<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>Ceramah Singkat</title><link>http://ceramahsingkat.blogspot.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/CeramahSingkat" /><description>ceramah singkat dan kultum yang berbicara seputar perjalanan kehidupan manusia menuju kematian membawa bekal iman dan taqwa kepada Allah</description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</managingEditor><lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2012 05:49:31 PST</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">40</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info uri="ceramahsingkat" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>ceramah singkat dan kultum yang berbicara seputar perjalanan kehidupan manusia menuju kematian membawa bekal iman dan taqwa kepada Allah</itunes:subtitle><feedburner:emailServiceId>CeramahSingkat</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><title>Anggota Tubuh dan Kesaksiannya</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/uFOuWolNOVc/anggota-tubuh-dan-kesaksiannya.html</link><category>filsafat</category><category>agama</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Tue, 24 May 2011 22:25:36 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-6689593736883337712</guid><description>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam Al-Qur’an (Yasin: 65) dinyatakan, di akhirat kelak anggota  tubuh kita akan memberikan kesaksian atas apa yang diperbuatnya selama  di dunia. Tangan, kaki dan anggota badan lain akan berbicara sehingga  mulut tidak bisa membantah dan  berbohong. Pendeknya, dalam pengadilan  di akhirat kelak kita tak akan mampu membohongi diri sendiri dan  malaikat, karena anggota tubuh akan menjadi saksi yang bisa memberatkan  atau meringankan tergantung pada perbuatan yang pernah dilakukan di  dunia. Hakim yang kita hadapi di akhirat kelak bukanlah hakim yang dapat  disuap dengan uang sebagaimana yang terjadi di dunia. Tak akan ada yang  mampu menolong diri kita kecuali rekaman iman dan amal kebajikan kita  sendiri.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Apa yang disampaikan Al-Qur’an di atas  secara ilmiah  sangat mudah untuk dibuktikan bahwa tubuh itu merekam apa yang biasa  kita lakukan dan pikirkan. Contoh yang paling sederhana adalah rekaman  pengalaman naik sepeda. Mungkin ada di antara kita sudah puluhan tahun  tidak pernah naik sepeda. Tetapi karena dahulunya pernah dan biasa naik  sepeda, andaikan disodori sepeda pasti bisa mengendarainya. Mengapa?   Karena tubuh kita, terutama kaki dan tangan, memiliki rekaman bagaimana  mengendarai sepeda, sehingga rekaman tadi muncul lagi ketika disuruh  naik sepeda. Tetapi mereka yang dahulunya tidak pernah, yang berarti  tidak memiliki rekaman pengalaman, pasti perlu waktu lama dan mulai dari  nol untuk belajar naik sepeda.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Contoh ini dapat diperbanyak  lagi, misalnya apa yang direkam oleh lidah tentang rasa makanan. Tanpa  diberi tahu apa namanya, begitu melihat, mencium baunya dan merasakan  rasa makanan yang dahulu suka kita makan waktu kecil, sudah langsung  tahu apa nama makanan itu dan bagaimana rasanya. Bahkan, andaikan  makanan itu disajikan dalam keadaan gelap, kita akan bisa mengenalinya.  Bagaimana bisa? Karena lidah kita memiliki rekaman akan berbagai rasa  makanan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam sebuah penelitian kajian &lt;em&gt;neurology&lt;/em&gt;  dibuktikan bahwa sel-sel otak ternyata menyimpan berbagai informasi dan  pengalaman yang terekam sejak kecil yang umumnya sudah kita lupakan.  Ketika dilakukan eksperimen dengan pembedahan otak, namun yang  bersangkutan tetap sadar, ketika sel-sel saraf tertentu dirangsang  ternyata mampu menceritakan berbagai pengalaman sewaktu kecil.  Eksperimen ini memperkuat teori bahwa semua yang pernah kita ketahui dan  pikirkan terekam dalam jaringan saraf otak.  &lt;br&gt;&lt;br&gt;Jadi, apa yang  dikatakan Al-Qur’an tadi semakin diperkuat oleh eksperimen ilmiah. Teori  bahwa tubuh merekam saya amati dan buktikan sendiri ketika ayah saya  sendiri sakit, dirawat di rumah sakit di Magelang selama satu minggu.  Saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari peristiwa ini.  Betapa tidak? Bayangkan, ketika dia sembuh dan telah kembali ke rumah,  saya bertanya kepadanya, “Bagaimana pengalaman Bapak ketika di rumah  sakit?” dia jawab, “Saya lupa.” Sungguh ini hal yang aneh. Dia bilang  sudah lupa dengan apa yang terjadi di rumah sakit.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jadi, secara  fisik sebenarnya dia memang sakit, tetapi secara mental dia sama sekali  tidak merasa dirinya sakit. Yang sangat mengesankan saya, saat dirawat  di rumah sakit, setiap kali datang waktu salat, dia selalu minta air  untuk wudu atau minta diberi kesempatan untuk tayamum karena mau salat.  Rupanya, tubuh dan mentalnya merekam ritme jadwal salat, sehingga setiap  datang waktu salat  jam badannya (&lt;em&gt;biological clock&lt;/em&gt;) memberi  isyarat secara refleks dan otomoatis untuk bergegas untuk mendirikan  salat, karena ayah saya ketika sehat selalu salat tepat waktu lima kali  sehari.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jadi, ketika sakit, jam badan itu bekerja seperti  “weaker” yang memberi isyarat karena di dalamnya memiliki rekaman habit.  Contoh lain yang  dengan mudah kita saksikan dalam peristiwa-peristiwa  sehari-hari adalah pengalaman sopir bis malam lintas kota. Dulu, waktu  tol Cipularang belum dibuat, sebagian besar orang menggunakan jalur  Puncak untuk pergi dari Jakarta ke Bandung. Pernahkah kita membayangkan  bagaimana hebatnya para sopir bus jurusan Jakarta-Bandung itu ketika  melawati Ciawi, Megamendung, Cisarua, Puncak Pass, Cipanas, Cianjur dan  Bandung. Sopir-sopir bus itu dengan mudahnya menyusuri jalan berkelok  yang naik-turun. Mereka sangat lihai. Mereka hafal betul kapan dan  dimana harus berbelok. Mereka tahu kapan dan dimana akan ada tanjakan  dan tikungan, bahkan mereka tahu dimana akan ada banyak kerumunan orang  di jalan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mengapa mereka bisa sehebat itu? Mengapa sopir itu bisa  secara refleks mengendarai dan hafal situasi jalur Jakarta-Bandung?  Jawabannya kita pasti tahu: itu karena kebiasaan. Mereka telah terbiasa  setiap hari melewati rute itu, sehingga anggota tubuhnya merekam situasi  dan keadaan yang dilaluinya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Begitu juga orang yang dulu  pernah mahir bermain ping-pong atau bermain badminton, ketika dia sudah  tua, meskipun dia sudah meninggalkan kebiasaan itu selama puluhan tahun,  pasti dia akan sanggup memainkan kembali. Mungkin gerakan dan tingkat  kelihaiannya berbeda dengan masa mudanya, tetapi kemampuan dan teknik  dasar bermainnya tentu akan terlihat. Jadi, kebiasaan masa lalu tak akan  mudah terlupakan, karena tubuh ini merekam secara kuat apa yang pernah  menjadi kebiasaan dan kesukaan atau hobi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Cerita di atas  menyimpan pesan yang sangat dalam. Bahwa hendaknya kita membiasakan  berpikir, berbicara dan berbuat yang baik-baik, agar ketika sakit atau  menjelang ajal nanti, rekaman kebaikan itu yang akan menemani dan  mengawal kita menempuh perjalanan lebih lanjut. Coba renungkan, ada  kejadian pada orang tua yang menjelang ajal, namun sangat sangat sulit  untuk mengucapkan zikir seperti tahlil, tahmid dan takbir. Hal ini  disebabkan karena di masa hidupnya bacaan-bacaan zikir itu sangat asing,  hati dan lidahnya tidak memiliki rekaman zikir. Dia tidak mempunyai  memori yang dapat membangkitkan kesadarannya untuk mengucapkan kalimah  tayyibah itu menjelang ajalnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebaliknya, sering kali saya menyaksikan bagaimana mudahnya seseorang mengucapkan zikir atau membaca &lt;em&gt;asmaul husna&lt;/em&gt;  pada saat menjelang kematiannya. Ini dikarenakan dia telah terbiasa  untuk mengucapkan kalimat itu di masa hidupnya. Dia telah membiasakan  diri untuk membasahi lidahnya dengan kalimat zikir. Siang malam dia  berzikir. Sebelum dan sesudah salat dia berzikir. Ketika tersandung batu  dia beristigfar. Ketika mendengar petir dia bertasbih. Praktis, kalimat  zikir telah menjadi bagian dari kebiasaanya sehari-hari, sehingga  ketika ajal datang menjemput dia dengan mudah mengucapkan kalimat zikir  untuk menutup usianya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena itu, bagi orang yang mempunyai  kebiasaan buruk yang selalu mengucapkan kata-kata kotor di masa  hidupnya, bisa jadi menjelang sakaratul maut yang akan diingatnya hanya  kata-kata kotor. Orang yang biasa mengejek, mengomel atau mencemooh  orang lain akan tertutup hatinya untuk mengucapkan kata-kata yang baik,  sebab dalam rekaman atau memori hidupnya selalu dipenuhi dengan  kebiasaan buruk itu.