<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Cosa Aranda Dot Com</title>
	
	<link>http://cosaaranda.com</link>
	<description>Belajar Bisnis Internet Untuk Pemula</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Jan 2012 02:28:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/CosaAranda" /><feedburner:info uri="cosaaranda" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><creativeCommons:license>http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/2.0/</creativeCommons:license><item>
		<title>Adf.Ly – Berbagi Link Dapet Receh</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CosaAranda/~3/-wKMTXuajyQ/adf-ly-berbagi-link-dapet-receh.html</link>
		<comments>http://cosaaranda.com/adf-ly-berbagi-link-dapet-receh.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 02:20:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cosa Aranda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Money Maker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cosaaranda.com/?p=885</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi alternatif mendapatkan uang di internet bagi pemula, yaitu melalui Adf.Ly. Di sini, kita bisa memperoleh penghasilan hanya dengan membagikan sesuatu ke orang lain.  Apakah &#8216;sesuatu&#8217; itu? Adakah hubungannya dengan Syahrini? Bisa jadi. Gambar close-up Jambul Khatulistiwa misalnya. Atau MP3 lagu terbarunya yang diciptakan oleh Charly (ex) ST12. Yang penting satu, apapun yang Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2012/01/logo_adfly.png"><img class="alignright size-full wp-image-887" title="logo_adfly" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2012/01/logo_adfly.png" alt="Logo Adfly" width="169" height="79" /></a>Satu lagi alternatif mendapatkan uang di internet bagi pemula, yaitu melalui <strong>Adf.Ly</strong>. Di sini, kita bisa memperoleh penghasilan hanya dengan membagikan sesuatu ke orang lain.  Apakah &#8216;sesuatu&#8217; itu? Adakah hubungannya dengan <a href="http://liriklaguindonesia.net/syahrini-sesuatu.htm">Syahrini</a>? Bisa jadi. Gambar close-up Jambul Khatulistiwa misalnya. Atau MP3 lagu terbarunya yang diciptakan oleh Charly (ex) ST12. Yang penting satu, apapun yang Anda bagikan, <del>minumnya teh botol Sosro</del> linknya harus disulap dulu menggunakan layanan <a href="http://detil.info/tentang/Adfly">Adf.Ly</a>. Jadi deh duit  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/q03.gif" style="border:none;background:none;" alt=":genit:" /></p>
<p><span id="more-885"></span>Contohnya begindang.</p>
<p>Misal Anda mau membagikan link ke situs http://cosaaranda.com <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/47.gif" style="border:none;background:none;" alt=":thumbup:" />   kalau dibagikan begitu saja kan gak asik tuh, gak dapet apa-apa. Supaya bagi-bagi link yang Anda lakukan gak sia-sia, gunakan tool Mass Shrinker dari Adf.Ly, masukkan URL http://cosaaranda.com, dan jadilah link-yang-menghasilkan-receh seperti ini: <a href="http://adf.ly/4drBQ">http://adf.ly/4drBQ</a>.</p>
<p>Mo tahu hasilnya seperti apa? Ya coba aja deh diklik, gak ada yang ngelarang kok  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/s_sm_peace.gif" style="border:none;background:none;" alt=":Yb" /></p>
<div id="attachment_886" class="wp-caption alignnone" style="width: 560px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2012/01/adfly1.png"><img class="size-full wp-image-886" title="adfly1" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2012/01/adfly1-e1326161621398.png" alt="Contoh Penggunaan Mass Shrinker" width="550" height="173" /></a><p class="wp-caption-text">Contoh Penggunaan Mass Shrinker</p></div>
<p>Selain mengubah link secara manual satu demi satu, Adf.Ly juga menyediakan berbagai fitur yang bikin hidup jadi gak ribet. Ada Easy Link yang secara gampang mengubah tautan apapun yang Anda miliki menjadi link komersil Adf.Ly, atau Full Page Script yang secara otomatis akan mengubah SELURUH link yang ada di suatu halaman menjadi link berbayar. Praktis, kan?</p>
<p>Untuk langkah teknis pendaftaran akun dan pembuatan link tidak usah dibahas ya, coba sendiri aja, gak susah kok.</p>
<p>Nah, bagaimana untuk pembayarannya? Apakah lancar jaya? Untuk saat ini, YA. Saya sudah tiga kali merasakan payout yang dikirimkan pada awal bulan langsung ke akun Paypal saya. Dan sepanjang  sepengetahuan saya, sejak Adf.Ly berdiri hingga sekarang, mereka belum pernah sekalipun telat dalam melakukan pembayaran ke publisher.</p>
<p>Bagaimana potensi penghasilannya? Salah satu parameter penentu adalah negara asal pengunjung atau orang yang melakukan klik pada link Anda. Seperti banyak layanan penghasil uang di internet, semakin berkelas negara asalnya (<em>premium visitor</em>), makin gendut pula komisinya. Klik dari pengunjung Indonesia dan US jelas berbeda nilainya.  Sehingga, jika ingin hasilnya berlimpah, targetlah para pengunjung situs dari negara-negara berduit.</p>
<p>Selain dengan membagikan tautan Adf.ly di situs, Anda juga bisa beraksi di forum. Terlebih di forum yang menyediakan lahan untuk berbagi link, seperti forum download games, download software, download MP3, dan sebagainya. Setahu saya, mayoritas pemain Adf.Ly lebih aktif bergerilya di forum ketimbang di blog / situs. Kalau saya sih males, hehehe&#8230;</p>
<p>&#8230;.makanya earningnya juga gak banyak  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/8.gif" style="border:none;background:none;" alt=":hammer:" /></p>
<div id="attachment_888" class="wp-caption alignnone" style="width: 560px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2012/01/adfly2.jpg"><img class="size-full wp-image-888" title="adfly2" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2012/01/adfly2.jpg" alt="Contoh Earning Bulan Desember 2011" width="550" height="232" /></a><p class="wp-caption-text">Contoh Earning Bulan Desember 2011</p></div>
<p>Satu tips lagi adalah menggabungkan Adf.Ly dengan layanan file sharing semacam Sharebeast, yang memberikan Anda komisi setiap kali ada orang yang mengunduh file melalui layanan mereka. Dengan demikian, sekali promosi tautan, dua pintu rejeki terbuka  <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt=':cool:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selamat mencoba!</p>
<p>Oh iya, bagi yang males ngetik URL-nya Adf.Ly di browser, ini dia linknya &#8211;&gt; <a href="http://detil.info/tentang/Adfly">Adf.Ly</a>. Referral ya  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/ngacir.gif" style="border:none;background:none;" alt=":ngacir:" /></p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Ei0dm6K7jrxMAG2LY5gwdfpcOQk/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Ei0dm6K7jrxMAG2LY5gwdfpcOQk/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Ei0dm6K7jrxMAG2LY5gwdfpcOQk/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Ei0dm6K7jrxMAG2LY5gwdfpcOQk/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cosaaranda.com/adf-ly-berbagi-link-dapet-receh.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://cosaaranda.com/adf-ly-berbagi-link-dapet-receh.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Mudah Memanajemen Jaringan Blog Dengan Network Publisher</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CosaAranda/~3/ZsAvJvi2RpE/mudah-memanajemen-jaringan-blog-dengan-network-publisher.html</link>
		<comments>http://cosaaranda.com/mudah-memanajemen-jaringan-blog-dengan-network-publisher.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 02:28:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cosa Aranda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Alat Bantu]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cosaaranda.com/?p=880</guid>
		<description><![CDATA[Kunci utama dari #ternakblog yang sukses adalah proses #manajemenblog yang efektif, rapi, dan teratur. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan sistem jadwal #manajemenblog seperti yang sudah pernah saya sampaikan di kultwit @CosaAranda2010 beberapa minggu lalu. Nah, bagi yang kebetulan punya jaringan situs dengan tema dan konten yang sama, ada sebuah plugin yang cukup bermanfaat. Namanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kunci utama dari #ternakblog yang sukses adalah proses #manajemenblog yang efektif, rapi, dan teratur. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan sistem jadwal #manajemenblog seperti yang sudah pernah saya sampaikan di kultwit @CosaAranda2010 beberapa minggu lalu. Nah, bagi yang kebetulan punya jaringan situs dengan tema dan konten yang sama, ada sebuah plugin yang cukup bermanfaat. Namanya <strong>Network Publisher</strong>.</p>
<p><span id="more-880"></span>Network Publisher adalah plugin WordPress  yang berfungsi untuk me-repost ulang konten (atau sebagian konten) kita ke akun-akun social media serta blog lain yang kita miliki. Ada puluhan layanan yang didukung. Mulai dari Twitter, Facebook, hingga Blogspot dan WordPress. Ini mirip dengan plugin WP-Syndicator. Bedanya, WP-Syndicator berbayar dan mahal, sedang Network Publisher gratis dan jika diinginkan bisa diupgred dengan harga yang jauh lebih terjangkau.</p>
