<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Panduan lengkap Budidaya</title><description></description><managingEditor>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</managingEditor><pubDate>Sat, 19 Oct 2024 09:54:49 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle/><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Cara budidaya semangka</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/07/cara-budidaya-semangka.html</link><category>Buah</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Tue, 7 Jul 2020 03:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-4878609334519989704</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara budidaya semangka&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Semangka (Citrullus 
vulgaris) Semangka merupakan tanaman buah berupa herba yang tumbuh 
merambat yang dalam bahasa Inggris disebut Water Mellon. Berasal dari 
daerah kering tropis dan subtropis Afrika, kemudian berkembang dengan 
pesat ke berbagai negara seperti : Afrika Selatan, Cina, Jepang, dan 
Indonesia. Semangka termasuk dalam keluarga buah labu-labuan 
(Cucurbitaceae) pada daerah asalnya sangat disukai oleh&lt;br /&gt;
manusia / binatang yang ada di benua tersebut, karena banyak mengandung air, sehingga penyebarannya menjadi cepat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;JENIS TANAMAN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Terdapat puluhan varietas/jenis semangka yang dibudidayakan, tetapi 
hanya beberapa jenis yang diminati para petani/konsumen. Di Indonesia 
varietas yang cocok dibudidayakan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu: 
Semangka Lokal (Semangka hitam dari Pasuruan, Semangka Batu Sengkaling 
dan Semangka Bojonegoro) dan Semangka Hibrida Impor (dari hasil silangan
 Hibridasi) yang mempunyai keunggulan tersendiri. Semangka tersebut 
diklasifikasikan menurut benih murni negara asalnya : benih Yamato, 
Sugar Suika, Cream Suika dan lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;MANFAAT TANAMAN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanaman semangka dibudidayakan untuk dimanfaatkan sebagai buah segar,
 tetapi ada yang memanfaatkan daun dan buah semangka muda untuk bahan 
sayur-mayur. Semangka yang dibudidayakan untuk dimanfaatkan bijinya, 
yang memiliki aroma dan rasa tawar, bijinya diolah menjadi makanan 
ringan yang disebut “kuwaci” (disukai masyarakat sebagai makanan 
ringan). Kulit semangka juga dibuat asinan/acar seperti buah ketimun 
atau jenis labu-labuan lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;SENTRA PENANAMAN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Semangka banyak dibudidayakan di negara-negara seperti Cina, Jepang, 
India dan negera-negara sekitarnya. Sentra penanaman di Indonesia 
terdapat di Jawa Tengah (D.I. Yogyakarta, Kabupaten Magelang dan 
Kabupaten Kulonprogo); di Jawa Barat (Indramayu, Karawang); di Jawa 
Timur ( Banyuwangi, Malang); dan di Lampung, dengan rata-rata produksi 
30 ton/ha/tahun.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;SYARAT PERTUMBUHAN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Iklim&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Secara teoritis curah hujan yang ideal untuk areal penanaman semangka adalah 40-50 mm/bulan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Seluruh areal pertanaman semangka perlu sinar matahari sejak terbit 
sampai tenggelam. Kekurangan sinar matahari menyebabkan terjadinya 
kemunduran waktu panen.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tanaman semangka akan dapat tumbuh berkembang serta berbuah dengan optimal pada suhu ± 25 derajat C (siang hari).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Suhu udara yang ideal bagipertumbuhan tanaman semangka adalah suhu harian rata-rata yang berkisar 20–30 mm.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kelembaban udara cenderung rendah bila sinar matahari menyinari 
areal penanaman, berarti udara kering yang miskin uap air. Kondisi 
demikian cocok untuk pertumbuhan tanaman semangka, sebab di daerah 
asalnya tanaman semangka hidup di lingkungan padang pasir yang berhawa 
kering. Sebaliknya,&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;kelembaban yang terlalu tinggi akan mendorong tumbuhnya jamur perusak tanaman.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Media Tanam&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Kondisi tanah yang cocok untuk tanaman semangka adalah tanah yang 
cukup gembur, kaya bahan organik, bukan tanah asam dan tanah 
kebun/persawahan yang telah dikeringkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Keasaman tanah (pH) yang diperlukan antara 6-6,7. Jika pH &amp;lt;&amp;gt;6 dibutuhkan dolomit sebanyak 50 kg.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemupukan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pupuk yang dipakai adalah pupuk organik dan pupuk buatan. Pupuk kandang 
yang digunakan adalah pupuk kandang yang berasal dari hewan sapi/kerbau 
dan dipilih pupuk kandang yang sudah matang. Pupuk kandang berguna untuk
 membantu memulihkan kondisi tanah yang kurang subur, dengan dosis 2 kg/
 bedengan. Caranya, ditaburkan disekeliling baris bedengan secara 
merata. Pupuk tersebut terdiri atas: (a) Pupuk Makro yang terdiri dari 
unsur Nitrogen, Phospor, Kalsium (dibuat dari pupuk ZA, TSP dan KCl); 
(b) Pupuk Mikro yang terdiri dari Kalsium (Ca) Magnesium (Mg) Mangaan 
(Mn), Besi (Fe), Belerang (S),&lt;br /&gt;
Tembaga (Cu), Seng (Zn) Boron (Bo) dan Molibden (Mo). Pupuk tersebut, 
dijual dengan beberapa merek seperti Mikroflex, Microsil dll. 
Penggunaannya, dicampur 1% obat anti hama penggerek batang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Lain-lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Tahap penghalusan dan perataan bongkahan tanah pada sisi bedengan pad 
tempat penanaman semangka dilakukan dengan cangkul. Di bagian tengah, 
sebagai landasan buah pada bedengan, diratakan dan diatas lapisan ini 
diberi jerami kering untuk perambatan semangka dan peletakan buah. 
Bedengan perlu disiangi, disiram dan dilapisi jerami kering setebal 2-3 
cm dan plastik mulsa dengan lebar plastik 110-150 cm agar menghambat 
penguapan air dan tumbuh tanaman liar. Pemakaian plastik lebih 
menguntungkan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
menguntungkan karena lebih tahan lama, sampai 8-12 bulan pada areal terbuka (2 – 3 kali periode penanaman). Plastik sisa&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
yang berwarna perak yang memantulkan sinar matahari dan secara tidak 
langsung membantu tanaman banyak mendapat sinar matahari untuk 
pertumbuhannya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Teknik Penanaman&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
1) Penentuan Pola Tanaman&lt;br /&gt;
Tanaman semangka merupakan tanaman semusim dengan pola tanam monokultur.&lt;br /&gt;
2) Pembuatan Lubang Tanaman&lt;br /&gt;
Penanaman bibit semangka pada lahan lapangan, setelah persemaian berumur
 14 hari dan telah tumbuh daun ± 2-3 lembar. Sambil menunggu bibit cukup
 besar dilakukan pelubangan pada lahan dengan kedalaman 8-10 cm. 
Persiapan pelubangan lahan tanaman dilakukan 1 minggu sebelum bibit 
dipindah&lt;br /&gt;
ke darat. Berjarak 20-30 cm dari tepi bedengan dengan jarak antara 
lubang sekitar 80-100 cm/tergantung tebal tipisnya bedengan. Lahan 
tertutup dengan plastik mulsa, maka diperlukan alat bantu dari kaleng 
bekas cat ukuran 1 kg yang diberi lubang-lubang disesuaikan dengan 
kondisi tanah bedengan yang diberi lobang.&lt;br /&gt;
3) Cara Penanaman&lt;br /&gt;
Setelah dilakukan pelubangan, areal penanaman disiram secara massal 
supaya tanah siap menerima penanaman bibit sampai menggenangi areal 
sekitar ¾ tinggi bedengan, dan dibiarkan sampai air meresap. Sebelum 
batang bibit ditanam dilakukan perendaman, agar mudah pelepasan bibit 
menggunakan kantong plastik yang ada. Langkah imunisasi dilakukan dengan
 perendaman selama 5-10 menit disertai campuran larutan obat obatan. 
Susunan obat terdiri dari: 1 sendok teh hormon Atonik, Abitonik, 
dekamon, menedael, 1 sendok teh peres bakterisida tepung, 1 sendok teh 
peres fungisida serbuk/tepung (Berlate, dithane M-45, Daconiel).&lt;br /&gt;
Urutan penanaman adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Kantong plastik diambil hati-hati supaya akar tidak rusak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tanam dengan tanah posisi kantong dan masukkan ke lubang yang sudah disiapkan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Celah-celah lubang ditutup dengan tanah yang telah disiapkan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lubang tanaman yang tersisa ditutup dengan tanah dan disiram sedikit
 air agar media bibit menyatu dengan tanah disekeliling dapat bersatu 
tanpa tersisa.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemeliharaan Tanaman&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Penjarangan dan Penyulaman&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanaman semangka yang berumur 3-5 hari perlu diperhatikan, apabila 
tumbuh terlalu lebat/tanaman mati dilakukan penyulaman/diganti dengan 
bibit baru yang telah disiapkan dari bibit cadangan. Dilakukan 
penjarangan bila tanaman terlalu lebat dengan memangkas daun dan batang 
yang tidak diperlukan, karena&lt;br /&gt;
menghalangi sinar matahari yang membantu perkembangan tanaman.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Penyiangan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanaman semangka cukup mempunyai dua buah saja, dengan pengaturan 
cabang primer yang cenderung banyak. Dipelihara 2-3 cabang tanpa 
memotong ranting sekunder. Perlu penyiangan pada ranting yang tidak 
berguna, ujung cabang sekunder dipangkas dan disisakan 2 helai daun. 
Cabang sekunder yang tumbuh pada ruas yang ada buah ditebang karena 
mengganggu pertumbuhan&lt;br /&gt;
buah. Pengaturan cabang utama dan cabang primer agar semua daun pada 
tiap cabang tidak saling menutupi, sehingga pembagian sinar merata, yang
 mempengaruhi pertumbuhan baik pohon/buahnya.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Pembubunan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Lahan penanaman semangka dilakukan pembubunan tanah agar akar 
menyerap makanan secara maksimal dan dilakukan setelah beberapa hari 
penanaman.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Perempalan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dilakukan melalui penyortiran dan pengambilan tunas-tunas muda yang 
tidak berguna karena mempengaruhi pertumbuhan pohon/buah semangka yang 
sedang berkembang. Perempelan dilakukan untuk mengurangi tanaman yang 
terlalu leba akibat banyak tunas-tunas muda yang kurang bermanfaat.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Pemupukan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pemberian pupuk organik pada saat sebelum tanam tidak akan semuanya 
terserap, maka dilakukan pemupukan susulan yang disesuaikan dengan fase 
pertumbuhan. Pada pertumbuhan vegetative diperlukan pupuk daun (Topsil 
D), pada fase pembentukan buah dan pemasakan diperlukan pemupukan Topsis
 B untuk memperbaiki kualitas buah yang dihasilkan. Pemberian pupuk daun
 dicampur dengan insekstisida dan fungisida yang disemprotkan bersamaan 
secara rutin. Adapun penyemprotan dilakukan sebagai berikut :&lt;br /&gt;
a) Pupuk daun diberikan pada saat 7, 14, 21, 28 dan 35 hari setelah tanam;&lt;br /&gt;
b) Pupuk buah diberikan pada saat 45 dan 55 hari setelah tanam;&lt;br /&gt;
c) ZA dan NPK (perbandingan 1:1) dilakukan 21 hari setelah tanam 
sebanyak 300 ml, 25 hari setelah tanam sebanyak 400 ml dan 55 hari 
setelah tanam sebanyak 400 ml.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Pengairan dan Penyiraman&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sistim irigasi yang digunakan sistem Farrow Irrigation: air dialirkan
 melalui saluran diantara bedengan, frekuensi pemberian air pada musim 
kemarau 4-6 hari dengan volume pengairan tidak berlebihan. Bila dengan 
pompa air sumur (diesel air) penyiraman dilakukan dengan bantuan slang 
plastik yang cukup besar sehingga lebih cepat. Tanaman semangka 
memerlukan air secara terus menerus dan tidak kekurangan air.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Waktu Penyemprotan Pestisida&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Selain pupuk daun, insktisida dan fungisida, ada obat lain yaitu ZPZ 
(zat perangsang tumbuhan); bahan perata dan perekat pupuk makro (Pm) 
berbentuk cairan. Dosis ZPT: 7,5 cc, Agristik: 7,5 cc dan Metalik (Pm): 
10 cc untuk setiap 14-17 liter pelarut. Penyemprotan campuran obat 
dilakukan setelah tanaman berusia &amp;gt;20 hari di lahan. Selanjutnya 
dilakukan tiap 5 hari sekali hingga umur 70 hari.&lt;br /&gt;
Penyemprotan dilakukan dengan sprayer untuk areal yang tidak terlalu 
luas dan menggunakan mesin bertenaga diesel bila luas lahan ribuan 
hektar. Penyemprotan dilakukan pagi dan sore hari tergantung kebutuhan 
dan kondisi cuaca.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Pemeliharaan Lain&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Seleksi calon buah merupakan pekerjaan yang penting untuk memperoleh 
kualitas yang baik (berat buah cukup besar, terletak antara 1,0-1,5 m 
dari perakaran tanaman), calon buah yang dekat dengan perakaran 
berukuran kecil karena umur tanaman relatif muda (ukuran sebesar telur 
ayam dalam bentuk yang baik dan&lt;br /&gt;
tidak cacat). Setiap tanaman diperlukan calon buah 1-2 buah, sisanya di 
pangkas. Setiap calon buah ± 2 kg sering dibalik guna menghindari warna 
yang kurang baik akibat ketidak-merataan terkena sinar matahari, 
sehingga warna kurang menarik dan menurunkan harga jual buah itu 
sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;HAMA DAN PENYAKIT&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Hama&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Hama tanaman semangka dapat digolongkan dalam 2 kelompok: hama yang 
tahan dan tidak tahan terhadap peptisida. Hama yang tidak tahan terhadap
 pestisida (Kutu daun, bentuk seperti kutu), umumnya berwarna hijau 
pupus, hidup bergelombol, tidak bersayap, dan mudah berkembang biak. 
Gejala yang terjadi daun berberecak kuning, pertumbuhannya terhambat. 
Pengendalian dilakukan secara non kimiawi dan kimiawi dengan obatobatan.
 Hama kedua adalah hama yang tahan terhadap pestisida seperti: tikus, 
binatang piaraan (kucing, anjing dan ayam). Pengendallian: menjaga 
pematang selalu bersih, mendirikan pagar yang mengelilingi tanaman, 
pemasangan suatu alat yang menghasilkan bunyi-bunyian bila tertiup angin
 dan diadakan pergiliran jaga.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Thrips&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Berukuran kecil ramping, warna kuning pucat kehitaman, mempunyai 
sungut badan beruas-ruas. Cara penularan secara mengembara dimalam hari,
 menetap dan berkembang biak. Pengendalian menyemprotkan larutan 
insektisida sampai tanaman basah dan merata.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Ulat perusak daun&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Berwarna hijau dengan garis hitam/berwarna hijau bergaris kuning, 
tanda serangan daun dimakan sampai tinggal lapisan lilinnya dan terlihat
 dari jauh seperti berlubang. Pengendalian: dilakukan secara non kimiawi
 dan secara kimiawi.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Tungau&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Binatang kecil berwarna merah agak kekuningan/kehijauan berukuran 
kecil mengisap cairan tanaman, membela diri dengan menggigit dan 
menyengat. Tandanya, tampak jaring-jaring sarang binatang ini di bawah 
permukaan daun, warna dedaunan akan pucat. Pengendalian: dilakukan 
secara non-kimiawi dan&lt;br /&gt;
dengan pestisida.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Ulat tanah&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Berwarna hitam berbintik-bintik/bergaris-garis, panjang tubuh 2-5 cm,
 aktif merusak dan bergerak pada malam hari. Menyerang daun, terutama 
tunas-tunas muda, ulat dewasa memangsa pangkal tanaman. Pengendalian : 
(1) penanaman secara serempak pada daerah yang berdekatan untuk memutus 
siklus hidup hama dan pemberantasan sarang ngengat disekitarnya; (2) 
pengendalian secara kimiawi, dengan obat-obatan sesuai dengan aturan 
penanaman buah semangka.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Kutu putih dan Lalat buah&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ciri-ciri mempunyai sayap yang transparan berwarna kuning dengan 
bercakbercak dan mempunyai belalai. Tanda-tanda serangan : terdapat 
bekas luka pada kulit buah (seperti tusukan belalai), daging buah 
beraroma sedikit masam dan terlihat memar. Pengendalian : dilakukan 
secara non kimiawi (membersihkan&lt;br /&gt;
lingkungan terutama pada kulit buah, tanah bekas hama dibalikan dengan dibajak/dicangkul). Secara kimiawi : dengan obat-obatan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penyakit&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Layu Fusarium&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyebab: lingkungan/situasi yang memungkinkan tumbuh jamur (hawa 
yang terlalu lembab). Gejala: timbul kebusukan pada tanaman yang tadinya
 lebat dan subur, lambat laun akan. Pengendalian: (1) secara non kimiawi
 dengan pergiliran masa tanam dan menjaga kondisi lingkungan, menanam 
pada areal baru yang&lt;br /&gt;
belum ditanami, atau menanam benih yang sudah direndam obat; (2) secara 
kimiawi dilakukan penyemprotan bahan fungisida secara periodik.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Bercak daun&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyebab: spora bibit penyakit terbawa angin dari tanaman lain yang 
terserang. Gejala : permukaan daun terdapat bercak-bercak kuning dan 
selanjutnya menjadi coklat akhirnya mengering dan mati, atau terdapat 
rumbai-rumbai halus berwarna abu-abu/ungu. Pengendalian: (1) secara non 
kimiawi seperti pada penyakit layu fusarium; (2) tanaman disemprot 
dengan fungisida yang terdiri dari Dithane M 45 dosis 1,8-2,4 
gram/liter; Delsene MX 200 dengan dosis 2-4 gram/liter, Trimoltix 65 Wp 
dosis 2-3 gram/liter dan Daconil 75 Wp dosis 1-1,5 gram/liter.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Antraknosa&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyebab: seperti penyakit layu fusarium. Gejala: daun terlihat 
bercak-bercak coklat yang akhirnya berubah warna kemerahan dan akhirnya 
daun mati. Bila menyerang buah, tampak bulatan berwarna merah jambu yang
 lama kelamaan semakin meluas. Pengendalian: (1) dilakukan secara non 
kimia sepeti pengendalian penyakit layu fusarium&lt;br /&gt;
(2) menggunakan fungisida Velimex 80 WP dosis 2-2,5 gram/liter air.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Busuk semai&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menyerang pada benih yang sedang disemaikan. Gejala: batang bibit 
berwarna coklat, merambat dan rebah kemudian mati. Pengendalian: benih 
direndam di dalam obat Benlate 20 WP dosis 1-2 gram/liter air dan 
Difolathan 44 FF dosis 1-2 cc/liter air.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Busuk buah&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyebab: jamur/bakteri patogen yang menginfeksi buah menjelang masak
 dan aktif setelah buah mulai dipetik. Pengendalian: hindari dan cegah 
terjadinya kerusakan kulit buah, baik selama pengangkutan maupun 
penyimpanan, pemetikan buah dilakukan pada waktu siang hari tidak 
berawan/hujan.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Karat daun&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyebab: virus yang terbawa oleh hama tanaman yang berkembang pada 
daun tanaman. Gejala: daun melepuh, belang-belang, cenderung berubah 
bentuk, tanaman kerdil dan timbul rekahan membujur pada batang. 