&lt;br&gt;Saya seringkali mendapatkan kisah-kisah nyata yang menceritakan hal itu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Semoga kisah-kisah di atas dapat menjadi pelajaran berharga untuk  menghadapi kematian sehingga kita menjumpai Izrail dengan senyum  persahabatan. Mari kita membiasakan diri untuk melafalkan kata-kata yang  baik, selalu berzikir dan mengingat Allah Swt., membiasakan diri  mengerjakan salat, berpuasa dan bersedekah, serta berbuat baik pada  sesama. Sebab semua itu akan terekam dalam memori kita sepanjang hayat,  baik saat hidup di dunia, menjelang sakaratul maut, atau setelah  kematian kita.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;Husnul khatimah&lt;/em&gt; (penghujung yang baik)  di masa kematian kita itu tidak bisa diraih dengan tiba-tiba. Ia tak  bisa dipaksa dan dibimbing oleh orang lain dengan mudah, karena diri  kitalah yang menentukan apakah kita sanggup mendapatkan akhir yang baik  atau tidak. &lt;em&gt;Husnul khatimah&lt;/em&gt; merupakan akumulasi dari perjalanan  panjang seseorang di masa hidupnya. Rekam jejak kehidupan seseorang  menentukan hasil akhir dari perjalanan hidupnya di dunia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Komaruddin Hidayat&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/05/anggota-tubuh-dan-kesaksiannya.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-6689593736883337712?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/uFOuWolNOVc" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-05-25T12:25:36.356+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/05/anggota-tubuh-dan-kesaksiannya.html</feedburner:origLink></item><item><title>Siksa orang orang yang meremehkan shalat</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/uZUEQWRhdjw/siksa-orang-orang-yang-meremehkan.html</link><category>shalat</category><category>meremehkan shalat</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Tue, 24 May 2011 17:07:02 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-1654451230691569719</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fathimah ra, bertanya kepada Rasulullah saw., “wahai Ayahku! Apa siksa bagi orang yang meremehkan sholat, baik laki-laki maupun perempuan?” Kemudian Rasulullah menjawab:”Wahai Fathimah, barang siapa yang meremehkan shalat, lelaki maupun perempuan, maka Allah akan memberinya 15 petaka . Enam diantaranya di dunia, tiga di saat kematiannya, tiga di dalam kuburnya, dan tiga pada hari kiamat di saat angun dari kuburnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam petaka yang diberikan kepada orang orang yang meremehkan sholat tersebut di antaranya adalah; Allah akan mencabut berkah umurnya, Allah akan mencabut berkah rezekinya, Allah akan menghapus ciri orang shaleh dari mukanya, semua amal yang dilakukannya tidak diberi pahala, doanya tidak terangkat ke langit, dan tidak mendapat bagian di dalam do’a orang orang  shaleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga petaka lainnya yang akan ditimpakan oleh Allah kepada &lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/05/siksa-orang-orang-yang-meremehkan.html"&gt;orang yang meremehkan sholat&lt;/a&gt; di antaranya adalah; atinya dalam keadaan terhina, lapar dan kehausan, rasa hausnya tersebut tidak akan hilang andaikan ia diberi minum satu sungai secara penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga perkara lainnya yang menimpa orang-orang yang meremehkan shalat di dalam kubur yaitu; Allah akan menyerahkan kepada malaikat yang menakutkan (mengerikan), kubur akan menjepitnya, kuburnya gelap gulita. Sedangkan tiga lagi siksaan yang akan ditimpakan kepada orang yang meremehkan shalat adalah; Allah akan menyerahkan kepada malaikat dengan siksa malaikat tersebut akan menyeretnya dengan posisi terbalik, di hisab oleh Allah secara detail, Allah tidak akan menoleh padanya dan tidak mensucikannya dan baginya adzab yang pedih. (tafsir al muin: 576)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-1654451230691569719?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/uZUEQWRhdjw" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-05-25T07:07:02.503+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/05/siksa-orang-orang-yang-meremehkan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Mungkin Sudah Rusak</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/w3K3tlWw3BQ/mungkin-sudah-rusak.html</link><category>agama</category><category>memegang agama</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Sun, 15 May 2011 16:16:53 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-208507761678906861</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://technorati.com/"&gt;Technorati&lt;/a&gt; Mungkin semua orang sudah gifmerasa berat memegang teguh keyakinan beragama, agama kian merasa asing, kejujuran makin jauh dijumpai. tidak sedikit orang berkata jujur harus meminta maaf terlebih dahulu. mungkin anda juga sering menjumpai..."maaf ya sejujurnya" atau itu hanya sebatas retorika untuk mengungkap suatu fakta dengan segala kejujurannya. HBT9A4F8QVQE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin semuanya sudah menjadi adat dan kebiasaan, dimana dosa tidak hanya dilakukan dikalangan orang orang besar saja tetapi rakyat kecil mengumpat pejabatnya, yang pejabat tuli dengan keluhan rakyatnya. Problem diolah menjadi duit, duit dibuat beli kebenaran, kesalahan menjadi kebiasaan, adat istiadat mulai bercampur dengan budaya budaya yang tak bertanggung jawab dan kian menjauh dari nilai nilai agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin juga kita ini sakit hati yang perlu diamputasi, agar nasehat yang kita dengar mudah kita lakukan, petuah para pemerintah agar kita patuhi, para ulama' yang memberikan wejangan kita amalkan dan segala kebaikan kita semarakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin saat ini yang ada hanya trend, profesi yang mentereng. professor tinggal ilmu dan penemuannya saja, sarjana tinggal gelarnya saja, ustadz hanya namanya saja, tetapi biasa berbuat dosa, melakukan yang haram, bahkan kerongkongannnya dapat dengan mudah menelan keharaman, dengan dalih dan alasan yang terkesan dibuat buat, sungguh menyediahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun semua itu gambaran mungkin kita sudah bosa dan merasa berat memegang teguh tali agama. AGAMA TETAP UNGGUL dalam segala galanya meski tidak ada pemeluknya sekalipun, tetapi yang rapuh adalah ummat beragamanya karena hatinya yang sakit dan sudah saatnya diamputasi      &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-208507761678906861?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/w3K3tlWw3BQ" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-05-16T06:16:53.367+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/05/mungkin-sudah-rusak.html</feedburner:origLink></item><item><title>Takdir adalah Pilihan Hidup</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/JKFufjQa3L0/takdir-adalah-pilihan-hidup.html</link><category>ceramah singkat</category><category>takdir</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Thu, 24 Mar 2011 16:26:31 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-5047998880849672687</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masih lekat sekali dengan ingatan kita, baru baru ini terjadi tsunami besar yang terjadi di Jepang, yang disebabkan gempa bumi kurang lebih 9 SR. padahal negara sakura tersebut 140 tahun belum pernah diguncang musibah serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini adalah bagian dari taqdir Allah yang tidak bisa dihindari??... jika kita sepakat bahwa  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:courier new;font-size:85%;"  &gt;takdir adalah pilihan hidup&lt;/span&gt; yakni pilihan hidup yang buruk menuju taqdir yang baik, maka tsunami bisa dihindar, dengan cara memelihara keseimbangan alam, memlihara tumbuhan, menjaga kebersihan dan semacamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ.&lt;br /&gt;Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum manusia diberi kemampuan yang sangat istimewa untuk memilih takdir yang dikehendaki dan takdir yang dihindari. Ini merupakan perbedaan takdir Allah yang berlaku terhadap benda-benda mati. Seperti takdir air adalah membasahi, api ditakdirkan panas. Matahari tidak ditakdirkan tidak akan beredar melalui batas orbit yang telah ditentukan oleh Allah, sebagaimana bulan, bintang dan benda-benda lainnya. Semuanya adalah sunnatullah yang telah dikehendaki sejak zaman azali. Adanya gempa bumi merupakan perpanjangan kisah khalifah Umar Bin Khatab dan khalifah Ali karramallahu wajhahu, pada saat menghidar dari bahaya tho'un dan kejatuhan bangunan yang rapuh pada saat itu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-5047998880849672687?