<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704</atom:id><lastBuildDate>Thu, 19 Dec 2024 03:17:11 +0000</lastBuildDate><category>Artikel</category><category>My Life</category><category>My Story</category><category>Puisi</category><category>Inspirasi</category><title>Cerita Syahidah</title><description>Mengapa saya harus menulis? Karena saya memang harus menulis.</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (syahidah)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Mengapa saya harus menulis? Karena saya memang harus menulis.</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-3641290885046823422</guid><pubDate>Sat, 09 Jan 2021 06:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2021-01-08T23:14:47.670-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Inspirasi</category><title>Setitik OASE Dalam Menggapai Mimpi</title><description>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Semua berawal dari sebuah
mimpi dan keinginan yang kuat. Kutulis satu persatu mimpiku dalam selembar
kertas. Kutempelkan kertas itu di atas dinding meja belajarku, puluhan mimpi ku
tulis tanpa menghiraukan akan terwujud atau tidak. Satu demi satu targetku
tercoret dan menandakan targetku sudahlah tercapai. Mimpi terbesarku setelah
lulus SMA adalah kuliah dengan beasiswa. Aku ingin meringankan beban
orangtuaku. Sudah lumayan besar beban mereka untuk mencukupi kebutuhan
sehari-hari. “jika ditambah dengan membiayai kuliahku sungguh tak mungkin bisa”
pikirku. Memang begitu adanya. Itulah motivasi terbesarku kenapa aku ingin
kuliah dengan beasiswa. Aku sangat mengetahui bagaimana kondisi keungan
keluargaku yang sungguh tidak memungkinkan untuk membiayai kuliahku. Semangat
untuk belajar menjadi peganganku untuk meraih mimpi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Aku lahir dari keluarga
yang kurang berkecukupan, Bapakku tidak bekerja, karena keterbatasan fisiknya.
Sejak lahir Bapak memilik fisik yang tidak sempurna seperti kebanyakan orang
normal, walaupun begitu aku tak pernah malu memiliki Bapak seperti beliau,
bahkan aku merasa bangga di tengah keterbatasan fisiknya, beliau tidak pernah
menjadi pengemis ataupun peminta-minta. Berbekal ilmu yang di dapatnya&amp;nbsp; ketika masih di pesantren Bapak di amanahkan
untuk mengisi pengajian di berbagai tempat atau lebih tepatnya disebut sebagai
Mubaligh. Alhamdulilah dengan ilmu itulah bapak menjadi seseorang yang disegani
dan tidak di pandang sebelah mata. Hasil infaq sukarela dari hasil mengisi
pengajian tersebut, bapak bisa mencukupi kebutuhan keluarga. Kalau ibuku adalah
seorang ibu rumah tangga dan bekerja sebagai buruh yaitu mensortir sisa-sisa hasil
produksi limbah pabrik seperti kain atau benang, itupun hanya cukup untuk biaya
makan sehari-hari. Bisa dibayangkan betapa sulitnya ekonomi keluargaku. Ya
begitulah adanya, dengan penghasilan yang tak menentu harus bisa mengelolanya
dengan baik. Alhamdulilah orangtuaku adalah orang yang pandai bersyukur atas
nikmat yang Allah berikan. Mereka tidak pernah mengeluh sedikit pun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perjalananku untuk
mendapatkan pendidikan tidaklah mudah, Saat SD aku sudah di didik untuk mandiri
karena keadaan keluargaku yang tidak mungkin memanjakanku seperti anak oranglain.
Setelah.menempuh pendidikan dasar selama 6 tahun, aku dinyatakan lulus dengan
hasil yang memuaskan. Jujur aku sangat senang sekali, semua guru memberikan
ucapan selamat. &lt;i&gt;“selamat ida, teruskanlah
pendidikanmu sampai ke jenjang yang lebih tinggi lagi, semoga sukses”&lt;/i&gt; Ya
kalimat itulah yang diucapkan Kepala Sekola dan para dewan guru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: 0in; margin-right: 0in; margin-top: 6.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah lulus SD, aku melanjutkan sekolahku ke
tingkat yang lebih tinggi yaitu SMP, ekonomi keluarga mulai sulit, ibuku
berhenti berkerja karena tempat ibu bekerja mengalami kebangkrutan. Akhirnya
Bapak mencari nafkah sendirian. Hampir pada saat itu aku harus berhenti sekolah
karena keterbatasan biaya. Beruntunglah pada waktu itu ada Program Pemerintah
yang mengratiskan sekolah sampai tingkat SMP, jadi aku masih bisa bersekolah
meskipun dari kalangan tidak mampu. Untuk pergi ke sekolah yang ada di
perkampungan desa, aku harus berjalan kaki sejauh 4 KM, maka tidak ada pilihan
selain melewati sawah dan menyusuri rel kereta api setiap hari. Perjuangan yang
cukup melelahkan untuk meraih cita-cita. Meskipun demikian aku tak pernah
mengeluh tentang keadaan tersebut. Aku berkeyakinan dengan terus menempuh
pendidikan aku bisa sukses. Selama bersekolah aku belajar dengan rajin dan
penuh semangat, dan untuk pertama kalinya aku terjun ke dunia organisasi yaitu
OSIS dan mengikuti berbagai ekstrakulikuler seperti Pramuka dan PMR.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;

&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: .1in; margin-right: 0in; margin-top: 6.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Tiga tahun berlalu, setelah lulus dari SMP pikiranku
mulai galau kembali, di satu sisi aku ingin sekali melanjutkan pendidikan ke
tingkat yang lebih tinggi lagi, tetapi di sisi lain ekonomi keluarga sudah
tidak mendukung. Namun, aku mulai memberanikan diri untuk berbicara tentang
kelanjutan sekolahku. Berkenaan dengan melanjutkan pendidikan Bapak tidak
banyak bicara. Beliau diam ketika aku mengutarakan keinginanku untuk melanjutkan
sekolah. Sejenak bapak diam dan berkata “&lt;i&gt;Nak,
Bapak mendukungmu untuk melanjutkan pendidikan, tetapi kamu juga harus tau,
kita orang biasa untuk makan saja susah, sudahlah kamu ikut kerja saja sama
kakakmu ke pabrik, sekolah sampai SMP pun sudah cukup.” &lt;/i&gt;Mendengar perkataan
tersebut, separuh hatiku hancur, betapa tidak perjuangan selama 9 tahun apakah
akan sirna selama 1 detik ucapan Bapak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; margin-left: .1in; margin-right: 0in; margin-top: 6.0pt; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif; font-size: 12pt; text-indent: 0.5in;"&gt;Melihat anaknya yang
larut dalam kesedihan, akhirnya Bapak mengusahakan agar aku tetap lanjut ke
sekolah yang lebih tinggi lagi. &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif; font-size: 12pt; text-indent: 0.5in;"&gt;“Nak,
Bapak sudah berbicara dengan teman Bapak, beliau mempunyai sekolah sekaligus
ketua yayasan disana. kamu bisa ikut sekolah disana secara gratis, kamu bisa
tinggal bersama beliau, selagi pembangunan pondok pesantren belum selesai.” &lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif; font-size: 12pt; text-indent: 0.5in;"&gt;Betapa
senangnya setelah mendengar kabar tersebut, semangatku mulai bangkit kembali. Tak
mengapa jika aku harus jauh dari keluargaku yang paling penting kenginanku
untuk bersekolah bisa tercapai.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dengan niat yang kuat
serta dukungan dari kedua orangtua akhirnya aku berangkat ke tempat teman Bapak
namanya Pak Haji Urip, beliau sangat ramah sekali. Bapak menitipkanku kepada
beliau. Akhirnya Aku resmi diterima sebagai siswa di Madrasah Aliyah AL- IRFAN
Tanjungsari dan mengambil jurusan IPA. Berhubung sekolahnya masih baru dan
hanya membuka satu jurusan, jadi aku tak bisa memilih jurusan sesuai minatku.
Tetapi tak mengapa sudah bisa bersekolah pun sudah bersyukur. Di awal masuk
sekolah aku mulai beradaptasi dengan kondisi lingkungan sekolah tersebut. Aku
mulai aktif beroganisasi dan masuk menjadi pengurus OSIS, tak sampai disitu aku
juga aktif di kegiatan ekstrakulikuler Pramuka. Kegiatan lain yang paling
berkesan ialah mewakili sekolah mengikuti perkemahan Pramuka tingkat Cabang
2012, waktu itu aku dan teman-teman berhasil menjuarai lomba LKBB tingkat
Nasional dan mendapat peringkat ke 2. Selain itu aku juga mengikuti kegiatan
drum band dan selalu tampil ketika acara memperingati hari kemerdekaan Republik
Indonesia di tingkat kecamatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Aku begitu ingat mimpiku
semasa SMA adalah mempertahankan peringkat pararel tiap semester. Aku harus
mengatakan “BISA” untuk mimpiku ini. Sungguh sulit untuk mempertahankannya.
Memang benar mempertahankan sesuatu itu jauh lebih sulit dari pada meraih
sesuatu yang belum pernah kita capai. Aku sudah membuktikan hal itu. Alhamdulilah
mimpi itu tercapai hingga akupun lulus dari SMA. Dari semester 1-6 aku selalu
menduduki peringkat pararel dari satu kelas. Tiap kali penerimaan Rapot aku
selalu berdoa agar mimpiku tercapai. Jujur, walaupun aku dinilai sedikit
memiliki kemampuan dari pada teman-temanku yang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Selayaknya siswa kelas
XII di SMA, topik yang paling hangat di bicarakan adalah tentang kuliah, aku
adalah salah satu siswa yang merasa tidak nyaman jika dirundung dengan pertanyaan
ini, &lt;i&gt;“daa, kamu mau kuliah dimana?” &lt;/i&gt;Kalau
ditanya seperti itu, aku hanya menjawabnya dengan senyuman, biarkan takdir hidupku
yang menjawabnya dan nantikan jawabannya setelah lulus. Mulutku bisa berkata
seperti itu, namun sungguh batinku tersiksa, &lt;i&gt;“aku ingin kuliah, aku ingin kuliah kawan, seperti kalian”.&lt;/i&gt;Untuk sebagian
teman&lt;i&gt;, &lt;/i&gt;kuliah di perguruan tinggi
negerti itu hal biasa, bahkan untuk kuliah di perguruan tinggi swasta pun bukan
menjadi persoalan karena orangtua mereka memiliki kelapangan dalam hal
finansial. Namun bagiku, anak dari seorang buruh yang tidak jelas
penghasilannya, bukanlah hal mudah untuk menjawab pertanyaan semacam itu. Selama
masa-masa itu aku hanya berani menyebut keinginanku untuk kuliah itu dalam do’a
disetiap aku sholat, hanya berani mengadukan kegundahan hati saat itu pada yang
Maha Pemberi Rezeki, pada Allah SWT.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Saat waktu untuk kuliah
semakin dekat banyak sekali mahasiswa yang mengunjungi sekolahku untuk bersosialisai
tentang perguruan tinggi mereka. Mereka sangat antusias memperkenalkan Universitas
mereka. Mulai dari prestasinya, beasiswanya, fasilitasnya, dan lain-lain. Saat
itu ada sosialiasi dari Mahasiswa UNPAD yang menceritakan tentang Beasiswa dari
pemerintah yaitu Beasiswa Bidikmisi, dimana beasiswa tersebut diperuntukan
untuk siswa yang kurang mampu dalam segi finansial akan tetapi berprestasi baik
dibidang akademik maupun non akademik. Beasiswa tersebut membiayai kita sampai
lulus plus di tambah dengan pemberian uang saku senilai Rp. 600.000/ bulan. Rasa
tak percaya pun mengelilingi kepalaku. Sungguh aku baru mendengar beasiswa
tersebut, dalam benakku bertanya-tanya &lt;i&gt;“apakah
aku bisa mendapatkannya?”.&lt;/i&gt; Pokoknya aku bingung apa yang harus aku katakan,
yang jelas &lt;i&gt;“aku ingin sekali mendapatkan
beasiswa itu entah bagiamana caranya yang penting bisa kuliah tanpa memberatkan
orangtua”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah mendapatkan
informasi tentang Beasiswa, aku memutuaskan untuk memberanikan diri
menyampaikan hal ini pada Bapak dan Ibu. Seperti biasa, sehabis sholat maghrib
berjama’ah, kami sekeluarga tadarus bersama, dan ketika sudah selesai biasanya
kami selalu mengobrol santai. Dan inilah kesempatan yang paling kondusif bagi
kami untuk membahas banyak hal, misalnya tentang sekolah, masalah keluarga, dan
hal-hal lain. Ya, inilah saat yang tepat untuk membicarakan masalah kuliah. Aku
memberanikan diri, dengan mengucapkan bismillah dalam hati, aku mulai
percakapan malam itu, &lt;i&gt;“Bapa, Ibu, ida
atos kelas 3 SMA, ida hoyong neraskeun kuliah Pak, bu, manawi saur bapa sareng
ibu, pami ida diteraskeun kuliah, tiasa henteu?.” &lt;/i&gt;Begitulah ungkapanku
dalam bahasa sunda. Setelah mengucapkan kalimat itu, aku menatap wajah Bapak
dan ibuku lekat-lekat, ekspresi ibu waktu itu hanya diam dan melanjutkan
makannya, namun Bapak beliau terdiam dan terhenti dari makannya. Melihat
tanggapan Bapak seperti itu, perasaanku mulai tak enak, jantung berdebar
kencang, takut menanti kata-kata apa yang akan bapak lontarkan terkait hal ini.
Akhirnya bapak menjawab, “&lt;i&gt;Neng bapak
henteu ngaulahkeun neng kanggo kuliah, tapi biaya kuliah teh mahal, bilih henteu
kabiayaan ku bapak, kumaha pami kuliah neng mogok di tengah jalan?.” &lt;/i&gt;Setelah
aku mencoba menjelaskan bahwa ada beasiswa bidikmisi, akhirnya orangtua
mendukung untuk mendaftar beasiswa tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ku bulatkan tekadku dan
kutanamkan rasa percaya diri bahwa aku bisa. Aku menemui Pak Abdul Staf TU di
sekolahku yang bertugas dalam mengurus pendaftaran siswa yang akan melanjutkan
ke PTN, aku mendaftakan diri melalui jalur SNMPTN + Bidikmisi. Namun setelah
menunggu beberapa hari takdir berkata lain, Hari itu, harapan untuk meringankan
beban orangtua terasa menghilang menjadi angan-angan yang tak sampai. Pak Abdul
memberitahukan bahwa sekolah kita tidak bisa mendaftar beasiswa bidikmisi,
karena user id nya tidak diberikan. Mungkin karena sekolahnya masih baru dan
baru mengeluarkan 1 angkatan, minimal sudah ada 2 angkatan yang keluar untuk
mendaftarkan sekolah kita ke dikti kita bisa mencobanya lagi tahun depan.
