumlahnya banyak sekali dan terus bertambah setiap hari. Tentu repot sekali!&lt;br /&gt;Routing dinamik adalah cara yang digunakan untuk melepaskan kewajiban mengisi entri-entri forwarding table secara manual. Protokol routing mengatur router-router sehingga dapat berkomunikasi satu dengan yang lain dan saling memberikan informasi routing yang dapat mengubah isi forwarding table, tergantung keadaan jaringannya. Dengan cara ini, router-router mengetahui keadaan jaringan yang terakhir dan mampu meneruskan datagram ke arah yang benar.&lt;br /&gt;Interior Routing Protocol&lt;br /&gt;Pada awal 1980-an Internet terbatas pada ARPANET, Satnet (perluasan ARPANET yang menggunakan satelit), dan beberapa jaringan lokal yang terhubung lewat gateway. Dalam perkembangannya, Internet memerlukan struktur yang bersifat hirarkis untuk mengantisipasi jaringan yang telah menjadi besar. Internet kemudian dipecah menjadi beberapa autonomous system (AS) dan saat ini Internet terdiri dari ribuan AS. Setiap AS memiliki mekanisme pertukaran dan pengumpulan informasi routing sendiri. &lt;br /&gt;Protokol yang digunakan untuk bertukar informasi routing dalam AS digolongkan sebagai interior routing protocol (IRP). Hasil pengumpulan informasi routing ini kemudian disampaikan kepada AS lain dalam bentuk reachability information. Reachability information yang dikeluarkan oleh sebuah AS berisi informasi mengenai jaringan-jaringan yang dapat dicapai melalui AS tersebut dan menjadi indikator terhubungnya AS ke Internet. Penyampaian reachability information antar-AS dilakukan menggunakan protokol yang digolongkan sebagai exterior routing protocol (ERP).&lt;br /&gt;IRP yang dijadikan standar di Internet sampai saat ini adalah Routing Information Protocol (RIP) dan Open Shortest Path First (OSPF). Di samping kedua protokol ini terdapat juga protokol routing yang bersifat proprietary tetapi banyak digunakan di Internet, yaitu Internet Gateway Routing Protocol (IGRP) dari Cisco System. Protokol IGRP kemudian diperluas menjadi Extended IGRP (EIGRP). Semua protokol routing di atas menggunakan metrik sebagai dasar untuk menentukan jalur terbaik yang dapat ditempuh oleh datagram. Metrik diasosiasikan dengan &quot;biaya&quot; yang terdapat pada setiap link, yang dapat berupa throughput (kecepatan data), delay, biaya sambungan, dan keandalan link.&lt;br /&gt;I. Routing Information Protocol&lt;br /&gt;RIP (akronim, dibaca sebagai rip) termasuk dalam protokol distance-vector, sebuah protokol yang sangat sederhana. Protokol distance-vector sering juga disebut protokol Bellman-Ford, karena berasal dari algoritma perhitungan jarak terpendek oleh R.E. Bellman, dan dideskripsikan dalam bentuk algoritma-terdistribusi pertama kali oleh Ford dan Fulkerson. &lt;br /&gt;Setiap router dengan protokol distance-vector ketika pertama kali dijalankan hanya mengetahui cara routing ke dirinya sendiri (informasi lokal) dan tidak mengetahui topologi jaringan tempatnya berada. Router kemudia mengirimkan informasi lokal tersebut dalam bentuk distance-vector ke semua link yang terhubung langsung dengannya. Router yang menerima informasi routing menghitung distance-vector, menambahkan distance-vector dengan metrik link tempat informasi tersebut diterima, dan memasukkannya ke dalam entri forwarding table jika dianggap merupakan jalur terbaik. Informasi routing setelah penambahan metrik kemudian dikirim lagi ke seluruh antarmuka router, dan ini dilakukan setiap selang waktu tertentu. Demikian seterusnya sehingga seluruh router di jaringan mengetahui topologi jaringan tersebut.&lt;br /&gt;Protokol distance-vector memiliki kelemahan yang dapat terlihat apabila dalam jaringan ada link yang terputus. Dua kemungkinan kegagalan yang mungkin terjadi adalah efek bouncing dan menghitung-sampai-tak-hingga (counting to infinity). Efek bouncing dapat terjadi pada jaringan yang menggunakan metrik yang berbeda pada minimal sebuah link. Link yang putus dapat menyebabkan routing loop, sehingga datagram yang melewati link tertentu hanya berputar-putar di antara dua router (bouncing) sampai umur (time to live) datagram tersebut habis. &lt;br /&gt;Menghitung-sampai-tak-hingga terjadi karena router terlambat menginformasikan bahwa suatu link terputus. Keterlambatan ini menyebabkan router harus mengirim dan menerima distance-vector serta menghitung metrik sampai batas maksimum metrik distance-vector tercapai. Link tersebut dinyatakan putus setelah distance-vector mencapai batas maksimum metrik. Pada saat menghitung metrik ini juga terjadi routing loop, bahkan untuk waktu yang lebih lama daripada apabila terjadi efek bouncing..&lt;br /&gt;RIP tidak mengadopsi protokol distance-vector begitu saja, melainkan dengan melakukan beberapa penambahan pada algoritmanya agar routing loop yang terjadi dapat diminimalkan. Split horizon digunakan RIP untuk meminimalkan efek bouncing. Prinsip yang digunakan split horizon sederhana: jika node A menyampaikan datagram ke tujuan X melalui node B, maka bagi B tidak masuk akal untuk mencapai tujuan X melalui A. Jadi, A tidak perlu memberitahu B bahwa X dapat dicapai B melalui A. &lt;br /&gt;Untuk mencegah kasus menghitung-sampai-tak-hingga, RIP menggunakan metode Triggered Update. RIP memiliki timer untuk mengetahui kapan router harus kembali memberikan informasi routing. Jika terjadi perubahan pada jaringan, sementara timer belum habis, router tetap harus mengirimkan informasi routing karena dipicu oleh perubahan tersebut (triggered update). Dengan demikian, router-router di jaringan dapat dengan cepat mengetahui perubahan yang terjadi dan meminimalkan kemungkinan routing loop terjadi.&lt;br /&gt;RIP yang didefinisikan dalam RFC-1058 menggunakan metrik antara 1 dan 15, sedangkan 16 dianggap sebagai tak-hingga. Route dengan distance-vector 16 tidak dimasukkan ke dalam forwarding table. Batas metrik 16 ini mencegah waktu menghitung-sampai-tak-hingga yang terlalu lama. Paket-paket RIP secara normal dikirimkan setiap 30 detik atau lebih cepat jika terdapat triggered updates. Jika dalam 180 detik sebuah route tidak diperbarui, router menghapus entri route tersebut dari forwarding table. RIP tidak memiliki informasi tentang subnet setiap route. Router harus menganggap setiap route yang diterima memiliki subnet yang sama dengan subnet pada router itu. Dengan demikian, RIP tidak mendukung Variable Length Subnet Masking (VLSM).&lt;br /&gt;RIP versi 2 (RIP-2 atau RIPv2) berupaya untuk menghasilkan beberapa perbaikan atas RIP, yaitu dukungan untuk VLSM, menggunakan otentikasi, memberikan informasi hop berikut (next hop), dan multicast. Penambahan informasi subnet mask pada setiap route membuat router tidak harus mengasumsikan bahwa route tersebut memiliki subnet mask yang sama dengan subnet mask yang digunakan padanya. &lt;br /&gt;RIP-2 juga menggunakan otentikasi agar dapat mengetahui informasi routing mana yang dapat dipercaya. Otentikasi diperlukan pada protokol routing untuk membuat protokol tersebut menjadi lebih aman. RIP-1 tidak menggunakan otentikasi sehingga orang dapat memberikan informasi routing palsu. Informasi hop berikut pada RIP-2 digunakan oleh router untuk menginformasikan sebuah route tetapi untuk mencapai route tersebut tidak melewati router yang memberi informasi, melainkan router yang lain. Pemakaian hop berikut biasanya di perbatasan antar-AS. &lt;br /&gt;RIP-1 menggunakan alamat broadcast untuk mengirimkan informasi routing. Akibatnya, paket ini diterima oleh semua host yang berada dalam subnet tersebut dan menambah beban kerja host. RIP-2 dapat mengirimkan paket menggunakan multicast pada IP 224.0.0.9 sehingga tidak semua host perlu menerima dan memproses informasi routing. Hanya router-router yang menggunakan RIP-2 yang menerima informasi routing tersebut tanpa perlu mengganggu host-host lain dalam subnet.&lt;br /&gt;RIP merupakan protokol routing yang sederhana, dan ini menjadi alasan mengapa RIP paling banyak diimplementasikan dalam jaringan. Mengatur routing menggunakan RIP tidak rumit dan memberikan hasil yang cukup dapat diterima, terlebih jika jarang terjadi kegagalan link jaringan. Walaupun demikian, untuk jaringan yang besar dan kompleks, RIP mungkin tidak cukup. Dalam kondisi demikian, penghitungan routing dalam RIP sering membutuhkan waktu yang lama, dan menyebabkan terjadinya routing loop. Untuk jaringan seperti ini, sebagian besar spesialis jaringan komputer menggunakan protokol yang masuk dalam kelompok link-state&lt;br /&gt;II. Open Shortest Path First (OSPF)&lt;br /&gt;Teknologi link-state dikembangkan dalam ARPAnet untuk menghasilkan protokol yang terdistribusi yang jauh lebih baik daripada protokol distance-vector. Alih-alih saling bertukar jarak (distance) ke tujuan, setiap router dalam jaringan memiliki peta jaringan yang dapat diperbarui dengan cepat setelah setiap perubahan topologi. Peta ini digunakan untuk menghitung route yang lebih akurat daripada menggunakan protokol distance-vector. Perkembangan teknologi ini akhirnya menghasilkan protokol Open Shortest Path First (OSPF) yang dikembangkan oleh IETF untuk digunakan di Internet. Bahkan sekarang Internet Architecture Board (IAB) telah merekomendasikan OSPF sebagai pengganti RIP.&lt;br /&gt;Prinsip link-state routing sangat sederhana. Sebagai pengganti menghitung route &quot;terbaik&quot; dengan cara terdistribusi, semua router mempunyai peta jaringan dan menghitung semua route yang terbaik dari peta ini. Peta jaringan tersebut disimpan dalam sebuah basis data dan setiap record dalam basis data tersebut menyatakan sebuah link dalam jaringan. Record-record tersebut dikirimkan oleh router yang terhubung langsung dengan masing-masing link.&lt;br /&gt;Karena setiap router perlu memiliki peta jaringan yang menggambarkan kondisi terakhir topologi jaringan yang lengkap, setiap perubahan dalam jaringan harus diikuti oleh perubahan dalam basis data link-state yang terletak di setiap router. Perubahan status link yang dideteksi router akan mengubah basis data link-state router tersebut, kemudian router mengirimkan perubahan tersebut ke router-router lain. &lt;br /&gt;Protokol yang digunakan untuk mengirimkan perubahan ini harus cepat dan dapat diandalkan. Ini dapat dicapai oleh protokol flooding. Dalam protokol flooding, pesan yang dikirim adalah perubahan dari basis data serta nomor urut pesan tersebut. Dengan hanya mengirimkan perubahan basis data, waktu yang diperlukan untuk pengiriman dan pemrosesan pesan tersebut lebih sedikit dibandingdengan mengirim seluruh isi basis data tersebut. Nomor urut pesan diperlukan untuk mengetahui apakah pesan yang diterima lebih baru daripada yang terdapat dalam basis data. Nomor urut ini berguna pada kasus link yang putus menjadi tersambung kembali.