<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Cerpen Horor</title><description>Feed yang Dikirim ini Diposting oleh Cerpen Horor</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Lilih)</managingEditor><pubDate>Sat, 1 Aug 2026 05:06:12 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">765</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><copyright>postingan ini berasal dari http://ceritapendekhoror.blogspot.com</copyright><itunes:subtitle/><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email><itunes:name>Cerpen Horor</itunes:name></itunes:owner><item><title>Batu Raksasa Rusia, Fakta Misterius Di Dunia Yang Belum Terungkap</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2016/04/cerita-tentang-batu-raksasa-rusia.html</link><category>Travelling</category><pubDate>Sun, 17 Apr 2016 22:59:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-2187858543862247340</guid><description>Cerpen Horor – Satu fakta misterius di dunia yang belum terpecahkan sampai sekarang adalah artefak batu raksasa Rusia, yang dianggap sebagai bukti adanya peradaban kuno di dekat Kota Bosnia Zavidovici. Disebut batu raksasa karena ukurannya yang tak lazim – berbentuk bulat, dengan garis diagonal tak kurang dari 5 kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img alt="Batu Raksasa Rusia, Fakta Misterius Di Dunia Yang Belum Terungkap" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEievkNU6aShid1uQzUIPjGV7GalKx3qd_cnKyd0vPasAbiTdo2CSmbcm1wxCJJ1foZ6nbmTsIyKCEjIqYciqVb4iBkIvg0ESBF1hjmL0lkMnL6HmankRrr-d7_Q98nTuB7z-tHUbOQJXe0/s1600/Batu+Raksasa+Rusia%252C+Fakta+Misterius+Di+Dunia+Yang+Belum+Terungkap.jpg" title="Batu Raksasa Rusia" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Tahun 2005 silam, seorang arkeolog Semir Osmanagic pernah melakukan penelitian tentang batu raksasa ini dengan menghubungkannya pada kemungkinan adanya piramida di lembah itu. Meskipun penelitian itu belum berhasil mengungkap hipotesa tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semir Osmanagic hanya menyatakan bahwa batu raksasa bulat itu merupakan jejak peradaban kuno yang mungkin pernah ada sekitar 1500 tahun lalu. Yang jadi pertanyaannya adalah apakah batu itu buatan manusia?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang makin membingungkan adalah batu raksasa itu tidak hanya satu, melainkan banyak. Sayangnya bukti-bukti dari artefak fakta misterius yang ada di dunia itu telah banyak dihancurkan para pemburu harta karun sekurun waktu 1970-an. Ketertarikan mereka terhadap batu-batu raksasa itu dipicu oleh gosip yang menyebutkan adanya kandungan emas di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mandy Edwards dari University of Manchester's School of Earth, Atmospheric and Environmental Sciences, menyimpulkan jika batu raksasa itu merupakan fenomena alam yang terjadi akibat pengendapan. Kira-kira bagaimana menurut kamu? Apakah batu raksasa ini masuk ke dalam kategori fakta misterius belum terungkap?</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEievkNU6aShid1uQzUIPjGV7GalKx3qd_cnKyd0vPasAbiTdo2CSmbcm1wxCJJ1foZ6nbmTsIyKCEjIqYciqVb4iBkIvg0ESBF1hjmL0lkMnL6HmankRrr-d7_Q98nTuB7z-tHUbOQJXe0/s72-c/Batu+Raksasa+Rusia%252C+Fakta+Misterius+Di+Dunia+Yang+Belum+Terungkap.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author></item><item><title>Pocong Nimpuk Batu</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2016/04/cerita-horor-lucu-2016-pocong-nimpuk-batu.html</link><category>Cerita Horor Kiriman</category><category>Cerita Misteri</category><pubDate>Sun, 17 Apr 2016 22:33:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-7082395211259284025</guid><description>Cerpen Horor – Perkenalkan namaku Aryo. Aku tinggal di Jatiasih, Bekasi. Aku punya cerita horor lucu 2016. Meskipun cerita ini terjadi tahun 2013 – sekitar 3 tahun lalu, aku masih ingat dengan jelas kejadian yang menurutku lucu bikin ngakak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Pocong Nimpuk Batu merupakan cerita horor lucu 2016 yang dikirimkan Aryo dari Jatiasih-Bekasi." src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjf6g7LLDjaw-O4V014gXbhpLZpS_K4FuQdAxgWR5kaKr9-TPv5cPJgcoOn2XlUZEMU4Hsb8ahE1rieE1O13U8qspGsAWVXgzvH3Uez-urFUSeXiO7iptgUyR0CYcJpd8iQA-vuCRpUbz0/s1600/Cerita+Horor+Lucu+Pocong+Nimpuk+Batu.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" title="Pocong Nimpuk Batu" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Ilustrasi pocong vector bingung mau melempar batu dengan apa.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Aku punya teman yang rumahnya berada di kompleks Permai. Sekadar tahu saja, kompleks Permai merupakan kompleks rawan banjir – biasanya, akibat banjir kiriman dari Bogor. Tapi rumah temanku ini aman dari banjir, karena terletak di bagian atas. Istilah orang Bekasi mah bulok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian pelataran rumah temanku itu langsung berhadapan dengan kuburan. Makanya, aku jarang main di rumahnya sampai malam. Paling hanya sampai jam 8 – jam 9 malam paling mentok!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah kenapa suatu hari, aku main hingga tengah malam. Aku enggan betul beranjak dari rumah temanku itu. Mungkin keberadaan teman-teman yang lain membuat nyaliku naik. Ada yang main kartu, ada yang main gitar, tapi tidak ada yang mirasantika loh ya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kurang lebih jam 11 malam, tiba-tiba terdengar suara kresek... dakkk!!! Sontak kami semua terkejut dan terpana. “Udah gak apa-apa,” kata Moci, temanku itu. Meski begitu, aku dan teman-teman lainnya masih belum hilang terkejutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siapa sih emangnya? Iseng banget?” tanyaku. Teman-teman yang lain juga bertanya-tanya hal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Biasa di sini mah. Itu poncrut!” Moci menjawab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Poncrut? Apaan itu Poncrut?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aish, pake minta dijelasin. Udah, udah main lagi aja. Nggak usah dipikirin,” pinta Moci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi sejurus kemudian, kresek... dakkk!!! Suara itu terdengar berulang. Kami semua mulai bergidik. Bulu kuduk meremang. Moci berdiri, lalu mengambil batu dan melemparkannya ke arah kuburan. “Pergi!” teriaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Siapa sih emangnya, Ci?” tanya Albert.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Poncrut, Bert. Kebiasaan banget! Kalau ada orang suka usil!” kata Moci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami masih belum mengerti apa Poncrut yang Moci maksudkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seolah bisa membaca kebingungan kami, Moci menjelaskan, “Pocong!” Wuah, kami kemudian buru-buru pamit pulang pada Moci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutku ini cerita horor yang akhirnya lucu, karena belakangan aku memikirkan kembali bagaimana cara pocong melempar batu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangankan melempar batu, memegang batu saja tidak bisa, ya kan? Atau jangan-jangan dia tidak melemparnya, melainkan menendangnya? Tapi pocong kan kakinya terikat? Atau dia menyundulnya? Kalau benar dia menyundulnya, siapa yang telah melempar batunya? Atau cerita horor lucu ngakak ini tidak masuk akal?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimana menurut kalian?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita horor singkat ini dikirimkan oleh Aryo dari Jatiasih, khusus untuk blog Cerpen Horor. Bila ada di blog lain, sudah dipastikan itu sulap-selip alias copas!</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjf6g7LLDjaw-O4V014gXbhpLZpS_K4FuQdAxgWR5kaKr9-TPv5cPJgcoOn2XlUZEMU4Hsb8ahE1rieE1O13U8qspGsAWVXgzvH3Uez-urFUSeXiO7iptgUyR0CYcJpd8iQA-vuCRpUbz0/s72-c/Cerita+Horor+Lucu+Pocong+Nimpuk+Batu.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author></item><item><title>Disapa “Pemilik” Kos-Kosan Part 2</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2016/04/disapa-pemilik-kos-kosan-part-2.html</link><category>Cerita Misteri</category><pubDate>Sun, 17 Apr 2016 22:03:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-3781643202041842333</guid><description>Cerpen Horor – Rupanya, kisah horor asli yang dialami Tuan Ge di artikel “&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.co.id/2016/04/disapa-pemilik-kos-kosan-part-1.html" target="_blank"&gt;Disapa 'Pemilik' Kos-kosan&lt;/a&gt;” belum selesai. Ada sambungannya. Kali ini, yang mendapatkan pengalaman horor bukanlah Tuan Ge, melainkan kakak dari Tuan Ge – kita sebut saja dia: Sarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img alt="Cerita Horor Pengalaman Pribadi - Disapa &amp;quot;Pemilik&amp;quot; Kos-kosan Part 2." src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_sArhgPebXRD2A4Mw2cCZSVvlVSwHQa5H6dpjPspTPCLs4jgSWDo39auKNJO5OV_qae5YEjCSpfJp7K-e9fCtIyfk_wvrlsm88Lz3jNCcaS4TozY9qqhcN37c_uR41_FGNRr3ccRN9c0/s1600/Disapa+%25E2%2580%259CPemilik%25E2%2580%259D+Kos-Kosan.jpg" title="Disapa “Pemilik” Kos-Kosan Part 2" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak kejadian disapa “pemilik” kos, Tuan Ge akhirnya terbiasa dengan penampakan sesosok wanita di kamarnya. Dia sudah tahu kalau sosok wanita itu hanya ingin lewat, atau mungkin kenalan dengannya, atau mungkin malah “bercengkerama” dengannya. Untuk yang terakhir, dia pasti ogah setengah mampus. Baginya, dunia manusia dan dunia kasat mata memang harus saling menghormati, tak saling mengganggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meski begitu, Tuan Ge tak pernah menceritakan kisah horor nyata terbaru yang dialaminya pada orang lain. Termasuk pada kakaknya, yang bernama Sarah itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ceritanya, Sarah memiliki urusan di Yogyakarta. Malas mencari penginapan, dia menginap di kos-kosan Tuan Ge. Niatnya beberapa hari. Eh, baru semalam tidur di kamar Tuan Ge, besoknya Sarah minta diajak cari penginapan lain saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa mbakyu?” tanya Tuan Ge.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah nggak apa-apa,” sahut Sarah, “Anterin yah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuan Ge mengangguk. Dia pun mengantar kakaknya naik sepeda motor. Zaman dulu yang paling mbois itu motor CB – Honda CB 100 lengkapnya kalau tidak salah. Dalam perjalanan mencari penginapan itulah, Sarah ceritakan kisah horor nyata di indonesia yang dialaminya semalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ge, sebenere aku ngalami kejadian mistis semalem,” kata Sarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kejadian mistis gimana mbakyu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sarah pun bercerita jika sewaktu dirinya mau tidur di kamar kos Tuan Ge, tiba-tiba muncul sesosok wanita setengah badan dari arah pintu. Itu benar-benar membuatnya shock setengah mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh, itu tho sebabnya,” Tuan Ge manggut-manggut setengah terkekeh, “Aku malah udah melihatnya beberapa kali. Sebenere mbakyu nggak usah takut, itu 'pemilik' kos-kosan sebelumnya. Namanya Mama Isye.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa kamu nggak bilang sebelumnya?” omel Sarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, kupikir nggak bakalan menampakkan diri di depan orang lain,” sahut Tuan Ge, “Nggak apa-apa-lah mbakyu. Mending dikasih liat hantu, takut-takut dikit, daripada diliatin malaikat mau diajak...”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Hush!!! Kamu ini malah ngomong ngawur! Ya udah, pokoknya aku mau cari penginapan aja,” pinta Sarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kisah horor indonesia yang dialami Sarah di cerita Disapa “Pemilik” Kos-kosan Part 2. Kalian ini menambahkan cerita horor lainnya?</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_sArhgPebXRD2A4Mw2cCZSVvlVSwHQa5H6dpjPspTPCLs4jgSWDo39auKNJO5OV_qae5YEjCSpfJp7K-e9fCtIyfk_wvrlsm88Lz3jNCcaS4TozY9qqhcN37c_uR41_FGNRr3ccRN9c0/s72-c/Disapa+%25E2%2580%259CPemilik%25E2%2580%259D+Kos-Kosan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author></item><item><title>Disapa “Pemilik” Kos-Kosan Part 1</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2016/04/disapa-pemilik-kos-kosan-part-1.html</link><category>Cerita Horor Kiriman</category><pubDate>Sun, 17 Apr 2016 10:45:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-8749613477492653940</guid><description>&lt;b&gt;&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2016/04/disapa-pemilik-kos-kosan-part-1.html" target="_blank"&gt;Cerpen Horor&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; –&amp;nbsp;Sekitar tahun 1970-an, Tuan Ge tinggal di sebuah kos-kosan di Yogyakarta. Maklum saja, dia tercatat sebagai siswa dari SMA De Britto. Kawasan tempat kos-kosannya berada di belakang sekolahannya itu. Namanya Demangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut cerita horor pribadi yang pernah Tuan Ge ceritakan pada Cerpenhoror.com beberapa waktu silam, kos-kosannya adalah rumah pribadi bergaya Belanda. Dia mendapat kamar di bagian paling belakang yang dulunya dapur – kemudian disulap menjadi kamar kos. Kamar itu minim cahaya. Bisa dikatakan gelap sempurna. Tuan Ge bahkan harus menyalakan lampu teplok.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita horor pengalaman pribadi yang dialami Tuan Ge terjadi di suatu siang. Ketika itu, dia baru saja pulang sekolah. Saat itu dia duduk di bangku kelas 2 SMA De Britto. Dia pulang ke kos-kosan karena capek dengan kegiatan sekolahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setibanya di kamar kos, Tuan Ge segera menyalakan lampu teploknya. Namun bukan terang yang didapatnya, melainkan gelap. Dia bertanya-tanya apa yang terjadi? Karena matanya terbuka, tapi kenapa justru malah gelap?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;img alt="Cerita Horor Pengalaman Pribadi - Disapa &amp;quot;Pemilik&amp;quot; Kos-kosan Part 2." src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_sArhgPebXRD2A4Mw2cCZSVvlVSwHQa5H6dpjPspTPCLs4jgSWDo39auKNJO5OV_qae5YEjCSpfJp7K-e9fCtIyfk_wvrlsm88Lz3jNCcaS4TozY9qqhcN37c_uR41_FGNRr3ccRN9c0/s1600/Disapa+%25E2%2580%259CPemilik%25E2%2580%259D+Kos-Kosan.jpg" title="Disapa “Pemilik” Kos-Kosan Part 2" /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba dari arah pintu muncul sesosok wanita yang menuju ke arahnya, hingga menembus dirinya. Tuan Ge kaget. Dia langsung meringkuk ketakutan di balik selimut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di lain hari, Tuan Ge sempat mengalami pengalaman horor itu beberapa kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belakangan, Tuan Ge baru tahu, jika sesosok wanita itu adalah pemilik kos-kosan dari pemilik kos yang sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah cerita horor yang tidak begitu menakutkan jika diceritakan yang dialami Tuan Ge. Baca: “&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2016/04/disapa-pemilik-kos-kosan-part-2.html" target="_blank"&gt;Disapa 'Pemilik' Kos-kosan Part 2&lt;/a&gt;”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
-------&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cerita ini disampaikan sendiri oleh Tuan Ge kepada Admin beberapa waktu lalu.</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_sArhgPebXRD2A4Mw2cCZSVvlVSwHQa5H6dpjPspTPCLs4jgSWDo39auKNJO5OV_qae5YEjCSpfJp7K-e9fCtIyfk_wvrlsm88Lz3jNCcaS4TozY9qqhcN37c_uR41_FGNRr3ccRN9c0/s72-c/Disapa+%25E2%2580%259CPemilik%25E2%2580%259D+Kos-Kosan.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author></item><item><title>Kutukan Kucing Hitam</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/kutukan-kucing-hitam.html</link><category>Cerpen Horor</category><pubDate>Sun, 29 Dec 2013 23:19:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-5819242016882433713</guid><description>Cerpen horor karya Chucky Jr. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pa, nggak sarapan dulu?” Hana, istri Joon, bertanya saat melihat Joon sudah keluar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nggak, aku udah telat. Bang Abi minta kita semua kumpul jam 7 pagi. Soalnya ada meeting!” Joon berkomentar seraya memakai sepatunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hana hanya bisa manggut-manggut mendengar penjelasan Joon, toh dia juga tidak mengerti apa yang Joon katakan. Dia hanya bisa melihat suaminya itu seperti orang terburu-buru. Tidak seperti biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanpa memanasi motor terlebih dulu, Joon langsung ngacir begitu mesin motornya menyala. Dia langsung ngebut walau masih berada di dalam gang rumahnya. Akibatnya, begitu seekor kucing hitam meloncat turun dari atas pohon, tepat di depan track jalan Joon, Joon terkejut dan langsung mengerem motornya. Sayangnya, rem yang diinjak Joon telat menghentikan laju motornya. Kucing hitam itu sudah terlindas, dan lebih parah lagi sudah hilang nyawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjc3ef7tbMxo2MZwyNLRAOb0Ugq2J2CYEPuSe_HUtQFzaiYeLKHmJpOomvrbTHbcsNO7r6V2YkVMdc4u4YIVBCZEiCILCrrDIY8vxbd_J03lDoRJl_tLQAafBFpGkgzQrPcGGGIOa7ucJQ/s1600/Kucing+Hitam.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjc3ef7tbMxo2MZwyNLRAOb0Ugq2J2CYEPuSe_HUtQFzaiYeLKHmJpOomvrbTHbcsNO7r6V2YkVMdc4u4YIVBCZEiCILCrrDIY8vxbd_J03lDoRJl_tLQAafBFpGkgzQrPcGGGIOa7ucJQ/s320/Kucing+Hitam.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
“Aduh, sial!” pekik Joon, demi melihat kucing hitam yang isi perutnya sudah terburai ke mana-mana. Bau amis mulai menguar-nguar ke udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Joon terdiam meragu. Di benaknya muncul dua pilihan, menguburkan bangkai kucing atau meneruskan perjalanan menuju kantor. Mau tak mau, akhirnya, Joon memilih opsi kedua. Joon kasihan dengan kucing itu, yang sudah mati mengenaskan. Karena itu, Joon merasa memiliki tanggung jawab untuk mengubur bangkai kucing itu sendiri, sehingga pasti membuat dirinya telat sampai ke kantor. Dia berinisiatif menelepon Bang Abi dan mengatakan dengan sejujur-jujurnya apa yang tengah menimpanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Halo, Bang,” tukas Joon begitu hapenya telah terkoneksi dengan hape Bang Abi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, gimana Joon?” sahut Bosnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bang, sorry nih, kayaknya gue bakal telat ngantor.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kenapa emangnya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gue barusan ngelindes kucing. Mau gue urusin dulu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Emang ngelindes kucing dimana lo?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Di gang keluar rumah gue, Bos.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Oh yaudah, lo urusin dulu itu kucing, nanti kalo udah selesai secepatnya lo kemari, okay?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Okay, Bos.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
***&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesampainya di kantor, Joon memang telat. Meeting telah selesai. Dia cuma bisa mengabsen dirinya dan melanjutkan jalan ke toko. Sewaktu hendak keluar dari pintu, Joon bertemu dengan Mbak Indri, karyawan paling senior di bagian sales. Mbak Indri menanyakan apa yang telah terjadi secara detail pada Joon karena tadi sewaktu meeting Bang Abi—Bos mereka berdua—mengatakan jika Joon telah menabrak seekor kucing waktu berangkat. Makanya, dia akan telat ke kantor karena mengurusnya terlebih dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mbak Indri pun bertanya, “Terus apa yang lo lakuin sama tuh kucing?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gue kuburinlah, makanya gue telat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bagus, lo udah ngelakuin hal yang bener,” komentar Mbak Indri, “Eh tapi, lo nguburinnya pake baju yang lo pake pas nabrak kan, Joon?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nggak tuh. Gue nguburinnya pake kain bekas.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Duh,” Mbak Indri menepuk jidatnya, “Kenapa nggak pake salah satu pakaian yang lo pake pas nabrak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Gile aja lo, baju baru dibeliin bini buat ngubur kucing!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bukan gitu masalahnya, Joon. Menurut mitos, kalo ada orang yang nabrak kucing sampai mati, emang harus mengubur bangkai kucing itu secara layak. Dan dibungkus dengan kain atau pakaian yang dipakai orang itu pas nabrak si kucing. Kalo nggak, bisa-bisa yang nabrak dapat musibah.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ah, lo, Mbak, masih aja percaya mitos-mitosan kayak gitu. Gue nguburin juga karena kasihan aja ngelihat kucing itu,” Joon menimpali perkataan Mbak Indri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, gue cuma ngasih tauk lo kalau adatnya emang biasa begitu. Percaya nggak percaya sih.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Joon mengedikkan bahu. Tampaknya dia memilih tak mempercayai mitos itu. ‘Bagaimana bisa arwah kucing mati menuntut balas?’ gerutunya dalam hati. ‘Aneh-aneh aja, urusan hidup dan mati kan sepenuhnya milik Tuhan. Lagian, hare gene masih percaya sama mitos, ck… katrok!’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keduanya kemudian berpisah untuk pergi ke toko masing-masing. Joon memasukkan kunci motor dan setelah menyala, dia langsung bablas keliling ke toko langganannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Baru jalan sekitar 5 menit, Joon merasakan hape yang diletakkan di saku celana jeansnya bergetar-getar—tanda ada seseorang yang menghubunginya. Dia menepikan motornya untuk mengangkat telepon. Sebelum mengangkat, Joon sempat melihat layar hapenya sekilas. Di situ tertera nama istrinya, Hana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Halo, Ma.” Dari seberang telepon, terdengar suara Hana menangis sesenggukan. “Maaa… ada apa?” tanya Joon kebingungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Pa, huuhuu huuhuu… Bapak nggak ada.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Nggak ada gimana?” Joon makin penasaran. Karena, tidak ada kabar yang mengatakan jika Bapak mertuanya itu sakit keras sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Huuhuu… Bapak meninggal tadi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa?!” Deg. Degub jantung Joon serasa berhenti sejenak mendengar pernyataan istrinya. “Inalillahi, kapan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Belum lama. Katanya ditabrak motor gara-gara mau nyelamatin kucing.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Joon mengernyit, ‘Kucing?’ Pikirannya segera melintas pada kejadian tadi pagi sewaktu dia berangkat ke kantor dan omongan Mbak Indri barusan sebelum dia jalan ke toko. ‘Kutukan kucing hitam?’&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Paaa…” Panggilan Hana memecah lamunan Joon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Yaudah, cepet pulang. Kita ke rumah Bapak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, ya. Papa langsung pulang. Nih mau izin dulu sama kantor. Kamu tunggu sebentar ya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Joon segera mengurungkan niatnya untuk pergi ke toko dan menghubungi kantor untuk minta izin. Kemudian, dia mengarahkan laju motornya, pulang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditungguh komentarnya untuk cerita pendek horor ini!</description><enclosure length="0" type="Kutukan Kucing Hitam" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/kutukan-kucing-hitam.html"/><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjc3ef7tbMxo2MZwyNLRAOb0Ugq2J2CYEPuSe_HUtQFzaiYeLKHmJpOomvrbTHbcsNO7r6V2YkVMdc4u4YIVBCZEiCILCrrDIY8vxbd_J03lDoRJl_tLQAafBFpGkgzQrPcGGGIOa7ucJQ/s72-c/Kucing+Hitam.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Cerpen horor karya Chucky Jr. “Pa, nggak sarapan dulu?” Hana, istri Joon, bertanya saat melihat Joon sudah keluar. “Nggak, aku udah telat. Bang Abi minta kita semua kumpul jam 7 pagi. Soalnya ada meeting!” Joon berkomentar seraya memakai sepatunya. Hana hanya bisa manggut-manggut mendengar penjelasan Joon, toh dia juga tidak mengerti apa yang Joon katakan. Dia hanya bisa melihat suaminya itu seperti orang terburu-buru. Tidak seperti biasanya. Tanpa memanasi motor terlebih dulu, Joon langsung ngacir begitu mesin motornya menyala. Dia langsung ngebut walau masih berada di dalam gang rumahnya. Akibatnya, begitu seekor kucing hitam meloncat turun dari atas pohon, tepat di depan track jalan Joon, Joon terkejut dan langsung mengerem motornya. Sayangnya, rem yang diinjak Joon telat menghentikan laju motornya. Kucing hitam itu sudah terlindas, dan lebih parah lagi sudah hilang nyawa. “Aduh, sial!” pekik Joon, demi melihat kucing hitam yang isi perutnya sudah terburai ke mana-mana. Bau amis mulai menguar-nguar ke udara. Joon terdiam meragu. Di benaknya muncul dua pilihan, menguburkan bangkai kucing atau meneruskan perjalanan menuju kantor. Mau tak mau, akhirnya, Joon memilih opsi kedua. Joon kasihan dengan kucing itu, yang sudah mati mengenaskan. Karena itu, Joon merasa memiliki tanggung jawab untuk mengubur bangkai kucing itu sendiri, sehingga pasti membuat dirinya telat sampai ke kantor. Dia berinisiatif menelepon Bang Abi dan mengatakan dengan sejujur-jujurnya apa yang tengah menimpanya. “Halo, Bang,” tukas Joon begitu hapenya telah terkoneksi dengan hape Bang Abi. “Ya, gimana Joon?” sahut Bosnya. “Bang, sorry nih, kayaknya gue bakal telat ngantor.” “Kenapa emangnya?” “Gue barusan ngelindes kucing. Mau gue urusin dulu.” “Emang ngelindes kucing dimana lo?” “Di gang keluar rumah gue, Bos.” “Oh yaudah, lo urusin dulu itu kucing, nanti kalo udah selesai secepatnya lo kemari, okay?” “Okay, Bos.” *** Sesampainya di kantor, Joon memang telat. Meeting telah selesai. Dia cuma bisa mengabsen dirinya dan melanjutkan jalan ke toko. Sewaktu hendak keluar dari pintu, Joon bertemu dengan Mbak Indri, karyawan paling senior di bagian sales. Mbak Indri menanyakan apa yang telah terjadi secara detail pada Joon karena tadi sewaktu meeting Bang Abi—Bos mereka berdua—mengatakan jika Joon telah menabrak seekor kucing waktu berangkat. Makanya, dia akan telat ke kantor karena mengurusnya terlebih dulu. Mbak Indri pun bertanya, “Terus apa yang lo lakuin sama tuh kucing?” “Gue kuburinlah, makanya gue telat.” “Bagus, lo udah ngelakuin hal yang bener,” komentar Mbak Indri, “Eh tapi, lo nguburinnya pake baju yang lo pake pas nabrak kan, Joon?” “Nggak tuh. Gue nguburinnya pake kain bekas.” “Duh,” Mbak Indri menepuk jidatnya, “Kenapa nggak pake salah satu pakaian yang lo pake pas nabrak?” “Gile aja lo, baju baru dibeliin bini buat ngubur kucing!” “Bukan gitu masalahnya, Joon. Menurut mitos, kalo ada orang yang nabrak kucing sampai mati, emang harus mengubur bangkai kucing itu secara layak. Dan dibungkus dengan kain atau pakaian yang dipakai orang itu pas nabrak si kucing. Kalo nggak, bisa-bisa yang nabrak dapat musibah.” “Ah, lo, Mbak, masih aja percaya mitos-mitosan kayak gitu. Gue nguburin juga karena kasihan aja ngelihat kucing itu,” Joon menimpali perkataan Mbak Indri. “Ya, gue cuma ngasih tauk lo kalau adatnya emang biasa begitu. Percaya nggak percaya sih.” Joon mengedikkan bahu. Tampaknya dia memilih tak mempercayai mitos itu. ‘Bagaimana bisa arwah kucing mati menuntut balas?’ gerutunya dalam hati. ‘Aneh-aneh aja, urusan hidup dan mati kan sepenuhnya milik Tuhan. Lagian, hare gene masih percaya sama mitos, ck… katrok!’ Keduanya kemudian berpisah untuk pergi ke toko masing-masing. Joon memasukkan kunci motor dan setelah menyala, dia langsung bablas keliling ke toko langganannya. Baru jalan sekitar 5 menit, Joon merasakan hape yang diletakkan di saku celana jeansnya bergetar-getar—tanda ada seseorang yang menghubunginya. Dia menepikan motornya untuk mengangkat telepon. Sebelum mengangkat, Joon sempat melihat layar hapenya sekilas. Di situ tertera nama istrinya, Hana. “Halo, Ma.” Dari seberang telepon, terdengar suara Hana menangis sesenggukan. “Maaa… ada apa?” tanya Joon kebingungan. “Pa, huuhuu huuhuu… Bapak nggak ada.” “Nggak ada gimana?” Joon makin penasaran. Karena, tidak ada kabar yang mengatakan jika Bapak mertuanya itu sakit keras sebelumnya. “Huuhuu… Bapak meninggal tadi.” “Apa?!” Deg. Degub jantung Joon serasa berhenti sejenak mendengar pernyataan istrinya. “Inalillahi, kapan?” “Belum lama. Katanya ditabrak motor gara-gara mau nyelamatin kucing.” Joon mengernyit, ‘Kucing?’ Pikirannya segera melintas pada kejadian tadi pagi sewaktu dia berangkat ke kantor dan omongan Mbak Indri barusan sebelum dia jalan ke toko. ‘Kutukan kucing hitam?’ “Paaa…” Panggilan Hana memecah lamunan Joon. “Ya?” “Yaudah, cepet pulang. Kita ke rumah Bapak.” “Ya, ya. Papa langsung pulang. Nih mau izin dulu sama kantor. Kamu tunggu sebentar ya?” Joon segera mengurungkan niatnya untuk pergi ke toko dan menghubungi kantor untuk minta izin. Kemudian, dia mengarahkan laju motornya, pulang. Ditungguh komentarnya untuk cerita pendek horor ini!</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Cerpen horor karya Chucky Jr. “Pa, nggak sarapan dulu?” Hana, istri Joon, bertanya saat melihat Joon sudah keluar. “Nggak, aku udah telat. Bang Abi minta kita semua kumpul jam 7 pagi. Soalnya ada meeting!” Joon berkomentar seraya memakai sepatunya. Hana hanya bisa manggut-manggut mendengar penjelasan Joon, toh dia juga tidak mengerti apa yang Joon katakan. Dia hanya bisa melihat suaminya itu seperti orang terburu-buru. Tidak seperti biasanya. Tanpa memanasi motor terlebih dulu, Joon langsung ngacir begitu mesin motornya menyala. Dia langsung ngebut walau masih berada di dalam gang rumahnya. Akibatnya, begitu seekor kucing hitam meloncat turun dari atas pohon, tepat di depan track jalan Joon, Joon terkejut dan langsung mengerem motornya. Sayangnya, rem yang diinjak Joon telat menghentikan laju motornya. Kucing hitam itu sudah terlindas, dan lebih parah lagi sudah hilang nyawa. “Aduh, sial!” pekik Joon, demi melihat kucing hitam yang isi perutnya sudah terburai ke mana-mana. Bau amis mulai menguar-nguar ke udara. Joon terdiam meragu. Di benaknya muncul dua pilihan, menguburkan bangkai kucing atau meneruskan perjalanan menuju kantor. Mau tak mau, akhirnya, Joon memilih opsi kedua. Joon kasihan dengan kucing itu, yang sudah mati mengenaskan. Karena itu, Joon merasa memiliki tanggung jawab untuk mengubur bangkai kucing itu sendiri, sehingga pasti membuat dirinya telat sampai ke kantor. Dia berinisiatif menelepon Bang Abi dan mengatakan dengan sejujur-jujurnya apa yang tengah menimpanya. “Halo, Bang,” tukas Joon begitu hapenya telah terkoneksi dengan hape Bang Abi. “Ya, gimana Joon?” sahut Bosnya. “Bang, sorry nih, kayaknya gue bakal telat ngantor.” “Kenapa emangnya?” “Gue barusan ngelindes kucing. Mau gue urusin dulu.” “Emang ngelindes kucing dimana lo?” “Di gang keluar rumah gue, Bos.” “Oh yaudah, lo urusin dulu itu kucing, nanti kalo udah selesai secepatnya lo kemari, okay?” “Okay, Bos.” *** Sesampainya di kantor, Joon memang telat. Meeting telah selesai. Dia cuma bisa mengabsen dirinya dan melanjutkan jalan ke toko. Sewaktu hendak keluar dari pintu, Joon bertemu dengan Mbak Indri, karyawan paling senior di bagian sales. Mbak Indri menanyakan apa yang telah terjadi secara detail pada Joon karena tadi sewaktu meeting Bang Abi—Bos mereka berdua—mengatakan jika Joon telah menabrak seekor kucing waktu berangkat. Makanya, dia akan telat ke kantor karena mengurusnya terlebih dulu. Mbak Indri pun bertanya, “Terus apa yang lo lakuin sama tuh kucing?” “Gue kuburinlah, makanya gue telat.” “Bagus, lo udah ngelakuin hal yang bener,” komentar Mbak Indri, “Eh tapi, lo nguburinnya pake baju yang lo pake pas nabrak kan, Joon?” “Nggak tuh. Gue nguburinnya pake kain bekas.” “Duh,” Mbak Indri menepuk jidatnya, “Kenapa nggak pake salah satu pakaian yang lo pake pas nabrak?” “Gile aja lo, baju baru dibeliin bini buat ngubur kucing!” “Bukan gitu masalahnya, Joon. Menurut mitos, kalo ada orang yang nabrak kucing sampai mati, emang harus mengubur bangkai kucing itu secara layak. Dan dibungkus dengan kain atau pakaian yang dipakai orang itu pas nabrak si kucing. Kalo nggak, bisa-bisa yang nabrak dapat musibah.” “Ah, lo, Mbak, masih aja percaya mitos-mitosan kayak gitu. Gue nguburin juga karena kasihan aja ngelihat kucing itu,” Joon menimpali perkataan Mbak Indri. “Ya, gue cuma ngasih tauk lo kalau adatnya emang biasa begitu. Percaya nggak percaya sih.” Joon mengedikkan bahu. Tampaknya dia memilih tak mempercayai mitos itu. ‘Bagaimana bisa arwah kucing mati menuntut balas?’ gerutunya dalam hati. ‘Aneh-aneh aja, urusan hidup dan mati kan sepenuhnya milik Tuhan. Lagian, hare gene masih percaya sama mitos, ck… katrok!’ Keduanya kemudian berpisah untuk pergi ke toko masing-masing. Joon memasukkan kunci motor dan setelah menyala, dia langsung bablas keliling ke toko langganannya. Baru jalan sekitar 5 menit, Joon merasakan hape yang diletakkan di saku celana jeansnya bergetar-getar—tanda ada seseorang yang menghubunginya. Dia menepikan motornya untuk mengangkat telepon. Sebelum mengangkat, Joon sempat melihat layar hapenya sekilas. Di situ tertera nama istrinya, Hana. “Halo, Ma.” Dari seberang telepon, terdengar suara Hana menangis sesenggukan. “Maaa… ada apa?” tanya Joon kebingungan. “Pa, huuhuu huuhuu… Bapak nggak ada.” “Nggak ada gimana?” Joon makin penasaran. Karena, tidak ada kabar yang mengatakan jika Bapak mertuanya itu sakit keras sebelumnya. “Huuhuu… Bapak meninggal tadi.” “Apa?!” Deg. Degub jantung Joon serasa berhenti sejenak mendengar pernyataan istrinya. “Inalillahi, kapan?” “Belum lama. Katanya ditabrak motor gara-gara mau nyelamatin kucing.” Joon mengernyit, ‘Kucing?’ Pikirannya segera melintas pada kejadian tadi pagi sewaktu dia berangkat ke kantor dan omongan Mbak Indri barusan sebelum dia jalan ke toko. ‘Kutukan kucing hitam?’ “Paaa…” Panggilan Hana memecah lamunan Joon. “Ya?” “Yaudah, cepet pulang. Kita ke rumah Bapak.” “Ya, ya. Papa langsung pulang. Nih mau izin dulu sama kantor. Kamu tunggu sebentar ya?” Joon segera mengurungkan niatnya untuk pergi ke toko dan menghubungi kantor untuk minta izin. Kemudian, dia mengarahkan laju motornya, pulang. Ditungguh komentarnya untuk cerita pendek horor ini!</itunes:summary><itunes:keywords>Cerpen Horor</itunes:keywords></item><item><title>'Let's Play, Ghost!' Buktkan Film Horor Indonesia Tidak Ecek-ecek!</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/lets-play-ghost-buktkan-film-horor-indonesia-tidak-ecek-ecek.html</link><category>Film</category><pubDate>Sat, 28 Dec 2013 21:39:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-1304122960022128763</guid><description>&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/lets-play-ghost-buktkan-film-horor-indonesia-tidak-ecek-ecek.html" target="_blank"&gt;Tak selama film horor Indonesia itu ecek-ecek!&lt;/a&gt; Buktinya film horor 'Let's Play, Ghost!' garapan Damien Dematra berhasil menyabet penghargaan Nevada International Film Festival. Kategori yang berhasil diperoleh adalah penghargaan Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Terbaik untuk artis Natasha Dematra, juga Sinematografi Terbaik dan Editing Terbaik. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCcpf2rrFrn8k8uz1J1XwEUQODOY0kA_Mw9Lg9_-RXEKqS9yRIXFpWuntWmz3n4ByDbccOFVnjcgoEndbPVirYw3IU_lYz-Rq3SoMzcBIc1InZ3fuaAeO_2ghIwPIyJhmYOvhTbRktGhI/s1600/Let's+Play+Ghost+2013.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCcpf2rrFrn8k8uz1J1XwEUQODOY0kA_Mw9Lg9_-RXEKqS9yRIXFpWuntWmz3n4ByDbccOFVnjcgoEndbPVirYw3IU_lYz-Rq3SoMzcBIc1InZ3fuaAeO_2ghIwPIyJhmYOvhTbRktGhI/s1600/Let's+Play+Ghost+2013.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
'Let's Play, Ghost!' menceritakan lima sahabat yang berlibur ke sebuah vila di kawasan Puncak. Di sana, mereka menemui pengalaman horor dan fakta bahwa hantu yang berada di sana terusik oleh kehadiran mereka. Let's Play Ghost dibintangi oleh Natasha Demtara, Vina Yunita, Pagitta Ross, Kayla Atilla, Herdi Bagus dan Aditya Antika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dorce Gamalama selaku produser merasa bangga atas prestasi ini. Meski bergenre horor, film ini membuktikan bahwa genre horor bisa memperlihatkan taji di kancah internasional. &lt;i&gt;"Film horor Indonesia bukan sekadar film picisan yang dipandang sebelah mata,"&lt;/i&gt; katanya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut lansiran &lt;i&gt;Tempo.co&lt;/i&gt; (24/12/13), film horor terbaru ini baru akan dirilis tahun depan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Trailer&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;center&gt;
&lt;iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="360" src="//www.youtube.com/embed/iQbu7FTg-v4?feature=player_detailpage" width="550"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;
</description><enclosure length="0" type="'Let's Play, Ghost!' Buktkan Film Horor Indonesia Tidak Ecek-ecek!" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/lets-play-ghost-buktkan-film-horor-indonesia-tidak-ecek-ecek.html"/><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCcpf2rrFrn8k8uz1J1XwEUQODOY0kA_Mw9Lg9_-RXEKqS9yRIXFpWuntWmz3n4ByDbccOFVnjcgoEndbPVirYw3IU_lYz-Rq3SoMzcBIc1InZ3fuaAeO_2ghIwPIyJhmYOvhTbRktGhI/s72-c/Let's+Play+Ghost+2013.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Tak selama film horor Indonesia itu ecek-ecek! Buktinya film horor 'Let's Play, Ghost!' garapan Damien Dematra berhasil menyabet penghargaan Nevada International Film Festival. Kategori yang berhasil diperoleh adalah penghargaan Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Terbaik untuk artis Natasha Dematra, juga Sinematografi Terbaik dan Editing Terbaik. 'Let's Play, Ghost!' menceritakan lima sahabat yang berlibur ke sebuah vila di kawasan Puncak. Di sana, mereka menemui pengalaman horor dan fakta bahwa hantu yang berada di sana terusik oleh kehadiran mereka. Let's Play Ghost dibintangi oleh Natasha Demtara, Vina Yunita, Pagitta Ross, Kayla Atilla, Herdi Bagus dan Aditya Antika. Dorce Gamalama selaku produser merasa bangga atas prestasi ini. Meski bergenre horor, film ini membuktikan bahwa genre horor bisa memperlihatkan taji di kancah internasional. "Film horor Indonesia bukan sekadar film picisan yang dipandang sebelah mata," katanya. Menurut lansiran Tempo.co (24/12/13), film horor terbaru ini baru akan dirilis tahun depan. Trailer</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Tak selama film horor Indonesia itu ecek-ecek! Buktinya film horor 'Let's Play, Ghost!' garapan Damien Dematra berhasil menyabet penghargaan Nevada International Film Festival. Kategori yang berhasil diperoleh adalah penghargaan Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Terbaik untuk artis Natasha Dematra, juga Sinematografi Terbaik dan Editing Terbaik. 'Let's Play, Ghost!' menceritakan lima sahabat yang berlibur ke sebuah vila di kawasan Puncak. Di sana, mereka menemui pengalaman horor dan fakta bahwa hantu yang berada di sana terusik oleh kehadiran mereka. Let's Play Ghost dibintangi oleh Natasha Demtara, Vina Yunita, Pagitta Ross, Kayla Atilla, Herdi Bagus dan Aditya Antika. Dorce Gamalama selaku produser merasa bangga atas prestasi ini. Meski bergenre horor, film ini membuktikan bahwa genre horor bisa memperlihatkan taji di kancah internasional. "Film horor Indonesia bukan sekadar film picisan yang dipandang sebelah mata," katanya. Menurut lansiran Tempo.co (24/12/13), film horor terbaru ini baru akan dirilis tahun depan. Trailer</itunes:summary><itunes:keywords>Film</itunes:keywords></item><item><title>Cerita Legenda Horor Jembatan Emily (Gold Brook)</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/cerita-legenda-horor-jembatan-emily-gold-brook.html</link><category>Cerita Misteri</category><category>Urban Legend</category><pubDate>Fri, 27 Dec 2013 07:48:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-4637692650385931873</guid><description>Jembatan Gold Brook yang berada di Stowe Vermont 
merupakan salah satu tempat termisterius di dunia. Kenapa? Alasannya, 
jembatan yang dikenal dengan nama jembatan Emily ini mempunyai kisah misteri di baliknya. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syahdan, Emily merupakan nama seorang wanita yang 
meninggal di jembatan itu. Beragam versi mengenai kematiannya membuat 
banyak mitos dan misteri berkembang tentang &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/cerita-legenda-horor-jembatan-emily-gold-brook.html" target="_blank"&gt;Jembatan Emily&lt;/a&gt; ini. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTqDCvUNC9Fv6H51E3D0eLxFSciFbwJmp9cenY_7NT483YK5OZYcj0kXXEZP0X_rHu-chBM2cUfK2mcASb2SiqQJhyphenhyphenhCiK01aeoXhW0hVIabF_BGf8mMGwdeUChiyQ36eFnmhGC-ZVGgc/s1600/Jembatan+Emily.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Cerita Legenda Horor Jembatan Emily (Gold Brook)" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTqDCvUNC9Fv6H51E3D0eLxFSciFbwJmp9cenY_7NT483YK5OZYcj0kXXEZP0X_rHu-chBM2cUfK2mcASb2SiqQJhyphenhyphenhCiK01aeoXhW0hVIabF_BGf8mMGwdeUChiyQ36eFnmhGC-ZVGgc/s336/Jembatan+Emily.jpg" title="Jembatan Emily " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam salah satu versi cerita legenda dikisahkan bahwa Emily adalah 
seorang wanita yang jatuh cinta dengan seorang pria. Tapi, cerita cinta 
keduanya tidak direstui orang tuanya. Mereka pun memutuskan untuk kawin 
lari, dimana Emily menunggunya di jembatan itu. Sayang, si pria tak 
kunjung datang. Emily yang merasa dirinya dicampakkan, gantung diri 
disana. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di versi lain ceritanya tak kalah kelam, dimana Emily 
adalah wanita yang akan menikah. Pada hari pernikahannya, dia menikah 
mengenakan gaun warna merah. Tapi, si mempelai pria tidak datang. Hal 
ini membuat Emily patah hati dan mengendarai kereta kuda keluarganya 
dengan kecepatan sendirian. Laju kereta kuda yang sedemikian cepat 
menyebabkan Emily kehilangan kendali. Akibatnya fatal, Emily terjatuh 
bersama kuda-kuda dan tewas disana. 
