<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;Ck4NSXc9fCp7ImA9WhVUFk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469</id><updated>2012-05-21T18:49:58.964+07:00</updated><category term="Money Online" /><category term="Download" /><category term="Catatan" /><category term="Al Quran" /><category term="Sambal" /><category term="Tuker link" /><category term="Halal/Haram" /><category term="Algoritma" /><category term="Resep" /><category term="Password Facebok" /><category term="Computer" /><category term="Pencuri Password" /><category term="New7Wonders" /><category term="Zakat" /><category term="Banten" /><category term="Web Proxy" /><category term="Amikom" /><category term="Politik" /><category term="Halloween" /><category term="Cikampek" /><category term="History" /><category term="Khitan" /><category term="Jack O'Lantern" /><category term="Vaksin" /><category term="Video" /><category term="Boneka" /><category term="Dapur" /><category term="The Winner" /><category term="Sejarah" /><category term="Kesehatan" /><category term="Fakta" /><category term="Membongkar Gurita Cikeas" /><category term="Bisnis" /><category term="Mahfudz Siddiq" /><category term="Syariat Islam" /><category term="Maling ATM" /><category term="Palestina" /><category term="Islami" /><category term="Tips" /><category term="Tokoh" /><category term="Gempa" /><category term="Tradisi" /><category term="Sate" /><category term="Skandal Century" /><category term="Dunia Anak" /><category term="Nasyid" /><category term="HAMAS" /><category term="Cemilan" /><category term="Zionisme" /><category term="Cita-cita" /><category term="WHO" /><category term="Basuki Tjahaja Purnama" /><category term="Dahlan Iskan" /><category term="Hitler" /><category term="Combro" /><category term="Legend" /><category term="Rumah Boneka" /><category term="Konspirasi Zionis" /><category term="Imunisasi" /><category term="Jogja" /><category term="Hadits" /><category term="Twitter" /><category term="BBM" /><category term="Technology" /><category term="Budaya" /><category term="Renungan" /><category term="Century Gate" /><category term="Adzan" /><category term="Kampus" /><category term="Review" /><category term="Info" /><category term="Dunia Kedokteran" /><category term="Gurita Cikeas" /><category term="Hidayat Nur Wahid" /><category term="Salim A. Fillah" /><category term="Buku" /><category term="Sholat" /><category term="JK" /><category term="Scammer" /><category term="Cerita" /><category term="Motivasi" /><category term="Campak" /><category term="Komodo" /><category term="Ghazwul Fikri" /><category term="Freeware" /><category term="Yahoo" /><category term="Facebook" /><category term="Mimpi" /><category term="Social Networking" /><category term="Ibu" /><category term="Babi" /><category term="PLN" /><category term="Script" /><category term="Internet" /><category term="Messenger" /><category term="#KulTwit" /><category term="Mukmin Sukses" /><category term="Doa" /><category term="Beasiswa" /><category term="Bahasa Arab" /><category term="Web Hosting" /><category term="Browser" /><category term="Proxy" /><category term="Mutiara Hikmah" /><category term="Rumah Tangga" /><category term="Timezone" /><category term="Tools" /><category term="Operator Warnet" /><category term="Kajian Fiqh" /><category term="Mobile Technology" /><category term="Lowongan Kerja" /><title>Dunia Ifat</title><subtitle type="html">Blog sederhana yang berisi tentang dunia blog, catatan pribadi, info umum, kesehatan, teknologi, tips &amp;amp; trik, serta hal-hal menarik lainnya...</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>86</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/DuniaIfatBlogspot" /><feedburner:info uri="duniaifatblogspot" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><entry gd:etag="W/&quot;C0ABSH0_eCp7ImA9WhVXEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-8532836888321562843</id><published>2012-04-10T05:49:00.000+07:00</published><updated>2012-04-10T05:49:19.340+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-10T05:49:19.340+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Politik" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hidayat Nur Wahid" /><title>Unpublished Story of Hidayat Nur Wahid</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_d6oRNfuiGA/T4NnQGii4xI/AAAAAAAACSk/tUsND4Zfy-U/s1600/hidayat-nur-wahid.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Hidayat Nur Wahid"&gt;&lt;img alt="Hidayat Nur Wahid" border="0" height="167" width="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-_d6oRNfuiGA/T4NnQGii4xI/AAAAAAAACSk/tUsND4Zfy-U/s200/hidayat-nur-wahid.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Siang yang terik tak mengurangi antusiasme warga Pleret Bantul berkumpul di lapangan Pleret. Duka akibat gonjangan gempa dua pekan lalu yang menewaskan ribuan orang juga belum hilang. Apa yang membuat mereka begitu antusias mendatangi lapangan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari ini, ada tamu istimewa yang hadir ke desa mereka di Pleret Bantul. Tamu itu adalah Hidayat Nur Wahid, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Pak Dayat, begitu beliau dipanggil akan berkunjung ke desa yang terkena dampak gempa sangat parah di Yogya sekaligus peletakan batu pertama pembangunan rumah bantuan dari donatur. Masyarakat begitu merindukan kehadiran pejabat negara yang memang juga berasal dari daerah yang dekat dengan lokasi mereka. Menurut berita, Pak Dayat keluarga Pak Dayat di Klaten juga terkena musibah gempa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siang makin terik, masyarakat tak juga melihat ada tanda-tanda seorang pejabat negara datang. Tiba-tiba saja, bunyi microphone dari tengah lapangan berbunyi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Yang Terhormat, Ketua MPR, Bapak Hidayat Nur Wahid selamat datang di desa kami."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suara pembawa acara sudah bergema sampai terdengat sekitar 25 m dari tempat acara yang berada di tengah lapangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Loh, sudah datang, toh. Kapan datangnya?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sudah lima belas menit lalu, Pak" saya menimpali pertanyaan seorang bapak tua yang dari tadi menunggu kedatangan Ketua MPR itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Loh, biasanya ada sirine dan banyak polisi toh. Lah, ini seperti tidak ada apa-apa."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bapak tua itu heran karena biasanya selalu ada kehebohan kendaraan pengawal dan rombongan pejabat lainnya yang mengiringi. Ternyata Pak Dayat menaiki mobil biasa tanpa pengawalan. Bahkan Camat Pleret sampai tergopoh-gopoh mengejar Pak Dayat karena keduluan ketua MPR datangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Acara diadakan di tengah lapangan. Para pejabat disediakan kursi empuk sementara warga hanya duduk lesehan beralaskan tikar. Ketika giliran Pak Dayat memberi sambutan, beliau kemudian turun dari kursinya dan duduk lesehan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Maaf Bapak Ibu, bukannya saya tidak menghargai, supaya kita lebih dekat. Saya duduk nggih." Begitulah perkataan yang saya tangkap dari obrolan beliau dengan warga dalam bahasa jawa yang sangat halus. Akhirnya pejabat dan tokoh masyarakat yang mendampingi Pak Dayat ikut lesehan. Jadilah kursi empuk yang disediakan panitia jadi kosong melompong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya kagum dengan sikap sederhana beliau. Datang tidak mau merepotkan dan ketika diberi fasilitas beliau memilih fasilitas yang sama dengan warga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah acara peletakan batu pertama pembangunan rumah bantuan untuk korban gempa yang difasilitasi oleh Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Pak Dayat dikerumuni oleh warga untuk bersalaman. Beliau menyambut uluran tangan warga dengan senyum sambil menyempatkan berbincang walau sejenak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Assalamu'alaikum, Pak Dayat." Saya memberanikan diri menyapa beliau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Wa'alaikum salam. Apa Kabar Mas. Terima kasih ya sudah bantu."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkesiap saya menerima uluran tangan dan kata-kata yang indah ini. Kata-kata beliau memberi energi baru bagi saya untuk menjalani tugas kemanusiaan sebagai relawan di Jogja saat itu, Juni 2006. Keletihan saya selama sepekan mendadak sirna oleh sapaan hangat dan rendah hati dari seorang pejabat tinggi negara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya menjadi saksi atas pengakuan banyak orang tentang kesederhanaan dan kerendahan hati Dr. Hidayat Nur Wahid yang saat ini mencalonkan diri menjadi Calon Gubernur Jakarta. Warga Jakarta kini memiliki banyak pilihan untuk mengangkat pemimpin daerahnya dan Hidayat Nur Wahid memberikan pilihan bagi warga yang ingin pemimpin berkarakter sederhana, rendah hati serta dekat dengan rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Achmad Siddik | @achmadsiddik&lt;br /&gt;
Relawan Gempa Jogja | Perawat Komunitas Pohon Inspirasi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*http://politik.kompasiana.com/2012/03/22/kisah-yang-tak-terliput-dari-hidayat-nur-wahid/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-8532836888321562843?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uqIybdMERbg8b2o6Zkkc5OEHNs8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uqIybdMERbg8b2o6Zkkc5OEHNs8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uqIybdMERbg8b2o6Zkkc5OEHNs8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uqIybdMERbg8b2o6Zkkc5OEHNs8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=VTuJpr0Tv6s:d2niQ48n_Tc:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=VTuJpr0Tv6s:d2niQ48n_Tc:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=VTuJpr0Tv6s:d2niQ48n_Tc:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=VTuJpr0Tv6s:d2niQ48n_Tc:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=VTuJpr0Tv6s:d2niQ48n_Tc:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=VTuJpr0Tv6s:d2niQ48n_Tc:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=VTuJpr0Tv6s:d2niQ48n_Tc:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=VTuJpr0Tv6s:d2niQ48n_Tc:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=VTuJpr0Tv6s:d2niQ48n_Tc:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/VTuJpr0Tv6s" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/8532836888321562843/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/04/unpublished-story-of-hidayat-nur-wahid.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/8532836888321562843?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/8532836888321562843?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/VTuJpr0Tv6s/unpublished-story-of-hidayat-nur-wahid.html" title="Unpublished Story of Hidayat Nur Wahid" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-_d6oRNfuiGA/T4NnQGii4xI/AAAAAAAACSk/tUsND4Zfy-U/s72-c/hidayat-nur-wahid.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/04/unpublished-story-of-hidayat-nur-wahid.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ak8CRXsyeCp7ImA9WhVQF0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-4942432321897381573</id><published>2012-04-07T07:33:00.002+07:00</published><updated>2012-04-07T07:34:24.590+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-07T07:34:24.590+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Politik" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="#KulTwit" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mahfudz Siddiq" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh" /><title>Siapa Pengkhianat Dalam Koalisi, PKS atau Setgab?</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-noUqTfZDFHw/T3-GvA2zBdI/AAAAAAAACSM/L1lWaBCDBBI/s1600/siapa-pengkhianat-koalisi-pks-atau-setgab.jpg" title="Siapa Pengkhianat Dalam Koalisi, PKS atau Setgab?"&gt;&lt;img alt"Siapa Pengkhianat Dalam Koalisi, PKS atau Setgab?" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-noUqTfZDFHw/T3-GvA2zBdI/AAAAAAAACSM/L1lWaBCDBBI/s400/siapa-pengkhianat-koalisi-pks-atau-setgab.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah #KulTwit ustadz Mahfudz Siddiq, Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, menanggapi &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/04/pengkhianat-koalisi-pks-atau-setgab.html" title="Siapa Pengkhianat Dalam Koalisi, PKS atau Setgab?"&gt;&lt;b&gt;isu pengkhianatan PKS oleh Sekretariat Gabung (Setgab) Demokrat, Golkar, PAN, PPP, dan PKB&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Nih &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/04/pengkhianat-koalisi-pks-atau-setgab.html" title="Siapa Pengkhianat Dalam Koalisi, PKS atau Setgab?"&gt;"Pengkhianatan Koalisi PKS" versi Setgab&lt;/a&gt;: 1. Dukung angket Century, 2. Dukung angket mafia pajak dan 3. Tolak naik harga BBM.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Apakah untuk 3 kasus tsb koalisi satu suara? Tidak. Bbrp partai koalisi beda dgn pemerintah. Tp label "pengkhianat" ditujukan hanya ke PKS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. PKS dukung angket Century jelas krn perampokan Bank yg kemudian ditutup uang negara hrs diusut dan tdk boleh jadi pola berulang!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. PKS dukung angket mafia pajak jelas krn rugikan potensi penerimaan keuangan negara puluhan bahkan ratusan trilyun per-tahun. Kasus Gayus??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. PKS tolak harga BBM naik jelas krn masih ada solusi lain dan masy tdk siap dan tdk mampu. Faktanya skrg harga minyak dunia terus turun!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Sekarang media ributkan "kejanggalan" APBNP yg diduga ada "barter" soal uang negara tuk gantirugi korban "Lapindo". Ada kaitan dgn isu BBM??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Jika ada yg paham hebatnya mafia BBM di Indonesia, siapa paling diuntungkan jika BBM subsidi jadi naik 1 april lalu? Pastinya bukan PKS!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. PKS koalisi dgn Pres SBY krn mau bantu negara dan rakyat. Bukan bantu seorang SBY dan PD. &lt;a href="http://yfrog.com/odtjtgsj"&gt;http://yfrog.com/odtjtgsj&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Koalisi pernah disebut pengamat sbg "kerumunan politik yg sarat kepentingan". Jadi wajar kalo ada intrik, saling incar, belah bambu, etc!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Saya tdk kaget jika seorang Ketum partai besar tiba2 jadi jubir istana tuk katakan bhw "PKS tlah berkhianat". Kami tdk akan komen ttg Anda!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. Saya jg tdk kaget ktk bbrp partai Islam minta PKS tdk dukung PT tinggi yg diusul 3 parpol besar dlm UU Pemilu. Kami setuju. Lalu Anda skrg??&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. Banyak pihak nilai pemerintah asyik dgn pencitraan. Aneh saat PKS tolak harga BBM naik, buru2 mereka tuding PKS cari pencitraan. Haha..?!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. 2 periode, PKS tahu persis bgm manajemen koalisi dijalankan. Yakinkah bhw proses pengambilan keputusan baik jika style leadership sprt ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. Amar ma'ruf - Nahi munkar: prinsip PKS dlm berpolitik, baik di dalam ataupun di luar pemerintahan. Katakan kebenaran meski pahit (resikonya)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
15. PKS tdk punya media besar tuk bangun opini. Media kami adl nurani &amp; akal sehat rakyat ini yg paham soal century, mafia pajak &amp; kisruh BBM!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16. PKS mmg partai seumur jagung tp pelajaran sejarah menyambung umur perjuangan kami tuk sadar dan paham bertindak. Meski banyak yg blm sadari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
17. Kepada kader PKS trus arungi gelombang samudera dgn sampan kecil kalian! Kelak kapal2 besar yg akan karam akan butuh "tangan" kalian!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
18. Kader PKS: Trus pelajari sejarah, firasati keadaan dan bertindak tanpa pamrih untuk kebaikan sebanyak2nya orang di sekeliling kalian!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
19. Selamat berhari libur, tp jgn sekali2 liburkan nurani &amp; akal kita! Rakyat negeri ini sdh lama lelah dgn keadaan, tp mrk msh simpan harapan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-4942432321897381573?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/0mSy7-heTQEQykUNVfU4d2FBvCA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/0mSy7-heTQEQykUNVfU4d2FBvCA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/0mSy7-heTQEQykUNVfU4d2FBvCA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/0mSy7-heTQEQykUNVfU4d2FBvCA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=RZTZEmoFBRY:ccd_1gYzu2U:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=RZTZEmoFBRY:ccd_1gYzu2U:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=RZTZEmoFBRY:ccd_1gYzu2U:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=RZTZEmoFBRY:ccd_1gYzu2U:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=RZTZEmoFBRY:ccd_1gYzu2U:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=RZTZEmoFBRY:ccd_1gYzu2U:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=RZTZEmoFBRY:ccd_1gYzu2U:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=RZTZEmoFBRY:ccd_1gYzu2U:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=RZTZEmoFBRY:ccd_1gYzu2U:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/RZTZEmoFBRY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/4942432321897381573/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/04/pengkhianat-koalisi-pks-atau-setgab.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/4942432321897381573?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/4942432321897381573?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/RZTZEmoFBRY/pengkhianat-koalisi-pks-atau-setgab.html" title="Siapa Pengkhianat Dalam Koalisi, PKS atau Setgab?" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-noUqTfZDFHw/T3-GvA2zBdI/AAAAAAAACSM/L1lWaBCDBBI/s72-c/siapa-pengkhianat-koalisi-pks-atau-setgab.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/04/pengkhianat-koalisi-pks-atau-setgab.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0ADSX46cSp7ImA9WhVXEEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-1968738150548285580</id><published>2012-03-28T06:27:00.040+07:00</published><updated>2012-04-10T05:49:38.019+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-10T05:49:38.019+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Politik" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Basuki Tjahaja Purnama" /><title>Siapakah Ahok?</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--bspDUaGMN8/T3D72Ay0--I/AAAAAAAACSA/PQMkOqQGcnM/s1600/siapakah-ahok.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Siapakah Ahok?"&gt;&lt;img alt="Siapakah Ahok?" border="0" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/--bspDUaGMN8/T3D72Ay0--I/AAAAAAAACSA/PQMkOqQGcnM/s320/siapakah-ahok.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Siapakah Ahok?&lt;/b&gt; Banyak yang belum kenal padahal reputasi dan prestasi politiknya sangat mengesankan dan luar biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di kalangan pendukungnya, pemilik nama asli Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. dengan nama lahir Tionghoa, &lt;i&gt;Zhong Wan Xie&lt;/i&gt;, ini digadang-gadang sangat layak menjadi pendamping Pak Joko Widodo untuk memimpin DKI Jakarta berdasarkan kapasitas dan kekayaan pengalaman dan beragam aspek. Beliau menjunjung tinggi nilai-nilai jujur, bersih, transparan, professional dan pro-rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disini saya tidak akan membahas profil lengkapnya, karena Anda bisa baca sendiri di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Basuki_Tjahaja_Purnama"&gt;Wikipedia Indonesia&lt;/a&gt;. Namun yang ingin saya bagi adalah kisah dan pengalaman pribadi &lt;a href="http://twitter.com/#!/erikarlebang/" title="@erikarlebang"&gt;@erikarlebang&lt;/a&gt; yang dituliskannya di Twitter beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silahkan disimak...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Siapa itu @jokowi_do2 mungkin sudah tidak perlu dipapar panjang lebar. Rasanya media sudah lama menceritakan sepak terjang fantastis beliau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Tapi siapa Ahok? Siapa itu pemilik akun twitter @basuki_btp nah! Banyak yg belum kenal, asing! Padahal reputasinya tidak kalah mengesankan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Jujur, dalam hidup saya banyak berinteraksi dengan beragam orang di berbagai belahan dunia. Saya bisa bilang @basuki_btp salah satu yang unik!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Sebentar lagi saya akan bercerita mengenai tokoh @basuki_btp ini dari sisi yang lebih personal. How I believe he can make a change.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Awal perkenalan dengan @basuki_btp sewaktu saya baru saja pensiun sebagai komandan redaksi majalah waralaba internasional #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Membangun majalah dari nol serta bekal ilmu sebagai ex pekerja iklan dan komunikasi visual. Membuat saya kenal bisnis ini secara lengkap #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Saya terbiasa dijadikan konsultan utk memberi masukan lahirnya media baru, khususnya media cetak. Dari sini saya kenal @basuki_btp #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Rekan (alm) Alfred Daniel menghubungi, "Eh, ada orang 'Cina' mau buat buku tentang jalanin pemerintahan yg 'bener' nih". Saya bingung! #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Warga keturunan, membuat buku tentang 'jalankan pemerintahan'? Aneh! Kawan saya katakan lagi, "Dia bupati 'Cina' pertama di Indonesia" #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Saya: "Dimana?"| Alfred: "Belitung Timur!"| Ha?! Lebih aneh lagi. Itu kan daerah Islam, kalau gak salah kantung partai Bulan Bintang #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. Kok bisa warga keturunan Tionghoa (yg pasti non muslim) menjadi kepala daerah di daerah mayoritas muslim? Pasti menarik nih! #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. Singkatnya saya bertemu langsung dengan @basuki_btp. Kesan pertama? Jujur unik sekali. Tipikal sosok peranakan Tionghoa yang modern #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. @basuki_btp langsung menempatkan dirinya dengan akrab, terlalu akrab malah. 'Gue-Lu' adalah cara dia bahasakan orang pertama dan kedua #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. Tata bahasanya untuk ukuran pejabat, bisa dibilang agak 'amburadul', sangat tidak birokratis. Tapi alurnya terjaga, khas orang cerdas! #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
15. Dan yg membuat saya terkagum adalah ketaktisan dalam mencari solusi sebuah masalah. Iseng saya bertanya tentang masalah pemerintahan #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16. Jawabannya? Luar biasa! Sangat praktis dan memihak rakyat. Keheranan saya kenapa ia bisa terpilih di daerah muslim? Luntur seketika #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
17. @basuki_btp kebetulan bukan orang pelit ilmu. Bila punya waktu, ia senang berbicara bertukar wawasan. Sila bertanya masalah birokrasi #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
18. Beda sekali jawaban yg ia beri tentang masalah pelik birokrasi dengan para cendekia di media. @basuki_btp beri jawaban praktis dan  real! #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
19. Semisal keterbatasan dana pembangunan daerah, @basuki_btp jujur mengakui kekurangan disana-sini dan kepelikan lika-liku birokrasi #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
20. Tapi disaat yg sama ia juga beri solusi cerdas atas masalah itu. Masalahnya solusi itu hanya bisa dilakukan oleh pemimpin yg jujur #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
21. Semisal tentang dan proyek pembangunan jalan. Dana yg turun dari provinsi sangat pas-pasan bila dikaitkan dengan biaya proyek regular #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
22. "Pas pemilik proyek tanya ke gue, pak bupati minta bagian berapa? Wah! Ngaco lu! Ngapain kasih ke gue? Bikin proyek yg bener aja" #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
23. Ternyata meng-cut 'biaya' utk orang pertama daerah otomatis mengefisiensikan banyak 'biaya siluman' lain yang umumnya ada. Ya iyalah! #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
24. Bagaimana mungkin orang 'dibawah' minta macam-macam? Kalau bosnya gak minta atau mendapat apapun?! Walhasil pemilik proyek kegirangan #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
25. Dengan cara sederhana ini, banyak sekali pembangunan infrastruktur dimungkinkan terjadi di Belitung Timur. Pengusaha berebut tender #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
26. Dan berusaha beri yang terbaik dari setiap proyek yang 'dikerjakan'. Karena tahu, kalau 'macam-macam', alamat gak diajak tender lagi #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
27. "Kata bokap gue, kalau mau ngebenerin sesuatu, harus dimulai dari atas!" Lalu @basuki_btp kutip sebuah pepatah Cina yg warisan ayahnya #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
28. "Kalau kepala lurus, badan gak mungkin bengkok!" Maksudnya saat pemimpin jujur dan 'lurus', yg dibawah sulit utk melakukan manipulasi #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
29. Tapi terlepas dari masalah kejujuran yg terpatri mati dalam diri @basuki_btp basisnya sebagai pengusaha membuatnya realistis &amp; taktis #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
30. Ia tahu bagaimana memadukan idealisme dan realitas di lapangan agar tidak berbenturan. Tipikal seorang pengusaha yang bekerja beneran #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
31. Bekerja beneran, karena walau anak orang kaya, @basuki_btp berayahkan seorang idealis yg acap berperan seperti Robin Hood bagi sesama #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
32. Akibatnya kekayaan mereka sering terkuras oleh tindakan sang ayah. "Bertahun-tahun pertama kerja, cuma buat abisin utang bapak gue" #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
33. Sebuah padanan serasi pelengkap birokrat ideal. Kecerdasan, ketaktisan, wibawa dan terjaga oleh idealisme tingkat tinggi #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
34. Saya gak asal berdasar cerita @basuki_btp semata. Saat bersama berkunjung ke Belitung Timur, di kota yg ada dlm buku 'Laskar Pelangi' #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
35. Saya melihat sosok sangat merakyat. Hampir di setiap sudut daerah @basuki_btp selalu dihampiri oleh semua orang antusias ajak bicara #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
36. Dari mulai kalangan papan atas daerah, kaum terpelajar sampai ke buruh lahan garapan, antusias saat berbicara dengan beliau #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
37. Lepas bupati Belitung Timur (dgn cerita tersendiri) @basuki_btp menjadi anggota DPR, ini jadi semacam ujian. Bisakah ia tetap 'lurus'? #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
38. Seperti kita tahu bagaimana reputasi anggota DPR? Bagaimana institusi itu acap rubah citra yang dikenal 'lurus' menjadi 'tidak lurus' #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
39. Ternyata @basuki_btp menjadi segelintir anggota DPR yang selalu melaporkan apa dilakukan secara detil dalam setiap tugasnya #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
40. Laporan itu bisa diakses website yg dibuat khusus oleh @basuki_btp (sayang saya lupa namanya). Cara ini rupanya tidak terlalu disukai #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
41. http://t.co/a6sokMOp RT @erikarlebang: Laporan itu bisa diakses website yg dibuat khusus oleh @basuki_btp (cont) http://t.co/pJBQKrZ3&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
42. @basuki_btp acap bercerita betapa ia acap dianggap sebagai tokoh antagonist di dewan kehormatan wakil rakyat itu. "Nyusahin org lain" #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
43. "Ah, yang penting gue berani dicek! Silahkan liat kekayaan gue berapa? Pajak gue ada yg nunggak gak? Semua gue buka bisa dicek" #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
44. Ia juga bercerita, "Sekarang gue hidup dari gaji DPR doang. Uang gue pas-pasan, gak melarat tapi harus mikir kalau mau beli ini-itu" #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
45. Ia pun bercerita bahwa demi memelihara integritas ia lepas jabatannya sebagai komisaris perusahaan pertambangan swasta saat masuk DPR #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
46. "Duit gak banyak, tiap ada uang mending beli asset buat jaga masa depan keluarga. Kali-kali gue kenapa-kenapa" kata @basuki_btp #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
