<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>DUNIA PENUH WARNA</title><description>Wahana Inspirasi Anak Muda</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</managingEditor><pubDate>Thu, 24 Oct 2024 04:39:05 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://hielmi.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle>Iklan</itunes:subtitle><itunes:category text="Education"><itunes:category text="Higher Education"/></itunes:category><itunes:category text="Science &amp; Medicine"><itunes:category text="Natural Sciences"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Pengumuman</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2008/01/pengumuman.html</link><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Thu, 24 Jan 2008 05:20:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-328646805842000473</guid><description>Bagi pembaca yang budiman. Kami mengharap kerja sama dari anda. Anda bisa mengirim langsung lewat email berita-berita terhangat yang ada di sekitar anda. Terima Kasih.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Gagas Tim Evaluasi</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/11/gagas-tim-evaluasi.html</link><category>Kampusku</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Mon, 19 Nov 2007 18:07:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-5181289398343404977</guid><description>TARIK ulur masalah KOPMA STAIN Jember, akhirnya sedikit menemukan titik terang. Pasalnya, hasil sidang yang dilaksanakan di ruang VVIP kemarin (19/11), memutuskan membentuk tim evaluasi.Tim evaluasi ini terdiri dari, pimpinan (Sofyan Stauri), Pembina KOPMA (Chotib), Badan Legeslatif Mahasiswa (BLM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan tim ahli, yang masing-masing diwakili dua orang. Serta tidak </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Gara-gara Virus !</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/11/gara-gara-virus.html</link><category>Kampusku</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Mon, 19 Nov 2007 17:56:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-1203196089694549882</guid><description>ADA yang menarik ketika mengikuti pertemuan pembahasan KOPMA di ruang VVIP (19/11) kemarin. Saat semua peserta tegang dengan lemparan-lemparan pendapatnya, Ketua KOPMA malahan mengeluarkan pernyataan yang cukup menggelikan.  “Maaf, data laporan keuangan yang telah kami siapkan, hilang gara-gara komputer kami kena virus,” ungkap Nurhadi, sebagai ketua KOPMA.  Kontan saja, seluruh peserta pertemuan</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Demo KOPMA Ricuh</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/11/demo-kopma-ricuh.html</link><category>Kampusku</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Tue, 6 Nov 2007 03:11:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-1053545975558235776</guid><description>RICUH – sekelompok mahasiswa yang menamakan dirinya GPM (Gerakan Peduli Mahasiswa), mendatangi gerai Koperasi Mahasiswa (KOPMA) STAIN Jember. Mereka sempat bersitegang dengan sekelompok mahasiswa lain.  “KOPMA itu siapa yang punya, KOPMA itu siapa yang punya, KOPMA itu siapa yang punya. Yang punya kita semua.” Seperti itu yel-yel yang disuarakan GPM di sekitar kampus STAIN Jember.  Sambil </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi64mhTUVtU5HjMKrhyphenhyphenx8oVt6ma56Bmj73xd60dsjG_YwmG-owJxDrSC4M3zmiYJ9STVZ5P90nZOa6_N3aI7HnTLK7iLzpPBkHLs6Bw7dl_EIG_7PljqPJIwQMOrm91_19zQPWx5osB_F8/s72-c/DSC00769.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tahu Gratis Selama Konferwil</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/11/tahu-gratis-selama-konferwil.html</link><category>Live Event</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Fri, 2 Nov 2007 19:36:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-1244821712172427900</guid><description>Kepulan asap putih keluar dari sela-sela gorengan tahu, yang sudah mulai menguning.MATAHARI mulai tergelincir ke arah barat. Riuh rendah peserta konferwil kian kentara. Hilir mudik orang-orang membuat suasana tambah meriah.Beberapa meter setelah memasuki gerbang utama, seluruh undangan dimanjakan dengan gorengan tahu yang masih hangat. Semuanya gratis, tidak dipungut biaya sepeser pun."Yang </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnaKNxeXQlRcnAx8MiAdOgrEKatS_NE5TGOM2rWdbJhX9TtDnFFvKJWJF2rYC1cTiE-PGRZY7qN5FRpjM7PCCtF0VTqZugj7_pnuesr4prOulfOctLVUwaOxc5leC_5uzFqTUUb3axGVM/s72-c/DSC00716.