<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Cengar-Cengir</title>
	<atom:link href="https://cengarcengir.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://cengarcengir.wordpress.com</link>
	<description>menghadirkan cengiran di ujung bibir</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Dec 2009 07:45:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='cengarcengir.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>https://s0.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Cengar-Cengir</title>
		<link>https://cengarcengir.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="https://cengarcengir.wordpress.com/osd.xml" title="Cengar-Cengir" />
	<atom:link rel='hub' href='https://cengarcengir.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Indonesia di Piala Dunia – Bagian 01 (Timnas Indonesia)</title>
		<link>https://cengarcengir.wordpress.com/2009/12/14/indonesia-di-piala-dunia-%e2%80%93-bagian-01-timnas-indonesia/</link>
					<comments>https://cengarcengir.wordpress.com/2009/12/14/indonesia-di-piala-dunia-%e2%80%93-bagian-01-timnas-indonesia/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 04:54:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Indonesia di Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Juara Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://cengarcengir.wordpress.com/?p=24</guid>

					<description><![CDATA[TAHUN 2050 Peta sepakbola dunia sudah banyak berubah. Saat ini Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki bakat-bakat hebat dan berhasil menjelma menjadi salah satu kekuatan sepakbola yang menakutkan, walaupun belum pernah juara. Liga Indonesia adalah salah satu liga terbaik dunia, meski demikian tidak sedikit pemain-pemain Indonesia yang memilih bermain di klub-klub elit Eropa dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TAHUN 2050</p>
<p>Peta sepakbola dunia sudah banyak berubah. Saat ini Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki bakat-bakat hebat dan berhasil menjelma menjadi salah satu kekuatan sepakbola yang menakutkan, walaupun belum pernah juara. Liga Indonesia adalah salah satu liga terbaik dunia, meski demikian tidak sedikit pemain-pemain Indonesia yang memilih bermain di klub-klub elit Eropa dengan berbagai alasan, salah satunya adalah karena ingin mencicipi tampil di Liga Champions Eropa, walaupun sebagian besar pemain Indonesia yang bermain di Eropa mengaku hanya sekedar kepengen megang salju atau cari jodoh untuk memperbaiki keturunan.</p>
<p>Tahun ini adalah kali ke-3 Indonesia masuk ke putaran final Piala Dunia. Empat tahun yang lalu Tim Nasional Indonesia hanya berhasil mencapai babak 16 Besar, setelah dikalahkan dengan tragis dalam partai hidup mati menghadapi Kamerun melalui adu tendangan penalti. Saat itu algojo terakhir Kesebelasan Indonesia, <strong>Murdin Baso</strong>, gagal menyarangkan bola ke gawang Kamerun. Murdin Baso adalah salah satu bakat terbaik Indonesia yang saat ini bermain sebagai <em>winger</em> untuk klub Spanyol,  Real Madrid. Beberapa tahun lalu Murdin Baso sempat mendapat gelar Pemain Terbaik Dunia versi FIFA dan saat ini menjadi icon model yang memegang hak paten untuk merk dagang dan simbol <strong>MB7</strong> (eM Bi Seven) untuk berbagai macam produk kosmetik,  seperti krim penghilang tompel dan sebangsanya. Iya, nomor punggungnya memang 7.</p>
