<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796</atom:id><lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 19:23:55 +0000</lastBuildDate><category>guru</category><category>evaluasi pembelajaran</category><category>pemikiran islam</category><category>pengembangan kurikulum</category><category>penelitian</category><category>micro teaching</category><category>mutu pendidikan</category><category>pendidikan</category><category>unas</category><category>strategi pembelajaran</category><category>manajemen pendidikan</category><category>pendidikan islam</category><title>Dunia Pendidikan Indonesia</title><description>Sebuah Catatan Tentang Dunia Pendidikan Indonesia</description><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (aris nur)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>28</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/DuniaPendidikanIndonesia" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="duniapendidikanindonesia" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-7523550305656706247</guid><pubDate>Mon, 01 Feb 2010 21:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-02-01T13:07:15.960-08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">unas</category><title>MA Pastikan Tak Pernah Larang Unas</title><atom:summary type="text">Sudah lama blog ini tidak di update. Akhirnya saat ini aku update walaupun sekadar kliping berita mengenai pendidikan dari media harian Jawapos. Inginnya sih bisa sering update namun sayang kesulitan dalam membagi waktu. Oke langsung saja kliping berita pendidikan mengenai Unas berikut ini.Mahkamah Agung (MA) memastikan bahwa pihaknya tak pernah melarang penyelenggaraan ujian nasional (unas). </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2010/02/ma-pastikan-tak-pernah-larang-unas.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-7884629351702978723</guid><pubDate>Sat, 24 Oct 2009 01:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-23T18:56:08.205-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan islam</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pemikiran islam</category><title>Pemikiran pendidikan Islam menurut Ibnu Maskawaih</title><atom:summary type="text">Pemikiran Ibnu Maskawaih tentang PI :Pendidikan tidak bisa dipisahkan dengan pendidikan akhlak dan manusia. Tujuan pendidikan akhlak yang dirumuskan Ibnu Maskawaih adalah terwujudnya sikap batin yang mampu mendorong secara spontan untuk melahirkan perbuatan yang bernilai baik. Tujuan pendidikan yang ingin dicapai Ibnu Maskawaih bersifat menyeluruh, yakni mencakup kebahagiaan hidup manusia dalam </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/10/pemikiran-pendidikan-islam-menurut-ibnu.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-3750837369705216446</guid><pubDate>Sun, 13 Sep 2009 18:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-09-13T11:16:00.705-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">evaluasi pembelajaran</category><title>Fungsi dan Tujuan Evaluasi Pembelajaran</title><atom:summary type="text">Evaluasi pembelajaran memilki berbagai tujuan diantaranya adalah untuk :1. Menentukan angka kemajuan atau hasil belajar pada siswa. Berfungsi sebagai :a. Laporan  kepada orang tua / wali siswa.b. Penentuan kenaikan kelasc. Penentuan kelulusan siswa.2. Penempatan siswa ke dalam situasi belajar mengajar yang tepat dan serasi dengan tingkat kemampuan, minat dan berbagai karakteristik yang dimiliki.3</atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/09/fungsi-dan-tujuan-evaluasi-pembelajaran.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-4274566696266589359</guid><pubDate>Sun, 13 Sep 2009 17:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-09-13T11:02:02.498-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">evaluasi pembelajaran</category><title>Perencanaan Evaluasi Pembelajaran dalam dunia Pendidikan</title><atom:summary type="text">PengertianEvaluasi merupakan suatu proses berkelanjutan tentang pengumpulan dan penafsiran informasi untuk menilai keputusan-keputisan yang dibuat dalam merancang suatu sistem pembelajaran. Pengertian tersebut memiliki tiga imlikasi rumusan. Berikut ini implikasi tersebut:1. Evaluasi adalah suatu proses yang terus menerus, sebelum, sewaktu dan sesudah proses belajar mengajar.2. Proses evaluasi </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/09/perencanaan-evaluasi-pembelajaran-dalam.