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pengalaman di Kota Mangga</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/11/pengalaman-di-kota-mangga.html</link><category>Live Event</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Fri, 2 Nov 2007 07:35:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-5874714921336168786</guid><description>SEPULUH menit menyusuri jalan selebar tiga meter dan dipenuhi warna-warni umbul-umbul iklan di sisi kanan dan kirinya, akhirnya aku beserta rombongan dari PCNU Jember tiba di Pondok Zainul Hasan, Genggong, Kecamatan Pajarukan, Kabupaten Probolinggo.Setelah menyantap sebungkus nasi yang telah disiapkan panitia rombongan, aku segera keluar dari dalam bus. Aku sudah tidak sabar lagi untuk mengetahui</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pembukaan KONFERWIL Penuh Wejangan</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/11/pembukaan-konferwil-penuh-wejangan.html</link><category>Live Event</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Fri, 2 Nov 2007 07:13:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-6729678596295444043</guid><description>MENJADI sebuah agenda terbesar warga NU Jawa TImur, Konferensi Wilayah (KONFERWIL) NU Jawa Timur menyedot banyak perhatian warga nahdliyin. Acara yang dipusatkan di Pondok Pesantren Zainul Hasan, Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari (2-4/11).KH. Hasan Mutawakil, selaku pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan, berkesempatan membuka acara </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvm1gHdPVOd0w31ttQ_DPe_3XAHb7yWljSRkYyywo0hTDb2Y_5i7Pk8HIDmuvl_H94ooSFLUj_LqAz4fZSgPOsfYpayfxOgnDKE-J0EyxBjQKlacHe3Us8AP_q2ceXhNiIoLnhxxYHVNc/s72-c/DSC00665.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tradisi Lebaran Ketupat di Pantai Paseban</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/10/tradisi-lebaran-ketupat-di-pantai.html</link><category>Jember</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Wed, 31 Oct 2007 22:29:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-8195685834083415548</guid><description>Asyiknya Makan Ketupat di PantaiBIBIR pantai masih sekitar dua kilometer lagi. Namun, suasana kemeriahan merayakan Riyoyo Kupatan sudah menyambut saya. Puluhan pedangang kaki lima yang menjajakan makanan kecil, rokok serta pernak-pernik khas pantai, berjajar di sepanjang jalan.  Terlihat seakan kebal terpanggang terik matahari, saudagar musiman ini berusaha menjajakan jualannya ke setiap </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kejar Setoran Buat Lebaran</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/10/kejar-setoran-buat-lebaran.html</link><category>Humaniora</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Wed, 31 Oct 2007 22:19:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-1527248084998846424</guid><description>Sengatan terik panas matahari, mereka akali dengan memasang anyaman bambu di atas kepala.     Sedikit memakai tenaga yang lebih besar, Pak Karto menarik setimba penuh adonan semen dengan pasir. Adonan itu tidak jelas warnanya, antara putih dengan hitam.   Memanfaatkan sebilah kayu yang dipasang menyilang, pria 44 tahun itu menarik pelan serta hati-hati timba tersebut dengan tangan berlu-muran </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3w7q4y7oVnoFOU5zn5_NpEPCqIK2cWFUrPjpratWkYxVAXhD5tUlBBjiiLrigWlrB69C_QCr_O4QJ5j34lmziSq3SCJKUp_uPuP1EDamABDwAmuzwJ3w0jxX7xSQB7Rg1Z-kLqVYWm1k/s72-c/DSC00316.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tetap Bermusik Sampai Usia Puluhan</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/10/tetap-bermusik-sampai-usia-puluhan.html</link><category>Humaniora</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Wed, 31 Oct 2007 22:13:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-5923244908190472010</guid><description>Jam dinding masih belum genap menunjukkan pukul 12 malam. Ketika irama musik Dangdut mulai didendangkan kelompok Patrol “Musik Karomah.”    