<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">
<channel>
	<title>Comments for Cerita Haji</title>
	
	<link>http://ceritahaji.com</link>
	<description>Blog cerita, hikmah, dan informasi haji</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Jun 2010 04:33:18 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/CeritaHajiComments" /><feedburner:info uri="ceritahajicomments" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item>
		<title>Comment on Informasi Musim Haji 2009 by Dadang Hendrawan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CeritaHajiComments/~3/kTk46b7UBIc/</link>
		<dc:creator>Dadang Hendrawan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 04:33:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?page_id=613#comment-959</guid>
		<description>Menurut Slamet, biaya pembuatan paspor sudah menjadi tanggung jawab Kementerian Agama karena sudah masuk dalam komponen BPIH. Namun saat ada perubahan tersebut, para jemaah tidak sabar menunggu keputusan dari pemerintah melalui kerja sama yang dilakukan dengan pihak imigrasi. "Itulah salah satu kebiasaan jemaah Indonesia, yang tidak sabar sehingga merepotkan semua pihak," katanya. 

Menyinggung pengembalian biaya paspor sebesar Rp 270.000/jemaah kepada setiap jemaah haji, khususnya di Jawa Barat, Slamet menyatakan, Kementerian Agama telah mengajukannya. Namun, hingga kini belum menerima informasi tentang itu dari pihak imigrasi yang jumlahnya mencapai puluhan ribu orang. "Kita telah mengajukannya dan jemaah harus sabar, karena dulunya dia tidak sabar sehingga merepotkan," ujarnya. ==&gt; enak ya nyalahin orang

Ia mengakui, biaya pembuatan paspor haji tersebut telah masuk kas negara sehingga sangat sulit untuk mengembalikannya. Terlebih lagi mekanismenya harus sesuai aturan. "Kita hanya meminta jemaah haji tahun 2009 tetap sabar, khususnya bagi mereka yang mempertanyakan pengembalian uang paspor tersebut," katanya. 

Hanya 11.410 jemaah

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, H. Muhaimin Lutfhi, M.M. saat dikonfirmasi "GM", mengatakan, jumlah jemaah haji yang sudah telanjur membayar biaya paspor secara langsung ke Kantor Imigrasi sebanyak 11.410 orang. Jumlah tersebut diketahui setelah pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan seluruh instansi terkait.

Untuk kepentingan pengembalian tersebut, tambahnya, kanwil telah mengajukan ke pusat agar segera direalisasikan sesuai data masing-masing kabupaten/kota. "Proses pengembaliannya tidak ke setiap jemaah, namun melalui kantor Kementerian Agama kabupaten/kota," tegasnya. 