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/JKFufjQa3L0" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-03-25T06:26:31.025+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/03/takdir-adalah-pilihan-hidup.html</feedburner:origLink></item><item><title>Penyakit Manusia di Trend Dunia Modern</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/Z-XS3CA2RxU/penyakit-manusia-di-trend-dunia-modern.html</link><category>trend modern</category><category>artikel singkat</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Fri, 04 Mar 2011 20:59:12 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-1744547815641458905</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;trend dunia global yang serba modern, disadari atau tidak, telah membawa beberapa dampak postitf dan negatif, dampak postifnya adalah memberikan pelayanan serba nyaman dan mudah, meski terkadang berakibat negatif yaitu kehidupan yang instan memicu kehidupan yang &amp;#39;manja&amp;#39; bagi masyarakatnya, namun itu semua tergantung dari pribadi masing masing. Tak terkecuali dalam dunia islam itu sendiri. Menurut Abuddin Nata, sekurang-kurangnya ada delapan penyakit yang menghinggapi masyarakat modern. Saya sarankan anda untuk membaca posting yang lalu, &lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/02/antara-yangtakdir-dan-usaha.html"&gt;antara takdir dan usaha&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;1. Desintegrasi ilmu pengetahuan (spesialisasi yang terlampau kaku) antara ilmu pengetahuan Agama dan Umujm yang berimbas terjadinya kapling kapling akal fikiran manusia dan cenderung membingungkan masyarakat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;2.  Kepribadian yang terpecah (splite personality) sebagai akibat dari kehidupan yang dipolakan oleh ilmu pengetahuan yang terlampau terspesialisasi dan tidak berwatak nilai-nilai ketuhanan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;3. Rasa keimanan, ketaqwaan, serta kemanusiaan, sebagai akibat kehidupan yang terlampau rasionalistik dan bercorak individualistik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;4. Timbulnya pola hubungan yang materialistik sebagai akibat dari kehidupan yang mengejar duniawi yang berlebihan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/03/penyakit-manusia-di-trend-dunia-modern.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-1744547815641458905?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/Z-XS3CA2RxU" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-03-05T11:59:12.861+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/03/penyakit-manusia-di-trend-dunia-modern.html</feedburner:origLink></item><item><title>Antara yangTakdir dan Usaha</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/9PD6bJi2Dds/antara-yangtakdir-dan-usaha.html</link><category>ceramah singkat</category><category>takdir</category><category>curhat</category><category>hawa nafsu</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Fri, 25 Feb 2011 23:45:26 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-2923682138312336295</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-aEt6nf-BCww/TWiuFntWf6I/AAAAAAAAAFU/nr8GWwU06sg/s1600/17070003.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-aEt6nf-BCww/TWiuFntWf6I/AAAAAAAAAFU/nr8GWwU06sg/s200/17070003.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577899550080139170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;hampir dalam semua agama selalu ada perbedaan dalam memaknai takdir, mungkin di dalam agama islam juga demikian, sehingga seorang hamba Allah dengan mudah,:”ini kan sudah takdir Allah”, jawaban yang diberikan jika tertimpa musibah, bencana atau &lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/08/tanda-orang-bahagia_03.html"&gt;bahagian&lt;/a&gt; dan keuntungan. Meski kepastian takdir kita tidak tahu, lebih rancu lagi jika seoran muslim tidak mengetahui mana  qodho’ dan mana takdir. Sebagian ulama’ juga ada yang membagi takdir mubram dan qadho’ muallaq, namun yang terpenting adalah mempercayai adanya qadha’ dan takdir, sedangkan antara yang ditakdirkan dan yang diusahakan bisa simak lanjutan tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hadits yang mengatakan bahwa, janin usia 120 hari (4 bulan) saat ditiupkan ruh telah dicatat oleh Allah 4 hal yaitu &lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/kematian-dini.html"&gt;umur&lt;/a&gt;, rizki, amal (pekerjaannya), bahagia dan celakanya. Dari sini banyak orang memahami semua yang kita sandang bersifat permanent dan sudah terberikan (given) sehingga malas berusaha dan terjerumus kepada pemahaman jabariyah dan fatalistik, lalu harus bagaimana cara memahaminya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tiga hal memang tidak bisa ditolak karena yang tiga yaitu umur, rizki, amal tidak bisa kita merubahnya, tetapi ketentuan Allah yang bahagia dan celaka, masih bisa di anulir sesuai dengan kapasitas kemampuan yang kita lakukan untuk merubahnya. Disamping itu, takdir adalah kuasa tuhan, semua tertulis didalam genggamannya, makanya jangan ditebak tebak, apalagi berdalih seperti orang yang sudah tahu jelas dengan rencana takdir tuhan, setelah bermaksiat dengan enteng mengatakan, ini semua adalah takdir tuhan sedangkan kita sendiri menebak apa yang direncanakan seekor ayam saja tidak bisa, terlebih lagi menebak apa yang di kehendak oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya manusia tidak banyak memperdebatkan apa yang ditakdirkan oleh Allah tetapi kita aharus berusaha sebisa mungkin untuk berbaik sangka kepada Allah, dan melakukan semua usaha dengan gigih sesuai rel kebenaran yang dituangkan di dalam Al Qur’an dan Hadits Nabi saw. Termasuk masalah umur, karena kematian hanya sebuah sebab dari kematian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat kita ambil kesimpulan bahwa tidak ada yang lebih baik kecuali berfikir dan berusaha keras untuk menyambut kebaikan dan gajian yang telah di janjikan oleh Allah, karena janji Allah bersifat pasti dan tidak akan dikhianati. Persoalan takdir dan pemahaman  seseorang tentangnya selalu berbading lurus dengan kemampuan dan latar belakang keilmuan yang dimilikinya, semakin tinggi keilmuan yang dimilikinya maka semakin tepat dalam memahaminya dan meyakininya. So … tidak bisa dipaksakan. Posting yang akan datang akan kita urai lebih detai tentang perbedaan qodho dan takdir&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-2923682138312336295?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/9PD6bJi2Dds" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-02-26T14:45:26.356+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-aEt6nf-BCww/TWiuFntWf6I/AAAAAAAAAFU/nr8GWwU06sg/s72-c/17070003.JPG" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/02/antara-yangtakdir-dan-usaha.html</feedburner:origLink></item><item><title>Sok Bisa</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/ta5qultOZxQ/sok-bisa.html</link><category>artikel singkat</category><category>sok bisa</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Mon, 21 Feb 2011 13:41:53 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-8347645115077239578</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di dalam setiap kepribadian manusia tersimpan secara dalam jauh di lubuk hatinyawatak kepemimpinan, hal ini secara sadar atau tidak sadar sebenarnya sesuatu yang bersifat given  dari Tuhan,  ia merasa bisa dan mempunyai kapasitas bisa menjadi seorang pemimpin yang ideal di masanya, karena itu lihat saja berebut tahta dan jabatan meng-kandidatkan dirinya dalam pemilihan pilkada dan lain lain, dengan iklan yang mentereng &lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/02/antara-mencontreng-dan-mencoreng.html"&gt;contreng&lt;/a&gt; nomor sekian . ho ho ho karena itu hampir semua manusia merasa bisa (baca:sok bisa) menjadi seorang pemimpin, padahal kalau memang tahu hakekatnya sesungguhnya menjadi pemimpin adalah berat, karena harus mengemban sekian amanat dari, baik amanat tersebut secara konstitusional maupun amanat berupa moral individual kepada tuhan sebagai manusia yang bertanggung jawab yang bertitel amanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang jarang bisa diterima oleh akan sehat bagaimana manusia berebut dan berupaya sepenuh hati untuk menjadi orang yang nomor 1 di kalangan masyarakat sekelilingnya. Coba saja kita bayangkan, betapa lelahnya jika melakukan sesuatu yang benar dinilai wajar dan ketika berbuat kesalahan yang tak disengaja sekalipun sudah dianggap berbuat kurang ajar, atau dengan kata lain benar tidak dipuji tetapi kalau salah dicaci maki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya dengan menjadi pimpinan Allah serta merta memberikan kesabaran derta keteguhan hati untuk selalu melakukan yang benar meski harus berhadapan dengan badai yang menghadang. Tuhan … engkau pasti mendengar dengan segala apa yang kumohonkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada henti dan entah setiap hari berapa kali lisan ini berucap seraya berdo’a ya tuhan berilah ketenangan kepada siapa saja yang sudi untuk bekerja sama, berilah kesejahteraan kepada mereka. Do’a itu seringkali keluar dari lisan hambamu yang lemah ini dan tak jarang kata tersebut keluar tanpa kusadari.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-8347645115077239578?