<div id="attachment_882" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2012/01/np2.png"><img class="size-full wp-image-882" title="np2" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2012/01/np2-e1325730325347.png" alt="Harga Upgred Network Publisher" width="500" height="322" /></a><p class="wp-caption-text">Harga Upgred Network Publisher</p></div>
<p>Untuk re-publish ke social media tidak akan saya bahas karena sudah merupakan hal yang biasa dan banyak alternatif layanan sejenis yang gratisan, seperti TwitterFeed yang saya gunakan di CosaAranda.Com ini. Yang menarik di sini adalah konsep re-publish ke blog lain.</p>
<p>Perhatikan gambar ilustrasi di bawah ini.</p>
<div id="attachment_881" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2012/01/np1.jpg"><img class="size-full wp-image-881" title="np1" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2012/01/np1.jpg" alt="Flow Publikasi Konten" width="500" height="348" /></a><p class="wp-caption-text">Flow Publikasi Konten</p></div>
<p>Di situs A, B, dan C masing-masing dipasang plugin Network Publisher dan diatur agar melakukan posting ulang ke situs D. Hasilnya, situs D <strong>tidak perlu kita urus lagi</strong> karena sudah <strong>otomatis mendapatkan konten</strong> dari ketiga situs tersebut. Jika diinginkan, kita juga bisa memasang plugin Network Publisher di situs D dan mengaturnya agar melakukan posting ulang ke situs lainnya yang juga berisi lirik gado-gado.</p>
<p>Pertanyaannya, apakah tidak akan terdeteksi sebagai konten duplikat? Ya dan tidak, tergantung bagaimana Anda menanganinya <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pertama, Anda bisa memanfaatkan plugin-plugin premium yang berfungsi untuk melakukan rewrite / spin / translate konten secara otomatis di blog yang menjadi target re-post. Dengan demikian, meski pada dasarnya kontennya sama, namun setelah diproses akan menjadi berbeda.</p>
<p>Kedua, pilih topik-topik yang sudah pasti kemungkinan duplikatnya besar dan itu merupakan hal yang wajar. Lirik dan resep misalnya.</p>
<p>Untuk pengaturan pluginnya dicoba sendiri ya <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Wynw4ZJCN_069I3U5l1in_O2vXQ/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Wynw4ZJCN_069I3U5l1in_O2vXQ/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Wynw4ZJCN_069I3U5l1in_O2vXQ/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Wynw4ZJCN_069I3U5l1in_O2vXQ/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cosaaranda.com/mudah-memanajemen-jaringan-blog-dengan-network-publisher.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://cosaaranda.com/mudah-memanajemen-jaringan-blog-dengan-network-publisher.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Perencanaan Bisnis Internet</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CosaAranda/~3/ui6jjpFpQbE/perencanaan-bisnis-internet.html</link>
		<comments>http://cosaaranda.com/perencanaan-bisnis-internet.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 02:27:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cosa Aranda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cosaaranda.com/?p=872</guid>
		<description><![CDATA[Mumpung akhir tahun, sepertinya pas banget untuk membahas masalah ini, Perencanaan Bisnis Internet. Selain itu, sedikit banyak juga berhubungan dengan materi kultwit beberapa waktu lalu mengenai #manajemenblog dan #ternakblog (cek timeline @CosaAranda2010, sekalian follow ya ). Nah, untuk membangun peternakan blog yang baik dan efektif, serta efisien dalam hal manajemennya, proses perencanaan tidak boleh diabaikan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mumpung akhir tahun, sepertinya pas banget untuk membahas masalah ini, Perencanaan Bisnis Internet. Selain itu, sedikit banyak juga berhubungan dengan materi kultwit beberapa waktu lalu mengenai #manajemenblog dan #ternakblog (cek timeline <a href="https://twitter.com/CosaAranda2010">@CosaAranda2010</a>, sekalian follow ya <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/tambahan-kaskuser/siul.gif" style="border:none;background:none;" alt=":siul" /> ). Nah, untuk membangun peternakan blog yang baik dan efektif, serta efisien dalam hal manajemennya, proses perencanaan tidak boleh diabaikan. Apalagi jika Anda memang berniat banget untuk eksis secara profesional di dunia blogpreneurship. Memiliki jaringan situs yang tidak asal-asalan jelas adalah salah satu kuncinya.</p>
<p><span id="more-872"></span>Beberapa keuntungan melakukan perencanaan bisnis internet adalah:</p>
<ul>
<li>Mudah membangun jadwal kerja, baik yang nanti dikerjakan sendiri atau di-outsource-kan, karena dari awal kita sudah siap dengan apa yang harus kita lakukan dan apa yang harus disiapkan.</li>
<li>Dapat mengatur budget sejak awal dan tidak membuang-buang uang dengan membeli domain hanya berdasarkan nafsu. Kebutuhan hosting, biaya outsource, dan sebagianya juga sudah dapat diprediksi.</li>
<li>Dapat mengefektifkan waktu kerja karena sekali lagi kita sudah tahu apa yang akan (dan apa yang harus) kita lakukan.</li>
<li>&#8216;Pekerjaan&#8217; mencari uang di internet yang Anda lakukan akan terasa lebih profesional. Secara tidak langsung, Anda akan bekerja dengan lebih serius. Dan segala sesuatu yang dikerjakan dengan serius, pasti hasil yang diperoleh juga akan &#8216;serius&#8217;  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/selamat.gif" style="border:none;background:none;" alt=":selamat" /></li>
</ul>
<p>Perencanaan ini sendiri berkaitan erat dengan <a href="http://cosaaranda.com/perlunya-punya-visi-dan-target-dalam-berbisnis-internet.html">visi dan target</a>. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini.</p>
<div id="attachment_873" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/plan1.jpg"><img class="size-full wp-image-873" title="plan1" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/plan1.jpg" alt="" width="500" height="277" /></a><p class="wp-caption-text">Perencanaan Bisnis Internet</p></div>
<p>Sekedar curcol, di tahun 2011, fokus pengembangan jaringan blog saya adalah pada tema kesehatan, kuliner, dan musik. Ini berbeda dengan tahun 2010 lalu yang berkutat pada tema gadget dan games. Kenapa? Ya selain karena pertimbangan tren, juga untuk menghindari kejenuhan <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/nohope.gif" style="border:none;background:none;" alt=":nohope" /> Bagaimana dengan tahun 2012 mendatang? Untuk kuliner masih tetap akan saya pertahankan,  sedang untuk kesehatan saya gantikan dengan topik yang berkaitan dengan <em>travelling</em>. Alasannya sama, selain sudah jenuh, juga karena tren topik kesehatan yang semakin lama semakin menurun.</p>
<p>Hayo, masih ingat gak bagaimana kemarin caranya mengecek jalur tren menggunakan Google Insight for Search? <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nah, jika digambarkan, berikut ini perencanaan fokus pengembangan blog saya di tahun 2012 mendatang.</p>
<div id="attachment_874" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/plan2.jpg"><img class="size-full wp-image-874" title="plan2" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/plan2.jpg" alt="" width="500" height="145" /></a><p class="wp-caption-text">Road Map Pengembangan Blog 2012</p></div>
<p>Perhatikan bahwa saya masih menyertakan topik-topik lainnya di kuartal 1 dan 2. Alasannya adalah karena tahun ini saya sudah terlanjur membeli beberapa domain berkenaan dengan topik Health, Movie, Music, dan Games yang belum sempat diurus. Ide maupun sumber konten pun sudah disiapkan. <em>So</em>, agar tidak mubazir, mau tidak mau ya harus saya garap dulu sebelum fokus ke menu utama, soal kuliner dan travel. Minim-minim dibuat autoblog atau minisite, agar tidak terlalu banyak menghabiskan waktu untuk proses pengerjaannya.</p>
<p>Terakhir, saya buat pula daftar aset yang (sudah) saya miliki agar penerapan road map di atas lebih terfokus lagi. Contohnya seperti ini.</p>
<div id="attachment_875" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/plan3.jpg"><img class="size-full wp-image-875" title="plan3" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/plan3.jpg" alt="" width="500" height="93" /></a><p class="wp-caption-text">Daftar Aset</p></div>
<p>Apakah dengan menerapkan sistem perencanaan dan road map seperti ini berarti kita tidak boleh membuat situs dengan tema lain? Ya boleh saja, gak ada yang melarang. Lha itu kan situs-situs Anda sendiri, hehehe. Konsep pengembangan blog yang terencana di sini hanyalah sekedar panduan atau pegangan bagi Anda untuk mengembangkan jaringan situs yang Anda miliki. Jika di tengah jalan ingin selingkuh ya monggo <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bagaimana dengan blog-blog sebelumnya yang topiknya sudah tidak menjadi fokus utama lagi? Ya tetap diurus dong, kan proses perencanaan di sini tujuannya adalah untuk pengembangan bisnis. Gak lucu kan kalau bisnis kita berkembang tapi bisnis-bisnis kita yang sebelumnya kolaps. Tapi jika ingin praktis, pertimbangkan untuk mengalihkan proses <em>maintenance</em>-nya pada orang lain alias <em>outsource</em>.</p>