Ia pun berjanji, pengembalian biaya paspor akan dilakukan paling lambat 1-2 minggu ke depan. "Biaya paspor yang sudah telanjur dibayar oleh 11.410 jemaah haji asal Jawa Barat tersebut akan segera dibayar 1-2 minggu ke depan," ungkapnya. (B.46)** ==&gt; mana, mana, mana?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut Slamet, biaya pembuatan paspor sudah menjadi tanggung jawab Kementerian Agama karena sudah masuk dalam komponen BPIH. Namun saat ada perubahan tersebut, para jemaah tidak sabar menunggu keputusan dari pemerintah melalui kerja sama yang dilakukan dengan pihak imigrasi. &#8220;Itulah salah satu kebiasaan jemaah Indonesia, yang tidak sabar sehingga merepotkan semua pihak,&#8221; katanya. </p>
<p>Menyinggung pengembalian biaya paspor sebesar Rp 270.000/jemaah kepada setiap jemaah haji, khususnya di Jawa Barat, Slamet menyatakan, Kementerian Agama telah mengajukannya. Namun, hingga kini belum menerima informasi tentang itu dari pihak imigrasi yang jumlahnya mencapai puluhan ribu orang. &#8220;Kita telah mengajukannya dan jemaah harus sabar, karena dulunya dia tidak sabar sehingga merepotkan,&#8221; ujarnya. ==&gt; enak ya nyalahin orang</p>
<p>Ia mengakui, biaya pembuatan paspor haji tersebut telah masuk kas negara sehingga sangat sulit untuk mengembalikannya. Terlebih lagi mekanismenya harus sesuai aturan. &#8220;Kita hanya meminta jemaah haji tahun 2009 tetap sabar, khususnya bagi mereka yang mempertanyakan pengembalian uang paspor tersebut,&#8221; katanya. </p>
<p>Hanya 11.410 jemaah</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, H. Muhaimin Lutfhi, M.M. saat dikonfirmasi &#8220;GM&#8221;, mengatakan, jumlah jemaah haji yang sudah telanjur membayar biaya paspor secara langsung ke Kantor Imigrasi sebanyak 11.410 orang. Jumlah tersebut diketahui setelah pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan seluruh instansi terkait.</p>
<p>Untuk kepentingan pengembalian tersebut, tambahnya, kanwil telah mengajukan ke pusat agar segera direalisasikan sesuai data masing-masing kabupaten/kota. &#8220;Proses pengembaliannya tidak ke setiap jemaah, namun melalui kantor Kementerian Agama kabupaten/kota,&#8221; tegasnya. </p>
<p>Ia pun berjanji, pengembalian biaya paspor akan dilakukan paling lambat 1-2 minggu ke depan. &#8220;Biaya paspor yang sudah telanjur dibayar oleh 11.410 jemaah haji asal Jawa Barat tersebut akan segera dibayar 1-2 minggu ke depan,&#8221; ungkapnya. (B.46)** ==&gt; mana, mana, mana?</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeritaHajiComments/~4/kTk46b7UBIc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
	<feedburner:origLink>http://ceritahaji.com/informasi-musim-haji-2009/comment-page-1/#comment-959</feedburner:origLink></item>
	<item>
		<title>Comment on Informasi Musim Haji 2009 by Dadang Hendrawan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CeritaHajiComments/~3/Ut0X18OUKok/</link>
		<dc:creator>Dadang Hendrawan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 04:29:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?page_id=613#comment-958</guid>
		<description>H. Slamet Riyanto ??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>H. Slamet Riyanto ??</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeritaHajiComments/~4/Ut0X18OUKok" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
	<feedburner:origLink>http://ceritahaji.com/informasi-musim-haji-2009/comment-page-1/#comment-958</feedburner:origLink></item>
	<item>
		<title>Comment on Informasi Musim Haji 2009 by Dadang Hendrawan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CeritaHajiComments/~3/SszNe8jY2Fo/</link>
		<dc:creator>Dadang Hendrawan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 04:23:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?page_id=613#comment-957</guid>
		<description>Pejabat Kanwil Depag Jabar asal ngomong : menyalahkan ketidak sabaran jamaah haji Indonesia yg membayar sendiri biaya paspor (asal tahu aja pak atau pura2 nggan tahu, kami disuruh membayar sendiri justru oleh Seksi Urusan Haji Kota Tasikmalaya, katanya kalau nunggu mou lama, padahal di berita2 saat itu mou sudah jadi). Trus katanya penggantian mau dibayar selambat2nya 2 minggu setelah pernyataan Bapak (awal Mei 2010), mana buktinya, asal ngomong doang ....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pejabat Kanwil Depag Jabar asal ngomong : menyalahkan ketidak sabaran jamaah haji Indonesia yg membayar sendiri biaya paspor (asal tahu aja pak atau pura2 nggan tahu, kami disuruh membayar sendiri justru oleh Seksi Urusan Haji Kota Tasikmalaya, katanya kalau nunggu mou lama, padahal di berita2 saat itu mou sudah jadi). Trus katanya penggantian mau dibayar selambat2nya 2 minggu setelah pernyataan Bapak (awal Mei 2010), mana buktinya, asal ngomong doang &#8230;.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeritaHajiComments/~4/SszNe8jY2Fo" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
	<feedburner:origLink>http://ceritahaji.com/informasi-musim-haji-2009/comment-page-1/#comment-957</feedburner:origLink></item>
	<item>
		<title>Comment on Informasi Musim Haji 2009 by Dadang Hendrawan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CeritaHajiComments/~3/gcu6omrKJsk/</link>
		<dc:creator>Dadang Hendrawan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 01:20:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?page_id=613#comment-752</guid>
		<description>Ass. 
Gimana nih, penggantian biaya paspor haji 2009  dingin2 saja, Bapak Menagnya yang asal ngomong atau ada oknum yang makan tuh duit ...???!!! Coba Bapak Presiden, KPK, Legislatif  atau instansi terkait yang lainnya turun tangan, jangan hanya yang sarat nilai politiknya yang diangkat ... Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass.<br />
Gimana nih, penggantian biaya paspor haji 2009  dingin2 saja, Bapak Menagnya yang asal ngomong atau ada oknum yang makan tuh duit &#8230;???!!! Coba Bapak Presiden, KPK, Legislatif  atau instansi terkait yang lainnya turun tangan, jangan hanya yang sarat nilai politiknya yang diangkat &#8230; Wassalam</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeritaHajiComments/~4/gcu6omrKJsk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
	<feedburner:origLink>http://ceritahaji.com/informasi-musim-haji-2009/comment-page-1/#comment-752</feedburner:origLink></item>
	<item>
		<title>Comment on Informasi Musim Haji 2009 by Dadang Hendrawan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CeritaHajiComments/~3/ji7TcqxIZeo/</link>
		<dc:creator>Dadang Hendrawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 01:56:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?page_id=613#comment-728</guid>
		<description>Assalamu 'Alaikum WW