47. Demikian cerita singkat tentang @basuki_btp utk menepis isu minor mengenai kenapa ia yang mendampingi @jokowi_do2 bukan orang lain? #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
48. @basuki_btp bisa dan sangat layak menjadi pendamping @jokowi_do2 dalam memimpin DKI. Berdasar pada kapasitasnya dalam beragam aspek! #Ahok&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tulisan ini bukan dalam rangka dukung-mendukung salah satu kandidat calon gubernur maupun calon wakil gubernur DKI Jakarta lho ya, tapi hanya sekedar &lt;i&gt;sharing&lt;/i&gt; personalitas dari tokoh-tokoh Indonesia yang layak diangkat. Insya Allah tulisan-tulisan selanjutnya juga akan membahas calon gubernur maupun calon wakil gubernur DKI Jakarta yang lain. Tunggu saja!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-1968738150548285580?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JNGQhNN9zRkvcSY7HtK7ugFHOBM/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JNGQhNN9zRkvcSY7HtK7ugFHOBM/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JNGQhNN9zRkvcSY7HtK7ugFHOBM/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JNGQhNN9zRkvcSY7HtK7ugFHOBM/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=QUelBHFwtVw:nV805FNNX6g:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=QUelBHFwtVw:nV805FNNX6g:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=QUelBHFwtVw:nV805FNNX6g:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=QUelBHFwtVw:nV805FNNX6g:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=QUelBHFwtVw:nV805FNNX6g:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=QUelBHFwtVw:nV805FNNX6g:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=QUelBHFwtVw:nV805FNNX6g:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=QUelBHFwtVw:nV805FNNX6g:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=QUelBHFwtVw:nV805FNNX6g:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/QUelBHFwtVw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/1968738150548285580/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/siapakah-ahok.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/1968738150548285580?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/1968738150548285580?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/QUelBHFwtVw/siapakah-ahok.html" title="Siapakah Ahok?" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/--bspDUaGMN8/T3D72Ay0--I/AAAAAAAACSA/PQMkOqQGcnM/s72-c/siapakah-ahok.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/siapakah-ahok.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkQBQn07fip7ImA9WhVRGE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-5880298733602698099</id><published>2012-03-27T06:24:00.001+07:00</published><updated>2012-03-27T06:25:53.306+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-27T06:25:53.306+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dahlan Iskan" /><title>Catatan Kontroversial Dahlan Iskan</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Hv2AT4mq9GQ/T3D3mdcSJVI/AAAAAAAACR0/d7WoIh_wtYg/s1600/karikatur-dahlan-iskan.jpg" title="Karikatur Dahlan Iskan"&gt;&lt;img alt="Karikatur Dahlan Iskan" border="0" width="425" src="http://2.bp.blogspot.com/-Hv2AT4mq9GQ/T3D3mdcSJVI/AAAAAAAACR0/d7WoIh_wtYg/s640/karikatur-dahlan-iskan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya, saya sudah menulis tentang &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/10-gaya-pemimpin-nyeleneh-dahlan-iskan.html" title="10 Gaya Kepemimpinan Nyeleneh ala Dahkan Iskan"&gt;&lt;b&gt;10 Gaya Kepemimpinan "Nyeleneh" ala Dahkan Iskan&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Sekarang ada cerita dari sisi yang lain yang dituliskan oleh pemilik akun Twitter &lt;a href="http://twitter.com/TrioMacan2000" title="@TrioMacan2000"&gt;@TrioMacan2000&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan untuk mencari-cari kesalahan, karena tanpa dicari pun pasti pak Dahlan Iskan punya banyak seperti kita semua yang --alhamdulillah-- masih manusia. Tapi tulisan ini hanya sebagai informasi penyeimbang dari berita-berita sebelumnya dengan tujuan memberi pengawalan dan penjagaan agar pak Dahlan Iskan tetap "lurus" dan amanah dengan janji-janjinya. Karena walau bagaimanapun, kita harus akui butuh pemimpin dengan gaya seperti beliau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silahkan disimak...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Dahlan Iskan itu sosok yang cerdas, cekatan, cerdik, unik. Terbukti sebagai pengusaha sukses. Dia raja media No. 2 terbesar setelah Jacob Utama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Sebagai mantan wartawan dan konglomerat media, Dahlan Iskan tahu persis bagaimana memanfaatkan media untuk tujuan-tujuan tertentu termasuk pencitraan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Di berbagai kesempatan, Dahlan selalu menekankan pentingnya pencitraan diri. Jika citra bagus, dia bisa buat apa saja dengan dukungan publik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Untuk itu saya tuliskan &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/catatan-kontroversial-dahlan-iskan.html" title="Catatan Kontroversial Dahlan Iskan"&gt;&lt;b&gt;Catatan Kontroversial Dahlan Iskan&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; selama jadi menteri BUMN. Tujuannya agar publik dapat menilai DI yang sebenarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Catatannya dimulai dari sikap Dahlan Iskan yang mengatakan tidak akan pakai staf khusus menteri. Ini terkait isu-isu negatif tentang staf khusus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Faktanya, sampai sekarang Dahlan Iskan tetap pakai staf khusus. Masih ada Abdul Aziz cs sebagai Staf Khusus di KemenBUMN. Dahlan berbohong?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Dahlan Iskan bilang akan kurangi rapat-rapat dengan direksi BUMN dan akan maksimalkan rapat-rapat dengan Grup BBM. Faktanya: Dahlan jarang aktif di BBM.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. DI bilang akan menertibkan dan tingkatkan pelayanan KA di Indonesia. Faktanya: setelah SiDak DI ke KA yg heboh itu, ga ada kelanjutannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Dahlan Iskan bilang akan ganti semua direksi BUMN yang korup, lamban dan manja. Fakta: direksi korup yang malah diangkat bahkan dipromosikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Dahlan bilang bahwa akan pecat direksi yang jadi antek partai. Fakta: Dahlan malah tunjuk Megananda antek Golkar, 62 tahun jadi Dirut Holding.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. Dahlan Iskan janji di depan SBY dan BEJ bahwa sanggupi IPO 8 BUMN pada tahun 2012. Fakta: Dahlan hanya sanggup 1 IPO sesuai suratnya ke DPR.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. Dahlan Iskan tinggalkan PLN dan tunjuk direksi baru. Janji masalah PLN sudah selesai. Fakta: PLN masih &lt;i&gt;byar pet&lt;/i&gt; di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. Dahlan Iskan tolak jual saham Garuda ke asing, janji bantu jualkan ke pengusaha-pengusaha lokal. Fakta: SMS-SMS Dahlan ke pengusaha-pengusaha dicuekin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. Dahlan Iskan janji menutup dan bubarkan Petral (broker impor minyak Pertamina yang korup). Fakta: Dahlan Iskan gagal. Petral ga jadi bubar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
15. Dahlan Iskan janji bebaskan bayar tol jika pintu tol masih antri lebih 5 mobil. Fakta: Jasa Marga minta waktu 1 minggu. Kita tunggu!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16. Dahlan Iskan perintahkan BUMN-BUMN yang masih sewa kantor untuk pindah ke kantor KemenBUMN. Fakta: belum ada 1 BUMN pun yang pindah kantor!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
17. Dahlan Iskan janji selesaikan masalah antri panjang belasan KM di Merak-Bakaehuni. Fakta: sampai sekarang masih macet belasan KM. Makin parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
18. Dahlan Iskan janji akan selesaikan masalah kronis PT PAL. Fakta: sampai sekarang PT. PAL tak ada kelanjutan penyelesaiannya oleh Dahlan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
19. DI janji tunjuk direksi-direksi BUMN yang muda dan energik. Fakta: mayoritas direksi BUMN yang sudah tua dan belasan tahun menjabat tetap dipertahankan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
20. Dahlan Iskan janji akan benahi BUMN Perbankan. Faktanya: BNI dan BTN yang penuh korupsi dan direksinya busuk ga berani disentuh Dahlan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
21. Dahlan Iskan janji akan tingkatkan laba BUMN-BUMN. Faktanya: Dahlan Iskan tidak gunakan &lt;i&gt;bench mark&lt;/i&gt; dalam penilaian kinerja dan senang dijilat-jilat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
22. Dahlan Iskan berjanji akan bersihkan internal kemenBUMN. Faktanya: Dahlan Iskan jarang di kantor dan serahkan semuanya pada Wakil Menterinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
23. Sekian dulu tentang janji-janji Dahlan Iskan yang sering dimuat di media, yang dapat simpati luas, tapi jarang diperhatikan realisasinya oleh publik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
24. Tujuan saya mengetwit janji-janji Dahlan Iskan ini semata-mata untuk pencerahan kepada publik, sekaligus untuk kontrol dan cermati kinerja DI yang sebenarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-5880298733602698099?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dL9aIo9L9Wt4NbU4VhQAkGQj2pU/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dL9aIo9L9Wt4NbU4VhQAkGQj2pU/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dL9aIo9L9Wt4NbU4VhQAkGQj2pU/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dL9aIo9L9Wt4NbU4VhQAkGQj2pU/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=EDR7l19_1N4:Pe0Nfjasw7M:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=EDR7l19_1N4:Pe0Nfjasw7M:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=EDR7l19_1N4:Pe0Nfjasw7M:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=EDR7l19_1N4:Pe0Nfjasw7M:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=EDR7l19_1N4:Pe0Nfjasw7M:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=EDR7l19_1N4:Pe0Nfjasw7M:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=EDR7l19_1N4:Pe0Nfjasw7M:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=EDR7l19_1N4:Pe0Nfjasw7M:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=EDR7l19_1N4:Pe0Nfjasw7M:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/EDR7l19_1N4" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/5880298733602698099/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/catatan-kontroversial-dahlan-iskan.html#comment-form" title="7 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/5880298733602698099?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/5880298733602698099?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/EDR7l19_1N4/catatan-kontroversial-dahlan-iskan.html" title="Catatan Kontroversial Dahlan Iskan" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-Hv2AT4mq9GQ/T3D3mdcSJVI/AAAAAAAACR0/d7WoIh_wtYg/s72-c/karikatur-dahlan-iskan.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>7</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/catatan-kontroversial-dahlan-iskan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUIMRH48cCp7ImA9WhVRGE0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-5958007130055925111</id><published>2012-03-22T06:09:00.002+07:00</published><updated>2012-03-27T06:13:05.078+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-27T06:13:05.078+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tokoh" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dahlan Iskan" /><title>10 Gaya Kepemimpinan "Nyeleneh" ala Dahlan Iskan</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GoQW3uY8V5A/T2pdPF9It9I/AAAAAAAACRo/7cOucrSt7wU/s1600/dahlan-iskan.jpg" title="Dahlan Iskan"&gt;&lt;img alt="Dahlan Iskan" border="0" width="450" src="http://1.bp.blogspot.com/-GoQW3uY8V5A/T2pdPF9It9I/AAAAAAAACRo/7cOucrSt7wU/s640/dahlan-iskan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Siapa yang tak kenal Dahlan Iskan? Seorang mantan CEO Jawa Pos yang kini menjabat Menteri BUMN ini memang kerap membuat kejutan dalam melaksanakan jabatan publiknya. Terakhir, Dahlan Iskan 'ngamuk' di pintu tol Semanggi lantaran melihat antrean mobil yang terlalu panjang dan kemudian mempersilahkan mobil-mobil itu untuk keluar tol tanpa harus membayar agar antrean di pintu tol cepat mencair.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gaya kepemimpinan seperti ini memang sesekali perlu dilakukan demi memecah kebuntuan dan kebekuan birokrasi pemerintah yang terkesan 'lelet' alias 'lemot'. Meski ada saja orang-orang yang mencibir tindakan seperti ini, tapi toh kebanyakan masyarakat menyukainya lantaran dianggap mewakili 'rasa muak' mereka pada kinerja pejabat publik di negeri ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mau tahu &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/10-gaya-pemimpin-nyeleneh-dahlan-iskan.html"&gt;&lt;b&gt;10 Gaya Kepemimpinan Tak Lazim atau "Nyeleneh" ala Dahlan Iskan&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; lainnya selama beliau menjabat sebagai pejabat publik di Indonesia? Silahkan disimak:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Hanya memanggil Direktur Utama BUMN untuk rapat. Ia juga mengurangi frekuensi rapat tatap muka dan mengintensifkan komunikasi melalui BlackBerry Messenger.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Inspeksi mendadak dengan menumpang kereta Commuter Line PT Kereta Api Indonesia ketika akan menghadiri rapat kabinet di Istana Bogor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Rapat pimpinan Kementerian BUMN setiap pekan tak lagi dilakukan di kantor Kementerian, tapi bergantian di kantor-kantor BUMN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Mengganti direksi BUMN yang dianggap tak sukses, di antaranya direksi PT Industri Kapal Indonesia dan PT PAL Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Menawarkan sisa saham PT Garuda Indonesia Tbk ke lima pengusaha nasional lewat pesan pendek (SMS).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Mengusulkan penutupan Petral, anak usaha PT Pertamina, yang kerap disebut-sebut sebagai sarang korupsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Membuat gudang data calon Direktur BUMN. Dengan sistem baru ini, gonjang-ganjing di tubuh manajemen bisa dihindari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Menolak menggunakan mobil dinas Kementerian dan lebih memilih menggunakan mobil pribadinya, Mercedes-Benz bernomor polisi L-1-JP.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Mencanangkan program antrean pintu tol maksimal lima mobil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Mengusulkan BUMN yang masih menyewa gedung pindah ke gedung Kementerian BUMN agar lebih hemat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-5958007130055925111?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tcOupcdEuNaa-epHrjCufGqimrA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tcOupcdEuNaa-epHrjCufGqimrA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tcOupcdEuNaa-epHrjCufGqimrA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tcOupcdEuNaa-epHrjCufGqimrA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=jUEZ_WfX8Ko:UqT77ujKlfg:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=jUEZ_WfX8Ko:UqT77ujKlfg:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=jUEZ_WfX8Ko:UqT77ujKlfg:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=jUEZ_WfX8Ko:UqT77ujKlfg:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=jUEZ_WfX8Ko:UqT77ujKlfg:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=jUEZ_WfX8Ko:UqT77ujKlfg:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=jUEZ_WfX8Ko:UqT77ujKlfg:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=jUEZ_WfX8Ko:UqT77ujKlfg:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=jUEZ_WfX8Ko:UqT77ujKlfg:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/jUEZ_WfX8Ko" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/5958007130055925111/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/10-gaya-pemimpin-nyeleneh-dahlan-iskan.html#comment-form" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/5958007130055925111?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/5958007130055925111?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/jUEZ_WfX8Ko/10-gaya-pemimpin-nyeleneh-dahlan-iskan.html" title="10 Gaya Kepemimpinan &quot;Nyeleneh&quot; ala Dahlan Iskan" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-GoQW3uY8V5A/T2pdPF9It9I/AAAAAAAACRo/7cOucrSt7wU/s72-c/dahlan-iskan.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/10-gaya-pemimpin-nyeleneh-dahlan-iskan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C04NQ3w6fyp7ImA9WhVRE00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-5416577509743920195</id><published>2012-03-21T10:53:00.000+07:00</published><updated>2012-03-21T10:53:12.217+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-21T10:53:12.217+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Politik" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="BBM" /><title>Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-klIm78W_EK8/T2lPpR-7i8I/AAAAAAAACRc/ZRgRdc6ODYg/s1600/bbm_naik.gif" title="Animasi Harga BBM Naik" style="float:left"&gt;&lt;img alt="Animasi Harga BBM Naik" width="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-klIm78W_EK8/T2lPpR-7i8I/AAAAAAAACRc/ZRgRdc6ODYg/s320/bbm_naik.gif" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;b&gt;Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya Rieke Diah Pitaloka, sekedar mengingatkan 13 hari lagi adalah keputusan kenaikan harga BBM. Salah satu argumen SBY, kenaikan tersebut adalah untuk menyelamatkan APBN supaya tidak jebol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut saya sampaikan data yang tidak pernah SBY sampaikan kepada rakyat, hitungan yang sesungguhnya bahwa dengan tidak mengurangi subsidi dan tidak menaikan harga BBM sebetulnya APBN tidak jebol.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini data yang saya kompilasi dari berbagai sumber, terutama dari para ekonom yang tidak bermahzab neolib!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Indonesia menghasilkan 930.000 Barel/hari, 1 Barel = 159 liter&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Harga Minyak Mentah = 105 USD per Barel&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Biaya Lifting + Refining + Transporting (LRT) 10 USD per Barel&lt;br /&gt;
= (10/159) x Rp.9000 = Rp. 566 per Liter&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Biaya LRT untuk 63 Milyar Liter&lt;br /&gt;
= 63 Milyar x Rp.566,- = Rp. 35,658 trilyun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lifting = 930.000 barel per hari,&lt;br /&gt;
atau = 930.000 x 365 = 339,450 juta barel per tahun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Hak Indonesia adalah 70%, maka = 237,615 Juta Barel per tahun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Konsumsi BBM di Indonesia = 63 Milyar Liter per tahun,&lt;br /&gt;
atau dibagi dengan 159 = 396,226 juta barel per tahun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertamina memperoleh dari Konsumen :&lt;br /&gt;
= Rp 63 Milyar Liter x Rp.4500,-&lt;br /&gt;
= Rp. 283,5 Trilyun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertamina membeli dari Pemerintah&lt;br /&gt;
= 237,615 Juta barel @USD 105 x Rp. 9000,-&lt;br /&gt;
= Rp. 224,546 Trilyun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kekurangan yang harus di IMPOR&lt;br /&gt;
= Konsumsi BBM di Indonesia – Pembelian Pertamina ke pemerintah = 158,611 Juta barel&lt;br /&gt;
= 158,611 juta barel @USD 105 x Rp. 9000,-&lt;br /&gt;
= Rp. 149,887 Trilyun&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;
KESIMPULAN: ‎&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pertamina memperoleh hasil penjualan BBM premium sebanyak 63 Milyar liter dengan harga Rp.4500,- yang hasilnya Rp. 283,5 Trilyun.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertamina harus impor dari Pasar Internasional Rp. 149,887 Trilyun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertamina membeli dari Pemerintah Rp. 224,546 Trilyun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertamina mengeluarkan uang untuk LRT 63 Milyar Liter @Rp.566,-&lt;br /&gt;
= Rp. 35,658 Trilyun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jumlah pengeluaran Pertamina Rp. 410,091 trilyun &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pertamina kekurangan uang, maka Pemerintah yang membayar kekurangan ini yang di Indonesia pembayaran kekurangan ini di sebut “SUBSIDI”&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kekurangan yang dibayar pemerintah (SUBSIDI) = Jumlah pengeluaran Pertamina dikurangi dengan hasil penjualan Pertamina BBM kebutuhan di Indonesia&lt;br /&gt;
= Rp. 410,091 trilyun – Rp. 283,5 Trilyun&lt;br /&gt;
= Rp. 126,591 trilyun&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tapi ingat, Pemerintah juga memperoleh hasil penjualan juga kepada Pertamina (karena Pertamina juga membeli dari pemerintah) sebesar Rp. 224,546 trilyun. Catatan Penting: hal inilah yang tidak pernah disampaikan oleh Pemerintah kepada masyarakat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Maka kesimpulannya adalah pemerintah malah kelebihan uang, yaitu sebesar perolehan hasil penjualan ke pertamina – kekurangan yang dibayar Pemerintah (subsidi)&lt;br /&gt;
= Rp. 224,546 Trilyun – Rp. 126,591 Trilyun&lt;br /&gt;
= Rp. 97,955 Trilyun&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
Artinya, APBN tidak Jebol justru saya jadi bertanya: dimana sisa uang keuntungan SBY jual BBM Sebesar Rp. 97,955 trilyun, itu baru hitungan 1 tahun. Dimana uang rakyat yang merupakan keuntungan SBY jual BBM selama 7 tahun kekuasaannya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JANGAN MAU DIBOHONGI LAGI, mohon bantu berikan penyadaran kepada rakyat, tolak kenaikan BBM, Tolak BLT sebab itu adalah akal muslihat agar subsidi dicabut akibatnya SBY UNTUNG RAKYAT BUNTUNG!&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Jakarta 16 Maret 2012&lt;br /&gt;
Salam Juang&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
Rieke Diah Pitaloka&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Sumber: http://www.riekediahpitaloka.com/release/201203/kenaikan-harga-bbm-sby-untung-rakyat-buntung/&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-5416577509743920195?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pazxpZY8_IEwClOxN0W8-jzA_qg/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pazxpZY8_IEwClOxN0W8-jzA_qg/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pazxpZY8_IEwClOxN0W8-jzA_qg/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pazxpZY8_IEwClOxN0W8-jzA_qg/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=iW2z3gSdvAM:YG0YO0WyBiQ:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=iW2z3gSdvAM:YG0YO0WyBiQ:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=iW2z3gSdvAM:YG0YO0WyBiQ:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=iW2z3gSdvAM:YG0YO0WyBiQ:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=iW2z3gSdvAM:YG0YO0WyBiQ:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=iW2z3gSdvAM:YG0YO0WyBiQ:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=iW2z3gSdvAM:YG0YO0WyBiQ:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=iW2z3gSdvAM:YG0YO0WyBiQ:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=iW2z3gSdvAM:YG0YO0WyBiQ:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/iW2z3gSdvAM" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/5416577509743920195/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/kenaikan-harga-bbm-sby-untung-rakyat.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/5416577509743920195?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/5416577509743920195?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/iW2z3gSdvAM/kenaikan-harga-bbm-sby-untung-rakyat.html" title="Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-klIm78W_EK8/T2lPpR-7i8I/AAAAAAAACRc/ZRgRdc6ODYg/s72-c/bbm_naik.gif" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/kenaikan-harga-bbm-sby-untung-rakyat.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;C08FSHg4fyp7ImA9WhVSGUg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-4185230915599584163</id><published>2012-03-17T09:24:00.001+07:00</published><updated>2012-03-17T09:36:59.637+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-17T09:36:59.637+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariat Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islami" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Al Quran" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kajian Fiqh" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hadits" /><title>6 (Enam) Amalan Penolak Bala</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-FNwHKFiegEo/T2P4V7Eb00I/AAAAAAAACPg/SqdgbSfLCRM/s1600/doa-tolak-bala.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Doa Tolak Bala"&gt;&lt;img alt="Doa Tolak Bala" width="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-FNwHKFiegEo/T2P4V7Eb00I/AAAAAAAACPg/SqdgbSfLCRM/s200/doa-tolak-bala.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;i&gt;Oleh: Ustaz Muhammad Arifin Ilham&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidup ini tidak seindah yang dibayangkan. Banyak hal yang tidak terduga menghampiri hidup kita. Kepahitan dan kegetiran adalah warna yang memoles lembar kehidupan manusia. Meski sesungguhnya bagi orang yang beriman dunia ini adalah surga tak berperi dengan kenikmatan dan keelokannya yang tidak bertepi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kita yang saat ini sedang dalam kubangan musibah ada baiknya kita mencoba menyisir jalan kebaikan berikut ini. Atau, kita yang sedang dihantui kegagalan, inilah amalan yang menghibur untuk menolak berbagai kemungkinan bala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pertama, melazimkan doa&lt;/b&gt;. Orang yang terbiasa dengan berdoa akan mengalir sebuah kekuatan yang mampu menjadikan dirinya tegar. Bahkan, doa adalah sebuah proteksi ampuh menstabilkan kondisi hati dengan berbagai macam keadaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disebut oleh Nabi Muhamad SAW, &lt;i&gt;"Tidak ada yang mampu menolak takdir kecuali doa."&lt;/i&gt; (HR. Ahmad). Bahkan, ada doa yang langsung dari Allah untuk menuntun kita terhindar dari berbagai ujian, musibah, dan bala. &lt;i&gt;"Duhai Allah jangan sekali-kali Engkau uji kami di luar batas kemampuan kami."&lt;/i&gt; (QS al-Baqarah [2]: 286).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kedua, kesungguhan takwa&lt;/b&gt;. Banyak disebut oleh berbagai ayat bahwa kesungguhan dan keseriusan dalam ketakwaan mengantarkan ketangguhan spiritual dalam menyelesaikan setiap kesulitan hidup. Ini artinya semangat takwa menghindarkan sebuah peristiwa buruk dalam hidup mausia. &lt;i&gt;"Siapa yang bertakwa maka Allah jadikan baginya jalan keluar. Dan Allah karunia kan rezeki dari arah tak terduga. Siapa yang menyerahkan urusannya kepada Allah maka akan dicukupkan (nikmat dan kebutuhannya)..."&lt;/i&gt; (QS al- Thalaq [65]: 2-3).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ketiga, ridha orang tua&lt;/b&gt;. Setelah kita tegak dengan nilai-nilai Langit seperti disebut oleh dua poin di atas, saatnya kita mengumpulkan energi dari bumi. Dan, kita perlu memulainya dari bilik kedua orang tua kita. Doa dan restu mereka yang pada urutannya mengantarkan kepada sejuta kebaikan, yang kita unduh tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat. Keramat terampuh di dunia ini tidak lain doa dan restu orang tua. &lt;i&gt;"Rida Allah ada pada rida orang tua dan murka-Nya ada pada murka kedua orang tua,"&lt;/i&gt; demikian sabda Nabi Muhammad SAW riwayat al-Hakim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Keempat, sedekah&lt;/b&gt;. Keutamaan sedekah sudah banyak yang menyebutkan. Bahkan, secara terang sebuah hadis mengisyaratkan, &lt;i&gt;"Sedekah itu benar-benar menolak bala."&lt;/i&gt; (HR. Thabrani dari Abdullah ibnu Mas'ud). Karena, agama adalah amal. Maka, nikmat dan kelezatan beragama akan berasa jika kita benar-benar mengamalkan. Karena itu, saatnya kita buktikan dengan amal nyata. Kita bersedekah pasti ada proteksi bala yang langsung Allah desain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kelima, istighfar.&lt;/b&gt; &lt;i&gt;"Kami tidak akan turunkan azab bencana selama mereka masih beristighfar."&lt;/i&gt; (QS al-Anfal, 8: 33). Berikutnya, silaturahim, berdzikir, dan shalawat. Terkait dengan dzikir, disebut oleh Nabi SAW, &lt;i&gt;"Petir menyambar siapa pun, tetapi petir tidak akan menyambar orang yang sedang berzikir."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Terakhir, keenam, senantiasa berbuat baik.&lt;/b&gt; Kebaikan yang kita tebarkan di bumi adalah kebaikan untuk kita yang Allah gelontorkan dari langit (QS ar- Rahman [55]: 60). Wallahu a'lam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Sumber: www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/12/03/17/m103g8-inilah-amalan-penolak-bala&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-4185230915599584163?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZPyUBSxquxioj5VxNS1a8iLJyU4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZPyUBSxquxioj5VxNS1a8iLJyU4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZPyUBSxquxioj5VxNS1a8iLJyU4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZPyUBSxquxioj5VxNS1a8iLJyU4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=tjRWpqJxOO8:hphqFTMl-Ek:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=tjRWpqJxOO8:hphqFTMl-Ek:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=tjRWpqJxOO8:hphqFTMl-Ek:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=tjRWpqJxOO8:hphqFTMl-Ek:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=tjRWpqJxOO8:hphqFTMl-Ek:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=tjRWpqJxOO8:hphqFTMl-Ek:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=tjRWpqJxOO8:hphqFTMl-Ek:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=tjRWpqJxOO8:hphqFTMl-Ek:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=tjRWpqJxOO8:hphqFTMl-Ek:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/tjRWpqJxOO8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/4185230915599584163/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/6-enam-amalan-penolak-bala.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/4185230915599584163?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/4185230915599584163?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/tjRWpqJxOO8/6-enam-amalan-penolak-bala.html" title="6 (Enam) Amalan Penolak Bala" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-FNwHKFiegEo/T2P4V7Eb00I/AAAAAAAACPg/SqdgbSfLCRM/s72-c/doa-tolak-bala.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/6-enam-amalan-penolak-bala.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUENRHczfyp7ImA9WhVSFkk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-3525605778465978465</id><published>2012-03-13T20:01:00.000+07:00</published><updated>2012-03-13T20:01:35.987+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-13T20:01:35.987+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mutiara Hikmah" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariat Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cerita" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islami" /><title>Menguap VS Bersin dalam Islam</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-wQ18qIybFSw/T19D-KHXRtI/AAAAAAAACPU/Sw4akL9eclM/s1600/anak-bersin.jpg" title="Anak Bersin"&gt;&lt;img alt="Anak Bersin" border="0" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-wQ18qIybFSw/T19D-KHXRtI/AAAAAAAACPU/Sw4akL9eclM/s640/anak-bersin.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