&lt;br /&gt;Pada saat terdapat link putus dan jaringan menjadi terpisah, basis data kedua bagian jaringan tersebut menjadi berbeda. Ketika link yang putus tersebut hidup kembali, basis data di semua router harus disamakan. Basis data ini tidak akan kembali sama dengan mengirimkan satu pesan link-state saja. Proses penyamaan basis data pada router yang bertetangga disebut sebagai menghidupkan adjacency. Dua buah router bertetangga disebut sebagai adjacent bila basis data link-state keduanya telah sama. Dalam proses ini kedua router tersebut tidak saling bertukar basis data karena akan membutuhkan waktu yang lama. &lt;br /&gt;Proses menghidupkan adjacency terdiri dari dua fasa.Fasa pertama, kedua router saling bertukar deskripsi basis data yang merupakan ringkasan dari basis data yang dimiliki setiap router. Setiap router kemudian membandingkan deskripsi basis data yang diterima dengan basis data yang dimilikinya. Pada fasa kedua, setiap router meminta tetangganya untuk mengirimkan record-record basis data yang berbeda, yaitu bila router tidak memiliki record tersebut, atau nomor urut record yang dimiliki lebih kecil daripada yang dikirimkan oleh deskripsi basis data. Setelah proses ini, router memperbarui beberapa record dan ini kemudian dikirimkan ke router-router lain melalui protokol flooding.&lt;br /&gt;Protokol link-state lebih baik daripada protokol distance-vector disebabkan oleh beberapa hal: waktu yang diperlukan untuk konvergen lebih cepat, dan lebih penting lagi protokol ini tidak menghasilkan routing loop. Protokol ini mendukung penggunaan beberapa metrik sekaligus. Throughput, delay, biaya, dan keandalan adalah metrik-metrik yang umum digunakan dalam jaringan. Di samping itu protokol ini juga dapat menghasilkan banyak jalur ke sebuah tujuan. Misalkan router A memiliki dua buah jalur dengan metrik yang sama ke host B. Protokol dapat memasukkan kedua jalur tersebut ke dalam forwarding table sehingga router mampu membagi beban di antara kedua jalur tersebut.&lt;br /&gt;Rancangan OSPF menggunakan protokol link-state dengan beberapa penambahan fungsi. Fungsi-fungsi yang ditambahkan antara lain mendukung jaringan multi-akses, seperti X.25 dan Ethernet, dan membagi jaringan yang besar mejadi beberapa area. &lt;br /&gt;Telah dijelaskan di atas bahwa setiap router dalam protokol link-state perlu membentuk adjacency dengan router tetangganya. Pada jaringan multi-akses, tetangga setiap router dapat lebih dari satu. Dalam situasi seperti ini, setiap router dalam jaringan perlu membentuk adjacency dengan semua router yang lain, dan ini tidak efisien. OSPF mengefisienkan adjacency ini dengan memperkenalkan konsep designated router dan designated router cadangan. Semua router hanya perlu adjacent dengan designated router tersebut, sehingga hanya designated router yang adjacent dengan semua router yang lain. Designated router cadangan akan mengambil alih fungsi designated router yang gagal berfungsi.&lt;br /&gt;Langkah pertama dalam jaringan multi-akses adalah memilih designated router dan cadangannya. Pemilihan ini dimasukkan ke dalam protokol Hello, protokol dalam OSPF untuk mengetahui tetangga-tetangga router dalam setiap link. Setelah pemilihan, baru kemudian router-router membentuk adjacency dengan designated router dan cadangannya. Setiap terjadi perubahan jaringan, router mengirimkan pesan menggunakan protokol flooding ke designated router, dan designated router yang mengirimkan pesan tersebut ke router-router lain dalam link. &lt;br /&gt;Designated router cadangan juga mendengarkan pesan-pesan yang dikirim ke designated router. Jika designated router gagal, cadangannya kemudian menjadi designated router yang baru serta dipilih designated router cadangan yang baru. Karena designated router yang baru telah adjacent dengan router-router lain, tidak perlu dilakukan lagi proses penyamaan basis data yang membutuhkan waktu yang lama tersebut.&lt;br /&gt;Dalam jaringan yang besar tentu dibutuhkan basis data yang besar pula untuk menyimpan topologi jaringan. Ini mengarah kepada kebutuhan memori router yang lebih besar serta waktu perhitungan route yang lebih lama. Untuk mengantisipasi hal ini, OSPF menggunakan konsep area dan backbone. Jaringan dibagi menjadi beberapa area yang terhubung ke backbone. Setiap area dianggap sebagai jaringan tersendiri dan router-router di dalamnya hanya perlu memiliki peta topologi jaringan dalam area tersebut. Router-router yang terletak di perbatasan antar area hanya mengirimkan ringkasan dari link-link yang terdapat dalam area dan tidak mengirimkan topologi area satu ke area lain. Dengan demikian, perhitungan route menjadi lebih sederhana.&lt;br /&gt;Kesederhanaan vs. Kemampuan&lt;br /&gt;Kita sudah lihat sepintas bagaimana RIP dan OSPF bekerja. Setiap protokol routing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Protokol RIP sangat sederhana dan mudah diimplementasikan tetapi dapat menimbulkan routing loop. Protokol OSPF merupakan protokol yang lebih rumit dan lebih baik daripada RIP tetapi membutuhkan memori dan waktu CPU yang besar.&lt;br /&gt;Di berbagai tempat juga terdapat yang menggunakan gabungan antara routing statik, RIP, RIP-v2, dan OSPF. Hasilnya di jaringan ini menunjukkan bahwa administrasi routing statik jauh lebih memakan waktu dibanding routing dinamik. Pengamatan pada protokol routing dinamik juga menunjukkan bahwa RIP menggunakan bandwidth yang lebih besar daripada OSPF dan semakin besar jaringan, bandwidth yang digunakan RIP bertambah lebih besar pula. Jadi, jika Anda sedang mendesain jaringan TCP/IP yang besar tentu OSPF merupakan pilihan protokol routing yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by: yerianto@yahoo.com www.pemula.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/7479764326726433776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/10/sebelum-kita-pelajari-lebih-jauh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/7479764326726433776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/7479764326726433776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/10/sebelum-kita-pelajari-lebih-jauh.html' title='KONSEP ROUTER'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-9089256993868163413</id><published>2008-10-28T15:11:00.004+07:00</published><updated>2012-04-16T08:30:04.516+07:00</updated><title type='text'>Beberapa Sistem Operasi dalam satu Hardisk/PC</title><content type='html'>Kadang kita ingin mencoba suatu sistem operasi lain di dalam komputer kita tanpa harus menghapus sistem operasi yang kita gunakan sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa cara yang bisa kita gunakan. Namun menurut pengalaman penulis (red-entah kalo orang lain), ada satu cara yang paling mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut langkah-langkahnya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;1.Persiapkan sebuah hardisk yang menurut anda cukup untuk sistem operasi yang akan anda install. Disini penulis memakai HD 20GB (hardisk yang cukup murah utk saat ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Siapkan CD Sistem Operasi yang akan dipasang (Misal: Win98, WinXP, Win2000 &amp;amp; Red Hat 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Siapkan Software PowerQuest Partition Magic 7 atau 8.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Perlu kita persiapkan terlebih dahulu metode penempatan OS ke dalam partisi HD kita.Penulis saat ini (sebelum dibuat multi operasi) menggunakan Win98, dengan 2 partisi (3gb utk Win98 &amp;amp; 17Gb utk DATA). Perlu diperhatikan disini partisi 17Gb yang akan kita pasang beberapa OS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Masuklah ke Windows 98  seperti biasa. Install Program PQ PM 7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Bagilah Partisi 17 Gb menjadi beberapa partisi lagi dengan software tersebut. (Penulis membagi menjadi 4 partisi lagi; Partisi I sebesar 4Gb, Partisi II sebesar 4Gb, Partisi III sebesar 7Gb dan 2Gb utk Partisi IV).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Partisi I digunakan untuk WinXP, Partisi II utk WinServer2000, Partisi III utk RedHat 9, dan 2Gb untuk Data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Jadikan (menggunakan PQ Partition Magiq 7) Partisi I - III menjadi Primary (Ingat! hanya partisi I-III, utk yang 2Gb tetap menjadi secondary). Kemudian Apply, terus ikuti perintah PQ P. MAgic 7 tsb sampai anda disuruh Restart.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Setelah proses selesai, Apabila Anda lihat sekarang di Windows Explorer Win98 terdapat 2 PArtisi yaitu Win98 sebesar 3Gb, dan 2Gb untuk data. Jangan khawatir partisi yang lain hanya di-hidden, karena sekarang kita meng-aktifkan partisinya Win98.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Cari File PQboot.exe di Tempat anda install PQ Partition MAgic, lalu Copy File tersebut ke Partisi Data (2Gb) Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contributed by: ekowahyu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/9089256993868163413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/10/beberapa-sistem-operasi-dalam-satu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/9089256993868163413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/9089256993868163413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/10/beberapa-sistem-operasi-dalam-satu.html' title='Beberapa Sistem Operasi dalam satu Hardisk/PC'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-7709749718375557269</id><published>2008-08-05T04:10:00.003+07:00</published><updated>2012-04-16T08:32:49.187+07:00</updated><title type='text'>TIPS MENGGUNAKAN DAN MERAWAT FLASH DISK</title><content type='html'>Baca dengan TENANG dan PERLAHAN...! &lt;br /&gt;
Beberapa bulan yang lalu (tahun 2007) aku membeli sebuah FLASH DISK (maaf ya jika salah penulisan) berkapasitas 4 GB. Ini adalah benda kesayangan ku. Kemana pergi, selalu ku bawa. Karena jaman sekarang adalah jamannya digital. Apapun digital, termasuk DATA.&lt;br /&gt;
Aku juga seorang yang bisa dikatakan sering keluar masuk WARNET. Aku sering mengumpulkan informasi di sana, tampa harus membeli buku.&lt;br /&gt;