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 1968, misteri kematian seorang wanita bernama 
Emily terkuak ketika seorang pelajar main di jembatan dengan papan huruf
 susun. Secara gaib, papan itu membentuk tulisan bernama Emily. Apapun kisah misteri yang melingkupinya, jembatan ini 
seolah menjadi simbol sebuah penantian tanpa ujung. Dimana harapan telah
 hancur. Hantu Emily masih terus menghantui siapapun yang melewati 
jembatan ini. Katanya, orang yang pernah melewati jembatan ini punya
 pengalaman mistis beragam, seperti dicakar, disentuh, dan 
diperdengarkan suara Emily. 
</description><enclosure length="0" type="Cerita Legenda Horor Jembatan Emily (Gold Brook)" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/cerita-legenda-horor-jembatan-emily-gold-brook.html"/><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTqDCvUNC9Fv6H51E3D0eLxFSciFbwJmp9cenY_7NT483YK5OZYcj0kXXEZP0X_rHu-chBM2cUfK2mcASb2SiqQJhyphenhyphenhCiK01aeoXhW0hVIabF_BGf8mMGwdeUChiyQ36eFnmhGC-ZVGgc/s72-c/Jembatan+Emily.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Jembatan Gold Brook yang berada di Stowe Vermont merupakan salah satu tempat termisterius di dunia. Kenapa? Alasannya, jembatan yang dikenal dengan nama jembatan Emily ini mempunyai kisah misteri di baliknya. Syahdan, Emily merupakan nama seorang wanita yang meninggal di jembatan itu. Beragam versi mengenai kematiannya membuat banyak mitos dan misteri berkembang tentang Jembatan Emily ini. Dalam salah satu versi cerita legenda dikisahkan bahwa Emily adalah seorang wanita yang jatuh cinta dengan seorang pria. Tapi, cerita cinta keduanya tidak direstui orang tuanya. Mereka pun memutuskan untuk kawin lari, dimana Emily menunggunya di jembatan itu. Sayang, si pria tak kunjung datang. Emily yang merasa dirinya dicampakkan, gantung diri disana. Di versi lain ceritanya tak kalah kelam, dimana Emily adalah wanita yang akan menikah. Pada hari pernikahannya, dia menikah mengenakan gaun warna merah. Tapi, si mempelai pria tidak datang. Hal ini membuat Emily patah hati dan mengendarai kereta kuda keluarganya dengan kecepatan sendirian. Laju kereta kuda yang sedemikian cepat menyebabkan Emily kehilangan kendali. Akibatnya fatal, Emily terjatuh bersama kuda-kuda dan tewas disana. Pada 1968, misteri kematian seorang wanita bernama Emily terkuak ketika seorang pelajar main di jembatan dengan papan huruf susun. Secara gaib, papan itu membentuk tulisan bernama Emily. Apapun kisah misteri yang melingkupinya, jembatan ini seolah menjadi simbol sebuah penantian tanpa ujung. Dimana harapan telah hancur. Hantu Emily masih terus menghantui siapapun yang melewati jembatan ini. Katanya, orang yang pernah melewati jembatan ini punya pengalaman mistis beragam, seperti dicakar, disentuh, dan diperdengarkan suara Emily.</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Jembatan Gold Brook yang berada di Stowe Vermont merupakan salah satu tempat termisterius di dunia. Kenapa? Alasannya, jembatan yang dikenal dengan nama jembatan Emily ini mempunyai kisah misteri di baliknya. Syahdan, Emily merupakan nama seorang wanita yang meninggal di jembatan itu. Beragam versi mengenai kematiannya membuat banyak mitos dan misteri berkembang tentang Jembatan Emily ini. Dalam salah satu versi cerita legenda dikisahkan bahwa Emily adalah seorang wanita yang jatuh cinta dengan seorang pria. Tapi, cerita cinta keduanya tidak direstui orang tuanya. Mereka pun memutuskan untuk kawin lari, dimana Emily menunggunya di jembatan itu. Sayang, si pria tak kunjung datang. Emily yang merasa dirinya dicampakkan, gantung diri disana. Di versi lain ceritanya tak kalah kelam, dimana Emily adalah wanita yang akan menikah. Pada hari pernikahannya, dia menikah mengenakan gaun warna merah. Tapi, si mempelai pria tidak datang. Hal ini membuat Emily patah hati dan mengendarai kereta kuda keluarganya dengan kecepatan sendirian. Laju kereta kuda yang sedemikian cepat menyebabkan Emily kehilangan kendali. Akibatnya fatal, Emily terjatuh bersama kuda-kuda dan tewas disana. Pada 1968, misteri kematian seorang wanita bernama Emily terkuak ketika seorang pelajar main di jembatan dengan papan huruf susun. Secara gaib, papan itu membentuk tulisan bernama Emily. Apapun kisah misteri yang melingkupinya, jembatan ini seolah menjadi simbol sebuah penantian tanpa ujung. Dimana harapan telah hancur. Hantu Emily masih terus menghantui siapapun yang melewati jembatan ini. Katanya, orang yang pernah melewati jembatan ini punya pengalaman mistis beragam, seperti dicakar, disentuh, dan diperdengarkan suara Emily.</itunes:summary><itunes:keywords>Cerita Misteri, Urban Legend</itunes:keywords></item><item><title>Cerita Misteri Kematian 5 Musisi Legendaris Dunia</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/cerita-misteri-kematian-5-musisi-legendaris-dunia.html</link><category>Cerita Misteri</category><category>The X Files</category><category>Travelling</category><pubDate>Sat, 21 Dec 2013 22:23:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-2427385640954234500</guid><description>Para musisi legendaris memang menarik perhatian. Bahkan setelah mereka meninggal pun banyak cerita yang menarik tentang mereka. Termasuk cerita misteri yang menyebabkan kematian mereka. Lima musisi ini diduga meninggal akibat konspirasi. Kontroversi? Sudah pasti. Mengutip dari laman Kapanlagi.com, berikut &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/cerita-misteri-kematian-5-musisi-legendaris-dunia.html" target="_blank"&gt;5 musisi legendaris&lt;/a&gt; dan cerita konspirasi dibaliknya. Tapi, ini semua cuma dugaan. Kebenarannya dikembalikan kepada kalian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Whitney Houston&lt;/h3&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2kbDWzcyzO0P-YXfloK4Dyw77axyUHMszkb0wrwnxznxeI6vhy7gs5Bs0u07JEWjnM12vqNGqui9CORG2WpwQBbBSoh8wvIOGgu7aLnrLxya2NFYGSKfINTy3tr7CGQz2qQjBTtsS3-Y/s1600/Whitney+Houston.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Cerita Misteri Kematian 5 Musisi Legendaris Dunia" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2kbDWzcyzO0P-YXfloK4Dyw77axyUHMszkb0wrwnxznxeI6vhy7gs5Bs0u07JEWjnM12vqNGqui9CORG2WpwQBbBSoh8wvIOGgu7aLnrLxya2NFYGSKfINTy3tr7CGQz2qQjBTtsS3-Y/s336/Whitney+Houston.jpg" title="Whitney Houston" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Whitney Houston | essence.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Penembang lagu I Will Always Love You ini meninggal tahun 2012 silam. Menurut fakta dan data yang didapat pihak berwajib, kematiannya disebabkan OD obat-obatan dan alkohol. Tapi, Paul Huebl salah seorang polisi yang ikut mengungkapkan fakta kematian Whitney punya pendapat tambahan. Apa itu? OD yang dialami Whitney Houston dilakukan oleh bandar narkoba. Sebab, Whitney masih memiliki utang sebesar 1,5 juta dolar yang tak sanggup dibayar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Michael Jackson&lt;/h3&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZCqgOV-U1fKWQGZV7VReK3v6E4D2sk3O-5WSDo4BeeeD5a_waO3GH_eG5WTrneKadta3bE7BBQSATGc2PNQHRCv0OialF2Ug6wibkp3jXQDTTlGAPKqwYB7fyHLwc73hTN5p5D9x3y0A/s1600/Michael+Jackson.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Cerita Misteri Kematian 5 Musisi Legendaris Dunia" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZCqgOV-U1fKWQGZV7VReK3v6E4D2sk3O-5WSDo4BeeeD5a_waO3GH_eG5WTrneKadta3bE7BBQSATGc2PNQHRCv0OialF2Ug6wibkp3jXQDTTlGAPKqwYB7fyHLwc73hTN5p5D9x3y0A/s336/Michael+Jackson.jpg" title="Michael Jackson" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Michael Jackson | kysdc.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Kematian legenda the king 
of pop, Michael Jackson, juga diselubungi kabut konspirasi. Pada 2009 
lalu, waktu Mahmoud Ahmadinejad memenangkan pilpres Presiden Iran memicu
 sejumlah protes. Untuk meredam protes tersebut dibuatlah isu pengalihan. Presiden Mahmoud Ahmadinejad akhirnya membunuh Jacko. &lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Bob Marley&lt;/h3&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsiuhRTpdmmsGs4GIIpkhWZw_ybWBgFXiiPWPmrdma_U-aOS0GX-r3-3iPOc7WspxkFhbMePw_4pkpevmtr1uAdw3S84owPUHAkEjJgyrfP_JlE3KIUFPBoyFW_61VVhhkTQrgyKYnqh8/s1600/Bob+Marley.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Cerita Misteri Kematian 5 Musisi Legendaris Dunia" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsiuhRTpdmmsGs4GIIpkhWZw_ybWBgFXiiPWPmrdma_U-aOS0GX-r3-3iPOc7WspxkFhbMePw_4pkpevmtr1uAdw3S84owPUHAkEjJgyrfP_JlE3KIUFPBoyFW_61VVhhkTQrgyKYnqh8/s336/Bob+Marley.jpg" title="Bob Marley" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Bob Marley | lastfm.it&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Pada 1981, penembang lagu 'No Women, No Cry', Bob Marley, meninggal karena kanker. Walaupun ada cerita lain di balik. Yeah, Bob Marley tewas dibunuh oknum CIA yang menghadiahinya sepatu. Dimana terdapat jarum kecil di dalam sepatu yang berisi bibit kanker. Jarum ini memicu sel-sel kanker dalam tubuh Bob. Belum ada konfirmasi apapun dari CIA tentang isu ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Amy Winehouse&lt;/h3&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgumOlIfxsMvPkVbu-FyzA-cXxh0QBhCYSWORafBt4bxQv6ojKWTKfPQrTgFgryOcATCPmukBKksUxodzfrPl6RTGSUSb-aOepDgwPsMH3HpWr7cGnNVHQBJN-BB9wLAB9Xp4Yq5ih452c/s1600/Amy+Winehouse.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Cerita Misteri Kematian 5 Musisi Legendaris Dunia" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgumOlIfxsMvPkVbu-FyzA-cXxh0QBhCYSWORafBt4bxQv6ojKWTKfPQrTgFgryOcATCPmukBKksUxodzfrPl6RTGSUSb-aOepDgwPsMH3HpWr7cGnNVHQBJN-BB9wLAB9Xp4Yq5ih452c/s336/Amy+Winehouse.jpg" title="Amy Winehouse" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Amy Winehouse | wallpaperpassion.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Sudah jamak, orang tahu bahwa Amy Winehouse mati OD. Tapi, ada juga teori yang menyebutkan jika Amy sengaja dibuat meninggal pada usia 27 tahun oleh Club 27 yang berhubungan dengan Illuminati. Entahlah... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
Kurt Cobain&lt;/h3&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjng0HQ7TT2W1cwcgyKkGh0VNl82HipKCemxJ8BazlgGT1aVPbrHj1TAXxdqyKUaBhSXL1h1vKSgz50ksOZ7Hy9fDBy7EP3QaIqWHRswGULaqe90CYqujklNJG-RSRxqQANWmWyXCm7j5I/s1600/Kurt+Cobain.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="Cerita Misteri Kematian 5 Musisi Legendaris Dunia" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjng0HQ7TT2W1cwcgyKkGh0VNl82HipKCemxJ8BazlgGT1aVPbrHj1TAXxdqyKUaBhSXL1h1vKSgz50ksOZ7Hy9fDBy7EP3QaIqWHRswGULaqe90CYqujklNJG-RSRxqQANWmWyXCm7j5I/s336/Kurt+Cobain.jpg" title="Kurt Cobain" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Kurt Cobain | 92citifm.ca&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Meninggal di puncak popularitas menjadi nama Kurt Cobain menjadi legenda musik dunia. Sosoknya banyak menarik perhatian, termasuk soal konspirasi kematiannya. Pada 1994, dunia sudah tahu jika legenda Grunge ini mati bunuh diri. Seorang detektif bernama Tom Grant rupanya punya dugaan lain. Dia menyatakan Cobain mati akibat dibunuh Courtney Love pacarnya. Dugaan ini makin menguat setelah Eldon Hake mengaku sempat diminta menghabisi Cobain dengan </description><enclosure length="0" type="Cerita Misteri Kematian 5 Musisi Legendaris Dunia" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/cerita-misteri-kematian-5-musisi-legendaris-dunia.html"/><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2kbDWzcyzO0P-YXfloK4Dyw77axyUHMszkb0wrwnxznxeI6vhy7gs5Bs0u07JEWjnM12vqNGqui9CORG2WpwQBbBSoh8wvIOGgu7aLnrLxya2NFYGSKfINTy3tr7CGQz2qQjBTtsS3-Y/s72-c/Whitney+Houston.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Para musisi legendaris memang menarik perhatian. Bahkan setelah mereka meninggal pun banyak cerita yang menarik tentang mereka. Termasuk cerita misteri yang menyebabkan kematian mereka. Lima musisi ini diduga meninggal akibat konspirasi. Kontroversi? Sudah pasti. Mengutip dari laman Kapanlagi.com, berikut 5 musisi legendaris dan cerita konspirasi dibaliknya. Tapi, ini semua cuma dugaan. Kebenarannya dikembalikan kepada kalian. Whitney Houston Whitney Houston | essence.com Penembang lagu I Will Always Love You ini meninggal tahun 2012 silam. Menurut fakta dan data yang didapat pihak berwajib, kematiannya disebabkan OD obat-obatan dan alkohol. Tapi, Paul Huebl salah seorang polisi yang ikut mengungkapkan fakta kematian Whitney punya pendapat tambahan. Apa itu? OD yang dialami Whitney Houston dilakukan oleh bandar narkoba. Sebab, Whitney masih memiliki utang sebesar 1,5 juta dolar yang tak sanggup dibayar. Michael Jackson Michael Jackson | kysdc.com Kematian legenda the king of pop, Michael Jackson, juga diselubungi kabut konspirasi. Pada 2009 lalu, waktu Mahmoud Ahmadinejad memenangkan pilpres Presiden Iran memicu sejumlah protes. Untuk meredam protes tersebut dibuatlah isu pengalihan. Presiden Mahmoud Ahmadinejad akhirnya membunuh Jacko. Bob Marley Bob Marley | lastfm.it Pada 1981, penembang lagu 'No Women, No Cry', Bob Marley, meninggal karena kanker. Walaupun ada cerita lain di balik. Yeah, Bob Marley tewas dibunuh oknum CIA yang menghadiahinya sepatu. Dimana terdapat jarum kecil di dalam sepatu yang berisi bibit kanker. Jarum ini memicu sel-sel kanker dalam tubuh Bob. Belum ada konfirmasi apapun dari CIA tentang isu ini. Amy Winehouse Amy Winehouse | wallpaperpassion.com Sudah jamak, orang tahu bahwa Amy Winehouse mati OD. Tapi, ada juga teori yang menyebutkan jika Amy sengaja dibuat meninggal pada usia 27 tahun oleh Club 27 yang berhubungan dengan Illuminati. Entahlah... Kurt Cobain Kurt Cobain | 92citifm.ca Meninggal di puncak popularitas menjadi nama Kurt Cobain menjadi legenda musik dunia. Sosoknya banyak menarik perhatian, termasuk soal konspirasi kematiannya. Pada 1994, dunia sudah tahu jika legenda Grunge ini mati bunuh diri. Seorang detektif bernama Tom Grant rupanya punya dugaan lain. Dia menyatakan Cobain mati akibat dibunuh Courtney Love pacarnya. Dugaan ini makin menguat setelah Eldon Hake mengaku sempat diminta menghabisi Cobain dengan</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Para musisi legendaris memang menarik perhatian. Bahkan setelah mereka meninggal pun banyak cerita yang menarik tentang mereka. Termasuk cerita misteri yang menyebabkan kematian mereka. Lima musisi ini diduga meninggal akibat konspirasi. Kontroversi? Sudah pasti. Mengutip dari laman Kapanlagi.com, berikut 5 musisi legendaris dan cerita konspirasi dibaliknya. Tapi, ini semua cuma dugaan. Kebenarannya dikembalikan kepada kalian. Whitney Houston Whitney Houston | essence.com Penembang lagu I Will Always Love You ini meninggal tahun 2012 silam. Menurut fakta dan data yang didapat pihak berwajib, kematiannya disebabkan OD obat-obatan dan alkohol. Tapi, Paul Huebl salah seorang polisi yang ikut mengungkapkan fakta kematian Whitney punya pendapat tambahan. Apa itu? OD yang dialami Whitney Houston dilakukan oleh bandar narkoba. Sebab, Whitney masih memiliki utang sebesar 1,5 juta dolar yang tak sanggup dibayar. Michael Jackson Michael Jackson | kysdc.com Kematian legenda the king of pop, Michael Jackson, juga diselubungi kabut konspirasi. Pada 2009 lalu, waktu Mahmoud Ahmadinejad memenangkan pilpres Presiden Iran memicu sejumlah protes. Untuk meredam protes tersebut dibuatlah isu pengalihan. Presiden Mahmoud Ahmadinejad akhirnya membunuh Jacko. Bob Marley Bob Marley | lastfm.it Pada 1981, penembang lagu 'No Women, No Cry', Bob Marley, meninggal karena kanker. Walaupun ada cerita lain di balik. Yeah, Bob Marley tewas dibunuh oknum CIA yang menghadiahinya sepatu. Dimana terdapat jarum kecil di dalam sepatu yang berisi bibit kanker. Jarum ini memicu sel-sel kanker dalam tubuh Bob. Belum ada konfirmasi apapun dari CIA tentang isu ini. Amy Winehouse Amy Winehouse | wallpaperpassion.com Sudah jamak, orang tahu bahwa Amy Winehouse mati OD. Tapi, ada juga teori yang menyebutkan jika Amy sengaja dibuat meninggal pada usia 27 tahun oleh Club 27 yang berhubungan dengan Illuminati. Entahlah... Kurt Cobain Kurt Cobain | 92citifm.ca Meninggal di puncak popularitas menjadi nama Kurt Cobain menjadi legenda musik dunia. Sosoknya banyak menarik perhatian, termasuk soal konspirasi kematiannya. Pada 1994, dunia sudah tahu jika legenda Grunge ini mati bunuh diri. Seorang detektif bernama Tom Grant rupanya punya dugaan lain. Dia menyatakan Cobain mati akibat dibunuh Courtney Love pacarnya. Dugaan ini makin menguat setelah Eldon Hake mengaku sempat diminta menghabisi Cobain dengan</itunes:summary><itunes:keywords>Cerita Misteri, The X Files, Travelling</itunes:keywords></item><item><title>Berani Mengunjungi 5 Tempat Berhantu Ini?</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/berani-mengunjungi-5-tempat-berhantu-ini.html</link><category>Travelling</category><category>Urban Legend</category><pubDate>Thu, 19 Dec 2013 00:51:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-4914126054779865055</guid><description>Boleh dibilang jika masyarakat Indonesia sangat percaya dengan keberadaan hantu. Sementara, orang-orang luar negeri tidak percaya. Karena mengandalkan logika. Tapi, sebenarnya ada mereka percaya juga loh. Melansir dari Vemale.com (30/10/13), ada &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/berani-mengunjungi-5-tempat-berhantu-ini.html" target="_blank"&gt;lima tempat yang dipercaya dihuni oleh hantu&lt;/a&gt;. Mana sajakah kota itu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
1. Kota Prypiat, Ukraina&lt;/h3&gt;
Pada 1970-an, Kota Prypiat dibangun sebagai kota modern untuk para pekerja di reaktor nuklir Chernobyl. Peristiwa meledaknya reaktor nuklir Chernobyl tahun 1986 mengakibatkan kota ini ditinggalkan begitu saja. Sebab, radiasi nuklir menyebar sampai disana. Sekarang kota ini menjadi kota mati lengkap dengan fasilitasnya. Konon, ada banyak suara-suara yang terdengar di kota ini -suara yang berasal dari korban tragedi nuklir. Hal ini justru menarik para turis untuk bertandang ke sana. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
2. Menara London, Inggris&lt;/h3&gt;
Walaupun sekarang Menara London dijadikan destinasi turis di Inggris. Namun, menara ini menyimpan kisah yang menyeramkan mengenai penampakan hantu. Seperti Edward V, Richard dari Shrewsbury (konon dibunuh di tempat ini tahun 1483), Anne Boleyn (dipenggal tahun 1563) dan Catherine Howard (dihukum mati tahun 1569). Menara ini pernah menjadi penjara dan tempat eksekusi terpidana mati abad ke-16 sampai 17. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
3. Paris Catacombs, Perancis&lt;/h3&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisQOwikxentxVIHxC4Sim7LIDW8kTn3Pvg6vIUwRMrNgHmsn3REkOd0n4pLuoy8DDYGZmZBQ2BfPgC6MKkgCk1PZ1jj5awyuSONAH8AYxCuoUXzqtoUTKlXEuluAdBqXTDNdkO328EP9Y/s1600/Paris+Catacombs.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Berani Mengunjungi 5 Tempat Berhantu Ini?" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisQOwikxentxVIHxC4Sim7LIDW8kTn3Pvg6vIUwRMrNgHmsn3REkOd0n4pLuoy8DDYGZmZBQ2BfPgC6MKkgCk1PZ1jj5awyuSONAH8AYxCuoUXzqtoUTKlXEuluAdBqXTDNdkO328EP9Y/s336/Paris+Catacombs.jpg" title="Paris Catacombs" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Paris Catacombs merupakan terowongan bawah tanah di Kota Perancis. Yang menjadikan terowongan ini menyeramkan adalah jutaan tengkorak manusia yang jumlahnya sangat banyak. Dahulu, pemerintah Perancis ingin menciptakan tempat yang lebih luas untuk menampung manusia hidup. Jadi, mereka memindahkan tulang belulang dari pemakaman ke terowongan ini, secara diam-diam tentunya. Turis tidak diizinkan melihat terowongan, kecuali sebagian saja. Ya, tempat ini sangat tidak membuat betah manusia hidup. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
4. Rumah Hantu, Borley Rectory&lt;/h3&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmWx5UiDjPkWY_YR1y35LfU3QPlWiyRpP2tMJfjX6gE_ZSaMBDAf1VdtSxOGmNg0I5dujp4Eztw7z_cxMPJZPukTZ9GNqBUPyCtLQVuB9skvtern9b6WjfHvT2jh2VB9i7_TNn8mC3gd0/s1600/Rumah+Hantu+Borley+Rectory.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Berani Mengunjungi 5 Tempat Berhantu Ini?" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmWx5UiDjPkWY_YR1y35LfU3QPlWiyRpP2tMJfjX6gE_ZSaMBDAf1VdtSxOGmNg0I5dujp4Eztw7z_cxMPJZPukTZ9GNqBUPyCtLQVuB9skvtern9b6WjfHvT2jh2VB9i7_TNn8mC3gd0/s336/Rumah+Hantu+Borley+Rectory.jpg" title="Rumah hantu Borley Rectory" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Di Inggris juga ada &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/search/label/Urban%20Legend" target="_blank"&gt;&lt;i&gt;urban legend&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; tentang rumah hantu. Tepatnya di daerah Borley, Essex, Inggris. Menurut sejarahnya, rumah angker ini dibangun tahun 1863 setelah sebelumnya berdiri gereja dan sekolah biara abad ke-12. Tanah seolah terkutuk. Dikisahkan ada sepasang biarawan dan biarawati dari Borley yang saling mencintai. Umumnya para biara memang tidak diizinkan menikah. Tapi, cinta mereka lebih kuat dari aturan gereja tersebut. Mereka berencana kawin lari. Belum melakukannya mereka keburu tertangkap. Biarawan itu digantung sementara biarawatinya dikubur hidup-hidup. Tanah&amp;nbsp; itu angker selamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
5. Penjara penyiksaan angker Tuol Sleng, Kamboja&lt;/h3&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcz8QuhRDUUjBlrWlQLTDxh7uawO7BUik45AXOrH-vbPaxJDA9VnfYprmJ2ezPZ_z96dw9lckj0ZH38NcCsu2vmPoSfLr-bcTpWJOIYhuAcbNU8b90naNJSoyK1bQ_Tc_Fr0ucMh9r1Oo/s1600/Penjara+Tuol+Sleng.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Berani Mengunjungi 5 Tempat Berhantu Ini?" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcz8QuhRDUUjBlrWlQLTDxh7uawO7BUik45AXOrH-vbPaxJDA9VnfYprmJ2ezPZ_z96dw9lckj0ZH38NcCsu2vmPoSfLr-bcTpWJOIYhuAcbNU8b90naNJSoyK1bQ_Tc_Fr0ucMh9r1Oo/s336/Penjara+Tuol+Sleng.jpg" title="Penjara Tuol Sleng" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Medio 1975-1979, di Kamboja ada sebuah sekolah tinggi yang diubah menjadi penjara tempat menyiksa dan membunuh orang. Menurut perkiraan 20 ribu orang mati disini. Tentu saja, tempat ini sekarang sudah dijadikan museum. Disana terdapat foto-foto korban penyiksaan, alat penyiksaan dan tengkorak manusia. Bahkan, ada banyak sketsa mengerikan yang melukiskan penyiksaan dari awal sampai si orang itu meninggal.</description><enclosure length="0" type="Berani Mengunjungi 5 Tempat Berhantu Ini?" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/12/berani-mengunjungi-5-tempat-berhantu-ini.html"/><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisQOwikxentxVIHxC4Sim7LIDW8kTn3Pvg6vIUwRMrNgHmsn3REkOd0n4pLuoy8DDYGZmZBQ2BfPgC6MKkgCk1PZ1jj5awyuSONAH8AYxCuoUXzqtoUTKlXEuluAdBqXTDNdkO328EP9Y/s72-c/Paris+Catacombs.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Boleh dibilang jika masyarakat Indonesia sangat percaya dengan keberadaan hantu. Sementara, orang-orang luar negeri tidak percaya. Karena mengandalkan logika. Tapi, sebenarnya ada mereka percaya juga loh. Melansir dari Vemale.com (30/10/13), ada lima tempat yang dipercaya dihuni oleh hantu. Mana sajakah kota itu? 1. Kota Prypiat, Ukraina Pada 1970-an, Kota Prypiat dibangun sebagai kota modern untuk para pekerja di reaktor nuklir Chernobyl. Peristiwa meledaknya reaktor nuklir Chernobyl tahun 1986 mengakibatkan kota ini ditinggalkan begitu saja. Sebab, radiasi nuklir menyebar sampai disana. Sekarang kota ini menjadi kota mati lengkap dengan fasilitasnya. Konon, ada banyak suara-suara yang terdengar di kota ini -suara yang berasal dari korban tragedi nuklir. Hal ini justru menarik para turis untuk bertandang ke sana. 2. Menara London, Inggris Walaupun sekarang Menara London dijadikan destinasi turis di Inggris. Namun, menara ini menyimpan kisah yang menyeramkan mengenai penampakan hantu. Seperti Edward V, Richard dari Shrewsbury (konon dibunuh di tempat ini tahun 1483), Anne Boleyn (dipenggal tahun 1563) dan Catherine Howard (dihukum mati tahun 1569). Menara ini pernah menjadi penjara dan tempat eksekusi terpidana mati abad ke-16 sampai 17. 3. Paris Catacombs, Perancis Paris Catacombs merupakan terowongan bawah tanah di Kota Perancis. Yang menjadikan terowongan ini menyeramkan adalah jutaan tengkorak manusia yang jumlahnya sangat banyak. Dahulu, pemerintah Perancis ingin menciptakan tempat yang lebih luas untuk menampung manusia hidup. Jadi, mereka memindahkan tulang belulang dari pemakaman ke terowongan ini, secara diam-diam tentunya. Turis tidak diizinkan melihat terowongan, kecuali sebagian saja. Ya, tempat ini sangat tidak membuat betah manusia hidup. 4. Rumah Hantu, Borley Rectory Di Inggris juga ada urban legend tentang rumah hantu. Tepatnya di daerah Borley, Essex, Inggris. Menurut sejarahnya, rumah angker ini dibangun tahun 1863 setelah sebelumnya berdiri gereja dan sekolah biara abad ke-12. Tanah seolah terkutuk. Dikisahkan ada sepasang biarawan dan biarawati dari Borley yang saling mencintai. Umumnya para biara memang tidak diizinkan menikah. Tapi, cinta mereka lebih kuat dari aturan gereja tersebut. Mereka berencana kawin lari. Belum melakukannya mereka keburu tertangkap. Biarawan itu digantung sementara biarawatinya dikubur hidup-hidup. Tanah&amp;nbsp; itu angker selamanya. 5. Penjara penyiksaan angker Tuol Sleng, Kamboja Medio 1975-1979, di Kamboja ada sebuah sekolah tinggi yang diubah menjadi penjara tempat menyiksa dan membunuh orang. Menurut perkiraan 20 ribu orang mati disini. Tentu saja, tempat ini sekarang sudah dijadikan museum. Disana terdapat foto-foto korban penyiksaan, alat penyiksaan dan tengkorak manusia. Bahkan, ada banyak sketsa mengerikan yang melukiskan penyiksaan dari awal sampai si orang itu meninggal.</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Boleh dibilang jika masyarakat Indonesia sangat percaya dengan keberadaan hantu. Sementara, orang-orang luar negeri tidak percaya. Karena mengandalkan logika. Tapi, sebenarnya ada mereka percaya juga loh. Melansir dari Vemale.com (30/10/13), ada lima tempat yang dipercaya dihuni oleh hantu. Mana sajakah kota itu? 1. Kota Prypiat, Ukraina Pada 1970-an, Kota Prypiat dibangun sebagai kota modern untuk para pekerja di reaktor nuklir Chernobyl. Peristiwa meledaknya reaktor nuklir Chernobyl tahun 1986 mengakibatkan kota ini ditinggalkan begitu saja. Sebab, radiasi nuklir menyebar sampai disana. Sekarang kota ini menjadi kota mati lengkap dengan fasilitasnya. Konon, ada banyak suara-suara yang terdengar di kota ini -suara yang berasal dari korban tragedi nuklir. Hal ini justru menarik para turis untuk bertandang ke sana. 2. Menara London, Inggris Walaupun sekarang Menara London dijadikan destinasi turis di Inggris. Namun, menara ini menyimpan kisah yang menyeramkan mengenai penampakan hantu. Seperti Edward V, Richard dari Shrewsbury (konon dibunuh di tempat ini tahun 1483), Anne Boleyn (dipenggal tahun 1563) dan Catherine Howard (dihukum mati tahun 1569). Menara ini pernah menjadi penjara dan tempat eksekusi terpidana mati abad ke-16 sampai 17. 3. Paris Catacombs, Perancis Paris Catacombs merupakan terowongan bawah tanah di Kota Perancis. Yang menjadikan terowongan ini menyeramkan adalah jutaan tengkorak manusia yang jumlahnya sangat banyak. Dahulu, pemerintah Perancis ingin menciptakan tempat yang lebih luas untuk menampung manusia hidup. Jadi, mereka memindahkan tulang belulang dari pemakaman ke terowongan ini, secara diam-diam tentunya. Turis tidak diizinkan melihat terowongan, kecuali sebagian saja. Ya, tempat ini sangat tidak membuat betah manusia hidup. 4. Rumah Hantu, Borley Rectory Di Inggris juga ada urban legend tentang rumah hantu. Tepatnya di daerah Borley, Essex, Inggris. Menurut sejarahnya, rumah angker ini dibangun tahun 1863 setelah sebelumnya berdiri gereja dan sekolah biara abad ke-12. Tanah seolah terkutuk. Dikisahkan ada sepasang biarawan dan biarawati dari Borley yang saling mencintai. Umumnya para biara memang tidak diizinkan menikah. Tapi, cinta mereka lebih kuat dari aturan gereja tersebut. Mereka berencana kawin lari. Belum melakukannya mereka keburu tertangkap. Biarawan itu digantung sementara biarawatinya dikubur hidup-hidup. Tanah&amp;nbsp; itu angker selamanya. 5. Penjara penyiksaan angker Tuol Sleng, Kamboja Medio 1975-1979, di Kamboja ada sebuah sekolah tinggi yang diubah menjadi penjara tempat menyiksa dan membunuh orang. Menurut perkiraan 20 ribu orang mati disini. Tentu saja, tempat ini sekarang sudah dijadikan museum. Disana terdapat foto-foto korban penyiksaan, alat penyiksaan dan tengkorak manusia. Bahkan, ada banyak sketsa mengerikan yang melukiskan penyiksaan dari awal sampai si orang itu meninggal.</itunes:summary><itunes:keywords>Travelling, Urban Legend</itunes:keywords></item><item><title>Cerita Horor: Kisah di Rumah Lamaku [Part 2]</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/09/cerita-horor-kisah-di-rumah-lamaku-2.html</link><category>Cerita Horor Kiriman</category><pubDate>Sun, 15 Sep 2013 03:17:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-5992929838999816208</guid><description>Hai kawan, numpang berbagi pengalaman lagi ya. Setelah cerita aku sebelumnya sudah dipublish dengan judul "&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/09/cerita-horor-kisahku-di-rumah-lamaku-1.html" target="_blank"&gt;Kisahku di Rumah Lamaku 1&lt;/a&gt;", sekarang aku mau &amp;nbsp;berbagi kembali lewat 
&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/09/cerita-horor-kisah-di-rumah-lamaku-2.html" target="_blank"&gt;cerita horor&lt;/a&gt; yang berhubungan dengan cerita sebelumnya. Pada cerita sebelumnya, gangguan yang aku alami itu, sudah kurasakan sejak kecil sampai kelas 2 SD. Nah, cerita di bawah ini terjadi saat aku sudah menginjak bangku kelas 6 SD. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;Seperti biasa aku kembali terbangun di tengah malam, selalu tepat 
pada pukul 00.00 atau 02.00 pagi dan jarum jamnya selalu menunjukkan 
waktu yang tepat, tidak melebihi beberapa menit sekalipun. (keanehan ini
 aku jujur sumpah tanpa rekayasa). Kali ini aku terbangun pada pukul 
00.00 malam/pagi. Setiap aku terbangun selalu aku denger ada langkah 
kaki di kamar, suara orang mencuci pakaian dan lain lain, misteri itu 
sudah menjadi hal yang lumrah bagiku karena aku sudah menjalaninnya 
selama bertahun tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi kali ini aku tidak bisa tertidur hingga 
pukul 02.30, dari tadi aku hanya merem-merem saja tapi tidak tertidur 
juga. Akhirnya kuputuskan untuk ke ruang tengah, membaca koran sambil 
duduk di bangku malas favoritku. Baru saja aku membacanya, tiba-tiba ada
 ketukan di jendela rumahku. Jendela itu posisinya persis di depanku 
di ruang tengah. Aku tetap diam tidak menggubris ketukan itu, aku 
berpikir ah palingan itu hanya kondisi ilmiah kayu yang bergeser akibat
 angin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi ketukan itu berkali-kali hingga aku mulai merasa aneh, 
akhirnya aku coba bangunkan ibuku ke kamarnya, kamarnya pasti selalu 
