<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" gd:etag="W/&quot;Ck8CQH88eip7ImA9WhRaFEw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995</id><updated>2012-02-16T23:47:41.172+07:00</updated><category term="laskar pelangi" /><category term="novel" /><category term="laris" /><category term="andrea hirata" /><title>edi s. mulyanta page</title><subtitle type="html">"Tahukah kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari..."</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://www.edismulyanta.co.cc/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>43</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/EdiSMulyantaPage" /><feedburner:info uri="edismulyantapage" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><entry gd:etag="W/&quot;AkIFR3s9fCp7ImA9WhRUGEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-155398146164582691</id><published>2012-01-30T07:23:00.004+07:00</published><updated>2012-01-30T08:55:16.564+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-30T08:55:16.564+07:00</app:edited><title>Hari yang Aneh??</title><content type="html">Minggu merupakan hari yang saya nanti, karena kesibukan kerjaan dan saatnya beraktifitas mengurus rumah. Sungguh hari yang tidak terlupakan, pada tanggal 29 Januari 2012, cukup melelahkan dan cukup membuat pengalaman ini menjadikan saya dan istri saya harus siap dari segala skenario terburuk dalam hidup ini.&lt;div&gt;Pengalaman menghadapi keadaan-keadaan &lt;i&gt;unpredictable&lt;/i&gt;, tidak terduga, tidak terbayangkan memang harus selalu ada dalam skenario hidup ini. Semua serba mungkin, dan kejadian-kejadian merupakan hal yang acak, terjadi dikarenakan adanya hubungan antar sebab akibat dalam melalui kehidupan ini. Pengalaman keluarga saya sudah cukup banyak dalam menghadapi kejadian dunia yang serba tidak menentu, seperti gempa Jogja 27 Desember 2006, angin puting beliung 25 September 2010, Merapi meletus 27 Oktober 2010, merupakan kejadian-kejadian alam yang membuat trauma anak-anak saya dan istri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Minggu kemarin, saya sudah merencanakan dengan detail apa yang harus saya lakukan. Sudah jauh hari saya persiapkan untuk membenahi rumah, membetulkan atap bocor, menebang pohon yang sudah menjulang. Rencana detail sudah saya persiapkan dengan matang, termasuk bagaimana belanja perlengkapan perbaikan rumah, siapa tukang yang harus mengerjakan, jadwal yang ketat seperti mengerjakan &lt;i&gt;project &lt;/i&gt;trilyunan rupiah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pagi-pagi saya sudah memastikan tukang yang akan menggarap, sambil memastikan pula kebutuhan bahan-bahan apa yang akan dipergunakan nanti. Awalpemeriksaan&lt;i&gt; list&lt;/i&gt; daftar belanja sudah lengkap, tinggal berangkat membeli bahan-bahan tersebut. Permasalahan pertama muncul saat saya melihat tagihan belanja ternyata melebihi uang yang saya punya. Dengan alasan membawa pulang terlebih dahulu bahan yang berat, saya pun mengorek-ngorek semua isi kantong di rumah. Karena tidak sempat ke ATM, maka uang anak-anak pun ikut saya pinjam.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selesai belanja, saatnya menebang pohon melinjo &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255); color: rgb(34, 34, 34); font-family: arial, sans-serif; font-size: small; line-height: 16px; text-align: -webkit-auto; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255); color: rgb(34, 34, 34); font-family: arial, sans-serif; font-size: small; line-height: 16px; text-align: -webkit-auto; "&gt;(Gnetum gnemon)&lt;/span&gt; yang cukup tinggi di depan rumah. Rencana menebang pohon ini sudah lama sekali saya lakukan, akan tetapi karena begitu tinggi dan besarnya pohon menjadikan rencana tersebut baru terlaksana saat ini. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ranting paling atas mulai di tebang, dengan tujuan untuk memotong sedikit demi sedikit. Begitu lebatnya sehingga banyak ranting yang sudah terpotong tersangkut di dahan sisi bawah pohon. Sementara lalu lintas di jalan semakin ramai. Saya sudah berjaga-jaga saat dahan di potong untuk mengatur lalu lintas di sisi bawah yang semakin ramai. Saat dahan tersangkut pada kabel listrik, sayapun naik ke atas untuk mengambil dahan yang tersangkut. Nah.. permasalahan kedua muncul, saat ada sepeda motor yang nyelonong di jalan saat ranting-ranting pada berjatuhan. Satu motor tertimpa ranting, dan penumpang motor terjatuh.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya hanya berpikir, semoga tidak apa-apa... ternyata seorang ibu-ibu yang sudah berumur terjatuh dan kesakitan memegang tangannya. Saya perhatikan tangannya tampaknya agak bengkok, mungkin patah. Melihat ibu yang kesakitan ini, akhirnya saya bopong ke dalam rumah. Dan ternyata yang memboncengnya adalah anak ingusan yang tampaknya baru bisa naik motor. Ada beberapa tetangga yang ikut menolong untuk memberitahukan keluarganya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah anggota keluarga datang, akhirnya menuju ke ICU rumah sakit terdekat, untuk tindakan pertama. Dokter mengatakan tampaknya tangan ibu ini patah, harus di &lt;i&gt;rontgen. &lt;/i&gt;Suasana semakin memanas karena ibu ini semakin kesakitan. Hasil &lt;i&gt;rontgen &lt;/i&gt;memperlihatkan ada &lt;i&gt;dislokasi &lt;/i&gt;sambungan tulang pergelangan, sehingga perlu dioperasi untuk menariknya kembali. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Karena mencari dokter bedah terlalu lama, anak ibu yang sakit menyarankan untuk diobati di Sangkal Putung Solo... wah jauh juga. Dengan tergesa-gesa saya pun mencari angkutan untuk ke sana. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pengalaman ini sungguh tidak terpikirkan di skenario perencanaan semula. Semua serba cepat, terjadi begitu tiba-tiba. Terkadang saya berpikir mengapa bisa terjadi seperti ini. Saya tidak percaya takdir, akhirnya dalam menunggu carteran mobil ini saya berkontemplasi sejenak tentang pengalaman ini. Kecerobohan, adalah pangkal dari kejadian ini. Apabila mempunyai pengalaman dalam melakukan pekerjaan tertentu, resiko hal ini tentu bisa dihindari. Harapan saya saat itu, saya berharap ini hanyalah acara "Hari yang Aneh" kerjaan Uya Kuya di TV, yang segera barakhir dengan kelegaan target karena semuanya tidak terjadi secara nyata. Namun saya akhirnya sadar bahwa kenyataannya hal ini merupakan realita yang harus di lalui. Terkadang pengalaman seperti ini akan menambah wawasan dalam menangani sesuatu yang tidak terduga. Yaitu kesabaran, dan keikhlasan dalam melakukannya. Tanpa itu semua, beban akan terasa semakin berat. Apalagi permasalahan tidak terduga lain selalu siap di depan mata. Seperti permasalah ketiga yaitu saat sampai di perbatasan Klaten Solo menuju Sangkal Putung, mobil kita terkena 'Tilang" karena menerobos lampu merah. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pengalaman buruk, tentu dimulai dari sesuatu sebab yang tidak terpikirkan, tidak terlihat, tidak terencana. Skenario terburuk, harus ada dalam setiap pekerjaan yang kita lalui. Dengan selalu menyadari skenario terburuk, apabila hal tersebut terjadi, kita lebih siap dalam menghadapinya. Semua ada hukum sebab akibat, apabila kita melupakan sesuatu, ada akibat yang akan terjadi setelahnya. Setelah terjadi, berpikir, merenung, menata kembali hati untuk lebih fokus dalam menanganinya. Hidup merupakan pengalaman &lt;i&gt;unpredictable&lt;/i&gt;, tidak terduga, penuh tantangan, yang menambah penguatan batin kita masing-masing, inilah indahnya hidup.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-155398146164582691?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gvX-6Od5PxOJPDftA9EoumVntqA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gvX-6Od5PxOJPDftA9EoumVntqA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gvX-6Od5PxOJPDftA9EoumVntqA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gvX-6Od5PxOJPDftA9EoumVntqA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/bZBYwn1AWWI" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/155398146164582691/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=155398146164582691" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/155398146164582691?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/155398146164582691?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/bZBYwn1AWWI/hari-yang-aneh.html" title="Hari yang Aneh??" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2012/01/hari-yang-aneh.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0ECQng4fip7ImA9WhdaFU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-5527584493138371838</id><published>2011-10-25T15:38:00.006+07:00</published><updated>2011-10-25T16:41:03.636+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-10-25T16:41:03.636+07:00</app:edited><title>Tragedi Simoncelli</title><content type="html">23 Oktober 2011 merupakan hari naas bagi Marco Simoncelli, karena karier, kontroversi dan bahkan hidupnya berakhir di lintasan Sepang, yang pernah mengantar kebahagiaan di puncak kariernya. Saya bukan penggemar berat MotoGP, hanya suka saja melihat tantangan pebalapnya yang mencoba menjadi paling depan di antara pebalap yang lain.  Kebetulan saja pas seri di Sepang ini, saya melihat bersama anak saya walaupun sebenarnya kurang menarik dari sisi persaingan karena Juara seri ini sudah di tangan Stoner.&lt;br /&gt;Setelah putaran ke-2 kecelakaan pun terjadi, dan sayapun mengambil beberapa rekaman kejadian kecelakaan yang merenggut Simoncelli. Tabrakan terjadi kurang dari 1 detik karena begitu cepatnya sehingga helm Simoncellipun terlepas. Saya nggak habis pikir mengapa helm yang dirancang begitu kuat dapat terlepas dari kepala Simoncelli. Helm itu tentu sangat presisi melekat pada pipi, bentuk kepala, dan diikat dengan tali helm yang cukup kuat. Saat saya memakai helm yang bagus biasanya sangat susah memasukkan kepala ke lubang helm, bagaimana bisa terjadi lepas begitu saja.&lt;br /&gt;Penasaran hal tersebut, aku lihat beberapa rekaman video saat terjadi kecelakaan tersebut, pada posisi manasih yang menyebabkan Simoncelli meregang nyawa. Ini foto inset terlihat posisi saat Simoncelli ditabrak Colin Edwards.