Saya mau menanyakan penggantian biaya paspor haji tahun 2009 yang 270rb itu, beberapa menit yang lalu saya telepon ke Depag Kota Tasikmalaya, jawabannya sama katanya Depag Kota sudah mengajukan namun dari Depag Jakarta dananya belum keluar ... Perlu Bapak ketahui juga bahwa biaya paspor yang kami tanggung lebih dari itu, diantaranya semua di KBIH kami membayar minimal 20.000 per jamaah untuk pegawai imgrasi, padahal pelayanannya sangat mengecewakan. Saya harus datang sampai 3 x, terakhir pada pemotretan &amp; wawancara datang sebelum kantor imigrasi buka, baru dipanggil sekitar jam 5 sore dan hal-hal mengecewakan lain terlalu panjang saya sampaikan di sini. Intinya Depag dan Imigrasi mengecewakan, cuci tangan, tidak mau tahu, tidak mau menerima masukan dan kurang bertanggungjawab. Mohon penjelasan Bapak, terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;Alaikum WW</p>
<p>Saya mau menanyakan penggantian biaya paspor haji tahun 2009 yang 270rb itu, beberapa menit yang lalu saya telepon ke Depag Kota Tasikmalaya, jawabannya sama katanya Depag Kota sudah mengajukan namun dari Depag Jakarta dananya belum keluar &#8230; Perlu Bapak ketahui juga bahwa biaya paspor yang kami tanggung lebih dari itu, diantaranya semua di KBIH kami membayar minimal 20.000 per jamaah untuk pegawai imgrasi, padahal pelayanannya sangat mengecewakan. Saya harus datang sampai 3 x, terakhir pada pemotretan &amp; wawancara datang sebelum kantor imigrasi buka, baru dipanggil sekitar jam 5 sore dan hal-hal mengecewakan lain terlalu panjang saya sampaikan di sini. Intinya Depag dan Imigrasi mengecewakan, cuci tangan, tidak mau tahu, tidak mau menerima masukan dan kurang bertanggungjawab. Mohon penjelasan Bapak, terima kasih.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeritaHajiComments/~4/ji7TcqxIZeo" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
	<feedburner:origLink>http://ceritahaji.com/informasi-musim-haji-2009/comment-page-1/#comment-728</feedburner:origLink></item>
	<item>
		<title>Comment on Info Haji: Mengoptimalkan Fungsi KBIH by maman</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CeritaHajiComments/~3/5zJA8BdyDo0/</link>
		<dc:creator>maman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 05:57:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=29#comment-667</guid>
		<description>KBIH menurut saya harus segera dihapuskan dari negeri ini, alasannya untuk meningkatkan kwalitas haji Indonesia, sehingga mekanisme pemberangkatan calon jamaah haji bisa diseleksi selain dari sudut dana juga yang lebih penting dari segi ilmu (manasik haji). Selama ini DEPAG lebih fokus kepada masalah dana naik haji tanpa melakukan seleksi layak tidaknya calon jamaah haji untuk diberangkatkan ditinjau dari segi ilmunya. Coba kita bercermin ke Singapura, dimana calon jamaahnya yg sudah 3 tahun melunasi dana hajinya masih tertahan keberangkatannya gara-gara tidak lolos dalam seleksi ilmu manasik hajinya. Tidak heran sekarang di Indonesia berkeliaran haji robbana dan haji dulmajid!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>KBIH menurut saya harus segera dihapuskan dari negeri ini, alasannya untuk meningkatkan kwalitas haji Indonesia, sehingga mekanisme pemberangkatan calon jamaah haji bisa diseleksi selain dari sudut dana juga yang lebih penting dari segi ilmu (manasik haji). Selama ini DEPAG lebih fokus kepada masalah dana naik haji tanpa melakukan seleksi layak tidaknya calon jamaah haji untuk diberangkatkan ditinjau dari segi ilmunya. Coba kita bercermin ke Singapura, dimana calon jamaahnya yg sudah 3 tahun melunasi dana hajinya masih tertahan keberangkatannya gara-gara tidak lolos dalam seleksi ilmu manasik hajinya. Tidak heran sekarang di Indonesia berkeliaran haji robbana dan haji dulmajid!</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeritaHajiComments/~4/5zJA8BdyDo0" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
	<feedburner:origLink>http://ceritahaji.com/2006/05/26/info-haji-mengoptimalkan-fungsi-kbih/comment-page-1/#comment-667</feedburner:origLink></item>
	<item>
		<title>Comment on Gambaran Umum Pondokan Jamaah dan Transportasi by Deni-PCI</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CeritaHajiComments/~3/rGIqHL61Gto/</link>
		<dc:creator>Deni-PCI</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 00:55:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=828#comment-657</guid>
		<description>Selamat datang kembali di tanah air jemaah haji tahun 2009 semoga menjadi haji yang mabrur dan menjadi haji yang memberi nilai tambah bagi diri, keluarga dan masyarakat. Amin.

Semoga masalah transportasi haji 2009 lebih baik dari tahun 2008 yang menurut berita tetap kurang baik... karena tahun 2008 dilayani 600 bis sedangkan tahun 2009 315 bis.
Pengalaman sebagai jemaah haji 2008 yang tinggal di syauqiyah dengan jarak lebih dari 10 km menjadikan transportasi sebagai satu-satunya tulang punggung ibadah ke masjidil haram. Keberadaan bis yang disediakan pemerintah RI sangat membantu karena rutenya jelas meskipun pengelolaannya kurang profesional. Meskipun gratis .. tapi supir umumnya minta baksis 1 real yang mungkin juga karena kesalahan jemaah yang inisiatif memberi tips/baksis meskipun ditulis di bis "tidak diperkenankan memberi tips" dalam bahasa inggris (lucu juga kenapa tidak dalam bahasa Indonesia...?..orang Arab juga gak banyak yang bisa bahasa Inggris).

Kalau tidak pakai bis resmi ada juga bis preman atau angkutan lain yang tarifnya 2 real (cuma beda 1 real) ... hanya saja pulangnya agak repot karena banyak supir yang tidak tahu arah ke syauqiyah dan celakanya banyak jemaah yang tidak hapal jalan ... ini yang menyebabkan banyak jamaah yang tersesat dan kalau yang tidak berani akhirnya sering tinggal di maktab dan haji maktabis... kalau berebutan naik bis waktu pulang ke maktab mah sudah biasa ... kasihan jamaah yang sudah tua.

Menjelang wuquf semua bis pemerintah ditarik sehingga otomatis jamaah harus naik  angkutan preman yang tarifnya naik menjadi 5 sd.10 real yang menguras dompet jamaah hingga makin banyak jamaah yang tidak pergi ke masjidil haram yang terlihat dari longgarnya saf di masjidil haram akibat sedikitnya jemaah Indonesia ( di situ terasa bahwa jamaah Indonesia itu banyak ..lho!).

