<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-3981416105351547544</atom:id><lastBuildDate>Thu, 05 Sep 2024 15:32:46 +0000</lastBuildDate><category>Gurita Cikeas</category><category>Demo</category><category>Launching Buku</category><category>SBY</category><category>artikel</category><category>politik nasional</category><title>Cerita Heboh Cikeas</title><description></description><link>http://hebohcikeas.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Kardomo)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:keywords>cikeas,politic,indonesia</itunes:keywords><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3981416105351547544.post-2483506921713858920</guid><pubDate>Sat, 03 Apr 2010 02:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-08T17:31:48.110-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">artikel</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">politik nasional</category><title>Julia Perez Jadi Wakil Kepala Daerah...???</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgk-yhhsSG3oDirD_ojTzqjytvJYXQ07BhJ3mwiHu8rCC4rLmg2wiGynH-XpDc7arYeR8RbUcj1OeFb6rOHlwhEwbdXYSjaMFLyIiCdiV9UwejNUv5g7hVr-O0SBrMdAH7f4qQx5DDnxWjD/s1600/jupeok-dlm.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 179px; height: 200px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgk-yhhsSG3oDirD_ojTzqjytvJYXQ07BhJ3mwiHu8rCC4rLmg2wiGynH-XpDc7arYeR8RbUcj1OeFb6rOHlwhEwbdXYSjaMFLyIiCdiV9UwejNUv5g7hVr-O0SBrMdAH7f4qQx5DDnxWjD/s200/jupeok-dlm.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455737391674168194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada yang menggelitik saat menonton tayangan berita program METRO SIANG hari ini di Metro TV. Di tengah hebohnya berita Gayus Tambunan dengan uang segepok uangnya yang mencapai Rp 25 Miliar, tiba-tiba muncul berita tentang Julia Perez. Selebritis yang terkenal dengan keseksiannya itu, diberitakan menjadi salah satu calon wakil Bupati di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Senyum sedikit mengembang ketika membayangkan Julia Perez terpilih dan dalam satu kesempatan, duduk berdampingan dengan Presiden SBY. Maklum saja, Pacitan adalah kampung halaman sang Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabarnya, Jupe, begitu Julia Perez beken dipanggil, maju menjadi salah satu calon setelah beberapa partai mencalonkannya. Hebohnya lagi, beberapa partai tadi adalah PAN dan Hanura, walau sampai hari ini pencalonan itu masih menjadi pro dan kontra di dalam partai itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta  Julia Perez atau Jupe menyatakan siap menjadi calon Wakil Bupati Pacitan. Untuk itu Jupe pun menyiapkan diri dengan banyak membaca buku dan internet supaya mahir menjadi politikus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=105742" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jupe mengaku dari nol terjun ke dunia politik. Bahkan belum tergambar jelas dalam benak Jupe seperti apa kerja seorang politikus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku di dunia politik dari nol. Modal baca buku dan internet aku belajar buat jadi politikus," kata Jupe saat ditemui di Lapiaza, Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (2/4/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kontroversi yang akan mengganjal langkahnya menuju Pacitan 2, pelantun 'Belah Duren' itu tak mau ambil pusing. Menurutnya pro kontra sudah bagian dari makanan sehari-harinya sebagai artis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Belum ada (khawatir-red) untuk saat ini, justru aku malah menggebu-gebu, maju terus pantang mundur," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bah, semakin banyak saja artis yang digayang-gayang menjadi kepala  daerah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ebi/iy)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://hebohcikeas.blogspot.com/2010/04/julia-perez-jadi-wakil-kepala-daerah.html</link><author>noreply@blogger.com (Kardomo)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgk-yhhsSG3oDirD_ojTzqjytvJYXQ07BhJ3mwiHu8rCC4rLmg2wiGynH-XpDc7arYeR8RbUcj1OeFb6rOHlwhEwbdXYSjaMFLyIiCdiV9UwejNUv5g7hVr-O0SBrMdAH7f4qQx5DDnxWjD/s72-c/jupeok-dlm.