<p>Oh ya, meski pembahasan dan contoh di atas dikaitkan dengan blog, tapi konsep visi, target, dan perencanaan ini juga bisa diimplementasikan ke model bisnis internet yang lain, ya <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selamat mengguritakan jaringan situs Anda!</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JWdee8mER_sTdPM_4aXIN5EJSWQ/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JWdee8mER_sTdPM_4aXIN5EJSWQ/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JWdee8mER_sTdPM_4aXIN5EJSWQ/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JWdee8mER_sTdPM_4aXIN5EJSWQ/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cosaaranda.com/perencanaan-bisnis-internet.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://cosaaranda.com/perencanaan-bisnis-internet.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>SEO Bukan Sekedar Jadi Nomer Satu Saja</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CosaAranda/~3/UWRQJGo3pxw/seo-bukan-sekedar-jadi-nomer-satu-saja.html</link>
		<comments>http://cosaaranda.com/seo-bukan-sekedar-jadi-nomer-satu-saja.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 02:13:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cosa Aranda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Promotion & Branding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cosaaranda.com/?p=867</guid>
		<description><![CDATA[Ketika melakukan SEO, banyak yang menganggap bahwa berhasil berada di posisi elit (rangking tiga besar) di halaman hasil pencarian (SERP) adalah sebuah kesuksesan. Padahal, sebenarnya itu hanyalah sebagian dari proses SEO saja. Dengan perkembangan mesin pencari belakangan ini, khususnya Google, menjadi nomer satu dalam SERP kini bukanlah segala-galanya. Masih ada beberapa faktor yang harus diperhatikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika melakukan SEO, banyak yang menganggap bahwa berhasil berada di posisi elit (rangking tiga besar) di halaman hasil pencarian (SERP) adalah sebuah kesuksesan. Padahal, sebenarnya itu hanyalah sebagian dari proses SEO saja. Dengan perkembangan mesin pencari belakangan ini, khususnya Google, menjadi nomer satu dalam SERP kini bukanlah segala-galanya. Masih ada beberapa faktor yang harus diperhatikan agar proses SEO yang Anda kerjakan dapat dikatakan berhasil. Kenapa? Dan apa sajakah faktor-faktor itu?</p>
<p><span id="more-867"></span>Sebelum menjawabnya, kita pahami dulu makna dari SEO. Menurut <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Search_engine_optimization">Wikipedia</a>, SEO adalah sekumpulan tehnik atau serangkaian proses yang dilakukan agar situs web yang kita miliki (atau yang di-SEO-kan) <span style="text-decoration: underline;">eksis</span> secara natural / organik / non-paid di mesin pencari. Kata kunci sebenarnya di sini adalah yang digarisbawahi, yaitu &#8220;eksis&#8221;. Artinya, keberhasilan sesungguhnya dari proses SEO dinilai dari eksis tidaknya situs kita di SERP, dan <span style="text-decoration: underline;">tertarik tidaknya pencari untuk mengunjungi situs kita berdasarkan apa yang ia lihat SERP tersebut</span>. Semakin eksis, berarti semakin banyak orang yang tertarik untuk berkunjung. Semakin banyak orang yang tertarik untuk berkunjung, ya berarti akan semakin banyak pengunjung yang datang ke situs kita.</p>
<p>Ada dua hal penting di sini.</p>
<p>Yang pertama, <strong>batas nominal untuk menentukkan sedikit banyaknya jumlah pengunjung di sini bersifat relatif</strong>, berdasarkan orang yang melakukan pencarian. Atau dengan kata lain, relatif berdasarkan popularitas tema / topik yang dicari atau di-SEO-kan. Ini penting dipahami karena merupakan dasar atau acuan bagi kita untuk menentukan target jumlah pengunjung yang kita harapkan dari situs kita.</p>
<p>Target jumlah pengunjung yang datang ke situs bertema hiburan tentunya berbeda dengan situs bertema kesehatan. Begitu juga jika membandingkan tema sepakbola dengan sepak takraw.</p>
<p>Untuk mengetahui tingkat popularitas sebuah tema, Anda bisa menggunakan tool Google Insight for Search yang sudah kita bahas <a href="http://cosaaranda.com/monetisasi-masa-depan-bagian-3.html">cara penggunaannya</a> minggu lalu.</p>
<p>Poin kedua adalah seperti yang saya sampaikan di artikel <a href="http://cosaaranda.com/cara-mengecek-serp-google-yang-baik-dan-benar.html">Cara Mengecek SERP</a>, yaitu <strong>adanya perbedaan hasil SERP antara satu orang dengan orang yang lain</strong>. Di artikel tersebut sudah dibahas mengenai Personalization (SERP dipermak berdasarkan kebiasaan kita) dan Localization (SERP dipermak berdasarkan lokasi kita). Selain dua itu, sebenarnya masih ada lagi fitur Google yang &#8216;merusak&#8217; ketentraman kita dalam ber-SEO-ria. Yaitu <strong>Instant Search</strong> dan <strong>Suggested Search</strong>.</p>
<p>Pada Instant Search, Google secara real-time akan <span style="text-decoration: underline;">memperbarui SERP di bawah kotak pencarian, sesuai dengan apa yang sedang kita ketik saat itu</span>.</p>
<p>Misalnya saja kita ingin mencari tentang &#8220;bebek panggang bumbu kecap&#8221;. Pada saat kita mengetik &#8220;bebek&#8221;, maka SERP secara otomatis akan menampilkan hasil pencarian untuk kata kunci &#8220;bebek, tanpa harus kita menekan Enter untuk mengamini pencarian kita. Berikutnya, ketika pengetikan kita berlanjut dan tertulis &#8220;bebek panggang&#8221;, SERP di bawah kotak pencarian juga otomatis akan menampilkan hasil pencarian untuk kata kunci &#8220;bebek panggang&#8221;. Begitu seterusnya.</p>
<p>Apa permasalahannya?</p>
<p>Perhatikan gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya.</p>
<div id="attachment_868" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/instantsearch.jpg"><img class="size-full wp-image-868" title="instantsearch" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/instantsearch.jpg" alt="" width="500" height="130" /></a><p class="wp-caption-text">Ilustrasi Instant Search</p></div>
<p>Tabel di atas menunjukkan contoh urutan hasil pencarian untuk kata kunci yang bersangkutan (kolom 1).  Situs Anda di sini sudah juara untuk keyword &#8220;Bebek Panggang Bumbu Kecap&#8221;. Yang menjadi masalah, dengan adanya fitur Instant Search, di paruh jalan, pencari bisa saja memilih untuk berkunjung ke situs-situs saingan Anda (situs A, B, C, dan D), apalagi jika pada dasarnya mereka juga memiliki konten bertema serupa, yaitu tentang &#8220;bebek panggang bumbu kecap&#8221;.</p>
<p>Dengan demikian, berbeda dengan era Google sebelumnya yang mengagungkan kata kunci <em><a href="http://detil.info/tentang/106">long tail</a></em>, kini kita tidak hanya perlu menguasai kata kunci berjenis ekor panjang saja, melainkan juga kata kunci utamanya.</p>
<p>Pada contoh di atas, apabila situs / halaman situs kita sudah sukses menguasai keyword &#8220;bebek panggang bumbu kecap&#8221;, maka kita harus memastikan bahwa kata kunci-kata kunci primernya (&#8220;bebek&#8221;, &#8220;bebek panggang&#8221;, &#8220;bebek panggang bumbu&#8221<img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/13.gif" style="border:none;background:none;" alt=";)" /> turut kita genggam pula.</p>
<p>Fitur perusak ketetraman kedua adalah Suggested Search. Fitur ini akan aktif secara otomatis apabila kata kunci yang kita gunakan dalam melakukan pencarian dianggap tidak wajar oleh Google, dan mereka dengan arogannya akan <span style="text-decoration: underline;">menampilkan hasil pencarian untuk kata kunci lain yang mereka anggap lebih cocok</span>.</p>
<p>Perhatikan gambar tangkapan layar di bawah ini.</p>
<div id="attachment_869" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/suggestedsearch1.jpg"><img class="size-full wp-image-869" title="suggestedsearch1" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/suggestedsearch1.jpg" alt="" width="500" height="138" /></a><p class="wp-caption-text">Contoh Suggested Search</p></div>
<p>Pada contoh di atas, saya melakukan pencarian lirik (lagu) dari grup band Duette. Berhubung dianggap aneh, Google menganggap saya salah tulis dan malah menampilkan hasil pencarian untuk lirik duet. Di sisi lain, pemilik situs lirik lagu (seperti saya) juga akan kerepotan karena konten-konten yang berkaitan dengan grup Duette akan mendapatkan kunjungan organik yang (jauh) lebih sedikit dari seharusnya. Solusinya ya saya harus melakukan optimasi untuk kata kunci &#8220;duet&#8221; dan mengarahkannya ke konten-konten &#8220;duette&#8221;. Kerja ekstra.</p>
<p>Dari penjelasan di atas, ada beberapa hal terkait dengan kesuksesan proses SEO yang bisa kita simpulkan.</p>
<ol>
<li>Sebelum melakukan SEO, pahami target jumlah pengunjung yang bisa kita dapatkan. Prakteknya dapat dengan menggunakan tool-tool analisa kata kunci yang banyak tersedia, baik yang gratis maupun yang berbayar. Jika Anda sudah terbiasa, Anda juga bisa mengira-ngira sendiri berdasar pengalaman, tanpa harus menggunakan tool lagi.</li>
<li>Untuk meningkatkan <em>visibility</em> alias eksis di mesin pencari, on-page SEO haruslah optimal, terutama pada bagian-bagian yang langsung terlihat oleh pencari, seperti judul, konten, dan <em>meta description</em>. Perhatikan bahwa yang disebutkan terakhir ini sering diabaikan oleh pelaku SEO karena adanya doktrin yang menyebutkan bahwa meta description tidak penting dalam proses SEO. Selain on-page SEO, untuk jenis-jenis situs tertentu Anda juga bisa mulai mengimplementasikan microdata (HTML5) karena listing di mesin pencari akan lebih keren dan secara tidak langsung juga akan berpengaruh ke jumlah pengunjung Anda. Lain waktu kita bahas soal microdata ini, ya <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Setelah melakukan SEO dan mendapatkan hasil yang memuaskan, pastikan bahwa keempat fitur Google yang <em>annoying</em> di atas tidak mempengaruhi SERP dari kata kunci yang Anda optimasi. Jika ya, mau tidak mau ya Anda harus melakukan optimasi ulang untuk kata kunci-kata kunci lain yang sekiranya mempengaruhi pencapaian target pengunjung dari situs yang Anda SEO-kan.</li>