Pengendalian: sama seperti penyakit layu fusarium. Belum ditemukan obat 
yang tepat, sehingga&lt;br /&gt;
tanaman yang terlanjur terkena harus, supaya tidak menular pada tanaman sehat.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Gulma&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Selain gangguan oleh hama dan penyakit, gangguan juga disebabkan 
kekurangan/kelebihan unsur hara yang mempengaruhi pertumbuhan dan 
perkembangan tanaman. Pohon semangka yang kekurangan dan kelebihan unsur
 hara tersebut, menderita akibat adanya gulma (tanaman pengganggu).&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;PANEN&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Ciri dan Umur Panen&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Umur panen setelah 70-100 hari setelah penanaman. Ciri-cirinya: setelah 
terjadi perubahan warna buah, dan batang buah mulai mengecil maka buah 
tersebut bisa dipetik (dipanen). Masa panen dipengaruhi cuaca, dan jenis
 bibit (tipe hibrida/jenis triploid, maupun jenis buah berbiji).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara Panen&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Dalam pemetikan buah yang akan dipanen sebaiknya dilakukan pada saat 
cuaca cerah dan tidak berawan sehingga buah dalam kondisi kering 
permukaan kulitnya, dan tahan selama dalam penyimpananan ataupun 
ditangan para pengecer. Sebaiknya pemotongan buah semangka dilakukan 
beserta tangkainya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Periode Panen&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Panen dilakukan dalam beberapa periode. Apabila buah secara serempak 
dapat dipanen secara sekaligus, tetapi apabila tidak bisa bersamaan 
dapat dilakukan 2 kali. Pertama dipetik buah yang sudah tua, ke-dua 
semuanya sisanya dipetik semuanya sekaligus. Ke-tiga setelah daun-daun 
sudah mulai kering karena buah sudah tidak dapat berkembang lagi maka 
buah tersebut harus segera dipetik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Prakiraan Produksi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Hasil produksi dari masing-masing pohon semangka perlu diadakan 
pembatasan hasil buahnya, sehingga dapat diperkirakan jumlah 
produksinya. Secara wajar, jumlah buah berkisar antara 2-3 buah setiap 
pohon (1 buah pada cabang pohon dan 2 buah pada batang utama dari 
pohon), dengan berat buahnya ± 6-8 kg per pohon.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PASCAPANEN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pengumpulan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pengumpulan hasil panen sampai siap dipasarkan, harus diusahakan sebaik 
mungkin agar tidak terjadi kerusakan buah, sehingga akan mempengaruhi 
mutu buah dan harga jualnya. Mutu buah dipengaruhi adanya derajat 
kemasakan yang tepat, karena akan mempengaruhi mutu rasa, aroma dan 
penampakan daging buah, dengan kadar air yang sempurna.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penyortiran dan Penggolongan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Penggolongan ini biasanya tergantung pada pemantauan dan permintaan 
pasaran. Penyortiran dan penggolongan buah semangka dilakukan dalam 
beberapa klas antara lain:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Kelas A: berat = 4 kg, kondisi fisik sempurna, tidak terlalu masak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kelas B: berat ± 2-4 kg, kondisi fisik sempurna, tidak terlalu masak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kelas C: berat &amp;lt; 2 kg, kondisi fisik sempurna, tidak terlalu masak.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penyimpanan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Penyimpanan buah semangka di tingkat pedagang besar (sambil menunggu harga lebih baik) dilakukan sebagai berikut:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Penyimpanan pada suhu rendah sekitar 4,4 derajat C, dan kelembaban udara antara 80-85%;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyimpanan pada atmosfir terkontrol (merupakan cara pengaturan 
kadar O2 dan kadar CO2 dengan asumsi oksigen atau menaikan kadar karbon 
dioksida (CO2), dapat mengurangi proses respirasi;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyimpanan dalam ruang tanpa pengatur suhu: merupakan penyimpanan 
jangka pendek dengan cara memberi alas dari jerami kering setebal 10-15 
cm dengan disusun sebanyak 4-5 lapis dan setiap lapisnya diberi jerami 
kering.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pengemasan dan Pengangkutan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Di dalam mempertahankan mutu buah agar kondisi selalu baik sampai pada 
tujuan akhir dilakukan pengemasan dengan proses pengepakan yang secara 
benar dan hati-hati.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Menggunakan tempat buah yang standar untuk mempermudah pengangkutan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Melindungi buah saat pengangkutan dari kerusakan mekanik dapat dihindari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dibubuhi label pada peti kemas terutama tentang mutu dan berat buah.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penanganan Lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pemasaran merupakan salah satu faktor penting, maka perlu diperhatikan 
nilai harga dan jalur-jalur pemasaran mulai dari produsen (petani) 
sampai konsumen. Semakin cepat dikonsumsi semakin tinggi harga jualnya. 
Pemasaran biasa dilakukan melalui sistem borongan dengan harga yang 
lebih rendah, atau melalui beberapa tahapan (seperti produsen, 
pengumpul, pengecer).&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Cara budidaya anggur</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/07/cara-budidaya-anggur.html</link><category>Buah</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Tue, 7 Jul 2020 00:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-7137685958581688435</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara budidaya anggur&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Anggur merupakan tanaman buah
 berupa perrdu yang merambat. Anggur berasal dari Armenia, tetapi 
budidaya anggur sudah dikembangkan di Timur Tengah sejak 4000 SM. 
Sedangkan teknologi pengolahan anggur menjadi wine pertama kali 
dikembangkan orang Mesir pada 2500 SM. Dari Mesir budidaya dan teknologi
 pengolahan anggur masuk ke Yunani dan menyebar ke daerah Laut Hitam 
sampai Spanyol, Jerman, Prancis dan Austria. Sejalan dengan perjalanan 
Columbus anggur dari asalnya ini mulai menyebar ke Mexico, Amerika 
Selatan, Afrika selatan, Asia termasuk Indonesia dan Australia. 
Penyebaran ini juga menjadikan Anggur punya beberapa sebutan seperti 
Grape di Eropa dan Amerika, orang China menyebut Pu tao dan di Indonesia
 disebut anggur.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;JENIS TANAMAN ANGGUR&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Anggur termasuk tanaman marga Vitis. Tidak semua jenis dari marga ini
 dapat dimakan, yang bisa dimakan hanya dua jenis yaitu Vitis vinifera 
dan Vitis labrusca.&lt;br /&gt;
Tanaman anggur jenis Vitis vinifera mempunyai ciri :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Kulit tipis, rasa manis dan segar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemampuan tumbuh dari dataran rendah hingga 300 m dari permukaan laut beriklim kering.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Termasuk jenis ini adalah Gros Colman, Probolinggo Biru dan Putih, Situbondo Kuning, Alphonso Lavalle dan Golden Champion.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanaman anggur jenis Vitis labrusca mempunya ciri :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Kulit tebal, rasa masam dan kurang segar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemampuan tumbuh dari dataran rendah hingga 900 m dpl.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Termasuk jenis ini adalah Brilliant, Delaware, Carman, Beacon dan Isabella.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dari kedua jenis ini yang banyak dikembangkan di Indonesia dan 
direkomendasi oleh Departemen Pertanian sebagai jenis unggul adalah 
jenis Vitis vinifera dari varietas Anggur Probolinggo Biru dan Alphonso 
Lavalle. Namun ada juga yang dianjurkan ditanam antara lain Gross 
Collman, Probolinggo Putih, Isabella, Delaware, Chifung dan Australia.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;MANFAAT TANAMAN ANGGUR&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Anggur dimanfaatkan sebagai buah segar maupun untuk diolah sebagai 
jadi produk lain seperti minuman fermentasi hasil perasan anggur yang 
mengandung alkohol biasa disebut Wine, dikeringkan menjadi kismis dan 
untuk keperluan industri selai dan jeli.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;SYARAT TUMBUH TANAMAN ANGGUR&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Iklim&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Tanaman anggur dapat tumbuh baik di daerah dataran rendah, terutama 
di tepi tepi pantai, dengan musim kemarau panjang berkisar 4-7 bulan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Angin yang terlalu kencang kurang baik bagi anggur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Curah hujan rata-rata 800 mm per tahun. Dan keadaan hujan yang terus
 menerus dapat merusak premordia/ bakal perbungaan yaitu tengah 
berlangsung serta dapat menimbulkan serangan hama dan penyakit.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sebaiknya sinar matahari yang banyak/udara kering sangat baik bagi pertumbuhan vegetatif dan pembuahannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Suhu rata-rata maksimal siang hari 31 derajat C dan suhu rata-rata 
minimal malam hari 23 derajat C dengan kelembaban udara 75-80 %.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Media Tanam&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Tanah yang baik untuk tanaman anggur adalah mengandung pasir, 
lempung berpasir, subur dan gembur, banyak mengandung humus dan hara 
yang dibutuhkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Derajat keasaman tanah yang cocok untuk budidaya anggur adalah 7 (netral).&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Ketinggian Tempat&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Anggur akan tumbuh baik bila ditanam antara 5-1000 m dpl atau di 
daerah dataran rendah. Perbedaan ketinggian akan mempengaruhi 
pertumbuhan dan perkembangannya. Jenis Vitis vinifera menghendaki 
ketinggian 1-300 m dpl. Jenis Vitis labrusca menghendaki ketinggian 
1-800 m dpl.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PEDOMAN BUDIDAYA&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pembibitan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pengadaan Benih&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara generatif (biji) dan 
vegetatif (cangkok, stek cabang, stek mata, penyambungan). Perbanyakan 
tanaman yang paling efektif anggur adalah dengan menggunakan stek. Bibit
 stek yang baik adalah :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Panjang stek sekitar 25 cm terdiri atas 2-3 ruas dan diambil dari pohon induk yang sudah berumur di atas satu tahun.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bentuknya bulat berukuran sekitar 1 cm.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kulitnya berwarna coklat muda dan cerah dengan bagian bawah kulit telah hijau, berair dan bebas dari noda-noda hitam.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mata tunas sehat berukuran besar dan tampak padat. Mata tunas yang 
tidak sehat ukurannya kecil dan ujungnya tampak memutih seperti kapuk.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt; Teknik Penyemaian Benih&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara generatif bibit disemai di tempat yang telah disediakan. Cara vegetatif (stek) yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Pembibitan dikerjakan dengan menyemaikan lebih dulu dalam pot /keranjang sempai kira-kira selama 5 hari.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setelah itu dipindah ke media semai berupa campuran tanah, pupuk 
kandang dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Media semai ini berupa 
polybag/keranjang yang lebih besar dari tempat awal.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt; Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Selama di persemaian selalu disiram dan jangan sampai tergenang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyemaian bibit di tempat teduh dan lembab selama sekitar 2 bulan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemindahan Bibit&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Sekitar 2 bulan tersebut bibit sudah tumbuh dan berakar banyak siap 
untuk dipindah ke lapangan dengan memilih yang segar dan sehat 
kondisinya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penanaman dilakukan di awal musim kemarau/saat panas tertinggi.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pengolahan Media Tanam&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Persiapan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Persiapan yang perlu dilakukan adalah:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Menentukan lokasi penanaman.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menentukan luas areal tanam.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengatur jarak tanam.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membuat lubang tanam.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menentukan dosis pupuk kandang yang diperlukan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt; Pembukaan Lahan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Lahan yang digunakan dibersihkan dan tidak terlindung dari sinar 
matahari. Pencangkulan untuk pembuatan lubang tanam dilakukan setelah 
ada pengaturan jarak tanam yang sesuai dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm. 
Lubang dibiarkan terkena sinar matahari selama 2-4 minggu.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Pengapuran&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengapuran hanya dilakukan bila pH tanah rendah/terlalu asam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemupukan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Setelah 2-4 minggu lubang tanam diisi pupuk kandang, pasir dan tanah dengan perbandingan 2:1:1.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Teknik Penanaman&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penentuan Pola Tanam&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanaman anggur merupakan tanaman monokultur. Pengaturan jarak tanam 
penting diperhatikan dan juga sesuai dengan larikan karena arah 
datangnya angin sangat besar pengaruhnya. Jarak tanam bisa diatur dengan
 pola: 3 x 3 m, 4 x 4 m, 3 x 5 m, 3 x 4 m, 4 x 5 m, 4 x 5 m, 3 x 5 m dan
 4 x 6 m&lt;br /&gt;
Jarak tanam mempengaruhi jumlah tanaman persatuan luas :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;3 x 3 m untuk 1 Ha = 1.111 pohon&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;3 x 4 m untuk 1 Ha = 833 pohon&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;3 x 5 m untuk 1 Ha = 666 pohon&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;4 x 4 m untuk 1 Ha = 625 pohon&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;4 x 5 m untuk 1 Ha = 500 pohon&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;4 x 6 m untuk 1 Ha = 416 pohon&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt; Pembuatan Lubang Tanam&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Lubang tanam yang diperlukan berukuran 60 x 60 x 60 cm yang 
disesuaikan dengan jarak tanam, isi lubang berupa campuran tanah, pasir 
dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1 atau 1:1:2.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara Penanaman&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Penanaman bibit anggur terbaik pada saat musim 
kemarau, sekitar Juni dan Juli. Setiap tanaman perlu lahan 20 m² 
termasuk para-paranya yang harus dipersiapkan sebelum tanamannya tumbuh.
 Para-para ini berguna untuk merayapkan batang dan cabangnya secara 
mendatar pada ketinggian 2 m. Setiap&lt;br /&gt;
tanaman juga diberi ajir bambu untuk titian setelah bibit ditanam, agar pertumbuhannya dapat menjalar ke atas menuju para-para.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemeliharaan Tanaman&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penyulaman dan Penjarangan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyulaman hanya dilakukan bila terdapat tanaman yang tidak 
sehat/mati. Pengontrolan dilakukan rutin bersamaan saat penyiraman 
karena anggur perlu perhatian kontinyu. Penjarangan buah sangat penting 
karena buah yang terlalu rapat justru merusak perkembangan buah dan 
menurunkan kualitas buah. Dalam penjarangan buahbuah yang perlu dibuang 
adalah:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;yang bertangkai panjang;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;tidak sempurna bentuknya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;buah yang ada di sebelah dalam;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;buah yang terbentuk tanpa adanya persarian.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penjarangan dilakukan dalam dua tahap, tahap satu saat umur satu 
bulan setelah pembungaan dan buah masih pentil, tahap dua dilakukan dua 
minggu setelah tahap satu dan buah sebesar biji jagung. Untuk menjaga 
kualitas buah, juga perlu dilakukan pembrongsongan (pembungkusan) buah. 
Pembungkusan dilakukan bila dalam satu dompol buah sudah ada dua atau 
tiga buah yang masak. Bahan yang umum dipakai bungkus adal kertas semen 
dan kertas koran.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penyiangan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyiangan dilakukan bila terdapat tanaman pengganggu sekitar tanaman anggur.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Perempalan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Perempalan bentuk pada anggur dilakukan mulai tanam sampai umur 1 
tahun, bertujuan untuk mendapat pertumbuhan yang baik, dengan cara 
membuang tunas yang tidak perlu dan membiarkan satu tunas yang baik 
sebagai batang pokok.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perempalan untuk pembuahan dilakukan setelah anggur berumur 1 tahun.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sebelum perempalan diperiksa dahulu dengan memotong ujung salah satu 
cabang, bila meneteskan air perempalan dilaksanakan, tetapi bila tidak 
harus ditunda. Perempalan dilakukan dengan memotong ranting-ranting, 
dengan meninggalkan 2-4 mata tunas dan semua daun dibuang sehingga 
tanaman jadi&lt;br /&gt;
gundul. Dalam 1 tahun dilakukan 3 kali perempalan:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Tahap I : Maret-April, 90-110 hari&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tahap II : Juli-Agustus, 90-110 hari&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tahap III : Nov-Des, tahap ini sering gagal&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Perempalan antara bulan November-Desember, tidak memperoleh hasil. 
Tujuannya hanya untuk memelihara tingkat kesuburan tanaman sampai musim 
hujan berakhir dan tanaman tidak rusak.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemupukan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ada dua masa pemupukan:&lt;br /&gt;
a) Pemupukan tanaman muda (0-1 tahun)&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Umur 0-3 bulan, 10 gram urea, interval 10 hari&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Umur 3-6 bulan, 15 gram urea, interval 15 hari&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Umur 6-12 bulan, 50 gram urea&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara pemberian dengan membuat larikan melingkar sekeliling tanaman diameter 10-20 cm sedalam 5 cm.&lt;br /&gt;
b) Pemupukan tanaman dewasa (1-seterusnya)&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Umur 21 hari sebelum perempalan, 5 kaleng pupuk kandang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Umur 11 hari sebelum perempalan, 80 gram TSP/100 gram ZK&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Umur 7 hari sebelum perempalan, 100 gram urea&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pupuk kandang diberikan sekali setahun, tahun kedua dosis dinaikkan 
jadi 10 kaleng. Pupuk buatan dinaikkan dosisnya urea 600 gram, TSP 300 
gram, ZK 450 gram. Cara pemberian dengan pembuatan larikan sekitar 
tanaman dengan diameter 1,5 m.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengairan dan Penyiraman&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Yang perlu diperhatikan adalah:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Anggur tidak tahan pada air yang tergenang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Anggur butuh pengairan yang harus dilakukan mulai tanam sampai pemangkasan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menjelang pemangkasan, 3-4 minggu sebelumnya pemberian air harus dihentikan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setelah masa pemangkasan, 2-3 hari sebelumnya diberi air kembali sampai ujung ranting mengeluarkan air.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pemberian dilakukan sampai buahnya hampir masak, setelah mulai tua pemberian air dihentikan supaya buah tidak pecah dan busuk.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt; Waktu Penyemprotan Pestisida&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyemprotan insektisida dilakukan sebagai pencegahan terhadap hama 
yang mengganggu pada anggur. Penyemprotan harus dihentikan 15 hari 
sebelum panen. Khusus untuk hama Phyiloxera Vitifolia digunakan 
insektisida Furadan 3G/Temik 1 OG.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pengaturan Bunga&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Setelah dua minggu pemangkasan pembuahan, cabang tersier yang baru 
tumbuh mengeluarkan sulur-sulur pembentukan bunga yang keluar dari mata 
ke 3, 4 dan 5. Bila ada cabang tersier yang tidak mengeluarkan sulur 
dapat diadakan pemotongan dengan meninggalkan 3 mata bertujuan untuk 
merangsang pertumbuhan sulur. Cabang tersier yang baru muncul disisakan 
satu sulur saja, agar menghasilkan dompol bunga yang besar dan buahnya 
bisa bermutu tinggi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;HAMA DAN PENYAKIT&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Hama&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Phylloxera Vitifolia&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menyerang tanaman anggur baik muda maupun tua berakibat anggur jadi 
kering dan mati. Yang diserang adalah daun dan akar tanaman secara 
langsung. Gejala umum pada daun terbentuk bisul-bisul kecil dan akar 
membengkak seperti kutil. Hama ini menetap di bawah kulit batang yang 
terkelupas dan dalam jaringan akar.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Kumbang Apogonia destructor&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bentuk kumbang kecil dan warna hitam mengkilat. Menyerang daun anggur
 pada malam hari dan kumbang ini mudah tertarik oleh sinar lampu.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Wereng daun&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Serangan wereng ini menyebabkan daun anggur berbintik putih, kemudian menjadi kuning coklat dan gugur.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Kutu putih&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dapat menyebabkan pucuk/tunas menjadi kerdil.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Ulat daun&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menyerang daun untuk dijadikan makanannya.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Rayap&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Serangan yang paling parah bila menggerogoti akar tanaman yang masih muda sehingga membuat jadi layu dan akhirnya mati.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Burung, kalong, bajing dan musang&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menyerang buah yang mulai masak untuk dijadikan makanannya. Cara 
untuk memberantas hama anggur dilakukan dengan menyemprotkan insektisida
 pada bagian yang terkena serangan. Penyemprotan dilakukan secara rutin 
dan dihentikan menjelang masa petik. Khusus hama Phyloxera vitifolia 
dilakukan dengan menyiramkan insektisida di sekeliling tanaman. 
Penyiraman bisa dilakukan sebelum tanam, setelah tanam/setelah panen. 
Sedangkan untuk menanggulangi hama dari hewan besar dapat memakai 
jebakan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penyakit&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Downy Mildew (jamur)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Gejalanya daun nampak kuning bagian bawah terlihat ada tepung warna 
putihkuning. Daun, bunga maupun tandan muda bisa mati bila terkena 
penyakit ini terutama saat musim penghujan atau kelembaban yang tinggi.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Powdery Mildew&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada permukaan daun terdapat bedak tipis putih kelabu. Menyerang 
pucuk, bunga dan buah muda bahkan dapat merusak ranting sehingga jadi 
kerdil dan rusak.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Penyakit busuk hitam&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menyebabkan buah jadi keriput, busuk dan gugur.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Phakospora Vitis&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Daun sebelah bawah tertutup tepung berwarna orange (massa sporanya).&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Peronospora&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bila udara terlalu lembab jamur ini menyerang daun anggur dan dapat 
dikenali karena spora berwarna kuning di bawah daun. Untuk memberantas 
penyakit anggur dilakukan dengan menyemprotkan fungisida&lt;br /&gt;
dengan waktu a sebelum masa berbunga, setelah berbunga dan 8-12 hari 
sesudah penyemprotan kedua setelah berbunga. Sedang untuk penyakit busuk
 hitam penyemprotan dilakukan sebelum masa berbunga, saat berbunga dan 2
 minggu sebelum masa petik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PANEN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Ciri dan Umur Panen&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Umur panen anggur tergantung jenis yang ditanam, iklim dan tinggi 
tempat. Untuk daerah rendah umur buah 90-100 hari setelah pangkas, 
daerah dataran tinggi umur buah antara 105–110 hari. Tingkat kemasakan 
buah yang baik untuk dipanen adalah warna dalam satu tandan telah rata, 
butir buah mudah lepas dari tandan dan keadaan buah kenyal serta lunak.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara Panen&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara panen dilakukan dalam cuaca yang cerah dan di pagi hari dengan 
pemetikan yang hati-hati (jangan sampai bedak hilang). Hasil pemetikan 
dimasukkan keranjang/dos karton diusahakan penempatannya tidak menumpuk,
 agar buah yang terletak di bawah tidak rusak dan pecah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Periode Panen&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Tanaman anggur dalam satu tahun mengalami dua kali panen.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Prakiraan Produksi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Dari areal tanaman anggur 1 ha dengan rasio jarak tanam 4 x 5, jumlah 
tanaman 500 batang dengan hasil panen per tahun rata-rata 7.500 kg 
anggur.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PASCAPANEN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pengumpulan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Pengumpulan anggur tidak boleh ditumpuk karena dapat merusak buah 
dibawahnya. Hal yang penting bedak yang terdapat pada anggur dijaga agar
 tidak hilang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penyortiran dan Penggolongan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Penyortiran dilakukan dengan menyingkirkan buah yang rusak dan buah yang
 masih terlalu muda dalam satu dompolan. Kemudian anggur digolongkan 
menurut ukuran dompolan dan keseragaman besar buah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penyimpanan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Cara terbaik dalam penyimpanan adalah dengan memasukkan dalam ruang 
pendingin untuk mengurangi penguapan, tetapi cara yang mudah, ringkas 
dan kapasitas penyimpanan besar adalah dengan menggantung anggur untuk 
dianginanginkan dalam ruang yang sejuk.&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Pengemasan dan Pengangkutan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Cara menggunakan keranjang bambu dilapisi kertas koran. cara ini kurang 
baik karena banyak buah yang rusak. Cara terbaik dengan menggunakan 
kotak kayu yang diisi dengan serbuk gergaji sehingga kerusakan buah 
dapat ditekan saat pengangkutan.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Cara budidaya ikan koi </title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/07/cara-budidaya-ikan-koi.html</link><category>Ikan</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Tue, 7 Jul 2020 00:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-1357927443303620948</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara budidaya ikan koi&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Ikan Koi termasuk ikan hias
 eksotis yang semakin banyak penggemarnya. Selain dipelihara sebagai 
hobi, Ikan koi juga bisa dijadikan lahan bisnis yang menjanjikan. Tentu 
saja bagi mereka yang benar-benar serius menekuninya. Selain pesona 
warna dan lekukannya yang indah, keistimewaan lain dari koi adalah 
keelokan yang dipertontonkan tatkala menyembul dan melompat ke atas air .