Banyak juga cerita lucu naik masalah transportasi mulai dari jenis kendaraan yang bermacam-macam ... ada bus, minibus, taxi, sedan, bahkan mobil bak terbuka untuk ngangkut kambing (mungkin) ... ysang penting mau ngangkut jemaah. Belum masalah bahasa untuk penunjuk arah bagi supir yang hanya bisa bahasa Arab, bahkan supir juga tidak tahu rute ke maktab. Untuk bis pemerintah pada awal-awal kedatangan di mekah jemaah yang mencari bis karena terbatasnya jumlah bis.. tapi pada menjelang kepulangan ke tanah air justru bis yang mencari jamaah arena sedikitnya penumpang .. bahkan bis diparkir di maktab berjam-jam nunggu permintaan berangkat ... 
 
Banyak suka dukanya masalah transportasi jemaah haji Indonesia.. namun apapun kita harus sabar, pasrah dan ikhlas serta tetap berusaha .... Insya Allah semuanya menjadi ringan dan nikmat rasanya.

Kepada para calon haji, janganlah surut langkah ataupun takut mendengar informasi yang kurang baik di tanah suci ... di sana kita menjadi tamu Allah, jika kita menjadi tamu Allah yang baik, Insya Allah berbagai kemudahan dan kenikmatan akan kita peroleh... sehingga kita ingin selalu kembali mengunjungi tanah suci ... Labbaika Allohumma labbaik...

Kepada pengelola haji semoga dapat memberikan layanan yang terbaik bagi jemaah haji, selain Saudara-saudara digaji untuk itu, Saudara-saudara berpeluang memperoleh ganjaran pahala yang luar biasa besar dari Allah SWT karena mengurus tamu Allah dengan sepenuh hati dan usaha .. Insya Allah. Amin

Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat datang kembali di tanah air jemaah haji tahun 2009 semoga menjadi haji yang mabrur dan menjadi haji yang memberi nilai tambah bagi diri, keluarga dan masyarakat. Amin.</p>
<p>Semoga masalah transportasi haji 2009 lebih baik dari tahun 2008 yang menurut berita tetap kurang baik&#8230; karena tahun 2008 dilayani 600 bis sedangkan tahun 2009 315 bis.<br />
Pengalaman sebagai jemaah haji 2008 yang tinggal di syauqiyah dengan jarak lebih dari 10 km menjadikan transportasi sebagai satu-satunya tulang punggung ibadah ke masjidil haram. Keberadaan bis yang disediakan pemerintah RI sangat membantu karena rutenya jelas meskipun pengelolaannya kurang profesional. Meskipun gratis .. tapi supir umumnya minta baksis 1 real yang mungkin juga karena kesalahan jemaah yang inisiatif memberi tips/baksis meskipun ditulis di bis &#8220;tidak diperkenankan memberi tips&#8221; dalam bahasa inggris (lucu juga kenapa tidak dalam bahasa Indonesia&#8230;?..orang Arab juga gak banyak yang bisa bahasa Inggris).</p>
<p>Kalau tidak pakai bis resmi ada juga bis preman atau angkutan lain yang tarifnya 2 real (cuma beda 1 real) &#8230; hanya saja pulangnya agak repot karena banyak supir yang tidak tahu arah ke syauqiyah dan celakanya banyak jemaah yang tidak hapal jalan &#8230; ini yang menyebabkan banyak jamaah yang tersesat dan kalau yang tidak berani akhirnya sering tinggal di maktab dan haji maktabis&#8230; kalau berebutan naik bis waktu pulang ke maktab mah sudah biasa &#8230; kasihan jamaah yang sudah tua.</p>
<p>Menjelang wuquf semua bis pemerintah ditarik sehingga otomatis jamaah harus naik  angkutan preman yang tarifnya naik menjadi 5 sd.10 real yang menguras dompet jamaah hingga makin banyak jamaah yang tidak pergi ke masjidil haram yang terlihat dari longgarnya saf di masjidil haram akibat sedikitnya jemaah Indonesia ( di situ terasa bahwa jamaah Indonesia itu banyak ..lho!).</p>
<p>Banyak juga cerita lucu naik masalah transportasi mulai dari jenis kendaraan yang bermacam-macam &#8230; ada bus, minibus, taxi, sedan, bahkan mobil bak terbuka untuk ngangkut kambing (mungkin) &#8230; ysang penting mau ngangkut jemaah. Belum masalah bahasa untuk penunjuk arah bagi supir yang hanya bisa bahasa Arab, bahkan supir juga tidak tahu rute ke maktab. Untuk bis pemerintah pada awal-awal kedatangan di mekah jemaah yang mencari bis karena terbatasnya jumlah bis.. tapi pada menjelang kepulangan ke tanah air justru bis yang mencari jamaah arena sedikitnya penumpang .. bahkan bis diparkir di maktab berjam-jam nunggu permintaan berangkat &#8230; </p>
<p>Banyak suka dukanya masalah transportasi jemaah haji Indonesia.. namun apapun kita harus sabar, pasrah dan ikhlas serta tetap berusaha &#8230;. Insya Allah semuanya menjadi ringan dan nikmat rasanya.</p>
<p>Kepada para calon haji, janganlah surut langkah ataupun takut mendengar informasi yang kurang baik di tanah suci &#8230; di sana kita menjadi tamu Allah, jika kita menjadi tamu Allah yang baik, Insya Allah berbagai kemudahan dan kenikmatan akan kita peroleh&#8230; sehingga kita ingin selalu kembali mengunjungi tanah suci &#8230; Labbaika Allohumma labbaik&#8230;</p>
<p>Kepada pengelola haji semoga dapat memberikan layanan yang terbaik bagi jemaah haji, selain Saudara-saudara digaji untuk itu, Saudara-saudara berpeluang memperoleh ganjaran pahala yang luar biasa besar dari Allah SWT karena mengurus tamu Allah dengan sepenuh hati dan usaha .. Insya Allah. Amin</p>
<p>Wassalam</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeritaHajiComments/~4/rGIqHL61Gto" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
	<feedburner:origLink>http://ceritahaji.com/2009/02/02/gambaran-umum-pondokan-jamaah-dan-transportasi/comment-page-1/#comment-657</feedburner:origLink></item>
	<item>
		<title>Comment on Pengalaman Perjalanan Haji Indonesia Memang Serba Tidak Enak by Dh-cimi</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CeritaHajiComments/~3/nXoiwShlNrU/</link>
		<dc:creator>Dh-cimi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 06:05:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=793#comment-647</guid>
		<description>assalamu'alaikum wr.wb.