</ol>
<p>Selamat ber-SEO-ria <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KhLqYr2PXiLE8K6a1g0uFbCOtXk/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KhLqYr2PXiLE8K6a1g0uFbCOtXk/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KhLqYr2PXiLE8K6a1g0uFbCOtXk/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KhLqYr2PXiLE8K6a1g0uFbCOtXk/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cosaaranda.com/seo-bukan-sekedar-jadi-nomer-satu-saja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://cosaaranda.com/seo-bukan-sekedar-jadi-nomer-satu-saja.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Ini Dia Alasan Situs Wallpaper Dibanned Google Adsense</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CosaAranda/~3/SWp65IDQjAQ/ini-dia-alasan-situs-wallpaper-dibanned-google-adsense.html</link>
		<comments>http://cosaaranda.com/ini-dia-alasan-situs-wallpaper-dibanned-google-adsense.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 04:01:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cosa Aranda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cosaaranda.com/?p=864</guid>
		<description><![CDATA[Hihihi, format judulnya kayak judul-judul artikel blog ama portal berita sebelah, yah Tapi memang, sejak dimulainya banned brutal Google Adsense bulan lalu, salah satu yang menjadi kambing hitam adalah blog bertema galeri wallpaper. Mayoritas mengatakan bahwa publisher yang memajang iklannya di situs-situs jenis ini ditendang oleh Google karena kurangnya konten. Bisa karena halaman wallpapernya memang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hihihi, format judulnya kayak judul-judul artikel blog ama portal berita sebelah, yah <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/s_sm_peace.gif" style="border:none;background:none;" alt=":Yb" /> Tapi memang, sejak dimulainya banned brutal Google Adsense bulan lalu, salah satu yang menjadi kambing hitam adalah blog bertema galeri wallpaper. Mayoritas mengatakan bahwa publisher yang memajang iklannya di situs-situs jenis ini ditendang oleh Google karena kurangnya konten. Bisa karena halaman wallpapernya memang tidak berisi deskripsi gambar (atau hanya satu dua kalimat saja), atau karena menggunakan tehnik halaman attachment dimana halaman tersebut hanya berisi gambar dan iklan. Benarkah?</p>
<p><span id="more-864"></span>Secara teori (dan pendapat saya pribadi), &#8216;tuduhan&#8217; tersebut agak kurang tepat karena pada dasarnya <span style="text-decoration: underline;">gambar adalah bagian dari konten</span>. <em>So</em>, sebuah halaman yang berisi gambar dengan judul dan teks yang saling berkaitan saya rasa sudah cukup untuk disebut konten. Dengan catatan, gambar itu sendiri juga sudah dilengkapi dengan parameter pendukung yang sesuai, yaitu parameter ALT.</p>
<p>Untuk menghilangkan kegalauan, saya pun nekad menanyakan masalah ini di akun Twitter official Google Adsense Indonesia. Awalnya mereka langsung me-respon dengan menanyakan contoh situsnya. Namun setelah saya berikan URL situs  saya, tidak ada balasan lagi dengan mereka <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/mads.gif" style="border:none;background:none;" alt=":mads" /> Hingga akhirnya 4 hari kemudian, saya menyindir mereka karena tidak menjawab pertanyaan saya, dan balasan tersebut pun muncul  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/ngakaks.gif" style="border:none;background:none;" alt=":ngakaks" /></p>
<p>Seperti apa jawabannya? Nih, baca aja sendiri   <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/request.gif" style="border:none;background:none;" alt=":request" /></p>
<div id="attachment_865" class="wp-caption alignnone" style="width: 548px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/adsensewallpaper.png"><img class="size-full wp-image-865" title="Pernyataan Resmi Pihak Google Adsense Mengenai Situs Wallpaper" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/adsensewallpaper.png" alt="" width="538" height="68" /></a><p class="wp-caption-text">Pernyataan Resmi Pihak Google Adsense Mengenai Situs Wallpaper</p></div>
<p>Yup. Inilah alasan sebenarnya mengapa banyak pemilik situs wallpaper yang menjadi korban banned masal. Bukan karena minimnya konten, melainkan karena <span style="text-decoration: underline;">obyek wallpapernya sendiri yang <em>dianggap</em> tidak orisinil</span>. Dan karena Google memang sedang memasyarakatkan <em>original content</em> <del>dan meng-original content-kan masyarakat</del> maka ya wajar saja apabila mereka kini bertindak tegas terhadap situs-situs wallpaper.</p>
<p>Dengan aturan baru ini, rasanya akan agak susah untuk terus bertahan memonetisasi situs wallpaper dengan jaringan iklan Google Adsense. Kecuali jika Anda memang dari awal men-desain sendiri gambar-gambar wallpaper yang Anda tampilkan di situs.</p>
<p>Alternatif lain adalah berlindung di balik payung sangkalan (bahasa Indonesia-nya <em>disclaimer</em> menurut Google Translate) DMCA. Dengan menyertakan halaman disclaimer DMCA di situs Anda, maka apabila ada konten yang melanggar hak cipta, *biasanya* akun Google Adsense Anda tidak akan langsung dibanned, melainkan hanya situsnya saja. Atau bisa jadi malah hanya diberi peringatan dan diminta untuk mencopot konten yang sensitif tersebut.</p>
<p>Tapi yang disebut di atas ini *biasanya* ya, kan sudah rahasia umum kalau Google juga sering bertindak *tidak biasa* <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/fd_2.gif" style="border:none;background:none;" alt=":cd:" /></p>
<p>Nah kini pertanyaannya, masih berpotensikah membangun situs wallpaper? Bagaimana cara membuat situs jenis ini yang baik dan benar? Bagaimana tehnik monetisasinya? Tunggu di artikel berikutnya  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/ngacir.gif" style="border:none;background:none;" alt=":ngacir:" /></p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/12fKgPemyEKOpBaXIBcCpbdG9Zo/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/12fKgPemyEKOpBaXIBcCpbdG9Zo/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/12fKgPemyEKOpBaXIBcCpbdG9Zo/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/12fKgPemyEKOpBaXIBcCpbdG9Zo/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cosaaranda.com/ini-dia-alasan-situs-wallpaper-dibanned-google-adsense.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>44</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://cosaaranda.com/ini-dia-alasan-situs-wallpaper-dibanned-google-adsense.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Cara Mengecek SERP Google Yang Baik Dan Benar</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CosaAranda/~3/D9iWD0nGPb8/cara-mengecek-serp-google-yang-baik-dan-benar.html</link>
		<comments>http://cosaaranda.com/cara-mengecek-serp-google-yang-baik-dan-benar.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 02:38:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cosa Aranda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Promotion & Branding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cosaaranda.com/?p=858</guid>
		<description><![CDATA[Google, sebagai salah satu pentolan di dunia mesin pencari, punya banyak fitur yang membuatnya berbeda dengan para pesaingnya. Masalahnya, sejak Google mulai mengubah algoritma hasil pencarian dan cara kerja mesin pencari mereka menjadi lebih user-oriented, maka mengecek rangking situs kita di Google bukan lagi hal yang mudah. Dua fitur di antaranya, yang turun andil meribetkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Google, sebagai salah satu pentolan di dunia mesin pencari, punya banyak fitur yang membuatnya berbeda dengan para pesaingnya. Masalahnya, sejak Google mulai mengubah algoritma hasil pencarian dan cara kerja mesin pencari mereka menjadi lebih <em>user-oriented</em>, maka mengecek rangking situs kita di Google bukan lagi hal yang mudah. Dua fitur di antaranya, yang turun andil meribetkan kehidupan kita, para pencari nafkah di dunia maya, adalah fitur <em>localization</em> dan <em>personalization</em>. Apakah itu?</p>
<p><span id="more-858"></span>Localization adalah fitur Google dimana hasil pencarian dipermak <span style="text-decoration: underline;">berdasarkan lokasi kita saat ini</span>. Sebagai contoh, apabila kita berada di Jakarta dan kita melakukan googling dengan kata kunci &#8220;toko bunga&#8221;, maka otomatis yang diutamakan muncul di halaman hasil pencarian adalah situs / informasi mengenai toko bunga yang berada di Jakarta. Dengan demikian, pencarian dengan kata kunci yang sama tersebut akan menghasilkan SERP (halaman hasil pencarian) yang berbeda pula, tergantung dari dimana lokasi orang yang melakukan pencarian.</p>
<p>Tidak bingung dengan banyaknya kata &#8216;pencarian&#8217; di paragraf atas, kan?</p>