"Hoaaaaaaammmm.....". Rasya menguap lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Aduh, kamu kalo menguap ya di tutup donk dek." Protes Sabil pada adiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kenapa sih Kak ? Masalah sepele ajah kok di bikin ribut, aku kan cuma menguap Kak." Tak mau kalah dengan sang kakak, Rasya pun membela diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ck ck ck... dek, kamu pernah dengar tidak kalau Allah itu tidak suka dengan menguap?" Tanya Sabil&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan rasa heran, Rasya menjawab, "Kayaknya aku pernah dengar deh Kak."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sabil tersenyum mendekati adiknya yang kebingungan, "zaman sekarang banyak kebiasaan kecil yang luput dari perhatian kaum muslim, masalah kebiasaan yang sebenarnya telah di ajarkan Rasulullah sebagai tauladan terbaik kita, termasuk masalah menguap tadi."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Terus Kak ?" Tanya Rasya bersemangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Dalam hadits di sebutkan "Menguap adalah dari setan, maka jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia menahannya sedapat mungkin [1]."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Jadi, walaupun tidak tahan ingin menguap lebar, sebaiknya di tutup gitu Kak ?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Nah, itu kamu tahu, terus kenapa kamu tidak menutup mulutmu ?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hehehe, aku pikir itu hanya masalah sepele Kak."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Itu dia, banyak orang tidak memperhatikan masalah ini. Memang terlihat sepele tapi dalam Islam hal sepele pun sudah diatur dengan sebaik-baiknya. "Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan benci terhadap menguap. Maka apabila ia bersin, hendaklah ia memuji Allah (dengan mengucapkan ‘Alhamdulillah’). Dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mendengarnya untuk mendoakannya. Adapun menguap, maka ia berasal dari setan. Hendaklah setiap muslim berusaha untuk menahannya sebisa mungkin, dan apabila mengeluarkan suara ‘ha’, maka saat itu setan menertawakannya [2]." Sabil menjelaskan panjang lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Wuih, serem ya Kak, di ketawain ma setan." Kata Rasya sambil bergidik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Iya dek, padahal menurut kakak tidak sulit loh hanya mengangkat tangan dan menutup mulut ketika menguap, tidak melelahkan sama sekali."Sabil menegaskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Jadi usahakan di mulai dari hal kecil kita memperhatikan perilaku kita supaya elok di pandang orang dan Allah suka itu." Sabil menambahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Padahal Rasya juga kalau melihat orang yang menguap lebar di depan banyak orang terus dia tidak menutup mulutnya sampai terlihat semua isi mulutnya kok rasanya gimana gitu Kak, tidak enak di lihat, apalagi kalau misalkan sebelumnya dia makan sesuatu yang menimbulkan bau.... Uuuhh... mantap sekali pasti aromanya." Papar Rasya sambil terkekeh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tuh kan, kamu saja tidak suka melihat orang lain menguap lebar tanpa di tutup, makanya mulai sekarang kamu juga harus merubah kebiasaan burukmu itu." Kata Sabil menasihati Rasya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hhmm... iya ya Kak. Aku sampai mikir gimana ya jadinya kalau aku menguap lebar terus tidak aku tutup, eehh ada binatang masuk ke mulutku..." Rasya pun menerawang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hahahahahaha.... Pastinya itu bakal jadi santapan gratis mu dek." Sabil tertawa lebar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kakak juga jangan tertawa terlalu lebar, nanti ada nyamuk masuk loh." Rasya tidak mau kalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Uppss." Sabil pun refleks menutup mulutnya kemudian tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Semakin bangga aku menjadi generasi muslim. Indah banget Islam itu ya Kak. Sampai hal kecil pun tidak luput dari ajarannya."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"That’s right my brother." Jawab Sabil&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Oh iya Kak, tadi kakak juga menyebutkan juga tentang bersin. Itu gimana Kak ?" Rasya penasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Iya dek, kalau menguap adalah hal yang Allah tidak suka, makanya harus menahannya sebisa mungkin atau menutup mulut tatkala menguap. Kalau bersin, kita di haruskan mengucapkan hamdalah dan orang yang mendengarnya mendoakan."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Baca yarhamukallah (semoga Allah merahmatimu) ya untuk yang mendengarnya, lalu dibalas lagi oleh yang bersin yahdikumullah (semoga Allah memberikanmu petunjuk). Benar tidak Kak ?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Belum sempat Sabil menjawab, Rasya kembali memberondongnya dengan pertanyaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kalau ada yang bersin lalu tidak membaca Hamdalah, berarti kita tidak wajib mendoakannya ya Kak ?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Benar dek baca doanya seperti itu dan memang tidak wajib mendoakan orang bersin yang tidak membaca hamdalah. Ada hadits seperti ini "Hak seorang muslim atas muslim yang lain ada enam: jika engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam, jika ia mengundangmu maka datanglah, jika ia meminta nasihat kepadamu maka berilah nasihat, jika ia bersin lalu ia mengucapkan alhamdulillah maka doakanlah, jika ia sakit maka jenguklah, jika ia meninggal maka iringilah jenazahnya [3]."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Hmmm...."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kalau sedang shalat lalu bersin gimana Kak?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Di haruskan pula mengucapkan lafazh hamdalah dek."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kalau orang flu kan biasanya bersin-bersin terus tuh Kak. Apa harus terus mengucap hamdalah ?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bersin karena sakit itu beda dek. Untuk pertama kita membaca hamdalah, kalau memang kemudian bersinnya terus menerus yang mengindikasikan flu maka tak wajib terus membaca hamdalah."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Oh gitu ya Kak." Jawab Rasya sembari manggut-manggut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Jangan lupa ya dek, menutup mulut jika bersin dan menahan suaranya."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Pasti donk Kak, kalau tidak di tutup mulutnya, bisa-bisa ada banjir kiriman lagi.... Hahahahaha..." Tawa Rasya menggelegar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"... hahahahahaha..." Sabil pun ikut tertawa mendengar penuturan adik semata wayangnya yang kini telah memasuki jenjang SMP kelas satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kak, aku mau tanya lagi."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Apa dek ?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Aku bingung nih. Allah tidak suka orang yang menguap tapi Allah suka bersin. Kenapa bisa begitu Kak ?" Tanya Rasya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bagus dek. Itu pertanyaan yang bagus sekali. Adik kakak sudah mulai kritis nih." Puji Sabil kepada adiknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kakak nih bisa saja. Aku jadi malu..."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Jawab donk ka pertanyaanku."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasya terlihat tidak sabar mendengar apa yang akan di sampaikan kakaknya yang terpaut usia tujuh tahun dengannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Singkatnya begini dek... Kalau menguap itu biasanya di sebabkan karena makan yang berlebihan, jadi Allah kurang suka makanya di katakan Allah tidak menyukai menguap. Karena makan berlebihan itu menimbulkan kemalasan dalam beribadah. Dan berlebihan adalah hal yang di sukai setan. Tapi kenyataannya kan, menguap itu tidak hanya karena berlebihan dalam makanan bisa juga karena mengantuk. Jadi sebaiknya tahan sebisanya jika menguap dan menutup mulut."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
".... Terus kenapa bersin itu di sukai Allah, karena bersin itu dapat menyehatkan badan, menghilangkan keinginan untuk mengenyangkan perut dan membuat semangat untuk beribadah [4]."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasya manggut-manggut mendengar penjelasan kakaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
" Sip deh Kak. Hari ini aku dapat ilmu baru. Makasih banyak ya Kak."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sama-sama Rasya."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan keduanya saling melempar senyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
—&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Catatan Kaki:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. HR. Muslim&lt;br /&gt;
2. HR. Bukhari&lt;br /&gt;
3. HR. Muslim&lt;br /&gt;
4. www.muslimah.or.id&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/03/18769/menguap-vs-bersin/&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-3525605778465978465?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dZTUo2CbKPwcMx67eY5Z_tzPszQ/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dZTUo2CbKPwcMx67eY5Z_tzPszQ/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dZTUo2CbKPwcMx67eY5Z_tzPszQ/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dZTUo2CbKPwcMx67eY5Z_tzPszQ/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=ffyN5ABePso:6YHiE9lLprU:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=ffyN5ABePso:6YHiE9lLprU:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=ffyN5ABePso:6YHiE9lLprU:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=ffyN5ABePso:6YHiE9lLprU:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=ffyN5ABePso:6YHiE9lLprU:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=ffyN5ABePso:6YHiE9lLprU:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=ffyN5ABePso:6YHiE9lLprU:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=ffyN5ABePso:6YHiE9lLprU:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=ffyN5ABePso:6YHiE9lLprU:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/ffyN5ABePso" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/3525605778465978465/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/menguap-vs-bersin-dalam-islam.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/3525605778465978465?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/3525605778465978465?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/ffyN5ABePso/menguap-vs-bersin-dalam-islam.html" title="Menguap VS Bersin dalam Islam" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-wQ18qIybFSw/T19D-KHXRtI/AAAAAAAACPU/Sw4akL9eclM/s72-c/anak-bersin.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/menguap-vs-bersin-dalam-islam.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkIGQX4-eCp7ImA9WhVSEk8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-5478086253585407449</id><published>2012-03-09T00:42:00.055+07:00</published><updated>2012-03-09T00:42:00.050+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-09T00:42:00.050+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariat Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islami" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kajian Fiqh" /><title>6 Kondisi Dibolehkannya Ghibah</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-tQ8enU-1Qjs/T1VTD5QRldI/AAAAAAAACOw/YcSLABVT6jo/s1600/ghibah.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Ghibah"&gt;&lt;img alt="Ghibah" border="0" width="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-tQ8enU-1Qjs/T1VTD5QRldI/AAAAAAAACOw/YcSLABVT6jo/s200/ghibah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;Ghibah&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; atau &lt;i&gt;ghaibah&lt;/i&gt; berasa dari kata &lt;i&gt;ghaib&lt;/i&gt;, yaitu karena orang yang diperbincangkan tidak ada, dan biasanya yang diperbincangkan adalah hal yang dia tidak suka. Dalam kondisi jaman sekarang konteks ghibah adalah menuturkan aib (cela) seseorang dibelakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hukum dasar ghibah adalah dosa besar, karena termasuk kedalam &lt;i&gt;Al Kabair&lt;/i&gt;. Ghibah termasuk dalam bentuk kedzaliman, yang termasuk dalam salah satu dosa besar. Bahkan, dapat dikategorikan lebih besar dari zina dan minum &lt;i&gt;khamr&lt;/i&gt;. Hal ini disebabkan karena ghibah berkaitan dengan hak orang lain, yang penyelesaiannya harus diminta dimaafkan kepada orang yang bersangkutan. Sedangkan dosa kepada Allah, penyelesaiannya 'lebih sedikit syaratnya' yaitu menyesal, meminta ampun, dan berjanji tidak akan mengulangi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain.  Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah.  Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(QS. Al-Hujuraat: 12)&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Ibnu Katsir rahimahullah dalam menafsirkan ayat ghibah di atas mengatakan, "Ghibah (menggunjing) diharamkan menurut ijma'. Tidak ada pengecualian darinya kecuali jika ada mashlahat yang lebih, seperti dalam konteks &lt;i&gt;jarh wa ta'dil&lt;/i&gt; dan nasihat."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena ghibah termasuk hukum syara' yang mempunyai sandaran (&lt;i&gt;wadla'&lt;/i&gt;) maka ghibah pun ada yang diperbolehkan dalam beberapa kondisi. Berikut ini adalah &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/6-kondisi-dibolehkannya-ghibah.html" title="6 Kondisi Dibolehkannya Ghibah"&gt;&lt;b&gt;6 kondisi diperbolehkannya ghibah sesuai hukum syariat Islam&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, &lt;i&gt;Al-Tazhallum&lt;/i&gt; (mengadukan kezhaliman). Boleh bagi orang yang dizhalimi untuk mengadukan kezhaliman yang menimpa dirinya kepada penguasa, &lt;i&gt;qadhi&lt;/i&gt;, atau yang memiliki otoritas hukum ataupun pihak yang berwajib lainnya. Ia dapat menuntut keadilan ditegakkan atas orang yang mezhaliminya dengan mengatakan, "Si Fulan telah melakukan kezhaliman terhadapku dengan cara seperti ini dan itu."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, &lt;i&gt;Nahiy Munkar&lt;/i&gt; atau permintaan bantuan untuk merubah kemungkaran dan mengembalikan pelaku maksiat kepada kebenaran meskipun yang melakukannya adalah seseorang yang alim terlebih orang awam, dengan mengatakan kepada orang yang diharapkan mampu melakukannya, "Si Fulan telah berbuat begini, selamatkah dia darinya."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;, &lt;i&gt;Al-Istifta&lt;/i&gt; (meminta fatwa) atau menanyakan hukum yang menyangkut kekurangan orang lain, seperti kepada ustadz yang memiliki pemahaman tentang hukum. Namun sebaiknya tidak dilakukan di depan umum, dan lebih baik jika disamarkan, tidak perlu menyebutkan identitas pelaku meskipun diperbolehkan. Misal seseorang mengatakan kepada seorang &lt;i&gt;mufti&lt;/i&gt; (pemberi fatwa), "Si Fulan atau ayahku atau saudaraku atau suamiku telah menzhalimiku dengan cara begini. Apakah dia berhak berbuat seperti itu? Lalu apa yang harus aku perbuat agar aku selamat darinya dan terhindar dari kezhalimannya? Atau pernyataan apapun yang semacam itu. Maka ini hukumnya boleh jika diperlukan. Tapi lebih baik dia mengatakan, 'Bagaimana pendapat Anda tentang seseorang, atau seorang suami, ayah, anak yang telah memperbuat hal seperti ini? Namun demikian menyebutkan secara rinci tetap boleh berdasarkan hadits Hindun dan aduannya, 'Sesungguhnya Abu Sufyan seorang laki-laki yang pelit.'"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Keempat&lt;/b&gt;, &lt;i&gt;Tahdirul Muslimin Minal Syahr&lt;/i&gt; atau memperingatkan kaum muslimin dari keburukan. Hal ini memiliki beberapa bentuk, di antaranya:&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menyebutkan keburukan orang yang buruk (&lt;i&gt;jarh majruhin&lt;/i&gt;) dari kalangan perawi hadits, saksi ataupun pengarang. Semua itu boleh berdasarkan ijma', bahkan wajib sebagai langkah melindungi agama (syari'at) dari penyelewengan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membeberkan aibnya ketika bermusyawarah untuk menjalin hubungan dengannya (bisa dalam bentuk, kerjasama, pernikahan dan lainnya).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apabila melihat seseorang membeli sesuatu yang cacat atau membeli seorang budak yang suka mencuri, berzina, mabuk-mabukan, atau semisalnya. Engkau boleh memberitahukannya kepada pembelinya jika ia tidak tahu dalam rangka memberi nasihat bukan untuk menyakiti atau merusak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apabila engkau melihat seorang pelajar (santri) yang sering bertandang kepada orang fasik atau ahli bid'ah untuk menuntut ilmu, dan engkau khawatir dia terpengaruh dengan sikap negatifnya, maka wajib engkau memberinya nasihat dengan menjelaskan keadaan orang tersebut semata-mata untuk menasihati.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Seseorang yang memiliki kedudukan namun tidak melaksanakan dengan semestinya karena bukan ahlinya atau karena kefasikannya, maka boleh melaporkannya kepada orang yang memiliki jabatan di atasnya agar dia memperoleh kejelasan tentang keadaanya supaya dia tidak tertipu olehnya dan mendorongnya untuk istiqamah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Atau dalam kondisi sekarang, keburukan koruptor dijadikan &lt;i&gt;headline&lt;/i&gt; di media-media sebagai &lt;i&gt;shock therapy&lt;/i&gt; agar menjadi pelajaran dan membuat orang lain berpikir ulang untuk menirunya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kelima&lt;/b&gt;, untuk orang yang melakukan kemaksiatan terbuka. Jika seseorang khilaf melakukan kemaksiatan lalu bertaubat, maka kita wajib menutupi aib tersebut.&lt;br /&gt;
Namun jika ada orang yang bermaksiat, sudah diperingatkan tidak juga berubah, dan bangga dengan kemaksiatan tersebut, maka membicarakannya termasuk hal yang dibolehkan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Keenam&lt;/b&gt;, dalam rangka &lt;i&gt;ta'rif&lt;/i&gt;, yakni ketika ada seseorang memiliki ciri-ciri fisik yang merupakan kekurangan, dan dengan itulah dia dikenali, kita dapat menyebutkan kekurangan tersebut tanpa maksud merendahkan. Misalnya, ada orang datang kepada kita mencari orang yang bernama Ngajiyo, sedangkan Ngajiyo di RT kita ada 2 orang, Ngajiyo yang tangan kanannya buntung dan Ngajiyo yang tangannya normal. Maka orang yang mencari atau kita yang ditanyai boleh menuturkan, "Apakah Ngajiyo yang dimaksud itu Ngajiyo yang tangan kanannya buntung atau tidak?".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikianlah &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/6-kondisi-dibolehkannya-ghibah.html" title="6 Kondisi Dibolehkannya Ghibah"&gt;&lt;b&gt;6 kondisi diperbolehkannya ghibah (mempergunjingkan orang lain) sesuai syariat Islam&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Semoga bermanfaat!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-5478086253585407449?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bO9THMkd8cqoUyZMYps517BSOdg/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bO9THMkd8cqoUyZMYps517BSOdg/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bO9THMkd8cqoUyZMYps517BSOdg/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bO9THMkd8cqoUyZMYps517BSOdg/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=M-FCJIEKtkU:Ba6f7DpI34w:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=M-FCJIEKtkU:Ba6f7DpI34w:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=M-FCJIEKtkU:Ba6f7DpI34w:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=M-FCJIEKtkU:Ba6f7DpI34w:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=M-FCJIEKtkU:Ba6f7DpI34w:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=M-FCJIEKtkU:Ba6f7DpI34w:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=M-FCJIEKtkU:Ba6f7DpI34w:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=M-FCJIEKtkU:Ba6f7DpI34w:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=M-FCJIEKtkU:Ba6f7DpI34w:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/M-FCJIEKtkU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/5478086253585407449/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/6-kondisi-dibolehkannya-ghibah.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/5478086253585407449?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/5478086253585407449?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/M-FCJIEKtkU/6-kondisi-dibolehkannya-ghibah.html" title="6 Kondisi Dibolehkannya Ghibah" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-tQ8enU-1Qjs/T1VTD5QRldI/AAAAAAAACOw/YcSLABVT6jo/s72-c/ghibah.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/6-kondisi-dibolehkannya-ghibah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkQAQXs7eyp7ImA9WhVSEEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-864652736445991878</id><published>2012-03-07T00:19:00.001+07:00</published><updated>2012-03-07T00:19:00.503+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-07T00:19:00.503+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islami" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Catatan" /><title>Beda Selebritis, Kyai, Ustadz, Ulama, dan Mufti Menurut Ustadz Ahmad Sarwat</title><content type="html">&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-pNXaA9-ed64/T1VKhAfuTXI/AAAAAAAACOk/M3_MZPoGlM0/s1600/ulama-warisan-rasulullah.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Ulama Warisan Rasulullah"&gt;&lt;img alt="Ulama Warisan Rasulullah" border="0" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-pNXaA9-ed64/T1VKhAfuTXI/AAAAAAAACOk/M3_MZPoGlM0/s200/ulama-warisan-rasulullah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Persoalan ustadz-ustadz di televisi yang berlagak seperti selebritis memancing komentar dari berbagai pihak. Setelah sebelumnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin mengkritisi sejumlah ustadz di televisi, kini giliran Ustadz Ahmad Sarwat yang memberikan kritik serupa. Sebelumnya, beliau telah menyebutkan &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/12-perbedaan-ustadz-artis-dan-beneran.html" title="12 Perbedaan Ustadz Artis dan Ustadz Beneran"&gt;&lt;b&gt;12 Perbedaan Ustadz Yang Artis dan Ustadz Beneran&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam status Facebook-nya per tanggal 22/11/2011, Ustadz Ahmad Sarwat kembali mengeluarkan statemen yang mengkritisi kondisi masyarakat yang tidak bisa membedakan berbagai istilah keagamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Dalam dunia kesehatan ada pembedaan terminologi yang jelas. Mulai dari tukang obat, paranormal, dukun, bidan, perawat, mantri, dokter, dokter spesialis, dan seterusnya. Tapi dalam dunia agama, masyarakat nyaris tidak bisa membedakan dan juga tidak tahu perbedaan antara penceramah, da'i, mubaligh, ustadz, kiayi, ulama, mufti, mujtahid, dan seterusnya. Pokoknya begitu ada orang pandai ceramah, langsung dipanggil 'ustadz,'" paparnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian beliau menerangkan perbedaan istilah-istilah di dalam dunia kedokteran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Jelas sekali perbedaan tukang obat dengan dokter spesialis. Modalnya tukang obat ya cuap-cuap sambil dikit-dikit ngibul, ngakunya punya obat yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit. Tapi dokter spesialis, modalnya adalah belajar tekun bertahun-tahun, dan hanya mereka yang gila belajar saja yang lulus diterima jadi mahasiswa di FK (Fakultas Kedokteran)."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, beliau memaparkan persoalan dalam istilah-istilah keislaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Nah, bedanya orang yang biasa dipanggil dengan sebutan ustadz dengan tukang ceramah apa? Harus ada bedanya dong. Tukang ceramah itu bermodal pandai ngomong, bergaya, bikin yel-yel, terus pura-pura doa yang bisa bikin hadirin menangis, dan seterusnya, dan seterusnya. Harusnya ustadz bukan tipe yang seperti itu. Ustadz itu minimal tiap hari baca 100-200 halaman kitab syariah, spt tafsir, hadits, fiqih, dan lain-lain."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beliau menyebutkan beberapa istilah untuk diketahui masyarakat umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ustadz&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; itu hanya boleh dipersembahkan kepada para ahli ilmu agama dengan kapasistas ilmu yang mumpuni serta standar moral yang tinggi. Bukan seleb dipoles oleh TV dan tiba-tiba &lt;i&gt;simsalabim&lt;/i&gt; jadi ustadz. Dalam pandangan saya, itu cara ilegal dalam merusak umat, sebuah inovasi terbaru dari gaya lama belanda ketika mengorbitkan Dr. Snouck Hurgronje untuk mengobok-obok umat Islam dari dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kiyai&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, lebih merupakan panggilan penuh hormat kepada orang yang lebih dituakan. Dalam beberapa komunitas sosok kiyai memang tidak selalu harus ahli agama. Sebab di Jogja ada sapi dipanggil dengan sebutan kiyai. Tapi kalau di dalam kultur pesantren, kiyai biasanya panggilan buat sosok yang sangat dihormati, seperti kiyai pondok, meski tidak berarti dia ahli dalam ilmu agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ulama&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, ahli ijitihad yang memenuhi semua syarat dalam melakukan proses ijtihad. Contohnya Abu Hanifah, Malik, Syafi'i, Ahmad bin Hanbal dan para muridnya. Sedangkan ulama di masa sekarang, sebenarnya boleh dibilang hampir sudah tidak ada lagi. Kalau pun ada yang kita sebut ulama, lebih merupakan panggilan penghargaan saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Mufti&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, ahli ilmu agama yang ilmunya sangat luas, dimana tugasnya adalah menjawab pertanyaan masyarakat tentang halal haram dan sebagainya. Mufiti harusnya seorang dengan kapasitas ilmu seperti para ulama, agar dia tidak sesat dan menyesatkan.&lt;br /&gt;