Benda ini (FLASH DISK) sangat ku jaga dengan baik (PERAWATAN EKSTRA)&lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;• Tidak ku dekatkan dengan HP, karena bisa menghilangkan DATA.&lt;br /&gt;• Jangan sampai terbanting,&lt;br /&gt;• Jangan sampai bengkok,&lt;br /&gt;• Jangan sampai basah / lembab / panas.&lt;br /&gt;• Tidak terlalu lama berada di dalam port (lubang) USB, karena bisa panas.&lt;br /&gt;• Ku masukkan dalam port USB hanya untuk meng-copy atau menyimpan data, setelah itu langsung cabut. &lt;br /&gt;• Ku simpan di tempat yang baik pula.&lt;br /&gt;Pada tanggal 01 Agustus 2008,&lt;br /&gt;FLASH DISK aku RUSAK TOTAL dan TIDAK DAPAT DIPERBAIKI LAGI. (ada hikmahnya lah)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Masalahnya DI LUAR DUGAAN,&lt;br /&gt;yaitu menyangkut komputer tempat FLASH DISK dimasukkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;BEGINI CERITANYA ...(hehe9 kaya kismis gitu..)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Hari itu 01 Agustus 2008, aku ke warnet di Banda Aceh.&lt;br /&gt;• Sebelum-sebelumnya aku juga sering masuk warnet itu.&lt;br /&gt;• Hari ini beda, lain dari yang lain. Aku masuk kamar yang BELUM PERNAH aku masuk sebelumnya.&lt;br /&gt;• Apa ya,,, yang ada di sana ???&lt;br /&gt;• Ga ada masalah apa-apa. Sama juga dengan isi kamar yang lainnya.&lt;br /&gt;• Aku duduk dengan tenang, lalu mulai mencari data yang ku inginkan.&lt;br /&gt;• Setelah satu jam,, aku ingin pulang.&lt;br /&gt;• LALU aku masukkan FLASH DISK ke dalam port (lubang) USB yang ada di DEPAN CPU.&lt;br /&gt;• Kemudian, aku Copy data ke FLASH DISK&lt;br /&gt;• Lalu aku Eject dan cabut.&lt;br /&gt;• Eeehhhh... Rupanya ada yang tinggal.&lt;br /&gt;• LALU aku masukkan lagi,&lt;br /&gt;• Komputer tidak mengeluarkan pesan apa-apa.&lt;br /&gt;• Seperti FLASH DISK tidak dimasukkan sama sekali.&lt;br /&gt;• Ku coba berulang-ulang juga ga bisa (tidak ada respon) &lt;br /&gt;• Aku pulang ke rumah, di komputer rumah juga ga bisa&lt;br /&gt;• Ya,, Aku uda panik, karena banyak data penting di sana. &lt;br /&gt;• ,, ,, ,, &lt;br /&gt;• ,, ,, &lt;br /&gt;• ,,&lt;br /&gt;• , &lt;br /&gt;• KLIMAKS CERITA ;&lt;br /&gt;• , &lt;br /&gt;• Besoknya 02 Agustus 2008, aku pergi ke tempat dimana aku membeli FLASH DISK itu untuk diperbaiki.&lt;br /&gt;• Mereka meminta FLASH DISK nya, lalu aku kasih.&lt;br /&gt;• Setelah dicoba beberapa kali, juga tidak bisa.&lt;br /&gt;• Mereka mewawancarai aku ;&lt;br /&gt;• Teknisi : &quot; Ada terbanting..?&quot;&lt;br /&gt;• Aku : &quot; ga ada...&quot;&lt;br /&gt;• Teknisi : &quot; Ini kemungkinan hangus,,&quot;&lt;br /&gt;• Teknisi : &quot; FLASH DISK dimasukkan dari port USB Depan atau Belakang CPU ?&quot;&lt;br /&gt;• Aku : &quot; Melalui Depan..&quot;&lt;br /&gt;• Teknisi : &quot; Itu dia, AKAR permasalahnnya.&quot;&lt;br /&gt;• Teknisi : &quot; Port (lubang) USB yang di Depan CPU bagian bawah, biasanya dirakit dengan memperpanjang kabel dari arah belakang, ada 4 kabel. Jika ada kesalahan pada perakitan (pemasangan). Berkemungkinan besar akan menghanguskan FLASH DISK. Sehingga tidak dapat diperbaiki lagi.&quot;&lt;br /&gt;• ,, &lt;br /&gt;• Teknisi : &quot; Pada komputer(komputer yang dirakit) yang belum pernah kita gunakan, lebih aman memasukkan Flash Disk melalui port bagian belakang.&quot;&lt;br /&gt;• Aku : &quot; Ya. gapapa. Trimaksih banyak Bang.&quot;&lt;br /&gt;• Setelah itu, aku beli Flash Disk baru, ya memang sedang sangat diperlukan.&lt;br /&gt;• ------ &lt;br /&gt;Begitulah ceritanya. Kalo ada yang baik boleh dibawa pulang. Kalo ada yang salah, saya mohon maaf ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan AgusSalim&lt;br /&gt;http://www.salimkita.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/7709749718375557269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/08/tips-menggunakan-dan-merawat-flash-disk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/7709749718375557269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/7709749718375557269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/08/tips-menggunakan-dan-merawat-flash-disk.html' title='TIPS MENGGUNAKAN DAN MERAWAT FLASH DISK'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-5649718773119493868</id><published>2008-08-05T03:39:00.004+07:00</published><updated>2012-04-16T08:33:38.270+07:00</updated><title type='text'>SUSUNAN KABEL UTP</title><content type='html'>Unshielded twisted-pair (disingkat UTP) adalah sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal. UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan di dalam jaringan lokal (LAN), karena memang harganya yang murah, kinerja yang ditunjukkannya juga relatif bagus. Saya disini akan memberikan solusi bagaimana cara menghapal dengan cepat dua urutan pengabelan yakni Straight dan Cross. Sebelumnya saya akan menjelaskan kegunaan Straight dan Cross. Kabel Straight digunakan untuk menghubungkan NIC dengan Switch atau NIC dengan Hub, sementara kabel Cross digunakan untuk menghubungkan NIC dengan NIC atau Hub dengan Hub.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah urutan pengabelan Straight :&lt;br /&gt;
Ujung A &lt;br /&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;1. Putih Orange&lt;br /&gt;2. Orange&lt;br /&gt;3. Putih Hijau&lt;br /&gt;4. Biru&lt;br /&gt;5. Putih Biru&lt;br /&gt;6. Hijau&lt;br /&gt;7. Putih Coklat&lt;br /&gt;8. Coklat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujung B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Putih Orange&lt;br /&gt;2. Orange&lt;br /&gt;3. Putih Hijau&lt;br /&gt;4. Biru&lt;br /&gt;5. Putih Biru&lt;br /&gt;6. Hijau&lt;br /&gt;7. Putih Coklat&lt;br /&gt;8. Coklat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah urutan pengabelan Cross :&lt;br /&gt;Ujung A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Putih Orange&lt;br /&gt;2. Orange&lt;br /&gt;3. Putih Hijau&lt;br /&gt;4. Biru&lt;br /&gt;5. Putih Biru&lt;br /&gt;6. Hijau&lt;br /&gt;7. Putih Coklat&lt;br /&gt;8. Coklat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujung B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Putih Hijau&lt;br /&gt;2. Hijau&lt;br /&gt;3. Putih Orange&lt;br /&gt;4. Biru&lt;br /&gt;5. Putih Biru&lt;br /&gt;6. Orange&lt;br /&gt;7. Putih Coklat&lt;br /&gt;8. Coklat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara cepat menghapalnya adalah cukup mengingat OBIC yang artinya Orange, Biru, Ijo, Coklat. Tetapi anda harus menambahkannya dengan warna putih sebelum OBIC di urutkan. Khusus warna biru anda harus merubahnya dengan warna putih hijau bukan putih biru.&lt;br /&gt;Sedangkan untuk kabel Cross anda cukup mengubah urutan 1 pindah ke 3, urutan 2 pindah ke 6 atau dengan kata lain 1-3, 2-6 dari urutan kabel straight. Untuk kabel Cross Ujung A urutannya kabel Straight dan Ujung B dirubah jadi 1-3, 2-6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.. Amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ngutip Dimas-embe nich... &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/5649718773119493868/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/08/unshielded-twisted-pair-disingkat-utp.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/5649718773119493868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/5649718773119493868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/08/unshielded-twisted-pair-disingkat-utp.html' title='SUSUNAN KABEL UTP'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-4271300817386706597</id><published>2008-07-01T10:14:00.016+07:00</published><updated>2009-02-01T09:12:20.312+07:00</updated><title type='text'>7 Tips for Successful Blogging</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;So, you have a blog! Do you have traffic? Do you know how to build traffic to your weblog? There are seven proven methods for building readership of your blog. They start with defining the purpose, or life, of your blog. Then, after you have a blog worth promoting, driving traffic is crucial to your ongoing success at blogging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Here are seven tips to help you build and hold an audience for your blog:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;Tip #1: Provide quality content.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On the Internet, whether you are talking about websites or blogs, a lot of space is given to content. Everyone directs you to provide quality content. But, what is quality content? The quality of your blog’s content is directly related to how well you have defined your ideal audience.&lt;br /&gt;A successful blog is written with a distinct audience in mind. In this way, you can provide content that is unique to your audience’s issues, needs, or desires. If you create content they like and wish to return to read, you have quality content.&lt;br /&gt;The second issue is to stay true to your audience and tone of your blog. If people are reading your blog, it’s because they like your topic and tone. Try not to stray from your typical topics and style too much. This will give your readers a reason to link back to your blog on an ongoing basis, as will posting on a regular basis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip #2: Blog regularly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you don&#39;t update your blog often enough, blog readers will move on to other blogs. There are too many blogs out there competing for attention. Blog readers will go where they can get enough of what they want.&lt;br /&gt;Successful blogging takes a commitment of your time. When you begin blogging and wish to capture an audience, you should be prepared to blog every day. In this way, you can develop an audience who counts on you to help them begin or end their day.&lt;br /&gt;This means you should also try to post at the same time each day. Your readers will get accustomed to your schedule and check your blog at the appropriate time. The time of day is not as crucial as the consistency in your posting.&lt;br /&gt;Since you now have quality content and a regular posting schedule, it’s time to drive traffic to your blog. Your readers will do a lot to promote your blog just by telling their friends. Don’t count on this alone! You need to do some additional work.&lt;br /&gt;When you post, make sure you set your blog to “ping” blog tracking sites every time you add a new post. Think of this as a means to get their attention. The ping says “Hey, we just added a new post”. An alternative to automatically pinging from your blog is to use pingomatic.com. This is a one-stop place to automatically ping everyone you should notify of your new post and only takes a couple of minutes to accomplish.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip #3: Mention your blog wherever you can&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mention your blog’s address in your email signature line, in forums where you post, on your business cards, on address labels and in conversations with anyone you meet. Use a tag line under your blog address to further entice them to visit. Mine reads:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michele Schermerhorn&lt;br /&gt;http://www.imarketblog.com&lt;br /&gt;A sassy little marketing blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beyond just mentioning your blog in writing and conversation, you must actively participate in the blogging community too.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip #4: Participate in the blogosphere&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Get involved in other people&#39;s blogs. Visit blogs that interest you and are in line with the general topic of your blog. Then, leave thoughtful comments. Almost every comment option on someone else’s blog will allow you to post your blog URL and your email address. Help other bloggers out with traffic and they will help you.&lt;br /&gt;If a blogger really likes your site, they will add you to their blogroll. A blogroll is generally found on every blog which understands linking to the rest of the blogosphere helps drive traffic. A blogroll is a listing of other blogs. Think of it as a “recommended reading list”. Don’t be stingy with your blog roll either. Add those blogs that you read and enjoy to your blogroll too.