dikunci. Ibuku tak bangun juga, akhirnya aku mencoba bangunkan 
pembantuku, namun tetap tidak dibuka pintu kamar pembantuku, mungkin 
sedang tertidur pulas. Aku lelah dan aku duduk didepan pintunya sambil 
membacakan istighfar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba bayangan tembok didepanku berubah, 
seakan-akan bergerak menutupi cahaya, tapi anehnya bayangan hitam itu 
bentuknya lurus, tidak berbentuk seperti badan orang atau apapun itu. Semakin menutup cahaya aku semakin ngeri dibuatnya, doaku semakin 
kencang saja. Hingga bayangan itu hampir menutup semua cahaya di ruangan 
itu, aku langsung menggedor kencang pintu pembantuku, dan pada akhirnya 
pembantuku membuka pintu "ada apa sih berisik berisik?" aku bilang "mau 
tidur sama bibi".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bibiku mempersilakan masuk, dan mempersilakan aku tidur di ranjangnya, 
sementara bibiku tidur di lantai beralaskan kasur. Baru saja aku &amp;nbsp;tidur, 
tiba-tiba ada suara miss kuntilanak "hihihihihihihhi", aku spontan 
bilang ke bibi, suara apa tuh bi? Kataku bibiku dia tidak mendengar 
apa-apa, tapi hingga sekarang aku yakin bahwa bibiku pasti mendengar 
seperti apa yang aku dengar. Rumahku itu memang banyak penunggunya.&lt;br /&gt;
Oke kawan, kita lanjut ke &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/search/label/Cerita%20Horor%20Kiriman" target="_blank"&gt;cerita horor&lt;/a&gt; selanjutnya ya ^^.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikisahkan &lt;a class="g-profile" href="http://plus.google.com/108192132460652358040" target="_blank"&gt;+OETOESAN Dewa&lt;/a&gt;</description><enclosure length="0" type="Cerita Horor: Kisah di Rumah Lamaku [Part 2]" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/09/cerita-horor-kisah-di-rumah-lamaku-2.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Hai kawan, numpang berbagi pengalaman lagi ya. Setelah cerita aku sebelumnya sudah dipublish dengan judul "Kisahku di Rumah Lamaku 1", sekarang aku mau &amp;nbsp;berbagi kembali lewat cerita horor yang berhubungan dengan cerita sebelumnya. Pada cerita sebelumnya, gangguan yang aku alami itu, sudah kurasakan sejak kecil sampai kelas 2 SD. Nah, cerita di bawah ini terjadi saat aku sudah menginjak bangku kelas 6 SD. Seperti biasa aku kembali terbangun di tengah malam, selalu tepat pada pukul 00.00 atau 02.00 pagi dan jarum jamnya selalu menunjukkan waktu yang tepat, tidak melebihi beberapa menit sekalipun. (keanehan ini aku jujur sumpah tanpa rekayasa). Kali ini aku terbangun pada pukul 00.00 malam/pagi. Setiap aku terbangun selalu aku denger ada langkah kaki di kamar, suara orang mencuci pakaian dan lain lain, misteri itu sudah menjadi hal yang lumrah bagiku karena aku sudah menjalaninnya selama bertahun tahun. Tapi kali ini aku tidak bisa tertidur hingga pukul 02.30, dari tadi aku hanya merem-merem saja tapi tidak tertidur juga. Akhirnya kuputuskan untuk ke ruang tengah, membaca koran sambil duduk di bangku malas favoritku. Baru saja aku membacanya, tiba-tiba ada ketukan di jendela rumahku. Jendela itu posisinya persis di depanku di ruang tengah. Aku tetap diam tidak menggubris ketukan itu, aku berpikir ah palingan itu hanya kondisi ilmiah kayu yang bergeser akibat angin. Tapi ketukan itu berkali-kali hingga aku mulai merasa aneh, akhirnya aku coba bangunkan ibuku ke kamarnya, kamarnya pasti selalu dikunci. Ibuku tak bangun juga, akhirnya aku mencoba bangunkan pembantuku, namun tetap tidak dibuka pintu kamar pembantuku, mungkin sedang tertidur pulas. Aku lelah dan aku duduk didepan pintunya sambil membacakan istighfar. Tiba-tiba bayangan tembok didepanku berubah, seakan-akan bergerak menutupi cahaya, tapi anehnya bayangan hitam itu bentuknya lurus, tidak berbentuk seperti badan orang atau apapun itu. Semakin menutup cahaya aku semakin ngeri dibuatnya, doaku semakin kencang saja. Hingga bayangan itu hampir menutup semua cahaya di ruangan itu, aku langsung menggedor kencang pintu pembantuku, dan pada akhirnya pembantuku membuka pintu "ada apa sih berisik berisik?" aku bilang "mau tidur sama bibi". Bibiku mempersilakan masuk, dan mempersilakan aku tidur di ranjangnya, sementara bibiku tidur di lantai beralaskan kasur. Baru saja aku &amp;nbsp;tidur, tiba-tiba ada suara miss kuntilanak "hihihihihihihhi", aku spontan bilang ke bibi, suara apa tuh bi? Kataku bibiku dia tidak mendengar apa-apa, tapi hingga sekarang aku yakin bahwa bibiku pasti mendengar seperti apa yang aku dengar. Rumahku itu memang banyak penunggunya. Oke kawan, kita lanjut ke cerita horor selanjutnya ya ^^. Dikisahkan +OETOESAN Dewa</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Hai kawan, numpang berbagi pengalaman lagi ya. Setelah cerita aku sebelumnya sudah dipublish dengan judul "Kisahku di Rumah Lamaku 1", sekarang aku mau &amp;nbsp;berbagi kembali lewat cerita horor yang berhubungan dengan cerita sebelumnya. Pada cerita sebelumnya, gangguan yang aku alami itu, sudah kurasakan sejak kecil sampai kelas 2 SD. Nah, cerita di bawah ini terjadi saat aku sudah menginjak bangku kelas 6 SD. Seperti biasa aku kembali terbangun di tengah malam, selalu tepat pada pukul 00.00 atau 02.00 pagi dan jarum jamnya selalu menunjukkan waktu yang tepat, tidak melebihi beberapa menit sekalipun. (keanehan ini aku jujur sumpah tanpa rekayasa). Kali ini aku terbangun pada pukul 00.00 malam/pagi. Setiap aku terbangun selalu aku denger ada langkah kaki di kamar, suara orang mencuci pakaian dan lain lain, misteri itu sudah menjadi hal yang lumrah bagiku karena aku sudah menjalaninnya selama bertahun tahun. Tapi kali ini aku tidak bisa tertidur hingga pukul 02.30, dari tadi aku hanya merem-merem saja tapi tidak tertidur juga. Akhirnya kuputuskan untuk ke ruang tengah, membaca koran sambil duduk di bangku malas favoritku. Baru saja aku membacanya, tiba-tiba ada ketukan di jendela rumahku. Jendela itu posisinya persis di depanku di ruang tengah. Aku tetap diam tidak menggubris ketukan itu, aku berpikir ah palingan itu hanya kondisi ilmiah kayu yang bergeser akibat angin. Tapi ketukan itu berkali-kali hingga aku mulai merasa aneh, akhirnya aku coba bangunkan ibuku ke kamarnya, kamarnya pasti selalu dikunci. Ibuku tak bangun juga, akhirnya aku mencoba bangunkan pembantuku, namun tetap tidak dibuka pintu kamar pembantuku, mungkin sedang tertidur pulas. Aku lelah dan aku duduk didepan pintunya sambil membacakan istighfar. Tiba-tiba bayangan tembok didepanku berubah, seakan-akan bergerak menutupi cahaya, tapi anehnya bayangan hitam itu bentuknya lurus, tidak berbentuk seperti badan orang atau apapun itu. Semakin menutup cahaya aku semakin ngeri dibuatnya, doaku semakin kencang saja. Hingga bayangan itu hampir menutup semua cahaya di ruangan itu, aku langsung menggedor kencang pintu pembantuku, dan pada akhirnya pembantuku membuka pintu "ada apa sih berisik berisik?" aku bilang "mau tidur sama bibi". Bibiku mempersilakan masuk, dan mempersilakan aku tidur di ranjangnya, sementara bibiku tidur di lantai beralaskan kasur. Baru saja aku &amp;nbsp;tidur, tiba-tiba ada suara miss kuntilanak "hihihihihihihhi", aku spontan bilang ke bibi, suara apa tuh bi? Kataku bibiku dia tidak mendengar apa-apa, tapi hingga sekarang aku yakin bahwa bibiku pasti mendengar seperti apa yang aku dengar. Rumahku itu memang banyak penunggunya. Oke kawan, kita lanjut ke cerita horor selanjutnya ya ^^. Dikisahkan +OETOESAN Dewa</itunes:summary><itunes:keywords>Cerita Horor Kiriman</itunes:keywords></item><item><title>Cerita Horor: Kisahku di Rumah Lamaku [Part 1]</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/09/cerita-horor-kisahku-di-rumah-lamaku-1.html</link><category>Cerita Horor Kiriman</category><pubDate>Sun, 15 Sep 2013 03:08:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-6642562790162071987</guid><description>&lt;div&gt;
Hai kawan, perkenalkan sebelumnya namaku Army.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Aku punya 
beberapa sederetan &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/09/cerita-horor-kisahku-di-rumah-lamaku-1.html" target="_blank"&gt;cerita horor di rumah lamaku&lt;/a&gt; di suatu kompleks, yang pernah aku huni 
bersama ibuku pada saat aku masih berstatus siswa Sekolah Dasar. Nama 
perkomplekannya adalah Pondok Maharta, di kawasan Ciledug, Tangerang. 
Tapi sori untuk alamat lengkapnya, aku gak bisa sebutin. Takutnya, ada pembaca 
yang masih tinggal di sana. &lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Lanjut, cerita horor ini bagian pertama. &lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ibuku memutuskan untuk pindah ke kompleks perumahan pada saat aku tepat masuk sekolah SD kelas 2, dan memang 
ibuku sudah berpisah dengan Ayah. Ceritanya bermula pada saat rumah ini 
justru sudah rapi dibangun sama ibuku. Ketika aku sedang tertidur 
pulas, tiba-tiba aku terbangun tepat pada pukul 12 malam teng di jam kamarku 
(nggak mengada-ngada &lt;i&gt;loh&lt;/i&gt;!). Sambil memicingkan mataku yang baru 
tersadar itu, perlahan-lahan aku mendengar kecil suara langkah-langkah 
kaki di kamarku, suaranya tepat persis di sebelah kiriku. Karena, ranjangku
 posisinya di sebelah kanan&amp;nbsp;rapat dengan&amp;nbsp;tembok.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Akhirnya, aku memastikan 
lagi dan menegaskan diriku sendiri bahwa aku sudah benar-benar 
sadar, ya aku yakin ini bukan sekadar mimpi atau apapun itu, ternyata 
memang benar ada beberapa langkah kaki yang terdengar di sebelah kiriku 
persis. Aku paksakan untuk tertidur, ya perlahan-lahan aku tertidur 
pulas kembali sekitar dua jam dari waktu aku terbangun.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Keesokan harinya
 hingga beberapa tahun lamanya aku selalu mengalami hal yang sama bahkan
 hingga aku sampai sekolah SMA pun aku masih mengalami beberapa hal 
horor di rumahku itu. Namun sekarang rumahku sudah pindah, dan anehnnya 
aku pernah menanyakan hal tersebut ke Ibuku, namun ibuku tidak pernah 
mengalami hal yang ganjil di rumah itu. Begitu &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/search/label/Cerita%20Horor%20Kiriman" target="_blank"&gt;cerita horor&lt;/a&gt; aku yang pertama, maaf kalau tidak seram. Ditunggu komentarnya ya ^^. Nanti kita lanjutkan ke 
cerita berikutnya ya...&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dikisahkan &lt;a class="g-profile" href="http://plus.google.com/108192132460652358040" target="_blank"&gt;+OETOESAN Dewa&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
</description><enclosure length="0" type="Cerita Horor: Kisahku di Rumah Lamaku [Part 1]" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/09/cerita-horor-kisahku-di-rumah-lamaku-1.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Hai kawan, perkenalkan sebelumnya namaku Army. &amp;nbsp; Aku punya beberapa sederetan cerita horor di rumah lamaku di suatu kompleks, yang pernah aku huni bersama ibuku pada saat aku masih berstatus siswa Sekolah Dasar. Nama perkomplekannya adalah Pondok Maharta, di kawasan Ciledug, Tangerang. Tapi sori untuk alamat lengkapnya, aku gak bisa sebutin. Takutnya, ada pembaca yang masih tinggal di sana. &amp;nbsp; Lanjut, cerita horor ini bagian pertama. &amp;nbsp; Ibuku memutuskan untuk pindah ke kompleks perumahan pada saat aku tepat masuk sekolah SD kelas 2, dan memang ibuku sudah berpisah dengan Ayah. Ceritanya bermula pada saat rumah ini justru sudah rapi dibangun sama ibuku. Ketika aku sedang tertidur pulas, tiba-tiba aku terbangun tepat pada pukul 12 malam teng di jam kamarku (nggak mengada-ngada loh!). Sambil memicingkan mataku yang baru tersadar itu, perlahan-lahan aku mendengar kecil suara langkah-langkah kaki di kamarku, suaranya tepat persis di sebelah kiriku. Karena, ranjangku posisinya di sebelah kanan&amp;nbsp;rapat dengan&amp;nbsp;tembok.&amp;nbsp; &amp;nbsp; Akhirnya, aku memastikan lagi dan menegaskan diriku sendiri bahwa aku sudah benar-benar sadar, ya aku yakin ini bukan sekadar mimpi atau apapun itu, ternyata memang benar ada beberapa langkah kaki yang terdengar di sebelah kiriku persis. Aku paksakan untuk tertidur, ya perlahan-lahan aku tertidur pulas kembali sekitar dua jam dari waktu aku terbangun.&amp;nbsp; &amp;nbsp; Keesokan harinya hingga beberapa tahun lamanya aku selalu mengalami hal yang sama bahkan hingga aku sampai sekolah SMA pun aku masih mengalami beberapa hal horor di rumahku itu. Namun sekarang rumahku sudah pindah, dan anehnnya aku pernah menanyakan hal tersebut ke Ibuku, namun ibuku tidak pernah mengalami hal yang ganjil di rumah itu. Begitu cerita horor aku yang pertama, maaf kalau tidak seram. Ditunggu komentarnya ya ^^. Nanti kita lanjutkan ke cerita berikutnya ya... &amp;nbsp; Dikisahkan +OETOESAN Dewa&amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Hai kawan, perkenalkan sebelumnya namaku Army. &amp;nbsp; Aku punya beberapa sederetan cerita horor di rumah lamaku di suatu kompleks, yang pernah aku huni bersama ibuku pada saat aku masih berstatus siswa Sekolah Dasar. Nama perkomplekannya adalah Pondok Maharta, di kawasan Ciledug, Tangerang. Tapi sori untuk alamat lengkapnya, aku gak bisa sebutin. Takutnya, ada pembaca yang masih tinggal di sana. &amp;nbsp; Lanjut, cerita horor ini bagian pertama. &amp;nbsp; Ibuku memutuskan untuk pindah ke kompleks perumahan pada saat aku tepat masuk sekolah SD kelas 2, dan memang ibuku sudah berpisah dengan Ayah. Ceritanya bermula pada saat rumah ini justru sudah rapi dibangun sama ibuku. Ketika aku sedang tertidur pulas, tiba-tiba aku terbangun tepat pada pukul 12 malam teng di jam kamarku (nggak mengada-ngada loh!). Sambil memicingkan mataku yang baru tersadar itu, perlahan-lahan aku mendengar kecil suara langkah-langkah kaki di kamarku, suaranya tepat persis di sebelah kiriku. Karena, ranjangku posisinya di sebelah kanan&amp;nbsp;rapat dengan&amp;nbsp;tembok.&amp;nbsp; &amp;nbsp; Akhirnya, aku memastikan lagi dan menegaskan diriku sendiri bahwa aku sudah benar-benar sadar, ya aku yakin ini bukan sekadar mimpi atau apapun itu, ternyata memang benar ada beberapa langkah kaki yang terdengar di sebelah kiriku persis. Aku paksakan untuk tertidur, ya perlahan-lahan aku tertidur pulas kembali sekitar dua jam dari waktu aku terbangun.&amp;nbsp; &amp;nbsp; Keesokan harinya hingga beberapa tahun lamanya aku selalu mengalami hal yang sama bahkan hingga aku sampai sekolah SMA pun aku masih mengalami beberapa hal horor di rumahku itu. Namun sekarang rumahku sudah pindah, dan anehnnya aku pernah menanyakan hal tersebut ke Ibuku, namun ibuku tidak pernah mengalami hal yang ganjil di rumah itu. Begitu cerita horor aku yang pertama, maaf kalau tidak seram. Ditunggu komentarnya ya ^^. Nanti kita lanjutkan ke cerita berikutnya ya... &amp;nbsp; Dikisahkan +OETOESAN Dewa&amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>Cerita Horor Kiriman</itunes:keywords></item><item><title>Foto-foto Warren Occult Museum Annabelle</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/09/foto-foto-warren-occult-museum-annabelle.html</link><category>Cerita Misteri</category><pubDate>Sat, 7 Sep 2013 04:16:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-8639472428294640955</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9j3ZfpM-VtuiyrhEbtRRnNCgoATC5bDtmzDEG1uE-jwfTn-AFO8elgKkySBJt0ptQL37FC4jEbKwGm5lxnMro93yPMQpCen7-NPB4H4y5v0DaxrA9p0TivrnyfMK1lMjOXi1TglnsCxM/s500/Warren+Occult+Museum+Annabelle+1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Warren Occult Museum Annabelle di Connecticut" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9j3ZfpM-VtuiyrhEbtRRnNCgoATC5bDtmzDEG1uE-jwfTn-AFO8elgKkySBJt0ptQL37FC4jEbKwGm5lxnMro93yPMQpCen7-NPB4H4y5v0DaxrA9p0TivrnyfMK1lMjOXi1TglnsCxM/s500/Warren+Occult+Museum+Annabelle+1.jpg" title="Warren Occult Museum Annabelle di Connecticut" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9ZG-Q0BVw29IeWh_4Hg7VQzRo2e8ujir18bXIAASIVu7iVnb7PSzBxisyjNG6XUh7x6bQJYyhKUXFbASCfSoQpv5MAOUTBBxspaGhN8J3LEhUYiaUSMX_32HCHnQTJoMbk8AalAJ_Gks/s500/Warren+Occult+Museum+Annabelle+2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Warren Occult Museum Annabelle di Connecticut" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9ZG-Q0BVw29IeWh_4Hg7VQzRo2e8ujir18bXIAASIVu7iVnb7PSzBxisyjNG6XUh7x6bQJYyhKUXFbASCfSoQpv5MAOUTBBxspaGhN8J3LEhUYiaUSMX_32HCHnQTJoMbk8AalAJ_Gks/s500/Warren+Occult+Museum+Annabelle+2.jpg" title="Warren Occult Museum Annabelle di Connecticut" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqAby9dHiZFYG2rMZIMs1Ljk6ZL8gNon7amgHqR64R5CONFbiOYoToIVYKUFDeQ7QjWdAn8OZ1jG0edy-0r8yeUZk9e1mQbBspqHmvCULRNJ-Vk60QUstmwKpjJG9UyWkbad72nBnwbFg/s500/Warren+Occult+Museum+Annabelle+3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Warren Occult Museum Annabelle di Connecticut" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqAby9dHiZFYG2rMZIMs1Ljk6ZL8gNon7amgHqR64R5CONFbiOYoToIVYKUFDeQ7QjWdAn8OZ1jG0edy-0r8yeUZk9e1mQbBspqHmvCULRNJ-Vk60QUstmwKpjJG9UyWkbad72nBnwbFg/s500/Warren+Occult+Museum+Annabelle+3.jpg" title="Warren Occult Museum Annabelle di Connecticut" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Keterangan:&lt;br /&gt;
1. Warren Occult Museum Annabelle di Connecticut.&lt;br /&gt;
2. Lorraine Warrens duduk di dalam museum miliknya dan suaminya.&lt;br /&gt;
3. Annabelle di tempat peristirahatannya yang terakhir dan Ed and Lorraine Warrens.</description><enclosure length="0" type="Foto-foto Warren Occult Museum Annabelle" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/09/foto-foto-warren-occult-museum-annabelle.html"/><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9j3ZfpM-VtuiyrhEbtRRnNCgoATC5bDtmzDEG1uE-jwfTn-AFO8elgKkySBJt0ptQL37FC4jEbKwGm5lxnMro93yPMQpCen7-NPB4H4y5v0DaxrA9p0TivrnyfMK1lMjOXi1TglnsCxM/s72-c/Warren+Occult+Museum+Annabelle+1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Keterangan: 1. Warren Occult Museum Annabelle di Connecticut. 2. Lorraine Warrens duduk di dalam museum miliknya dan suaminya. 3. Annabelle di tempat peristirahatannya yang terakhir dan Ed and Lorraine Warrens.</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Keterangan: 1. Warren Occult Museum Annabelle di Connecticut. 2. Lorraine Warrens duduk di dalam museum miliknya dan suaminya. 3. Annabelle di tempat peristirahatannya yang terakhir dan Ed and Lorraine Warrens.</itunes:summary><itunes:keywords>Cerita Misteri</itunes:keywords></item><item><title>H.P. Lovecraft, Guru Para Sineas Film Horor</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/08/hp-lovecraft-guru-para-sineas-film-horor.html</link><category>Film</category><category>Inspirasi</category><pubDate>Wed, 21 Aug 2013 19:25:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-7387346744636055723</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Jika, Anda sudah khatam membaca buku-buku horor novelis Stephen King, menyaksikan film "Prometheus" atau "Alien", atau mendengar tentang fiksi Arkham Asylum di film "Batman", ucapkan terima kasih kepada &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/08/hp-lovecraft-guru-para-sineas-film-horor.html" target="_blank"&gt;H.P. Lovecraft&lt;/a&gt;. Ya, penulis buku horor yang karya-karya masyur awal abad 20, kini menjadi inspirasi bagi orang lain sekurun waktu satu abad. Tak cuma sesama penulis, melainkan juga para pembuat film horor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lovecraft memang jenius horor, yang pandai meramu cerita horor. Di mana, semua itu tertuang dalam karya-karyanya seperti "T&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt0478988/" target="_blank"&gt;he Call of Cthulhu&lt;/a&gt;", "&lt;a href="http://manybooks.net/titles/lovecrafthother06charlesdexterward.html" target="_blank"&gt;The Case of Charles Dexter Ward&lt;/a&gt;" dan "&lt;a href="http://www.imdb.com/title/tt1118070/" target="_blank"&gt;At the Mountains of Madness&lt;/a&gt;". Karya-karya itu sedemikian populer, sehingga menginspirasi dan munngkin lebih dikenal ketimbang penulisnya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2GKqCBX4Xm0iu1L5eZa9RIY1MsTlJcpQHGa22njpxLwt3bXV9zN607XQqQF-S2KUrGb_1-wGh6ye8Gxl7hBLgeNPW8wCc-CXMD7khDZrVXYs7SGQRP8dz3n_57LWrafzu8co_Q8XRXho/s1600/HP+LoveCraft,+Inspirator+Film+Horor.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="H.P. Lovecraft, Guru Para Sineas Film Horor" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2GKqCBX4Xm0iu1L5eZa9RIY1MsTlJcpQHGa22njpxLwt3bXV9zN607XQqQF-S2KUrGb_1-wGh6ye8Gxl7hBLgeNPW8wCc-CXMD7khDZrVXYs7SGQRP8dz3n_57LWrafzu8co_Q8XRXho/s550/HP+LoveCraft,+Inspirator+Film+Horor.jpg" title="H.P. Lovecraft, Guru Para Sineas Film Horor" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr align="right"&gt;&lt;td class="tr-caption"&gt;Credit: PikiranRakyat.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
Tak mengherankan, para fans Lovecraft hendak menganugerahkan penghargaan terhadapnya. Bulan Agustus ini adalah saat yang tepat untuk itu - merayakan karya dan pengaruh terbesarnya. Untuk itu bakal digelar konvensi bertajuk "NecronomiCon" yang berlangsung selama 22-25 Agustuss di Providence. Tempat sang penulis hidup dan wafat di usia 46 tahun pada 1937.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Howard Phillips Lovecraft lahir pada 1890. Kedua orang tuanya meninggal di sebuah rumah sakit jiwa, saat Lovecraft menginjak umur 8 tahun, menurut ST Joshi, yang menulis biografi Lovecraft dan menyunting beberapa koleksi karyanya. Dia hanya tiga tahun mengenyam sekolah menengah atas, keluar karena gangguan saraf, menurut Joshi seperti dikutip Daily Mail, Selasa (20/8/2013).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain pernikahan singkatnya yang tidak bahagia yang membawanya ke New York pada 1924-1926, Lovecraft sebagian besar hidupnya tinggal di East Side, Providence dekat dengan Universitas Brown. Dia menulis karya yang paling signifikan setelah kembali ke Providence, dan menerbitkan banyak cerita di majalah Weird Tales.[]
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><enclosure length="0" type="H.P. Lovecraft, Guru Para Sineas Film Horor" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/08/hp-lovecraft-guru-para-sineas-film-horor.html"/><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2GKqCBX4Xm0iu1L5eZa9RIY1MsTlJcpQHGa22njpxLwt3bXV9zN607XQqQF-S2KUrGb_1-wGh6ye8Gxl7hBLgeNPW8wCc-CXMD7khDZrVXYs7SGQRP8dz3n_57LWrafzu8co_Q8XRXho/s72-c/HP+LoveCraft,+Inspirator+Film+Horor.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Jika, Anda sudah khatam membaca buku-buku horor novelis Stephen King, menyaksikan film "Prometheus" atau "Alien", atau mendengar tentang fiksi Arkham Asylum di film "Batman", ucapkan terima kasih kepada H.P. Lovecraft. Ya, penulis buku horor yang karya-karya masyur awal abad 20, kini menjadi inspirasi bagi orang lain sekurun waktu satu abad. Tak cuma sesama penulis, melainkan juga para pembuat film horor. Lovecraft memang jenius horor, yang pandai meramu cerita horor. Di mana, semua itu tertuang dalam karya-karyanya seperti "The Call of Cthulhu", "The Case of Charles Dexter Ward" dan "At the Mountains of Madness". Karya-karya itu sedemikian populer, sehingga menginspirasi dan munngkin lebih dikenal ketimbang penulisnya sendiri. Credit: PikiranRakyat.com Tak mengherankan, para fans Lovecraft hendak menganugerahkan penghargaan terhadapnya. Bulan Agustus ini adalah saat yang tepat untuk itu - merayakan karya dan pengaruh terbesarnya. Untuk itu bakal digelar konvensi bertajuk "NecronomiCon" yang berlangsung selama 22-25 Agustuss di Providence. Tempat sang penulis hidup dan wafat di usia 46 tahun pada 1937. Howard Phillips Lovecraft lahir pada 1890. Kedua orang tuanya meninggal di sebuah rumah sakit jiwa, saat Lovecraft menginjak umur 8 tahun, menurut ST Joshi, yang menulis biografi Lovecraft dan menyunting beberapa koleksi karyanya. Dia hanya tiga tahun mengenyam sekolah menengah atas, keluar karena gangguan saraf, menurut Joshi seperti dikutip Daily Mail, Selasa (20/8/2013). Selain pernikahan singkatnya yang tidak bahagia yang membawanya ke New York pada 1924-1926, Lovecraft sebagian besar hidupnya tinggal di East Side, Providence dekat dengan Universitas Brown. Dia menulis karya yang paling signifikan setelah kembali ke Providence, dan menerbitkan banyak cerita di majalah Weird Tales.[]</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Jika, Anda sudah khatam membaca buku-buku horor novelis Stephen King, menyaksikan film "Prometheus" atau "Alien", atau mendengar tentang fiksi Arkham Asylum di film "Batman", ucapkan terima kasih kepada H.P. Lovecraft. Ya, penulis buku horor yang karya-karya masyur awal abad 20, kini menjadi inspirasi bagi orang lain sekurun waktu satu abad. Tak cuma sesama penulis, melainkan juga para pembuat film horor. Lovecraft memang jenius horor, yang pandai meramu cerita horor. Di mana, semua itu tertuang dalam karya-karyanya seperti "The Call of Cthulhu", "The Case of Charles Dexter Ward" dan "At the Mountains of Madness". Karya-karya itu sedemikian populer, sehingga menginspirasi dan munngkin lebih dikenal ketimbang penulisnya sendiri. Credit: PikiranRakyat.com Tak mengherankan, para fans Lovecraft hendak menganugerahkan penghargaan terhadapnya. Bulan Agustus ini adalah saat yang tepat untuk itu - merayakan karya dan pengaruh terbesarnya. Untuk itu bakal digelar konvensi bertajuk "NecronomiCon" yang berlangsung selama 22-25 Agustuss di Providence. Tempat sang penulis hidup dan wafat di usia 46 tahun pada 1937. Howard Phillips Lovecraft lahir pada 1890. Kedua orang tuanya meninggal di sebuah rumah sakit jiwa, saat Lovecraft menginjak umur 8 tahun, menurut ST Joshi, yang menulis biografi Lovecraft dan menyunting beberapa koleksi karyanya. Dia hanya tiga tahun mengenyam sekolah menengah atas, keluar karena gangguan saraf, menurut Joshi seperti dikutip Daily Mail, Selasa (20/8/2013). Selain pernikahan singkatnya yang tidak bahagia yang membawanya ke New York pada 1924-1926, Lovecraft sebagian besar hidupnya tinggal di East Side, Providence dekat dengan Universitas Brown. Dia menulis karya yang paling signifikan setelah kembali ke Providence, dan menerbitkan banyak cerita di majalah Weird Tales.[]</itunes:summary><itunes:keywords>Film, Inspirasi</itunes:keywords></item><item><title>Cerpen Horor: "21... 21... 21..."</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-21-21-21.html</link><category>Cerpen Horor</category><pubDate>Tue, 30 Jul 2013 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-296618929299571141</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-21-21-21.html" target="_blank"&gt;Cerpen Horor "21... 21... 21..." &lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
Seorang perempuan muda melihat jam di pergelangan tangannya, ketika dia menyadari ada seseorang tengah menggumamkan sesuatu di belakangnya. Perempuan muda itu berbalik. Dan menemukan seorang perempuan paruh baya duduk di bangku dia berdiri. Perempuan muda itu melihat jam tangannya, waktu menunjukkan pukul 20:45. Tak siapapun lagi di sana selain mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu sangat aneh, pikir gadis itu. Wanita itu berumur 40-an dan duduk dengan tidak tenang. Dia menggoyang-goyangkan badannya ke depan dan ke belakang sambil bergumam, “21...21...21...”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu bisa melihat kalau wanita itu terlihat agak “stress”, bahkan mungkin gila. Dia berniat untuk mengacuhkan saja wanita itu. Namun wanita itu terus saja bergumam, “...21...21...21...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-kelamaan gadis itu menjadi penasaran. Dia bangkit dari kursinya dan menghampiri wanita itu. “Ibu, apa yang sedang ibu hitung?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu tak menjawab, bahkan tak menatap gadis itu. Ia hanya terus bergumam, “....21....21...21....” [baca kumpulan &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/search/label/Cerpen%20Horor" target="_blank"&gt;cerpen horor&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu melihat di sekitarnya, mencoba mencari tahu apa yang sedang wanita itu hitung. Di saat yang sama, gadis itu heran. Jika ia memang menghitung sesuatu, mengapa angkanya selalu sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian terdengar suara kereta datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja wanita itu menerjang gadis muda dan mendorongnya ke arah rel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaaaaa!!!” teriak gadis itu, namun terlambat. Kereta yang melaju kencang itu terlanjur menyambar tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna merah dari darah gadis itu bercipratan hingga ke dinding dan kursi-kursi di stasiun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu kembali duduk seolah tak terjadi apa-apa dan mulai bergumam. “...22....22...22...”[]&lt;/div&gt;
</description><enclosure length="0" type="Cerpen Horor: &quot;21... 21... 21...&quot;" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-21-21-21.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Cerpen Horor "21... 21... 21..." Seorang perempuan muda melihat jam di pergelangan tangannya, ketika dia menyadari ada seseorang tengah menggumamkan sesuatu di belakangnya. Perempuan muda itu berbalik. Dan menemukan seorang perempuan paruh baya duduk di bangku dia berdiri. Perempuan muda itu melihat jam tangannya, waktu menunjukkan pukul 20:45. Tak siapapun lagi di sana selain mereka berdua. Wanita itu sangat aneh, pikir gadis itu. Wanita itu berumur 40-an dan duduk dengan tidak tenang. Dia menggoyang-goyangkan badannya ke depan dan ke belakang sambil bergumam, “21...21...21...”. Gadis itu bisa melihat kalau wanita itu terlihat agak “stress”, bahkan mungkin gila. Dia berniat untuk mengacuhkan saja wanita itu. Namun wanita itu terus saja bergumam, “...21...21...21...” Lama-kelamaan gadis itu menjadi penasaran. Dia bangkit dari kursinya dan menghampiri wanita itu. “Ibu, apa yang sedang ibu hitung?” Wanita itu tak menjawab, bahkan tak menatap gadis itu. Ia hanya terus bergumam, “....21....21...21....” [baca kumpulan cerpen horor] Gadis itu melihat di sekitarnya, mencoba mencari tahu apa yang sedang wanita itu hitung. Di saat yang sama, gadis itu heran. Jika ia memang menghitung sesuatu, mengapa angkanya selalu sama. Kemudian terdengar suara kereta datang. Tiba-tiba saja wanita itu menerjang gadis muda dan mendorongnya ke arah rel. “Aaaaaa!!!” teriak gadis itu, namun terlambat. Kereta yang melaju kencang itu terlanjur menyambar tubuhnya. Warna merah dari darah gadis itu bercipratan hingga ke dinding dan kursi-kursi di stasiun itu. Wanita itu kembali duduk seolah tak terjadi apa-apa dan mulai bergumam. “...22....22...22...”[]</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Cerpen Horor "21... 21... 21..." Seorang perempuan muda melihat jam di pergelangan tangannya, ketika dia menyadari ada seseorang tengah menggumamkan sesuatu di belakangnya. Perempuan muda itu berbalik. Dan menemukan seorang perempuan paruh baya duduk di bangku dia berdiri. Perempuan muda itu melihat jam tangannya, waktu menunjukkan pukul 20:45. Tak siapapun lagi di sana selain mereka berdua. Wanita itu sangat aneh, pikir gadis itu. Wanita itu berumur 40-an dan duduk dengan tidak tenang. Dia menggoyang-goyangkan badannya ke depan dan ke belakang sambil bergumam, “21...21...21...”. Gadis itu bisa melihat kalau wanita itu terlihat agak “stress”, bahkan mungkin gila. Dia berniat untuk mengacuhkan saja wanita itu. Namun wanita itu terus saja bergumam, “...21...21...21...” Lama-kelamaan gadis itu menjadi penasaran. Dia bangkit dari kursinya dan menghampiri wanita itu. “Ibu, apa yang sedang ibu hitung?” Wanita itu tak menjawab, bahkan tak menatap gadis itu. Ia hanya terus bergumam, “....21....21...21....” [baca kumpulan cerpen horor] Gadis itu melihat di sekitarnya, mencoba mencari tahu apa yang sedang wanita itu hitung. Di saat yang sama, gadis itu heran. Jika ia memang menghitung sesuatu, mengapa angkanya selalu sama. Kemudian terdengar suara kereta datang. Tiba-tiba saja wanita itu menerjang gadis muda dan mendorongnya ke arah rel. “Aaaaaa!!!” teriak gadis itu, namun terlambat. Kereta yang melaju kencang itu terlanjur menyambar tubuhnya. Warna merah dari darah gadis itu bercipratan hingga ke dinding dan kursi-kursi di stasiun itu. Wanita itu kembali duduk seolah tak terjadi apa-apa dan mulai bergumam. “...22....22...22...”[]</itunes:summary><itunes:keywords>Cerpen Horor</itunes:keywords></item><item><title>Cerpen Horor: Perempuan Kesepian</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-perempuan-kesepian.html</link><category>Cerpen Horor</category><pubDate>Sat, 27 Jul 2013 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-3903382338498732792</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Cerpen horor ini karya Badzlina Anindyka*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-perempuan-kesepian.html" target="_blank"&gt;Perempuan Kesepian&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