&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Dalam mencontohkan ustadz di televisi yang lebih suka menarik massa, beliau menganalogikannya dengan tukang jual obat di pinggir jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Yang saya maksud dengan tukang obat ya itu, yang suka gelar dagangan di pinggir jalan, bikin kerumunan massa di terminal, mirip film &lt;i&gt;'Benyamin Tukang Ngibul'&lt;/i&gt;," kata beliau sembari bercanda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Masyarakat awam lebih tertarik berkerumun di sekitar tukang obat yang pandai ngibul itu. Karena bicaranya sangat meyakinkan, kayak ilmunya jauh di atas para dokter. Gila nggak, mereka bilang kanker separah apapun, asal pakai obatnya dia, PASTI LANGSUNG SEMBUH! Padahal di RS (Rumah Sakit), para dokter ahli yang botak-botak itu masih kebingungan gimana melawan penyakit itu. Masyarakat awam lebih memilih tukang obat, mereka lebih suka PONARI dengan batu ajaibnya. &lt;i&gt;Innalillahi wa inna ilaihi rajiun..&lt;/i&gt;,"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Di dunia dakwah, keadaannya mirip banget. Masyarakat berkerumun di seputar para tukang ceramah TV alias seleb ngaku ustadz itu. Mungkin karena memang pandai bicara sehingga pengusaha TV itu memanfaatkannya untuk menaikkan rating. Dan produser infotainment punya bahan &lt;i&gt;issue&lt;/i&gt; baru yang sensasional, yaitu para ustadz seleb yang mencoreng wajah dakwah. Gila banget tuh TV, para artis yang ngaku ustadz itu sering dikasih &lt;i&gt;tag-line&lt;/i&gt; ULAMA!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya mengkritisi para ustadz seleb tersebut, Ustadz Ahmad Sarwat juga mengkritisi para pemilik stasiun TV yang hanya mementingkan rating siaran, bahkan mempertuhankannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Seolah-olah atas nama RATING TV orang jadi merasa berhak bicara apa saja meski pun isinya kebatilan. Huh benar-benar KAPITALIS MURNI. Dan ustadz dadakan alias seleb ngaku ustadz itu pun salah satu dampak negatif dari keberhalaan rating TV dan negara yang semakin jelas ideologi kapitalisnya."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah itu, beliau menuturkan salah satu solusi bagaimana dakwah di televisi tetap berada dalam koridor syariat Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Teman baik saya ada yang usul bahwa tiap orang yang mau tampil ceramah di TV harus punya SIC (Surat Izin Ceramah), tapi yang mengeluarkan bukan Koramil atau Polisi. Yang mengeluarkan surat itu, misalnya Majelis Ulama Indonesia (MUI). Jadi, para seleb itu musti dites berbagai hal, mulai dari kapasitas ilmu, sampai moral dan akhlaqnya juga. Baru boleh muncul di layar kaca. Dan ada komisi pemantau kelayakan penceramah TV, yang kerjanya menilai dan memantau mereka, dianggotai oleh para ulama betulan yang punya kapabilitas."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk benar-benar menjadikan ulama sebagai rujukan dalam hal keagamaan, bukan oleh para ustadz seleb, Ustadz Sarwat mengusulkan agar para ulama benar-benar diwadahi dalam lembaga yang independen."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Saya bilang gini aja, para ulama betulan itu membentuk seperti apa yang dulu pernah dilakukan di negeri kita, waktu banyak muncul pendakwah gadungan produk impor yang tidak jelas, kerjanya bikin keonaran disana-sini. Wadah itu tempat berkumpulnya para ulama betulan yang ilmunya memang paten. Wadah itu bukan milik pemerintah, tidak berlaku &lt;i&gt;topdown&lt;/i&gt; yang melarang ini dan itu, tapi wadah itu murni milik umat dan bisa dijadikan indikator serta rujukan umat dalam masalah agama. Bahkan wadah itu bisa sampai mengirim delegasi ke Arab untuk menekan penguasa disana agar tidak mensupport para pendakwah yang bikin onar dimana-mana."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beliau, secara pribadi mendukung agar para ustadz tetap muncul di TV, media massa, ataupun media sosial. Namun, yang harus diperhatikan adalah bahwa dia itu adalah ustadz sesungguhnya, bukan abal-abal yang ngaku ustadz.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contoh, beliau menyebutkan seringnya orang-orang yang ngaku ustadz itu berbicara tanpa dasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Yang disampaikan oleh artis ngaku ustadz itu jauh dari hadits nabi. Sepanjang yang saya perhatikan, tak satu pun yang membawakan satu pun hadits dengan menyebutkan sanad dan matannya, apalagi &lt;i&gt;al-hukmu 'alal-hadits&lt;/i&gt;. Kebanyakan asal cablak aja. Makanya, Kyai Ali Mustafa Yaqub marah besar begitu tampil di TV dengar ada seleb ngaku ustadz ngutip-ngutip kalimat yang dia bilang hadits, ternyata bukan. Nah, menyampaikan hadits nabi saja harus punya ilmu hadits, apalagi ilmu syariah," katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Sumber: http://www.fimadani.com/beda-selebritis-kiayi-ustadz-ulama-dan-mufti-menurut-ustadz-ahmad-sarwat/&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-864652736445991878?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5Oy0O0dmVc0yCWy6lLlUzPVNmTU/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5Oy0O0dmVc0yCWy6lLlUzPVNmTU/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5Oy0O0dmVc0yCWy6lLlUzPVNmTU/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5Oy0O0dmVc0yCWy6lLlUzPVNmTU/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=oi9e0hYrKNU:4uoouISoGFI:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=oi9e0hYrKNU:4uoouISoGFI:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=oi9e0hYrKNU:4uoouISoGFI:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=oi9e0hYrKNU:4uoouISoGFI:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=oi9e0hYrKNU:4uoouISoGFI:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=oi9e0hYrKNU:4uoouISoGFI:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=oi9e0hYrKNU:4uoouISoGFI:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=oi9e0hYrKNU:4uoouISoGFI:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=oi9e0hYrKNU:4uoouISoGFI:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/oi9e0hYrKNU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/864652736445991878/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/beda-selebritis-kyai-ustadz-ulama-dan.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/864652736445991878?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/864652736445991878?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/oi9e0hYrKNU/beda-selebritis-kyai-ustadz-ulama-dan.html" title="Beda Selebritis, Kyai, Ustadz, Ulama, dan Mufti Menurut Ustadz Ahmad Sarwat" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-pNXaA9-ed64/T1VKhAfuTXI/AAAAAAAACOk/M3_MZPoGlM0/s72-c/ulama-warisan-rasulullah.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/beda-selebritis-kyai-ustadz-ulama-dan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0MGSX8yeCp7ImA9WhVTGUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-6013683498854004057</id><published>2012-03-06T06:16:00.001+07:00</published><updated>2012-03-06T06:17:08.190+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-06T06:17:08.190+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islami" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Catatan" /><title>12 Perbedaan Ustadz Artis dan Ustadz Beneran</title><content type="html">&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0PcYysLu1wg/T1VGG_8KA0I/AAAAAAAACOY/K9D-sc6dukI/s1600/mendadak-ustadz-artis.jpeg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Mendadak Ustadz Artis"&gt;&lt;img alt="Mendadak Ustadz Artis" border="0" width="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-0PcYysLu1wg/T1VGG_8KA0I/AAAAAAAACOY/K9D-sc6dukI/s320/mendadak-ustadz-artis.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt; Ustadz yang sudah dikenal oleh banyak peselancar dunia maya maupun nyata, Ustadz Ahmad Sarwat Lc., Senin 21/11/2011 menuliskan sebuah status yang cukup menarik di laman Facebook pribadinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia mengkritisi para ustadz yang tampil di televisi dan jauh dari nilai dan prinsip seorang ustadz yang berdakwah. Ia pun lantas menyebutkan &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/12-perbedaan-ustadz-artis-dan-beneran.html"&gt;&lt;b&gt;"12 Perbedaan Ustadz Yang Artis dan Ustadz Beneran"&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Artis butuh manager, tapi ustadz butuh perpustakaan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Artis lewat manager minta bayaran tinggi dan pakai tarif, tapi ustadz lebih sering dibayar dengan ucapan "&lt;i&gt;syukran&lt;/i&gt;" (terima kasih, bhs. Arab).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Artis tampil sesuai selera dan permintaan pasar, tapi ustadz menyampaikan risalah langit.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Artis tidak belajar ilmu agama, tapi ustadz wajib nyantri dan kuliah bertahun-tahun.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Artis haus popularitas, tapi ustadz haus ilmu dan hidayah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Artis hidup akrab dengan dusta, gosip dan kepalsuan, ustadz akrab dengan ke&lt;i&gt;wara'&lt;/i&gt;an (kehati-hatian, bhs. Arab), kesederhaan dan kerendahan hati.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Artis mengumpulkan penonton yang membeludak, ustadz mendidik dan melahirkan calon ulama.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Artis butuh yel-yel, kostum, joget, nyanyi dan akting, ustadz mengajar lewat hati.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Artis ceramah biar orang tertawa menangis dan menghibur, ustadz mengajarkan ilmu agar Allah turunkan hidayah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Artis butuh media, TV dan wartawan khususnya infotainment, tapi ustadz butuh majelis ilmu, kitab dan perpustakaan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Artis sering jadi bintang iklan, tapi ustadz lebih suka bicara kebenaran.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Artis dikerumuni sesama artis dan fans, sementara ustadz dikerumuni orang-orang yang ingin mengaji dan mensucikan diri.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Ustadz Ahmad Sarwat ‎kemudian menjelaskan bahwa seorang ustadz yang belajar agama itu bukan sekadar mengaji satu dua kali saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Yang dimaksud dengan belajar agama itu bukan sekedar pernah nyantri atau ngaji atau sekedar dengerin ceramah doang, tetapi maksudnya harus menguasai ilmu aqidah, ulumul-quran dan ulumul hadits, ilmu tafsir, qiraat, ilmu hadits, kritik hadits (naqd), ilmu fiqih, ilmu ushul fiqih, perbandingan mazhab, fatwa ulama klasik dan kontemporer. Dan yang paling dasar adalah ilmu bahasa Arab yang maha luas itu, mencakup ilmu balaghah, manthiq, bayan, adab, dan tentunya juga nahwu dan sharaf, dan seterusnya, dan seterusnya.. Butuh waktu bertahun-tahun untuk belajar ilmu agama."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian beliau menceritakan keprihatinannya atas tarif yang dipatok oleh para ustadz artis tersebut. Bahkan beliau mengalaminya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ramadhan kemarin ada panitia ceramah yang ngaku terus terang ke saya bahwa seharusnya yang diundang bukan saya, tapi ustadz X. Tapi gagal gak jadi diundang lantaran pihak manager gak mau turun lagi &lt;b&gt;TARIF-nya dari angka 30 juta untuk ceramah 15 menit menjelang buka puasa&lt;/b&gt;. Akhirnya yang diundang saya yang bisa dikasih '&lt;i&gt;syukron&lt;/i&gt;' (terima kasih, bhs. Arab) doang,' terangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian beliau menyebutkan salah satu solusi atas kurangnya ustadz yang benar-benar ustadz.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sebenarnya kita punya banyak calon ulama di masa mendatang, sayang mereka kurang digarap dengan baik. Misalnya yang paling mudah, kita punya 3000-5000 mahasiswa di Mesir dan sekitarnya. Sayangnya, tidak semua ingin jadi ulama. Sebagiannya lebih suka kerja di bidang-bidang yang tidak ada kaitannya dengan keulamaan. Ada yang jual madu, jasa bekam, travel haji umrah, atau jadi tukang &lt;i&gt;ruqyah&lt;/i&gt;, politisi, dan seterusnya, dan seterusnya..."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ya tidak ada yang melarang sih, semua boleh-boleh aja sih. Tapi di zaman kita lagi sangat krisis ulama, mestinya yang udah diberi kesempatan belajar sampai ke Al-Azhar bisa rada mikir dikit lah. Mereka kuliah itu kan dibiayai &lt;i&gt;waqaf&lt;/i&gt; umat Islam, kok sepulangnya ke Indo malah kagak jelas arahnya? &lt;i&gt;Afwan&lt;/i&gt; buat adik-adik mahasiswa di Mesir, bukannya nyindir, tapi memang nuduh sih..," sindirnya sambil tersenyum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Sumber: http://www.fimadani.com/ahmad-sarwat-ustadz-selebritis-mematok-tarif-rp-30-juta-per-15-menit/&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-6013683498854004057?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/iS0E2YMqRBNT70e97RRdjmqO0Qs/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/iS0E2YMqRBNT70e97RRdjmqO0Qs/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/iS0E2YMqRBNT70e97RRdjmqO0Qs/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/iS0E2YMqRBNT70e97RRdjmqO0Qs/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=TeDv7QguN3A:r4oSaXGgRco:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=TeDv7QguN3A:r4oSaXGgRco:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=TeDv7QguN3A:r4oSaXGgRco:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=TeDv7QguN3A:r4oSaXGgRco:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=TeDv7QguN3A:r4oSaXGgRco:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=TeDv7QguN3A:r4oSaXGgRco:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=TeDv7QguN3A:r4oSaXGgRco:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=TeDv7QguN3A:r4oSaXGgRco:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=TeDv7QguN3A:r4oSaXGgRco:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/TeDv7QguN3A" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/6013683498854004057/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/12-perbedaan-ustadz-artis-dan-beneran.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/6013683498854004057?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/6013683498854004057?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/TeDv7QguN3A/12-perbedaan-ustadz-artis-dan-beneran.html" title="12 Perbedaan Ustadz Artis dan Ustadz Beneran" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-0PcYysLu1wg/T1VGG_8KA0I/AAAAAAAACOY/K9D-sc6dukI/s72-c/mendadak-ustadz-artis.jpeg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/12-perbedaan-ustadz-artis-dan-beneran.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D08AQ389cSp7ImA9WhVTGUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-2850420785501770618</id><published>2012-03-05T18:10:00.000+07:00</published><updated>2012-03-05T18:10:42.169+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-05T18:10:42.169+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Konspirasi Zionis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Zionisme" /><title>10 Kebohongan Zionis Israel</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Q-kUFzVtitA/T1SdNKhh2jI/AAAAAAAACOA/hacFLPjDBDo/s1600/zionis-yahudi.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Zionis Yahudi"&gt;&lt;img alt="Zionis Yahudi" border="0" width="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-Q-kUFzVtitA/T1SdNKhh2jI/AAAAAAAACOA/hacFLPjDBDo/s320/zionis-yahudi.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;b&gt;~ 10 KEBOHONGAN ZIONIS ~&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Pernyataan bahwa saat diduduki, Palestina adalah wilayah tak berpenghuni. Padahal, rekaman sejarah menunjukkan bahwa di abad ke-19, hasil pertanian Palestina telah diekspor ke berbagai negara, termasuk Perancis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Warga Yahudi memerlukan kembali ke tanah leluhurnya, karena di tahun 70 M mereka terusir. Seorang sejarawan Yahudi, Shlomo Sand juga yang lain yakin bahwa tidak ada eksodus, sehingga istilah 'kembali' tidak lagi diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Israel menyebutkan bahwa pembentukan negara Yahudi itu merupakan reaksi atas pembunuhan massal pada Perang Dunia II. Konsep negara Israel sudah dimunculkan pada Kongres Zionis I di Basel tahun 1897, jauh sebelum Perang Dunia II meletus&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Warga Palestina pergi dengan kerelaan untuk meninggalkan kampung halamannya. Kabar bohong ini terus dihembuskan Israel. Illan Pappe dan Benny Morris, pengamat sejarah, memberikan kesaksian bahwa warga Palestina terusir dengan pemaksaan dan kekerasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Isu terorisme juga didorong untuk terus memojokkan Palestina. Perjuangan Hamas untuk mengusir penjajahan dianggap sebagai aksi terorisme. Padahal pendudukan Israel-lah yang sebenarnya bentuk nyata aksi terorisme terlembaga yang didukung negara-negara raksasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Israel dan para pendukungnya terus mengkampanyekan bahwa masalah Palestina tidak akan pernah bisa terselesaikan dengan menebar kebencian atas Israel. Padahal, satu-satunya solusi yang bisa menyelesaikan ada dengan membangkitkan publik untuk menekan AS dan negara-negara di Eropa yang mendukung Israel, juga mendorong media untuk memberitakan secara jujur kondisi yang terjadi di Palestina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Israel selalu menyebut bahwa dukungan Amerika Serikat (AS) datang untuk menegakkan demokrasi. Padahal ini omong kosong, karena dana yang dikirim AS senilai 3 miliar dolar AS per tahun adalah untuk menyerang negara tetangga Israel dan melancarkan aliran minyak dari Timur Tengah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Perundingan yang digagas AS untuk mendamaikan Israel dan Palestina adalah pura-pura. Mantan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Javier Solana, jelas-jelas pernah menyatakan bahwa Israel adalah anggota ke-21 Uni Eropa. Sebaliknya, dia tidak pernah mau mengakui Palestina. Eropa juga merestui penyerangan Israel ke Gaza.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Di mata dunia, Israel terus mendengungkan dirinya sebagai satu-satunya negara demokratis di kawasan Timur Tengah. Faktanya, Israel dikelola oleh rezim yang tidak punya hukum yang mendefinisikan batas wilayahnya. Para pemimpin Israel terus meniupkan semangat ekspansionisme dengan mencaplok wilayah-wilayah di sekitar area yang kini diduduki. Hukum yang mereka gunakan juga sangat rasis, hanya memihak Yahudi dan Zionis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Istilah anti-semit juga menjadi alat kebohongan bagi Israel. Semua pengritik Israel dianggap anti-semit, meski sesungguhnya mereka mengkritik rezim yang diskriminatif dan rasis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Sumber: Facebook&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-2850420785501770618?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JBig2TaXL_wiGtdI6tr0NFOtV7E/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JBig2TaXL_wiGtdI6tr0NFOtV7E/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JBig2TaXL_wiGtdI6tr0NFOtV7E/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JBig2TaXL_wiGtdI6tr0NFOtV7E/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Ak0F-J9ZK1M:PF2dm_L1lGU:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Ak0F-J9ZK1M:PF2dm_L1lGU:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=Ak0F-J9ZK1M:PF2dm_L1lGU:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Ak0F-J9ZK1M:PF2dm_L1lGU:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=Ak0F-J9ZK1M:PF2dm_L1lGU:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Ak0F-J9ZK1M:PF2dm_L1lGU:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Ak0F-J9ZK1M:PF2dm_L1lGU:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=Ak0F-J9ZK1M:PF2dm_L1lGU:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Ak0F-J9ZK1M:PF2dm_L1lGU:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/Ak0F-J9ZK1M" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/2850420785501770618/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/10-kebohongan-zionis-israel.html#comment-form" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/2850420785501770618?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/2850420785501770618?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/Ak0F-J9ZK1M/10-kebohongan-zionis-israel.html" title="10 Kebohongan Zionis Israel" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-Q-kUFzVtitA/T1SdNKhh2jI/AAAAAAAACOA/hacFLPjDBDo/s72-c/zionis-yahudi.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/03/10-kebohongan-zionis-israel.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkcHSH8zeSp7ImA9WhRaEks.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-3239715805722356241</id><published>2012-02-15T05:53:00.000+07:00</published><updated>2012-02-15T05:53:59.181+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-15T05:53:59.181+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ghazwul Fikri" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tradisi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariat Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budaya" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sejarah" /><title>Makna Valentine Menurut Islam</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-HLk1jcM2Se0/Tzrl07o3JWI/AAAAAAAACJA/m0CcMyk6T0E/s1600/valentine-vs-kasih-sayang-islam.jpg" title="Valentine VS Kasih Sayang Islam"&gt;&lt;img alt"Valentine VS Kasih Sayang Islam" border="0" width="425" src="http://3.bp.blogspot.com/-HLk1jcM2Se0/Tzrl07o3JWI/AAAAAAAACJA/m0CcMyk6T0E/s640/valentine-vs-kasih-sayang-islam.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Assalammu alaikum.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ustadz, ana siswi sekolah menengah. Ana ingin tahu tentang &lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt; menurut Islam. Karena ana melihat &lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt; sebagai hari pacaran sedunia yang diperingati bukan hanya oleh sepihak agama saja tetapi telah merambah ke Islam. Mohon jawabannya, jazakallah....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Wassalam&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jawaban&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam Islam tidak ada &lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt;, sebab kata &lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt; itu merupakan istilah impor dari agama di luar Islam. Bahkan latar belakang sejarah dan esensinya pun tidak sejalan dengan Islam. Silahkan baca jawaban kami sebelumnya tentang masalah ini &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/02/hukum-merayakan-valentine-dalam-islam.html" title="Hukum Merayakan Hari Valentine Buat Umat Islam"&gt;&lt;b&gt;Hukum Merayakan Hari Valentine Buat Umat Islam&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun kalau yang anda inginkan adalah perwujudan rasa kasih sayang menurut syariah Islam, tentu saja Islam merupakan 'gudang' nya kasih sayang. Tidak sebatas pada orang-orang terkasih saja, bahkan kasih sayang kepada semua orang. Bahkan hewan pun termasuk yang mendapatkan kasih sayang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cinta kepada Kekasih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasih sayang kepada orang terkasih pun ada di dalam Islam, bahkan menyayangi pasangan kita dinilai sebagai ibadah. Ketika seorang wanita memberikan seluruh cintanya kepada laki-laki yang dicintainya, maka Allah pun mencurahkan kasih sayang-Nya kepada wanita itu. Hal yang sama berlaku sebaliknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun kasih sayang antara dua insan di dalam Islam hanya terjadi dan dibenarkan dalam ikatan yang kuat. Di mana laki-laki telah berjanji di depan 2 orang saksi. Janji itu bukan diucapkan kepada si wanita semata, melainkan juga kepada orang yang palingbertanggung-jawab atas diri wanita itu, yaitu sang ayah. Ikatan ini telah menjadikan pasangan laki dan wanita ini sebagai sebuah keluarga. Sebuah ikatan suami istri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun bila belum ada ikatan, maka akan sia-sia sajalah curahan rasa kasih sayang itu. Sebab salah satu pihak atau malah dua-duanya sangat punya kemungkinan besar untuk mengkhianati cinta mereka. Pasangan mesra di luar nikah tidak lain hanyalah cinta sesaat, bahkan bukan cinta melainkan birahi dan libido semata, namun berkedok kata cinta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Islam tidak kenal cinta di luar nikah, karena esensinya hanya cinta palsu, cinta yang tidak terkait dengan konsekuensi dan tanggung-jawab, cinta murahan dan -sejujurnya- tidak berhak menyandang kata cinta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Cinta kepada Sesama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di luar cinta kepada pasangan hidup, sesungguhnya masih banyak bentuk kasih sayang Islam kepada sesama manusia. Antara lain bahwa Islam melarang manusia saling berbunuhan, menyakiti orang lain, bergunjing, mengadu domba atau pun sekedar mengambil harta orang lain dengan cara yang batil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bandingkan dengan peradaban barat yang sampai hari duduk di kursi terdepan sebagai penjagal yang telah membunuh berjuta nyawa manusia. Bukankah suku Indian di benua Amerika nyaris punah ditembaki hidup-hidup? Bukankah suku Aborigin di benua Australia pun sama nasibnya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membunuh satu nyawa di dalam Islam sama saja membunuh semua manusia. Bandingkan dengan jutaan nyawa melayang akibat perang dunia I dan II. Silahkan hitung sendiri berapa nyawa manusia melayang begitu saja akibat ledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Silahkan buka lembaran sejarah, siapakah yang dengan bangga bercerita kepada anak cucunya bahwa nenek moyang mereka berhasil membanjiri masjid Al-Aqsha dengan genangan darah muslimin, sehingga banjir darah di masjid itu sebatas lutut kuda?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di awal tahun 90-an, kita masih ingat bagaimana Serbia telah menyembelih umat Islam di Bosnia, anak-anak mati ditembaki. Bahkan janin bayi di dalam perut ibunya dikeluarkan dengan paksa dan dijadikan bola tendang. Bayangkan, kebiadaban apa lagi yang bisa menandinginya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesungguhnya peradaban barat itu bertanggung jawab atas semua ini. Tangan mereka kotor dengan darah manusia, korban nafsu angkara murka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasih sayang yang sesungguhnya hanya ada di dalam Islam. Sebuah agama yang terbukti secara pasti telah berhasil menjamin keamanan Palestina selama 14 abad lamanya. Di mana tiga agama besar dunia bisa hidup akur, rukun dan damai. Palestina baru kembali ke pergolakannya justru setelah kaum yahudi menjajahnya di tahun 1948.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan gereja Eropa di masa kegelapan (&lt;i&gt;Dark Ages&lt;/i&gt;) pun tidak bisa melepaskan diri dari cipratan darah manusia, ketika mereka mengeksekusi para ilmuwan yang dianggap menentang doktrin gereja. Tanyakan kepada Galileo Galilei, juga kepada Copernicus, apa yang dilakukan geraja kepada mereka? Apa yang menyebabkan kematian mereka? Atas dosa apa keduanya harus dieksekusi? Keduanya mati lantaran mengungkapkan kebenaran ilmu pengetahuan, sedangkan ilmu pengetahuan dianggap tidak sesuai dengan kebohongan gereja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau kepada ilmuwan gereja merasa berhak untuk membunuhnya, apatah lagi dengan orang kebanyakan. Lihatlah bagaimana pemuda Eropa dikerahkan untuk sebuah perang sia-sia ke negeri Islam, perang salib. Lihatlah bagaimana nyawa para pemuda itu mati konyol, karena dibohongi untuk mendapatkan surat pengampunan dosa, bila mau merebut Al-Aqsha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejarah kedua agama itu, berikut sejarah Eropa di masa lalu kelam dan bau anyir darah. Sejarah hitam nan legam...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bandingkan dengan sejarah Islam, di mana anak-anak bermain dengan bebas di taman-taman kota, meski orang tua mereka lain agama. Bandingkan dengan sejarah perluasan masjid di Mesir yang tidak berdaya lantaran tetangga masjid yang bukan muslim keberatan tanahnya digusur. Bandingkan dengan pengembalian uang jizyah kepada pemeluk agama Nasrani oleh panglima Abu Ubaidah Ibnul Jarah, lantaran merasa tidak sanggup menjamin keamanan negeri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapakah yang menampung pengungsi Yahudi ketika diusir dari Spanyol oleh rejim Kristen? Tidak ada satu pun negara yang mau menampung pelarian Yahudi saat itu, kecuali khilafah Turki Utsmani. Sebab meski tidak seagama, Islam selalu memandang pemeluk agama lain sebagai manusia juga. Mereka harus dilindungi, diberi hak-haknya, diberi makan, pakaian dan tempat tinggal layak. Syaratnya hanya satu, jangan perangi umat Islam. Dan itu adalah syarat yang teramat mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka kalau kita bicara cinta dan kasih sayang, Islam lah bukti nyatanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ahmad Sarwat, Lc.