Perjalanan haji memang berat dan penuh ujian ... tapi kalau kesan yang didapat serba tidak enak, rasanya shohib atau siapa saja perlu evaluasi diri lagi...mohon maaf mungkin ada yang salah dengan diri kita.
Seperti pengalaman Haji Hasan, kami dan jemaah lain juga mengalami hal yang sama sebagai jemaah haji tahun 2008 dan juga tinggal di maktab syauqiyah, namun rasanya kami menikmati apapun kondisi yang kami hadapi.... dan Alhamdulillah nikmat luar biasa yang kami rasakan, hingga rasanya kami ingin kembali menunaikan ibadah haji dengan ONH biasa yang penuh pengalaman yang menakjubkan....tidak dengan ONH plus yang lebih nyaman.
Mudah-mudahan calon jemaah haji tidak surut langkah mendengar cerita yang tidak enak,... bulatkan niat dan tekad, pelajari ilmu manasik secara sungguh-sungguh, bantulah jemaah lain yang membutuhkan, sabar dan ikhlas atas apapun yang terjadi, tanggalkan kesombongan, gunakan akal sehat, berusaha mencapai yang terbaik, dst.... Insya Allah kenikmatan berhaji akan diperoleh dan menjadi haji yang mabrur.
Kepada para pengelola haji, bekerjalah sepenuh haji... jangan mengulang-ulang kesalahan yang sama... kasihan jemaah haji yang telah berkorban waktu dan biaya yang tidak sedikit... layani mereka sebaik-baiknya, Insya Allah pahalanya bisa lebih besar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum wr.wb.</p>
<p>Perjalanan haji memang berat dan penuh ujian &#8230; tapi kalau kesan yang didapat serba tidak enak, rasanya shohib atau siapa saja perlu evaluasi diri lagi&#8230;mohon maaf mungkin ada yang salah dengan diri kita.<br />
Seperti pengalaman Haji Hasan, kami dan jemaah lain juga mengalami hal yang sama sebagai jemaah haji tahun 2008 dan juga tinggal di maktab syauqiyah, namun rasanya kami menikmati apapun kondisi yang kami hadapi&#8230;. dan Alhamdulillah nikmat luar biasa yang kami rasakan, hingga rasanya kami ingin kembali menunaikan ibadah haji dengan ONH biasa yang penuh pengalaman yang menakjubkan&#8230;.tidak dengan ONH plus yang lebih nyaman.<br />
Mudah-mudahan calon jemaah haji tidak surut langkah mendengar cerita yang tidak enak,&#8230; bulatkan niat dan tekad, pelajari ilmu manasik secara sungguh-sungguh, bantulah jemaah lain yang membutuhkan, sabar dan ikhlas atas apapun yang terjadi, tanggalkan kesombongan, gunakan akal sehat, berusaha mencapai yang terbaik, dst&#8230;. Insya Allah kenikmatan berhaji akan diperoleh dan menjadi haji yang mabrur.<br />
Kepada para pengelola haji, bekerjalah sepenuh haji&#8230; jangan mengulang-ulang kesalahan yang sama&#8230; kasihan jemaah haji yang telah berkorban waktu dan biaya yang tidak sedikit&#8230; layani mereka sebaik-baiknya, Insya Allah pahalanya bisa lebih besar</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeritaHajiComments/~4/nXoiwShlNrU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
	<feedburner:origLink>http://ceritahaji.com/2009/01/11/pengalaman-perjalanan-haji-indonesia-memang-serba-tidak-enak/comment-page-1/#comment-647</feedburner:origLink></item>
	<item>
		<title>Comment on Pengalaman Perjalanan Haji Indonesia Memang Serba Tidak Enak by Deni-PCI</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CeritaHajiComments/~3/zttB7yNGWrc/</link>
		<dc:creator>Deni-PCI</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 01:06:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=793#comment-644</guid>
		<description>Assalamu'alaikum  wr.wb.

Alhamdulillah Shohib sudah menjalankan ibadah haji meskipun dengan berbagai pengalaman yang dirasakan serba tidak enak. 

