<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-5462922222361021348</atom:id><lastBuildDate>Thu, 16 Feb 2012 08:13:11 +0000</lastBuildDate><title>Coach Janti</title><description>It's not what you are that holds you back, it's what you think you are not.    Denis Waitley</description><link>http://coachjanti.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Marjanti I. Passat)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/CoachJanti" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="coachjanti" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">CoachJanti</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5462922222361021348.post-2111024065566339377</guid><pubDate>Wed, 15 Oct 2008 06:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-07T13:11:35.028+07:00</atom:updated><title>The storyteller ... the  untold story</title><description>&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Saya kagum sekali dengan seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;storyteller&lt;/span&gt;. Ia bisa memukau pendengarnya dan membawa larut kedalam suasana yang sedang diceritakan. CD Harry Potter dibawakan oleh satu orang saja, namun ia bisa merubah suaranya untuk setiap peran yang ia ceritakan. Intonasi suara betul-betul mengikuti alur ceritanya. Suaranya bisa membuat kita merasa takut, cemas, tegang, senang, tergantung dari bagian yang sedang ia ceritakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Kalau kita bicara bakat, ia memang sangat berbakat sebagai seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;storyteller&lt;/span&gt;. Tidak terbayang oleh saya jika saya harus menyampaikan cerita dengan peran yang berbeda dan alunan suara yang harus berubah mengikuti keadaan cerita. Tapi setelah saya pikir dengan cermat, ternyata saya seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;storyteller&lt;/span&gt; yang dahsyat, cerita yang tidak pernah terungkap, cerita dibawah alam sadar yang saya ceritakan pada diri saya ... atau cerita yang saya percaya dan ulang terus menerus karena mendengar dari orang lain terlebih dahulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Setiap saat saya bercerita pada diri saya sendiri. Cerita itu membimbing keputusan saya dalam pekerjaan, hubungan atau pandangan hidup lainnya. Cerita itu berdampak pada semua aspek kehidupan saya. Dimana tempat tinggal saya, bagaimana saya mendidik anak saya sampai ke pilihan makanan atau kesukaan saya lainnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Masih ingat dengan Thomas Edison? Ketika ia dalam tahap penyempurnaan penciptaan lampu, ia sudah tenar melalui ciptaan lainnya. Seorang wartawan datang untuk melakukan wawancara dan mengatakan: ’Tuan Edison, Anda telah gagal 5000 kali dalam upaya Anda untuk membuat cahaya listrik, apakah sebaiknya Anda tidak berhenti saja?’ Edison menjawab: ‘Tidak anak muda, saya tidak gagal 5000 kali. Saya telah sukses mengidentifikasi 5000 cara yang tidak akan berhasil, berarti saya berada 5000 langkah lebih dekat kearah yang akan berhasil. Kalau cerita Thomas Edison berbeda, yaitu: ‘Saya gagal, memang tidak mungkin berhasil’. Apa yang akan terjadi dengan jalan hidupnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;storyteller&lt;/span&gt; yang luar biasa handal. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;So, what story have you been telling yourself? What does your life look like as a result of your story?&lt;/span&gt; Perlukah ceritanya dirubah? Sedikit perubahan bisa berdampak luar biasa pada kehidupan kita. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;What do you think?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5462922222361021348-2111024065566339377?l=coachjanti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://coachjanti.blogspot.com/2008/10/storyteller-untold-story.html</link><author>noreply@blogger.com (Marjanti I. Passat)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5462922222361021348.post-3667161142331547047</guid><pubDate>Wed, 15 Oct 2008 02:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-10-15T10:58:23.742+07:00</atom:updated><title>Arti dan manfaat coaching</title><description>Istilah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coaching&lt;/span&gt; kini merupakan kata populer dan sering disebut dalam suatu percakapan yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia. Banyak perusahaan training yang menyediakan pelatihan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coaching &lt;/span&gt;dengan berbagai metode dan tools yang berbeda, namun dengan tujuan sama yaitu menjadikan peserta seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coach&lt;/span&gt; yang handal. Organisasi masa kini sadar akan kebutuhan seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coach&lt;/span&gt; dalam organisasinya untuk memaksimalkan potensi karyawannya, karena itu mereka mulai mengirimkan karyawannya untuk mengikuti pelatihan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coaching&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik yang semakin ramai dibicarakan ini sangat menarik, tapi apakah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coaching&lt;/span&gt; merupakan suatu kegiatan baru? Memang ada beberapa pendapat berbeda mengenai asal usul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coaching&lt;/span&gt;. Ada pendapat bahwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coaching&lt;/span&gt; secara alamiah merupakan bagian dari kehidupan seperti yang dilakukan oleh orang tua ataupun guru. Tidak dapat disangkal lagi bahwa orang tua dari dahulu kala berjuang dan berkorban untuk membesarkan anaknya agar bisa tumbuh menjadi manusia yang matang dan mandiri; guru mendedikasikan