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-sn3ZVKiQWrg/TqZ78LYi0nI/AAAAAAAAAH8/hdGSDVKBvtY/s1600/posisi%2Bsimoncelli1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 183px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-sn3ZVKiQWrg/TqZ78LYi0nI/AAAAAAAAAH8/hdGSDVKBvtY/s320/posisi%2Bsimoncelli1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5667353454870450802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tabrakan roda depan dari Colin Edwards ini yang menyebabkan trauma pada dada Simoncelli, karena posisi punggung jelas terkena roda depan dari Colin Edwards. Pada gambar berikut terlihat tubrukan Colin Edwards mengenai punggung Simoncelli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-LhgItXpJd40/TqZ9OBCkm0I/AAAAAAAAAII/1H3Mo1FG6xE/s1600/posisi%2Bsimoncelli2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 182px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-LhgItXpJd40/TqZ9OBCkm0I/AAAAAAAAAII/1H3Mo1FG6xE/s320/posisi%2Bsimoncelli2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5667354860843211586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Terlihat tangan kanan Simoncelli di sisi kanan motor Rossi, sudah terlepas dari genggaman gas motornya. Saat ini helm Simoncelli belum terlepas, akibat dari tubrukan ini badan Simoncelli kemungkinan terlempar ke sisi roda depan Rosi, terlihat dari tangan Simoncelli pada gambar di atas. Pada saat ini dipastikan Simoncelli sudah tidak sadarkan diri karena mendapat tubrukan yang hebat pada punggungnya. Karena mendapat tekanan dari roda depan Rossi yang ikut menghantam leher dan helm Simoncelli, maka saat inilah helm terlepas dari kepala Simoncelli. Karena kekuatan tali helm, dan desain helm yang cukup lekat di kepala, maka trauma leher dan kepala menjadi sangat parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-uT_k72emgkM/TqaAe1STWCI/AAAAAAAAAIU/QwB-QOiVU_4/s1600/posisi%2Bsimoncelli3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 182px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-uT_k72emgkM/TqaAe1STWCI/AAAAAAAAAIU/QwB-QOiVU_4/s320/posisi%2Bsimoncelli3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5667358448280623138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Helm tampaknya putus pada sisi kanan, terlihat dari tali helm yang bertambah panjang dan masih utuh sambungannya pada sisi kiri. Pada saat ini Simoncelli sudah sangat-sangat kritis karena luka parah pada dada, efek dari tertabraknya bagian belakang punggungnya, ditambah dengan tabrakan di leher dan kepala sisi belakang oleh motor Rossi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-l9OB-BucHQ4/TqaDLSbN2gI/AAAAAAAAAIg/59ymsqzoHPI/s1600/posisi%2Bsimoncelli4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 181px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-l9OB-BucHQ4/TqaDLSbN2gI/AAAAAAAAAIg/59ymsqzoHPI/s320/posisi%2Bsimoncelli4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5667361411040139778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jadi kesimpulannya, trauma dada disebabkan oleh tubrukan dari Colin Edwards, kemudian diperparah dengan tubrukan roda depan dari motor Rossi yang menyebabkan helm Simoncelli terlepas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-5527584493138371838?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/AG3od0kIwJvRo6FzMAikrJwCTI8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/AG3od0kIwJvRo6FzMAikrJwCTI8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/AG3od0kIwJvRo6FzMAikrJwCTI8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/AG3od0kIwJvRo6FzMAikrJwCTI8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/rOuZC6tQNZU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/5527584493138371838/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=5527584493138371838" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/5527584493138371838?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/5527584493138371838?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/rOuZC6tQNZU/tragedi-simoncelli.html" title="Tragedi Simoncelli" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/-sn3ZVKiQWrg/TqZ78LYi0nI/AAAAAAAAAH8/hdGSDVKBvtY/s72-c/posisi%2Bsimoncelli1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2011/10/tragedi-simoncelli.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkQCQX86fyp7ImA9WhZXE0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-5545284191610247578</id><published>2011-05-02T23:19:00.003+07:00</published><updated>2011-05-02T23:39:20.117+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-05-02T23:39:20.117+07:00</app:edited><title>Bersandarlah Indah</title><content type="html">mungkin hanya sebentar&lt;br /&gt;hinggap dan lalu pergi&lt;br /&gt;sudah kukibas tapakmu&lt;br /&gt;kuredupkan apimu&lt;br /&gt;tetapi kenang tetap tertahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lihat bulan tlah lelah berkaca di segara&lt;br /&gt;lihat matari tlah kenyang memadunya juga&lt;br /&gt;tapak megamu tetap berayun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lepas... aku ingin ...lepas...&lt;br /&gt;redup...aku ingin ...redup...&lt;br /&gt;ini bukan saatnya lagi&lt;br /&gt;membawa Indahnya lara itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau ketuk hati yang tlah renta&lt;br /&gt;berkeriput masa meremuk raga&lt;br /&gt;membiarkan debu melapuk rasa&lt;br /&gt;yang tlah kubiarkan mati rasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sandaraan rambutmu membalik masa&lt;br /&gt;dewa bulan.. tahanlah waktumu sebentar&lt;br /&gt;tak ingin ku terlelap..dalam gelap mu&lt;br /&gt;bisukan rekah kokok pagimu&lt;br /&gt;jalan..jalan... ooh jalan.. panjangkan jalanmu&lt;br /&gt;hentilah detak waktumu... barang sebentar....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oooh lara mengapa kau siksa raga renta ini&lt;br /&gt;ini bukan saatnya lagi&lt;br /&gt;membawa indahnya lara itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesungging senyum pedih kau tarik di ujung bibirmu&lt;br /&gt;membuat hangat lembut di dingin sudut hati..&lt;br /&gt;saat ku tinggalkan laraku di sudut tapakmu&lt;br /&gt;mungkin setitik air terlanjur tertumpah&lt;br /&gt;membedah ujung dalam mata&lt;br /&gt;dan cepat-cepat kau seka dengan punggung tanganmu&lt;br /&gt;ini bukan saatnya lagi&lt;br /&gt;membawa indahnya lara itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah ku tapakkan kaki kanan ku&lt;br /&gt;melangkah kembali... ke ritual ku&lt;br /&gt;dan lupakan kenangan semuanya&lt;br /&gt;maafkan aku......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-5545284191610247578?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/M1dohvs0NvaOhkqAbz2xF84jK3g/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/M1dohvs0NvaOhkqAbz2xF84jK3g/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/M1dohvs0NvaOhkqAbz2xF84jK3g/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/M1dohvs0NvaOhkqAbz2xF84jK3g/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/IW-EZvf7FTQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/5545284191610247578/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=5545284191610247578" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/5545284191610247578?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/5545284191610247578?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/IW-EZvf7FTQ/bersandarlah-indah.html" title="Bersandarlah Indah" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2011/05/bersandarlah-indah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0QHSXw7eSp7ImA9Wx5aEkU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-4490795993750447653</id><published>2010-11-09T08:28:00.002+07:00</published><updated>2010-11-09T14:55:38.201+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-11-09T14:55:38.201+07:00</app:edited><title>Mega Erupsi?</title><content type="html">Memang cukup shock mendengar judul tulisan blog ini, sebab hingga blog  ini ditulis .. erupsi Merapi masih berlangsung dengan asap yang  membubung tinggi terlihat dari jalan Parangtritis rumah saya pada pagi  tadi sekitar jam 6.30. Pernah mendengar rumor paranormal  bahwa  Yogyakarta akan lenyap dari muka bumi, dan Jawa akan terbelah menjadi  dua... Yah .. saya seorang yang logis.. tidak akan menerima rumor  tersebut dengan mudah.&lt;br /&gt;Prosesnya menurut paranormal tersebut adalah  demikian, bahwa di bawah kota Jogja ternyata sudah berongga karena  banyaknya erupsi Merapi yang mengeluarkan bahan-bahan yang ada diperut  bumi di bawah Kota Jogjakarta berabad-abad lamanya. Sehingga kota Jogja  akan ambles dan saat itu air laut pantai selatan akan masuk ke dalam,  sehingga akan memisahkan pulau Jawa menjadi dua. Saya pernah kuliah di  jurusan Geografi, dan sedikit pernah mendapat ilmu Geologi, sehingga  saat itu saya berfikir secara logis bahwa kemungkinan tersebut pasti  bisa juga masuk akal. Setelah Gempa Tektonik di Jogja 27 Mei 2006, rumor  tentang rongga di bawah Kota Jogja semakin santer, karena seringnya  terdengar semacam runtuhan di sekitar Bantul, sebelum mengiringi gempa.  Saya mempercayai ramalan tersebut, karena secara geologi memungkinkan  untuk terjadi, akan tetapi skala waktunya mungkin bisa ribuan tahun baru  terjadi hal demikian.&lt;br /&gt;Saat terjadi erupsi Merapi yang dimulai pada  tanggal 26 Oktober 2010, dan erupsi besar terjadi pada tanggal 5  November 2010, rumor tentang bakal lenyapnya kota Jogja kembali santer  terdengar, apalagi rumor itu mengatakan bahwa Jogja akan tenggelam oleh  Lava dan Awan panas sejauh 60 Km dari puncak merapi. Kepanikan warga  sudah mulai terlihat setelah sebuah stasiun TV Swasta memberikan  peringatan yang cenderung menjadi teror di tengah ketidak pastian kapan  berhentinya erupsi merapi.&lt;br /&gt;Saya jadi teringat teori yang pernah  terdengar tentang pecahnya pulau Jawa menjadi dua, yang dulu pernah saya  pelajari. Dari referensi yang diberikan teman tentang penjelasan  geologi Merapi di &lt;a href="http://bit.ly/9KXbXe"&gt;http://bit.ly/9KXbXe&lt;/a&gt;  menjelaskan bahwa kandungan magma Merapi telah membentuk reservoir yang  besar di bawahnya. Menurut artikel tersebut, kandungan reservoir magma  ini 3 kali lebih besar dibanding dengan kandungan saat gunung Tambora  meletus pada tahun 1816. Anda dapat membayangkan begitu besarnya  reservoir ini, mengingat letusan Tambora pada tahun tersebut telah  menyebabkan kondisi Bumi menjadi berawan selama satu tahun dan  mepengaruhi iklim dunia pada saat itu. Menurut penulis artikel tersebut,  sangat mungkin Merapi meletus menghasilkan Mega Eruption yang akan  mengancam tidak hanya penduduk di sekitarnya.&lt;br /&gt;Geologist dan  vulkanologist penulis ini juga memberikan peringatan tentang bagaimana  terjadinya sebuah erupsi gunung, di mana Merapi telah aktif memuntahkan  lavanya berpuluh tahun yang lalu. Dan muntahan Lava ini membentuk kubah  lava, dan terkadang mempersempit bahkan menyumbat aliran lava tersebut  secara perlahan. Terkadang Merapi bererupsi, karena tekanan magma sudah  sedemikian besarnya, sehingga katup magma sudah tidak kuat menahan  dorongan dari dalam. Sinyal bahwa sebuah gunung akan bererupsi secara  besar atau mega eruption adalah adanya letusan dan awan panas tersebut  yang akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan lamanya. Apabila  intensitas Merapi selama satu bulan erupsinya masih sangat tinggi,  demikian itulah tanda-tanda akan terjadinya Mega Erupsi seperti  pengalaman Tambora 1816 dan erupsi Krakatau 1883. Menurut vulkanologis  peneliti dari Jerman tersebut, menyarankan apabila dalam satu bulan  erupsi tidak berhenti, maka ada baiknya tempat-tempat di sekitar gunung  tersebut dikosongkan termasuk kota Yogyakarta yang berpenduduk sangat  padat.