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-836807911326041666</guid><pubDate>Sun, 06 Sep 2009 04:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-09-05T21:33:52.810-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pendidikan</category><title>Tipologi Lingkungan Lembaga Pendidikan</title><atom:summary type="text">Kegiatan pendidikan selalu berlangsung dalam suatu lingkungan. Dalam kamus tipologi  dapat diartikan dengan model, golongan atau jenis.   Jenis lembaga pendidikan yang umum dikenal saat ini adalah tri pusat pendidikan, yaitu  :1. Lembaga Pendidikan Keluarga (informal) -LPK2. Lembaga Pendidikan Sekolah (formal) - LPS3. Lembaga Pendidikan Masyarakat (non formal dan formal) - LPMPerbedaan dari </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/09/tipologi-lingkungan-lembaga-pendidikan.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-4989433294146722003</guid><pubDate>Wed, 02 Sep 2009 02:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-09-01T19:14:40.490-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pengembangan kurikulum</category><title>Pendekatan Untuk Mngeksplorasi Isi Kurikulum</title><atom:summary type="text">Ada empat katgori pendekatan dalam mengembangkan isi kurikulum, yaitu :1. Pendekatan Kultural (Kultur Nasional)Pendekatan Kultural yaitu dengan memperhatikan dimensi-dimensi keluarga, pendidikan, ekonomi, politik, sistem nilai, teknologi, rekreasi dan ddikasi bantuan sosial. Bila difokuskan pada tinjauan pendidikan maka dimensi ekonomi, politik dan sistem nilai akan menunjukkan tinjauan yang </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/09/pendekatan-untuk-mngeksplorasi-isi.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-8385548120271659512</guid><pubDate>Tue, 01 Sep 2009 01:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-31T18:36:27.831-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">strategi pembelajaran</category><title>Alat Peraga Dalam Pembelajaran</title><atom:summary type="text">Fungsi alat peraga adalah sebagai berikut:1. Sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif.2. Salah satu unsur yang harus dikembangkan oleh guru karena mrupakan bagian yang integral dari situasi mengajar.3. Penggunaannya integral dengan tujuan dan isi pelajaran.4. Penggunaannya bukan semata-mata alat hiburan (pelengkap).5. Untuk mempercepat proses pembelajaran (</atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/alat-peraga-dalam-pembelajaran.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-4714520641807497657</guid><pubDate>Mon, 31 Aug 2009 02:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-30T19:26:14.879-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">strategi pembelajaran</category><title>Pendekatan, Strategi Mengajar dan Prinsip Mengajar</title><atom:summary type="text">A. Teacher Center StrategisStrategi pembelajaran yang berpusat pada guru.B. Material Center StrategisStrategi pembelajaran yang berpusat pada materi.C. Student Center StrategisStrategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.* Mengajar sebagai usaha untuk menciptakan lingkungan yang mengoptimalkan kegiatan belajar.* Tujuan mengajar adalah "membelajarkan siswa". Berarti meningkatkan </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/pendekatan-strategi-mengajar-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-3500417264689496626</guid><pubDate>Fri, 28 Aug 2009 03:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-27T20:20:58.711-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pengembangan kurikulum</category><title>Indikator Keberhasilan Kurikulum Berbasis Kompetensi</title><atom:summary type="text">Keberhasilan  KBK  yang  dalam  pengembangannya  memberikan kewenangan  sangat  besar  kepada  sekolah  melalui  pengambilan  keputusan partisipatif,  sehingga  sangat  ditentukan  oleh  kepala  sekolah,  guru,  siswa, karyawan,  wali  murid  dan  masyarakat  yang  terlibat  secara  langsung  dalam pengelolaan  sekolah.  Keberhasilan  tersebut  dapat  dilihat  dari  indikator-indikator berikut : </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/indikator-keberhasilan-kurikulum.