<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138</id><updated>2019-03-18T04:52:33.138+07:00</updated><category term="Cerita Sex"/><category term="Download Video Bokep"/><category term="Video Bokep"/><category term="Video Bokep Indonesia"/><category term="Video Bokep Jepang"/><category term="Video Sex"/><category term="Cerita Dewasa"/><category term="erita Dewasa"/><title type='text'>Cerita Sex Agen Lendir</title><subtitle type='html'>Cerita Dewasa, Video Bokep, Cerita Sex, Video Sex, Download Video Bokep, Video Bokep Jepang, Video Bokep Indonesia, Cerita Hot, Video Mesum, Cerita Mesum, Video Bokep Indo, Download Video Sex Cerita Sex Dewasa, Video Bokep Barat, Nonton Video Bokep.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>43</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-5718361729975205376</id><published>2019-03-18T04:52:00.002+07:00</published><updated>2019-03-18T04:52:33.118+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : NIKMATI MEMEK LEGIT GADIS TETANGGA</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA SEX ABG&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt; - NIKMATI MEMEK LEGIT GADIS TETANGGA&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;398&quot; data-original-width=&quot;305&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-YWaLzBtEY1c/XI6_LxdC9ZI/AAAAAAAAAdY/lpHh8JGIahwrNEEZ0QTZC2JMns2A5BbSQCLcBGAs/s640/foto%2Bcewek%2Bseksi%2B1.png&quot; width=&quot;489&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Daripada ga ada yang dientot ya mending ngentot sama gadis tetanggaku yang masih perawan dan memeknya masih sempit trus legit. Oke ga usah panjang lebar langsung aja aku ceritakan pengalaman seks ku pada kalian semua ya . Selamat menyimak.Minggu sore hampir pukul empat. Setelah menonton CD porno sejak pagi penisku tak mau diajak kompromi. Si adik kecil ini kepingin segera disarungkan ke vagina. Masalahnya, rumah sedang kosong melompong. Istriku pulang kampung sejak kemarin sampai dua hari mendatang, karena ada kerabat punya hajat menikahkan anaknya.Anak tunggalku ikut ibunya. Aku mencoba menenangkan diri dengan mandi, lalu berbaring di ranjang. Tetapi penisku tetap tak berkurang ereksinya. Malah sekarang terasa berdenyut-denyut bagian pucuknya. “Wah gawat gawat nih. Nggak ada sasaran lagi. Salahku sendiri nonton CD porno seharian”, gumamku. Aku bangkit dari tiduran menuju ruang tengah. Mengambil segelas air es lalu menghidupkan tape deck. Lumayan, tegangan agak mereda.Tetapi ketika ada video klip musik barat agak seronok, penisku kembali berdenyut-denyut.Nah, belingsatan sendiri jadinya. Sempat terpikir untuk jajan saja. Tapi cepat kuurungkan.&lt;br /&gt;Takut kena penyakit kelamin. Salah-salah bisa ketularan HIV yang belum ada obatnya sampai sekarang. Kuingat-ingat kapan terakhir kali barangku terpakai untuk menyetubuhi istriku. Ya, tiga hari lalu. Pantas kini adik kecilku uring-uringan tak karuan. Soalnya dua hari sekali harus nancap.“Sekarang minta jatah..”. Sambil terus berusaha menenangkan diri, aku duduk-duduk di teras depan membaca surat kabar pagi yang&lt;br /&gt;belum tersentuh.Tiba-tiba pintu pagar berbunyi dibuka orang. Refleks aku mengalihkan pandangan ke arah suara. Renny anak tetangga mendekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selamat sore Om. Tante ada?”&lt;br /&gt;“Sore.. Ooo Tantemu pulang kampung sampai lusa. Ada apa?”&lt;br /&gt;“Wah gimana ya..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Silakan duduk dulu. Baru ngomong ada keperluan apa”, kataku ramah.ABG berusia sekitar lima belas tahun itu menurut. Dia duduk di kursi kosong sebelahku. “Nah, ada perlu apa dengan Tantemu? Mungkin Om bisa bantu”, tuturku sambil menelusuri badan gadis yang mulai mekar itu.“Anu Om, Tante janji mau minjemi majalah terbaru . &lt;a href=&quot;http://.%E2%80%9D/&quot;&gt;.”&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Majalah apa sich?”, tanyaku. Mataku tak lepas dari dadanya yang&lt;br /&gt;tampak mulai menonjol. Wah, sudah sebesar bola tenis nih.&lt;br /&gt;“Apa saja. Pokoknya yang terbaru”.&lt;br /&gt;“Oke silakan masuk dan pilih sendiri”.Kuletakkan surat kabar dan masuk ruang dalam. Dia agak ragu-ragu mengikuti. Di ruang tengah aku berhenti. “Cari sendiri di rak bawah televisi itu”, kataku, kemudian membanting pantat di sofa. Renny segera jongkok di depan televisi membongkar-bongkar tumpukan majalah di situ. Pikiranku mulai usil. Kulihati dengan leluasa tubuhnya dari belakang. Bentuknya sangat bagus untuk ABG seusianya. Pinggulnya padat berisi. Bra-nya membayang di baju kaosnya.Kulitnya putih bersih. Ah betapa asyiknya kalau saja bisa menikmati tubuh yang mulai berkembang itu.“Nggak ada Om. Ini lama semua”, katanya menyentak lamunan nakalku. “Nggg.. mungkin ada di kamar Tantemu. Cari saja di sana” Selama ini aku tak begitu memperhatikan anak itu meski sering main ke rumahku. Tetapi sekarang, ketika penisku uring-uringan tiba-tiba baru kusadari anak tetanggaku itu ibarat buah mangga telah mulai mengkal. Mataku mengikuti Renny yang tanpa sungkan-sungkan masuk kekamar tidurku. Setan berbisik di telingaku, “inilah kesempatan bagi penismu agar berhenti berdenyut-denyut. Tapi dia masih kecil dananak tetanggaku sendiri? Persetan dengan itu semua, yang penting birahimu terlampiaskan”.Akhirnya aku bangkit menyusul Renny. Di dalam kamar kulihat anak itu berjongkok membongkar majalah di sudut. Pintu kututup dan kukunci pelan-pelan.“Sudah ketemu Ren?” tanyaku.“Belum Om”, jawabnya tanpa menoleh. “Mau lihat CD bagus nggak?” “CD apa Om?” “Filmnya bagus kok. Ayo duduk di sini.”Gadis itu tanpa curiga segera berdiri dan duduk pinggir ranjang. Aku memasukkan CD ke VCD dan menghidupkan televisi kamar.“Film apa sih Om?” “Lihat saja. Pokoknya bagus”, kataku sambil duduk di sampingnya. Dia tetap tenang-tenang tak menaruh curiga. “Ihh..”, jeritnya begitu melihat intro berisi potongan-potongan adegan orang bersetubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagus kan?” “Ini kan film porno Om?!” “Iya. Kamu suka kan?” Dia terus ber-ih.. ih ketika adegan syur berlangsung, tetapi tak berusaha memalingkan pandangannya.Memasuki adegan kedua aku tak tahan lagi. Aku memeluk gadis itu dari belakang.“Kamu ingin begituan nggak?”, bisikku di telinganya.“Jangan Om”, katanya tapi tak berusaha mengurai tanganku yang melingkari lehernya. Kucium sekilas tengkuknya. Dia menggelinjang. “Mau nggak gituan sama Om? Kamu belum pernah kan? Enak lo..”“Tapi.. tapi.. ah jangan Om.” Dia menggeliat berusaha lepas dari belitanku. Namun aku tak peduli. Tanganku segera meremas dadanya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;375&quot; data-original-width=&quot;600&quot; height=&quot;250&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-CjTzknUFdc0/XI7A6luHBqI/AAAAAAAAAdk/mbgxYbOtJ145d8RDcGBz0_Uk179sk4SmwCLcBGAs/s400/BTT-c3HCYAAy3gk.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dia melenguh dan hendak memberontak.“Tenang.. tenang.. Nggak sakit kok. Om sudah pengalaman..”Tangan kananku menyibak roknya dan menelusupi pangkal pahanya. Saat jari-jariku mulai bermain di sekitar vaginanya, dia mengerang.Tampak birahinya sudah terangsang. Pelan-pelan badannya kurebahkan di ranjang tetapi kakinya tetap menjuntai. Mulutku tak sabar lagi segera mencercah pangkal pahanya yang masih dibalut celana warna&lt;br /&gt;hitam.“Ohh.. ahh.. jangan Om”, erangnya sambil berusaha merapatkan kedua kakinya. Tetapi aku tak peduli. Malah celana dalamnya kemudian kupelorotkan dan kulepas. Aku terpana melihat pemandangan itu. Pangkal kenikmatan itu begitu mungil, berwarna merah di tengah, dan dihiasi bulu-bulu lembut di atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klitorisnya juga mungil.Tak menunggu lebih lama lagi, bibirku segera menyerbu vaginanya. Kuhisap-hisap dan lidahku mengaduk-aduk liangnya yang sempit. Wah masih perawan dia. Renny terus menggelinjang sambil melenguh dan mengerang keenakan. Bahkan kemudian kakinya menjepit kepalaku, seolah-olah meminta dikerjai lebih dalam dan lebih keras lagi.Oke Non.Maka lidahku pun makin dalam menggerayangi dinding vaginanya yang mulai basah. Lima menit lebih barang kenikmatan milik ABG itu kuhajar dengan mulutku. Kuhitung paling tidak dia dua kali orgasme. Lalu aku merangkak naik. Kaosnya kulepas pelan-pelan. Menyusul kemudian BH hitamnya berukuran 32.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kuremas-remas buah dadanya yang masih keras itu beberapa saat, ganti mulutku bekerja.&lt;br /&gt;Menjilat, memilin, dan mencium putingnya yang kecil.“Ahh..” keluh gadis itu. Tangannya meremas-remas rambutku menahan kenikmatan tiada tara yang mungkin baru sekarang dia rasakan. “Enak kan beginian?” tanyaku sambil menatap wajahnya. “Iii.. iya Om. Tapi..” “Kamu pengin lebih enak lagi?”Tanpa menunggu jawabannya aku segera mengatur posisi badannya. Kedua kakinya kuangkat ke ranjang. Kini dia tampak telentang pasrah. Penisku pun sudah tak sabar lagi mendarat di sasaran. Namun aku harus hati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia masih perawan sehingga harus sabar agar tidak kesakitan. Mulutku kembali bermain-main di vaginanya. Setelah kebasahannya kuanggap cukup, penisku yang telah tegak kutempelkan ke bibir vaginanya. Beberapa saat kugesek-gesekkan sampai Renny makin terangsang.Kemudian kucoba masuk perlahan-lahan ke celah&lt;br /&gt;yang masih sempit itu. Sedikit demi sedikit kumaju-mundurkan sehingga makin melesak ke dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butuh waktu lima menit lebih agar kepala penisku masuk seluruhnya. Nah istirahat sebentar karena dia tampak menahan nyeri.“Kalau sakit bilang ya”, kataku sambil mencium bibirnya sekilas. Dia mengerang. Kurang sedikit lagi aku akan menjebol perawannya. Genjotan kutingkatkan meski tetap kuusahakan pelan dan lembut. Nah ada kemajuan. Leher penisku mulai masuk.“Auw.. sakit Om..” Renny menjerit tertahan. Aku berhenti sejenak menunggu liang vaginanya terbiasa menerima penisku yang berukuran sedang. Satu menit kemudian aku maju lagi.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1024&quot; data-original-width=&quot;685&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-i8zhHJ9BDck/XI7BWaNKqUI/AAAAAAAAAds/k5CfCTsXOp8ruDyUPIl5VLiMD4ITZ2D-wCLcBGAs/s400/nimat8.jpg&quot; width=&quot;267&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Begitu seterusnya. Selangkah demi selangkah aku maju. Sampai akhirnya..“Ouuu..”, dia menjerit lagi. Aku merasa penisku menembus sesuatu. Wah aku telah memerawani dia. Kulihat ada sepercik darah membasahi sprei.Aku meremas-remas payudaranya dan menciumi bibirnya untuk menenangkan. Setelah agak tenang aku mulai menggenjot anak itu.“Ahh.. ohh.. asshh…”, dia mengerang dan melenguh ketika aku mulai turun naik di atas tubuhnya. Genjotan kutingkatkan dan erangannya pun makin keras. Mendengar itu aku makin bernafsu menyetubuhi gadis itu.&lt;br /&gt;Berkali-kali dia orgasme. Tandanya adalah ketika kakinya dijepitkan ke pinggangku dan mulutnya menggigit lengan atau pundakku.“Nggak sakit lagi kan? Sekarang terasa enak kan?”&lt;br /&gt;“Ouuu enak sekali Om…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya aku ingin mempraktekkan berbagai posisi senggama. Tapi&lt;br /&gt;kupikir untuk kali pertama tak perlu macam-macam dulu. Terpenting&lt;br /&gt;dia mulai bisa menikmati. Lain kali kan itu masih bisa dilakukan.Sekitar satu jam aku menggoyang tubuhnya habis-habisan sebelum spermaku muncrat membasahi perut dan payudaranya. Betapa nikmatnya menyetubuhi perawan. Sungguh-sungguh beruntung aku ini. “Gimana? Betul enak seperti kata Om kan?” tanyaku sambil memeluk tubuhnya yang lunglai setelah sama-sama mencapai klimaks. “Tapi takut Om..”“Nggak usah takut. Takut apa sih?”&lt;br /&gt;“Hamil”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ketawa. “Kan sperma Om nyemprot di luar vaginamu. Nggak mungkin&lt;br /&gt;hamil dong”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuelus-elus rambutnya dan kuciumi wajahnya. Aku tersenyum puas bisa&lt;br /&gt;meredakan adik kecilku.“Kalau pengin enak lagi bilang Om ya? Nanti kita belajar berbagai gaya lewat CD”. “Kalau ketahuan Tante gimana?” “Ya jangan sampai ketahuan dong” Beberapa saat kemudian birahiku bangkit lagi. Kali ini Renny kugenjot dalam posisi menungging. Dia sudah tak menjerit kesakitan lagi. Penisku leluasa keluar masuk diiringi erangan, lenguhan, dan jeritannya. -&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;allowfullscreen&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1KV59sQjf-VEhOaifle0zPmnPZX7_Q2AL/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/5718361729975205376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/5718361729975205376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate_18.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : NIKMATI MEMEK LEGIT GADIS TETANGGA'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-YWaLzBtEY1c/XI6_LxdC9ZI/AAAAAAAAAdY/lpHh8JGIahwrNEEZ0QTZC2JMns2A5BbSQCLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi%2B1.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-5386772821345104410</id><published>2019-03-17T05:12:00.002+07:00</published><updated>2019-03-17T05:12:17.940+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : BERCINTA DENGAN YUNI BU DOSEN YANG SEKSI</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA SEX DEWASA - BERCINTA DENGAN YUNI BU DOSEN YANG SEKSI&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;476&quot; data-original-width=&quot;402&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-q6xvTtuf32Q/XI1z113OhHI/AAAAAAAAAc0/LOIO5UD02kw30BEvGJWdsjCluJcxQ1XNACLcBGAs/s400/foto%2Bcewek%2Bseksi%2B8.png&quot; width=&quot;337&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Kita semua memanggilnya Ibu maklum sudah umur 40 tahun tapi belum juga menikah. Ibu Yuni bertanya, “Eh, kamu akhir-akhir ini kok sering ngelamun sih, ngelamunin apa yok? Jangan-jangan ngelamunin yang itu..”“Itu apanya Bu?” tanyaku.Memang dalam kesehari-harianku, ibu Yuni tahu karena aku sering juga curhat sama dia karena dia sudah kuanggap lebih tua dan tahu banyak hal.&lt;br /&gt;Aku mulai cerita,“Tahu nggak masalah yang kuhadapi? Sekarang aku baru putus sama pacarku”, kataku.“Oh.. gitu ceritanya, pantesan aja dari minggu kemarin murung aja dan sering ngalamun sendiri”, kata Ibu Yuni.Begitu dekatnya aku sama Ibu Yuni sampai suatu waktu aku mengalami kejadian ini. Entah kenapa aku tidak sengaja sudah mulai ada perhatian sama Ibu Yuni. Waktu itu tepatnya siang-siang semuanya pada kuliah, aku sedang sakit kepala jadinya aku bolos dari kuliah.Siang itu tepat jam 11:00 siang saat aku bangun, eh agak sedikit heran kok masih ada orang di rumah, biasanya kalau siang-siang bolong begini sudah pada nggak ada orang di rumah tapi kok hari ini kayaknya ada teman di rumah nih. Aku pergi ke arah dapur.“Eh Ibu Yuni, nggak ngajar Bu?” tanyaku.“Kamu kok nggak kuliah?” tanya dia.“Habis sakit Bu”, kataku.“Sakit apa sakit?” goda Ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuni.“Ah.. Ibu Yuni bisa aja”, kataku.“Sudah makan belum?” tanyanya.“Belum Bu”, kataku.“Sudah Ibu Masakin aja sekalian sama kamu ya”, katanya.Dengan cekatan Ibu Yuni memasak, kita pun langsung makan berdua sambil ngobrol ngalor ngidul sampai-sampai kita membahas cerita yang agak berbau seks. Kukira Ibu Yuni nggak suka yang namanya cerita seks, eh tau-taunya dia membalas de ngan cerita yang lebih hot lagi. Kita pun sudah semakin jauh ngomongnya. Tepat saat itu aku ngomongin tentang perempuan yang sudah lama nggak merasakan hubungan dengan lain jenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa masih ada gitu keinginannya untuk itu?” tanyaku.“Enak aja, emangnya nafsu itu ngenal usia gitu”, katanya.“Oh kalau gitu Ibu Yuni masih punya keinginan dong untuk ngerasain bagaimana hubungan dengan lain jenis”, kataku.“So pasti dong”, katanya.“Terus dengan siapa Ibu untuk itu, Ibu kan belum kawin”, dengan enaknya aku nyeletuk.“Aku bersedia kok”, kataku lagi dengan sedikit agak cuek sambil kutatap wajahnya. Ibu Yuni agak merah pudar entah apa yang membawa keberanianku semakin membludak dan entah kapan mulainya aku mulai memegang tangannya.Dengan sedikit agak gugup Ibu Yuni kebingungan sambil menarik kembali tangannya, dengan sedikit usaha aku harus merayu terus sampai dia benar-benar bersedia melakukannya.“Okey, sorry ya Bu, aku sudah terlalu lancang terhadap Ibu Yuni”, kataku.“Nggak, aku kok yang salah memulainya dengan meladenimu bicara soal itu”, katanya.Dengan sedikit kegirangan, dalam hatiku dengan lembut kupegang lagi tangannya sambil kudekatkan bibirku ke dahinya. Dengan lembut kukecup keningnya. Ibu Yuni terbawa dengan situasi yang kubuat, dia menutup matanya dengan lembut. Juga kukecup sedikit di bawah kupingnya dengan lembut sambil kubisikkan, “Aku sayang kamu, Ibu Yuni”, tapi dia tidak menjawab sedikitpun.Dengan sedikit agak ragu juga kudekatkan bibirku mendekati bibirnya. Cup.. dengan begitu lembutnya aku merasa kelembutan bibir itu. Aduh lembutnya, dengan cekatan aku sudah menarik tubuhnya ke rangkulanku, dengan sedikit agak bernafsu kukecup lagi bibirnya. Dengan sedikit terbuka bibirnya menyambut dengan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukecup bibir bawahnya, eh.. tanpa kuduga dia balas kecupanku.Kesempatan itu tidak kusia-siakan. Kutelusuri rongga mulutnya dengan sedikit kukulum lidahnya. Kukecup, “Aah.. cup.. cup.. cup..” dia juga mulai dengan nafsunya yang membara membalas kecupanku, ada sekitar 10 menitan kami melakukannya, tapi kali ini dia sudah dengan mata terbuka. Dengan sedikit ngos-ngosan kayak habis kerja keras saja.“Aah.. jangan panggil Ibu, panggil Yuni aja ya!Kubisikkan Ibu Yuni, “Yuni kita ke kamarku aja yuk!”.Dengan sedikit agak kaget juga tapi tanpa perlawanan&lt;br /&gt;yang berarti kutuntun dia ke kamarku. Kuajak dia duduk di tepi tempat tidurku. Aku sudah tidak tahan lagi, ini saatnya yang kutunggu-tunggu. Dengan perlahan kubuka kacing bajunya satu persatu, dengan lahapnya kupandangi tubuhnya. Ala mak.. indahnya tubuh ini, kok nggak ada sih laki-laki yang kepengin untuk mencicipinya. Dengan sedikit membungkuk kujilati dengan telaten.Pertama-tama belahan gunung kembarnya. “Ah.. ssh.. terus Ian”, Ibu Yuni tidak sabar lagi,&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;521&quot; data-original-width=&quot;800&quot; height=&quot;260&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-aoF-8AyM_do/XI10ZP0cRiI/AAAAAAAAAc8/_dHbjfprGiM75A3jp0ES0Kyjwh7FUj2zQCLcBGAs/s400/foto.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;BH-nya kubuka, terpampang sudah buah kembar yang montok ukuran 34 B. Kukecup ganti-gantian, “Aah.. ssh..” dengan sedikit agak ke bawah kutelusuri karena saat itu dia tepat menggunakan celana pendek yang kainnya agak tipis dan celananya juga tipis, kuelus dengan lembut, “Aah.. aku juga sudah mulai terangsang.Kusikapkan celana pendeknya sampai terlepas sekaligus dengan celana dalamnya, hu.. cantiknya gundukan yang mengembang. Dengan lembut kuelus-elus gundukan itu,&lt;br /&gt;“Aah.. uh.. ssh.. Ian kamu kok pintar sih, aku juga sudah nggak tahan lagi”, sebenarnya memang ini adalah pemula bagi aku, eh rupanya Yuni juga sudah kepengin membuka celanaku dengan sekali tarik aja terlepas sudah celana pendek sekaligus celana dalamku. “Oh.. besar amat”, katanya. Kira-kira 18 cm dengan diameter 2 cm, dengan lembut dia mengelus zakarku, “Uuh.. uh.. shh..” dengan cermat aku berubah posisi 69.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku pandangi sejenak gundukannya dengan pasti dan lembut. Aku mulai menciumi dari pusarnya terus turun ke bawah, kulumat kewanitaannya dengan lembut, aku berusaha memasukkan lidahku ke dalam lubang kemaluannya, “Aah.. uh.. ssh.. terus Ian”, Yuni mengerang. “Aku juga enak Yuni”, kataku. Dengan lembut di lumat habis kepala kemaluanku, di jilati dengan lembut, “Assh.. oh.. ah..&lt;br /&gt;Yuni terus sayang”, dengan lahap juga kusapu semua dinding lubang kemaluannya, “Aahk.. uh.. ssh..” sekitar 15 menit kami melakukan posisi 69, sudah kepengin mencoba yang namanya bersetubuh. Kurubah posisi, kembali memanggut bibirnya.Sudah terasa kepala kemaluanku mencari sangkarnya. Dengan dibantu tangannya, diarahkan ke lubang kewanitaannya. Sedikit demi sedikit kudorong pinggulku, “Aakh.. sshh.. pelan-pelan ya Ian, aku masih perawan”, katanya. “Haa..” aku kaget, benar rupa-rupanya dia masih suci. Dengan sekali dorong lagi sudah terasa licin. Blesst,&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;268&quot; data-original-width=&quot;475&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-coopfrh4pNM/XI10lmn_hII/AAAAAAAAAdA/d45yvSfTAogBYomrIcEZfY2WzsC3fES_ACLcBGAs/s400/sample_475x268.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Aahk..” teriak Yuni, kudiamkan sebentar untuk menghilangkan rasa sakitnya, setelah 2 menitan lamanya kumulai menarik lagi batang kemaluanku dari dalam, terus kumaju mundurkan. Mungkin karena baru pertama kali hanya dengan waktu 7 menit Yuni.. “Aakh.. ushh.. ussh.. ahhkk.. aku mau keluar Ian”, katanya. “Tunggu, aku juga sudah mau keluar akh..” kataku.Tiba-tiba menegang sudah lubang kemaluannya menjepit batang kemaluanku dan terasa kepala batang kemaluanku disiram sama air surganya, membuatku tidak kuat lagi memuntahkan.. “Crot.. crot.. cret..” banyak juga air maniku muncrat di dalam lubang kemaluannya. “Aakh..” aku lemas habis, aku tergeletak di sampingnya. Dengan lembut dia cium bibirku, “Kamu menyesal Ian?” tanyanya. “Ah nggak, kitakan sama-sama mau.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami cepat-cepat berberes-beres supaya tidak ada kecurigaan, dan sejak kejadian itu aku sering bermain cinta dengan Ibu Yuni hal ini tentu saja kami lakukan jika di rumah sedang sepi, atau di tempat penginapan apabila kami sudah sedang kebelet dan di rumah sedang ramai. sejak kejadian itu pada diri kami berdua mulai bersemi benih-benih cinta, dan kini Ibu Yuni menjadi pacar gelapku. - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;allowfullscreen&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1yx_ohOfKu2NZI9mY0N9jh1_dsHrEseP-/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/5386772821345104410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/5386772821345104410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate_17.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : BERCINTA DENGAN YUNI BU DOSEN YANG SEKSI'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-q6xvTtuf32Q/XI1z113OhHI/AAAAAAAAAc0/LOIO5UD02kw30BEvGJWdsjCluJcxQ1XNACLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi%2B8.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-5429505510948657795</id><published>2019-03-16T05:17:00.000+07:00</published><updated>2019-03-16T05:17:07.083+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : AKU NAFSU KARENA NONTON BF</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA ABG - AKU NAFSU KARENA NONTON BF&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;500&quot; data-original-width=&quot;388&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-15LG38dZgTc/XIwis23cbaI/AAAAAAAAAbo/C_LGxG1prg4Z-uP4N088k606n24q4A9VQCLcBGAs/s640/foto%2Bcewek%2Bseksi%2B7.png&quot; width=&quot;496&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Tadinya aku bermaksud mengembalikan Video tersebut ke tempatnya, tapi aah.. mumpung sendirian aku memutuskan untuk melihat film tersebut. Jujur aja aku baru sekali ini melihat blue film. Begitu aku nyalain di layar TELEVISI terpampang sepasang bule yg sdg saling mencumbu. Pertama mereka saling berciuman, kemudian satu persatu pakaian yg melekat mereka lepas. Si lelaki mulai menciumi leher wanitanya, kemudian turun ke payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si wanita terlihat menggeliat menahan nafsu yg membara. Sewaktu kemudian si lelaki mejilati kemaluannya terutama di bagian klitorisnya. Si wanita merintih-rintih keenakan. Selanjutnya gantian si wanita yg mengulum kemaluan si lelaki yg sudah berdiri. Sesudah beberapa waktu sepertinya mereka tak tahan lagi, lalu si lelaki memasukkan kemaluannya ke kemaluan wanita bule tadi dan langsung disodok-sodokin dgn gencar. Sejurus kemudian mereka berdua klimaks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si lelaki langsung mencabut kemaluannya dari kemaluan kemudian mengocoknya di depan wajah wanitanya sampe keluar air maninya yg banyak bingit, si wanita terlihat menyambutnya dgn penuh gairah. Aku sendiri selama melihat tanpa sadar bajuku sudah gag karuan. Pakaian aku angkat sampe diatas buah dada, kemudian braku yg kebetulan pengaitnya di depan aku lepas. Kuelus-elus sendiri&lt;br /&gt;buah dadaku sambil sesekali kuremas, uhhhhhh.. oohhhhhhhhhh enak bingittttttttt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celana pendekku aku pelorotin sampe dengkul, lalu tanganku masuk ke balik celana dalam dan langsung menggosok-gosok klitorisku. Sensasinya luar biasa!! Makin lama aku semakin gencar melakukan masturbasi, rintihanku semakin keras. Tanganku semakin cepat menggosok klitoris sementara yg satunya sibuk emremas-remas buah dadaku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oohhhhhhh.. oohhhhhhhh..” Aku mencapai klimaks yg luar biasa. Aku tergeletak lemas di karpet.&lt;br /&gt;Tiba-tiba, bel pintu berbunyi. Tentu saja aku gelagapan benerin pakaianku yg terbuka disana-sini. Abis itu aku matiin Video player tanpa ngeluarin discnya. “Gawat!” pikirku. “Siapa ya? Jangan-jangan pa-ma! Ngapain mereka balik lagi?”. Buru-buru aku buka pintu, ternyata di depan pintu berdiri seorang lelaki keren. Rupanya Mas Endrew pacar Mbak Renata dari Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Halo Almira sayg, Mbak Renatanya ada?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah baru tadi pagi ke Jakarta. Emang gag telpon Mas Endrew dulu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Waduh gag tuh. Gimana nih mo ngasi surprise malah terkejut sendiri.&lt;a href=&quot;http://www.nagapoker.plus/&quot;&gt; &quot;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Telpon aja HP-nya Mas, kali aja mau balik” usulku sekenanya. Padahal aku berharap sebaliknya, soalnya terus terang aku diem-diem aku juga naksir Mas Endrew. Mas Endrew menyetujui usulku.&lt;br /&gt;Ternyata Mbak Renata cuman ngomong supaya nginep dulu, besok baru balik ke Bandung, sekalian ketemu disana. Hurayy! Hatiku bersorak, berarti ada kesempatan nih. Aku mempersilakan Mas Endrew mandi. Sesudah mandi kami makan malam bareng. Aku perhatiin tampang dan bodi Mas Endrew yg keren, kubaygkan Mas Endrew sdg telanjang sambil memperlihatkan “tongkat kastinya”.&lt;br /&gt;Gag sulit untuk ngebaygin karena aku kan pernah ngintip Mas Endrew ama Mbak Renata lagi Bercinta. Rasanya aku pengen bingit ngerasain kemaluan masuk ke kemaluanku, abis keliatannya enak bingit tuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada apa Almira, Kok ngelamun, mikirin pacar ya?” tanyanya tiba-tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, gag Mas, Almira bobo dulu ya ngantuk nih!” ujarku salting. “Mas Endrew melihat TELEVISI aja gag papa kan?” “Gag papa kok, kalo ngantuk tidur aja duluan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku beranjak masuk kamar. Sesudah menutup kintu kamar aku bercermin. Bajuku juga kulepas semua. Wajahku cantik manis, kulitku sawo matang tapi bersih dan mulus. Tinggi 165 cm. Tubuhku sintal dan kencang karena aku rajin senam dan berenang, apalagi ditunjang buah dadaku yg 36B membuatku terlihat seksy. Jembutku tumbuh lebat menghiasi kemaluanku yg indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tersenyum sendiri kemudian memakai pakaian yg longgar dan tipis sehingga meninjolkan kedua puting susuku, bahkan jembutku terlihat menerawang. Aku merebahkan diriku di atas kasur dan mencoba memejamkan mata, tapi entah kenapa aku susah sekali tidur. Sampe kemudian aku mendengar suara rintihan dari ruang tengah. Aneh! Suara siapa malam-malam begini? Astaga! Aku baru inget, itu pasti suara dari Video porno yg lupa aku keluarin tadi, apa Mas Endrew menyetelnya? Penasaran, akupun bangkit kemudian perlahan-lahan keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampenya di ruang tengah, deg!! Aku melihat pemandangan yg mendebarkan, Mas Endrew di depan TELEVISI sdg melihat bokep sambil ngeluarin kemaluannya dan mengelusnya sendiri. Wahhhh.. batangnya terlihat kekar bingit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berpura-pura batuk kemudian dgn tampang seolah-olah mengantuk aku mendekati Mas Endrew. Mas Endrew terlihat terkejut mendengar batukku lalu cepat-cepat memasukkan kemaluannya ke dalam kolornya lagi, tapi kolornya gag bisa menyembunyikan tonjolan tongkatnya itu.&lt;br /&gt;“Eh, Almira anu, eh belom tidur ya?” Mas Endrew terlihat salting, kemudian dia hendak mematikan Video player.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Iya nih Mas, gerah eh gag usah dimatiin, melihat berdua aja yuk!” ujarku sambil menggeliat sehingga menonjolkan pepaya bangkokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ooooh… iya deh.” Kamipun lalu duduk di karpet sambil melihat. Aku mengambil posisi bersila sehingga kemaluanku mengintip keluar dgn indahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mas, gimana sih rasanya bersetubuh?” tanyaku tiba-tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh kok tau-tau nanya gitu sih?” Mas Endrew agak terkejut mendengar pertanyaanku, soalnya waktu itu matanya asyik mencuri pandang ke arah selakanganku. Aku semakin memanaskan aksiku, sengaja kakiku kubuka lebih lebar sehingga kemaluanku semakin terlihat jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alaa gag usah gitu! Aku kan pernah ngintip Mas sama Mbak Renata lagi gituan.. gag papa kok, rahasia terjaga!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oya? He he he yaa.. enak sih.” Mas Endrew tersipu mendengar ledekanku. Akupun melanjutkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mas, kemaluanku sama punya Mbak Renata lebih indah mana?” tanyaku sambil mengangkat pakaianku dan mengangkangkan kakiku lebar-lebar so kemaluankupun terpampang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ehh bagusan punyamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terus kalo buah dadanya montokan mana?” kali ini aku mencopot pakaianku sehingga payudara dan tubuhku yg montok itu telanjang tanpa sehelai benang yg menutupi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaanu.. lebih montok dan kencengan buah dadamu!” Mas Endrew terlihat melotot menyaksikan bodiku yg seksy. Hal itu malah membuat aku semakin terangsang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang giliran aku liat punya Mas Endrew!” Karena sudah sangat bernafsu aku menerkam Mas Endrew. Kucopoti seluruh pakaiannya sehingga dia bugil. Aku terpesona melihat tubuh bugil Mas Endrew dari dekat. Tubuhnya agak langsing tapi seksy. kemaluannya sudah mengacung tegar membuat jantungku berdebar cepat. Entah kenapa, kalo dulu ngebaygin bentuk burung lelaki aja rasanya jijik tapi ternyata sekarang malah membuat darahku berdesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah gede bingit! Aku isep ya Mas!” Tanpa menunggu persetujuannya aku langsung mengocok, menjilat dan mengulum batang kemaluannya yg gede dan panjang itu seperti yg aku tonton di BF.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;330&quot; data-original-width=&quot;446&quot; height=&quot;295&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-t0WAIknKwbw/XIwjS-WREZI/AAAAAAAAAbw/kbjS8HT0sVY1pskbf_xvK7wMakp-B1IJwCLcBGAs/s400/foto%2Bisap%2Bkontol9.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Slurp….. Slurp….. Slurp…..mmh! Slurp….. Slurp….. Slurp….. mmh.”&lt;br /&gt;Ternyata nikmat sekali mengisap kemaluan. Aku jepit kemaluannya dgn kedua susuku kemudian aku gosok-gosokin, hmmmm nikmat bingit! Mas Endrew akhirnya tak kuat menahan nafsu. Didorongnya tubuh sintalku hingga terlentang lalu diterkamnya aku dgn ciuman-ciuman ganasnya. Tangannya tidak tinggal diam ikut bekerja meremas-remas Buah dadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ahh mmh.. yesh uuh.. enak mas”&lt;br /&gt;Aku benar-benar merasakan sensasi luar biasa. Sewaktu kemudian mulutnya menjilati kedua putingku sambil sesekali diisap dgn kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Auwh geli nikmat aah ouw!” Aku menggelinjang kegelian tapi tanganku justru menekan-nekan kepalanya agar lebih kuat lagi mengisap putingku. Sejurus kemudian lidahnya turun ke kemaluanku.&lt;br /&gt;Tangannya menyibakkan jembutku yg rimbun itu lalu membuka kemaluanku lebar-lebar sehingga klitorisku menonjol keluar kemudian dijilatinya dgn rakus sambil sesekali menggigit kecil atau dihisap dgn kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yesh.. uuhh.. enak mas.. terus!” jeritku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Slurp Slurp, kemaluanmu gurih bingit Almira mmh”.&lt;br /&gt;Mas Endrew terus menjilati kemaluanku sampe akhirnya aku gag tahan lagi.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;280&quot; data-original-width=&quot;518&quot; height=&quot;215&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-dTygTcvvNgk/XIwjqgMlzcI/AAAAAAAAAb4/zAyxnkiQpbAIRKThJ02sWni4VRsT3zcOACLcBGAs/s400/foto%2Bjilat%2Bpepek%2B4.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Mas.. ayo.. masukin kemaluanmu.. aku gag tahan..” Mas Endrew lalu mengambil posisi 1/2 duduk, diacungkannya kemaluannya dgn gagah ke arah lubang kemaluanku. Aku mengangkangkan kakiku lebar-lebar siap menerima serangan kemaluannya. Pelan-pelan dimasukkannya batang kemaluan itu ke dalam kemaluanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aauw sakit Mas pelan-pelan akh..” Walaupun sudah basah, tapi kemaluanku masih sangat sempit karena aku masih perawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Auuuuuu…… sakittttttttttt”&lt;br /&gt;Mas Endrew terlihat merem menahan nikmat, tentu saja dibEndrewngkan Mbak Renata tempikku jauh lebih menggigit. Lalu dgn satu sentakan kuat sang kemaluan berhasil menancapkan diri di lubang kenikmatanku sampe menyentuh dasarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Auuuuuu…… sakittttttttttt”&lt;br /&gt;Aku melonjakkan pantatku karena kesakitan. Kurasakan darah hangat mengalir di pahaku, persetan! Sudah kepalang tanggung, aku ingin ngerasain nikmatnya bercinta. Sewaktu kemudian Mas Endrew memompa pantatnya maju mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jrebb! Jrebb! Jrubb! Crubb!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aakhhhh! Aakhhhh! Auwwww!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjerit-jerit kesakitan, tapi lama-lama rasa perih itu berubah menjadi nikmat yg luar biasa. kemaluanku serasa dibongkar oleh tongkat kasti yg kekar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oohhhhhhh.. lebih keras, lebih cepat” Jerit kesakitanku berubah menjadi jerit kenikmatan. Keringat kami bercucuran menambah semangat gelora birahi kami.&lt;br /&gt;Tapi Mas Endrew malah mencabut kemaluannya dan tersenyum padaku. Aku jadi gag sabar lalu bangkit dan mendorongnya hingga telentang. Kakiku kukangkangkan tepat di atas kemaluannya, dgn birahi yg memuncak kutancapkan batang bazooka itu ke dalam kemaluanku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jrebb.. Oohhhhhhhhh..” aku menjerit keenakan, lalu dgn semangat 45 aku menaik turunkan pantatku sambil sesekali aku goygkan pinggulku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ouwh.. enak bingit tempikmu nggigit bingit sayg.. kemaluanku serasa diperas”&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;262&quot; data-original-width=&quot;464&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-RXTyIZ40t00/XIwj6o3GfAI/AAAAAAAAAcA/YuO91_eNwLg0DWMDQNdfsXXUFZrLO2qUACLcBGAs/s400/foto%2Bngentot.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Uggh.. yes.. uuh.. auwww.. kemaluanmu juga hebaat, kemaluanku serasa dibor” Aku menghujamkan pantatku berkali-kali dgn irama sangat cepat. Aku merasa semakin melayg. Bagaikan kesetanan aku menjerit-jerit seperti kesurupan. Akhirnya sesudah setengah jam kami bergumul, aku merasa seluruh sel tubuhku berkumpul menjadi satu dan dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aahhhhhh aku mau nyampai Massssss..” Aku memeluk erat-erat tubuh atletisnya sampe Mas Endrew merasa sesak karena desakan susuku yg montok itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu sudah sayg? OK sekarang giliran aku!”&lt;br /&gt;Aku melepas kemaluanku lalu Mas Endrew duduk di SOFA sambil mememerkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘tiang listriknya’. Aku bersimpuh dihadapannya dgn lututku sebagai tumpuan. Kuraih kemaluan besar itu, kukocok dgn lembut. Kujilati dgn sangat telaten. Makin lama makin cepat sambil sesekali aku isap dgn kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cruppt.. slurp.. mmh..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh yes.. kocok yg kuat sayg!” Mas Endrew mengerang-erang keenakan, tangannya meremas-remas rambutku dan kedua bola basket yg menggantung di dadaku. Aku semakin bernafsu mengulum. Menjilati dan mengocok kemaluannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cruppt cruppt slurp!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ooh yes.. terus sayg yes.. aku hampir keluar sayg!”&lt;br /&gt;Aku semakin bersemangat ngerjain kemaluan big size itu. Makin lama makin cepat cepat Cepat, lalu lalu “Croot.. croot..” Kemaluannya menyemburkan air mani banyak sekali sehingga membasahi rambut wajah, buah dada dan hampir seluruh tubuhku. Aku usap dan aku jilati semua maninya sampe licin tak tersisa, lalu aku isap kemaluannya dgn kuat supaya sisa maninya dapat kurasakan dan kutelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami berdua tergeletak lemas diatas karpet dgn tubuh bugil bersimbah keringat. Malam itu kami mengulanginya hingga 4 kali dan kemudian tidur berpelukan dgn tubuh telanjang. Sungguh pengalaman yg sangat mengesankan. &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;allowfullscreen&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/103a1eXQiHLAKsZXi4EuGCjSnzKHS73fb/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/5429505510948657795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/5429505510948657795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-aku.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : AKU NAFSU KARENA NONTON BF'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://3.bp.blogspot.com/-15LG38dZgTc/XIwis23cbaI/AAAAAAAAAbo/C_LGxG1prg4Z-uP4N088k606n24q4A9VQCLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi%2B7.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-7330908178682465348</id><published>2019-03-15T01:48:00.004+07:00</published><updated>2019-03-15T01:48:27.743+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : NINGSI PEMBANTUKU YANG GATAL</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA DEWASA - NINGSI PEMBANTUKU YANG GATAL&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;347&quot; data-original-width=&quot;275&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://media2.giphy.com/media/FmyFGePdU1wAM/giphy.webp?cid=3640f6095c8a94684c7a2f734dd8d25e&quot; width=&quot;506&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Karena pembantu yang lama keluar untuk kawin di desanya, aku terpaksa mencari penggantinya di agen. Bukan saja karena berbagai pekerjaan rumah terbengkalai, juga rasanya kehilangan “obat stress”. Salah seorang calon yang menarik perhatianku bernama Ningsih, baru berusia (hampir) 16 tahun, berwajah cukup manis, dengan lesung pipit. Matanya sedikit sayu dan bibirnya kecil seksi. Seandainya kulitnya tidak sawo matang (meskipun bersih dan mulus juga), dia sudah mirip-mirip artis sinetron. Meskipun mungil, bodinya padat, dan yang terpenting, dari sikapnya aku yakin pengalaman gadis itu tidak sepolos wajahnya. Tanpa banyak tanya, langsung dia kuterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah beberapa hari, terbukti Ningsih memang cukup cekatan mengurus rumah. Namun beberapa kali pula aku memergokinya sedang sibuk di dapur dengan mengenakan kaos ketat dan rok yang sangat mini. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, aku mendekat dari belakang dan kucubit paha gadis itu. Ningsih terpekik kaget, namun setelah sadar majikannya yang berdiri di belakangnya, ia hanya merengut manja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore ini sepulang kerja aku kembali dibuat melotot disuguhi pemandangan yang ‘menegangkan’ saat Ningsih yang hanya berdaster tipis menungging sedang mengepel lantai, pantatnya yang montok bergoyang kiri-kanan. Tampak garis celana dalamnya membayang di balik dasternya. Tidak tahan membiarkan pantat seseksi itu, kutepuk pantat Ningsih keras-keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ngepel atau nyanyi dangdut sih? Goyangnya kok merangsang sekali!” Ningsih terkikik geli mendengar komentarku, dan kembali meneruskan pekerjaannya. Dengan sengaja pantatnya malah digoyang semakin keras&lt;a href=&quot;http://qqpokerceme.online/&quot;&gt; .&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geli melihat tingkah Ningsih, kupegang pantat gadis itu kuat-kuat untuk menahan goyangannya. Saat Ningsih tertawa cekikikan, jempolku sengaja mengelus selangkangan gadis itu, menghentikan tawanya. Karena diam saja, perlahan kuelus paha Ningsih ke atas, menyingkapkan ujung dasternya.”Eh… Ndoro… jangan..!” cegah Ningsih lirih.&lt;br /&gt;“Nggak pa-pa, nggak usah takut, Nduk..!”&lt;br /&gt;“Jangan, Ndoro… malu… jangan sekarang..!”&lt;br /&gt;Dengan tergesa Ningsih bangkit membereskan ember dan kain pel, lalu bergegas menuju ke dapur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam harinya lewat intercom aku memanggil Ningsih untuk memijat punggungku yang pegal. Seharian penuh bersidang memang membutuhkan stamina yang prima. Agar tenagaku pulih untuk keperluan besok, tidak ada salahnya memberi pengalaman pada orang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu muncul masih dengan daster merah tipisnya sambil membawa minyak gosok. Ningsih duduk di atas ranjang di sebelah tubuhku.&lt;br /&gt;Sementara jemari lentik Ningsih memijati punggung, kutanya, “Nduk, kamu sudah punya pacar belum..?”&lt;br /&gt;“Disini belum Ndoro…” jawab gadis itu.&lt;br /&gt;“Disini belum..? Berarti di luar sini sudah..?”&lt;br /&gt;Sambil tertawa malu-malu gadis itu menjawab lagi, “Dulu di desa saya pernah, tapi sudah saya putus.”&lt;br /&gt;“Lho, kenapa..?”&lt;br /&gt;“Habis mau enaknya saja dia.”&lt;br /&gt;“Mau enaknya saja gimana..?” kejarku.&lt;br /&gt;“Eh… itu, ya… maunya ngajak gituan terus, tapi kalau diajak kawin nggak mau.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membalikkan badan agar dadaku juga turut dipijat.&lt;br /&gt;“Gituan gimana? Memangnya kamu nggak suka..?”&lt;br /&gt;Wajah Ningsih memerah, “Ya… itu… ngajak kelonan… tidur telanjang bareng…”&lt;br /&gt;“Kamu mau aja..?”&lt;br /&gt;“Ih, enggak! Kalau cuma disuruh ngemut burungnya saja sih nggak pa-pa. Mau sampai selesai juga boleh. Tapi yang lain Ningsih nggak mau..!”&lt;br /&gt;Aku tertawa, “Lha apa nggak belepotan..?”&lt;br /&gt;“Ah, enggak. Yang penting Ningsih juga puas tapi tetep perawan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku semakin terbahak, “Kalau kamu juga puas, terus kenapa diputus..?”&lt;br /&gt;“Abis lama-lama Ningsih kesel! Ningsih kalau diajak macem-macem mau, tapi dia diajak kawin malah main mata sama cewek lain! Untung Ningsih cuma kasih emut aja, jadi sampai sekarang Ningsih masih perawan.”&lt;br /&gt;“Main emut terus gitu apa kamu nggak pengin nyoba yang beneran..?” godaku.&lt;br /&gt;Wajah Ningsih kembali memerah, “Eh… katanya sakit ya Ndoro..? Terus bisa hamil..?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Ningsih berlutut mengangkangi tubuhku sambil menggosokkan minyak ke perutku. Saat gadis itu sedikit membungkuk, dari balik dasternya yang longgar tampak belahan buah dadanya yang montok alami tanpa penopang apapun.&lt;br /&gt;Sambil tanganku mengelus-elus kedua paha Ningsih yang terkangkang, aku menggoda, “Kalau sama Ndoro, Ningsih ngasih yang beneran atau cuma diemut..?”&lt;br /&gt;Pipi Ningsih kini merah padam, “Mmm… memangnya Ndoro mau sama Ningsih? Ningsih kan cuma pembantu? Cuma pelayan?”&lt;br /&gt;“Nah ini namanya juga melayani. Iya nggak?”&lt;br /&gt;Ningsih hanya tersenyum malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaah! Itu kan cuma jabatan. Yang penting kan orangnya..!”&lt;br /&gt;“Ehm.., kalau hamil gimana..?”&lt;br /&gt;“Jangan takut Nduk, kalau cuma sekali nggak bakalan hamil. Nanti Ndoro yang tanggung jawab..”&lt;br /&gt;Meskipun sedikit ragu dan malu, Ningsih menuruti dan menanggalkan dasternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil meletakkan pantatnya di atas pahaku, gadis itu dengan tersipu menyilangkan tangannya untuk menutupi kemontokan kedua payudaranya. Untuk beberapa saat aku memuaskan mata memandangi tubuh montok yang nyaris telanjang, sementara Ningsih dengan jengah membuang wajah. Dengan tidak sabaran kutarik pinggang Ningsih yang meliuk mulus agar ia berbaring di sisiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seumur hidup mungkin baru sekali ini Ningsih merasakan berbaring di atas kasur seempuk ini. Langsung saja kusergap gadis itu, kuciumi bibirnya yang tersenyum malu, pipinya yang lesung pipit, menggerayangi sekujur tubuhnya dan meremas-remas kedua payudaranya yang kenyal menggiurkan. Puting susunya yang kemerahan terasa keras mengacung. Kedua payudara gadis itu tidak terlalu besar, namun montok pas segenggaman tangan. Dan kedua bukit itu berdiri tegak menantang, tidak menggantung. Gadis desa ini memang sedang ranum-ranumnya, siap untuk dipetik dan dinikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mmmhh… Oh! Ahhh! Oh… Ndorooo… eh.. mmm… burungnya… mau Ningsih emut dulu nggak..?” tanya gadis itu diantara nafasnya yang terengah-engah.&lt;br /&gt;“Lepas dulu celana dalam kamu Nduk, baru kamu boleh emut.”&lt;br /&gt;Tersipu Ningsih bangkit, lalu memelorotkan celana dalamnya hingga kini gadis itu telanjang bulat. Perlahan Ningsih berlutut di sisiku, meraih kejantananku dan mendekatkan wajahnya ke selangkanganku. Sambil menyibakkan rambutnya, gadis itu sedikit terbelalak melihat besarnya kejantananku. Mungkin ia membayangkan bagaimana benda berotot sebesar itu dapat masuk di tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku segera merasakan sensasi yang luar biasa ketika Ningsih mulai mengulum kejantananku, memainkan lidahnya dan menghisap dengan mulut mungilnya sampai pipinya ‘kempot’. Gadis ini ternyata pintar membuat kejantananku cepat gagah.