<p>Tahun ini, Indonesia lagi-lagi berhasil menembus babak final Piala Dunia. Walaupun sudah mengalami peningkatan pesat selama 4 tahun terakhir, namun Indonesia belum dijagokan sebagai calon kuat Juara Dunia. Pasar taruhan masih menjagokan Argentina, Brasil, Inggris dan juara bertahan Swedia. Para pemain inti Timnas Indonesia sebenarnya sudah memasuki usia matang dan masing-masing telah berada dalam penampilan terbaik. Selain Murdin Baso, beberapa pemain Timnas Indonesia juga sedang mencapai puncak karir dan menyabet penghargaan internasional maupun domestik.</p>
<p><span id="more-24"></span>Contohnya, penyerang tengah <strong>Muhammad Hatta</strong> yang bermain untuk klub Italia, AC Milan, musim ini berhasil menyabet penghargaan Peniti Emas, yaitu penghargaan bagi mereka yang telah bermain konsisten sepanjang musim. Sebagai penyerang, Hatta memang konsisten di posisinya sampai-sampai sangat jarang terlihat meninggalkan kotak penalti walaupun tim-nya sedang diserang habis-habisan. Satu lagi kehebatannya, Hatta hampir saja menyabet penghargaan Top Scorer Eropa karena sukses menyarangkan 47 gol dalam semusim di semua ajang. Sayangnya, dari ke-47 gol tersebut, 40 diantaranya dianulir karena berbagai sebab, sebagian besar karena offside dan sebagiannya lagi karena melakukan selebrasi yang membuat wasit jengkel.</p>
<p>Oh iya saya lupa memberi tahu, di tahun 2050 ini kita tidak bisa sembarangan bermain sepakbola. Wasit punya kewenangan penuh menganulir gol atau memberi hukuman kartu kepada pemain hanya karena sang wasit kesal dengan tingkah si pemain jika dianggapnya  <em>enggak banget</em>. Aturan ini diberlakukan oleh FIFA setelah para wasit membentuk organisasi yang diberi nama PERWAKILAN WASIT INTERNASIONAL, disingkat WASIT (kurang kreatif juga mereka membuat singkatan). WASIT melayangkan protes atas banyaknya sumpah serapah dan perilaku kurang sopan yang mereka terima dari para pemain di lapangan. Biar bagaimanapun, wasit juga manusia.</p>
<p>Bakat berikutnya yang juga sedang bersinar adalah sang gelandang serang, <strong>Ilham Haris</strong>. Pemakai nomor punggung 10 ini memiliki banyak keistimewaan. Selain piawai mengatur tempo, Ilham juga dikenal memiliki tendangan jarak jauh yang sangat keras dan membahayakan keselamatan penonton. Permainannya pun sangat kreatif sehingga sulit dibaca pemain lawan maupun kawan. Ilham dikenal sebagai pemain yang banyak gonta-ganti klub. Ilham memutuskan hengkang dari klub pertamanya, PSM Makassar, karena merasa tidak seorangpun yang bisa memahami kreativitas dan gaya bermainnya.</p>
<p>Pilihannya jatuh ke klub asal Jerman, Bayern Munchen. Di klub ini pun Ilham merasa tidak ada pemain yang bisa mengimbangi intelegensinya di lapangan hijau, walaupun orang-orang Jerman terkenal pintar. Selepas Munchen, Ilham banyak menjajal klub-klub elit Eropa seperti Porto, Chelsea, Valencia dan saat ini tercatat sebagai pemain AC Milan bersama kompatriotnya, Hatta.</p>
<p>Sayangnya, sampai saat ini belum ada satupun orang yang bisa memahami gaya bermainnya, baik lawan maupun kawan, terutama menyangkut umpan-umpannya yang aneh tak menentu. Bahkan ia beberapa kali mendapat teguran dari wasit sampai berbuah kartu kuning karena membuat wasit bingung dengan pergerakan tanpa bolanya dan umpan-umpannya yang menyebalkan. Hal ini mulai membuat orang bertanya-tanya, apakah Ilham Haris memang merupakan pemain yang sangat genius, atau malah tidak berbakat sama sekali.</p>