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: http://www.ustsarwat.com/web/ust.php?id=1139390888&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-3239715805722356241?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WS_YOX0XinTHsWwKVwLkfjKy768/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WS_YOX0XinTHsWwKVwLkfjKy768/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WS_YOX0XinTHsWwKVwLkfjKy768/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/WS_YOX0XinTHsWwKVwLkfjKy768/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=gmtrHMyp63g:U_AuAbMxkwQ:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=gmtrHMyp63g:U_AuAbMxkwQ:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=gmtrHMyp63g:U_AuAbMxkwQ:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=gmtrHMyp63g:U_AuAbMxkwQ:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=gmtrHMyp63g:U_AuAbMxkwQ:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=gmtrHMyp63g:U_AuAbMxkwQ:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=gmtrHMyp63g:U_AuAbMxkwQ:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=gmtrHMyp63g:U_AuAbMxkwQ:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=gmtrHMyp63g:U_AuAbMxkwQ:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/gmtrHMyp63g" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/3239715805722356241/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/02/makna-valentine-menurut-islam.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/3239715805722356241?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/3239715805722356241?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/gmtrHMyp63g/makna-valentine-menurut-islam.html" title="Makna Valentine Menurut Islam" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-HLk1jcM2Se0/Tzrl07o3JWI/AAAAAAAACJA/m0CcMyk6T0E/s72-c/valentine-vs-kasih-sayang-islam.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/02/makna-valentine-menurut-islam.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkMMQ345fCp7ImA9WhRaEUU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-7574261576774067883</id><published>2012-02-14T07:47:00.001+07:00</published><updated>2012-02-14T07:48:02.024+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-14T07:48:02.024+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Ghazwul Fikri" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tradisi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariat Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budaya" /><title>Hukum Merayakan Valentine Buat Umat Islam</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-wL-fGJB0sw4/TzmskmuDXkI/AAAAAAAACI0/HLJfUvU588k/s1600/valentine-gift-free-sex.jpg" title="Valentine Gift Free Sex"&gt;&lt;img alt="Valentine Gift Free Sex" border="0" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-wL-fGJB0sw4/TzmskmuDXkI/AAAAAAAACI0/HLJfUvU588k/s400/valentine-gift-free-sex.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Assalamu'alaikum wr. wb.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langsung saja pertanyaan saya Ustadz, bagaimana &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/02/hukum-merayakan-valentine-dalam-islam.html" title="Hukum Merayakan Valentine Buat Umat Islam"&gt;hukum merayakan hari Valentine dalam pandangan syariah Islam&lt;/a&gt;? Mohon dijelaskan hakikat dan sejarahnya. Mohon dijelaskan, terima kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Wassalamu'alaikum wr. wb.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jawaban&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Boleh jadi tanggal 14 Pebruari setiap tahunnya merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak remaja, baik di negeri ini maupun di berbagai belahan bumi lainnya. Sebab hari itu banyak dipercaya orang sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Itulah hari &lt;i&gt;&lt;b&gt;Valentine&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, sebuah hari di mana orang-orang di barat sana menjadikannya sebagai fokus untuk mengungkapkan rasa 'kasih sayang', walau pun pada hakikatnya bukan kasih sayang melainkan hari '&lt;i&gt;making love&lt;/i&gt;'.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan seiring dengan masuknya beragam gaya hidup barat ke dunia Islam, perayaan hari &lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt; pun ikut mendapatkan sambutan hangat, terutama dari kalangan remaja ABG. Bertukar bingkisan &lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt;, semarak warna &lt;i&gt;pink&lt;/i&gt;, ucapan rasa kasih sayang, ungkapan cinta dengan berbagai ekspresinya, menyemarakkan suasana &lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt; setiap tahunnya, bahkan di kalangan remaja muslim sekali pun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sejarah Valentine&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Valentine's Day&lt;/i&gt; menurut literatur ilmiah dan kalau mau dirunut ke belakang, sejarahnya berasal dari upacara ritual agama Romawi kuno. Adalah Paus Gelasius I pada tahun 496 yang memasukkan upacara ritual Romawi kuno ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak itu secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yang bernama &lt;i&gt;Valentine's Day&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;The Encyclopedia Britania, vol. 12&lt;/i&gt;, sub judul: &lt;i&gt;Chistianity&lt;/i&gt;, menuliskan penjelasan sebagai berikut:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Agar lebih mendekatkan lagi kepada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine's Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(The World Encylopedia 1998)&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Keterangan seperti ini bukan keterangan yang mengada-ada, sebab rujukannya bersumber dari kalangan barat sendiri. Dan keterangan ini menjelaskan kepada kita, bahwa perayaan hari &lt;i&gt;Valentine&lt;/i&gt; itu berasal dari ritual agama Nasrani secara resmi. Dan sumber utamanya berasal dari ritual Romawi kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara di dalam tatanan aqidah Islam, seorang muslim diharamkan ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain, baik agama Nasrani ataupun agama Paganis (penyembah berhala) dari Romawi kuno.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Katakanlah, 'Hai orang-orang kafir. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.'"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(QS. Al-Kafirun: 1-6)&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Kalau dibanding dengan perayaan Natal, sebenarnya nyaris tidak ada bedanya. Natal dan Valentine sama-sama sebuah ritual agama milik umat Kristiani. Sehingga seharusnya pihak MUI pun mengharamkan perayaan Valentine ini sebagaimana haramnya pelaksanaan Natal bersama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang haramnya umat Islam ikut menghadiri perayaan Natal masih jelas dan tetap berlaku hingga kini. Maka seharusnya juga ada fatwa yang mengharamkan perayaan Valentine khusus buat umat Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengingat bahwa masalah ini bukan semata-mata budaya, melainkan terkait dengan masalah aqidah, di mana umat Islam diharamkan merayakan ritual agama dan hari besar agama lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Valentine Berasal dari Budaya Syirik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ken Swiger dalam artikelnya &lt;i&gt;"Should Biblical Christians Observe It?"&lt;/i&gt; mengatakan,&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Kata 'Valentine' berasal dari bahasa Latin yang berarti, 'Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Maha Kuasa'. Kata ini ditunjukan kepada Nimroe dan Lupercus, tuhan orang Romawi".&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Disadari atau tidak ketika kita meminta orang menjadi &lt;i&gt;"to be my Valentine"&lt;/i&gt;, berarti sama dengan kita meminta orang menjadi "Sang Maha Kuasa". Jelas perbuatan ini merupakan kesyirikan yang besar, menyamakan makhluk dengan Sang Khalik, menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Icon si "Cupid (bayi bersayap dengan panah)" itu adalah putra Nimrod "&lt;i&gt;the hunter&lt;/i&gt;" dewa matahari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disebut tuhan cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri. Islam mengharamkan segala hal yang berbau syirik, seperti kepercayaan adanya dewa dan dewi. Dewa cinta yang sering disebut-sebut sebagai dewa Amor, adalah cerminan aqidah syirik yang di dalam Islam harus ditinggalkan jauh-jauh. Padahal atribut dan aksesoris hari Valentine sulit dilepaskan dari urusan dewa cinta ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walhasil, semangat Valentine ini tidak lain adalah semangat yang bertabur dengan simbol-simbol syirik yang hanya akan membawa pelakunya masuk neraka, &lt;i&gt;naudzu billahi min zalik&lt;/i&gt;!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Semangat Valentine adalah Semangat Berzina&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perayaan &lt;i&gt;Valentine's Day&lt;/i&gt; di masa sekarang ini mengalami pergeseran sikap dan semangat. Kalau di masa Romawi, sangat terkait erat dengan dunia para dewa dan mitologi sesat, kemudian di masa Kristen dijadikan bagian dari simbol perayaan hari agama, maka di masa sekarang ini identik dengan pergaulan bebas muda-mudi. Mulai dari yang paling sederhana seperti pesta, kencan, bertukar hadiah hingga penghalalan praktek zina secara legal. Semua dengan mengatasnamakan semangat cinta kasih.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam semangat hari Valentine itu, ada semacam kepercayaan bahwa melakukan maksiat dan larangan-larangan agama seperti berpacaran, bergandeng tangan, berpelukan, berciuman, petting bahkan hubungan seksual di luar nikah di kalangan sesama remaja itu menjadi boleh. Alasannya, semua itu adalah ungkapan rasa kasih sayang, bukan nafsu libido biasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan tidak sedikit para orang tua yang merelakan dan memaklumi putera-puteri mereka saling melampiaskan nafsu biologis dengan teman lawan jenis mereka, hanya semata-mata karena beranggapan bahwa hari Valentine itu adalah hari khusus untuk mengungkapkan kasih sayang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal kasih sayang yang dimaksud adalah zina yang diharamkan. Orang barat memang tidak bisa membedakan antara cinta dan zina. Ungkapan &lt;i&gt;make love&lt;/i&gt; yang artinya bercinta, seharusnya sedekar cinta yang terkait dengan perasan dan hati, tetapi setiap kita tahu bahwa makna &lt;i&gt;make love&lt;/i&gt; atau bercinta adalah melakukan hubungan kelamin alias zina. Istilah dalam bahasa Indonesia pun mengalami distorsi parah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misalnya, istilah penjaja cinta. Bukankah penjaja cinta tidak lain adalah kata lain dari pelacur atau menjaja kenikmatan seks?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di dalam syair lagu romantis barat yang juga melanda begitu banyak lagu pop di negeri ini, ungkapan &lt;i&gt;make love&lt;/i&gt; ini bertaburan di sana sini. Buat orang barat, berzina memang salah satu bentuk pengungkapan rasa kasih sayang. Bahkan berzina di sana merupakan hak asasi yang dilindungi undang-undang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan para orang tua pun tidak punya hak untuk menghalangi anak-anak mereka dari berzina dengan teman-temannya. Di barat, zina dilakukan oleh siapa saja, tidak sedikit Allah SWT berfirman tentang zina, bahwa perbuatan itu bukan hanya dilarang, bahkan sekedar mendekatinya pun diharamkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(QS Al-Isra': 32)&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ahmad Sarwat, Lc&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: http://www.ustsarwat.com/web/ust.php?id=1139114651&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-7574261576774067883?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/rE5zcMbpqKGVLKKJFF7FDf7EZ1o/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/rE5zcMbpqKGVLKKJFF7FDf7EZ1o/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/rE5zcMbpqKGVLKKJFF7FDf7EZ1o/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/rE5zcMbpqKGVLKKJFF7FDf7EZ1o/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=N4At-9GlEQo:d8vDZD1L_ls:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=N4At-9GlEQo:d8vDZD1L_ls:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=N4At-9GlEQo:d8vDZD1L_ls:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=N4At-9GlEQo:d8vDZD1L_ls:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=N4At-9GlEQo:d8vDZD1L_ls:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=N4At-9GlEQo:d8vDZD1L_ls:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=N4At-9GlEQo:d8vDZD1L_ls:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=N4At-9GlEQo:d8vDZD1L_ls:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=N4At-9GlEQo:d8vDZD1L_ls:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/N4At-9GlEQo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/7574261576774067883/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/02/hukum-merayakan-valentine-dalam-islam.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/7574261576774067883?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/7574261576774067883?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/N4At-9GlEQo/hukum-merayakan-valentine-dalam-islam.html" title="Hukum Merayakan Valentine Buat Umat Islam" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-wL-fGJB0sw4/TzmskmuDXkI/AAAAAAAACI0/HLJfUvU588k/s72-c/valentine-gift-free-sex.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/02/hukum-merayakan-valentine-dalam-islam.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0AFRnw4fyp7ImA9WhRaEEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-4426766138902890506</id><published>2012-02-13T07:26:00.002+07:00</published><updated>2012-02-13T09:21:57.237+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-13T09:21:57.237+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dunia Kedokteran" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Al Quran" /><title>Penentuan Jenis Kelamin Bayi Menurut Al-Qur'an</title><content type="html">&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-98dXIqTRf8w/TzhzHftKGQI/AAAAAAAACIQ/2OD869KX698/s1600/kromosom-x.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Kromosom X"&gt;&lt;img alt="Kromosom X" border="0" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-98dXIqTRf8w/TzhzHftKGQI/AAAAAAAACIQ/2OD869KX698/s200/kromosom-x.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Berdasarkan pengetahuan yang saya miliki dari ilmu kedokteran modern sebelumnya, bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh sel-sel ibu. Atau setidaknya, dipercaya bahwa jenis kelamin ini ditentukan secara bersama oleh sel-sel lelaki dan perempuan. Merujuk pada sel mana yang lebih dominan, maka sel itulah yang akan paling menentukan jenis kelamin bayi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ternyata, kita diberitahu informasi yang berbeda dalam Al-Qur'an, yang menyatakan bahwa jenis kelamin laki-laki atau perempuan diciptakan "&lt;i&gt;dari air mani&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita, dari air mani, apabila dipancarkan."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(QS. An-Najm: 45-46)&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Yang lebih mengejutkan, cabang-cabang ilmu pengetahuan yang berkembang seperti genetika dan biologi molekuler telah membenarkan secara ilmiah ketepatan informasi yang diberikan Al-Qur'an ini. Kini diketahui bahwa jenis kelamin ditentukan oleh sel-sel sperma dari tubuh pria, dan bahwa wanita tidak berperan dalam proses penentuan jenis kelamin ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kromosom adalah unsur utama dalam penentuan jenis kelamin. Dua dari 46 kromosom yang menentukan bentuk seorang manusia diketahui sebagai kromosom kelamin. Dua kromosom ini disebut "XY" pada pria, dan "XX" pada wanita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penamaan ini didasarkan pada bentuk kromosom tersebut yang menyerupai bentuk huruf-huruf ini. Kromosom Y membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kewanitaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembentukan seorang manusia baru berawal dari penggabungan silang salah satu dari kromosom ini, yang pada pria dan wanita ada dalam keadaan berpasangan. Pada wanita, kedua bagian sel kelamin, yang membelah menjadi dua selama peristiwa ovulasi, membawa kromosom X.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaliknya, sel kelamin seorang pria menghasilkan dua sel sperma yang berbeda, satu berisi kromosom X, dan yang lainnya berisi kromosom Y. Jika satu sel telur berkromosom X dari wanita ini bergabung dengan sperma yang membawa kromosom Y, maka bayi yang akan lahir berjenis kelamin pria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kata lain, jenis kelamin bayi ditentukan oleh jenis kromosom mana dari pria yang bergabung dengan sel telur wanita. Tak satu pun informasi ini dapat diketahui hingga ditemukannya ilmu genetika pada abad ke-20. Bahkan di banyak masyarakat, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh pihak wanita. Inilah mengapa kaum wanita dipersalahkan ketika mereka melahirkan bayi perempuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tiga belas abad sebelum penemuan gen manusia, Al-Quran telah mengungkapkan informasi yang menghapuskan keyakinan takhayul ini, dan menyatakan bahwa wanita bukanlah penentu jenis kelamin bayi, akan tetapi air mani dari pria.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka hati-hati buat Anda para suami, sebelum mempersalahkan isteri Anda sebaiknya lakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk diri Anda sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/02/13/lzazgw-mukjizat-alquran-jenis-kelamin-bayi&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-4426766138902890506?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/fhJ5L-2V4ai9lvzRBpVNCMZGDqA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/fhJ5L-2V4ai9lvzRBpVNCMZGDqA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/fhJ5L-2V4ai9lvzRBpVNCMZGDqA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/fhJ5L-2V4ai9lvzRBpVNCMZGDqA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=iu1wM4l1zxw:rQxdZZZhlxY:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=iu1wM4l1zxw:rQxdZZZhlxY:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=iu1wM4l1zxw:rQxdZZZhlxY:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=iu1wM4l1zxw:rQxdZZZhlxY:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=iu1wM4l1zxw:rQxdZZZhlxY:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=iu1wM4l1zxw:rQxdZZZhlxY:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=iu1wM4l1zxw:rQxdZZZhlxY:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=iu1wM4l1zxw:rQxdZZZhlxY:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=iu1wM4l1zxw:rQxdZZZhlxY:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/iu1wM4l1zxw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/4426766138902890506/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/02/penentuan-jenis-kelamin-bayi-al-quran.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/4426766138902890506?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/4426766138902890506?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/iu1wM4l1zxw/penentuan-jenis-kelamin-bayi-al-quran.html" title="Penentuan Jenis Kelamin Bayi Menurut Al-Qur'an" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://2.bp.blogspot.com/-98dXIqTRf8w/TzhzHftKGQI/AAAAAAAACIQ/2OD869KX698/s72-c/kromosom-x.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/02/penentuan-jenis-kelamin-bayi-al-quran.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0YFQnY4cCp7ImA9WhRVFEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-7221015406892204656</id><published>2012-01-14T06:57:00.001+07:00</published><updated>2012-01-14T06:58:33.838+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-14T06:58:33.838+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fakta" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="HAMAS" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Palestina" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Zionisme" /><title>8 Rahasia Kekuatan HAMAS</title><content type="html">&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-2iNIIadzkl4/TxDCg865kzI/AAAAAAAACHk/LEAgv2vDKkY/s1600/hamas.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="HAMAS - Harakat Al Muqawwamatul Al Islamiyah"&gt;&lt;img alt="HAMAS - Harakat Al Muqawwamatul Al Islamiyah" border="0" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-2iNIIadzkl4/TxDCg865kzI/AAAAAAAACHk/LEAgv2vDKkY/s200/hamas.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; HAMAS adalah sebuah organisasi Islam yang orientasi utamanya adalah melakukan perlawanan terhadap penjajah Zionis-Israel demi kemerdekaan tanah air mereka, Palestina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Didirikan pada tahun 1987, HAMAS merupakan singkatan dari &lt;i&gt;Harakat Al Muqawwamatul Al Islamiyyah&lt;/i&gt; (bahasa Arab:حركة المقاومة الاسلامية) yang secara harfiah juga berarti &lt;i&gt;"Gerakan Perlawanan Islam"&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai sebuah organisasi, kegiatan HAMAS meliputi banyak bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, agama, militer dan juga politik. Hal ini merupakan cerminan keseriusan totalitas HAMAS dalam membantu bangsa mereka keluar dari krisis yang dialami akibat agresi tentara Zionis-Israel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
HAMAS telah menjadi sebuah kekuatan besar di bumi Palestina yang begitu dicintai rakyatnya, terbukti pada tahun 2006 organisasi ini melalui sayap politiknya, telah berhasil memenangkan pemilu parlemen di Palestina dengan suara yang cukup signifikan. Hal ini pun lantas memicu kemarahan luar biasa bagi Zionis-Israel beserta sekutu-sekutu mereka, terutama Amerika Serikat yang telah memberi &lt;i&gt;stereotipe&lt;/i&gt; "teroris" pada HAMAS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lantas, apa yang sebenarnya menjadi faktor HAMAS begitu ditakuti oleh musuh-musuh mereka? Berikut analisa Husam Dajni dari &lt;i&gt;Infopalestina.com&lt;/i&gt; tentang &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/01/8-rahasia-kekuatan-hamas.html" title="8 Rahasia Kekuatan HAMAS"&gt;&lt;b&gt;8 Rahasia Kekuatan HAMAS&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;HAMAS adalah organisasi yang baik yang didukung oleh struktur kelembagaan piramida yang diikuti oleh loyalitas kader dan basis massa kepada pimpinan dan &lt;i&gt;qudwah&lt;/i&gt; (panutan) dari pemimpin kepada basis massa.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dinamika dan keberlanjutan HAMAS bersumberkan dari dinamika Islam.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;HAMAS memiliki perpanjangan dan pengaruh regional dan internasional karena ia adalah salah satu sayap jama'ah &lt;i&gt;Ikhwanul Muslimin&lt;/i&gt; dan memiliki keunikan yang bersumber dari Palestina yang kondisional.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;HAMAS mampu memberikan kontribusi nyata. Gerakan ini telah mengorbankan pimpinan dan kadernya seperti Syekh Ahmad Yasin, pendirinya, Abdul Aziz Rantisi, Ismail Abu Syanab, Jamal Mansour dan daftar &lt;i&gt;syuhada&lt;/i&gt; lainnya yang masih panjang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;HAMAS menggalang dan mendukung pendidikan dan ulama serta cendekiawan. HAMAS memiliki banyak ulama/ahli dalam berbagai bidang pengetahuan. Inilah yang mendukung HAMAS untuk mengambil keputusan yang tepat dan memasang kadernya di tempat yang sesuai.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;HAMAS mementingkan pendidikan dan peran wanita Palestina dan bekerja dengan usaha maksimal untuk menjunjung tinggi wanita Palestina.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;HAMAS memiliki jalan perlawanan dengan berbagai sarananya. Pada saat yang sama, HAMAS tetap mempertahankan prinsip dan hak-hak Palestina.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Proyek-proyek pesaing HAMAS seperti proyek penyelesaian damai dengan Israel dan jatuhnya sebagian rezim absolutis yang memusuhi justru memperkuat HAMAS.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