&lt;br /&gt;“Ehm… srrrp… mmm… crup! Ahmm… mmm… mmmh..! Nggolo (ndoro)..! Hangang keyas-keyas (jangan keras-keras)..! Srrrp..!”&lt;br /&gt;Gadis itu tergeliat dan memprotes ketika aku meraih payudaranya yang montok dan meremasinya. Namun aku tak perduli, bahkan tangan kananku kini mengelus belahan pantat Ningsih yang bulat penuh, terus turun sampai ke bibir kemaluannya yang masih jarang-jarang rambutnya. Maklum, masih perawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu tergelinjang tanpa berani bersuara ketika jemariku menyibakkan bibir kemaluannya dan menelusup dalam kemaluannya yang masih perawan. Merasa kejantananku sudah cukup gagah, kusuruh Ningsih mengambil pisau cukur di atas meja, lalu kembali ke atas ranjang. Tersipu-sipu gadis perawan itu mengambil bantal berusaha untuk menutupi ketelanjangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malu-malu gadis itu menuruti perintah majikannya berbaring telentang menekuk lutut dan merenggangkan pahanya, mempertontonkan rambut kemaluannya yang hanya sedikit. Tanpa menggunakan foam, langsung kucukur habis rambut di selangkangan gadis itu, membuat Ningsih tergelinjang karena perih tanpa berani menolak. Kini bibir kemaluan Ningsih mulus kemerahmerahan seperti kemaluan seorang gadis yang belum cukup umur, namun dengan payudara yang kencang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sigap aku menindih tubuh montok menggiurkan yang telanjang bulat tanpa sehelai benang pun itu. Tersipu-sipu Ningsih membuang wajah dan menutupi payudaranya dengan telapak tangan. Namun segera kutarik kedua tangan Ningsih ke atas kepalanya, lalu menyibakkan paha gadis itu yang sudah mengangkang. Pasrah Ningsih memejamkan mata menantikan saatnya mempersembahkan keperawanannya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;375&quot; data-original-width=&quot;600&quot; height=&quot;250&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-J6rHdCvCJAc/XIqhcxLx5XI/AAAAAAAAAbM/EQOrIQssauEraGYatKD77UqIUT4d4dh3QCLcBGAs/s400/BTT-c3HCYAAy3gk.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu menahan nafas dan menggigit bibir saat jemariku mempermainkan bibir kemaluannya yang basah terangsang. Perlahan kedua paha mulus Ningsih terkangkang semakin lebar. Aku menyapukan ujung kejantananku pada bibir kemaluan gadis itu, membuat nafasnya semakin memburu. Perlahan tapi pasti, kejantananku menerobos masuk ke dalam kehangatan tubuh perawan Ningsih. Ketika selaput dara gadis manis itu sedikit menghalangi, dengan perkasa kudorong terus, sampai ujung kejantananku menyodok dasar liang kemaluan Ningsih. Ternyata kemaluan gadis ini kecil dan sangat dangkal. Kejantananku hanya dapat masuk seluruhnya dalam kehangatan keperawanannya bila didorong cukup kuat sampai menekan dasar kemaluannya. Itu pun segera terdesak keluar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ningsih terpekik sambil tergeliat merasakan pedih menyengat di selangkangannya saat kurenggutkan keperawanan yang selama ini telah dijaganya baik-baik. Tapi gadis itu hanya berani meremas-remas bantal di kepalanya sambil menggigit bibir menahan sakit. Air mata gadis itu tak terasa menitik dari sudut mata, mengaburkan pandangannya. Ningsih merintih kesakitan ketika aku mulai bergerak menikmati kehangatan kemaluannya yang serasa ‘megap-megap’ dijejali benda sebesar itu. Namun rasa sakit dan pedih di selangkangannya perlahan tertutup oleh sensasi geli-geli nikmat yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap kali kejantananku menekan dasar kemaluannya, gadis itu tergelinjang oleh ngilu bercampur nikmat yang belum pernah dirasakannya. Kejantananku bagai diremas-remas dalam liang kemaluan Ningsih yang begitu ‘peret’ dan legit. Dengan perkasa kudorong kejantananku sampai masuk seluruhnya dalam selangkangan gadis itu, membuat Ningsih tergelinjang-gelinjang sambil merintih nikmat tiap kali dasar kemaluannya disodok.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;268&quot; data-original-width=&quot;475&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-qx3cAlYzdRg/XIqhokVhkMI/AAAAAAAAAbQ/Yzc3PGlFogM7DJLfoRTkOmrGmBqyPTNsACLcBGAs/s400/sample_475x268.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Ahh… Ndoro..! Aa… ah..! Aaa… ahk..! Oooh..! Ndorooo… Ningsih pengen… pih… pipiiis..!&lt;br /&gt;Aaa… aahh..!”&lt;br /&gt;Sensasi nikmat luar biasa membuat Ningsih dengan cepat terorgasme.&lt;br /&gt;“Tahan Nduk! Kamu nggak boleh pipis dulu..! Tunggu Ndoro pipisin kamu, baru kamu boleh pipis..!”&lt;br /&gt;Dengan patuh Ningsih mengencangkan otot selangkangannya sekuat tenaga berusaha menahan pipis, kepalanya menggeleng-geleng dengan mata terpejam, membuat rambutnya berantakan, namun beberapa saat kemudian…&lt;br /&gt;“Nggak tahan Ndorooo..! Ngh…! Ngh…! Ngggh! Aaaiii… iik..! Aaa… aaahk..!” Tanpa dapat ditahan-tahan, Ningsih tergelinjang-gelinjang di bawah tindihanku sambil memekik dengan nafas tersengal-sengal.&lt;br /&gt;Payudaranya yang bulat dan kenyal berguncang menekan dadaku saat gadis itu memeluk erat tubuh majikannya, dan kemaluannya yang begitu rapat bergerak mencucup-cucup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpura-pura marah, aku menghentikan genjotannya dan menarik kejantananku keluar dari tubuh Ningsih.&lt;br /&gt;“Dibilang jangan pipis dulu kok bandel..! Awas kalau berani pipis lagi..!” Tampak kejantananku bersimbah cairan bening bercampur kemerahan, tanda gadis itu betul-betul masih perawan. Gadis itu mengira majikannya sudah selesai, memejamkan mata sambil tersenyum puas dan mengatur nafasnya yang ‘senen-kamis’. Di pangkal paha gadis itu tampak juga darah perawan menitik dari bibir kemaluannya yang perlahan menutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menarik pinggang Ningsih ke atas, lalu mendorong sebuah bantal empuk ke bawah pantat Ningsih, membuat tubuh telanjang gadis itu agak melengkung karena pantatnya diganjal bantal. Tanpa basa-basi kembali kutindih tubuh montok Ningsih, dan kembali kutancapkan kejantananku dalam liang kemaluan gadis itu. Dengan posisi pantat terganjal, klentit Ningsih yang peka menjadi sedikit mendongak. Sehingga ketika aku kembali melanjutkan tusukanku, gadis itu tergelinjang dan terpekik merasakan sensasi yang bahkan lebih nikmat lagi dari yang barusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mau terus apa brenti, Nduk..?” godaku.&lt;br /&gt;“Aii… iih..! He.. eh..! Terus Ndorooo..! Enak..! Enak..! Aahh… Aiii… iik..!”&lt;br /&gt;Tubuh Ningsih yang montok menggiurkan tergelinjang-gelinjang dengan nikmat dengan nafas tersengal-sengal diantara pekikan-pekikan manjanya.&lt;br /&gt;“Ooo… ohh..! Ndoroo.., Ningsih pengen pipis.. lagiii… iih..!”&lt;br /&gt;“Yang ini ditahan dulu..! Tahan Nduk..!”&lt;br /&gt;“Aa.. aak..! Ampuuu… unnhh..! Ningsih nggak kuat… Ndorooo..!”&lt;br /&gt;Seiring pekikan manjanya, tubuh gadis itu tergeliat-geliat di atas ranjang empuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekikan manja Ningsih semakin keras setiap kali tubuh telanjangnya tergerinjal saat kusodok dasar liang kegadisannya, membuat kedua pahanya tersentak mengangkang semakin lebar, semakin mempermudah aku menikmati tubuh perawannya. Dengan gemas sekuat tenaga kuremas-remas kedua payudara Ningsih hingga tampak berbekas kemerah-merahan. Begitu kuatnya remasanku hingga cairan putih susu menitik keluar dari putingnya yang kecoklatan.&lt;br /&gt;“Ahhhk..! Aaa.. aah! Aduu.. uhh! Sakit Ndorooo..! Ningsih mau pipiiiiss..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan maksud menggoda gadis itu, aku menghentikan sodokannya dan mencabut kejantanannya justru disaat Ningsih mulai orgasme.&lt;br /&gt;“Mau pipis Nduk..?” tanyaku pura-pura kesal.&lt;br /&gt;“Oohh… Ndorooo… terusin dong..! Cuma ‘dikit, nggak pa-pa kok..!” rengek gadis itu manja.&lt;br /&gt;“Kamu itu nggak boleh pipis sebelum Ndoro pipisin kamu, tahu..?” aku terus berpura-pura marah.&lt;br /&gt;Tampak bibir kemaluan Ningsih yang gundul kini kemerah-merahan dan bergerak berdenyut.&lt;br /&gt;“Enggak! Enggak kok! Ningsih enggak berani Ndoro..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ningsih memeluk dan berusaha menarik tubuhku agar kembali menindih tubuhnya. Rasanya sebentar lagi gadis itu mau pipis untuk ketiga kalinya.&lt;br /&gt;“Kalau sampai pipis lagi, Ndoro bakal marah, lho Nduk..?” kuremas kedua buah dada montok Ningsih.&lt;br /&gt;“Engh… Enggak. Nggak berani.” Wajah gadis itu berkerut menahan pipis.&lt;br /&gt;“Awas kalau berani..!” kukeraskan cengkeraman tangannya hingga payudara gadis itu seperti balon melotot dan cairan putih susu kembali menetes dari putingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ahk! Aah..! Nggak berani, Ndoro..!”&lt;br /&gt;Ningsih menggigit bibir menahan sakitnya remasan-remasanku yang bukannya dilepas malah semakin kuat dan cepat. Namun gadis itu segera merasakan ganjarannya saat kejantananku kembali menghajar kemaluannya. Tak ayal lagi, Ningsih kembali tergiur tanpa ampun begitu dasar liang kemaluannya ditekan kuat.&lt;br /&gt;“Ngh..! Ngh..! Nggghhh..! Ahk… Aaa… aahhh..! Ndorooo… ampuuu… uun..!”&lt;br /&gt;Tubuh montok gadis itu tergerinjal seiring pekikan manjanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu cepatnya Ningsih mencapai puncak membuat aku semakin gemas menggeluti tubuh perawannya. Tanpa ampun kucengkeram kedua bukit montok yang berdiri menantang di hadapanku dan meremasinya dengan kuat, meninggalkan bekas kemerahan di kulit payudara Ningsih. Sementara genjotan demi genjotan kejantananku menyodok kemaluan gadis itu yang hangat mencucup-cucup menggiurkan, bagai memohon semburan puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu sendiri sudah tak tahu lagi mana atas mana bawah, kenikmatan luar biasa tidak henti-hentinya memancar dari selangkangannya. Rasanya seperti ingin pipis tapi nikmat luar biasa membuat Ningsih tidak sadar memekik-mekik manja. Kedua pahanya yang sehari-hari biasanya disilangkan rapat-rapat, kini terkangkang lebar, sementara liang kemaluannya tanpa dapat ditahan-tahan berdenyut mencucup kejantananku yang begitu perkasa menggagahinya. Sekujur tubuh gadis itu basah bersimbah keringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hih! Rasain! Dibilang jangan pipis! Mau ngelawan ya..!” Gemas kucengkeram kedua buah dada Ningsih erat-erat sambil menghentakkan kejantananku sejauh mungkin dalam kemaluan dangkal gadis itu.&lt;br /&gt;Ningsih tergelinjang-gelinjang tidak berdaya tiap kali dasar kemaluannya disodok. Pantat gadis itu yang terganjal bantal empuk berulangkali tersentak naik menahan nikmat.&lt;br /&gt;“Oooh… Ndorooo..! Ahk..! Ampun..! Ampun Ndoroo..! Sudah..! Ampuuu.. unn..!” Ningsih merintih memohon ampun tidak sanggup lagi merasakan kegiuran yang tidak kunjung reda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu lama majikannya menggagahinya, seolah tidak akan pernah selesai. Tidak terasa air matanya kembali berlinang membasahi pipinya. Kedua tangan gadis itu menggapai-gapai tanpa daya, paha mulusnya tersentak terkangkang tiap kali kemaluannya dijejali kejantananku, nafasnya tersengal dan terputus-putus. Bagian dalam tubuhnya terasa ngilu disodok tanpa henti. Putus asa Ningsih merengek memohon ampun, majikannya bagai tak kenal lelah terus menggagahi kegadisannya. Bagi gadis itu seperti bertahun-tahun ia telah melayani majikannya dengan pasrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari kini Ningsih sedang terorgasme berkepanjangan, aku tarik paha Ningsih ke atas hingga menyentuh payudaranya dan merapatkannya. Akibatnya kemaluan gadis itu menjadi semakin sempit menjepit kejantananku yang terus menghentak keluar masuk. Ningsih berusaha kembali mengangkang, namun dengan perkasa semakin kurapatkan kedua paha mulusnya. Mata Ningsih yang bulat terbeliak dan berputar-putar, sedangkan bibirnya merah merekah membentuk huruf ‘O’ tanpa ada suara yang keluar. Sensasi antara pedih dan nikmat yang luar biasa di selangkangannya kini semakin menjadi-jadi.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;400&quot; data-original-width=&quot;900&quot; height=&quot;177&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-pUxKiMkhg7g/XIqhznIrebI/AAAAAAAAAbY/QGmIOJaEd90OVrR65eutsdF-PWAAbppyQCLcBGAs/s400/Jilat-Memek-Tembem-Tante-Girang-900x400.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Aku semakin bersemangat menggenjotkan kejantananku dalam hangatnya cengkeraman pangkal paha Ningsih, membuat gadis itu terpekik-pekik nikmat dengan tubuh terdorong menyentak ke atas tiap kali kemaluannya disodok keras.&lt;br /&gt;“Hih! Rasain! Rasain! Nih! Nih! Nihh..!” aku semakin geram merasakan kemaluan Ningsih yang begitu sempit dan dangkal seperti mencucup-cucup kejantananku.&lt;br /&gt;“Ahh..! Ampuuu…uun… ampun… Ndoro! Aduh… sakiit… ampuuu… un..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu merasakan kenikmatan mulai memuncak, dengan gemas kuremas kedua payudara Ningsih yang kemerah-merahan berkilat bersimbah keringat dan cairan putih dari putingnya, menumpukan seluruh berat tubuhku pada tubuh gadis itu dengan kedua paha gadis itu terjepit di antara tubuh kami, membuat tubuh Ningsih melesak dalam empuknya ranjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekikan tertahan gadis itu, gelinjangan tubuhnya yang padat telanjang dan ‘peret’-nya kemaluannya yang masih perawan membuatku semakin hebat menggeluti gadis itu.&lt;br /&gt;“Aduh! Aduu… uuhh… sakit Ndoro! Aaah… aaamm… aaammpuuun… ampuuu… uun Ndoro..&lt;br /&gt;Ningsih… pipiiii… iiis! Aaammm… puuun..!”&lt;br /&gt;Dan akhirnya kuhujamkan kejantananku sedalam-dalamnya memenuhi kemaluan Ningsih, membuat tubuh telanjang gadis itu terlonjak dalam tindihanku, namun tertahan oleh cengkeraman tanganku pada kedua buah dada Ningsih yang halus mulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa dapat kutahan, kusemburkan sperma dalam cucupan kemaluan Ningsih yang hangat menggiurkan sambil dengan sekuat tenaga meremas-remas kedua buah dada gadis itu, membuat Ningsih tergerinjal antara sakit dan nikmat.&lt;br /&gt;“Ahk! Auh..! Aaa… aauuhh! Oh… ampuuu…uun Ndoro! Terus Ndoro..! Ampuuun! Amm… mmh..! Aaa… aaakh..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan puas aku menjatuhkan tubuh di sisi tubuh Ningsih yang sintal, membuat gadis itu turut terguling ke samping, namun kemudian gadis itu memeluk tubuhku. Sambil terisak-isak bahagia, Ningsih memeluk tubuhku dan mengelus-elus punggungku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mengatur nafas, aku berpikir untuk menaikkan gaji Ningsih beberapa kali lipat, agar gadis itu betah bekerja di sini, dan dapat melayaniku setiap saat. Dengan tubuh yang masih gemetar dan lemas, Ningsih perlahan turun dari ranjang dan mulai melompat-lompat di samping ranjang.&lt;br /&gt;Keheranan aku bertanya, “Ngapain kamu, Nduk..?”&lt;br /&gt;“Katanya… biar nggak hamil harus lompat.. lompat, Ndoro..” jawab gadis itu polos.&lt;br /&gt;Aku tertawa terbahak-bahak mendengarnya, melihat cairan kental meleleh dari pangkal paha gadis itu yang mulus tanpa sehelai rambut pun. - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1Ls5J-fTfXXX6qQQZ-zirC-yLgNIv7eMa/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/7330908178682465348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/7330908178682465348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-ningsi.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : NINGSI PEMBANTUKU YANG GATAL'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-J6rHdCvCJAc/XIqhcxLx5XI/AAAAAAAAAbM/EQOrIQssauEraGYatKD77UqIUT4d4dh3QCLcBGAs/s72-c/BTT-c3HCYAAy3gk.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-533349794095607517</id><published>2019-03-14T03:47:00.002+07:00</published><updated>2019-03-14T03:47:42.415+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : ABG SEKSI YANG CANTIK DAN HOT </title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA REMAJA - ABG SEKSI YANG CANTIK DAN HOT&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;382&quot; data-original-width=&quot;225&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://media2.giphy.com/media/NqTEcXRkkyh5m/giphy.webp?cid=3640f6095c89624d746646736bb7699a&quot; width=&quot;235&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Singkat kata singkat cerita dewasa ini Pada Suatu hari Liana sedang bersantai di kantin kampus tersebut, ada lelaki yang mengajak berkenalan bernama Yudik. Sontak Liana sedikit shock, karena tidak ada angin dan ujan badai tiba-tiba ada lelaki yang mengajak berkenal dengannya. Karena Liana bukan termasuk tipe cewek yang bergaul, dia pun agak salah tingkah ketika diajak berkenalan oleh Yudik, akhirnya berjabat tanganlah keduanya. Yudik termasuk mahasiswa lawas dan memiliki nama di kampus tersebut karena termasuk dari sebuah geng ternama di Kampus itu. Dia tidak ganteng, hanya memiliki postur tubuh yang menarik dan pandai bergaul. 1 Bulan setelah mereka berkenalan, maka hubungan mereka pun semakin dekat. Suatu ketika Yudik mengajak Liana untuk main ke rumahnya, karena kedua orang tua Yudik sedang pergi keluar kota. Tadinya Liana menolak dan ragu, tapi berkat kemahiran Yudik bersosialisasi dengan berbagai ribu macam alasan akhirnya Liana bersedia main ke tempat tinggalnya si Yudik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat tinggalnya si Yudik inilah Cerita Dewasa kepolosan dan Keluguan ABG ini dimula berawal ketika Yudik meminta izin waktu sebentar kepada Liana untuk kebelakang berganti pakaian. Beberapa saat kemudia keluarlah Yudik dari kamarnya menggunakan celana boxer dan kaos putih oblong. Karena Liana memang memiliki body yang sexy dan tampang yang lumayan, tiba-tiba saja Yudik mulai berpikiran mesum, tanpa ia sadari kontolnya sudah tegang. Dengan keluguan &amp;amp; kepolosannya Liana bertanya kepada Yudik “dik, itu yang dibawah kenapa tiba-tiba berdiri?”. Karena itu sesuatu yang tidak bisa dikontrol, Yudik pun bingung bagaimana harus menjawabnya. Akhirnya dijawablah apaadanya oleh Yudik, “oh.. ya namanya juga cowok…”. Memang Liana itu perempuan yang polos dan rada-rada tulalit, jadi hal-hal seperti itu masih tanda tanya untuk dia. Kemudian Liana bertanya kembali, “Kayak gimana sih itu? Penasaran deh… aku soalnya belum pernah liat seumur idup aku…”. Sebetulnya Yudik tidak ada niatan untuk berbuat jahat kepada Liana, tapi karena pertanyaan yang begitu ekstrim membuat Yudik pun menjadi terangsang &lt;a href=&quot;http://./&quot;&gt;.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika yudik terbawa irama keluarlah jawaban yang menjebak dari Yudik, “ Mau liat? Kamu yakin? Nanti kaget lagi…”. Liana karena saking penasarannya dan dogol, meyakinkan Yudik untuk memperlihatkan kontolnya. Dibukalah boxer Yudik dan terlihatlah kontol yang sudah menegang. “Oh kaya gitu ya punya laki-laki tuh…. lucu… boleh dipegang gak?”. Komentar Liana ini memanglah sangat polos, tapi karena Yudik pun sudah terlanjur terangsang dia dekatilah kontolnya kearah Liana. Dengan tanpa rasa bersalah Liana menyentuh ujung kontol Yudik dan memperhatikan bentuk kontol tersebut. Setelah beberapa saat mengamati kontol Yudik, Yudik berbalik bertanya dengan pura-prau bodoh “Emangnya kalo punya kamu kaya apa? Boleh liat?”. Tanap ragu-ragu Liana yang pada saat itu menggunakan Rok, melepaskan semua pakaiannya. Dengan payudara yang sekel dan bulu halus di memeknya, Yudik semakin lepas kendali. “Boleh dipegang ga itunya?” kata Yudik. Liana meiyakan dan Yudik pun mulai menyentuh dan memainkan memek Liana. Tidak lama setelah itu mulai terlihat Liana terbawa oleh permainan Yudik dan mulai terangsang, memeknya pun sudah mulai basah.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;374&quot; data-original-width=&quot;630&quot; height=&quot;236&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-mid_54hQ_qQ/XIlr8Z6-HLI/AAAAAAAAAa4/4NQe-Zw_YRwQdBL6c1wzmkFSaGtDNZmxACLcBGAs/s400/foto%2Bjilat%2Bpepek%2B5.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;mungkin merasa sudah konak dan tidak tahan lagi melihat kejadian ini si Yudik pun meminta izin kepada Liana untuk segera memasukkan kontolnya, Liana pun bingung untuk apa gunanya memasukkan kontol kedalam memeknya. Tapi Yudik meyakinkan Liana dengan menjelaskan bahwa akan ada kenikmatan tersendiri jika kontol nya masuk kedalam memek Liana. Akhirnya Liana pun mengizinkan dan dimasukkan lah kontol Yudik secara perlahan. Karena itu awal kali bagi Liana, sontak Liana mendesah dan teriak. Tetapi Yudik berusaha menenangkan Liana dan mulailah&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;282&quot; data-original-width=&quot;444&quot; height=&quot;253&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/--bay6Ts_Y0w/XIlsJqWmS8I/AAAAAAAAAa8/7UMXVnHD_Hoy0OzO8Gq6wU1CJQaxo6ntQCLcBGAs/s400/ngentot%2Bnungging.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“genjotan” Yudik semakin dipercepat. Ternyata setelah 1 menit berlalu, Keisah mulai menikmati kegiatan itu dan kesakitan yang ia rasakan berubah menjadi desahan halus. 15 menit berlalu dengan berbagai gaya yang diarahkan oleh Yudik, Yudik mencabut kontolnya dan meminta Liana membuka mulutnya, dikeluarkan lah sperma nya kedalma mulut Liana. Liana sedikit kaget, tapi Yudik kembali meyakinkan dia bahwa cairan tersebut tidak berbahaya. Setelah selesai semuanya, Liana diantar balik ke rumah oleh Yudik. Tidak lama setelah Yudik drop Liana dirumahnya, Yudik mendapat SMS yang berisikan “Thanks ya dik.. tadi enak banget rasanya.. gw aja baru tau.. lain kali kalau ada waktu luang kita coba lagi ya! nikmat banget rasannya liana pengen nyoba lagi! - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;allowfullscreen&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1txBJ-A0BCeaWC1LgB_G1TH1rKk7L2_7A/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/533349794095607517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/533349794095607517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-abg.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : ABG SEKSI YANG CANTIK DAN HOT '/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-mid_54hQ_qQ/XIlr8Z6-HLI/AAAAAAAAAa4/4NQe-Zw_YRwQdBL6c1wzmkFSaGtDNZmxACLcBGAs/s72-c/foto%2Bjilat%2Bpepek%2B5.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-8371701516229556072</id><published>2019-03-13T04:31:00.001+07:00</published><updated>2019-03-13T04:31:32.119+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : TANTE SONYA YANG SANGE</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA DEWASA&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;TANTE SONYA YANG SANGE&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;518&quot; data-original-width=&quot;408&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-h5ha0_F61rU/XIgjeW9pHcI/AAAAAAAAAaU/AOjTmSIVza0hHGqU5PbTB62sb9iNKC0cACLcBGAs/s400/foto%2Bcewek%2Bseksi%2B6.png&quot; width=&quot;315&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;- Aku langsung saja to the point, “Tante, Sony mau nanya.., boleh khan..?” kataku.&lt;br /&gt;“Boleh aja keponakanku sayang, Kamu mau nanya apa..?” sambungnya sambil menyubit pipiku.&lt;br /&gt;“Tapi sebelumnya Sony minta maaf Tante, soalnya Sony tadi nggak sengaja nguping pembicaraan Tante di telpon.”&lt;br /&gt;“Aduhh.. Kamu nakal ya Son, awas nanti Aku bilangin ama Mama Kamulho. Tapi.. Oke dech nggak apa-apa. Terus apa yang mau Kamu tanyakan,ayo bilang..!” katanya agak jengkel.&lt;br /&gt;“Sony tadi dengar Tante ama teman Tante mau ngadain pesta seks disini, benar itu Tante..?” kataku pelan.&lt;br /&gt;“Idihh.. jorok ach Kamu. Masak Tante mau ngadain pesta seks disini, itu nggak benar Son.”&lt;br /&gt;“Tapi tadi Sony dengar sendiri Tante bicara ama teman Tante, please donk Tante, jangan bohongin Sony. Nanti Sony bilangin ama Om kalauTante mau ngadain pesta disini.” kataku agak mengancam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apaa..! Aduhh.., Son, please jangan bila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nah, khan ketahuan Tante bohongin Sony.” kataku senang.&lt;br /&gt;“Terus Kamu mau apa kalau Tante ngadain pesta..?” katanya penasaran.&lt;br /&gt;“Gini Tante, anuu.., anuu.., Sony.., pengen.. anuu..”&lt;br /&gt;“Anu apa sih Son..? Ngomong donk terus terang..!” katanya tambah penasaran.&lt;br /&gt;“Boleh nggak, Sony ikutan pestanya Tante..?”&lt;br /&gt;Aduh tante melotot lagi sambil berkata, “Udah, ah, Kamu ini kayak orang kurang kerjaan aja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus kurayu lagi, “Yaa.. Tante.. ya.. please..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi ini khan untuk orang dewasa lagi, Kamu ngaco dech. Lagian khan Kamu masih kecil.” katanya agak kesal.&lt;br /&gt;“Tapi Tante, Sony khan udah gede, masak nggak boleh ikut. Kalau nggak percaya, Tante boleh lihat punyaSony..!”&lt;br /&gt;Lalu kulepaskan celana dan CD-ku. Lalu terlihatlah batang kemaluanku yang lumayan besar, kira-kira panjangnya 17 cm dengan diameter 10 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tante kaget sekali melihat ulahku lalu, “Wowww.., Sony sayang..,punya Kamu besar dan panjang sekali. Punya Kamu lebih besar dari OmKamu. Hhhmm.., boleh nggak Tante pegang kepala yang besar ituSayang..?” katanya dengan genit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tante boleh ngobok-ngobok kontolku, tapi Tante harus ngijinin Sony ikut pesta nanti..!” kataku agak mengancam.&lt;br /&gt;“Ya dech, Sony nanti boleh ikut. Tapi Tante mau nanya ama kamu, Sony udah pernah ngeseks belom..?” tanyanya.&lt;br /&gt;Lalu kukatakan saja kalau aku belum pernah melakukan seks dengan cewek, tapi kalau raba sana, raba sini, cium sana, cium sini sih aku pernah melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mau nggak Tante ajarin..?” katanya dengan genit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya terdiam. Lalu tiba-tiba tante meletakkan tangannya di pahaku. Aku begitu terkejut.&lt;br /&gt;“Kenapa Kamu terkejut..? Tante hanya memegang paha Kamu aja kok..!”&lt;br /&gt;Kemudian tante mengambil tanganku, lalu dia mulai menciumi tanganku. Aku merasakan barangku mulai bangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanteku mulai menciumi leherku, kemudian bibirku dilumat juga. Diamasukkan lidahnya ke dalam mulutku, tanpa kusadari aku mengulumlidahnya. Nafasnya mulai tidak beraturan kudengar. Sementara kami asyikberciuman, tangannya mulai meraba-raba batang kemaluanku. Diameremas-remas pelan. Aku pun jadi mulai berani. Kumasuki tanganku kedalam bajunya untuk meraba payudaranya. Kumasukkan tanganku ke dalambra-nya, terus kuremas-remas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaahh..” dia mulai mendesah.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;320&quot; data-original-width=&quot;506&quot; height=&quot;252&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-7oreLCMa5M4/XIgj0_ld3uI/AAAAAAAAAac/vm4ljCqFkkM0lofwRn0yTtlT83fmFX0zgCLcBGAs/s400/istong5.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama aku disuruh duduk di tepi ranjang, sementara tante melepaskan bajunya step-by-step.Mataku tidak berkedip sedetik pun. Aku tidak mau melepaskan pemandanganyang indah itu dari mataku. Kelihatan bra-nya yang berwarna hitamtransparan, sehingga payudaranya yang putih dengan putingnya yang merah kecoklatan samar terlihat. CD-nya ternyata berwarna hitam transparanberenda. Kulihat belahan vaginanya yang tidak ada bulunya itu. Lalu diamelepaskan bra-nya, payudaranya yang lumayan besar itu seperti loncatkeluar dan mulai berayun-ayun, membuatku tambah tegang saja. Kemudiandia melepaskan CD-nya. Kelihatan vaginanya begitu menarik, agakkecoklatan warnanya. Lalu tante jalan menghampiriku yang duduk di tepiranjang.&lt;br /&gt;“Tante buka baju Kamu yaa.., Son..?” katanya genit.Aku hanya mengangguk. Setelah aku telanjang total, tante langsung jongkok di depanku dan menyuruhku membuka kaki lebar-lebar. Batang kejantananku yang sudah tegang itu tepat di depan wajahnya. Lalu diamulai menjilati kakiku mulai dari jempol kakiku dan yang lainnya. Dianaik ke betisku yang berbulu lebat, persis hutan di Kalimantan. Kemudian dia naik lagi ke pahaku, dielusnya dan dijilatinya, setelahitu dia berpindah ke lubang anusku yang juga dicium dan dijilatinya.Tidak hanya itu, ternyata dia memasukkan jari tengahnya ke lubanganusku. Ohh.., nikmatnya. Lalu dia mulai mengelus-elus batang kejantananku dan tangan satunya memijat-mijat my twins egg-ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaahh..!” aku mengerang kenikmatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia memasukkan batang kejantananku ke mulutnya, dia hisappenisku, terus diemut-emutnya senjata kejantananku. Dia gerakkankepalanya naik-turun dengan batang kejantananku masih di dalammulutnya. Terasa penis saya menyentuh tenggorokannya dan masih terusdia tekan. Masih dia tekan terus sampai bibirnya menyentuh badanku.Semua batang penisku ditelan oleh tanteku, lidahnya menjilat bagianbawah penisku dan bibirnya dibesar-kecilkan, sebuah rasa yang tidakpernah kubayangkan. Penisku kemudian dikeluar-masukkan, tapi tetapmasuk seluruhnya ke tenggorokannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa lama dihisap dan dikeluar-masukkan, terasa batang penisku sudah mau mengeluarkan cairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil memeras biji kemaluanku dan tangan yang satu lagidimasukkannya ke dalam lubang pantatku, kubilang sama tante, “Tante..,Aku mau keluar, ohh..!”&lt;br /&gt;Dia keluarkan penisku dan bilang, “Go on come in My mouth. I want to taste and drink your cum, Sony. Hhhmm..”&lt;br /&gt;Penisku dimasukkan lagi, dan sekarang dia memasukkan dengan lebih dalam dan dihisap lebih keras lagi. Setelah beberapa kali keluar masuk,kukeluarkan spermaku di dalam mulut tante, dan langsung ke dalam tenggorokannya. Terasa tengorokannya mengecil dan jari di lubang pantatku lebih ditekan ke dalam lagi sampai semuanya masuk. Aku benar-benar merasakan nikmat yang sulit dikatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan dia mengeluarkan batang penisku sambil berkata,”Punya Kamu enak Son.., Tante suka,” katanya, “Sekarang giliran Kamuyaahh..!” pintanya &lt;a href=&quot;http://qqpokerceme.online/&quot;&gt;.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia berbaring di tempat tidur dan kakinya dikangkanginyalebar-lebar. Tante menyuruhku menjilat vaginanya yang kelihatan sudahbasah. Baru pertama kali itu kulihat vagina secara langsung. Denganagak ragu-ragu, kupegang bibir vaginanya.&lt;br /&gt;“Jangan malu-malu..!” katanya.&lt;br /&gt;Kugosok-gosok tanganku di bibir kemaluannya itu. Mmmhh.., dia mulai mengerang. Lama-lama klitorisnya mulai mengeras dan menebal.&lt;br /&gt;“Kamu jilat dong..!” pintanya.&lt;br /&gt;Kemudian aku menunduk dan mulai menjilati liang senggamanya yang sudah merah itu.&lt;br /&gt;“Mmmhh.., enak juga..” kupikir.&lt;br /&gt;Aku semakin bersemangat menjilati vagina tanteku sendiri. Sedang asyik-asyiknya aku menjilati liang senggama, tiba-tiba badan tantekumengejang.Desahannya semakin keras, “Aaahh.., aahh..!”Lalu muncratlah air maninya dari lubang senggamanya banyak sekali.Langsung saja kutelan habis cairan itu. Mmmhh.., enak juga rasanya.Kemudian dia bilang, “Ohh.., God.. bener-bener hebat Kamu Son.. lemes Tante.. nggak kuat lagi dech untuk berdiri.., ohh..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dengan perlahan kutarik kedua kakinya ke tepi ranjang, kubuka pahanya lebar-lebar dan kujatuhkan kakinya ke lantai. Vaginanyasekarang sudah terbuka agak lebar. Nampaknya dia masih terbayang-bayangatas peristiwa tadi dan belum sadar atas apa yang kulakukan sekarangpadanya. Begitu tante sadar, batang kejantananku sudah menempel dibibir kemaluannya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;262&quot; data-original-width=&quot;464&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-7YSkwmBOXM0/XIgkM8XAFDI/AAAAAAAAAak/0-797hjeQecg44_3uWtvxR6tqjevt4FUgCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Tante, Sony udah nggak tahan nich..!” kataku memohon.&lt;br /&gt;Dia mengangguk lemas, lalu, “Ohh..!” dia hanya bisa menjerit tertahan.&lt;br /&gt;Lalu selanjutnya aku tak tahu bagaimana cara memasukkan penisku kedalam liang senggamanya. Lubangnya agak kecil dan rapat. Tiba-tibakurasakan tangan tante memegang batang kejantananku dan membimbing senjataku ke liang kenikmatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tekan disini Son..! Pelan-pelan yaa.., punya Kamu gede buanget sih..!” katanya sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dengan perlahan dia membantuku memasukkan penisku ke dalam lubang kemaluannya. Belum sampai setengah bagian yang masuk, dia sudahmenjerit kesakitan.&lt;br /&gt;“Aaa.., sakit.. oohh.., pelan-pelan Son, aduhh..!” tangan kirinyamasih menggenggam batang kemaluanku, menahan laju masuknya agar tidakterlalu keras.&lt;br /&gt;Sementara tangan kanannya meremas-remas rambutku. Aku merasakanbatang kejantananku diurut-urut di dalam liang kenikmatannya. Akuberusaha untuk memasukkan lebih dalam lagi, tapi tangan tante membuatpenisku susah untuk memasukkan lebih dalam lagi.&lt;br /&gt;Aku menarik tangannya dari penisku, lalu kupegang erat-erat pinggulnya. Kemudian kudorong batang kejantananku masuk sedikit lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aduhh.., sakitt.., ohh.. sshh.. aacchh..” kembali tante mengerang dan meronta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga merasakan kenikmatan yang luar biasa, tak sabar lagi kupegang erat-erat pinggulnya supaya dia berhenti meronta, lalukudorong sekuatnya batang kemaluanku ke dalam lagi. Kembali tantemenjerit dan meronta dengan buasnya.&lt;br /&gt;Aku berhenti sejenak, menunggu dia tenang dulu lalu, “Lho kokberhenti, ayo goyang lagi donk Son..,” dia sudah bisa tersenyumsekarang.&lt;br /&gt;Lalu aku menggoyang batang kejantananku keluar masuk di dalam liang kenikmatannya. Tante terus membimbingku dengan menggerakkanpinggulnya seirama dengan goyanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama juga kami bertahan di posisi seperti itu. Kulihat dia hanya mendesis, sambil memejamkan mata. Tiba-tiba kurasakan bibir kemaluannyamenjepit batang kejantananku dengan sangat kuat, tubuh tante mulaimenggelinjang, nafasnya mulai tak karuan dan tangannya meremas-remaspayudaranya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ohh.., ohh.., Tante udah mo keluar nich.., sshh.. aahh..”goyangan pinggulnya sekarang sudah tidak beraturan, “Kamu masih lamanggak, Son..? Kita keluarin bareng-bareng aja yuk.. aahh..!”&lt;br /&gt;Tidak menjawab, aku semakin mempercepat goyanganku.&lt;br /&gt;“Aaahh.., Tante keluar Son..! Ohh ennaakk..!” dia mengelinjang dengan hebat, kurasakan cairan hangat keluar membasahi pahaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku semakin bersemangat menggenjot. Aku juga merasa bahwa aku juga akan keluar tidak lama lagi.Dan akhirnya, “Ahh.., sshh.. ohh..!” kusemprotkan cairanku ke dalam liang kewanitaannya. Lalu kucabut batang kejantananku dan terduduk di lantai.“Kamu hebat..! Sudah lama Tante nggak pernah klimaks.., oohh..!” katanya girang.“Ohh.., Sony cape.., Tante!” kataku sambil tersenyum kelelahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tidak lama kemudian tertidur dalam posisi kaki tante melingkardi pinggangku sambil memeluk dan berciuman. Aku sudah tidak ingat jamberapa kami tertidur. Yang kutahu, ada yang membersihkan penisku denganlap basah tapi hangat. Ternyata tante yang membersihkan batangkejantananku dan dia sudah terlihat bersih lagi. Setelah selesaimembersihkan penisku, dia langsung menjilatinya lagi. Dengan tetap semangat, batang kejantananku dihisap dan dimasukkan ke dalam mulutnya.Yang ini terasa lebih dalam dan lebih enak, mungkin posisi mulut lebihcocok dibandingkan waktu aku berdiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cepat batang keperkasaanku menjadi keras lagi dan dia bilang, “Son, sekarang Kamu kerjain Tante dari belakang ya..!”&lt;br /&gt;Dia kemudian membelakangiku, pantat serta vaginanya terlihat merekah dan basah, tapi bekas-bekas spermaku sudah tidak ada. Sebelumkumasukkan batang kejantananku, kujilat dulu bibir vaginanya dan lubangpantatnya. Tercium bau sabun di kedua lubangnya dan sangat bersih.Cairan dari liang senggamanya mulai membasahi bibir kemaluannya,ditambah dengan ludahku. Di ujung kemaluanku terlihat cairan menetes dari lubang kepala kejantananku. Kuarahkan batang kemaluanku ke lubangvaginanya dan menekan ke dalam dengan pelan-pelan sambil merasakangesekan daging kami berdua. Suara becek terdengar dari batangkejantananku dan vaginanya, dan cukup lama aku memompanya dengan posisiini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tante kemudian berdiri dan bersandar ke dinding di atas tempat tidur sambil membuka pahanya lebar-lebar. Satu dari kakinya diangkat keatas. Dari bawah, kemaluannya terlihat sangat merah dan basah.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;242&quot; data-original-width=&quot;316&quot; height=&quot;306&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-Uz82PYXBZxM/XIgkb0WyBPI/AAAAAAAAAao/aHlwDV6piQUh9X3BVNEyCstr9KgUMgpLQCLcBGAs/s400/ngentot%2Borang%2Bhamil.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Ayo masukin lagi sekarang, Son..!” pintanya tak sabar.&lt;br /&gt;Aku dengan senang hati berdiri dan memasukkan batang kejantananku ke liang senggamanya. Dengan posisi ini, kumasuk-keluarkan batangkejantananku. Setiap kali aku mendorong batang penisku ke liangsenggamanya, badan tante membentur dinding.&lt;br /&gt;Sambil memelukku dan sambil berciuman, dia bilang, “Son, Tante mo keluar nich..!”&lt;br /&gt;Kemudian kurasakan lubang senggamanya diperkecil dan memijat batangkeperkasaanku dan bersamaan kami keluar dan orgasme. Aku masih bisajuga keluar, walaupun tadi sudah keluar dua kali. Dan yang kali inisama enaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala tante didadaku dan tangannya memainkan penisku yang masih basah oleh sperma dancairan vaginanya. Dengan nakal tante menaruh jari-jarinya ke wajahku dan mengusap ke seluruh wajahku. Bau sperma dan vaginanya menempel diwajahku. Dia tertawa waktu aku pura-pura mau muntah. Untuk membalasnya, kuraba-raba vaginanya yang masih banyak sisa spermaku dan seluruhtelapak tanganku basah oleh sperma dan cairan dia. Pelan-pelan kutaruhdi wajahnya, dan wajahnya kuolesi dengan cairan itu. Dia tidak mengeluhtapi justru jari-jariku dijilat satu persatu.&lt;br /&gt;Setelah jari dan tanganku bersih, dia mulai menjilati wajahku, semua bekas sperma dan cairannya dibersihkan dengan lidahnya.&lt;br /&gt;Selesai dengan kerjaannya, dia bilang, “Son, sekarang giliran Kamu yaahh..!”&lt;br /&gt;Wow, tidak disangka aku harus menjilat spermaku sendiri. Karena tidak punya pilihan, aku mulai menjilati cairan di wajahnya, dimulaidari bibirnya sambil kukulum keras-keras. Nafas tante terasa naik lagidan tangannya mulai memainkan batang kejantananku. Tidak disangka kalauaku bisa juga membersihkan wajahnya dan menjilat spermaku sendiri.Tanganku diarahkan ke liang senggamanya dan digosok-gosokkan keklit-nya. Kami saling memegang kira-kira 30 menit. Terus kami berdua mandi untuk membersihkan badan kami. - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1CAv9d8d4baSg7LIRnAD8F9kTpaldXbri/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/8371701516229556072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/8371701516229556072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-tante_13.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : TANTE SONYA YANG SANGE'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-h5ha0_F61rU/XIgjeW9pHcI/AAAAAAAAAaU/AOjTmSIVza0hHGqU5PbTB62sb9iNKC0cACLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi%2B6.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-2439202313156608123</id><published>2019-03-11T03:41:00.000+07:00</published><updated>2019-03-11T21:56:03.656+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : PACAR BARUKU YANG HAUS SEX</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA ABG - PACAR BARUKU YANG HAUS SEX&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;200&quot; data-original-width=&quot;280&quot; height=&quot;285&quot; src=&quot;https://media1.giphy.com/media/jLqtYZQSZBRAc/200.webp?cid=3640f6095c85742e54653443730fb6da&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;- Sore itu saya baru pulang kuliah. Capek sekali rasanya setelah seharian berkutat dengan kuliah. Bayangkan saja saya kuliah dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore. Non stop. Maka saya merasa badanku lelah dan ingin istirahat. Untung besok libur (hari sabtu), jadi saya bisa memanfaatkan waktuku untuk istirahat. &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;poker online&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puh.. Saya menyandarkan tubuhku di sofa ruang tengah. Malas benar saya mengangkat pantatku dari sofa. Tapi rasa hausku mengalahkanku, maka dengan malas saya mengambil air dingin di dapur untuk menghilangkan rasa hausku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya pergi ke kamar, kucoba untuk istirahat. Walau badanku capek sekali tapi saya tak bisa memejamkan mata. Maka kuputuskan menyalakan komputerku mencoba mencari hiburan. Baru saja kunyalakan komputer, HP-ku berbunyi. Segera kuambil HP-ku dari tas. Di screen tertuliskan “CINTA”, maka segera kuangkat, karena itu adalah dari Alan cowokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Halo Sayang. Lagi ngapain? “Kata suara di seberang sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa, Lan? Gak lagi ngapa-ngapain” jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini jalan yuk, say. Besok kan libur. Mau gak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh aku cape banget nih, Say. Malas keluar. Mending lo aja yang ke apartemenku. Sekalian temanin aku. Mau gak?” Rengekku manja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya udah tunggu aja. 30 menit lagi aku ke sana. Dah Sayang..!” Katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dah..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alan adalah cowok baruku. Orangnya ganteng da sangat perhatian terhadapku. Kami baru jadian sekitar 3 minggu yang lalu. Tapi ia sudah beberapa kali menikmati tubuhku. Yup.. Saya memang cewe yang liberal. Saya menyerahkan keperawananku sama mantanku sewaktu SMA dulu. Jadi bagiku sex bukan hal yang terlalu tabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya masih tahu tata krama. Saya gak sembarang tidur dengan cowo. Saya gak mau dicap cewek gampangan. Saya hanya mau ML sama orang yang benar-benar kucintai. Ya.. Seperti Alan ini. Ia lumayan bisa memuaskanku. Hampir di setiap kesempatan kami selalu mereguk kenikmatan duniawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka segera kuganti bajuku. Saya ingin tampil sexy di depan Alan. Segera kugunakan celana pendek putih semi transparan yang ketat. Saking ketatnya terasa CD-ku tercetak di sana. Pantatku yang bulat sekal terlihat indah menonjol. Kemudian kugunakan tanktop putih ketat juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bercermin, lumayan sexy juga, batinku. Payudarsaya yang lumayan besar tercetak di bajuku. Bahkan karena saking kecilnya bajuku itu, jika saya bergerak-gerak dada saya juga terayun kesana kemari. Saya senang sekali melihatnya. Pasti Alan suka melihatnya. Saya tak sabar ingin cepat-cepat berjumpa dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian kudengar suara bel berbunyi. Itu pasti Alan. Aku, bercermin sebentar memastikan penampilanku lalu membuka pintu. Benar saja, Alan sudah ada di depan pintu apartemenku yang masih terkunci. Saya berlari-lari menuju pintu untuk membuka pintu apartemen, hal itu otomatis membuat dada saya terayun kesana-kemari. Alan pasti melihatnya dengan jelas karena jarak yang tak terlalu jauh. Dada saya bergerak-gerak dengan bebasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halo Sayang..” katanya. Dipamerkannya senyum manisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halo juga. Silahkan masuk, Say” katsaya mempersilakannya masuk ke apartemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengikutiku dari belakang. Saya bisa pastikan matanya tak akan lepas dari pantatku yang bergoyang kesana-kemari dengan indahnya. Kemudian saya menutup pintu apartemen dan menguncinya. Tangan Alan sudah memeluk saya dari belakang, kemudian Alan membalikkan tubuh aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu sexy sekali hari ini, Sayang” katanya sambil mendekatkan bibirnya ke mulutku. Segera kusambut bibirnya dan kami melakukan french kiss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih” jawabku sambil kembali menciumnya, kali ini ciuman kami makin dahsyat. Sambil menciumi bibirku, tangannya perlahan-lahan menjamah dadaku. Saya semakin ganas membalasnya. Saat tangannya mulai menyusup ke dalam tank topku, segera kuhentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar dulu dong, Say. Ga sabaran amat” ucapku sambil menjauhkan tubuhku darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mending duduk dulu, saya buatkan minum ya?”, lanjutku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sengaja menahan kenikmatan tadi, meskipun sebenarnya saya juga sudah ingin sekali. Ia hanya mengangguk lalu pergi menuju sofa. Segera kubuatkan minum dan memberikanya kepadanya. Softdrink yang kusuguhkan langsung dihabiskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian matanya menatapku. Saya tahu maksudnya. Maka saya pindah ke sebelahnya, lalu diciumnya bibirku. Saya hanya bisa memejamkan mata menikmati bibir lembutnya. Kemudian ia peluk saya dan tangannya mulai meremas-remas dadaku. Saya mulai merem-melek sambil memutar badanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya duduk di paha Alan berhadap-hadapan. Kembali kami berciuman dengan penuh gairah. Lidah kami saling beradu. Perlahan bibirnya turun ke pipiku lalu ke leherku. Diciumnya leherku. Lidahnya menari-nari dari ujung leherku ke ujung yang satunya lagi. Hal itu membuatku seperti cacing kepanasan saking nikmatnya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;212&quot; data-original-width=&quot;290&quot; height=&quot;292&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-0kSWjdinKY4/XIV1Zl5DuFI/AAAAAAAAAZw/5Jm2JNIHRDk_9pKAzlcF-7kP6ut5wyGDQCLcBGAs/s400/foto%2Bisap%2Bmemek.