<p>Saya rasa cukup dulu untuk perkenalan beberapa pemain bintang di tubuh Timnas Indonesia. Kita masih punya banyak waktu untuk memperkenalkan mereka satu persatu nanti, ok?</p>
<p>Sekarang mari kita melihat hiruk-pikuk kecil yang terjadi di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta.</p>
<p>================================================================</p>
<p>Tempat: Bandara Internasional Soekarno Hatta, Terminal Keberangkatan Luar Negeri.</p>
<p>Waktu: 23 Mei 2050, pk 08.00 WIB.</p>
<p>Seorang gadis terlihat sedang sibuk berteriak-teriak dengan sangat semangat mengatur sebuah rombongan berjumlah sekitar 150 orang. Mereka adalah supporter fanatik Timnas Indonesia yang akan mengantar seluruh kru Timnas menuju negara tempat pelaksanaan Piala Dunia 2050, yaitu di Inggris. Gadis yang dikenal sebagai Koordinator Supporter PSSI ini memang cinta mati terhadap Timnas Indonesia dan selalu ikut serta kemanapun tim kebanggaannya bertanding. Para anggotanya juga sangat loyal dan patuh menuruti apapun perintahnya. Gadis ini juga sedang digosipkan dekat dengan salah satu bintang di tubuh Timnas yaitu sang penyerang, Hatta. Sang gadis Koordinator Supporter PSSI itu bernama <strong>Yenny Yahya</strong>.</p>
<p>“Woiii…kau lagi ngapain? Sudah poto-potonya! Ayo kesini cepat bikin barisan!” teriak Yenny. Yang ditegurpun langsung berhenti berpose dan dengan tergesa membuat barisan.</p>
<p>“Walaaahhh…yang ini belum rapi! Kan sudah saya bilang yang tinggi di kanan, yang pendek di kiri! Ayo…ayo cepaaat!”</p>
<p>“Bikin 9 baris…bikin 9 baris! Kau kayak anak kecil saja semua, masih harus diatur-atur…”</p>
<p>“Siapa tadi yang pegang sempritanku, hah?!”</p>
<p>“Mana absen…mana absen?!”</p>
<p>“Kau sudah hafal yell-yell atau belum?!”</p>
<p>“Kenapa matamu merah?! Kau sakit mata atau begadang tadi malam?!”</p>
<p>“Kenapa ini celanamu kotor?! Kau habis duduk dimana tadi, hah?!!”</p>
<p>“Ayo…cepaaat! Jangan bergerak, jangan bicara! Kau! Rapikan barisanmu!”</p>
<p>“Yang mau kencing, kencing memang sekarang!”</p>
<p>Begitulah Yenny. Dia sangat berdedikasi membela dan memberikan dukungan buat Tim Nasional Indonesia kebanggaannya. Semangatnya yang meledak-ledak membuatnya diberi julukan <strong>Lady Volcano</strong>.</p>
<p>Kemudian terlihat Yenny agak menjauhi rombongan, mengeluarkan HP dari kantong jeans-nya dan menekan sebuah tombol. Setelah menunggu nada panggil beberapa detik, terdengar dia bicara bisik-bisik, agak kontras dengan ketegasannya mengatur rombongan tadi. Kali ini suaranya terdengar lembut, mesra dan agak aneh bagi telinga awam.</p>
<p>“Halo…udah dimana nih, Bang? Oh gitu….Aku udah nungguin nih sama anak-anak. Aaahhh…Abang bisa aja….hihihihi…..Ok deh Bang…ok..ok…hmm…ah, maluuu. Iya deh, niiih…mmmmmuuuuaaaaccchhhhh!”, dan HP pun ditutup.</p>
<p>Beberapa orang anggotanya ketawa cekikikan, termasuk sang Wakil Koordinator, <strong>Musbaer</strong>. Walaupun mereka tidak mendengar apa isi percakapan tadi, tapi sebagian besar mereka tahu bahwa Yenny baru saja menelpon sang kekasih, Hatta.</p>
<p>Dengan mengembalikan setelan tampang galak, Yenny menatap balik ke arah rombongan yang berbaris rapi sambil cekikikan itu, ”Apa kau semua ketawa-ketawa?! Awas kau semua, tidak dapat makan siang!” bentaknya. Kemudian ia melanjutkan,</p>
<p>“Menurut sumber yang bisa dipercaya, sekitar 5 menit lagi bus Timnas tiba. Kalian siap-siap semua!”</p>