 Sungguh sebuah pemandangan yang istimewa bagi yang hobi memeliharanya.&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;em&gt;Cara budidaya ikan koi&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Asal Mula Ikan Koi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ikan koi berasal dari ikan mas. Ikan ini adalah ikan nasional Negara 
Jepang. Di Negara Jepang sendiri,koi diangap sebagai ikan dewa. Di 
Negara tersebut koi disebut kai yang artinya ikan berwarna. Banyak versi
 yang berkembang mengenai asal usul koi. Salah satunya berasal dari 
Persia, lalu dibawa ke Jepang oleh orang Cina melalui daratan Cina dan 
Korea. Koi dari Jepang pertama kali di eksport ke San Fransisco, Amerika
 Serikat (1938). Setelah itu berturut-turut dikirim ke Hawaii (1947), 
Canada(1949), dan Brazil(1953).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sedangkan masuk ke Indonesia diperkirakan tahun 1981-1982 di bawa 
oleh Hany Moniaga, hobiis yang tinggal di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. 
Ia kemudian mengembangkan peternakan koi yang diberi nama Leon dan 
Leonny. Koi pertama itu panjangnya 90-100 cm, berumur 50-75 tahun. Sejak
 itulah koi populer di Indonesia dan belakangan menjadi buruan hobiis 
hingga saat ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ikan koi termasuk jenis ikan yang mudah dipelihara. Makanannya tidak 
selalu harus spesial karena termasuk binatang pemakan tumbuh-tumbuhan 
dan hewan ( omnivira). Pellet merupakan santapan utama, tapi saat ikan 
mengikuti kontes, Koi akan mendapat makanan tambahan dan doping khusus 
untuk menguatkan warna tubuhnya dalam masa karantina. Selain itu, 
sayur-sayuran seperti kangkung atau buah-buahan, misalnya jeruk, bisa 
diberikan pada koi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Umur ikan koi bisa bertahan sampai puluhan tahun. Untuk memiliki ikan
 yang berasal dari perairan Eurasia and the middle east. Ini para 
penggemar dan calon penggemar dapat menyesuaikan diri antara keinginan 
dan kondisi saku. Tak selamanya harus mengeluarkan biaya yang mahal 
karena harganya yang bervariasi, tergantung dari ukuran dan jenis. 
Beberapa penjual mematok harga mulai dari Rp 50 ribu hingga mencapai Rp 8
 Juta. Hebatnya, harga koi juara kontes dapat menembus ratusan juta 
rupiah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara Memelihara dan Merawat Ikan Koi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pemeliharaan koi dilakukan di kolam semen, kolam tanah, kolam taman. 
Pemeliharaan koi dalam aquarium tidak dianjurkan, Karena ikan tersebut 
membutuhkan areal berenang yang luas dan dalam. Selain itu, keindahan 
koi terletak pada punggungnya yang kaya warna, sehingga bila dipelihara 
dalam aquarium keelokan tubuh dan warnanya itu tidak terekspos secara 
maksimal.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ukuran kolam koi yang dianjurkan minimal memiliki luas 1,5x2m dengan 
kedalaman 80 sampai 150cm. Jika kolam telalu dangkal, tubuh koi akan 
terus-menerus terkena sinar ultraviolet yang dihasilkan oleh sinar 
matahari. Sinar ini dapat warna tubuhnya menjadi pucat, dan 
pertumbuhannya pun bisa terhambat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Perlu diperhatikan pula tinggi kolam minimal 25cm dari bibir kolam 
untuk mencegah koi melompat ke daratan. Selain itu kolam juga harus 
dilengkapi saluran pembuangan di bagian bawah kolam. Di bagian atas 
kolam juga dipasang pipa untuk menyalurkan air bersih yang sudah 
diendapkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Kolam Pemijahan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kolam pemijahan tidak mungkin menjadi satu dengan kolam taman. Kolam 
pemijahan harus mempunyai pintu pemasukan dan pintu pengeluaran air 
tersendiri.Selain itu, seluruh kolam harus diplester dan bisa 
dikeringkan dengan sempurna.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Luas kolam pemijahan bervariasi. Untuk kolam sempit dapat menggunakan
 kolam seluas 3-6 m2 dengan kedalaman 0,5 m. Lokasi kolam cukup 
mendapatkan sinar matahari, tidak terlalu ribut, terlindung dari 
jangkauan anak-anak dan binatang peliharaan lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jika mungkin, sediakan juga kolam penetasan telur dan perawatan 
benih. Kolam penetasan, bentuknya bisa persegi panjang atau bulat. Kalau
 kolam bulat, diameternya antara 1,5-2 m.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Satu kolam lagi jika ada, yaitu kolam untuk menumbuhkan pakan alami 
yang dipakai untuk lmensuplai pakan benih jika kuning telurnya telah 
habis. Kedalaman kolam sekitar 30 cm. Luas kolam antara 6-10 m2, cukup 
memadai.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bagi yang memiliki uang cukup, dinding kolam bisa dilapis vinil yaitu
 bahan yang biasa untuk membuat bak fiberglass. Dengan lapisan vinil, 
kolam-kolam tersebut lebih terjamin kebersihannya dan efek dari semen 
bisa dihilangkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Menjaga Kualitas Air&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Filter empat lapis juga perlu dipasang untuk menjaga kebersihan dan 
kelancaran pasokan air. Filter empat lapis adalah filter yang terdiri 
dari filter pertama yang terdiri dari kerikil, pasir, dan ijuk yang 
berfungsi menyaring sampah dan Lumpur yang mengotori kolam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Filter kedua berupa karbon zeolit yang berfungsi menghilangkan racun,
 bau tak sedap, dan membunuh bibit penyakit. Filter ketiga berupa 
pestisida yang tak mematikan bakteri pengurai yang berperan dalam proses
 penjernihan air kolam. Sedangkan filter keempat berupa tanaman atau 
bebatuan yang dapat mengikat kotoran.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Derajat keasaman (pH) air yang cocok untuk pertumbuhan koi adalah 
6,5-8,5. Untuk menjaga sirkulasi air bisa dipasang pompa yang mampu 
menyalurkan air sebanyak 25 liter per menit. Dengan cara ini, air kolam 
tak perlu sering dibrsihkan, tapi yang perlu dilakukan adalah 
membersihkan filter dan bak filter. Caranya, semprot filter dengan air 
bersih sekitar 5-10 menit lamanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bila menggunakan penyaring ini, sebaiknya penggantian air dilakukan 
dua minggu sekali. Tujuannya untuk membuang zat-zat racun dari sisa-sisa
 makanan yang terurai menjadi nitrit yang berbahaya bagi kesehatan ikan 
koi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemberian Pakan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pakan berfungsi selain untuk membantu pembentukan tubuh ideal dan 
mencemerlangkan warna pada ikan koi, juga sebagai media perantara untuk 
mengobati ikan koi yang sakit. Jenis pakan yang diberikan bisa berupa 
pakan alami atau pakan pakan buatan. Yang terpenting pakan tersebut 
mengandung gizi seimbang sesuai dengan kebutuhan ikan koi. Pakan 
sebaiknya diberikan dua kali sehari, pagi dan sore agar kebutuhan gizi 
ikan koi terpenuhi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jenis pakan yang digunakan untuk memacu pertumbuhan ikan koi agar 
tubuhnya ideal dengan bentuk tubuh gemuk dan memanjang adalah wheat 
germ. Pakan terbuat dari bahan yang mengandung protein tinggi seperti, 
gandum, tepung udang, tepung ikan, dan bungkil kacang kedelai.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kandungan proteinnya sekitar 32%. Selain itu wheat germ juga 
mengandung vitamin A,D,E,K,B2,B6,B12, niasin, vitamin C dan unsur-unsur 
mineral lain seperti kalsium, choline chloride, panthetonate, trace 
mineral, dan antioksidan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sementara, pakan untuk mencemerlangkan dan mempertajam warna &lt;em&gt;ikan koi&lt;/em&gt;
 adalah pakan yang mengandung zat karoten. Zat tersebut dapat merangsang
 munculnya warna pada ikan koi. Secara alami di dalam tubuh ikan koi 
terdapat zat karoten berupa antaxanthin yang menghasilkan warna merah, 
dan lutein yang menciptakan warna kuning kehijauan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pakan yang mengandung zat karoten diantaranya; wortel, alga atau 
ganggang Spirullina, dan Chlorella, semangka, sawi, kubis dan cabai 
hijau. Sedangkan pakan dari hewan bisa diberikan dapat kepiting, 
udang-udangan, krill, trout, salmon, kutu air, jentik nyamuk, cacing 
rambut, dan cacing darah.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Cara merawat kutilang sutra</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/07/cara-merawat-kutilang-sutra.html</link><category>Burung</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Mon, 6 Jul 2020 00:30:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-870573919640578528</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara merawat kutilang sutra &lt;/strong&gt;– Spesies ini memiliki 
ras yang memiliki tenggorokan hitam dan tubuh berwarna kuning semu hijau
 yang tersebar di Sumatera, Jawa, dan Bali. Beberapa pakar burung 
memperlakukan bentuk tenggorokan hitam secara terpisah sebagai spesies 
tersendiri kutilang sutra&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Burung Kutilang ini berukuran sedang, agak kecil dan ramping (18 cm).
 Sisi tubuh atas berwarna kuning semu hijau. Kepala berwarna hitam 
kelam, dengan warna hitam pada tenggorokan. Paruh dan kakinya berwarna 
hitam. Irisnya berwarna kehitaman atau putih. Kicauannya indah, ribut, 
dan nyaring.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Burung ini memiliki perbedaan dengan cucak kuricang, yaitu bulu Burung Kutilang sutra lebih panjang, perutnya kuning semu hijau.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Perawatan serta stelan harian kutilang sutra&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Perawatan harian buat burung ini relatif sama juga dengan burung 
berkicau type yang lain, kunci kesuksesan perawatan harian yakni teratur
 serta berkelanjutan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Di bawah ini pola perawatan harian serta stelan harian buat burung kutilang sutra :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Jam 07. 00 burung diangin-anginkan di teras. jam 07. 30 burung 
dimandikan ( karamba mandi atau semprot, bergantung pada rutinitas 
tiap-tiap burung ).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bersihkan kandang harian. ubah atau imbuhkan voer, air minum serta buah segar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berikanlah jangkrik 3 ekor pada cepuk ef. janganlah dulu berikan jangkrik dengan segera pada burung.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penjemuran bisa dikerjakan sepanjang 1-2 jam/hari mulai pukul 08. 
00-11. 00. sepanjang penjemuran, baiknya burung tidak lihat burung 
sejenis.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sesudah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras sepanjang 10 menit, lantas sangkar dikerodong.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Siang hari sampai sore ( jam 10. 00-15. 00 ) burung bisa di master dengan nada master atau burung-burung master.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jam 15. 30 burung diangin-anginkan kembali diteras, bisa dimandikan apabila butuh.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lakukan cara pemasteran di atas, dan Burung anda siap untuk di ikut sertakan dalam lomba kicau burung.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</description></item><item><title>Pembibitan ikan belut</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/07/pembibitan-ikan-belut.html</link><category>Belut</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Mon, 6 Jul 2020 00:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-600141046366142300</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pembibitan ikan belut &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Penyiapan Sarana dan Peralatan, Perlu diketahui bahwa jenis kolam 
budidaya ikan belut harus dibedakan antara lain: kolam induk/kolam 
pemijahan, kolam pendederan (untuk benih belut berukuran 1-2 cm), kolam 
belut remaja (untuk belut ukuran 3-5 cm) dan kolam pemeliharaan belut 
konsumsi (terbagi menjadi 2 tahapan yang masing-masing dibutuhkan waktu 2
 bulan) yaitu untuk pemeliharaan belut ukuran 5-8 cm sampai menjadi 
ukuran 15-20 cm dan untuk pemeliharan belut dengan ukuran 15-20 cm 
sampai menjadi ukuran 30-40 cm.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bangunan jenis-jenis kolam belut secara umum relatif sama hanya 
dibedakan oleh ukuran, kapasitas dan daya tampung belut itu sendiri.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ukuran kolam induk kapasitasnya 6 ekor/m2. Untuk kolam pendederan 
(ukuran belut 1-2 cm) daya tampungnya 500 ekor/m2. Untuk kolam belut 
remaja (ukuran 2-5 cm) daya tampungnya 250 ekor/m2. Dan untuk kolam 
belut konsumsi tahap pertama (ukuran 5-8 cm) daya tampungnya 100 
ekor/m2. Serta kolam belut konsumsi tahap kedua (ukuran 15-20cm) daya 
tampungnya 50 ekor/m2, hingga panjang belut pemanenan kelak berukuran 
30-50 cm.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pembuatan kolam belut dengan bahan bak dinding tembok/disemen dan dasar bak tidak perlu diplester.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Peralatan lainnya berupa media dasar kolam, sumber air yang selalu 
ada, alat penangkapan yang diperlukan, ember plastik dan 
peralatan-peralatan lainnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Media dasar kolam terdiri dari bahan-bahan organik seperti pupuk 
kandang, sekam padi dan jerami padi. Caranya kolam yang masih kosong 
untuk lapisan pertama diberi sekam padi setebal 10 cm, diatasnya 
ditimbun dengan pupuk kandang setebal 10 cm, lalu diatasnya lagi 
ditimbun dengan ikatan-ikatan merang atau jerami kering. Setelah 
tumpukan-tumpukan bahan organik selesai dibuat (tebal seluruhnya sekitar
 30 cm), berulah air dialirkan kedalam kolam secara perlahan-lahan 
sampai setinggi 50 cm (bahan organik+ air). Dengan demikian media dasar 
kolam sudah selesai, tinggal media tersebut dibiarkan beberapa saat agar
 sampai menjadi lumpur sawah. Setelah itu belut-belut diluncurkan ke 
dalam kolam.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penyiapan Bibit&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Menyiapkan Bibit&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Anak belut yang sudah siap dipelihara secara intensif adalah yang 
berukuran 5-8 cm. Di pelihara selama 4 bulan dalam 2 tahapan dengan 
masing-masing tahapannya selama 2 bulan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bibit bisa diperoleh dari bak/kolam pembibitan atau bisa juga bibit diperoleh dari sarang-sarang bibit yang ada di alam.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pemilihan bibit bisa diperoleh dari kolam peternakan atau pemijahan.
 Biasanya belut yang dipijahkan adalah belut betina berukuran ± 30 cm 
dan belut jantan berukuran ± 40 cm.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pemijahan dilakukan di kolam pemijahan dengan kapasitas satu ekor 
pejantan dengan dua ekor betina untuk kolam seluas 1 m2. Waktu pemijahan
 kira-kira berlangsung 10 hari baru telur-telur ikan belut menetas. Dan 
setelah menetas umur 5-8 hari dengan ukuran anak belut berkisar 1,5–2,5 
cm. Dalam ukuran ini belut segera diambil untuk ditempatkan di kolam 
pendederan calon benih/calon bibit. Anak belut dengan ukuran sedemikian 
tersebut diatas segera ditempatkan di kolam pendederan calon bibit 
selama ± 1 (satu) bulan sampai anak belut tersebut berukuran 5-8 cm. 
Dengan ukuran ini anak belut sudah bisa diperlihara dalam kolam belut 
untuk konsumsi selama dua bulan atau empat bulan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Perlakuan dan Perawatan Bibit&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Dari hasil pemijahan anak belut ditampung di kolam pendederan calon 
benih selama 1 bulan. Dalam hal ini benih diperlakukan dengan secermat 
mungkin agar tidak banyak yang hilang. Dengan perairan yang bersih dan 
lebih baik lagi apabila di air yang mengalir.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemeliharaan Pembesaran&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pemupukan&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jerami yang sudah lapuk diperlukan untuk membentuk pelumpuran yang 
subur dan pupuk kandang juga diperlukan sebagai salah satu bahan organik
 utama.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pemberian Pakan&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bila diperlukan bisa diberi makanan tambahan berupa cacing, kecoa, ulat besar(belatung) yang diberikan setiap 10 hari sekali.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pemberian Vaksinasi&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Pemeliharaan Kolam dan Tambak&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Yang perlu diperhatikan pada pemeliharaan belut adalah menjaga kolam 
agar tidak ada gangguan dari luar dan dalam kolam tidak beracun.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;HAMA DAN PENYAKIT&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Hama&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Hama pada belut adalah binatang tingkat tinggi yang langsung mengganggu kehidupan belut.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Di alam bebas dan di kolam terbuka, hama yang sering menyerang belut
 antara lain: berang-berang, ular, katak, burung, serangga, musang air 
dan ikan gabus.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Di pekarangan, terutama yang ada di perkotaan, hama yang sering 
menyerang hanya katak dan kucing. Pemeliharaan belut secara intensif 
tidak banyak diserang hama.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penyakit&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Penyakit yang umum menyerang adalah penyakit yang disebabkan oleh 
organisme tingkat rendah seperti virus, bakteri, jamur, dan protozoa 
yang berukuran kecil.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PANEN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pemanenan belut berupa 2 jenis yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Berupa benih/bibit yang dijual untuk diternak/dibudidayakan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berupa hasil akhir pemeliharaan belut yang siap dijual untuk 
konsumsi (besarnya/panjangnya sesuai dengan permintaan pasar/konsumen).&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara Penangkapan belut sama seperti menangkap ikan lainnya dengan 
peralatan antara lain : bubu/posong, jaring/jala bermata lembut, dengan 
pancing atau kail dan pengeringan air kolam sehingga belut tinggal 
diambil saja.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PASCAPANEN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada pemeliharaan belut secara komersial dan dalam jumlah yang besar,
 penanganan pasca panen perlu mendapat perhatian yang serius. Hal ini 
agar belut dapat diterima oleh konsumen dalam kualitas yang baik, 
sehingga mempunyai jaringan pemasaran yang luas.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Cara ternak burung kacer</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/07/cara-ternak-burung-kacer.html</link><category>Burung</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Sun, 5 Jul 2020 07:35:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-4801417570109944404</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara ternak burung kacer&lt;/strong&gt; –&amp;nbsp;Burung kacer atau Magpie 
Robin yang populer di Indonesia saat ini ada dua jenis, yakni kacer 
hitam yang sering disebut kacer jawa dan kacer poci atau kacer sekoci 
yang sering disebut kacer sumatra. Burung ini memang masih berkerabat 
yakni sama-sama dalam genus Copsychus.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Perbedaan keduanya yang menyolok hanyalah pada warna bulu 
hitam-putih. Copsychus sechellarum atau kacer jawa berbulu hitam semua 
di bagian dada sampai dekat kloaka, sementara Copsychus saularis ataui 
kacer poci warna hitam hanya sampai dada dan ke bawah hingga kloaka 
berwarna putih. Sementara itu burung yang sangat mirip dengan kacer poci
 atau kacer sumatra adalah kacer madagaskar (Copsychus albospecularis).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kacer dahulunya adalah burung hutan yang sangat menarik, burung ini 
memiliki suara yang sangat merdu dan keras volumenya, tetapi sekarang 
ini burung tersebut sudah banyak yang memelihara di perumahan ataupun di
 pasar – pasar burung, di karenakan adanya para pemburu liar maka dari 
itu burung tersebut mudah untuk di cari dan kita temukan. &amp;nbsp; Bukan hal 
baru lagi bagi para peternak burung. di bawah ini adalah cara ternak 
burung kacer, adapun perihal yang butuh di perhatikan didalam ternak 
burung kacer seperti berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Kandang ternak burung kacer&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Yang butuh di 
perhatikan didalam pembuatan kandang ternak merupakan ukuran panjang 90 
cm lebar 90 cm serta tinggi 180 cm, kenapa ukurannya 90x90x180 ? 