Akhir-akhir ini aku merasa sangat kesepian, tidak ada teman bicara yang bisa aku ajak cerita dan bertukar pikiran, padahal.. aku ini termasuk perempuan yang pandai berbicara dan tidak membosankan. hmm.. sampai akhirnya malam ini ada wanita muda yang dapat aku ajak bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Malam" sapaku pada wanita muda berambut pendek, berbadan cukup besar yang terbaring lemah diatas ranjang tidurnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Malam" jawabnya pelan. suaranya mengingatkanku pada masa-masa lemahku dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baru pindah ya?" tanyaku dengan penuh kelembutan sambil berjalan menuju tempat tidurnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya tadi sore. 2 hari yang lalu baru beres melahirkan anak kedua" katanya dengan nada menjelaskan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oooh begitu, pantas baru lihat. Bagaimana kondisi anaknya neng? sehat?" benar kan? aku memang orang yang pandai berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alhamdulillah perempuan, sehat, pas lahir 3kg. Teteh abis melahirkan juga?" tanyanya dengan antusias sambil mengangkat badannya dari posisi tidur menjadi setengah duduk dialasi oleh bantal di punggungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, anak saya juga perempuan neng…………"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya perbincangan kami berlanjut sampai larut malam, tak terasa 20menit berlalu sejak perbincangan awal kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Teteh kamarnya dimana ya siapa tau nanti saya bisa lihat anaknya" wanita muda itu memandangku dengan penuh semangat, seakan menemukan teman seperjuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lah, saya kan sekamar sama neng :)" jawabku tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Disebelah mana teh?"&amp;nbsp; wanita itu bertanya seakan kebingungan mencari tempat tidur yang kosong diruangannya sekarang. [&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/search/label/Cerpen%20Horor" target="_blank"&gt;cerpen horor&lt;/a&gt; lainnya]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu" aku menunjuk kasur kapuk yang dilipat rapi diatas lemari tua sebelah ranjang kosong yang letaknya hanya beberapa petak dari tempat kami berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oooh" terdengar suara kecil dari wanita muda yang raut wajahnya mulai pucat pasi seakan tidak ingin banyak bertanya lagi. karena perasaanku tak enak, aku sudahi pembicaraan malam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yauda neng, izin pamit mau tengok anak dulu ya, sampai jumpa besok malam. nanti mampir ya" aku membalikan badan sambil tersenyum singgung dan segera keluar dari ruangan itu. Aku tak berani membalikan badan karena perasaanku benar-benar tak enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam berikutnya, wanita muda itupun hilang. Benarkan perasaanku tak enak? Aku kesepian lagi. Tak lama setelah aku meratapi nasib, ada beberapa suster yang melewati kamarku ini. mereka berbincang dan berbisik. aku tak suka itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suster 1: "tadi pagi ada ibu melahirkan pindah lagi dari ruang ini, katanya semalam ibu itu berbincang bersama wanita yang katanya mirip sundel bolong, awalnya sih manis, eh pas balik badan punggungnya busuk"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suster 2: “HHIIIYY serem, jangan-jangan itu arwah penasaran perempuan yang meninggal karena melahirkan beberapa bulan yang lalu lagi? dulu dia kan kamarnya disini"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suster 1: "Eeeeh udah ah, jadi merinding, yuk ah jangan lama-lama disini"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.. Hmmmm benar kan, perasaanku tak enak. Padahal aku tak pernah berniat jahat kepada mereka semua, aku hanya ingin ada teman bicara. Sejak beberapa bulan yang lalu setelah kematianku karena pendarahan ketika melahirkan, aku benar-bener kesepian. Suamiku pergi, anakku ikut dengan suamiku. Aku disini, sendiri. tidak bisa keluar. Tolong siapapun, temani aku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
----------&lt;br /&gt;
*) Keterangan penulis cerpen horor: Badzlina Anindyka. Living on earth. Feels most comfortable at home 
snuggling in my bed with a good book. Greatly enjoy a long ride to a 
place with a view &amp;amp; taking pictures. Accountant that has interests 
in food, culture, art, happiness &amp;amp; peace.
     &lt;/div&gt;
</description><enclosure length="0" type="Cerpen Horor: Perempuan Kesepian" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-perempuan-kesepian.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Cerpen horor ini karya Badzlina Anindyka* Perempuan Kesepian Akhir-akhir ini aku merasa sangat kesepian, tidak ada teman bicara yang bisa aku ajak cerita dan bertukar pikiran, padahal.. aku ini termasuk perempuan yang pandai berbicara dan tidak membosankan. hmm.. sampai akhirnya malam ini ada wanita muda yang dapat aku ajak bicara. "Malam" sapaku pada wanita muda berambut pendek, berbadan cukup besar yang terbaring lemah diatas ranjang tidurnya "Malam" jawabnya pelan. suaranya mengingatkanku pada masa-masa lemahku dulu "Baru pindah ya?" tanyaku dengan penuh kelembutan sambil berjalan menuju tempat tidurnya "Iya tadi sore. 2 hari yang lalu baru beres melahirkan anak kedua" katanya dengan nada menjelaskan. "Oooh begitu, pantas baru lihat. Bagaimana kondisi anaknya neng? sehat?" benar kan? aku memang orang yang pandai berbicara. "Alhamdulillah perempuan, sehat, pas lahir 3kg. Teteh abis melahirkan juga?" tanyanya dengan antusias sambil mengangkat badannya dari posisi tidur menjadi setengah duduk dialasi oleh bantal di punggungnya. "Iya, anak saya juga perempuan neng…………" Dan akhirnya perbincangan kami berlanjut sampai larut malam, tak terasa 20menit berlalu sejak perbincangan awal kami. "Teteh kamarnya dimana ya siapa tau nanti saya bisa lihat anaknya" wanita muda itu memandangku dengan penuh semangat, seakan menemukan teman seperjuangan. "Lah, saya kan sekamar sama neng :)" jawabku tersenyum. "Disebelah mana teh?"&amp;nbsp; wanita itu bertanya seakan kebingungan mencari tempat tidur yang kosong diruangannya sekarang. [cerpen horor lainnya] "Itu" aku menunjuk kasur kapuk yang dilipat rapi diatas lemari tua sebelah ranjang kosong yang letaknya hanya beberapa petak dari tempat kami berada. "Oooh" terdengar suara kecil dari wanita muda yang raut wajahnya mulai pucat pasi seakan tidak ingin banyak bertanya lagi. karena perasaanku tak enak, aku sudahi pembicaraan malam ini. "Yauda neng, izin pamit mau tengok anak dulu ya, sampai jumpa besok malam. nanti mampir ya" aku membalikan badan sambil tersenyum singgung dan segera keluar dari ruangan itu. Aku tak berani membalikan badan karena perasaanku benar-benar tak enak. Malam berikutnya, wanita muda itupun hilang. Benarkan perasaanku tak enak? Aku kesepian lagi. Tak lama setelah aku meratapi nasib, ada beberapa suster yang melewati kamarku ini. mereka berbincang dan berbisik. aku tak suka itu. Suster 1: "tadi pagi ada ibu melahirkan pindah lagi dari ruang ini, katanya semalam ibu itu berbincang bersama wanita yang katanya mirip sundel bolong, awalnya sih manis, eh pas balik badan punggungnya busuk" Suster 2: “HHIIIYY serem, jangan-jangan itu arwah penasaran perempuan yang meninggal karena melahirkan beberapa bulan yang lalu lagi? dulu dia kan kamarnya disini" Suster 1: "Eeeeh udah ah, jadi merinding, yuk ah jangan lama-lama disini" .. Hmmmm benar kan, perasaanku tak enak. Padahal aku tak pernah berniat jahat kepada mereka semua, aku hanya ingin ada teman bicara. Sejak beberapa bulan yang lalu setelah kematianku karena pendarahan ketika melahirkan, aku benar-bener kesepian. Suamiku pergi, anakku ikut dengan suamiku. Aku disini, sendiri. tidak bisa keluar. Tolong siapapun, temani aku. ---------- *) Keterangan penulis cerpen horor: Badzlina Anindyka. Living on earth. Feels most comfortable at home snuggling in my bed with a good book. Greatly enjoy a long ride to a place with a view &amp;amp; taking pictures. Accountant that has interests in food, culture, art, happiness &amp;amp; peace.</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Cerpen horor ini karya Badzlina Anindyka* Perempuan Kesepian Akhir-akhir ini aku merasa sangat kesepian, tidak ada teman bicara yang bisa aku ajak cerita dan bertukar pikiran, padahal.. aku ini termasuk perempuan yang pandai berbicara dan tidak membosankan. hmm.. sampai akhirnya malam ini ada wanita muda yang dapat aku ajak bicara. "Malam" sapaku pada wanita muda berambut pendek, berbadan cukup besar yang terbaring lemah diatas ranjang tidurnya "Malam" jawabnya pelan. suaranya mengingatkanku pada masa-masa lemahku dulu "Baru pindah ya?" tanyaku dengan penuh kelembutan sambil berjalan menuju tempat tidurnya "Iya tadi sore. 2 hari yang lalu baru beres melahirkan anak kedua" katanya dengan nada menjelaskan. "Oooh begitu, pantas baru lihat. Bagaimana kondisi anaknya neng? sehat?" benar kan? aku memang orang yang pandai berbicara. "Alhamdulillah perempuan, sehat, pas lahir 3kg. Teteh abis melahirkan juga?" tanyanya dengan antusias sambil mengangkat badannya dari posisi tidur menjadi setengah duduk dialasi oleh bantal di punggungnya. "Iya, anak saya juga perempuan neng…………" Dan akhirnya perbincangan kami berlanjut sampai larut malam, tak terasa 20menit berlalu sejak perbincangan awal kami. "Teteh kamarnya dimana ya siapa tau nanti saya bisa lihat anaknya" wanita muda itu memandangku dengan penuh semangat, seakan menemukan teman seperjuangan. "Lah, saya kan sekamar sama neng :)" jawabku tersenyum. "Disebelah mana teh?"&amp;nbsp; wanita itu bertanya seakan kebingungan mencari tempat tidur yang kosong diruangannya sekarang. [cerpen horor lainnya] "Itu" aku menunjuk kasur kapuk yang dilipat rapi diatas lemari tua sebelah ranjang kosong yang letaknya hanya beberapa petak dari tempat kami berada. "Oooh" terdengar suara kecil dari wanita muda yang raut wajahnya mulai pucat pasi seakan tidak ingin banyak bertanya lagi. karena perasaanku tak enak, aku sudahi pembicaraan malam ini. "Yauda neng, izin pamit mau tengok anak dulu ya, sampai jumpa besok malam. nanti mampir ya" aku membalikan badan sambil tersenyum singgung dan segera keluar dari ruangan itu. Aku tak berani membalikan badan karena perasaanku benar-benar tak enak. Malam berikutnya, wanita muda itupun hilang. Benarkan perasaanku tak enak? Aku kesepian lagi. Tak lama setelah aku meratapi nasib, ada beberapa suster yang melewati kamarku ini. mereka berbincang dan berbisik. aku tak suka itu. Suster 1: "tadi pagi ada ibu melahirkan pindah lagi dari ruang ini, katanya semalam ibu itu berbincang bersama wanita yang katanya mirip sundel bolong, awalnya sih manis, eh pas balik badan punggungnya busuk" Suster 2: “HHIIIYY serem, jangan-jangan itu arwah penasaran perempuan yang meninggal karena melahirkan beberapa bulan yang lalu lagi? dulu dia kan kamarnya disini" Suster 1: "Eeeeh udah ah, jadi merinding, yuk ah jangan lama-lama disini" .. Hmmmm benar kan, perasaanku tak enak. Padahal aku tak pernah berniat jahat kepada mereka semua, aku hanya ingin ada teman bicara. Sejak beberapa bulan yang lalu setelah kematianku karena pendarahan ketika melahirkan, aku benar-bener kesepian. Suamiku pergi, anakku ikut dengan suamiku. Aku disini, sendiri. tidak bisa keluar. Tolong siapapun, temani aku. ---------- *) Keterangan penulis cerpen horor: Badzlina Anindyka. Living on earth. Feels most comfortable at home snuggling in my bed with a good book. Greatly enjoy a long ride to a place with a view &amp;amp; taking pictures. Accountant that has interests in food, culture, art, happiness &amp;amp; peace.</itunes:summary><itunes:keywords>Cerpen Horor</itunes:keywords></item><item><title>Cerita Horor: Jurit Malam</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-horor-jurit-malam.html</link><category>Cerita Misteri</category><pubDate>Thu, 25 Jul 2013 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-2511901583993561331</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/search/label/Cerita%20Misteri" target="_blank"&gt;Cerita horor&lt;/a&gt; ini dimulai dari suatu malam di sekolah, Chucky dan teman Chucky harus nginep di sekolah. Pasti Bung Seus pada bertanya-tanyakan ngapain pula Chucky dan temen Chucky nginep di sekolah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, Chucky dan temen Chucky nginep di sekolah karena ada acara jurit malam. Buat kakak kelas, Jurit malam merupakan malam yang paling ditunggu, dan malam paling ciamik buat mengerjai adik-adik kelas. Sedangkan buat adik kelas, &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-horor-jurit-malam.html" target="_blank"&gt;jurit malam&lt;/a&gt; merupakan malam yang paling dihindari, kalo bisa dicepetin pake remote DVD, mungkin bakal mereka lakuin. Bener gak? Bung Seus pernah ikutan jurit malam-kan? pasti perasaannya sama kaya Chucky, sebagi adik kelas kita itu kaya daging yang siap diolah sama Farah Quinn *eh*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum malam hari tiba, siang harinya sang kakak kelas memberikan banyak games-games menarik, penuh canda dan tawa, sebelum pada akhirnya mereka berubah menjadi manusia setengah ikan *eh* maksudnya jadi galak, layaknya burung beo yang belum dikasih makan 2 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam tangan Chucky sudah menunjukkan pukul 7 malam, junior-junior sudah bersiap dengan segala aksesoris. Dari mulai topi yang terbuat dari bola plastik, celana rumbai-rumbai, sampe sendal jepit dan kaos kaki beda warna. Sempet Chucky mikir kita ini sedang dipersiapkan sebagai pemain bola cadangan, kalau-kalau TIMNAS kita gagal lagi *nyep*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba salah satu kakak senior langsung berteriak dan menyuruh kita berkumpul jadi satu di lapangan sekolah. Tanpa pikir panjang Seluruh junior termasuk Chucky, berlari kocar-kacir menuju lapangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lapangan sekolah, kakak senior menjelaskan tata tertib dan rute mana yang harus dilewati junior. Errr.. rute yang diberikan merupakan rute yang memang terkenal sebagai tempat angker dan mengerikan. Beberapa anak cuma bisa menghela nafas, tatapan kosong dan menerima nasib mereka. Sebagian ada yang sok berani dan santai. Kalo dalam film-film horor, orang yang paling sok tahu, dan sok berani, yang paling cepet ... ya gitu deh~ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chucky kebagian kelompok terakhir, yang otomatis jalan paling terakhir dan paling malem. Satu kelompok terdiri dari 4 junior, dan cuma dikasih lilin sebagai penerangan selama jurit malam. Bisa dibilang lilin itu nyawa satu-satunya, buat terhindar dari gelapnya malam. Kalo gelapnya hari mah cuma bisa diterangi oleh kasih sayang dan cinta *loh jadi curhat colongan* :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, Chucky dan kelompok Chucky jalan jam 12an, yaa jam-jam hantu lagi berkeliaran nyari jodoh dehhh. Pos pertama, kedua dan ketiga sih cemen, soalnya tempatnya masing terang dan gak terlalu serem. Nah, begitu Chucky jalan ke pos keempat, mulai deh hawa-hawa angker yang bikin bulu kuduk berdiri merasuki Chucky dan kelompok Chucky. Pos keempat terletak di lantai 3, pojok sekolah, dan harus lewatin lorong-lorong penuh dengan kelas kosong yang gelap dan gak ada orang sama sekali.. yahh kaya suasana acara mistis di tv-tv deh pokoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chucky dan temen seperjuangan melangkah gontai dan lemas, karena di pos sebelumnya kita sudah ditempa mental dan fisik. Chucky naik tangga menuju pos empat, pas sampai di lantai dua, Chucky dan temen seperjuangan tiba-tiba ngeliat ada anak kecil yang mukanya pucet banget. Pakai celana pendek sambil lari-lari disekitar lorong. dan tiba-tiba dia lari menuju tembok dan wusss.. dia HILANG!! NEMBUS TEMBOOKKKK!! Chucky sempet berpikir dia salah satu anak dari pesulap yang lagi ngetes kemampuan, tapi kayanya gak mungkin juga ya, ngapain juga yak dia malem-malem ke sekolahan, kurang kerjaan amat. yaudah Chucky gak peduliin tetep lanjut ke lantai terakhir, lantai 3, ibarat video games, pos 4 adalah tempat para raja terakhir berkumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu Chucky sampai ke lantai 3, tiba-tiba ada benda seperti bulat yang menggelinding ke arah Chucky dan temen-temen. Dari jauh seperti bola, namun setelah semakin dekat, benda itu mulai menyerupai kepala manusia!! iya MANUSIAAAA!!! BAYANGKANNNN BUNG SEUS!! *suara anjing melonglong*. Tanpa pikir panjang Chucky dan temen-temen langsung lari tunggang langgang ke arah pos 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terengah-engah, akhirnya sampai juga di pos 3. Chucky dan temen-temen seperjuangan langsung melaporkan kejadian ke kakak senior yang ada disana, bukannya ditenangin, mereka malah ikutan lari ke lantai bawah. Kalo di sinetron, mungkin larinya Chucky, temen-temen seperjuangan dan kakak senior akan di slow motion, terus dikasih angin-angin dikit, biar kelihatan aura seksinya hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kalau lagi jurit malam atau bermalam di sekolah emang suka ada hal-hal aneh gitu kan?!&lt;/div&gt;
</description><enclosure length="0" type="Cerita Horor: Jurit Malam" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-horor-jurit-malam.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Cerita horor ini dimulai dari suatu malam di sekolah, Chucky dan teman Chucky harus nginep di sekolah. Pasti Bung Seus pada bertanya-tanyakan ngapain pula Chucky dan temen Chucky nginep di sekolah? Nah, Chucky dan temen Chucky nginep di sekolah karena ada acara jurit malam. Buat kakak kelas, Jurit malam merupakan malam yang paling ditunggu, dan malam paling ciamik buat mengerjai adik-adik kelas. Sedangkan buat adik kelas, jurit malam merupakan malam yang paling dihindari, kalo bisa dicepetin pake remote DVD, mungkin bakal mereka lakuin. Bener gak? Bung Seus pernah ikutan jurit malam-kan? pasti perasaannya sama kaya Chucky, sebagi adik kelas kita itu kaya daging yang siap diolah sama Farah Quinn *eh* Sebelum malam hari tiba, siang harinya sang kakak kelas memberikan banyak games-games menarik, penuh canda dan tawa, sebelum pada akhirnya mereka berubah menjadi manusia setengah ikan *eh* maksudnya jadi galak, layaknya burung beo yang belum dikasih makan 2 minggu. Jam tangan Chucky sudah menunjukkan pukul 7 malam, junior-junior sudah bersiap dengan segala aksesoris. Dari mulai topi yang terbuat dari bola plastik, celana rumbai-rumbai, sampe sendal jepit dan kaos kaki beda warna. Sempet Chucky mikir kita ini sedang dipersiapkan sebagai pemain bola cadangan, kalau-kalau TIMNAS kita gagal lagi *nyep*. Tiba-tiba salah satu kakak senior langsung berteriak dan menyuruh kita berkumpul jadi satu di lapangan sekolah. Tanpa pikir panjang Seluruh junior termasuk Chucky, berlari kocar-kacir menuju lapangan. Di lapangan sekolah, kakak senior menjelaskan tata tertib dan rute mana yang harus dilewati junior. Errr.. rute yang diberikan merupakan rute yang memang terkenal sebagai tempat angker dan mengerikan. Beberapa anak cuma bisa menghela nafas, tatapan kosong dan menerima nasib mereka. Sebagian ada yang sok berani dan santai. Kalo dalam film-film horor, orang yang paling sok tahu, dan sok berani, yang paling cepet ... ya gitu deh~ Chucky kebagian kelompok terakhir, yang otomatis jalan paling terakhir dan paling malem. Satu kelompok terdiri dari 4 junior, dan cuma dikasih lilin sebagai penerangan selama jurit malam. Bisa dibilang lilin itu nyawa satu-satunya, buat terhindar dari gelapnya malam. Kalo gelapnya hari mah cuma bisa diterangi oleh kasih sayang dan cinta *loh jadi curhat colongan* :p Singkat cerita, Chucky dan kelompok Chucky jalan jam 12an, yaa jam-jam hantu lagi berkeliaran nyari jodoh dehhh. Pos pertama, kedua dan ketiga sih cemen, soalnya tempatnya masing terang dan gak terlalu serem. Nah, begitu Chucky jalan ke pos keempat, mulai deh hawa-hawa angker yang bikin bulu kuduk berdiri merasuki Chucky dan kelompok Chucky. Pos keempat terletak di lantai 3, pojok sekolah, dan harus lewatin lorong-lorong penuh dengan kelas kosong yang gelap dan gak ada orang sama sekali.. yahh kaya suasana acara mistis di tv-tv deh pokoknya. Chucky dan temen seperjuangan melangkah gontai dan lemas, karena di pos sebelumnya kita sudah ditempa mental dan fisik. Chucky naik tangga menuju pos empat, pas sampai di lantai dua, Chucky dan temen seperjuangan tiba-tiba ngeliat ada anak kecil yang mukanya pucet banget. Pakai celana pendek sambil lari-lari disekitar lorong. dan tiba-tiba dia lari menuju tembok dan wusss.. dia HILANG!! NEMBUS TEMBOOKKKK!! Chucky sempet berpikir dia salah satu anak dari pesulap yang lagi ngetes kemampuan, tapi kayanya gak mungkin juga ya, ngapain juga yak dia malem-malem ke sekolahan, kurang kerjaan amat. yaudah Chucky gak peduliin tetep lanjut ke lantai terakhir, lantai 3, ibarat video games, pos 4 adalah tempat para raja terakhir berkumpul. Begitu Chucky sampai ke lantai 3, tiba-tiba ada benda seperti bulat yang menggelinding ke arah Chucky dan temen-temen. Dari jauh seperti bola, namun setelah semakin dekat, benda itu mulai menyerupai kepala manusia!! iya MANUSIAAAA!!! BAYANGKANNNN BUNG SEUS!! *suara anjing melonglong*. Tanpa pikir panjang Chucky dan temen-temen langsung lari tunggang langgang ke arah pos 3. Dengan terengah-engah, akhirnya sampai juga di pos 3. Chucky dan temen-temen seperjuangan langsung melaporkan kejadian ke kakak senior yang ada disana, bukannya ditenangin, mereka malah ikutan lari ke lantai bawah. Kalo di sinetron, mungkin larinya Chucky, temen-temen seperjuangan dan kakak senior akan di slow motion, terus dikasih angin-angin dikit, biar kelihatan aura seksinya hehe Biasanya kalau lagi jurit malam atau bermalam di sekolah emang suka ada hal-hal aneh gitu kan?!</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Cerita horor ini dimulai dari suatu malam di sekolah, Chucky dan teman Chucky harus nginep di sekolah. Pasti Bung Seus pada bertanya-tanyakan ngapain pula Chucky dan temen Chucky nginep di sekolah? Nah, Chucky dan temen Chucky nginep di sekolah karena ada acara jurit malam. Buat kakak kelas, Jurit malam merupakan malam yang paling ditunggu, dan malam paling ciamik buat mengerjai adik-adik kelas. Sedangkan buat adik kelas, jurit malam merupakan malam yang paling dihindari, kalo bisa dicepetin pake remote DVD, mungkin bakal mereka lakuin. Bener gak? Bung Seus pernah ikutan jurit malam-kan? pasti perasaannya sama kaya Chucky, sebagi adik kelas kita itu kaya daging yang siap diolah sama Farah Quinn *eh* Sebelum malam hari tiba, siang harinya sang kakak kelas memberikan banyak games-games menarik, penuh canda dan tawa, sebelum pada akhirnya mereka berubah menjadi manusia setengah ikan *eh* maksudnya jadi galak, layaknya burung beo yang belum dikasih makan 2 minggu. Jam tangan Chucky sudah menunjukkan pukul 7 malam, junior-junior sudah bersiap dengan segala aksesoris. Dari mulai topi yang terbuat dari bola plastik, celana rumbai-rumbai, sampe sendal jepit dan kaos kaki beda warna. Sempet Chucky mikir kita ini sedang dipersiapkan sebagai pemain bola cadangan, kalau-kalau TIMNAS kita gagal lagi *nyep*. Tiba-tiba salah satu kakak senior langsung berteriak dan menyuruh kita berkumpul jadi satu di lapangan sekolah. Tanpa pikir panjang Seluruh junior termasuk Chucky, berlari kocar-kacir menuju lapangan. Di lapangan sekolah, kakak senior menjelaskan tata tertib dan rute mana yang harus dilewati junior. Errr.. rute yang diberikan merupakan rute yang memang terkenal sebagai tempat angker dan mengerikan. Beberapa anak cuma bisa menghela nafas, tatapan kosong dan menerima nasib mereka. Sebagian ada yang sok berani dan santai. Kalo dalam film-film horor, orang yang paling sok tahu, dan sok berani, yang paling cepet ... ya gitu deh~ Chucky kebagian kelompok terakhir, yang otomatis jalan paling terakhir dan paling malem. Satu kelompok terdiri dari 4 junior, dan cuma dikasih lilin sebagai penerangan selama jurit malam. Bisa dibilang lilin itu nyawa satu-satunya, buat terhindar dari gelapnya malam. Kalo gelapnya hari mah cuma bisa diterangi oleh kasih sayang dan cinta *loh jadi curhat colongan* :p Singkat cerita, Chucky dan kelompok Chucky jalan jam 12an, yaa jam-jam hantu lagi berkeliaran nyari jodoh dehhh. Pos pertama, kedua dan ketiga sih cemen, soalnya tempatnya masing terang dan gak terlalu serem. Nah, begitu Chucky jalan ke pos keempat, mulai deh hawa-hawa angker yang bikin bulu kuduk berdiri merasuki Chucky dan kelompok Chucky. Pos keempat terletak di lantai 3, pojok sekolah, dan harus lewatin lorong-lorong penuh dengan kelas kosong yang gelap dan gak ada orang sama sekali.. yahh kaya suasana acara mistis di tv-tv deh pokoknya. Chucky dan temen seperjuangan melangkah gontai dan lemas, karena di pos sebelumnya kita sudah ditempa mental dan fisik. Chucky naik tangga menuju pos empat, pas sampai di lantai dua, Chucky dan temen seperjuangan tiba-tiba ngeliat ada anak kecil yang mukanya pucet banget. Pakai celana pendek sambil lari-lari disekitar lorong. dan tiba-tiba dia lari menuju tembok dan wusss.. dia HILANG!! NEMBUS TEMBOOKKKK!! Chucky sempet berpikir dia salah satu anak dari pesulap yang lagi ngetes kemampuan, tapi kayanya gak mungkin juga ya, ngapain juga yak dia malem-malem ke sekolahan, kurang kerjaan amat. yaudah Chucky gak peduliin tetep lanjut ke lantai terakhir, lantai 3, ibarat video games, pos 4 adalah tempat para raja terakhir berkumpul. Begitu Chucky sampai ke lantai 3, tiba-tiba ada benda seperti bulat yang menggelinding ke arah Chucky dan temen-temen. Dari jauh seperti bola, namun setelah semakin dekat, benda itu mulai menyerupai kepala manusia!! iya MANUSIAAAA!!! BAYANGKANNNN BUNG SEUS!! *suara anjing melonglong*. Tanpa pikir panjang Chucky dan temen-temen langsung lari tunggang langgang ke arah pos 3. Dengan terengah-engah, akhirnya sampai juga di pos 3. Chucky dan temen-temen seperjuangan langsung melaporkan kejadian ke kakak senior yang ada disana, bukannya ditenangin, mereka malah ikutan lari ke lantai bawah. Kalo di sinetron, mungkin larinya Chucky, temen-temen seperjuangan dan kakak senior akan di slow motion, terus dikasih angin-angin dikit, biar kelihatan aura seksinya hehe Biasanya kalau lagi jurit malam atau bermalam di sekolah emang suka ada hal-hal aneh gitu kan?!</itunes:summary><itunes:keywords>Cerita Misteri</itunes:keywords></item><item><title>Cerpen Horor: Di Kantor Penuh Hantu</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-di-kantor-penuh-hantu.html</link><category>Cerpen Horor</category><pubDate>Tue, 23 Jul 2013 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-2933302120909913124</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-di-kantor-penuh-hantu.html" target="_blank"&gt;Di Kantor Penuh Hantu&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