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/ta5qultOZxQ" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-02-22T04:41:53.102+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/02/sok-bisa.html</feedburner:origLink></item><item><title>Barzanji</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/hCmxXYGcmXs/barzanji.html</link><category>kekuatan do'a</category><category>ceramah singkat</category><category>artikel singkat</category><category>aqiqah</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Sat, 12 Feb 2011 01:44:06 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-4434375970721924673</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Al-Barzanji atau Berzanji seperti yang telah kita ketahui bersama berisi suatu do’a-do’a dan puji-pujian dan penceritaan riwayat Nabi Muhammad saw yang biasa dilantunkan dengan irama atau nada. Isi Berzanji bertutur tentang kehidupan Nabi Muhammad saw yakni silsilah keturunannya, masa kanak-kanak, remaja, dewasa, hingga diangkat menjadi rasul. Didalamnya juga mengisahkan sifat-sifat mulia yang dimiliki Nabi Muhammad serta berbagai peristiwa untuk dijadikan teladan umat manusia. ada tradisi di masyarakat kita membaca barzanji pada saat &lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/07/dasar-epistemologis-aqiqah.html"&gt;aqiqah&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Nama Barzanji diambil dari nama pengarangnya, seorang sufi bernama Syaikh Ja’far bin Husin bin Abdul Karim bin Muhammad Al – Barzanji.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Beliau adalah pengarang kitab Maulid yang termasyur dan terkenal dengan nama Mawlid Al-Barzanji. Karya tulis tersebut sebenarnya berjudul ‘Iqd Al-Jawahir (kalung permata) atau ‘Iqd Al-Jawhar fi Mawlid An-Nabiyyil Azhar.Barzanji sebenarnya adalah nama sebuah tempat di Kurdistan, Barzanj. Nama Al-Barzanji menjadi populer tahun 1920-an ketika Syaikh Mahmud Al-Barzanji memimpin pemberontakan nasional Kurdi terhadap Inggris yang pada waktu itu menguasai Irak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kitab Maulid Al-Barzanji karangan beliau ini termasuk salah satu &lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/02/relevansi-peringatan-maulid-terhadap.html"&gt;kitab maulid yang paling populer&lt;/a&gt; dan paling luas tersebar ke pelosok negeri Arab dan Islam, baik Timur maupun Barat. Bahkan banyak kalangan Arab dan non-Arab yang menghafalnya dan mereka membacanya dalam acara-acara keagamaan yang sesuai. Kandungannya merupakan Khulasah (ringkasan) Sirah Nabawiyah yang meliputi kisah kelahiran beliau, pengutusannya sebagai rasul, hijrah, akhlaq, peperangan hingga wafatnya. Syaikh Ja’far Al-Barzanji dilahirkan pada hari Kamis awal bulan Zulhijjah tahun 1126 di Madinah Al-Munawwaroh dan wafat pada hari Selasa, selepas Asar, 4 Sya’ban tahun 1177 H di Kota Madinah dan dimakamkan di Jannatul Baqi`, sebelah bawah maqam beliau dari kalangan anak-anak perempuan Junjungan Nabi saw.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/02/barzanji.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-4434375970721924673?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/hCmxXYGcmXs" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-02-12T16:44:06.493+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/02/barzanji.html</feedburner:origLink></item><item><title>Antara Mencontreng dan Mencoreng</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/meKCpVQu7XM/antara-mencontreng-dan-mencoreng.html</link><category>ceramah singkat</category><category>artikel singkat</category><category>curhat</category><category>demokrasi</category><category>pilkada</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Sun, 06 Feb 2011 06:39:39 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-4324794701975940548</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TU6yAiVCiyI/AAAAAAAAAFM/CDkfl675pws/s1600/17080043.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TU6yAiVCiyI/AAAAAAAAAFM/CDkfl675pws/s200/17080043.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5570585511388678946" border="0"&gt;&lt;/a&gt;mencontreng dan mencoreng sekilas terdengar sama di ruang dengar, tapi punya makna yang sama sekali beda serta tujaun yang berbeda pula. Mencontreng dalam tanda kutip seperti yang sering disebut-sebut saat ini adalah rangkaian pesta demokrasi memilih pemimpin yang sebentar lagi juga akan digelar.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mencontreng sudah menjadi kewajiban kita semua untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan nurai dan mempunyai kepekaan terhadap segala jenis masalah yang beredar di sekeliling kita. Sedangkan mencoreng adalah menghapus nama baik atau jasa baik yang sudah dibina dalam kurun waktu yang cukup lama.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br&gt;lalu apa hubungannya dengan pemilihan seorang pemimpin, tentu hubungannya sangat erat sekali, mencontreng adalah membantu agar pilihn pemimpin yang kita contreng itu menjadi pemimpin yang dapat mengayomi kewarganegaraan kita disuatu wilayah, agar dibangun dan dibina sedemikian rupa sehingga menjadi orang daerah yang aman, makmur atau baldatun thayyibatun warabbun ghafur. Tetapi kalau ternyata yang kita contreng kelak berbuat semaunya, seenak’e udele dewe, tentu akan menjadi berubah nama, bukan mencontreng tetapi mencoreng.&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/02/antara-mencontreng-dan-mencoreng.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-4324794701975940548?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/meKCpVQu7XM" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-02-06T21:39:39.832+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TU6yAiVCiyI/AAAAAAAAAFM/CDkfl675pws/s72-c/17080043.JPG" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/02/antara-mencontreng-dan-mencoreng.html</feedburner:origLink></item><item><title>The Radikalisasi</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/I-nZMBFL8vo/radikalisasi.html</link><category>radikal</category><category>radikalisasi</category><category>radikalisasi agama</category><category>Resume</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Tue, 01 Feb 2011 09:54:58 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-7153991444018360058</guid><description>Radikal adalah menginginkan sesuatu dengan bersungguh sungguh, karena itu radikal tidak hanya dipakai dalam term Agama, radikal juga berlaku untuk sebutan ekonomi, politik, sosial dan term term lain. Hanya saja dentuman gaung radikal yang kita dengar ketika dikorelasikan dengan persoalan persoalan tersebut tidak seheboh dengan term radikal ketika dialamatkan kepada agama. Jadi karena keinginan yang menggebu nggebu untuk mendapatkan sesuatu itulah menjadikan gerakan radikal itu selalu dicirikan dengan adanya unsur pemaksaan di dalamnya&lt;br&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br&gt;Radikalisme islam dalam konteks jihad sering disalah artikan sebabagai bentuk perang, memerangi ummat ummat yang tidak sepaham agar dengan lega atau terpaksa mengikuti faham yang kita anut. Cara ini menjadikan dunia yang kita huni ini terlibat dalam beberapa konflik yang mengatas-namakan agama atau faham faham terntentu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kata jihad itu sendiri sebenarnya tidak mempunyai makna perang secara fisik, tetapi kata jihad berarti bersungguh sungguh, setiap sesuatu yang dilakukan secara bersungguh sungguh adalah jihad, bersungguh sungguh dalam ibadah untuk mencapai derajat tertinggi dihadapan Allah adalah jihad, berbeda dengan makna qital, qital biasanya diasosiasikan dengan makna kontak senjata.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/02/radikalisasi.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-7153991444018360058?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/I-nZMBFL8vo" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-02-02T00:54:58.468+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TUhIplUVryI/AAAAAAAAAFA/nGuLUpmPqBk/s72-c/din%2Bdaulah.jpg" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/02/radikalisasi.html</feedburner:origLink></item><item><title>Penagih Pajak Yang Jujur</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/DMFZKrbFLbw/penagih-pajak-yang-jujur.html</link><category>Khutbah</category><category>taqwa</category><category>pajak</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Thu, 27 Jan 2011 18:37:25 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-1744028435950399501</guid><description>الحمدلله محول الإحوال إلى أحسن الحال . الدائم الذى لايحول ولا يطرق ساعته نقص ولازوال أحمده من أله أَبْدعَ بحِكمَتِهِ غَرائِبَ الزَّمان والأَحْوال . أشْهد أن لاأله إلاَّالله واحده لاشريك له , الذى تفَرَّدَ بِالبَقاء والتصف بالكمال. وأشهد أنَّ مححَّدا عبده ورسوله الذى محيت به رسوم الضلال . اللهم صلِّ وسلِّم على سيَّدنا ومولانا محمد وعلى أله وأصحابه الذين أكرمهم الله بالفضل . أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم . الَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مِيثَاقِهِ وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ أُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ . أما بعد. فيا أيها الناس , إتقواالله سبحا نه وتعالى فى السر والعلن وجميع الحال .