Sayup-sayup lantunan Ayat Suci Al-Qur’an masih terdengar dari segala penjuru desa. Udara dingin baru saja menampakkan kekuatannya, dibarengi dengan embun malam yang tidak terlalu tebal, menyelimuti kelurahan Mangli.  Segera keheningan malam pecah. Sekelompok </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwie-U4ya5mf1709Jk6wxOZEFd5XSnzZwAGWFjT0CNf1nVFwsR7JuoL3zmLnx1bQoBp2LjFTwyqBFVINwKOSO9CfmVJisShdEo7f9Mia3yMgrdRp-sCsSHN0t8cw17IvnIcoHZ554ymqI/s72-c/Musik+Karomah+2.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Merajut Silaturahmi</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/10/merajut-silaturahmi.html</link><category>Kampusku</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Wed, 31 Oct 2007 22:05:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-5066732588232404966</guid><description> Sore itu benar-benar berbeda dari sore-sore sebelumnya. Terhitung 35 orang, dengan rincian, 20 perempuan dan 15 laki-laki, semuanya paruh baya. Memenuhi Auditorium STAIN Jember.  Kerudung warna-warni dengan motif bunga-bungaan yang sudah mulai kelihatan kumal, sewek dengan corak batik serta songkok-songkok yang mulai memudar warna hitamnya. Menunjukkan jika yang menghadiri undangan BEM STAIN itu</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicqxye_yinSALjJu7GNs-oCNlscvkT3vyJWDUR-D0Ju6WNJIClzG9x4NDk9YIvL4iGiUb2LhNV4X70n_WpDjIdA8Zc07uMDdAZbggYteOBvtwTwgqm7iy3N79CcShiQtVOTVyE_U6tZUA/s72-c/kupon.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Merajut Benang Kusut Pendidikan</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/10/merajut-benang-kusut-pendidikan.html</link><category>Humaniora</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Wed, 31 Oct 2007 19:05:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-4025734811430199590</guid><description>“Seorang guru harus berhati bersih, berbuat dan bersikap yang terpuji” Imam Al-Ghazali  Pemerintah saat ini seakan disuguhi buah Simalakama. Jika dimakan ayah mati, sebaliknya ibu yang mati kalau tidak dimakan. Kebijakan sertifikasi guru yang diterpkan baru-baru ini, membuat guru-guru berlarian kesana-kemari untuk mencari berkas guna melengkapi persyaratan sertifikasi.  Dari satu sisi, kebijakan </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Selamat Jalan Temanku</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/10/selamat-jalan-temanku.html</link><category>Pribadi</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Mon, 22 Oct 2007 10:55:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-2154269542788465555</guid><description>Tiga tahun terakhir aku sudah tidak ingat lagi nama panjang temanku yang satu ini. Beberapa waktu yang lalu, aku beru teringat kembali, jika nama panjang temanku itu adalah Ike Zulaidah.Ya, aku baru teringat sesaat setelah aku membaca sebuah nama yang terpahat rapi di sebuah batu nisan.Aku merasa bersalah, tidak sepantasnya aku melupakan nama lengkap temanku yang sejak TK belajar bersamaku. </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Salut Buat Adikku</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/10/salut-buat-adikku.html</link><category>Pribadi</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Mon, 22 Oct 2007 09:27:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-2551626340342352361</guid><description>Hampir dapat aku pastikan, tidak ada setetes air mata pun yang keluar dari mata adikku waktu ia di Khittan kemarin.Awalnya aku sempat ragu, tubuhnya yang kurus pasti akan sulit menhindari sakitya di Khittan.Namun, keraguanku tadi hanya sebatas rasa sayang seorang kakak kepada adiknya. maklum saja, dulu aku juga pernah merasakan sakit yang luar biasa waktu disunat.tanpa ada satu orang pun di dalam</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hasil RAKERNAS SBMI</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/09/hasil-rakernas-sbmi.html</link><category>Jember</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Sun, 16 Sep 2007 20:41:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-5856857265282983035</guid><description>Seluruh aktivis buruh migran yang tergabung dalam Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) baru saja melaksanakan Rakernas di Jember, Kamis-Minggu (6-9/9).Acara yang dipusatkan di BLKI (Balai Latihan Kerja Industri) ini, selain merumuskan agenda