&lt;br /&gt;Dalam artikel di web ini juga dijelaskan mengapa reservoir  magma terbentuk di Merapi, dengan penjelasan gambar yang cukup jelas di &lt;a href="http://www.spiegel.de/fotostrecke/fotostrecke-61341.html"&gt;sini&lt;/a&gt;.  Konsep diagram ini ternyata seperti teori awal akan tenggelamnya  Jogjakarta dan terpecahnya Jawa menjadi dua seperti artikel awal ini  saya sebut. Mengingat gempa-gempa teknonik dan vulkanik yang terjadi  beberapa waktu yang lalu tampaknya teori dari gambar ini memang  betul-betul merepresentasikan apa yang sedang terjadi. Sekali lagi  menurut saya, waktu terjadinya mungkin bisa terjadi dalam jangka waktu  saat ini hingga beribu tahun yang akan datang, entah lah... Karena  menurut Vulkanologist tersebut, proses pengumpulan reservoir magma ini  telah terjadi ber-ratus-ratus tahun yang lalu.. sehingga apabila  pertanda-pertanda mega erupsi terjadi, tidak ada salahnya jika kita  selalu waspada.&lt;br /&gt;Jadi inget film Dantes Peak dibintangi oleh Pierce  Brosnan, Linda Halmiton yang didasarkan kisah nyata dari letusan Gunung  St. Helen dan Pinatubo.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-4490795993750447653?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/snvUeNjmxlh4je9B_wSe8UvPodE/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/snvUeNjmxlh4je9B_wSe8UvPodE/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/snvUeNjmxlh4je9B_wSe8UvPodE/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/snvUeNjmxlh4je9B_wSe8UvPodE/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/2FJ-yJRqDXQ" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/4490795993750447653/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=4490795993750447653" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/4490795993750447653?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/4490795993750447653?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/2FJ-yJRqDXQ/mega-erupsi_09.html" title="Mega Erupsi?" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2010/11/mega-erupsi_09.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0MFQnc-fSp7ImA9Wx5UEU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-6058332539359337623</id><published>2010-10-15T14:27:00.002+07:00</published><updated>2010-10-15T14:56:53.955+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-10-15T14:56:53.955+07:00</app:edited><title>Kaidah 10.000 Jam</title><content type="html">Ilmu ini saya ketahui setelah membaca bukunya &lt;span class="dark_link"&gt;&lt;span class="link_no_space"&gt;Malcolm Gladwell dengan judul Outliers. Dalam satu artikelnya, Gladwell menjelaskan bahwa setiap sebuah keahlian baik keahlian fisik, maupun non fisik akan mencapai puncaknya setelah melalui proses berulang hingga 10.000 jam. Apabila Anda ingin menjadi ahli matematika, maka Anda harus berlatih menyelesaikan soal-soal matematika setiap hari dalam jangka waktu tertentu. Apabila anda berlatih konsisten selama 4 jam sehari, maka Anda akan menjadi ahli matematika yang mumpuni setelah 7 tahun. Demikian juga dengan keahlian lain, seperti mengendarai sepeda misalnya.&lt;br /&gt;Lho... mengendarai sepeda kok membutuhkan waktu lama? lha ini mengendarai sepeda khusus yaitu sepeda Trials. Saya penasaran dengan tokoh legendaris sepeda Trials dunia maya yaitu Danny MacAskill. Sepeda Trials adalah permainan sepeda akrobatik, yang butuh skill keseimbangan tubuh yang prima. Mengapa MacAskill dapat menguasai teknik-teknik bermain sepeda Trials dengan begitu sempurna. Terjawab sudah setelah melihat beberapa petikan wawancara MacAskill dengan RedBull, dimana kaidah 10.000 jam terbukti memang demikian adanya. Setiap hari MacAskill berlatih sepeda hingga 4 Jam, sehingga kalau saya hitung dia butuh 7 tahun untuk menguasai semua teknik Trials  yang rata-rata sangat sulit dikuasai. Dia menguasai skill-skill sulit tersebut hanya karena 'gila'-nya mengendarai sepeda.&lt;br /&gt;Saya mempunyai sepeda Trials 20" seperti BMX, dan sepeda ini memang didedikasikan untuk hanya bermain Trials saja tidak untuk yang lain seperti aktivitas sepeda biasa. Untuk menguasai satu teknik dasar saja membutuhkan waktu berbulan bahkan bertahun-tahun. Setiap hari saya mengendarai sepeda trials paling 15 menit sehari. Untuk menjadi ahli apabila menggunakan kaidah 10.000 jam, saya butuh waktu 100 tahun untuk dapat menjadi pengendara Trials yang ahli. Anda mau mencoba ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-6058332539359337623?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nxv4U6b1Igi9jhE9HdJ6UQGikSM/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nxv4U6b1Igi9jhE9HdJ6UQGikSM/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nxv4U6b1Igi9jhE9HdJ6UQGikSM/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nxv4U6b1Igi9jhE9HdJ6UQGikSM/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/GLAtktjO1Qc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/6058332539359337623/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=6058332539359337623" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/6058332539359337623?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/6058332539359337623?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/GLAtktjO1Qc/kaidah-10000-jam.html" title="Kaidah 10.000 Jam" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2010/10/kaidah-10000-jam.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUEDSHsyeCp7ImA9Wx5XFE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-3339125885719873188</id><published>2010-09-14T00:35:00.004+07:00</published><updated>2010-09-14T11:14:39.590+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-09-14T11:14:39.590+07:00</app:edited><title>Gudeg Permata Jogja</title><content type="html">Makan gudeg merupakan acara wajib jika Anda berkunjung ke kota Jogjakarta. Karena mengantar adik yang kepingin makan gudeg, akhirnya mencicipi juga warung gudeg yang cukup terkenal di dekat bioskop Permata. Gedung bioskop tua ini mungkin menjadi saksi kesederhanaan warung Gudeg yang bersandar di emperan belakangnya.&lt;br /&gt;Antri panjang apalagi saat lebaran dan liburan datang, merupakan rutinitas wajib jika ingin mencicipi nikmatnya gudeg ini. Bagi yang kurang sabar, tentu akan tersiksa dengan keadaan demikian. Banyak pelajaran yang dapat ditarik dari warung gudeg sederhana yang cukup dikenal bagi:&lt;br /&gt;Pertama; sabar dalam melayani pelanggan, walaupun kerumunan pelanggan yang kelaparan dengan sumpah serapahnya, layanan tetap dilakukan dengan hati-hati dan cermat. Saat saya ikut antri panjang, ada ibu-ibu dari luar kota kayaknya, dengan kasarnya berkata tidak akan lagi ke sini untuk membeli gudegnya karena saking lamanya antre. Yang mengejutkan adalah kesabaran, kepasrahan penjualnya dengan senyum tetap melayani antrean panjang pembeli.&lt;br /&gt;Kedua; rasa adalah nomor satu sehingga pelanggan akan dapat menikmati rasa gudeg dengan rasa yang tidak berkurang sedikitpun walupun jumlah pelanggan bertambah banyak. Gudeg Permata merupakan gudeg 'basah' di samping jenis gudeg yang lain yang dikenal yaitu gudeg kering tanpa kuah. Gudeg kering yang cukup enak dapat Anda coba di depan Kehutanan UGM, jika penasaran. Bau harum, rasa manis yang imbang dengan asin, nampaknya membuat ketagihan para pemburu kuliner di Jogja.&lt;br /&gt;Ketiga: pasrah.. karena tidak ada tempat untuk makan pelanggan, praktis kepasrahan jika hujan tiba harus rela berdiri di emper-emper toko.&lt;br /&gt;Keempat: SOP yang jelas untuk setiap bagian pekerjaan dengan standar yang cukup baik. Sebagai contoh jika ada pesanan pelanggan yang telah jadi, maka akan di antar sampai ketemu yang mesan. Terkadang tidak sabarnya pembeli, ada yang mengaku-aku miliknya, akan tetapi penjual gudeg selalu menanyakan spesifikasi pesanan yang dipesannya tidak asal mengaku-aku.&lt;br /&gt;Tidak heran jika warung sederhana yang menempel di Bioskop Permata ini cukup dikenal dan menjadi referen untuk pecinta kuliner... coba saat ke Jogja.. dan warung ini hanya buka jam 21.00 hingga subuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-3339125885719873188?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VbEbsRPFqQvszuPIXTY9Q1rbVXw/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VbEbsRPFqQvszuPIXTY9Q1rbVXw/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VbEbsRPFqQvszuPIXTY9Q1rbVXw/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VbEbsRPFqQvszuPIXTY9Q1rbVXw/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/Hu8-bWFiMOw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/3339125885719873188/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=3339125885719873188" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/3339125885719873188?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/3339125885719873188?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/Hu8-bWFiMOw/makan-gudeg-merupakan-acara-wajib-jika.html" title="Gudeg Permata Jogja" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2010/09/makan-gudeg-merupakan-acara-wajib-jika.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ak4MRnczfSp7ImA9Wx5SEUs.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-1402646494939992592</id><published>2010-08-07T14:45:00.005+07:00</published><updated>2010-08-07T15:16:27.985+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-08-07T15:16:27.985+07:00</app:edited><title>Buku Agama Anakku</title><content type="html">Saat bersama mengerjakan PR Agama anakku, sering terjadi diskusi yang menarik antara anak dan bapak. Anakku sekolah di Muhammadiyah kelas 6 SD, dan selalu kritis kalau bertanya walaupun di sekolahannya termasuk murid yang biasa .. dan tidak pernah mendapat ranking.&lt;br /&gt;Saya agak terkejut dengan soal PR yang dikerjakan anakku, karena pertanyaan yang diajukan sudah menyinggung kepercayaan dan keyakinan orang lain. Lalu aku tanyakan, buku apa nak yang digunakan gurumu? mana soalnya?&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/TF0QJHjohhI/AAAAAAAAAEs/6h-9C_w9AiU/s1600/Agama+3+-+edi.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 270px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/TF0QJHjohhI/AAAAAAAAAEs/6h-9C_w9AiU/s320/Agama+3+-+edi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5502572068549985810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jawaban anakku persis seperti penjelasan di dalam buku, karena hapalan anakku cukup baiklah dibanding bapaknya. Saya jadi bertanya-tanya, apakah buku ini sudah memikirkan dampak buruknya, dimana buku ini dapat menyinggung kepercayaan dan keyakinan anak lain yang kebetulan tidak seiman dengan anak saya. Tidakkah lebih bijak memberikan contoh untuk tidak menyinggung hal yang di luar keyakinan yang diyakini diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/TF0UovKLefI/AAAAAAAAAE0/hoqnghWb-IY/s1600/Agama+4+-+edi.