Ibadah haji sebagai ibadah puncak umat Islam pada dasarnya perlu kebulatan niat, pemahaman ilmu manasik, kekuatan fisik, keikhlasan dan kesabaran yang luar biasa sehingga semua prosesi ibadah haji dapat dilaksanakan secara sempurna dan pada akhirnya diharapkan dapat menjadi haji mabrur yang tercermin dari perbaikan sikap dan perilaku dibanding sebelum naik haji.

Hal-hal yang diceritakan di atas saya rasakan pula dan juga banyak dirasakan jamaah haji lainnya, namun alangkah sayangnya jika yang diingat hanya tidak enaknya.... biarlah yang tidak enak itu jadi bahan evaluasi untuk para penyelenggara haji untuk berbuat lebih baik di tahun-tahun mendatang, ... masa sih tidak bisa mengambil pelajaran dari setiap kejadian haji yang sifatnya rutin!!?

Untuk para calon jemaah haji.... semoga tidak surut langkah bila mendengar cerita yang tidak enak tentang ibadah haji .... pengalaman kami ibadah haji itu ... Alhamdulillah sangat ueenak ...dan nikmat luar biasa, meskipun berbagai cobaan dan ujian ditemui mulai di tanah air berangkat ke tanah suci dan kembali lagi ke tanah air. Jika kita mensikapi semua kejadian dengan positif .. Insya Allah semua perjalanan haji dapat dinikmati dan hal itu mendorong kami untuk selalu ingin kembali ke tanah suci.

Pada dasarnya Ibadah haji adalah kegiatan habluminallah dan habluminannas .. yang pada umumnya jemaah sukses dalam ritual ibadah ... tapi banyak sekali gagal dalam hubungan antara sesama jemaah.... padahal setiap saat kita berinteraksi dengan manusia.... kuncinya kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi setiap situasi serta tetap berusaha mencari cara serta membantu siapapun yang membutuhkan bantuan.

Pada ibadah haji tahun 2008 kami juga tinggal di daerah syauqiyah dengan maktab nomor 647 kota Bandung dan Garut bertetangga dengan Pak Haji Hasan di maktab 649  yang jaraknya ke masjidil haram 12 Km. Sayang kami tidak saling mengenal dan mungkin pernah bertemu. Di Madinah juga lokasi maktab cukup jauh di Baraqah Waqaisi, karena kalau jalan kaki butuh waktu 15 menit sd. 20 menit. Meskipun jauh kami sangat menikmati kondisi yang ada karena kami bisa melihat sisi-sisi kota Mekah dan Madinah secara lebih detail .... yang ternyata kota Bandung tidak layak disebut kota kembang dibanding kota Mekah dan Madinah yang banyak ditanami berbagai bunga yang indah serta taman-taman yang terawat baik.

Bus gratis yang disediakan sangat membantu dan menjadi andalan kami menuju dan kembali dari Masjidil Haram karena rutenya pasti ... meskipun gratis tetap saja supir minta baksis 1 riyal. Kadang-kadang kami juga menggunakan kendaraan umum mulai dari mobil toyota landcruiser sampai mobil bak terbuka yang tarifnya 2 riyal .. bahkan menjelang wuquf menjadi 5 riyal sd. 10 riyal karena bis gratis ditarik untuk persiapan Armina. Alasan jauh juga sering dilontarkan jamaah lain terutama yang sepuh .. sayang jauh-jauh ke tanah suci hanya melaksanakan ibadah di masjid dekat maktab, sehingga muncul istilah haji maktabis. Betul juga kalau pulang ke maktab agak sulit jika kita tidak benar-benar menghapal rute yang dilalui serta ciri-ciri terdekat maktab kita. Alhamdulillah selama itu kami belum pernah tersesat kecuali pada saat awal kedatangan.

Makanan juga tersedia berbagai macam mulai yang sederhana sampai yang berkelas sesuai dengan kantong kita ... tinggal pilih.....ada juga shadaqah dari penduduk setempat atau TKI yang memberi makanan gratis . bahkan pemerintah juga menyediakan nasi dan lauk instan .. tinggal direbus .. jadilah nasi + ayam bumbu rujak, kari ayam dan sayur asem .... Alhamdulillah membantu pengiritan bekal.... memang banyak jamaah yang tidak mau makan makanan instan yang rasanya menurut mereka tidak berselera ... wah kalau mengikuti selera bagaimana kita bisa sehat dan melaksanakan ibadah yang butuh kekuatan fisik.

Antri dan berdesak-desakan dalam berbagai hal mulai prasmanan, naik bis, ke toilet, bahkan beribadah .... merupakan bumbu penyedap.. yang sebenarnya timbul karena umat islam tidak pernah mau tertib... coba kalau tertib dan sabar tentu semuanya teratur dan nyaman ..... lebih baik dari situ kita ambil hikmahnya..... ternyata kita ini masih belum beradab..... dan sebenarnya banyak cara untuk mensiasati kondisi tersebut tanpa kita merasa sulit. Rasulullah SAW saja waktu dilempari batu di Thaif malah mendoakan mereka ..... padahal Malaikat saja menawarkan diri untuk membalas ... Subhanallah.

Penulis juga pernah kecopetan di depan Kabah pada saat istilam ke hajar aswad ... masya Allah di depan Kabah ada pencopet !!? ... padahal istri ada di belakang, namun yang dirasakan ... Subhanallah tidak ada rasa jengkel yang ada rasa ikhlas ... bahkan pencopet tersebut didoakan untuk bertobat dan mungkin dia membutuhkan tapi tidak berani minta. Anehnya sebelumnya, semua surat2 dan identitas sudah dikeluarkan dari dompet, uang hanya bawa sedikit dan sebagian disimpan dalam saku .... barangkali kalo kecopetan di tanah air ... mungkin perasaan yang timbul berbeda jauh.