Betapa sedihnya aku saat itu, hingga aku tidak mampu mengontrol kata-kata yang
keluar dari mulutku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Memang menyedihkan, di
saat teman-temanku dari sekolah lain bisa lanjut kuliah, aku malah harus
berhenti dan mengubur semua impianku, karena memang tidak ada pilihan lagi
selain pilihan itu. sejak saat itulah aku memutuskan untuk bekerja dan mencari
uang untuk membantu perekonomian keluargaku. Aku mulai aktif mencari lowongan
pekerjaan, dan memberanikan diri untuk melamar pekerjaan di sebuah perusahaan
Tekstill. Namun lamaran ku di tolak, perusahaan tersebut hanya membutuhkan
karyawan yang bisa menjahit, sedangkan aku tidak mempunyai keahlian untuk itu&lt;i&gt;. &lt;/i&gt;Dalam hati kumerintih&lt;i&gt;, “Ya Rabb, cobaan apa lagi ini, kau uji aku
dengan tantangan lagi”&lt;/i&gt; kembali ke prinsip awal, bahwa semuanya adalah
bagian dari skenario Allah yang ingin melihatku melewati setiap prosesnya
dengan baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Akhirnya aku pulang ke
rumah dengan rasa sedih, bingung, dan kecewa, itulah yang pada saat itu aku
rasakan. Kuliah tak jadi dan mendapat pekerjaan pun sulit. Masih di hari yang
sama, Allah memberi jawaban terhadap kesedihanku. Di sore harinya aku mendapat &lt;i&gt;SMS&lt;/i&gt; dari teman SMP ku dulu. Dia
mengabarkan bahwa dia akan mendaftar kuliah dengan beasiswa di Universitas
Terbuka, dia juga menjelaskan bukan biaya kuliah saja yang gratis bahkan kita
akan mendapatkan uang saku nantinya, dia pun menyuruhku untuk mencoba mendaftar.
Sejenak rasa penasaran pun mengelilingi pikiran ku, tanpa berpikir panjang aku
pergi ke warnet dan langsung mencari informasi tentang Universitas Terbuka.
Kemudian aku membaca tentang sejarah UT, Visi dan Misi serta sistem
pembelajaranya. Barulah aku tau kalau UT itu adalah perguruan tinggi negeri ke
45 di Indonesia. Tak sampai disitu aku mencari informasi tujuanku yaitu
beasiswa, dan ternyata benar UPBJJ-UT Bandung membuka pendaftaran beasiswa
bidikmisi, tetapi jurusannya sudah di tentukan dari pusatnya dan hanya membuka 2
jurusan yaitu jurusan Biologi dan Akuntansi. Betapa terkejutnya ketika melihat tanggal
pendaftarannya tinggal 2 hari lagi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Diawali dengan bismillah
dan tekad yang kuat aku memberanikan diri untuk mendaftar beasiswa tersebut. Aku
segera mengisi formulir pendaftarannya dan menyiapkan segala berkas-berkas
pendukungnya. Setelah semua persyaratannya lengkap aku berangkat ke UPBJJ-UT
Bandung, dengan didamping oleh Pak Abdul Staff TU di sekolahku. Kemudian aku pun
menyerahkan segala persyaratannya ke bagian informasi. Dan bagian informasi
mengatakan apabila dalam tahap seleksi administrasi lolos akan diberitahukan kembali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah beberapa hari
aku menunggu pengumuman selanjutnya dari pihak UT, akhirnya pemberitahuan itu datang,
aku dinyatakan lolos dalam seleksi pemberkasan tahap 1, kemudian aku di undang lagi
untuk datang ke UPBJJ-Bandung untuk mengikuti proses seleksi tahap 2 yaitu sesi
interview. Ketika aku datang untuk interview betapa terkejutnya melihat calon
mahasiswa yang cukup banyak, tetapi hanya 100 orang saja yang akan di terima.
Meskipun koutanya sedikit tak menyurutkan langkahku untuk tetap optimis dan
percaya diri untuk mengikuti tahap demi tahap proses seleksinya. Resah dan
gelisah menunggu pengumuman &amp;nbsp;akhirnya aku
mendapatkan pesan singkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0in; margin-right: 0in; margin-top: 6.0pt; margin: 6pt 0in 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Selamat
siang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Yth. Ida syahidah / MA AL-IRFAN
Tanjungsari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Rektor Universitas Terbuka dengan ini
menyatakan selamat dan sukses, anda terpilih sebagai salah satu Penerima
Beasiswa Bidikmisi Universitas Terbuka Wilayah Bandung, Mohon kesediaannya
untuk datang ke UPBJJ-Bandung untuk penandatangan kontrak kuliah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0in; margin-right: 0in; margin-top: 6.0pt; margin: 6pt 0in 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bandung,
Juli 2013&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;a.n Rektor &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;kepala UPBJJ-UT Bandung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dra.
Dina Thaib, M.Ed&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pesan tersebut langsung
ku sampaikan pada Bapak dan Ibu, mereka senang sekali. Air mata bercucuran
membasahi pipi. Beberapa hari kemudian saya mendapatkan pengumuman resmi dari
UT, isi pengumuman tersebut menyatakan bahwa saya di terima di Prodi Biologi. &amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sekarang tak terasa aku sudah menginjak
di semester 8 dan sedang menunggu pengumuman Yudisium. Dengan jurusan yang sama
sekali tidak aku sangka dan terbersit, namun inilah takdir disini aku mengenal
banyak orang yang baik hati. Sahabat-sahabat yang baik. Untuk Bapak terimakasih
atas semua perjuangannya sehingga aku bisa kuliah seperti sekarang ini, dan
untuk Ibuku terimakasih telah mempercayai aku untuk mewujudkan mimpi kecil
menjadi mahasiswa namun ini bukan akhir perjuangan, masih banyak perjuangan
untuk meraih cita-cita nanti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kisah
ini mungkin sederhana aku bukanlah mahasiswa yang cumlaude IPK 4.00 aku hanya
seorang anak yang pernah mempunyai sejuta mimpi, aku yang dulu bermimpi untuk kuliah
pun takut kini sedikit demi sedikit mulai meniti masa depan. Jangan salahkan
Bapak dan Ibumu ketika dalam ketidakmampuan, tetapi salahkanlah dirimu ketika
masih tidak mampu dalam memperjuangkan mimpimu. Yakinlah &amp;nbsp;ketika kita punya mimpi jangan pernah menyerah
berusahalah dan selalu libatkan Allah dalam setiap mimpi kita. Terus berjuang,
Tetap semangat. Terima kasih Bidikmisi terima kasih Universitas Terbuka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="rns"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2021/01/setitikoase-dalam-menggapai-mimpi-semua.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-7505389823626097533</guid><pubDate>Sat, 09 Jan 2021 06:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2021-01-08T23:44:20.894-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Inspirasi</category><title>MERAIH CINTA DENGAN SHALAWAT</title><description>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, serif; font-size: 12pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Cinta, ah Betapa tak
pernah membosankannya berbicara soal cinta. Berbicara soal cinta memang tidak
akan ada habisnya, Bagaikan menguras air laut yang tak akan pernah surut.
Ketika mendengar kata “Cinta” siapa orang yang tergambar di benak kita? Orang
tuakah? Suami? Istri? Pacar? Anak? Sahabat? Teman? Atau bahkan Allah Swt.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Cinta, sesuatu yang
bisa dirasakan namun tak mampu diartikan, walau ribuan kali terungkap faktanya
hanyalah sesuatu yang tersurat, bahkan tersirat. Tiap kali berbicara tentang
cinta, kisahnya selalu jadi sangat special dan indah di dalam sebuah realita
hidup yang kerap diperankan oleh tiap tokoh dengan jalan cerita yang berbeda
dan dengan cerita yang berbeda pula. Dan cinta membuat seseorang merasa dekat
dengan pujaannya. Begitu pula kepada Allah Swt. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Beberapa bulan yang lalu
saya berprofesi sebagai asisten dokter gigi di salah satu klinik. Tidak pernah
terbayangkan sama sekali kalau perusahaan tempat saya bekerja terdampak
pandemic covid-19, kala itu saya masih bekerja secara normal, Bahkan ketika
pandemic ini sedang hangat diperbincangkan di Indonesia, Perusahaan tempat saya
bekerja masih baik-baik saja dan beroperasi seperti biasa. Saya sudah bekerja
selama satu tahun dan tepat di bulan Maret saya memperpanjang kontrak kerja
sampai tahun depan. Rencana Allah memang tidak pernah ada yang bisa menebak. Memasuki
Bulan April kunjungan pasien mulai sedikit menurun, mungkin pasien pun mulai
takut untuk datang ke dokter gigi dalam kondisi seperti ini karena takut
tertular virus covid-19. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Setelah mengalami
penurunan pasien secara drastis, perusahaan mulai kebingungan bagaimana supaya
masih tetap bisa survive ditengah pandemic seperti ini dan bisa menggaji
karyawannya, maklum karena pendapatan perusahaan berasal dari kunjungan pasien
yang datang. Perusahaan pun memutuskan untuk meliburkan karyawannya selama satu
minggu, sambil menunggu kebijakan dari pemerintah. Dari situ saya masih
berpikiran positif, rasanya senang bisa istirahat sejenak, kapan lagi bisa
libur panjang pikirku dalam hati. Setelah seminggu berlalu saya mendapat kabar
dari atasan saya kalau libur di perpanjang lagi selama satu minggu kedepan. Mendapat
kabar seperti itu, pikiran saya mulai gak tenang, bagaimana tidak, melihat
berita di social media banyak sekali karyawan yang mulai di rumahkan bahkan
banyak pula yang terkena PHK, semoga ini tidak terjadi padaku gumamku dalam
hati. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dua pekan setelah di
liburkan saya pun mendapat kabar dari atasan untuk datang ke klinik pada hari selasa
pukul 17.00 WIB. Keesokan harinya saya datang ke klinik, saya sudah pasrah
apapun yang terjadi itu menjadi ketetapan yang terbaik dari Allah. Dan tenyata
benar apa yang saya khawatirkan selama ini, saya dan beberapa rekan yang lain
di rumahkan sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. Apakah kliniknya
tutup? Tentu tidak, klinik tetap buka hanya saja cuman melayani pasien yang
emergency seperti pendarahan pada gusi, gigi patah secara tiba-tiba, dan sakit
gigi yang tidak tertahankan. Dan itu pun hanya empat dokter yang jaga dan lima
Asisten dokter yang bekerja. &amp;nbsp;Bersyukur
gaji kami di bulan tersebut masih di bayarkan meskipun hanya setengahnya dari
total gaji yang biasa saya diterima. Kebingungan mulai saya rasakan, saya
memikirkan dari mana biaya untuk membayar kosan, biaya makan sehari-hari dan
keperluan yang lainnya. Tiga hari sebelum PSBB di berlakukan dan tiga hari
menjelang Bulan Ramadhan saya memutuskan untuk pulang ke rumah orangtua dan
memilih untuk tidak ngekos terlebih dahulu. Semua barang saya kemas dan saya bawa
pulang. Saya tetap berhusnudzon kepada Allah saya yakin Allah punya rencana
yang lebih indah lagi. Hikmahnya saya bisa berkumpul dan berpuasa di rumah
bersama keluarga setelah dua tahun Ramadhan selalu di luar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Malam Kemenangan pun
tiba. Tapi siapa yang menang? Malam ini suara takbir bergema-gema dilangit.
Memantul pada dinding setiap rumah. Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar… Dada
terasa makin sesak, isak tangis pun tak lagi mampu ditahan. Lebaran Iedul Fitri
tahun ini entah kenapa terasa lain. Berlebaran di tengah suasana pandemic,
mungkin ini menjadi suatu musibah yang tak pernah terpikirkan oleh kita semua.
Biasanya menjadi momentum yang paling di tunggu semua umat muslim di seluruh
dunia, dengan segala tradisi yang dilakukan di setiap daerah terutama moment
pulang kampung. Namun saya masih sangat bersyukur, bisa berkumpul bersama keluarga
yang mungkin tidak semua orang bisa melakukannya di tengah larangan mudik dari
pemerintah. Tapi disisi lain saya pun tidak bisa menyembunyikan kesedihan saya
karena tidak bisa sepenuhnya berbagi pada orangtua, saudara, keponakan dan
lain-lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sudah hampir tiga bulan
berlalu, tapi masih belum ada juga kejelasan dari perusahaan untuk dipanggil
bekerja kembali. Akhirnya saya memutuskan untuk mengajukan resign, meskipun ini
keputusan yang sangat berat, karena harus meninggalkan suasana kerja yang
nyaman dan teman-teman yang baik. Tetapi saya juga tidak bisa menunggu terus
tanpa kepastian. Selama tidak bekerja saya hanya mengandalkan sedikit uang
tabungan yang saya kumpulkan dari hasil bekerja. Dan saya pun menjadi reseller
berberapa produk hijab dan makanan untuk menambah uang jajan serta membantu
kedua orangtua.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;Setelah mengajukan resign, saya mulai mencari
pekerjaan kembali melalui internet. Meskipun menurut sebagian orang akan sulit
melamar pekerjaan di tengah suasana pendemic yang belum selesai, di tambah PSBB
yang terus diperpanjang. Saya tetap berusaha dan ikhtiar karena yakin Allah
tidak akan membiarkan hambanya kesusahan selama dia masih mau berusaha. Ketika
saya sedang mencari pekerjaan di internet, tanpa sengaja saya melihat satu
channel youtube yang membahas tentang “Keajaiban Sholawat” disana kreatornya
bercerita tentang keajaiban sholawat yang dia alami selama mengamalkan bacaan
sholawat. Saya pun penasaran dan mulai menonton videonya sampai selesai. Dari sana
saya mendapatkan ilmu bahwa keutamaan sholawat itu banyak sekali salah satunya
akan terhindar dari rasa gelisah, kekhawatiran, kepanikan, kecurigaan dan rasa
kebingungan akibat masalah yang sedang dihadapi, dapat membuka pintu rezeki
seluas-luasnya, dilapangkan segala urusannya di dunia, ditenangkan hati serta
mendatangkan rahmat hidayah dari Allah Swt dan masih banyak lagi keutamaan
sholawat yang lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;ketika kita berdo’a
mungkin sering kali merasa kalau do’a kita masih belum di kabulkan oleh Allah,
itu mungkin sebenarnya do’a kita bisa saja terkabul setiap kita berdo’a. Namun
bisa juga Allah menahannya karena sesuatu hal, bisa karena kita banyak berbuat
maksiat, ujub, sombong, iri, dengki dan banyak lagi. Shalawat adalah pengantar
yang baik, pendorong yang baik, buat apa? buat do’a. sering kita mendengar
celetukan “Banyakin shalawat, biar keinginan dan hajat kita terkabul. Tanpa
berpikir panjang saya pun sedikit demi sedikit mulai mengamalkan bacaan
shalawat tersebut. Shalawat yang saya baca tidak panjang hanya &lt;i&gt;“Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad”&lt;/i&gt;
sebanyak 100x setiap selesai shalat fardhu dan selesai shalat dhuha. Ketika
saya dalam perjalanan kemana-mana saya selalu membacanya sampai 1000x. Perasaan
setelah membaca amalan sholawat ini hati saya bener-bener tenang, yang biasanya
gelisah karena takut tidak mendapatkan pekerjaan lagi, sekarang menjadi lebih
tenang dan pasrah atas semua kehendakNya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;Selang tiga hari setelah mengajukan resign,
Masya Allah dengan kekuasaan Allah dan amalan sholawat ini saya dapat panggilan
kerja yang pertama, dan ini panggilan kerja tercepat yang pernah saya terima,
ketika hari jumat apply lamaran, dan hari sabtunya di telpon untuk interview di
hari minggu, karena perusahaannya sedang sangat membutuhkan karyawan supaya
hari senin bisa langsung bekerja. Besoknya saya datang untuk interview, tak
lupa di sepanjang perjalanan saya membaca shalawat sebanyak-banyaknya. Tak
disangka ketika interview HRD nya baik banget, beliau tertarik dengan Cv saya
dan Alhamdulillah saya langsung diterima kerja. Selain itu, ownernya ngasih saya
hijab yang bagus dengan kualitas kain yang premium. Masya Allah, Allah tuh baik
banget dalam waktu yang bersamaan ngasih dua rezeki sekaligus. Tetapi setelah
mempertimbangkan dan meminta saran dari orang tua, saya memutuskan untuk tidak
mengambil pekerjaannya, karena jarak yang terlalu jauh dan akhirnya saya pun mengikhlaskan
pekerjaan tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dari sana saya semakin
yakin dengan amalan shalawat ini, dan saya pun makin mengencangkan dan terus
mengamalkannya sambil berdo’a kepada Allah meminta yang terbaik. Dan untuk
kesekian kalinya Masya Allah, Allah mengabulkan do’a saya lagi. Selang beberapa
hari ada dua panggilan kerja sekaligus, masih di minggu yang sama. Betapa
mudahnya Allah mengabulkan hajat-hajat saya hanya dengan memperbanyak shalawat.
