<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-3935214790866746373</atom:id><lastBuildDate>Fri, 01 Nov 2024 10:36:01 +0000</lastBuildDate><category>Tips rumah</category><category>tips cat</category><category>konsep rumah</category><title>KONTRAKTOR BANGUNAN CIKARANG CIBUBUR</title><description></description><link>http://ciptanusacontractorbuilding.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Cv Cipta Nusa Contractor)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3935214790866746373.post-7888722436646968622</guid><pubDate>Fri, 24 Dec 2010 02:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-23T18:38:15.918-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips rumah</category><title>TIPS 7 MENYUSUN RUANG RUMAH</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.fardhani.com/" target="_self"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Menata ruang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan tepat, merupakan langkah awal menciptakan rumah yang pas buat anda. Pas disini tidak hanya dilihat dari luas ruang dan &lt;a href="http://www.fardhani.com/2010/02/08/tips-konsultasi-desain-rumah/" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;desain ruangannya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, tetapi juga efek psikologis yang ditimbulkan dari ruang yang disusun dengan tepat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum anda menyusun ruang dengan tepat, terlebih dahulu anda membuat prioritas ruangan-ruangan yang membutuhkan intensitas &lt;a href="http://www.fardhani.com/2009/12/29/tips-bagaimana-membuat-rumah-anda-tetap-nyaman-tetapi-hemat-energi/" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;pencahayaan sinar matahari&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, atau mungkin ruangan dengan sirkulasi udara yang cukup, bahkan mungkin kebutuhan ruangan akan akses apakah itu di depan, samping maupun belakang agar rumah menjadi pas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Misalnya &lt;a href="http://www.fardhani.com/2010/02/08/bijak-dalam-penataan-ruang/" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;ruang tamu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, ruang ini harus anda susun dengan tepat, karena tidak mungkin bila ruang tamu diletakkan terlalu dalam, sehingga merepotkan tamu bila akan berkunjung karena harus melewati area privasi si pemilik rumah terlebih dahulu. &lt;span id="more-379"&gt;&lt;/span&gt;Selain itu &lt;a href="http://www.fardhani.com/2010/01/09/atur-kamar-tidur-anda/" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;ruang tidur&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, jangan sampai tidak ada sirkulasi udara yang masuk ke dalam kamar, sehingga kamar menjadi pengap belum lagi ditambah dengan kurangnya sinar matahari yang masuk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan menyusun ruang yang tepat, tentunya kamar tidur anda akan cukup mendapatkan sinar matahari dan sirkulasi udara nyaman, sehingga kesehatan anda tidak akan terganggu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penempatan &lt;a href="http://www.fardhani.com/2010/01/17/ruang-makan-minimalis/" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal; text-decoration: none;"&gt;ruang makan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; hendaknya berdekatan dengan dapur untuk kemudahan pelayanan, dengan menyusun ruang yang tepat maka efisiensi pekerjaan akan sangat terbantukan. Anda tidak akan repot-repot menyiapkan sarapan ketika putra-putri anda terburu-buru berangkat ke sekolah, karena semua berada dalam jangkauan akibat penyusunan ruang dengan tepat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menyusun ruang dengan tepat sehingga rumah menjadi pas, bisa anda lakukan sendiri dengan membaca literatur-literatur yang dengan mudah anda dapatkan di pasaran. Tetapi anda juga bisa menggunakan jasa konsultan arsitektur kami. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://ciptanusacontractorbuilding.blogspot.com/2010/12/tips-7-menyusun-ruang-rumah.html</link><author>noreply@blogger.com (Cv Cipta Nusa Contractor)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3935214790866746373.post-8253192969436475542</guid><pubDate>Fri, 26 Nov 2010 02:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-23T18:40:19.531-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tips cat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips rumah</category><title>TIPS 6 MEMILIH CAT DINDING INTERIOR</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahukah anda bahwa warna memiliki kepribadian dan dapat mempengaruhi mood atau perasaan manusia?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Biru adalah warna yang menyejukkan dan menenangkan.&lt;br /&gt;
Merah adalah warna penggugah semangat dan memberikan pengaruh yang kuat.&lt;br /&gt;
Hijau menghadirkan keseimbangan dan perasaan yakin.&lt;br /&gt;
Kuning adalah warna emosional yang menggerakkan energy dan menimbulkan keceriaan.&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Dinding dapur, dinding area tangga, dan ruang ganti adalah area-area yang ideal untuk bereksperimen dengan warna-warna berani yang lebih kuat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jika ingin membagi-bagi ruangan menggunakan warna cat dinding yang berbeda, cermati merencanakannya, termasuk kerapian aplikasi batas-batas warnanya pada sudut-sudut dinding yang berdampingan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menggunakan warna sejuk seperti biru dan hijau akan membuat ruangan terasa tenang dan menciptakan suasana santai, ingin beristirahat dan mengantuk. Karenanya warna-warna sejuk bisa digunakan pada kamar tidur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Warna-warna hangat dari merah ke kuning, termasuk oranye, pink dan coklat dapat membuat tubuh bergairah. Warna hangat ditempat kerja akan meningkatkan motivasi kerja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kelompok warna pastel, seperti biru muda, pink, salem dan hijau daun memberikan kesan hangat namun lembut sehingga menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menggunakan warna monokromatik atau satu turunan warna akan menciptakan keserasian, misalnya paduan cokelat tua dan cokelat muda dalam beberapa turunannya. Sayangnya menggunakan satu warna monokromatik saja dapat menimbulkan kesan monoton. Untuk menghindarinya dapat diberikan warna yang berbeda pada salah satu dinding atau warna kontras pada aksesoris ruangan sebagai aksentuasi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jika ingin menggunakan dua warna (two tones) pada dinding-dinding yang berhubungan, lakukan penggantian warna pada sudut dalam pertemuan antara kedua dinding agar batas kedua warna cat lebih tegas dan rapi.