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-5042067353761670853</guid><pubDate>Thu, 27 Aug 2009 02:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-26T19:41:33.508-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pengembangan kurikulum</category><title>Karakteristik  dan Keunggulan Kurikulum Berbasis Kompetensi</title><atom:summary type="text">Karakteristik Kurikulum Berbasis Kompetensi Karakteristik KBK antara  lain mencakup  selekasi  kompetensi  yang  sesuai, spesifikasi  indikator-indikator  evaluasi  untuk menetukan  kesuksesan  pencapaian kompetensi  dan  pengembangan  sistem  pembelajaran.  Sehubungan  dengan  itu Depdiknas  (2002)  mengemukan  bahwa  kurikulum  berbasis  kompetensi memiliki karakteristik sebagai berikut : 1.  </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/karakteristik-dan-keunggulan-kurikulum.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-4362776385381324965</guid><pubDate>Wed, 26 Aug 2009 09:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-26T02:32:10.130-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">pengembangan kurikulum</category><title>Pengertian Kompetensi dan Kurikulum Berbasis Kompetensi</title><atom:summary type="text">Kompetensi merupakan  pengetahuan,  keterampilan,  nilai  dan  sikap  dasar yang  direfleksikan  dalam  kebiasaan  berpikir  d.an  bertindak  yang  bersifat  dinamis, berkembang,  dan  dapat  diraih  setiap  waktu.  Kebiasaan  berpikir  dan  bertindak secara konsisten dan  terus-menerus memungkinkan seseorang menjadi kompeten,dalam  arti memiliki pengetahuan,  keterampilan,  nilai, dan  </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/pengertian-kompetensi-dan-kurikulum.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-2054624939773914524</guid><pubDate>Tue, 25 Aug 2009 01:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-24T18:52:50.127-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">micro teaching</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">guru</category><title>Berbagai Ketrampilan Mengajar Yang Perlu Dimiliki Guru</title><atom:summary type="text">Ketrampilan mengajar yang perlu di miliki seorang guru :1. Ketrampilan Membuka Pelajaran2. Ketrampilan Menjelaskan Pelajaran3. Ketrampilan Bertanya4. Ketrampilan Memberi Reward5. Ketrampilan Variasi 6. Ketrampilan Mengelola Kelompok Kecil7. Ketrampilan Membimbing Individual8. Ketrampilan Menutup PelajaranKetrampilan bertanya Yaitu ketranpilan menggali kemampuan siswa secara logis dan </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/berbagai-ketrampilan-mengajar-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-4772658673834965084</guid><pubDate>Mon, 24 Aug 2009 09:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-24T02:01:07.969-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">micro teaching</category><title>Pengertian Micro Teaching</title><atom:summary type="text">Micro teaching adalah suatu tindakan atau kegiatan latihan belajar-mengajar dalam situasi laboratoris (Sardirman, Interaksi Motivasi Belajar Mengajar).Ciri-ciri pokok Micro Teaching :1. Jumlah subyek belajar sedikit sekitar 5-10 orang2. Waktu mengajar terbatas sekitar 10 menit3. Komponen mengajar yang dikembangkan terbatas4. Sekadar real teachingMaksud dan tujuan micro teachingMaksud yaitu </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/pengertian-micro-teaching.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-3062230257574092897</guid><pubDate>Fri, 21 Aug 2009 02:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-20T19:27:07.046-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">penelitian</category><title>Teknik Pengumpulan Data Dalam Penelitian</title><atom:summary type="text">Ada beberapa cara untuk mendapatkan data dalam suatu penelitian, diantaranya :a) ObservasiObservasi atau pengamatan adalah pengumpulan data dengan terjun langsung ke lapangan untuk mengamati secara langsung objek yang diteliti.b) InterviewInterview atau wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu. Maksud mengadakan wawancara adalah mengkontruksi mengenai orang, kejadian, organisasi, </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/teknik-pengumpulan-data-dalam.