kita bukanlah apa-apa dan bukan siapa-siapa tanpa pertolongan dari-Nya. Jika
seorang hamba berkata &lt;i&gt;“ Ya Robb, Ya Robb,
Ya Robb, maka Allah menjawab, “Kupenuhi panggilanmu duhai hamba-Ku, memintalah,
maka akan ku beri.”&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Ini ilmu murah dan
wajib banget untuk kita lakukan, kita laksanakan. Karena, kalau kita sudah mengamalkan
ilmu shalawat ini dalam kehidupan sehari-hari, kita minta apapun pasti Allah
kasih asalkan tetap bersabar, terus berikhtiar dan tidak berputus asa. Lalu
apakah saya membaca shalawat hanya karena ingin mendapat rezeki saja, setelah
dapat rezeki saya gak mengamalkannya lagi? Tentu tidak, dapat atau pun tidak
rezekinya saya akan tetap bershalawat. Karena saya sudah jatuh cinta dengan
amalan shalawat ini dan akan saya jadikan pegangan seumur hidup. Bila kita
sudah melakukan segala sesuatu dengan hati, pasti kesuksesan pun akan
mengikuti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;



&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="rns"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2021/01/meraihcinta-dengan-shalawat-cinta-ah.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-8079316673089087301</guid><pubDate>Thu, 28 Sep 2017 11:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-28T04:02:04.273-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My Story</category><title>Ketika Raga sudah tak lagi menyapa</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVcbB4mvv15OEF1jF7wHJ0sHQxBkUEIRXA4Dg86tGfl_DXLX3qSb8ySD3HALIThYDpr-_Ztc0V1IU4rbsCF23GdW9Okveyo6p9R2jPnhzz97dU2hAd7DoYrx8KXs9hG0GNmet7jWrsV_k_/s1600/close-up-of-father-holding-his-daughter-hand-so-sweet-family-ti_1150-846.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" data-original-height="417" data-original-width="626" height="266" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVcbB4mvv15OEF1jF7wHJ0sHQxBkUEIRXA4Dg86tGfl_DXLX3qSb8ySD3HALIThYDpr-_Ztc0V1IU4rbsCF23GdW9Okveyo6p9R2jPnhzz97dU2hAd7DoYrx8KXs9hG0GNmet7jWrsV_k_/s400/close-up-of-father-holding-his-daughter-hand-so-sweet-family-ti_1150-846.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; “tettt” telfon di tutup, sekilas terlintas kembali foto Abah di layar telfon. Aku memandanginya penuh rindu. Terakhir abah berkata bahwa kondisinya sehat dan masih sibuk mengurusi usaha roti bakarnya yang memiliki beberapa cabang di kota kembang. Aku merebahkan tubuhku, peluh kembali mengucur, sudahlah hanya sakit biasa. Ku ambil jaket abu yang menggantung tak beraturan di atas kursi, hari ini ada mata pelajaran tafsir Qur’an Sayyid Hasan di kampus.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Aku bergegas, trotoar di depanku terlihat memanjang. Kendaraan hilir mudik di tengan jalan raya, mesir sedang mengalami musim panas yang cukup membuatku tersisa. Tahun ini tahun pertamaku di negeri Cleopatra, aku harus banyak menyesuaikan diri disini. Kami tiga bersaudara kakakku yang pertama Halim sudah menikah dan tinggal di Jakarta, kakakku yang kedua Irham adalah juara kelas sejak kecil, abah begitu membanggakannya. Pendidikannya begitu cepat melesat dia menyelesaikan pendidikan menengah dan menengah atasnya dalam waktu empat tahun. Aku sendiri delapan bulan yang lalu baru lulus dari pondok modern yang mengajarkanku banyak hal, termasuk berbahasa. Sebulan kemudian mengikuti test untuk ke Mesir dan Turki, Alhamdulillah universitas kenamaan ini menerimaku sebagai salah satu dari mahasiswanya.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ku sambangi pintu masuk, lorong univ terlihat lenggang, cuman ada beberapa orang saja yang sibuk dengan urusannya masing-masing. aku melangkah lebih cepat, waktu menunjukkan pukul dua siang, jika Sayyid datang tepat waktu maka aku sudah terlambat mengingikuti pelajarannya. Kali ini keberuntungan ada di pihakku, Sayyid belum datang dan kelas masih terlihat kosong, aku memilih deretan bangku kedua dari depan karena bangku pertama biasanya diisi oleh mahasiswa senior yang memang mengambil jurusan tafsir. &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tiba-tiba telfonku berbunyi, lantunan surah al-kautsar mengalun dari celah-celah speakernya, ku lihat nomor yang tertera, kodenya negara Malaysia. Aku keluar tentu saja dengan segera, pelajaran tafsir ini lebih penting dari pelajaran tambahan manapun menurutku, dengan tafsir kita bisa mengenali al-Qur’an dari dalamnya serta menganalisis lebih dalam lagi makna-makna yang terkandung di dalamnya. Terdengar suara di sebrang sana: “Sar, gimana kabarmu? Sehat, ini sarah kan”, sejenak aku berfikir, suara terburu-buru, nadanya tidka beraturan, datang-datang ga salam dan langsung nanya kabar siapa lagi kalau bukan melisa!, “ee… e… iya ini Sarah, Alhamdulillah berkat doa dari semuanya, ana baik, kau gimana mel?”. “aku baik sar, oya seminggu lagi aku dapat tiket buat ke Mesir nih, bisa ajak aku jalan-jalan ga? Hehe, ceritanya ada destinasi bisnis papa yang harus aku cek disana, sekalian cari buku buat skripsi, sekalian cari tempat buat foto-foto, sekalian nyoba kuliner timur tengah sekalian beli baju buat kuliah, sekalian………………..” “Melisaaaaaaaaaaaaaaaa……. Cukup! Iya aku akan nganterin kamu kemanapun kamu mau, yang jelas kamu pastiin dulu tiketnya tanggal berapa terusnya berangkat sama siapa terus bawa apa aja, kopernya segimana, terus……………….” Saraaahhh,,, are u srupid? Haha, kau nyuruh aku diem sendrinya ngomong mulu”, sejenak kami diam, lalu suara cekikikan terdengar dari seberang sana, aku tersenyum lega, lisa masih sama seperti dulu, asyik dan ga bawa perasaan… setelah obrolan itu aku bergegas kembali menuju kelas Sayyid Hasan yang kelihatannya sudah dimulai.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Signal 3g terlihat dari telfon genggamku, sungguh malas ya malas sekali. Malam ini aku harus memastikan beberapa kuliah yang akan dibatalkan minggu depan, penyebabnya tentu saja lisa, sahabat taman kanak-kanakku yang cerdas, multitalent dan tentu saja cantik. Belum lagi membayangkan kelakuannya yang cuek sejak dulu, tak pernah memandang orang dalam berbicara, gimana caranya dia akan liburan di negeri yang serba tertutup seperti ini? dan tentu saja hijabnya, aku harus memaksanya untuk berhijab karena flatku berdekatan dengan universitas. Oke, ku lirik layar telfon itu, terihat senyuman indah kak Riska, istri kak halim. Aku berfikir sejenak untuk kemudian memutuskan tidak menerima telfon tersebut. Badanku begitu lelah, belum lagi tugas yang menumpuk membuat mata ini ingin terpejam saja, jika aku menerima telfon itu akan ada resiko tinggi yang menimpaku, kak Riska yang merupakan seorang dokter punya kepekaan yang tinggi terutama dalam mengenali suara seseorang. &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “sarah sayang, abah sakit doakan ya”. Ya ilahi, ragaku tersentak… rasa khawatir memenuhi ubun-ubun ini, abah baru saja kemarin abah menelfon dan mengatakan bahwa beliau baik-baik saja. Abah kenapa? Fikiranku buyar, rasanya aku tak bisa lagi masuk kuliah pagi ini. perlahan ku buka pesan itu, kak Riska mengirim beberapa pesan melalui aplikasi pesan instan, selanjutkan deretan panggilan tak terjawab terlihat dengan nama yang sama, Irham Maulana. Ku kirim pesan singkat kepada kak Irham, kami hanya berbeda dua jam saja, jadi ku pikir ini tidak terlalu subuh untuk mengirimnya pesan. Jawaban yang ku tunggu tak juga datang. ku putuskan untuk langsung menelfon ke Indonesia, suara abah terdengar parau dari sana: “adek, kenapa nelfon malam-malam begini, ada masalah? Abah siap dengerin kok”. Air mataku berlinang, Abah masih saja sempat menyembunyikan rasa sakitnya. “emm, Abah katanya abah lagi sakit ya, kok ga bilang sama adek sih?, Abah ga sayang lagi sama adek?.. abah terdiam sejenak, “Abah ga sakit, kemarin kak Halim dan sarah datang kesini, muka abah pucat, abah baru pulang dari kebun makannya mereka menyangka abah sakit.”..”syukurlah kalau abah tidak apa-apa, abah jangan terlalu capek ya, nanti sarah khawatir…. Sarah takut Abah…” “abah gapapa kok sar, sarah gaada kuliah? Udah sholat? Sarah kalau sholat jangan lupa doain keluarga disini, doakan kaka-kakakmu dan terutama doakan orang-orang yang ada di sekitarmu, abah titip pesan biar Sarah jaga diri disana. Sarah sebentar lagi kan ulang tahun ya? Sarah kepengen apa dari abah”, bibirku kelu untuk berucap, Abah, aku gapengen apa-apa selain dekat dengan abah sekarang. “Sarah… masih disitu ya?”.. “iya Bah, sarah kepengen… apa ya… kalau sarah kepengen makan bareng di tempatnya Bu Minah gimana? Bisa gaa? Hihi” aku menggigit bibir, Abah, andai Abah tau serindu apa Sarah sekarang. “iya, Inshaallah kalau umur Abah masih lama, Sarah pokoknya jangan khawatir kalau pulang abah beliin apa yang sarah mau. Abah sayang sama Sarah” kata-kata yang terakhir terdengar berat di ucapkannya. Umur abah masih terhitung muda, ummi meninggalkan abah dua tahun yang lalu karena penyakit yang tidak pernah diceritakannya pada kami, bahkan abah tau ummi sakit dua minggu sebelum ummi wafat. “Sarah juga sayang sama Abah, Abah sehat terus ya,,, nanti Sarah pulang bawa yang Abah mau, abah mau apa?. “baru juga beberapa bulan disana.. belajar yang benar Nak… gausah mikir-mikir pulang ya! Abah baik-baik saja disini, Abah sayang kamu Sarah”. Beberapa obrolan kami berlalu setelah itu, dengung adzan subuh kembali terdengar, meski dengan lirik yang sama dan mungkin muadzin yang sama pula namun semangat yang dibawanya selalu baru, ya semangat untuk terus menuntut ilmu.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pelajaran pertama selesai, aku harus melalui beberapa kuliah hari ini, niatku ku urungkan kuliah kedua aku batalkan aku bisa masuk kuliah ini di kelas lain dengan jam yang agak lenggang. Selanjutnya aku melangkah menuju ke perataran masjid untuk Sholat Dhuhur. “Sarah, Abah meninggal” dadaku sesak. “Maksud kaka apa?”. “Sarah kamu yang sabar ya” kaka gabisa pesankan tiket buat hari ini.. ana gabisa pulang kak? Sarah.. sabar ya… air mataku tak terbendung lagi. aku berjalan setengah berlari menuju flatku. Beberapa orang memendangiku aku tak peduli sungguh tak peduli. Abah, seru ku dalam hati, kenapa secepat ini. abah bilang abah sayang Sarah, tapi abah ninggalin sarah, sarah salah apa? Sarah ini anak yang ga berguna buat abah, cuman bisa nyusahin abah dan sekarang abah pergi sebelum sarah sempet setidaknya cium tangan abah buat terkhir kali.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ku sambangi fotoku dan abah saat terakhir kali di bandara. Terlihat senyum binar abah, matanya memancarkan keteduhan yang luar biasa. Abah tidak lagi muda, guratan penuan sudah nampak tapi aura mudanya tak pernah pudar, kami masih sempat nonton film bareng, pergi memancing, jalan-jalan dan sekedar ngobrol sampai larut malam. Abah tidak menyelesaikan magisternya namun semangat belajarnya tidak pernah surut. Mesir adalah negara yang belum terinjak oleh kaki abah. Karenanya abah sangat ingin aku sekolah disini... Abah, abah adalah orang yang tidak banyak mengeluh…. Beberapa kali ponselku berdering, aku tak terengah, fikiranku sekarang hanya Abah. Ku tarik bagian bawah meja belajarku, ku buka buku harianku, kuncinya tergantung rapih disana, semejak di mesir hanya sekali saja aku menulis disitu, ku buka lembaran demi lembarannya, tinta pulpen sudah mulai memudar. Sebelum sampai ke halaman terakhir, secarik kertas berwarna biru menyembul. Tulisan abah fikirku, perlahan aku buka lipatannya. “Nak, bersegeralah menuju mimpimu. Kamu anak yang cantik dan baik. Jaga kesehatanmu disana. Abah sayang Sarah”. Ya Allah, Abah tak peranah berhenti mengkhawatirkanku, menjagaku dalam doa-doanya.. bahkan saat aku akan berangkat abah masih sempat menyelipkan kertas ini di buku harianku… Abah, Sarah rindu Abah……. Sarah janji tidak akan mengecewakan Abah lagi, Sarah janji :”)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rindumu tamatkan luka, akhiri risau, tepiskan sendu,&lt;br /&gt;
Abah, senja tak pernah berhenti menampakkan keindahannya&lt;br /&gt;
Namun senyum Abah mengalahkan segala keindahan termasuk senja&lt;br /&gt;
Abah, jangan biarkan rindu terpasung karena jauhnya jarak..&lt;br /&gt;
Biarkan rindu mendekat karena rekatnya kasihmu…&lt;br /&gt;