<p>Betul saja. Tidak berapa lama, sebuah bus besar berwarna merah-putih tampak mendekat dengan dikawal oleh iring-iringan motor polisi. Semua orang di bandara yang melihat bus itu melintas, sejenak menghentikan kegiatan mereka. Orang-orang berlarian mendekati bus tersebut. Sebagian melambai-lambaikan tangan dan sebagiannya berteriak-teriak memanggil.</p>
<p>“Hattaaa….Hattaaaaa……Hatttaaaaaaa…..i love youuuuuuuu…..!”</p>
<p>“eM Bi Seveeeeennnn….!” (Maksudnya MB7, julukan Murdin Baso)</p>
<p>“Merdekaaaa…….!”</p>
<p>“Bantaaaaaiiiiii……!”</p>
<p>“Ikuuuuuuuttttt……!”</p>
<p>“Naikkan gaji PNS….!”</p>
<p>Dan kemudian bus itupun berhenti.</p>
<p>1 detik…</p>
<p>3 detik…</p>
<p>5 detik…</p>
<p>10 detik…semua orang menahan nafas….</p>
<p>Perlahan pintu depan bus terbuka…</p>
<p>Yenny berteriak ,”Anak-anaaaaaaaakkkkkhhh………..MULAI!”</p>
<p>Rombongan supporter serempak meneriakkan yell-yell yang dikarang sendiri oleh sang koordinator, Yenny.</p>
<p>(Saya malas mengarang yell-yell itu jadi para pembaca silakan bikin sendiri yell-yell yang semangat tapi kurang nyambung)</p>
<p>Dan satu-persatu rombongan kru Timnas turun dari bus…</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">PERKENALKAN ROMBONGAN TIMNAS INDONESIA</span></p>
<p>Supaya keren, silakan pembaca membayangkan seolah-olah terdengar lagunya Aerosmith, <em>Sweet Emotion</em>, mengantar para punggawa Timnas Indonesia turun dari bus mereka…</p>
<ul>
<li>Yang pertama, sang pelatih kepala merangkap manager Timnas, <strong>Nur Alim</strong>. Berpenampilan cuek, tenang dan selalu tampak sibuk berpikir. Tangannya selalu bergerak-gerak kecil, seperti sedang menulis atau menggambar sesuatu. Mungkin otaknya sedang sibuk mengatur strategi. PSSI memilihnya menjadi manager Timnas terutama karena kemampuannya bersiul kencang dan berteriak keras untuk memanggil pemain dari kejauhan, keterampilan penting yang harus dimiliki seorang pelatih. Selain itu, tidak ada yang tidak meragukan kemampuannya meramu strategi. Saya tidak salah tulis.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang kedua, sang kapten kesebelasan, <strong>Ferry</strong>. Penyandang nomor punggung (1) ini adalah kiper Timnas. Tinggi badannya yang menjulang membuatnya sulit ditaklukkan di bawah mistar gawang. Pemain yang bermain untuk klub inggris Chelsea ini dikenal sebagai kapten yang tidak banyak bicara tapi sangat piawai mengatur barisan pertahanan. Dia turun dari bus dengan Ipod melekat di telinga dan mengenakan kacamata hitam model penyanyi legendaris idolanya, Ian Ketela. Raut wajah dan bahasa tubuhnya yang tenang menandakan dia tidak terganggu sama sekali dengan hiruk-pikuk keadaan sekitar. Begitu kedua kaki menginjak tanah, Ferry langsung mengambil sebatang rokok yang terselip di telinga dan menyulutnya. Tidak ada yang tahu lagu apa yang sering didengarnya melalui Ipod. Ada spekulasi seseorang mendengar bahwa tanpa sadar Ferry pernah bersenandung lagu India masa lalu, <em>Kuch Kuch Hota Hai</em>. Ferry adalah pemain binaan asli dari akademi klub  Semen Padang.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang ketiga turun dari bus, penyandang nomor punggung (11) di Timnas Indonesia adalah seorang <em>left winger</em> yang saat ini bermain untuk klub Manchester United, <strong>Kasman</strong>. Sebelum hijrah ke MU, Kasman adalah pemain kesayangan publik Arema Malang. Di lapangan, Kasman terkenal dengan kecepatan dan kemampuannya melewati 2-3 pemain sekaligus, dengan catatan TIDAK sambil membawa bola. Kecepatan sprint-nya memang mengagumkan, membuatnya pernah diutus menjadi pelari 100 Meter mewakili Indonesia di ajang Olympiade. Sayangnya dia kalah karena bersikeras berlomba di track lari memakai sepatu bola ungu kesayangannya.