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3981416105351547544.post-3172548614422239208</guid><pubDate>Tue, 16 Feb 2010 09:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-04T07:44:04.863-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Gurita Cikeas</category><title>Membongkar Gurita Cikeas: Informasi yang Fenomenal</title><description>“Apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang bocor atau tidak sesuai dengan peruntukannya? Bahkan berkembang pula desas-desus,rumor, atau tegasnya fitnah, yang mengatakan bahwa sebagian dana itu dirancang untuk dialirkan ke dana kampanye Partai Demokrat dan Capres SBY; fitnah yang sungguh kejam dan sangat menyakitkan….&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sejauh mana para pengelola Bank Century yang melakukan tindakan pidana diproses secara hukum, termasuk bagaimana akhirnya dana penyertaan modal sementara itu dapat kembali ke negara?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sekelumit pertanyaan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidatonya hari Senin malam, 23 November 2009, menanggapi rekomendasi Tim 8 yang telah dibentuk oleh Presiden sendiri, untuk mengatasi krisis kepercayaan yang meledak di tanah air, setelah dua orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) – Bibit S Ryanto dan Chandra M Hamzah – ditetapkan sebagai tersangka kasus pencekalan dan penyalahgunaan wewenang, hari Selasa, 15 September, dan ditahan oleh Mabes Polri, hari Kamis, 29 Oktober 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali, tanpa disadari oleh SBY sendiri, pernyataannya yang begitu defensif dalam menangkal adanya kaitan antara konflik KPK versus Polri dengan skandal Bank Century, bagaikan membuka kotak Pandora yang sebelumnya agak tertutup oleh drama yang dalam bahasa awam menjadi populer dengan julukan drama cicak melawan buaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, drama itu, yang begitu menyedot perhatian publik kepada tokoh Anggodo Widjojo, yang dijuluki “calon Kapolri” atau “Kapolri baru”, cukup sukses mengalihkan perhatian publik dari skandal Bank Century, bank gagal yang mendapat suntikan dana sebesar Rp 6,7 trilyun dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jauh melebihi Rp 1,3 trilyun yang disetujui DPR‐RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain merupakan tabir asap alias pengalih isu, penahanan Bibit dan Chandra oleh Mabes Polri dapat ditafsirkan sebagai usaha mencegah KPK membongkar skandal Bank Century itu, bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soalnya, investigasi kasus Bank Century itu sudah didorong KPK (Batam Pos, 31 Agust 2009). Sedangkan BPK juga sedang meneliti pengikutsertaan dana publik di bank itu, atas permintaan DPR‐RI pra‐Pemilu 2009. (source : inilah.com) - Download Cuplikan Sinopsis Buku &lt;a href="http://www.infodariarini.blogspot.com/"&gt;Gurita Cikeas.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://hebohcikeas.blogspot.com/2010/02/membongkar-gurita-cikeas-informasi-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Kardomo)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3981416105351547544.post-4244284007441977661</guid><pubDate>Tue, 16 Feb 2010 09:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-04T07:44:04.875-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Gurita Cikeas</category><title>Pansus Borong Buku “Membongkar Gurita Cikeas”</title><description>Sejauh mana para pengelola Bank Century yang melakukan tindakan pidana diproses secara hukum, termasuk bagaimana akhirnya dana penyertaan modal sementara itu dapat kembali ke negara?”&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sekelumit pertanyaan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidatonya hari Senin malam, 23 November 2009, menanggapi rekomendasi Tim 8 yang telah dibentuk oleh Presiden sendiri, untuk mengatasi krisis kepercayaan yang meledak di tanah air, setelah dua orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) – Bibit S Ryanto dan Chandra M Hamzah – ditetapkan sebagai tersangka kasus pencekalan dan penyalahgunaan wewenang, hari Selasa, 15 September, dan ditahan oleh Mabes Polri, hari Kamis, 29 Oktober 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali, tanpa disadari oleh SBY sendiri, pernyataannya yang begitu defensif dalam menangkal adanya kaitan antara konflik KPK