Demikianlah &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/01/8-rahasia-kekuatan-hamas.html" title="8 Rahasia Kekuatan HAMAS"&gt;&lt;b&gt;8 Rahasia Kekuatan HAMAS&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, semoga menambah wawasan kita semua.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-7221015406892204656?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/6A6QznfwjrF_FUSE79opiioRWe4/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/6A6QznfwjrF_FUSE79opiioRWe4/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/6A6QznfwjrF_FUSE79opiioRWe4/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/6A6QznfwjrF_FUSE79opiioRWe4/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=TEwJ0hEF5AQ:E9YpoI2oiTw:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=TEwJ0hEF5AQ:E9YpoI2oiTw:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=TEwJ0hEF5AQ:E9YpoI2oiTw:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=TEwJ0hEF5AQ:E9YpoI2oiTw:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=TEwJ0hEF5AQ:E9YpoI2oiTw:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=TEwJ0hEF5AQ:E9YpoI2oiTw:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=TEwJ0hEF5AQ:E9YpoI2oiTw:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=TEwJ0hEF5AQ:E9YpoI2oiTw:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=TEwJ0hEF5AQ:E9YpoI2oiTw:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/TEwJ0hEF5AQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/7221015406892204656/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/01/8-rahasia-kekuatan-hamas.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/7221015406892204656?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/7221015406892204656?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/TEwJ0hEF5AQ/8-rahasia-kekuatan-hamas.html" title="8 Rahasia Kekuatan HAMAS" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-2iNIIadzkl4/TxDCg865kzI/AAAAAAAACHk/LEAgv2vDKkY/s72-c/hamas.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/01/8-rahasia-kekuatan-hamas.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CU8GR3wyeip7ImA9WhRWFU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-4437999215909980068</id><published>2012-01-02T18:28:00.001+07:00</published><updated>2012-01-02T18:30:26.292+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-02T18:30:26.292+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Fakta" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Facebook" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="History" /><title>1 Januari: Tahun Baru Kristen</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_wjZB-n4MGg/TwFFGnViCtI/AAAAAAAACHM/6STuzKcESyQ/s1600/scriptorium.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Scriptorium"&gt;&lt;img alt="Scriptorium" border="0" width="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-_wjZB-n4MGg/TwFFGnViCtI/AAAAAAAACHM/6STuzKcESyQ/s200/scriptorium.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Berawal dari status &lt;a href="http://www.facebook.com/apadong" title="Adhe Rhama Saputra on Facebook"&gt;Facebook&lt;/a&gt; &lt;a href="http://apadong.com/" title="Apa Dong (dot) Com"&gt;suamiku&lt;/a&gt;, yang menuliskan,&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;"kalo biasanya kita sebut 1 Muharram sebagai Tahun Baru Islam, kenapa kita tidak mulai membiasakan diri menyebut &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/01/1-januari-tahun-baru-kristen.html" title="1 Januari: Tahun Baru Kristen"&gt;1 Januari sebagai Tahun Baru Kristen&lt;/a&gt;?"&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Lantas aku jadi penasaran apa yang dimaksud dengan suamiku dengan statusnya --yang tentu menghadirkan komentar pro&amp;kontra dari teman-teman Facebooknya-- tersebut?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku langsung mengetikkan &lt;i&gt;keyword&lt;/i&gt; "kalender masehi" dan kebetulan di halaman pertama Google yang muncul adalah halaman Wikipedia &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masehi" title="Masehi - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Masehi&lt;/a&gt;. Berikut adalah rangkumannya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"&lt;b&gt;Kalender Masehi adalah kalender yang mulai digunakan oleh umat Kristen awal&lt;/b&gt;. Mereka berusaha menetapkan tahun kelahiran Yesus atau Isa sebagai tahun permulaan (tahun 1). Namun untuk penghitungan tahun dan bulan mereka mengambil kalender bangsa Romawi yang disebut kalender Julian. Kalender Julian lalu disempurnakan menjadi kalender Gregorian. Penanggalan ini kemudian digunakan secara luas di dunia untuk mempermudah komunikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata Masehi (disingkat M) dan Sebelum Masehi (disingkat SM) berasal dari bahasa Arab (المسيح), yang berarti "yang membasuh," "mengusap" atau "membelai."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam bahasa Inggris juga dikenal sebutan Common Era / CE (Era Umum) dan Before Common Era / BCE (Sebelum Era Umum) ketika ada penulis yang tidak ingin menggunakan nama tahun Kristen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awal tahun Masehi merujuk kepada tahun yang dianggap sebagai tahun kelahiran Nabi Isa Al-Masih karena itu kalender ini dinamakan menurut Yesus atau Masihiyah. Kebalikannya, istilah Sebelum Masehi (SM) merujuk pada masa sebelum tahun tersebut. Sebagian besar orang non-Kristen biasanya mempergunakan singkatan M dan SM ini tanpa merujuk kepada konotasi Kristen tersebut. Sistem penanggalan yang merujuk pada awal tahun Masehi ini mulai diadopsi di Eropa Barat selama abad ke-8. Penghitungan kalender ini dimulai oleh seorang biarawan bernama Dionysius Exiguus (atau "Denis Pendek") dan mula-mula dipergunakan untuk menghitung tanggal Paskah (Computus) berdasarkan tahun pendirian Roma."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selengkapnya bisa dicari sendiri ya. Tapi yang jelas dari sini saja, memang sudah terlihat jelas fakta sejarahnya, bahwa kalender Masehi diciptakan oleh umat Kristen sebagai penanda kelahiran Yesus Kristus, meskipun masih ada kontroversi perihal waktu tepat kelahirannya. Belum lagi ada penolakan penggunaan nama Kristen dalam penamaan kalender Masehi di Inggris, menandakan bukti lengkap lekatnya suasana Kristiani dalam kalender Masehi ini. Maka sangat aneh, kalau ada orang yang menolak mengatakan &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/01/1-januari-tahun-baru-kristen.html" title="1 Januari: Tahun Baru Kristen"&gt;1 Januari = Tahun Baru Kristen&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Padahal kalau merujuk 1 Muharram, kita dapat dengan mudah mengatakan "Tahun Baru Islam" yang penanggalannya memang didasarkan pada prosesi hijrahnya Nabi Muhammad SAW. sehingga disebut juga kalender Hijriyah. Lantas, mengapa ada yang marah kalau menyebut &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/01/1-januari-tahun-baru-kristen.html" title="1 Januari: Tahun Baru Kristen"&gt;1 Januari = Tahun Baru Kristen&lt;/a&gt;? Aneh, sungguh aneh! Jawabannya aku rasa hanya satu, artinya yang marah ini buta terhadap sejarah dan dirinya sudah dikuasai sentimen anti-agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Wallahu'alam bish shawab.&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-4437999215909980068?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/4rvjz7CumhDYKEikooVfTDEcOkU/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/4rvjz7CumhDYKEikooVfTDEcOkU/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/4rvjz7CumhDYKEikooVfTDEcOkU/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/4rvjz7CumhDYKEikooVfTDEcOkU/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=ET-2YRga-AM:1FZivmzA-9o:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=ET-2YRga-AM:1FZivmzA-9o:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=ET-2YRga-AM:1FZivmzA-9o:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=ET-2YRga-AM:1FZivmzA-9o:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=ET-2YRga-AM:1FZivmzA-9o:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=ET-2YRga-AM:1FZivmzA-9o:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=ET-2YRga-AM:1FZivmzA-9o:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=ET-2YRga-AM:1FZivmzA-9o:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=ET-2YRga-AM:1FZivmzA-9o:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/ET-2YRga-AM" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/4437999215909980068/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2012/01/1-januari-tahun-baru-kristen.html#comment-form" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/4437999215909980068?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/4437999215909980068?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/ET-2YRga-AM/1-januari-tahun-baru-kristen.html" title="1 Januari: Tahun Baru Kristen" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-_wjZB-n4MGg/TwFFGnViCtI/AAAAAAAACHM/6STuzKcESyQ/s72-c/scriptorium.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2012/01/1-januari-tahun-baru-kristen.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0MMQ3kyfyp7ImA9WhRXFUw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-8128495230589534121</id><published>2011-12-22T07:52:00.001+07:00</published><updated>2011-12-22T07:58:02.797+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-22T07:58:02.797+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="#KulTwit" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Khitan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariat Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dunia Kedokteran" /><title>Hukum Sunat/Khitan Pada Perempuan</title><content type="html">&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ySB6u7Ulh4E/TvJ9CE_OnOI/AAAAAAAACGo/i4NzA9xzRu8/s1600/pisau-sunat.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Pisau Sunat"&gt;&lt;img alt="Pisau Sunat" border="0" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-ySB6u7Ulh4E/TvJ9CE_OnOI/AAAAAAAACGo/i4NzA9xzRu8/s200/pisau-sunat.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; 1. @drtiwi: RT "@Josebatubara: @drtiwi @bunda_yenni &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/hukum-sunatkhitan-pada-perempuan.html" title="Hukum Sunat/Khitan Pada Perempuan"&gt;Sunat pd ank perempuan&lt;/a&gt; itu merupakan tradisi saja,dipekuat Depkes dan MUI, di agama rsnya gak ada"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. @apad0ng: @drtiwi @Josebatubara @bunda_yenni koreksi: #KhitanPerempuan, bukan cuma tradisi, tp sudah disyariatkan dlm Islam. Sy twit lengkapnya d TL.. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. @apad0ng: hadits utama yg menjadi dasar hukum syariat #KhitanPerempuan adalah dari Ibnu Abbas ra. sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad &amp; Baihaqi:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. @apad0ng: #KhitanPerempuan | Dr Ibnu Abbas ra., Rasulullah bersabda: "Khitan itu sunnah buat laki-laki &amp; memuliakan buat wanita." (HR Ahmad &amp; Baihaqi)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. @apad0ng: #KhitanPerempuan | Namun demikian, para fuqaha berbeda pendapat menyikapi hal ini. Setidaknya ada 3 (tiga) pendapat yang dapat kita temukan:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. @apad0ng: #KhitanPerempuan | 1. Hukumnya Sunnah. Pendapat ini dipegang oleh Imam Hambali, Hanafi dan Malik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. @apad0ng: &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/hukum-sunatkhitan-pada-perempuan.html" title="Hukum Sunat/Khitan Pada Perempuan"&gt;#KhitanPerempuan&lt;/a&gt; | 2. Hukumnya Wajib (baik bagi laki-laki maupun perempuan). Dipegang oleh Mazhab Syafi'i dan sebagian Hambali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. @apad0ng: #KhitanPerempuan | Dalil pewajiban ini berdasar QS. An-Nahl: 123 yg memerintahkan ummat Islam (laki2 maupun perempuan) ikuti millah Ibrahim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. @apad0ng: #KhitanPerempuan | Dan salah satu millah (ajaran) Nabi Ibrahim adalah khitan, sebagaimana dterangkan dalam hadits saat beliau usia 80 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. @apad0ng: #KhitanPerempuan | Mengikuti millah Ibrahim adalah bagian dari syariat Islam. Oleh karenanya wajib diikuti oleh kaum muslimin &amp; muslimat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. @apad0ng: #KhitanPerempuan | Juga ada hadits dari Aisyah ra. sbgaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim, "Potonglah rambut kufur darimu dan berkhitanlah"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. @apad0ng: #KhitanPerempuan | 3. Hukumnya Tidak Wajib, namun Mulia bagi Wanita. Pendapat ini dipegang oleh Ibnu Qudamah. Yakni dg menyayat sedikit saja&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. @apad0ng: #KhitanPerempuan | Para ulama yg mengomentari pendapat Ibnu Qudamah ini memang menyerahkannya pada tradisi masing-masing negeri karena..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. @apad0ng: &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/hukum-sunatkhitan-pada-perempuan.html" title="Hukum Sunat/Khitan Pada Perempuan"&gt;#KhitanPerempuan&lt;/a&gt; | ..hadits yg disebutkan di awal dari Ibnu Abbas ra., tsb tdk secara tegas memerintahkan wanita utk melakukannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
15. @apad0ng: #KhitanPerempuan | Islam juga melihat &amp; mengakui bahwa khitan pd perempuan memang ada di dalam banyak kelompok masyarakat, oleh karenanya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16. @apad0ng: #KhitanPerempuan | ..sekedar memberikan petunjuk bagaimana cara melakukannya (yakni dg menyayat sedikit saja), sedangkan status hukumnya...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
17. @apad0ng: #KhitanPerempuan | ..dkembalikan pd tradisi tiap2 negeri. Jika mmg biasa melakukan, alangkah baiknya ikuti tradisi tsb ssuai petunjuk Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
18. @apad0ng: #KhitanPerempuan | barangkali ini yg dimaksud @Josebatubara yg mengatakan &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/hukum-sunatkhitan-pada-perempuan.html" title="Hukum Sunat/Khitan Pada Perempuan"&gt;"sunat pd anak perempuan itu tradisi saja."&lt;/a&gt; @drtiwi @bunda_yenni&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
19. @apad0ng: #KhitanPerempuan | Namun demikian, kita tidak bisa menutup mata terhadap pendapat2 para fuqaha lainnya. @drtiwi @Josebatubara @bunda_yenni&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
20. @apad0ng: #KhitanPerempuan | Karena semua fuqaha tsb punya kapabilitas dlm menetapkan hukum syariat. Wallohu'alam. @drtiwi @Josebatubara @bunda_yenni&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
21. @apad0ng: Btw, #SelamatHariIbu. Buat para ibu yang belum khitan, ga perlu maksa ya..:D Krn biasanya #KhitanPerempuan itu dilakukan waktu kecil/bayi ;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-8128495230589534121?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bMNuvURBIPW5jqS-hCo5ExyZTv8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bMNuvURBIPW5jqS-hCo5ExyZTv8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bMNuvURBIPW5jqS-hCo5ExyZTv8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/bMNuvURBIPW5jqS-hCo5ExyZTv8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=rGl6bZ03E3s:u2ItCYWZ6pk:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=rGl6bZ03E3s:u2ItCYWZ6pk:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=rGl6bZ03E3s:u2ItCYWZ6pk:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=rGl6bZ03E3s:u2ItCYWZ6pk:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=rGl6bZ03E3s:u2ItCYWZ6pk:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=rGl6bZ03E3s:u2ItCYWZ6pk:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=rGl6bZ03E3s:u2ItCYWZ6pk:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=rGl6bZ03E3s:u2ItCYWZ6pk:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=rGl6bZ03E3s:u2ItCYWZ6pk:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/rGl6bZ03E3s" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/8128495230589534121/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/hukum-sunatkhitan-pada-perempuan.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/8128495230589534121?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/8128495230589534121?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/rGl6bZ03E3s/hukum-sunatkhitan-pada-perempuan.html" title="Hukum Sunat/Khitan Pada Perempuan" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-ySB6u7Ulh4E/TvJ9CE_OnOI/AAAAAAAACGo/i4NzA9xzRu8/s72-c/pisau-sunat.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/hukum-sunatkhitan-pada-perempuan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CE4FSHkyeCp7ImA9WhRQGUQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-1753009961935218752</id><published>2011-12-16T06:46:00.001+07:00</published><updated>2011-12-16T06:48:39.790+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-16T06:48:39.790+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="#KulTwit" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariat Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Adzan" /><title>Mengumandangkan Adzan Sesudah Waktu Sholat Lewat</title><content type="html">&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-np5RzKH4N0c/TuqCez-hbdI/AAAAAAAACDE/6Owml284u4k/s1600/adzan.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Adzan"&gt;&lt;img alt="Adzan" border="0" height="200" width="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-np5RzKH4N0c/TuqCez-hbdI/AAAAAAAACDE/6Owml284u4k/s200/adzan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Sebagian dari kita barangkali masih bingung perihal hukum &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/adzan-sesudah-waktu-sholat-lewat.html" title="Mengumandangkan Adzan Sesudah Waktu Sholat Lewat"&gt;&lt;b&gt;mengumandangkan adzan ketika telah lewat awal masuknya waktu sholat&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, apakah masih boleh beradzan atau tidak?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti kejadian yang dialami oleh &lt;a href="http://apadong.com/"&gt;suamiku&lt;/a&gt; pagi ini, yang kemudian ia tuliskan di &lt;a href="http://twitter.com/#!/apad0ng" title="Adhe Rhama Saputra ✓ (apad0ng) di Twitter" rel="nofollow" target="_blank"&gt;Twitter&lt;/a&gt;-nya lengkap dengan dalil/hujjah hadits-hadits penjelasnya. Silahkan disimak #KulTwit-nya berikut ini, semoga mampu menjawab permasalahan serupa yang Anda hadapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. pagi ini bangun jam 4:07, sementara subuh 4:08. Langsung tunaikan hajat, sikat gigi dan cuci muka sampai 4:20. Padahal #adzan di masjid lain sudah lama selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. karena ragu, antara pergi ke masjid depan rumah untuk kumandangkan #adzan/tidak, akhirnya demi kehati2an kupilih sholat sendiri dirumah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. yang mendasariku adalah bahwa #adzan harus dikumandangkan di awal waktu masuknya sholat. Sebagaimana hadits riwayat Malik bin Huwairits radhiyallahu'anhu..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. "Rosululloh s.a.w. bersabda kepada kami, 'Bila waktu sholat telah tiba, hendaklah ada dari kamu yang beradzan.'" (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. namun selesai sholat, ada ketidaknyamanan yang kurasakan. Ada sesuatu yang kurang rasanya. Satu sholat jama'ah telah kulewatkan pagi ini. #adzan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. akhirnya kugali lagi ilmu syariah dalam bab #Adzan. Dan, kutemukan dalam hadits shahih Imam Bukhari nomor 595 yg menjelaskan perkara ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. #adzan | Diriwayatkan dari Abu Qatadah r.a, dia berkata:&lt;br /&gt;
"Pada suatu malam kami menempuh perjalanan bersama Nabi s.a.w., sebagian orang mengatakan:..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. #adzan | 'Ya Rosululloh! Sebaiknya kita beristirahat menjelang pagi ini.' Rosululloh s.a.w. bersabda: 'Aku khawatir kalian tidur nyenyak sehingga melewatkan sholat subuh.'&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. #adzan | Kata Bilal: 'Saya akan membangunkan kalian.' Mereka semua akhirnya tidur, sementara Bilal menyandarkan punggungnya pada hewan tunggangannya, namun Bilal akhirnya tertidur juga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. #adzan | Nabi s.a.w. bangun ketika busur tepian matahari sudah muncul. Kata Nabi s.a.w.: 'Hai Bilal! Mana bukti ucapanmu?!' Bilal menjawab: 'Saya tidak pernah tidur sepulas malam ini.'&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. #adzan | Rosululloh s.a.w. bersabda: 'Sesungguhnya Alloh mengambil nyawamu kapanpun Dia mau dan mengembalikannya kapanpun Dia mau. Hai Bilal! bangunlah dan suarakan azan!'&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. #adzan | Rosululloh s.a.w. berwudhu, setelah matahari agak meninggi sedikit dan bersinar putih, Rosululloh s.a.w. berdiri untuk melaksanakan sholat."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. demikianlah ilmu yang baru kuperoleh pagi ini, tentang perkara &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/adzan-sesudah-waktu-sholat-lewat.html" title="Mengumandangkan Adzan Sesudah Waktu Sholat Lewat"&gt;&lt;b&gt;mengumandangkan #adzan ketika telah lewat awal masuknya waktu sholat&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. semoga Alloh mengampuni kekhilafan atas perkara yang belum kuketahui ilmu tentangnya dan menyampaikanku pada ilmu-ilmuNya yang lain. Aamiin!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi kesimpulannya, &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/adzan-sesudah-waktu-sholat-lewat.html" title="Mengumandangkan Adzan Sesudah Waktu Sholat Lewat"&gt;&lt;b&gt;boleh kita mengumandangkan adzan apabila terdapat hambatan untuk tidak dapat mengumandangkannya tepat waktu sesaat begitu masuknya waktu sholat&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Namun demikian, sekiranya agar ketidaktepatan waktu ini tidak menjadi kebiasaan apalagi bagi orang-orang yang memang biasanya menjadi &lt;i&gt;muadzin&lt;/i&gt; (orang yang mengumandangkan adzan) agar ummat Islam tidak dirugikan dan terbiasa sholat tepat waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wallohu'alam bish showab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-1753009961935218752?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/edHSusR-8vJ-CpbkuI0WZRwo0N0/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/edHSusR-8vJ-CpbkuI0WZRwo0N0/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/edHSusR-8vJ-CpbkuI0WZRwo0N0/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/edHSusR-8vJ-CpbkuI0WZRwo0N0/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Ob8NSw58n4Q:QttzZHeLGxo:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Ob8NSw58n4Q:QttzZHeLGxo:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=Ob8NSw58n4Q:QttzZHeLGxo:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Ob8NSw58n4Q:QttzZHeLGxo:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=Ob8NSw58n4Q:QttzZHeLGxo:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Ob8NSw58n4Q:QttzZHeLGxo:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Ob8NSw58n4Q:QttzZHeLGxo:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=Ob8NSw58n4Q:QttzZHeLGxo:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Ob8NSw58n4Q:QttzZHeLGxo:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/Ob8NSw58n4Q" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/1753009961935218752/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/adzan-sesudah-waktu-sholat-lewat.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/1753009961935218752?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/1753009961935218752?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/Ob8NSw58n4Q/adzan-sesudah-waktu-sholat-lewat.html" title="Mengumandangkan Adzan Sesudah Waktu Sholat Lewat" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/-np5RzKH4N0c/TuqCez-hbdI/AAAAAAAACDE/6Owml284u4k/s72-c/adzan.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/adzan-sesudah-waktu-sholat-lewat.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkYBR387eCp7ImA9WhRQE0k.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-8616973574963267067</id><published>2011-12-08T18:54:00.002+07:00</published><updated>2011-12-08T19:42:36.100+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-08T19:42:36.100+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="#KulTwit" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dunia Anak" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tips" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islami" /><title>Tips Ajari Anak Tata Cara Perilaku Islami Sejak Dini</title><content type="html">&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-M_fPZdxGqjI/TuCjILAJI_I/AAAAAAAACC4/CiZgaoOmWm8/s1600/anak_sholeh.jpg" style="float:left;margin:0 1em 1em 0;" title="Anak Sholeh"&gt;&lt;img alt="Anak Sholeh" border="0" width="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-M_fPZdxGqjI/TuCjILAJI_I/AAAAAAAACC4/CiZgaoOmWm8/s200/anak_sholeh.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Berikut ini adalah #KulTwit dengan hash tag #AjariAnak yang dituliskan oleh seorang sahabat &lt;a href="http://twitter.com/#!/bayuprioko" rel="nofollow" title="Bayu Prioko (bayuprioko) di Twitter"&gt;@bayuprioko&lt;/a&gt; di Twitter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inti dari #KulTwit ini adalah berisi &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/tips-ajari-anak-tata-cara-perilaku.html" title="Tips Ajari Anak Tata Cara Perilaku Islami Sejak Dini"&gt;&lt;b&gt;tips-tips mengajari anak tata cara perilaku Islami sejak dini&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Menarik bukan? Yuk, simak yuk.. ;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Biasakn mengambil &amp; memberi makan-minum dgn tangan kanan. Jika dgn tangan kiri, pindahkn ketangan kanannya secara halus. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Mendahulukan mengenakan kain, baju, atau lainnya memulai dari kanan; dan ketika melepas pakaiannya memulai dari kiri. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Jgn tidur tertelungkup, krn menghambat pernafasan dan dibiasakan tidur dengan miring ke kanan. Agar posisi jantung diatas. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Biasakn tdk memakai pakaian/celana yg pendek2, agar anak tumbuh dgn kesadaran menutup aurat &amp; malu membukanya. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Dicegah dgn halus agar tdk menghisap jari &amp; menggigit kukunya. Kuku anak cenderung kotor. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Dibiasakan Sederhana dalam makan dan minum, dan dijauhkan dari sikap berlebih2an &amp; tdk habis. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Agar anak2 tidk bermain dengan hidung &amp; telinganya, apalagi memasukkan benda2. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Dibiasakan membaca Bismillah ketika hendak makan. Alhamdulillah ketika selesai makan. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Dibiasakan untuk mengambil makanan yg terdekat &amp; tidak memulai makan sebelum orang lain atau diizinkn *makanbersama*. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Ajari utk tidak memandang dengan tajam kepada makanan maupun kepada orang yang makan. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. Dibiasakan tidak makan dengan tergesa-gesa, agar mengunyah makanan dengan baik. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. Dibiasakan menawarkan memakan makanan yang ada dan tidak mengingini yg tidak ada. *agaksusahmaksudnya :)* #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
13. Dibiasakan kebersihan mulut dgn menggunakn siwak, sikat gigi stelah makan, sebelum tidur &amp; sehabis bangun tidur. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
14. RT @dianyhamidah: @bayuprioko mengajari anak makan memakai tangan kanan &amp; jangan meniup makanan krna rasulullah melarang #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
15. Dibiasakan mengucapkan dua kalimat syahadat dan mengulanginya berkali-kali setiap hari. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
16. Dibiasakan membaca "Alhamdulillah" jika bersin &amp; mengatakan "Yarhamukallah" kepada orang yg bersin jika membaca "Alhamdulillah". #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
17. Supaya menahan mulut dan menutupnya jika menguap, dan jangan sampai bersuara. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
18. Dibiasakan berterima kasih jika mendapat suatu kebaikan atau pujian, sekalipun hanya sedikit. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
19. Tidak memanggil ibu &amp; bapak dengan namanya, tetapi dibiasakan memanggil dengan kata-kata: Ummi (Ibu), dan Abi (Bapak). #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
20. Dibiasakan bejalan kaki pada trotoar, bukan di tengah jalan. Selalu berpegangan tangan. #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
21. #AjariAnak mengucapkan salam kepada orang  yg dijumpainya serta membalas salam orang yg mengucapkannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
22. Dalam #AjariAnak, hendaknya kedua orangtua mengucapkan terima kasih kpd anak jika menuruti perintah &amp; menjauhi larangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
23. #AjariAnak mengenal tentang Allah 'Azza Wajalla dengan cara yg sesuai dengan pengertian dan tingkat pemikirannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
24. #AjariAnak bahwa Allah Pencipta segala sesuatu. Pencipta langit, bumi, manusia, hewan, pohon-pohonan, sungai dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
25. #AjariAnak cinta kpd Allah, dengan ditunjukkan kepadanya nikmat2 yg dikaruniakan Allah untuknya &amp; untuk keluarganya. Alhamdulillah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
26. #AjariAnak utk menutup aurat, berwudhu, hukum2 thaharah (bersuci) dan pelaksanaan shalat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
27. #AjariAnak biasakan membaca Al Quran dengan benar, dan diupayakan semaksimalnya agar menghafal juga&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
28. Agar maksimal #AjariAnak Alquran, usahakan masukan anak pesantren Tahfidz, minimal masukkn pada salah satu halaqah tahfizh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
29. Anak sering bersikap durhaka &amp; melanggar hak2 orangtua disebabkan karena kurangnya perhatian orangtua dalam #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
30. Ya Rabb, kasihilah mereka keduanya (ibu-bapak), sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku swaktu kecil. (QS:17:24). #AjariAnak&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
31. #AjariAnak tokoh teladan utama yaitu Rasulullah Shallallahu alaihi wasalam, kemudian para sahabat yg mulia Radhiallahu 'Anhum&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
32. Sejatinya #AjariAnak adalah #AjariKita sebagai ortu atau calon ortu, dia butuh contoh. Bingkai Alqur'an dan Sunah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gimana, menarik kan &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/tips-ajari-anak-tata-cara-perilaku.html" title="Tips Ajari Anak Tata Cara Perilaku Islami Sejak Dini"&gt;&lt;b&gt;"Tips Ajari Anak Tata Cara Perilaku Islami Sejak Dini"&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; ini? Nah sekarang saatnya kita praktek! Demi terciptanya generasi penerus ummat Islam yang sholeh, sehat, dan cerdas! Aamiin... ;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-8616973574963267067?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/QrIP_uK6aS44TT3fL09vpqbd8Bk/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/QrIP_uK6aS44TT3fL09vpqbd8Bk/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/QrIP_uK6aS44TT3fL09vpqbd8Bk/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/QrIP_uK6aS44TT3fL09vpqbd8Bk/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=vdv4-Y-NtIc:9-4MWzX2nvw:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=vdv4-Y-NtIc:9-4MWzX2nvw:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=vdv4-Y-NtIc:9-4MWzX2nvw:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=vdv4-Y-NtIc:9-4MWzX2nvw:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=vdv4-Y-NtIc:9-4MWzX2nvw:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=vdv4-Y-NtIc:9-4MWzX2nvw:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=vdv4-Y-NtIc:9-4MWzX2nvw:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=vdv4-Y-NtIc:9-4MWzX2nvw:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=vdv4-Y-NtIc:9-4MWzX2nvw:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/vdv4-Y-NtIc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/8616973574963267067/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/tips-ajari-anak-tata-cara-perilaku.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/8616973574963267067?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/8616973574963267067?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/vdv4-Y-NtIc/tips-ajari-anak-tata-cara-perilaku.html" title="Tips Ajari Anak Tata Cara Perilaku Islami Sejak Dini" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/-M_fPZdxGqjI/TuCjILAJI_I/AAAAAAAACC4/CiZgaoOmWm8/s72-c/anak_sholeh.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/tips-ajari-anak-tata-cara-perilaku.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkQCRXY8fip7ImA9WhRRF0Q.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-7991503463350496037</id><published>2011-12-02T09:49:00.002+07:00</published><updated>2011-12-02T09:52:44.876+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-02T09:52:44.876+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mukmin Sukses" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Zakat" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Al Quran" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Twitter" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sholat" /><title>7 Ciri Mukmin yang Sukses</title><content type="html">&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-QgGpJxVc4Nk/Ttg8IqI2DCI/AAAAAAAAB-k/bdziRzAN2NQ/s1600/sholat.png" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Sholat"&gt;&lt;img alt="Sholat" border="0" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-QgGpJxVc4Nk/Ttg8IqI2DCI/AAAAAAAAB-k/bdziRzAN2NQ/s200/sholat.png" /&gt;&lt;/a&gt; Ada &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/7-ciri-mukmin-yang-sukses.html" title="7 Ciri Mukmin yang Sukses"&gt;&lt;b&gt;7 ciri mukmin yang sukses (#MukminSukses)&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang akan mewarisi surga Firdaus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mau tau siapa saja? Simak QS. Al Mukminun, 023:1-9. Yaitu...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. ..yang khusyuk sholatnya;&lt;br /&gt;