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-7013408295465853537</guid><pubDate>Thu, 20 Aug 2009 01:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-19T18:45:30.339-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mutu pendidikan</category><title>PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI SERTIFIKASI GURU</title><atom:summary type="text">Guru merupakan sebuah profesi seperti pengacara, apoteker, dokter, akuntan, network administrator jaringan komputer. Oleh karena itu profesionalitas seseorang yang memiliki profesi tersebut perlu dibuktikan, termasuk guru. Seseorang yang akan menjadi akuntan harus  mengikuti pendidikan profesi akuntan terlebih dahulu. Begitu juga untuk profesi yang lain juga perlu pendidikan profesi termasuk </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/peningkatan-mutu-pendidikan-melalui.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-7122622134906748026</guid><pubDate>Tue, 18 Aug 2009 11:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-18T04:06:07.042-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mutu pendidikan</category><title>Standar Nasional Pendidikan 2 (habis)</title><atom:summary type="text">E.1.5.3.1) Standar IsiStandar Isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Standar Isi memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan pendidikan, dan kalender pendidikan/akademik.E.1.5.3.2)  Standar ProsesProses pembelajaran pada satuan waktu pendidikan diselenggarakan secara</atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/standar-nasional-pendidikan-2-habis.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-4969185709371222139</guid><pubDate>Tue, 18 Aug 2009 11:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-18T04:04:55.910-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mutu pendidikan</category><title>Standar Nasional Pendidikan</title><atom:summary type="text">E.1.5.3)Standar Nasional Pendidikan  Di Indonesia pemerintah selalu berusaha untuk meningkatkan mutu pendidikan dari waktu ke waktu. Dulu ada kurikulum 1994, KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) dan sekarang diterapkan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Hal-hal berkaitan dengan KTSP tercantum dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP RI) No 19 Tahun 2005 pasal 16 dan 17. PP RI No </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/standar-nasional-pendidikan.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-4869487731624940558</guid><pubDate>Tue, 18 Aug 2009 11:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-18T04:04:11.089-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mutu pendidikan</category><title>Pendidikan dan Pelanggannyam</title><atom:summary type="text">E.1.5.1)Pendidikan dan PelanggannyaIntitusi pendidikan adalah sebuah intitusi yang melakukan aktivitas memberikan jasa kepada para pelanggannya. Jasa-jasa itu meliputi pemberian beasiswa, penilaian dan bimbingan bagi para pelajar, para orangtua, dan para sponsor mereka. Para pelanggan terdiri dari bermacam-macam golongan dan perlu diidentifikasi. Jika tujuan mutu pendidikan adalah memenuhi </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/pendidikan-dan-pelanggannyam.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-1963328255230288547</guid><pubDate>Tue, 18 Aug 2009 11:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-18T04:03:19.407-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mutu pendidikan</category><title>Manajemen Mutu Terpadu</title><atom:summary type="text">E.1.4.  Manajemen Mutu TerpaduManajemen Mutu Terpadu atau Total Quality Management (TQM) merupakan suatu pendekatan dalam menjalankan usaha yang mencoba untuk memaksimumkan daya saing organisasi melalui perbaikan terus-menerus atas produk, jasa, tenaga kerja, proses, dan lingkungannya. Untuk mencapai usaha tersebut digunakan sepuluh unsur TQM, yaitu :a) Fokus pada pelangganPelanggan eksternal </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/manajemen-mutu-terpadu.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-5509220719804726921</guid><pubDate>Tue, 18 Aug 2009 11:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-18T04:02:29.756-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mutu pendidikan</category><title>Definisi Mutu</title><atom:summary type="text">E.1.2.  Definisi MutuDalam Kamus Indonesia-Inggris kata mutu memiliki arti dalam bahasa Inggris quality artinya taraf atau tingkatan kebaikan; nilaian sesuatu. Jadi mutu berarti kualitas atau nilai kebaikan suatu hal.  