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://ciptanusacontractorbuilding.blogspot.com/2010/11/tips-6-memilih-cat-dinding-interior.html</link><author>noreply@blogger.com (Cv Cipta Nusa Contractor)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3935214790866746373.post-7215947069498656329</guid><pubDate>Fri, 26 Nov 2010 01:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-23T18:39:05.268-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">tips cat</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips rumah</category><title>TIPS 5 MENGECAT DINDING INTERIOR</title><description>&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Pastikan permukaan dinding yang akan dicat bersih dan kering agar tidak terjadi pengelupasan cat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lakukan pengecatan pada siang hari&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perhatikan sinergi dengan elemen-elemen interior lainnya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Untuk pengecatan dinding baru, sebelum melapisi dinding dengan cat, aplikasikan lapisan berbahan dasar air (alkali resisting primer), sedangkan untuk dinding lama sangat&amp;nbsp; dianjurkan penggunaan alkali killer (solvent-based primer sealer) sebelum dinding dicat kembali.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebagai salah satu bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan, jangan membuang limbah/sisa cat ke saluran pembuangan. Biarkan cat mongering di wadahnya sebelum dibuang ke tempat sampah&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertimbangkan cuaca (pengaruh cuaca). Mengecat dinding dimusim panas akan lebih cepat kering dan mengurangi risiko lembab dibandingkan mengecat di musim hujan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://ciptanusacontractorbuilding.blogspot.com/2010/11/tips-5-mengecat-dinding-interior.html</link><author>noreply@blogger.com (Cv Cipta Nusa Contractor)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3935214790866746373.post-4973704985951529863</guid><pubDate>Fri, 26 Nov 2010 01:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-22T20:21:18.065-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">konsep rumah</category><title>TIPS 4 KONSEP RUMAH SEHAT</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konsep rumah sehat selama ini identik dengan apa yang dinamakan estetika, aman, nyaman dan fungsional.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Estetis dalam arti indah, cantik dipandang mata, memiliki nilai seni. Fungsional berarti sesuai dengan fungsinya sebagai hunian, tempat tinggal, tempat bernaung. Aman dalam arti struktur yang matang dalam perhitungan. Idiomatika “nyaman” sementara ini masih berkutat dan rancu dalam fungsionalisasi. Masih sedikit arsitek yang mendefinisikan nyaman&amp;nbsp; sebagai artikulasi yang disebut sehat, kesehatan, healthy. Segi kesehatan selama ini sering dilupakan, dan dianggap sebagai second images.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk menentukan rancangan rumah yang sesuai dengan seluruh aspek konsep, peran arsitek dibutuhkan sebagai mediator, yang seharusnya disejajarkan dengan peran calon penghuni yang mempunyai kesadaran akan kesehatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konsep rumah sehat terdiri atas beberapa aspek : &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Luas lantai : luas lantai minimal yang memenuhi syarat kesehatan dihitung dengan rumus : kebutuhan udara segar bagi tiap orang perjam (yakni 15m3) yang dibagi dengan tinggi rata-rata plafon rumah (± 2,5 m), kebutuhan lantai untuk sirkulasi sebesar 20% sehingga luas lantai yang dibutuhkan adalah 7,2 m3. Juga disyaratkan luas bangunan yang baik adalah maksimal 60% dari luas total tanah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sirkulasi udara dan pencahayaan (cross ventilation) harus bebas masuk ke bangunan, ventilasi silang diatas langit-langit&amp;nbsp; atau dibawah penutup atap berguna sebagai pereduksi intensitas radiasi dan sebagai sirkulasi udara, bukaan jendela dan lubang angin diatas jendela berfungsi menurunkan kelembaban udara dan mengatur suhu ruangan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bahan bangunan yang harus dipilih mempertimbangkan kesehatan berdasarkan refleksi termal dan konduksi termal, khususnya pada bahan dinding dan penutup atap. Sebaiknya dipakai bahan dengan angka refleksi termal yang tinggi dan angka konduksi yang rendah. Sebagai contoh, angka refleksi termal untuk bahan&amp;nbsp; genteng tanah liat 53%; batako 47%; asbes semen 20%; seng 10%; bata 30%. Angka konduksi untuk genteng tanah liat 0,836 w/moK; batako 1,154 w/moK; asbes semen 0,3 w/moK; seng 211 w/moK; dan bata 0,807 w/moK.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sanitasi, saluran drainase dan pembuangan air limbah. Sistem sanitasi berkaitan erat dengan sumber dan distribusi air bersih. Sistem drainase terdiri atas bawah permukaan dan atas permukaan, selain dibuat saluran drainase yang baik perlu dibuat sumur peresapan air hujan atau biopori, penanaman tanaman juga bearfungsi sebagai pengendali air tanah. Sistem pembuangan air limbah, jarak minimal septictank dengan sumur air bersih adalah 10 meter juga dibuatkan saluran pemipaan yang menyangkut dimensi dan jalur serta bak control setiap jarak 3 meter. Ukuran tangki septictank individu adalah panjang 1,5m lebar 0,75m kedalaman 1,8m.