2. ..yang menjauhkan diri dari kesia-siaan;&lt;br /&gt;
3. ..yang menunaikan zakat;&lt;br /&gt;
4. ..yang menjaga kemaluannya;&lt;br /&gt;
5. ..yang memelihara amanahnya;&lt;br /&gt;
6. ..yang memelihara (menepati) janjinya;&lt;br /&gt;
7. ..yang memelihara sholatnya;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudahkah kita termasuk didalamnya? Jika belum, segera dan terus jadikan diri kita layak ada didalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;(ditulis ulang dari #KulTwit suamiku, &lt;a href="http://twitter.com/#!/apad0ng" title="Adhe Rhama Saputra ✓ (apad0ng) di Twitter"&gt;@apad0ng&lt;/a&gt;, di Twitter dengan &lt;/i&gt;hashtag&lt;i&gt; #MukminSukses)&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-7991503463350496037?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5snT8D8ZgQ6FPUZ_o-VlVusbZ0A/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5snT8D8ZgQ6FPUZ_o-VlVusbZ0A/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5snT8D8ZgQ6FPUZ_o-VlVusbZ0A/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5snT8D8ZgQ6FPUZ_o-VlVusbZ0A/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=7kJSaNes-AI:2SNVqyiPzA4:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=7kJSaNes-AI:2SNVqyiPzA4:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=7kJSaNes-AI:2SNVqyiPzA4:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=7kJSaNes-AI:2SNVqyiPzA4:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=7kJSaNes-AI:2SNVqyiPzA4:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=7kJSaNes-AI:2SNVqyiPzA4:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=7kJSaNes-AI:2SNVqyiPzA4:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=7kJSaNes-AI:2SNVqyiPzA4:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=7kJSaNes-AI:2SNVqyiPzA4:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/7kJSaNes-AI" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/7991503463350496037/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/7-ciri-mukmin-yang-sukses.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/7991503463350496037?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/7991503463350496037?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/7kJSaNes-AI/7-ciri-mukmin-yang-sukses.html" title="7 Ciri Mukmin yang Sukses" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-QgGpJxVc4Nk/Ttg8IqI2DCI/AAAAAAAAB-k/bdziRzAN2NQ/s72-c/sholat.png" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2011/12/7-ciri-mukmin-yang-sukses.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0cFRXk6cSp7ImA9WhRSFk8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-3850622664374310408</id><published>2011-11-18T21:03:00.000+07:00</published><updated>2011-11-18T21:03:34.719+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-18T21:03:34.719+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariat Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kajian Fiqh" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hadits" /><title>Tertawa dalam Islam</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-3cv7eUPdhRY/TsZge1crKtI/AAAAAAAAB8Q/Zw1dUhcdx1w/s1600/tertawa.jpg" title="Tertawa dalam Islam"&gt;&lt;img alt="Tertawa dalam Islam" border="0" height="188" width="210" src="http://3.bp.blogspot.com/-3cv7eUPdhRY/TsZge1crKtI/AAAAAAAAB8Q/Zw1dUhcdx1w/s400/tertawa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Dari: Riwayat Abu Daud&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya: "Celakalah orang yang berbicara lalu mengarang cerita dusta agar orang lain tertawa. Celakalah!"&lt;br /&gt;
&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Kelakar adalah perbuatan, kata-kata dan sebagainya yang dapat menggembirakan atau yang dapat menggelikan hati orang lain. Sinonimnya adalah jenaka, lawak dan senda gurau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Membuat orang lain senang hati adalah termasuk dalam amal kebajikan dan Rasulullah s.a.w juga selalu bercanda dengan ahli keluarga dan para sahabat baginda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun begitu, bergurau mempunyai adab-adab tertentu yang telah digariskan oleh Islam seperti:&lt;br /&gt;
&lt;ol type="a"&gt;&lt;li&gt;Tidak menjadikan aspek agama sebagai bahan jenaka seperti mempersendakan sunnah Rasulullah s.a..w.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gurauan tersebut bukan merupakan cacian atau cemohan seperti mengejek orang lain dengan menyebut kekurangannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gurauan itu bukan &lt;i&gt;ghibah&lt;/i&gt; (mengumpat) seperti menghina seseorang dengan niat hendak merendah-rendahkannya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tidak menjadikan jenaka dan gurauan itu sebagai kebiasaan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Isi jenaka adalah benar dan tidak dibuat-buat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bersesuaian dengan waktu, tempat dan orangnya karena adalah tidak baik bergurau di waktu seseorang berada dalam kesedihan dan sebagainya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menjauhi jenaka yang membuat orang lain tertawa secara berlebihan (tertawa terbahak-bahak) kerana banyak tertawa akan memadamkan cahaya hati.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sesungguhnya Rasulullah s.a.w apabila tertawa baginda hanya menampakkan barisan gigi depannya saja, bukan tertawa yang berdekah-dekah, mengilai-ngilai atau terkekeh-kekeh dengan maksud bahwa sebagai seorang muslim kita hendaklah senantiasa menjaga batas kesopanan dalam artikata yang sepatutnya.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Gelak Tawa Dilarang Islam.&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;
Menurut pandangan Islam, bergelak-tawa adalah tidak baik dan makruh hukumnya. Ibn Mas'ud meriwayatkan dari Auf bin Abdullah bahwa biasanya Rasulullah S.A.W. tidak tertawa melainkan senyum simpul dan tidak suka melerek, yaitu tidak menoleh, kecuali dengan semua wajahnya. Hadis itu menunjukkan bahwa senyum itu sunat dan tertawa berbahak-bahak adalah makruh. Maka itu seseorang yang sehat akalnya dilarang bergelak-tawa karena mereka yang banyak gelak tawa di dunia akan banyak menangis di akhirat. Orang yang banyak menangis di dunia mereka akan banyak tertawa di syurga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Yahya bin Muaadz Ar-razi, ada empat perkara yang menghilangkan tertawa seseorang Mukmin :&lt;br /&gt;
(1) Kerana memikirkan akhirat&lt;br /&gt;
(2) Kesibukan mencari keperluan hidup&lt;br /&gt;
(3) Risau memikirkan dosa&lt;br /&gt;
(4) Apabila tibanya musibah dan bala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika seseorang sibuk memikirkan perkara itu, maka dia tidak banyak tertawa karena banyak tertawa bukan sifat seorang Mukmin. Seperti yang diriwayatkan oleh Ibn Abbas r.a.:&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;"Siapa yang tertawa ketika membuat dosa, maka dia akan menangis ketika akan masuk neraka."&lt;br /&gt;
&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Oleh itu marilah sama-sama kita muhasabah diri dan kembali bertaubat kepada Allah. Banyakkan menangis (karena Allah) dari ketawa (yang sia-sia) itu adalah amalan yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Bagaimana bercanda ala Rosulullah SAW.?&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;
Rasullah adalah pribadi yang menyenangkan. Seseorang sahabat mendatangi Rasulullah SAW, dan dia meminta agar Rasulullah SAW membantunya mencari unta untuk memindahkan barang-barangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah berkata:&lt;br /&gt;
"Kalau begitu kamu pindahkan barang-barangmu itu ke anak unta di seberang sana."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat bingung bagaimana mungkin seekor anak unta dapat memikul beban yang berat.&lt;br /&gt;
"Ya Rasulullah, apakah tidak ada unta dewasa yang sekiranya sanggup memikul barang-barang ku ini?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah menjawab,&lt;br /&gt;
"Aku tidak bilang anak unta itu masih kecil, yang jelas dia adalah anak unta. Tidak mungkin seekor anak unta lahir dari ibu selain unta"&lt;br /&gt;
Sahabat tersenyum dan dia-pun mengerti canda Rasulullah.&lt;br /&gt;
(Riwayat Imam Ahmad, Abu Dawud dan At Tirmidzi. Sanad sahih)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lain lagi kisah seorang perempuan tua yang bertanya pada Rasulullah:&lt;br /&gt;
"Ya Utusan Allah, apakah perempuan tua seperti aku layak masuk surga?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah menjawab:&lt;br /&gt;
"Ya Ummi, sesungguhnya di surga tidak ada perempuan tua”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perempuan itu menangis mengingat nasibnya. Kemudian Rasulullah mengutip salah satu firman Allah di surat Al Waaqi'ah ayat 35-37:&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
(Riwayat At Tirmidzi, hadist hasan)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lainnya seorang sahabat bernama Zahir, dia agak lemah daya pikirannya. Namun Rasulullah mencintainya, begitu juga Zahir. Zahir ini sering menyendiri menghabiskan hari-harinya di gurun pasir. Sehingga, kata Rasulullah, "Zahir ini adalah lelaki padang pasir, dan kita semua tinggal di kotanya."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu hari ketika Rasulullah sedang ke pasar, dia melihat Zahir sedang berdiri melihat barang-barang dagangan. Tiba-tiba Rasulullah memeluk Zahir dari belakang dengan erat.&lt;br /&gt;
Zahir: "Heii... siapa ini?? Lepaskan aku!!!", Zahir memberontak dan menoleh ke belakang, ternyata yang memeluknya Rasulullah. Zahir pun segera menyandarkan tubuhnya dan lebih meng-eratkan pelukan Rasulullah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah berkata:&lt;br /&gt;
"Wahai umat manusia, siapa yang mau membeli budak ini??"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zahir:&lt;br /&gt;
"Ya Rasulullah, aku ini tidak bernilai dipandangan mereka"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah:&lt;br /&gt;
"Tapi di pandangan Allah, engkau sungguh bernilai Zahir. Mau dibeli Allah atau dibeli manusia?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zahir pun makin meng-eratkan tubuhnya dan merasa damai dipelukkan Rasulullah. (Riwayat Imaam Ahmad bin Hambal dari Anas ra)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kisah lainnya, suatu ketika, Rasulullah saw dan para sahabat ra sedang &lt;i&gt;ifthor&lt;/i&gt; (berbuka puasa). Hidangan pembuka puasa dengan kurma dan air putih. Dalam suasana hangat itu, Ali bin Abi Tholib ra timbul isengnya. Ali ra mengumpulkan kulit kurmanya dan diletakkan di tempat kulit kurma Rasulullah saw. Kemudian Ali ra dengan tersipu-sipu mengatakan kalau Rasulullah saw sepertinya sangat lapar dengan adanya kulit kurma yang lebih banyak. Rasulullah saw yang sudah mengetahui ke-isengan Ali ra segera "membalas" Ali ra dengan mengatakan kalau yang lebih lapar sebenarnya siapa? (antara Rasulullah saw dan Ali ra). Sedangkan tumpukan kurma milik Ali ra sendiri tak bersisa.&lt;br /&gt;
(Riwayat Bukhori, dhoif)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Canda Rasulullah dengan Istrinya&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;
Aisyah RA berkata,&lt;br /&gt;
"Aku pernah bersama Rasulullah SAW dalam suatu perjalanan, saat itu tubuhku masih ramping. Beliau lalu berkata kepada para sahabat beliau, "Silakan kalian berjalan duluan!" Para sahabat pun berjalan duluan semua, kemudian beliau berkata kepadaku, "Marilah kita berlomba." Aku pun menyambut ajakan beliau dan ternyata aku dapat mendahului beliau dalam berlari. Beberapa waktu setelah kejadian itu dalam sebuah riwayat disebutkan: "Beliau lama tidak mengajakku bepergian sampai tubuhku gemuk dan aku lupa akan kejadian itu." -suatu ketika aku bepergian lagi bersama beliau. Beliau pun berkata kepada para sahabatnya. "Silahkan kalian berjalan duluan." Para sahabat pun kemudian berjalan lebih dulu. kemudian beliau berkata kepadaku, "Marilah kita berlomba." Saat itu aku sudah lupa terhadap kemenanganku pada waktu yang lalu dan kini badanku sudah gemuk. Aku berkata, "Bagaimana aku dapat mendahului engkau, wahai Rasulullah, sedangkan keadaanku seperti ini?" Beliau berkata, "Marilah kita mulai." Aku pun melayani ajakan berlomba dan ternyata beliau mendahului aku. Beliau tertawa seraya berkata, "Ini untuk menebus kekalahanku dalam lomba yang dulu."&lt;br /&gt;
(HR. Ahmad dan Abi Dawud)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rasulullah SAW juga pernah bersabda kepada 'Aisyah,&lt;br /&gt;
"Aku tahu saat kamu senang kepadaku dan saat kamu marah kepadaku."&lt;br /&gt;
Aisyah bertanya,&lt;br /&gt;
"Dari mana engkau mengetahuinya?"&lt;br /&gt;
Beliau menjawab,&lt;br /&gt;
"Kalau engkau sedang senang kepadaku, engkau akan mengatakan dalam sumpahmu "Tidak demi Tuhan Muhammad" Akan tetapi jika engkau sedang marah, engkau akan bersumpah, "Tidak demi Tuhan Ibrahim!". Aisyah pun menjawab, "Benar, tapi demi Allah, wahai Rasulullah, aku tidak akan meninggalkan, kecuali namamu saja."&lt;br /&gt;
(HR Bukhari dan Muslim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-3850622664374310408?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mvdxsq9fUms1dylATlM1-XYZqMM/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mvdxsq9fUms1dylATlM1-XYZqMM/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mvdxsq9fUms1dylATlM1-XYZqMM/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mvdxsq9fUms1dylATlM1-XYZqMM/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Sw5aFsJGnR8:hfwum8Arx5g:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Sw5aFsJGnR8:hfwum8Arx5g:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=Sw5aFsJGnR8:hfwum8Arx5g:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Sw5aFsJGnR8:hfwum8Arx5g:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=Sw5aFsJGnR8:hfwum8Arx5g:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Sw5aFsJGnR8:hfwum8Arx5g:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Sw5aFsJGnR8:hfwum8Arx5g:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=Sw5aFsJGnR8:hfwum8Arx5g:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=Sw5aFsJGnR8:hfwum8Arx5g:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/Sw5aFsJGnR8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/3850622664374310408/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/11/tertawa-dalam-islam.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/3850622664374310408?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/3850622664374310408?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/Sw5aFsJGnR8/tertawa-dalam-islam.html" title="Tertawa dalam Islam" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-3cv7eUPdhRY/TsZge1crKtI/AAAAAAAAB8Q/Zw1dUhcdx1w/s72-c/tertawa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2011/11/tertawa-dalam-islam.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkMDQX89fCp7ImA9WhRSFEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-4978413811162900520</id><published>2011-11-16T20:30:00.002+07:00</published><updated>2011-11-16T20:34:30.164+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-16T20:34:30.164+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="#KulTwit" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Salim A. Fillah" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Syariat Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bahasa Arab" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Twitter" /><title>Tuntunan Mengucap "SubhanaLLAH" dan "Masya'aLLAH" yang Tepat</title><content type="html">&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-v190HTG1KaI/TsO2FVUUl3I/AAAAAAAAB7w/gLC8y3fCLn8/s1600/subhanallah.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em" title="Subhanallah, Maha Suci Allah"&gt;&lt;img alt="Subhanallah, Maha Suci Allah" border="0" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-v190HTG1KaI/TsO2FVUUl3I/AAAAAAAAB7w/gLC8y3fCLn8/s200/subhanallah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; Selama ini kebanyakan dari kita mengucapkan "Subhanallah" untuk menggambarkan sesuatu yang indah dan "Masya Allah" untuk sesuatu yang luar biasa bukan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi... pernahkah kita bertanya, apakah ucapan ini tepat secara tata bahasa Arab?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, berikut ini adalah #KulTwit &lt;a href="http://twitter.com/#!/salimafillah" rel="external nofollow" title="Salim A. Fillah (salimafillah) di Twitter"&gt;Salim A. Fillah (@salimafillah)&lt;/a&gt; di Twitter tentang &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/11/tuntunan-ucap-subhanallah-masyaallah.html" title="Tuntunan Mengucap SubhanaLLAH dan Masya'aLLAH yang Tepat"&gt;&lt;b&gt;tuntunan mengucap "SubhanaLLAH" dan "Masya'aLLAH" yang tepat berdasarkan syariat Islam&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selamat menyimak.. ;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oya, sebelumnya jangan lupa follow account Twitter-ku juga yah di &lt;a href="http://twitter.com/#!/arfianti" rel="external nofollow" title="Siti Ifat (arfianti) di Twitter"&gt;@arfianti&lt;/a&gt; :p&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Secara umum, menyebut asma Allah &amp; berdzikir kepadaNya ialah kebaikan tertuntunkan. Menyertakan Allah dalam tiap kejadian adalah niscaya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dan tiap penyebutan nama Allah yang bermakna khusus tentu memiliki tempat sesuai tuntunan. Semisal; Istirja' diucap saat kita bermusibah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nah; bagaimana dengan ucapan "SubhanaLlah" &amp; "MasyaaLlah"? Ada 2 yang mengikatnya; tuntunan Quran-Sunnah &amp; kebiasaan dalam Bahasa Arab.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Al Quran menuturkan; SubhanaLlah digunakan dalam mensucikan Allah dari hal yang tak pantas. "Maha Suci Allah dari mempunyai anak, dari..&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;..apa yang mereka sifatkan, mereka persekutukan, dll." Ayat-ayat berkomposisi ini sangatlah banyak. Juga, SubhanaLlah digunakan untuk..&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;..mengungkapkan keberlepasan diri dari hal menjijikkan semacam syirik (QS 34: 40-41), dihinakannya Allah tersebab kita (QS 12: 108) dll.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bukankah ada juga pe-Maha Suci-an Allah dalam hal menakjubkan? Uniknya, Al Quran menuturnya dengan kata ganti kedua (QS 3: 191), atau..&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;..kata ganti ketiga yang tak langsung menyebut asma Allah (QS 17: 1 dll). Sedangkan ia juga terpakai pada; me-Maha Suci-kan Allah dalam..&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;..menyaksikan bencana &amp; mengakui kezhaliman diri (QS 68: 29), menolak fitnah keji yang menimpa saudara (QS 24: 16). Bagaimana Hadits-nya?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;"Kami apabila berjalan naik membaca takbir, &amp; apabila berjalan turun membaca tasbih." (HR Al Bukhari, dari Jabir). Jadi "SubhanaLlah"..&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;..dilekatkan dalam makna "turun", yang kemudian sesuai dengan kebiasaan orang dalam Bahasa Arab secara umum; yakni menggunakannya..&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;..tuk mengungkapkan keprihatinan atas suatu hal kurang baik di mana tak pantas Allah SWT dilekatkan padanya. Adalah Gurunda @kupinang..&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;..yang pernah memiliki pengalaman memuji seorang Gurunda lain nan asli Arab dengan "SubhanaLlah", kemudian mendapat jawaban tak dinyana.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;"AstaghfiruLlahal 'Adhim; 'afwn Ustadz; kalau ada yang bathil dalam diri &amp; ucapan ana; tolong segera Ant luruskan!", kira-kira demikian.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bagaiamana simpulannya? Dzikir tasbih secara umum adalah utama, sebab ia dzikir semua makhluq &amp; tertempat di waktu utama pagi &amp; petang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Adapun dalam ucapan sehari-hari, mari membiasakan ia sebagai pe-Maha Suci-an Allah atas hal yang memang tak pantas bagi keagunganNya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bagaimana dengan "MasyaaLlah"? QS 18: 39 memberi contoh; ia diucapkan atas kekaguman pada aneka kebaikan melimpah; kebun, anak, harta.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sungguh ini semua terjadi atas kehendak Allah; kebun subur menghijau jelang panen; anak-anak yang ceria menggemaskan, harta yang banyak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lengkapnya; "MasyaaLlah la quwwata illa biLlah", kalimat ke-2 menegaskan lagi; tiada kemampuan mewujudkan selain atas pertolongan Allah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pun demikian dalam kebiasaan lisan berbahasa Arab; mereka mengucapkan "MasyaaLlah" pada keadaan juga sosok yang kebaikannya mengagumkan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Demikianlah pengalaman menghadiri acara Masyaikh; &amp; membersamai beberapa yang sempat ke Jogokariyan; dari Saudi, Kuwait, Syam, &amp; Yaman.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Di antara mereka ada yang berkata, "MasyaaLlah" nyaris tanpa henti, kala di Air Terjun Tawangmangu, Bonbin Gembiraloka, &amp; Gunung Merapi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Simpulannya; "MasyaaLlah" adalah ungkapan ketakjuban pada hal-hal yang indah; dan memang hal indah itu dicinta &amp; dikehendaki oleh Allah.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Demi ketepatan makna keagunganNya &amp; menghindari kesalahfahaman; mari biasakan mengucap "SubhanaLlah" &amp; "MasyaaLlah" seperti seharusnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membiasakan bertutur sesuai makna pada bahasa asli insyaaLlah lebih tepat &amp; bermakna. Tercontoh; orang Indonesia bisa senyum gembira..&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;..padahal sedang dimaki. Misalnya dengan kalimat; "Allahu yahdik!". Arti harfiahnya; "Semoga Allah memberi hidayah padamu!" Bagus bukan?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tetapi untuk diketahui; makna kiasan dari "Allahu yahdik!" adalah "Dasar gebleg!" ;D Jadi, mari belajar tanpa henti &amp; tak usah memaki;)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Demikian Shalih(in+at), bincang tentang "SubhanaLlah" &amp; "MasyaaLlah"; moga manfaat. Harap menyimak dari no (1) agar tak keliru. Salam:)&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-4978413811162900520?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aiXiHmjXGqFjgP_vp2TyL_09deY/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aiXiHmjXGqFjgP_vp2TyL_09deY/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aiXiHmjXGqFjgP_vp2TyL_09deY/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/aiXiHmjXGqFjgP_vp2TyL_09deY/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=1IzQ2TnlQQY:3MQ2n1UPgMY:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=1IzQ2TnlQQY:3MQ2n1UPgMY:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=1IzQ2TnlQQY:3MQ2n1UPgMY:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=1IzQ2TnlQQY:3MQ2n1UPgMY:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=1IzQ2TnlQQY:3MQ2n1UPgMY:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=1IzQ2TnlQQY:3MQ2n1UPgMY:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=1IzQ2TnlQQY:3MQ2n1UPgMY:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=1IzQ2TnlQQY:3MQ2n1UPgMY:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=1IzQ2TnlQQY:3MQ2n1UPgMY:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/1IzQ2TnlQQY" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/4978413811162900520/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/11/tuntunan-ucap-subhanallah-masyaallah.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/4978413811162900520?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/4978413811162900520?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/1IzQ2TnlQQY/tuntunan-ucap-subhanallah-masyaallah.html" title="Tuntunan Mengucap &quot;SubhanaLLAH&quot; dan &quot;Masya'aLLAH&quot; yang Tepat" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-v190HTG1KaI/TsO2FVUUl3I/AAAAAAAAB7w/gLC8y3fCLn8/s72-c/subhanallah.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2011/11/tuntunan-ucap-subhanallah-masyaallah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;Dk4NSX07fSp7ImA9WhRTFko.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-8329140870856078633</id><published>2011-11-07T21:05:00.001+07:00</published><updated>2011-11-07T21:09:58.305+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-07T21:09:58.305+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Vaksin" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Halal/Haram" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Babi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Konspirasi Zionis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Imunisasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="WHO" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Campak" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Zionisme" /><title>Konspirasi Imunisasi dan Bahaya Vaksin</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-dh0Jz3-8ATg/Treq46DWU-I/AAAAAAAAB4M/VR-0kgGzMxo/s1600/vaksin.jpg" title="Konspirasi Imunisasi dan Bahaya Vaksin"&gt;&lt;img alt="Konspirasi Imunisasi dan Bahaya Vaksin" border="0" width="344" src="http://3.bp.blogspot.com/-dh0Jz3-8ATg/Treq46DWU-I/AAAAAAAAB4M/VR-0kgGzMxo/s400/vaksin.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Pro dan kontra perihal imunisasi dan vaksin masih saja terus berlanjut. Berikut ini adalah beberapa informasi terkait &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/11/konspirasi-imunisasi-dan-bahaya-vaksin.html" title="Konspirasi Imunisasi dan Bahaya Vaksin"&gt;&lt;b&gt;konspirasi imunisasi dan bahaya vaksin&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Selamat menyimak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Konspirasi Zionis&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;
Jika kita merunut sejarah vaksin modern yang dilakukan oleh &lt;b&gt;Flexner Brothers&lt;/b&gt;, kita dapat menemukan bahwa kegiatan mereka dalam penelitian tentang vaksinasi pada manusia didanai oleh &lt;b&gt;Keluarga Rockefeller&lt;/b&gt;. Rockefeller sendiri adalah salah satu keluarga Yahudi yang paling berpengaruh di dunia, dan mereka adalah bagian dari Zionisme Internasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kenyataannya, mereka adalah pendiri WHO dan lembaga strategis lainnya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;The UN's WHO was established by the Rockefeller family's foundation in 1948 – the year after the same Rockefeller cohort established the CIA. Two years later the Rockefeller Foundation established the U.S. Government's National Science Foundation, the National Institute of Health (NIH), and earlier, the nation's Public Health Service (PHS).&lt;br /&gt;