hidupnya untuk mengembangkan pemikiran anak didik mereka agar dapat maju dalam hidupnya. Hal ini menunjukkan bahwa&lt;span style="font-style: italic;"&gt; coaching&lt;/span&gt; sudah ada sejak dahulu kala. Namun bagi mereka yang mengetahui atau akrab dengan berbagai  tools, pendekatan maupun metodologi canggih dalam pengembangan sdm, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coaching&lt;/span&gt; merupakan suatu ilmu dan profesi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa arti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coaching&lt;/span&gt;? Kalau dilihat dari kata bendanya yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coach&lt;/span&gt; dalam kamus definisinya adalah:&lt;br /&gt;•    Kereta yang ditarik oleh kuda&lt;br /&gt;•    Bis yang dilengkapi dengan kenyamanan terutama untuk jarak jauh&lt;br /&gt;•    Gerbong kereta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga definisi diatas arti kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coach&lt;/span&gt; adalah suatu kendaraan yang berfungsi membawa penumpangnya dari satu lokasi ke lokasi lain yang menjadi tujuannya. Definisi ini memperlihatkan pada kita bagaimana kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coach&lt;/span&gt; akhirnya diberikan pada seseorang yang berperan untuk membantu memperbaiki kehidupan atau kinerja orang lain. Karena kalau kita analogikan, tugas dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coach&lt;/span&gt; adalah sebagai ‘kendaraan’ juga, kendaraan dalam kehidupan seseorang.  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Coach&lt;/span&gt; mengantar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coachee&lt;/span&gt; (orang yang di-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;coach&lt;/span&gt;) dari tahap kehidupan yang sekarang ke tahap kehidupan yang diinginkan, melampaui rintangan yang menghambat kemajuannya hingga tercapai cita-citanya. Contohnya seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coach&lt;/span&gt; dalam dunia olah raga. Tugasnya adalah meningkatkan ketrampilan yang sudah dimiliki menjadi maksimal sehingga bisa mencapai peringkat yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dulu hanya di dunia olah raga seseorang atau tim menggunakan jasa seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coach&lt;/span&gt; untuk meningkatkan kinerjanya, pada tahun 60-an di  Amerika orang mulai mengadopsi model &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coaching&lt;/span&gt; dalam dunia kerja. Belakangan dengan adanya kompetisi global, pembelajaran dan pengembangan telah menjadi bagian yang krusial dalam dunia kerja. Namun pelatihan saja kini sudah dianggap sebagai sarana yang masih kurang efektif, karena belum tentu bisa membawa perubahan perilaku yang menetap. Karena itu belakangan dalam dunia kerja &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coaching&lt;/span&gt; telah menjadi marak karena sifat aktifitas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coaching&lt;/span&gt; yang intensif, sehingga bisa membawa perubahan perilaku tetap yang menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa kegunaan dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coaching&lt;/span&gt;?  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Coaching&lt;/span&gt; bermanfaat untuk membantu seseorang  mencapai tujuan dalam kehidupannya. Caranya? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Coaching&lt;/span&gt; kini memegang prinsip bahwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coachee&lt;/span&gt; secara alamiah kreatif, penuh sumber daya, dan merupakakn manusia yang utuh. Karena itu ialah yang paling tahu jawabannya terhadap kebutuhannya sendiri. Dalam hal ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coachee&lt;/span&gt; dilihat sebagai guru maupun murid. Dengan pendekatan ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coach&lt;/span&gt; tidak dilihat sebagai  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;expert&lt;/span&gt; (serba tahu dan mempunyai jawaban terhadap semua masalah) dalam kehidupan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coachee.&lt;/span&gt; Tugasnya adalah mengajukan pertanyaan yang tepat di saat yang tepat agar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coachee&lt;/span&gt; bisa memulai suatu perjalanan menuju &lt;span style="font-style: italic;"&gt;self discovery&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;awareness&lt;/span&gt; (pemahaman dan kesadaran mengenai keadaan diri sendiri) dari perspektif baru yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman dan kesadaran diri ini menghantarkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coachee&lt;/span&gt; pada kepercayaan diri dan pemberdayaan dari perspektif yang baru, sehingga timbul keberanian untuk melakukan tindakan-tindakan baru, sehingga bisa mencapai hasil yang sebelumnya tidak pernah diraih. Jadi &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;coaching&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; adalah mengenai perubahan dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;transformasi - &lt;/span&gt;&lt;span&gt;mengenai&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;kemampuan seseorang untuk tumbuh, merubah perilaku yang menghalangi kemajuan, untuk melahirkan perilaku serta tindakan baru.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5462922222361021348-3667161142331547047?l=coachjanti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://coachjanti.blogspot.com/2008/10/arti-dan-manfaat-coaching_15.html</link><author>noreply@blogger.com (Marjanti I. Passat)</author><thr:total>6</thr:total></item></channel></rss>