Jadi cerpen horor kali ini bermulai di sebuah kantor yang terletakdi Jakarta. Kantor ini menyimpan banyak cerita misteri yang sering mengganggupekerja disana.. Dan yak lagi-lagi cerita ini merupakan kejadian asli, tanpa formalin.. eh rekayasa maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi siang temen Chuck nelpon ketakutan katanya pas dia lagi di kamar mandi tiba-tiba pintu WC-nya kebanting sendiri. Padahal gak ada hujangak ada angin di dalem kantornya (Ya iyalahhh masa di dalam kantor bisa hujan, emang gaada atapnya apa -__-). Kata dia, pintu yang kedobrak itu bukan satutapi 2 pintu sekaligus!! Dan kejadiannya jam 1 siang.. Sepertinya hantu jaman sekarang keluarnya gak cuma malam hari..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya "penghuni" kantornya emang jail-jail.Banyak banget yang sering dijailin dari yang cuma suara sampe penampakan si"penghuni". Gak cuma satu-dua "penghuni" tapi banyakkk..Seketika itu juga dengkul Chuck lemas, kalah deh lari sambil dorong gerobakbubur terus diuber-uber anjing.. lemeskan? Hiiiiyy ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Chuck kasihan, jadi Chuck tetep dengerin ceritanya,tetep sok berani biar gak dibilang penakut *gengsi*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu ada 1 orang yang lembur, sebut saja Agus yangmasih berada di kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya. Tidak ada orang, hanya Agus sendiri.. *suara angin sepoi-sepoi*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus sibuk kerja didepan komputernya, sibuk mengutak-atik pekerjaannya yang masih belum selesai. Sesekali Agus melihat ke kanan kiri,depan dan belakang, berharap ada temannya yang balik ke kantor buat menemani.Sayangnya, itu hanya haarapan Agus semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana saat itu gelap, dan hening, hanya bunyi keyboard yang menemani Agus malam itu.. Agus sibuk mengetik, tanpa memperdulikan sekelilingnya. Saat dia terlarut dengan pekerjaannya, tiba-tiba suara telepon berdering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"KRINGG.. KRINNGGG.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telepon yang berada di depannya berdering, karena kantor sudah sepi maka suara deringnya sangat nyaring. Sontak Agus kaget bukan main..Sambil mengelus-ngelus dadanya, sembari menenangkan suara jantungnya yang mulai berdetak kencang dan tak beraturan, Agus mengangkat telepon itu. [cerpen horor]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;"Ha..loo ,"ujar Agus pelan atau mungkin suaranya tersedak di dalam tenggorokannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berharap ada jawaban, Agus kemudian mendengarkan secara seksama suara yang keluar dari teleponnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kresseekk... Kreseek..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau Agus menunggu lama, tapi hanya suara itu yang terdengar di ujung telepon. Karena merasa dijaili, kemudian Agus menutuptelepon itu dengan perasaan campur aduk antara marah, dan takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulu kuduk Agus mulai berdiri, suasana malampun semakin mencekam. Udara di sekitar Agus mulai menyesakkan, seolah ada tangan kecil yangmencekik lehernya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Agus teringat kerjaannya, dia coba memberanikan diri dan coba untukmenyelesaikan tugasnya. Kembalilah jemari Agus mulai menekan-nekan tombol keyboard, menciptakan kegaduhan kecil..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit setelah itu, telepon kembali berdering..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"KRINGG..KRINGGG.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Agus sudah lelah dan cape, Dia mengangkat telepon itudengan marah, dan jengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"HALOO!!!" bentaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"INI SIAPA? JANGAN BERCANDA DONG!SAYA LAGI BANYAK KERJAAN NIH!! " Bentak Agus dengan nada yang lebih tinggilagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarlah suara pelan dari ujung telepon..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas... bisa angkat kakiinyaa? Rambut saya keinjek mas.." dengan suara pelan dantertatih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DARRR!!! Muka Agus mendadak menjadi pucat, jantungnya serasa copot, dan perutnya mules gak karuan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus sadar, hanya dia saja yang masih berada di gedung itu.Telepon itu juga gak bisa dipake untuk telepon keluar, hanya untuk extesion. Jadi tidak mungkin telepon itu dari rekan kerjanya.&lt;br /&gt;Seketika itu juga Agus langsung keluar ruangan. Dengan tunggang langgang dia berlari sekuat tenaga. Agus udah gak melihat belakanglagi, komputernya pun ditinggalkannya begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus kata temen Chuck, besok harinya dia langsung mengundurkan diri. Danternyata karyawan lainpun sering mengalami hal yang serupa dengan Agus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian cerpen horor ini dikutip.&lt;/div&gt;
</description><enclosure length="0" type="Cerpen Horor: Di Kantor Penuh Hantu" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-di-kantor-penuh-hantu.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Di Kantor Penuh Hantu Jadi cerpen horor kali ini bermulai di sebuah kantor yang terletakdi Jakarta. Kantor ini menyimpan banyak cerita misteri yang sering mengganggupekerja disana.. Dan yak lagi-lagi cerita ini merupakan kejadian asli, tanpa formalin.. eh rekayasa maksudnya. Tadi siang temen Chuck nelpon ketakutan katanya pas dia lagi di kamar mandi tiba-tiba pintu WC-nya kebanting sendiri. Padahal gak ada hujangak ada angin di dalem kantornya (Ya iyalahhh masa di dalam kantor bisa hujan, emang gaada atapnya apa -__-). Kata dia, pintu yang kedobrak itu bukan satutapi 2 pintu sekaligus!! Dan kejadiannya jam 1 siang.. Sepertinya hantu jaman sekarang keluarnya gak cuma malam hari.. Sebenernya "penghuni" kantornya emang jail-jail.Banyak banget yang sering dijailin dari yang cuma suara sampe penampakan si"penghuni". Gak cuma satu-dua "penghuni" tapi banyakkk..Seketika itu juga dengkul Chuck lemas, kalah deh lari sambil dorong gerobakbubur terus diuber-uber anjing.. lemeskan? Hiiiiyy .. Karena Chuck kasihan, jadi Chuck tetep dengerin ceritanya,tetep sok berani biar gak dibilang penakut *gengsi* Waktu itu ada 1 orang yang lembur, sebut saja Agus yangmasih berada di kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya. Tidak ada orang, hanya Agus sendiri.. *suara angin sepoi-sepoi* Agus sibuk kerja didepan komputernya, sibuk mengutak-atik pekerjaannya yang masih belum selesai. Sesekali Agus melihat ke kanan kiri,depan dan belakang, berharap ada temannya yang balik ke kantor buat menemani.Sayangnya, itu hanya haarapan Agus semata. Suasana saat itu gelap, dan hening, hanya bunyi keyboard yang menemani Agus malam itu.. Agus sibuk mengetik, tanpa memperdulikan sekelilingnya. Saat dia terlarut dengan pekerjaannya, tiba-tiba suara telepon berdering. "KRINGG.. KRINNGGG.." Telepon yang berada di depannya berdering, karena kantor sudah sepi maka suara deringnya sangat nyaring. Sontak Agus kaget bukan main..Sambil mengelus-ngelus dadanya, sembari menenangkan suara jantungnya yang mulai berdetak kencang dan tak beraturan, Agus mengangkat telepon itu. [cerpen horor] "Ha..loo ,"ujar Agus pelan atau mungkin suaranya tersedak di dalam tenggorokannya. Berharap ada jawaban, Agus kemudian mendengarkan secara seksama suara yang keluar dari teleponnya.. "Kresseekk... Kreseek..." Walau Agus menunggu lama, tapi hanya suara itu yang terdengar di ujung telepon. Karena merasa dijaili, kemudian Agus menutuptelepon itu dengan perasaan campur aduk antara marah, dan takut. Bulu kuduk Agus mulai berdiri, suasana malampun semakin mencekam. Udara di sekitar Agus mulai menyesakkan, seolah ada tangan kecil yangmencekik lehernya.. Karena Agus teringat kerjaannya, dia coba memberanikan diri dan coba untukmenyelesaikan tugasnya. Kembalilah jemari Agus mulai menekan-nekan tombol keyboard, menciptakan kegaduhan kecil.. Beberapa menit setelah itu, telepon kembali berdering.. "KRINGG..KRINGGG.." Karena Agus sudah lelah dan cape, Dia mengangkat telepon itudengan marah, dan jengkel. "HALOO!!!" bentaknya. "INI SIAPA? JANGAN BERCANDA DONG!SAYA LAGI BANYAK KERJAAN NIH!! " Bentak Agus dengan nada yang lebih tinggilagi Tiba-tiba.. Keluarlah suara pelan dari ujung telepon.. "Mas... bisa angkat kakiinyaa? Rambut saya keinjek mas.." dengan suara pelan dantertatih DARRR!!! Muka Agus mendadak menjadi pucat, jantungnya serasa copot, dan perutnya mules gak karuan.. Agus sadar, hanya dia saja yang masih berada di gedung itu.Telepon itu juga gak bisa dipake untuk telepon keluar, hanya untuk extesion. Jadi tidak mungkin telepon itu dari rekan kerjanya. Seketika itu juga Agus langsung keluar ruangan. Dengan tunggang langgang dia berlari sekuat tenaga. Agus udah gak melihat belakanglagi, komputernya pun ditinggalkannya begitu saja. Terus kata temen Chuck, besok harinya dia langsung mengundurkan diri. Danternyata karyawan lainpun sering mengalami hal yang serupa dengan Agus. Demikian cerpen horor ini dikutip.</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Di Kantor Penuh Hantu Jadi cerpen horor kali ini bermulai di sebuah kantor yang terletakdi Jakarta. Kantor ini menyimpan banyak cerita misteri yang sering mengganggupekerja disana.. Dan yak lagi-lagi cerita ini merupakan kejadian asli, tanpa formalin.. eh rekayasa maksudnya. Tadi siang temen Chuck nelpon ketakutan katanya pas dia lagi di kamar mandi tiba-tiba pintu WC-nya kebanting sendiri. Padahal gak ada hujangak ada angin di dalem kantornya (Ya iyalahhh masa di dalam kantor bisa hujan, emang gaada atapnya apa -__-). Kata dia, pintu yang kedobrak itu bukan satutapi 2 pintu sekaligus!! Dan kejadiannya jam 1 siang.. Sepertinya hantu jaman sekarang keluarnya gak cuma malam hari.. Sebenernya "penghuni" kantornya emang jail-jail.Banyak banget yang sering dijailin dari yang cuma suara sampe penampakan si"penghuni". Gak cuma satu-dua "penghuni" tapi banyakkk..Seketika itu juga dengkul Chuck lemas, kalah deh lari sambil dorong gerobakbubur terus diuber-uber anjing.. lemeskan? Hiiiiyy .. Karena Chuck kasihan, jadi Chuck tetep dengerin ceritanya,tetep sok berani biar gak dibilang penakut *gengsi* Waktu itu ada 1 orang yang lembur, sebut saja Agus yangmasih berada di kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya. Tidak ada orang, hanya Agus sendiri.. *suara angin sepoi-sepoi* Agus sibuk kerja didepan komputernya, sibuk mengutak-atik pekerjaannya yang masih belum selesai. Sesekali Agus melihat ke kanan kiri,depan dan belakang, berharap ada temannya yang balik ke kantor buat menemani.Sayangnya, itu hanya haarapan Agus semata. Suasana saat itu gelap, dan hening, hanya bunyi keyboard yang menemani Agus malam itu.. Agus sibuk mengetik, tanpa memperdulikan sekelilingnya. Saat dia terlarut dengan pekerjaannya, tiba-tiba suara telepon berdering. "KRINGG.. KRINNGGG.." Telepon yang berada di depannya berdering, karena kantor sudah sepi maka suara deringnya sangat nyaring. Sontak Agus kaget bukan main..Sambil mengelus-ngelus dadanya, sembari menenangkan suara jantungnya yang mulai berdetak kencang dan tak beraturan, Agus mengangkat telepon itu. [cerpen horor] "Ha..loo ,"ujar Agus pelan atau mungkin suaranya tersedak di dalam tenggorokannya. Berharap ada jawaban, Agus kemudian mendengarkan secara seksama suara yang keluar dari teleponnya.. "Kresseekk... Kreseek..." Walau Agus menunggu lama, tapi hanya suara itu yang terdengar di ujung telepon. Karena merasa dijaili, kemudian Agus menutuptelepon itu dengan perasaan campur aduk antara marah, dan takut. Bulu kuduk Agus mulai berdiri, suasana malampun semakin mencekam. Udara di sekitar Agus mulai menyesakkan, seolah ada tangan kecil yangmencekik lehernya.. Karena Agus teringat kerjaannya, dia coba memberanikan diri dan coba untukmenyelesaikan tugasnya. Kembalilah jemari Agus mulai menekan-nekan tombol keyboard, menciptakan kegaduhan kecil.. Beberapa menit setelah itu, telepon kembali berdering.. "KRINGG..KRINGGG.." Karena Agus sudah lelah dan cape, Dia mengangkat telepon itudengan marah, dan jengkel. "HALOO!!!" bentaknya. "INI SIAPA? JANGAN BERCANDA DONG!SAYA LAGI BANYAK KERJAAN NIH!! " Bentak Agus dengan nada yang lebih tinggilagi Tiba-tiba.. Keluarlah suara pelan dari ujung telepon.. "Mas... bisa angkat kakiinyaa? Rambut saya keinjek mas.." dengan suara pelan dantertatih DARRR!!! Muka Agus mendadak menjadi pucat, jantungnya serasa copot, dan perutnya mules gak karuan.. Agus sadar, hanya dia saja yang masih berada di gedung itu.Telepon itu juga gak bisa dipake untuk telepon keluar, hanya untuk extesion. Jadi tidak mungkin telepon itu dari rekan kerjanya. Seketika itu juga Agus langsung keluar ruangan. Dengan tunggang langgang dia berlari sekuat tenaga. Agus udah gak melihat belakanglagi, komputernya pun ditinggalkannya begitu saja. Terus kata temen Chuck, besok harinya dia langsung mengundurkan diri. Danternyata karyawan lainpun sering mengalami hal yang serupa dengan Agus. Demikian cerpen horor ini dikutip.</itunes:summary><itunes:keywords>Cerpen Horor</itunes:keywords></item><item><title>Cerpen Horor: Kisah Hantu Pembela Wanita</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-kisah-hantu-pembela-wanita.html</link><category>Cerpen Horor</category><pubDate>Sun, 21 Jul 2013 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-4359034909741083500</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Cerpen horor ini memang agak janggal. Tapi, baca aja deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-kisah-hantu-pembela-wanita.html" target="_blank"&gt;Kisah Hantu Pembela Wanita&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Kisah ini dimulai pada malam hari, sekitar jam 10 malam, waktu itu tetangga aku&amp;nbsp; ada yang dirasuki sama hantu perempuan. Ternyata hantu perempuan tersebut adalah hantu yang suka membela kaum wanita (mungkin semasa hidupnya beliau merupakan aktifis PKK di kelurahannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ada sepasang kekasih yang tinggal satu rumah. Si wanita sebut saja "Bunga" sangat suka merapihkan dan membersihkan rumah si cowok (sebut saja Uus). Ketika Bunga lagi bersih-bersihin kamar mandi, si Uus mergokin Bunga sedang berbicara sendiri. Pas si Uus tegur Bunga, tiba-tiba Bunga menjerit histeris (pokoknya kalah deh suara suporter bola se-kecamatan). Karena panik akhirnya Uus membawa si Bunga ke rumah tetangga yang ada didepan rumahnya. Setiba mereka disana semakin menjadilah teriakan,&amp;nbsp; lengkingan serta tertawa mirip Seus Kunti, yang keluar dari mulut Bunga, sehingga bikin tetangga lain pada kepo. Mereka berasumsi kalau Bunga kesurupan lalu dipanggilah orang pintar untuk ngusir si hantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba si Bunga nunjuk ke arah Uus dengan geram dan berkata "Kamu jahat!! Kamu menyelingkuhi perempuan ini."&amp;nbsp; Semua pada heran, sampai ada satu orang yang bertanya "Kamu itu siapa? keluar dari tubuh Bunga!" [baca lainnya dari topik cerpen horor]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu si Bunga hanya tertawa ala Ses Kunti (lagi) dan berkata "Saya suka sama anak ini karena dia suka bersihin rumah saya. Saya adalah pemiliki rumah ini sebelumnya, Saya perwakilan dari suara wanita yang mengutuk adanya perselingkuhan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehkan?! Tapi ini beneran lho, aku nggak bohong. Setelah usaha lama, akhirnya si hantu mau keluar dari tubuh Bunga, tapi dengan syarat, Uus harus membawa pulang si Bunga ke rumah aslinya. Setelah hantu ini akan ikut pulang ke rumahnya si Uus lagi. kebayang gak tuh, berduaan di mobil sama hantu. Akhirnya si Uus menyanggupi syarat si hantu pembela wanita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita si Uus nganterin si Bunga yang ditumpangi oleh hantu pembela wanita kerumah, dan yak yang terjadi adalahh... *suara anjing melonglong* si Uus tidak pulang dan tidak diketemukan sampai sekaranggggg.. Nahhh, jadi yang masih suka selingkuh masih berani gak nih setelah denger cerita kisah nyata dari aku? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana serem nggak cerpen horor ini? Rada-rada kocak ya ^^&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><enclosure length="0" type="Cerpen Horor: Kisah Hantu Pembela Wanita" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-kisah-hantu-pembela-wanita.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Cerpen horor ini memang agak janggal. Tapi, baca aja deh... Kisah Hantu Pembela Wanita Kisah ini dimulai pada malam hari, sekitar jam 10 malam, waktu itu tetangga aku&amp;nbsp; ada yang dirasuki sama hantu perempuan. Ternyata hantu perempuan tersebut adalah hantu yang suka membela kaum wanita (mungkin semasa hidupnya beliau merupakan aktifis PKK di kelurahannya). Jadi, ada sepasang kekasih yang tinggal satu rumah. Si wanita sebut saja "Bunga" sangat suka merapihkan dan membersihkan rumah si cowok (sebut saja Uus). Ketika Bunga lagi bersih-bersihin kamar mandi, si Uus mergokin Bunga sedang berbicara sendiri. Pas si Uus tegur Bunga, tiba-tiba Bunga menjerit histeris (pokoknya kalah deh suara suporter bola se-kecamatan). Karena panik akhirnya Uus membawa si Bunga ke rumah tetangga yang ada didepan rumahnya. Setiba mereka disana semakin menjadilah teriakan,&amp;nbsp; lengkingan serta tertawa mirip Seus Kunti, yang keluar dari mulut Bunga, sehingga bikin tetangga lain pada kepo. Mereka berasumsi kalau Bunga kesurupan lalu dipanggilah orang pintar untuk ngusir si hantu. Tiba-tiba si Bunga nunjuk ke arah Uus dengan geram dan berkata "Kamu jahat!! Kamu menyelingkuhi perempuan ini."&amp;nbsp; Semua pada heran, sampai ada satu orang yang bertanya "Kamu itu siapa? keluar dari tubuh Bunga!" [baca lainnya dari topik cerpen horor] Lalu si Bunga hanya tertawa ala Ses Kunti (lagi) dan berkata "Saya suka sama anak ini karena dia suka bersihin rumah saya. Saya adalah pemiliki rumah ini sebelumnya, Saya perwakilan dari suara wanita yang mengutuk adanya perselingkuhan." Anehkan?! Tapi ini beneran lho, aku nggak bohong. Setelah usaha lama, akhirnya si hantu mau keluar dari tubuh Bunga, tapi dengan syarat, Uus harus membawa pulang si Bunga ke rumah aslinya. Setelah hantu ini akan ikut pulang ke rumahnya si Uus lagi. kebayang gak tuh, berduaan di mobil sama hantu. Akhirnya si Uus menyanggupi syarat si hantu pembela wanita ini. Singkat cerita si Uus nganterin si Bunga yang ditumpangi oleh hantu pembela wanita kerumah, dan yak yang terjadi adalahh... *suara anjing melonglong* si Uus tidak pulang dan tidak diketemukan sampai sekaranggggg.. Nahhh, jadi yang masih suka selingkuh masih berani gak nih setelah denger cerita kisah nyata dari aku? Gimana serem nggak cerpen horor ini? Rada-rada kocak ya ^^</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Cerpen horor ini memang agak janggal. Tapi, baca aja deh... Kisah Hantu Pembela Wanita Kisah ini dimulai pada malam hari, sekitar jam 10 malam, waktu itu tetangga aku&amp;nbsp; ada yang dirasuki sama hantu perempuan. Ternyata hantu perempuan tersebut adalah hantu yang suka membela kaum wanita (mungkin semasa hidupnya beliau merupakan aktifis PKK di kelurahannya). Jadi, ada sepasang kekasih yang tinggal satu rumah. Si wanita sebut saja "Bunga" sangat suka merapihkan dan membersihkan rumah si cowok (sebut saja Uus). Ketika Bunga lagi bersih-bersihin kamar mandi, si Uus mergokin Bunga sedang berbicara sendiri. Pas si Uus tegur Bunga, tiba-tiba Bunga menjerit histeris (pokoknya kalah deh suara suporter bola se-kecamatan). Karena panik akhirnya Uus membawa si Bunga ke rumah tetangga yang ada didepan rumahnya. Setiba mereka disana semakin menjadilah teriakan,&amp;nbsp; lengkingan serta tertawa mirip Seus Kunti, yang keluar dari mulut Bunga, sehingga bikin tetangga lain pada kepo. Mereka berasumsi kalau Bunga kesurupan lalu dipanggilah orang pintar untuk ngusir si hantu. Tiba-tiba si Bunga nunjuk ke arah Uus dengan geram dan berkata "Kamu jahat!! Kamu menyelingkuhi perempuan ini."&amp;nbsp; Semua pada heran, sampai ada satu orang yang bertanya "Kamu itu siapa? keluar dari tubuh Bunga!" [baca lainnya dari topik cerpen horor] Lalu si Bunga hanya tertawa ala Ses Kunti (lagi) dan berkata "Saya suka sama anak ini karena dia suka bersihin rumah saya. Saya adalah pemiliki rumah ini sebelumnya, Saya perwakilan dari suara wanita yang mengutuk adanya perselingkuhan." Anehkan?! Tapi ini beneran lho, aku nggak bohong. Setelah usaha lama, akhirnya si hantu mau keluar dari tubuh Bunga, tapi dengan syarat, Uus harus membawa pulang si Bunga ke rumah aslinya. Setelah hantu ini akan ikut pulang ke rumahnya si Uus lagi. kebayang gak tuh, berduaan di mobil sama hantu. Akhirnya si Uus menyanggupi syarat si hantu pembela wanita ini. Singkat cerita si Uus nganterin si Bunga yang ditumpangi oleh hantu pembela wanita kerumah, dan yak yang terjadi adalahh... *suara anjing melonglong* si Uus tidak pulang dan tidak diketemukan sampai sekaranggggg.. Nahhh, jadi yang masih suka selingkuh masih berani gak nih setelah denger cerita kisah nyata dari aku? Gimana serem nggak cerpen horor ini? Rada-rada kocak ya ^^</itunes:summary><itunes:keywords>Cerpen Horor</itunes:keywords></item><item><title>Cerita Misteri: Ditampaki Mobil Terbang di Jembatan Cirahong</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-misteri-ditampaki-mobil-terbang.html</link><category>Cerita Misteri</category><pubDate>Thu, 18 Jul 2013 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-235586893179897053</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Malam Jumat di bulan Juni lalu bisa dikatakan menjadi malam paling menyeramkan untukku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita misteri itu bermula ketika aku pergi mengendarai mobil Daihatsu Charade, dari Tasikmalaya menuju Ciamis. Saat berangkat tidak ada kejadian apa-apa, hingga aku mengambil jalur alternatif demi menghindari kemacetan lalu lintas. Jalur alternatif yang kuambil ini mengharuskan aku melewatkan mobilku di atas Jembatan Cirahong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu ingin masuk ke Jembatan, aku melihat ada mobil lain di depanku yang menarik perhatianku. Karena, ada stiker bertuliskan &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-misteri-ditampaki-mobil-terbang.html" target="_blank"&gt;IMG&lt;/a&gt; (Ikatan Mobil Gaul). Spontan, aku mengambil kamera untuk kemudian memotret mobil tersebut dari belakang, sambil terus berkendara di belakang mereka. Aku tidak langsung mengecek hasil jepretanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumpah, berada di Jembatan Cirahong bikin bulu kudukku merinding. Hampir tidak ada penerangan sama sekali. Sehingga, mobil yang berada di depanku tidak kelihatan. Kan, secara fisik, Jembatan Cirahong masih menggunakan papan kayu. Jadi, waktu ada mobil atau kendaraan lain yang lewat di atasnya akan terdengar bunyi glodak-glodak kayu beradu. [baca &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/search/label/Cerita%20Misteri" target="_blank"&gt;kumpulan cerita misteri&lt;/a&gt; lainnya]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mobil di depanku tiba-tiba raib tidak kelihatan sama sekali. Aku mengucek mataku. Dan waktu kulihat ke samping, ke arah sungainya, ternyata mobil itu terbang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahulah aku, jika itu ada mobil setan alias mobil yang mungkin dulu pernah kecelakaan di jembatan tersebut. Toh, waktu aku lihat hasil jepretanku tidak ada satu pun foto berhasil kudapat selain gelap, dari ujung ke ujung. Dongggg!!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*) Cerita misteri ini diceritakan oleh YudiBatang dari pengalaman temannya yang bernama Yogaz.&lt;/div&gt;
</description><enclosure length="0" type="Cerita Misteri: Ditampaki Mobil Terbang di Jembatan Cirahong" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-misteri-ditampaki-mobil-terbang.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Malam Jumat di bulan Juni lalu bisa dikatakan menjadi malam paling menyeramkan untukku. Cerita misteri itu bermula ketika aku pergi mengendarai mobil Daihatsu Charade, dari Tasikmalaya menuju Ciamis. Saat berangkat tidak ada kejadian apa-apa, hingga aku mengambil jalur alternatif demi menghindari kemacetan lalu lintas. Jalur alternatif yang kuambil ini mengharuskan aku melewatkan mobilku di atas Jembatan Cirahong. Waktu ingin masuk ke Jembatan, aku melihat ada mobil lain di depanku yang menarik perhatianku. Karena, ada stiker bertuliskan IMG (Ikatan Mobil Gaul). Spontan, aku mengambil kamera untuk kemudian memotret mobil tersebut dari belakang, sambil terus berkendara di belakang mereka. Aku tidak langsung mengecek hasil jepretanku. Sumpah, berada di Jembatan Cirahong bikin bulu kudukku merinding. Hampir tidak ada penerangan sama sekali. Sehingga, mobil yang berada di depanku tidak kelihatan. Kan, secara fisik, Jembatan Cirahong masih menggunakan papan kayu. Jadi, waktu ada mobil atau kendaraan lain yang lewat di atasnya akan terdengar bunyi glodak-glodak kayu beradu. [baca kumpulan cerita misteri lainnya] Nah, mobil di depanku tiba-tiba raib tidak kelihatan sama sekali. Aku mengucek mataku. Dan waktu kulihat ke samping, ke arah sungainya, ternyata mobil itu terbang. Tahulah aku, jika itu ada mobil setan alias mobil yang mungkin dulu pernah kecelakaan di jembatan tersebut. Toh, waktu aku lihat hasil jepretanku tidak ada satu pun foto berhasil kudapat selain gelap, dari ujung ke ujung. Dongggg!!! *) Cerita misteri ini diceritakan oleh YudiBatang dari pengalaman temannya yang bernama Yogaz.</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Malam Jumat di bulan Juni lalu bisa dikatakan menjadi malam paling menyeramkan untukku. Cerita misteri itu bermula ketika aku pergi mengendarai mobil Daihatsu Charade, dari Tasikmalaya menuju Ciamis. Saat berangkat tidak ada kejadian apa-apa, hingga aku mengambil jalur alternatif demi menghindari kemacetan lalu lintas. Jalur alternatif yang kuambil ini mengharuskan aku melewatkan mobilku di atas Jembatan Cirahong. Waktu ingin masuk ke Jembatan, aku melihat ada mobil lain di depanku yang menarik perhatianku. Karena, ada stiker bertuliskan IMG (Ikatan Mobil Gaul). Spontan, aku mengambil kamera untuk kemudian memotret mobil tersebut dari belakang, sambil terus berkendara di belakang mereka. Aku tidak langsung mengecek hasil jepretanku. Sumpah, berada di Jembatan Cirahong bikin bulu kudukku merinding. Hampir tidak ada penerangan sama sekali. Sehingga, mobil yang berada di depanku tidak kelihatan. Kan, secara fisik, Jembatan Cirahong masih menggunakan papan kayu. Jadi, waktu ada mobil atau kendaraan lain yang lewat di atasnya akan terdengar bunyi glodak-glodak kayu beradu. [baca kumpulan cerita misteri lainnya] Nah, mobil di depanku tiba-tiba raib tidak kelihatan sama sekali. Aku mengucek mataku. Dan waktu kulihat ke samping, ke arah sungainya, ternyata mobil itu terbang. Tahulah aku, jika itu ada mobil setan alias mobil yang mungkin dulu pernah kecelakaan di jembatan tersebut. Toh, waktu aku lihat hasil jepretanku tidak ada satu pun foto berhasil kudapat selain gelap, dari ujung ke ujung. Dongggg!!! *) Cerita misteri ini diceritakan oleh YudiBatang dari pengalaman temannya yang bernama Yogaz.</itunes:summary><itunes:keywords>Cerita Misteri</itunes:keywords></item><item><title>Cerpen Horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 4]</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-4.html</link><category>Cerpen Horor</category><pubDate>Tue, 16 Jul 2013 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-8759215565376999871</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Sebelumnya, &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-3.html" target="_blank"&gt;cerpen horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-4.html" target="_blank"&gt;Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 4&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Tidak berapa lama kemudian Andien tiba di tempat kosnya. Dia langsung masuk kamar dan menguncinya rapat-rapat. Setelah itu, dia duduk bersila, seperti orang yang sedang melakukan sebuah ritual khusus. Andien memang mempunyai kelebihan khusus yang diturunkan oleh kakek buyutnya untuk masuk ke dunia lain untuk berkomunikasi langsung dengan makhluk astral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba tubuh Andien bergetar hebat, dan keringat keluar dari dahinya. Setelah beberapa menit Andien seperti tertidur pulas. Namun, rohnya berjalan-jalan ke sebuah hutan yang cukup angker. Tidak ada seberkas cahaya sedikit pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hei, bocah keluar kamu! Apa yang kamu lakukan dengan sahabatku? Mengapa kamu kamu membunuhnya? Apa alasannya?!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah beberapa kali Andien berusaha memanggil gadis kecil itu. Sayangnya, gadis kecil itu tidak kunjung menampakkan wujudnya. Andien mengeluarkan sebuah genderang kecil dan menepuk-nepuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Duuung… duuung… duuuuuung… duuuung!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa kali Andien memainkan Genderangnya munculah gadis kecil itu sambil menari-nari, berputar-putar seperti sedang berdansa,lalu Andien menghentikan Genderangya!dan gadis kecil itupun berhenti menari dengan wajah tertunduk!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan andien menghampiri gadis kecil itu dan ketika andien membalikan tubuh gadis kecil itu tiba-tiba ia berteriak….dan suara teriakan gadis kecil itu sungguh membuat telinga Andien terasa mau pecah, (teriakan gadis kecil itu hampir mirip dengan teriakaan anak kecil pada film JUON )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“aaaaaakhahaaaaaaakahhaha!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andien langsung tersungkur sambil menutup kedua telingannya lalu ia memberanikan diri dengan balas teriaaaak kepada gadis kecil itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Diaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaam!!!!!!,aku tidak takut denganmu hei…gadis kecil!karena kamu telah membunuh sahabatku!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis kecil itu langsung menghampiri Andien ia berniat untuk membunuh Andien,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andien terus meronta-ronta berusaha untuk bertahan akan tetapi tenaga gadis kecil itu lebih kuat dari Andien,akhirnya tidak ada lagi tenaga yang tersisa dari Andien dan Andien pun menyerah ketika gadis kecil itu mencekik lehernya , Andien hampir kehabisan nafas , wajah Andien sudah membiru,dan dari telinga Andien mulai mengeluarkan darah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan itu tiba-tiba saja cekikan itu terlepas dari leher Andien dan Andien berhasil di selamatkan,Andien diselamatkan oleh Kakek Buyutnya yang membatunya dari jarak jauh,lalu kakek buyut andien berusaha berkomunikasi dengan Andien melalui telepatinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Andien…apa sebenarnya yang telah kamu lakukan!!kakek yakin kamu telah menyalah gunakan kemampuan mu yang telah kakek wariskan padamu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sisa tenaga yang ia punya Andien berusaha menjawab telepati dari kakek buyutnya itu,dengan posisi duduk bersila lalu Andien memjamkan matanya dan ia mulai berkomunikasi dengan kakek buyutnya melalui telepati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iiiiiyaa…kek…Andien Minta maaaaaaf,awalnya andien Cuma iseng saja,andien hanya ingin melampiaskan obsesi andien untuk menjadi penulis sebuah cerita misteri—sejenis &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/search/label/Cerpen%20Horor" target="_blank"&gt;cerpen horor&lt;/a&gt;, Andien hanya ingin ceritanya lain daripada yang lain,Lalu andien pergi kehutan itu setiap malam,Andien sungguh tidak menyangka kalau jadi seperti ini..!, dan sahabat andien jadi korbannya kek…sekarang apa yang harus andien lakukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu harus mengembalikan GENDERANG kecil itu dan meminta maaf pada gadis kecil itu karena kamu sudah mengusiknya!!kamu tahu siapa gadis kecil itu?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ti..ti..ti…dak kek, memang siapa dia kek?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia adalah gadis kecil penunggu hutan itu..!, ia di tinggalkan oleh orang tuanya karena orang tuanya malu mempunyai anak yang terlahir bisu,dan sejak saat itu tidak terdengar lagi kabar tentang keberadaan gadis kecil itu…!!,dia sudah cukup menderita semasa hidupnya lalu tiba-tiba dengan seenaknya kamu datang dan mengusik ketenangannya…!,cepat kembalikan GENDERANG itu ketempatnya sebelum ada korban lainnya..!!,karena gadis kecil itu sangat pendendam..