<p>Oke, berikutnya adalah personalization. Di sini, hasil pencarian akan <span style="text-decoration: underline;">disesuaikan dengan kebiasaan kita dalam ber-googling ria</span>. Banyak parameter yang mempengaruhinya. Misalnya, kata kunci apa saja yang kita gunakan, situs apa yang kita kunjungi, dan sebagainya. Salah satu yang berpengaruh besar terhadap SERP adalah, apabila pada saat melakukan pencarian kita sering mengklik situs A misalnya, maka posisi situs A di halaman pencarian kita semakin lama akan semakin meningkat.</p>
<p>Bagi pemain SEO, tentu sudah sewajarnya apabila kita mencari posisi situs kita di Google, kemudian (atau setidaknya kadang-kadang) mengklik hasil pencarian tersebut untuk sekedar mampir ke situs kita. Kebiasaan ini yang tanpa sadari akan mengubah SERP untuk kata kunci yang bersangkutan. Sayangnya, perubahan tersebut hanya bersifat personal alias fana.</p>
<p>Nah, lalu bagaimana cara mengecek SERP Google yang baik dan benar, sesuai dengan judul artikel ini?</p>
<p>Cara pertama pernah saya tulis di KontesSEO.Info, yaitu dengan <a href="http://kontesseo.info/tips-lebih-valid-dalam-mengecek-peringkat-kontes.htm">melakukan logout dari akun Google terlebih dahulu</a>. Tapi jelas cara ini tidak praktis dan tidak sesuai dengan prinsip kerja cerdas kita, hehehe. Untungnya, ada alternatif cara lain yang lebih simpel, yaitu menggunakan mode <em>private browsing</em> yang tersedia di berbagai browser. Dengan menggunakan mode ini, maka aktivitas kita dalam menjelajah web tidak akan direkam oleh siapa pun. Begitu pula sebaliknya.</p>
<p>Bagaimana cara mengaktifkan mode private browsing ini?</p>
<p>Pada Google Chrome, klik pada ikon <strong>Customize And Control Google Chrome</strong> yang ada di pojok kanan atas, lalu pilih <strong>New Incognito Window</strong>. Alternatifnya, gunakan shortcut <strong>Ctrl + Shift + N</strong>.</p>
<div id="attachment_861" class="wp-caption alignnone" style="width: 325px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/chromepb.jpg"><img class="size-full wp-image-861" title="Google Chrome" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/chromepb.jpg" alt="" width="315" height="471" /></a><p class="wp-caption-text">Google Chrome</p></div>
<p>Pada Safari, klik menu <strong>Edit</strong>, lalu pilih <strong>Private Browsing</strong>.</p>
<p>Pada Firefox 4, klik menu <strong>Tools</strong>, lalu pilih <strong>Start Private Browsing</strong> (atau tekan shortcut <strong>Ctrl + Shift + P</strong>). Alternatifnya, klik kotak Firefox warna oranye di pojok kiri atas, lalu pilih <strong>Start Private Browsing</strong>.</p>
<div id="attachment_859" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/ffpb1.jpg"><img class="size-medium wp-image-859" title="Firefox 4" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/ffpb1-300x284.jpg" alt="" width="300" height="284" /></a><p class="wp-caption-text">Firefox 4</p></div>
<p>Pada kotak dialog yang muncul, klik <strong>Start Private Browsing</strong>. Anda bisa mencentang <strong>Do Not Show This Message Again</strong> apabila tidak ingin digerecoki kotak dialog yang sama di lain waktu. Nantinya, kotak Firefox yang tadinya berwarna oranye akan berganti warna menjadi ungu. Selain itu akan muncul ikon topeng di sebelah kiri Address Bar.</p>
<p><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/ffpb2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-860" title="ffpb2" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/ffpb2-300x115.jpg" alt="" width="300" height="115" /></a></p>
<p>Pada Internet Explorer 9, klik ikon roda gerigi / gir yang ada di pojok kanan atas, lalu pilih <strong>Safety</strong> &#8211; <strong>InPrivate Browsing</strong>. Alternatifnya, tekan shortcut <strong>Ctrl + Shift + P</strong>.</p>
<div id="attachment_862" class="wp-caption alignnone" style="width: 577px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/ie9pb.jpg"><img class="size-full wp-image-862" title="Internet Explorer 9" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/ie9pb.jpg" alt="" width="567" height="331" /></a><p class="wp-caption-text">Internet Explorer 9</p></div>
<p>Pada Opera, klik kanan pada tombol <strong>New Tab</strong>, lalu pilih <strong>New Private Tab</strong>.</p>
<p>Sekarang coba bandingkan hasil pencarian di Google untuk kata kunci yang sama antara mode browsing biasa dan mode private browsing. Kemungkinan besar akan berbeda. Bisa jadi situs Anda memiliki penurunan posisi di SERP, atau bisa juga sebaliknya.</p>
<p>Saya pernah mati-matian mengoptimasi suatu kata kunci dan sudah pasrah melihat posisi situs saya yang bahkan tidak tembus rangking 100 besar. Setelah saya cek menggunakan Incognito (saya pengguna Chrome), ternyata situs saya eksis di halaman 1. Wew, jauh banget ya bedanya, hehehe.</p>
<p>Selamat mencoba!</p>
<p><small>P.S.: Gambar diambil dari http://internoobs.wonderhowto.com/blog/private-browsing-for-firefox-chrome-internet-explorer-0126965/</small></p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LxIMSQYbe7awG4UoAnvqkpKPgy8/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LxIMSQYbe7awG4UoAnvqkpKPgy8/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LxIMSQYbe7awG4UoAnvqkpKPgy8/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LxIMSQYbe7awG4UoAnvqkpKPgy8/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cosaaranda.com/cara-mengecek-serp-google-yang-baik-dan-benar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://cosaaranda.com/cara-mengecek-serp-google-yang-baik-dan-benar.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Monetisasi Masa Depan – Bagian 3</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CosaAranda/~3/2IxaK0gdlD4/monetisasi-masa-depan-bagian-3.html</link>
		<comments>http://cosaaranda.com/monetisasi-masa-depan-bagian-3.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2011 09:34:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cosa Aranda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Monetisasi Masa Depan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cosaaranda.com/?p=829</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah bagian penutup dari seri artikel Monetisasi Masa Depan. Di bagian pertama lalu kita sudah membahas mengenai recurring trend content, sedangkan di bagian kedua ada future time-specific trend content. Untuk eternal trend content, tipe konten yang popularitasnya bertahan dalam jangka waktu yang sangat lama sehingga hampir bisa disebut sebagai konten abadi, sepertinya tidak perlu dijelaskan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah bagian penutup dari seri artikel Monetisasi Masa Depan. Di <a href="http://cosaaranda.com/monetisasi-masa-depan-bagian-1.html">bagian pertama</a> lalu kita sudah membahas mengenai <em>recurring trend content</em>, sedangkan di <a href="http://cosaaranda.com/monetisasi-masa-depan-bagian-2.html">bagian kedua</a> ada <em>future time-specific trend content</em>. Untuk <em>eternal trend content,</em> tipe konten yang popularitasnya bertahan dalam jangka waktu yang sangat lama sehingga hampir bisa disebut sebagai konten abadi, sepertinya tidak perlu dijelaskan lebih detil karena sudah cukup jelas. Jadi, kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara mengecek grafik trend sebuah topik untuk mengetahui masuk kategori trend yang manakah topik tersebut.</p>
<p><span id="more-829"></span>Cara pertama adalah dengan menggunakan <strong>Google Insight For Search</strong>, tool gratisan yang disediakan oleh Google. Dengan tool ini, kita bisa mengetahui secara detil popularitas suatu topik dari waktu ke waktu serta di negara atau wilayah mana topik tersebut populer. Mangtapsnya lagi, tool ini juga langsung menyediakan kata kunci-kata kunci yang berkaitan dengan topik yang bersangkutan.</p>
<p>Markico (baca: mari kita coba)  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/cystg.gif" style="border:none;background:none;" alt=":cystg" /></p>
<p>Pertama-tama, masuklah ke situs <a href="http://www.google.com/insights/search/">Google Insight For Search</a> terlebih dahulu.</p>
<div id="attachment_850" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/insight1.png"><img class="size-medium wp-image-850 " title="Tampilan Awal" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/insight1-300x43.png" alt="Tampilan Awal" width="300" height="43" /></a><p class="wp-caption-text">Tampilan Awal</p></div>
<p>Masukkan topik yang ingin dianalisa pada bagian <em>Search Terms</em>. Sebagai contoh di sini kita gunakan topik &#8220;<em>kado</em>&#8220;.</p>
<p>Agar hasilnya lebih spesifik, kita juga bisa mengatur opsi analisa tambahan di bagian <em>Filter</em>. Mulai dari tipe pencarian (Web, Image, News, atau Product), wilayah (Worldwide atau spesifik ke negara tertentu), durasi (mulai dari tahun 2004 hingga sekarang atau spesifik pada tahun tertentu), serta kategori topik (agar hasilnya lebih akurat). Untuk kali ini, berhubung kita menggunakan topik berbahasa Indonesia, kita ubah wilayahnya ke Indonesia. Tekan tombol <em>Search</em>.</p>
<p>Berikut ini hasilnya.</p>
<div id="attachment_851" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/insight2.png"><img class="size-medium wp-image-851" title="Grafik Tren" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/insight2-300x89.png" alt="Grafik Tren" width="300" height="89" /></a><p class="wp-caption-text">Grafik Tren</p></div>