&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;setiap jengkal langkahnya manusia dituntut untuk memenuhi kewajiban kepada Allah, yakni wajib melaksanakan perintah dan wajib menjauhi larangannya, marilah kita tingkatkan ketaqwaan kita ini dalam rangka untuk meluruskan dan memuluskan jalan kehidupan menuju kebahagiaan yang abadi di akhirat kelak.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita semua patut prihatin atas tumpang tindih nya musibah yang menimpa bangsa ini, banjir, gunung meletus, kejahatan yang makin meningkat, pendidikan yang merosot diperparah lagi dengan maraknya tindakan korupsi yang belum tuntas ujung pangkalnya. Namun kita semua harus terus menerus berdo’a semoga bumi yang kita diami ini menjadi tempat yang aman dan nyaman. Padahal setiap manusia harus taat atas perjanjian primordial yang telah diteguhkannya&lt;br&gt;&lt;/div&gt;Allah berfirman di dalam Surat Al Baqarah: 27&lt;br&gt;&lt;br&gt;الَّذِينَ يَنقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِن بَعْدِ مِيثَاقِهِ وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَن يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِي الأَرْضِ أُولَـئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ -٢٧-&lt;br&gt;Artinya: “(yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah setelah (perjanjian) itu diteguhkan, dan memutuskan apa yang Diperintahkan Allah untuk disambungkan dan berbuat kerusakan di bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi.”&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ayat tersebut menjelaskan tentang sikap membangkang terhadapa ajaran yang sebelumnya sudah yakini dan sudah disepakati dalam perjanjian promordialnya. Mereka adalah orang yang berkhianat kepada Allah dan berbuat kerusakan di muka bumi ini. Allah menggolongkan mereka ke dalam kelompok orang orang yang merugi di hadapan Allah swt&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/01/penagih-pajak-yang-jujur.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-1744028435950399501?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/DMFZKrbFLbw" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-28T09:37:25.568+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/01/penagih-pajak-yang-jujur.html</feedburner:origLink></item><item><title>Crop circle sebuah Misteri</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/1WW6bie2qws/crop-circle-sebuah-misteri.html</link><category>taushiyah</category><category>crop circle</category><category>kultum</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Mon, 24 Jan 2011 09:27:20 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-4579640893805170528</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TT22DkIvIpI/AAAAAAAAAE4/C1n7vNy7EpQ/s1600/1454177620X310.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 142px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TT22DkIvIpI/AAAAAAAAAE4/C1n7vNy7EpQ/s320/1454177620X310.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565804886855983762" border="0"&gt;&lt;/a&gt;Sabtu Kliwon malam Minggu Legi misteri crop circle terjadi pertama kali di bumi pertiwi ini, Crop circle atau yang lebih dikenal dengan sebutan lingkaran ladang gandum adalah sebuah pola yang muncul dalam semalam pada ladang gandum dengan ciri merunduknya batangan gandum tersebut. Pada awalnya, crop circle hanya berbentuk lingkaran-lingkaran sederhana, namun memasuki tahun 1980an, crop circle berkembang hingga memiliki pola yang rumit dan tidak hanya berbentuk lingkaran.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istilah Crop circle pertamakali diperkenalkan oleh Colin Andrew, salah satu peneliti crop circle ternama di dunia. Mungkin banyak dari kita yang belum mengetahui, namun crop circle ternyata tidak hanya muncul di ladang gandum, melainkan juga di ladang jagung, keledai, kebun bunga, sawah seperti yang terjadi di Sleman Jogja. Di Indonesia kejadian aneh ini terjadi pertama kali pada Hari Jum’at malam Sabtu Jum’at Wage malam Sabtu kliwon.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;Crop circle-pun go to international, pada tahun 1980-an ketika media melaporkan crop circle muncul di Wiltshire dan Hampshire (Inggris). Secara bersamaan muncul pula di Australia dan Amerika Serikat. Hingga saat ini paling tidak ada 12.000 Crop circle yang telah ditemukan di seluruh dunia, seperti Inggris, Rusia, Amerika Serikat, Kanada dan bahkan Jepang.&lt;br&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/01/crop-circle-sebuah-misteri.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-4579640893805170528?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/1WW6bie2qws" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-25T00:27:20.950+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TT22DkIvIpI/AAAAAAAAAE4/C1n7vNy7EpQ/s72-c/1454177620X310.jpg" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/01/crop-circle-sebuah-misteri.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kapan Waktunya Bicara Harta</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/Pjww4BogHKM/kapan-waktunya-bicara-harta.html</link><category>taushiyah</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Mon, 24 Jan 2011 01:58:34 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-3382010813370503712</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TT1Mzvh6yWI/AAAAAAAAAEw/_3ZmPSWPuOs/s1600/AlAzhar.gif"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 232px; height: 135px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TT1Mzvh6yWI/AAAAAAAAAEw/_3ZmPSWPuOs/s320/AlAzhar.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565689166315571554" border="0"&gt;&lt;/a&gt;Dimanapun kita berada tetap saja yang namanya duit adalah bahasan nomor wahid, apapun profesi yang digelutinya, intinya uang itu penting untuk segala, mayoritas disekeliling kita mengukur keberhasilan kita itu dengan uang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tetapi perlu di ingat bahwa setiap datangnya uang akan membawa dua hal penting, pertama membawa penyakit dan sifat pelit. Kedua sifat tersebut secara filosofis selalu menempel pada harta benda termasuk uang. Oleh sebab itu langkah untuk menghalanginya adalah menafkahkan sebagian harta untuk mensucikan keberadaan harta itu sendiri. Dan langkah kedua memaksakan diri untuk terbiasa mengeluarkan sebagian harta ini kepada orang lain.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Langkah tersebut tidak lain adalah simetris dengan tuntutan zakat sesuai dengan fungsi dan tujuannya, fungsi zakat menurut agama adalah untuk mensucikan harta dari segala penyakit seperti iri hati, kikir, dengki dan lain sebagaianya dan juga secara lahiriah bertujuan untuk memberikan sumbangsih keberadaan kita yang notabene-nya orang ber-harta untuk menunjukkan kepeduliaannya terhadap masyarakat sekitar.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/01/kapan-waktunya-bicara-harta.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-3382010813370503712?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/Pjww4BogHKM" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-24T16:58:34.927+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TT1Mzvh6yWI/AAAAAAAAAEw/_3ZmPSWPuOs/s72-c/AlAzhar.gif" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/01/kapan-waktunya-bicara-harta.html</feedburner:origLink></item><item><title>Dorongan Nafsu</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/5LIjNDs6l18/dorongan-nafsu.html</link><category>ceramah singkat</category><category>taushiyah</category><category>hawa nafsu</category><category>nafsu</category><category>kultum</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Mon, 24 Jan 2011 02:02:53 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-6632285846510703867</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada prinsipnya manusia dilahirkan dalam keadaan bersih dan suci, berdasarkan hadits Nabi “setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fithra…” namun kefitrahan dalam perjalanan hidupnya mendapat hambatan dan serangan dari nafsu. Keinginan nafsu begitu kuat sehingga menghancurkan kefitrahan manusia tersebut, Nafsu menyerang tak kenla siapa yang diserang. Siapapun namanya dan  apapun jabatannya semua harus bertarung dengan keinginan buruk. Kerja sama antara setan dan nafsu secara kooperatii menghasilkan akhlak yang buruk, munculnya akhlah buruk ditandai dengan ringan mengucapkan kotor, senang menggunjing, bangga dengan keadaan yang dia punya, sombong dan sederet perbuatan buruk lainnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Nafsu dan setan mereasap untuk mengotori fitharah manusia, sehingga sampai pada perkembangan terakhirnya ia berubah menjadi seorang yang benar benar hina dan nista. Setan juga mampu membuat jebakan jebakan yang mampu menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehinaan di hadapan Allah Ta’ala.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saking pinternya setan dan nafsu, tidak sedikit seseorang yang ceramah dengan sindir sana-sini, smash kanan dan kiri, tekuk atas bawah, menyudutkan orang lain dengan kecanggihan bahasa yang dia punya,    setelah tujuannya telah tersampaikan, rasa puas dan senang-pun datang, jedah sebentar kemudian rasa senang dan gembira belum dinikmati sampai habis, dendam dan amarah pun muncul kembali, dan berkembang terus menerus. Subhanallah sungguh setan itu mempunyai kekuatan yang sangat besar untuk menghancurkan orang-orang yang kualitas imannya rendah.