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baaaaikk..kek..andien akan kembalikan secepatnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian Andien kembali kehutan itu ditemani oleh Ina dan seorang ustad untuk mendoakan gadis kecil itu dan GENDERANG itu diletakan di dekat sebuah GUBUK dimana Andien sering bertemu dan bercerita dengan gadis kecil itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat setelah Andien meletakan Genderang itu dan Andien berada cukup jauh dari tempat itu ,tiba-tiba sayup-sayup terdengar dari kajauhan Genderang itu berbunyi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Duuuung…..duuuung..duuung..duuuuung…duuuuung”!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andien menoleh ke belakang ia melihat gadis kecil itu sedang menari-nari bersama bonekanya mengikuti alunan Genderang itu !l Andien hanya tersenyum melihatnya.[Cerpen horor ini TAMAT!]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------&lt;br /&gt;*) Penulis: Mia Farida yang beralamat di Bekasi. Anda dapat mengontaknya melalui twitter di &lt;a href="http://twitter.com/jane609" rel="nofollow" target="_blank"&gt;@Jane609&lt;/a&gt; atau email di jello1749@gmail.com.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><enclosure length="0" type="Cerpen Horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 4]" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-4.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Sebelumnya, cerpen horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 3 Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 4 Tidak berapa lama kemudian Andien tiba di tempat kosnya. Dia langsung masuk kamar dan menguncinya rapat-rapat. Setelah itu, dia duduk bersila, seperti orang yang sedang melakukan sebuah ritual khusus. Andien memang mempunyai kelebihan khusus yang diturunkan oleh kakek buyutnya untuk masuk ke dunia lain untuk berkomunikasi langsung dengan makhluk astral. Tiba-tiba tubuh Andien bergetar hebat, dan keringat keluar dari dahinya. Setelah beberapa menit Andien seperti tertidur pulas. Namun, rohnya berjalan-jalan ke sebuah hutan yang cukup angker. Tidak ada seberkas cahaya sedikit pun. “Hei, bocah keluar kamu! Apa yang kamu lakukan dengan sahabatku? Mengapa kamu kamu membunuhnya? Apa alasannya?!” Sudah beberapa kali Andien berusaha memanggil gadis kecil itu. Sayangnya, gadis kecil itu tidak kunjung menampakkan wujudnya. Andien mengeluarkan sebuah genderang kecil dan menepuk-nepuknya. “Duuung… duuung… duuuuuung… duuuung!!!” Setelah beberapa kali Andien memainkan Genderangnya munculah gadis kecil itu sambil menari-nari, berputar-putar seperti sedang berdansa,lalu Andien menghentikan Genderangya!dan gadis kecil itupun berhenti menari dengan wajah tertunduk! Perlahan andien menghampiri gadis kecil itu dan ketika andien membalikan tubuh gadis kecil itu tiba-tiba ia berteriak….dan suara teriakan gadis kecil itu sungguh membuat telinga Andien terasa mau pecah, (teriakan gadis kecil itu hampir mirip dengan teriakaan anak kecil pada film JUON ) “aaaaaakhahaaaaaaakahhaha!!” Andien langsung tersungkur sambil menutup kedua telingannya lalu ia memberanikan diri dengan balas teriaaaak kepada gadis kecil itu. “Diaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaam!!!!!!,aku tidak takut denganmu hei…gadis kecil!karena kamu telah membunuh sahabatku!! Gadis kecil itu langsung menghampiri Andien ia berniat untuk membunuh Andien, Andien terus meronta-ronta berusaha untuk bertahan akan tetapi tenaga gadis kecil itu lebih kuat dari Andien,akhirnya tidak ada lagi tenaga yang tersisa dari Andien dan Andien pun menyerah ketika gadis kecil itu mencekik lehernya , Andien hampir kehabisan nafas , wajah Andien sudah membiru,dan dari telinga Andien mulai mengeluarkan darah!! Bersamaan dengan itu tiba-tiba saja cekikan itu terlepas dari leher Andien dan Andien berhasil di selamatkan,Andien diselamatkan oleh Kakek Buyutnya yang membatunya dari jarak jauh,lalu kakek buyut andien berusaha berkomunikasi dengan Andien melalui telepatinya! “Andien…apa sebenarnya yang telah kamu lakukan!!kakek yakin kamu telah menyalah gunakan kemampuan mu yang telah kakek wariskan padamu!!! Dengan sisa tenaga yang ia punya Andien berusaha menjawab telepati dari kakek buyutnya itu,dengan posisi duduk bersila lalu Andien memjamkan matanya dan ia mulai berkomunikasi dengan kakek buyutnya melalui telepati. “Iiiiiyaa…kek…Andien Minta maaaaaaf,awalnya andien Cuma iseng saja,andien hanya ingin melampiaskan obsesi andien untuk menjadi penulis sebuah cerita misteri—sejenis cerpen horor, Andien hanya ingin ceritanya lain daripada yang lain,Lalu andien pergi kehutan itu setiap malam,Andien sungguh tidak menyangka kalau jadi seperti ini..!, dan sahabat andien jadi korbannya kek…sekarang apa yang harus andien lakukan?! “Kamu harus mengembalikan GENDERANG kecil itu dan meminta maaf pada gadis kecil itu karena kamu sudah mengusiknya!!kamu tahu siapa gadis kecil itu?! “Ti..ti..ti…dak kek, memang siapa dia kek?” “Dia adalah gadis kecil penunggu hutan itu..!, ia di tinggalkan oleh orang tuanya karena orang tuanya malu mempunyai anak yang terlahir bisu,dan sejak saat itu tidak terdengar lagi kabar tentang keberadaan gadis kecil itu…!!,dia sudah cukup menderita semasa hidupnya lalu tiba-tiba dengan seenaknya kamu datang dan mengusik ketenangannya…!,cepat kembalikan GENDERANG itu ketempatnya sebelum ada korban lainnya..!!,karena gadis kecil itu sangat pendendam..! “Baaaaikk..kek..andien akan kembalikan secepatnya! Beberapa hari kemudian Andien kembali kehutan itu ditemani oleh Ina dan seorang ustad untuk mendoakan gadis kecil itu dan GENDERANG itu diletakan di dekat sebuah GUBUK dimana Andien sering bertemu dan bercerita dengan gadis kecil itu. Sesaat setelah Andien meletakan Genderang itu dan Andien berada cukup jauh dari tempat itu ,tiba-tiba sayup-sayup terdengar dari kajauhan Genderang itu berbunyi, “Duuuung…..duuuung..duuung..duuuuung…duuuuung”!! Andien menoleh ke belakang ia melihat gadis kecil itu sedang menari-nari bersama bonekanya mengikuti alunan Genderang itu !l Andien hanya tersenyum melihatnya.[Cerpen horor ini TAMAT!] ---------- *) Penulis: Mia Farida yang beralamat di Bekasi. Anda dapat mengontaknya melalui twitter di @Jane609 atau email di jello1749@gmail.com.</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Sebelumnya, cerpen horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 3 Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 4 Tidak berapa lama kemudian Andien tiba di tempat kosnya. Dia langsung masuk kamar dan menguncinya rapat-rapat. Setelah itu, dia duduk bersila, seperti orang yang sedang melakukan sebuah ritual khusus. Andien memang mempunyai kelebihan khusus yang diturunkan oleh kakek buyutnya untuk masuk ke dunia lain untuk berkomunikasi langsung dengan makhluk astral. Tiba-tiba tubuh Andien bergetar hebat, dan keringat keluar dari dahinya. Setelah beberapa menit Andien seperti tertidur pulas. Namun, rohnya berjalan-jalan ke sebuah hutan yang cukup angker. Tidak ada seberkas cahaya sedikit pun. “Hei, bocah keluar kamu! Apa yang kamu lakukan dengan sahabatku? Mengapa kamu kamu membunuhnya? Apa alasannya?!” Sudah beberapa kali Andien berusaha memanggil gadis kecil itu. Sayangnya, gadis kecil itu tidak kunjung menampakkan wujudnya. Andien mengeluarkan sebuah genderang kecil dan menepuk-nepuknya. “Duuung… duuung… duuuuuung… duuuung!!!” Setelah beberapa kali Andien memainkan Genderangnya munculah gadis kecil itu sambil menari-nari, berputar-putar seperti sedang berdansa,lalu Andien menghentikan Genderangya!dan gadis kecil itupun berhenti menari dengan wajah tertunduk! Perlahan andien menghampiri gadis kecil itu dan ketika andien membalikan tubuh gadis kecil itu tiba-tiba ia berteriak….dan suara teriakan gadis kecil itu sungguh membuat telinga Andien terasa mau pecah, (teriakan gadis kecil itu hampir mirip dengan teriakaan anak kecil pada film JUON ) “aaaaaakhahaaaaaaakahhaha!!” Andien langsung tersungkur sambil menutup kedua telingannya lalu ia memberanikan diri dengan balas teriaaaak kepada gadis kecil itu. “Diaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaam!!!!!!,aku tidak takut denganmu hei…gadis kecil!karena kamu telah membunuh sahabatku!! Gadis kecil itu langsung menghampiri Andien ia berniat untuk membunuh Andien, Andien terus meronta-ronta berusaha untuk bertahan akan tetapi tenaga gadis kecil itu lebih kuat dari Andien,akhirnya tidak ada lagi tenaga yang tersisa dari Andien dan Andien pun menyerah ketika gadis kecil itu mencekik lehernya , Andien hampir kehabisan nafas , wajah Andien sudah membiru,dan dari telinga Andien mulai mengeluarkan darah!! Bersamaan dengan itu tiba-tiba saja cekikan itu terlepas dari leher Andien dan Andien berhasil di selamatkan,Andien diselamatkan oleh Kakek Buyutnya yang membatunya dari jarak jauh,lalu kakek buyut andien berusaha berkomunikasi dengan Andien melalui telepatinya! “Andien…apa sebenarnya yang telah kamu lakukan!!kakek yakin kamu telah menyalah gunakan kemampuan mu yang telah kakek wariskan padamu!!! Dengan sisa tenaga yang ia punya Andien berusaha menjawab telepati dari kakek buyutnya itu,dengan posisi duduk bersila lalu Andien memjamkan matanya dan ia mulai berkomunikasi dengan kakek buyutnya melalui telepati. “Iiiiiyaa…kek…Andien Minta maaaaaaf,awalnya andien Cuma iseng saja,andien hanya ingin melampiaskan obsesi andien untuk menjadi penulis sebuah cerita misteri—sejenis cerpen horor, Andien hanya ingin ceritanya lain daripada yang lain,Lalu andien pergi kehutan itu setiap malam,Andien sungguh tidak menyangka kalau jadi seperti ini..!, dan sahabat andien jadi korbannya kek…sekarang apa yang harus andien lakukan?! “Kamu harus mengembalikan GENDERANG kecil itu dan meminta maaf pada gadis kecil itu karena kamu sudah mengusiknya!!kamu tahu siapa gadis kecil itu?! “Ti..ti..ti…dak kek, memang siapa dia kek?” “Dia adalah gadis kecil penunggu hutan itu..!, ia di tinggalkan oleh orang tuanya karena orang tuanya malu mempunyai anak yang terlahir bisu,dan sejak saat itu tidak terdengar lagi kabar tentang keberadaan gadis kecil itu…!!,dia sudah cukup menderita semasa hidupnya lalu tiba-tiba dengan seenaknya kamu datang dan mengusik ketenangannya…!,cepat kembalikan GENDERANG itu ketempatnya sebelum ada korban lainnya..!!,karena gadis kecil itu sangat pendendam..! “Baaaaikk..kek..andien akan kembalikan secepatnya! Beberapa hari kemudian Andien kembali kehutan itu ditemani oleh Ina dan seorang ustad untuk mendoakan gadis kecil itu dan GENDERANG itu diletakan di dekat sebuah GUBUK dimana Andien sering bertemu dan bercerita dengan gadis kecil itu. Sesaat setelah Andien meletakan Genderang itu dan Andien berada cukup jauh dari tempat itu ,tiba-tiba sayup-sayup terdengar dari kajauhan Genderang itu berbunyi, “Duuuung…..duuuung..duuung..duuuuung…duuuuung”!! Andien menoleh ke belakang ia melihat gadis kecil itu sedang menari-nari bersama bonekanya mengikuti alunan Genderang itu !l Andien hanya tersenyum melihatnya.[Cerpen horor ini TAMAT!] ---------- *) Penulis: Mia Farida yang beralamat di Bekasi. Anda dapat mengontaknya melalui twitter di @Jane609 atau email di jello1749@gmail.com.</itunes:summary><itunes:keywords>Cerpen Horor</itunes:keywords></item><item><title>Cerpen Horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 3]</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-3.html</link><category>Cerpen Horor</category><pubDate>Sun, 14 Jul 2013 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-3948126631234286884</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Karya: Mia Farida*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-2.html" target="_blank"&gt;cerpen horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-3.html" target="_blank"&gt;Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 3&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Sambil berteriak-teriak Susan masuk ke dalam kamarnya dan langsung mengunci pintu kamar. Tetapi, gadis kecil itu terus mengikuti Susan. Bersamaan dengan itu, boneka yang berada di pelukan gadis kecil itu pun turun dan terus mengampiri Susan. Dan terus naik ke atas tubuh Susan. Setelah itu, boneka tersebut mencabik-cabik baju Susan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan mencoba untuk menghalau boneka itu, akan tetapi boneka itu justru menggigit pergelangan tangan Susan hingga nyaris putus. Darah segar langsung menyembur keluar dari pergelangan tangan Susan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan terus berlarian ke sana ke mari ke seluruh ruangan kamarnya, demi menghindari boneka tersebut dan gadis kecil itu hanya memandangi boneka itu. Boneka itu tidak memberi Susana kesempatan sedikitpun, terus menyerang Susan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa menit kemudian, sudah tidak terdengar lagi teriakan dari dalam kamar Susan. Sejak tadi Andien dan Ina berusaha mendobrak pintu kamar Susan, tetapi pintu kamar Susan tidak bisa terbuka. Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya pintu kamar Susan berhasil dibuka. Ketika&amp;nbsp; pintu kamar terbuka Ina langsung pingsan tidak sadarkan diri melihat keadaan Susan yang sudah terbujur kaku bersimbah darah dengan mata tertutup dan dari pelupuk mata Susan keluar darah segar. Tanpa membuang waktu Andien langsung menghubungi polisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keesokan harinya, Andien dan Ina diminta datang ke rumah sakit karena harus mengurus Jenazah Susan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina: “Andien, ada apa ini? Kira-kira siapa yang membunuh Susan?” [matanya sembab, menahan tangis dan takut.]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien: “Mana gue tahu, Na? Gue sendiri aneh dengan peristiwa ini.” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina: “Soalnya ini semua aneh. Pertama elo menghilang tiba-tiba selama dua hari. Lalu, nongol begitu aja tanpa penjelasan yang bisa gue pahami. Sekarang? Oh, Tuhan apa yang terjadi dengan Susan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien: “Waktu kejadian kan elo yang ada di TKP? Emang gimana ceritanya?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina: “Aduh, otak gue blur semua. Gue takut banget, Ndien. Tapi, … oiya, gue baru inget. Sebelum kejadian, kata Susan, dia ngelihat seorang gadis kecil yang membawa boneka. Padahal, gue nggak lihat apa-apa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien: “Yakin lo?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina: [Mengangguk-angguk, memastikan.] “Gue emang nggak ngeliat, tapi habis berkata itu Susan langsung ngacir ke kamarnya. Dan gadis kecil itu membuntuti hingga kamarnya. Terus… terus… elo dan gue…” [Ina tidak melanjutkan kata-katanya lagi. Karena, kejadian berikutnya mereka sudah tahu.]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien langsung menginjak rem mobilnya. Gadis kecil yang diceritakan oleh Ina mirip betul dengan gadis yang selama ini membantunya menulis cerita misteri (atau cerpen horor, red.) &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien: [Terlihat menggigit bibir bawahnya.]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina : Ina yang melihat sikap Andien, langsung bertanya. “Elo pernah melihat anak kecil itu juga, Ndien?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tidak ingin mengetahui kebenarannya, Andien langsung mengalihkan pembicaraan. Satu jam kemudian, mereka tiba di rumah sakit dan mereka langsung pergi menuju kamar mayat. Setibanya disana, seorang penjaga kamar mayat menjelaskan pada Andien dan Ina, bahwa Susan kehilangan satu matanya! Mendengar hal itu, Ina dan Andien langsung muntah-muntah. Rasa mual menguasai perut mereka. Kemudian, mereka segera keluar ruangan, karena tidak tahan lagi melihat keadaan jasad Susan yang begitu mengenaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien: “Mengapa ini terjadi pada Susan? Benarkah gadis kecil itu pelakunya? Tapi, apa alasannya?! Susan tidak salah aku yang salah!” [kata Andien di dalam hatinya.]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia menyesali perbuatannya. Gegara ulahnya, sohib kentalnya menjadi korban. Andien pun meninggalkan Ina sendirian di rumah sakit. Tanpa sepengetahuan Ina, Andien kembali ke kos. Dia ingin mencari tahu apa yang telah terjadi sebenarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang terjadi sebetulnya? Kenapa Andien menyalahkan dirinya sendiri? Apa ada hubungannya dengan kepergiaannya selama beberapa hari dan tulisan cerita misteri-nya (baca: cerpen horor)? Penasaran kan? Baca kelanjutannya dalam Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 4.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
----------&lt;br /&gt;
*) Penulis: Mia Farida yang beralamat di Bekasi. Anda dapat mengontaknya melalui twitter di &lt;a href="http://twitter.com/jane609" rel="nofollow" target="_blank"&gt;@Jane609&lt;/a&gt; atau email di jello1749@gmail.com.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><enclosure length="0" type="Cerpen Horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 3]" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-3.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Karya: Mia Farida* Sebelumnya, cerpen horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 2 Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 3 Sambil berteriak-teriak Susan masuk ke dalam kamarnya dan langsung mengunci pintu kamar. Tetapi, gadis kecil itu terus mengikuti Susan. Bersamaan dengan itu, boneka yang berada di pelukan gadis kecil itu pun turun dan terus mengampiri Susan. Dan terus naik ke atas tubuh Susan. Setelah itu, boneka tersebut mencabik-cabik baju Susan. Susan mencoba untuk menghalau boneka itu, akan tetapi boneka itu justru menggigit pergelangan tangan Susan hingga nyaris putus. Darah segar langsung menyembur keluar dari pergelangan tangan Susan. Susan terus berlarian ke sana ke mari ke seluruh ruangan kamarnya, demi menghindari boneka tersebut dan gadis kecil itu hanya memandangi boneka itu. Boneka itu tidak memberi Susana kesempatan sedikitpun, terus menyerang Susan. Beberapa menit kemudian, sudah tidak terdengar lagi teriakan dari dalam kamar Susan. Sejak tadi Andien dan Ina berusaha mendobrak pintu kamar Susan, tetapi pintu kamar Susan tidak bisa terbuka. Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya pintu kamar Susan berhasil dibuka. Ketika&amp;nbsp; pintu kamar terbuka Ina langsung pingsan tidak sadarkan diri melihat keadaan Susan yang sudah terbujur kaku bersimbah darah dengan mata tertutup dan dari pelupuk mata Susan keluar darah segar. Tanpa membuang waktu Andien langsung menghubungi polisi. Keesokan harinya, Andien dan Ina diminta datang ke rumah sakit karena harus mengurus Jenazah Susan. Ina: “Andien, ada apa ini? Kira-kira siapa yang membunuh Susan?” [matanya sembab, menahan tangis dan takut.] Andien: “Mana gue tahu, Na? Gue sendiri aneh dengan peristiwa ini.” Ina: “Soalnya ini semua aneh. Pertama elo menghilang tiba-tiba selama dua hari. Lalu, nongol begitu aja tanpa penjelasan yang bisa gue pahami. Sekarang? Oh, Tuhan apa yang terjadi dengan Susan?” Andien: “Waktu kejadian kan elo yang ada di TKP? Emang gimana ceritanya?” Ina: “Aduh, otak gue blur semua. Gue takut banget, Ndien. Tapi, … oiya, gue baru inget. Sebelum kejadian, kata Susan, dia ngelihat seorang gadis kecil yang membawa boneka. Padahal, gue nggak lihat apa-apa.” Andien: “Yakin lo?” Ina: [Mengangguk-angguk, memastikan.] “Gue emang nggak ngeliat, tapi habis berkata itu Susan langsung ngacir ke kamarnya. Dan gadis kecil itu membuntuti hingga kamarnya. Terus… terus… elo dan gue…” [Ina tidak melanjutkan kata-katanya lagi. Karena, kejadian berikutnya mereka sudah tahu.] Andien langsung menginjak rem mobilnya. Gadis kecil yang diceritakan oleh Ina mirip betul dengan gadis yang selama ini membantunya menulis cerita misteri (atau cerpen horor, red.) Andien: [Terlihat menggigit bibir bawahnya.] Ina : Ina yang melihat sikap Andien, langsung bertanya. “Elo pernah melihat anak kecil itu juga, Ndien?” Karena tidak ingin mengetahui kebenarannya, Andien langsung mengalihkan pembicaraan. Satu jam kemudian, mereka tiba di rumah sakit dan mereka langsung pergi menuju kamar mayat. Setibanya disana, seorang penjaga kamar mayat menjelaskan pada Andien dan Ina, bahwa Susan kehilangan satu matanya! Mendengar hal itu, Ina dan Andien langsung muntah-muntah. Rasa mual menguasai perut mereka. Kemudian, mereka segera keluar ruangan, karena tidak tahan lagi melihat keadaan jasad Susan yang begitu mengenaskan. Andien: “Mengapa ini terjadi pada Susan? Benarkah gadis kecil itu pelakunya? Tapi, apa alasannya?! Susan tidak salah aku yang salah!” [kata Andien di dalam hatinya.] Dia menyesali perbuatannya. Gegara ulahnya, sohib kentalnya menjadi korban. Andien pun meninggalkan Ina sendirian di rumah sakit. Tanpa sepengetahuan Ina, Andien kembali ke kos. Dia ingin mencari tahu apa yang telah terjadi sebenarnya. Apa yang terjadi sebetulnya? Kenapa Andien menyalahkan dirinya sendiri? Apa ada hubungannya dengan kepergiaannya selama beberapa hari dan tulisan cerita misteri-nya (baca: cerpen horor)? Penasaran kan? Baca kelanjutannya dalam Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 4. ---------- *) Penulis: Mia Farida yang beralamat di Bekasi. Anda dapat mengontaknya melalui twitter di @Jane609 atau email di jello1749@gmail.com.</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Karya: Mia Farida* Sebelumnya, cerpen horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 2 Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 3 Sambil berteriak-teriak Susan masuk ke dalam kamarnya dan langsung mengunci pintu kamar. Tetapi, gadis kecil itu terus mengikuti Susan. Bersamaan dengan itu, boneka yang berada di pelukan gadis kecil itu pun turun dan terus mengampiri Susan. Dan terus naik ke atas tubuh Susan. Setelah itu, boneka tersebut mencabik-cabik baju Susan. Susan mencoba untuk menghalau boneka itu, akan tetapi boneka itu justru menggigit pergelangan tangan Susan hingga nyaris putus. Darah segar langsung menyembur keluar dari pergelangan tangan Susan. Susan terus berlarian ke sana ke mari ke seluruh ruangan kamarnya, demi menghindari boneka tersebut dan gadis kecil itu hanya memandangi boneka itu. Boneka itu tidak memberi Susana kesempatan sedikitpun, terus menyerang Susan. Beberapa menit kemudian, sudah tidak terdengar lagi teriakan dari dalam kamar Susan. Sejak tadi Andien dan Ina berusaha mendobrak pintu kamar Susan, tetapi pintu kamar Susan tidak bisa terbuka. Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya pintu kamar Susan berhasil dibuka. Ketika&amp;nbsp; pintu kamar terbuka Ina langsung pingsan tidak sadarkan diri melihat keadaan Susan yang sudah terbujur kaku bersimbah darah dengan mata tertutup dan dari pelupuk mata Susan keluar darah segar. Tanpa membuang waktu Andien langsung menghubungi polisi. Keesokan harinya, Andien dan Ina diminta datang ke rumah sakit karena harus mengurus Jenazah Susan. Ina: “Andien, ada apa ini? Kira-kira siapa yang membunuh Susan?” [matanya sembab, menahan tangis dan takut.] Andien: “Mana gue tahu, Na? Gue sendiri aneh dengan peristiwa ini.” Ina: “Soalnya ini semua aneh. Pertama elo menghilang tiba-tiba selama dua hari. Lalu, nongol begitu aja tanpa penjelasan yang bisa gue pahami. Sekarang? Oh, Tuhan apa yang terjadi dengan Susan?” Andien: “Waktu kejadian kan elo yang ada di TKP? Emang gimana ceritanya?” Ina: “Aduh, otak gue blur semua. Gue takut banget, Ndien. Tapi, … oiya, gue baru inget. Sebelum kejadian, kata Susan, dia ngelihat seorang gadis kecil yang membawa boneka. Padahal, gue nggak lihat apa-apa.” Andien: “Yakin lo?” Ina: [Mengangguk-angguk, memastikan.] “Gue emang nggak ngeliat, tapi habis berkata itu Susan langsung ngacir ke kamarnya. Dan gadis kecil itu membuntuti hingga kamarnya. Terus… terus… elo dan gue…” [Ina tidak melanjutkan kata-katanya lagi. Karena, kejadian berikutnya mereka sudah tahu.] Andien langsung menginjak rem mobilnya. Gadis kecil yang diceritakan oleh Ina mirip betul dengan gadis yang selama ini membantunya menulis cerita misteri (atau cerpen horor, red.) Andien: [Terlihat menggigit bibir bawahnya.] Ina : Ina yang melihat sikap Andien, langsung bertanya. “Elo pernah melihat anak kecil itu juga, Ndien?” Karena tidak ingin mengetahui kebenarannya, Andien langsung mengalihkan pembicaraan. Satu jam kemudian, mereka tiba di rumah sakit dan mereka langsung pergi menuju kamar mayat. Setibanya disana, seorang penjaga kamar mayat menjelaskan pada Andien dan Ina, bahwa Susan kehilangan satu matanya! Mendengar hal itu, Ina dan Andien langsung muntah-muntah. Rasa mual menguasai perut mereka. Kemudian, mereka segera keluar ruangan, karena tidak tahan lagi melihat keadaan jasad Susan yang begitu mengenaskan. Andien: “Mengapa ini terjadi pada Susan? Benarkah gadis kecil itu pelakunya? Tapi, apa alasannya?! Susan tidak salah aku yang salah!” [kata Andien di dalam hatinya.] Dia menyesali perbuatannya. Gegara ulahnya, sohib kentalnya menjadi korban. Andien pun meninggalkan Ina sendirian di rumah sakit. Tanpa sepengetahuan Ina, Andien kembali ke kos. Dia ingin mencari tahu apa yang telah terjadi sebenarnya. Apa yang terjadi sebetulnya? Kenapa Andien menyalahkan dirinya sendiri? Apa ada hubungannya dengan kepergiaannya selama beberapa hari dan tulisan cerita misteri-nya (baca: cerpen horor)? Penasaran kan? Baca kelanjutannya dalam Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 4. ---------- *) Penulis: Mia Farida yang beralamat di Bekasi. Anda dapat mengontaknya melalui twitter di @Jane609 atau email di jello1749@gmail.com.</itunes:summary><itunes:keywords>Cerpen Horor</itunes:keywords></item><item><title>Cerpen Horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 2]</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-2.html</link><category>Cerpen Horor</category><pubDate>Thu, 11 Jul 2013 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-6491006128250819110</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Cerpen horor karya Mia Farida&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-2.html" target="_blank"&gt;Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 2]&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Suara gelas jatuh ke lantai, Andien kaget bukan main hampir saja ia tersedak!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan: “Andien?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien: “Iya, ini gue, Andien. Kenapa sih bikin gue kaget aja?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan masih tetap tidak percaya sewaktu melihat Andien ada di hadapannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien: “Susan, udah nggak perlu bengong gitu. Gue emang seksi, tapi lo nggak perlu lihat kayak gitu juga kali, hehehe…”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan: “Ishh, lo tuh narsis banget! Lo dari mana aja sih? Gue sama Ina nyariin lo. Kenapa lo pergi nggak bilang-bilang sama kita? Tauk-tauk lo muncul di dapur!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien: “Oh, jangan sedih. Gue cuma jalan-jalan sebentar, ke suatu tempat yang sunyi dan senyaaaapppp, hehehe… udah ah nggak usah dibahas lagi mending tidur. Udah malam besok ada kuliah pagi. Doseeeeen Kileerrr!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan masih jengkel, karena seolah-olah Andien acuh dengan kekhawatiranya. Saat dia masih berdiri di dapur, sementara Andien sudah pergi dan kembali kamarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan: “Ishh, nih anak nggak ngerasa dikhawatirin! Malah pergi gitu aja lagi. Nyebeliiiin!!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi, akhirnya, Susan pergi mengikuti Andien, yaitu back to the room setelah mengambil segelas air minum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
***&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keesokan harinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien: “Hei, selamat pagi semua. Lho, kenapa masih pada bengong? Dimakan tuh sarapannya jangan diliatin aja!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan dan Ina mematung tanpa kata. Mereka masih diliputi penasaran, kenapa andien pergi diam-diam dan ke mana? Tidak seperti kebiasaan Andien. Sebelum-sebelumnya, jika pergi dia selalu pamit. Tapi, kemarin tidak!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan: “Andien! Lo, sekarang jawab pertanyaan kita. Jujur ya! Selama dua hari lo ke mana?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien: “Aduh Susan, kan udah gue bilang semalam kalau gue pergi ke suatu tempat. Emang masih belum jelas?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina: “Maksud kita, ke suatu tempatnya itu di mana? Kita udah nyangka kalau lo itu kabur atau diculik orang. Untung kita belum lapor polisi.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien: “Iya, deh sorry. Ya, udahlah. Ayo ke kampus. Nanti telat, nggak dapet ikut kelas si dosen iler, eh killer.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan: “Apa yang sebenernya lo sembuyikan dari kita?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien: “Nggak ada yang gue sembunyiin dari kalian berdua. Gue pergi ke suatu tempat yang sepi untuk mencari inspirasi. Gue mau menulis cerpen horor!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Menulis cerpen horor?” Susan dan Ina saling bertatapan, bingung dengan sikap Andien. Sepanjang perjalanan mereka hanya terdiam tak ada lagi pertanyaan yang keluar dari mulut mereka, setelah sampai dikampus mereka pun berpisah. [cerpen horor baca &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/search/label/Cerpen%20Horor" target="_blank"&gt;disini&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
***&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam harinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina: “San, lo ngerasa malam ini berbeda nggak sih?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan: “Kayaknya sih, iya, Na. Dari tadi gue juga ngerasain hal sama, kayaknya dingin banget malam ini.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba dari kejauhan Susan, melihat seorang gadis kecil masuk ke kamar Andien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan: “Eh, Na, lo liat anak kecil tadi yang lewat sini yang masuk ke kamar Andien nggak?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina: “Hah, kapan? Nggak ada siapa-siapa dari tadi, San.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan: “Barusan! Yakin nggak liat lo?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina hanya menggelengkan kepalanya, karena ia tidak melihat apapun. Suasana pun berubah &lt;i&gt;spooky&lt;/i&gt;, ketika mendadak muncul seorang gadis kecil di hadapan Susan, sambil menggendong boneka Lusuh. Susan pun menjerit sekuat tenaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan: “Arghhhh!!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan segera menggeser tubuhnya menjauhi gadis kecil itu. Dia kaget bukan main, karena gadis kecil itu mendadak muncul di hadapannya. Ina yang tidak melihat gadis kecil itu, bingung dengan ekspresi Susan yang seperti orang ketakutan. Ina mencoba mendekati Susan untuk menenangkannya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina: “Susan, ada apa?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan: “Itu, ada anak kecil.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina: “Anak kecil? Mana? Ishh, San, jangan bikin gue takut dong!!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan: “Naaa, dia ke sini!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan berusaha menutupi wajahnya dengan bantal sofa. Susan ketakutan betul demi melihat sosok gadis kecil itu. Wajah gadis kecil itu terlihat pucat dengan rambut panjang sebahu, tatapan mata yang tajam, dan membawa sebuah boneka sudah lusuh yang juga tidak kalah menyeramkan—seperti boneka Chucky.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagaimanakah kejadian selanjutnya? Apakah gadis kecil pembawa boneka itu akan membunuh Susan serta Ina? Atau mereka berdua justru tunggang langgang ketakutan? Ikuti keseruannya dalam &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-3.html" target="_blank"&gt;cerpen horor Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 3&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
----------&lt;br /&gt;