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tangannya tak tinggal diam. Diremas-remasnya dada saya yang mulai mengeras. Tangannya sungguh lihai meremas-remas payudarsaya sehingga membuatku makin menggelinjang. Saya tak tahan hingga kembali kulumat bibirnya. Lidahku beradu dengan lidahnya lagi. Saya sudah tak tahu kapan pertama kali saya semahir ini melakukan ciuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alan mulai menyusupkan tangannya ke balik tank topku dan mencari pegangannya, dadaku. Gesekan tangannya langsung di permukaan kulit dada saya hingga sungguh kenikmatannya tiada tara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehh.. Eh..” rintihku. Sejenak dihentikannya aktivitasnya karena menyadari sesuatu sambil bertanya..&lt;br /&gt;kamu ga pakai bra ya, Say?” saya hanya tersenyum lalu kembali melumat bibirnya.&lt;br /&gt;Ia juga semakin ganas meladeni ciumanku. Tangannya makin keras meremas-remas dadaku. Memelintir dari atas ke bawah dan sebaliknya. Kurasakan kontolnya mulai menegang di bawah sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia menghentikan remasan dan ciumannya, lalu mulai melepas tank topku. Saya membantunya melepaskan penutup dada saya itu melewati kepala. Maka segera dada saya yang tanpa penutup apa-apa lagi terpampang di hadapannya. Dada saya yang putih, bulat kencang dengan puting berwarna kemerah-merahan menjadi santapan matanya. Ia sangat kagum melihat toketku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sudah sering melihat dadaku, bahkan menjilat, melumat dan menggigitnya, ia tetap saja menelan ludah menikmati pemandangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dadamu indah sekali, Sayang!’ ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian didorongnya kepalanya di antara kedua gunungku, lalu lidahnya bergerak di sana. Saya meringis dan mendesis menikmati momen tersebut. Kemudian ia mulai mencium dada saya yang kanan, dilumatnya dengan penuh nafsu. Beberapa detik kemudian saya menjerit pelan karena saya merasakan gigitan pada puting kananku, ia dengan gemasnya menggigit dan mencupangi putingku itu sehingga meninggalkan jejak di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hhmm.. indah sekali dadamu ini Say,” pujinya lagi sambil tangannya yang satu lagi mengelusi punggung dan leherku dan berakhir di dada kiriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diremasnya dada kiriku yang sudah tegak berdiri tersebut. Remasan dan jilatannya silih berganti antara dada yang kanan dan yang kiri, sehingga menimbulkan sensasi kenikmatan yang tiada tara. Saya sampai melayang-layang dibuatnya. Puas meremas dada saya yang kiri, tangannya yang kanan mulai menurun hingga mencengkeram pantatku yang bulat dan padat. Saya hanya bisa mendesah nikmat. Kuremas-remas rambutnya mencoba mengimbangi desakan birahi ini. Untung apartemenku sepi, apabila tak mana mungkin saya bisa bercinta di sofa seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puas menggerayangi dadaku, ia pun melepaskanku. Segera dibukanya bajunya, lalu ia membuka celana panjang beserta celana dalamnya sehingga kontolnya yang dari tadi sudah sesak dalam celana dalamnya itu kini dapat berdiri dengan dengan tegak. Kemudian ia duduk di sofa dengan mengangkangkan kakinya. Matanya menatap mata saya dengan penuh harap. Saya mengerti maksudnya. Ia ingin dioral tentunya. Sebenarnya saya kurang mahir melakukan oral sex, saya masih butuh belajar, tapi nafsu ingin saling memuaskan membuatku melakukannya. Maka perlahan-lahan saya duduk di lantai menghadap kontolnya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;296&quot; data-original-width=&quot;392&quot; height=&quot;301&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-lple6kujdTM/XIV1w9hzisI/AAAAAAAAAZ4/Aote9kss07odi8dJwNHl-bxZR9uascBFACLcBGAs/s400/foto%2Bisap%2Btelur.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Batang Alan yang sudah tegang itu kini berada dalam genggamanku. Kukocok-kocok ke atas dan ke bawah. Nampaknya ia menikmati kocokanku. Tanganku yang halus naik turun di batangnya. Nampaknya ia sangat menikmati kocokanku di kontolnya. Hal itu terbukti dengan matanya yang tertutup rapat. Saya menikmati ekspresinya yang keenakan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uh.. Enak sekali Febby.. Oh..”, desahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masukkan dong Say, ke mulutmu” pintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa diminta 2 kali saya menuruti kemauan orang yang kusayangi itu. Perlahan namun pasti, kontolnya kuarahkan ke rongga mulutku. Kontol itu kucium dan kujilat ujungnya dengan lembut bahkan sangat lembut sekali. Benda itu bergetar hebat diiringi desahan pemiliknya. Seponganku di batangnya kupadukan dengan sedikit kocokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alan pasti keenakan kuperlakukan seperti itu. Tapi saya akan membuatnya lebih keenakan. Lalu kubuka mulutku lebih lebar untuk memasukkan kontol itu semuanya ke mulutku. Hhmm.. hampir sedikit lagi masuk seluruhnya, tapi nampaknya sudah mentok di tenggorokanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mulutku, kontol itu kukulum dan kuhisap, kugerakkan lidahku memutar mengitari kepala kontolnya. Hanya itu yang kulakukan tapi tampaknya ia sudah blingsatan. Meskipun harus kuakui bahwa oral sexku belum apa-apa dibandingkan cerita teman-teman cewekku yang pernah melakukannya. Bahkan masih kalah jauh daripada BF yang pernah kutonton. Tapi saya tetap melanjutkannya. Toh Alan masih keenakan. Memang sih, Alan mengsaya baru ML pertama kali denganku. Jadi ia belum bisa membandingkannya dengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali saya melirik ke atas melihat ekspresi wajahnya saat menikmati seponganku. Ia mengelus-elus rambutku dan mengelap dahinya yang sudah bercucuran keringat dengan sapu tangan. Alan nampaknya tak mau cepat-cepat keluar, maka ditariknya kepalaku. Saya berdiri tegak di hadapannya yang masih bersandar di sofa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera kulepaskan celana pendek beserta CD-ku sekalian. Matanya nanar melihat ketelanjanganku. Saya seperti manusia yang baru lahir, polos. Kini saya sudah telanjang bulat di hadapannya. Saya lalu naik ke pangkuannya. Dengan senyum nakal saya meremas-remas dadanya yang bidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kubenamkan kembali wajahnya ke payudarsaya hingga ia pun mulai menyusu di situ. Kali ini ia menjilati seluruh permukaannya hingga basah oleh liurnya lalu dikulum dan dihisap kuat-kuat. Tangannya di bawah sana juga tak bisa diam, tangannya meremas-remas pantat dan pahaku. Dielus-elusnya paha putihku itu. Berbeda dengan pahsaya yang dielusnya dengan lembut, pantatku justru diremasnya dengan keras. GumpAlan daging pinggulku menjadi bulan-bulanan tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya mendesah-desah. Giginya yang putih menarik-narik puting susuku. Hal itu semakin membuatku merintih. Bahkan kini tangannya yang bercokol di pahsaya mulai merambat semakin jauh. Saya tak kuasa untuk tak merintih dan mendesah. Bongkahan pantatku diremas, dada saya dilumat dan sekarang tangannya yang kanan menggerayangi memek saya dan menusuk-nusukkan jarinya di sana. Ohh.. nikmatnya, batinku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai respons saya hanya bisa mendesah dan memeluknya erat-erat, darah dalam tubuhku semakin bergolak sehingga keringatku menetes-netes. Mulutnya kini merambat naik menjilati leher jenjangku, ia juga mengulum leherku dan mencupanginya. Cupangannya cukup keras sampai meninggalkan bercak merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya mulutnya bertemu dengan mulutku lagi dimana lidah kami saling beradu dengan liar. Sambil berciuman tanganku meraba-raba selangkangannya yang sudah mengeras itu.&lt;br /&gt;Lan.. Sekarang ya..”, pintsaya memelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah tak tahan lagi ingin segera menuntaskan birahiku. Maka kuangkat pantatku sebentar dan mengarahkan memek saya ke kontolnya. Ia memegang kontolnya siap menerima memekku. Sedikit demi sedikit saya merasakan ruang memek saya terisi dan dengan beberapa hentakan masuklah batang itu seluruhnya ke dalam. Saya tak kuasa untuk tak menjerit kala batang Alan membelah bibir memekku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama sepertiku, ia juga mendesah menyebut nama saya saat kontolnya amblas ditelan memekku.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;376&quot; data-original-width=&quot;250&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-7P8UZAymot4/XIV2KIM0gUI/AAAAAAAAAaA/TvFXwI8LGeYuScZUkG9b_CfObbsor2XGACLcBGAs/s400/foto%2Bngentot%2B3.png&quot; width=&quot;265&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Oohh..!” desahku dengan tubuh menegang dan mencengkram bahu pacarku. Kurasakan liangku agak nyeri, tapi itu cuma sebentar karena selanjutnya yang terasa hanyalah nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, secara perlahan-lahan saya menaikturunkan tubuhku di atas kontolnya. Kupacu kejantanannya dengan goyanganku. Saya tiba-tiba menjadi gadis yang liar yang butuh kenikmatan. Kugoyang-goyangkan memek saya di atas batangnya sambil sesekali membuat gerakan memutar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memek saya seperti diaduk-aduk. Saya sangat menikmati posisi ini, karena saya bisa mengendalikan permainan. Desahan-desahan nikmat menandai keluar masuknya batang Alan. Alan juga merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan. Matanya menatap wajahku yang kemerahan karena nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh.. Ahh..” desahku seiring dengan naik-turunnya tubuhku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dada saya yang sudah menegang maksimun terayun-ayun dengan indah di hadapannya. Alan juga mulai membantu menyodok-nyodok kontolnya, sehingga kenikmatan yang kurasakan semakin bertambah. Tubuhku terlonjak-lonjak dan tertekuk menahan sensasi kenikmatan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu membuat payudarsaya semakin membusung ke arahnya. Kesempatan ini tak disia-siakannya, ia langsung melumat dada saya yang kiri dengan mulutnya. Saya semakin menjerit keras. Dengusan nafasnya dan jilatannya membuatku merinding dan makin terbakar birahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alan semakin menyerangku dengan meremas-remas dada saya yang kanan serta memilin-milin putingnya. Alan sungguh pintar menyerang titik sensitifku. Sepuluh menit lamanya kami berpacu dalam gaya demikian. Saling berlomba-lomba mencapai puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sodokan-sodokannya semakin lama semakin cepat dan makin berirama. Mulutnya tak henti-henti mencupangi payudarsaya yang mencuat di depan wajahnya, sesekali mulutnya juga mampir di pundak dan leherku. Sungguh kenikmatan yang sangat indah. Tangannya yang tadi lembut menggerayangi paha dan pantatku, sekarang cenderung kasar. Saya sudah sangat kecapaian dengan posisi tersebut sehinga goyanganku semakin lama semakin tak bertenaga. Bahkan kini ia yang aktif menyodok-nyodok kejantanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari hal tersebut, Alan minta ganti posisi. Ditariknya kontolnya dari rongga kemaluanku. Ada perasaan kesal, tapi itu tak berlangsung lama. Tubuhku dibalikkan telungkup di atas sofa. Lalu kakiku ditarik hingga terjuntai menyentuh lantai, hingga otomatis kini pantatku pun menungging ke arahnya. Dada saya yang dari tadi menjadi bulan-bulanannya menekan sofa karena saya telungkup. Alan sibuk memegang erat-erat kedua pahaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siap-siap ya Say!” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya bisa menganggukkan kepala menunggu kenikmatan selanjutnya dengan posisi doggy style. Alan pernah bercerita bahwa posisi ini sangat disukainya, karena ia yang mengambil kendali dan bebas meremas-remas semua bagian tubuhku, bahkan anusku. Sebelum menusuk memekku, ia terlebih dahulu mencium punggungku. Seluruh tubuhku kembali bergetar, seakan terlempar ke-awang-awang. Sendi-sendiku bergetar menunggu kontolnya menembus kemaluanku. Posisi ini membuat kegatAlan birahiku semakin tak terhingga, hingga membuat saya menggeliat-geliat tak tertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alan.. Buruan..!” rengekku sudah tak tahan lagi. Alan mematuhiku. Sambil meremas pantatku ia mendorongkan kontolnya ke memekku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ohh.. Ngghh..!” desisku saat kontol yang keras itu membelah bibir kemaluanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontolnya dengan perlahan dan lembut mengaduk-aduk memekku. Kontan saya menjerit-jerit keras. Dalam posisi seperti ini sodokannya terasa semakin keras dan dalam, badanku pun ikut tergoncang hebat, payudarsaya serasa tertekan dan bergesekan dengan sofa. Hal itu justru menimbulkan kenikmatan tersendiri, apalagi sofsaya terbuat dari kulit sehingga gesekan di dada saya terasa sedikit kasar namun nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah.. Euh.. Ah.. Aw..” saya cuma bisa mendesah setiap kali ia menyodokkan kontolnya ke memekku.&lt;br /&gt;Alan menggenjotku semakin cepat. Memek saya dihunjam kontolnya yang sekeras batu itu. Otot-otot kemaluanku serasa berkontraksi semakin cepat memijati miliknya. Dengusan nafasnya bercampur dengan desahanku memenuhi ruang tengahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulutku megap-megap dan mata saya terpejam. Beberapa menit kemudian ia menarik tubuh kami mundur selangkah sehingga payudarsaya yang tadinya menempel di sofa kini menggantung bebas. Kemudian dilanjutkanya kocokannya. Toket saya terayun – ayun ke depan dan ke belakang. Terkadang dada saya menyentuh sandaran bawah sofa sehingga menimbulkan rasa sakit. Tapi rasa sakit tersebut tertutupi kenikmatan yang menjalar ke seluruh aliran darahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil berpacu dalam gaya doggy ini, tangannya kini tak tinggal diam. Ia mulai menggerayangi payudarsaya yang semakin ranum karena saya menungging. Ditariknya-tariknya benda kenyal itu sesuka hatinya. Saya merem-melek menikmati tangannya bergerilya dari dada saya yang kanan ke dada saya yang kiri. Saya menjerit kegelian saat ia mengocok memek saya dengan cepat dan keras, tapi ia meremas dada saya dengan lembut sekali dan sesekali memelintir-melintir putingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuhku kembali menggelinjang dahsyat, pandanganku serasa berkunang-kunang. Gesekan-gesekan di liang kewanitaanku serta remasan–remasan di dada saya membuat pertahananku sebentar lagi akan jebol. Pandanganku kabur dan kurasakan kesadaranku hilang. Akhirnya saya pun tak bisa lagi menahan orgasmeku. Mengetahui bahwa saya akan segera keluar, ia semakin bergairah, tubuhku ditekan-tekannya sehingga kontolnya menusuk lebih dalam, tangannya pun semakin kasar meremas toketku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aahhkk..!” jeritku bersamaan dengan mengucurnya cairan cintaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kugenggam erat karpet ruang tamu merasakan detik-detik orgasmeku. Saya menggigit bibir merasakan gelombang dahsyat itu melanda tubuhku. Saya merasakan cairan cinta yang mengalir hangat pada selangkanganku. Tapi itu belum berakhir, karena Alan masih terus mengocokku sehingga orgasmeku semakin panjang. Alan juga nampaknya akan segera orgasme. Hal itu tampak dari gayanya yang khas jika akan orgasme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mau keluar, saya mau keluar..” Alan membisikkannya sambil ngos-ngosan dan masih terus mengocokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan di.. Jangan di dalam. Ah.. Ah.. Oh.. Aku.. Saya lagi.. Subur.”&lt;br /&gt;Saya cuma bisa berbicara begitu, setidaknya saya bermaksud berbicara begitu karena saya tak tahu apakah suara saya keluar atau tidak, pokoknya saya sudah berusaha, itu juga sudah saya paksa-paksakan. Saya tak tahu apakah ia mengerti apa yang saya bicarakan, tapi yang jelas ia masih terus mengocokku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa detik kemudian, ia mencabut kontolnya, kakiku langsung ambruk ke lantai. Alan yang menyodokku dari belakang akhirnya klimaks. Ia mengeluarkan kontolnya dan menyiramkan isinya di punggung dan pantatku. Air maninya membasahi tubuhku bagian belakang. Tak terlalu banyak spermanya, tapi sangat lengket kurasakan di tubuhku. Kemudian ia ambruk menindihku. Kurasakan kontolnya yang menindih pantatku mulai mengecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih, Sayang” ucapnya sambil mengecup leherku. Saya hanya terpejam menikmati sisa-sisa kenikmatan barusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya malam itu Alan menginap di apartemenku. Sudah bisa ditebak kami akan mereguk kenikmatan sepanjang malam sampai besok paginya karena libur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah percintaan di ruang tamu tadi, Alan menikmati tubuhku lagi di kamar mandi. Saya yang sedang mandi dikejutkan akan kehadirannya di depan pintu. Walau masih lemas, saya terpaksa meladeninya. Saya hanya diam di lantai kamar mandi sedangkan ia yang aktif menyodokku. Bahkan yang seru adalah saat sehabis makan malam di luar. Kami kembali ke apartemen dan langsung ke kamarku. Saya yang sudah bersiap-siap tidur diajaknya menonton BF di komputerku. - &lt;a href=&quot;http://www.royalku99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalku99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1p9Ppd0wiz2AHn9lYqcQa6--sDOzwI5Zl/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/2439202313156608123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/2439202313156608123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-pacar.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : PACAR BARUKU YANG HAUS SEX'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-0kSWjdinKY4/XIV1Zl5DuFI/AAAAAAAAAZw/5Jm2JNIHRDk_9pKAzlcF-7kP6ut5wyGDQCLcBGAs/s72-c/foto%2Bisap%2Bmemek.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-2877132780462872778</id><published>2019-03-10T03:30:00.004+07:00</published><updated>2019-03-10T03:30:42.839+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : KISAH DUA TANTE YANG GILA SEX</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA DEWASA - KISAH DUA TANTE YANG GILA SEX&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;200&quot; data-original-width=&quot;255&quot; height=&quot;313&quot; src=&quot;https://media0.giphy.com/media/NSMGu0PswawPS/200.webp?cid=3640f6095c84214a327046463219d030&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;- Tepat di usia pernikahanku yang ke 12 tahun aku menghianati suamiku, dan bukan dengan orang lain melainkan dengan orang rumah juga. Meskipun dia tidak ada hubungan darah dengan keluarga suamiku tapi dia tinggal di rumah besar ini juga. Namanya mas Soni dia merupakan sopir keluarga, setiap hari kerjanya mengantar orang rumah ke kantor dan kembali lagi ke rumah sampai tenaganya di butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu mas Soni selalu berada di rumah setiap hari, karena aku selalu sibuk dengan arisan dan juga acara kumpul-kumpul dengan teman-temanku akhirnya mas Soni yang sering mengantarku. Awal mula aku tertarik padanya ketika aku meminta dia untuk masuk kedalam ruangan tempat kami mengadakan acara, saat itu dia membawakan barang yang akan aku bawa.&lt;br /&gt;Tapi di dalam semua pada heboh bilang “Aduuh jeng Delia suaminya cakep banget jeng..” Aku kaget dan hendak mengklarifikasi tapi ketika semua berkata seperti itu akhirnya akupun hanya tersenyum saja&lt;br /&gt;“Mas boleh kenalan tidak..?” Kata jeng Vika pada mas Soni dan aku lihat mas Soni begitu tersipu malu di buatnya dan ketika aku melihatnya dengan seksama dia memang begitu cakep dan gagah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak hari itu aku selalu memperhatikan mas Soni bahkan aku seperti wanita yang kesepian, yang haus akan adegan cerita sex. Padahal kehidupan seks dengan suamiku masih sama seperti dulu, tapi akhir-akhir ini aku sering melamunkan mas Soni bahkan tidak jarang aku membayangkan melakukan adegan cerita hot bersamanya. Aku benar-benar terhipnotis pada mas Soni.&lt;br /&gt;Lama kelamaan akupun tidak mampu membendungnya segala cara aku coba untuk mengambil hatinya&lt;br /&gt;“Mas Soni beli aja buat keluarganya…” Kataku sembari tersenyum ketika kami sedang berada di sebuah toko pakaian di salah satu mal “Saya belum menikah bu…” Wiihhh mendengar dia berkata seperti itu akupun menjadi lebih senang lagi akhirnya akupun membelikannya baju yang pas buat dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melancarkan aksiku aku bukan cuma membelikannya baju tapi juga sering curhat sesuatu yang gak penting padanya, sampai akhirnya kamipun menjadi begitu dekat tapi kemudian aku sadar kalau aku harus bersikap wajar di depan mereka semua. Karena pernah sekali ketika aku melewati dapur secara tidak sengaja aku mendengar Lilis pembantuku yang genit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata seperti ini pada mas Soni “Mas Soni kok deket sama bu Delia.. jangan ada apa-apa ya..” Soni langsung menjawab “LIs..kamu ini apa sih..jangan fitnah gitu lho” Kata mas Soni marah dan mbok Sinah pembantuku yang lain berkata “Huuss..kamu tuh LIs.. awas kedengaran majikan di pecat kamu..” LIlis manggut-manggut sambil manyun “Ya..iya Lilis kan cuma bercanda..”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena aku mengubah sikapku pada Soni di depan mereka akhirnya merekapun tidak pernah mencurigai aku suka pada mas Soni. Sampai pada suatu ketika aku sedang ada acara di luar kota dan harus menginap setelah aku pamit pada suamiku dia memutuskan untuk menyuruhku membawa sopir sendiri dan Soni menjadi pilihannya untuk mengantarku aku senang mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh semangat akupun pergi dengan Soni, setelah melakukan perjalan selama kurang dari 6 jam kamipun sampai. Aku istirahat di hotel tempat aku menginap aku beda kamar dengan Soni, tapi setelah terbangun dari tidur istirahatku akupun segera mandi dan keluar memesan makanan ke dalam kamar hotel sekaligus melancarkan aksiku untuk berdua dengan mas Soni aku sengaja memesan untuk dua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah aku telpon dia untuk datang ke kamarku, diapun datang dan menyantap makanan yang telah aku pesan. Setelah itu kami mengobrol berdua sampai akhirnya aku dapat membuat gairah mas Soni bangkit, ketika aku mendekatkan tubuhku padanya diapun langsung agresif dengan memelukku lalu mecium bibirku kamipun saling pagut dengan mesra dan gairah kami berdua sama-sama memuncak.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;214&quot; data-original-width=&quot;396&quot; height=&quot;215&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-y3ZoWRyfz1A/XIQh-p7nNRI/AAAAAAAAAZc/7F962lG8fC4PiXcyg8yDZtBmsGb1Uib4gCLcBGAs/s400/jilat%2Bpepek.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tanganku melingkar di lehernya “Aaaaggggggghhh… aaaaagggghhhh… aaaaggghhhh… aaaggghhh..” Aku mencoba mendesah tepat di telinganya hingga diapun semakin terangsang “Ooouugggggghh… maaaas… aaaggggghhh…. aaaaaggghhhhh… eeeeuuummmmmhhhppppp….. aaaaggggghhhhh…” Desahku tanpa menghiraukan apapun lagi aku begitu menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga tidak terasa kini tubuhku sudah dalam keadaan telanjang dan mas Soni sudah menindihku “Aku masukin ya sayaaang…. eeeehhhhhggggg…” Dia masih bertanya lirih padaku “Iyaaaa maaas.. ayyoooo… aaaaggggghhhh…. aaaaggghhhh… aaaaaaggggghhh… aaaaagggghhhh..” Kataku sembari langsung mendesah begitu dia bergoyang di atas tubuhku yang sudah menggeliat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagai pemain dalam adegan cerita hot kami terus berburu “OOouuuuggggghhh… aaaagggghh… aaagggghhh… maaaaas… aaagggghhhh… aaaaagggghhhh… aaaagggghhh.. ” Diapun sama-sama menikmati adegan seks ini, di tambah aku semakin hot ikut menggoyangkan tubuhku juga karena benar kata teman-temanku melakukan hubungan intim dengan selingkuhan lebih nikmat rasanya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;308&quot; data-original-width=&quot;226&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-ICTbPCnjRd4/XIQiPoKY6uI/AAAAAAAAAZk/ZaHkQiIvYuk0Tx42ERt5K8jZlDQPiVUqQCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot5.png&quot; width=&quot;293&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian kamipun sama-sama mendesah dan mengerang dengan kerasnya “OOouuuggggghhhh…. aaaaaaggggghh… aaaaagggghhh… aaaaghh.. sa.. saaayaaang… aaagggh… aaaaagggggghhhhh…” Kamipun berdua sama-sama terpuaskan berulang kali mas Soni menciumku dan akupun senang dia melakukan hal itu kini tubuh kami sudah basah bersimbah keringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh aku begitu puas melakukan adegan cerita sex ini dengan mas Soni, selama 3 hari kami melakaukan hal itu. Meskipun masih terasa kurang tapi akhirnya mas Soni mengajaku pulang dia bilang takut ada yang curuga dengan hubungan kami. Dia memintaku untuk merahasiakan hal ini dan dia berjanji akan selalu ada untukku dan sampai detik ini kami masih berhubungan secara backstreet. - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;allowfullscreen&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1qS52TnuNB3NVl2Up6sIXY-rcZBeLLPjG/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/2877132780462872778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/2877132780462872778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-kisah.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : KISAH DUA TANTE YANG GILA SEX'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://4.bp.blogspot.com/-y3ZoWRyfz1A/XIQh-p7nNRI/AAAAAAAAAZc/7F962lG8fC4PiXcyg8yDZtBmsGb1Uib4gCLcBGAs/s72-c/jilat%2Bpepek.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-3591386543553900177</id><published>2019-03-09T04:13:00.001+07:00</published><updated>2019-03-09T04:13:22.378+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : GAULI PRAMUGARI YANG SEKSI </title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA DEWASA - GAULI PRAMUGARI YANG SEKSI&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;452&quot; data-original-width=&quot;379&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-O6wqCvWoqhY/XILZJ4xC7ZI/AAAAAAAAAY8/x0EYNiu2qtgorj9QJII7kJMdGNwJNgxKACLcBGAs/s400/foto%2Bseksi1.png&quot; width=&quot;335&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Hingga suatu hari ketika aku pulang malam hari setelah menonton bioskop dengan teman priaku, waktu itu jam sudah menunjukkan pukul setengah sebelas malam, karena aku mempunyai kunci sendiri maka aku membuka pintu depan, suasana amat sepi lampu depan sudah padam, kulihat lampu menyala dari balik pintu kamar kos pramugari itu,&lt;br /&gt;“Hmm.. ia sudah datang,” gumamku, aku langsung menuju kamarku yang letaknya bersebelahan dengan kamar pramugari itu. aku bersihkan wajahku dan berganti pakaian dengan baju piyamaku, lalu aku menuju ke pembaringan, tiba-tiba terdengar rintihan-rintihan yang aneh dari kamar sebelah. Aku jadi penasaran karena suara itu sempat membuatku takut, kucoba memberanikan diri untuk mengintip kamar sebelah karena kebetulan ada celah udara antara kamarku dengan kamar pramugari itu, walaupun ditutup triplek aku mencoba untuk melobanginya, kuambil meja agar aku dapat menjangkau lubang udara yang tertutup triplek itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pelan pelan kutusukan gunting tajam agar triplek itu berlobang, betapa terkejutnya aku ketika kulihat pemandangan di kamar sebelahku. Aku melihat Tante Maria menindih seorang wanita yang kelihatan lebih tinggi, berkulit putih, dan berambut panjang, mereka berdua dalam keadaan bugil, lampu kamarnya tidak dipadamkan sehingga aku dapat melihat jelas Tante Maria sedang berciuman bibir dengan wanita itu yang mungkin pramugari itu. Ketika Tante Maria menciumi lehernya, aku dapat melihat wajah pramugari itu, dan ia sangat cantik wajahnya bersih dan mempunyai ciri khas seorang keturunan ningrat. Ternyata pramugari itu juga terkena rayuan Tante Maria, ia memang sangat mahir membuat wanita takluk kepadanya, dengan sangat hati-hati Tante Maria menjilati leher dan turun terus ke bawah. Bibir pramugari itu menganga dan mengeluarkan desahan-desahan birahi yang khas, wajahnya memerah dan matanya tertutup sayu menikmati kebuasan Tante Maria menikmati tubuhnya itu. Tangan Tante Maria mulai memilin puting payudara pramugari itu, sementara bibirnya menggigit kecil puting payudara sebelahnya. Jantungku berdetak sangat kencang sekali menikmati adegan itu, belum pernah aku melihat adegan lesbianisme secara langsung, walaupun aku pernah merasakannya. Dan ini membuat libidiku naik tinggi sekali, aku tak tahan berdiri lama, kakiku gemetaran, lalu aku turun dari meja tempat aku berpijak, walau aku masih ingin menyaksikan adegan mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dadaku masih bergemuru. Entah mengapa aku juga ingin mengalami seperti yang mereka lakukan. Kupegangi liang vaginaku, dan kuraba klitorisku, seiring erangan-erangan dari kamar sebelah aku bermasturbasi sendiri. Tangan kananku menjentik-jentikan klitorisku dan tangan kiriku memilin-milin payudaraku sendiri, kubayangkan Tante Maria mencumbuiku dan aku membayangkan juga wajah cantik pramugari itu menciumiku, dan tak terasa cairan membasahi tanganku, walaupun aku belum orgasme tapi tiba-tiba semua gelap dan ketika kubuka mataku, matahari pagi sudah bersinar sangat terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mandi membersihkan diriku, karena tadi malam aku tidak sempat membersihkan diriku. Aku keluar kamar dan kulihat mereka berdua sedang bercanda di sofa. Ketika aku datang mereka berdua diam seolah kaget dengan kehadiranku. Tante Maria memperkenalkan pramugari itu kepadaku,&lt;br /&gt;“Rus, kenalkan ini pramugari kamar sebelahmu.”&lt;br /&gt;Kusorongkan tangan kepadanya untuk berjabat tangan dan ia membalasnya,&lt;br /&gt;“Hai, cantik namaku Vera, namamu aku sudah tahu dari Ibu Kos, semoga kita dapat menjadi teman yang baik.”&lt;br /&gt;Kulihat sinar matanya sangat agresif kepadaku, wajahnya memang sangat cantik, membuatku terpesona sekaligus iri kepadanya, ia memang sempurna. Aku menjawab dengan antusias juga,&lt;br /&gt;“Hai, Kak, kamu juga cantik sekali, baru pulang tadi malam.”&lt;br /&gt;Dan ia mengangguk kepala saja, aku tak tahu apa lagi yang diceritakan Tante Maria kepadanya tentang diriku, tapi aku tak peduli kami beranjak ke meja makan. Di meja makan sudah tersedia semua masakan yang dihidangkan oleh Tante Maria, kami bertiga makan bersama. Kurasakan ia sering melirikku walaupun aku juga sesekali meliriknya, entah mengapa dadaku bergetar ketika tatapanku beradu dengan tatapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba Tante Maria memecahkan kesunyian,&lt;br /&gt;“Hari ini Tante harus menjenguk saudara Tante yang sakit, dan bila ada telpon untuk Tante atau dari suami Tante, tolong katakan Tante ke rumah Tante Diana.”&lt;br /&gt;Kami berdua mengangguk tanda mengerti, dan selang beberapa menit kemudian Tante Maria pergi menuju rumah saudaranya. Dan tinggallah aku dan Vera sang pramugari itu, untuk memulai pembicaraan aku mengajukan pertanyaan kepadanya,&lt;br /&gt;“Kak Vera, rupanya sudah kos lama disini.”&lt;br /&gt;Dan Vera pun menjawab, “Yah, belum terlalu lama, baru setahun, tapi aku sering bepergian, asalku sendiri dari kota “Y”, aku kos disini hanya untuk beristirahat bila perusahaan mengharuskan aku untuk menunggu shift disini.”&lt;br /&gt;Aku mengamati gaya bicaranya yang lemah lembut menunjukan ciri khas daerahnya, tubuhnya tinggi semampai. Dari percakapan kami, kutahu ia baru berumur 26 tahun. Tiba-tiba ia menanyakan hubunganku dengan Tante Maria. Aku sempat kaget tetapi kucoba menenangkan diriku bahwa Tante Maria sangat baik kepadaku. Tetapi rasa kagetku tidak berhenti disitu saja, karena Vera mengakui hubungannya dengan Tante Maria sudah merupakan hubungan percintaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pura-pura kaget,&lt;br /&gt;“Bagaimana mungkin kakak bercinta dengannya, apakah kakak seorang lesbian,” kataku.&lt;br /&gt;Vera menjawab, “Entahlah, aku tak pernah berhasil dengan beberapa pria, aku sering dikhianati pria, untung aku berusaha kuat, dan ketika kos disini aku dapat merasakan kenyamanan dengan Tante Maria, walaupun Tante Maria bukan yang pertama bagiku, karena aku pertama kali bercinta dengan wanita yaitu dengan seniorku.”&lt;br /&gt;Kini aku baru mengerti rahasianya, tetapi mengapa ia mau membocorkan rahasianya kepadaku aku masih belum mengerti, sehingga aku mencoba bertanya kepadanya,&lt;br /&gt;“Mengapa kakak membocorkan rahasia kakak kepadaku.”&lt;br /&gt;Dan Vera menjawab, “Karena aku mempercayaimu, aku ingin kau lebih dari seorang sahabat.”&lt;br /&gt;Aku sedikit kaget walaupun aku tahu isyarat itu, aku tahu ia ingin tidur denganku, tetapi dengan Vera sangat berbeda karena aku juga ingin tidur dengannya. Aku tertunduk dan berpikir untuk menjawabnya, tetapi tiba-tiba tangan kanannya sudah menyentuh daguku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tersenyum sangat manis sekali, aku membalas senyumannya. Lalu bibirnya mendekat ke bibirku dan aku menunggu saat bibirnya menyentuhku, begitu bibirnya menyentuh bibirku aku rasakan hangat dan basah, aku membalasnya. Lidahnya menyapu bibirku yang sedkit kering, sementara bibirku juga merasakan hangatnya bibirnya. Lidahnya memasuki rongga mulutku dan kami seperti saling memakan satu sama lain. Sementara aku fokus kepada pagutan bibirku, kurasakan tangannya membuka paksa baju kaosku, bahkan ia merobek baju kaosku. Walau terkejut tapi kubiarkan ia melakukan semuanya, dan aku membalasnya kubuka baju dasternya. Ciuman bibir kami tertahan sebentar karena dasternya yang kubuka harus dibuka melewati wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulihat Bra hitamnya menopang payudaranya yang lumayan besar, hampir seukuran denganku tetapi payudaranya lebih besar. Ketika ia mendongakkan kepalanya tanpa menunggu, aku cium leher jenjangnya yang sexy, sementara tanggannya melepas bra-ku seraya meremas-remas payudaraku. Aku sangat bernafsu saat itu aku ingin juga merasakan kedua puting payudaranya. Kulucuti Bra hitamnya dan tersembul putingnya merah muda tampak menegang, dengan cepat kukulum putingnya yang segar itu. Kudengar ia melenguh kencang seperti seekor sapi, tapi lenguhan itu sangat indah kudengar. Kunikmati lekuk-lekuk tubuhnya, baru kurasakan saat ini seperti seorang pria, dan aku mulai tak dapat menahan diriku lalu kurebahkan Vera di sofa itu. Kujilati semua bagian tubuhnya, kulepas celana dalamnya dan lidahku mulai memainkan perannya seperti yang diajarkan Tante Maria kepadaku. Entah karena nafsuku yang menggebu sehingga aku tidak jijik untuk menjilati semua bagian analnya. Sementara tubuh Vera menegang dan Vera menjambak rambutku, ia seperti menahan kekuatan dasyat yang melingkupinya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;284&quot; data-original-width=&quot;527&quot; height=&quot;215&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-1IEu2BSU1Og/XILaFs_RuaI/AAAAAAAAAZE/PgouLhfyhbQOb2MSv9gr_5m_UFWIb5E6gCLcBGAs/s400/foto%2Bisap%2Bkontol.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ketika sedang asyik kurasakan tubuh Vera, tiba-tiba pintu depan berderit terbuka. Spontan kami berdua mengalihkan pandangan ke kamar tamu, dan Tante Maria sudah berdiri di depan pintu. Aku agak kaget tetapi matanya terbelalak melihat kami berdua berbugil. Dijatuhkannya barang bawaannya dan tanpa basa-basi ia membuka semua baju yang dikenakannya, lalu menghampiri Vera yang terbaring disofa. Diciuminya bibirnya, lalu dijilatinya leher Vera secara membabi buta, dan tanggannya yang satu mencoba meraihku. Aku tahu maksud Tante Maria, kudekatkan wajahku kepadanya, tiba-tiba wajahnya beralih ke wajahku dan bibirnya menciumi bibirku. aku membalasnya, dan Vera mencoba berdiri kurasakan payudaraku dikulum oleh lidah Vera. Aku benar-benar merasakan sensasi yang luar biasa kami bercinta bertiga. Untung waktu itu hujan mulai datang sehingga lingkungan mulai berubah menjadi dingin, dan keadaan mulai temaram. Vera kini melampiaskan nafsunya menjarah dan menikmati tubuhku, sementara aku berciuman dengan Tante Maria. Vera menghisap klitorisku, aku tak tahu perasaan apa pada saat itu. Setelah mulut Tante Maria meluncur ke leherku aku berteriak keras seakan tak peduli ada yang mendengar suaraku. Aku sangat tergetar secara jiwa dan raga oleh kenikmatan sensasi saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini giliranku yang dibaringkan di sofa, dan Vera masih meng-oral klitorisku, sementara Tante Maria memutar-mutarkan lidahnya di payudaraku. Akupun menjilati payudara Tante Maria yang sedikit kusut di makan usia, kurasakan lidah-lidah mereka mulai menuruni tubuhku. Lidah Vera menjelejah pahaku dan lidah Tante Maria mulai menjelajah bagian sensitifku. Pahaku dibuka lebar oleh Vera, sementara Tante Maria mengulangi apa yang telah dilakukan Vera tadi, dan kini Vera berdiri dan kulihat ia menikmati tubuh Tante Maria. Dijilatinya punggung Tante Maria yang menindihku dengan posisi 69, dan Vera menelusuri tubuh Tante Maria. Tetapi kemudian ia menatapku dan dalam keadaan setengah terbuai oleh kenikmatan lidah Tante Maria. Vera menciumi bibirku dan aku membalasnya juga, hingga tak terasa kami berjatuhan dilantai yang dingin. Aku sangat lelah sekali dikeroyok oleh mereka berdua, sehingga aku mulai pasif. Tetapi mereka masih sangat agresif sekali, seperti tidak kehabisan akal Vera mengangkatku dan mendudukan tubuhku di kedua pahanya, aku hanya pasrah. Sementara dari belakang Tante Maria menciumi leherku yang berkeringat, dan Vera dalam posisi berhadapan denganku, ia menikmatiku, menjilati leherku, dan mengulum payudaraku. Sementara tangan mereka berdua menggerayangi seluruh tubuhku, sedangkan tanganku kulingkarkan kebelakang untuk menjangkau rambut Tante Maria yang menciumi tengkuk dan seluruh punggungku.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;555&quot; data-original-width=&quot;386&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-VpQjf1lUhPA/XILaVfOf-zI/AAAAAAAAAZI/RJnVq2hqNjIFqB_M-6naDhze5FDkbHhQgCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot3.jpg&quot; width=&quot;277&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Entah berapa banyak rintihan dan erangan yang keluar dari mulutku, tetapi seakan mereka makin buas melahap diriku. Akhirnya aku menyerah kalah aku tak kuat lagi menahan segalanya aku jatuh tertidur, tetapi sebelum aku jatuh tertidur kudengar lirih mereka masih saling menghamburkan gairahnya. Saat aku terbangun adalah ketika kudengar dentang bel jam berbunyi dua kali, ternyata sudah jam dua malam hari. Masih kurasakan dinginnya lantai dan hangatnya kedua tubuh wanita yang tertidur disampingku. Aku mencoba untuk duduk, kulihat sekelilingku sangat gelap karena tidak ada yang menyalakan lampu, dan kucoba berdiri untuk menyalakan semua lampu. Kulihat baju berserakan dimana-mana, dan tubuh telanjang dua wanita masih terbuai lemas dan tak berdaya. Kuambilkan selimut untuk mereka berdua dan aku sendiri melanjutkan tidurku di lantai bersama mereka. Kulihat wajah cantik Vera, dan wajah anggun Tante Maria, dan aku peluk mereka berdua hingga sinar matahari datang menyelinap di kamar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi datang dan aku harus kembali pergi kuliah, tetapi ketika mandi seseorang mengetuk pintu kamar mandi dan ketika kubuka ternyata Vera dan Tante Maria. Mereka masuk dan di dalam kamar mandi kami melakukan lagi pesta seks ala lesbi. Kini Vera yang dijadikan pusat eksplotasi, seperti biasanya Tante Maria menggarap dari belakang dan aku menggarap Vera dari depan. Semua dilakukan dalam posisi berdiri. Tubuh Vera yang tinggi semampai membuat aku tak lama-lama untuk berciuman dengannya aku lebih memfokuskan untuk melahap buah dadanya yang besar itu. Sementara tangan Tante Maria membelai-belai daerah sensitif Vera. Dan tanganku menikmati lekuk tubuh Vera yang memang sangat aduhai. Percintaan kami dikamar mandi dilanjutkan di ranjang suami Tante Maria yang memang berukuran besar, sehingga kami bertiga bebas untuk berguling, dan melakukan semua kepuasan yang ingin kami rengkuh. Hingga pada hari itu aku benar-benar membolos masuk kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari berlalu dan kami bertiga melakukan secara berganti-ganti. Ketika Vera belum bertugas aku lebih banyak bercinta dengan Vera, tetapi setelah seminggu Vera kembali bertugas ada ketakutan kehilangan akan dia. Mungkin aku sudah jatuh cinta dengan Vera, dan ia pun merasa begitu. Malam sebelum Vera bertugas aku dan Vera menyewa kamar hotel berbintang dan kami melampiaskan perasaan kami dan benar-benar tanpa nafsu. Aku dan Vera telah menjadi kekasih sesama jenis. Malam itu seperti malam pertama bagiku dan bagi Vera, tanpa ada gangguan dari Tante Maria. Kami bercinta seperti perkelahian macan yang lapar akan kasih sayang, dan setelah malam itu Vera bertugas di perusahaan maskapai penerbangannya ke bangkok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa kepergiannya ke bandara sempat membuatku menitikan air mata, dan mungkin aku telah menjadi lesbian. Karena Vera membuat hatiku dipenuhi kerinduan akan dirinya, dan aku masih menunggu Vera di kos Tante Maria. Walaupun aku selalu menolak untuk bercinta dengan Tante Maria, tetapi saat pembayaran kos, Tante Maria tak ingin dibayar dengan uang tetapi dengan kehangatan tubuhku di ranjang. Sehingga setiap satu bulan sekali aku melayaninya dengan senang hati walaupun kini aku mulai melirik wanita lainnya, dan untuk pengalamanku selanjutnya kuceritakan dalam kesempatan yang lain. - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;allowfullscreen&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1wWyojLz4MTjn2u6i_lsH-5VojcVxoxXI/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/3591386543553900177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/3591386543553900177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-gauli.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : GAULI PRAMUGARI YANG SEKSI '/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-O6wqCvWoqhY/XILZJ4xC7ZI/AAAAAAAAAY8/x0EYNiu2qtgorj9QJII7kJMdGNwJNgxKACLcBGAs/s72-c/foto%2Bseksi1.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-2086091007940542112</id><published>2019-03-08T06:41:00.002+07:00</published><updated>2019-03-08T06:41:44.672+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE :  VITA ANAK KOS YANG SEKSI</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA DEWASA - VITA ANAK KOS YANG SEKSI&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1050&quot; data-original-width=&quot;700&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-Ftr-A61j9fE/XIGqj7E3UuI/AAAAAAAAAYg/puU8rlFF3Bo583dc5fXKwZOhGO0NYjvAwCLcBGAs/s640/foto%2B2.jpg&quot; width=&quot;426&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Setelah pulang kerja, saya langsung mengunjungi kost pacarku yang bernama Fransisca. Saya bagaikan masuk ke sebuah alam erotis ketika mengunjungi kostnya. Ada sekitar 8 penghuni yang terdiri dari mahasiswi tingkat 1 sampai tingkat 4 (Fransisca telah sampai pada tingkat 4), satu diantaranya yang tingkat 3 memiliki wajah yang cantik, namun badannya tidak selangsing Fransisca. Namanya Vita, kamarnya ada di lantai 3. Aku sering membayangkan bersetubuh dengan Vita, dan penisku memberikan reaksi yang sangat menyenangkan, yaitu orgasme. Aku sering bermasturbasi sambil membayangkan Vita, sampai akhirnya timbul sebuah ide nekat dan gila di benakku. Disinilah awal dari petualanganku yang nekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memutuskan untuk mencuri celana dalam Vita. Telah beberapa kali aku naik ke lantai 3 bersama dengan Fransisca, di lantai 3 ada sebuah rak khusus yang digunakan oleh pembantu kost untuk menaruh pakaian yang telah dicuci. Bagusnya lagi, masing-masing rak telah diberi nama supaya memudahkan pengambilan oleh pemilik baju (dan tentunya memudahkanku juga untuk mengambil celana dalamnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu sore ketika aku berkunjung, anak-anak kost yang lain bergerombol keluar untuk makan malam. Kebetulan juga, Fransisca sedang mandi, biasanya memakan waktu sekitar 15 sampai 25 menit. Aku mempunyai banyak waktu untuk melaksanakan rencanaku. Dengan jantung yang berdebar keras, keringat membasahi tubuhku, perasaan was-was dan tentunya penisku yang berdiri kegirangan. Terdapat 3 buah celana dalam yang berbahan licin dan halus di bawah 3 tumpuk BH nya. Langsung kuambil yang berwarna kulit (ada 2 warna; satu berwarna pink dan sisanya berwarna kulit) dan kutempelkan pada wajah horny ku dan kuhirup aromanya. Sayangnya yang tercium hanyalah wangi pelembut cucian, tetapi tetap tidak mengurangi rasa horny ku. Segera kumasukkan ke kantong celanaku dan meninggalkan TKP untuk menghindari resiko yang tertangkap yang memalukan. Aku kembali menunggu di lantai 2 dengan perasaan yang berdebar-debar takut ketahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 jam kemudian aku sudah sampai rumah. Langsung kumasuki kamar mandi, kulepas celana dan dan celana dalamku, kejantananku sudah basah dan siap untuk menerima hadiah yang telah ditunggu-tunggu. Dengan perasaan deg-deg-an ku keluarkan celana dalam Vita dan sekali lagi kutempelkan pada wajahku. Kuposisikan sisi dalam yang langsung bersentuhan dengan bibir vaginanya pada hidungku. Meskipun hanya tercium wangi dari pelembut, kubayangkan aku sedang menghirup aroma exotis dari vaginanya. Secara refleks, lidahku terjulur keluar dan kubayangkan sedang menjilati celah cintanya. Penisku makin bertambah keras dan panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuposisikan bagian selangkangan celana dalamnya di kepala kejantananku, kemudian kubalutkan bagian lain dari celana dalamnya pada batang penisku. Tangan kiriku menggenggam penisku yang terbungkus oleh pengganti vagina Vita dan langsung mengocoknya dengan perlahan-lahan. Gesekan yang terjadi menimbulkan rasa sedikit perih pada penisku, tetapi hilang secara berangsur-angsur karena dilumasi oleh cairan pra ejakulasiku. Irama masturbasi kupercepat. Getaran-getaran listrik yang erotis terus membombardir syaraf-syaraf penis dan otakku. Akhirnya orgasme pun datang dengan indah. Tangan kananku menyingkap sebagian dari celana dalam Vita untuk mengeluarkan kepala penisku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya aku ingin sekali mengeluarkan cairan kenikmatanku pada celana dalamnya, tetapi itu akan meninggalkan bukti yang jelas. Tiga semprotan panjang dan kuat mengawali arus orgasmeku yang indah. Setelah kenikmatan duniawiku berakhir, ku lepas celana dalamnya dari penisku dan mengamatinya. Terdapat bercak basah yang disebabkan oleh cairan pra orgasme ku. Di satu pihak aku ingin sekali meninggalkan jejak birahiku, tetapi di lain pihak aku takut ketahuan. Kalau ketahuan akan sangat memalukan dan menyusahkan. Kuputuskan untuk membiarkan apa adanya, kusimpan CD tersebut pada kantong celanaku dan kulanjutkan dengan mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya aku bermasturbasi kembali dengan CD Vita. Benar-benar pengalaman yang menegangkan dan seksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan sorenya keadaan masih kondusif dan kukembalikan CD yang telah kunodai dan kuambil lagi yang lain, kali ini berwarna merah muda. Berbahan tipis licin dan halus dengan sedikit renda bermotif pada bagian depan. Hal ini terus berlanjut, terkadang hanya ada sebuah CD pada tumpukan bajunya, sehingga aku terpaksa harus melakukannya dengan cepat di wc kos. Minggu berikutnya aku dikejutkan dengan impianku. Ketika ku hirup aroma dari CD nya, aku mencium sesuatu yang sudah kukenal dengan baik, dan kejantananku pun membenarkannya. Aku mencium aroma exotis dari CD nya. Bagian CD yang bersentuhan langsung dengan surga duniawinya terasa agak lembab dan kaku. Tidak salah lagi, ini adalah aroma segar dari madu cintanya. Setelah sampai di rumah, ku tempelkan CD Vita pada mulut dan hidungku, dan kuhirup dalam-dalam. Jantungku berdebar kencang karena kegirangan tetapi ada juga rasa takut yang menyelimuti pikiranku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa maksud dari semua ini? Tapi saat ini aku tidak peduli. Langsung kubalutkan penisku dengan CD nya dan masturbasiku terasa beda, lebih indah, lebih menggetarkan. Kali ini aku benar-benar hilang dalam kenikmatan yang dihasilkan oleh penisku. Sampai akhirnya madu murniku bertemu dengan madu cinta Vita. Entah berapa gelombang kenikmatan orgasmik yang kualami. Ketika tersadar, bagian selangkangan CD nya telah dipenuhi dengan madu kental berwarna putih kekuningan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya kukembalikan CD yang kuambil kemarin dan kutukar dengan yang baru. Celana dalamnya juga masih memiliki aroma exotis yang sama. Tidak terlihat perubahan pada sikap dan ekspresi wajah Vita ketika kami saling bertemu pandang. Hari berikutnya aku dikejutkan dengan celana dalam Vita yang benar-benar masih basah, aromanya benar-benar segar dan memabukkan. Sepertinya Vita baru saja selesai bermasturbasi dan sengaja membiarkanku menemukannya. Kesadaranku telah diambil alih oleh penisku, langsung aku masuk kamar mandi yang letaknya berseberangan dengan kamar Vita. Kepala kejantananku tidak henti-hentinya bergetar ketika bagian selangkangan yang basah itu menempel dengan lembut dan hangat. Baru saja kukocok beberapa kali, tiba-tiba terdengar ketukan pada pintu kamar mandi. Aku terkejut dan dengan cepat menyimpan kembali kejantananku dan mengantongi CD Vita, dan berpura-pura menyiram closet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pintu kubuka, Vita berdiri tepat di hadapanku dan mendorongku kembali dalam kamar mandi. Kali ini Vita juga berada di dalamnya. Keringat dingin bercucuran dari tubuhku. Tangan-tangan Vita langsung merogoh-rogoh semua kantongku dan akhirnya ia mendapatkan celana dalamnya yang kusimpan di kantong belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku sudah tahu.. Ko Indra lah pelakunya..” ungkap Vita.