Abah…..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="rns"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2017/09/ketika-raga-sudah-tak-lagi-menyapa.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVcbB4mvv15OEF1jF7wHJ0sHQxBkUEIRXA4Dg86tGfl_DXLX3qSb8ySD3HALIThYDpr-_Ztc0V1IU4rbsCF23GdW9Okveyo6p9R2jPnhzz97dU2hAd7DoYrx8KXs9hG0GNmet7jWrsV_k_/s72-c/close-up-of-father-holding-his-daughter-hand-so-sweet-family-ti_1150-846.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-2395274799006672621</guid><pubDate>Wed, 20 Sep 2017 15:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-28T04:10:14.191-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel</category><title>Pink, Warna sejuta Wanita</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjJ8v4SSI1NAoQM_DmzMuwUSPbtrYgt3Cph3WH2YhW2thu_D0ZNO_kXGezVEvqzvT3O8Y_Pbe8G3XzgAiRroGM_UO0SIdeAM2Sz1Z6_k5V7BSCvd8yY3eI2LzPjqOS-HiTL1fstklRtO9P/s1600/top-view-of-flowers-in-pink-tones-on-blue-surface_23-2147609428.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" data-original-height="417" data-original-width="625" height="266" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjJ8v4SSI1NAoQM_DmzMuwUSPbtrYgt3Cph3WH2YhW2thu_D0ZNO_kXGezVEvqzvT3O8Y_Pbe8G3XzgAiRroGM_UO0SIdeAM2Sz1Z6_k5V7BSCvd8yY3eI2LzPjqOS-HiTL1fstklRtO9P/s400/top-view-of-flowers-in-pink-tones-on-blue-surface_23-2147609428.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setiap orang mempunyai salah satu jenis warna yang sangat disukai dari sekian banyak warna yang ada atau yang biasa disebut dengan warna favorit. Sahabat, Apa jadinya jika dunia hadir tanpa warna? Semua akan terlihat monoton dan tak ceria bukan? Tidak hanya hitam dan putih, ratusan bahkan lebih warna hadir untuk melengkapi hidup kita.Warna merupakan suatu keindahan. Setiap orang punya tipe warna, dan sering kali warna itu tergantung pada suasana hati setiap orang. Dan sering kali pula, suasana hati seseorang dapat menghancurkan warna-warna itu. &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Menurut Albert H. Munsell, warna merupakan elemen penting dalam semua lingkup disiplin seni rupa, bahkan secara umum warna merupakan bagian penting dari segala aspek kehiduan manusia. Tanpa warna, kita tidak dapat menggambarkan sesuatu secara signifikan. Coba bayangkan, jika seorang seniman melukis hanya mengunakan warna hitam atau putih saja, mungkin lukisannya akan terlihat kurang menarik dan bahkan kurang sempurna. Tetapi, kalau lukisan tersebut dipadukan dengan berbagai macam warna maka keindahan pun akan terpancar pada lukisan tersebut. Warnalah yang membuat lukisan itu menjadi lebih hidup, dan warnalah yang membuat orang jatuh hati ketika memandangnya.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Masing-masing warna punya arti dan karakternya sendiri-sendiri, tak heran jika warna dapat mewakili identitas si penyuka. Begitu pun saya yang sangat menyukai warna pink dan biru. Mengapa demikian? Pink merupakan warna favorit saya sejak kecil.&amp;nbsp; Warna pink atau merah muda itu identik sama perempuan, warna pink juga menandakan kefeminiman seorang perempuan, atau keanggunan seorang muslimah. sudah fitrah seorang perempuan menyukai warna-warna yang cerah. Mungkin itu sebagian alasan saya menyukai warna pink. Setiap membeli sesuatu pasti yang pertama saya cari adalah warna pink. Mulai dari pakaian hingga barang-barang kecil. Semua barang yang saya miliki didominasi oleh warna pink. Hingga warna kamar selalu memilih warna pink. Tapi bukan berarti saya tidak mempunyai warna lain. &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menurut DORAR INFO, Warna pink dikenal sebagai warna feminim. Namun dibalik feinimnya. Warna ini menyembunyikan kepribadian yang misterius. Orang yang menyukai warna memiliki sifat yang romantis, hangat, suka membantu, penyanyang dan mempunyai kesederhanaan spiritual. Ia mengganggap orang-orang yang peduli padanya sebagai sesuatu yang paling berharga yang pernah di miliki. Ia juga membutuhkan kedekatan, dengan aturan dan perubahan. &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seiring waktu saya mulai menyukai warna lain. Bukan hanya pink melulu. Saya mulai menyukai dan mengoleksi beberapa warna yang menarik tapi tetap pink menjadi warna paling favorit. Saya juga penyuka warna biru, entah kenapa setiap kali melihat warna biru kesannya begitu teduh, dan tentram. Apalagi kalau sedang menatap langit biru. Warna biru sama saja seperti warna pelangi lainnya. setiap orang berhak memilih warna favoritnya. Begitu pula dengan warna biru. Coba bayangkan bagaimana kalau langit berwarna hijau? Pasti tidak enak dipandang dan membuat suasana menjadi berbeda.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;i&gt; Warna biru memiliki kesan kejernihan dan lembut, seperti air yang mengalir, energinya naik dan surut untuk melakukan suatu gerakan. Jadi yang menyukai warna biru adalah orang yang penyayang dan berjiwa bebas. Ia percaya, kecantikan itu datang dari dalam diri yang membuatnya cantik seutuhnya. Orang yang menyukai warna biru biasanya dapat di andalkan untuk memecahkan suatu masalah. Kadang menjadi tipe pemurung, tapi ia menyenangkan dan selalu bertindak pasif dalam segala hal, serta selalu mendambakan kedamaian dan ketenangan. dorar info.com&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ternyata warna kesukaan itu berpengaruh dari keadaan sekitar dan kegiatan yang kita lakukan, atau&amp;nbsp; menjadi suatu kebiasaan. Nah, apapun dan bagaimana pun sifat pink dan biru, saya akan selalu menjadikan urutan pertama di antara semua warna. Bagaimana dengan warna favorit kalian?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
--------------------------------------------------------
&lt;br /&gt;
&lt;div class="rns"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2017/09/makna-dibalik-warna.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjJ8v4SSI1NAoQM_DmzMuwUSPbtrYgt3Cph3WH2YhW2thu_D0ZNO_kXGezVEvqzvT3O8Y_Pbe8G3XzgAiRroGM_UO0SIdeAM2Sz1Z6_k5V7BSCvd8yY3eI2LzPjqOS-HiTL1fstklRtO9P/s72-c/top-view-of-flowers-in-pink-tones-on-blue-surface_23-2147609428.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-2842110450622837344</guid><pubDate>Sat, 16 Sep 2017 22:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-28T04:09:29.688-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel</category><title>Nasihat Sang Ayah Menjadikannya Ilmuwan Wanita Indonesia</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQ-bHCN8NpdX-3sHycCGFdtBiZzxg46kFSSK2fp3xOh8PFe_ysg7ghQD507w0JMaeYOsNQ50wFmo1e5wkDxMIXVBDifhVD02fJynjG6Up6PoAJcDFHaDNGEmEk13zL0N9xKRJBn-rdaxy7/s1600/2051-Sri_Fatmawati.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" data-original-height="801" data-original-width="800" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQ-bHCN8NpdX-3sHycCGFdtBiZzxg46kFSSK2fp3xOh8PFe_ysg7ghQD507w0JMaeYOsNQ50wFmo1e5wkDxMIXVBDifhVD02fJynjG6Up6PoAJcDFHaDNGEmEk13zL0N9xKRJBn-rdaxy7/s320/2051-Sri_Fatmawati.jpg" width="316" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saat ini, mungkin tidak banyak perempuan yang ingin mendedikasikan dirinya sebagai Peneliti Ilmu Sains. Serius, rumit, dan berbelit terbayangkan saat mendengar bidang keilmuawan yang sebagian besar masih didominasi oleh kaum Adam tersebut. Namun berbeda dengan Sri Fatmawati S,Si M.Sc Ph.D adalah seorang ilmuwan wanita Indonesia, kelahiran Madura 3 November 1980 ini berhasil meneliti mengenai Spesies laut yaitu spons dan menganalisis potensi medis ekstrak tumbuhan dan jamur sebagai senyawa obat yang potensial untuk pengobati penyakit seperti Malaria, infeksi, Kanker dan Alzheimer.&lt;br /&gt;
Semasa kecil, Fatma sering diobati dengan jamu obat tradisioanal Indonesia oleh Ibundanya. Dari pengalamannya melihat kekuatan penyembuhan dengan bahan-bahan alami itulah, beliau terinspirasi untuk menjadi ahli kimia dalam bidang sains. Lahir dari keluarga sederhana, putri pertama dari pasangan Muhammad Munif dan Siti Hasanah. Sang ayah yang hanya berprofesi sebagai guru SD sejak kecil selalu mendidiknya untuk berilmu tinggi. Bapak selalu menasihati saya “kamu harus menjadi orang yang berilmu, orang akan ditinggikan derajatnya kalau berilmu. Meskipun kamu perempuan kamu harus lebih tinggi pendidikannya dari Bapak” ujar fatma meniru ucapan Bapaknya. Ayahlah yang paling berperan dalam mendidiknya sementara ibunya mengurus kedua adiknya.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memulai kariernya di Insitut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan menjalani riset pascasarjannanya di Indonesia dan jepang mengantarkan dirinya meraih gelar PhD dari Universitas Kyushu Fakuoka jepang yang secara khusus meneliti spesies laut, spons yang merupakan jenis invertebrata laut paling primitif. Alasan beliau menekuni bidang tersebut karena keanekaragaman senyawa yang terkandung di dalamnya sehingga berpotensi mengobati penyakit seperti malaria, infeksi, kanker dan Alzheimer dari bahan-bahan alami. Berkat penelitian tersebut beliau berhasil meraih penghargaan international yang digelar atas kerjasama raksasa kosmetika Perancis, L\\\'Oreal dengan Badan Pendidikan PBB UNESCO. Penelitiannya juga mengantarkan beliau meraih beasiswa International Fellowships L\\\'Oreal- UNESCO For Women In Science pada tahun 2013.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah meraih penghargaan International pada tahun 2013 yang lalu, beliau&amp;nbsp; kembali meraih penghargaan Early Chemist Award dalam ajang The International Chemical Congress of pacific Basin Societies 2015 di Honolulu, Hawaii, 20 Desember 2015. Gelar ini diperoleh atas ketekunannya dalam penelitian di bidang kimia Organik Bahan Alam. Early Chemist Award merupakan penghargaan bagi peneliti muda dibidang kimia dan ilmu spektroskopi. Penghargaan tersebut diberikan kepada 40 peneliti yang memiliki rekam jejak dan publikasi terbanyak.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebagai langkah awal, beliau menyeleksi berbagai tanaman yang berpotensi sebagai obat diabetes di Indonesia. Hidup di negara yang belum sepenuhnya mendukung penelitian dasar tentu memberikan kendala tersendiri, tak jarang beliau kesulitan untuk membeli bahan kimia, enzim dan lain-lain. Kesulitan tersebut tak menyurutkan tekadnya untuk terus berkontribusi mengembangkan penelitiannya, beliau juga sering memotivasi para mahasiswanya supaya lebih baik dari dirinya. Berkat ketekunannya beliau menyandang gelar Kartini Award 2015 sebagai The Most Inspiring Woman karena kesuksesannya di bidang yang dia tekuni. Beliau juga mengaku termotivasi untuk bisa terus berprestasi karena ingin mempunyai jejak sejarah hidup yang baik.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dosen jurusan kimia FMIPA ITS tersebut juga mendapatkan penghargaan International untuk kesekian kalinya yaitu masuk sebagai 5 peneliti wanita terbaik di dunia. Sungguh sebuah prestasi yang membanggakan sekaligus membawa nama baik negara di Indonesia di kancah International, berkat perjuangannya tersebut beliau mendapatkan penghargaan The 2016 Elsevier Foundation Awards for Early Career Women yang di gelar di Washington DC, Amerika serikat. Penghargaan tersebut diserahkan pada saat acara the Gender &amp;amp; Minorities Networking Breakfast at the American Association for the Advancement of Science (AAAS) Annual Meeting di Washington DC, Amerika serikat. Menurutnya ilmu pengetahuan merupakan bagian dari jiwanya, beliau juga berharap akan lebih banyak generasi muda yang bisa berbagi ilmu pengetahuan untuk kehdupan yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;div class="rns"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2017/09/berawal-dari-nasihat-sang-ayah.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQ-bHCN8NpdX-3sHycCGFdtBiZzxg46kFSSK2fp3xOh8PFe_ysg7ghQD507w0JMaeYOsNQ50wFmo1e5wkDxMIXVBDifhVD02fJynjG6Up6PoAJcDFHaDNGEmEk13zL0N9xKRJBn-rdaxy7/s72-c/2051-Sri_Fatmawati.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-8806360639318750099</guid><pubDate>Wed, 13 Sep 2017 16:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-16T15:39:27.872-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Puisi</category><title>Konspirasi Hati</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSBEgp0uh1Gmfj_w5lc3p5xu0ZgDi5J0H7Av2NpVg98p0KWKw2KTIXWQltM9A-_VJ_PIIDhDlSvb5CT1mfHgA51iRaE9kSgHxKdy8uqFeHK7CjIwVPnu8-eBta0Z7TcNDV95PDEoJa_NkW/s1600/red-background-with-bubbles-and-hearts_1017-6910.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" data-original-height="626" data-original-width="626" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSBEgp0uh1Gmfj_w5lc3p5xu0ZgDi5J0H7Av2NpVg98p0KWKw2KTIXWQltM9A-_VJ_PIIDhDlSvb5CT1mfHgA51iRaE9kSgHxKdy8uqFeHK7CjIwVPnu8-eBta0Z7TcNDV95PDEoJa_NkW/s320/red-background-with-bubbles-and-hearts_1017-6910.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Kau masuk secara diam-diam&lt;br /&gt;