*) Penulis: Mia Farida yang beralamat di Bekasi. Anda dapat mengontaknya melalui twitter di &lt;a href="http://twitter.com/jane609" target="_blank"&gt;@Jane609 &lt;/a&gt;atau email di jello1749@gmail.com.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><enclosure length="0" type="Cerpen Horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 2]" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-2.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Cerpen horor karya Mia Farida Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 2] Suara gelas jatuh ke lantai, Andien kaget bukan main hampir saja ia tersedak! Susan: “Andien?” Andien: “Iya, ini gue, Andien. Kenapa sih bikin gue kaget aja?” Susan masih tetap tidak percaya sewaktu melihat Andien ada di hadapannya. Andien: “Susan, udah nggak perlu bengong gitu. Gue emang seksi, tapi lo nggak perlu lihat kayak gitu juga kali, hehehe…” Susan: “Ishh, lo tuh narsis banget! Lo dari mana aja sih? Gue sama Ina nyariin lo. Kenapa lo pergi nggak bilang-bilang sama kita? Tauk-tauk lo muncul di dapur!” Andien: “Oh, jangan sedih. Gue cuma jalan-jalan sebentar, ke suatu tempat yang sunyi dan senyaaaapppp, hehehe… udah ah nggak usah dibahas lagi mending tidur. Udah malam besok ada kuliah pagi. Doseeeeen Kileerrr!” Susan masih jengkel, karena seolah-olah Andien acuh dengan kekhawatiranya. Saat dia masih berdiri di dapur, sementara Andien sudah pergi dan kembali kamarnya. Susan: “Ishh, nih anak nggak ngerasa dikhawatirin! Malah pergi gitu aja lagi. Nyebeliiiin!!!” Tapi, akhirnya, Susan pergi mengikuti Andien, yaitu back to the room setelah mengambil segelas air minum. *** Keesokan harinya. Andien: “Hei, selamat pagi semua. Lho, kenapa masih pada bengong? Dimakan tuh sarapannya jangan diliatin aja!” Susan dan Ina mematung tanpa kata. Mereka masih diliputi penasaran, kenapa andien pergi diam-diam dan ke mana? Tidak seperti kebiasaan Andien. Sebelum-sebelumnya, jika pergi dia selalu pamit. Tapi, kemarin tidak! Susan: “Andien! Lo, sekarang jawab pertanyaan kita. Jujur ya! Selama dua hari lo ke mana?” Andien: “Aduh Susan, kan udah gue bilang semalam kalau gue pergi ke suatu tempat. Emang masih belum jelas?” Ina: “Maksud kita, ke suatu tempatnya itu di mana? Kita udah nyangka kalau lo itu kabur atau diculik orang. Untung kita belum lapor polisi.” Andien: “Iya, deh sorry. Ya, udahlah. Ayo ke kampus. Nanti telat, nggak dapet ikut kelas si dosen iler, eh killer.” Susan: “Apa yang sebenernya lo sembuyikan dari kita?” Andien: “Nggak ada yang gue sembunyiin dari kalian berdua. Gue pergi ke suatu tempat yang sepi untuk mencari inspirasi. Gue mau menulis cerpen horor!” “Menulis cerpen horor?” Susan dan Ina saling bertatapan, bingung dengan sikap Andien. Sepanjang perjalanan mereka hanya terdiam tak ada lagi pertanyaan yang keluar dari mulut mereka, setelah sampai dikampus mereka pun berpisah. [cerpen horor baca disini] *** Malam harinya. Ina: “San, lo ngerasa malam ini berbeda nggak sih?” Susan: “Kayaknya sih, iya, Na. Dari tadi gue juga ngerasain hal sama, kayaknya dingin banget malam ini.” Tiba-tiba dari kejauhan Susan, melihat seorang gadis kecil masuk ke kamar Andien. Susan: “Eh, Na, lo liat anak kecil tadi yang lewat sini yang masuk ke kamar Andien nggak?” Ina: “Hah, kapan? Nggak ada siapa-siapa dari tadi, San.” Susan: “Barusan! Yakin nggak liat lo?” Ina hanya menggelengkan kepalanya, karena ia tidak melihat apapun. Suasana pun berubah spooky, ketika mendadak muncul seorang gadis kecil di hadapan Susan, sambil menggendong boneka Lusuh. Susan pun menjerit sekuat tenaga. Susan: “Arghhhh!!!” Susan segera menggeser tubuhnya menjauhi gadis kecil itu. Dia kaget bukan main, karena gadis kecil itu mendadak muncul di hadapannya. Ina yang tidak melihat gadis kecil itu, bingung dengan ekspresi Susan yang seperti orang ketakutan. Ina mencoba mendekati Susan untuk menenangkannya. Ina: “Susan, ada apa?” Susan: “Itu, ada anak kecil.” Ina: “Anak kecil? Mana? Ishh, San, jangan bikin gue takut dong!!!” Susan: “Naaa, dia ke sini!” Susan berusaha menutupi wajahnya dengan bantal sofa. Susan ketakutan betul demi melihat sosok gadis kecil itu. Wajah gadis kecil itu terlihat pucat dengan rambut panjang sebahu, tatapan mata yang tajam, dan membawa sebuah boneka sudah lusuh yang juga tidak kalah menyeramkan—seperti boneka Chucky. Bagaimanakah kejadian selanjutnya? Apakah gadis kecil pembawa boneka itu akan membunuh Susan serta Ina? Atau mereka berdua justru tunggang langgang ketakutan? Ikuti keseruannya dalam cerpen horor Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 3. ---------- *) Penulis: Mia Farida yang beralamat di Bekasi. Anda dapat mengontaknya melalui twitter di @Jane609 atau email di jello1749@gmail.com.</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Cerpen horor karya Mia Farida Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 2] Suara gelas jatuh ke lantai, Andien kaget bukan main hampir saja ia tersedak! Susan: “Andien?” Andien: “Iya, ini gue, Andien. Kenapa sih bikin gue kaget aja?” Susan masih tetap tidak percaya sewaktu melihat Andien ada di hadapannya. Andien: “Susan, udah nggak perlu bengong gitu. Gue emang seksi, tapi lo nggak perlu lihat kayak gitu juga kali, hehehe…” Susan: “Ishh, lo tuh narsis banget! Lo dari mana aja sih? Gue sama Ina nyariin lo. Kenapa lo pergi nggak bilang-bilang sama kita? Tauk-tauk lo muncul di dapur!” Andien: “Oh, jangan sedih. Gue cuma jalan-jalan sebentar, ke suatu tempat yang sunyi dan senyaaaapppp, hehehe… udah ah nggak usah dibahas lagi mending tidur. Udah malam besok ada kuliah pagi. Doseeeeen Kileerrr!” Susan masih jengkel, karena seolah-olah Andien acuh dengan kekhawatiranya. Saat dia masih berdiri di dapur, sementara Andien sudah pergi dan kembali kamarnya. Susan: “Ishh, nih anak nggak ngerasa dikhawatirin! Malah pergi gitu aja lagi. Nyebeliiiin!!!” Tapi, akhirnya, Susan pergi mengikuti Andien, yaitu back to the room setelah mengambil segelas air minum. *** Keesokan harinya. Andien: “Hei, selamat pagi semua. Lho, kenapa masih pada bengong? Dimakan tuh sarapannya jangan diliatin aja!” Susan dan Ina mematung tanpa kata. Mereka masih diliputi penasaran, kenapa andien pergi diam-diam dan ke mana? Tidak seperti kebiasaan Andien. Sebelum-sebelumnya, jika pergi dia selalu pamit. Tapi, kemarin tidak! Susan: “Andien! Lo, sekarang jawab pertanyaan kita. Jujur ya! Selama dua hari lo ke mana?” Andien: “Aduh Susan, kan udah gue bilang semalam kalau gue pergi ke suatu tempat. Emang masih belum jelas?” Ina: “Maksud kita, ke suatu tempatnya itu di mana? Kita udah nyangka kalau lo itu kabur atau diculik orang. Untung kita belum lapor polisi.” Andien: “Iya, deh sorry. Ya, udahlah. Ayo ke kampus. Nanti telat, nggak dapet ikut kelas si dosen iler, eh killer.” Susan: “Apa yang sebenernya lo sembuyikan dari kita?” Andien: “Nggak ada yang gue sembunyiin dari kalian berdua. Gue pergi ke suatu tempat yang sepi untuk mencari inspirasi. Gue mau menulis cerpen horor!” “Menulis cerpen horor?” Susan dan Ina saling bertatapan, bingung dengan sikap Andien. Sepanjang perjalanan mereka hanya terdiam tak ada lagi pertanyaan yang keluar dari mulut mereka, setelah sampai dikampus mereka pun berpisah. [cerpen horor baca disini] *** Malam harinya. Ina: “San, lo ngerasa malam ini berbeda nggak sih?” Susan: “Kayaknya sih, iya, Na. Dari tadi gue juga ngerasain hal sama, kayaknya dingin banget malam ini.” Tiba-tiba dari kejauhan Susan, melihat seorang gadis kecil masuk ke kamar Andien. Susan: “Eh, Na, lo liat anak kecil tadi yang lewat sini yang masuk ke kamar Andien nggak?” Ina: “Hah, kapan? Nggak ada siapa-siapa dari tadi, San.” Susan: “Barusan! Yakin nggak liat lo?” Ina hanya menggelengkan kepalanya, karena ia tidak melihat apapun. Suasana pun berubah spooky, ketika mendadak muncul seorang gadis kecil di hadapan Susan, sambil menggendong boneka Lusuh. Susan pun menjerit sekuat tenaga. Susan: “Arghhhh!!!” Susan segera menggeser tubuhnya menjauhi gadis kecil itu. Dia kaget bukan main, karena gadis kecil itu mendadak muncul di hadapannya. Ina yang tidak melihat gadis kecil itu, bingung dengan ekspresi Susan yang seperti orang ketakutan. Ina mencoba mendekati Susan untuk menenangkannya. Ina: “Susan, ada apa?” Susan: “Itu, ada anak kecil.” Ina: “Anak kecil? Mana? Ishh, San, jangan bikin gue takut dong!!!” Susan: “Naaa, dia ke sini!” Susan berusaha menutupi wajahnya dengan bantal sofa. Susan ketakutan betul demi melihat sosok gadis kecil itu. Wajah gadis kecil itu terlihat pucat dengan rambut panjang sebahu, tatapan mata yang tajam, dan membawa sebuah boneka sudah lusuh yang juga tidak kalah menyeramkan—seperti boneka Chucky. Bagaimanakah kejadian selanjutnya? Apakah gadis kecil pembawa boneka itu akan membunuh Susan serta Ina? Atau mereka berdua justru tunggang langgang ketakutan? Ikuti keseruannya dalam cerpen horor Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 3. ---------- *) Penulis: Mia Farida yang beralamat di Bekasi. Anda dapat mengontaknya melalui twitter di @Jane609 atau email di jello1749@gmail.com.</itunes:summary><itunes:keywords>Cerpen Horor</itunes:keywords></item><item><title>Cerpen Horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 1]</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-1.html</link><category>Cerpen Horor</category><pubDate>Tue, 9 Jul 2013 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-2868544271767773165</guid><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
Cerpen horor karya Mia Farida*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3 style="text-align: left;"&gt;
&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-1.html" target="_blank"&gt;Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 1]&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Sudah beberapa hari Andien tidak kelihatan di kamar. Biasanya, jam segini dia sudah duduk di depan Laptop. Kalau sudah begitu tidak ada orang yang berani mengganggunya. Walau hanya sekedar menawarkan secangkir teh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INA : “Susan lo tahu enggak sih Andien pergi kemana, sudah dua hari dia enggak pulang!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SUSAN : “Wah... gue enggak tahu, Na. Iya sih sudah dua hari dia enggak pulang!! Gue pikir lo tahu, Na. Atau jangan-jangan dia pulang ke Bandung, sengaja enggak kasih tahu kita. Karena takut dimintain oleh-oleh.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INA : “Iiih…ngaco…makanan aja pikiran Lo! Gue ngerasa ada yang enggak beres sama Andien belakangan ini sikapnya agak aneh gitu deh..!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;SUSAN : “ehem..ehem..mulai deh sok misteri lama-lama lo..ketularan Andien….bentar-bentar misteri, lo tuh ya berdua sama aja, suka yang hal-hala yang Misteri!! Iiih amit-amit deh..!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INA : “Ssssstttt…Ya udah sekarang kita berdua masuk kamar Andien..yuk!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SUSAN : “Mau Ngapain Na??”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INA : “Ya kita periksa aja San…siapa tahu ada sesuatu!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan sedikit ragu akhirnya Susan mengikuti Ina untuk memeriksa kamar Andien, dan ketika Ina dan Susan memeriksa kamar Andien semuanya masih berada di tempatnya tidak ada yang berubah, terkecuali LAPTOP!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INA : “Susan…semua barang Andien ada disini..! Dan pakaiannya masih ada! Tapi kemana Andien?!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SUSAN : “Hei…Ina..coba kesini! Laptopnya Andien enggak ada Na..!!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INA : “Berarti dia pergi cuma bawa laptopnya,terus kemana Andien?!”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina duduk di tempat tidur Andien, Ina terlihat cemas karena ia tidak tahu keadaan Andien dan pergi tanpa meninggalkan pesan apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INA : “Tapi kemana Andien..kalau dia pulang kebandung dia pasti bawa pakaian kotor kan tapi pakaian kotor Andien masih ditinggal” [baca &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/search/label/Cerpen%20Horor" target="_blank"&gt;kumpulan cerpen horor&lt;/a&gt; lainnya]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan dan Ina diliputi rasa penasaran karena Andien tidak berada ditempat Kost sudah dua hari juga tidak ada kabar apapun,Andien seperti menghilang,akhirnya merekapun kembali kekamarnya masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa menit kemudian,terdengar seperti suara derit pintu terbuka dari arah kamar Andien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“kkreeeeeek….kreeeeeeeekk!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INA : “Susan suara apa tuh!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SUSAN : “Itu Seperti suara pintu kamar Andien..Na..?! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INA : “Iya itu suara Pintu Andien…!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SUSAN : “Ayo..Na kita temui Andien…!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ina dan Susan pun bergegas kekamar Andien,mereka berharap itu Andien dan ketika mereka sampai disana!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INA : “Susan tidak ada siapa-siapa&amp;nbsp; disiini!! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan mengedap-endap Ina dan Susan masuk kekamar Andien…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INA : “Disini tidak ada siapa-siapa Na…!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
SUSAN : “Terus tadi suaraaa..apa San….iiiiih..!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Susan langsung kembali kekamarnya dan disusul dengan Ina mereka berdua ketakutan karena tidak dapat menemukan Andien dikamarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu di tempat lain Andien sedang asyik disebuah tempat yang sangat sunyi sepertinya tempat itu jarang di kunjungi oleh orang lain Andien ditemani oleh gadis kecil yang membantunya membuat cerita misteri gadis kecil itu tidak berbicara ia hanya menulis setiap kata-kata untuk Andien,lalu Andien menyalinnya kedalam tulisannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Lalu bagaimana De..cerita selanjutnya kakak sudah Hampir Selesai nih..” &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien berbicara dengan gadis kecil itu, akan tetapi gadis kecil itu hanya terdiam dan langsung pergi meninggalkan Andien Sendiri!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien berfikir mungkin saja gadis kecil itu merasa terganggu olehnya,itu sebabnya gadis kecil itu tidak merespon ucapan Andien hanya pergi begitu saja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
lalu dengan setengah berteriak Andien mencoba berkomunikasi dengan anak kecil itu yang terus berlari masuk kedalam hutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“yah..sudah Deee..tidak apa-apa kakak pergi dulu…yaaaaaa!!!,besok kita bertemu lagiiii disini”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
akan tetapi gadis kecil itu sama sekali tidak memperdulikan ucapan Andien dia hanya terus berlari dan menghilang ditelan gelapnya malam yang disertai kabut tebal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Andien bersiap untuk pulang dan menutup kembali Laptopnya lalu pergi meninggalkan tempat itu hanya butuh satu jam dari hutan itu menuju tempat kost Andien.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesampainya Andien di tempat Kost ia langsung meletakan Laptopnya,lalu pergi kedapur untuk mengambil air minum,baru saja andien menenggak air minumnya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiba-tiba….”Praaaaaaangg!!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bersambung ke &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-2.html" target="_blank"&gt;cerpen horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
----------&lt;br /&gt;
*) Cerpen horor ini ditulis oleh Mia Farida yang beralamat di Bekasi. Anda dapat mengontaknya melalui twitter di @Jane609 atau email di jello1749@gmail.com.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><enclosure length="0" type="Cerpen Horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 1]" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerpen-horor-misteri-genderang-dan-gadis-kecil-part-1.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Cerpen horor karya Mia Farida* Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 1] Sudah beberapa hari Andien tidak kelihatan di kamar. Biasanya, jam segini dia sudah duduk di depan Laptop. Kalau sudah begitu tidak ada orang yang berani mengganggunya. Walau hanya sekedar menawarkan secangkir teh. INA : “Susan lo tahu enggak sih Andien pergi kemana, sudah dua hari dia enggak pulang!” SUSAN : “Wah... gue enggak tahu, Na. Iya sih sudah dua hari dia enggak pulang!! Gue pikir lo tahu, Na. Atau jangan-jangan dia pulang ke Bandung, sengaja enggak kasih tahu kita. Karena takut dimintain oleh-oleh.” INA : “Iiih…ngaco…makanan aja pikiran Lo! Gue ngerasa ada yang enggak beres sama Andien belakangan ini sikapnya agak aneh gitu deh..!!” &amp;nbsp;SUSAN : “ehem..ehem..mulai deh sok misteri lama-lama lo..ketularan Andien….bentar-bentar misteri, lo tuh ya berdua sama aja, suka yang hal-hala yang Misteri!! Iiih amit-amit deh..!!” INA : “Ssssstttt…Ya udah sekarang kita berdua masuk kamar Andien..yuk!” SUSAN : “Mau Ngapain Na??” INA : “Ya kita periksa aja San…siapa tahu ada sesuatu!!” Dengan sedikit ragu akhirnya Susan mengikuti Ina untuk memeriksa kamar Andien, dan ketika Ina dan Susan memeriksa kamar Andien semuanya masih berada di tempatnya tidak ada yang berubah, terkecuali LAPTOP! INA : “Susan…semua barang Andien ada disini..! Dan pakaiannya masih ada! Tapi kemana Andien?!” SUSAN : “Hei…Ina..coba kesini! Laptopnya Andien enggak ada Na..!!” INA : “Berarti dia pergi cuma bawa laptopnya,terus kemana Andien?!” Ina duduk di tempat tidur Andien, Ina terlihat cemas karena ia tidak tahu keadaan Andien dan pergi tanpa meninggalkan pesan apapun. INA : “Tapi kemana Andien..kalau dia pulang kebandung dia pasti bawa pakaian kotor kan tapi pakaian kotor Andien masih ditinggal” [baca kumpulan cerpen horor lainnya] Susan dan Ina diliputi rasa penasaran karena Andien tidak berada ditempat Kost sudah dua hari juga tidak ada kabar apapun,Andien seperti menghilang,akhirnya merekapun kembali kekamarnya masing-masing. Beberapa menit kemudian,terdengar seperti suara derit pintu terbuka dari arah kamar Andien. “kkreeeeeek….kreeeeeeeekk!! INA : “Susan suara apa tuh!! SUSAN : “Itu Seperti suara pintu kamar Andien..Na..?! INA : “Iya itu suara Pintu Andien…!! SUSAN : “Ayo..Na kita temui Andien…!! Ina dan Susan pun bergegas kekamar Andien,mereka berharap itu Andien dan ketika mereka sampai disana!! INA : “Susan tidak ada siapa-siapa&amp;nbsp; disiini!! Dengan mengedap-endap Ina dan Susan masuk kekamar Andien… INA : “Disini tidak ada siapa-siapa Na…!! SUSAN : “Terus tadi suaraaa..apa San….iiiiih..! Susan langsung kembali kekamarnya dan disusul dengan Ina mereka berdua ketakutan karena tidak dapat menemukan Andien dikamarnya. Sementara itu di tempat lain Andien sedang asyik disebuah tempat yang sangat sunyi sepertinya tempat itu jarang di kunjungi oleh orang lain Andien ditemani oleh gadis kecil yang membantunya membuat cerita misteri gadis kecil itu tidak berbicara ia hanya menulis setiap kata-kata untuk Andien,lalu Andien menyalinnya kedalam tulisannya. “Lalu bagaimana De..cerita selanjutnya kakak sudah Hampir Selesai nih..” Andien berbicara dengan gadis kecil itu, akan tetapi gadis kecil itu hanya terdiam dan langsung pergi meninggalkan Andien Sendiri! Andien berfikir mungkin saja gadis kecil itu merasa terganggu olehnya,itu sebabnya gadis kecil itu tidak merespon ucapan Andien hanya pergi begitu saja. lalu dengan setengah berteriak Andien mencoba berkomunikasi dengan anak kecil itu yang terus berlari masuk kedalam hutan. “yah..sudah Deee..tidak apa-apa kakak pergi dulu…yaaaaaa!!!,besok kita bertemu lagiiii disini” akan tetapi gadis kecil itu sama sekali tidak memperdulikan ucapan Andien dia hanya terus berlari dan menghilang ditelan gelapnya malam yang disertai kabut tebal. Andien bersiap untuk pulang dan menutup kembali Laptopnya lalu pergi meninggalkan tempat itu hanya butuh satu jam dari hutan itu menuju tempat kost Andien. Sesampainya Andien di tempat Kost ia langsung meletakan Laptopnya,lalu pergi kedapur untuk mengambil air minum,baru saja andien menenggak air minumnya, Tiba-tiba….”Praaaaaaangg!! Bersambung ke cerpen horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 2 ---------- *) Cerpen horor ini ditulis oleh Mia Farida yang beralamat di Bekasi. Anda dapat mengontaknya melalui twitter di @Jane609 atau email di jello1749@gmail.com.</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Cerpen horor karya Mia Farida* Misteri Genderang dan Gadis Kecil [Part 1] Sudah beberapa hari Andien tidak kelihatan di kamar. Biasanya, jam segini dia sudah duduk di depan Laptop. Kalau sudah begitu tidak ada orang yang berani mengganggunya. Walau hanya sekedar menawarkan secangkir teh. INA : “Susan lo tahu enggak sih Andien pergi kemana, sudah dua hari dia enggak pulang!” SUSAN : “Wah... gue enggak tahu, Na. Iya sih sudah dua hari dia enggak pulang!! Gue pikir lo tahu, Na. Atau jangan-jangan dia pulang ke Bandung, sengaja enggak kasih tahu kita. Karena takut dimintain oleh-oleh.” INA : “Iiih…ngaco…makanan aja pikiran Lo! Gue ngerasa ada yang enggak beres sama Andien belakangan ini sikapnya agak aneh gitu deh..!!” &amp;nbsp;SUSAN : “ehem..ehem..mulai deh sok misteri lama-lama lo..ketularan Andien….bentar-bentar misteri, lo tuh ya berdua sama aja, suka yang hal-hala yang Misteri!! Iiih amit-amit deh..!!” INA : “Ssssstttt…Ya udah sekarang kita berdua masuk kamar Andien..yuk!” SUSAN : “Mau Ngapain Na??” INA : “Ya kita periksa aja San…siapa tahu ada sesuatu!!” Dengan sedikit ragu akhirnya Susan mengikuti Ina untuk memeriksa kamar Andien, dan ketika Ina dan Susan memeriksa kamar Andien semuanya masih berada di tempatnya tidak ada yang berubah, terkecuali LAPTOP! INA : “Susan…semua barang Andien ada disini..! Dan pakaiannya masih ada! Tapi kemana Andien?!” SUSAN : “Hei…Ina..coba kesini! Laptopnya Andien enggak ada Na..!!” INA : “Berarti dia pergi cuma bawa laptopnya,terus kemana Andien?!” Ina duduk di tempat tidur Andien, Ina terlihat cemas karena ia tidak tahu keadaan Andien dan pergi tanpa meninggalkan pesan apapun. INA : “Tapi kemana Andien..kalau dia pulang kebandung dia pasti bawa pakaian kotor kan tapi pakaian kotor Andien masih ditinggal” [baca kumpulan cerpen horor lainnya] Susan dan Ina diliputi rasa penasaran karena Andien tidak berada ditempat Kost sudah dua hari juga tidak ada kabar apapun,Andien seperti menghilang,akhirnya merekapun kembali kekamarnya masing-masing. Beberapa menit kemudian,terdengar seperti suara derit pintu terbuka dari arah kamar Andien. “kkreeeeeek….kreeeeeeeekk!! INA : “Susan suara apa tuh!! SUSAN : “Itu Seperti suara pintu kamar Andien..Na..?! INA : “Iya itu suara Pintu Andien…!! SUSAN : “Ayo..Na kita temui Andien…!! Ina dan Susan pun bergegas kekamar Andien,mereka berharap itu Andien dan ketika mereka sampai disana!! INA : “Susan tidak ada siapa-siapa&amp;nbsp; disiini!! Dengan mengedap-endap Ina dan Susan masuk kekamar Andien… INA : “Disini tidak ada siapa-siapa Na…!! SUSAN : “Terus tadi suaraaa..apa San….iiiiih..! Susan langsung kembali kekamarnya dan disusul dengan Ina mereka berdua ketakutan karena tidak dapat menemukan Andien dikamarnya. Sementara itu di tempat lain Andien sedang asyik disebuah tempat yang sangat sunyi sepertinya tempat itu jarang di kunjungi oleh orang lain Andien ditemani oleh gadis kecil yang membantunya membuat cerita misteri gadis kecil itu tidak berbicara ia hanya menulis setiap kata-kata untuk Andien,lalu Andien menyalinnya kedalam tulisannya. “Lalu bagaimana De..cerita selanjutnya kakak sudah Hampir Selesai nih..” Andien berbicara dengan gadis kecil itu, akan tetapi gadis kecil itu hanya terdiam dan langsung pergi meninggalkan Andien Sendiri! Andien berfikir mungkin saja gadis kecil itu merasa terganggu olehnya,itu sebabnya gadis kecil itu tidak merespon ucapan Andien hanya pergi begitu saja. lalu dengan setengah berteriak Andien mencoba berkomunikasi dengan anak kecil itu yang terus berlari masuk kedalam hutan. “yah..sudah Deee..tidak apa-apa kakak pergi dulu…yaaaaaa!!!,besok kita bertemu lagiiii disini” akan tetapi gadis kecil itu sama sekali tidak memperdulikan ucapan Andien dia hanya terus berlari dan menghilang ditelan gelapnya malam yang disertai kabut tebal. Andien bersiap untuk pulang dan menutup kembali Laptopnya lalu pergi meninggalkan tempat itu hanya butuh satu jam dari hutan itu menuju tempat kost Andien. Sesampainya Andien di tempat Kost ia langsung meletakan Laptopnya,lalu pergi kedapur untuk mengambil air minum,baru saja andien menenggak air minumnya, Tiba-tiba….”Praaaaaaangg!! Bersambung ke cerpen horor: Misteri Genderang dan Gadis Kecil Part 2 ---------- *) Cerpen horor ini ditulis oleh Mia Farida yang beralamat di Bekasi. Anda dapat mengontaknya melalui twitter di @Jane609 atau email di jello1749@gmail.com.</itunes:summary><itunes:keywords>Cerpen Horor</itunes:keywords></item><item><title>Cerita Misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 4]</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-misteri-diajak-kondangan-kuntilanak-part-4.html</link><category>Cerita Misteri</category><pubDate>Sun, 7 Jul 2013 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-1750779613428807080</guid><description>Dicerita-ulangkan oleh Rusdi* &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya dalam C&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-misteri-diajak-kondangan-kuntilanak-part-3.html" target="_blank"&gt;erita Misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 3]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h3&gt;
&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-misteri-diajak-kondangan-kuntilanak-part-4.html" target="_blank"&gt;Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 4]&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
“Kalau cucu&amp;nbsp; ingin menikmati hubungan suami isteri dengan Kuntila Puspita Dewi lepaskan jimat ini. Kalau tidak ingin cucu ikatkan dipinggang,” kata mbah dukun menjelaskan kegunaan jimat yang diberikannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benar saja jika Kamino&amp;nbsp; memakai jimat dia tidak bermimpi berhubungan intim dengan Kuntila Puspita Dewi. Namun kadangkala kiinginan nafsunya tak dapat ditahannya ia lepaskan jimat itu, ia dapat menikmati hubungan intim walau hanya dalam mimpi tapi ia merasa puas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamino mencari dukun lain tapi hasilnya tetap sama. Sudah puluhan dukun didatanginya tapi kesembuhan yang diharapkannya tidak pernah menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;
Saat ini Kamino dihadapkan pada dilemma bagaimana aku harus menghadapinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Memutuskan hubungan cinta dengan Anisyah sungguh tidak mungkin. Apalagi keperawanannya sudah aku rengut. Pasti ia kan minta tanggungjawab dari diriku. Bagaimana aku ini apakah aku harus bunuh diri ? Kalaupun harus menikah dengannya pasti ia kecewa karena tidak dapat memuskan nafsu birahinya. Pilihan kedua memang lebih aman, persoalan Anisyah kecewa urusannya nanti.” Bisik hatinya memikirlan problema yang dihadapinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamino akhirnya berketetapan hati memilih menikahi Anisyah. Malam pertama seperti yang ia bayangkan pasti Aisyah kecewa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Abang pasti sering jajan dengan PSK!” tuduhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Jangan menuduh sembarangan!” bantah Kamino.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Buktinya abang kehilangan keperkasaan. Kalau abang tidak selingkuh lalu apa yang menyebabkan keperkasaan abang hilang !” tany Anisyah. Di malam pertama itu terjadi pertengkaran. Anisyah sangat kecewa sekali soalnya ia pernah merasakan kenikmatan syurgawai saat berhubungan intim di luar nikah bersama Kamino. Kini setelah resmi menikah kenikmatan syurgawi itu tiba-tiba hilang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamino menjadi bingung apakah harus berterus terang menjelaskan pada Aisyah&amp;nbsp; atau tetap berdusta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku harus berkata jujur pada Anisyah . Terserah nanti bagaimana ia&amp;nbsp; menanggapinya,” bisik hatinya.&lt;br /&gt;