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip #5: Think keywords when you post&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Think about keywords with your use of titles, links and blog posts. Search engines, like Google and Yahoo, like keywords. The more targeted your keywords, the better the chances of your blog appearing in search results. Search results can drive that extra traffic you want.&lt;br /&gt;To increase the value of the key words in your content, make certain keywords are part of the hot link in your posts. Don’t use “click here” as the hot link. You will be wasting valuable real estate in your post. Instead use the relevant keywords for the hot link, like “a great marketing idea. This gives the keywords added emphasis with the search engines.&lt;br /&gt;One last thought on keywords for driving traffic; if you want a real leg up in the traffic game, in your linking code add rel=”tag”. This helps Technorati, a major blog resource, index your blog for their directory. But don’t stop there! It’s time to submit your blog to blog directories.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip #6: Submit your blog to blog directories&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In addition to submitting your blog to the major search engines, make certain you submit the blog to exclusively blog directories like blogwise, blogcatalog, or bloghub. Many people find blogs through these online directories.&lt;br /&gt;When you do submit your blog to these directories, remember to add a description that will entice your targeted audience to check your blog out. For instance, when I post my blog in blog directories, under description I put “General musings, rants, advice and strategies from a battle-worn veteran of the Marketing Wars, online and off”. Your description should help the potential reader understand your blogging topic and the flavor of how you write.&lt;br /&gt;In addition to submitting your blog to blog directories, join a few of the free or inexpensive traffic exchange sites like blogexplosion or blogclicker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip #7: Use free and inexpensive blog traffic exchange communities&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are many sites which can be termed “traffic exchange” sites for the blogging community. It won’t cost you anything to sign up. At the very least, join blogexplosion, blogclicker, and blogazoo. Once you sign up, you have two options to help drive traffic to your blog. Use both of them!&lt;br /&gt;The first method is to earn credits (guaranteed visitors to your site) by using the “surf member sites” function. As you surf through those sites, you will be earning credits (visitors to your blog). When you find an interesting post, leave a comment as discussed above. When you find a blogger you like, add them to your blogroll and let them know you did.&lt;br /&gt;The second method to drive traffic is to purchase credits. The cost is very cheap for the traffic you will drive to your blog. The more traffic to your blog, the more customers you’ll have. The more happy customers you have, the more they will tell others. The more they tell others, the more customers you get. Don’t you love this dance!&lt;br /&gt;In summary, blogging may not be for everyone. However, it can be a great method for bringing your unique perspective to the Internet. You will surely find others who think the same way you do. Some bloggers will entertain you, some will inform you, and some will drive you to tear your hair out. Decide what type of blogger you want to be and be the best you can. See you in the blogosphere!&lt;br /&gt;by: Michele Schermerhorn&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/4271300817386706597/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/07/7-tips-for-successful-blogging.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/4271300817386706597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/4271300817386706597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/07/7-tips-for-successful-blogging.html' title='7 Tips for Successful Blogging'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-1908441883175001470</id><published>2008-07-01T10:07:00.007+07:00</published><updated>2009-02-01T09:13:39.170+07:00</updated><title type='text'>How To Boost Traffic To Your Blog: SEO for Bloggers</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Let search engine index your blog and let people come to your fresh blog. Though you&#39;re in World Wide Web, nobody knows you&#39;re there. You need to pull kindly those who are potentially waiting for you but don&#39;t know where your are. This objective is related to generally known as search engine optimization (SEO). It&#39;s too broad to address all. But the most important things will I talk about. Though they&#39;re not all but more than enough will be covered. They are about...&lt;br /&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;How to use keywords as a SEO technique&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What to consider when you choose blog templates&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How to construct your blog search engine friendly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ping your blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How to use keywords as a SEO technique?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As long as SEO is concerned, the keyword comes at front line. You have to find the target keyword/keywords or niche keywords.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What to do with the keyword/keywords? Please read on.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enter keywords in your blog name: If you named your blog for example, &quot;Ryen&#39;s blog&quot;, it&#39;s not a good idea in the view of SEO. Instead name your blog something like &quot;keyword blog&quot;. You need to substitute &quot;keyword&quot; with your &quot;target keyword&quot;, for example &quot;mountain bike blog&quot;, if your blog is about mountain bike.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enter keywords of your post in title tag: Actually most of bloggers don&#39;t need to concern about &quot;title tag&quot; because most of blog hosting applications such as blogger, typepad, wordpress, movable type, drupal, etc... care this for you. But you have to use the keyword in your title and then they will include it in the title tag for you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enter keywords in meta description tag, if possible: This may be difficult for most of bloggers because most of blog hosting system don&#39;t support this. If this is your case, don&#39;t bother with this. To make it possible is almost impossible for the people like me who are not techie at all. But don&#39;t worry there is other solution: care your first sentence of the first paragraph.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enter keywords in the first sentence: Nowadays many SEO experts say that most of search engines don&#39;t look meta description tag. Instead they look for the few words in the first sentence. So care your first sentence to include the keywords, make it fit to describe your whole post and attractive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Repeat your keywords in your post: With this an English grammar teacher may not be happy. But as long as SEO is concerned, it&#39;s necessary: frankly to say, you have to. General rule says the keyword density should be about 2-3% of whole words in your post.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You may complain &quot;heck, how do I know keyword density.&quot; Well, you don&#39;t need to count it manually. There is a free tool to check the keyword density. And actually I don&#39;t even check it all the time. I just keep in mind 2-3% and check only for some posts that I think worth checking. Having this in mind, the free tool is here. Type the URL of your post, keyword and click &quot;analyze&quot; button. It&#39;ll return you the keyword density of your post. If the keyword density is too low, consider repeat the keyword more but don&#39;t repeat too much (more than 3%)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Use your keyword in your blog domain: This improves the ranking of your blog and hence more traffic come to you. If your blog is about &quot;anniversary gift&quot;, for example, include it in your domain name so that your blog domain looks like &quot;anniversary-gift.yourhost.com&quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Use your keyword in the link title: Many blogger don&#39;t know about this!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Which one do you think better, &quot;anniversary gift&quot; or &quot;anniversary-gift.your host.com&quot; as your link title? The former is better. The reason? Because search engines value more. So keep in mind that whenever you get link try to enter your keywords in the link title.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enter keywords in your file name: When you save your blog, use your keyword.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Which one is better, &quot;mypost98.html&quot; or &quot;anniversary-gift-how-to-choose.html&quot;? This time the latter is better because it includes keywords and hence get better chance to be listed in high rank in search engine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enter keyword in alt tag: If you use images in your post, don&#39;t forget to put your keyword in alt tag. A 2 cent-tip related to this is that if your Google Adsense doesn&#39;t seem to show matching ads with your content, check your alt tag. Maybe it&#39;s because you put unrelated words in alt tag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What to consider when you choose blog templates?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Certainly there is a search engine friendly blog templates. To know whether your blog template is search engine friendly designed, go to Crawler simulation (It&#39;s free.) Enter your blog URL and then it&#39;ll show you how it looks like when a search engine spider visits your blog site. If you see a lot of html code or java scripts before you see main content, it means your blog is not well designed in the point of search engine optimization. There is a way to hide unnecessary code from spiders, using CSS or div class &quot;hide&quot;. Try to make your title tag immediately after head tag and to show up your body content as near to head tag as possible.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How to construct your blog search engine friendly?