kerja SBMI setahun kedepan, SBMI juga melakukan evaluasi kerja. Mulai dari DPC (Dewan Pimpinan Cabang), DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) sampai DPN (Dewan </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxf4D5oXS1FZPOOI9JBEfzu6YZx6EMcbX8wC6C4gK8pd0wBVbTH1CpoAx2-2om1XkXmH4yOnCo1CmtCqTie3Nnu3h7xYZG5xWoJW_iFmj17wxfzkkkr4xhIzMWlOgAdu_psqBtZrPSZM8/s72-c/raker+1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kampanye SBMI (Serikat Buruh Migran Indonesia)</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/09/kampanye-sbmi-serikat-buruh-migran.html</link><category>Humaniora</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Sun, 16 Sep 2007 20:19:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-235069525634257355</guid><description>Kian marak aksi kekerasan yang dialami buruh migran asal Indonesia di Malaysia, membuat seluruh aktivis Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) geram.Sebagai perwujudan sikap itu, SBMI melakukan kampanye stop kekerasan terhadap buruh migran. Kampanye yang secara khusus membidik Malaysia itu bertajuk "Malaysia Pelanggar HAM Berat".</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTtcL7t-LHPMenXlq2fChC71ucePStHXx6LtbDkFnWd-Jz3X4YkbLVPBvGV3oM1-DcG1FKehlxSR-xtVo6UPRgCAfogELakehg0Er3tiMsNV3QsqCnvV2mjUAmdw7Sqeqppf_EX9DY_98/s72-c/raker+2.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jurang Perbedaan</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/09/jurang-perbedaan.html</link><category>Kampusku</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Mon, 10 Sep 2007 19:58:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-2063207333059851436</guid><description>Kampus "Bagai menara gading", memang bukan pribahasa yang miskin pemaknaannya.  Di saat kampusku  melakukan hajatan besar dan lengkap dengan pesta poranya, yaitu penerimaan  mahasiswa baru.Di ujung jalan, wanita tua lengkap dengan baju kumalnya duduk melepas keletihannya. Tatapan kosong yang sedang mengarah  ke anak-anak kampus yang lalu lalang di pinggirnya,  membesitkan harapan, apakah seorang </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOgJ1uNjoVHUEoa-JGu-tsN7LVcwBOyEhuQBKLDdOYJB_-PXlPT6OqSNUGzec2cQK3LIj5Hhka3K1OvKNTiKCnVCIKMl-_zcdC2Qhw_lIixtMvPDRFgxo77MkPhZqRfqMBONeE3qXupbc/s72-c/Berteduh+1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Semangat Orang Kecil</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/09/semangat-orang-kecil.html</link><category>Humaniora</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Mon, 10 Sep 2007 19:34:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-7203505607539382918</guid><description>Semangat bertahan hidup  perlu kita pupuk sejak dini.  Semakin umur bertambah, perjuangan  kita untuk bertahan hidup dituntut semakin besar.Kita, sebagai orang kecil, tidak bisa berpangku tangan dan melamun saja untuk bertahan hidup. Doa dan kerja keras perlu kita lakukan jika kita tidak ingin tertinggal dengan orang lain.Ibarat pisau, semakin kita rajin mengasahnya, maka pisau kita tidak perlu </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhob3jrY9F4lICuPQDwOVMcTfHP-9z7wd9-n-kLLLHRfvP8bpjZWE3RXnYeXQvYZkHrqukGUHlAICAz2FbxixOLh4yNRaw-8PPKEa8qOfQg81Uhw9uNAeNRt6oqvbYQuXRBt5fkUDnYES4/s72-c/Petani+VS+gubuk.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Harga gabah tidak kunjung naik</title><link>http://hielmi.blogspot.com/2007/09/harga-gabah-tidak-kunjung-naik.html</link><category>Jember</category><author>noreply@blogger.com (Dunia Penuh Warna)</author><pubDate>Tue, 4 Sep 2007 21:49:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-964061568280585898.post-1469354537795931235</guid><description>Mendekati Ramadhan,  harga jual gabah dari petani tidak kunjung naik. Dari pantauan terakhir, harga gabah masih dikisaran Rp 2.300,- di tangan para tengkulak. Petani mulai cemas, kerena kebutuhan akan kian naik setelah Ramadhan tiba. Belum lagi ancaman kenaikan harga sembako di pasaran sudah mulai menghantui masyarakat di Jember.</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7-QeghhbHW42xOq1YZbi089aRxz7EQvXQ0s5q4QKgCglKu0JQ_PJFIG6ybtElyOviF8KJNSnrpXWtRPZ-wiZJDOrZQKWoyAEISbTKsNaSwSlJE_l2nXZ1d8MVPGi7Fm6B43pAKEtgaCQ/s72-c/padiku.bmp" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>