<p>Letakkan kursor mouse pada titik / node grafik untuk mengetahui nilai popularitas dari bulan yang bersangkutan. Perlu diketahui bahwa nilai popularitas ini bersifat relatif terhadap bulan-bulan yang lain. <span style="text-decoration: underline;">Semakin tinggi nilai popularitas suatu waktu, semakin populer pula topik yang bersangkutan di waktu tersebut</span>.</p>
<p>Dari contoh ini kita bisa lihat bahwa topik &#8220;kado&#8221; populer setiap bulan Februari (hari Valentine) dan Desember (hari Natal). Yang menarik, ternyata setelah Februari 2009, kecenderungan orang untuk memberi kado di hari Valentine menurun. Sebaliknya, orang jadi makin sering memberi kado di hari Natal. Informasi yang menarik, bukan?</p>
<p>Di bawah grafik tren, kita bisa melihat <em>Regional Interest</em>. Ini adalah daftar 10 sub-wilayah dimana topik yang dianalisa banyak dicari. Sama seperti sebelumnya, angka yang ada bersifat relatif dengan nilai maksimum 100.</p>
<div id="attachment_852" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/insight3.png"><img class="size-medium wp-image-852" title="Regional Interest" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/insight3-300x210.png" alt="Regional Interest" width="300" height="210" /></a><p class="wp-caption-text">Regional Interest</p></div>
<p>Yang terakhir adalah kumpulan kata kunci (<em>Search Terms</em>) yang berhubungan dengan topik yang kita analisa. Perhatikan bahwa di sini ada dua kolom, yaitu <em>Top Searches</em> (kata kunci yang banyak dicari) dan <em>Rising Searches</em> (kata kunci yang tingkat popularitasnya meningkat belakangan ini).</p>
<div id="attachment_853" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/insight4.png"><img class="size-medium wp-image-853" title="Search Terms" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/insight4-300x109.png" alt="Search Terms" width="300" height="109" /></a><p class="wp-caption-text">Search Terms</p></div>
<p>Anda bisa meng-klik pada kata kunci yang bersangkutan untuk menganalisa lebih detil topik tersebut.</p>
<p>Oh ya, Anda juga bisa membandingkan popularitas beberapa topik sekaligus. Caranya, di bagian Search Terms, klik <em>Add Search Terms</em> dan masukkan topik yang ingin dibandingkan. Ulangi untuk topik-topik yang lain (jika ada).</p>
<p>Sebagai contoh di sini saya membandingkan topik &#8220;kado&#8221; dan &#8220;hadiah&#8221;, yang ternyata &#8216;dimenangkan&#8217; oleh &#8220;hadiah&#8221;.</p>
<div id="attachment_854" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/insight5.png"><img class="size-medium wp-image-854" title="Perbandingan Tren" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/12/insight5-300x90.png" alt="Perbandingan Tren" width="300" height="90" /></a><p class="wp-caption-text">Perbandingan Tren</p></div>
<p>Cobalah untuk bermain-main dengan berbagai opsi yang ada dan dengan menggunakan bermacam-macam topik. Banyak fakta menarik yang bisa dipelajari loh. Misalnya saja, topik &#8220;diabetes&#8221; ternyata memiliki popularitas yang cenderung menurun. Atau topik &#8220;impotensi&#8221;, yang ternyata hanya populer di Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat saja.</p>
<p>Selamat mencoba, ya <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ups ketinggalan, untuk cara kedua yaitu dengan main <em>feeling</em>, hehehe. Cara ini yang biasanya lebih sering saya lakukan &#8212; amati kebiasaan / tren di masyarakat lalu dikira-kira topik mana yang paling pas dengan kebiasaan / tren tersebut. Praktek yang paling mudah adalah dengan berkunjung ke toko buku dan lihat tema apa yang sedang naik daun. Biasanya ya itu tidak jauh dengan minat masyarakat pada umumnya.</p>
<p>Jika suka <em>gambling</em> boleh coba cara saya ini, hehehe.</p>
<p><em>So</em>, sekali lagi, selamat mencoba, ya <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DUpsjmFWk-FhVnh2DIQPTdD7rMA/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DUpsjmFWk-FhVnh2DIQPTdD7rMA/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DUpsjmFWk-FhVnh2DIQPTdD7rMA/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DUpsjmFWk-FhVnh2DIQPTdD7rMA/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cosaaranda.com/monetisasi-masa-depan-bagian-3.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://cosaaranda.com/monetisasi-masa-depan-bagian-3.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Coffee Break: 27/11/11</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CosaAranda/~3/40MXC151NIg/coffee-break-271111.html</link>
		<comments>http://cosaaranda.com/coffee-break-271111.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2011 04:05:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cosa Aranda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Coffee Break]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cosaaranda.com/?p=842</guid>
		<description><![CDATA[Lagi-lagi bencana terjadi di Indonesia. Tanggal 26 kemarin, Jembatan Kukar (Kutai Kartanegara) yang sedang diperbaiki runtuh dan membawa serta beberapa korban jiwa, termasuk para petugas yang sedang memperbaiki jembatan dan juga pengguna jalan raya. Maklum, karena keberadaanya yang cukup vital sebagai penghubung wilayah Samarinda dengan Balikpapan dan juga daerah-daerah lainnya di Kalimantan, maka menutup jembatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lagi-lagi bencana terjadi di Indonesia. Tanggal 26 kemarin, Jembatan Kukar (Kutai Kartanegara) yang sedang diperbaiki runtuh dan membawa serta beberapa korban jiwa, termasuk para petugas yang sedang memperbaiki jembatan dan juga pengguna jalan raya. Maklum, karena keberadaanya yang cukup vital sebagai penghubung wilayah Samarinda dengan Balikpapan dan juga daerah-daerah lainnya di Kalimantan, maka menutup jembatan bukan merupakan opsi utama. Alhasil, saat jembatan ambruk, tercatat ada 5 mobil yang ikut jatuh ke sungai Mahakam.</p>
<p><span id="more-842"></span>Saya sendiri pernah berkunjung ke wilayah Kukar <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/traveller.gif" style="border:none;background:none;" alt=":travel" /> Pada bulan Februari tahun lalu tepatnya. Daerah yang kabarnya merupakan salah satu wilayah terkaya di Indonesia ini tidak kalah ramainya dengan kota-kota besar di pulau Jawa. Bahkan selama menjelajah pulau Kalimantan, cuma di situlah saya merasakan macet <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/ngacir2.gif" style="border:none;background:none;" alt=":ngacir2" /></p>

<a href="http://cosaaranda.com/wp-content/gallery/personal/cosa_tenggarong.jpg" title="" class="shutterset_singlepic15" >
	<img class="ngg-singlepic" src="http://cosaaranda.com/wp-content/gallery/cache/15_web20_320x240_cosa_tenggarong.jpg" alt="cosa_tenggarong" title="cosa_tenggarong" />
</a>

<p>Foto di atas (perhatikan Jembatan Kukar yang ada di latar belakang) diambil ketika saya menyewa perahu untuk memutari Pulau Kumala, sebuah pulau kecil yang berada di tengah-tengah Sungai Mahakam dan dikembangkan sebagai obyek pariwisata dengan berbagai fasilitas menarik. Termasuk Sky Tower, Cable Car, miniatur rumah adat, dan sebagainya. Sayang, mungkin karena kurang peminat, situs yang sebetulnya sangat berpotensi itu akhirnya menjadi terbengkalai. Mulai dari cable car yang rusak, area parkir yang tidak rata, dan sebagainya. Saya pun urung mampir karena, selain suasananya yang sepi, juga cuaca yang kurang mendukung. Apalagi ada cerita bahwa sebenarnya sungai Mahakam tersebut cukup angker karena dihuni oleh banyak buaya ganas dan besar (di-<em>googling</em> aja, banyak kok cerita tentang ini). Serem kan kalau sampai nyemplung&#8230; <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/takut.gif" style="border:none;background:none;" alt=":takut" /></p>
<p>Ngomong-ngomong, ada dua hal yang menarik mengenai peristiwa ambruknya jembatan Kukar ini.</p>
<p>Yang pertama adalah bertambah panjangnya daftar bencana yang terjadi pada tanggal 26, baik di dalam maupun di luar negeri. Tsunami di Aceh (26 Desember 2004) dan meletusnya gunung Merapi di Jogja (26 Oktober 2010) adalah dua di antaranya.</p>
<p>Yang kedua adalah adanya faktor X yang menyebabkan jembatan yang baru berumur 10 tahun itu bisa runtuh karena secara arsitektur seharusnya masih bisa bertahan hingga bertahun-tahun ke depan.</p>
<p>Sebagai pebisnis internet, seringkali kita lupa akan adanya faktor X tersebut. Apalagi kalau bisnis yang kita jalani sedang moncer-moncernya. Begitu tiba-tiba surut, langsung deh nyali kita pun ikut surut. Saya sendiri dulu pernah, ketika situs penghasil uang utama pada waktu itu trafiknya mendadak melonjak dan 2 hari kemudian servernya tiba-tiba <em>down</em>. Meski jika diurus sebetulnya dalam waktu beberapa hari juga beres, tapi karena mental yang belum kuat akhirnya saya malah membiarkannya selama 1 bulan. Bego banget deh pokoknya kalau dipikir-pikir lagi, hehehe.</p>
<p>Kasus <a href="http://cosaaranda.com/bannedmasaladsenseunited.html">banned masal Adsense</a> minggu lalu juga bisa jadi contoh. Banyak yang langsung stress begitu akun mereka ditendang oleh Google. Apalagi yang selama ini merasa sudah bermain <em>on-track</em> alias berusaha tidak melanggar ketetapan Adsense sama sekali. Namun di balik itu, faktanya juga banyak yang tenang-tenang saja meski turut jadi korban PHK masal.</p>