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lansekap yakni sistem pertanaman yang berkaitan erat dengan sirkulasi udara bersih, kebisingan serta pencemaran udara.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Peletakan barang-barang elektronik yang berkaitan dengan interior desain.&amp;nbsp; Barang elektronik pada umumnya mempunyai intesitas radiasi yang dapat mengganggu kesehatan, sehingga harus diberikan batas perlindungan, misalnya didekat dinding sebagai absorbs radiasi.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://ciptanusacontractorbuilding.blogspot.com/2010/11/tips-4-konsep-rumah-sehat.html</link><author>noreply@blogger.com (Cv Cipta Nusa Contractor)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3935214790866746373.post-1448797943026171080</guid><pubDate>Wed, 17 Nov 2010 13:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-23T18:41:01.330-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips rumah</category><title>TIPS 3 MENCEGAH MEMBASMI DAN MENGENDALIKAN RAYAP PADA BANGUNAN</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Rayap, tubuhnya memang kecil, tetapi memiliki kekuatan yang dahsyat untuk menghancurkan sebuah bangunan. Belum banyak yang mengetahui cara pencegahan dan pengendaliannya. Karena semakin lama rayap dibiarkan dilingkungan anda, maka semakin besar kemungkinan mereka mengakibatkan kerusakan yang lebih jauh lagi.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Rayap merupakan jenis serangga yang tidak asing lagi ditelinga kita, yang selalu dikaitkan dengan “si perusak” keberadaannya sangat menyeramkan dan dengan gerakan komunitinya dapat meruntuhkan&amp;nbsp;bagian rumah atau gedung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Indonesia khususnya di DKI Jakarta kecenderungan serangan rayap semakin tinggi pada bangunan gedung, bukan hanya yang berfungsi sebagai hunian tetapi juga pada bangunan gedung bertingkat untuk fungsi usaha seperti perkantoran, apartemen, hotel dan pusat perbelanjaan. Bahkan beberapa gedung di DKI menunjukkan sudah mulai atau pernah digerogoti rayap tanah, seperti Gedung Bina Graha Jakarta, Museum Gajah, Purna Bakti Pertiwi, Gereja Immanuel, Masjid Manggala Wanabhakti serta beberapa bangunan gedung sekolah dan lebih dari 10 apartemen bertingkat di daerah Simprug, HR Rasuna Said, Semanggi, Menteng, dan Kelapa Gading.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Salah satu penyebab bergerak cepatnya penyebaran rayap di DKI adalah, karena hampir seluruh daerah di ibu kota ini, berada pada dataran rendah dengan suhu yang hangat dan kelembaban yang tinggi sehingga kondisi lingkungan ini sangat disukai oleh beberapa jenis rayap. Hal lain adalah pengaruh lahan-lahan yang ada berupa tanah merah gembur dan bekas pertanian, di mana 90 persen mengandung populasi rayap yang tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Tidak tanggung-tanggung menurut data kerugian ekonomis yang dialami Indonesia sampai pada tahun 2000 akibat rayap mencapai angka Rp 2,67 triliun, serta rata-rata persentase serangan rayap pada bangunan perumahan di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Batam mencapai angka 70% lebih, angka tersebut akan semakin bertambah melihat kecenderungan terakhir ini, bahwa nilai kerugian akibat rayap setiap tahunnya meningkat sekitar lima persen seiring meningkatnya pembangunan gedung, terutama gedung bertingkat yang ada di Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;RAYAP DAPAT MENEMBUS TEMBOK&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Rayap merupakan serangga berukuran kecil yang hidup berkelompok dengan sistem kasta yang berkembang sempurna. Serangga ini masuk dalam ordo isoptera (dari bahasa Yunani, iso = sama dan ptera = sayap). Dijelaskan, di dalam biosfera, pada dasarnya rayap merupakan bagian dari komponen lingkungan biotik yang memainkan peranan penting, seperti dapat membantu manusia menjaga keseimbangan alam dengan cara menghancurkan kayu untuk mengembalikannya sebagai unsur hara dalam tanah. Namun karena perubahan kondisi habitat akibat aktivitas manusia, sangat potensial mengubah status rayap menjadi serangga hama yang merugikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Seperti halnya pemanfaatan lahan dari areal perkebunan menjadi daerah pemukiman, telah mengakibatkan habitat alami rayap terganggu dan mencari sumber makanan baru berupa kayu atau material berselosa lain yang terdapat pada bangunan gedung, sebagai contoh, berbagai kasus serangan rayap pada bangunan gedung di DKI Jakarta banyak terjadi di daerah bekas perkebunan karet.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Serangga ini memang tidak mengenal kompromi dan melihat kepentingan manusia, dengan merusak mebel, buku-buku, kabel-kabel listrik, telepon, serta barang-barang yang disimpan. Untuk mencapai sasarannya, rayap tanah dapat menembus tembok yang tebalnya beberapa sentimeter.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Serta apapun bentuk konstruksi bangunan gedung, seperti slab, basement atau crawl space, dapat ditembusnya lewat lubang terbuka atau celah sekecil satu per-enam empat inci. Baik celah pada slab di sekitar celah kayu atau pipa ledeng, serta celah antara pondasi dan tembok, maupun pada kuda-kuda atap. Atau rayap juga dapat membuat lubang di atas pondasi, terus ke atas hingga mencapai kuda-kuda dan di seluruh permukaan tembok.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Beberapa faktor pendorong serangan rayap pada bangunan, antara lain banyaknya kayu yang tertimbun di dalam tanah saat pembangunan, adanya celah pada pondasi tembok, sistem ventilasi kurang baik, kayu yang berhubungan langsung dengan tanah, dan kondisi bio-fisik tapak bangunannya itu sendiri yang menguntungkan kehidupan rayap. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Bagian komponen bangunan yang rawan terhadap serangan rayap adalah balkon, teras, sambungan talang air hujan, kerangka atap, ventilasi, hubungan antara dinding bata dan ampik kayu, serta hubungan antara dinding bata dan atap. Juga sudut dinding, hubungan sudut antara kusen dan dinding batu, pasangan dinding yang berhubungan dengan bak bunga, retak-retak pada dinding bata, serta hubungan antara dinding dengan pondasi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