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Make your blog site structure as simple as possible. This may not be a big issue for bloggers because unless a blogger can design her/his blog system, they have to use a default system. What I mean by this is that most of blog system make permalink be for example, &quot;www.blogcom.com/user/archive/year/month/date/apost.html&quot;. See how far the final &quot;apost.html&quot; is from root. It&#39;s 5 step further. This is not so good in terms of search engine optimization. You can reduce those steps but you only can do so one or two step because database recognition is concerned behind this story. So the bottom line is that try to make your blog simple but if it&#39;s not possible, focus on writing good content. I observed many top bloggers have a bit complicated permalink system yet have lots of traffic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But if you can make your blog structure simpler without problem, please do so because it is much better for the reader and search engine as well.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ping your blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do you ping? Many pongs will come,then. :-) This may not be an issue if you&#39;re using Movable Type, WordPress, Typepad, or Drupal 4.6.0. But consider pinging to Ping-o-Matic!, if your system is not configured to do so. Because it pings to most of important blog search engines and directories in one spot. If your blog application doesn&#39;t support to ping automatically to &quot;Ping-o-Matic!&quot;, you can do so manually by visiting Ping-o-Matic! Once you type your blog name, blog URL, check where to ping and click &quot;submit ping&quot; button, and don&#39;t forget to bookmark. It gives you a convenience because you don&#39;t need to type blog name, URL and check where to ping again.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By pinging you make search engine spider crawl you more frequently and make your reader notified faster.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So far you have the most important SEO techniques for your blog. Say, how to use your keywords and where to enter, search engine friendly blog template design, structure and finally ping to &quot;Ping-o-Matic!&quot;&lt;br /&gt;But one thing is missing!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Get inbound links!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Probably it is as important as your blog itself! You can read about this at Traffic to Blog: Part 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;About the Author&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ryen Kim is an MBA, specialized in marketing research and analysis. His current focus is blogging and home based affiliate business as a work-at-home scheme. He is a founder of Blog Sites and running Hom Based Affiliate Business web site.&lt;br /&gt;by: Ryen Kim&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/1908441883175001470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/07/how-to-boost-traffic-to-your-blog-seo.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/1908441883175001470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/1908441883175001470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/07/how-to-boost-traffic-to-your-blog-seo.html' title='How To Boost Traffic To Your Blog: SEO for Bloggers'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-3977672388857857533</id><published>2008-06-23T22:50:00.004+07:00</published><updated>2012-04-16T08:35:16.654+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="29 May 2008"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="on Thursday"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Written by Jerry Wijaya"/><title type='text'>Mengenal Database Class pada Joomla! 1.0.x</title><content type='html'>Tutorial ini mengacu pada Database Class pada Joomla! 1.0.15. Kelas Database (Database Class) pada Joomla! 1.0.x di definisikan dalam file database.php yang berada di folder includes ($root$/includes/database.php). Instance dari kelas ini, &lt;b&gt;$database&lt;/b&gt;, dibuat otomatis setiap kali halaman di-load oleh sistem Joomla! berdasarkan variabel-variabel yang ada di konfigurasi Joomla. Anda tidak perlu membuat instance baru dari objek ini, untuk mengaksesnya Anda cukup gunakan &lt;b&gt;$database&lt;/b&gt; dalam fungsi yang Anda buat, jangan lupa untuk mendeklarasikan &lt;b&gt;$database&lt;/b&gt; sebagai global variable.  &lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(240, 240, 240) url(mambots/content/xtypo/icon/_no-image.gif) no-repeat scroll 10px 5px; border-left: 5px solid rgb(195, 215, 234); color: #666666; font-family: Courier New,Courier,mono,times new roman; line-height: 150%; padding: 5px 20px 5px 10px;&quot;&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;function contohFungsi() {&lt;br /&gt;global $database;&lt;br /&gt;}&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem kelas database Joomla! 1.0.x mengadaptasi ADOdb database abstraction library (&lt;a href=&quot;http://adodb.sourceforge.net/&quot; mce_href=&quot;http://adodb.sourceforge.net&quot;&gt;adodb.sourceforge.net&lt;/a&gt;). Dan sampai saat ini, Joomla hanya support database MySQL (&lt;a href=&quot;http://www.mysql.com/&quot; mce_href=&quot;http://www.mysql.com&quot;&gt;www.mysql.com&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini fungsi-fungsi yang ada di kelas Database.&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; background: rgb(248, 250, 252) url(mambots/content/xtypo/icon/info.gif) no-repeat scroll 15px 50%; border-bottom: 2px solid rgb(181, 212, 254); border-top: 2px solid rgb(181, 212, 254); color: #5e6273; padding: 5px 20px 5px 45px; text-align: left;&quot;&gt;
Silakan klik pada nama fungsi berikut ini untuk keterangan lebih lanjut. (Untuk fungsi yang belum ada link-nya, itu berarti artikelnya belum saya bua atau belum saya publish :)&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/285/1/&quot; mce_href=&quot;content/view/285/1/&quot;&gt;&lt;b&gt;database&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Constructor untuk kelas database.&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/286/1/&quot; mce_href=&quot;content/view/286/1/&quot;&gt;&lt;b&gt;explain&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menampilkan SQL EXPLAIN dari query SQL yang diberikan.&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/287/1/&quot; mce_href=&quot;content/view/287/1/&quot;&gt;&lt;b&gt;getErrorMsg&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menghasilkan pesan-pesan kesalahan yang tengah terjadi pada database.&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/288/1&quot; mce_href=&quot;content/view/288/1&quot;&gt;&lt;b&gt;getErrorNum&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menampilkan informasi kesalahan yang tengah terjadi pada database dalam bentuk kode error database.&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/289/1&quot; mce_href=&quot;content/view/289/1&quot;&gt;&lt;b&gt;getEscaped&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menghilangkan karakter-karakter spesial bagi database.&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/290/1&quot; mce_href=&quot;content/view/290/1&quot;&gt;&lt;b&gt;getNullDate&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menghasilkan string yang digunakan untuk merepresentasikan sebuah tanggal null.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/291/1&quot; mce_href=&quot;content/view/291/1&quot;&gt;getNumRows&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;    Menghasilkan jumlah baris yang dihasilkan berdasarkan query database.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/292/1&quot; mce_href=&quot;content/view/292/1&quot;&gt;getPrefix&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;    Menghasilkan kode prefix table pada database.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/293/1&quot; mce_href=&quot;content/view/293/1&quot;&gt;getQuery&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;    Menghasilkan nilai query SQL yang tengah di set.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/294/1&quot; mce_href=&quot;content/view/294/1&quot;&gt;getTableCreate&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;    Menghasilkan code SQL yang dibutuhkan untuk membuat suatu table baru, bentuknya berupa array dari statement SQL &quot;CREATE TABLE&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/295/1&quot; mce_href=&quot;content/view/295/1&quot;&gt;getTableFields&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;    Menghasilkan list field dari satu atau lebih table yang ditentukan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/296/1&quot; mce_href=&quot;content/view/296/1&quot;&gt;getTableList&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;    Menghasilkan list semua table yang ada di database.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/297/1&quot; mce_href=&quot;content/view/297/1&quot;&gt;insertid&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;    Menghasilkan nomor id record dari record terakhir yang di insert ke suatu table di database.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/298/1&quot; mce_href=&quot;content/view/298/1&quot;&gt;insertObject&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;    Memasukkan/insert suatu objek ke dalam table di database.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/306/1&quot; mce_href=&quot;content/view/306/1&quot;&gt;loadAssocList&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;    Me-load baris data dari table di database.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/307/1&quot; mce_href=&quot;content/view/307/1&quot;&gt;loadObject&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;    Me-load object dengan field-field dari baris pertama yang dihasilkan query SQL yang tengah dijalankan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/308/1&quot; mce_href=&quot;content/view/308/1&quot;&gt;loadObjectList&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;    Menghasilkan array dari object database berdasarkan query SQL yang tengah dijalankan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.id-joomla.com/content/view/309/1&quot; mce_href=&quot;content/view/309/1&quot;&gt;loadResult&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;    Mengasilkan field pertama dari baris pertama yang dihasilkan dari query database.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;loadResultArray&lt;/b&gt;    Menghasilkan array yang mengandung sebuah field tunggal dari semua baris yang dihasilkan dari query database.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;loadRow&lt;/b&gt;    Menghasilkan baris pertama dari query yang tengah dijalankan sebagai sebuah array.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;loadRowList&lt;/b&gt;    Menghasilkan sebuah array dari baris-baris data dengan index berupa nomor kolom.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;NameQuote&lt;/b&gt;    Memberi tanda kutip pada suatu string yang ditentukan, seperti nama table, field, dan sebagainya., menggunakan tanda kutipQuotes an identifier such as a database table name, field name, etc., menggunakan tanda kutip khusus database&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;query&lt;/b&gt;    Eksekusi query SQL yang diberikan.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;query_batch&lt;/b&gt;    Eksekusi query SQL yang diberikan sebagai sebuah single transaction.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Quote&lt;/b&gt;    Menghasilkan tanda kutip pada string yang telah diberikan, dan menghilangkan tanda kutip yang telah ada.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;setQuery&lt;/b&gt;    Set query SQL untuk dieksekusi nantinya.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;stderr&lt;/b&gt;    Menghasilkan pesan error terakhir dalam format standar. Nomor error dan pesan error juga disertakan. Statement SQL yang menyebabkan error bisa dipilih untuk ditampilkan atau tidak.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;updateObject&lt;/b&gt;    Meng-update suatu baris table menggunakan data yang ada di suatu objek.&lt;br /&gt;