Dalam membahas definisi mutu kita perlu mengetahui definisi mutu produk yang disampaikan oleh lima pakar Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management). Berikut ini </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/definisi-mutu.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-9027477370596689199</guid><pubDate>Tue, 18 Aug 2009 11:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-18T04:01:38.084-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">mutu pendidikan</category><title>MUTU</title><atom:summary type="text">Bagi setiap intitusi, mutu adalah agenda utama dan meningkatkan mutu merupakan tugas yang paling penting. Walaupun demikian, ada sebagian orang yang menganggap mutu sebagai sebuah konsep yang penuh teka-teki. Mutu dianggap sebagai suatu hal yang membingungkan dan sulit untuk diukur. Mutu dalam pandangan seseorang terkadang bertentangan dengan mutu dalam pandangan orang lain.Kita memang bisa </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/mutu.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-527470125662006886</guid><pubDate>Tue, 18 Aug 2009 10:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-18T04:07:38.561-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">manajemen pendidikan</category><title>Prinsip Manajemen Berdasarkan Sasaran (MBS)</title><atom:summary type="text">Istilah MBS dipopulerkan pertama kali  sebagai  suatu pendekatan  terhadap perencanaan oleh  Peter  Drucker   (1954)   dalam  bukunya  The   Principle   of  Management.     Sejak   itu,  MBO (Management   By  Objectivitas)   telah  memacu   banyak   pengkajian,   evaluasi   dan   riset.  MBO merupakan  teknik manajemen  yang membantu memperjelas   dan menjabarkan  tahapan  tujuan organisasi.  </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/prinsipmanajemenberdasarkansasaranmbs.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-4125436999217132076</guid><pubDate>Tue, 18 Aug 2009 10:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-18T04:07:38.561-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">manajemen pendidikan</category><title>Prinsip Manajemen Berdasarkan Orang</title><atom:summary type="text">Manajemen   berdasrakan   orang  merupakan   suaaatu   konsep  manajemen  modern   yang mengkaji keterkaitan dimensi perilaku, komponen sistem dalam kaitannya dengan perubahan dan pengembangan organisasi.  Tuntutan perubahan dan pengembangan yang muncul  sebagai  akibat tuntutan lingkungan internal dan eksternal, membawa implikasi terhadap perubahan dan kelompok dan wilayahnya.Manajer pada </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/prinsipmanajemenberdasarkanorang.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-8286639964223305220</guid><pubDate>Tue, 18 Aug 2009 10:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-18T04:07:38.561-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">manajemen pendidikan</category><title>Prinsip Manajemen Berdasarkan Informasi</title><atom:summary type="text">Perencanaan   pengorganisasian,   pemimpinan   dan   pengawasan   merupakan   kegiatan manajerial   yang  pada   hakikatnya  merupakan   proses   pengambilan  keputusan.   Semua   kegiatan tersebut membutuhkan informasi. Informasi   yang   dibutuhkab   oleh   manajer   disediakan   oleh   suatu   sistem informasi manajemen yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajer secara teratur</atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/prinsipmanajemenberdasarkaninformasi.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7853295727709793796.post-4551419783596799714</guid><pubDate>Tue, 18 Aug 2009 10:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-08-18T04:07:38.561-07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">manajemen pendidikan</category><title>Manajemen</title><atom:summary type="text">Manajemen sering diartikan sebagai ilmu, kiat, dan profesi. Dikatakan sebagai ilmu oleh Luther Gulick karena manajemen dipandang sebagai suatu bidang pengetahuan yang secara sistematik berusaha memahami mengapa orang dan bagaimana orang bekerjasama. Dikatakan sebagai kiat oleh Follet karena manajemen mencapai sasaran melalui cara-cara dengan mengatur orang lain menjalankan dalam tugas. Dipandang </atom:summary><link>http://weblog-pendidikan.blogspot.com/2009/08/manajemen.html</link><author>noreply@blogger.com (aris nur)</author></item></channel></rss>