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang keempat, gelandang bertahan Timnas Indonesia penyandang nomor punggung (8), <strong>Imran Harun</strong>. Duetnya dengan Ilham Haris di lini tengah Timnas Indonesia dikatakan sebagai duet paling serasi di dunia, semata-mata hanya karena sama-sama berinisial I &amp; H. Imran Harun adalah gelandang andalan klub Inggris, Liverpool.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang kelima, turun <strong>Murdin Baso</strong>, sayap kanan penyandang nomor punggung (7). Kita sudah sama-sama kenal bintang yang satu ini. Kemunculannya dari bus kontan menimbulkan jeritan-jeritan histeris dari orang-orang di bandara, terutama cewek-cewek. Sang idola dengan ramah melambai-lambaikan tangan ke arah penggemar dan menebar senyum ke kiri, kanan, depan, belakang, atas, bawah. Sesekali melemparkan cium jauh.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang keenam, penyandang nomor punggung (15) turun dari bus. Ia adalah penyerang tengah Timnas Indonesia. Tandem sejati Hatta di lini depan ini bernama <strong>Yusuf Basra</strong>, atau bisa juga dipanggil <strong>Yuba</strong>. Pemain asli binaan akademi Persebaya Surabaya yang bermain untuk klub Spanyol, Barcelona, ini dikenal memiliki pergerakan tanpa bola yang maut sehingga oleh pelatih selalu ditugaskan untuk bergerak tanpa bola. Tugas utamanya adalah mengacau barisan pertahanan lawan untuk memberi ruang buat Hatta. Sepanjang pertandingan, tugas Yuba adalah melakukan gerakan-gerakan tanpa bola yang membingungkan dan menyebalkan sehingga konsentrasi lawan terpecah. Dia sama sekali tidak ditugaskan menyentuh bola.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang ketujuh, seorang bek tengah yang berpostur tinggi besar melangkahkan kaki turun dari bus. Orang ini bernama <strong>Komang Arya Utama</strong>, sehari-hari lebih dikenal sebagai Ary. Penyandang nomor punggung (13) yang bermain untuk klub Spanyol, Real Madrid, ini dikenal sebagai bek tengah yang sangat produktif. Posturnya yang tinggi membuatnya menjadi andalan timnya untuk menanduk bola dan mencetak gol dari situasi bola-bola mati. Saking produktifnya, sepanjang karirnya di Timnas Indonesia, Komang sudah mencetak 8 gol dan 9 orang anak.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang kedelapan, gelandang serang genius <strong>Ilham Haris </strong>(10)<strong> </strong>menuruni tangga bus. Kita sudah mengenal tokoh yang satu ini dan kita akan semakin mengenal sosoknya nanti, pada bab-bab selanjutnya.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang kesembilan, bek kanan Timnas turun dari bus. Pemain yang satu ini berambut gondrong dan berpenampilan santai. Ia dikenal sebagai  pemain serba bisa karena selain peran utamanya sebagai bek kanan, ia juga sering ditugaskan untuk menyamar sebagai pemain lawan dan mengacaukan permainan mereka. Ia adalah bek kanan andalan klub Italia, Juventus. Penyandang nomor punggung (5) ini bernama <strong>Akmal</strong>.