Tanpa permisi dan tanpa kata&lt;br /&gt;
Entah bagaimana caranya??&lt;br /&gt;
Kau berhasil masuk melewati benteng yang telah kubangun kokoh dihatiku&lt;br /&gt;
Bagaimana bisa?&lt;br /&gt;
Namun dengan cepat ku bangun benteng yang telah roboh karena ulahmu&lt;br /&gt;
Aku tak mau membuka hati sebelum saatnya tiba&lt;br /&gt;
Ku rasa benar..&lt;br /&gt;
Perkara sebelum jatuh cinta adalah penggulangan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="rns"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2017/09/konspirasi-hati.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSBEgp0uh1Gmfj_w5lc3p5xu0ZgDi5J0H7Av2NpVg98p0KWKw2KTIXWQltM9A-_VJ_PIIDhDlSvb5CT1mfHgA51iRaE9kSgHxKdy8uqFeHK7CjIwVPnu8-eBta0Z7TcNDV95PDEoJa_NkW/s72-c/red-background-with-bubbles-and-hearts_1017-6910.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-2053299088133627424</guid><pubDate>Wed, 13 Sep 2017 15:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-16T15:39:44.559-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Puisi</category><title>Teruntuk Wanita Terhebatku</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJjAbFoH4_Kzm5tsubynza4pNNjbxo0MEh4GFReKWJwa_204iFmbSPdnjK6fVLdxNlTt_gjbYwlA5JGkJKB1akHrqiErxYk7ih20U2k9dWDVXd6NPGgkQfdNYMQ9yUmFwos_X8Jz_Z2rkY/s1600/decorative-pink-flowers-in-wooden-surface_23-2147609595.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" data-original-height="415" data-original-width="625" height="265" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJjAbFoH4_Kzm5tsubynza4pNNjbxo0MEh4GFReKWJwa_204iFmbSPdnjK6fVLdxNlTt_gjbYwlA5JGkJKB1akHrqiErxYk7ih20U2k9dWDVXd6NPGgkQfdNYMQ9yUmFwos_X8Jz_Z2rkY/s400/decorative-pink-flowers-in-wooden-surface_23-2147609595.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Sebongkah Cinta Untuk Bidadari Hati,&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Dear ibuu,,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sejak saat itu, Perputaran waktu kian lama berjalan. Terniang termenung sendiri dalam ruang hampa yang pengap, dalam ruang yang sangat sunyi, dalam suasana hati yang gundah gelisah. Disudut ruang terpancar cahaya lilin, memberikan penerangan diruang yang gelap, menyinari seluruh sudut ruang dalam hati. Selalu terniang sesosok wajah yang dicinta. Lewat hembusan angin yang bertiup kencang. Ku sampaikan isi hatiku. Sebuah perasaan yang sudah lama terpendam.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; Secoret kata ini, kutuliskan betapa besar pengorbanan’mu untuk anak’mu, kini aku bisa memahami, betapa berartinya dirimu di duniaku. Besar pengorbanan yang engkau berikan, tak satupun langkahmu yang tak berarti di hidupku. Kau keluarkan semua tenagamu untuk melahirkanku. Meski semua yang terbaik telah ku berikan padamu. Itu semua tak akan bisa menggantikan setiap derai pengorbananmu.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ibuu, aku adalah bocah kecilmu dulu. Yang sering kau timang dengan nina bobomu, kau belai rambutku dengan penuh kasih sayang, yang sering kau gendong dengan tangan kasihmu. Yang sering kau kecup dengan bibir lembutmu.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ibuu, aku juga adalah bocah kecilmu Yang sering kau gendong di saat aku merenggek-renggek meminta uang jajan. Kau yang pertama kali mengantarkanku masuk sekolah dasar. Kau sering menguatkanku ketika anakmu ini di olok-olok oranglain. Kau sebagai tempat mengagaduku setiap kali anakmu ini kesulitan.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ibuu, kau menjagaku dengan segudang jerih payahmu, tak peduli seberapa lelahnya dirimu, kau santuni aku dengan keringatmu. Kau dekap aku dengan kehangatan tubuhmu, Kau rawat aku dengan berjuta kasih sayang, bak laksana samudera yang terbentang luas, laksana bintang-bintang yang tersusun tinggi terbentang indah di langit.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Masih terngiang di pikiranku, kala itu kau yang pertama kali mengajariku bersepedah, kau semangati aku dengan penuh kesabaran. Sampai aku bisa mengayuh sendiri. Kau laksana pelita dalam hatiku. Ibuu,,ingatkah ketika bocah kecilmu ini terbaring tak berdaya, kau tak pernah sedikit pun beranjak dari hadapanku, kau rela menahan kantuk untukku, kau sembunyikan letihmu dalam senyumanmu, kau kompres aku dengan penuh kesabaran, setiap saat kau memegang keningku untuk memastikan panasku sudah turun. kau lantunkan doa terbaikmu,. Ketika aku mengeluh karena rasa sakit, kau yang menenangkanku dalam dekapanmu. Sungguh berharga sekali pengalaman itu dan semua itu akan terus tersimpan di memory ingatanku.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ibu, sekali lagi bocah kecil itu adalah aku. Kini aku telah beranjak dewasa, kini bocah kecilmu ini sudah tidak pantas lagi kau gendong, tidak layak lagi untuk kau nina bobokan, yang kau ulurkan beberapa suap nasi di bibirnya. Teringat ucapan ibu “sedewasa apapun kamu nak, bagi ibu kau tetap anak ibu.” Kata-kata yang sangat menyetuh sampai detik ini.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ibu, izinkan aku hari ini menulis surat untukmu. Mengungkapkan semua rasa sayangku pada ibu. Usiamu boleh surut dimakan usia, tetapi rasa sayang dan pengabdian ini tetap untukmu bu, yang tak akan lekang oleh waktu, yang tak akan surut untuk disingkirkan. Terima kasih telah merawatku selama 21 tahun ini bu. Terima kasih telah berjasa dalam setiap langkah hidupku. Kau sebaik-baik bidadari dihatiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salam Hormat dan Rinduku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bocah kecilmu&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Ida syahidah&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;div class="rns"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2017/09/teruntuk-wanita-terhebatku.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJjAbFoH4_Kzm5tsubynza4pNNjbxo0MEh4GFReKWJwa_204iFmbSPdnjK6fVLdxNlTt_gjbYwlA5JGkJKB1akHrqiErxYk7ih20U2k9dWDVXd6NPGgkQfdNYMQ9yUmFwos_X8Jz_Z2rkY/s72-c/decorative-pink-flowers-in-wooden-surface_23-2147609595.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-6693726561006680656</guid><pubDate>Fri, 02 Sep 2016 02:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-09T09:55:20.700-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My Life</category><title>Share Happinest</title><description>
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDfndHUNzeH6lGYrkiG3e8aMfsiDeNKrFiZyw4n2K4EEk1yDh8MAIEZ5C7A4bYPBixEufmCvrvxd9hpOkp5KQqQZQoLKTBcyThfpOIDRK7Hi45dX_bq4JcmqEw5t21hPPfVolm_eSgnuep/s1600/Happinest.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" data-original-height="417" data-original-width="626" height="426" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDfndHUNzeH6lGYrkiG3e8aMfsiDeNKrFiZyw4n2K4EEk1yDh8MAIEZ5C7A4bYPBixEufmCvrvxd9hpOkp5KQqQZQoLKTBcyThfpOIDRK7Hi45dX_bq4JcmqEw5t21hPPfVolm_eSgnuep/s640/Happinest.png" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;"&gt;Menjadi seorang guru
ternyata tidak mudah, menjadi seorang guru juga tidak terlalu sulit. Siapa pun
bisa menjadi seorang guru asalkan mempunyai niat yang ikhlas untuk membagi ilmunya.
Pengalaman saya ketika mengajar tentu tak lepas dari berbagi pengalaman suka
maupun duka. Berawal ketika saya sering melewati sekolah taman kanak-kanak (TK)
saya&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;bertemu dengan anak-anak berwajah
lucu dan menggemaskan. Saat itu, saya berpikir mungkin menjadi seorang guru TK
menyenangkan hanya bermain sambil belajar. Kemudian saya memutuskan untuk
melamar menjadi guru di sana, kebutulan jadwal kuliah saya fleksibel, tanpa
pengalaman apapun saya memberanikan diri untuk menemuai kepala sekolahnya,
akhirnya saya di terima menjadi bagian dari sekolah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pertama mengajar, tentu saya grogi dan
sedikit canggung, bayangkan saja saya dihadapkan dengan puluhan anak kecil yang
mungkin saja tidak dapat mencerna meteri yang saya sampaikan dengan sekali
tanggap. Sifat saya yang sedikit pendiam dan tiba-tiba masuk dalam dunia asing,
menuntut saya untuk banyak berkomunikasi dengan anak-anak. Bahkan di hari-hari
pertama mengajar, sama sekali tidak ada persiapan apapun, saya merasa seperti
patung, kalau saya tidak membuat mereka tertawa mungkin merka hanya menatap
saya secara kosong, atau ada yang menangis karena bosan. Duh, perlu beberapa
minggu untuk mengakrabkan diri dengan meraka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Karena kewajiban mengajar, saya harus
membuat materi pelajaran baru setiap harinya, mencari-cari lagu yang bisa
dinyanyikan&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;anak-anak, membuat games
yang menyenangkan dan tentunya menjadi guru TK itu di tuntut&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;untuk lebih kreatif supaya anak-anak tidak
mudah bosan. Walaupun sempat setengah hati saat mengajar, anak-anak itu tetap
antusias menyambut saya, wah saat melihat wajah-wajah polosnya, saat melihat
senyum mereka menggembang, mata berbinar disitulah saya selalu semangat.
“ibuuuuuuu idaaaa…….!! Terikan mereka kala itu sambil berebutan menyalami
tangan saya, ada juga yang dengan polosnya, “ibuuu,, saya punya tas baru..!!
dan terkadang membuat saya iri, rasanya ingin sekali menjadi anak-anak lagi
dengan wajah polosnya dan tanpa beban.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 107%;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bagi saya pribadi, mungkin menjadi
seorang guru TK mempunyai kebanggaan tersendiri. Sukanya menjadi guru TK banyak
disenagi anak-anak asalkan kita menyanyangi mereka dengan tulus dan ikhas. walaupun
mereka&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;belum bisa menangkap materi
pelajaran secara sempurna tetapi mereka tetap antusias dan semangat. Mereka
punya rasa keingintahuan yang besar. Merekalah yang membawa saya bertahan
selama dua tahun sampai sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="rns"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2016/09/share-happinest.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDfndHUNzeH6lGYrkiG3e8aMfsiDeNKrFiZyw4n2K4EEk1yDh8MAIEZ5C7A4bYPBixEufmCvrvxd9hpOkp5KQqQZQoLKTBcyThfpOIDRK7Hi45dX_bq4JcmqEw5t21hPPfVolm_eSgnuep/s72-c/Happinest.png" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-3478863014503834210</guid><pubDate>Thu, 23 Jul 2015 23:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-09T09:55:31.813-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel</category><title>Inovasi Belajar dengan Menggunakan Media Online di Universitas Terbuka</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketika lulus dari SMA, saya sempat merasa bingung harus melanjutkan 
kuliah dimana, ketika itu kondisi perekonomian keluarga sedang tidak 
memungkinkan untuk saya melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Betapa 
sedihnya ketika melihat teman-teman saya yang lain sudah mendaftar di 
Universitas favoritnya, sedangkan saya hanya bisa memendam mimpi yang 
sudah di idam-idamkan sejak dulu “Mungkin duduk di bangku perkuliahan 
hanya sebatas mimpi bagiku” (gumamku dalam hati). Akhirnya saya pun 
memutuskan untuk bekerja dahulu setelah itu menabung untuk masuk 
perguruan tinggi di tahun berikutnya. Ketika saya sedang browsing untuk 
mencari lowongan pekerjaan, saya tidak sengaja melihat pengumuman 
penerimaan Beasiswa Bidikmisi di halaman website UT&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;u&gt; www.ut.ac.id&lt;/u&gt;&lt;/span&gt; . Saya pun mulai membuka website tersebut dan membaca seluruh ketentuannya,
 tanpa berpikir panjang saya mendownload formulir pendaftaranya dan 
mulai mempersiapkan persyaratannya. Setelah semua persyaratannya lengkap
 saya berangkat ke UPBJJ UT BANDUNG untuk menyerahkan berkas-berkasnya. 