<p>Apakah mereka itu semuanya punya akun Google Adsense cadangan? Tidak juga.</p>
<p>Apakah mereka itu semuanya sudah berpenghasilan banyak dari Google Adsense sebelumnya? Tidak juga.</p>
<p>Apakah mereka itu semuanya pada dasarnya orang kaya? Tidak juga.</p>
<p>Persamaannya hanya satu. Mereka semua itu sudah punya cadangan strategi untuk bisnis internet lainnya. Dan strategi cadangan ini bisa diaplikasikan karena mereka sudah punya modal terlebih dahulu. Seperti apa modalnya?</p>
<ul>
<li><span style="text-decoration: underline;">Trafik yang berlimpah / berkualitas</span>. Kunci dari monetisasi blog adalah trafik. Apapun program money maker-nya, asal trafiknya bagus, hasilnya pun ikut bagus. Sehingga, meski akun Adsense di-banned sekalipun, tetap saja akan ada uang yang mengalir masuk.</li>
<li><span style="text-decoration: underline;">Situs web yang berkualitas (orisinil, premium, unik)</span>. Memiliki situs yang berkualitas, baik dari sisi konten maupun desain, menggaransi kita untuk mendapat penghasilan di jangka panjang. Saat sudah tidak bisa di-monetisasi sekali pun, kita masih bisa menjualnya ke orang lain.</li>
<li><span style="text-decoration: underline;">Situs-situs web cadangan</span>. Saya tidak tahu dengan &#8216;mastah-mastah&#8217; lainnya, tetapi menurut saya, punya banyak situs bukan berarti semuanya harus dimonetisasi. Jika Anda penasaran, hanya 20% dari keseluruhan situs saya yang dimonetisasi. Keuntungannya, apabila suatu saat akun Google Adsense saya di-banned (atau akun program lainnya), saya bisa langsung mendaftar kembali dengan menggunakan situs cadangan saya lainnya <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Tidak bergantung pada satu program monetisasi saja. Yang ini sudah dibahas pada Coffee Break sebelumnya, ya <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
<p>Lebih lanjut mengenai strategi cadangan ini bisa dibaca di artikel Exit Strategy yang pernah saya tulis 2 tahun lalu.</p>
<p>Sampai bertemu di artikel berikutnya <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1QeplvrncHq9Y8jPqld5yZskV0I/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1QeplvrncHq9Y8jPqld5yZskV0I/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1QeplvrncHq9Y8jPqld5yZskV0I/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1QeplvrncHq9Y8jPqld5yZskV0I/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cosaaranda.com/coffee-break-271111.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://cosaaranda.com/coffee-break-271111.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Agoda, Bisnis Reservasi Kamar Hotel Online</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CosaAranda/~3/tQ7M31YWic8/agoda-bisnis-reservasi-kamar-hotel-online.html</link>
		<comments>http://cosaaranda.com/agoda-bisnis-reservasi-kamar-hotel-online.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 07:08:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cosa Aranda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Money Maker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cosaaranda.com/?p=832</guid>
		<description><![CDATA[Bagi traveller, baik yang sekedar bepergian untuk suatu keperluan atau yang menjadikannya sebagai hobi, ada beberapa persiapan yang penting untuk dibereskan sebelum hari H. Yang pertama, dan yang paling utama, adalah masalah transportasi. Entah itu naik pesawat, kereta api, atau jalan kaki, sudah pasti sebelum travelling itu yang kita putuskan terlebih dahulu. Yang kedua adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/11/agoda1.png"><img src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/11/agoda1.png" alt="" title="agoda" width="131" height="57" class="alignright size-full wp-image-835" /></a>Bagi <em>traveller</em>, baik yang sekedar bepergian untuk suatu keperluan atau yang menjadikannya sebagai hobi, ada beberapa persiapan yang penting untuk dibereskan sebelum hari H. Yang pertama, dan yang paling utama, adalah masalah transportasi. Entah itu naik pesawat, kereta api, atau jalan kaki, sudah pasti sebelum <em>travelling</em> itu yang kita putuskan terlebih dahulu. Yang kedua adalah mengenai akomodasi, apakah akan menginap di hotel berbintang, losmen seadanya, atau numpang tidur di masjid (eh saya aja pernah tidur di stasiun loh #bangga). Lalu, hotel atau losmen mana yang layak untuk ditempati dan sesuai dengan budget kita, berapa lama durasinya, dan sebagainya. Dan yang ketiga tentu saja adalah masalah <em>budget</em>, yang disesuaikan dengan dua poin sebelumnya, serta tujuan kita bepergian. Jangan sampai ketika sudah sampai di tempat tujuan, kita cuma bisa plonga-plongo gara-gara salah menghitung dana  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/capede.gif" style="border:none;background:none;" alt=":cd" /></p>
<p><span id="more-832"></span>Kali ini kita akan membahas mengenai <a href="http://agoda.com">Agoda</a>, sebuah situs yang menyediakan jasa reservasi kamar hotel secara online. Jaringannya cukup luas. Tidak hanya hotel berbintang saja, yang kelas backpacker pun tersedia, sehingga benar-benar mampu melayani semua golongan. Di dalam maupun di luar negeri pun tidak ada masalah.</p>
<p>Namun salah satu keunggulan utama Agoda yang saya yakin banyak disukai oleh pebisnis online adalah ia menerima pembayaran melalui Paypal. Jarang ada penyedia jasa booking hotel yang seperti ini. Saya sendiri sudah sering merasakan mudahnya melakukan pemesanan kamar di Agoda dan melakukan pembayaran instan menggunakan uang &#8216;virtual&#8217; tersebut.</p>
<p>Di sisi lain, selain sebagai &#8216;pengguna&#8217;, Anda juga bisa memanfaatkan Agoda untuk membuka bisnis reservasi kamar hotel berjaringan internasional. Ya, Agoda memiliki sistem afiliasi bernama <a href="http://www.agoda.com/partners/index.html">Agoda Partners</a> dimana Anda bisa menawarkan jasa mereka kepada siapa saja yang sedang membutuhkan tempat untuk menginap. Bahkan, sistem mereka juga memungkinkan Anda untuk melakukan pemesanan bagi orang lain, sehingga jika diinginkan, Anda bisa membuka biro jasa travel secara mandiri  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/jempol2.gif" style="border:none;background:none;" alt=":2thumbup" /></p>
<p>Sebagai affiliate, setelah Anda mendaftarkan diri dan aplikasi pendaftaran Anda disetujui oleh pihak Agoda, Anda punya 2 pilihan dalam melakukan implementasi &#8212; apakah akan memanfaatkan database yang mereka sediakan (harus diproses dan di-coding secara manual karena mereka hanya menyediakan database saja) atau, yang lebih gampang, meletakkan form pemesanan kamar di situs Anda, sehingga nantinya, bila ada yang melakukan reservasi melalui form tersebut, Anda akan mendapatkan komisi yang jumlahnya sekitar 2%-4% dari total biaya reservasi.</p>
<p>Penampakan form reservasinya seperti di bawah ini.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 590px"><img title="Form Reservasi Agoda" src="http://pesankamar.net/wp-content/uploads/2011/11/pk1-580x104.png" alt="" width="580" height="104" /><p class="wp-caption-text">Form Reservasi Agoda</p></div>
<p>Jika dibandingkan dengan afiliasi sejenis, tampilan form reservasi Agoda bisa dibilang yang paling cupu. HotelsCombined misalnya, punya tampilan yang lebih ciamik. Sayang saya belum sempat menguji performanya sehingga belum bisa membandingkannya dengan Agoda. Mungkin ada yang bisa mengkomparasi?</p>
<p>Oh ya, selain dua cara di atas, Anda juga bisa meminta akses XML ke pihak Agoda, yang apabila disetujui, memungkinkan Anda untuk mengambil data hotel secara dinamis dan real-time. Seperti misalnya data ketersediaan kamar dan juga harga kamar. Untuk yang satu ini, mereka akan menanyakan pengalaman Anda dalam menggunakan API untuk mengakses XML serta contoh situs / proyek berbasis API dan XML yang pernah Anda buat sebelumnya.</p>
<p>Untuk payout, batas minimal pembayaran adalah $200. Memang agak &#8216;berat&#8217;, tapi enaknya, komisi akan langsung masuk ke rekening bank kita, biasanya paling lambat 1 minggu dari jadwal payout mereka (tiap tanggal 15). Di sini saya menggunakan rekening BCA dan dalam dua kali pembayaran komisi belum pernah ada masalah  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/jempol1.gif" style="border:none;background:none;" alt=":thumbup" /></p>
<p>Yang agak kurang nyaman adalah laporan komisinya dimana kita hanya bisa melihat penghasilan kita pada bulan tertentu saja. Tidak ada pula history pembayaran komisi sehingga kita harus mengingat-ngingat sendiri kapan terakhir kita mendapatkan bayaran untuk bisa menghitung total komisi kita berikutnya. Jika tidak mau ribet, seperti yang saya lakukan, &#8216;ganggu&#8217; saja support mereka dan minta mereka untuk menghitung jumlah total komisi Anda, hehehe.</p>
<p>Contoh laporan komisi dapat dilihat di bawah ini. Berhubung saya kurang tahu aturan <em>disclosure</em> yang diterapkan di Agoda, bagian-bagian yang (saya rasa) sensitif sengaja ditutupi, ya <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_833" class="wp-caption alignnone" style="width: 560px"><a href="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/11/agodareport.png"><img class="size-full wp-image-833" title="agodareport" src="http://cosaaranda.com/wp-content/uploads/2011/11/agodareport-e1322203553861.png" alt="" width="550" height="181" /></a><p class="wp-caption-text">Contoh Laporan Komisi</p></div>