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 274px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/TF0UovKLefI/AAAAAAAAAE0/hoqnghWb-IY/s320/Agama+4+-+edi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5502577009803098610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hasil dari pembelajaran ini akan dibawa sampai mereka dewasa. Sifat toleransi dengan agama lain sebaiknya lebih ditekankan, bukan menegaskan apalagi menyinggung apa yang tidak diyakini. Apakah buku agama lain juga demikian? wah bisa berbahaya sekali masa depan anak-anak kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-1402646494939992592?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tRLDvz7HIGwqsWaSoMeZRzMogQc/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tRLDvz7HIGwqsWaSoMeZRzMogQc/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tRLDvz7HIGwqsWaSoMeZRzMogQc/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tRLDvz7HIGwqsWaSoMeZRzMogQc/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/_8PsM8fvH7w" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/1402646494939992592/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=1402646494939992592" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/1402646494939992592?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/1402646494939992592?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/_8PsM8fvH7w/buku-agama-anakku.html" title="Buku Agama Anakku" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/TF0QJHjohhI/AAAAAAAAAEs/6h-9C_w9AiU/s72-c/Agama+3+-+edi.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2010/08/buku-agama-anakku.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DU4HRX45fSp7ImA9Wx5TFEg.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-7602611526731420985</id><published>2010-07-30T09:16:00.003+07:00</published><updated>2010-07-30T09:45:34.025+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-07-30T09:45:34.025+07:00</app:edited><title>Bagaimana Buku ditemukan</title><content type="html">Kapan buku itu ditemukan, merupakan pertanyaan yang menarik untuk diuraikan. Buku ditemukan ternyata berhubungan dengan penulisan Al-Kitab, pada jaman dahulu sekitar abad awal-awal masehi, dimana manusia sadar akan pentingnya tulisan untuk merekam kejadian ataupun pencatatan surat-surat di dalam kitab suci kaum Nasrani.&lt;br /&gt;Kesadaran dokumentasi, sangat diperlukan untuk melestarikan naskah-naskah Injil mula-mula. Naskah-naskah mula-mula itu ditulis pada lembaran kertas kuno mula-mula yang disebut Papirus dalam bahasa Yunani. Kertas kuno Papirus ini berbentuk lembaran berserat kasar terbuat dari tanaman air daun alang-alang. Naskah-naskah tersebut berbentuk gulungan-gulungan untuk memudahkan proses penyimpanan atau pengarsipan. Seiring perjalanan waktu, gulungan-gulungan ini ternyata merepotkan dan tidak efektif dalam menyimpan sejumlah tulisan. Akhirnya muncul ide untuk menyatukan lembaran-lembaran itu dengan cara disatukan atau di jilid salah satu sisinya. Ide ini juga mengefektifkan area kertas yang pada saat sistem gulung hanya satu sisi, kemudian dibuat dua sisi setiap lembarnya.&lt;br /&gt;Dengan teknik ini otomatis jumlah huruf akan lebih banyak ditulis dalam satu lembar Papirus. Dan inilah buku pertama muncul, dan teknik ini juga menyadarkan pentingnya memberikan penomoran halaman untuk mempermudah pencarian halaman. Buku ini disebut Codex oleh seorang pujangga Roma bernama &lt;span style="background-color: rgb(230, 236, 249);" onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Marcus Valerius Martialis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="background-color: rgb(230, 236, 249);" onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"&gt;&lt;/span&gt;pada tahun 84-86 M.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-7602611526731420985?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/CiTruD69EdFbEJQuo1kp2eq4y4g/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/CiTruD69EdFbEJQuo1kp2eq4y4g/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/CiTruD69EdFbEJQuo1kp2eq4y4g/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/CiTruD69EdFbEJQuo1kp2eq4y4g/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/T1UOn-2m83E" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/7602611526731420985/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=7602611526731420985" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/7602611526731420985?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/7602611526731420985?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/T1UOn-2m83E/bagaimana-buku-ditemukan.html" title="Bagaimana Buku ditemukan" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2010/07/bagaimana-buku-ditemukan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkEFRHw5eCp7ImA9WxFbFUw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-3141949107163547954</id><published>2010-07-07T22:55:00.002+07:00</published><updated>2010-07-07T23:03:35.220+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-07-07T23:03:35.220+07:00</app:edited><title>Surat RA Kartini</title><content type="html">&lt;p&gt;Saya sangat terkesan dengan surat Kartini pada Estelle Zeehandelaar pada tangal 6 Nov 1899, begini bunyinya:" Duh, Tuhan, kadang aku ingin, hendaknya tiada satu agamapun di atas dunia ini. Karena agama-agama ini, yang justru harus persatukan semua orang, sepanjang berabad-abad yang telah lewat menjadi biang-keladi peperangan dan perpecahan, dari drama-drama pembunuhan yang paling kejam. Orang-orang dari orangtua yang sama berdiri berhadap-hadapan, karena cara mereka beribadah kepada Tuhan yang sama berbeda......&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Benarkah agama menjadi karunia bagi umat manusia? Sering pertanyaan itu timbul dalam hatiku yang ragu. Agama yang seharusnya melindungi diri kita dari dosa ini, berapa saja kejahatan yang orang telah lakukan atas namaMu!".&lt;/p&gt;&lt;p&gt;-Panggil Aku Kartini Saja- Pramoedya Ananta Toer&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-3141949107163547954?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/QvAGV0nqDeYZwEt-HYiRUFpyo0Q/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/QvAGV0nqDeYZwEt-HYiRUFpyo0Q/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/QvAGV0nqDeYZwEt-HYiRUFpyo0Q/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/QvAGV0nqDeYZwEt-HYiRUFpyo0Q/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/5WmTlcnbX-Q" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/3141949107163547954/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=3141949107163547954" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/3141949107163547954?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/3141949107163547954?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/5WmTlcnbX-Q/surat-ra-kartini.html" title="Surat RA Kartini" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2010/07/surat-ra-kartini.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ak4HQXY5eCp7ImA9WxFXF0o.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-352706598664346319</id><published>2010-05-25T15:45:00.004+07:00</published><updated>2010-05-25T16:15:30.820+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-05-25T16:15:30.820+07:00</app:edited><title>Kemarin Ulang Tahun</title><content type="html">Tidak ada hal yang istimewa setiap aku berulang tahun, mungkin karena sejak kecil tidak ada kamus Ulang Tahun menjadi hal yang istimewa bagi keluargaku. Hingga saat ini aku sudah berkeluarga, hari kelahiran bukan menjadi hal yang istimewa. Seperti kemarin, pulang malem dari kantor, makan di rumah dengan lauk seadanya seperti biasanya, anak istri biasa saja menyambut hari ulang tahun tidak ada hal yang berubah. Tidak ada kado, tidak ada makan-makan, tidak ada sesuatu yang spesial.. mengalir saja. Banyak orang merayakan hari ulang tahunnya, dengan berbagai kegiatan, itu hak mereka.. dan terkadang jadi bertanya-tanya.. kenapa sejak kecil dulu orang tuaku tidak pernah memberikan sebuah hal istimewa saat berulang tahun.&lt;br /&gt;Anak-anakku apabila saat berulang tahun, sudah ku didik untuk tidak mengistimewakannya, biasa saja.. terkadang karena kasihan akhirnya kita sepakat untuk makan di luar.. memberikan barang-barang yang sebenarnya sudah dibeli beberapa waktu yang lalu sebelumnya, sekedar dibungkus untuk memberikan kenangan dan kesenangan sebentar bagi mereka.&lt;br /&gt;Cukup terharu juga.. dengan dibantu Face Book, ternyata banyak teman yang mengucapkan Selamat Ulang Tahun... inilah yang namanya hidup bersosial.. sehingga keakraban kembali terjalin saat seseorang berulang tahun, di mana bertahun-tahun yang lalu saat dilahirkan di dunia oleh seorang ibu yang berjuang antara hidup dan mati menjadi awal perhitungan umur kita.&lt;br /&gt;Ulang tahun = introspeksi, padahal setiap hari sudah introspeksi&lt;br /&gt;Ulang tahun = merenung, setiap hari sudah merenung&lt;br /&gt;Ulang tahun = menghitung timbangan kebaikan, setiap hari sudah berhitung&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-352706598664346319?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xtPUC8aQVF2KRju8gX15ibPKDS8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xtPUC8aQVF2KRju8gX15ibPKDS8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xtPUC8aQVF2KRju8gX15ibPKDS8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/xtPUC8aQVF2KRju8gX15ibPKDS8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/WyoiAE_6xMk" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/352706598664346319/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=352706598664346319" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/352706598664346319?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/352706598664346319?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/WyoiAE_6xMk/kemarin-ulang-tahun.html" title="Kemarin Ulang Tahun" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2010/05/kemarin-ulang-tahun.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEECRHgycSp7ImA9WxFSF0k.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-1424174974716875735</id><published>2010-04-20T12:31:00.012+07:00</published><updated>2010-04-20T13:57:45.699+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-04-20T13:57:45.699+07:00</app:edited><title>Apasih arti QUO VADIS?</title><content type="html">Pertanyaan ini muncul saat saya mau membuat sebuah presentasi, dan ketika akan membuat judul presentasi tersebut munculah kata Quo Vadis.. wha.. kayaknya keren nih.. Googling dengan kata Quo Vadis.. wah .. banyak juga.. kayaknya saya memberi judul presentasi saya sangat klise dan tidak otentik... Tapi biarlah karena keburu waktu harus presentasi. Masih penasaran dengan kata ini akhirnya menuju ke Google untuk mencari artinya.Ini kutipan dari bahasa Latin saat ketemu di Google&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;13:36 dicit ei Simon Petrus Domine &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;quo vadis&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; respondit Iesus quo ego vado non potes me modo sequi sequeris autem postea.