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;434&quot; data-original-width=&quot;512&quot; height=&quot;338&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-jFQ_L0C0uM8/XIGrfomYqoI/AAAAAAAAAYo/VV0igXXGdHYD2FydDvpQ7Xx2LB342dw8QCLcBGAs/s400/foto%2Bisap%2Bkontol1.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba Vita langsung membuka celanaku dan mengeluarkan penisku yang sempat melemas karena shock. Dengan kedua tangan ia membelai dan meremas-remas dengan lembut penisku yang sudah basah. Rasa horny dan keringat dingin masih menyelimuti tubuh dan pikiranku. Namun, kejantananku kembali berereksi di dalam belaian Jari-jari Vita yang cekatan. Pandangan Vita terus terpana pada penisku. Ketika penisku sudah mencapai ketegangan maksimalnya, mulut Vita sedikit terbuka, nafasnya memburu sambil mengeluarkan desahan halus. Kedua tangannya dengan perlahan namun mantap bermain dengan kejantananku. Suara di dalam hatiku mengatakan inilah saatnya, lagipula aku yakin Vita bukan lagi seorang gadis perawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuangkat dagunya sehingga aku dapat melihat wajahnya dengan dekat. Ia menginginkannya, itulah ekspresi yang tertulis jelas pada wajahnya. Langsung kucumbu bibirnya yang segar dan kedua tanganku langsung menyingkap bagian bawah daster berwarna putih yang dimulai dari pertengahan paha. Kejantananku bergetar dan menjadi lebih keras dan panjang. Vita tidak memakai celana dalam, pantatnya yang lembut dan kenyal ku remas-remas. Demi menghemat waktu, tangan kiriku langsung mendarat di lembah cintanya yang kebanjiran, dan tangan kananku menuju puncak buah dadanya (juga tanpa BH). Dadanya yang berukuran 36C ku remas-remas dan klitorisnya pun mendapatkan pelayanan istimewa dari jari-jariku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh Vita tak henti-hentinya bergetar dan mempercepat irama kocokan tangannya pada penisku. Ku senderkan Vita pada dinding kamar mandi, kuangkat kaki kirinya, kemudian tangan kiriku menuntun kejantananku menuju lembah cinta duniawi. Vita hanya berdiri pasrah menunggu penisku. Ketika ujung kepala penisku bersentuhan dengan bibir vaginanya yang basah dan hangat, Aku pun sempat bergetar. Perlahan-lahan kudorong masuk kepala penisku. Tidak ada hambatan dan gesekan yang bearti, karena celah cintanya benar-benar basah dan licin. Mulut Vita terbuka lebar, matanya tertutup rapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kudorong lagi sampai hampir setengah dari panjang penisku, kemudian kutarik keluar dan kudorong masuk lagi. Sedikit demi sedikit akhirnya seluruh penisku sudah tertanam di dalam vaginanya yang sempit dan basah. Untuk sesaat aku tidak bergerak dan merasakan dinding-dinging liang cintanya mendekap kejantananku. Kulihat jam tanganku, hanya tersisa 10 menit sebelum Sisca keluar dari kamar mandinya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1024&quot; data-original-width=&quot;1024&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-O5bPxE9koVQ/XIGrzjw0ldI/AAAAAAAAAYw/AG24KdbO9R85UUgeuE0oUQN4Fa4rbKdEQCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Vita memelukku dengan erat, aku langsung menyetubuhinya dengan perlahan-lahan. Setiap tarikan dan dorongan menciptakan sensasi erotis yang sangat indah. Irama kupercepat bagaikan piston mobil yang memompa dalam putaran mesin yang tinggi. Desahan dan erangan Vita makin membuatku bernafsu, apalagi tidak sampai 2 menit Vita sudah meluncur ke alam orgasme yang tiada batasnya. Aku jadi berpikir, siapa yang sebenarnya lebih horny dan menikmati permainan ini. Jawabannya sudah jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penisnya besar dan kuat sekali..” Vita membisikkan kata-kata tersebut di telingaku sambil terus menikmati persetubuhan ini.&lt;br /&gt;“Memangnya kamu belum pernah ketemu yang sebesar ini?”&lt;br /&gt;Vita menggeleng, “Punya cowokku cuma 5 cm dan kurus..”&lt;br /&gt;“Jadi lebih enak yang mana?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Tentu saja punya Ko Indra, rasanya benar-benar pas..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vita yang baru berumur 20 tahun benar-benar cocok dengan seleraku. Aku paling suka bercinta dengan daun-daun muda. Vita, daun mudaku yang cantik, akan kubuat dia tidak dapat melupakan persetubuhan ini. Setelah Vita selesai menikmati sisa-sisa orgasmenya, ia melepaskan diri dari dekapanku dan berlutut di hadapan kejantananku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lidahnya terjulur dan menyapu sepanjang batang penisku yang basah diselimuti oleh madu cintanya. Dengan cekatan Vita menjilati penisku, kemudian mengulum kepala penisku yang merah. Mulutnya yang hangat ditambah dengan tarian liar yang dilakukan oleh lidahnya membuat penisku berdenyut-denyut seperti orgasme. Untuk beberapa saat ia hanya mengulum kepala penisku, kudorong kepalanya dengan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vita mengerti apa yang kuinginkan, ia mulai melahap seluruh batang penisku. Ia sedikit mengalami hambatan yang disebabkan oleh panjangnya kejantananku. Namun rongga mulutnya dengan cepat dapat beradaptasi, sehingga Vita pun bercinta dengan kejantananku menggunakan mulutnya. Guncangan kuat mengawali orgasmeku yang kencang dan hebat. Vita sempat tersedak dan mengeluarkan penisku dari dalam mulutnya. Kupegang penisku sambil mengocoknya, mulutnya yang terbuka menjadi sasaran tembak madu kejantananku. Beberapa tetes maduku mengenai hidung dan pipinya. Pemandangan yang erotis sekali. Vita menutup mulutnya dan langsung menelannya. Kemudian penisku kembali hilang di dalam mulutnya. Lidahnya sibuk menyapu sisa-sisa maduku dan dihabiskan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kusuruh Vita berdiri, ia menatapku dengan expresi puas dan nakal, senyumnya yang manja ditambah dengan noda madu putihku yang masih menempel di wajahnya membuat ku horny lagi. Jari telunjuk dan tengah tangan kanannya menyapu hidung dan pipinya, kemudian jarinya langsung dikulum di dalam mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya aku keluar dan menunggu di tempat biasa. Vita dengan cepat menyelipkan selembar kertas kecil ke kantong celanaku. Kertas itu berisikan no telepon Vita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vita membantuku merapikan baju dan celanaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Besok, jangan ambil celana dalamku lagi..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbul rasa kecewa di dalam hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Langsung saja..” Vita menempelkan tanganku pada pintu kenikmatan duniawinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yakin ia telah merasakan arti sebenarnya dari bercinta. Meskipun kilat, namun menimbulkan kesan yang dalam. Kuhapus keringatku dengan tissue dan menyambut Sisca yang baru selesai mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hari ini hampir setiap hari kami bercinta kilat di kamar mandi lantai 3. Vita menjadi tempat pelampiasan nafsuku yang menggebu-gebu. Hubunganku dengan Vita hanyalah murni sebatas kenikmatan seksual, karena kami sangat menikmatinya. - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1CAv9d8d4baSg7LIRnAD8F9kTpaldXbri/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/2086091007940542112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/2086091007940542112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-vita.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE :  VITA ANAK KOS YANG SEKSI'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://4.bp.blogspot.com/-Ftr-A61j9fE/XIGqj7E3UuI/AAAAAAAAAYg/puU8rlFF3Bo583dc5fXKwZOhGO0NYjvAwCLcBGAs/s72-c/foto%2B2.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-1336236525004040629</id><published>2019-03-07T04:03:00.002+07:00</published><updated>2019-03-07T04:03:27.596+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : JEPITAN DAHSIAT JANDA MUDA</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA SEX DEWASA - JEPITAN DAHSIAT JANDA MUDA&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;113&quot; data-original-width=&quot;200&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;https://i.giphy.com/media/4ZgybSstVIpiGNHNWL/200w.webp&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.com - Mula-mula aku tidak perduli karena hobiku untuk tidur di bis sangat kuat namun hobi itu lenyap seketika ketika cewek berjilbab di sebelahku menarik tas dipangkuannya untuk mengambil hp-nya yg berdering. Sepasang paha montok tercetak jelas dari rok biru tua panjang nan ketat yang dipakainya. Pemandangan itu cukup menarik sehingga menggugah seleraku menjadi bangkit. Aku lantas mencari akal bagaimana memancing percakapan dan mencari informasi. Sepertinya sudah alamnya ketika kita kepepet seringkali ada ide yg keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu setelah dia selesai menelefon tiba-tiba mulutku sudah meluncur ucapan ,”Wachhh… hobinya sama juga yach !”. Sejenak dia memandangku bingung, mungkin berpikir orang ini sok akrab banget sich.”Hobi apaan ?” tanyanya. “Itu nitip absen”, sahutku dan dia tertawa kecil. “Tau aja kamu. Dasar tukang nguping”, sahutnya.Akhirnya obrolan bergulir. Selama percakapan aku tidak menanyakan nama, pekerjaan maupun teleponnya, tapi lebih banyak cerita lucu. Sampai akhirnya dia ngomong “kamu lucu juga yach.., nggak kaya cowok yang laen.””Maksud kamu ?” tanyaku lagi.”Biasanya mereka baru ngobrol sebentar udah nanya nama terus minta nomor telepon.” Setelah itu kami saling berkenalan. Perempuan muda berjilbab bernama Siti Fathiya, biasa dipanggil Tia. Obrolan terus berlanjut sampe dia turun di Thamrin dan aku terus ke kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari kemudian aku bertemu dia lagi. Cewek manis berjilbab itu menghampiriku dan duduk disebelahku sambil bercerita bahwa teman-temannya penasaran karena dia hari itu punya banyak cerita konyol. Pagi itu kami menjadi lebih akrab. Sambil bercanda tiba-tiba dia berkata :”Kamu pasti suka maen cewek yach, soalnya kamu jago ngobrol banget. Pasti banyak cewek di bis ini yang kamu pacarin.”Sumpah mati aku kaget sekali denger omongan dia. Kayanya maksud aku buat kencan ama dia udah ketauan. Akhirnya karena udah nanggung aku ceritain aja ke dia kalo aku sudah beristri dan punya anak. Ech rupanya dia biasa aja, justru aku yang jadi kaget karena ternyata dia sudah nggak perawan lagi karena pernah MBA waktu lulus sekolah dulu. Sekarang dia sudah bercerai. Wuichhh, nggak nyangka banget kalo doi ternyata janda muda. Selanjutnya sudah bisa ditebak. Obrolan sudah lebih ringan arahnya. Akupun mulai memancing obrolan ke arah yang menjurus sex. Keakraban dan keterbukaan ke arah sex sudah di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu sore setelah dua bulan perkenalan, kami janjian pulang bareng. Hari itu dia mengenakan jilbab merah muda sewarna dengan hem dan rok panjangnya. Posisi duduk kami sudah akrab dan menempel. Bahkan Tia tidak sungkan lagi mencubit aku setiap dia menahan tawa atau tidak tahan aku goda. Beberapa kali ketika dia mencubit aku tahan tangannya dan dia tampaknya tidak keberatan ketika akhirnya tangan kirinya aku tumpangkan di pahaku dan aku elus-elus lengannya yang tertutup hem lengan panjangnya sambil terus ngobrol. Akhirnya dia sadar dan berbisik, “Wachh, kok betah banget ngelus tanganku, entar lengan bajuku jadi kusut lho. “Habis gemes ngeliat muka manis kamu, apalagi bibir tipis kamu,” sahutku sambil nyengir. “Dasar gila kamu,” katanya sambil menyubit pahaku.Serrrrrr…, pahaku berdesir dan si junior langsung bergerak memanjang. Aku lihat bangku sekelilingku sudah kosong sementara suasana gelap malam membuat suasana di dalam bis agak remang-remang. Aku angkat tangan kirinya dan aku kecup lembut punggung jarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janda muda berjilbab itu hanya tersenyum dan mempererat genggaman tangannya. Akhhhhh… sudah ada lampu hijau pikirku. Akhirnya aku teruskan ciuman pada punggung jarinya menjadi gigitan kecil dan hisapan lembut dan kuat pada ujung jarinya. Tampaknya dia menikmati sensasi hisapan di jarinya. Wajahnya yang dihiasi jilbab itu tampak sendu terlihat cantik sekali. Dan akhirnya dia menyender ke samping pundakku. Ketika bis memasuki jalan tol, aktivitas kami meningkat. Tangan kananku sudah mengusap payudaranya yang putih berukuran 36 B dari luar kemeja merah mudanya. Terasa padat dan kenyal. Lalu perlahan jemariku membuka kancing kemejanya satu persatu dan menyusup kedalam BH miliknya. Putingnya semakin lama semakin mengeras dan terasa bertambah panjang beberapa mili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu tangannya juga tidak tinggal diam mulai mengelus-ngelus penisku dari luar. Setelah beberapa menit kemudian tiba-tiba sikapnya berubah menjadi liar dan agresif. Dia tarik ritsletingku dan terus merogoh dan meremas penisku yang sudah tegang. Tanganku yang di dada ditarik dan diarah kan ke selangkangannya. Aku tidak dapat berbuat banyak karena posisinya tidak menguntungkan sehingga hanya bisa mengelus paha dari luar rok panjangnya saja. Aktifitas kami terhenti kala hampir tiba di tujuan. Dan dengan nafas yang masih tersengal-sengal menahan birahi kami merapikan pakaian masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;375&quot; data-original-width=&quot;600&quot; height=&quot;250&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-ySr_i9IdWG0/XIA1Kcht8BI/AAAAAAAAAYM/fZpezBdBOpM4u5pw-3VdCDmHhoAXPp6UgCLcBGAs/s400/BTT-c3HCYAAy3gk.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Turun dari bis aku bilang mau anter dia sampai dekat rumahnya. Aku tau kita bakal melewati pinggir jalan tol. Daerah itu sepi dan aku sudah merencanakan untuk menyalurkan hasratku di daerah itu. Tampaknya janda muda berjilbab itu juga memiliki hasrat yang sama. Ketika berjalan, tangan kirikuku merangkul sambil mengelus payudaranya dari luar hem merah muda lengan panjang yang dikenakannya. Dan ketika kita melewati jalan yang sepi tersebut secepat kilat tangan kananku meraih kepalanya yang dibalut jilbab merah muda model modis dan langsung mencium dan melumat bibir tipisnya itu. Dengan cepat pula cewek berjilbab itu menyambut bibirku, menghisap dan menyedotnya. Tangannya langsung beraksi menurunkan ritsleting celanaku dan aku sendiri langsung mengangkat rok panjang model ketat miliknya. Rrrretttttt… aku tarik kasar cdnya…, jariku langsung menyelusup masuk ke vaginanya terasa hangat dan licin. Rupanya dia sangat terangsang sejak di bis tadi. Di tengah deru nafasnya Tia berdesah : “Ayo mas… masukin aja… aku kepengen banget nech. Hhhhhh…””Sebentar sayang”, sahutku, “Kita cari tempat yang aman.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tarik dia melewati pagar pengaman tol dan ditengah rimbun pohon aku senderkan dia dan setelah menarik rok panjang model ketatnya itu sampai sepinggang Lalu buru-buru kuloloskan celana dalamnya kemudian kuangkat kaki kanannya. Sengaja celana dalamnya kusangkutkan di pergelangan kakai kanan yang kuangkat itu biar celana dalamnya tidak kotor menyentuh tanah. Dengan bernafsu aku buka celanaku dan megarahkan penisku ke vaginanya tapi cukup sulit juga. Akhirnya dia menuntun penisku memasuki vaginanya. ?Emmhhh…!?, kepala janda muda berjilbab merah muda itu mendongak sembari melenguh tatkala ujung penisku mulai penetrasi kedalam vaginanya. Luar biasa, itulah sensasi yang aku rasakan ketika penisku mulai menyeruak memasuki vaginanya yang sudah dibasahi cairan nafsu. Ditengah deru mobil yang melintasi jalan tol aku memompa pantatku dengan gerakan pelan dan menghentak pada saat mencapai pangkal penisku. Tia menyambut dengan menggigit pundakku setiap aku menghentak penisku masuk kedalam vaginanya. “Ooochhhh… auchhhh… Masssss… oochhh…”, desahnya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;330&quot; data-original-width=&quot;660&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-Zx65buh5kTM/XIA1Zop3jKI/AAAAAAAAAYQ/8aGzCw5FiVkjtATCjT_TOd3n7L_MtZrQwCLcBGAs/s400/STREAMING-MESUM-NGENTOT-BARAT-NGENTOT-SIARAN-LIVE.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Birahi dan ketegangan bercampur aduk dalam hatiku ketika terdengar suara orang melintasi jalan dibalik pagar. Namun lokasi kami cukup aman karena gelapnya malam dan terlindung pohon yang cukup lebat. Bahkan mungkin orang yang berjalan itu tidak akan berpikir ada sepasang manusia yang cukup gila untuk ber cinta di pinggir jalan tol tersebut. “Gantian mas… aku cape”, katanya. Aku lantas duduk menyandar dan perempuan muda berjilbab merah muda itu memegang rok panjang yang kusingkap tadi agar tidak jatuh kebawah. Kemudian Tia mulai berjongkok mengarahkan vaginanya. Ketika penisku kembali menyeruak diantara daging lembut vaginanya yang sudah licin, sensasi itu kembali menerpa diriku. Sambil memegang bahuku, dia mulai menekan pantatnya dan menggerakan pinggulnya dengan cara menggesek perlahan, maju mundur sambil sesekali memutar. Kenikmatan itu kembali mendera dan semakin tinggi intensitasnya ketika aku membantu dengan menekan keatas pinggulku sambil menarik pantatnya. Desahan suaranya makin keras setiap kali kemaluan kami bergesekan, “uchhhhh… ssshhh… uchhhhh…”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku sendiri terpejam menikmati rasa yang tercipta dari pergesekan bulu kemaluan kami sambil terus menggerakkan pinggul mengimbangi gerakannya.”Terus sayang… ayo terus”, desahku. Keringat sudah membasahi punggungnya dan gerakan kami sudah mulai melambat namun tekanan semakin ditingkatkan untuk mengimbangi rasa nikmat yang menjalar disekujur tubuh kami dan terus bergerak ke arah pinggul kami, berkumpul dan berpusar di ujung kemaluan kami. Berdenyut dan ujung penisku mulai siap meledak, sementara perempuan berjilbab ini mulai mengerang sambil menjepitkan vaginanya lebih keras lagi. “Hegghhhhhh… hhhegghhhh… heghhh… terus mas… sodok… sodok terussss… mas… yachhh… disitu… terus… terussss… ooocchhhhhhh”, dengan desahan panjang sambil mendongakkan kepalanya yang terbungkus jilbab, Tia menekan dan menjepit keras penisku sementara vaginanya terus berdenyut-denyut. ?Mass…mmhh…oouuccchh…?, pekiknya tertahan sembari menundukkan kepalanya yang berjilbab itu tatkala mencapai puncaknya. Aku hanya bisa terdiam sambil memeluk tubuhnya menunggu dia selesai orgasme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika jepitannya mulai mengendur aku langsung bereaksi meneruskan rasa yang tertunda itu, tanpa basa basi rasa nikmat itu mulai menerjang kembali, berkumpul dan meledak menyemburkan cairan kenikmatanku ke dalam vaginanya. Aku sodokan penisku sambil menekan pinggulnya sementara kakiku mengejang menikmati aliran rasa yang menerjang keluar dari tubuhku itu. Setelah beristirahat beberapa menit kami saling memandang… akhirnya tersenyum dan tertawa.”Kamu memang bener-bener gila, tapi jujur aku sangat menyukai bercinta dengan cara seperti ini. Aku belum pernah senikmat ini bercinta.” akunya. “He.. he.. he.. sama donk”, kataku sambil mengecup bibir sang janda muda berjilbab yang tipis itu sementara kemaluanku mulai mengendur di dalam vaginanya. Setelah itu kami merapikan pakaian masing dan berjanji untuk mengarungi kenikmatan seks ini untuk hari-hari mendatang. -&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt; &lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/11qvX-f28BwWQVq_3reXnuQVDp53BfA-N/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/1336236525004040629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/1336236525004040629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : JEPITAN DAHSIAT JANDA MUDA'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://4.bp.blogspot.com/-ySr_i9IdWG0/XIA1Kcht8BI/AAAAAAAAAYM/fZpezBdBOpM4u5pw-3VdCDmHhoAXPp6UgCLcBGAs/s72-c/BTT-c3HCYAAy3gk.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-1237334932847822079</id><published>2019-03-03T17:55:00.003+07:00</published><updated>2019-03-03T17:55:23.526+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : TANTE MIA DAN DEDI SANG GIGOLO</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA DEWASA - TANTE MIA DAN DEDI SANG GIGOLO&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;250&quot; data-original-width=&quot;200&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://media2.giphy.com/media/3Ow67K2AJC4yk/200w.webp?cid=3640f6095c7a57c14f7a7a6d6799a5b2&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Setelah SMA, dengan sedikit memaksa aku ingin kuliah di Bandung. Sedikit banyak jiwa pemberontakanku mulai nampak. Aku bersikeras dengan keinginanku, meskipun pada awalnya kedua orangtua berusaha keras menolak.&lt;br /&gt;Di Bandung, awal-awal aku duduk di bangku kuliah, aku merasakan sebagai sosok lelaki yang kerdil. Dalam hati, aku seakan tidak dapat menerima pergaulan dengan mereka yang tidak bergaya hidup pas-pasan. Aku merasakan dapat menempatkan diri di tengah mereka. Entah mengapa, aku cenderung memilih-milih pergaulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipikal yang menjadi temanku adalah mereka yang bergaya hidup wah. Aku cenderung menjauh dari pergaulan yang gaya hidup pas-pasan. Hal ini dikarenakan perasaan superiority complex yang ada di benakku. Dari pakaian yang dikenakan atau gaya bicara, aku dapat menilai, apakah mereka anak orang kaya sepertiku atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu usiaku sudah 20 tahun. Belakangan, aku merasakan cocok dengan salah seorang teman yang bernama Tony. Kunilai dia anak orang kaya di kota lain terlihat dengan gemerlap kehidupannya yang suka sekali berfoya-foya. Kulihat lama-kelamaan dia pun seakan menunjukkan sikap yang cocok berteman denganku. Kami pun berteman baik. Namun di balik kebanggaanku bergaul dengannya, disitulah aku langkahkan kaki ke jalan yang salah untuk melangkah. Aku terlibat dalam pergaulan yang salah dan tidak wajar. Lambat laun, aku terbawa arus nakal Tony dan beberapa temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupanku yang glamor dan banyak uang, seakan memuluskan jalan untuk berbuat seenaknya. Dari mulai minum-minum di beberapa cafe ataupun bar, menghisap ‘gele’ ataupun ‘ganja’ sampai ‘putaw’. Tidak hanya itu, pergaulanku yang akrab itu belakangan membawaku pada keinginan ‘main’ dengan ABG yang kami booking dari pinggir jalan utama kota kembang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua pengalaman yang tadinya didasari rasa coba-coba dan ingin tahu itu, lama-kelamaan membuatku keranjingan. Kenakalanku tidak itu saja, melalui Tony pula aku diperkenalkan dengan seorang tante-tante yang umurnya kutaksir 35 tahun. Sebut saja namanya Tante Mia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu, namanya membekas sampai sekarang, karena dialah wanita yang kuanggap mampu mengubah jalan hidupku. Dia wanita yang pertama kali kupeluk, kucium, dan juga wanita yang pertama kalinya tidur bersamaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, Tante Mia adalah istri seorang pengusaha kaya. Karena sering kali kesepian akibat urusan bisnis suaminya, mengharuskan Tante Mia banyak ditinggal sendirian di rumah. Suaminya kerap kali melancong ke luar kota bahkan ke luar negeri dalam waktu lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal perkenalan kami terjadi di sebuah cafe di sebuah hotel ternama di kawasan pusat kota di Bandung. Petang itu, aku datang bersama Tony yang lebih dulu akrab dengan Tante Mia. Sebenarnya aku tidak mengira kalau temanku itu sengaja menyodorkanku untuk memuaskan nafsu birahi Tante Mia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu baru terungkap saat temanku mohon diri dengan alasan ada kepentingan mendadak. Jadilah kami hanya menikmati lembutnya alunan musik live berduaan saja. Awalnya, hanya sekedar ngobrol sana-sini, namun satu ketika Tante Mia mengisyaratkan satu tingkah nakal. Tak pelak sebagai lelaki normal, semua itu mengundang birahiku. Rasanya klop sudah, saat dia menawarkanku untuk menginap di hotel dimana dia telah booking kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang awalnya merasa ragu, akhirnya tidak berkutik, aku pun bagaikan kerbau dicocok hidungnya. Kuiyakan saja semua permintaan Tante Mia, termasuk keinginannya mengajaku menginap di hotel. Dalam hati aku berpikir, rasanya sangat disayangkan jika semuanya ini disia-siakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun tubuhnya tidak terlalu tinggi untuk seukuran wanita indonesia, wajahnya yang bersih dan terawat, menyiratkan bias kecantikannya. Gaya bicaranya yang mirip dengan yang dikatakan ABG kekinian, menambah kecentilan Tante Mia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuungkapkan keraguan jika nantinya Tony datang dan mencari kami dimana dia meninggalkan kami berdua di cafe tersebut, namun semua kekhawatiran itu hanya ditanggapi dengan senyum tenang dan menawan yang merekah di kedua bibir Tante Mia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pun meyakinkanku bahwa Tony tidak akan kembali ke cafe lagi. Dapat ditebak apa yang akan terjadi, jika lelaki normal yang telah dewasa berduaan di dalam kamar bersama wanita cantik dan matang, yang ada tentu kobaran nafsu yang menggelora. Dan benar saja, hubungan badan pun terjadi di antara kami.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;600&quot; data-original-width=&quot;484&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-AErThKTgTjw/XHuyRFHW2KI/AAAAAAAAAX8/0MiltI009w0vwTRpUDzpTrAd-clVJjwyACLcBGAs/s400/foto%2Bisap%2Bkontol2.jpg&quot; width=&quot;321&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dibelainya rambutku, didekapnya tubuhku yang tak berbalut selembar kain pun. Dadaku dielus dan diciumi dengan penuh nafsu. Saling pagut dan raba pun tidak terelakkan lagi. Kemudian apa yang seharusnya hanya boleh dilakukan oleh suami-istri itu bersama Tante Mia dengan nafsu yang bergelora itu pun terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya sekali, aku melakukannya saat malam itu. Tenaga Tante Mia yang sangat liar memacu gelora birahi. Aku merasa begitu tersanjung, sekaligus banyak belajar dari Tante Mia. Sungguh aku merasakan ada pengalaman baru dan sangat mengesankan yang selama ini belum pernah kualami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurasakan juga bagaimana gelora birahinya yang menggebu. Aku merasa tertantang untuk mengimbanginya. Dan ternyata aku berhasil memuasinya. Ini dikatakannya sendiri oleh Tante Mia. Setelah puas dengan permainan binal Tante Mia di atas ranjang, kembali kegundahan menyeriangi di benakku. Kepada Tante Mia kuwanti-wanti untuk tidak menceritakannya kepada Tony ataupun siapa saja. Namun dia hanya tersenyum tipis menghadapi kegundahanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa mesti risau..? Tony adalah kekasih gelapku juga. Dalam waktu-waktu tertentu, dengan senang hati dia melayaniku..” kata Tante Mia. Setelah itu, jadilah aku mulai ikut berpetualang sebagai pemuas nafsu seks, kukejar perasaan nikmat dan gairahku dengan Tante Erlyn, Tante Sofia, Tante Sally, dan beberapa tante lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun seakan dimanjakan oleh mereka dengan limpahan uang yang datangnya bagaikan air yang mengalir. Namun aku memiliki langganan yang mengaku sangat terkesan dengan pelayananku. Dia seorang dokter di Jakarta. Perkenalanku terjadi saat di suatu sore tiba-tiba HP-ku berdering. Dengan dalih untuk dipijat tubuhnya, suara wanita itu menginginkan agar aku datang ke sebuah hotel di kawasan jantung kota Bandung. Aku pun meluncur ke hotel yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;555&quot; data-original-width=&quot;386&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-pGY4Au7t6wE/XHuydisrpGI/AAAAAAAAAYA/d2QDyXAHInYrn_Z5Qpnv96rYh_HV3-5aQCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot3.jpg&quot; width=&quot;277&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sore itu menjadi awal bagi permainan yang panas dengan sang dokter yang sedang mengikuti seminar di Bandung ini. Dokter yang berwajah cantik itu sangat ganas memperlakukanku, nafsu birahinya yang besar membuatku kewalahan. Tidak hanya di tempat tidur saja dia menginginkan permainan panas denganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua dilakukan di sofa ruang tamu kamar hotel, di kamar mandi, ataupun di kaca rias kamar suite yang disewanya itu. Setelah puas, baru ia memberiku banyak uang, Dan rasanya itulah rekor bayaranku yang kuterima sebagai gigolo pemuas nafsu. Dia pun barjanji akan kembali lagi untuk memintaku untuk melayaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar saja, beberapa bulan kemudian sang dokter itu kembali lagi ke Bandung, kali ini dia tidak sendiri, melainkan membawa 2 orang temannya yang mengaku Tante Lusi, dan Tante Nina. Setelah aku diminta melayani mereka bertiga, aku pun melakukannya dengan baik hingga mereka puas. Tidak hanya sekaligus kami bertiga bermain, melainkan aku melayaninya satu persatu. Keesokan paginya mereka pun kembali ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi alangkah terkejutnya aku, minggu kemudian sang dokter kembali lagi bersama temannya kembali, kali ini hanya seorang, dia bernama Tante Siska. Seperti sebelumnya, dia meminta kupuasi nafsu seksnya, sebelum akhirnya memintaku untuk melakukan hal yang sama terhadap temannya itu.&lt;br /&gt;Kali ini dalam benakku ada berbagai pertanyaan, “Ada apa di balik keanehan ini..?” Dalam suatu kesempatan, terbukalah tabir rahasia itu. Menurut Tante Siska teman sang dokter itu, dia adalah salah satu anggota arisan yang bandarnya adalah Ibu dokter itu. Mereka beranggapan bahwa aku lah pria yang dipilih, dan yang paling hebat, dan kuat dalam memuasi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi aku dijadikan komoditi arisan seks oleh mereka yang terdiri dari istri pengusaha dan pejabat. Gila, betapa terkejutnya aku mendapat jawaban itu. Namun aku berusaha mengendalikan kegundahanku, aku tidak perduli dengan perasaanku, toh aku mendapat imbalan jasa yang sangat besar dari mereka. Dan aku pun dapat memanfaat uang tersebut untuk kuliahku.- &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1isjN8Htm_ynjnASsZ4Oo-jKZvgpAfWdo/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/1237334932847822079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/1237334932847822079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-tante.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : TANTE MIA DAN DEDI SANG GIGOLO'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://4.bp.blogspot.com/-AErThKTgTjw/XHuyRFHW2KI/AAAAAAAAAX8/0MiltI009w0vwTRpUDzpTrAd-clVJjwyACLcBGAs/s72-c/foto%2Bisap%2Bkontol2.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-6403795810851149178</id><published>2019-03-02T17:46:00.003+07:00</published><updated>2019-03-02T17:46:18.144+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : GAIRAH GITA GADIS JILBAB UMUR 17THN</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA ABG - GAIRAH GITA GADIS JILBAB UMUR 17THN&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;218&quot; data-original-width=&quot;200&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://media1.giphy.com/media/3ov9jZltGGhbJDsCC4/200w.webp?cid=3640f6095c7a57c14f7a7a6d6799a5b2&quot; width=&quot;366&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Gina yang berusia lebih tua beberapa menit dari gita ini memiliki buah dada yang sedikit lebih besar dari adiknya.selebihnya tak ada perbedaan. “ ah seandainya bisa kutelanjangi kedua gadis berjilbab ini, apa mungkin rasa jepitan vagina 2 orang saudara kembar berbeda yah” kataku dalam hati yang sudah penuh nafsu. “Kalian udah punya pacar belum ??” tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“gina udah tuh om, nama pacarnya andi, hihi…” “Iiih….apaan sih git, dia tuh cuma temen deket aja juga…” katanya malu kulihat ada yang aneh dengan kedua remaja berjilbab ini. Mengapa sepertinya sangat mudah akrab dengan orang yang belum dikenal seperti aku. Aku mulai berpikir sepertinya dua gadis ini bisa kupakai malam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun mulai mengeluarkan jurus mautku. “Kalian udah pernah pacaran kan ?” “Iya udah Om…tapi ya gitu deh namanya juga anak sma.” jawab gita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Umm tapi maaf nih yah, kalian udah pernah begitu belum ??” tanyaku sambil tersenyum nakal. Gina sedikit kaget “begitu gimana om??” “umm begini.. kayak ciuman pelukan, dan main2 itu sama pacar kalian belum” Sejenak mereka kaget dengan pertanyaanku lalu gita balas menjawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iiiih…om apaan sih…kok nanyanya begituan” “Ya kan om mau tau ??” Mereka terdiam sejenak kemudian saling berbisik. “Emang bener om mau tau ???” tanya gina menggoda. “ya iya dong dik gina yang cantik” kataku sambil mengedipkan mata sepertinya mereka sadar maksud gerak gerikku, lalu dengan tersenyum nakal gita menjawab.&lt;br /&gt;“om, kalau mau kita bisa jalan2 sama om tapi kaloo…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” gita berhenti berbicara lalu mengambil handponnya dan mengetik lalu memberikan handponnya padaku. Astaga pikirku, inilah saatnya. Saat yang dari tadi kunantikan. Gita ternyata meminta sejumlah uang dan persyaratan. Kesempatan ini tak boleh kulewatkan. Akupun tersenyum lebar dan jantungku semakin berdegup kencang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba2 aku tersadar suatu hal “eh maaf yah gina, gita, kalo kalian mau nemenin om kok kenapa kalian memakai jilbab” “oh ini, ini kan ketentuan wajib disekolah harus pakai jilbab om” jawab gina oh aku baru menyadari segala sesuatunya, kenapa menjelang malam hari kerja kedua gadis berjibab ini masi dipusat perbelanjaaan, kenapa mereka memakai barang2 mahal, kenapa mereka mudah sekali untuk diajak ngobrol sampai ke hal2 yang nakal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ok kalo gitu yuk kita pergi, om ke atm dulu ngambil uang saku untuk gadis2nya om” kataku sambil mengedipkan mata yang dijawab dengan sedikit tawa dan tatapan nakal.&lt;br /&gt;Sekitar jam 6 sore, aku ersama kedua gadis berjilbab ini keluar dari mall dan menuju sebuah atm dibasement mall tersebut. Ternyata basement tersebut agak sepi, hanya berisi mobil2 dan beberapa supir, tukang parkir dan satpam yang sempat memandangku iri, karena aku yang asyik bercanda dengan kedua gadis berjiblab ini.&lt;br /&gt;Atm tersebut ternyata cukup tertutup, dengan ruangan yang cukup besar. Akupun mulai mengakses mesin tersebut sambil berbincang2 dengan kedua gadis berjilbab ini. Sambil memencet tombol2 aku lirik keadaan diluar, tampaknya posisiku cukup tertutup dan tak ada orang yang melihat, ah aku yang sudah tak tahan dari tadi mulai melancarkan aksiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua gadis berjilbab ini berdiri dikanan kiriku, sambil menunggu mesin atm bekerja, aku tarik kedua tanganku kebelakang lalu meremas2 kedua buah pantat gina dan gita yang kenyal itu. “ iihh om nakal, masi dibasement juga” jawab gita dan sebuah cubitan kecil dipinggangku oleh gina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya deh iya deh om nggak nakal” jawabku sambil menarik tanganku dari pantat kedua gadis ini, lalu kurangkul pinggang kedua gadis berjilbab ini dan menarik mereka kearah tubuhku, uhhhh payudara payudara dibalik jilbab kedua gadis berjilbab ini sungguh sama kenyal dan nikmatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ihhh si om ini nakal banget sih” kata mereka dengan senyum manja. Lalu tanganku mulai meraba naik kepunggungnya lalu bergeser masuk keketiak mereka menyelusup kebelakang jilbab mengikuti alur bh mereka dan menggenggam payudara payudara gadis gadis ini yang tidak bersentuhan dengan dadaku.” iiiiihh si ooomm daritadi bandel banget sihhh” kata gina sambil kedua gadis ini mencoba melepaskan diri dari genggaman tanganku pada buah dada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“duh gina gita, jangan begitu dong, ini uangnya” kataku ketika tiba2 mesin atm tersebut mengeluarkan uang beberapa juta rupiah” akupun mengambil uang tersebut lalu memperlihatkan uang tersebut kepada mereka, tampaknya kali ini mereka luluh dan mata mereka tampak berbinar2 melihat uang yang cukup banyak tersebut dan mulai tersenyum genit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun dengan nakalnya menyampirkan jilbab gina dan gita kepundaknya lalu membuka 3 buah kancing paling, dan kulihat yang daritadi membuat penisku sangat keras, empat buah payudara gadis smu yang sangat menggemaskan terbungkus bra yang sangat sexy dengan jilbab yang menutupi kepala mereka, akupun menyelipkan beberapa lembar ratusan ribu rupiah kedalam bra mereka sambil merasakan kenyalnya payudara mereka lalu aku lanjutkan dengan meremas2 payudara montok kedua gadis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“uhhhh, dada gina lebih besar sedikit tapi sama nikmatnya dan sama cantiknya dengan gita, om udah bener bener nggak kuat nih, ini uangnya dp dulu yah nanti kalo udah selese nemenin om semua uang ini boleh kalian miliki” kataku dengan penuh nafsu.&lt;br /&gt;Gita dan ginapun hanya tersenyum genit sambil keenakan menikmati remasan demi remasan dan plintiran pada payudara dan putting mereka. Tanpa disadari ada orang mengetuk pintu atm. Kami bertigapun kaget bukan kepalang, aku baru menyadari ada orang antri menunggu dari tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun segera menarik kedua tanganku dari payudara mereka, gita dan ginapun kaget luar biasa dan langsung mengancingkan kembali baju mereka dan menjulurkan jilbab mereka untuk menutupi buah dada montoknya. “ih om si, untung nggak dibuka pintunya kan malu om” kata gita “iya deh maaf, tapi om udah nggak kuat nih, kita cari tempat yuk nanti disambung lagi deh ditempat om” kataku “ih si om, kita cantik sih jadi om nggak kuat deh” kata gina dan disambut tawa mereka cekikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“yaudah, yuk, eh ayo gandeng tangan om dong” bisikku manja kekeduanya kamipun keluar dari kotak atm yang sudah ditunggu 3 orang yang mengantri dari tadi.mereka tampak kesal namun agak kaget ketika melihat seorang lelaki digandeng dua orang gadis smu kembar yang masih segar dan berjilbab.&lt;br /&gt;Ah biarin ajah, emang gua pikirin, akupun menarik kedua daun muda yang sungguh menggemaskan ini kesudut lapangan parkir tempat mobilku berada yang jauh dari tempat tunggu supir dan satpam. Sambil berjalan kedua lengan atasku merasakan lembutnya bagian luar buah dada gina dan gita yang terus bersenggolan dengan tanganku yang mereka rangkul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh sungguh nikmat rasanya, batang penisku semakin tak kuat ingin segera menikmati kedua gadis kembar ini. Gedung parkir di mall ini hanya setengah mobil kebawah yang tertutupi tembok, selebihnya hanya ditutupi oleh kawat2 besi sehingga walaupun gelap namun samar2 bisa terlihat dari luar gedung parkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide gilapun muncul dikepalaku aku akan menikmati kedua gadis berjilbab ini ditempat terbuka sebelum nanti kutelanjangi, kumandikan dan kusabuni setiap inci tubuh mereka dirumahku nanti. Setelah sampai disudut tempat mobilku diparkir akupun mendorong perlahan kedua gadis berjilbab ini hingga bersandar ditembok dengan kedua tanganku menekan sebuah payudara gina dan gita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“gina, gita, kita main disini dulu yuk, kan gelap nggak ada orang, om udah nggak tahan nih, nanti uang jajannya om tambah deh, tapi nanti malem main kerumah om dulu kita main2 lagi, besok pagi baru om anter kesekolah, gimana?”&lt;br /&gt;gita dan gina hanya berpandangan lalu salah satunya mengangguk, “boleh om tapi ati2 yah kalo ada orang, kan malu om diliatin orang” akupun tersenyum dan tanpa basa basi langsung kusampirkan jilbab gina dan gita, langsung kubuka kancing2 bajunya dan kubuka seragam sekolah mereka, dan langsung kulepas bra mereka, kulemparkan bra mereka kejok belakang mobilku lalu kupakaikan kembali baju seragam mereka tanpa kukancingi lagi, sungguh indah tubuh saudara kembar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jilbab putih yang masih mereka kenakan dan payudara yang putih dan empat buah putting berwarna coklat yang kecil sungguh indah sekali, akupun tak mampu menahan nafsuku, segera kumainkan empat buah payudara gadis kembar ini bergantian, dari remasan, plintiran pada puting2 payudara mereka hingga hisapan hisapan dan gigitan2 kecil membuat mereka menggelinjang mendesah menikmati permainanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kuhentikan permainanku, kuperintahkan kedua gadis ini untuk mengangkat kedua roknya perlahan. Pelan2 kulihat kaki mungil mereka yang dibungkus sepatu dan kaus kaki menutup betis mereka, lutut, dan aww, paha paha yang putih dan mulus lalu kemaluan yang masih tertutup celana dalam putih yang tipis. Aku sungguh tak kuat, langsung kutarik turun celana dalam mereka dan kupandangi vagina gina dan gita yang kecil karena umur mereka yang masih 16 tahun. Kuambil celana dalam mereka dan kulemparkan ke jok belakang mobil. Lalu kututup pintu mobilku.&lt;br /&gt;“lho om kok kita nggak dimobil om ajah, kan takut ada yang ngeliat om” kata gita khawatir dengan keadaanya yang berjilbab namun baju seragam yang terbuka yang memperlihatkan dua buah payudaranya yang menggantung sambil mengangkat rok sampai pinggang yang memperlihatkan vaginanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nggak papa gina, nanti kamu tau, jauh lebih nikmat rasanya kalo ditempat begini lho” kataku sambil menarik kedua gadis itu dan kusuruh duduk dikap depan mobilku yang posisinya didinding lapangan parkir, yang hanya tertutup jeruji2 besi dan tampak dari luar samar2.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;440&quot; data-original-width=&quot;300&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-JvKHRhgrV3E/XHpdja8eZ5I/AAAAAAAAAXg/xB7m7c70d-g9lj6IulHFm5ddVtVtT6sggCLcBGAs/s400/foto%2Bjilpet.jpg&quot; width=&quot;272&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“iii om malu” jawab gita sambil duduk dan menutup rok dan bajunya sambil melipat tangan didadanya. Tampak didepanku dua orang gadis kembar berjilbab yang siap kunikmati beberapa saat lagi, disebuah gedung parkir, dan gilanya lagi walaupun agak gelap tapi pasti secara samar2 terlihat dari jalan raya diluar gedung. Tanpa memperdulikan ucapan gita akupun menarik kepala kedua gadis berjilbab ini dan mencium bibir merkea bersamaan, ah nikmat rasanya saat mencium mereka bersamaan.