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang kesepuluh, bek tengah andalan Timnas Indonesia turun dari bus. Ia adalah penyandang nomor punggung (3) yang juga bermain untuk Juventus. Pemain ini bernama <strong>Taufik</strong> dan terkenal sebagai salah satu bek di dunia yang paling disiplin. Ia jarang melakukan <em>tackle</em> karena ia sangat pandai mengantisipasi pergerakan lawan sehingga seringkali penyerang lawan yang dijaganya sama sekali tidak sempat menyentuh bola, jadi tidak perlu di-<em>tackle</em>. Ia sangat disiplin dalam melakukan <em>man</em>&#8211;<em>to-man marking</em> terhadap penyerang lawan. Jika ia ditugaskan untuk menjaga satu orang, maka orang itu tidak akan lolos. Taufik akan terus menempel, tidak peduli pemain lawan itu bergerak ke kanan, kiri, mundur atau sedang mendapat perawatan di pinggir lapangan, pasti ada Taufik disitu mengawal ketat. Bahkan kadang-kadang kalau pelatih lupa melepaskan  tugas <em>marking</em>, Taufik tetap menempel pemain tersebut walaupun sudah diganti dan sudah duduk di bangku cadangan.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang kesebelas, <em>wing back</em> kiri Timnas Indonesia penyandang nomor punggung (2), <strong>Jamal</strong>. Pemain keriting ini adalah partner ideal bagi Kasman di lini kiri. Kerjasama mereka dalam membangun serangan dari sisi kiri sering merepotkan lawan. Pemain ini adalah wakil kapten di Timnas Indonesia dan terkenal dengan mobilitasnya yang tinggi dalam mengawal pertahanan maupun <em>overlap</em> membantu serangan. Jamal bermain untuk klub Persib Bandung.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang terakhir turun dari bus, sang bintang lapangan yang penampilannya selalu dinantikan dengan harap-harap cemas. Penyerang andalan Timnas Indonesia, penguasa nomor punggung (9) yang bermain untuk AC Milan, <strong>Hatta</strong>. Oportunis, lincah, pandai jatuh di kotak penalti dan hampir tajam. Dia memang sengaja turun paling belakangan supaya kelihatan keren. Bahkan agar lebih mantap, dia membuat kemunculannya dari bus seolah-olah sedang berada dalam adegan lambat. Perlahan-lahan satu persatu anggota tubuhnya nongol dari balik pintu bus, dalam gerakan lambat. Dimulai dari bibir bawah, bibir atas, perut, kaki kanan, tangan kanan, tangan kiri, kemudian kepala, yang terakhir adalah kaki kiri. Silakan baca kembali urutannya dan bayangkan sendiri.</li>
</ul>
<p>Kemunculan Hatta segera disambut oleh publik dengan meriah. Hatta memang pemain kesayangan supporter Indonesia. Gaya jatuhnya di lapangan selalu dramatis seolah-olah sedang dizalimi sedemikian rupa oleh pemain lawan. Hal ini mengundang simpati publik dan membuat rakyat Indonesia begitu mencintainya. Imut-imut, kata mereka…</p>
<p>Setelah turun dari bus, mata Hatta dan Yenny beradu. Hatta memberikan kedipan maut yang bisa membuat copot jantung cewek manapun. Yenny pun tersipu malu, wajahnya merona merah. Ah, andai saja semua kiper lawan-lawannya adalah cewek, tentunya Hatta dengan mudah mencetak gol ke gawang lawan. Tinggal kedip, beres.</p>
<p>Dengan tergesa dan dikawal bodyguard, kru Timnas masuk ke dalam ruang gedung bandara untuk <em>check-in</em>. Mereka tampak begitu siap menuju Inggris, tempat berlangsungnya Piala Dunia 2050.</p>
<p><em>Bersambung….</em></p>