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cari di Wikipedia ... Wah agak bingung dengan artinya, akhirnya dapat terjemahan yang menarik yaitu demikian  "Kata Quo Vadis berasal dari Injil apokrif “Kisah Petrus”, yang menceritakan bahwa ketika Petrus hendak mengungsi dari kota Roma, di Via Appia (Appian Way).... Yesus menampakkan diri kepada Petrus, dan Petrus bertanya: “&lt;em&gt;Quo Vadis Domine&lt;/em&gt; ?" "Whither goest thou?" "&lt;em&gt;Mau &lt;/em&gt;kemanaTuhan ?”. Lalu Yesus menjawab: “&lt;em&gt;Ke Roma supaya disalibkan lagi&lt;/em&gt;“. Saat itu Petrus sadar bahwa ia tidak boleh meninggalkan umatNya yang dianiaya Nero, kemudian Petrus kembali ke Roma dan mati syahid dengan disalib. "&lt;br /&gt;Seorang sastrawan Polandia, Henryk Sienkiewicz pada tahun 1895 M, menulis kisah itu dalam sebuah novel sejarah berjudul Quo Vadis.&lt;br /&gt;Nah lengkap sudah... arti kata Quo Vadis..&lt;br /&gt;Setting Quo Vadis.. adalah setting Zaman Kegelapan saat  kaisar Nero penguasa Romawi yang terkenal sangat bengis berkuasa pada tahun 54-68 Masehi. Nero pernah membakar kota Roma dan menangkapi orang Kristen dengan disiksa secara kejam. Nah si Petrus.. itu mau lari meninggalkan umat dan murid-muridnya.. nah .. sekarang benar-benar puas saya tentang arti kata Quo Vadis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-1424174974716875735?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/CmV1hQgwrodmO1mTLUUKJ9iKNnU/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/CmV1hQgwrodmO1mTLUUKJ9iKNnU/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/CmV1hQgwrodmO1mTLUUKJ9iKNnU/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/CmV1hQgwrodmO1mTLUUKJ9iKNnU/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/ePWnt33zVEw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/1424174974716875735/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=1424174974716875735" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/1424174974716875735?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/1424174974716875735?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/ePWnt33zVEw/apasih-arti-quo-vadis.html" title="Apasih arti QUO VADIS?" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2010/04/apasih-arti-quo-vadis.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUUCQXw4fyp7ImA9WxBQGEU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-4339787602141006632</id><published>2010-01-19T09:16:00.012+07:00</published><updated>2010-01-19T14:47:40.237+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-19T14:47:40.237+07:00</app:edited><title>Antara White Tiger, Pramoedya, Laskar Pelangi dan Satanic Verses hingga Davinci Code</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/S1UcBBazkdI/AAAAAAAAAEc/nrx9YU8aZlI/s1600-h/thewhitetiger.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 191px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/S1UcBBazkdI/AAAAAAAAAEc/nrx9YU8aZlI/s200/thewhitetiger.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428275729751314898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku cukup terhibur.. karena ada novel dengan tema yang sejak mula halaman pertama sudah begitu memacu semangatku untuk membacanya. Novel karya Arvind Adiga, begitu memesona kekagumanku pada sosok penulis ini. Saat membaca bagian awal ... bau realisme sosialis ala Pramoedya sudah cukup ku rasakan. Novel ini adalah didasari dari kontemplasi dealektik antara penulis dan lingkungan sosialnya. Arvind Adiga cukup piawai dalam mengolah kegetiran hidup di tengah dunia yang berlari kencang menggapai kemajuan. Tema realis seperti ini juga mengilhami novel anak muda negeri ini yang menuai kesuksesan luar biasa, siapa lagi kalau bukan Andrea Hirata dengan Laskar Pelanginya. Ada benang merah yang cukup nyata terlihat dari ketiganya... yaitu mencoba memotret dengan detail sebuah kegetiran hidup manusia.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Buku "White Tiger" ini hampir persis dengan kondisi di Indonesia walaupun kupasannya adalah berlatar India, seperti problem kota, urbanisasi, minimnya keberpihakan kepada rakyat kecil, carut marut politik, hingga koruptor dan korupsinya... luar biasa lengkap. Coba lihat pendapat penulisnya... " Korupsi tidak menunjukkan tanda-tanda segera pergi dari India...." tampaknya kata India dapat diganti dengan Indonesia... dan buku ini 90 persen Indonesia banget..... rugi jika Anda tidak membaca novel ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 78px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/S1Uj-zcTeDI/AAAAAAAAAEk/AucKnMbJPsA/s200/arvind.jpeg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428284487732787250" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Buku ini memenangkan hadiah "The Man Booker Prize 2008".. sebagai karya novel berbahasa Inggris terbaik. Penghargaan ini diberikan setiap tahun oleh yayasan Booker Prize Trading Ltd... yang pernah memberikan penghargaan kepada Shalman Rushdie dengan novelnya Midnight's Children...pada tahun 1992. Tampaknya India cukup berbangga karena Arvind Adiga mengikuti jejak Shalman Rushdie.. sastrawan yang kena fatwa mati kaum Muslim, yang hingga saat ini fatwa tersebut masih berlaku karena karyanya "Satanic Verses"-nya terbit pada tahun 1998. Novel "Satanic Verses" bukan novel realis.. hanya fiksi karangan Rushdie.. tetapi efek daya rusaknya luar biasa.. hanya dari sebuah buku, ketajaman pedangpun dapat dikalahkan. Ide novel "Stanic Verses" dari si Rushdie ini mungkin dari Al Quran Surat 53:15-23 (tentang Al Lata, Al Uzza dan Mannah), dan dari surat yang kata kaum Anti Islam telah diganti di Surat 15:19-23, ide ini sangat berlainan dengan White Tiger.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Latar belakang Arvind Adiga .. bukanlah novelis... Andrea Hirata juga demikian.. energi novel ini terlecut dari bisikan dan geraman nasib kaum marjinal, proletar, kasta sudra, kelas orang berperut kecil, kelas terpinggirkan, kelas memendam amarah, mungkin juga kelas dendam kepada nasib yang diberikan Tuhan kepadanya..akhirnya muncul energi yang mendorong Arvind menuliskan pengalaman batinnya. Arvind juga berkilah 'ini hanyalah fiksi' untuk menghindari kontroversi di dalamnya. Kata 'ini hanya fiksi' memang dapat dijadikan perlindungan penulisnya untuk mengungkapkan data yang valid menjadi 'untouchable' bagi kenyataan hidup. Kasus "The Davinci Code"-nya Dan Brown yang menuai kritik sebagai ajaran sesat oleh kaum pengikut Kristus (untung tidak diancam dibunuh). Novel dengan 50 persen data valid dan 50 persen karangan imajinasi nampaknya selalu mendapat perhatian pembaca....&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-4339787602141006632?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3HwPY6yBRNzI8d92rxgHJFOQE0Y/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3HwPY6yBRNzI8d92rxgHJFOQE0Y/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3HwPY6yBRNzI8d92rxgHJFOQE0Y/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/3HwPY6yBRNzI8d92rxgHJFOQE0Y/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/mrBWlADmo20" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/4339787602141006632/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=4339787602141006632" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/4339787602141006632?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/4339787602141006632?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/mrBWlADmo20/antara-white-tiger-pramoedya-dan-laskar.html" title="Antara White Tiger, Pramoedya, Laskar Pelangi dan Satanic Verses hingga Davinci Code" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/S1UcBBazkdI/AAAAAAAAAEc/nrx9YU8aZlI/s72-c/thewhitetiger.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2010/01/antara-white-tiger-pramoedya-dan-laskar.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEMERXw9cCp7ImA9WxBQE0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-6649555473309414795</id><published>2010-01-13T08:48:00.005+07:00</published><updated>2010-01-13T10:13:24.268+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2010-01-13T10:13:24.268+07:00</app:edited><title>Perjalanan pencarian Tuhan</title><content type="html">Segala sesuatu tentang pencarian Tuhan, selalu menarik perhatian saya. Terakhir saya baca dengan tertatih-tatih buku "The Shack" yang mengingatkan saya pada film Jim Carrey berjudul " Bruce Almighty", di mana si Bruce Nolan ketemu Tuhan yang diperankan oleh Morgan Freeman. Sosok Tuhan mungkin terasa lucu jika diperankan sosok manusia, mungkin hanya keterbatasan manusia dalam membayangkan Tuhan sebenarnya sehingga banyak sekali penyerdahanaan supaya dapat diterima oleh akal manusia dan yang paling penting adalah 'sebuah pesan rumit yang disederhanakan' sehingga dapat diterima dengan mudah oleh fakta bahwa akal manusia sangat terbatas.&lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan dasar tentang Tuhan, mungkin coba dijawab oleh "William P. Young" Pengarang The Shack maupun "Steve Koren" sebagai penulis Bruce Almighty sehingga menimbulkan imajinasi yang mungkin sangat terbatas oleh imajinasi manusia. Sosok Tuhan yang digambarkan di film Bruce Almighty, pernah ditolak dan dilarang di Malaysia dan Mesir. Mungkin dasar pemikiran yang berbeda antara Barat dan Timur sehingga menghasilkan kontroversi ini. Banyak sekali perbedaan pendapat yang terkadang berakhir dengan perselisihan fisik, apabila tidak diselesaikan dengan bijak, apalagi berbicara tentang hal yang sangat sensitif. Banyak imajinasi manusia yang mencoba menggambarkan sosok Tuhan, menurut pengalaman batin masing-masing, akan tetapi Tuhan hasil imajinasi tersebut akan berlainan antar satu manusia dengan manusia yang lain, karena sifatnya yang sangat pribadi...&lt;br /&gt;Lihatlah tulisan William P. Young dalam The Shack yang menggambarkan Tuhan menurut tokoh Mack, sebagai sosok kakek-kakek kulit putih yang sangat besar berjanggut panjang seperti tokoh Gendalf dalam Lord of The Ring... dan ternyata diputarbalikkan oleh William sendiri menjadi tokoh kontroversial wanita besar keturunan Afrika (The black female God)..yang dipanggil Papa..... yah imajinasi manusia sangat pribadi.. setiap orang boleh berimajinasi dan sekalilagi tidak akan dapat dijelaskan dengan gamblang bagaimana sosok Tuhan.. karena hanya ada di setiap sudut logika, pikiran dan hati masing-masing manusia yang tidak dapat diungkapkan dalam berbagai media apapun di dunia ini...