HARUS DILAKUKAN PADA TAHAP KONSTRUKSI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Untuk menanggulangi dan mengurangi tingkat kerugian akibat serangan rayap pada gedung-gedung publik, maka berdasarkan Undang-Undang No 28/2002 tentang bangunan gedung Pasal 18 Ayat 1 dikatakan bahwa setiap bangunan harus tahan terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh gangguan alam, seperti gempa bumi, longsor dan serangga perusak. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Untuk itu harus didukung ketetapan pemerintah yang dijalankan secara ketat mengenai persyaratan teknis bangunan gedung khususnya ketentuan tentang pencegahan dan pengendalian terhadap serangan rayap, yang merupakan bagian dari Peraturan Daerah tentang Bangunan Gedung, dimana ketentuan tersebut bukan hanya mengatur proses IMB/ retribusi tapi juga harus diikuti dan ditindaklanjuti upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat akan pentingnya keselamatan bangunan gedung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Secara umum penanggulangan bahaya rayap harus dimulai pada tahap prakonstruksi untuk mencegah masuknya rayap ke dalam bangunan gedung. Tindakan penanggulangan bahaya rayap prakonstruksi dapat dilakukan dengan pendekatan rancang bangunan gedung tahan rayap, penggunaan kayu awet atau diawetkan melalui tindakan pengawetan kayu, dan pemberian perlakuan tanah sebagai penghalang kimia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Hal lain adalah harus adanya peningkatan dalam penelitian yang dilakukan oleh badan litbang instansi terkait, mengenai klasifikasi kayu sebagai bahan bangunan yang tahan terhadap serangan rayap, baik jenis kayunya maupun setelah jenis kayu tersebut dilakukan treatment khusus untuk menanggulangi bahaya serangan rayap.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Jika bandingkan antara biaya anti rayap dengan jumlah uang yang dikeluarkan untuk pembelian kayu untuk kusen, pintu, jendela, dan konstruksi plafon/atap, maka biaya anti rayap sangat kecil. Namun demikian semua itu akan menjadi sangat murah jika service tersebut dilakukan sebelum mendapat serangan rayap. Mengapa ? Karena jika dilakukan sebelum muncul serangan rayap, hanya akan terbebani oleh biaya anti rayap saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Seandainya anti rayap dilakukan setelah mendapat serangan rayap, maka harus mengeluarkan biaya perbaikan/renovasi terhadap kerusakan yang telah terjadi. &lt;br /&gt;
Bebas dari serangan rayap berarti rutinitas aktivitas tidak akan terganggu. Mengapa tidak mengantisipasi serangan rayap sedini mungkin daripada dibuat pusing kemudian? Mencegah lebih murah dari pada membasmi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
RAYAP BEKERJA 24 SEHARI, 7 HARI SEMINGGU&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Serangga merupakan biang keladi dari semua kerusakan kayu-kayu konstruksi bangunan yang bekerja 24 sehari, 7 hari seminggu, dan 54 minggu setahun, ada 3 (tiga) tujuan yang mendasari termite control service atau anti rayap yaitu mencegah, membasmi dan mengendalikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
MENCEGAH. Suatu langkah yang sangat bijaksana, karena dapat mengantisipasi serangan rayap yang berasal dari luar bangunan. Seandainya suatu ketika muncul laron-laron yang beterbangan saat senja hari dan salah satu dari mereka berhasil memperoleh tempat untuk bertelur, maka rayap yang berasal dari telur-telur laron tidak akan mampu memakan kayu-kayu yang telah terlindungi termitisida/obat rayap dan tidak bisa menembus lapisan tanah yang telah dilindungi oleh termitisida.&lt;br /&gt;
MEMBASMI. Biasanya dilakukan oleh Anda yang belum mengetahui dan mengerti termite control service. Hal ini wajar karena mungkin Anda menganggap service ini tidak penting.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
MENGENDALIKAN. Tujuan akhir yang benar-benar jangan sampai terjadi, karena hal ini dikarenakan pelaksanaan service yang sangat terlambat dan rayap sudah menyebar ke seluruh bagian bangunan. Rayap tidak mungkin terbasmi atau dapat dihilangkan secara total, karena jalur lalu lintas rayap benar-benar luas dan tersembunyi. Namun demikian service yang peroleh dapat memperpanjang usia bangunan Anda dan mengendalikan serangan rayap agar tidak menimbulkan kerusakan fatal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Secara garis besar pelaksanaan termite control dilakukan dalam 2 (dua) macam metode, yaitu pertama Pre-construction termite control (metode pra konstruksi) Yaitu termite control yang dilakukan saat bangunan sedang dibangun, yang meliputi pekerjaan penyemprotan galian pondasi, penyemprotan seluruh permukaan lantai/tanah bangunan sebelum pengecoran, dan penyemprotan seluruh permukaan kayu-kayu sebelum dipasang pada konstruksi plafond dan atap.