&lt;br /&gt;Tampaknya mereka menyukainya, lalu tanpa basa basi kuangkat rok sekolah gina dan kujilat2 vaginanya, juga tangan kananku masuk kedalam rok diantara kaki gita dan mengelitik vagina dan klitorisnya sambil aku memuaskan kakaknya. Kedua gadis berjilbab ini hanya bisa menggelinjang dan mendesah pelan, perlahan nafsu mulai merasuki keduanya yang tampaknya sudah tak malu lagi dan mulai meremas remas payudara mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurasakan cairan mulai membasahi vagina kedua saudara kembar ini. Akupun semakin tak tahan, langsung kubuka celanaku dan mengeluarkan penisku dan kumasukkan kedalam vagina gina sambil terus mengaduk2 vagina gita dengan 3 buah jariku. Ahh penisku serasa dipijit2 didalam vaginanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sempit tapi ketika mulai kusodok pelan2 serasa tak ada yang menghalangi, ternyata gina sudah tidak perawan lagi, begitujuga dengan gita yang sedari tadi pasrah penuh kenikmatan dengan tiga buah jariku divaginanya. Akupun dengan cepat memajumundurkan penisku didalam vagina gina bergantian dengan gita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah mereka yang terbungkus jilbab sungguh tampak menggemaskan membuatku semakin bernafsu meremas2 payudara2 mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memerintahkan kedua saudara ini untuk menunduk dan bertumpu pada terali2 besi gedung parkir. Kuangkat rok panjang mereka dan kulipat dan kuselipkan dipinggang mereka, sehingga dengan bebasnya aku bisa melihat pantat, vagina dan bagian kaki gadis gadis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karnea kedua gadis kembar ini belum orgasme mereka tampak mau melakukan apa saja asalkan terus kuaduk2 vagina mereka. Mereka tak malu walaupun samar2 terlihat dari jalan raya didepan gedung parkir ini. Akupun semakin bernafsu dengan menyodokkan penisku kedalam vagina gita dan gina bergantian dari belakang sambil kutarik jilbab mereka yang membuat mereka mendongak keatas sambil menikmati hentakan demi hentakan penisku dilubang vagina mereka secara bergantian.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;682&quot; data-original-width=&quot;1024&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-72jCIoviSnE/XHpeAcOlWcI/AAAAAAAAAXo/l3BA3nym0bAKegNCb3A2A7BfvCA2aVy1wCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot5.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian gina merintih2 “om oomm remes payudaraku yang keras, terus masukin penisnya cepetan sedikit aku udah nggak tahan mau keluar” akupun yang memang penuh nafsu segera menuruti permintaan gina, kucengkram kedua payudaranya dari belakang, dan kupercepat hentakan penisku jauh lebih dalam kelubang vaginanya.yang membuat gina semakin menjerit2 kecil menikmatinya.&lt;br /&gt;Tiba2 dari jauh kulihat seseorang haltebus yang mengarah kegedung parkir diseberang jalan tampaknya melihat adegan yang kulakukan, dan gina walaupuan daritadi merem melek menikmati permainanku menyadari ada seseorang yang ikut menikmati tubuhnya dari jauh. “om ada orang tuh dihalte ngeliatin kita, tapi aku udah nggak kuat om dikit lagi mau keluaarr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah biarin ajaaaahhh…” jawabnya yang tampak semakin bernafsu karena dilihat orang tersebut. Akupun semakin bernafsu mempertontonkan adegan mesra ini keorang tersebut yang semakin membuatku terpacu.tiba2 “ahhhh ahhhh ahhh” gina merintih dan kurasakan vaginanya mengeluarkan cairan yang sangat banyak dan akhirnya gina terdiam lemas walaupun aku tetap memacu penisku kevaginanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun menghentikan aksiku. “duh om udah nggak kuat, om lanjutin sama gita aja yah..” katanya dengan tersenyum penuh kepuasan. “Iyah nggak papa sayang,tapi kamu disini aja ya temenin om main dengan adikmu ini” kataku sambil menjulurkan rok gina sehingga menutupi bagian bawah tubuhnya lalu kubalikkan tubuhnya kucium mesra, dan kupandangi adiknya.&lt;br /&gt;“ihh omm kan udah sama kak gina tadi, aku dicuekin, daritadi udah nggak tahan om” katanya dengan cemberut nakal. Ternyata walaupun payudara gita sedikit lebih kecil dari kakaknya, namun hasrat sexnya jauh melebihi kakaknya. “gita juga mau om, ayo cepet tu orang dihalte depan lagi ngeliatin, gita udah nggak tahann ayo omm cepettt” kata gita memelas. Wah ternyata adiknya jauh lebih agresif dan maniak dari kakaknya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;600&quot; data-original-width=&quot;900&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-axPmhV8OaNQ/XHpezYZpE3I/AAAAAAAAAXw/LEVAzh2DPWg7koBhGy-lhJl7AJsiNs1PwCLcBGAs/s400/foto_itil_panja-63366.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Akupun langsung menancapkan penisku kevagina gita dari belakang yang sudah memasang posisi menunduk dengan menumpukan tangannya pada jeruji besi didinding gedung parkir ini.sambil kugenjot vaginanya, kuremas2 payudara kiri gita dari belakang dengan tangan kiriku sementara tangan kananku kugunakan untuk memeluk gina sambil mencium bibirnya dan meraba2 payudaranya.tak disangka gita ternyata begitu exebisionis, dalam genjotanku dia melambaikan tangan dan tersenyum genit kepada lelaki yang menatap aksi kita dari tadi.akupun tak peduli terus saja kupermainkan vaginanya.&lt;br /&gt;Tapi lama kelamaan aku bosan dengan posisi ini, kubalikkan tubuh gita, dan kugendong lalu kududukkan ditepi kap depan mobil jeepku dan kusandarkan gina berdiri disampingnya, akupun melanjutkan aksiku menancapkan penisku kevagina gita sambil mencium dan menjilat jilat putting payudaranya bergantian dengan mencium bibir gina kakaknya, sambil tangan kiriku meremas2 payudara gina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ohhh sungguh berlipat2 rasanya menikmati tubuh dua orang gadis kembar yang masih mengenakan jilbab putih namun 4 buah payudara mereka terbuka bebas dan sedang kujamah, sedangkan vagina gita sedang kunikmati dengan penisku dan vagina gina sesekali kuremas2 dari balik rok yang kuangkat keatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, gitapun mencapai titik puncaknya,dia menggelinjang dan mendongak keatas sambil memeluk kepalaku diantara dua buah payudaranya dengan erat dan tiba2 tiga kali kurasakan semprotan cairan didalam vagina gita bersamaan dengan semprotan spermaku didalamnya.. “aahahhchhhhh ommmm aku ahhhhh” jeritnya… ginapun hanya tersenyum melihat ulah adiknya yang sedang dalam titik puncaknya.&lt;br /&gt;Setelah beberapa saat kurapihkan pakaian kedua gadis kembar ini, kurapihkan rok mereka, lalu kukancingkan kembali baju mereka, kujulurkan lagi jilbab mereka menutupi payudara dan vagina yang kini tak mengenakan bh dan celana dalam. “Yuk kita belanja, kita nonton juga yuk, nanti kita lanjut lagi dirumah om yah” kataku genit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gina dan gita hanya tersipu malu. Lalu kedua gadis kembar ini kurangkul dan kuajak kedalam mall sambil dengan nakalnya kuraba payudara mereka yang kali ini dengan mudah kuplintir dari luar pakaian mereka putting yang menonjol dibalik bajunya, namun sengaja ditutupi jilbab mereka agar tak ketahuan, namun buah dada buah dada yang tak disanggah itu tampak lebih menggoda bergoyang goyang dibalik pakaian mereka walaupun sudah ditutupi jilbab, gesekan demi gesekan dan remasan tanganku dipayudara mereka sungguh nikmat, walaupun batang kemaluanku sudah lemas, tapi aku masih ingin menikmati tubuh gadis kembar berjilbab ini. - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1herikBem0k11xiyveQKugQ1YkKBZJkrT/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/6403795810851149178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/6403795810851149178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-gairah.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : GAIRAH GITA GADIS JILBAB UMUR 17THN'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://4.bp.blogspot.com/-JvKHRhgrV3E/XHpdja8eZ5I/AAAAAAAAAXg/xB7m7c70d-g9lj6IulHFm5ddVtVtT6sggCLcBGAs/s72-c/foto%2Bjilpet.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-7481500595934932903</id><published>2019-03-01T18:19:00.003+07:00</published><updated>2019-03-01T18:19:29.882+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : TUBUH SEKSI DAN MULUS SEORANG DOKTER</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA DEWASA - TUBUH SEKSI DAN MULUS SEORANG DOKTER&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;350&quot; data-original-width=&quot;285&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://media0.giphy.com/media/IgBQVdmmZnzS8/giphy.webp?cid=3640f6095c790fe16731566b45449eca&quot; width=&quot;325&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Aku membawa kedukaanku di pulau dengan cara melayani masyarakat setempat. Untuk mengisi kekosongan waktu, aku buka praktek sebagai dokter umum. Suatu hari ketika jam praktek hampir usai, seorang pasien laki-laki tegap berkumis dan bercambang datang minta agar diperiksa. Ia memperkenalkan namamanya Hamid. Keluhannya sering pusing.&lt;br /&gt;“Silakan Pak Hamid naik ke tempat tidur biar saya periksa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera aku memeriksa pernafasan, tekanan darah dan lain-lainnya. Ketika tanganku memegang tangannya yang berbulu lebat, ada perasaan canggung dan geli. Sewaktu Pak Hamid pamit, dia meninggalkan amplop biaya pemeriksaan. Ternyata isinya melebihi kewajaran tarip seorang dokter umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berlalu, ketika suatu malam saat aku akan mengunci kamar praktek, dihadapanku telah berdiri Pak Hamid.&lt;br /&gt;“Dokter, apakah masih ada waktu untuk periksa saya ? Maaf saya datang terlalu malam karena ada pekerjaan tanggung”.&lt;br /&gt;Aku kaget karena kehadirannya tanpa aku ketahui. Dengan senyum geli aku membuka kembali ruang praktek sambil mempersilakan masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dok, saya tidak mempunyai keluhan. Hanya saya ingin tahu apakah tekanan darah saya normal”.&lt;br /&gt;Demikian Pak Hamid mengawali pembicaraan.&lt;br /&gt;“Saya bisa tidur nyenyak setelah makan obat dokter”.&lt;br /&gt;Sambil memerika, kami berdua terlihat pembicaraan ringan, mulai dari sekolah sampai hobi. Dari situ aku baru tahu, Pak Hamid telah dua tahun menduda ditinggal mati istri dan anak tunggalnya yang kecelakaan di Solo. Sejak saat itu hidupnya membujang. Ketika pamit dari ruang praktekku, Pak Hamid menawarkan suasana santai sambil menyelam di kepulauan karang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dok, panoramanya sangat indah, pantainya juga bersih lho”.&lt;br /&gt;Aku setuju atas tawaran itu dan Pak Hamid akan menyiapkan perlengkapan yang diperlukan.&lt;br /&gt;Dalam speed boath yang menyeberangkan kami, hanya berisi aku, Pak Hamid dan pengemudi kapal. Sesampainya disana, aku merasa canggung ketika harus berganti pakaian selam di hadapan laki-laki. Tapi aku juga belum tahu cara mengenakan pakaian selam jika tanpa bantuan Pak Hamid. Terpaksa dengan pakaian bikini aku dibantu Pak Hamid memakai pakaian renang. Tangan kekar berbulu itu beberapa kali menyentuh pundak dan leherku. Ada perasaan merinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa terasa kegiatan menyelam menjadi kegiatan rutin. Bahkan pergi ke tempat penyelaman sering hanya dilakukan kami berdua, aku dan pak Hamid. Semakin hari jarak hubungan aku dengan Pak Hamid menjadi lebih akrab dan dekat. Kami sudah saling terbuka membicarkan keluarga masing-masing sampai dengan keluahanku mengenai suamiku yang gay. Dia tidak lagi memanggilku Bu Dokter, tapi cukup namaku, dik Nastiti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim barat hampir tiba, kami berdua di tengah perjalanan ke tempat penyelaman. Tiba-tiba datang hujan dan angin sehingga gelombang laut naik-turun cukup besar. Aku mual, sehingga kapal dibelokkan Pak Hamid ke arah sisi pulau yang terlindung. Kami turun ke pantai, duduk di bangunan kayu beratap rumbia tempat para penyelam biasa istirahat sambil menikmati bekal. Hanya ada dua bangku panjang dan meja kayu di tempat itu. Angin kencang menyebabkan tubuh kami basah dan dingin. Aku duduk mepet ke Pak Hamid. Aku tidak menolak ketika Pak Hamid memelukku dari belakang. Tangan berbulu lebat itu melingkar dalam dada dan perutku. Dekapan itu terasa hangat dan erat. Aku memejamkan mata sambil merebahkan kepalaku di pundaknya, sehingga rasa mabuk laut mulai reda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kecupan ringan melekat di keningku, kemudian bergeser ke bibir, aku berusaha menolak, tapi tangan yang melingkar di dadaku berubah posisi sehingga dengan mudah menyusup dalam BHku. Tiba-tiba badanku terasa lemas saat jari tangan itu membuat putaran halus di puting susuku. Bibir berkumis lebat itu menjelajah ke bagian sensitip di leher dan belakang telingaku. Persasaan nikmat dan merinding menjalar dalam tubuhku. Bibir itu kembali bergeser lambat menyusur dagu, bergerak ke leher, pundak dan akhirnya berhenti di buah dadaku. Aku tidak tahu kapan kaitan BH itu terbuka. Dorongan kuat muncul di vaginaku, ingin rasanya ada benda bisa mengganjal masuk.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;440&quot; data-original-width=&quot;300&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-h4M7GLu8Q08/XHkSvz-DyDI/AAAAAAAAAXA/hgb2BcGg_zMEzh6r0utgzebCQ0EOn6VCgCLcBGAs/s400/foto%2Bjilpet.jpg&quot; width=&quot;272&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tangan kekar itu akhirnya membopongku dan meletakkan di atas meja kayu. BHku telah jatuh di atas pasir, mulut dan tanggan Pak Hamid bergantian menghisap dan meremas kedua gunungku, kanan kiri. Aku bagaikan melayang, kedua tanganku menjambak rambut Pak Hamid. Kepalaku tanpa terkendali bergerak ke kanan dan kiri semakin liar disertai suara eluhan nikmat. Oooohhhhh……oohhhh… ooooohhhh……aauuhhhhhh. Kedua tangannya semakin kencang meremas buah dadaku. Mulutnya bergeser perlahan ke bawah menelusur pusar…….. terus….vaginaku. Ahhh…… husss……. ahh…… aahhhhhh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mulut itu menemukan klitorisku, jeritanku tak tertahan Auh..h…h… aahhh….. husss….. sebuah benda lunak menyeruak bibir vaginaku. Bergerak perlahan dalam usapan halus serta putaran di dinding dalam, membuatku semakin melayang. Tanpa terasa eranganku semakin keras. Untuk menambah kenikmatan, aku angkat tinggi pantatku ke atas. Ingin rasanya benda itu masuk lebih dalam. Tapi aku hanya memperoleh dipermukaan. Ooohhhh……..haahh…… haaahh…huuu……………. t..e…r…u….s…..se..se..se..diki t…atas. Ooohhh…….aahhh ……….. Sebuah hisapan kecil di klitorisku memperkuat cengkeraman tanganku di pinggir meja. Hisapan itu semakin lama semakin kuat…. kuat dan kuat….. menjadikan kenikmatan tak terhingga…. memuncul denyutan orgasme. Otot-otot disekitar vaginaku mengejang nikmat dan nikmat sekali. Sesekali nafasku tersengal aaa………..hhhhhh……………huuu…………..a ahhhhh….aahhhh……… aaaahhhhhhhh……. ahhhh…… huhhhhhhh…ehhhhhh. Denyut itu menjalar dintara pangkal paha dan pantat ke seluruh tubuh. Orgasme yang sempurna telah aku dapatkan. Puncak kenikmatan telah aku rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lemas sekujur tubuhku, aku ingin dipeluk erat, aku ingin ada sebuah benda yang masih tertinggal dalam vaginaku untuk mengganjal sisa denyutan yang masih terasa. Tapi aku hanya menemukan kekosongan. Tangan-tangan berbulu itu dengan pelan membuka kembali pahaku. Kedua kakiku diangkat diantara bahunya. Kemudian terasa sebuah benda digeser-geser dalam vaginaku. Semula terasa geli, tapi kemudian aku sadar Pak Hamid sedang membasahi penisnya dengan cairan kawinku. Seketika aku bangun sambil menutup kedua kakiku. Aku mendorong badannya, dan aku menangis. Sambil membuang muka aku sesenggukan. Kedua tanganku menutup dada dan selangkangan. Pak Hamid tertunduk duduk dibangku menjauhi aku. Ia sadar aku tidak mau dijamah lebih dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menelungkupkan badan di meja, tangisku tetahan. Pak Hamid mendekati dan dengan lembut ia membisikkan kata permintaan maaf. Diapun menyorongkan BH serta celana dalamku. Aku tetap menangis sambil menutup muka dengan kedua tanganku. Akhirnya pak Hamid pergi menjauh menuju kapal mengambil bekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami duduk berjauhan tanpa kata-kata. Sekali lagi Pak Hamid mengajukan permintaan maaf dan berjanji tidak mengulang kejadian itu. Ia menyerahkan botol air mineral kepadaku.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;“Maafkan aku dik Nastiti, aku khilaf, aku telah lama tidak merasakan seperti ini sehingga aku khilaf. Aku minta maaf yah, aku harap kejadian ini tidak mengganggu persahabatan kita. Yuk kita minum dan makan siang, terus pulang”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa iba pada Pak Hamid. Ternyata dengan tulus dia masih bisa menahan syahwatnya. Padahal bisa saja memaksa dan memperkosaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaranku mulai pulih, emosiku mereda. Aku mulai berpikir pada kejadian tadi, bukankah aku telah terlanjur basah saat ini ? Bukankah bagian dari kehormatanku telah dijamah Pak Hamid ? Bukankah tubuhku yang paling sensitif telah dinikmati Pak Hamid ? Apa artinya mempertahankan kesucian perkawinan ? Bukankah aku tidak pernah menikmati rasa seperti ini dengan suamiku ? Bukankah aku telah kawin dengan seorang gay ? Yah aku telah diusir dari rumahku oleh teman gay suamiku. Tapi itu bukan salah suamiku. Ia terlahir dengan kelainan jiwa. Ia menjadi gay dengan menanggung penderitaan. Ia terpaksa memperistri aku hanya untuk menutupi gaynya. Aku ingin merasakan kenikmatan, tapi aku tidak ingin jadi korban, aku tidak ingin punya anak dari hubungan ini dengan Pak Hamid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberanianku mulai muncul. Aku melompat dan memeluk Pak Hamid. Kelihatan Pak Hamid ragu pada sikapku sehingga tangannya tidak bereaksi memelukku. Aku bisikan kata mesra.&lt;br /&gt;“Pak, aku kepingin lagi, seperti tadi, tapi aku minta kali ini jangan dikeluarkan di dalam”.&lt;br /&gt;“Maksud dik Nastiti….. ”&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;284&quot; data-original-width=&quot;527&quot; height=&quot;215&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-Ggd34DYJuwY/XHkTvsMgFxI/AAAAAAAAAXI/tb5lZE-FVQgUmv0MJ-e7rUaGH9CKfqiGACLcBGAs/s400/foto%2Bisap%2Bkontol.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dia menyelesaikan kata-katanya, tanganku meraba ke penisnya. Kemudian tanganku menyusup dalam celana renangnya. Sebuah benda yang tidur melingkar, tiba-tiba bangun karena sentuhanku…&lt;br /&gt;”Tapi jangan dikeluarkan di dalam ya Pak….”.&lt;br /&gt;“Terima kasih dik….”.&lt;br /&gt;Senyum Pak Hamid berkembang. Kembali aku didekap, aku dipeluk erat oleh kedua tangan kekar. Aku benamkan mukaku di dada bidang berbulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa komando aku duduk di atas meja sambil tetap memeluk Pak Hamid. Aku diam, mataku terpejam ketika pelan-pelan aku direbahkan di atas meja. Satu persatu pengikat BHku lepas sehingga tampaklah susuku yang masih sangat padat lengkap dengan putingnya yang berwarna coklat kemerahan dan sudah berdiri dengan pongahnya. Kedua tangannya meraih dadaku, mulut hangat menyelusur gunungku, perlahan-lahan bergeser ke bawah, semakin ke bawah gerakkannya semakin liar. Gesekan kumis sepanjang perut membuatku menegang. Aku pasrah ketika celana dalamku ditarik ke bawah lepas dari kaki sehingga kini aku sudah benar-benar bagaikan bayi yang baru lahir tanpa sehelai benangpun yang menutupi tubuhku. Mulut hangat itu kembali bermain lincah diantara bibir bawahku yang ditutupi rambut-rambut kemaluan yang berwarna hitam legam dan tumbuh dengan lebatnya disekeliling lubang kawinku dan clitorisku terasa sudah mengeras pertanda aku sudah dilanda nafsu kawin yang amat menggelegak.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;750&quot; data-original-width=&quot;1000&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-fBk6u1khO7w/XHkUlbQqooI/AAAAAAAAAXU/XpW9o7piNckbMnU5hXXjHGTGjHj4vRd6gCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot4.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kenikmatan kembali menjalar di rahimku. Auh….e.e.e.e.e.e.e…..haaah…haa ah…haah. Auhhhhsss…… aku mengerang. Pak Hamid sambil berdiri di tepi meja mengusapkan benda panjang dan keras di klitorisku. Aa……hhhh…..uhhh.. jeritan kecil tertahan mengawali dorongan penis Pak Hamid menyusup vaginaku. Pantatku diangkat tinggi dengan kedua tangannya ketika benda itu semakin dalam terbenam. Tanpa hambatan penis Pak Hamid masuk lebih dalam menjelajah vaginaku. Dimulai dengan gerakan pendek maju mudur berirama semakin lama menjadi panjang. Nafasku tersengal menahan setiap gerak kenikmatan. Aaah….ahh…..ahh…….haaaa………………… …..haassss…….&lt;br /&gt;Entah berapa lama aku menerima irama gerakan maju mundur benda keras dalam vaginaku. Aku telah merasakan denyut orgasme. Auuuuuuuuhhhhh………… Jeritan dan cengkeraman tanganku di pundak belakang penanda aku mencapai puncak orgasme. Gerakan benda itu dalam vaginaku masih tetap berirama, tegar maju mundur dan membuat gesekan dengan sudut-sudut sensitif. Tiba-tiba irama gerakan itu berubah menjadi cepat, semakin cepat….. suara eluhan Pak Hamid terdengar dan otot vaginaku kembali ikut menegang, yah… aku mau kembali orgasme… aaahhhhhhhhhhhh……. aahhhh…. Tiba-tiba benda dalam vaginaku ditarik keluar. Semprotan cairan hangat mengenai pahaku dan meleleh di atas meja. Pak Hamid mencapai puncak kenikmatan. Pak Hamid memenuhi janjinya, tidak mengeluarkan cairan mani dalam vaginaku. Aku lemas…..lemas sekali seperti tidak bertulang. Aku didekap lembut dan sebuah ciuman di kening menambah berkurang daya kekuatanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tahun kemudian setelah kejadian di pulau itu, aku telah menikmati hari-hari bahagiaku. Aku sekarang telah menjadi nyonya Hamid. Di pelukanku ada si mungil Indri, buah hati kami berdua. Setelah perceraian dengan suamiku, satu tahun kemudian aku menikah dengan Pak Hamid. Mantan suamiku mengirim berita ia sekarang sekolah di Australia. Tapi aku tahu semua itu hanya kamuflase, seperti dalam pengakuannya lewat telepon, mantan suamiku menetap di Sydney agar dapat memperoleh kebebasan menjadi Gay.- &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1jI4ZqNkJlRfFsEBIvjgU_MJmCKcmqOWm/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/7481500595934932903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/7481500595934932903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/03/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-tubuh.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : TUBUH SEKSI DAN MULUS SEORANG DOKTER'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://3.bp.blogspot.com/-h4M7GLu8Q08/XHkSvz-DyDI/AAAAAAAAAXA/hgb2BcGg_zMEzh6r0utgzebCQ0EOn6VCgCLcBGAs/s72-c/foto%2Bjilpet.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-8137769011706141580</id><published>2019-02-28T18:27:00.000+07:00</published><updated>2019-02-28T18:27:11.300+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : TUBUH SEKSI TANTE RATNAH PEMILIK SALLON</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/02/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-tubuh_28.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA SEX DEWASA - TUBUH SEKSI TANTE RATNAH PEMILIK SALLON&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;287&quot; data-original-width=&quot;200&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://media1.giphy.com/media/ks60K7SSNyfTO/200w.webp?cid=3640f6095c77c446414c34376f5141fa&quot; width=&quot;278&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Sebulan yang lalu aku pergi kerumah sepupuku Anton di daerah Bogor, kebetulan rumahnya berada didalam gang yang tidak bisa masuk mobil. Jadi mobilku aku parkir di depan gang dekat sebuah salon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiba dirumah Anton, aku disambut oleh istrinya. Memang istri si Anton yang bernama Danik 30 tahun memang dikategorikan sangat sexy, apalagi dia hanya mengenakan daster.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas Anton sedang ke Pak RT sebentar Mas, nanti juga balik, sapa si Danik.&lt;br /&gt;Oh ya.. jawabku singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dipersilhkan duduk diruang tamu, lalu dia kembali dengan secangkir teh manis, karena kursi diruang tamu agak pendek, maka dengan tidak sengaja aku dapat melihat persis gundukan kedua belahahn dada Danik yang tidak mengenakan BH. Wah pagipagi sudah dibuat pusing nich pikirku. Tapi aku hilangkan pikiranku jauhjauh, karena aku pikir dia sudah termasuk keluargaku juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah Anton tiba, kami bertiga ngobrol hingga sore hari. Lalu aku izin untuk menghirup udara sore sendirian, karena aku akan nginap dirumah si Anton hingga besok pagi. Aku berjalan kedepan gang sambil melihat mobilku, apakah aman parkir disana. Setelah melihat mobil aku mampir ke salon sebentar untuk gunting rambut yang kebetulan sudah mulai panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disana aku dilayani oleh seorang tante, usia kurang lebih 4045 tahun, kulit kuning langsat, body seperti layaknya seorang ibu yang umurnya seperti diatas, gemuk tidak, kurus tidak, sedangkan raut mukanya manis dan belum ada tandatanda keriput dimakan usia, malah masih mulus, saya rasa tante tsb sangat rajin merawat tubuhnya terutama mukanya.Namun sayangnya ia sangat kesepian dan butuh belaian tampaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas mau potong rambut atau creambath nich, sapa tante tersebut.&lt;br /&gt;Mau potong rambut tante jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita setelah selesai potong rambut tante tersebut yang bernama Ratna menawarkan pijat dengan posisi tetap dibangku salon. Setelah setuju sambil memijat kepala dan pundak saya, kami berkomunikasi lewat cermin di depan muka saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wach pijatan tante enak sekali sapaku.&lt;br /&gt;Yach biasa Mas, bila badan terasa cape benar, memang pijatan orang lain pasti terasa enak jawabnya.&lt;br /&gt;tante juga sering dipijat kalau terlalu banyak terima tamu disalon ini, soalnya cape juga Mas bila seharian potong/creambath rambut tamu sambil berdiri jawabnya lagi.&lt;br /&gt;Sekarang tante terasa cape enggak tanyaku memancing.&lt;br /&gt;Memang Mas mau mijitin tante jawabnya.&lt;br /&gt;Wach dengan senang hati tante, gratis lho.. kalau enggak salah khan biasanya bila terlalu lama berdiri, betis ibu yang pegalpegal, benar enggak bu? pancingku lagi.&lt;br /&gt;Memang benar sich, tapi khan susah disini Mas jawab Bu Ratna sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naluriku langsung berjalan cepat, berarti Bu Ratna ini secara tidak langsung menerima ajakanku. Tanpa buangbuang waktu aku berkata tante khan punya asisten disini, gimana kalau aku pijit tante diluar salon ini? pancingku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas mau bawa tante kemana? tanya tante Ratna.&lt;br /&gt;Sudahlah bu.. bila Bu Ratna setuju, saya tunggu ibu dimobil di depan salon ini, terserah ibu dech mau bilang/alasan kemana ke asisten tante tante Ratna mengangguk sambil tersenyum kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita kami sudah berada didalam hotel dekat kebun raya Bogor. Tante Ratna mengenakan celana panjang, dengan baju terusan seperti gamis. Aku mempersilahkan Tante Ratna telungkup diatas tempat tidur untuk mengurut betisnya, dia mengangguk setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enggak nyusahin nich Mas&lt;br /&gt;Tenang saja tante, enggak bayar koq tante, ini gratis lho. jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku mulai mengurut tumit ke arah betis dengan body lotion. Celana panjang tante Ratna aku singkap hingga ke betisnya, tapi karena paha tante Ratna terlalu besar ujung celana bagian bawah tidak bisa terangkat hingga atas. Ini dia kesempatan yang memang aku tunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tante maaf nich, bisa dibuka saja enggak celana ibu masalahnya nanti celana ibu kena body lotion, dan aku memijatnya kurang begitu leluasa, nanti ibu komplain nich&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulihat tante Ratna agak malumalu saat membuka celana panjangnya, sambil langsung melilitkan handuk untuk menutupi celana dalamnya. Lalu aku mulai memijit betis beliau dengan lotion sambil perlahanlahan menyingkap handuknya menuju pahanya. Kulihat dari belakang Bu Ratna hanya mendesah saja, mungkin karena terasa enak pijitanku ini. Saat mulai memijit pahanya body lotion aku pergunakan agak banyak, dan handuk sudah tersingkap hingga punggungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai renggangkan kedua kaki Bu Ratna, sambil memijat paha bagian dalam. Tampaknya tante Ratna menikmatinya. Tanpa buang waktu dalam keadaan terlungkup aku menarik celana dalam tante Ratna ke bawah sambil berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf ya tante.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia hanya mengangguk saja sambil terpejam matanya, mungkin karena Bu Ratna sudah mulai terangsang saat aku pijit pahanya dengan lotion yang begitu banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wow kulihat pantat Bu Ratna tersembul dengan belahan ditengahnya tanpa sehelai rambut yang mengelilingi vagina ibu tersebut. Aku mulai lagi memijit paha bagian atas hingga ke pantatnya dengan menggunakan kedua jempolku. Kutekan pantat Bu Ratna hingga belahannya agak terbuka lebar, dengan sekalikali aku sapu dengan keempat jariku mulai dari vagina ke atas hingga menyentuh lubang anusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Och.. Och..&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;449&quot; data-original-width=&quot;300&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-uv0ic9i8HSg/XHe6e3QT2aI/AAAAAAAAAWE/88BGObExdoE4G_SxyRvMHrvxUJ3pv040ACEwYBhgL/s400/foto%2Bkobel%2Bpepek.jpg&quot; width=&quot;266&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hanya itu yang keluar dari mulut Bu Ratna, rupanya dia mulai sangat amat terangsang, tapi dia type yang pasif, hanya menerima apa yang akan diperbuat kepadanya. Aku mulai nakal, kulumuri kelima jariku dengan lotion lalu aku mulai sapu dari anus hingga kebawah ke arah vagina ibu Ratna dan diimbangi dengan makin naiknya pantat Bu Ratna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Och.. Och.. Mas teruskan Mas.. Och..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelanpelan kumasukan jari telunjuk dan tengah ke dalam vaginanya, lalu kukocok hingga mentok kedinding bagian dalam vagina, sambil perlahanlahan jempolku menekan lubang anus Bu Ratna. Kulihat Bu Ratna agak meringis sedikit, tapi tetap tidak ada sinyal menolak. Jempolku sudah masuk ke dalam anus Bu Ratna, perlahanlahan sambil kulumuri agak banyak body lotion kukocok juga lubang anus Bu Ratna, hingga sekali tekan jempolku masuk ke lubang anus, sedangkan jari telunjuk dan tengah masuk ke vaginanya, dan aktifitas itu aku lakukan hingga 3 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kulihat Bu Ratna sudah tidak lagi meringis tanda kesakitan disekitar lubang anusnya, tapi sudah terlihat diwajahnya rasa kenikmatan, meskipun matanya terus terpejam hanya beberapa kali tersengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Och.. Och..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu aku jilat kuping Bu Ratna dengan lidahku sambil berbisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masukan yach Bu kontolku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Ratna hanya mengangguk setuju tanpa membuka matanya. Lalu aku buka seluruh pakaianku, lalu aku ganjel perut Bu Ratna dengan bantal yang kulipat, supaya pantat dan lubang vaginanya agak menguak ke atas. Lalu aku masukan kontolku ke dalam vagina Bu Ratna dan kukocok hingga 15menit, lalu kulihat lendir putih sudah mulai keluar dari lubang vagina Bu Ratna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya Bu Ratna sudah mencapai klimaks hingga mengeluarkan pejunya duluan, lalu aku seka dengan handuk dan kuayun kembali kontolku hingga 15 menit kemudian, hingga Bu Ratna mencapai klimaks yang kedua kali. Sedangkan kontolku makin tegang saja tanpa isyarat akan memuncratkan peju. Karena sudah pegal juga pinggangku, aku ambil body lotion kulumuri anus Bu Ratna sambil kubuka lubang anus tersebut hingga masuk ke dalam, lalu aku pelanpelan menekan ujung kontolku hingga masuk ke dalam anus Bu Ratna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Och.. Pelanpelan Mas.. Bu Ratna mengeluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus kutekan kontolku hingga masuk ke dalam anus Bu Ratna, lalu pelanpelan aku cabut kontolku. Memang kontolku terasa amat terjepit oleh lubang anus Bu Ratna, ini membuat aku mulai terangsang. Kutekan lagi kontolku ke dalam lubang anus Bu Ratna, dan pelanpelan mulai kukocok lubang anus Bu Ratna dengan kontolku ini sambil melumuri body lotion supaya lubang anus Bu Ratna tidak lecet, terus kulakukan aktifitas ini hingga 5menit dan tibatiba peju dikontol mulai mengadakan reaksi ingin berlombalomba keluar. Lalu kucabut kontolku, dan kulepaskan seluruh pejuku bertebaran diatas sprei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Bu Ratna langsung membersihkan badannya kekamar mandi, lalu kususul Bu Ratna di kamar mandi yang sudah tanpa sehelaipun benang ditubuhnya, lumayan bodynya cukup montok, tetenya sudah agak kendur tapi masih menantang seperti buah pepaya yang masih tergantung dipohon, perutnya juga sudah mulai ada lipatan lemaknya, tapi tetap enak dipandang, karena memang warna kulitnya seluruhnya kuning langsat. Lalu aku bantu Bu Ratna saat hendak memakai sabun ditubuhnya, demikian juga aku dibantu juga oleh Bu Ratna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai mandi kontolku mulai bangun kembali, lalu kuminta Bu Ratna untuk main kembali, Bu Ratna memberikan isyarat ok. Dan kusuruh Bu Ratna duduk dikursi tanpa mengenakan pakaian selembarpun, kuangkat kedua kakinya ke atas dengan posisi mengangkang lalu kusuruh Bu Ratna memeluk kakinya kuatkuat, lalu aku jongkok dan mulai menyapu vagina Bu Ratna dengan lidahku, sambil jari telunjukku ikut masuk ke dalam vagina bagian bawah sambil mengocoknya. Disini Bu Ratna tampak mendesah agak keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Och.. Och.. Och.. Masukan saja Mas.. Aku enggak kuat&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;682&quot; data-original-width=&quot;1024&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-ZWotwbhTgp4/XHfAi4DRVwI/AAAAAAAAAWQ/NzJsBeHFgp8ZWmStx_ydpjofvEHEtYEGACEwYBhgL/s400/foto%2Bngentot6.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tanpa buang waktu lagi karena memang kontolku mulai keras kembali, kutekan kontolku ke dalam lubang vagina Bu Ratna kembali sambil setengah berdiri, sedangkan kedua kaki tante Ratna sudah bersandar di depan bahuku, terus kusodok vagina tante Ratna dengan kontolku, hingga 30 menit lebih aku belum bisa juga mengeluarkan pejuku. Lalu kuminta Tante Ratna untuk mengisap kontolku supaya cepat keluar pejuku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua kakinya kuturunkan lalu aku memegang kedua pipinya ke arah kontolku, lalu aku memasukan kembali kontolku ke dalam mulut Tante Ratna, disini kulihat Tante Ratna mengimbangi dengan isapan serta air liurnya yang mulai menetes dari mulutnya untuk membuatku cepat mencapai puncak. Memang benarbenar lihai Bu Ratna, sebelum mencapai waktu lima menit aku sudah tidak tahan lagi menahan pejuku muncrat didalam mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu kami berdua membersihkan diri kembali kekamar mandi, lalu kami kembali ke salon Tante Ratna. Sebelum keluar dari mobil, aku sempat berbisik kepada Tante Ratna. Memang yang lebih tua, sangat paham dalam pengalaman dalam hal ini dibanding dengan yang masih muda. Tante Ratna hanya tersenyum manis saja, sambil turun dari mobilku dan kembali masuk ke dalam salonnya.-&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt; &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1bHpgp02oQRYGn24juKui5SMkf-8eW1_x/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/8137769011706141580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/8137769011706141580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/02/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-tubuh_28.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : TUBUH SEKSI TANTE RATNAH PEMILIK SALLON'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-uv0ic9i8HSg/XHe6e3QT2aI/AAAAAAAAAWE/88BGObExdoE4G_SxyRvMHrvxUJ3pv040ACEwYBhgL/s72-c/foto%2Bkobel%2Bpepek.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-8471388615687167886</id><published>2019-02-26T14:53:00.000+07:00</published><updated>2019-02-26T14:53:16.404+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : PEMBANTUKU YANG MONTOK</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA SEX DEWASA - PEMBANTUKU YANG MONTOK&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;265&quot; data-original-width=&quot;200&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://media0.giphy.com/media/cz7hzNqWaIx68/200w.webp?cid=3640f6095c74e26d69776d4c55f00cc6&quot; width=&quot;483&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href=&quot;https://www.blogger.com/goog_359265270&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Aku sedang diruang kerjaku menulis analisa tentang perusahaan telekomunikasi A yang merupakan kompetitor dari klien utamaku, ketika Siti melewatiku dengan membawa peralatan pembersih, “Permisi pak, mau bersihin kamar dan kamar mandi Bapak..” jelasnya lirih sambil menundukkan kepalanya. Kupandangi wajahnya yang masih tetap menunduk, an kemudian turun kedadanya yang membusung, padat dan tegak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu umur berapa sih sekarang Ti?” tanyaku sambil tetap tidak melepaskan pandanganku dari dadanya. “Saya mau 21 tahun pak, tahun ini,” jawabnya sambil masih tetap menundukkan kepalanya. “Kamu dah kawin ya,” tebakku sambil bersuara agak tegas, walau ngakunya pada istriku masih gadis. “Jangan bohong kamu sama aku ya..” tegasku. Dia makin menundukkan kepalanya dan kemudian menjawab lemah, “Sudah pak, tapi jangan bilang ibu ya pak, saya sangat butuh banget kerjaan ini pak. Anak saya sangat perlu uang untuk beli susu dia pa..” “Ya sudah, sana.. Tapi kerja yang baik dan nurut disini ya, sama aku.. Jangan bantah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong klosetnya jangan lupa kamu gosok yang bersih, ya Ti..” kataku, sambil tak lepas menatap dadanya yang nampak lebih membusung hari ini dengan kaus oblong putih yang agak kekecilan itu.. “Makasih pak, saya akan nurut bapak, tapi jangan bilang ibu ya pak..” pintanya lirih. He….he…he.. ada kartu truf ni buat aku untuk muasin sikecil yang sudah mulai tegak.. Oke untuk hari ini kamu aku biarkan lolos dari incaranku, sambil mulai memikirkan cara untuk dapat menikmati tubuhnya, terutama dadanya sang sangat tegak, padat dan sekal itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu aku sedang mengetik kerjaan didepan komputer ketika Siti lewat untuk membersihkan kamarku.. Hemmhh.. Masiih dengan kaus yang agak ketat, dadanya tampak sangat membusung dan menggairahkan.. “maaf pak mau bersihkan kamar dan kamar mandi bapak..” pintanya sambil masih menunduk.. “Ya sudah sana,” jawabku sambil tak lepas menatap buah dadanya yang indah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melanjutkan pekerjaanku sambil memikirkan cara yang tepat untuk menikmati buah dada pembantu baruku ini.. Ketika kudengar dia memasuki dan membersihkan kamar mandiku, aku segera bangkit dan menyusul masuk ke kamar mandi.. “Ti tolong kamu potongi bulu rambut yang ada ditelingaku ini ya.. Hati-hati tapi kamu, jangan sampai luka..” kataku. Dengan hati-hati dia mulai memotongi rambut di telingaku, dan dengan sengaja kuangkat sikuku, sambil berpura-pura meringis kesakitan, hingga menyentuh tonjolan didadanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia agak mundur sedikit, tapi kembali sikuku mengejar buah dada yang kesat itu. Wah masih padat dan kenyal sekali, sehingga adikku mulai tegak.. Ketika kusuruh dia pindah kekuping kiriku, sekarang dengan telapak tanganku kananku kusentuh, kutekan, dan mulai kuremasi buah dada yang sudah beberapa hari ini menghantuiku.. Dia menjauhkan tubuhnya dan berhenti memotong rambut kupingku.. “Paakk, jangan pak..”pintanya lemah.. Tapi aku segera menghardiknya “Ayo, lanjutkan motongnya!!!” Dengan takut-takut dia melanjutkan kegiatannya dengan hati-hati, dan kembali aku menjulurkan telapak tanganku untuk meremas dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski dia berusaha menghindar tapi aku malah berusaha untuk memasukkan tanganku kebalik kaus ketatnya, dan akhirnya berhasil kusentuh dan kuremas dengan nikmat buah dadanya yang sebagian lagi masih tersembunyi dibalik BHnya. “Pakk, jangan pakk.. nanti dimarahin ibu pakk…”pintanya lirih sambil berusaha lari keluar kamar mandi.. Karena takut nanti dia berteriak, akhirnya ku biarkan di keluar dari kamar mandi.. Uhh… ini buah dada yang terkenyal dan terpadat yang pernah kurasakan… Awas kamu nanti Ti, janjiku pada diriku sendiri.. Aku harus bisa menikmati lebihhh…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya anak-anak memang tidak tidur bersama aku dan istriku..Dan Siti setiap malam tidur dikamar tidur anakku, dan menemani mereka ketika mereka tidur dikamar itu.. Tapi malam itu anak-anak tidur dikamarku, jam 21.00 mereka sudah terlelap dikeloni oleh istriku. Aku masih didepan komputer, ketika kudengar suara langkah kaki Siti menaiki tangga dan masuk kekamar anakku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah.. malam ini aku harus menikmati lagi kenyalnya buah dada si Siti pikirku.. Tiga jam kemudian, setelah yakin istriku lelap dalam tidurnya, aku mengendap-endap mendekati kamar anakku dan menempelkan kupingku kepintu.. Aku yakin Siti sudah tidur, karena dari dalam kamar anakku hanya suara desis AC saja yang terdengar.. Kunci pintu kamar anakku memang sengaja aku sembunyikan, sehingga dengan leluasa aku masuk dan segera menutup kembali pintu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulihat Siti tidur dengan nyenyaknya, dan dada yang membusung itu nampak dengan jelas dibalik setelan dasternya yang longgar.. Kucoba untuk membuka kancing atas dasternya, ternyata dia tidak mengenakan BH malam ini.. Waaahh….pucuk dicinta ulam tiba, pikir ku.. Setelah lima kancing terbuka semua, maka menyembullah buah dada yang bulat dan tegak.. Aku yakin ukurannya tidak kurang dari 36c, dan yang membuatku tambah terangsang karena buah dadanya tetap tegak kencang walau dia dalam posisi telentang.. Kutangkupkan telapak tangan ku pelan-pelan diatas dada indah itu, dan pelan-pelan aku mulai meremasnya.. Wahhh adikku sudah mengeras dengan cepatnya, dan nafsuku makin tak tertahan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera kuhentikan remasanku, ketika dia bergerak hendak pidah posisi walau masih dalam keadaan tidur. Ternyata posisinya malah makin membuatku spaneng.. Sekarang dia telentang sepenuhnya, dan kedua kakinya membuka agak lebar, dengan buah dadanya membusung tegak tanpa tertutupi daster atasnya yang telah kubuka kancingnya.. Aku sudah tak dapat menahan lagi nafsuku yang memuncak, segera kuaposisikan kedua lututku diantara kedua pahanya dan kutindih dia seraya mulutku tanpa basa-basi lagi segera mengulum dan mengisapi buah dadanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti terbangun tapi masih belum sadar apa yang terjadi, dan ketika kesadarannya pulih keadaan sudah terlambat karena buah dadanya sudah sepenuhnya tenggelam dalam kuluman mulutku dan kedua tanganku segera menahan kedua tangannya yang hendak mendorong kepalaku.. Ahhhhh memang enak benar susu pembantu baruku ini.. Benar-benar kenyal dan padat sekali, pantas tetap tegak walau dia dalam posisi telentang dan tanpa penyangga apapun.. Inilah buah dada yang selama ini kuidam-idamkan.. Mulutku tak henti mengulum dan mengisap susu Siti, putingnya kekecap-kecap dengan lidahku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya Siti masih berusaha memberontak, tapi ketika kukunci pinggangnya dengan pinggangku yang berada diantara kedua pahanya, dan kedua tangannya kutahan dengan tanganku, akhirnya dia pasrah dan mengendurkan pemberontakannya.. Aku makin menggila dan mulutku makin gencar menghajar kedua buah dadanya bergantian.. Nampaknya dia tak bisa menghindar dari rangsangan yang timbul dari kuluman dan isapanku pada kedua buah dadanya, sebab matanya muai memejam dan dia seakan menggigit bibirnya sendiri menahan rangsangan itu.. Nafsuku juga makin memuncak melihat ekspresi wajahnya yang mencoba menahan rangsangan yang timbul, dan akhirnya aku coba untuk menarik celana pendek longgar yang dia kenakan sedikit..&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;212&quot; data-original-width=&quot;290&quot; height=&quot;292&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-jMsmWJotI9w/XHTtpRRVsiI/AAAAAAAAAVk/LIoml0A6HqgDNRyRgpkOYVigH7JQdp9_gCLcBGAs/s400/foto%2Bisap%2Bmemek.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dia menahan tanganku yang mencoba menarik turun celana pendeknya, tapi segera kutingkatkan serangan mulut dan lidahku pada buah dada yang membuncah itu. Dari susunya yang kanan, aku berpindah lagi kekiri dan terus tidak berhenti, sambil kembali aku berusaha menarik turun celana pendeknya.. Akhirnya dengan masih tetap menindihnya aku berhasil menarik turun celana pendek sekaligus celana dalamnya hingga ke pergelangan kakinya, dan akhirnya lepaslah celana itu dari tubuhnya.. Yeessss….. terpampanglah tubuh bugil pembantu baruku tetap dibawah tindihanku, dan masih juga mulut dan tangan ku bergantian menghajar kedua buah dadanya tanpa henti..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuhentikan sebentar kegiatanku dengan masih dalam posisi dimana aku duduk diantara bentangan pahanya yang sudah telanjang, dan mulai aku melepaskan kaus dan celana pendek dan celana dalam hingga akhirnya aku dalam keadaan telanjang bulat.. Siti nampak kaget dan agak ketakutan melihat kelakuanku, tapi dia tak bisa berbuat apa-apa karena aku masih tetap mengunci posisinya dibawahku.. Aku mulai lagi mengulum susu Siti bergantian kiri kanan, sambil menindihnya aku mulai menempatkan kontolku tepat diatas vaginanya..&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;424&quot; data-original-width=&quot;422&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-mJtUlSRXBLw/XHTunE0EscI/AAAAAAAAAVs/BWkFxK7O40MSfrJyBjJmdjkPb2yr0qzcQCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot%2B7.png&quot; width=&quot;397&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sambil meningkatkan seranganku pada susunya, kontolku yang sudah mengeras dengan sempurna kutekankan pada mulut vaginanya.. “Paakkk….jangaaann paaakkk….” keluh Siti agak lirihhh.. Nafsuku yang sudah diubun-ubun membuatku gelap mata dan tak menghiraukan desah lirihnya.. Kupegang kontolku dengan tangan kananku, dan mulai kutekankan kemulut vaginanya pelan-pelan.. “Aaahhhh …..sakiiiittt paaakkkkk..” jerit Siti lirih dengan berusaha menggeser pinggangnya kekiri menghindari tekanan kontolku dimulut vaginanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Udah Ti jangan gerak-gerak lagi…” bujukku pelan, sambil kembali menempatkan kontolku pada posisi yang tepat dimulut vaginanya dan kebali kutekan hingga masuk kepalanya saja.. “Addduuuhhh paakk… sakkiiitt paakk..” Kembali Siti hendak menggeser pinggangnya, dan segera aku menahannya sambil sedikit membentaknya dengan galak “Diaamm aja kamu Ti…” Dengan ketakutan akhirnya dia menghentikan usahanya untuk menggeser pinggangnya, dan dengan nikmatnya kembali aku menekankan kepala kontolku kedalam mulut vaginanya.. Yeeessss…. mulai masuk setengahnya, rasanya luar biasa enaakkk..