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-6649555473309414795?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VTUkg4CkfZ5qmk7YVVEPtWWUWws/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VTUkg4CkfZ5qmk7YVVEPtWWUWws/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VTUkg4CkfZ5qmk7YVVEPtWWUWws/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VTUkg4CkfZ5qmk7YVVEPtWWUWws/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/AnAL8c0cKVc" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/6649555473309414795/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=6649555473309414795" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/6649555473309414795?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/6649555473309414795?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/AnAL8c0cKVc/perjalanan-pencarian-tuhan.html" title="Perjalanan pencarian Tuhan" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2010/01/perjalanan-pencarian-tuhan.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEQERng5cCp7ImA9WxBSFEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-28831582470026117</id><published>2009-12-22T15:34:00.004+07:00</published><updated>2009-12-22T15:58:27.628+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-22T15:58:27.628+07:00</app:edited><title>Baru Baca "The Shack"</title><content type="html">&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/SzCJr8e3COI/AAAAAAAAAEU/zC-GVygrfig/s1600-h/the-shack.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 121px; height: 187px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/SzCJr8e3COI/AAAAAAAAAEU/zC-GVygrfig/s200/the-shack.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417981739789650146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Belum saya baca sih buku ini, baru melihat-lihat sekilas.. Saya pribadi sangat suka dengan buku-buku tentang "pencarian Tuhan', tidak hanya melulu dari kepercayaan pribadi saya saja, mungkin akan saya coba baca buku ini untuk mengetahui.. apa yang dimaui William P. Young dalam karya tulisnya ini.&lt;br /&gt;Saya baca bagian kisah akhir buku ini, ternyata tidak mudah menerbitkan buku yang pada awalnya dianggap 'tidak punya market'. Perjuangan Williap P. Young dalam mencari penerbit sungguh di luar logika penulisnya yang memang tidak faham dunia penerbitan. Penerbit tentu memandang sebuah terbitan, merupakan komoditi yang harus jelas cash flow nya... sehingga melihat 'kisah' The Shack ini tentu Penerbit akan berpikir dan berhitung berkali-kali untuk menerbitkannya.&lt;br /&gt;Lihat pula kisah Laskar Pelangi... dengan trend saat itu, tentu penerbit akan berpikir dua kali untuk mencoba menerbitkan buku yang lumayan berat. Saat buku tersebut 'boom' di pasaran, baru orang-orang mencoba menganalisa... mengapa sih buku ini bisa diterima pasar.. apakah ini hanya market sesaat... ataukah ada 'beberapa hitungan' yang dapat memprediksi sebuah buku dapat sukses di pasar. Apakah sudah ada design sebelumnya, sudah ada marketing plan yang 'smart' sehingga dapat membaca pasar dengan gamblang....&lt;br /&gt;Oke lah.... ntar kita bahas isinya aja setelah selesai baca....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-28831582470026117?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/K1PBa41TwlLdPiB3tV6Dvk8l1Bg/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/K1PBa41TwlLdPiB3tV6Dvk8l1Bg/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/K1PBa41TwlLdPiB3tV6Dvk8l1Bg/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/K1PBa41TwlLdPiB3tV6Dvk8l1Bg/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/XXcdH7jl2cU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/28831582470026117/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=28831582470026117" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/28831582470026117?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/28831582470026117?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/XXcdH7jl2cU/baru-baca-shack.html" title="Baru Baca &quot;The Shack&quot;" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/SzCJr8e3COI/AAAAAAAAAEU/zC-GVygrfig/s72-c/the-shack.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2009/12/baru-baca-shack.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUQDR3k_eCp7ImA9WxBTFE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-8208968429982036561</id><published>2009-12-10T11:48:00.004+07:00</published><updated>2009-12-10T13:42:56.740+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-12-10T13:42:56.740+07:00</app:edited><title>Baca buku " The History of Allah"</title><content type="html">&lt;p&gt;Sebagai bacaan selingan, saya coba baca buku yang cukup unik judulnya " The History of Allah" karangan Bambang Noorsena, mengingatkan pada buku Karen Armstrong... " Sejarah Tuhan". Saya paling senang jika ada buku yang mengupas tentang akar sebuah kata dengan gaya yang ilmiah.. sehingga sangat-sangat menarik bagi saya. Belum selesai buku ini saya baca, ada beberapa yang menarik tentang kata Isa yang dipakai oleh terminologi kalangan Muslim untuk menyebutkan Yesus. Baru di buku ini terjawab sudah mengapa Yesus sama dengan Isa, secara etimologi dikupas oleh pak Bambang Noorsena dengan cukup gamblang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya juga baru gamblang mengerti tentang korespondensi bunyi sebagai gejala linguistik atau bahasa, seperti kalau di Jogja ada jembatan yang bernama Jembatan Kewek... ternyata secara etimologi, Kewek dari kata bahasa Belanda Kerk (Gereja) : church dan Weg (Jalan) : way... lidah jawa sulit mengucapkan Kerk Weg... akhirnya jadi Kewek :-) &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah kata Isa.. ternyata asal usulnya ditemukan dalam sebuah biara di masa pra Islam bernama 'Isaniyah atau pengikut Isa (kalau sekarang ada Muhammadiyah- Pengikut Muhammad).. di Syiria Selatan tertahun 671M. Kata Isa terjadi korespondensi bunyi dari kata Ibrani Yeshu'a, dimana hurub yod (y) berubah menjadi 'ain atau hamzah dalam bahasa Arab... sehingga menjadi 'Isho.. dimana 'o' panjang menjadi 'a' pengucapannya dan akhirnya menjadi 'Isa.. seperti yang dijumpai dalam Al-Qur'an.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-8208968429982036561?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/js5sXuB6MGdqkoM-voGXzmMryfc/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/js5sXuB6MGdqkoM-voGXzmMryfc/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/js5sXuB6MGdqkoM-voGXzmMryfc/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/js5sXuB6MGdqkoM-voGXzmMryfc/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/vVZrRB2vHqM" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/8208968429982036561/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=8208968429982036561" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/8208968429982036561?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/8208968429982036561?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/vVZrRB2vHqM/baca-buku-history-of-allah.html" title="Baca buku &quot; The History of Allah&quot;" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2009/12/baca-buku-history-of-allah.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkAHRHk-fCp7ImA9WxNaEEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-5187802778453668802</id><published>2009-11-24T14:41:00.003+07:00</published><updated>2009-11-24T14:45:35.754+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-24T14:45:35.754+07:00</app:edited><title>Bukuku tentang Selular</title><content type="html">Karena sudah tidak dicetak lagi, maka buku tulisan ku ini akhirnya aku serahkan ke Google, dan sudah aku buka 100 persen supaya pembaca dapat menikmati hasil tulisanku. Buku ini aku buat karena penasaran saja waktu telepon selular baru awal-awalnya dikenal.. nomor HP ku masih HP yang lama.. akan tetapi kalau mau kontak dapat menggunakan nomor HP ku yang baru di 085643040503 . Alamat buku ku di &lt;a href="http://books.google.com/books?id=WyCj0QS5GAoC&amp;amp;printsec=frontcover&amp;amp;dq=Kupas+tuntas+telepon+selular+anda#v=onepage&amp;amp;q=&amp;amp;f=false"&gt;Google Books&lt;/a&gt; semoga dapat dinikmati pemahaman dasar tentang Selular ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-5187802778453668802?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tSy0HbQWGEOIRZ-jBn7DHG8ROPY/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tSy0HbQWGEOIRZ-jBn7DHG8ROPY/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tSy0HbQWGEOIRZ-jBn7DHG8ROPY/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/tSy0HbQWGEOIRZ-jBn7DHG8ROPY/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/byWk6oSNmfE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/5187802778453668802/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=5187802778453668802" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/5187802778453668802?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/5187802778453668802?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/byWk6oSNmfE/bukuku-tentang-selular.html" title="Bukuku tentang Selular" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2009/11/bukuku-tentang-selular.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;A04EQ3cyeCp7ImA9WxNbGUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-3517956904495679428</id><published>2009-11-23T10:31:00.003+07:00</published><updated>2009-11-23T11:18:22.990+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-23T11:18:22.990+07:00</app:edited><title>Selesai Baca Arok Dedes</title><content type="html">Akhirnya selesai juga baca Arok Dedes -nya Pram, walaupun bacanya saat bepergian... nunggu pesawat, di kereta, di hotel, bahkan di kapal saat nyebrang Merak - Bakauheni, sebagai teman perjalananku. Mungkin alur Arok Dedes ini beda banget dengan cerita yang pernah aku baca sebelumnya.. bahwa Arok itu dengan liciknya memamerkan Keris dari Mpu Gandring kepada Kebo Ijo... dan Keris inilah yang mengakhiri hidup Mpu Gandring.. dan Kebo Ijo yang dituduh sebagai pembunuhnya...&lt;br /&gt;Sepertinya logika.. lebih dikedepankan Pram... sehingga beliau tidak terpengaruh dengan 'kisah' yang sudah menjadi pakem Arok Dedes tersebut. Alur Pram di sini lebih masuk ke ranah 'wajar' dalam memperebutkan kekuasaan.. dan berpola umum.. tidak terikat dengan 'kisah' yang banyak diketahui orang. Tidak ada keris di dalam novel roman Pram ini.. akan tetapi tampaknya Pram lebih menggunakan alur analogi 'keris' dibandingkan dengan secara letterlijk keris tersebut...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-3517956904495679428?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/77y3KxOK1reahdSAuNRGKKSqNpw/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/77y3KxOK1reahdSAuNRGKKSqNpw/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/77y3KxOK1reahdSAuNRGKKSqNpw/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/77y3KxOK1reahdSAuNRGKKSqNpw/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/OGUJ-q6T6nU" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/3517956904495679428/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=3517956904495679428" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/3517956904495679428?