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Yang kedua Pos construction termite control (metode pasca konstruksi)&amp;nbsp; Yaitu termite control yang yang dilakukan pada bangunan yang sudah berdiri dengan jalan menginjeksikan termitisida/obat pembasmi rayap ke dalam tanah dibawah lantai sepanjang pondasi bangunan yang jarak antar lubang injeksinya + 60 - 80 cm, dengan diameter lubang max. 13 mm. Sedangkan untuk kayu-kayu yang telah terpasang dilakukan penyemprotan langsung dengan termitisida. (dari berbagai sumber)&lt;/div&gt;</description><link>http://ciptanusacontractorbuilding.blogspot.com/2010/11/tips-3-mencegah-membasmi-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Cv Cipta Nusa Contractor)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3935214790866746373.post-1804809467009014792</guid><pubDate>Wed, 10 Nov 2010 15:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-23T18:41:40.728-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips rumah</category><title>TIPS 2 PENGECATAN DAN PERMASALAHANNYA</title><description>&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Hasil pengecatan sangat tergantung dari persiapan permukaan yang akan di cat. Persiapan yang benar akan membuat pekerjaan pengecatan lebih capat, mudah, dan biaya rendah, selain memberikan hasil akhir yang baik juga lapisan cat lebih tahan lama, selain pemilihan produk yang tepat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Pada saat melakukan pengecatan baik itu tembok lama maupun baru, hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih warna yang sesuai dengan fungsi dinding yang akan dicat, memilih warna yang sesuai dengan selera, langkah selanjutnya adalah menentukan merek cat yg sesuai dengan anggaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Bagaimana kita tahu cat yang kita pakai tersebut berkualitas?. Cat yang berkualitas minimal mempunyai empat fungsi yang harus dimiliki diantaranya daya sebar, daya tutup, mudah dalam pengaplikasiannya, dan aman bagi kesehatan lingkungan. Memang semakin tinggi kualitas cat, maka harganya pun akan semakin mahal, karena disamping keempat hal pokok diatas, cat yang berkualitas akan memiliki nilai tambah seperti daya tahan terhadap cuaca, anti jamur, tidak memudar (anti fading), mudah dibersihkan (washable), dapat menutup retak rambut&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;(cover hair line crack) serta tambahan pengharum (fragnance).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Hal lain&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt; adalah pilihlah cat yang aman dan ramah lingkungan. Saat ini di pasar masih banyak dijual produk yang tidak memperhatikan aspek-aspek kesehatan dan lingkungan, karena bahan baku yang dipergunakan masih mengandung tambahan logam merkuri (Hg) dan timah hitam/timbal (Pb). Padahal kedua bahan tersebut sangat berpotensi membahayakan manusia jika secara terus menerus masuk kedalam tubuh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Di negara lain, untuk bangunan lama yang dibangun sebelum tahun 1976, pemilik bangunan diharuskan untuk mengerok cat lama dan mengecat ulang. Pada saat pengerokkan pun harus menggunakan alat pelindung seperti masker, spectacles (kacamata) dan sarung tangan. Hal ini mengingat semua produk cat yg diproduksi sebelum tahun 1976 masih menggunakan kedua bahan baku tsb. Timah hitam / timbal (Pb), merupakan salah satu logam yg bisa mengakibatkan kerusakan sistem syaraf pada manusia terutama anak kecil. Alangkah berbahanya bukan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;KEBERHASILAN DALAM PENGECATAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Ada beberapa hal yang mempengaruhi keberhasilan pengecatan dinding tembok (bata), yang paling berpengaruh adalah kualitas atau mutu dinding itu sendiri (terlepas dari kualitas cat yang dipakai). Masalah yang sering timbul akibat dari kualitas dinding yang jelek biasanya adalah belang-belang seperti basah (bila kadar air dalam dinding terlalu tinggi), lapisan cat yang menggelembung, dll. Sedangkan bila yang dipakai cat dinding dengan kualitas rendah maka masalah yang sering terjadi adalah pengapuran, warnanya luntur, dll.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Yang harus di lakukan&lt;b&gt; &lt;/b&gt;untuk memulai proses pengecetan adalah menyiapkan permukaan yang akan dicat. Pastikan permukaan dinding bersih dan kering untuk mencegah terjadinya pengelupasan. Kerjakan pengecatan pada siang hari. Mulai dari dekat jendela. menuju ke ruang dalam. Bila mengecat seluruh ruangan, kerjakanlah mulai dari langit-langit yang diteruskan ke dinding dekat kusen jendela, pintu-pintu, dan kemudian ke bagian bawah. Lakukanlah pembuangan sisa saat melakukan pengecatan karena kita harus bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan menghindarkan membuang limbah/sisa cat ke dalam saluran pembuangan. Terakhir adalah membiarkan sisa cat mengering di wadahnya sebelum dibuang ke tempat sampah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Dengan mengikuti petunjuk-petunjuk sederhana tersebut pengecatan akan lebih mudah, menghemat waktu, uang dan tenaga. Karena, persiapan permukaan yang benar akan memberikan hasil akhir yang lebih baik dan perrnukaan yang dicatakan lebih tahan lama, jangan mencoba untuk mengecat satu lapisan dengan tebal. Mengecat tiga lapis sesuai dengan anjuran pencampuran air lebih ba!k dari pada satu lapisan tebal, usahakan menyediakan cat yang cukup unluk area yang akan dicat dengan menghitung iuas area yang akan dicat, jangan mengecat pada suatu bidang yang lebar sekaligus. Batasi bidang pengecafan aniara satu sampai dua meter persegi sekali mengecat. Baru dilanjuttkan ke bidang berikutnya, Perhatikanlah petunjuk-petunjuk mudah pada kemasan cat sebelum bekerja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;PERMUKAAN HARUS KERING&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Permukaan dinding yang hendak dicat harus sudah dalam keadaan kering sempurna, yang artinya Kapur (CaO) dalam semen telah bereaksi sempurna dengan CO2 dan air membentuk CaCO3 - garam yang netral. Secara teoritis proses pengeringan ini terjadi dalam 28 hari, tetapi dengan adanya faktor lain, seperti panas matahari atau ventilasi yang baik maka bisa terjadi lebih cepat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Dinding yang plesterannya sudah kering dan mengeras juga bisa mempunyai kadar air yang berlebihan jika misalnya pondasi yang tidak baik sehingga air dari tanah terhisap karena adanya daya kapiler, kondisi dinding yang selalu terkena air/ basah, ataupun kebocoran pipa talang dsb.