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulihat dia memejamkan kedua matanya dan gigi atasnya menggigit bibir bawahnya menahan sakit dan nikmat ketika kontolku yang berdiameter 5 cm dan panjang 16cm mulai menyeruak makin kedalam… Akhirnya dengan sentakan yang agak kuat akhirnya kontolku masuk sepenuhnya kedalam vagina Siti… Ahhhh.. Benar-benar nikmattt cengkraman vagina Siti, dia mengejan menahan rasa sakit ketika seluruh batang kontolku masuk menghunjam kedalam vaginanya… Rasa-rasanya seperti dipijat dan disedot-sedot.. Akhirnya pelan-pelan aku mulai menggerakan kontolku mundur separo, berhenti sedetik dan mulai maju lagi hingga habis tenggelam dalam cengkeraman nikmat vagina Siti..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutingkatkan pelan-pelan kecepatan gerakan maju-mundurku, dan nampaknya Siti mulai merasakan nikmat yang luar biasa ketika batang kontolku menggesek bagian dalam vaginanya.. Rasa sakit ketika kontolku yang besar habis tenggelam dalam vaginanya, mulai tergaintikan dengan rasa nikmat tadi… Mulai kupacu keras dan cepat hunjaman batang kontolku kedalam vaginanya..”Adduhh… ppaaakkk…” desahnya lirih yang makin meningkatkan nafsuku, sehingga sambil tetap mengayunkan batangku kembali kedua susunya menjadi bulan-bulanan mulut dan tanganku.. “Aaahhhh ….. ini bener-bener enak Ti…” kataku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lebih 15 menit aku mengayun dengan kecepatan yang bervariasi, akhirnya kuhentikan ayunanku dan kulepaskan kontolku dari cengkeraman vaginanya yang luar biasa peret… “Ayo kamu telungkup dan agak nungging Tii..” perintahku agak galak, sambil membantunya telungkup dan menarik agak keatas pantatnya yang sekal, indah, dan membulat itu.. Kuposisikan kembali kontolku yang masih keras kearah mulut vaginanya, dan “…bblleesss…” suara itu mengiringi amblesnya lagi batang kontolku kedalam vagina Siti.. Dan kembali rasa seperti disedot dan dicengkeram otot-otot vagina Siti yang kencang dan masih sempit itu melanda seluruh rangsang syarafku.. Mungkin dia kembali mengejan untuk menahan rasa sakit yang masih terasa dari sodokanku kedalam vaginanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelan kembali kuayun pinggangku kedepan dan kebelakang, sambil tanganku menahan dan meremas pantat Siti yang bulat, sekal, dan padat itu.. Pemandangan itu membuat nafsuku makin kuat, apalagi ketika melihat susunya terayun-ayun tegas mengikuti ayunan pinggangku ke pantat sekalnya, serta erangannya ketika aku menekan habis batang kontolku kedalam vaginanya.. “Aaahhhhh….aahhhhh…. paak sudaaahhh…. paakkk….”erangnya lirih… Justru erangannya menambah nafsuku untuk menghajar dengan cepat dan kuat pantat dan vaginanya, dan kembali kuremas-remas susunya dari arah belakang… Luaaarrrr…biaaassaa……… ..!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lebih dari dua puluh menit aku menghajar pantat dan vaginanya dari belakang, sambil meremas-remas susunya yang indah, aku lepaskan lagi batang kontolku dari cengkeraman vaginanya yang masih erat dan kuat pelan-pelan.. AAHhhhh.. benar-benar nikmat.. Kembali kubalikan tubuh Siti telentang dan kuangkat kakinya sedikit keatas, kembali kudekatkan batang kontolku yang masih keras kemulut vaginanya… Siti sudah benar-benar pasrah dan membiarkan aku mengatur seluruh posisinya dalam persetubuhan ini, walau masih terdengar kembali erangan lirihnya memintaku menyudahi permainan nikmat ini.. “Paakk….suudaaahh ..paakkk..”&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;256&quot; data-original-width=&quot;430&quot; height=&quot;237&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-gabUKw1IbTk/XHTu6mxXhxI/AAAAAAAAAV0/06CQhVcNR1Ub3gypB4ShOWelJCDd5yHhQCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot10.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kuacuhkan permintaannya, dan kembali kuhantamkan batang kontolku kedalam vagina peret dan seret itu.. Ayunanku semakin cepat dan kadang bervariasi dengan ayunan pelan, tiada henti dengan diiringi erangan dan desahannya bercampur dengan suara indah beradunya pangkal kontolku menghantam pangkal pahanya “..plookkkhh…ploookkkhhh…” Pemandangan ayunan tegas kedua susu Siti, seirama dengan ayunan pinggangku, membuat nafsuku memuncak cepat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi cengkeraman otot vagina dan raut wajahnya yang mengejan menahan rasa sakit dan rangsangan yang timbul, membuatku tak dapat menahan lagi untuk meremasi dan mengulumi kembali kedua susunya.. Kadang kugigit kecil karena tak mampu menahan rasa nikmat dan gemasku atas kekenyalan susunya.. Akhirnya setelah lebih dari 20 menit dalam posisi MOT, rangsangan itu memuncak dan kepala kontolku terasa luuaar biiaasssaa nikmat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan ayunanku semakin cepat dan akhirnya aku tak dapat menahan lebih lama lagii, persis ketika air maniku sampai diujung mulut kontolku, segera kutarik keluar dan kumuntahkan air maniku diatas perut, dada busung, dan sebagian wajahnya..”croott..crooot…cr oottttt…crrrooottt thhh ….” ”Aaahhhh….. niikmmaaaaaaatttttt……”eran gku tak dapat menahan rasa luar biasa yang timbul ketika air maniku keluar deras menyemprot perut, dada, dan wajahnya… Setelah habis air maniku keluar, aku rebahkan diriku disamping tubuh Siti yang lemah tergolek telentang setelah kugarap hampir satu jam penuh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia segera menarik selimut yang tergeletak disampingnya, dan menutupi tubuh telanjangnya dengan selimut itu.. Sepintas sempat kulihat dia menitikkan air mata, dan suara tangis yang ditahannya beradu dengan napasnya yang tersengal.. “Udah Ti, gak usah nangis segala..” kataku, seraya mengenakan celana dalam dan pakaianku.. Dia berusaha menahan tangisnya, dan segera kutinggalkan kamar anakku kembali ke kamar kerja untuk mematikan komputer dan masuk kekamar tidurku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulihat istri dan anakku masih tertidur dengan nyenyaknya, kala kulihat jam telah menunjukkan pukul 1.. Kurebahkan diriku disamping anakku, dan kucoba untuk tidur.. Tapi kenikmatan yang baru saja kurasakan masih membayang jelas dalam pikiranku, dan menghalangiku untuk segera tidur.. Kapan-kapan aku harus mengulanginya lagi, pikirku… - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/16kHhp0RU-f0Dvpy6hXMCWuoUZvigLE4P/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/8471388615687167886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/8471388615687167886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/02/cerita-sex-agen-lendir-terupdate_26.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : PEMBANTUKU YANG MONTOK'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://3.bp.blogspot.com/-jMsmWJotI9w/XHTtpRRVsiI/AAAAAAAAAVk/LIoml0A6HqgDNRyRgpkOYVigH7JQdp9_gCLcBGAs/s72-c/foto%2Bisap%2Bmemek.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-3582085787888209678</id><published>2019-02-24T16:00:00.000+07:00</published><updated>2019-02-24T16:00:11.540+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : TIDUR DENGAN IBU TIRIKU SAAT AYAH TDK ADA </title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA DEWASA - TIDUR DENGAN IBU TIRIKU SAAT AYAH TDK ADA&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;510&quot; data-original-width=&quot;406&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-2PZIW2D7kOA/XHJaRHi8i6I/AAAAAAAAAU4/t54PTVPLOy4EbWQPXvilfw_tYhjvqFi9wCLcBGAs/s640/foto%2Bcewek%2Bseksi%2B1.png&quot; width=&quot;508&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; -&amp;nbsp; Sejak menginjak kelas 1 SMA orang tuaku sudah berpisah vdan aku tinggal dengan ayahku. Mungkin karena ego mereka masing-masing membuat perpisahan itu terjadi hanya lantaran perbedaan prinsip saja. Bahkan mereka tidak lagi meikirkan kalau mereka punya satu orang putra yang kala itu sudah beranjak remaja, hingga aku sudah hampir lulus dari kuliahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang memanggilku Biyan, dari nama panjangku Biyanto N. Saat ini aku masih duduk dibangku kuliah namun belum sekalipun aku melakukan cerita ngentot meskipun aku sudah memliki seorang pacar. Mia panggilannya dia adik kelasku di kampusku. Anaknya begitu cantik namun dia memiliki sifat pemalu yang teramat sangat, tapi aku begitu mencintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun karena hal itu aku belum pernah berbuat mesum dengannya, layaknya dalam adegan cerita ngentot. Hingga akhirnya aku melakukannya dengan seseorang yang seharusnya tidak aku lakukan, ya aku melakukan adegan cerita ngentot bersama dengan istri dari ayahku sendiri. Mama Dila aku memanggilnya, karena dia baru 6 bulan menikah dengan ayahku dan orangnya begitu baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dia begitu sayang padaku dari awal dia datang kerumah ini. Umurnya saat ini 34 tahun dari yang aku lihat di kartu identitasnya yang tidak sengaja aku temukan di meja kerja ayahku, seperti layaknya seorang istri dari seorang pria yang sudah mempunyai seorang anak. Dia kelihatan kalau begitu menerimaku dengan sikap baik yang dia tunjukan padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pada suatu ketika, aku bersama mama Dila pergi ke luar kota. Karena aku mendapat tugas dari ayah kalau harus mengantarnya ke salah satu acara keluarga mama Dila, hingga setelah selesai acara kami langsung pamit pulang. namun di tengah jalan mobil yang kami bawa mengalami pecah ban, langsung saja aku mencari bengkel di dekat-dekat situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sudah berada di dalam bengkel kamipun mewnunggu di tempat itu juga, hingga akhirnya hujan mengguyur kota itu. Akupun masih bersama mama Dila di dalam bengkel itu, dengan rebahan di kursi panjang yang ada di sana, aku mencoba tidur di atas paha mama Dila karena tidak ada lagi tempat di sana. Dan aku merasakan tangan mama Dila membelai ramnbutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sadar akupun melakukan hal yang sama, aku mengelus paha mama Dila. Dan dapat aku rasakan kalau kala itu mama Dila terangsang dengan elusan tanganku, karena dengan menyembunyikan tangannya dia meraba kontolku yang saat itu lemas di dalam celanaku karena dinginnya cuaca, namun begitu tangan mama Dila memegangnya kontolku langsung berdiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia mengocoknya perlahan namun begitu nikmat bagiku, aku sempat melirik dan menatap wajah mama. Dia membalas tatapanku dengan senuyumannya, dan terus melakukan kocokan pada kontolku, dia begitu lihai membuat kontolku merasakan kenikmatan yang luar biasa.Tanpa kami duga tukang tambal di bengkel itu memanggil kami karena ban yang kami ganti sudah selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamipun segera beranjak dari sana, dan langsung saja aku masuk mobil. Diikuti oleh mama Dilla yang masuk belakangan setelah membayar semuanya, terus aku melajukan mobil dengan perlahan, hingga akhirnya mama Dila bilang ” Kalau mau mampir ke rumah teman mama dulu Biyan… ” Akupun mengikuti perintahnya setelah dia menyebutkan sebuah alamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sana aku melihat seorang wanita cantik yang sudah bersiap-siap hendak pergi, namun sebelumnya dia bilang sesuatu pada mama Dila dan berkata dengan kerasnya setelah berbisik pada mama ” Kamu tunggu sebentar ya Dil.. aku cuman bentar kok keluarnya.. mo beli sesuatu… ya.. ” mama Dila terlihat tersenyum sambil mengangguk dan wanita itupun keluar dari dalam rumahnya namun sempat melihatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun masuk kedalam rumah teman mama Dila begitu juga dia, sampai di dalam mama langsung menuju ruang tengahnya di sanalah dia langsung melabuhkan ciumannya padaku. Dengan membabi buta mama Dila terus melumat bibirku bahkan dia langsung melepas pakaiannya sendiri. Hingga aku melihat tubuh mulusnya dalam sekejab dan mama Dila tidak membiarkan aku memandanginya terlalu lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena saat itu juga dia dorong tubuhku hingga hampir terjungkal namun dengan lembut kemudian mama menindih tubuhku dari atas. Dia cium seluruh wajahku dan kembali melumat bibirku sedangkan tubuhnya sudah mengangkangi tubuh bugilku, dia terus meliuk-liukkan tubuhnya di atas tubuhku. Sempat kontolku bersentuhan pada memeknya namun dia tidak menghiraukannya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;308&quot; data-original-width=&quot;226&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-re0uMw-DQfQ/XHJcakPpFNI/AAAAAAAAAVE/TCFifnV-_Ew_6N1aUaCvRUCNrd-R4nHgACLcBGAs/s400/foto%2Bngentot5.png&quot; width=&quot;293&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Padahal aku ingin segera memasukkan kontolku pada lubang memeknya. Dengan lembutnya dia lumat bibirku dengan sebelah tangannya menyentuh kontolku dia raba dengan lincahnya. Membuat aku menggelinjang keenakan ” Ooouughhh… oouuugghh.. ayo.. dong.. Ma… aaaaggghhh…aaaaghhh… ” Desahku saat itu kemudian aku melihat mama bergerak dari atas tubuhku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memasukkan kontolku yang seakan menancap di dalam memeknya, lalu dia gerakan tubuhnya ke atas dan ke bawah membuatku begitu horny di buatnya. Bahkan beberapa klai juga aku mengerang ” Ooooouuugggghhh…. aaaaaghhh… aaaaaagghhh…….uuuuuuffffffsss…. aaaaaggghhhh… ” Semakin gencar tante menggoyang pinngulnya saat itu karena dia melihat kalau aku begitu menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun merasa lama mama Dila bergoyang di atas tubuhku, hingga akupun merasakan kontolku seakan bergerak. Dan benar saja tidak berapa lama kemudian keluar spermaku dariv dalam kontol yang seakan bergerak-gerak ” Mama.. aaaagghh… aaaaaaghh… Biyan.. keluar mama… ” Aku dekap tubuh mama begitu juga dia memeluk tubuhku yang sudah bersimbah dengan keringat. - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;allowfullscreen&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1rmecZKxKpm_o4x3saZ8GaTH8TVk6xyLJ/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/3582085787888209678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/3582085787888209678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/02/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-tidur.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : TIDUR DENGAN IBU TIRIKU SAAT AYAH TDK ADA '/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://4.bp.blogspot.com/-2PZIW2D7kOA/XHJaRHi8i6I/AAAAAAAAAU4/t54PTVPLOy4EbWQPXvilfw_tYhjvqFi9wCLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi%2B1.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-8882153064309452249</id><published>2019-02-22T16:59:00.002+07:00</published><updated>2019-02-22T16:59:24.666+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : LILIS ISTRI TUKANG BAKSO YANG ADUHAI</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA DEWASA - LILIS ISTRI TUKANG BAKSO YANG ADUHAI&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;436&quot; data-original-width=&quot;344&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-pPwxaMRTijI/XG_DIcliwrI/AAAAAAAAATk/5UeCdW33JWIhdfTQrasPWm-zO2Mqqb8ngCLcBGAs/s640/foto%2Bcewek%2Bseksi5.png&quot; width=&quot;504&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Malam itu gua sampe rumah sudah sangat larut, sekitar jam 1an. Gua ngeliat Teh Lilis sedang belanja diwarung klontong milik orang Madura, yang pernah gua tanya, “Buka 24 jam ya pak?” Dijawab, “Ngga, cuma sampe pagi kok..” Okee.. Makasih pak.. ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah markir kendaraan, gua bergegas ke warung klontong itu yang jaraknya tak jauh dari rumah gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh, Teh Lilis.. Belum tidur, Teh?”&lt;br /&gt;“Oh, iyaa..” Jawabnya malas. Duh, gak ada peluang nih, batin gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beli apaan, Teh..” Tanya gua lagi.&lt;br /&gt;“Hah? Ituh, tau nih, bapaknya Ria. Minta makan mie..” Jawabnya setengah terkejut. Teh Lilis tampak murung dan melamun. Gua memandanginya dengan seksama. Baru ngeliatin dia aja, dada gua udah berdebar. Kaki gua gemeter. Dan, yap! Iblis berbisik, “tuh bos, dia nyebut Mas Muji “Bapaknya Ria” bos, bukan “Suamiku”. Itu artinya bisa digoyang imannya, bos! Lanjut, bos!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beli apa mas?” Tanya Teh Lilis? Bukan! Tanya orang Madura. Membuyarkan lamunan gua menatap Teh Lilis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh. Rokok pak.. Lupa saya. Sama kopi juga deh..”&lt;br /&gt;“Seduh sekalian kopinya?”&lt;br /&gt;“Gak usah, pak. Eh, tapi kalo airnya baru mendidih, boleh deh..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak disangka, Teh Lilis ikut bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jam segini malah mau ngopi, mas. Gak tidur emangnya?”&lt;br /&gt;“Hehe, iya Teh. Masih ada kerjaan..”&lt;br /&gt;“Emang, Mas kerjanya dimana?” Tanyanya lagi. Sambil bayar gua ngomong, “Kenapa? Teteh mau ikut? Hehe.” dengan pandangan menggoda. Teh Lilis sesaat kaget, lalu tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Duluan, Teh..” Kata gua, kemudian cabut dari warung. Teh Lilis masih menunggu belanjaannya. Dan tak lama, dia pun bergegas pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis cuma berjarak 3 langkah dibelakang gua. Gua sengaja memperlambat jalan gua. Teh Lilis dilema, antara mau duluin gua atau ikutan jalan lambat. Dia milih opsi pertama, mungkin karena sudah ditungguin suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayo, mas..” Katanya saat berada disebelah gua sesaat mendahului.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh, iya Teh..” Balas gua, sok cuek dengan akting mainan gejet. Dalam hati bergejolak, “minta-ngga-minta-ngga..” Akhirnya gua memilih, Ngga! Haha, cupu banget gua. Minta nomornya aja takut! Yaiyalah, takut. Bini orang, sob!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi iblis punya rencana lain. Saat berada didepan ruko/rumah Teh Lilis, dia kembali bersuara sebelum masuk. Seolah memberikan kode, kalo dia mau kok diajak selingkuh.~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Awas, Mas, kesandung! Hehe” godanya, yang melihat gua jalan sambil menatap layar gejet. Gua sok cool, menengok kearahnya dan hanya tersenyum. Ingin rasanya ngomong, “Teh, minta nomor teleponnya, Teh..” Tapi itu namanya main kotor. Kemungkinan didenger Mas Muji besar, jadi gua urung melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kamar, gua menyusun rencana dan tidur. Kopi yang gua beli dan udah diseduh, yang hanya menjadi kamuflase itu pun tak tersentuh. “Biarlah jadi rejeki semut..” Batin gua, lalu tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi-pagi sekali gua bersiap menjalankan aksi. Hemm, seperti apa aksi gua? Stay tune, gaes!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi-pagi sekali gua sudah berada di area sekolahan tempat Ria sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis benar-benar sudah menguasai diri gua. Entah dimana keberadaan malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya, gua akan mulai mendekatkan diri sama Teh Lilis saat dia menunggu Ria. Dan, melihat umur Teh Lilis yang gak tua-tua amat, dugaan gua dia pasti gak akan ikut nunggu Ria sambil ngerumpi sama ibu-ibu lain yang juga mengantar anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dugaan tinggal dugaan. Teh Lilis ikut membaur dengan ibu-ibu. Iblis memberi celah dengan tidak adanya ibu-ibu yang berada di sekitar Teh Lilis yang gua kenal. Jadi, besar kemungkinan juga gak ada yang mengenal gua. Tinggal kemudian gua mencari celah untuk “dilihat” Teh Lilis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari bersiul kearah Teh Lilis, sampai melambai-lambaikan tangan, dia tetap tak sadar keberadaan gua. Tiba-tiba saja ide muncul saat melihat bocah sd keluar dari salah satu kelas (bukan kelasnya Ria), gua langsung mengiming-imingin jajanan dan mengantarnya kembali ke kelas seolah-olah gua adalah sodaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis sedikit kaget melihat keberadaan gua. Gua mengangguk dan tersenyum kearahnya. Setelah si bocah masuk kelas, gua menghampiri Teh Lilis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nganter? Siapa?” Katanya, membuka pembicaraan.&lt;br /&gt;“Oh, iya. Keponakan Teh..”&lt;br /&gt;“Oohh..” Responnya sambil beranjak dari tempat duduk hendak membeli jajanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua sih yakin kalo dia cuma ngasih peluang ke gua, semacem kode minta ditelanjangin. Atau minimal ini settingan iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nungguin sampe pulang, Teh?” Tanya gua. Dia gak gak menjawab, hanya mengangguk. Raut wajahnya tampak risih. Seketika gua bagai tersambar petir. “Anjir, gua cuma kegeeran nih..” Batin gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Teh..” Sapa gua lagi. Pantang menyerah.&lt;br /&gt;“Iya..” Jawabnya, masih dengan raut wajah risih dan cenderung was-was. Gua langsung menyodorkan hp dan minta nomor teleponnya. Dang! Hp gua gak direspon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dia malah bilang, “Nomor Mas aja berapa?” sambil mengeluarkan hpnya dan gua pun pamit duluan setelah memberikan nomor hp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua sih ga yakin dia bakal ngontek gua, tapi atas dasar positive thinking untuk kelakuan negative, gua menunggu kontak Teh Lilis. Tak sampai satu jam, ada pesan masuk ke hp gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada apa ya, Mas? Maaf, saya risih ngobrol ditempat umum. Takut dikira macem-macem. Lilis.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hhhuuaaa.. Teh Lilis. Macam orang dulu aja ngirim Short Messages Service. Hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hehe, kalo gitu saya Teh yang minta maaf. Ga ada apa-apa Teh, mau kenal aja. Mau ngobrol-ngobrol. Kalo smsan gini masih risih ga, Teh? Hehe”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya kalo sms gini ga risih. Kan gak ada yang liat. Mau kenal? Kan udah kenal. Ngobrol kok sama ibu-ibu sih Mas, sama yang masih gadis aja atuh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Duh, Teh. Kalo sama gadis mah ribet Teh, ambekan. Dikit2 ngambek. Hehe. Teh Lilis tiap hari nungguin Ria?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yah Mas, ibu-ibu juga sering ngambek kok. Namanya juga perempuan. Heee. Iya, tiap hari nungguin. Mas tadi anter anaknya ponakan? Kok baru liat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hehe, ngga Teh. Sebenernya cuma alesan buat ketemu Teteh aja ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm. Mas, tolong jangan nelepon saya yah klo saya lagi dirumah. Takut bapaknya Ria tau nanti malah nyangka macet-macet.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan terakhir Teh Lilis gak gua bales, tapi gua berinisiatif langsung meneleponnya. Teh Lilis terasa begitu segan dan risih saat menerima telepon gua. Tapi meski begitu, dia juga tak memadamkan percikan untuk digoda. Gua sebagai lelaki normal yang abnormal tentu saja tak melewatkan peluang begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua mencoba membuatnya nyaman berbicara sama gua. Pelan-pelan Teh Lilis mulai ‘biasa’ dan enjoy dalam berbicara. Sesekali dia bercerita juga bertanya. Nah, kedua hal tersebut adalah koentji sebuah pedekate berhasil atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Teh Lilis menyudahi obrolan via telepon itu karena jam pulang Ria sudah tiba. Gua longok jam tangan, ‘pukul 09:50 WIB’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakhir obrolan gua sempet ngomong, “Kalo lagi suntuk sms saya aja, Teh. Siapa tau malah tambah suntuk..” seraya tertawa. Teh Lilis juga tertawa lepas saat menutup teleponnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua pulang kerumah waktu banci pun belum dandan. Pikiran gua dipenuhi strategi-strategi menelanjangi Teh Lilis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sepertinya, Teh Lilis ini memang minta ditelanjangi. Dia sms gua gak lama setelah gua sampai rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tumben Mas jam segini udah pulang? Gak jalan-jalan dulu sama pacarnya? Lagi marahan ya.. Hehehe”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua sempat kaget mendapati sms Teh Lilis, karena pas gua liat sebelum masuk rumah, Teh Lilis lagi momong Ria di dekat Mas Muji. Mas Muji sendiri sedang melayani pembeli yang gak banyak-banyak amat dan gak sedikit juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hehe, bisa aja Teteh. Lagi nonton tv apa masih di depan Teh? Tadi saya lihat kan Teteh di depan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, lagi nonton tv. Udah ga di depan, banyak pembeli. Lagi sekalian nidurin Ria.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nidurin Ria? Mau juga dong Teh, ditidurin. Ahahaha. Becanda, Teh. Loh, banyak pembeli kok gak bantuin Mas Muji?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm. Untung cuma becanda. Bantuin kok, tapi sambil nonton tv. Heee.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Owgitu..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biajingan, gua keabisan ide sampe cuma begitu doang bales smsnya. ‘Owgitu..’ Sms macam apa itu? Macem lagi wasapan atau bbman aja. Padahal di sms tersedia 140 karakter. Eh, bener apa ngga ya? Bodo, ah. Haha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ditengah keputusasaan balesan sms gua, Teh Lilis memainkan perannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Besok nganter lagi Mas?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nganter, bareng aja Teh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gak ah. Ngerepotin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yah, Teh. Timbang gitu aja ngerepotin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Heeeehe. Boleh deh kalo gak ngerepotin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh, sebenernya emang ngerepotin sih Teh. Kecuali kalo abis nganter trus Teteh nungguin Ria-nya diluar sama saya, baru gak ngerepotin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm. Keluar kemana Mas?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gak usah jauh-jauh Teh. Biar jam setengah sepuluh udah sampe sekolahan lagi. Kemana aja, yang penting bisa ngobrol-ngobrol.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gak ah. Takut ada yang liat Mas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya kalo gitu, kita pergi ketempat yang gak ada orang liat. Hehe.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mas bisa aja. Udahan dulu ya, Mas. Jangan sms lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besoknya, seperti yang sudah dismskan semalem, gua nganter Ria dan Teh Lilis dengan bergaya seolah-olah gak janjian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis sempat bertanya, “Keponakannya mana Mas?” waktu perjalanan ke sekolah. Tapi gak gua jawab, karena pun dia nanya dengan raut wajah menggoda. Jiguri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai sekolahan, Teh Lilis mengantar Ria ke kelas. Gua kemudian meneleponnya, memberitau kalo gua nunggu diseberang jalan utama sekolahan. Teh Lilis hanya membalas dengan suara, “Hmm.. He’em.. Iya. Iya. He’em..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sampai 20 menit, Teh Lilis sudah masuk ke dalam mobil yang gua parkir di minimarket. Gua sedang berada di dalam membeli ‘perlengkapan perang’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil sengaja menyala dan gak gua kunci, Teh Lilis menjalankan semua perintah gua. Nice.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemana Mas?” Tanya Teh Lilis waktu gua baru masuk mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemana ya?” Kata gua sambil memandanginya dari atas sampai bawah, tanpa ada gangguan sedikitpun. Muka Teh Lilis seketika memerah. Kemudian memalingkan pandangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis hanya memakai celana piama. Celana tidur dipadu dengan daster sedengkul dan jaket. Badannya yang bahenol terlihat dari balik pakaian yang berbahan lemas itu. Meski jaket blazernya coba menutupi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua mulai nakal dengan menyentuh bagian rusuknya. Teh Lilis reflek bergoyang. Sekali, dua kali, sampai akhirnya Teh Lilis menghadap gua, lalu meraup wajah gua. Seperti sedang menampar, tapi tanpa tenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bajingan, berani nyentuh gua nih ibu-ibu..” Batin gua. Gua pun langsung memanfaatkan dengan memegang tangannya. Teh Lilis membeku. Gua berdebar tak karuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang penting, cabut dulu aja Teh dari sini..” Kata gua kemudian sambil keluar parkiran dan gas pol entah kemana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijalan, gua menimang-nimang tempat tujuan. Teh Lilis gak banyak bicara, cenderung sedikit grogi. Raut wajahnya juga tampak khawatir. Entah khawatir gua apa-apain atau khawatir perbuatan nekatnya ini ketahuan Mas Muji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan gerbang hotel, gua berhenti dan memandang Teh Lilis. Satu, dua, tiga detik, Teh Lilis tak kunjung memandang balik. Gua menggoyangkan jari di lingkaran stir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis memandang balik. Raut wajahnya bukan sekedar bertanya “Ngapain berhenti didepan hotel?” tapi juga, “..Kalo mau masuk, ya masuk.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua tersenyum lebar. Teh Lilis menghembuskan nafas panjang. Iblis berdendang dijok belakang. Malaikat terbelenggu didalem bagasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mas ngapain kita kesini?” Tanya Teh Lilis saat sudah duduk dibibir kasur hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ngapain ya Teh enaknya? Hehe. Ngobrol aja Teh..” Jawab gua sambil merebahkan badan dikasur. Teh Lilis membelakangi gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kan, kalo ngobrol disini gak bakal ada yang liat Teh..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis sesekali menengok kebelakang, melihat posisi pewe gua. “Sini, Teh, nontonnya sambil rebahan. Kaya waktu saya pertama ngeliat Teteh, kan lagi nonton tv sambil tiduran gini..” Goda gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis kembali menengok dan tertawa malu. “Saya duduk, sih waktu itu. Gak tiduran. Dibilangin bapaknya Ria, mau ada yang numpang kamar mandi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam kamar, hampir selama setengah jam, hanya gua habiskan dengan ngobrol gak jelas. Sama-sama malu. Sama-sama grogi. Tapi lambat laun, Teh Lilis mulai santai dan berkeliling kamar hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk dimeja rias. Ke kamar mandi. Buka-buka kulkas dan baca majalah. Sesekali mendekat ke arah gua untuk bertanya sesuatu yang ada dikamar hotel. Gua pun justru larut dengan menyia-nyiakan waktu yang ada sambil glesoran dikasur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madep kanan, madep kiri, tungkerep, telentang. Glesoran gak karuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya gua bertanya sesuatu, “Eh, Teh. Kok umurnya bisa beda jauh sih sama Mas Muji?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis yang sedang duduk didepan meja rias sambil baca majalah kemudian berdiri. Mukanya seketika kesal. “Saya mau balik ke sekolahan, Mas..” Katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doh, ngambek!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis lalu berjalan menuju pintu, gua langsung beranjak dari kasur dan menahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gua minta maaf kalo ada sesuatu yang menyinggung. Teh Lilis tak bergeming. Gua sedikit menarik tangannya. Yang terjadi kemudian sungguh diluar perkiraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua hanya menarik tangannya pelan untuk mendapat perhatiannya yang sebelumnya enggan memandang gua. Tapi reaksi Teh Lilis seperti baru saja di uppercut Muhammad Ali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia merobohkan badannya yang secara otomatis menimpa badan gua yang lalu terjatuh dikasur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat kami saling pandang. Kedua tangan Teh Lilis berada didada gua, sedikit menopang tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua lalu melingkarkan tangan gua dibadannya. Teh Lilis tak bereaksi. Masih memandangi gua. Gua salah tingkah. Muka Teh Lilis sedikit berubah menjadi sangat serius. Sesekali dia memejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gua meraih kedua tangannya. Badan Teh Lilis sepenuhnya menindih badan gua. Payudaranya yang montok mendarat tepat didada gua. Muka Teh Lilis makin berubah saat gua menggoyangkan badannya. Bibirnya bergerak-gerak seperti ingin melumat atau berkata sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua melepaskan jaket blazzernya. Ariel sudah tegangan tinggi. Kaki Teh Lilis lurus diatas gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua lalu meremas bokongnya agar kakinya terbuka. Dan, yap, Teh Lilis mengangkang diatas gua dengan wajah horny.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ariel yang sudah tegangan tinggi terasa bersentuh dengan bagian vagina Teh Lilis. Gua menggoyangkan pinggul naik-turun sambil meremas bokongnya. Sebentar saja, Teh Lilis sudah mengikuti irama goyangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sssstttt..” Desisnya sambil memejamkan mata. Giginya seperti sedang menggigit sesuatu. Gua makin kencang meremas bokongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap gua remas dan bergoyang, Teh Lilis berdesis sambil mengatur nafas. “Sssssttt..”&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;256&quot; data-original-width=&quot;444&quot; height=&quot;230&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-fbHTWZyv0lA/XG_GRXxtivI/AAAAAAAAATw/UCSvMvtIlt00vupURWQFkq5au57OTlruwCLcBGAs/s400/foto%2Bkobel%2Bmemek1.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tangan gua masuk ke dalam celana piamanya. Mudah saja buat gua karena hanya berbahan kolor. Setelah didalam celana, tangan gua gak meremas bokongnya, tapi langsung menyentuh vaginanya dari atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis langsung mencengkram wajah dan melumat bibir gua. “Eemmm…” Desah gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil berciuman, saling melahap satu sama lain, gua menarik-narik kancut Teh Lilis. Teh Lilis bergeliat sambil menggoyangkan sendiri pinggulnya. “Sssssttt…hhuuu..” Desahnya kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua lalu mulai meremas payudaranya. Teh Lilis memberi ruang dengan sedikit mengangkat tubuhnya yang berada diatas gua. Sebentar saja, gua langsung membuka tali branya dan mengangkat daster serta branya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Payudara montok Teh Lilis menggantung diatas wajah gua. Dia menahan tubuhnya dengan kedua tangan dikasur. Setelah menikmati aroma tubuhnya, gua mulai mengulum puting payudara Teh Lilis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari payudara yang satu, ke yang lain. Secara adil gua kulum dan remas payudaranya. Teh Lilis menggoyangkan badannya saat gua sedang melahap salah satu payudaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menjilati putingnya, gua kembali meremas bokongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis makin menikmati kebejatannya. Dia membuka celananya pake satu tangan dengan gerakan yang dinamis, tanpa mengganggu gua yang sedang melahap payudaranya. “Ssssttt.. Aahh..” Desahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua lalu membalikkan badan. Teh Lilis telentang sambil bergeliat saat gua melepas celana. “Dasternya, buka Teh..” Kata gua saat hendak menjilati vaginanya yang masih tertutup. Teh Lilis membuka dasternya dan tapi kemudian menarik wajah gua dan memberikan ciuman dahsyat. Dia mencium sambil menyedot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua memasukkan tangan ke dalam kancutnya dan menyentuh vaginanya. Teh Lilis makin melumat bibir gua. Lalu gua memaikan jari dimulut vaginanya. Basah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vagina Teh Lilis sudah basah saat gua melepaskan kancutnya, dan saat hendak menjilati, lagi-lagi dia menarik kepala gua. Gua pun akhirnya hanya mengocok vaginanya dengan jari sambil menjilati payudaranya. “Aaaahhhh.. Sssttt.. Aaaauuggghh..” Desahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gua memasukkan satu lagi jari ke dalam vaginanya. Teh Lilis mengerang sambil mencengkaram leher gua. Gua melepaskan cengkramannya sambil mempercepat gerakan jari mengocok vaginanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan hasil maksimal, gua menegakkan dudukan badan. Yang tadinya sedikit membungkuk mengulum payudara, menjadi duduk tegap disamping badan Teh Lilis yang bergeliat keenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan dari sini adalah yang terbaik saat sesi porplei, bro.. Haha. You, know lha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis tak dapat menyembunyikan raut wajah malu bercampur nafsu saat gua sengaja mengocok vagina sambil memperhatikannya. “Enak, Teh..” Kata gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah pertanyaan bodoh macam apa itu. Sialnya, itu pertanyaan yang sering diajukan lelaki saat sedang memberikan nikmat ke wanita yang sesang dieksekusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis menutupi wajahnya dengan bantal saat tak kuasa mendesah. Dia mendesah dibalik bantal. Gua langsung menyingkirkan bantal. Wajah Teh Lilis tampak sudah tak perduli. Dia benar-benar menikmati gerakan jari-jari gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaahhh, aaakkhhh, hhhaaaahhh..” Desahnya sambil meremas salah satu payudaranya. Payudara yang lain, gua bantu meremas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat gua bertanya-tanya. “Ini orang udah punya anak kok pentilnya masih bagus?” Sambil memilin dan meremas buah dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali gua kembali melumat pentil dan payudaranya. “Aaaakkkhhh…” Desahnya, panjang. Kemudian gua makin cepat mengocok vaginanya. Teh Lilis coba merangkul leher gua, tapi tak bisa karena gua menghindar. Ia lalu mencengkram sprei kasur dengan kedua tangan yang berada diatas kepalanya. Melihat pemandangan seperti itu, gua makin semangat mengocok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Teh Lilis memuncratkan cairan dari vaginanya. Badannya bergeliat tak karuan. Ia menahan gerakannya sambil mengatur nafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis terkujur lemas dengan badan sedikit miring. Kedua kakinya menutup vaginanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua lalu mengeluarkan Ariel dan mendekatkan ke wajahnya. Gua ‘memukul-mukul’ wajah Teh Lilis dengan pentungan hansip itu. Lalu mulai menggerayangi mulutnya. Teh Lilis urung membuka mulut, dia tampak sedang masih mengumpulkan tenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua terus berusaha sambil kembali meremas payudaranya. Lalu membuka kakinya yang menutupi vagina. Teh Lilis kembali terlentang dengan posisi sedikit mengangkang. Gua memberikan sentuhan-sentuhan ringan ke sekujur badannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian setelah menjilati payudaranya, gua menciumi bagian pahanya. Posisi gua masih dengan Ariel yang berada di wajah Teh Lilis. Gua lalu merebahkan badan disamping dengan posisi terbalik. 69!&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;700&quot; data-original-width=&quot;467&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-h6zGYNupGo4/XG_HRsVwo8I/AAAAAAAAAT4/_Z3QBxDBfl8XwCPvSWLvagh-lFFWAm0FgCLcBGAs/s400/foto%2Bseks.jpg&quot; width=&quot;266&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dengan posisi menyamping, gua mulai melumat vagina Teh Lilis. Dia langsung meremas Ariel. Lalu gua mengangkat badannya menindih badan gua dalam posisi sempurna 69.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua menjilati vagina Teh Lilis yang terasa asin. Teh Lilis urung melahap Ariel sampai gua memasukkan satu jari kedalam vaginanya. “Oouugghh..” Desahnya, lalu melahap Ariel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ariel terasa hangat dan basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bokong Teh Lilis bergerak-gerak diatas wajah gua. Vaginanya tepat berada dimulut gua. Sementara Ariel keluar masuk mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis makin menikmati tugasnya. Sesekali dia menyedot Ariel dalam-dalam, lalu menjilati dan mengulum bola dragonbol. “Ahhh, enak teh..” Kata gua. Kali ini bukan pertanyaan, ini pernyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis tiba-tiba menegakkan badannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mengocok Ariel, dia merangkak naik dan mengurung Ariel kedalam vaginanya. Jleb!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aahh, Fak!” Respon gua, tak menyangka dia langsung ke topik utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis membelakangi gua dengan kedua tangan memegang sandaran punggung kasur. Ariel terlihat timbul tenggelam dari bokong Teh Lilis yang gua liat dari belakang.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;282&quot; data-original-width=&quot;444&quot; height=&quot;253&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-PR12k109yKM/XG_H0mu00vI/AAAAAAAAAUE/G-HuPwSxXu8oNH82XfMSdSTTPVTQj5rjQCLcBGAs/s400/ngentot%2Bnungging.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Gua memegang bokong Teh Lilis, membantunya bergerak naik-turun, maju-mundur. “Sssssstttt, mmaaasss… Aaahhhh” Desah desis Teh Lilis yang makin cepat menggenjot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu gua bangun dari tidur dan memeluk Teh Lilis dari belakang. Sambil meremas payudaranya, gua menciumi punggungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis makin beringas, dia merangkul gua dengan posisi membelakangi. Nikmat sekali. Lalu Teh Lilis meminta berciuman, dengan senang hati gua melayaninya. Kedua tangan Teh Lilis yang setengah merangkul leher gua, membuat ketiaknya tampak menggairahkan. Sesekali gua memberikan kecupan ke ketiaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tidak harum, tapi juga tidak bau. Yang penting, tidak ada bulunya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan Teh Lilis yang bahenol tak dapat gua tahan lebih lama berada diatas paha gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua lalu* memintanya berdiri, dan mengambil posisi doggy tanpa melepas Ariel yang betah didalam vagina Teh Lilis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis berdiri dengan lututnya, masih dengan posisi membelakangi gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua sedikit membungkukkan punggungnya, sambil meremas payudara. Teh Lilis bergeliat saat lehernya gua kecup-kecup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Keluarin didalem, Teh?” Tanya gua saat bergerak lambat menikmati ciuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan dikeluarin dulu..” Bisiknya, manja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua kemudian menghadapkan wajahnya kearah jam dinding sambil melumat bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia yang paham maksud gua lalu mendorong bokong gua agar masuk lebih dalam. Gua lalu berakselerasi tingkat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Plak! Plak! Plak!” Suara yang keluar, diikuti desahan Teh Lilis, “Aaakkhhh, aaaaakkhh, Maasss.. Sssttt..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak butuh lama dari serangan terakhir, Ariel memuntahkan ludah naga didalam vagina Teh Lilis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oouugghhh…” Desah gua, panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh Lilis langsung membenamkan wajahnya dikasur dengan posisi nungguing. Tampak sperma gua secara perlahan keluar dari dalam vagina Teh Lilis. “Sssstttt.. Hhhaaaahhh..” Desisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sepertinya sperma sudah banyak yang keluar, Teh Lilis merobohkan badannya, tidur tungkerep. - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;allowfullscreen&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/19iQmWmlJVWlMzA59DbJ5YxZWV8bxIOJN/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/8882153064309452249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/8882153064309452249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/02/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-lilis.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : LILIS ISTRI TUKANG BAKSO YANG ADUHAI'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://3.bp.blogspot.com/-pPwxaMRTijI/XG_DIcliwrI/AAAAAAAAATk/5UeCdW33JWIhdfTQrasPWm-zO2Mqqb8ngCLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi5.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-41517632512461669</id><published>2019-02-20T18:04:00.000+07:00</published><updated>2019-02-20T18:04:42.195+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>ACERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : TUBUH MUNGIL DAN SEKSI TANTE LENNY</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA DEWASA - TUBUH MUNGIL DAN SEKSI TANTE LENNY&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;382&quot; data-original-width=&quot;384&quot; height=&quot;636&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-4gM9em90TBY/XG0l8vr_H8I/AAAAAAAAATE/2Tf0wunt1YAcnDiNpxz70WekCVjFsxGOACLcBGAs/s640/foto%2Bcewek%2Bseksi6.png&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Awal cerita Aku naik angkot menuju ke terminal bus. Ketika sudah di atas bus, aku membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya sambil berharap semoga cita-citaku dapat tercapai. Sesampainya di terminal, aku melanjutkan dengan naik angkot menuju perumahan mewah di daerah Darmo.&lt;br /&gt;“Apa ini rumahnya..?” kataku dalam hati.&lt;br /&gt;Nomornya sih bener. Maklum aku belum pernah ke rumahnya.&lt;br /&gt;“Gila.., ini rumah apa istana..?” gumamku bicara pada diriku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku segera menekan bel yang ada pada pintu gerbang. Beberapa saat kemudian pintu gerbang dibuka. Seorang satpam berbadan gemuk mengamatiku, lalu menegurku.&lt;br /&gt;“Cari siapa ya..?” tanyanya.