dikarenakan ukuran tersebut sesuaikan dengan lebar strimin, tiap-tiap 
pembelian strimin memiliki lebar standar 90 cm.&lt;br /&gt;
untuk rangka kandang merupakan dari kayu balo, pemakaian kayu ini 
mengingat karakter kayu yang keras, insyaallah tahan pada serangan rayap
 serta cuaca serta harga nya relatif lebih murah daripada kayu jati.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Kriteria yang ideal ternak burung kacer&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;tumbuh-tumbuhan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;kolam/ dapat diakali dengan cawan dari tanah liat / atau kaleng roti yang diisi air&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;area makan serta minum&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;pangkringan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;glodok sarang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;tulang sotong&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Indukan burung kacer&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
mutu indukan kacer memiliki dampak pada mutu anakannya, oleh karena 
itu, indukan kacer sebaiknya dipilih yang memiliki mutu bagus yang 
cirinya lebih kurang seperti berikut :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;tidak cacat dengan fisik&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;wujud badan yang besar serta panjang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;gerakkan gesit, enerjik, serta sorot mata tajam&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;sudah memasuki periode birahi ( kurang lebih diatas 10 bln. )&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;rajin berkicau&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Yang perlu di perhatikan dalam pemilihan indukan burung kacer&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;indukan jantan dapat datang dari tangkapan muda rimba yang telah berusia kian lebih 10 bulan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;indukan betina diusahakan melacak indukan betina yang telah jinak, 
umumnya indukan betina yang telah jinak datang dari burung hasil 
penangkaran juga yang berusia lebih kurang 1 th. ke atas.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penjodohan burung kacer&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Masukkan calon indukan jantan ke didalam kandang penangkaran, lantas 
masukkan calon indukan betina kedalam sangkar harian lantas tempel terus
 sangkar harian tersebut ke kandang penangkaran atau masukkan sangkar 
harian tersebut ke didalam kandang penangkaran, lantas diamati sampai 
ke-2 calon indukan terlihat akur, didalam perihal ini si jantan dapat 
berkicau terus-terusan serta ditanggapi oleh si betina yang hinggap di 
dasaran sangkar sembari ngleper-ngleper. jika telah ada sinyal tanda 
layaknya perihal tersebut baru si betina terlepas ke kandang 
penangkaran.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Masa bertelur burung kacer&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
sesudah indukan digabung tidak sebagian lama si betina dapat 
bertelur, umumnya burung kacer bertelur 2-3 butir, janganlah lupa 
senantiasa sediakan tulang sotong sepanjang sistem penjodohan 
dikarenakan tulang sotong amat menolong didalam sistem pembuatan 
cangkang telur agar kuat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Masa pengeraman kacer&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
periode pengeraman pada burung kacer umumnya berkisar sepanjang 14 hari sejak telur pertama keluar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Masa penetasan burung kacer&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
sesudah burung kacer mengerami telurnya sepanjang 14 hari, jadi telur
 dapat menetas. perhatian : untuk tahu apakah telur burung kacer telah 
menetas atau belum baiknya dengan lihat keadaan lingkungan kandang lebih
 kurang adakah sisa cangkang telur yang dibuang atau tidak, baiknya 
untuk untuk jaga-jaga sesudah usia pengeraman 10 hari tiap-tiap pagi 
mengeceknya, andai kata telah ada sisa cangkang yang dibikin segera 
berikan makanan tambahan berbentuk kroto fresh serta jangkrik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara meloloh burung kacer&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
pada saat meloloh, cukup berikan makanan hidup ( jangkrik, belalang, 
ulat, kroto ) tiap-tiap pagi, siang saat 10 serta saat 2 serta sore 
hari. sampai dengan si anak keluar dari glodok serta akan makan sendiri.&lt;br /&gt;
umumnya anakan usia 3 minggu telah dapat keluar glodok, usia 4 minggu 
anakan telah studi makan dengan langkah turut mematuk-matuk jangkrik 
yang didapatkan dari induknya, namun untuk dapat makan sendiri usia 5 
minggu. anakan kacer usia 3 minggu telah mulai keluar sarang&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Teknik mensapih anak burung kacer&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
mensapih anak saat, si anak telah akan makan sendiri atau saat si 
indukan telah mulai mematuki anak saat anak mendekat, itu tandanya si 
indukan telah akan bertelur lagi.&lt;br /&gt;
sesudah perihal tersebut, segera si anak disapih didalam kurungan 
tersendiri. untuk membiasakan si anak makan voor, tiap-tiap pagi serta 
sore diberi kroto yang digabung dengan voor halus. untuk burung hasil 
penangkaran amat gampang sekali membiasakan dengan voor.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Cara beternak kambing boer</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/07/cara-beternak-kambing-boer.html</link><category>Budidaya</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Sun, 5 Jul 2020 02:28:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-2836210009599756778</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara beternak kambing boer&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Beternak kambing boer –
 beternak Kambing yang telah beradaptasi adalah kambing kacang dan 
kambing Peranakan Etawah. Untuk memulai usaha ternak kambing, pertama 
kali yang perlu dilakukan dalam Beternak kambing boer adalah pemilihan 
lokasi&amp;nbsp; sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Ada sumber air.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dekat sumber pakan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jauh dari pemukiman.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bukan lokasi banjir.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Beternak kambing boer dengan memilih bibit induk kambing.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bibit merupakan faktor penting dalam usaha ternak kambing, yang harus diperhatikan adalah.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Ukuran badan besar tidak gemuk.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kaki lurus,kokoh dan tumit kelihatan tinggi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tidak cacat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Puting susu duadan simetris.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berasal dari lahir kembar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jumlah gigi yang lengkap.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Beternak kambing boer dengan dengan memilih pejantan kambing.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengembangbiakan merupakan tujuan utama dari usaha pembibitan ternak kambing.&lt;br /&gt;
kualitas penjantan yang baik meliputi :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Pertumbuhan cepat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gerakan lincah dan ganas.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Alat kelamin normal serta terlihat ereksi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Umur 15 Bulan – 5 tahun.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pilih pejantan dari kelahiran kembar.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Beternak kambing boer&amp;nbsp; untuk perkawinan kambing.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Ternak betina yang sedang birahi kawinkan 12 -18 jam setelah terlihat tandatanda birahi.dak telah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jangan kawinkan induk dan pejantan masih ada hubungan darah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dikawinkan dalam satu kandang sampai birahi berikutnya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PEMELIHARAAN INDUK BUNTING KAMBING&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Setelah dilakukan perkawinan, apabila terjadi kebuntingan, kambing 
kelihatan tenang dan tidak timbul lagi birahi pada 19 hari berikutnya. 
Jika terjadi kebuntingan pisahkan dari pejantan dan berikan pakan yang 
berkualitas.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Beternak kambing boer dengan memilih pakan yang bagus.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Pakan Hijauan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
ternak kambing secara umum sangat menyukai daun-daunan terutama daun kacang-kacangan, bisa juga diberi hijauan rumput.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Pakan Penguat&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Merupakan pakan yang mempunyai kandungan zat makan tertentu yang relatif tinggi, dan sangat cocok&lt;br /&gt;
diberikan pada ternak yang baru beranak, yang akan mempercepat pertumbuhan anak dan kesiapan induk untuk dikawinkan&lt;br /&gt;
kembali. Contoh konsentrat / pakan penguat adalah 98,5 % ampas tahu + 1,5 % garam, diberikan 0,35 kg/ekor/hari.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Beternak kambing boer dengan memilih kandang yang baik.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kandang merupakan tempat yang digunakan oleh kambing untuk hidup dan berkembang biak. Ada beberapa macam tipe&lt;br /&gt;
kandang.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Kandang koloni&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ternak kambing ditempatan dalam satu kandang, kandang seperti ini 
akan menimbulkan perkawinan yang tidak direncanakan, Terjadi perkelahian
 yang dapat menimbulkan cedera dan persaingan makanan.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Kandang Kelompok&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ternak kambing dikelompokan berdasarkan umur/ukuran tubuh.Terjadi 
pemisahhan antara anak, dara dan dewasa. Kandang seperti ini sangat 
cocok untuk usaha pembibitan kambing.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Kandang Individu&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kandang individu merupakan kandang pemisahan / penempatan ternak satu
 ekor stiap satu kandang. Kandang ini sangat cocok untuk usaha 
penggemukan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT KAMBING&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pencegahan penyakit jauh lebih baik dari mengobati, Beberapa penyakit yang sering menyerang kambing adalah :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Cacingan.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pencegahan : menjaga kelembapan kandang dianjurkan kandang panggung.&lt;br /&gt;
Pengobatan : Wormet powder.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Diare.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pencegahan : berikan pakan yang tidak basah, jangan berikan legum 100%.&lt;br /&gt;
Pengobatan : berikan antibiotik dan vitamin.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Kurap/kudis.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pencegahan : hindari kontak langsung dengan yang sakit&lt;br /&gt;
Pengobatan : Ivomex sesuai dosis dan pisahkan dari yang sehat.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Bloat (kembung)&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pencegahan : hindari pemberian pakan segar. Sebaiknya pakan dilayukan dahulu sebelum diberikan.&lt;br /&gt;
Pengobatan : diminumkan secara paksa 20 ml minyak goreng. Biasanya satu jam kemudian kambing akan kembali normal.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Beternak kambing boer dengan menganalisa usaha ternak kambing.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Usaha ternak kambing akan sangat menguntungkan jika memperhatikan hal-hal sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Jumlah ternak kambing yang akan dipelihara.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menghitung semua biaya yang akan dikeluarkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertimbangan pemasaran produksi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bobot badan ternak kambing yang dijual minimal 25 kg. Atau membuat target penjualan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</description></item><item><title>Ciri- ciri jalak nias jantan dan betina</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/06/ciri-ciri-jalak-nias-jantan-dan-betina.html</link><category>Burung</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Tue, 30 Jun 2020 07:10:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-1707459754479309544</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Ciri- ciri jalak nias jantan dan betina&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Jalak nias
 adalah burung yang banyak tersebar di seluruh darerah di Indonesia 
(dulu) sekarang sudah langka. Jalak nias adalah burung yang berasal dari
 kelurga jalak sehingga sangat sulit di bedakan antara yang jantan dan 
yang betina.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Ciri ciri&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Mempunyai tubuh sedang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Paruh Kuning.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lingkar sekitar matanya berwarna kuning yang membentuk topeng.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Warna bulu coklat keabu-abuan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bagian bawah separuh badan sampai ekor berwarna putih.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Seperti burung jalak lainnya, Jalak nias juga berjambul saat berkicau.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Suaranya keras ngeriwik, ngeplong, nembak dan variatif (jantan betina).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jika dibandingkan jalak lainnya, Jalak nias lebih banyak mengeluarkan suara tembakan (jantan betina).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dapat dilatih untuk menirukan suara manusia.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mudah jinak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Omnivora (alias pemakan apa saja)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt; Harga&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Bakalan: 75-120 ribu&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gacor: 300 ribu up&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Keadaan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Keadaan jalak nias sendiri semakin memprihatinkan karena perdagangan 
habis habisan di pasaran. Mengingat peminatnya banyak, seharusnya jalak 
yang bersuara merdu ini di lestarikan karena apabila tidak di lakukan 
pelestarian terhadap burung ini maka si abu-abu ini bisa jadi punah. 
Misalnya ditangkarkan seperti jalak suren.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Cara mudah budidaya kacang hijau</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/06/cara-mudah-budidaya-kacang-hijau.html</link><category>Budidaya</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Tue, 30 Jun 2020 01:59:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-901917187933399262</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Cara mudah budidaya kacang hijau&lt;/b&gt;
 – pada umumnya ditanam di lahan sawah sebagai tanaman sela, yaitu 
disela-sela tanaman utama misalnya padi. Tanaman sela biasanya ditanam 
di pertengahan dan akhir musim kemarau. Hal ini dikarenakan kacang hijau
 tidak terlalu banyak membutuhkan air atau dengan kata lain, kacang 
hijau relatip tahan pada kondisi minim air.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;SYARAT TUMBUH&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanaman dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah asal drainase (tata air) 
dan aerasi (tata udara) tanah cukup baik, curah hujan 100-400 mm/bulan, 
suhu udara 230C – 300C, kelembaban 60% – 70%, pH tanah 5,8 – 7 dan 
ketinggian kurang dari 600 m dpl.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;PENGOLAHAN TANAH&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Tanah dibajak, digaru dan diratakan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Sisa-sisa gulma dibenamkan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Buat saluran air dengan jarak sekitar 3-4 m&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Tanah dikeringanginkan tiga minggu baru ditanami&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Siramkan pupuk POC NASA yang telah dicampur air secara merata di atas 
bedengan dengan dosis ± 1 botol (500 cc) POC NASA diencerkan dengan air 
secukupnya untuk setiap 1000 m² (10 botol/ha). Hasil akan lebih bagus 
jika menggunakan SUPER NASA, cara penggunaannya sebagai berikut:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Alternatif 1 : 1 botol SUPER NASA diencerkan dalam 3 liter air 
dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan
 induk tadi untuk menyiram bedengan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Alternatif 2 : setiap 1 gembor vol 10 lt diberi 1 peres sendok makan SUPER NASA untuk menyiram 5-10 meter bedengan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;PENANAMAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Rendam benih dalam POC NASA dosis 2 cc / liter selama 0,5 jam dan 
dicampur Legin (Rhizobium) untuk tanah yang belum pernah ditanami 
kedelai&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Buat jarak tanam antar tugalan berukuran 30 x 20 cm, 25 x 25 cm atau 20 x 20 cm&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Buat lubang tugal sedalam 5 cm dan masukkan biji 2-3 per lubang&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Tutup benih dengan tanah gembur dan tanpa dipadatkan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
- Waktu tanam yang baik akhir musim hujan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;PENJARANGAN &amp;amp; PENYULAMAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kedelai mulai tumbuh kira-kira umur 5-6 hari, benih yang tidak tumbuh 
diganti atau disulam dengan benih baru yang akan lebih baik jika 
dicampur Legin. Penyulaman sebaiknya sore hari.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;PENYIANGAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyiangan pertama umur 2-3 minggu, ke-2 pada saat tanaman selesai 
berbunga (sekitar 6 minggu setelah tanam). Penyiangan ke-2 ini dilakukan
 bersamaan dengan pemupukan ke-2.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;PEMBUBUNAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pembubunan dilakukan dengan hati-hati dan tidak terlalu dalam agar tidak
 merusak perakaran tanaman. Luka pada akar akan menjadi tempat penyakit 
yang berbahaya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;PEMUPUKAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Contoh jenis dan dosis pupuk sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
POC NASA diberikan 2 minggu sekali semenjak tanaman berumur 2 minggu, dengan cara disemprotkan (4 – 8 tutup POC NASA/tangki).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kebutuhan total POC NASA untuk pemeliharaan 1-2 botol per 1000 m2 (10 – 
20 botol/ha). Akan lebih bagus jika penggunaan POC NASA ditambahkan 
HORMONIK (3 – 4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK/tangki). Pada saat 
tanaman berbunga tidak dilakukan penyemprotan, karena dapat mengganggu 
penyerbukan, akan lebih aman jika disiramkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;PENGAIRAN DAN PENYIRAMAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kedelai menghendaki kondisi tanah yang lembab tetapi tidak becek. 
Kondisi seperti ini dibutuhkan sejak benih ditanam hingga pengisian 
polong. Saat menjelang panen, tanah sebaiknya dalam keadaan kering.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Aphis glycine&lt;br /&gt;
Kutu ini dapat dapat menularkan virus SMV (Soyabean Mosaik Virus). 
Menyerang pada awal pertumbuhan dan masa pertumbuhan bunga dan polong. 
Gejala: layu, pertumbuhannya terhambat. Pengendalian: (1) Jangan tanam 
tanaman inang seperti: terung-terungan, kapas-kapasan atau 
kacang-kacangan; (2) buang bagian tanaman terserang dan bakar, (3) 
gunakan musuh alami (predator maupun parasit); (4) semprot Natural BVR 
atau Natural PESTONA dilakukan pada permukaan daun bagian bawah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kumbang daun tembukur (Phaedonia inclusa)&lt;br /&gt;
Bertubuh kecil, hitam bergaris kuning. Bertelur pada permukaan daun. 
Gejala: larva dan kumbang memakan daun, bunga, pucuk, polong muda, 
bahkan seluruh tanaman. Pengendalian: penyemprotan Natural PESTONA&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ulat polong (Ettiela zinchenella)&lt;br /&gt;
Gejala: pada buah terdapat lubang kecil. Waktu buah masih hijau, polong 
bagian luar berubah warna, di dalam polong terdapat ulat gemuk hijau dan
 kotorannya. Pengendalian : (1) tanam tepat waktu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kepik polong (Riptortis lincearis)&lt;br /&gt;
Gejala: polong bercak-bercak hitam dan menjadi hampa.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lalat kacang (Ophiomyia phaseoli)&lt;br /&gt;
Menyerang tanaman muda yang baru tumbuh. Pengendalian : Saat benih 
ditanam, tanah diberi POC NASA, kemudian setelah benih ditanam, tanah 
ditutup dengan jerami . Satu minggu setelah benih menjadi kecambah 
dilakukan penyemprotan dengan Natural PESTONA. Penyemprotan diulangi 
pada waktu kedelai berumur 1 bulan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kepik hijau (Nezara viridula)&lt;br /&gt;
Pagi hari berada di atas daun, saat matahari bersinar turun ke polong, 
memakan polong dan bertelur. Umur kepik dari telur hingga dewasa antara 1
 sampai 6 bulan. Gejala: polong dan biji mengempis serta kering. Biji 
bagian dalam atau kulit polong berbintik coklat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ulat grayak (Spodoptera litura)&lt;br /&gt;
Gejala : kerusakan pada daun, ulat hidup bergerombol, memakan daun, dan 
berpencar mencari rumpun lain. Pengendalian : (1) dengan cara sanitasi; 
(2) disemprotkan pada sore/malam hari (saat ulat menyerang tanaman) 
beberapa Natural VITURA.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyakit Layu Bakteri (Pseudomonas sp.)&lt;br /&gt;
Gejala : layu mendadak bila kelembaban terlalu tinggi dan jarak tanam 
rapat. Pengendalian : Varietas tahan layu, sanitasi kebun, dan 
pergiliran tanaman.&lt;br /&gt;
Pengendalian : Pemberian Natural GLIO&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyakit layu (Jamur tanah : Sclerotium Rolfsii)&lt;br /&gt;
Penyakit ini menyerang tanaman umur 2-3 minggu, saat udara lembab, dan 
tanaman berjarak tanam pendek. Gejala : daun sedikit demi sedikit layu, 
menguning. Penularan melalui tanah dan irigasi. Pengendalian; tanam 
varietas tahan dan tebarkan Natural GLIO di awal&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Anthracnose (Colletotrichum glycine )&lt;br /&gt;
Gejala: daun dan polong bintik-bintik kecil berwarna hitam, daun yang 
paling rendah rontok, polong muda yang terserang hama menjadi kosong dan
 isi polong tua menjadi kerdil. Pengendalian : (1) perhatikan pola 
pergiliran tanam yang tepat; (2) Pencegahan di awal dengan Natural GLIO&lt;br /&gt;
Penyakit karat (Cendawan Phakospora phachyrizi)&lt;br /&gt;
Gejala: daun tampak bercak dan bintik coklat. Pengendalian: (1) cara 
menanam kedelai yang tahan terhadap penyakit; (2) semprotkan Natural 
GLIO + gula pasir&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Busuk batang (Cendawan Phytium Sp)&lt;br /&gt;
Gejala : batang menguning kecoklat-coklatan dan basah, kemudian membusuk
 dan mati. Pengendalian : (1) memperbaiki drainase lahan; (2) Tebarkan 
Natural GLIO di awal&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;PANEN DAN PASCA PANEN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Lakukan apabila sebagian besar daun sudah menguning, tetapi bukan 
karena serangan hama atau penyakit, lalu gugur, buah mulai berubah warna
 dari hijau menjadi kuning kecoklatan dan retak-retak, atau polong sudah
 kelihatan tua, batang berwarna kuning agak coklat dan gundul.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perlu diperhatikan, kedelai sebagai bahan konsumsi dipetik pada usia 
75 – 100 hari, sedangkan untuk benih umur 100 – 110 hari, agar kemasakan