Setelah sampai di bagian informasi saya menyerahkan persyaratannya, dan 
bagian informasi mengatakan apabila persyaratannya lolos dalam tahap 
seleksi akan di beritahukan kembali.&lt;/div&gt;
&lt;div style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah beberapa hari saya menunggu pengumuman selanjutnya dari UT, Akhirnya pemberitahuan itu datang,&amp;nbsp; saya dinyatakan lolos dalam tahap 1 seleksi pemberkasan, dan di undang untuk datang ke UPBJJ UT BANDUNG untuk tahap ke 2 yaitu sesi Interview.&amp;nbsp; Setelah saya datang ke UT betapa terkejutnya melihat calon mahasiswa yang cukup banyak, tetapi hanya 100 orang saja yang akan di terima, berhubung koutanya sedikit tak menyurutkan langkah saya untuk tetap optimis dan penuh rasa percaya diri untuk megikuti tahap demi tahap proses seleksinya. Alhamdulilah saya dinyatakan diterima di Universitas Terbuka(UT) pada tahun ajaran 2013.2 di program studi (prodi) S1 Biologi Fakultas MIPA.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Kemudian setelah itu saya &amp;nbsp;menyempatkan untuk membaca seluruh informasi yang ada di UT mulai dari sejarah, profil, sistem pembelajarannya dan tata cara pendaftarannya. Ternyata Universitas Terbuka (UT) adalah Perguruan Tinggi Negeri ke 45 di Indonesia,yang menerapakan sistem belajar jarak jauh dan terbuka. Maksud dari terbuka di situ bukan berarti kita kuliahnya di lapangan ya, tetapi kita bebas masuk UT tanpa mengenal batas usia, tahun ijazah, dan istimewanya lagi tidak mengenal sistem drop out sampai tua pun kita bisa menjadi Mahasiswa di Universitas Terbuka &amp;nbsp;kalau masih semangat untuk belajar hehehe, tetapi sudah menamatkan jenjang pendidikan tingkat SMA atau sederajat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; UT menerapkan sistem pembelajaran secara mandiri atau secara inisiatif sendiri baik itu secara berkelompok maupun perorangan. Kita juga bisa memanfaatkan fasilitas yang UT berikan untuk menunjang pembelajaran kita seperti memanfaatkan perpustakaan online yang dapat di akses di &lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;u&gt;http://www.pustaka.ut.ac.id/dev25/&lt;/u&gt;&lt;/span&gt; radio, televisi, serta menggunakan &amp;nbsp;sumber bahan ajar lain melalui program audio/video. Mengikuti Tutorial Tatap Muka (TTM), maupun Tutorial Online di &lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;u&gt;http://elearning.ut.ac.id.&lt;/u&gt;&lt;/span&gt; &amp;nbsp;Secara otomatis mata kuliah yang telah kita &amp;nbsp;registrasikan akan muncul seperti di bawah ini setelah kita melakukan aktivasi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3lm0txbZO-Ljt-aRh1L0BSDXptClxbeWkOZhzqcwmrl8h_tr-hOIG5uoau_DKRVMjk31DcZTPM9zMH-QGbHjcxJL4OasPOLToUFNSwxL6qAaOkm3I4ulbpB4VQMwaHNtzpTyD4pi_guE9/s1600/Untitled.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3lm0txbZO-Ljt-aRh1L0BSDXptClxbeWkOZhzqcwmrl8h_tr-hOIG5uoau_DKRVMjk31DcZTPM9zMH-QGbHjcxJL4OasPOLToUFNSwxL6qAaOkm3I4ulbpB4VQMwaHNtzpTyD4pi_guE9/s1600/Untitled.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Sistem Registrasinya pun berbeda-beda, mahasiswa dapat meregistrasi mata kuliah yang ditawarkan pada setiap masa registasi (semester) dengan jumlah bobot mata kuliah maksimum 24 sks per semester. Kita dapat memilih mata kuliah secara sistem paket semester (SIPAS), yang di rancang untuk membantu mahasiswa dalam menentukan mata kuliah dengan layanan tutorial tatap muka (TTM) serta menyediakan bahan ajar,jadi semuanya sudah di atur oleh UT, ada juga dengan cara sistem paket semester secara satuan (Non SIPAS) yaitu pengambilan mata kuliah secara satuan kita bebas memilih mata kuliah yang akan kita ambil tanpa mengikuti sistem pemaketan, tanpa layanan TTM dan memesan bahan ajar secara online melalui Toko Buku Online di &lt;u&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;www.ut.ac.id&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;. Atau di &lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;u&gt;http://tbo.karunika.co.id/&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; Sistem pemaketan yang UT berikan cocok sekali untuk mahasiswa yang sambil bekerja karena bisa mengatur waktunya secara efisien. Hebatnya lagi UT membuka pendaftaran setiap per semester, jadi kita tidak usah khawatir kapan saja kita boleh mendaftar di UT. Selain itu UT juga menyediakan banyak sekali Beasiswa, seperti Beasiswa Bidikmisi dari pemerintah bagi calon Mahasiswa yang tidak mampu tetapi berprestasi, Beasiswa CSR dari berbagai instansi, Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) bagi mahasiswa yang IPKnya bagus dan masih banyak lagi. Hebat sekali layanan yang diberikan UT jadi semakin yakin kalau UT memang pilihan yang terbaik untuk melanjutkan perkuliahan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjj0cx9ZQx0RZOJ0BOCuZNxk7sX66x-sJA_gmiS-YJD5yQj_7IKjp15c4b-GiJlU74v3mpaVcfLJoJRFrZ69tx5zmDHW_sTf4ubgbahkGMmyF9SttXR3U9ipMinku3iwMSh8ST-hqmglaR8/s1600/hj.png" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="285" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjj0cx9ZQx0RZOJ0BOCuZNxk7sX66x-sJA_gmiS-YJD5yQj_7IKjp15c4b-GiJlU74v3mpaVcfLJoJRFrZ69tx5zmDHW_sTf4ubgbahkGMmyF9SttXR3U9ipMinku3iwMSh8ST-hqmglaR8/s400/hj.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Beasiswa Universitas Terbuka&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; Dosen mahasiswa UT adalah adalah modul, kita dapat membawanya kemana pun kita pergi sehingga kita bisa belajar kapan pun dan dimana pun. Untuk dapat belajar mandiri secara efektif, mahasiswa UT dituntut memiliki disiplin diri, inisiatif, dan motivasi belajar yang kuat. Mahasiswa juga dituntut untuk dapat mengatur waktunya dengan efisien, sehingga dapat belajar secara teratur berdasarkan jadwal belajar yang ditentukan sendiri. &lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPt0NLc6jWMU_p-tAY9s7RilVyJCDR1vj5z3VsyP2phZZg6NkTSM79PVg4BLKvO-NxBYrIFROx5Q9UXKO0xKvbMY3d4FlUG_3yk3BQLFmxRQM9lVaUw8hLgBainPpwcfUAikF4e-15payo/s1600/JK.png" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPt0NLc6jWMU_p-tAY9s7RilVyJCDR1vj5z3VsyP2phZZg6NkTSM79PVg4BLKvO-NxBYrIFROx5Q9UXKO0xKvbMY3d4FlUG_3yk3BQLFmxRQM9lVaUw8hLgBainPpwcfUAikF4e-15payo/s1600/JK.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Belajar Mandiri&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; UT juga berkerjasama dengan beberapa beberapa perguruan tinggi untuk beberapa matakuliah yang ada praktikumnya seperti prodi Biologi, tetapi UT juga menyediakan praktikum secara online, kita bisa mengaksesnya melalui fitur Dry Lab di laman UT. Meskipun baru ada dua mata kuliah yang tersedia, tetapi mudah-mudah ke depannya mata kuliah yang lain pun tersedia. Semangat belajar yang turun naik membuat saya harus ekstra keras melawan rasa malas, tetapi dengan fasilitas yang UT berikan cukup membantu saya dalam mengatasi masalah belajar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlh5Rw5k5bgZtI4x9jZJHpibXmXA2Rnlekis44k9w0Ft17g8xtPpUMBafsEhUXHfGbIQml4lwrZRmleHxI-PLVz0uci1wADPFi2aYNbBYHJU6R7VS_I0DCaFtMgioqAGtUmrd9txmzFUX8/s1600/hjhjgh.png" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlh5Rw5k5bgZtI4x9jZJHpibXmXA2Rnlekis44k9w0Ft17g8xtPpUMBafsEhUXHfGbIQml4lwrZRmleHxI-PLVz0uci1wADPFi2aYNbBYHJU6R7VS_I0DCaFtMgioqAGtUmrd9txmzFUX8/s1600/hjhjgh.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Dry Lab Universitas Terbuka&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; Selain itu UT juga mendapat penghargaan kembali dari Microsoft Pada tanggal &amp;nbsp;26 Mei 2015 bertempat di Ritz Carlton Hotel Jakarta, Universitas Terbuka (UT) mendapatkan penghargaan atas komitmen UT mengadopsi perkembangan teknologi baru dengan selalu menggunakan software legal, khususnya produk Microsoft bagi proses pendidikannya. Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Microsoft Indonesia kepada perwakilan UT, Dr. Sri Sediyaningsih, M.Si., Kepala Pusat Hubungan Masyarakat dan Urusan Internasional (PUSHUI-UT). Salah satu software yang di gunakan UT yaitu &lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;u&gt;Microsoft Office 365&lt;/u&gt;&lt;/span&gt; (MO 365) Education yang di kenalkan pada tahun 2013. Sungguh pencapain yang sangat luar biasa, bisa bekerja sama dengan salah satu perusahan terbesar di dunia, pokoknya kualitas UT sudah tidak bisa di ragukan lagi.&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwDIgr1iqKDlmPdRhJ7WI57OmWshh3accsCb5dVSv9WaZTjH0fKSvH8FkYzQvb4zelmmKWv_LER-X2KD4v8xOPhwSt-c2AediRmziNplgAE4reahO31hhr1LYQE2P_WXr0dZjQCSONx8Mh/s1600/syahidah.png" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwDIgr1iqKDlmPdRhJ7WI57OmWshh3accsCb5dVSv9WaZTjH0fKSvH8FkYzQvb4zelmmKWv_LER-X2KD4v8xOPhwSt-c2AediRmziNplgAE4reahO31hhr1LYQE2P_WXr0dZjQCSONx8Mh/s1600/syahidah.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Piagam Microsoft&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada tanggal 4 september nanti UT memasuki usia ke 31 tahun dengan jumlah mahasiswa aktif sekitar &lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;
   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;calibri&amp;quot; , &amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11.0pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;u&gt;406.027&amp;nbsp;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;data pada tanggal 15 juni 2015). Sungguh angka yang sangat fantastis, oleh sebab itu UT termasuk perguruan tinggi terbanyak mahasiswanya, dengan &amp;nbsp;39 UPBJJ yang tersebar di beberapa kota besar dan kabupaten di Indonesia sampai ke luar Negeri. Kemudian UT juga &amp;nbsp; menyelenggarakan wisuda tanggal 26 Mei 2015, di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) dihadiri oleh 1202 wisudawan terbaik.&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbfy-ww29JzaVIx0HLKunixIzgyfnz0uv_gLBAgKKu2LUo5r1bEvBFk2eHvEY_nCVqvXd3j8ipcVLQJIAzQQMa3izOx7614r-TfUPyPzv2vAY7mi0AE_ogCapVoWItHy7yAxB1t0L7sfIx/s1600/idcfdd.png" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbfy-ww29JzaVIx0HLKunixIzgyfnz0uv_gLBAgKKu2LUo5r1bEvBFk2eHvEY_nCVqvXd3j8ipcVLQJIAzQQMa3izOx7614r-TfUPyPzv2vAY7mi0AE_ogCapVoWItHy7yAxB1t0L7sfIx/s1600/idcfdd.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Wisudawan Universitas Terbuka&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di harapkan untuk kedepannya pelayanan di &amp;nbsp;Universitas Terbuka bisa lebih di tingkatkan lagi tidak hanya menjangkau kota besar tetapi sampai ke pelosok daerah sekali pun sehingga orang-orang yang berada di pedalaman bisa merasakan pendidikan dengan layak dan terjangkau sehingga dapat merubah nasib mereka dan bangsa ini. Menjangkau yang tak terjangkau dan melayani yang tak terlayani.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Berikut profil singkat dari Universitas Terbuka&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;iframe allowfullscreen="" class="YOUTUBE-iframe-video" data-thumbnail-src="https://i.ytimg.com/vi/Nm1AAkYw9sg/0.jpg" frameborder="0" height="266" src="https://www.youtube.com/embed/Nm1AAkYw9sg?feature=player_embedded" width="320"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyTz3fsZEyOnTUY965Hd1BpzkPLRlmJfZ1-oZnWIfrhR5p7KW8vxmIjZ6KhnkDKl5tB2s9y3intD0x3OfO71UR83JayFkw-77nA7QBiQKwQqhAWi6F-IjMejQxw8GOWNP03nLDHu8xD94C/s1600/wkwkwk.png" imageanchor="1" style="clear: left; display: inline !important; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyTz3fsZEyOnTUY965Hd1BpzkPLRlmJfZ1-oZnWIfrhR5p7KW8vxmIjZ6KhnkDKl5tB2s9y3intD0x3OfO71UR83JayFkw-77nA7QBiQKwQqhAWi6F-IjMejQxw8GOWNP03nLDHu8xD94C/s1600/wkwkwk.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari Universitas Terbuka dalam rangka memperingati HUT Universitas Terbuka ke-31. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan.”&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="rns"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2015/07/inovasi-belajar-dengan-menggunakan.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3lm0txbZO-Ljt-aRh1L0BSDXptClxbeWkOZhzqcwmrl8h_tr-hOIG5uoau_DKRVMjk31DcZTPM9zMH-QGbHjcxJL4OasPOLToUFNSwxL6qAaOkm3I4ulbpB4VQMwaHNtzpTyD4pi_guE9/s72-c/Untitled.png" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-3173001383425749702</guid><pubDate>Thu, 23 Jul 2015 04:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-09T09:55:40.341-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Puisi</category><title>Bersabarlah Ukhti</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWmLXskWKkskuidvWYQt_-JIW80zOIaJqL1GCEPpqynpvwVmbrmIGjBhqim_MPVnFliQeTdIpXx3c2rIue16uwpB40gLiNrnZcSICVB_Lp36Zjv_gYo0aCbYJJjS_1HFxaz-Tb_IJ_uYVT/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="248" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWmLXskWKkskuidvWYQt_-JIW80zOIaJqL1GCEPpqynpvwVmbrmIGjBhqim_MPVnFliQeTdIpXx3c2rIue16uwpB40gLiNrnZcSICVB_Lp36Zjv_gYo0aCbYJJjS_1HFxaz-Tb_IJ_uYVT/s400/images.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;&amp;quot; serif &amp;quot;&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Aku kangen saat masa kecilku,,,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;&amp;quot; serif &amp;quot;&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Semua begitu sederhana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;&amp;quot; serif &amp;quot;&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Saat aku terjatuh hanya &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;kaki dan lututku&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;
yang terluka bukan &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Hati&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;&amp;quot; serif &amp;quot;&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Bersabarlah,,,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;&amp;quot; serif &amp;quot;&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Karena akan tiba saat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;&amp;quot; serif &amp;quot;&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dimana kamu menemukannya atau
dia yang menemukanmu lebih dulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;&amp;quot; serif &amp;quot;&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Selagi masih bisa sabar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;&amp;quot; serif &amp;quot;&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;BERSABARLAH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;&amp;quot; serif &amp;quot;&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Selagi masih bisa ditahan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 3; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;TAHANLAH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 3; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Selagi masih
bisa diam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 3; text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;DIAMLAH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;&amp;quot; serif &amp;quot;&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;"Sungguh
Allah Maha Penolong bagi Hambanya"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="rns"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2015/07/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_22.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWmLXskWKkskuidvWYQt_-JIW80zOIaJqL1GCEPpqynpvwVmbrmIGjBhqim_MPVnFliQeTdIpXx3c2rIue16uwpB40gLiNrnZcSICVB_Lp36Zjv_gYo0aCbYJJjS_1HFxaz-Tb_IJ_uYVT/s72-c/images.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-8069279873948957895</guid><pubDate>Thu, 23 Jul 2015 03:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-09T09:55:51.653-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My Story</category><title>PUASA UNTUK MEREKA</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIcNpAi_Nc6b7Dwep8G5bQCwlNMIJE7WOTO2GWgVd8hbfdi7UjtGv1zWemYcX1DAw_OP7xfZ9MSLtlmHtWEV2M5Z1MCnpomWkV7HsPdTdxkYo3_2yFION0CihQdKwFhYbv29tDv5GL1ONL/s1600/BECAK.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIcNpAi_Nc6b7Dwep8G5bQCwlNMIJE7WOTO2GWgVd8hbfdi7UjtGv1zWemYcX1DAw_OP7xfZ9MSLtlmHtWEV2M5Z1MCnpomWkV7HsPdTdxkYo3_2yFION0CihQdKwFhYbv29tDv5GL1ONL/s320/BECAK.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pagi itu, udara tak biasanya begitu segar
dan matahari pun masih malu-malu untuk terbit, Aku pun bersemangat dan&lt;i&gt; &lt;/i&gt;bergegas
menyiapkan barang-barangku, rencananya siang itu&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;aku akan pulang kampung. Meskipun bulan Ramadhan
sudah memasuki hari ke 3, tetapi aku tetap menyempatkan untuk pulang, rasanya
hati ini sudah ingin sekali memeluk Ayah dan Ibu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah semuanya siap, Aku pun berpamitan
kepada Ibu kostan, lalu bergegas pergi menuju jalan raya. Sambil menunggu bus
yang akan mengantarkanku ke Bandung, aku pun menyempatkan membeli sedikit buah
tangan untuk keluargaku di rumah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: 175.5pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: 175.5pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bus yang aku tunggu telah tiba, aku pun
naik dan duduk bersebelahan bersama penumpang yang lain. Aku bersandar ke kursi
dan beristirahat sejenak sambil menikmati perjalanan menuju kampung halamanku.