<p>(NB: Jangan lewatkan lanjutan kisah ini. Di bagian berikutnya, kita akan melihat tempat pemusatan latihan Timnas di kota Liverpool. Kita juga akan mengikuti perjalanan Yenny Yahya dan kawan-kawan supporter menyusul timnas ke Inggris dengan menggunakan berbagai cara. Selain itu, kita juga akan berkenalan dengan banyak tokoh-tokoh baru, seperti ketua PSSI dan tidak lupa pula para <em>WAGS (Wives and Girlfriends)</em>. Siapakah mereka…..? Silakan daftarkan e-mail kamu di menu kanan atas halaman ini.)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cengarcengir.wordpress.com/2009/12/14/indonesia-di-piala-dunia-%e2%80%93-bagian-01-timnas-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
		
		<media:content url="https://1.gravatar.com/avatar/a43cf8b844426409125a3d1dc953988f8ac79a0a5e44580ee844ff753d282d1f?s=96&#38;d=https%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello, para pembaca!</title>
		<link>https://cengarcengir.wordpress.com/2009/12/11/hello-world/</link>
					<comments>https://cengarcengir.wordpress.com/2009/12/11/hello-world/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 09:59:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Menyapa Pembaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false"></guid>

					<description><![CDATA[Selamat datang di blog ini&#8230; Blog ini berisi cerita-cerita fiksi atau non-fiksi yang saya tulis di waktu-waktu luang. Sebagian besar nama-nama karakternya saya comot dari nama teman, keluarga dan orang-orang yang pernah saya kenal, walaupun belum tentu mereka kenal saya 🙂 . Tidak ada kriteria khusus dalam memilih siapa yang masuk cerita, pokoknya siapa yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat datang di blog ini&#8230;</p>
<p>Blog ini berisi cerita-cerita fiksi atau non-fiksi yang saya tulis di waktu-waktu luang. Sebagian besar nama-nama karakternya saya comot dari nama teman, keluarga dan orang-orang yang pernah saya kenal, walaupun belum tentu mereka kenal saya <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> . Tidak ada kriteria khusus dalam memilih siapa yang masuk cerita, pokoknya siapa yang terlintas namanya dalam pikiran saya, langsung saya bajak. Tapi tidak menjamin karakter asli mereka sama dengan yang di cerita lho&#8230;.saya kan hanya numpang pinjam nama saja..hehehe&#8230;</p>
<p>Jadi kalau kamu adalah seseorang yang saya kenal, teman TK, SD, SMP, SMA, kuliah atau cuma sekedar pernah kenalan dengan saya, siap-siap saja namamu masuk dalam cerita saya ;-). Oya, kalau ada cerita atau adegan yang kurang masuk akal, jangan protes ya karena saya sendiri tidak berusaha membuat ceritanya jadi masuk akal kok. <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f600.png" alt="😀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>Kalau kamu lagi penat, BeTe atau cuma sekedar ingin nyengir barang sebentar, silakan mampir kapan saja di blog ini. Untuk tidak ketinggalan update blog ini, silakan daftarkan alamat e-mail kamu di menu bagian kanan atas halaman ini. Jadi kapanpun saya meng-update atau membuat cerita baru, kamulah yang paling pertama tahu. Kamu juga bisa bookmark blog ini atau pasang link blog ini di blog kamu sendiri. Ok?</p>
<p>Tujuan saya adalah membuat blog yang segar dan sedikit konyol supaya bisa melepaskan pembaca dari <em>bad mood</em> akibat rutinitas sehari-hari. Jangan lupa tinggalkan comment, saran dan kritik ya. Selamat menikmati&#8230;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://cengarcengir.wordpress.com/2009/12/11/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		
		<media:content url="https://1.gravatar.com/avatar/a43cf8b844426409125a3d1dc953988f8ac79a0a5e44580ee844ff753d282d1f?s=96&#38;d=https%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