Akhirnya Kamino menceritakan peristiwa yang dialaminya beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Laki-laki mata keranjang, hidung belang !” makinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apapun kata-kata yang kau ucapkan Abang terima, Abang sudah berusaha mengobatinya ke mana-mana tapi tidak sembuh. Maafkan Abang Syah ” Mohon&amp;nbsp; Kamino. [klik &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/search/label/Cerita%20Misteri" target="_blank"&gt;cerita misteri&lt;/a&gt; untuk membaca lainnya]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anisyah hanya diam membisu . Sepanjang malam itu keduanya tidak dapat tidur. Malam kedua kejadiannya juga sama seperti malam pertama kemarin. Kamino hanya bisa&amp;nbsp; bisa memuaskan nafsu birahi&amp;nbsp; Anisyah melalui oral seks. Padahal Anisyah menginginkan kenikmatan lebih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika&amp;nbsp; Anisyah menyatakan kepada kedua orangtuanya hendak bercerai dengan Kamino. Kedua orangtuanya sangat terkejut demikian pula kedua mertuanya. Tapi setelah dijelaskan Anisyah&amp;nbsp; akhirnya&amp;nbsp; kedua orangtuanya dan mertuanya&amp;nbsp; dapat memahaminya. Anisyah melakukan gugatan ke cerai&amp;nbsp; Pengadilan Agama&amp;nbsp; dengan alasan suaminya&amp;nbsp; tidak dapat memberikan nafkah bathin. Gugatan itu akhirnya dikabulkan Pengadilan&amp;nbsp; setelah ada surat dari doctor ahli kandungan yang menyatakan Kamino menderita impoten sifatnya permanen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya enam bulan bersetatus janda Anisyah mendapat pendamping hidup duda tanpa anak. Isteri pertama suaminya meninggal dunia bersama bayi pertamanya saat melahirkan. Kini Aisyah bersama suaminya merajut hari-hari bahagia. Kebahagian pasangan suami isteri ini menjadi sempurna ketika Aisyah mengandung anak pertama. Kini Anisyah sudah dikarunia empat orang anak mulai beranjak remaja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berbeda dengan Kamino dia harus menjalani hari-hari hidupnya seorang diri. Ketika ia tak sanggup lagi menahan gejolak nafsu birahinya Kamino melepaskan jimat yang terikat di pinggangnya. Kuntila Puspita Dewi datang datang mimpinya. Mereka berdua menikmati hubungan suami isteri. Aneh dalam mimpi Mr P Kamino berubah menjadi perkasa. Saat ia terjaga celana dalamnya dibasahi cairan sperma.Ternyata dampak dari hubungan intim meskipun hanya dialam mimpi mendatangkan&amp;nbsp; penyakit kanker prostat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada mulanya Kamino tidak menghiraukan penyakitnya itu tapi kemudian ia tidak sanggup lagi menahan rasa sakit saat hendak buat air kecil. Keluarganya segera membawanya ke Rumah Sakit. Ia harus menjalani operasi pengangkatan sel-sel kanker. Karena penyakit kanker yang dideritanya termasuk kanker ganas. Pada operasi&amp;nbsp; yang ketiga Kamino&amp;nbsp; berpulang kerahmatullah.[TAMAT]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
----------&lt;br /&gt;
*) Penulis: Rusdi Dusun Pasar Batu Desa Stabat Lama Barat, Kecamatan Wampu Kab. Langkat 20851 | Facebook &amp;amp; E-mail: rusdistabat@yahoo.co.id.</description><enclosure length="0" type="Cerita Misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 4]" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-misteri-diajak-kondangan-kuntilanak-part-4.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Dicerita-ulangkan oleh Rusdi* Sebelumnya dalam Cerita Misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 3] Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 4] “Kalau cucu&amp;nbsp; ingin menikmati hubungan suami isteri dengan Kuntila Puspita Dewi lepaskan jimat ini. Kalau tidak ingin cucu ikatkan dipinggang,” kata mbah dukun menjelaskan kegunaan jimat yang diberikannya. Benar saja jika Kamino&amp;nbsp; memakai jimat dia tidak bermimpi berhubungan intim dengan Kuntila Puspita Dewi. Namun kadangkala kiinginan nafsunya tak dapat ditahannya ia lepaskan jimat itu, ia dapat menikmati hubungan intim walau hanya dalam mimpi tapi ia merasa puas. Kamino mencari dukun lain tapi hasilnya tetap sama. Sudah puluhan dukun didatanginya tapi kesembuhan yang diharapkannya tidak pernah menjadi kenyataan. Saat ini Kamino dihadapkan pada dilemma bagaimana aku harus menghadapinya. “Memutuskan hubungan cinta dengan Anisyah sungguh tidak mungkin. Apalagi keperawanannya sudah aku rengut. Pasti ia kan minta tanggungjawab dari diriku. Bagaimana aku ini apakah aku harus bunuh diri ? Kalaupun harus menikah dengannya pasti ia kecewa karena tidak dapat memuskan nafsu birahinya. Pilihan kedua memang lebih aman, persoalan Anisyah kecewa urusannya nanti.” Bisik hatinya memikirlan problema yang dihadapinya. Kamino akhirnya berketetapan hati memilih menikahi Anisyah. Malam pertama seperti yang ia bayangkan pasti Aisyah kecewa. “Abang pasti sering jajan dengan PSK!” tuduhnya. “Jangan menuduh sembarangan!” bantah Kamino. “Buktinya abang kehilangan keperkasaan. Kalau abang tidak selingkuh lalu apa yang menyebabkan keperkasaan abang hilang !” tany Anisyah. Di malam pertama itu terjadi pertengkaran. Anisyah sangat kecewa sekali soalnya ia pernah merasakan kenikmatan syurgawai saat berhubungan intim di luar nikah bersama Kamino. Kini setelah resmi menikah kenikmatan syurgawi itu tiba-tiba hilang. Kamino menjadi bingung apakah harus berterus terang menjelaskan pada Aisyah&amp;nbsp; atau tetap berdusta. “Aku harus berkata jujur pada Anisyah . Terserah nanti bagaimana ia&amp;nbsp; menanggapinya,” bisik hatinya. Akhirnya Kamino menceritakan peristiwa yang dialaminya beberapa waktu lalu. “Laki-laki mata keranjang, hidung belang !” makinya. “Apapun kata-kata yang kau ucapkan Abang terima, Abang sudah berusaha mengobatinya ke mana-mana tapi tidak sembuh. Maafkan Abang Syah ” Mohon&amp;nbsp; Kamino. [klik cerita misteri untuk membaca lainnya] Anisyah hanya diam membisu . Sepanjang malam itu keduanya tidak dapat tidur. Malam kedua kejadiannya juga sama seperti malam pertama kemarin. Kamino hanya bisa&amp;nbsp; bisa memuaskan nafsu birahi&amp;nbsp; Anisyah melalui oral seks. Padahal Anisyah menginginkan kenikmatan lebih. Ketika&amp;nbsp; Anisyah menyatakan kepada kedua orangtuanya hendak bercerai dengan Kamino. Kedua orangtuanya sangat terkejut demikian pula kedua mertuanya. Tapi setelah dijelaskan Anisyah&amp;nbsp; akhirnya&amp;nbsp; kedua orangtuanya dan mertuanya&amp;nbsp; dapat memahaminya. Anisyah melakukan gugatan ke cerai&amp;nbsp; Pengadilan Agama&amp;nbsp; dengan alasan suaminya&amp;nbsp; tidak dapat memberikan nafkah bathin. Gugatan itu akhirnya dikabulkan Pengadilan&amp;nbsp; setelah ada surat dari doctor ahli kandungan yang menyatakan Kamino menderita impoten sifatnya permanen. Hanya enam bulan bersetatus janda Anisyah mendapat pendamping hidup duda tanpa anak. Isteri pertama suaminya meninggal dunia bersama bayi pertamanya saat melahirkan. Kini Aisyah bersama suaminya merajut hari-hari bahagia. Kebahagian pasangan suami isteri ini menjadi sempurna ketika Aisyah mengandung anak pertama. Kini Anisyah sudah dikarunia empat orang anak mulai beranjak remaja. Berbeda dengan Kamino dia harus menjalani hari-hari hidupnya seorang diri. Ketika ia tak sanggup lagi menahan gejolak nafsu birahinya Kamino melepaskan jimat yang terikat di pinggangnya. Kuntila Puspita Dewi datang datang mimpinya. Mereka berdua menikmati hubungan suami isteri. Aneh dalam mimpi Mr P Kamino berubah menjadi perkasa. Saat ia terjaga celana dalamnya dibasahi cairan sperma.Ternyata dampak dari hubungan intim meskipun hanya dialam mimpi mendatangkan&amp;nbsp; penyakit kanker prostat. Pada mulanya Kamino tidak menghiraukan penyakitnya itu tapi kemudian ia tidak sanggup lagi menahan rasa sakit saat hendak buat air kecil. Keluarganya segera membawanya ke Rumah Sakit. Ia harus menjalani operasi pengangkatan sel-sel kanker. Karena penyakit kanker yang dideritanya termasuk kanker ganas. Pada operasi&amp;nbsp; yang ketiga Kamino&amp;nbsp; berpulang kerahmatullah.[TAMAT] ---------- *) Penulis: Rusdi Dusun Pasar Batu Desa Stabat Lama Barat, Kecamatan Wampu Kab. Langkat 20851 | Facebook &amp;amp; E-mail: rusdistabat@yahoo.co.id.</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Dicerita-ulangkan oleh Rusdi* Sebelumnya dalam Cerita Misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 3] Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 4] “Kalau cucu&amp;nbsp; ingin menikmati hubungan suami isteri dengan Kuntila Puspita Dewi lepaskan jimat ini. Kalau tidak ingin cucu ikatkan dipinggang,” kata mbah dukun menjelaskan kegunaan jimat yang diberikannya. Benar saja jika Kamino&amp;nbsp; memakai jimat dia tidak bermimpi berhubungan intim dengan Kuntila Puspita Dewi. Namun kadangkala kiinginan nafsunya tak dapat ditahannya ia lepaskan jimat itu, ia dapat menikmati hubungan intim walau hanya dalam mimpi tapi ia merasa puas. Kamino mencari dukun lain tapi hasilnya tetap sama. Sudah puluhan dukun didatanginya tapi kesembuhan yang diharapkannya tidak pernah menjadi kenyataan. Saat ini Kamino dihadapkan pada dilemma bagaimana aku harus menghadapinya. “Memutuskan hubungan cinta dengan Anisyah sungguh tidak mungkin. Apalagi keperawanannya sudah aku rengut. Pasti ia kan minta tanggungjawab dari diriku. Bagaimana aku ini apakah aku harus bunuh diri ? Kalaupun harus menikah dengannya pasti ia kecewa karena tidak dapat memuskan nafsu birahinya. Pilihan kedua memang lebih aman, persoalan Anisyah kecewa urusannya nanti.” Bisik hatinya memikirlan problema yang dihadapinya. Kamino akhirnya berketetapan hati memilih menikahi Anisyah. Malam pertama seperti yang ia bayangkan pasti Aisyah kecewa. “Abang pasti sering jajan dengan PSK!” tuduhnya. “Jangan menuduh sembarangan!” bantah Kamino. “Buktinya abang kehilangan keperkasaan. Kalau abang tidak selingkuh lalu apa yang menyebabkan keperkasaan abang hilang !” tany Anisyah. Di malam pertama itu terjadi pertengkaran. Anisyah sangat kecewa sekali soalnya ia pernah merasakan kenikmatan syurgawai saat berhubungan intim di luar nikah bersama Kamino. Kini setelah resmi menikah kenikmatan syurgawi itu tiba-tiba hilang. Kamino menjadi bingung apakah harus berterus terang menjelaskan pada Aisyah&amp;nbsp; atau tetap berdusta. “Aku harus berkata jujur pada Anisyah . Terserah nanti bagaimana ia&amp;nbsp; menanggapinya,” bisik hatinya. Akhirnya Kamino menceritakan peristiwa yang dialaminya beberapa waktu lalu. “Laki-laki mata keranjang, hidung belang !” makinya. “Apapun kata-kata yang kau ucapkan Abang terima, Abang sudah berusaha mengobatinya ke mana-mana tapi tidak sembuh. Maafkan Abang Syah ” Mohon&amp;nbsp; Kamino. [klik cerita misteri untuk membaca lainnya] Anisyah hanya diam membisu . Sepanjang malam itu keduanya tidak dapat tidur. Malam kedua kejadiannya juga sama seperti malam pertama kemarin. Kamino hanya bisa&amp;nbsp; bisa memuaskan nafsu birahi&amp;nbsp; Anisyah melalui oral seks. Padahal Anisyah menginginkan kenikmatan lebih. Ketika&amp;nbsp; Anisyah menyatakan kepada kedua orangtuanya hendak bercerai dengan Kamino. Kedua orangtuanya sangat terkejut demikian pula kedua mertuanya. Tapi setelah dijelaskan Anisyah&amp;nbsp; akhirnya&amp;nbsp; kedua orangtuanya dan mertuanya&amp;nbsp; dapat memahaminya. Anisyah melakukan gugatan ke cerai&amp;nbsp; Pengadilan Agama&amp;nbsp; dengan alasan suaminya&amp;nbsp; tidak dapat memberikan nafkah bathin. Gugatan itu akhirnya dikabulkan Pengadilan&amp;nbsp; setelah ada surat dari doctor ahli kandungan yang menyatakan Kamino menderita impoten sifatnya permanen. Hanya enam bulan bersetatus janda Anisyah mendapat pendamping hidup duda tanpa anak. Isteri pertama suaminya meninggal dunia bersama bayi pertamanya saat melahirkan. Kini Aisyah bersama suaminya merajut hari-hari bahagia. Kebahagian pasangan suami isteri ini menjadi sempurna ketika Aisyah mengandung anak pertama. Kini Anisyah sudah dikarunia empat orang anak mulai beranjak remaja. Berbeda dengan Kamino dia harus menjalani hari-hari hidupnya seorang diri. Ketika ia tak sanggup lagi menahan gejolak nafsu birahinya Kamino melepaskan jimat yang terikat di pinggangnya. Kuntila Puspita Dewi datang datang mimpinya. Mereka berdua menikmati hubungan suami isteri. Aneh dalam mimpi Mr P Kamino berubah menjadi perkasa. Saat ia terjaga celana dalamnya dibasahi cairan sperma.Ternyata dampak dari hubungan intim meskipun hanya dialam mimpi mendatangkan&amp;nbsp; penyakit kanker prostat. Pada mulanya Kamino tidak menghiraukan penyakitnya itu tapi kemudian ia tidak sanggup lagi menahan rasa sakit saat hendak buat air kecil. Keluarganya segera membawanya ke Rumah Sakit. Ia harus menjalani operasi pengangkatan sel-sel kanker. Karena penyakit kanker yang dideritanya termasuk kanker ganas. Pada operasi&amp;nbsp; yang ketiga Kamino&amp;nbsp; berpulang kerahmatullah.[TAMAT] ---------- *) Penulis: Rusdi Dusun Pasar Batu Desa Stabat Lama Barat, Kecamatan Wampu Kab. Langkat 20851 | Facebook &amp;amp; E-mail: rusdistabat@yahoo.co.id.</itunes:summary><itunes:keywords>Cerita Misteri</itunes:keywords></item><item><title>Cerita Misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 3]</title><link>http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-misteri-diajak-kondangan-kuntilanak-part-3.html</link><category>Cerita Misteri</category><pubDate>Thu, 4 Jul 2013 21:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4777003036634468800.post-6815355626756109238</guid><description>Dicerita-ulangkan oleh Rusdi*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya dalam &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-misteri-diajak-kondangan-kuntilanak-part-2.html" target="_blank"&gt;Cerita Misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 2]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;
&lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-misteri-diajak-kondangan-kuntilanak-part-3.html" target="_blank"&gt;Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 3]&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;
Nafsu birahi keduanya senat senut sudah sampai ke ubun-ubun kepala, seperti kepundan gunung berapi tinggal menunggu waktu kapan meletus . Keduanya bergulat di atas sofa. Sehelai demi sehelai pakaian Tila dipelorotinya, begitu juga sebaliknya Tila juga melakukan hal yang sama. Keduanya kini tanpa sehelai benang pun menempel di tubuh masing-masing. Tak ada lagi kata-kata keluar dari bibir keduanya kecuali kata-kata birahi, erangan, dan rintihan kenikmatan yang saling susul menyusul. Puncaknya keduanya tertidur pulas hanyut dalam kenikmatan surgawi. Lupa segala-galanya, lupa pacar setia, lupa dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinar matahari pagi menyinari tubuh Kamino membuat pemuda itu terbangun dari tidur pulasnya. Begitu ia terjaga betapa ia sangat terkejut melihat tubuhnya&amp;nbsp; dalam keadaan telanjang bulat berbaring di atas kuburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;“Mengapa aku berada di sini, di tengah kuburan lagi,” bisik hatinya bertanya-tanya . Buru-buru ia memakai pakaiannya. Untung pagi itu tidak ada orang yang melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak Ia duduk di atas kuburan tanpa nama&amp;nbsp; sambil mengingat kejadian tadi malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berarti perempuan yang&amp;nbsp; kusetubuhi tadi malam Kuntilanak dan rumah-rumah yang berdempetan yang kulalui tadi malam, rumah masa depan alias kuburan.” Guman hati Kamino. Sesaat ia&amp;nbsp; duduk termenung&amp;nbsp; dibawah pohon beringin&amp;nbsp; tua diperkirakan usianya sudah ratusan tahun. Akarnya berjuntaian ke tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa di&amp;nbsp; atas pohon beringin ini tempat tinggal Kuntila Puspita Dewi ?” guman hatinya menduga-duga. Buru-buru Kamino&amp;nbsp; meninggalkan areal perkuburan. Mendadak bulu kuduknya merinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mana sepeda motorku?” bisik hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamino mencari-cari di mana sepeda motornya berada, tapi tidak ditemukan.Seingatnya tadi malam sepeda motornya di parkir&amp;nbsp; di samping rumah keluarga yang&amp;nbsp; pesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemana lagi harus dicari sepeda motorku ,sedangkan&amp;nbsp; rumah&amp;nbsp; keluarga yang&amp;nbsp; pesta tadi malam entah dimana,” bisik hatinya. Kamino menduga sepeda motornya tadi malam diparkir di tepi jalan depan kuburan, kebetulan&amp;nbsp;&amp;nbsp; ada pencuri spesialis sepeda motor yang&amp;nbsp; lewat lalu&amp;nbsp; dibawanya kabur. Karena sudah sering kejadian sepeda motor dibawa maling ketika diparkirkan pemilknya yang hendak berziarah,' katanya bicara sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orangtuanya malam itu tidak dapat memejamkan mata. Mereka khawatir terjadi sesuatu pada putranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana aku menceritakan peristiwa yang aku alami ini pada kedua orangtuaku dan teman-temanku,” bisik hatinya bingung. Kalau&amp;nbsp; bercerita terus terang aku akan mendapat ejekan apalagi kalau Aisyah tau pasti dia&amp;nbsp; marah besar dan tidak akan memafkanku. Rencana&amp;nbsp; hendak memperistrikannya bisa menjadi gagal. [klik &lt;a href="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/search/label/Cerita%20Misteri" target="_blank"&gt;cerita misteri&lt;/a&gt; lainnya]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman Kamino berusaha mencari imformasi keberadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau sampai jam dua belas ia tidak pulang kita lapor polisi,” kata Parjan teman dekatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam Sebelas siang Angkot berhenti di depan rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu dia pulang, panjang umurnya&amp;nbsp; !” teriak temannya yang duduk-duduk di teras rumahnya sambil ngobrol membicarakan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah Kamino terlihat pucat pasi seperti kurang tidur. Ia diberondong pertanyaan dari ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa kau tidak pulang !” Tanya ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku dirampok sepedaku dilarikan perampok. Aku tidak berani pulang sendirian. Malam tadi aku tidur di pos jaga,” katanya berdusta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ibu kan sudah bilang kalau narik ojek siang hari saja. Kau tidak pernah mau dinasihati orangtua.” Kata ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anisyah rupanya mendengar berita Kamino tidak pulang tadi malam. Gadis itu menemuinya selepas tengah hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah kubilang malam hari jangan narik ojek. Mas bandel tidak mau dinasihati,” kata Aisyah ketika mereka berdua bertemu di rumah orangtua Kamino.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ibuku juga barusan tadi berkata sepertimu,” kata Kamino.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak mengalami kejadian itu Kamino tidak lagi berani narik ojek malam hari. Bahkan ia menolak jika minta diantarkan penumpang&amp;nbsp; lewat pasar 8 Kecamatan Hinai. Malam hari ia sering mengalmi mimpi berhubungan intim dengan Kuntilawati Puspita Dewi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya lagi Mr P nya menjadi menciut tak&amp;nbsp; lagi bisa ereksi. Kamino menjadi gelisah bagaimana dia bisa membahagiakan Aisyah nanti.Berbagai obat kuat seperti yang diiklankan di Koran sudah&amp;nbsp; Kamino coba memakainya apakah berbentuk minyak oles, krim, pil sampai vacum pembesar tapi hasilnya nihil. Akhirnya Kamino menemui Mbah dukun. Kepada Mbah dukun ia menceritakan kejadian yang menimpanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lemah syahwatmu ini tidak dapat disembuhkan,” kata Mbah dukun sambil menggeleng-gelengkan kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa tidak dapat disembuhkan Mbah?" tanya Kamino.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kejantananmu sudah diambilnya. Cucu hanya bisa ereksi kalau berhubungan dengan dia walaupun itu hanya dalam mimpi,” kata Mbah dukun menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tolonglah Mbah dia jangan lagi datang dalam mimpiku,” mohon Kamino. Ia berharap kalau Kuntila Puspita Dewi ia tidak lagi menderita impoten. Mbah dukun mengabulkan permintaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamino diberi jimat berupa kain hitam diikatkan dipinggangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung ke cerita misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------&lt;br /&gt;*) Rusdi beralamat di Dusun Pasar Batu Desa Stabat Lama Barat, Kecamatan Wampu Kab. Langkat 20851 | Facebook &amp;amp; E-mail: rusdistabat@yahoo.co.id.&lt;br /&gt;</description><enclosure length="0" type="Cerita Misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 3]" url="http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/07/cerita-misteri-diajak-kondangan-kuntilanak-part-3.html"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><author>noreply@blogger.com (Cerpen Horor)</author><itunes:explicit>clean</itunes:explicit><itunes:subtitle>Dicerita-ulangkan oleh Rusdi*. Sebelumnya dalam Cerita Misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 2] Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 3] Nafsu birahi keduanya senat senut sudah sampai ke ubun-ubun kepala, seperti kepundan gunung berapi tinggal menunggu waktu kapan meletus . Keduanya bergulat di atas sofa. Sehelai demi sehelai pakaian Tila dipelorotinya, begitu juga sebaliknya Tila juga melakukan hal yang sama. Keduanya kini tanpa sehelai benang pun menempel di tubuh masing-masing. Tak ada lagi kata-kata keluar dari bibir keduanya kecuali kata-kata birahi, erangan, dan rintihan kenikmatan yang saling susul menyusul. Puncaknya keduanya tertidur pulas hanyut dalam kenikmatan surgawi. Lupa segala-galanya, lupa pacar setia, lupa dosa. Sinar matahari pagi menyinari tubuh Kamino membuat pemuda itu terbangun dari tidur pulasnya. Begitu ia terjaga betapa ia sangat terkejut melihat tubuhnya&amp;nbsp; dalam keadaan telanjang bulat berbaring di atas kuburan. &amp;nbsp;“Mengapa aku berada di sini, di tengah kuburan lagi,” bisik hatinya bertanya-tanya . Buru-buru ia memakai pakaiannya. Untung pagi itu tidak ada orang yang melihatnya. Sejenak Ia duduk di atas kuburan tanpa nama&amp;nbsp; sambil mengingat kejadian tadi malam. “Berarti perempuan yang&amp;nbsp; kusetubuhi tadi malam Kuntilanak dan rumah-rumah yang berdempetan yang kulalui tadi malam, rumah masa depan alias kuburan.” Guman hati Kamino. Sesaat ia&amp;nbsp; duduk termenung&amp;nbsp; dibawah pohon beringin&amp;nbsp; tua diperkirakan usianya sudah ratusan tahun. Akarnya berjuntaian ke tanah. “Apa di&amp;nbsp; atas pohon beringin ini tempat tinggal Kuntila Puspita Dewi ?” guman hatinya menduga-duga. Buru-buru Kamino&amp;nbsp; meninggalkan areal perkuburan. Mendadak bulu kuduknya merinding. “Mana sepeda motorku?” bisik hatinya. Kamino mencari-cari di mana sepeda motornya berada, tapi tidak ditemukan.Seingatnya tadi malam sepeda motornya di parkir&amp;nbsp; di samping rumah keluarga yang&amp;nbsp; pesta. “Kemana lagi harus dicari sepeda motorku ,sedangkan&amp;nbsp; rumah&amp;nbsp; keluarga yang&amp;nbsp; pesta tadi malam entah dimana,” bisik hatinya. Kamino menduga sepeda motornya tadi malam diparkir di tepi jalan depan kuburan, kebetulan&amp;nbsp;&amp;nbsp; ada pencuri spesialis sepeda motor yang&amp;nbsp; lewat lalu&amp;nbsp; dibawanya kabur. Karena sudah sering kejadian sepeda motor dibawa maling ketika diparkirkan pemilknya yang hendak berziarah,' katanya bicara sendiri. Kedua orangtuanya malam itu tidak dapat memejamkan mata. Mereka khawatir terjadi sesuatu pada putranya. “Bagaimana aku menceritakan peristiwa yang aku alami ini pada kedua orangtuaku dan teman-temanku,” bisik hatinya bingung. Kalau&amp;nbsp; bercerita terus terang aku akan mendapat ejekan apalagi kalau Aisyah tau pasti dia&amp;nbsp; marah besar dan tidak akan memafkanku. Rencana&amp;nbsp; hendak memperistrikannya bisa menjadi gagal. [klik cerita misteri lainnya] Teman-teman Kamino berusaha mencari imformasi keberadaannya. “Kalau sampai jam dua belas ia tidak pulang kita lapor polisi,” kata Parjan teman dekatnya. Jam Sebelas siang Angkot berhenti di depan rumahnya. “Itu dia pulang, panjang umurnya&amp;nbsp; !” teriak temannya yang duduk-duduk di teras rumahnya sambil ngobrol membicarakan dirinya. Wajah Kamino terlihat pucat pasi seperti kurang tidur. Ia diberondong pertanyaan dari ibunya. “Mengapa kau tidak pulang !” Tanya ibunya. “Aku dirampok sepedaku dilarikan perampok. Aku tidak berani pulang sendirian. Malam tadi aku tidur di pos jaga,” katanya berdusta. “Ibu kan sudah bilang kalau narik ojek siang hari saja. Kau tidak pernah mau dinasihati orangtua.” Kata ibunya. Anisyah rupanya mendengar berita Kamino tidak pulang tadi malam. Gadis itu menemuinya selepas tengah hari. “Sudah kubilang malam hari jangan narik ojek. Mas bandel tidak mau dinasihati,” kata Aisyah ketika mereka berdua bertemu di rumah orangtua Kamino. “Ibuku juga barusan tadi berkata sepertimu,” kata Kamino. Sejak mengalami kejadian itu Kamino tidak lagi berani narik ojek malam hari. Bahkan ia menolak jika minta diantarkan penumpang&amp;nbsp; lewat pasar 8 Kecamatan Hinai. Malam hari ia sering mengalmi mimpi berhubungan intim dengan Kuntilawati Puspita Dewi. Anehnya lagi Mr P nya menjadi menciut tak&amp;nbsp; lagi bisa ereksi. Kamino menjadi gelisah bagaimana dia bisa membahagiakan Aisyah nanti.Berbagai obat kuat seperti yang diiklankan di Koran sudah&amp;nbsp; Kamino coba memakainya apakah berbentuk minyak oles, krim, pil sampai vacum pembesar tapi hasilnya nihil. Akhirnya Kamino menemui Mbah dukun. Kepada Mbah dukun ia menceritakan kejadian yang menimpanya. “Lemah syahwatmu ini tidak dapat disembuhkan,” kata Mbah dukun sambil menggeleng-gelengkan kepala. “Mengapa tidak dapat disembuhkan Mbah?" tanya Kamino. “Kejantananmu sudah diambilnya. Cucu hanya bisa ereksi kalau berhubungan dengan dia walaupun itu hanya dalam mimpi,” kata Mbah dukun menjelaskan. “Tolonglah Mbah dia jangan lagi datang dalam mimpiku,” mohon Kamino. Ia berharap kalau Kuntila Puspita Dewi ia tidak lagi menderita impoten. Mbah dukun mengabulkan permintaannya. Kamino diberi jimat berupa kain hitam diikatkan dipinggangnya. Bersambung ke cerita misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 4] ---------- *) Rusdi beralamat di Dusun Pasar Batu Desa Stabat Lama Barat, Kecamatan Wampu Kab. Langkat 20851 | Facebook &amp;amp; E-mail: rusdistabat@yahoo.co.id.</itunes:subtitle><itunes:author>Cerpen Horor</itunes:author><itunes:summary>Dicerita-ulangkan oleh Rusdi*. Sebelumnya dalam Cerita Misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 2] Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 3] Nafsu birahi keduanya senat senut sudah sampai ke ubun-ubun kepala, seperti kepundan gunung berapi tinggal menunggu waktu kapan meletus . Keduanya bergulat di atas sofa. Sehelai demi sehelai pakaian Tila dipelorotinya, begitu juga sebaliknya Tila juga melakukan hal yang sama. Keduanya kini tanpa sehelai benang pun menempel di tubuh masing-masing. Tak ada lagi kata-kata keluar dari bibir keduanya kecuali kata-kata birahi, erangan, dan rintihan kenikmatan yang saling susul menyusul. Puncaknya keduanya tertidur pulas hanyut dalam kenikmatan surgawi. Lupa segala-galanya, lupa pacar setia, lupa dosa. Sinar matahari pagi menyinari tubuh Kamino membuat pemuda itu terbangun dari tidur pulasnya. Begitu ia terjaga betapa ia sangat terkejut melihat tubuhnya&amp;nbsp; dalam keadaan telanjang bulat berbaring di atas kuburan. &amp;nbsp;“Mengapa aku berada di sini, di tengah kuburan lagi,” bisik hatinya bertanya-tanya . Buru-buru ia memakai pakaiannya. Untung pagi itu tidak ada orang yang melihatnya. Sejenak Ia duduk di atas kuburan tanpa nama&amp;nbsp; sambil mengingat kejadian tadi malam. “Berarti perempuan yang&amp;nbsp; kusetubuhi tadi malam Kuntilanak dan rumah-rumah yang berdempetan yang kulalui tadi malam, rumah masa depan alias kuburan.” Guman hati Kamino. Sesaat ia&amp;nbsp; duduk termenung&amp;nbsp; dibawah pohon beringin&amp;nbsp; tua diperkirakan usianya sudah ratusan tahun. Akarnya berjuntaian ke tanah. “Apa di&amp;nbsp; atas pohon beringin ini tempat tinggal Kuntila Puspita Dewi ?” guman hatinya menduga-duga. Buru-buru Kamino&amp;nbsp; meninggalkan areal perkuburan. Mendadak bulu kuduknya merinding. “Mana sepeda motorku?” bisik hatinya. Kamino mencari-cari di mana sepeda motornya berada, tapi tidak ditemukan.Seingatnya tadi malam sepeda motornya di parkir&amp;nbsp; di samping rumah keluarga yang&amp;nbsp; pesta. “Kemana lagi harus dicari sepeda motorku ,sedangkan&amp;nbsp; rumah&amp;nbsp; keluarga yang&amp;nbsp; pesta tadi malam entah dimana,” bisik hatinya. Kamino menduga sepeda motornya tadi malam diparkir di tepi jalan depan kuburan, kebetulan&amp;nbsp;&amp;nbsp; ada pencuri spesialis sepeda motor yang&amp;nbsp; lewat lalu&amp;nbsp; dibawanya kabur. Karena sudah sering kejadian sepeda motor dibawa maling ketika diparkirkan pemilknya yang hendak berziarah,' katanya bicara sendiri. Kedua orangtuanya malam itu tidak dapat memejamkan mata. Mereka khawatir terjadi sesuatu pada putranya. “Bagaimana aku menceritakan peristiwa yang aku alami ini pada kedua orangtuaku dan teman-temanku,” bisik hatinya bingung. Kalau&amp;nbsp; bercerita terus terang aku akan mendapat ejekan apalagi kalau Aisyah tau pasti dia&amp;nbsp; marah besar dan tidak akan memafkanku. Rencana&amp;nbsp; hendak memperistrikannya bisa menjadi gagal. [klik cerita misteri lainnya] Teman-teman Kamino berusaha mencari imformasi keberadaannya. “Kalau sampai jam dua belas ia tidak pulang kita lapor polisi,” kata Parjan teman dekatnya. Jam Sebelas siang Angkot berhenti di depan rumahnya. “Itu dia pulang, panjang umurnya&amp;nbsp; !” teriak temannya yang duduk-duduk di teras rumahnya sambil ngobrol membicarakan dirinya. Wajah Kamino terlihat pucat pasi seperti kurang tidur. Ia diberondong pertanyaan dari ibunya. “Mengapa kau tidak pulang !” Tanya ibunya. “Aku dirampok sepedaku dilarikan perampok. Aku tidak berani pulang sendirian. Malam tadi aku tidur di pos jaga,” katanya berdusta. “Ibu kan sudah bilang kalau narik ojek siang hari saja. Kau tidak pernah mau dinasihati orangtua.” Kata ibunya. Anisyah rupanya mendengar berita Kamino tidak pulang tadi malam. Gadis itu menemuinya selepas tengah hari. “Sudah kubilang malam hari jangan narik ojek. Mas bandel tidak mau dinasihati,” kata Aisyah ketika mereka berdua bertemu di rumah orangtua Kamino. “Ibuku juga barusan tadi berkata sepertimu,” kata Kamino. Sejak mengalami kejadian itu Kamino tidak lagi berani narik ojek malam hari. Bahkan ia menolak jika minta diantarkan penumpang&amp;nbsp; lewat pasar 8 Kecamatan Hinai. Malam hari ia sering mengalmi mimpi berhubungan intim dengan Kuntilawati Puspita Dewi. Anehnya lagi Mr P nya menjadi menciut tak&amp;nbsp; lagi bisa ereksi. Kamino menjadi gelisah bagaimana dia bisa membahagiakan Aisyah nanti.Berbagai obat kuat seperti yang diiklankan di Koran sudah&amp;nbsp; Kamino coba memakainya apakah berbentuk minyak oles, krim, pil sampai vacum pembesar tapi hasilnya nihil. Akhirnya Kamino menemui Mbah dukun. Kepada Mbah dukun ia menceritakan kejadian yang menimpanya. “Lemah syahwatmu ini tidak dapat disembuhkan,” kata Mbah dukun sambil menggeleng-gelengkan kepala. “Mengapa tidak dapat disembuhkan Mbah?" tanya Kamino. “Kejantananmu sudah diambilnya. Cucu hanya bisa ereksi kalau berhubungan dengan dia walaupun itu hanya dalam mimpi,” kata Mbah dukun menjelaskan. “Tolonglah Mbah dia jangan lagi datang dalam mimpiku,” mohon Kamino. Ia berharap kalau Kuntila Puspita Dewi ia tidak lagi menderita impoten. Mbah dukun mengabulkan permintaannya. Kamino diberi jimat berupa kain hitam diikatkan dipinggangnya. Bersambung ke cerita misteri: Diajak Kondangan Bersama Kuntilanak [Part 4] ---------- *) Rusdi beralamat di Dusun Pasar Batu Desa Stabat Lama Barat, Kecamatan Wampu Kab. Langkat 20851 | Facebook &amp;amp; E-mail: rusdistabat@yahoo.co.id.</itunes:summary><itunes:keywords>Cerita Misteri</itunes:keywords></item></channel></rss>