 biji betul-betul sempurna dan merata.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setelah pemungutan selesai, seluruh hasil panen hendaknya segera dijemur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Biji yang sudah kering lalu dimasukkan ke dalam karung dan dipasarkan atau disimpan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demikan artikel singkat &lt;b&gt;cara mudah budidaya kacang hijau&lt;/b&gt;. Semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Tips lengkap budidaya lobster tawar</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/06/tips-lengkap-budidaya-lobster-tawar.html</link><category>Budidaya</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Thu, 18 Jun 2020 09:30:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-7597292230436512303</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Tips lengkap budidaya lobster tawar&lt;/strong&gt; – Lobster 
bercapit membentuk sebuah keluarga (Nephropidae, kadangkala juga 
Homaridae) dari crustacean besar laut. Mereka penting sebagai hewan, 
bisnis, dan makanan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sebelum memasuki penjabaran tentang Budidaya Lobster perlu diketahui 
perilaku Lobster Air Tawar (LAT) yang cukup menarik diamati adalah 
Aktivitasnya saat perkawinan hingga munculnya juventil. Tahap awal yang 
dilaksanakan oleh setiap indukan adalah :&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Mencari pasangan (dalam hal ini indukan biasanya sangat kolektif dalam mencari pasangan/penjantan)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Melakukan percumbuan antar pasangan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Melakukan perkawinan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
-Induk betina mengerami telur&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Cara Pembibitan (Pembenihan) Lobster Air Tawar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada tahap pembibitan lobster air tawar, paling tidak terdapat 5 
faktor penting yang harus diperhatikan agar proses pembibitan dapat 
berjalan dengan sukses.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Diantara Kelima faktor itu adalah indukan yang anda gunakan, kualitas
 air yang anda gunakan, temperatur atau suhu air, pakan yang anda 
berikan, shelter serta pemindahan induk yang sedang bertelur ke media 
pengeraman.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;&amp;nbsp;INDUKAN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Lobster yang akan digunakan sebagai indukan dalam proses pembenihan 
lobster air tawar harus sudah melalui tahap&amp;nbsp; seleksi&amp;nbsp; indukan agar 
kualitas&amp;nbsp;&amp;nbsp; bibit yang dihasilkan pada&amp;nbsp; akhirnya&amp;nbsp;&amp;nbsp; nanti adalah&amp;nbsp;&amp;nbsp; bibit&amp;nbsp;&amp;nbsp;
 yang benar – benar berkualitas baik, dalam artian mempunyai laju 
pertumbuhan yang cepat dan sehat. Untuk mendapatkan indukan dengan 
kualitas baik, pembudidaya dapat memperolehnya dari panti induk ataupun 
mendapatkannya dengan cara melalui proses pembesaran calon indukan 
sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;&amp;nbsp;KUALITAS AIR&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Beberapa parameter kimia air yang harus diperhatikan adalah pH, DO, 
DH, Salinitas, Amoniak, Nitrit dan Nitrat. Monitoring secara rutin dan 
berkala terhadap masing – masing parameter kimia air tersebut sangat 
penting untuk dilakukan. Kualitas air dapat dipertahankan dengan 
menggunakan berbagai cara, diantaranya dengan sistem resirkulasi air 
atau dengan sistem filterasi air.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;SUHU AIR&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Suhu air terbaik untuk tahap pembibitan adalah 24 – 29 derajat 
Celcius. Adapun beberapa cara yang dapat ditempuh untuk membuat agar 
suhu selalu stabil dikisaran angka tersebut adalah dengan cara memilih 
wadah pemeliharaan yang mempunyai kemampuan untuk mempertahankan suhu, 
menempatkan wadah pemeliharaan jauh dari sinar matahari atau dengan 
menggunakan alat bantu berupa heater.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;PAKAN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pelet udang dengan kandungan protein sebesar 28 – 30 % dapat 
digunakan sebagai pakan. Selama periode pembibitan, ukuran pelet yang 
umum digunakan adalah yang berukuran D 0 – D 2. Pemberian pakan secara 
berlebihan harus dihindari karena sisa pakan dapat memperburuk kualitas 
air yang pada akhirnya nanti dapat membahayakan kelangsungan hidup 
lobster.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;SHELTER&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ada banyak benda yang dapat digunakan sebagai shelter pada masa 
pembibitan ini. Misalnya : rangkaian potongan pipa paralon listrik, 
keranjang buah, ijuk dan waring. Masing – masing mempunyai tingkat 
keefektifitasan sendiri – sendiri. Hal yang harus diperhatikan adalah 
mengenai jumlah shelternya dikarenakan pada masa ini sifat kanibalisme 
yang ada pada diri lobster kecil sudah muncul. Pengaturan shelter juga 
harus diperhatikan agar tidak mejadikan areal wadah pemeliharaan menjadi
 sumpek dan tidak mengganggu sirkulasi air.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PEMINDAHAN INDUK YANG SEDANG BERTELUR&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Induk betina yang sedang membawa telur biasa memerlukan tempat yang 
lebih tenang. Ciri – ciri induk yang sedang bertelur adalah banyak 
berdiam diri dan ekornya yang terlipat erat dan rapat karena melindungi 
telur. Induk yang sedang dalam kondisi seperti ini harus segera 
dipindahkan ke dalam wadah pemeliharaan khusus pengeraman. Pemindahan 
harus dilakukan dengan sangat hati – hati untuk menghindari rontoknya 
telur yang diakibatkan oleh berontaknya induk. Pengecekan terhadap ada 
atau tidaknya induk yang sedang bertelur dilakukan 2 minggu setelah 
proses pemijahan terjadi.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;( PENETASAN )&lt;br /&gt;
Siapkan media yang cukup luas serta shelter yang banyak. tali rafia dan 
waring sangat baik di gunakan. rendam dahulu tali dan waring selama 
sehari untuk menetralkan efek sampingnya.&lt;br /&gt;
Masukkan tali rafia dan waring secara acak, tali di letakkan memanjang 
bolak balik dari ujung ke ujung kolam letakan pemberat seperti batu agar
 tali tidak mengambang seluruhnya. jangan lupa pasang aerator juga&lt;br /&gt;
Indukan yang sudah mengeram selama kurang lebih 30 hari, sudah dapat di 
pindahkan ke media penetasan, caranya sama yaitu pindahkan bersama 
shelternya.&lt;br /&gt;
Perkiraan jumlah telur tergantung dari besarnya induk, sekitar 200-300 
butir untuk indukan berukuran 4″. telur yang sudah menetas akan menjadi 
anakan/burayak berukuran 4-5 mm. tidak seluruhnya telur akan menetas 
secara bersamaan setidaknya perlu 3-5 hari lagi agar telur semuanya 
menetas menjadi burayak. Bila sudah tidak ada lagi telur yang menempel 
di tubuh induknya, sudah bisa di pindahkan dan di karantina karena pada 
umumnya indukan tersebut akan moulting. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;( PEMBESARAN BENIH )&lt;br /&gt;
Pemberian&amp;nbsp;&amp;nbsp; pakan&amp;nbsp;&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; burayak&amp;nbsp; cukup&amp;nbsp;&amp;nbsp; mudah,&amp;nbsp; bisa&amp;nbsp; gunakan&amp;nbsp; pelet
 yang&amp;nbsp; dihaluskan atau memberikan&amp;nbsp;&amp;nbsp; kuning&amp;nbsp;&amp;nbsp; telur&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; sudah&amp;nbsp; di 
rebus. berikan secara merata untuk optimal berikan sedikit tapi&amp;nbsp; sering&amp;nbsp;
 setiap hari. perhatikan&amp;nbsp; juga kualitas air, ganti air 50% dan sipon 
tiap minggu.&lt;br /&gt;
Setelah 1 bulan lakukan penyortiran ukuran karena semua benih tumbuh 
tidak merata. tujuan sortir ini agar benih tumbuh merata di setiap 
ukuran karena persaingan makanan sama. Dibutuhkan waktu antara 70-100 
hari untuk mencapai ukuran 5cm, hal yang perlu diingat adalah dalam tiap
 penetasan ada benih yang pertumbuhannya lambat sekitar 10-25% serta 
tingkat SR /survival rate sekitar 50-80%.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demikan artikel singkat &lt;strong&gt;tips lengkap budidaya lobster tawar&lt;/strong&gt;. Semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Cara mudah beternak hamster</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/06/cara-mudah-beternak-hamster.html</link><category>Budidaya</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Thu, 18 Jun 2020 09:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-5262679461321619761</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara beternak hamster – &lt;/strong&gt;Hewan Hamster merupakan 
jenis binatang pengerat. Dalam penyebaran nya hamster tersebar diseluruh
 dunia, salah satunya adalah Hamster Siria (Syrian Hamster) yang paling 
umum dikenal dan Hamster Kerdil Rusia (Dwarf Cambell Russia).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ia adalah binatang malam, yang tidur di siang hari dan aktif di sore 
dan malam hari, namun jika hamster sudah terbiasa diajak main pada pagi 
hari, kemungkinan pola tidurnya akan mengikuti si pemilik (jika pemilik 
sering bermain dengan hamsternya). Pandangan matanya jelek, tetapi 
penciuman dan pendengarannya tajam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;em&gt;Cara beternak hamster&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ia mempunyai kantong pipi yang dapat mengembang, dimana ia menyimpan makanan yang akan dibawa ke sarangnya.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Hamster Siria berasal dari padang pasir di Timur Tengah dimana ia 
hidup dalam liang-liang dalam bukit-bukit pasir. Jenis ini paling umum 
dipelihara karena dapat dipegang oleh anak kecil dengan mudah. Binatang 
dewasa berukuran panjang 17-22 cm. Umumnya jenis ini jinak terhadap 
manusia, tetapi tidak terhadap jenis hamster lainnya. Karena itu jika 
hendak memelihara hamster jenis ini, harus ditempatkan dalam satu 
kandang terpisah dengan hamster lainnya, karena kemungkinan besar akan 
menyerang hamster yang lain jika ditempatkan dalam satu kandang 
bersamaan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hamster Kerdil Campbell Rusia berasal dari padang rumput Asia Tengah (Rusia, Mongolia dan bagian barat laut Cina).&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hamster dewasa berukuran panjang 10-12 cm, dan Hamster yang betina 
sedikit lebih panjang daripada yang jantan. Umur rata-ratanya 2 – 2 ,5 
tahun, meskipun ia dapat hidup sedikit lebih lama.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dibanyak negara (terutama di Amerika dan Eropa), hamster kini menjadi binatang peliharaan kecil yang sangat populer.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dengan Cara Beternak &amp;nbsp;Hamsteryang benar, akan menghasilkan anakan atau indukan yang sehat&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemeliharaan Hamster&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hamster dipelihara di dalam kandang, yang terbuat dari kawat atau 
aquarium kaca. Karena giginya tajam, kayu atau bambu tidak tepat 
digunakan. Lantai kandang perlu dilapisi dengan serutan gergaji atau 
sekam padi yang dapat menyerap air kencingnya. Carikan-carikan kertas 
dapat disediakan sebagai sarangnya. Ia akan menimbun makanan dan menaruh
 bayi (jika ada) di sarang ini.&lt;br /&gt;
Hamster adalah binatang yang menyukai kebersihan. Jika kandang cukup 
besar, ia akan menggunakan satu sudut kandang sebagai WC dan sudut yang 
lain sebagai sarang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Makanan yang baik untuk Hamster&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Makanan hamster pada umumnya adalah biji-bijian (beras/nasi, roti, 
jagung) dan sayuran (seperti wortel, timun dan buncis), namun jangan 
jadikan sebagai bahan utama. Binatang kecil ini tetap membutuhkan gizi 
yang cukup, dan dapat diperoleh melalui makanan kemasan yang sudah 
lengkap gizinya. Makanan protein tinggi seperti daging atau susu, juga 
penting terutama ketika bayi-bayi dalam masa pertumbuhan atau pada ibu 
hamster yang sedang hamil atau sedang mempunyai bayi Jika makanan cukup 
mengandung cairan, air minum tidak diperlukan.&lt;br /&gt;
Hamster mempunyai kantong di pipinya dimana ia mengumpulkan makanan. Ia 
menekan makanan ke dalam kantong yang akan mengembang dan membawanya ke 
sarang. Disini makanan dikeluarkan untuk ditimbun. Lapisan dalam kantong
 pipi ini sangat halus, sehingga makanan yang tajam dapat melukainya.&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara beternak hamster&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hamster mempunyai bayi rata-rata 8 . Tetapi ia dapat melahirkan sampai 16 bayi sekaligus (Syrian Hamster).&lt;br /&gt;
Pada umumnya ia mulai melahirkan sesudah berumur 3-4 bulan, meskipun 
kadang-kadang ada juga yang mulai melahirkan pada umur 1 bulan, namun 
tidak dianjurkan hamster yang berusia kurang dari 4 bulan untuk 
melahirkan, karena dapat menyebabkan cacat pada anak hamster, ataupun 
dapat mengakibatkan kematian bagi ibu dan anak hamster. Makanan yang 
jelek (misalnya kurang protein) akan mengakibatkan si ibu mencari 
protein tambahan dengan memakan bayinya sendiri (kanibal), atau 
lingkungan yang tidak mendukung (lingkungan yang berisik) membuat si 
induk merasa tidak nyaman/stress dapat menyebabkan induk memakan anaknya&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mudah2 an artikel di atas bisa membantu teman-teman yang mau merawat hamster dengan baik.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Cara budidaya ikan gabus</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/06/cara-budidaya-ikan-gabus.html</link><category>Budidaya</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Wed, 17 Jun 2020 08:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-6174623765116029624</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara budidaya ikan gabus&amp;nbsp;- &lt;/strong&gt;Memelihara ikan gabus 
untuk di konsumsi bagi kalangan peternak masih sangat jarang di lakukan.
 Ini terjadi karena permintaan pembelian ikan gabus masih sedikit. Namun
 tidak ada salah nya kalo kita mencoba nya untuk membudidayakan ikan 
gabus.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ikan gabus merupakan ikan air tawar liar dan predator benih yang 
rakus dan sangat ditakuti pembudidaya ikan. Ikan ini merupakan ikan buas
 (carnivore yang bersifat&amp;nbsp; predator). Di alam, ikan gabus tidak hanya 
memangsa benih ikan tetapi juga ikan dewasa dan serangga air lainnya 
termasuk kodok. Bahkan di Kalimantan pernah dilaporkan gabus memangsa 
anak bebek. Ini masuk akal karena di sungai dan di rawa-rawa Kalimantan 
terdapat jenis gabus berukuran besar (gabus toman/aruan dan sejenisnya).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ikan gabus dikenal dengan banyak nama. Ada yang menyebutnya sebagai 
aruan, haruan (Melayu dan Banjar), kocolan (Betawi); bayong, bogo, 
licingan, kutuk (Jawa); dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris, belut juga 
disebut dengan berbagai nama, seperti common snakehead, snake-head 
murrel, chevron snakehead, striped snakehead juga aruan. Name ilmiahnya 
adalah Channa striata (Bloch, 1793) dan ada yang menyebutnya 
Ophiocephalus striatus.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ada beberapa jenis gabus. Channa striata merupakan jenis ikan gabus 
yang banyak ditemui dan memiliki ukuran tubuh relatif kecil. Jenis lain 
adalah gabus toman Channa micropeltes dan Channa pleuropthalmus. Gabus 
toman merupakan jenis gabus yang berukuran tubuh besar, mencapai panjang
 1 meter dengan berat 5 kg.Ikan gabus memiliki kepala berukuran besar 
dan agak gepeng mirip kepala ular (sehingga dinamai snakehead). Terdapat
 sisik-sisik besar di atas kepala. Tubuh berbentuk bulat gilig 
memanjang, seperti peluru kendali atau torpedo. Sirip punggung memanjang
 dan sirip ekor membulat di ujungnya. Sisi atas tubuh dari kepala hingga
 ke ekor berwarna gelap, hitam kecokelatan atau kehijauan. Sisi bawah 
tubuh putih. Sisi samping bercoret-coret tebal (striata).Warna ini 
sering kali menyerupai lingkungan sekitarnya. Mulut besar, dengan 
gigi-gigi besar dan tajam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ikan gabus biasa ditemukan di perairan umum sebagai ikan liar. Banyak
 ditangkap di danau, rawa, sungai, dan saluran-saluran air hingga ke 
sawah-sawah. Di Indonesia, ikan gabus awalnya hanya terdapat di barat 
garis Wallacea (Sumatera, Jawa, dan Kalimantan). Namun dalam perjalanan 
waktu, ikan gabus diintroduksi (dimasukkan) ke wilayah Indonesia Timur.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada beberapa daerah yang dilalui aliran sungai besar seperti di 
Sumatera dan Kalimantan, ikan gabus seringkali terbawa banjir ke 
parit-parit di sekitar rumah, atau memasuki kolam-kolam pemeliharaan 
ikan dan menjadi hama yang memangsa ikan-ikan peliharaan. Jika sawah, 
kolam atau parit mengering, ikan ini akan berupaya pindah ke tempat 
lain, atau bila terpaksa, akan mengubur diri di dalam lumpur hingga 
tempat itu kembali berair. Oleh sebab itu ikan ini acap kali ditemui 
“berjalan” di daratan—khususnya di malam hari di musim kemarau—mencari 
tempat lain yang masih berair. Ikan gabus bisa bertahan hidup tanpa air 
karena bisa bernapas menyerap oksigen bebas menggunakan alat bantu 
pernapasan berupa “labirin”.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Makanan ikan gabus&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Biasanya ikan ini menyambar mangsa di permukaan sehingga jika masuk 
ke kolam ikan yang lain kehadirannya dapat segera diketahui. lkan gabus 
yang akan menyambar mangsa biasanya berdiam diri di sekitar tanaman air 
(sehingga tidak terlihat oleh mangsanya) dan secara tiba-tiba meluncur 
cepat ke arah mangsanya dan langsung menelannya. Mulutnya yang besar 
memungkinkan untuk itu.&lt;br /&gt;
Pada musim kawin, ikan gabus jantan dan betina bekerjasama menyiapkan 
sarang di antara tumbuhan di tepi air. Anak-anak ikan berwarna jingga 
merah bergaris hitam, berenang dalam kelompok yang bergerak bersama-sama
 kian kemari untuk mencari makanan. Kelompok muda ini dijaga oleh 
induknya. Ini merupakan saat yang paling baik untuk menangkap/mengusir 
gabus dari kolam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk mencegah masuknya gabus ke kolam, pada saat pengolahan, dasar 
kolam harus benar-benar kering sampai retak-retak sehingga tidak 
memungkinkan gabus bertahan hidup. Biarkan dasar kolam dijemur sinar 
matahari selama beberapa hari. Pada bagian saluran pemasukan, dipasang 
saringan dari ijuk yang sangat rapat sehingga benih dan telur gabus 
tidak ikut masuk ke kolam bersama aliran air.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jika di dalam kolam sudah terdapat ikan gabus, harus segera 
ditangkap. Biasanya populasinya tidak begitu banyak. Gabus dapat 
dipancing dengan mengggunakan umpan berupa ikan kecil, anak kodok atau 
eating. Cara pemancingannya cukup unik, yaitu dengan menggerak-gerakkan 
umpan di permukaan air. Umpan yang bergerak biasanya disambar gabus 
karena disangka mangsanya. Gabus yang tertangkap dapat dikonsumsi karena
 memang rasanya enak dan menjadi makanan favorit di beberapa daerah baik
 dalam bentuk segar maupun kering/asin.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ikan inipun mudah sekali didapat, bisa dibeli di pasar, bahkan di 
warung-warung sekitar tempat tinggal. Namun apakah mereka tahu asal-usul
 ikan tersebut. Tentu saja tidak semua orang tahu, termasuk cara 
budidayanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Soal asal usul. Ternyata ikan gabus adalah ikan asli Indonesia. Hidup
 di perairan sekitar kita, di rawa, di waduk dan di sungai-sungai yang 
airnya tenang. Namun ikan gabus yang bisa dibeli di pasar-pasar dan 
warung-warung, kemungkinan besar dari Kalimantan. Karena pulau itulah 
yang kini menjadi pemasok terbesar untuk pasar-pasar seluruh Indonesia. 
Namun sayang, populasi ikan gabus di alam sudah mulai berkurang, 
sehingga budiadaya ikan ini perlu dikembangkan.&lt;br /&gt;
Lalu soal &lt;em&gt;cara budidaya ikan gabus&lt;/em&gt;. Ternyata ikan inipun tidak 
susah. Tidak perlu dengan pemijahan buatan, cukup dengan pemijahan 
alami. Tentu saja hal ini disebabkan karena ikan gabus sudah akrab 
dengan perairan kita. Salah satu instansi perikanan yang sudah berhasil 
adalah Balai Budidaya Air Tawar Mandiangin, Kalimantan Selatan. Artikel 
inipun diambil dari salah satu leafletnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Namun sebelum mengupas tentang &lt;em&gt;Cara budidaya ikan gabus&lt;/em&gt;, 
alangkah lebih baiknya kita tahu dulu tentang biologinya, terutama 
habitat, kebiasaan hidup, kebiasaan makan dan sistematikanya. Di 
Kalimantan, ikan gabus banyak ditemukan di rawa-rawa daerah pedalaman, 
hidup di dasar perairan yang dangkal, bersifat carnivor atau pemakan 
daging, terutama ikan-ikan kecil yang mendekatinya. Ikan gabus bersifat 
musiman, memijah pada musim hujan dari Bulan Oktober hingga Desember.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Secara sistematika, seorang ahli perikanan, Kottelat (1993) memasukan
 kedalam : Kelas : Pisces; Ordo : Labyrinthycy; Famili : Chanidae; Genus
 : Channa; Spesies : Channa striata; sinonim dengan Ophiochephalus 
striatus. Ikan gabus memiliki nama lain, yaitu gabus isilah Indonesia, 
Haruan merupakan nama daerah Kalimantan. Sedangkan dalam Bahasa Inggeri 
disebut Snaka Head Fish.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara membedakan ikan gabus jantan dan betina&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jantan dan betina ikan gabus bisa dibedakan dengan mudah. Caranya 
dengan melihat tanda-tanda pada tubuh. Jantan ditandai dengan kepala 
lonjong, warna tubuh lebih gelap, lubang kelamin memerah dan apabila 
diurut keluar cairan putih bening. Betina ditandai dengan kepala 
membulat, warna tubuh lebih terang, perut membesar dan lembek, bila 
diurut keluar telur. Induk jantan dan harus sudah mencapai 1 kg.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara memijahkan ikan gabus&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pemijahan dilakukan dalam bak beton atau fibreglass. Caranya, siapkan
 sebuah bak beton ukuran panjang 5 m, lebar 3 m dan tinggi 1 m; 
keringkan selama 3 – 4 hari; masukan air setinggi 50 cm dan biarkan 
mengalir selama pemijahan; sebagai perangsang pemijahan, masukan eceng 
gondok hingga menutupi sebagian permukaan bak; masukan masukan 30 ekor 
induk betina; masukan pula 30 ekor induk jantan; biarkan memijah; ambil 
telur dengan sekupnet halus; telur siap untuk ditetaskan.&lt;br /&gt;
Untuk mengetahui terjadinya pemijahan dilakukan pengontrolan setiap 
hari. Telur bersifat mengapung di permukaan air. Satu ekor induk betina 
bisa menghasilkan telur sebanyak 10.000 – 11.000 butir.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;Cara &lt;/strong&gt;menetaskan telur&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penetasan telur dilakukan di akuarium. Caranya : siapkan sebuah 
akuarium ukuran panjang 60 cm, lebar 40 cm dan tinggi 40 cm; keringkan 
selama 2 hari; isi air bersih setinggi 40 cm; pasang dua buah titik 
aerasi dan hidupkan selama penetasan; pasang pula pemanas air hingga 
bersuhu 28 O C; masukan telur dengan kepadatan 4 – 6 butir/cm2; biarkan 
menetas. Telur akan menetas dalam waktu 24 jam. Sampai dua hari, larva 
tidak perlu diberi pakan, karena masih menyimpan makanan cadangan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara melihara larva ikan gabus&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pemeliharaan larva dilakukan setelah 2 hari menetas hingga berumur 15
 hari, dalam akuarium yang sama dengan kepadatan 5 ekor/liter. Kelebihan
 larva bisa dipelihara dalam akuarium lain. Pada umur 2 hari, larva 
diberi pakan berupa naupli artemia dengan frekwensi 3 kali sehari. Dari 
umur 5 hari, larva diberi pakan tambahan berupa daphnia 3 kali sehari, 
secukupnya. Untuk menjaga kualitas air, dilakukan penyiponan, dengan 
membuang kotoran dan sisa pakan dan mengganti dengan air baru sebanyak 
50 persen. Penyiponan dilakukan 3 hari sekali, tergantung kualitas air.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;Cara Budidaya Ikan Gabus dengan&lt;/strong&gt; pendederan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pendederan I ikan gabus dilakukan di kolam tanah. Caranya : siapkan 
kolam ukuran 200 m2; keringkan selama 4 – 5 hari; perbaiki seluruh 
bagiannya; buatkan kemalir dengan lebar 40 cm dan tinggi 10 cm; ratakan 
tanah dasarnya; tebarkan 5 – 7 karung kotoran ayam atau puyuh; isi air 
setinggi 40 cm dan rendam selama 5 hari (air tidak dialirkan); tebar 
4.000 ekor larva pada pagi hari; setelah 2 hari, beri 1 – 2 kg tepung 
pelet atau pelet yang telah direndam setiap hari; panen benih dilakukan 
setelah berumur 3 minggu.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Teknik lengkap budidaya jeruk</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/06/teknik-lengkap-budidaya-jeruk.html</link><category>Budidaya</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Fri, 12 Jun 2020 12:00:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-7552664183697658514</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Teknik lengkap budidaya jeruk&lt;/strong&gt; – &amp;nbsp;Tanaman jeruk 
adalah tanaman buah tahunan yang berasal dari Asia. Cina dipercaya 
sebagai tempat pertama kali jeruk tumbuh. Sejak ratusan tahun yang lalu,
 jeruk sudah tumbuh di Indonesia baik secara alami atau dibudidayakan. 