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Kualitas dinding juga dipengaruhi oleh faktor material (kualitas pasir), komposisi adukan, cara pembuatan adukan-pengerjaan, kondisi lapangan, serta cuaca. Masalah yang sering terjadi adalah Permukaan Belang Seperti Basah, hal ini disebabkan karena pekerjaan plesteran atau acian semen belum kering dengan sempurna, sehingga kadar alkali maupun dalam dinding masih tinggi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Perbaikannya adalah dengan cara menggosok permukaan lapisan cat dengan amplas agar lebih porous, sehingga air dapat dengan mudah menguap keluar. Bila jamur telah tumbuh, maka cucilah dengan larutan kaporit. Setelah kering sempurna lakukanlah pengecatan ulang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Masalah lain adalah lapisan Cat Terkelupas, terkelupasnya lapisan cat tersebut dapat disebabkan beberapa hal diantaranya karena pengecatan dilakukan di atas lapisan cat lama yang sudah mengapur, sehingga daya lekat cat berkurang, lalu pengecatan pada permukaan yang kotor atau berminyak, selain mungkin menggunakan dempul kualitas rendah juga pengecatan pada lapisan cat lama yang bermutu rendah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Perbaikannya dapat dilakukan dengan cara membuang lapisan cat yang terkelupas dengan cara dikerok sampai ke dasar permukaan, kemudian dibersihkan. Bila perlu diberikan lapisan cat dasar sebelum dilapisi cat akhir.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Permukaan Menggelembung&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;, biasanya terjadi akibat pengecatan pada permukaan dinding yang masih basah. Perbaikannya adalah dengan cara mengerok lapisan cat yang ada seluruhnya, kemudian dibersihkan dan dilakukan pengecatan ulang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Biasanya terjadi akibat pengecatan dilakukan dalam cuaca yang kurang baik seperti suhu rendah ataupun lembab. Perbaikannya adalah dengan cara mengerok lapisan cat sampai bersih, dan dilakukan pengecatan dari awal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Lapisan Cat Menurun Pada Beberapa Tempat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;, biasanya terjadi akibat pengecatan yang tidak merata dan selang waktu antara setiap lapis terlalu dekat. Perbaikannya adalah dengan cara membiarkan lapisan cat tsb mengering dengan sempurna, kemudian ratakan bagian-bagian yang menurun dengan amplas. Terakhir lakukan pengecatan ulang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Permukaan tembok baru&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Reaksi pengerasan (curing) semen pada plesteran/beton harus sudah sempurna, minimal harus ditunggu selama 28 hari.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Periksa kelembaban tembok. Gunakan alat protimeter, yaitu alat pengukur kadar air. Kadar air harus sudah di bawah 18 %.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Periksa kadar alkali tembok.Gunakan kertas lakmus untuk mengukur pH (derjat keasaman/alkali). Kadar alkali harus menunjukkan kurang lebih pH 8.Kalau lebih dari pH 8, berarti reaksi semen belum sempurna dan tembok belum layak dicat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Kalau kadar air sudah rendah, tetapi kadar alkali masih tinggi, berarti masih ada semen bebas yang belum beraksi karena kekurangan air. Basahkan permukaan tembok dengan air bersih.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Bila semua persyaratan diatas sudah terpenuhi, bersihkan permukaan dari bekas percikan semen, Efflorescene (pengkristalan garam), pengapuran, debu, kotoran, minyak, dll. Gosok permukaan tembok dengan kertas amplas kasar atau sikat sambil permukaan tembok dibasahi air bersih. Kemudian keringkan dengan kain lap yang bersih.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Cuci permukaan tembok dengan larutan asam chlorida (HCl) 10-15% untuk menetralkan alkali yang masih ada dan juga meng-etching permukaan tembok agak lebih kasar sehingga daya lekat lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Bila permukaan tembok berlumut atau berjamur cuci dengan larutan kaporit 10-15%&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Permukaan tembok lama yang pernah dicat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Bila daya lekat cat lama masih baik, cuci permukaan dengan air bersih sambil digosok dengan kertas amplas/sikat. Bila perlu cuci dengan larutan ditergent, kemudia bilas dengan air bersih.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Bila permukaan cat lama masih baik daya lekatnya, tetapi berlumut/berjamur, cuci dengan larutan kaporit sambil disikat. Bilas dengan air bersih.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Bila terjadi pengapuran, amplas atau bersihkan debu-debu pengapuran dengan lap yang dibasahi air sampai kelapisan cat yang tidak mengapur&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Bila lapisan cat lama sudah tebal atau terkelupas, kerok seluruhnya sampai kedasar tembok.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Bila lapisan lama berasal dari cat kualitas rendah dimana mudah larut dengan air, sebaiknya dikerok seluruhnya sampai kedasar tembok.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Bila permukaan tembok berlumut atau berjamur cuci dengan larutan kaporit 10-15%&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Pemberian Cat Dasar&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Cat dasar untuk tembok dibagi dua :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Cat dasar yang berupa varnish dasar air yaitu cat tanpa pigmen dengan dasar emulsi acrylic 100%. Cat dasar ini biasanya disebut &lt;i&gt;Wall Sealer Water Base.&lt;/i&gt; Wall Sealer sangat baik untuk tembok baru yang banyak retak rambut untuk mengisi celah-celahnya dan untuk menguatkan lapisan cat lama yang mulai mengapur.