&lt;br /&gt;“Apa betul ini rumah Oom Benny..?” tanyaku balik.&lt;br /&gt;“Ya betul.. sampean siapa?” tanyanya lagi.&lt;br /&gt;“Saya keponakan Oom Benny dari Jember.”&lt;br /&gt;“Kenapa nggak bilang dari tadi, Sampean pasti Den Welly, kan..? Tuan sedang keluar kota, tapi Nyonya ada lagi nungguin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekejap aku sudah berada di ruangan dalam rumah mewah yang diisi perabotan yang serba lux. Tak lama kemudian seorang wanita cantik berkulit putih bersih dan bertubuh seksi muncul dari ruang dalam. Kalau kutebak usianya sekitar 35 tahunan, tapi bagikan seorang gadis yang masih perawan.&lt;br /&gt;Dia tersenyum begitu melihatku, “Kok terlambat Well..? Tante pikir kamu nggak jadi datang..” ucap wanita seksi itu sambil terus memandangiku.&lt;br /&gt;“Iya Tante.. maaf..” jawabku pendek.&lt;br /&gt;“Ya sudah.., kamu datang saja Tante sangat senang.. Pak Bowo.., antarkan Welly ke kamarnya..!” perintah Tante Lenny pada Bowo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku mengikuti Pak Bowo menuju sebuah kamar yang ada di bagian bawah tangga. Aku cukup senang menempati kamar itu, karena aku langsung tertidur sampai sore hari. Ketika bangun aku segera mandi, lalu berganti pakaian. Setelah itu aku keluar kamar hendak jalan-jalan di halamanbelakang yang luas. Ketika sedang asik menghayal, tiba-tiba suara lembut dan manja menegurku. Aku agak kaget dan menoleh ke belakang. Ternyata tanteku yang sore itu mengenakan kimono dengan rokok di tangannya, rupanya ia baru bangun tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh Tante..” sapaku kikuk.&lt;br /&gt;Tante tersenyum, dan pandangan yang nakal tertuju pada dadaku yang bidang dan berbulu lebat. Badanku memang cukup atletis karena sering berenang, fitness, dan aku memang mempunyaiwajah yang lumayan ganteng.&lt;br /&gt;“Kamu sudah mandi ya, Wel..? Tampan sekali kamu..” kata tanteku memuji.&lt;br /&gt;Aku kaget bukan main ketika ia mendekatiku, tangannya langsung mengelu-elus penisku, tentu saja aku jadi salah tingkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya mau ke kamar dulu Tante..” kataku takut kalau nanti dilihat Oom Benny.&lt;br /&gt;“Tunggu sebentar Wel, Tante ingin minta tolong mijitin kaki Tante.., soalnya keseleo waktu turun tadi..” kata Tante Lenny sambil merengek.&lt;br /&gt;Lalu dia duduk seenaknya, hingga kimono yang tidak dikancing seluruhnya tersingkap, dan bagian dalam tante terlihat olehku. Gila.., ternyata ia tidak memakai CD, sempat juga kulihat bulu-bulu tipis di sekitar kemaluannya seperti habis dicukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menahan nafas dan mencoba mengalihkan pandangan, tapi Tante Lenny yang tahu hal itu malah menarik lenganku dan mengangkat kaki kanannya menunjukkan bagian yang sakit. Aku terpaksa melihat betis dan paha tante yang mulus dan padat itu.&lt;br /&gt;“Tolong diurut ya Wel.., tapi pelan-pelan aja ya..” ucapnya lembut.&lt;br /&gt;Terpaksa aku memijit betis tanteku, meskipun hatiku cemas dan bingung. Apalagi ketika aku mencuri pandang melihat paha dan selangkanganya, sehingga nampak sekilas bagian yang berwarna merah muda itu. Tanteku melirik ke arahku sambil tersenyum genit, aku semakin bingung dan malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu pengalamanku di hari pertama di rumah Oom Benny. Sudah tiga Hari Oom Benny belum pulang juga, padahal aku ingin bertemu dengannya, sedangkan tiap malam aku diminta oleh tante untuk menemaninya ngobrol, bahkan tidak jarang disuruh menemani menonton VCD porno. Benar-benar gila.Hingga pada suatu malam tanteku merintih kesakitan. Waktu itu tante sedang nonton TV sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba wanita itu memekik, “Achh.., aduh.., tolong Wel..!” keluhnya sambil memegangi keningnya.&lt;br /&gt;“Kenapa Tante..?” tanyaku kaget dan khawatir.&lt;br /&gt;“Kepala Tante agak pusing.., aduh.. tolong bawa Tante ke kamar Wel..!” keluh tante sambilmemegangi kepalanya.&lt;br /&gt;Aku jadi kebingungan dan serba salah.&lt;br /&gt;“Saya panggil Pak Bowo dulu ya Tante..?” usulku sambil ingin pergi.&lt;br /&gt;Tapi dengan cepat tanteku melarangnya, “Nggak usah, lagi pula Pak Bowo Tante suruh ke Pasuruan ngawal barang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi bertambah bingung. Terpaksa kutuntun tanteku untuk naik ke ruang atas. Tante merebahkan kepalanya pada pelukanku, aku jadi gemeteran sambil terus menaiki tangga.Sesampainya di dalam kamar, tante merebahkan tubuhnya yang seksi itu dengan telentang. Aku menarik napas lega dan bermaksud meninggalkan kamar. Baru saja kubalikkan tubuh, suara lembut itu melarangku.&lt;br /&gt;“Kamu mau kemana..? Jangan tinggalkan Tante.., tolong pijitin Tante.. Wel..!”&lt;br /&gt;Mendengar itu seluruh tubuhku jadi teringat pesan papa agar menuruti perkataan Oom dan Tanteku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan kubalikkan badan, ternyata tanteku telah melepas kimononya. Dan kini hanya tinggal CD saja. Tubuhnya yang masih padat membuat nafsuku naik, payudara yang masih montok dan menantang itu membuat penisku mulai tegang, karena aku belum pernah melihat keindahan tubuh wanita dalam keadaan telanjang seperti ini, apalagi tanteku menggeliat perlahan. Desahan bibirnya yang tipis mengundang nafsu dan birahiku, dan penisku semakin dibuatnya tegang. Kuberanikan diri melangkah menuju ranjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sampai, tanteku yang pura-pura pusing itu tiba-tiba bangkit, lalu memelukku dan mencium bibirku dengan penuh nafsu. Wanita yang hipersex itu dengan cepat melucuti seluruh pakaianku.&lt;br /&gt;“Jangan Tante.., jangan, saya takut..” pintaku sambil mau memakai pakaianku kembali.&lt;br /&gt;“Kalo kamu menolak, Tante akan teriak dan mengatakan pada semua orang bahwa kamu mau memperkosa Tante..” ancam tanteku.&lt;br /&gt;Aku hanya terdiam dan pasrah. Wanita itu kembali mencumbuku, diciuminya dan dijilatinya tubuhku. Begitu tangan halusnya mengenggam penisku, aku langsung membalas ciumannya dan mulai menjilati payudaranya, lalu kukulum putingnya yang berwarna merah agak kecoklatan itu. Tanteku mendesah perlahan.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;521&quot; data-original-width=&quot;800&quot; height=&quot;260&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-58gOU1kG8SU/XG0sNKD6SoI/AAAAAAAAATQ/QTCSqHYxiEMy7gJozyX9JvM--0WQ6tdnQCLcBGAs/s400/foto.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya kami memainkan posisi 69, sehingga penisku dihisap dan dikemutnya. Nikmat sekali, kurenggangkan kedua pahanya sambil kujilat-jilat kemaluannya yang mulai basah itu.&lt;br /&gt;“Ahh.., aahh.., ayo terus jilat Wel..! Jangan berhenti..!” erang tanteku keenakan.&lt;br /&gt;Rupanya tanteku mengeluarkan cairan dari dalam liang kewanitaannya. Cairan itu memuncrat di wajahku, lalu kuhisap dan kutelan semua. Aku semakin terangsang, kujilati lagi kali ini lebih dalam, bahkan sampai ke duburnya. Kemudian kami berganti posisi, kali ini aku berdiri dan tante jongkok sambil mengulum penisku yang sudah sangat tegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata tanteku pandai sekali menjilat penis, tidak sampai lima menit aku sudah keluar.&lt;br /&gt;“Ahh.., ayo Tante.., terus jilat sayang.., acchh..!” desahku sambil kudorong keluar masuk di mulutnya penisku yang besar ini.&lt;br /&gt;“Tante mau keluar nih.., achh.. yeahh..!” erangku sambil kumuncratkan maniku di mulutnya.&lt;br /&gt;Tante menelan semua maniku, bahkan masih mengocoknya berharap masih ada sisanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa saat penisku mulai bangun kembali. Setelah tegang dibimbingnya penisku masuk ke liang kewanitaannya. Kali ini aku di atas dan tante di bawah. Agak susah sih, mungkin sudah lama tidak service oleh Oom Benny. Setelah kepalanya masuk, kudorong perlahan hingga masuk semuanya ke dalam.&lt;br /&gt;“Ayo Wel..! Gerakin dong Sayang..!” pinta tanteku sambil menggerakkan pantatnya ke atas dan ke bawah karena ia sekarang berada di bawah.&lt;br /&gt;Akhirnya kudorong keluar masuk penisku dengan gerakan yang cepat, sehingga semakin keras erangan tanteku.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;311&quot; data-original-width=&quot;550&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-UpJ5oPqVj9E/XG0szFIGWRI/AAAAAAAAATY/gD_HfGA0TKUnsUIAaJ2_yEVhpKGHknpqACLcBGAs/s400/chintya_doll_evilangel.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian aku sudah ingin keluar, “Aahh..! Tante.., Welly udah mau keluar.., ahh..!” kataku.&lt;br /&gt;“Sabar Sayang.., Tante sebentar lagi nih..! Yeahh.. ohh.. ahh.., fuck me Wel..! Kita barengan ya Sayang..? Oh.. yeah..!”&lt;br /&gt;Rupanya tanteku juga hampir orgasme. Rasanya seperti ada yang memijat-mijat penisku dan kakinya dilingkarkan ke pantatku. Tante bergetar hebat dan memelukku sambil kemaluannya mengeluarkan cairan yang menyemprot penisku. Tidak lama aku juga mengeluarkan air mani dan spermaku di dalam vaginanya. Terasa begitu nikmatnya dunia ini. Akhirnya kami berdua terkapar lemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hebat bener kamu Wel.., Tante nggak nyangka baru kali ini Tante merasakan kenikmatan yang luar biasa..!” tuturnya dengan nafas terengah-engah.&lt;br /&gt;Aku diam tak menjawab, tapi dalam hati aku merasa bersalah telah berhubungan dengan tanteku dan takut ketahuan Oom Benny. Tante turun dari ranjang tanpa busana, lalu dia menyalakan sebatang rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana kalau Oom Benny sampai tahu, Tante..? Saya takut.., saya merasa berdosa..” kataku lemah.&lt;br /&gt;Tapi tanteku malah tersenyum dan memelukku dengan mesra.&lt;br /&gt;“Asal kamu tidak memberitahu orang lain, perbuatan kita aman. Lagi pula Oommu itu udah nggak bisa melakukan hubungan badan sejak lama. Dia itu impotent, Wel..!” tutur wanita tanpa busana yang penuh daya tarik itu.&lt;br /&gt;“Jadi semua ini Tante lakukan karena Oom Benny tidak bisa menggauli Tante lagi, ya..?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Ya. Bukan sekali ini saja Tante melakukan hal seperti ini.., sebelum sama kamu, Tante pernah melakukannya dengan beberapa teman bisnis Oommu. Terus terang Tante nggak tahan kalau seminggu tidak disentuh atau dipeluk laki-laki..” tutur Tante.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi geleng kepala mendengar penjelasan tanteku. Lalu aku bergerak mau pergi, tapi dengan cepat tante menahanku dan mengusap-usap dadaku yang berbulu.&lt;br /&gt;“Well.., kamu harus bersihkan badanmu dulu.., mandilah supaya segar..!” ucapnya lembut.&lt;br /&gt;Aku tak menjawab hanya menarik nafas panjang, lalu melangkah ke kamar mandi. Tubuhku terasa letih namun puas juga. - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/12KE816PHpJCLNUZ6JFwIH27aM1-sesDD/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/41517632512461669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/41517632512461669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/02/acerita-sex-agen-lendir-terupdate-tubuh.html' title='ACERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : TUBUH MUNGIL DAN SEKSI TANTE LENNY'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-4gM9em90TBY/XG0l8vr_H8I/AAAAAAAAATE/2Tf0wunt1YAcnDiNpxz70WekCVjFsxGOACLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi6.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-4431365146983568592</id><published>2019-02-19T17:08:00.005+07:00</published><updated>2019-02-19T17:08:55.824+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : PERSELINGKUHAN EMBA VINA YANG SEKSI</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA SEX DEWASA - PERSELINGKUHAN EMBA VINA YANG SEKSI&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;396&quot; data-original-width=&quot;354&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-QhP08G94rhw/XGvLr8EPzVI/AAAAAAAAASY/0975YOZR4X0DDFY88PJ010aFs1AonAwDACLcBGAs/s640/foto%2Bcewek%2Bseksi4.png&quot; width=&quot;572&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;- Awal cerita Setelah beberapa waktu aku menungu kereta, pada akhirnya kereta datang dan aku segera naik ke kereta. Sekitar 10 menit kereta berhenti, tidak lama kemudian kereta pun berangkat. Setelah aku duduk aku pun segera tidur karena tubuhku terasa lelah akibat begadang semalaman bersama sahabat-sahabatku. Setelah beberapa saat aku tertidur, pada akhirnya aku pun terbangun karena merasa kereta sedang berhenti di salah satu stasiun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu naiklah penumpang pasangan suami istri yang masih muda beserta anak-nya yang masih kecil, kira-kira umur 2 tahunlah. Sejenak aku terpana melihat penumpang itu, karena Ibu muda cantik namun suaminya biasa-biasa saja, dalam hati aku berkata, kog bisa ya cowok kayak gitu dapet istri yang luar biasa cantik dan semok kayak gitu. Sang istri selain cantik dia juga tinggi dan bertubuh sintal, so wow deh pokoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh benar-benar luar biasa ibu muda itu, apalagi ketika aku melihat buah dada dan pantatnya, beuh.. mantap guys. Ketika itu Ibu muda itu mengenakan celana panjang ketat dan kemeja panjang ketat yang nampak indah sekali ditubuhnya. Tidak lama kemudian mereka pun mulai duduk. Tidak kusangka ternyata letak bangku mereka bisa bersebelahan dengan kursi yang aku tempati, rejeki nih, ucapku dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama setelah mereka duduk, kereta-pun berjalan kembali. Kira-kira setelah 30 menit kereta berjalan, suami dan anak ibu muda itupun terlelap. Karena Ibu muda itu tidak tidur, maka saat itu aku pun memberanikan untuk menyapa dan membuka obrolan dengan wanita itu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ngomong-ngomong tujuan Mba mau kemana ?, ” ucapku berbasa-basi.&lt;br /&gt;“ Oh saya mau ke Jogja dek, saya mau jenguk mertua saya yang lagi sakit dek. Adek sendiri mau kemana? ” ucapnya, kemudian bertanya kembali padaku sembari tersenyum cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Saya mau ke Jogja juga Mba, soalnya besok saya harus kuliah hehe. Oh iya nama Mba siapa? perkenalkan nama saya Rony” ucapku sembari mengulurkan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Oh adek ini mahasiwa. Namaku Vina Dek, suamiku Dery dan nama anakku Davian” ucapnya, sembari menyambut tanganku untuk berjabat tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama setelah itu, obrolan kamipun mengalir kurang lebih satu jam. Jujur saja aku ini termasuk orang yang pandai bicara dan bisa membuat seseorang yang baru kenal denganku merasa nyaman denganku, hehe. Bahkan Mba Vina sempat tertawa terbahak-bahak karena aku sedikit ngebanyol. Tidak kusangka Mba Vina ini orang-nya terbuka dan Friendly seperti aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan juga, ketika canda’an ku mulai menjurus kearah sex dia tidak marah, malahan dia membalas dengan lelucon yang lebih menjurus lagi. Bener-bener nih Ibu muda hot banget. Dalam obrolan kami, sesekali mataku melirik belahan buah dadanya yang sedikit terlihat dari celah kemejanya yang tanpa dia sadari 1 kancingnya terbuka di bagian buah dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu aku merasa Mba Vina mulai salah terangsang dengan candaanku. Aku berkata seperti itu karena aku melihat posisi duduknya mulai gelingsutan tidak jelas ketika aku bertanya tentang bagaimana cara menyenangkan wanita di ranjang. Dari jawaban-jawaban seputar sex dari Mba Vina, nampaknya dia buka tipe wanita yang suka dengan cara sex anal dan oral sex.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mba Vina saat itu mengatakan sudah beberapa kali mempraktekan berbagai posisi sex kecuali cara sex anal dan oral sex dalam 3 tahun pernikahannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu perbincangan kami pun terpaksa terputus karena Mba Vina permisi ke kamar kecil. Ketika Mba Vina menuju kekamar mandi, tiba-tiba otak mesum ku muncul ketika Sebelumnya aku sudah tahu kalau kunci kamar mandi itu rusak, karena saat kereta berhenti aku sempat buang air kecil di toilet kereta itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Mba Vina pun bergegas pergi kekamr kecil dan aku pun membuntutinya. Kini sampailah aku didepan toilet itu. Aku yang sudah berada didepan toilet itu, melihat nampaknya Mba Vina tidak sadar bahwa pintunya tidak terkunci dan agak terbuka sedikit. Di saat itu aku melihat Mba Vina dengan santainya melepas celananya hingga bagian lutut dan saat itu posisi dia membelakangiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melihat Mba Vina yang setengah telanjang itu, dengan tiba-tiba aku pun terangsang berat. Dengan cepatnya segera aku membuka pintu kamar mandi dan menyelinap ke toilet itu. Setelah berada dalam kamar mandi itu aku langsung membekap mulutnya dengan tangan kiriku, sedangkan tangan kananku memegangi tangan Mba Vina yang hendak menaikan celana dalam nya. Kemudian aku berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Mba ini aku Rony, tolong jangan teriak yah !!! aku mohon Mba, aku hanya ingin Mba mengajarkan aku bagaimana cara memuaskan wanita dalam hal sex” ucapku sambil menampakkan wajah memelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya dia sempat mau berontak dan menggelengkan kepalanya, namun karena aku sang penakhluk wanita, saat itu pun akhirnya Mba Vina menerima permintaanku. Yang membuat aku hebat ketika itu aku bisa membuat mataku sendiri berkaca-kaca seperti orang ingin menangis, bahkan aku berpura-pura menangis terisak didepan Mba Vina.&lt;br /&gt;Melihat Mba Vina sudah menyetujui permintaanku, akupun dengan cepatnya langsung membuka resletingku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku pun mengeluarkan Torpedo ku dari sarangnya dari selah resleting yang telah aku buka tadi. Untuk ukuran Torpedoku memanglah biasa-biasa saja, dengan panjang 15 cm dan diameter 3 cm tapi lumayanlah kalau untuk cewek lokal, hehe. Setelah itu Mba Vina pun berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baiklah Rony Mba akan mengajari kamu, ngomong-ngomong Rony udah pernah ciuman belum?” tanyanya padaku.&lt;br /&gt;“Terima kasih ya Mba dan saya udah pernah ciuman Mba” ucapku berterima kasih sembari masih menunjukkan wajah memelasku.&lt;br /&gt;“Yaudah sekarang kamu coba cium Mba” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa buang waktu aku pun mulai memeluknya dan menciumnya. Pada awalnya Mba Vina tidak begitu bergairah, namun setelah lidahku berusaha masuk kedalam mulutnya dia pun membalas dengan sangat agresif dan liarnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ciuman kamu lumayan juga yah Rony” ucapnya menghentikan ciuman sejenak dan aku tersenyum berpura-pura malu.&lt;br /&gt;“Sekarang kamu coba buat aku terangsang sebisa kamu Ron, tapi sampai leher aja yah, jangan lebih” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar ucapannya itu aku pun senang sekali, rasanya seperti mendapat emas 2 kg para pembaca, haha.. Kemudian aku pun memulai ciumanku dari telinganya, lidahku yang liar, kini mulai menggerayangi dan menciumi bagian belakang telinga Mba Vina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ouhhhh… Sssss… Aghhhh…” desah Mba Vina ketika ciumanku mulai berpindah ke lehernya.&lt;br /&gt;Saat itu aku menjilat dan mencium leher putih nya yang harum itu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Oughhhh… enak Rony… Sssss… Aghhhh… Euummmm… terus Rony… Ughhhh… jangan di cupang ya Rony… Sssssshhh… ” ucapnya berbisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun menuruti perkataan Mba Vina, aku tahu kalau sampai aku meninggalkan bekas cupangan dilehernya, bisa-bisa Mba Vina ketahuan suaminya. Kemudian aku pun mencoba bergerilya dengan memasukan tanganku kedalam bajunya saat kedua tangannya terangkat memeluk leherku. Nampaknya Mba sudah terlambat untuk menolak perlakuanku itu. Karena saat itu kedua tanganku sudah masuk kedalam baju dan meremas-remas buah dadanya dari luar BH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bisa dia lakukan hanyalah mengerang dan mendesah karena kuserang leher dan kedua buah dadanya secara bersamaan,&lt;br /&gt;“ Oughhh… Rony kamu nakal ya… Ssss… Aghhhh…” ucapnya tanpa penolakan karena nampaknya dia sudah terangsang berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menjawab akupun segera mengangkat bajunya sampai sebatas leher saja, setelah terangkat kini nampaklah dua gunung kembar yang masih terbungkus Bra. Sungguh beruntungnya aku karena kancing BH nya ada di depan. Sekilas kulihat ukurannya 34 B, Beuhh… mantap kawan. Dengan cekatan kemudian aku pun membuka kancing BH nya, kini nampaklah buah dada yang montok dan putih itu. Tanpa buang waktu, akupun kemudian mengkulum puting susu kanan nya dan yang kiri aku plintir-plintir,&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;204&quot; data-original-width=&quot;356&quot; height=&quot;228&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-7sMIoNUzpZU/XGvT-mUP49I/AAAAAAAAASk/xS3WBmyzRgAb5J8W-2QlCf8VLc5I10yJACLcBGAs/s400/foto%2Bkobel%2Bmemek.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“ Ssssss… Aaaaaaahhhh… Eummmm… Ron… kamu apakan putingku… Aoghhhh…” desah nya sambil bersandar di pintu toilet itu.&lt;br /&gt;“ Sssss… Geli Ron… Aghhhhh… Ron cukup Ron… Oughhhh… enak sekali Ron… Aghhh…” racau nya makin keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu karena aku takut ada yang mendengar skandal kami, saat itu aku pun mencium bibir Mba Vina sembari tangan kananku meremas buah dada kanannya dan tangan kiriku mengelus kewanitaan nya yang ternyata sudah becek. Saat itu kedua tangan Mba Vina tidak berdaya karena terjepit punggungnya sendiri, sedang tubuh Mba Vina tidak bisa bergerak karena tertindih tubuhku dan terhimpit pintu Toilet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tubuhnya semakin menggelinjang kuperlakuin seperti itu. Tidak lama kemudian kemaluan Mba Vina makin lembab, disini aku lagi-lagi memasang perangkap, sejenak kuhentikan cumbuanku hingga Mba Vina merasa canggung.&lt;br /&gt;“Loh.. kok berhenti Rony, ayo terusin dong, mbah udah enak nih, nanggung banget nih rasanya, buat aku orgasme dong!!!” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya Mba, tapi sekarang aku masukin ya kontol aku, soalnya dari tadi udah tegang banget nih Mba” rayuku.&lt;br /&gt;“Jangan Rony, ingat Rony aku udah bersuami…” ucapnya sedikit menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yaelah Mba cuma digesek-gesekin aja kog Mba, aku janji nggak bakal aku masukin ke Memek Mba, aku kan juga mau keluar Mba, Boleh ya Mba Please… !!!” rengekku sambil mulai kembali membelai-belai buah dadanya dan tanganku satunya mengelus-elus Torpedoku yang sedari tadi menganguk-angguk karena sudah tegang.&lt;br /&gt;Mendapat serangan psikologis seperti itu terus-menerus akhirnya Mba Vina pun luluh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Okey, tapi janji yah cuma digesek-gesek aja, nggak lebih…” pintanya sambil kududukkan dia ke kloset.&lt;br /&gt;“ Iya Mba aku janji, makasih ya Mba Vina sayang” ucapku dan kukecup singkat bibirnya sambil ku posisikan tubuhku sedemikian rupa hingga penisku terhimpit diantara pangkal pahanya persis di mulut kewanitaan nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangin para pembaca, kini posisi kami duduk berhadapan dan aku terlihat seperti memangku Mba Vina dan kakinya memeluk pinggangku sedang tubuh kami seperti berpelukan. Kemudian aku-pun mulai menggoyang pantatku sehinnga kemaluan kami bergesekan. Hal ini membuat kami sama-sama merasakan nikmat. Tak lupa kami tetap berciuman dan saling meraba. Saat kembali kuserbu lehernya, Mba Vina mulai mendesah dan merancau lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desahannya makin sering saat kumulai menggesek dengan cepat. Hal ini membuatku semakin terangsang, rasanya aku ingin sekali segera memasukkan penisku kedalam hangatnya liang senggam milik Mba Vina. Saat asyik saling menggesek hingga kurasakan cairan kewanitaan nya makin membanjiri penisku, tanpa Mba Vina sadari kumasukkan penisku secara mendadak dan cepat hingga mentok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oughhh… meski sudah pernah melahirkan tapi kewanitaan nya masih ketat menjepit penisku. Kelihatannya leher rahimnya dangkal, buktinya pangkal penisku masih diluar sekitar 2 cm saat kurasakan ujung penisku membentur bagian terdalam kewanitaan nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sssssss… Aghhhh… kog dimasukin Ron?? buruan cabut Ron!! ingat Ron aku sudah bersuami, ” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu aku tidak menghiraukannya, bahkan aku melanjutkan dengan terus menggoyang pantatku sehingga penisku mulai bergerak menikmati jepitan kuat, hangat dan lembab kewanitaan nya sambil menciumnya agar tidak bisa berteriak. Posisiku yang sedikit menindih Mba Vina, hal itu membuatnya tidak bisa berdaya dan hanya bisa pasrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya Mba Vina terus meronta, tapi karena kondisinya yang mendekati orgasme saat kumasukkan penisku membuat Mba Vina akhirnya menyerah dan malah menikmati goyanganku. Aku goyangkan pantatku dengan semangat dengan beberapa variasi goyangan. Kadang maju mundur, kadang kiri kanan, kadang memutar. Hal ini membuatnya semakin melayang,&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;268&quot; data-original-width=&quot;475&quot; height=&quot;225&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-Re4P8iQbZMY/XGvVTseCsqI/AAAAAAAAASw/p-Xfp9W9HUoo7QkFxXlQNexLb4abR9iHQCLcBGAs/s400/sample_475x268.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Oughhh… Ron… kamu apakan Memeku, enak sekali Ron… Aghhh… Sssss… Ron, aku udah nggak tahan Ron, aku mau keluar Ron…” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Keluarin saja Mba Vina sayang… Oughhh…. kewanitaan Mba enak sekali… Ssssss… Aghhh ” pujiku sambil mempercepat goyanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ron… aku keluar, Aghhhhhhhhhhh…” desahnya menikmati orgasme panjang yang dirasakan.&lt;br /&gt;“Syuuuurrr…..” terasa penisku merasakan siraman lendir nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ron, nikmat sekali bercinta denganmu, makasih ya sayang, baru kali ini merasakan orgasme yang luar biasa, terus terang saja suamiku hanya peduli dengan dirinya sendiri. Oh iya kamu belum keluar ya?” ucapnya sambil kembali menciumku.&lt;br /&gt;“Sebentar lagi Mba… masih bolehkan aku menggenjot memek Mba?” tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Boleh dong sayang, kamukan sudah membuatku melayang, sekarang giliran kamu menikmati tubuhku semaumu, tapi aku yang diatas ya Ron” ucapnya sembari berganti posisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini posisi sex kami WOT (Women On Top), kini Mba Vina duduk dipangkuanku dan posisinya berhadapan denganku,&lt;br /&gt;“ Sekarang biar Mba yang puasin kamu sayang, Rony haus nggak ??? mau minum Asi ??, ” tanyanya sambil menyodorkan buah dadanya untuk kukenyot lagi sembari mulai menggoyang pantatnya maju mundur.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;698&quot; data-original-width=&quot;550&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-xvbgOgRXP_Q/XGvVghtPatI/AAAAAAAAAS0/gldIaGnZx8wXUWPJaxvdrHYBsHI27bbDgCLcBGAs/s400/foto_ngentot_memek_13.jpg&quot; width=&quot;315&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Mba Vina membalas perlakuanku kepadanya yaitu dengan merubah arah goyangan pantatnya. Aku hanya menikmati itu semua sambil menjilati dan ku kenyot buah dadanya serta mendesah sesekali di telinganya. Hal ini membuat Mba Vina makin bersemangat dan kembali terangsang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oughhh… Ron, kontolmu enak sekali… Ssssss… Aghhhh…” racaunya.&lt;br /&gt;“Memek Mba juga enak… Sssss… Aghhh… bentar lagi aku mau keluar Mba… Aghhhhh…” ucapkuku yang disambut dengan menggilanya goyangan Mba Vina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian aku pun hampir mencapai klimaks ku, dan saat itu Mba Vina juga merasakan hal yang sama. Nampaknya Mba Vina akan mendapatkan orgasme keduanya, karena saat itu kewanitaan nya makin menjepit penisku dan desahan nya makin sering saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ron… aku ingin keluar lagi, Oughhhh…” ucapnya.&lt;br /&gt;Baru saja Mba Vina berkata seperti itu, tiba-tiba kurasakan kejantananku berdenyut denyut seperti akan ada yang keluar dari dalam kejantananku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mba aku keluar Mba, Crotttttt… Crotttttt… Crotttttt… Aghhhhhhhhh…” desahku mengiringi muncratnya spermaku kedalam liang senggama nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasakan semburan lahar panasku, tidak lama kemudian Mba Vina pun juga orgasme,&lt;br /&gt;“Aku juga keluar sayang, Aghhhhhhhhh…” desah Mba Vina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kami mendapatkan kimaks kami, kini kami pun segera kembali berciuman dengan rakus sambil menikmati orgasme berpelukan. Selama beberapa saat kami terus berciuman hingga akhirnya melepaskan pagutan mesra kami. Mba Vina berbisik,&lt;br /&gt;“Terima kasih ya Rony sayang, kamu sudah memberiku nikmatnya sex yang belum pernah kudapatkan dengan suamiku” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya Mba”, aku juga terima kasih karena Mba sudah memberikan dan mengajarkan sex kepadaku, Oh iya Mba tadikan aku keluarin didalem, nanti kalau Mba hamil gimana ???, ” tanyaku ragu.&lt;br /&gt;“Udah kamu tenang aja Ron, aku lagi nggak subur kog, lagian kalau aku hamil kamu nggak perlu kuatir, kan aku sudah bersuami… hehe…” ucapnya dengan santainya. - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1uoXUSE8BCXsNfI-LIKoFkliTpJfc5dpp/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/4431365146983568592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/4431365146983568592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/02/cerita-sex-agen-lendir-terupdate_19.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : PERSELINGKUHAN EMBA VINA YANG SEKSI'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-QhP08G94rhw/XGvLr8EPzVI/AAAAAAAAASY/0975YOZR4X0DDFY88PJ010aFs1AonAwDACLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi4.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-4783968233771279116</id><published>2019-02-17T14:53:00.000+07:00</published><updated>2019-02-17T14:53:13.442+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : SETUBUHI TANTE NITA DIDAPUR</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA SEX DEWASA - SETUBUHI TANTE NITA DIDAPUR&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;508&quot; data-original-width=&quot;396&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-JOQz29NsNuY/XGkQlmmsb-I/AAAAAAAAAR4/bL4zfjZqtDAbJ9DDdgdzH8QOw0hLjkjXgCLcBGAs/s640/foto%2Bcewek%2Bseksi3.png&quot; width=&quot;498&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Waktu ítu gua dí ajak temen gua buat líat hasíl lukísan yang dí bíkín temen gua ítu, cewe día dí bawah gua satu tahun se enggaknya gua seníor díanyalah… sewaktu gua tíba dí rumah día ada seorang waníta sexy, cantík, waaahh susah deh buat díomongín pokoknya top banget, lalu día senyum ama gua.“Eh Nít sapa tuh?” tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oo Tante gua tuh Ndry kenapa? Suka?”..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yeeee enak aja loe,” jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yuk gua kenalín ama Tante gua,” ajak Níta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aloo Tanteeee,” kata Níta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ehh udah pulang Nít?” tanya Tante Císca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“íya Tan,” jawab Níta..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh íya Tan kenalín níh temen Níta”.. lalu Tante Císca mengulurkan tangannya begítu juga gua..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Císca,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Andry,” kataku, waaahh tangannya lembut banget langsung otak gua jadí gak karuan untung Níta ngajak gua masuk kalo gak udah deh otak gua ngeres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah gua liat hasíl lukísan sí Níta gua ngobrol-ngobrol ama Níta dan Tante Císca. Enak juga ngobrol ama tantenya Níta cepet akraban orangnya tapí setengah jam kemudían Níta pamít ke belakang dulu otomatís tínggal gua dan Tante Císca saja berdua. Tante Císca yang memakaí celana street dan kaos típís membuat jantungku mulaí gak karuan, tapí gua ngejaga supaya tídak ketauan kalo gua lagí merhatíín Tante Císca, kamí ngobrol ngalor-ngídul lama-lama duduknya semakín dekat denganku waaahhhh, makín dag díg dug aja níh jatung gua.. gímana enggak Tante Císca yang putíh mulus ítu duduknya ngangkang bebas banget píkírku apa día kagak malu ama gua apa? Lambat laun pembícaraan kamí mulaí menjurus ke hal-hal yang berbau sex.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ndry kamu punya cewek?” tanyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Blom tan,” jawabku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tante sendiri kok sendirian …?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hhhmm gak kok kan ada Nita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maksud saya laki-laki yang jagain Tante siang dan malem lho.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ooooooo Tante cerai sama om 2 tahun yang lalu Ndry…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tante gak kesepian..?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tak tuh kan ada Nita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maksud saya yang nemenin Tante malem hari.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ih kamu nakal yah.” kata Tante Cisca sambil mecubit pahaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otomatis meringis kesakitan sambil tertawa… hehehhehee…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bener Tante gak kesepian?”, gua bertanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tante Cisca bukannya menjawab, dia malah memelukku sambil menciumiku, aku kaget campur seneng. Sewaktu kami bergumul di ruang depan tiba-tiba Nita dateng, untung tadi pintu yang mau ke dapur tertutup kalo ketauan Nita bahaya nih.. kami menghentikan pagutan kami.. lalu Tante Ciscapun pergi ke kamarnya sambil malu-malu. Setelah Nita datang gua langsung pamitan, lalu gua pamitan ama Tante Cisca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tante, Andry pulang dulu,” kataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lho kok buru-buru?” tanya Tante Cisca sambil keluar kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada keperluan lain Tan,” jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lain kali ke sini lagi yah,” kata Tante Nita sambil mengerlingkan matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ooooo iya Tante,” kataku sedikit kaget, tapi agak seneng juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kejadian itu gua jadi kangen ama Tante Cisca. Suatu hari gua lagi jalan sendirian di mall, gua gak nyangka kalo ketemu ama Tante Cisca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allo Tante,” sapaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hi Andry,” jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mau kemana Ndry.?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hhhhmmm lagi pengen jalan aja Tante.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu ada waktu.?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalo gak ada gak papa..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Emang mau ke mana Tan.?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Temenin Tante makan yuk..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waaaahhhhh… tawaran itu gak mungkin gua tolak jarang-jarang ada yang traktir gua, maklum gua anak kostan heueuehueuh. Tanpa berpikir panjang gua langsung mengiyakan tawarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kami makan Tante Cisca ngajak gua keliling sekitar Bandung. Tanpa kita sadari kalo malam udah larut. Waktu itu jam menunjukkan pukul 22.30. Lalu gua ngajak Tante Cisca pulang, gua di anter ama Tante Cisca sampai depan rumah kostan gua. Tapi sebelum gua keluar dari mobil gua kaget campur seneng Tante Cisca menarik badan gua lalu menciumiku dengan ganas. Kami berpagutan lumayan lama. Lama-lama gua makin panas lalu gua ajak Tante Cisca masuk ke dalam kostan gua. Lalu kami masuk setelah di dalam Tante Cisca menubruk badan gua hingga kami berdua jatuh di atas kasur. Lalu kami beerciuman lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba tangan gua yang nakal mulai mengerayangi badan Tante Cisca yang sexy. Setelah itu gua buka tank top Tante Cisca. Wooowww ternyata dia tidak memakai BH itu membuat gua gampang buat menikmati indahnya payudara Tante Cisca yang indah itu. Tante Cisca mulai mengerang keenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ooooooohhhh.. Andryyy.. remas terushhhh,” kata Tante Cisca mendesah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar itu aku makin menggila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gua gigit putting susu Tante Cisca…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaaccchhhhhh… enak sayang.. terussshhh…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu gua buka celana jeans Tante Cisca, sambil terus kupermainkan gundukan kembar itu dengan rakus setelah gua buka celana jeans tante Cisca, gua buka CD Tante Cisca yang berwarna hitam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ooooohhhhh indah betul pemandangan malam ini gumamku dalam hati. Lalu aku pun menyuruh Tante Cisca buat membuka pahanya lebar-lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baik sayang. lakukan apa yang kau mau..”&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;214&quot; data-original-width=&quot;396&quot; height=&quot;215&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-wIL7sxY567s/XGkSS-M3xMI/AAAAAAAAASE/I7TJH4W_qXgRkGN19avalIrOHKdnbAC6QCLcBGAs/s400/jilat%2Bpepek.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lalu gua benamkan muka gua ke selangkangan Tante Cisca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaaacccchhhhhhhh… geli sayang,” jerit Tante Cisca, badannya bergoyang-goyang ke kanan dan ke kiri menahan nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaaaaccchhhhhhh terus sayang.. oooohhhhhhhh”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua jilat, gigit, jilat lagi hhhhmmmmmmm… memek Tante Cisca harum. Lalu tangan Tante Cisca mencari-cari sesuatu di balik celana dalamku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wwoooooowwwww,” jeritnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku gak percaya punyaan kamu gede Ndry…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tante suka?” tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Suka banget..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kupermainkan lagi memeknya, kami bermain 69 Tante Cisca melumat kontolku dengan rakusnya, sampai tiba saatnya dia mulai merengek-rengek supaya kontolku dimasukkan ke dalam liang memeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ndryyyy.. sekarang sayang aku gak kuaatttthhh.!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang Tante..?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya sayang cepaaattt.”&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;308&quot; data-original-width=&quot;226&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-7JggWd7HnVs/XGkSoX5U7YI/AAAAAAAAASM/6NClvn5sih8BhafNi04SUg_SRPiBZ-RQACLcBGAs/s400/foto%2Bngentot5.png&quot; width=&quot;293&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lalu gua menaiki badan Tante Cisca perlahan-lahan gua masukin kontol gua… oooooohhhhhh… sleeeepp perlahan-lahan kontolku pun kubenamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tante Cisca sedikit teria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaaaaccccchhhhhhh Ndryyyyy”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memek Tante Cisca masih sempit, hangat aahhh.. pokoknya enak banget…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masukin yang dalem Ndryy… oooohhhhhhh.!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Goyangin Tante..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slepppp… sleppppp… sleeppppp.. kontolku keluar masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ooohhhh…. ooohhhhhhh.. ooohhhhhhhh……” kami berpacu untuk mencapai klimaks dan akhirnya kami pun keluar sama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kami puas bercinta kamipun tertidur pulas dan bangun kesiangan untung waktu itu temen-temen sekostanku sedang mudik, jadi aku gak terlalu khawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu hebat tadi malam Ndry sampe aku kewalahan” lalu Tante Cisca pun pamitan untuk pulang lalu dia berkata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lain kali kita main lagi yah aku masih penasaran ama kamu Ndry”….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalo kamu mau apa-apa bilang aja ama Tante ya jangan sungkan-sungkan!!”..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baik Tante,” kataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Tante Cisca pun pulang dengan wajah berseri-seri, setelah kami melakukan percintaan itu kamipun melakukannya berulang kali dan hubungan kamipun masih berlanjut hingga kini, tapi hubungan yang tanpa ikatan, hanya hubungan antara orang yang haus akan sex dan semenjak itu akupun diajari berbagai jurus dalam permainan sex, mulai dari doggy style sampai berbagai jurus yang sangat nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah gua berhubungan dengan Tante Cisca kebutuhan akan sehari-hari gua lebih dari cukup apapun yang gua minta dari Tante Cisca dia pasti memberikannya, soalnya dia bilang permainan ranjangku hebat sekali dan adikku ini lumayan besar, katanya.. dan gua bisa ngebikin Tante Cisca puas. Selama kami berhubungan, Nita temanku itu dan sepupu Tante Cisca itu tidak pernah mengetahuinya, kalo dia tau berabe deh.. heheheheheheheh. -&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt; &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;allowfullscreen&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; marginheight=&quot;0&quot; marginwidth=&quot;0&quot; scrolling=&quot;NO&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/0B0c-ZoSB6pKbQ2ZXeHd5ZVk0ZVE/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/4783968233771279116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/4783968233771279116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/02/cerita-sex-agen-lendir-terupdate.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : SETUBUHI TANTE NITA DIDAPUR'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-JOQz29NsNuY/XGkQlmmsb-I/AAAAAAAAAR4/bL4zfjZqtDAbJ9DDdgdzH8QOw0hLjkjXgCLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi3.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-5893057815393319184</id><published>2019-02-16T11:16:00.000+07:00</published><updated>2019-02-16T11:16:32.435+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIRI TERUPDATE : SUSAN CEWEK MUNGGIL DAN SEKSI</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA SEX ABG - SUSAN CEWEK MUNGGIL DAN SEKSI&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;474&quot; data-original-width=&quot;380&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-kOPrbCBXrNo/XGeL8ongDMI/AAAAAAAAARI/jFGNsfEgSYkFtRIvDP4eCuZlvZfGAqbPwCLcBGAs/s640/foto%2Bcewek%2Bseksi2.png&quot; width=&quot;512&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;- Suatu waktu, saya jemput Susan dari kuliahnya untuk pulang. Sesampainya di rumah Susan di bilangan Cempaka Putih, dia mengajak saya masuk karena katanya rumahnya kosong sampai besok siang. Sayapun masuk dan duduk di sofa ruang tamunya. Setelah menutup pintu depan, dia masuk ke dalam kamarnya untuk mandi dan ganti baju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian dia datang dengan baju kaos dan rok pendek sambil membawa dua minuman dan duduk di samping saya. Busyet, saya bisa mencium harum tubuhnya dengan jelas. Dan terus terang tiba-tiba saya terangsang dan mulai membayangkan keindahan tubuh Susan bila tanpa busana. Secara tidak sadar, saya menatap tubuh segarnya dan membuat Susan bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa sih Ben?”, tanyanya. Saya cepat-cepat sadar dari lamunan erotis saya.&lt;br /&gt;“Ngga.., lu kelihatan laen dari biasanya”.&lt;br /&gt;“Lain apanya Ben..?”, sambil menumpangkan salah satu kakinya ke kaki satunya.&lt;br /&gt;Busyet, pahanya putih sekali. Birahi sayapun tambah terangkat. Pikiran erotis saya mulai bergelora lagi, menghayalkan seandainya saya bisa meraba-raba kemulusan pahanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Heh..!”, katanya sambil tertawa dan menepuk bahu saya, “Ngeliat apaan hayo, ngeres deh lo!”.&lt;br /&gt;Saya cuma bisa tersenyum, “San, panas ya di sini?”, sambil saya mengambil saputangan di kantong celana.&lt;br /&gt;“Iya yah, lo udah mulai keringetan begini”.