Tanaman jeruk yang ada di Indonesia adalah peninggalan orang Belanda 
yang mendatangkan jeruk manis dan keprok dari Amerika dan Itali.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Syarat Pertumbuhan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Iklim&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Tanaman jeruk memerlukan 6-9 bulan basah (musim hujan), curah hujan 
1000-2000 mm/th merata sepanjang tahun, air yang cukup terutama di bulan
 Juli-Agustus. Temperatur optimal antara 25-30 °C dan kelembaban optimum
 sekitar 70-80%. Kecepatan angin lebih dari 40-48% akan merontokkan 
bunga dan buah. Ketinggian optimum antara 1-1200 m dpl. Jeruk tidak 
menyukai tempat yang terlindung dari sinar matahari. Jenis tanah Andosol
 dan Latosol sangat cocok, derajat keasaman tanah (pH tanah) adalah 
5,5-6,5 . Air tanah optimal pada kedalaman 150-200 cm di bawah permukaan
 tanah. Pada musim kemarau 150 cm dan pada musim hujan 50 cm. Tanaman 
jeruk menyukai air yang mengandung garam sekitar 10%. Tanaman jeruk 
dapat tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki kemiringan sekitar 300.
 Ketinggian tempat penanaman jeruk sangat bervariasi, tergantung pada 
spesies yang akan ditanam. Jenis Keprok Madura, Keprok Tejakula: 1–900 m
 dpl. Jenis Keprok Batu 55, Keprok Garut: 700-1.200 m dpl. Jenis Manis 
Punten, Waturejo, WNO, VLO: 300–800 m dpl. Jenis Siem: 1–700 m dpl. 
Jenis Besar Nambangan-Madiun, Bali, Gulung: 1–700 m dpl. Jenis Jepun 
Kasturi, Kumkuat: 1-1.000 m dpl. Jenis Purut: 1–400 m dpl.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pembibitan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Teknik generatif&lt;br /&gt;
Biji diambil dari buah dengan cara memeras buah yang telah dipotong 
kemudian dianginkan di tempat yang tidak terkena sinar selama 2-3 hari 
hingga lendirnya hilang. Media semai dalam polibag adalah campuran pupuk
 kandang dan sekam (2:1) atau pupuk kandang, sekam, pasir (1:1:1).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Teknik Vegetatif&lt;br /&gt;
Metode yang lazim dilakukan adalah penyambungan tunas pucuk dan 
penempelan mata tempel. Untuk kedua cara ini perlu dipersiapkan batang 
bawah (onderstam/rootstock) yang dipilih dari jenis jeruk dengan 
perakaran kuat dan luas, daya adaptasi lingkungan tinggi, tahan 
kekeringan, tahan/toleran terhadap penyakit virus, busuk akar dan 
nematoda. Varietas batang bawah yang biasa digunakan oleh penangkar 
adalah Japanese citroen, Rough lemon, Cleopatra, Troyer Citrange dan 
Carizzo citrange.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pedoman Budidaya&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Persiapan Lahan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanaman jeruk ditanam di tegalan tanah sawah/di lahan berlereng. Jika
 ditanam di suatu bukit perlu dibuat sengkedan/teras. Lahan yang akan 
ditamani dibersihkan dari tanaman lain atau sisa-sisa tanaman. Jarak 
tanam bervariasi untuk setiap jenis jeruk. Jenis jeruk keprok dan siem :
 jarak tanam 5 x 5 m. Jenis jeruk manis : jarak tanam 7 x 7 m. Jenis 
jeruk sitrun (Citroen) : jarak tanam 6 x 7 m. Jenis jeruk nipis : jarak 
tanam 4 x 4 m. Jenis jeruk grape fruit : jarak tanam 8 x 8 m. Jenis 
jeruk besar : jarak tanam (10-12) x (10-12) m.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Lubang tanam hanya dibuat pada tanah yang belum diolah dan dibuat 2 
minggu sebelum tanam. Tanah bagian dalam dipisahkan dengan tanah dari 
lapisan atas tanah (25 cm). Tanah berasal dari lapisan atas dicampur 
dengan 20 kg pupuk kandang. Setelah penanaman tanah dikembalikan lagi ke
 tempat asalnya. Bedengan (guludan) berukuran 1 x 1 x 1 m hanya dibuat 
jika jeruk ditanam di tanah sawah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Teknik Penanaman&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bibit jeruk dapat ditanam setelah memiliki 6-8 helai daun pada musim 
hujan atau musim kemarau jika tersedia air untuk menyirami, tetapi 
sebaiknya ditanam diawal musim hujan. Sebelum ditanam, perlu dilakukan:&lt;br /&gt;
1) Pengurangan daun dan cabang yang berlebihan.&lt;br /&gt;
2) Pengurangan akar.&lt;br /&gt;
3) Pengaturan posisi akar agar jangan ada yang terlipat.&lt;br /&gt;
Setelah bibit ditaman, siram secukupnya dan diberi mulsa jerami, daun 
kelapa atau daun-daun yang bebas penyakit di sekitarnya. Letakkan mulsa 
sedemikian rupa agar tidak menyentuh batang untuk menghindari kebusukan 
batang. Sebelum tanaman berproduksi dan tajuknya saling menaungi, dapat 
ditanam tanaman sela baik kacang-kacangan/sayuran. Setelah tajuk saling 
menutupi, tanaman sela diganti oleh rumput/tanaman legum penutup tanah 
yang sekaligus berfungsi sebagai penambah nitrogen bagi tanaman jeruk.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pemeliharaan Tanaman&lt;br /&gt;
1) Penyulaman&lt;br /&gt;
Dilakukan pada tanaman yang tidak tumbuh.&lt;br /&gt;
2) Penyiangan&lt;br /&gt;
Gulma dibersihkan sesuai dengan frekuensi pertumbuhannya biasanya dilakukan pada saat pemupukan.&lt;br /&gt;
3) Pembubunan&lt;br /&gt;
Jika ditanam di tanah berlereng, perlu diperhatikan apakah ada tanah di 
sekitar perakaran yang tererosi. Penambahan tanah perlu dilakukan jika 
pangkal akar sudah mulai terlihat.&lt;br /&gt;
4) Pemangkasan&lt;br /&gt;
Pemangkasan bertujuan untuk membentuk tajuk pohon dan menghilangkan&lt;br /&gt;
cabang yang sakit, kering dan tidak produktif/tidak diinginkan. Dari 
tunas-tunas awal yang tumbuh biarkan 3-4 tunas pada jarak seragam yang 
kelak akan membentuk tajuk pohon. Pada pertumbuhan selanjutnya, setiap 
cabang memiliki 3-4 ranting atau kelipatannya. Bekas luka pangkasan 
ditutup dengan fungisida atau lilin untuk mencegah penyakit. Sebaiknya 
celupkan dulu gunting pangkas ke dalam Klorox/alkohol. Ranting yang 
sakit dibakar atau dikubur dalam tanah.&lt;br /&gt;
5) Pemupukan&lt;br /&gt;
Pemberian jenis pupuk dan dosis (gram/tanaman) setelah penanaman adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
a) 1 bulan: Urea=100; ZA=200; TSP=25; ZK=100; Dolomit=20; Pupuk kandang=20 kg/tan.&lt;br /&gt;
b) 2 bulan: Urea=200; ZA=400; TSP=50; ZK=200; Dolomit=40; Pupuk kandang=40 kg/tan.&lt;br /&gt;
c) 3 bulan: Urea=300; ZA=600; TSP=75; ZK=300; Dolomit=60; Pupuk kandang=60 kg/tan.&lt;br /&gt;
d) 4 bulan: Urea=400; ZA=800; TSP=100; ZK=400; Dolomit=80; Pupuk kandang=80 kg/tan.&lt;br /&gt;
e) 5 bulan: Urea=500; ZA=1000; TSP=125; ZK=500; Dolomit=100;&lt;br /&gt;
Pupuk kandang=100 kg/tan.&lt;br /&gt;
f) 6 bulan: Urea=600; ZA=1200; TSP=150; ZK=600; Dolomit=120;&lt;br /&gt;
Pupuk kandang=120 kg/tan.&lt;br /&gt;
g) 7 bulan: Urea=700; ZA=1400; TSP=175; ZK=700; Dolomit=140;&lt;br /&gt;
Pupuk kandang=140 kg/tan.;&lt;br /&gt;
h) 8 bulan: Urea=800; ZA=1600; TSP=200; ZK=800; Dolomit=160;&lt;br /&gt;
Pupuk kandang=160 kg/tan.&lt;br /&gt;
i) 8 bulan: Urea 1000; ZA=2000; TSP=200; ZK=800; Dolomit=200;&lt;br /&gt;
Pupuk kandang=200 kg/tan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
6) Pengairan dan Penyiraman&lt;br /&gt;
Penyiraman jangan menggenangi batang akar. Tanaman diairi sedikitnya 
satu kali dalam seminggu pada musim kemarau. Jika air kurang tersedia, 
tanah di sekitar tanaman digemburkan dan ditutup mulsa.&lt;br /&gt;
7) Penjarangan Buah&lt;br /&gt;
Pada tahun di mana pohon jeruk berbuah lebat, perlu dilakukan 
penjarangan supaya pohon mampu mendukung pertumbuhan dan bobot buah 
serta kualitas buah terjaga. Buah yang dibuang meliputi buah yang sakit,
 yang tidak terkena sinar matahari (di dalam kerimbunan daun) dan 
kelebihan buah di dalam satu tangkai. Hilangkan buah di ujung kelompok 
buah dalam satu tangkai utama terdapat dan sisakan hanya 2-3 buah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Hama Tanaman Jeruk&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Kutu loncat (Diaphorina citri.)&lt;br /&gt;
Bagian yang diserang adalah tangkai, kuncup daun, tunas, daun muda. Gejala:&lt;br /&gt;
Tunas keriting, tanaman mati.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan menggunakan insektisida berbahan aktif dimethoate, 
monocrotophos, imidakloprid, abamektin, atau endosulfan. Buang bagian 
tanaman yang terserang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kutu daun (Toxoptera citridus aurantii, Aphis gossypii.)&lt;br /&gt;
Bagian yang diserang adalah tunas muda dan bunga.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Daun menggulung dan membekas sampai daun dewasa.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan menggunakan insektisida berbahan aktif methidathion,
 dimethoate, diazinon, phosphamidon, malathion, atau imidakloprid&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ulat peliang daun (Phyllocnistis citrella.)&lt;br /&gt;
Bagian yang diserang adalah daun muda.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Alur melingkar transparan atau keperakan, tunas/daun muda mengkerut, menggulung, rontok.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan menggunakan insektisida berbahan aktif methidathion,
 malathion, diazinon, profenofos, sipermetrin, betasiflutrin, atau 
klorpirifos. Kemudian daun dipetik dan dibenamkan dalam tanah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tungau (Tenuipalsus sp. , Eriophyes sheldoni Tetranychus sp)&lt;br /&gt;
Bagian yang diserang adalah tangkai, daun dan buah.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Bercak keperakperakan atau coklat pada buah dan bercak kuning atau coklat pada daun.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan menggunakan insektisida/akarisida berbahan aktif, 
cyhexation, dicofol, oxythioquimox, dicarbam, atau abamektin.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penggerek buah (Citripestis sagittiferella.)&lt;br /&gt;
Bagian yang diserang adalah buah.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Lubang yang mengeluarkan getah.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan menggunakan insektisida berbahan aktif methomyl, 
methidathion, fipronil, atau deltametrin. Buah yang terserang dipetik 
dan dimusnahkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kutu penghisap daun (Helopeltis antonii.)&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Bercak coklat kehitaman dengan pusat berwarna lebih terang pada tunas 
dan buah muda, bercak disertai keluarnya cairan buah yang menjadi 
nekrosis.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan menggunakan insektisida berbahan aktif 
fenitrotionmothion, fenithion, metamidofos, methomil, atau imidakloprid.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ulat penggerek bunga dan puru buah (Prays sp.)&lt;br /&gt;
Bagian yang diserang adalah kuncup bunga jeruk manis atau jeruk bes. Gejala:&lt;br /&gt;
Bekas lubang-lubang bergaris tengah 0,3-0,5 cm, bunga mudah rontok, buah muda gugur sebelum tua.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan menggunakan insektisida berbahan aktif methomyl, 
methidathion, profenofos, atau sipermetrin. Kemudian buang bagian yang 
diserang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Thrips (Scirtotfrips citri.)&lt;br /&gt;
Bagian yang diserang adalah tangkai dan daun muda.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Helai daun menebal, tepi daun menggulung ke atas, daun di ujung tunas 
menjadi hitam, kering dan gugur, bekas luka berwarna coklat keabu-abuan 
kadang-kadang disertai nekrotis.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Menjaga agar tajuk tanaman tidak terlalu rapat dan sinar matahari masuk 
ke bagian tajuk, hindari memakai mulsa jerami. Penyemprotan dengan 
menggunakan insektisida berbahan aktif difocol, propargite, abamektin, 
asetamiprid, atau imidakloprid.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kutu dompolon (Planococcus citri.)&lt;br /&gt;
Bagian yang diserang adalah tangkai buah.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Berkas berwarna kuning, mengering dan buah gugur.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan menggunakan insektisda berbahan aktif methomyl, 
triazophos, carbaryl, atau methidathion. Kemudian cegah datangnya semut 
yang dapat memindahkan kutu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lalat buah (Dacus sp.)&lt;br /&gt;
Bagian yang diserang adalah buah yang hampir masak.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Lubang kecil di bagian tengah, buah gugur, belatung kecil di bagian dalam buah.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Pemasangan alat perangkap sexpheromone menggunakan Methyl-Eugenol atau 
protein Hydrolisate. Penyemprotan dengan menggunakan insektisida 
berbahan aktif fenthion, dimethoathe, atau klorfenapir.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kutu sisik (Lepidosaphes beckii Unaspis citri.)&lt;br /&gt;
Bagian yang diserang daun, buah dan tangkai.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Daun berwarna kuning, bercak khlorotis dan gugur daun. Pada gejala 
serangan berat terlihat ranting dan cabang kering dan kulit retak buah 
gugur.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan menggunakan insektisida berbahan aktif diazinon, phosphamidon, dichlorophos, atau methidhation.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kumbang belalai (Maeuterpes dentipes.)&lt;br /&gt;
Bagian yang diserang adalah daun tua pada ranting atau dahan bagian bawah.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Daun gugur, ranting muda kadang-kadang mati.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Sanitasi kebun, kurangi kelembaban perakaran. Kemudian gunakan insektisida carbaryl, atau diazinon.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;em&gt;Teknik lengkap budidaya jeruk&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;
Penyakit Tanaman Jeruk&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
1) CVPD&lt;br /&gt;
Penyebab:&lt;br /&gt;
Bacterium like organism dengan vektor kutu loncat Diaphorina citri. Bagian yang diserang: silinder pusat (phloem) batang.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Daun sempit, kecil, lancip, buah kecil, asam, biji rusak dan pangkal buah oranye.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Gunakan tanaman sehat dan bebas CVPD. Selain itu penempatan lokasi kebun
 minimal 5 km dari kebun jeruk yang terserang CVPD. Gunakan insektisida 
untuk mengendalikan serangga vektor dan sanitasi kebun yang baik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
2) Tristeza&lt;br /&gt;
Penyebab:&lt;br /&gt;
Virus Citrus tristeza dengan vektor Toxoptera. Bagian yang diserang 
jeruk manis, nipis, besar dan batang bawah jeruk Japanese citroen.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Lekuk batang , daun kaku pemucatan, vena daun, pertumbuhan terhambat.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Sanitasi kebun, memusnahkan tanaman yang terserang, kemudian kendalikan serangga vektor.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
3) Woody gall (Vein Enation)&lt;br /&gt;
Penyebab:&lt;br /&gt;
Virus Citrus Vein Enation dengan vektor Toxoptera citridus, Aphis 
gossypii. Bagian yang diserang: Jeruk nipis, manis, siem, Rough lemon 
dan Sour Orange.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Tonjolan tidak teratur yang tersebar pada tulang daun di permukaan daun.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Gunaan mata tempel bebas virus dan sanitasi areal pertanaman, pengendalian serangga vektor.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
4) Blendok&lt;br /&gt;
Penyebab:&lt;br /&gt;
Fungi Diplodia natalensis. Bagian yang diserang adalah batang atau&lt;br /&gt;
cabang.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Kulit ketiak cabang menghasilkan gom yang menarik perhatian kumbang, warna kayu jadi keabu-abuan, kulit kering dan mengelupas.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Pemotongan cabang terinfeksi, bekas potongan diberi karbolineum atau fungisida Cu. dan fungisida Benomyl 2 kali dalam setahun.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
5) Embun tepung&lt;br /&gt;
Penyebab:&lt;br /&gt;
Fungi Odidium tingitanium. Bagian yang diserang adalah daun dan&lt;br /&gt;
tangkai muda.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Tepung berwarna putih di daun dan tangkai muda.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan menggunakan fungisida berbahan aktif pyrazophos, bupirimate, atau metil-tiofanat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
6) Kudis&lt;br /&gt;
Penyebab:&lt;br /&gt;
Fungi Sphaceloma fawcetti. Bagian yang diserang adalah daun, tangkai atau buah.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Bercak kecil jernih yang berubah menjadi gabus berwarna kuning atau oranye.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Pemangkasan teratur. Penyemprotan dengan menggunakan fungisida berbahan aktif makozeb, propineb, Benomyl atau simoksanil.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
7) Busuk buah&lt;br /&gt;
Penyebab:&lt;br /&gt;
Penicillium spp. Phytophtora citriphora, Botryodiplodia theobromae. Bagian yang diserang adalah buah.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Terdapat tepung-tepung padat berwarna hijau kebiruan pada permukaan kulit.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Hindari kerusakan mekanis, celupkan buah ke dalam air panas atau 
fungisida berbahan aktif propamokarb hidroklorida, pelilinan buah dan 
pemangkasan bagian bawah pohon.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
8) Busuk akar dan pangkal batang&lt;br /&gt;
Penyebab:&lt;br /&gt;
Phyrophthoranicotianae. Bagian yang diserang adalah akar dan pangkal batang serta daun di bagian ujung dahan berwarna kuning.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Tunas tidak segar, tanaman kering.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Pengolahan dan pengairan yang baik, sterilisasi tanah pada waktu&amp;nbsp; 
penanaman, buat tinggi tempelan minimum 20 cm dari permukaan tanah. 
Penyemprotan dengan fungisida berbahan aktif simoksanil, propamokarb 
hidroklorida, famoksadon atau metalaksil.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
9) Buah gugur prematur&lt;br /&gt;
Penyebab:&lt;br /&gt;
Fusarium sp. Colletotrichum sp. Alternaria sp. Bagian yang diserang: buah dan bunga&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
2 – 4 minggu sebelum panen buah gugur.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan fungisida berbahan aktif benomyl, metiltiofanat, karbendazim, atau klorotalonil.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
10) Jamur upas&lt;br /&gt;
Penyebab:&lt;br /&gt;
Upasia salmonicolor. Bagian yang diserang adalah batang.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Retakan melintang pada batang dan keluarnya gom, batang kering dan sulit dikelupas.&lt;br /&gt;
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Kulit yang terinfeksi dikelupas dan disaput fungisida carbolineum. Kemudian potong cabang yang terinfeksi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
11) Kanker&lt;br /&gt;
Penyebab:&lt;br /&gt;
Bakteri Xanthomonas campestris Cv. Citri. Bagian yang diserang adalah daun, tangkai, buah.&lt;br /&gt;
Gejala:&lt;br /&gt;
Bercak kecil berwarna hijau-gelap atau kuning di sepanjang tepi, luka 
membesar dan tampak seperti gabus pecah dengan diameter 3-5 mm. 