(Dr. Leonard Horowitz dalam "WHO Issues H1N1 Swine Flu Propaganda")&lt;br /&gt;
&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Wah hebat sekali ya penguasaan mereka pada lembaga-lembaga strategis!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dilihat dari latar belakang WHO, jelas bahwa vaksinasi modern (atau kita menyebutnya imunisasi) adalah salah satu campur tangan (Baca : &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/11/konspirasi-imunisasi-dan-bahaya-vaksin.html" title="Konspirasi Imunisasi dan Bahaya Vaksin"&gt;konspirasi&lt;/a&gt;) Zionisme dengan tujuan untuk menguasai dan memperbudak seluruh dunia dalam "&lt;i&gt;New World Order&lt;/i&gt;" mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Apa Kata Para Ilmuwan Tentang Vaksinasi?&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;"Satu-satunya vaksin yang aman adalah vaksin yang tidak pernah digunakan."&lt;br /&gt;
(Dr. James R. Shannon, mantan direktur Institusi Kesehatan Nasional Amerika)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Vaksin menipu tubuh supaya tidak lagi menimbulkan reaksi radang. Sehingga vaksin mengubah fungsi pencegahan sistem imun."&lt;br /&gt;
(Dr. Richard Moskowitz, Harvard University)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kanker pada dasarnya tidak dikenal sebelum kewajiban vaksinasi cacar mulai diperkenalkan. Saya telah menghadapi 200 kasus kanker, dan tak seorang pun dari mereka yang terkena kanker tidak mendapatkan vaksinasi sebelumnya."&lt;br /&gt;
(Dr. W.B. Clarke, peneliti kanker Inggris)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ketika vaksin dinyatakan aman, keamanannya adalah istilah relatif yang tidak dapat diartikan secara umum."&lt;br /&gt;
(dr. Harris Coulter, pakar vaksin internasional)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(Kasus polio meningkat secara cepat sejak vaksin dijalankan. Pada tahun 1957-1958 peningkatan sebesar 50%, dan tahun 1958-1959 peningkatan menjadi 80%."&lt;br /&gt;
(Dr. Bernard Greenberg, dalam sidang kongres AS tahun 1962)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Sebelum vaksinasi besar besaran 50 tahun yang lalu, di negara itu (Amerika) tidak terdapat wabah kanker, penyakit autoimun, dan kasus autisme."&lt;br /&gt;
(Neil Z. Miller, peneliti vaksin internasional)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Vaksin bertanggung jawab terhadap peningkatan jumlah anak-anak dan orang dewasa yang mengalami gangguan sistem imun dan syarat, hiperaktif, kelemahan daya ingat, asma, sindrom keletihan kronis, lupus, artritis reumatiod, sklerosis multiple, dan bahkan epilepsi. Bahkan AIDS yang tidak pernah dikenal dua dekade lalu, menjadi wabah di seluruh dunia saat ini."&lt;br /&gt;
(Barbara Loe Fisher, Presiden Pusat Informasi Vaksin Nasional Amerika)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tak masuk akal memikirkan bahwa Anda bisa menyuntikkan nanah ke dalam tubuh anak kecil dan dengan proses tertentu akan meningkatkan kesehatan. Tubuh punya cara pertahanan tersendiri yang tergantung pada vitalitas saat itu. Jika dalam kondisi fit, tubuh akan mampu melawan semua infeksi, dan jika kondisinya sedang menurun, tidak akan mampu. Dan Anda tidak dapat mengubah kebugaran tubuh menjadi lebih baik dengan memasukkan racun apapun juga ke dalamnya."&lt;br /&gt;
(Dr. William Hay, dalam buku "Immunisation: The Reality behind the Myth")&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Dan masih banyak lagi pendapat ilmuwan yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan ternyata faktanya di Jerman para praktisi medis, mulai dokter hingga perawat, menolak adanya imunisasi campak. Penolakan itu diterbitkan dalam "&lt;i&gt;Journal of the American Medical Association&lt;/i&gt;" (20 Februari 1981) yang berisi sebuah artikel dengan judul "&lt;i&gt;Rubella Vaccine in Susceptible Hospital Employees, Poor Physician Participation&lt;/i&gt;". Dalam artikel itu disebutkan bahwa jumlah partisipan terendah dalam imunisasi campak terjadi di kalangan praktisi medis di Jerman. Hal ini terjadi pada para pakar obstetrik, dan kadar terendah lain terjadi pada para pakar pediatrik. Kurang lebih 90% pakar obstetrik dan 66% parak pediatrik menolak suntikan vaksin rubella.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Lalu mengapa bisa hal itu terjadi? Apa rahasia di balik vaksin dan imunisasi?&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;
Menurut pencarian saya tentang imunisasi yang telah saya lakukan sejak beberapa tahun lalu. Saya berusaha mengaitkannya dengan metode ilmu genetik dalam Islam yang sedikit telah saya pahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vaksin yang telah diproduksi dan dikirim ke berbagai tempat di belahan bumi ini (terutama negara muslim, negara dunia ketiga, dan negara berkembang), adalah sebuah proyek untuk mengacaukan sifat dan watak generasi penerus di negara-negara tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vaksin tersebut dibiakkan di dalam tubuh manusia yang bahkan kita tidak ketahui sifat dan asal muasalnya. Kita tau bahwa vaksin didapat dari darah sang penderita penyakit yang telah berhasil melawan penyakit tersebut. Itu artinya dalam vaksin tersebut terdapat DNA sang inang dari tempat virus dibiakkan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernahkah anda berpikir apabila DNA orang asing ini tercampur dengan bayi yang masih dalam keadaan suci?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DNA adalah berisi cetak biru atau rangkuman genetik leluhur-leluhur kita yang akan kita warisi. Termasuk sifat, watak, dan sejarah penyakitnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu apa jadinya apabila DNA orang yang tidak kita tau asal usul dan wataknya bila tercampur dengan bayi yang masih suci? Tentunya bayi tersebut akan mewarisi genetik DNA sang inang vaksin tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernahkan anda terpikir apabila sang inang vaksin tersebut dipilih dari orang-orang yang terbuang, kriminal, pembunuh, pemerkosa, peminum alkohol, dan sebagainya?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari banyak sumber yang saya dengar selama ini, penelitian tentang virus dilakukan kepada para narapidana untuk menghemat biaya penelitian, atau malah mungkin hal itu disengaja?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-EWZPCy1eep4/TrfJFMFnW3I/AAAAAAAAB4Y/dVcK-NmJk7Y/s1600/vaksin-kimia.jpg" title="Vaksin Kimia Berbahaya"&gt;&lt;img alt="Vaksin Kimia Berbahaya" border="0" width="450" src="http://1.bp.blogspot.com/-EWZPCy1eep4/TrfJFMFnW3I/AAAAAAAAB4Y/dVcK-NmJk7Y/s640/vaksin-kimia.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Zat-zat Kimia Berbahaya dalam Vaksin&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;
Vaksin mengandung substansi berbahaya yang diperlukan untuk mencegah infeksi dan meningkatkan performa vaksin. Seperti merkuri, formaldehyde, dan aluminium, yang dapat membawa efek jangka panjang seperti keterbelakangan mental, autisme, hiperaktif. alzheimer, kemandulan, dll. Dalam 10 tahun terakhir, jumlah anak autis meningkat dari antara 200 – 500 % di setiap negara bagian di Amerika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Babi dalam Vaksin&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;
Penggunaan asam amino binatang babi dalam vaksin bukanlah berita yang baru. Bahkan kaum Muslim dan Yahudi banyak yang menentang hal ini karena babi memang diharamkan, seperti tertuang dalam Qur’an ayat berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala."&lt;br /&gt;
(QS. Al-Maidah (5) ayat 3)&lt;br /&gt;
&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Bahkan dalam Perjanjian Lama (Taurat) juga disebutkan :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;"Jangan makan babi. Binatang itu haram karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tidak boleh dimakan dan bangkainya pun tak boleh disentuh karena binatang itu haram."&lt;br /&gt;
(Imamat 11 : 7-8)&lt;br /&gt;
&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Lalu mengapa Allah mengharamkan Babi?&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-zBx7pslqbf0/Trfh5aBzRDI/AAAAAAAAB4k/FnucAzev82M/s1600/peta-pencemaran-babi.jpg" title="Peta Pencemaran Babi"&gt;&lt;img alt="Peta Pencemaran Babi" border="0" width="450" src="http://2.bp.blogspot.com/-zBx7pslqbf0/Trfh5aBzRDI/AAAAAAAAB4k/FnucAzev82M/s640/peta-pencemaran-babi.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Asam Amino manusia yang hanya sedikit berbeda dari binatang babi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Asam amino adalah salah satu penyusun protein pada makhluk hidup. Jika kita melihat insulin pada manusia dan babi, maka hanya akan terpaut satu daripada babi. Berikut penjelasannya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;Insulin manusia : C256H381N65O76S6 MW=5807,7&lt;br /&gt;
Insulin babi : C257H383N65O77S6 MW=5777,6&lt;br /&gt;
Penjelasan : hanya 1 asam amino berbeda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Insulin manusia : C256H381N65O76S6 MW=5807,7&lt;br /&gt;
Insulin sapi : C254H377N65O75S6 MW=5733,6&lt;br /&gt;
Penjelasan : ada 3 asam amino berbeda&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Para produsen vaksin mengatakan bahwa jika menggunakan asam amino babi, maka mereka tidak memerlukan banyak proses penelitian lagi karena hanya terpaut satu asam amino. Berbeda dengan sapi yang terpaut 3 asam amino.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;"Secara chemisty, DNA manusia dan babi hanya beda 3 persen. Aplikasi teknologi transgenetika membuat organ penyusun tubuh babi akan semakin mirip dengan manusia."&lt;br /&gt;
(Dr. Muladno, ahli genetika molekuler di Fakultas Peternakan IPB)&lt;br /&gt;
&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Tapi sayangnya mereka lupa jika asam aminonya hampir identik berarti sama saja kita memakan daging manusia (kanibal), dan telah jelas bahwa kanibal dapat menyebabkan penyakit-penyakit genetik yang tidak bisa disembuhkan, termasuk penyakit syaraf dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di China, terdapat sebuah desa yang gemar memakan daging manusia yang melintas di desanya, yang kemudian digunakan untuk sebuah perayaan. Mereka mengatakan bahwa rasa daging manusia mirip dengan rasa daging babi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Sifat babi yang buruk dapat menurun kepada manusia yang memakannya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seorang Imam Muslim bersama kawannya orang barat pernah melakukan tes kepada 3 ekor babi dan 3 ekor ayam, masing masing adalah 2 jantan dan 1 betina. Dan hasilnya adalah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;"Ketika 2 ekor ayam jantan dan 1 ayam betina dilepas, maka 2 ayam jantan tersebut bertarung hingga satu tewas/kalah untuk merebutkan betina. Namun apa yang terjadi ketika 2 ekor babi jantan dan 1 ekor babi betina dilepas? ternyata babi jantan yang satu membantu yang lain untuk melaksanakan hajat seksualnya pada si betina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sang Imam berkata, "Inilah ! Daging babi itu membunuh &lt;i&gt;ghirah&lt;/i&gt; (rasa cemburu) orang yang memakannya dan ini terjadi pada kaum kalian."&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Beberapa penelitian di barat juga banyak yang menyatakan bahwa memakan babi dapat mempengaruhi watak, resiko perselingkuhan, dan hasrat seksual yang melebihi ambang batas kewajaran sebagai manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Tubuh babi dapat mengubah virus jinak menjadi ganas.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Babi memiliki berbagai reseptor dalam tubuhnya yang dapat menjadikan virus jinak yang masuk ke dalam tubuh babi kemudian keluar dalam keadaan ganas, diantaranya reseptor yang sangat dikenal para ilmuwan adalah reseptor alfa 2,6 &lt;i&gt;sialic acid&lt;/i&gt; untuk mengikat influenza manusia dan 2,3 &lt;i&gt;sialic acid&lt;/i&gt; untuk mengikat virus influenza unggas. Virus-virus yang terikat ke dalam reseptor tersebut kemudian dapat berubah menjadi ganas. Selain itu reseptor-reseptor itu juga dapat mengikat dua jenis virus yang memiliki sifat yang berbeda, untuk kemudian di &lt;i&gt;mixing&lt;/i&gt; menjadi satu virus ganas yang memiliki 2 sifat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Banyaknya penyakit dalam tubuh Babi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita sudah mengetahui sejak Sekolah Dasar dahulu bahwa babi mengandung cacing pita yang sangat berbahaya. Cacing pita bahkan dapat mengganggu sistem syaraf dan dapat masuk hingga otak manusia. Selain cacing pita masih banyak penyakit lainnya yang disebabkan oleh babi melalui bakteri, karena kebiasaannya yang senang memakan kotoran, bahkan kotorannya sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Sifat aneh babi lainnya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;"Babi mempunyai sifat kembar antara binatang buas dan binatang jinak. Sifatnya yang menyerupai binatang buas adalah karena ia bertaring dan suka makan bangkai, sedangkan sifatnya yang menyerupai binatang jinak ialah karena ia berceracak dan makan rumput serta dedaunan lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Babi memiliki syahwat yang amat kuat, hingga pada saat ia kawin (bersetubuh), pejantan bertengger di atas betinanya yang berjalan bermil-mil jauhnya. Pejantannya mengejar-ngejar betina demikian kasar hingga terjadi perkelahian yang mungkin menewaskan salah satu atau menewaskan kedua-duanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu kali mengandung, babi betina dapat melahirkan dua puluh ekor anak. Pejantan mulai kawin bila telah berumur 8 bulan, sedangkan betinanya mulai melahirkan bila telah mencapai umur 6 bulan. Di beberapa negeri, babi kawin pada umur 4 bulan, betinanya mulai bunting setelah dikawini dan akan melahirkan setelah bunting selama enam atau tujuh bulan. Babi betina yang telah mencapai umur 15 tahun tidak dapat beranak. Jenis binatang ini adalah yang paling banyak mempunyai keturunan. Babi jantan merupakan binatang jantan yang paling tahan lama bertengger di atas betinanya (kawin).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang mengherankan, jika sebelah matanya dicungkil ia segera mati. Babi memiliki kesamaan dengan manusia, yaitu kulitnya tidak dapat dikelupas kecuali jika dipotong lebih dulu daging yang berada di bawahnya."&lt;br /&gt;
(Kamal al-Din Muhammad ibn Musa al-Damiri, dalam Kitabul-Hayawan Al-Kubra)&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Bencana akibat vaksin yang tidak pernah dipublikasikan.&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Di Amerika pada tahun 1991 – 1994 sebanyak 38.787 masalah kesehatan dilaporkan kepada Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) FDA. Dari jumlah ini 45% terjadi pada hari vaksinasi, 20% pada hari berikutnya dan 93% dalam waktu 2 mgg setelah vaksinasi. Kematian biasanya terjadi di kalangan anak anak usia 1-3 bulan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pada 1986 ada 1300 kasus pertusis di Kansas dan 90% penderita adalah anak-anak yang telah mendapatkan vaksinasi ini sebelumnya. Kegagalan sejenis juga terjadi di Nova Scotia di mana pertusis telah muncul sekalipun telah dilakukan vaksinasi universal.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Jerman mewajibkan vaksinasi tahun 1939. Jumlah kasus dipteri naik menjadi 150.000 kasus, di mana pada tahun yang sama, Norwegia yang tidak melakukan vaksinasi, kasus dipterinya hanya sebanyak 50 kasus.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Penularan polio dalam skala besar, menyerang anak-anak di Nigeria Utara berpenduduk muslim. Hal itu terjadi setelah diberikan vaksinasi polio, sumbangan AS untuk penduduk muslim. Beberapa pemimpin Islam lokal menuduh Pemerintah Federal Nigeria menjadi bagian dari pelaksanaan rencana Amerika untuk menghabiskan orang-orang Muslim dengan menggunakan vaksin.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tahun 1989-1991 vaksin campak "&lt;i&gt;high titre&lt;/i&gt;" buatan Yugoslavia Edmonton-Zagreb diuji coba pada 1500 anak-anak miskin keturunan orang hitam dan latin, di kota Los Angeles, Meksiko, Haiti dan Afrika. Vaksin tersebut sangat direkomendasikan oleh WHO. Program dihentikan setelah di dapati banyak anak-anak meninggal dunia dalam jumlah yang besar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Vaksin campak menyebabkan penindasan terhadap sistem kekebalan tubuh anak-anak dalam waktu panjang selama 6 bulan sampai 3 tahun. Akibatnya anak-anak yang diberi vaksin mengalami penurunan kekebalan tubuh dan meninggal dunia dalam jumlah besar dari penyakit-penyakit lainnya WHO kemudian menarik vaksin-vaksin tersebut dari pasar di tahun 1992.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Setiap program vaksin dari WHO di laksanakan di Afrika dan Negara-negara dunia ketiga lainnya, hampir selalu terdapat penjangkitan penyakit-penyakit berbahaya di lokasi program vaksin dilakukan. Virus HIV penyebab Aids di perkenalkan lewat program WHO melalui komunitas homoseksual melalui vaksin hepatitis dan masuk ke Afrika tengah melalui vaksin cacar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Desember 2002, Menteri Kesehatan Amerika, Tommy G. Thompson menyatakan, tidak merencanakan memberi suntikan vaksin cacar. Dia juga merekomendasikan kepada anggota kabinet lainnya untuk tidak meminta pelaksaanaan vaksin itu. Sejak vaksinasi massal diterapkan pada jutaan bayi, banyak dilaporkan berbagai gangguan serius pada otak, jantung, sistem metabolisme, dan gangguan lain mulai mengisi halaman-halaman jurnal kesehatan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kenyataannya vaksin untuk janin telah digunakan untuk memasukan encephalomyelitis, dengan indikasi terjadi pembengkakan otak dan pendarahan di dalam. Bart Classen, seorang dokter dari Maryland, menerbitkan data yang memperlihatkan bahwa tingkat penyakit diabetes berkembang secara signifikan di Selandia Baru, setelah vaksin hepatitis B diberikan secara massal di kalangan anak-anak.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Melaporkan bahwa, vaksin meningococcal merupakan "Bom waktu bagi kesehatan penerima vaksin."&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Anak-anak di Amerika Serikat mendapatkan vaksin yang berpotensi membahayakan dan dapat menyebabkan kerusakan permanen. Berbagai macam imunisasi misalnya, Vaksin-vaksin seperti Hepatitis B, DPT, Polio, MMR, Varicela (Cacar air) terbukti telah banyak memakan korban anak-anak Amerika sendiri, mereka menderita kelainan syaraf, anak-anak cacat, diabetes, autis, autoimun dan lain-lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Vaksin cacar dipercayai bisa memberikan imunisasi kepada masyarakat terhadap cacar. Pada saat vaksin ini diluncurkan, sebenarnya kasus cacar sudah sedang menurun. Jepang mewajibkan suntikan vaksin pada 1872. Pada 1892, ada 165.774 kasus cacar dengan 29.979 berakhir dengan kematian walaupun adanya program vaksin.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pemaksaan vaksin cacar, di mana orang yang menolak bisa diperkarakan secara hukum, dilakukan di Inggris tahun 1867. Dalam 4 tahun, 97.5&amp; masyarakat usia 2 sampai 50 tahun telah divaksinasi. Setahun kemudian Inggris merasakan epidemik cacar terburuknya dalam sejarah dengan 44.840 kematian. Antara 1871 – 1880 kasus cacar naik dari 28 menjadi 46 per 100.000 orang. Vaksin cacar tidak berhasil.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;
Dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Mengapa vaksin gagal melindungi terhadap penyakit?&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;
Walene James, pengarang buku "&lt;i&gt;Immunization: the Reality Behind The Myth&lt;/i&gt;", mengatakan respon inflamatori penuh diperlukan untuk menciptakan kekebalan nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum introduksi vaksin cacar dan gondok, kasus cacar dan gondok yang menimpa anak-anak adalah kasus tidak berbahaya. Vaksin 'mengecoh' tubuh sehingga tubuh kita tidak menghasilkan respon inflamatory terhadap virus yang diinjeksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;SIDS (Sudden Infant Death Syndrome)&lt;/i&gt; naik dari 0.55 per 1000 orang di 1953 menjadi 12.8 per 1000 pada 1992 di Olmstead County, Minnesota. Puncak kejadian SIDS adalah umur 2 – 4 bulan, waktu di mana vaksin mulai diberikan kepada bayi. 85% kasus SIDS terjadi di 6 bulan pertama bayi. Persentase kasus SIDS telah naik dari 2.5 per 1000 menjadi 17.9 per 1000 dari 1953 sampai 1992. Naikan kematian akibat SIDS meningkat pada saat hampir semua penyakit anak-anak menurun karena perbaikan sanitasi dan kemajuan medikal kecuali SIDS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasus kematian SIDS meningkat pada saat jumlah vaksin yang diberikan kepada balita naik secara meyakinkan menjadi 36 per anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dr. W. Torch berhasil mendokumentasikan 12 kasus kematian pada anak-anak yang terjadi dalam 3,5 – 19 jam paska imunisasi DPT. Dia kemudian juga melaporkan 11 kasus kematian SIDS dan satu yang hampir mati 24 jam paska injeksi DPT. Saat dia mempelajari 70 kasus kematian SIDS, 2/3 korban adalah mereka yang baru divaksinasi mulai dari 1,5 hari sampai 3 minggu sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada satu kematian pun yang dihubungkan dengan vaksin. Vaksin dianggap hal yang mulia dan tidak ada pemberitaan negatif apapun mengenai mereka di media utama karena mereka begitu menguntungkan bagi perusahaan farmasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada alasan yang valid untuk percaya bahwa vaksin bukan saja tak berguna dalam mencegah penyakit, tetapi mereka juga kontraproduktif karena melukai sistem kekebalan yang meningkatkan resiko kanker, penyakit kekebalan tubuh, dan SIDS yang menyebabkan cacat dan kematian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;h4&gt;Penutup&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;
Imunisasi yang selama ini digembar-gemborkan oleh Zionis dapat berdampak kepada masalah yang sangat serius bagi kehidupan penduduk dunia. Mereka yang bertujuan untuk menjadikan ras lainnya berada di bawah kekuasaan mereka dengan berbagai cara. Sudah cukup adik laki-laki saya yang menjadi korban &lt;a href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/11/konspirasi-imunisasi-dan-bahaya-vaksin.html" title="Konspirasi Imunisasi dan Bahaya Vaksin"&gt;konspirasi imunisasi&lt;/a&gt; ini. Kini saatnya kita membuka mata dan bertanya pada hati nurani kita dengan berbagai propaganda yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan Allah telah menyuruh kita berhati-hati terdadap berita dari mereka :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu."&lt;br /&gt;
(QS. Al-Hujuraat (49) : 6)&lt;br /&gt;
&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;
Masih banyak sumber yang belum saya paparkan di sini. Termasuk bagaimana teknologi pengetahuan Islam menyingkap bagaimana setan dapat menjadikan manusia menjadi jahat melalui makanan yang haram yang kita konsumsi. Insya Allah lain waktu saya dapat menjelaskannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga Allah memberkahi dan melindungi kita semua. :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penulis: &lt;a href="http://un2kmu.wordpress.com/2010/04/19/mengungkap-konspirasi-imunisasi-dan-bahaya-vaksin/" title="Mengungkap Konspirasi Imunisasi dan Bahaya Vaksin" rel="external nofollow"&gt;Tio Alexander&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-8329140870856078633?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/fVMlfZ802H3pdmEgh__O9FJLLs0/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/fVMlfZ802H3pdmEgh__O9FJLLs0/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/fVMlfZ802H3pdmEgh__O9FJLLs0/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/fVMlfZ802H3pdmEgh__O9FJLLs0/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=vt9GAxJhUQ8:GYhZVplVZpY:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=vt9GAxJhUQ8:GYhZVplVZpY:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=vt9GAxJhUQ8:GYhZVplVZpY:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=vt9GAxJhUQ8:GYhZVplVZpY:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=vt9GAxJhUQ8:GYhZVplVZpY:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=vt9GAxJhUQ8:GYhZVplVZpY:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=vt9GAxJhUQ8:GYhZVplVZpY:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=vt9GAxJhUQ8:GYhZVplVZpY:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=vt9GAxJhUQ8:GYhZVplVZpY:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/vt9GAxJhUQ8" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/8329140870856078633/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/11/konspirasi-imunisasi-dan-bahaya-vaksin.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/8329140870856078633?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/8329140870856078633?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/vt9GAxJhUQ8/konspirasi-imunisasi-dan-bahaya-vaksin.html" title="Konspirasi Imunisasi dan Bahaya Vaksin" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-dh0Jz3-8ATg/Treq46DWU-I/AAAAAAAAB4M/VR-0kgGzMxo/s72-c/vaksin.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2011/11/konspirasi-imunisasi-dan-bahaya-vaksin.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEINSH86fCp7ImA9WhRTEkQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-8440647589020825469.post-1164006643767192746</id><published>2011-11-03T10:48:00.001+07:00</published><updated>2011-11-03T10:56:39.114+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-03T10:56:39.114+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Video" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Komodo" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="JK" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="New7Wonders" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hitler" /><title>Gara-gara New7Wonders, Hitler Ngamuk-ngamuk Sama JK</title><content type="html">&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-bmBGu-4UfL0/TrHSFDwyDiI/AAAAAAAAB30/lamDXxYdraU/s1600/new7wonders-komodo.jpg" title="New7Wonders - Komodo"&gt;&lt;img alt="New7Wonders - Komodo" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-bmBGu-4UfL0/TrHSFDwyDiI/AAAAAAAAB30/lamDXxYdraU/s640/new7wonders-komodo.jpg" width="450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="255" src="http://www.youtube.com/embed/5GKRnSDIDtI" width="450"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8440647589020825469-1164006643767192746?l=duniaifat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Xfa16Won43BPsfQLzdXI64DGIlM/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Xfa16Won43BPsfQLzdXI64DGIlM/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Xfa16Won43BPsfQLzdXI64DGIlM/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Xfa16Won43BPsfQLzdXI64DGIlM/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=YUMOFfZcE6Q:vlpeermDvaA:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=YUMOFfZcE6Q:vlpeermDvaA:F7zBnMyn0Lo"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=YUMOFfZcE6Q:vlpeermDvaA:F7zBnMyn0Lo" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=YUMOFfZcE6Q:vlpeermDvaA:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=YUMOFfZcE6Q:vlpeermDvaA:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=YUMOFfZcE6Q:vlpeermDvaA:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=YUMOFfZcE6Q:vlpeermDvaA:gIN9vFwOqvQ"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?i=YUMOFfZcE6Q:vlpeermDvaA:gIN9vFwOqvQ" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?a=YUMOFfZcE6Q:vlpeermDvaA:TzevzKxY174"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/DuniaIfatBlogspot?d=TzevzKxY174" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~4/YUMOFfZcE6Q" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://duniaifat.blogspot.com/feeds/1164006643767192746/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://duniaifat.blogspot.com/2011/11/gara-gara-new7wonders-hitler-ngamuk.html#comment-form" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/1164006643767192746?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/8440647589020825469/posts/default/1164006643767192746?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/DuniaIfatBlogspot/~3/YUMOFfZcE6Q/gara-gara-new7wonders-hitler-ngamuk.html" title="Gara-gara New7Wonders, Hitler Ngamuk-ngamuk Sama JK" /><author><name>Siti Ifat</name><uri>https://profiles.google.com/108023939471880058124</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="32" height="32" src="//lh4.googleusercontent.com/-2CWHeNdKspM/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAB-Y/tE8CO5HUo64/s512-c/photo.jpg" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-bmBGu-4UfL0/TrHSFDwyDiI/AAAAAAAAB30/lamDXxYdraU/s72-c/new7wonders-komodo.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://duniaifat.blogspot.com/2011/11/gara-gara-new7wonders-hitler-ngamuk.html</feedburner:origLink></entry></feed>