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/3517956904495679428?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/OGUJ-q6T6nU/selesai-baca-arok-dedes.html" title="Selesai Baca Arok Dedes" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2009/11/selesai-baca-arok-dedes.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkMARXc5eyp7ImA9WxNUFE4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-8286015600681403477</id><published>2009-11-05T20:59:00.004+07:00</published><updated>2009-11-05T21:14:04.923+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-05T21:14:04.923+07:00</app:edited><title>Pengakuan Pariyem</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/SvLcqfXxReI/AAAAAAAAAEM/bihfAthsm0M/s1600-h/pariyem.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 136px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/SvLcqfXxReI/AAAAAAAAAEM/bihfAthsm0M/s200/pariyem.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400621525704459746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Baru beli buku Pram lagi..Arok Dedes.. kalau sudah aku baca akan aku review kesan tulisan Pram yang katanya cocok dengan kondisi sekarang di Indonesia..Aku beli buku ini di Indonesian Books Festival di Senayan pas ada pameran buku... sebagai teman perjalanan kerja... ada hal yang menarik saat aku keliling di pameran buku ini. Di area penjualan komputer dan produk IT..rame banget... sementara di area Buku.. sepi...&lt;br /&gt;Ada satu buku yang menarik, bukunya Linus Suryadi AG "Pengakuan Pariyem" dicetak ulang lagi... tapi covernya minta ampun jeleknya... lebih bagus cover yang lama... wah selera pembuat covernya parah banget.. coba liat..menurut saya.. ini bukan Pariyem...tapi apaya...Parah Jiyem... kayaknya yang buat cover gak baca isinya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-8286015600681403477?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/m6mXUjQFajmZjCYVGZ5gQ60P7ns/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/m6mXUjQFajmZjCYVGZ5gQ60P7ns/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/m6mXUjQFajmZjCYVGZ5gQ60P7ns/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/m6mXUjQFajmZjCYVGZ5gQ60P7ns/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/D1AGZqjGxos" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/8286015600681403477/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=8286015600681403477" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/8286015600681403477?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/8286015600681403477?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/D1AGZqjGxos/pengakuan-pariyem.html" title="Pengakuan Pariyem" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/SvLcqfXxReI/AAAAAAAAAEM/bihfAthsm0M/s72-c/pariyem.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2009/11/pengakuan-pariyem.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkADQXk4eCp7ImA9WxJUGEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-4736664169908406755</id><published>2009-07-18T13:17:00.003+07:00</published><updated>2009-07-18T13:32:50.730+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-18T13:32:50.730+07:00</app:edited><title>My First Online experience</title><content type="html">Mungkin ini merupakan kenangan yang tidak mungkin aku lupakan, tentang bagaimana berjuang untuk mendapatkan sebuah akses internet sekitar 15 tahun yang lalu. Jangan Anda bayangkan dunia maya yang namana Internet itu semudah saat ini dalam mendapatkannya. Sekitar 1996, waktu itu koneksi Internet hanya dapat dilakukan melalui modem dial up. Seting awal waktu itu memperkenalkan dunia namanya TCP/IP. Dengan mencoba membaca beberapa literatur, ternyata koneksi internet tidak serumit yang dibayangkan. Akses awal yang ingin aku dapatkan waktu itu adalah akses searching yahoo, karena begitu terkenalnya mesin pencari ini. Koleksi alamat internet, menjadikan harta yang tidak ternilai untuk menjelajah dunia yang masih baru waktu itu.&lt;br /&gt;Puas dengan browsing, langkah selanjutnya waktu itu yang membikin penasaran adalah electronic mail, sehingga target selanjutnya adalah membuat alamat e-mail. Dengan mempunyai alamat e-mail, merupakan kebanggaan yang tiada terkira waktu itu. Hal yang cukup unik adalah saat memelajari bagaimana melakukan chating. Chating dilakukan oleh 2 komputer, sehingga permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana melakukah sharing Internet untuk dua komputer. Setelah berhasil, chating diuji cobakan pada 2 komputer yang berlainan, untuk melihat reaksi komunikasi tulisan secara langsung melalui jaringan Internet. Chating dengan mIRC, pada waktu itu merupakan surprise yang luar biasa, bagaimana kita memelajari cara berkomunikasi melalui tulisan dengan berbagai user yang berlaiana secara geografis. Sungguh merupakan pengalaman yang luar biasa, memasuki dunia yang saat ini menjadi dunia ke-2 setelah dunia nyata kehidupan manusia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-4736664169908406755?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Loa9oFLTg62OYhBhuLV_KWAh8iI/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Loa9oFLTg62OYhBhuLV_KWAh8iI/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Loa9oFLTg62OYhBhuLV_KWAh8iI/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Loa9oFLTg62OYhBhuLV_KWAh8iI/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/WVxafW9kBjo" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/4736664169908406755/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=4736664169908406755" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/4736664169908406755?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/4736664169908406755?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/WVxafW9kBjo/my-first-online-experience.html" title="My First Online experience" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2009/07/my-first-online-experience.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkENQHg7eip7ImA9WxRREkk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-2821718228478520559</id><published>2008-09-24T13:33:00.003+07:00</published><updated>2008-09-24T14:18:11.602+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-09-24T14:18:11.602+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="laskar pelangi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="andrea hirata" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="laris" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="novel" /><title>Kritik Film Laskar Pelangi</title><content type="html">&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/SNnnp1IB7pI/AAAAAAAAAAs/Qy_y_lZUcmA/s1600-h/tom+hanks.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/SNnnp1IB7pI/AAAAAAAAAAs/Qy_y_lZUcmA/s200/tom+hanks.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249481546498436754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Laskar Pelangi menggelitik saya, untuk sekedar berkomentar tentang novel paling laris ini. Sungguh luar biasa menurut saya, mengapa novel ini dapat laris banget dengan kondisi melek baca di Indonesia yang sangat kecil dibandingkan dengan jumlah penduduknya. Saat baca novel ini, saya menjadi teringat sastrawan besar idola saya Pram...ada semburat alur yang sama, gaya penuturan yang mirip..dengan pak Pram... sehingga cukup membuat saya terhibur dengan kerinduan tulisan Pram.&lt;br /&gt;Film baru diputar tanggal 25 September 2008, sehingga saya hanya melihat web site resmi film ini untuk melihat tokoh-tokoh bayangan saya, dengan tokoh bayangan sutradara di film. Tokoh bu Mus mengingatkan Nyai Ontosoroh.... sehingga tokoh ini begitu saya puja. Saat tokoh bu Mus diperankan oleh Cut Mini... bayangan bu Mus di benak saya menjadi terganggu. Di benak saya terlihat bahwa bu Mus tidak secantik Cut Mini.. sehingga balutan industri film memang cukup kental di sini tidak semurni nyawa tulisan Andrea Hirata.&lt;br /&gt;Tokoh pak Arfan, juga cukup mengecewakan saya...benak saya dipenuhi dengan sosok laki-laki dengan tampang yang tidak teratur jenggotnya, kondisi miskin, jenggot seperti Tom Hanks di film 'Cast Away' kalau tidak salah maksud dari Andrea Hirata. Tapi di web site nya, tokohnya tampak seperti pak Guru yang necis... dan kurang menderita seperti gambaran Andrea Hirata... lihat fotonya si Tom Hanks di atas... jauh ya.. seperti yang saya bayangkan....&lt;br /&gt;Btw... semua bebas kok menyatakan pendapatnya, seperti saat saya melihat drama Nyai Ontosoroh...saya nggak sreg sama si Minke di drama tersebut... Salut buat Laskar Pelangi... kapan saya bisa nulis ginian....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-2821718228478520559?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yr0L8pBZelv6mhgHigwS69zTR-8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yr0L8pBZelv6mhgHigwS69zTR-8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yr0L8pBZelv6mhgHigwS69zTR-8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yr0L8pBZelv6mhgHigwS69zTR-8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/Tfk-6d-pkKk" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/2821718228478520559/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=2821718228478520559" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/2821718228478520559?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/2821718228478520559?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/Tfk-6d-pkKk/kritik-film-laskar-pelangi.html" title="Kritik Film Laskar Pelangi" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_UjTIQUmMd4U/SNnnp1IB7pI/AAAAAAAAAAs/Qy_y_lZUcmA/s72-c/tom+hanks.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2008/09/kritik-film-laskar-pelangi.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;Ak4GQX04cCp7ImA9WxRREUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-8604719968496916343</id><published>2008-09-23T12:46:00.002+07:00</published><updated>2008-09-23T12:48:40.338+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-09-23T12:48:40.338+07:00</app:edited><title>Olah raga sepeda</title><content type="html">Karena hoby main sepeda semakin membuat saya sehat... akhirnya saya buat blog baru tentang permainan sepeda yang belum banyak dikenal orang. Sepeda Trial.. dengan teknik-teknik yang indah dan tingkat kesulitan tinggi, menjadikan saya begitu terpesona.. coba link berikut www.trialku.ning.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-8604719968496916343?