&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja dia mengelap keringat di dahi saya memakai tisunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan berdekatan seperti ini, saya punya inisiatif untuk memeluk dan menciumnya. Dan benar deh, Susan sudah berada dalam pelukan saya, dan bibirnya sudah dalam lumatan bibir saya. Dia sama sekali tidak berontak dan mulai memejamkan matanya menikmati percumbuan ini. Tangannya perlahan berganti posisi memeluk leher saya. Tangan saya yang tadi memegang pinggulnya, turun perlahan ke pangkal pahanya dan akhirnya saya berhasil merasakan betapa mulus dan lembutnya paha Susan. Saya meraba naik turun sambil sedikit meremasnya. Rasanya agak bangga juga saya mulai bisa menyentuh bagian tubuhnya yang agak sensitif. Sedang bibir kami masih saling berpagutan mesra dalam keadaan mata masih terpejam. Lama-lama saya merasa kurang lengkap kalau hanya meraba bagian pahanya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangan saya mulai naik lagi. Sekarang saya ingin sekali untuk menikmati buah dadanya. Pikiran saya sudah melayang jauh. Pelan tapi pasti saya mengangkat baju kaosnya untuk saya buka. Dia tidak menolak, dan setelah saya buka bajunya, kelihatanlah buah dadanya yang masih terbungkus rapi oleh BH-nya. Saya lumat lagi bibirnya sambil saya bawa tangan saya ke belakang tubuhnya. Memeluk.., dan akhirnya saya mencari kancing pengait BH-nya untuk saya lepas. Tidak berapa lama kemudian terlepaslah BH pembungkus buah dadanya. Dan mulailah tersembul keindahan buah dadanya yang putih dengan puting kecoklatan di atasnya. Akh, benar-benar merupakan tempat untuk berwisata yang paling indah dengan pemandangan yang menakjubkan di seantero jagat. Saya tambah gregetan melihat indahnya buah dada Susan yang terawat rapi selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya mulai meraba dan meremas-remas salah satu buah dadanya dan kembali saya lumat bibir mungilnya. Terdengar nafas Susan mulai tidak teratur. Kadang Susan menghembuskan nafas dari hidungnya cepat hingga terdengar seperti orang sedang mendesah. Susan membiarkan saya menikmati tubuhnya. Birahinya sudah hampir tidak tertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya rebahkan tubuhnya di sofa dan mulut saya siap melumat puting susunya, Susan menolak saya sambil mengatakan, “Ben, jangan di sini.., di kamar saya aja!”, ajaknya dan kemudian bangun, mengambil baju kaos dan BH-nya di lantai dan berjalan menuju kamar tidurnya. Saya mengikutinya dari belakang sambil membuka baju saya sendiri dan melepas kancing celana saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pintu ditutup dan dikunci, saya langsung memeluk Susan yang sudah telnjang dada dan kembali melumat bibir mungilnya lalu meraba-raba tubuhnya sambil bersandar di tembok kamarnya. Lama-lama cumbuan saya mulai beralih ke lehernya yang jenjang dan menggelitik belakang telinganya. Susan mulai mendesah pertanda birahinya semakin menjadi-jadi. Saking gemesnya saya sama tubuh Susan, tidak lama tangan saya turun dan mulai meraba dan meremas bongkahan pantatnya yang begitu montoknya. Susan mulai mengerang geli. Terlebih ketika saya lebih menurunkan cumbuan saya ke daerah dadanya, dan menuju puncak bukit kembar yang menggelantung di dada Susan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam posisi agak jongkok dan tangan saya memegang pinggulnya, saya mulai menggerogoti puting susu Susan satu persatu yang membuat Susan kadang menggelinjang geli, dan sesekali melenguh geli. Saya jilat, gigit, kulum dan saya hisap puting susu Susan, hingga Susan mulai lemas. Tangannya yang bertumpu pada dinding kamar mulai mengendor.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;212&quot; data-original-width=&quot;290&quot; height=&quot;292&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-QSNpblU8vPA/XGeNdwwylDI/AAAAAAAAARU/6AnMaHIdSSIkvpxD6eeU9wFQsekrpgOhwCLcBGAs/s400/foto%2Bisap%2Bmemek.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Perlahan tangan saya meraba kedua pahanya lagi dan rabaan mulai naik menuju pangkal pahanya. Dan saya mengaitkan beberapa jari saya di celana dalamnya dan, “Srreet!”, Lepas sudah celana dalam Susan. Saya raba pantatnya, begitu mulus dan kenyal, sekenyal buah dadanya. Dan saat rabaan saya yang berikutnya hampir mencapai daerah selangkangannya.., tiba-tiba, “Ben, di tempat tidur aja yuk..! saya capek berdiri nih”. Sebelum membalikkan badannya, Susan memelorotkan rok mininya di hadapan saya dan tersenyum manis memandang ke arah saya. Wow, senyum itu.., membuat saya kepingin cepat-cepat menggumulinya. Apalagi Susan tersenyum dalam keadaan tanpa busana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susan mendekati saya, dan tangannya dengan lincah melepas celana panjang dan celana dalam saya hingga kini bukan hanya dia saja yang bugil di kamarnya. Batang kemaluan saya yang tegang mengeras menandakan bahwa saya sudah siap tempur kapan saja. Tinggal menunggu lampu hijau menyala.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;386&quot; data-original-width=&quot;264&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-mpFTLvRDHmE/XGeNyRXpB5I/AAAAAAAAARg/SfQD_vykFFYOwBIwqDFSduqIVC2oYYbVwCLcBGAs/s400/istong.png&quot; width=&quot;272&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lalu Susan mengambil tangan saya, menggandeng dan menarik saya ke ranjangnya. Sesampainya di pinggir ranjang, Susan berbalik dan mengisyaratkan agar saya tetap berdiri dan kemudian Susan duduk di sisi ranjangnya. Oh, Susan mengulum batang kemaluan saya dengan rakusnya. Gila, lalu dia dengan ganasnya pula menggigit halus, menjilat dan mengisap batang kemaluan saya tanpa ada jeda sedikitpun. Kepalanya maju mundur mengisapi kemaluan saya hingga terlihat jelas betapa kempot pipinya. Saya berusaha mati-matian menahan ejakulasi yang saya rasakan agar saya bisa mengimbangi permainannya. Kadang saya meringis nikmat saat Susan mengeluarkan beberapa jurus pamungkasnya dalam mencumbui kemaluan saya. Wow, betapa nikmatnya hingga menyentuh sumsum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah 15 menit Susan mengisapi batang kemaluan saya, lalu dia melepas mulutnya dari batang kemaluan saya dan merebahkan tubuhnya telentang di atas ranjang. Saya mengerti maksud Susan ini. Dia minta gantian saya yang aktif. Segera saya tindih tubuhnya dan mulai berciuman lagi untuk beberapa lamanya, dan saya mulai mengalihkan cumbuan ke buah dadanya lagi, kemudian saya turun lagi mencari sesuatu yang baru di daerah selangkangannya. Susan mengerti maksud saya. Dia segera membuka dan mengangkangkan kedua pahanya lebar-lebar, membiarkan saya membenamkan muka saya di sekitar bibir vaginanya. Kedua tangan saya lingkarkan di kedua pahanya dan membuka bibir vaginanya yang sudah memerah dan basah itu. Oh, rupanya sewaktu dia mandi sudah dibersihkan dan disabun dengan baik sehingga bau vaginanya harum. Ditambah menurut pengakuannya, bahwa dia tadi meminum ramuan pengharum vagina. Tanpa buang waktu lagi, saya menjulurkan lidah untuk menjilati bibir vaginanya dan clitorisnya yang tegang menonjol.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;344&quot; data-original-width=&quot;270&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-j8uevR92gow/XGeOB5ZFrDI/AAAAAAAAARo/eUi7SeNLdJUugCfwEjqLWjr_4WCfrfKoQCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot1.png&quot; width=&quot;313&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Wow, Susan menggelinjang hebat. Tubuhnya bergetar hebat. Desahannya mulai seru. Matanya terpejam merasakan geli dan nikmatnya tarian lidah saya di liang sanggamanya. Kadang pula Susan melenguh, merintih, bahkan berteriak kecil menikmati gelitik lidah saya. Terlebih ketika saya julurkan lidah saya lebih dalam masuk ke liang vaginanya sambil menggeser-geser ke clitorisnya. Dan bibir saya melumat bibir vaginanya seperti orang sedang berciuman. Vaginanya mulai berdenyut hebat, hidungnya mulai kembang kempis, dan akhirnya..&lt;br /&gt;“Ben.., ohh.., Ben.., udahh.., entot saya Ben!”, Susan mulai memohon kepada saya untuk segera menyetubuhinya. Saya bangun dari daerah selangkangannya dan mulai mengatur posisi di atas tubuhnya dan menindihnya sambil memasukkan batang kemaluan saya ke dalam lorong vaginanya perlahan. Dan akhirnya saya genjot vagina Susan yang masih perawan itu secara perlahan dan jantan. Masih sempit, tapi remasan liangnya membuat saya makin penasaran dan ketagihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya sampai pada posisi paling dalam, lalu perlahan saya tarik lagi. Pelan, dan lama-kelamaan saya percepat gerakan tersebut. Kemudian posisi demi posisi saya coba dengan dukungan Susan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah tidak sadar berada di mana. Yang saya tahu semuanya sangat indah. Rasanya saya seperti melayang terbang tinggi bersama Susan. Yang saya tahu, terakhir kali tubuh saya dan tubuh Susan mengejang hebat. Keringat membasahi tubuh saya dan tubuhnya. Nafas kami sudah saling memburu. Saya merasakan ada sesuatu yang muncrat banyak sekali dari batang kemaluan saya sewaktu barang saya masih di dalam kehangatan liang sanggama Susan. Setelah itu saya tidak tahu apa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum saya tertidur saya sempat melihat jam. Alamak!, dua setengah jam. Waktu saya sadar besoknya, Susan masih tertidur pulas di samping saya, masih tanpa busana dengan tubuh masih seindah sebelum saya bersenggama dengannya. Sambil memandanginya, dalam hati saya berkata, “Akhirnya saya bisa juga ngelampiasin nafsu yang saya pendam selama ini”.&lt;br /&gt;Thank’s banget San.., kalo nggak ada lo, saya kagak tau deh ke mana saya bawa nafsu saya ini”, saya kecup keningnya, lalu saya segera berpakaian dan siap pergi dari rumah Susan setelah saya lihat jam di mejanya, mengingatkan saya bahwa sebentar lagi keluarganya segera datang. Saya kagak mau konyol kepergok lagi bugil berduaan bersama dengannya. Apalagi masih ada noda darah perawan di sprei tempat tidurnya. Saya bangunkan dia dan berkata bahwa lain kali sebaiknya kita main di villa saya, di Bogor, dengan alasan lebih aman dan bebas. - &lt;a href=&quot;http://www.royalflush99.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalflush99.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1tJotK5-TE4k-8BMO8vrRGhJBrmC-FV48/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/5893057815393319184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/5893057815393319184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/02/cerita-sex-agen-lendiri-terupdate-susan.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIRI TERUPDATE : SUSAN CEWEK MUNGGIL DAN SEKSI'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://3.bp.blogspot.com/-kOPrbCBXrNo/XGeL8ongDMI/AAAAAAAAARI/jFGNsfEgSYkFtRIvDP4eCuZlvZfGAqbPwCLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi2.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-2494910061669225069</id><published>2019-01-31T14:03:00.000+07:00</published><updated>2019-01-31T14:03:58.688+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : NGINAP DENGAN JANDA MUDA HOT</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA SEX DEWASA - NGINAP DENGAN JANDA MUDA HOT&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;448&quot; data-original-width=&quot;302&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-QucEIwPdycE/XFKa0h7pZJI/AAAAAAAAAQo/n3IR_Emi8sQx_OK1NccsAfY86jj9wY_WACLcBGAs/s640/foto%2Bcewek%2Bseksi1.png&quot; width=&quot;430&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalku88.com&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;- Mula-mula aku tidak perduli karena hobiku untuk tidur di bis sangat kuat namun hobi itu lenyap seketika ketika cewek berjilbab di sebelahku menarik tas dipangkuannya untuk mengambil hp-nya yg berdering. Sepasang paha montok tercetak jelas dari rok biru tua panjang nan ketat yang dipakainya. Pemandangan itu cukup menarik sehingga menggugah seleraku menjadi bangkit. Aku lantas mencari akal bagaimana memancing percakapan dan mencari informasi. Sepertinya sudah alamnya ketika kita kepepet seringkali ada ide yg keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu setelah dia selesai menelefon tiba-tiba mulutku sudah meluncur ucapan ,”Wachhh… hobinya sama juga yach !”. Sejenak dia memandangku bingung, mungkin berpikir orang ini sok akrab banget sich.”Hobi apaan ?” tanyanya. “Itu nitip absen”, sahutku dan dia tertawa kecil. “Tau aja kamu. Dasar tukang nguping”, sahutnya.Akhirnya obrolan bergulir. Selama percakapan aku tidak menanyakan nama, pekerjaan maupun teleponnya, tapi lebih banyak cerita lucu. Sampai akhirnya dia ngomong “kamu lucu juga yach.., nggak kaya cowok yang laen.””Maksud kamu ?” tanyaku lagi.”Biasanya mereka baru ngobrol sebentar udah nanya nama terus minta nomor telepon.” Setelah itu kami saling berkenalan. Perempuan muda berjilbab bernama Siti Fathiya, biasa dipanggil Tia. Obrolan terus berlanjut sampe dia turun di Thamrin dan aku terus ke kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari kemudian aku bertemu dia lagi. Cewek manis berjilbab itu menghampiriku dan duduk disebelahku sambil bercerita bahwa teman-temannya penasaran karena dia hari itu punya banyak cerita konyol. Pagi itu kami menjadi lebih akrab. Sambil bercanda tiba-tiba dia berkata :”Kamu pasti suka maen cewek yach, soalnya kamu jago ngobrol banget. Pasti banyak cewek di bis ini yang kamu pacarin.”Sumpah mati aku kaget sekali denger omongan dia. Kayanya maksud aku buat kencan ama dia udah ketauan. Akhirnya karena udah nanggung aku ceritain aja ke dia kalo aku sudah beristri dan punya anak. Ech rupanya dia biasa aja, justru aku yang jadi kaget karena ternyata dia sudah nggak perawan lagi karena pernah MBA waktu lulus sekolah dulu. Sekarang dia sudah bercerai. Wuichhh, nggak nyangka banget kalo doi ternyata janda muda. Selanjutnya sudah bisa ditebak. Obrolan sudah lebih ringan arahnya. Akupun mulai memancing obrolan ke arah yang menjurus sex. Keakraban dan keterbukaan ke arah sex sudah di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu sore setelah dua bulan perkenalan, kami janjian pulang bareng. Hari itu dia mengenakan jilbab merah muda sewarna dengan hem dan rok panjangnya. Posisi duduk kami sudah akrab dan menempel. Bahkan Tia tidak sungkan lagi mencubit aku setiap dia menahan tawa atau tidak tahan aku goda. Beberapa kali ketika dia mencubit aku tahan tangannya dan dia tampaknya tidak keberatan ketika akhirnya tangan kirinya aku tumpangkan di pahaku dan aku elus-elus lengannya yang tertutup hem lengan panjangnya sambil terus ngobrol. Akhirnya dia sadar dan berbisik, “Wachh, kok betah banget ngelus tanganku, entar lengan bajuku jadi kusut lho. “Habis gemes ngeliat muka manis kamu, apalagi bibir tipis kamu,” sahutku sambil nyengir. “Dasar gila kamu,” katanya sambil menyubit pahaku.Serrrrrr…, pahaku berdesir dan si junior langsung bergerak memanjang. Aku lihat bangku sekelilingku sudah kosong sementara suasana gelap malam membuat suasana di dalam bis agak remang-remang. Aku angkat tangan kirinya dan aku kecup lembut punggung jarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janda muda berjilbab itu hanya tersenyum dan mempererat genggaman tangannya. Akhhhhh… sudah ada lampu hijau pikirku. Akhirnya aku teruskan ciuman pada punggung jarinya menjadi gigitan kecil dan hisapan lembut dan kuat pada ujung jarinya. Tampaknya dia menikmati sensasi hisapan di jarinya. Wajahnya yang dihiasi jilbab itu tampak sendu terlihat cantik sekali. Dan akhirnya dia menyender ke samping pundakku. Ketika bis memasuki jalan tol, aktivitas kami meningkat. Tangan kananku sudah mengusap payudaranya yang putih berukuran 36 B dari luar kemeja merah mudanya. Terasa padat dan kenyal. Lalu perlahan jemariku membuka kancing kemejanya satu persatu dan menyusup kedalam BH miliknya. Putingnya semakin lama semakin mengeras dan terasa bertambah panjang beberapa mili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu tangannya juga tidak tinggal diam mulai mengelus-ngelus penisku dari luar. Setelah beberapa menit kemudian tiba-tiba sikapnya berubah menjadi liar dan agresif. Dia tarik ritsletingku dan terus merogoh dan meremas penisku yang sudah tegang. Tanganku yang di dada ditarik dan diarah kan ke selangkangannya. Aku tidak dapat berbuat banyak karena posisinya tidak menguntungkan sehingga hanya bisa mengelus paha dari luar rok panjangnya saja. Aktifitas kami terhenti kala hampir tiba di tujuan. Dan dengan nafas yang masih tersengal-sengal menahan birahi kami merapikan pakaian masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turun dari bis aku bilang mau anter dia sampai dekat rumahnya. Aku tau kita bakal melewati pinggir jalan tol. Daerah itu sepi dan aku sudah merencanakan untuk menyalurkan hasratku di daerah itu. Tampaknya janda muda berjilbab itu juga memiliki hasrat yang sama. Ketika berjalan, tangan kirikuku merangkul sambil mengelus payudaranya dari luar hem merah muda lengan panjang yang dikenakannya. Dan ketika kita melewati jalan yang sepi tersebut secepat kilat tangan kananku meraih kepalanya yang dibalut jilbab merah muda model modis dan langsung mencium dan melumat bibir tipisnya itu. Dengan cepat pula cewek berjilbab itu menyambut bibirku, menghisap dan menyedotnya. Tangannya langsung beraksi menurunkan ritsleting celanaku dan aku sendiri langsung mengangkat rok panjang model ketat miliknya. Rrrretttttt… aku tarik kasar cdnya…, jariku langsung menyelusup masuk ke vaginanya terasa hangat dan licin. Rupanya dia sangat terangsang sejak di bis tadi. Di tengah deru nafasnya Tia berdesah : “Ayo mas… masukin aja… aku kepengen banget nech. Hhhhhh…””Sebentar sayang”, sahutku, “Kita cari tempat yang aman.”&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;256&quot; data-original-width=&quot;444&quot; height=&quot;230&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-2rC9jAe3VzA/XFKdDz1DutI/AAAAAAAAAQ0/CWeNmIbJHTUv8JddJMEzMzj7y1EmLid4QCLcBGAs/s400/foto%2Bkobel%2Bmemek1.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Aku tarik dia melewati pagar pengaman tol dan ditengah rimbun pohon aku senderkan dia dan setelah menarik rok panjang model ketatnya itu sampai sepinggang Lalu buru-buru kuloloskan celana dalamnya kemudian kuangkat kaki kanannya. Sengaja celana dalamnya kusangkutkan di pergelangan kakai kanan yang kuangkat itu biar celana dalamnya tidak kotor menyentuh tanah. Dengan bernafsu aku buka celanaku dan megarahkan penisku ke vaginanya tapi cukup sulit juga. Akhirnya dia menuntun penisku memasuki vaginanya. ?Emmhhh…!?, kepala janda muda berjilbab merah muda itu mendongak sembari melenguh tatkala ujung penisku mulai penetrasi kedalam vaginanya. Luar biasa, itulah sensasi yang aku rasakan ketika penisku mulai menyeruak memasuki vaginanya yang sudah dibasahi cairan nafsu. Ditengah deru mobil yang melintasi jalan tol aku memompa pantatku dengan gerakan pelan dan menghentak pada saat mencapai pangkal penisku. Tia menyambut dengan menggigit pundakku setiap aku menghentak penisku masuk kedalam vaginanya. “Ooochhhh… auchhhh… Masssss… oochhh…”, desahnya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;278&quot; data-original-width=&quot;526&quot; height=&quot;211&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-1kk2JXjmE8U/XFKdU52z70I/AAAAAAAAAQ8/BqmFBBkbnSoSAm2N77suPmppSIZZBjO-QCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot%2Bjilbob.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Birahi dan ketegangan bercampur aduk dalam hatiku ketika terdengar suara orang melintasi jalan dibalik pagar. Namun lokasi kami cukup aman karena gelapnya malam dan terlindung pohon yang cukup lebat. Bahkan mungkin orang yang berjalan itu tidak akan berpikir ada sepasang manusia yang cukup gila untuk ber cinta di pinggir jalan tol tersebut. “Gantian mas… aku cape”, katanya. Aku lantas duduk menyandar dan perempuan muda berjilbab merah muda itu memegang rok panjang yang kusingkap tadi agar tidak jatuh kebawah. Kemudian Tia mulai berjongkok mengarahkan vaginanya. Ketika penisku kembali menyeruak diantara daging lembut vaginanya yang sudah licin, sensasi itu kembali menerpa diriku. Sambil memegang bahuku, dia mulai menekan pantatnya dan menggerakan pinggulnya dengan cara menggesek perlahan, maju mundur sambil sesekali memutar. Kenikmatan itu kembali mendera dan semakin tinggi intensitasnya ketika aku membantu dengan menekan keatas pinggulku sambil menarik pantatnya. Desahan suaranya makin keras setiap kali kemaluan kami bergesekan, “uchhhhh… ssshhh… uchhhhh…”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku sendiri terpejam menikmati rasa yang tercipta dari pergesekan bulu kemaluan kami sambil terus menggerakkan pinggul mengimbangi gerakannya.”Terus sayang… ayo terus”, desahku. Keringat sudah membasahi punggungnya dan gerakan kami sudah mulai melambat namun tekanan semakin ditingkatkan untuk mengimbangi rasa nikmat yang menjalar disekujur tubuh kami dan terus bergerak ke arah pinggul kami, berkumpul dan berpusar di ujung kemaluan kami. Berdenyut dan ujung penisku mulai siap meledak, sementara perempuan berjilbab ini mulai mengerang sambil menjepitkan vaginanya lebih keras lagi. “Hegghhhhhh… hhhegghhhh… heghhh… terus mas… sodok… sodok terussss… mas… yachhh… disitu… terus… terussss… ooocchhhhhhh”, dengan desahan panjang sambil mendongakkan kepalanya yang terbungkus jilbab, Tia menekan dan menjepit keras penisku sementara vaginanya terus berdenyut-denyut. ?Mass…mmhh…oouuccchh…?, pekiknya tertahan sembari menundukkan kepalanya yang berjilbab itu tatkala mencapai puncaknya. Aku hanya bisa terdiam sambil memeluk tubuhnya menunggu dia selesai orgasme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika jepitannya mulai mengendur aku langsung bereaksi meneruskan rasa yang tertunda itu, tanpa basa basi rasa nikmat itu mulai menerjang kembali, berkumpul dan meledak menyemburkan cairan kenikmatanku ke dalam vaginanya. Aku sodokan penisku sambil menekan pinggulnya sementara kakiku mengejang menikmati aliran rasa yang menerjang keluar dari tubuhku itu. Setelah beristirahat beberapa menit kami saling memandang… akhirnya tersenyum dan tertawa.”Kamu memang bener-bener gila, tapi jujur aku sangat menyukai bercinta dengan cara seperti ini. Aku belum pernah senikmat ini bercinta.” akunya. “He.. he.. he.. sama donk”, kataku sambil mengecup bibir sang janda muda berjilbab yang tipis itu sementara kemaluanku mulai mengendur di dalam vaginanya. Setelah itu kami merapikan pakaian masing dan berjanji untuk mengarungi kenikmatan seks ini untuk hari-hari mendatang.- &lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalku88.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;allowfullscreen&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1yuYDY0zY-RyVC1gr46niFvR6P0NC9W26/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/2494910061669225069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/2494910061669225069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/01/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-nginap.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : NGINAP DENGAN JANDA MUDA HOT'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://4.bp.blogspot.com/-QucEIwPdycE/XFKa0h7pZJI/AAAAAAAAAQo/n3IR_Emi8sQx_OK1NccsAfY86jj9wY_WACLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi1.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-1444869302719943017</id><published>2019-01-30T13:36:00.000+07:00</published><updated>2019-01-30T13:36:04.891+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : MALA JANDA MUDA YANG SEKSI</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA SEX DEWASA - MALA JANDA MUDA YANG SEKSI&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;396&quot; data-original-width=&quot;354&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-woZC8Bq_J88/XFFEs2jKPMI/AAAAAAAAAQM/JpQnUqMNx9k0VzMbhONGvBeSeh1gFhppACLcBGAs/s640/foto%2Bcewek%2Bseksi4.png&quot; width=&quot;572&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalku88.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Namaku Fredi sudah hampir 5 tahun aku menikah dengan istriku Salsa, hubungan rumah tangga kami begitu harmonis. Tapi akhir-kahir ini aku emlihat gelegat kurang baik dari istriku, sejak di promosikan dan naik jabatan di kantornya dia malah sering membanding-bandingkan gaji kami berdua. Dia sering bilang kalau bukan karena gaji dia mungkin kami akan hidup melarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sebagai laki-laki di perlakukan seperti itu membuat aku semakin tidak betah di rumah. Apalagi kami jarang seklai melakukan adegan cerita sex, karena istriku sering bilang kalau dia lelah setelah bekerja seharian di kantor. Akupun menuruti semua keinginannya, bahkan hampir dua bulan lamanya aku tidak pernah melakukan hal itu. Adegan layaknya dalam cerita sex sebagaimana biasa dilakukan sepasang suami istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya akupun sering keluar rumah namun hingga kini aku belum pernah menghianati istriku dengan wanita lain. Aku masih berharap kalau dia akan segera kembali seperti dulu, menghormati aku sebagai suaminya namun dari waktu ke waktu dia tidak juga berubah. Akhirnya kamipun menjadi jarang bahkan tidak lagi melakukan adegan seperti cerita sex yang biasanya menjadi hal penting bagi kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hampir delapan bulanan akupun mengenal sosok Mala seorang janda muda yang baru pindah ke perumahan yang sama denganku. Dia bekerja di sebuah salon yang lumayan jauh dari rumahya dan setiap hari mengendarai mobil sendiri menuju tempatnya bekerja yang merupakan miliki pribadinya. Berawal dari mobil yang dibawanya mogok dan bertemu denganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tanpa maksud apapun aku membantunya dan dari sana aku tahu kalau dia salah satu tetanggaku. Dan ternyata rumahnya hanya satu blok dari rumahku, kamipun sering berhubungan lewat bbm dan dia sering curhat tentang kehidupannya yang begitu kesepian. Pernah suatu hari Mala bilang padaku “Mala dengar mas Fredi sayang kelurganya bahkan kata orang-orang sini mas Fredi begitu baik” Aku hanya tersenyum mendengar hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pada suatu malam ketika aku bertengkar dengan istriku untuk yang kesekian kalinya, akupun pergi dari rumah dan menginap di salah satu hotel di kotaku. Dan aku tidak menduga kala aku sedang menuju kamarku “Hei mas Fredi..” Aku terkejut rupanya Mala sedang berada di hotel yang sama denganku, rupanya dia sedang menjumpai temannya yang menginap di hotel ini, diapun mengenalkannya padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Mala mendesakkku untuk menceritakan masalahku akhirnya akupun bilang kalau saat ini sedang bertengkar dengan istriku “Terus terang mas.. Mala sudah dengar masalah rumah tangga mas Fredi.. bukannya kepo mas tapi aku tahu dari pak Soleh satpam komplek..” Akupun tersenyum dan menatapnya “Yach..begitulah masalahku.. dan aku tegar ngadepin semua ini kok..” Kataku berusaha bersikap wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kami sedang mengobrol di kamar yang aku pesan, akhirnya Mala pamit hendak pulang karena jam sudah menunjukan 11 malam. Akupun mengantarnya kamipun berdiri lalu berjalan menuju arah pintu tapi sebelum aku buka pintu kamar kami sudah saling berciuman dengan penuh gairah Mala memeluk leherku hingga dia tekan kepalaku untuk mencium lebih erat lagi bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mala kini memelukku namun dengan bibir yang masih menempel dengan hangat di bibirku “Massss.. Malaaa… sayaaang.. sama.. mas..selama ini aku yang banyak cerita tentang masalahku tanpa memberi waktu mas untuk menceritakan keluh kesahmu padaku..” Katanya sambil menatapku dan membelai pipiku, aku tidak menjawabnya tapi dengan penuh gairah kembali aku melumat bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kamipun berjalan sambil berciuman menuju ke tempat tidur, setelah sampai akupun merebahkan Mala dan melepas pakaian yang dia pakai satu persatu “Ayo.. maaas.. akukan….” Katanya dengan menggoda seperti pemain dalam adegan cerita sex, saat itu juga ku menyusuri tubuhnya dengan bibirku hingga berada tepat di depan memeknya, akupun menatap sesaat lalu kembali aku melumatkan bibirku.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;214&quot; data-original-width=&quot;396&quot; height=&quot;215&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-z-IYDaNNlAU/XFFFbPTaRDI/AAAAAAAAAQU/lgSagqxmn6Y1VWsPvcCBNlvPTMOEH_IFQCLcBGAs/s400/jilat%2Bpepek.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mala menggelinjang begitu aku mainkan klitorisnya dengan lidahku “Oouuuuwwww… sssssshhhhhh…. aaaahahhhhhh… aaahhhhh… sssssshhhhhh… nikkkkmaaaat… maaaas… aaaahhhh…” DEsahnya ketika aku terus melumat bahkan aku sedot klitoris yang berbentuk kacang itu, Mala menjambak rambutku dengan kerasnya dan aku terus bermain dengan memeknya hingga akhirnya terasa begitu basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan akupun mulai naik ke atas tubuhnya lalu dengan pasti aku selipkan kontolku pada memeknya “Uuuuuggggghhh…. aaaaaagggghh… aaaaggghh.. saaayaaang… aaahgggghhh… aaaaggghh..” Desahku ketika kurasakan nikmatnya setiap gerakan yang aku lakukan, Mala juga sama menikmatinya dengan cara dia pejamkan matanya sambil menggigit bibir seksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini aku semakin cepat bergerak di atas tubuhnya tangankupun meremas buah dadanya. Dan Mala semakin keras juga mendesah “OOoohhhh… maaaassss…. aaaahhhh… aaahhh… aaaahhh… aaaggghhhh..” Rupanya Mala sudah horny beberapa kali ini terbukti ketika dia mendesah panng di ikuti dengan senyuman kepuasan di wajahnya dan&amp;nbsp; hal itu membuat aku semakin bergairah saja.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;354&quot; data-original-width=&quot;240&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-QPxK3WBZXTc/XFFFqFWNe_I/AAAAAAAAAQY/0V1x7KKj7nUtnlCx2pvKWlgpEtau334LwCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot6.png&quot; width=&quot;270&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya pemain dalam adegan cerita sex akupun bergerak dengan lihai di atas tubuhnya “OOOOOoooouuuggggh…. aaaagggggghh… aaaaagggggghh… saaayanggg… aaagghh.. aaaa…ku… aaaggghh..” Aku tekan kontolku kedalam memek Mala, dan apun mendekap erat tubuhku seakan sudah tahu kalau aku sudah mencapai puncak kepuasan dan lendir kental yang aku semburkan dalam vaginanya meluber hingga keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saking banyaknya karena aku begitu bergairah melakukan adegan seperti dalam cerita sex ini bersama Mala. Apalagi memeknya begitu sempit dan terasa wangi has yang aku rasakan, Mala begitu pintar merawat tubuh bahkan kemaluannya. Sejak saat itu kami sering melakukan adegan ini bahkan aku berniat menikahi Mala untuk aku jadikan sitri keduaku meskipun tanpa restu dari istriku Salsa. - &lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalku88.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;allowfullscreen&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1IXEcFroATDjou-QhMbn-yi8VgwNKcpPV/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/1444869302719943017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/1444869302719943017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/01/cerita-sex-agen-lendir-terupdate-mala.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIR TERUPDATE : MALA JANDA MUDA YANG SEKSI'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-woZC8Bq_J88/XFFEs2jKPMI/AAAAAAAAAQM/JpQnUqMNx9k0VzMbhONGvBeSeh1gFhppACLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi4.png" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6131524590689041138.post-5417061748508485254</id><published>2019-01-28T12:28:00.001+07:00</published><updated>2019-01-28T12:28:26.531+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita Sex"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Download Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="erita Dewasa"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Bokep Jepang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video Sex"/><title type='text'>CERITA SEX AGEN LENDIRI TERUPDATE : BERSETUBUH DENGAN GADIS CANTIK RAMBUT PANJANG</title><content type='html'>&lt;h3 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;CERITA SEX ABG - BERSETUBUH DENGAN GADIS CANTIK RAMBUT PANJANG&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;250&quot; data-original-width=&quot;312&quot; height=&quot;512&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-qhq17Msh-pQ/XE6KCA9vk5I/AAAAAAAAAPg/C0b3IrPmJRkTYZ0EyPYwFd990py-SWFUACLcBGAs/s640/foto%2Bcewek%2Bseksi4.png&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalku88.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Antara aku dan si gadis memang terlihat mesra di setiap kesempatan apa aja. Baik itu melalui panggilan ataupun sikap terhadap masing-masing. Seperti halnya siang itu, yang kebetulan keadaan di rumah sang gadis nampaknya sedang sepi, dia bilang ortunya lagi ke rumah saudaranya yang pulangnya nanti sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan masih menyimpan rasa rindu yang tertahan, aku memeluk gadis pujaanku dengan mesra, sambil membisikan kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adiet kangen banget nih sayang,” bisikku di telinga nya sambil mencumbu daun telinganya.&lt;br /&gt;“aku juga kangen Mas sayang..” jawabnya pelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kita terlibat perbincangan sesaat, yang selanjutnya aku merengkuh bahu si gadis dan mengajaknya masuk ke dalam ruangan tamu. Di sofa kita duduk sangat dekat sekali, sampai-sampai kita bisa merasakan hembusan nafas masing-masing, saat kita bertatapan wajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu cantik sekali siang ini sayang..” kataku lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari tanganku meremas kedua tangannya dan kemudian aku lanjutkan untuk menarik tubuhnya lebih rapat. Si gadis tak menjawab hanya tersipu raut wajahnya, yang di ekspresikan dengan memelukku erat. Tanganku kemudian memegang kedua pipinya dan tak lama bibirku sudah mengulum bibirnya yang terbuka sedikit dan bentuknya yang ranum, sembari dia memejamkan kedua bola matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lidahku bermain di rongga mulutnya untuk memberikan perasaan yang membuat nya mendesah sesaat setelahnya. Di balik punggungnya jemari tanganku dengan lembut masuk ke dalam kaos warna putihnya dan mencoba membuka kaitan bra dari belakang punggungnya. Dengan dua kali gerakan, terbukalah kaitan bra hitamnya yang berukuran 36b itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jemari tanganku langsung mengelus tepian payudaranya yang begitu kenyal dan menggairahkan itu. Dan tak lama setelah itu jariku sudah memilin putingnya yang mulai keras, yang nampaknya dia mulai menikmati dan sudah terangsang diiringi dengan desahannya yang sensual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ohh.. Mas sayang..” desahnya lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil memilin, bibirku tak lepas dari bibirnya dan menyeruak lebih ke dalam yang sesekali mulutku menghisap lidahnya keluar masuk. Selanjutnya dengan gerakan pelan aku membuka kaos putihnya dan langsung mulutku menelusuri payudaranya dan berakhir di putingnya yang menonjol kecil. Aku menjulurkan lidahku tepat di ujung payudaranya, yang membuat dia menggelinjang dan mendesah kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ohh.. Mas sayang.. Enak sekali.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat aku menghentikan cumbuanku kepadanya dan memegang kedua pipinya kembali sambil membisikkan kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sayang.. Payudara kamu sungguh indah bentukya,” bisikku lirih di telinganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang gadis hanya mengulum senyumnya yang manis sembari kembali memelukku mesra. Dengan mesra aku mengajak si gadis berjalan ke arah kamarnya yang lumayan besar dan bersih. Layaknya kamar seorang gadis yang tertata rapi dan aroma segar wangi bunga-bunga yang ada ditaman depan kamarnya terhirup olehku saat memasukinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berselang lama kemudian, aku mengangkat tubuh sexy sang gadis dan meletakkannya di atas meja belajar yang ada di kamarnya. Sang gadis masih mengenakan celana jeansnya, kecuali bagian atasnya yang sudah terbuka saat kita berasyik masyuk di ruang tamu. Perlahan aku memeluk tubuh sang gadis kembali, yang aku lanjutkan dengan menjelajahi leher jenjangnya dengan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibirku mencumbui setiap senti permukaan kulitnya dan berpindah sesaat ketika lidahku mencapai belakang telinganya dan membuat tubuh sang gadis kembali bergetar pelan. Desahan dan getaran tubuhnya menandakan kalau sang gadis sudah sangat terangsang oleh setiap cumbuanku. Tanganku tak tinggal diam sementara bibirku mencumbui setiap titik sensitif yang ada di tubuh sang gadis. Jemariku mulai mengarah kebawah menuju celana jeans nya dan tanpa kesulitan aku menurunkan resliting celananya yang nampak olehku pinggiran celana dalam warna hitamnya yang sexy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku melemparkan celana jeansnya ke lantai dan seketika tanganku dengan lembut merengkuh bongkahan pantatnya yang padat berisi. Aku mengelus kedua bongkahannya pelan dan sesekali jariku menyelip di antara tepian celana dalamnya yag membuat bibirnya kembali bergetar mendesah lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh.. Mas sayang..” desahnya parau.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;364&quot; data-original-width=&quot;247&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-5KyKyncrnBI/XE6QqZasxeI/AAAAAAAAAPs/e6Q9nzKmuhkbY0MP0H7VUZMR4wpdPeMuACLcBGAs/s400/foto%2Bjilat%2Bpepek%2B2.png&quot; width=&quot;270&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bibirku yang sejak tadi bermain di atas, kemudian berpindah setelah aku merasakan cukup untuk merangsangnya di bagian itu. Lidahku menjulur lembut ketika mencapai permukaan kulit perutnya yang berakhir di pusarnya dan bermain sejenak yang mengakibatkan tubuhnya menggelinjang kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ssshh..” desisnya lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan kemudian aku mulai menurunkan celana dalamnya dan aku membiarkan menggantung di lututnya yang sexy. Kembali aku melanjutkan cumbuan yang mengarah ke tepian pangkal pahanya dengan lembut dan sesekali aku mendengar sang gadis mendesah lagi. Aku mencium aroma khas setelah lidahku mencapai bukitnya yang berbulu hitam dan lebat sekali, namun cukup terawat terlihat olehku sekilas dari bentuk bulu vaginanya yang menyerupai garis segitiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tak lama lidahku sudah menjilati bibir luar vaginanya dengan memutar ujung lidahku lembut. Kemudian aku lanjutkan dengan menjulurkan lebih ke dalam lagi untuk mencapai bibir dalamnya yang sudah sangat basah oleh lendir kenikmatan yang di keluarkan dari lubang vaginanya. Tubuh sang gadis mengelinjang perlahan bersamaan dengan tersentuhnya benjolan kecil di atas vagina miliknya oleh ujung lidahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ohh.. Mas sayang” jeritnya tertahan.&lt;br /&gt;“Aku nggak kuat Mas..” tambahnya lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang aku lanjutkan dengan menghentikan tindakanku sesaat. Aku menurunkan tubuh sang gadis dari atas meja, kemudian aku berdiri tepat di hadapanya yang sudah berjongkok sambil menatap penisku yang sudah berdiri tegang sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gerakan lincah bibir sang gadis langsung mengulum kepala penisku dengan lembut dan memutar lidahnya di dalam mulutnya yang mungil dan memilin kepala penisku yang mengkilat. Tubuhku bergetar hebat ketika menerima semua gerakan erotis mulai dari jemari tangannya yang lembut mengelus batang penisku serta bibir dan lidahnya yang lincah menelusuri buah zakarku.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;330&quot; data-original-width=&quot;446&quot; height=&quot;295&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-ThenxCPrAnI/XE6SeGdueaI/AAAAAAAAAP4/uwrA_IaWey0IYhylzdPug1WV1ClkeP-mQCLcBGAs/s400/foto%2Bisap%2Bkontol9.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Ohh.. Sayang” desahku pelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rambutnya yang hitam panjang ku remas sebagai expresi dari kenikmatan yang mengalir di sekujur tubuhku. Setelah beberapa saat sang gadis menjelajahi organ sensitifku, aku merengkuh bahunya serta memintanya berdiri dan kembali aku mendudukkan pantatnya yang padat berisi di tepian meja sementara salah satu kaki jenjangnya menjuntai ke lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gerakan lembut aku mengangkat paha kirinya dan bertumpu pada lenganku, di saat selanjutnya tangan kiriku memegang batang penisku yang sudah sangat tegang sekali menahan rangsangan yang menggelora dan mengarahkannya tepat di bibir vaginanya yang sudah basah oleh lendir birahi. Pada saat bersamaan ujung telunjukku juga mengelus belahan antara anus dan bibir bawah vaginyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh.. Mas sayang.. Please.. Aku enggak kuat” jeritnya lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih belum merespon atas jeritan lirihnya, sebaliknya aku menundukkan kepala untuk kembali menjilati kedua payudaranya bergantian dan berakhir di puting payudara yang sebelah kiri. Gerakanku membuatnya menggelinjang dan semakin keras desahannya terdengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ohh.. Mas sayang.. Sekarang yah” pintanya lirih, dengan mata yang sayup penuh nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan aku mengarahkan batang penisku tepat di belahan vaginanya dan mendorongnya lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Slepp..” irama yang di timbulkan ketika penisku sudah menyeruak bibir vaginanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali bibir sang gadis mengeluarkan desahan sexynya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hekk.. Mmm..” gumamnya lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah dari batang penisku sudah masuk ke dalam vaginanya, yang aku padukan dengan gerakan bibirku mengulum bibirnya yang ranum serta memilin dan memutar ujung lidahnya lembut. Untuk menambah kenikmatan buat dirinya, aku mulai memajukan sedikit demi sedikit sisa batang penisku ke rongga vaginanya yang paling dalam dan aku mengarahkan ujung penisku menyentuh G-spotnya. Mulut sang gadis menggumam lirih karena mulutku juga masih mengulum bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;256&quot; data-original-width=&quot;430&quot; height=&quot;237&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-sUfmdxcADqU/XE6SskspeLI/AAAAAAAAAP8/QjMc-uiEcwkVbtYaSjeEsmJwQmTiX_jyQCLcBGAs/s400/foto%2Bngentot10.png&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Mmm.. Mmm” gumamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menahan nikmat, tangan sang gadis menyentuh buah zakarku dan memijitnya lembut yang membuat tubuhku ikut mengelinjang menahan kenikmatan yang sama. Pinggulku membuat gerakan maju mundur untuk kesekian kalinya dan sepertinya sang gadis akan mendapatkan orgasme pertamanya ditandai dengan gerakan tangannya yang merengkuh bahuku erat dan menggigit bibir bawahnya lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ohh.. Mas sayangg..” jeritnya bergetar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan aliran hangat yang kurasakan di dalam, rongga vaginanya menjepit erat batang penisku. Tangannya merengkuh bongkahan pantatku serta menariknya lebih erat lagi. Tak lama berselang sang gadis kemudian tersenyum manis dan mengecup bibirku kembali sambil mengucapkan kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Thanks yah.. Mas sayang”ucapnya mesra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membalasnya dengan memberikan senyum dan mengatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku bahagia.. kalau sayang bisa menikmati semua ini” ucapku kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya beberapa saat setelah sang gadis mendapatkan orgasmenya, aku membalikkan tubuhnya membelakangiku sembari kedua tanganya berpegang pada pingiran meja. Dengan pelan kutarik pinggangnya sambil memintanya menunduk, maka nampaklah di depanku bongkahan pantatnya yang sexy dengan belahan vaginanya yang menggairahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan aku memajukan tubuhku sambil memegang batang penisku dan mengarahkannya tepat di bibir vaginanya, sementara kaki kananku mengeser kaki kanannya untuk membuka pahanya sedikit melebar. Dengan gerakan mantap penisku menyeruak sedikit demi sedikit membelah vaginanya lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Slepp..” masuklah setengah batang penisku ke dalam rongga vaginanya.&lt;br /&gt;“Sss..” sang gadis mendesah menerima desakan penisku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanganku perlahan meremas payudaranya dari belakang mulai dari yang sebelah kiri dan dilanjutkan dengan yang sebelah kanan secara bergantian. Sementara pinggulku memulai gerakan maju mundur untuk kembali menyeruak rongga vaginanya lebih dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi ini menimbulkan sensasi tersendiri dimana seluruh batang penisku dapat menyentuh G-spotnya, sementara tanganku dengan bebas menjelajahi seluruh organ sensitifnya mulai dari kedua payudara berikut putingnya dan belahan anus dan bagian tubuh lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ohh.. Mas sayang” desahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ujung jemariku menyentuh lubang anusnya sambil aku berkonsentrasi memaju mundurkan penisku. Setelah cukup beberapa saat aku menggerakan pinggulku memompa belahan vaginanya. Dengan gerakan lembut aku menarik wajahnya mendekat, masih dalam posisi membelakangiku aku mengulum bibirnya dan meremas kedua payudaranya lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sayang aku mau keluar nih,” bisiku lirih.&lt;br /&gt;“Ohh.. Mas sayang aku juga mau” sahutnya pelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mempercepat gerakanku memompa vaginanya dari belakang tanpa melepas ciumanku di bibirnya dan remasan ku di kedua payudaranya. Pada saat terakhir aku mencengkeram kedua pinggulnya erat dan memajukan penisku lebih dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Creett.. Ohh.. Sayang,” jeritku kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyemburlah spermaku yang cukup banyak ke dalam rongga vaginanya dan beberapa tetes meleleh keluar mengalir di kedua pahanya. Untuk beberapa saat aku mendiamkan kejadian ini sampai akhirnya penisku mengecil dengan sendirinya di dalam vaginanya yang telah memberikan kenikmatan yang tak bisa aku ungkapkan. - &lt;a href=&quot;http://www.royalku88.com/&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;www.royalku88.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: lime;&quot;&gt;Terimakasih untuk pembaca yang setia yang terus mengikuti Cerita Sex Bergambar&amp;nbsp; Terupdate..... ikuti terus cerita sex bergambar Terupdate selanjutnya, tonton juga film BF Di : https://ceritasexagenlendir.blogspot.com akan update setiap hari !!!&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1qU55SDzYZc5m32bfm2K2AH9RUIGgHxwk/preview&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/5417061748508485254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='https://www.blogger.com/feeds/6131524590689041138/posts/default/5417061748508485254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='https://ceritasexagenlendir.blogspot.com/2019/01/cerita-sex-agen-lendiri-terupdate_28.html' title='CERITA SEX AGEN LENDIRI TERUPDATE : BERSETUBUH DENGAN GADIS CANTIK RAMBUT PANJANG'/><author><name>Lestarisindi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04163930276273774899</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-qhq17Msh-pQ/XE6KCA9vk5I/AAAAAAAAAPg/C0b3IrPmJRkTYZ0EyPYwFd990py-SWFUACLcBGAs/s72-c/foto%2Bcewek%2Bseksi4.png" height="72" width="72"/></entry></feed>