versus Polri dengan skandal Bank Century, bagaikan membuka kotak Pandora yang sebelumnya agak tertutup oleh drama yang dalam bahasa awam menjadi populer dengan julukan drama cicak melawan buaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, drama itu, yang begitu menyedot perhatian publik kepada tokoh Anggodo Widjojo, yang dijuluki “calon Kapolri” atau “Kapolri baru”, cukup sukses mengalihkan perhatian publik dari skandal Bank Century, bank gagal yang mendapat suntikan dana sebesar Rp 6,7 trilyun dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jauh melebihi Rp 1,3 trilyun yang disetujui DPR‐RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain merupakan tabir asap alias pengalih isu, penahanan Bibit dan Chandra oleh Mabes Polri dapat ditafsirkan sebagai usaha mencegah KPK membongkar skandal Bank Century itu, bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soalnya, investigasi kasus Bank Century itu sudah didorong KPK (Batam Pos, 31 Agust 2009). Sedangkan BPK juga sedang meneliti pengikutsertaan dana publik di bank itu, atas permintaan DPR‐RI pra‐Pemilu 2009. (source : inilah.com) - Download Cuplikan Sinopsis Buku &lt;a href="http://www.infodariarini.blogspot.com/"&gt;Gurita Cikeas.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;blink&gt;&lt;/blink&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://hebohcikeas.blogspot.com/2010/02/pansus-borong-buku-membongkar-gurita.html</link><author>noreply@blogger.com (Kardomo)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3981416105351547544.post-1317564631073748008</guid><pubDate>Tue, 16 Feb 2010 09:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-04T07:44:04.880-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Demo</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Gurita Cikeas</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Launching Buku</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">SBY</category><title>Launching Gurita Cikeas Diwarnai Demo Dukung SBY</title><description>Ferdinan - Okezone&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA - Peluncuran buku Membongkar &lt;a href="http://www.infodariarini.blogspot.com/"&gt;Gurita Cikeas&lt;/a&gt;: Di Balik Skandal Bank Century yang ditulis George Junus Aditjondro hari ini di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, diwarnai aksi unjuk rasa pendukung SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan okezone di lapangan, Rabu (30/12/2009), massa yang menamakan diri Solidaritas Rakyat Indonesia ini mambawa spanduk berukuran besar bertuliskan “Hidup SBY”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aksi yang diikuti sekira 25 orang tersebut, massa membawa poster bertuliskan “Buku &lt;a href="http://www.infodariarini.blogspot.com/"&gt;Gurita Cikeas&lt;/a&gt; itu fitnah”, “George pengkhianat bangsa”. Mereka juga mengenakan topeng bergambar george.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, salah seorang orantor dalam orasinya menuding George sebagai antek asing dan semua isi dari buku &lt;a href="http://www.infodariarini.blogspot.com/"&gt;Gurita Cikeas&lt;/a&gt; adalah fitnah. Massa juga menyayikan lagu nasional “sorak sorai bergembira”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menarik simpati, massa menggelar aksi teatrikal di tengah jalan. Aksi ini pun memacetkan arus lalu lintas Jalan Kalibata Raya menuju Pancoran, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, aksi puluhan orang tersebut sempat menyita perhatian pengunjung bedah buku karangangn George. Meski berjarak hanya 5 meter dari lokasi acara, namun acara sekaligus peluncuran buku tersebut tetap berjalan normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku karangan George memunculkan polemik karena memaparkan data-data sensitif terkait Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan orang-orang di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya terkait dugaan keterlibatan orang-orang di sekitar SBY dalam skandal Bank Century yang merugikan negara sebesar Rp 6,7 triliun itu.(kem)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://hebohcikeas.blogspot.com/2010/02/launching-gurita-cikeas-diwarnai-demo.html</link><author>noreply@blogger.com (Kardomo)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>