Saudara-saudara calon jemaah haji... janganlah takut dan membayangkan hal-hal yang kurang enak ... Insya Allah nikmat rasanya ibadah di depan Kabah yang selama ini hanya dibayangkan ... shalat dan berdoa di Raudah serta di tempat-tempat doa dikabul lainnya di Hijr Ismail, di Multazam ... thawaf, sai, wuquf, mabit di muzdalifah, jumrah, dan lain-lain ...  hati tersentuh .. mulut bergetar ... air mata menetes bahagia .... Labbaik Allahumma Labbaik .... kapan kami bisa kembali lagi menjadi tamu Mu ya Allah .... semoga....

Bagi yang belum berhaji... segera bulatkan niat ... buka tabungan berapapun kesanggupannya entah sepuluh ribu sebulan, seratus ribu, satu juta dst... belajar manasik ...berusaha... berdoa .... dst. Insya Allah Allah akan mencukupkan biaya perjalanan haji Saudara ... karena biayanya ... graaatiiis... terbukti tabungan kami sekarang sudah kembali lagi dalam waktu satu tahun .... Alhamdulillah.

Semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum wr. wb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum  wr.wb.</p>
<p>Alhamdulillah Shohib sudah menjalankan ibadah haji meskipun dengan berbagai pengalaman yang dirasakan serba tidak enak. </p>
<p>Ibadah haji sebagai ibadah puncak umat Islam pada dasarnya perlu kebulatan niat, pemahaman ilmu manasik, kekuatan fisik, keikhlasan dan kesabaran yang luar biasa sehingga semua prosesi ibadah haji dapat dilaksanakan secara sempurna dan pada akhirnya diharapkan dapat menjadi haji mabrur yang tercermin dari perbaikan sikap dan perilaku dibanding sebelum naik haji.</p>
<p>Hal-hal yang diceritakan di atas saya rasakan pula dan juga banyak dirasakan jamaah haji lainnya, namun alangkah sayangnya jika yang diingat hanya tidak enaknya&#8230;. biarlah yang tidak enak itu jadi bahan evaluasi untuk para penyelenggara haji untuk berbuat lebih baik di tahun-tahun mendatang, &#8230; masa sih tidak bisa mengambil pelajaran dari setiap kejadian haji yang sifatnya rutin!!?</p>
<p>Untuk para calon jemaah haji&#8230;. semoga tidak surut langkah bila mendengar cerita yang tidak enak tentang ibadah haji &#8230;. pengalaman kami ibadah haji itu &#8230; Alhamdulillah sangat ueenak &#8230;dan nikmat luar biasa, meskipun berbagai cobaan dan ujian ditemui mulai di tanah air berangkat ke tanah suci dan kembali lagi ke tanah air. Jika kita mensikapi semua kejadian dengan positif .. Insya Allah semua perjalanan haji dapat dinikmati dan hal itu mendorong kami untuk selalu ingin kembali ke tanah suci.</p>
<p>Pada dasarnya Ibadah haji adalah kegiatan habluminallah dan habluminannas .. yang pada umumnya jemaah sukses dalam ritual ibadah &#8230; tapi banyak sekali gagal dalam hubungan antara sesama jemaah&#8230;. padahal setiap saat kita berinteraksi dengan manusia&#8230;. kuncinya kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi setiap situasi serta tetap berusaha mencari cara serta membantu siapapun yang membutuhkan bantuan.</p>
<p>Pada ibadah haji tahun 2008 kami juga tinggal di daerah syauqiyah dengan maktab nomor 647 kota Bandung dan Garut bertetangga dengan Pak Haji Hasan di maktab 649  yang jaraknya ke masjidil haram 12 Km. Sayang kami tidak saling mengenal dan mungkin pernah bertemu. Di Madinah juga lokasi maktab cukup jauh di Baraqah Waqaisi, karena kalau jalan kaki butuh waktu 15 menit sd. 20 menit. Meskipun jauh kami sangat menikmati kondisi yang ada karena kami bisa melihat sisi-sisi kota Mekah dan Madinah secara lebih detail &#8230;. yang ternyata kota Bandung tidak layak disebut kota kembang dibanding kota Mekah dan Madinah yang banyak ditanami berbagai bunga yang indah serta taman-taman yang terawat baik.</p>
<p>Bus gratis yang disediakan sangat membantu dan menjadi andalan kami menuju dan kembali dari Masjidil Haram karena rutenya pasti &#8230; meskipun gratis tetap saja supir minta baksis 1 riyal. Kadang-kadang kami juga menggunakan kendaraan umum mulai dari mobil toyota landcruiser sampai mobil bak terbuka yang tarifnya 2 riyal .. bahkan menjelang wuquf menjadi 5 riyal sd. 10 riyal karena bis gratis ditarik untuk persiapan Armina. Alasan jauh juga sering dilontarkan jamaah lain terutama yang sepuh .. sayang jauh-jauh ke tanah suci hanya melaksanakan ibadah di masjid dekat maktab, sehingga muncul istilah haji maktabis. Betul juga kalau pulang ke maktab agak sulit jika kita tidak benar-benar menghapal rute yang dilalui serta ciri-ciri terdekat maktab kita. Alhamdulillah selama itu kami belum pernah tersesat kecuali pada saat awal kedatangan.</p>