Tak terasa aku pun tiba di terminal bus dan berjalan ke sebelah utara sambil
menunggu tukang becak yang akan mengantarkanku ke rumah Ibu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: 175.5pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; tab-stops: 175.5pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Salah seorang tukang becak menghampiriku
dan berkata :&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“Neng becak…?”&lt;/i&gt; dan aku
pun menjawab &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;:” Iya bang”&lt;/i&gt;. Aku naik
dan duduk sambil menikmati perjalanan, Angin lembut menerpa wajah dan hijabku
kicauan burung melengkapi kenikmatan di&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;sore itu. Namun kenikmatan itu tak berlangsung lama, keheninganku
terusik dengan suara kunyahan dari belakang, &lt;i&gt;“Abang becak …?”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; tab-stops: 175.5pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Ya, kudapati ia tengah lahapnya menyuap
potongan terakhir pisang goreng di tangannya. Sementara tangan satunya tetap
memegang kemudi. “&lt;i&gt;walah, puasa-puasa begini seenaknya saja dia makan,”&lt;/i&gt;
gumamku. Rasa penasaranku semakin menjadi ketika ia mengambil satu lagi pisang
goreng dari kantong plastik yang disangkutkan di dekat kemudi becaknya, dan
untuk kedua kalinya saya menelan ludah menyaksikan pemandangan yang bisa
dianggap tidak sopan dilakukan pada saat kebanyakan orang tengah berpuasa.&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; tab-stops: 175.5pt; text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; tab-stops: 175.5pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;“mmm …, Abang muslim bukan?&lt;/i&gt;” tanyaku
ragu-ragu.

&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&amp;nbsp;“Ya neng, saya muslim …”&lt;/i&gt; jawabnya
terengah sambil terus mengayuh.&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;“Tapi kenapa abang tidak
puasa? abang tahu kan ini bulan ramadhan. Sebagai muslim seharusnya abang
berpuasa. Kalau pun abang tidak berpuasa, setidaknya hormatilah orang yang
berpuasa. Jadi abang jangan seenaknya saja makan di depan banyak orang yang
berpuasa …”&lt;/i&gt; deras aliran kata keluar dari mulutku layaknya orang
berceramah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tukang becak yang kutaksir
berusia di atas&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;lima puluh tahun itu
menghentikan kunyahannya dan membiarkan sebagian pisang goreng itu masih
menyumpal mulutnya. Sesaat kemudian ia berusaha menelannya sambil memperhatikan
wajah garangku yang sejak tadi menghadap ke arahnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;“Dua hari pertama puasa kemarin
abang sakit dan tidak bisa narik becak. Jujur saja neng, abang memang tidak
puasa hari ini karena pisang goreng ini makanan pertama abang sejak tiga hari
ini, ditambah lagi pendapatan abang yang pas-pasan. &lt;/i&gt;Tanpa memberikan
kesempatan ku untuk memotongnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;“&lt;i&gt;Tak perlu ajari abang
berpuasa, orang-orang seperti kami sudah tak asing lagi dengan puasa,”&lt;/i&gt;
jelas bapak tukang becak itu.

&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;“Maksud bapak?”&lt;/i&gt; mataku
menerawang menunggu kalimat berikutnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;“Dua hari pertama puasa,
orang-orang berpuasa dengan sahur dan berbuka. Kami berpuasa tanpa sahur dan
tanpa berbuka. Kebanyakan orang seperti neng berpuasa hanya sejak subuh hingga
maghrib, sedangkan kami kadang harus tetap berpuasa hingga keesokan harinya …”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;“Jadi …”&lt;/i&gt; belum sempat
kuteruskan kalimatku,

&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;“Orang-orang berpuasa hanya
di bulan ramadhan, padahal kami terus berpuasa tanpa peduli bulan ramadhan atau
bukan …”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;“Abang sejak siang tadi
bingung neng mau makan dua potong pisang goreng ini, malu rasanya tidak
berpuasa. Bukannya abang tidak menghormati orang yang berpuasa, tapi…”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;
kalimatnya terhenti seiring dengan tibanya saya di tempat tujuan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sungguh Saya jadi menyesal
telah menceramahinya tadi. Tidak semestinya saya bersikap demikian kepadanya.
Seharusnya saya bisa melihat lebih ke dalam, betapa ia pun harus menanggung
malu untuk makan di saat orang-orang berpuasa demi mengganjal perut laparnya.
Karena jika perutnya tak terganjal mungkin roda becak ini pun tak kan berputar
…&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
Ah, kini seharusnya saya yang
harus merasa malu dengan puasa saya sendiri? Bukankah salah satu hikmah puasa
adalah kepedulian? Tapi kenapa orang-orang yang dekat dengan saya nampaknya
luput dari perhatian dan kepedulian saya?&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
Tak terasa aku pun hampir sampai
di depan rumahku,&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;“sudah
bang di sini saja, ini uangnya”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;“Wah, nggak ada kembaliannya
neng…”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;“Hmm, simpan saja buat sahur
Bapak besok ya …”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;“Terima kasih neng, semoga
Allah membalas semua kebaikan neng” &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: normal; mso-bidi-font-style: italic;"&gt;(Rasa bahagia pun menyelimuti wajahnya, lalu ia
membalikkan becaknya dan pergi sambil mengayuh becaknya kembali. Sungguh hati ini
begitu tersentuh mendengar cerita abang becak tadi meskipun sudah renta tetapi
beliau masih semangat menjalankan propesinya itu. Demi menopang segala
kebutuhan hidupnya,yang tak sesekali keberuntungan menyertai dirinya).&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: normal; mso-bidi-font-style: italic;"&gt;*****&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="rns"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2015/07/puasa-untuk-mereka.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIcNpAi_Nc6b7Dwep8G5bQCwlNMIJE7WOTO2GWgVd8hbfdi7UjtGv1zWemYcX1DAw_OP7xfZ9MSLtlmHtWEV2M5Z1MCnpomWkV7HsPdTdxkYo3_2yFION0CihQdKwFhYbv29tDv5GL1ONL/s72-c/BECAK.jpg" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-2311891592031272730</guid><pubDate>Wed, 01 Jul 2015 11:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-09T09:56:00.177-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My Life</category><title>Renungankanlah</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;
&lt;a href="https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=7690449210387694704&amp;amp;bpli=1" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjarqVvGjdRtjMf5nmZK5LdmpmtbSOgTv18f0umJmQYeFTq7W345m-fzoFkv3RWjB_lasdz4tf8hLpf6VQRFqQsYsTYuKJPbssplRdukTMLF2kNQ7hon55KYIL7IXvFClmiWeMdBApgOD5/s1600/images+2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjarqVvGjdRtjMf5nmZK5LdmpmtbSOgTv18f0umJmQYeFTq7W345m-fzoFkv3RWjB_lasdz4tf8hLpf6VQRFqQsYsTYuKJPbssplRdukTMLF2kNQ7hon55KYIL7IXvFClmiWeMdBApgOD5/s1600/images+2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
"Ketika aku malas untuk beribadah kepada Allah, aku tersadar bahwa surga berada di bawah telapak kaki Ibu, dan kelak aku harus menjadi sosok ibu yang bisa membimbing anak-anakku menuju surga."&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;USWATUN HASANAH&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="rns"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2015/07/renungankanlah.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjarqVvGjdRtjMf5nmZK5LdmpmtbSOgTv18f0umJmQYeFTq7W345m-fzoFkv3RWjB_lasdz4tf8hLpf6VQRFqQsYsTYuKJPbssplRdukTMLF2kNQ7hon55KYIL7IXvFClmiWeMdBApgOD5/s72-c/images+2.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-2365065603397835113</guid><pubDate>Tue, 30 Jun 2015 14:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-09T09:58:13.112-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My Life</category><title>Perasaan yang Selalu Terpendam di Hati</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiULxqql5NYXsfE8OJZ275YxuJZZJuayOK7SS5NUYlTQn8O2RUanSpkQMqsQnoA8pi3o2vodB8p45gxLLHBkpy1uIemyCnv0iivcXHiBH_R6294ipjerTtAI7fF2rYiLQXU1tI4xJBrqSZ/s1600/love.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" data-original-height="417" data-original-width="626" height="426" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiULxqql5NYXsfE8OJZ275YxuJZZJuayOK7SS5NUYlTQn8O2RUanSpkQMqsQnoA8pi3o2vodB8p45gxLLHBkpy1uIemyCnv0iivcXHiBH_R6294ipjerTtAI7fF2rYiLQXU1tI4xJBrqSZ/s640/love.png" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
HATI Secara harfiah atau dalam bahasa Arab sering disebut dengan istilah Qolbun atau hati nurani, padahal dalam artian generiknya adalah Membalik, dimana yang bawah berada di atas, yang kanan menjadi di kiri dan yang nyata menjadi tidak nyata. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Qolbun memang menjadi salah satu ukuran kualitas manusia, dimana setiap apa yang di lihat selalu timbul dan tercurahkan kedalam hati, baik yang dirasakannya itu suka maupun duka. Oleh karena itu, kita sering mendengar ungkapan-ungkapan yang timbul seperti : Berhati emas ,Berhati baja, Berhati iblis, dan Berhati mulia. Dari situlah bisa tergambarkan betapa hati manusia itu sangat sensitive terkadang bisa menjadi mulia dimana kondisi hatinya baik, dan bisa menjadi buruk kalau hatinya sedang mengalami masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pagi yang sangat cerah, kusambut pagi ini dengan senyuman yang sangat ceria dan penuh rasa percaya diri. Aku bersiap untuk berangkat ke kampus, ini pengalamanku masuk di Universitas. Terlihat suasana kampus masih sangat sepi hanya ada beberapa mahasiswa baru dan petugas yang sedang menyiapkan untuk acara pembukaan OSMB. Aku duduk di kantin sambil menunggu kegiatan OSMB di mulai, Tiba-tiba ada salah seorang mahasiswa baru yang menghampiri dan mengajakku untuk berkenalan, “assalamualikum, bolehkah saya duduk disini?” (aku pun segera menjawab): “wa’alaikumsalam, oh tentu boleh silahkan, hmm,, mahasiswa baru ya? (ia menjawab): “iya, saya dari fakultas FMIPA jurusan Biologi”, wah ternyata kita sama, saya juga jurusan FMIPA Biologi, namaku Indah, nama kamu siapa? (Sambil mengulurkan tanganku) Namaku Yuli senang berkenalan denganmu. Ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami pun melanjutkan berbincangan kami, setelah sekian lama kami berkenalan, kami pun bergegas kelapangan karena pembukaan OSMB akan segara dimulai. Setelah upacara pembukaan selesai para mahasiswa pun dibimbing untuk masuk kelas karena akan mendapatkan pengarahan dari Kepala Prodi. Setelah masuk ruangan, aku duduk bersebelah bersama teman baruku Yuli. Setelah ketua prodi memberikan pengarahannya beliau pun menyuruh kepada para mahasiswa untuk membentuk KM (Ketua Mahasiswa). Para mahasiswa pun menyalonkan diri untuk menjadi KM, tetapi yang terpilih menjadi KM yaitu Andi karena suara yang paling banyak dimenangkan oleh Andi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah kegiatan OSMB selesai aku pun pulang kerumah, setibanya di rumah aku duduk santai sambil melihat Handphone, aku mengirim messange ke Andi untuk menanyakan info kuliah, setelah itu kami pun sharing dan saling memberikan motivasi satu sama lain. Dia pun selalu memberikan semangat serta motivasinya supaya saya tetap semangat dalam menjalani aktivitas baik itu belajar ataupun mengajar. Perkuliahan pun di mulai satu minggu lagi, komunikasi aku dengan Andi pun berlanjut, kita selalu bercerita tentang aktivitas sehari-hari, sekian lama berkomunikasi timbullah perasaan yang tidak terduga sebelumnya, entah itu hanya perasaan mengagumi atau sekedar menyukai, tetapi perasaan itu selalu muncul ketika aku berkomunikasi dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keesokan harinya, seperti biasa aku berangkat kekampus, setibanya dikampus Yuli pun menyapaku dengan senyuman lembutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“hai ndah, bagaimana kabarmu hari ini? Sudah siapkah untuk memulai perkuliahan hari ini,(sambil tersenyum dan menatapku),?ujarnya. (aku pun segera menjawab) “kabar baik, tentu siap dong, sudah kutunggu-tunggu dari semalam ingin secepatnya berkenalan bersama dosen-dosen yang smart”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami berdua masuk kelas, setibanya di kelas Andi pun menghampiri kita berdua, perasaanku tiba-tiba gugup, dan tersipu malu karena perbincangannya kami sebelumnya membuatku menjadi salah tingkah. Ia menyapa “ Hai gusys,,Bolehkah saya bergabung besama kalian?” dengan nada yang sangat khas, tentu boleh dong, dengan senang hati” jawab Yuli.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami pun berkenalan dan berbincang hangat sambil menceritakan pengalamannya masing-masing, tiba-tiba Yuli mengajak kita bertiga untuk menjadi sahabat, karena sesuai pepatah “BERSATU KITA TEGUH, BERCERAI KITA BERANTAKAN” Kami pun sepakat untuk menjadi sahabat yang selalu ada di saat suka mau pun duka. Dan tentunya Saling memotivasi untuk terus berjuang dalam menggapai cita-cita, Sehingga kita bisa meraih kesuksesan bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setalah itu kami selalu pergi bersama, setiap ada tugas kampus, selalu kami kerjakan bersama, pokoknya kebersamaanya selalu terjaga dengan baik. Dan tak di sangka kebersamaan tersebut membuat kami semakin akrab, sehingga timbullah perasaan yang sama di antara aku dan Yuli pada Andi, kalau anak sekarang menyebutnya dengan ”cinta”. Yuli pun selalu menceritakan kegagumannya pada Andi, dan ternyata kami pun memendam perasaan yang sama, tetapi untunglah aku tidak menceritakan perasaanku ke yuli dan memilih untuk di pendam dalam hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yups,, bisa di bilang cinta segitiga, tapi ternyata Andi lebih memilih Yuli dari pada aku, dari sikap dan perhatiannya ke Yuli membuatku semakin yakin kalau Andi pun meyimpan perasaan yang sama pada Yuli. Melihat kedekatan meraka aku merasa sakit hati, tapi ku coba tersenyum dan menyembunyikan rasa kekecewaan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada suatu hari, Yuli berulang tahun dan aku hanya mengucapkan selamat tanpa memberikannya hadiah, dan Andi juga mengucapkan selamat serta memberikan hadiah tanpa aku ketahui. Dan Yuli pun bercerita bahwa ia baru saja mendapatkan hadiah dari Andi, betapa terkejut dan sedihnya hati ini, setelah mendengar ucapan tersebut, orang yang aku suka memberikan hadiah dan ucapan yang sangat indah sekali yang tertuang dalam sebuah tulisan. Padahal ketika hari ulang tahunku Andi tak pernah memberikan hadiah atau pun ucapan seperti yang dilakukannya kepada Yuli. Apakah ini yang namanya cemburu? Dan Apakah ini yang namanya sahabat? membeda-bedakan antara sahabat yang satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkadang aku merasa terkucilkan, Andi selalu memberikan perhatian yang lebih pada Yuli, dan begitu pun sebaliknya. Sedangkan aku tak pernah mereka anggap,Aku hanya bisa bersabar dan tersenyum melihat kebahagian mereka meskipun hati ini merasa sakit. Sayangnya aku tidak setegar yang aku kira, semakin lama perasaan yang aku pendam semakin melukai hati dan perasaanku, karena setiap kali melihat kebersamaan yuli dengan Ani, entah kenapa tiba-tiba hati ini merasa sedih dan seketika air mata ini menetes. Banyak rahasia-rahasia yang di sembunyikan Yuli dan Andi padaku, yang membuatku merasa terkucilkan dan tidak berarti dihadapan meraka. Aku yakin suatu saat nanti kebahagian akan berpihak padaku meskipun aku harus menyembunyikan perasaan ini, yang entah sampai kapan aku harus menyembunyikannya, hanya aku dan ALLAH-lah yang tau…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ibnul Qoyyim menjelaskan bahwa yang menyebabkan hati dan ruh menjadi hidup dan terpelihara, adanya perasaan tentram, nikmat, beruntung, dan merasa hidup karena adanya cinta. Hati tanpa cinta sakitnya lebih terasa dari pada mata terasa sakit. Ketika tidak bisa lagi melihat cahaya, telinga ketika tidak lagi bisa mendengar, hidung tidak bisa lagi mencium, lisan tidak lagi mampu berbicara. Hati pun akan menjadi rusak apabila cinta dan kasih saying tak mampu lagi berbicara. Bahkan jiwa terasa hampa dan tidak memiliki kasih sayang didalamnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