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/01/dorongan-nafsu.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-6632285846510703867?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/5LIjNDs6l18" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-24T17:02:53.743+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/01/dorongan-nafsu.html</feedburner:origLink></item><item><title>Konten Terlarang Mulai Dilarang</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/wQK5xzC6CLc/konten-terlarang-mulai-dilarang.html</link><category>ceramah singkat</category><category>kultum</category><category>konten haram</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Wed, 19 Jan 2011 23:42:32 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-4633532780801799963</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TTfnKxWA3cI/AAAAAAAAAEo/hiFF6VvGG3M/s1600/17080062.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 155px; height: 232px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TTfnKxWA3cI/AAAAAAAAAEo/hiFF6VvGG3M/s320/17080062.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564170036869914050" border="0"&gt;&lt;/a&gt;Maraknya tindak kriminal yang disebabkan lahir dari konten dewasa, mengilhami penulis menjabarkan dampak negatif yang ditimbulkan oleh konten tersebut. Secara sederhana konten dewasa dapat diartikan sebagai konten web yang isinya berkaitan dengan tulisan, gambar maupun konten video yang seharusnya tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang belum dewasa (bc:anak). Karena apabila anak anak yang mengkonsumsi konten tersebut tingkat kedewasaannya akan mengalami percepatan diluar kebiasaan yang alami.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br&gt;Konten dewasa hampir 28-30ribu situs yang diproduksi oleh para pengguna internet, berbagai faktor yang melatarbelakanginya, ada yang disebabkan iseng, ingin mengabadikan masa indahnya, komersial, dan berbagai motif lain yang mendasarinya, yang pasti konten dewasa lebih banyak berisi rayuan dan mengumbar keinginan bejat, meski ada beberapa yang memberikan info penting bagi orang dewasa.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Nah, konten haram di internet itu bak jamur cendawan. Beragam pula modelnya ,mau cari yang model apa, tentang apa, bagaimana dan siapa,  bisa didapat. Yang berbayar banyak, yang gratis tak kalah pula. Mau  dari yang berupa gambar diam (image), gambar bergerak (video), cerita  (tulisan) dan sebagainya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari yang berasal dari luar negri, hingga produk dalam negri pun ada itu bahaya nya maka&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/01/konten-terlarang-mulai-dilarang.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-4633532780801799963?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/wQK5xzC6CLc" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-20T14:42:32.536+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TTfnKxWA3cI/AAAAAAAAAEo/hiFF6VvGG3M/s72-c/17080062.JPG" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/01/konten-terlarang-mulai-dilarang.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kebohongan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/yUdpmG_uTBI/kebohongan.html</link><category>taushiyah</category><category>kebohongan</category><category>kebohongan publik</category><category>bohong</category><category>kultum</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Mon, 17 Jan 2011 09:34:50 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-8644107627006591207</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TTR9dXlF1mI/AAAAAAAAAEg/MQxLtIp2MU8/s1600/pinokio.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 130px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TTR9dXlF1mI/AAAAAAAAAEg/MQxLtIp2MU8/s320/pinokio.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563209383208670818" border="0"&gt;&lt;/a&gt;Akhir akhir ini, kosa kata kebohongan banyak dipertanyakan dan banyak diperbincangkan, terkati dengan berbagai masalah dan problem yang mengemuka disekitar lingkungan kita tinggal. Kebohongan itu sendiri sederhanya adalah sebuah aktualisasi dari perkataan yang tidak sesuai dengan fakta, secara umum dalam kebohongan ada pihak yang dirugikan karena wacana yang ditelurkan melalui pemberitaan.&lt;br&gt;.&lt;br&gt;Karena kebohongan adalah merugikan pihak pihak lain, maka agama melarang keras berbuat demikian, jangankan bohong yang terkait dengan pihak lain, berbohong kepada diri sendiri saja dilarang.  Kebalikan dari “bohong” adalah “jujur”, Agama manapun menuntut untuk berbuat jujur, berkata yang jujur, lidah sesuai dengan hati dan aktifitas sesuai dengan isi nurani hanya semata mata &lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/revitalisasi-niat.html"&gt;niat suci&lt;/a&gt; mengharap pahala dari Allah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Agama mendorong pemeluknya untuk berbuat jujur, karena perbuatan jujur akan mendorong manusia untuk berbuat benar dan kebenaran akan menuntun manusia menuju jalan surga, sebaliknya kebohongan akan mendatangkan malapetaka dan dosa yang menjerumuskan manusia ke dalam neraka. Karena itu Ibnu Mas’ud meriwayatkan Hadits dari Rasulullah saw, berbuatlah jujur karena jujur menunjukkan kebaikan dan kebaikan akan menunjukkan kepada surga, jauhilah dusta karena dusta akan mendatangkan dosa, dan dosa menjerumuskan ke neraka.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/01/kebohongan.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-8644107627006591207?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/yUdpmG_uTBI" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-01-18T00:34:50.948+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TTR9dXlF1mI/AAAAAAAAAEg/MQxLtIp2MU8/s72-c/pinokio.jpg" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2011/01/kebohongan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Faktor Malas</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/G-QXRJlz20s/faktor-malas.html</link><category>taushiyah</category><category>hawa nafsu</category><category>kultum</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Tue, 21 Dec 2010 18:05:39 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-3585868448950171215</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap manusia diperkaya dengan keinginan, kemauan dan rasa malas itulah yang disebut dengan sifat. Sifat-sifat tersebut sudah terberikan dari lahir (given), sifat-sifat tersebut dapat dijadikan sebagai modal dasar bagi manusia untuk memperbaiki aktifitas dan kreatifitasnya baik di hadapan allah amaupun dihadapan makhluknya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan sifat keinginan manusia dapat meraih sesuatu yang dicita-citakan, dengan sifat malas manusia bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, semua itu tergantung bagaiman me-manage apa yang disebut dengan sifat itu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam bahasa tasawuf, untuk lebih mudahnya ada dua hal yang perlu di pertarungkan yaitu keinginan untuk berbuat baik yang disebut dengan nurani, sedangkan keinginan untuk menentang perintah atau disebut dengan nafsu. Apabila dalam mempertarungkannya manusia lebih memenangkan atau condong kepada nuraninya maka segala tindakannya akan mengarah kepada perintah allah dan pahala tetapi sebaliknya apabilah aktifitasnya didominasi oleh kemenangan nafsu maka, tindakan orang tersebut akan lebih mengarah kepada perbuatan yang jahat dan cenderung menentang perintah.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/faktor-malas.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-3585868448950171215?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/G-QXRJlz20s" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-22T09:05:39.246+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/faktor-malas.html</feedburner:origLink></item><item><title>Meluruskan Persepsi Tentang Anak Yatim</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/W4Yv_NCAdXo/meluruskan-persepsi-tentang-anak-yatim.html</link><category>ceramah singkat</category><category>taushiyah</category><category>muharram</category><category>amak yatim</category><category>PHBI</category><category>kultum</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Wed, 15 Dec 2010 12:38:24 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-990861478450377483</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TQjMPG-bRpI/AAAAAAAAAEU/MXyF0_z4sQ0/s1600/2301481725_c767004fc1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 169px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TQjMPG-bRpI/AAAAAAAAAEU/MXyF0_z4sQ0/s200/2301481725_c767004fc1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550911100676687506" border="0"&gt;&lt;/a&gt;Rasa dan titel yang mendalam adalah adalah ketika titel itu tersematkan sampai titik nafas terakhir yaitu, apasajalah titel tersebut, sperti haji, gelar sarjana dan yang termasuk titel yang membuat hati siapapun pilu dan sontak ikut merasakan kepedihannya adalah Yatim. Seorang anak yang belum akil baligh dan ditinggalkan ayahnya yang nota benenya sebagai tulang punggung keluarga, sedangkan jika ditinggal oleh ibunya kita sebut piatu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dapat disimpulkan jika seorang anak keci (belum akil baligh) ditinggal oleh orang yang menjadi tulang punggung keluarga disebut yatim, sedangkan bagi yang ditinggal pasangan tulang punggung keluarga disebut piatu. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Karena  itu seekor hewan menjadi yatim manakala ia ditinggal induk betinanya.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mungkin selama ini ada persepsi yang agak berbeda dengan penulis. Begini, menurut saya anak yatim tidak hanya butuh uang akan tetapi butuh kasih sayang sebagai pengganti kasih sayang orang tuanya, karena kasih sayang tidak bisa di ukur dengan uang. Bagaimana seorang anak kecil yang kehilangan orang tua, sedangkan orang dewasa saja yang ditinggal oleh orang tuanya terbaring sakit saja larut dalam kesedihan. Mungkinkah hanya dengan uang kemudian semua menjadi selesai, saya kira tidak.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/meluruskan-persepsi-tentang-anak-yatim.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-990861478450377483?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/W4Yv_NCAdXo" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-16T03:38:24.184+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TQjMPG-bRpI/AAAAAAAAAEU/MXyF0_z4sQ0/s72-c/2301481725_c767004fc1.jpg" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/meluruskan-persepsi-tentang-anak-yatim.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kematian Dini</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/Lk1AoPfX4nE/kematian-dini.html</link><category>taushiyah</category><category>kematian dini</category><category>kultum</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Mon, 13 Dec 2010 06:01:54 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-383173574409341637</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tema ini terlihat agak miring, karena kematian itu terjadi hanya sekali, sehingga mengatakan kematian dini itu berarti kematian yang terjadi dipercepat dari kematian yang sebenarnya. Tetapi penulis mempunyai maksud tersendiri dalam mengurai kematian yang dimaksud. Lawan kata dari mati adalah hidup karena itu untuk mengetahui makna mati harus terlebih dahulu kita mengetahui apa yang dimaksud dengan hidup itu sendiri.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup atau hayat adalah sebuah aktifitas baik positif maupun megatif, aktifitas yang baik disebut dengan hayatan tayyibah sedangkan aktifitas yang jelek disebut dengan hayatan sayyiatan. Oleh karena makna hidup adalah beraktifitas maka orang yang secara jasadi hidup namun tidak beraktifitas, atau aktifitas tidak memberikan imbas kepada kebaikan orang lain maka, kematian seperti ini disebut dengan kematian dini.&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/kematian-dini.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-383173574409341637?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/Lk1AoPfX4nE" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-13T21:01:54.429+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/kematian-dini.html</feedburner:origLink></item><item><title>The Therminology of Human</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/nAO8X3ZNofI/therminology-of-human.html</link><category>Khutbah</category><category>therminology</category><category>kultum</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Sat, 11 Dec 2010 09:16:51 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-1699443759591160331</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TQOxYIVGznI/AAAAAAAAAEM/xL5Wlk1hu8g/s1600/MF0129.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TQOxYIVGznI/AAAAAAAAAEM/xL5Wlk1hu8g/s200/MF0129.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5549474193961569906" border="0"&gt;&lt;/a&gt;Al Insan adalah terminologi yang dapakai oleh al quran untuk menggambarkan manusia sebagai makhlog secara psikologis, meskipun juga banyak sekali yang menggunakan kata unas atau an-nas yang bermakna manusia sebagai makhluk sosial. Karena pada dasarnya terkadang prilaku sosial berbeda dengan prilaku individual. Seorang individu yang pendiam terkadang dalam kanca sosial menjadi beringas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Manusia pada dasarnya lebih mengenal keburukan dari pada kaebaikan, karena itu didalam surat As Syams: 8&lt;br&gt;&lt;br&gt;فألهمها فجورها وتقواها (الشمس: 8)&lt;br&gt;Dan akan mengilhamkan kepda jiwa perbuatan dosa dan taqwanya,&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di dahulukannya Fujur adalah memberikan tendensi makna keburukan lebih cepat terdeteksi oleh fithrah manusia ketimbang kebaikannya. Manusia untuk berbuat jahat terasa sangat berat melawan hati nuraninya laha ma&lt;br&gt;&lt;br&gt;لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ -٢٨٦-&lt;br&gt;“…..Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. …..”&lt;br&gt;Kasabat dan iktasabat makna kata dasarnya sama, tetapi iktasabat mengandung arti yang susah untuk mengerjakan berbeda dengan kasabat yang mengandung arti mudah. atau baca dulu&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/substantsi-waktu.html"&gt; substansi waktu &lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/therminology-of-human.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-1699443759591160331?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/nAO8X3ZNofI" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-12T00:16:51.011+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TQOxYIVGznI/AAAAAAAAAEM/xL5Wlk1hu8g/s72-c/MF0129.JPG" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/therminology-of-human.html</feedburner:origLink></item><item><title>Substantsi Waktu</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/ACDIWciVVrM/substantsi-waktu.html</link><category>ceramah singkat</category><category>taushiyah</category><category>PHBI</category><category>waktu</category><category>kultum</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Wed, 08 Dec 2010 06:54:58 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-5338754656351241541</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TP-b_PExeRI/AAAAAAAAAEE/-uWexyUUAoE/s1600/33350113.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TP-b_PExeRI/AAAAAAAAAEE/-uWexyUUAoE/s200/33350113.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5548324776624355602" border="0"&gt;&lt;/a&gt;Hari berganti, bulan berlalu, tahun pun pergi tanpa di suruh. Semua boleh berubah namun semangat keimanan dan kesalihan harus terus bergelora dalam dada. Kemudian diwujudkan secara nyata dalam konteks realitas yang sebenarnya, karena kebaikan yang hanya bersifat bathiniyah tanpa direalisasikan tak ada bedanya dengan mitos belaka.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan semangat menatap masa depan, manusia harus bergerak secara linear meski dalam agenda hidup yang bersifat spiral yaitu makan, tidur kerja dan terus begitu berulang hingga kelak kita masuk ke liang kubur. Langkah tegap tanpa ragu menuju apa yang dikehendaki tuhan yang satu menjadi alasan tunggal yang tak akan terbantahkan oleh dalih apapun. Hari terus berganti dan setiap hari adalah baru.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/substantsi-waktu.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-5338754656351241541?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/ACDIWciVVrM" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-08T21:54:58.788+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TP-b_PExeRI/AAAAAAAAAEE/-uWexyUUAoE/s72-c/33350113.JPG" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/substantsi-waktu.html</feedburner:origLink></item><item><title>Revitalisasi Niat</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/dr9cwlyJtpE/revitalisasi-niat.html</link><category>ceramah singkat</category><category>niat</category><category>taushiyah</category><category>kultum</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Fri, 03 Dec 2010 23:52:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-8475434145587100377</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TPijkq4YTWI/AAAAAAAAAD8/sKwMWyaOPjM/s1600/17080046.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TPijkq4YTWI/AAAAAAAAAD8/sKwMWyaOPjM/s200/17080046.