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/s90euws6qEi53OOLERJ2hJbhlbA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/s90euws6qEi53OOLERJ2hJbhlbA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/s90euws6qEi53OOLERJ2hJbhlbA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/s90euws6qEi53OOLERJ2hJbhlbA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/bGFzk5iUAgE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/8604719968496916343/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=8604719968496916343" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/8604719968496916343?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/8604719968496916343?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/bGFzk5iUAgE/olah-raga-sepeda.html" title="Olah raga sepeda" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2008/09/olah-raga-sepeda.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkEBQX06eyp7ImA9WxZWE0Q.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-6753050947932024299</id><published>2008-03-13T14:02:00.003+07:00</published><updated>2008-03-13T14:50:50.313+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2008-03-13T14:50:50.313+07:00</app:edited><title>Bagaimana Proses Penemuan Sepeda?</title><content type="html">Ini artikel aku temukan saat baca-baca tulisan penulis dari Jogja. Ternyata penemuan sepeda ini ada hubungannya dengan meletusnya Gunung Tambora pada tahun 1815 yang dikenal sebagai letusan terdahsyat di dunia. Saat letusan, gunung ini mengeluarkan material berjuta-juta kubik ke udara, sehingga langit menjadi gelap, suhu udara semakin rendah hingga 0,3 derajat celcius di seluruh dunia selama satu tahun .... wow ... yang disebut 'the year without summer'.&lt;br /&gt;Karena penurunan udara secara global secara tiba-tiba, menjadikan jutaan hektar tanaman di dunia gagal panen, sehingga harga gandum melangit, pakan kuda juga menjadi mahal sehingga mengacaukan sistem transportasi. Ingat.... pada jaman itu kuda merupakan alat transportasi utama... apa jadinya kalau kuda-kuda tersebut banyak yang mati kelaparan. Hal inilah yang mengilhami Baron Karl Drais von Sauerbronn, seorang penemu dari Jerman untuk membuat alat transportasi yang menggunakan tenaga manusia sendiri disebut dengan "Laufmaschine" atau "Running Machine".&lt;br /&gt;Mesin cikal bakal sepeda ini terbuat dari kayu keseluruhan dan tanpa menggunakan pedal, hanya menggunakan kaki manusia untuk mendorong maupun mengerem. Bentuk sepeda awal ini tanpa konsep steering.. jadi bisa dibayangkan kalau belok gimana ya....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-6753050947932024299?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/jT5OhN4jYajirQ29MIvQnMz5H50/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/jT5OhN4jYajirQ29MIvQnMz5H50/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/jT5OhN4jYajirQ29MIvQnMz5H50/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/jT5OhN4jYajirQ29MIvQnMz5H50/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/jQEjtoLrjVw" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/6753050947932024299/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=6753050947932024299" title="1 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/6753050947932024299?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/6753050947932024299?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/jQEjtoLrjVw/bagaimana-proses-penemuan-sepeda.html" title="Bagaimana Proses Penemuan Sepeda?" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2008/03/bagaimana-proses-penemuan-sepeda.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUEFR3k7eyp7ImA9WB9bE00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-995724506567770257</id><published>2007-12-22T13:03:00.000+07:00</published><updated>2007-12-22T13:06:56.703+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2007-12-22T13:06:56.703+07:00</app:edited><title>Mencoba blog yang lain</title><content type="html">Mencoba membuat blog ke lain hati...untuk memperluas wawasan aja http://saheka.multiply.com/ blog ini hanya catatan beberapa barang yang aku gunakan....sambil mengupas mengapa produk ini diciptakan dan sekarang aku gunakan....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-995724506567770257?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uX8zLOtKUdWFcMwBsXzp05BLN04/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uX8zLOtKUdWFcMwBsXzp05BLN04/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uX8zLOtKUdWFcMwBsXzp05BLN04/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uX8zLOtKUdWFcMwBsXzp05BLN04/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/sNzRA5ydDBE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/995724506567770257/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=995724506567770257" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/995724506567770257?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/995724506567770257?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/sNzRA5ydDBE/mencoba-blog-yang-lain.html" title="Mencoba blog yang lain" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2007/12/mencoba-blog-yang-lain.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUYDSH09eCp7ImA9WB9XGUk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-3661183331371828331</id><published>2007-11-13T14:14:00.000+07:00</published><updated>2007-11-13T15:39:39.360+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2007-11-13T15:39:39.360+07:00</app:edited><title>Sepeda dan Pram</title><content type="html">Di depan saya ada… apa itu? Ya Allah, sang Velocipede, sang sepeda, sang kereta angin! Empat orang Eropa sedang berpegang-pegangan bahu dalam banjar melintang di jalanan…. Ini yang dinamai kereta angin…. Kencang, cepat seperti angin…. Lari secepat kuda. Tidak perlu rumput. Tidak perlu kandang…. Lebih nyaman daripada kuda… kendaraan ini tidak pernah kentut, tidak butuh minum, tidak buang "kotoran." (Anak Semua Bangsa, karya Pramoedya Ananta Toer).&lt;br /&gt;Nah....ini dia.. SEPEDA dalam pandangan karya Pram. Dari cuplikan yang cukup singkat ini terlihat begitu jeniusnya Pram dalam memandang dan mengolah deskripsi sebuah alat angkutan yang saya gemari ini. Ciri Pram yang cukup menonjol adalah adanya penjelasan sebuah kata, dilihat dari akar kata atau sejarahnya. Lihat saja Velocipede...untuk menjelaskan sepeda atau kereta angin. Bagaimana Pram tahu tentang Velocipede..padahal jaman Pram menulis Anak Semua Bangsa dahulu, tentu tidak ada Google ..... Saat ini dengan Googling..dah terjawab pertanyaan tersebut. &lt;br /&gt;Apakah Velocipede itu ? Kata ini menjelaskan tentang suatu alat atau kendaraan yang digerakkan oleh tenaga manusia. Alat ini dibuat dan dikenal antara tahun 1837 - 1901, saat era pemerintahan Ratu Victoria. Desain Velocipede waktu itu masih menggunakan desain 2 hingga 3 roda, dimana roda depan untuk mengendalikan arah sepeda, dan roda di belakang sebagai pemicu gerak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-3661183331371828331?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VIkv1A6eyn0ELNQk8Ryt2lStQHc/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VIkv1A6eyn0ELNQk8Ryt2lStQHc/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VIkv1A6eyn0ELNQk8Ryt2lStQHc/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/VIkv1A6eyn0ELNQk8Ryt2lStQHc/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/yiR--Vb6BCI" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/3661183331371828331/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=3661183331371828331" title="2 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/3661183331371828331?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/3661183331371828331?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/yiR--Vb6BCI/sepeda-dan-pram.html" title="Sepeda dan Pram" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><thr:total>2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2007/11/sepeda-dan-pram.html</feedburner:origLink></entry><entry gd:etag="W/&quot;CU8ERnk5fyp7ImA9WB9QF0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-9695995.post-3190913243682909764</id><published>2007-10-25T15:36:00.000+07:00</published><updated>2007-10-30T10:10:07.727+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2007-10-30T10:10:07.727+07:00</app:edited><title>Teraniyaya di Jalanan</title><content type="html">Sudah hampir setengah tahun ini saya mencoba bike to work, atau nyepeda ke tempat kerja. Dari pada setiap pagi olah raga, mending naik sepeda ke kantor sekalian olah raga, jadi waktu menjadi efektif bukan....&lt;br /&gt;Akan tetapi derajat pengguna sepeda di jalan masih sangat rendah, dan cenderung direndahkan bahkan teraniyaya... berkali-kali pengendara sepeda seperti saya ini tidak dianggap sebagai pengguna jalan. Entah di potong jalan oleh pengendara sepeda motor, dipepet oleh angkutan umum, sampai tidak boleh parkir ditempat parkir. Setiap pagi..seharusnya mengucap syukur....menjadi umpatan-umpatan terhadap pengendara lain....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_UjTIQUmMd4U/RyafGXl7Y6I/AAAAAAAAAAM/uDLTyXzzdR0/s1600-h/b2w.JPG"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_UjTIQUmMd4U/RyafGXl7Y6I/AAAAAAAAAAM/uDLTyXzzdR0/s320/b2w.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5126960157569016738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9695995-3190913243682909764?l=www.edismulyanta.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/7yiu_TbeamdkUUvip2SxWz5kGcQ/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/7yiu_TbeamdkUUvip2SxWz5kGcQ/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/7yiu_TbeamdkUUvip2SxWz5kGcQ/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/7yiu_TbeamdkUUvip2SxWz5kGcQ/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/EdiSMulyantaPage/~4/eOInKNFSquE" height="1" width="1"/&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://www.edismulyanta.co.cc/feeds/3190913243682909764/comments/default" title="Post Comments" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9695995&amp;postID=3190913243682909764" title="0 Comments" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/3190913243682909764?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/9695995/posts/default/3190913243682909764?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://feedproxy.google.com/~r/EdiSMulyantaPage/~3/eOInKNFSquE/teraniyaya-di-jalanan.html" title="Teraniyaya di Jalanan" /><author><name>edi s. mulyanta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05589658422608153615</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="26" height="32" src="http://www.fotografer.net/images/member/41866.jpg?id=547004c3474d7b" /></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://bp0.blogger.com/_UjTIQUmMd4U/RyafGXl7Y6I/AAAAAAAAAAM/uDLTyXzzdR0/s72-c/b2w.JPG" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.edismulyanta.co.cc/2007/10/teraniyaya-di-jalanan.html</feedburner:origLink></entry></feed>