***** 
&lt;/div&gt;

&lt;div class="rns"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2015/06/perasaan-yang-selalu-terpendam-di-hati.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiULxqql5NYXsfE8OJZ275YxuJZZJuayOK7SS5NUYlTQn8O2RUanSpkQMqsQnoA8pi3o2vodB8p45gxLLHBkpy1uIemyCnv0iivcXHiBH_R6294ipjerTtAI7fF2rYiLQXU1tI4xJBrqSZ/s72-c/love.png" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-5684173876633742010</guid><pubDate>Mon, 29 Jun 2015 14:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-09T09:58:28.738-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel</category><title>MOBIL IDAMAN UNTUK KE KAMPUS</title><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
  &lt;w:TrackMoves/&gt;
  &lt;w:TrackFormatting/&gt;
  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
  &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;
  &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;
  &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;
  &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;
  &lt;w:Compatibility&gt;
   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
   &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;
   &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;
   &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;
   &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;
   &lt;w:CachedColBalance/&gt;
  &lt;/w:Compatibility&gt;
  &lt;m:mathPr&gt;
   &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;
   &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;
   &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;
   &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;
   &lt;m:dispDef/&gt;
   &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;
   &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;
   &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;
   &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;
   &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;
  &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di pagi yang cerah,
seperti biasa &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;aku menjalani rutinitasku
yaitu berangkat ke kampus. Sebelum berangkat aku menyempatkan diri &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;mengecek isi dompetku, setelah di
hitung-hitung ternyata uang sakuku pas-pasan, seketika itu aku panik sekali,
bagaimana tidak? akses ke kampusku cukup jauh, aku harus naik angkot sebanyak 3
kali untuk sampai di kampusku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tarif angkot di kotaku
harganya 5 ribu sekali naik, jauh ataupun dekat. Kalau aku naik angkot pasti
uangku habis 30 ribu itu hanya biaya transportasi, belum lagi kalau aku lapar,
pasti aku harus membeli makanan di kampus, karena jam perkuliahan cukup lama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Aku terdiam sejenak
sambil memutar otak, Setelah itu aku putuskan untuk naik bus. bus salah satu
kendaraan alternatif yang paling murah untuk akses ke kempusku, maklum sebagai
salah seorang mahasiswa aku harus pandai mengirit tak jarang aku pun harus rela
berdesak-desakan bersama penumpang lain.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Aku berandai-andai
sejenak, coba saja kalau aku punya mobil, mungkin biaya transportasiku akan
sedikit berkurang dan kemacetan pun dapat diminimalisir. Setelah sampai di
kampus aku duduk sejenak sambil menunggu temanku. Baru sebentar aku
berangan-angan aku dikejutkan oleh suara klakson beberapa kali dari luar.
Karena penasaran, aku pun keluar, ternyata suara klakson itu bersumber dari &lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: #1f497d; mso-themecolor: text2;"&gt;mobil&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;salah seorang Dosenku”wah cepat sekali sampainya”
pikirku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sesampainya di depan
aku, dikejutkan lagi dengan &lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: #4f81bd; mso-themecolor: accent1;"&gt;mobil baru&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; yang
digunakan oleh temanku. Aku bertanya padanya kemana &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: #4f81bd; mso-themecolor: accent1;"&gt;mobil lama&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;mu?,
ia menjawab telah dijual dan menggantinya dengan mobil baru. Temanku pun
menyarankanku untuk segera memiliki mobil juga, dan sangat merekomendasikan
mobil &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Nissan, seperti mobil yang digunakannya. Sekilas aku melihat tampilannya mobil tersebut, aku merasa tertarik
juga untuk memilikinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sesampainya di kostan, terlintas
dipikiranku tentang rekomendasi temanku tadi mengenai mobil Nissan, aku pun langsung
membuka laptop dan mulai berselancar, langsung saja ku ketikan kata kunci mobil
Nissan di kolom google dan memilih beberapa artikel yang bagus untuk di baca.
Satu per satu artikel aku baca, aku dibuatnya semakin yakin dan terkesan
dengan mobil Nissan tersebut. Dengan beberapa keunggulan yang di miliki aku
semakin yakin bahwa pilihan mobil Nissan adalah yang terbaik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3Ssq4UkNgPE6HXJBujX-eAm8bHiR-nN9G3Q_-5RQLpQOfapECG_R9bUYirtFLMDlpoEHslqQazLDmsRdbbZ31b2H976wwjIFfi4tLlJBBb27MVJKL3BhbMsSW256yvRGhH3X2si4z3253/s1600/mobil.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="216" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3Ssq4UkNgPE6HXJBujX-eAm8bHiR-nN9G3Q_-5RQLpQOfapECG_R9bUYirtFLMDlpoEHslqQazLDmsRdbbZ31b2H976wwjIFfi4tLlJBBb27MVJKL3BhbMsSW256yvRGhH3X2si4z3253/s400/mobil.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Mobil Nissan&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;Ketika aku membaca artikel yang terakhir
di google, ternyata ada pusat penjualan mobil bekas dan baru dengan harga yang
cukup bervariasi, dari harga yang murah sampai harga yang sangat fantastis,
berikut websitenya &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.rajamobil.com/"&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;www.rajamobil.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;u&gt;.&lt;/u&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt; Di website tersebut menyediakan
berbagai pilihan mobil yang kita inginkan. Kita tinggal masuk website tersebut
dan mengisi kata kunci&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt; mobil yang kita inginkan. Misalnya : Merk, Model, Tahun
mesin, Provinsi, dan kota. Maka akan keluar apa yang kita cari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;Setelah aku mengunjungi website
tersebut ternyata mobil idamananku juga ada si situ, dan kita bisa membeli cash
atau pun kredit, dengan angsuran yang sangat ringan dan uang DP yang cukup
murah. Kita juga bisa mendapatkan bonus aksesoris untuk menambah kenyamanan
dalam menyetir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNhm7OrVxbcSwO-tGTwObVaSaKcGmjM4J7c5aVtVPns7r0kplhgQB3iISMkhL6mf1ACjmkGwiGiFszWuEF9kj3uxAatTGEVoq9qlhCOO_0UtOt9QpRIOHxCyxuJQshxV_efN2uHRfQvb7k/s1600/pic1.png" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="216" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNhm7OrVxbcSwO-tGTwObVaSaKcGmjM4J7c5aVtVPns7r0kplhgQB3iISMkhL6mf1ACjmkGwiGiFszWuEF9kj3uxAatTGEVoq9qlhCOO_0UtOt9QpRIOHxCyxuJQshxV_efN2uHRfQvb7k/s400/pic1.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: justify;"&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;So, tunggu apalagi yuk kunjingi
website &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.rajamobil.com/"&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;www.rajamobil.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;
dan miliki mobil idamanmu sekarang juga. Doakan ya semoga keinginanku untuk
membeli mobil baru bisa cepat terealisasikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-Wm7gKGs9T0Lh-npm80wF5wV6Sn1pLaUvNMxbiecu7fT5qhdSDLGq8RiSYoKW1RhOSMFevoDdsrLq_V8bCU5_BCU2YMCUBsvmJJvReJt2i4h1PK9udvMbVdOoF7suz2yejO_vDjWBRmUA/s1600/pic2.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="251" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-Wm7gKGs9T0Lh-npm80wF5wV6Sn1pLaUvNMxbiecu7fT5qhdSDLGq8RiSYoKW1RhOSMFevoDdsrLq_V8bCU5_BCU2YMCUBsvmJJvReJt2i4h1PK9udvMbVdOoF7suz2yejO_vDjWBRmUA/s400/pic2.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;Cerita ini aku persembahkan untuk
lomba &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.rajamobil.com/"&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;www.rajamobil.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;
dan orang-orang yang mempunyai mobil idaman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot; , &amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="rns"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2015/06/mobil-idaman-untuk-ke-kampus.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3Ssq4UkNgPE6HXJBujX-eAm8bHiR-nN9G3Q_-5RQLpQOfapECG_R9bUYirtFLMDlpoEHslqQazLDmsRdbbZ31b2H976wwjIFfi4tLlJBBb27MVJKL3BhbMsSW256yvRGhH3X2si4z3253/s72-c/mobil.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7690449210387694704.post-1670784908086588528</guid><pubDate>Thu, 05 Jun 2014 13:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-09T09:58:37.321-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">My Story</category><title>Jangan Berbohong</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguMXPLdt_3jHP7fVk-gNzkPpy5iVX6FwqZqUNO5rjogvKdkFcqeIDKBCDm7RGJT0BFRY9Gl9-aMhGIsL_0cJmwzZ2U81hzpI72mOedKxvfok3hctshyVFpo2eYx2bDLy4q7DM8JGFnWPIU/s1600/jangan+bohong.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguMXPLdt_3jHP7fVk-gNzkPpy5iVX6FwqZqUNO5rjogvKdkFcqeIDKBCDm7RGJT0BFRY9Gl9-aMhGIsL_0cJmwzZ2U81hzpI72mOedKxvfok3hctshyVFpo2eYx2bDLy4q7DM8JGFnWPIU/s1600/jangan+bohong.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Ada kalanya kita KEPEPET dan mendadak jadi KREATIF karena harus 
mengarang sebuah cerita untuk “menyelamatkan” diri dari sebuah hukuman. 
Kicauan Motty pagi ini ingin menggelitik hati Sobat-Motty semuanya dan 
berharap kita semua bisa mengambil hikmahnya...&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mahasiswa A: pak, maaf kami telat ikut ujian semester&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mahasiswa B: iya pak. Kami berempat naik angkot yg sama dan ban angkotnya meletus.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mahasiswa C: iya kami kasihan sama supirnya. Jadinya kami bantu dia pasang ban baru.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mahasiswa D: oleh karena itu kami mohon kebaikan hati bapak untuk kami mengikuti ujian susulan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sang dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa 
diminta mengerjakan ujian di 4 ruangan yg berbeda. “Ah, mungkin biar 
tidak menyontek,” pikir para mahasiswa.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ternyata ujiannya cuma ada 2 soal. Dengan ketentuan mereka baru 
diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal kedua setelah selesai 
mengerjakan soal pertama.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Soal pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. Keempat mahasiswa mengerjakan dengan senyum senyum.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Giliran membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin pun mulai bercucuran.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Di soal kedua tertulis:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;“Kemarin, ban angkot sebelah mana yang meletus?” &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
….&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;“Jujurlah dalam setiap kesempatan.. Jika kita tidak bisa demikian, paling tidak janganlah berbohong”&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="rns"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  (function() {
    window.rnsData = {
      apiKey: '94bajvq8svn9nxr0'
    };
    var s = document.createElement('script');
    s.src = 'https://cdn.reactandshare.com/plugin/rns.js';
    document.body.appendChild(s);
  }());
&lt;/script&gt;</description><link>https://syahidahhut.blogspot.com/2014/06/jangan-berbohong.html</link><author>noreply@blogger.com (syahidah)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguMXPLdt_3jHP7fVk-gNzkPpy5iVX6FwqZqUNO5rjogvKdkFcqeIDKBCDm7RGJT0BFRY9Gl9-aMhGIsL_0cJmwzZ2U81hzpI72mOedKxvfok3hctshyVFpo2eYx2bDLy4q7DM8JGFnWPIU/s72-c/jangan+bohong.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>