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546362791488146786" border="0"&gt;&lt;/a&gt;Semua manusia yang didedikasikan hidup di alam fana ini sebagai khalifah meyakini seteguh hati bahwa ada hari lain yang jauh lebih nyaman dan asyik dibanding hari hari yang kita jalani di dunia ini. Hari yang indah dan mengasyikkan itu adalah hari-hari yang akan dijalani oleh orang orang yang baik di dunianya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Untuk memperolehnya tentu butuh usaha keras dengan platform akhirat oriented. Pondasi niat menjadi pilar utama menuju hal itu, karena niat berimplikasi terhadap semua aktifitas kekhalifahan di dunia, sedangkan dunia sendiri adalah ladang (mazra’ah) akhirat. Garisbawahilah dengan tebal terhadap salah satu pesan Rasulullah yang disampaikan kepada Abu Dzar al Ghiffari yakni,&lt;br&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;جدِّدِالَّفِيْنَةَ فَإِالْبَحْرَ عَمِيْقٌ&lt;/span&gt;&lt;br&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;perbaruhilah perahumu, karena sesungguhnya lautan itu dalam&lt;/span&gt;”&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pesan rasulullah kepada Abu Dzar ini bersifat metaforis, mengumpamakan niat sebagai perahu dan kehidupan ini seperti lautan yang dalam dan luas, perahu untuk menampung semua unsur dan materi yang hendak di bawa ke suatu tempat (bc: akhirat), tempat yang damai dan asyik serta membahagiakan.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/revitalisasi-niat.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-8475434145587100377?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/dr9cwlyJtpE" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-04T14:52:00.387+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TPijkq4YTWI/AAAAAAAAAD8/sKwMWyaOPjM/s72-c/17080046.JPG" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/revitalisasi-niat.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kekuatan Suprarasional di balik do’a</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/T7QW0-aFXFg/kekuatan-suprarasional-di-balik-doa.html</link><category>kekuatan do'a</category><category>ceramah singkat</category><category>taushiyah</category><category>kultum</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Thu, 02 Dec 2010 07:57:50 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-45359147444300815</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TPfA-4cs_mI/AAAAAAAAAD0/V_-mbuiaIKc/s1600/index.jpeg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 213px; height: 174px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TPfA-4cs_mI/AAAAAAAAAD0/V_-mbuiaIKc/s320/index.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5546113652667252322" border="0"&gt;&lt;/a&gt;Entah secara sadar atau tidak, yang pasti, setiap  individu menyadari bahwa ada kekuatan supra rasional, dibalik kekuatan manusia yang secara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;phisickly&lt;/span&gt; lemah. Manusia dengan akalnya mampu merekayasa kekuatan besar. Manusia yang hanya tingginya maksimal tiga meter dengan akalnya mampu menciptakan alat berat untuk membuat gedung gedung bertingkat yang tingginya berlipat lipat dari tinggi badannya, manusia yang tidak punya sayap mampu menciptakan alat yang membuatnya bisa terbang dengan leluasa ke angkasa raya, manusia yang tidak mempunyai sirip mampu berjalan di atas air dengan kapal pesiar ciptaannya. Akan tetapi, dibalik rekayasa kekuatan manusia yang luar biasa tersebut ada kekuatan lain yang lebih dahsyat yaitu kekuatan Tuhan yang serba supra.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/kekuatan-suprarasional-di-balik-doa.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-45359147444300815?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/T7QW0-aFXFg" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-02T22:57:50.390+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TPfA-4cs_mI/AAAAAAAAAD0/V_-mbuiaIKc/s72-c/index.jpeg" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/12/kekuatan-suprarasional-di-balik-doa.html</feedburner:origLink></item><item><title>Landasan Berkurban</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/y4kx999jirc/landasan-berkurban.html</link><category>Khutbah</category><category>Idul Adha</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Thu, 02 Dec 2010 07:44:20 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-1700517035015526603</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; الله أكبر ولله الحمد&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TOPdCj4edfI/AAAAAAAAACs/s_2a3rIHY30/s1600/762.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 224px; height: 166px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TOPdCj4edfI/AAAAAAAAACs/s_2a3rIHY30/s320/762.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5540515002657437170" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;الحمدلله الموجودات من ظلمة العدم بنور الإيجاد. وجعلها دليلا على واحدانية لذوى البصائر إلى يوم المعاد.  أشهد ان لاإله إلا الله واحده لا شريك له وأشهد ان محمدا عبده ورسوله خير العباد.  اللهم صل وسلم على سيدنا ومولانا محمد سيد الخلائق والجمدات. وعلى اله وأصحا به ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الميعاد.  أعوذ بالله من الشيطان الرجيم. بسم الله الرحمن الرحيم . إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ . إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;فيا أيهاالناس . إتق الله إن أكرمكم عند الله أتقاكم. &lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;واعلموا أن الله صلى على النبي ياأيها الذين أمنوا صلوا عليه وسلموا تسليما .وعلينا معهم برحمتك يإرحم الر احمين . أمين يا رب العالمين .&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah pada hari ini kita bisa berkumpul, duduk bersimpuh di hadapan Allah menunaikan ibadah shalat idul Adha, semoga shalat yang kita lakukan ini memperoleh nilai pahala oleh Allah swt.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan Nabi Muhammad saw yang secara tidak langsung mengajar kita tentang ajaran tauhid yang benar, semoga kita termasuk ummat Muhammad saw yang mendapat syafaatnya amin ya rabbal alamin, kelak kita akan dikumpulkan oleh Allah bersama beliau di surga dan diberi nikmat berupa al kautsar amin ya rabbal alamin.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/11/landasan-berkurban.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-1700517035015526603?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/y4kx999jirc" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-12-02T22:44:20.239+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_fUEp55Ixbhk/TOPdCj4edfI/AAAAAAAAACs/s_2a3rIHY30/s72-c/762.jpg" height="72" width="72" /><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/11/landasan-berkurban.html</feedburner:origLink></item><item><title>Menjadi Pribadi Pema’af</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/CeramahSingkat/~3/ibt8ANZx8cM/menjadi-pribadi-pemaaf.html</link><category>ceramah singkat</category><category>kultum</category><author>noreply@blogger.com (M. Wiyono. S.Th.I)</author><pubDate>Mon, 29 Nov 2010 05:21:32 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6881818749366517075.post-1080696954718651585</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak berlebihan jika kita katakan bahwa Ramadhan adalah sebuah bentuk pelatihan yang aturan mainnya sudah kita ketahui bersama. Sekolah ramadhan ini pengawasnya adalah Allah dan nilainya ditentukan oleh diri kita sendiri, sedangkan sertifikat standar kelulusan sekolah ramadhan tidak alain adalah muttaqin. Tidak layak dikatakan lulus dalam sekolah Ramadhan, jika seseorang melaksanakan &lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2009/09/hikmah-puasa-dan-kebutuhan-manusia.html"&gt;puasa&lt;/a&gt; sedangkan puasanya belum mencetak dirinya menjadi pribadi muttaqin. Pada tahun yang lalu saya mengutip firman Allah QS. Al-Imran 134&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;       &lt;span style="font-size:130%;"&gt;اللذين ينفقون فى السراء و الضراء والكا ظمين الغيظ و العا فين عن النا س إن الله يحب المحسنين&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Artinya: (orang yang beriman)….  adalah orang yang menginfakkan harta bendanya baik dalam keadaan sempit maupun dalam keadaan lapang, menahan marah, mema&amp;#39;afkan orang lain. sesungguhnya Allah mencintai orang yang berbuat baik&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br&gt;Tahun itu saya menjelaskan bahwa, tidak ditemukan ayat yang memerintahkan meminta maaf, tetapiisebaliknya yang dianjurkan oleh Qur&amp;#39;an adalah menjadi peribadi pemaaf atas kesalahan kesalahan orang lain, karena yang hendak dicapai sebagai pribadi pemaaf adalah kerukunan, persatuan dan perdamaian, minimal untuk dirinya sendiri. Untuk membangkitkan pribadi pemaaf, mungkin kita harus merubah pola pikir dari merasa benar menjadi pola pikir orang berpandangan bahwa orang lain yang melakukan kesalahan lebih pada kesalahan yang tak disengaja.&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/09/menjadi-pribadi-pemaaf.html#more"&gt;Lanjutkan....&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6881818749366517075-1080696954718651585?l=ceramahsingkat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeramahSingkat/~4/ibt8ANZx8cM" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-29T20:21:32.308+07:00</app:edited><feedburner:origLink>http://ceramahsingkat.blogspot.com/2010/09/menjadi-pribadi-pemaaf.html</feedburner:origLink></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