<p>Seperti disebutkan di dua paragraf sebelumnya, saya sudah dua kali menerima pembayaran dari Agoda. Insyaallah, Desember besok saya akan mengantongi yang ketiga.</p>
<p>Payout pertama saya capai dalam waktu 1 tahun karena pada saat itu masih sekedar coba-coba dan dari hasil <em>googling</em> saya sama sekali tidak menemukan ada orang yang pernah dibayar oleh Agoda <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Payout kedua saya capai dalam waktu 6 bulan. Begitu terbukti membayar, saya langsung kebut dari sisi optimasi situs dan duplikasi jala alias duplikasi situs-situs yang bisa menangkap calon tamu hotel.</p>
<p>Payout ketiga besok sama dengan sebelumnya, tercapai dalam waktu 6 bulan. Bedanya, komisinya hampir 2x lipat dari payout kedua <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mencoba mendulang dolar dari bisnis reservasi kamar hotel ini memang bisa dibilang gampang-gampang susah. Di satu sisi, banyak calon pelanggan yang bertebaran. Selain itu bisnis ini tidak akan pernah mati alias akan selalu ada peluang. Namun di sisi lain, tingkat kompetisinya cukup tinggi. Salah satu situs saya, mengenai review hotel di Surabaya, meski ada di halaman satu, tapi harus bersaing dengan situs resmi hotel-hotel yang ada di Surabaya serta situs penyedia jasa reservasi lainnya, termasuk situs Agoda sendiri  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/takut.gif" style="border:none;background:none;" alt=":takut" /></p>
<p>Bagaimana bagi pemula? Menurut saya justru di sini kuncinya. Asalkan Anda juga pelaku travelling, dan sering menginap di hotel / losmen / guest-house, saya yakin peluang Anda akan terbuka lebar di bisnis ini. Poin utama yang bisa meyakinkan calon pelanggan untuk percaya dan mau melakukan pemesanan kamar melalui situs Anda adalah review yang Anda berikan. Dan review yang meyakinkan tentu saja adalah review dari orang yang memang pernah menginap di hotel yang bersangkutan, tidak hanya sekedar cari dan comot informasi dari berbagai sumber.</p>
<p>Saya yakin jika Anda di pihak calon pelanggan tentu Anda juga akan melakukan hal yang sama.</p>
<p>Nah, dengan demikian, di bisnis ini tidak ada pembatas antara pemula maupun yang sudah mahir. Review yang meyakinkan adalah kuncinya. Jika memang Anda jarang bepergian, lakukan saja sedikit demi sedikit. Buat review dan sampaikan pengalaman Anda menginap di sebuah hotel, lalu atur agar form reservasi dari Agoda secara default akan memilih dan menampilkan info ketersediaan kamar dari hotel yang Anda buat reviewnya itu. Jangan khawatir, jika nantinya orang tidak jadi memesan kamar di hotel tersebut dan memilih hotel yang lain, asalkan ia memanfaatkan form reservasi milik Anda, komisi tetap akan masuk ke kantung kok. Enak, kan?</p>
<p>Selain menggunakan review, Anda juga bisa membuat artikel mengenai hotel yang lebih spesifik. Misalnya saja, daftar hotel murah di suatu tempat, hotel yang family-friendly, dan sebagainya.</p>
<p>Oh ngomong-ngomong, saya sudah beritahu belum kalau cookies Agoda berlaku selama SATU TAHUN?  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/selamat.gif" style="border:none;background:none;" alt=":selamat" /></p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2eb4D3jfCUDwB6H1xjt3j24z-c4/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2eb4D3jfCUDwB6H1xjt3j24z-c4/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2eb4D3jfCUDwB6H1xjt3j24z-c4/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2eb4D3jfCUDwB6H1xjt3j24z-c4/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cosaaranda.com/agoda-bisnis-reservasi-kamar-hotel-online.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://cosaaranda.com/agoda-bisnis-reservasi-kamar-hotel-online.html</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Coffee Break: 19/11/11</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/CosaAranda/~3/uLOqwmawNbQ/coffee-break-191111.html</link>
		<comments>http://cosaaranda.com/coffee-break-191111.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2011 19:13:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cosa Aranda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Coffee Break]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cosaaranda.com/?p=822</guid>
		<description><![CDATA[Di antara sekian banyak artikel seri Coffee Break, mungkin ini yang paling tepat momennya  Pas habis banned masal, pas habis marah-marah sambil nyari siapa atau apa aja yang bisa jadi kambing hitam,  pas habis numpahin segala uneg-uneg di blog atau di forum (atau sengaja disimpan sendiri dalam hati), pas pusing mau nerusin main Adsense atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di antara sekian banyak artikel seri Coffee Break, mungkin ini yang paling tepat momennya  <img src='http://cosaaranda.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Pas habis banned masal, pas habis marah-marah sambil nyari siapa atau apa aja yang bisa jadi kambing hitam,  pas habis numpahin segala uneg-uneg di blog atau di forum (atau sengaja disimpan sendiri dalam hati), pas pusing mau nerusin main Adsense atau nggak  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/ngacir.gif" style="border:none;background:none;" alt=":ngacir:" /> <em>It&#8217;s time for Coffee Break </em> <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/31.gif" style="border:none;background:none;" alt=":coffee:" /></p>
<p><span id="more-822"></span>Nah, saran saya, bagi anggota #bannedmasaladsenseunited, adalah:</p>
<ol>
<li><strong>Tenangkan diri dulu</strong>. Mumpung weekend, lupakan sejenak tentang kejadian ini. Jauh-jauh dari komputer, terutama dari situs Anda dan situs yang berhubungan dengan Google, dan habiskan waktu bersama keluarga, pasangan, atau teman. Atau bisa juga jalan-jalan sendiri bagi yang introvert dan kebetulan masih jomblo. Belanja belanji, main game, nonton bioskop, dengerin musik, ngopi sambil nongkrong di cafe, dan sebagainya.</li>
<li>Jika sudah, <strong>pikirkan baik-baik langkah Anda selanjutnya</strong>. Apakah akan mencoba kembali keberuntungan di Google Adsense atau masuk ke bisnis internet yang lain. Ingat, uang di internet tidak hanya berasal dari Google saja, masih banyak pilihan yang lain. Dan apabila ditekuni, pasti hasilnya gak akan kalah dengan AdSense, atau malah di atasnya.</li>
<li>Jika ingin kembali ke Google Adsense, sebaiknya <strong>tunggu sampai suasana reda</strong>. Siapa tahu ada penjelasan resmi dari mereka mengenai kejadian belakangan ini. Sekedar informasi, kabarnya proses banned masih akan berlangsung hingga akhir tahun. Jadi, yang saat ini masih selamat, jangan sombong dulu ya, hehehe.</li>
<li>Apapun pilihan Anda, baik kembali ke Google Adsense atau berpindah ke lain hati, ingat, jangan pernah bergantung pada satu sumber penghasilan saja, seberapa besar pun itu penghasilan Anda di sana. Lebih mangtaps lagi jika <strong>penghasilan dari dunia online digunakan untuk investasi di bisnis offline</strong>.</li>
</ol>
<p>Berikutnya, ada sedikit info updet mengenai blog ini  <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/s_sm_cendol.gif" style="border:none;background:none;" alt=":cendolb" /></p>
<p>Pertama, jika teman-teman menggunakan Twitter, follow <a href="http://twitter.com/CosaAranda2010">@CosaAranda2010</a> ya. Informasi updet blog ini di Twitter lebih cepet ketimbang melalui email. Saya juga akan nge-tweet hal-hal yang berhubungan dengan bisnis internet di sana.</p>
<p>Kedua, buat yang suka belanja domain di Godaddy, beberapa hari lalu saya membuat halaman khusus yang berisi informasi kupon diskon / promo code untuk Godaddy. Tautannya ada di menu header, jadi langsung klik aja apabila berminat.</p>
<p>Ketiga, sekarang di blog ini juga ada halaman Galeri Foto, hehehe. Gak penting sih, cuma kebetulan ini &#8216;cita-cita&#8217; lama, pengen pasang galeri di sini. Ada tiga macam album sebetulnya (yang tentang travel / personal, yang diambil murni dengan kamera iPhone tanpa software, dan yang merupakan hasil belajar fotografi tingkat super newbie) , hanya berhubung baru sedikit yang diunggah, tampilannya masih saya jadikan satu. Idem dengan di atas, apabila berminat, tautannya ada di menu header.</p>
<p>Akhir kata, minggu depan akan ada artikel bagian terakhir dari seri Monetisasi Masa Depan serta review dari salah satu program money maker yang sangat saya rekomendasikan bagi yang doyan jalan-jalan <img src="http://cosaaranda.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/tambahan-kaskuser/tkp.gif" style="border:none;background:none;" alt=":tkp" /></p>
<p>Tetap semangka!</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LqHH8YQoy96WfEb-4O84nI64cds/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LqHH8YQoy96WfEb-4O84nI64cds/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LqHH8YQoy96WfEb-4O84nI64cds/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LqHH8YQoy96WfEb-4O84nI64cds/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cosaaranda.com/coffee-break-191111.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://cosaaranda.com/coffee-break-191111.html</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>