<p>Makanan juga tersedia berbagai macam mulai yang sederhana sampai yang berkelas sesuai dengan kantong kita &#8230; tinggal pilih&#8230;..ada juga shadaqah dari penduduk setempat atau TKI yang memberi makanan gratis . bahkan pemerintah juga menyediakan nasi dan lauk instan .. tinggal direbus .. jadilah nasi + ayam bumbu rujak, kari ayam dan sayur asem &#8230;. Alhamdulillah membantu pengiritan bekal&#8230;. memang banyak jamaah yang tidak mau makan makanan instan yang rasanya menurut mereka tidak berselera &#8230; wah kalau mengikuti selera bagaimana kita bisa sehat dan melaksanakan ibadah yang butuh kekuatan fisik.</p>
<p>Antri dan berdesak-desakan dalam berbagai hal mulai prasmanan, naik bis, ke toilet, bahkan beribadah &#8230;. merupakan bumbu penyedap.. yang sebenarnya timbul karena umat islam tidak pernah mau tertib&#8230; coba kalau tertib dan sabar tentu semuanya teratur dan nyaman &#8230;.. lebih baik dari situ kita ambil hikmahnya&#8230;.. ternyata kita ini masih belum beradab&#8230;.. dan sebenarnya banyak cara untuk mensiasati kondisi tersebut tanpa kita merasa sulit. Rasulullah SAW saja waktu dilempari batu di Thaif malah mendoakan mereka &#8230;.. padahal Malaikat saja menawarkan diri untuk membalas &#8230; Subhanallah.</p>
<p>Penulis juga pernah kecopetan di depan Kabah pada saat istilam ke hajar aswad &#8230; masya Allah di depan Kabah ada pencopet !!? &#8230; padahal istri ada di belakang, namun yang dirasakan &#8230; Subhanallah tidak ada rasa jengkel yang ada rasa ikhlas &#8230; bahkan pencopet tersebut didoakan untuk bertobat dan mungkin dia membutuhkan tapi tidak berani minta. Anehnya sebelumnya, semua surat2 dan identitas sudah dikeluarkan dari dompet, uang hanya bawa sedikit dan sebagian disimpan dalam saku &#8230;. barangkali kalo kecopetan di tanah air &#8230; mungkin perasaan yang timbul berbeda jauh.</p>
<p>Saudara-saudara calon jemaah haji&#8230; janganlah takut dan membayangkan hal-hal yang kurang enak &#8230; Insya Allah nikmat rasanya ibadah di depan Kabah yang selama ini hanya dibayangkan &#8230; shalat dan berdoa di Raudah serta di tempat-tempat doa dikabul lainnya di Hijr Ismail, di Multazam &#8230; thawaf, sai, wuquf, mabit di muzdalifah, jumrah, dan lain-lain &#8230;  hati tersentuh .. mulut bergetar &#8230; air mata menetes bahagia &#8230;. Labbaik Allahumma Labbaik &#8230;. kapan kami bisa kembali lagi menjadi tamu Mu ya Allah &#8230;. semoga&#8230;.</p>
<p>Bagi yang belum berhaji&#8230; segera bulatkan niat &#8230; buka tabungan berapapun kesanggupannya entah sepuluh ribu sebulan, seratus ribu, satu juta dst&#8230; belajar manasik &#8230;berusaha&#8230; berdoa &#8230;. dst. Insya Allah Allah akan mencukupkan biaya perjalanan haji Saudara &#8230; karena biayanya &#8230; graaatiiis&#8230; terbukti tabungan kami sekarang sudah kembali lagi dalam waktu satu tahun &#8230;. Alhamdulillah.</p>
<p>Semoga bermanfaat.<br />
Wassalamu&#8217;alaikum wr. wb.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeritaHajiComments/~4/zttB7yNGWrc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
	<feedburner:origLink>http://ceritahaji.com/2009/01/11/pengalaman-perjalanan-haji-indonesia-memang-serba-tidak-enak/comment-page-1/#comment-644</feedburner:origLink></item>
	<item>
		<title>Comment on Tanya Jawab: Menghajikan Orang yang Sudah Meninggal by ade Dj</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CeritaHajiComments/~3/vV_q9ATwz1w/</link>
		<dc:creator>ade Dj</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 13:08:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritahaji.com/?p=218#comment-643</guid>
		<description>Ass. Tiga tahun yang lalu( 2007) Alhamdulillah saya telah berangkat hajji bersama2 saudara, pada waktu itu saya &amp; almarhum suami berencana untuk pergi bersama, tapi Allah mempunyai rencana lain, Juni 2007 suami saya telah di panggil yang kuasa. Yang mau saya tanyakan, apakah saya boleh ba'dal haji untuk almarhum? Tks atas jawabanya. Wass</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass. Tiga tahun yang lalu( 2007) Alhamdulillah saya telah berangkat hajji bersama2 saudara, pada waktu itu saya &amp; almarhum suami berencana untuk pergi bersama, tapi Allah mempunyai rencana lain, Juni 2007 suami saya telah di panggil yang kuasa. Yang mau saya tanyakan, apakah saya boleh ba&#8217;dal haji untuk almarhum? Tks atas jawabanya. Wass</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/CeritaHajiComments/~4/vV_q9ATwz1w" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
	<feedburner:origLink>http://ceritahaji.com/2008/12/18/tanya-jawabmenghajikan-orang-yang-sudah-meninggal/comment-page-1/#comment-643</feedburner:origLink></item>
</channel>
</rss>