Pengendalian:&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan fungisida berbahan aktif tembaga. Selain itu untuk 
mencegah serangan ulat peliang daun adalah dengan mencelupkan mata 
tempel ke dalam 1.000 ppm Streptomycin selama 1 jam.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PANEN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ciri dan Umur Panen&lt;br /&gt;
Buah jeruk dipanen pada saat masak optimal, biasanya berumur antara 28–36 minggu, tergantung jenis/varietasnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara Panen&lt;br /&gt;
Buah dipetik dengan menggunakan gunting pangkas.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Perkiraan Produksi&lt;br /&gt;
Rata-rata tiap pohon dapat menghasilkan 300-400 buah per tahun, 
kadang-kadang sampai 500 buah per tahun. Produksi jeruk di Indonesia 
sekitar 5,1 ton/ha masih di bawah produksi di negara subtropis yang 
dapat mencapai 40 ton/ha.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PASCAPANEN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengumpulan&lt;br /&gt;
Di kebun, buah dikumpulkan di tempat yang teduh dan bersih. Pisahkan 
buah yang mutunya rendah, memar dan buang buah yang rusak. Sortasi 
dilakukan berdasarkan diameter dan berat buah yang biasanya terdiri atas
 4 kelas. Kelas A adalah buah dengan diameter dan berat terbesar 
sedangkan kelas D memiliki diameter dan berat terkecil.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyortiran dan Penggolongan&lt;br /&gt;
Setelah buah dipetik dan dikumpulkan, selanjutnya buah 
disortasi/dipisahkan dari buah yang busuk. Kemudian buah jeruk 
digolongkan sesuai dengan ukuran dan jenisnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penyimpanan&lt;br /&gt;
Untuk menyimpan buah jeruk, gunakan tempat yang sehat dan bersih dengan temperatur ruangan 8-100C.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pengemasan&lt;br /&gt;
Sebelum pengiriman, buah dikemas di dalam keranjang bambu/kayu tebal 
yang tidak terlalu berat untuk kebutuhan lokal dan kardus untuk ekspor. 
Pengepakan jangan terlalu padat agar buah tidak rusak. Buah disusun 
sedemikian rupa sehingga di antara buah jeruk ada ruang udara bebas 
tetapi buah tidak dapat bergerak. Wadah untuk mengemas jeruk 
berkapasitas 50-60 kg.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demikan artikel singkat &lt;strong&gt;teknik lengkap budidaya jeruk&lt;/strong&gt;. Semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Langkah mudah budidaya ubi jalar</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/06/langkah-mudah-budidaya-ubi-jalar.html</link><category>Budidaya</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Fri, 12 Jun 2020 02:03:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-6274567876153529318</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Langkah mudah budidaya ubi jalar&lt;/strong&gt; – Ubi jalar 
merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang memiliki banyak manfaat 
salah satunya sebagai sumber karbohidrat. Hal itu dapat dijadikan 
sebagai makanan pokok pengganti beras, bahkn di daerah Papua ubi ini 
sudah menjadi makanan pokok.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pembibitan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tanaman ubi jalar dapat diperbanyak secara generatif dengan biji dan 
secara vegetatif berupa stek batang atau stek pucuk. Perbanyakan tanaman
 secara generatif hanya dilakukan pada skala penelitian untuk 
menghasilkan varietas baru.&lt;br /&gt;
Penyiapan bibit memilih tanaman ubi jalar yang sudah berumur 2 bulan 
atau lebih, pertumbuhannya sehat dan normal tidak terlalu subur. Stek 
dipotong sepanjang 25-30 cm atau 3-4 ruas, diambil dari ujung batang 
atau cabang dan maksimal 3 stek untuk setiap cabang atau batang bagian 
tanaman bibit, pemotongan menggunakan pisau yang tajam, dan dilakukan 
pada pagi. Setelah dipotong, bibit direndam dalam larutan fungisida 
dengan konsentrasi 2 g/L larutan selama 5 menit.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pengolahan Tanah &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ubi jalar dapat ditanam ditegalan atau sawah. Penyiapan lahan 
ditujukan untuk menciptakan media tumbuh yang gembur dan subur. Tanah 
dan diolah dan dibuat guludan dengan lebar 40 – 60 cm dan tinggi 25- 30 
cm. Jarak antar guludan 80-100 cm. Pada tanah berat(berlempung) untuk 
membuat guludan yang gembur perlu ditambah 10 ton bahan organic/ha.&lt;br /&gt;
International Institute of&amp;nbsp; tropical Agriculture (IITA), bekerjasama 
dengan para petani Nigeria, telah memulai percobaan lapangan dari suatu 
teknik baru dalam perbanyakan ubi jalar. Tenik baru yang dikembangkan 
ini menggunakan potongan kayu tipis yang ditanam dalam carbozed vice 
husk (CRH). CRH adalah sutau media pertumbuhan yang dapat diperoleh 
petani dengan murah, jika tidak gratis. Teknologi itu menghilangkan 
penggunaan ubi sebagai benih, sehingga akan lebih banyak ubi jalar yang 
tersedia untuk makanan dan dijual. Hal ini juga meminimalisir infestasi 
nematode penyebab utama rendahnya hasil pada ubi jalar, serta mendorong 
multiplikasi lebih cepat dan lebih baik serta kualitas tanaman lebih 
seragam. (ITTA)&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Teknik Penanaman&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Penanaman ubi jalar di lahan kering dilakukan pada awal musim hujan 
(Oktober), atau awal musim kemarau (Maret) bila keadaan cuaca normal. 
Dilahan sawah, waktu tanam yang paling tepat adalah segera setelah padi 
rendengan atau padi gadu, yakni pada awal musim kemarau. Penanaman stek 
dilakukan pagi hari, setelah direndam dalam larutan fungisida, stek 
sebaiknya searah ( menghadap ke timur ) agar pertumbuhan tanaman menjadi
 searah. Stek ditanam miring pada guludan, dengan 1/2-2/3 bagian masuk 
ke dalam tanah. Jarak tanam 30-40 cm. Pada tiap bedengan ditanam 2 
deretan dengan jarak kira-kira 30-40 cm.&lt;br /&gt;
Petani papua umumnya menerapkan pola tanam wen mina hipere atau wen 
tinak yang artinya pola tanam ubi dengan ikan. Pola ini terdiri atas 
bedengan dengan lebar 3 m, panjang 5-20 m dan tinggi 1-1,5 m dari dasar 
parit. Lebar parit 0,6-2 m, ketinggian air dalam parit 0,4-0,7 m dari 
permukaan bedengan. Air dalam parit berfungsi mempertahankan kelembaban 
tanah diatas bedengan (Jermia dan Alberth, 2007)&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pemeliharaan Tanaman&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
1. Penyulaman&lt;br /&gt;
Selama 3 (tiga) minggu setelah ditanam, penanaman ubi jalar harus 
diamati kontinu, terutama bibit yang mati atau tumbuh secara abnormal. 
Bibit yang mati harus segera disulam. Cara menyulam adalah dengan 
mencabut bibit yang mati, kemudian diganti dengan bibit yang baru. 
Penyulaman sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari, pada saat sinar
 matahari tidak terlalu terik dan suhu tidak terlalu panas. Bibit 
(setek) untuk penyulaman sebelumnya dipersiapkan atau ditanam ditempat 
yang teduh.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penyiangan&lt;br /&gt;
Pada sistem tanam tanpa mulsa jerami, lahan biasanya mudah ditumbuhi 
rumput liar (gulma) yang merupakan pesaing dalam pemenuhan kebutuhan 
akan air, unsur hara, dan sinar matahari. Oleh karena itu, gulma harus 
segera disiangi. Bersamaan dengan penyiangan dilakukan pembumbunan, 
yaitu menggemburkan tanah guludan, kemudian ditimbunkan pada guludan 
tersebut.&lt;br /&gt;
Pengendalian gulma dilakukan secara manual menggunakan kored dan cangkul
 pada umur 2 minggu setelah tanam (MST), 5 MST, dan 8 MST atau dilakukan
 tergantung dari keadaan rumput.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pemupukan&lt;br /&gt;
Pemupukan bertujuan menggantikan unsur hara yang terangkut saat panen, 
menambah kesuburan tanah, dan menyediakan unsur hara bagi tanaman. 
Sebaiknya lahan dipupuk dengan pupuk organik baik pupuk kandang maupun 
kompos dengan dosis 10.000 – 20.000 ton/ha. Dosis pupuk yang tepat harus
 berdasarkan hasil analisis tanah atau tanaman di daerah setempat. 
Sebagai acuan dosis pupuk/ha yang dianjurkan adalah :&lt;br /&gt;
- 100 kg N ( ± 200-250 kg Urea)&lt;br /&gt;
- 50 Kg P2O5 (± 100-150 kg TSP/SP-36)&lt;br /&gt;
- 200 kg K2O (± 300-350 kg KCL)&lt;br /&gt;
Pemberian pupuk dilakukan dalam larikan dengan jarak garitan 10 cm dari 
lubang setek sedalam 5 cm. Waktu pemupukan sebagai berikut:&lt;br /&gt;
- Saat tanam : Urea diberikan 1/3 takaran, SP-36, KCL diberikan seluruhnya pada saat tanam.&lt;br /&gt;
- Umur 6 minggu setelah tanam ; Urea 1/3 dari takaran&lt;br /&gt;
- Umur 12 minggu setelah tanam ; Urea 1/3 dari takaran&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembalikan batang dan pucuk&lt;br /&gt;
Pembalikan batang dan pucuk bertujuan untuk meningkatkan hasil umbi, 
pembalikan dan pengangkatan batang dilakukan tiap 3 minggu sekali, sebab
 pada tanaman yang pertumbuhannya subur dalam waktu satu bulan akan 
menjalar sepanjang 1-1,5 m. Bila batang terus dibiarkan menjalar di atas
 tanah dengan segera akan tumbuh akar di ketiak-ketiak daun. Akar akan 
membentuk umbi-umbi kecil yang mengurangi cadangan makanan bagi umbi di 
batang utama. Pembalikan batang dimaksudkan untuk mematikan akar yang 
tumbuh pada ketiak daun.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pemangkasan&lt;br /&gt;
Tanaman yang terlalu subur perlu dipangkasan sebab tanaman yang daunya 
terlalu rimbun akan mengurangi hasil umbi. Pemangkasan dilakukan dengan 
menggunakan pisau tajam. Mengenai berapa daun yang harus dibuang tidak 
bisa ditentukan kapasitasnya karena sangat tergantung pada keadaan 
tanaman. Pemangkasan dilakukan pada sulur-sulur yang merayap dalam 
saluran di sela-sela bedengan. Hasil pemangkasan dapat dimanfaatkan 
untuk pakan ternak.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengairan dan Penyiraman&lt;br /&gt;
Meskipun ubi jalar tahan kekeringan, fase awal pertumbuhan memerlukan 
air tanah yang memadai. Seusai tanam, guludan diairi selama 15-30 menit 
hingga tanah cukup basah, kemudian airnya dibuang. Pengairan berikutnya 
masih diperlukan secara kontinu hingga tanaman berumur 1-2 bulan. Pada 
periode pembentukan dan perkembangan ubi, yaitu umur 2-3 minggu sebelum 
panen, pengairan dikurangi atau dihentikan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Hama Dan Penyakit&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hama&lt;br /&gt;
a) Penggerek Batang Ubi Jalar&lt;br /&gt;
b) Hama Boleng atau Lanas&lt;br /&gt;
c) Tikus (Rattus rattus sp)&lt;br /&gt;
Penyakit&lt;br /&gt;
a) Kudis atau Scab&lt;br /&gt;
b) Layu fusarium&lt;br /&gt;
c) Virus&lt;br /&gt;
Beberapa jenis virus yang menyerang tanaman ubi jalar adalah Internal Cork, Chlorotic Leaf Spot, Yellow Dwarf.&lt;br /&gt;
d) Penyakit Lain-lain&lt;br /&gt;
Penyakit-penyakit yang lain adalah, misalnya, bercak daun cercospora 
oleh jamur Cercospora batatas Zimmermann, busuk basah akar dan ubi oleh 
jamur Rhizopus nigricans Ehrenberg, dan klorosis daun oleh jamur Albugo 
ipomeae pandurata Schweinitz.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;PANEN&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ubi jalar dapat dipanen jika umbi sudah tua dan besar. Panen dapat 
serentak maupun bertahap. Secara fisik ubi jalar siap dipanen apabila 
daun dan batang sudah mulai menguning. Didataran rendah, ubi jalar 
umumnya dipanen pada umur 3,5 – 5 bulan. Sedangkan didataran tinggi ubi 
jalar dapat dipanen pada umur 2 – 8 bulan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demikan artikel singkat &lt;strong&gt;langkah mudah budidaya ubi jalar&lt;/strong&gt;. Semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Cara budidaya lobster air tawar</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/06/cara-budidaya-lobster-air-tawar.html</link><category>Budidaya</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Thu, 11 Jun 2020 02:08:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-7785102711604199330</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Cara budidaya lobster air tawar&amp;nbsp;-&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Lobster Air Tawar 
(LAT) atau Freshwater Crayfish merupakan binatang air yang cukup mudah 
untuk dibudidayakan atau di ternakan. Harga jual nya yang cukup 
fantastis, sekitar 150-250 ribu rupiah /kg, membuat budidaya lobster air
 tawar menjanjikan keuntungan bila dilakukan dengan&amp;nbsp;&lt;em&gt;Cara budidaya lobster air tawar&lt;/em&gt; yang benar dan baik.&amp;nbsp; Habitat asli Lobster Air Tawar adalah di sungai dan di rawa-rawa serta danau.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Media yang dapat di gunakan untuk budidaya lobster air tawar ini 
sangat bervariasi. Pada umumnya Lobster Air Tawar dibudidayakan secara 
extensif pada kolam tanah. Pada budidaya secara extensif petani hanya 
menaruh indukan pada kolam tersebut pada masa berkala kolam tersebut 
dikeringkan dan lobster yang sudah memenuhi ukuran komersial akan dijual
 dan sisanya akan dikembelikan ke kolam tanah tersebut. Pada budidaya 
secara intensif petani mulai memberi pakan ke dalam kolam dengan 
berbagai macam makan sayur-sayuran termasuk pakan komersil.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Budidaya secara intensif memberikan hasil yang lebih baik 
dibandingkan secara extensive.&amp;nbsp; Media lain yang sering digunakan adalah 
kolam semen atau kolam fiber (Tank). Kolam semen dan kolam fiber ini 
banyak digunakan untukmembesarkan burayak sampai berat sekitar 5 cm.&amp;nbsp; Di
 Indonesia budidaya lobster air tawar banyak dilakukan dalam sekala 
perumahan terutama pada pembenihan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Cara budidaya lobster air tawar&lt;/span&gt;&amp;nbsp;sangat
 cepat dan gampang, tidak seperti udang windu atau udang galah yang 
relatif lebih sedikit dan rumit. Orang awam pun dapat melakukannya 
sendiri baik dalam skala usaha kecil maupun besar. Dengan sedikit modal 
dan kemauan yang kuat, setiap orang dapat membudidayakan lobster air 
tawar.&amp;nbsp; Lobster air tawar tidak mudah stres dan tidak mudah terserang 
penyakit. Asalkan kebutuhan pakan, kualitas air, dan kebutuhan oksigen 
terpenuhi maka lobster dapat tumbuh dan berkembang biak dengan cepat.&amp;nbsp; 
Jika dilihat dari iklim dan siklus musimnya, Indonesia memiliki potensi 
yang sangat besar untuk melakukan budi daya lobster air tawar sepanjang 
tahun. Lobster air tawar yang umumnya bertelur 4–5 kali dalam setahun 
dapat dimanfaatkan secara maksimal. Selain kondisi iklim yang sangat 
mendukung, sumber pakan alami bagi lobster tersedia cukup banyak di alam
 dan mudah diperoleh. Dengan pakan alami tersebut, lobster akan tumbuh 
dengan cepat. Oleh karena budi daya lobster tidaklah sulit maka bisnis 
ini dapat digunakan sebagai usaha sampingan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Syarat hidup lobster air tawar&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Lobster air tawar (LAT) pada umumnya dapat hidup pada selang 
parameter air yang lebar. Mereka diketahui toleran terhadap kandungan 
oksigen terlarut sangat rendah. Akan tetapi untuk tumbuh dan berkembang 
dengan baik tentu tidak akan dapat dilakukan pada kondisi demikian. 
Untuk tumbuh dan berkembang dengan baik mereka memerlukan kadar oksigen 
terlarut lebih dari 4 ppm.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Temperatur lobster air tawar&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
LAT juga toleran terhadap suhu sangat dingin mendekati beku hingga 
suhu diatas 35 °C. Meskipun demikian untuk LAT-LAT daerah tropis 
hendaknya dipelihara pada selang suhu 24 – 30° C Pertumbuhan optimum 
akan dapat dicapai apabila mereka dipelihara pada selang suhu 25-29 °C.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Ph dan kesadahan lobster air tawar&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
LAT hidup pada perairan dengan kisarn pH sedikit alkalin yaitu antara
 7-9. Mereka jarang dijumpai berada diperairan dengan pH kurang dari 7. 
Sedangkan kesadahan (kandungan kapur) air yang diperlukan adalah sedang 
hingga tinggi. Hal ini diperlukan untuk menjaga kandungan kalsium 
terlarut cukup tinggi untuk menjamin pembentukan cangkang mereka dengan 
baik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Kualitas lobster air tawar&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Berbagai laporan menunjukkan bahwa LAT muda sensitif terhadap kadar 
klorin tinggi. Oleh karena itu sering dianjurkan untuk menuakan air 
terlebih dahulu sebelum digunakan untuk LAT.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
LAT diketahui pula dapat mengakumulasikan merkuri (Hg) dalam tubuhnya
 sehingga mereka sering dijadikan sebagai indikator pencemaran 
lingkungan. LAT sensitif terhadap pestidida, terutama dari golongan 
organoklorin, begitu pula residu-residu minyak. Hal ini hendaknya 
menjadi perhatikan bagi mereka yang ingin membudidayakan LAT secara 
terbuka, agar terlebih dahulu memeriksa dengan seksama sumber air yang 
akan digunakan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Budidaya lobster air tawar biasanya dibedakan menjadi usaha 
pembenihan Lobster Air Tawar dan usaha pembesaran atau merupakan 
kesatuan dari keduanya.&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Pembenihan adalah menghasilkan bibit atau anakan lobster air tawar 
hingga ukuran 2 Inci. Yang pertama kali diperlukan adalah Induk 
Berkualitas yang tidak mudah terserang penyakit dan bukan dari hasil 
perwakinan sedarah (inbreeding) pasalnya perkawainan sedarah akan 
menghasilkan lobster berkelamin ganda atau intersex. Berikutnya adalah 
kolam untuk perkawainan dengan ukuran maksimal 1m2 untuk 1 set (5 ekor 
betina 3 ekor jantan). Medianya cukup mengunakan aquarium atau kolam 
semen.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pembesaran adalah menghasilkan lobter ukuran konsumsi, Yang 
pertamakali dibutuhkan yaitu bibit lobster air tawar ukuran 2 inci untuk
 pembesaran. Berikutnya adalah lahan yang yang cukup luas dan sebaiknya 
merupakan kolam tanah dengan ukuran maksimal 1 M2 untuk 10 ekor. Jantan 
dan betina harus dipisahkan untuk mencegah perkawinan selama pembesaran.
 Lobster jantan lebih cepat pertumbuhannya oleh karena itu pembesaran 
sebaiknya dilakukan pada lobster jantan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Pakan lobster air tawar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Agar pertumbuhanLobster air tawar sesuai dengan yang diharapkan maka 
pakan yang diberikan harus mengandung nutrisi yang&amp;nbsp; sesuai dengan apa 
yang dibutuhkan Lobster air tawar.&amp;nbsp; Nutrisi yang dibutuhkan&amp;nbsp;Lobster air 
tawar terdiri dari Protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. 
Sekarang ini sudah banyak produsen-produsen yang memproduksi pakan 
Lobster air tawar&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Jenis-jenis pakan lobster air tawar&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Pakan alami, biasanya dibudidayakan oleh peternak. Namun karena 
keterbatasan sarana dan prasaran biasanya peternak merasa kesulitan.&amp;nbsp; 
Pakan alami yang dibudidayakan umumnya adalah chlorella, tetraselmis, 
dunaleilla, diatone, spirulina, artemia, kutu air, jentik nyamuk, cacing
 rambut, cacing tanah dan cacing darah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pakan buatan sendiri, merupakan pakan yang diracik oleh peternak 
dari berbagai bahan seperti: tepung rebon, tepung ikan, cacing, wortel, 
toge, kacang hijau dan keong mas. Pakan racikan bisa dibentuk pellet 
atau pasta&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pakan komersil, yaitu pakan yang sudah jadi yang dioleh oleh perusahaan pakan ikan&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pemberian pakan sebaiknya 3% dari berat badan LAT dan diberikan pada 
pagi atau sore hari. Jika pakan tidak habis sebaiknya dibuang pada saat 
pemberian pakan berikutnya.&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Penyakit pada lobster air tawar&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Walaupun&amp;nbsp;&amp;nbsp;Lobster air tawar dikenal lebih tahan terhadap penyakit&amp;nbsp;&amp;nbsp; 
dibanding udang jenis lain, tidak berarti &amp;nbsp;Lobster air tawar bisa 
terbebas dari penyakit, penyakit ini biasanya disebabkan oleh virus.&amp;nbsp; 
Pada periode pembesaran virus yang menjadi penyebab penyakit 
pada&amp;nbsp;&amp;nbsp;Lobster air tawar adalah:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;White Spot Disease (WSD)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Penyakit yang disebabkan virus ini dapat menyebabkan sisi kolam mati. 