 &lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/3977672388857857533/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/mengenal-database-class-pada-joomla-10x.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/3977672388857857533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/3977672388857857533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/mengenal-database-class-pada-joomla-10x.html' title='Mengenal Database Class pada Joomla! 1.0.x'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-1089245969271433290</id><published>2008-06-05T06:01:00.005+07:00</published><updated>2009-02-01T09:16:55.663+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h1 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;blogTitles&quot;  style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.cfcdeveloper.com/index.cfm/2007/3/29/Creating-an-MVC-Coldfusion-OOP-Application--Part-2&quot;&gt;Creating an MVC Coldfusion OOP Application - Part 2&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot; class=&quot;byline&quot;&gt;Related Categories:      &lt;a href=&quot;http://www.cfcdeveloper.com/index.cfm?mode=cat&amp;amp;catid=B54D8415-3048-2B9C-F451E324651303B7&quot;&gt;OOP/Patterns&lt;/a&gt;,      &lt;a href=&quot;http://www.cfcdeveloper.com/index.cfm?mode=cat&amp;amp;catid=966216C9-3048-2B9C-F49B00B931B4B386&quot;&gt;Frameworks&lt;/a&gt;,      &lt;a href=&quot;http://www.cfcdeveloper.com/index.cfm?mode=cat&amp;amp;catid=55673853-3048-2B9C-F4DF97B3E519F01D&quot;&gt;Coldfusion&lt;/a&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;       Part &lt;a href=&quot;http://www.cfcdeveloper.com/index.cfm/2007/3/27/Creating-an-MVC-Coldfusion-OOP-Application--Part-1&quot;&gt;1&lt;/a&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; In this part 2 I discuss the application of choice for this article and why I choose it. It&#39;s a short part, but preparation is the key to good planning and any job rushed is a job that could have been done better. So, little at a time and slow as she goes. Let&#39;s getter done good yall. &lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; First I though about a store front, I&#39;ve done plenty and could make an interesting one, but they have also been done before, so..&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; Then came a great idea, an EBay-like auction site. This would be even better for my article because of all the features; buyers and sellers, products and shopping carts, check outs, payments, and more. I was getting excited a couldn&#39;t wait to jump in. &lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; During the planning phase we will go into the details of all the features and functions we want our auction site to have. But for the sake of explaining why this application would be perfect for my purpose lets touch on some highlights. &lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; A site with too few features, a small site with less than a dozen actions, and too few data tables, less than 6 or so, an MVC (model, view, controller) architecture would be overkill. An auction site however can have hundreds of things a user can do, hundreds of pages, and use more than a dozen database tables at the least. And that&#39;s just thinking about it. In reality you want to measure the scope or size of the application by the number of business objects and rules it will consist of. This you will find out during the planning and will help you to determine how many components, lines or pages of coding it will take. If your really experienced you can say that it takes approximately X hours to flesh out a basic data table object and you will have X amount of tables, and etc.. You really don&#39;t know what architecture structure would be best for an application until the planning is complete. Maybe you don&#39;t need OOP or MVC at all. In planning you find out what structural route is best for the size and complexity of the future structure. Kind of like deciding if you will need bulldozers and backhoes or just picks and shovels. &lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt; The auction site will offer OOP and MVC such things like objects in the form of users and products and the need for controllers (aka. listeners) to decouple and recouple business rules to separate design from development. And many other interesting facets you may or may not of heard or thought about. Who knows, you might even learn a little bit about design patterns along the way. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/1089245969271433290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/oop-aplication.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/1089245969271433290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/1089245969271433290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/oop-aplication.html' title=''/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-7975684611394351082</id><published>2008-06-03T16:34:00.003+07:00</published><updated>2009-02-01T09:18:57.993+07:00</updated><title type='text'>Here we will tell you how to make a 3d room Photoshop technique in Photoshop</title><content type='html'>&lt;p&gt;[1] Take a new file of 500 pixels, 500 pixels, of resolution 72 dpi in the RGB mode.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique1.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique1-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique1&quot; height=&quot;320&quot; width=&quot;413&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt; &lt;p&gt;[2] Take the Rectangular Marquee Tool create a shape make the new layer and fill with this color coding #b38f53.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique2.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique2-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique2&quot; height=&quot;493&quot; width=&quot;487&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[3] Take the Polygonal Lasso Tool create a shape make the new layer and fill with White color.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique3.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique3-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique3&quot; height=&quot;490&quot; width=&quot;176&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[4] Go to Blending Option use the following settings.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique4.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique4-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique4&quot; height=&quot;277&quot; width=&quot;269&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique5.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique5-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique5&quot; height=&quot;196&quot; width=&quot;264&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique6.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique6-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique6&quot; height=&quot;495&quot; width=&quot;135&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[5] Make the copy of the Previous shape layer now clear layer style.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique7.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique7-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique7&quot; height=&quot;78&quot; width=&quot;196&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique8.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique8-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique8&quot; height=&quot;493&quot; width=&quot;142&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[6] Go to Blending Option use the following settings.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique9.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique9-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique9&quot; height=&quot;270&quot; width=&quot;267&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique10.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique10-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique10&quot; height=&quot;193&quot; width=&quot;259&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique11.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique11-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique11&quot; height=&quot;492&quot; width=&quot;487&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[7] Take the Polygonal Lasso Tool create a shape make the new layer and fill with White color.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique12.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique12-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique12&quot; height=&quot;171&quot; width=&quot;482&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[8] Go to Blending Option use the following settings.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique13.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique13-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique13&quot; height=&quot;276&quot; width=&quot;271&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique15.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique15-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique15&quot; height=&quot;195&quot; width=&quot;277&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique16.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique16-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique16&quot; height=&quot;143&quot; width=&quot;480&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[9] Create another shape with the help of Polygonal Lasso Tool.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique17.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique17-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique17&quot; height=&quot;161&quot; width=&quot;492&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[10] Go to Blending Option use the following settings.