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Cat dasar yang berupa cat tembok warna putih dengan dasar emulsi acrylic 100% dan mempunyai daya tahan alkali yang tinggi, daya rekat serta daya isi yang baik serta kadar bahan anti jamur cukup tinggi. Cat dasar ini disebut Alkali Resisting Primer atau Undercoat Tembok.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Cara pemakaian&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Encerkan cat sesuai dengan petunjuk pabrik, jangan berlebihan, karena dapat menghilangkan fungsi cat dasar&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Beri 1 atau 2 lapis cat dasar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Pemberian Cat Akhir&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0.85pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk pengecatan akhir .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Persiapan permukaan harus telah sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Bagian-bagian tembok yang tidak akan dicat, alat-alat rumah tangga seperti kursi, meja, lantai sudah ditutup plastik atau kertas koran.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Siapkan alat alat pengecatan yang dibutuhkan, seperti kuas, roller, ember, pengaduk, tangga, dll.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Tukang cat berpengalaman.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Periksa kaleng cat, apakah sesuai dengan ketentuan pabrik. Catat nomor batch (lot)nya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Aduk cat sampai rata dan pengenceran sesuai dengan kebutuhan pabrik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Selang waktu antara setiap lapis harus cukup lama. Secara teoritis adalah 2-4 jam, tetap sebaikny minimal 8 jam atau semalam.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Ventilasi ruangan harus sebaik mungkin dan kalau dapat Pengecatan dilakukan waktu cuaca terang dan kering.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Pengenceran cat jangan langsung didalam kalengnya, kecuali kalau dapat habis pada hari itu juga. Tutup rapat-rapat kaleng yang yang masih ada sisa catnya untuk menghindari pembusukan. &lt;i&gt;(Dari berbagai sumber)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;</description><link>http://ciptanusacontractorbuilding.blogspot.com/2010/11/tips-2-pengecatan-dan-permasalahannya_10.html</link><author>noreply@blogger.com (Cv Cipta Nusa Contractor)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3935214790866746373.post-8384003448801856890</guid><pubDate>Wed, 10 Nov 2010 14:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-23T18:42:27.527-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips rumah</category><title>TIPS 1 MEMILIH LOKASI PERUMAHAN</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bagaimana memilih lokasi perumahan?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk menjawab pertanyaan tersebut dibawah ini adalah sedikit panduan praktis untuk memilih lokasi perumahan sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;PENENTUAN LOKASI&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam menentukan lokasi kita harus jeli mengamati pergembangan suatu wilayah yang berkaitan erat dengan perkembangan suatu daerah. Disamping itu harus sering melihat-lihat suatu event pameran perumahan atau rajin-rajin berjalan ke wilayah yang sedang atau akan dibangun suatu komplek perumahan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaiknya dalam menentukan pilihan terhadap lokasi perumahan tersebut harus dicocokan dengan peta wilayah daerah tersebut, karena disamping dapat mengembangkan wawasan yang berasal dari suatu informasi (brosur, iklan) tentang lokasi perumahan, tetapi juga dapat melihat lokasi secara makro seperti : Jaringan jalan, lintasan kabel tegangan tinggi, letak sungai besar yang terdekat, letak lintasan kerata api dan rencana pengembangan kota. Jangan lupa pula untuk mencari informasi secara lisan dari rekan-rekan yang mengetahui wilayah perumahan yang akan dipillih, karena informasi lisan ini bersifat sebagai pelengkap gagasan untuk menentukan lokasi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari hasil mencari info dan berjalan-jalan, maka kegiatan pengamatan tersebut akan dapat dipergunakan untuk memperbandingkan kelebihan dan kekurangan pada beberapa alternatif lokasi perumahan yang paling menarik minat. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;ASPEK LEGALITAS&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum memutuskan memilih untuk membeli sebaiknya terlebih dahulu memeriksa aspek legalitas atas lokasi tersebut. Adapun aspek legalitas yang bisa ditanyakan ke Perusahaan Pengembang&amp;nbsp; adalah Copy Sertifikat Induk untuk lokasi perumahaan yang dipilih, hal tersebut adalah untuk memberikan kepastian tentang keabsahan kepemilikan atasTanah yang nantinya akan dikembangkan (pemecahan atas sertifikat induk) menjadi SHGB ataupun SHM atas kavling yang dipilih tersebut tidak dalam permasalahan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain dari perusahaan pengembangan dapat juga bertanya ke kelurahan atau kecamatan terdekat tentang rencana suatu lokasi perumahan, apakah sudah memiliki ijin-ijin prisip pada lokasi dimaksud. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Unsur legalitas diatas berlaku untuk lokasi perumahan yang benar-benar baru akan dibangun, sedangkan untuk lokasi-lokasi perumahan yang sudah/sedang dibangun dapat ditanyakan lebih detail lagi seperti: Surat-surat tanah (AJB, PHTB, SHM/ SHGB), kelengkapan IMB. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;FASILITAS SARANA &amp;amp; PRASARANA&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap dan memadai merupakan salah satu kiat utama dari pengembang dalam promosi penjualan rumah-rumahnya. Bahkan tidak jarang pengembang menawarkan hadiah-hadiah untuk membuai calon konsumen untuk membeli salah satu produk rumahnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biasanya pada lokasi perumahan sudah memiliki kelengkapan standar yang dikenal dengan 'Fasum &amp;amp; Fasos' atau Fasilitas Umum adalah seperti : Jalan lingkungan, Saluran drainase/ got air hujan, Penerangan Rumah &amp;amp; Jalan, Fasilitas air Minum (Jet pump/ Sumur/ PAM/ pompa tangan) dan jaringan telepon. Sedangkan 'Fasos' atau fasilitas Sosial adalah seperti : Rumah Ibadah/ Musholla, Lapangan/ taman/ areal terbuka, Posko Keamanan, Balai Pertemuan warga dll. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelengkapan tersebut sebenarnya bertujuan agar warga atau pembeli merasa nyaman dan betah bertempat tinggal pada suatu lokasi perumahan. Karena biasanya janji di brosur lebih manis dari kenyataan dilapangan, maka untuk meyakini kebenaran iklan/brosur dari pengembang tersebut, seorang calon pembeli/debitur harus melakukan pengecekan langsung ke lokasi (OTS/On the Spot) : Apakah sudah ada jalan masuk keperumahan, apakah saluran drainase air hujan sudah direncanakan untuk mengantisipasi banjir, apakah sudah ada jaringan listrik &amp;amp; telepon yang memudahkan berkomunikasi dengan lingkungan luar, apakah pengembang sudah merencanakan jaringan air bersih/air minum, apakah sudah tersedia posko keamanan dan sistem keamanan lingkungan sudah direncanakan dll. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fasilitas-fasilitas standar tersebut harus disediakan oleh pengembang, namun apabila hal-hal seperti tersebut diatas sebagian besar belum dipenuhi oleh pengembang mungkin calon pembeli dapat mempertimbangkan kembali kredibilitas Pengembang atau segera beralih ke alternatif lokasi perumahan yang lebih baik. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;KONDISI RUMAH&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai pembeli tentu akan meras puas apabila mendapatkan kondisi rumah seperti yang diinginkan apalagi sesuai gambar pada brosur. Kondisi Rumah Sehat pada perumahan biasanya terdapat dua Type yakni standar dan peningkatan mutu, Maksudnya adalah bahwa Type standar : Bangunan 1 lantai memiliki jumlah ruang dan kelengkapan bangunan sesuai type, memiliki lantai dengan perkerasan semen, dinding bata/batako belum dilakukan finishing/ cat dinding, atap genteng dengan warna standar, memiliki sambungan listrik, memiliki sumber air bersih, memiliki saluran pembuangan air kotor dan septic tank. Sedangkan untuk Type peningkatan mutu perbedaanya hanya terletak pada : Lantai sudah ditingkatkan menjadi lantai keramik, dinding sudah ditingkatkan dengan finishing cat dinding, Kamar mandi /wc sudah memakai lantai dan dinding keramik, atap genteng sudah memakai warna tertentu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum menerima kunci sebaiknya juga harus dicek ke lokasi tentang kelengkapan kondisi rumah tersebut. Pengecekan yang dapat dilakukan secara sederhana adalah sebagai berikut : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Langkah Pertama &lt;/b&gt;yang harus dilihat adalah bentuk rumah secara keseluruhan dari luar apakah atapnya lurus, apakah tidak terjadi kemiringan secara keseluruhan bentuk rumah, apakah pemasangan atap dan lisplang sudah benar. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Langkah Kedua&lt;/b&gt; adalah melihat bagian dalam rumah seperti: apakah pintu-pintu dan jendela sudah terpasang rapi dan dapat dikunci, apakah lantai-lantai tidak pecah dan menggelembung, apakah plesteran dinding tidak terdapat keretakan-keretakan, apakah pada bagian atap tidak terdapat kebocoran, apakah kayu-kayu yang dipergunakan sebagai pendukung struktur atap tidak patah atau terserang rayap. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Langkah Ketiga&lt;/b&gt; adalah pengecekan terhadap kelengkapan utilitas dan perlengkapn service didalam rumah seperti : apakah saklar -saklar listrik sudah berfungsi dengan baik, terpasang rapi dan aman dari bahaya korsleting/kebakaran, apakah keran-keran air dan saluran pembuangan di Km/Wc dapat mengalir lancar, apakah talang-talang air sudah terpasang dengan rapi dan tidak terdapat kebocoran, apakah saluran air kotor dari dalam rumah dapat mengalir ke saluran drainase perumahan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;POTENSI PERKEMBANGAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;15 tahun yng lalu kota Depok, Bekasi dan Tanggerang mungkin belum seramai seperti tahun ini, namun pada saat ini sudah sedemikian ramainya. Nah seperti itulah cara memandang suatu lokasi perumahan baru, bahwa pada suatu saat nanti akan berkembang pesat seperti kota-kota diatas tersebut. Namun secara mikro sebaiknya adalah perkembangan yang membawa dampak positif seperti: tersedianya fasilitas jalan yang lebar dan lancar tidak mengalami kemacetan yang parah, adanya fasilitas pendidikan dan ibadah, adanya tempat-tempat perdagangan baru (pasar, ruko, supermarket), adanya tempat-tempat aktivitas umum (Bank, poliklinik/ puskesmas, bengkel), adanya jalur angkutan umum yang melintasi depan lokasi perumahan tersebut, adanya sistem pengamanan kompleks perumahan yang terkoordinir rapi, adanya sistem pengamanan terhadap bahaya kebakaran dan banjir. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun apabila pada lokasi perumahan tersebut banyak rumah-rumah kosong yang kurang terawat, maka yang harus dicermati adalah pengamanannya. Carilah informasi tingkat kriminalitas pada suatu lokasi perumahan tersebut dari penduduk sekitar atau tukang ojek/tukang becak. Atau informasi tentang kemungkinan pada perumahan tersebut sering kali dilanda banjir karena sistem drainasenya kurang bagus dll. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, demikian sedikit tips untuk memilih lokasi perumamahan yang anda dambakan karena ada pepatah bilang ”Rumahku Istanaku”. Selamat Mencoba!&lt;/div&gt;</description><link>http://ciptanusacontractorbuilding.blogspot.com/2010/11/tips-1-memilih-lokasi-perumahan.html</link><author>noreply@blogger.com (Cv Cipta Nusa Contractor)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>