Untuk mengantisipasi serangan virus ini beberapa cara dapat dilakukan, 
yaitu:&lt;/div&gt;
&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;menghindari masuknya LAT yg terinfeksi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;mengurangi kepadatan penebaran lobster di dalam kolam&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;menjaga tingkat kada ammonia dan keasaman air&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;menghindari air yang sudah digunakan untuk budidaya udang lain&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;membersihkan alat yang sudah terinfeksi&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;Ricketsia-like organism&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Lobster air tawar&amp;nbsp; yang terinfeksi virus ini biasanya melemah dan 
kadang-kadang ditandai dengan adanya bintik hitam atau biru kehijaun 
pada eksokoletonnya. LAT yang mati karena virus ini badan dan kepala 
terpisah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;Jamur (Crayfish Plague)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Lobster air tawar yang terinfeksi jamur ini umumnya jenis astacus 
astacus yang berasal dari eropa. Penularannya bisa melalui kutu 
asphanomices astaci atau bisa juga melalui peralatan yang digunakan&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Selain virus tersebut di atas gangguan terhadap&amp;nbsp;&amp;nbsp;Lobster air tawar 
disebabkan oleh hama, seperti: ular, tikus, burung, lele, dan ikan 
gurami&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Panen Hasil &amp;nbsp;Lobster air tawar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Panen sebaiknya dilakukan pada suhu yang tidak terlalu panas, pagi atau 
sore atau malam hari. Beberapa teknik panen yang biasa dilakuan pada 
usaha pembesaran adalah:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Flow trapping&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Caranya adalah sebagai berikut:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Turunkan air kolam sampai 2cm&amp;nbsp; dan persembunyian dikeluarkan dari kolam&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tempatkan kotak penampung di sisi kolam, tempat aerator pada kotak penampung untuk mencegah kekurangan oksigen.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pasang papan dengan posisi seperti papan luncur, dari dasar kolam ke sisi kolam tepat di atas kotak penampung.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Alirkan air pada papan tersebut&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Naluri Lobster adalah mencari air segar, dia akan menuju air yang 
mengalir dari papan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dan memanjatnya setelah sampai atas lobster 
akan jatuh ke kotak penampungan. 2. Perangkap Tikus&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Teknik ini menggunakan perangkat tikus yang biasa digunakan di rumah, bagian pintu perangkapnya dig anti dengan corong.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Caranya adalah sebagai berikut:&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Sebelum panen LAT jangan diberi makan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Siapkan perangkap tikus yang telah dipasang umpan yang cukup untuk semua LAT&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Umpan yang digunakan adalah ikan atau keong mas&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Untuk menimbulkan aroma umpan dibakar dulu&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Memanen dengan cara ini air kolom tidak perlu diturunkan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Tips cara budidaya lobster air tawar&lt;br /&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Tips 1 Budidaya Lobster air tawar:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Gunakan indukan berukuran fisik besar (dapat menghasilkan +/-500 s/d 
+/-900 per ekor 1 kali bertelur)sebagai produksi bibit dan untuk 
mempercepat pertumbuhan bibit ukuran 2Cm beri makanan ekstra berupa 
cacing sutra, dan berikan cacing tanah untuk mempercepat proses bertelur
 untuk yang dikawainkan, kemudian perlu anda ketahui juga pada proses 
pergantian kulit berarti proses pertumbuhan,(bertambah besar).Terutama 
pada proses pembesaran di aquarium,oleh karena itu guna merangsang 
pergantian kulit sesering mungkin seiring dengan seringnya anda 
melakukan pergantian air pada aquarium (tiap 3hari atau seMinggu 1kali) 
tergantung tingkat kekeruhan airnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Tips 2 Budidaya Lobster air tawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Lakukan pengawasan sesering mungkin, untuk menghidari serangan 
sekelompok Lobster lain terhadap Lobster yang sedang mengalami proses 
ganti kulit (moulting). Oleh karena pada saat proses moulting, disamping
 kondisinya yang lemah,pada saat itu juga mengeluarkan cairan zat yang 
dapat merangsang sifat kanibal dan melakukan penyerangan terhadap 
lobster yang sedang tidak berdaya. Dan berikan juga pengaman pada tempat
 (Kolam atau Aquarium) agar Lobster tidak kabur karena sifat 
pengembaraanya yang tinggi, dan dapat bertahan hidup hingga 8 s/d 12 jam
 diluar kolam/aquarium.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Tips 3 Budidaya Lobster air tawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Berikan makanan tambahan/ektra, terutama pada malam hari, sekitar 
Pkl.19.00~21.00 secukupnya, periksa dan berikan makan berupa pelet, bila
 sudah tidak terdapat sisa makanan yang diberikan pada waktu sore hari. 
Hal ini dilakukan guna menghinadri saling menyerang diantara sesama 
Lobster, oleh karena hewan ini mempuyai sifat kanibalisme yang sangat 
tinggi di samping itu aktivitas kelompok hewan ini meningkat pada malam 
hari termasuk untuk mencari mangsa. Jenis hewan ini tidak menebar bau 
anyir/amis seperti jenis udang atau ikan lainnya, jadi budidaya ternak 
dapat/layak dilakukan dilingkungan rumah/tempat tinggal.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Tips 4 Budidaya Lobster air tawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Tentukan pilihan anda sebelum terjun ke dunia bisnis Lobster Air Tawar 
ini oleh karena cara pengelolaannya terdiri dari beberapa segmen, apakah
 anda sebagai : pedagang ; Ternak pembesaran ; Ternak pembibitan ;Ternak
 hobi/koleksi. hal ini perlu dilakukan agar langkah usaha yang anda 
jalankan bisa lebih terfokus. Baca juga buku sebagai referensi yang 
mudah didapat, dan salah satu penyedianya GRAMEDIA,yaitu Seri Agribisnis
 LOBSTER AIR TAWAR Pembenihan dan Pembesaran, penulis; R Hondo 
Wiyanto/Rudi Hartono, cetakan Jakarta 2003 dan Pembenihan Lobster Air 
Tawar Lokal Papua, penulis;Samuel Patasik, cetakan Jakarta 2004.&lt;/div&gt;
&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;
Cara budidaya lobster air tawar&lt;/h3&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Tips 5 Budidaya Lobster air tawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Apabila pilihan Budidaya/ternak pembesaran,siapkan kolam untuk 
pembesaran mulailah dengan skala kecil dengan tujuan untuk mendapatkan 
pengetahuan tetang sifat sifat yang spesifk dari hewan ini yang salah 
satunya adalah sifat kanibalisme yang tinggi.Agar skala resiko 
penyusutan pupulasi yang diakibatkan kematian dan kekurang terampilan 
dapat ditekan sekecil mungkin jika kelak memasuki usaha skla besar. Dan 
apa bila pengetahuan tersebut sudah didapat, mulailah dengan prencanaan 
produksi untuk target panen setiap bulan, untuk melihat ilustrasi 
perencanaan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Tips 6 Budidaya Lobster air tawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Pilihan budidaya ternak pembibitan sama dengan halnya dengan langkah 
budidaya pembesaran hanya pembibitan lebih sensitif lagi,sebaiknya 
biarkan s/d usia +/-1.5 bulan baru pindahkan kekolam pembesaran. Hewan 
ini memang hidup lebih sesuai di iklim tropis dengan suhu udara 24 
sampai dengan 30 derajat celcius demikian juga kondisi air, khusus untuk
 anak yang baru dipisahkan dari induknya (burayak) pergunakan alat atau 
cairan pengukur Ph air, kemudian apa bila Ph air tidak ideal (Ph air 
ideal untuk LAT = 7 s/d 9 ) dapat diatasi dengan cara memberikan 
additive Ph up ataupun Ph Down, guna mempetahankan Ph ideal. Semua 
perlengkapan untuk mengontrol keadaan Ph air bisa didapat di tempat 
penjualan accessories ikan hias terdekat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Tips 7 Budidaya Lobster air tawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Pilihan tempat,rencanakan lokasi penempatan aquarium maupun kolam 
pemeliharaan pilih yang nuansanya tidak bising karena hewan ini mudah 
stress oleh hal-2 yang demikian,terutama pada proses perkawinan dan 
kehamilan kemungkinan telur yang dikandungan akan mudah rontok, sehingga
 akan menghambat proses pengembang biakan yang diinginkan. Hindari 
lingkungan hama pemangsa, tikus, kucing, dan sejenis nya,dengan memasang
 pelindung tutup kawat ayam dan sejenisnya. Ketinggian permukaan air 15 
s/d 20 Cm dan supply oksigen yang cukup dengan memasang aerotor/air 
stone(gelembug-2 udara) dan Filter pump, agar selalu terjadi sirkulasi 
air yang bersih.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Ciri-ciri burung branjangan jantan</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/06/ciri-ciri-burung-branjangan-jantan.html</link><category>Budidaya</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Wed, 10 Jun 2020 02:11:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-8675414815611832301</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Ciri-ciri burung branjangan jantan&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;- Memelihara 
burung Branjangan merupakan hobi bagi sebagian orang. Cara pemeliharaan 
dan perawatan branjangan yang mudah, pakan unruk branjangan yang mudah 
dicari, serta suara kicauan Branjangan yang merdu menambah nilai plus 
bagi burung ini. Burung dengan nama ilmiah Mirafra javanica ini memiliki
 kepiawaian dalam meniru (memaster) suara burung lain. Selain itu, gaya 
bertarungnya dengan cara mengepakan sayap (ngeper) semakin menambah 
kesukaan orang untuk memelihara burung Branjangan ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Perawatan Branjangan yang relatif mudah. Pakan utama untuk branjangan
 yang biasa diberikan adalah kenari seet. Untuk pakan tambahan, bisa 
juga diberikan ekstra fooding berupa jangkrik, kroto atau ulat hongkong.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dahulu tidak banyak orang yang tahu bahwa burung kecil dengan bulu 
kusam ini mempunyai suara yang indah dan pandai meniru suara burung 
lain, kecerdasannya dalam menirukan (memaster) suara burung lain akan 
membuat suara kicauannya menjadi beragam, suara burung Prenjak, Ciblek, 
dan burung Gereja akan mudah diadopsi oleh Branjangan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Beberapa pelomba burung bahkan menjadikan burung ini menjadi burung 
“wajib” untuk master burung lombanya. Karakter suara Branjangan yang 
miji-miji akan memudahkan burung maskot mengadopsi suara Branjangan. 
Branjangan yang sudah dapat memaster (menirukan) burung prenjak, ciblek,
 gereja tarung, cucak jenggot, love bird dan burung lain serta bermental
 baik akan memiliki harga yang lumayan fantastis. Dengan hanya memiliki 
satu ekor burung, maka cukup untuk memiliki bermacam suara burung lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;strong&gt;Membedakan branjangan jantan dan betina&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ciri-ciri Branjangan jantan bisa dilihat dari warna tubuhnya coklat 
agak tajam dan bulunya tebal. Begitu pula warna paruhnya hitam 
mengkilat. Jika bertemu burung sejenis muncul jambul dikepalanya agak 
panjang dan lebih gagah.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Branjangan betina warna bulunya agak kusam. Betina juga memiliki 
jambul, sehingga jangan terkecoh. Bedanya, jambul betina lebih pendek. 
Volume suaranya sama-sama keras, namun suara betina terputus-putus dan 
kurang variasinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk membedakan jenis kelamin branjangan, bisa juga dilihat dari 
paruhnya. Pada Branjangan jantan, paruh bagian bawah terlihat putih atau
 terang sementara yang betina terlihat gelap atau hitam atau kecoklatan.&lt;/div&gt;
</description></item><item><title>Cara merawat kucing</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/06/cara-merawat-kucing.html</link><category>Budidaya</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Mon, 1 Jun 2020 02:12:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-7384761811363729311</guid><description>&lt;strong&gt;Cara merawat kucing -&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Merawat hewan seperti &lt;em&gt;kucing&lt;/em&gt;
 bisa di bilang gampang2 susah. Jika kita kurang pengetahuan tentang 
merawat atau memelihara kucing bisa membuat kucing kita akhirnya jatuh 
sakit. Walaupun kita bisa saja meminimalkan tapi terkadang kucing masih 
saja terkena penyakit kucing.&lt;br /&gt;

Salah satu poin utama dalam &lt;em&gt;cara merawat kucing&lt;/em&gt; adalah 
mengetahui kapan mereka sakit. Yaitu dengan melihat tanda-tanda kucing 
yang sakit. Tanda-tanda ini sama untuk kucing apapun seperti kucing 
persia,kucing anggora atau jenis kucing lainnya dan juga sama rata baik 
itu kucing muda atau kucing yang tua.&lt;br /&gt;

Ciri-ciri kucing yang sedang sakit :&lt;br /&gt;

&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Kelelahan dan lesu&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menggelengkan kepala secara berlebihan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Selera menurun ataupun bahkan meningkat secara mencolok&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Juga mengkonsumsi air secara berlebihan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Adanya cairan abnormal yang keluar dari lubang-lubang di tubuh contohlah mata kucing, hidung, telinga dsb.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sulit membuang kotoran&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berat badan dapat naik ataupun menurun dengan mencolok&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menjadi lebih agresif dan hiperaktif&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berjalan pincang, bahkan sulit untuk berdiri&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ada bagian-bagian tubuh kucing yang membengkak&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
Jika ada kucing yang seperti di atas, Saya sarankan untuk&amp;nbsp; segera 
membawanya ke dokter atau minimal tanyakan ke dokter “apakah kucing 
sakit atau tidak dapat mempengaruhi kesehatan kucing”.Karena dengan 
mengetahui tanda-tanda cara Merawat Kucinga&amp;nbsp;yang paling baik.</description></item><item><title>Tips mudah budidaya bebek petelur</title><link>https://dedyagungpurnomo.blogspot.com/2020/05/tips-mudah-budidaya-bebek-petelur.html</link><category>Budidaya</category><author>noreply@blogger.com (Blog Pertamaa)</author><pubDate>Wed, 13 May 2020 02:02:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-565872250448997002.post-9158257414657778674</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Tips mudah budidaya bebek petelur&lt;/b&gt; – &amp;nbsp;Peternakan itik
 di indonesia masih berskala kecil sehingga perlu diusahakan secara 
komersial dan intensif. Hal ini diperlukan karena adanya pertambahan 
penduduk yang terus meningkat setiap tahunya sekitar 1,25 % dan semakin 
meningkatnya daya beli masyarakat. Kebutuhan telur itik ini sekarang 
belum mencukupi permintaan pasar, baik dalam bentuk telur segar maupun 
telur olahan dan telur segar. Oleh karena itu, PT. NATURAL NUSANTARA 
dengan prinsip K-3 Kualitas-Kuantitas-Kelestarian nya berupaya terus 
membantu budidaya itik petelur denagn sasaran peningkatan kualitas dan 
kuantitas telur dan daging.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Produktivitas Itik Petelur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Produktifitas itik petelur dapat ditingkatkan, yakni mampu menghasilkan 
telur 200-250 butir / ekor / tahun. Produktifitas itik petelur dapat 
ditingkatkan dengan pola pemeliharaan semi intensif dan intensif. Itik 
mampu berproduksi sepanjang tahun, kecuali itik sedang mengalami rontok 
bulu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Jenis-jenis bebek / itik di indonesia :&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Itik Tegal&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Itik Magelang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Itik Mojosari&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Itik Alabio&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Tata Laksana Pemeliharaan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;Perkandangan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kandang sebaiknya menghadap ke timur untuk memberikan kesempatan sinar 
matahari pagi masuk kedalamnya, sehingga ruang kandang menjadi sehat dan
 cukup terang. Tinggi kandang dibuat kurang dari 2 meter. Dinding 
kandang bagian bawah sebaiknya terbuat dari tembok setinggi 60 cm dari 
lantai. Sedangkan bagian atas terbuat dari kawat atau bilah-bilah bambu 
yang diberi jarak. Ukuran atau besar kecilnya kandang tidak menjadi 
masalah asalkan kepadatan itik per kandang tidak terlampau sesak. Pada 
prinsipnya, semakin rendah kepadatan itik perkandang akan semakin baik 
perkembangan itik didalamnya. ukuran kepadatan itik per kandang adalah 4
 ekor / m2 untuk kandang tidur dan 2 ekor / m2 untuk kandang main. 
Jumlah itik dalamn 1 kandang dianjurkan 50 ekor.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pakan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bahan baku Ransum itik pada umumnya digolongkan menjadi dua, yaitu 
bahan baku nabati dan bahan baku hewani. Bahan baku nabati merupakan 
sumber energi terbaik untuk itik dan cara pengadaanya relatif murah.&lt;br /&gt;
Bahan Baku Nabati itu antara lain Dedak halus, Jagung kuning, Bungkil 
kedelai, Ampas tahu, Tepung daun pepaya, Tepung daun Lamtoro, Tepung 
daun Turi.&lt;br /&gt;
Bahan Baku Hewani antara lain : Keong, Bekicot, Cacing.&lt;br /&gt;
Ada juga yang dalam bentuk olahan pabrik, seperti : tepung ikan, Tepung 
bulu, Tepung darah, Tepung limbah udang, Tepung kerang, Tepung kepala 
udang.&lt;br /&gt;
Selain pakan-pakan diatas, Bebek / ITIK masih membutuhkan pakan tambahan
 yang mengandung gizi, nutrisi ternak lengkap YANG BELUM TERDAPAT pada 
pakan-pakan diatas untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi telur 
nya. Sehingga tujuan atau target dari budidaya itik / bebek petelur 
yaitu memiliki produksi telur yang optimal dan sehat dapat tercapai. 
Sebagai pakan tambahan / pelengkap maka PT.NATURAL NUSANTARA 
mengeluarkan suplemen khusus ternak yaitu VITERNA PLUS.&lt;br /&gt;
Produk ini menggunakan teknologi Asam Amino Mineral dan Vitamin yang 
diciptakan dengan pendekatan fisiologis tubuh itik petelur yaitu dengan 
meneliti berbagai nutrisi yang dibutuhkan itik / bebek petelur.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Viterna Plus Mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan itik / bebek petelur, yaitu :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Asam-asam amino essensial, yaitu : Arginin, Hiistidin, aLeusin, 
Isoleusin dan lain-lain sebagai penyusun protein tubuh, pembentuk sel 
dan organ tubuh.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Vitamin lengkap yang berfungsi untuk berlangsungnya proses 
fisiologis tubuh yang normal dan meningkatkan ketahanan tubuh bebek 
petelur dari serangan penyakit.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mineral-mineral lengkap yaitu N, P, K, Ca, Mg, Cl, dan lain-lain 
sebagai penyusun tulang, darah dan berperan dalam sintesis enzim untuk 
memperlancar proses metabolisme dalam tubuh.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Cara Penggunaan Viterna Plus adalah dengan mencampur pada komboran 
pakan konsentrat atau pakan lain dengan dosis : 1 tutup botol Viterna 
untuk sekitar 5 kg pakan.&lt;br /&gt;
Pemberian disarankan sejak itik berumur starter (1minggu) sampai produksi atau menghasilkan telur.&lt;br /&gt;
Contoh Pola Pemberian Pakan&lt;br /&gt;
catatan ; secara umum pola pemberian pakan selama masa pertumbuhan 
setiap minggu selalu mengalami kenaikan, disesuaikan dengan berat badan 
itik. Sebagai patokan, kenaikan pakan yang disarankan sekitar 15 gram / 
minggu / ekor. Jadi pada minggu ke-9 pakan yang diberikan sebanyak 615 
gram/minggu/ekor, hingga minggu ke-24 mencapai 840 gram/minggu/ekor. 
Pemberian pakan atau ransum dilakukan 2 kali sehari, pada pukul 09.00 
dan pukul 14.00.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pengendalian Penyakit&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tindakan pertama yang dilakukan pada usaha pemeliharaan itik petelur 
adalah melakukan pencegahan terjangkitnya penyakit pada ternak.&lt;br /&gt;
Beberapa langkah pencegahan adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Lahan yang digunakan untuk memelihara itik petelur harus bebas dari penyakit menular.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kandang dan kolam harus kuat, aman dan bebas penyakit. Apabila 
digunakan kandang bekas itik yang telah terserang penyakit, kandang 
cukup dicucihamakan dengan desinfektan, kemudian dibiarkan beberapa 
saat. Apabila kandang tersebut bekas itik sehat cukup dicuci dengan air 
biasa.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Itik yang baru masuk sebaiknya dimasukkan ke kandang karantina dulu 
dengan perlakuan khusus. Itik yang diduga bulunya mengandung bibit 
penyakit sebaiknya dimandikan dengan larutan sabun karbol, Neguvon, 
Bacticol Pour, Triatek atau Granade 5 % EC dengan konsentrasi 4,5 gram /
 3 liter air. Untuk membasmi kutu, itik dapat juga dimandikan larutan 
Asuntol berkontrasi 3-6 gram/3liter air.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kandang diupayakan tidak lembab dan bebas dari genangan air. 
Kelembaban yang tinggi dan genangan air dapat digunakan oleh bibit 
penyakit sebagai media tumbuh dan perkembangbiakanya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dilakukan vaksinasi secara teratur. Vaksinasi ditujukan untuk mencegah terjangkitnya penyakit oleh virus.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pengaturan kepadatan kandang yang tepat. Kepadatan kandang yang tinggi dapat memicu timbulnya berbagai penyakit.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kebersihan dan kesegaran pakan harus dijaga. Jangan memberikan pakan
 basi kepada bebek / itik. Pakan harus disimpan ditempat kering, 
sehingga terbebas dari jamur dan bau apek.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Beberapa penyakit yang dapat menyerang itik petelur adalah :&lt;/div&gt;
&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;
&lt;li&gt;Penyakit Parasit (berak darah, cacingan)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyakit Bakterial (salmonellosis, cholera, keracunan, kaki bengkak, pasteurellosis, corryza/pilek, ngorok, coccidiosis)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyakit Virus (Cacar, Hepatitis Itik)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penyakit lain disebabkan jamur (pneumonia, afloktosikosis)&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hal penting dalam pengendalian penyakit adalah meningkatkan kesehatan
 ternak dan kebersihan kandang dan lingkungan sekitarnya serta 
monitoring / pengamatan yang kontinyu terus-menerus pada ternak, 
sehingga apabila terdapat gejala penyakit, segera dapat diketahui jenis 
penyakit tersebut dan cara pencegahan dan pengobatanya.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demikan artikel singkat &lt;b&gt;tips mudah budidaya bebek petelur&lt;/b&gt;. Semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;
</description></item></channel></rss>