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique18.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique18-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique18&quot; height=&quot;269&quot; width=&quot;277&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique19.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique19-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique19&quot; height=&quot;197&quot; width=&quot;270&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique20.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique20-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique20&quot; height=&quot;493&quot; width=&quot;490&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[11] Create another shape with the help of Polygonal Lasso Tool.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique21.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique21-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique21&quot; height=&quot;83&quot; width=&quot;140&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[12] Go to Blending Option select Stroke Structure these following settings.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique22.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique22-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique22&quot; height=&quot;190&quot; width=&quot;247&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique23.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique23-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique23&quot; height=&quot;126&quot; width=&quot;161&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[13] Take the Elliptical Marquee Tool create a shape then make the new layer the right click to select Feather selection use these values.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique24.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique24-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique24&quot; height=&quot;232&quot; width=&quot;330&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique25.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique25-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique25&quot; height=&quot;92&quot; width=&quot;274&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[14] Now fill the selection with White color.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique26.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique26-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique26&quot; height=&quot;317&quot; width=&quot;382&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[15] Change the Blending Mode to Overlay.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique27.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique27-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique27&quot; height=&quot;91&quot; width=&quot;193&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique28.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique28-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique28&quot; height=&quot;495&quot; width=&quot;492&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[16] Before we continue further in this Photoshop technique lesson, Here’s how your image will be.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique29.jpg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://ooglewindowblinds.com/wp-content/uploads/2008/04/3d-room-photoshop-technique29-thumb.jpg&quot; alt=&quot;3d-room-photoshop-technique29&quot; height=&quot;492&quot; width=&quot;495&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;free photoshop tutorials&lt;/p&gt; &lt;p&gt;free photoshop watermark&lt;/p&gt; &lt;p&gt;free photoshop logo&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/7975684611394351082/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/here-we-will-tell-you-how-to-make-3d.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/7975684611394351082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/7975684611394351082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/here-we-will-tell-you-how-to-make-3d.html' title='Here we will tell you how to make a 3d room Photoshop technique in Photoshop'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-3552094454236184784</id><published>2008-06-03T02:34:00.006+07:00</published><updated>2009-02-01T09:20:10.182+07:00</updated><title type='text'>Kisah Cinta Sejati</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)... -An-Nur : 26&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namaku Linda dan aku memiliki sebuah kisah cinta yang memberiku sebuah pelajaran tentangnya. Ini bukanlah sebuah kisah cinta hebat dan mengagumkan penuh gairah seperti dalam novel-novel roman, walau begitu menurutku ini adalah kisah yang jauh lebih mengagumkan dari itu semua.&lt;span id=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ini adalah kisah cinta ayahku, Mohammed Huda alhabsyi dan ibuku, Yasmine Ghauri. Mereka bertemu di sebuah acara resepsi pernikahan dan kata ayahku ia jatuh cinta pada pandangan pertama ketika ibuku masuk ke dalam ruangan dan saat itu ia tahu, inilah wanita yang akan menikah dengannya. Itu menjadi kenyataan dan kini mereka telah menikah selama 40 tahun dan memiliki tiga orang anak, aku anak tertua, telah menikah dan memberikan mereka dua orang cucu. Mereka bahagia dan selama bertahun-tahun telah menjadi orang tua yang sangat baik bagi kami, mereka membimbing kami, anak-anaknya dengan penuh cinta kasih dan kebijaksanaan. &lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Aku teringat suatu hari ketika aku masih berusia belasan tahun. Saat itu beberapa ibu-ibu tetangga kami mengajak ibuku pergi ke pembukaan pasar murah yang mengobral alat-alat kebutuhan rumah tangga. Mereka mengatakan saat pembukaan adalah saat terbaik untuk berbelanja barang obral karena saat itu saat termurah dengan kualitas barang-barang terbaik.&lt;br /&gt;Tapi ibuku menolaknya karena ayahku sebentar lagi pulang dari kantor. Kata ibuku,”Mama tak akan pernah meninggalkan papa sendirian”.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hal itu yang selalu dicamkan oleh ibuku kepadaku. Apapun yang terjadi, sebagai seorang wanita aku harus patuh pada suamiku dan selalu menemaninya dalam keadaan apapun, baik miskin, kaya, sehat maupun sakit. Seorang wanita harus bisa menjadi teman hidup suaminya. Banyak orang tertawa mendengar hal itu menurut mereka, itu hanya janji pernikahan, omong kosong belaka. Tapi aku tak pernah memperdulikan mereka, aku percaya nasihat ibuku. &lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sampai suatu hari, bertahun-tahun kemudian, kami mengalami duka, setelah ulang tahun ibuku yang ke-59, ibuku terjatuh di kamar mandi dan menjadi lumpuh. Dokter mengatakan kalau saraf tulang belakang ibuku tidak berfungsi lagi, dan dia harus menghabiskan sisa hidupnya di tempat tidur. &lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ayahku, seorang pria yang masih sehat di usianya yang lebih tua, tapi ia tetap merawat ibuku, menyuapinya, bercerita banyak hal padanya, mengatakan padanya kalau ia mencintainya. Ayahku tak pernah meninggalkannya, selama bertahun-tahun, hampir setiap hari ayahku selalu menemaninya, ia masih suka bercanda-canda dengan ibuku. Ayahku pernah mencatkan kuku tangan ibuku, dan ketika ibuku bertanya ,”untuk apa kau lakukan itu? Aku sudah sangat tua dan jelek sekali”.&lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ayahku menjawab, “aku ingin kau tetap merasa cantik”.&lt;br /&gt;Begitulah pekerjaan ayahku sehari-hari, ia merawat ibuku dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, para kenalan yang mengenalnya sangat hormat dengannya. Mereka sangat kagum dengan kasih sayang ayahku pada ibuku yangtak pernah pudar. &lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Suatu hari ibu berkata padaku sambil tersenyum,”…kau tahu, Linda. Ayahmu tak akan pernah meninggalkan aku…kau tahu kenapa?”Aku menggeleng, dan ibuku melanjutkan, “karena aku tak pernah meninggalkannya…” &lt;/p&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Itulah kisah cinta ayahku, Mohammed Huda Alhabsyi dan ibuku, Yasmine Ghauri, mereka memberikan kami anak-anaknya pelajaran tentang tanggung jawab, kesetiaan, rasa hormat, saling menghargai, kebersamaan, dan cinta kasih. Bukan dengan kata-kata, tapi mereka memberikan contoh dari kehidupannya.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/3552094454236184784/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/kisah-cinta-sejati.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/3552094454236184784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/3552094454236184784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/kisah-cinta-sejati.html' title='Kisah Cinta Sejati'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-2377776796188284782</id><published>2008-06-03T00:19:00.003+07:00</published><updated>2009-02-01T09:21:57.095+07:00</updated><title type='text'>Membiasakan Anak Hidup Bersama Al-Qur&#39;an</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Oleh: Zulia Ilmawati (Psikolog, Pemerhati Masalah Anak dan Keluarga)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orangtua pasti menginginkan buah hatinya menjadi anak yang shalih dan shalihah. Anak shalih shalihah merupakan harta yang paling berharga bagi orangtua. Untuk mendapatkan semua itu, tentu harus ada upaya keras dari orangtua dalam mendidik anak. Salah satu yang wajib diajarkan kepada anak adalahsegala hal tentang al-Quran karena ia adalah pedoman hidup manusia.&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt; Rasulullah saw. pernah bersabda (yang artinya): &quot;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Didiklah anak-anakmu dengan tiga perkara: mencintai Nabimu; mencintai ahlul baitnya; dan membaca al-quran karena orang-orang yang memelihara Al-Quran itu berada dalam lindungan singasana Allah pada hari ketika tidak ada perlindungan selain daripada perlindungan-Nya; mereka beserta para nabiNya dan orang-orang suci.&quot;&lt;/span&gt; (HR ath Thabrani).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Allah SWT berfirman:&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&quot;Sesungguhnya Al-Quran ini memberikan petunjuk kepada jalan yang lebih lurus dan memberikan khabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal shaleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.&quot;&lt;/span&gt; (QS Al-Isra [17]:9)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Sejak kapan al-Quran sebaiknya diajarkan pada anak? Tentu sedini mungkin. Semakin dini semakin baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Akan sangat bagus jika sejak anak dalam kandungan seolah-olah calon anak kita itu sudah terbiasa hidup bersama al-Quran; yakni ketika sang ibu yang mengandungnya, rajin membaca al-Quran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;7M Agar Anak Selalu Hidup Bersama al-Quran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;1. Mengenalkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Saat yang paling tepat mengenalkan alQuran adalah ketika anak sudah mulai tertarik dengan buku. Sayang, banyak orangtua yang lebih suka menyimpan al-Quran di rak lemari paling atas. Sesekali perlihatkanlah al-Quran kepada anak sebelum mereka mengenal buku buku lain, apalagi buku dengan gambar-gambar yang lebih menarik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Mengenalkan al-Quran juga bisa dilakukan dengan mengenalkan terlebih dulu huruf-huruf hijaiyah; bukan mengajarinya membaca, tetapi sekadar memperlihatkannya sebelum anak mengenal A, B, C. D.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Tempelkan gambar-gambar tersebut ditempat yang sering dilihat anak;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;lengkapi dengan gambar dan warna yang menarik. Dengan sering melihat, anak akan terpancing untuk bertanya lebih lanjut. Saat itulah kita boleh memperkenalkan huruf-huruf al-Quran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;2. Memperdengarkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Memperdengarkan ayat-ayat al-Quran bisa dilakukan secara langsung atau dengan memutar kaset atau CD.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Kalau ada teori yang mengatakan bahwa mendengarkan musik klasik pada janin dalam kandungan akan meningkatkan kecerdasan, insya Allah memperdengarkan al-Quran akan jauh lebih baik pengaruhnya bagi bayi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Apalagi jika ibunya yang membacanya sendiri. Ketika membaca alQuran, suasana hati dan pikiran ibu akan menjadi lebih khusyuk dari tenang. Kondisi seperti ini akan sangat membantu perkembangan psikologis janin yang ada dalam kandungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Pasalnya, secara teoretis kondisi psikologis ibu tentu akan sangat berpengaruh pada perkembangan bayi, khususnya perkembangan psikologisnya. Kondisi stres pada Ibu tentu akan berpengaruh buruk pada kandungannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Memperdengarkan al-Qurari bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja; juga tidak mengenal batas usia anak. Untuk anak-anak yang belum bisa berbicara, insya Allah lantunan ayat al-Quran itu akan terekam dalam memorinya. Jangan aneh kalau tiba-tiba si kecil lancar melafalkan surat al-Fatihah, misalnya, begitu dia bisa berbicara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Untuk anak yang lebih besar, memperdengarkan ayat-ayat alQuran (surat-surat pendek) kepadanya terbukti memudahkan sang anak menghapalkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;3. Menghapalkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Menghapalkan al-Quran bisa dimulai sejak anak lancar berbicara. Mulailah dengan surat atau ayat yang pendek atau potongan ayat (misalnya fastabiq al-khayrat, hudan li an-nas, birr al-walidayn, dan sebagainya).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Menghapal bisa dilakukan dengan cara sering-sering membacakan ayat-ayat tersebut kepada anak. Lalu latihlah anak untuk menirukannya. Hal ini dilakukan berulang-ulang sampai anak hapal di luar kepala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Masa anak-anak adalah masa meniru dan memiliki daya ingat yang luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Orangtua harus menggunakan kesempatan ini dengan baik jika tidak ingin menyesal kehilangan masa emas (golden age) pada anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Agar anak lebih mudah mengingat, ayat yang sedang dihapal anak bisa juga sering dibaca ketika ayah menjadi imam atau ketika naik mobil dalam perjalanan. Disamping anak tidak mudah lupa, hal itu juga sebagai upaya membiasakan diri untuk mengisi kesibukan dengan amalan yang bermanfaat. Nabi saw. bersabda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Demi Zat Yang jiwaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya hapalan Al-Qur�an itu lebih cepat lepasnya daripada seekor unta pada tambatannya. (HR al-Bukhari dan Muslim).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;4. Membaca.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Siapa saja yang membaca satu huruf dari Kitab Allah maka dia.akan mendapat satu kebaikan. Satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan bahwa alif-lam-mim adalah satu huruf. Akan tetapi, alif adalah satu huruf, lam satu huruf dan mim juga satu huruf. (HR at-Tirmidzi).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Sungguh luar biasa pahala dan kebaikan yang dijanjikan kepada siapa saja yang biasa membaca al-Quran. Bimbing dan doronglah anak agar terbiasa membaca al-Quran setiap hari walau cuma beberapa ayat. Orangtua penting memberikan contoh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Jadikanlah membaca al-Quran, utamanya pada pagi hari usai shalat subuh atau usai shalat magrib, sebagai kegiatan rutin dalam keluarga. Ajaklah anak-anak yang belum bisa membaca untuk bersama-sama mendengarkan kakak-kakaknya yang sedang membaca al-Quran. Orangtua mempunyai kewajiban untuk mengajarkan kaidah-kaidah dan adab membaca al-Quran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Untuk bisa membaca al-Quran, termasuk mengetahui kaidah-kaidahnya, sekarang ini tidaklah sulit. Telah banyak metode yang ditawarkan untuk bisa mudah dan cepat membaca. Ada metode Iqra, Qiroati dan sebagainya. Metode-metode itu telah terbukti memudahkan ribuan anak-anak bahkan orangtua untuk mahir membaca al-Quran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Alangkah baiknya membaca al-Quran ini dilakukan secara bersama-sama oleh anak-anak di bawah bimbingan orangtua. Ketika seorang anak membaca, yang lain menyimaknya. Jika anak salah membaca, yang lain bisa membetulkan.Dengan cara itu, rumah akan selalu dipenuhi dengan bacaan al-Quran sehingga berkah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;5. Menulis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Belajar menulis akan mempermudah anak dalam belajar membaca al-Quran. Diktekan kepada anak kata-kata tertentu yang mempunyai makna. Dengan begitu, selain anak bisa menulis, sekaligus anak belajar bahasa Arab. Mulailah dengan kata-kata pendek. Misalnya, untuk mengenalkan tiga kata alif, ba, dan dal anak diminta menulis a, ba da (tolong tuliskan Arabnya, ya: a-ba-da) artinya diam; ba-da-a (yang ini juga) artinya mulai; dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Sesekali di rumah, coba adakan lomba menulis ayat al-Quran. Berilah hadiah untuk anak yang paling rapi menulis. Jika anak memiliki kemampuan yang lebih dalam menulis huruf al-Quran, ia bisa diajari lebih lanjut dengan mempelajari seni kaligrafi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Rangkaian huruf menjadi suku kata yang mengandung arti bertujuan untuk melatih anak dalam memperkaya kosakata, di samping memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertanya tentang setiap kata yang diucapkan serta mengembangkan cita rasa seni mereka. Jadi, tidak hanya bertujuan mengenalkan huruf-alQuran semata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;6. Mengkaji.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Ajaklah anak mulai mengkaji isi al-Quran. Ayah bisa memimpinnya setelah shalat magrib atau subuh. Paling tidak, seminggu sekali kajian sekeluarga ini dilakukan. Tema yang dingkat bisa saja tema-tema yang ingin disampaikan berkaitan dengan perkembangan perilaku anak selama satu minggu atau beberapa hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Kajian bersama, dengan merujuk pada satu atau dua ayat al-Quran ini, sekaligus dapat menjadi sarana tawsiyah untuk seluruh anggota keluarga. Sekali waktu, tema yang akan dikaji bisa diserahkan kepada anak-anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Adakalanya anak diminta untuk memimpin kajian. Orangtua bisa memberi arahan atau koreksi jika ada hal-hal yang kurang tepat. Cara ini sekaligus untuk melatih keberanian anak menyampaikan isi al-Quran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;7. Mengamalkan dan memperjuangkan AI-Quran.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;AI-Quran tentu tidak hanya untuk dibaca, dihapal dan dikaji. Justru yang paling penting adalah diamalkan seluruh isinya dan diperjuangkan agar benar-benar dapat menyinari kehidupan manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Sampaikan kepada anak tentang kewajiban mengamalkan serta memperjuangkan al-Quran dan pahala yang akan diraihnya. Insya Allah, hal ini akan memotivasi anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class=&quot;selengkapnya&quot;&gt;Kepada anak juga bisa diceritakan tentang bagaimana para Sahabat dulu yang sangat teguh berpegang pada alQuran; ceritakan pula bagaimana mereka bersama Rasulullah sepanjang hidupnya berjuang agar al-Quran tegak dalam kehidupan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/2377776796188284782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/membiasakan-anak-hidup-bersama-al-quran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/2377776796188284782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/2377776796188284782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/06/membiasakan-anak-hidup-bersama-al-quran.html' title='Membiasakan Anak Hidup Bersama Al-Qur&#39;an'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1079150644712121478.post-5920400887976003641</id><published>2008-05-27T14:47:00.002+07:00</published><updated>2009-02-01T09:24:11.740+07:00</updated><title type='text'>D3 TKJ Lampung</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Forum Mahasiswa d3 tkj yang baru aja melek dengan dunia komputerisasi (Uuuhhh... kl ngomong ga kuku dech). Gimana nggak kami yang tadinya berkutat dengan desa yang baru2 ini saja dapat menikmati fasilitas listrik dan telepon truz didorong buat kenal dengan yang namanya komputer. Menarik sich, tapi koq yo rodo jlimet. Buat anda2 yang sudah mengerti dengan yang saya ceritakan diatas dan mo membantu ya silakan saja. Tapi yang belum mengerti baca lagi aja yang tadi he2..&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/feeds/5920400887976003641/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/05/d3-tkj-lampung.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/5920400887976003641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1079150644712121478/posts/default/5920400887976003641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sugi-gantenks.blogspot.com/2008/05/d3-tkj-lampung.html' title='D3 TKJ Lampung'/><author><name>Sugi-Gantenks</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08586122088818662435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy-CkJ2QYrUurXFShJ7bNuS7wScV7yNLVe3rk8-q_0PjlQ-w_1D8_qpQD__YOTRa_8vv1OoFnwYChWIcYAJTdJMqngGw0SvpY__fOdYiGJ9cqayOM8Daeu_dqEZxEhCQ/s220/KepalaLuckey.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>